MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI

Jurnal Manajemen, Ekonomi, Hukum, Kewirausahaan, Kesehatan, Pendidikan dan Informatika (MANEKIN)Jurnal Manajemen, Ekonomi, Hukum, Kewirausahaan, Kesehatan, Pendidikan dan Informatika (MANEKIN)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasio likuiditas, rasio leverage, rasio profitabilitas, dan rasio aktivitas terhadap financial distress pada industri jasa sub sektor restoran, hotel & pariwisata yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada masa pandemi Covid-19 tahun 2018-2021. Rasio likuiditas diukur dengan menggunakan current ratio. Rasio leverage diukur dengan menggunakan debt to asset ratio. Rasio profitabilitas diukur dengan menggunakan net profit margin. Rasio aktivitas diukur dengan menggunakan total assets turnover. Financial distress diukur dengan menggunakan model Springate. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 35 perusahaan sub sektor restoran, hotel & pariwisata yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan jumlah data sebanyak 88 data. Data yang digunakan adalah data kuantitatif yang bersumber dari data sekunder berupa publikasi laporan keuangan. Metode analisis data yang digunakan adalah metode statistik deskriptif dan metode analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rasio likuiditas, rasio leverage, rasio profitabilitas, dan rasio aktivitas secara simultan berpengaruh terhadap financial distress. Rasio likuiditas secara parsial tidak berpengaruh terhadap financial distress. Rasio leverage secara parsial tidak berpengaruh terhadap financial distress. Rasio profitabilitas secara parsial tidak berpengaruh terhadap financial distress. Rasio aktvitas secara parsial berpengaruh positif terhadap financial distress.

Berdasarkan hasil dan pembahasan yang telah dilakukan, maka diperoleh kesimpulan dari penelitian ini bahwa rasio likuiditas, rasio leverage, rasio profitabilitas, dan rasio aktivitas secara simultan berpengaruh terhadap financial distress.Secara parsial rasio likuiditas, rasio leverage, dan rasio profitabilitas tidak berpengaruh terhadap financial distress.Sedangkan rasio aktivitas secara parsial berpengaruh positif terhadap financial distress.

Penelitian selanjutnya dapat menguji pengaruh kombinasi rasio keuangan dengan faktor tata kelola perusahaan, seperti kepemilikan manajerial dan institusional, terhadap tingkat financial distress pada perusahaan sub‑sektor restoran, hotel, dan pariwisata selama dan setelah pandemi Covid‑19, sehingga dapat mengidentifikasi peran moderasi tata kelola dalam mitigasi risiko keuangan. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efek rasio keuangan pada industri manufaktur otomotif dan komponennya dengan industri jasa pariwisata, menggunakan data panel yang mencakup periode yang lebih panjang (2015‑2023) untuk mengevaluasi dinamika temporal dan pengaruh siklus ekonomi pada financial distress. Selanjutnya, penelitian dapat memperluas variabel independen dengan memasukkan ukuran perusahaan (size), pertumbuhan penjualan (firm growth), dan arus kas operasional, serta menerapkan pendekatan machine learning seperti random forest atau gradient boosting untuk meningkatkan akurasi prediksi financial distress, yang dapat memberikan model prediktif yang lebih robust bagi praktisi dan regulator.

  1. The Impact of Financial Distress on Cash Holdings in Indonesia: Does Business Group Affiliation Matter?... koreascience.or.kr/article/JAKO202106438543336.pageThe Impact of Financial Distress on Cash Holdings in Indonesia Does Business Group Affiliation Matter koreascience or kr article JAKO202106438543336 page
Read online
File size409.34 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test