UMIUMI

METHOSISFO : Jurnal Ilmiah Sistem InformasiMETHOSISFO : Jurnal Ilmiah Sistem Informasi

Program BLT disalurkan di Kabupaten Deli Serdang khususnya di Kecamatan Pancur Batu, namun dalam penyalurannya masih terdapat masalah yaitu tidak objektif dalam penyalurannya. Program BLT ini merupakan pengganti dari Ranstra/Raskin yang disalurkan secara tunai dari pemerintah untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) setiap bulannya sebesar Rp. 600.000/KPM. Oleh karena itu peneliti ingin mengetahui bagaimana peranan Dinas sosial dalam menyalurkan BLT dan apa saja kriteria dalam menyalurkan BLT. Metode yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah Fuzzy C- Means. Pada Fuzzy C- Means ini sangat berpengaruh pada output/hasil untuk menentukan penerima bantuan tersebut.

Sistem ini telah berhasil membuat sistem yang dapat mengkluster penduduk Desa baru kecamatan Pancur Batu berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan sebelumnya dengan menggunakan Algoritma Fuzzy C-Means.Output yang ditampilkan dari penelitian ini adalah nilai derajat keanggotaan untuk cluster 1 dan dan 2 serta hasil laporan layak dan tidak layak untuk Camat dan kepala Dinas Sosial.

Penelitian ini telah berhasil menunjukkan potensi penerapan Fuzzy C-Means dalam meningkatkan objektivitas penyaluran Bantuan Langsung Tunai. Untuk penelitian lanjutan, ada beberapa arah menarik yang dapat dieksplorasi guna memperkaya pemahaman dan aplikasi sistem serupa. Pertama, sangat relevan untuk melakukan studi perbandingan yang komprehensif antara efektivitas algoritma Fuzzy C-Means dengan metode penentuan penerima bantuan sosial lainnya, seperti K-Means clustering, algoritma klasifikasi C4.5, atau Support Vector Machine (SVM). Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi algoritma mana yang paling optimal dalam menghasilkan klasterisasi penerima yang akurat dan adil, khususnya saat dihadapkan pada data kriteria yang kompleks dan dinamis. Dengan demikian, kita dapat memahami kekuatan dan kelemahan relatif dari berbagai pendekatan. Kedua, penting untuk mendalami lebih lanjut mengenai sensitivitas model Fuzzy C-Means terhadap variasi kriteria dan bobot yang digunakan dalam penentuan kelayakan penerima BLT. Studi ini dapat menganalisis bagaimana perubahan pada parameter seperti penghasilan, jumlah tanggungan, atau status aset memengaruhi hasil klasterisasi, serta mencari tahu apakah ada kriteria tambahan yang dapat meningkatkan akurasi dan keadilan keputusan. Ini bisa mencakup integrasi data sosial ekonomi makro atau indikator kemiskinan multidimensional. Ketiga, setelah sistem ini diimplementasikan secara penuh, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi evaluasi pasca-implementasi secara empiris. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dampak riil sistem terhadap objektivitas penyaluran bantuan, tingkat kepuasan Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dan efisiensi operasional Dinas Sosial. Melalui survei, wawancara, dan analisis data historis, studi ini dapat memberikan bukti konkret mengenai keberhasilan implementasi dan area yang memerlukan perbaikan, sekaligus menjadi dasar untuk pengembangan kebijakan yang lebih baik di masa depan.

Read online
File size692.08 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test