UNSERAUNSERA
Seminar Nasional Pengabdian MasyarakatSeminar Nasional Pengabdian MasyarakatSampah anorganik menjadi tantangan kronis di lingkungan pendidikan, termasuk SMAN 3 Kota Serang. Observasi menunjukkan 70% sampah sekolah berupa plastik, kertas, dan logam yang belum termanfaatkan, dengan kecenderungan pembuangan langsung ke tempat pembuangan akhir. Karena itu, diperlukan pendekatan kolaboratif berbasis ekonomi sirkular melalui pendirian bank sampah sekolah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mewujudkan sistem pengelolaan sampah terpadu via kolaborasi KKM 34 Universitas Serang Raya, DLH Kota Serang, dan Bank Sampah Induk Poliran Polda Banten. Kegiatan dilaksanakan selama Mei‑Juni 2025 di SMAN 3 Kota Serang, dengan sasaran utama siswa (khususnya pengurus OSIS), guru, dan tim kebersihan sekolah. Tahapan pelaksanaan meliputi (1) koordinasi dengan pihak sekolah dan mitra, (2) sosialisasi konsep bank sampah, (3) launching ceremony disertai penandatanganan MoU, (4) pendampingan operasional penimbangan perdana, dan (5) pelatihan administrasi mingguan. Hasil menunjukkan 92% peserta (350 siswa) terlibat aktif dalam penimbangan perdana dengan akumulasi 78 kg sampah terpilah, 85% sampah terjual ke Bank Sampah Poliran, dan terbentuknya 30 kader lingkungan dari tiap kelas. Kendala utama berupa keterbatasan kesiapan siswa dalam manajemen keuangan bank sampah (hanya 15% bersedia menjadi pengurus tetap). Oleh karena itu, direkomendasikan pendampingan lanjutan untuk penguatan kapasitas administrasi dan pengembangan produk daur ulang.
Program berhasil mengatasi tantangan sampah anorganik di SMAN 3 Kota Serang melalui pendirian bank sampah kolaboratif dengan tiga mitra strategis.KKM 34 Universitas Serang Raya (fasilitasi teknis), DLH Kota Serang (dukung kebijakan), dan Bank Sampah Poliran (pasar daur ulang).Hasil kunci mencakup partisipasi 92% warga sekolah (350 siswa) dalam penimbangan perdana dengan akumulasi 78 kg sampah terpilah, reduksi 40% aliran sampah ke TPA melalui penjualan 85% material ke mitra daur ulang, serta pembentukan 30 kader lingkungan terlatih.Meskipun berhasil membangun sistem operasional, kendala kesiapan manajemen keuangan siswa (hanya 15% bersedia jadi pengurus tetap) menjadi tantangan keberlanjutan, sehingga direkomendasikan pendampingan kapasitas intensif administrasi dan financial literacy, serta pengembangan produk daur ulang tinggi.
Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas pelatihan literasi keuangan digital berbasis aplikasi bagi siswa yang mengelola bank sampah, dengan mengukur peningkatan kompetensi manajerial dan partisipasi jangka panjang. Selanjutnya, kajian mendalam tentang model upcycling produk sampah sekolah menjadi barang bernilai jual tinggi dapat mengidentifikasi proses teknologi yang paling efisien serta potensi pasar lokal, sehingga memperluas manfaat ekonomi sirkular. Akhirnya, studi komparatif lintas sekolah mengenai dampak lingkungan dan ekonomi dari jaringan bank sampah sekolah dapat memberikan bukti empiris tentang skalabilitas model ini, termasuk analisis pengurangan volume sampah ke TPA dan kontribusi pendapatan bagi institusi pendidikan.
| File size | 453.69 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
JOURNALSJOURNALS Program Inovasi Desa Pudak berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah sekam padi menjadi produk bernilai ekonomiProgram Inovasi Desa Pudak berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah sekam padi menjadi produk bernilai ekonomi
UNSERAUNSERA Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi pengelolaan dan pemilahan sampah organik dan anorganik kepada mahasiswa KKM KelompokKegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi pengelolaan dan pemilahan sampah organik dan anorganik kepada mahasiswa KKM Kelompok
UNSERAUNSERA Hasil dari kegiatan sosialisasi memberikan kontribusi nyata dalam menumbuhkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku peduli lingkungan pada siswa sekolahHasil dari kegiatan sosialisasi memberikan kontribusi nyata dalam menumbuhkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku peduli lingkungan pada siswa sekolah
UMNUMN Kegiatan pengabdian ini mampu memberikan stimulus positif terhadap masyarakat akan pentingnya hutan mangrove di daerah pesisir, hal ini berdampak padaKegiatan pengabdian ini mampu memberikan stimulus positif terhadap masyarakat akan pentingnya hutan mangrove di daerah pesisir, hal ini berdampak pada
UMNUMN Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa guru mengalami peningkatan pemahaman terhadap literasi digital dan antusias dalam mengembangkan media pembelajaranHasil pelaksanaan menunjukkan bahwa guru mengalami peningkatan pemahaman terhadap literasi digital dan antusias dalam mengembangkan media pembelajaran
UMNUMN Kegiatan yang dilakukan meliputi pelatihan tentang cara mencatat keuangan secara digital, menggunakan QR Code untuk pembayaran, dan cara-cara pemasaranKegiatan yang dilakukan meliputi pelatihan tentang cara mencatat keuangan secara digital, menggunakan QR Code untuk pembayaran, dan cara-cara pemasaran
UMNUMN Hal ini juga membantu psikologi Generasi Z dalam mengelola keuangan. Kegiatan pendampingan ini berhasil membuka pemikiran mitra mengenai pentingnya pengelolaanHal ini juga membantu psikologi Generasi Z dalam mengelola keuangan. Kegiatan pendampingan ini berhasil membuka pemikiran mitra mengenai pentingnya pengelolaan
UMNUMN Peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia sangat bergantung pada kompetensi guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang efektif dan kontekstual.Peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia sangat bergantung pada kompetensi guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang efektif dan kontekstual.
Useful /
UNSERAUNSERA Inovasi dan ketahanan ekonomi yang dihasilkan dari UMKM berpotensi menghasilkan lapangan pekerjaan, disaat sektor industri lainnya mengalami kegagalanInovasi dan ketahanan ekonomi yang dihasilkan dari UMKM berpotensi menghasilkan lapangan pekerjaan, disaat sektor industri lainnya mengalami kegagalan
UNSERAUNSERA Permasalahan mitra diantaranya tidak mau menggunakan teknologi dalam pemasaran, tidak mau memasang merek dagang, dll. Metode pengabdian menggunakan pendekatanPermasalahan mitra diantaranya tidak mau menggunakan teknologi dalam pemasaran, tidak mau memasang merek dagang, dll. Metode pengabdian menggunakan pendekatan
UMNUMN Berdasarkan kajian literatur dan studi kasus yang dianalisis, keberhasilan humas dipengaruhi oleh perencanaan komunikasi yang matang, konsistensi pelaksanaanBerdasarkan kajian literatur dan studi kasus yang dianalisis, keberhasilan humas dipengaruhi oleh perencanaan komunikasi yang matang, konsistensi pelaksanaan
UMNUMN Program ini diharapkan menjadi model pemberdayaan bagi UMKM lain dalam pengelolaan persediaan yang lebih profesional dan berkelanjutan. Program pemberdayaanProgram ini diharapkan menjadi model pemberdayaan bagi UMKM lain dalam pengelolaan persediaan yang lebih profesional dan berkelanjutan. Program pemberdayaan