POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG
JURNAL INFO KESEHATANJURNAL INFO KESEHATANKekurangan zat besi, yang umumnya ditunjukkan oleh konsentrasi ferritin rendah, tetap menjadi masalah gizi utama di antara gadis remaja dan menimbulkan risiko bagi pertumbuhan, perkembangan kognitif, dan kesehatan jangka panjang. Meskipun penelitian sebelumnya sebagian besar berfokus pada asupan nutrisi tunggal atau zat besi, bukti tentang hubungan antara pola diet secara keseluruhan dan status ferritin di antara remaja Indonesia terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki asosiasi antara pola diet dan status ferritin di antara gadis remaja di Pekalongan, Indonesia. Studi lintas-seksi dilakukan di antara 80 gadis remaja berusia 15-19 tahun. Tingkat ferritin serum diukur menggunakan ELISA, dan pola diet diturunkan menggunakan penilaian diet berbasis pola. Usia, pengetahuan gizi, indeks massa tubuh, aktivitas fisik, dan konsentrasi hemoglobin juga diperiksa sebagai korelasi potensial. Pola diet secara signifikan terkait dengan status ferritin, dengan pola diet yang lebih buruk dikaitkan dengan konsentrasi ferritin yang lebih rendah. Sebaliknya, tidak ada asosiasi yang signifikan yang diamati untuk indeks massa tubuh, aktivitas fisik, tingkat hemoglobin, atau karakteristik individu lainnya, yang menunjukkan bahwa kualitas diet secara keseluruhan mungkin memainkan peran yang lebih menonjol dalam cadangan zat besi daripada faktor antropometri atau perilaku tunggal.
Penelitian ini menemukan asosiasi yang signifikan antara pola diet dan status ferritin di antara gadis remaja, sementara usia, pengetahuan gizi, indeks massa tubuh, aktivitas fisik, dan konsentrasi hemoglobin tidak secara signifikan terkait dengan tingkat ferritin, menyarankan bahwa kualitas diet secara keseluruhan mungkin lebih erat terkait dengan cadangan zat besi di populasi ini.Temuan ini harus ditafsirkan dengan hati-hati karena desain lintas-seksi, ukuran sampel yang rendah, penggunaan data diet yang dilaporkan sendiri, dan tidak adanya konfounder kunci seperti status inflamasi, kehilangan darah menstruasi, infeksi parasit, dan faktor sosioekonomi.Namun, hasil penelitian ini menekankan pentingnya program gizi remaja di Indonesia yang berfokus pada peningkatan kualitas diet, khususnya asupan makanan kaya zat besi dan makanan penguat zat besi, melalui pendidikan gizi berbasis sekolah dan lingkungan makanan yang mendukung.Studi-studi mendatang dengan desain longitudinal atau intervensi, sampel yang lebih besar, dan pengukuran biologis dan kontekstual tambahan diperlukan untuk memperkuat pemahaman kausal dan menginformasikan strategi kesehatan masyarakat yang lebih terarah.
Untuk memperkuat pemahaman kausal dan menginformasikan strategi kesehatan masyarakat yang lebih terarah, studi-studi mendatang dengan desain longitudinal atau intervensi, sampel yang lebih besar, dan pengukuran biologis dan kontekstual tambahan diperlukan. Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada mengidentifikasi strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan kualitas diet remaja, khususnya asupan makanan kaya zat besi dan makanan penguat zat besi. Selain itu, studi-studi ini dapat menyelidiki peran pendidikan gizi berbasis sekolah dan lingkungan makanan yang mendukung dalam meningkatkan status ferritin di antara gadis remaja. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap upaya untuk mengurangi risiko kekurangan zat besi di antara gadis remaja di Indonesia.
- Sociocultural Influences on Dietary Practices and Physical Activity Behaviors of Rural Adolescents—A... mdpi.com/2072-6643/11/12/2916Sociocultural Influences on Dietary Practices and Physical Activity Behaviors of Rural AdolescentsAiA mdpi 2072 6643 11 12 2916
- Micronutrient intake and associated factors among school adolescent girls in Meshenti Town, Bahir Dar... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0277263Micronutrient intake and associated factors among school adolescent girls in Meshenti Town Bahir Dar journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0277263
- Ferritin and transferrin predict common carotid intima-media thickness in females: a machine-learning... doi.org/10.1101/2025.04.30.25326720Ferritin and transferrin predict common carotid intima media thickness in females a machine learning doi 10 1101 2025 04 30 25326720
- Annals of Medicine and Surgery. annals medicine surgery doi.org/10.1097/MS9.0000000000003100Annals of Medicine and Surgery annals medicine surgery doi 10 1097 MS9 0000000000003100
- Frequent Consumption of Micronutrient-Rich Foods Is Associated With Reduced Risk of Anemia Among Adolescent... journals.sagepub.com/doi/10.1177/0379572120977455Frequent Consumption of Micronutrient Rich Foods Is Associated With Reduced Risk of Anemia Among Adolescent journals sagepub doi 10 1177 0379572120977455
| File size | 431 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
ILININSTITUTEILININSTITUTE Hasil: Sesudah dilakukan promosi dan edukasi pengetahuan kader kesehatan meningkat tentang hipertensi kehamilan dari 21,8% kategori pengetahuan kurangHasil: Sesudah dilakukan promosi dan edukasi pengetahuan kader kesehatan meningkat tentang hipertensi kehamilan dari 21,8% kategori pengetahuan kurang
STIKESMUCISSTIKESMUCIS Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan gizi yang baik dan sikap positif terhadap konsumsi makanan bergizi. AnalisisHasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan gizi yang baik dan sikap positif terhadap konsumsi makanan bergizi. Analisis
SALNESIASALNESIA Selama lima bulan, program ini menerapkan edukasi gizi berbasis sekolah yang berkelanjutan melalui sesi interaktif, evaluasi pretest-posttest, dan penyediaanSelama lima bulan, program ini menerapkan edukasi gizi berbasis sekolah yang berkelanjutan melalui sesi interaktif, evaluasi pretest-posttest, dan penyediaan
UmriUmri Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan gizi siswa, dari skor rata-rata 58,3 menjadi 84,7, serta perubahan perilaku konsumsi ke arahHasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan gizi siswa, dari skor rata-rata 58,3 menjadi 84,7, serta perubahan perilaku konsumsi ke arah
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan baik dalam pengetahuan maupun sikap gizi setelah intervensi (p-value = 0,000). Rata-rata skorHasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan baik dalam pengetahuan maupun sikap gizi setelah intervensi (p-value = 0,000). Rata-rata skor
GEUTHEEINSTITUTEGEUTHEEINSTITUTE Analisis diskriminan mengidentifikasi lima faktor utama yang membedakan perilaku konsumsi, yaitu gaya hidup, kualitas pelayanan, variasi menu, harga terjangkau,Analisis diskriminan mengidentifikasi lima faktor utama yang membedakan perilaku konsumsi, yaitu gaya hidup, kualitas pelayanan, variasi menu, harga terjangkau,
JQWHJQWH The purpose of this study was to determine the relationship between exclusive breastfeeding and stunting. It was a correlational descriptive study usingThe purpose of this study was to determine the relationship between exclusive breastfeeding and stunting. It was a correlational descriptive study using
STIKESPAMENANGSTIKESPAMENANG Realita yang terjadi saat ini kemauan dan kesadaran lansia untuk berkunjung ke posyandu lansia masih rendah. Dukungan keluarga berperan penting dalam mendorongRealita yang terjadi saat ini kemauan dan kesadaran lansia untuk berkunjung ke posyandu lansia masih rendah. Dukungan keluarga berperan penting dalam mendorong
Useful /
UNIRAYAUNIRAYA 000 sedangkan df pembilang = 2 dan df penyebut = (n-k-1), α = 0,05 maka df pembilang = 2 dan df penyebut = 37 maka Ftabel didapat sebesar sebesar 3,25000 sedangkan df pembilang = 2 dan df penyebut = (n-k-1), α = 0,05 maka df pembilang = 2 dan df penyebut = 37 maka Ftabel didapat sebesar sebesar 3,25
POLTEKKESKUPANGPOLTEKKESKUPANG Salt intake was assessed using a Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ). Multiple logistic regression analysis was performed to examineSalt intake was assessed using a Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ). Multiple logistic regression analysis was performed to examine
UYPUYP Disbudpar 2019 dan Disporapar 2020 mengupayakan penerapan IMC dalam menyiapkan Kota Malang sebagai tourism hub. Namun, belum ada data empiris tentang bagaimanaDisbudpar 2019 dan Disporapar 2020 mengupayakan penerapan IMC dalam menyiapkan Kota Malang sebagai tourism hub. Namun, belum ada data empiris tentang bagaimana
SYEKH NURJATISYEKH NURJATI Keberadaan benda-benda langit dapat menjadi instrument navigasi yang menjadi acuan dalam menentukan arah kiblat dengan mengamati posisi bintang. PenelitianKeberadaan benda-benda langit dapat menjadi instrument navigasi yang menjadi acuan dalam menentukan arah kiblat dengan mengamati posisi bintang. Penelitian