PRINPRIN
Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatNusantara: Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatKegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan untuk memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Universitas Maritim AMNI melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Bajumulyo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, sebagai bentuk dukungan terhadap program pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir yang dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Pati. Kegiatan ini melibatkan dosen, mahasiswa/taruna, serta masyarakat setempat secara aktif dan kolaboratif. Antusiasme masyarakat Desa Bajumulyo dalam mengikuti berbagai rangkaian kegiatan menunjukkan adanya kebutuhan dan kesadaran terhadap pentingnya adaptasi teknologi, khususnya dalam hal digitalisasi pemasaran hasil tangkapan ikan. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pendapatan kelompok nelayan melalui pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi dan distribusi hasil laut. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif berupa pelatihan dan coaching langsung, observasi lapangan, wawancara dengan nelayan setempat, serta studi pustaka untuk memperkuat kerangka konsep dan praktik di lapangan. Materi pelatihan mencakup strategi pemasaran digital, penggunaan platform e-commerce, media sosial, serta teknik pengemasan produk perikanan yang menarik. Indikator keberhasilan dari program ini adalah adanya peningkatan kemampuan nelayan dalam menggunakan teknologi digital untuk memasarkan produknya dan bertambahnya penghasilan keluarga nelayan setelah mengikuti program. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa pelatihan ini memberikan dampak positif terhadap pemahaman masyarakat akan pentingnya digitalisasi dalam memasarkan hasil tangkapan ikan.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan oleh tim Universitas Maritim AMNI di Desa Bajomulyo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, telah memberikan kontribusi nyata dalam membangun kesadaran dan keterampilan masyarakat nelayan mengenai digitalisasi pemasaran hasil perikanan.Melalui pendekatan partisipatif, kegiatan ini mampu mendorong perubahan pola pikir nelayan dari pemasaran tradisional menuju praktik pemasaran berbasis teknologi digital yang lebih modern dan adaptif terhadap perkembangan zaman.Transformasi ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kapasitas individu, tetapi juga memunculkan dinamika sosial baru seperti lahirnya agen perubahan (local leader) dan tumbuhnya semangat kolaborasi komunitas.Secara teoritis, temuan ini memperkuat konsep difusi inovasi yang menyatakan bahwa perubahan perilaku sosial dan adopsi teknologi akan terjadi lebih cepat bila didukung oleh transfer pengetahuan yang kontekstual, pendampingan langsung, dan keterlibatan komunitas sasaran secara aktif.Selain itu, proses ini juga mengafirmasi gagasan bahwa pemanfaatan digital marketing dalam sektor perikanan dapat membuka akses pasar yang lebih luas, meningkatkan nilai tambah produk lokal, dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat pesisir.Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara edukasi digital, pemberdayaan ekonomi, dan interaksi sosial mampu mendorong perubahan sosial yang berkelanjutan.
Berdasarkan hasil yang dicapai, direkomendasikan agar kegiatan pengabdian ini tidak berhenti pada satu kali intervensi, melainkan dilanjutkan dengan program pendampingan lanjutan secara berkala. Program lanjutan dapat mencakup pelatihan lanjutan dalam hal pengemasan, branding, strategi penjualan daring, serta pengelolaan keuangan mikro untuk mendukung usaha nelayan. Selain itu, diperlukan dukungan dari pemerintah desa, koperasi lokal, atau lembaga keuangan mikro agar transformasi digital yang sudah mulai terbentuk dapat berkembang secara optimal. Keterlibatan lintas sektor ini penting untuk memastikan bahwa hasil pengabdian tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi memberikan dampak jangka panjang bagi kemandirian dan kesejahteraan masyarakat nelayan Desa Bajomulyo.
| File size | 913.79 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIDHISTAIDHI Dari 24 anggota terdaftar, sebanyak 13 peserta mengikuti pelatihan secara langsung, dan hasil evaluasi menunjukkan adanya indikasi peningkatan yang signifikanDari 24 anggota terdaftar, sebanyak 13 peserta mengikuti pelatihan secara langsung, dan hasil evaluasi menunjukkan adanya indikasi peningkatan yang signifikan
JMI UPIYPTKJMI UPIYPTK Masalah utama yang dihadapi masyarakat adalah surplus pepaya yang tidak memenuhi standar ekspor, menyebabkan penumpukan stok berlebihan, kerusakan buah,Masalah utama yang dihadapi masyarakat adalah surplus pepaya yang tidak memenuhi standar ekspor, menyebabkan penumpukan stok berlebihan, kerusakan buah,
ASIAASIA Kesimpulan: PRA berhasil meningkatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat, memperkuat identitas desa sebagai destinasi pariwisata pendidikan, serta menunjukkanKesimpulan: PRA berhasil meningkatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat, memperkuat identitas desa sebagai destinasi pariwisata pendidikan, serta menunjukkan
UYPUYP Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara karakteristik demografis dan preferensi konsumen. Pola preferensi juga menunjukkan perbedaanHasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara karakteristik demografis dan preferensi konsumen. Pola preferensi juga menunjukkan perbedaan
USIUSI Temuan ini sejalan mendukung pencapaian SDG 11 tentang Sustainable Cities and Communities. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan DAS Bah BolonTemuan ini sejalan mendukung pencapaian SDG 11 tentang Sustainable Cities and Communities. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan DAS Bah Bolon
UPI YAIUPI YAI Selain itu, pesantren juga berperan sebagai lembaga sosial yang menghadirkan solusi permasalahan perekonomian masyarakat setempat. Terakhir, pesantrenSelain itu, pesantren juga berperan sebagai lembaga sosial yang menghadirkan solusi permasalahan perekonomian masyarakat setempat. Terakhir, pesantren
JMAN UPIYPTKJMAN UPIYPTK Pemerintah sebagai pihak yang menaungi, dan juga sebagai pembuat kebijakan di daerah memiliki tanggung jawab sebagai fasilitator pertumbuhan UMKM di Jepara.Pemerintah sebagai pihak yang menaungi, dan juga sebagai pembuat kebijakan di daerah memiliki tanggung jawab sebagai fasilitator pertumbuhan UMKM di Jepara.
UBTUBT Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh pengrajin terasi masyarakat Desa Rawagempol Kulon, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang. Teknik pengumpulanSubjek dalam penelitian ini adalah seluruh pengrajin terasi masyarakat Desa Rawagempol Kulon, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang. Teknik pengumpulan
Useful /
PRINPRIN Selain dapat meningkatkan keterlibatan siswa, penggunaan media seperti Educaplay juga mampu menyesuaikan pembelajaran dengan karakteristik digital-nativeSelain dapat meningkatkan keterlibatan siswa, penggunaan media seperti Educaplay juga mampu menyesuaikan pembelajaran dengan karakteristik digital-native
PRINPRIN Sedangkan di 8 desa lainnya sudah memiliki status sebagai desa siaga bencana, memiliki kader tangguh bencana dan rute evakuasi dengan kondisi jalan yangSedangkan di 8 desa lainnya sudah memiliki status sebagai desa siaga bencana, memiliki kader tangguh bencana dan rute evakuasi dengan kondisi jalan yang
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Sanitasi yang buruk di toilet akan memudahkan pertumbuhan bakteri, virus, jamur seperti Candida albicans. Studi ini bertujuan untuk mengetahui kondisiSanitasi yang buruk di toilet akan memudahkan pertumbuhan bakteri, virus, jamur seperti Candida albicans. Studi ini bertujuan untuk mengetahui kondisi
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Data primer merupakan data yang diperoleh langsung melalui pengamatan wawancara yang dilakukan dengan beberapa pihak terkait dalam penelitian ini, sedangkanData primer merupakan data yang diperoleh langsung melalui pengamatan wawancara yang dilakukan dengan beberapa pihak terkait dalam penelitian ini, sedangkan