TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA

Jurnal Cyber TechJurnal Cyber Tech

Harvesters buah kelapa sawit merupakan salah satu pekerja di perkebunan PT. PP London Sumatera Indonesia Tbk, Sei Merah Estate yang memiliki peran penting dalam proses pemanenan. Dikarenakan tanpa harvesters maka buah sawit yang sudah layak di panen tidak akan didapatkan. Proses pemanenan tidak semudah yang dibayangkan. Oleh sebab itu untuk memberikan dukungan kepada seluruh harvesters yang bertugas, maka pihak perusahaan memberikan reward yaitu berupa bonus tambahan kepada harvesters terbaik yang sudah mencapai target. Dalam melakukan pemilihan harvesters terbaik masih dilakukan dengan cara manual. Supaya tidak terjadinya kesalahan dalam melakukan pemilihan harvesters, dibutuhkan sebuah bidang ilmu sistem pendukung keputusan yang nantinya dapat membantu dalam melakukan proses pemilihan. Untuk itu dikembangkan sebuah Sistem Pendukung Keputusan menggunakan metode Additive Ratio Assessment (ARAS) yang bertujuan untuk membantu dalam melakukan pengambilan sebuah keputusan dalam menentukan harvesters buah kelapa sawit terbaik. Dengan adanya hasil penelitian ini, maka Sistem Pendukung Keputusan yang menggunakan perhitungan metode ARAS (Additive Ratio Assessment) dapat mempermudah pihak perusahaan dalam pengambilan keputusan untuk menentukan harvesters buah kelapa sawit terbaik sesuai dengan kriteria yang sudah ditentukan.

Dengan adanya sistem ini, diharapkan dapat membantu pihak perusahaan dalam menentukan harvesters buah kelapa sawit terbaik dengan melihat hasil ranking menggunakan metode Additive Ratio Assessment (ARAS).Dalam perancangan sistem ini dengan menggunakan metode Additive Ratio Assessment (ARAS) yang dapat diterapkan dalam menentukan harvesters buah kelapa sawit terbaik dengan menerjemahkan perhitungan metode ARAS yang manual ke dalam bahasa pemrograman berbasis desktop.Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, sistem yang sudah dirancang dan dibangun layak untuk digunakan dalam pemilihan harvesters buah kelapa sawit terbaik.

Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, menerapkan metode ARAS pada pemilihan tenaga kerja di bidang pertanian lainnya untuk memverifikasi efektivitasnya secara lebih luas. Kedua, menggabungkan metode ARAS dengan teknologi kecerdasan buatan untuk meningkatkan akurasi dan kecepatan pengambilan keputusan. Ketiga, melakukan analisis perbandingan antara metode ARAS dengan metode lain seperti AHP atau TOPSIS dalam konteks pemilihan harvesters, sehingga dapat diperoleh gambaran yang lebih komprehensif tentang kelebihan dan kekurangan masing-masing pendekatan.

  1. SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN SUPERVISOR TERBAIK PADA BAGIAN PERENCANAAN PT. PLN (PERSERO) AREA... doi.org/10.30865/komik.v2i1.966SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN SUPERVISOR TERBAIK PADA BAGIAN PERENCANAAN PT PLN PERSERO AREA doi 10 30865 komik v2i1 966
  2. Manajemen Pemanenan dan Penanganan Pasca Panen Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Teluk Siak Estate,... journal.ipb.ac.id/index.php/bulagron/article/view/16468Manajemen Pemanenan dan Penanganan Pasca Panen Kelapa Sawit Elaeis guineensis Jacq di Teluk Siak Estate journal ipb ac index php bulagron article view 16468
Read online
File size903.59 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test