PAPANDAPAPANDA

Polinomial : Jurnal Pendidikan MatematikaPolinomial : Jurnal Pendidikan Matematika

Pembelajaran matematika idealnya dilaksanakan secara aktif, inovatif, dan berpusat pada siswa guna mengembangkan kemampuan berpikir kritis serta pemecahan masalah. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai problematika yang menghambat tercapainya tujuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika pembelajaran matematika pada siswa sekolah menengah yang ditinjau dari aspek guru, siswa, dan lingkungan belajar. Penelitian dilaksanakan di salah satu SMAN 1 Pariangan. Subjek penelitian terdiri atas guru matematika dan siswa kelas XI. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, angket, observasi, dan dokumentasi untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai permasalahan pembelajaran matematika dari berbagai aspek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika pembelajaran matematika disebabkan oleh keterbatasan kompetensi pedagogik guru, yang ditandai dengan dominasi metode ceramah, belum optimalnya penerapan model pembelajaran inovatif, serta minimnya penggunaan media pembelajaran. Pada aspek siswa, ditemukan rendahnya motivasi belajar, rendahnya kemampuan matematis, serta tingginya kecemasan matematika (mathematics anxiety) yang ditandai dengan rasa takut salah dan rendahnya kepercayaan diri. Selain itu, lingkungan belajar yang kurang kondusif serta keterbatasan sarana prasarana, seperti ketersediaan buku dan media pembelajaran, turut menghambat efektivitas pembelajaran. Penelitian ini merekomendasikan penerapan model pembelajaran inovatif, peningkatan kompetensi pedagogik guru, serta perbaikan lingkungan belajar sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah menengah.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran matematika pada siswa sekolah menengah masih menghadapi berbagai problematika yang bersumber dari aspek guru, siswa, dan lingkungan belajar.Dari aspek guru, problematika ditunjukkan oleh keterbatasan kompetensi pedagogik yang tercermin dalam dominasi metode ceramah, belum optimalnya penerapan model pembelajaran inovatif, serta minimnya penggunaan media pembelajaran.Dari aspek siswa, rendahnya motivasi belajar, rendahnya kemampuan matematis, serta tingginya kecemasan matematika (mathematics anxiety) menjadi faktor yang menghambat efektivitas pembelajaran.Selain itu, lingkungan belajar yang kurang kondusif dan keterbatasan sarana prasarana turut memperburuk kualitas pembelajaran matematika.Problematika tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran matematika merupakan proses yang kompleks dan dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan.Oleh karena itu, peningkatan kualitas pembelajaran matematika memerlukan upaya yang komprehensif dan berkelanjutan dengan melibatkan peran guru, siswa, dan lingkungan sekolah secara sinergis.

Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika, diperlukan sinergi antara guru, siswa, dan lingkungan sekolah. Guru matematika dapat meningkatkan kompetensi pedagogiknya melalui penerapan model pembelajaran inovatif yang berpusat pada siswa serta pemanfaatan media pembelajaran yang bervariasi dan kontekstual. Pihak sekolah diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif serta menyediakan sarana dan prasarana pendukung pembelajaran matematika secara memadai. Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara lebih mendalam penerapan model pembelajaran inovatif tertentu dan pengaruhnya terhadap kemampuan matematis dan kecemasan matematika siswa. Selain itu, penting untuk mempertimbangkan faktor-faktor psikologis siswa, seperti motivasi belajar dan kecemasan matematika, dalam merancang strategi pembelajaran yang efektif.

  1. On the implementation of project-based learning to improve the students creative thinking skills in solving... doi.org/10.1088/1742-6596/1836/1/012056On the implementation of project based learning to improve the students creative thinking skills in solving doi 10 1088 1742 6596 1836 1 012056
  2. PISA 2022 Results (Volume I) | OECD. pisa results volume oecd skip main content state learning equity... doi.org/10.1787/53f23881-enPISA 2022 Results Volume I OECD pisa results volume oecd skip main content state learning equity doi 10 1787 53f23881 en
  3. 0. pdf obj endobj font procset text imageb imagec imagei annots mediabox contents group tabs jfif 48g9... e-iji.net/dosyalar/iji_2020_3_4.pdf0 pdf obj endobj font procset text imageb imagec imagei annots mediabox contents group tabs jfif 48g9 e iji dosyalar iji 2020 3 4 pdf
  4. 0. pdf obj endobj font procset text imageb imagec imagei annots mediabox contents group tabs jfif 48g9... doi.org/10.29333/iji.2020.1334a0 pdf obj endobj font procset text imageb imagec imagei annots mediabox contents group tabs jfif 48g9 doi 10 29333 iji 2020 1334a
Read online
File size344.65 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test