UNBARIUNBARI
Legalitas: Jurnal HukumLegalitas: Jurnal HukumLembaga Pemasyarakatan Klas IIB Bangko memiliki narapidana lanjut usia, untuk itu narapidana ini memiliki perlakuan khusus sebagaimana diamanatkan di dalam Peraturan Kementrian Hukum dan HAM Nomor 32 Tahun 2018 Tentang Perlakuan Bagi Tahanan Dan Narapidana Lanjut Usia. Sehingga diperoleh tujuan penelitian untuk memahami dan menganalisis pemenuhan hak-hak narapidana lanjut usia, kendala dan upaya dalam pemenuhan hak-hak narapidana Lanjut Usia Dalam Pembinaan Di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Bangko.
Berdasarkan bab pembahasan permasalahan terkait dengan hak hak pembinaan narapidana lansia tersebut, maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut.Pemenuhan Hak-hak narapidana lanjut usia dalam pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan kelas IIB Bangko masih terdapat hak yang belum terpenuhi yakni Pelayanan Kesehatan, Pemenuhan Gizi dan Kebutuhan Nutrisi.Terdapat hak yang terpenuhi sebagian yakni pengembangan potensi dan bakat dari lansia, pelayanan hak berupa pemenuhan gizi dan nutrisi bagi lansia, pemenuhan sarana prasarana kebutuhan narapidana lansia, dan pemenuhan kebutuhan akan bacaan dan siaran media masa.Kendala yang dihadapi dalam pemenuhan hak-hak narapidana lanjut usia dalam pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Bangko antara lain keterbatasan sarana dan prasarana, anggaran dan tenaga kesehatan serta tenaga ahli gizi.Dengan keterbatasan itu akan berakibat narapidana rentan terkena penyakit dan kurang motivasi serta menjadi apatis terhadap kesehatan sehingga pada akhirnya ketercapaian tujuan dari pembinaan pada Lapas Bangko belum optimal.Dalam menghadapi kendala yang dihadapi berupa masalah yang timbul dari pemenuhan hak-hak narapidana lansia pada Lapas Kelas IIB Bangko, dilakukan upaya upaya sebagai berikut.Keterbatasan Sarana dan Prasarana. Upaya yang dilakukan Lapas Kelas IIB Bangko dengan mengoptimalkan sumber daya yang ada dalam rangka peningkatan sarana dan prasarana, seperti kendala tidak adanya ruang perawatan khusus bagi lansia dan perlengkapan penunjang khusus lanjut usia, Lapas klas IIB Bangko berupaya melakukan optimalisasi klinik Lapas Bangko yang ada menjadi ramah untuk lansia dengan membuat sarana pendukung yang ada berfungsi dengan baik dan dilanjutkan dengan adanya pelatihan khusus untuk petutas dalam menangani lansia yang harus berbeda perlakuan dari narapidana lainnya.selain itu Lapas Bangko mencoba melakukan kerjasama dengan pemerintah daerah dalam pengadaan sarana dan prasarana yang belum mendukung dalam pemenuhan hak hak lansia dalam Lapas Kelas IIB Bangko.Keterbatasan Anggaran. Dalam menghadapi kendala dalam keterbatasan anggaran yang berakibat dalam pemenuhan sarana dan prasarana tersebut, Lapas Bangko telah melakukan upaya revisi anggaran ke Kantor Wilayah.Belum ada Tenaga Kesehatan dan Ahli Gizi. Lapas Bangko Kelas IIB Berupaya mengajukan permintaan tenaga kesehatan dan tenaga ahli tersebut serta melakukan kerjasama dengan dinas kesehatan dalam rangka pelaksanaan pengecekan makanan untuk mengetahui angka kebutuhan gizi lansia dan permohonan bantuan tenaga ahli gizi tersebut.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, terdapat beberapa saran yang dapat diajukan untuk meningkatkan pemenuhan hak-hak narapidana lanjut usia dalam pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Bangko. Pertama, perlu dilakukan peningkatan sarana dan prasarana, terutama dalam hal ruang perawatan khusus bagi narapidana lanjut usia dan perlengkapan penunjang khusus lanjut usia. Kedua, peningkatan anggaran menjadi prioritas agar dapat memenuhi kebutuhan narapidana lanjut usia, termasuk dalam hal pemenuhan gizi dan nutrisi yang sesuai dengan standar menu gizi yang telah ditetapkan. Ketiga, pentingnya kerjasama dengan pemerintah daerah dalam pengadaan sarana dan prasarana yang belum mendukung, serta penempatan ahli gizi di Lapas Klas IIB Bangko atau kerjasama untuk melakukan pengecekan makanan secara berkala. Dengan demikian, hak-hak narapidana lanjut usia dapat terpenuhi secara optimal dan tujuan pembinaan di Lapas Bangko dapat tercapai dengan baik.
| File size | 521.73 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan kejadian hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Kota Bengkulu. Metodologi Penelitian: DesainTujuan: Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan kejadian hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Kota Bengkulu. Metodologi Penelitian: Desain
STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA Namun, mayoritas responden menunjukkan kepuasan terhadap sikap bidan dan kelengkapan sarana dan prasarana. Penelitian ini menekankan pentingnya peningkatanNamun, mayoritas responden menunjukkan kepuasan terhadap sikap bidan dan kelengkapan sarana dan prasarana. Penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan
KETERAPIAN FISIKKETERAPIAN FISIK Akupunktur pada Taichong (LR3) dan Zusanli (ST36) terkait dengan penurunan tekanan darah sistolik yang signifikan pada lansia dengan hipertensi, sementaraAkupunktur pada Taichong (LR3) dan Zusanli (ST36) terkait dengan penurunan tekanan darah sistolik yang signifikan pada lansia dengan hipertensi, sementara
UNARUNAR Klien menyatakan memahami penjelasan perawat, berkomitmen menjaga kesehatan secara mandiri, dan melaksanakan kontrol kesehatan secara rutin. Hasil iniKlien menyatakan memahami penjelasan perawat, berkomitmen menjaga kesehatan secara mandiri, dan melaksanakan kontrol kesehatan secara rutin. Hasil ini
WPCPUBLISHERWPCPUBLISHER Kesalahan dalam penyimpanan dapat menyebabkan kerusakan obat, sehingga mengurangi efektivitasnya saat dikonsumsi pasien. Penelitian ini bertujuan untukKesalahan dalam penyimpanan dapat menyebabkan kerusakan obat, sehingga mengurangi efektivitasnya saat dikonsumsi pasien. Penelitian ini bertujuan untuk
WPCPUBLISHERWPCPUBLISHER Penelitian ini dilakukan dengan beberapa proses yaitu penyiapan simplisia, ekstraksi simplisia menggunakan metode maserasi dengan etanol 96%, dan skriningPenelitian ini dilakukan dengan beberapa proses yaitu penyiapan simplisia, ekstraksi simplisia menggunakan metode maserasi dengan etanol 96%, dan skrining
UBTUBT Aspek produksi dilakukan berdasarkan lokasi usaha dan proses produksi. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa teknologi yang digunakan sudah sesuai denganAspek produksi dilakukan berdasarkan lokasi usaha dan proses produksi. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa teknologi yang digunakan sudah sesuai dengan
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan terhadap dukungan keluarga mengenai perawatan hipertensi pada lansia diTujuan penelitian ini untuk mengetahui dan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan terhadap dukungan keluarga mengenai perawatan hipertensi pada lansia di
Useful /
HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA Penatalaksanaan non-farmakologis yang efektif adalah edukasi diet seimbang kepada pasien dan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimanaPenatalaksanaan non-farmakologis yang efektif adalah edukasi diet seimbang kepada pasien dan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana
HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA Analisis statistik menggunakan uji chi square menunjukkan adanya perubahan signifikan. Terdapat pengaruh yang signifikan dari pendidikan kesehatan menggunakanAnalisis statistik menggunakan uji chi square menunjukkan adanya perubahan signifikan. Terdapat pengaruh yang signifikan dari pendidikan kesehatan menggunakan
UNIPASBYUNIPASBY Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 11 perusahaan batubara periode 2017–2019 dengan pendekatan kuantitatif deskriptif dan metode purposive sampling.Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 11 perusahaan batubara periode 2017–2019 dengan pendekatan kuantitatif deskriptif dan metode purposive sampling.
UNIPASBYUNIPASBY Penelitian ini menyimpulkan bahwa penentuan harga jual berpengaruh signifikan terhadap laba pada Toko Sepatu Vletcher. Demikian pula, harga pokok penjualanPenelitian ini menyimpulkan bahwa penentuan harga jual berpengaruh signifikan terhadap laba pada Toko Sepatu Vletcher. Demikian pula, harga pokok penjualan