UmriUmri

Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRIJurnal Pengabdian UntukMu NegeRI

Desa Sindangjaya, yang subur dan berpotensi tinggi dalam sektor pertanian dan pariwisata agrowisata, menghadapi beberapa tantangan yang perlu diatasi untuk meningkatkan perekonomian lokal. Salah satu masalah utama adalah penurunan produksi wortel akibat faktor cuaca dan persaingan eksternal. Ditambah lagi, kurangnya pengetahuan kewirausahaan dan keterampilan praktis di kalangan masyarakat menghalangi pengembangan usaha lokal. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan program pelatihan inovatif yang mengajarkan diversifikasi produk pangan dan pengembangan keterampilan bisnis. Menggunakan metode pelatihan langsung, masyarakat Desa Sindangjaya, khususnya para petani dan kaum muda, akan diberi pengetahuan tentang pembuatan produk inovatif seperti brownies wortel yang bernilai gizi tinggi dan menarik secara komersial. Kegiatan ini melibatkan kerjasama dengan pemerintah desa, badan usaha milik desa, dan lembaga pendidikan tinggi, yang secara kolektif bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kapasitas manajerial warga. Hasil dari kegiatan pelatihan ini menunjukkan peningkatan keterampilan dan pengetahuan peserta dalam pembuatan brownies berbahan dasar wortel. Peserta mampu menghasilkan produk brownies yang menarik dan memiliki nilai jual, serta memahami pentingnya pengemasan yang baik untuk menarik minat konsumen. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil membangun jaringan antar pelaku UMKM dan meningkatkan kesadaran akan potensi bahan baku lokal, seperti wortel, sebagai bahan makanan sehat yang bernilai ekonomi. Kegiatan ini membuka peluang bagi pengembangan produk unggulan desa yang dapat bersaing di pasar lokal maupun nasional.

Kegiatan pelatihan pembuatan makanan sehat brownies berbahan dasar wortel di Desa Sindangjaya, Cianjur, Jawa Barat, dapat disimpulkan sebagai langkah strategis yang berhasil meningkatkan kemampuan dan pemberdayaan UMKM setempat.Pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan teoritis tentang pembuatan brownies, tetapi juga memberikan keterampilan praktis yang dibutuhkan untuk menghasilkan produk yang berkualitas dan bernilai jual tinggi.Dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, kegiatan ini berhasil membangun jejaring yang kuat untuk sinergi dan keberlanjutan program.Keberhasilan kegiatan ini tercermin dari peningkatan pemahaman peserta terhadap pembuatan brownies berbahan wortel yang mencapai skor 81%, serta hasil praktik nyata berupa pembuatan 28 kue brownies yang dikemas dengan rapi dan menarik.

Berdasarkan hasil penelitian dan observasi, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk memperluas dampak positif dari program pemberdayaan UMKM di Desa Sindangjaya. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas berbagai strategi pemasaran digital dalam meningkatkan penjualan produk brownies wortel, termasuk analisis terhadap preferensi konsumen dan tren pasar terkini. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan variasi resep brownies wortel dengan memanfaatkan bahan-bahan lokal lain yang tersedia di desa, sehingga dapat menciptakan produk yang lebih beragam dan menarik bagi konsumen. Ketiga, penting untuk menginvestigasi potensi pengembangan produk turunan dari wortel, seperti minuman jus atau selai, untuk memperluas lini produk UMKM dan meningkatkan nilai tambah ekonomi.

  1. Peningkatan Inklusi Keuangan Perempuan melalui Pemanfaatan Fintech di Nanjing, Republik Rakyat Tiongkok... doi.org/10.37859/jpumri.v9i2.9090Peningkatan Inklusi Keuangan Perempuan melalui Pemanfaatan Fintech di Nanjing Republik Rakyat Tiongkok doi 10 37859 jpumri v9i2 9090
  2. Pelatihan Pembuatan Makanan Sehat Brownies Berbahan Dasar Wortel Untuk Peningkatan UMKM Desa Sindangjaya... doi.org/10.37859/jpumri.v9i3.10528Pelatihan Pembuatan Makanan Sehat Brownies Berbahan Dasar Wortel Untuk Peningkatan UMKM Desa Sindangjaya doi 10 37859 jpumri v9i3 10528
Read online
File size458.07 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test