POLTEKSCIPOLTEKSCI

JBTJBT

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kuat tekan mortar dengan variasi agregat halus pasir Awang Bangkal dan pasir Barito. Penelitian dilakukan di Laboratorium Material dan Uji Coba Struktur Politeknik Negeri Banjarmasin. Pengumpulan data dilakukan dengan metode pengumpulan data atau sumber yang berkaitan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada umur 3 hari, kuat tekan mortar Semen Gresik Pasir Barito adalah 6,05 MPa, pada umur 7 hari juga 6,05 MPa, pada umur 14 hari Semen Gresik pasir Awang Bangkal adalah 8,66 MPa, dan pada umur 28 hari Semen Gresik pasir Awang Bangkal 10,68 MPa. Dapat disimpulkan bahwa pasir Barito termasuk zona IV, dan pasir Awang Bangkal termasuk zona II.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa karakteristik pasir Awang Bangkal pada uji kadar lumpur tidak memenuhi persyaratan spesifikasi, dan pasir Barito pada uji kadar organik tidak memenuhi persyaratan spesifikasi.Rata-rata kuat tekan mortar, pasir Awang Bangkal pada umur tiga hari adalah 41,41 kg/cm2.Pada umur tujuh hari 47,46 kg/cm2, umur 14 hari 86,55 kg/cm2.dan pada umur 28 hari 106,56 kg/cm2.Pasir Barito pada umur 3 hari 60,49 kg/cm2.Pada umur 14 hari 76,78 kg/cm2, dan pada umur 28 hari 95,63 kg/cm2.Berdasarkan perhitungan kuat tekan karakteristik mortar, kuat tekan mortar pasir Barito adalah 64,81 kg/cm2 dan pasir Awang Bangkal 66,99 kg/cm2.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengujian kuat lentur mortar dengan variasi jenis semen dan agregat yang berbeda untuk mendapatkan gambaran komprehensif mengenai kinerja mortar dalam berbagai kondisi pembebanan. Kedua, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh penambahan bahan tambah (admixture) terhadap sifat-sifat mortar, seperti workability, setting time, dan durabilitas, sehingga dapat menghasilkan mortar dengan kinerja yang lebih optimal. Ketiga, penelitian dapat mengkaji potensi penggunaan limbah konstruksi sebagai pengganti sebagian agregat halus dalam campuran mortar, dengan tujuan untuk mengurangi dampak lingkungan dan meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya. Pengembangan penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas dan keberlanjutan konstruksi bangunan di masa depan.

  1. The Role Of Pancasila In View From The Sociology Of Religion In The Globalisation Era | Journal of Business,... doi.org/10.59261/jbt.v4i1.120The Role Of Pancasila In View From The Sociology Of Religion In The Globalisation Era Journal of Business doi 10 59261 jbt v4i1 120
Read online
File size534.63 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test