UMKLAUMKLA

TRIAGE Jurnal Ilmu KeperawatanTRIAGE Jurnal Ilmu Keperawatan

Proses penuaan dan penyakit kronis dapat meningkatkan risiko konstipasi pada lansia. Pijat abdominal diketahui dapat mempengaruhi fungsi otak melalui hubungan antara otak dan usus, sehingga dapat meningkatkan gerakan usus, merangsang peristaltik usus, dan memperbaiki frekuensi buang air besar serta mengurangi kesulitan saat buang air besar. Meskipun efektivitas pijat abdominal dilaporkan efektif, tetapi masih perlu diteliti lebih lanjut untuk lansia. Tinjauan ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi pijat abdominal dalam mengatasi konstipasi pada populasi lansia berdasarkan studi Randomized Controlled Trial (RCT). Hasil penelusuran mendapatkan 145 jurnal terkait, dan setelah seleksi, enam artikel jurnal memenuhi kriteria inklusi, yang ditetapkan berupa 1) Penelitian dengan intervensi pijat abdominal, 2) responden dalam kategori lansia, 3) Penelitian RCT, dan 4) full text dalam Bahasa Inggris yang diterbitkan antara tahun 2020-2025. Pijat abdominal direkomendasikan sebagai alternatif terapi non-farmakologis untuk mengatasi konstipasi pada lansia. Pelatihan untuk meningkatkan kemampuan perawat dan caregiver dalam melakukan pijat abdominal sangat penting untuk manajemen konstipasi non-farmakologis. Studi lanjutan tentang metode atau teknik spesifik pijat abdominal pada lansia direkomendasikan untuk meningkatkan efektivitas terapi ini.

Berdasarkan literature review dengan Study Randomized Control Trial (RCT), Abdominal Massage direkomendasikan sebagai salah satu alternatif terapi non-farmakologis untuk mengatasi konstipasi pada populasi khusus lansia.Training untuk meningkatkan kemampuan dalam melakukan Abdominal Massage kepada perawat dan Caregiver menjadi penting untuk dapat melakukan manajemen konstipasi secara non-farmakologis menggunakan terapi Abdominal Massage.Studi selanjutnya tentang metode atau teknik jenis spesifik Abdominal Massage kepada lansia direkomendasikan sebagai dasar untuk meningkatkan efektivitas terapi ini.

Berdasarkan tinjauan literatur, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan untuk lebih memahami dan mengoptimalkan penggunaan pijat abdominal dalam mengatasi konstipasi pada lansia. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi teknik pijat abdominal yang paling efektif, termasuk variasi tekanan, durasi, dan frekuensi, serta area spesifik pada abdomen yang memberikan dampak paling signifikan. Kedua, penting untuk mengeksplorasi potensi kombinasi pijat abdominal dengan intervensi lain, seperti perubahan pola makan atau latihan fisik, untuk menghasilkan efek sinergis dalam meningkatkan fungsi pencernaan dan mengurangi gejala konstipasi. Ketiga, penelitian longitudinal diperlukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang pijat abdominal terhadap kualitas hidup lansia, termasuk aspek fisik, psikologis, dan sosial, serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memprediksi keberhasilan intervensi. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup lansia dan mengurangi beban konstipasi sebagai masalah kesehatan kronis.

  1. Gastroenterology Nursing. nursing doi.org/10.1097/sga.0000000000000830Gastroenterology Nursing nursing doi 10 1097 sga 0000000000000830
  2. Comparison of the Effects of Abdominal Massage and Oral Administration of Sweet Almond Oil on Constipation... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1155/2022/9661939Comparison of the Effects of Abdominal Massage and Oral Administration of Sweet Almond Oil on Constipation onlinelibrary wiley doi 10 1155 2022 9661939
  3. The Effect of Abdominal Massage with Extra-Virgin Olive Oil on Constipation among Elderly Individuals:... ijcbnm.sums.ac.ir/article_47614.htmlThe Effect of Abdominal Massage with Extra Virgin Olive Oil on Constipation among Elderly Individuals ijcbnm sums ac ir article 47614 html
Read online
File size234.48 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test