UNJUNJ

JURNAL PENDIDIKAN VOKASIONAL TEKNIK ELEKTRONIKA (JVoTE)JURNAL PENDIDIKAN VOKASIONAL TEKNIK ELEKTRONIKA (JVoTE)

Sistem Transfer Daya Wireless merupakan sistem yang digunakan untuk memanfaatkan energi elektromagnetik yang tersebar bebas di udara dengan mengolah sumber energi untuk mengisi daya pada perangkat elektronik berdaya rendah. Salah satu sumber energi yang mudah diperoleh karena ketersediaannya yang cukup melimpah adalah access point (Wi-Fi). Rectenna adalah perangkat yang dapat digunakan untuk mengubah gelombang elektromagnetik di udara menjadi arus listrik searah. Rectenna terdiri dari antena dan rangkaian penyearah (rectifier). Antena digunakan untuk menangkap gelombang elektromagnetik yang dipancarkan oleh sumber RF. Daya yang dierima oleh antena akan diteruskan ke rangkaian rectifer, untuk diubah menjadi arus listrik searah (DC). Penelitian bertujuan untuk merancang, membuat, dan mengukur parameter rangkaian rectifier pada rectenna yang mampu bekerja pada jangkauan frekuensi 2,45 GHz. Setelah dirancang dari hasil simulasi menggunakan software ADS 2011didapatkan frekuensi kerja 2,449 GHz, output voultage 2,027 Volt, Return S11(Return Loss) -34,87, dan VSWR 1,037. Pada hasil pengukuran pada signal generator pada frekuensi 2,45 GHz didapatkan output voltage dengan input -5 dBm sebesar 54,8 mV, S11 (Return Loss) sebesar -10,416 dB, dan VSWR sebesar 1,862. Hasil pengukuran kedua dengan menggunakan access point Wi-Fi pada jarak 5 cm didapatkan output voltage sebesar 2,066 Volt, sedangkan pada jarak 20 cm didapat output voltage sebesar 0,092 mV.

Penelitian berhasil merancang rectifier pada rectenna untuk frekuensi 2,45 GHz, dengan hasil simulasi menunjukkan kinerja yang sesuai spesifikasi seperti output voltage 2,027 Volt dan VSWR 1,089.Meskipun demikian, hasil pengukuran fisik menunjukkan beberapa perbedaan signifikan dari simulasi, dengan output voltage yang lebih rendah dari signal generator dan S11/VSWR yang berbeda dari VNA.Perbedaan ini diatributkan pada faktor-faktor seperti toleransi komponen, sifat non-ideal komponen aktif, masalah fabrikasi mikrostrip, serta pengaruh noise dan loss pada sambungan.

Penelitian lanjutan dapat berfokus pada peningkatan keandalan dan efisiensi konversi daya rectenna. Salah satu arah studi yang menarik adalah menyelidiki bagaimana rancangan sirkuit rectifier dapat dioptimalkan agar lebih tangguh terhadap variasi komponen pasif dan aktif yang tidak ideal, serta toleransi dalam proses fabrikasi jalur mikrostrip. Ini bisa melibatkan pengembangan topologi rectifier baru atau penerapan teknik pencocokan impedansi adaptif yang dapat menekan pengaruh noise dan kerugian sinyal, sehingga hasil pengukuran di dunia nyata lebih mendekati kinerja simulasi. Selain itu, mengingat ketersediaan sumber RF yang beragam, penelitian berikutnya dapat mengeksplorasi desain rectenna yang mampu memanen energi dari berbagai frekuensi secara simultan (multi-band) atau dari rentang spektrum yang lebih luas. Hal ini bertujuan untuk memaksimalkan jumlah energi yang dapat dikumpulkan dari lingkungan sekitar, menjadikan sistem transfer daya nirkabel lebih efektif di berbagai kondisi. Terakhir, untuk mewujudkan aplikasi praktis, penting untuk mengintegrasikan rectenna dengan sistem penyimpanan energi yang efisien, seperti superkapasitor berkapasitas rendah, dan sirkuit manajemen daya cerdas. Investigasi ini akan berfokus pada bagaimana daya yang telah dikonversi dapat disimpan dan diatur untuk menyediakan catu daya yang stabil dan berkelanjutan bagi perangkat elektronik berdaya rendah, mengatasi fluktuasi intensitas sinyal RF yang sering terjadi.

Read online
File size703.25 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test