URECOLURECOL

Urecol Journal. Part D: Applied SciencesUrecol Journal. Part D: Applied Sciences

Kanker merupakan penyakit yang dapat menyerang bagian tubuh mana pun pada saat sel abnormal mulai tumbuh tak terkendali melampaui batas, kemudian menyerang bagian tubuh yang berdekatan dan / atau menyebar ke organ lain. Tumbuhan mengkudu (Morinda citrifolia L) merupakan salah satu tanaman herbal yang dapat dimanfaatkan sebagai pengobatan berbagai penyakit salah satunya kanker. Tumbuhan mengkudu (Morinda citrifolia L) memiliki kandungan fitokimia mulai dari buah, biji, daun dan akar. Review artikel ini bertujuan untuk mengetahui efek sitotoksisitas tumbuhan mengkudu (Morinda citrifolia L) terhadap sel kanker. Sumber pustaka dalam penulisan review artikel ini menggunakan database google scholar dan PubMed. Kriteria inklusi yang digunakan adalah artikel yang berisi tentang uji sitotoksik dari tumbuhan mengkudu (Morinda citrifolia L) dengan tahun terbit 10 tahun terakhir (2011-2020), original research, terdapat hasil aktivitas sitotoksik berupa IC50 dan penelitian menggunakan ekstrak tumbuhan mengkudu (Morinda citrifolia L). Kriteria ekslusi yang digunakan adalah artikel yang tidak full text, menggunakan tanaman dengan genus yang berbeda, tidak terdapat nilai IC50 dan bukan merupakan original research. Dari jurnal yang telah dianalisis dapat disimpulkan bahwa ekstrak tumbuhan mengkudu (Morinda citrifolia L) dapat dikembangkan sebagai pengobatan kanker. Tumbuhan mengkudu memiliki aktivitas sitotoksik karena memiliki kandungan senyawa aktif berupa damnacanthal, nordamnacanthal, morindone, flavonoid dan alkaloid. Berdasarkan hasil uji sitotoksik ekstrak Morinda citrifolia bagian tumbuhan yang memiliki efek sitotoksik dari yang paling kuat adalah buah > akar > kulit akar > daun > tunas.

Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa ekstrak tumbuhan mengkudu (Morinda citrifolia) dapat dikembangkan sebagai pengobatan kanker.Ekstrak dari tumbuhan mengkudu (Morinda citrifolia) memliki aktivitas sitotoksik dikarenakan senyawa aktif yang terkandung didalamnya berupa damnacanthal, nordamnacanthal, morindone, flavonoid dan alkaloid.Berdasarkan hasil uji sitotoksik ekstrak Morinda citrifolia bagian tumbuhan yang memiliki efek sitotoksik dari yang paling kuat adalah buah > akar > kulit akar> daun > tunas.

Penelitian lebih lanjut dapat menguji kombinasi ekstrak mengkudu dengan obat kemoterapi untuk meningkatkan efektivitas pengobatan kanker tanpa menurunkan efek anti-mitoksis pada sel normal. Selain itu, penelitian dapat fokus pada identifikasi mekanisme molekuler spesifik dari senyawa aktif seperti damnacanthal dalam induksi apoptosis pada berbagai tipe sel kanker. Studi lanjutan juga disarankan untuk mengevaluasi efek farmakokinetik dan toksisitas jangka panjang ekstrak mengkudu pada model hewan (in vivo) sebagai langkah awal sebelum penerapan di dunia klinis.

Read online
File size278.04 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test