UNSULBARUNSULBAR
Seminar Nasional Peternakan, Kelautan, dan PerikananSeminar Nasional Peternakan, Kelautan, dan PerikananTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi karakteristik peternak sapi potong yang menjalankan inseminasi buatan (IB). Lokasi penelitian berada di Kecamatan Campalagian. Metode penelitian adalah metode survei. Jumlah responden sebanyak 73 akseptor IB. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik peternak yang menjalankan IB adalah: sebanyak 40 (54,74 %) Peternak berusia 40 – 60 tahun, sebanyak 40 (54,79 %) peternak berpendidikan SD, sebanyak 67 (91,78 %) bekerja sebagai petani-peternak, sebanyak 30 (41,09 %) telah beternak selama 15 – 20 tahun. Berdasarkan karakteristik peternak maka dapat disimpulkan bahwa usia peternak dalam menjalankan IB masih produktif, tingkat pendidikan masih rendah, lama pengalaman beternak cukup tinggi, dan hampir semua pekerjaan dijalankan sebagai petani-peternak.
Usia peternak dalam menjalankan inseminasi buatan (IB) masih berada dalam usia produktif, tingkat pendidikan peternak tergolong rendah, namun pengalaman beternak mereka cukup tinggi, dan sebagian besar peternak bekerja sebagai petani-peternak.Karakteristik ini menunjukkan potensi peningkatan produktivitas ternak melalui pemanfaatan teknologi inseminasi buatan, meskipun perlu adanya upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di kalangan peternak.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan peternak dalam mendeteksi birahi sapi potong secara akurat, sehingga dapat dirumuskan strategi pelatihan yang lebih efektif. Kedua, penelitian mengenai efektivitas berbagai metode inseminasi buatan yang sesuai dengan kondisi lingkungan dan karakteristik sapi potong di Kecamatan Campalagian dapat memberikan informasi penting bagi peternak dalam memilih teknologi yang paling optimal. Ketiga, studi tentang pengaruh karakteristik peternak terhadap keberhasilan inseminasi buatan, termasuk aspek sosial ekonomi dan pengetahuan, dapat memberikan gambaran komprehensif tentang faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keberhasilan program inseminasi buatan, sehingga dapat menjadi dasar pengembangan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
| File size | 343.41 KB |
| Pages | 4 |
| DMCA | Report |
Related /
APPERTANIAPPERTANI Domba induk ditempatkan dalam petak individu dalam suatu bangunan kandang dan diacak untuk mendapat salah satu perlakuan dalam rancangan faktorial 3 xDomba induk ditempatkan dalam petak individu dalam suatu bangunan kandang dan diacak untuk mendapat salah satu perlakuan dalam rancangan faktorial 3 x
UNSIQUNSIQ Workshop yang dilaksanakan akan memberikan pengetahuan dan keterampilan komprehensif kepada karyawan magang, meliputi berbagai aspek mulai dari dasar-dasarWorkshop yang dilaksanakan akan memberikan pengetahuan dan keterampilan komprehensif kepada karyawan magang, meliputi berbagai aspek mulai dari dasar-dasar
POLTEKHARBERPOLTEKHARBER Kegiatan penyuluhan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan susu kambing bagi bayi dan balita di Desa Pagongan. Peserta menunjukkan peningkatanKegiatan penyuluhan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan susu kambing bagi bayi dan balita di Desa Pagongan. Peserta menunjukkan peningkatan
UNIKSUNIKS Perlakuan optimal adalah G6 (6 g/L) yang menghasilkan tinggi tanaman 24,47 cm, 25,90 helai daun, dan berat segar 1 240 g/plot. Dosis 6 g/L dapatPerlakuan optimal adalah G6 (6 g/L) yang menghasilkan tinggi tanaman 24,47 cm, 25,90 helai daun, dan berat segar 1 240 g/plot. Dosis 6 g/L dapat
UPERTISUPERTIS dalam urine penderita Diabetes Mellitus di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Rasidin Padang pada bulan Februari-Juni 2018. Penelitian ini menggunakan metodedalam urine penderita Diabetes Mellitus di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Rasidin Padang pada bulan Februari-Juni 2018. Penelitian ini menggunakan metode
UPERTISUPERTIS Dari data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO, 2016) menunjukkan bahwa jumlah orang dengan gangguan mental di Indonesia saat ini mencapai sekitar 236 jutaDari data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO, 2016) menunjukkan bahwa jumlah orang dengan gangguan mental di Indonesia saat ini mencapai sekitar 236 juta
UPERTISUPERTIS Terdapat hubungan yang signifikan antara lingkungan sosial (ρ = 0,008 dan OR = 11,000) dan spiritual (ρ = 0,001 dan OR = 29,143) dengan penyalahgunaanTerdapat hubungan yang signifikan antara lingkungan sosial (ρ = 0,008 dan OR = 11,000) dan spiritual (ρ = 0,001 dan OR = 29,143) dengan penyalahgunaan
UPERTISUPERTIS Desain penelitian adalah analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study di SDN 17 Palaluar di Kecamatan Koto VII Kabupaten Sijunjung dan waktu pelaksanaanDesain penelitian adalah analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study di SDN 17 Palaluar di Kecamatan Koto VII Kabupaten Sijunjung dan waktu pelaksanaan
Useful /
UNSIQUNSIQ Desa Surengede yang terletak di Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, memiliki potensi besar dalam sektor hortikultura dengan fokus utama pada produksiDesa Surengede yang terletak di Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, memiliki potensi besar dalam sektor hortikultura dengan fokus utama pada produksi
PHBPHB The research instrument was the researcher himself and the Focus Group Discussion guidelines. The data analysis used data reduction, data presentation,The research instrument was the researcher himself and the Focus Group Discussion guidelines. The data analysis used data reduction, data presentation,
UNSULBARUNSULBAR Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi manajemen pemeliharaan dan pakan yang diberikan kepada ternak kerbau. Lokasi Penelitian berada diTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi manajemen pemeliharaan dan pakan yang diberikan kepada ternak kerbau. Lokasi Penelitian berada di
UNAIUNAI Sebuah graf disebut sebagai graf k-LCM cordial apabila terdapat fungsi seperti itu. Dalam penyelidikan mengenai k-LCM cordiality, penulis mengeksplorasiSebuah graf disebut sebagai graf k-LCM cordial apabila terdapat fungsi seperti itu. Dalam penyelidikan mengenai k-LCM cordiality, penulis mengeksplorasi