RIAURIAU
IPTEKIN Jurnal Kebijakan Pembangunan dan InovasiIPTEKIN Jurnal Kebijakan Pembangunan dan InovasiProvinsi Riau perlu mengembangkan teknologi pembenihan kerang darah (Anadara granosa) sebagai upaya untuk mengurangi ketergantungan terhadap penangkapan dari alam dan ketergantungan benih untuk budidaya dari alam yang dapat mengancam kelestarian sumber daya biota tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan panjang, berat dan indeks kondisi kerang darah, dan mengetahui tingkat kematangan gonad (TKG) kerang darah. Analisis pertumbuhan panjang (morphometric) bulan Agustus 2019 dengan klas ukuran ukuran kecil, sedang sampai dengan besar dan terjadi peningkatan pada bulan Oktober 2019 rata-rata ukuran sedang sampai besar. Hasil analisis pertumbuhan berat (biometric) pada bulan Agustus 2019 nilai b= 1,8903 dan Oktober 2019 nilai b= 2,1382 menunjukkan allometri negatif. Dimana pertambahan panjang lebih cepat dibandingkan pertambahan berat. Gonad telah berkembang dengan baik karena telah mencapai indeks kondisi > 20,00. Hasil analisis makroskopis dan histologi menunjukkan tingkat kematangan gonad diduga telah mencapai stadium II (developing) dalam tahap berkembang. Dengan mengetahui tingkat kematangan gonad kerang darah diharapkan dapat dimplementasikan dalam mendukung pembangunan unit pembenihan kerang darah di Provinsi Riau.
Hasil pengukuran pertumbuhan panjang (morphometric) sampel kerang darah bulan Agustus 2019 adalah ukuran 17 mm – 44 mm dengan klas ukuran kecil, sedang sampai dengan besar dan terjadi peningkatan pada bulan Oktober 2019 rata-rata ukuran sedang sampai besar.Berdasarkan analisis pertumbuhan berat (biometric) pada bulan Agustus 2019 nilai b= 1,8903 dan Oktober 2019 nilai b= 2,1382 menunjukkan allometri negatif.Berdasarkan indeks kondisi kerang darah yang disampling pada bulan Agustus 2019 dan Oktober 2019 menunjukkan bahwa gonad telah berkembang dengan baik karena 85,8% dari 254 sampel dan 55,7% dari 332 sampel telah mencapai standard indeks kondisi > 20,00.Hasil pengamatan makroskopis menunjukkan sampel kerang darah telah dapat dibedakan sel gamet jantan dan sel gamet betina berdasarkan warna dan bentuk gonad.Tingkat kematangan (TKG) gonad diduga telah mencapai stadium II (developing), yaitu dalam tahap berkembang.
Penelitian lanjutan dapat mengembangkan studi tentang optimalisasi teknologi pembenihan kerang darah berbasis data kematangan gonad stadium II yang ditemukan. Selain itu, perlu dilakukan analisis dampak faktor lingkungan seperti suhu dan kualitas perairan terhadap perkembangan histologis gonad kerang darah untuk memperbaiki strategi budidaya. Studi lebih lanjut juga disarankan menguji efektivitas metode pemijahan buatan dengan memanfaatkan kerang darah yang telah mencapai stadium II sebagai induk untuk meningkatkan produksi benih secara berkelanjutan.
| File size | 1.63 MB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
STAI MUSADDADIYAHSTAI MUSADDADIYAH Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan riset kepustakaan (Library research), yaitu penelusuran dan pemanfaatan sumber perpustakaan untuk memperolehMetode penelitian dalam penelitian ini menggunakan riset kepustakaan (Library research), yaitu penelusuran dan pemanfaatan sumber perpustakaan untuk memperoleh
UNIDAUNIDA Kebijakan yang tepat sasaran diperlukan agar program dapat dilaksanakan dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektifKebijakan yang tepat sasaran diperlukan agar program dapat dilaksanakan dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Selain itu, program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) yang dilaksanakan, seperti pembangunan infrastruktur lokal, pemberdayaan masyarakat, dan penyediaanSelain itu, program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) yang dilaksanakan, seperti pembangunan infrastruktur lokal, pemberdayaan masyarakat, dan penyediaan
UnlaUnla Metode yang digunakan adalah kuantitatif untuk mengeksplorasi hubungan antara variabel independen (jumlah anggota dan tabungan) dan variabel dependen (SHU).Metode yang digunakan adalah kuantitatif untuk mengeksplorasi hubungan antara variabel independen (jumlah anggota dan tabungan) dan variabel dependen (SHU).
UNDIKMAUNDIKMA Intervensi ini menggunakan pendekatan partisipatif, yang meliputi asesmen kebutuhan, pelatihan literasi digital, lokakarya pembuatan konten, dan pendampinganIntervensi ini menggunakan pendekatan partisipatif, yang meliputi asesmen kebutuhan, pelatihan literasi digital, lokakarya pembuatan konten, dan pendampingan
POLTEKES OSPOLTEKES OS Informan terdiri dari dua anak binaan dan empat petugas LPKA. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa LPKAInforman terdiri dari dua anak binaan dan empat petugas LPKA. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa LPKA
POLTEKES OSPOLTEKES OS Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat resiliensi anak yang berkonflik dengan hukum di Sentra Antasena Magelang berada dalam kategori baik. Aspek dukunganHasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat resiliensi anak yang berkonflik dengan hukum di Sentra Antasena Magelang berada dalam kategori baik. Aspek dukungan
IAISUMBARIAISUMBAR Khususnya mengulas tentang kriteria dan model kewirausahaan berbasis al-Quran. Kewirausahaan sosial berbasis al-Quran memandu umat islam untuk menjadiKhususnya mengulas tentang kriteria dan model kewirausahaan berbasis al-Quran. Kewirausahaan sosial berbasis al-Quran memandu umat islam untuk menjadi
Useful /
RIAURIAU Jarak menjangkau layanan puskesmas masuk dalam kategori jarak menengah dan jauh dengan cakupan wilayah 38,97% dengan jarak lebih dari 1 km. Sebaran fasilitasJarak menjangkau layanan puskesmas masuk dalam kategori jarak menengah dan jauh dengan cakupan wilayah 38,97% dengan jarak lebih dari 1 km. Sebaran fasilitas
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Komplikasi yang menjadi penyebab kematian terbanyak yaitu asfiksia, bayi berat lahir rendah (BBLR), dan infeksi. Persentase kematian neonatal pada BBLRKomplikasi yang menjadi penyebab kematian terbanyak yaitu asfiksia, bayi berat lahir rendah (BBLR), dan infeksi. Persentase kematian neonatal pada BBLR
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pelaksanaan identifikasi pasien di Klinik Laras Hati belum berjalan denganMetode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pelaksanaan identifikasi pasien di Klinik Laras Hati belum berjalan dengan
UNTAG SMDUNTAG SMD Hasil pengumpulan data dari seluruh populasi 127 mahasiswa, berhasil dikumpulkan data penelitian sejumlah 65 sampel data subjek. Analisis data yang digunakanHasil pengumpulan data dari seluruh populasi 127 mahasiswa, berhasil dikumpulkan data penelitian sejumlah 65 sampel data subjek. Analisis data yang digunakan