STIPASSTIPAS

Sepakat : Jurnal Pastoral KateketikSepakat : Jurnal Pastoral Kateketik

Krisis ekologis di Kalimantan Barat, seperti banjir tahunan, deforestasi, dan pencemaran sungai, menuntut keterlibatan berbagai pihak, termasuk mahasiswa Katolik. Gereja Katolik melalui ajaran ekologi integral menegaskan bahwa tanggung jawab ekologis adalah bagian dari iman. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan, kesadaran, gaya hidup, dan refleksi iman mahasiswa Katolik terhadap isu lingkungan. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, data dikumpulkan dari 34 responden melalui angket daring dan dianalisis secara statistik deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki kesadaran ekologis awal dan bersedia terlibat dalam aksi lingkungan, namun belum sepenuhnya konsisten dalam praktik gaya hidup ramah lingkungan. Hanya sebagian kecil yang menerapkan kebiasaan konkret seperti membawa tempat makan sendiri. Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan antara kesadaran dan tindakan, serta perlunya strategi pembinaan iman yang mengintegrasikan spiritualitas dan praktik ekologis. Penelitian ini menjadi dasar awal untuk pengembangan program ekopastoral yang kontekstual di lingkungan kampus dan komunitas kategorial.

Berdasarkan hasil evaluasi pelatihan pada nilai Paham kebangsaan, nilai Batang Garing, dan tes pengetahuan Paham kebangsaan dan nilai Batang garing pada pembelajaran PAK untuk meningkatkan paham kebangsaan siswa kelas XII Di SMAN 4 Palangka Raya, maka ditarik kesimpulan sebagai berikut.menunjuk adanya perbedaan pada pengetahuan siswa mengalami peningkatan pemahaman pengetahuan lebih tinggi dibandingkan sebelum mengikuti pembelajaran PAK.Hasil evaluasi pelatihan Paham Kebangsaan dan nilai Batang Garing menunjukkan ada perbedaan peningkatan yang signifikan antara sebelum dan sesudah pembelajaran dibuktikan dengan hasil akhir evaluasi tes pengetahuan Paham kebangsaan dan nilai Batang garing nilai z=-3.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan program ekopastoral yang kontekstual dan aplikatif, serta memperkuat sinergi antara pendidikan tinggi Katolik, komunitas OMK, dan Gereja lokal dalam membangun budaya ekologis yang berkelanjutan. Selain itu, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang peran kepemimpinan institusional dalam memfasilitasi keterlibatan orang muda dalam aksi ekologis, serta mengintegrasikan nilai-nilai Laudato Si ke dalam program pembinaan OMK dan mata kuliah bernuansa spiritualitas ekologis. Terakhir, penting untuk mengeksplorasi strategi kolaboratif antara Gereja, kampus, dan komunitas kemahasiswaan dalam mendorong perubahan gaya hidup secara kolektif dan konsisten.

  1. Penanaman Pendidikan Karakter Melalui Pembiasaan | marwiyati | ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru... journal.iainkudus.ac.id/index.php/thufula/article/view/7190Penanaman Pendidikan Karakter Melalui Pembiasaan marwiyati ThufuLA Jurnal Inovasi Pendidikan Guru journal iainkudus ac index php thufula article view 7190
  2. PENERAPAN NILAI NILAI PANCASILA DALAM KEHIDUPAN SEHARI HARI DAN SEBAGAI PENDIDIKAN KARAKTER | Jurnal... journal.upy.ac.id/index.php/pkn/article/view/1452PENERAPAN NILAI NILAI PANCASILA DALAM KEHIDUPAN SEHARI HARI DAN SEBAGAI PENDIDIKAN KARAKTER Jurnal journal upy ac index php pkn article view 1452
  1. #tradisi gereja katolik#tradisi gereja katolik
  2. #pendidikan karakter#pendidikan karakter
Read online
File size574.15 KB
Pages15
Short Linkhttps://juris.id/p-3pS
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test