UNDIRAUNDIRA

AndharaAndhara

Sebagian besar kemasan produk UMKM di Kelurahan Tanjung Duren Utara RW05 Jakarta Barat tidak memiliki desain yang menarik, inovatif dan kreatif. Produk makanan yang hanya dibungkus dengan plastik trasparan tanpa label atau informasi apapun, memberikan kesan kurang menarik. Hal ini membuat produk kurang memiliki daya saing dengan produk lokal lainnya. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah metode presentasi dan metode demonstrasi mengenai pengenalan desain komersialisasi kemasan, dilanjutkan dengan diskusi untuk menganalisis beberapa kemasan produk pembanding. Peserta terlihat sangat antusias dan berdiskusi aktif untuk pengembangan kemasan produknya agar lebih bernilai jual. Setelah melakukan kegiatan pengabdian masyarakat selanjutnya desain kemasan baru sudah menawarkan daya tahan yang lebih lama, dilengkapi dengan keterangan label. Logo dipilih berupa gambar, teks berwarna dan terdapat keterangan varian rasa. Setelah menggunakan kemasan baru, produk-produk UMKM Kelurahan Tanjung Duren Utara RW 05 Jakarta Barat, konsumen yang memesan secara berkala sudah mulai bertambah dari luar daerah.

Pelatihan ini memberikan beberapa materi yang terkait dengan upaya meningkatkan nilai dan kualitas produk UMKM di Kelurahan Tanjung Duren Utara RW 05 Jakarta Barat melalui penerapan desain komersialisasi kemasan yang sesuai.Desain kemasan dapat dikaji lebih luas lagi, khususnya ketika kita ingin memandang kemasan dengan keterkaitannya sebagai sebuah desain kemasan yang dipandang sebagai sebuah produk budaya industri yang tidak lepas dari budaya itu sendiri dan kreativitas pelaku baik itu dari produsen, desainer, maupun konsumen sebagai ending sign.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh desain kemasan interaktif terhadap loyalitas konsumen UMKM, dengan fokus pada pemanfaatan teknologi seperti QR code untuk memberikan informasi produk yang lebih lengkap dan menarik. Kedua, penelitian dapat mengkaji efektivitas berbagai jenis material kemasan yang ramah lingkungan terhadap daya tahan produk dan persepsi konsumen, sehingga UMKM dapat memilih opsi yang paling sesuai dengan karakteristik produk dan nilai-nilai keberlanjutan. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana pelatihan desain kemasan dapat diintegrasikan ke dalam program pendampingan UMKM secara berkelanjutan, dengan melibatkan mentor ahli dan memanfaatkan platform digital untuk menjangkau lebih banyak pelaku usaha dan memastikan penerapan desain yang inovatif dan adaptif terhadap tren pasar.

  1. #pelaku usaha#pelaku usaha
  2. #produk lokal#produk lokal
Read online
File size427.82 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-37K
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test