STIETRIBHAKTISTIETRIBHAKTI
JURNAL MANAJEMEN BISNIS TRI BHAKTIJURNAL MANAJEMEN BISNIS TRI BHAKTIDi tengah situasi ekonomi dunia yang sulit akibat penyebaran pandemi virus corona (COVID-19), para pelaku industri manufaktur dituntut untuk tetap bisa bertahan dan bertumbuh. Langkah-langkah perbaikan yang konkret dan berkelanjutan (kaizen) harus dilakukan oleh para pelaku industri manufaktur dengan mengendalikan segala bentuk aktivitas yang tidak memiliki nilai tambah (non-added value), untuk memberikan nilai tambah terhadap produk yang dihasilkan, sehingga dapat memenuhi kebutuhan (kualitas) pelanggan. Salah satu langkah perbaikan yang bisa dilakukan oleh para pelaku industri manufaktur adalah dengan mengimplementasikan metode lean manufacturing system melalui metode analisis Value Stream Mapping (VSM) yang digabungkan dengan Cause-Effect Diagram (5M1E). Implementasi metode lean manufacturing system dilakukan pada proses picking material produk Biomedical di area warehouse PT. PHC Indonesia. Hal ini dilatarbelakangi oleh pencapaian angka jumlah picking material tahun kerja 2019 yang hanya 59% dari angka picking material tahun kerja 2020, yang menyebabkan keraguan pada bagian warehouse dalam hal pengiriman material ke lini produksi. Namun penerapan Lean Manufacturing System pada beberapa bagian picking material menjawab keraguan tersebut dengan pencapaian output produksi yang dapat menjawab tantangan tahun kerja 2020 ke arah perubahan positif pada angka produktivitas yaitu sebesar 34.08% dari tahun kerja 2019.
Tahapan-tahapan perbaikan yang berkesinambungan dan mengacu pada metode analisa Lean Manufacturing System telah dilakukan pada proses picking material produk Biomedical di area warehouse PT.Hal itu dilakukan dengan mengendalikan segala bentuk waste yang berupa aktivitas yang tidak memiliki nilai tambah (non-added value) pada rangkaian proses picking material, yang terdeteksi dengan mengimplementasikan metode analisa Value Stream Mapping (VSM) dan Cause-Effect Diagram (5M1E).Penerapan lean fasilitas dengan penambahan jumlah printer dan peletakannya yang mendekatkan ke masing-masing area penyimpanan material produk Biomedical mampu meningkatkan produktivitas sebesar 34.08% karena mampu memotong waktu proses seorang picker untuk melakukan proses pencetakan transfer slip (DHR), sehingga total jumlah picking material untuk 1 unit Biomedical dapat meningkat.Selanjutnya, penerapan lean tata letak dengan mengubah metode penyimpanan yang awalnya metode arus “U dengan pola “horizontal diubah menjadi metode arus “lurus sederhana dengan pola “vertical mampu mengurangi waktu proses sebesar 50% dari 1.7 menit dan menghemat space sebesar 29% karena berkurang dari 180.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi dampak penerapan lean manufacturing system terhadap aspek keselamatan kerja di area warehouse, dengan fokus pada potensi pengurangan risiko kecelakaan kerja akibat perbaikan tata letak dan alur kerja. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur secara lebih akurat dampak finansial dari implementasi lean manufacturing system, termasuk perhitungan ROI (Return on Investment) dan payback period. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi persepsi dan pengalaman karyawan terkait implementasi lean manufacturing system, dengan tujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi dan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan keterlibatan karyawan dalam proses perbaikan berkelanjutan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang manfaat dan tantangan implementasi lean manufacturing system, serta memberikan panduan praktis bagi perusahaan manufaktur dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas operasional.
| File size | 899.38 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKMKSSTIKMKS Jumlah sampel adalah 101 responden yang dipilih sesuai kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan bermakna antara kebijakan K3 (p=0,002),Jumlah sampel adalah 101 responden yang dipilih sesuai kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan bermakna antara kebijakan K3 (p=0,002),
ARITEKINARITEKIN Strategi prioritas yang dihasilkan adalah penataan lingkungan sebagai langkah utama dalam pengurangan risiko banjir. Pendekatan yang terintegrasi dan berkelanjutanStrategi prioritas yang dihasilkan adalah penataan lingkungan sebagai langkah utama dalam pengurangan risiko banjir. Pendekatan yang terintegrasi dan berkelanjutan
APTISIAPTISI Perusahaan F&B di Asia Tenggara perlu meningkatkan manajemen efisien terhadap aset, uang tunai, dan hutang, serta fokus pada inovasi strategis untuk meningkatkanPerusahaan F&B di Asia Tenggara perlu meningkatkan manajemen efisien terhadap aset, uang tunai, dan hutang, serta fokus pada inovasi strategis untuk meningkatkan
POLTEKES OSPOLTEKES OS Fokus penelitian mencakup hak atas pelayanan dan perawatan kesehatan, pendidikan, keterampilan, dan pelayanan sosial. Informan terdiri dari dua anak binaanFokus penelitian mencakup hak atas pelayanan dan perawatan kesehatan, pendidikan, keterampilan, dan pelayanan sosial. Informan terdiri dari dua anak binaan
PRINPRIN Hal ini juga mendukung upaya pengurangan risiko bencana di tingkat komunitas dan memperkuat ketahanan masyarakat setempat. Besarnya nilai risiko potensiHal ini juga mendukung upaya pengurangan risiko bencana di tingkat komunitas dan memperkuat ketahanan masyarakat setempat. Besarnya nilai risiko potensi
DAARULHUDADAARULHUDA Hal tersebut mengakibatkan akar tanaman tidak mampu mengikat tanah dengan baik sehingga tanaha akan mudah bergerak dan longsor. Pengurangan risiko bencanaHal tersebut mengakibatkan akar tanaman tidak mampu mengikat tanah dengan baik sehingga tanaha akan mudah bergerak dan longsor. Pengurangan risiko bencana
DAARULHUDADAARULHUDA Desa Tempur, Kecamatan Keling, adalah salah satu desa yang rawan bencana tanah longsor. Upaya pengurangan resiko bencana yang dilakukan masyarakat DesaDesa Tempur, Kecamatan Keling, adalah salah satu desa yang rawan bencana tanah longsor. Upaya pengurangan resiko bencana yang dilakukan masyarakat Desa
UNTAG SMDUNTAG SMD Aneka Roda Kencana. Metode yang digunakan adalah metode komparatif dengan membandingkan sistem dan prosedur yang ada di perusahaan dengan teori, sertaAneka Roda Kencana. Metode yang digunakan adalah metode komparatif dengan membandingkan sistem dan prosedur yang ada di perusahaan dengan teori, serta
Useful /
DAARULHUDADAARULHUDA Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara sikap dan motivasiPenelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara sikap dan motivasi
JOURNALSJOURNALS Program ini memiliki potensi berkelanjutan sebagai usaha mikro, yang tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga berkontribusiProgram ini memiliki potensi berkelanjutan sebagai usaha mikro, yang tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga berkontribusi
STIKMKSSTIKMKS Latar belakang: Persalinan Sectio Caesaria (SC) adalah proses persalinan dengan jalan pembedahan dinding perut dan dinding rahim untuk mengeluarkan janinLatar belakang: Persalinan Sectio Caesaria (SC) adalah proses persalinan dengan jalan pembedahan dinding perut dan dinding rahim untuk mengeluarkan janin
DAARULHUDADAARULHUDA Sedangkan 21,5 % lansia tidak beresiko jatuh atau sebanyak 12 orang lansia tidak beresiko jatuh. Hasil observasi yang telah dilakukan menunjukkan bahwaSedangkan 21,5 % lansia tidak beresiko jatuh atau sebanyak 12 orang lansia tidak beresiko jatuh. Hasil observasi yang telah dilakukan menunjukkan bahwa