JCIVIL UPIYPTKJCIVIL UPIYPTK
Civil Engineering CollaborationCivil Engineering CollaborationPerencanaan bangunan tahan gempa ada dua cara yaitu, bangunan direncanakan berperilaku elastis saat terjadi gempa atau bangunan direncanakan berperilaku inelastis saat terjadi gempa. Salah satu usaha agar bangunan dapat tetap berdiri kokoh karena dampak gempa bumi adalah dengan menggunakan bracing konsentrik yang berfungsi sebagai penahan gaya lateral pada struktur dari suatu konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan bracing dengan profil baja terhadap kinerja struktur beton bertulang pada bangunan bertingkat tiga dengan pemodelan A untuk bangunan tanpa bracing, model B dengan bracing inverted-V, dan model C dengan bracing cross. Berdasarkan hasil pengolahan data dan analisis data, didapatkan hasil bahwa gaya dalam terbesar terjadi pada bangunan tanpa menggunakan bracing, dan momen yang bekerja pada balok bangunan tanpa menggunakan bracing 57,536% lebih besar daripada yang menggunakan bracing tipe X (cross) dan 55,817% lebih besar dari pada bangunan menggunakan bracing Inverted-V. Kinerja struktur berdasarkan performance based design untuk bangunan menggunakan bracing dan bangunan tanpa menggunakan bracing yang dimodelkan, dikategorikan ke dalam level immediate occupancy karena nilai maksimum total drift yang didapatkan pada masing-masing bangunan lebih kecil dari 0,01 dan nilai maksimum total inelastic drift kecil dari 0,005.
Gaya-gaya dalam terbesar umumnya terjadi pada bangunan tanpa menggunakan bracing, artinya gaya yang bekerja pada bangunan tanpa menggukan bracing lebih besar daripada bangunan dengan menggukana bracing.Base shear terbesar terjadi pada bangunan tanpa menggunakan bracing 11,903% lebih besar daripada bangunan menggunakan bracing tipe Inverted-V dan 10,586% lebih besar daripada bangunan dengan menggunakan bracing tipe X.Pada perbandingan displacement, simpangan terbesar terjadi pada bangunan dengan tanpa menggunakan bracing dengan selisih 1,059 mm arah x dan 1,202 mm arah y dengan gedung menggunakan bracing tipe X.Sedangkan simpangan terkecil terjadi pada bangunan menggunakan bracing tipe X dengan rasio selisih 0.623 mm arah x dan 0,725 mm arah y dengan bangunan menggunakan bracing inverted-V.Rasio simpangan antar lantai untuk masing-masing bangunan tidak terjadi perbedaan yang signifikan.Drift ratio pada arah X hampir sama untuk setiap bangunan dengan rata-rata 0,379%.Namun pada arah Y, bangunan menggunakan bracing tipe X, sedangkan simpangan terkecil terjadi pada bangunan tanpa menggunkan bracing dengan rata-rata 0,231% dan 0,250%.Pada rasio simpangan antar lantai arah y, simpangan antar lantai pada bangunan menggunakan Bracing tipe X, sedangkan simpangan antar lantai pada bangunan tanpa Bracing dan bangunan menggunakan bracing Inverted-V, namun pada lantai lima rasio simpangan antar lantai bangunan tanpa bracing cukup besar ketimbang bangunan dengan menggunakan bracing tipe Inverted-V.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis perbandingan kinerja struktur pada bangunan dengan menggunakan bracing dan bangunan tanpa menggunakan bracing dengan variasi bentuk bracing lainnya. Analisis dilakukan sesuai dengan SNI 1726-2019 dan SNI 1729-2019, dengan kegunaan dan pemodelan struktur yang lebih kompleks. Selain itu, dapat juga dilakukan studi perilaku struktur bangunan gedung rangka baja asimetrik horizontal menggunakan bracing terhadap beban gempa, serta pemodelan sambungan las pada struktur balok kolom baja berbasis program elemen hingga. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam memahami perilaku struktur bangunan yang tahan gempa dan meningkatkan kinerja struktur bangunan.
| File size | 826.31 KB |
| Pages | 7 |
| Short Link | https://juris.id/p-2Gx |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
IRPIIRPI K-means merupakan metode pengelompokkan data yang mengarah pada pembagian N objek pengamatan ke dalam K kelompok (cluster) dimana setiap objek pengamatanK-means merupakan metode pengelompokkan data yang mengarah pada pembagian N objek pengamatan ke dalam K kelompok (cluster) dimana setiap objek pengamatan
IRPIIRPI Kebakaran adalah salah satu bencana yang kerap kali melanda Indonesia, khususnya daerah dengan hutan dan lahan yang luas seperti Provinsi Jambi. Pada tahunKebakaran adalah salah satu bencana yang kerap kali melanda Indonesia, khususnya daerah dengan hutan dan lahan yang luas seperti Provinsi Jambi. Pada tahun
IRPIIRPI Hasil klasifikasi dari 5811 data tweet ternyata mengandung 63. 4% tweet negatif, 27. 6% tweet positif, dan 8. 9% tweet netral. Pengujian hasil klasifikasiHasil klasifikasi dari 5811 data tweet ternyata mengandung 63. 4% tweet negatif, 27. 6% tweet positif, dan 8. 9% tweet netral. Pengujian hasil klasifikasi
IRPIIRPI Metode yang didapatkan dari pengelompokkan dengan method K-Means lebih optimal daripada mengguanakan method K-Medoids pada data kejadian tanah longsorMetode yang didapatkan dari pengelompokkan dengan method K-Means lebih optimal daripada mengguanakan method K-Medoids pada data kejadian tanah longsor
IRPIIRPI Berdasarkan penelitian yang dilakukan dalam menentukan pola pembelian konsumen pada Pt Citra Mustika Pandawa, dapat ditarik kesimpulan dengan melakukanBerdasarkan penelitian yang dilakukan dalam menentukan pola pembelian konsumen pada Pt Citra Mustika Pandawa, dapat ditarik kesimpulan dengan melakukan
IRPIIRPI Berbagai macam dampak yang disebabkan oleh gempa bumi seperti korban jiwa dan kerugian secara material mendorong berbagai pihak untuk dapat siaga terhadapBerbagai macam dampak yang disebabkan oleh gempa bumi seperti korban jiwa dan kerugian secara material mendorong berbagai pihak untuk dapat siaga terhadap
IRPIIRPI Penelitian ini bertujuan untuk memberikan hasil opini masyarakat tentang analisa sentimen vaksinasi COVID-19 menggunakan algoritma Naïve Bayes ClassifierPenelitian ini bertujuan untuk memberikan hasil opini masyarakat tentang analisa sentimen vaksinasi COVID-19 menggunakan algoritma Naïve Bayes Classifier
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pengajaran kesiapsiagaan untuk sekolah-sekolah yang rawan gempa. Kesiapsiagaan bencanaOleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pengajaran kesiapsiagaan untuk sekolah-sekolah yang rawan gempa. Kesiapsiagaan bencana
Useful /
KOPERTAIS4KOPERTAIS4 Kajian pustaka disusun melalui tahapan-tahapan yakni mengumpulkan sumber, membaca sumber dan mensintesis bahan bacaan. Kajian pustaka merupakan kegiatanKajian pustaka disusun melalui tahapan-tahapan yakni mengumpulkan sumber, membaca sumber dan mensintesis bahan bacaan. Kajian pustaka merupakan kegiatan
UNMUNM Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kompetensi perencanaan, kolaborasi, dan pengajaran karena PBL mendorong keterlibatan aktif, berpikir kritis, sertaHasil penelitian menunjukkan peningkatan kompetensi perencanaan, kolaborasi, dan pengajaran karena PBL mendorong keterlibatan aktif, berpikir kritis, serta
UNMUNM Temuan ini menyokong penerapan strategi pedagogis terpadu di tingkat dasar, yang tidak hanya membangun kompetensi literasi tetapi juga membentuk sikapTemuan ini menyokong penerapan strategi pedagogis terpadu di tingkat dasar, yang tidak hanya membangun kompetensi literasi tetapi juga membentuk sikap
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Sampel penelitian adalah siswa kelas VIII di salah satu SMP Negeri di Kota Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis masalahSampel penelitian adalah siswa kelas VIII di salah satu SMP Negeri di Kota Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah