KETERAPIAN FISIKKETERAPIAN FISIK
Jurnal Keterapian FisikJurnal Keterapian FisikLatar belakang: Cerebral palsy (CP) adalah sekelompok gangguan motorik yang disebabkan oleh cedera otak yang terjadi sebelum, selama, atau setelah lahir, yang dapat disebabkan oleh banyak faktor seperti bawaan (konjenital), genetik, inflasi, infeksi, dan keracunan selama kehamilan, trauma, serta gangguan metabolik. Anak dengan CP secara umum mengalami masalah pada postur tubuh. Spastisitas otot pada anak CP tidak hanya ditemukan pada otot-otot anggota gerak tetapi juga otot-otot pembentuk postur. Penggunaan taping memberikan kenyamanan dalam memulai gerakan, sehingga membantu CP bergerak dengan mudah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh taping koreksi postur terhadap kemampuan gerak anak CP. Metode: Penelitian ini merupakan quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest. Penelitian dilakukan pada komunitas CP di Yogyakarta, yaitu Wahana Keluarga CP (WKCP), selama 8 minggu. Instrumen penelitian adalah pemeriksaan kemampuan gerak fungsional dasar (GMFM). Hasil: Setelah perlakuan berupa taping koreksi postur selama 8 minggu, terdapat peningkatan kemampuan gerak fungsional dalam posisi tidur sebesar 5.1385 (p=0.000), saat duduk sebesar 1.0254 (p=0.000), saat merangkak sebesar 0.44 (p=0.000), saat berdiri dan berjalan sebesar 0.6523 (p=0.000), serta saat merangkak sebesar 0.32 (p=0.000). Kesimpulan: Terdapat pengaruh signifikan taping koreksi postur terhadap kemampuan gerak fungsional anak CP.
Terdapat pengaruh correction posture taping terhadap kemampuan gerak fungsional anak dengan cerebral palsy.Correction posture taping dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan gerak fungsional pada anak berkebutuhan khusus.Biaya yang murah, serta tingkat keamanan yang baik membuat intervensi ini dapat diaplikasikan dalam jangka waktu yang lama.
Penelitian lanjutan perlu diarahkan untuk mengevaluasi pengaruh taping koreksi postur pada anak dengan tipe CP berbeda, seperti spastisitas atau ataksia, untuk mengetahui apakah hasilnya bervariasi. Studi yang melibatkan sampel lebih besar dan wilayah geografis beragam di Indonesia diperlukan untuk menguji generalisasi hasil. Terakhir, penelitian dapat menggabungkan taping koreksi postur dengan terapi fisik lain, seperti latihan keseimbangan atau gerak aktif, untuk mengevaluasi efektivitas kombinasi terhadap perbaikan gerak fungsional secara lebih optimal.
| File size | 272.33 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG PFPT efektif meningkatkan fungsi seksual wanita menopause dengan meningkatkan tonus otot panggul, aliran darah ke genitalia, serta mengurangi risiko inkontinensiaPFPT efektif meningkatkan fungsi seksual wanita menopause dengan meningkatkan tonus otot panggul, aliran darah ke genitalia, serta mengurangi risiko inkontinensia
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG Implementasi klasifikasi dan kodifikasi penyakit merupakan komponen penting dalam pengelolaan data pasien di fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk Puskesmas.Implementasi klasifikasi dan kodifikasi penyakit merupakan komponen penting dalam pengelolaan data pasien di fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk Puskesmas.
UNUDUNUD Penelitian ini menggunakan rancangan kuantitatif dengan metode deskriptif korelatif cross-sectional. Sampel ditentukan dengan purposive sampling yang berjumlahPenelitian ini menggunakan rancangan kuantitatif dengan metode deskriptif korelatif cross-sectional. Sampel ditentukan dengan purposive sampling yang berjumlah
STIKESMITRAADIGUNASTIKESMITRAADIGUNA Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat Kelurahan Alang-alang Lebar Palembang dengan jumlah sampel sebanyak 58 orang. Teknik pengambilanPopulasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat Kelurahan Alang-alang Lebar Palembang dengan jumlah sampel sebanyak 58 orang. Teknik pengambilan
LLDIKTI13LLDIKTI13 Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan jumlah populasi 89 orang, sedangkan jumlah sampel yang digunakan berjumlah 10Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan jumlah populasi 89 orang, sedangkan jumlah sampel yang digunakan berjumlah 10
JURNALDIDAKTIKAJURNALDIDAKTIKA Matematika memiliki peran fundamental dalam kehidupan sehari-hari. Di antara berbagai materi yang diajarkan, Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan FaktorMatematika memiliki peran fundamental dalam kehidupan sehari-hari. Di antara berbagai materi yang diajarkan, Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor
UNIBAUNIBA Stunting adalah keadaan gagal tumbuh pada anak berusia di bawah lima tahun akibat dari kekurangan gizi kronis serta infeksi berulang terutama pada periodeStunting adalah keadaan gagal tumbuh pada anak berusia di bawah lima tahun akibat dari kekurangan gizi kronis serta infeksi berulang terutama pada periode
UNIBAUNIBA Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh bahwa terdapat hubungan riwayat keluarga dengan kejadian striae distensae pada siswi. Dan tidak terdapat hubunganBerdasarkan hasil penelitian ini diperoleh bahwa terdapat hubungan riwayat keluarga dengan kejadian striae distensae pada siswi. Dan tidak terdapat hubungan
Useful /
UNUDUNUD Semakin tinggi harga diri seorang pelajar, tentunya kian rendah pula potensi dalam mengalami academic burnout. Melalui hasil penelitian yang telah diselenggarakanSemakin tinggi harga diri seorang pelajar, tentunya kian rendah pula potensi dalam mengalami academic burnout. Melalui hasil penelitian yang telah diselenggarakan
UNUDUNUD Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan kekerasan verbal dengan perkembangan kognitif anak. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitianTujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat hubungan kekerasan verbal dengan perkembangan kognitif anak. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian
STFXAMBONSTFXAMBON Penelitian ini berkontribusi pada filsafat politik dan etika komunikasi dengan menawarkan kerangka Millian yang direkonstruksi untuk menavigasi kompleksitasPenelitian ini berkontribusi pada filsafat politik dan etika komunikasi dengan menawarkan kerangka Millian yang direkonstruksi untuk menavigasi kompleksitas
EGIEGI Hasilnya; ketiga alat analisis tersebut memiliki poin utama masing-masing yang menjelaskan fenomena kemiskinan dalam SDGs sesuai porsinya masing-masing.Hasilnya; ketiga alat analisis tersebut memiliki poin utama masing-masing yang menjelaskan fenomena kemiskinan dalam SDGs sesuai porsinya masing-masing.