STIKKUSTIKKU

National Nursing ConferenceNational Nursing Conference

Indonesia berada di posisi kelima dengan jumlah pengidap diabetes sebanyak 19,47 juta dan jumlah penduduk sebesar 179,72 juta, ini berarti prevalensi diabetes di Indonesia sebesar 10,6%. Prevalensi DM di Jawa Barat mencapai 1,74% diperkirakan sekitar 570.611 penderita diabetes. Angka kejadian diabetes melitus menurut dinas kesehatan Kabupaten Kuningan pada tahun 2022 sekitar 14.772 orang. Kasus diabetes melitus terbanyak di Kecamatan Luragung mencapai 9,2% diperkirakan sekitar 1.363 orang. Tujuan penelitian yaitu untuk mengurangi terjadinya diabetes melitus pada lansia. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Quasy Eksperimen. Populasi lansia yang mengidap diabetes melitus di Desa Luragung Landeuh sebanyak 77 orang. Responden dalam penelitian ini sejumlah 30 orang terdiri dari 15 orang air putih hangat dan 15 orang air putih biasa, teknik pengambilan sampel purposive sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis uji statistik menggunakan uji wilcoxon. Instrumen penelitian menggunakan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan lembar observasi. Hasil analisis uji paired samples test terapi air putih hangat diperoleh p- value 0,000 (<0,05) artinya terdapat Pengaruh Air Putih Hangat terhadap penurunan kadar gula darah pada lansia diabetes melitus. Hasil analisis uji wilcoxon terapi air putih biasa diperoleh p-value 0,000 (<0,05) artinya terdapat Pengaruh Air Putih Biasa terhadap penurunan kadar gula darah pada lansia diabetes melitus. keduanya sama-sama terdapat pengaruh dalam menurunkan kadar gula dalam darah pada lansia diabetes melitus. Terdapat Pengaruh Terapi Air Putih Hangat dan Air Putih Biasa terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Sewaktu (GDS) pada Lansia Diabetes Melitus di Desa Luragung Landeuh Tahun 2023. Perlunya mengaplikasikan Terapi Air Putih Hangat Dan Air Putih Biasa pada penderita Diabetes Melitus.

Penelitian ini menunjukkan bahwa terapi air putih hangat dan air putih biasa memiliki pengaruh signifikan terhadap penurunan kadar gula darah sewaktu (GDS) pada lansia diabetes melitus di Desa Luragung Landeuh.Hasil uji statistik menunjukkan bahwa kedua jenis terapi ini efektif dalam menurunkan kadar gula darah.Diperlukan penerapan terapi ini secara rutin untuk mengelola diabetes melitus pada lansia.

1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efek jangka panjang dari terapi air putih hangat dan biasa pada lansia diabetes melitus. 2. Studi lebih lanjut perlu membandingkan efektivitas terapi air putih dengan metode pengobatan lain seperti obat oral atau insulin. 3. Penelitian bisa mengkaji kombinasi terapi air putih dengan perubahan pola makan atau aktivitas fisik untuk meningkatkan manfaat penurunan kadar gula darah. Saran-saran ini bertujuan untuk memperluas pemahaman tentang alternatif non-farmakologis dalam manajemen diabetes melitus pada lansia.

  1. Vol. 3 No. 2 (2023): Journal of Public Health Innovation (JPHI) | Journal of Public Health Innovation.... ejournal.stikku.ac.id/index.php/jphi/issue/view/44Vol 3 No 2 2023 Journal of Public Health Innovation JPHI Journal of Public Health Innovation ejournal stikku ac index php jphi issue view 44
Read online
File size417.41 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test