HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA

JURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYAJURNAL AKADEMI KEPERAWATAN HUSADA KARYA JAYA

Latar belakang: Kecelakaan lalu lintas menjadi salah satu masalah kesehatan di dunia yang menyebabkan banyak musibah dan kejadian ini mengakibatkan banyak korban jiwa dan kerugian material. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Edukasi buku saku terhadap tingkat pengetahuan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) tentang pertolongan pertama laka-lantas di Papanggo Jakarta Utara. Metodologi penelitian: Penelitian ini menggunakan metode desain pre experimental dengan one group pre and post dengan menggunakan uji T-test. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 19-23 April 2024 dengan jumlah responden 20 orang sesuai dengan kriteria inklusi yang sudah ditetapkan oleh peneliti. Hasil: Tingkat Pendidikan responden rata-rata SMA, dan 40% responden sudah bekerja selama 6-10 tahun. Tingkat pengetahuan PPSU sebelum diberikan edukasi buku saku dominan kategorinya adalah cukup sebanyak 10 orang (50%) sedangkan tingkat pengetahuan PPSU sesudah diberikan edukasi buku saku dominan kategorinya adalah cukup sebanyak 10 orang (50%). Kesimpulan: Hasil uji T-Test menunjukkan p-value 0,001 yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan edukasi buku saku terhadap Tingkat pengetahuan PPSU tentang laka lantas.

Mayoritas petugas PPSU di Kelurahan Papanggo Jakarta Utara yang menjadi responden didominasi oleh kelompok usia 20-30 tahun, berpendidikan terakhir SMA, dan berjenis kelamin laki-laki.Sebelum diberikan edukasi buku saku, tingkat pengetahuan PPSU dominan dalam kategori cukup.Namun, setelah intervensi, rata-rata pengetahuan meningkat dari 1,60 menjadi 2,40.Uji T-Test menunjukkan nilai p-value 0,001, menegaskan adanya pengaruh signifikan edukasi buku saku terhadap peningkatan pengetahuan petugas PPSU mengenai pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas.

Penelitian ini telah berhasil menunjukkan pengaruh positif edukasi buku saku terhadap pengetahuan pertolongan pertama laka lantas pada petugas PPSU. Untuk memperkuat temuan ini dan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang sangat berharga. Pertama, penting untuk menginvestigasi sejauh mana peningkatan pengetahuan ini dapat bertahan dalam jangka panjang; apakah pemahaman yang diperoleh tetap solid setelah beberapa bulan, dan yang lebih krusial, apakah pengetahuan tersebut dapat diterjemahkan menjadi keterampilan praktis yang efektif saat dihadapkan pada situasi kecelakaan sebenarnya di lapangan? Penelitian lanjutan dapat merancang studi longitudinal untuk memantau retensi pengetahuan dan observasi langsung terhadap tindakan pertolongan pertama yang diberikan oleh PPSU. Kedua, mempertimbangkan bahwa studi ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan sampel terbatas, penelitian di masa depan dapat mengadopsi metodologi yang lebih kuat, seperti desain kuasi-eksperimental atau bahkan uji coba terkontrol secara acak dengan kelompok kontrol. Dengan melibatkan jumlah responden yang lebih besar dan dari wilayah yang lebih beragam, serta membandingkan hasil dengan kelompok yang tidak menerima intervensi atau menerima intervensi standar, kita dapat memperoleh bukti yang lebih kuat mengenai efektivitas kausal edukasi buku saku. Ketiga, menarik untuk mengeksplorasi efektivitas relatif dari berbagai jenis media edukasi; akan sangat bermanfaat untuk meneliti apakah media edukasi lain, seperti video tutorial interaktif, aplikasi mobile berbasis simulasi, atau pelatihan langsung yang lebih intensif, mungkin menawarkan hasil yang lebih baik atau lebih efisien dibandingkan buku saku dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pertolongan pertama pada PPSU. Studi komparatif ini akan memberikan wawasan berharga dalam memilih strategi edukasi yang paling optimal guna memaksimalkan kesiapsiagaan PPSU.

Read online
File size279.81 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test