UIN SUSKAUIN SUSKA
Jurnal AgroteknologiJurnal AgroteknologiJagung merupakan salah satu tanaman pangan utama di dunia, namun sering menurun produktivitasnya akibat serangan ulat grayak (Spodoptera litura F.). Penelitian ini bertujuan memperoleh konsentrasi ekstrak daun cengkeh (Syzygium aromaticum L.) berpelarut etanol yang efektif melawan ulat grayak. Eksperimen dilakukan dengan rancangan acak lengkap (RAL) pada laboratorium di Universitas Riau, menggunakan enam perlakuan konsentrasi (0, 0,2, 0,4, 0,6, 0,8, 1,0 %) dan empat ulangan. Parameter diukur meliputi waktu awal kematian, waktu kematian setengah (LT50), konsentrasi letal (LC50, LC95), mortalitas harian dan mortalitas total. Hasil menunjukkan konsentrasi 0,8 % menghasilkan mortalitas total 77,5 % dengan waktu awal kematian 8 jam dan LT50 21 jam, sedangkan konsentrasi 1 % secara efektif mencapai mortalitas total 82,5 % dengan waktu awal kematian 5 jam dan LT50 17,5 jam. Konsentrasi 1 % juga menghasilkan LC50 0,21 % dan LC95 4,36 %, sehingga dapat dikatakan efektif karena mortalitasnya melebihi ambang 80 %.
Ekstrak daun cengkeh berpelarut etanol dengan konsentrasi 0,8 % efektif mematikan larva ulat grayak dengan mortalitas total 77,5 % dan waktu awal kematian 8 jam.Namun, konsentrasi 1 % lebih unggul, menghasilkan mortalitas total 82,5 % dan waktu awal kematian 5 jam, sehingga dapat dikategorikan sebagai konsentrasi efektif.Penelitian ini menunjukkan potensi cengkeh sebagai pestisida nabati, namun masih perlu uji di lapangan dan evaluasi keamanan bagi manusia dan non-target.
Pertimbangkan uji lapangan berulang untuk memverifikasi efektivitas konsentrasi 1 % pada tanaman jagung di berbagai musim dan wilayah sehingga data dapat dipertanggungjawabkan secara luas; serta lakukan analisis risiko terhadap organisme non‑target seperti serangga penolong untuk memastikan tidak menimbulkan dampak ekosistem negatif. Selanjutnya, lakukan pendekatan formulasi berbasis nano atau mikroselulosa agar penyerapan aktif menjadi lebih efisien, yang dapat menurunkan dosis efektif sekaligus meminimalisir pencemaran lingkungan. Akhirnya, lakukan penelitian kombinasi antara ekstrak cengkeh dengan pengendalian mekanik dan biologis, sehingga dapat menentukan strategi pengendalian terpadu (IPM) yang lebih ekonomis dan berkelanjutan bagi petani jagung di Riau.
| File size | 284.58 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UINUIN Aspek Hukum Produk Perbankan Syariah “Berkebun Emas. Perbankan syariah dapat berkembang dengan cepat melalui inovasi produk berbasis pasar. Inovasi produkAspek Hukum Produk Perbankan Syariah “Berkebun Emas. Perbankan syariah dapat berkembang dengan cepat melalui inovasi produk berbasis pasar. Inovasi produk
UNIKUUNIKU Pola jati, pepaya dan serai gagal total. Pola tumpang sari jati dan cabai rawit layak secara finansial dengan R/C 1,66 serta memberi kontribusi 37% pendapatanPola jati, pepaya dan serai gagal total. Pola tumpang sari jati dan cabai rawit layak secara finansial dengan R/C 1,66 serta memberi kontribusi 37% pendapatan
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Pelatihan pembuatan Eco Enzyme di Desa Klepu diikuti oleh 25 peserta dari kelompok Ibu Rawat Bumi dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan keterampilanPelatihan pembuatan Eco Enzyme di Desa Klepu diikuti oleh 25 peserta dari kelompok Ibu Rawat Bumi dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan keterampilan
LP3KAMANDANULP3KAMANDANU Webinar dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dengan jumlah peserta sebanyak 32 orang, terdiri atas 24 perempuan dan 8 laki-laki yang merupakanWebinar dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dengan jumlah peserta sebanyak 32 orang, terdiri atas 24 perempuan dan 8 laki-laki yang merupakan
UIN SUSKAUIN SUSKA Penelitian ini menegaskan bahwa paduan pupuk anorganik dan kompos limbah lumpur dapat meningkatkan kualitas bibit kelapa sawit di pembibitan utama. PemberianPenelitian ini menegaskan bahwa paduan pupuk anorganik dan kompos limbah lumpur dapat meningkatkan kualitas bibit kelapa sawit di pembibitan utama. Pemberian
UIN SUSKAUIN SUSKA Efektivitas atraktan yang dihasilkan dapat menarik 19‑185 lalat buah. Keanekaragaman populasi lalat buah yang didapat meliputi spesies Bactrocera umbrosaEfektivitas atraktan yang dihasilkan dapat menarik 19‑185 lalat buah. Keanekaragaman populasi lalat buah yang didapat meliputi spesies Bactrocera umbrosa
UIN SUSKAUIN SUSKA Varietas V6 menunjukkan kecocokan yang lebih jauh dengan V3. Keragaman fenotipik yang diamati pada ketiga varietas introduksi dapat dimanfaatkan sebagaiVarietas V6 menunjukkan kecocokan yang lebih jauh dengan V3. Keragaman fenotipik yang diamati pada ketiga varietas introduksi dapat dimanfaatkan sebagai
UIN SUSKAUIN SUSKA Bakteri merupakan agen potensial dalam proses pembuatan pupuk organik hayati. Kecepatan dekomposisi bahan organik dalam pupuk organik hayati bergantungBakteri merupakan agen potensial dalam proses pembuatan pupuk organik hayati. Kecepatan dekomposisi bahan organik dalam pupuk organik hayati bergantung
Useful /
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Peningkatan tertinggi tercatat pada sesi ketiga yang menggunakan metode role play dan studi kasus. Selain peningkatan pengetahuan, pendekatan partisipatifPeningkatan tertinggi tercatat pada sesi ketiga yang menggunakan metode role play dan studi kasus. Selain peningkatan pengetahuan, pendekatan partisipatif
UIN SUSKAUIN SUSKA Faktor kedua adalah konsentrasi pupuk dengan empat tingkat perlakuan, yaitu A0 = kontrol (tanpa pupuk daun), A1 = 1 g/L, A2 = 2 g/L, dan A3 = 3 g/L. PenelitianFaktor kedua adalah konsentrasi pupuk dengan empat tingkat perlakuan, yaitu A0 = kontrol (tanpa pupuk daun), A1 = 1 g/L, A2 = 2 g/L, dan A3 = 3 g/L. Penelitian
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Hasil penelitian ini adalah (1) Konsep Perencanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDIT Qurrota Ayun dan MI Al-Khoiriyyah dengan membuat terlebihHasil penelitian ini adalah (1) Konsep Perencanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDIT Qurrota Ayun dan MI Al-Khoiriyyah dengan membuat terlebih
MAHADEWAMAHADEWA Hal tersebut dibuktikan dengan Pada siklus I skor rata-rata siswa yaitu 77,36 dan pada siklus II sebesar 80,56. Serta didukung dengan hasil tanggapan siswaHal tersebut dibuktikan dengan Pada siklus I skor rata-rata siswa yaitu 77,36 dan pada siklus II sebesar 80,56. Serta didukung dengan hasil tanggapan siswa