WESTSCIENCESWESTSCIENCES

Jurnal Akuntansi Dan Keuangan West ScienceJurnal Akuntansi Dan Keuangan West Science

Pertumbuhan pesat perusahaan teknologi keuangan (fintech) telah meningkatkan kebutuhan akan mekanisme audit yang efektif untuk transparansi, akuntabilitas, dan keandalan dalam memastikan pelaporan keuangan. Karena organisasi fintech beroperasi di lingkungan yang sangat digital yang dicirikan oleh transaksi real-time dan sistem informasi yang kompleks, implementasi audit berkelanjutan dan sistem informasi akuntansi yang kuat menjadi semakin penting. Studi ini bertujuan untuk meneliti pengaruh Audit Berkelanjutan dan Sistem Informasi Akuntansi terhadap Efektivitas Audit di perusahaan fintech di Jakarta. Pendekatan penelitian kuantitatif digunakan dengan metode survei. Data dikumpulkan dari 95 responden yang bekerja di perusahaan fintech melalui kuesioner terstruktur yang diukur menggunakan skala Likert lima poin. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan SPSS versi 25, termasuk pengujian validitas, pengujian reliabilitas, pengujian asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, analisis koefisien determinasi, dan pengujian hipotesis. Hasil menunjukkan bahwa Audit Berkelanjutan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Efektivitas Audit. Demikian pula, Sistem Informasi Akuntansi juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Efektivitas Audit. Secara simultan, kedua variabel tersebut secara signifikan memengaruhi Efektivitas Audit, sebagaimana dibuktikan dengan nilai F sebesar 71,215. Lebih lanjut, koefisien determinasi menunjukkan bahwa 61,0% variasi dalam Efektivitas Audit dapat dijelaskan oleh Audit Berkelanjutan dan Sistem Informasi Akuntansi. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi praktik audit berkelanjutan dan sistem informasi akuntansi yang efektif secara substansial meningkatkan kinerja audit dalam organisasi fintech. Studi ini berkontribusi pada literatur yang berkembang tentang audit dan teknologi keuangan dengan memberikan bukti empiris mengenai penentu teknologi terhadap efektivitas audit di perusahaan fintech yang beroperasi di Jakarta.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Continuous Auditing dan Sistem Informasi Akuntansi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Efektivitas Audit pada perusahaan fintech di Jakarta.Penerapan Continuous Auditing memungkinkan organisasi melakukan pemantauan transaksi secara real-time, mendeteksi penyimpangan lebih cepat, serta memperkuat pengendalian internal, sehingga mampu meningkatkan kualitas dan ketepatan waktu pelaksanaan audit.Selain itu, Sistem Informasi Akuntansi yang andal menyediakan informasi keuangan yang akurat, relevan, dan tepat waktu yang mendukung auditor dalam melakukan penilaian risiko, evaluasi pengendalian, dan menghasilkan temuan audit yang berkualitas.Hasil analisis simultan juga menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut secara bersama-sama berkontribusi signifikan terhadap Efektivitas Audit, dengan nilai koefisien determinasi sebesar 61,0%, yang berarti sebagian besar variasi Efektivitas Audit dapat dijelaskan oleh Continuous Auditing dan Sistem Informasi Akuntansi.Temuan ini menegaskan bahwa investasi pada teknologi audit dan sistem informasi yang terintegrasi merupakan langkah strategis bagi perusahaan fintech untuk meningkatkan tata kelola perusahaan, memperkuat transparansi, mendukung kepatuhan regulasi, serta menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan di era digital.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar perusahaan fintech di Jakarta terus mengembangkan dan mengintegrasikan Continuous Auditing dan Sistem Informasi Akuntansi yang efektif. Penerapan Continuous Auditing dapat ditingkatkan dengan memanfaatkan teknologi informasi terkini, seperti sistem otomatis, data analytics, dan pemantauan real-time. Hal ini akan memungkinkan auditor untuk mengidentifikasi anomali, kelemahan pengendalian internal, dan risiko secara lebih cepat dan akurat. Selain itu, penting bagi perusahaan fintech untuk terus meningkatkan kualitas Sistem Informasi Akuntansi dengan memastikan akurasi, ketepatan waktu, dan keandalan informasi keuangan yang dihasilkan. Sistem yang terintegrasi dan terstruktur dengan baik akan memudahkan auditor dalam melakukan evaluasi dan meningkatkan efisiensi operasional. Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara perusahaan fintech di Jakarta dengan perusahaan fintech di kota-kota lain di Indonesia atau bahkan di luar negeri. Perbandingan ini dapat memberikan wawasan lebih dalam mengenai pengaruh Continuous Auditing dan Sistem Informasi Akuntansi terhadap Efektivitas Audit dalam konteks yang berbeda. Selain itu, penelitian dapat fokus pada aspek-aspek spesifik seperti dampak Continuous Auditing terhadap deteksi kecurangan atau peran Sistem Informasi Akuntansi dalam memperkuat pengendalian internal. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih mendalam terhadap pemahaman kita tentang praktik audit yang efektif dalam industri fintech.

  1. Corporate governance and disclosures on the transition to International Financial Reporting Standards... doi.org/10.1111/j.1467-629X.2007.00257.xCorporate governance and disclosures on the transition to International Financial Reporting Standards doi 10 1111 j 1467 629X 2007 00257 x
  2. Implementation Of Gateway Technology (Go-Pay) In Increasing Transaction Efficiency In MSMEs Dapur Restu... doi.org/10.38142/jisdb.v1i1.651Implementation Of Gateway Technology Go Pay In Increasing Transaction Efficiency In MSMEs Dapur Restu doi 10 38142 jisdb v1i1 651
Read online
File size412.05 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test