UNPABUNPAB

Jurnal Kajian Ekonomi dan Kebijakan Publik (JEpa)Jurnal Kajian Ekonomi dan Kebijakan Publik (JEpa)

Pada periode 2015‑2020, Sumatera mengalami fluktuasi pertumbuhan ekonomi yang sinkron dengan perubahan indikator makroekonomi lain seperti kemiskinan, ketimpangan, dan tingkat pengangguran. Kepentingan pertumbuhan ekonomi inklusif yang berpotensi menurunkan ketimpangan dan kemiskinan membuat penelitian ini meneliti dampak kebijakan makroekonomi pada pertumbuhan inklusif di wilayah Barat Indonesia. Metode analisis regresi data panel dengan model efek tetap (FEM) menunjukkan bahwa pengeluaran pemerintah di bidang pendidikan, inflasi, keterbukaan ekonomi, indeks ketergantungan fiskal daerah, dan pembentukan modal tetap bruto memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Indeks Pembangunan Ekonomi Inklusif (IPEI). Temuan ini menegaskan bahwa kebijakan fiskal dan moneter yang mendukung peningkatan pendidikan, stabilitas harga, dan investasi dapat meningkatkan inklusivitas pertumbuhan di Sumatera.

(1) Empat provinsi di Pulau Sumatera memiliki nilai IPEI di atas rata‑rata sehingga menunjukkan tingkat pertumbuhan ekonomi inklusif yang baik.(2) Provinsi‑provinsi dengan IPEI di atas rata‑rata umumnya memiliki persentase pengeluaran pendidikan, indeks ketergantungan fiskal daerah, inflasi, dan pembentukan modal tetap bruto yang di atas rata‑rata, namun keterbukaan ekonomi tetap di bawah rata‑rata.(3) Pengeluaran pendidikan, inflasi, keterbukaan ekonomi, dan pembentukan modal tetap bruto berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi inklusif di Pulau Sumatera.

Penelitian lanjutan dapat bertujuan mengidentifikasi efek jangka panjang kebijakan pengeluaran pendidikan terhadap peningkatan modal manusia di Provinsi Sumatera, dengan memanfaatkan data panel panel multivariat yang memuat indikator literasi, partisipasi kerajinan, dan produktivitas tenaga kerja. Selanjutnya, studi dapat mengkaji hubungan antara stabilitas harga dan peningkatan investasi di sektor barang dan jasa, serta dampaknya pada pengurangan kemiskinan di wilayah pedesaan. Terakhir, penelitian dapat meneliti bagaimana keterbukaan ekonomi melalui integrasi rantai nilai kelapa sawit dan karet berkontribusi pada distribusi pendapatan di antara kelompok socio‑ekonomi menengah ke bawah, serta menilai interaksi antara kebijakan fiskal daerah dan regional dalam mempromosikan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata seluruh Pulau Sumatera.

  1. Measurement and Determinants of Inclusive Growth: A Case Study of Pakistan (1990-2012) | The Pakistan... thepdr.pk/index.php/pdr/article/view/2718Measurement and Determinants of Inclusive Growth A Case Study of Pakistan 1990 2012 The Pakistan thepdr pk index php pdr article view 2718
  2. PERTUMBUHAN INKLUSIF : FENOMENA PERTUMBUHAN INKLUSIF DI KAWASAN INDONESIA BAGIAN BARAT DAN INDONESIA... journal.ipb.ac.id/index.php/jekp/article/view/19947PERTUMBUHAN INKLUSIF FENOMENA PERTUMBUHAN INKLUSIF DI KAWASAN INDONESIA BAGIAN BARAT DAN INDONESIA journal ipb ac index php jekp article view 19947
Read online
File size1.38 MB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test