ILOMATAILOMATA

Ilomata International Journal of Tax and AccountingIlomata International Journal of Tax and Accounting

Kemiskinan adalah salah satu masalah terbesar di dunia, terutama di negara-negara dunia ketiga. Nigeria tidak terkecuali, di mana pemerintah telah mengembangkan berbagai kebijakan ekonomi dan sosial atau program untuk menurunkan tingkat kemiskinan di dalam negaranya. Koperasi, terutama di tingkat menengah dan mikro, telah terbukti menjadi faktor penting dalam kemajuan ekonomi. Penelitian ini menyelidiki dampak kredit mikro terhadap pemberantasan kemiskinan di Nigeria. Untuk menguji apakah kredit mikro memfasilitasi penurunan kemiskinan, kami menggunakan model linier sederhana untuk menguji hipotesis bahwa koperasi memiliki dampak besar terhadap kemiskinan, menggunakan data terutama dari Koperasi di Oyo State. Dampak dari akses tepat waktu terhadap kredit mikro, tingkat pinjaman kredit mikro, dan dukungan teknis memiliki koefisien negatif dan signifikan sebesar -0,229, -0,242, dan -0,231. Hal ini menunjukkan bahwa setiap peningkatan pada semua variabel akan menyebabkan penurunan dalam upaya penanggulangan kemiskinan di antara para kooperator agribisnis. Hasil menunjukkan bahwa koperasi telah secara signifikan meningkatkan standar hidup anggotanya. Hal ini menunjukkan bahwa koperasi sangat penting dalam mengurangi kemiskinan. Mereka menawarkan layanan keuangan dan teknis yang membantu para pekerja berpenghasilan rendah yang tidak didukung secara utama oleh lembaga keuangan tradisional. Kami menyarankan penggunaan pendekatan legislatif untuk menjaga relevansi koperasi dalam upaya Nigeria untuk mengurangi kemiskinan.

Temuan penelitian menunjukkan betapa pentingnya koperasi dalam upaya mengurangi kemiskinan.Mereka menawarkan layanan keuangan dan teknis yang membantu para pekerja berpenghasilan rendah yang tidak didukung secara utama oleh lembaga keuangan tradisional.Selain itu, pemerintah Nigeria, di antara negara-negara lain, telah mengabaikan kontribusi besar koperasi dalam meningkatkan standar hidup masyarakat dan menjadi bagian penting yang hilang dalam perjuangan melawan kemiskinan.Temuan penelitian lainnya menunjukkan bahwa anggota di wilayah penelitian memiliki tingkat kemiskinan yang lebih rendah ketika mereka memiliki akses terhadap kredit mikro, suku bunga, dan dukungan layanan teknis.Oleh karena itu, ada hubungan yang jelas antara penurunan kemiskinan di wilayah penelitian dan koperasi.Berdasarkan temuan ini, peneliti mendorong koperasi untuk fokus pada peningkatan kontribusi anggota, yang akan secara signifikan meningkatkan posisi keuangan koperasi.Juga disarankan agar koperasi meninjau dan menyesuaikan tingkat bunga mereka untuk memudahkan anggota dalam melakukan pembayaran.Penelitian juga menyarankan agar anggota memiliki akses ke fasilitas kredit segera setelah jatuh tempo.hal ini akan secara signifikan mengurangi stres keuangan mereka.Juga disarankan agar anggota memiliki akses sesekali terhadap dukungan layanan teknis.Namun, penting untuk menerapkan langkah-langkah legislatif untuk memperkuat koperasi dan menurunkan tingkat kemiskinan di antara orang-orang di wilayah penelitian dan di seluruh Nigeria.

Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana koperasi dapat lebih efektif dalam meningkatkan kontribusi anggota dan memperkuat posisi keuangan mereka. Ini dapat mencakup studi tentang strategi dan insentif yang dapat digunakan koperasi untuk mendorong partisipasi anggota yang lebih aktif dan kontribusi finansial yang lebih besar. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak jangka panjang dari akses kredit mikro terhadap kemiskinan. Studi ini dapat menyelidiki apakah manfaat penanggulangan kemiskinan yang diperoleh dari kredit mikro berkelanjutan dan apakah ada efek jangka panjang yang positif pada standar hidup anggota koperasi. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas pendekatan legislatif dalam memperkuat koperasi dan menurunkan tingkat kemiskinan. Studi ini dapat menganalisis kebijakan dan regulasi yang ada, serta mengidentifikasi area yang membutuhkan perbaikan untuk memastikan koperasi dapat memainkan peran yang lebih besar dalam upaya penanggulangan kemiskinan di Nigeria.

  1. Micro Credit and Poverty Alleviation in Nigeria: Evidence from Selected Agribusiness Cooperative Societies... ilomata.org/index.php/ijtc/article/view/1599Micro Credit and Poverty Alleviation in Nigeria Evidence from Selected Agribusiness Cooperative Societies ilomata index php ijtc article view 1599
  2. Acta Structilia. factors militating against cooperative societies housing development osogbo nigeria... journals.ufs.ac.za/index.php/as/article/view/6908Acta Structilia factors militating against cooperative societies housing development osogbo nigeria journals ufs ac za index php as article view 6908
Read online
File size261.63 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test