SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER
Jurnal Ilmiah AkuntansiJurnal Ilmiah AkuntansiProfesi akuntan memiliki peran penting dalam dunia bisnis dan ekonomi sebagai penyedia informasi keuangan yang akurat untuk mendukung pengambilan keputusan. Dalam menghadapi perubahan lingkungan bisnis dan kemajuan teknologi, persepsi mahasiswa terhadap profesi ini menjadi penting karena mereka adalah calon tenaga profesional masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan persepsi mahasiswa senior dan junior Program Studi Akuntansi Universitas Wijaya Kusuma Surabaya terhadap profesi akuntan. Perbedaan pandangan antara kedua kelompok diduga dipengaruhi oleh pengalaman akademik, paparan dunia kerja, dan pemahaman terhadap tantangan profesi akuntan. Metode yang digunakan adalah deskriptif komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa angkatan awal dan akhir, kemudian dianalisis untuk melihat perbedaan persepsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa senior memiliki pandangan yang lebih realistis dan kritis, sementara mahasiswa junior cenderung idealis dan optimis. Perbedaan ini terkait dengan pengalaman magang dan interaksi praktisi yang lebih banyak dialami oleh mahasiswa senior. Temuan ini menegaskan pentingnya pengalaman praktis dan pembelajaran berbasis kasus nyata dalam membentuk persepsi yang matang. Penelitian ini memberikan masukan berharga untuk pengembangan kurikulum dan strategi pembinaan karir agar lulusan siap menghadapi dinamika profesi akuntan serta memperkuat integrasi teori dan praktik dalam pendidikan akuntansi.
Studi ini bertujuan untuk memeriksa perbedaan pandangan antara mahasiswa tingkat akhir dan mahasiswa tingkat awal di Program Studi S1 Akuntansi Universitas Wijaya Kusuma Surabaya terhadap profesi akuntan.Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh dari 104 responden (52 mahasiswa senior dan 52 mahasiswa junior) melalui kuesioner, dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut.Persepsi mahasiswa senior dan junior terhadap profesi akuntan sama-sama positif.Nilai rata-rata skor persepsi mahasiswa senior sebesar 3,61 dan mahasiswa junior sebesar 3,59 menunjukkan bahwa kedua kelompok responden berada pada kategori “setuju terhadap pernyataan-pernyataan yang menggambarkan profesi akuntan.Hal ini mengindikasikan bahwa mahasiswa, baik di tingkat awal maupun akhir, memandang profesi akuntan sebagai pekerjaan yang penting, memiliki prospek karier yang baik, dan menuntut integritas tinggi.Tidak ada perbedaan yang berarti antara pandangan mahasiswa tingkat akhir dan mahasiswa tingkat awal.Hasil dari uji Mann-Whitney menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,620, yang lebih besar dari 0,05, yang mengindikasikan bahwa perbedaan tingkat semester tidak menjadi faktor pembeda utama dalam membentuk persepsi terhadap profesi akuntan.Kesamaan kurikulum, metode pembelajaran, serta sumber informasi yang diterima kedua kelompok menjadi faktor yang mempengaruhi homogenitas pandangan tersebut.Temuan ini berbeda dengan sebagian penelitian terdahulu yang menyatakan bahwa mahasiswa senior memiliki pandangan lebih realistis dan kritis dibandingkan mahasiswa junior.Dalam konteks penelitian ini, perbedaan persepsi tidak muncul secara signifikan, kemungkinan karena pengalaman praktis mahasiswa senior, seperti magang atau interaksi dengan praktisi, belum berbeda secara signifikan dari yang dialami mahasiswa junior.Implikasi penelitian menunjukkan bahwa pembentukan persepsi positif dapat dimulai sejak awal masa studi, namun untuk menghasilkan persepsi yang lebih matang dan realistis diperlukan pengalaman pembelajaran berbasis praktik yang lebih intensif, studi kasus dunia nyata, serta peningkatan interaksi langsung dengan praktisi akuntansi.Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa faktor tingkat semester saja belum cukup untuk menciptakan perbedaan persepsi yang signifikan terhadap profesi akuntan.Perlu adanya strategi pembelajaran dan pembinaan karier yang lebih variatif dan berbasis pengalaman agar persepsi mahasiswa dapat berkembang secara optimal sesuai tuntutan dunia kerja.
Berdasarkan temuan dan kesimpulan yang telah didapat, berikut adalah rekomendasi yang bisa disampaikan: 1. Bagi Program Studi S1 Akuntansi Universitas Wijaya Kusuma Surabaya: a. Perlu meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis praktik (experiential learning) melalui kegiatan magang yang terstruktur, studi kasus dari dunia nyata, serta simulasi pekerjaan akuntan. b. Memperluas kesempatan mahasiswa untuk berinteraksi dengan praktisi dan organisasi profesi, misalnya melalui seminar, pelatihan, atau program mentoring, sehingga mahasiswa memperoleh gambaran langsung tentang dinamika profesi akuntan. 2. Bagi Mahasiswa: a. Mahasiswa, baik di tingkat awal maupun akhir, perlu proaktif mencari pengalaman tambahan di luar perkuliahan, seperti mengikuti pelatihan sertifikasi, kegiatan organisasi profesi, atau proyek akuntansi berbasis komunitas. b. Mahasiswa senior dapat membagikan pengalaman magang atau kegiatan profesional kepada mahasiswa junior untuk memperkaya pemahaman dan mempersiapkan mereka menghadapi dunia kerja. 3. Bagi Peneliti Selanjutnya: a. Disarankan untuk memperluas objek penelitian ke beberapa universitas agar hasilnya lebih representatif dan dapat digeneralisasi secara luas. b. Menambahkan variabel lain yang berpotensi memengaruhi persepsi mahasiswa, seperti motivasi berkari.
| File size | 534.72 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UIMUIM Realitas yang terjadi unsur pembuktian yang diamantkan oleh pasal 5 dan 6 UU ITE tidak terpenuhi. Dengan demikian berarti Prita Mulyasari tidak layak dituntutRealitas yang terjadi unsur pembuktian yang diamantkan oleh pasal 5 dan 6 UU ITE tidak terpenuhi. Dengan demikian berarti Prita Mulyasari tidak layak dituntut
UMNUUMNU Hasil menunjukkan bahwa suplementasi UFA, terutama yang terlindungi rumen, berkontribusi dalam memperbaiki keseimbangan energi, meningkatkan sensitivitasHasil menunjukkan bahwa suplementasi UFA, terutama yang terlindungi rumen, berkontribusi dalam memperbaiki keseimbangan energi, meningkatkan sensitivitas
ASTHAGRAFIKAASTHAGRAFIKA Interpretasi hak eksklusif tersebut adalah adanya manfaat ekonomi atas penggunaan ciptaan oleh pihak lain serta rekognisi atas ciptaan tersebut. PelanggaranInterpretasi hak eksklusif tersebut adalah adanya manfaat ekonomi atas penggunaan ciptaan oleh pihak lain serta rekognisi atas ciptaan tersebut. Pelanggaran
UNUSIAUNUSIA Hingga kini, tidak ada regulasi yang secara spesifik mengatur transaksi e-commerce sama dengan transaksi konvensional. Bedanya, hanya cara yang dilakukanHingga kini, tidak ada regulasi yang secara spesifik mengatur transaksi e-commerce sama dengan transaksi konvensional. Bedanya, hanya cara yang dilakukan
UNARSUNARS Tindak pidana ini merupakan kejahatan terhadap jiwa, sehingga pelakunya harus mendapat sanksi. Menurut hukum pidana positif, sanksi bagi pelaku tindakTindak pidana ini merupakan kejahatan terhadap jiwa, sehingga pelakunya harus mendapat sanksi. Menurut hukum pidana positif, sanksi bagi pelaku tindak
UNARSUNARS Akibat hukumnya berupa sanksi tegas sesuai ketentuan pidana pada Undang-Undang No. 28 Tahun 2018 Tentang Hak Cipta pada pasal 113 ayat (4) dan pasal 113Akibat hukumnya berupa sanksi tegas sesuai ketentuan pidana pada Undang-Undang No. 28 Tahun 2018 Tentang Hak Cipta pada pasal 113 ayat (4) dan pasal 113
UNARSUNARS 24 Tahun 1997 apabila terjadi peralihan hak atas tanah tersebut melalui proses jual beli harus dilakukan di depan Pejabat Pembuat Akta Tanah dan harus24 Tahun 1997 apabila terjadi peralihan hak atas tanah tersebut melalui proses jual beli harus dilakukan di depan Pejabat Pembuat Akta Tanah dan harus
UNARSUNARS Sedangkan setelah adanya putusan MK No 46/PUU-VIII/2010, anak dari hasil nikah siri tidak hanya memiliki hubungan perdata dengan ibu dan keluarga ibunya,Sedangkan setelah adanya putusan MK No 46/PUU-VIII/2010, anak dari hasil nikah siri tidak hanya memiliki hubungan perdata dengan ibu dan keluarga ibunya,
Useful /
UKSWUKSW Dengan adanya promosi kesehatan ini, masyarakat akan mampu untuk mencegah hipertensi dengan cara yang mudah dan dapat dimulai dari keluarga masing-masing.Dengan adanya promosi kesehatan ini, masyarakat akan mampu untuk mencegah hipertensi dengan cara yang mudah dan dapat dimulai dari keluarga masing-masing.
UKSWUKSW Ke depannya, sinergi yang lebih baik antara masyarakat, pemerintah, swasta, investor, dan BUMDES sangat diharapkan untuk mempromosikan desa wisata secaraKe depannya, sinergi yang lebih baik antara masyarakat, pemerintah, swasta, investor, dan BUMDES sangat diharapkan untuk mempromosikan desa wisata secara
UMNUUMNU Hasil kajian menunjukkan bahwa glukagon menjadi regulator utama dalam integrasi respon endokrin dan metabolik, bekerja sinergis dengan hormon lain danHasil kajian menunjukkan bahwa glukagon menjadi regulator utama dalam integrasi respon endokrin dan metabolik, bekerja sinergis dengan hormon lain dan
UKSWUKSW Thandoer Pari, Bethany the Doer of Parential Involvement, dilaksanakan di KB TK Bethany School bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan orang tua dalamThandoer Pari, Bethany the Doer of Parential Involvement, dilaksanakan di KB TK Bethany School bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan orang tua dalam