POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG
Just a moment...Just a moment...Ketepatan kode sangat diperlukan agar informasi yang dihasilkan dari diagnosa dan tindakan medis menjadi tepat. Namun peneliti menemukan di RSUP Dr. M. Djamil Padang masih terdapat kode yang tidak tepat sebanyak 29 (76,3%). Hal tersebut dikarenakan penetapan kode cedera multiple ditulis secara terpisah dan diagnosa fraktur tidak dilengkapi dengan kode karakter kelima. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ketepatan kode cedera multiple pada kasus external cause di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juni 2022. Jenis penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Jumlah sampel sebanyak 38 dengan menggunakan metode purposive sampling, instrumen pengumpulan data menggunakan tabel checklist dengan analisis univariat. Hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan frekuensi ketepatan diagnosa sebanyak 27 (71,1%) diagnosa tidak tepat, frekuensi kesesuaian diagnosa utama dan diagnosa sekunder sebanyak 19 (50,0%) diagnosa tidak sesuai, dan frekuensi ketepatan kode diagnosa sebanyak 29 (76,3%) kode tidak tepat. Sehingga disimpulkan masih terdapatnya penyebab ketidaktepatan pengodean dapat dilihat dari 3 komponen analisis yang dilakukan.
Djamil Padang, dapat disimpulkan bahwa ditemukan dari 38 rekam medis kasus cedera multiple, lebih dari separuh (71,1%) penulisan diagnosa cedera multiple yang tidak tepat.Selain itu, separuh (50,0%) diagnosa cedera multiple tidak sesuai, dan lebih dari separuh (76,3%) kode cedera multiple yang tidak tepat.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi terhadap ketidaktepatan pengkodean cedera multiple, seperti tingkat pendidikan dan pelatihan koder, beban kerja, atau ketersediaan sumber daya. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan akurasi pengkodean cedera multiple di RSUP Dr. M. Djamil Padang dengan rumah sakit lain di Indonesia untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan area yang memerlukan perbaikan. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami perspektif koder mengenai tantangan dan hambatan yang mereka hadapi dalam proses pengkodean cedera multiple, serta untuk menggali solusi yang lebih efektif untuk meningkatkan akurasi pengkodean. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang masalah ketidaktepatan pengkodean cedera multiple dan membantu mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan kualitas data rekam medis dan mendukung pengambilan keputusan klinis yang lebih baik.
- TINJAUAN KETEPATAN KODE DIAGNOSIS CEDERA DAN PENYEBAB LUAR CEDERA (EXTERNAL CAUSES) PASIEN RAWAT INAP... doi.org/10.33560/.v4i2.132TINJAUAN KETEPATAN KODE DIAGNOSIS CEDERA DAN PENYEBAB LUAR CEDERA EXTERNAL CAUSES PASIEN RAWAT INAP doi 10 33560 v4i2 132
- Tinjauan Ketepatan Kode Cedera Multiple Pada Kasus External Cause di RSUP Dr. M. Djamil Padang | Jurnal... ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/RMIK/article/view/9187Tinjauan Ketepatan Kode Cedera Multiple Pada Kasus External Cause di RSUP Dr M Djamil Padang Jurnal ejournal poltekkes smg ac ojs index php RMIK article view 9187
| File size | 349.35 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Sistem informasi ini, Simklinik, dirancang untuk mengelola pendaftaran pasien, rekam medis, dan pengiriman data pasien secara terkomputerisasi guna mencegahSistem informasi ini, Simklinik, dirancang untuk mengelola pendaftaran pasien, rekam medis, dan pengiriman data pasien secara terkomputerisasi guna mencegah
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Aspek net-benefit, SISRUTE belum menjadi prioritas aplikasi rujukan sehingga kecepatan, efektifitas dan efisien belum bisa diukur. Pelaksanaan SISRUTEAspek net-benefit, SISRUTE belum menjadi prioritas aplikasi rujukan sehingga kecepatan, efektifitas dan efisien belum bisa diukur. Pelaksanaan SISRUTE
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pencatatan, pelaksanaan dan tingkat keakuratan kode external cause. Metode penelitian deskriptif dengan rancanganPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pencatatan, pelaksanaan dan tingkat keakuratan kode external cause. Metode penelitian deskriptif dengan rancangan
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Maka dari itu, peneliti menyarankan diperlukan adanya kebijakan terhadap petugas coding dan adanya evaluasi terhadap kejelasan dokter dan kelengkapan penulisanMaka dari itu, peneliti menyarankan diperlukan adanya kebijakan terhadap petugas coding dan adanya evaluasi terhadap kejelasan dokter dan kelengkapan penulisan
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Konsistensi kelengkapan rekam medis sangat penting, sehingga rumah sakit perlu segera menerapkan rekam medis elektronik untuk mendukung kelengkapan danKonsistensi kelengkapan rekam medis sangat penting, sehingga rumah sakit perlu segera menerapkan rekam medis elektronik untuk mendukung kelengkapan dan
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian variabel dan meta data dalam penyelenggaraan RME. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan pendekatanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian variabel dan meta data dalam penyelenggaraan RME. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG 0 terhadap kompetensi PMIK. Penelitian ini menggunakan metode interpretasi data kualitatif. Jenis metode ini digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian0 terhadap kompetensi PMIK. Penelitian ini menggunakan metode interpretasi data kualitatif. Jenis metode ini digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Seperti yang kita ketahui, sistem RME saat ini mulai menjadi sistem yang wajib digunakan di setiap rumah sakit. Kemajuan teknologi telah menggeser penggunaanSeperti yang kita ketahui, sistem RME saat ini mulai menjadi sistem yang wajib digunakan di setiap rumah sakit. Kemajuan teknologi telah menggeser penggunaan
Useful /
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Kesimpulan dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa penggunaan tracer manual merupakan sebuah cara agar kejadian missfile dapat dihindari. Namun, denganKesimpulan dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa penggunaan tracer manual merupakan sebuah cara agar kejadian missfile dapat dihindari. Namun, dengan
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Untuk meningkatkan kesiapan, perlu dilakukan peningkatan pemahaman mengenai RME melalui pelatihan, penyusunan kebijakan terkait reward, dan perencanaanUntuk meningkatkan kesiapan, perlu dilakukan peningkatan pemahaman mengenai RME melalui pelatihan, penyusunan kebijakan terkait reward, dan perencanaan
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Kelengkapan data ini sangat penting dalam mendukung pengambilan keputusan di Dinas Kesehatan Sleman, memungkinkan alokasi sumber daya yang lebih efektifKelengkapan data ini sangat penting dalam mendukung pengambilan keputusan di Dinas Kesehatan Sleman, memungkinkan alokasi sumber daya yang lebih efektif
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Evaluasi kinerja API melalui pengukuran waktu respons dan pemanfaatan sumber daya menunjukkan kinerja yang memadai untuk digunakan dalam lingkungan produksi.Evaluasi kinerja API melalui pengukuran waktu respons dan pemanfaatan sumber daya menunjukkan kinerja yang memadai untuk digunakan dalam lingkungan produksi.