POLTEK KAMPARPOLTEK KAMPAR

Masip: Jurnal Manajemen Administrasi Bisnis dan Publik TerapanMasip: Jurnal Manajemen Administrasi Bisnis dan Publik Terapan

Lonjakan harga bahan pangan esensial merupakan fenomena ekonomi yang secara nyata memberikan tekanan pada stabilitas finansial berbagai lapisan masyarakat, termasuk mahasiswa yang umumnya masih bergantung pada kiriman orang tua atau sumber pendanaan yang terbatas. Dinamika harga ini berpotensi besar menggeser prioritas belanja serta mengubah peta pengeluaran bulanan di kalangan akademisi. Penelitian ini dirancang untuk membedah sejauh mana respon mahasiswa terhadap kenaikan harga komoditas pokok serta dampak konkretnya terhadap manajemen anggaran harian mereka. Melalui pendekatan kuantitatif dengan metode survei, data dihimpun dari 31 responden mahasiswa dengan teknik purposive sampling. Hasil temuan mengonfirmasi bahwa mayoritas mahasiswa sangat menyadari tren kenaikan harga ini dan merasakan imbas langsung pada aktivitas konsumsi mereka. Kondisi pasar yang fluktuatif telah mendorong mahasiswa untuk bertindak lebih selektif, melakukan penghematan yang lebih ketat, serta melakukan sinkronisasi pola konsumsi demi menjaga keseimbangan finansial. Selain memicu pembengkakan pengeluaran bulanan, fenomena ini memaksa mahasiswa untuk merestrukturisasi skala prioritas kebutuhan mereka. Studi ini menegaskan bahwa penguatan literasi keuangan dan kecakapan pengelolaan anggaran menjadi modal krusial bagi mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan ketidakpastian kondisi ekonomi.

Berdasarkan analisis mendalam mengenai bagaimana mahasiswa merespon dinamika harga pangan, dapat disimpulkan bahwa terdapat tingkat kesadaran yang sangat tinggi di kalangan mahasiswa terhadap kenaikan harga berbagai kebutuhan dasar, seperti beras, gula, dan minyak goreng.Bagi mahasiswa, fluktuasi harga ini bukan sekadar angka statistik, melainkan isu krusial karena berkaitan langsung dengan pemenuhan hajat hidup sehari-hari di tengah keterbatasan finansial.Realitas ekonomi ini secara otomatis memicu transformasi dalam pola konsumsi mereka.Bentuk adaptasi yang paling nyata terlihat dari cara mahasiswa menyelaraskan pengeluaran, mulai dari memilih produk substitusi yang lebih terjangkau, memangkas pembelian barang-barang non-esensial, hingga mengatur ulang peta kebutuhan harian agar tetap sesuai dengan anggaran yang tersedia.Lebih lanjut, kenaikan harga bahan pokok terbukti menjadi faktor utama penyebab membengkaknya total pengeluaran bulanan mahasiswa.Responden mengakui bahwa mereka harus mengalokasikan dana yang jauh lebih besar dibandingkan sebelumnya untuk memperoleh kuantitas kebutuhan yang sama, yang pada akhirnya menambah beban ekonomi bagi mereka yang sepenuhnya bergantung pada uang saku orang tua.Kondisi ini memberikan pelajaran penting bahwa di tengah ketidakpastian harga pasar, kemampuan mengelola keuangan secara cerdas dan bijak menjadi kompetensi mutlak yang harus dimiliki mahasiswa agar tetap mampu bertahan dan beradaptasi dengan perubahan kondisi ekonomi yang menantang.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran yang dapat diberikan yaitu mahasiswa diharapkan lebih bijak dalam mengelola keuangan pribadi dengan membuat perencanaan dan anggaran pengeluaran bulanan serta memprioritaskan kebutuhan yang lebih penting agar kondisi keuangan tetap stabil meskipun terjadi kenaikan harga bahan pokok. Pihak kampus juga diharapkan dapat memberikan edukasi mengenai literasi keuangan kepada mahasiswa, khususnya terkait pengelolaan keuangan dan perencanaan anggaran agar mahasiswa mampu mengatur keuangannya secara lebih efektif. Selain itu, pemerintah diharapkan dapat menjaga stabilitas harga bahan pokok melalui kebijakan ekonomi yang tepat, seperti memastikan kelancaran distribusi pangan dan pengawasan harga di pasar untuk menjaga daya beli masyarakat. Bagi peneliti selanjutnya, diharapkan dapat mengembangkan penelitian ini dengan jumlah responden yang lebih luas dan metode penelitian yang lebih beragam agar menghasilkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai dampak kenaikan harga bahan pokok terhadap berbagai kelompok masyarakat.

  1. DAMPAK HARGA BAHAN POKOK TERHADAP POLA KONSUMSI MAHASISWA PRODI EKONOMI ISLAM | Ekonom : Jurnal Ekonomi... doi.org/10.58432/ekonom.v4i3.1400DAMPAK HARGA BAHAN POKOK TERHADAP POLA KONSUMSI MAHASISWA PRODI EKONOMI ISLAM Ekonom Jurnal Ekonomi doi 10 58432 ekonom v4i3 1400
  2. Respon Mahasiswa terhadap Kenaikan Harga Bahan Pokok dan Pengaruhnya terhadap Pengeluaran Bulanan | Masip:... e-journal.poltek-kampar.ac.id/index.php/MASIP/article/view/1387Respon Mahasiswa terhadap Kenaikan Harga Bahan Pokok dan Pengaruhnya terhadap Pengeluaran Bulanan Masip e journal poltek kampar ac index php MASIP article view 1387
Read online
File size323.5 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test