IBRAHIMYIBRAHIMY

Samakia : Jurnal Ilmu PerikananSamakia : Jurnal Ilmu Perikanan

Bakteri gram negatif tetap menjadi ancaman serius bagi akuakultur, ekonomi, dan kesehatan manusia. Ironisnya, sementara antibiotik yang efektif belum ditemukan, resistensi bakteri ini terhadap berbagai antibiotik meningkat dengan kecepatan yang mengkhawatirkan. Hal ini menunjukkan urgensi penemuan antibiotik baru, terutama antibiotik yang dapat menghambat replikasi enzim seperti DNA gyrase atau topoisomerase IV, yang saat ini menjadi target baru penemuan antibiotik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi antibakteri Agelas nakamurai terhadap A. hydrophila, A. salmonicida dan E. tarda menggunakan ekstrak spons (1, 10, dan 100) mg/mL dan tetrasiklin (1 mg/mL) sebagai kontrol positif dan memprediksi potensi antibakteri dari agelasine A-F (1-6) dan agelasidine A (7) dari A. nakamurai dari Kepulauan Sangihe terhadap protein topoisomerase IV melalui docking molekuler. Uji in vitro dilakukan dengan menggunakan metode Kirby Bauer dengan sedikit modifikasi dan studi in silico menggunakan CB-dock 2 dan Protein Ligand Interaction Profiler.

nakamurai dari Kabupaten Kepulauan Sangihe mampu menghambat pertumbuhan tiga jenis bakteri ikan A.nakamurai masih jauh lebih lemah daripada antibiotik tetrasiklin tetapi hasil docking molekuler pada agelasine A-F dan agelasidine memperlihatkan bahwa molekul-molekul ini memiliki aktivitas antimikroba lebih kuat terhadap protein topoisomerase IV daripada tetrasiklin, ciprofloxacin maupun levofloxacin.Pengujian lanjut agelasidine A, C dan D maupun pengujian kombinasi ekstrak dan antibiotik komersial bisa menjadi pendekatan-pendekatan relevan dalam mengatasi resistensi bakteri sekaligus sebagai upaya penemuan antibiotik baru untuk bakteri penginfeksi ikan maupun manusia.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada isolasi dan identifikasi senyawa-senyawa aktif dalam ekstrak kasar A. nakamurai, khususnya agelasidine A, C, dan D, untuk menentukan aktivitas antimikroba spesifiknya terhadap bakteri Gram negatif. Selain itu, studi kombinasi antara ekstrak A. nakamurai dengan antibiotik komersial dapat dieksplorasi lebih lanjut untuk meningkatkan aktivitas antibiotik dan mengatasi resistensi bakteri. Terakhir, penelitian lebih lanjut tentang potensi agelasidine sebagai modulator enzim topoisomerase IV dapat dilakukan untuk mengembangkan antibiotik baru yang menjanjikan.

  1. Length–weight relationships of three fish species from the Bay of Bengal, Bangladesh - Mondol... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/jai.13268LengthyAAAeweight relationships of three fish species from the Bay of Bengal Bangladesh Mondol onlinelibrary wiley doi 10 1111 jai 13268
  2. SciELO Brazil - Antibacterial activity of plant extracts and phytochemicals on antibiotic-resistant bacteria... doi.org/10.1590/S1517-83822000000400003SciELO Brazil Antibacterial activity of plant extracts and phytochemicals on antibiotic resistant bacteria doi 10 1590 S1517 83822000000400003
Read online
File size1.01 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test