STFTKIJNESTFTKIJNE
MURAI: Jurnal Papua Teologi KonstekstualMURAI: Jurnal Papua Teologi KonstekstualSakit kronis merupakan masalah yang kompleks di Tanah Papua, baik karena masyarakatnya masih sangat kuat determinasi milieunya maupun karena berobat masih merupakan kemewahan bagi sebagian besar masyarakatnya. Mereka yang sakit kronis dapat jatuh ke dalam pasif-agresif, menarik diri, dan memendam kemarahan. Gereja terpanggil untuk melayani mereka, meskipun gereja-gereja di Papua juga memiliki keterbatasan. Argumentasi utama dalam penelitian ini: determinasi milieu dan ekologi memengaruhi keberhasilan gereja dalam menyediakan penggembalaan untuk penyembuhan batin, penyembuhan spiritual, dan penyembuhan fisik. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui studi kasus Ibu E yang mengalami sakit kronis stadium 3b, dengan pendekatan teori Empat Langkah Merengkuh dari Miroslav Volf dan teori hospitalitas dari Henri J.M. Nouwen. Temuan menunjukkan bahwa milieu-ekologis menjadi determinasi dalam pemulihan orang sakit kronis karena mereka hidup dalam ketentuan budaya yang menghilangkan kemandirian dalam pengambilan keputusan, sehingga gereja perlu mengintervensi milieu tersebut. Kedua, gereja harus membenahi panggilan penggembalaannya melalui tindakan transformasi milieu-ekologi, yang dinamai sebagai model eklesial bermilieu-ekologis.
Dalam konteks Papua, pelayanan kepada orang sakit kronis membutuhkan dukungan mutlak dari milieu-ekologisnya, yang meskipun positif karena menunjukkan kepedulian sosial, juga dapat menjadi beban ketika berubah menjadi tekanan budaya yang mendikte pasien.Teori Miroslav Volf tentang empat langkah merengkuh (embrace) menawarkan pendekatan baru yang relevan untuk penggembalaan, agar proses penyembuhan tidak memaksa klien tetapi menghargai kemandirian dan kesediaannya.Gereja perlu mewujudkan dirinya sebagai eklesial bermilieu-ekologis, yaitu komunitas yang sadar akan panggilan ilahi untuk menyembuhkan secara holistik tanpa memaksakan kehendak, sekaligus membimbing umat untuk terbuka secara teratur dan kritis terhadap intervensi sosial dalam proses penyembuhan.
Pertama, perlu dikaji lebih dalam bagaimana model eklesial bermilieu-ekologis dapat diterapkan dalam berbagai suku dan latar budaya di Papua yang memiliki pola intervensi sosial berbeda terhadap pasien kronis, untuk melihat apakah pendekatan ini efektif secara lintas budaya atau perlu penyesuaian lokal. Kedua, perlu dilakukan penelitian tentang bagaimana pendekatan empat langkah merengkuh Miroslav Volf dapat diintegrasikan dengan praktik adat setempat tanpa menghilangkan otonomi pasien, agar tidak terjadi benturan antara nilai teologis dan kearifan lokal, sekaligus memperkuat nilai-nilai yang selaras. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi peran kelompok penyintas dalam gereja sebagai agen transformasi pastoral, khususnya bagaimana mereka dapat dilatih agar tidak hanya sekadar berbagi pengalaman, tetapi mampu menciptakan ruang aman yang penuh empati dan kehadiran tanpa menimbulkan kecemasan atau perbandingan bagi pasien baru. Penelitian-penelitian ini dapat membantu gereja merancang program penggembalaan yang lebih sensitif, berdaya, dan berkelanjutan bagi orang sakit kronis di tengah realitas sosial dan ekonomi Papua.
| File size | 339.65 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
ARIPAFIARIPAFI Kajian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan deskriptif-analitis yang bertumpu pada studi literatur dan analisis konteksKajian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan deskriptif-analitis yang bertumpu pada studi literatur dan analisis konteks
STTSAPPISTTSAPPI Prinsip etika Kristen menekankan pengelolaan yang bertanggung jawab atas sumber daya alam, yang menyoroti pentingnya akuntabilitas, keberlanjutan, danPrinsip etika Kristen menekankan pengelolaan yang bertanggung jawab atas sumber daya alam, yang menyoroti pentingnya akuntabilitas, keberlanjutan, dan
STP IPISTP IPI Penelitian menggunakan metode literature review. Analisis dilakukan melalui pembacaan mendalam, kategorisasi tematik, dan sintesis konseptual berdasarkanPenelitian menggunakan metode literature review. Analisis dilakukan melalui pembacaan mendalam, kategorisasi tematik, dan sintesis konseptual berdasarkan
STTABSTTAB Kemajuan ini, melalui perangkat digital seperti smartphone, memudahkan akses informasi dan hiburan, namun juga memunculkan fenomena baru seperti kecanduanKemajuan ini, melalui perangkat digital seperti smartphone, memudahkan akses informasi dan hiburan, namun juga memunculkan fenomena baru seperti kecanduan
STT GKESTT GKE Sekolah Minggu merupakan pelayanan yang lazim di GKE, namun pelayanan khusus bagi ABK masih tergolong baru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatifSekolah Minggu merupakan pelayanan yang lazim di GKE, namun pelayanan khusus bagi ABK masih tergolong baru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif
JURNALSYNTAXADMIRATIONJURNALSYNTAXADMIRATION Kebebasan berpikir, meskipun sering menghadapi hambatan dari otoritas gereja dan keterikatan pada tradisi, memberikan peluang untuk dialog teologis yangKebebasan berpikir, meskipun sering menghadapi hambatan dari otoritas gereja dan keterikatan pada tradisi, memberikan peluang untuk dialog teologis yang
BIABIA Temuan menunjukkan pentingnya relasi manusia-God sebagai dasar keberadaan Gereja. Gereja memiliki dimensi relasional sebagai identitas utamanya, sebagaimanaTemuan menunjukkan pentingnya relasi manusia-God sebagai dasar keberadaan Gereja. Gereja memiliki dimensi relasional sebagai identitas utamanya, sebagaimana
STFXAMBONSTFXAMBON Oleh karena itu, menghilangkan nyawa atau membunuh merupakan pelanggaran terhadap nilai-nilai moral, dan tindakan itu tidak dapat dibenarkan dalam keadaanOleh karena itu, menghilangkan nyawa atau membunuh merupakan pelanggaran terhadap nilai-nilai moral, dan tindakan itu tidak dapat dibenarkan dalam keadaan
Useful /
ONERESEARCHONERESEARCH HOS Tjokroaminoto, seorang ningrat yang menjadi pejuang rakyat, menerapkan empat langkah perjuangan. konsolidasi organisasi, gerakan sosial-ekonomi, penyebaranHOS Tjokroaminoto, seorang ningrat yang menjadi pejuang rakyat, menerapkan empat langkah perjuangan. konsolidasi organisasi, gerakan sosial-ekonomi, penyebaran
STFTKIJNESTFTKIJNE Studi ini menemukan bahwa budaya mahar dalam masyarakat Manggarai di Nusa Tenggara Timur berpotensi menjadi penyebab terjadinya kekerasan dalam rumah tangga,Studi ini menemukan bahwa budaya mahar dalam masyarakat Manggarai di Nusa Tenggara Timur berpotensi menjadi penyebab terjadinya kekerasan dalam rumah tangga,
STIM YKPNSTIM YKPN Penelitian ini menyelidiki bagaimana kualitas integrasi omnichannel, yang terdiri dari konsistensi saluran, transparansi saluran, dan konektivitas saluran,Penelitian ini menyelidiki bagaimana kualitas integrasi omnichannel, yang terdiri dari konsistensi saluran, transparansi saluran, dan konektivitas saluran,
STTMIGASSTTMIGAS Attapulgite efektif sebagai aditif pengontrol kehilangan filtrasi, dengan hasil pengujian menunjukkan penurunan jumlah filtrat pada semua sampel. PenambahanAttapulgite efektif sebagai aditif pengontrol kehilangan filtrasi, dengan hasil pengujian menunjukkan penurunan jumlah filtrat pada semua sampel. Penambahan