SEAN INSTITUTESEAN INSTITUTE
Jurnal Kesehatan, Rekam Medis dan Farmasi (JUK-Medifa)Jurnal Kesehatan, Rekam Medis dan Farmasi (JUK-Medifa)Anemia is a common nutritional problem among adolescent girls, particularly during rapid growth. Low intake of animal protein, rich in haem iron, is a major contributing factor. This study investigated the relationship between protein source eating habits and sleep duration with the incidence of anemia in female adolescents. Using a cross-sectional approach with 171 seventh-grade female students, the study found that most had poor protein intake (60.0%), insufficient sleep (58.6%), and anemia (70.0%). Statistical analysis revealed a significant correlation between protein intake, sleep duration, and anemia incidence. Education on proper iron consumption and improvements in protein intake and sleep patterns are recommended.
The study concludes that there is a significant relationship between protein intake habits and sleep duration with the incidence of anemia in seventh-grade female students.The high prevalence of anemia highlights the need for attention to behavioral factors like low protein consumption and inadequate sleep.Adolescent girls should increase animal protein intake and improve sleep patterns, while health workers and schools should provide education on proper iron consumption to reduce anemia prevalence and improve adolescent health.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menginvestigasi peran faktor sosial dan pengetahuan gizi dalam mempengaruhi status anemia pada remaja putri. Selain itu, studi intervensi yang berfokus pada peningkatan konsumsi protein hewani dan perbaikan pola tidur dapat dirancang untuk menguji efektivitas strategi pencegahan anemia. Penelitian kualitatif juga dapat dilakukan untuk memahami lebih dalam persepsi dan hambatan remaja putri dalam mengadopsi pola makan sehat dan perilaku tidur yang baik, sehingga intervensi yang lebih tepat sasaran dapat dikembangkan. Kombinasi pendekatan kuantitatif dan kualitatif akan memberikan pemahaman yang komprehensif tentang kompleksitas masalah anemia pada remaja putri dan membantu merumuskan solusi yang berkelanjutan.
| File size | 176.77 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA Sebanyak 2/3 penderita diabetes tidak mengetahui dirinya memiliki diabetes dan dalam kondisi sudah komplikasi. Komplikasi tertinggi yaitu neuropati 60%Sebanyak 2/3 penderita diabetes tidak mengetahui dirinya memiliki diabetes dan dalam kondisi sudah komplikasi. Komplikasi tertinggi yaitu neuropati 60%
IRPIIRPI 025 entri dengan 14 fitur, yang telah melalui tahap preprocessing, termasuk normalisasi, seleksi fitur, dan pembagian data 80:20 serta 70:30. Evaluasi025 entri dengan 14 fitur, yang telah melalui tahap preprocessing, termasuk normalisasi, seleksi fitur, dan pembagian data 80:20 serta 70:30. Evaluasi
SANGADJIMEDIAPUBLISHINGSANGADJIMEDIAPUBLISHING Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi gizi dan diharapkan dapat berkontribusi pada penurunan prevalensi stunting di wilayah ini. KegiatanProgram ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi gizi dan diharapkan dapat berkontribusi pada penurunan prevalensi stunting di wilayah ini. Kegiatan
LENTERANUSALENTERANUSA Pendidikan pangan sehat dan aman sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan siswa sekolah dasar dalam memilih pangan sehat dan aman. SiswaPendidikan pangan sehat dan aman sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan siswa sekolah dasar dalam memilih pangan sehat dan aman. Siswa
LENTERANUSALENTERANUSA Peserta menunjukkan antusiasme dan minat yang tinggi dalam memahami manfaat kesehatan dari makanan sehat serta cara memulai pola makan sehat secara bertahap.Peserta menunjukkan antusiasme dan minat yang tinggi dalam memahami manfaat kesehatan dari makanan sehat serta cara memulai pola makan sehat secara bertahap.
RCIPUBLISHERRCIPUBLISHER Design penelitian: menggunakan design observasional analitik dengan pendekatan cross‑sectional. Jumlah responden 70 menggunakan total sampling. TeknikDesign penelitian: menggunakan design observasional analitik dengan pendekatan cross‑sectional. Jumlah responden 70 menggunakan total sampling. Teknik
POLTEKMUPOLTEKMU Pemahaman masyarakat tentang manfaat dari kegiatan ini sangat besar, terlihat dari adanya keinginan ibu-ibu hamil untuk menerapkan model nutrisi 5J untukPemahaman masyarakat tentang manfaat dari kegiatan ini sangat besar, terlihat dari adanya keinginan ibu-ibu hamil untuk menerapkan model nutrisi 5J untuk
Useful /
UNESAUNESA Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan variasi suhu pemrosesan 200 °C, 225 °C, dan 250 °C. Material dengan komposisi 70 wt% PLA dan 30 wt% tepungMetode yang digunakan adalah eksperimen dengan variasi suhu pemrosesan 200 °C, 225 °C, dan 250 °C. Material dengan komposisi 70 wt% PLA dan 30 wt% tepung
IAESCOREIAESCORE Dalam perdagangan elektronik, untuk membantu pengguna menemukan produk yang diinginkan, diperlukan sistem yang dapat mengklasifikasikan produk berdasarkanDalam perdagangan elektronik, untuk membantu pengguna menemukan produk yang diinginkan, diperlukan sistem yang dapat mengklasifikasikan produk berdasarkan
IAESCOREIAESCORE Pertama, kinerja filter Kalman diperiksa untuk perubahan tiba-tiba pada amplitudo komponen fundamental, kemudian untuk perubahan frekuensi. Filter KalmanPertama, kinerja filter Kalman diperiksa untuk perubahan tiba-tiba pada amplitudo komponen fundamental, kemudian untuk perubahan frekuensi. Filter Kalman
IAESCOREIAESCORE IDS bertujuan mendeteksi perilaku yang mengancam integritas, ketersediaan, dan kerahasiaan jaringan dengan cara menangkap dan menganalisis peristiwa secaraIDS bertujuan mendeteksi perilaku yang mengancam integritas, ketersediaan, dan kerahasiaan jaringan dengan cara menangkap dan menganalisis peristiwa secara