UNESAUNESA

Journal of Informatics and Computer Science (JINACS)Journal of Informatics and Computer Science (JINACS)

Penelitian bertujuan untuk mengimplementasikan sistem Business Intelligence (BI) guna meningkatkan kapabilitas analitik pada Toko Bangunan XYZ, dengan fokus pada analisis kinerja penjualan dan segmentasi perilaku pelanggan berbasis data. Metodologi yang diterapkan mencakup tahapan perancangan data warehouse menggunakan metode Nine-Step Kimball dengan MySQL sebagai sistem manajemen basis data, dilanjutkan dengan proses Extract, Transform, Load (ETL) untuk menjamin integritas dan kesiapan data. Analisis dilakukan dengan pendekatan Online Analytical Processing (OLAP) untuk eksplorasi data multidimensi, serta penerapan teknik Data Mining berupa model Recency, Frequency, Monetary (RFM) untuk melakukan segmentasi pelanggan secara kuantitatif. Hasil implementasi menunjukkan bahwa analisis OLAP berhasil mengidentifikasi determinan kinerja penjualan, seperti produk dengan kontribusi volume tertinggi, kategori dengan margin profitabilitas optimal, dan pola temporal dalam tren pembelian. Sementara itu, segmentasi RFM menghasilkan pengelompokan pelanggan yang berbeda secara statistik ke dalam klaster High Value, Potential, Loyal dan Dormant. Seluruh temuan kemudian diwujudkan dalam bentuk dashboard analitik interaktif menggunakan Looker Studio, yang berfungsi sebagai alat bantu keputusan bagi manajemen. Simpulan penelitian mengindikasikan bahwa implementasi sistem BI ini secara efektif mentransformasi data operasional menjadi insight strategis, sehingga mendukung pengambilan keputusan yang lebih terinformasi dan berbasis bukti.

Penelitian ini berhasil mengimplementasikan sistem Business Intelligence pada Toko Bangunan XYZ melalui integrasi analisis penjualan berbasis OLAP dan segmentasi pelanggan menggunakan metode RFM dalam sebuah dashboard interaktif.Hasil analisis menunjukkan bahwa pendekatan OLAP efektif dalam mengidentifikasi produk unggulan, profitabilitas kategori, pengaruh diskon, serta pola tren penjualan, sementara metode RFM mampu mengelompokkan pelanggan berdasarkan karakteristik transaksi secara terukur.Integrasi kedua pendekatan tersebut memberikan dukungan yang lebih sistematis terhadap pengambilan keputusan berbasis data dan peningkatan strategi bisnis.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengintegrasikan data eksternal, seperti data demografis dan kondisi ekonomi, ke dalam model BI guna memperkaya analisis segmentasi pelanggan dan meningkatkan akurasi prediksi perilaku konsumen. Kedua, pengembangan model prediktif untuk peramalan penjualan dengan memanfaatkan teknik machine learning, seperti time series analysis atau regression, dapat membantu Toko Bangunan XYZ dalam mengoptimalkan manajemen persediaan dan mengurangi risiko kehabisan stok atau penumpukan barang. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas implementasi BI pada Toko Bangunan XYZ dengan toko bangunan lain yang serupa untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan faktor-faktor kunci keberhasilan dalam penerapan teknologi ini, sehingga dapat memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif bagi pelaku bisnis ritel bahan bangunan.

Read online
File size695.52 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test