UNRAMUNRAM
Jurnal Teknologi Informasi, Komputer, dan Aplikasinya (JTIKA )Jurnal Teknologi Informasi, Komputer, dan Aplikasinya (JTIKA )Penelitian ini melakukan analisis perbandingan terhadap tiga arsitektur jaringan saraf konvolusi (CNN) yaitu MobileNetV2, Xception, dan EfficientNet-B0 untuk mengklasifikasikan gambar fundus retina ke dalam empat kategori: Katarak, Retinopati Diabetik, Glaukoma, dan Normal. Menggunakan dataset yang terdiri dari 4.217 gambar, model dilatih dengan teknik transfer learning, augmentasi gambar, dan regulasi, serta dievaluasi melalui validasi silang 5-lipat. EfficientNet-B0 mencapai akurasi rata-rata tertinggi (0.85) dan menunjukkan kinerja stabil di seluruh metrik, sementara MobileNetV2 memberikan akurasi yang kompetitif dengan kebutuhan komputasi yang lebih rendah, sehingga cocok untuk lingkungan dengan sumber daya terbatas. Xception menunjukkan kinerja terendah dan kurang stabil, menunjukkan kecenderungan overfitting yang lebih tinggi. Validasi eksternal dengan gambar klinis mengungkapkan penurunan akurasi yang signifikan untuk semua model, yang menunjukkan tantangan terkait pergeseran domain dan generalisasi yang terbatas. Analisis Grad-CAM juga menunjukkan kesulitan dalam mendeteksi fitur patologis yang halus pada Retinopati Diabetik dan Glaukoma. Penelitian ini terbatas oleh ukuran dataset yang kecil, ketergantungan pada sumber data tunggal, dan kurangnya informasi klinis tambahan. Pekerjaan masa depan harus mengintegrasikan dataset yang lebih besar dan beragam, menerapkan strategi adaptasi domain, dan menggabungkan data klinis multimodal untuk meningkatkan ketahanan dan keteraplikasian klinis.
EfficientNet-B0 menunjukkan kinerja terbaik dalam klasifikasi gambar fundus, diikuti oleh MobileNetV2 yang menawarkan efisiensi komputasi tinggi untuk perangkat ringan, sedangkan Xception menunjukkan kinerja terendah dan kurang stabil.Namun, semua model mengalami penurunan akurasi yang signifikan saat dievaluasi pada data eksternal, yang menunjukkan generalisasi yang terbatas akibat variasi kualitas gambar, distribusi, dan karakteristik dasar di berbagai sumber data.Batasan penelitian ini termasuk ukuran dataset yang relatif kecil, ketergantungan pada sumber data primer tunggal, kualitas gambar yang tidak seragam, dan kurangnya informasi klinis tambahan yang dapat mendukung proses klasifikasi.Untuk pengembangan masa depan, diperlukan dataset yang lebih besar dan beragam dari institusi yang beragam, serta penerapan teknik adaptasi domain untuk mengurangi perbedaan distribusi antara dataset.Mengintegrasikan data multimodal seperti gambar OCT atau atribut klinis, serta mengeksplorasi fine-tuning penuh dan metode interpretabilitas yang lebih kuat, dapat meningkatkan kinerja model dan kesiapan untuk penerapan klinis.
Untuk meningkatkan kinerja dan kesiapan klinis model klasifikasi penyakit mata, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan dataset yang lebih besar dan beragam, menerapkan teknik adaptasi domain, dan mengintegrasikan data multimodal. Selain itu, mengeksplorasi fine-tuning penuh dan metode interpretabilitas yang lebih kuat dapat meningkatkan ketahanan dan keteraplikasian model. Dengan demikian, model klasifikasi penyakit mata dapat menjadi lebih akurat dan dapat diandalkan dalam membantu diagnosis dan pengobatan penyakit mata.
| File size | 530.06 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
PENELITIPENELITI Data dari wawancara dianalisis secara kualitatif, sedangkan data dari kuesioner dianalisis menggunakan analisis interval. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswaData dari wawancara dianalisis secara kualitatif, sedangkan data dari kuesioner dianalisis menggunakan analisis interval. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa
YWNRYWNR 041.667 ini menunjukkan bahwa metode job order costing memberikan alokasi biaya yang lebih akurat dan efisien, menghasilkan penentuan harga jual yang lebih041.667 ini menunjukkan bahwa metode job order costing memberikan alokasi biaya yang lebih akurat dan efisien, menghasilkan penentuan harga jual yang lebih
IVETIVET Hasil perbandingan menunjukkan bahwa Kopi Nusantara 45 memperoleh Indeks Kepuasan Pelanggan (CSI = 0,854, “Sangat Puas), diikuti oleh Warung Kopi TepiHasil perbandingan menunjukkan bahwa Kopi Nusantara 45 memperoleh Indeks Kepuasan Pelanggan (CSI = 0,854, “Sangat Puas), diikuti oleh Warung Kopi Tepi
ILMUBERSAMAILMUBERSAMA Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan ketepatan dalam mengidentifikasi jenis-jenis jerawat dengan memanfaatkan teknik klasifikasi menggunakanTujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan ketepatan dalam mengidentifikasi jenis-jenis jerawat dengan memanfaatkan teknik klasifikasi menggunakan
SUBSETSUBSET 99, dengan performa terbaik pada entitas ORGANIZATION dan PERSON. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan NER berbasis budaya lokal serta potensial99, dengan performa terbaik pada entitas ORGANIZATION dan PERSON. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan NER berbasis budaya lokal serta potensial
LINTASBUDAYANUSANTARALINTASBUDAYANUSANTARA Penganalisisan data menggunakan metode distribusional degan pendekatan sintaksis. Sumber data penelitian menggunakan sumber data tertulis, yaitu buku kumpulanPenganalisisan data menggunakan metode distribusional degan pendekatan sintaksis. Sumber data penelitian menggunakan sumber data tertulis, yaitu buku kumpulan
WONOGIRIKABWONOGIRIKAB Strategi ini juga berhasil menjalin hubungan positif, kolaborasi, dan kepercayaan antara konselor dengan siswa, guru, dan orang tua, sehingga kegiatanStrategi ini juga berhasil menjalin hubungan positif, kolaborasi, dan kepercayaan antara konselor dengan siswa, guru, dan orang tua, sehingga kegiatan
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Namun, keterbatasan infrastruktur di daerah terpencil menjadi hambatan utama dalam penerapan penuh teknologi dalam konteks pendidikan. Implementasi teknologiNamun, keterbatasan infrastruktur di daerah terpencil menjadi hambatan utama dalam penerapan penuh teknologi dalam konteks pendidikan. Implementasi teknologi
Useful /
LINTASBUDAYANUSANTARALINTASBUDAYANUSANTARA Khususnya kearifan lokal yang berkaitan dengan teknologi serta seluk-beluknya, yang harus tetap dirawat dan dilestarikan, bahkan kalau bisa dikembangkanKhususnya kearifan lokal yang berkaitan dengan teknologi serta seluk-beluknya, yang harus tetap dirawat dan dilestarikan, bahkan kalau bisa dikembangkan
LINTASBUDAYANUSANTARALINTASBUDAYANUSANTARA Sistem regenerasi secara tradisional berlangsung dalam konteks keluarga dan masyarakat. Sistem regenerasi secara kontemporer ialah pengunaan media sosial,Sistem regenerasi secara tradisional berlangsung dalam konteks keluarga dan masyarakat. Sistem regenerasi secara kontemporer ialah pengunaan media sosial,
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Anak-anak dapat mengembangkan pengetahuan anti-korupsi sehingga dapat menyesuaikannya dengan aturan atau norma yang berlaku, membangun kendali diri secaraAnak-anak dapat mengembangkan pengetahuan anti-korupsi sehingga dapat menyesuaikannya dengan aturan atau norma yang berlaku, membangun kendali diri secara
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIII di salah satuMetode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIII di salah satu