UMTSUMTS

Jurnal Ilmiah Muqoddimah : Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan HumanioraJurnal Ilmiah Muqoddimah : Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Humaniora

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi penyiapan Satuan Zeni TNI yang tepat dan ideal. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berdasarkan wawancara, observasi dan studi dokumentasi dengan tools analisa SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penyiapan Satuan Zeni TNI dalam misi Monusco PBB agar berjalan efektif dilaksanakan dalam beberapa tahap. Tahap Seleksi Personel dilakukan dengan Menyiapkan Orgas Main Body selama 2 tahun, memilih Dansatgas dan Wadansatgas dari satuan Main Body, Menambah Waktu dan anggaran untuk seleksi. Tahap Pra-Penugasan dilaksanakan dengan Menambah waktu PDT, membuat organisasi Litbang di PMPP TNI, melaksanakan pelatihan satuan Main Body sebelum melaksanakan PDT. Tahap Marshalling Area dilaksanakan dengan percepatan Pengadaan suku cadang dan pengadaan Alat Berat dari Luar Negeri, Penggantian Alat Berat yang berusia lebih dari 20 tahun. Tahap Embarkasi, Serah Terima dan Penggelaran dilaksanakan dengan Menyertakan Tim Pengawas saat pelaksanaan Serah Terima Tugas, Mendukung anggaran serah terima, kordinasi melekat dengan pihak Monusco dan mendukung kendaraan lapis baja untuk membantu pelaksanaan tugas misi Monusco.

Proses penyiapan Satuan Zeni TNI untuk misi MONUSCO terdiri dari beberapa tahapan yang komprehensif, yaitu dimulai dari seleksi personel, pelatihan pra-tugas, marshalling area, embarkasi, serah terima dan penggelaran di daerah misi.Strategi penyiapan Satuan Zeni TNI dalam misi MONUSCO PBB agar berjalan efektif berdasarkan hasil analisis SWOT adalah pada Tahap Seleksi Personel dapat dilakukan dengan Menyiapkan Organisasi Satuan Main Body selama 2 tahun, selanjutnya memilih Dansatgas dan Wadansatgas dari satuan Main Body, Menambah Waktu dan anggaran untuk seleksi, Hasil seleksi diumumkan secara langsung setelah kegiatan seleksi selesai, memilih tim seleksi yang kompeten dan berintegritas dan melaksanakan perbaikan fasilitas seleksi.Kemudian pada Tahap Pra Penugasan dapat dilaksanakan dengan Menambah waktu PDT untuk Aplikasi Lapangan menjadi 3 Minggu, membuat organisasi Litbang di dalam PMPP TNI yang bertugas untuk memperbarui kurikulum sesuai dengan kondisi terbaru di daerah misi, melaksanakan pelatihan satuan Main Body sebelum melaksanakan PDT di Satuan Main Body.Pada Tahap Marshalling Area dapat dilaksanakan dengan Pengadaan suku cadang dipercepat dengan membuat Kerjasama pengadaan suku cadang dengan mitra di Kongo atau pengadaan Alat Berat dari Luar Negeri, Penggantian Alat Berat yang berusia lebih dari 20 tahun dan penambahan anggaran pembelian suku cadang yang menjadi prioritas.Selanjutnya yang terakhir pada Tahap Embarkasi, Serah Terima dan Penggelaran dapat dilaksanakan dengan Menyertakan Tim Pengawas pada saat pelaksanaan Serah Terima Tugas, Mendukung anggaran serah terima sampai dengan penggelaran, kordinasi melekat dengan pihak Monusco dalam kegiatan serah terima serta yang terakhir adalah mendukung kendaraan lapis baja untuk Kizi Monusco untuk membantu pelaksanaan tugas.

Untuk meningkatkan efektivitas penyiapan Satuan Zeni TNI dalam misi Monusco PBB, penelitian selanjutnya dapat mengusulkan strategi-strategi inovatif. Pertama, bagaimana jika menerapkan sistem seleksi berbasis teknologi yang dapat mengoptimalkan proses dan mengurangi potensi subjektivitas? Kedua, apakah mungkin untuk mengembangkan kurikulum pelatihan yang lebih fleksibel dan adaptif terhadap dinamika konflik di Kongo? Dan terakhir, bagaimana jika mengintegrasikan dukungan psikologis dalam proses marshalling area untuk meningkatkan kesiapan mental personel sebelum penugasan?.

Read online
File size555.23 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test