AFEBIAFEBI
AFEBI Accounting ReviewAFEBI Accounting ReviewPenelitian ini mengkaji fenomena perilaku keputusan restrukturisasi pinjaman yang dilakukan oleh pelaku BPR (petugas pinjaman atau manajer pinjaman) di Provinsi Jawa Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjawab pertanyaan penelitian: mengapa bank pedesaan (BPR) sebagai bidang institusional kurang memperhatikan restrukturisasi pinjaman untuk memulihkan kerugian akuntansi dari penyediaan pinjaman bermasalah. Menurut Otoritas Jasa Keuangan (2017), 94 dari 290 BPR di Provinsi Jawa Barat tidak bersemangat untuk merestrukturisasi pinjaman bermasalah meskipun memiliki rasio Non-Performing Loans (NPL) lebih dari ambang batas 5%. Perilaku ini dapat didorong oleh faktor simbolis dan material sebagai pembawa perilaku mereka. Dua studi sebelumnya yang dilakukan oleh Micucci dan Rossi (2010) dan Dardac, Barbu, dan Boitan (2011) mengkaji restrukturisasi pinjaman berdasarkan kebijakan dan dampaknya terhadap bank sebagai institusi, tetapi tidak mengungkapkan sisi perilaku dari proses pengambilan keputusan restrukturisasi oleh individu manajer pinjaman dan petugas pinjaman. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengamati motivasi individu pelaku yang diwakili oleh manajer pinjaman dan petugas pinjaman di bank pedesaan (BPR) di Provinsi Jawa Barat. Analisis keputusan yang diambil oleh petugas pinjaman atau manajer pinjaman dalam penelitian ini menggunakan dasar logika institusional yang teori berfokus pada logika aktor baik secara individu maupun kolektif dalam sektor ekonomi tertentu. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pembawa simbolik (peraturan dan standar akuntansi) dan pembawa material (praktik informal, rutinitas, target individu, kesulitan praktik akuntansi) mengungkapkan fenomena terkait perilaku aktor (manajer pinjaman dan petugas pinjaman) di BPR yang kurang memperhatikan restrukturisasi pinjaman - sebagai salah satu mitigasi risiko kredit untuk utang bermasalah. Kedua, ada kesamaan bagi aktor untuk menghindari restrukturisasi utang bermasalah karena beberapa kesulitan dalam mengakui kerugian yang terjadi pada periode awal restrukturisasi.
Berdasarkan analisis hasil dari 60 dari 290 manajer atau petugas BPR yang bertanggung jawab atas restrukturisasi pinjaman di Jawa Barat, beberapa kesimpulan adalah.Regulasi OJK atau Bank Indonesia adalah faktor yang paling dipertimbangkan yang mempengaruhi manajer pinjaman dan petugas pinjaman dalam menerima atau menolak proposal restrukturisasi pinjaman.Hal ini mengonfirmasi industri perbankan sebagai institusi yang sangat diatur.Tidak ada bukti bahwa manajer pinjaman dan petugas pinjaman mengabaikan regulasi sebagai strategi antisipasi untuk penurunan laba menggunakan restrukturisasi pinjaman.Selain itu, hal ini membuktikan bahwa manajer pinjaman dan petugas pinjaman mempertimbangkan kerugian yang dihasilkan dalam restrukturisasi pinjaman.Hal ini juga menjawab mengapa mereka enggan melakukan restrukturisasi pinjaman untuk pemulihan NPL.Selanjutnya, bonus dan insentif mempengaruhi aktor untuk menolak restrukturisasi pinjaman karena mempengaruhi pencapaian target laba untuk BPR.Juga menarik bahwa penelitian ini juga mengungkapkan beberapa faktor praktik informal (seperti norma dan keyakinan) yang dapat mempengaruhi proses restrukturisasi pinjaman sebelum aplikasi restrukturisasi pinjaman diajukan ke BPR.Sebagian besar manajer pinjaman dan petugas pinjaman memiliki pengalaman dan kompetensi yang memadai untuk mengatur restrukturisasi pinjaman.Kesimpulan ini didukung oleh bukti bahwa aktor menemukan beberapa cara dalam belajar dari rekan senior dan belajar melalui praktik langsung.Kesamaan perilaku aktor adalah kesulitan untuk mengakui kerugian yang terjadi pada periode awal restrukturisasi.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan: 1. Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman manajer pinjaman dan petugas pinjaman tentang konsep akuntansi kerugian yang terjadi dalam restrukturisasi pinjaman, terutama terkait dengan bonus atau insentif yang dapat mempengaruhi target manajemen. 2. Regulasi yang dikeluarkan oleh OJK perlu merangsang BPR dalam mengadopsi restrukturisasi pinjaman sebagai mitigasi risiko kredit untuk pinjaman bermasalah, seperti memberikan relaksasi pada regulasi restrukturisasi pinjaman. 3. Melakukan penelitian lebih lanjut dengan sampel yang lebih luas, tidak hanya di Provinsi Jawa Barat tetapi juga di wilayah yang lebih luas, untuk mempelajari faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi perilaku manajer pinjaman dan petugas pinjaman terkait restrukturisasi pinjaman.
| File size | 701.51 KB |
| Pages | 18 |
| DMCA | Report |
Related /
BUMIGORABUMIGORA The research variables consist of the internal control system and the competence of human resources as independent variables and the quality of financialThe research variables consist of the internal control system and the competence of human resources as independent variables and the quality of financial
UNTAG SMDUNTAG SMD Dari hasil uji F menunjukkan bahwa variabel motivasi independen secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap konsumen pembeli kendaraan sepeda motorDari hasil uji F menunjukkan bahwa variabel motivasi independen secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap konsumen pembeli kendaraan sepeda motor
UNTAG SMDUNTAG SMD Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan pengawasan persediaan bahan baku dalam proses produksi pada UKM Nur Aisyah. Dalam sebuah perusahaanTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan pengawasan persediaan bahan baku dalam proses produksi pada UKM Nur Aisyah. Dalam sebuah perusahaan
UNTAG SMDUNTAG SMD This performance decrease occurs one of them caused by the costs incurred to produce, process, and distribute it to customers, so the impact of expendituresThis performance decrease occurs one of them caused by the costs incurred to produce, process, and distribute it to customers, so the impact of expenditures
UNTAG SMDUNTAG SMD Dalam penelitian ini akan difokuskan pada kinerja keuangan perusahaan berdasarkan rasio keuangan, yang menitikberatkan pada laporan keuangan CV. Alif MahardikaDalam penelitian ini akan difokuskan pada kinerja keuangan perusahaan berdasarkan rasio keuangan, yang menitikberatkan pada laporan keuangan CV. Alif Mahardika
UNTAG SMDUNTAG SMD Pada 2015, peningkatan perputaran persediaan tidak diimbangi dengan peningkatan efisiensi kas dan piutang, sehingga tidak ada perubahan signifikan padaPada 2015, peningkatan perputaran persediaan tidak diimbangi dengan peningkatan efisiensi kas dan piutang, sehingga tidak ada perubahan signifikan pada
UNTAG SMDUNTAG SMD 446 menunjukkan adanya hubungan kuat antara motivasi dan kinerja pegawai. 199 menunjukkan bahwa 44,6% variasi kinerja pegawai dipengaruhi oleh variabel446 menunjukkan adanya hubungan kuat antara motivasi dan kinerja pegawai. 199 menunjukkan bahwa 44,6% variasi kinerja pegawai dipengaruhi oleh variabel
UNTAG SMDUNTAG SMD Dasar teori yang digunakan adalah Manajemen Sumber Daya Manusia mencakup pengertian pendidikan, pelatihan, mutasi, promosi jabatan dan stress kerja. PopulasiDasar teori yang digunakan adalah Manajemen Sumber Daya Manusia mencakup pengertian pendidikan, pelatihan, mutasi, promosi jabatan dan stress kerja. Populasi
Useful /
UNISSULAUNISSULA Kedua, Notaris yang terbukti telah melanggar Kode Etik Notaris dapat diberikan sanksi etik dari Kepala Organisasi dalam bentuk peringatan dan sebagai akibatnyaKedua, Notaris yang terbukti telah melanggar Kode Etik Notaris dapat diberikan sanksi etik dari Kepala Organisasi dalam bentuk peringatan dan sebagai akibatnya
UMMUMM 2) rata-rata n-gain kemampuan metacognitive dan kreatif berpikir kelompok eksperimen lebih tinggi. Pengembangan alat pembelajaran sains pewarisan makhluk2) rata-rata n-gain kemampuan metacognitive dan kreatif berpikir kelompok eksperimen lebih tinggi. Pengembangan alat pembelajaran sains pewarisan makhluk
UNTAG SMDUNTAG SMD KEP. 102/MEN/VI/2004 dan Keputusan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 561/K. 752/2015 Tentang Penetapan Upah Minimum Kota Tahun 2016 Berdasarkan rumusan masalahKEP. 102/MEN/VI/2004 dan Keputusan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 561/K. 752/2015 Tentang Penetapan Upah Minimum Kota Tahun 2016 Berdasarkan rumusan masalah
UNTAG SMDUNTAG SMD Latar belakang penelitian adalah menganalisis kinerja keuangan dengan menggunakan analisis Du Pont. Analisis Du Pont digunakan untuk menelaah Return OnLatar belakang penelitian adalah menganalisis kinerja keuangan dengan menggunakan analisis Du Pont. Analisis Du Pont digunakan untuk menelaah Return On