ITTELKOM SBYITTELKOM SBY

Journal of Computer, Electronic, and Telecommunication (COMPLETE)Journal of Computer, Electronic, and Telecommunication (COMPLETE)

Surabaya yakni ibu kota dari Provinsi Jawa Timur yang dikenal dengan sebutan Kota Pahlawan. Sebagai kota kedua terbesar di Indonesia, Surabaya memiliki wilayah yang luas dengan populasi penduduk yang banyak. Perencanaan jaringan 5G New Radio dengan frekuensi sebesar 2300 MHz, mencakup teknis coverage dan capacity. supaya mengetahui kelayakan perencanaan jaringan 5G New Radio di Kota Surabaya, maka guna analisis ekonominya menggunakan skala Capital Expenditure (CAPEX), Operational Expenditure (OPEX), dan Revenue kemudian analisis ekonominya menggunakan Net Present Value (NPV), IRR, ROI, Payback Period (PP), Gross B/C dan Net B/C. Studi ini pada perencanaan coverage menghasilkan 325 site dan pada perencanaan capacity menghasilkan 88 site. Dari temuan simulasi perencanaan coverage kemudian diimplementasikan optimasi agar temuan yang didapatkan sesuai dengan standar 5G. temuan dari optimasi tersebut menghasilkan 119 site dengan hasil SS- RSRP sebesar -56,64 dBm, SS-SINR sebesar 24,43, dan throughput sebesar 280,307.82 kbps, pada perencanaan capacity dengan menggunakan 88 site, hasil sinyal SS-RSRP sebesar -58,01 dBm, rata-rata sinyal SINR sebesar 24,91 dB, dan throughput yang dihasilkan sebesar 283,966.91 kbps. Sedangkan temuan dari analisis ekonomi investasi CAPEX diperlukan sebesar -Rp. 8.843.133.240.480, dan revenue yang didapat pada setiap tahun selalu mengalami peningkatan sehingga NPV yang didapatkan bernilai positif, dan IRR, ROI, Net B/C, Gross B/C serta payback period dari pembangunan jejaring 5G di Kota Surabaya mampu kembali modal dalam waktu 3 tahun.

Penelitian ini menghasilkan perencanaan jaringan 5G New Radio di Surabaya dengan coverage site 119 dan capacity site 88.Optimasi menunjukkan kualitas sinyal memenuhi standar 5G.Analisis ekonomi menunjukkan proyek layak dengan NPV positif, IRR 28%, dan ROI 2,98.

Perlu penelitian lanjutan untuk mengevaluasi dampak pertumbuhan populasi Surabaya terhadap kebutuhan kapasitas jaringan 5G. Studi tentang integrasi arsitektur 5G Non-Standalone dengan layanan 4G untuk meningkatkan skalabilitas jaringan di era depan. Selain itu, penting mengeksplorasi penggunaan frekuensi lain seperti 3,5 GHz di wilayah perkotaan untuk membandingkan efisiensi teknis dan ekonomi. Riset juga diperlukan untuk mengukur adaptasi teknologi 5G di kawasan industri Surabaya, terutama dalam konteks konektivitas mesin-mesin otomatis.

  1. Analisis Tekno-Ekonomi Pada Perencanaan Jaringan 5G New Radio Frekuensi 2300 MHz di Kota Surabaya | Journal... doi.org/10.52435/complete.v5i1.505Analisis Tekno Ekonomi Pada Perencanaan Jaringan 5G New Radio Frekuensi 2300 MHz di Kota Surabaya Journal doi 10 52435 complete v5i1 505
  2. Analisis Kinerja Single User Troughput 5G NR pada Sel Indoor dengan Antena MIMO | ARYANTA | ELKOMIKA:... doi.org/10.26760/elkomika.v10i3.500Analisis Kinerja Single User Troughput 5G NR pada Sel Indoor dengan Antena MIMO ARYANTA ELKOMIKA doi 10 26760 elkomika v10i3 500
  3. Integration of 5G Standalone and Non-Standalone Network Architectures for V2X Networks | IEEE Conference... ieeexplore.ieee.org/document/9854222Integration of 5G Standalone and Non Standalone Network Architectures for V2X Networks IEEE Conference ieeexplore ieee document 9854222
Read online
File size908.31 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test