UNHUNH

JURNAL AKADEMIKAJURNAL AKADEMIKA

Penyakit saluran pernapasan merupakan penyakit yang dapat menyebar dengan cepat di masyarakat. Meskipun ringan, penyakit ini tetap berbahaya bagi anak-anak yang sangat muda dan orang dewasa dengan fungsi kardiopulmoner yang terbatas. Hal ini menyebabkan banyak masyarakat setempat mencari pengobatan di Puskesmas Pondok Meja, membuat dokter menangani berbagai jenis penyakit, terutama influenza, ISPA, Faringitis, dan penyakit pernapasan lainnya. Namun, di era pandemi saat ini, ditambah dengan Virus Covid-19, dokter harus bekerja ekstra untuk menangani berbagai gejala penyakit pernapasan yang sama. Oleh karena itu, diperlukan penerapan sistem pakar untuk diagnosis awal penyakit saluran pernapasan dengan menerapkan metode Case Based Reasoning. Metode Case-based reasoning memiliki kemampuan untuk memberikan hasil diagnosis yang lebih akurat, dengan membandingkan kasus baru dan kasus lama menggunakan perhitungan Similarty, di mana sistem ini akan membantu pasien untuk mendiagnosis penyakit sejak dini, serta memberikan informasi penyakit dan solusi pengobatan.

Penelitian ini menghasilkan aplikasi diagnosis awal penyakit saluran pernapasan menggunakan metode Case Based Reasoning yang dapat membantu dokter dalam mengambil keputusan.Aplikasi ini menggunakan Algoritma K-Nearest Neighbor untuk melakukan perhitungan similarity dan menghasilkan diagnosis berdasarkan gejala yang dialami pasien.Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi ini dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan akurasi sebesar 75%.Dengan demikian, aplikasi ini dapat menjadi alat bantu yang efektif dalam diagnosis awal penyakit saluran pernapasan.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran untuk penelitian lanjutan. Pertama, pengembangan metode Case-Based Reasoning dengan analisis lainnya dapat meningkatkan akurasi diagnosis. Kedua, memperluas sampel data penelitian dan mendalami setiap gejala penyakit akan memungkinkan aplikasi untuk memprediksi penyakit yang lebih beragam. Ketiga, pengembangan aplikasi ke versi mobile (Android) akan memudahkan akses dan pemanfaatan sistem oleh masyarakat luas. Penelitian lanjutan juga dapat fokus pada integrasi sistem ini dengan rekam medis elektronik untuk memberikan diagnosis yang lebih komprehensif dan personal. Selain itu, perlu dilakukan evaluasi berkelanjutan terhadap kinerja sistem dan penyesuaian terhadap perkembangan ilmu kedokteran. Pengembangan antarmuka pengguna yang lebih intuitif dan ramah pengguna juga akan meningkatkan pengalaman pengguna dan adopsi sistem ini oleh tenaga medis dan masyarakat.

  1. #expert system#expert system
  2. #case based reasoning#case based reasoning
Read online
File size846.97 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-2Qj
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test