WESTSCIENCESWESTSCIENCES

Jurnal Bisnis dan Manajemen West ScienceJurnal Bisnis dan Manajemen West Science

Studi ini bertujuan untuk memetakan perkembangan dan tren riset global mengenai Non-Fungible Token (NFT) melalui pendekatan bibliometrik menggunakan data dari basis Scopus dan visualisasi VOSviewer. Hasil analisis menunjukkan bahwa riset NFT mengalami peningkatan signifikan sejak 2020, dengan dominasi tema seperti smart contract, digital assets, dan blockchain. India, Tiongkok, dan Inggris tercatat sebagai kontributor utama literatur NFT global. Analisis kata kunci mengungkap transisi tematik dari fokus seni digital menuju bidang teknologi informasi, keamanan siber, dan data kesehatan. Visualisasi temporal dan densitas mengindikasikan bahwa topik-topik baru seperti cybersecurity, interplanetary file system, dan electronic health record menjadi pusat perhatian terkini dalam literatur NFT. Studi ini memberikan kontribusi penting dalam memahami struktur, aktor, dan arah perkembangan penelitian NFT, serta menawarkan rekomendasi bagi peneliti dan pengambil kebijakan untuk mengembangkan riset NFT yang inklusif dan berkelanjutan.

Penelitian ini telah memetakan secara komprehensif perkembangan dan arah riset global mengenai Non-Fungible Token (NFT) dengan menggunakan pendekatan bibliometrik.Temuan menunjukkan perkembangan pesat sejak 2020, dengan dominasi tema smart contract, digital assets, dan integrasi ke ranah metaverse serta keamanan digital.Studi juga mengungkap kesenjangan dalam kolaborasi lintas disiplin dan kawasan, serta perlunya pendalaman pada aspek hukum, etika, dan keberlanjutan NFT untuk mendukung adopsi jangka panjang.

Pertama, perlu penelitian lanjutan yang mengeksplorasi interoperabilitas antar platform NFT untuk memahami bagaimana standarisasi teknis dapat meningkatkan adopsi global dan kolaborasi lintas ekosistem. Kedua, penting untuk mengkaji dampak sosial dan etika penggunaan NFT di negara berkembang, khususnya terkait inklusi digital, perlindungan konsumen, dan aksesibilitas bagi kreator lokal. Ketiga, diperlukan studi yang menguji potensi aplikasi NFT dalam sistem layanan kesehatan, seperti verifikasi catatan kesehatan elektronik dan pelacakan data medis, untuk mengevaluasi aspek keamanan, privasi, dan efisiensi dibanding sistem konvensional. Penelitian-penelitian ini dapat mengisi celah tematik yang masih terbatas, sekaligus mendorong pemanfaatan NFT yang lebih inklusif, aman, dan berkelanjutan. Dengan pendekatan interdisipliner yang menggabungkan teknologi, hukum, dan sosial, temuan dari studi-studi tersebut dapat memberikan fondasi kuat bagi kebijakan dan inovasi berbasis bukti di masa depan.

  1. #rasio likuiditas#rasio likuiditas
  2. #entrepreneurial marketing#entrepreneurial marketing
Read online
File size831.25 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-2cK
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test