USKUSK

KITEKTROKITEKTRO

Filtrasi merupakan salah satu proses penting dalam pengolahan air bersih di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Pada kasus yang diteliti, filtrasi menggunakan media pasir dengan sistem gravitasi lebih dikenal sebagai sistem filtrasi sand filter. Untuk menjaga performa filtrasi tetap dalam keadaan baik maka perlu dilakukan proses pencucian filternya (backwash) secara reguler. Saat filter telah mencapai kondisi jenuh atau kotor, maka debit filtrasi air akan melambat dan akan mempengaruhi debit produksi air bersih. Pada PDAM Tirta Daroy, pengecekan kondisi filter dan waktu pencucian masih dilakukan secara manual berdasarkan pengamatan dari operator secara langsung. Sehingga proses pencuciannya sangat tidak konsisten, tidak adaptif dan tidak efisien karena bergantung kepada kinerja operator. Dalam hal ini perlu adanya suatu sistem pengamatan dan kendali otomatis terpusat yang lebih konsisten, adaptif, dan efisien berbasis sensor, yaitu sistem SCADA yang terintegrasi dengan sistem kendali PLC. Platform SCADA Haiwell dikaji dan dirancang untuk dapat terintegrasi dengan PLC Outseal nano sehingga dapat menerima dan memaparkan berbagai format data dari PLC Outseal Nano kepada SCADA Haiwell dan demikian sebaliknya. Platform juga dirancang agar dapat menghasilkan tampilan interface yang ramah operator. Perancangan sistem SCADA difokuskan untuk meningkatnya efisiensi proses filtrasi bak sand filter serta efisiensi monitoring dan pengontrolan sistem sand filter.

Pembuatan tampilan pada sistem SCADA di sand filter dimaksudkan untuk memudahkan operator melakukan pengawasan data sensor dan beberapa indikator dari sistem sand filter.Unjuk kerja sistem yang terlihat pada tampilan dan sistem sand filter dapat terkoneksi dengan baik tanpa kendala dengan tidak adanya peringatan “device is not online.Pengujian sistem SCADA menghasilkan 100% kesesuaian pembacaan dan perekaman data, baik dari PLC ke SCADA ataupun sebaliknya walaupun ada delay yang terjadi dalam proses pengontrolan sistem dan pengiriman data indikator sistem.Sistem monitoring pada SCADA dapat mempermudah operator dalam pengawasan dan pengendalian sand filter, sehingga akan meningkatkan efisiensi waktu dari kerja operator dalam mengontrol kerja sistem sand filter untuk memproduksi air bersih.Data sensor yang dilihat pada tampilan pengawasan yang berupa nilai angka dan status dapat disimpan dan diolah kembali menjadi tampilan grafik.Dengan demikian, adanya sistem SCADA sand filter memungkinkan operator untuk melakukan pengawasan (monitoring), pengendalian (controlling), dan pengambilan dan perekaman data (data acquisition).

Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa saran berikut: . . 1. Mengembangkan sistem SCADA yang terintegrasi dengan sensor yang lebih canggih dan akurat untuk mengukur ketinggian air, sehingga dapat meningkatkan efektivitas sistem dalam mengawasi dan mengendalikan sand filter. . . 2. Melakukan studi lebih lanjut mengenai implementasi sensor yang mampu mengukur ketinggian air sesuai dengan kebutuhan media filter, sehingga dapat meningkatkan akurasi dan efisiensi sistem. . . 3. Meneliti dan menganalisis dampak penggunaan sistem SCADA terhadap produktivitas air bersih, termasuk analisis biaya-manfaat dan pengukuran tingkat kepuasan operator. . . Dengan menggabungkan ketiga saran tersebut, penelitian lanjutan dapat fokus pada peningkatan efektivitas dan efisiensi sistem SCADA dalam automasi sistem pengolahan air, serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap produktivitas air bersih di PDAM.

Read online
File size1.56 MB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test