UNAJAUNAJA

JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI)JUMANJI (JURNAL MANAJEMEN JAMBI)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan ekosistem digital dalam meningkatkan daya saing UMKM pada platform BIG SHOP Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 85 responden pelaku UMKM yang aktif menggunakan platform BIG SHOP sebagai media pemasaran dan pengembangan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan ekosistem digital BIG SHOP berada dalam kategori baik, sedangkan tingkat daya saing UMKM juga termasuk dalam kategori baik. Analisis regresi menunjukkan bahwa strategi pengembangan ekosistem digital berpengaruh positif terhadap daya saing UMKM. Nilai koefisien korelasi (r) berada pada kategori sangat kuat dan searah, menunjukkan hubungan signifikan antara kedua variabel. Nilai koefisien determinasi (Adjusted R Square) menunjukkan bahwa sebagian besar variasi daya saing UMKM dipengaruhi oleh efektivitas ekosistem digital yang diterapkan oleh BIG SHOP Indonesia. Hasil uji-t menunjukkan bahwa nilai t hitung lebih besar daripada t tabel, yang berarti terdapat pengaruh signifikan antara strategi pengembangan ekosistem digital terhadap daya saing UMKM. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan ekosistem digital yang terintegrasi, meliputi marketplace, promosi, sistem pembayaran, logistik, serta dukungan edukasi, berperan penting dalam meningkatkan daya saing UMKM di era digital. Namun, aspek penguatan komunitas dan optimalisasi pemanfaatan fitur digital masih perlu ditingkatkan.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa strategi pengembangan ekosistem digital yang diterapkan oleh BIG SHOP berada dalam kategori baik, dengan skor rata-rata keseluruhan sebesar 3,93.Meskipun demikian, terdapat beberapa indikator yang masih dinilai belum optimal, khususnya pada aspek kekuatan komunitas dan jaringan bisnis dengan skor rata-rata 3,64, yang masuk dalam kategori cukup baik.Apabila aspek ini ditingkatkan secara berkelanjutan, maka efektivitas ekosistem digital dalam mendukung UMKM berpotensi meningkat ke kategori sangat baik.Secara keseluruhan, dampak strategi pengembangan ekosistem digital terhadap daya saing UMKM menunjukkan skor rata-rata sebesar 3,95, yang juga termasuk dalam kategori baik.Skor tertinggi terdapat pada indikator peningkatan penjualan, yang menunjukkan bahwa pemanfaatan ekosistem digital BIG SHOP mampu memberikan dampak langsung terhadap performa bisnis UMKM.Sementara skor terendah terdapat pada indikator efisiensi operasional usaha, yang mengindikasikan bahwa sebagian pelaku UMKM masih belum mampu sepenuhnya mengoptimalkan fitur digital untuk meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan usaha.Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai t hitung lebih besar daripada t tabel, serta nilai koefisien korelasi (r) berada pada kategori sangat kuat dan searah, menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara strategi pengembangan ekosistem digital dengan daya saing UMKM.Selain itu, nilai Adjusted R Square yang tinggi mengindikasikan bahwa sebagian besar variasi daya saing UMKM dipengaruhi oleh efektivitas ekosistem digital yang disediakan oleh platform BIG SHOP Indonesia, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini, seperti kemampuan manajerial, inovasi produk, strategi pemasaran individu, serta kondisi pasar.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa strategi pengembangan ekosistem digital pada BIG SHOP Indonesia memiliki peran signifikan dalam meningkatkan daya saing UMKM.Ekosistem digital yang terintegrasi, meliputi marketplace, promosi, sistem pembayaran, logistik, serta dukungan edukasi, terbukti mampu membantu pelaku UMKM dalam memperluas pasar, meningkatkan penjualan, dan memperkuat posisi bersaing di era ekonomi digital.Oleh karena itu, pengembangan ekosistem digital yang berkelanjutan, disertai dengan peningkatan literasi digital dan penguatan komunitas bisnis, menjadi langkah strategis dalam mendorong transformasi UMKM untuk mendukung pembangunan ekonomi berbasis digital yang inklusif dan berdaya saing tinggi.

Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk mengembangkan dengan menambahkan variabel lain yang mempengaruhi daya saing UMKM, seperti inovasi produk, kualitas layanan, strategi branding, serta pengaruh digital advertising. Selain itu, penelitian lanjutan dapat menggunakan pendekatan metode campuran (mixed methods) untuk memperoleh pemahaman lebih mendalam mengenai efektivitas ekosistem digital dalam mendukung transformasi UMKM. Pengelola BIG SHOP Indonesia perlu terus meningkatkan kualitas dan integrasi fitur dalam ekosistem digital, seperti sistem marketplace, pembayaran, dan promosi (BIG Ads). Optimalisasi ini dapat dilakukan melalui pengembangan teknologi yang responsif, peningkatan kecepatan sistem, serta penyederhanaan alur penggunaan agar semakin mudah diakses oleh pelaku UMKM dengan berbagai tingkat literasi digital. BIG SHOP juga disarankan untuk lebih mengoptimalkan fungsi wadah komunitas sebagai tempat kolaborasi antar pelaku UMKM. Kegiatan seperti forum diskusi, sharing session, networking bisnis, dan kolaborasi produk perlu ditingkatkan agar tercipta ekosistem yang tidak hanya transaksional, tetapi juga kolaboratif dan berkelanjutan. Pelaku UMKM perlu diberikan pelatihan dan pendampingan secara berkelanjutan terkait pemanfaatan ekosistem digital secara optimal, termasuk dalam penggunaan manajemen toko online, strategi promosi, dan pemasaran digital. Program edukasi dan mentoring, webinar, serta pelatihan praktis harus lebih difokuskan pada kebutuhan nyata UMKM agar dapat meningkatkan daya saing secara signifikan. UMKM diharapkan tidak hanya menggunakan platform digital sebagai sarana pemasaran, tetapi juga sebagai alat untuk meningkatkan efisiensi operasional, seperti pengelolaan stok, pencatatan transaksi, dan manajemen pelanggan. Oleh karena itu, perlu adanya panduan teknis dan fitur pendukung yang lebih terintegrasi agar pelaku usaha dapat memanfaatkan teknologi secara maksimal.

  1. Instagram Content Impact on Digital Literacy Capability | Fardiah | Jurnal ASPIKOM. instagram content... doi.org/10.24329/aspikom.v8i1.1219Instagram Content Impact on Digital Literacy Capability Fardiah Jurnal ASPIKOM instagram content doi 10 24329 aspikom v8i1 1219
  2. Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi. instagram digital literacy teenagers bandung communicatus jurnal... journal.uinsgd.ac.id/index.php/cjik/article/view/23640Communicatus Jurnal Ilmu Komunikasi instagram digital literacy teenagers bandung communicatus jurnal journal uinsgd ac index php cjik article view 23640
Read online
File size251.75 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test