MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI
jurnal pengabdian masyarakat markandeyajurnal pengabdian masyarakat markandeyaDi tengah krisis global yang berkepanjangan akibat Covid 19, program pengembangan pariwisata berbasis pedesaan dirasakan perlu digalakan oleh pemerintah sehingga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian desa. Program pelatihan berkelanjutan sangat dibutuhkan oleh masyarakat pelaku wisata untuk meningkatkan kualitas pelayanan khususnya dalam hal pelayanan kantor depan. Pendampingan pelatihan ini dilakukan di Kabupaten Gianyar dimana sudah bukan rahasia jika Gianyar memiliki banyak sekali potensi wisata dan juga bisa dikatakan menjadi barometer pariwisata setelah Kabupaten Badung. Banyaknya potensi wisata juga harus diimbangi dengan tersedianya SDM yang berkompeten sehingga dalam proses pengembangannya mampu menghasilkan objek wisata yang iconic dan berkelanjutan. Peserta pelatihan adalah perwakilan dari masing-masing desa wisata dengan jumlah 39 orang peserta. Pelatihan dilakukan selama 7 hari bertempat di LPK Monarch Gianyar. Materi pelatihan melingkupi teknis dasar akomodasi mulai dari pengetahuan dasar tatagraha sampai dasar pengetahuan Kantor Depan (Front Office). Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif sehingga menghasilkan gambaran konkrit perkembangan hasil pelatihan. Merujuk ke hasil pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa pelatihan pengetahuan dasar kantor depan (Front Office) untuk kelompok sadar wisata (Pokdarwis) di Kabupaten Gianyar dirasakan mampu dan efektif dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang professional dalam rangka persiapan program pengembangan tempat wisata baru.
Pelatihan pengetahuan dasar kantor depan (Front Office) untuk kelompok sadar wisata (Pokdarwis) di Kabupaten Gianyar terbukti efektif dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang profesional.Pelatihan ini memberikan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam pengembangan tempat wisata baru, terutama di daerah pedesaan.Sebaiknya pelatihan serupa dilaksanakan secara berkala dengan topik yang beragam untuk meningkatkan kompetensi anggota Pokdarwis secara berkelanjutan.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai dampak pelatihan ini terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat di desa wisata. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan materi pelatihan yang lebih relevan dengan kebutuhan spesifik masing-masing desa wisata, dengan mempertimbangkan potensi dan karakteristik unik setiap daerah. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi model pelatihan yang lebih inovatif dan partisipatif, seperti pelatihan berbasis komunitas atau mentoring, untuk memastikan keberlanjutan peningkatan kompetensi sumber daya manusia di sektor pariwisata. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pengembangan pariwisata berbasis pedesaan yang berkelanjutan dan inklusif, serta meningkatkan daya saing desa wisata di Kabupaten Gianyar dan wilayah sekitarnya. Dengan demikian, pariwisata dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
| File size | 227.19 KB |
| Pages | 4 |
| DMCA | Report |
Related /
DEWANSENGKETADEWANSENGKETA Penelitian ini mengidentifikasi adanya dua pendekatan utama dalam pembagian warisan, yaitu sistem kolektif dan sistem individual. Sistem kolektif diterapkanPenelitian ini mengidentifikasi adanya dua pendekatan utama dalam pembagian warisan, yaitu sistem kolektif dan sistem individual. Sistem kolektif diterapkan
BSIBSI Pelaksanaan program konservasi energi yang memanfaatkan sumber energi terbarukan ini memiliki potensi untuk meringankan beban keuangan yang terkait denganPelaksanaan program konservasi energi yang memanfaatkan sumber energi terbarukan ini memiliki potensi untuk meringankan beban keuangan yang terkait dengan
Tel-UTel-U Algoritma K-Medoid membantu mengidentifikasi pola tertentu, memberikan pemahaman lebih dalam mengenai perbedaan wilayah dalam hal pariwisata. PenelitianAlgoritma K-Medoid membantu mengidentifikasi pola tertentu, memberikan pemahaman lebih dalam mengenai perbedaan wilayah dalam hal pariwisata. Penelitian
MSTI INDONESIAMSTI INDONESIA Hasil menunjukkan bahwa kesadaran ekologi berpengaruh signifikan terhadap keberlanjutan perikanan (koefisien = 0,633; p < 0,01), diikuti oleh penerapanHasil menunjukkan bahwa kesadaran ekologi berpengaruh signifikan terhadap keberlanjutan perikanan (koefisien = 0,633; p < 0,01), diikuti oleh penerapan
UINSAUINSA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar (PMM) dalam meningkatkan kompetensi guru di SMA Al – Islam Krian. PMMPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar (PMM) dalam meningkatkan kompetensi guru di SMA Al – Islam Krian. PMM
STPMATARAMSTPMATARAM Sedangkan faktor penghambat internal yaitu: (1) sumberdaya manusia (2) sarana dan prasarana (3) anggaran atau pendanaan, dan faktor penghambat eksternalSedangkan faktor penghambat internal yaitu: (1) sumberdaya manusia (2) sarana dan prasarana (3) anggaran atau pendanaan, dan faktor penghambat eksternal
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Hasil pendampingan ini (1) siswa mampu memahami konsep perkalian dengan baik melalui media papan perkalian (2) Media papan perkalian ini bisa menjadi referensiHasil pendampingan ini (1) siswa mampu memahami konsep perkalian dengan baik melalui media papan perkalian (2) Media papan perkalian ini bisa menjadi referensi
UNIPASUNIPAS Metode yang digunakan adalah penelusuran kepustakaan dengan sajian deskriptif analitis. Hasil kajian menyimpulkan bahwa tata kelola SIPD secara berkualitasMetode yang digunakan adalah penelusuran kepustakaan dengan sajian deskriptif analitis. Hasil kajian menyimpulkan bahwa tata kelola SIPD secara berkualitas
Useful /
DEWANSENGKETADEWANSENGKETA Peristiwa seperti itu dapat menimbulkan sengketa antara perusahaan dengan individu. Upaya yang dilakukan dalam menyelesaikan sengketa ini salah satunyaPeristiwa seperti itu dapat menimbulkan sengketa antara perusahaan dengan individu. Upaya yang dilakukan dalam menyelesaikan sengketa ini salah satunya
DEWANSENGKETADEWANSENGKETA Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan mengubah mekanisme penyelesaian sengketa keolahragaan, khususnya sepakbola, yang kini mengacu padaUndang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan mengubah mekanisme penyelesaian sengketa keolahragaan, khususnya sepakbola, yang kini mengacu pada
UINSAUINSA Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan strategi seperti pengembangan kurikulum kontekstual, optimalisasi teknologi pembelajaran, dan pemanfaatan danaUntuk mengatasi tantangan ini, diperlukan strategi seperti pengembangan kurikulum kontekstual, optimalisasi teknologi pembelajaran, dan pemanfaatan dana
UINSAUINSA Studi ini menganalisis pengaruh penerapan sistem informasi manajemen (SIM) terhadap keberlangsungan pembelajaran di SMA Al-Islam Krian. Penelitian menemukanStudi ini menganalisis pengaruh penerapan sistem informasi manajemen (SIM) terhadap keberlangsungan pembelajaran di SMA Al-Islam Krian. Penelitian menemukan