TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA

Jurnal Cyber TechJurnal Cyber Tech

Herniated Nucleus Pulposus (HNP) adalah kondisi di mana nukleus pulposus menonjol dan menekan kanal spinal melalui annulus fibrosis yang robek, sering disebut sebagai syaraf kejepit. Penyakit ini biasanya diawali dengan nyeri pinggang yang dapat disebabkan oleh infeksi otot atau tulang belakang, trauma, atau kelainan tulang belakang. Untuk mengatasi permasalahan ini, salah satunya adalah dengan membangun sistem pakar berbasis website. Sistem pakar ini diharapkan dapat membantu mempermudah diagnosis penyakit Herniated Nucleus Pulposus. Sistem pakar ini menggunakan metode Teorema Bayes dalam penalaran gejala penyakit, menghasilkan kesimpulan diagnosis. Dari perhitungan data 13 gejala yang dipilih, diperoleh nilai probabilitas tertinggi untuk penyakit Herniated Nucleus Pulposus sebesar 0,6862 (68,62%), yang cukup pasti. Hasil penelitian ini sepadan dengan diagnosis seorang ahli, sehingga dapat membantu pasien dalam mencari solusi terkait penyakit Herniated Nucleus Pulposus.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan dengan sistem pakar yang dibangun, penyakit herniated nucleus pulposus dapat didiagnosis dengan cepat, sehingga sangat membantu pengguna.Dengan kebutuhan pasien yang datang ke poliklinik Angkasa Pura II, dibangun aplikasi sistem pakar berbasis website untuk mempermudah pasien dalam memperoleh informasi dan solusi terkait penyakit herniated nucleus pulposus.Berdasarkan pengujian terhadap 13 gejala penyakit herniated nucleus pulposus dengan menerapkan metode Teorema Bayes, aplikasi sistem pakar ini terbukti mampu mendiagnosis penyakit herniated nucleus pulposus dengan baik.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan, terdapat beberapa arah pengembangan penelitian yang menarik. Pertama, perlu dilakukan validasi sistem pakar ini dengan data pasien yang lebih banyak dan beragam untuk meningkatkan akurasi diagnosis. Kedua, pengembangan sistem dapat mencakup integrasi dengan data medis pasien seperti hasil MRI atau CT scan untuk memberikan diagnosis yang lebih komprehensif. Ketiga, sistem pakar dapat diperluas untuk memberikan rekomendasi terapi yang dipersonalisasi berdasarkan tingkat keparahan penyakit dan kondisi pasien, sehingga dapat membantu dokter dalam menentukan penanganan yang paling tepat.

Read online
File size1.27 MB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test