TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA

Jurnal Cyber TechJurnal Cyber Tech

Menciptakan kepuasan terhadap perpustakaan tentunya tidak mudah, pustakawan harus dapat memberikan pelayanan yang berkualitas, baik secara langsung maupun tidak langsung kepada mahasiswa. Pelayanan yang baik tentunya dapat menjadi nilai lebih dari pemustaka pada mahasiswa. Permasalahan saat ini yang dihadapi oleh pemustaka adalah kurang maksimalnya pelayanan pustakawan seperti kurang ramah dalam melayani pemustaka yang membutuhkan informasi. Untuk itu dikembangkan sebuah Sistem Pendukung Keputusan yang digunakan untuk menentukan tingkat kepuasan pelayanan. Sistem ini memberikan kemudahan kepada STMIK Triguna Dharma dalam mengevaluasi sejauh mana kualitas yang mereka berikan di perpustakaan berkaitan dengan data fasilitas, layanan, dan kenyamanan perpustakaan, dapat diketahui bahwa dari data tersebut dapat ditarik kesimpulan, bahwa tingkat kepuasan pemustaka terhadap layanan Perpustakaan STMIK Triguna Dharma adalah cukup memuaskan.

Berdasarkan analisa pada permasalahan yang terjadi dalam kasus yang diangkat tentang penilaian kepuasan pelanggan terhadap pelayanan di perpustakaan STMIK Triguna Dharma dengan menggunakan metode Fuzzy Associative Memory, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.Dengan menggunakan metode Fuzzy Associative Memory dapat membantu menentukan tingkat kepuasan tamu di perpustakaan STMIK Triguna Dharma.Dengan adanya Sistem Pendukung Keputusan sedikitnya dapat membantu untuk perbaikan terhadap pelayanan, fasilitas dan kenyamanan guna memenuhi kepuasan tamu STMIK Triguna Dharma, Sehingga dapat menentukan langkah-langkah selanjutnya yang diambil dalam mengukur kebijakan untuk kedepannya.Pembangunan aplikasi Sistem Pendukung Keputusan menggunakan metode Fuzzy Associative Memory dapat dilakukan melalui aplikasi bahasa pemograman berbasis Desktop Programming sehingga dapat menjadi solusi menentukan tingkat kepuasan tamu di STMIK Triguna Dahrma.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan perpustakaan dan sistem pendukung keputusan yang telah dibangun. Pertama, perlu dilakukan pengembangan model Fuzzy Associative Memory (FAM) dengan mempertimbangkan lebih banyak variabel input yang relevan dengan kepuasan pengguna perpustakaan, seperti ketersediaan sumber daya digital, kualitas pelatihan pustakawan, dan interaksi sosial di perpustakaan. Kedua, penelitian selanjutnya dapat mengintegrasikan sistem pendukung keputusan ini dengan sistem informasi perpustakaan yang ada, sehingga data kepuasan pengguna dapat secara otomatis dikumpulkan dan dianalisis secara berkala. Ketiga, perlu dilakukan studi komparatif antara metode FAM dengan metode sistem pendukung keputusan lainnya, seperti metode TOPSIS atau AHP, untuk mengetahui metode mana yang paling efektif dalam menentukan tingkat kepuasan pengguna perpustakaan.

Read online
File size791.27 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test