POLTEKSAHIDPOLTEKSAHID
International Journal of Travel, Hospitality and EventsInternational Journal of Travel, Hospitality and EventsPenelitian ini memeriksa bagaimana kompetensi sumber daya manusia (SDM) dan literasi keuangan berfungsi sebagai pilar dasar dalam keberhasilan Desa Pariwisata Blimbingsari, sebuah destinasi ecotourisme keagamaan berbasis komunitas Kristen di Bali. Penelitian kualitatif studi kasus melibatkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen dengan manajer pariwisata, perwakilan gereja, administrator keuangan, dan anggota komunitas. Temuan menunjukkan bahwa kompetensi SDM di Blimbingsari dibentuk tidak hanya oleh keterampilan teknis tetapi juga nilai-nilai Kristen, pembelajaran informal, dan mentor lintas generasi, menghasilkan model kompetensi yang terakar pada integritas moral, disiplin, dan kepemimpinan berorientasi layanan. Literasi keuangan dipengaruhi oleh tradisi gereja transparansi dan pengelolaan, memungkinkan anggota komunitas melakukan penganggaran bertanggung jawab, pencatatan, dan pelaporan keuangan meskipun pendidikan formal terbatas. Integrasi kompetensi SDM dan literasi keuangan membentuk sistem saling memperkuat yang meningkatkan kepercayaan komunitas, kualitas layanan pariwisata, dan mendukung pengembangan destinasi berkelanjutan. Tantangan utama meliputi migrasi muda, ketidakseimbangan literasi digital, fluktuasi pendapatan pariwisata, dan tumpang tindih peran tata kelola antara gereja dan otoritas desa. Penelitian ini menambah pustaka CBT dengan menunjukkan bahwa dalam konteks ecotourisme keagamaan, kemampuan manajerial dan kompetensi keuangan terbenam dalam kerangka budaya dan spiritual.
Penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan Desa Pariwisata Blimbingsari sebagai destinasi ecotourisme keagamaan berbasis komunitas Kristen secara fundamental dipengaruhi oleh dinamika kompetensi sumber daya manusia dan literasi keuangan.Kompetensi SDM tidak sekadar hasil pelatihan formal, melainkan kuat terjalin dalam nilai-nilai Kristen, pembelajaran antar generasi, dan tradisi pelayanan gereja, menciptakan model kompetensi yang mencakup integritas moral, disiplin, dan kepemimpinan berorientasi layanan.Literasi keuangan, di sisi lain, berkembang melalui sistem hibrida yang memadukan pemahaman teknis dengan prinsip etika spiritual tentang pengelolaan, transparansi, dan akuntabilitas, sehingga memungkinkan pengelolaan pendapatan pariwisata secara terbuka, penyebaran manfaat yang adil, dan pengambilan keputusan keuangan kolektif.Integrasi kedua dimensi ini membentuk dasar keberlanjutan Blimbingsari.SDM yang kompeten memperbaiki kualitas layanan dan kinerja operasional, sementara literasi keuangan yang kuat memastikan transparansi dan ketahanan finansial jangka panjang.Siklus sinergis ini memperkuat kepercayaan, partisipasi, dan kohesi komunitas, yang pada akhirnya menegakkan fondasi sosial bagi pengembangan pariwisata.Namun, desa masih menghadapi tantangan seperti migrasi generasi muda, ketidakseimbangan literasi digital, dan tumpang tindih struktur tata kelola antara gereja dan pemerintah desa, yang memerlukan intervensi terarah untuk memperkuat pelatihan digital, pemberdayaan pemuda, dan kolaborasi kelembagaan.
Untuk memperluas pemahaman tentang peran nilai keagamaan dalam memoderasi pengembangan kapabilitas SDM dan literasi keuangan, studi berikutnya dapat meneliti perbedaan dampak antara desa pariwisata Kristen dan desa pariwisata non-Kristen di Bali, serta mengkaji apakah nilai spiritual secara signifikan mempengaruhi persepsi kepercayaan dan kepemimpinan. Sebagai tindak lanjut, penelitian lapangan dapat merancang program pelatihan digital yang berfokus pada penggunaan aplikasi keuangan berbasis mobile, mengukur perubahan dalam akurasi pencatatan dan pelaporan keuangan serta peningkatan partisipasi pengunjung. Akhirnya, penelitian longitudinal mendalam dapat memantau pergerakan migrasi generasi muda dan dampaknya terhadap regenerasi kepemimpinan desa, dengan tujuan mengidentifikasi mekanisme kebijakan yang dapat memotivasi kembali tenaga kerja muda ke dalam sektor pariwisata lokal.
| File size | 162.49 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKSCIPOLTEKSCI Hasil: Temuan menunjukkan bahwa Kabupaten Situbondo lebih menekankan penguatan output lokal sebagai dasar pengembangan pariwisata, sedangkan KabupatenHasil: Temuan menunjukkan bahwa Kabupaten Situbondo lebih menekankan penguatan output lokal sebagai dasar pengembangan pariwisata, sedangkan Kabupaten
LANLAN Model pentahelix memiliki potensi untuk memperkuat tata kelola pariwisata di Pulau Karampuang, namun memerlukan dukungan dari platform koordinasi formal,Model pentahelix memiliki potensi untuk memperkuat tata kelola pariwisata di Pulau Karampuang, namun memerlukan dukungan dari platform koordinasi formal,
UPN VeteranUPN Veteran Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan publik di Selayar telah mengintegrasikan regulasi, perencanaan pembangunan, pemberdayaan UMKM, pembangunanHasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan publik di Selayar telah mengintegrasikan regulasi, perencanaan pembangunan, pemberdayaan UMKM, pembangunan
UMTSUMTS Namun, distribusi peran masih cenderung tidak seimbang, dengan dominasi simpul inti dan keterpinggiran aktor tertentu, termasuk kelompok rentan. AnalisisNamun, distribusi peran masih cenderung tidak seimbang, dengan dominasi simpul inti dan keterpinggiran aktor tertentu, termasuk kelompok rentan. Analisis
RESCOLLACOMMRESCOLLACOMM Sebaliknya, kawasan utara dan barat laut, yang didominasi substrat karang dan batuan, diusulkan sebagai zona konservasi untuk pariwisata edukatif berbasisSebaliknya, kawasan utara dan barat laut, yang didominasi substrat karang dan batuan, diusulkan sebagai zona konservasi untuk pariwisata edukatif berbasis
UPN VeteranUPN Veteran Digital platforms dominan sebagai kurator narasi produk pariwisata Nusa Penida dan memengaruhi representasi visual destinasi. Proses ini menghasilkan produkDigital platforms dominan sebagai kurator narasi produk pariwisata Nusa Penida dan memengaruhi representasi visual destinasi. Proses ini menghasilkan produk
UNIPASUNIPAS Bagaimanakah upaya dalam menghadapi hambatan dalam strategi pengembangan Obyek Wisata Air Terjun Aling-aling Desa Sambangan Kecamatan Sukasada KabupatenBagaimanakah upaya dalam menghadapi hambatan dalam strategi pengembangan Obyek Wisata Air Terjun Aling-aling Desa Sambangan Kecamatan Sukasada Kabupaten
UNUDUNUD Pemahaman konvensional tentang pariwisata tidak cukup memadai, sehingga perlu diperluas untuk mencakup wisatawan yang tinggal lama (ekspatriat) dan melibatkanPemahaman konvensional tentang pariwisata tidak cukup memadai, sehingga perlu diperluas untuk mencakup wisatawan yang tinggal lama (ekspatriat) dan melibatkan
Useful /
POLTEKSAHIDPOLTEKSAHID Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki peran Pasar Malam Tanjung Uban sebagai ruang untuk pariwisata nostalgia. Penelitian ini berfokus pada identifikasiTujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki peran Pasar Malam Tanjung Uban sebagai ruang untuk pariwisata nostalgia. Penelitian ini berfokus pada identifikasi
UNUDUNUD Bali memiliki potensi besar dalam pariwisata bahari yang mencakup berbagai aktivitas seperti selancar, menonton lumba-lumba, pelayaran, olahraga air, danBali memiliki potensi besar dalam pariwisata bahari yang mencakup berbagai aktivitas seperti selancar, menonton lumba-lumba, pelayaran, olahraga air, dan
UNUDUNUD Artikel ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan dalam judul mengenai proses pemaskaraan dan replikasi agama Bali. Pemaskaraan merujuk pada upaya untukArtikel ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan dalam judul mengenai proses pemaskaraan dan replikasi agama Bali. Pemaskaraan merujuk pada upaya untuk
UNUDUNUD Guru diharapkan tetap membahas teks sastra dari berbagai sudut pandang untuk mempertahankan kreativitas peserta didik sekaligus mempersiapkan mereka menghadapiGuru diharapkan tetap membahas teks sastra dari berbagai sudut pandang untuk mempertahankan kreativitas peserta didik sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi