Jurnal Agrotech Files
JURNALPERTANIANUNISAPALUJURNALPERTANIANUNISAPALU Pada perlakuan L4 (2,0 l/bibit) cenderung meningkatkan pertumbuhan panjang akar terpanjang pada bibit kelapa sawit. Dosis pupuk organik limbah cair pabrikPada perlakuan L4 (2,0 l/bibit) cenderung meningkatkan pertumbuhan panjang akar terpanjang pada bibit kelapa sawit. Dosis pupuk organik limbah cair pabrik
JURNALPERTANIANUNISAPALUJURNALPERTANIANUNISAPALU Selain itu, analisis tipologi Klassen menunjukkan bahwa kacang hijau berada dalam kuadran I, sedangkan jagung dan kedelai berada dalam kuadran III, menunjukkanSelain itu, analisis tipologi Klassen menunjukkan bahwa kacang hijau berada dalam kuadran I, sedangkan jagung dan kedelai berada dalam kuadran III, menunjukkan
JURNALPERTANIANUNISAPALUJURNALPERTANIANUNISAPALU Hasil terendah insidensi blas pada perlakuan PS (39,3-37,6%), insidensi hawar daun bakteri (15,5-54,5%), insidensi hawar daun pelepah (0,3-60,6%), severitasHasil terendah insidensi blas pada perlakuan PS (39,3-37,6%), insidensi hawar daun bakteri (15,5-54,5%), insidensi hawar daun pelepah (0,3-60,6%), severitas
JURNALPERTANIANUNISAPALUJURNALPERTANIANUNISAPALU 4D 2 ppm BAP 0. 1 ppm); D1B2 (2. 2 ppm); D2B0 (2. 4D 3 ppm BAP 0 ppm), D2B1 (2. 4D 3 ppm BAP 0. 1 ppm); D2B2 (2. 2 ppm). Parameter yang diamati adalah4D 2 ppm BAP 0. 1 ppm); D1B2 (2. 2 ppm); D2B0 (2. 4D 3 ppm BAP 0 ppm), D2B1 (2. 4D 3 ppm BAP 0. 1 ppm); D2B2 (2. 2 ppm). Parameter yang diamati adalah