<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-09-08T11:51:31+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Validasi Data TRMM Terhadap Data Curah Hujan Aktual Di Tiga DAS Di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Validasi Data TRMM Terhadap Data Curah Hujan Aktual Di Tiga DAS Di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Validasi Data TRMM Terhadap Data Curah Hujan Aktual Di Tiga DAS Di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64888-hasil-analisis-data-atmosferik-curah-hujan-produk" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64888-hasil-analisis-data-atmosferik-curah-hujan-produk" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-08:212ff666070b02861543f8381d80b0e3</id>
	<published>2026-09-08T06:20:07+07:00</published>
	<updated>2026-09-08T06:20:07+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="om gfdl cm2" label="om gfdl cm2" />
	<category term="jmg bmkg go" label="jmg bmkg go" />
	<category term="contact us" label="contact us" />
	<itunes:keywords><![CDATA[bmkg,cm2,contact,gfdl,go,jmg,om,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan metode validasi TRMM dengan data pengamatan yang lebih panjang untuk memperkuat akurasi prediksi curah hujan. Selain itu, analisis perbandingan antara TRMM dan data curah hujan lokal di wilayah DAS lain dapat dilakukan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan metode validasi TRMM dengan data pengamatan yang lebih panjang untuk memperkuat akurasi prediksi curah hujan. Selain itu, analisis perbandingan antara TRMM dan data curah hujan lokal di wilayah DAS lain dapat dilakukan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/hasil-analisis-data-atmosferik-curah-hujan-produk-thumb-2373b.webp" title="JURIS - Validasi Data TRMM Terhadap Data Curah Hujan Aktual Di Tiga DAS Di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/hasil-analisis-data-atmosferik-curah-hujan-produk-thumb-2373b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/hasil-analisis-data-atmosferik-curah-hujan-produk-thumb-2373b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/hasil-analisis-data-atmosferik-curah-hujan-produk-thumb-2373b.webp 1x" title="JURIS - Validasi Data TRMM Terhadap Data Curah Hujan Aktual Di Tiga DAS Di Indonesia" alt="JURIS - Validasi Data TRMM Terhadap Data Curah Hujan Aktual Di Tiga DAS Di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/hasil-analisis-data-atmosferik-curah-hujan-produk-thumb-3924d.webp" title="JURIS - Validasi Data TRMM Terhadap Data Curah Hujan Aktual Di Tiga DAS Di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/hasil-analisis-data-atmosferik-curah-hujan-produk-thumb-3924d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/hasil-analisis-data-atmosferik-curah-hujan-produk-thumb-3924d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/hasil-analisis-data-atmosferik-curah-hujan-produk-thumb-3924d.webp 1x" title="JURIS - Validasi Data TRMM Terhadap Data Curah Hujan Aktual Di Tiga DAS Di Indonesia" alt="JURIS - Validasi Data TRMM Terhadap Data Curah Hujan Aktual Di Tiga DAS Di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/hasil-analisis-data-atmosferik-curah-hujan-produk-thumb-89602.webp" title="JURIS - Validasi Data TRMM Terhadap Data Curah Hujan Aktual Di Tiga DAS Di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/hasil-analisis-data-atmosferik-curah-hujan-produk-thumb-89602.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/hasil-analisis-data-atmosferik-curah-hujan-produk-thumb-89602.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/hasil-analisis-data-atmosferik-curah-hujan-produk-thumb-89602.webp 1x" title="JURIS - Validasi Data TRMM Terhadap Data Curah Hujan Aktual Di Tiga DAS Di Indonesia" alt="JURIS - Validasi Data TRMM Terhadap Data Curah Hujan Aktual Di Tiga DAS Di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64888-hasil-analisis-data-atmosferik-curah-hujan-produk" title="JURIS - Validasi Data TRMM Terhadap Data Curah Hujan Aktual Di Tiga DAS Di Indonesia" target="_blank">Validasi Data TRMM Terhadap Data Curah Hujan Aktual Di Tiga DAS Di Indonesia</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan metode validasi TRMM dengan data pengamatan yang lebih panjang untuk memperkuat akurasi prediksi curah hujan. Selain itu, analisis perbandingan antara TRMM dan data curah hujan lokal di wilayah DAS lain dapat dilakukan untuk memperluas penerapan teknologi satelit. Terakhir, pengembangan algoritma koreksi data TRMM berdasarkan kondisi geografis spesifik daerah dapat meningkatkan keandalan hasil analisis..
<br>TRMM Jaxa (GSMap_NRT) lebih mendekati data pengamatan dibandingkan TRMM NASA (3B42RT).Analisis bulanan TRMM lebih merepresentasikan kondisi aktual karena korelasi yang lebih baik dan RMSE yang lebih rendah.Validasi data TRMM perlu diperpanjang untuk wilayah DAS dan ZOM di Indonesia
<br>Validasi data TRMM telah dilakukan dengan data curah hujan di tiga DAS di wilayah Indonesia. Ketiga DAS tersebut adalah : DAS Citarum Ae Jawa Barat, DAS Sutami-Brantas Jawa Timur dan DAS Larona Sulawesi Selatan. Dari analisis dua jenis tipe data TRMM NASA (3B42RT) dan TRMM Jaxa (GSMap_NRT) menunjukkan bahwa TRMM Jaxa lebih mendekati data pengamatan dibandingkan dengan TRMM NASA. Secara umum dari hasil analisis untuk ketiga DAS memperlihatkan bahwa nilai curah hujan TRMM Jaxa (GSMap_NRT) mempunyai pola yang mengikuti curah hujan pengamatan (aktual) meskipun nilainya cenderung di bawah perkiraan. Perbedaan ini salah satunya bisa diakibatkan karena pemasangan penakar hujan yang kurang representatif terhadap DAS sehingga rerata curah hujan wilayahnya kurang merepresentasikan DAS tersebut. Untuk plot scatter bulanan nilai korelasinya lebih baik dibandingkan dengan plot scatter harian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/9/hasil-analisis-data-atmosferik-curah-hujan-produk-thumb-2373b.webp" type="image/webp" length="95672" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/hasil-analisis-data-atmosferik-curah-hujan-produk-thumb-2373b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/hasil-analisis-data-atmosferik-curah-hujan-produk-thumb-3924d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/hasil-analisis-data-atmosferik-curah-hujan-produk-thumb-89602.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-630-bmkg.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17404-jurnal-meteorologi-geofisika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Perbandingan Indeks Fine Fuel Moisture Code FFMC Dan Fire Weather Index FWI Pada Sistem Peringkat Bahaya Kebakaran Hutan Lahan Luaran WRF Dengan Observasi Periode Juni Agustus 2013 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbandingan Indeks Fine Fuel Moisture Code FFMC Dan Fire Weather Index FWI Pada Sistem Peringkat Bahaya Kebakaran Hutan Lahan Luaran WRF Dengan Observasi Periode Juni Agustus 2013 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbandingan Indeks Fine Fuel Moisture Code FFMC Dan Fire Weather Index FWI Pada Sistem Peringkat Bahaya Kebakaran Hutan Lahan Luaran WRF Dengan Observasi Periode Juni Agustus 2013 ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64889-spbk-indeks-ffmc-fwi-fine-fuel-hasil" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64889-spbk-indeks-ffmc-fwi-fine-fuel-hasil" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-08:7d0ee81302de4ad813a1909223dd43c6</id>
	<published>2026-09-08T06:10:17+07:00</published>
	<updated>2026-09-08T06:10:17+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="om gfdl cm2" label="om gfdl cm2" />
	<category term="jmg bmkg go" label="jmg bmkg go" />
	<category term="contact us" label="contact us" />
	<itunes:keywords><![CDATA[bmkg,cm2,contact,gfdl,go,jmg,om,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak perubahan iklim seperti El-Nino terhadap akurasi prediksi indeks FFMC dan FWI. 2. Pengembangan metode perbaikan prediksi kelembapan udara untuk meningkatkan kualitas indeks kebakaran. 3. Ekspansi studi ke wilayah ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak perubahan iklim seperti El-Nino terhadap akurasi prediksi indeks FFMC dan FWI. 2. Pengembangan metode perbaikan prediksi kelembapan udara untuk meningkatkan kualitas indeks kebakaran. 3. Ekspansi studi ke wilayah ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/b/spbk-indeks-ffmc-fwi-fine-fuel-hasil-verifikasi-wr-thumb-c0904.webp" title="JURIS - Perbandingan Indeks Fine Fuel Moisture Code (FFMC) Dan Fire Weather Index (FWI) Pada Sistem Peringkat Bahaya Kebakaran Hutan/Lahan Luaran WRF Dengan Observasi (Periode: Juni - Agustus 2013)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/spbk-indeks-ffmc-fwi-fine-fuel-hasil-verifikasi-wr-thumb-c0904.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/spbk-indeks-ffmc-fwi-fine-fuel-hasil-verifikasi-wr-thumb-c0904.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/spbk-indeks-ffmc-fwi-fine-fuel-hasil-verifikasi-wr-thumb-c0904.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Indeks Fine Fuel Moisture Code (FFMC) Dan Fire Weather Index (FWI) Pada Sistem Peringkat Bahaya Kebakaran Hutan/Lahan Luaran WRF Dengan Observasi (Periode: Juni - Agustus 2013)" alt="JURIS - Perbandingan Indeks Fine Fuel Moisture Code (FFMC) Dan Fire Weather Index (FWI) Pada Sistem Peringkat Bahaya Kebakaran Hutan/Lahan Luaran WRF Dengan Observasi (Periode: Juni - Agustus 2013)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/b/spbk-indeks-ffmc-fwi-fine-fuel-hasil-verifikasi-wr-thumb-b9027.webp" title="JURIS - Perbandingan Indeks Fine Fuel Moisture Code (FFMC) Dan Fire Weather Index (FWI) Pada Sistem Peringkat Bahaya Kebakaran Hutan/Lahan Luaran WRF Dengan Observasi (Periode: Juni - Agustus 2013)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/spbk-indeks-ffmc-fwi-fine-fuel-hasil-verifikasi-wr-thumb-b9027.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/spbk-indeks-ffmc-fwi-fine-fuel-hasil-verifikasi-wr-thumb-b9027.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/spbk-indeks-ffmc-fwi-fine-fuel-hasil-verifikasi-wr-thumb-b9027.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Indeks Fine Fuel Moisture Code (FFMC) Dan Fire Weather Index (FWI) Pada Sistem Peringkat Bahaya Kebakaran Hutan/Lahan Luaran WRF Dengan Observasi (Periode: Juni - Agustus 2013)" alt="JURIS - Perbandingan Indeks Fine Fuel Moisture Code (FFMC) Dan Fire Weather Index (FWI) Pada Sistem Peringkat Bahaya Kebakaran Hutan/Lahan Luaran WRF Dengan Observasi (Periode: Juni - Agustus 2013)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/b/spbk-indeks-ffmc-fwi-fine-fuel-hasil-verifikasi-wr-thumb-09f4d.webp" title="JURIS - Perbandingan Indeks Fine Fuel Moisture Code (FFMC) Dan Fire Weather Index (FWI) Pada Sistem Peringkat Bahaya Kebakaran Hutan/Lahan Luaran WRF Dengan Observasi (Periode: Juni - Agustus 2013)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/spbk-indeks-ffmc-fwi-fine-fuel-hasil-verifikasi-wr-thumb-09f4d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/spbk-indeks-ffmc-fwi-fine-fuel-hasil-verifikasi-wr-thumb-09f4d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/spbk-indeks-ffmc-fwi-fine-fuel-hasil-verifikasi-wr-thumb-09f4d.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Indeks Fine Fuel Moisture Code (FFMC) Dan Fire Weather Index (FWI) Pada Sistem Peringkat Bahaya Kebakaran Hutan/Lahan Luaran WRF Dengan Observasi (Periode: Juni - Agustus 2013)" alt="JURIS - Perbandingan Indeks Fine Fuel Moisture Code (FFMC) Dan Fire Weather Index (FWI) Pada Sistem Peringkat Bahaya Kebakaran Hutan/Lahan Luaran WRF Dengan Observasi (Periode: Juni - Agustus 2013)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64889-spbk-indeks-ffmc-fwi-fine-fuel-hasil" title="JURIS - Perbandingan Indeks Fine Fuel Moisture Code (FFMC) Dan Fire Weather Index (FWI) Pada Sistem Peringkat Bahaya Kebakaran Hutan/Lahan Luaran WRF Dengan Observasi (Periode: Juni - Agustus 2013)" target="_blank">Perbandingan Indeks Fine Fuel Moisture Code (FFMC) Dan Fire Weather Index (FWI) Pada Sistem Peringkat Bahaya Kebakaran Hutan/Lahan Luaran WRF Dengan Observasi (Periode: Juni - Agustus 2013)</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak perubahan iklim seperti El-Nino terhadap akurasi prediksi indeks FFMC dan FWI. 2. Pengembangan metode perbaikan prediksi kelembapan udara untuk meningkatkan kualitas indeks kebakaran. 3. Ekspansi studi ke wilayah lain di Indonesia yang memiliki karakteristik iklim berbeda untuk memvalidasi keandalan model WRF dalam skala regional..
<br>Luaran WRF dengan resolusi 9 km memiliki korelasi kuat terhadap data observasi cuaca, terutama untuk parameter suhu dan kelembapan.Indeks FFMC dan FWI yang dihasilkan oleh model WRF menunjukkan korelasi tinggi dengan data observasi, meskipun terdapat kecenderungan over forecasting pada parameter kelembapan.Studi ini membuktikan bahwa model WRF dapat menjadi alternatif untuk menyusun sistem peringkat bahaya kebakaran di wilayah yang kurang memiliki jaringan stasiun cuaca
<br>Pengembangan Sistem Peringkat Bahaya Kebakaran Hutan/Lahan (SPBK) dilakukan dengan memanfaatkan luaran WRF resolusi 9 km. Indeks Fine Fuel Moisture Code (FFMC) atau tingkat kemudahan terjadinya kebakaran dan Fire Weather Index (FWI) atau tingkat kesulitan pengendalian kebakaran disusun menggunakan parameter cuaca, seperti suhu, kelembapan, kecepatan dan arah angin, serta curah hujan kumulatif. Kondisi klimatologis periode bulan Juni Ae Agustus 2013 pada umumnya normal, tanpa dipengaruhi El-Nino maupun La-Nina....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/b/spbk-indeks-ffmc-fwi-fine-fuel-hasil-verifikasi-wr-thumb-09f4d.webp" type="image/webp" length="94700" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/spbk-indeks-ffmc-fwi-fine-fuel-hasil-verifikasi-wr-thumb-c0904.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/spbk-indeks-ffmc-fwi-fine-fuel-hasil-verifikasi-wr-thumb-b9027.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/spbk-indeks-ffmc-fwi-fine-fuel-hasil-verifikasi-wr-thumb-09f4d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-630-bmkg.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17404-jurnal-meteorologi-geofisika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Peran Guru Akidah Akhlak dalam Internalisasi Nilai Nilai Religius pada Siswa SMK MaAoarif NU 1 Wangon ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Guru Akidah Akhlak dalam Internalisasi Nilai Nilai Religius pada Siswa SMK MaAoarif NU 1 Wangon ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Guru Akidah Akhlak dalam Internalisasi Nilai Nilai Religius pada Siswa SMK MaAoarif NU 1 Wangon ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64885-guru-agama-kristen-akidah-akhlak-peran-b" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64885-guru-agama-kristen-akidah-akhlak-peran-b" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-08:f03eab9f2c1b2c515d38f5b82dc96ea0</id>
	<published>2026-09-08T05:37:07+07:00</published>
	<updated>2026-09-08T05:37:07+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="yuli astuti" label="yuli astuti" />
	<itunes:keywords><![CDATA[astuti,yuli]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan metode pembelajaran yang kontekstual dan inovatif dalam pendidikan agama, khususnya Akidah Akhlak. Bagaimana guru dapat menggunakan pendekatan saintifik dan teknologi untuk meningkatkan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan metode pembelajaran yang kontekstual dan inovatif dalam pendidikan agama, khususnya Akidah Akhlak. Bagaimana guru dapat menggunakan pendekatan saintifik dan teknologi untuk meningkatkan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/guru-agama-kristen-akidah-akhlak-peran-bk-pendidik-thumb-997b4.webp" title="JURIS - Peran Guru Akidah Akhlak dalam Internalisasi Nilai-Nilai Religius pada Siswa SMK MaAoarif NU 1 Wangon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/guru-agama-kristen-akidah-akhlak-peran-bk-pendidik-thumb-997b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/guru-agama-kristen-akidah-akhlak-peran-bk-pendidik-thumb-997b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/guru-agama-kristen-akidah-akhlak-peran-bk-pendidik-thumb-997b4.webp 1x" title="JURIS - Peran Guru Akidah Akhlak dalam Internalisasi Nilai-Nilai Religius pada Siswa SMK MaAoarif NU 1 Wangon" alt="JURIS - Peran Guru Akidah Akhlak dalam Internalisasi Nilai-Nilai Religius pada Siswa SMK MaAoarif NU 1 Wangon" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/guru-agama-kristen-akidah-akhlak-peran-bk-pendidik-thumb-156ed.webp" title="JURIS - Peran Guru Akidah Akhlak dalam Internalisasi Nilai-Nilai Religius pada Siswa SMK MaAoarif NU 1 Wangon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/guru-agama-kristen-akidah-akhlak-peran-bk-pendidik-thumb-156ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/guru-agama-kristen-akidah-akhlak-peran-bk-pendidik-thumb-156ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/guru-agama-kristen-akidah-akhlak-peran-bk-pendidik-thumb-156ed.webp 1x" title="JURIS - Peran Guru Akidah Akhlak dalam Internalisasi Nilai-Nilai Religius pada Siswa SMK MaAoarif NU 1 Wangon" alt="JURIS - Peran Guru Akidah Akhlak dalam Internalisasi Nilai-Nilai Religius pada Siswa SMK MaAoarif NU 1 Wangon" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/guru-agama-kristen-akidah-akhlak-peran-bk-pendidik-thumb-5d381.webp" title="JURIS - Peran Guru Akidah Akhlak dalam Internalisasi Nilai-Nilai Religius pada Siswa SMK MaAoarif NU 1 Wangon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/guru-agama-kristen-akidah-akhlak-peran-bk-pendidik-thumb-5d381.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/guru-agama-kristen-akidah-akhlak-peran-bk-pendidik-thumb-5d381.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/guru-agama-kristen-akidah-akhlak-peran-bk-pendidik-thumb-5d381.webp 1x" title="JURIS - Peran Guru Akidah Akhlak dalam Internalisasi Nilai-Nilai Religius pada Siswa SMK MaAoarif NU 1 Wangon" alt="JURIS - Peran Guru Akidah Akhlak dalam Internalisasi Nilai-Nilai Religius pada Siswa SMK MaAoarif NU 1 Wangon" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64885-guru-agama-kristen-akidah-akhlak-peran-b" title="JURIS - Peran Guru Akidah Akhlak dalam Internalisasi Nilai-Nilai Religius pada Siswa SMK MaAoarif NU 1 Wangon" target="_blank">Peran Guru Akidah Akhlak dalam Internalisasi Nilai-Nilai Religius pada Siswa SMK MaAoarif NU 1 Wangon</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan metode pembelajaran yang kontekstual dan inovatif dalam pendidikan agama, khususnya Akidah Akhlak. Bagaimana guru dapat menggunakan pendekatan saintifik dan teknologi untuk meningkatkan karakter religius siswa? Apakah ada metode pembelajaran yang lebih efektif dalam menginternalisasi nilai-nilai religius? Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran keluarga dan lingkungan sosial dalam mendukung pembentukan karakter religius siswa. Bagaimana sinergi antara sekolah, guru, dan orang tua dapat ditingkatkan untuk menciptakan lingkungan religius yang konsisten dan berkelanjutan? Apakah ada strategi khusus yang dapat diterapkan untuk mengatasi tantangan dari media sosial dan pengaruh negatif lingkungan? Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam upaya meningkatkan karakter religius siswa di SMK MaAoarif NU 1 Wangon dan sekolah-sekolah lainnya..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang telah dijabarkan, dapat disimpulkan bahwa karakter religius siswa di SMK MaAoarif NU 1 Wangon berkembang melalui program sekolah yang terstruktur, seperti pelaksanaan shalat berjamaah, tadarus Al-QurAoan, kultum, dan istighosah.Guru Akidah Akhlak memiliki peran sentral dalam membentuk karakter religius tersebut, tidak hanya sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai teladan, pembimbing, dan motivator yang membentuk kebiasaan positif melalui pendekatan persuasif dan keteladanan.Faktor internal dan eksternal turut memengaruhi proses pembentukan karakter religius siswa, di mana dukungan keluarga, lingkungan sekolah yang religius, serta metode pembelajaran yang interaktif menjadi penguat yang signifikan.Namun, tantangan seperti kurangnya motivasi siswa dan pengaruh negatif media sosial tetap menjadi hambatan yang perlu diantisipasi secara adaptif dan berkelanjutan.Secara keseluruhan, temuan ini menguatkan bahwa peran guru Akidah Akhlak sangat penting dalam meningkatkan karakter religius siswa, sesuai dengan tujuan utama penelitian ini
<br>Masalah yang dihadapi guru-guru terutama guru agama mengenai karakter siswa yaitu siswa TKR berangkat siang atau telat dengan alasan begadang, siswa parkir sembarangan, siswa suka minta pulang sebelum waktunya, siswa pernah mengambil uang PIP untuk keperluan yang tidak semestinya, siswa berkata kotor saat di depan kelas maupun di dalam kelas, siswa main game bareng bergerombol dengan posisi duduk jegang, dan siswa masuk ke WC guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Guru Akidah Akhlak dalam Meningkatkan Karakter Religius Siswa di SMK Ma'arif NU 1 Wangon, faktor pendukung dan penghambatnya, Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/1/guru-agama-kristen-akidah-akhlak-peran-bk-pendidik-thumb-997b4.webp" type="image/webp" length="113970" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/guru-agama-kristen-akidah-akhlak-peran-bk-pendidik-thumb-997b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/guru-agama-kristen-akidah-akhlak-peran-bk-pendidik-thumb-156ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/guru-agama-kristen-akidah-akhlak-peran-bk-pendidik-thumb-5d381.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1921-alimspublishing.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9455-jurnal-ilmiah-pendidikan-kebudayaan-agama.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Karakteristik Curah Hujan Abad 20 Di Jakarta Berdasarkan Kejadian Iklim Global ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Karakteristik Curah Hujan Abad 20 Di Jakarta Berdasarkan Kejadian Iklim Global ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Karakteristik Curah Hujan Abad 20 Di Jakarta Berdasarkan Kejadian Iklim Global ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64879-el-nino-southern-atmosferik-curah-hujan-fenomena-e" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64879-el-nino-southern-atmosferik-curah-hujan-fenomena-e" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-08:e9a1cbacdf5c2ade166c7889965f7e90</id>
	<published>2026-09-08T05:24:30+07:00</published>
	<updated>2026-09-08T05:24:30+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="jmg bmkg go" label="jmg bmkg go" />
	<category term="contact us" label="contact us" />
	<itunes:keywords><![CDATA[bmkg,contact,go,jmg,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) terhadap pola curah hujan di Jakarta selama periode ENSO dan IOD. Selain itu, perlu dilakukan analisis lebih mendalam tentang peran topografi lokal dan variabilitas suhu ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) terhadap pola curah hujan di Jakarta selama periode ENSO dan IOD. Selain itu, perlu dilakukan analisis lebih mendalam tentang peran topografi lokal dan variabilitas suhu ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/el-nino-southern-atmosferik-curah-hujan-fenomena-p-thumb-aa0ec.webp" title="JURIS - Karakteristik Curah Hujan Abad 20 Di Jakarta Berdasarkan Kejadian Iklim Global" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/el-nino-southern-atmosferik-curah-hujan-fenomena-p-thumb-aa0ec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/el-nino-southern-atmosferik-curah-hujan-fenomena-p-thumb-aa0ec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/el-nino-southern-atmosferik-curah-hujan-fenomena-p-thumb-aa0ec.webp 1x" title="JURIS - Karakteristik Curah Hujan Abad 20 Di Jakarta Berdasarkan Kejadian Iklim Global" alt="JURIS - Karakteristik Curah Hujan Abad 20 Di Jakarta Berdasarkan Kejadian Iklim Global" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/el-nino-southern-atmosferik-curah-hujan-fenomena-p-thumb-18a49.webp" title="JURIS - Karakteristik Curah Hujan Abad 20 Di Jakarta Berdasarkan Kejadian Iklim Global" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/el-nino-southern-atmosferik-curah-hujan-fenomena-p-thumb-18a49.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/el-nino-southern-atmosferik-curah-hujan-fenomena-p-thumb-18a49.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/el-nino-southern-atmosferik-curah-hujan-fenomena-p-thumb-18a49.webp 1x" title="JURIS - Karakteristik Curah Hujan Abad 20 Di Jakarta Berdasarkan Kejadian Iklim Global" alt="JURIS - Karakteristik Curah Hujan Abad 20 Di Jakarta Berdasarkan Kejadian Iklim Global" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/a/el-nino-southern-atmosferik-curah-hujan-fenomena-p-thumb-e71e2.webp" title="JURIS - Karakteristik Curah Hujan Abad 20 Di Jakarta Berdasarkan Kejadian Iklim Global" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/a/el-nino-southern-atmosferik-curah-hujan-fenomena-p-thumb-e71e2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/a/el-nino-southern-atmosferik-curah-hujan-fenomena-p-thumb-e71e2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/a/el-nino-southern-atmosferik-curah-hujan-fenomena-p-thumb-e71e2.webp 1x" title="JURIS - Karakteristik Curah Hujan Abad 20 Di Jakarta Berdasarkan Kejadian Iklim Global" alt="JURIS - Karakteristik Curah Hujan Abad 20 Di Jakarta Berdasarkan Kejadian Iklim Global" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64879-el-nino-southern-atmosferik-curah-hujan-fenomena-e" title="JURIS - Karakteristik Curah Hujan Abad 20 Di Jakarta Berdasarkan Kejadian Iklim Global" target="_blank">Karakteristik Curah Hujan Abad 20 Di Jakarta Berdasarkan Kejadian Iklim Global</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) terhadap pola curah hujan di Jakarta selama periode ENSO dan IOD. Selain itu, perlu dilakukan analisis lebih mendalam tentang peran topografi lokal dan variabilitas suhu permukaan laut (SST) regional dalam memengaruhi distribusi curah hujan. Penelitian juga disarankan untuk membandingkan indeks ENSO dan IOD dengan data curah hujan harian Jakarta guna mengidentifikasi hubungan kuantitatif yang lebih akurat dalam menggambarkan fluktuasi curah hujan..
<br>Pada saat kejadian El Nino maupun DM , distribusi curah hujan di Jakarta memiliki kemiripan pola yaitu saat JJA dan SON curah hujan menurun dan saat DJF dan MAM curah hujan meningkat.Sedangkan pada saat kejadian La Nina distribusi curah hujan di Jakarta menunjukkan pola saat JJA dan SON curah hujan meningkat dan saat DJF dan MAM curah hujan cenderung tidak berbeda.Akan tetapi pada saat kejadian DM-, tidak ada pola distribusi curah hujan yang jelas di Jakarta.DM  mempunyai keterkaitan lebih kuat dibanding El Nino terhadap rendahnya curah hujan di Jakarta sekitar 5 mm hingga 84 mm pada saat JJA dan SON.Sedangkan El Nino mempunyai keterkaitan lebih kuat dibanding DM  terhadap rendahnya curah hujan di Jakarta sekitar 8 mm hingga 168 mm pada saat DJF dan MAM
<br>Variabilitas iklim di Benua Maritim Indonesia (BMI) dipengaruhi oleh dinamika iklim global maupun regional terutama yang terkait dengan fenomena El Nino Southern Oscillation (ENSO), Indian Ocean Dipole (IOD) dan sistem sirkulasi monsun Asia-Australia. Untuk mempelajari bagaimana pola curah hujan di Jakarta pada waktu terjadi fenomena global tersebut, maka pada penelitian kali ini telah dilakukan analisis kuartil. Analisis dilakukan dengan distribusi kuartil tahunan pada tahun-tahun normal yang dibandingkan dengan pada tahun-tahun aktifnya ENSO maupun IOD. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data curah hujan tahun 1901 hingga 2000 dari Stasiun Jakarta Observatori 745 sebelum pindah ke Kemayoran. Diperoleh hasil bahwa pada saat kejadian El Nino maupun DM , distribusi curah hujan di Jakarta memiliki kemiripan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/a/el-nino-southern-atmosferik-curah-hujan-fenomena-p-thumb-18a49.webp" type="image/webp" length="100466" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/el-nino-southern-atmosferik-curah-hujan-fenomena-p-thumb-aa0ec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/el-nino-southern-atmosferik-curah-hujan-fenomena-p-thumb-18a49.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/a/el-nino-southern-atmosferik-curah-hujan-fenomena-p-thumb-e71e2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-630-bmkg.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17404-jurnal-meteorologi-geofisika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Model Prediksi Awal Musim Hujan Di Sentra Padi Pantura Jabar Dengan Prediktor Regional Dan Global ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Model Prediksi Awal Musim Hujan Di Sentra Padi Pantura Jabar Dengan Prediktor Regional Dan Global ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Model Prediksi Awal Musim Hujan Di Sentra Padi Pantura Jabar Dengan Prediktor Regional Dan Global ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64878-model-regresi-logistik-prediksi-musi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64878-model-regresi-logistik-prediksi-musi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-08:517c1958f92b231f05aa1c56ba870005</id>
	<published>2026-09-08T05:22:05+07:00</published>
	<updated>2026-09-08T05:22:05+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="jmg bmkg go" label="jmg bmkg go" />
	<category term="contact us" label="contact us" />
	<itunes:keywords><![CDATA[bmkg,contact,go,jmg,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat mengintegrasikan data satelit atau teknologi remote sensing untuk meningkatkan akurasi prediksi awal musim hujan. Kedua, penelitian lebih ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat mengintegrasikan data satelit atau teknologi remote sensing untuk meningkatkan akurasi prediksi awal musim hujan. Kedua, penelitian lebih ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/model-regresi-logistik-hujan-prediktor-hasil-sentr-thumb-478c7.webp" title="JURIS - Model Prediksi Awal Musim Hujan Di Sentra Padi Pantura Jabar Dengan Prediktor Regional Dan Global" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/model-regresi-logistik-hujan-prediktor-hasil-sentr-thumb-478c7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/model-regresi-logistik-hujan-prediktor-hasil-sentr-thumb-478c7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/model-regresi-logistik-hujan-prediktor-hasil-sentr-thumb-478c7.webp 1x" title="JURIS - Model Prediksi Awal Musim Hujan Di Sentra Padi Pantura Jabar Dengan Prediktor Regional Dan Global" alt="JURIS - Model Prediksi Awal Musim Hujan Di Sentra Padi Pantura Jabar Dengan Prediktor Regional Dan Global" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/model-regresi-logistik-hujan-prediktor-hasil-sentr-thumb-8bc21.webp" title="JURIS - Model Prediksi Awal Musim Hujan Di Sentra Padi Pantura Jabar Dengan Prediktor Regional Dan Global" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/model-regresi-logistik-hujan-prediktor-hasil-sentr-thumb-8bc21.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/model-regresi-logistik-hujan-prediktor-hasil-sentr-thumb-8bc21.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/model-regresi-logistik-hujan-prediktor-hasil-sentr-thumb-8bc21.webp 1x" title="JURIS - Model Prediksi Awal Musim Hujan Di Sentra Padi Pantura Jabar Dengan Prediktor Regional Dan Global" alt="JURIS - Model Prediksi Awal Musim Hujan Di Sentra Padi Pantura Jabar Dengan Prediktor Regional Dan Global" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/model-regresi-logistik-hujan-prediktor-hasil-sentr-thumb-3feaa.webp" title="JURIS - Model Prediksi Awal Musim Hujan Di Sentra Padi Pantura Jabar Dengan Prediktor Regional Dan Global" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/model-regresi-logistik-hujan-prediktor-hasil-sentr-thumb-3feaa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/model-regresi-logistik-hujan-prediktor-hasil-sentr-thumb-3feaa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/model-regresi-logistik-hujan-prediktor-hasil-sentr-thumb-3feaa.webp 1x" title="JURIS - Model Prediksi Awal Musim Hujan Di Sentra Padi Pantura Jabar Dengan Prediktor Regional Dan Global" alt="JURIS - Model Prediksi Awal Musim Hujan Di Sentra Padi Pantura Jabar Dengan Prediktor Regional Dan Global" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64878-model-regresi-logistik-prediksi-musi" title="JURIS - Model Prediksi Awal Musim Hujan Di Sentra Padi Pantura Jabar Dengan Prediktor Regional Dan Global" target="_blank">Model Prediksi Awal Musim Hujan Di Sentra Padi Pantura Jabar Dengan Prediktor Regional Dan Global</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat mengintegrasikan data satelit atau teknologi remote sensing untuk meningkatkan akurasi prediksi awal musim hujan. Kedua, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi dampak perubahan iklim jangka panjang terhadap pola awal musim hujan di wilayah Pantura Jawa Barat. Ketiga, pengembangan model prediksi yang lebih dinamis dengan mempertimbangkan variabel-variabel lokal seperti perubahan penggunaan lahan atau aktivitas manusia. Saran-saran ini bertujuan untuk memperkuat dasar ilmiah model prediksi dan meningkatkan relevansi aplikasi praktis di sektor pertanian..
<br>Berdasarkan uraian di atas dapat ditarik beberapa kesimpulan yaitu hasil kinerja model prediksi awal musim hujan menunjukkan hasil yang baik, hal ini dikarenakan input prediktor yang mempunyai hubungan yang kuat dengan variabilitas awal musim di Pantura Jawa Barat.Dengan memperbandingkan dari dari 5 model yang diuji, model ensembel memberikan kinerja yang paling baik, hal ini ditandai dengan nilai RMSE, r dan ROC yang sangat baik.Model ini telah dapat memprediksi dengan cukup baik kondisi awal musim pada kondisi ekstrim akibat pengaruh El Nino dan La Nina di mana kondisi ini belum bisa dilakukan oleh model-model sebelumnya
<br>Prediksi awal musim hujan merupakan suatu hal penting yang menunjang beberapa sektor di antaranya di sektor pertanian. Prediksi awal musim dipergunakan sebagai pertimbangan untuk menentukan kegiatan penanam padi khususnya penentuan awal musim tanam. Untuk menentukan awal musim hujan biasanya ditandai dengan perubahan sirkulasi atmosfer yang cukup signifikan misalnya perubahan arah angin, tekanan udara permukaan dan daerah liputan awan. Untuk penelitian ini dipergunakan 17 prediktor yang telah dipilih berdasarkan tes korelasi spasial antara prediktor dan awal musim. Penelitian ini difokuskan di daerah Pantura Jawa Barat yang terdiri dari Karawang, Subang, Indramayu dan Cirebon yang merupakan daerah sentra pangan khususnya beras. Wilayah Pantura memasok sekitar 30% kebutuhan beras untuk Jawa Barat. Dari 17 prediktor yang terpilih kemudian dimasukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/d/model-regresi-logistik-hujan-prediktor-hasil-sentr-thumb-478c7.webp" type="image/webp" length="93898" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/model-regresi-logistik-hujan-prediktor-hasil-sentr-thumb-478c7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/model-regresi-logistik-hujan-prediktor-hasil-sentr-thumb-8bc21.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/model-regresi-logistik-hujan-prediktor-hasil-sentr-thumb-3feaa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-630-bmkg.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17404-jurnal-meteorologi-geofisika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Tradisi Becanang pada Prosesi Mungerje di Kabupaten Aceh Tengah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tradisi Becanang pada Prosesi Mungerje di Kabupaten Aceh Tengah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tradisi Becanang pada Prosesi Mungerje di Kabupaten Aceh Tengah ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64886-teknik-pengumpulan-data-integrasi-tradisi-megibung" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64886-teknik-pengumpulan-data-integrasi-tradisi-megibung" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-08:5c5011866b7f05b63ee117710629e346</id>
	<published>2026-09-08T05:19:08+07:00</published>
	<updated>2026-09-08T05:19:08+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="yuli astuti" label="yuli astuti" />
	<itunes:keywords><![CDATA[astuti,yuli]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak penggunaan musik modern terhadap keberlanjutan tradisi Becanang, dengan membandingkan preferensi generasi muda dan tua. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi potensi pendokumentasian digital sebagai sarana ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak penggunaan musik modern terhadap keberlanjutan tradisi Becanang, dengan membandingkan preferensi generasi muda dan tua. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi potensi pendokumentasian digital sebagai sarana ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/teknik-pengumpulan-data-integrasi-tradisi-megibung-thumb-b6cd8.webp" title="JURIS - Tradisi Becanang pada Prosesi Mungerje di Kabupaten Aceh Tengah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/teknik-pengumpulan-data-integrasi-tradisi-megibung-thumb-b6cd8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/teknik-pengumpulan-data-integrasi-tradisi-megibung-thumb-b6cd8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/teknik-pengumpulan-data-integrasi-tradisi-megibung-thumb-b6cd8.webp 1x" title="JURIS - Tradisi Becanang pada Prosesi Mungerje di Kabupaten Aceh Tengah" alt="JURIS - Tradisi Becanang pada Prosesi Mungerje di Kabupaten Aceh Tengah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/teknik-pengumpulan-data-integrasi-tradisi-megibung-thumb-d858c.webp" title="JURIS - Tradisi Becanang pada Prosesi Mungerje di Kabupaten Aceh Tengah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/teknik-pengumpulan-data-integrasi-tradisi-megibung-thumb-d858c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/teknik-pengumpulan-data-integrasi-tradisi-megibung-thumb-d858c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/teknik-pengumpulan-data-integrasi-tradisi-megibung-thumb-d858c.webp 1x" title="JURIS - Tradisi Becanang pada Prosesi Mungerje di Kabupaten Aceh Tengah" alt="JURIS - Tradisi Becanang pada Prosesi Mungerje di Kabupaten Aceh Tengah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/teknik-pengumpulan-data-integrasi-tradisi-megibung-thumb-9af98.webp" title="JURIS - Tradisi Becanang pada Prosesi Mungerje di Kabupaten Aceh Tengah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/teknik-pengumpulan-data-integrasi-tradisi-megibung-thumb-9af98.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/teknik-pengumpulan-data-integrasi-tradisi-megibung-thumb-9af98.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/teknik-pengumpulan-data-integrasi-tradisi-megibung-thumb-9af98.webp 1x" title="JURIS - Tradisi Becanang pada Prosesi Mungerje di Kabupaten Aceh Tengah" alt="JURIS - Tradisi Becanang pada Prosesi Mungerje di Kabupaten Aceh Tengah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64886-teknik-pengumpulan-data-integrasi-tradisi-megibung" title="JURIS - Tradisi Becanang pada Prosesi Mungerje di Kabupaten Aceh Tengah" target="_blank">Tradisi Becanang pada Prosesi Mungerje di Kabupaten Aceh Tengah</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak penggunaan musik modern terhadap keberlanjutan tradisi Becanang, dengan membandingkan preferensi generasi muda dan tua. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi potensi pendokumentasian digital sebagai sarana pelestarian, seperti pembuatan video tutorial atau aplikasi interaktif untuk menyebarluaskan teknik permainan canang. Terakhir, studi tentang integrasi tradisi Becanang ke dalam kurikulum pendidikan lokal bisa menjadi arah penelitian baru, dengan mengevaluasi bagaimana pendidikan formal dapat memperkuat identitas budaya melalui praktik langsung oleh siswa..
<br>Tradisi Becanang adalah warisan sejak era Kerajaan Linge (awalnya berfungsi memanggil Sarakopat) yang kini dimainkan untuk menyambut tamu, menghibur ibu-ibu saat memasak persiapan pernikahan, dan mengiringi mempelai pria (Jule Bai).Meskipun mulai pudar akibat faktor internal dan eksternal, pelestariannya terus diupayakan dengan mewajibkan Becanang sehari sebelum pernikahan dan saat Jule Bai.Adapun pada prosesi Munenes (mengantar mempelai wanita), tradisi ini pantang untuk dimainkan.Pemerintah daerah dan aparatur desa diharapkan lebih proaktif mendorong masyarakat untuk terus menjalankan tradisi Becanang.Sinergi ini sangat krusial agar warisan budaya leluhur tidak punah, tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang, serta terhindar dari klaim pihak luar
<br>Tradisi Becanang di beberapa kecamatan di lingkungan Kabupaten Aceh Tengah saat ini sudah tidak dipraktikkan lagi. Mempertahankan tradisi Becanang memerlukan upaya sadar dan kesadaran dari masyarakat itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tradisi Becanang terkait dengan sejarah serta aturan-aturan yang berlaku dalam pelaksanaannya. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pendekatan yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif, di mana data yang terkumpul diinterpretasikan dan dianalisis menggunakan triangulasi, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/b/teknik-pengumpulan-data-integrasi-tradisi-megibung-thumb-d858c.webp" type="image/webp" length="103882" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/teknik-pengumpulan-data-integrasi-tradisi-megibung-thumb-b6cd8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/teknik-pengumpulan-data-integrasi-tradisi-megibung-thumb-d858c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/teknik-pengumpulan-data-integrasi-tradisi-megibung-thumb-9af98.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1921-alimspublishing.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9455-jurnal-ilmiah-pendidikan-kebudayaan-agama.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Effectiveness of Lemon Aromatherapy Enhanced Health Belief Model Counseling in Reducing Labor Pain ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Effectiveness of Lemon Aromatherapy Enhanced Health Belief Model Counseling in Reducing Labor Pain ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Effectiveness of Lemon Aromatherapy Enhanced Health Belief Model Counseling in Reducing Labor Pain ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64871-aromaterapi-lemon-health-belief-model-nyeri-persal" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64871-aromaterapi-lemon-health-belief-model-nyeri-persal" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-08:c0607f8afba95ea95f88d80611fa4d3a</id>
	<published>2026-09-08T05:03:57+07:00</published>
	<updated>2026-09-08T05:03:57+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="tawak street" label="tawak street" />
	<category term="mataram city" label="mataram city" />
	<category term="east lombok" label="east lombok" />
	<itunes:keywords><![CDATA[city,east,lombok,mataram,street,tawak]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan dan pengujian protokol aromaterapi yang lebih terstandardisasi dan terkontrol untuk memastikan kualitas dan konsentrasi minyak esensial yang konsisten di antara peserta. Selain itu, studi yang lebih ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan dan pengujian protokol aromaterapi yang lebih terstandardisasi dan terkontrol untuk memastikan kualitas dan konsentrasi minyak esensial yang konsisten di antara peserta. Selain itu, studi yang lebih ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/aromaterapi-lemon-health-belief-model-nyeri-persal-thumb-acadc.webp" title="JURIS - Effectiveness of Lemon Aromatherapy-Enhanced Health Belief Model Counseling in Reducing Labor Pain" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/aromaterapi-lemon-health-belief-model-nyeri-persal-thumb-acadc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/aromaterapi-lemon-health-belief-model-nyeri-persal-thumb-acadc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/aromaterapi-lemon-health-belief-model-nyeri-persal-thumb-acadc.webp 1x" title="JURIS - Effectiveness of Lemon Aromatherapy-Enhanced Health Belief Model Counseling in Reducing Labor Pain" alt="JURIS - Effectiveness of Lemon Aromatherapy-Enhanced Health Belief Model Counseling in Reducing Labor Pain" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/aromaterapi-lemon-health-belief-model-nyeri-persal-thumb-af979.webp" title="JURIS - Effectiveness of Lemon Aromatherapy-Enhanced Health Belief Model Counseling in Reducing Labor Pain" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/aromaterapi-lemon-health-belief-model-nyeri-persal-thumb-af979.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/aromaterapi-lemon-health-belief-model-nyeri-persal-thumb-af979.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/aromaterapi-lemon-health-belief-model-nyeri-persal-thumb-af979.webp 1x" title="JURIS - Effectiveness of Lemon Aromatherapy-Enhanced Health Belief Model Counseling in Reducing Labor Pain" alt="JURIS - Effectiveness of Lemon Aromatherapy-Enhanced Health Belief Model Counseling in Reducing Labor Pain" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/aromaterapi-lemon-health-belief-model-nyeri-persal-thumb-cc449.webp" title="JURIS - Effectiveness of Lemon Aromatherapy-Enhanced Health Belief Model Counseling in Reducing Labor Pain" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/aromaterapi-lemon-health-belief-model-nyeri-persal-thumb-cc449.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/aromaterapi-lemon-health-belief-model-nyeri-persal-thumb-cc449.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/aromaterapi-lemon-health-belief-model-nyeri-persal-thumb-cc449.webp 1x" title="JURIS - Effectiveness of Lemon Aromatherapy-Enhanced Health Belief Model Counseling in Reducing Labor Pain" alt="JURIS - Effectiveness of Lemon Aromatherapy-Enhanced Health Belief Model Counseling in Reducing Labor Pain" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64871-aromaterapi-lemon-health-belief-model-nyeri-persal" title="JURIS - Effectiveness of Lemon Aromatherapy-Enhanced Health Belief Model Counseling in Reducing Labor Pain" target="_blank">Effectiveness of Lemon Aromatherapy-Enhanced Health Belief Model Counseling in Reducing Labor Pain</a>: Penelitian lanjutan dapat berfokus pada pengembangan dan pengujian protokol aromaterapi yang lebih terstandardisasi dan terkontrol untuk memastikan kualitas dan konsentrasi minyak esensial yang konsisten di antara peserta. Selain itu, studi yang lebih besar dengan rancangan acak faktorial 2x2 yang mencakup kelompok plasebo aroma dapat membantu memisahkan efek farmakologis dari efek harapan. Penelitian juga dapat mengeksplorasi efektivitas kombinasi aromaterapi dan konseling dalam konteks fasilitas rujukan, kelahiran berisiko tinggi, dan konteks sociocultural yang berbeda. Akhirnya, penelitian dapat menyelidiki mekanisme yang mendasari efek sinergis dari kedua komponen ini, seperti pengaruhnya pada pelepasan katekolamin dan kemajuan persalinan..
<br>Konseling antenatal berbasis HBM yang dikombinasikan dengan aromaterapi lemon adalah strategi yang efektif, aman, dan hemat biaya untuk meningkatkan manajemen nyeri persalinan dalam perawatan bidan primer.Aromaterapi lemon adalah pengemudi utama dalam meredakan rasa sakit.perbandingan antara kelompok kombinasi dan kelompok konseling saja menghasilkan perbedaan 1,3 poin NRS pada 8 cm dilatasi (p<0,001), sedangkan konseling sendiri tidak berbeda secara signifikan dari kontrol dalam trajektori nyeri yang disesuaikan ( -0,18.Sebaliknya, konseling HBM adalah pengemudi utama coping self-efficacy dan pengurangan kecemasan, dengan kelompok konseling setara satu sama lain dan jauh melebihi kontrol.risiko 62% lebih rendah dari nyeri parah daripada kontrol (RR 0,38.95% CI 0,22-0,66), tahap pertama aktif terpendek (4,3 jam), tingkat rujukan analgesia terendah (8,9%), dan kepuasan kelahiran tertinggi (8,5/10), tanpa perbedaan dalam hasil neonatal dan dengan efek samping minimal
<br>Nyeri persalinan adalah pengalaman sensori-emosional yang kompleks yang dapat menyebabkan kelelahan maternal dan persalinan yang lama jika tidak dikelola dengan baik. Konseling antenatal berbasis Health Belief Model (HBM) dapat meningkatkan coping self-efficacy, sedangkan aromaterapi lemon yang dihirup dapat mengurangi persepsi rasa sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas konseling HBM yang diperkuat dengan aromaterapi lemon dalam mengurangi nyeri persalinan dan membedakan efek konseling dari aromaterapi.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/5/aromaterapi-lemon-health-belief-model-nyeri-persal-thumb-acadc.webp" type="image/webp" length="101202" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/aromaterapi-lemon-health-belief-model-nyeri-persal-thumb-acadc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/aromaterapi-lemon-health-belief-model-nyeri-persal-thumb-af979.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/aromaterapi-lemon-health-belief-model-nyeri-persal-thumb-cc449.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1122-publine.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14360-health-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Verifikasi Luaran Model Gelombang Windwaves 05 Dengan Satelit Altimeter ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Verifikasi Luaran Model Gelombang Windwaves 05 Dengan Satelit Altimeter ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Verifikasi Luaran Model Gelombang Windwaves 05 Dengan Satelit Altimeter ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64880-simulasi-gelombang-laut-evaluasi-performa-model" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64880-simulasi-gelombang-laut-evaluasi-performa-model" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-08:45b80c7093d73d043ee9b7497aadb612</id>
	<published>2026-09-08T05:02:08+07:00</published>
	<updated>2026-09-08T05:02:08+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="jmg bmkg go" label="jmg bmkg go" />
	<category term="contact us" label="contact us" />
	<itunes:keywords><![CDATA[bmkg,contact,go,jmg,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada verifikasi model Windwaves-05 dengan data observasi dari buoy untuk meningkatkan akurasi. Selain itu, pengembangan parameterisasi interaksi nonlinier dalam model perlu dilakukan untuk memperbaiki prediksi gelombang. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada verifikasi model Windwaves-05 dengan data observasi dari buoy untuk meningkatkan akurasi. Selain itu, pengembangan parameterisasi interaksi nonlinier dalam model perlu dilakukan untuk memperbaiki prediksi gelombang. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/e/simulasi-gelombang-laut-evaluasi-performa-model-ve-thumb-a51da.webp" title="JURIS - Verifikasi Luaran Model Gelombang Windwaves-05 Dengan Satelit Altimeter" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/simulasi-gelombang-laut-evaluasi-performa-model-ve-thumb-a51da.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/simulasi-gelombang-laut-evaluasi-performa-model-ve-thumb-a51da.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/simulasi-gelombang-laut-evaluasi-performa-model-ve-thumb-a51da.webp 1x" title="JURIS - Verifikasi Luaran Model Gelombang Windwaves-05 Dengan Satelit Altimeter" alt="JURIS - Verifikasi Luaran Model Gelombang Windwaves-05 Dengan Satelit Altimeter" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/e/simulasi-gelombang-laut-evaluasi-performa-model-ve-thumb-28a1e.webp" title="JURIS - Verifikasi Luaran Model Gelombang Windwaves-05 Dengan Satelit Altimeter" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/simulasi-gelombang-laut-evaluasi-performa-model-ve-thumb-28a1e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/simulasi-gelombang-laut-evaluasi-performa-model-ve-thumb-28a1e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/simulasi-gelombang-laut-evaluasi-performa-model-ve-thumb-28a1e.webp 1x" title="JURIS - Verifikasi Luaran Model Gelombang Windwaves-05 Dengan Satelit Altimeter" alt="JURIS - Verifikasi Luaran Model Gelombang Windwaves-05 Dengan Satelit Altimeter" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/e/simulasi-gelombang-laut-evaluasi-performa-model-ve-thumb-6fa5f.webp" title="JURIS - Verifikasi Luaran Model Gelombang Windwaves-05 Dengan Satelit Altimeter" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/simulasi-gelombang-laut-evaluasi-performa-model-ve-thumb-6fa5f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/simulasi-gelombang-laut-evaluasi-performa-model-ve-thumb-6fa5f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/simulasi-gelombang-laut-evaluasi-performa-model-ve-thumb-6fa5f.webp 1x" title="JURIS - Verifikasi Luaran Model Gelombang Windwaves-05 Dengan Satelit Altimeter" alt="JURIS - Verifikasi Luaran Model Gelombang Windwaves-05 Dengan Satelit Altimeter" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64880-simulasi-gelombang-laut-evaluasi-performa-model" title="JURIS - Verifikasi Luaran Model Gelombang Windwaves-05 Dengan Satelit Altimeter" target="_blank">Verifikasi Luaran Model Gelombang Windwaves-05 Dengan Satelit Altimeter</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada verifikasi model Windwaves-05 dengan data observasi dari buoy untuk meningkatkan akurasi. Selain itu, pengembangan parameterisasi interaksi nonlinier dalam model perlu dilakukan untuk memperbaiki prediksi gelombang. Terakhir, studi lebih lanjut tentang pengaruh koefisien gesekan angin (drag coefficient) terhadap kinerja model dapat memberikan wawasan penting untuk meningkatkan presisi simulasi gelombang laut..
<br>Model Windwaves-05 menunjukkan korelasi tinggi dengan data satelit altimeter AVISO, dengan nilai korelasi tertinggi pada Mei (0,94) dan terendah pada Februari (0,77).Kesalahan absolut tinggi gelombang umumnya kurang dari 0,8 meter, sementara kesalahan relatif rata-rata mencapai 24%.Hasil verifikasi menunjukkan bahwa model ini memiliki performa yang cukup baik untuk prakiraan tinggi gelombang di perairan Indonesia
<br>Di negara kepulauan seperti Indonesia, informasi tentang tinggi gelombang sangat penting untuk menunjang aktivitas di laut. Mengingat hal tersebut, akurasi prakiraan tinggi gelombang perlu mendapat perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa model prediksi gelombang laut Windwaves-05 yang digunakan BMKG sejak tahun 2004 terhadap data observasi satelit altimeter AVISO dengan menghitung nilai korelasi, kesalahan absolut, dan kesalahan relatif model selama periode tahun 2010. Dari hasil verifikasi, diperoleh nilai korelasi antara luaran model Windwaves-05 dengan AVISO bervariasi diatas 0,7, dengan nilai korelasi terendah (0,77) diperoleh pada bulan Februari dan yang tertinggi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/e/simulasi-gelombang-laut-evaluasi-performa-model-ve-thumb-6fa5f.webp" type="image/webp" length="101432" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/simulasi-gelombang-laut-evaluasi-performa-model-ve-thumb-a51da.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/simulasi-gelombang-laut-evaluasi-performa-model-ve-thumb-28a1e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/simulasi-gelombang-laut-evaluasi-performa-model-ve-thumb-6fa5f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-630-bmkg.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17404-jurnal-meteorologi-geofisika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Hazard Gempa Dan Isoseismal Untuk Wilayah Jawa Bali Ntb ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Hazard Gempa Dan Isoseismal Untuk Wilayah Jawa Bali Ntb ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Hazard Gempa Dan Isoseismal Untuk Wilayah Jawa Bali Ntb ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64883-mitigasi-bencana-gempa-sewu-pulau-jawa-data" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64883-mitigasi-bencana-gempa-sewu-pulau-jawa-data" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-08:1a86f0dc335bc67072e1bb360f6c95d9</id>
	<published>2026-09-08T04:46:19+07:00</published>
	<updated>2026-09-08T04:46:19+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="welly fitria" label="welly fitria" />
	<category term="jmg bmkg go" label="jmg bmkg go" />
	<category term="contact us" label="contact us" />
	<itunes:keywords><![CDATA[bmkg,contact,fitria,go,jmg,us,welly]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan model atenuasi berbeda untuk meningkatkan akurasi prediksi gempa. Selain itu, analisis sumber gempa dalam (deep background) perlu diperdalam untuk memahami dampaknya pada wilayah yang jauh dari zona subduksi. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan model atenuasi berbeda untuk meningkatkan akurasi prediksi gempa. Selain itu, analisis sumber gempa dalam (deep background) perlu diperdalam untuk memahami dampaknya pada wilayah yang jauh dari zona subduksi. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/mitigasi-bencana-gempa-sewu-pulau-jawa-data-bumi-w-thumb-32642.webp" title="JURIS - Analisis Hazard Gempa Dan Isoseismal Untuk Wilayah Jawa-Bali-Ntb" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/mitigasi-bencana-gempa-sewu-pulau-jawa-data-bumi-w-thumb-32642.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/mitigasi-bencana-gempa-sewu-pulau-jawa-data-bumi-w-thumb-32642.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/mitigasi-bencana-gempa-sewu-pulau-jawa-data-bumi-w-thumb-32642.webp 1x" title="JURIS - Analisis Hazard Gempa Dan Isoseismal Untuk Wilayah Jawa-Bali-Ntb" alt="JURIS - Analisis Hazard Gempa Dan Isoseismal Untuk Wilayah Jawa-Bali-Ntb" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/mitigasi-bencana-gempa-sewu-pulau-jawa-data-bumi-w-thumb-1b22c.webp" title="JURIS - Analisis Hazard Gempa Dan Isoseismal Untuk Wilayah Jawa-Bali-Ntb" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/mitigasi-bencana-gempa-sewu-pulau-jawa-data-bumi-w-thumb-1b22c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/mitigasi-bencana-gempa-sewu-pulau-jawa-data-bumi-w-thumb-1b22c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/mitigasi-bencana-gempa-sewu-pulau-jawa-data-bumi-w-thumb-1b22c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Hazard Gempa Dan Isoseismal Untuk Wilayah Jawa-Bali-Ntb" alt="JURIS - Analisis Hazard Gempa Dan Isoseismal Untuk Wilayah Jawa-Bali-Ntb" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/mitigasi-bencana-gempa-sewu-pulau-jawa-data-bumi-w-thumb-4f7eb.webp" title="JURIS - Analisis Hazard Gempa Dan Isoseismal Untuk Wilayah Jawa-Bali-Ntb" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/mitigasi-bencana-gempa-sewu-pulau-jawa-data-bumi-w-thumb-4f7eb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/mitigasi-bencana-gempa-sewu-pulau-jawa-data-bumi-w-thumb-4f7eb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/mitigasi-bencana-gempa-sewu-pulau-jawa-data-bumi-w-thumb-4f7eb.webp 1x" title="JURIS - Analisis Hazard Gempa Dan Isoseismal Untuk Wilayah Jawa-Bali-Ntb" alt="JURIS - Analisis Hazard Gempa Dan Isoseismal Untuk Wilayah Jawa-Bali-Ntb" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64883-mitigasi-bencana-gempa-sewu-pulau-jawa-data" title="JURIS - Analisis Hazard Gempa Dan Isoseismal Untuk Wilayah Jawa-Bali-Ntb" target="_blank">Analisis Hazard Gempa Dan Isoseismal Untuk Wilayah Jawa-Bali-Ntb</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan model atenuasi berbeda untuk meningkatkan akurasi prediksi gempa. Selain itu, analisis sumber gempa dalam (deep background) perlu diperdalam untuk memahami dampaknya pada wilayah yang jauh dari zona subduksi. Terakhir, pengembangan peta hazard yang lebih spesifik untuk daerah-daerah dengan aktivitas sesar aktif dapat membantu dalam perencanaan tata kota yang lebih aman..
<br>Nilai percepatan tanah maksimum di batuan dasar Pulau Jawa, Bali dan NTB pada kondisi Peak Ground Acceleration (PGA) untuk probabilitas terlampaui 10% dalam 50 tahun berkisar 0,05 g - 0,5 g.Secara umum, rentang nilai percepatan tersebut relatif hampir sama dengan Peta Gempa Indonesia 2010.Berdasarkan kurva hazard gempa diperoleh bahwa gempa deep background sangat berpengaruh terhadap beberapa kota besar di Pulau Jawa seperti Serang, Jakarta dan Surabaya.Selain itu sumber gempa sesar (fault) juga mempengaruhi hazard di beberapa kota besar seperti Bandung, Jogyakarta dan Semarang mengingat kota-kota tersebut letaknya sangat berdekatan dengan sumber gempa sesar.Analisis isoseismal dua kejadian gempa Tasikmalaya 2 September 2009 dan 26 Juni 2010 menunjukkan daerah di selatan Pulau Jawa bagian barat mengalami guncangan yang cukup kuat sekitar VII - VIII MMI (0,25 g - 0,3 g) yang bersesuaian dengan peta hazard gempa hasil combine source
<br>Jawa, Bali dan NTB merupakan wilayah rawan bencana gempa. Untuk meminimalisasi dampak bencana tersebut, upaya mitigasi perlu dilakukan secara optimal. Salah satunya melalui penelitian hazard kegempaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hazard gempa dan isoseismal daerah penelitian. Tahapan penelitian meliputi studi literatur, pengumpulan dan pengolahan data gempa, pemodelan dan karakterisasi sumber gempa serta analisis hazard gempa dan isoseismal. Analisis hazard gempa dilakukan dengan menggunakan teori probabilitas total dan pemodelan sumber gempa tiga dimensi. Penelitian ini menggunakan katalog BMKG tahun 1903 Ae 2010, kedalaman 0 Ae 300 km dan Mw Ou5 serta data PGA yang tercatat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/c/mitigasi-bencana-gempa-sewu-pulau-jawa-data-bumi-w-thumb-1b22c.webp" type="image/webp" length="126266" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/mitigasi-bencana-gempa-sewu-pulau-jawa-data-bumi-w-thumb-32642.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/mitigasi-bencana-gempa-sewu-pulau-jawa-data-bumi-w-thumb-1b22c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/mitigasi-bencana-gempa-sewu-pulau-jawa-data-bumi-w-thumb-4f7eb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-630-bmkg.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17404-jurnal-meteorologi-geofisika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Aktivitas Sesar Lembang Di Utara Cekungan Bandung ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Aktivitas Sesar Lembang Di Utara Cekungan Bandung ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Aktivitas Sesar Lembang Di Utara Cekungan Bandung ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64890-sumber-gempa-bumi-lokasi-data-g" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64890-sumber-gempa-bumi-lokasi-data-g" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-08:84fb64bb99c968cace4f02d959d66284</id>
	<published>2026-09-08T04:25:24+07:00</published>
	<updated>2026-09-08T04:25:24+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="om gfdl cm2" label="om gfdl cm2" />
	<category term="jmg bmkg go" label="jmg bmkg go" />
	<category term="contact us" label="contact us" />
	<itunes:keywords><![CDATA[bmkg,cm2,contact,gfdl,go,jmg,om,us]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis pergerakan Sesar Lembang dengan data seismik yang lebih luas untuk memvalidasi aktivitasnya secara real-time. Selain itu, studi perbandingan antara Sesar Lembang dengan sesar-sesar lain di wilayah Bandung ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis pergerakan Sesar Lembang dengan data seismik yang lebih luas untuk memvalidasi aktivitasnya secara real-time. Selain itu, studi perbandingan antara Sesar Lembang dengan sesar-sesar lain di wilayah Bandung ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/f/sumber-gempa-bumi-lokasi-data-sesar-lembang-cekung-thumb-41154.webp" title="JURIS - Aktivitas Sesar Lembang Di Utara Cekungan Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/sumber-gempa-bumi-lokasi-data-sesar-lembang-cekung-thumb-41154.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/sumber-gempa-bumi-lokasi-data-sesar-lembang-cekung-thumb-41154.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/sumber-gempa-bumi-lokasi-data-sesar-lembang-cekung-thumb-41154.webp 1x" title="JURIS - Aktivitas Sesar Lembang Di Utara Cekungan Bandung" alt="JURIS - Aktivitas Sesar Lembang Di Utara Cekungan Bandung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/f/sumber-gempa-bumi-lokasi-data-sesar-lembang-cekung-thumb-cadc3.webp" title="JURIS - Aktivitas Sesar Lembang Di Utara Cekungan Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/sumber-gempa-bumi-lokasi-data-sesar-lembang-cekung-thumb-cadc3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/sumber-gempa-bumi-lokasi-data-sesar-lembang-cekung-thumb-cadc3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/sumber-gempa-bumi-lokasi-data-sesar-lembang-cekung-thumb-cadc3.webp 1x" title="JURIS - Aktivitas Sesar Lembang Di Utara Cekungan Bandung" alt="JURIS - Aktivitas Sesar Lembang Di Utara Cekungan Bandung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/f/sumber-gempa-bumi-lokasi-data-sesar-lembang-cekung-thumb-b6329.webp" title="JURIS - Aktivitas Sesar Lembang Di Utara Cekungan Bandung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/sumber-gempa-bumi-lokasi-data-sesar-lembang-cekung-thumb-b6329.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/sumber-gempa-bumi-lokasi-data-sesar-lembang-cekung-thumb-b6329.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/sumber-gempa-bumi-lokasi-data-sesar-lembang-cekung-thumb-b6329.webp 1x" title="JURIS - Aktivitas Sesar Lembang Di Utara Cekungan Bandung" alt="JURIS - Aktivitas Sesar Lembang Di Utara Cekungan Bandung" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64890-sumber-gempa-bumi-lokasi-data-g" title="JURIS - Aktivitas Sesar Lembang Di Utara Cekungan Bandung" target="_blank">Aktivitas Sesar Lembang Di Utara Cekungan Bandung</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis pergerakan Sesar Lembang dengan data seismik yang lebih luas untuk memvalidasi aktivitasnya secara real-time. Selain itu, studi perbandingan antara Sesar Lembang dengan sesar-sesar lain di wilayah Bandung dapat memberikan wawasan tentang dinamika tektonik regional. Terakhir, penelitian historis tentang gempa bumi di area ini dengan pendekatan paleoseismologi dapat mengungkap pola aktivitas sesar dalam skala waktu yang lebih panjang, sehingga memperkuat prediksi risiko gempa di masa depan..
<br>Berdasarkan hasil analisis, maka dapat disimpulkan bahwa, jika ditinjau dari sudut seismologi, Sesar Lembang ini masih aktif, ini dibuktikan dengan adanya gempabumi yang masih terjadi, walaupun kekuatannya kecil, tapi ini menunjukan bahwa sesar ini masih aktif.Gempa bumi yang terjadi terkonsentrasi di ujung-ujung sesar, baik ujung barat maupun ujung timur.Sistem pergerakan Sesar Lembang merupakan tipe sinistral (mengiri), sedangkan untuk sesar-sesar sekundernya merupakan pensesaran normal, dan sebagian merupakan pensesaran naik (thrusting)
<br>Sesar Lembang yang membentang mulai dari Gunung Manglayang di bagian Timur hingga Cisarua di bagian barat yang panjangnya sekitar 22 km diduga merupakan sesar yang masih aktif. Untuk membuktikannya, maka dipasang 4 buah seismometer disekitar Sesar Lembang yaitu di Ciater, Tangkuban Perahu, Cimenyan dan di Lembang mulai Mei 2010 Ae Agustus 2013. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah menentukan lokasi hypocenter gempa bumi yang lebih presisi, serta menentukan mekanisme sumber gempa bumi. Untuk mengetahui posisi gempa bumi-gempa bumi tersebut, maka dilakukan proses pengolahan penentuan pusat gempa bumi yaitu metoda tiga lingkaran, direlokasi lagi dengan metoda single event determination dan joint hypocenter determination, dan penentuan mekanisme sumbernya dengan menggunakan software isola. Gempa bumi-gempa bumi terkonsentrasi pada kedalaman 3-4 km, sebagian lagi tersebar pada kedalaman...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/f/sumber-gempa-bumi-lokasi-data-sesar-lembang-cekung-thumb-b6329.webp" type="image/webp" length="116688" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/sumber-gempa-bumi-lokasi-data-sesar-lembang-cekung-thumb-41154.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/sumber-gempa-bumi-lokasi-data-sesar-lembang-cekung-thumb-cadc3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/sumber-gempa-bumi-lokasi-data-sesar-lembang-cekung-thumb-b6329.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-630-bmkg.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17404-jurnal-meteorologi-geofisika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ PENGGUNAAN SKEMA KONVEKTIF MODEL CUACA WRF BETTS MILLER JANJIC KAIN FRITSCH DAN GRELL 3D ENSEMBLE Studi kasus Surabaya dan Jakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PENGGUNAAN SKEMA KONVEKTIF MODEL CUACA WRF BETTS MILLER JANJIC KAIN FRITSCH DAN GRELL 3D ENSEMBLE Studi kasus Surabaya dan Jakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PENGGUNAAN SKEMA KONVEKTIF MODEL CUACA WRF BETTS MILLER JANJIC KAIN FRITSCH DAN GRELL 3D ENSEMBLE Studi kasus Surabaya dan Jakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64884-wrf-konvektif-verifikasi-evaluasi-skema" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64884-wrf-konvektif-verifikasi-evaluasi-skema" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-08:4b62e9a310143f968555e5852f19c29b</id>
	<published>2026-09-08T04:11:02+07:00</published>
	<updated>2026-09-08T04:11:02+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="welly fitria" label="welly fitria" />
	<category term="jmg bmkg go" label="jmg bmkg go" />
	<category term="contact us" label="contact us" />
	<itunes:keywords><![CDATA[bmkg,contact,fitria,go,jmg,us,welly]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh skema konvektif lain seperti skema Kuo atau Arakawa terhadap akurasi prediksi cuaca di wilayah Indonesia. 2. Perlu dilakukan evaluasi skema konvektif pada wilayah dengan kondisi iklim berbeda, seperti daerah ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh skema konvektif lain seperti skema Kuo atau Arakawa terhadap akurasi prediksi cuaca di wilayah Indonesia. 2. Perlu dilakukan evaluasi skema konvektif pada wilayah dengan kondisi iklim berbeda, seperti daerah ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/wrf-konvektif-verifikasi-evaluasi-skema-cumulus-bm-thumb-1ce30.webp" title="JURIS - PENGGUNAAN SKEMA KONVEKTIF MODEL CUACA WRF (BETTS MILLER JANJIC, KAIN FRITSCH DAN GRELL 3D ENSEMBLE) (Studi kasus: Surabaya dan Jakarta)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/wrf-konvektif-verifikasi-evaluasi-skema-cumulus-bm-thumb-1ce30.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/wrf-konvektif-verifikasi-evaluasi-skema-cumulus-bm-thumb-1ce30.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/wrf-konvektif-verifikasi-evaluasi-skema-cumulus-bm-thumb-1ce30.webp 1x" title="JURIS - PENGGUNAAN SKEMA KONVEKTIF MODEL CUACA WRF (BETTS MILLER JANJIC, KAIN FRITSCH DAN GRELL 3D ENSEMBLE) (Studi kasus: Surabaya dan Jakarta)" alt="JURIS - PENGGUNAAN SKEMA KONVEKTIF MODEL CUACA WRF (BETTS MILLER JANJIC, KAIN FRITSCH DAN GRELL 3D ENSEMBLE) (Studi kasus: Surabaya dan Jakarta)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/wrf-konvektif-verifikasi-evaluasi-skema-cumulus-bm-thumb-5ceef.webp" title="JURIS - PENGGUNAAN SKEMA KONVEKTIF MODEL CUACA WRF (BETTS MILLER JANJIC, KAIN FRITSCH DAN GRELL 3D ENSEMBLE) (Studi kasus: Surabaya dan Jakarta)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/wrf-konvektif-verifikasi-evaluasi-skema-cumulus-bm-thumb-5ceef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/wrf-konvektif-verifikasi-evaluasi-skema-cumulus-bm-thumb-5ceef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/wrf-konvektif-verifikasi-evaluasi-skema-cumulus-bm-thumb-5ceef.webp 1x" title="JURIS - PENGGUNAAN SKEMA KONVEKTIF MODEL CUACA WRF (BETTS MILLER JANJIC, KAIN FRITSCH DAN GRELL 3D ENSEMBLE) (Studi kasus: Surabaya dan Jakarta)" alt="JURIS - PENGGUNAAN SKEMA KONVEKTIF MODEL CUACA WRF (BETTS MILLER JANJIC, KAIN FRITSCH DAN GRELL 3D ENSEMBLE) (Studi kasus: Surabaya dan Jakarta)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/wrf-konvektif-verifikasi-evaluasi-skema-cumulus-bm-thumb-58991.webp" title="JURIS - PENGGUNAAN SKEMA KONVEKTIF MODEL CUACA WRF (BETTS MILLER JANJIC, KAIN FRITSCH DAN GRELL 3D ENSEMBLE) (Studi kasus: Surabaya dan Jakarta)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/wrf-konvektif-verifikasi-evaluasi-skema-cumulus-bm-thumb-58991.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/wrf-konvektif-verifikasi-evaluasi-skema-cumulus-bm-thumb-58991.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/wrf-konvektif-verifikasi-evaluasi-skema-cumulus-bm-thumb-58991.webp 1x" title="JURIS - PENGGUNAAN SKEMA KONVEKTIF MODEL CUACA WRF (BETTS MILLER JANJIC, KAIN FRITSCH DAN GRELL 3D ENSEMBLE) (Studi kasus: Surabaya dan Jakarta)" alt="JURIS - PENGGUNAAN SKEMA KONVEKTIF MODEL CUACA WRF (BETTS MILLER JANJIC, KAIN FRITSCH DAN GRELL 3D ENSEMBLE) (Studi kasus: Surabaya dan Jakarta)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64884-wrf-konvektif-verifikasi-evaluasi-skema" title="JURIS - PENGGUNAAN SKEMA KONVEKTIF MODEL CUACA WRF (BETTS MILLER JANJIC, KAIN FRITSCH DAN GRELL 3D ENSEMBLE) (Studi kasus: Surabaya dan Jakarta)" target="_blank">PENGGUNAAN SKEMA KONVEKTIF MODEL CUACA WRF (BETTS MILLER JANJIC, KAIN FRITSCH DAN GRELL 3D ENSEMBLE) (Studi kasus: Surabaya dan Jakarta)</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh skema konvektif lain seperti skema Kuo atau Arakawa terhadap akurasi prediksi cuaca di wilayah Indonesia. 2. Perlu dilakukan evaluasi skema konvektif pada wilayah dengan kondisi iklim berbeda, seperti daerah tropis dengan curah hujan tinggi. 3. Penelitian dapat mengembangkan pendekatan hybrid yang menggabungkan beberapa skema konvektif untuk meningkatkan konsistensi hasil prediksi cuaca dalam skala regional..
<br>Berdasarkan hasil kajian, penggunaan skema konvektif pada model WRF terhadap data observasi menunjukkan bahwa secara umum ketiga skema mampu menggambarkan nilai kejadian hujan yang terjadi baik di stasiun Cengkareng-Jakarta maupun di stasiun Juanda-Surabaya.Untuk periode bulan Agustus 2011 di stasiun Juanda-Surabaya dan Cengkareng-Jakarta, berdasarkan nilai TS dari tiga skema (KF, BMJ, dan GD), penggunaan skema konvektif cumulus BMJ untuk prakiraan curah hujan diperoleh nilai TS yang lebih baik dari skema KF dan GD, sedangkan pada periode bulan Februari 2012 di stasiun Juanda-Surabaya, nilai TS skema BMJ diperoleh lebih baik dari skema KF dan GD, adapun di stasiun Cengkareng-Jakarta nilai TS skema GD menunjukkan performa yang paling baik dari tiga skema tersebut.Sedangkan untuk prakiraan angin penggunaan skema GD relatif lebih baik dibandingkan skema KF dan BMJ.Berdasarkan analisis hasil verifikasi yang diperoleh, pemilihan skema konvektif cumulus BMJ cenderung lebih baik dari skema konvektif KF dan GD untuk di aplikasikan pada model WRF
<br>Pada kajian ini dilakukan evaluasi penggunaan beberapa skema konvektif pada model WRF (Weather Research and Forecasting) untuk prediksi cuaca di wilayah Indonesia. Terdapat tiga skema konvektif yang akan dievaluasi yaitu; skema konvektif cumulus BMJ (Betts Miller Janjic), KF (Kain Fritsch), dan GD (Grell 3D ensemble). Data yang digunakan untuk evaluasi adalah data curah hujan per 3 jam dan data angin per 12 jam (level ketinggian; permukaan, 850, 500, 250 mb) dari hasil pengolahan model WRF dan observasi selama periode bulan Agustus 2011 dan Februari 2012 di stasiun Juanda-Surabaya dan Cengkareng-Jakarta. Hasil verifikasi dari tiga skema konvektif pada model WRF terhadap data observasi menunjukkan bahwa untuk prakiraan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/1/wrf-konvektif-verifikasi-evaluasi-skema-cumulus-bm-thumb-58991.webp" type="image/webp" length="82486" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/wrf-konvektif-verifikasi-evaluasi-skema-cumulus-bm-thumb-1ce30.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/wrf-konvektif-verifikasi-evaluasi-skema-cumulus-bm-thumb-5ceef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/wrf-konvektif-verifikasi-evaluasi-skema-cumulus-bm-thumb-58991.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-630-bmkg.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17404-jurnal-meteorologi-geofisika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Occupational Pesticide Exposure and Parkinsonism Symptoms Among Highland Vegetable Farmers in North Sumatra Indonesia A Cross Sectional Study ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Occupational Pesticide Exposure and Parkinsonism Symptoms Among Highland Vegetable Farmers in North Sumatra Indonesia A Cross Sectional Study ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Occupational Pesticide Exposure and Parkinsonism Symptoms Among Highland Vegetable Farmers in North Sumatra Indonesia A Cross Sectional Study ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64872-prevalensi-gejala-depresi-pestisida-parkinsonisme" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64872-prevalensi-gejala-depresi-pestisida-parkinsonisme" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-08:81e0f5ff1b392f50dde4ab4fed823e06</id>
	<published>2026-09-08T03:46:36+07:00</published>
	<updated>2026-09-08T03:46:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="tawak street" label="tawak street" />
	<category term="mataram city" label="mataram city" />
	<category term="east lombok" label="east lombok" />
	<itunes:keywords><![CDATA[city,east,lombok,mataram,street,tawak]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi kohort prospektif dengan biomonitoring paparan kuantitatif dan hasil yang dikonfirmasi oleh neurologis. Selain itu, intervensi paket PPE dan kebersihan yang dirandomisasi secara kluster di distrik ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi kohort prospektif dengan biomonitoring paparan kuantitatif dan hasil yang dikonfirmasi oleh neurologis. Selain itu, intervensi paket PPE dan kebersihan yang dirandomisasi secara kluster di distrik ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/4/prevalensi-gejala-depresi-pestisida-parkinsonisme-thumb-ff091.webp" title="JURIS - Occupational Pesticide Exposure and Parkinsonism Symptoms Among Highland Vegetable Farmers in North Sumatra, Indonesia: A Cross-Sectional Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/4/prevalensi-gejala-depresi-pestisida-parkinsonisme-thumb-ff091.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/4/prevalensi-gejala-depresi-pestisida-parkinsonisme-thumb-ff091.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/4/prevalensi-gejala-depresi-pestisida-parkinsonisme-thumb-ff091.webp 1x" title="JURIS - Occupational Pesticide Exposure and Parkinsonism Symptoms Among Highland Vegetable Farmers in North Sumatra, Indonesia: A Cross-Sectional Study" alt="JURIS - Occupational Pesticide Exposure and Parkinsonism Symptoms Among Highland Vegetable Farmers in North Sumatra, Indonesia: A Cross-Sectional Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/4/prevalensi-gejala-depresi-pestisida-parkinsonisme-thumb-1d78e.webp" title="JURIS - Occupational Pesticide Exposure and Parkinsonism Symptoms Among Highland Vegetable Farmers in North Sumatra, Indonesia: A Cross-Sectional Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/4/prevalensi-gejala-depresi-pestisida-parkinsonisme-thumb-1d78e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/4/prevalensi-gejala-depresi-pestisida-parkinsonisme-thumb-1d78e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/4/prevalensi-gejala-depresi-pestisida-parkinsonisme-thumb-1d78e.webp 1x" title="JURIS - Occupational Pesticide Exposure and Parkinsonism Symptoms Among Highland Vegetable Farmers in North Sumatra, Indonesia: A Cross-Sectional Study" alt="JURIS - Occupational Pesticide Exposure and Parkinsonism Symptoms Among Highland Vegetable Farmers in North Sumatra, Indonesia: A Cross-Sectional Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/4/prevalensi-gejala-depresi-pestisida-parkinsonisme-thumb-67aef.webp" title="JURIS - Occupational Pesticide Exposure and Parkinsonism Symptoms Among Highland Vegetable Farmers in North Sumatra, Indonesia: A Cross-Sectional Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/4/prevalensi-gejala-depresi-pestisida-parkinsonisme-thumb-67aef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/4/prevalensi-gejala-depresi-pestisida-parkinsonisme-thumb-67aef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/4/prevalensi-gejala-depresi-pestisida-parkinsonisme-thumb-67aef.webp 1x" title="JURIS - Occupational Pesticide Exposure and Parkinsonism Symptoms Among Highland Vegetable Farmers in North Sumatra, Indonesia: A Cross-Sectional Study" alt="JURIS - Occupational Pesticide Exposure and Parkinsonism Symptoms Among Highland Vegetable Farmers in North Sumatra, Indonesia: A Cross-Sectional Study" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64872-prevalensi-gejala-depresi-pestisida-parkinsonisme" title="JURIS - Occupational Pesticide Exposure and Parkinsonism Symptoms Among Highland Vegetable Farmers in North Sumatra, Indonesia: A Cross-Sectional Study" target="_blank">Occupational Pesticide Exposure and Parkinsonism Symptoms Among Highland Vegetable Farmers in North Sumatra, Indonesia: A Cross-Sectional Study</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi kohort prospektif dengan biomonitoring paparan kuantitatif dan hasil yang dikonfirmasi oleh neurologis. Selain itu, intervensi paket PPE dan kebersihan yang dirandomisasi secara kluster di distrik dengan paparan tinggi dapat dieksplorasi. Analisis One Health yang menghubungkan hasil neurologis petani dengan beban pestisida tanah dan air juga dapat dilakukan. Penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang dampak paparan pestisida pada kesehatan petani dan membantu mengembangkan strategi intervensi yang efektif..
<br>Lebih dari sepertiga petani yang menerapkan pestisida di komunitas hortikultura dataran tinggi di Sumatera Utara positif skrining untuk gejala Parkinsonisme, dengan asosiasi yang kuat terhadap tiga penentu pekerjaan yang dapat dimodifikasi.frekuensi penyemprotan, konsistensi penggunaan PPE, dan kebersihan pasca-aplikasi.Meskipun desain lintas sektoral tidak dapat menetapkan kausalitas, besarnya asosiasi, kesesuaiannya dengan bukti mekanistik dan kohort dari lima benua, dan aksesibilitas perilaku yang terlibat terhadap intervensi membenarkan tindakan paralel segera di tiga bidang.regulasi yang dapat ditegakkan terhadap Pestisida yang Sangat Berbahaya - mulai dari paraquat - sejalan dengan petunjuk WHO/FAO.subsidi PPE dan pelatihan sekolah petani lapangan yang terintegrasi dalam perpanjangan pertanian.dan integrasi skrining gejala motorik singkat ke dalam perawatan primer di distrik pertanian, yang digabungkan dengan pengakuan penyakit neurodegeneratif terkait pestisida sebagai penyakit okupasional yang dapat dikompensasi.Studi kohort prospektif dengan biomonitoring paparan kuantitatif dan hasil yang dikonfirmasi oleh neurologis adalah prioritas penelitian langsung.Di luar Indonesia, temuan ini menambahkan bukti petani pertanian kecil Asia Tenggara ke agenda neurodegeneratif okupasional global yang, hingga saat ini, didominasi oleh kohort negara berpenghasilan tinggi
<br>Kronis paparan pestisida merupakan faktor risiko lingkungan yang telah teridentifikasi untuk sindrom parkinsonian, tetapi bukti dari pertanian pertanian kecil di Asia Tenggara masih terbatas. Studi lintas sektoral berbasis masyarakat ini meneliti prevalensi gejala Parkinsonisme dan penentu pekerjaan yang dapat dimodifikasi di antara 102 petani yang menerapkan pestisida di Distrik Juhar, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Gejala Parkinsonisme disaring menggunakan daftar pemeriksaan motorik yang disesuaikan dari Skala Penilaian Penyakit Parkinson Bersatu (Cronbach  = 0,89). Intensitas paparan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/4/prevalensi-gejala-depresi-pestisida-parkinsonisme-thumb-1d78e.webp" type="image/webp" length="86708" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/4/prevalensi-gejala-depresi-pestisida-parkinsonisme-thumb-ff091.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/4/prevalensi-gejala-depresi-pestisida-parkinsonisme-thumb-1d78e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/4/prevalensi-gejala-depresi-pestisida-parkinsonisme-thumb-67aef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1122-publine.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14360-health-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Tue, 08 Sep 2026 11:51:31 +0700. 12 items. Served in: 6.167 seconds [atom] -->
