<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.375-21sep2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.375-21sep2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-09-21T13:58:15+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Profil Organisasi Wanita Persatuan Ummat Islam Wanita PUI Tahun 2000an ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Profil Organisasi Wanita Persatuan Ummat Islam Wanita PUI Tahun 2000an ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Profil Organisasi Wanita Persatuan Ummat Islam Wanita PUI Tahun 2000an ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-67795-organisasi-wanita-masyarakat-dakwah-islam-indonesi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-67795-organisasi-wanita-masyarakat-dakwah-islam-indonesi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-21:2ed2d51170ec4c0b7848644129e65276</id>
	<published>2026-09-21T13:28:01+07:00</published>
	<updated>2026-09-21T13:28:01+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="wanita pui" label="wanita pui" />
	<itunes:keywords><![CDATA[pui,wanita]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, saran penelitian lanjutan yang baru adalah sebagai berikut: Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, saran penelitian lanjutan yang baru adalah sebagai berikut: Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/e/organisasi-wanita-masyarakat-dakwah-islam-indonesi-thumb-096c2.webp" title="JURIS - Profil Organisasi Wanita Persatuan Ummat Islam (Wanita PUI) Tahun 2000an" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/organisasi-wanita-masyarakat-dakwah-islam-indonesi-thumb-096c2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/organisasi-wanita-masyarakat-dakwah-islam-indonesi-thumb-096c2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/organisasi-wanita-masyarakat-dakwah-islam-indonesi-thumb-096c2.webp 1x" title="JURIS - Profil Organisasi Wanita Persatuan Ummat Islam (Wanita PUI) Tahun 2000an" alt="JURIS - Profil Organisasi Wanita Persatuan Ummat Islam (Wanita PUI) Tahun 2000an" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/e/organisasi-wanita-masyarakat-dakwah-islam-indonesi-thumb-ab583.webp" title="JURIS - Profil Organisasi Wanita Persatuan Ummat Islam (Wanita PUI) Tahun 2000an" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/organisasi-wanita-masyarakat-dakwah-islam-indonesi-thumb-ab583.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/organisasi-wanita-masyarakat-dakwah-islam-indonesi-thumb-ab583.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/organisasi-wanita-masyarakat-dakwah-islam-indonesi-thumb-ab583.webp 1x" title="JURIS - Profil Organisasi Wanita Persatuan Ummat Islam (Wanita PUI) Tahun 2000an" alt="JURIS - Profil Organisasi Wanita Persatuan Ummat Islam (Wanita PUI) Tahun 2000an" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/e/organisasi-wanita-masyarakat-dakwah-islam-indonesi-thumb-dfb3d.webp" title="JURIS - Profil Organisasi Wanita Persatuan Ummat Islam (Wanita PUI) Tahun 2000an" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/e/organisasi-wanita-masyarakat-dakwah-islam-indonesi-thumb-dfb3d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/e/organisasi-wanita-masyarakat-dakwah-islam-indonesi-thumb-dfb3d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/e/organisasi-wanita-masyarakat-dakwah-islam-indonesi-thumb-dfb3d.webp 1x" title="JURIS - Profil Organisasi Wanita Persatuan Ummat Islam (Wanita PUI) Tahun 2000an" alt="JURIS - Profil Organisasi Wanita Persatuan Ummat Islam (Wanita PUI) Tahun 2000an" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67795-organisasi-wanita-masyarakat-dakwah-islam-indonesi" title="JURIS - Profil Organisasi Wanita Persatuan Ummat Islam (Wanita PUI) Tahun 2000an" target="_blank">Profil Organisasi Wanita Persatuan Ummat Islam (Wanita PUI) Tahun 2000an</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, saran penelitian lanjutan yang baru adalah sebagai berikut: Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi dan keterlibatan perempuan dalam organisasi Wanita PUI, khususnya dalam hal pengambilan keputusan dan kepemimpinan. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi yang dapat digunakan oleh organisasi Wanita PUI untuk meningkatkan partisipasi dan keterlibatan perempuan, khususnya dalam hal pemberdayaan dan pengembangan kapasitas. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang yang dihadapi oleh organisasi Wanita PUI dalam konteks globalisasi dan perubahan sosial, serta untuk merancang strategi adaptasi dan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi perempuan di era modern..
<br>Pada keadaan sebenarnya, apabila diamati melalui berbagai dimensi dalam kerangka sebuah organisasi perempuan Islam di Indonesia yang merupakan bagian dari organisasi massa yang dikelola oleh kaum laki-laki, tampaknya masih dalam keadaan mencari bentuk, posisi, dan peran, yang akan dimainkan di masyarakat.Wanita PUI Jawa Barat tahun 2000-an, dan apabila dapat diambil sebuah kesan sendiri bahwa organisasi perempuan Islam Indonesia Wanita PUI Jawa barat yang nota-bene adalah organisasi perempuan otonom dari salah satu organisasi massa Islam yang memiliki jumlah "lumayan banyak", kenyataannya masih ditempatkan dalam posisi sebagai "warga kelas dua" dalam komunitas yang dipeluknya atau bisa juga dikatakan dengan istilah organisasi perempuan otonom yang masih "dikendalikan" oleh kaum laki-laki.Tidak mustahil dalam proses menuju kemandiriannya PW.Wanita PUI Jawa Barat, setidaknya harus mampu mengkaji ulang apa yang telah dikerjakannya selama ini.Meski pun semenjak kelahirannya sampai dengan saat ini Wanita PUI Jawa Barat telah mampu merekrut masyarakat menjadi anggota dan simpatisannyan kenyataannya, ternyata jumlah anggota dan simpatisannya apabila dibandingkan dengan organisasi perempuan Islam lainnya yang ada di Jawa Barat bisa jadi banyak secara kuantitas.Namun, disebabkan adanya apa yang disebut dengan dimensi subjektif, yang salah satunya terbentuk oleh faktor keturunan.Selain jumlah yasng banyak, disebabkan faktor keturunan, mayoritas anggota Wanita PUI khususnya PW.Wanita PUI Jawa Barat saat ini berpendidikan setingkat SMA dan sedikit S1 serta lebih sedikit lagi S2 dan S3
<br>Kehadiran gerakan organisasi perempuan Islam Indonesia di pentas nasional sudah tidak diragukan lagi, termasuk Wanita Persatuan Umat Islam (Wanita PUI) yang merupakan organisasi perempuan Islam Indonesia hasil "Fusi" antara "Fathimiyyah" dengan "Zaenabiyyah" yang telah menjadi badan otonom PUI (Persatuan Umat Islam). Apabila dibandingkan dengan organisasi perempuan Islam Indonesia lainnya, seperti Aisyiyah, Persistri, Muslimat NU, Wanita PUI kurang memiliki sikap progresif dalam mengantisipasi kemajuan serta transformasi perubahan sosial yang berada di masyarakat serkitarnya sehingga program-program yang digagas oleh Wanita PUI kurang mendapat respon. Wanita PUI Jawa Barat memasuki abad ke 21 tepatnya periode kepengurusan tahun 2016-2021 mengalami perubahan yang lebih baik,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/e/organisasi-wanita-masyarakat-dakwah-islam-indonesi-thumb-dfb3d.webp" type="image/webp" length="97528" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/organisasi-wanita-masyarakat-dakwah-islam-indonesi-thumb-096c2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/organisasi-wanita-masyarakat-dakwah-islam-indonesi-thumb-ab583.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/e/organisasi-wanita-masyarakat-dakwah-islam-indonesi-thumb-dfb3d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-618-uin-sgd.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17131-religious-jurnal-studi-agama-agama-lintas-budaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ EPISTIMOLOGI PARADIGMA ISLAM Studi Pemikiran Ziauddin Sardar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ EPISTIMOLOGI PARADIGMA ISLAM Studi Pemikiran Ziauddin Sardar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ EPISTIMOLOGI PARADIGMA ISLAM Studi Pemikiran Ziauddin Sardar ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-67798-pembelajaran-ilmu-pengetahuan-sosial-epistemologi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-67798-pembelajaran-ilmu-pengetahuan-sosial-epistemologi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-21:b96168cc47880b5c19bc7fda9a4b962b</id>
	<published>2026-09-21T12:56:27+07:00</published>
	<updated>2026-09-21T12:56:27+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="wanita pui" label="wanita pui" />
	<itunes:keywords><![CDATA[pui,wanita]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lebih lanjut tentang bagaimana epistemologi Islam dapat diintegrasikan dengan ilmu pengetahuan modern untuk mengatasi kesenjangan paradigma. 2. Analisis dampak epistemologi Barat terhadap perkembangan ilmu pengetahuan Muslim dan strategi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Penelitian lebih lanjut tentang bagaimana epistemologi Islam dapat diintegrasikan dengan ilmu pengetahuan modern untuk mengatasi kesenjangan paradigma. 2. Analisis dampak epistemologi Barat terhadap perkembangan ilmu pengetahuan Muslim dan strategi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/pembelajaran-ilmu-pengetahuan-sosial-epistemologi-thumb-494bf.webp" title="JURIS - EPISTIMOLOGI PARADIGMA ISLAM: (Studi Pemikiran Ziauddin Sardar)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/pembelajaran-ilmu-pengetahuan-sosial-epistemologi-thumb-494bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/pembelajaran-ilmu-pengetahuan-sosial-epistemologi-thumb-494bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/pembelajaran-ilmu-pengetahuan-sosial-epistemologi-thumb-494bf.webp 1x" title="JURIS - EPISTIMOLOGI PARADIGMA ISLAM: (Studi Pemikiran Ziauddin Sardar)" alt="JURIS - EPISTIMOLOGI PARADIGMA ISLAM: (Studi Pemikiran Ziauddin Sardar)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/pembelajaran-ilmu-pengetahuan-sosial-epistemologi-thumb-f971f.webp" title="JURIS - EPISTIMOLOGI PARADIGMA ISLAM: (Studi Pemikiran Ziauddin Sardar)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/pembelajaran-ilmu-pengetahuan-sosial-epistemologi-thumb-f971f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/pembelajaran-ilmu-pengetahuan-sosial-epistemologi-thumb-f971f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/pembelajaran-ilmu-pengetahuan-sosial-epistemologi-thumb-f971f.webp 1x" title="JURIS - EPISTIMOLOGI PARADIGMA ISLAM: (Studi Pemikiran Ziauddin Sardar)" alt="JURIS - EPISTIMOLOGI PARADIGMA ISLAM: (Studi Pemikiran Ziauddin Sardar)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/pembelajaran-ilmu-pengetahuan-sosial-epistemologi-thumb-4c37f.webp" title="JURIS - EPISTIMOLOGI PARADIGMA ISLAM: (Studi Pemikiran Ziauddin Sardar)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/pembelajaran-ilmu-pengetahuan-sosial-epistemologi-thumb-4c37f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/pembelajaran-ilmu-pengetahuan-sosial-epistemologi-thumb-4c37f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/pembelajaran-ilmu-pengetahuan-sosial-epistemologi-thumb-4c37f.webp 1x" title="JURIS - EPISTIMOLOGI PARADIGMA ISLAM: (Studi Pemikiran Ziauddin Sardar)" alt="JURIS - EPISTIMOLOGI PARADIGMA ISLAM: (Studi Pemikiran Ziauddin Sardar)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67798-pembelajaran-ilmu-pengetahuan-sosial-epistemologi" title="JURIS - EPISTIMOLOGI PARADIGMA ISLAM: (Studi Pemikiran Ziauddin Sardar)" target="_blank">EPISTIMOLOGI PARADIGMA ISLAM: (Studi Pemikiran Ziauddin Sardar)</a>: 1. Penelitian lebih lanjut tentang bagaimana epistemologi Islam dapat diintegrasikan dengan ilmu pengetahuan modern untuk mengatasi kesenjangan paradigma. 2. Analisis dampak epistemologi Barat terhadap perkembangan ilmu pengetahuan Muslim dan strategi pemulihan nilai-nilai tauhid. 3. Studi tentang peran pendidikan dalam membangun paradigma ilmu pengetahuan Islam yang relevan dengan tantangan global masa kini, dengan fokus pada pengembangan metode pembelajaran yang mencerminkan prinsip-prinsip Islam..
<br>Islam sebagai peradaban memiliki sumber inti dari ilmu pengetahuan yang ada di dunia ini, tetapi tidak membuatnya menjadi agama yang berada di barisan terdepan.Perkembangan ilmu pengetahuan lebih banyak direspons oleh Barat yang bebas nilai hingga ilmu terlepas dari sisi agama (sekulerisasi).Ziauddin Sardar menawarkan Pengilmuwan Islam sebagai solusi, yang memandang Islam sebagai paradigma dunia yang menyeluruh dan sistematis, bukan hanya sebagai agama atau hukum.Pandangan dunia Islam meliputi prinsip-prinsip dalam Al-Quran dan Sunnah yang membentuk aturan umum dalam perilaku dan perkembangan peradaban muslim
<br>Kajian ini fokus kepada kritik terhadap sebuah tanggapan akan perkembangan epistemologi keilmuwan saat ini yang banyak didominasi oleh keilmuwan Barat dengan Islamisasi Ilmu Pengetahuan. Islamisasi Ilmu Pengetahuan merupakan proses pemurnian atau pengembalian sebuah ilmu pengetahuan kepada suatu prinsip tauhid yakni kesatuan sumber dan makna kebenaran ilmu tersebut. Ini digagas pertama kali oleh Ismail Raji Al-faruqi kemudian dilanjutkan oleh Syed Muhammad Naquib Al-Attas. Pemikiran ini didasari adanya sekularisasi ilmu yang dikembangkan oleh Barat yang kemajuannya sangat mengkhawatirkan karena telah terlepas dari dasar utama sebuah ilmu yakni Tauhid dan mengatakan bahwa ilmu-ilmu tersebut bersifat universal dan bebas nilai. Akan tetapi, Ziauddin Sardar...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/1/pembelajaran-ilmu-pengetahuan-sosial-epistemologi-thumb-4c37f.webp" type="image/webp" length="102584" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/pembelajaran-ilmu-pengetahuan-sosial-epistemologi-thumb-494bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/pembelajaran-ilmu-pengetahuan-sosial-epistemologi-thumb-f971f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/pembelajaran-ilmu-pengetahuan-sosial-epistemologi-thumb-4c37f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-618-uin-sgd.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17131-religious-jurnal-studi-agama-agama-lintas-budaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Legal System of the All You Can Eat Ticket System at Tlogo Argo Tourism Indonesia A Malauah al Mursalah Perspective ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Legal System of the All You Can Eat Ticket System at Tlogo Argo Tourism Indonesia A Malauah al Mursalah Perspective ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Legal System of the All You Can Eat Ticket System at Tlogo Argo Tourism Indonesia A Malauah al Mursalah Perspective ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-67778-sistem-tiket-email-nasional-teori-sis" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-67778-sistem-tiket-email-nasional-teori-sis" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-21:c5ddfff0979eb418a107cddc24784b69</id>
	<published>2026-09-21T12:24:37+07:00</published>
	<updated>2026-09-21T12:24:37+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="abou el fadl" label="abou el fadl" />
	<category term="fajrul munir" label="fajrul munir" />
	<category term="pontianak jl" label="pontianak jl" />
	<itunes:keywords><![CDATA[abou,el,fadl,fajrul,jl,munir,pontianak]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak perubahan manajemen terhadap perilaku pengunjung dan keamanan di Tlogo Argo-Tourism. 2. Analisis lebih mendalam tentang peran budaya hukum dalam mencegah tindakan penyelundupan dan meningkatkan kepercayaan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak perubahan manajemen terhadap perilaku pengunjung dan keamanan di Tlogo Argo-Tourism. 2. Analisis lebih mendalam tentang peran budaya hukum dalam mencegah tindakan penyelundupan dan meningkatkan kepercayaan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/sistem-tiket-email-nasional-teori-ti-tlogo-argo-to-thumb-d96e7.webp" title="JURIS - The Legal System of the All-You-Can-Eat Ticket System at Tlogo Argo-Tourism, Indonesia: A Malauah al-Mursalah Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/sistem-tiket-email-nasional-teori-ti-tlogo-argo-to-thumb-d96e7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/sistem-tiket-email-nasional-teori-ti-tlogo-argo-to-thumb-d96e7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/sistem-tiket-email-nasional-teori-ti-tlogo-argo-to-thumb-d96e7.webp 1x" title="JURIS - The Legal System of the All-You-Can-Eat Ticket System at Tlogo Argo-Tourism, Indonesia: A Malauah al-Mursalah Perspective" alt="JURIS - The Legal System of the All-You-Can-Eat Ticket System at Tlogo Argo-Tourism, Indonesia: A Malauah al-Mursalah Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/sistem-tiket-email-nasional-teori-ti-tlogo-argo-to-thumb-a22f7.webp" title="JURIS - The Legal System of the All-You-Can-Eat Ticket System at Tlogo Argo-Tourism, Indonesia: A Malauah al-Mursalah Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/sistem-tiket-email-nasional-teori-ti-tlogo-argo-to-thumb-a22f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/sistem-tiket-email-nasional-teori-ti-tlogo-argo-to-thumb-a22f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/sistem-tiket-email-nasional-teori-ti-tlogo-argo-to-thumb-a22f7.webp 1x" title="JURIS - The Legal System of the All-You-Can-Eat Ticket System at Tlogo Argo-Tourism, Indonesia: A Malauah al-Mursalah Perspective" alt="JURIS - The Legal System of the All-You-Can-Eat Ticket System at Tlogo Argo-Tourism, Indonesia: A Malauah al-Mursalah Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/sistem-tiket-email-nasional-teori-ti-tlogo-argo-to-thumb-3096b.webp" title="JURIS - The Legal System of the All-You-Can-Eat Ticket System at Tlogo Argo-Tourism, Indonesia: A Malauah al-Mursalah Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/sistem-tiket-email-nasional-teori-ti-tlogo-argo-to-thumb-3096b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/sistem-tiket-email-nasional-teori-ti-tlogo-argo-to-thumb-3096b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/sistem-tiket-email-nasional-teori-ti-tlogo-argo-to-thumb-3096b.webp 1x" title="JURIS - The Legal System of the All-You-Can-Eat Ticket System at Tlogo Argo-Tourism, Indonesia: A Malauah al-Mursalah Perspective" alt="JURIS - The Legal System of the All-You-Can-Eat Ticket System at Tlogo Argo-Tourism, Indonesia: A Malauah al-Mursalah Perspective" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67778-sistem-tiket-email-nasional-teori-sis" title="JURIS - The Legal System of the All-You-Can-Eat Ticket System at Tlogo Argo-Tourism, Indonesia: A Malauah al-Mursalah Perspective" target="_blank">The Legal System of the All-You-Can-Eat Ticket System at Tlogo Argo-Tourism, Indonesia: A Malauah al-Mursalah Perspective</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak perubahan manajemen terhadap perilaku pengunjung dan keamanan di Tlogo Argo-Tourism. 2. Analisis lebih mendalam tentang peran budaya hukum dalam mencegah tindakan penyelundupan dan meningkatkan kepercayaan pengunjung. 3. Studi tentang keberlanjutan ekonomi Tlogo Argo-Tourism dengan mempertimbangkan model manajemen alternatif yang lebih efektif dan berkelanjutan..
<br>Sistem jual beli tiket makan sepuasnya di Tlogo Argo-Tourism mencakup tiga komponen sistem hukum, yaitu struktur, substansi, dan budaya hukum.Budaya hukum menjadi elemen penting dalam menjaga kepatuhan pengunjung dan manajemen.Penelitian ini menunjukkan bahwa sistem ini memenuhi prinsip malauah al-mursalah, tetapi masih ada tantangan dalam penerapannya.Rekomendasi untuk meningkatkan keamanan dan transparansi manajemen serta pengembangan lebih lanjut sistem ini diperlukan
<br>Artikel ini menganalisis sistem hukum dalam jual beli sistem tiket makan sepuasnya di agrowisata perkebunan Tlogo, Jawa Tengah, Indonesia. Hal ini dilatarbelakangi sistem jual beli di agrowisata perkebunan tersebut telah menjadi perhatian baru-baru ini karena adanya ketidakjelasan (gharar) dalam implementasinya. Riset ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis yuridis-empiris yang dianalisis dengan teori sistem hukum Lawrence Friedman dan malauah al-mursalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/1/sistem-tiket-email-nasional-teori-ti-tlogo-argo-to-thumb-a22f7.webp" type="image/webp" length="76660" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/sistem-tiket-email-nasional-teori-ti-tlogo-argo-to-thumb-d96e7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/sistem-tiket-email-nasional-teori-ti-tlogo-argo-to-thumb-a22f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/sistem-tiket-email-nasional-teori-ti-tlogo-argo-to-thumb-3096b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-740-iainptk.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-126-journal-islamic-law.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Not Eight But Four Muhammad SyahrrAos Reconstruction of Mustauiq ZakahAos Classification ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Not Eight But Four Muhammad SyahrrAos Reconstruction of Mustauiq ZakahAos Classification ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Not Eight But Four Muhammad SyahrrAos Reconstruction of Mustauiq ZakahAos Classification ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-67777-isi-makna-rekonstruksi-muhammad-syahrr-mustauiq-za" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-67777-isi-makna-rekonstruksi-muhammad-syahrr-mustauiq-za" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-21:a8c48763ef6cfa4b31ac6ace99fe8709</id>
	<published>2026-09-21T12:24:37+07:00</published>
	<updated>2026-09-21T12:24:37+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="abou el fadl" label="abou el fadl" />
	<category term="fajrul munir" label="fajrul munir" />
	<category term="pontianak jl" label="pontianak jl" />
	<itunes:keywords><![CDATA[abou,el,fadl,fajrul,jl,munir,pontianak]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan: Pertama, analisis dampak pendekatan strukturalisme Rusia terhadap interpretasi kitab suci oleh tokoh-tokoh Islam lainnya. Kedua, studi tentang penerapan metode hermeneutika Gadamer dalam konteks zakat modern yang menghadapi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan: Pertama, analisis dampak pendekatan strukturalisme Rusia terhadap interpretasi kitab suci oleh tokoh-tokoh Islam lainnya. Kedua, studi tentang penerapan metode hermeneutika Gadamer dalam konteks zakat modern yang menghadapi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/isi-makna-rekonstruksi-muhammad-syahrr-mustauiq-za-thumb-479e9.webp" title="JURIS - Not Eight, But Four: Muhammad SyahrrAos Reconstruction of Mustauiq ZakahAos Classification" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/isi-makna-rekonstruksi-muhammad-syahrr-mustauiq-za-thumb-479e9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/isi-makna-rekonstruksi-muhammad-syahrr-mustauiq-za-thumb-479e9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/isi-makna-rekonstruksi-muhammad-syahrr-mustauiq-za-thumb-479e9.webp 1x" title="JURIS - Not Eight, But Four: Muhammad SyahrrAos Reconstruction of Mustauiq ZakahAos Classification" alt="JURIS - Not Eight, But Four: Muhammad SyahrrAos Reconstruction of Mustauiq ZakahAos Classification" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/isi-makna-rekonstruksi-muhammad-syahrr-mustauiq-za-thumb-681d1.webp" title="JURIS - Not Eight, But Four: Muhammad SyahrrAos Reconstruction of Mustauiq ZakahAos Classification" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/isi-makna-rekonstruksi-muhammad-syahrr-mustauiq-za-thumb-681d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/isi-makna-rekonstruksi-muhammad-syahrr-mustauiq-za-thumb-681d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/isi-makna-rekonstruksi-muhammad-syahrr-mustauiq-za-thumb-681d1.webp 1x" title="JURIS - Not Eight, But Four: Muhammad SyahrrAos Reconstruction of Mustauiq ZakahAos Classification" alt="JURIS - Not Eight, But Four: Muhammad SyahrrAos Reconstruction of Mustauiq ZakahAos Classification" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/isi-makna-rekonstruksi-muhammad-syahrr-mustauiq-za-thumb-440b2.webp" title="JURIS - Not Eight, But Four: Muhammad SyahrrAos Reconstruction of Mustauiq ZakahAos Classification" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/isi-makna-rekonstruksi-muhammad-syahrr-mustauiq-za-thumb-440b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/isi-makna-rekonstruksi-muhammad-syahrr-mustauiq-za-thumb-440b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/isi-makna-rekonstruksi-muhammad-syahrr-mustauiq-za-thumb-440b2.webp 1x" title="JURIS - Not Eight, But Four: Muhammad SyahrrAos Reconstruction of Mustauiq ZakahAos Classification" alt="JURIS - Not Eight, But Four: Muhammad SyahrrAos Reconstruction of Mustauiq ZakahAos Classification" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67777-isi-makna-rekonstruksi-muhammad-syahrr-mustauiq-za" title="JURIS - Not Eight, But Four: Muhammad SyahrrAos Reconstruction of Mustauiq ZakahAos Classification" target="_blank">Not Eight, But Four: Muhammad SyahrrAos Reconstruction of Mustauiq ZakahAos Classification</a>: Saran penelitian lanjutan: Pertama, analisis dampak pendekatan strukturalisme Rusia terhadap interpretasi kitab suci oleh tokoh-tokoh Islam lainnya. Kedua, studi tentang penerapan metode hermeneutika Gadamer dalam konteks zakat modern yang menghadapi tantangan global. Ketiga, penelitian lebih lanjut tentang peran faktor sosial-politik dalam membentuk pandangan Syahrr terhadap klasifikasi mustauiq zakah, terutama di tengah konflik dan ketidakstabilan regional..
<br>Muhammad Syahrr menawarkan interpretasi yang relatif baru tentang mustauiq zakah.Menurutnya, empat kategori tidak bisa diabaikan dalam penerimaan zakat, yaitu fakr, miskn, ghArim, dan ibn sabl.Dengan pendekatan ilmiah-historis, Syahrr merevisi makna fakr untuk mencakup anak yatim, miskn untuk orang berkebutuhan khusus, ghArim untuk utang pembayaran diat pembunuhan, dan ibn sabl untuk musafir.60 dipengaruhi oleh kondisi Suriah yang sulit, baik faktor internal maupun eksternal, serta pengaruh episteme zaman Moskow yang mengedepankan strukturalisme Rusia
<br>Abstrak: Artikel ini menganalisis pemikiran Muhammad Syahrr (Syahrr) tentang klasifikasi mustahik zakat berdasarkan penafsiranya terhadap QS. al-Taubah [9]: 60. Pemikiran Syahrr ini unik, karena bertentangan dengan klasifikasi mustahik zakat yang disepakati oleh mayoritas ulama fikih. Artikel ini merupakan penelitian pustaka dengan pendekatan hermeneutika Gadamer. Data dikumpulkan melalui kajian teks dan dianalisis dengan teknik deskriptif-analisis. Kami menemukan bahwa Syahrr mengklasifikasi mustahik zakat menjadi empat: fakr, miskn, ghArim, dan ibn sabl. Dengan pendekatan historis ilmiah, Syahrr mendinamisasi makna fakr yang mencakup anak yatim, makna miskn mencakup orang-orang yang berkebutuhan khusus, makna ghArim mencakup hutang untuk membayar diat pembunuhan keliru (al-qatl al-khaaAo), dan makna ibn sabl yang merujuk pada musafir....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/2/isi-makna-rekonstruksi-muhammad-syahrr-mustauiq-za-thumb-479e9.webp" type="image/webp" length="87274" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/isi-makna-rekonstruksi-muhammad-syahrr-mustauiq-za-thumb-479e9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/isi-makna-rekonstruksi-muhammad-syahrr-mustauiq-za-thumb-681d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/isi-makna-rekonstruksi-muhammad-syahrr-mustauiq-za-thumb-440b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-740-iainptk.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-126-journal-islamic-law.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Experimental investigation of ethanolAepertamax fuel blends fuel economy exhaust emissions and implications for natural carbon capture ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Experimental investigation of ethanolAepertamax fuel blends fuel economy exhaust emissions and implications for natural carbon capture ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Experimental investigation of ethanolAepertamax fuel blends fuel economy exhaust emissions and implications for natural carbon capture ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-67784-bakar-etanol-polutan-karbon-monoksida-emisi-co2-em" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-67784-bakar-etanol-polutan-karbon-monoksida-emisi-co2-em" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-21:9f4874ce8d8e9fa790afca1cffdfb7e6</id>
	<published>2026-09-21T12:23:27+07:00</published>
	<updated>2026-09-21T12:23:27+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="fuel economy" label="fuel economy" />
	<itunes:keywords><![CDATA[economy,fuel]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan studi ini, saran penelitian lanjutan meliputi: (1) Meneliti dampak jangka panjang penggunaan campuran etanol-pertamax terhadap komponen mesin dan umur pakai kendaraan; (2) Mengkaji pengaruh variasi konsentrasi etanol pada berbagai jenis ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan studi ini, saran penelitian lanjutan meliputi: (1) Meneliti dampak jangka panjang penggunaan campuran etanol-pertamax terhadap komponen mesin dan umur pakai kendaraan; (2) Mengkaji pengaruh variasi konsentrasi etanol pada berbagai jenis ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/3/bakar-etanol-polutan-karbon-monoksida-emisi-co2-ga-thumb-73d71.webp" title="JURIS - Experimental investigation of ethanolAepertamax fuel blends: fuel economy, exhaust emissions, and implications for natural carbon capture" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/bakar-etanol-polutan-karbon-monoksida-emisi-co2-ga-thumb-73d71.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/bakar-etanol-polutan-karbon-monoksida-emisi-co2-ga-thumb-73d71.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/bakar-etanol-polutan-karbon-monoksida-emisi-co2-ga-thumb-73d71.webp 1x" title="JURIS - Experimental investigation of ethanolAepertamax fuel blends: fuel economy, exhaust emissions, and implications for natural carbon capture" alt="JURIS - Experimental investigation of ethanolAepertamax fuel blends: fuel economy, exhaust emissions, and implications for natural carbon capture" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/3/bakar-etanol-polutan-karbon-monoksida-emisi-co2-ga-thumb-cb08b.webp" title="JURIS - Experimental investigation of ethanolAepertamax fuel blends: fuel economy, exhaust emissions, and implications for natural carbon capture" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/bakar-etanol-polutan-karbon-monoksida-emisi-co2-ga-thumb-cb08b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/bakar-etanol-polutan-karbon-monoksida-emisi-co2-ga-thumb-cb08b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/bakar-etanol-polutan-karbon-monoksida-emisi-co2-ga-thumb-cb08b.webp 1x" title="JURIS - Experimental investigation of ethanolAepertamax fuel blends: fuel economy, exhaust emissions, and implications for natural carbon capture" alt="JURIS - Experimental investigation of ethanolAepertamax fuel blends: fuel economy, exhaust emissions, and implications for natural carbon capture" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/3/bakar-etanol-polutan-karbon-monoksida-emisi-co2-ga-thumb-623e6.webp" title="JURIS - Experimental investigation of ethanolAepertamax fuel blends: fuel economy, exhaust emissions, and implications for natural carbon capture" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/3/bakar-etanol-polutan-karbon-monoksida-emisi-co2-ga-thumb-623e6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/3/bakar-etanol-polutan-karbon-monoksida-emisi-co2-ga-thumb-623e6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/3/bakar-etanol-polutan-karbon-monoksida-emisi-co2-ga-thumb-623e6.webp 1x" title="JURIS - Experimental investigation of ethanolAepertamax fuel blends: fuel economy, exhaust emissions, and implications for natural carbon capture" alt="JURIS - Experimental investigation of ethanolAepertamax fuel blends: fuel economy, exhaust emissions, and implications for natural carbon capture" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67784-bakar-etanol-polutan-karbon-monoksida-emisi-co2-em" title="JURIS - Experimental investigation of ethanolAepertamax fuel blends: fuel economy, exhaust emissions, and implications for natural carbon capture" target="_blank">Experimental investigation of ethanolAepertamax fuel blends: fuel economy, exhaust emissions, and implications for natural carbon capture</a>: Berdasarkan temuan studi ini, saran penelitian lanjutan meliputi: (1) Meneliti dampak jangka panjang penggunaan campuran etanol-pertamax terhadap komponen mesin dan umur pakai kendaraan; (2) Mengkaji pengaruh variasi konsentrasi etanol pada berbagai jenis mesin bensin, termasuk mesin dengan teknologi pengkabutan berbeda; (3) Menganalisis kelayakan ekonomi dan dampak lingkungan penggunaan skala besar campuran etanol-pertamax di sektor transportasi, dengan mempertimbangkan infrastruktur dan kebijakan pemerintah. Penelitian ini dapat membuka arah baru untuk pengembangan bahan bakar berkelanjutan yang lebih ramah lingkungan dan efisien secara ekonomi..
<br>Peningkatan konsentrasi etanol secara konsisten mengurangi konsumsi bahan bakar dan mengubah komposisi gas buang menuju pembakaran yang lebih bersih.Campuran E15 memberikan hasil terbaik, mencapai penurunan 14,89% konsumsi bahan bakar rata-rata, serta mengurangi emisi CO sebesar 18,49%, HC sebesar 30,93%, dan CO2 sebesar 2,46%.Campuran E15 menghasilkan emisi yang dihindari sebesar 0,2942 kg CO2/jam, setara dengan 211,8312 kg CO2/tahun untuk satu sepeda motor, atau kapasitas penyerapan karbon tahunan sekitar 9,63 pohon dewasa.Dengan demikian, campuran etanol-pertamax memberikan manfaat ganda dengan meningkatkan efisiensi operasional mesin dan mengurangi ketergantungan pada ekosistem alami untuk offset karbon
<br>Studi ini secara eksperimental mengevaluasi pengaruh campuran bahan bakar etanol-pertamax terhadap konsumsi bahan bakar, karakteristik emisi buang, dan kontribusinya dalam mengurangi beban sistem penangkapan karbon alami (NCC). Eksperimen dilakukan menggunakan sepeda motor 125 cc berbahan bakar yang dimodifikasi dengan empat komposisi campuran, yaitu pertamax murni (E0), E5, E10, dan E15. Konsumsi bahan bakar diukur dalam rentang kecepatan mesin 1200Ae5400 rpm, sedangkan emisi buang, termasuk karbon monoksida (CO), hidrokarbon (HC), karbon dioksida (CO2), dan oksigen (O2), diukur menggunakan analisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/3/bakar-etanol-polutan-karbon-monoksida-emisi-co2-ga-thumb-cb08b.webp" type="image/webp" length="170810" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/bakar-etanol-polutan-karbon-monoksida-emisi-co2-ga-thumb-73d71.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/bakar-etanol-polutan-karbon-monoksida-emisi-co2-ga-thumb-cb08b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/3/bakar-etanol-polutan-karbon-monoksida-emisi-co2-ga-thumb-623e6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-491-unram.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17332-dinamika-teknik-mesin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Kuasa Media atas Agama dan Bentuk Intoleransi Agama terhadap Media ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kuasa Media atas Agama dan Bentuk Intoleransi Agama terhadap Media ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kuasa Media atas Agama dan Bentuk Intoleransi Agama terhadap Media ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-67794-reaksi-masyarakat-toleransi-agama-respon-masyaraka" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-67794-reaksi-masyarakat-toleransi-agama-respon-masyaraka" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-21:14fc44384af420b4a0e6a56ea2a7a499</id>
	<published>2026-09-21T12:14:51+07:00</published>
	<updated>2026-09-21T12:14:51+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="wanita pui" label="wanita pui" />
	<itunes:keywords><![CDATA[pui,wanita]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak algoritma media sosial terhadap polarisasi keagamaan. Studi lain bisa menginvestigasi efektivitas dialog antar iman dalam mengurangi intoleransi yang dipicu media. Selain itu, penelitian tentang peran program ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak algoritma media sosial terhadap polarisasi keagamaan. Studi lain bisa menginvestigasi efektivitas dialog antar iman dalam mengurangi intoleransi yang dipicu media. Selain itu, penelitian tentang peran program ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/9/reaksi-masyarakat-toleransi-agama-respon-madura-ha-thumb-5b0d6.webp" title="JURIS - Kuasa Media atas Agama dan Bentuk Intoleransi Agama terhadap Media" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/reaksi-masyarakat-toleransi-agama-respon-madura-ha-thumb-5b0d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/reaksi-masyarakat-toleransi-agama-respon-madura-ha-thumb-5b0d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/reaksi-masyarakat-toleransi-agama-respon-madura-ha-thumb-5b0d6.webp 1x" title="JURIS - Kuasa Media atas Agama dan Bentuk Intoleransi Agama terhadap Media" alt="JURIS - Kuasa Media atas Agama dan Bentuk Intoleransi Agama terhadap Media" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/9/reaksi-masyarakat-toleransi-agama-respon-madura-ha-thumb-27b43.webp" title="JURIS - Kuasa Media atas Agama dan Bentuk Intoleransi Agama terhadap Media" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/reaksi-masyarakat-toleransi-agama-respon-madura-ha-thumb-27b43.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/reaksi-masyarakat-toleransi-agama-respon-madura-ha-thumb-27b43.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/reaksi-masyarakat-toleransi-agama-respon-madura-ha-thumb-27b43.webp 1x" title="JURIS - Kuasa Media atas Agama dan Bentuk Intoleransi Agama terhadap Media" alt="JURIS - Kuasa Media atas Agama dan Bentuk Intoleransi Agama terhadap Media" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/9/reaksi-masyarakat-toleransi-agama-respon-madura-ha-thumb-5daee.webp" title="JURIS - Kuasa Media atas Agama dan Bentuk Intoleransi Agama terhadap Media" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/reaksi-masyarakat-toleransi-agama-respon-madura-ha-thumb-5daee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/reaksi-masyarakat-toleransi-agama-respon-madura-ha-thumb-5daee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/reaksi-masyarakat-toleransi-agama-respon-madura-ha-thumb-5daee.webp 1x" title="JURIS - Kuasa Media atas Agama dan Bentuk Intoleransi Agama terhadap Media" alt="JURIS - Kuasa Media atas Agama dan Bentuk Intoleransi Agama terhadap Media" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67794-reaksi-masyarakat-toleransi-agama-respon-masyaraka" title="JURIS - Kuasa Media atas Agama dan Bentuk Intoleransi Agama terhadap Media" target="_blank">Kuasa Media atas Agama dan Bentuk Intoleransi Agama terhadap Media</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak algoritma media sosial terhadap polarisasi keagamaan. Studi lain bisa menginvestigasi efektivitas dialog antar iman dalam mengurangi intoleransi yang dipicu media. Selain itu, penelitian tentang peran program literasi media dalam meningkatkan pemahaman kritis terhadap konten keagamaan dapat memberikan wawasan berharga..
<br>Media memiliki pengaruh signifikan terhadap agama, seperti yang terlihat dalam kontroversi film 'Tanda Tanya'.Penayangan negatif terhadap Islam memicu reaksi masyarakat.Studi ini menekankan pentingnya memupuk toleransi beragama di masyarakat yang majemuk
<br>Studi ini bertujuan untuk mengungkapkan alasan mengapa media seolah menjadi agama baru di tengah masyarakat saat ini, secara sosiologis, studi ini menggambarkan reaksi kelompok dalam menyikapi media, informasi yang disuguhkan oleh media mampu mempengaruhi pikiran kelompok untuk ikut merasakan bagian dari media tersebut. Seperti bentuk intoleransi agama yang ditunjukan oleh respon masyarakat kepada salah satu kasus film tanda tanya yang dianggap menistakan suatu agama. Hasil studi memaparkan bahwa apapun yang disuguhkan oleh media, baik itu media elektronik, juga media online yang langsung diserap dan diyakini kebenarannya oleh masyarakat tanpa dicari tahu lagi keabsahan dari media yang menginformasikan suatu berita, terutama isu tentang agama yang kerap memunculkan emosional keagamaan kelompok tertentu,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/9/reaksi-masyarakat-toleransi-agama-respon-madura-ha-thumb-27b43.webp" type="image/webp" length="99834" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/reaksi-masyarakat-toleransi-agama-respon-madura-ha-thumb-5b0d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/reaksi-masyarakat-toleransi-agama-respon-madura-ha-thumb-27b43.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/reaksi-masyarakat-toleransi-agama-respon-madura-ha-thumb-5daee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-618-uin-sgd.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17131-religious-jurnal-studi-agama-agama-lintas-budaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analysis of the Effects of Shock Absorber Degradation on Vehicle Dynamic Response Using a Half Car Model and a Fault Severity Index Based on Numerical Simulation ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analysis of the Effects of Shock Absorber Degradation on Vehicle Dynamic Response Using a Half Car Model and a Fault Severity Index Based on Numerical Simulation ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analysis of the Effects of Shock Absorber Degradation on Vehicle Dynamic Response Using a Half Car Model and a Fault Severity Index Based on Numerical Simulation ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-67786-tren-degradasi-sensor-shock-absorber-ind" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-67786-tren-degradasi-sensor-shock-absorber-ind" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-21:fb75b74c436ff1870cbb4185aa9e6976</id>
	<published>2026-09-21T11:54:21+07:00</published>
	<updated>2026-09-21T11:54:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="fuel economy" label="fuel economy" />
	<itunes:keywords><![CDATA[economy,fuel]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Mengembangkan studi validasi eksperimental untuk menguji keandalan FSI dalam kondisi nyata. 2. Menganalisis dampak variasi profil jalan stokastik terhadap respons suspensi dan keakuratan FSI. 3. Meneliti pengaruh faktor lingkungan seperti suhu dan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Mengembangkan studi validasi eksperimental untuk menguji keandalan FSI dalam kondisi nyata. 2. Menganalisis dampak variasi profil jalan stokastik terhadap respons suspensi dan keakuratan FSI. 3. Meneliti pengaruh faktor lingkungan seperti suhu dan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/tren-degradasi-sensor-shock-absorber-indeks-kepara-thumb-8dcb3.webp" title="JURIS - Analysis of the Effects of Shock Absorber Degradation on Vehicle Dynamic Response Using a Half-Car Model and a Fault Severity Index Based on Numerical Simulation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/tren-degradasi-sensor-shock-absorber-indeks-kepara-thumb-8dcb3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/tren-degradasi-sensor-shock-absorber-indeks-kepara-thumb-8dcb3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/tren-degradasi-sensor-shock-absorber-indeks-kepara-thumb-8dcb3.webp 1x" title="JURIS - Analysis of the Effects of Shock Absorber Degradation on Vehicle Dynamic Response Using a Half-Car Model and a Fault Severity Index Based on Numerical Simulation" alt="JURIS - Analysis of the Effects of Shock Absorber Degradation on Vehicle Dynamic Response Using a Half-Car Model and a Fault Severity Index Based on Numerical Simulation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/tren-degradasi-sensor-shock-absorber-indeks-kepara-thumb-1b344.webp" title="JURIS - Analysis of the Effects of Shock Absorber Degradation on Vehicle Dynamic Response Using a Half-Car Model and a Fault Severity Index Based on Numerical Simulation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/tren-degradasi-sensor-shock-absorber-indeks-kepara-thumb-1b344.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/tren-degradasi-sensor-shock-absorber-indeks-kepara-thumb-1b344.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/tren-degradasi-sensor-shock-absorber-indeks-kepara-thumb-1b344.webp 1x" title="JURIS - Analysis of the Effects of Shock Absorber Degradation on Vehicle Dynamic Response Using a Half-Car Model and a Fault Severity Index Based on Numerical Simulation" alt="JURIS - Analysis of the Effects of Shock Absorber Degradation on Vehicle Dynamic Response Using a Half-Car Model and a Fault Severity Index Based on Numerical Simulation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/tren-degradasi-sensor-shock-absorber-indeks-kepara-thumb-aaa39.webp" title="JURIS - Analysis of the Effects of Shock Absorber Degradation on Vehicle Dynamic Response Using a Half-Car Model and a Fault Severity Index Based on Numerical Simulation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/tren-degradasi-sensor-shock-absorber-indeks-kepara-thumb-aaa39.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/tren-degradasi-sensor-shock-absorber-indeks-kepara-thumb-aaa39.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/tren-degradasi-sensor-shock-absorber-indeks-kepara-thumb-aaa39.webp 1x" title="JURIS - Analysis of the Effects of Shock Absorber Degradation on Vehicle Dynamic Response Using a Half-Car Model and a Fault Severity Index Based on Numerical Simulation" alt="JURIS - Analysis of the Effects of Shock Absorber Degradation on Vehicle Dynamic Response Using a Half-Car Model and a Fault Severity Index Based on Numerical Simulation" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67786-tren-degradasi-sensor-shock-absorber-ind" title="JURIS - Analysis of the Effects of Shock Absorber Degradation on Vehicle Dynamic Response Using a Half-Car Model and a Fault Severity Index Based on Numerical Simulation" target="_blank">Analysis of the Effects of Shock Absorber Degradation on Vehicle Dynamic Response Using a Half-Car Model and a Fault Severity Index Based on Numerical Simulation</a>: 1. Mengembangkan studi validasi eksperimental untuk menguji keandalan FSI dalam kondisi nyata. 2. Menganalisis dampak variasi profil jalan stokastik terhadap respons suspensi dan keakuratan FSI. 3. Meneliti pengaruh faktor lingkungan seperti suhu dan kelembaban terhadap degradasi redaman dan konsistensi indikator FSI. Saran-saran ini bertujuan untuk memperkuat dasar teoritis dan aplikasi praktis kerangka evaluasi keparahan degradasi suspensi..
<br>Studi ini menunjukkan bahwa degradasi redaman shock absorber menyebabkan peningkatan non-linear dalam respons suspensi, dengan model degradasi kuadratik yang efektif menggambarkan hubungan antara keparahan degradasi dan indeks keparahan (FSI).Analisis Monte Carlo menegaskan bahwa tren degradasi dapat diidentifikasi meskipun ada variasi jalan stokastik.Namun, indikator FSI tetap bersifat simulasi dan memerlukan validasi eksperimental sebelum penerapan diagnostik praktis.Penelitian lanjutan perlu mengeksplorasi pengaruh kondisi jalan berbeda dan faktor lingkungan terhadap stabilitas FSI
<br>Degradasi shock absorber mengubah dinamika suspensi kendaraan dan dapat mengganggu kenyamanan berkendara serta kemampuan menahan jalan. Studi ini mengusulkan kerangka numerik 4-DOF setengah mobil untuk memkuantifikasi perubahan respons yang disebabkan oleh degradasi menggunakan Indeks Keparahan (FSI) yang dinormalisasi berdasarkan perjalanan suspensi. Degradasi shock absorber direpresentasikan sebagai penurunan 0-90% kemampuan redaman, sementara profil jalan stokastik yang difilter digunakan sebagai eksitasi. Robustness model diperiksa melalui sensitivitas parameter, konvergensi langkah waktu, dan simulasi Monte Carlo. Hasil menunjukkan bahwa degradasi meningkatkan perpindahan bodi RMS, perjalanan suspensi gabungan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/4/tren-degradasi-sensor-shock-absorber-indeks-kepara-thumb-8dcb3.webp" type="image/webp" length="53262" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/tren-degradasi-sensor-shock-absorber-indeks-kepara-thumb-8dcb3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/tren-degradasi-sensor-shock-absorber-indeks-kepara-thumb-1b344.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/tren-degradasi-sensor-shock-absorber-indeks-kepara-thumb-aaa39.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-491-unram.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17332-dinamika-teknik-mesin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Perubahan Pola Konsumsi Dan Gaya Hidup Masyarakat Indonesia Di Era Digital ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perubahan Pola Konsumsi Dan Gaya Hidup Masyarakat Indonesia Di Era Digital ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perubahan Pola Konsumsi Dan Gaya Hidup Masyarakat Indonesia Di Era Digital ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-67792-apotek-hidup-masyarakat-majalah-g-gaya-ceria" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-67792-apotek-hidup-masyarakat-majalah-g-gaya-ceria" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-21:558c99e4671febfbf3b86bbf8acc8a61</id>
	<published>2026-09-21T11:19:55+07:00</published>
	<updated>2026-09-21T11:19:55+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="irsyad hasan" label="irsyad hasan" />
	<category term="mulia sari" label="mulia sari" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[hasan,irsyad,mulia,sari,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh program literasi digital terhadap perilaku konsumsi masyarakat. Selain itu, studi tentang strategi mengatasi kesenjangan digital di daerah pedesaan perlu dikembangkan. Terakhir, penelitian tentang dampak ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh program literasi digital terhadap perilaku konsumsi masyarakat. Selain itu, studi tentang strategi mengatasi kesenjangan digital di daerah pedesaan perlu dikembangkan. Terakhir, penelitian tentang dampak ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/e/apotek-hidup-masyarakat-majalah-g-gaya-ceria-kuali-thumb-7a042.webp" title="JURIS - Perubahan Pola Konsumsi Dan Gaya Hidup Masyarakat Indonesia Di Era Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/apotek-hidup-masyarakat-majalah-g-gaya-ceria-kuali-thumb-7a042.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/apotek-hidup-masyarakat-majalah-g-gaya-ceria-kuali-thumb-7a042.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/apotek-hidup-masyarakat-majalah-g-gaya-ceria-kuali-thumb-7a042.webp 1x" title="JURIS - Perubahan Pola Konsumsi Dan Gaya Hidup Masyarakat Indonesia Di Era Digital" alt="JURIS - Perubahan Pola Konsumsi Dan Gaya Hidup Masyarakat Indonesia Di Era Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/e/apotek-hidup-masyarakat-majalah-g-gaya-ceria-kuali-thumb-fe12f.webp" title="JURIS - Perubahan Pola Konsumsi Dan Gaya Hidup Masyarakat Indonesia Di Era Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/apotek-hidup-masyarakat-majalah-g-gaya-ceria-kuali-thumb-fe12f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/apotek-hidup-masyarakat-majalah-g-gaya-ceria-kuali-thumb-fe12f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/apotek-hidup-masyarakat-majalah-g-gaya-ceria-kuali-thumb-fe12f.webp 1x" title="JURIS - Perubahan Pola Konsumsi Dan Gaya Hidup Masyarakat Indonesia Di Era Digital" alt="JURIS - Perubahan Pola Konsumsi Dan Gaya Hidup Masyarakat Indonesia Di Era Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/e/apotek-hidup-masyarakat-majalah-g-gaya-ceria-kuali-thumb-a5f92.webp" title="JURIS - Perubahan Pola Konsumsi Dan Gaya Hidup Masyarakat Indonesia Di Era Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/apotek-hidup-masyarakat-majalah-g-gaya-ceria-kuali-thumb-a5f92.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/apotek-hidup-masyarakat-majalah-g-gaya-ceria-kuali-thumb-a5f92.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/apotek-hidup-masyarakat-majalah-g-gaya-ceria-kuali-thumb-a5f92.webp 1x" title="JURIS - Perubahan Pola Konsumsi Dan Gaya Hidup Masyarakat Indonesia Di Era Digital" alt="JURIS - Perubahan Pola Konsumsi Dan Gaya Hidup Masyarakat Indonesia Di Era Digital" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67792-apotek-hidup-masyarakat-majalah-g-gaya-ceria" title="JURIS - Perubahan Pola Konsumsi Dan Gaya Hidup Masyarakat Indonesia Di Era Digital" target="_blank">Perubahan Pola Konsumsi Dan Gaya Hidup Masyarakat Indonesia Di Era Digital</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh program literasi digital terhadap perilaku konsumsi masyarakat. Selain itu, studi tentang strategi mengatasi kesenjangan digital di daerah pedesaan perlu dikembangkan. Terakhir, penelitian tentang dampak jangka panjang pengaruh media sosial terhadap keputusan pembelian dan gaya hidup individu dapat memberikan wawasan baru untuk kebijakan publik..
<br>Era digital telah mengubah pola konsumsi, gaya hidup, dan pendidikan masyarakat Indonesia.E-commerce dan media sosial menjadi pendorong utama perubahan, menawarkan kemudahan akses namun membawa tantangan seperti konsumtivisme dan kesenjangan digital.Pembelajaran daring memberikan fleksibilitas tetapi menghadapi hambatan infrastruktur.Literasi digital diperlukan untuk memaksimalkan manfaat era digital sekaligus meminimalkan dampak negatifnya.Kebijakan yang mendukung pemerataan akses teknologi dan edukasi digital inklusif sangat diperlukan untuk masa depan
<br>Penelitian ini mengkaji dampak era digital terhadap pola konsumsi, gaya hidup, dan pendidikan masyarakat Indonesia. Temuan menunjukkan bahwa e-commerce dan media sosial menjadi pendorong utama perubahan, menawarkan kenyamanan dan aksesibilitas, namun juga memunculkan tantangan seperti konsumtivisme, individualisme, dan kesenjangan digital. Dalam konteks pendidikan, pembelajaran daring memberikan fleksibilitas tetapi menghadapi ketimpangan infrastruktur. Kesimpulan penelitian menegaskan perlunya literasi digital untuk memitigasi dampak negatif dan memanfaatkan peluang dari transformasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/e/apotek-hidup-masyarakat-majalah-g-gaya-ceria-kuali-thumb-fe12f.webp" type="image/webp" length="84118" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/apotek-hidup-masyarakat-majalah-g-gaya-ceria-kuali-thumb-7a042.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/apotek-hidup-masyarakat-majalah-g-gaya-ceria-kuali-thumb-fe12f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/apotek-hidup-masyarakat-majalah-g-gaya-ceria-kuali-thumb-a5f92.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1497-yazri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7580-jurnal-pendidikan-sosial-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Peran Agama dan Negara dalam Proses Pendirian Rumah Ibadat Kasus Pendirian Gereja Santa Clara Kota Bekasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Agama dan Negara dalam Proses Pendirian Rumah Ibadat Kasus Pendirian Gereja Santa Clara Kota Bekasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Agama dan Negara dalam Proses Pendirian Rumah Ibadat Kasus Pendirian Gereja Santa Clara Kota Bekasi ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-67797-sosial-agama-kelompok-teori-peran-organisasi-kelom" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-67797-sosial-agama-kelompok-teori-peran-organisasi-kelom" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-21:30108e6e4749786524699412cddd1210</id>
	<published>2026-09-21T11:19:15+07:00</published>
	<updated>2026-09-21T11:19:15+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="wanita pui" label="wanita pui" />
	<itunes:keywords><![CDATA[pui,wanita]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang peran agama dalam proses pendirian rumah ibadat di berbagai wilayah dengan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang peran agama dalam proses pendirian rumah ibadat di berbagai wilayah dengan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/sosial-agama-kelompok-teori-peran-organisasi-minor-thumb-9c4f2.webp" title="JURIS - Peran Agama dan Negara dalam Proses Pendirian Rumah Ibadat: Kasus Pendirian Gereja Santa Clara Kota Bekasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/sosial-agama-kelompok-teori-peran-organisasi-minor-thumb-9c4f2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/sosial-agama-kelompok-teori-peran-organisasi-minor-thumb-9c4f2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/sosial-agama-kelompok-teori-peran-organisasi-minor-thumb-9c4f2.webp 1x" title="JURIS - Peran Agama dan Negara dalam Proses Pendirian Rumah Ibadat: Kasus Pendirian Gereja Santa Clara Kota Bekasi" alt="JURIS - Peran Agama dan Negara dalam Proses Pendirian Rumah Ibadat: Kasus Pendirian Gereja Santa Clara Kota Bekasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/sosial-agama-kelompok-teori-peran-organisasi-minor-thumb-813d2.webp" title="JURIS - Peran Agama dan Negara dalam Proses Pendirian Rumah Ibadat: Kasus Pendirian Gereja Santa Clara Kota Bekasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/sosial-agama-kelompok-teori-peran-organisasi-minor-thumb-813d2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/sosial-agama-kelompok-teori-peran-organisasi-minor-thumb-813d2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/sosial-agama-kelompok-teori-peran-organisasi-minor-thumb-813d2.webp 1x" title="JURIS - Peran Agama dan Negara dalam Proses Pendirian Rumah Ibadat: Kasus Pendirian Gereja Santa Clara Kota Bekasi" alt="JURIS - Peran Agama dan Negara dalam Proses Pendirian Rumah Ibadat: Kasus Pendirian Gereja Santa Clara Kota Bekasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/sosial-agama-kelompok-teori-peran-organisasi-minor-thumb-f118d.webp" title="JURIS - Peran Agama dan Negara dalam Proses Pendirian Rumah Ibadat: Kasus Pendirian Gereja Santa Clara Kota Bekasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/sosial-agama-kelompok-teori-peran-organisasi-minor-thumb-f118d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/sosial-agama-kelompok-teori-peran-organisasi-minor-thumb-f118d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/sosial-agama-kelompok-teori-peran-organisasi-minor-thumb-f118d.webp 1x" title="JURIS - Peran Agama dan Negara dalam Proses Pendirian Rumah Ibadat: Kasus Pendirian Gereja Santa Clara Kota Bekasi" alt="JURIS - Peran Agama dan Negara dalam Proses Pendirian Rumah Ibadat: Kasus Pendirian Gereja Santa Clara Kota Bekasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67797-sosial-agama-kelompok-teori-peran-organisasi-kelom" title="JURIS - Peran Agama dan Negara dalam Proses Pendirian Rumah Ibadat: Kasus Pendirian Gereja Santa Clara Kota Bekasi" target="_blank">Peran Agama dan Negara dalam Proses Pendirian Rumah Ibadat: Kasus Pendirian Gereja Santa Clara Kota Bekasi</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang peran agama dalam proses pendirian rumah ibadat di berbagai wilayah dengan mayoritas keagamaan yang berbeda. Kedua, penting untuk menganalisis lebih lanjut bagaimana peran negara dalam mengatur dan mengendalikan konflik yang timbul akibat perbedaan agama dalam masyarakat. Ketiga, penelitian lanjutan dapat berfokus pada strategi-strategi yang dapat diterapkan oleh pemerintah dan kelompok-kelompok agama untuk menciptakan titik temu dan membangun kerukunan antar umat beragama. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam memahami dinamika hubungan antara agama dan negara dalam konteks pendirian rumah ibadat..
<br>Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa agama dan negara memiliki peran dalam proses pendirian rumah ibadat di wilayah yang masyarakatnya memiliki mayoritas keagamaan.Peran negara tersebut dapat dilihat dari upaya-upaya yang dilakukan oleh kelompok Katolik dari Paroki Santa Clara, kelompok Muslim yang tergabung di Majelis Silaturrahim Umat Islam Bekasi (MSUIB), dan Pemerintah Kota Bekasi.Kelompok Katolik berperan memperat ikatannya dengan anggota kelompoknya dan pemerintah.Kelompok Muslim berperan sebagai kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah.Sedangkan pemerintah memiliki peran dalam proses pembangunan tempat ibadat sebagai pemberi legitimasi dan mengatur ketertiban melalui kebijakannya.Dengan demikian, agama dan negara dalam kasus ini memiliki pola peran yang berbeda, yaitu integrasi, kontrol sosial, dan legitimasi.Setiap umat beragama harus ada sikap toleransi dan saling menghormati dalam ibadah.Persoalan yang terkait dengan tata kota, tata ruang, perizinan, dan lainnya harus dipersiapkan dengan baik dan sesuai prosedur, terutama menyangkut hal-hal yang berkaitan dengan rumah ibadah.Masyarakat juga harus diberikan pemahaman yang sama supaya tujuan dari pendirian rumah ibadah itu sesungguhnya dalam rangka agar kita bisa menjalankan ajaran agama masing-masing yang pada akhirnya bisa saling sayang, berbagi, dan menebarkan kasih untuk kemaslahatan bagi sesama
<br>Dalam tulisan ini, penulis menguraikan peran sosial agama dan peran negara dengan aparaturnya dalam proses pendirian rumah ibadat. Uraian tersebut dianalisis dengan teori peran sosial agama dari Bryan S. Turner dan peran negara dari Miriam Budiardjo. Beberapa informasi dan data diperoleh melalui teknik wawancara, arsip, dan observasi. Hasil temuan menunjukkan bahwa ada tiga pihak yang berperan dalam proses pendirian gereja Santa Clara. Kelompok Katolik sebagai pihak yang mendirikan gereja dan kelompok minoritas menunjukkan agama berperan sebagai perekat sosial (social cement) atau integrasi. Kelompok Muslim sebagai kelompok mayoritas menunjukkan peran sebagai kontrol sosial (social control)...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/1/sosial-agama-kelompok-teori-peran-organisasi-minor-thumb-f118d.webp" type="image/webp" length="99122" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/sosial-agama-kelompok-teori-peran-organisasi-minor-thumb-9c4f2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/sosial-agama-kelompok-teori-peran-organisasi-minor-thumb-813d2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/sosial-agama-kelompok-teori-peran-organisasi-minor-thumb-f118d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-618-uin-sgd.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17131-religious-jurnal-studi-agama-agama-lintas-budaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analysis of electric motor performance in micro mobility vehicles of Faculty of Engineering University of Mataram ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analysis of electric motor performance in micro mobility vehicles of Faculty of Engineering University of Mataram ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analysis of electric motor performance in micro mobility vehicles of Faculty of Engineering University of Mataram ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-67785-sistem-motor-instalasi-listrik-kendaraan-lis" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-67785-sistem-motor-instalasi-listrik-kendaraan-lis" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-21:0c632f7449ca6e11a32180f328cd4417</id>
	<published>2026-09-21T10:33:58+07:00</published>
	<updated>2026-09-21T10:33:58+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="fuel economy" label="fuel economy" />
	<itunes:keywords><![CDATA[economy,fuel]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji kinerja motor BLDC pada putaran lebih tinggi dari 400 rpm untuk mengevaluasi potensi peningkatan efisiensi. Selain itu, perbandingan antara berbagai jenis motor listrik dalam kondisi serupa dapat memberikan wawasan tentang ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji kinerja motor BLDC pada putaran lebih tinggi dari 400 rpm untuk mengevaluasi potensi peningkatan efisiensi. Selain itu, perbandingan antara berbagai jenis motor listrik dalam kondisi serupa dapat memberikan wawasan tentang ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/1/sistem-motor-instalasi-listrik-kendaraan-konsumsi-thumb-42fdd.webp" title="JURIS - Analysis of electric motor performance in micro mobility vehicles of Faculty of Engineering, University of Mataram" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/sistem-motor-instalasi-listrik-kendaraan-konsumsi-thumb-42fdd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/sistem-motor-instalasi-listrik-kendaraan-konsumsi-thumb-42fdd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/sistem-motor-instalasi-listrik-kendaraan-konsumsi-thumb-42fdd.webp 1x" title="JURIS - Analysis of electric motor performance in micro mobility vehicles of Faculty of Engineering, University of Mataram" alt="JURIS - Analysis of electric motor performance in micro mobility vehicles of Faculty of Engineering, University of Mataram" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/1/sistem-motor-instalasi-listrik-kendaraan-konsumsi-thumb-f9b96.webp" title="JURIS - Analysis of electric motor performance in micro mobility vehicles of Faculty of Engineering, University of Mataram" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/sistem-motor-instalasi-listrik-kendaraan-konsumsi-thumb-f9b96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/sistem-motor-instalasi-listrik-kendaraan-konsumsi-thumb-f9b96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/sistem-motor-instalasi-listrik-kendaraan-konsumsi-thumb-f9b96.webp 1x" title="JURIS - Analysis of electric motor performance in micro mobility vehicles of Faculty of Engineering, University of Mataram" alt="JURIS - Analysis of electric motor performance in micro mobility vehicles of Faculty of Engineering, University of Mataram" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/1/sistem-motor-instalasi-listrik-kendaraan-konsumsi-thumb-20de4.webp" title="JURIS - Analysis of electric motor performance in micro mobility vehicles of Faculty of Engineering, University of Mataram" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/1/sistem-motor-instalasi-listrik-kendaraan-konsumsi-thumb-20de4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/1/sistem-motor-instalasi-listrik-kendaraan-konsumsi-thumb-20de4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/1/sistem-motor-instalasi-listrik-kendaraan-konsumsi-thumb-20de4.webp 1x" title="JURIS - Analysis of electric motor performance in micro mobility vehicles of Faculty of Engineering, University of Mataram" alt="JURIS - Analysis of electric motor performance in micro mobility vehicles of Faculty of Engineering, University of Mataram" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67785-sistem-motor-instalasi-listrik-kendaraan-lis" title="JURIS - Analysis of electric motor performance in micro mobility vehicles of Faculty of Engineering, University of Mataram" target="_blank">Analysis of electric motor performance in micro mobility vehicles of Faculty of Engineering, University of Mataram</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji kinerja motor BLDC pada putaran lebih tinggi dari 400 rpm untuk mengevaluasi potensi peningkatan efisiensi. Selain itu, perbandingan antara berbagai jenis motor listrik dalam kondisi serupa dapat memberikan wawasan tentang keunggulan relatif masing-masing teknologi. Studi tambahan juga diperlukan untuk memahami dampak faktor lingkungan seperti suhu dan permukaan jalan terhadap konsumsi energi kendaraan mikromobilitas, yang dapat membantu dalam merancang sistem yang lebih adaptif dan efisien..
<br>Dari hasil eksperimen yang telah dilakukan, beberapa temuan telah diperoleh.Secara keseluruhan, sistem motor penggerak 12V BLDC menunjukkan kinerja yang cukup baik dalam konteks kendaraan mikromobilitas.Motor listrik BLDC mampu menghasilkan torsi dan daya yang meningkat pada kecepatan tertentu sambil mempertahankan konsumsi energi yang wajar.Oleh karena itu, motor ini cocok sebagai penggerak alternatif untuk aplikasi kendaraan listrik ringan, terutama dalam sistem yang memprioritaskan efisiensi dan kesederhanaan
<br>Mobil listrik mikromobilitas memerlukan motor listrik yang kecil, efisien, dan sederhana, tetapi penelitian tentang kinerja motor listrik tegangan rendah masih terbatas. Studi ini bertujuan untuk menganalisis kinerja motor BLDC 12 volt yang diterapkan pada kendaraan listrik dua roda untuk transportasi jarak pendek. Uji coba dilakukan dengan variasi putaran 200Ae400 rpm dengan pengukuran torsi, daya output, dan konsumsi energi menggunakan dynamometer. Hasil menunjukkan bahwa motor BLDC menghasilkan torsi maksimum 2,94 Nm pada 400 rpm dengan efisiensi rata-rata 82% dan konsumsi energi 0,15 Wh. Temuan ini membenarkan bahwa motor BLDC 12 volt cocok digunakan sebagai penggerak alternatif untuk kendaraan listrik ringan, terutama dalam sistem mikromobilitas yang menekankan efisiensi energi dan kesederhanaan desain.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/1/sistem-motor-instalasi-listrik-kendaraan-konsumsi-thumb-42fdd.webp" type="image/webp" length="85464" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/sistem-motor-instalasi-listrik-kendaraan-konsumsi-thumb-42fdd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/sistem-motor-instalasi-listrik-kendaraan-konsumsi-thumb-f9b96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/1/sistem-motor-instalasi-listrik-kendaraan-konsumsi-thumb-20de4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-491-unram.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17332-dinamika-teknik-mesin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Literature Review Perkembangan Sosial Masyarakat Indonesia Pada Masa Penjajahan Jepang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Literature Review Perkembangan Sosial Masyarakat Indonesia Pada Masa Penjajahan Jepang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Literature Review Perkembangan Sosial Masyarakat Indonesia Pada Masa Penjajahan Jepang ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-67791-pendidikan-jepang-dinamika-sosial-struktur" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-67791-pendidikan-jepang-dinamika-sosial-struktur" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-21:dd4ef4df572f895b5a10665394a0aed1</id>
	<published>2026-09-21T10:25:26+07:00</published>
	<updated>2026-09-21T10:25:26+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="irsyad hasan" label="irsyad hasan" />
	<category term="mulia sari" label="mulia sari" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[hasan,irsyad,mulia,sari,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan tentang dampak jangka panjang praktik 'Jugun Ianfu' terhadap dinamika gender dan kesehatan mental perempuan di Indonesia saat ini. 2. Analisis perbandingan kebijakan kolonial Jepang dan Belanda terhadap struktur sosial ekonomi masyarakat ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan tentang dampak jangka panjang praktik 'Jugun Ianfu' terhadap dinamika gender dan kesehatan mental perempuan di Indonesia saat ini. 2. Analisis perbandingan kebijakan kolonial Jepang dan Belanda terhadap struktur sosial ekonomi masyarakat ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/pendidikan-jepang-dinamika-sosial-struktur-modern-thumb-c5f89.webp" title="JURIS - Literature Review: Perkembangan Sosial Masyarakat Indonesia Pada Masa Penjajahan Jepang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/pendidikan-jepang-dinamika-sosial-struktur-modern-thumb-c5f89.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/pendidikan-jepang-dinamika-sosial-struktur-modern-thumb-c5f89.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/pendidikan-jepang-dinamika-sosial-struktur-modern-thumb-c5f89.webp 1x" title="JURIS - Literature Review: Perkembangan Sosial Masyarakat Indonesia Pada Masa Penjajahan Jepang" alt="JURIS - Literature Review: Perkembangan Sosial Masyarakat Indonesia Pada Masa Penjajahan Jepang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/pendidikan-jepang-dinamika-sosial-struktur-modern-thumb-69aeb.webp" title="JURIS - Literature Review: Perkembangan Sosial Masyarakat Indonesia Pada Masa Penjajahan Jepang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/pendidikan-jepang-dinamika-sosial-struktur-modern-thumb-69aeb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/pendidikan-jepang-dinamika-sosial-struktur-modern-thumb-69aeb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/pendidikan-jepang-dinamika-sosial-struktur-modern-thumb-69aeb.webp 1x" title="JURIS - Literature Review: Perkembangan Sosial Masyarakat Indonesia Pada Masa Penjajahan Jepang" alt="JURIS - Literature Review: Perkembangan Sosial Masyarakat Indonesia Pada Masa Penjajahan Jepang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/c/pendidikan-jepang-dinamika-sosial-struktur-modern-thumb-e5d5e.webp" title="JURIS - Literature Review: Perkembangan Sosial Masyarakat Indonesia Pada Masa Penjajahan Jepang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/c/pendidikan-jepang-dinamika-sosial-struktur-modern-thumb-e5d5e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/c/pendidikan-jepang-dinamika-sosial-struktur-modern-thumb-e5d5e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/c/pendidikan-jepang-dinamika-sosial-struktur-modern-thumb-e5d5e.webp 1x" title="JURIS - Literature Review: Perkembangan Sosial Masyarakat Indonesia Pada Masa Penjajahan Jepang" alt="JURIS - Literature Review: Perkembangan Sosial Masyarakat Indonesia Pada Masa Penjajahan Jepang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67791-pendidikan-jepang-dinamika-sosial-struktur" title="JURIS - Literature Review: Perkembangan Sosial Masyarakat Indonesia Pada Masa Penjajahan Jepang" target="_blank">Literature Review: Perkembangan Sosial Masyarakat Indonesia Pada Masa Penjajahan Jepang</a>: 1. Penelitian lanjutan tentang dampak jangka panjang praktik 'Jugun Ianfu' terhadap dinamika gender dan kesehatan mental perempuan di Indonesia saat ini. 2. Analisis perbandingan kebijakan kolonial Jepang dan Belanda terhadap struktur sosial ekonomi masyarakat Indonesia, dengan fokus pada kebijakan tenaga kerja dan pendidikan. 3. Studi tentang pengaruh sistem pendidikan Jepang selama masa perang terhadap reformasi kurikulum dan nilai kolektivisme dalam sistem pendidikan nasional pasca-kemerdekaan..
<br>Penjajahan Jepang di Indonesia pada periode 1942-1945 membawa dampak signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan sosial, termasuk peran perempuan, kebijakan ekonomi, dan transformasi pendidikan.Eksploitasi melalui sistem kerja paksa dan kebijakan ekonomi menciptakan ketidakstabilan, namun juga memperkenalkan elemen modernisasi yang bertahan hingga pasca-kemerdekaan.Peran perempuan mengalami tekanan besar akibat praktik seperti 'Jugun Ianfu', tetapi memicu kesadaran akan hak asasi manusia dan dinamika gender baru dalam masyarakat
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak sosial yang ditimbulkan selama masa penjajahan Jepang di Indonesia (1942-1945). Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksploitasi sumber daya manusia dan alam, serta kebijakan kolektif Jepang, telah membawa perubahan signifikan dalam dinamika sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat Indonesia. Praktik seperti 'Jugun Ianfu' mengungkap dampak gender yang mendalam, sedangkan transformasi pendidikan memengaruhi pembangunan sumber daya manusia di era kemerdekaan. Kesimpulan penelitian ini menekankan pentingnya memahami dampak historis tersebut untuk merancang kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan sosial saat ini.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/c/pendidikan-jepang-dinamika-sosial-struktur-modern-thumb-e5d5e.webp" type="image/webp" length="78096" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/pendidikan-jepang-dinamika-sosial-struktur-modern-thumb-c5f89.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/pendidikan-jepang-dinamika-sosial-struktur-modern-thumb-69aeb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/c/pendidikan-jepang-dinamika-sosial-struktur-modern-thumb-e5d5e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1497-yazri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7580-jurnal-pendidikan-sosial-indonesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Occupational safety and health K3 risk analysis in River Tubing activities using the HIRARC method in Sesaot Tourism Village ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Occupational safety and health K3 risk analysis in River Tubing activities using the HIRARC method in Sesaot Tourism Village ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Occupational safety and health K3 risk analysis in River Tubing activities using the HIRARC method in Sesaot Tourism Village ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-67781-manajemen-risiko-ti-identifikasi-bahaya-sis" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-67781-manajemen-risiko-ti-identifikasi-bahaya-sis" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-21:f3c5619062b5432ebab11e08c64072f2</id>
	<published>2026-09-21T10:07:58+07:00</published>
	<updated>2026-09-21T10:07:58+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="fuel economy" label="fuel economy" />
	<itunes:keywords><![CDATA[economy,fuel]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan metode analisis risiko lain seperti FMEA untuk membandingkan efektivitas dengan HIRARC. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi dampak perubahan iklim terhadap risiko aktivitas river tubing, terutama kenaikan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan metode analisis risiko lain seperti FMEA untuk membandingkan efektivitas dengan HIRARC. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi dampak perubahan iklim terhadap risiko aktivitas river tubing, terutama kenaikan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/e/manajemen-risiko-ti-identifikasi-bahaya-sistematis-thumb-0d7bf.webp" title="JURIS - Occupational safety and health (K3) risk analysis in River Tubing activities using the HIRARC method in Sesaot Tourism Village" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/manajemen-risiko-ti-identifikasi-bahaya-sistematis-thumb-0d7bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/manajemen-risiko-ti-identifikasi-bahaya-sistematis-thumb-0d7bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/manajemen-risiko-ti-identifikasi-bahaya-sistematis-thumb-0d7bf.webp 1x" title="JURIS - Occupational safety and health (K3) risk analysis in River Tubing activities using the HIRARC method in Sesaot Tourism Village" alt="JURIS - Occupational safety and health (K3) risk analysis in River Tubing activities using the HIRARC method in Sesaot Tourism Village" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/e/manajemen-risiko-ti-identifikasi-bahaya-sistematis-thumb-e1168.webp" title="JURIS - Occupational safety and health (K3) risk analysis in River Tubing activities using the HIRARC method in Sesaot Tourism Village" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/manajemen-risiko-ti-identifikasi-bahaya-sistematis-thumb-e1168.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/manajemen-risiko-ti-identifikasi-bahaya-sistematis-thumb-e1168.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/manajemen-risiko-ti-identifikasi-bahaya-sistematis-thumb-e1168.webp 1x" title="JURIS - Occupational safety and health (K3) risk analysis in River Tubing activities using the HIRARC method in Sesaot Tourism Village" alt="JURIS - Occupational safety and health (K3) risk analysis in River Tubing activities using the HIRARC method in Sesaot Tourism Village" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/e/manajemen-risiko-ti-identifikasi-bahaya-sistematis-thumb-80ae8.webp" title="JURIS - Occupational safety and health (K3) risk analysis in River Tubing activities using the HIRARC method in Sesaot Tourism Village" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/manajemen-risiko-ti-identifikasi-bahaya-sistematis-thumb-80ae8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/manajemen-risiko-ti-identifikasi-bahaya-sistematis-thumb-80ae8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/manajemen-risiko-ti-identifikasi-bahaya-sistematis-thumb-80ae8.webp 1x" title="JURIS - Occupational safety and health (K3) risk analysis in River Tubing activities using the HIRARC method in Sesaot Tourism Village" alt="JURIS - Occupational safety and health (K3) risk analysis in River Tubing activities using the HIRARC method in Sesaot Tourism Village" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-67781-manajemen-risiko-ti-identifikasi-bahaya-sis" title="JURIS - Occupational safety and health (K3) risk analysis in River Tubing activities using the HIRARC method in Sesaot Tourism Village" target="_blank">Occupational safety and health (K3) risk analysis in River Tubing activities using the HIRARC method in Sesaot Tourism Village</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan metode analisis risiko lain seperti FMEA untuk membandingkan efektivitas dengan HIRARC. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi dampak perubahan iklim terhadap risiko aktivitas river tubing, terutama kenaikan debit air dan intensitas hujan. Selanjutnya, studi dapat mengkaji pengaruh pendekatan edukasi keselamatan berbasis teknologi terhadap perilaku wisatawan dalam mengelola risiko sendiri selama aktivitas river tubing..
<br>Studi ini mengidentifikasi delapan bahaya potensial dalam aktivitas river tubing di Desa Wisata Sesaot, dengan lima bahaya berisiko tinggi dan tiga berisiko menengah.Bahaya berisiko tinggi mencakup pelampung tidak memadai, kondisi jembatan tidak stabil, benturan dengan batu sungai, arus sungai kuat, dan kenaikan debit air selama hujan.Kontrol yang ada mencakup briefing keselamatan, penggunaan helm dan pelampung, pengawasan pemandu, serta penangguhan aktivitas saat cuaca buruk.Rekomendasi perbaikan mencakup inspeksi PPE, perbaikan infrastruktur, tanda keselamatan, pemantauan lingkungan, dan SOP keselamatan tertulis.Studi ini mendukung manajemen keselamatan yang lebih baik dan keberlanjutan dalam aktivitas river tubing
<br>Analisis risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada aktivitas river tubing di Desa Wisata Sesaot menggunakan metode HIRARC. Studi ini bertujuan mengidentifikasi bahaya potensial, mengevaluasi tingkat risiko, dan menentukan kontrol risiko yang tepat untuk aktivitas river tubing di Desa Wisata Sesaot, Kabupaten Lombok Barat, menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, dan Risk Control (HIRARC). Pendekatan kualitatif deskriptif dilakukan melalui dua sesi observasi langsung dan wawancara dengan manajer wisata, pemandu river tubing, dan wisatawan. Hasil menunjukkan delapan bahaya potensial, termasuk lima bahaya berisiko tinggi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/e/manajemen-risiko-ti-identifikasi-bahaya-sistematis-thumb-80ae8.webp" type="image/webp" length="87946" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/manajemen-risiko-ti-identifikasi-bahaya-sistematis-thumb-0d7bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/manajemen-risiko-ti-identifikasi-bahaya-sistematis-thumb-e1168.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/manajemen-risiko-ti-identifikasi-bahaya-sistematis-thumb-80ae8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-491-unram.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17332-dinamika-teknik-mesin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Mon, 21 Sep 2026 13:58:15 +0700. 12 items. Served in: 4.356 seconds [atom] -->
