<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-09-01T11:28:44+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Kecepatan terhadap Efisiensi Energi dan Jarak Tempuh pada Sepeda Listrik dengan Baterai Lithium Ion 18650 60V 15Ah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Kecepatan terhadap Efisiensi Energi dan Jarak Tempuh pada Sepeda Listrik dengan Baterai Lithium Ion 18650 60V 15Ah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Kecepatan terhadap Efisiensi Energi dan Jarak Tempuh pada Sepeda Listrik dengan Baterai Lithium Ion 18650 60V 15Ah ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63342-konsumsi-energi-gedung-jarak-tempuh-kendaraan-list" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63342-konsumsi-energi-gedung-jarak-tempuh-kendaraan-list" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:497b8d15bf2c3d9997776c82834fd116</id>
	<published>2026-09-01T09:06:01+07:00</published>
	<updated>2026-09-01T09:06:01+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="eko julianto" label="eko julianto" />
	<category term="muhamad safi" label="muhamad safi" />
	<category term="ishak amar" label="ishak amar" />
	<itunes:keywords><![CDATA[amar,eko,ishak,julianto,muhamad,safi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi pengaruh jenis baterai alternatif, seperti baterai lithium polymer, terhadap efisiensi energi dan jarak ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi pengaruh jenis baterai alternatif, seperti baterai lithium polymer, terhadap efisiensi energi dan jarak ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/konsumsi-energi-gedung-jarak-tempuh-kendaraan-list-thumb-fc8eb.webp" title="JURIS - Pengaruh Kecepatan terhadap Efisiensi Energi dan Jarak Tempuh pada Sepeda Listrik dengan Baterai Lithium-Ion 18650 60V 15Ah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/konsumsi-energi-gedung-jarak-tempuh-kendaraan-list-thumb-fc8eb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/konsumsi-energi-gedung-jarak-tempuh-kendaraan-list-thumb-fc8eb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/konsumsi-energi-gedung-jarak-tempuh-kendaraan-list-thumb-fc8eb.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kecepatan terhadap Efisiensi Energi dan Jarak Tempuh pada Sepeda Listrik dengan Baterai Lithium-Ion 18650 60V 15Ah" alt="JURIS - Pengaruh Kecepatan terhadap Efisiensi Energi dan Jarak Tempuh pada Sepeda Listrik dengan Baterai Lithium-Ion 18650 60V 15Ah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/konsumsi-energi-gedung-jarak-tempuh-kendaraan-list-thumb-eaef1.webp" title="JURIS - Pengaruh Kecepatan terhadap Efisiensi Energi dan Jarak Tempuh pada Sepeda Listrik dengan Baterai Lithium-Ion 18650 60V 15Ah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/konsumsi-energi-gedung-jarak-tempuh-kendaraan-list-thumb-eaef1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/konsumsi-energi-gedung-jarak-tempuh-kendaraan-list-thumb-eaef1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/konsumsi-energi-gedung-jarak-tempuh-kendaraan-list-thumb-eaef1.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kecepatan terhadap Efisiensi Energi dan Jarak Tempuh pada Sepeda Listrik dengan Baterai Lithium-Ion 18650 60V 15Ah" alt="JURIS - Pengaruh Kecepatan terhadap Efisiensi Energi dan Jarak Tempuh pada Sepeda Listrik dengan Baterai Lithium-Ion 18650 60V 15Ah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/konsumsi-energi-gedung-jarak-tempuh-kendaraan-list-thumb-65876.webp" title="JURIS - Pengaruh Kecepatan terhadap Efisiensi Energi dan Jarak Tempuh pada Sepeda Listrik dengan Baterai Lithium-Ion 18650 60V 15Ah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/konsumsi-energi-gedung-jarak-tempuh-kendaraan-list-thumb-65876.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/konsumsi-energi-gedung-jarak-tempuh-kendaraan-list-thumb-65876.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/konsumsi-energi-gedung-jarak-tempuh-kendaraan-list-thumb-65876.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kecepatan terhadap Efisiensi Energi dan Jarak Tempuh pada Sepeda Listrik dengan Baterai Lithium-Ion 18650 60V 15Ah" alt="JURIS - Pengaruh Kecepatan terhadap Efisiensi Energi dan Jarak Tempuh pada Sepeda Listrik dengan Baterai Lithium-Ion 18650 60V 15Ah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63342-konsumsi-energi-gedung-jarak-tempuh-kendaraan-list" title="JURIS - Pengaruh Kecepatan terhadap Efisiensi Energi dan Jarak Tempuh pada Sepeda Listrik dengan Baterai Lithium-Ion 18650 60V 15Ah" target="_blank">Pengaruh Kecepatan terhadap Efisiensi Energi dan Jarak Tempuh pada Sepeda Listrik dengan Baterai Lithium-Ion 18650 60V 15Ah</a>: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi pengaruh jenis baterai alternatif, seperti baterai lithium polymer, terhadap efisiensi energi dan jarak tempuh pada berbagai kecepatan. Kedua, studi tentang sistem manajemen termal baterai pada sepeda listrik yang beroperasi pada kecepatan tinggi dapat menjadi fokus untuk meningkatkan keamanan dan umur pakai baterai. Ketiga, penelitian tentang integrasi teknologi pengisian ulang berbasis regenerasi energi selama pengereman dapat dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi total sistem. Saran-saran ini dirancang untuk memperluas pemahaman tentang kinerja baterai dan mengoptimalkan desain sepeda listrik di masa depan..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan berbanding terbalik dengan jarak tempuh sepeda listrik, dengan konsumsi energi meningkat seiring peningkatan kecepatan.Kecepatan rendah (20 km/jam) menghasilkan efisiensi energi terbaik dan jarak tempuh maksimal (40 km), sedangkan kecepatan tinggi (40 km/jam) menyebabkan penurunan signifikan dalam jarak tempuh (20 km) dan peningkatan suhu baterai.Rekomendasi untuk pengguna adalah mengatur kecepatan pada tingkat moderat untuk memaksimalkan efisiensi dan menjaga keamanan baterai
<br>Sepeda listrik telah menjadi solusi mobilitas yang ramah lingkungan dengan baterai lithium-ion sebagai sumber daya utama. Namun, kinerja baterai ini sangat dipengaruhi oleh kecepatan berkendara, yang berdampak pada konsumsi energi dan jarak tempuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecepatan terhadap efisiensi energi dan jarak tempuh pada sepeda listrik yang menggunakan baterai lithium-ion 18650 60V 15Ah. Dengan pendekatan analisis teoretis berbasis data eksperimen sebelumnya, penelitian ini menguji beberapa kecepatan konstan untuk mengevaluasi jarak tempuh dan konsumsi energi per kilometer. Pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/e/konsumsi-energi-gedung-jarak-tempuh-kendaraan-list-thumb-65876.webp" type="image/webp" length="110652" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/konsumsi-energi-gedung-jarak-tempuh-kendaraan-list-thumb-fc8eb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/konsumsi-energi-gedung-jarak-tempuh-kendaraan-list-thumb-eaef1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/konsumsi-energi-gedung-jarak-tempuh-kendaraan-list-thumb-65876.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5438-majalah-ilmiah-momentum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Kebutuhan Daya pada Air Conditioner Saat Terjadi Perbedaan Suhu dan Kelembaban ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kebutuhan Daya pada Air Conditioner Saat Terjadi Perbedaan Suhu dan Kelembaban ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kebutuhan Daya pada Air Conditioner Saat Terjadi Perbedaan Suhu dan Kelembaban ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63340-air-conditioner-mesin-pengkondisian-udara-suhu-kel" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63340-air-conditioner-mesin-pengkondisian-udara-suhu-kel" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:bc7b3794080b868e5a3c9363b5d31eca</id>
	<published>2026-09-01T09:05:07+07:00</published>
	<updated>2026-09-01T09:05:07+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="disc pelumas" label="disc pelumas" />
	<category term="abdul khalim" label="abdul khalim" />
	<category term="nahar nahar" label="nahar nahar" />
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,disc,khalim,nahar,pelumas]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dipertimbangkan faktor-faktor lain yang mempengaruhi kinerja air conditioner, seperti dimensi dan volume ruangan, beban pendingin, jumlah penghuni, dan penggunaan penerangan. Perhitungan kondisi udara juga menjadi penting ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dipertimbangkan faktor-faktor lain yang mempengaruhi kinerja air conditioner, seperti dimensi dan volume ruangan, beban pendingin, jumlah penghuni, dan penggunaan penerangan. Perhitungan kondisi udara juga menjadi penting ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/air-conditioner-mesin-pengkondisian-udara-suhu-kel-thumb-e164e.webp" title="JURIS - Kebutuhan Daya pada Air Conditioner Saat Terjadi Perbedaan Suhu dan Kelembaban" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/air-conditioner-mesin-pengkondisian-udara-suhu-kel-thumb-e164e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/air-conditioner-mesin-pengkondisian-udara-suhu-kel-thumb-e164e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/air-conditioner-mesin-pengkondisian-udara-suhu-kel-thumb-e164e.webp 1x" title="JURIS - Kebutuhan Daya pada Air Conditioner Saat Terjadi Perbedaan Suhu dan Kelembaban" alt="JURIS - Kebutuhan Daya pada Air Conditioner Saat Terjadi Perbedaan Suhu dan Kelembaban" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/air-conditioner-mesin-pengkondisian-udara-suhu-kel-thumb-9493a.webp" title="JURIS - Kebutuhan Daya pada Air Conditioner Saat Terjadi Perbedaan Suhu dan Kelembaban" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/air-conditioner-mesin-pengkondisian-udara-suhu-kel-thumb-9493a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/air-conditioner-mesin-pengkondisian-udara-suhu-kel-thumb-9493a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/air-conditioner-mesin-pengkondisian-udara-suhu-kel-thumb-9493a.webp 1x" title="JURIS - Kebutuhan Daya pada Air Conditioner Saat Terjadi Perbedaan Suhu dan Kelembaban" alt="JURIS - Kebutuhan Daya pada Air Conditioner Saat Terjadi Perbedaan Suhu dan Kelembaban" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/4/air-conditioner-mesin-pengkondisian-udara-suhu-kel-thumb-265dc.webp" title="JURIS - Kebutuhan Daya pada Air Conditioner Saat Terjadi Perbedaan Suhu dan Kelembaban" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/4/air-conditioner-mesin-pengkondisian-udara-suhu-kel-thumb-265dc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/4/air-conditioner-mesin-pengkondisian-udara-suhu-kel-thumb-265dc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/4/air-conditioner-mesin-pengkondisian-udara-suhu-kel-thumb-265dc.webp 1x" title="JURIS - Kebutuhan Daya pada Air Conditioner Saat Terjadi Perbedaan Suhu dan Kelembaban" alt="JURIS - Kebutuhan Daya pada Air Conditioner Saat Terjadi Perbedaan Suhu dan Kelembaban" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63340-air-conditioner-mesin-pengkondisian-udara-suhu-kel" title="JURIS - Kebutuhan Daya pada Air Conditioner Saat Terjadi Perbedaan Suhu dan Kelembaban" target="_blank">Kebutuhan Daya pada Air Conditioner Saat Terjadi Perbedaan Suhu dan Kelembaban</a>: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dipertimbangkan faktor-faktor lain yang mempengaruhi kinerja air conditioner, seperti dimensi dan volume ruangan, beban pendingin, jumlah penghuni, dan penggunaan penerangan. Perhitungan kondisi udara juga menjadi penting agar unit pengkondisian udara bekerja efektif. Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk memahami bagaimana temperatur dan kelembaban mempengaruhi kinerja air conditioner, serta bagaimana hal ini dapat dioptimalkan untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan ruangan..
<br>Dari hasil analisis data maka dapat disimpulkan.Semakin rendah suhu yang diinginkan dalam ruangan, maka kinerja air conditioner akan semakin tinggi.Semakin tinggi kelembaban dalam ruangan, maka kinerja air conditioner akan semakin tinggi
<br>AC atau Air Conditioner adalah menyerap udara dari bagian luar. Dan melepaskan udara di bagian outdoor, dari ini udara indoor yang telah berkonverter sehingga dapat membuat ruangan menjadi suhu yang dingin. Suhu adalah besaran yang menyatakan derajat panas dingin suatu benda dan alat yang digunakan untuk mengukur suhu adalah termometer. Kelembaban merupakan suatu tingkat keadaan lingkungan udara basah yang disebabkan oleh adanya uap air. Tingkat kejenuhan sangat dipengaruhi oleh temperatur. Jika tekanan uap parsial sama dengan tekanan uap air yang jenuh maka akan terjadi pemadatan. Secara matematis kelembaban...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/4/air-conditioner-mesin-pengkondisian-udara-suhu-kel-thumb-e164e.webp" type="image/webp" length="68744" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/air-conditioner-mesin-pengkondisian-udara-suhu-kel-thumb-e164e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/air-conditioner-mesin-pengkondisian-udara-suhu-kel-thumb-9493a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/4/air-conditioner-mesin-pengkondisian-udara-suhu-kel-thumb-265dc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5438-majalah-ilmiah-momentum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ UJI MEDIA ALTERNATIF PENGGANTI PDA PADA PERBANYAKAN Trichoderma sp SEBAGAI AGENSI HAYATI ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ UJI MEDIA ALTERNATIF PENGGANTI PDA PADA PERBANYAKAN Trichoderma sp SEBAGAI AGENSI HAYATI ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ UJI MEDIA ALTERNATIF PENGGANTI PDA PADA PERBANYAKAN Trichoderma sp SEBAGAI AGENSI HAYATI ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63345-trichoderma-sp-jagung-manis-zea-trich" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63345-trichoderma-sp-jagung-manis-zea-trich" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:9ded663c82bb67dac30ab6224614eeae</id>
	<published>2026-09-01T09:04:05+07:00</published>
	<updated>2026-09-01T09:04:05+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="pre nursery" label="pre nursery" />
	<category term="header logo" label="header logo" />
	<itunes:keywords><![CDATA[content,header,logo,main,nursery,pre]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji stabilitas Trichoderma sebagai agen hayati dalam jangka panjang untuk memastikan efektivitasnya di lapangan. Selain itu, perlu dilakukan eksplorasi media alternatif lain yang lebih murah dan mudah diperoleh untuk meningkatkan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji stabilitas Trichoderma sebagai agen hayati dalam jangka panjang untuk memastikan efektivitasnya di lapangan. Selain itu, perlu dilakukan eksplorasi media alternatif lain yang lebih murah dan mudah diperoleh untuk meningkatkan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/trichoderma-sp-jagung-manis-zea-alternatif-pda-gem-thumb-e3f0b.webp" title="JURIS - UJI MEDIA ALTERNATIF PENGGANTI PDA PADA PERBANYAKAN Trichoderma sp. SEBAGAI AGENSI HAYATI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/trichoderma-sp-jagung-manis-zea-alternatif-pda-gem-thumb-e3f0b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/trichoderma-sp-jagung-manis-zea-alternatif-pda-gem-thumb-e3f0b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/trichoderma-sp-jagung-manis-zea-alternatif-pda-gem-thumb-e3f0b.webp 1x" title="JURIS - UJI MEDIA ALTERNATIF PENGGANTI PDA PADA PERBANYAKAN Trichoderma sp. SEBAGAI AGENSI HAYATI" alt="JURIS - UJI MEDIA ALTERNATIF PENGGANTI PDA PADA PERBANYAKAN Trichoderma sp. SEBAGAI AGENSI HAYATI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/trichoderma-sp-jagung-manis-zea-alternatif-pda-gem-thumb-90f91.webp" title="JURIS - UJI MEDIA ALTERNATIF PENGGANTI PDA PADA PERBANYAKAN Trichoderma sp. SEBAGAI AGENSI HAYATI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/trichoderma-sp-jagung-manis-zea-alternatif-pda-gem-thumb-90f91.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/trichoderma-sp-jagung-manis-zea-alternatif-pda-gem-thumb-90f91.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/trichoderma-sp-jagung-manis-zea-alternatif-pda-gem-thumb-90f91.webp 1x" title="JURIS - UJI MEDIA ALTERNATIF PENGGANTI PDA PADA PERBANYAKAN Trichoderma sp. SEBAGAI AGENSI HAYATI" alt="JURIS - UJI MEDIA ALTERNATIF PENGGANTI PDA PADA PERBANYAKAN Trichoderma sp. SEBAGAI AGENSI HAYATI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/trichoderma-sp-jagung-manis-zea-alternatif-pda-gem-thumb-8e74d.webp" title="JURIS - UJI MEDIA ALTERNATIF PENGGANTI PDA PADA PERBANYAKAN Trichoderma sp. SEBAGAI AGENSI HAYATI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/trichoderma-sp-jagung-manis-zea-alternatif-pda-gem-thumb-8e74d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/trichoderma-sp-jagung-manis-zea-alternatif-pda-gem-thumb-8e74d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/trichoderma-sp-jagung-manis-zea-alternatif-pda-gem-thumb-8e74d.webp 1x" title="JURIS - UJI MEDIA ALTERNATIF PENGGANTI PDA PADA PERBANYAKAN Trichoderma sp. SEBAGAI AGENSI HAYATI" alt="JURIS - UJI MEDIA ALTERNATIF PENGGANTI PDA PADA PERBANYAKAN Trichoderma sp. SEBAGAI AGENSI HAYATI" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63345-trichoderma-sp-jagung-manis-zea-trich" title="JURIS - UJI MEDIA ALTERNATIF PENGGANTI PDA PADA PERBANYAKAN Trichoderma sp. SEBAGAI AGENSI HAYATI" target="_blank">UJI MEDIA ALTERNATIF PENGGANTI PDA PADA PERBANYAKAN Trichoderma sp. SEBAGAI AGENSI HAYATI</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji stabilitas Trichoderma sebagai agen hayati dalam jangka panjang untuk memastikan efektivitasnya di lapangan. Selain itu, perlu dilakukan eksplorasi media alternatif lain yang lebih murah dan mudah diperoleh untuk meningkatkan aksesibilitas para petani. Studi juga dapat fokus pada pengaruh perubahan parameter lingkungan seperti suhu dan kelembapan terhadap pertumbuhan Trichoderma pada berbagai jenis media alternatif..
<br>Bahan lokal dapat digunakan sebagai media alternatif cendawan Trichoderma.Laju pertumbuhan cendawan tercepat diperoleh pada media jagung dengan diameter koloni sebesar 10,03 cm.Sedangkan kerapatan konidia tertinggi didapatkan pada media kentang dengan konsentrasi 6,8x108 konidia/mg dan terendah pada media pisang yakni 1,65 x108 konidia/mg.Perlu dilakukan kajian tentang pengaruh Trichoderma media kentang dan jagung serta stabilitasnya sebagai pengendali hayati pada tanaman pangan
<br>Keterbatasan media tumbuh bakteri dan cendawan merupakan kendala utama dalam penelitian dan pengembangan mikroba di Kabupaten Merauke khususnya pengembangan mikroba potensial untuk peningkatan produksi dan pengendalian hayati. Oleh karena itu digunakan media alternatif yang berasal dari sumber hayati lokal dengan kandungan nutrisi yang sama dan bahkan lebih tinggi serta bernilai ekonomis dibandingkan dengan media PDA. Media alternatif berasal dari bahan jagung, gembili, singkong, keladi, ubi jalar, dan pisang yang mudah ditemui di Merauke, sedangkan media kontrol yakni media PDA berbahan baku kentang. Penelitian ini ditujukan untuk membandingkan parameter media dan hasil pertumbuhan Trichoderma dari media alternatif. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan perlakuan media yaitu PDA (M1), jagung manis (M2), gembili (M3), ubi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/1/trichoderma-sp-jagung-manis-zea-alternatif-pda-gem-thumb-90f91.webp" type="image/webp" length="71620" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/trichoderma-sp-jagung-manis-zea-alternatif-pda-gem-thumb-e3f0b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/trichoderma-sp-jagung-manis-zea-alternatif-pda-gem-thumb-90f91.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/trichoderma-sp-jagung-manis-zea-alternatif-pda-gem-thumb-8e74d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5439-jurnal-mediagro.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Dinamika Titik Berat Kursi Roda Pada Kemiringan Jalan 20A Berdasarkan Simulasi Dan Perhitungan Analitis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Dinamika Titik Berat Kursi Roda Pada Kemiringan Jalan 20A Berdasarkan Simulasi Dan Perhitungan Analitis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Dinamika Titik Berat Kursi Roda Pada Kemiringan Jalan 20A Berdasarkan Simulasi Dan Perhitungan Analitis ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63343-servis-kursi-roda-desain-perahu" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63343-servis-kursi-roda-desain-perahu" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:8d090c626414e1952d4fb3ec19a79574</id>
	<published>2026-09-01T08:46:42+07:00</published>
	<updated>2026-09-01T08:46:42+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="faisal habib" label="faisal habib" />
	<category term="dony perdana" label="dony perdana" />
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<itunes:keywords><![CDATA[dony,faisal,habib,perdana,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengujian desain kursi roda pada kemiringan lebih dari 20A untuk mengevaluasi batas kemampuan stabilisasi. Selain itu, analisis dampak penggunaan bahan material alternatif yang lebih ringan namun tetap kuat dapat dikembangkan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengujian desain kursi roda pada kemiringan lebih dari 20A untuk mengevaluasi batas kemampuan stabilisasi. Selain itu, analisis dampak penggunaan bahan material alternatif yang lebih ringan namun tetap kuat dapat dikembangkan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/servis-kursi-roda-desain-perahu-disabilitas-fisik-thumb-a68f0.webp" title="JURIS - Evaluasi Dinamika Titik Berat Kursi Roda Pada Kemiringan Jalan 20A Berdasarkan Simulasi Dan Perhitungan Analitis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/servis-kursi-roda-desain-perahu-disabilitas-fisik-thumb-a68f0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/servis-kursi-roda-desain-perahu-disabilitas-fisik-thumb-a68f0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/servis-kursi-roda-desain-perahu-disabilitas-fisik-thumb-a68f0.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Dinamika Titik Berat Kursi Roda Pada Kemiringan Jalan 20A Berdasarkan Simulasi Dan Perhitungan Analitis" alt="JURIS - Evaluasi Dinamika Titik Berat Kursi Roda Pada Kemiringan Jalan 20A Berdasarkan Simulasi Dan Perhitungan Analitis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/servis-kursi-roda-desain-perahu-disabilitas-fisik-thumb-a6045.webp" title="JURIS - Evaluasi Dinamika Titik Berat Kursi Roda Pada Kemiringan Jalan 20A Berdasarkan Simulasi Dan Perhitungan Analitis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/servis-kursi-roda-desain-perahu-disabilitas-fisik-thumb-a6045.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/servis-kursi-roda-desain-perahu-disabilitas-fisik-thumb-a6045.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/servis-kursi-roda-desain-perahu-disabilitas-fisik-thumb-a6045.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Dinamika Titik Berat Kursi Roda Pada Kemiringan Jalan 20A Berdasarkan Simulasi Dan Perhitungan Analitis" alt="JURIS - Evaluasi Dinamika Titik Berat Kursi Roda Pada Kemiringan Jalan 20A Berdasarkan Simulasi Dan Perhitungan Analitis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/servis-kursi-roda-desain-perahu-disabilitas-fisik-thumb-f2c62.webp" title="JURIS - Evaluasi Dinamika Titik Berat Kursi Roda Pada Kemiringan Jalan 20A Berdasarkan Simulasi Dan Perhitungan Analitis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/servis-kursi-roda-desain-perahu-disabilitas-fisik-thumb-f2c62.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/servis-kursi-roda-desain-perahu-disabilitas-fisik-thumb-f2c62.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/servis-kursi-roda-desain-perahu-disabilitas-fisik-thumb-f2c62.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Dinamika Titik Berat Kursi Roda Pada Kemiringan Jalan 20A Berdasarkan Simulasi Dan Perhitungan Analitis" alt="JURIS - Evaluasi Dinamika Titik Berat Kursi Roda Pada Kemiringan Jalan 20A Berdasarkan Simulasi Dan Perhitungan Analitis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63343-servis-kursi-roda-desain-perahu" title="JURIS - Evaluasi Dinamika Titik Berat Kursi Roda Pada Kemiringan Jalan 20A Berdasarkan Simulasi Dan Perhitungan Analitis" target="_blank">Evaluasi Dinamika Titik Berat Kursi Roda Pada Kemiringan Jalan 20A Berdasarkan Simulasi Dan Perhitungan Analitis</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengujian desain kursi roda pada kemiringan lebih dari 20A untuk mengevaluasi batas kemampuan stabilisasi. Selain itu, analisis dampak penggunaan bahan material alternatif yang lebih ringan namun tetap kuat dapat dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi energi. Riset juga perlu dilakukan untuk membandingkan kinerja desain ini dengan kursi roda konvensional dalam kondisi medan berbeda, termasuk lingkungan perkotaan yang kompleks..
<br>Desain kursi roda dengan sistem stabilisasi otomatis mampu menjaga kestabilan hingga sudut kemiringan 20A, mengurangi risiko jatuh atau terguling.Distribusi gaya reaksi pada dua titik tumpu menunjukkan keseimbangan yang baik, dengan total gaya stabil di kisaran 87,63Ae93,26 kg.Konsumsi daya efisien, dengan daya tertinggi tercatat 144,56 Watt saat menanjak dan nol saat menurun, menunjukkan kinerja optimal dalam berbagai kondisi medan
<br>Menurut data BPS dan Kementerian Sosial RI (2022), lebih dari 5,3 juta penyandang disabilitas fisik di Indonesia mengalami keterbatasan mobilitas, terutama saat menggunakan kursi roda di medan menanjak. Ketidakstabilan kursi roda manual pada kemiringan tinggi menjadi tantangan utama yang berisiko menyebabkan kehilangan keseimbangan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi dinamika pergeseran titik berat kursi roda pada kemiringan jalan hingga 20A, melalui simulasi dan perhitungan analitis. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, survei jenis kursi roda, observasi medan jalan miring, serta analisis gaya dan kinematika sistem. Hasil menunjukkan bahwa posisi titik berat tetap berada dalam zona aman saat sudut kemiringan berubah, dengan distribusi gaya reaksi yang stabil di kisaran 87,63Ae93,26 kg. Tekanan pada roda tetap dalam batas aman, serta tidak menimbulkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/3/servis-kursi-roda-desain-perahu-disabilitas-fisik-thumb-a6045.webp" type="image/webp" length="100098" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/servis-kursi-roda-desain-perahu-disabilitas-fisik-thumb-a68f0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/servis-kursi-roda-desain-perahu-disabilitas-fisik-thumb-a6045.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/servis-kursi-roda-desain-perahu-disabilitas-fisik-thumb-f2c62.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5438-majalah-ilmiah-momentum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Perancangan Busur Panah Polyvinil Chloride Tipe Recurve Di Isi Bambu Dan Resin Epoxy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Perancangan Busur Panah Polyvinil Chloride Tipe Recurve Di Isi Bambu Dan Resin Epoxy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Perancangan Busur Panah Polyvinil Chloride Tipe Recurve Di Isi Bambu Dan Resin Epoxy ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63329-busur-pvc-bambu-panah-polyvynil-chloride-pan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63329-busur-pvc-bambu-panah-polyvynil-chloride-pan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:e8af65ca6422c59d329afaf9ff91697d</id>
	<published>2026-09-01T08:26:32+07:00</published>
	<updated>2026-09-01T08:26:32+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="disc pelumas" label="disc pelumas" />
	<category term="abdul khalim" label="abdul khalim" />
	<category term="nahar nahar" label="nahar nahar" />
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,disc,khalim,nahar,pelumas]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan bahan komposit lain untuk meningkatkan kekuatan dan ketahanan busur panah. Selain itu, perlu dilakukan uji coba pada berbagai kondisi lingkungan untuk memastikan kinerja busur panah dalam situasi nyata. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan bahan komposit lain untuk meningkatkan kekuatan dan ketahanan busur panah. Selain itu, perlu dilakukan uji coba pada berbagai kondisi lingkungan untuk memastikan kinerja busur panah dalam situasi nyata. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/4/busur-pvc-bambu-panah-polyvynil-chloride-variasi-w-thumb-5ce4c.webp" title="JURIS - Analisis Perancangan Busur Panah Polyvinil Chloride Tipe Recurve Di Isi Bambu Dan Resin Epoxy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/4/busur-pvc-bambu-panah-polyvynil-chloride-variasi-w-thumb-5ce4c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/4/busur-pvc-bambu-panah-polyvynil-chloride-variasi-w-thumb-5ce4c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/4/busur-pvc-bambu-panah-polyvynil-chloride-variasi-w-thumb-5ce4c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perancangan Busur Panah Polyvinil Chloride Tipe Recurve Di Isi Bambu Dan Resin Epoxy" alt="JURIS - Analisis Perancangan Busur Panah Polyvinil Chloride Tipe Recurve Di Isi Bambu Dan Resin Epoxy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/4/busur-pvc-bambu-panah-polyvynil-chloride-variasi-w-thumb-6dd36.webp" title="JURIS - Analisis Perancangan Busur Panah Polyvinil Chloride Tipe Recurve Di Isi Bambu Dan Resin Epoxy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/4/busur-pvc-bambu-panah-polyvynil-chloride-variasi-w-thumb-6dd36.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/4/busur-pvc-bambu-panah-polyvynil-chloride-variasi-w-thumb-6dd36.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/4/busur-pvc-bambu-panah-polyvynil-chloride-variasi-w-thumb-6dd36.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perancangan Busur Panah Polyvinil Chloride Tipe Recurve Di Isi Bambu Dan Resin Epoxy" alt="JURIS - Analisis Perancangan Busur Panah Polyvinil Chloride Tipe Recurve Di Isi Bambu Dan Resin Epoxy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/4/busur-pvc-bambu-panah-polyvynil-chloride-variasi-w-thumb-f9f32.webp" title="JURIS - Analisis Perancangan Busur Panah Polyvinil Chloride Tipe Recurve Di Isi Bambu Dan Resin Epoxy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/4/busur-pvc-bambu-panah-polyvynil-chloride-variasi-w-thumb-f9f32.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/4/busur-pvc-bambu-panah-polyvynil-chloride-variasi-w-thumb-f9f32.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/4/busur-pvc-bambu-panah-polyvynil-chloride-variasi-w-thumb-f9f32.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perancangan Busur Panah Polyvinil Chloride Tipe Recurve Di Isi Bambu Dan Resin Epoxy" alt="JURIS - Analisis Perancangan Busur Panah Polyvinil Chloride Tipe Recurve Di Isi Bambu Dan Resin Epoxy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63329-busur-pvc-bambu-panah-polyvynil-chloride-pan" title="JURIS - Analisis Perancangan Busur Panah Polyvinil Chloride Tipe Recurve Di Isi Bambu Dan Resin Epoxy" target="_blank">Analisis Perancangan Busur Panah Polyvinil Chloride Tipe Recurve Di Isi Bambu Dan Resin Epoxy</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan bahan komposit lain untuk meningkatkan kekuatan dan ketahanan busur panah. Selain itu, perlu dilakukan uji coba pada berbagai kondisi lingkungan untuk memastikan kinerja busur panah dalam situasi nyata. Terakhir, penelitian juga bisa menggabungkan teknologi modern dengan bahan tradisional untuk menciptakan desain busur panah yang lebih efisien dan ramah lingkungan..
<br>Data bow weight, draw length, dan draw weight dari empat variasi busur panah adalah.a) Busur panah recurve dengan limb PVC 3/4 inci (23,62 inci) yang diisi bambu tebal 1 cm, riser 15,75 inci, dan string 49,21 inci memiliki bow weight 24,44 lbs, draw length 25,6 inci, dan draw weight 26,89 lbs.b) Busur panah recurve dengan limb PVC 3/4 inci (27,56 inci) yang diisi bambu seperti sumpit dan resin epoksi tebal 1 cm, riser 15,75 inci, dan string 59,05 inci memiliki bow weight 29,11 lbs, draw length 26,6 inci, dan draw weight 32,02 lbs.c) Busur panah recurve dengan limb PVC 3/4 inci (27,56 inci) yang diisi resin epoksi tebal 1 cm, riser 15,75 inci, dan string 59,05 inci memiliki bow weight 34,16 lbs, draw length 26,6 inci, dan draw weight 37,57 lbs.d) Busur panah recurve dengan limb PVC 3/4 inci (27,56 inci), riser 15,75 inci, dan string 59,05 inci memiliki bow weight 19,59 lbs, draw length 26,8 inci, dan draw weight 21,54 lbs.Hasil rancang bangun empat variasi busur panah menunjukkan bahwa busur panah kedua mendekati standard AMO manufacture, World Archery South Africa, dan olimpiade
<br>Dalam bidang olahraga tertentu, material tradisional tetap bertahan dan hanya sedikit mengalami perubahan material. Topik yang dibahas mencakup teknik percetakan-polimer yang revolusioner. Busur panah mengalami berbagai perkembangan. Perancangan yang diteliti sedikit berbeda dengan menggunakan PVC sebagai bahan utamanya, sedangkan resin dan bambu sebagai pelengkap. Perancangan tersebut dilakukan dengan memipihkan PVC, kemudian melakukan tiller atau bending, serta menimbang busur panah untuk mengetahui bow weight, draw weight, dan draw length yang memenuhi standar panahan. Nilai bow weightnya berkisar antara 24,44 lbs hingga 34,16 lbs, sementara nilai draw length sepanjang 25,6 inci hingga 26,8 inci, dan nilai draw weightnya berkisar antara 26,89 lbs hingga 37,57 lbs.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/4/busur-pvc-bambu-panah-polyvynil-chloride-variasi-w-thumb-6dd36.webp" type="image/webp" length="102746" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/4/busur-pvc-bambu-panah-polyvynil-chloride-variasi-w-thumb-5ce4c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/4/busur-pvc-bambu-panah-polyvynil-chloride-variasi-w-thumb-6dd36.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/4/busur-pvc-bambu-panah-polyvynil-chloride-variasi-w-thumb-f9f32.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5438-majalah-ilmiah-momentum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Suhu dan Waktu terhadap Gingerol pada Jahe Zingiber Officinale dengan Ekstraktor Berpengaduk ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Suhu dan Waktu terhadap Gingerol pada Jahe Zingiber Officinale dengan Ekstraktor Berpengaduk ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Suhu dan Waktu terhadap Gingerol pada Jahe Zingiber Officinale dengan Ekstraktor Berpengaduk ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63330-efisiensi-ekstraksi-piperin-rimpang-jahe-emprit-pe" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63330-efisiensi-ekstraksi-piperin-rimpang-jahe-emprit-pe" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:06c7b93d4173c1b0d5c8361956afe667</id>
	<published>2026-09-01T08:05:56+07:00</published>
	<updated>2026-09-01T08:05:56+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="disc pelumas" label="disc pelumas" />
	<category term="abdul khalim" label="abdul khalim" />
	<category term="nahar nahar" label="nahar nahar" />
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,disc,khalim,nahar,pelumas]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh penggunaan pelarut alternatif seperti etanol atau metanol pada efisiensi ekstraksi gingerol. Selain itu, studi tentang optimasi parameter suhu dan waktu ekstraksi dengan metode yang lebih canggih dapat dilakukan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh penggunaan pelarut alternatif seperti etanol atau metanol pada efisiensi ekstraksi gingerol. Selain itu, studi tentang optimasi parameter suhu dan waktu ekstraksi dengan metode yang lebih canggih dapat dilakukan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-ekstraksi-piperin-rimpang-jahe-emprit-pe-thumb-859be.webp" title="JURIS - Pengaruh Suhu dan Waktu terhadap Gingerol pada Jahe (Zingiber Officinale) dengan Ekstraktor Berpengaduk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-ekstraksi-piperin-rimpang-jahe-emprit-pe-thumb-859be.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-ekstraksi-piperin-rimpang-jahe-emprit-pe-thumb-859be.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-ekstraksi-piperin-rimpang-jahe-emprit-pe-thumb-859be.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Suhu dan Waktu terhadap Gingerol pada Jahe (Zingiber Officinale) dengan Ekstraktor Berpengaduk" alt="JURIS - Pengaruh Suhu dan Waktu terhadap Gingerol pada Jahe (Zingiber Officinale) dengan Ekstraktor Berpengaduk" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-ekstraksi-piperin-rimpang-jahe-emprit-pe-thumb-8fc79.webp" title="JURIS - Pengaruh Suhu dan Waktu terhadap Gingerol pada Jahe (Zingiber Officinale) dengan Ekstraktor Berpengaduk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-ekstraksi-piperin-rimpang-jahe-emprit-pe-thumb-8fc79.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-ekstraksi-piperin-rimpang-jahe-emprit-pe-thumb-8fc79.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-ekstraksi-piperin-rimpang-jahe-emprit-pe-thumb-8fc79.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Suhu dan Waktu terhadap Gingerol pada Jahe (Zingiber Officinale) dengan Ekstraktor Berpengaduk" alt="JURIS - Pengaruh Suhu dan Waktu terhadap Gingerol pada Jahe (Zingiber Officinale) dengan Ekstraktor Berpengaduk" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-ekstraksi-piperin-rimpang-jahe-emprit-pe-thumb-f0b1f.webp" title="JURIS - Pengaruh Suhu dan Waktu terhadap Gingerol pada Jahe (Zingiber Officinale) dengan Ekstraktor Berpengaduk" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-ekstraksi-piperin-rimpang-jahe-emprit-pe-thumb-f0b1f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-ekstraksi-piperin-rimpang-jahe-emprit-pe-thumb-f0b1f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-ekstraksi-piperin-rimpang-jahe-emprit-pe-thumb-f0b1f.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Suhu dan Waktu terhadap Gingerol pada Jahe (Zingiber Officinale) dengan Ekstraktor Berpengaduk" alt="JURIS - Pengaruh Suhu dan Waktu terhadap Gingerol pada Jahe (Zingiber Officinale) dengan Ekstraktor Berpengaduk" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63330-efisiensi-ekstraksi-piperin-rimpang-jahe-emprit-pe" title="JURIS - Pengaruh Suhu dan Waktu terhadap Gingerol pada Jahe (Zingiber Officinale) dengan Ekstraktor Berpengaduk" target="_blank">Pengaruh Suhu dan Waktu terhadap Gingerol pada Jahe (Zingiber Officinale) dengan Ekstraktor Berpengaduk</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh penggunaan pelarut alternatif seperti etanol atau metanol pada efisiensi ekstraksi gingerol. Selain itu, studi tentang optimasi parameter suhu dan waktu ekstraksi dengan metode yang lebih canggih dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas oleoresin jahe. Terakhir, penelitian tentang interaksi antara komponen aktif jahe seperti shogaol dan zingerone dengan senyawa lain dalam proses ekstraksi bisa menjadi arah baru untuk memahami dinamika kimia yang lebih mendalam..
<br>Pada pengaruh percobaan suhu terhadap kadar gingerol didapatkan kadar gingerol dan shogaol pada percobaan I hingga III yaitu 16,7963% 17,8298%.Pada waktu ekstraksi 60 menit dan suhu ekstraksi 100oC merupakan hasil tertinggi kandungan gigerolnya yaitu sebesar 31,3579%.Sedangkan kadar Gingerol pada suhu ekstraksi 60oC dan 80oC cenderung rendah.Sedangkan pada lama waktu ekstraksi 30 menit dengan suhu 60oC merupakan hasil terendah kandungan gingerolnya yaitu sebesar 16,7963%
<br>Jahe (Zingiber officinale) adalah salah satu jenis rempah rempah yang tergolong dalam suku Zingiberaceae yang telah digunakan secara luas di dunia baik sebagai bumbu dapur maupun sebagai obat medis terhadap penyakit-penyakit ringan. Bagian utama dari jahe yang digunakan adalah rimpang. Produk olahan jahe yang dapat dikembangkan adalah oleoresin jahe yang mengandung komponen gingerol, shogaol, zingerone, resin dan minyak atsiri. Ginger oleoresin berkisar antara 3,2-9,5%, sedangkan kandungan gingerol dalam oleoresin antara 14-25% dan shogaol di oleoresin antara 2,8-7,0%. Mempertimbangkan manfaat jahe yang mengandung antioksidan tinggi yang berfungsi sebagai anti-inflamasi dan mencegah pertumbuhan tumor, perlu untuk mengekstraksi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-ekstraksi-piperin-rimpang-jahe-emprit-pe-thumb-859be.webp" type="image/webp" length="118220" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-ekstraksi-piperin-rimpang-jahe-emprit-pe-thumb-859be.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-ekstraksi-piperin-rimpang-jahe-emprit-pe-thumb-8fc79.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/b/efisiensi-ekstraksi-piperin-rimpang-jahe-emprit-pe-thumb-f0b1f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5438-majalah-ilmiah-momentum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Penentuan Parameter Distribusi Pada Metode Clahe Untuk Meningkatkan Kualitas Objek Bawah Air ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penentuan Parameter Distribusi Pada Metode Clahe Untuk Meningkatkan Kualitas Objek Bawah Air ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penentuan Parameter Distribusi Pada Metode Clahe Untuk Meningkatkan Kualitas Objek Bawah Air ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63331-air-clahe-parameter-distribusi-dwi-puji-prabowo-ri" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63331-air-clahe-parameter-distribusi-dwi-puji-prabowo-ri" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:8335bb009b2520c4a87e9c4bcb1c7e58</id>
	<published>2026-09-01T08:04:00+07:00</published>
	<updated>2026-09-01T08:04:00+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="disc pelumas" label="disc pelumas" />
	<category term="abdul khalim" label="abdul khalim" />
	<category term="nahar nahar" label="nahar nahar" />
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,disc,khalim,nahar,pelumas]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan metode CLAHE dengan parameter distribusi lain untuk mengurangi noise pada citra bawah air. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi aplikasi metode ini pada jenis citra bawah air yang berbeda untuk memastikan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan metode CLAHE dengan parameter distribusi lain untuk mengurangi noise pada citra bawah air. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi aplikasi metode ini pada jenis citra bawah air yang berbeda untuk memastikan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/air-clahe-parameter-distribusi-penentuan-metode-ku-thumb-ca639.webp" title="JURIS - Penentuan Parameter Distribusi Pada Metode Clahe Untuk Meningkatkan Kualitas Objek Bawah Air" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/air-clahe-parameter-distribusi-penentuan-metode-ku-thumb-ca639.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/air-clahe-parameter-distribusi-penentuan-metode-ku-thumb-ca639.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/air-clahe-parameter-distribusi-penentuan-metode-ku-thumb-ca639.webp 1x" title="JURIS - Penentuan Parameter Distribusi Pada Metode Clahe Untuk Meningkatkan Kualitas Objek Bawah Air" alt="JURIS - Penentuan Parameter Distribusi Pada Metode Clahe Untuk Meningkatkan Kualitas Objek Bawah Air" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/air-clahe-parameter-distribusi-penentuan-metode-ku-thumb-6090f.webp" title="JURIS - Penentuan Parameter Distribusi Pada Metode Clahe Untuk Meningkatkan Kualitas Objek Bawah Air" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/air-clahe-parameter-distribusi-penentuan-metode-ku-thumb-6090f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/air-clahe-parameter-distribusi-penentuan-metode-ku-thumb-6090f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/air-clahe-parameter-distribusi-penentuan-metode-ku-thumb-6090f.webp 1x" title="JURIS - Penentuan Parameter Distribusi Pada Metode Clahe Untuk Meningkatkan Kualitas Objek Bawah Air" alt="JURIS - Penentuan Parameter Distribusi Pada Metode Clahe Untuk Meningkatkan Kualitas Objek Bawah Air" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/air-clahe-parameter-distribusi-penentuan-metode-ku-thumb-eedfb.webp" title="JURIS - Penentuan Parameter Distribusi Pada Metode Clahe Untuk Meningkatkan Kualitas Objek Bawah Air" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/air-clahe-parameter-distribusi-penentuan-metode-ku-thumb-eedfb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/air-clahe-parameter-distribusi-penentuan-metode-ku-thumb-eedfb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/air-clahe-parameter-distribusi-penentuan-metode-ku-thumb-eedfb.webp 1x" title="JURIS - Penentuan Parameter Distribusi Pada Metode Clahe Untuk Meningkatkan Kualitas Objek Bawah Air" alt="JURIS - Penentuan Parameter Distribusi Pada Metode Clahe Untuk Meningkatkan Kualitas Objek Bawah Air" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63331-air-clahe-parameter-distribusi-dwi-puji-prabowo-ri" title="JURIS - Penentuan Parameter Distribusi Pada Metode Clahe Untuk Meningkatkan Kualitas Objek Bawah Air" target="_blank">Penentuan Parameter Distribusi Pada Metode Clahe Untuk Meningkatkan Kualitas Objek Bawah Air</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan metode CLAHE dengan parameter distribusi lain untuk mengurangi noise pada citra bawah air. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi aplikasi metode ini pada jenis citra bawah air yang berbeda untuk memastikan keefektifannya. Selanjutnya, penggabungan CLAHE dengan teknik penguatan kontras lainnya dapat dikaji untuk meningkatkan kualitas citra secara keseluruhan. Penelitian juga perlu mengevaluasi dampak parameter distribusi pada berbagai kondisi cahaya bawah air. Akhirnya, pengembangan algoritma yang lebih efisien untuk memproses citra bawah air dengan resolusi tinggi dapat menjadi fokus penelitian berikutnya..
<br>Kesimpulan yang dapat diambil bahwa usulan kami mampu memperbaiki dan meningkatkan kualitas pada citra bawah air.Hasil yang kami berikan memperlihatkan penajaman citra.Dari ke 3 parameter distribusi metode clahe, diperoleh hasil yang paling baik dalam memperbaiki citra objek bawah air yaitu parameter distribusi exponent yang memiliki nilai terbaik dibandingkan dari 2 parameter yang lain.Dimana parameter distribusi exponent mampu memberikan ketajaman dengan mengurangi beberapa warna terang pada gambar namun metode ini masih meninggalkan noise yang cukup tinggi
<br>Laut merupakan salah satu kekayaan alam yang dimiliki oleh indonesia, dimana indonesia memiliki luas lautan hingga 6,49 juta km persegi. Banyak ekosistem yang hidup di laut sebagai salah satunya adalah ikan dimana ikan merupakan komodittas penopang perekonomian negara indonesia. Sehingga pendeteksian objek bawah air merupakan salah satu tindakan awal dalam menjaga ekosistem . dalam pendeteksian objek bawah laut dipengaruhi oleh kualitas citra bawah air. Kualitas bawah air sangat dipengaruhi oleh berbagai macam faktor. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kualitas citra bawah air adalah panjang gelombang yang berbeda disetiap objek yang ada, masalah intensitas cahaya yang dapat mempengaruhi lingkungan sekitar objek. Penelitian ini mengusulkan metode clahe dengan menggunakan parameter distribusi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/4/air-clahe-parameter-distribusi-penentuan-metode-ku-thumb-6090f.webp" type="image/webp" length="102850" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/air-clahe-parameter-distribusi-penentuan-metode-ku-thumb-ca639.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/air-clahe-parameter-distribusi-penentuan-metode-ku-thumb-6090f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/air-clahe-parameter-distribusi-penentuan-metode-ku-thumb-eedfb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5438-majalah-ilmiah-momentum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Peran Gig Economy Terhadap Ekonomi Kreatif Dalam Perspektif Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Gig Economy Terhadap Ekonomi Kreatif Dalam Perspektif Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Gig Economy Terhadap Ekonomi Kreatif Dalam Perspektif Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63323-pekerja-kreatif-gig-ekonomi-budaya" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63323-pekerja-kreatif-gig-ekonomi-budaya" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:31d47bfb18c266b0a73e8765652aa329</id>
	<published>2026-09-01T07:57:12+07:00</published>
	<updated>2026-09-01T07:57:12+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="one moment" label="one moment" />
	<itunes:keywords><![CDATA[moment,one]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana prinsip keadilan (adl) dalam ekonomi Islam dapat diterapkan untuk meningkatkan perlindungan pekerja gig economy. Selain itu, perlu dilakukan studi mengenai dampak teknologi digital pada kesejahteraan pekerja ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana prinsip keadilan (adl) dalam ekonomi Islam dapat diterapkan untuk meningkatkan perlindungan pekerja gig economy. Selain itu, perlu dilakukan studi mengenai dampak teknologi digital pada kesejahteraan pekerja ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/pekerja-kreatif-gig-ekonomi-budaya-sektor-economy-thumb-6c088.webp" title="JURIS - Peran Gig Economy Terhadap Ekonomi Kreatif Dalam Perspektif Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/pekerja-kreatif-gig-ekonomi-budaya-sektor-economy-thumb-6c088.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/pekerja-kreatif-gig-ekonomi-budaya-sektor-economy-thumb-6c088.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/pekerja-kreatif-gig-ekonomi-budaya-sektor-economy-thumb-6c088.webp 1x" title="JURIS - Peran Gig Economy Terhadap Ekonomi Kreatif Dalam Perspektif Islam" alt="JURIS - Peran Gig Economy Terhadap Ekonomi Kreatif Dalam Perspektif Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/pekerja-kreatif-gig-ekonomi-budaya-sektor-economy-thumb-fafd3.webp" title="JURIS - Peran Gig Economy Terhadap Ekonomi Kreatif Dalam Perspektif Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/pekerja-kreatif-gig-ekonomi-budaya-sektor-economy-thumb-fafd3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/pekerja-kreatif-gig-ekonomi-budaya-sektor-economy-thumb-fafd3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/pekerja-kreatif-gig-ekonomi-budaya-sektor-economy-thumb-fafd3.webp 1x" title="JURIS - Peran Gig Economy Terhadap Ekonomi Kreatif Dalam Perspektif Islam" alt="JURIS - Peran Gig Economy Terhadap Ekonomi Kreatif Dalam Perspektif Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/pekerja-kreatif-gig-ekonomi-budaya-sektor-economy-thumb-b0ecb.webp" title="JURIS - Peran Gig Economy Terhadap Ekonomi Kreatif Dalam Perspektif Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/pekerja-kreatif-gig-ekonomi-budaya-sektor-economy-thumb-b0ecb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/pekerja-kreatif-gig-ekonomi-budaya-sektor-economy-thumb-b0ecb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/pekerja-kreatif-gig-ekonomi-budaya-sektor-economy-thumb-b0ecb.webp 1x" title="JURIS - Peran Gig Economy Terhadap Ekonomi Kreatif Dalam Perspektif Islam" alt="JURIS - Peran Gig Economy Terhadap Ekonomi Kreatif Dalam Perspektif Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63323-pekerja-kreatif-gig-ekonomi-budaya" title="JURIS - Peran Gig Economy Terhadap Ekonomi Kreatif Dalam Perspektif Islam" target="_blank">Peran Gig Economy Terhadap Ekonomi Kreatif Dalam Perspektif Islam</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana prinsip keadilan (adl) dalam ekonomi Islam dapat diterapkan untuk meningkatkan perlindungan pekerja gig economy. Selain itu, perlu dilakukan studi mengenai dampak teknologi digital pada kesejahteraan pekerja kreatif dalam konteks syariah. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran komunitas muslim dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui platform gig economy yang berlandaskan nilai-nilai keberlanjutan dan keadilan..
<br>Gig economy menjadi fenomena global yang mengubah dinamika pasar tenaga kerja melalui platform digital.Meski menawarkan fleksibilitas dan peluang ekonomi, gig economy masih menghadapi tantangan seperti ketidakstabilan pendapatan dan perlindungan pekerja.Dalam perspektif Islam, prinsip keadilan, kemaslahatan, dan keseimbangan harus diintegrasikan untuk menciptakan sistem yang adil.Penelitian ini menekankan pentingnya kebijakan berbasis syariah untuk memaksimalkan manfaat gig economy bagi ekonomi kreatif
<br>Perubahan paradigma ketenagakerjaan menuju gig economy telah membawa dampak signifikan terhadap perkembangan ekonomi kreatif di Indonesia, sekaligus menimbulkan tantangan kompleks, seperti ketidakstabilan pendapatan, minimnya perlindungan pekerja, dan kesenjangan regulasi. Penelitian ini menganalisis peran gig economy dalam mendorong pertumbuhan sektor kreatif serta mengkaji kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam. Melalui pendekatan kualitatif dan studi literatur, hasil menunjukkan bahwa gig economy berkontribusi pada peningkatan pendapatan pekerja kreatif (rata-rata 30%-50% lebih tinggi daripada pekerjaan tradisional), perluasan pasar global melalui platform digital, dan fleksibilitas kerja...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/4/pekerja-kreatif-gig-ekonomi-budaya-sektor-economy-thumb-b0ecb.webp" type="image/webp" length="99370" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/pekerja-kreatif-gig-ekonomi-budaya-sektor-economy-thumb-6c088.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/pekerja-kreatif-gig-ekonomi-budaya-sektor-economy-thumb-fafd3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/pekerja-kreatif-gig-ekonomi-budaya-sektor-economy-thumb-b0ecb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1320-binamandiri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15298-jurnal-manajemen-bisnis-keuangan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Tingkat Kebisingan di Kamar Mesin Kapal MT Suchaonugnum serta Pemilihan Peredaman ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Tingkat Kebisingan di Kamar Mesin Kapal MT Suchaonugnum serta Pemilihan Peredaman ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Tingkat Kebisingan di Kamar Mesin Kapal MT Suchaonugnum serta Pemilihan Peredaman ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63344-kapal-mt-ocean-kondisi-anak-buah-kebis" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63344-kapal-mt-ocean-kondisi-anak-buah-kebis" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:d7c51ab1221486c75881f6afccd48b97</id>
	<published>2026-09-01T07:41:37+07:00</published>
	<updated>2026-09-01T07:41:37+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="faisal habib" label="faisal habib" />
	<category term="dony perdana" label="dony perdana" />
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<itunes:keywords><![CDATA[dony,faisal,habib,perdana,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut tentang dampak kebisingan terhadap kesehatan ABK secara lebih mendalam, termasuk dampak psikologis dan fisik. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut tentang dampak kebisingan terhadap kesehatan ABK secara lebih mendalam, termasuk dampak psikologis dan fisik. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/kapal-mt-ocean-kondisi-anak-buah-kebisingan-kamar-thumb-9d5cd.webp" title="JURIS - Analisis Tingkat Kebisingan di Kamar Mesin Kapal MT. Suchaonugnum serta Pemilihan Peredaman" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/kapal-mt-ocean-kondisi-anak-buah-kebisingan-kamar-thumb-9d5cd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/kapal-mt-ocean-kondisi-anak-buah-kebisingan-kamar-thumb-9d5cd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/kapal-mt-ocean-kondisi-anak-buah-kebisingan-kamar-thumb-9d5cd.webp 1x" title="JURIS - Analisis Tingkat Kebisingan di Kamar Mesin Kapal MT. Suchaonugnum serta Pemilihan Peredaman" alt="JURIS - Analisis Tingkat Kebisingan di Kamar Mesin Kapal MT. Suchaonugnum serta Pemilihan Peredaman" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/kapal-mt-ocean-kondisi-anak-buah-kebisingan-kamar-thumb-ac86d.webp" title="JURIS - Analisis Tingkat Kebisingan di Kamar Mesin Kapal MT. Suchaonugnum serta Pemilihan Peredaman" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/kapal-mt-ocean-kondisi-anak-buah-kebisingan-kamar-thumb-ac86d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/kapal-mt-ocean-kondisi-anak-buah-kebisingan-kamar-thumb-ac86d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/kapal-mt-ocean-kondisi-anak-buah-kebisingan-kamar-thumb-ac86d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Tingkat Kebisingan di Kamar Mesin Kapal MT. Suchaonugnum serta Pemilihan Peredaman" alt="JURIS - Analisis Tingkat Kebisingan di Kamar Mesin Kapal MT. Suchaonugnum serta Pemilihan Peredaman" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63344-kapal-mt-ocean-kondisi-anak-buah-kebis" title="JURIS - Analisis Tingkat Kebisingan di Kamar Mesin Kapal MT. Suchaonugnum serta Pemilihan Peredaman" target="_blank">Analisis Tingkat Kebisingan di Kamar Mesin Kapal MT. Suchaonugnum serta Pemilihan Peredaman</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut tentang dampak kebisingan terhadap kesehatan ABK secara lebih mendalam, termasuk dampak psikologis dan fisik. Kedua, penelitian tentang peredaman suara di kamar mesin kapal dapat dikembangkan lebih lanjut dengan mempertimbangkan berbagai faktor, seperti jenis material peredam yang digunakan, desain kamar mesin, dan kondisi kapal. Ketiga, studi tentang efek kebisingan terhadap kinerja dan produktivitas ABK juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya, dengan tujuan untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan kerja di kapal..
<br>Hasil penelitian menunjukkan nilai kebisingan memenuhi standar MSC.337(91) dengan nilai di bawah 110 dB dan Menurut Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor Per.13/Men/X/2011 tentang Nilai Ambang Batas Faktor Fisika dan Faktor Kimia di Tempat Kerja, ditetapkan sebesar kurang dari 110 dB diantaranya adalah engine dan axulary engine.Sumber kebisingan tertinggi yang dihasilkan pada kamar mesin dihasilkan oleh auxiliary engine.Sedangkan dengan kebisingan pada pagi hari nilai engine 1 nilai kebisingan 95.1 dB, Engine 2 Nilai Kebisingan 92,2 dB, Auxiliary Engine Nilai Kebisingan 98.7 dB, untuk nilai kebisingan siang hari Engine 1 nilai kebisingan 95.1 dB, Engine 2 nilai kebisingan 92,2 dB, Auxiliary Engine nilai kebisingan 98.7 dB dari hasil perbedaan nilai pagi hari dan siang hari nilai kebisingan terbesar Auxiliary Engine dikarenakan dan disebabkan karena faktor kapal mengalami pemakaian kebutuhan yang sangat besar untuk perpipaan dan kelistrikan kapal, untuk penggunaan peredaman paling efektif menggunakan Rockwool (Wol Batu) dikarenakan Tahan panas hingga A750AC, Tidak mudah terbakar (fireproof), Menyerap suara dengan baik dan paling bagus dibandingkan dengan Glasswool (Wol Kaca) untuk pemasangan di engine room menurut penelitian juga pernah dilakukan oleh Andi Hendrawan (2020)
<br>Kebisingan dapat didefinisikan sebagai suara atau bunyi yang bisa mengganggu kenyamanan dan kesehatan serta dapat mengakibatkan ketulian. Kebisingan yang terjadi secara terus menerus dengan intensitas yang tinggi secara tidak sadar dapat berpengaruh terhadap kesehatan Anak Buah Kapal (ABK) yang sedang bertugas di kapal. Gangguan kesehatan dapat terjadi karena para ABK dituntut untuk berada pada kamar mesin kapal yang dapat berlangsung sangat lama sesuai dengan rute dari pelayaran kapal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kebisingan yang terdapat di kamar mesin di kapal Kapal MT. Suchaonugnum. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah pengukuran kebisingan dengan menggunakan alat sound level meter dan analisa data hasil pengukuran.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/5/kapal-mt-ocean-kondisi-anak-buah-kebisingan-kamar-thumb-9d5cd.webp" type="image/webp" length="104446" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/kapal-mt-ocean-kondisi-anak-buah-kebisingan-kamar-thumb-9d5cd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/kapal-mt-ocean-kondisi-anak-buah-kebisingan-kamar-thumb-ac86d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5438-majalah-ilmiah-momentum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Low testosterone level increases fasting blood glucose level in adult males ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Low testosterone level increases fasting blood glucose level in adult males ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Low testosterone level increases fasting blood glucose level in adult males ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63322-pria-dewasa-glukosa-darah-rutin-korelasi-pos" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63322-pria-dewasa-glukosa-darah-rutin-korelasi-pos" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:da963b8197d088f27ec28312ca522de3</id>
	<published>2026-09-01T07:21:25+07:00</published>
	<updated>2026-09-01T07:21:25+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="etalase jurnal akademik" label="etalase jurnal akademik" />
	<category term="kompilasi pdf jurnal" label="kompilasi pdf jurnal" />
	<category term="direktori pdf jurnal" label="direktori pdf jurnal" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi peran SHBG sebagai faktor prediktif dalam pengembangan diabetes melitus. Selain itu, studi longitudinal dapat dikembangkan untuk mengevaluasi efek terapi testosteron pada kelompok usia berbeda. Kajian ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi peran SHBG sebagai faktor prediktif dalam pengembangan diabetes melitus. Selain itu, studi longitudinal dapat dikembangkan untuk mengevaluasi efek terapi testosteron pada kelompok usia berbeda. Kajian ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/c/pria-dewasa-glukosa-darah-rutin-korelasi-positif-s-thumb-e4614.webp" title="JURIS - Low testosterone level increases fasting blood glucose level in adult males" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/pria-dewasa-glukosa-darah-rutin-korelasi-positif-s-thumb-e4614.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/pria-dewasa-glukosa-darah-rutin-korelasi-positif-s-thumb-e4614.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/pria-dewasa-glukosa-darah-rutin-korelasi-positif-s-thumb-e4614.webp 1x" title="JURIS - Low testosterone level increases fasting blood glucose level in adult males" alt="JURIS - Low testosterone level increases fasting blood glucose level in adult males" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/c/pria-dewasa-glukosa-darah-rutin-korelasi-positif-s-thumb-83a0c.webp" title="JURIS - Low testosterone level increases fasting blood glucose level in adult males" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/pria-dewasa-glukosa-darah-rutin-korelasi-positif-s-thumb-83a0c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/pria-dewasa-glukosa-darah-rutin-korelasi-positif-s-thumb-83a0c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/pria-dewasa-glukosa-darah-rutin-korelasi-positif-s-thumb-83a0c.webp 1x" title="JURIS - Low testosterone level increases fasting blood glucose level in adult males" alt="JURIS - Low testosterone level increases fasting blood glucose level in adult males" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/c/pria-dewasa-glukosa-darah-rutin-korelasi-positif-s-thumb-13258.webp" title="JURIS - Low testosterone level increases fasting blood glucose level in adult males" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/pria-dewasa-glukosa-darah-rutin-korelasi-positif-s-thumb-13258.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/pria-dewasa-glukosa-darah-rutin-korelasi-positif-s-thumb-13258.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/pria-dewasa-glukosa-darah-rutin-korelasi-positif-s-thumb-13258.webp 1x" title="JURIS - Low testosterone level increases fasting blood glucose level in adult males" alt="JURIS - Low testosterone level increases fasting blood glucose level in adult males" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63322-pria-dewasa-glukosa-darah-rutin-korelasi-pos" title="JURIS - Low testosterone level increases fasting blood glucose level in adult males" target="_blank">Low testosterone level increases fasting blood glucose level in adult males</a>: Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi peran SHBG sebagai faktor prediktif dalam pengembangan diabetes melitus. Selain itu, studi longitudinal dapat dikembangkan untuk mengevaluasi efek terapi testosteron pada kelompok usia berbeda. Kajian lebih lanjut juga diperlukan untuk memahami hubungan antara kadar testosteron dengan hormon lain seperti DHEAS dan pengaruhnya terhadap resistensi insulin. Penelitian ini dapat memberikan wawasan baru tentang mekanisme biologis yang terkait dengan disfungsi seksual dan komplikasi metabolik pada pria dengan kadar testosteron rendah. Pengembangan metode diagnostik yang lebih akurat untuk menilai status testosteron juga menjadi arah penelitian yang relevan. Studi tentang interaksi antara faktor genetik dan lingkungan dalam regulasi kadar hormon seks juga penting untuk dipertimbangkan. Terakhir, penelitian tentang efektivitas intervensi non-farmakologis seperti olahraga dan perubahan gaya hidup dalam meningkatkan kadar testosteron perlu dilakukan..
<br>Kadar testosteron total yang rendah dapat meningkatkan kadar gula darah puasa pada pria dewasa.SHBG tidak dapat memprediksi kadar gula darah puasa.Pengukuran testosteron pada pria setengah baya memungkinkan intervensi dini terhadap diabetes melitus
<br>LATAR BELAKANG Pada laki-laki, seiring dengan meningkatnya usia terjadi penurunan kadar kadar testosteron total (TT). Masih banyak perbedaan pendapat mengenai kontribusi kausal dari kadar testosteron yang rendah terhadap diabetes dan komplikasinya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan adanya hubungan antara hormon seks dan kadar glukosa darah puasa pada pria dewasa. METODE Studi potong lintang dengan mengikut sertakan 259 pria yang berumur 41 Ae 70 tahun dilakukan di Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan. Pengukuran kadar sex hormone binding globulin (SHBG) dan testosteron dilakukan dengan teknik electroAechemiluminescent immunoassay (ECLIA), dan glukosa diukur secara enzimatis menggunakan spektrofotometer. Dilakukan perhitungan indeks testosteron bebas (ITB) dan indeks massa tubuh (IMT). Hubungan antar variabel diuji menggunakan analisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/c/pria-dewasa-glukosa-darah-rutin-korelasi-positif-s-thumb-13258.webp" type="image/webp" length="98154" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/pria-dewasa-glukosa-darah-rutin-korelasi-positif-s-thumb-e4614.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/pria-dewasa-glukosa-darah-rutin-korelasi-positif-s-thumb-83a0c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/pria-dewasa-glukosa-darah-rutin-korelasi-positif-s-thumb-13258.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1901-univmed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3253-universa-medicina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Numerical Investigation of The Effect of Fin Thickness on Straight Fin Heat Sink on Heat Transfer Performance ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Numerical Investigation of The Effect of Fin Thickness on Straight Fin Heat Sink on Heat Transfer Performance ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Numerical Investigation of The Effect of Fin Thickness on Straight Fin Heat Sink on Heat Transfer Performance ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63334-heat-sink-sfhs-straight-fin-hea" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63334-heat-sink-sfhs-straight-fin-hea" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:e333ad3a817ba03714c46e745bc9d14b</id>
	<published>2026-09-01T06:47:32+07:00</published>
	<updated>2026-09-01T06:47:32+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="eko julianto" label="eko julianto" />
	<category term="muhamad safi" label="muhamad safi" />
	<category term="ishak amar" label="ishak amar" />
	<itunes:keywords><![CDATA[amar,eko,ishak,julianto,muhamad,safi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada penggunaan bahan alternatif untuk sirip SFHS seperti bahan komposit atau logam dengan konduktivitas termal tinggi untuk meningkatkan efisiensi pendinginan. Selain itu, studi tentang optimasi bentuk sirip SFHS dengan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada penggunaan bahan alternatif untuk sirip SFHS seperti bahan komposit atau logam dengan konduktivitas termal tinggi untuk meningkatkan efisiensi pendinginan. Selain itu, studi tentang optimasi bentuk sirip SFHS dengan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/heat-sink-sfhs-straight-fin-transfer-laju-numerica-thumb-2908d.webp" title="JURIS - Numerical Investigation of The Effect of Fin Thickness on Straight Fin Heat Sink on Heat Transfer Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/heat-sink-sfhs-straight-fin-transfer-laju-numerica-thumb-2908d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/heat-sink-sfhs-straight-fin-transfer-laju-numerica-thumb-2908d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/heat-sink-sfhs-straight-fin-transfer-laju-numerica-thumb-2908d.webp 1x" title="JURIS - Numerical Investigation of The Effect of Fin Thickness on Straight Fin Heat Sink on Heat Transfer Performance" alt="JURIS - Numerical Investigation of The Effect of Fin Thickness on Straight Fin Heat Sink on Heat Transfer Performance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/heat-sink-sfhs-straight-fin-transfer-laju-numerica-thumb-1d450.webp" title="JURIS - Numerical Investigation of The Effect of Fin Thickness on Straight Fin Heat Sink on Heat Transfer Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/heat-sink-sfhs-straight-fin-transfer-laju-numerica-thumb-1d450.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/heat-sink-sfhs-straight-fin-transfer-laju-numerica-thumb-1d450.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/heat-sink-sfhs-straight-fin-transfer-laju-numerica-thumb-1d450.webp 1x" title="JURIS - Numerical Investigation of The Effect of Fin Thickness on Straight Fin Heat Sink on Heat Transfer Performance" alt="JURIS - Numerical Investigation of The Effect of Fin Thickness on Straight Fin Heat Sink on Heat Transfer Performance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/heat-sink-sfhs-straight-fin-transfer-laju-numerica-thumb-2678b.webp" title="JURIS - Numerical Investigation of The Effect of Fin Thickness on Straight Fin Heat Sink on Heat Transfer Performance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/heat-sink-sfhs-straight-fin-transfer-laju-numerica-thumb-2678b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/heat-sink-sfhs-straight-fin-transfer-laju-numerica-thumb-2678b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/heat-sink-sfhs-straight-fin-transfer-laju-numerica-thumb-2678b.webp 1x" title="JURIS - Numerical Investigation of The Effect of Fin Thickness on Straight Fin Heat Sink on Heat Transfer Performance" alt="JURIS - Numerical Investigation of The Effect of Fin Thickness on Straight Fin Heat Sink on Heat Transfer Performance" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63334-heat-sink-sfhs-straight-fin-hea" title="JURIS - Numerical Investigation of The Effect of Fin Thickness on Straight Fin Heat Sink on Heat Transfer Performance" target="_blank">Numerical Investigation of The Effect of Fin Thickness on Straight Fin Heat Sink on Heat Transfer Performance</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada penggunaan bahan alternatif untuk sirip SFHS seperti bahan komposit atau logam dengan konduktivitas termal tinggi untuk meningkatkan efisiensi pendinginan. Selain itu, studi tentang optimasi bentuk sirip SFHS dengan variasi ketebalan dan sudut kemiringan bisa dilakukan untuk mengeksplorasi kinerja termal yang lebih baik. Terakhir, penelitian tentang integrasi sistem pendinginan hibrida yang menggabungkan konveksi alami dan paksa pada SFHS dapat menjadi arah studi baru untuk meningkatkan aplikasi praktis di bidang mikroelektronik..
<br>Hasil studi numerik menunjukkan bahwa laju pendinginan SFHS dapat meningkat dengan memvariasikan ketebalan sirip dan kecepatan aliran fluida.Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa ketebalan sirip 3 mm dan kecepatan aliran fluida 10 m/s memiliki prospek untuk penelitian lanjutan dan aplikasi praktis dalam bidang komponen mikroelektronik dan komputer karena peningkatan bilangan Nusselt dengan nilai maksimum 59,74
<br>Beban panas pada chip komputer selama kinerja komputasi adalah topik utama, sehingga diperlukan perangkat pendingin. Heat sink adalah salah satu alat yang umum digunakan untuk mengurangi beban panas selama kinerja komputer. Berbagai konfigurasi heat sink telah dikembangkan dan diteliti secara luas untuk mencapai desain dengan kinerja termal optimal. Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi desain terbaik pada straight fin heat sink (SFHS) yang memiliki kinerja termal dan hidraulik terbaik. SFHS dengan variasi ketebalan sirip 1 mm, 2 mm, dan 3 mm diproposiskan dalam studi ini. Metode numerik dilakukan menggunakan program Computational Fluid Dynamics dengan mempertimbangkan kecepatan aliran fluida 4 m/s, 6 m/s, 8 m/s, dan 10 m/s. Hasil numerik menunjukkan bahwa laju pendinginan SFHS dapat meningkat dengan menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/6/heat-sink-sfhs-straight-fin-transfer-laju-numerica-thumb-2908d.webp" type="image/webp" length="112112" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/heat-sink-sfhs-straight-fin-transfer-laju-numerica-thumb-2908d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/heat-sink-sfhs-straight-fin-transfer-laju-numerica-thumb-1d450.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/heat-sink-sfhs-straight-fin-transfer-laju-numerica-thumb-2678b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-221-unwahas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5438-majalah-ilmiah-momentum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Strategi Bisnis Laundry Syariah Dalam Meningkatkan Kepuasan Konsumen Studi Kasus Barokah Laundry Syariah Bekasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Bisnis Laundry Syariah Dalam Meningkatkan Kepuasan Konsumen Studi Kasus Barokah Laundry Syariah Bekasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Bisnis Laundry Syariah Dalam Meningkatkan Kepuasan Konsumen Studi Kasus Barokah Laundry Syariah Bekasi ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63326-layanan-syariah-strategi-pemasaran-nilai" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63326-layanan-syariah-strategi-pemasaran-nilai" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:358237d4e414d1fe2687f7fd749db4d5</id>
	<published>2026-09-01T06:17:17+07:00</published>
	<updated>2026-09-01T06:17:17+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="one moment" label="one moment" />
	<itunes:keywords><![CDATA[moment,one]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji strategi pemasaran digital berbasis nilai-nilai syariah untuk meningkatkan jangkauan konsumen, mengembangkan program loyalitas berbasis komunitas yang melibatkan aktivitas sosial, serta mengeksplorasi dampak penerapan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji strategi pemasaran digital berbasis nilai-nilai syariah untuk meningkatkan jangkauan konsumen, mengembangkan program loyalitas berbasis komunitas yang melibatkan aktivitas sosial, serta mengeksplorasi dampak penerapan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/layanan-syariah-strategi-pemasaran-nilai-prinsip-l-thumb-fc11a.webp" title="JURIS - Strategi Bisnis Laundry Syariah Dalam Meningkatkan Kepuasan Konsumen: Studi Kasus Barokah Laundry Syariah Bekasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/layanan-syariah-strategi-pemasaran-nilai-prinsip-l-thumb-fc11a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/layanan-syariah-strategi-pemasaran-nilai-prinsip-l-thumb-fc11a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/layanan-syariah-strategi-pemasaran-nilai-prinsip-l-thumb-fc11a.webp 1x" title="JURIS - Strategi Bisnis Laundry Syariah Dalam Meningkatkan Kepuasan Konsumen: Studi Kasus Barokah Laundry Syariah Bekasi" alt="JURIS - Strategi Bisnis Laundry Syariah Dalam Meningkatkan Kepuasan Konsumen: Studi Kasus Barokah Laundry Syariah Bekasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/layanan-syariah-strategi-pemasaran-nilai-prinsip-l-thumb-d3d96.webp" title="JURIS - Strategi Bisnis Laundry Syariah Dalam Meningkatkan Kepuasan Konsumen: Studi Kasus Barokah Laundry Syariah Bekasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/layanan-syariah-strategi-pemasaran-nilai-prinsip-l-thumb-d3d96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/layanan-syariah-strategi-pemasaran-nilai-prinsip-l-thumb-d3d96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/layanan-syariah-strategi-pemasaran-nilai-prinsip-l-thumb-d3d96.webp 1x" title="JURIS - Strategi Bisnis Laundry Syariah Dalam Meningkatkan Kepuasan Konsumen: Studi Kasus Barokah Laundry Syariah Bekasi" alt="JURIS - Strategi Bisnis Laundry Syariah Dalam Meningkatkan Kepuasan Konsumen: Studi Kasus Barokah Laundry Syariah Bekasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/layanan-syariah-strategi-pemasaran-nilai-prinsip-l-thumb-93464.webp" title="JURIS - Strategi Bisnis Laundry Syariah Dalam Meningkatkan Kepuasan Konsumen: Studi Kasus Barokah Laundry Syariah Bekasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/layanan-syariah-strategi-pemasaran-nilai-prinsip-l-thumb-93464.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/layanan-syariah-strategi-pemasaran-nilai-prinsip-l-thumb-93464.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/layanan-syariah-strategi-pemasaran-nilai-prinsip-l-thumb-93464.webp 1x" title="JURIS - Strategi Bisnis Laundry Syariah Dalam Meningkatkan Kepuasan Konsumen: Studi Kasus Barokah Laundry Syariah Bekasi" alt="JURIS - Strategi Bisnis Laundry Syariah Dalam Meningkatkan Kepuasan Konsumen: Studi Kasus Barokah Laundry Syariah Bekasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63326-layanan-syariah-strategi-pemasaran-nilai" title="JURIS - Strategi Bisnis Laundry Syariah Dalam Meningkatkan Kepuasan Konsumen: Studi Kasus Barokah Laundry Syariah Bekasi" target="_blank">Strategi Bisnis Laundry Syariah Dalam Meningkatkan Kepuasan Konsumen: Studi Kasus Barokah Laundry Syariah Bekasi</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji strategi pemasaran digital berbasis nilai-nilai syariah untuk meningkatkan jangkauan konsumen, mengembangkan program loyalitas berbasis komunitas yang melibatkan aktivitas sosial, serta mengeksplorasi dampak penerapan teknologi ramah lingkungan dalam layanan laundry syariah. Penelitian juga bisa mengevaluasi peran edukasi keagamaan dalam memperkuat preferensi konsumen terhadap layanan syariah, serta membandingkan efektivitas strategi pelayanan antar jemput dengan model layanan tradisional. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi potensi ekspansi bisnis laundry syariah ke segmen pasar baru, seperti pelanggan non-Muslim yang tertarik pada konsep kebersihan dan transparansi..
<br>Barokah Laundry Syariah telah berhasil mengimplementasikan prinsip-prinsip ekonomi Islam dalam operasional bisnisnya dengan menekankan kebersihan dan kesucian pakaian sesuai syariat Islam, pelayanan yang ramah dan profesional, serta transparansi harga.Strategi bisnis seperti layanan antar jemput gratis, survei kepuasan pelanggan, dan komunikasi yang baik dengan konsumen berkontribusi terhadap peningkatan loyalitas pelanggan.Keunggulan produk berbasis prinsip syariah, efisiensi operasional, serta pendekatan yang mengedepankan kedekatan dengan pelanggan menjadi faktor utama dalam mempertahankan keberlangsungan usaha.Namun, terdapat tantangan seperti persaingan dalam industri laundry serta fluktuasi jumlah pelanggan akibat kenaikan harga.Oleh karena itu, diperlukan pengembangan strategi pemasaran digital, program loyalitas pelanggan, inovasi layanan, dan edukasi tentang konsep laundry syariah
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi bisnis yang diterapkan oleh Barokah Laundry Syariah di Bekasi dalam meningkatkan kepuasan pelanggan. Studi ini berfokus pada bagaimana penerapan prinsip-prinsip syariah dalam operasional laundry dapat memengaruhi kepuasan konsumen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Barokah Laundry Syariah menerapkan strategi bisnis yang efektif, seperti menjaga kualitas pencucian sesuai syariah, menyediakan layanan antar jemput gratis, serta memberikan pelayanan yang ramah dan profesional. Selain itu, penerapan nilai-nilai ekonomi Islam, seperti kejujuran, keadilan, dan transparansi, berperan penting dalam membangun kepercayaan dan meningkatkan kepuasan pelanggan. Studi ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/6/layanan-syariah-strategi-pemasaran-nilai-prinsip-l-thumb-93464.webp" type="image/webp" length="94922" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/layanan-syariah-strategi-pemasaran-nilai-prinsip-l-thumb-fc11a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/layanan-syariah-strategi-pemasaran-nilai-prinsip-l-thumb-d3d96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/layanan-syariah-strategi-pemasaran-nilai-prinsip-l-thumb-93464.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1320-binamandiri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15298-jurnal-manajemen-bisnis-keuangan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Tue, 01 Sep 2026 11:28:44 +0700. 12 items. Served in: 5.078 seconds [atom] -->
