<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-05-05T09:53:06+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ ANALISIS KESESUAIAN LAHAN PULAU SIBERUT KABUPATEN MENTAWAI SUMATERA BARAT Studi Pada Pengelolaan Wilayah Pesisir ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ ANALISIS KESESUAIAN LAHAN PULAU SIBERUT KABUPATEN MENTAWAI SUMATERA BARAT Studi Pada Pengelolaan Wilayah Pesisir ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ ANALISIS KESESUAIAN LAHAN PULAU SIBERUT KABUPATEN MENTAWAI SUMATERA BARAT Studi Pada Pengelolaan Wilayah Pesisir ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-46083-kesesuaian-lahan-manajemen-perairan-pesisir-pulau" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-46083-kesesuaian-lahan-manajemen-perairan-pesisir-pulau" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-05:addbdf534764af7674537c36ea98f79e</id>
	<published>2026-05-05T08:00:59+07:00</published>
	<updated>2026-05-05T08:00:59+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="yahya ahmad" label="yahya ahmad" />
	<category term="kutu kebul" label="kutu kebul" />
	<category term="pengaruh l" label="pengaruh l" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,kebul,kutu,l,pengaruh,yahya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk pengembangan lebih lanjut, penelitian ini dapat fokus pada aspek-aspek berikut: Pertama, melakukan studi lebih mendalam tentang karakteristik dan kerentanan khusus pulau-pulau kecil, serta bagaimana pengelolaan yang optimal dapat diterapkan. Kedua, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk pengembangan lebih lanjut, penelitian ini dapat fokus pada aspek-aspek berikut: Pertama, melakukan studi lebih mendalam tentang karakteristik dan kerentanan khusus pulau-pulau kecil, serta bagaimana pengelolaan yang optimal dapat diterapkan. Kedua, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/kesesuaian-lahan-manajemen-perairan-pesisir-pulau-thumb-d1393.webp" title="JURIS - ANALISIS KESESUAIAN LAHAN PULAU SIBERUT KABUPATEN MENTAWAI SUMATERA BARAT (Studi Pada Pengelolaan Wilayah Pesisir)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/kesesuaian-lahan-manajemen-perairan-pesisir-pulau-thumb-d1393.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/kesesuaian-lahan-manajemen-perairan-pesisir-pulau-thumb-d1393.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/kesesuaian-lahan-manajemen-perairan-pesisir-pulau-thumb-d1393.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS KESESUAIAN LAHAN PULAU SIBERUT KABUPATEN MENTAWAI SUMATERA BARAT (Studi Pada Pengelolaan Wilayah Pesisir)" alt="JURIS - ANALISIS KESESUAIAN LAHAN PULAU SIBERUT KABUPATEN MENTAWAI SUMATERA BARAT (Studi Pada Pengelolaan Wilayah Pesisir)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/kesesuaian-lahan-manajemen-perairan-pesisir-pulau-thumb-b304a.webp" title="JURIS - ANALISIS KESESUAIAN LAHAN PULAU SIBERUT KABUPATEN MENTAWAI SUMATERA BARAT (Studi Pada Pengelolaan Wilayah Pesisir)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/kesesuaian-lahan-manajemen-perairan-pesisir-pulau-thumb-b304a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/kesesuaian-lahan-manajemen-perairan-pesisir-pulau-thumb-b304a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/kesesuaian-lahan-manajemen-perairan-pesisir-pulau-thumb-b304a.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS KESESUAIAN LAHAN PULAU SIBERUT KABUPATEN MENTAWAI SUMATERA BARAT (Studi Pada Pengelolaan Wilayah Pesisir)" alt="JURIS - ANALISIS KESESUAIAN LAHAN PULAU SIBERUT KABUPATEN MENTAWAI SUMATERA BARAT (Studi Pada Pengelolaan Wilayah Pesisir)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/kesesuaian-lahan-manajemen-perairan-pesisir-pulau-thumb-40a51.webp" title="JURIS - ANALISIS KESESUAIAN LAHAN PULAU SIBERUT KABUPATEN MENTAWAI SUMATERA BARAT (Studi Pada Pengelolaan Wilayah Pesisir)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/kesesuaian-lahan-manajemen-perairan-pesisir-pulau-thumb-40a51.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/kesesuaian-lahan-manajemen-perairan-pesisir-pulau-thumb-40a51.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/kesesuaian-lahan-manajemen-perairan-pesisir-pulau-thumb-40a51.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS KESESUAIAN LAHAN PULAU SIBERUT KABUPATEN MENTAWAI SUMATERA BARAT (Studi Pada Pengelolaan Wilayah Pesisir)" alt="JURIS - ANALISIS KESESUAIAN LAHAN PULAU SIBERUT KABUPATEN MENTAWAI SUMATERA BARAT (Studi Pada Pengelolaan Wilayah Pesisir)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-46083-kesesuaian-lahan-manajemen-perairan-pesisir-pulau" title="JURIS - ANALISIS KESESUAIAN LAHAN PULAU SIBERUT KABUPATEN MENTAWAI SUMATERA BARAT (Studi Pada Pengelolaan Wilayah Pesisir)" target="_blank">ANALISIS KESESUAIAN LAHAN PULAU SIBERUT KABUPATEN MENTAWAI SUMATERA BARAT (Studi Pada Pengelolaan Wilayah Pesisir)</a>: Untuk pengembangan lebih lanjut, penelitian ini dapat fokus pada aspek-aspek berikut: Pertama, melakukan studi lebih mendalam tentang karakteristik dan kerentanan khusus pulau-pulau kecil, serta bagaimana pengelolaan yang optimal dapat diterapkan. Kedua, mengeksplorasi konsep ruang dan lahan dalam konteks pulau-pulau kecil, termasuk pemetaan dan analisis potensi penggunaan lahan. Ketiga, mengembangkan strategi konservasi dan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, dengan mempertimbangkan aspek sosial dan budaya masyarakat setempat. Dengan menggabungkan ketiga aspek ini, penelitian dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengelolaan wilayah pesisir secara berkelanjutan..
<br>Masing-masing penggunaan lahan diidentifikasi secara terpisah dengan mempertimbangkan masing-masing faktor/parameter pembatas.Parameter atau faktor pembatas dapat ditambahi atau dikurangi.Hal ini terjadi apabila pihak analis menghendaki atau menilai faktor pembatasnya masih kurang.Dengan demikian hasil klasifikasi tersebut belum menjadi batasan yang mutlak bagi suatu peruntukan penggunaan lahan tertentu
<br>Dalam penelitian ini dilakukan analisis kesesuaian lahan dengan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk 5 jenis peruntukan lahan yaitu: (i) kawasan pemukiman (ii) kawasan pertanian (iii) kawasan konservasi. (iv) kawasan pariwisata (v) kawasan budidaya rumput laut.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/4/kesesuaian-lahan-manajemen-perairan-pesisir-pulau-thumb-d1393.webp" type="image/webp" length="111304" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/kesesuaian-lahan-manajemen-perairan-pesisir-pulau-thumb-d1393.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/kesesuaian-lahan-manajemen-perairan-pesisir-pulau-thumb-b304a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/kesesuaian-lahan-manajemen-perairan-pesisir-pulau-thumb-40a51.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-158-unsur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7203-agroscience.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Prioritas Strategi Pengembangan Koperasi Unit Desa Sari Mekar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Prioritas Strategi Pengembangan Koperasi Unit Desa Sari Mekar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Prioritas Strategi Pengembangan Koperasi Unit Desa Sari Mekar ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-46074-kud-strategi-pengembangan-intensif" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-46074-kud-strategi-pengembangan-intensif" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-05:9a6a21a3479e22e1cb078575e854497d</id>
	<published>2026-05-05T07:53:49+07:00</published>
	<updated>2026-05-05T07:53:49+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="tanaman padi" label="tanaman padi" />
	<category term="oryza sativa" label="oryza sativa" />
	<category term="glycine max" label="glycine max" />
	<itunes:keywords><![CDATA[glycine,max,oryza,padi,sativa,tanaman]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perkuat metode evaluasi kepemimpinan dengan mengimplementasikan sistem pelatihan berkelanjutan bagi pengurus agar dapat mengoptimalkan potensi bisnis; kedua, integrasikan teknologi informasi dalam manajemen operasional KUD, termasuk platform ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perkuat metode evaluasi kepemimpinan dengan mengimplementasikan sistem pelatihan berkelanjutan bagi pengurus agar dapat mengoptimalkan potensi bisnis; kedua, integrasikan teknologi informasi dalam manajemen operasional KUD, termasuk platform ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/c/kud-strategi-pengembangan-intensif-integratif-prio-thumb-81dea.webp" title="JURIS - Prioritas Strategi Pengembangan Koperasi Unit Desa Sari Mekar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/kud-strategi-pengembangan-intensif-integratif-prio-thumb-81dea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/kud-strategi-pengembangan-intensif-integratif-prio-thumb-81dea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/kud-strategi-pengembangan-intensif-integratif-prio-thumb-81dea.webp 1x" title="JURIS - Prioritas Strategi Pengembangan Koperasi Unit Desa Sari Mekar" alt="JURIS - Prioritas Strategi Pengembangan Koperasi Unit Desa Sari Mekar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/c/kud-strategi-pengembangan-intensif-integratif-prio-thumb-c142a.webp" title="JURIS - Prioritas Strategi Pengembangan Koperasi Unit Desa Sari Mekar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/kud-strategi-pengembangan-intensif-integratif-prio-thumb-c142a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/kud-strategi-pengembangan-intensif-integratif-prio-thumb-c142a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/kud-strategi-pengembangan-intensif-integratif-prio-thumb-c142a.webp 1x" title="JURIS - Prioritas Strategi Pengembangan Koperasi Unit Desa Sari Mekar" alt="JURIS - Prioritas Strategi Pengembangan Koperasi Unit Desa Sari Mekar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/c/kud-strategi-pengembangan-intensif-integratif-prio-thumb-3f745.webp" title="JURIS - Prioritas Strategi Pengembangan Koperasi Unit Desa Sari Mekar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/kud-strategi-pengembangan-intensif-integratif-prio-thumb-3f745.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/kud-strategi-pengembangan-intensif-integratif-prio-thumb-3f745.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/kud-strategi-pengembangan-intensif-integratif-prio-thumb-3f745.webp 1x" title="JURIS - Prioritas Strategi Pengembangan Koperasi Unit Desa Sari Mekar" alt="JURIS - Prioritas Strategi Pengembangan Koperasi Unit Desa Sari Mekar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-46074-kud-strategi-pengembangan-intensif" title="JURIS - Prioritas Strategi Pengembangan Koperasi Unit Desa Sari Mekar" target="_blank">Prioritas Strategi Pengembangan Koperasi Unit Desa Sari Mekar</a>: Pertama, perkuat metode evaluasi kepemimpinan dengan mengimplementasikan sistem pelatihan berkelanjutan bagi pengurus agar dapat mengoptimalkan potensi bisnis; kedua, integrasikan teknologi informasi dalam manajemen operasional KUD, termasuk platform digital untuk mempermudah transaksi dan monitoring; ketiga, lakukan penelitian longitudinal tentang dampak program pendampingan pemerintah terhadap kinerja KUD dalam meningkatkan pendapatan anggota guna menilai efektivitas kebijakan daerah..
<br>Lingkungan internal KUD Sari Mekar didominasi oleh kekuatan berupa rencana kerja yang baik dan kelemahan berupa kurangnya kemampuan pengurus dalam manajemen.Lingkungan eksternal menonjolkan peluang seperti pendampingan pemerintah dan tantangan berupa kurangnya dukungan masyarakat.KUD berada pada posisi Growth and Build, sehingga strategi intensif dan integratif perlu diprioritaskan, dengan fokus utama menyusun administrasi dan visiAcmisi
<br>Koperasi Unit Desa (KUD) merupakan lembaga ekonomi di pedesaan yang berfokus pada kekeluargaan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor lingkungan internal dan eksternal yang memengaruhi pengembangan KUD Sari Mekar serta menentukan prioritas strategi yang dapat diterapkan. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif dan analisis lingkungan organisasi dengan data primer dari 8 responden. Hasilnya menunjukkan tingginya potensi peluang eksternal dan kekuatan internal yang moderat, sementara kelemahan internal...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/c/kud-strategi-pengembangan-intensif-integratif-prio-thumb-3f745.webp" type="image/webp" length="82264" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/kud-strategi-pengembangan-intensif-integratif-prio-thumb-81dea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/kud-strategi-pengembangan-intensif-integratif-prio-thumb-c142a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/kud-strategi-pengembangan-intensif-integratif-prio-thumb-3f745.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-158-unsur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7203-agroscience.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ ANALISIS POLA PITA PROTEIN Cymbidium mosaic virus PADA Protocorm likes bodies ANGGREK DENDROBIUM JAYAKARTA DAN TANAMAN ANGGREK DENDROBIUM MENGGUNAKAN METODE ELEKTROFORESIS GEL KOMPOSIT ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ ANALISIS POLA PITA PROTEIN Cymbidium mosaic virus PADA Protocorm likes bodies ANGGREK DENDROBIUM JAYAKARTA DAN TANAMAN ANGGREK DENDROBIUM MENGGUNAKAN METODE ELEKTROFORESIS GEL KOMPOSIT ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ ANALISIS POLA PITA PROTEIN Cymbidium mosaic virus PADA Protocorm likes bodies ANGGREK DENDROBIUM JAYAKARTA DAN TANAMAN ANGGREK DENDROBIUM MENGGUNAKAN METODE ELEKTROFORESIS GEL KOMPOSIT ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-46070-cymbidium-mosaic-virus-dendrobium-elektroforesis-g" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-46070-cymbidium-mosaic-virus-dendrobium-elektroforesis-g" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-05:1c94e302e24e51107ef925f8581e7364</id>
	<published>2026-05-05T07:46:54+07:00</published>
	<updated>2026-05-05T07:46:54+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="sungai musi" label="sungai musi" />
	<category term="botrytis l" label="botrytis l" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[botrytis,l,musi,sungai,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Sebelum memulai, lakukan perbandingan sensitivitas elektroforesis gel komposit dengan metode RTAcPCR pada sampel kecil untuk menentukan batas deteksi optimal; Lanjutkan penelitian dengan memperluas jenis varietas Dendrobium dan PLBS lainnya guna memetakan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Sebelum memulai, lakukan perbandingan sensitivitas elektroforesis gel komposit dengan metode RTAcPCR pada sampel kecil untuk menentukan batas deteksi optimal; Lanjutkan penelitian dengan memperluas jenis varietas Dendrobium dan PLBS lainnya guna memetakan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/cymbidium-mosaic-virus-dendrobium-elektroforesis-g-thumb-8c783.webp" title="JURIS - ANALISIS POLA PITA PROTEIN Cymbidium mosaic virus PADA Protocorm likes bodies ANGGREK DENDROBIUM JAYAKARTA DAN TANAMAN ANGGREK DENDROBIUM MENGGUNAKAN METODE ELEKTROFORESIS GEL KOMPOSIT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/cymbidium-mosaic-virus-dendrobium-elektroforesis-g-thumb-8c783.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/cymbidium-mosaic-virus-dendrobium-elektroforesis-g-thumb-8c783.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/cymbidium-mosaic-virus-dendrobium-elektroforesis-g-thumb-8c783.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS POLA PITA PROTEIN Cymbidium mosaic virus PADA Protocorm likes bodies ANGGREK DENDROBIUM JAYAKARTA DAN TANAMAN ANGGREK DENDROBIUM MENGGUNAKAN METODE ELEKTROFORESIS GEL KOMPOSIT" alt="JURIS - ANALISIS POLA PITA PROTEIN Cymbidium mosaic virus PADA Protocorm likes bodies ANGGREK DENDROBIUM JAYAKARTA DAN TANAMAN ANGGREK DENDROBIUM MENGGUNAKAN METODE ELEKTROFORESIS GEL KOMPOSIT" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/cymbidium-mosaic-virus-dendrobium-elektroforesis-g-thumb-3e260.webp" title="JURIS - ANALISIS POLA PITA PROTEIN Cymbidium mosaic virus PADA Protocorm likes bodies ANGGREK DENDROBIUM JAYAKARTA DAN TANAMAN ANGGREK DENDROBIUM MENGGUNAKAN METODE ELEKTROFORESIS GEL KOMPOSIT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/cymbidium-mosaic-virus-dendrobium-elektroforesis-g-thumb-3e260.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/cymbidium-mosaic-virus-dendrobium-elektroforesis-g-thumb-3e260.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/cymbidium-mosaic-virus-dendrobium-elektroforesis-g-thumb-3e260.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS POLA PITA PROTEIN Cymbidium mosaic virus PADA Protocorm likes bodies ANGGREK DENDROBIUM JAYAKARTA DAN TANAMAN ANGGREK DENDROBIUM MENGGUNAKAN METODE ELEKTROFORESIS GEL KOMPOSIT" alt="JURIS - ANALISIS POLA PITA PROTEIN Cymbidium mosaic virus PADA Protocorm likes bodies ANGGREK DENDROBIUM JAYAKARTA DAN TANAMAN ANGGREK DENDROBIUM MENGGUNAKAN METODE ELEKTROFORESIS GEL KOMPOSIT" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/cymbidium-mosaic-virus-dendrobium-elektroforesis-g-thumb-79280.webp" title="JURIS - ANALISIS POLA PITA PROTEIN Cymbidium mosaic virus PADA Protocorm likes bodies ANGGREK DENDROBIUM JAYAKARTA DAN TANAMAN ANGGREK DENDROBIUM MENGGUNAKAN METODE ELEKTROFORESIS GEL KOMPOSIT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/cymbidium-mosaic-virus-dendrobium-elektroforesis-g-thumb-79280.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/cymbidium-mosaic-virus-dendrobium-elektroforesis-g-thumb-79280.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/cymbidium-mosaic-virus-dendrobium-elektroforesis-g-thumb-79280.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS POLA PITA PROTEIN Cymbidium mosaic virus PADA Protocorm likes bodies ANGGREK DENDROBIUM JAYAKARTA DAN TANAMAN ANGGREK DENDROBIUM MENGGUNAKAN METODE ELEKTROFORESIS GEL KOMPOSIT" alt="JURIS - ANALISIS POLA PITA PROTEIN Cymbidium mosaic virus PADA Protocorm likes bodies ANGGREK DENDROBIUM JAYAKARTA DAN TANAMAN ANGGREK DENDROBIUM MENGGUNAKAN METODE ELEKTROFORESIS GEL KOMPOSIT" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-46070-cymbidium-mosaic-virus-dendrobium-elektroforesis-g" title="JURIS - ANALISIS POLA PITA PROTEIN Cymbidium mosaic virus PADA Protocorm likes bodies ANGGREK DENDROBIUM JAYAKARTA DAN TANAMAN ANGGREK DENDROBIUM MENGGUNAKAN METODE ELEKTROFORESIS GEL KOMPOSIT" target="_blank">ANALISIS POLA PITA PROTEIN Cymbidium mosaic virus PADA Protocorm likes bodies ANGGREK DENDROBIUM JAYAKARTA DAN TANAMAN ANGGREK DENDROBIUM MENGGUNAKAN METODE ELEKTROFORESIS GEL KOMPOSIT</a>: Sebelum memulai, lakukan perbandingan sensitivitas elektroforesis gel komposit dengan metode RTAcPCR pada sampel kecil untuk menentukan batas deteksi optimal; Lanjutkan penelitian dengan memperluas jenis varietas Dendrobium dan PLBS lainnya guna memetakan variasi pola pita protein virus, sehingga dapat diidentifikasi potensi resistensi genetik; Akhirnya, teliti dampak penggunaan ribavirin pada pertumbuhan dan kualitas benih anggrek dengan kontrol dosis yang berbeda serta waktu aplikasi, sehingga dapat dikembangkan strategi pestisida yang lebih ramah lingkungan dan ekonomis..
<br>Analisis pita protein CyMV pada tanaman anggrek Dendrobium dan PLBS D.Jayakarta dapat dilakukan dengan teknik elektroforesis komposit.Tanaman yang sakit atau positif terinfeksi CyMV memiliki pita protein dengan berat molekul sekitar 28 kDa.Tanaman sehat maupun PLBS bebas CyMV, setelah perlakuan antiviral ribavirin 30Appm, tidak menunjukkan pita protein sekitar 28AkDa
<br>Cymbidium mosaic virus (CyMV) merupakan salah satu virus patogen dominan yang infeksi tanaman anggrek di dunia. Deteksi infeksi CyMV dapat dilakukan dengan metode DASAcELISA, namun untuk konfirmasi lebih lanjut pola pita protein virus dapat dipisahkan menggunakan elektroforesis gel komposit. Penelitian ini bertujuan membedakan pola pita protein tanaman anggrek Dendrobium yang sehat dengan tanaman yang terinfeksi CyMV. Metode elektroforesis gel komposit dengan konsentrasi akrilamid 2% dan agarosa 0,5% berhasil memisahkan pita protein CyMV dengan berat molekul sekitar 28 kDa pada sampel tanaman dan PLBS (protocormAclike bodies) yang positif. Hasil ini menunjukkan bahwa teknik elektroforesis gel komposit...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/5/cymbidium-mosaic-virus-dendrobium-elektroforesis-g-thumb-8c783.webp" type="image/webp" length="110558" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/cymbidium-mosaic-virus-dendrobium-elektroforesis-g-thumb-8c783.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/cymbidium-mosaic-virus-dendrobium-elektroforesis-g-thumb-3e260.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/cymbidium-mosaic-virus-dendrobium-elektroforesis-g-thumb-79280.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-158-unsur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7203-agroscience.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ PENGARUH TINGKAT PEMBERIAN PUPUK SP36 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG HIJAU Vigna radiata L ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PENGARUH TINGKAT PEMBERIAN PUPUK SP36 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG HIJAU Vigna radiata L ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PENGARUH TINGKAT PEMBERIAN PUPUK SP36 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG HIJAU Vigna radiata L ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-46069-produksi-kacang-garing-daya-saing-interaksi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-46069-produksi-kacang-garing-daya-saing-interaksi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-05:f2cacaa0a30469d3a552c5a9812f6acf</id>
	<published>2026-05-05T07:44:48+07:00</published>
	<updated>2026-05-05T07:44:48+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="yahya ahmad" label="yahya ahmad" />
	<category term="kutu kebul" label="kutu kebul" />
	<category term="pengaruh l" label="pengaruh l" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,kebul,kutu,l,pengaruh,yahya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas kombinasi pupuk SP36 dengan pupuk organik, seperti kompos atau pupuk kandang, untuk meningkatkan kesuburan tanah dan mengurangi ketergantungan pada pupuk anorganik. Selain itu, studi mengenai ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas kombinasi pupuk SP36 dengan pupuk organik, seperti kompos atau pupuk kandang, untuk meningkatkan kesuburan tanah dan mengurangi ketergantungan pada pupuk anorganik. Selain itu, studi mengenai ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/produksi-kacang-garing-daya-saing-interaksi-pupuk-thumb-4f954.webp" title="JURIS - PENGARUH TINGKAT PEMBERIAN PUPUK SP36 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG HIJAU (Vigna radiata L.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/produksi-kacang-garing-daya-saing-interaksi-pupuk-thumb-4f954.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/produksi-kacang-garing-daya-saing-interaksi-pupuk-thumb-4f954.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/produksi-kacang-garing-daya-saing-interaksi-pupuk-thumb-4f954.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH TINGKAT PEMBERIAN PUPUK SP36 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG HIJAU (Vigna radiata L.)" alt="JURIS - PENGARUH TINGKAT PEMBERIAN PUPUK SP36 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG HIJAU (Vigna radiata L.)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/produksi-kacang-garing-daya-saing-interaksi-pupuk-thumb-3a48d.webp" title="JURIS - PENGARUH TINGKAT PEMBERIAN PUPUK SP36 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG HIJAU (Vigna radiata L.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/produksi-kacang-garing-daya-saing-interaksi-pupuk-thumb-3a48d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/produksi-kacang-garing-daya-saing-interaksi-pupuk-thumb-3a48d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/produksi-kacang-garing-daya-saing-interaksi-pupuk-thumb-3a48d.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH TINGKAT PEMBERIAN PUPUK SP36 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG HIJAU (Vigna radiata L.)" alt="JURIS - PENGARUH TINGKAT PEMBERIAN PUPUK SP36 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG HIJAU (Vigna radiata L.)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/produksi-kacang-garing-daya-saing-interaksi-pupuk-thumb-6627e.webp" title="JURIS - PENGARUH TINGKAT PEMBERIAN PUPUK SP36 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG HIJAU (Vigna radiata L.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/produksi-kacang-garing-daya-saing-interaksi-pupuk-thumb-6627e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/produksi-kacang-garing-daya-saing-interaksi-pupuk-thumb-6627e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/produksi-kacang-garing-daya-saing-interaksi-pupuk-thumb-6627e.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH TINGKAT PEMBERIAN PUPUK SP36 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG HIJAU (Vigna radiata L.)" alt="JURIS - PENGARUH TINGKAT PEMBERIAN PUPUK SP36 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG HIJAU (Vigna radiata L.)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-46069-produksi-kacang-garing-daya-saing-interaksi" title="JURIS - PENGARUH TINGKAT PEMBERIAN PUPUK SP36 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG HIJAU (Vigna radiata L.)" target="_blank">PENGARUH TINGKAT PEMBERIAN PUPUK SP36 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG HIJAU (Vigna radiata L.)</a>: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas kombinasi pupuk SP36 dengan pupuk organik, seperti kompos atau pupuk kandang, untuk meningkatkan kesuburan tanah dan mengurangi ketergantungan pada pupuk anorganik. Selain itu, studi mengenai pengaruh varietas kacang hijau yang berbeda terhadap respons terhadap pemberian pupuk SP36 perlu dilakukan untuk menemukan varietas unggul yang lebih adaptif terhadap kondisi lahan dan memberikan hasil yang optimal. Terakhir, penelitian tentang pengaruh pemberian SP36 terhadap kualitas biji kacang hijau, seperti kandungan protein dan serat, dapat memberikan informasi penting bagi konsumen dan produsen untuk meningkatkan nilai gizi dan daya saing produk kacang hijau..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberian pupuk SP36 berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil kacang hijau.Pemberian 100 kg/ha SP36 menghasilkan pertumbuhan dan hasil yang paling tinggi, yaitu 1.Hal ini disebabkan oleh terpenuhinya kebutuhan hara fosfor yang optimal untuk mendorong pertumbuhan dan pengisian biji
<br>Percobaan pengaruh pemberian pupuk SP36 pada pertumbuhan dan produksi kacang hijau (Vigna radiata L.) dilakukan di lahan persawahan Sitiung, Sawah Lunto Sijunjung, Sumatera Barat, sejak bulan Agustus sampai Oktober 2004. Tujuan dari percobaan ini adalah untuk menemukan dosis perlakuan SP36 yang tepat untuk pertumbuhan dan produksi kacang hijau. Penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Kelompok dengan 7 perlakuan tingkat pemberian SP36 yaitu : 0 , 25 , 50 , 75 , 100 , 125 dan 150 kg/ha dengan 3 ulangan. Galur yang digunakan adalah kacang hijau nomor 129, yang ditanam 2 biji perlubang, dengan jarak tanam 40 x 20 cm. Pupuk dasar yang digunakan adalah Urea 50 kg/ha dan KCl...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/4/produksi-kacang-garing-daya-saing-interaksi-pupuk-thumb-3a48d.webp" type="image/webp" length="81622" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/produksi-kacang-garing-daya-saing-interaksi-pupuk-thumb-4f954.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/produksi-kacang-garing-daya-saing-interaksi-pupuk-thumb-3a48d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/produksi-kacang-garing-daya-saing-interaksi-pupuk-thumb-6627e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-158-unsur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7203-agroscience.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ PENGARUH APLIKASI PERENDAMAN GIBBERELIN TERHADAP AKSELERASI PERKECAMBAHAN DAN PEMECAHAN DORMANSI BENIH ALBASIA Albizia falcataria L ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PENGARUH APLIKASI PERENDAMAN GIBBERELIN TERHADAP AKSELERASI PERKECAMBAHAN DAN PEMECAHAN DORMANSI BENIH ALBASIA Albizia falcataria L ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PENGARUH APLIKASI PERENDAMAN GIBBERELIN TERHADAP AKSELERASI PERKECAMBAHAN DAN PEMECAHAN DORMANSI BENIH ALBASIA Albizia falcataria L ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-46072-gibberelin-albasia-dormansi-albizia-falcat" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-46072-gibberelin-albasia-dormansi-albizia-falcat" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-05:11b4481ea1dc187d6419c505f6f524de</id>
	<published>2026-05-05T07:10:14+07:00</published>
	<updated>2026-05-05T07:10:14+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="sungai musi" label="sungai musi" />
	<category term="botrytis l" label="botrytis l" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[botrytis,l,musi,sungai,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mencapai hasil yang optimal dan seimbang antara tinggi, berat bibit, dan mempercepat masa penyemaian bibit di lapangan, perlu memperhatikan ketersediaan unsur hara yang tersedia dalam tanah. Hal ini dikarenakan perpanjangan sel yang dipengaruhi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk mencapai hasil yang optimal dan seimbang antara tinggi, berat bibit, dan mempercepat masa penyemaian bibit di lapangan, perlu memperhatikan ketersediaan unsur hara yang tersedia dalam tanah. Hal ini dikarenakan perpanjangan sel yang dipengaruhi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/gibberelin-albasia-dormansi-albizia-falcataria-apl-thumb-4f162.webp" title="JURIS - PENGARUH APLIKASI PERENDAMAN GIBBERELIN TERHADAP AKSELERASI PERKECAMBAHAN DAN PEMECAHAN DORMANSI BENIH ALBASIA (Albizia falcataria L.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/gibberelin-albasia-dormansi-albizia-falcataria-apl-thumb-4f162.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/gibberelin-albasia-dormansi-albizia-falcataria-apl-thumb-4f162.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/gibberelin-albasia-dormansi-albizia-falcataria-apl-thumb-4f162.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH APLIKASI PERENDAMAN GIBBERELIN TERHADAP AKSELERASI PERKECAMBAHAN DAN PEMECAHAN DORMANSI BENIH ALBASIA (Albizia falcataria L.)" alt="JURIS - PENGARUH APLIKASI PERENDAMAN GIBBERELIN TERHADAP AKSELERASI PERKECAMBAHAN DAN PEMECAHAN DORMANSI BENIH ALBASIA (Albizia falcataria L.)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/gibberelin-albasia-dormansi-albizia-falcataria-apl-thumb-d8ca8.webp" title="JURIS - PENGARUH APLIKASI PERENDAMAN GIBBERELIN TERHADAP AKSELERASI PERKECAMBAHAN DAN PEMECAHAN DORMANSI BENIH ALBASIA (Albizia falcataria L.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/gibberelin-albasia-dormansi-albizia-falcataria-apl-thumb-d8ca8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/gibberelin-albasia-dormansi-albizia-falcataria-apl-thumb-d8ca8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/gibberelin-albasia-dormansi-albizia-falcataria-apl-thumb-d8ca8.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH APLIKASI PERENDAMAN GIBBERELIN TERHADAP AKSELERASI PERKECAMBAHAN DAN PEMECAHAN DORMANSI BENIH ALBASIA (Albizia falcataria L.)" alt="JURIS - PENGARUH APLIKASI PERENDAMAN GIBBERELIN TERHADAP AKSELERASI PERKECAMBAHAN DAN PEMECAHAN DORMANSI BENIH ALBASIA (Albizia falcataria L.)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/gibberelin-albasia-dormansi-albizia-falcataria-apl-thumb-7211c.webp" title="JURIS - PENGARUH APLIKASI PERENDAMAN GIBBERELIN TERHADAP AKSELERASI PERKECAMBAHAN DAN PEMECAHAN DORMANSI BENIH ALBASIA (Albizia falcataria L.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/gibberelin-albasia-dormansi-albizia-falcataria-apl-thumb-7211c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/gibberelin-albasia-dormansi-albizia-falcataria-apl-thumb-7211c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/gibberelin-albasia-dormansi-albizia-falcataria-apl-thumb-7211c.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH APLIKASI PERENDAMAN GIBBERELIN TERHADAP AKSELERASI PERKECAMBAHAN DAN PEMECAHAN DORMANSI BENIH ALBASIA (Albizia falcataria L.)" alt="JURIS - PENGARUH APLIKASI PERENDAMAN GIBBERELIN TERHADAP AKSELERASI PERKECAMBAHAN DAN PEMECAHAN DORMANSI BENIH ALBASIA (Albizia falcataria L.)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-46072-gibberelin-albasia-dormansi-albizia-falcat" title="JURIS - PENGARUH APLIKASI PERENDAMAN GIBBERELIN TERHADAP AKSELERASI PERKECAMBAHAN DAN PEMECAHAN DORMANSI BENIH ALBASIA (Albizia falcataria L.)" target="_blank">PENGARUH APLIKASI PERENDAMAN GIBBERELIN TERHADAP AKSELERASI PERKECAMBAHAN DAN PEMECAHAN DORMANSI BENIH ALBASIA (Albizia falcataria L.)</a>: Untuk mencapai hasil yang optimal dan seimbang antara tinggi, berat bibit, dan mempercepat masa penyemaian bibit di lapangan, perlu memperhatikan ketersediaan unsur hara yang tersedia dalam tanah. Hal ini dikarenakan perpanjangan sel yang dipengaruhi oleh gibberelin akan berbanding terbalik dengan berat bibit, sehingga ketersediaan hara yang cukup dibutuhkan sebagai penyeimbang. Selain itu, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut pengaruh konsentrasi gibberelin yang berbeda terhadap berbagai parameter pertumbuhan albasia, serta mengidentifikasi konsentrasi optimal untuk setiap parameter..
<br>Hasil observasi dan analisis statistik menunjukkan bahwa perendaman Gibberelin berpengaruh nyata dalam memecahkan masa dormansi, mempercepat perkecambahan, inisiasi kemunculan daun, dan tinggi bibit.Konsentrasi 300 ppm larutan Gibberelin memberikan hasil optimal dalam mematahkan masa dormansi, inisiasi kemunculan organ-organ penting, dan pertumbuhan vegetatif.Namun, konsentrasi berlebih (400 ppm) akan memberikan pengaruh negatif terhadap pertumbuhan bibit albasia.Untuk parameter bobot segar bibit tanaman albasia, konsentrasi 350 ppm dan 0 ppm menunjukkan pengaruh signifikan dari perlakuan lainnya, dengan bobot segar yang diduga disebabkan oleh peningkatan tinggi bibit dan biomasa bibit
<br>Proses pembibitan albasia sering menghadapi masalah daya perkecambahan benih yang rendah, disebabkan oleh tekstur kulit biji yang liat, padat, dan kuat, yang menyulitkan proses imbibisi untuk memecahkan masa dormansi benih. Hal ini menyebabkan daya kecambah benih Albasia kurang dari 50%, yang berimplikasi pada kematian benih dan pemborosan karena perlu menyemai benih baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi perendaman Gibberelin terhadap akselerasi perkecambahan dan pemecahan dormansi albasia, menggunakan rancangan percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan enam perlakuan dan empat ulangan. Konsentrasi Gibberelin yang diberikan pada pembibitan adalah 0 ppm, 200 ppm, 250 ppm, 300 ppm, 350 ppm, dan 400 ppm. Hasil menunjukkan bahwa perendaman Gibberelin berpengaruh nyata dalam memecahkan masa dormansi, mempercepat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/8/gibberelin-albasia-dormansi-albizia-falcataria-apl-thumb-d8ca8.webp" type="image/webp" length="74514" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/gibberelin-albasia-dormansi-albizia-falcataria-apl-thumb-4f162.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/gibberelin-albasia-dormansi-albizia-falcataria-apl-thumb-d8ca8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/gibberelin-albasia-dormansi-albizia-falcataria-apl-thumb-7211c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-158-unsur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7203-agroscience.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Uji Adaptasi Beberapa Varietas Unggul Baru Padi Sawah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Uji Adaptasi Beberapa Varietas Unggul Baru Padi Sawah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Uji Adaptasi Beberapa Varietas Unggul Baru Padi Sawah ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-46075-varietas-unggul-ratarata-hasil-penelitian-konversi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-46075-varietas-unggul-ratarata-hasil-penelitian-konversi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-05:d0372ccce9db13715ed7974ecc7fc4b1</id>
	<published>2026-05-05T06:42:36+07:00</published>
	<updated>2026-05-05T06:42:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="tanaman padi" label="tanaman padi" />
	<category term="oryza sativa" label="oryza sativa" />
	<category term="glycine max" label="glycine max" />
	<itunes:keywords><![CDATA[glycine,max,oryza,padi,sativa,tanaman]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh varietas unggul baru terhadap kualitas beras yang dihasilkan, termasuk kandungan gizi dan karakteristik ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh varietas unggul baru terhadap kualitas beras yang dihasilkan, termasuk kandungan gizi dan karakteristik ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/0/varietas-unggul-ratarata-hasil-penelitian-konversi-thumb-939a3.webp" title="JURIS - Uji Adaptasi Beberapa Varietas Unggul Baru Padi Sawah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/0/varietas-unggul-ratarata-hasil-penelitian-konversi-thumb-939a3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/0/varietas-unggul-ratarata-hasil-penelitian-konversi-thumb-939a3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/0/varietas-unggul-ratarata-hasil-penelitian-konversi-thumb-939a3.webp 1x" title="JURIS - Uji Adaptasi Beberapa Varietas Unggul Baru Padi Sawah" alt="JURIS - Uji Adaptasi Beberapa Varietas Unggul Baru Padi Sawah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/0/varietas-unggul-ratarata-hasil-penelitian-konversi-thumb-724cb.webp" title="JURIS - Uji Adaptasi Beberapa Varietas Unggul Baru Padi Sawah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/0/varietas-unggul-ratarata-hasil-penelitian-konversi-thumb-724cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/0/varietas-unggul-ratarata-hasil-penelitian-konversi-thumb-724cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/0/varietas-unggul-ratarata-hasil-penelitian-konversi-thumb-724cb.webp 1x" title="JURIS - Uji Adaptasi Beberapa Varietas Unggul Baru Padi Sawah" alt="JURIS - Uji Adaptasi Beberapa Varietas Unggul Baru Padi Sawah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/0/varietas-unggul-ratarata-hasil-penelitian-konversi-thumb-95bdb.webp" title="JURIS - Uji Adaptasi Beberapa Varietas Unggul Baru Padi Sawah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/0/varietas-unggul-ratarata-hasil-penelitian-konversi-thumb-95bdb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/0/varietas-unggul-ratarata-hasil-penelitian-konversi-thumb-95bdb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/0/varietas-unggul-ratarata-hasil-penelitian-konversi-thumb-95bdb.webp 1x" title="JURIS - Uji Adaptasi Beberapa Varietas Unggul Baru Padi Sawah" alt="JURIS - Uji Adaptasi Beberapa Varietas Unggul Baru Padi Sawah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-46075-varietas-unggul-ratarata-hasil-penelitian-konversi" title="JURIS - Uji Adaptasi Beberapa Varietas Unggul Baru Padi Sawah" target="_blank">Uji Adaptasi Beberapa Varietas Unggul Baru Padi Sawah</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh varietas unggul baru terhadap kualitas beras yang dihasilkan, termasuk kandungan gizi dan karakteristik fisik beras. Kedua, studi mengenai interaksi antara varietas unggul baru dengan berbagai sistem pengelolaan tanaman, seperti sistem tanam jajar legowo atau sistem intensifikasi padi, dapat dilakukan untuk mengoptimalkan potensi hasil. Ketiga, penelitian tentang ketahanan varietas unggul baru terhadap hama dan penyakit utama padi, serta efektivitas penggunaan varietas tersebut dalam mengurangi penggunaan pestisida, perlu dilakukan untuk mendukung pertanian berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif bagi petani dan pembuat kebijakan dalam upaya meningkatkan produksi padi dan ketahanan pangan di Indonesia, khususnya di wilayah Sumatera Barat. Dengan memahami lebih dalam potensi dan adaptasi varietas unggul baru, diharapkan dapat dirumuskan strategi pengembangan pertanian padi yang lebih efektif dan berkelanjutan..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa varietas Logawa, Silugonggo, dan Inpari-12 adaptif pada lingkungan spesifik di Kabupaten Dharmasraya dan memberikan hasil yang lebih tinggi dibandingkan varietas Ciherang.Untuk meningkatkan produksi padi sawah di Kabupaten Dharmasraya, disarankan untuk mengembangkan ketiga varietas unggul baru tersebut.Penelitian ini merekomendasikan penggunaan varietas Logawa, Silugonggo, atau Inpari-12 untuk mencapai produksi padi yang optimal di wilayah tersebut
<br>Varietas unggul baru merupakan salah satu faktor penting dalam peningkatan produksi pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaan pertumbuhan dan produksi VUB padi sawah. Pengkajian dilaksanakan di lahan sawah petani jorong Koto Agung Sungai Duo, Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat pada bulan April sampai Juli 2011. Percobaan ditata menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan lima kali ulangan. Perlakuan menggunakan empat varietas padi sawah, yaitu; Logawa, Silugonggo, Inpari-12, dan Ciherang (eksisting). Bibit ditanam 3-5 batang/rumpun, jarak tanam 25x25 cm. Pupuk yang diberikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/0/varietas-unggul-ratarata-hasil-penelitian-konversi-thumb-939a3.webp" type="image/webp" length="77694" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/0/varietas-unggul-ratarata-hasil-penelitian-konversi-thumb-939a3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/0/varietas-unggul-ratarata-hasil-penelitian-konversi-thumb-724cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/0/varietas-unggul-ratarata-hasil-penelitian-konversi-thumb-95bdb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-158-unsur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7203-agroscience.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ RESPON PERKEMBANGAN AKAR TANAMAN KEDELAI Glycine max L Merril TERHADAP PEMBERIAN PUPUK HAYATI ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ RESPON PERKEMBANGAN AKAR TANAMAN KEDELAI Glycine max L Merril TERHADAP PEMBERIAN PUPUK HAYATI ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ RESPON PERKEMBANGAN AKAR TANAMAN KEDELAI Glycine max L Merril TERHADAP PEMBERIAN PUPUK HAYATI ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-46077-pertumbuhan-akar-kedelai-rhizobakteri-pupuk-hayati" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-46077-pertumbuhan-akar-kedelai-rhizobakteri-pupuk-hayati" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-05:c39786d3296f7121a9ba4519fc86aa9e</id>
	<published>2026-05-05T06:16:33+07:00</published>
	<updated>2026-05-05T06:16:33+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="tanaman padi" label="tanaman padi" />
	<category term="oryza sativa" label="oryza sativa" />
	<category term="glycine max" label="glycine max" />
	<itunes:keywords><![CDATA[glycine,max,oryza,padi,sativa,tanaman]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan tanah bekas tanam kedelai pada lahan pasca padi sawah, terutama bagi petani yang menghadapi keterbatasan unsur hara. Studi lebih lanjut dapat difokuskan pada identifikasi dan karakterisasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan tanah bekas tanam kedelai pada lahan pasca padi sawah, terutama bagi petani yang menghadapi keterbatasan unsur hara. Studi lebih lanjut dapat difokuskan pada identifikasi dan karakterisasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/pertumbuhan-akar-kedelai-rhizobakteri-pupuk-hayati-thumb-c7e43.webp" title="JURIS - RESPON PERKEMBANGAN AKAR TANAMAN KEDELAI (Glycine max. (L.) Merril) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK HAYATI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/pertumbuhan-akar-kedelai-rhizobakteri-pupuk-hayati-thumb-c7e43.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/pertumbuhan-akar-kedelai-rhizobakteri-pupuk-hayati-thumb-c7e43.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/pertumbuhan-akar-kedelai-rhizobakteri-pupuk-hayati-thumb-c7e43.webp 1x" title="JURIS - RESPON PERKEMBANGAN AKAR TANAMAN KEDELAI (Glycine max. (L.) Merril) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK HAYATI" alt="JURIS - RESPON PERKEMBANGAN AKAR TANAMAN KEDELAI (Glycine max. (L.) Merril) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK HAYATI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/pertumbuhan-akar-kedelai-rhizobakteri-pupuk-hayati-thumb-4f74e.webp" title="JURIS - RESPON PERKEMBANGAN AKAR TANAMAN KEDELAI (Glycine max. (L.) Merril) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK HAYATI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/pertumbuhan-akar-kedelai-rhizobakteri-pupuk-hayati-thumb-4f74e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/pertumbuhan-akar-kedelai-rhizobakteri-pupuk-hayati-thumb-4f74e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/pertumbuhan-akar-kedelai-rhizobakteri-pupuk-hayati-thumb-4f74e.webp 1x" title="JURIS - RESPON PERKEMBANGAN AKAR TANAMAN KEDELAI (Glycine max. (L.) Merril) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK HAYATI" alt="JURIS - RESPON PERKEMBANGAN AKAR TANAMAN KEDELAI (Glycine max. (L.) Merril) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK HAYATI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/pertumbuhan-akar-kedelai-rhizobakteri-pupuk-hayati-thumb-d0251.webp" title="JURIS - RESPON PERKEMBANGAN AKAR TANAMAN KEDELAI (Glycine max. (L.) Merril) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK HAYATI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/pertumbuhan-akar-kedelai-rhizobakteri-pupuk-hayati-thumb-d0251.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/pertumbuhan-akar-kedelai-rhizobakteri-pupuk-hayati-thumb-d0251.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/pertumbuhan-akar-kedelai-rhizobakteri-pupuk-hayati-thumb-d0251.webp 1x" title="JURIS - RESPON PERKEMBANGAN AKAR TANAMAN KEDELAI (Glycine max. (L.) Merril) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK HAYATI" alt="JURIS - RESPON PERKEMBANGAN AKAR TANAMAN KEDELAI (Glycine max. (L.) Merril) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK HAYATI" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-46077-pertumbuhan-akar-kedelai-rhizobakteri-pupuk-hayati" title="JURIS - RESPON PERKEMBANGAN AKAR TANAMAN KEDELAI (Glycine max. (L.) Merril) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK HAYATI" target="_blank">RESPON PERKEMBANGAN AKAR TANAMAN KEDELAI (Glycine max. (L.) Merril) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK HAYATI</a>: Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan tanah bekas tanam kedelai pada lahan pasca padi sawah, terutama bagi petani yang menghadapi keterbatasan unsur hara. Studi lebih lanjut dapat difokuskan pada identifikasi dan karakterisasi populasi bakteri Rhizobium yang terdapat dalam tanah bekas tanam kedelai untuk memastikan efektivitasnya dalam penambatan nitrogen. Selain itu, penelitian perlu mengeksplorasi kombinasi berbagai jenis inokulan dari biakan murni Rhizobium dan menguji pengaruhnya terhadap pertumbuhan akar dan hasil kedelai. Pengembangan lebih lanjut dapat mencakup studi tentang interaksi antara pupuk hayati, varietas kedelai, dan kondisi lingkungan untuk mendapatkan rekomendasi yang lebih spesifik dan adaptif bagi petani..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberian pupuk hayati berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan (panjang akar, jumlah bintil akar, dan berat bintil akar).Perlakuan Z3, yaitu penggunaan tanah bekas tanam kedelai tanpa kapur dan tanpa inokulasi biji, merupakan perlakuan terbaik untuk semua parameter pengamatan.Hal ini menunjukkan potensi pemanfaatan tanah bekas tanam kedelai dalam meningkatkan pertumbuhan akar tanaman kedelai
<br>Salah satu upaya untuk meningkatkan sistem perakaran kedelai varietas Davros adalah dengan memanfaatkan pupuk hayati dalam bentuk inokulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlakuan terbaik dalam meningkatkan perkembangan akar tanaman kedelai varietas Davros pada lahan bekas penanaman padi sawah di Cianjur. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Parameter pengamatan meliputi panjang akar, jumlah bintil akar, dan bobot bintil akar setelah tanaman berumur 76 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan lahan ditabur dengan tanah bekas tanam kedelai tanpa kapur dan biji tidak diinokulasi (Z3) memiliki nilai rata-rata tertinggi untuk setiap parameter pengamatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/a/pertumbuhan-akar-kedelai-rhizobakteri-pupuk-hayati-thumb-4f74e.webp" type="image/webp" length="60824" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/pertumbuhan-akar-kedelai-rhizobakteri-pupuk-hayati-thumb-c7e43.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/pertumbuhan-akar-kedelai-rhizobakteri-pupuk-hayati-thumb-4f74e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/pertumbuhan-akar-kedelai-rhizobakteri-pupuk-hayati-thumb-d0251.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-158-unsur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7203-agroscience.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ EFEKTIFITAS APLIKASI PESTISIDA NABATI TERHADAP HAMA WALANG SANGIT Leptotocorisa oratorius PADA TANAMAN PADI Oryza sativa DI KELOMPOK TANI AuMANDIRIAy DESA CIPEUYEUM KECAMATAN HAUR WANGI KABUPATEN ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ EFEKTIFITAS APLIKASI PESTISIDA NABATI TERHADAP HAMA WALANG SANGIT Leptotocorisa oratorius PADA TANAMAN PADI Oryza sativa DI KELOMPOK TANI AuMANDIRIAy DESA CIPEUYEUM KECAMATAN HAUR WANGI KABUPATEN ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ EFEKTIFITAS APLIKASI PESTISIDA NABATI TERHADAP HAMA WALANG SANGIT Leptotocorisa oratorius PADA TANAMAN PADI Oryza sativa DI KELOMPOK TANI AuMANDIRIAy DESA CIPEUYEUM KECAMATAN HAUR WANGI KABUPATEN ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-46076-total-biaya-proyek-pengendalian-hama-terpadu-selis" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-46076-total-biaya-proyek-pengendalian-hama-terpadu-selis" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-05:b557a284fd37e287665bb05fc0b0ec9e</id>
	<published>2026-05-05T06:16:08+07:00</published>
	<updated>2026-05-05T06:16:08+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="tanaman padi" label="tanaman padi" />
	<category term="oryza sativa" label="oryza sativa" />
	<category term="glycine max" label="glycine max" />
	<itunes:keywords><![CDATA[glycine,max,oryza,padi,sativa,tanaman]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah menunjukkan potensi besar pestisida nabati dalam mengendalikan hama walang sangit pada tanaman padi di tingkat kelompok tani, dengan keunggulan biaya dan efektivitas yang jelas. Untuk memperkaya temuan ini, penelitian lanjutan dapat ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian ini telah menunjukkan potensi besar pestisida nabati dalam mengendalikan hama walang sangit pada tanaman padi di tingkat kelompok tani, dengan keunggulan biaya dan efektivitas yang jelas. Untuk memperkaya temuan ini, penelitian lanjutan dapat ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/total-biaya-proyek-pengendalian-hama-terpadu-selis-thumb-7f501.webp" title="JURIS - EFEKTIFITAS APLIKASI PESTISIDA NABATI TERHADAP HAMA WALANG SANGIT ( Leptotocorisa oratorius ) PADA TANAMAN PADI (Oryza sativa) DI KELOMPOK TANI AuMANDIRIAy DESA CIPEUYEUM KECAMATAN HAUR WANGI KABUPATEN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/total-biaya-proyek-pengendalian-hama-terpadu-selis-thumb-7f501.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/total-biaya-proyek-pengendalian-hama-terpadu-selis-thumb-7f501.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/total-biaya-proyek-pengendalian-hama-terpadu-selis-thumb-7f501.webp 1x" title="JURIS - EFEKTIFITAS APLIKASI PESTISIDA NABATI TERHADAP HAMA WALANG SANGIT ( Leptotocorisa oratorius ) PADA TANAMAN PADI (Oryza sativa) DI KELOMPOK TANI AuMANDIRIAy DESA CIPEUYEUM KECAMATAN HAUR WANGI KABUPATEN" alt="JURIS - EFEKTIFITAS APLIKASI PESTISIDA NABATI TERHADAP HAMA WALANG SANGIT ( Leptotocorisa oratorius ) PADA TANAMAN PADI (Oryza sativa) DI KELOMPOK TANI AuMANDIRIAy DESA CIPEUYEUM KECAMATAN HAUR WANGI KABUPATEN" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/total-biaya-proyek-pengendalian-hama-terpadu-selis-thumb-16968.webp" title="JURIS - EFEKTIFITAS APLIKASI PESTISIDA NABATI TERHADAP HAMA WALANG SANGIT ( Leptotocorisa oratorius ) PADA TANAMAN PADI (Oryza sativa) DI KELOMPOK TANI AuMANDIRIAy DESA CIPEUYEUM KECAMATAN HAUR WANGI KABUPATEN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/total-biaya-proyek-pengendalian-hama-terpadu-selis-thumb-16968.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/total-biaya-proyek-pengendalian-hama-terpadu-selis-thumb-16968.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/total-biaya-proyek-pengendalian-hama-terpadu-selis-thumb-16968.webp 1x" title="JURIS - EFEKTIFITAS APLIKASI PESTISIDA NABATI TERHADAP HAMA WALANG SANGIT ( Leptotocorisa oratorius ) PADA TANAMAN PADI (Oryza sativa) DI KELOMPOK TANI AuMANDIRIAy DESA CIPEUYEUM KECAMATAN HAUR WANGI KABUPATEN" alt="JURIS - EFEKTIFITAS APLIKASI PESTISIDA NABATI TERHADAP HAMA WALANG SANGIT ( Leptotocorisa oratorius ) PADA TANAMAN PADI (Oryza sativa) DI KELOMPOK TANI AuMANDIRIAy DESA CIPEUYEUM KECAMATAN HAUR WANGI KABUPATEN" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/total-biaya-proyek-pengendalian-hama-terpadu-selis-thumb-6578f.webp" title="JURIS - EFEKTIFITAS APLIKASI PESTISIDA NABATI TERHADAP HAMA WALANG SANGIT ( Leptotocorisa oratorius ) PADA TANAMAN PADI (Oryza sativa) DI KELOMPOK TANI AuMANDIRIAy DESA CIPEUYEUM KECAMATAN HAUR WANGI KABUPATEN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/total-biaya-proyek-pengendalian-hama-terpadu-selis-thumb-6578f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/total-biaya-proyek-pengendalian-hama-terpadu-selis-thumb-6578f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/total-biaya-proyek-pengendalian-hama-terpadu-selis-thumb-6578f.webp 1x" title="JURIS - EFEKTIFITAS APLIKASI PESTISIDA NABATI TERHADAP HAMA WALANG SANGIT ( Leptotocorisa oratorius ) PADA TANAMAN PADI (Oryza sativa) DI KELOMPOK TANI AuMANDIRIAy DESA CIPEUYEUM KECAMATAN HAUR WANGI KABUPATEN" alt="JURIS - EFEKTIFITAS APLIKASI PESTISIDA NABATI TERHADAP HAMA WALANG SANGIT ( Leptotocorisa oratorius ) PADA TANAMAN PADI (Oryza sativa) DI KELOMPOK TANI AuMANDIRIAy DESA CIPEUYEUM KECAMATAN HAUR WANGI KABUPATEN" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-46076-total-biaya-proyek-pengendalian-hama-terpadu-selis" title="JURIS - EFEKTIFITAS APLIKASI PESTISIDA NABATI TERHADAP HAMA WALANG SANGIT ( Leptotocorisa oratorius ) PADA TANAMAN PADI (Oryza sativa) DI KELOMPOK TANI AuMANDIRIAy DESA CIPEUYEUM KECAMATAN HAUR WANGI KABUPATEN" target="_blank">EFEKTIFITAS APLIKASI PESTISIDA NABATI TERHADAP HAMA WALANG SANGIT ( Leptotocorisa oratorius ) PADA TANAMAN PADI (Oryza sativa) DI KELOMPOK TANI AuMANDIRIAy DESA CIPEUYEUM KECAMATAN HAUR WANGI KABUPATEN</a>: Penelitian ini telah menunjukkan potensi besar pestisida nabati dalam mengendalikan hama walang sangit pada tanaman padi di tingkat kelompok tani, dengan keunggulan biaya dan efektivitas yang jelas. Untuk memperkaya temuan ini, penelitian lanjutan dapat berfokus pada beberapa area krusial. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi kuantitatif berskala lebih besar yang mencakup berbagai wilayah dan jenis lahan pertanian, guna memvalidasi dan menggeneralisasi efektivitas serta dampak ekonomi pestisida nabati ini secara lebih komprehensif. Pertanyaan penelitian bisa diarahkan pada seberapa besar perbedaan produktivitas dan profitabilitas petani yang sepenuhnya beralih ke pestisida nabati dibandingkan dengan mereka yang masih mengandalkan pestisida kimia dalam jangka waktu panjang. Kedua, mengingat identifikasi jenis pestisida nabati seperti dari cabe merah dan daun suren, studi mendalam tentang formulasi optimal dan mekanisme kerja senyawa aktifnya dapat menjadi arah penelitian yang menarik. Misalnya, bagaimana konsentrasi ekstrak terbaik dapat dicapai untuk daya bunuh hama yang maksimal namun tetap aman bagi lingkungan, serta apakah ada sinergi antara berbagai jenis bahan nabati. Ketiga, perlu dieksplorasi lebih jauh faktor-faktor sosio-ekonomi dan kultural yang mempengaruhi tingkat adopsi pestisida nabati oleh petani di luar kelompok "Mandiri". Ini bisa mencakup pertanyaan mengenai hambatan edukasi, akses terhadap bahan baku, persepsi risiko, dan dukungan pemerintah atau kelembagaan yang dapat mempercepat transisi menuju pertanian berkelanjutan dengan pestisida nabati. Dengan demikian, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih holistik dan praktis untuk mendorong penggunaan pestisida nabati secara luas..
<br>Jenis pestisida nabati yang biasa diproduksi dan efektif untuk mengendalikan hama walang sangit (Leptotocorisa oratorius) pada tanaman padi di Kelompok Tani AuMandiriAy adalah pestisida dari daun suren (Toona sureni) dan cabe merah (Capsicum Annum).Analisis menunjukkan bahwa aplikasi pestisida nabati memberikan selisih biaya produksi sebesar Rp 255.000,00 atau 49,0385%, yang merupakan keuntungan signifikan dibandingkan penggunaan pestisida kimia.Pestisida nabati ini terbukti dapat diandalkan dalam pengendalian hama, ditunjukkan oleh Output Anggaran (OA) yang lebih besar dari Output Sesungguhnya (OS)
<br>Penggunaan pestisida nabati punya nilai ekonomis dalam mengendalikan Organisme Pengganggu Tanaman ( OPT ) dimana penngendaliannya diarahkan kepada sistem pengendalian hama terpadu ( PHT ). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis pestisida nabati yang sering diaplikasikan terhadap hama sasaran, untuk mengetahui selisih biaya faktor produksi juga untuk mengetahui efektifitas aplikasi pestisida nabati terhadap hama walang sangit ( Leptotocorisa oraterius ) pada tanaman padi ( Oryza sativa ). Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis pestisida nabati yang paling banyak diaplikasikan ada dua jenis yaitu pestisida cabe merah ( Capsicum annum ) dan pestisida daun suren (...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/4/total-biaya-proyek-pengendalian-hama-terpadu-selis-thumb-7f501.webp" type="image/webp" length="24028" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/total-biaya-proyek-pengendalian-hama-terpadu-selis-thumb-7f501.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/total-biaya-proyek-pengendalian-hama-terpadu-selis-thumb-16968.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/total-biaya-proyek-pengendalian-hama-terpadu-selis-thumb-6578f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-158-unsur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7203-agroscience.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ PENGARUH KADAR L ASCORBYL 2 PHOSPHATE MAGNESIUM YANG BERBEDA SEBAGAI SUMBER VITAMIN C DALAM PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN PATIN Pangasius hypophthalmus UKURAN SEJARI ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PENGARUH KADAR L ASCORBYL 2 PHOSPHATE MAGNESIUM YANG BERBEDA SEBAGAI SUMBER VITAMIN C DALAM PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN PATIN Pangasius hypophthalmus UKURAN SEJARI ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PENGARUH KADAR L ASCORBYL 2 PHOSPHATE MAGNESIUM YANG BERBEDA SEBAGAI SUMBER VITAMIN C DALAM PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN PATIN Pangasius hypophthalmus UKURAN SEJARI ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-46081-gonad-ikan-patin-pakan-pellet-efisiensi-efis" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-46081-gonad-ikan-patin-pakan-pellet-efisiensi-efis" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-05:7408d8ee5ea5fcf9cda1b4d2bdd9ab7c</id>
	<published>2026-05-05T06:12:00+07:00</published>
	<updated>2026-05-05T06:12:00+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="yahya ahmad" label="yahya ahmad" />
	<category term="kutu kebul" label="kutu kebul" />
	<category term="pengaruh l" label="pengaruh l" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,kebul,kutu,l,pengaruh,yahya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Sebuah penelitian lanjutan dapat menyelidiki efek jangka panjang tambahan LAcAPAcMg pada kesehatan imun ikan patin, dengan menilai prevalensi infeksi bakteri setelah suplementasi selama 6 bulan. Penelitian lain dapat mengevaluasi kombinasi LAcAPAcMg dengan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Sebuah penelitian lanjutan dapat menyelidiki efek jangka panjang tambahan LAcAPAcMg pada kesehatan imun ikan patin, dengan menilai prevalensi infeksi bakteri setelah suplementasi selama 6 bulan. Penelitian lain dapat mengevaluasi kombinasi LAcAPAcMg dengan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/gonad-ikan-patin-pakan-pellet-efisiensi-pbbh-pertu-thumb-35ec7.webp" title="JURIS - PENGARUH KADAR L-ASCORBYL-2-PHOSPHATE MAGNESIUM YANG BERBEDA SEBAGAI SUMBER VITAMIN C DALAM PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN PATIN (Pangasius hypophthalmus) UKURAN SEJARI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/gonad-ikan-patin-pakan-pellet-efisiensi-pbbh-pertu-thumb-35ec7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/gonad-ikan-patin-pakan-pellet-efisiensi-pbbh-pertu-thumb-35ec7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/gonad-ikan-patin-pakan-pellet-efisiensi-pbbh-pertu-thumb-35ec7.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH KADAR L-ASCORBYL-2-PHOSPHATE MAGNESIUM YANG BERBEDA SEBAGAI SUMBER VITAMIN C DALAM PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN PATIN (Pangasius hypophthalmus) UKURAN SEJARI" alt="JURIS - PENGARUH KADAR L-ASCORBYL-2-PHOSPHATE MAGNESIUM YANG BERBEDA SEBAGAI SUMBER VITAMIN C DALAM PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN PATIN (Pangasius hypophthalmus) UKURAN SEJARI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/gonad-ikan-patin-pakan-pellet-efisiensi-pbbh-pertu-thumb-ddb57.webp" title="JURIS - PENGARUH KADAR L-ASCORBYL-2-PHOSPHATE MAGNESIUM YANG BERBEDA SEBAGAI SUMBER VITAMIN C DALAM PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN PATIN (Pangasius hypophthalmus) UKURAN SEJARI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/gonad-ikan-patin-pakan-pellet-efisiensi-pbbh-pertu-thumb-ddb57.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/gonad-ikan-patin-pakan-pellet-efisiensi-pbbh-pertu-thumb-ddb57.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/gonad-ikan-patin-pakan-pellet-efisiensi-pbbh-pertu-thumb-ddb57.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH KADAR L-ASCORBYL-2-PHOSPHATE MAGNESIUM YANG BERBEDA SEBAGAI SUMBER VITAMIN C DALAM PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN PATIN (Pangasius hypophthalmus) UKURAN SEJARI" alt="JURIS - PENGARUH KADAR L-ASCORBYL-2-PHOSPHATE MAGNESIUM YANG BERBEDA SEBAGAI SUMBER VITAMIN C DALAM PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN PATIN (Pangasius hypophthalmus) UKURAN SEJARI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/gonad-ikan-patin-pakan-pellet-efisiensi-pbbh-pertu-thumb-9148e.webp" title="JURIS - PENGARUH KADAR L-ASCORBYL-2-PHOSPHATE MAGNESIUM YANG BERBEDA SEBAGAI SUMBER VITAMIN C DALAM PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN PATIN (Pangasius hypophthalmus) UKURAN SEJARI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/gonad-ikan-patin-pakan-pellet-efisiensi-pbbh-pertu-thumb-9148e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/gonad-ikan-patin-pakan-pellet-efisiensi-pbbh-pertu-thumb-9148e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/gonad-ikan-patin-pakan-pellet-efisiensi-pbbh-pertu-thumb-9148e.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH KADAR L-ASCORBYL-2-PHOSPHATE MAGNESIUM YANG BERBEDA SEBAGAI SUMBER VITAMIN C DALAM PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN PATIN (Pangasius hypophthalmus) UKURAN SEJARI" alt="JURIS - PENGARUH KADAR L-ASCORBYL-2-PHOSPHATE MAGNESIUM YANG BERBEDA SEBAGAI SUMBER VITAMIN C DALAM PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN PATIN (Pangasius hypophthalmus) UKURAN SEJARI" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-46081-gonad-ikan-patin-pakan-pellet-efisiensi-efis" title="JURIS - PENGARUH KADAR L-ASCORBYL-2-PHOSPHATE MAGNESIUM YANG BERBEDA SEBAGAI SUMBER VITAMIN C DALAM PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN PATIN (Pangasius hypophthalmus) UKURAN SEJARI" target="_blank">PENGARUH KADAR L-ASCORBYL-2-PHOSPHATE MAGNESIUM YANG BERBEDA SEBAGAI SUMBER VITAMIN C DALAM PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN PATIN (Pangasius hypophthalmus) UKURAN SEJARI</a>: Sebuah penelitian lanjutan dapat menyelidiki efek jangka panjang tambahan LAcAPAcMg pada kesehatan imun ikan patin, dengan menilai prevalensi infeksi bakteri setelah suplementasi selama 6 bulan. Penelitian lain dapat mengevaluasi kombinasi LAcAPAcMg dengan sumber protein nabati, untuk mengetahui apakah interaksi nutrisi dapat memaksimalkan efisiensi pakan pada ikan patin. Di samping itu, studi mengenai pengukuran biomarker oksidatif dapat memberi gambaran lebih lengkap tentang mekanisme perlindungan antioksidan LAcAPAcMg pada jaringan otot ikan..
<br>Pertumbuhan ikan patin yang diberi tambahan LAcAPAcMg dalam pakan lebih tinggi dibandingkan dengan ikan yang tidak diberi LAcAPAcMg.Penambahan LAcAPAcMg 100Amg/kg pakan menghasilkan pertumbuhan tertinggi pada penelitian ini
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan L-Ascorbyl-2-Phosphate Magnesium (L-AP-Mg) sebagai sumber Vitamin C dalam pakan dengan kadar yang berbeda sehingga diperoleh dosis optimum bagi pertumbuhan ikan patin (Pangasius hypophthalmus) ukuran sejari. Ikan patin dengan bobot rataAcrata 5,00AAA0,11Ag diberi pakan pellet kering dengan protein 40% dan rasio C/P 8AkkalADE/g protein. Lima perlakuan pemberian L-AP-Mg (0, 25, 50, 75 dan 100Amg/kg) dilakukan. Laju pertumbuhan harian (LPH), efisiensi pakan (EP), retensi protein (RP), retensi lemak (RL) dan kadar vitamin C ikan diperoleh setiap 10Ahari...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/a/gonad-ikan-patin-pakan-pellet-efisiensi-pbbh-pertu-thumb-9148e.webp" type="image/webp" length="81542" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/gonad-ikan-patin-pakan-pellet-efisiensi-pbbh-pertu-thumb-35ec7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/gonad-ikan-patin-pakan-pellet-efisiensi-pbbh-pertu-thumb-ddb57.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/gonad-ikan-patin-pakan-pellet-efisiensi-pbbh-pertu-thumb-9148e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-158-unsur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7203-agroscience.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Peran Serta Perempuan Dalam Program Terpadu P2WKSS Pokja III Di Desa Kertajaya Kecamatan Ciranjang Kab Cianjur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Serta Perempuan Dalam Program Terpadu P2WKSS Pokja III Di Desa Kertajaya Kecamatan Ciranjang Kab Cianjur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Serta Perempuan Dalam Program Terpadu P2WKSS Pokja III Di Desa Kertajaya Kecamatan Ciranjang Kab Cianjur ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-46080-program-p2-ispa-intervensi-perempuan-parti" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-46080-program-p2-ispa-intervensi-perempuan-parti" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-05:bf57699cfa3d81d61cfd693b7e2c26a6</id>
	<published>2026-05-05T06:07:38+07:00</published>
	<updated>2026-05-05T06:07:38+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="tanaman padi" label="tanaman padi" />
	<category term="oryza sativa" label="oryza sativa" />
	<category term="glycine max" label="glycine max" />
	<itunes:keywords><![CDATA[glycine,max,oryza,padi,sativa,tanaman]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Melihat keterbatasan waktu penyuluhan yang tidak sejalan dengan aktivitas harian petani, penelitian selanjutnya dapat meneliti efektivitas model penyuluhan fleksibel berbasis mobile yang dapat diakses kapan saja, sehingga partisipasi perempuan dapat meningkat. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Melihat keterbatasan waktu penyuluhan yang tidak sejalan dengan aktivitas harian petani, penelitian selanjutnya dapat meneliti efektivitas model penyuluhan fleksibel berbasis mobile yang dapat diakses kapan saja, sehingga partisipasi perempuan dapat meningkat. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/6/program-p2-ispa-intervensi-perempuan-partisipasi-p-thumb-834c9.webp" title="JURIS - Peran Serta Perempuan Dalam Program Terpadu P2WKSS Pokja III Di Desa Kertajaya Kecamatan Ciranjang Kab. Cianjur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/program-p2-ispa-intervensi-perempuan-partisipasi-p-thumb-834c9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/program-p2-ispa-intervensi-perempuan-partisipasi-p-thumb-834c9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/program-p2-ispa-intervensi-perempuan-partisipasi-p-thumb-834c9.webp 1x" title="JURIS - Peran Serta Perempuan Dalam Program Terpadu P2WKSS Pokja III Di Desa Kertajaya Kecamatan Ciranjang Kab. Cianjur" alt="JURIS - Peran Serta Perempuan Dalam Program Terpadu P2WKSS Pokja III Di Desa Kertajaya Kecamatan Ciranjang Kab. Cianjur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/6/program-p2-ispa-intervensi-perempuan-partisipasi-p-thumb-df09a.webp" title="JURIS - Peran Serta Perempuan Dalam Program Terpadu P2WKSS Pokja III Di Desa Kertajaya Kecamatan Ciranjang Kab. Cianjur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/program-p2-ispa-intervensi-perempuan-partisipasi-p-thumb-df09a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/program-p2-ispa-intervensi-perempuan-partisipasi-p-thumb-df09a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/program-p2-ispa-intervensi-perempuan-partisipasi-p-thumb-df09a.webp 1x" title="JURIS - Peran Serta Perempuan Dalam Program Terpadu P2WKSS Pokja III Di Desa Kertajaya Kecamatan Ciranjang Kab. Cianjur" alt="JURIS - Peran Serta Perempuan Dalam Program Terpadu P2WKSS Pokja III Di Desa Kertajaya Kecamatan Ciranjang Kab. Cianjur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/6/program-p2-ispa-intervensi-perempuan-partisipasi-p-thumb-4b1b4.webp" title="JURIS - Peran Serta Perempuan Dalam Program Terpadu P2WKSS Pokja III Di Desa Kertajaya Kecamatan Ciranjang Kab. Cianjur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/program-p2-ispa-intervensi-perempuan-partisipasi-p-thumb-4b1b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/program-p2-ispa-intervensi-perempuan-partisipasi-p-thumb-4b1b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/program-p2-ispa-intervensi-perempuan-partisipasi-p-thumb-4b1b4.webp 1x" title="JURIS - Peran Serta Perempuan Dalam Program Terpadu P2WKSS Pokja III Di Desa Kertajaya Kecamatan Ciranjang Kab. Cianjur" alt="JURIS - Peran Serta Perempuan Dalam Program Terpadu P2WKSS Pokja III Di Desa Kertajaya Kecamatan Ciranjang Kab. Cianjur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-46080-program-p2-ispa-intervensi-perempuan-parti" title="JURIS - Peran Serta Perempuan Dalam Program Terpadu P2WKSS Pokja III Di Desa Kertajaya Kecamatan Ciranjang Kab. Cianjur" target="_blank">Peran Serta Perempuan Dalam Program Terpadu P2WKSS Pokja III Di Desa Kertajaya Kecamatan Ciranjang Kab. Cianjur</a>: Melihat keterbatasan waktu penyuluhan yang tidak sejalan dengan aktivitas harian petani, penelitian selanjutnya dapat meneliti efektivitas model penyuluhan fleksibel berbasis mobile yang dapat diakses kapan saja, sehingga partisipasi perempuan dapat meningkat. Selanjutnya, karena rendahnya tingkat pendidikan dan modal, studi lanjutan dapat mengeksplorasi dampak pendampingan microAcfinance terhadap peningkatan partisipasi aktif perempuan dalam program pemberdayaan, sekaligus mengukur perubahan tingkat kesejahteraan keluarga. Akhirnya, guna memastikan keberlanjutan program, penelitian berikutnya dapat membandingkan hasil intervensi program P2WKSS yang diadakan secara berkelanjutan selama tiga tahun berturut-turut dengan yang hanya satu tahun, dengan fokus pada sustainability dan transfer pengetahuan ke generasi berikutnya..
<br>Peran serta perempuan dalam Program Terpadu P2WKSS Pokja III masih rendah karena waktu pelaksanaan penyuluhan tidak sesuai dengan kegiatan harian responden, serta rendahnya tingkat pendidikan dan modal.Meskipun peran terbatas menjadi anggota, motivasi responden cukup tinggi dan manfaat yang dirasakan cukup besar, terutama pada kegiatan penertiban pembuangan sampah rumah tangga.Untuk memperbaiki situasi, disarankan penyesuaian jadwal pelaksanaan penyuluhan dengan kegiatan harian responden, pengembangan kapasitas ekonomi dan pendidikan perempuan, serta pemeliharaan program secara berkelanjutan agar manfaat tetap terjaga
<br>Program pemberdayaan masyarakat khususnya perempuan dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan. Untuk mengetahui sejauh mana peran serta perempuan dan manfaat yang dirasakan oleh peserta kegiatan maka dilakukan penelitian mengenai peran serta perempuan dalam Program Terpadu P2WKSS Pokja III yang dilaksanakan di Desa Kertajaya Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dimana data primer maupun sekunder yang telah terkumpul diolah untuk dianalisis dan dideskripsikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran serta perempuan dalam Program Terpadu P2WKSS Pokja III masih rendah atau minim dikarenakan waktu pelaksanaan penyuluhan atau pembinaan tidak sesuai dan rendahnya tingkat pendidikan serta modal yang dimiliki. Peran responden hanya sebatas anggota, namun tingkat motivasi dan manfaat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/6/program-p2-ispa-intervensi-perempuan-partisipasi-p-thumb-4b1b4.webp" type="image/webp" length="70908" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/program-p2-ispa-intervensi-perempuan-partisipasi-p-thumb-834c9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/program-p2-ispa-intervensi-perempuan-partisipasi-p-thumb-df09a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/program-p2-ispa-intervensi-perempuan-partisipasi-p-thumb-4b1b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-158-unsur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7203-agroscience.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Aplikasi Model Bioekonomi Gordon Schaefer Untuk Analisis Kelayakan Ekonomi Perikanan Jaring Milenium Drift Gillnet Di Kabupaten Indramayu Jawa Barat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Aplikasi Model Bioekonomi Gordon Schaefer Untuk Analisis Kelayakan Ekonomi Perikanan Jaring Milenium Drift Gillnet Di Kabupaten Indramayu Jawa Barat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Aplikasi Model Bioekonomi Gordon Schaefer Untuk Analisis Kelayakan Ekonomi Perikanan Jaring Milenium Drift Gillnet Di Kabupaten Indramayu Jawa Barat ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-46068-kondisi-ekonomi-makro-aktual-aktua" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-46068-kondisi-ekonomi-makro-aktual-aktua" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-05:001a2195d1a38bd85473c06c0e392ba6</id>
	<published>2026-05-05T05:48:52+07:00</published>
	<updated>2026-05-05T05:48:52+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="sungai musi" label="sungai musi" />
	<category term="botrytis l" label="botrytis l" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[botrytis,l,musi,sungai,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada evaluasi efektivitas kebijakan pengendalian upaya (effort) yang diterapkan di wilayah ini, dengan mengumpulkan data lingkungan dan pasar secara realActime untuk menyesuaikan tingkat MSY dan MEY secara dinamis; ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada evaluasi efektivitas kebijakan pengendalian upaya (effort) yang diterapkan di wilayah ini, dengan mengumpulkan data lingkungan dan pasar secara realActime untuk menyesuaikan tingkat MSY dan MEY secara dinamis; ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/kondisi-ekonomi-makro-aktual-mesin-bioekonomi-jari-thumb-ddd7f.webp" title="JURIS - Aplikasi Model Bioekonomi Gordon-Schaefer Untuk Analisis Kelayakan Ekonomi Perikanan Jaring Milenium (Drift-Gillnet) Di Kabupaten Indramayu Jawa Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/kondisi-ekonomi-makro-aktual-mesin-bioekonomi-jari-thumb-ddd7f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/kondisi-ekonomi-makro-aktual-mesin-bioekonomi-jari-thumb-ddd7f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/kondisi-ekonomi-makro-aktual-mesin-bioekonomi-jari-thumb-ddd7f.webp 1x" title="JURIS - Aplikasi Model Bioekonomi Gordon-Schaefer Untuk Analisis Kelayakan Ekonomi Perikanan Jaring Milenium (Drift-Gillnet) Di Kabupaten Indramayu Jawa Barat" alt="JURIS - Aplikasi Model Bioekonomi Gordon-Schaefer Untuk Analisis Kelayakan Ekonomi Perikanan Jaring Milenium (Drift-Gillnet) Di Kabupaten Indramayu Jawa Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/kondisi-ekonomi-makro-aktual-mesin-bioekonomi-jari-thumb-72975.webp" title="JURIS - Aplikasi Model Bioekonomi Gordon-Schaefer Untuk Analisis Kelayakan Ekonomi Perikanan Jaring Milenium (Drift-Gillnet) Di Kabupaten Indramayu Jawa Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/kondisi-ekonomi-makro-aktual-mesin-bioekonomi-jari-thumb-72975.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/kondisi-ekonomi-makro-aktual-mesin-bioekonomi-jari-thumb-72975.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/kondisi-ekonomi-makro-aktual-mesin-bioekonomi-jari-thumb-72975.webp 1x" title="JURIS - Aplikasi Model Bioekonomi Gordon-Schaefer Untuk Analisis Kelayakan Ekonomi Perikanan Jaring Milenium (Drift-Gillnet) Di Kabupaten Indramayu Jawa Barat" alt="JURIS - Aplikasi Model Bioekonomi Gordon-Schaefer Untuk Analisis Kelayakan Ekonomi Perikanan Jaring Milenium (Drift-Gillnet) Di Kabupaten Indramayu Jawa Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/kondisi-ekonomi-makro-aktual-mesin-bioekonomi-jari-thumb-61e7a.webp" title="JURIS - Aplikasi Model Bioekonomi Gordon-Schaefer Untuk Analisis Kelayakan Ekonomi Perikanan Jaring Milenium (Drift-Gillnet) Di Kabupaten Indramayu Jawa Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/kondisi-ekonomi-makro-aktual-mesin-bioekonomi-jari-thumb-61e7a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/kondisi-ekonomi-makro-aktual-mesin-bioekonomi-jari-thumb-61e7a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/kondisi-ekonomi-makro-aktual-mesin-bioekonomi-jari-thumb-61e7a.webp 1x" title="JURIS - Aplikasi Model Bioekonomi Gordon-Schaefer Untuk Analisis Kelayakan Ekonomi Perikanan Jaring Milenium (Drift-Gillnet) Di Kabupaten Indramayu Jawa Barat" alt="JURIS - Aplikasi Model Bioekonomi Gordon-Schaefer Untuk Analisis Kelayakan Ekonomi Perikanan Jaring Milenium (Drift-Gillnet) Di Kabupaten Indramayu Jawa Barat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-46068-kondisi-ekonomi-makro-aktual-aktua" title="JURIS - Aplikasi Model Bioekonomi Gordon-Schaefer Untuk Analisis Kelayakan Ekonomi Perikanan Jaring Milenium (Drift-Gillnet) Di Kabupaten Indramayu Jawa Barat" target="_blank">Aplikasi Model Bioekonomi Gordon-Schaefer Untuk Analisis Kelayakan Ekonomi Perikanan Jaring Milenium (Drift-Gillnet) Di Kabupaten Indramayu Jawa Barat</a>: Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada evaluasi efektivitas kebijakan pengendalian upaya (effort) yang diterapkan di wilayah ini, dengan mengumpulkan data lingkungan dan pasar secara realActime untuk menyesuaikan tingkat MSY dan MEY secara dinamis; perlu juga diteliti dampak sosial ekonomi terhadap nelayan ketika restriksi upaya diberlakukan, khususnya dalam hal pendapatan keluarga dan kepuasan kerja; serta diselidiki potensi penerapan sistem pengelolaan berbasis teknologi modern seperti sensor GPS dan analisis big data untuk memantau distribusi stok ikan, sehingga peraturan berbasis bukti dapat dibuat lebih akurat dan responsif terhadap perubahan stok..
<br>Hasil analisis bioekonomi menunjukkan bahwa jaring milenium di Kabupaten Indramayu sudah berada pada kondisi overfishing, dimana upaya penangkapan aktual jauh melampaui tingkat optimum (MEY) dan hampir melewati titik maksimum lestari (MSY).Produksi aktual sebesar 4,16Aton per tahun dengan upaya 10.796Atrip per tahun, sementara tingkat MSY terhitung 4,17Aton dengan upaya 2A367Atrip per tahun.Keseimbangan ekonomi terjadi pada kondisi MEY dengan keuntungan maksimum sekitar RpA36,71Ajuta per tahun, sedangkan kondisi aktual memberikan keuntungan sedikit lebih rendah namun masih positif.Perlu pengendalian effort dan kebijakan pengelolaan sumber daya yang lebih ketat untuk mencegah degradasi stok ikan dan memastikan keberlanjutan ekonomi perikanan jaring milenium
<br>Penelitian ini mengkaji tingkat kelayakan ekonomi perikanan jaring milenium (drift-gillnet) di Kabupaten Indramayu antara tahun 2004Ac2008 melalui analisis penangkapan dan ekonomi. Tujuannya antara lain menentukan tingkat pertumbuhan sumber daya ikan target jaring milenium, mengestimasi potensi lestari pada tingkat MSY, dan menghitung keuntungan maksimum pada tingkat MEY. Metodologi menggunakan survei data sekunder dan model bioekonomi GordonAcSchaefer. Hasil analisis menunjukkan bahwa kondisi aktual penangkapan hampir melewati titik maksimum lestari (MSY) dan juga telah melewati titik optimum ekonomi (MEY). Produksi aktual mencapai 4.159,56 ton per tahun dengan upaya 10.795,60 trip per tahun, sedangkan kondisi MSY harusnya 4.173,08 ton dan 2.367 trip per tahun. Kondisi ekonomi menunjukkan bahwa keuntungan maksimum diperoleh pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/4/kondisi-ekonomi-makro-aktual-mesin-bioekonomi-jari-thumb-72975.webp" type="image/webp" length="88538" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/kondisi-ekonomi-makro-aktual-mesin-bioekonomi-jari-thumb-ddd7f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/kondisi-ekonomi-makro-aktual-mesin-bioekonomi-jari-thumb-72975.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/kondisi-ekonomi-makro-aktual-mesin-bioekonomi-jari-thumb-61e7a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-158-unsur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7203-agroscience.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Strategi Pengembangan PD Rasa Mandiri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Strategi Pengembangan PD Rasa Mandiri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Strategi Pengembangan PD Rasa Mandiri ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-46073-swot-ife-efe-qspm-analisis-strategi-rantai-pasok-p" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-46073-swot-ife-efe-qspm-analisis-strategi-rantai-pasok-p" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-05:ceaca492cc48a226078702919e04d1b3</id>
	<published>2026-05-05T05:40:36+07:00</published>
	<updated>2026-05-05T05:40:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="tanaman padi" label="tanaman padi" />
	<category term="oryza sativa" label="oryza sativa" />
	<category term="glycine max" label="glycine max" />
	<itunes:keywords><![CDATA[glycine,max,oryza,padi,sativa,tanaman]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar PD. Rasa Mandiri memperluas kemitraan dengan penyuplai bahan baku atau petani pisang ke luar Jawa Barat untuk menjamin ketersediaan bahan baku. Selain itu, perusahaan perlu menjaga konsistensi mutu produk ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar PD. Rasa Mandiri memperluas kemitraan dengan penyuplai bahan baku atau petani pisang ke luar Jawa Barat untuk menjamin ketersediaan bahan baku. Selain itu, perusahaan perlu menjaga konsistensi mutu produk ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/swot-ife-efe-qspm-analisis-strategi-rantai-pasok-p-thumb-e892e.webp" title="JURIS - Analisis Strategi Pengembangan PD. Rasa Mandiri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/swot-ife-efe-qspm-analisis-strategi-rantai-pasok-p-thumb-e892e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/swot-ife-efe-qspm-analisis-strategi-rantai-pasok-p-thumb-e892e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/swot-ife-efe-qspm-analisis-strategi-rantai-pasok-p-thumb-e892e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Strategi Pengembangan PD. Rasa Mandiri" alt="JURIS - Analisis Strategi Pengembangan PD. Rasa Mandiri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/swot-ife-efe-qspm-analisis-strategi-rantai-pasok-p-thumb-a1fcf.webp" title="JURIS - Analisis Strategi Pengembangan PD. Rasa Mandiri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/swot-ife-efe-qspm-analisis-strategi-rantai-pasok-p-thumb-a1fcf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/swot-ife-efe-qspm-analisis-strategi-rantai-pasok-p-thumb-a1fcf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/swot-ife-efe-qspm-analisis-strategi-rantai-pasok-p-thumb-a1fcf.webp 1x" title="JURIS - Analisis Strategi Pengembangan PD. Rasa Mandiri" alt="JURIS - Analisis Strategi Pengembangan PD. Rasa Mandiri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/swot-ife-efe-qspm-analisis-strategi-rantai-pasok-p-thumb-51899.webp" title="JURIS - Analisis Strategi Pengembangan PD. Rasa Mandiri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/swot-ife-efe-qspm-analisis-strategi-rantai-pasok-p-thumb-51899.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/swot-ife-efe-qspm-analisis-strategi-rantai-pasok-p-thumb-51899.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/swot-ife-efe-qspm-analisis-strategi-rantai-pasok-p-thumb-51899.webp 1x" title="JURIS - Analisis Strategi Pengembangan PD. Rasa Mandiri" alt="JURIS - Analisis Strategi Pengembangan PD. Rasa Mandiri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-46073-swot-ife-efe-qspm-analisis-strategi-rantai-pasok-p" title="JURIS - Analisis Strategi Pengembangan PD. Rasa Mandiri" target="_blank">Analisis Strategi Pengembangan PD. Rasa Mandiri</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar PD. Rasa Mandiri memperluas kemitraan dengan penyuplai bahan baku atau petani pisang ke luar Jawa Barat untuk menjamin ketersediaan bahan baku. Selain itu, perusahaan perlu menjaga konsistensi mutu produk dan terus melakukan inovasi rasa, jenis produk, dan kemasan untuk mempertahankan daya saing. Lebih lanjut, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk menguji efektivitas strategi pemasaran digital dalam menjangkau konsumen yang lebih luas, mengingat perkembangan teknologi dan perubahan perilaku konsumen. Studi lebih lanjut juga dapat difokuskan pada analisis rantai pasok pisang untuk mengidentifikasi peluang efisiensi dan pengurangan biaya produksi, serta penelitian mengenai pengembangan produk olahan pisang baru yang lebih inovatif dan sesuai dengan tren pasar terkini. Dengan demikian, PD. Rasa Mandiri dapat terus berkembang dan meningkatkan daya saingnya di industri olahan pisang..
<br>Rasa Mandiri memiliki faktor-faktor internal dan eksternal yang menjadi kekuatan dan kelemahan serta peluang dan ancaman.Rasa Mandiri adalah menjalin kemitraan dengan petani pisang atau pun penyuplai bahan baku yang lebih luas, melakukan sistem manajemen keuangan dalam perusahaan, meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia, memperluas pasar, terus berinovasi dalam produk olahan pisang, menggunakan teknologi dalam produksi maupun manajemen perusahaan, menjalin komunikasi yang lebih erat dengan konsumen dan karyawan, dan menambah modal untuk meningkatkan produksi
<br>PD. Rasa Mandiri adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang produksi olahan pisang dengan merek dagang AuMutia RasaAy. Tingginya permintaan produk olahan pisang menjadi salah satu faktor PD. Rasa Mandiri untuk mengembangkan usahanya. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang menjadi kekuatan (strengths), kelemahan (weakness), peluang (opportunity) dan ancaman (threats) dan mengetahui strategi pengembangan yang tepat buat PD. Rasa Mandiri. Pemilihan tempat penelitian dilakukan dengan metode purposif. Penelitian mulai Bulan Februari sampai dengan bulan April 2013. Metode pengolahan dan analisis data terdiri dari : analisis deskriptif dan analisis formula strategi. Matriks IFE...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/2/swot-ife-efe-qspm-analisis-strategi-rantai-pasok-p-thumb-e892e.webp" type="image/webp" length="76540" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/swot-ife-efe-qspm-analisis-strategi-rantai-pasok-p-thumb-e892e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/swot-ife-efe-qspm-analisis-strategi-rantai-pasok-p-thumb-a1fcf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/swot-ife-efe-qspm-analisis-strategi-rantai-pasok-p-thumb-51899.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-158-unsur.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7203-agroscience.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Tue, 05 May 2026 09:53:06 +0700. 12 items. Served in: 4.883 seconds [atom] -->
