<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.254-28jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.254-28jul2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-07-29T19:56:08+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-57216-prostitusi-daring-praktik-tppo" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-57216-prostitusi-daring-praktik-tppo" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-29:f2984664307318b5ba1b57ef6e46ec00</id>
	<published>2026-07-29T17:14:58+07:00</published>
	<updated>2026-07-29T17:14:58+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="jurnal selat" label="jurnal selat" />
	<category term="hak keluarga" label="hak keluarga" />
	<category term="ojs umrah ac" label="ojs umrah ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,hak,jurnal,keluarga,ojs,selat,umrah]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini membuka peluang untuk studi lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman dan memberikan solusi konkret terhadap permasalahan prostitusi daring di Indonesia. Salah satu arah penelitian yang menjanjikan adalah melakukan studi komparatif mendalam ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian ini membuka peluang untuk studi lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman dan memberikan solusi konkret terhadap permasalahan prostitusi daring di Indonesia. Salah satu arah penelitian yang menjanjikan adalah melakukan studi komparatif mendalam ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-1ee83.webp" title="JURIS - Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-1ee83.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-1ee83.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-1ee83.webp 1x" title="JURIS - Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat" alt="JURIS - Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-d2240.webp" title="JURIS - Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-d2240.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-d2240.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-d2240.webp 1x" title="JURIS - Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat" alt="JURIS - Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-462ba.webp" title="JURIS - Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-462ba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-462ba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-462ba.webp 1x" title="JURIS - Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat" alt="JURIS - Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57216-prostitusi-daring-praktik-tppo" title="JURIS - Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat" target="_blank">Pemidanaan Terhadap Pekerja Seks Komersial Melalui Aplikasi Michat The Liability of Prostitute On Michat</a>: Penelitian ini membuka peluang untuk studi lanjutan yang dapat memperkaya pemahaman dan memberikan solusi konkret terhadap permasalahan prostitusi daring di Indonesia. Salah satu arah penelitian yang menjanjikan adalah melakukan studi komparatif mendalam terhadap kerangka hukum yang diterapkan oleh negara-negara lain, khususnya yang telah sukses mengimplementasikan regulasi efektif dalam menangani prostitusi online. Studi ini dapat mengidentifikasi model-model hukum yang berhasil mengkriminalisasi seluruh pihak yang terlibat, termasuk pekerja seks komersial (PSK) dan pengguna jasa, serta menganalisis bagaimana mereka mengatasi tantangan yurisdiksi dan pembuktian di era digital. Selain itu, penting juga untuk melaksanakan penelitian empiris dengan pendekatan kualitatif atau metode campuran guna menggali lebih dalam faktor-faktor sosio-ekonomi yang melatarbelakangi individu terlibat dalam prostitusi daring. Riset ini diharapkan mampu memberikan data riil mengenai motivasi PSK, apakah karena keterpaksaan atau pilihan sadar, serta bagaimana pandangan masyarakat terhadap mereka, yang pada gilirannya dapat menjadi dasar kuat untuk merumuskan kebijakan hukum yang lebih adil dan relevan. Terakhir, mengingat adanya kekosongan dan inkonsistensi norma dalam regulasi saat ini, penelitian dapat difokuskan pada penyusunan draf model peraturan perundang-undangan baru atau amandemen terhadap KUHP, Undang-Undang ITE, dan Undang-Undang Pornografi. Draf ini harus secara eksplisit mengatur ketentuan pidana bagi semua aktor dalam prostitusi daringAimucikari, PSK, dan penggunaAiserta memastikan adanya harmonisasi antarberbagai regulasi tersebut agar tercipta kepastian dan efektivitas hukum yang lebih baik dalam memberantas praktik prostitusi daring..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengaturan hukum mengenai prostitusi, khususnya prostitusi daring, memerlukan penegasan dan harmonisasi dalam KUHP, Undang-Undang ITE, serta Undang-Undang Pornografi demi menciptakan kepastian hukum.Penting untuk memidanakan tidak hanya mucikari, tetapi juga Pekerja Seks Komersial (PSK) dan pengguna jasa yang secara sadar dan sengaja terlibat, karena PSK tidak selalu berkedudukan sebagai korban, melainkan juga pelaku dalam konteks hukum pidana.Kekosongan hukum yang ada saat ini menyebabkan disparitas pidana, di mana mucikari dihukum berat, PSK seringkali hanya dikenakan pidana ringan terkait penyebaran konten asusila, dan pengguna jasa cenderung luput dari sanksi, padahal prostitusi secara esensial merupakan tindakan melawan hukum yang merusak tatanan sosial
<br>Teknologi merupakan salah satu cara untuk beraktifitas guna mempermudah suatu kegiatan manusia. Hampir seluruh hal berkaitan dengan teknologi, tidak terkecuali prostitusi yang masuk ke ranah media online dengan banyaknya oknum-oknum tertangkap melakukan prostitusi melalui Michat. Akibat dari prostitusi ini banyak yang melanggar norma-norma sosial yang terdapat di masyarakat dan menjadi penyakit sosial. Adapun permasalahan yang akan penulis teliti yaitu apa sanksi bagi pelaku prostitusi online melalui aplikasi Michat serta upaya yang dapat dilakukan guna mencegah maraknya prostitusi online di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian hukum normatif dengan teknik pengumpulan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-1ee83.webp" type="image/webp" length="92252" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-1ee83.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-d2240.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/prostitusi-daring-praktik-tppo-masyarakat-norma-so-thumb-462ba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-280-umrah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18581-selat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-57219-tanah-hak-nilai-milik-warga-negara" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-57219-tanah-hak-nilai-milik-warga-negara" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-29:234ccfd3a38a8999f0be927f98aeb75e</id>
	<published>2026-07-29T16:44:18+07:00</published>
	<updated>2026-07-29T16:44:18+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="jurnal selat" label="jurnal selat" />
	<category term="ojs umrah ac" label="ojs umrah ac" />
	<category term="arzam arzam" label="arzam arzam" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,arzam,jurnal,ojs,selat,umrah]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat melakukan studi empiris yang mendalam pada perjanjian nominee yang telah diterapkan di berbagai daerah Indonesia, dengan tujuan mengidentifikasi pola praktik, frekuensi sengketa, serta faktorAcfaktor yang memengaruhi keberlakuan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat melakukan studi empiris yang mendalam pada perjanjian nominee yang telah diterapkan di berbagai daerah Indonesia, dengan tujuan mengidentifikasi pola praktik, frekuensi sengketa, serta faktorAcfaktor yang memengaruhi keberlakuan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-b48fa.webp" title="JURIS - Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-b48fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-b48fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-b48fa.webp 1x" title="JURIS - Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia" alt="JURIS - Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-7b2ff.webp" title="JURIS - Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-7b2ff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-7b2ff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-7b2ff.webp 1x" title="JURIS - Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia" alt="JURIS - Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-bac40.webp" title="JURIS - Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-bac40.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-bac40.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-bac40.webp 1x" title="JURIS - Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia" alt="JURIS - Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57219-tanah-hak-nilai-milik-warga-negara" title="JURIS - Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia" target="_blank">Keabsahan Kepemilikan Tanah yang Diperoleh Berdasarkan Perjanjian Nominee Antar Sesama Warga Negara Indonesia</a>: Penelitian lanjutan dapat melakukan studi empiris yang mendalam pada perjanjian nominee yang telah diterapkan di berbagai daerah Indonesia, dengan tujuan mengidentifikasi pola praktik, frekuensi sengketa, serta faktorAcfaktor yang memengaruhi keberlakuan dan efektivitas perjanjian tersebut dalam konteks hukum tanah. Selain itu, diperlukan analisis komparatif terhadap sistem hukum negaraAcnegara lain yang telah mengatur nominee secara eksplisit, seperti Amerika Serikat dan Inggris, untuk merumuskan rekomendasi regulasi yang lebih terstruktur serta mengisi kekosongan norma (rechtsvacuum) yang terdapat dalam UndangAcUndang Pokok Agraria. Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak ekonomi dan sosial penggunaan perjanjian nominee terhadap pasar tanah, termasuk pengaruhnya terhadap investasi asing, nilai tanah, dan kesejahteraan masyarakat lokal, guna memahami konsekuensi luas dari praktik tersebut. Sebagai tambahan, studi kualitatif mengenai persepsi notaris, pengacara, dan pihak terkait lainnya terhadap perjanjian nominee dapat memberikan insight tentang hambatan praktis dan potensi penyelesaian sengketa yang lebih efektif. Akhirnya, penelitian dapat mengembangkan model hukum hybrid yang mengintegrasikan prinsip kebebasan berkontrak dengan perlindungan kepentingan publik, sehingga menghasilkan kerangka legislatif yang seimbang antara kepentingan investasi dan kepemilikan tanah oleh warga negara Indonesia..
<br>Perjanjian Nominee yang dibuat oleh sesama WNI tidak bertentangan dengan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku di Indonesia karena UUPA tidak mengatur adanya larangan perjanjian nominee antar sesama WNI.Perjanjian nominee yang dilakukan oleh sesame WNI dengan obyek berupa tanah secara hukum yang berlaku di Indonesia adalah sah dan mengikat bagi pihak yang terikat perjanjian di dalamnya sehingga dengan demikian kepemilikan tanah yang diperoleh berdasarkan perjanjian nominee antar sesame WNI adalah sah dan tidak bertentangan dengan hukum
<br>Perjanjian nominee yang berkaitan dengan kepemilikan tanah di Indonesia ini banyak terjadi dalam hal kepemilikan tanah hak milik oleh Warga Negara Asing. Hingga saat ini tidak ada satupun Peraturan Perundang-Undangan yang melarang adanya perjanjian nominee jika subyek hukumnya adalah sesame Warga Negara Indonesia sehingga melahirkan adanya suatu kekosongan norma (rechtsvacuum). Penelitian ini menganalisis tentang keabsahan perjanjian nominee dengan obyek tanah yang dibuat antar sesame Warga Negara Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-7b2ff.webp" type="image/webp" length="93676" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-b48fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-7b2ff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/d/tanah-hak-nilai-milik-warga-negara-asing-penyelesa-thumb-bac40.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-280-umrah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18581-selat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-57213-kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-impl" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-57213-kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-impl" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-29:990762e6f694ceb9f4f6576bf78757f5</id>
	<published>2026-07-29T15:56:40+07:00</published>
	<updated>2026-07-29T15:56:40+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="archive team" label="archive team" />
	<itunes:keywords><![CDATA[archive,team]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas komunikasi, lembaga dapat melakukan lebih banyak komunikasi dua arah secara langsung dengan tenaga relawan maupun para mitra melalui penjadwalan pertemuan bersama. Anggaran untuk kegiatan sosialisasi dapat difokuskan tidak ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas komunikasi, lembaga dapat melakukan lebih banyak komunikasi dua arah secara langsung dengan tenaga relawan maupun para mitra melalui penjadwalan pertemuan bersama. Anggaran untuk kegiatan sosialisasi dapat difokuskan tidak ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-59449.webp" title="JURIS - Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-59449.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-59449.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-59449.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan" alt="JURIS - Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-f847f.webp" title="JURIS - Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-f847f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-f847f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-f847f.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan" alt="JURIS - Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-7665a.webp" title="JURIS - Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-7665a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-7665a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-7665a.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan" alt="JURIS - Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57213-kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-impl" title="JURIS - Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan" target="_blank">Implementasi Program Perlindungan Sosial Bagi Anak Korban Tindak Kekerasan</a>: Untuk meningkatkan efektivitas komunikasi, lembaga dapat melakukan lebih banyak komunikasi dua arah secara langsung dengan tenaga relawan maupun para mitra melalui penjadwalan pertemuan bersama. Anggaran untuk kegiatan sosialisasi dapat difokuskan tidak hanya ke tingkat SMA/SMK saja, tetapi juga ke tingkat sekolah dasar hingga SMA. Selain itu, birokrasi yang ada di lembaga dapat ditingkatkan dengan melakukan bimbingan secara berkala kepada para pegawai yang mengalami rotasi jabatan untuk meningkatkan kualitas dan pengetahuan mereka dalam bekerja..
<br>Implementasi program perlindungan anak yang dilakukan oleh DP3AKB berfokus pada upaya pencegahan kekerasan dan pendampingan kasus.Komunikasi antara para implementator berjalan baik, dengan sistem koordinasi yang baik ketika adanya laporan kasus kekerasan pada anak.Keberadaan sumber daya manusia dalam program pun cukup memadai, namun sumber daya anggaran untuk pencegahan kekerasan masih kurang.Para implementator memiliki sikap yang baik dan kemampuan yang memadai.Setiap implementator memiliki tugas dan wewenang masing-masing dalam pelaksanaan program.Hubungan antara lembaga dengan organisasi, dinas, maupun mitra terkait berjalan dengan baik.Namun, tantangan yang dihadapi adalah pergantian posisi maupun mutasi, yang menyebabkan penyesuaian kembali dalam cara bekerja dan berkoordinasi
<br>Kekerasan terhadap anak adalah tindakan yang dapat menyebabkan gangguan pada proses pertumbuhan dan perkembangan serta kelangsungan hidup anak. Akibatnya, anak akan mengalami kerugian melalui dampak yang dirasakan baik secara fisik maupun mental. Melalui program Perlindungan Khusus Anak yang dilaksanakan oleh DP3AKB Kabupaten Majalengka, upaya-upaya dilakukan melalui kegiatan yang ditujukan agar anak terpenuhi haknya, yaitu hak untuk mendapatkan perlindungan dari tindak kekerasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses implementasi program yang dilaksanakan oleh DP3AKB.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-7665a.webp" type="image/webp" length="103282" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-59449.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-f847f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/4/kebijakan-perlindungan-anak-teknologi-ar-implement-thumb-7665a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-592-unpad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14707-focus-jurnal-pekerjaan-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Peran Community Development Worker Dalam Perlindungan Bagi Anak Anak Korban Bencana Alam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Community Development Worker Dalam Perlindungan Bagi Anak Anak Korban Bencana Alam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Community Development Worker Dalam Perlindungan Bagi Anak Anak Korban Bencana Alam ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-57207-anak-korban-gempa-konteks-bencana-alam" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-57207-anak-korban-gempa-konteks-bencana-alam" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-29:13807199f5618be6b7e50e29dc30d415</id>
	<published>2026-07-29T15:53:58+07:00</published>
	<updated>2026-07-29T15:53:58+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="archive team" label="archive team" />
	<itunes:keywords><![CDATA[archive,team]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas peran CD Workers dalam berbagai wilayah dengan kondisi bencana yang berbeda untuk memperkuat model penanganan anak korban bencana. 2. Studi lebih mendalam tentang dampak psikologis jangka panjang pada ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas peran CD Workers dalam berbagai wilayah dengan kondisi bencana yang berbeda untuk memperkuat model penanganan anak korban bencana. 2. Studi lebih mendalam tentang dampak psikologis jangka panjang pada ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/anak-korban-gempa-konteks-bencana-alam-trauma-peke-thumb-5c539.webp" title="JURIS - Peran Community Development Worker Dalam Perlindungan Bagi Anak-Anak Korban Bencana Alam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/anak-korban-gempa-konteks-bencana-alam-trauma-peke-thumb-5c539.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/anak-korban-gempa-konteks-bencana-alam-trauma-peke-thumb-5c539.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/anak-korban-gempa-konteks-bencana-alam-trauma-peke-thumb-5c539.webp 1x" title="JURIS - Peran Community Development Worker Dalam Perlindungan Bagi Anak-Anak Korban Bencana Alam" alt="JURIS - Peran Community Development Worker Dalam Perlindungan Bagi Anak-Anak Korban Bencana Alam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/anak-korban-gempa-konteks-bencana-alam-trauma-peke-thumb-61653.webp" title="JURIS - Peran Community Development Worker Dalam Perlindungan Bagi Anak-Anak Korban Bencana Alam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/anak-korban-gempa-konteks-bencana-alam-trauma-peke-thumb-61653.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/anak-korban-gempa-konteks-bencana-alam-trauma-peke-thumb-61653.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/anak-korban-gempa-konteks-bencana-alam-trauma-peke-thumb-61653.webp 1x" title="JURIS - Peran Community Development Worker Dalam Perlindungan Bagi Anak-Anak Korban Bencana Alam" alt="JURIS - Peran Community Development Worker Dalam Perlindungan Bagi Anak-Anak Korban Bencana Alam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/anak-korban-gempa-konteks-bencana-alam-trauma-peke-thumb-a9c2a.webp" title="JURIS - Peran Community Development Worker Dalam Perlindungan Bagi Anak-Anak Korban Bencana Alam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/anak-korban-gempa-konteks-bencana-alam-trauma-peke-thumb-a9c2a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/anak-korban-gempa-konteks-bencana-alam-trauma-peke-thumb-a9c2a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/anak-korban-gempa-konteks-bencana-alam-trauma-peke-thumb-a9c2a.webp 1x" title="JURIS - Peran Community Development Worker Dalam Perlindungan Bagi Anak-Anak Korban Bencana Alam" alt="JURIS - Peran Community Development Worker Dalam Perlindungan Bagi Anak-Anak Korban Bencana Alam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57207-anak-korban-gempa-konteks-bencana-alam" title="JURIS - Peran Community Development Worker Dalam Perlindungan Bagi Anak-Anak Korban Bencana Alam" target="_blank">Peran Community Development Worker Dalam Perlindungan Bagi Anak-Anak Korban Bencana Alam</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas peran CD Workers dalam berbagai wilayah dengan kondisi bencana yang berbeda untuk memperkuat model penanganan anak korban bencana. 2. Studi lebih mendalam tentang dampak psikologis jangka panjang pada anak-anak korban bencana yang tidak tercakup dalam penelitian ini, terutama dalam konteks pemulihan trauma. 3. Pengembangan pendekatan partisipatif masyarakat dalam program perlindungan sosial berbasis komunitas untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan responsifitas masyarakat terhadap bencana..
<br>Anak-anak menjadi kelompok rentan yang harus mendapatkan perlindungan khusus akibat bencana alam.Banyaknya dampak negatif yang ditimbulkan bencana alam membuat CD worker memiliki perannya dalam upaya perlindungan anak-anak.Adapun peran yang dimiliki CD workers dalam perlindungan terhadap anak-anak korban bencana alam yaitu fasilitator, edukator, representational, dan technical.Dalam melakukan perannya CD workers berusaha memberikan dukungan dan melakukan pemulihan sisi psikologis anak-anak tersebut
<br>Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasikan dan mendeskripsikan peran pekerja sosial sebagai community development workers dalam menangani anak-anak korban bencana alam. Pembahasan artikel ini diperoleh melalui studi literatur yang bersumber dari jurnal dan artikel di internet melalui google scholar untuk dijadikan rujukan sebagai dasar teori mengenai konsep community development workers, mengeksplorasi perlindungan sosial bagi anak-anak korban bencana dan menjabarkan peranan pekerja sosial dalam menangani masalah anak-anak korban bencana. Indonesia dengan posisinya yang rawan terhadap bencana alam menunjukkan pentingnya melakukan penanganan terhadap korban bencana terkhusus bagi kelompok-kelompok rentan seperti anak-anak. Hasil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/4/anak-korban-gempa-konteks-bencana-alam-trauma-peke-thumb-a9c2a.webp" type="image/webp" length="99732" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/anak-korban-gempa-konteks-bencana-alam-trauma-peke-thumb-5c539.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/anak-korban-gempa-konteks-bencana-alam-trauma-peke-thumb-61653.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/anak-korban-gempa-konteks-bencana-alam-trauma-peke-thumb-a9c2a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-592-unpad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14707-focus-jurnal-pekerjaan-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ AuMenggugatAy Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46 PUU XIV 2016 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ AuMenggugatAy Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46 PUU XIV 2016 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ AuMenggugatAy Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46 PUU XIV 2016 ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-57215-keputusan-mahkamah-konstitusi-konstitus-p" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-57215-keputusan-mahkamah-konstitusi-konstitus-p" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-29:d78b9ff11d4c349c5adb927e3675506a</id>
	<published>2026-07-29T15:27:48+07:00</published>
	<updated>2026-07-29T15:27:48+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="jurnal selat" label="jurnal selat" />
	<category term="hak keluarga" label="hak keluarga" />
	<category term="ojs umrah ac" label="ojs umrah ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,hak,jurnal,keluarga,ojs,selat,umrah]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara empiris bagaimana normaAcnorma baru yang dibentuk oleh Mahkamah Konstitusi memengaruhi kepastian hukum dan praktik peradilan di tingkat daerah, sehingga dapat menilai efektivitas kebijakan tersebut dalam konteks ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara empiris bagaimana normaAcnorma baru yang dibentuk oleh Mahkamah Konstitusi memengaruhi kepastian hukum dan praktik peradilan di tingkat daerah, sehingga dapat menilai efektivitas kebijakan tersebut dalam konteks ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/keputusan-mahkamah-konstitusi-konstitus-peran-agun-thumb-4a16d.webp" title="JURIS - AuMenggugatAy Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-XIV/2016" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/keputusan-mahkamah-konstitusi-konstitus-peran-agun-thumb-4a16d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/keputusan-mahkamah-konstitusi-konstitus-peran-agun-thumb-4a16d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/keputusan-mahkamah-konstitusi-konstitus-peran-agun-thumb-4a16d.webp 1x" title="JURIS - AuMenggugatAy Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-XIV/2016" alt="JURIS - AuMenggugatAy Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-XIV/2016" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/keputusan-mahkamah-konstitusi-konstitus-peran-agun-thumb-329bc.webp" title="JURIS - AuMenggugatAy Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-XIV/2016" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/keputusan-mahkamah-konstitusi-konstitus-peran-agun-thumb-329bc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/keputusan-mahkamah-konstitusi-konstitus-peran-agun-thumb-329bc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/keputusan-mahkamah-konstitusi-konstitus-peran-agun-thumb-329bc.webp 1x" title="JURIS - AuMenggugatAy Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-XIV/2016" alt="JURIS - AuMenggugatAy Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-XIV/2016" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/keputusan-mahkamah-konstitusi-konstitus-peran-agun-thumb-d4423.webp" title="JURIS - AuMenggugatAy Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-XIV/2016" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/keputusan-mahkamah-konstitusi-konstitus-peran-agun-thumb-d4423.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/keputusan-mahkamah-konstitusi-konstitus-peran-agun-thumb-d4423.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/keputusan-mahkamah-konstitusi-konstitus-peran-agun-thumb-d4423.webp 1x" title="JURIS - AuMenggugatAy Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-XIV/2016" alt="JURIS - AuMenggugatAy Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-XIV/2016" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57215-keputusan-mahkamah-konstitusi-konstitus-p" title="JURIS - AuMenggugatAy Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-XIV/2016" target="_blank">AuMenggugatAy Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-XIV/2016</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara empiris bagaimana normaAcnorma baru yang dibentuk oleh Mahkamah Konstitusi memengaruhi kepastian hukum dan praktik peradilan di tingkat daerah, sehingga dapat menilai efektivitas kebijakan tersebut dalam konteks keadilan sosial. Selanjutnya, studi perbandingan lintasAcnegara mengenai wewenang pengadilan konstitusi untuk menciptakan norma baru dapat memberikan wawasan tentang modelAcmodel alternatif yang dapat diadaptasi atau dihindari oleh Indonesia, khususnya dalam mengatasi konflik antara nilai agama dan norma hukum positif. Terakhir, penelitian kualitatif yang melibatkan masyarakat luas dapat mengevaluasi persepsi publik terhadap peran Mahkamah Konstitusi dalam isuAcisu moral seperti perzinahan, guna menilai legitimasi sosial keputusanAckeputusan yang bersifat normatif dan mengidentifikasi faktorAcfaktor yang memengaruhi kepatuhan masyarakat terhadap normaAcnorma tersebut..
<br>Mahkamah Konstitusi dapat membentuk norma baru berdasarkan pembatalan larangan pada Pasal 57 ayat (2a) melalui Putusan Nomor 48/PUU-IX/2011.Politik hukum kekuasaan kehakiman dalam UUD 1945 serta kebutuhan hukum masyarakat mendukung pembentukan norma baru, sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (1) UU No.Praktik Mahkamah Konstitusi yang telah beberapa kali menciptakan norma baru, termasuk dalam Putusan Nomor 102/PUU-VII/2009, sejalan dengan prinsip negara berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa
<br>Melalui Putusan Nomor 46/PUU-XIV/2016, Mahkamah Konstitusi menegaskan bahwa Mahkamah Konstitusi tidak berwenang memberikan perluasan terhadap sebuah norma undang-undang atau membuat norma baru, padahal norma yang diuji ini berkaitan dengan keberkahan bangsa ini, yaitu perzinahan. Karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dapat atau tidaknya Mahkamah Konstitusi membentuk norma baru dalam perkara pengujian undang-undang. Penelitian ini merupakan penelitian hukum yang menggunakan pendekatan peraturan perundang-undangan, pendekatan sosiologis, pendekatan sejarah, pendekatan konsep...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/5/keputusan-mahkamah-konstitusi-konstitus-peran-agun-thumb-4a16d.webp" type="image/webp" length="150864" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/keputusan-mahkamah-konstitusi-konstitus-peran-agun-thumb-4a16d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/keputusan-mahkamah-konstitusi-konstitus-peran-agun-thumb-329bc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/keputusan-mahkamah-konstitusi-konstitus-peran-agun-thumb-d4423.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-280-umrah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18581-selat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-57212-kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-57212-kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-29:e03c7b164089a535c7b0c1a8c8841f80</id>
	<published>2026-07-29T15:07:43+07:00</published>
	<updated>2026-07-29T15:07:43+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="direktori file akademik" label="direktori file akademik" />
	<category term="etalase jurnal akademik" label="etalase jurnal akademik" />
	<category term="etalase file akademik" label="etalase file akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan studi mendalam terhadap beberapa jenis tanaman pangan lokal spesifik yang terbukti potensial di Gunungkidul dan Kulonprogo, seperti singkong atau ubi jalar, bukan hanya menganalisis potensi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan studi mendalam terhadap beberapa jenis tanaman pangan lokal spesifik yang terbukti potensial di Gunungkidul dan Kulonprogo, seperti singkong atau ubi jalar, bukan hanya menganalisis potensi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-eabc5.webp" title="JURIS - Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-eabc5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-eabc5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-eabc5.webp 1x" title="JURIS - Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province, Indonesia" alt="JURIS - Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-c6e30.webp" title="JURIS - Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-c6e30.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-c6e30.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-c6e30.webp 1x" title="JURIS - Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province, Indonesia" alt="JURIS - Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-1b2b0.webp" title="JURIS - Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-1b2b0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-1b2b0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-1b2b0.webp 1x" title="JURIS - Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province, Indonesia" alt="JURIS - Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province, Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57212-kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b" title="JURIS - Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province, Indonesia" target="_blank">Local Food Potentials and Agroecology in Yogyakarta Special Province, Indonesia</a>: Penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan studi mendalam terhadap beberapa jenis tanaman pangan lokal spesifik yang terbukti potensial di Gunungkidul dan Kulonprogo, seperti singkong atau ubi jalar, bukan hanya menganalisis potensi secara umum. Fokus studi dapat mencakup seluruh rantai nilai, mulai dari praktik budidaya yang berkelanjutan dalam konteks agroekologi dan tumpang sari, hingga strategi pengolahan pascapanen yang inovatif untuk meningkatkan nilai tambah produk (misalnya menjadi tepung mocaf atau produk olahan lainnya). Penting juga untuk menelusuri bagaimana saluran distribusi dan pemasaran yang efektif dapat dibangun agar produk pangan lokal ini lebih mudah diakses oleh konsumen dan memberikan keuntungan maksimal bagi petani, serta memahami faktor-faktor sosial dan budaya yang memengaruhi preferensi konsumsi masyarakat terhadap pangan lokal tersebut. Selanjutnya, mengingat pentingnya dukungan kebijakan untuk mengatasi Autriple burdenAy pangan lokal, penelitian di masa depan dapat mengevaluasi secara komprehensif implementasi dan efektivitas kebijakan pangan lokal yang telah diterapkan oleh pemerintah daerah. Analisis ini harus mengidentifikasi celah dan peluang dalam regulasi yang ada, serta merumuskan rekomendasi kebijakan yang lebih responsif dan inklusif, yang dapat mendorong diversifikasi pangan secara berkelanjutan dan meningkatkan ketahanan pangan masyarakat. Terakhir, dengan mempertimbangkan ancaman krisis pangan dan perubahan iklim, studi dapat menginvestigasi adaptasi sistem pangan lokal. Ini melibatkan penilaian bagaimana kerentanan atau ketahanan produksi pangan lokal terhadap variabilitas iklim dan kejadian ekstrem, serta mengembangkan model proyeksi untuk mengantisipasi kebutuhan pangan di masa depan dan menyusun strategi adaptasi berbasis kearifan lokal. Ini akan memastikan bahwa pangan lokal tidak hanya menjadi alternatif, tetapi juga pilar utama ketahanan pangan di DIY..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa Kabupaten Gunungkidul dan Kulonprogo adalah daerah dengan potensi pangan lokal yang tinggi di DIY, meskipun desa-desa penghasil utama tidak selalu berada di zona agroekologis 'hipotetis' karena adaptasi tanaman pangan lokal pada berbagai lingkungan dan praktik tumpang sari, serta adanya korelasi antara Indeks Pangan Lokal (LFI) dan tingkat pendapatan.Pemetaan potensi pangan lokal ini diharapkan dapat menjadi alat penting untuk mengantisipasi krisis pangan yang diprediksi pada tahun 2037 dan memberikan informasi tentang pemanfaatan "potensi tersembunyi" pangan lokal untuk nutrisi, kesehatan, dan mata pencarian.Meskipun telah memberikan fondasi metodologis, studi ini memiliki keterbatasan dalam informasi indeks yang bersifat umum, fokus pada jumlah tanaman terbatas, serta analisis faktor fisik dan ekonomi saja, dengan isu kebijakan pangan lokal yang belum terjamah, membuka ruang untuk penelitian lebih lanjut
<br>Paper ini berupaya untuk menyingkap tabir Aupotensi tersembunyiAy dari pangan lokal dengan cara memetakan potensi pangan lokal berdasarkan teori Autriple burdenAy sebagaimana yang diajukan oleh Profesor Moerdijati Gardjito. Penelitian ini juga mengadopsi sebuah indeks: index of food relocalisation dan kemudian dimodifikasi dengan nama indeks pangan lokal dikarenakan alasan ketersediaan data. Pertanyaan penelitian utama dari kajian ini adalah dimanakah distribusi potensi pangan lokal di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)? Selanjutnya, pertanyaan kunci tersebut dilengkapi dengan pertanyaan berikutnya: mengapa potensi potensi pangan lokal tersebut terkonsentrasi di tempat tersebut? Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa Kabupaten Gunungkidul dan Kulonprogo adalah dua kabupaten dengan potensi pangan lokal tertinggi di DIY. Penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-1b2b0.webp" type="image/webp" length="117368" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-eabc5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-c6e30.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/kearifan-lokal-madura-transformasi-sistem-pangan-b-thumb-1b2b0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-603-ums.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2110-forum-geografi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Correlation study of drug abuse knowledge and infectious disease prevention in adolescent health policy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Correlation study of drug abuse knowledge and infectious disease prevention in adolescent health policy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Correlation study of drug abuse knowledge and infectious disease prevention in adolescent health policy ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-57199-kebijakan-kesehatan-obat-terlarang-pengetahuan-pen" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-57199-kebijakan-kesehatan-obat-terlarang-pengetahuan-pen" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-29:a17c677bfa74f268f6bdc45edf43a1fd</id>
	<published>2026-07-29T14:47:06+07:00</published>
	<updated>2026-07-29T14:47:06+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="nur husna 37" label="nur husna 37" />
	<category term="imam fungani" label="imam fungani" />
	<itunes:keywords><![CDATA[37,fungani,husna,imam,nur]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas intervensi kesehatan remaja, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan strategi edukasi inovatif yang memanfaatkan teknologi digital. Misalnya, menciptakan konten audiovisual menarik di platform media sosial yang ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas intervensi kesehatan remaja, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan strategi edukasi inovatif yang memanfaatkan teknologi digital. Misalnya, menciptakan konten audiovisual menarik di platform media sosial yang ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/kebijakan-kesehatan-obat-terlarang-pengetahuan-pen-thumb-58e6c.webp" title="JURIS - Correlation study of drug abuse knowledge and infectious disease prevention in adolescent health policy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/kebijakan-kesehatan-obat-terlarang-pengetahuan-pen-thumb-58e6c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/kebijakan-kesehatan-obat-terlarang-pengetahuan-pen-thumb-58e6c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/kebijakan-kesehatan-obat-terlarang-pengetahuan-pen-thumb-58e6c.webp 1x" title="JURIS - Correlation study of drug abuse knowledge and infectious disease prevention in adolescent health policy" alt="JURIS - Correlation study of drug abuse knowledge and infectious disease prevention in adolescent health policy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/kebijakan-kesehatan-obat-terlarang-pengetahuan-pen-thumb-7600f.webp" title="JURIS - Correlation study of drug abuse knowledge and infectious disease prevention in adolescent health policy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/kebijakan-kesehatan-obat-terlarang-pengetahuan-pen-thumb-7600f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/kebijakan-kesehatan-obat-terlarang-pengetahuan-pen-thumb-7600f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/kebijakan-kesehatan-obat-terlarang-pengetahuan-pen-thumb-7600f.webp 1x" title="JURIS - Correlation study of drug abuse knowledge and infectious disease prevention in adolescent health policy" alt="JURIS - Correlation study of drug abuse knowledge and infectious disease prevention in adolescent health policy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/kebijakan-kesehatan-obat-terlarang-pengetahuan-pen-thumb-f29d6.webp" title="JURIS - Correlation study of drug abuse knowledge and infectious disease prevention in adolescent health policy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/kebijakan-kesehatan-obat-terlarang-pengetahuan-pen-thumb-f29d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/kebijakan-kesehatan-obat-terlarang-pengetahuan-pen-thumb-f29d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/kebijakan-kesehatan-obat-terlarang-pengetahuan-pen-thumb-f29d6.webp 1x" title="JURIS - Correlation study of drug abuse knowledge and infectious disease prevention in adolescent health policy" alt="JURIS - Correlation study of drug abuse knowledge and infectious disease prevention in adolescent health policy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57199-kebijakan-kesehatan-obat-terlarang-pengetahuan-pen" title="JURIS - Correlation study of drug abuse knowledge and infectious disease prevention in adolescent health policy" target="_blank">Correlation study of drug abuse knowledge and infectious disease prevention in adolescent health policy</a>: Untuk meningkatkan efektivitas intervensi kesehatan remaja, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan strategi edukasi inovatif yang memanfaatkan teknologi digital. Misalnya, menciptakan konten audiovisual menarik di platform media sosial yang populer di kalangan remaja, seperti TikTok atau Instagram, untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan mereka tentang bahaya penyalahgunaan obat terlarang dan pencegahan penyakit menular. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran orang tua dan lingkungan dalam mendukung upaya pencegahan, serta mengidentifikasi strategi yang efektif untuk melibatkan mereka dalam proses edukasi..
<br>Sebagian besar remaja memiliki tingkat pengetahuan yang tinggi terkait penyalahgunaan obat terlarang dan pencegahan penyakit menular, namun tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan upaya pencegahan.Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan saja belum cukup membentuk perilaku sehat, karena dipengaruhi oleh faktor lain seperti sikap, lingkungan, dan peran keluarga.Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang lebih komprehensif melalui edukasi inovatif berbasis media digital serta keterlibatan orang tua dan lingkungan
<br>Latar Belakang: Penyalahgunaan obat terlarang dan meningkatnya risiko penyakit menular pada remaja merupakan isu kesehatan yang saling berkaitan dan membutuhkan perhatian serius. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan tentang penyalahgunaan obat terlarang dan upaya pencegahan penyakit menular di kalangan remaja. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional yang dilaksanakan pada Februari-April 2026 di SMP X Semarang. Sampel penelitian berjumlah 188 responden yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis Google Form yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/6/kebijakan-kesehatan-obat-terlarang-pengetahuan-pen-thumb-58e6c.webp" type="image/webp" length="129834" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/kebijakan-kesehatan-obat-terlarang-pengetahuan-pen-thumb-58e6c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/kebijakan-kesehatan-obat-terlarang-pengetahuan-pen-thumb-7600f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/kebijakan-kesehatan-obat-terlarang-pengetahuan-pen-thumb-f29d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3237-unjaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12928-ilmu-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Penerapan Cogniiive Restructring Form CRF dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Cogniiive Restructring Form CRF dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Cogniiive Restructring Form CRF dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-57203-dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-lingku" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-57203-dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-lingku" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-29:127cfe5b55adfd0c1b0451f363e64929</id>
	<published>2026-07-29T13:50:23+07:00</published>
	<updated>2026-07-29T13:50:23+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="kompilasi pdf jurnal" label="kompilasi pdf jurnal" />
	<category term="direktori jurnal akademik" label="direktori jurnal akademik" />
	<category term="etalase jurnal akademik" label="etalase jurnal akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengembangan teknik-teknik intervensi yang lebih efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri remaja. Penelitian ini dapat mengeksplorasi berbagai pendekatan, seperti ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengembangan teknik-teknik intervensi yang lebih efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri remaja. Penelitian ini dapat mengeksplorasi berbagai pendekatan, seperti ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-a5b0b.webp" title="JURIS - Penerapan Cogniiive Restructring Form (CRF) dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-a5b0b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-a5b0b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-a5b0b.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Cogniiive Restructring Form (CRF) dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem" alt="JURIS - Penerapan Cogniiive Restructring Form (CRF) dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-bb6da.webp" title="JURIS - Penerapan Cogniiive Restructring Form (CRF) dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-bb6da.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-bb6da.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-bb6da.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Cogniiive Restructring Form (CRF) dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem" alt="JURIS - Penerapan Cogniiive Restructring Form (CRF) dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-4db99.webp" title="JURIS - Penerapan Cogniiive Restructring Form (CRF) dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-4db99.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-4db99.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-4db99.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Cogniiive Restructring Form (CRF) dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem" alt="JURIS - Penerapan Cogniiive Restructring Form (CRF) dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57203-dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-lingku" title="JURIS - Penerapan Cogniiive Restructring Form (CRF) dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem" target="_blank">Penerapan Cogniiive Restructring Form (CRF) dan Deep Breathing pada Remaja dengan Low Self Esteem</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengembangan teknik-teknik intervensi yang lebih efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri remaja. Penelitian ini dapat mengeksplorasi berbagai pendekatan, seperti terapi kognitif perilaku, pelatihan keterampilan sosial, atau program pengembangan diri yang komprehensif. Selain itu, studi lanjutan dapat menyelidiki faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi kepercayaan diri remaja, seperti pengaruh lingkungan sosial, dukungan keluarga, atau pengalaman masa lalu. Dengan memahami faktor-faktor ini, intervensi dapat disesuaikan secara lebih spesifik untuk memenuhi kebutuhan remaja. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari intervensi kepercayaan diri pada remaja, seperti pengaruhnya terhadap prestasi akademik, hubungan sosial, dan kesejahteraan emosional. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri remaja dan mengurangi perilaku negatif yang mungkin timbul akibat kurangnya kepercayaan diri..
<br>Simpulan yang diperoleh dengan dilakukannya kegiatan praktikum ini adalah bahwa.Klien sudah memiliki pikiran positif yang cukup baik, tetapi masih harus didampingi agar lebih baik lagi.Klien bisa lebih tenang saat menghadapi kondisi yang membuatnya tidak nyaman
<br>Remaja merupakan suatu masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan dewasa. Dan pada tahap ini remaja harus menjalankan tugasnya, apabila tugas perkembangan sosial ini dapat dilakukan dengan baik, remaja tidak akan mengalami kesulitan dalam kehidupan sosialnya serta akan membawa kebahagiaan dan kesuksesan dalam menuntaskan tugas perkembangan untuk fase-fase berikutnya. Sebaliknya, jika remaja gagal menjalankan tugas-tugas perkembangannya akan membawa akibat negatif dalam kehidupan sosial fase-fase berikutnya, menyebabkan ketidakbahagiaan pada remaja yang bersangkutan, menimbulkan penolakan masyarakat, dan kesulitan-kesulitan dalam menuntaskan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-4db99.webp" type="image/webp" length="74328" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-a5b0b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-bb6da.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/dukungan-lingkungan-sosial-kehidupan-prestasi-akad-thumb-4db99.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-592-unpad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14707-focus-jurnal-pekerjaan-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Tracing Gender Equality in Restrictions on Female Teachers Teaching Roles in Pesantren ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tracing Gender Equality in Restrictions on Female Teachers Teaching Roles in Pesantren ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tracing Gender Equality in Restrictions on Female Teachers Teaching Roles in Pesantren ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-57194-gender-inequality-index-pendidikan-adil-str" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-57194-gender-inequality-index-pendidikan-adil-str" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-29:4d7eb3573b861c371684a4112074e278</id>
	<published>2026-07-29T13:42:13+07:00</published>
	<updated>2026-07-29T13:42:13+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang persepsi dan pengalaman guru perempuan di pesantren terkait dengan pembatasan peran mengajar mereka. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang persepsi dan pengalaman guru perempuan di pesantren terkait dengan pembatasan peran mengajar mereka. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/gender-inequality-index-pendidikan-adil-strategi-m-thumb-f5d61.webp" title="JURIS - Tracing Gender Equality in Restrictions on Female Teachers&#039; Teaching Roles in Pesantren" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/gender-inequality-index-pendidikan-adil-strategi-m-thumb-f5d61.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/gender-inequality-index-pendidikan-adil-strategi-m-thumb-f5d61.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/gender-inequality-index-pendidikan-adil-strategi-m-thumb-f5d61.webp 1x" title="JURIS - Tracing Gender Equality in Restrictions on Female Teachers&#039; Teaching Roles in Pesantren" alt="JURIS - Tracing Gender Equality in Restrictions on Female Teachers&#039; Teaching Roles in Pesantren" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/gender-inequality-index-pendidikan-adil-strategi-m-thumb-7b142.webp" title="JURIS - Tracing Gender Equality in Restrictions on Female Teachers&#039; Teaching Roles in Pesantren" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/gender-inequality-index-pendidikan-adil-strategi-m-thumb-7b142.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/gender-inequality-index-pendidikan-adil-strategi-m-thumb-7b142.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/gender-inequality-index-pendidikan-adil-strategi-m-thumb-7b142.webp 1x" title="JURIS - Tracing Gender Equality in Restrictions on Female Teachers&#039; Teaching Roles in Pesantren" alt="JURIS - Tracing Gender Equality in Restrictions on Female Teachers&#039; Teaching Roles in Pesantren" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/gender-inequality-index-pendidikan-adil-strategi-m-thumb-2c1a3.webp" title="JURIS - Tracing Gender Equality in Restrictions on Female Teachers&#039; Teaching Roles in Pesantren" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/gender-inequality-index-pendidikan-adil-strategi-m-thumb-2c1a3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/gender-inequality-index-pendidikan-adil-strategi-m-thumb-2c1a3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/gender-inequality-index-pendidikan-adil-strategi-m-thumb-2c1a3.webp 1x" title="JURIS - Tracing Gender Equality in Restrictions on Female Teachers&#039; Teaching Roles in Pesantren" alt="JURIS - Tracing Gender Equality in Restrictions on Female Teachers&#039; Teaching Roles in Pesantren" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57194-gender-inequality-index-pendidikan-adil-str" title="JURIS - Tracing Gender Equality in Restrictions on Female Teachers&#039; Teaching Roles in Pesantren" target="_blank">Tracing Gender Equality in Restrictions on Female Teachers' Teaching Roles in Pesantren</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang persepsi dan pengalaman guru perempuan di pesantren terkait dengan pembatasan peran mengajar mereka. Penelitian ini dapat menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam dan observasi partisipan untuk memahami perspektif dan pengalaman mereka secara lebih komprehensif. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada dampak pembatasan peran mengajar terhadap kualitas pendidikan di pesantren. Apakah pembatasan ini berdampak positif atau negatif terhadap proses belajar mengajar dan perkembangan siswa? Apakah ada alternatif kebijakan yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan tanpa mengabaikan aspek kesetaraan gender? Ketiga, penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi faktor-faktor sosial, budaya, dan agama yang mempengaruhi kebijakan pembatasan peran mengajar guru perempuan di pesantren. Dengan memahami faktor-faktor ini, kita dapat mengembangkan strategi intervensi yang lebih efektif untuk mempromosikan kesetaraan gender dalam pendidikan pesantren..
<br>In the pesantren environment, there is a pattern or a kind of unique and unique rule in allocating a teacher's teaching role.It turns out that female teachers are only given permission to teach female student classes and may not teach in male student classes, but not for male teachers.Whereas in principle, men and women have an equal position in relation to being actors of human resource development through education.Of course, the regulations that limit the teaching role of women above create the impression that pesantren have marginalized the role of female teachers.To ascertain whether it is true that the pesantren regulations cause gender inequality or the opposite, it is necessary to conduct a deeper research of this phenomenon, especially from the perspective of the pesantren teachers themselves.Of the 70 pesantren teachers consisting of 35 male teachers and 35 female teachers who filled out the questionnaire, there were varied answers regarding the restriction.1% of teachers agree because it aims to minimize mudhorot in accordance with the principle of AoDar'u al Mafasid Muqaddamun Aoala Jalbi al MashalihAo, 20% disagree because it is not gender fair, and the rest of the answers are mixed with categorisation 71% of male teachers agree and 29% of them disagree, 65% of female teachers agree and 35% of them disagree and relatively.Second, if their relative answers are reduced, the results and that between disagreeing, they will consider several aspects, namely marital status, potential mudhorot, and the availability of teachers.Third, from the results of in-depth interviews, 3 interviewees stated that they agreed to the restriction because they considered the potential harm that could occur if female teachers taught in male student classes with the intention of applying the fiqh rule Dar'ul MafAsid Muqaddamun AoalA Jalbil Maalih, namely rejecting mafsadah takes precedence over attracting benefits.Fourth, it is concluded that the mudhorot that the informants mean leads to several things, including the potential to disrupt the focus of male student learning and the vulnerability of female teachers to harmful treatment in the classroom so that the restrictions on teaching roles applied in pesantren actually have a positive impact in the form of saving pesantren policy makers from female teachers from potential dangers that are very likely to occur.Thus, from the many descriptions above, the authors concludes that the restrictions on teaching roles for female teachers made by pesantren policy makers (caregivers), should not be hastily seen as a form of gender inequality practices in pesantren.Because in reality in the field, the female teachers actually agree with the regulation because they feel ennobled by the restriction because they feel protected and kept away by the caregivers of the pesantren from things that have great potential to happen to them
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap adanya ketimpangan gender dalam penyelenggaraan pendidikan di pesantren karena didapati sebuah fenomena berupa regulasi pesantren yang membatasi peran mengajar guru perempuan, khususnya guru perempuan dilarang mengajar di kelas siswa laki-laki. Pembatasan peran mengajar ini menimbulkan kesan bahwa pesantren telah melakukan marjinalisasi terhadap peran guru perempuan. Menimbang atas adanya kesan negatif pada instansi pesantren karena fenomena tersebut, maka masalah ini perlu digali lebih dalam, khususnya dari sudut pandang guru...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/9/gender-inequality-index-pendidikan-adil-strategi-m-thumb-f5d61.webp" type="image/webp" length="112834" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/gender-inequality-index-pendidikan-adil-strategi-m-thumb-f5d61.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/gender-inequality-index-pendidikan-adil-strategi-m-thumb-7b142.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/gender-inequality-index-pendidikan-adil-strategi-m-thumb-2c1a3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1188-uin-bukittinggi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17375-humanisma-journal-gender-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-57206-reaksi-anak-remaja-konseling" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-57206-reaksi-anak-remaja-konseling" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-29:f5636e10355850373e353904aaf1b86d</id>
	<published>2026-07-29T13:31:49+07:00</published>
	<updated>2026-07-29T13:31:49+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="direktori jurnal akademik" label="direktori jurnal akademik" />
	<category term="etalase file akademik" label="etalase file akademik" />
	<category term="direktori file akademik" label="direktori file akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut tentang dampak perceraian orang tua terhadap anak remaja dari perspektif psikologis, dengan fokus pada bagaimana anak remaja mengolah emosi dan mengatasi trauma akibat perceraian. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut tentang dampak perceraian orang tua terhadap anak remaja dari perspektif psikologis, dengan fokus pada bagaimana anak remaja mengolah emosi dan mengatasi trauma akibat perceraian. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-b93be.webp" title="JURIS - Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-b93be.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-b93be.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-b93be.webp 1x" title="JURIS - Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja" alt="JURIS - Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-a2218.webp" title="JURIS - Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-a2218.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-a2218.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-a2218.webp 1x" title="JURIS - Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja" alt="JURIS - Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-9946c.webp" title="JURIS - Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-9946c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-9946c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-9946c.webp 1x" title="JURIS - Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja" alt="JURIS - Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57206-reaksi-anak-remaja-konseling" title="JURIS - Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja" target="_blank">Analisis Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Anak Remaja</a>: Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengkaji lebih lanjut tentang dampak perceraian orang tua terhadap anak remaja dari perspektif psikologis, dengan fokus pada bagaimana anak remaja mengolah emosi dan mengatasi trauma akibat perceraian. 2. Melakukan penelitian kualitatif mendalam untuk memahami pengalaman dan perspektif anak remaja yang orang tuanya bercerai, serta strategi coping yang mereka gunakan untuk mengatasi dampak perceraian. 3. Menganalisis peran pekerja sosial dalam membantu anak remaja yang orang tuanya bercerai, termasuk strategi intervensi yang efektif untuk mendukung kesejahteraan dan penyesuaian diri mereka..
<br>Hingga saat ini dampak perceraian orang tua memang dapat memberikan dampak buruk bagi anak, baik fisik maupun psikologis anak.Sehingga perceraian memang perlu dipertimbangkan matang-matang, dan orang tua harus bisa memberikan pengertian yang baik kepada anak sehingga dapat mengurangi dan mengatasi dampak buruk pada anak pada saat perceraian terjadi.Tetapi fungsi keluarga untuk memberikan pengertian dan perhatian pada anak/remaja ternyata tidak berfungsi dalam kaitannya dengan kasus perceraian.Untuk mengatasi perlakuan salah tersebut, maka dalam praktik pekerjaan sosial, seorang pekerja sosial harus berupaya mewujudkan ketercapaian akan kesejahteraan bagi anak.Anak yang mendapatkan perlakuan salah dari keluarganya memerlukan layanan yang tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi harus juga dilakukan pada keluarganya.Berbagai upaya petolongan dapat dilakukan oleh pekerja sosial
<br>Perceraian tidak hanya berdampak bagi yang bersangkutan (suami-isteri), namun juga melibatkan anak, khususnya yang memasuki usia remaja. Perceraian merupakan beban tersendiri bagi anak sehingga berdampak pada psikis. Reaksi anak terhadap perceraian orangtuanya sangat dipengaruhi oleh cara orang tua berperilaku sebelum, selama, dan sesudah perceraian. Metode dalam penulisan artikel ini menggunakan studi literatur, yaitu data sekunder yang dilakukan dengan mencari kajian kepustakaan dari berbagai literatur seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, atau hasil penelitian sejenis yang telah dipublikasikan mengenai dampak perceraian orang tua terhadap anak remaja. Hingga saat ini, dampak perceraian orang tua memang dapat memberikan dampak buruk bagi anak, baik fisik maupun psikologis.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-a2218.webp" type="image/webp" length="71122" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-b93be.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-a2218.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/6/reaksi-anak-remaja-konseling-usia-faktor-psikologi-thumb-9946c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-592-unpad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14707-focus-jurnal-pekerjaan-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ FORMULASI SEDIAAN SERUM DARI KULIT BUAH DURIAN BERBAGAI VARIETAS Durio zibethinus Murray LOKAL MONTONG DAN MUSANG KING ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ FORMULASI SEDIAAN SERUM DARI KULIT BUAH DURIAN BERBAGAI VARIETAS Durio zibethinus Murray LOKAL MONTONG DAN MUSANG KING ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ FORMULASI SEDIAAN SERUM DARI KULIT BUAH DURIAN BERBAGAI VARIETAS Durio zibethinus Murray LOKAL MONTONG DAN MUSANG KING ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-57198-ppm-ekstrak-kulit-buah-pisang-tin" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-57198-ppm-ekstrak-kulit-buah-pisang-tin" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-29:a45165a663bf38e7bb686fdcd9baa6c8</id>
	<published>2026-07-29T12:58:00+07:00</published>
	<updated>2026-07-29T12:58:00+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="nur husna 37" label="nur husna 37" />
	<category term="imam fungani" label="imam fungani" />
	<itunes:keywords><![CDATA[37,fungani,husna,imam,nur]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi rentang konsentrasi ekstrak kulit durian yang optimal untuk meningkatkan aktivitas antibakteri sekaligus mempertahankan kompatibilitas kulit, sehingga dapat menentukan dosis paling efektif bagi perawatan jerawat. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi rentang konsentrasi ekstrak kulit durian yang optimal untuk meningkatkan aktivitas antibakteri sekaligus mempertahankan kompatibilitas kulit, sehingga dapat menentukan dosis paling efektif bagi perawatan jerawat. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/ppm-ekstrak-kulit-buah-pisang-tin-hijau-naga-duria-thumb-aea49.webp" title="JURIS - FORMULASI SEDIAAN SERUM DARI KULIT BUAH DURIAN BERBAGAI VARIETAS (Durio zibethinus Murray) LOKAL, MONTONG DAN MUSANG KING" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/ppm-ekstrak-kulit-buah-pisang-tin-hijau-naga-duria-thumb-aea49.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/ppm-ekstrak-kulit-buah-pisang-tin-hijau-naga-duria-thumb-aea49.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/ppm-ekstrak-kulit-buah-pisang-tin-hijau-naga-duria-thumb-aea49.webp 1x" title="JURIS - FORMULASI SEDIAAN SERUM DARI KULIT BUAH DURIAN BERBAGAI VARIETAS (Durio zibethinus Murray) LOKAL, MONTONG DAN MUSANG KING" alt="JURIS - FORMULASI SEDIAAN SERUM DARI KULIT BUAH DURIAN BERBAGAI VARIETAS (Durio zibethinus Murray) LOKAL, MONTONG DAN MUSANG KING" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/ppm-ekstrak-kulit-buah-pisang-tin-hijau-naga-duria-thumb-b7342.webp" title="JURIS - FORMULASI SEDIAAN SERUM DARI KULIT BUAH DURIAN BERBAGAI VARIETAS (Durio zibethinus Murray) LOKAL, MONTONG DAN MUSANG KING" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/ppm-ekstrak-kulit-buah-pisang-tin-hijau-naga-duria-thumb-b7342.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/ppm-ekstrak-kulit-buah-pisang-tin-hijau-naga-duria-thumb-b7342.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/ppm-ekstrak-kulit-buah-pisang-tin-hijau-naga-duria-thumb-b7342.webp 1x" title="JURIS - FORMULASI SEDIAAN SERUM DARI KULIT BUAH DURIAN BERBAGAI VARIETAS (Durio zibethinus Murray) LOKAL, MONTONG DAN MUSANG KING" alt="JURIS - FORMULASI SEDIAAN SERUM DARI KULIT BUAH DURIAN BERBAGAI VARIETAS (Durio zibethinus Murray) LOKAL, MONTONG DAN MUSANG KING" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/c/ppm-ekstrak-kulit-buah-pisang-tin-hijau-naga-duria-thumb-ba85c.webp" title="JURIS - FORMULASI SEDIAAN SERUM DARI KULIT BUAH DURIAN BERBAGAI VARIETAS (Durio zibethinus Murray) LOKAL, MONTONG DAN MUSANG KING" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/c/ppm-ekstrak-kulit-buah-pisang-tin-hijau-naga-duria-thumb-ba85c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/c/ppm-ekstrak-kulit-buah-pisang-tin-hijau-naga-duria-thumb-ba85c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/c/ppm-ekstrak-kulit-buah-pisang-tin-hijau-naga-duria-thumb-ba85c.webp 1x" title="JURIS - FORMULASI SEDIAAN SERUM DARI KULIT BUAH DURIAN BERBAGAI VARIETAS (Durio zibethinus Murray) LOKAL, MONTONG DAN MUSANG KING" alt="JURIS - FORMULASI SEDIAAN SERUM DARI KULIT BUAH DURIAN BERBAGAI VARIETAS (Durio zibethinus Murray) LOKAL, MONTONG DAN MUSANG KING" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57198-ppm-ekstrak-kulit-buah-pisang-tin" title="JURIS - FORMULASI SEDIAAN SERUM DARI KULIT BUAH DURIAN BERBAGAI VARIETAS (Durio zibethinus Murray) LOKAL, MONTONG DAN MUSANG KING" target="_blank">FORMULASI SEDIAAN SERUM DARI KULIT BUAH DURIAN BERBAGAI VARIETAS (Durio zibethinus Murray) LOKAL, MONTONG DAN MUSANG KING</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi rentang konsentrasi ekstrak kulit durian yang optimal untuk meningkatkan aktivitas antibakteri sekaligus mempertahankan kompatibilitas kulit, sehingga dapat menentukan dosis paling efektif bagi perawatan jerawat. Selain itu, diperlukan uji klinis terkontrol pada pasien jerawat untuk membandingkan efektivitas serum berbasis ekstrak durian dengan produk komersial standar, serta menilai keamanan penggunaan jangka panjang pada populasi yang lebih luas. Selanjutnya, penambahan bahan alami lain seperti niacinamide atau ekstrak tanaman antiAcinflamasi pada formulasi serum dapat dievaluasi untuk meningkatkan sifat antiAcoksidan dan antiAcinflamasi, sambil memeriksa dampaknya terhadap stabilitas fisik dan estetika produk..
<br>Formulasi serum dari kulit durian (lokal, Montong, Musang King) menunjukkan variasi warna organoleptik yang memengaruhi nilai pH, namun tetap stabil selama pengujian stabilitas.Uji preferensi menunjukkan Formula 3 sebagai yang paling disukai, dan tidak ada iritasi yang signifikan pada mayoritas responden.Uji freezeActhaw juga mengonfirmasi kestabilan fisik serum dari semua varietas durian
<br>Latar Belakang: Kulit durian (Durio zibethinus Murr.) yang sering dibuang sebagai limbah pertanian ternyata mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid dan tanin yang memiliki sifat antibakteri, terutama terhadap bakteri penyebab jerawat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik fisik dan stabilitas dari sediaan serum yang diformulasikan dengan ekstrak kulit durian pada konsentrasi 15%. Metode: Ekstrak kulit durian diperoleh dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%, kemudian diformulasikan menjadi sediaan serum. Evaluasi mutu fisik meliputi pengujian warna, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, dan viskositas. Hasil: Varietas Musang King menghasilkan formulasi terbaik dengan warna kuning kecokelatan dan tampilan yang homogen. Nilai pH tetap stabil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/c/ppm-ekstrak-kulit-buah-pisang-tin-hijau-naga-duria-thumb-b7342.webp" type="image/webp" length="127886" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/ppm-ekstrak-kulit-buah-pisang-tin-hijau-naga-duria-thumb-aea49.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/ppm-ekstrak-kulit-buah-pisang-tin-hijau-naga-duria-thumb-b7342.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/c/ppm-ekstrak-kulit-buah-pisang-tin-hijau-naga-duria-thumb-ba85c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3237-unjaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12928-ilmu-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva based ferning test ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva based ferning test ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva based ferning test ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-57200-remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-re" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-57200-remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-re" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-29:2c0359be18ab190e20e75d380d0e34c6</id>
	<published>2026-07-29T12:44:27+07:00</published>
	<updated>2026-07-29T12:44:27+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="nur husna 37" label="nur husna 37" />
	<category term="imam fungani" label="imam fungani" />
	<itunes:keywords><![CDATA[37,fungani,husna,imam,nur]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan variabel yang lebih luas dan menyelidiki faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi terbentuknya pola ferning, seperti status gizi dan indeks massa tubuh. Selain itu, perlu dilakukan penelitian ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan variabel yang lebih luas dan menyelidiki faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi terbentuknya pola ferning, seperti status gizi dan indeks massa tubuh. Selain itu, perlu dilakukan penelitian ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-54da9.webp" title="JURIS - Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva-based ferning test" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-54da9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-54da9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-54da9.webp 1x" title="JURIS - Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva-based ferning test" alt="JURIS - Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva-based ferning test" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-ed96b.webp" title="JURIS - Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva-based ferning test" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-ed96b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-ed96b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-ed96b.webp 1x" title="JURIS - Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva-based ferning test" alt="JURIS - Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva-based ferning test" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-bb403.webp" title="JURIS - Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva-based ferning test" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-bb403.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-bb403.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-bb403.webp 1x" title="JURIS - Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva-based ferning test" alt="JURIS - Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva-based ferning test" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-57200-remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-re" title="JURIS - Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva-based ferning test" target="_blank">Identification of the ovulation phase in female adolescent through saliva-based ferning test</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan variabel yang lebih luas dan menyelidiki faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi terbentuknya pola ferning, seperti status gizi dan indeks massa tubuh. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk meningkatkan objektivitas dan akurasi dalam mengklasifikasikan pola citra saliva ferning menggunakan teknologi klasifikasi citra berbasis machine learning, seperti ekstraksi fitur Gray-Level Co-occurrence Matrix (GLCM). Dengan demikian, pemeriksaan ferning berbasis saliva dapat menjadi alat bantu diagnostik yang lebih andal dan akurat dalam mendeteksi fase ovulasi pada remaja putri..
<br>Dalam penelitian ini sekitar 70,8 % responden menunjukkan terbentuknya pola ferning.Sejalan dengan teori bahwa, peningkatan kadar estrogen memengaruhi komposisi elektrolit saliva sehingga memicu terbentuknya kristalisasi khas.Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pemeriksaan ferning berbasis saliva sebagai salah satu alternatif dalam identifikasi fase ovulasi pada remaja putri metode tidak invasif untuk membantu mengidentifikasi fase ovulasi.Pemanfaatan teknologi klasifikasi citra berbasis machine learning, misalnya ekstraksi fitur Gray-Level Co-occurrence Matrix (GLCM), telah terbukti mampu meningkatkan objektivitas dan akurasi dalam mengklasifikasikan pola citra saliva ferning untuk mendeteksi masa subur, sehingga berpotensi dikembangkan menjadi alat bantu diagnostik yang lebih objektif dan mengurangi bias interpretasi visual pada pemeriksaan mikroskopis di masa mendatang
<br>Latar Belakang: Masa remaja putri dimulai dengan tanda-tanda pubertas, salah satunya menstruasi. Remaja sering mengalami ketidakteraturan siklus menstruasi, hal ini membuat remaja sulit mengenali fase ovulasi. Deteksi ovulasi yang lebih akurat pada remaja dapat membantu dalam identifikasi gangguan hormon atau masalah pada reproduksi.Tujuan: Untuk identifikasi fase ovulasi yang lebih nyaman, murah, dan non-invasif dan tidak mengganggu privasi remaja.Metode: Menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dipilih secara purposive sampling. Pengolahan dan analisa data dilakukan untuk mengidentifikasi gambaran pemeriksaan ferning berbasis saliva dalam mendeteksi fase ovulasi.Hasil: Hasil menunjukkan dari total 24 responden, sebanyak 17 siswi (70,8%) menunjukkan terbentuknya pola ferning (daun pakis) sementara 7 siswi (29,2%) tidak menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-54da9.webp" type="image/webp" length="117340" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-54da9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-ed96b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-status-gizi-sm-thumb-bb403.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3237-unjaya.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12928-ilmu-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Wed, 29 Jul 2026 19:56:08 +0700. 12 items. Served in: 0.838 seconds [atom] -->
