<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.234-18jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.234-18jul2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-07-18T12:26:32+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Intensitas Konsumsi Energi IKE Melalui Audit Energi Pada Gedung Laboratorium Teknik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Intensitas Konsumsi Energi IKE Melalui Audit Energi Pada Gedung Laboratorium Teknik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Intensitas Konsumsi Energi IKE Melalui Audit Energi Pada Gedung Laboratorium Teknik ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54850-konsumsi-energi-mesin-audit" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54850-konsumsi-energi-mesin-audit" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-18:737b9b68bef4aea0ea602f478795bf4c</id>
	<published>2026-07-18T11:56:34+07:00</published>
	<updated>2026-07-18T11:56:34+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="full issue" label="full issue" />
	<itunes:keywords><![CDATA[full,header,issue,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penerapan kontrol HVAC adaptif berbasis pembelajaran mesin untuk mengoptimalkan keseimbangan antara konsumsi energi dan kenyamanan termal pada gedung laboratorium teknik, sehingga dapat mengidentifikasi strategi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penerapan kontrol HVAC adaptif berbasis pembelajaran mesin untuk mengoptimalkan keseimbangan antara konsumsi energi dan kenyamanan termal pada gedung laboratorium teknik, sehingga dapat mengidentifikasi strategi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/konsumsi-energi-mesin-audit-intensitas-sektor-bang-thumb-f25ac.webp" title="JURIS - Evaluasi Intensitas Konsumsi Energi (IKE) Melalui Audit Energi Pada Gedung Laboratorium Teknik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/konsumsi-energi-mesin-audit-intensitas-sektor-bang-thumb-f25ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/konsumsi-energi-mesin-audit-intensitas-sektor-bang-thumb-f25ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/konsumsi-energi-mesin-audit-intensitas-sektor-bang-thumb-f25ac.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Intensitas Konsumsi Energi (IKE) Melalui Audit Energi Pada Gedung Laboratorium Teknik" alt="JURIS - Evaluasi Intensitas Konsumsi Energi (IKE) Melalui Audit Energi Pada Gedung Laboratorium Teknik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/konsumsi-energi-mesin-audit-intensitas-sektor-bang-thumb-8a3ee.webp" title="JURIS - Evaluasi Intensitas Konsumsi Energi (IKE) Melalui Audit Energi Pada Gedung Laboratorium Teknik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/konsumsi-energi-mesin-audit-intensitas-sektor-bang-thumb-8a3ee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/konsumsi-energi-mesin-audit-intensitas-sektor-bang-thumb-8a3ee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/konsumsi-energi-mesin-audit-intensitas-sektor-bang-thumb-8a3ee.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Intensitas Konsumsi Energi (IKE) Melalui Audit Energi Pada Gedung Laboratorium Teknik" alt="JURIS - Evaluasi Intensitas Konsumsi Energi (IKE) Melalui Audit Energi Pada Gedung Laboratorium Teknik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54850-konsumsi-energi-mesin-audit" title="JURIS - Evaluasi Intensitas Konsumsi Energi (IKE) Melalui Audit Energi Pada Gedung Laboratorium Teknik" target="_blank">Evaluasi Intensitas Konsumsi Energi (IKE) Melalui Audit Energi Pada Gedung Laboratorium Teknik</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penerapan kontrol HVAC adaptif berbasis pembelajaran mesin untuk mengoptimalkan keseimbangan antara konsumsi energi dan kenyamanan termal pada gedung laboratorium teknik, sehingga dapat mengidentifikasi strategi pengaturan suhu yang lebih responsif terhadap variasi beban dan kondisi lingkungan. Selanjutnya, studi longitudinal tentang kinerja, dampak energi, dan analisis biaya siklus hidup retrofitting lampu LED yang dikombinasikan dengan sistem pemanen cahaya alami dapat memberikan wawasan mengenai efektivitas kombinasi teknologi pencahayaan dalam mengurangi beban listrik serta meningkatkan kualitas pencahayaan. Akhirnya, penelitian mengenai pengaruh sistem monitoring perilaku penghuni dan umpan balik energi berbasis aplikasi mobile terhadap perilaku penggunaan AC dan lampu dapat menilai sejauh mana intervensi perilaku dapat berkontribusi pada penghematan energi secara signifikan di lingkungan laboratorium kampus..
<br>Audit menunjukkan IKE total 8,11AkWh/m2/bulan, menempatkan gedung dalam kategori efisien menurut Permen ESDM 2012.Pada skala tahunan IKE 97,39AkWh/m2/tahun jauh di bawah batas maksimum ASEANAcUSAID, namun AC menyumbang 56,10A% konsumsi energi dengan intensitas tertinggi pada LantaiA3, dan pencahayaan menyumbang 29,90A% dengan beberapa ruang belum memenuhi standar SNI.Oleh karena itu direkomendasikan pengaturan suhu AC pada rentang 22,8Ac25,8AAC, retrofit lampu ke LED hemat energi, dan penerapan sensor hunian otomatis untuk meningkatkan efisiensi menuju kategori sangat efisien
<br>IntisariAiAudit energi listrik dilakukan di Gedung Laboratorium Teknik Universitas Borneo Tarakan untuk mengevaluasi nilai Intensitas Konsumsi Energi (IKE) riil serta parameter kenyamanan ruangan. Konsumsi energi pada gedung ini dikelompokkan ke dalam empat beban utama: sistem pengkondisian udara (AC), penerangan (lampu), perangkat elektronik, dan peralatan laboratorium. Hasil pengukuran menunjukkan nilai IKE total kumulatif gedung sebesar 8,11AkWh/m2/bulan. Merujuk pada Peraturan Menteri ESDM No.A13 Tahun 2012 untuk kriteria gedung berAcAC, nilai tersebut menempatkan gedung ini dalam kategori efisien (7,98As.d.A12,08AkWh/m2/bulan).
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/8/konsumsi-energi-mesin-audit-intensitas-sektor-bang-thumb-f25ac.webp" type="image/webp" length="146746" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/konsumsi-energi-mesin-audit-intensitas-sektor-bang-thumb-f25ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/konsumsi-energi-mesin-audit-intensitas-sektor-bang-thumb-8a3ee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-479-ubt.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10571-elektrika-borneo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Theological and Educational Implications of the Virtue of the Knowledgeable A Textual Analysis of Hadith Abu Daud ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Theological and Educational Implications of the Virtue of the Knowledgeable A Textual Analysis of Hadith Abu Daud ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Theological and Educational Implications of the Virtue of the Knowledgeable A Textual Analysis of Hadith Abu Daud ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54837-hadis-riwayat-imam-data-sekunder-agregat-sumber-da" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54837-hadis-riwayat-imam-data-sekunder-agregat-sumber-da" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-18:f56e2ad5eedef3c295d97ce88b8450c0</id>
	<published>2026-07-18T11:56:34+07:00</published>
	<updated>2026-07-18T11:56:34+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="etalase jurnal akademik" label="etalase jurnal akademik" />
	<category term="direktori jurnal akademik" label="direktori jurnal akademik" />
	<category term="kompilasi jurnal akademik" label="kompilasi jurnal akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang implikasi teologis dan edukatif dari hadis-hadis lain yang berkaitan dengan keutamaan orang ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang implikasi teologis dan edukatif dari hadis-hadis lain yang berkaitan dengan keutamaan orang ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/hadis-riwayat-imam-data-sekunder-agregat-sumber-te-thumb-a4b84.webp" title="JURIS - Theological and Educational Implications of the Virtue of the Knowledgeable: A Textual Analysis of Hadith Abu Daud" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/hadis-riwayat-imam-data-sekunder-agregat-sumber-te-thumb-a4b84.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/hadis-riwayat-imam-data-sekunder-agregat-sumber-te-thumb-a4b84.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/hadis-riwayat-imam-data-sekunder-agregat-sumber-te-thumb-a4b84.webp 1x" title="JURIS - Theological and Educational Implications of the Virtue of the Knowledgeable: A Textual Analysis of Hadith Abu Daud" alt="JURIS - Theological and Educational Implications of the Virtue of the Knowledgeable: A Textual Analysis of Hadith Abu Daud" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/hadis-riwayat-imam-data-sekunder-agregat-sumber-te-thumb-7b30e.webp" title="JURIS - Theological and Educational Implications of the Virtue of the Knowledgeable: A Textual Analysis of Hadith Abu Daud" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/hadis-riwayat-imam-data-sekunder-agregat-sumber-te-thumb-7b30e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/hadis-riwayat-imam-data-sekunder-agregat-sumber-te-thumb-7b30e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/hadis-riwayat-imam-data-sekunder-agregat-sumber-te-thumb-7b30e.webp 1x" title="JURIS - Theological and Educational Implications of the Virtue of the Knowledgeable: A Textual Analysis of Hadith Abu Daud" alt="JURIS - Theological and Educational Implications of the Virtue of the Knowledgeable: A Textual Analysis of Hadith Abu Daud" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/hadis-riwayat-imam-data-sekunder-agregat-sumber-te-thumb-f5665.webp" title="JURIS - Theological and Educational Implications of the Virtue of the Knowledgeable: A Textual Analysis of Hadith Abu Daud" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/hadis-riwayat-imam-data-sekunder-agregat-sumber-te-thumb-f5665.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/hadis-riwayat-imam-data-sekunder-agregat-sumber-te-thumb-f5665.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/hadis-riwayat-imam-data-sekunder-agregat-sumber-te-thumb-f5665.webp 1x" title="JURIS - Theological and Educational Implications of the Virtue of the Knowledgeable: A Textual Analysis of Hadith Abu Daud" alt="JURIS - Theological and Educational Implications of the Virtue of the Knowledgeable: A Textual Analysis of Hadith Abu Daud" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54837-hadis-riwayat-imam-data-sekunder-agregat-sumber-da" title="JURIS - Theological and Educational Implications of the Virtue of the Knowledgeable: A Textual Analysis of Hadith Abu Daud" target="_blank">Theological and Educational Implications of the Virtue of the Knowledgeable: A Textual Analysis of Hadith Abu Daud</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang implikasi teologis dan edukatif dari hadis-hadis lain yang berkaitan dengan keutamaan orang berilmu. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi dan menganalisis lebih lanjut tentang peran dan tanggung jawab orang berilmu dalam masyarakat, khususnya dalam konteks pendidikan Islam. Ketiga, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi cara-cara praktis dalam menerapkan nilai-nilai keutamaan orang berilmu dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam konteks individu maupun komunitas..
<br>Pengetahuan adalah kunci untuk mencapai keselamatan, kebahagiaan di dunia, dan kebahagiaan di akhirat.Betapa pentingnya pengetahuan bagi manusiaAibaik secara pribadi maupun dalam hubungan dengan sesama makhluk dan dengan Pencipta, Allah SWT.Allah telah menekankan keutamaan mereka yang memiliki pengetahuan dan mempraktikkannya dengan mengangkat status mereka, sebagaimana dinyatakan dalam Surah Al-Mujadalah ayat 11, demikian pula Nabi Muhammad (damai berada pada-Nya) menyebutkan keutamaan orang berilmu dalam hadisnya yang sahih yang diriwayatkan oleh Imam Abu Daud, nomor 3157, dalam Maktabah Baitul Afkar Ad Dauliah 3641-3642, yaitu bahwa mereka yang memiliki pengetahuan akan diintervensi oleh penghuni surga dan bumi, bahkan ikan di dasar laut.selain itu, keunggulan seorang sarjana atas seorang pemuja yang taat adalah seperti keunggulan bulan purnama pada malam purnama atas semua bintang
<br>Penelitian ini mengkaji hadis tentang keutamaan orang berilmu yang diriwayatkan oleh Imam Abu Daud nomor 3157 dalam Maktabah Baitul Afkar Ad-Dauliah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hakikat keutamaan orang berilmu dalam perspektif Islam serta menganalisis kualitas sanad dan matan hadis tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan. Sumber data primer berupa kitab hadis dan literatur yang berkaitan dengan ilmu dan keutamaan ulama, sedangkan sumber data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan referensi ilmiah lainnya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan observasi terhadap berbagai sumber pustaka. Adapun teknik analisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/d/hadis-riwayat-imam-data-sekunder-agregat-sumber-te-thumb-7b30e.webp" type="image/webp" length="116634" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/hadis-riwayat-imam-data-sekunder-agregat-sumber-te-thumb-a4b84.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/hadis-riwayat-imam-data-sekunder-agregat-sumber-te-thumb-7b30e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/hadis-riwayat-imam-data-sekunder-agregat-sumber-te-thumb-f5665.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3538-iainfmpapua.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15579-waniambey-journal-islamic-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ THE GEN ZAos PREFERENCES IN CONSUMING TRADITIONAL FOOD ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ THE GEN ZAos PREFERENCES IN CONSUMING TRADITIONAL FOOD ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ THE GEN ZAos PREFERENCES IN CONSUMING TRADITIONAL FOOD ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54856-preferensi-konsumen-genacz-makanan-tradisional" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54856-preferensi-konsumen-genacz-makanan-tradisional" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-18:4e580df4b15a11a5656f24f6514e5402</id>
	<published>2026-07-18T11:56:34+07:00</published>
	<updated>2026-07-18T11:56:34+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="common crawl" label="common crawl" />
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="nila suryati" label="nila suryati" />
	<itunes:keywords><![CDATA[common,content,crawl,main,nila,suryati]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menyelidiki pengaruh program edukasi digital yang menonjolkan nilai budaya dan sejarah makanan tradisional terhadap peningkatan minat konsumsi GenAcZ, dengan menguji apakah paparan konten visual dan naratif melalui platform media ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menyelidiki pengaruh program edukasi digital yang menonjolkan nilai budaya dan sejarah makanan tradisional terhadap peningkatan minat konsumsi GenAcZ, dengan menguji apakah paparan konten visual dan naratif melalui platform media ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/preferensi-konsumen-genacz-makanan-tradisional-min-thumb-ac054.webp" title="JURIS - THE GEN ZAos PREFERENCES IN CONSUMING TRADITIONAL FOOD" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/preferensi-konsumen-genacz-makanan-tradisional-min-thumb-ac054.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/preferensi-konsumen-genacz-makanan-tradisional-min-thumb-ac054.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/preferensi-konsumen-genacz-makanan-tradisional-min-thumb-ac054.webp 1x" title="JURIS - THE GEN ZAos PREFERENCES IN CONSUMING TRADITIONAL FOOD" alt="JURIS - THE GEN ZAos PREFERENCES IN CONSUMING TRADITIONAL FOOD" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/preferensi-konsumen-genacz-makanan-tradisional-min-thumb-540b5.webp" title="JURIS - THE GEN ZAos PREFERENCES IN CONSUMING TRADITIONAL FOOD" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/preferensi-konsumen-genacz-makanan-tradisional-min-thumb-540b5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/preferensi-konsumen-genacz-makanan-tradisional-min-thumb-540b5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/preferensi-konsumen-genacz-makanan-tradisional-min-thumb-540b5.webp 1x" title="JURIS - THE GEN ZAos PREFERENCES IN CONSUMING TRADITIONAL FOOD" alt="JURIS - THE GEN ZAos PREFERENCES IN CONSUMING TRADITIONAL FOOD" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/preferensi-konsumen-genacz-makanan-tradisional-min-thumb-9c7a8.webp" title="JURIS - THE GEN ZAos PREFERENCES IN CONSUMING TRADITIONAL FOOD" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/preferensi-konsumen-genacz-makanan-tradisional-min-thumb-9c7a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/preferensi-konsumen-genacz-makanan-tradisional-min-thumb-9c7a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/preferensi-konsumen-genacz-makanan-tradisional-min-thumb-9c7a8.webp 1x" title="JURIS - THE GEN ZAos PREFERENCES IN CONSUMING TRADITIONAL FOOD" alt="JURIS - THE GEN ZAos PREFERENCES IN CONSUMING TRADITIONAL FOOD" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54856-preferensi-konsumen-genacz-makanan-tradisional" title="JURIS - THE GEN ZAos PREFERENCES IN CONSUMING TRADITIONAL FOOD" target="_blank">THE GEN ZAos PREFERENCES IN CONSUMING TRADITIONAL FOOD</a>: Penelitian lanjutan dapat menyelidiki pengaruh program edukasi digital yang menonjolkan nilai budaya dan sejarah makanan tradisional terhadap peningkatan minat konsumsi GenAcZ, dengan menguji apakah paparan konten visual dan naratif melalui platform media sosial meningkatkan frekuensi dan intensitas konsumsi dibandingkan tanpa intervensi. Selanjutnya, studi dapat mengkaji efek desain kemasan ramah lingkungan yang menggabungkan elemen estetika budaya Minangkabau terhadap keputusan pembelian GenAcZ, membandingkan respons konsumen terhadap kemasan inovatif versus kemasan konvensional dalam konteks persepsi kualitas, harga, dan keberlanjutan. Selain itu, penelitian dapat membandingkan persepsi nilai rasa dan harga makanan tradisional antara GenAcZ yang tinggal di area urban dan rural, serta mengidentifikasi peran media sosial sebagai mediator yang memperkuat atau melemahkan perbedaan tersebut, dengan menggunakan pendekatan survei campuran dan analisis multivariat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan praktis bagi pelaku usaha makanan tradisional untuk merancang strategi pemasaran yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan..
<br>GenAcZ merupakan kelompok konsumen potensial untuk produk makanan tradisional.Rasa ingin tahu dan keinginan mereka untuk menjelajahi berbagai pilihan makanan dalam konteks isu global saat ini menimbulkan tantangan terhadap keberlangsungan makanan tradisional.Oleh karena itu, diperlukan strategi yang meliputi penguatan pendidikan makanan sejak usia dini, peningkatan nilai budaya dan nostalgia, pemeliharaan cita rasa unik dan otentik, memastikan keterjangkauan harga, serta inovasi dalam kemasan dan pemasaran, khususnya melalui platform digital
<br>Makanan tradisional memainkan peran penting dalam mendukung pertanian dan memperkuat industri lokal, namun globalisasi dan perubahan gaya hidup telah menggeser preferensi konsumen. Penelitian ini menganalisis sikap GenAcZ terhadap makanan tradisional di Kota Padang, Sumatera Barat, sebuah destinasi wisata kuliner yang terkenal. Dengan pendekatan kualitatif, 185 konsumen GenAcZ diwawancarai menggunakan teknik purposive accidental sampling nonAcprobabilistik. Hasil menunjukkan bahwa 54,6A% responden mengetahui cara menyiapkan makanan tradisional, dengan pengetahuan yang sebagian besar diwariskan dari orang tua atau keluarga...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/b/preferensi-konsumen-genacz-makanan-tradisional-min-thumb-540b5.webp" type="image/webp" length="96806" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/preferensi-konsumen-genacz-makanan-tradisional-min-thumb-ac054.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/preferensi-konsumen-genacz-makanan-tradisional-min-thumb-540b5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/preferensi-konsumen-genacz-makanan-tradisional-min-thumb-9c7a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-491-unram.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15292-agroteksos.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Stabilitas Bank Syariah Vs Bank Konvensional Mana Yang Lebih Tangguh ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Stabilitas Bank Syariah Vs Bank Konvensional Mana Yang Lebih Tangguh ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Stabilitas Bank Syariah Vs Bank Konvensional Mana Yang Lebih Tangguh ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54838-manajemen-bank-mini-santri-roa-permata-perban" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54838-manajemen-bank-mini-santri-roa-permata-perban" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-18:319c5a3220226053bc002c7cbe0f689d</id>
	<published>2026-07-18T11:56:34+07:00</published>
	<updated>2026-07-18T11:56:34+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="pengaruh roe" label="pengaruh roe" />
	<category term="slot gacor" label="slot gacor" />
	<category term="toto slot" label="toto slot" />
	<itunes:keywords><![CDATA[gacor,pengaruh,roe,slot,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan memperluas periode observasi dan menambahkan variabel eksternal seperti inflasi, pertumbuhan ekonomi, suku bunga, dan nilai tukar. Penelitian ini dapat membantu menganalisis ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan memperluas periode observasi dan menambahkan variabel eksternal seperti inflasi, pertumbuhan ekonomi, suku bunga, dan nilai tukar. Penelitian ini dapat membantu menganalisis ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/manajemen-bank-mini-santri-roa-permata-perbankan-s-thumb-21944.webp" title="JURIS - Stabilitas Bank Syariah Vs Bank Konvensional: Mana Yang Lebih Tangguh?" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/manajemen-bank-mini-santri-roa-permata-perbankan-s-thumb-21944.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/manajemen-bank-mini-santri-roa-permata-perbankan-s-thumb-21944.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/manajemen-bank-mini-santri-roa-permata-perbankan-s-thumb-21944.webp 1x" title="JURIS - Stabilitas Bank Syariah Vs Bank Konvensional: Mana Yang Lebih Tangguh?" alt="JURIS - Stabilitas Bank Syariah Vs Bank Konvensional: Mana Yang Lebih Tangguh?" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/manajemen-bank-mini-santri-roa-permata-perbankan-s-thumb-c7e2a.webp" title="JURIS - Stabilitas Bank Syariah Vs Bank Konvensional: Mana Yang Lebih Tangguh?" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/manajemen-bank-mini-santri-roa-permata-perbankan-s-thumb-c7e2a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/manajemen-bank-mini-santri-roa-permata-perbankan-s-thumb-c7e2a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/manajemen-bank-mini-santri-roa-permata-perbankan-s-thumb-c7e2a.webp 1x" title="JURIS - Stabilitas Bank Syariah Vs Bank Konvensional: Mana Yang Lebih Tangguh?" alt="JURIS - Stabilitas Bank Syariah Vs Bank Konvensional: Mana Yang Lebih Tangguh?" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/manajemen-bank-mini-santri-roa-permata-perbankan-s-thumb-f0f00.webp" title="JURIS - Stabilitas Bank Syariah Vs Bank Konvensional: Mana Yang Lebih Tangguh?" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/manajemen-bank-mini-santri-roa-permata-perbankan-s-thumb-f0f00.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/manajemen-bank-mini-santri-roa-permata-perbankan-s-thumb-f0f00.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/manajemen-bank-mini-santri-roa-permata-perbankan-s-thumb-f0f00.webp 1x" title="JURIS - Stabilitas Bank Syariah Vs Bank Konvensional: Mana Yang Lebih Tangguh?" alt="JURIS - Stabilitas Bank Syariah Vs Bank Konvensional: Mana Yang Lebih Tangguh?" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54838-manajemen-bank-mini-santri-roa-permata-perban" title="JURIS - Stabilitas Bank Syariah Vs Bank Konvensional: Mana Yang Lebih Tangguh?" target="_blank">Stabilitas Bank Syariah Vs Bank Konvensional: Mana Yang Lebih Tangguh?</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan memperluas periode observasi dan menambahkan variabel eksternal seperti inflasi, pertumbuhan ekonomi, suku bunga, dan nilai tukar. Penelitian ini dapat membantu menganalisis stabilitas perbankan secara lebih komprehensif. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat fokus pada faktor-faktor eksternal yang memengaruhi stabilitas perbankan, seperti kebijakan regulator dan kondisi makroekonomi. Dengan demikian, dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi stabilitas perbankan syariah dan konvensional..
<br>Analisis stabilitas perbankan syariah dan konvensional periode 2019Ae2024 menunjukkan hasil kedua perbankan relatif terjaga dengan seluruh indikator keuangan melampaui standar ideal Bank Indonesia.Secara spesifik, bank syariah unggul dalam permodalan (CAR) dan profitabilitas (ROA), sementara, bank konvensional lebih unggul dalam kualitas aset yang tercermin pada rendahnya NPF.Kinerja likuiditas (FDR) kedua jenis bank relatif seimbang.Uji Mann-Whitney mengonfirmasi perbedaan signifikan hanya ada pada rasio CAR.Temuan ini menegaskan stabilitas kedua bank terjaga pada periode 2019-2024 dengan bank syariah memiliki ketahanan yang lebih kuat terhadap tekanan ekonomi dan krisis
<br>Penelitian ini menganalisis perbandingan stabilitas antara bank syariah dan bank konvensional di Indonesia menggunakan indikator keuangan CAR, NPF, FDR, dan ROA selama periode 2019-2024. Periode ini dipilih karena merupakan periode krusial bagi sektor perbankan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan tahunan bank. Sampel ditentukan melalui sampling purposif yang menghasilkan 11 bank syariah dan 14 bank konvensional. Analisis dilakukan dengan pendekatan statistik deskriptif serta uji Mann-Whitney. Hasil menunjukkan CAR dan ROA bank syariah unggul, mengindikasikan kekuatan modal dan profitabilitas yang lebih baik. Namun, NPF bank konvensional lebih unggul. Dalam hal likuiditas, kedua...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/7/manajemen-bank-mini-santri-roa-permata-perbankan-s-thumb-21944.webp" type="image/webp" length="120836" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/manajemen-bank-mini-santri-roa-permata-perbankan-s-thumb-21944.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/manajemen-bank-mini-santri-roa-permata-perbankan-s-thumb-c7e2a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/manajemen-bank-mini-santri-roa-permata-perbankan-s-thumb-f0f00.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6178-uinkediri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18171-wadiah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Studi Pengaruh Setting Thermal Overload Relay pada Motor Induksi 3 Fasa Jenis Dahlander ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Studi Pengaruh Setting Thermal Overload Relay pada Motor Induksi 3 Fasa Jenis Dahlander ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Studi Pengaruh Setting Thermal Overload Relay pada Motor Induksi 3 Fasa Jenis Dahlander ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54851-kontrol-motor-dc-starting-induksi-indu" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54851-kontrol-motor-dc-starting-induksi-indu" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-18:fa975a86a5a9166c1587b4dbe8c9f02e</id>
	<published>2026-07-18T11:56:34+07:00</published>
	<updated>2026-07-18T11:56:34+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="full issue" label="full issue" />
	<itunes:keywords><![CDATA[full,header,issue,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam mengenai pengaruh setting TOR terhadap kinerja sistem proteksi motor induksi tiga fasa jenis Dahlander pada berbagai kondisi beban dan kecepatan operasi. Selain itu, dapat juga dilakukan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam mengenai pengaruh setting TOR terhadap kinerja sistem proteksi motor induksi tiga fasa jenis Dahlander pada berbagai kondisi beban dan kecepatan operasi. Selain itu, dapat juga dilakukan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/kontrol-motor-dc-starting-induksi-integrasi-sensor-thumb-ab2ed.webp" title="JURIS - Studi Pengaruh Setting Thermal Overload Relay pada Motor Induksi 3 Fasa Jenis Dahlander" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/kontrol-motor-dc-starting-induksi-integrasi-sensor-thumb-ab2ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/kontrol-motor-dc-starting-induksi-integrasi-sensor-thumb-ab2ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/kontrol-motor-dc-starting-induksi-integrasi-sensor-thumb-ab2ed.webp 1x" title="JURIS - Studi Pengaruh Setting Thermal Overload Relay pada Motor Induksi 3 Fasa Jenis Dahlander" alt="JURIS - Studi Pengaruh Setting Thermal Overload Relay pada Motor Induksi 3 Fasa Jenis Dahlander" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/kontrol-motor-dc-starting-induksi-integrasi-sensor-thumb-cd464.webp" title="JURIS - Studi Pengaruh Setting Thermal Overload Relay pada Motor Induksi 3 Fasa Jenis Dahlander" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/kontrol-motor-dc-starting-induksi-integrasi-sensor-thumb-cd464.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/kontrol-motor-dc-starting-induksi-integrasi-sensor-thumb-cd464.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/kontrol-motor-dc-starting-induksi-integrasi-sensor-thumb-cd464.webp 1x" title="JURIS - Studi Pengaruh Setting Thermal Overload Relay pada Motor Induksi 3 Fasa Jenis Dahlander" alt="JURIS - Studi Pengaruh Setting Thermal Overload Relay pada Motor Induksi 3 Fasa Jenis Dahlander" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/kontrol-motor-dc-starting-induksi-integrasi-sensor-thumb-516b1.webp" title="JURIS - Studi Pengaruh Setting Thermal Overload Relay pada Motor Induksi 3 Fasa Jenis Dahlander" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/kontrol-motor-dc-starting-induksi-integrasi-sensor-thumb-516b1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/kontrol-motor-dc-starting-induksi-integrasi-sensor-thumb-516b1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/kontrol-motor-dc-starting-induksi-integrasi-sensor-thumb-516b1.webp 1x" title="JURIS - Studi Pengaruh Setting Thermal Overload Relay pada Motor Induksi 3 Fasa Jenis Dahlander" alt="JURIS - Studi Pengaruh Setting Thermal Overload Relay pada Motor Induksi 3 Fasa Jenis Dahlander" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54851-kontrol-motor-dc-starting-induksi-indu" title="JURIS - Studi Pengaruh Setting Thermal Overload Relay pada Motor Induksi 3 Fasa Jenis Dahlander" target="_blank">Studi Pengaruh Setting Thermal Overload Relay pada Motor Induksi 3 Fasa Jenis Dahlander</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam mengenai pengaruh setting TOR terhadap kinerja sistem proteksi motor induksi tiga fasa jenis Dahlander pada berbagai kondisi beban dan kecepatan operasi. Selain itu, dapat juga dilakukan studi komparatif antara sistem proteksi berbasis TOR dengan sistem proteksi lainnya, seperti sistem proteksi berbasis mikroprosesor atau sistem proteksi digital. Penelitian ini juga dapat dikembangkan dengan mengintegrasikan sistem proteksi TOR dengan sistem kontrol motor yang lebih canggih, seperti sistem kontrol berbasis PLC atau sistem kontrol berbasis mikrokontroler. Dengan demikian, dapat diperoleh sistem proteksi yang lebih efektif dan efisien dalam melindungi motor induksi tiga fasa jenis Dahlander dari gangguan arus lebih dan kenaikan temperatur..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan pengujian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pengaturan (setting) Thermal Overload Relay (TOR) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja sistem proteksi motor induksi tiga fasa jenis Dahlander.Nilai setting arus yang sesuai dengan karakteristik motor mampu memberikan proteksi yang optimal terhadap gangguan arus lebih (overcurrent) sehingga motor dapat beroperasi dengan aman pada konfigurasi kecepatan rendah maupun kecepatan tinggi.Berdasarkan hasil perhitungan dan pengujian, diperoleh arus nominal motor pada konfigurasi kecepatan rendah sebesar 1,90 A, sedangkan pada konfigurasi kecepatan tinggi sebesar 1,81 A.Perbedaan nilai arus nominal tersebut dipengaruhi oleh perubahan konfigurasi lilitan stator dan karakteristik beban pada masing-masing mode operasi motor Dahlander.Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai setting arus memengaruhi karakteristik waktu trip sistem proteksi.Semakin besar nilai setting arus yang digunakan, maka waktu yang dibutuhkan sistem untuk melakukan trip menjadi lebih lama.Sebaliknya, peningkatan arus beban motor menyebabkan waktu trip menjadi lebih cepat karena sistem proteksi merespons kondisi beban lebih secara lebih cepat.Selain itu, sensor arus yang digunakan pada penelitian ini mampu melakukan pembacaan arus secara real-time dengan tingkat kesalahan pengukuran rata-rata sebesar A1% dibandingkan alat ukur referensi, sehingga sensor dinilai memiliki tingkat akurasi yang baik untuk aplikasi monitoring dan proteksi motor induksi tiga fasa
<br>Penelitian ini menganalisis pengaruh setting Thermal Overload Relay (TOR) terhadap kinerja sistem proteksi motor jenis Dahlander menggunakan sensor arus berbasis Arduino Uno. Motor Dahlander memiliki dua tingkat kecepatan operasi yang diperoleh melalui perubahan konfigurasi lilitan stator sehingga menghasilkan karakteristik arus yang berbeda pada setiap kondisi operasi. Oleh karena itu, diperlukan sistem proteksi yang mampu mendeteksi gangguan arus lebih (overcurrent) secara cepat dan akurat untuk mencegah kerusakan motor. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif eksperimental dengan melakukan pengujian pada konfigurasi kecepatan rendah dan kecepatan tinggi menggunakan variasi nilai setting arus. Sistem proteksi yang dirancang terdiri atas sensor arus, Arduino Uno, relay,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/8/kontrol-motor-dc-starting-induksi-integrasi-sensor-thumb-ab2ed.webp" type="image/webp" length="102860" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/kontrol-motor-dc-starting-induksi-integrasi-sensor-thumb-ab2ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/kontrol-motor-dc-starting-induksi-integrasi-sensor-thumb-cd464.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/kontrol-motor-dc-starting-induksi-integrasi-sensor-thumb-516b1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-479-ubt.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10571-elektrika-borneo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Sistem Agrosilvopastura Tropis Tinjauan Integrasi Kelapa Jahe Turi dan Kambing untuk Keberlanjutan Agroekosistem dan Peluang Penerapannya di Pulau Lombok ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sistem Agrosilvopastura Tropis Tinjauan Integrasi Kelapa Jahe Turi dan Kambing untuk Keberlanjutan Agroekosistem dan Peluang Penerapannya di Pulau Lombok ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sistem Agrosilvopastura Tropis Tinjauan Integrasi Kelapa Jahe Turi dan Kambing untuk Keberlanjutan Agroekosistem dan Peluang Penerapannya di Pulau Lombok ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54853-air-degradasi-tanah-kesuburan-agrosilvopastu" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54853-air-degradasi-tanah-kesuburan-agrosilvopastu" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-18:e1726ecf80f7f795100ab40b4523b218</id>
	<published>2026-07-18T09:26:37+07:00</published>
	<updated>2026-07-18T09:26:37+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="common crawl" label="common crawl" />
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="nila suryati" label="nila suryati" />
	<itunes:keywords><![CDATA[common,content,crawl,main,nila,suryati]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan pengujian lapangan secara riil di lokasi sekitar Pulau Lombok. Pengujian ini akan membuktikan secara nyata keunggulan sistem agrosilvopastura kelapa-jahe-turi-kambing dan dapat menjadi percontohan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan pengujian lapangan secara riil di lokasi sekitar Pulau Lombok. Pengujian ini akan membuktikan secara nyata keunggulan sistem agrosilvopastura kelapa-jahe-turi-kambing dan dapat menjadi percontohan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/8/air-degradasi-tanah-kesuburan-agrosilvopastura-jah-thumb-a4a82.webp" title="JURIS - Sistem Agrosilvopastura Tropis: Tinjauan Integrasi Kelapa, Jahe, Turi dan Kambing untuk Keberlanjutan Agroekosistem dan Peluang Penerapannya di Pulau Lombok" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/air-degradasi-tanah-kesuburan-agrosilvopastura-jah-thumb-a4a82.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/air-degradasi-tanah-kesuburan-agrosilvopastura-jah-thumb-a4a82.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/air-degradasi-tanah-kesuburan-agrosilvopastura-jah-thumb-a4a82.webp 1x" title="JURIS - Sistem Agrosilvopastura Tropis: Tinjauan Integrasi Kelapa, Jahe, Turi dan Kambing untuk Keberlanjutan Agroekosistem dan Peluang Penerapannya di Pulau Lombok" alt="JURIS - Sistem Agrosilvopastura Tropis: Tinjauan Integrasi Kelapa, Jahe, Turi dan Kambing untuk Keberlanjutan Agroekosistem dan Peluang Penerapannya di Pulau Lombok" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/8/air-degradasi-tanah-kesuburan-agrosilvopastura-jah-thumb-ab7ad.webp" title="JURIS - Sistem Agrosilvopastura Tropis: Tinjauan Integrasi Kelapa, Jahe, Turi dan Kambing untuk Keberlanjutan Agroekosistem dan Peluang Penerapannya di Pulau Lombok" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/air-degradasi-tanah-kesuburan-agrosilvopastura-jah-thumb-ab7ad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/air-degradasi-tanah-kesuburan-agrosilvopastura-jah-thumb-ab7ad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/air-degradasi-tanah-kesuburan-agrosilvopastura-jah-thumb-ab7ad.webp 1x" title="JURIS - Sistem Agrosilvopastura Tropis: Tinjauan Integrasi Kelapa, Jahe, Turi dan Kambing untuk Keberlanjutan Agroekosistem dan Peluang Penerapannya di Pulau Lombok" alt="JURIS - Sistem Agrosilvopastura Tropis: Tinjauan Integrasi Kelapa, Jahe, Turi dan Kambing untuk Keberlanjutan Agroekosistem dan Peluang Penerapannya di Pulau Lombok" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/8/air-degradasi-tanah-kesuburan-agrosilvopastura-jah-thumb-6e90e.webp" title="JURIS - Sistem Agrosilvopastura Tropis: Tinjauan Integrasi Kelapa, Jahe, Turi dan Kambing untuk Keberlanjutan Agroekosistem dan Peluang Penerapannya di Pulau Lombok" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/8/air-degradasi-tanah-kesuburan-agrosilvopastura-jah-thumb-6e90e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/8/air-degradasi-tanah-kesuburan-agrosilvopastura-jah-thumb-6e90e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/8/air-degradasi-tanah-kesuburan-agrosilvopastura-jah-thumb-6e90e.webp 1x" title="JURIS - Sistem Agrosilvopastura Tropis: Tinjauan Integrasi Kelapa, Jahe, Turi dan Kambing untuk Keberlanjutan Agroekosistem dan Peluang Penerapannya di Pulau Lombok" alt="JURIS - Sistem Agrosilvopastura Tropis: Tinjauan Integrasi Kelapa, Jahe, Turi dan Kambing untuk Keberlanjutan Agroekosistem dan Peluang Penerapannya di Pulau Lombok" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54853-air-degradasi-tanah-kesuburan-agrosilvopastu" title="JURIS - Sistem Agrosilvopastura Tropis: Tinjauan Integrasi Kelapa, Jahe, Turi dan Kambing untuk Keberlanjutan Agroekosistem dan Peluang Penerapannya di Pulau Lombok" target="_blank">Sistem Agrosilvopastura Tropis: Tinjauan Integrasi Kelapa, Jahe, Turi dan Kambing untuk Keberlanjutan Agroekosistem dan Peluang Penerapannya di Pulau Lombok</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan pengujian lapangan secara riil di lokasi sekitar Pulau Lombok. Pengujian ini akan membuktikan secara nyata keunggulan sistem agrosilvopastura kelapa-jahe-turi-kambing dan dapat menjadi percontohan (demplot) penerapannya bagi petani sekitarnya. Selain itu, penelitian dapat fokus pada aspek-aspek berikut: (1) Optimisasi desain spasial dan manajemen kerapatan pohon, konfigurasi lorong, intensitas naungan, dan pengelolaan mulsa/kompos untuk menghindari kompetisi cahaya atau hara yang dapat menurunkan hasil tanaman sela. (2) Pemantauan kelembapan dan sanitasi kompos untuk mengurangi risiko penyakit rimpang dan kehilangan nutrien melalui volatilisasi. (3) Pengembangan model kelompok usaha tani untuk berbagi tenaga atau alat dan penerapan learning-by-doing yang mempercepat penguasaan praktik baik. (4) Penyusunan standar operasional untuk pemangkasan, densitas lorong, dosis kompos, dan rotasi pakan agar replikasi konsisten. (5) Penilaian Life Cycle Assessment (LCA) di tingkat kebun untuk menakar dampak emisi atau jejak air dan menyempurnakan strategi "organik-plus"..
<br>Model agrosilvopastura kelapa, jahe, turi, dan kambing mampu meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan agroekosistem sekaligus berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG).Model ini membentuk sinergi antar komponen, di mana kelapa berfungsi sebagai tanaman pokok jangka panjang yang menyediakan kerangka struktural, memodifikasi iklim mikro, dan meningkatkan ketersediaan air bagi tanaman sela.Jahe sebagai tanaman bernilai ekonomi tinggi memberikan pendapatan jangka pendek, sedangkan turi berperan ganda sebagai leguminoseae fiksator nitrogen untuk menyuburkan tanah dan sumber pakan berkualitas bagi ternak.Kambing menutup siklus nutrien dengan mengubah biomassa menjadi pupuk organik kaya hara, mengurangi ketergantungan pada pupuk sintetis, dan meningkatkan kesehatan tanah.Sistem ini juga terbukti meningkatkan cadangan karbon tanah dan berkontribusi pada mitigasi perubahan iklim
<br>Pertanian skala kecil di wilayah tropis seperti Pulau Lombok menghadapi tantangan keberlanjutan akibat keterbatasan lahan, degradasi tanah, dan variabilitas iklim. Sebagai solusi, sistem agrosilvopastura yang mengintegrasikan kelapa (Cocos nucifera), jahe (Zingiber officinale), turi (Sesbania grandiflora), dan kambing menawarkan model pertanian terpadu yang berkelanjutan. Kajian ini bertujuan menganalisis konsep, manfaat, dan peluang implementasi sistem ini melalui sintesis literatur. Hasil tinjauan menunjukkan adanya interaksi sinergis antar komponen: kelapa sebagai kerangka struktural yang memodifikasi iklim mikro dan penyedia jasa hidrologis melalui hydraulic lift; jahe sebagai tanaman sela bernilai ekonomi tinggi yang toleran terhadap naungan moderat (25-50%); turi sebagai leguminoseae fiksator nitrogen yang memperbaiki kesuburan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/8/air-degradasi-tanah-kesuburan-agrosilvopastura-jah-thumb-a4a82.webp" type="image/webp" length="99410" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/air-degradasi-tanah-kesuburan-agrosilvopastura-jah-thumb-a4a82.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/air-degradasi-tanah-kesuburan-agrosilvopastura-jah-thumb-ab7ad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/8/air-degradasi-tanah-kesuburan-agrosilvopastura-jah-thumb-6e90e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-491-unram.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15292-agroteksos.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Desain Dan Analisa Kerugian Sistem PLTS Atap On Grid Menggunakan Software PVSyst Di Gedung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Desain Dan Analisa Kerugian Sistem PLTS Atap On Grid Menggunakan Software PVSyst Di Gedung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Desain Dan Analisa Kerugian Sistem PLTS Atap On Grid Menggunakan Software PVSyst Di Gedung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54847-desain-plts-atap-sistem-penyimpanan-digi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54847-desain-plts-atap-sistem-penyimpanan-digi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-18:f04547392db0e1d913956cda052b7f2a</id>
	<published>2026-07-18T09:19:39+07:00</published>
	<updated>2026-07-18T09:19:39+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="full issue" label="full issue" />
	<itunes:keywords><![CDATA[full,header,issue,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh algoritma Maximum Power Point Tracking (MPPT) yang lebih canggih terhadap pengurangan kerugian sistem pada instalasi PLTS onAcgrid di wilayah tropis, sehingga meningkatkan efisiensi energi yang sampai ke ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh algoritma Maximum Power Point Tracking (MPPT) yang lebih canggih terhadap pengurangan kerugian sistem pada instalasi PLTS onAcgrid di wilayah tropis, sehingga meningkatkan efisiensi energi yang sampai ke ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/desain-plts-atap-sistem-penyimpanan-digital-tenaga-thumb-0fa7e.webp" title="JURIS - Desain Dan Analisa Kerugian Sistem PLTS Atap On-Grid Menggunakan Software PVSyst Di Gedung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/desain-plts-atap-sistem-penyimpanan-digital-tenaga-thumb-0fa7e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/desain-plts-atap-sistem-penyimpanan-digital-tenaga-thumb-0fa7e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/desain-plts-atap-sistem-penyimpanan-digital-tenaga-thumb-0fa7e.webp 1x" title="JURIS - Desain Dan Analisa Kerugian Sistem PLTS Atap On-Grid Menggunakan Software PVSyst Di Gedung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau" alt="JURIS - Desain Dan Analisa Kerugian Sistem PLTS Atap On-Grid Menggunakan Software PVSyst Di Gedung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/desain-plts-atap-sistem-penyimpanan-digital-tenaga-thumb-2dad6.webp" title="JURIS - Desain Dan Analisa Kerugian Sistem PLTS Atap On-Grid Menggunakan Software PVSyst Di Gedung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/desain-plts-atap-sistem-penyimpanan-digital-tenaga-thumb-2dad6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/desain-plts-atap-sistem-penyimpanan-digital-tenaga-thumb-2dad6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/desain-plts-atap-sistem-penyimpanan-digital-tenaga-thumb-2dad6.webp 1x" title="JURIS - Desain Dan Analisa Kerugian Sistem PLTS Atap On-Grid Menggunakan Software PVSyst Di Gedung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau" alt="JURIS - Desain Dan Analisa Kerugian Sistem PLTS Atap On-Grid Menggunakan Software PVSyst Di Gedung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/desain-plts-atap-sistem-penyimpanan-digital-tenaga-thumb-c91f7.webp" title="JURIS - Desain Dan Analisa Kerugian Sistem PLTS Atap On-Grid Menggunakan Software PVSyst Di Gedung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/desain-plts-atap-sistem-penyimpanan-digital-tenaga-thumb-c91f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/desain-plts-atap-sistem-penyimpanan-digital-tenaga-thumb-c91f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/desain-plts-atap-sistem-penyimpanan-digital-tenaga-thumb-c91f7.webp 1x" title="JURIS - Desain Dan Analisa Kerugian Sistem PLTS Atap On-Grid Menggunakan Software PVSyst Di Gedung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau" alt="JURIS - Desain Dan Analisa Kerugian Sistem PLTS Atap On-Grid Menggunakan Software PVSyst Di Gedung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54847-desain-plts-atap-sistem-penyimpanan-digi" title="JURIS - Desain Dan Analisa Kerugian Sistem PLTS Atap On-Grid Menggunakan Software PVSyst Di Gedung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau" target="_blank">Desain Dan Analisa Kerugian Sistem PLTS Atap On-Grid Menggunakan Software PVSyst Di Gedung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh algoritma Maximum Power Point Tracking (MPPT) yang lebih canggih terhadap pengurangan kerugian sistem pada instalasi PLTS onAcgrid di wilayah tropis, sehingga meningkatkan efisiensi energi yang sampai ke pengguna. Selain itu, diperlukan evaluasi jangka panjang mengenai degradasi performa modul fotovoltaik bifacial dibandingkan modul monofacial di kondisi iklim Malinau, termasuk faktor suhu tinggi dan bayangan, untuk menentukan teknologi panel yang paling optimal. Selanjutnya, pengembangan sistem penyimpanan hibrida yang menggabungkan baterai lithium dengan superkapasitor dapat diteliti guna meningkatkan keandalan suplai listrik selama beban puncak dan mengurangi kehilangan energi pada fase penyimpanan, khususnya pada bangunan pemerintah yang terpencil..
<br>Sistem PLTS dirancang pada atap Gedung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau dengan kapasitas 69,8AkWp menggunakan 128 modul surya berorientasi 25A serta empat inverter dan baterai lithium berkapasitas 749AkWh.955AkWh per tahun, tetapi karena kerugian sistem sebesar 21,15A% sekitar 27.069AkWh hilang, sehingga energi yang sampai ke pengguna hanya 100.Hasil ini menunjukkan bahwa desain PLTS tersebut layak secara teknis dan ekonomis untuk mengurangi beban biaya listrik serta emisi pada bangunan pemerintah
<br>Permintaan energi saat ini masih sangat bergantung pada sumber energi fosil seperti minyak bumi, batu bara, dan gas alam. Mengingat ketersediaan sumber fosil yang semakin menurun, diperlukan peralihan ke energi terbarukan, khususnya tenaga surya. Penelitian ini merancang sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap (PLTS) untuk Gedung Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau dengan menggunakan perangkat lunak PVSyst dan konfigurasi onAcgrid yang terhubung ke jaringan PLN. Berdasarkan data beban harian sebesar 318AkWh, sistem PLTS dirancang dengan kapasitas 69,8AkWp meliputi 128 modul surya, 65 unit baterai lithium, dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/8/desain-plts-atap-sistem-penyimpanan-digital-tenaga-thumb-2dad6.webp" type="image/webp" length="144790" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/desain-plts-atap-sistem-penyimpanan-digital-tenaga-thumb-0fa7e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/desain-plts-atap-sistem-penyimpanan-digital-tenaga-thumb-2dad6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/desain-plts-atap-sistem-penyimpanan-digital-tenaga-thumb-c91f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-479-ubt.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10571-elektrika-borneo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ KAJIAN KELAYAKAN CONDITION BASE MAINTENANCE TERHADAP INTERVAL OVERHAUL TM2500 PT PLN BATAM ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ KAJIAN KELAYAKAN CONDITION BASE MAINTENANCE TERHADAP INTERVAL OVERHAUL TM2500 PT PLN BATAM ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ KAJIAN KELAYAKAN CONDITION BASE MAINTENANCE TERHADAP INTERVAL OVERHAUL TM2500 PT PLN BATAM ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54849-manajemen-aset-efisiensi-sistem-ase" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54849-manajemen-aset-efisiensi-sistem-ase" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-18:dd251ec18442aefd6a1fb14e6e8d3f7b</id>
	<published>2026-07-18T09:19:39+07:00</published>
	<updated>2026-07-18T09:19:39+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="full issue" label="full issue" />
	<itunes:keywords><![CDATA[full,header,issue,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan model prediktif yang mengintegrasikan Deep Learning untuk analisis citra kerusakan borescope secara otomatis. Langkah ini akan mengurangi subjektivitas inspeksi manusia dan menyempurnakan akurasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan model prediktif yang mengintegrasikan Deep Learning untuk analisis citra kerusakan borescope secara otomatis. Langkah ini akan mengurangi subjektivitas inspeksi manusia dan menyempurnakan akurasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/manajemen-aset-efisiensi-sistem-pemeliharaan-kondi-thumb-f8102.webp" title="JURIS - KAJIAN KELAYAKAN CONDITION BASE MAINTENANCE TERHADAP INTERVAL OVERHAUL TM2500 PT PLN BATAM" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/manajemen-aset-efisiensi-sistem-pemeliharaan-kondi-thumb-f8102.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/manajemen-aset-efisiensi-sistem-pemeliharaan-kondi-thumb-f8102.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/manajemen-aset-efisiensi-sistem-pemeliharaan-kondi-thumb-f8102.webp 1x" title="JURIS - KAJIAN KELAYAKAN CONDITION BASE MAINTENANCE TERHADAP INTERVAL OVERHAUL TM2500 PT PLN BATAM" alt="JURIS - KAJIAN KELAYAKAN CONDITION BASE MAINTENANCE TERHADAP INTERVAL OVERHAUL TM2500 PT PLN BATAM" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/manajemen-aset-efisiensi-sistem-pemeliharaan-kondi-thumb-d6126.webp" title="JURIS - KAJIAN KELAYAKAN CONDITION BASE MAINTENANCE TERHADAP INTERVAL OVERHAUL TM2500 PT PLN BATAM" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/manajemen-aset-efisiensi-sistem-pemeliharaan-kondi-thumb-d6126.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/manajemen-aset-efisiensi-sistem-pemeliharaan-kondi-thumb-d6126.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/manajemen-aset-efisiensi-sistem-pemeliharaan-kondi-thumb-d6126.webp 1x" title="JURIS - KAJIAN KELAYAKAN CONDITION BASE MAINTENANCE TERHADAP INTERVAL OVERHAUL TM2500 PT PLN BATAM" alt="JURIS - KAJIAN KELAYAKAN CONDITION BASE MAINTENANCE TERHADAP INTERVAL OVERHAUL TM2500 PT PLN BATAM" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/manajemen-aset-efisiensi-sistem-pemeliharaan-kondi-thumb-25b34.webp" title="JURIS - KAJIAN KELAYAKAN CONDITION BASE MAINTENANCE TERHADAP INTERVAL OVERHAUL TM2500 PT PLN BATAM" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/manajemen-aset-efisiensi-sistem-pemeliharaan-kondi-thumb-25b34.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/manajemen-aset-efisiensi-sistem-pemeliharaan-kondi-thumb-25b34.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/manajemen-aset-efisiensi-sistem-pemeliharaan-kondi-thumb-25b34.webp 1x" title="JURIS - KAJIAN KELAYAKAN CONDITION BASE MAINTENANCE TERHADAP INTERVAL OVERHAUL TM2500 PT PLN BATAM" alt="JURIS - KAJIAN KELAYAKAN CONDITION BASE MAINTENANCE TERHADAP INTERVAL OVERHAUL TM2500 PT PLN BATAM" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54849-manajemen-aset-efisiensi-sistem-ase" title="JURIS - KAJIAN KELAYAKAN CONDITION BASE MAINTENANCE TERHADAP INTERVAL OVERHAUL TM2500 PT PLN BATAM" target="_blank">KAJIAN KELAYAKAN CONDITION BASE MAINTENANCE TERHADAP INTERVAL OVERHAUL TM2500 PT PLN BATAM</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan model prediktif yang mengintegrasikan Deep Learning untuk analisis citra kerusakan borescope secara otomatis. Langkah ini akan mengurangi subjektivitas inspeksi manusia dan menyempurnakan akurasi keputusan Gatekeeper. Selain itu, perlu dipertimbangkan adopsi teknologi remote monitoring berbasis AI guna meningkatkan presisi deteksi dini. Dengan demikian, strategi CBM dapat terus ditingkatkan dan disesuaikan dengan perkembangan teknologi, memastikan keamanan dan efisiensi aset turbin gas TM2500..
<br>Penelitian ini berhasil membuktikan bahwa integrasi "Algoritma Gatekeeper" dalam strategi pemeliharaan turbin gas TM2500 menawarkan solusi komprehensif atas inefisiensi yang melekat pada pendekatan berbasis waktu (Time-Based Maintenance).Secara teknis, penggunaan Borescope Inspection (BSI) sebagai validator deterministik terbukti efektif memitigasi risiko operasional, baik dengan mencegah overhaul prematur pada unit sehat (False Positive) maupun mendeteksi degradasi dini pada unit berisiko (True Negative).Data empiris menunjukkan bahwa integritas mekanikal mesin tidak berkorelasi linier dengan jam operasi, sehingga validasi visual menjadi instrumen mutlak untuk menjamin keamanan aset dalam fase perpanjangan masa pakai (life extension).Dari perspektif ekonomi, transformasi menuju Condition-Based Maintenance terbukti memberikan dampak fiskal yang superior.Analisis CBA mengonfirmasi potensi penghematan biaya langsung (direct cost avoidance) sebesar USD 5.431 per tahun, dengan rasio kelayakan BCR mencapai 2,36.Temuan ini menegaskan bahwa strategi CBM bukan sekadar inisiatif efisiensi teknis, melainkan instrumen manajemen aset strategis yang mampu membebaskan kapital perusahaan dari beban pemeliharaan yang tidak perlu, sekaligus meningkatkan ketersediaan (availability) pasokan listrik di sistem isolated grid
<br>Inefisiensi operasional akibat ketidakselarasan strategi pemeliharaan dengan degradasi aktual aset menjadi tantangan kritikal pada turbin gas aero-derivatif di sistem isolated grid. Praktik konvensional Time-Based Maintenance (TBM) yang memberlakukan interval overhaul kaku setiap 12.500 jam sering kali memicu over-maintenance, karena mengabaikan variabilitas kondisi termodinamika dan integritas mekanikal mesin. Penelitian ini mengusulkan transisi strategis menuju Condition-Based Maintenance (CBM) melalui pengembangan "Algoritma Gatekeeper" yang mengintegrasikan parameter termodinamika...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/b/manajemen-aset-efisiensi-sistem-pemeliharaan-kondi-thumb-f8102.webp" type="image/webp" length="128632" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/manajemen-aset-efisiensi-sistem-pemeliharaan-kondi-thumb-f8102.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/manajemen-aset-efisiensi-sistem-pemeliharaan-kondi-thumb-d6126.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/manajemen-aset-efisiensi-sistem-pemeliharaan-kondi-thumb-25b34.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-479-ubt.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10571-elektrika-borneo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pembandingan Jenis Kemasan Terhadap Umur Simpan Dan Potensi Peningkatan Penerimaan Produk Selada Di Kebun Green Feast ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pembandingan Jenis Kemasan Terhadap Umur Simpan Dan Potensi Peningkatan Penerimaan Produk Selada Di Kebun Green Feast ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pembandingan Jenis Kemasan Terhadap Umur Simpan Dan Potensi Peningkatan Penerimaan Produk Selada Di Kebun Green Feast ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54855-umur-simpan-pliek-daya-selada-k" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54855-umur-simpan-pliek-daya-selada-k" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-18:f545b7e419fb11ae97ace96450fbb117</id>
	<published>2026-07-18T08:55:56+07:00</published>
	<updated>2026-07-18T08:55:56+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="common crawl" label="common crawl" />
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="nila suryati" label="nila suryati" />
	<itunes:keywords><![CDATA[common,content,crawl,main,nila,suryati]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki pengaruh variasi ketebalan kemasan polypropylene (PP) terhadap daya simpan dan kualitas selada pada suhu penyimpanan rendah, sehingga dapat menentukan batas optimal ketebalan kemasan untuk memperpanjang umur simpan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki pengaruh variasi ketebalan kemasan polypropylene (PP) terhadap daya simpan dan kualitas selada pada suhu penyimpanan rendah, sehingga dapat menentukan batas optimal ketebalan kemasan untuk memperpanjang umur simpan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/6/umur-simpan-pliek-daya-selada-kemasan-efisiensi-mu-thumb-431e9.webp" title="JURIS - Pembandingan Jenis Kemasan Terhadap Umur Simpan Dan Potensi Peningkatan Penerimaan Produk Selada Di Kebun Green Feast" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/umur-simpan-pliek-daya-selada-kemasan-efisiensi-mu-thumb-431e9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/umur-simpan-pliek-daya-selada-kemasan-efisiensi-mu-thumb-431e9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/umur-simpan-pliek-daya-selada-kemasan-efisiensi-mu-thumb-431e9.webp 1x" title="JURIS - Pembandingan Jenis Kemasan Terhadap Umur Simpan Dan Potensi Peningkatan Penerimaan Produk Selada Di Kebun Green Feast" alt="JURIS - Pembandingan Jenis Kemasan Terhadap Umur Simpan Dan Potensi Peningkatan Penerimaan Produk Selada Di Kebun Green Feast" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/6/umur-simpan-pliek-daya-selada-kemasan-efisiensi-mu-thumb-08228.webp" title="JURIS - Pembandingan Jenis Kemasan Terhadap Umur Simpan Dan Potensi Peningkatan Penerimaan Produk Selada Di Kebun Green Feast" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/umur-simpan-pliek-daya-selada-kemasan-efisiensi-mu-thumb-08228.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/umur-simpan-pliek-daya-selada-kemasan-efisiensi-mu-thumb-08228.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/umur-simpan-pliek-daya-selada-kemasan-efisiensi-mu-thumb-08228.webp 1x" title="JURIS - Pembandingan Jenis Kemasan Terhadap Umur Simpan Dan Potensi Peningkatan Penerimaan Produk Selada Di Kebun Green Feast" alt="JURIS - Pembandingan Jenis Kemasan Terhadap Umur Simpan Dan Potensi Peningkatan Penerimaan Produk Selada Di Kebun Green Feast" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/6/umur-simpan-pliek-daya-selada-kemasan-efisiensi-mu-thumb-97889.webp" title="JURIS - Pembandingan Jenis Kemasan Terhadap Umur Simpan Dan Potensi Peningkatan Penerimaan Produk Selada Di Kebun Green Feast" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/6/umur-simpan-pliek-daya-selada-kemasan-efisiensi-mu-thumb-97889.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/6/umur-simpan-pliek-daya-selada-kemasan-efisiensi-mu-thumb-97889.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/6/umur-simpan-pliek-daya-selada-kemasan-efisiensi-mu-thumb-97889.webp 1x" title="JURIS - Pembandingan Jenis Kemasan Terhadap Umur Simpan Dan Potensi Peningkatan Penerimaan Produk Selada Di Kebun Green Feast" alt="JURIS - Pembandingan Jenis Kemasan Terhadap Umur Simpan Dan Potensi Peningkatan Penerimaan Produk Selada Di Kebun Green Feast" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54855-umur-simpan-pliek-daya-selada-k" title="JURIS - Pembandingan Jenis Kemasan Terhadap Umur Simpan Dan Potensi Peningkatan Penerimaan Produk Selada Di Kebun Green Feast" target="_blank">Pembandingan Jenis Kemasan Terhadap Umur Simpan Dan Potensi Peningkatan Penerimaan Produk Selada Di Kebun Green Feast</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki pengaruh variasi ketebalan kemasan polypropylene (PP) terhadap daya simpan dan kualitas selada pada suhu penyimpanan rendah, sehingga dapat menentukan batas optimal ketebalan kemasan untuk memperpanjang umur simpan tanpa mengorbankan kualitas. Selain itu, studi lanjutan perlu mengevaluasi efek kombinasi jenis kemasan dengan perlakuan preAccooling pada tingkat penurunan berat selada, untuk memahami apakah strategi preAccooling dapat meminimalkan susut bobot yang tidak signifikan pada kemasan OPP maupun PP. Penelitian ketiga dapat mengkaji persepsi konsumen terhadap perubahan warna dan tekstur selada yang dikemas dengan OPP dan PP, dengan menggunakan metode survei skala likert, guna menilai sejauh mana aspek estetika mempengaruhi keputusan pembelian dan potensi peningkatan penerimaan pasar..
<br>Jenis kemasan berpengaruh signifikan terhadap mutu warna dan tekstur selada, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap susut bobot.Kemasan PP dapat mempertahankan mutu selada hingga hari keenam, sedangkan OPP hanya sampai hari ketiga.Penggunaan kemasan PP meningkatkan penerimaan produk selada sebesar 157%, melebihi ekspektasi dibandingkan OPP
<br>Sayur merupakan tanaman hortikultura yang penting bagi kesehatan karena kandungan vitamin, mineral, dan seratnya. Selada merupakan salah satu sayuran yang banyak dikonsumsi sebagai lalapan, namun memiliki umur simpan yang relatif singkat. Penggunaan kemasan plastik dengan jenis yang tepat dapat memperlambat kerusakan dan mempertahankan mutu selada selama penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh penggunaan kemasan OPP dan PP terhadap parameter mutu produk selada di Kebun Green Feast, (2) mengetahui pengaruh penggunaan kemasan OPP dan PP terhadap umur simpan produk selada segar di Kebun Green Feast, dan (3) mengetahui potensi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/6/umur-simpan-pliek-daya-selada-kemasan-efisiensi-mu-thumb-97889.webp" type="image/webp" length="94254" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/umur-simpan-pliek-daya-selada-kemasan-efisiensi-mu-thumb-431e9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/umur-simpan-pliek-daya-selada-kemasan-efisiensi-mu-thumb-08228.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/6/umur-simpan-pliek-daya-selada-kemasan-efisiensi-mu-thumb-97889.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-491-unram.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15292-agroteksos.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ ANALISIS KINERJA PROYEK SUTT 150 kV TAYAN SANDAI TERHADAP ASPEK BIAYA DAN WAKTU DENGAN METODE EARNED VALUE ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ ANALISIS KINERJA PROYEK SUTT 150 kV TAYAN SANDAI TERHADAP ASPEK BIAYA DAN WAKTU DENGAN METODE EARNED VALUE ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ ANALISIS KINERJA PROYEK SUTT 150 kV TAYAN SANDAI TERHADAP ASPEK BIAYA DAN WAKTU DENGAN METODE EARNED VALUE ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54843-kinerja-biaya-estimasi-listri" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54843-kinerja-biaya-estimasi-listri" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-18:6f423c9827eaeb122b6918e1cd64367f</id>
	<published>2026-07-18T07:25:28+07:00</published>
	<updated>2026-07-18T07:25:28+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="full issue" label="full issue" />
	<itunes:keywords><![CDATA[full,header,issue,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi integrasi analisis risiko berbasis probabilistik dengan metode Earned Value untuk memprediksi dampak potensial faktor manAcmachineAcmaterialAcenvironment pada jadwal proyek, sehingga manajer dapat merencanakan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi integrasi analisis risiko berbasis probabilistik dengan metode Earned Value untuk memprediksi dampak potensial faktor manAcmachineAcmaterialAcenvironment pada jadwal proyek, sehingga manajer dapat merencanakan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/0/kinerja-biaya-estimasi-listrik-kumulatif-efisiensi-thumb-c5726.webp" title="JURIS - ANALISIS KINERJA PROYEK SUTT 150 kV TAYAN - SANDAI TERHADAP ASPEK BIAYA DAN WAKTU DENGAN METODE EARNED VALUE" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/0/kinerja-biaya-estimasi-listrik-kumulatif-efisiensi-thumb-c5726.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/0/kinerja-biaya-estimasi-listrik-kumulatif-efisiensi-thumb-c5726.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/0/kinerja-biaya-estimasi-listrik-kumulatif-efisiensi-thumb-c5726.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS KINERJA PROYEK SUTT 150 kV TAYAN - SANDAI TERHADAP ASPEK BIAYA DAN WAKTU DENGAN METODE EARNED VALUE" alt="JURIS - ANALISIS KINERJA PROYEK SUTT 150 kV TAYAN - SANDAI TERHADAP ASPEK BIAYA DAN WAKTU DENGAN METODE EARNED VALUE" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/0/kinerja-biaya-estimasi-listrik-kumulatif-efisiensi-thumb-ec7d0.webp" title="JURIS - ANALISIS KINERJA PROYEK SUTT 150 kV TAYAN - SANDAI TERHADAP ASPEK BIAYA DAN WAKTU DENGAN METODE EARNED VALUE" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/0/kinerja-biaya-estimasi-listrik-kumulatif-efisiensi-thumb-ec7d0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/0/kinerja-biaya-estimasi-listrik-kumulatif-efisiensi-thumb-ec7d0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/0/kinerja-biaya-estimasi-listrik-kumulatif-efisiensi-thumb-ec7d0.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS KINERJA PROYEK SUTT 150 kV TAYAN - SANDAI TERHADAP ASPEK BIAYA DAN WAKTU DENGAN METODE EARNED VALUE" alt="JURIS - ANALISIS KINERJA PROYEK SUTT 150 kV TAYAN - SANDAI TERHADAP ASPEK BIAYA DAN WAKTU DENGAN METODE EARNED VALUE" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/0/kinerja-biaya-estimasi-listrik-kumulatif-efisiensi-thumb-bd2d5.webp" title="JURIS - ANALISIS KINERJA PROYEK SUTT 150 kV TAYAN - SANDAI TERHADAP ASPEK BIAYA DAN WAKTU DENGAN METODE EARNED VALUE" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/0/kinerja-biaya-estimasi-listrik-kumulatif-efisiensi-thumb-bd2d5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/0/kinerja-biaya-estimasi-listrik-kumulatif-efisiensi-thumb-bd2d5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/0/kinerja-biaya-estimasi-listrik-kumulatif-efisiensi-thumb-bd2d5.webp 1x" title="JURIS - ANALISIS KINERJA PROYEK SUTT 150 kV TAYAN - SANDAI TERHADAP ASPEK BIAYA DAN WAKTU DENGAN METODE EARNED VALUE" alt="JURIS - ANALISIS KINERJA PROYEK SUTT 150 kV TAYAN - SANDAI TERHADAP ASPEK BIAYA DAN WAKTU DENGAN METODE EARNED VALUE" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54843-kinerja-biaya-estimasi-listri" title="JURIS - ANALISIS KINERJA PROYEK SUTT 150 kV TAYAN - SANDAI TERHADAP ASPEK BIAYA DAN WAKTU DENGAN METODE EARNED VALUE" target="_blank">ANALISIS KINERJA PROYEK SUTT 150 kV TAYAN - SANDAI TERHADAP ASPEK BIAYA DAN WAKTU DENGAN METODE EARNED VALUE</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi integrasi analisis risiko berbasis probabilistik dengan metode Earned Value untuk memprediksi dampak potensial faktor manAcmachineAcmaterialAcenvironment pada jadwal proyek, sehingga manajer dapat merencanakan mitigasi yang lebih proaktif. Selanjutnya, studi komparatif antara Earned Value Management dan pendekatan kontrol proyek berbasis kecerdasan buatan seperti machine learning dapat menilai keakuratan prediksi biaya dan waktu serta mengidentifikasi pola keterlambatan yang tidak terlihat pada analisis tradisional. Terakhir, penelitian aksi dapat menguji efektivitas penerapan strategi "crashing" yang terstruktur pada proyek infrastruktur serupa, dengan mengukur pengaruhnya terhadap perubahan CPI dan SPI serta biaya tambahan yang muncul, guna menyediakan panduan praktis bagi pengambil keputusan dalam mengatasi keterlambatan tanpa mengorbankan efisiensi biaya..
<br>Analisis menunjukkan bahwa proyek memiliki kinerja biaya yang baik, dengan Cost Variance positif sebesar Rp10,494,578,666 dan Cost Performance Index sebesar 1,1111, menandakan efisiensi biaya dan kondisi under budget.Namun, kinerja waktu kurang memuaskan karena Schedule Variance negatif sebesar Rp12,189,654,857 dan Schedule Performance Index sebesar 0,8959, menunjukkan keterlambatan sekitar 10,4% dari jadwal yang direncanakan.Penyebab utama keterlambatan meliputi kekurangan tenaga kerja terampil, keterbatasan peralatan, keterlambatan material, dan kondisi lingkungan yang ekstrim, sehingga diperlukan upaya perbaikan pada aspek man, machine, material, dan environment
<br>IntisariAiDalam suatu proyek konstruksi, faktor yang menjadi indikator keberhasilan suatu proyek adalah harus tepat biaya, mutu dan waktu. Untuk mencapai target tersebut perlu perencanaan, pengendalian pelaksanannya secara tepat. Konsep Nilai Hasil (Earned Value) merupakan salah satu metode pengendalian yang digunakan untuk mengendalikan biaya dan waktu ini digunakan untuk proyek secara terpadu. Metode menganalisis kinerja pelaksanaan dan membuat perkiraan penyelesaian proyek yang memberikan informasi kinerja proyek pada suatu periode pelaporan dan menghasilkan estimasi biaya dan waktu untuk penyelesaian seluruh pekerjaan proyek. Dalam tugas akhir ini disajikan hasil analisa Konsep Nilai untuk menganalisa kinerja Kontraktor,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/0/kinerja-biaya-estimasi-listrik-kumulatif-efisiensi-thumb-c5726.webp" type="image/webp" length="126854" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/0/kinerja-biaya-estimasi-listrik-kumulatif-efisiensi-thumb-c5726.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/0/kinerja-biaya-estimasi-listrik-kumulatif-efisiensi-thumb-ec7d0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/0/kinerja-biaya-estimasi-listrik-kumulatif-efisiensi-thumb-bd2d5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-479-ubt.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10571-elektrika-borneo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisa Implementasi Co Firing pada PLTU Sebalang 2 x 100 MW ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisa Implementasi Co Firing pada PLTU Sebalang 2 x 100 MW ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisa Implementasi Co Firing pada PLTU Sebalang 2 x 100 MW ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54840-firing-biomassa-sawdust-pengurangan-emisi-marpol-p" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54840-firing-biomassa-sawdust-pengurangan-emisi-marpol-p" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-18:352b84476e60f66ef46d25835779b0fe</id>
	<published>2026-07-18T07:23:03+07:00</published>
	<updated>2026-07-18T07:23:03+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="full issue" label="full issue" />
	<itunes:keywords><![CDATA[full,header,issue,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang dampak cofiring biomassa terhadap kinerja peralatan PLTU Sebalang secara keseluruhan, termasuk analisis ekonomi dan sosial. Selain itu, perlu dipertimbangkan strategi optimalisasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang dampak cofiring biomassa terhadap kinerja peralatan PLTU Sebalang secara keseluruhan, termasuk analisis ekonomi dan sosial. Selain itu, perlu dipertimbangkan strategi optimalisasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/firing-biomassa-sawdust-pengurangan-emisi-marpol-g-thumb-1542e.webp" title="JURIS - Analisa Implementasi Co-Firing pada PLTU Sebalang 2 x 100 MW" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/firing-biomassa-sawdust-pengurangan-emisi-marpol-g-thumb-1542e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/firing-biomassa-sawdust-pengurangan-emisi-marpol-g-thumb-1542e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/firing-biomassa-sawdust-pengurangan-emisi-marpol-g-thumb-1542e.webp 1x" title="JURIS - Analisa Implementasi Co-Firing pada PLTU Sebalang 2 x 100 MW" alt="JURIS - Analisa Implementasi Co-Firing pada PLTU Sebalang 2 x 100 MW" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/firing-biomassa-sawdust-pengurangan-emisi-marpol-g-thumb-d9206.webp" title="JURIS - Analisa Implementasi Co-Firing pada PLTU Sebalang 2 x 100 MW" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/firing-biomassa-sawdust-pengurangan-emisi-marpol-g-thumb-d9206.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/firing-biomassa-sawdust-pengurangan-emisi-marpol-g-thumb-d9206.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/firing-biomassa-sawdust-pengurangan-emisi-marpol-g-thumb-d9206.webp 1x" title="JURIS - Analisa Implementasi Co-Firing pada PLTU Sebalang 2 x 100 MW" alt="JURIS - Analisa Implementasi Co-Firing pada PLTU Sebalang 2 x 100 MW" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/firing-biomassa-sawdust-pengurangan-emisi-marpol-g-thumb-1c089.webp" title="JURIS - Analisa Implementasi Co-Firing pada PLTU Sebalang 2 x 100 MW" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/firing-biomassa-sawdust-pengurangan-emisi-marpol-g-thumb-1c089.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/firing-biomassa-sawdust-pengurangan-emisi-marpol-g-thumb-1c089.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/firing-biomassa-sawdust-pengurangan-emisi-marpol-g-thumb-1c089.webp 1x" title="JURIS - Analisa Implementasi Co-Firing pada PLTU Sebalang 2 x 100 MW" alt="JURIS - Analisa Implementasi Co-Firing pada PLTU Sebalang 2 x 100 MW" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54840-firing-biomassa-sawdust-pengurangan-emisi-marpol-p" title="JURIS - Analisa Implementasi Co-Firing pada PLTU Sebalang 2 x 100 MW" target="_blank">Analisa Implementasi Co-Firing pada PLTU Sebalang 2 x 100 MW</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang dampak cofiring biomassa terhadap kinerja peralatan PLTU Sebalang secara keseluruhan, termasuk analisis ekonomi dan sosial. Selain itu, perlu dipertimbangkan strategi optimalisasi penggunaan biomassa dalam cofiring untuk mencapai efisiensi energi yang lebih tinggi dan mengurangi emisi secara signifikan. Studi ini dapat dilakukan dengan menggunakan model simulasi yang lebih kompleks dan data lapangan yang lebih luas, serta melibatkan analisis biaya-manfaat dan dampak sosial. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif untuk implementasi cofiring biomassa di PLTU Sebalang dan pembangkit listrik lainnya..
<br>Berdasarkan analisis dan simulasi menggunakan Aspen Plus V12.1 untuk cofiring biomassa di PLTU Sebalang, disimpulkan beberapa poin penting yaitu sebagai berikut.Karakteristik bahan bakar menunjukkan bahwa woodchips memiliki kadar moisture lebih rendah dibandingkan batu bara, yang meningkatkan efisiensi pembakaran energi dengan mengurangi energi yang diperlukan untuk menguapkan air.Gross Calorific Value (GCV) woodchips lebih rendah, tetapi tetap memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan sumber energi.Selain itu, woodchips mengandung volatile matter yang lebih tinggi, yang dapat meningkatkan reaktivitas dan efisiensi selama proses pembakaran.Simulasi temperatur gas buang menunjukkan penurunan sebesar 3,5% pada komposisi 85% batu bara dan 15% woodchips.Penurunan ini mengakibatkan pengurangan entalpi uap yang mengalir ke turbin, sehingga daya yang dihasilkan dari turbin berkurang sebesar 3,7%, dari 88,9 MW menjadi 84,81 MW.Ini menunjukkan adanya trade-off antara pengurangan emisi dan output energi.Terjadi penurunan emisi COCC sebesar 4,43%, yang mendukung upaya mitigasi perubahan iklim
<br>Pemerintah saat ini sangat memfokuskan perhatian pada pemanfaatan energi yang ramah lingkungan sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi emisi karbon, dengan target untuk mencapai net zero emission pada tahun 2060, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Paris Agreement dan juga sesuai Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN (Persero) tahun 2025-2034. Salah satu strategi kunci yang diterapkan adalah penggunaan bahan bakar alternatif, yang bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil yang selama ini mendominasi sektor energi. Untuk menekan emisi dari pembangkit listrik tenaga uap berbahan bakar batu bara, salah satu metode yang dapat diterapkan adalah cofiring. Kebijakan ini berpotensi mempengaruhi kinerja peralatan yang ada di pembangkit, mengingat bahwa peralatan tersebut dirancang khusus untuk spesifikasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/9/firing-biomassa-sawdust-pengurangan-emisi-marpol-g-thumb-1c089.webp" type="image/webp" length="108484" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/firing-biomassa-sawdust-pengurangan-emisi-marpol-g-thumb-1542e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/firing-biomassa-sawdust-pengurangan-emisi-marpol-g-thumb-d9206.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/firing-biomassa-sawdust-pengurangan-emisi-marpol-g-thumb-1c089.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-479-ubt.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10571-elektrika-borneo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Optimalisasi Kapasitas Daya Melalui Uprating Runner Turbin Pada PLTA Plengan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimalisasi Kapasitas Daya Melalui Uprating Runner Turbin Pada PLTA Plengan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimalisasi Kapasitas Daya Melalui Uprating Runner Turbin Pada PLTA Plengan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54841-desain-turbin-magnetik-efisiensi-energi-sistem-efi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54841-desain-turbin-magnetik-efisiensi-energi-sistem-efi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-18:1ccd0b4a13572ac14be24a915cfd4134</id>
	<published>2026-07-18T06:52:30+07:00</published>
	<updated>2026-07-18T06:52:30+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="full issue" label="full issue" />
	<itunes:keywords><![CDATA[full,header,issue,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan meliputi: pertama, melakukan studi eksperimental jangka panjang untuk mengamati kinerja dan tingkat keausan runner turbin yang telah didesain ulang pada kondisi aliran air yang berfluktuasi, sehingga dapat menilai keberlanjutan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan meliputi: pertama, melakukan studi eksperimental jangka panjang untuk mengamati kinerja dan tingkat keausan runner turbin yang telah didesain ulang pada kondisi aliran air yang berfluktuasi, sehingga dapat menilai keberlanjutan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/desain-turbin-magnetik-efisiensi-energi-sistem-pel-thumb-e4e94.webp" title="JURIS - Optimalisasi Kapasitas Daya Melalui Uprating Runner Turbin Pada PLTA Plengan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/desain-turbin-magnetik-efisiensi-energi-sistem-pel-thumb-e4e94.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/desain-turbin-magnetik-efisiensi-energi-sistem-pel-thumb-e4e94.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/desain-turbin-magnetik-efisiensi-energi-sistem-pel-thumb-e4e94.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Kapasitas Daya Melalui Uprating Runner Turbin Pada PLTA Plengan" alt="JURIS - Optimalisasi Kapasitas Daya Melalui Uprating Runner Turbin Pada PLTA Plengan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/desain-turbin-magnetik-efisiensi-energi-sistem-pel-thumb-6ee14.webp" title="JURIS - Optimalisasi Kapasitas Daya Melalui Uprating Runner Turbin Pada PLTA Plengan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/desain-turbin-magnetik-efisiensi-energi-sistem-pel-thumb-6ee14.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/desain-turbin-magnetik-efisiensi-energi-sistem-pel-thumb-6ee14.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/desain-turbin-magnetik-efisiensi-energi-sistem-pel-thumb-6ee14.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Kapasitas Daya Melalui Uprating Runner Turbin Pada PLTA Plengan" alt="JURIS - Optimalisasi Kapasitas Daya Melalui Uprating Runner Turbin Pada PLTA Plengan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/4/desain-turbin-magnetik-efisiensi-energi-sistem-pel-thumb-02c7a.webp" title="JURIS - Optimalisasi Kapasitas Daya Melalui Uprating Runner Turbin Pada PLTA Plengan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/4/desain-turbin-magnetik-efisiensi-energi-sistem-pel-thumb-02c7a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/4/desain-turbin-magnetik-efisiensi-energi-sistem-pel-thumb-02c7a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/4/desain-turbin-magnetik-efisiensi-energi-sistem-pel-thumb-02c7a.webp 1x" title="JURIS - Optimalisasi Kapasitas Daya Melalui Uprating Runner Turbin Pada PLTA Plengan" alt="JURIS - Optimalisasi Kapasitas Daya Melalui Uprating Runner Turbin Pada PLTA Plengan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54841-desain-turbin-magnetik-efisiensi-energi-sistem-efi" title="JURIS - Optimalisasi Kapasitas Daya Melalui Uprating Runner Turbin Pada PLTA Plengan" target="_blank">Optimalisasi Kapasitas Daya Melalui Uprating Runner Turbin Pada PLTA Plengan</a>: Saran penelitian lanjutan meliputi: pertama, melakukan studi eksperimental jangka panjang untuk mengamati kinerja dan tingkat keausan runner turbin yang telah didesain ulang pada kondisi aliran air yang berfluktuasi, sehingga dapat menilai keberlanjutan peningkatan efisiensi serta potensi kavitasi selama operasi harian; kedua, mengembangkan pendekatan berbasis pembelajaran mesin yang mengoptimalkan geometri runner turbin secara otomatis dengan mempertimbangkan variasi head, debit, dan karakteristik situs pada beberapa PLTA di Indonesia, guna mempercepat proses desain dan meningkatkan adaptabilitas desain pada kondisi lokal yang berbeda; ketiga, merancang dan mengimplementasikan sistem pemantauan realActime berbasis sensor dan kontrol otomatis yang dapat menyesuaikan sudut guide vane serta kecepatan rotasi turbin secara dinamis sesuai perubahan head dan debit, sehingga meningkatkan respons operasional dan mengurangi risiko kegagalan mekanis. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memperluas aplikasi metode reverse engineering dan simulasi CFD, memberikan data empiris yang lebih komprehensif, serta meningkatkan efisiensi energi terbarukan pada pembangkit listrik tenaga air secara nasional..
<br>Uprating desain runner turbin dengan metode Reverse Engineering dan simulasi CFD meningkatkan efisiensi turbin dari 62,5% menjadi 90,27% pada head dan debit aktual di PLTA Plengan.Metode tersebut juga meningkatkan kapasitas daya output unit 5 dari 1000 kW menjadi 1578 kW secara optimal
<br>PLTA Plengan terletak di desa Pulosari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Terdapat 5 unit pembangkit hidro yang masih beroperasi dibawah PLTA Plengan. Masalah yang terjadi saat ini terletak pada unit 5 yang merupakan unit relokasi dari PLTA Susukan dengan daya terpasang 1600 kW. Kinerja dari unit ini mengalami penurunan sehingga hanya mampu menghasilkan daya sebesar 1000 kW. Hal ini disinyalir akibat dari spesifikasi dari turbin yang terpasang tidak sesuai dengan kondisi aktual ditempat yang baru khususnya pada parameter head dan debit air. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dari pembangkit melalui proses reverse engineering dan simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) untuk melakukan uprating runner turbin. Hasil dari desain dan simulasi menunjukkan efisiensi meningkat dari 62% menjadi 90% sehingga...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/4/desain-turbin-magnetik-efisiensi-energi-sistem-pel-thumb-e4e94.webp" type="image/webp" length="109254" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/desain-turbin-magnetik-efisiensi-energi-sistem-pel-thumb-e4e94.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/desain-turbin-magnetik-efisiensi-energi-sistem-pel-thumb-6ee14.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/4/desain-turbin-magnetik-efisiensi-energi-sistem-pel-thumb-02c7a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-479-ubt.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10571-elektrika-borneo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Sat, 18 Jul 2026 12:26:32 +0700. 12 items. Served in: 3.881 seconds [atom] -->
