<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-09-06T06:31:46+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Moderasi Beragama dalam Konteks Pluralisme Terhadap Qs Al Kafirun Studi Komparatif Tafsir Ibnu Katsir dan Al Misbah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Moderasi Beragama dalam Konteks Pluralisme Terhadap Qs Al Kafirun Studi Komparatif Tafsir Ibnu Katsir dan Al Misbah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Moderasi Beragama dalam Konteks Pluralisme Terhadap Qs Al Kafirun Studi Komparatif Tafsir Ibnu Katsir dan Al Misbah ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64500-tafsir-ibn-kathir-komparatif-klasik-sikap" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64500-tafsir-ibn-kathir-komparatif-klasik-sikap" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-06:5c8e2be4da4a46b68038e4bbcce1c0ac</id>
	<published>2026-09-05T20:54:37+07:00</published>
	<updated>2026-09-05T20:54:37+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="al kafirun" label="al kafirun" />
	<itunes:keywords><![CDATA[al,kafirun]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan tafsir lainnya untuk memperkaya perspektif moderasi beragama. 2. Mengembangkan pendekatan pendidikan berbasis nilai moderasi beragama dalam kurikulum sekolah. 3. Meneliti dampak moderasi beragama terhadap ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan tafsir lainnya untuk memperkaya perspektif moderasi beragama. 2. Mengembangkan pendekatan pendidikan berbasis nilai moderasi beragama dalam kurikulum sekolah. 3. Meneliti dampak moderasi beragama terhadap ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/tafsir-ibn-kathir-komparatif-klasik-sikap-tolerans-thumb-b9cf3.webp" title="JURIS - Moderasi Beragama dalam Konteks Pluralisme Terhadap Qs. Al Kafirun: Studi Komparatif Tafsir Ibnu Katsir dan Al Misbah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/tafsir-ibn-kathir-komparatif-klasik-sikap-tolerans-thumb-b9cf3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/tafsir-ibn-kathir-komparatif-klasik-sikap-tolerans-thumb-b9cf3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/tafsir-ibn-kathir-komparatif-klasik-sikap-tolerans-thumb-b9cf3.webp 1x" title="JURIS - Moderasi Beragama dalam Konteks Pluralisme Terhadap Qs. Al Kafirun: Studi Komparatif Tafsir Ibnu Katsir dan Al Misbah" alt="JURIS - Moderasi Beragama dalam Konteks Pluralisme Terhadap Qs. Al Kafirun: Studi Komparatif Tafsir Ibnu Katsir dan Al Misbah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/tafsir-ibn-kathir-komparatif-klasik-sikap-tolerans-thumb-b8268.webp" title="JURIS - Moderasi Beragama dalam Konteks Pluralisme Terhadap Qs. Al Kafirun: Studi Komparatif Tafsir Ibnu Katsir dan Al Misbah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/tafsir-ibn-kathir-komparatif-klasik-sikap-tolerans-thumb-b8268.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/tafsir-ibn-kathir-komparatif-klasik-sikap-tolerans-thumb-b8268.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/tafsir-ibn-kathir-komparatif-klasik-sikap-tolerans-thumb-b8268.webp 1x" title="JURIS - Moderasi Beragama dalam Konteks Pluralisme Terhadap Qs. Al Kafirun: Studi Komparatif Tafsir Ibnu Katsir dan Al Misbah" alt="JURIS - Moderasi Beragama dalam Konteks Pluralisme Terhadap Qs. Al Kafirun: Studi Komparatif Tafsir Ibnu Katsir dan Al Misbah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/tafsir-ibn-kathir-komparatif-klasik-sikap-tolerans-thumb-b5e0a.webp" title="JURIS - Moderasi Beragama dalam Konteks Pluralisme Terhadap Qs. Al Kafirun: Studi Komparatif Tafsir Ibnu Katsir dan Al Misbah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/tafsir-ibn-kathir-komparatif-klasik-sikap-tolerans-thumb-b5e0a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/tafsir-ibn-kathir-komparatif-klasik-sikap-tolerans-thumb-b5e0a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/tafsir-ibn-kathir-komparatif-klasik-sikap-tolerans-thumb-b5e0a.webp 1x" title="JURIS - Moderasi Beragama dalam Konteks Pluralisme Terhadap Qs. Al Kafirun: Studi Komparatif Tafsir Ibnu Katsir dan Al Misbah" alt="JURIS - Moderasi Beragama dalam Konteks Pluralisme Terhadap Qs. Al Kafirun: Studi Komparatif Tafsir Ibnu Katsir dan Al Misbah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64500-tafsir-ibn-kathir-komparatif-klasik-sikap" title="JURIS - Moderasi Beragama dalam Konteks Pluralisme Terhadap Qs. Al Kafirun: Studi Komparatif Tafsir Ibnu Katsir dan Al Misbah" target="_blank">Moderasi Beragama dalam Konteks Pluralisme Terhadap Qs. Al Kafirun: Studi Komparatif Tafsir Ibnu Katsir dan Al Misbah</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan tafsir lainnya untuk memperkaya perspektif moderasi beragama. 2. Mengembangkan pendekatan pendidikan berbasis nilai moderasi beragama dalam kurikulum sekolah. 3. Meneliti dampak moderasi beragama terhadap stabilitas sosial di masyarakat yang heterogen, dengan fokus pada upaya penguatan dialog antarumat beragama..
<br>Moderasi beragama dalam konteks pluralisme merupakan sikap toleransi antar umat beragama dengan mengakui adanya perbedaan tanpa menghilangkan atau menyamakan perbedaan yang ada.Penelitian ini menunjukkan bahwa tafsir Ibnu Katsir menekankan keteguhan dalam aqidah dan ibadah, sedangkan tafsir Al-Misbah menekankan toleransi dalam hubungan sosial.Kedua pendekatan ini saling melengkapi untuk menciptakan kerukunan antar umat beragama dalam masyarakat pluralistik
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis moderasi beragama dalam konteks pluralisme terhadap Qs. Al-Kafirun studi komparatif tafsir Ibn Katsir dan Tafsir Al-Misbah, dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian library research menggunakan literatur seperti, jurnal, buku, serta laporan penelitian terdahulu. Moderasi beragama dalam konteks pluralisme merupakan suatu hal yang penting dalam menjaga keseimbangan terhadap keberagaman agama, dengan menekankan toleransi dan penerimaan terhadap perbedaan tanpa menghilangkan atau menyamakan perbedaan yang ada. Dalam penulisan ini...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/3/tafsir-ibn-kathir-komparatif-klasik-sikap-tolerans-thumb-b9cf3.webp" type="image/webp" length="82812" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/tafsir-ibn-kathir-komparatif-klasik-sikap-tolerans-thumb-b9cf3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/tafsir-ibn-kathir-komparatif-klasik-sikap-tolerans-thumb-b8268.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/tafsir-ibn-kathir-komparatif-klasik-sikap-tolerans-thumb-b5e0a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6349-almaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19189-tadzkirah-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD MI ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD MI ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD MI ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64518-motivasi-siswa-kompetensi-partisipa" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64518-motivasi-siswa-kompetensi-partisipa" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-06:c7206f685cc61740f9c2daab5002fb0b</id>
	<published>2026-09-05T20:54:37+07:00</published>
	<updated>2026-09-05T20:54:37+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="direktori jurnal akademik" label="direktori jurnal akademik" />
	<category term="direktori pdf jurnal" label="direktori pdf jurnal" />
	<category term="kompilasi jurnal akademik" label="kompilasi jurnal akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi perbandingan efektivitas berbagai jenis video pembelajaran (animasi, dokumenter, atau interaktif) dalam meningkatkan pemahaman siswa. Selain itu, diperlukan penelitian untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi perbandingan efektivitas berbagai jenis video pembelajaran (animasi, dokumenter, atau interaktif) dalam meningkatkan pemahaman siswa. Selain itu, diperlukan penelitian untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-865f7.webp" title="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-865f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-865f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-865f7.webp 1x" title="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" alt="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-e9bc8.webp" title="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-e9bc8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-e9bc8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-e9bc8.webp 1x" title="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" alt="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-1fb7e.webp" title="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-1fb7e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-1fb7e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-1fb7e.webp 1x" title="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" alt="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64518-motivasi-siswa-kompetensi-partisipa" title="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" target="_blank">Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi perbandingan efektivitas berbagai jenis video pembelajaran (animasi, dokumenter, atau interaktif) dalam meningkatkan pemahaman siswa. Selain itu, diperlukan penelitian untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan media video terhadap keterampilan kritis dan kolaboratif siswa. Saran lainnya adalah mengembangkan model pembelajaran berbasis video yang disesuaikan dengan karakteristik kelas dan lingkungan sekolah, serta mengkaji potensi video dalam mendukung pembelajaran berbasis proyek. Penelitian juga perlu mempertimbangkan faktor motivasi siswa dan keterlibatan aktif dalam proses belajar. Studi lanjutan dapat menggali bagaimana teknologi video dapat diintegrasikan dengan metode pembelajaran lain untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih dinamis. Selain itu, diperlukan analisis tentang tantangan praktis dalam penerapan media video, seperti akses teknologi dan keterampilan guru. Penelitian juga dapat fokus pada pengembangan kriteria evaluasi yang lebih holistik untuk menilai kualitas video sebagai media pembelajaran. Akhirnya, penelitian perlu mengidentifikasi strategi yang efektif untuk meminimalkan kelemahan yang muncul dari ketergantungan berlebihan pada media video..
<br>Pentingnya kapasitas instruktur untuk memiliki kemampuan dalam mengintegrasikan media video dalam pembelajaran tematik terpadu.Pembelajaran bermakna yang menekankan pada pemberian pengalaman langsung kepada anak, kegiatan pembelajaran yang menarik, media yang bervariasi, dan kemampuan menjadi pelaku utama dalam proses pembelajaran (student center).Oleh karena itu, penting bagi pengajar untuk memahami materi yang diajarkan.Penggunaan media pembelajaran, termasuk media video, tentu mempunyai manfaat tersendiri.Bila menggunakan media video, pemutaran film dapat diputar ulang atau dijeda sehingga guru dapat memperbolehkan siswa mendiskusikan isi, substansi, dan pesan dari video yang sedang mereka lihat
<br>Pembelajaran tematik ini menekankan pada partisipasi aktif peserta didik sesuai dengan tujuan kurikulum yang diterapkan pada tahun 2013. Pembelajaran tematik merupakan metode pendidikan yang melibatkan penggabungan konten dari berbagai keterampilan dasar dan mata kuliah. Di sisi lain, masih relatif rendahnya pemanfaatan materi pembelajaran yang menarik untuk menunjang proses pembelajaran dalam pelaksanaan pembelajaran. Melalui penggunaan media pembelajaran, siswa mempunyai kemampuan untuk termotivasi dan menunjukkan minat dalam memahami konten yang disampaikan oleh instruktur. Artikel ini disusun dengan melakukan penilaian menyeluruh terhadap temuan penelitian yang dipublikasikan di jurnal nasional ternama. Metode inilah yang digunakan dalam perencanaan esai ini....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-1fb7e.webp" type="image/webp" length="79710" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-865f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-e9bc8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-1fb7e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6349-almaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19189-tadzkirah-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64516-nilai-inti-islam-agama-abu-kurik" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64516-nilai-inti-islam-agama-abu-kurik" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-06:8d26081a759ec897e7c14d1c9f1f4330</id>
	<published>2026-09-05T20:54:37+07:00</published>
	<updated>2026-09-05T20:54:37+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="kompilasi pdf jurnal" label="kompilasi pdf jurnal" />
	<category term="direktori file akademik" label="direktori file akademik" />
	<category term="direktori jurnal akademik" label="direktori jurnal akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini secara implisit menyoroti beberapa area penting yang memerlukan eksplorasi lebih lanjut. Pertama, mengingat adanya "titik-titik kekurangan" dalam sistem pendidikan nasional, penelitian di masa depan dapat difokuskan pada analisis mendalam ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian ini secara implisit menyoroti beberapa area penting yang memerlukan eksplorasi lebih lanjut. Pertama, mengingat adanya "titik-titik kekurangan" dalam sistem pendidikan nasional, penelitian di masa depan dapat difokuskan pada analisis mendalam ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-7e857.webp" title="JURIS - Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-7e857.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-7e857.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-7e857.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional" alt="JURIS - Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-afe41.webp" title="JURIS - Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-afe41.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-afe41.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-afe41.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional" alt="JURIS - Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-7360b.webp" title="JURIS - Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-7360b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-7360b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-7360b.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional" alt="JURIS - Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64516-nilai-inti-islam-agama-abu-kurik" title="JURIS - Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional" target="_blank">Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional</a>: Penelitian ini secara implisit menyoroti beberapa area penting yang memerlukan eksplorasi lebih lanjut. Pertama, mengingat adanya "titik-titik kekurangan" dalam sistem pendidikan nasional, penelitian di masa depan dapat difokuskan pada analisis mendalam mengenai bagaimana implementasi kurikulum pendidikan Islam di berbagai jenjang pendidikan dapat dioptimalkan. Ini tidak hanya mencakup identifikasi kesenjangan antara tujuan dan praktik, tetapi juga pengembangan model kurikulum yang lebih adaptif dan responsif terhadap dinamika sosial serta tuntutan global. Misalnya, penelitian dapat menjawab pertanyaan: 'Bagaimana kurikulum pendidikan Islam dapat direformulasi agar secara efektif mengatasi tantangan internal sekaligus mempersiapkan peserta didik menghadapi era digital dan kompleksitas global?' Kedua, isu dualisme pengelolaan pendidikan Islam antara Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan merupakan tantangan struktural yang signifikan. Studi lanjutan sangat dibutuhkan untuk mengevaluasi dampak langsung dari dualisme ini terhadap efektivitas dan kualitas pendidikan Islam. Pertanyaan penelitian seperti: 'Model kolaborasi antar kementerian yang seperti apa yang paling efektif untuk menciptakan sistem pendidikan Islam yang terintegrasi dan berkualitas tinggi, mengurangi duplikasi, dan memaksimalkan sumber daya?' akan memberikan panduan praktis dan kebijakan yang lebih kohesif. Terakhir, dengan mempertimbangkan pergeseran masyarakat dari agraris ke industri dan tantangan globalisasi yang disebutkan dalam kesimpulan, penelitian lebih lanjut dapat menjelajahi peran pendidikan Islam dalam membentuk karakter dan keterampilan yang relevan. Ini bisa berupa studi tentang: 'Strategi pedagogis dan pendekatan pembelajaran inovatif apa yang paling sesuai dalam pendidikan Islam untuk membekali generasi muda dengan kompetensi abad ke-21 (seperti pemikiran kritis, kreativitas, dan literasi digital) tanpa mengorbankan nilai-nilai inti keislaman?' Dengan demikian, penelitian masa depan dapat memberikan wawasan berharga untuk memperkuat posisi dan relevansi pendidikan Islam dalam konteks pembangunan nasional yang dinamis..
<br>Sistem pendidikan nasional, terutama pendidikan Islam, perlu dievaluasi ulang untuk mengatasi kekurangan dan meningkatkan daya saing bangsa Indonesia di era globalisasi, dengan fokus pada pendidikan bermutu untuk melahirkan warga negara yang cakap.Pendidikan memiliki peran krusial sesuai UU RI No.20 Tahun 2003, bertujuan mengembangkan individu beriman, bertaqwa, bermoral, berilmu, terampil, dan mandiri, di mana pendidikan Islam berperan membimbing pertumbuhan rohani dan jasmani.Meskipun pendidikan Islam telah terintegrasi sebagai lembaga, mata pelajaran, dan nilai dalam sistem pendidikan nasional, pelaksanaannya menghadapi hambatan seperti keterbatasan dana, perencanaan, ledakan penduduk, serta tantangan globalisasi dan transformasi masyarakat dari agraris ke industri
<br>Pendidikan Islam mengukuhkan nilai ruh dalam penataran petunjuk agama Islam. Pendidikan Islam sering dipraktikkan ke dalam nilai-nilai dan keutamaan regional. Seperti di Jawa, Pendidikan Islam searah dengan nilai-nilai Jawa selaku keyakinan regional dan kearifan bagi orang Jawa. Peristiwa ini diprediksi kuat sebab dampak pendidikan Islam yang sudah dirasai bahasa area di Jawa (AuPendidikan Islam Dan Nilai Kejawen,Ay N.D.). Penelitian ini dilaksanakan untuk menetapkan sub prosedur pendidikan Islam secara lokal, demi arah agar menaksir eksistensi dan dasar pendidikan demi pelaksanaan dan penentuan Islam pendidikan selaku integritas pendidikan lokal yang dipandang sebagai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-afe41.webp" type="image/webp" length="56038" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-7e857.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-afe41.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-7360b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6349-almaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19189-tadzkirah-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD MI ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD MI ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD MI ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64509-kurikulum-tematik-integrasi-part" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64509-kurikulum-tematik-integrasi-part" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-06:a3c4f8435dee5cf55d7b2787b621d5dc</id>
	<published>2026-09-05T20:54:37+07:00</published>
	<updated>2026-09-05T20:54:37+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="direktori jurnal akademik" label="direktori jurnal akademik" />
	<category term="kompilasi jurnal akademik" label="kompilasi jurnal akademik" />
	<category term="etalase pdf jurnal" label="etalase pdf jurnal" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah mengulas dampak positif penggunaan media video dalam pembelajaran tematik terpadu, namun masih banyak ruang untuk eksplorasi lebih lanjut guna memperkaya pemahaman kita. Sebuah arah penelitian yang menarik adalah dengan melakukan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian ini telah mengulas dampak positif penggunaan media video dalam pembelajaran tematik terpadu, namun masih banyak ruang untuk eksplorasi lebih lanjut guna memperkaya pemahaman kita. Sebuah arah penelitian yang menarik adalah dengan melakukan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-77219.webp" title="JURIS - A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-77219.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-77219.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-77219.webp 1x" title="JURIS - A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" alt="JURIS - A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-5f3ec.webp" title="JURIS - A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-5f3ec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-5f3ec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-5f3ec.webp 1x" title="JURIS - A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" alt="JURIS - A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-32535.webp" title="JURIS - A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-32535.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-32535.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-32535.webp 1x" title="JURIS - A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" alt="JURIS - A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64509-kurikulum-tematik-integrasi-part" title="JURIS - A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" target="_blank">A Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI</a>: Penelitian ini telah mengulas dampak positif penggunaan media video dalam pembelajaran tematik terpadu, namun masih banyak ruang untuk eksplorasi lebih lanjut guna memperkaya pemahaman kita. Sebuah arah penelitian yang menarik adalah dengan melakukan studi empiris langsung di berbagai sekolah dasar atau madrasah ibtidaiyah untuk mengukur secara kuantitatif dan kualitatif seberapa besar peningkatan hasil belajar siswaAibaik dari aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorikAiketika media video diimplementasikan dalam pembelajaran tematik. Ini akan memberikan data konkret mengenai efektivitas sebenarnya dibandingkan dengan metode pengajaran tradisional. Selanjutnya, mengingat tantangan yang dihadapi guru dalam mengadopsi metode baru, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi kendala-kendala spesifik yang dihadapi para pendidik saat mengintegrasikan media video ke dalam kurikulum tematik terpadu di lingkungan sekolah yang beragam, termasuk mempertimbangkan ketersediaan infrastruktur dan dukungan pelatihan. Mengembangkan dan mengevaluasi model pelatihan guru yang inovatif, yang secara khusus dirancang untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam membuat dan memanfaatkan media video secara efektif, akan menjadi kontribusi besar. Terakhir, untuk optimasi penggunaan media video, studi lanjutan dapat meneliti karakteristik video yang paling efektifAiseperti durasi ideal, jenis konten (animasi, dokumenter singkat, demonstrasi praktis), tingkat interaktivitas, atau kualitas produksiAiuntuk topik tematik yang berbeda dan kelompok usia siswa SD/MI yang bervariasi. Hal ini penting agar penggunaan video tidak hanya menarik tetapi juga secara pedagogis relevan dan memaksimalkan potensi pembelajaran siswa..
<br>Untuk berhasil dalam pembelajaran tematik terpadu, instruktur perlu mentransformasikan kelas menjadi lingkungan yang bermakna, dengan pengalaman langsung dan kegiatan menarik.Penggunaan media video secara khusus terbukti meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa, karena sifatnya yang bervariasi dan memungkinkan pemahaman yang lebih konkret.Media video juga memfasilitasi diskusi mendalam tentang materi dengan fitur putar ulang atau jeda, menekankan pentingnya pemahaman guru terhadap konten
<br>Dalam proses pembelajaran tematik ini berpusat pada partisipasi aktif peserta didik yang sesuai dengan tujuan pembelajaran yang diterapkan pada tahun 2013. Pembelajaran tematik merupakan metode pendidikan yang melibatkan penggabungan konten dari berbagai keterampilan dasar dan mata kuliah. Di sisi lain, masih relatif rendahnya pemanfaatan materi pembelajaran yang menarik untuk menunjang proses pembelajaran dalam pelaksanaan pembelajaran. Melalui penggunaan media pembelajaran, siswa mempunyai kemampuan untuk termotivasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-5f3ec.webp" type="image/webp" length="95950" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-77219.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-5f3ec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/kurikulum-tematik-integrasi-partisipasi-aktif-sisw-thumb-32535.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6349-almaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19189-tadzkirah-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Comparative diagnostic accuracy of clinical screening instruments for diabetic peripheral neuropathy against vibration perception threshold A study in Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Comparative diagnostic accuracy of clinical screening instruments for diabetic peripheral neuropathy against vibration perception threshold A study in Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Comparative diagnostic accuracy of clinical screening instruments for diabetic peripheral neuropathy against vibration perception threshold A study in Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64519-akurasi-diagnostik-bilirubin" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64519-akurasi-diagnostik-bilirubin" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-06:8b0a699f98c681190d946462b753de4f</id>
	<published>2026-09-05T20:54:37+07:00</published>
	<updated>2026-09-05T20:54:37+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="user account" label="user account" />
	<category term="issn barcode" label="issn barcode" />
	<category term="brief nurse" label="brief nurse" />
	<itunes:keywords><![CDATA[account,barcode,brief,issn,nurse,user]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Studi lanjutan sebaiknya memvalidasi efektivitas MNSI-B dalam pengaturan kesehatan primer dan daerah pedesaan Indonesia untuk memastikan adaptasi budaya dan ketersediaan sumber daya. Selain itu, penelitian tentang validitas prediktif jangka panjang dari ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Studi lanjutan sebaiknya memvalidasi efektivitas MNSI-B dalam pengaturan kesehatan primer dan daerah pedesaan Indonesia untuk memastikan adaptasi budaya dan ketersediaan sumber daya. Selain itu, penelitian tentang validitas prediktif jangka panjang dari ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/akurasi-diagnostik-bilirubin-diabetic-neuropathy-d-thumb-b9f1c.webp" title="JURIS - Comparative diagnostic accuracy of clinical screening instruments for diabetic peripheral neuropathy against vibration perception threshold: A study in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/akurasi-diagnostik-bilirubin-diabetic-neuropathy-d-thumb-b9f1c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/akurasi-diagnostik-bilirubin-diabetic-neuropathy-d-thumb-b9f1c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/akurasi-diagnostik-bilirubin-diabetic-neuropathy-d-thumb-b9f1c.webp 1x" title="JURIS - Comparative diagnostic accuracy of clinical screening instruments for diabetic peripheral neuropathy against vibration perception threshold: A study in Indonesia" alt="JURIS - Comparative diagnostic accuracy of clinical screening instruments for diabetic peripheral neuropathy against vibration perception threshold: A study in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/akurasi-diagnostik-bilirubin-diabetic-neuropathy-d-thumb-90121.webp" title="JURIS - Comparative diagnostic accuracy of clinical screening instruments for diabetic peripheral neuropathy against vibration perception threshold: A study in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/akurasi-diagnostik-bilirubin-diabetic-neuropathy-d-thumb-90121.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/akurasi-diagnostik-bilirubin-diabetic-neuropathy-d-thumb-90121.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/akurasi-diagnostik-bilirubin-diabetic-neuropathy-d-thumb-90121.webp 1x" title="JURIS - Comparative diagnostic accuracy of clinical screening instruments for diabetic peripheral neuropathy against vibration perception threshold: A study in Indonesia" alt="JURIS - Comparative diagnostic accuracy of clinical screening instruments for diabetic peripheral neuropathy against vibration perception threshold: A study in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/akurasi-diagnostik-bilirubin-diabetic-neuropathy-d-thumb-98941.webp" title="JURIS - Comparative diagnostic accuracy of clinical screening instruments for diabetic peripheral neuropathy against vibration perception threshold: A study in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/akurasi-diagnostik-bilirubin-diabetic-neuropathy-d-thumb-98941.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/akurasi-diagnostik-bilirubin-diabetic-neuropathy-d-thumb-98941.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/akurasi-diagnostik-bilirubin-diabetic-neuropathy-d-thumb-98941.webp 1x" title="JURIS - Comparative diagnostic accuracy of clinical screening instruments for diabetic peripheral neuropathy against vibration perception threshold: A study in Indonesia" alt="JURIS - Comparative diagnostic accuracy of clinical screening instruments for diabetic peripheral neuropathy against vibration perception threshold: A study in Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64519-akurasi-diagnostik-bilirubin" title="JURIS - Comparative diagnostic accuracy of clinical screening instruments for diabetic peripheral neuropathy against vibration perception threshold: A study in Indonesia" target="_blank">Comparative diagnostic accuracy of clinical screening instruments for diabetic peripheral neuropathy against vibration perception threshold: A study in Indonesia</a>: Studi lanjutan sebaiknya memvalidasi efektivitas MNSI-B dalam pengaturan kesehatan primer dan daerah pedesaan Indonesia untuk memastikan adaptasi budaya dan ketersediaan sumber daya. Selain itu, penelitian tentang validitas prediktif jangka panjang dari MNSI-B terhadap risiko ulkus kaki dan amputasi dalam populasi diabetes perlu dilakukan untuk mengevaluasi manfaat jangka panjang dari skrining ini. Terakhir, analisis biaya-manfaat implementasi MNSI-B dalam kerangka Asuransi Kesehatan Nasional Indonesia dapat membantu menentukan kelayakan penggunaan alat ini secara luas di tingkat nasional..
<br>Instrumen Skrining Neoropati Michigan Bagian B (MNSI-B) menunjukkan akurasi diagnostik yang sangat baik untuk neoropati perifer diabetes yang ditentukan oleh biothesiometer pada orang dewasa Indonesia dengan diabetes tipe 2, mencapai sensitivitas 85,4%, spesifisitas 97,6%, dan akurasi keseluruhan 92,8%.Pemeriksaan fisik terstruktur ini secara signifikan mengungguli kuesioner berbasis gejala (MNSI-A dan DNS) dan DNE, karena komponen objektifnya seperti refleks tendon, pengujian monofilamen, dan inspeksi kaki visual tidak rentan terhadap bias interpretasi budaya-linguistik.MNSI-B mewakili alternatif skrining praktis dan berbiaya rendah yang cocok untuk pengaturan klinis rumah sakit dan program skrining komunitas di mana perangkat biothesiometer kuantitatif tidak tersedia.Implementasi luas MNSI-B dalam sistem kesehatan memerlukan dukungan melalui program pelatihan perawat terstruktur dan mekanisme jaminan kualitas berkala untuk mempertahankan konsistensi keandalan antar-penilai.Penelitian masa depan harus memprioritaskan validasi eksternal di fasilitas kesehatan primer dan pedesaan, penilaian prediktif jangka panjang untuk hasil ulkus kaki dan amputasi, serta analisis biaya-manfaat dalam kerangka pembiayaan Asuransi Kesehatan Nasional
<br>Penyakit neoropati perifer diabetes (DPN) merupakan faktor utama penyebab ulkus kaki dan amputasi; namun, alat skrining berbiaya rendah yang tervalidasi masih terbatas di populasi Asia Tenggara. Studi ini mengevaluasi dan membandingkan akurasi diagnostik MNSI-A, MNSI-B, DNS, dan DNE terhadap DPN yang ditentukan oleh biothesiometer pada orang dewasa Indonesia dengan diabetes tipe 2. Studi akurasi diagnostik lintas penampang merekrut 140 pasien berturut-turut dengan diabetes tipe 2 di Lavalette Hospital, Malang, antara Agustus dan September 2023. Dua penilai terlatih memberikan MNSI-A, MNSI-B, DNS, dan DNE dalam kondisi anonim ganda. Ambang batas persepsi getaran >15 V pada jari...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/9/akurasi-diagnostik-bilirubin-diabetic-neuropathy-d-thumb-98941.webp" type="image/webp" length="108232" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/akurasi-diagnostik-bilirubin-diabetic-neuropathy-d-thumb-b9f1c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/akurasi-diagnostik-bilirubin-diabetic-neuropathy-d-thumb-90121.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/akurasi-diagnostik-bilirubin-diabetic-neuropathy-d-thumb-98941.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6852-nhs-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16547-nursing-health-sciences-journal-nhsj.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Religious Norms and Social Realities Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Religious Norms and Social Realities Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Religious Norms and Social Realities Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64521-warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64521-warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-06:b9428cfe356d580b1cb68401db3c0435</id>
	<published>2026-09-05T20:54:37+07:00</published>
	<updated>2026-09-05T20:54:37+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="editor chief" label="editor chief" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="siti ropiah" label="siti ropiah" />
	<itunes:keywords><![CDATA[chief,counter,editor,flag,ropiah,siti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang peran gender dalam negosiasi waris di tingkat keluarga. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana perubahan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang peran gender dalam negosiasi waris di tingkat keluarga. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana perubahan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-e8f3c.webp" title="JURIS - Religious Norms and Social Realities: Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-e8f3c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-e8f3c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-e8f3c.webp 1x" title="JURIS - Religious Norms and Social Realities: Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia" alt="JURIS - Religious Norms and Social Realities: Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-bd305.webp" title="JURIS - Religious Norms and Social Realities: Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-bd305.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-bd305.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-bd305.webp 1x" title="JURIS - Religious Norms and Social Realities: Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia" alt="JURIS - Religious Norms and Social Realities: Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-326c6.webp" title="JURIS - Religious Norms and Social Realities: Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-326c6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-326c6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-326c6.webp 1x" title="JURIS - Religious Norms and Social Realities: Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia" alt="JURIS - Religious Norms and Social Realities: Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64521-warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera" title="JURIS - Religious Norms and Social Realities: Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia" target="_blank">Religious Norms and Social Realities: Gender Dynamics in Islamic Inheritance Distribution in Contemporary Indonesia</a>: Berdasarkan temuan penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam tentang peran gender dalam negosiasi waris di tingkat keluarga. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana perubahan peran sosial dan ekonomi perempuan memengaruhi dinamika negosiasi waris dan bagaimana konsep keadilan dalam distribusi warisan berkembang di masyarakat Muslim kontemporer. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh pendidikan dan pemahaman agama terhadap praktik distribusi warisan di masyarakat Muslim. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana tingkat pendidikan dan pemahaman agama individu berkontribusi terhadap pemahaman mereka tentang hukum waris Islam dan bagaimana hal itu mempengaruhi praktik distribusi warisan yang mereka terapkan dalam keluarga. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki bagaimana praktik deliberasi keluarga dalam distribusi warisan dapat meningkatkan keadilan dan kesejahteraan keluarga. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana deliberasi keluarga dapat menjadi mekanisme yang efektif untuk mencapai kesepakatan yang adil dan memuaskan bagi semua ahli waris, serta bagaimana hal itu dapat berkontribusi pada pemeliharaan keharmonisan keluarga dan solidaritas sosial dalam masyarakat Muslim..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan hukum waris Islam di masyarakat Muslim menunjukkan bahwa faraid tidak diterapkan secara mekanis sebagai aturan kaku, tetapi melalui proses sosial yang melibatkan deliberasi, negosiasi, dan kesepakatan keluarga.Meskipun faraid tetap diakui sebagai pedoman normatif utama, praktik distribusi warisan lebih dipengaruhi oleh pertimbangan ekonomi, kebutuhan ahli waris, dan hubungan sosial dalam keluarga.Temuan ini menunjukkan bahwa hukum waris Islam berfungsi sebagai sistem nilai hidup dalam masyarakat dan berinteraksi dengan realitas sosial yang berkembang.Penelitian juga menemukan bahwa konstruksi gender dan faktor sosioekonomi secara signifikan mempengaruhi proses pengambilan keputusan waris.Partisipasi ekonomi perempuan yang meningkat dalam keluarga telah mengubah hubungan gender dari pola hierarkis menjadi lebih negotiable.Perempuan dengan kontribusi ekonomi yang signifikan cenderung memiliki posisi tawar yang lebih kuat dalam deliberasi keluarga dan, dalam beberapa kasus, menerima bagian warisan yang sama atau lebih besar.Selain itu, kondisi ekonomi keluarga, tingkat pendidikan, dan pemahaman agama berkontribusi terhadap variasi praktik distribusi warisan yang berkembang dalam masyarakat.Hubungan antara norma hukum Islam dan praktik sosial menghasilkan bentuk otoritas hukum waris yang pluralistik, adaptif, dan kontekstual.Faraid tetap menjadi sumber legitimasi normatif, tetapi otoritasnya untuk implementasi tidak hanya berasal dari teks hukum, tetapi juga dari konteks sosial yang terbentuk melalui deliberasi keluarga.Praktik waris di masyarakat Muslim kontemporer mencerminkan karakter hidup hukum, yang terus diperbarui untuk mencerminkan dinamika gender, perubahan ekonomi, dan kebutuhan sosial, tanpa kehilangan prinsip-prinsip fundamental hukum Islam
<br>Penelitian ini menganalisis hubungan antara hukum waris Islam (faraid), praktik sosial, dan konstruksi gender dalam masyarakat Muslim Indonesia kontemporer. Fokus utama penelitian ini adalah mengkaji bagaimana hukum waris Islam diimplementasikan dalam konteks sosial yang dinamis serta bagaimana gender memengaruhi proses distribusi harta warisan dalam keluarga. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan sosiologi hukum Islam. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian juga menemukan bahwa perubahan peran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-326c6.webp" type="image/webp" length="116362" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-e8f3c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-bd305.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/warisan-islam-melayu-korban-konstruksi-gender-pera-thumb-326c6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-812-iain-langsa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3313-al-qadha-jurnal-hukum-islam-perundang-undangan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Perkembangan Motorik Pada Siswa Sekolah Dasar Usia 7 8 Tahun ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perkembangan Motorik Pada Siswa Sekolah Dasar Usia 7 8 Tahun ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perkembangan Motorik Pada Siswa Sekolah Dasar Usia 7 8 Tahun ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64508-program-stimulasi-bahasa-siswa" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64508-program-stimulasi-bahasa-siswa" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-06:db8ab546affcd05800f0f63afeb36eaf</id>
	<published>2026-09-05T20:54:37+07:00</published>
	<updated>2026-09-05T20:54:37+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="5 tk ulil al" label="5 tk ulil al" />
	<category term="studi sma al" label="studi sma al" />
	<itunes:keywords><![CDATA[5,al,sma,studi,tk,ulil]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Mengingat penelitian ini bersifat kajian kepustakaan, ada kebutuhan mendesak untuk studi empiris yang dapat menguji secara langsung efektivitas program stimulasi motorik yang telah disebutkan. Sebagai contoh, peneliti selanjutnya dapat merancang sebuah ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Mengingat penelitian ini bersifat kajian kepustakaan, ada kebutuhan mendesak untuk studi empiris yang dapat menguji secara langsung efektivitas program stimulasi motorik yang telah disebutkan. Sebagai contoh, peneliti selanjutnya dapat merancang sebuah ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/program-stimulasi-bahasa-siswa-sekolah-usia-intera-thumb-fdc9f.webp" title="JURIS - Perkembangan Motorik Pada Siswa Sekolah Dasar Usia 7 - 8 Tahun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/program-stimulasi-bahasa-siswa-sekolah-usia-intera-thumb-fdc9f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/program-stimulasi-bahasa-siswa-sekolah-usia-intera-thumb-fdc9f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/program-stimulasi-bahasa-siswa-sekolah-usia-intera-thumb-fdc9f.webp 1x" title="JURIS - Perkembangan Motorik Pada Siswa Sekolah Dasar Usia 7 - 8 Tahun" alt="JURIS - Perkembangan Motorik Pada Siswa Sekolah Dasar Usia 7 - 8 Tahun" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/program-stimulasi-bahasa-siswa-sekolah-usia-intera-thumb-d588b.webp" title="JURIS - Perkembangan Motorik Pada Siswa Sekolah Dasar Usia 7 - 8 Tahun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/program-stimulasi-bahasa-siswa-sekolah-usia-intera-thumb-d588b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/program-stimulasi-bahasa-siswa-sekolah-usia-intera-thumb-d588b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/program-stimulasi-bahasa-siswa-sekolah-usia-intera-thumb-d588b.webp 1x" title="JURIS - Perkembangan Motorik Pada Siswa Sekolah Dasar Usia 7 - 8 Tahun" alt="JURIS - Perkembangan Motorik Pada Siswa Sekolah Dasar Usia 7 - 8 Tahun" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/program-stimulasi-bahasa-siswa-sekolah-usia-intera-thumb-493ef.webp" title="JURIS - Perkembangan Motorik Pada Siswa Sekolah Dasar Usia 7 - 8 Tahun" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/program-stimulasi-bahasa-siswa-sekolah-usia-intera-thumb-493ef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/program-stimulasi-bahasa-siswa-sekolah-usia-intera-thumb-493ef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/program-stimulasi-bahasa-siswa-sekolah-usia-intera-thumb-493ef.webp 1x" title="JURIS - Perkembangan Motorik Pada Siswa Sekolah Dasar Usia 7 - 8 Tahun" alt="JURIS - Perkembangan Motorik Pada Siswa Sekolah Dasar Usia 7 - 8 Tahun" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64508-program-stimulasi-bahasa-siswa" title="JURIS - Perkembangan Motorik Pada Siswa Sekolah Dasar Usia 7 - 8 Tahun" target="_blank">Perkembangan Motorik Pada Siswa Sekolah Dasar Usia 7 - 8 Tahun</a>: Mengingat penelitian ini bersifat kajian kepustakaan, ada kebutuhan mendesak untuk studi empiris yang dapat menguji secara langsung efektivitas program stimulasi motorik yang telah disebutkan. Sebagai contoh, peneliti selanjutnya dapat merancang sebuah studi eksperimental dengan menerapkan serangkaian kegiatan stimulasi motorik, seperti meronce, kolase, kegiatan 3M, dan permainan lompat tali, pada sekelompok siswa sekolah dasar usia 7-8 tahun. Tujuannya adalah untuk mengukur dampak kuantitatif dari intervensi tersebut terhadap peningkatan keterampilan motorik kasar dan halus siswa, membandingkannya dengan kelompok kontrol yang tidak menerima intervensi serupa. Penelitian semacam ini akan memberikan bukti konkret mengenai metode stimulasi yang paling efektif. Selain itu, penelitian ini menyoroti pentingnya pemahaman orang tua dan guru terhadap perkembangan motorik. Oleh karena itu, studi lanjutan dapat berfokus pada eksplorasi persepsi dan praktik guru serta orang tua di sekolah dasar mengenai identifikasi dini potensi gangguan motorik dan implementasi kegiatan stimulasi. Pendekatan kualitatif, seperti wawancara mendalam atau fokus grup, bisa digunakan untuk memahami tantangan yang mereka hadapi, faktor-faktor pendukung, serta kebutuhan pelatihan yang mungkin diperlukan agar stimulasi dapat dilakukan secara optimal dan terintegrasi dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari. Terakhir, mengingat perkembangan motorik saling berkaitan dengan aspek perkembangan lainnya, sebuah studi dapat menyelidiki lebih lanjut korelasi antara tingkat perkembangan motorik siswa (baik kasar maupun halus) dengan capaian akademik mereka. Misalnya, apakah ada hubungan yang signifikan antara kemampuan motorik halus (seperti menulis atau menggambar) dengan performa dalam mata pelajaran tertentu, atau bagaimana kelincahan motorik kasar dapat memengaruhi partisipasi dan keberhasilan dalam aktivitas fisik di sekolah. Penemuan dari studi ini dapat membantu dalam mengembangkan kurikulum yang lebih holistik dan mendukung perkembangan siswa secara menyeluruh..
<br>Perkembangan motorik, yang meliputi motorik kasar dan halus, merupakan aspek krusial dalam tumbuh kembang siswa.Stimulasi melalui berbagai kegiatan seperti meronce, kolase, 3M, serta Pendidikan Jasmani dan Kesehatan sangat penting untuk mendukung perkembangan motorik siswa usia 7-8 tahun.Gangguan motorik dapat timbul akibat kelainan genetik, faktor keturunan, lingkungan, atau kepribadian siswa, sehingga memerlukan perhatian dini untuk mencegah dampaknya
<br>Perkembangan siswa baik fisik maupun motorik merupakan hal yang penting dan saling berkaitan. Orang tua dan guru perlu memahami setiap tahapan perkembangan siswa terutama perkembangan motorik agar dapat mengetahui sejak dini jika terdapat perkembangan yang tidak sesuai dengan usianya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan motorik pada siswa sekolah dasar usia 7-8 tahun beserta faktor-faktor yang berpengaruh dalam perkembangan motorik, stimulasi perkembangan motorik, dan gangguan motorik pada siswa. Metode yang diguakan dalam penelitian ini adalah kualitatif menggunakan kajian kepustakaan. Berdasarkan hasil kajian gangguan motorik disebabkan karena adanya kelainan genetik dan lingkungan. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi gangguan motorik antara lain melalui stimulasi kegiatan meronce, kolase, 3M, serta Pendidikan Jasmani dan Kesehatan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/2/program-stimulasi-bahasa-siswa-sekolah-usia-intera-thumb-fdc9f.webp" type="image/webp" length="65930" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/program-stimulasi-bahasa-siswa-sekolah-usia-intera-thumb-fdc9f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/program-stimulasi-bahasa-siswa-sekolah-usia-intera-thumb-d588b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/program-stimulasi-bahasa-siswa-sekolah-usia-intera-thumb-493ef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6349-almaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19189-tadzkirah-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ From Digitalization to Normalization A Netnography of Everyday Indonesian Muslims Polygamous Marriages on YouTube ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ From Digitalization to Normalization A Netnography of Everyday Indonesian Muslims Polygamous Marriages on YouTube ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ From Digitalization to Normalization A Netnography of Everyday Indonesian Muslims Polygamous Marriages on YouTube ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64520-gender-judith-butler-kesetaraan-normalisasi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64520-gender-judith-butler-kesetaraan-normalisasi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-06:1766f6841cb0ef49fc8ca8132855c23e</id>
	<published>2026-09-05T20:54:37+07:00</published>
	<updated>2026-09-05T20:54:37+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="editor chief" label="editor chief" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="siti ropiah" label="siti ropiah" />
	<itunes:keywords><![CDATA[chief,counter,editor,flag,ropiah,siti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah menyoroti peran penting kanal YouTube dalam menormalisasi praktik poligami di kalangan Muslim Indonesia, namun ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi guna memperdalam pemahaman kita tentang fenomena ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian ini telah menyoroti peran penting kanal YouTube dalam menormalisasi praktik poligami di kalangan Muslim Indonesia, namun ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi guna memperdalam pemahaman kita tentang fenomena ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/gender-judith-butler-kesetaraan-normalisasi-poliga-thumb-40d89.webp" title="JURIS - From Digitalization to Normalization: A Netnography of Everyday Indonesian Muslims&#039; Polygamous Marriages on YouTube" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/gender-judith-butler-kesetaraan-normalisasi-poliga-thumb-40d89.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/gender-judith-butler-kesetaraan-normalisasi-poliga-thumb-40d89.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/gender-judith-butler-kesetaraan-normalisasi-poliga-thumb-40d89.webp 1x" title="JURIS - From Digitalization to Normalization: A Netnography of Everyday Indonesian Muslims&#039; Polygamous Marriages on YouTube" alt="JURIS - From Digitalization to Normalization: A Netnography of Everyday Indonesian Muslims&#039; Polygamous Marriages on YouTube" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/gender-judith-butler-kesetaraan-normalisasi-poliga-thumb-055db.webp" title="JURIS - From Digitalization to Normalization: A Netnography of Everyday Indonesian Muslims&#039; Polygamous Marriages on YouTube" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/gender-judith-butler-kesetaraan-normalisasi-poliga-thumb-055db.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/gender-judith-butler-kesetaraan-normalisasi-poliga-thumb-055db.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/gender-judith-butler-kesetaraan-normalisasi-poliga-thumb-055db.webp 1x" title="JURIS - From Digitalization to Normalization: A Netnography of Everyday Indonesian Muslims&#039; Polygamous Marriages on YouTube" alt="JURIS - From Digitalization to Normalization: A Netnography of Everyday Indonesian Muslims&#039; Polygamous Marriages on YouTube" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/gender-judith-butler-kesetaraan-normalisasi-poliga-thumb-2affe.webp" title="JURIS - From Digitalization to Normalization: A Netnography of Everyday Indonesian Muslims&#039; Polygamous Marriages on YouTube" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/gender-judith-butler-kesetaraan-normalisasi-poliga-thumb-2affe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/gender-judith-butler-kesetaraan-normalisasi-poliga-thumb-2affe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/gender-judith-butler-kesetaraan-normalisasi-poliga-thumb-2affe.webp 1x" title="JURIS - From Digitalization to Normalization: A Netnography of Everyday Indonesian Muslims&#039; Polygamous Marriages on YouTube" alt="JURIS - From Digitalization to Normalization: A Netnography of Everyday Indonesian Muslims&#039; Polygamous Marriages on YouTube" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64520-gender-judith-butler-kesetaraan-normalisasi" title="JURIS - From Digitalization to Normalization: A Netnography of Everyday Indonesian Muslims&#039; Polygamous Marriages on YouTube" target="_blank">From Digitalization to Normalization: A Netnography of Everyday Indonesian Muslims' Polygamous Marriages on YouTube</a>: Penelitian ini telah menyoroti peran penting kanal YouTube dalam menormalisasi praktik poligami di kalangan Muslim Indonesia, namun ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi guna memperdalam pemahaman kita tentang fenomena kompleks ini. Pertama, penting untuk melakukan studi empiris yang lebih mendalam mengenai bagaimana audiens, khususnya para istri dan anak-anak dalam keluarga poligami, menginternalisasi narasi yang disajikan di platform digital tersebut. Studi ini dapat mengkaji dampak psikologis dan sosial jangka panjang dari paparan konten semacam itu, meneliti apakah narasi 'harmonis' yang ditampilkan berkorelasi dengan pengalaman riil mereka, atau justru menciptakan disonansi kognitif yang memengaruhi kesejahteraan emosional dan stabilitas keluarga. Kedua, ada kebutuhan mendesak untuk menganalisis respons dari kerangka kerja regulasi agama dan gender terhadap munculnya otoritas interpretasi digital ini. Bagaimana lembaga keagamaan formal dan organisasi hak-hak perempuan merespons klaim-klaim otoritas yang berbasis pengalaman pribadi dan karisma di media sosial, dan apakah ada upaya sistematis untuk mengembangkan kerangka interpretatif alternatif yang lebih inklusif, adil, dan berlandaskan pada etika kesetaraan gender yang lebih luas, sesuai dengan maqAid Al-Qur'an? Penelitian dapat mengeksplorasi strategi yang efektif dalam mengembangkan dan menyebarluaskan narasi tandingan yang mampu membongkar simbol-simbol religius yang menormalisasi ketidaksetaraan, serta mengedukasi publik tentang interpretasi yang lebih kontekstual dan kritis terhadap teks-teagamaan terkait poligami. Ketiga, studi di masa depan dapat memperluas fokus dari YouTube ke platform media sosial lainnya seperti TikTok, Instagram, atau Facebook, untuk memahami strategi komunikasi yang berbeda dan bagaimana audiens yang lebih beragam berinteraksi dengan konten poligami. Analisis komparatif lintas platform dan studi longitudinal dapat mengungkapkan bagaimana agen perempuan menegosiasikan atau bahkan menantang narasi patriarkal yang dominan, serta melihat evolusi diskursus normalisasi dari waktu ke waktu. Hal ini akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang dinamika ruang digital sebagai arena kontestasi dan reproduksi nilai-nilai sosial dan keagamaan di Indonesia..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa tiga kanal YouTube yang diteliti menormalisasi praktik poligami melalui diskursus digital religius, membingkainya sebagai ketaatan kepada Tuhan dan kepemimpinan laki-laki yang saleh, serta sunah yang sakral, sehingga melanggengkan ideologi patriarkal.Kanal-kanal ini secara konsisten menampilkan narasi maskulinitas religius di mana laki-laki adalah pemimpin dan pengendali hasrat, sementara perempuan diposisikan sebagai pendukung moral dan spiritual yang tunduk, sabar, dan murah hati, yang secara halus menutupi ketidakseimbangan kekuasaan dan menormalisasi subordinasi perempuan.Normalisasi ini didukung oleh interpretasi selektif ayat-ayat Al-Qur'an dan klaim otoritas interpretatif pribadi, yang menciptakan otoritas keagamaan terdesentralisasi yang melegitimasi dinamika kekuasaan gender yang tidak setara, sehingga membutuhkan dekonstruksi simbol-simbol religius yang menormalisasi ketidaksetaraan demi kerangka interpretatif yang berlandaskan maqAid Al-Qur'an dan etika kesetaraan gender
<br>Penelitian mengenai tema interseksionalitas dalam ruang digital, representasi gender, dan keluarga poligami dalam komunitas Muslim telah memperoleh perhatian akademik yang semakin besar dalam beberapa dekade terakhir. Namun, penelitian yang secara khusus mengkaji peran penting media digital dalam mereproduksi praktik dan menormalisasi poligami masih belum banyak dilakukan. Artikel ini mengkaji normalisasi poligami dalam lanskap digital Indonesia dengan berfokus pada tiga kanal YouTube yang dikelola oleh Muslim yang menjalankan poligami, termasuk kanal dengan jumlah penonton terbanyak yang menampilkan kehidupan sehari-hari keluarga poligami di Indonesia. Penelitian ini berargumen bahwa representasi kehidupan sehari-hari keluarga poligami di ruang digital berkontribusi terhadap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/d/gender-judith-butler-kesetaraan-normalisasi-poliga-thumb-2affe.webp" type="image/webp" length="101776" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/gender-judith-butler-kesetaraan-normalisasi-poliga-thumb-40d89.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/gender-judith-butler-kesetaraan-normalisasi-poliga-thumb-055db.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/gender-judith-butler-kesetaraan-normalisasi-poliga-thumb-2affe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-812-iain-langsa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3313-al-qadha-jurnal-hukum-islam-perundang-undangan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Penerapan Media Audio Visual Pada Pembelajaran IPS Kelas IV SDN 01 Simpang Tiga ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Penerapan Media Audio Visual Pada Pembelajaran IPS Kelas IV SDN 01 Simpang Tiga ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Penerapan Media Audio Visual Pada Pembelajaran IPS Kelas IV SDN 01 Simpang Tiga ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64503-spektrum-sikap-siswa-keterlibatan-perilaku-b" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64503-spektrum-sikap-siswa-keterlibatan-perilaku-b" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-06:043a857fce0aac538c3f44b21a0fa92c</id>
	<published>2026-09-05T16:45:06+07:00</published>
	<updated>2026-09-05T16:45:06+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="kompilasi jurnal akademik" label="kompilasi jurnal akademik" />
	<category term="direktori file akademik" label="direktori file akademik" />
	<category term="kompilasi file akademik" label="kompilasi file akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak peningkatan kuantitas media audio visual terhadap hasil belajar siswa. Selain itu, perlu diteliti bagaimana pengelolaan dana yang lebih efisien dapat meningkatkan aksesibilitas media pembelajaran. Terakhir, studi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak peningkatan kuantitas media audio visual terhadap hasil belajar siswa. Selain itu, perlu diteliti bagaimana pengelolaan dana yang lebih efisien dapat meningkatkan aksesibilitas media pembelajaran. Terakhir, studi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/spektrum-sikap-siswa-keterlibatan-perilaku-belajar-thumb-63560.webp" title="JURIS - Analisis Penerapan Media Audio Visual Pada Pembelajaran IPS Kelas IV SDN 01 Simpang Tiga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/spektrum-sikap-siswa-keterlibatan-perilaku-belajar-thumb-63560.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/spektrum-sikap-siswa-keterlibatan-perilaku-belajar-thumb-63560.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/spektrum-sikap-siswa-keterlibatan-perilaku-belajar-thumb-63560.webp 1x" title="JURIS - Analisis Penerapan Media Audio Visual Pada Pembelajaran IPS Kelas IV SDN 01 Simpang Tiga" alt="JURIS - Analisis Penerapan Media Audio Visual Pada Pembelajaran IPS Kelas IV SDN 01 Simpang Tiga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/spektrum-sikap-siswa-keterlibatan-perilaku-belajar-thumb-fcf9b.webp" title="JURIS - Analisis Penerapan Media Audio Visual Pada Pembelajaran IPS Kelas IV SDN 01 Simpang Tiga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/spektrum-sikap-siswa-keterlibatan-perilaku-belajar-thumb-fcf9b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/spektrum-sikap-siswa-keterlibatan-perilaku-belajar-thumb-fcf9b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/spektrum-sikap-siswa-keterlibatan-perilaku-belajar-thumb-fcf9b.webp 1x" title="JURIS - Analisis Penerapan Media Audio Visual Pada Pembelajaran IPS Kelas IV SDN 01 Simpang Tiga" alt="JURIS - Analisis Penerapan Media Audio Visual Pada Pembelajaran IPS Kelas IV SDN 01 Simpang Tiga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/spektrum-sikap-siswa-keterlibatan-perilaku-belajar-thumb-5b702.webp" title="JURIS - Analisis Penerapan Media Audio Visual Pada Pembelajaran IPS Kelas IV SDN 01 Simpang Tiga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/spektrum-sikap-siswa-keterlibatan-perilaku-belajar-thumb-5b702.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/spektrum-sikap-siswa-keterlibatan-perilaku-belajar-thumb-5b702.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/spektrum-sikap-siswa-keterlibatan-perilaku-belajar-thumb-5b702.webp 1x" title="JURIS - Analisis Penerapan Media Audio Visual Pada Pembelajaran IPS Kelas IV SDN 01 Simpang Tiga" alt="JURIS - Analisis Penerapan Media Audio Visual Pada Pembelajaran IPS Kelas IV SDN 01 Simpang Tiga" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64503-spektrum-sikap-siswa-keterlibatan-perilaku-b" title="JURIS - Analisis Penerapan Media Audio Visual Pada Pembelajaran IPS Kelas IV SDN 01 Simpang Tiga" target="_blank">Analisis Penerapan Media Audio Visual Pada Pembelajaran IPS Kelas IV SDN 01 Simpang Tiga</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak peningkatan kuantitas media audio visual terhadap hasil belajar siswa. Selain itu, perlu diteliti bagaimana pengelolaan dana yang lebih efisien dapat meningkatkan aksesibilitas media pembelajaran. Terakhir, studi tentang strategi mengatasi keterbatasan konsentrasi siswa dalam pembelajaran berbasis media audio visual juga diperlukan untuk mengoptimalkan efektivitas metode ini..
<br>Penerapan media audio visual dalam pembelajaran IPS di SDN 01 Simpang Tiga efektif meningkatkan keterlibatan siswa.Pembelajaran menjadi lebih menarik dan siswa lebih fokus pada materi.Namun, masih terdapat keterbatasan seperti kuantitas media yang terbatas dan variasi metode pengajaran yang perlu ditingkatkan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Analisis penerapan media audio visual dalam pembelajaran IPS di SD Negeri 01 Simpang Tiga. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan model penelitian kualitatif. Sedangkan sifat penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dokumentasi. Sedangkan teknik penjamin keabsahan dara penelitian ini, yaitu triangulasi sumber, teknik dan waktu. Kemudian untuk analisis data dilakukan dengan mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa efektivitas penerapan media audio visual dalam IPS di SD Negeri 01 Simpang Tiga sudah dilakukan cukup baik dan dinilai cukup efektif diamana penerapan media pembelajaran mencapai KKM sebesar 85% dimana siswa dapat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/a/spektrum-sikap-siswa-keterlibatan-perilaku-belajar-thumb-5b702.webp" type="image/webp" length="91496" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/spektrum-sikap-siswa-keterlibatan-perilaku-belajar-thumb-63560.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/spektrum-sikap-siswa-keterlibatan-perilaku-belajar-thumb-fcf9b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/spektrum-sikap-siswa-keterlibatan-perilaku-belajar-thumb-5b702.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6349-almaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19189-tadzkirah-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah Kelas 2 SD MI ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah Kelas 2 SD MI ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah Kelas 2 SD MI ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64506-partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64506-partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-06:c94deee21aaf7e7db47073290e847d5e</id>
	<published>2026-09-05T16:21:29+07:00</published>
	<updated>2026-09-05T16:21:29+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="kompilasi jurnal akademik" label="kompilasi jurnal akademik" />
	<category term="etalase jurnal akademik" label="etalase jurnal akademik" />
	<category term="direktori pdf jurnal" label="direktori pdf jurnal" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di kelas 2 SD/MI, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan bahan ajar yang lebih interaktif dan menarik. Bahan ajar yang interaktif dapat membantu siswa dalam memahami konsep bilangan cacah ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di kelas 2 SD/MI, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan bahan ajar yang lebih interaktif dan menarik. Bahan ajar yang interaktif dapat membantu siswa dalam memahami konsep bilangan cacah ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-2ac70.webp" title="JURIS - Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah  Kelas 2 SD/MI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-2ac70.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-2ac70.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-2ac70.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah  Kelas 2 SD/MI" alt="JURIS - Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah  Kelas 2 SD/MI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-afe8b.webp" title="JURIS - Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah  Kelas 2 SD/MI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-afe8b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-afe8b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-afe8b.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah  Kelas 2 SD/MI" alt="JURIS - Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah  Kelas 2 SD/MI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-2ddc2.webp" title="JURIS - Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah  Kelas 2 SD/MI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-2ddc2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-2ddc2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-2ddc2.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah  Kelas 2 SD/MI" alt="JURIS - Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah  Kelas 2 SD/MI" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64506-partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b" title="JURIS - Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah  Kelas 2 SD/MI" target="_blank">Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Modul Materi Bilangan Cacah  Kelas 2 SD/MI</a>: Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di kelas 2 SD/MI, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan bahan ajar yang lebih interaktif dan menarik. Bahan ajar yang interaktif dapat membantu siswa dalam memahami konsep bilangan cacah dengan lebih mudah dan menyenangkan. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi metode-metode pengajaran yang inovatif, seperti penggunaan teknologi atau pendekatan pembelajaran kooperatif, untuk meningkatkan minat dan partisipasi siswa dalam belajar matematika. Dengan demikian, diharapkan kualitas pembelajaran matematika di kelas 2 SD/MI dapat ditingkatkan secara signifikan..
<br>Pembelajaran matematika merupakan salah satu mata pelajaran di sekolah dasar yang berisi muatan pola keteraturan, struktur terorganisir dalam suatu bidang kehidupan yang mempelajari hakikat pengembangan terhadap perubahan yang terjadi pada dunia nyata dalam pemikiran manusia.Pengembangan bahan ajar yaitu pada pelajaran matematika, matematika merupakan mata pelajaran yang wajib diajarkan pada semua jenjang pendidikan karena dipandang memiliki peranan penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan.Salah satu materi matematika yang dipelajari di sekolah dasar kelas II ialah materi bilangan cacah.Bilangan cacah adalah himpunan bilangan bulat yang nilainya tidak negatif yaitu 0, 1, 2, 3, 4, 5,.Anggota bilangan ini didefinisikan sebagai himpunan bilangan asli yaitu 1, 2, 3, 4, 5,.Dalam bilangan cacah untuk membandingkan dua bilangan, digunakan lambang Au>Ay dibaca lebih dari, Au<Ay dibaca kurang dari, dan Au=Ay dibaca sama dengan.Operasi bilangan cacah ialah penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.Yang mana materi ini dapat berguna bagi peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.Bilangan cacah dapat mudah dipahami dengan bahan ajar dan metode yang digunakan oleh pendidik dalam proses belajar mengajar sehingga materi yang diajarkan mudah dipahami oleh peserta didik
<br>Pendidikan matematika memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari. Dalam proses pengembangan yang dilakukan, perlu memperhatikan bahan ajar. Bahan ajar merupakan kegiatan akademik yang dapat dilakukan sendiri oleh para guru. Tugas utama guru adalah menyampaikan bahan pelajaran kepada siswa dengan harapan siswa dapat menerima dan memahami bahan pelajaran dengan mudah. Salah satu permasalahan yang terjadi adalah adanya ketertinggalan pemahaman siswa pada materi bilangan cacah. Penelitian ini bertujuan untuk memudahkan siswa memahami materi bilangan cacah berupa bahan ajar modul yang diharapkan siswa dapat meningkatkan minat baca pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-2ac70.webp" type="image/webp" length="52462" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-2ac70.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-afe8b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/partisipasi-siswa-kemandirian-belajar-matematika-b-thumb-2ddc2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6349-almaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19189-tadzkirah-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Penerapan Metode Pembelajaran Inovatif Berbasis Keterampilan 4C di Sekolah Menengah Pertama Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Abad 21 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Metode Pembelajaran Inovatif Berbasis Keterampilan 4C di Sekolah Menengah Pertama Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Abad 21 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Metode Pembelajaran Inovatif Berbasis Keterampilan 4C di Sekolah Menengah Pertama Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Abad 21 ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64502-metode-pembelajaran-inovatif-berpikir-kritis-kreat" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64502-metode-pembelajaran-inovatif-berpikir-kritis-kreat" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-06:21689c2f6e41fc28d2b9777379433265</id>
	<published>2026-09-05T15:52:16+07:00</published>
	<updated>2026-09-05T15:52:16+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="direktori pdf jurnal" label="direktori pdf jurnal" />
	<category term="direktori jurnal akademik" label="direktori jurnal akademik" />
	<category term="kompilasi jurnal akademik" label="kompilasi jurnal akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh penggunaan alat AI dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa melalui pembelajaran berbasis proyek. Selain itu, studi tentang peran pelatihan guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam strategi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh penggunaan alat AI dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa melalui pembelajaran berbasis proyek. Selain itu, studi tentang peran pelatihan guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam strategi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/metode-pembelajaran-inovatif-berpikir-kritis-kreat-thumb-dce14.webp" title="JURIS - Penerapan Metode Pembelajaran Inovatif Berbasis Keterampilan 4C di Sekolah Menengah Pertama: Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Abad 21" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/metode-pembelajaran-inovatif-berpikir-kritis-kreat-thumb-dce14.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/metode-pembelajaran-inovatif-berpikir-kritis-kreat-thumb-dce14.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/metode-pembelajaran-inovatif-berpikir-kritis-kreat-thumb-dce14.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Metode Pembelajaran Inovatif Berbasis Keterampilan 4C di Sekolah Menengah Pertama: Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Abad 21" alt="JURIS - Penerapan Metode Pembelajaran Inovatif Berbasis Keterampilan 4C di Sekolah Menengah Pertama: Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Abad 21" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/metode-pembelajaran-inovatif-berpikir-kritis-kreat-thumb-6c773.webp" title="JURIS - Penerapan Metode Pembelajaran Inovatif Berbasis Keterampilan 4C di Sekolah Menengah Pertama: Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Abad 21" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/metode-pembelajaran-inovatif-berpikir-kritis-kreat-thumb-6c773.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/metode-pembelajaran-inovatif-berpikir-kritis-kreat-thumb-6c773.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/metode-pembelajaran-inovatif-berpikir-kritis-kreat-thumb-6c773.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Metode Pembelajaran Inovatif Berbasis Keterampilan 4C di Sekolah Menengah Pertama: Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Abad 21" alt="JURIS - Penerapan Metode Pembelajaran Inovatif Berbasis Keterampilan 4C di Sekolah Menengah Pertama: Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Abad 21" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/9/metode-pembelajaran-inovatif-berpikir-kritis-kreat-thumb-f8aac.webp" title="JURIS - Penerapan Metode Pembelajaran Inovatif Berbasis Keterampilan 4C di Sekolah Menengah Pertama: Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Abad 21" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/9/metode-pembelajaran-inovatif-berpikir-kritis-kreat-thumb-f8aac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/9/metode-pembelajaran-inovatif-berpikir-kritis-kreat-thumb-f8aac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/9/metode-pembelajaran-inovatif-berpikir-kritis-kreat-thumb-f8aac.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Metode Pembelajaran Inovatif Berbasis Keterampilan 4C di Sekolah Menengah Pertama: Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Abad 21" alt="JURIS - Penerapan Metode Pembelajaran Inovatif Berbasis Keterampilan 4C di Sekolah Menengah Pertama: Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Abad 21" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64502-metode-pembelajaran-inovatif-berpikir-kritis-kreat" title="JURIS - Penerapan Metode Pembelajaran Inovatif Berbasis Keterampilan 4C di Sekolah Menengah Pertama: Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Abad 21" target="_blank">Penerapan Metode Pembelajaran Inovatif Berbasis Keterampilan 4C di Sekolah Menengah Pertama: Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan Abad 21</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh penggunaan alat AI dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa melalui pembelajaran berbasis proyek. Selain itu, studi tentang peran pelatihan guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam strategi pembelajaran berbasis 4C dapat menjadi arah baru. Terakhir, penelitian perlu mengkaji dampak jangka panjang metode pembelajaran kolaboratif terhadap keterampilan berkomunikasi dan kerja sama siswa di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman tentang efektivitas strategi pembelajaran yang adaptif terhadap kebutuhan pendidikan abad 21. Selain itu, penelitian dapat menginvestigasi bagaimana perbedaan kemampuan siswa memengaruhi hasil pembelajaran berbasis 4C. Akhirnya, penelitian perlu mengembangkan model evaluasi yang lebih inovatif untuk mengukur perkembangan keterampilan abad 21 secara holistik..
<br>Metode pembelajaran seperti Project-Based Learning (PBL), cooperative learning, dan discovery learning yang diterapkan guru SMP di Bandung efektif mendukung pengembangan keterampilan abad 21 yaitu 4C.Strategi pembelajaran seperti diskusi kelompok, praktik kolaboratif, dan pemecahan masalah mencerminkan siswa belajar melalui pengalaman langsung dan interaksi dengan lingkungannya.Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran berbasis pengalaman dan teknologi, sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka, mampu meningkatkan keterlibatan siswa dan relevansi pembelajaran dengan kebutuhan era digital
<br>Penelitian yang menggunakan metode penelitian kualitatif jenis wawancara ini mgeksplorasi efektivitas metode pembelajaran seperti Project-Based Learning (PBL), cooperative learning, dan discovery learning dalam mendukung pengembangan keterampilan abad 21, yakni critical thinking, creativity, communication, dan collaboration (4C), di SMP Negeri Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang melibatkan diskusi kelompok, praktik kolaboratif, dan pemecahan masalah, yang mencerminkan pembelajaran berbasis pengalaman dan interaksi dengan lingkungan, efektif dalam meningkatkan keterampilan tersebut. Implementasi strategi ini sejalan dengan prinsip Kurikulum Merdeka, mampu meningkatkan keterlibatan siswa dan relevansi pembelajaran di era digital. Secara teoritis, penelitian ini memperkuat relevansi pendekatan konstruktif dalam pembelajaran abad 21 serta menyoroti...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/9/metode-pembelajaran-inovatif-berpikir-kritis-kreat-thumb-f8aac.webp" type="image/webp" length="86744" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/metode-pembelajaran-inovatif-berpikir-kritis-kreat-thumb-dce14.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/metode-pembelajaran-inovatif-berpikir-kritis-kreat-thumb-6c773.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/9/metode-pembelajaran-inovatif-berpikir-kritis-kreat-thumb-f8aac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6349-almaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19189-tadzkirah-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5 6 Tahun Di Tk Tunas Jaya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5 6 Tahun Di Tk Tunas Jaya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5 6 Tahun Di Tk Tunas Jaya ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64512-motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64512-motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-06:4293acedea699c5d41b2bf4333b923b0</id>
	<published>2026-09-05T15:05:27+07:00</published>
	<updated>2026-09-05T15:05:27+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="kompilasi file akademik" label="kompilasi file akademik" />
	<category term="direktori file akademik" label="direktori file akademik" />
	<category term="etalase pdf jurnal" label="etalase pdf jurnal" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang pembelajaran coding tertulis pada perkembangan kognitif anak usia dini. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara metode unplugged dan digital untuk mengevaluasi efektivitasnya di berbagai ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang pembelajaran coding tertulis pada perkembangan kognitif anak usia dini. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara metode unplugged dan digital untuk mengevaluasi efektivitasnya di berbagai ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-809cf.webp" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Tunas Jaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-809cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-809cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-809cf.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Tunas Jaya" alt="JURIS - Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Tunas Jaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-244d4.webp" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Tunas Jaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-244d4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-244d4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-244d4.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Tunas Jaya" alt="JURIS - Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Tunas Jaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-1c8d1.webp" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Tunas Jaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-1c8d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-1c8d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-1c8d1.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Tunas Jaya" alt="JURIS - Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Tunas Jaya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64512-motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampi" title="JURIS - Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Tunas Jaya" target="_blank">Implementasi Pembelajaran Coding Sederhana Tertulis Untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun Di Tk Tunas Jaya</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang pembelajaran coding tertulis pada perkembangan kognitif anak usia dini. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara metode unplugged dan digital untuk mengevaluasi efektivitasnya di berbagai daerah. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan pendekatan coding yang terintegrasi dengan nilai lokal untuk meningkatkan relevansi dan minat belajar anak..
<br>Pembelajaran coding sederhana tertulis efektif dalam meningkatkan perkembangan kognitif anak usia dini di daerah pedesaan meskipun dengan keterbatasan sarana.Pendekatan fleksibel dan metode unplugged membantu anak memahami konsep berpikir komputasional seperti urutan dan pemecahan masalah.Pembelajaran ini juga mempersiapkan anak untuk masa depan yang terhubung dengan teknologi, menjamin kesetaraan dalam pengembangan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi pembelajaran coding sederhana tertulis dalam mendukung perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun melalui penelitian kualitatif. Pembelajaran coding sederhana tertulis, yang mencakup penggunaan simbol dan instruksi dasar dalam bentuk tulisan, dipilih buat merangsang kepandaian logis, pemecahan masalah serta kreativitas anak pada tahap perkembangan usia dini. Penelitian ini memakai metode penelitian kualitatif deskriptif menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dengan guru atau pendidik, analisis dokumentasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-244d4.webp" type="image/webp" length="79728" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-809cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-244d4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/motorik-halus-anak-afektif-kognitif-keterampilan-t-thumb-1c8d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6349-almaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19189-tadzkirah-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Sun, 06 Sep 2026 06:31:46 +0700. 12 items. Served in: 4.662 seconds [atom] -->
