<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-04-15T06:55:46+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Generator Tenaga Surya Portabel untuk Dukungan Listrik Kapal Nelayan Tradisional ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Generator Tenaga Surya Portabel untuk Dukungan Listrik Kapal Nelayan Tradisional ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Generator Tenaga Surya Portabel untuk Dukungan Listrik Kapal Nelayan Tradisional ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38766-kondisi-cuaca-ekstrem-lingku" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38766-kondisi-cuaca-ekstrem-lingku" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-15:37cea624f5a1e8862f9d752c234b862d</id>
	<published>2026-04-14T23:30:13+07:00</published>
	<updated>2026-04-14T23:30:13+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="kompilasi jurnal akademik" label="kompilasi jurnal akademik" />
	<category term="kompilasi pdf jurnal" label="kompilasi pdf jurnal" />
	<category term="direktori file akademik" label="direktori file akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan sistem generator tenaga surya portabel bagi nelayan tradisional. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan sistem generator tenaga surya portabel bagi nelayan tradisional. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/8/kondisi-cuaca-ekstrem-lingkungan-pendingin-panel-s-thumb-9529e.webp" title="JURIS - Evaluasi Generator Tenaga Surya Portabel untuk Dukungan Listrik Kapal Nelayan Tradisional" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/8/kondisi-cuaca-ekstrem-lingkungan-pendingin-panel-s-thumb-9529e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/8/kondisi-cuaca-ekstrem-lingkungan-pendingin-panel-s-thumb-9529e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/8/kondisi-cuaca-ekstrem-lingkungan-pendingin-panel-s-thumb-9529e.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Generator Tenaga Surya Portabel untuk Dukungan Listrik Kapal Nelayan Tradisional" alt="JURIS - Evaluasi Generator Tenaga Surya Portabel untuk Dukungan Listrik Kapal Nelayan Tradisional" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/8/kondisi-cuaca-ekstrem-lingkungan-pendingin-panel-s-thumb-f4af4.webp" title="JURIS - Evaluasi Generator Tenaga Surya Portabel untuk Dukungan Listrik Kapal Nelayan Tradisional" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/8/kondisi-cuaca-ekstrem-lingkungan-pendingin-panel-s-thumb-f4af4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/8/kondisi-cuaca-ekstrem-lingkungan-pendingin-panel-s-thumb-f4af4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/8/kondisi-cuaca-ekstrem-lingkungan-pendingin-panel-s-thumb-f4af4.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Generator Tenaga Surya Portabel untuk Dukungan Listrik Kapal Nelayan Tradisional" alt="JURIS - Evaluasi Generator Tenaga Surya Portabel untuk Dukungan Listrik Kapal Nelayan Tradisional" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/8/kondisi-cuaca-ekstrem-lingkungan-pendingin-panel-s-thumb-e12d9.webp" title="JURIS - Evaluasi Generator Tenaga Surya Portabel untuk Dukungan Listrik Kapal Nelayan Tradisional" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/8/kondisi-cuaca-ekstrem-lingkungan-pendingin-panel-s-thumb-e12d9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/8/kondisi-cuaca-ekstrem-lingkungan-pendingin-panel-s-thumb-e12d9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/8/kondisi-cuaca-ekstrem-lingkungan-pendingin-panel-s-thumb-e12d9.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Generator Tenaga Surya Portabel untuk Dukungan Listrik Kapal Nelayan Tradisional" alt="JURIS - Evaluasi Generator Tenaga Surya Portabel untuk Dukungan Listrik Kapal Nelayan Tradisional" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38766-kondisi-cuaca-ekstrem-lingku" title="JURIS - Evaluasi Generator Tenaga Surya Portabel untuk Dukungan Listrik Kapal Nelayan Tradisional" target="_blank">Evaluasi Generator Tenaga Surya Portabel untuk Dukungan Listrik Kapal Nelayan Tradisional</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan sistem generator tenaga surya portabel bagi nelayan tradisional. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh berbagai jenis material pelapis pada modul PV terhadap kemampuan pendinginan alami dan efisiensi konversi energi, dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan maritim yang unik. Kedua, pengembangan sistem penyimpanan energi yang lebih efisien dan terintegrasi, seperti baterai dengan kepadatan energi yang lebih tinggi atau sistem superkapasitor, dapat meningkatkan keandalan sistem saat kondisi cuaca tidak mendukung. Ketiga, penelitian tentang integrasi sistem generator tenaga surya portabel dengan teknologi IoT (Internet of Things) untuk pemantauan jarak jauh dan optimasi kinerja dapat memberikan informasi berharga bagi nelayan dalam mengelola sumber daya energi mereka secara efektif..
<br>Penelitian ini menyajikan evaluasi komprehensif terhadap kinerja sistem generator tenaga surya portabel yang diterapkan pada kapal nelayan tradisional di berbagai kondisi cuaca.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi cuaca memiliki dampak signifikan terhadap efisiensi dan keluaran daya generator.Efisiensi rata-rata yang dicapai adalah 13%, dengan keluaran daya maksimum 60,05 watt.Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman potensi energi surya di Indonesia dan konversinya menjadi tenaga listrik yang dapat dimanfaatkan.Penelitian lebih lanjut disarankan untuk mengoptimalkan desain dan meningkatkan kinerja generator tenaga surya portabel di lingkungan maritim yang dinamis
<br>Model dan performansi dari sebuah sistem pembangkit listrik tenaga surya portable dipresentasikan paper ini. Sistem ini di desain sebagai generator surya portable untuk kebutuhan listrik nelayan. Tujuan pekerjaan ini adalah menilai performansi sistem generator surya portable dengan berbagai cuaca lingkungan. Garis besar outline paper ini adalah proses desain, fabrikasi dan pengujian dalam 3 kondisi. Komponen utama penyusun yang digunakan dalam sistem ini adalah modul PV, box, baterai, Solar Charge Control, Inverter dan komponen pendukung lainnya. Tiga kondisi cuaca pada eksperimen ini adalah kondisi hujan terang tidak menentu, terang, dan hujan lebat saat pengujian. Penilaian meliputi parameter lingkungan, daya dan efisiensi dari eksperimen kinerja generator...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/8/kondisi-cuaca-ekstrem-lingkungan-pendingin-panel-s-thumb-e12d9.webp" type="image/webp" length="109456" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/8/kondisi-cuaca-ekstrem-lingkungan-pendingin-panel-s-thumb-9529e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/8/kondisi-cuaca-ekstrem-lingkungan-pendingin-panel-s-thumb-f4af4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/8/kondisi-cuaca-ekstrem-lingkungan-pendingin-panel-s-thumb-e12d9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-533-lmu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16823-sjme-kinematika-jurnal-teknik-mesin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Covid Classification System for Covid Detection ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Covid Classification System for Covid Detection ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Covid Classification System for Covid Detection ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38764-health-management-effectiveness-public-lead" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38764-health-management-effectiveness-public-lead" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-15:93fc3acb39c55dc4505ed03ae9b4d9fb</id>
	<published>2026-04-14T23:11:44+07:00</published>
	<updated>2026-04-14T23:11:44+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="solar energy" label="solar energy" />
	<category term="nassaga musa" label="nassaga musa" />
	<itunes:keywords><![CDATA[energy,musa,nassaga,solar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Further research could explore the integration of real-time data streams, such as temperature readings from wearable devices, to enhance the accuracy and responsiveness of the classification system.  Additionally, investigating the application of more ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Further research could explore the integration of real-time data streams, such as temperature readings from wearable devices, to enhance the accuracy and responsiveness of the classification system.  Additionally, investigating the application of more ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/f/health-management-effectiveness-public-leadership-thumb-949ae.webp" title="JURIS - Covid Classification System for Covid Detection" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/health-management-effectiveness-public-leadership-thumb-949ae.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/health-management-effectiveness-public-leadership-thumb-949ae.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/health-management-effectiveness-public-leadership-thumb-949ae.webp 1x" title="JURIS - Covid Classification System for Covid Detection" alt="JURIS - Covid Classification System for Covid Detection" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/f/health-management-effectiveness-public-leadership-thumb-b546a.webp" title="JURIS - Covid Classification System for Covid Detection" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/health-management-effectiveness-public-leadership-thumb-b546a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/health-management-effectiveness-public-leadership-thumb-b546a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/health-management-effectiveness-public-leadership-thumb-b546a.webp 1x" title="JURIS - Covid Classification System for Covid Detection" alt="JURIS - Covid Classification System for Covid Detection" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/f/health-management-effectiveness-public-leadership-thumb-397d3.webp" title="JURIS - Covid Classification System for Covid Detection" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/f/health-management-effectiveness-public-leadership-thumb-397d3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/f/health-management-effectiveness-public-leadership-thumb-397d3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/f/health-management-effectiveness-public-leadership-thumb-397d3.webp 1x" title="JURIS - Covid Classification System for Covid Detection" alt="JURIS - Covid Classification System for Covid Detection" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38764-health-management-effectiveness-public-lead" title="JURIS - Covid Classification System for Covid Detection" target="_blank">Covid Classification System for Covid Detection</a>: Further research could explore the integration of real-time data streams, such as temperature readings from wearable devices, to enhance the accuracy and responsiveness of the classification system.  Additionally, investigating the application of more advanced machine learning models, like deep learning architectures, could potentially improve the system's ability to detect subtle patterns indicative of COVID-19 infection.  Finally, a longitudinal study is needed to assess the long-term impact of this system on student health behaviors and the overall effectiveness of pandemic response strategies within the university setting, considering factors like user adherence and evolving virus variants. These investigations will contribute to a more robust and adaptable system for managing future health crises and promoting proactive health management among students..
<br>This research successfully developed a mobile application utilizing an Artificial Neural Network (ANN) to classify COVID-19 status among UiTM Tapah students.The system demonstrated high accuracy in identifying potential cases, contributing to the control of virus spread within the campus community.The usability testing results indicated a positive user experience, suggesting the system's potential for widespread adoption and integration into public health initiatives
<br>The ongoing global pandemic, which has now become an endemic, has had a significant impact on the educational sector. Despite advancements in technology, there is no real-time prevention of COVID-19 transmission, especially for UiTM Tapah students who must go through crowds to reach the health unit and have a high possibility of spreading the disease. This research aims to develop a mobile application utilizing machine learning for UiTM Tapah students to classify their COVID-19 status. The research adopted the Mobile Application Development Life Cycle (MADLC) methodology. The application's core functionality lies in the implementation of an Artificial Neural Network (ANN), trained on 5,434 samples of data previously classified in studies analyzing student data to identify potential cases. The ANN achieved 98% accuracy. Feedback from 32 respondents...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/f/health-management-effectiveness-public-leadership-thumb-949ae.webp" type="image/webp" length="103590" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/health-management-effectiveness-public-leadership-thumb-949ae.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/health-management-effectiveness-public-leadership-thumb-b546a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/f/health-management-effectiveness-public-leadership-thumb-397d3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5875-lamintang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16540-journal-engineering-technology-applied-science-jetas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Unjuk Kerja Performa Sistem Monitoring Konsentrasi PM1 PM2 5 PM10 CO Dan CO2 Di Dalam Ruangan Berbasis Internet Of Things IoT ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Unjuk Kerja Performa Sistem Monitoring Konsentrasi PM1 PM2 5 PM10 CO Dan CO2 Di Dalam Ruangan Berbasis Internet Of Things IoT ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Unjuk Kerja Performa Sistem Monitoring Konsentrasi PM1 PM2 5 PM10 CO Dan CO2 Di Dalam Ruangan Berbasis Internet Of Things IoT ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38773-node-sensor-partikel-polusi-kualitas-udara" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38773-node-sensor-partikel-polusi-kualitas-udara" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-15:b09a61a046507a11abde5b6755cad1c4</id>
	<published>2026-04-14T23:00:14+07:00</published>
	<updated>2026-04-14T23:00:14+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="kompilasi pdf jurnal" label="kompilasi pdf jurnal" />
	<category term="kompilasi jurnal akademik" label="kompilasi jurnal akademik" />
	<category term="etalase file akademik" label="etalase file akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada peningkatan akurasi sensor melalui metode kalibrasi yang lebih baik. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan kalibrasi sensor secara berkala dan menggunakan standar industri yang lebih akurat. Selain ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada peningkatan akurasi sensor melalui metode kalibrasi yang lebih baik. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan kalibrasi sensor secara berkala dan menggunakan standar industri yang lebih akurat. Selain ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/d/node-sensor-partikel-polusi-kualitas-udara-gas-kal-thumb-90a59.webp" title="JURIS - Unjuk Kerja Performa Sistem Monitoring Konsentrasi PM1, PM2.5, PM10, CO Dan CO2 Di Dalam Ruangan Berbasis Internet Of Things (IoT)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/node-sensor-partikel-polusi-kualitas-udara-gas-kal-thumb-90a59.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/node-sensor-partikel-polusi-kualitas-udara-gas-kal-thumb-90a59.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/node-sensor-partikel-polusi-kualitas-udara-gas-kal-thumb-90a59.webp 1x" title="JURIS - Unjuk Kerja Performa Sistem Monitoring Konsentrasi PM1, PM2.5, PM10, CO Dan CO2 Di Dalam Ruangan Berbasis Internet Of Things (IoT)" alt="JURIS - Unjuk Kerja Performa Sistem Monitoring Konsentrasi PM1, PM2.5, PM10, CO Dan CO2 Di Dalam Ruangan Berbasis Internet Of Things (IoT)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/d/node-sensor-partikel-polusi-kualitas-udara-gas-kal-thumb-0c254.webp" title="JURIS - Unjuk Kerja Performa Sistem Monitoring Konsentrasi PM1, PM2.5, PM10, CO Dan CO2 Di Dalam Ruangan Berbasis Internet Of Things (IoT)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/node-sensor-partikel-polusi-kualitas-udara-gas-kal-thumb-0c254.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/node-sensor-partikel-polusi-kualitas-udara-gas-kal-thumb-0c254.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/node-sensor-partikel-polusi-kualitas-udara-gas-kal-thumb-0c254.webp 1x" title="JURIS - Unjuk Kerja Performa Sistem Monitoring Konsentrasi PM1, PM2.5, PM10, CO Dan CO2 Di Dalam Ruangan Berbasis Internet Of Things (IoT)" alt="JURIS - Unjuk Kerja Performa Sistem Monitoring Konsentrasi PM1, PM2.5, PM10, CO Dan CO2 Di Dalam Ruangan Berbasis Internet Of Things (IoT)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/d/node-sensor-partikel-polusi-kualitas-udara-gas-kal-thumb-d38c4.webp" title="JURIS - Unjuk Kerja Performa Sistem Monitoring Konsentrasi PM1, PM2.5, PM10, CO Dan CO2 Di Dalam Ruangan Berbasis Internet Of Things (IoT)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/node-sensor-partikel-polusi-kualitas-udara-gas-kal-thumb-d38c4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/node-sensor-partikel-polusi-kualitas-udara-gas-kal-thumb-d38c4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/node-sensor-partikel-polusi-kualitas-udara-gas-kal-thumb-d38c4.webp 1x" title="JURIS - Unjuk Kerja Performa Sistem Monitoring Konsentrasi PM1, PM2.5, PM10, CO Dan CO2 Di Dalam Ruangan Berbasis Internet Of Things (IoT)" alt="JURIS - Unjuk Kerja Performa Sistem Monitoring Konsentrasi PM1, PM2.5, PM10, CO Dan CO2 Di Dalam Ruangan Berbasis Internet Of Things (IoT)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38773-node-sensor-partikel-polusi-kualitas-udara" title="JURIS - Unjuk Kerja Performa Sistem Monitoring Konsentrasi PM1, PM2.5, PM10, CO Dan CO2 Di Dalam Ruangan Berbasis Internet Of Things (IoT)" target="_blank">Unjuk Kerja Performa Sistem Monitoring Konsentrasi PM1, PM2.5, PM10, CO Dan CO2 Di Dalam Ruangan Berbasis Internet Of Things (IoT)</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada peningkatan akurasi sensor melalui metode kalibrasi yang lebih baik. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan kalibrasi sensor secara berkala dan menggunakan standar industri yang lebih akurat. Selain itu, pengembangan fitur prediktif juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Fitur prediktif dapat membantu dalam memproses data secara lebih cerdas dan memberikan rekomendasi untuk mengoptimalkan kualitas udara dan sistem ventilasi dalam ruangan. Dengan demikian, alat monitoring kualitas udara dapat memberikan informasi yang lebih akurat dan bermanfaat bagi pengguna..
<br>Pada penelitian ini telah dikembangkan alat monitoring kualitas udara dalam ruangan yang dapat mendeteksi konsentrasi partikulat debu (PM1, PM2.5, PM10), karbon monoksida (CO) dan karbon dioksida (CO2) secara akurat dan real-time.Sensor-sensor yang digunakan, yaitu sensor partikulat PMS5003, sensor gas MQ-7 dan MH-Z19, serta sensor suhu dan kelembapan DHT11, menunjukkan hasil pengukuran yang sesuai dengan tren hasil pengukuran alat ukur standar, walaupun masih terdapat persentase eror pengukuran yang bervariasi.Sistem monitoring yang dikembangkan berbasis mikrokontroler ESP8266 mampu mengolah data dari sensor dan mengirimkan data ke dashboard ThingSpeak melalui jaringan Wi-Fi untuk ditampilkan secara visual.Hasil pengujian menunjukkan alat dapat mendeteksi perubahan konsentrasi partikulat debu dan gas dengan eror rata-rata sebesar 16,34% (PM2.5), 7,71% (PM10), 24,90% (CO2), 3,40% (suhu) dan 5,67% (kelembapan).Sementara itu, untuk pengukuran gas CO diperoleh nilai deviasi absolut sensor sebesar 20 ppm, sehingga masih diperlukan adanya kalibrasi terhadap sensor yang digunakan.Dengan demikian, alat monitoring kualitas udara dalam ruangan yang dikembangkan terbukti efektif dalam mendeteksi konsentrasi partikulat debu, CO, CO2, suhu dan kelembapan secara akurat dan real-time.Alat ini dapat berkontribusi dalam upaya meningkatkan kualitas udara untuk kesehatan dan kenyamanan penghuni.Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada peningkatan akurasi sensor melalui metode kalibrasi yang lebih baik guna meminimalisir pengaruh interferensi lingkungan, serta pengembangan fitur prediktif untuk memproses data secara lebih cerdas dalam mengoptimalkan kualitas udara dan sistem ventilasi dalam ruangan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat monitoring kualitas udara dalam ruangan yang meliputi partikel PM1, PM2.5, PM10, gas CO dan CO2 berbasis Internet of Things (IoT). Alat ini dirancang untuk mendeteksi konsentrasi partikel dan gas secara akurat dan real-time, sehingga dapat membantu pengguna dalam meningkatkan kualitas udara dalam ruangan. Metode penelitian ini melibatkan pengembangan desain alat yang menggunakan sensor partikel PMS5003, sensor gas MQ-7 dan MH-Z19, sensor suhu dan kelembapan DHT11, serta mikrokontroler ESP8266 untuk mengolah data. Data hasil pengukuran sensor ditampilkan secara visual menggunakan grafik pada dashboard ThingSpeak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat monitoring yang dibuat dapat mendeteksi konsentrasi partikel dan gas dengan persentase eror...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/d/node-sensor-partikel-polusi-kualitas-udara-gas-kal-thumb-0c254.webp" type="image/webp" length="111148" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/node-sensor-partikel-polusi-kualitas-udara-gas-kal-thumb-90a59.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/node-sensor-partikel-polusi-kualitas-udara-gas-kal-thumb-0c254.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/node-sensor-partikel-polusi-kualitas-udara-gas-kal-thumb-d38c4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-533-lmu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16823-sjme-kinematika-jurnal-teknik-mesin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ PERBANDINGAN METODE MANUFAKTUR PROPELLER CLARK Y 3D PRINTING DAN SILICONE MOLDING ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PERBANDINGAN METODE MANUFAKTUR PROPELLER CLARK Y 3D PRINTING DAN SILICONE MOLDING ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PERBANDINGAN METODE MANUFAKTUR PROPELLER CLARK Y 3D PRINTING DAN SILICONE MOLDING ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38761-uav-propeler-clark-y-cetakan-silikon-3d-printing" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38761-uav-propeler-clark-y-cetakan-silikon-3d-printing" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-15:504b45faf18f26c0f89ab13a4ee36896</id>
	<published>2026-04-14T22:56:05+07:00</published>
	<updated>2026-04-14T22:56:05+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="etalase pdf jurnal" label="etalase pdf jurnal" />
	<category term="direktori pdf jurnal" label="direktori pdf jurnal" />
	<category term="kompilasi pdf jurnal" label="kompilasi pdf jurnal" />
	<itunes:keywords><![CDATA[direktori,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komprehensif tentang pengaruh ketebalan airfoil pada kualitas cetakan propeler menggunakan metode 3D printing. Selain itu, penelitian tentang optimasi parameter proses silicone molding untuk mengurangi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komprehensif tentang pengaruh ketebalan airfoil pada kualitas cetakan propeler menggunakan metode 3D printing. Selain itu, penelitian tentang optimasi parameter proses silicone molding untuk mengurangi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/uav-propeler-clark-y-cetakan-silikon-3d-printing-c-thumb-4680f.webp" title="JURIS - PERBANDINGAN METODE MANUFAKTUR PROPELLER CLARK Y: 3D PRINTING DAN SILICONE MOLDING" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/uav-propeler-clark-y-cetakan-silikon-3d-printing-c-thumb-4680f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/uav-propeler-clark-y-cetakan-silikon-3d-printing-c-thumb-4680f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/uav-propeler-clark-y-cetakan-silikon-3d-printing-c-thumb-4680f.webp 1x" title="JURIS - PERBANDINGAN METODE MANUFAKTUR PROPELLER CLARK Y: 3D PRINTING DAN SILICONE MOLDING" alt="JURIS - PERBANDINGAN METODE MANUFAKTUR PROPELLER CLARK Y: 3D PRINTING DAN SILICONE MOLDING" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/uav-propeler-clark-y-cetakan-silikon-3d-printing-c-thumb-97072.webp" title="JURIS - PERBANDINGAN METODE MANUFAKTUR PROPELLER CLARK Y: 3D PRINTING DAN SILICONE MOLDING" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/uav-propeler-clark-y-cetakan-silikon-3d-printing-c-thumb-97072.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/uav-propeler-clark-y-cetakan-silikon-3d-printing-c-thumb-97072.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/uav-propeler-clark-y-cetakan-silikon-3d-printing-c-thumb-97072.webp 1x" title="JURIS - PERBANDINGAN METODE MANUFAKTUR PROPELLER CLARK Y: 3D PRINTING DAN SILICONE MOLDING" alt="JURIS - PERBANDINGAN METODE MANUFAKTUR PROPELLER CLARK Y: 3D PRINTING DAN SILICONE MOLDING" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/uav-propeler-clark-y-cetakan-silikon-3d-printing-c-thumb-dd579.webp" title="JURIS - PERBANDINGAN METODE MANUFAKTUR PROPELLER CLARK Y: 3D PRINTING DAN SILICONE MOLDING" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/uav-propeler-clark-y-cetakan-silikon-3d-printing-c-thumb-dd579.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/uav-propeler-clark-y-cetakan-silikon-3d-printing-c-thumb-dd579.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/uav-propeler-clark-y-cetakan-silikon-3d-printing-c-thumb-dd579.webp 1x" title="JURIS - PERBANDINGAN METODE MANUFAKTUR PROPELLER CLARK Y: 3D PRINTING DAN SILICONE MOLDING" alt="JURIS - PERBANDINGAN METODE MANUFAKTUR PROPELLER CLARK Y: 3D PRINTING DAN SILICONE MOLDING" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38761-uav-propeler-clark-y-cetakan-silikon-3d-printing" title="JURIS - PERBANDINGAN METODE MANUFAKTUR PROPELLER CLARK Y: 3D PRINTING DAN SILICONE MOLDING" target="_blank">PERBANDINGAN METODE MANUFAKTUR PROPELLER CLARK Y: 3D PRINTING DAN SILICONE MOLDING</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komprehensif tentang pengaruh ketebalan airfoil pada kualitas cetakan propeler menggunakan metode 3D printing. Selain itu, penelitian tentang optimasi parameter proses silicone molding untuk mengurangi penyusutan dan meningkatkan kualitas cetakan juga dapat menjadi arah penelitian yang menarik. Terakhir, studi tentang pengaruh material resin pada proses silicone molding terhadap performa propeler juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya..
<br>Metode manufaktur silicone molding dapat menjadi alternatif dalam pembuatan propeller selain metode injection molding.Keunggulan dari metode ini terletak pada selisih ukuran antara desain CAD dan hasil cetakan akhir yang tergolong kecil, dengan nilai penyusutan maksimum sebesar -8,77%.Nilai tersebut masih dapat ditekan lebih lanjut melalui pengaturan faktor-faktor proses, seperti suhu dan kelembapan ruangan selama pencetakan.Sementara itu, metode 3D printing lebih sesuai diterapkan pada propeler dengan profil airfoil yang memiliki ketebalan lebih besar.Hasil cetakan propeler modifikasi menunjukkan kualitas yang lebih baik dibandingkan propeler tanpa modifikasi.Penambahan ketebalan sebesar 1 mm, misalnya, menghasilkan bagian leading edge yang tercetak lebih presisi.Namun, penyesuaian terhadap ketebalan ini menyebabkan bentuk propeler yang dihasilkan tidak sepenuhnya sesuai dengan desain awal berdasarkan referensi Spline Dat
<br>Saat ini, industri penerbangan berkembang sangat pesat, tidak hanya pada pesawat berawak, tetapi juga dalam pengembangan pesawat tanpa awak atau Unmanned Aerial Vehicle (UAV). Salah satu komponen krusial pada UAV adalah propeller. Metode yang umum digunakan dalam proses manufaktur propeller antara lain adalah metode forming, hand lay-up, dan vacuum bagging. Metode lain yang berpotensi menjadi alternatif adalah pencetakan menggunakan silikon (silicone molding) dan pencetakan tiga dimensi (3D printing). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis metode manufaktur yang paling sesuai untuk pembuatan propeller dengan tipe airfoil Clark Y. Penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/c/uav-propeler-clark-y-cetakan-silikon-3d-printing-c-thumb-97072.webp" type="image/webp" length="55074" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/uav-propeler-clark-y-cetakan-silikon-3d-printing-c-thumb-4680f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/uav-propeler-clark-y-cetakan-silikon-3d-printing-c-thumb-97072.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/uav-propeler-clark-y-cetakan-silikon-3d-printing-c-thumb-dd579.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-533-lmu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16823-sjme-kinematika-jurnal-teknik-mesin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Teorema Titik Tetap untuk Pemetaan Hybrid Diperumum di Ruang Hilbert atas R ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Teorema Titik Tetap untuk Pemetaan Hybrid Diperumum di Ruang Hilbert atas R ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Teorema Titik Tetap untuk Pemetaan Hybrid Diperumum di Ruang Hilbert atas R ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38754-ruang-vektor-x-teorema-titik-pemetaan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38754-ruang-vektor-x-teorema-titik-pemetaan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-15:059b1f7f157b4f2a3820e91134115645</id>
	<published>2026-04-14T22:51:01+07:00</published>
	<updated>2026-04-14T22:51:01+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="teorema hahn" label="teorema hahn" />
	<category term="page header" label="page header" />
	<itunes:keywords><![CDATA[hahn,header,page,teorema]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan teorema Ergodic untuk pemetaan hybrid diperumum di ruang Hilbert atas real, yang akan memperluas aplikasi teori ini ke studi dinamika nonlinear. Selain itu, eksplorasi sifat-sifat pemetaan hybrid ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan teorema Ergodic untuk pemetaan hybrid diperumum di ruang Hilbert atas real, yang akan memperluas aplikasi teori ini ke studi dinamika nonlinear. Selain itu, eksplorasi sifat-sifat pemetaan hybrid ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/ruang-vektor-x-teorema-titik-pemetaan-hybrid-limit-thumb-e8ad7.webp" title="JURIS - Teorema Titik Tetap untuk Pemetaan Hybrid Diperumum di Ruang Hilbert atas R" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/ruang-vektor-x-teorema-titik-pemetaan-hybrid-limit-thumb-e8ad7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/ruang-vektor-x-teorema-titik-pemetaan-hybrid-limit-thumb-e8ad7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/ruang-vektor-x-teorema-titik-pemetaan-hybrid-limit-thumb-e8ad7.webp 1x" title="JURIS - Teorema Titik Tetap untuk Pemetaan Hybrid Diperumum di Ruang Hilbert atas R" alt="JURIS - Teorema Titik Tetap untuk Pemetaan Hybrid Diperumum di Ruang Hilbert atas R" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/ruang-vektor-x-teorema-titik-pemetaan-hybrid-limit-thumb-a854d.webp" title="JURIS - Teorema Titik Tetap untuk Pemetaan Hybrid Diperumum di Ruang Hilbert atas R" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/ruang-vektor-x-teorema-titik-pemetaan-hybrid-limit-thumb-a854d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/ruang-vektor-x-teorema-titik-pemetaan-hybrid-limit-thumb-a854d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/ruang-vektor-x-teorema-titik-pemetaan-hybrid-limit-thumb-a854d.webp 1x" title="JURIS - Teorema Titik Tetap untuk Pemetaan Hybrid Diperumum di Ruang Hilbert atas R" alt="JURIS - Teorema Titik Tetap untuk Pemetaan Hybrid Diperumum di Ruang Hilbert atas R" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38754-ruang-vektor-x-teorema-titik-pemetaan" title="JURIS - Teorema Titik Tetap untuk Pemetaan Hybrid Diperumum di Ruang Hilbert atas R" target="_blank">Teorema Titik Tetap untuk Pemetaan Hybrid Diperumum di Ruang Hilbert atas R</a>: Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan teorema Ergodic untuk pemetaan hybrid diperumum di ruang Hilbert atas real, yang akan memperluas aplikasi teori ini ke studi dinamika nonlinear. Selain itu, eksplorasi sifat-sifat pemetaan hybrid diperumum dalam konteks ruang vektor bernorma yang lebih umum, seperti ruang Orlicz, dapat memberikan wawasan baru tentang keberadaan dan karakteristik titik tetap. Terakhir, investigasi mengenai hubungan antara pemetaan hybrid diperumum dan masalah optimasi konveks dapat membuka peluang untuk mengembangkan algoritma baru yang efisien untuk mencari solusi optimal..
<br>Penelitian ini membuktikan eksistensi titik tetap untuk pemetaan Hybrid diperumum di ruang Hilbert atas R dengan memanfaatkan Limit Banach.Ditemukan bahwa jika terdapat elemen dalam himpunan konveks tertutup yang menghasilkan barisan terbatas, maka pemetaan tersebut memiliki titik tetap.Selain itu, kekonvergenan lemah suatu barisan juga menjamin bahwa limit lemahnya merupakan titik tetap dari pemetaan tersebut.Hasil ini memperluas pemahaman tentang teorema titik tetap pada pemetaan nonlinear, termasuk pemetaan nonekspansif, nonspreading, dan hybrid
<br>Penelitian ini mengkaji eksistensi titik tetap bagi pemetaan Hybrid diperumum pada ruang Hilbert atas R. Misalkan C adalah himpunan tak kosong, konveks, dan tertutup dalam ruang Hilbert atas R, serta T suatu pemetaan Hybrid diperumum. Ditunjukkan bahwa apabila terdapat x OO C sehingga {T nx} terbatas, maka dengan menggunakan Limit Banach dapat dibuktikan bahwa T memiliki titik tetap. Selain itu, jika untuk setiap barisan dalam C berlaku bahwa selisih antara elemen dan hasil pemetaannya menuju nol serta barisan tersebut konvergen lemah ke suatu elemen di C, maka elemen limit tersebut merupakan titik tetap dari T . Hasil ini menegaskan peran penting Limit Banach dalam menjamin eksistensi titik tetap bagi pemetaan Hybrid diperumum di ruang Hilbert atas R.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/9/ruang-vektor-x-teorema-titik-pemetaan-hybrid-limit-thumb-a854d.webp" type="image/webp" length="160678" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/ruang-vektor-x-teorema-titik-pemetaan-hybrid-limit-thumb-e8ad7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/ruang-vektor-x-teorema-titik-pemetaan-hybrid-limit-thumb-a854d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-449-uin-malang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17496-jurnal-riset-mahasiswa-matematika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Karakteristik Aliran Minyak Air dengan Rasio Viskositas Rendah di Pipa Horizontal dengan CFD ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Karakteristik Aliran Minyak Air dengan Rasio Viskositas Rendah di Pipa Horizontal dengan CFD ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Karakteristik Aliran Minyak Air dengan Rasio Viskositas Rendah di Pipa Horizontal dengan CFD ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38771-pressure-drop-cfd-aliran-minyak-air-fas" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38771-pressure-drop-cfd-aliran-minyak-air-fas" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-15:d4c92689e4793483e483eef2c11ae8b6</id>
	<published>2026-04-14T22:35:24+07:00</published>
	<updated>2026-04-14T22:35:24+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="afid nugroho" label="afid nugroho" />
	<category term="teguh wibowo" label="teguh wibowo" />
	<category term="sandi rais" label="sandi rais" />
	<itunes:keywords><![CDATA[afid,nugroho,rais,sandi,teguh,wibowo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Melakukan studi eksperimental untuk mengvalidasi hasil simulasi CFD dan membandingkan dengan hasil penelitian sebelumnya. 2. Menganalisis pengaruh faktor ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Melakukan studi eksperimental untuk mengvalidasi hasil simulasi CFD dan membandingkan dengan hasil penelitian sebelumnya. 2. Menganalisis pengaruh faktor ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/pressure-drop-cfd-aliran-minyak-air-fasa-caf-nilai-thumb-9f3ea.webp" title="JURIS - Karakteristik Aliran Minyak-Air dengan Rasio Viskositas Rendah di Pipa Horizontal dengan CFD" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/pressure-drop-cfd-aliran-minyak-air-fasa-caf-nilai-thumb-9f3ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/pressure-drop-cfd-aliran-minyak-air-fasa-caf-nilai-thumb-9f3ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/pressure-drop-cfd-aliran-minyak-air-fasa-caf-nilai-thumb-9f3ea.webp 1x" title="JURIS - Karakteristik Aliran Minyak-Air dengan Rasio Viskositas Rendah di Pipa Horizontal dengan CFD" alt="JURIS - Karakteristik Aliran Minyak-Air dengan Rasio Viskositas Rendah di Pipa Horizontal dengan CFD" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/pressure-drop-cfd-aliran-minyak-air-fasa-caf-nilai-thumb-2d232.webp" title="JURIS - Karakteristik Aliran Minyak-Air dengan Rasio Viskositas Rendah di Pipa Horizontal dengan CFD" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/pressure-drop-cfd-aliran-minyak-air-fasa-caf-nilai-thumb-2d232.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/pressure-drop-cfd-aliran-minyak-air-fasa-caf-nilai-thumb-2d232.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/pressure-drop-cfd-aliran-minyak-air-fasa-caf-nilai-thumb-2d232.webp 1x" title="JURIS - Karakteristik Aliran Minyak-Air dengan Rasio Viskositas Rendah di Pipa Horizontal dengan CFD" alt="JURIS - Karakteristik Aliran Minyak-Air dengan Rasio Viskositas Rendah di Pipa Horizontal dengan CFD" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/pressure-drop-cfd-aliran-minyak-air-fasa-caf-nilai-thumb-02638.webp" title="JURIS - Karakteristik Aliran Minyak-Air dengan Rasio Viskositas Rendah di Pipa Horizontal dengan CFD" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/pressure-drop-cfd-aliran-minyak-air-fasa-caf-nilai-thumb-02638.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/pressure-drop-cfd-aliran-minyak-air-fasa-caf-nilai-thumb-02638.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/pressure-drop-cfd-aliran-minyak-air-fasa-caf-nilai-thumb-02638.webp 1x" title="JURIS - Karakteristik Aliran Minyak-Air dengan Rasio Viskositas Rendah di Pipa Horizontal dengan CFD" alt="JURIS - Karakteristik Aliran Minyak-Air dengan Rasio Viskositas Rendah di Pipa Horizontal dengan CFD" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38771-pressure-drop-cfd-aliran-minyak-air-fas" title="JURIS - Karakteristik Aliran Minyak-Air dengan Rasio Viskositas Rendah di Pipa Horizontal dengan CFD" target="_blank">Karakteristik Aliran Minyak-Air dengan Rasio Viskositas Rendah di Pipa Horizontal dengan CFD</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Melakukan studi eksperimental untuk mengvalidasi hasil simulasi CFD dan membandingkan dengan hasil penelitian sebelumnya. 2. Menganalisis pengaruh faktor gesekan aliran dua-fasa pada hubungan antara pressure drop dan water hold up, serta mencari cara untuk mengendalikan atau mengurangi gesekan tersebut. 3. Meneliti lebih lanjut tentang pola aliran CAF dan strategi optimalisasi untuk meningkatkan efisiensi transportasi minyak-air di pipa horizontal dengan rasio viskositas rendah..
<br>Beberapa kesimpulan yang bisa ditarik dari studi CFD aliran minyak-air ini adalah sebagai berikut.Pola aliran yang teramati pada aliran minyak-air studi ini adalah stratified flow, core annular flow (CAF), dan wavy flow.Nilai pressure drop naik secara linier seiring naiknya nilai J.Hubungan antara pressure drop dengan water hold up tidak spesifik yang dimungkinkan terjadi karena pengaruh faktor gesekan aliran dua-fasa.Nilai pressure drop pola aliran CAF lebih rendah dari stratified flow pada nilai J yang sama
<br>Aliran dua fasa merupakan fenomena penting yang dapat terjadi di berbagai bidang, salah satunya industri minyak. Dalam industri tersebut, aliran minyak-air seringkali terjadi di sumur produksi di lepas pantai. Minyak dialirkan bersama dengan air dalam proses transportasinya. Salah satu pola aliran yang membuat transportasi tersebut lebih ekonomis adalah Core Annular Flow (CAF). Penelitian ini melakukan studi CFD terhadap pola aliran minyak-air dengan rasio viskositas rendah pada pipa horizontal dengan L/d 30. Tujuannya adalah untuk mendapatkan kecepatan superfisial minyak dan air (JO dan JW) yang sesuai untuk mendapatkan pola aliran CAF serta mengetahui nilai pressure drop dan water hold...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/9/pressure-drop-cfd-aliran-minyak-air-fasa-caf-nilai-thumb-9f3ea.webp" type="image/webp" length="81644" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/pressure-drop-cfd-aliran-minyak-air-fasa-caf-nilai-thumb-9f3ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/pressure-drop-cfd-aliran-minyak-air-fasa-caf-nilai-thumb-2d232.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/pressure-drop-cfd-aliran-minyak-air-fasa-caf-nilai-thumb-02638.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-533-lmu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16823-sjme-kinematika-jurnal-teknik-mesin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ PENGARUH VARIASI MEDIA PELAPIS TERHADAP PEMOTONGAN AKRILIK TRANSPARAN DENGAN PROCUT DIODE 15 WATT ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PENGARUH VARIASI MEDIA PELAPIS TERHADAP PEMOTONGAN AKRILIK TRANSPARAN DENGAN PROCUT DIODE 15 WATT ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PENGARUH VARIASI MEDIA PELAPIS TERHADAP PEMOTONGAN AKRILIK TRANSPARAN DENGAN PROCUT DIODE 15 WATT ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38756-laser-cutting-diode-speed-akrilik-tr" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38756-laser-cutting-diode-speed-akrilik-tr" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-15:761fcfc58b18f0a8ab7cc867938b93be</id>
	<published>2026-04-14T22:35:19+07:00</published>
	<updated>2026-04-14T22:35:19+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="afid nugroho" label="afid nugroho" />
	<category term="teguh wibowo" label="teguh wibowo" />
	<category term="sandi rais" label="sandi rais" />
	<itunes:keywords><![CDATA[afid,nugroho,rais,sandi,teguh,wibowo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan parameter pemotongan akrilik transparan dengan menggunakan media pelapis kertas, dengan mempertimbangkan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan parameter pemotongan akrilik transparan dengan menggunakan media pelapis kertas, dengan mempertimbangkan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/a/laser-cutting-diode-speed-akrilik-transparan-varia-thumb-8d93b.webp" title="JURIS - PENGARUH VARIASI MEDIA PELAPIS TERHADAP PEMOTONGAN AKRILIK TRANSPARAN DENGAN PROCUT DIODE 15 WATT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/laser-cutting-diode-speed-akrilik-transparan-varia-thumb-8d93b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/laser-cutting-diode-speed-akrilik-transparan-varia-thumb-8d93b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/laser-cutting-diode-speed-akrilik-transparan-varia-thumb-8d93b.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH VARIASI MEDIA PELAPIS TERHADAP PEMOTONGAN AKRILIK TRANSPARAN DENGAN PROCUT DIODE 15 WATT" alt="JURIS - PENGARUH VARIASI MEDIA PELAPIS TERHADAP PEMOTONGAN AKRILIK TRANSPARAN DENGAN PROCUT DIODE 15 WATT" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/a/laser-cutting-diode-speed-akrilik-transparan-varia-thumb-e6994.webp" title="JURIS - PENGARUH VARIASI MEDIA PELAPIS TERHADAP PEMOTONGAN AKRILIK TRANSPARAN DENGAN PROCUT DIODE 15 WATT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/laser-cutting-diode-speed-akrilik-transparan-varia-thumb-e6994.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/laser-cutting-diode-speed-akrilik-transparan-varia-thumb-e6994.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/laser-cutting-diode-speed-akrilik-transparan-varia-thumb-e6994.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH VARIASI MEDIA PELAPIS TERHADAP PEMOTONGAN AKRILIK TRANSPARAN DENGAN PROCUT DIODE 15 WATT" alt="JURIS - PENGARUH VARIASI MEDIA PELAPIS TERHADAP PEMOTONGAN AKRILIK TRANSPARAN DENGAN PROCUT DIODE 15 WATT" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/a/laser-cutting-diode-speed-akrilik-transparan-varia-thumb-e3900.webp" title="JURIS - PENGARUH VARIASI MEDIA PELAPIS TERHADAP PEMOTONGAN AKRILIK TRANSPARAN DENGAN PROCUT DIODE 15 WATT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/laser-cutting-diode-speed-akrilik-transparan-varia-thumb-e3900.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/laser-cutting-diode-speed-akrilik-transparan-varia-thumb-e3900.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/laser-cutting-diode-speed-akrilik-transparan-varia-thumb-e3900.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH VARIASI MEDIA PELAPIS TERHADAP PEMOTONGAN AKRILIK TRANSPARAN DENGAN PROCUT DIODE 15 WATT" alt="JURIS - PENGARUH VARIASI MEDIA PELAPIS TERHADAP PEMOTONGAN AKRILIK TRANSPARAN DENGAN PROCUT DIODE 15 WATT" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38756-laser-cutting-diode-speed-akrilik-tr" title="JURIS - PENGARUH VARIASI MEDIA PELAPIS TERHADAP PEMOTONGAN AKRILIK TRANSPARAN DENGAN PROCUT DIODE 15 WATT" target="_blank">PENGARUH VARIASI MEDIA PELAPIS TERHADAP PEMOTONGAN AKRILIK TRANSPARAN DENGAN PROCUT DIODE 15 WATT</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan parameter pemotongan akrilik transparan dengan menggunakan media pelapis kertas, dengan mempertimbangkan faktor waktu pengerjaan secepat mungkin dan persentase intensitas daya sekecil mungkin. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi media pelapis alternatif yang lebih efektif dalam memotong akrilik transparan, seperti menggunakan bahan yang lebih tebal atau dengan komposisi bahan yang berbeda. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh variasi ketebalan akrilik transparan terhadap hasil pemotongan, dengan mempertimbangkan parameter pemotongan yang telah ditemukan dalam penelitian ini..
<br>Berdasarkan hasil eksperimen dan analisis data yang telah dilakukan, beberapa kesimpulan dapat dirumuskan, di antaranya adalah hasil fisik pemotongan setiap variasi media pelapis meninggalkan bekas garitan yang lebar, kasar, dan berwana gelap.Pada media pelapis kertas tepotong bagian sisi depan dan belakang, pada media pelapis lakban terpotong sisi bagian depan saja, dan pada media pelapis alas papan MDF hitam terpotong bagian belakang saja.Semua media pelapis memberikan pengaruh yang signifikan tehadap kedalaman hasil pemotongan.Media pelapis yang paling optimal diantara 3 jenis yang digunakan adalah kertas.Kemudian berdasarkan analisis eksperimen kedua, diperoleh persamaan regresi Y = 0.Ini menunjukkan bahwa semakin tinggi intensitas daya, semakin besar pula nilai depth of cut, sedangkan peningkatan cutting speed justru mengurangi nilai depth of cut.Kemudian parameter terbaik untuk pemotongan dibutuhkan berdasarkan nilai depth of cut, waktu tercepat dan terakhir adalah persentase intensitas daya, sehingga didapatkan parameter persentase intensitas daya 90% pada cutting speed 6 mm/min, dan dilakukan pengulangan 2 kali pemotongan
<br>Mesin laser cutting merupakan alat yang banyak digunakan dalam industri untuk memotong berbagai jenis material. Salah satu material yang sering dimanfaatkan adalah akrilik, yang dapat dipotong menggunakan mesin laser cutting dengan jenis CO2. Namun, mesin ini memiliki kelemahan berupa harga yang cukup mahal. Sebagai alternatif, laser cutting diode menawarkan solusi yang lebih ekonomis, meskipun efektivitasnya pada akrilik, terutama yang transparan, masih perlu dibuktikan. Modul laser diode diketahui mampu memotong material seperti kertas, kayu, bambu, kulit, dan plastik. Kemudian berdasarkan hasil pre-test menunjukkan bahwa cahaya laser tidak menghasilkan efek pemotongan pada akrilik transparan karena cahaya laser menembus material tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/a/laser-cutting-diode-speed-akrilik-transparan-varia-thumb-e3900.webp" type="image/webp" length="208234" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/laser-cutting-diode-speed-akrilik-transparan-varia-thumb-8d93b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/laser-cutting-diode-speed-akrilik-transparan-varia-thumb-e6994.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/laser-cutting-diode-speed-akrilik-transparan-varia-thumb-e3900.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-533-lmu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16823-sjme-kinematika-jurnal-teknik-mesin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Automated Power Source Selection System for Uninterrupted Supply Integration of Main Power Solar Energy and Generator Power ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Automated Power Source Selection System for Uninterrupted Supply Integration of Main Power Solar Energy and Generator Power ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Automated Power Source Selection System for Uninterrupted Supply Integration of Main Power Solar Energy and Generator Power ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38767-terbatas-sumber-daya-sistem-kontrol" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38767-terbatas-sumber-daya-sistem-kontrol" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-15:4f9a39bdbf51027dfefca4a8807542d4</id>
	<published>2026-04-14T22:22:15+07:00</published>
	<updated>2026-04-14T22:22:15+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="solar energy" label="solar energy" />
	<category term="nassaga musa" label="nassaga musa" />
	<itunes:keywords><![CDATA[energy,musa,nassaga,solar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk meningkatkan sirkuit kontrol multi-power supply dengan menambahkan pelacak baterai untuk memantau tingkat daya. Selain itu, mengintegrasikan modul GSM untuk pemantauan jarak jauh dan menerapkan sistem pemantauan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk meningkatkan sirkuit kontrol multi-power supply dengan menambahkan pelacak baterai untuk memantau tingkat daya. Selain itu, mengintegrasikan modul GSM untuk pemantauan jarak jauh dan menerapkan sistem pemantauan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/terbatas-sumber-daya-sistem-kontrol-oven-beban-rum-thumb-c2e47.webp" title="JURIS - Automated Power Source Selection System for Uninterrupted Supply: Integration of Main Power, Solar Energy, and Generator Power" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/terbatas-sumber-daya-sistem-kontrol-oven-beban-rum-thumb-c2e47.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/terbatas-sumber-daya-sistem-kontrol-oven-beban-rum-thumb-c2e47.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/terbatas-sumber-daya-sistem-kontrol-oven-beban-rum-thumb-c2e47.webp 1x" title="JURIS - Automated Power Source Selection System for Uninterrupted Supply: Integration of Main Power, Solar Energy, and Generator Power" alt="JURIS - Automated Power Source Selection System for Uninterrupted Supply: Integration of Main Power, Solar Energy, and Generator Power" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/terbatas-sumber-daya-sistem-kontrol-oven-beban-rum-thumb-37de5.webp" title="JURIS - Automated Power Source Selection System for Uninterrupted Supply: Integration of Main Power, Solar Energy, and Generator Power" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/terbatas-sumber-daya-sistem-kontrol-oven-beban-rum-thumb-37de5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/terbatas-sumber-daya-sistem-kontrol-oven-beban-rum-thumb-37de5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/terbatas-sumber-daya-sistem-kontrol-oven-beban-rum-thumb-37de5.webp 1x" title="JURIS - Automated Power Source Selection System for Uninterrupted Supply: Integration of Main Power, Solar Energy, and Generator Power" alt="JURIS - Automated Power Source Selection System for Uninterrupted Supply: Integration of Main Power, Solar Energy, and Generator Power" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/terbatas-sumber-daya-sistem-kontrol-oven-beban-rum-thumb-37583.webp" title="JURIS - Automated Power Source Selection System for Uninterrupted Supply: Integration of Main Power, Solar Energy, and Generator Power" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/terbatas-sumber-daya-sistem-kontrol-oven-beban-rum-thumb-37583.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/terbatas-sumber-daya-sistem-kontrol-oven-beban-rum-thumb-37583.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/terbatas-sumber-daya-sistem-kontrol-oven-beban-rum-thumb-37583.webp 1x" title="JURIS - Automated Power Source Selection System for Uninterrupted Supply: Integration of Main Power, Solar Energy, and Generator Power" alt="JURIS - Automated Power Source Selection System for Uninterrupted Supply: Integration of Main Power, Solar Energy, and Generator Power" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38767-terbatas-sumber-daya-sistem-kontrol" title="JURIS - Automated Power Source Selection System for Uninterrupted Supply: Integration of Main Power, Solar Energy, and Generator Power" target="_blank">Automated Power Source Selection System for Uninterrupted Supply: Integration of Main Power, Solar Energy, and Generator Power</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk meningkatkan sirkuit kontrol multi-power supply dengan menambahkan pelacak baterai untuk memantau tingkat daya. Selain itu, mengintegrasikan modul GSM untuk pemantauan jarak jauh dan menerapkan sistem pemantauan tegangan untuk mendeteksi dan merespons ketidakberesan listrik secara efektif. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi lebih lanjut terhadap pengembangan infrastruktur energi yang tangguh dan ramah lingkungan..
<br>Tujuan utama penelitian ini adalah mengembangkan sistem kontrol multi-power supply yang tangguh yang mampu beralih secara mulus antara tiga sumber daya listrik yang berbeda, memastikan pasokan daya yang terus-menerus ke beban bahkan saat kegagalan sumber daya.Ini dicapai melalui pertimbangan cermat faktor-faktor seperti efisiensi biaya dalam memilih sumber daya, yang kemudian terintegrasi ke dalam sistem melalui relay 5 V.Sirkuit dikelola secara efisien menggunakan mikrokontroler AT89C51 yang diprogram dalam bahasa C.Secara keseluruhan, penelitian ini berhasil mencapai tujuannya, menyediakan solusi kontrol multi-power supply yang andal.Signifikansi pencapaian ini diperluas oleh berbagai keuntungannya dan aplikasi lintas bidang, menegaskan kegunaannya yang praktis dan relevansinya
<br>Pemasok daya listrik yang konsisten sangat penting di berbagai sektor, mulai dari rumah tangga hingga institusi penting seperti fasilitas penelitian, rumah sakit, dan keuangan, untuk memastikan pasokan daya yang tidak terputus ke beban melalui proses pemilihan otomatis di antara tiga sumber daya utama: daya utama, energi surya, dan daya generator, dengan daya utama sebagai pilihan utama. Diterapkan menggunakan mikrokontroler 8051, sistem ini terhubung ke tiga saklar yang mewakili setiap sumber daya untuk simulasi. Saat mendeteksi pelepasan saklar atau deaktivasi, yang menandakan tidak adanya sumber daya tertentu, mikrokontroler segera menonaktifkan pengemudi relay yang sesuai. Pengemudi relay ini kemudian menyalakan relay yang relevan, memfasilitasi kelangsungan daya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/1/terbatas-sumber-daya-sistem-kontrol-oven-beban-rum-thumb-c2e47.webp" type="image/webp" length="98770" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/terbatas-sumber-daya-sistem-kontrol-oven-beban-rum-thumb-c2e47.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/terbatas-sumber-daya-sistem-kontrol-oven-beban-rum-thumb-37de5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/terbatas-sumber-daya-sistem-kontrol-oven-beban-rum-thumb-37583.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5875-lamintang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16540-journal-engineering-technology-applied-science-jetas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Eucheuma cottonii PADA KEDALAMAN AIR LAUT YANG BERBEDA DI DUSUN KOTANIA DESA ETI KECAMATAN SERAM BARAT KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Eucheuma cottonii PADA KEDALAMAN AIR LAUT YANG BERBEDA DI DUSUN KOTANIA DESA ETI KECAMATAN SERAM BARAT KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Eucheuma cottonii PADA KEDALAMAN AIR LAUT YANG BERBEDA DI DUSUN KOTANIA DESA ETI KECAMATAN SERAM BARAT KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38760-arus-laut-hidup-rumput-suhu-permu" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38760-arus-laut-hidup-rumput-suhu-permu" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-15:08781c6148db6061f9d011a2232888b0</id>
	<published>2026-04-14T22:19:14+07:00</published>
	<updated>2026-04-14T22:19:14+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="common crawl" label="common crawl" />
	<category term="graph icon" label="graph icon" />
	<category term="waa sagu" label="waa sagu" />
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,graph,icon,sagu,waa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengkaji lebih dalam pengaruh faktor-faktor oseanografi lainnya, seperti salinitas dan arus laut, terhadap pertumbuhan Eucheuma cottonii di Dusun Kotania. Selain itu, studi tentang interaksi antara rumput laut ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengkaji lebih dalam pengaruh faktor-faktor oseanografi lainnya, seperti salinitas dan arus laut, terhadap pertumbuhan Eucheuma cottonii di Dusun Kotania. Selain itu, studi tentang interaksi antara rumput laut ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/arus-laut-hidup-rumput-suhu-permukaan-air-pertumbu-thumb-88197.webp" title="JURIS - PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT (Eucheuma cottonii) PADA KEDALAMAN AIR LAUT YANG BERBEDA DI DUSUN KOTANIA DESA ETI KECAMATAN SERAM BARAT KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/arus-laut-hidup-rumput-suhu-permukaan-air-pertumbu-thumb-88197.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/arus-laut-hidup-rumput-suhu-permukaan-air-pertumbu-thumb-88197.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/arus-laut-hidup-rumput-suhu-permukaan-air-pertumbu-thumb-88197.webp 1x" title="JURIS - PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT (Eucheuma cottonii) PADA KEDALAMAN AIR LAUT YANG BERBEDA DI DUSUN KOTANIA DESA ETI KECAMATAN SERAM BARAT KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT" alt="JURIS - PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT (Eucheuma cottonii) PADA KEDALAMAN AIR LAUT YANG BERBEDA DI DUSUN KOTANIA DESA ETI KECAMATAN SERAM BARAT KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/arus-laut-hidup-rumput-suhu-permukaan-air-pertumbu-thumb-b0bca.webp" title="JURIS - PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT (Eucheuma cottonii) PADA KEDALAMAN AIR LAUT YANG BERBEDA DI DUSUN KOTANIA DESA ETI KECAMATAN SERAM BARAT KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/arus-laut-hidup-rumput-suhu-permukaan-air-pertumbu-thumb-b0bca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/arus-laut-hidup-rumput-suhu-permukaan-air-pertumbu-thumb-b0bca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/arus-laut-hidup-rumput-suhu-permukaan-air-pertumbu-thumb-b0bca.webp 1x" title="JURIS - PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT (Eucheuma cottonii) PADA KEDALAMAN AIR LAUT YANG BERBEDA DI DUSUN KOTANIA DESA ETI KECAMATAN SERAM BARAT KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT" alt="JURIS - PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT (Eucheuma cottonii) PADA KEDALAMAN AIR LAUT YANG BERBEDA DI DUSUN KOTANIA DESA ETI KECAMATAN SERAM BARAT KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/arus-laut-hidup-rumput-suhu-permukaan-air-pertumbu-thumb-b77dd.webp" title="JURIS - PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT (Eucheuma cottonii) PADA KEDALAMAN AIR LAUT YANG BERBEDA DI DUSUN KOTANIA DESA ETI KECAMATAN SERAM BARAT KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/arus-laut-hidup-rumput-suhu-permukaan-air-pertumbu-thumb-b77dd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/arus-laut-hidup-rumput-suhu-permukaan-air-pertumbu-thumb-b77dd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/arus-laut-hidup-rumput-suhu-permukaan-air-pertumbu-thumb-b77dd.webp 1x" title="JURIS - PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT (Eucheuma cottonii) PADA KEDALAMAN AIR LAUT YANG BERBEDA DI DUSUN KOTANIA DESA ETI KECAMATAN SERAM BARAT KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT" alt="JURIS - PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT (Eucheuma cottonii) PADA KEDALAMAN AIR LAUT YANG BERBEDA DI DUSUN KOTANIA DESA ETI KECAMATAN SERAM BARAT KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38760-arus-laut-hidup-rumput-suhu-permu" title="JURIS - PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT (Eucheuma cottonii) PADA KEDALAMAN AIR LAUT YANG BERBEDA DI DUSUN KOTANIA DESA ETI KECAMATAN SERAM BARAT KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT" target="_blank">PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT (Eucheuma cottonii) PADA KEDALAMAN AIR LAUT YANG BERBEDA DI DUSUN KOTANIA DESA ETI KECAMATAN SERAM BARAT KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT</a>: Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengkaji lebih dalam pengaruh faktor-faktor oseanografi lainnya, seperti salinitas dan arus laut, terhadap pertumbuhan Eucheuma cottonii di Dusun Kotania. Selain itu, studi tentang interaksi antara rumput laut dengan biota laut lainnya, seperti ikan dan invertebrata, dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang ekosistem perairan tersebut. Lebih lanjut, penelitian mengenai teknik budidaya yang inovatif, seperti penggunaan substrat buatan atau sistem budidaya terintegrasi, dapat meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan produksi rumput laut di wilayah tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pengembangan industri rumput laut yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa kedalaman yang optimal untuk pertumbuhan rumput laut Eucheuma cottonii adalah 30 cm di bawah permukaan air laut.Pada kedalaman ini, rumput laut menunjukkan pertumbuhan terbaik dengan berat basah rata-rata mencapai 160 gram selama 35 hari.Hasil ini mengindikasikan pentingnya faktor kedalaman dalam mempengaruhi pertumbuhan dan produktivitas rumput laut.Oleh karena itu, dalam kegiatan budidaya rumput laut, perlu diperhatikan faktor oseanografi, terutama kedalaman, untuk mencapai hasil yang optimal
<br>Latar Belakang: Rumput Laut Eucheuma cottonii merupakan makro alga yang hidup di laut, pada umumnya di dasar perairan dan menempel pada substrat atau benda lain dan juga hidupnya terapung di permukaan laut. Bagian Ae bagian rumput laut secara umum terdiri dari holdfast yaitu bagian dasar dari rumput laut yang berfungsi untuk menempel pada substrat dan thalus yaitu bentukAebentuk pertumbuhan rumput laut yang menyerupai percabangan. Pertumbuhan rumput laut sangat tergantung dari faktorAefaktor oseanografi (fisika, kimia, dan pergerakan atau dinamika air laut), rumput laut mengambil nutrisi dari sekitarnya secara difusi dan osmosis melalui dinding thallus. Metode: Berdasarkan hasil Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2011 maka...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/f/arus-laut-hidup-rumput-suhu-permukaan-air-pertumbu-thumb-b0bca.webp" type="image/webp" length="76492" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/arus-laut-hidup-rumput-suhu-permukaan-air-pertumbu-thumb-88197.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/arus-laut-hidup-rumput-suhu-permukaan-air-pertumbu-thumb-b0bca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/arus-laut-hidup-rumput-suhu-permukaan-air-pertumbu-thumb-b77dd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-503-unpatti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16824-biopendix-jurnal-biologi-pendidikan-terapan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Fraksi Volume Dan Arah Serat Terhadap Ketangguhan Impak Dan Kekuatan Lentur Pada Material Komposit Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Fraksi Volume Dan Arah Serat Terhadap Ketangguhan Impak Dan Kekuatan Lentur Pada Material Komposit Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Fraksi Volume Dan Arah Serat Terhadap Ketangguhan Impak Dan Kekuatan Lentur Pada Material Komposit Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38772-matriks-komposit-serat-efek-kombinasi-fraksi-sifat" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38772-matriks-komposit-serat-efek-kombinasi-fraksi-sifat" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-15:7da16c21563d1c92555881d88d79d182</id>
	<published>2026-04-14T21:58:02+07:00</published>
	<updated>2026-04-14T21:58:02+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="etalase jurnal akademik" label="etalase jurnal akademik" />
	<category term="direktori jurnal akademik" label="direktori jurnal akademik" />
	<category term="direktori file akademik" label="direktori file akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh jenis resin matriks yang berbeda terhadap sifat mekanik komposit TKKS, dengan mempertimbangkan resin yang lebih ramah lingkungan dan memiliki daya rekat yang lebih baik terhadap serat. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh jenis resin matriks yang berbeda terhadap sifat mekanik komposit TKKS, dengan mempertimbangkan resin yang lebih ramah lingkungan dan memiliki daya rekat yang lebih baik terhadap serat. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/9/matriks-komposit-serat-efek-kombinasi-fraksi-sifat-thumb-3a1a6.webp" title="JURIS - Pengaruh Fraksi Volume Dan Arah Serat Terhadap Ketangguhan Impak Dan Kekuatan Lentur Pada Material Komposit Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/9/matriks-komposit-serat-efek-kombinasi-fraksi-sifat-thumb-3a1a6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/9/matriks-komposit-serat-efek-kombinasi-fraksi-sifat-thumb-3a1a6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/9/matriks-komposit-serat-efek-kombinasi-fraksi-sifat-thumb-3a1a6.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Fraksi Volume Dan Arah Serat Terhadap Ketangguhan Impak Dan Kekuatan Lentur Pada Material Komposit Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit" alt="JURIS - Pengaruh Fraksi Volume Dan Arah Serat Terhadap Ketangguhan Impak Dan Kekuatan Lentur Pada Material Komposit Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/9/matriks-komposit-serat-efek-kombinasi-fraksi-sifat-thumb-a8f67.webp" title="JURIS - Pengaruh Fraksi Volume Dan Arah Serat Terhadap Ketangguhan Impak Dan Kekuatan Lentur Pada Material Komposit Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/9/matriks-komposit-serat-efek-kombinasi-fraksi-sifat-thumb-a8f67.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/9/matriks-komposit-serat-efek-kombinasi-fraksi-sifat-thumb-a8f67.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/9/matriks-komposit-serat-efek-kombinasi-fraksi-sifat-thumb-a8f67.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Fraksi Volume Dan Arah Serat Terhadap Ketangguhan Impak Dan Kekuatan Lentur Pada Material Komposit Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit" alt="JURIS - Pengaruh Fraksi Volume Dan Arah Serat Terhadap Ketangguhan Impak Dan Kekuatan Lentur Pada Material Komposit Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/9/matriks-komposit-serat-efek-kombinasi-fraksi-sifat-thumb-83a21.webp" title="JURIS - Pengaruh Fraksi Volume Dan Arah Serat Terhadap Ketangguhan Impak Dan Kekuatan Lentur Pada Material Komposit Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/9/matriks-komposit-serat-efek-kombinasi-fraksi-sifat-thumb-83a21.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/9/matriks-komposit-serat-efek-kombinasi-fraksi-sifat-thumb-83a21.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/9/matriks-komposit-serat-efek-kombinasi-fraksi-sifat-thumb-83a21.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Fraksi Volume Dan Arah Serat Terhadap Ketangguhan Impak Dan Kekuatan Lentur Pada Material Komposit Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit" alt="JURIS - Pengaruh Fraksi Volume Dan Arah Serat Terhadap Ketangguhan Impak Dan Kekuatan Lentur Pada Material Komposit Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38772-matriks-komposit-serat-efek-kombinasi-fraksi-sifat" title="JURIS - Pengaruh Fraksi Volume Dan Arah Serat Terhadap Ketangguhan Impak Dan Kekuatan Lentur Pada Material Komposit Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit" target="_blank">Pengaruh Fraksi Volume Dan Arah Serat Terhadap Ketangguhan Impak Dan Kekuatan Lentur Pada Material Komposit Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit</a>: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh jenis resin matriks yang berbeda terhadap sifat mekanik komposit TKKS, dengan mempertimbangkan resin yang lebih ramah lingkungan dan memiliki daya rekat yang lebih baik terhadap serat. Selain itu, studi tentang optimasi kombinasi fraksi volume serat dan orientasi serat menggunakan metode desain eksperimen yang lebih canggih, seperti Response Surface Methodology (RSM), dapat dilakukan untuk menemukan konfigurasi yang menghasilkan performa mekanik optimal secara simultan. Terakhir, penelitian mengenai pengaruh perlakuan permukaan serat TKKS, seperti alkali treatment atau silane coupling agent, terhadap peningkatan adhesi serat-matriks dan peningkatan ketahanan terhadap degradasi lingkungan perlu dilakukan untuk memperluas aplikasi komposit TKKS dalam kondisi lingkungan yang lebih ekstrem..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa fraksi volume dan arah serat memiliki pengaruh signifikan terhadap performa mekanik komposit TKKS.Orientasi serat 45A menunjukkan ketangguhan impak tertinggi di semua tingkat fraksi volume, sementara orientasi 0A menghasilkan kekuatan lentur tertinggi.Fraksi volume 30% dan arah serat 0A direkomendasikan untuk aplikasi yang membutuhkan kekuatan lentur tinggi, sedangkan fraksi volume 40% dengan arah serat 45A lebih cocok untuk kebutuhan ketangguhan impak yang optimal
<br>Material komposit berbasis serat alam menjadi alternatif ramah lingkungan yang terus dikembangkan karena ketersediaannya yang melimpah, ringan, dan biaya produksinya rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fraksi volume dan arah serat terhadap sifat mekanik komposit berbasis serat tandan kosong kelapa sawit (TKKS), khususnya ketangguhan impak dan kekuatan lentur. Proses pembuatan komposit dilakukan secara eksperimental menggunakan metode hand lay-up dan cetak tekan. Serat TKKS digunakan sebagai bahan penguat dan resin poliester sebagai matriks, dengan penambahan katalis MEKPO sebesar 1% dari volume resin. Komposit divariasikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/9/matriks-komposit-serat-efek-kombinasi-fraksi-sifat-thumb-3a1a6.webp" type="image/webp" length="202854" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/9/matriks-komposit-serat-efek-kombinasi-fraksi-sifat-thumb-3a1a6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/9/matriks-komposit-serat-efek-kombinasi-fraksi-sifat-thumb-a8f67.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/9/matriks-komposit-serat-efek-kombinasi-fraksi-sifat-thumb-83a21.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-533-lmu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16823-sjme-kinematika-jurnal-teknik-mesin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Investigasi Sifat Mekanik Model Biodegradable Stent Berbasis Bahan PLLA ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Investigasi Sifat Mekanik Model Biodegradable Stent Berbasis Bahan PLLA ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Investigasi Sifat Mekanik Model Biodegradable Stent Berbasis Bahan PLLA ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38770-konfigurasi-desain-kombinasi-jendela-esteti" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38770-konfigurasi-desain-kombinasi-jendela-esteti" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-15:5bc23a32c2948cc3725f222d3f898c9d</id>
	<published>2026-04-14T21:55:15+07:00</published>
	<updated>2026-04-14T21:55:15+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="afid nugroho" label="afid nugroho" />
	<category term="teguh wibowo" label="teguh wibowo" />
	<category term="sandi rais" label="sandi rais" />
	<itunes:keywords><![CDATA[afid,nugroho,rais,sandi,teguh,wibowo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi in-vivo untuk menguji performa biologis stent PLLA ini pada model hewan, guna memastikan biokompatibilitas dan respon jaringan yang optimal. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi in-vivo untuk menguji performa biologis stent PLLA ini pada model hewan, guna memastikan biokompatibilitas dan respon jaringan yang optimal. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/konfigurasi-desain-kombinasi-jendela-estetika-bati-thumb-fcf54.webp" title="JURIS - Investigasi Sifat Mekanik Model Biodegradable Stent Berbasis Bahan PLLA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/konfigurasi-desain-kombinasi-jendela-estetika-bati-thumb-fcf54.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/konfigurasi-desain-kombinasi-jendela-estetika-bati-thumb-fcf54.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/konfigurasi-desain-kombinasi-jendela-estetika-bati-thumb-fcf54.webp 1x" title="JURIS - Investigasi Sifat Mekanik Model Biodegradable Stent Berbasis Bahan PLLA" alt="JURIS - Investigasi Sifat Mekanik Model Biodegradable Stent Berbasis Bahan PLLA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/konfigurasi-desain-kombinasi-jendela-estetika-bati-thumb-ff793.webp" title="JURIS - Investigasi Sifat Mekanik Model Biodegradable Stent Berbasis Bahan PLLA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/konfigurasi-desain-kombinasi-jendela-estetika-bati-thumb-ff793.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/konfigurasi-desain-kombinasi-jendela-estetika-bati-thumb-ff793.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/konfigurasi-desain-kombinasi-jendela-estetika-bati-thumb-ff793.webp 1x" title="JURIS - Investigasi Sifat Mekanik Model Biodegradable Stent Berbasis Bahan PLLA" alt="JURIS - Investigasi Sifat Mekanik Model Biodegradable Stent Berbasis Bahan PLLA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/konfigurasi-desain-kombinasi-jendela-estetika-bati-thumb-7735f.webp" title="JURIS - Investigasi Sifat Mekanik Model Biodegradable Stent Berbasis Bahan PLLA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/konfigurasi-desain-kombinasi-jendela-estetika-bati-thumb-7735f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/konfigurasi-desain-kombinasi-jendela-estetika-bati-thumb-7735f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/konfigurasi-desain-kombinasi-jendela-estetika-bati-thumb-7735f.webp 1x" title="JURIS - Investigasi Sifat Mekanik Model Biodegradable Stent Berbasis Bahan PLLA" alt="JURIS - Investigasi Sifat Mekanik Model Biodegradable Stent Berbasis Bahan PLLA" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38770-konfigurasi-desain-kombinasi-jendela-esteti" title="JURIS - Investigasi Sifat Mekanik Model Biodegradable Stent Berbasis Bahan PLLA" target="_blank">Investigasi Sifat Mekanik Model Biodegradable Stent Berbasis Bahan PLLA</a>: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi in-vivo untuk menguji performa biologis stent PLLA ini pada model hewan, guna memastikan biokompatibilitas dan respon jaringan yang optimal. Kedua, analisis fatigue material dapat dilakukan untuk mengukur daya tahan stent terhadap siklus pembebanan jangka panjang, sehingga dapat memprediksi umur pakai stent dengan lebih akurat. Ketiga, optimasi konfigurasi desain stent dengan pendekatan material baru yang biodegradable, seperti menggabungkan nanopartikel atau serat alami, dapat meningkatkan sifat mekanik dan biokompatibilitas stent, sehingga menghasilkan stent yang lebih unggul dalam aplikasi klinis. Ketiga saran ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan stent biodegradable yang lebih efektif dan aman untuk pengobatan penyakit kardiovaskular..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi desain open cell dan close cell pada stent berbahan PLLA memberikan hasil yang berbeda tergantung pada konfigurasi dan ketebalan stent.Pada konfigurasi crimped, kombinasi desain pertama open cell dan close cell dengan ketebalan 130 AAm menunjukkan fleksibilitas tertinggi berdasarkan curvature index.Sebaliknya, pada konfigurasi expanded, kombinasi desain kedua open cell dan close cell dengan ketebalan 120 AAm memberikan fleksibilitas tertinggi.Implikasi klinis dari penelitian ini sangat relevan untuk pengobatan penyakit kardiovaskular, terutama dalam mendukung kebutuhan pasien dengan pembuluh darah yang berkelok atau lesi kompleks.Fleksibilitas tinggi pada desain tertentu mendukung penyesuaian stent dengan kontur pembuluh darah, sementara tegangan Von Mises yang aman memastikan keandalan mekanis stent, mengurangi risiko komplikasi seperti restenosis atau kerusakan mekanis
<br>Penyakit kardiovaskular merupakan penyebab kematian tertinggi di dunia, dengan penyakit terkait penyempitan pembuluh darah menjadi penyebab utama kematian di Indonesia. Salah satu solusi untuk menangani penyempitan pembuluh darah adalah penggunaan stent, salah satunya adalah biodegradable polymer stent yang terbuat dari poly L-lactic acid (PLLA). Stent yang diteliti dalam penelitian ini memiliki desain batik (BT) dengan strut searah (S><), kombinasi struktur open cell dan close cell. Penelitian ini menggunakan metode analisis desain dengan bantuan perangkat lunak Abaqus student melalui finite...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/6/konfigurasi-desain-kombinasi-jendela-estetika-bati-thumb-ff793.webp" type="image/webp" length="110228" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/konfigurasi-desain-kombinasi-jendela-estetika-bati-thumb-fcf54.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/konfigurasi-desain-kombinasi-jendela-estetika-bati-thumb-ff793.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/konfigurasi-desain-kombinasi-jendela-estetika-bati-thumb-7735f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-533-lmu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16823-sjme-kinematika-jurnal-teknik-mesin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ PENGARUH PENGGUNAAN AIR KELAPA Cocos nucifera TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI Brassica juncea L ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PENGARUH PENGGUNAAN AIR KELAPA Cocos nucifera TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI Brassica juncea L ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PENGARUH PENGGUNAAN AIR KELAPA Cocos nucifera TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI Brassica juncea L ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38759-volume-air-kelapa-rendah-pertumbuha" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-38759-volume-air-kelapa-rendah-pertumbuha" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-15:00a6739042746b4513b73da95ba63c5f</id>
	<published>2026-04-14T21:53:34+07:00</published>
	<updated>2026-04-14T21:53:34+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="common crawl" label="common crawl" />
	<category term="graph icon" label="graph icon" />
	<category term="waa sagu" label="waa sagu" />
	<itunes:keywords><![CDATA[common,crawl,graph,icon,sagu,waa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengaruh air kelapa terhadap pertumbuhan tanaman sawi dalam jangka waktu yang lebih panjang. Selain itu, penelitian dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengaruh air kelapa terhadap pertumbuhan tanaman sawi dalam jangka waktu yang lebih panjang. Selain itu, penelitian dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/a/volume-air-kelapa-rendah-pertumbuhan-tanaman-sawi-thumb-03e4a.webp" title="JURIS - PENGARUH PENGGUNAAN AIR KELAPA (Cocos nucifera)  TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/volume-air-kelapa-rendah-pertumbuhan-tanaman-sawi-thumb-03e4a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/volume-air-kelapa-rendah-pertumbuhan-tanaman-sawi-thumb-03e4a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/volume-air-kelapa-rendah-pertumbuhan-tanaman-sawi-thumb-03e4a.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH PENGGUNAAN AIR KELAPA (Cocos nucifera)  TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.)" alt="JURIS - PENGARUH PENGGUNAAN AIR KELAPA (Cocos nucifera)  TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/a/volume-air-kelapa-rendah-pertumbuhan-tanaman-sawi-thumb-2c213.webp" title="JURIS - PENGARUH PENGGUNAAN AIR KELAPA (Cocos nucifera)  TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/volume-air-kelapa-rendah-pertumbuhan-tanaman-sawi-thumb-2c213.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/volume-air-kelapa-rendah-pertumbuhan-tanaman-sawi-thumb-2c213.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/volume-air-kelapa-rendah-pertumbuhan-tanaman-sawi-thumb-2c213.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH PENGGUNAAN AIR KELAPA (Cocos nucifera)  TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.)" alt="JURIS - PENGARUH PENGGUNAAN AIR KELAPA (Cocos nucifera)  TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/a/volume-air-kelapa-rendah-pertumbuhan-tanaman-sawi-thumb-6e19e.webp" title="JURIS - PENGARUH PENGGUNAAN AIR KELAPA (Cocos nucifera)  TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/volume-air-kelapa-rendah-pertumbuhan-tanaman-sawi-thumb-6e19e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/volume-air-kelapa-rendah-pertumbuhan-tanaman-sawi-thumb-6e19e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/volume-air-kelapa-rendah-pertumbuhan-tanaman-sawi-thumb-6e19e.webp 1x" title="JURIS - PENGARUH PENGGUNAAN AIR KELAPA (Cocos nucifera)  TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.)" alt="JURIS - PENGARUH PENGGUNAAN AIR KELAPA (Cocos nucifera)  TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-38759-volume-air-kelapa-rendah-pertumbuha" title="JURIS - PENGARUH PENGGUNAAN AIR KELAPA (Cocos nucifera)  TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.)" target="_blank">PENGARUH PENGGUNAAN AIR KELAPA (Cocos nucifera)  TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.)</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengaruh air kelapa terhadap pertumbuhan tanaman sawi dalam jangka waktu yang lebih panjang. Selain itu, penelitian dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai jenis tanaman sayuran lainnya untuk mengetahui apakah air kelapa juga memiliki efek yang serupa. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi komponen-komponen spesifik dalam air kelapa yang berkontribusi terhadap pertumbuhan tanaman sawi, sehingga dapat dikembangkan sebagai pupuk alami yang efektif..
<br>Volume air kelapa yang paling berpengaruh terhadap pertumbuhan sawi (Brassica juncea L.), yaitu pada tinggi tanaman dan jumlah daun, terdapat pada volume 250 ml, disusul volume 200 ml, selanjutnya volume 150 ml dan 100 ml, dan Kontrol (A0)
<br>Latar belakang: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan air kelapa terhadap pertumbuhan tanaman sawi. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah: Green Mustard Seed, Air Kelapa, Air dan Tanah. Penelitian dilakukan selama 2 bulan, dari 15 September 2010 sampai 15 November 2010.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/a/volume-air-kelapa-rendah-pertumbuhan-tanaman-sawi-thumb-03e4a.webp" type="image/webp" length="70786" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/volume-air-kelapa-rendah-pertumbuhan-tanaman-sawi-thumb-03e4a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/volume-air-kelapa-rendah-pertumbuhan-tanaman-sawi-thumb-2c213.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/volume-air-kelapa-rendah-pertumbuhan-tanaman-sawi-thumb-6e19e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-503-unpatti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16824-biopendix-jurnal-biologi-pendidikan-terapan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Wed, 15 Apr 2026 06:55:46 +0700. 12 items. Served in: 7.021 seconds [atom] -->
