<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-06-22T16:21:24+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Kejadian Penyakit Paru Obstruktif Kronik PPOK pada Personil TNI AU Depo Pemeliharaan 10 Lanud Husein Sastranegara Bandung Berdasarkan Kuesioner Puma dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kejadian Penyakit Paru Obstruktif Kronik PPOK pada Personil TNI AU Depo Pemeliharaan 10 Lanud Husein Sastranegara Bandung Berdasarkan Kuesioner Puma dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kejadian Penyakit Paru Obstruktif Kronik PPOK pada Personil TNI AU Depo Pemeliharaan 10 Lanud Husein Sastranegara Bandung Berdasarkan Kuesioner Puma dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50895-faktor-risiko-pji-ppok-merokok-puma" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50895-faktor-risiko-pji-ppok-merokok-puma" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-22:3e83af36c26c07302ceefd1150fbf466</id>
	<published>2026-06-22T14:07:31+07:00</published>
	<updated>2026-06-22T14:07:31+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="yudi amiarno" label="yudi amiarno" />
	<category term="roni hidayat" label="roni hidayat" />
	<category term="astuti rahmi" label="astuti rahmi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[amiarno,astuti,hidayat,rahmi,roni,yudi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengembangkan metode skrining yang lebih komprehensif untuk mendeteksi risiko PPOK, terutama di kalangan personil TNI AU, dengan mempertimbangkan faktor-faktor ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengembangkan metode skrining yang lebih komprehensif untuk mendeteksi risiko PPOK, terutama di kalangan personil TNI AU, dengan mempertimbangkan faktor-faktor ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/faktor-risiko-pji-ppok-merokok-puma-obstruktif-kro-thumb-d4f21.webp" title="JURIS - Kejadian Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) pada Personil  TNI AU Depo Pemeliharaan 10 Lanud Husein Sastranegara Bandung Berdasarkan Kuesioner Puma dan Tinjauannya  Menurut Pandangan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/faktor-risiko-pji-ppok-merokok-puma-obstruktif-kro-thumb-d4f21.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/faktor-risiko-pji-ppok-merokok-puma-obstruktif-kro-thumb-d4f21.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/faktor-risiko-pji-ppok-merokok-puma-obstruktif-kro-thumb-d4f21.webp 1x" title="JURIS - Kejadian Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) pada Personil  TNI AU Depo Pemeliharaan 10 Lanud Husein Sastranegara Bandung Berdasarkan Kuesioner Puma dan Tinjauannya  Menurut Pandangan Islam" alt="JURIS - Kejadian Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) pada Personil  TNI AU Depo Pemeliharaan 10 Lanud Husein Sastranegara Bandung Berdasarkan Kuesioner Puma dan Tinjauannya  Menurut Pandangan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/faktor-risiko-pji-ppok-merokok-puma-obstruktif-kro-thumb-dae2f.webp" title="JURIS - Kejadian Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) pada Personil  TNI AU Depo Pemeliharaan 10 Lanud Husein Sastranegara Bandung Berdasarkan Kuesioner Puma dan Tinjauannya  Menurut Pandangan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/faktor-risiko-pji-ppok-merokok-puma-obstruktif-kro-thumb-dae2f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/faktor-risiko-pji-ppok-merokok-puma-obstruktif-kro-thumb-dae2f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/faktor-risiko-pji-ppok-merokok-puma-obstruktif-kro-thumb-dae2f.webp 1x" title="JURIS - Kejadian Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) pada Personil  TNI AU Depo Pemeliharaan 10 Lanud Husein Sastranegara Bandung Berdasarkan Kuesioner Puma dan Tinjauannya  Menurut Pandangan Islam" alt="JURIS - Kejadian Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) pada Personil  TNI AU Depo Pemeliharaan 10 Lanud Husein Sastranegara Bandung Berdasarkan Kuesioner Puma dan Tinjauannya  Menurut Pandangan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/faktor-risiko-pji-ppok-merokok-puma-obstruktif-kro-thumb-902b4.webp" title="JURIS - Kejadian Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) pada Personil  TNI AU Depo Pemeliharaan 10 Lanud Husein Sastranegara Bandung Berdasarkan Kuesioner Puma dan Tinjauannya  Menurut Pandangan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/faktor-risiko-pji-ppok-merokok-puma-obstruktif-kro-thumb-902b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/faktor-risiko-pji-ppok-merokok-puma-obstruktif-kro-thumb-902b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/faktor-risiko-pji-ppok-merokok-puma-obstruktif-kro-thumb-902b4.webp 1x" title="JURIS - Kejadian Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) pada Personil  TNI AU Depo Pemeliharaan 10 Lanud Husein Sastranegara Bandung Berdasarkan Kuesioner Puma dan Tinjauannya  Menurut Pandangan Islam" alt="JURIS - Kejadian Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) pada Personil  TNI AU Depo Pemeliharaan 10 Lanud Husein Sastranegara Bandung Berdasarkan Kuesioner Puma dan Tinjauannya  Menurut Pandangan Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50895-faktor-risiko-pji-ppok-merokok-puma" title="JURIS - Kejadian Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) pada Personil  TNI AU Depo Pemeliharaan 10 Lanud Husein Sastranegara Bandung Berdasarkan Kuesioner Puma dan Tinjauannya  Menurut Pandangan Islam" target="_blank">Kejadian Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) pada Personil  TNI AU Depo Pemeliharaan 10 Lanud Husein Sastranegara Bandung Berdasarkan Kuesioner Puma dan Tinjauannya  Menurut Pandangan Islam</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengembangkan metode skrining yang lebih komprehensif untuk mendeteksi risiko PPOK, terutama di kalangan personil TNI AU, dengan mempertimbangkan faktor-faktor risiko lainnya seperti paparan asap rokok pasif dan faktor lingkungan kerja. 2. Melakukan studi longitudinal untuk memahami perkembangan PPOK dalam jangka panjang, terutama pada perokok dan non-perokok, serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perjalanan penyakit dan efektivitas intervensi. 3. Menganalisis dampak kampanye anti-merokok dan edukasi kesehatan paru pada perilaku merokok dan kesadaran akan risiko PPOK di kalangan personil TNI AU, serta mengeksplorasi strategi intervensi yang efektif untuk mengurangi prevalensi merokok dan meningkatkan kesehatan paru..
<br>Kesimpulan dari penelitian tentang Kejadian Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) di kalangan personil TNI AU di depo pemeliharaan 10 Bandung, berdasarkan kuesioner PUMA dan tinjauan menurut agama Islam, menunjukkan bahwa dari 319 responden, 262 orang (82,1%) tidak berisiko mengalami PPOK dan dapat diberi edukasi mengenai gaya hidup sehat, sementara 57 orang (17,9%) terdeteksi berisiko dan memerlukan pemeriksaan spirometri.Dari segi kebiasaan merokok, 202 responden (63,3%) adalah perokok, dengan mayoritas (34,2%) berada di usia di bawah 29 tahun dan 83 orang (26,0%) mengonsumsi lebih dari 30 bungkus rokok per tahun.Mayoritas perokok (91,8%) menunjukkan keinginan untuk berhenti merokok, dengan rokok putih sebagai jenis yang paling banyak diminati (32,3%).Terdapat hubungan signifikan antara merokok dan gejala PPOK seperti sesak napas, batuk, dan pengeluaran dahak, dengan P-Value 0,000, sedangkan gejala yang sudah terdiagnosis menunjukkan hasil yang tidak signifikan (P-Value 0,363).Dalam konteks hukum merokok, terdapat beragam pendapat, di mana MUI menyatakan merokok hukumnya makruh karena dampak negatif yang ditimbulkan.Pola hidup sehat yang dianjurkan dalam Islam, yang meliputi kebersihan jasmani dan rohani, serta praktik hidup sehat yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW, relevan dengan peningkatan kesehatan fisik dan mental.Saran dari penelitian ini mencakup perlunya penelitian lanjutan yang mempertimbangkan faktor pentingnya penggunaan metode lebih komprehensif, serta kampanye anti-merokok di kalangan personil TNI AU
<br>Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia, dengan angka kematian global mencapai sekitar 3 juta jiwa pada tahun 2019. Di Indonesia, prevalensi PPOK mencapai 3,7%, setara dengan sekitar 9,2 juta jiwa menurut Riset Kesehatan Dasar 2013. Merokok menjadi faktor risiko utama dalam pengembangan PPOK, di mana perokok menunjukkan prevalensi gejala pernapasan yang lebih tinggi dibandingkan non-perokok. Namun, kurang dari 50% perokok berat mengalami PPOK, menunjukkan bahwa faktor risiko lain, seperti paparan asap rokok pasif, juga berperan. Dengan prevalensi merokok di Indonesia yang mencapai 33,8%, kondisi ini memperburuk angka kejadian PPOK. Menariknya, sekitar 60-85% penderita PPOK tidak menyadari penyakit yang diderita, termasuk di...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/5/faktor-risiko-pji-ppok-merokok-puma-obstruktif-kro-thumb-d4f21.webp" type="image/webp" length="103850" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/faktor-risiko-pji-ppok-merokok-puma-obstruktif-kro-thumb-d4f21.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/faktor-risiko-pji-ppok-merokok-puma-obstruktif-kro-thumb-dae2f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/faktor-risiko-pji-ppok-merokok-puma-obstruktif-kro-thumb-902b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-423-yarsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6106-junior-medical-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ EFEK LISTRIK TEGANGAN RENDAH TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia Coli ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ EFEK LISTRIK TEGANGAN RENDAH TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia Coli ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ EFEK LISTRIK TEGANGAN RENDAH TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia Coli ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50904-arus-listrik-tegangan-estimas" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50904-arus-listrik-tegangan-estimas" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-22:57e9081994b658af2b35f87555ecf36c</id>
	<published>2026-06-22T14:03:38+07:00</published>
	<updated>2026-06-22T14:03:38+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="vaksin covid" label="vaksin covid" />
	<category term="nota4dprofit" label="nota4dprofit" />
	<category term="angkanota4d" label="angkanota4d" />
	<itunes:keywords><![CDATA[angkanota4d,covid,nota4dprofit,vaksin]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menentukan efek listrik tegangan rendah terhadap bakteri Gram negatif lainnya, selain Escherichia coli. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menentukan efek listrik tegangan rendah terhadap bakteri Gram negatif lainnya, selain Escherichia coli. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/6/arus-listrik-tegangan-estimasi-escherichia-coli-ba-thumb-40e69.webp" title="JURIS - EFEK LISTRIK TEGANGAN RENDAH TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia Coli" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/arus-listrik-tegangan-estimasi-escherichia-coli-ba-thumb-40e69.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/arus-listrik-tegangan-estimasi-escherichia-coli-ba-thumb-40e69.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/arus-listrik-tegangan-estimasi-escherichia-coli-ba-thumb-40e69.webp 1x" title="JURIS - EFEK LISTRIK TEGANGAN RENDAH TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia Coli" alt="JURIS - EFEK LISTRIK TEGANGAN RENDAH TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia Coli" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/6/arus-listrik-tegangan-estimasi-escherichia-coli-ba-thumb-0d5e3.webp" title="JURIS - EFEK LISTRIK TEGANGAN RENDAH TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia Coli" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/arus-listrik-tegangan-estimasi-escherichia-coli-ba-thumb-0d5e3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/arus-listrik-tegangan-estimasi-escherichia-coli-ba-thumb-0d5e3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/arus-listrik-tegangan-estimasi-escherichia-coli-ba-thumb-0d5e3.webp 1x" title="JURIS - EFEK LISTRIK TEGANGAN RENDAH TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia Coli" alt="JURIS - EFEK LISTRIK TEGANGAN RENDAH TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia Coli" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/6/arus-listrik-tegangan-estimasi-escherichia-coli-ba-thumb-2a810.webp" title="JURIS - EFEK LISTRIK TEGANGAN RENDAH TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia Coli" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/6/arus-listrik-tegangan-estimasi-escherichia-coli-ba-thumb-2a810.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/6/arus-listrik-tegangan-estimasi-escherichia-coli-ba-thumb-2a810.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/6/arus-listrik-tegangan-estimasi-escherichia-coli-ba-thumb-2a810.webp 1x" title="JURIS - EFEK LISTRIK TEGANGAN RENDAH TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia Coli" alt="JURIS - EFEK LISTRIK TEGANGAN RENDAH TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia Coli" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50904-arus-listrik-tegangan-estimas" title="JURIS - EFEK LISTRIK TEGANGAN RENDAH TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia Coli" target="_blank">EFEK LISTRIK TEGANGAN RENDAH TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Escherichia Coli</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menentukan efek listrik tegangan rendah terhadap bakteri Gram negatif lainnya, selain Escherichia coli. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada mekanisme kerja listrik tegangan rendah dalam membunuh bakteri, terutama pada perubahan morfologi dan ultrastruktur sel bakteri. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan parameter listrik tegangan rendah, seperti tegangan, arus, dan waktu pemantauan, agar dapat digunakan secara efektif dan efisien dalam sterilisasi..
<br>Listrik tegangan rendah dapat membunuh bakteri Eschericia coli dengan tegangan listrik optimal sebesar 0,5 volt, arus listrik 40 mA dan waktu pemantauan optimal yaitu 20 menit.Tegangan listrik rendah ini tidak berbahaya bagi manusia, tetapi sudah dapat digunakan untuk membunuh bakteri, sehingga dapat digunakan untuk sterilisasi
<br>Bakteri Escherichia coli adalah bakteri Gram negatif dan fakultatif anaerob. Bakteri ini biasanya hidup di usus besar manusia dan berfungsi untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan. Bakteri ini umumnya tidak berbahaya, meskipun tingkat kewaspadaan terhadap Escherichia coli perlu diterapkan. Prevalensi infeksi akibat bakteri Escherichia coli sangat tinggi di negara berkembang dengan perkiraan angka kejadian lebih dari 100 kasus per 100.000 penduduk (WHO, 2006). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan tujuan untuk mengetahui efek listrik tegangan rendah terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Perlakuan menggunakan lima batch yang masing-masing batch terdiri dari lima tabung. Setiap batch penelitian menggunakan tegangan listrik yang sama selama 1 jam dengan mengevaluasi pemantauan setiap 20 menit, 40...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/6/arus-listrik-tegangan-estimasi-escherichia-coli-ba-thumb-0d5e3.webp" type="image/webp" length="78094" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/arus-listrik-tegangan-estimasi-escherichia-coli-ba-thumb-40e69.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/arus-listrik-tegangan-estimasi-escherichia-coli-ba-thumb-0d5e3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/6/arus-listrik-tegangan-estimasi-escherichia-coli-ba-thumb-2a810.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-423-yarsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6108-jurnal-kedokteran-yarsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Faktor Risiko Kematian Pasien Covid 19 Periode September 2021 2022 di RS YARSI dengan Komorbid Hipertensi serta Tinjauannya Menurut Pandangan Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Faktor Risiko Kematian Pasien Covid 19 Periode September 2021 2022 di RS YARSI dengan Komorbid Hipertensi serta Tinjauannya Menurut Pandangan Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Faktor Risiko Kematian Pasien Covid 19 Periode September 2021 2022 di RS YARSI dengan Komorbid Hipertensi serta Tinjauannya Menurut Pandangan Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50892-klinis-pasien-covid-rawat-inap-manajemen-hi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50892-klinis-pasien-covid-rawat-inap-manajemen-hi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-22:2c672df70a35d84f9038ab2c46a07a38</id>
	<published>2026-06-22T13:59:29+07:00</published>
	<updated>2026-06-22T13:59:29+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="yudi amiarno" label="yudi amiarno" />
	<category term="roni hidayat" label="roni hidayat" />
	<category term="astuti rahmi" label="astuti rahmi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[amiarno,astuti,hidayat,rahmi,roni,yudi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Sebuah studi prospektif dapat diperkenalkan untuk mengevaluasi apakah pengelolaan hipertensi yang lebih baik dapat menurunkan mortalitas COVIDAc19 di RS YARSI, dengan menanyakan apakah kontrol tekanan darah terkontrol dapat memicu penyebab kematian berkurang. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Sebuah studi prospektif dapat diperkenalkan untuk mengevaluasi apakah pengelolaan hipertensi yang lebih baik dapat menurunkan mortalitas COVIDAc19 di RS YARSI, dengan menanyakan apakah kontrol tekanan darah terkontrol dapat memicu penyebab kematian berkurang. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/klinis-pasien-covid-rawat-inap-manajemen-hipertens-thumb-89e8c.webp" title="JURIS - Faktor Risiko Kematian Pasien Covid-19 Periode September 2021 - 2022 di RS YARSI dengan Komorbid Hipertensi serta Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/klinis-pasien-covid-rawat-inap-manajemen-hipertens-thumb-89e8c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/klinis-pasien-covid-rawat-inap-manajemen-hipertens-thumb-89e8c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/klinis-pasien-covid-rawat-inap-manajemen-hipertens-thumb-89e8c.webp 1x" title="JURIS - Faktor Risiko Kematian Pasien Covid-19 Periode September 2021 - 2022 di RS YARSI dengan Komorbid Hipertensi serta Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" alt="JURIS - Faktor Risiko Kematian Pasien Covid-19 Periode September 2021 - 2022 di RS YARSI dengan Komorbid Hipertensi serta Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/klinis-pasien-covid-rawat-inap-manajemen-hipertens-thumb-70d28.webp" title="JURIS - Faktor Risiko Kematian Pasien Covid-19 Periode September 2021 - 2022 di RS YARSI dengan Komorbid Hipertensi serta Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/klinis-pasien-covid-rawat-inap-manajemen-hipertens-thumb-70d28.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/klinis-pasien-covid-rawat-inap-manajemen-hipertens-thumb-70d28.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/klinis-pasien-covid-rawat-inap-manajemen-hipertens-thumb-70d28.webp 1x" title="JURIS - Faktor Risiko Kematian Pasien Covid-19 Periode September 2021 - 2022 di RS YARSI dengan Komorbid Hipertensi serta Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" alt="JURIS - Faktor Risiko Kematian Pasien Covid-19 Periode September 2021 - 2022 di RS YARSI dengan Komorbid Hipertensi serta Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/klinis-pasien-covid-rawat-inap-manajemen-hipertens-thumb-a93e5.webp" title="JURIS - Faktor Risiko Kematian Pasien Covid-19 Periode September 2021 - 2022 di RS YARSI dengan Komorbid Hipertensi serta Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/klinis-pasien-covid-rawat-inap-manajemen-hipertens-thumb-a93e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/klinis-pasien-covid-rawat-inap-manajemen-hipertens-thumb-a93e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/klinis-pasien-covid-rawat-inap-manajemen-hipertens-thumb-a93e5.webp 1x" title="JURIS - Faktor Risiko Kematian Pasien Covid-19 Periode September 2021 - 2022 di RS YARSI dengan Komorbid Hipertensi serta Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" alt="JURIS - Faktor Risiko Kematian Pasien Covid-19 Periode September 2021 - 2022 di RS YARSI dengan Komorbid Hipertensi serta Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50892-klinis-pasien-covid-rawat-inap-manajemen-hi" title="JURIS - Faktor Risiko Kematian Pasien Covid-19 Periode September 2021 - 2022 di RS YARSI dengan Komorbid Hipertensi serta Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" target="_blank">Faktor Risiko Kematian Pasien Covid-19 Periode September 2021 - 2022 di RS YARSI dengan Komorbid Hipertensi serta Tinjauannya Menurut Pandangan Islam</a>: Sebuah studi prospektif dapat diperkenalkan untuk mengevaluasi apakah pengelolaan hipertensi yang lebih baik dapat menurunkan mortalitas COVIDAc19 di RS YARSI, dengan menanyakan apakah kontrol tekanan darah terkontrol dapat memicu penyebab kematian berkurang. Selanjutnya, penelitian dapat meneliti peran pandangan Islam dalam proses pengambilan keputusan klinis, khususnya apakah pemahaman etika Islam dapat mempengaruhi kepatuhan pasien terhadap protokol pengobatan dan terapi intensif, dan apakah hal tersebut berdampak pada hasil klinis. Terakhir, analisis komparatif antara rumah sakit dengan fasilitas manajemen hipertensi yang berbeda dapat membantu menentukan apakah infrastruktur dan keahlian spesifik dapat mengurangi kematian COVIDAc19, sehingga dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan kesehatan yang lebih terfokus pada integrasi layanan kardiovaskular dan pandemi..
<br>Terdapat hubungan antara pasien Covid-19 yang memiliki komorbid hipertensi dengan pasien yang meninggal dunia pada RS YARSI periode September 2021 sampai dengan September 2022
<br>Pendahuluan: COVID-19 adalah penyakit menular, memiliki penularan melalui droplet dan kontak langsung. Pasien COVID-19 yang memiliki penyakit penyerta menunjukkan prognosis yang lebih buruk. Hipertensi, atau tekanan darah tinggi, telah diidentifikasi sebagai komorbiditas COVID-19, yang berarti bahwa individu dengan hipertensi memiliki risiko yang lebih tinggi terhadap penyakit parah atau komplikasi akibat virus tersebut. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui korelasi antara riwayat diabetes melitus dan hipertensi dengan lama rawat inap pasien COVID-19 dari pandangan kedokteran dan Islam. Metodologi: Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian kohort retrospektif. Sampel penelitian diambil secara total sampling. Data dikumpulkan melalui data sekunder menggunakan data rekam medis dari RS YARSI selama periode September 2021 - 2022. Hasil: Penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/e/klinis-pasien-covid-rawat-inap-manajemen-hipertens-thumb-a93e5.webp" type="image/webp" length="101740" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/klinis-pasien-covid-rawat-inap-manajemen-hipertens-thumb-89e8c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/klinis-pasien-covid-rawat-inap-manajemen-hipertens-thumb-70d28.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/klinis-pasien-covid-rawat-inap-manajemen-hipertens-thumb-a93e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-423-yarsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6106-junior-medical-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Hubungan Kebiasaan Aktivitas Fisik terhadap Kejadian Hipertensi pada Lansia di RW 07 Kelurahan Sumur Batu Jakarta Pusat dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Kebiasaan Aktivitas Fisik terhadap Kejadian Hipertensi pada Lansia di RW 07 Kelurahan Sumur Batu Jakarta Pusat dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Kebiasaan Aktivitas Fisik terhadap Kejadian Hipertensi pada Lansia di RW 07 Kelurahan Sumur Batu Jakarta Pusat dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50909-mayoritas-responden-lansia-risiko-hipertensi-risik" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50909-mayoritas-responden-lansia-risiko-hipertensi-risik" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-22:93e060386bab69cb7e46148222ce8ca1</id>
	<published>2026-06-22T13:28:06+07:00</published>
	<updated>2026-06-22T13:28:06+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="yudi amiarno" label="yudi amiarno" />
	<category term="roni hidayat" label="roni hidayat" />
	<category term="astuti rahmi" label="astuti rahmi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[amiarno,astuti,hidayat,rahmi,roni,yudi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Mengkaji pengaruh variasi intensitas dan durasi aktivitas fisik terhadap tekanan darah di kalangan lansia secara longitudinal untuk memahami dampak jangka panjang. 2. Meneliti interaksi faktor psikososial, seperti stres dan motivasi, dengan kebiasaan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Mengkaji pengaruh variasi intensitas dan durasi aktivitas fisik terhadap tekanan darah di kalangan lansia secara longitudinal untuk memahami dampak jangka panjang. 2. Meneliti interaksi faktor psikososial, seperti stres dan motivasi, dengan kebiasaan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/8/mayoritas-responden-lansia-risiko-hipertensi-memod-thumb-a9547.webp" title="JURIS - Hubungan Kebiasaan Aktivitas Fisik terhadap Kejadian Hipertensi pada Lansia di RW 07 Kelurahan Sumur Batu, Jakarta Pusat dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/8/mayoritas-responden-lansia-risiko-hipertensi-memod-thumb-a9547.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/8/mayoritas-responden-lansia-risiko-hipertensi-memod-thumb-a9547.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/8/mayoritas-responden-lansia-risiko-hipertensi-memod-thumb-a9547.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Kebiasaan Aktivitas Fisik terhadap Kejadian Hipertensi pada Lansia di RW 07 Kelurahan Sumur Batu, Jakarta Pusat dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" alt="JURIS - Hubungan Kebiasaan Aktivitas Fisik terhadap Kejadian Hipertensi pada Lansia di RW 07 Kelurahan Sumur Batu, Jakarta Pusat dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/8/mayoritas-responden-lansia-risiko-hipertensi-memod-thumb-dd9f9.webp" title="JURIS - Hubungan Kebiasaan Aktivitas Fisik terhadap Kejadian Hipertensi pada Lansia di RW 07 Kelurahan Sumur Batu, Jakarta Pusat dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/8/mayoritas-responden-lansia-risiko-hipertensi-memod-thumb-dd9f9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/8/mayoritas-responden-lansia-risiko-hipertensi-memod-thumb-dd9f9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/8/mayoritas-responden-lansia-risiko-hipertensi-memod-thumb-dd9f9.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Kebiasaan Aktivitas Fisik terhadap Kejadian Hipertensi pada Lansia di RW 07 Kelurahan Sumur Batu, Jakarta Pusat dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" alt="JURIS - Hubungan Kebiasaan Aktivitas Fisik terhadap Kejadian Hipertensi pada Lansia di RW 07 Kelurahan Sumur Batu, Jakarta Pusat dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/8/mayoritas-responden-lansia-risiko-hipertensi-memod-thumb-04da6.webp" title="JURIS - Hubungan Kebiasaan Aktivitas Fisik terhadap Kejadian Hipertensi pada Lansia di RW 07 Kelurahan Sumur Batu, Jakarta Pusat dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/8/mayoritas-responden-lansia-risiko-hipertensi-memod-thumb-04da6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/8/mayoritas-responden-lansia-risiko-hipertensi-memod-thumb-04da6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/8/mayoritas-responden-lansia-risiko-hipertensi-memod-thumb-04da6.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Kebiasaan Aktivitas Fisik terhadap Kejadian Hipertensi pada Lansia di RW 07 Kelurahan Sumur Batu, Jakarta Pusat dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" alt="JURIS - Hubungan Kebiasaan Aktivitas Fisik terhadap Kejadian Hipertensi pada Lansia di RW 07 Kelurahan Sumur Batu, Jakarta Pusat dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50909-mayoritas-responden-lansia-risiko-hipertensi-risik" title="JURIS - Hubungan Kebiasaan Aktivitas Fisik terhadap Kejadian Hipertensi pada Lansia di RW 07 Kelurahan Sumur Batu, Jakarta Pusat dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" target="_blank">Hubungan Kebiasaan Aktivitas Fisik terhadap Kejadian Hipertensi pada Lansia di RW 07 Kelurahan Sumur Batu, Jakarta Pusat dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam</a>: 1. Mengkaji pengaruh variasi intensitas dan durasi aktivitas fisik terhadap tekanan darah di kalangan lansia secara longitudinal untuk memahami dampak jangka panjang. 2. Meneliti interaksi faktor psikososial, seperti stres dan motivasi, dengan kebiasaan aktivitas fisik dalam memodulasi risiko hipertensi pada lansia. 3. Mengembangkan dan menguji program intervensi berbasis komunitas yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam tentang kesehatan fisik untuk meningkatkan partisipasi lansia dalam aktivitas fisik teratur..
<br>Penelitian ini menemukan adanya hubungan signifikan antara kebiasaan aktivitas fisik dan kejadian hipertensi pada lansia di RW 07 Kelurahan Sumur Batu, Jakarta Pusat.Mayoritas responden (70,9%) mengalami hipertensi, sedangkan hanya 29,1% tidak.Aktivitas fisik yang ringan memiliki tingkat kejadian hipertensi yang lebih tinggi dibandingkan dengan aktivitas sedang dan berat, menegaskan pentingnya meningkatkan tingkat aktivitas fisik pada populasi lansia
<br>Hipertensi adalah peningkatan denyut nadi sistolik dan diastolik dari tekanan darah normal menjadi 140/90 mmHg dalam dua kali pengukuran dengan rentang waktu lima menit dalam keadaan benar-benar istirahat/tenang. Prevalensi hipertensi terus meningkat terutama di wilayah perkotaan seperti Jakarta pada populasi lanjut usia (lansia). Dalam ajaran agama Islam, disebutkan bahwa kesehatan adalah nikmat besar yang diberikan Allah SWT. Kita harus selalu menjaga kesehatan kita agar dapat melaksanakan perintah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/8/mayoritas-responden-lansia-risiko-hipertensi-memod-thumb-a9547.webp" type="image/webp" length="104240" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/8/mayoritas-responden-lansia-risiko-hipertensi-memod-thumb-a9547.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/8/mayoritas-responden-lansia-risiko-hipertensi-memod-thumb-dd9f9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/8/mayoritas-responden-lansia-risiko-hipertensi-memod-thumb-04da6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-423-yarsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6106-junior-medical-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Hubungan Keteraturan Kunjungan Posyandu terhadap Peningkatan Status Gizi pada Balita di Posyandu Kelurahan Sumur Batu RW 07 Jakarta Pusat dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Keteraturan Kunjungan Posyandu terhadap Peningkatan Status Gizi pada Balita di Posyandu Kelurahan Sumur Batu RW 07 Jakarta Pusat dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Keteraturan Kunjungan Posyandu terhadap Peningkatan Status Gizi pada Balita di Posyandu Kelurahan Sumur Batu RW 07 Jakarta Pusat dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50902-program-sekolah-perawatan-anak-model-posyandu-bali" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50902-program-sekolah-perawatan-anak-model-posyandu-bali" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-22:27813c32b514708fae817def79a070c6</id>
	<published>2026-06-22T13:09:50+07:00</published>
	<updated>2026-06-22T13:09:50+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="yudi amiarno" label="yudi amiarno" />
	<category term="roni hidayat" label="roni hidayat" />
	<category term="astuti rahmi" label="astuti rahmi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[amiarno,astuti,hidayat,rahmi,roni,yudi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang berfokus pada faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi hubungan antara keteraturan kunjungan posyandu dan peningkatan status gizi pada balita. Misalnya, penelitian dapat menyelidiki peran pengetahuan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang berfokus pada faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi hubungan antara keteraturan kunjungan posyandu dan peningkatan status gizi pada balita. Misalnya, penelitian dapat menyelidiki peran pengetahuan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/a/program-sekolah-perawatan-anak-model-posyandu-bali-thumb-c8584.webp" title="JURIS - Hubungan Keteraturan Kunjungan Posyandu terhadap Peningkatan Status Gizi pada Balita di Posyandu Kelurahan Sumur Batu RW 07 Jakarta Pusat dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/a/program-sekolah-perawatan-anak-model-posyandu-bali-thumb-c8584.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/a/program-sekolah-perawatan-anak-model-posyandu-bali-thumb-c8584.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/a/program-sekolah-perawatan-anak-model-posyandu-bali-thumb-c8584.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Keteraturan Kunjungan Posyandu terhadap Peningkatan Status Gizi pada Balita di Posyandu Kelurahan Sumur Batu RW 07 Jakarta Pusat dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" alt="JURIS - Hubungan Keteraturan Kunjungan Posyandu terhadap Peningkatan Status Gizi pada Balita di Posyandu Kelurahan Sumur Batu RW 07 Jakarta Pusat dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/a/program-sekolah-perawatan-anak-model-posyandu-bali-thumb-f2692.webp" title="JURIS - Hubungan Keteraturan Kunjungan Posyandu terhadap Peningkatan Status Gizi pada Balita di Posyandu Kelurahan Sumur Batu RW 07 Jakarta Pusat dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/a/program-sekolah-perawatan-anak-model-posyandu-bali-thumb-f2692.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/a/program-sekolah-perawatan-anak-model-posyandu-bali-thumb-f2692.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/a/program-sekolah-perawatan-anak-model-posyandu-bali-thumb-f2692.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Keteraturan Kunjungan Posyandu terhadap Peningkatan Status Gizi pada Balita di Posyandu Kelurahan Sumur Batu RW 07 Jakarta Pusat dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" alt="JURIS - Hubungan Keteraturan Kunjungan Posyandu terhadap Peningkatan Status Gizi pada Balita di Posyandu Kelurahan Sumur Batu RW 07 Jakarta Pusat dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/a/program-sekolah-perawatan-anak-model-posyandu-bali-thumb-83e52.webp" title="JURIS - Hubungan Keteraturan Kunjungan Posyandu terhadap Peningkatan Status Gizi pada Balita di Posyandu Kelurahan Sumur Batu RW 07 Jakarta Pusat dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/a/program-sekolah-perawatan-anak-model-posyandu-bali-thumb-83e52.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/a/program-sekolah-perawatan-anak-model-posyandu-bali-thumb-83e52.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/a/program-sekolah-perawatan-anak-model-posyandu-bali-thumb-83e52.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Keteraturan Kunjungan Posyandu terhadap Peningkatan Status Gizi pada Balita di Posyandu Kelurahan Sumur Batu RW 07 Jakarta Pusat dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" alt="JURIS - Hubungan Keteraturan Kunjungan Posyandu terhadap Peningkatan Status Gizi pada Balita di Posyandu Kelurahan Sumur Batu RW 07 Jakarta Pusat dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50902-program-sekolah-perawatan-anak-model-posyandu-bali" title="JURIS - Hubungan Keteraturan Kunjungan Posyandu terhadap Peningkatan Status Gizi pada Balita di Posyandu Kelurahan Sumur Batu RW 07 Jakarta Pusat dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" target="_blank">Hubungan Keteraturan Kunjungan Posyandu terhadap Peningkatan Status Gizi pada Balita di Posyandu Kelurahan Sumur Batu RW 07 Jakarta Pusat dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang berfokus pada faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi hubungan antara keteraturan kunjungan posyandu dan peningkatan status gizi pada balita. Misalnya, penelitian dapat menyelidiki peran pengetahuan gizi ibu dalam menentukan perilaku pemberian nutrisi kepada anak. Selain itu, studi komparatif antara posyandu dengan fasilitas kesehatan lainnya dapat dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi keikutsertaan orang tua dalam program kesehatan anak. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi atau program pendidikan gizi yang ditujukan kepada orang tua dalam meningkatkan status gizi balita..
<br>Berdasarkan hasil uji statistik chi-square menggunakan SPSS didapatkan terdapat tidak adanya hubungan yang signifikan antara hubungan keteraturan kunjungan posyandu terhadap peningkatan status gizi pada balita di posyandu Kelurahan Sumur Batu RW 07, Jakarta Pusat dari 48 responden yang telah diolah menggunakan program SPSS dan dianalisis menggunakan uji statistik Chi-Square didapatkan hasil p-value sebesar 0.Berdasarkan tinjauan Islam bahwa anak merupakan sebuah amanat dan harta bagi kedua orang tua sehingga merupakan kewajiban orang tua untuk memberi nafkah kepada anak, juga berkewajiban untuk memberi makanan bergizi terhadap anak.Pemberian makanan bergizi terhadap anak itu meliputi penyusuan, penyapihan dan pemberian makanan.Selain itu, pemberian makanan bergizi harus memenuhi standar halal dan thayyib, dan kualitas serta kebaikan dari makanan atau minuman yang akan diberikan
<br>Pendahuluan: Dua tahun pertama anak merupakan periode emas pertumbuhan otak anak. Nutrisi yang cukup dan berkualitas sangat penting untuk mendukung pertumbuhan optimal. Perilaku orang tua dalam pemanfaatan layanan kesehatan, seperti datang ke posyandu untuk penimbangan berat badan setiap bulan guna memantau status gizi anak. Agama Islam juga menekankan agar orang tua bertanggung jawab terhadap perawatan anak, seperti menafkahi, merawat, dan memberikan makanan yang bergizi untuk pertumbuhan anak. Pertumbuhan yang terganggu pada masa ini dapat berdampak buruk pada kualitas hidup anak di masa depan. Metodologi:...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/a/program-sekolah-perawatan-anak-model-posyandu-bali-thumb-c8584.webp" type="image/webp" length="102750" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/a/program-sekolah-perawatan-anak-model-posyandu-bali-thumb-c8584.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/a/program-sekolah-perawatan-anak-model-posyandu-bali-thumb-f2692.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/a/program-sekolah-perawatan-anak-model-posyandu-bali-thumb-83e52.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-423-yarsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6106-junior-medical-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Identifikasi Bakteri Salmonella Sp pada Ayam Potong di Beberapa Pasar Tradisional ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Identifikasi Bakteri Salmonella Sp pada Ayam Potong di Beberapa Pasar Tradisional ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Identifikasi Bakteri Salmonella Sp pada Ayam Potong di Beberapa Pasar Tradisional ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50907-salmonella-sp-pakan-ayam-proporsi-daging-pasa" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50907-salmonella-sp-pakan-ayam-proporsi-daging-pasa" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-22:578dbfff9e4933d1628e6945c5a554d3</id>
	<published>2026-06-22T13:00:43+07:00</published>
	<updated>2026-06-22T13:00:43+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="yudi amiarno" label="yudi amiarno" />
	<category term="roni hidayat" label="roni hidayat" />
	<category term="astuti rahmi" label="astuti rahmi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[amiarno,astuti,hidayat,rahmi,roni,yudi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kontaminasi bakteri Salmonella pada ayam potong di pasar tradisional. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi intervensi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kontaminasi bakteri Salmonella pada ayam potong di pasar tradisional. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi intervensi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/salmonella-sp-pakan-ayam-proporsi-daging-pasar-tra-thumb-1fce9.webp" title="JURIS - Identifikasi Bakteri Salmonella Sp. pada Ayam Potong di  Beberapa Pasar Tradisional" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/salmonella-sp-pakan-ayam-proporsi-daging-pasar-tra-thumb-1fce9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/salmonella-sp-pakan-ayam-proporsi-daging-pasar-tra-thumb-1fce9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/salmonella-sp-pakan-ayam-proporsi-daging-pasar-tra-thumb-1fce9.webp 1x" title="JURIS - Identifikasi Bakteri Salmonella Sp. pada Ayam Potong di  Beberapa Pasar Tradisional" alt="JURIS - Identifikasi Bakteri Salmonella Sp. pada Ayam Potong di  Beberapa Pasar Tradisional" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/salmonella-sp-pakan-ayam-proporsi-daging-pasar-tra-thumb-8be1b.webp" title="JURIS - Identifikasi Bakteri Salmonella Sp. pada Ayam Potong di  Beberapa Pasar Tradisional" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/salmonella-sp-pakan-ayam-proporsi-daging-pasar-tra-thumb-8be1b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/salmonella-sp-pakan-ayam-proporsi-daging-pasar-tra-thumb-8be1b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/salmonella-sp-pakan-ayam-proporsi-daging-pasar-tra-thumb-8be1b.webp 1x" title="JURIS - Identifikasi Bakteri Salmonella Sp. pada Ayam Potong di  Beberapa Pasar Tradisional" alt="JURIS - Identifikasi Bakteri Salmonella Sp. pada Ayam Potong di  Beberapa Pasar Tradisional" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/4/salmonella-sp-pakan-ayam-proporsi-daging-pasar-tra-thumb-fa29e.webp" title="JURIS - Identifikasi Bakteri Salmonella Sp. pada Ayam Potong di  Beberapa Pasar Tradisional" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/4/salmonella-sp-pakan-ayam-proporsi-daging-pasar-tra-thumb-fa29e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/4/salmonella-sp-pakan-ayam-proporsi-daging-pasar-tra-thumb-fa29e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/4/salmonella-sp-pakan-ayam-proporsi-daging-pasar-tra-thumb-fa29e.webp 1x" title="JURIS - Identifikasi Bakteri Salmonella Sp. pada Ayam Potong di  Beberapa Pasar Tradisional" alt="JURIS - Identifikasi Bakteri Salmonella Sp. pada Ayam Potong di  Beberapa Pasar Tradisional" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50907-salmonella-sp-pakan-ayam-proporsi-daging-pasa" title="JURIS - Identifikasi Bakteri Salmonella Sp. pada Ayam Potong di  Beberapa Pasar Tradisional" target="_blank">Identifikasi Bakteri Salmonella Sp. pada Ayam Potong di  Beberapa Pasar Tradisional</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kontaminasi bakteri Salmonella pada ayam potong di pasar tradisional. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan praktik kebersihan dan etika dalam berdagang di pasar tradisional, dengan mempertimbangkan aspek-aspek keagamaan dan budaya yang relevan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dua sampel ayam potong (SA4P & SA4S) yang dijual di Pasar Serdang dan satu sampel ayam potong (SA2P) yang dijual di Pasar Sumur Batu terdeteksi positif mengandung bakteri Salmonella sp.Dalam perspektif agama Islam, prinsip kebersihan sangat penting diterapkan oleh pedagang di pasar tradisional untuk menjaga kehalalan dan thoyyiban makanan yang dijual.Penerapan prinsip kebersihan dan etika dalam berdagang sesuai ajaran Agama Islam oleh pedagang-pedagang di pasar tradisional saat ini belum sepenuhnya memenuhi aspek prinsip kebersihan dan etika dalam berdagang
<br>Penyakit yang ditularkan melalui makanan adalah masalah kesehatan umum di seluruh dunia. Salah satu contoh penyakit ini adalah salmonellosis, yang disebabkan oleh bakteri Salmonella dan merupakan salah satu penyebab utama diare di seluruh dunia. Bakteri Salmonella sp. adalah bakteri Gram-negatif yang termasuk dalam famili Enterobacteriaceae, dengan sumber infeksi tertinggi berasal dari daging ayam dan olahannya. Kontaminasi bakteri Salmonella pada ayam dapat berasal dari berbagai sumber, seperti lingkungan peternakan ayam, pakan ayam yang terkontaminasi, kondisi di pasar penjualan ayam, dan tindakan tangan pedagang saat membersihkan sisa feses ayam, yang kemudian menyebar ke bagian daging lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bakteri Salmonella sp. pada ayam potong di beberapa pasar...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/4/salmonella-sp-pakan-ayam-proporsi-daging-pasar-tra-thumb-8be1b.webp" type="image/webp" length="110792" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/salmonella-sp-pakan-ayam-proporsi-daging-pasar-tra-thumb-1fce9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/salmonella-sp-pakan-ayam-proporsi-daging-pasar-tra-thumb-8be1b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/4/salmonella-sp-pakan-ayam-proporsi-daging-pasar-tra-thumb-fa29e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-423-yarsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6106-junior-medical-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Prevalensi Rhinitis Alergi dan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2022 Berdasarkan Kuesioner Total Nasal Symptom Score TNSS dan Pittsburgh Sleep Quality Ind ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Prevalensi Rhinitis Alergi dan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2022 Berdasarkan Kuesioner Total Nasal Symptom Score TNSS dan Pittsburgh Sleep Quality Ind ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Prevalensi Rhinitis Alergi dan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2022 Berdasarkan Kuesioner Total Nasal Symptom Score TNSS dan Pittsburgh Sleep Quality Ind ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50906-adab-tidur-islami-pola-mental-mahasiswa-psqi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50906-adab-tidur-islami-pola-mental-mahasiswa-psqi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-22:3942aa03050c463a5d1660b2d82ff2f6</id>
	<published>2026-06-22T12:59:31+07:00</published>
	<updated>2026-06-22T12:59:31+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="yudi amiarno" label="yudi amiarno" />
	<category term="roni hidayat" label="roni hidayat" />
	<category term="astuti rahmi" label="astuti rahmi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[amiarno,astuti,hidayat,rahmi,roni,yudi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, lakukan studi longitudinal untuk menilai dinamika hubungan antara rhinitis alergi dan kualitas tidur di kalangan mahasiswa, sehingga dapat mengidentifikasi arah kausalitas. Kedua, uji intervensi kebersihan lingkungan rumah dan tempat belajar ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, lakukan studi longitudinal untuk menilai dinamika hubungan antara rhinitis alergi dan kualitas tidur di kalangan mahasiswa, sehingga dapat mengidentifikasi arah kausalitas. Kedua, uji intervensi kebersihan lingkungan rumah dan tempat belajar ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/3/adab-tidur-islami-pola-mental-mahasiswa-psqi-kuali-thumb-5c476.webp" title="JURIS - Prevalensi Rhinitis Alergi dan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2022 Berdasarkan Kuesioner Total Nasal Symptom Score (TNSS) dan Pittsburgh Sleep Quality Ind" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/adab-tidur-islami-pola-mental-mahasiswa-psqi-kuali-thumb-5c476.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/adab-tidur-islami-pola-mental-mahasiswa-psqi-kuali-thumb-5c476.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/adab-tidur-islami-pola-mental-mahasiswa-psqi-kuali-thumb-5c476.webp 1x" title="JURIS - Prevalensi Rhinitis Alergi dan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2022 Berdasarkan Kuesioner Total Nasal Symptom Score (TNSS) dan Pittsburgh Sleep Quality Ind" alt="JURIS - Prevalensi Rhinitis Alergi dan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2022 Berdasarkan Kuesioner Total Nasal Symptom Score (TNSS) dan Pittsburgh Sleep Quality Ind" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/3/adab-tidur-islami-pola-mental-mahasiswa-psqi-kuali-thumb-9bbfc.webp" title="JURIS - Prevalensi Rhinitis Alergi dan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2022 Berdasarkan Kuesioner Total Nasal Symptom Score (TNSS) dan Pittsburgh Sleep Quality Ind" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/adab-tidur-islami-pola-mental-mahasiswa-psqi-kuali-thumb-9bbfc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/adab-tidur-islami-pola-mental-mahasiswa-psqi-kuali-thumb-9bbfc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/adab-tidur-islami-pola-mental-mahasiswa-psqi-kuali-thumb-9bbfc.webp 1x" title="JURIS - Prevalensi Rhinitis Alergi dan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2022 Berdasarkan Kuesioner Total Nasal Symptom Score (TNSS) dan Pittsburgh Sleep Quality Ind" alt="JURIS - Prevalensi Rhinitis Alergi dan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2022 Berdasarkan Kuesioner Total Nasal Symptom Score (TNSS) dan Pittsburgh Sleep Quality Ind" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/3/adab-tidur-islami-pola-mental-mahasiswa-psqi-kuali-thumb-be406.webp" title="JURIS - Prevalensi Rhinitis Alergi dan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2022 Berdasarkan Kuesioner Total Nasal Symptom Score (TNSS) dan Pittsburgh Sleep Quality Ind" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/3/adab-tidur-islami-pola-mental-mahasiswa-psqi-kuali-thumb-be406.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/3/adab-tidur-islami-pola-mental-mahasiswa-psqi-kuali-thumb-be406.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/3/adab-tidur-islami-pola-mental-mahasiswa-psqi-kuali-thumb-be406.webp 1x" title="JURIS - Prevalensi Rhinitis Alergi dan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2022 Berdasarkan Kuesioner Total Nasal Symptom Score (TNSS) dan Pittsburgh Sleep Quality Ind" alt="JURIS - Prevalensi Rhinitis Alergi dan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2022 Berdasarkan Kuesioner Total Nasal Symptom Score (TNSS) dan Pittsburgh Sleep Quality Ind" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50906-adab-tidur-islami-pola-mental-mahasiswa-psqi" title="JURIS - Prevalensi Rhinitis Alergi dan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2022 Berdasarkan Kuesioner Total Nasal Symptom Score (TNSS) dan Pittsburgh Sleep Quality Ind" target="_blank">Prevalensi Rhinitis Alergi dan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2022 Berdasarkan Kuesioner Total Nasal Symptom Score (TNSS) dan Pittsburgh Sleep Quality Ind</a>: Pertama, lakukan studi longitudinal untuk menilai dinamika hubungan antara rhinitis alergi dan kualitas tidur di kalangan mahasiswa, sehingga dapat mengidentifikasi arah kausalitas. Kedua, uji intervensi kebersihan lingkungan rumah dan tempat belajar yang mencakup pengurangan paparan alergen, serta evaluasi dampaknya terhadap prevalensi rhinitis alergi dan kualitas tidur. Ketiga, terapkan program edukasi tidur berlandaskan perspektif Islam, termasuk adab tidur dan rutinitas shalat yang mempromosikan pola tidur sehat, dan ukur efeknya terhadap kesehatan fisik dan mental mahasiswa..
<br>Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara rhinitis alergi dan kualitas tidur pada mahasiswa Fakultas YARSI.Sebanyak 90 responden (32,5%) mengalami rhinitis alergi dengan kualitas tidur buruk, sementara tidak ada responden dengan kualitas tidur baik yang mengalami rhinitis alergi.Hubungan ini bersifat dua arah, di mana rhinitis alergi dapat memperburuk kualitas tidur dan tidur yang buruk dapat memperburuk kondisi alergi melalui peningkatan inflamasi.Menjaga kebersihan dan kualitas tidur penting sebagai bagian dari iman dan kesehatan
<br>Rhinitis alergi adalah peradangan pada membran mukosa hidung yang disebabkan oleh reaksi alergi pada pasien atopi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat prevalensi rhinitis alergi dan hubungannya dengan kualitas tidur pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI angkatan 2022. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan observasional analitik, dengan rancangan penelitian cross sectional dengan total sampel 73 mahasiswa. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan data penentuan prevalensi rhinitis alergi menggunakan kuesioner Total Nasal Symptom Score (TNSS),...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/3/adab-tidur-islami-pola-mental-mahasiswa-psqi-kuali-thumb-be406.webp" type="image/webp" length="89150" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/adab-tidur-islami-pola-mental-mahasiswa-psqi-kuali-thumb-5c476.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/adab-tidur-islami-pola-mental-mahasiswa-psqi-kuali-thumb-9bbfc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/3/adab-tidur-islami-pola-mental-mahasiswa-psqi-kuali-thumb-be406.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-423-yarsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6106-junior-medical-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Persepsi Dokter di RSUD Pantura M A Sentot Patrol Indramayu Terhadap Pendayagunaan Dokter Warga Negara Asing Menurut Undang Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan dan Tinjaua ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Persepsi Dokter di RSUD Pantura M A Sentot Patrol Indramayu Terhadap Pendayagunaan Dokter Warga Negara Asing Menurut Undang Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan dan Tinjaua ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Persepsi Dokter di RSUD Pantura M A Sentot Patrol Indramayu Terhadap Pendayagunaan Dokter Warga Negara Asing Menurut Undang Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan dan Tinjaua ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50905-dokter-asing-unit-distribusi-tenaga-kualitas-layan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50905-dokter-asing-unit-distribusi-tenaga-kualitas-layan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-22:ed2397797498e60535a078068418fddb</id>
	<published>2026-06-22T12:55:48+07:00</published>
	<updated>2026-06-22T12:55:48+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="yudi amiarno" label="yudi amiarno" />
	<category term="roni hidayat" label="roni hidayat" />
	<category term="astuti rahmi" label="astuti rahmi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[amiarno,astuti,hidayat,rahmi,roni,yudi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, lakukan survei kuantitatif di daerah terpencil guna mengukur dampak penempatan dokter WNA terhadap kepuasan pasien dan outcome klinis, membuktikan kontribusi nyata kebijakan tersebut. Kedua, teliti efektivitas program pelatihan bahasa Indonesia ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, lakukan survei kuantitatif di daerah terpencil guna mengukur dampak penempatan dokter WNA terhadap kepuasan pasien dan outcome klinis, membuktikan kontribusi nyata kebijakan tersebut. Kedua, teliti efektivitas program pelatihan bahasa Indonesia ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/dokter-asing-unit-distribusi-tenaga-kualitas-layan-thumb-7fe8f.webp" title="JURIS - Persepsi Dokter di RSUD Pantura M.A. Sentot Patrol Indramayu Terhadap Pendayagunaan Dokter Warga Negara Asing Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan dan Tinjaua" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/dokter-asing-unit-distribusi-tenaga-kualitas-layan-thumb-7fe8f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/dokter-asing-unit-distribusi-tenaga-kualitas-layan-thumb-7fe8f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/dokter-asing-unit-distribusi-tenaga-kualitas-layan-thumb-7fe8f.webp 1x" title="JURIS - Persepsi Dokter di RSUD Pantura M.A. Sentot Patrol Indramayu Terhadap Pendayagunaan Dokter Warga Negara Asing Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan dan Tinjaua" alt="JURIS - Persepsi Dokter di RSUD Pantura M.A. Sentot Patrol Indramayu Terhadap Pendayagunaan Dokter Warga Negara Asing Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan dan Tinjaua" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/dokter-asing-unit-distribusi-tenaga-kualitas-layan-thumb-eb2a3.webp" title="JURIS - Persepsi Dokter di RSUD Pantura M.A. Sentot Patrol Indramayu Terhadap Pendayagunaan Dokter Warga Negara Asing Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan dan Tinjaua" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/dokter-asing-unit-distribusi-tenaga-kualitas-layan-thumb-eb2a3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/dokter-asing-unit-distribusi-tenaga-kualitas-layan-thumb-eb2a3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/dokter-asing-unit-distribusi-tenaga-kualitas-layan-thumb-eb2a3.webp 1x" title="JURIS - Persepsi Dokter di RSUD Pantura M.A. Sentot Patrol Indramayu Terhadap Pendayagunaan Dokter Warga Negara Asing Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan dan Tinjaua" alt="JURIS - Persepsi Dokter di RSUD Pantura M.A. Sentot Patrol Indramayu Terhadap Pendayagunaan Dokter Warga Negara Asing Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan dan Tinjaua" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/dokter-asing-unit-distribusi-tenaga-kualitas-layan-thumb-9b1c4.webp" title="JURIS - Persepsi Dokter di RSUD Pantura M.A. Sentot Patrol Indramayu Terhadap Pendayagunaan Dokter Warga Negara Asing Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan dan Tinjaua" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/dokter-asing-unit-distribusi-tenaga-kualitas-layan-thumb-9b1c4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/dokter-asing-unit-distribusi-tenaga-kualitas-layan-thumb-9b1c4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/dokter-asing-unit-distribusi-tenaga-kualitas-layan-thumb-9b1c4.webp 1x" title="JURIS - Persepsi Dokter di RSUD Pantura M.A. Sentot Patrol Indramayu Terhadap Pendayagunaan Dokter Warga Negara Asing Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan dan Tinjaua" alt="JURIS - Persepsi Dokter di RSUD Pantura M.A. Sentot Patrol Indramayu Terhadap Pendayagunaan Dokter Warga Negara Asing Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan dan Tinjaua" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50905-dokter-asing-unit-distribusi-tenaga-kualitas-layan" title="JURIS - Persepsi Dokter di RSUD Pantura M.A. Sentot Patrol Indramayu Terhadap Pendayagunaan Dokter Warga Negara Asing Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan dan Tinjaua" target="_blank">Persepsi Dokter di RSUD Pantura M.A. Sentot Patrol Indramayu Terhadap Pendayagunaan Dokter Warga Negara Asing Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan dan Tinjaua</a>: Pertama, lakukan survei kuantitatif di daerah terpencil guna mengukur dampak penempatan dokter WNA terhadap kepuasan pasien dan outcome klinis, membuktikan kontribusi nyata kebijakan tersebut. Kedua, teliti efektivitas program pelatihan bahasa Indonesia dan etika Islam bagi dokter WNA dengan perbandingan skor komunikasi dan kepatuhan etis sebelum dan sesudah pelatihan, menilai apakah peningkatan kompetensi budaya dapat mengurangi hambatan pasien. Ketiga, lakukan studi perbandingan kebijakan pendayagunaan dokter asing di negara ASEAN, menilai regulasi, distribusi tenaga medis, dan kualitas layanan, sehingga rekomendasi kebijakan Indonesia dapat bersifat adaptif dan berlandaskan praktik terbaik regional. Keempat, analisis dampak ekonomi lokal akibat pekerja asing pada pasar tenaga medis, misalnya perubahan gaji dan aliran modal, untuk memahami konsekuensi finansial bagi tenaga kesehatan Indonesia. Kelima, eksplorasi penggunaan teknologi telemedicine sebagai pelengkap pendayagunaan dokter asing, menguji apakah kolaborasi jarak jauh dapat menutupi kekurangan spesialis di daerah terpencil. Terakhir, kembangkan model kebijakan berbasis data yang mengintegrasikan feedback dokter lokal, pasien, dan regulator, guna menyelaraskan kepentingan semua pihak dalam penyelenggaraan tenaga medis..
<br>Penelitian menunjukkan bahwa dokter di RSUD Pantura M.Sentot Patrol Indramayu memiliki persepsi negatif terhadap penggunaan dokter WNA, menganggapnya tidak perlu karena kuota dokter WNI sudah mencukupi meskipun masih ada masalah distribusi.Penggunaan dokter WNA paling tepat bila difokuskan pada transfer ilmu, teknologi, dan mengisi kekurangan subspesialis tertentu di daerah terpencil.Oleh karena itu, diperlukan kebijakan tegas yang menyeimbangkan manfaat pendayagunaan WNA tanpa mengurangi kepentingan tenaga kesehatan Indonesia
<br>Pendayagunaan dokter WNA dalam UU RI No. 17 Tahun 2023 telah resmi disahkan meskipun sebelumnya mendapat banyak penolakan dari organisasi profesi kesehatan. Namun, rasio dokter terhadap penduduk di Indonesia masih jauh dari standar WHO, dengan distribusi dokter yang tidak merata di daerah terpencil ini bertujuan untuk menjadi masalah utama. Penelitian mengeksplorasi persepsi dokter di RSUD Pantura M.A Sentot Patrol Indramayu terhadap pendayagunaan dokter WNA serta penerapan aturan Islam dalam pelayanan kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas dokter memahami isi UU RI No. 17 Tahun 2023 dan mengakui manfaat pendayagunaan dokter WNA, seperti transfer ilmu dan teknologi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/2/dokter-asing-unit-distribusi-tenaga-kualitas-layan-thumb-7fe8f.webp" type="image/webp" length="97194" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/dokter-asing-unit-distribusi-tenaga-kualitas-layan-thumb-7fe8f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/dokter-asing-unit-distribusi-tenaga-kualitas-layan-thumb-eb2a3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/dokter-asing-unit-distribusi-tenaga-kualitas-layan-thumb-9b1c4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-423-yarsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6106-junior-medical-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Gambaran Radiologi pada Pasien Transient Ischaemic Attack TIA Menggunakan Modalitas Computed Tomografi CT Scan Kepala Non Kontras di RSUD Pasar Rebo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gambaran Radiologi pada Pasien Transient Ischaemic Attack TIA Menggunakan Modalitas Computed Tomografi CT Scan Kepala Non Kontras di RSUD Pasar Rebo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gambaran Radiologi pada Pasien Transient Ischaemic Attack TIA Menggunakan Modalitas Computed Tomografi CT Scan Kepala Non Kontras di RSUD Pasar Rebo ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50901-biomarker-inflamasi-pasien-mayoritas-ispa" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50901-biomarker-inflamasi-pasien-mayoritas-ispa" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-22:abf04dd292bbc7625765baad868898b3</id>
	<published>2026-06-22T12:55:05+07:00</published>
	<updated>2026-06-22T12:55:05+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="yudi amiarno" label="yudi amiarno" />
	<category term="roni hidayat" label="roni hidayat" />
	<category term="astuti rahmi" label="astuti rahmi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[amiarno,astuti,hidayat,rahmi,roni,yudi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menggunakan desain prospektif longitudinal untuk menilai prediktabilitas temuan CT hipodens terhadap risiko stroke pada pasien TIA. Studi tersebut hendaknya mencakup pengukuran berbasis waktu keparahan gejala dan gradien skor ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menggunakan desain prospektif longitudinal untuk menilai prediktabilitas temuan CT hipodens terhadap risiko stroke pada pasien TIA. Studi tersebut hendaknya mencakup pengukuran berbasis waktu keparahan gejala dan gradien skor ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/biomarker-inflamasi-pasien-mayoritas-ispa-tia-ct-r-thumb-f338c.webp" title="JURIS - Gambaran Radiologi pada Pasien Transient Ischaemic Attack (TIA) Menggunakan Modalitas Computed Tomografi (CT) Scan Kepala Non Kontras di RSUD Pasar Rebo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/biomarker-inflamasi-pasien-mayoritas-ispa-tia-ct-r-thumb-f338c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/biomarker-inflamasi-pasien-mayoritas-ispa-tia-ct-r-thumb-f338c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/biomarker-inflamasi-pasien-mayoritas-ispa-tia-ct-r-thumb-f338c.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Radiologi pada Pasien Transient Ischaemic Attack (TIA) Menggunakan Modalitas Computed Tomografi (CT) Scan Kepala Non Kontras di RSUD Pasar Rebo" alt="JURIS - Gambaran Radiologi pada Pasien Transient Ischaemic Attack (TIA) Menggunakan Modalitas Computed Tomografi (CT) Scan Kepala Non Kontras di RSUD Pasar Rebo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/biomarker-inflamasi-pasien-mayoritas-ispa-tia-ct-r-thumb-1a2c3.webp" title="JURIS - Gambaran Radiologi pada Pasien Transient Ischaemic Attack (TIA) Menggunakan Modalitas Computed Tomografi (CT) Scan Kepala Non Kontras di RSUD Pasar Rebo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/biomarker-inflamasi-pasien-mayoritas-ispa-tia-ct-r-thumb-1a2c3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/biomarker-inflamasi-pasien-mayoritas-ispa-tia-ct-r-thumb-1a2c3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/biomarker-inflamasi-pasien-mayoritas-ispa-tia-ct-r-thumb-1a2c3.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Radiologi pada Pasien Transient Ischaemic Attack (TIA) Menggunakan Modalitas Computed Tomografi (CT) Scan Kepala Non Kontras di RSUD Pasar Rebo" alt="JURIS - Gambaran Radiologi pada Pasien Transient Ischaemic Attack (TIA) Menggunakan Modalitas Computed Tomografi (CT) Scan Kepala Non Kontras di RSUD Pasar Rebo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/biomarker-inflamasi-pasien-mayoritas-ispa-tia-ct-r-thumb-cfb2a.webp" title="JURIS - Gambaran Radiologi pada Pasien Transient Ischaemic Attack (TIA) Menggunakan Modalitas Computed Tomografi (CT) Scan Kepala Non Kontras di RSUD Pasar Rebo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/biomarker-inflamasi-pasien-mayoritas-ispa-tia-ct-r-thumb-cfb2a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/biomarker-inflamasi-pasien-mayoritas-ispa-tia-ct-r-thumb-cfb2a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/biomarker-inflamasi-pasien-mayoritas-ispa-tia-ct-r-thumb-cfb2a.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Radiologi pada Pasien Transient Ischaemic Attack (TIA) Menggunakan Modalitas Computed Tomografi (CT) Scan Kepala Non Kontras di RSUD Pasar Rebo" alt="JURIS - Gambaran Radiologi pada Pasien Transient Ischaemic Attack (TIA) Menggunakan Modalitas Computed Tomografi (CT) Scan Kepala Non Kontras di RSUD Pasar Rebo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50901-biomarker-inflamasi-pasien-mayoritas-ispa" title="JURIS - Gambaran Radiologi pada Pasien Transient Ischaemic Attack (TIA) Menggunakan Modalitas Computed Tomografi (CT) Scan Kepala Non Kontras di RSUD Pasar Rebo" target="_blank">Gambaran Radiologi pada Pasien Transient Ischaemic Attack (TIA) Menggunakan Modalitas Computed Tomografi (CT) Scan Kepala Non Kontras di RSUD Pasar Rebo</a>: Penelitian lanjutan dapat menggunakan desain prospektif longitudinal untuk menilai prediktabilitas temuan CT hipodens terhadap risiko stroke pada pasien TIA. Studi tersebut hendaknya mencakup pengukuran berbasis waktu keparahan gejala dan gradien skor NIHSS agar dapat dibandingkan dengan hasil CT. Peneliti juga dapat menambahkan modul pemantauan biomarker inflamasi guna menilai korelasi antara peradangan sistemik dan lesion CT. Selain itu, perlu dilakukan analisis biayaAckeuntungan dari penggunaan CT nonAckontras dibandingkan dengan MRI di RSUD Pasar Rebo. Perbandingan tersebut harus memperhitungkan waktu, dosis radiasi, dan aksesibilitas layanan radiologi. Penelitian lain dapat mengeksplorasi penggunaan algoritma machine learning untuk otomatis mengidentifikasi lesi hipodens pada scan. Algoritma ini dapat dipelajari untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi interpretasi radiologi pasien TIA. Selanjutnya, pengembangan protokol CT yang lebih cepat dapat diuji untuk menurunkan waktu eksekusi pemeriksaan. Evaluasi protokol baru ini sebaiknya diukur melalui kepatuhan pasien dan keterlambatan transfusi antiplatelet. Melalui kombinasi ketiga pendekatan tersebut, diharapkan dapat memperkuat basis keputusan klinis dan pengelolaan TIA di tingkat rumah sakit..
<br>Mayoritas pasien TIA menunjukkan CTAcScan nonAckontras tanpa lesi, 61,1% dari 54 pasien.Lesi hipodens ditemukan pada 38,9% pasien, terutama pada usia Ou46 tahun.Walau mayoritas pasien perempuan, lesi hipodens lebih dominan pada lakiAclaki (20,4% vs 18,5%)
<br>Pendahuluan: Transient Ischaemic Attack (TIA) untuk mendiagnosis memerlukan anamnesis yang cermat, seringkali berulang menjadi lebih buruk. Serangan TIA seringkali membaik kurang dari 24 jam dan tidak progresif. Tetapi, risiko berikutnya menjadi stroke cukup tinggi, dengan angka 11% dalam 7 hari dan 24Ac29% dalam 5 tahun ke depan. Data tahun 2019 menunjukan stroke menyerang sekitar 13,7 juta orang dan membunuh sekitar 5,5 juta orang setiap tahunnya. Insiden stroke meningkat dua kali lipat di negaraAcnegara berpenghasilan rendah dan menengah selama 1990Ac2016. Tujuan utama penelitian ini ialah untuk mengetahui gambaran Modalitas CTAcScan Non Kontras...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/0/biomarker-inflamasi-pasien-mayoritas-ispa-tia-ct-r-thumb-f338c.webp" type="image/webp" length="93178" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/biomarker-inflamasi-pasien-mayoritas-ispa-tia-ct-r-thumb-f338c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/biomarker-inflamasi-pasien-mayoritas-ispa-tia-ct-r-thumb-1a2c3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/biomarker-inflamasi-pasien-mayoritas-ispa-tia-ct-r-thumb-cfb2a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-423-yarsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6106-junior-medical-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Daya Terima Organoleptik Roti Tawar Berbasis Umbi Garut dan Ampas Tahu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Daya Terima Organoleptik Roti Tawar Berbasis Umbi Garut dan Ampas Tahu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Daya Terima Organoleptik Roti Tawar Berbasis Umbi Garut dan Ampas Tahu ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50910-roti-tawar-bekatul-karakter-anak-sekolah-fisik-rot" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50910-roti-tawar-bekatul-karakter-anak-sekolah-fisik-rot" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-22:d51dc443a74fc3811087668748cc5f00</id>
	<published>2026-06-22T12:43:54+07:00</published>
	<updated>2026-06-22T12:43:54+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="kirim naskah" label="kirim naskah" />
	<category term="archive team" label="archive team" />
	<category term="okdi natan" label="okdi natan" />
	<itunes:keywords><![CDATA[archive,kirim,naskah,natan,okdi,team]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan formula roti tawar dengan variasi bahan lokal lainnya, seperti ubi jalar atau singkong, untuk meningkatkan nilai gizi dan cita rasa. 2. Meneliti pengaruh penambahan bahan alami, seperti ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan formula roti tawar dengan variasi bahan lokal lainnya, seperti ubi jalar atau singkong, untuk meningkatkan nilai gizi dan cita rasa. 2. Meneliti pengaruh penambahan bahan alami, seperti ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/roti-tawar-bekatul-karakter-anak-sekolah-fisik-akt-thumb-6b19f.webp" title="JURIS - Daya Terima Organoleptik Roti Tawar Berbasis Umbi Garut dan Ampas Tahu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/roti-tawar-bekatul-karakter-anak-sekolah-fisik-akt-thumb-6b19f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/roti-tawar-bekatul-karakter-anak-sekolah-fisik-akt-thumb-6b19f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/roti-tawar-bekatul-karakter-anak-sekolah-fisik-akt-thumb-6b19f.webp 1x" title="JURIS - Daya Terima Organoleptik Roti Tawar Berbasis Umbi Garut dan Ampas Tahu" alt="JURIS - Daya Terima Organoleptik Roti Tawar Berbasis Umbi Garut dan Ampas Tahu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/roti-tawar-bekatul-karakter-anak-sekolah-fisik-akt-thumb-9f0ae.webp" title="JURIS - Daya Terima Organoleptik Roti Tawar Berbasis Umbi Garut dan Ampas Tahu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/roti-tawar-bekatul-karakter-anak-sekolah-fisik-akt-thumb-9f0ae.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/roti-tawar-bekatul-karakter-anak-sekolah-fisik-akt-thumb-9f0ae.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/roti-tawar-bekatul-karakter-anak-sekolah-fisik-akt-thumb-9f0ae.webp 1x" title="JURIS - Daya Terima Organoleptik Roti Tawar Berbasis Umbi Garut dan Ampas Tahu" alt="JURIS - Daya Terima Organoleptik Roti Tawar Berbasis Umbi Garut dan Ampas Tahu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/roti-tawar-bekatul-karakter-anak-sekolah-fisik-akt-thumb-bafd9.webp" title="JURIS - Daya Terima Organoleptik Roti Tawar Berbasis Umbi Garut dan Ampas Tahu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/roti-tawar-bekatul-karakter-anak-sekolah-fisik-akt-thumb-bafd9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/roti-tawar-bekatul-karakter-anak-sekolah-fisik-akt-thumb-bafd9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/roti-tawar-bekatul-karakter-anak-sekolah-fisik-akt-thumb-bafd9.webp 1x" title="JURIS - Daya Terima Organoleptik Roti Tawar Berbasis Umbi Garut dan Ampas Tahu" alt="JURIS - Daya Terima Organoleptik Roti Tawar Berbasis Umbi Garut dan Ampas Tahu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50910-roti-tawar-bekatul-karakter-anak-sekolah-fisik-rot" title="JURIS - Daya Terima Organoleptik Roti Tawar Berbasis Umbi Garut dan Ampas Tahu" target="_blank">Daya Terima Organoleptik Roti Tawar Berbasis Umbi Garut dan Ampas Tahu</a>: Saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan formula roti tawar dengan variasi bahan lokal lainnya, seperti ubi jalar atau singkong, untuk meningkatkan nilai gizi dan cita rasa. 2. Meneliti pengaruh penambahan bahan alami, seperti rempah-rempah atau buah-buahan, pada roti tawar untuk meningkatkan nilai gizi dan cita rasa, serta mengurangi penggunaan gula dan lemak. 3. Menganalisis daya simpan roti tawar dengan berbagai formula dan kondisi penyimpanan yang berbeda, untuk menentukan formula yang paling tahan lama dan aman dikonsumsi..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, formulasi terbaik untuk roti tawar berbahan dasar tepung umbi garut dan ampas tahu adalah formulasi satu dengan penambahan tepung ampas tahu sebanyak 40%.Jumlah penambahan tepung ampas tahu mempengaruhi kandungan proksimat, terutama kadar air, dan mutu organoleptik dari warna, rasa, aroma, dan tekstur.Roti tawar dengan formulasi ini memiliki kadar air yang sesuai dengan standar mutu roti tawar, yaitu maksimal 40%.Selain itu, roti tawar ini juga memiliki nilai protein, karbohidrat, dan lemak yang tinggi, sehingga dapat menjadi alternatif makanan anak sekolah untuk memenuhi asupan zat gizi, terutama protein
<br>Saat memasuki usia sekolah, aktivitas fisik anak akan meningkat dan terjadi perubahan komposisi tubuh yang pesat, sehingga anak usia sekolah membutuhkan asupan gizi seimbang. Anak sekolah umumnya tidak ingin sarapan dengan berbagai alasan, seperti takut terlambat ke sekolah, yang menyebabkan konsentrasi anak menurun saat belajar. Salah satu alternatif untuk mengatasi masalah ini adalah menyiapkan sarapan pagi yang disukai anak. Roti tawar adalah makanan populer yang disukai anak-anak. Umbi merupakan hasil tanaman lokal di Indonesia yang berpotensi menjadi pengganti tepung terigu dalam pembuatan roti tawar. Untuk meningkatkan nilai gizi protein pada roti tawar garut, diperlukan penambahan sumber protein, salah satunya ampas tahu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/1/roti-tawar-bekatul-karakter-anak-sekolah-fisik-akt-thumb-6b19f.webp" type="image/webp" length="76332" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/roti-tawar-bekatul-karakter-anak-sekolah-fisik-akt-thumb-6b19f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/roti-tawar-bekatul-karakter-anak-sekolah-fisik-akt-thumb-9f0ae.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/roti-tawar-bekatul-karakter-anak-sekolah-fisik-akt-thumb-bafd9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2615-poltekkesbengkulu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11143-jurnal-svasta-harena-rafflesia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap terhadap Perilaku Kesehatan Reproduksi pada Santri Remaja Pondok Pesantren Daar El Qolam 2 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap terhadap Perilaku Kesehatan Reproduksi pada Santri Remaja Pondok Pesantren Daar El Qolam 2 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap terhadap Perilaku Kesehatan Reproduksi pada Santri Remaja Pondok Pesantren Daar El Qolam 2 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50900-reproduksi-santri-putri-kesehatan-remaj" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50900-reproduksi-santri-putri-kesehatan-remaj" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-22:c3167dd7d5afd89149ca6321faddfeb2</id>
	<published>2026-06-22T12:42:32+07:00</published>
	<updated>2026-06-22T12:42:32+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="yudi amiarno" label="yudi amiarno" />
	<category term="roni hidayat" label="roni hidayat" />
	<category term="astuti rahmi" label="astuti rahmi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[amiarno,astuti,hidayat,rahmi,roni,yudi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memvalidasi efektivitas modul pembelajaran kesehatan reproduksi berbasis nilai agama melalui uji coba eksperimental di beberapa pondok pesantren. Selanjutnya, studi kualitatif perlu mengeksplorasi pengaruh rekan sebaya dan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memvalidasi efektivitas modul pembelajaran kesehatan reproduksi berbasis nilai agama melalui uji coba eksperimental di beberapa pondok pesantren. Selanjutnya, studi kualitatif perlu mengeksplorasi pengaruh rekan sebaya dan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/3/reproduksi-santri-putri-kesehatan-remaja-pondok-pe-thumb-c1377.webp" title="JURIS - Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap terhadap Perilaku Kesehatan Reproduksi pada Santri Remaja  Pondok Pesantren Daar El-Qolam 2 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/reproduksi-santri-putri-kesehatan-remaja-pondok-pe-thumb-c1377.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/reproduksi-santri-putri-kesehatan-remaja-pondok-pe-thumb-c1377.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/reproduksi-santri-putri-kesehatan-remaja-pondok-pe-thumb-c1377.webp 1x" title="JURIS - Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap terhadap Perilaku Kesehatan Reproduksi pada Santri Remaja  Pondok Pesantren Daar El-Qolam 2 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" alt="JURIS - Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap terhadap Perilaku Kesehatan Reproduksi pada Santri Remaja  Pondok Pesantren Daar El-Qolam 2 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/3/reproduksi-santri-putri-kesehatan-remaja-pondok-pe-thumb-cc46f.webp" title="JURIS - Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap terhadap Perilaku Kesehatan Reproduksi pada Santri Remaja  Pondok Pesantren Daar El-Qolam 2 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/reproduksi-santri-putri-kesehatan-remaja-pondok-pe-thumb-cc46f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/reproduksi-santri-putri-kesehatan-remaja-pondok-pe-thumb-cc46f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/reproduksi-santri-putri-kesehatan-remaja-pondok-pe-thumb-cc46f.webp 1x" title="JURIS - Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap terhadap Perilaku Kesehatan Reproduksi pada Santri Remaja  Pondok Pesantren Daar El-Qolam 2 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" alt="JURIS - Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap terhadap Perilaku Kesehatan Reproduksi pada Santri Remaja  Pondok Pesantren Daar El-Qolam 2 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/3/reproduksi-santri-putri-kesehatan-remaja-pondok-pe-thumb-f59cc.webp" title="JURIS - Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap terhadap Perilaku Kesehatan Reproduksi pada Santri Remaja  Pondok Pesantren Daar El-Qolam 2 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/reproduksi-santri-putri-kesehatan-remaja-pondok-pe-thumb-f59cc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/reproduksi-santri-putri-kesehatan-remaja-pondok-pe-thumb-f59cc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/reproduksi-santri-putri-kesehatan-remaja-pondok-pe-thumb-f59cc.webp 1x" title="JURIS - Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap terhadap Perilaku Kesehatan Reproduksi pada Santri Remaja  Pondok Pesantren Daar El-Qolam 2 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" alt="JURIS - Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap terhadap Perilaku Kesehatan Reproduksi pada Santri Remaja  Pondok Pesantren Daar El-Qolam 2 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50900-reproduksi-santri-putri-kesehatan-remaj" title="JURIS - Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap terhadap Perilaku Kesehatan Reproduksi pada Santri Remaja  Pondok Pesantren Daar El-Qolam 2 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" target="_blank">Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap terhadap Perilaku Kesehatan Reproduksi pada Santri Remaja  Pondok Pesantren Daar El-Qolam 2 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam</a>: Penelitian selanjutnya dapat memvalidasi efektivitas modul pembelajaran kesehatan reproduksi berbasis nilai agama melalui uji coba eksperimental di beberapa pondok pesantren. Selanjutnya, studi kualitatif perlu mengeksplorasi pengaruh rekan sebaya dan media sosial terhadap perilaku kesehatan reproduksi santri, sehingga dapat dirancang intervensi yang lebih serupa. Lebih lanjut, penelitian longitudinal dapat menelusuri dampak jangka panjang dari program edukasi tersebut terhadap tindakan preventif dan tingkat kejadian masalah kesehatan reproduksi pada santri remaja..
<br>Penelitian berhasil menunjukkan bahwa pengetahuan yang lebih baik dan sikap yang positif secara signifikan berkaitan dengan perilaku kesehatan reproduksi yang lebih baik pada santri remaja.Mayoritas santri memiliki pengetahuan baik (48,8A%) dan sikap positif (95,1A%), namun 32,9A% masih belum sepenuhnya mengadopsi praktik preventif konsisten.Oleh karena itu, diperlukan program edukasi kesehatan reproduksi yang lebih intensif dan terintegrasi nilai agama di pesantren
<br>Latar Belakang: Kesehatan reproduksi merupakan aspek penting dalam remaja, terutama di lingkungan pondok pesantren yang memiliki pendekatan unik dalam mendidik remaja. Banyak faktor yang memengaruhi perilaku kesehatan reproduksi, termasuk pengetahuan dan sikap. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap perilaku kesehatan reproduksi pada santri remaja di Pondok Pesantren Daar ElAcQolam 2. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain crossAcsectional. Sampel terdiri dari 82 santri yang dipilih menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/3/reproduksi-santri-putri-kesehatan-remaja-pondok-pe-thumb-f59cc.webp" type="image/webp" length="86748" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/reproduksi-santri-putri-kesehatan-remaja-pondok-pe-thumb-c1377.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/reproduksi-santri-putri-kesehatan-remaja-pondok-pe-thumb-cc46f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/reproduksi-santri-putri-kesehatan-remaja-pondok-pe-thumb-f59cc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-423-yarsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6106-junior-medical-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Hubungan Kadar Hematokrit dan Trombosit dengan Derajat Penyakit Demam Berdarah Dengue pada Pasien di Rumah Sakit X Jakarta Pusat Periode 2023 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Kadar Hematokrit dan Trombosit dengan Derajat Penyakit Demam Berdarah Dengue pada Pasien di Rumah Sakit X Jakarta Pusat Periode 2023 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Kadar Hematokrit dan Trombosit dengan Derajat Penyakit Demam Berdarah Dengue pada Pasien di Rumah Sakit X Jakarta Pusat Periode 2023 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50899-klinis-pasien-dbd-trombosit-hematokrit-dengue-berd" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-50899-klinis-pasien-dbd-trombosit-hematokrit-dengue-berd" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-22:6cdef872241e825e1000607d629cf4cc</id>
	<published>2026-06-22T11:57:08+07:00</published>
	<updated>2026-06-22T11:57:08+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="yudi amiarno" label="yudi amiarno" />
	<category term="roni hidayat" label="roni hidayat" />
	<category term="astuti rahmi" label="astuti rahmi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[amiarno,astuti,hidayat,rahmi,roni,yudi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Bagaimana pengaruh kombinasi intervensi kebersihan lingkungan dan penggunaan obat antiplatelet terhadap penurunan derajat keparahan DBD pada pasien muda di Jakarta? Apakah pola distribusi genetik thrombopoietin receptor memodulasi sensitivitas trombosit ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Bagaimana pengaruh kombinasi intervensi kebersihan lingkungan dan penggunaan obat antiplatelet terhadap penurunan derajat keparahan DBD pada pasien muda di Jakarta? Apakah pola distribusi genetik thrombopoietin receptor memodulasi sensitivitas trombosit ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/klinis-pasien-dbd-trombosit-hematokrit-dengue-berd-thumb-80709.webp" title="JURIS - Hubungan Kadar Hematokrit dan Trombosit dengan Derajat Penyakit Demam Berdarah Dengue pada Pasien di Rumah Sakit X Jakarta Pusat Periode 2023 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/klinis-pasien-dbd-trombosit-hematokrit-dengue-berd-thumb-80709.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/klinis-pasien-dbd-trombosit-hematokrit-dengue-berd-thumb-80709.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/klinis-pasien-dbd-trombosit-hematokrit-dengue-berd-thumb-80709.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Kadar Hematokrit dan Trombosit dengan Derajat Penyakit Demam Berdarah Dengue pada Pasien di Rumah Sakit X Jakarta Pusat Periode 2023 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" alt="JURIS - Hubungan Kadar Hematokrit dan Trombosit dengan Derajat Penyakit Demam Berdarah Dengue pada Pasien di Rumah Sakit X Jakarta Pusat Periode 2023 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/klinis-pasien-dbd-trombosit-hematokrit-dengue-berd-thumb-33903.webp" title="JURIS - Hubungan Kadar Hematokrit dan Trombosit dengan Derajat Penyakit Demam Berdarah Dengue pada Pasien di Rumah Sakit X Jakarta Pusat Periode 2023 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/klinis-pasien-dbd-trombosit-hematokrit-dengue-berd-thumb-33903.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/klinis-pasien-dbd-trombosit-hematokrit-dengue-berd-thumb-33903.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/klinis-pasien-dbd-trombosit-hematokrit-dengue-berd-thumb-33903.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Kadar Hematokrit dan Trombosit dengan Derajat Penyakit Demam Berdarah Dengue pada Pasien di Rumah Sakit X Jakarta Pusat Periode 2023 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" alt="JURIS - Hubungan Kadar Hematokrit dan Trombosit dengan Derajat Penyakit Demam Berdarah Dengue pada Pasien di Rumah Sakit X Jakarta Pusat Periode 2023 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/klinis-pasien-dbd-trombosit-hematokrit-dengue-berd-thumb-6d3cb.webp" title="JURIS - Hubungan Kadar Hematokrit dan Trombosit dengan Derajat Penyakit Demam Berdarah Dengue pada Pasien di Rumah Sakit X Jakarta Pusat Periode 2023 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/klinis-pasien-dbd-trombosit-hematokrit-dengue-berd-thumb-6d3cb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/klinis-pasien-dbd-trombosit-hematokrit-dengue-berd-thumb-6d3cb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/klinis-pasien-dbd-trombosit-hematokrit-dengue-berd-thumb-6d3cb.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Kadar Hematokrit dan Trombosit dengan Derajat Penyakit Demam Berdarah Dengue pada Pasien di Rumah Sakit X Jakarta Pusat Periode 2023 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" alt="JURIS - Hubungan Kadar Hematokrit dan Trombosit dengan Derajat Penyakit Demam Berdarah Dengue pada Pasien di Rumah Sakit X Jakarta Pusat Periode 2023 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-50899-klinis-pasien-dbd-trombosit-hematokrit-dengue-berd" title="JURIS - Hubungan Kadar Hematokrit dan Trombosit dengan Derajat Penyakit Demam Berdarah Dengue pada Pasien di Rumah Sakit X Jakarta Pusat Periode 2023 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam" target="_blank">Hubungan Kadar Hematokrit dan Trombosit dengan Derajat Penyakit Demam Berdarah Dengue pada Pasien di Rumah Sakit X Jakarta Pusat Periode 2023 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam</a>: Bagaimana pengaruh kombinasi intervensi kebersihan lingkungan dan penggunaan obat antiplatelet terhadap penurunan derajat keparahan DBD pada pasien muda di Jakarta? Apakah pola distribusi genetik thrombopoietin receptor memodulasi sensitivitas trombosit terhadap infeksi dengue pada populasi urban? Dapatkah model prediksi berbasis machine learning yang memadukan data klinis (hemokrist, trombosit) dan data lingkungan (kepadatan nyamuk, kualitas air) meningkatkan akurasi klasifikasi derajat DBD di rumah sakit umum?.
<br>Penelitian ini menemukan bahwa kadar trombosit berhubungan negatif dengan derajat keparahan DBD.semakin rendah trombosit, semakin tinggi derajat DBD.Hasil ini menunjukkan trombosit dapat menjadi indikator klinis penting untuk menilai keparahan DBD.Sebaliknya, kadar hematokrit tidak menunjukkan hubungan signifikan dengan derajat DBD, sehingga tidak dapat dipakai sebagai indikator keparahan.Penekanan pada pencegahan melalui kebersihan dan edukasi, serta perawatan dini, disarankan untuk meminimalkan dampak DBD
<br>Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia, dengan peningkatan kasus yang signifikan setiap tahun. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kadar hematokrit dan trombosit dengan derajat keparahan DBD pada pasien di Rumah Sakit X Jakarta Pusat. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik observasional; data diperoleh dari rekam medis pasien DBD periode Januari-Desember 2023. Sebanyak 183 sampel memenuhi kriteria inklusi. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/8/klinis-pasien-dbd-trombosit-hematokrit-dengue-berd-thumb-80709.webp" type="image/webp" length="105224" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/klinis-pasien-dbd-trombosit-hematokrit-dengue-berd-thumb-80709.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/klinis-pasien-dbd-trombosit-hematokrit-dengue-berd-thumb-33903.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/klinis-pasien-dbd-trombosit-hematokrit-dengue-berd-thumb-6d3cb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-423-yarsi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6106-junior-medical-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Mon, 22 Jun 2026 16:21:24 +0700. 12 items. Served in: 9.146 seconds [atom] -->
