<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-05-15T20:41:35+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48614-aksi-sosial-netizen-ilokusi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48614-aksi-sosial-netizen-ilokusi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-15:9b16b72ed8d607c2d8c78512ff5db4eb</id>
	<published>2026-05-10T09:18:08+07:00</published>
	<updated>2026-05-10T09:18:08+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="muaro jambi" label="muaro jambi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[jambi,muaro]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi perbedaan tindakan ilokusi antara platform media sosial berbeda seperti Twitter atau Instagram untuk memahami dampak lingkungan digital terhadap komunikasi. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk menganalisis ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi perbedaan tindakan ilokusi antara platform media sosial berbeda seperti Twitter atau Instagram untuk memahami dampak lingkungan digital terhadap komunikasi. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk menganalisis ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-fa6b3.webp" title="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-fa6b3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-fa6b3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-fa6b3.webp 1x" title="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" alt="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-84a17.webp" title="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-84a17.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-84a17.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-84a17.webp 1x" title="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" alt="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-08a3b.webp" title="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-08a3b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-08a3b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-08a3b.webp 1x" title="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" alt="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48614-aksi-sosial-netizen-ilokusi" title="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" target="_blank">Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi perbedaan tindakan ilokusi antara platform media sosial berbeda seperti Twitter atau Instagram untuk memahami dampak lingkungan digital terhadap komunikasi. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk menganalisis bagaimana tindakan ilokusi dalam komentar media sosial dapat memengaruhi kebijakan pemerintah atau opini publik secara langsung. 3. Penelitian dapat mengkaji pengaruh budaya lokal terhadap jenis tindakan ilokusi yang muncul dalam komentar, khususnya di wilayah dengan konflik politik atau ekonomi yang kompleks seperti Yaman dan Arab Saudi..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa tindakan ilokusi dalam komentar media sosial mencerminkan berbagai reaksi sosial terhadap isu politik dan ekonomi.Dominasi tindakan asertif menunjukkan bahwa netizen sering menggunakan kolom komentar untuk menyampaikan pandangan dan kritik.Tindakan direktif dan komisif menunjukkan upaya mempengaruhi kebijakan dan respons emosional terhadap situasi pemerintahan.Tindakan ekspresif mencerminkan rasa terima kasih dan harapan terhadap bantuan yang diberikan
<br>Studi ini berfokus pada tindakan ilokusi netizen Yaman dan Arab Saudi di bagian komentar YouTube terkait video berjudul 'Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya'. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk, jenis, dan makna ucapan. Penelitian ini menggunakan pendekatan dan teknik deskriptif kualitatif. Hasil yang ditemukan dalam ucapan tersebut adalah 5 asertif, 4 direktif, 2 komisif, dan 4 ekspresif.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-08a3b.webp" type="image/webp" length="100224" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-fa6b3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-84a17.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-08a3b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-463-unja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17227-kajian-linguistik-sastra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Respon Pertumbuhan dan Hasil Selada Merah Lactuca Sativa L Var Crispa Akibat Dosis Pupuk Kandang Ayam Petelur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Respon Pertumbuhan dan Hasil Selada Merah Lactuca Sativa L Var Crispa Akibat Dosis Pupuk Kandang Ayam Petelur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Respon Pertumbuhan dan Hasil Selada Merah Lactuca Sativa L Var Crispa Akibat Dosis Pupuk Kandang Ayam Petelur ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48615-akar-bobot-segar-interaksi-pupuk-kandang-kualitas" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48615-akar-bobot-segar-interaksi-pupuk-kandang-kualitas" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-15:6c3f03ae7cdf3dbfd7b78c835232550f</id>
	<published>2026-05-10T09:14:09+07:00</published>
	<updated>2026-05-10T09:14:09+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="lia sugiarti" label="lia sugiarti" />
	<category term="var crispa" label="var crispa" />
	<category term="jgpp index" label="jgpp index" />
	<itunes:keywords><![CDATA[crispa,index,jgpp,lia,sugiarti,var]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, lakukan penelitian eksperimental di wilayah tropis dengan varietas selada merah yang sama untuk menilai apakah dosis 30AtAhaAA tetap optimal di kondisi iklim dan tanah yang berbeda. Kedua, uji interaksi antara pupuk kandang ayam petelur dan NPK ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, lakukan penelitian eksperimental di wilayah tropis dengan varietas selada merah yang sama untuk menilai apakah dosis 30AtAhaAA tetap optimal di kondisi iklim dan tanah yang berbeda. Kedua, uji interaksi antara pupuk kandang ayam petelur dan NPK ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/f/akar-bobot-segar-interaksi-pupuk-kandang-kualitas-thumb-57187.webp" title="JURIS - Respon Pertumbuhan dan Hasil Selada Merah (Lactuca Sativa L. Var Crispa) Akibat Dosis Pupuk Kandang Ayam Petelur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/akar-bobot-segar-interaksi-pupuk-kandang-kualitas-thumb-57187.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/akar-bobot-segar-interaksi-pupuk-kandang-kualitas-thumb-57187.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/akar-bobot-segar-interaksi-pupuk-kandang-kualitas-thumb-57187.webp 1x" title="JURIS - Respon Pertumbuhan dan Hasil Selada Merah (Lactuca Sativa L. Var Crispa) Akibat Dosis Pupuk Kandang Ayam Petelur" alt="JURIS - Respon Pertumbuhan dan Hasil Selada Merah (Lactuca Sativa L. Var Crispa) Akibat Dosis Pupuk Kandang Ayam Petelur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/f/akar-bobot-segar-interaksi-pupuk-kandang-kualitas-thumb-aaff5.webp" title="JURIS - Respon Pertumbuhan dan Hasil Selada Merah (Lactuca Sativa L. Var Crispa) Akibat Dosis Pupuk Kandang Ayam Petelur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/akar-bobot-segar-interaksi-pupuk-kandang-kualitas-thumb-aaff5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/akar-bobot-segar-interaksi-pupuk-kandang-kualitas-thumb-aaff5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/akar-bobot-segar-interaksi-pupuk-kandang-kualitas-thumb-aaff5.webp 1x" title="JURIS - Respon Pertumbuhan dan Hasil Selada Merah (Lactuca Sativa L. Var Crispa) Akibat Dosis Pupuk Kandang Ayam Petelur" alt="JURIS - Respon Pertumbuhan dan Hasil Selada Merah (Lactuca Sativa L. Var Crispa) Akibat Dosis Pupuk Kandang Ayam Petelur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/f/akar-bobot-segar-interaksi-pupuk-kandang-kualitas-thumb-bbdd7.webp" title="JURIS - Respon Pertumbuhan dan Hasil Selada Merah (Lactuca Sativa L. Var Crispa) Akibat Dosis Pupuk Kandang Ayam Petelur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/akar-bobot-segar-interaksi-pupuk-kandang-kualitas-thumb-bbdd7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/akar-bobot-segar-interaksi-pupuk-kandang-kualitas-thumb-bbdd7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/akar-bobot-segar-interaksi-pupuk-kandang-kualitas-thumb-bbdd7.webp 1x" title="JURIS - Respon Pertumbuhan dan Hasil Selada Merah (Lactuca Sativa L. Var Crispa) Akibat Dosis Pupuk Kandang Ayam Petelur" alt="JURIS - Respon Pertumbuhan dan Hasil Selada Merah (Lactuca Sativa L. Var Crispa) Akibat Dosis Pupuk Kandang Ayam Petelur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48615-akar-bobot-segar-interaksi-pupuk-kandang-kualitas" title="JURIS - Respon Pertumbuhan dan Hasil Selada Merah (Lactuca Sativa L. Var Crispa) Akibat Dosis Pupuk Kandang Ayam Petelur" target="_blank">Respon Pertumbuhan dan Hasil Selada Merah (Lactuca Sativa L. Var Crispa) Akibat Dosis Pupuk Kandang Ayam Petelur</a>: Pertama, lakukan penelitian eksperimental di wilayah tropis dengan varietas selada merah yang sama untuk menilai apakah dosis 30AtAhaAA tetap optimal di kondisi iklim dan tanah yang berbeda. Kedua, uji interaksi antara pupuk kandang ayam petelur dan NPK sintetis guna mengetahui apakah kombinasi dapat meningkatkan efisiensi nitrogen dan mengurangi dosis pupuk organik. Ketiga, kaji efek jangka panjang dari aplikasi berulang pupuk kandang ayam petelur pada struktur tanah, mikrobiota, dan kualitas hasil kupasannya agar rekomendasi dosis dapat disesuaikan secara berkelanjutan. Keempat, lakukan survei ketersediaan bahan organik di tingkat lokal untuk mengembangkan model pengalokasian pupuk yang ramah lingkungan dan ekonomis bagi petani kecil. Kelima, usulkan sistem monitoring digital berbasis sensor tanah yang mengukur kadar nutrisi secara realActime sehingga petani dapat menyesuaikan aplikasinya secara tepat waktu dan dosis..
<br>Pemberian dosis pupuk kandang ayam petelur mempengaruhi pertumbuhan dan hasil selada merah, khususnya tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar per tanaman, bobot segar per petak, dan bobot kering per tanaman, namun tidak mempengaruhi nisbah pupus akar.Perlakuan dosis maksimum (30AtAhaAA) memberikan hasil terbaik pada jumlah daun dan bobot segar per tanaman.Penelitian selanjutnya perlu mengeksplorasi dosis yang sama di tempat dan musim berbeda untuk memperluas pemahaman tentang penerapan praktis
<br>Penelitian ini mempelajari pengaruh dosis pupuk kandang ayam petelur terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada merah serta menilai dosis terbaik untuk meningkatkan produktivitas. Metode percobaan lapangan dengan desain acak kelompok (RAK) 6 perlakuan dan ulangan 4 kali dilaksanakan di kebun Kimia Agro Lembang pada bulan JuliAeAgustus 2023. Hasil menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang ayam petelur berpengaruh signifikan terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar per tanaman, bobot segar per petak, dan bobot kering per tanaman, sementara tidak mempengaruhi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/f/akar-bobot-segar-interaksi-pupuk-kandang-kualitas-thumb-57187.webp" type="image/webp" length="95878" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/akar-bobot-segar-interaksi-pupuk-kandang-kualitas-thumb-57187.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/akar-bobot-segar-interaksi-pupuk-kandang-kualitas-thumb-aaff5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/akar-bobot-segar-interaksi-pupuk-kandang-kualitas-thumb-bbdd7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1346-greenationpublisher.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6816-jurnal-greenation-pertanian-perkebunan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48612-konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-ba" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48612-konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-ba" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-15:99ec44b39bc942223b7bf5a922c0c273</id>
	<published>2026-05-10T08:46:18+07:00</published>
	<updated>2026-05-10T08:46:18+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="muaro jambi" label="muaro jambi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[jambi,muaro]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat mengkaji strategi pragmatis dalam penerapan bentuk sapaan dalam interaksi digital generasi milenial dan generasi Z untuk mengeksplorasi adaptasi kesopanan komunikasi modern. Perlu diteliti dampak representasi bentuk sapaan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat mengkaji strategi pragmatis dalam penerapan bentuk sapaan dalam interaksi digital generasi milenial dan generasi Z untuk mengeksplorasi adaptasi kesopanan komunikasi modern. Perlu diteliti dampak representasi bentuk sapaan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-4f7e0.webp" title="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-4f7e0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-4f7e0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-4f7e0.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" alt="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-f472a.webp" title="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-f472a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-f472a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-f472a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" alt="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-95162.webp" title="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-95162.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-95162.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-95162.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" alt="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48612-konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-ba" title="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" target="_blank">Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho</a>: Penelitian lebih lanjut dapat mengkaji strategi pragmatis dalam penerapan bentuk sapaan dalam interaksi digital generasi milenial dan generasi Z untuk mengeksplorasi adaptasi kesopanan komunikasi modern. Perlu diteliti dampak representasi bentuk sapaan dalam berbagai genre film Indonesia terhadap persepsi hubungan sosial dan hierarki kelas di masyarakat. Selain itu, diperlukan kajian komparatif terhadap evolusi bentuk sapaan dalam konteks perkembangan media sosial dan dampaknya terhadap norma kesantunan verbal dalam konteks urban dan rural di Indonesia..
<br>Film Agak Laen karya Muhadkly Acho menunjukkan berbagai bentuk sapaan yang digunakan para tokoh melalui percakapan sehari-hari.Kategori sapaan yang didapatkan berupa kata ganti orang, nama diri, istilah kekerabatan, pangkat dan gelar, dan N ku.Bentuk-bentuk sapaan tersebut menggunakan teori Kridalaksana yang fokus pada sapaan dalam bahasa Indonesia dan teori Ervin-Tripp yang membahas sapaan dalam konteks bahasa Inggris-Amerika yang relevan dengan konteks budaya Indonesia.Faktor-faktor yang melatarbelakangi penggunaan bentuk sapaan dalam masyarakat mencakup kelas sosial, usia, dan jenis kelamin.Bentuk sapaan itu digunakan berdasarkan faktor sosial dan situasionalnya
<br>Penelitian ini menganalisis bentuk-bentuk sapaan dari segi sosiolinguistik yang terdapat dalam film Agak Laen karya Muhadkly Acho. Penelitian ini menggunakan teori Kridalaksana dan Ervin-Tripp untuk menganalisis data yang diperoleh dengan metode kualitatif deskriptif dengan teknik simak-catat. Hasil penelitian disajikan melalui metode formal dan informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk sapaan dalam film ini dipengaruhi oleh beberapa unsur, seperti kata ganti orang, nama diri, istilah kekerabatan, gelar dan pangkat, N (Nominal) ku, situasi, pangkat, perangkat identitas, dan tingkat generasi yang merupakan keterkaitan teori bentuk sapaan Kridalaksana bahasa Indonesia dan teori bentuk sapaan Ervin-Tripp bahasa Inggris-Amerika. Penggunaan bentuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-f472a.webp" type="image/webp" length="96120" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-4f7e0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-f472a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-95162.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-463-unja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17227-kajian-linguistik-sastra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Syarifah Salwa Al Attas dan Majelis Nururrahmah Menguatkan Muslimah di Medan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Syarifah Salwa Al Attas dan Majelis Nururrahmah Menguatkan Muslimah di Medan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Syarifah Salwa Al Attas dan Majelis Nururrahmah Menguatkan Muslimah di Medan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48604-pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48604-pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-15:edb507a80d4794c32b08ed142a444201</id>
	<published>2026-05-10T07:32:48+07:00</published>
	<updated>2026-05-10T07:32:48+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="dirham nazwa" label="dirham nazwa" />
	<category term="dumel awiyah" label="dumel awiyah" />
	<itunes:keywords><![CDATA[awiyah,content,dirham,dumel,main,nazwa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, kaji bagaimana model kepemimpinan inspiratif Syarifah Salwa AlAcAttas dapat direplikasi di komunitas muslimah lain dengan meneliti faktor-faktor keberhasilan dan hambatan yang dihadapi. Kedua, lakukan survei longitudinal untuk menilai dampak ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, kaji bagaimana model kepemimpinan inspiratif Syarifah Salwa AlAcAttas dapat direplikasi di komunitas muslimah lain dengan meneliti faktor-faktor keberhasilan dan hambatan yang dihadapi. Kedua, lakukan survei longitudinal untuk menilai dampak ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-6af48.webp" title="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-6af48.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-6af48.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-6af48.webp 1x" title="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" alt="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-1d2a4.webp" title="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-1d2a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-1d2a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-1d2a4.webp 1x" title="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" alt="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-ab64a.webp" title="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-ab64a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-ab64a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-ab64a.webp 1x" title="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" alt="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48604-pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah" title="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" target="_blank">Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan</a>: Pertama, kaji bagaimana model kepemimpinan inspiratif Syarifah Salwa AlAcAttas dapat direplikasi di komunitas muslimah lain dengan meneliti faktor-faktor keberhasilan dan hambatan yang dihadapi. Kedua, lakukan survei longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang program pemberdayaan Majelis Nururrahmah terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi dan sosial muslimah, termasuk indikator keterampilan dan partisipasi komunitas. Ketiga, eksplorasi potensi integrasi teknologi digital, seperti aplikasi berbasis komunitas, untuk memperluas jangkauan program pendidikan, pelatihan keterampilan, dan jaringan dukungan, guna meningkatkan akses dan partisipasi muslimah di berbagai lapisan masyarakat..
<br>Majelis Nururrahmah, didirikan pada tahun 2017, adalah organisasi keagamaan yang dipimpin oleh Syarifah Salwa AlAcAttas.Setelah menyelesaikan pendidikannya di Tarim pada 2019, beliau kembali ke Indonesia untuk mengembangkan majelis secara intensif.Majelis ini mengadakan kegiatan rutin pada hari Selasa yang meliputi Hadrah Basaudan dan kajian tasawuf serta pada hari Jumat pembacaan AdhAcDhiyaAoullamiAo dan kajian fiqh.Pendidikan Syarifah Salwa, dari TK hingga studi di Pondok Habib Umar bin Hafidzh, membentuk karakter dan visi kepemimpinan yang kuat.Tradisi Hadrah, sebagai bagian penting dari kegiatan majelis, memadukan seni, spiritualitas, dan dakwah, sehingga berfungsi sebagai media yang efektif untuk memperkuat identitas muslim dan menumbuhkan nilai-nilai keagamaan di masyarakat
<br>Penelitian ini bertujuan untuk meneliti peran Syarifah Salwa AlAcAttas dan Majelis Nururrahmah dalam memperkuat posisi dan peran muslimah di Medan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi kasus, dengan pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasilnya menunjukkan bahwa kepemimpinan inspiratif Syarifah Salwa AlAcAttas, ditambah program pemberdayaan komprehensif Majelis Nururrahmah, secara signifikan meningkatkan kemandirian, kompetensi ekonomi, dan kemampuan sosial muslimah di kota...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-6af48.webp" type="image/webp" length="108208" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-6af48.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-1d2a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-ab64a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6052-medanresourcecenter.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17618-islam-contemporary-issues.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Transformasi Sosial dan Budaya Melalui Islamisasi di Sumatera Utara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Transformasi Sosial dan Budaya Melalui Islamisasi di Sumatera Utara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Transformasi Sosial dan Budaya Melalui Islamisasi di Sumatera Utara ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48602-proses-islamisasi-tradisi-nusant" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48602-proses-islamisasi-tradisi-nusant" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-15:0c7fd0faa43bfc4841088d91a87c5a59</id>
	<published>2026-05-10T07:17:01+07:00</published>
	<updated>2026-05-10T07:17:01+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="dirham nazwa" label="dirham nazwa" />
	<category term="dumel awiyah" label="dumel awiyah" />
	<itunes:keywords><![CDATA[awiyah,content,dirham,dumel,main,nazwa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif tentang proses Islamisasi di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Sumatera Utara, untuk memahami dinamika interaksi antara tradisi lokal dan nilai-nilai Islam. Selain itu, penelitian ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif tentang proses Islamisasi di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Sumatera Utara, untuk memahami dinamika interaksi antara tradisi lokal dan nilai-nilai Islam. Selain itu, penelitian ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/proses-islamisasi-tradisi-nusantara-sumber-daya-lo-thumb-794a3.webp" title="JURIS - Transformasi Sosial dan Budaya Melalui Islamisasi di Sumatera Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/proses-islamisasi-tradisi-nusantara-sumber-daya-lo-thumb-794a3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/proses-islamisasi-tradisi-nusantara-sumber-daya-lo-thumb-794a3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/proses-islamisasi-tradisi-nusantara-sumber-daya-lo-thumb-794a3.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Sosial dan Budaya Melalui Islamisasi di Sumatera Utara" alt="JURIS - Transformasi Sosial dan Budaya Melalui Islamisasi di Sumatera Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/proses-islamisasi-tradisi-nusantara-sumber-daya-lo-thumb-47171.webp" title="JURIS - Transformasi Sosial dan Budaya Melalui Islamisasi di Sumatera Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/proses-islamisasi-tradisi-nusantara-sumber-daya-lo-thumb-47171.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/proses-islamisasi-tradisi-nusantara-sumber-daya-lo-thumb-47171.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/proses-islamisasi-tradisi-nusantara-sumber-daya-lo-thumb-47171.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Sosial dan Budaya Melalui Islamisasi di Sumatera Utara" alt="JURIS - Transformasi Sosial dan Budaya Melalui Islamisasi di Sumatera Utara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48602-proses-islamisasi-tradisi-nusant" title="JURIS - Transformasi Sosial dan Budaya Melalui Islamisasi di Sumatera Utara" target="_blank">Transformasi Sosial dan Budaya Melalui Islamisasi di Sumatera Utara</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif tentang proses Islamisasi di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Sumatera Utara, untuk memahami dinamika interaksi antara tradisi lokal dan nilai-nilai Islam. Selain itu, penelitian dapat fokus pada peran institusi keagamaan, seperti pesantren dan masjid, dalam membentuk identitas sosial dan budaya masyarakat, serta kontribusinya dalam penyebaran dan penguatan Islamisasi. Studi ini juga dapat mengeksplorasi bagaimana Islamisasi mempengaruhi seni dan budaya lokal, termasuk musik, sastra, dan arsitektur, serta bagaimana elemen-elemen ini menjadi bagian integral dari identitas budaya masyarakat. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih mendalam tentang dinamika perubahan sosial dan budaya dalam konteks Islamisasi di Indonesia, serta kontribusinya dalam membentuk identitas sosial dan budaya yang unik di berbagai wilayah..
<br>Islamisasi di Sumatera Utara membawa dampak signifikan pada struktur sosial, nilai, dan norma masyarakat, menggantikan sistem animisme dan dinamisme dengan hierarki baru yang dipimpin oleh ulama, kyai, dan guru agama.Proses ini memperkenalkan nilai-nilai seperti kejujuran, keadilan, dan solidaritas sosial, yang memperkaya nilai lokal seperti gotong royong, serta mengubah norma gender, etika, dan moralitas.Identitas keagamaan menjadi elemen penting dalam identitas sosial, dengan ritual keagamaan dan praktik ibadah sehari-hari menjadi bagian integral dari kehidupan sosial.Perubahan ini memerlukan dialog dan kompromi antara pemimpin agama dan adat untuk menyelaraskan tradisi lokal dengan ajaran Islam.Selain itu, pendidikan agama mengalami perkembangan pesat melalui pendirian pesantren dan madrasah yang menyediakan pendidikan terstruktur.Pesantren mengajarkan ilmu agama, keterampilan hidup, dan pengetahuan umum, sementara madrasah menyediakan kurikulum terintegrasi dengan pendidikan Islam, meningkatkan literasi dan karakter religius masyarakat.Hukum syariah mulai diterapkan dalam aspek pernikahan dan warisan, menciptakan dinamika antara hukum agama dan hukum negara.Seni dan budaya lokal juga mengalami perubahan dengan integrasi elemen Islam, seperti seni kaligrafi, sastra Islam, dan musik religius yang menghiasi masjid dan karya sastra lokal.Tokoh agama memainkan peran kunci dalam menyebarkan ajaran Islam, dan institusi keagamaan seperti pesantren, masjid, dan organisasi keagamaan menjadi pusat penting, memperkuat ikatan sosial dan identitas keagamaan masyarakat
<br>Penelitian ini memeriksa transformasi sosial dan budaya yang terjadi di Sumatera Utara melalui proses Islamisasi. Proses Islamisasi di wilayah ini telah berlangsung sejak abad ke-13, dimulai dengan kedatangan pedagang dan cendekiawan dari Timur Tengah dan Asia Tenggara. Studi ini menggunakan pendekatan historis dan sosiologis untuk menganalisis perubahan dalam struktur sosial, praktik budaya, dan sistem nilai masyarakat Sumatera Utara akibat penerimaan dan penyebaran Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islamisasi tidak hanya mengubah aspek keagamaan masyarakat, tetapi juga mempengaruhi pola interaksi sosial, sistem pemerintahan, pendidikan, dan seni serta budaya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/7/proses-islamisasi-tradisi-nusantara-sumber-daya-lo-thumb-794a3.webp" type="image/webp" length="98058" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/proses-islamisasi-tradisi-nusantara-sumber-daya-lo-thumb-794a3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/proses-islamisasi-tradisi-nusantara-sumber-daya-lo-thumb-47171.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6052-medanresourcecenter.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17618-islam-contemporary-issues.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48609-perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-adikodra" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48609-perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-adikodra" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-15:d88e10b9252bcff8dbd478fd722d4e76</id>
	<published>2026-05-10T07:12:15+07:00</published>
	<updated>2026-05-10T07:12:15+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="dirham nazwa" label="dirham nazwa" />
	<category term="dumel awiyah" label="dumel awiyah" />
	<itunes:keywords><![CDATA[awiyah,content,dirham,dumel,main,nazwa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan kajian Blondel, penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana konsep volonte voulante dan voulue berperan dalam konteks agama dan budaya yang berbeda. Selain itu, studi tentang dampak keterbatasan kehendak manusia terhadap penerimaan wahyu ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan kajian Blondel, penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana konsep volonte voulante dan voulue berperan dalam konteks agama dan budaya yang berbeda. Selain itu, studi tentang dampak keterbatasan kehendak manusia terhadap penerimaan wahyu ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-6077d.webp" title="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-6077d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-6077d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-6077d.webp 1x" title="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" alt="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-1ac4d.webp" title="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-1ac4d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-1ac4d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-1ac4d.webp 1x" title="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" alt="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-c3600.webp" title="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-c3600.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-c3600.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-c3600.webp 1x" title="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" alt="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48609-perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-adikodra" title="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" target="_blank">Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel</a>: Berdasarkan kajian Blondel, penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana konsep volonte voulante dan voulue berperan dalam konteks agama dan budaya yang berbeda. Selain itu, studi tentang dampak keterbatasan kehendak manusia terhadap penerimaan wahyu adikodrati dalam masyarakat modern dapat dikembangkan. Terakhir, penelitian tentang peran filsafat dalam memperkuat pemahaman teologis tentang wahyu adikodrati melalui pendekatan interdisipliner juga menjadi arah yang relevan..
<br>Blondel menyimpulkan bahwa manusia dapat mengenal dua jenis wahyu.wahyu kodrati (umum) dan wahyu adikodrati (khusus).Wahyu kodrati diperoleh melalui dinamika kehendak manusia, sementara wahyu adikodrati disampaikan langsung oleh Allah melalui nabi-Nya.Filsafat memberikan dasar kemungkinan, tetapi kepastian wahyu adikodrati bergantung pada penerimaan iman teologis.Kritik terhadap Blondel mencampurkan filsafat dan teologi, tetapi ia menegaskan bahwa filsafat memberikan dasar rasional, sementara kepastian wahyu adalah masalah iman
<br>Perbuatan pertama kali diangkat oleh Maurice Blondel, filsuf Prancis kontemporer, sebagai masalah filosofis. Dengan perbuatan yang dilakukan dengan 'mengetahui' dan 'menginginkan' (actus humanus), kehendak manusia dapat bergerak dari realitas terbatas menuju realitas Ilahi yang tak terbatas. Blondel membedakan dua jenis kehendak, volonte voulante (kehendak yang menginginkan) dan volonte voulue (kehendak yang diinginkan). Volonte voulue adalah tindakan yang objeknya barang empiris, sedangkan volonte voulante berkaitan dengan realitas metaempiris yang sulit dicapai oleh kehendak manusia. Kontribusi Blondel terletak pada kemampuannya menjelaskan keyakinan agama bahwa iman manusia mungkin tercapai melalui dinamika kehendak, meskipun filsafat hanya memberikan 'kemungkinan', bukan 'kepastian'. Kepercayaan terhadap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-c3600.webp" type="image/webp" length="107880" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-6077d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-1ac4d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-c3600.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6052-medanresourcecenter.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17618-islam-contemporary-issues.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48613-fungsi-bahasa-ber-peran-bahas" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48613-fungsi-bahasa-ber-peran-bahas" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-15:362b3bbbd212e8b51e8e273a9f078f3e</id>
	<published>2026-05-10T07:08:46+07:00</published>
	<updated>2026-05-10T07:08:46+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="muaro jambi" label="muaro jambi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[jambi,muaro]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji peran visual dalam iklan kecantikan sebagai pendukung pesan verbal. Selain itu, studi tentang pengaruh standar kecantikan kulit putih di wilayah geografis lain dapat memberikan wawasan lebih luas. Terakhir, penelitian ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji peran visual dalam iklan kecantikan sebagai pendukung pesan verbal. Selain itu, studi tentang pengaruh standar kecantikan kulit putih di wilayah geografis lain dapat memberikan wawasan lebih luas. Terakhir, penelitian ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-1eb29.webp" title="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-1eb29.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-1eb29.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-1eb29.webp 1x" title="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" alt="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-cb983.webp" title="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-cb983.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-cb983.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-cb983.webp 1x" title="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" alt="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-41317.webp" title="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-41317.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-41317.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-41317.webp 1x" title="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" alt="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48613-fungsi-bahasa-ber-peran-bahas" title="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" target="_blank">The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji peran visual dalam iklan kecantikan sebagai pendukung pesan verbal. Selain itu, studi tentang pengaruh standar kecantikan kulit putih di wilayah geografis lain dapat memberikan wawasan lebih luas. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan pendekatan teoritis baru untuk menganalisis fungsi bahasa dalam konteks periklanan digital yang terus berkembang..
<br>Berdasarkan temuan dan diskusi, dapat disimpulkan bahwa iklan kecantikan mengandung tiga fungsi bahasa berdasarkan teori Roman Jakobson, yaitu fungsi konatif, emotif, dan puitik.Fungsi konatif paling dominan, dengan 14 kali penggunaan, diikuti oleh fungsi puitik (4 kali) dan fungsi emotif (2 kali).Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan fungsi bahasa dalam iklan kecantikan memiliki distribusi yang berbeda, dengan fungsi konatif yang paling sering digunakan untuk mempengaruhi persepsi audiens.Selain itu, fungsi-fungsi ini berperan dalam menyampaikan makna terkait standar kecantikan kulit putih, dengan setiap fungsi digunakan dalam konteks yang berbeda untuk menyampaikan pesan secara efektif
<br>Penelitian ini mengkaji peran bahasa dalam iklan kecantikan yang mempromosikan kulit putih sebagai standar kecantikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi fungsi-fungsi bahasa yang digunakan serta menjelaskan bagaimana fungsi-fungsi tersebut berkontribusi dalam pembentukan kulit putih sebagai ideal kecantikan. Permasalahan dalam penelitian ini berfokus pada bagaimana bahasa digunakan untuk memengaruhi dan membentuk persepsi audiens dalam wacana periklanan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian terdiri dari 20 iklan kecantikan yang dikumpulkan dari TikTok dan YouTube, dengan fokus pada unsur verbal seperti slogan dan ungkapan persuasif. Analisis didasarkan pada teori fungsi bahasa Roman Jakobson....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-cb983.webp" type="image/webp" length="100042" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-1eb29.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-cb983.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-41317.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-463-unja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17227-kajian-linguistik-sastra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48601-dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-isl" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48601-dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-isl" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-15:7a78b016ef25624c2d23d857a7bbeca1</id>
	<published>2026-05-10T07:04:25+07:00</published>
	<updated>2026-05-10T07:04:25+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap pemikiran Hasan Asari, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang implikasi praktis dari integrasi ilmu dalam pendidikan Islam, khususnya dalam konteks multikulturalisme ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap pemikiran Hasan Asari, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang implikasi praktis dari integrasi ilmu dalam pendidikan Islam, khususnya dalam konteks multikulturalisme ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-03c5c.webp" title="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-03c5c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-03c5c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-03c5c.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" alt="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-88ef5.webp" title="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-88ef5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-88ef5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-88ef5.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" alt="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-fe683.webp" title="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-fe683.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-fe683.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-fe683.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" alt="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48601-dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-isl" title="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" target="_blank">Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari</a>: Berdasarkan analisis terhadap pemikiran Hasan Asari, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang implikasi praktis dari integrasi ilmu dalam pendidikan Islam, khususnya dalam konteks multikulturalisme dan lembaga pendidikan. Bagaimana integrasi ilmu dapat diterapkan dalam kurikulum, metode pembelajaran, dan budaya akademik di lembaga pendidikan Islam? Kedua, penelitian dapat fokus pada pengembangan metodologi pembelajaran yang mendorong dialog antarilmu dan kolaborasi lintas disiplin. Bagaimana metode pembelajaran dapat dirancang untuk mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu umum secara komprehensif? Ketiga, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran lembaga pendidikan Islam dalam merekonstruksi epistemologi modern Barat, dengan mempertimbangkan tantangan epistemologis dan kultural yang dihadapi. Bagaimana lembaga pendidikan Islam dapat menjadi agen perubahan dalam mereformasi sistem pendidikan yang terfragmentasi?.
<br>Pemikiran Hasan Asari tentang hakikat ilmu didasarkan pada kerangka tauhidik yang menyatukan dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis secara koheren.Ilmu dipahami sebagai bagian integral dari relasi manusia dengan Tuhan, di mana kebenaran, metode perolehan, dan tujuan ilmu saling terkait dalam satu kesatuan makna.Dengan mengintegrasikan berbagai metode epistemologis, Hasan Asari menawarkan paradigma keilmuan Islam yang multidimensional, inklusif, dan kritis terhadap reduksionisme epistemologi modern Barat.Gagasan integrasi ilmu dalam pemikiran Hasan Asari muncul sebagai kritik terhadap dikotomi ilmu agama dan ilmu umum dalam sistem pendidikan modern.Integrasi ilmu diposisikan sebagai transformasi worldview tauhidik yang memandang realitas, pengetahuan, dan manusia secara utuh.Dalam konteks praktis, multikulturalisme dan lembaga pendidikan menjadi arena strategis untuk merealisasikan integrasi tersebut.Pemikiran Hasan Asari memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan filsafat ilmu Islam kontemporer, sekaligus menawarkan alternatif konseptual dan praktis dalam merespons problem keilmuan dan peradaban modern
<br>Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi konseptual Hasan Asari dalam diskursus integrasi ilmu, dengan fokus pada pemahamannya tentang sifat ilmu dan fondasinya dalam ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi tokoh, penelitian ini menganalisis data primer dari wawancara mendalam dengan Hasan Asari, serta data sekunder dari karya-karya tulis dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasan Asari memandang ilmu sebagai pengetahuan yang divalidasi, berakar pada wahyu dan penyelidikan rasional. Ontologis, ilmu berakar pada Allah sebagai realitas tertinggi; epistemologis,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-fe683.webp" type="image/webp" length="140534" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-03c5c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-88ef5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-fe683.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6052-medanresourcecenter.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17618-islam-contemporary-issues.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA Studi Putusan Nomor 20 Pdt Sus Pkpu 2020 Pn Niaga Sby ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA Studi Putusan Nomor 20 Pdt Sus Pkpu 2020 Pn Niaga Sby ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA Studi Putusan Nomor 20 Pdt Sus Pkpu 2020 Pn Niaga Sby ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48594-keabsahan-akta-notaris-elektroni" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48594-keabsahan-akta-notaris-elektroni" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-15:314a4da06b299d558fc5dc647d1ab6ce</id>
	<published>2026-05-10T06:23:44+07:00</published>
	<updated>2026-05-10T06:23:44+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="pn niaga sby" label="pn niaga sby" />
	<category term="edi suherman" label="edi suherman" />
	<category term="ijiss garuda" label="ijiss garuda" />
	<itunes:keywords><![CDATA[edi,garuda,ijiss,niaga,pn,sby,suherman]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada mekanisme pemulihan status hukum notaris setelah dinyatakan pailit, khususnya dalam konteks rehabilitasi dan pemulihan reputasi. Selain itu, penting untuk mengkaji perbandingan regulasi kepailitan antara Indonesia ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada mekanisme pemulihan status hukum notaris setelah dinyatakan pailit, khususnya dalam konteks rehabilitasi dan pemulihan reputasi. Selain itu, penting untuk mengkaji perbandingan regulasi kepailitan antara Indonesia ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-a6790.webp" title="JURIS - IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA (Studi Putusan Nomor 20/Pdt.Sus-Pkpu/2020/Pn Niaga Sby)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-a6790.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-a6790.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-a6790.webp 1x" title="JURIS - IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA (Studi Putusan Nomor 20/Pdt.Sus-Pkpu/2020/Pn Niaga Sby)" alt="JURIS - IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA (Studi Putusan Nomor 20/Pdt.Sus-Pkpu/2020/Pn Niaga Sby)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-8aae7.webp" title="JURIS - IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA (Studi Putusan Nomor 20/Pdt.Sus-Pkpu/2020/Pn Niaga Sby)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-8aae7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-8aae7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-8aae7.webp 1x" title="JURIS - IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA (Studi Putusan Nomor 20/Pdt.Sus-Pkpu/2020/Pn Niaga Sby)" alt="JURIS - IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA (Studi Putusan Nomor 20/Pdt.Sus-Pkpu/2020/Pn Niaga Sby)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-ca1c5.webp" title="JURIS - IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA (Studi Putusan Nomor 20/Pdt.Sus-Pkpu/2020/Pn Niaga Sby)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-ca1c5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-ca1c5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-ca1c5.webp 1x" title="JURIS - IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA (Studi Putusan Nomor 20/Pdt.Sus-Pkpu/2020/Pn Niaga Sby)" alt="JURIS - IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA (Studi Putusan Nomor 20/Pdt.Sus-Pkpu/2020/Pn Niaga Sby)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48594-keabsahan-akta-notaris-elektroni" title="JURIS - IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA (Studi Putusan Nomor 20/Pdt.Sus-Pkpu/2020/Pn Niaga Sby)" target="_blank">IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA (Studi Putusan Nomor 20/Pdt.Sus-Pkpu/2020/Pn Niaga Sby)</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada mekanisme pemulihan status hukum notaris setelah dinyatakan pailit, khususnya dalam konteks rehabilitasi dan pemulihan reputasi. Selain itu, penting untuk mengkaji perbandingan regulasi kepailitan antara Indonesia dan negara-negara lain dalam konteks profesi notaris. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi dampak hukum terhadap hak-hak pihak ketiga yang terlibat dalam akta notaris selama proses pailit, termasuk mekanisme perlindungan hukum yang lebih efektif..
<br>Notaris yang diberhentikan sementara oleh MPD karena proses pailit tidak dapat menjalankan wewenangnya sebagai notaris.Tugas dan wewenangnya sementara digantikan oleh notaris lain sebagai pemegang protokol.Akta yang dibuat notaris selama masa pailit tidak sah dan dapat dinyatakan batal demi hukum.Notaris tersebut wajib menjamin penggantian biaya, ganti rugi, dan bunga atas perbuatan selama proses pailit
<br>Pasal 9 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 juncto Undang-undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Fungsi Notaris menyatakan bahwa notaris yang dinyatakan pailit atau terlambat membayar utang hanya akan diberhentikan sementara sampai ada keputusan pengadilan dengan akibat hukum tetap. Penelitian ini mengeksplorasi status hukum notaris yang diberhentikan sementara oleh Majelis Pengawas Profesional (MPD) karena proses kepailitan, serta keabsahan akta yang dibuat selama masa pailit. Metode penelitian menggunakan pendekatan normatif, konseptual, dan kasus dengan analisis deskriptif. Hasilnya menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-ca1c5.webp" type="image/webp" length="86752" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-a6790.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-8aae7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-ca1c5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-964-iai-almuslimaceh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4844-indonesian-journal-islamic-social-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48608-tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48608-tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-15:aba5c1c5995fdb28cad441d589758f40</id>
	<published>2026-05-10T06:07:54+07:00</published>
	<updated>2026-05-10T06:07:54+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="dirham nazwa" label="dirham nazwa" />
	<category term="dumel awiyah" label="dumel awiyah" />
	<itunes:keywords><![CDATA[awiyah,content,dirham,dumel,main,nazwa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif tentang akulturasi budaya di berbagai wilayah di Indonesia yang mengalami proses Islamisasi. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana dinamika budaya dan agama berbeda di setiap wilayah, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif tentang akulturasi budaya di berbagai wilayah di Indonesia yang mengalami proses Islamisasi. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana dinamika budaya dan agama berbeda di setiap wilayah, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-0c0db.webp" title="JURIS - Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-0c0db.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-0c0db.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-0c0db.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo" alt="JURIS - Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-2cb02.webp" title="JURIS - Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-2cb02.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-2cb02.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-2cb02.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo" alt="JURIS - Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-c9294.webp" title="JURIS - Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-c9294.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-c9294.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-c9294.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo" alt="JURIS - Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48608-tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai" title="JURIS - Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo" target="_blank">Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif tentang akulturasi budaya di berbagai wilayah di Indonesia yang mengalami proses Islamisasi. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana dinamika budaya dan agama berbeda di setiap wilayah, serta faktor-faktor yang mempengaruhi proses akulturasi. Selain itu, penelitian dapat berfokus pada peran pemimpin lokal dalam proses akulturasi, termasuk bagaimana mereka menyesuaikan ajaran Islam dengan tradisi lokal dan pengaruhnya terhadap masyarakat. Terakhir, studi tentang dampak akulturasi pada identitas budaya masyarakat Karo dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang bagaimana identitas budaya dapat berubah dan berkembang dalam konteks globalisasi dan perubahan sosial..
<br>Sejarah masuknya Islam ke Tanah Karo menunjukkan proses akulturasi budaya yang kompleks, melibatkan interaksi antara pedagang, ulama, dan masyarakat adat yang telah mapan.Kedatangan Islam melalui perdagangan dan dakwah memicu pertukaran budaya yang signifikan, dengan masyarakat Karo mengadaptasi elemen-elemen Islam ke dalam praktik keagamaan dan budaya lokal mereka.Proses ini mencerminkan integrasi gradual, di mana nilai-nilai Islam diserap dan disesuaikan dengan tradisi adat yang telah ada, menciptakan sintesis budaya yang unik.Akulturasi ini tercermin dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat Karo, dari perayaan hari besar keagamaan hingga perubahan dalam seni dan arsitektur.Masyarakat Karo berhasil menjaga keseimbangan antara tradisi lokal dan ajaran Islam, membentuk identitas budaya yang pluralistik dan dinamis.Tanah Karo menjadi contoh menarik dari akulturasi budaya yang memperkaya pemahaman kita tentang evolusi budaya.Keberhasilan masyarakat Karo dalam mengintegrasikan elemen-elemen baru dengan tradisi lama menegaskan bahwa akulturasi tidak hanya tentang penggabungan, tetapi juga tentang penciptaan identitas baru yang kompleks
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh kedatangan Islam terhadap budaya di Tanah Karo, yang sebelumnya didominasi oleh kepercayaan animisme dan dinamisme. Melalui metode tinjauan pustaka, penelitian ini menganalisis perubahan dalam sistem kepercayaan, adat istiadat, pola perkawinan, pendidikan, dan dinamika sosial setelah Islam diperkenalkan di daerah tersebut. Temuan menunjukkan bahwa interaksi antara pedagang dan ulama Islam dengan masyarakat Karo asli memicu proses akulturasi yang lambat namun signifikan. Budaya Karo tradisional mengalami transformasi, mengadopsi nilai-nilai Islam dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk perayaan keagamaan seperti...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-2cb02.webp" type="image/webp" length="106760" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-0c0db.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-2cb02.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-c9294.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6052-medanresourcecenter.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17618-islam-contemporary-issues.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran PAI Terhadap Akhlak Siswa Di SMP PGRI Kasihan Bantul ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran PAI Terhadap Akhlak Siswa Di SMP PGRI Kasihan Bantul ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran PAI Terhadap Akhlak Siswa Di SMP PGRI Kasihan Bantul ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48596-akhlak-mulia-mata-pelajaran-pai-nilai" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48596-akhlak-mulia-mata-pelajaran-pai-nilai" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-15:4e5ba9c0ae611ad71e74d827b5683830</id>
	<published>2026-05-10T05:39:03+07:00</published>
	<updated>2026-05-10T05:39:03+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="pn niaga sby" label="pn niaga sby" />
	<category term="edi suherman" label="edi suherman" />
	<category term="ijiss garuda" label="ijiss garuda" />
	<itunes:keywords><![CDATA[edi,garuda,ijiss,niaga,pn,sby,suherman]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertanyaan penelitian baru: (1) Bagaimana pengaruh interaksi antara kurikulum merdeka dan lingkungan keluarga terhadap pembentukan akhlak siswa di SMP PGRI Kasihan Bantul? (2) Apa saja faktor non-akademik (seperti kegiatan ekstrakurikuler dan pengajaran ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertanyaan penelitian baru: (1) Bagaimana pengaruh interaksi antara kurikulum merdeka dan lingkungan keluarga terhadap pembentukan akhlak siswa di SMP PGRI Kasihan Bantul? (2) Apa saja faktor non-akademik (seperti kegiatan ekstrakurikuler dan pengajaran ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/akhlak-mulia-mata-pelajaran-pai-nilai-ilmu-mahasis-thumb-bb98d.webp" title="JURIS - Pengaruh Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran PAI Terhadap Akhlak Siswa Di SMP PGRI Kasihan Bantul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/akhlak-mulia-mata-pelajaran-pai-nilai-ilmu-mahasis-thumb-bb98d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/akhlak-mulia-mata-pelajaran-pai-nilai-ilmu-mahasis-thumb-bb98d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/akhlak-mulia-mata-pelajaran-pai-nilai-ilmu-mahasis-thumb-bb98d.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran PAI Terhadap Akhlak Siswa Di SMP PGRI Kasihan Bantul" alt="JURIS - Pengaruh Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran PAI Terhadap Akhlak Siswa Di SMP PGRI Kasihan Bantul" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/akhlak-mulia-mata-pelajaran-pai-nilai-ilmu-mahasis-thumb-45c82.webp" title="JURIS - Pengaruh Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran PAI Terhadap Akhlak Siswa Di SMP PGRI Kasihan Bantul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/akhlak-mulia-mata-pelajaran-pai-nilai-ilmu-mahasis-thumb-45c82.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/akhlak-mulia-mata-pelajaran-pai-nilai-ilmu-mahasis-thumb-45c82.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/akhlak-mulia-mata-pelajaran-pai-nilai-ilmu-mahasis-thumb-45c82.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran PAI Terhadap Akhlak Siswa Di SMP PGRI Kasihan Bantul" alt="JURIS - Pengaruh Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran PAI Terhadap Akhlak Siswa Di SMP PGRI Kasihan Bantul" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/akhlak-mulia-mata-pelajaran-pai-nilai-ilmu-mahasis-thumb-05400.webp" title="JURIS - Pengaruh Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran PAI Terhadap Akhlak Siswa Di SMP PGRI Kasihan Bantul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/akhlak-mulia-mata-pelajaran-pai-nilai-ilmu-mahasis-thumb-05400.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/akhlak-mulia-mata-pelajaran-pai-nilai-ilmu-mahasis-thumb-05400.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/akhlak-mulia-mata-pelajaran-pai-nilai-ilmu-mahasis-thumb-05400.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran PAI Terhadap Akhlak Siswa Di SMP PGRI Kasihan Bantul" alt="JURIS - Pengaruh Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran PAI Terhadap Akhlak Siswa Di SMP PGRI Kasihan Bantul" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48596-akhlak-mulia-mata-pelajaran-pai-nilai" title="JURIS - Pengaruh Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran PAI Terhadap Akhlak Siswa Di SMP PGRI Kasihan Bantul" target="_blank">Pengaruh Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaran PAI Terhadap Akhlak Siswa Di SMP PGRI Kasihan Bantul</a>: Pertanyaan penelitian baru: (1) Bagaimana pengaruh interaksi antara kurikulum merdeka dan lingkungan keluarga terhadap pembentukan akhlak siswa di SMP PGRI Kasihan Bantul? (2) Apa saja faktor non-akademik (seperti kegiatan ekstrakurikuler dan pengajaran nilai) yang dapat meningkatkan efektivitas kurikulum merdeka dalam menumbuhkan akhlak mulia siswa? (3) Bagaimana perbandingan efektivitas kurikulum merdeka antara kelas VII dan VIII dalam menjalin nilai-nilai moral sesuai dengan profil pelajar Pancasila?.
<br>Kurikulum merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP PGRI Kasihan Bantul menunjukkan tingkat penerapan sedang dengan mean 66,44, sementara akhlak siswa juga berada pada kategori sedang dengan mean 68,59.Analisis regresi linear sederhana menghasilkan koefisien determinasi sebesar 0,275, menandakan bahwa 27,5% variasi akhlak siswa dapat dijelaskan oleh kurikulum merdeka.Penelitian menemukan hubungan linier yang signifikan antara variabel kurikulum merdeka dan akhlak siswa, sehingga dapat disimpulkan bahwa kurikulum merdeka secara positif memengaruhi pembentukan akhlak siswa di sekolah tersebut
<br>Penelitian ini membahas pengaruh kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI terhadap akhlak siswa di SMP PGRI Kasihan Bantul. Ada tiga permasalahan yang menjadi kajian pokok dalam penelitian ini: pertama, bagaimana kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI di SMP PGRI Kasihan Bantul; kedua, bagaimana akhlak siswa di SMP PGRI Kasihan Bantul; ketiga, seberapa besar pengaruh kurikulum merdeka pada mata pelajaran PAI di SMP PGRI Kasihan Bantul. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII dan VIII di SMP PGRI Kasihan Bantul sebanyak 158 siswa. Peneliti menggunakan sampel random sampling dengan rumus Slovin sehingga didapatkan 61 siswa. Teknik pengumpulan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/1/akhlak-mulia-mata-pelajaran-pai-nilai-ilmu-mahasis-thumb-45c82.webp" type="image/webp" length="80070" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/akhlak-mulia-mata-pelajaran-pai-nilai-ilmu-mahasis-thumb-bb98d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/akhlak-mulia-mata-pelajaran-pai-nilai-ilmu-mahasis-thumb-45c82.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/akhlak-mulia-mata-pelajaran-pai-nilai-ilmu-mahasis-thumb-05400.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-964-iai-almuslimaceh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4844-indonesian-journal-islamic-social-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48603-proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48603-proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-15:44eeff2c4f39385614cb86c97c3b07af</id>
	<published>2026-05-10T05:02:57+07:00</published>
	<updated>2026-05-10T05:02:57+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="dirham nazwa" label="dirham nazwa" />
	<category term="dumel awiyah" label="dumel awiyah" />
	<itunes:keywords><![CDATA[awiyah,content,dirham,dumel,main,nazwa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada studi komparatif antara kerajaan-kerajaan Islam di Sumatera dan Pantai Utara Jawa, dengan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan dan keberlanjutan mereka. Selain itu, penelitian ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada studi komparatif antara kerajaan-kerajaan Islam di Sumatera dan Pantai Utara Jawa, dengan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan dan keberlanjutan mereka. Selain itu, penelitian ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-bf95b.webp" title="JURIS - Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan-Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-bf95b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-bf95b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-bf95b.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan-Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa" alt="JURIS - Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan-Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-aa941.webp" title="JURIS - Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan-Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-aa941.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-aa941.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-aa941.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan-Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa" alt="JURIS - Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan-Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-831f9.webp" title="JURIS - Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan-Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-831f9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-831f9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-831f9.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan-Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa" alt="JURIS - Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan-Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48603-proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah" title="JURIS - Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan-Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa" target="_blank">Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan-Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada studi komparatif antara kerajaan-kerajaan Islam di Sumatera dan Pantai Utara Jawa, dengan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan dan keberlanjutan mereka. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran dan pengaruh para ulama serta penyebar agama dalam proses islamisasi dan pembentukan identitas keagamaan di kedua wilayah tersebut. Terakhir, studi tentang interaksi dan pengaruh kekuatan asing, seperti Portugis dan Belanda, terhadap perkembangan kerajaan-kerajaan Islam dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang dinamika politik, ekonomi, dan budaya di Nusantara pada masa itu..
<br>Penelitian ini mengungkapkan dinamika perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di Sumatera dan Pantai Utara Jawa, yang memainkan peran penting dalam sejarah Nusantara.Pertama, kerajaan-kerajaan seperti Samudera Pasai, Aceh Darussalam, dan Palembang di Sumatera, serta Demak, Cirebon, dan Banten di Jawa Utara, berkembang sebagai pusat perdagangan internasional.Lokasi strategis mereka memungkinkan interaksi dengan pedagang Muslim dari berbagai belahan dunia, mempercepat penyebaran Islam.Kedua, peran ulama dan penyebar agama sangat vital dalam mengintegrasikan Islam dengan budaya lokal.Para Wali Songo di Jawa dan ulama di Sumatera menggunakan pendekatan yang menggabungkan ajaran Islam dengan tradisi lokal, sehingga Islam diterima luas oleh masyarakat.Ketiga, interaksi dengan bangsa Eropa seperti Portugis dan Belanda membawa perubahan dalam teknik militer, diplomasi, dan ekonomi.Meskipun sering diwarnai konflik, kerajaan-kerajaan Islam ini mampu belajar dan beradaptasi, memperkuat pertahanan dan memperluas pengaruh mereka.Keempat, kerajaan-kerajaan ini memberikan kontribusi besar terhadap pembentukan identitas keagamaan dan budaya di Indonesia.Seni, sastra, dan arsitektur yang dipengaruhi oleh Islam menciptakan budaya yang kaya dan beragam, mencerminkan perpaduan ajaran Islam dan tradisi Nusantara.Kelima, dengan mengontrol jalur perdagangan utama dan mengembangkan ekonomi lokal, kerajaan-kerajaan ini memainkan peran penting dalam jaringan perdagangan regional dan internasional.Mereka memperkuat struktur politik lokal dengan prinsip-prinsip Islam, memberikan stabilitas dan kohesi sosial.Secara keseluruhan, perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di Sumatera dan Pantai Utara Jawa adalah proses kompleks yang melibatkan perdagangan, pendidikan, diplomasi, dan interaksi budaya.Mereka berhasil membentuk identitas dan dinamika sosial-budaya yang khas, memberikan kontribusi signifikan terhadap sejarah Islam dan identitas Indonesia.Penelitian ini menekankan pentingnya memahami sejarah Islam dalam konteks luas, mencakup berbagai faktor yang mempengaruhi perkembangan dan pengaruhnya
<br>Artikel ini meninjau perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di Sumatera dan Pantai Utara Jawa dari masa pra-kolonial hingga awal masa kolonial. Di Sumatera, kerajaan-kerajaan seperti Samudera Pasai, Aceh Darussalam, dan Palembang Darussalam berperan penting dalam penyebaran Islam melalui perdagangan, pendidikan, dan diplomasi. Samudera Pasai menjadi pusat perdagangan dan penyebaran Islam pertama di Indonesia, sementara Aceh Darussalam mencapai puncak kejayaannya pada abad ke-16 dan 17 dengan kekuatan militernya dan pengaruh di Asia Tenggara. Palembang Darussalam menjadi pusat perdagangan penting di Sumatera Selatan. Di Pantai Utara Jawa, kerajaan-kerajaan seperti Demak, Cirebon, dan Banten juga berperan dalam penyebaran Islam. Demak, didirikan oleh Raden Patah, dikenal sebagai kerajaan Islam pertama...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-bf95b.webp" type="image/webp" length="161262" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-bf95b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-aa941.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-831f9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6052-medanresourcecenter.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17618-islam-contemporary-issues.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Fri, 15 May 2026 20:41:35 +0700. 12 items. Served in: 2.869 seconds [atom] -->
