<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-05-08T18:25:57+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Deep Learning based Social Studies learning to improve student character Arjun Appadurais perspective ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Deep Learning based Social Studies learning to improve student character Arjun Appadurais perspective ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Deep Learning based Social Studies learning to improve student character Arjun Appadurais perspective ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-47931-deep-learning-bert-pikir-kritis-siswa-learnin" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-47931-deep-learning-bert-pikir-kritis-siswa-learnin" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-08:4c2fd3a071498b1e72369e444dda81bf</id>
	<published>2026-05-08T17:36:22+07:00</published>
	<updated>2026-05-08T17:36:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="tebo regency" label="tebo regency" />
	<itunes:keywords><![CDATA[regency,tebo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Ke depannya, perlu diteliti bagaimana integrasi deep learning dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menerapkan teori Appadurai pada konteks lokal, misalnya melalui studi kasus migrasi atau perubahan media di Indonesia. Sebagai penelitian lanjutan, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Ke depannya, perlu diteliti bagaimana integrasi deep learning dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menerapkan teori Appadurai pada konteks lokal, misalnya melalui studi kasus migrasi atau perubahan media di Indonesia. Sebagai penelitian lanjutan, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/deep-learning-bert-pikir-kritis-siswa-karakter-mah-thumb-5af67.webp" title="JURIS - Deep Learning-based Social Studies learning to improve student character: Arjun Appadurai&#039;s perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/deep-learning-bert-pikir-kritis-siswa-karakter-mah-thumb-5af67.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/deep-learning-bert-pikir-kritis-siswa-karakter-mah-thumb-5af67.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/deep-learning-bert-pikir-kritis-siswa-karakter-mah-thumb-5af67.webp 1x" title="JURIS - Deep Learning-based Social Studies learning to improve student character: Arjun Appadurai&#039;s perspective" alt="JURIS - Deep Learning-based Social Studies learning to improve student character: Arjun Appadurai&#039;s perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/deep-learning-bert-pikir-kritis-siswa-karakter-mah-thumb-b8b12.webp" title="JURIS - Deep Learning-based Social Studies learning to improve student character: Arjun Appadurai&#039;s perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/deep-learning-bert-pikir-kritis-siswa-karakter-mah-thumb-b8b12.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/deep-learning-bert-pikir-kritis-siswa-karakter-mah-thumb-b8b12.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/deep-learning-bert-pikir-kritis-siswa-karakter-mah-thumb-b8b12.webp 1x" title="JURIS - Deep Learning-based Social Studies learning to improve student character: Arjun Appadurai&#039;s perspective" alt="JURIS - Deep Learning-based Social Studies learning to improve student character: Arjun Appadurai&#039;s perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/deep-learning-bert-pikir-kritis-siswa-karakter-mah-thumb-0f093.webp" title="JURIS - Deep Learning-based Social Studies learning to improve student character: Arjun Appadurai&#039;s perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/deep-learning-bert-pikir-kritis-siswa-karakter-mah-thumb-0f093.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/deep-learning-bert-pikir-kritis-siswa-karakter-mah-thumb-0f093.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/deep-learning-bert-pikir-kritis-siswa-karakter-mah-thumb-0f093.webp 1x" title="JURIS - Deep Learning-based Social Studies learning to improve student character: Arjun Appadurai&#039;s perspective" alt="JURIS - Deep Learning-based Social Studies learning to improve student character: Arjun Appadurai&#039;s perspective" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47931-deep-learning-bert-pikir-kritis-siswa-learnin" title="JURIS - Deep Learning-based Social Studies learning to improve student character: Arjun Appadurai&#039;s perspective" target="_blank">Deep Learning-based Social Studies learning to improve student character: Arjun Appadurai's perspective</a>: Ke depannya, perlu diteliti bagaimana integrasi deep learning dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menerapkan teori Appadurai pada konteks lokal, misalnya melalui studi kasus migrasi atau perubahan media di Indonesia. Sebagai penelitian lanjutan, dapat dikaji efektivitas model pembelajaran berbasis AI dalam mengembangkan karakter kritis dan etis di antara siswa sekolah menengah, serta faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan teknologi tersebut di lingkungan pendidikan. Terakhir, riset berikutnya dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang penggunaan deep learning terhadap persepsi siswa tentang keberagaman budaya dan kesiapan mereka menghadapi tantangan global, guna mengidentifikasi strategi pelatihan guru dan infrastruktur yang optimal..
<br>Pendekatan pembelajaran IPS berbasis deep learning, didukung oleh teori globalisasi Appadurai, memperdalam pemahaman siswa tentang fenomena sosial secara konseptual, reflektif, dan kontekstual.Metode ini memperkuat karakter mahasiswa melalui pembelajaran yang bermakna, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, empati, dan adaptasi terhadap perubahan global.Hasil penelitian menegaskan pentingnya penyelarasan teknologi AI dengan prinsip pendidikan untuk menghasilkan kurikulum IPS yang responsif dan dinamis
<br>Pembelajaran IPS berbasis deep learning dapat memfasilitasi pemahaman siswa tentang globalisasi melalui teori Arjun Appadurai, yang meneliti lima dimensi aliran budaya global: ethnoscapes, technoscapes, financescapes, mediascapes, dan ideoscapes. Metode ini menggabungkan jaringan neural dan pemrosesan bahasa alami untuk menciptakan pengalaman belajar yang dipersonalisasi, meningkatkan keterlibatan siswa, dan mendorong keterampilan berpikir kritis serta adaptasi di dunia yang saling terhubung. Penelitian kualitatif ini menunjukkan bahwa integrasi deep learning dalam kurikulum IPS tidak hanya memperdalam pemahaman konsep tetapi juga memperkuat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/4/deep-learning-bert-pikir-kritis-siswa-karakter-mah-thumb-b8b12.webp" type="image/webp" length="86016" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/deep-learning-bert-pikir-kritis-siswa-karakter-mah-thumb-5af67.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/deep-learning-bert-pikir-kritis-siswa-karakter-mah-thumb-b8b12.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/deep-learning-bert-pikir-kritis-siswa-karakter-mah-thumb-0f093.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13729-jipsindo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Education for parents to childrens further education ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Education for parents to childrens further education ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Education for parents to childrens further education ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-47923-pola-pikir-anak-tua-kondisi-sosial" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-47923-pola-pikir-anak-tua-kondisi-sosial" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-08:0261ce80d1e838b9fe698c7c00cb0c0c</id>
	<published>2026-05-08T17:12:20+07:00</published>
	<updated>2026-05-08T17:12:20+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="sukron mazid" label="sukron mazid" />
	<category term="yumi hartati" label="yumi hartati" />
	<category term="muhammad nur" label="muhammad nur" />
	<itunes:keywords><![CDATA[hartati,mazid,muhammad,nur,sukron,yumi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Bagaimana strategi intervensi pendidikan nonformal yang dapat meningkatkan motivasi orang tua nelayan untuk mendorong anak-anaknya melanjutkan pendidikan menengah di Ujungalang, dan bagaimana program pelatihan ini dapat diintegrasikan dengan inisiatif ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Bagaimana strategi intervensi pendidikan nonformal yang dapat meningkatkan motivasi orang tua nelayan untuk mendorong anak-anaknya melanjutkan pendidikan menengah di Ujungalang, dan bagaimana program pelatihan ini dapat diintegrasikan dengan inisiatif ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/6/pola-pikir-anak-tua-kondisi-sosial-teknologi-ar-pe-thumb-e2f2d.webp" title="JURIS - Education for parents to children&#039;s further education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/pola-pikir-anak-tua-kondisi-sosial-teknologi-ar-pe-thumb-e2f2d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/pola-pikir-anak-tua-kondisi-sosial-teknologi-ar-pe-thumb-e2f2d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/pola-pikir-anak-tua-kondisi-sosial-teknologi-ar-pe-thumb-e2f2d.webp 1x" title="JURIS - Education for parents to children&#039;s further education" alt="JURIS - Education for parents to children&#039;s further education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/6/pola-pikir-anak-tua-kondisi-sosial-teknologi-ar-pe-thumb-817bf.webp" title="JURIS - Education for parents to children&#039;s further education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/pola-pikir-anak-tua-kondisi-sosial-teknologi-ar-pe-thumb-817bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/pola-pikir-anak-tua-kondisi-sosial-teknologi-ar-pe-thumb-817bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/pola-pikir-anak-tua-kondisi-sosial-teknologi-ar-pe-thumb-817bf.webp 1x" title="JURIS - Education for parents to children&#039;s further education" alt="JURIS - Education for parents to children&#039;s further education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/6/pola-pikir-anak-tua-kondisi-sosial-teknologi-ar-pe-thumb-afa42.webp" title="JURIS - Education for parents to children&#039;s further education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/6/pola-pikir-anak-tua-kondisi-sosial-teknologi-ar-pe-thumb-afa42.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/6/pola-pikir-anak-tua-kondisi-sosial-teknologi-ar-pe-thumb-afa42.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/6/pola-pikir-anak-tua-kondisi-sosial-teknologi-ar-pe-thumb-afa42.webp 1x" title="JURIS - Education for parents to children&#039;s further education" alt="JURIS - Education for parents to children&#039;s further education" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47923-pola-pikir-anak-tua-kondisi-sosial" title="JURIS - Education for parents to children&#039;s further education" target="_blank">Education for parents to children's further education</a>: Bagaimana strategi intervensi pendidikan nonformal yang dapat meningkatkan motivasi orang tua nelayan untuk mendorong anak-anaknya melanjutkan pendidikan menengah di Ujungalang, dan bagaimana program pelatihan ini dapat diintegrasikan dengan inisiatif pemerintah lokal agar biaya dan akses pendidikan menjadi lebih terjangkau? Apa dampak jangka panjang dari pemberdayaan orang tua nelayan melalui pelatihan motivasi pencapaian terhadap peningkatan tingkat partisipasi anak nelayan di jenjang pendidikan atas? Bagaimana peran koperasi atau lembaga keuangan mikro yang berbasis komunitas dapat memfasilitasi pendanaan pendidikan bagi keluarga nelayan di Ujungalang sehingga mengurangi tekanan ekonomi dan meningkatkan retensi siswa di sekolah?.
<br>Ujungalang Village, Kampung Laut, Cilacap memiliki kondisi sosial dan ekonomi yang berdampak pada tingkat pendidikan rendah di kalangan penduduk, terutama anak nelayan.Keterbatasan pendapatan, fluktuasi ekonomi, serta pandangan tradisional yang menilai pendidikan hanya sampai tingkat dasar menjadi hambatan utama.Melalui pelatihan motivasi pencapaian, orang tua mulai menyadari urgensi pendidikan sebagai kunci masa depan bagi anak-anak mereka, sehingga tercipta dorongan positif untuk mendukung perkembangan pendidikan anak
<br>Penduduk Ujungalang Village, Kampung Laut, Cilacap masih menghadapi rintangan dalam menerapkan pendidikan di kehidupan mereka, terwujud dari jumlah besar anak usia sekolah yang hanya menyelesaikan sekolah dasar dan memilih bekerja serta tidak melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi. Artikel ini bertujuan memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang pendidikan serta mengubah pola pikir orang tua mengenai pentingnya pendidikan bagi anak nelayan. Metode yang digunakan bersifat kualitatif dan dilakukan di Ujungalang Village, dengan subjek penelitian berupa kepala desa, orang tua nelayan, dan anak nelayan. Hasilnya menggambarkan kegiatan sosialisasi dan bantuan pendidikan melalui pelatihan motivasi pencapaian (AMT) mencakup peningkatan pemahaman orang tua tentang pentingnya pendidikan, kesadaran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/6/pola-pikir-anak-tua-kondisi-sosial-teknologi-ar-pe-thumb-afa42.webp" type="image/webp" length="96392" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/pola-pikir-anak-tua-kondisi-sosial-teknologi-ar-pe-thumb-e2f2d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/pola-pikir-anak-tua-kondisi-sosial-teknologi-ar-pe-thumb-817bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/6/pola-pikir-anak-tua-kondisi-sosial-teknologi-ar-pe-thumb-afa42.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13729-jipsindo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The implementation of Science Technology Society Model to improve students environmental literacy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The implementation of Science Technology Society Model to improve students environmental literacy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The implementation of Science Technology Society Model to improve students environmental literacy ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-47924-siswa-sd-pra-siklus-karakter" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-47924-siswa-sd-pra-siklus-karakter" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-08:36d2229fc4f2696ee7c662d98d5adab1</id>
	<published>2026-05-08T17:07:59+07:00</published>
	<updated>2026-05-08T17:07:59+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="sukron mazid" label="sukron mazid" />
	<category term="yumi hartati" label="yumi hartati" />
	<category term="muhammad nur" label="muhammad nur" />
	<itunes:keywords><![CDATA[hartati,mazid,muhammad,nur,sukron,yumi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengintegrasian teknologi digital lebih dalam dalam model science technology society untuk meningkatkan partisipasi siswa. Selain itu, peneliti dapat mempelajari efektivitas model ini dalam konteks pembelajaran ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengintegrasian teknologi digital lebih dalam dalam model science technology society untuk meningkatkan partisipasi siswa. Selain itu, peneliti dapat mempelajari efektivitas model ini dalam konteks pembelajaran ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/siswa-sd-pra-siklus-karakter-kelas-busana-partisip-thumb-701fd.webp" title="JURIS - The implementation of Science Technology Society Model to improve students environmental literacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/siswa-sd-pra-siklus-karakter-kelas-busana-partisip-thumb-701fd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/siswa-sd-pra-siklus-karakter-kelas-busana-partisip-thumb-701fd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/siswa-sd-pra-siklus-karakter-kelas-busana-partisip-thumb-701fd.webp 1x" title="JURIS - The implementation of Science Technology Society Model to improve students environmental literacy" alt="JURIS - The implementation of Science Technology Society Model to improve students environmental literacy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/siswa-sd-pra-siklus-karakter-kelas-busana-partisip-thumb-f6feb.webp" title="JURIS - The implementation of Science Technology Society Model to improve students environmental literacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/siswa-sd-pra-siklus-karakter-kelas-busana-partisip-thumb-f6feb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/siswa-sd-pra-siklus-karakter-kelas-busana-partisip-thumb-f6feb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/siswa-sd-pra-siklus-karakter-kelas-busana-partisip-thumb-f6feb.webp 1x" title="JURIS - The implementation of Science Technology Society Model to improve students environmental literacy" alt="JURIS - The implementation of Science Technology Society Model to improve students environmental literacy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/siswa-sd-pra-siklus-karakter-kelas-busana-partisip-thumb-81c7a.webp" title="JURIS - The implementation of Science Technology Society Model to improve students environmental literacy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/siswa-sd-pra-siklus-karakter-kelas-busana-partisip-thumb-81c7a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/siswa-sd-pra-siklus-karakter-kelas-busana-partisip-thumb-81c7a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/siswa-sd-pra-siklus-karakter-kelas-busana-partisip-thumb-81c7a.webp 1x" title="JURIS - The implementation of Science Technology Society Model to improve students environmental literacy" alt="JURIS - The implementation of Science Technology Society Model to improve students environmental literacy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47924-siswa-sd-pra-siklus-karakter" title="JURIS - The implementation of Science Technology Society Model to improve students environmental literacy" target="_blank">The implementation of Science Technology Society Model to improve students environmental literacy</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengintegrasian teknologi digital lebih dalam dalam model science technology society untuk meningkatkan partisipasi siswa. Selain itu, peneliti dapat mempelajari efektivitas model ini dalam konteks pembelajaran jarak jauh atau hybrid, terutama dengan mempertimbangkan dinamika lingkungan dan kebijaksanaan lokal. Penelitian juga bisa fokus pada pengembangan modul pembelajaran yang lebih interaktif untuk memperkuat pemahaman siswa tentang isu lingkungan. Dengan mengeksplorasi aspek-aspek ini, peneliti dapat menghasilkan strategi pembelajaran yang lebih inklusif dan berkelanjutan..
<br>Secara keseluruhan, pembelajaran menggunakan model science technology society dalam pembelajaran IPS dapat membantu guru meningkatkan ecoliteracy siswa dan membantu siswa memahami lebih baik materi tentang isu atau masalah sosial di lingkungan mereka.Berdasarkan analisis data yang diperoleh, terdapat peningkatan ecoliteracy siswa dengan menerapkan model science technology society dalam pembelajaran IPS dari pra siklus hingga siklus I.Peningkatan ecoliteracy dalam aspek kepala/pengetahuan pada pra siklus adalah 60, dan dalam siklus I meningkat menjadi 70,6.Selain itu, kompetensi ecoliteracy siswa dalam aspek hati/sikap telah mulai berkembang.pada pra siklus, nilai tersebut adalah 67,2, sedangkan dalam siklus I mencapai 76,3.Berdasarkan nilai rata-rata yang diperoleh dalam pra siklus dan siklus I, menunjukkan bahwa kompetensi ecoliteracy siswa dalam aspek kepala/pengetahuan dan hati/sikap telah meningkat dengan baik
<br>Pengembangan teknologi tidak dapat dipisahkan dari peran manusia sebagai pencipta budaya; teknologi adalah hasil ciptaan dan inisiatif manusia. Teknologi yang dihasilkan oleh manusia memiliki dampak positif dan negatif terhadap manusia itu sendiri. Dampak negatif dari penemuan teknologi terbaru sering digunakan untuk eksploitasi berlebihan terhadap alam dan memudahkan manusia memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kesadaran pentingnya menjaga alam dengan mewujudkan perilaku hijau atau ramah lingkungan terhadap lingkungan dapat dimulai dari jalur pendidikan formal dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Untuk mewujudkan kesadaran tentang perilaku hijau, diperlukan pengetahuan dan kompetensi literasi lingkungan. Kompetensi literasi ini berkaitan dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/6/siswa-sd-pra-siklus-karakter-kelas-busana-partisip-thumb-701fd.webp" type="image/webp" length="73614" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/siswa-sd-pra-siklus-karakter-kelas-busana-partisip-thumb-701fd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/siswa-sd-pra-siklus-karakter-kelas-busana-partisip-thumb-f6feb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/siswa-sd-pra-siklus-karakter-kelas-busana-partisip-thumb-81c7a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13729-jipsindo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Development of stop motion based macromedia flash to strengthen nautical character ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Development of stop motion based macromedia flash to strengthen nautical character ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Development of stop motion based macromedia flash to strengthen nautical character ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-47927-macromedia-flash-nautical-character-constructivism" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-47927-macromedia-flash-nautical-character-constructivism" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-08:0b71612e1edcbacdbf5bd535fb8ab4fc</id>
	<published>2026-05-08T16:29:26+07:00</published>
	<updated>2026-05-08T16:29:26+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="anwar anwar" label="anwar anwar" />
	<category term="lilia riani" label="lilia riani" />
	<category term="ali imron" label="ali imron" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ali,anwar,imron,lilia,riani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan desain media stop motion berbasis Macromedia Flash untuk meningkatkan interaktivitas dan kualitas animasi, terutama dalam menyajikan potensi sumber daya alam dan maritim Surabaya. Selain itu, penelitian ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan desain media stop motion berbasis Macromedia Flash untuk meningkatkan interaktivitas dan kualitas animasi, terutama dalam menyajikan potensi sumber daya alam dan maritim Surabaya. Selain itu, penelitian ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/macromedia-flash-nautical-character-constructivism-thumb-fef96.webp" title="JURIS - Development of stop motion-based macromedia flash to strengthen nautical character" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/macromedia-flash-nautical-character-constructivism-thumb-fef96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/macromedia-flash-nautical-character-constructivism-thumb-fef96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/macromedia-flash-nautical-character-constructivism-thumb-fef96.webp 1x" title="JURIS - Development of stop motion-based macromedia flash to strengthen nautical character" alt="JURIS - Development of stop motion-based macromedia flash to strengthen nautical character" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/macromedia-flash-nautical-character-constructivism-thumb-a8b5a.webp" title="JURIS - Development of stop motion-based macromedia flash to strengthen nautical character" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/macromedia-flash-nautical-character-constructivism-thumb-a8b5a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/macromedia-flash-nautical-character-constructivism-thumb-a8b5a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/macromedia-flash-nautical-character-constructivism-thumb-a8b5a.webp 1x" title="JURIS - Development of stop motion-based macromedia flash to strengthen nautical character" alt="JURIS - Development of stop motion-based macromedia flash to strengthen nautical character" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/e/macromedia-flash-nautical-character-constructivism-thumb-50865.webp" title="JURIS - Development of stop motion-based macromedia flash to strengthen nautical character" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/e/macromedia-flash-nautical-character-constructivism-thumb-50865.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/e/macromedia-flash-nautical-character-constructivism-thumb-50865.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/e/macromedia-flash-nautical-character-constructivism-thumb-50865.webp 1x" title="JURIS - Development of stop motion-based macromedia flash to strengthen nautical character" alt="JURIS - Development of stop motion-based macromedia flash to strengthen nautical character" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47927-macromedia-flash-nautical-character-constructivism" title="JURIS - Development of stop motion-based macromedia flash to strengthen nautical character" target="_blank">Development of stop motion-based macromedia flash to strengthen nautical character</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan desain media stop motion berbasis Macromedia Flash untuk meningkatkan interaktivitas dan kualitas animasi, terutama dalam menyajikan potensi sumber daya alam dan maritim Surabaya. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi integrasi media ini dengan platform aplikasi mobile seperti App Store untuk meningkatkan aksesibilitas dan kegunaan di berbagai perangkat. Terakhir, penelitian lanjutan juga dapat mengkaji pengaruh penggunaan media ini terhadap pengembangan karakter nautika peserta didik dalam konteks pembelajaran berbasis proyek dan kolaboratif, serta membandingkan efektivitasnya dengan metode pembelajaran tradisional..
<br>Penggunaan Macromedia Flash berbasis stop motion dalam inovasi pembelajaran memungkinkan peserta didik untuk terlibat secara aktif, memperkuat karakter nautika, dan mengikuti pendekatan R&D dengan model ADDIE.Setelah melalui berbagai tahap, validasi media dan materi menunjukkan bahwa Macromedia Flash berbasis stop motion memiliki kelayakan 'cukup baik' dengan skor 83%.Selain itu, dalam hal praktisitas dan efisiensi, platform media pembelajaran ini mencapai skor 104% (sangat layak) dan 60,4% (tinggi).Selain itu, Macromedia Flash berbasis stop motion juga memperkuat teori konstruktivisme dengan membuktikan bahwa aktifitas dalam pembelajaran studi sosial meningkat, membantu peserta didik mengembangkan karakter nautika
<br>Pengembangan teknologi digital telah mengubah aspek kehidupan manusia, termasuk pendidikan. Dalam era digital, teknologi menjadi kunci untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. Salah satu teknologi terintegrasi adalah Macromedia Flash berbasis stop motion, media pembelajaran yang menawarkan pengalaman belajar interaktif melalui animasi gerak. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aspek pembelajaran berbasis peserta didik, yaitu kelayakan, praktisitas, dan efektivitas berdasarkan teori konstruktivisme. Metode ADDIE digunakan dalam penelitian ini, di mana hasil validasi media dan materi pada Macromedia Flash berbasis stop motion menunjukkan bahwa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/e/macromedia-flash-nautical-character-constructivism-thumb-fef96.webp" type="image/webp" length="78220" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/macromedia-flash-nautical-character-constructivism-thumb-fef96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/macromedia-flash-nautical-character-constructivism-thumb-a8b5a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/e/macromedia-flash-nautical-character-constructivism-thumb-50865.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13729-jipsindo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Swarm Intelligence Framework using Hybrid ACOAePSO for Lecture Scheduling in Higher Education ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Swarm Intelligence Framework using Hybrid ACOAePSO for Lecture Scheduling in Higher Education ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Swarm Intelligence Framework using Hybrid ACOAePSO for Lecture Scheduling in Higher Education ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-47915-ant-colony-acodalam-pendekatan-hibrida-network-met" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-47915-ant-colony-acodalam-pendekatan-hibrida-network-met" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-08:603f0c2c6de8170fd5891605cd24ff3b</id>
	<published>2026-05-08T16:08:43+07:00</published>
	<updated>2026-05-08T16:08:43+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="based models" label="based models" />
	<category term="designing e" label="designing e" />
	<category term="design web" label="design web" />
	<itunes:keywords><![CDATA[based,design,designing,e,models,web]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian berikutnya dapat mengeksplorasi mekanisme adaptasi realActime untuk menyesuaikan jadwal secara otomatis ketika terjadi perubahan mendadak, seperti ketidakhadiran dosen atau perubahan ruang kelas, sehingga model hibrida dapat menanggapi situasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian berikutnya dapat mengeksplorasi mekanisme adaptasi realActime untuk menyesuaikan jadwal secara otomatis ketika terjadi perubahan mendadak, seperti ketidakhadiran dosen atau perubahan ruang kelas, sehingga model hibrida dapat menanggapi situasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/ant-colony-acodalam-pendekatan-hibrida-network-met-thumb-4c239.webp" title="JURIS - Swarm Intelligence Framework using Hybrid ACOAePSO  for Lecture Scheduling in Higher Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/ant-colony-acodalam-pendekatan-hibrida-network-met-thumb-4c239.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/ant-colony-acodalam-pendekatan-hibrida-network-met-thumb-4c239.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/ant-colony-acodalam-pendekatan-hibrida-network-met-thumb-4c239.webp 1x" title="JURIS - Swarm Intelligence Framework using Hybrid ACOAePSO  for Lecture Scheduling in Higher Education" alt="JURIS - Swarm Intelligence Framework using Hybrid ACOAePSO  for Lecture Scheduling in Higher Education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/ant-colony-acodalam-pendekatan-hibrida-network-met-thumb-06687.webp" title="JURIS - Swarm Intelligence Framework using Hybrid ACOAePSO  for Lecture Scheduling in Higher Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/ant-colony-acodalam-pendekatan-hibrida-network-met-thumb-06687.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/ant-colony-acodalam-pendekatan-hibrida-network-met-thumb-06687.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/ant-colony-acodalam-pendekatan-hibrida-network-met-thumb-06687.webp 1x" title="JURIS - Swarm Intelligence Framework using Hybrid ACOAePSO  for Lecture Scheduling in Higher Education" alt="JURIS - Swarm Intelligence Framework using Hybrid ACOAePSO  for Lecture Scheduling in Higher Education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/ant-colony-acodalam-pendekatan-hibrida-network-met-thumb-c9bbf.webp" title="JURIS - Swarm Intelligence Framework using Hybrid ACOAePSO  for Lecture Scheduling in Higher Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/ant-colony-acodalam-pendekatan-hibrida-network-met-thumb-c9bbf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/ant-colony-acodalam-pendekatan-hibrida-network-met-thumb-c9bbf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/ant-colony-acodalam-pendekatan-hibrida-network-met-thumb-c9bbf.webp 1x" title="JURIS - Swarm Intelligence Framework using Hybrid ACOAePSO  for Lecture Scheduling in Higher Education" alt="JURIS - Swarm Intelligence Framework using Hybrid ACOAePSO  for Lecture Scheduling in Higher Education" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47915-ant-colony-acodalam-pendekatan-hibrida-network-met" title="JURIS - Swarm Intelligence Framework using Hybrid ACOAePSO  for Lecture Scheduling in Higher Education" target="_blank">Swarm Intelligence Framework using Hybrid ACOAePSO  for Lecture Scheduling in Higher Education</a>: Penelitian berikutnya dapat mengeksplorasi mekanisme adaptasi realActime untuk menyesuaikan jadwal secara otomatis ketika terjadi perubahan mendadak, seperti ketidakhadiran dosen atau perubahan ruang kelas, sehingga model hibrida dapat menanggapi situasi dinamis secara langsung. Selain itu, memperkenalkan tujuan multiAcobjektif yang secara simultan memprioritaskan kepuasan mahasiswa, efisiensi ruang, dan kebijakan institusi dapat meningkatkan relevansi praktis riset ini, karena penjadwalan kuliah sering melibatkan konflik tujuan yang kompleks. Penelitian lanjutan juga dapat meneliti pemanfaatan strategi pemilihan parameter berbasis pembelajaran mesin, misalnya menggunakan algoritma reinforcement learning untuk memperoleh konfigurasi optimal parameter ACO secara otomatis, sehingga mempercepat konvergensi dan mengurangi ketergantungan pada tuning manual..
<br>Metode hibrida ACO PSO menghasilkan solusi penjadwalan kuliah yang lebih stabil dan konsisten dibandingkan dengan ACO murni, meskipun ACO terkadang dapat mencapai solusi terbaik pada beberapa percobaan.Hibrida ACO PSO secara bertahap menyesuaikan parameter ACO menggunakan PSO, sehingga meningkatkan kualitas dan keandalan solusi.Dengan demikian, kombinasi ACO dan PSO menjadi pendekatan yang efektif untuk memecahkan masalah penjadwalan kuliah sekaligus meningkatkan keandalan dan kinerja algoritma
<br>Masalah optimisasi kombinatorial kompleks yang harus memenuhi berbagai kendala keras dan lunak sering muncul dalam penjadwalan kuliah. Memproduksi jadwal yang layak dan berkualitas tinggi dalam waktu komputasi terbatas sering sulit dicapai menggunakan metode konvensional. Dalam penelitian ini, model optimisasi hibrida yang menggabungkan Ant Colony Optimization (ACO) dan Particle Swarm Optimization (PSO) diusulkan untuk meningkatkan kualitas solusi dan kecepatan konvergensi. Model ini diimplementasikan menggunakan MATLAB R2023b dan diuji pada data nyata yang melibatkan 10 mata kuliah, 4 ruang kelas, dan 6 slot waktu per hari. Pendekatan ACO PSO secara signifikan berhasil mengurangi nilai penalti, mencerminkan pemenuhan kendala yang lebih baik dan hasil eksperimen yang lebih konsisten dan stabil dibandingkan ACO murni. Visualisasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/5/ant-colony-acodalam-pendekatan-hibrida-network-met-thumb-4c239.webp" type="image/webp" length="88836" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/ant-colony-acodalam-pendekatan-hibrida-network-met-thumb-4c239.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/ant-colony-acodalam-pendekatan-hibrida-network-met-thumb-06687.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/ant-colony-acodalam-pendekatan-hibrida-network-met-thumb-c9bbf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3974-ijcis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16397-international-journal-computer-information-system-ijcis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Comparative Sentiment Analysis on News Coverage of AI Risks and Regulation using Rule based and Transformer based Models ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Comparative Sentiment Analysis on News Coverage of AI Risks and Regulation using Rule based and Transformer based Models ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Comparative Sentiment Analysis on News Coverage of AI Risks and Regulation using Rule based and Transformer based Models ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-47914-powered-sentiment-analysis-regulasi-ai-holistik-ag" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-47914-powered-sentiment-analysis-regulasi-ai-holistik-ag" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-08:6159b72ddc7e3527306bcf77e8e9b721</id>
	<published>2026-05-08T16:08:41+07:00</published>
	<updated>2026-05-08T16:08:41+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="based models" label="based models" />
	<category term="designing e" label="designing e" />
	<category term="design web" label="design web" />
	<itunes:keywords><![CDATA[based,design,designing,e,models,web]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model analisis sentimen yang lebih sensitif terhadap konteks kebijakan AI dengan melibatkan data dari berbagai sumber media global, termasuk media lokal. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi integrasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model analisis sentimen yang lebih sensitif terhadap konteks kebijakan AI dengan melibatkan data dari berbagai sumber media global, termasuk media lokal. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi integrasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/powered-sentiment-analysis-regulasi-ai-holistik-ag-thumb-54058.webp" title="JURIS - Comparative Sentiment Analysis on News Coverage of AI Risks and Regulation using Rule-based and Transformer-based Models" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/powered-sentiment-analysis-regulasi-ai-holistik-ag-thumb-54058.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/powered-sentiment-analysis-regulasi-ai-holistik-ag-thumb-54058.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/powered-sentiment-analysis-regulasi-ai-holistik-ag-thumb-54058.webp 1x" title="JURIS - Comparative Sentiment Analysis on News Coverage of AI Risks and Regulation using Rule-based and Transformer-based Models" alt="JURIS - Comparative Sentiment Analysis on News Coverage of AI Risks and Regulation using Rule-based and Transformer-based Models" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/powered-sentiment-analysis-regulasi-ai-holistik-ag-thumb-202cd.webp" title="JURIS - Comparative Sentiment Analysis on News Coverage of AI Risks and Regulation using Rule-based and Transformer-based Models" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/powered-sentiment-analysis-regulasi-ai-holistik-ag-thumb-202cd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/powered-sentiment-analysis-regulasi-ai-holistik-ag-thumb-202cd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/powered-sentiment-analysis-regulasi-ai-holistik-ag-thumb-202cd.webp 1x" title="JURIS - Comparative Sentiment Analysis on News Coverage of AI Risks and Regulation using Rule-based and Transformer-based Models" alt="JURIS - Comparative Sentiment Analysis on News Coverage of AI Risks and Regulation using Rule-based and Transformer-based Models" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/7/powered-sentiment-analysis-regulasi-ai-holistik-ag-thumb-d275e.webp" title="JURIS - Comparative Sentiment Analysis on News Coverage of AI Risks and Regulation using Rule-based and Transformer-based Models" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/7/powered-sentiment-analysis-regulasi-ai-holistik-ag-thumb-d275e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/7/powered-sentiment-analysis-regulasi-ai-holistik-ag-thumb-d275e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/7/powered-sentiment-analysis-regulasi-ai-holistik-ag-thumb-d275e.webp 1x" title="JURIS - Comparative Sentiment Analysis on News Coverage of AI Risks and Regulation using Rule-based and Transformer-based Models" alt="JURIS - Comparative Sentiment Analysis on News Coverage of AI Risks and Regulation using Rule-based and Transformer-based Models" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47914-powered-sentiment-analysis-regulasi-ai-holistik-ag" title="JURIS - Comparative Sentiment Analysis on News Coverage of AI Risks and Regulation using Rule-based and Transformer-based Models" target="_blank">Comparative Sentiment Analysis on News Coverage of AI Risks and Regulation using Rule-based and Transformer-based Models</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan model analisis sentimen yang lebih sensitif terhadap konteks kebijakan AI dengan melibatkan data dari berbagai sumber media global, termasuk media lokal. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi integrasi teknik pengenalan entitas untuk mengidentifikasi aktor utama dalam liputan AI, seperti lembaga regulasi atau perusahaan teknologi. Terakhir, peneliti dapat membandingkan kinerja model berbasis transformer dengan pendekatan lain seperti model berbasis aturan dalam konteks analisis sentimen berita yang lebih kompleks, seperti diskursus tentang etika AI atau dampak sosial teknologi..
<br>Studi ini menyimpulkan bahwa pendekatan multi-model mampu menangkap spektrum sentimen yang lebih luas dalam analisis berita tentang AI.Keterbatasan utama mencakup ruang lingkup media yang terbatas, potensi bias data, dan sensitivitas model terhadap domain spesifik.Untuk penelitian lanjutan, perlu dikembangkan penggunaan sumber media yang lebih luas, model yang dilatih pada diskursus kebijakan AI, serta integrasi pengenalan entitas untuk mengidentifikasi aktor kunci dalam liputan media
<br>Perkembangan cepat teknologi kecerdasan buatan (AI) telah menimbulkan kekhawatiran mengenai risiko etis, tata kelola, dan kebutuhan regulasi yang memadai. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dinamika opini publik melalui liputan media tentang risiko dan regulasi AI. Sebanyak 2.126 artikel berita dikumpulkan dari 1 November 2022 hingga 28 Juli 2025 menggunakan RSS feed Google News yang disaring untuk lima outlet internasional utama: Reuters, Bloomberg, The Guardian, CNBC, dan The New York Times. Pipeline analisis mencakup ekstraksi artikel, pembersihan teks, klasifikasi sentimen, dan visualisasi tren serta distribusi. Dua pendekatan analisis sentimen digunakan: VADER, model berbasis aturan yang luas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/7/powered-sentiment-analysis-regulasi-ai-holistik-ag-thumb-d275e.webp" type="image/webp" length="255874" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/powered-sentiment-analysis-regulasi-ai-holistik-ag-thumb-54058.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/powered-sentiment-analysis-regulasi-ai-holistik-ag-thumb-202cd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/7/powered-sentiment-analysis-regulasi-ai-holistik-ag-thumb-d275e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3974-ijcis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16397-international-journal-computer-information-system-ijcis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Implementation of project based learning social studies in independent curriculum to reduce students social loafing ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementation of project based learning social studies in independent curriculum to reduce students social loafing ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementation of project based learning social studies in independent curriculum to reduce students social loafing ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-47921-proyek-based-learning-perilaku-sosial-ilmu" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-47921-proyek-based-learning-perilaku-sosial-ilmu" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-08:60fb2f9e7b4a1b33f9b9998e77fdc73f</id>
	<published>2026-05-08T15:58:10+07:00</published>
	<updated>2026-05-08T15:58:10+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="anwar anwar" label="anwar anwar" />
	<category term="lilia riani" label="lilia riani" />
	<category term="ali imron" label="ali imron" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ali,anwar,imron,lilia,riani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menggali bagaimana integrasi teknologi digital dalam pembelajaran berbasis proyek dapat meminimalisir perilaku sosial loafing di kalangan siswa.Selanjutnya, studi kuasiAceksperimental dapat membandingkan efektivitas model pembelajaran ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menggali bagaimana integrasi teknologi digital dalam pembelajaran berbasis proyek dapat meminimalisir perilaku sosial loafing di kalangan siswa.Selanjutnya, studi kuasiAceksperimental dapat membandingkan efektivitas model pembelajaran ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/4/proyek-based-learning-perilaku-sosial-ilmu-politik-thumb-f4bab.webp" title="JURIS - Implementation of project-based learning social studies in independent curriculum to reduce students&#039; social loafing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/proyek-based-learning-perilaku-sosial-ilmu-politik-thumb-f4bab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/proyek-based-learning-perilaku-sosial-ilmu-politik-thumb-f4bab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/proyek-based-learning-perilaku-sosial-ilmu-politik-thumb-f4bab.webp 1x" title="JURIS - Implementation of project-based learning social studies in independent curriculum to reduce students&#039; social loafing" alt="JURIS - Implementation of project-based learning social studies in independent curriculum to reduce students&#039; social loafing" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/4/proyek-based-learning-perilaku-sosial-ilmu-politik-thumb-84adc.webp" title="JURIS - Implementation of project-based learning social studies in independent curriculum to reduce students&#039; social loafing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/proyek-based-learning-perilaku-sosial-ilmu-politik-thumb-84adc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/proyek-based-learning-perilaku-sosial-ilmu-politik-thumb-84adc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/proyek-based-learning-perilaku-sosial-ilmu-politik-thumb-84adc.webp 1x" title="JURIS - Implementation of project-based learning social studies in independent curriculum to reduce students&#039; social loafing" alt="JURIS - Implementation of project-based learning social studies in independent curriculum to reduce students&#039; social loafing" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/4/proyek-based-learning-perilaku-sosial-ilmu-politik-thumb-0eca3.webp" title="JURIS - Implementation of project-based learning social studies in independent curriculum to reduce students&#039; social loafing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/4/proyek-based-learning-perilaku-sosial-ilmu-politik-thumb-0eca3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/4/proyek-based-learning-perilaku-sosial-ilmu-politik-thumb-0eca3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/4/proyek-based-learning-perilaku-sosial-ilmu-politik-thumb-0eca3.webp 1x" title="JURIS - Implementation of project-based learning social studies in independent curriculum to reduce students&#039; social loafing" alt="JURIS - Implementation of project-based learning social studies in independent curriculum to reduce students&#039; social loafing" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47921-proyek-based-learning-perilaku-sosial-ilmu" title="JURIS - Implementation of project-based learning social studies in independent curriculum to reduce students&#039; social loafing" target="_blank">Implementation of project-based learning social studies in independent curriculum to reduce students' social loafing</a>: Penelitian lanjutan dapat menggali bagaimana integrasi teknologi digital dalam pembelajaran berbasis proyek dapat meminimalisir perilaku sosial loafing di kalangan siswa.Selanjutnya, studi kuasiAceksperimental dapat membandingkan efektivitas model pembelajaran berbasis proyek dengan model pembelajaran kooperatif pada pengurangan sosial loafing.Terakhir, penelitian jangka panjang dapat mengevaluasi dampak pembelajaran berbasis proyek terhadap perkembangan kompetensi abad ke-21, seperti berpikir kritis dan kolaborasi, serta hubungan dengan kebahagiaan siswa selama masa sekolah menengah pertama..
<br>Penggunaan pembelajaran berbasis proyek di SMP Negeri 29 Bandung secara signifikan dapat menurunkan tingkat perilaku sosial loafing siswa.Hasil penelitian menunjukkan kontribusi variabel X sebesar 56,4%, menunjukkan peran penting pendekatan berbasis proyek dalam meningkatkan partisipasi aktif.Rekomendasi diarahkan pada peningkatan fokus pada urgensi, tujuan, dan pelaksanaan proyek untuk memperkuat dampak positif pada kebersamaan kelompok
<br>Penelitian ini membahas munculnya perilaku sosial loafing di antara siswa dalam pembelajaran kelompok. Sosial loafing merupakan kondisi di mana usaha individu tidak dimaksimalkan dalam kerja kelompok dibandingkan kerja individu. Pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) di kurikulum mandiri disarankan sebagai salah satu alternatif kurikulum yang dapat melibatkan guru dan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh pembelajaran berbasis proyek terhadap pembelajaran ilmu sosial dalam mengurangi perilaku sosial loafing...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/4/proyek-based-learning-perilaku-sosial-ilmu-politik-thumb-84adc.webp" type="image/webp" length="81196" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/proyek-based-learning-perilaku-sosial-ilmu-politik-thumb-f4bab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/proyek-based-learning-perilaku-sosial-ilmu-politik-thumb-84adc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/4/proyek-based-learning-perilaku-sosial-ilmu-politik-thumb-0eca3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13729-jipsindo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The development of Virtual Reality VR Micro Teaching Laboratory to improve TPACK skills of FISIP UNY education students ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The development of Virtual Reality VR Micro Teaching Laboratory to improve TPACK skills of FISIP UNY education students ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The development of Virtual Reality VR Micro Teaching Laboratory to improve TPACK skills of FISIP UNY education students ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-47926-micro-teaching-uji-coba-produk-normalitas-data" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-47926-micro-teaching-uji-coba-produk-normalitas-data" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-08:c3c9faf07c9893e5a497b898704735df</id>
	<published>2026-05-08T15:44:19+07:00</published>
	<updated>2026-05-08T15:44:19+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="tebo regency" label="tebo regency" />
	<itunes:keywords><![CDATA[regency,tebo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan keterbatasan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi imersif lain seperti Augmented Reality (AR) atau Mixed Reality (MR) ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan keterbatasan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi imersif lain seperti Augmented Reality (AR) atau Mixed Reality (MR) ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/micro-teaching-uji-coba-produk-normalitas-data-wil-thumb-f561c.webp" title="JURIS - The development of Virtual Reality (VR) Micro Teaching Laboratory to improve TPACK skills of FISIP-UNY education students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/micro-teaching-uji-coba-produk-normalitas-data-wil-thumb-f561c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/micro-teaching-uji-coba-produk-normalitas-data-wil-thumb-f561c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/micro-teaching-uji-coba-produk-normalitas-data-wil-thumb-f561c.webp 1x" title="JURIS - The development of Virtual Reality (VR) Micro Teaching Laboratory to improve TPACK skills of FISIP-UNY education students" alt="JURIS - The development of Virtual Reality (VR) Micro Teaching Laboratory to improve TPACK skills of FISIP-UNY education students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/micro-teaching-uji-coba-produk-normalitas-data-wil-thumb-5c68e.webp" title="JURIS - The development of Virtual Reality (VR) Micro Teaching Laboratory to improve TPACK skills of FISIP-UNY education students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/micro-teaching-uji-coba-produk-normalitas-data-wil-thumb-5c68e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/micro-teaching-uji-coba-produk-normalitas-data-wil-thumb-5c68e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/micro-teaching-uji-coba-produk-normalitas-data-wil-thumb-5c68e.webp 1x" title="JURIS - The development of Virtual Reality (VR) Micro Teaching Laboratory to improve TPACK skills of FISIP-UNY education students" alt="JURIS - The development of Virtual Reality (VR) Micro Teaching Laboratory to improve TPACK skills of FISIP-UNY education students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/micro-teaching-uji-coba-produk-normalitas-data-wil-thumb-4c926.webp" title="JURIS - The development of Virtual Reality (VR) Micro Teaching Laboratory to improve TPACK skills of FISIP-UNY education students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/micro-teaching-uji-coba-produk-normalitas-data-wil-thumb-4c926.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/micro-teaching-uji-coba-produk-normalitas-data-wil-thumb-4c926.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/micro-teaching-uji-coba-produk-normalitas-data-wil-thumb-4c926.webp 1x" title="JURIS - The development of Virtual Reality (VR) Micro Teaching Laboratory to improve TPACK skills of FISIP-UNY education students" alt="JURIS - The development of Virtual Reality (VR) Micro Teaching Laboratory to improve TPACK skills of FISIP-UNY education students" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47926-micro-teaching-uji-coba-produk-normalitas-data" title="JURIS - The development of Virtual Reality (VR) Micro Teaching Laboratory to improve TPACK skills of FISIP-UNY education students" target="_blank">The development of Virtual Reality (VR) Micro Teaching Laboratory to improve TPACK skills of FISIP-UNY education students</a>: Berdasarkan keterbatasan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi imersif lain seperti Augmented Reality (AR) atau Mixed Reality (MR) dalam pelatihan micro teaching untuk membandingkan efektivitasnya dengan VR. Kedua, penelitian bisa fokus pada integrasi AI (Artificial Intelligence) dalam media pembelajaran VR untuk memberikan umpan balik personal terhadap kinerja mahasiswa saat praktik micro teaching. Ketiga, penelitian lanjutan perlu mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan media VR terhadap perkembangan kompetensi TPACK mahasiswa setelah mereka menyelesaikan program studi. Saran-saran ini bertujuan mengembangkan pendekatan pembelajaran yang lebih inovatif dan berbasis teknologi untuk meningkatkan kualitas pendidikan guru di era digital..
<br>Penelitian ini berhasil mengembangkan media pembelajaran Laboratorium Micro Teaching Berbasis Virtual Reality (VR) yang bertujuan meningkatkan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) mahasiswa FISIP-UNY.Hasil pengembangan menunjukkan bahwa media ini tidak hanya menampilkan simulasi ruang laboratorium micro teaching dalam format tur virtual 360A, tetapi juga dilengkapi berbagai fitur interaktif seperti informasi pop-up, audio narasi, dan simulasi penggunaan alat pembelajaran.Produk yang dihasilkan dianggap sangat feasible berdasarkan hasil validasi ahli materi dengan skor rata-rata 4,78 (kategori Sangat Feasible) dan validasi ahli media yang menekankan kualitas visual dan interaktivitas.Dengan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa pengembangan media VR Laboratorium Micro Teaching merupakan solusi strategis dalam mengatasi keterbatasan fasilitas fisik, meningkatkan kesiapan calon guru, dan mendukung pembelajaran berbasis teknologi abad ke-21.Media ini juga memberikan kontribusi nyata terhadap inovasi pembelajaran di perguruan tinggi, khususnya dalam memperkuat kompetensi TPACK mahasiswa
<br>Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis Virtual Reality (VR) dalam bentuk Laboratorium Micro Teaching untuk meningkatkan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) mahasiswa calon guru Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Uji coba melibatkan 48 mahasiswa FISIP UNY. Pengujian efektivitas dilakukan melalui uji prasyarat (normalitas data menggunakan uji Shapiro-Wilk), uji Wilcoxon Signed Rank...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/c/micro-teaching-uji-coba-produk-normalitas-data-wil-thumb-5c68e.webp" type="image/webp" length="66442" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/micro-teaching-uji-coba-produk-normalitas-data-wil-thumb-f561c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/micro-teaching-uji-coba-produk-normalitas-data-wil-thumb-5c68e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/micro-teaching-uji-coba-produk-normalitas-data-wil-thumb-4c926.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13729-jipsindo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Social Construction of the Use of Artificial Intelligence AI in Learning and Character Formation ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Social Construction of the Use of Artificial Intelligence AI in Learning and Character Formation ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Social Construction of the Use of Artificial Intelligence AI in Learning and Character Formation ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-47925-integrasi-ai-sistem-sumber-daya-air-literasi-digit" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-47925-integrasi-ai-sistem-sumber-daya-air-literasi-digit" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-08:471f281b4f76a21b4c26455f4fb00a9d</id>
	<published>2026-05-08T14:45:58+07:00</published>
	<updated>2026-05-08T14:45:58+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="tebo regency" label="tebo regency" />
	<itunes:keywords><![CDATA[regency,tebo]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan studi ini dengan melakukan perbandingan antara sekolah-sekolah di berbagai lingkungan, seperti sekolah di perkotaan dan pedesaan, untuk memahami bagaimana perbedaan akses dan sumber daya digital memengaruhi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan studi ini dengan melakukan perbandingan antara sekolah-sekolah di berbagai lingkungan, seperti sekolah di perkotaan dan pedesaan, untuk memahami bagaimana perbedaan akses dan sumber daya digital memengaruhi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/integrasi-ai-sistem-sumber-daya-air-literasi-digit-thumb-7edd0.webp" title="JURIS - The Social Construction of the Use of Artificial Intelligence (AI) in Learning and Character Formation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/integrasi-ai-sistem-sumber-daya-air-literasi-digit-thumb-7edd0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/integrasi-ai-sistem-sumber-daya-air-literasi-digit-thumb-7edd0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/integrasi-ai-sistem-sumber-daya-air-literasi-digit-thumb-7edd0.webp 1x" title="JURIS - The Social Construction of the Use of Artificial Intelligence (AI) in Learning and Character Formation" alt="JURIS - The Social Construction of the Use of Artificial Intelligence (AI) in Learning and Character Formation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/integrasi-ai-sistem-sumber-daya-air-literasi-digit-thumb-27874.webp" title="JURIS - The Social Construction of the Use of Artificial Intelligence (AI) in Learning and Character Formation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/integrasi-ai-sistem-sumber-daya-air-literasi-digit-thumb-27874.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/integrasi-ai-sistem-sumber-daya-air-literasi-digit-thumb-27874.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/integrasi-ai-sistem-sumber-daya-air-literasi-digit-thumb-27874.webp 1x" title="JURIS - The Social Construction of the Use of Artificial Intelligence (AI) in Learning and Character Formation" alt="JURIS - The Social Construction of the Use of Artificial Intelligence (AI) in Learning and Character Formation" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/integrasi-ai-sistem-sumber-daya-air-literasi-digit-thumb-59301.webp" title="JURIS - The Social Construction of the Use of Artificial Intelligence (AI) in Learning and Character Formation" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/integrasi-ai-sistem-sumber-daya-air-literasi-digit-thumb-59301.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/integrasi-ai-sistem-sumber-daya-air-literasi-digit-thumb-59301.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/integrasi-ai-sistem-sumber-daya-air-literasi-digit-thumb-59301.webp 1x" title="JURIS - The Social Construction of the Use of Artificial Intelligence (AI) in Learning and Character Formation" alt="JURIS - The Social Construction of the Use of Artificial Intelligence (AI) in Learning and Character Formation" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47925-integrasi-ai-sistem-sumber-daya-air-literasi-digit" title="JURIS - The Social Construction of the Use of Artificial Intelligence (AI) in Learning and Character Formation" target="_blank">The Social Construction of the Use of Artificial Intelligence (AI) in Learning and Character Formation</a>: Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan studi ini dengan melakukan perbandingan antara sekolah-sekolah di berbagai lingkungan, seperti sekolah di perkotaan dan pedesaan, untuk memahami bagaimana perbedaan akses dan sumber daya digital memengaruhi proses adaptasi Kecerdasan Buatan (AI) serta dampaknya terhadap pembentukan karakter siswa. Penting juga untuk meneliti secara mendalam efektivitas program pelatihan yang dirancang khusus untuk guru, yang tidak hanya mengajarkan cara menggunakan AI, tetapi juga menekankan integrasi AI secara etis dan pedagogis dalam pembelajaran. Dengan demikian, kita dapat melihat apakah pelatihan semacam ini mampu meningkatkan peran AI dalam membentuk karakter siswa, seperti kedisiplinan dan tanggung jawab, sekaligus meminimalkan risiko ketergantungan pada teknologi. Selain itu, pengembangan model kurikulum baru yang memanfaatkan AI patut dieksplorasi. Kita perlu mencari tahu bagaimana AI dapat digunakan untuk mendorong siswa berpikir lebih kritis dan menjaga kejujuran akademis, bukannya menjadi alat untuk mencari jawaban instan. Ide penelitian ini juga harus mempertimbangkan cara AI dapat memperkaya interaksi antara guru dan siswa, bukan malah menguranginya. Dengan pendekatan ini, AI dapat dioptimalkan sebagai sarana pendidikan karakter yang menyeluruh dan relevan dengan kebutuhan generasi muda, memastikan teknologi tidak hanya mempercepat proses belajar tetapi juga membangun fondasi moral yang kuat..
<br>Implementasi Kecerdasan Buatan (AI) di SMAN 4 Makassar merupakan proses konstruksi sosial yang lengkap, meliputi eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi, bukan sekadar adopsi teknis.Temuan utama menunjukkan AI berperan ganda sebagai instrumen pembelajaran dan mediator pembentukan karakter, khususnya dalam menanamkan nilai tanggung jawab, integritas, dan disiplin siswa.Keberhasilan proses ini sangat bergantung pada peran aktif guru sebagai fasilitator yang menyelaraskan potensi teknologi dengan nilai-nilai humanistik dan tujuan pendidikan holistik
<br>Penelitian ini mengkaji proses konstruksi sosial penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dan kontribusinya terhadap pembentukan karakter di SMAN 4 Makassar. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, studi ini menguraikan esensi pengalaman subjektif guru, siswa, dan pembuat kebijakan sebagai sumber data. Penelitian dilaksanakan selama 3 bulan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, dengan kredibilitas temuan yang ditriangulasi melalui sumber dan metode. Data yang terkumpul dianalisis secara fenomenologis dan diinterpretasikan menggunakan kerangka teori konstruksi sosial Berger dan Luckmann. Temuan utama menunjukkan bahwa implementasi AI berlangsung dalam tiga tahap: eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Selain itu, AI berperan dalam membentuk karakter siswa, khususnya dalam hal disiplin, tanggung jawab,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/f/integrasi-ai-sistem-sumber-daya-air-literasi-digit-thumb-27874.webp" type="image/webp" length="76730" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/integrasi-ai-sistem-sumber-daya-air-literasi-digit-thumb-7edd0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/integrasi-ai-sistem-sumber-daya-air-literasi-digit-thumb-27874.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/integrasi-ai-sistem-sumber-daya-air-literasi-digit-thumb-59301.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13729-jipsindo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The students preparedness for Merapi eruption Case of SMP Negeri 2 Pakem ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The students preparedness for Merapi eruption Case of SMP Negeri 2 Pakem ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The students preparedness for Merapi eruption Case of SMP Negeri 2 Pakem ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-47920-siswa-smp-swasta-pengetahuan-kepala-sekolah" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-47920-siswa-smp-swasta-pengetahuan-kepala-sekolah" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-08:28d7f71917073901dec89b32d8c7ac09</id>
	<published>2026-05-08T14:38:15+07:00</published>
	<updated>2026-05-08T14:38:15+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi bencana erupsi Gunung Merapi, disarankan agar sekolah melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan terhadap program-program yang telah diterapkan. Selain itu, sekolah dapat meningkatkan frekuensi simulasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi bencana erupsi Gunung Merapi, disarankan agar sekolah melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan terhadap program-program yang telah diterapkan. Selain itu, sekolah dapat meningkatkan frekuensi simulasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/siswa-smp-swasta-pengetahuan-kepala-sekolah-data-k-thumb-e6522.webp" title="JURIS - The students preparedness for Merapi eruption: Case of SMP Negeri 2 Pakem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/siswa-smp-swasta-pengetahuan-kepala-sekolah-data-k-thumb-e6522.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/siswa-smp-swasta-pengetahuan-kepala-sekolah-data-k-thumb-e6522.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/siswa-smp-swasta-pengetahuan-kepala-sekolah-data-k-thumb-e6522.webp 1x" title="JURIS - The students preparedness for Merapi eruption: Case of SMP Negeri 2 Pakem" alt="JURIS - The students preparedness for Merapi eruption: Case of SMP Negeri 2 Pakem" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/siswa-smp-swasta-pengetahuan-kepala-sekolah-data-k-thumb-8db98.webp" title="JURIS - The students preparedness for Merapi eruption: Case of SMP Negeri 2 Pakem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/siswa-smp-swasta-pengetahuan-kepala-sekolah-data-k-thumb-8db98.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/siswa-smp-swasta-pengetahuan-kepala-sekolah-data-k-thumb-8db98.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/siswa-smp-swasta-pengetahuan-kepala-sekolah-data-k-thumb-8db98.webp 1x" title="JURIS - The students preparedness for Merapi eruption: Case of SMP Negeri 2 Pakem" alt="JURIS - The students preparedness for Merapi eruption: Case of SMP Negeri 2 Pakem" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/siswa-smp-swasta-pengetahuan-kepala-sekolah-data-k-thumb-c82a8.webp" title="JURIS - The students preparedness for Merapi eruption: Case of SMP Negeri 2 Pakem" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/siswa-smp-swasta-pengetahuan-kepala-sekolah-data-k-thumb-c82a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/siswa-smp-swasta-pengetahuan-kepala-sekolah-data-k-thumb-c82a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/siswa-smp-swasta-pengetahuan-kepala-sekolah-data-k-thumb-c82a8.webp 1x" title="JURIS - The students preparedness for Merapi eruption: Case of SMP Negeri 2 Pakem" alt="JURIS - The students preparedness for Merapi eruption: Case of SMP Negeri 2 Pakem" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47920-siswa-smp-swasta-pengetahuan-kepala-sekolah" title="JURIS - The students preparedness for Merapi eruption: Case of SMP Negeri 2 Pakem" target="_blank">The students preparedness for Merapi eruption: Case of SMP Negeri 2 Pakem</a>: Untuk meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi bencana erupsi Gunung Merapi, disarankan agar sekolah melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan terhadap program-program yang telah diterapkan. Selain itu, sekolah dapat meningkatkan frekuensi simulasi dan sosialisasi bencana, serta melibatkan siswa secara aktif dalam proses mitigasi dan kesiapan bencana. Sekolah juga dapat bekerja sama dengan pihak-pihak terkait, seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan komunitas lokal, untuk mendapatkan dukungan dan sumber daya yang lebih luas. Selain itu, penting untuk terus meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa tentang bencana erupsi Gunung Merapi melalui pendidikan dan pelatihan yang komprehensif. Sekolah dapat mengembangkan materi pembelajaran yang lebih terintegrasi dengan topik bencana, serta melibatkan guru-guru yang memiliki keahlian dan pengalaman dalam bidang mitigasi bencana. Dengan demikian, siswa akan memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang risiko dan dampak bencana, serta kemampuan untuk merespons dengan cepat dan efektif..
<br>Siswa SMP Negeri 2 Pakem memiliki tingkat kesiapan dalam menghadapi bencana erupsi Gunung Merapi yang masuk dalam kategori "Siap", dengan skor rata-rata 141,93.Persentase kesiapan siswa dalam menghadapi bencana erupsi Gunung Merapi adalah sangat siap (33,71%), siap (65,73%), kurang siap (0,56%), tidak siap (0%), dan sangat tidak siap (0%).Pada parameter pengetahuan dan sikap terhadap risiko bencana, rencana tanggap darurat, sistem peringatan dini, dan kemampuan untuk memobilisasi sumber daya, masing-masing parameter termasuk dalam kategori "Siap".Upaya yang dilakukan oleh sekolah untuk meningkatkan kesiapan siswa SMP Negeri 2 Pakem dilakukan melalui berbagai program, yaitu penyediaan sosialisasi dan simulasi bencana setiap tahun, integrasi materi kesiapan bencana ke dalam kurikulum pembelajaran, penyediaan fasilitas terkait kesiapan bencana oleh sekolah, dan adanya MoU.Kendala yang dihadapi SMP Negeri 2 Pakem dalam meningkatkan kesiapan siswa meliputi tidak semua materi dapat diintegrasikan dengan pelaksanaan sekolah siaga bencana, simulasi dan sosialisasi yang dilakukan hanya sekali setahun dinilai kurang optimal, dan adanya perpindahan siswa setiap tahun
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) tingkat kesiapan siswa SMP Negeri 2 Pakem dalam menghadapi bencana erupsi Gunung Merapi, (2) upaya yang dilakukan oleh sekolah untuk meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi bencana erupsi Gunung Merapi, dan (3) kendala yang dihadapi sekolah dalam meningkatkan kesiapan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode campuran. Model penelitiannya adalah desain eksploratif sekuensial. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Kepercayaan data kualitatif ditingkatkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/f/siswa-smp-swasta-pengetahuan-kepala-sekolah-data-k-thumb-c82a8.webp" type="image/webp" length="99180" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/siswa-smp-swasta-pengetahuan-kepala-sekolah-data-k-thumb-e6522.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/siswa-smp-swasta-pengetahuan-kepala-sekolah-data-k-thumb-8db98.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/siswa-smp-swasta-pengetahuan-kepala-sekolah-data-k-thumb-c82a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-625-uny.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13729-jipsindo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Uncovering WhatsApp Fraud Modus Operandi Through Digital Artifact Analysis and Cyber Kill Chain Mapping ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Uncovering WhatsApp Fraud Modus Operandi Through Digital Artifact Analysis and Cyber Kill Chain Mapping ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Uncovering WhatsApp Fraud Modus Operandi Through Digital Artifact Analysis and Cyber Kill Chain Mapping ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-47916-kekuatan-bukti-forensik-digital-whatsapp-fraud-cyb" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-47916-kekuatan-bukti-forensik-digital-whatsapp-fraud-cyb" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-08:615bc8542747fbf12ee4d02b1c820341</id>
	<published>2026-05-08T14:37:33+07:00</published>
	<updated>2026-05-08T14:37:33+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="based models" label="based models" />
	<category term="designing e" label="designing e" />
	<category term="design web" label="design web" />
	<itunes:keywords><![CDATA[based,design,designing,e,models,web]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya sebaiknya menguji validitas kerangka kerja D4I dan CKC pada kasus fraud di platform lain seperti Telegram dan Signal, untuk menilai generalisasi pendekatan ini; berikutnya, mengembangkan sistem otomatisasi berbasis machine learning ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya sebaiknya menguji validitas kerangka kerja D4I dan CKC pada kasus fraud di platform lain seperti Telegram dan Signal, untuk menilai generalisasi pendekatan ini; berikutnya, mengembangkan sistem otomatisasi berbasis machine learning ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/kekuatan-bukti-forensik-digital-fraud-cyber-kill-c-thumb-2066e.webp" title="JURIS - Uncovering WhatsApp Fraud Modus Operandi Through Digital Artifact Analysis and Cyber Kill Chain Mapping" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/kekuatan-bukti-forensik-digital-fraud-cyber-kill-c-thumb-2066e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/kekuatan-bukti-forensik-digital-fraud-cyber-kill-c-thumb-2066e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/kekuatan-bukti-forensik-digital-fraud-cyber-kill-c-thumb-2066e.webp 1x" title="JURIS - Uncovering WhatsApp Fraud Modus Operandi Through Digital Artifact Analysis and Cyber Kill Chain Mapping" alt="JURIS - Uncovering WhatsApp Fraud Modus Operandi Through Digital Artifact Analysis and Cyber Kill Chain Mapping" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/kekuatan-bukti-forensik-digital-fraud-cyber-kill-c-thumb-c4b5c.webp" title="JURIS - Uncovering WhatsApp Fraud Modus Operandi Through Digital Artifact Analysis and Cyber Kill Chain Mapping" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/kekuatan-bukti-forensik-digital-fraud-cyber-kill-c-thumb-c4b5c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/kekuatan-bukti-forensik-digital-fraud-cyber-kill-c-thumb-c4b5c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/kekuatan-bukti-forensik-digital-fraud-cyber-kill-c-thumb-c4b5c.webp 1x" title="JURIS - Uncovering WhatsApp Fraud Modus Operandi Through Digital Artifact Analysis and Cyber Kill Chain Mapping" alt="JURIS - Uncovering WhatsApp Fraud Modus Operandi Through Digital Artifact Analysis and Cyber Kill Chain Mapping" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/kekuatan-bukti-forensik-digital-fraud-cyber-kill-c-thumb-5e974.webp" title="JURIS - Uncovering WhatsApp Fraud Modus Operandi Through Digital Artifact Analysis and Cyber Kill Chain Mapping" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/kekuatan-bukti-forensik-digital-fraud-cyber-kill-c-thumb-5e974.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/kekuatan-bukti-forensik-digital-fraud-cyber-kill-c-thumb-5e974.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/kekuatan-bukti-forensik-digital-fraud-cyber-kill-c-thumb-5e974.webp 1x" title="JURIS - Uncovering WhatsApp Fraud Modus Operandi Through Digital Artifact Analysis and Cyber Kill Chain Mapping" alt="JURIS - Uncovering WhatsApp Fraud Modus Operandi Through Digital Artifact Analysis and Cyber Kill Chain Mapping" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47916-kekuatan-bukti-forensik-digital-whatsapp-fraud-cyb" title="JURIS - Uncovering WhatsApp Fraud Modus Operandi Through Digital Artifact Analysis and Cyber Kill Chain Mapping" target="_blank">Uncovering WhatsApp Fraud Modus Operandi Through Digital Artifact Analysis and Cyber Kill Chain Mapping</a>: Penelitian selanjutnya sebaiknya menguji validitas kerangka kerja D4I dan CKC pada kasus fraud di platform lain seperti Telegram dan Signal, untuk menilai generalisasi pendekatan ini; berikutnya, mengembangkan sistem otomatisasi berbasis machine learning guna menilai keandalan dan kekuatan bukti secara objektif, sehingga mengurangi subjektivitas manusia; akhirnya, mengeksplorasi integrasi metodologi ini dengan kerangka regulasi forensik nasional guna menyusun pedoman standar pengumpulan, verifikasi, dan presentasi bukti digital di pengadilan..
<br>Analisis artefak digital secara sistematis dapat merekonstruksi modus operandi fraud WhatsApp, mulai dari rekognisi hingga tindakan pada target, dengan menggunakan Kerangka Kerja D4I dan pemetaan Cyber Kill Chain.Penilaian kuantitatif berdasarkan kekuatan bukti dan keandalan menunjukkan bahwa file APK berbahaya dan kode sumber dengan token bot Telegram merupakan bukti utama dengan nilai probatif tertinggi.Temuan ini menegaskan pentingnya membedakan artefak berdasarkan signifikansi bukti dan memerlukan validasi metode ini pada berbagai kasus dan platform
<br>WhatsApp fraud telah menjadi ancaman kejahatan siber yang signifikan, yang memanfaatkan basis pengguna luas platform tersebut melalui rekayasa sosial dan serangan berbasis malware. Penelitian ini meneliti kasus fraud WhatsApp dengan menganalisis artefak digital guna mengungkap modus operandi pelaku dan menyediakan panduan terstruktur bagi penegak hukum. Metode yang digunakan memadukan Kerangka Kerja Digital Forensics for Incident Response (D4I) dengan pemetaan Cyber Kill Chain (CKC). Dari lima artefak utama yang diidentifikasi, file APK berbahaya dan kode sumber yang mengandung token bot Telegram menjadi bukti utama dengan nilai probatif tertinggi, sedangkan file Manifest.xml dan aplikasi latar...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/f/kekuatan-bukti-forensik-digital-fraud-cyber-kill-c-thumb-c4b5c.webp" type="image/webp" length="147220" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/kekuatan-bukti-forensik-digital-fraud-cyber-kill-c-thumb-2066e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/kekuatan-bukti-forensik-digital-fraud-cyber-kill-c-thumb-c4b5c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/kekuatan-bukti-forensik-digital-fraud-cyber-kill-c-thumb-5e974.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3974-ijcis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16397-international-journal-computer-information-system-ijcis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Penerimaan Warganet Terhadap Berita Dari Influencer vs Media Massa Analisis Penerimaan Pembaca Terhadap Berita yang Dibuat Influencer vs Media Massa di Media Sosial ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerimaan Warganet Terhadap Berita Dari Influencer vs Media Massa Analisis Penerimaan Pembaca Terhadap Berita yang Dibuat Influencer vs Media Massa di Media Sosial ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerimaan Warganet Terhadap Berita Dari Influencer vs Media Massa Analisis Penerimaan Pembaca Terhadap Berita yang Dibuat Influencer vs Media Massa di Media Sosial ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-47911-dukungan-lingkungan-sosial-chatgpt-norma" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-47911-dukungan-lingkungan-sosial-chatgpt-norma" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-08:528b254ec3f4c0f63620c865efa883b6</id>
	<published>2026-05-08T14:32:36+07:00</published>
	<updated>2026-05-08T14:32:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="ummu salamah" label="ummu salamah" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[salamah,ummu,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan terkait penerimaan warganet terhadap berita dari media massa vs influencer di media sosial Instagram, dapat dijelaskan melalui kerangka kerja Theory of Planned Behaviour (TPB) mengapa terdapat perbedaan hasil ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan terkait penerimaan warganet terhadap berita dari media massa vs influencer di media sosial Instagram, dapat dijelaskan melalui kerangka kerja Theory of Planned Behaviour (TPB) mengapa terdapat perbedaan hasil ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/dukungan-lingkungan-sosial-chatgpt-norma-instagram-thumb-1876b.webp" title="JURIS - Penerimaan Warganet Terhadap Berita Dari Influencer vs Media Massa (Analisis Penerimaan Pembaca Terhadap Berita yang Dibuat Influencer vs Media Massa di Media Sosial)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/dukungan-lingkungan-sosial-chatgpt-norma-instagram-thumb-1876b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/dukungan-lingkungan-sosial-chatgpt-norma-instagram-thumb-1876b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/dukungan-lingkungan-sosial-chatgpt-norma-instagram-thumb-1876b.webp 1x" title="JURIS - Penerimaan Warganet Terhadap Berita Dari Influencer vs Media Massa (Analisis Penerimaan Pembaca Terhadap Berita yang Dibuat Influencer vs Media Massa di Media Sosial)" alt="JURIS - Penerimaan Warganet Terhadap Berita Dari Influencer vs Media Massa (Analisis Penerimaan Pembaca Terhadap Berita yang Dibuat Influencer vs Media Massa di Media Sosial)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/dukungan-lingkungan-sosial-chatgpt-norma-instagram-thumb-960fc.webp" title="JURIS - Penerimaan Warganet Terhadap Berita Dari Influencer vs Media Massa (Analisis Penerimaan Pembaca Terhadap Berita yang Dibuat Influencer vs Media Massa di Media Sosial)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/dukungan-lingkungan-sosial-chatgpt-norma-instagram-thumb-960fc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/dukungan-lingkungan-sosial-chatgpt-norma-instagram-thumb-960fc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/dukungan-lingkungan-sosial-chatgpt-norma-instagram-thumb-960fc.webp 1x" title="JURIS - Penerimaan Warganet Terhadap Berita Dari Influencer vs Media Massa (Analisis Penerimaan Pembaca Terhadap Berita yang Dibuat Influencer vs Media Massa di Media Sosial)" alt="JURIS - Penerimaan Warganet Terhadap Berita Dari Influencer vs Media Massa (Analisis Penerimaan Pembaca Terhadap Berita yang Dibuat Influencer vs Media Massa di Media Sosial)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/dukungan-lingkungan-sosial-chatgpt-norma-instagram-thumb-e00f2.webp" title="JURIS - Penerimaan Warganet Terhadap Berita Dari Influencer vs Media Massa (Analisis Penerimaan Pembaca Terhadap Berita yang Dibuat Influencer vs Media Massa di Media Sosial)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/dukungan-lingkungan-sosial-chatgpt-norma-instagram-thumb-e00f2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/dukungan-lingkungan-sosial-chatgpt-norma-instagram-thumb-e00f2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/dukungan-lingkungan-sosial-chatgpt-norma-instagram-thumb-e00f2.webp 1x" title="JURIS - Penerimaan Warganet Terhadap Berita Dari Influencer vs Media Massa (Analisis Penerimaan Pembaca Terhadap Berita yang Dibuat Influencer vs Media Massa di Media Sosial)" alt="JURIS - Penerimaan Warganet Terhadap Berita Dari Influencer vs Media Massa (Analisis Penerimaan Pembaca Terhadap Berita yang Dibuat Influencer vs Media Massa di Media Sosial)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-47911-dukungan-lingkungan-sosial-chatgpt-norma" title="JURIS - Penerimaan Warganet Terhadap Berita Dari Influencer vs Media Massa (Analisis Penerimaan Pembaca Terhadap Berita yang Dibuat Influencer vs Media Massa di Media Sosial)" target="_blank">Penerimaan Warganet Terhadap Berita Dari Influencer vs Media Massa (Analisis Penerimaan Pembaca Terhadap Berita yang Dibuat Influencer vs Media Massa di Media Sosial)</a>: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan terkait penerimaan warganet terhadap berita dari media massa vs influencer di media sosial Instagram, dapat dijelaskan melalui kerangka kerja Theory of Planned Behaviour (TPB) mengapa terdapat perbedaan hasil dalam penerimaan warganet terhadap keduanya. Dalam kasus media massa, hasil analisis SWOT menempatkan media massa pada posisi kuadran III, menunjukkan bahwa media massa menghadapi kendala dalam hal penerimaan. Dalam konteks TPB, faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan ini melibatkan aspek sikap (attitude), norma subjektif (subjective norm), dan kendali perilaku yang dirasakan (perceived behavioral control). Kemungkinan warganet memiliki sikap yang kurang positif terhadap berita media massa, mungkin karena persepsi mereka terhadap kepercayaan, kualitas berita, atau preferensi pribadi. Norma subjektifAiyakni pandangan warganet tentang bagaimana lingkungan sosial mereka menilai berita media massaAijuga dapat mempengaruhi penerimaan. Selain itu, mungkin ada faktor kendali perilaku yang dirasakan, di mana warganet merasa mereka memiliki sedikit kontrol atas berita tersebut. Di sisi lain, hasil penelitian terhadap influencer menunjukkan posisi kuadran II dalam analisis SWOT, menggambarkan ancaman bagi influencer. Dalam TPB, sikap terhadap Influencer dan berita mereka, norma subjektif yang mencerminkan bagaimana pandangan warganet terhadap berita yang berasal dari influencer, dan kendali perilaku yang dirasakan atas perilaku menerima berita influencer, semuanya dapat memengaruhi penerimaan. Ancaman ini mungkin muncul karena warganet memiliki sikap yang kurang mendukung terhadap influencer atau mungkin norma sosial mereka mengarahkan mereka untuk lebih memilih sumber berita lain. Kesimpulan dari analisis perbandingan ini menyoroti peran kuat TPB dalam memahami mengapa hasil penerimaan berbeda antara media massa dan influencer. Strategi yang disarankan untuk membangun kolaborasi dengan platform media sosial bagi keduanya dapat dihubungkan dengan elemen-elemen TPB. Pentingnya merancang strategi berdasarkan kriteria yang disesuaikan dengan karakteristik unik media massa dan influencer menggarisbawahi pentingnya memahami dan memanfaatkan faktor-faktor psikologis yang memengaruhi perilaku penerimaan warganet..
<br>Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa metode SWOT dan AHP dapat digunakan sebagai alat pendukung keputusan dalam merumuskan strategi penerimaan warganet terhadap berita dari media massa dan influencer di media sosial instagram.Hasil analisis menunjukkan bahwa media massa berada pada situasi yang memerlukan perubahan dan dapat memanfaatkan peluang dengan membangun kolaborasi dengan influencer, sementara influencer perlu mempertimbangkan kolaborasi dengan media massa untuk mengatasi ancaman dan mempertahankan keunggulan mereka.Implikasi teoritis penelitian ini adalah kontribusi terhadap pemahaman tentang penggunaan pendekatan SWOT dan AHP dalam konteks media sosial, sedangkan implikasi praktisnya mencakup langkah-langkah konkret yang harus diambil oleh media massa dan influencer, seperti membangun kolaborasi dan mempertimbangkan strategi kolaborasi.Saran untuk pengembangan lebih lanjut melibatkan studi mendalam tentang implementasi kolaborasi, pengembangan alat pendukung keputusan, dan pemerintah dapat mengeluarkan regulasi yang jelas untuk influencer serta menginisiasi program pelatihan dan literasi media bagi warganet.Warganet juga diingatkan untuk tetap membuka media massa sebagai sumber informasi yang terverifikasi dan menghindari berita bohong yang berpotensi menyebar di media sosial
<br>Kehadiran media sosial mengubah banyak hal. Salah satunya adalah 'Ruang Berita'. Saat ini terdapat fenomena warganet yang lebih memilih mengonsumsi berita dari akun influencer di media sosial, dibandingkan media massa dalam platform yang sama. Faktanya, media massa mempunyai kredibilitas untuk melakukan hal tersebut. Di tingkat lokal, hal ini setidaknya terlihat dari perbandingan yang sangat jauh, antara jumlah pengikut akun influencer dengan jumlah pengikut media massa di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena tersebut. Untuk membuktikan benar atau tidaknya kecenderungan netizen yang lebih memilih mengonsumsi berita dari influencer dibandingkan media massa di media sosial, dan mencari tahu apa saja faktor pendorong yang menyebabkannya. Metode...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/c/dukungan-lingkungan-sosial-chatgpt-norma-instagram-thumb-e00f2.webp" type="image/webp" length="88066" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/dukungan-lingkungan-sosial-chatgpt-norma-instagram-thumb-1876b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/dukungan-lingkungan-sosial-chatgpt-norma-instagram-thumb-960fc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/dukungan-lingkungan-sosial-chatgpt-norma-instagram-thumb-e00f2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-50-uniga.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11611-journal-entrepreneurship-strategic-management.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Fri, 08 May 2026 18:25:57 +0700. 12 items. Served in: 3.971 seconds [atom] -->
