<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.290-19aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.290-19aug2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-08-19T18:53:23+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Apakah Layanan Digital Memuaskan Konsumen Studi Empirik pada Bank BCA ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Apakah Layanan Digital Memuaskan Konsumen Studi Empirik pada Bank BCA ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Apakah Layanan Digital Memuaskan Konsumen Studi Empirik pada Bank BCA ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59511-customer-experience-ease-kepuasan-pelanggan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59511-customer-experience-ease-kepuasan-pelanggan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-19:ed2f6e8677d537ab45e0c84f7b1d38d3</id>
	<published>2026-08-19T14:57:11+07:00</published>
	<updated>2026-08-19T14:57:11+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki pengaruh customer experience officer (CXO) terhadap kepuasan pelanggan. Selain itu, studi tentang perubahan kantor cabang tradisional menjadi future branch dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki pengaruh customer experience officer (CXO) terhadap kepuasan pelanggan. Selain itu, studi tentang perubahan kantor cabang tradisional menjadi future branch dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/customer-experience-ease-kepuasan-pelanggan-layana-thumb-56465.webp" title="JURIS - Apakah Layanan Digital Memuaskan Konsumen:  Studi Empirik pada Bank BCA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/customer-experience-ease-kepuasan-pelanggan-layana-thumb-56465.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/customer-experience-ease-kepuasan-pelanggan-layana-thumb-56465.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/customer-experience-ease-kepuasan-pelanggan-layana-thumb-56465.webp 1x" title="JURIS - Apakah Layanan Digital Memuaskan Konsumen:  Studi Empirik pada Bank BCA" alt="JURIS - Apakah Layanan Digital Memuaskan Konsumen:  Studi Empirik pada Bank BCA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/customer-experience-ease-kepuasan-pelanggan-layana-thumb-871e7.webp" title="JURIS - Apakah Layanan Digital Memuaskan Konsumen:  Studi Empirik pada Bank BCA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/customer-experience-ease-kepuasan-pelanggan-layana-thumb-871e7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/customer-experience-ease-kepuasan-pelanggan-layana-thumb-871e7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/customer-experience-ease-kepuasan-pelanggan-layana-thumb-871e7.webp 1x" title="JURIS - Apakah Layanan Digital Memuaskan Konsumen:  Studi Empirik pada Bank BCA" alt="JURIS - Apakah Layanan Digital Memuaskan Konsumen:  Studi Empirik pada Bank BCA" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/customer-experience-ease-kepuasan-pelanggan-layana-thumb-79b93.webp" title="JURIS - Apakah Layanan Digital Memuaskan Konsumen:  Studi Empirik pada Bank BCA" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/customer-experience-ease-kepuasan-pelanggan-layana-thumb-79b93.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/customer-experience-ease-kepuasan-pelanggan-layana-thumb-79b93.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/customer-experience-ease-kepuasan-pelanggan-layana-thumb-79b93.webp 1x" title="JURIS - Apakah Layanan Digital Memuaskan Konsumen:  Studi Empirik pada Bank BCA" alt="JURIS - Apakah Layanan Digital Memuaskan Konsumen:  Studi Empirik pada Bank BCA" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59511-customer-experience-ease-kepuasan-pelanggan" title="JURIS - Apakah Layanan Digital Memuaskan Konsumen:  Studi Empirik pada Bank BCA" target="_blank">Apakah Layanan Digital Memuaskan Konsumen:  Studi Empirik pada Bank BCA</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki pengaruh customer experience officer (CXO) terhadap kepuasan pelanggan. Selain itu, studi tentang perubahan kantor cabang tradisional menjadi future branch dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang aspek layanan pelanggan digital yang dapat mempengaruhi kepuasan pelanggan. Penelitian selanjutnya juga dapat mengeksplorasi cara-cara inovatif untuk meningkatkan kemudahan penggunaan (ease of use) dalam layanan digital perbankan, dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti usia dan pengalaman pengguna..
<br>Customer experience tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan.Ease of use berpengaruh secara positif dan signifikan dalam mempengaruhi kepuasan pelanggan.Semakin baik ease of use, kepuasan pelanggan semakin tinggi
<br>Pandemi covid-19 mengurangi layanan pelanggan secara langsung dan memaksa bank untuk memulai layanan perbankan berbasis digital. Secara bertahap, aktivitas perbankan tradisional beralih ke perbankan digital, dan bank mulai bersaing untuk menciptakan layanan perbankan digital yang mudah diakses oleh pelanggan. Praktik ini berkembang dengan cepat. Namun, respons pelanggan terhadap pendekatan baru ini belum sepenuhnya dipahami. Oleh karena itu, penulis mendeteksi respons pelanggan dalam bentuk kepuasan pelanggan dan menggunakan pengalaman pelanggan serta kemudahan penggunaan alat layanan pelanggan digital sebagai penentu yang diduga. Menggunakan penilaian sampling untuk membuktikan konsep ini, penulis merekrut 113 pelanggan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/1/customer-experience-ease-kepuasan-pelanggan-layana-thumb-79b93.webp" type="image/webp" length="59610" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/customer-experience-ease-kepuasan-pelanggan-layana-thumb-56465.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/customer-experience-ease-kepuasan-pelanggan-layana-thumb-871e7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/customer-experience-ease-kepuasan-pelanggan-layana-thumb-79b93.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-422-kwikkiangie.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19712-jurnal-manajemen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Mediasi Biaya Keagenan pada Pengaruh Kebijakan Utang dan Kebijakan Dividen terhadap Nilai Perusahaan perusahaan Sektor Barang Konsumen Primer yang Terdaftar dalam Indeks Idxnoncyc Bursa Efek Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mediasi Biaya Keagenan pada Pengaruh Kebijakan Utang dan Kebijakan Dividen terhadap Nilai Perusahaan perusahaan Sektor Barang Konsumen Primer yang Terdaftar dalam Indeks Idxnoncyc Bursa Efek Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mediasi Biaya Keagenan pada Pengaruh Kebijakan Utang dan Kebijakan Dividen terhadap Nilai Perusahaan perusahaan Sektor Barang Konsumen Primer yang Terdaftar dalam Indeks Idxnoncyc Bursa Efek Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59495-biaya-keagenan-variabel-overhead-nilai-perus" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59495-biaya-keagenan-variabel-overhead-nilai-perus" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-19:bc5ba5bc7fcf525e658b7d755124322e</id>
	<published>2026-08-19T12:19:18+07:00</published>
	<updated>2026-08-19T12:19:18+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="metode riset" label="metode riset" />
	<category term="skala likert" label="skala likert" />
	<category term="main content" label="main content" />
	<itunes:keywords><![CDATA[content,likert,main,metode,riset,skala]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan menggunakan indikator-indikator lain seperti operating expense ratio dan Ln Fee Audit untuk variabel biaya keagenan perusahaan (BKP). Selain itu, penelitian selanjutnya ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan menggunakan indikator-indikator lain seperti operating expense ratio dan Ln Fee Audit untuk variabel biaya keagenan perusahaan (BKP). Selain itu, penelitian selanjutnya ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/biaya-keagenan-variabel-overhead-nilai-perusahaan-thumb-31867.webp" title="JURIS - Mediasi Biaya Keagenan pada Pengaruh Kebijakan Utang dan Kebijakan Dividen terhadap Nilai Perusahaan-perusahaan Sektor Barang Konsumen Primer yang Terdaftar dalam Indeks Idxnoncyc Bursa Efek Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/biaya-keagenan-variabel-overhead-nilai-perusahaan-thumb-31867.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/biaya-keagenan-variabel-overhead-nilai-perusahaan-thumb-31867.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/biaya-keagenan-variabel-overhead-nilai-perusahaan-thumb-31867.webp 1x" title="JURIS - Mediasi Biaya Keagenan pada Pengaruh Kebijakan Utang dan Kebijakan Dividen terhadap Nilai Perusahaan-perusahaan Sektor Barang Konsumen Primer yang Terdaftar dalam Indeks Idxnoncyc Bursa Efek Indonesia" alt="JURIS - Mediasi Biaya Keagenan pada Pengaruh Kebijakan Utang dan Kebijakan Dividen terhadap Nilai Perusahaan-perusahaan Sektor Barang Konsumen Primer yang Terdaftar dalam Indeks Idxnoncyc Bursa Efek Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/biaya-keagenan-variabel-overhead-nilai-perusahaan-thumb-a9dae.webp" title="JURIS - Mediasi Biaya Keagenan pada Pengaruh Kebijakan Utang dan Kebijakan Dividen terhadap Nilai Perusahaan-perusahaan Sektor Barang Konsumen Primer yang Terdaftar dalam Indeks Idxnoncyc Bursa Efek Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/biaya-keagenan-variabel-overhead-nilai-perusahaan-thumb-a9dae.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/biaya-keagenan-variabel-overhead-nilai-perusahaan-thumb-a9dae.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/biaya-keagenan-variabel-overhead-nilai-perusahaan-thumb-a9dae.webp 1x" title="JURIS - Mediasi Biaya Keagenan pada Pengaruh Kebijakan Utang dan Kebijakan Dividen terhadap Nilai Perusahaan-perusahaan Sektor Barang Konsumen Primer yang Terdaftar dalam Indeks Idxnoncyc Bursa Efek Indonesia" alt="JURIS - Mediasi Biaya Keagenan pada Pengaruh Kebijakan Utang dan Kebijakan Dividen terhadap Nilai Perusahaan-perusahaan Sektor Barang Konsumen Primer yang Terdaftar dalam Indeks Idxnoncyc Bursa Efek Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/biaya-keagenan-variabel-overhead-nilai-perusahaan-thumb-57b69.webp" title="JURIS - Mediasi Biaya Keagenan pada Pengaruh Kebijakan Utang dan Kebijakan Dividen terhadap Nilai Perusahaan-perusahaan Sektor Barang Konsumen Primer yang Terdaftar dalam Indeks Idxnoncyc Bursa Efek Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/biaya-keagenan-variabel-overhead-nilai-perusahaan-thumb-57b69.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/biaya-keagenan-variabel-overhead-nilai-perusahaan-thumb-57b69.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/biaya-keagenan-variabel-overhead-nilai-perusahaan-thumb-57b69.webp 1x" title="JURIS - Mediasi Biaya Keagenan pada Pengaruh Kebijakan Utang dan Kebijakan Dividen terhadap Nilai Perusahaan-perusahaan Sektor Barang Konsumen Primer yang Terdaftar dalam Indeks Idxnoncyc Bursa Efek Indonesia" alt="JURIS - Mediasi Biaya Keagenan pada Pengaruh Kebijakan Utang dan Kebijakan Dividen terhadap Nilai Perusahaan-perusahaan Sektor Barang Konsumen Primer yang Terdaftar dalam Indeks Idxnoncyc Bursa Efek Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59495-biaya-keagenan-variabel-overhead-nilai-perus" title="JURIS - Mediasi Biaya Keagenan pada Pengaruh Kebijakan Utang dan Kebijakan Dividen terhadap Nilai Perusahaan-perusahaan Sektor Barang Konsumen Primer yang Terdaftar dalam Indeks Idxnoncyc Bursa Efek Indonesia" target="_blank">Mediasi Biaya Keagenan pada Pengaruh Kebijakan Utang dan Kebijakan Dividen terhadap Nilai Perusahaan-perusahaan Sektor Barang Konsumen Primer yang Terdaftar dalam Indeks Idxnoncyc Bursa Efek Indonesia</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan menggunakan indikator-indikator lain seperti operating expense ratio dan Ln Fee Audit untuk variabel biaya keagenan perusahaan (BKP). Selain itu, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengaruh kebijakan dividen dan utang terhadap nilai perusahaan dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti kualitas laba dan good governance. Penelitian juga dapat dilakukan pada sektor perusahaan jasa untuk melihat perbedaan hasil dengan sektor non-jasa. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam memahami peran kebijakan dividen dan utang dalam memengaruhi nilai perusahaan..
<br>Kebijakan utang berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan.Kebijakan dividen berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan.Kebijakan utang berpengaruh negatif dan signifikan terhadap biaya keagenan.Kebijakan dividen berpengaruh negatif dan signifikan terhadap biaya keagenan.Biaya keagenan berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan.Biaya keagenan tidak dapat berperan dalam memediasi pengaruh kebijakan utang dan kebijakan dividen terhadap nilai perusahaan
<br>Tujuan pendirian perusahaan pada awalnya adalah memperoleh laba. Tujuan tersebut dapat berubah menjadi memaksimalkan nilai perusahaan seiring perjalanan waktu. Nilai perusahaan merupakan gambaran kesejahteraan dan kemakmuran pemilik perusahaan atau pemegang saham yang dicerminkan oleh harga saham. Semakin tinggi harga saham maka semakin tinggi pula nilai perusahaan. Dalam proses memaksimalkan nilai perusahaan tidak luput dari adanya masalah keagenan (agency problem) yang terjadi ketika pemegang saham (principal) dan manajer (agent) memiliki kepentingan yang berbeda dan tidak sejalan. Dalam proses pencegahan maupun penyelesaian masalah tersebut maka menimbulkan biaya keagenan (agency cost) yang harus ditanggung oleh perusahaan. Terdapat beberapa faktor yang diharapkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/a/biaya-keagenan-variabel-overhead-nilai-perusahaan-thumb-a9dae.webp" type="image/webp" length="78610" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/biaya-keagenan-variabel-overhead-nilai-perusahaan-thumb-31867.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/biaya-keagenan-variabel-overhead-nilai-perusahaan-thumb-a9dae.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/biaya-keagenan-variabel-overhead-nilai-perusahaan-thumb-57b69.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-422-kwikkiangie.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19712-jurnal-manajemen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Duta Merek NCT dan Citra Merek terhadap Niat Beli Skincare Somethinc ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Duta Merek NCT dan Citra Merek terhadap Niat Beli Skincare Somethinc ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Duta Merek NCT dan Citra Merek terhadap Niat Beli Skincare Somethinc ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59504-duta-merek-niat-pembelian-korea" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59504-duta-merek-niat-pembelian-korea" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-19:344229109b0ec061d9b4acb9684cbea5</id>
	<published>2026-08-19T12:19:18+07:00</published>
	<updated>2026-08-19T12:19:18+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru. Pertama, bagaimana pengaruh duta merek dan citra merek terhadap perilaku pembelian konsumen secara keseluruhan, bukan hanya niat beli? Apakah ada perbedaan pengaruh antara duta merek ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru. Pertama, bagaimana pengaruh duta merek dan citra merek terhadap perilaku pembelian konsumen secara keseluruhan, bukan hanya niat beli? Apakah ada perbedaan pengaruh antara duta merek ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/a/duta-merek-niat-pembelian-korea-beli-labubu-pengar-thumb-6ad8b.webp" title="JURIS - Pengaruh Duta Merek NCT dan Citra Merek terhadap Niat Beli Skincare Somethinc" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/duta-merek-niat-pembelian-korea-beli-labubu-pengar-thumb-6ad8b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/duta-merek-niat-pembelian-korea-beli-labubu-pengar-thumb-6ad8b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/duta-merek-niat-pembelian-korea-beli-labubu-pengar-thumb-6ad8b.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Duta Merek NCT dan Citra Merek terhadap Niat Beli Skincare Somethinc" alt="JURIS - Pengaruh Duta Merek NCT dan Citra Merek terhadap Niat Beli Skincare Somethinc" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/a/duta-merek-niat-pembelian-korea-beli-labubu-pengar-thumb-2e9da.webp" title="JURIS - Pengaruh Duta Merek NCT dan Citra Merek terhadap Niat Beli Skincare Somethinc" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/duta-merek-niat-pembelian-korea-beli-labubu-pengar-thumb-2e9da.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/duta-merek-niat-pembelian-korea-beli-labubu-pengar-thumb-2e9da.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/duta-merek-niat-pembelian-korea-beli-labubu-pengar-thumb-2e9da.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Duta Merek NCT dan Citra Merek terhadap Niat Beli Skincare Somethinc" alt="JURIS - Pengaruh Duta Merek NCT dan Citra Merek terhadap Niat Beli Skincare Somethinc" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/a/duta-merek-niat-pembelian-korea-beli-labubu-pengar-thumb-e89bd.webp" title="JURIS - Pengaruh Duta Merek NCT dan Citra Merek terhadap Niat Beli Skincare Somethinc" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/a/duta-merek-niat-pembelian-korea-beli-labubu-pengar-thumb-e89bd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/a/duta-merek-niat-pembelian-korea-beli-labubu-pengar-thumb-e89bd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/a/duta-merek-niat-pembelian-korea-beli-labubu-pengar-thumb-e89bd.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Duta Merek NCT dan Citra Merek terhadap Niat Beli Skincare Somethinc" alt="JURIS - Pengaruh Duta Merek NCT dan Citra Merek terhadap Niat Beli Skincare Somethinc" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59504-duta-merek-niat-pembelian-korea" title="JURIS - Pengaruh Duta Merek NCT dan Citra Merek terhadap Niat Beli Skincare Somethinc" target="_blank">Pengaruh Duta Merek NCT dan Citra Merek terhadap Niat Beli Skincare Somethinc</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru. Pertama, bagaimana pengaruh duta merek dan citra merek terhadap perilaku pembelian konsumen secara keseluruhan, bukan hanya niat beli? Apakah ada perbedaan pengaruh antara duta merek dan citra merek terhadap perilaku pembelian? Kedua, apakah ada interaksi antara duta merek dan citra merek dalam mempengaruhi niat beli? Apakah pengaruhnya saling memperkuat atau justru melemahkan? Ketiga, bagaimana pengaruh duta merek dan citra merek terhadap loyalitas merek dan rekomendasi konsumen? Apakah duta merek dan citra merek dapat meningkatkan loyalitas merek dan mendorong konsumen untuk merekomendasikan produk kepada orang lain?.
<br>Duta merek dan citra merek terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli.Perusahaan dapat memanfaatkan video testimoni duta merek NCT dan mempertahankan citra perusahaan.Penelitian selanjutnya dapat dilakukan di wilayah yang berbeda untuk menghasilkan perspektif yang berbeda
<br>Saat ini, fenomena "Korean Wave" telah menyebar ke berbagai belahan dunia. Somethinc memanfaatkan fenomena ini dengan merekrut boy band Korea NCT sebagai duta merek untuk meningkatkan citranya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan apakah duta merek NCT dan citra merek mempengaruhi niat pembelian produk skincare Somethinc, khususnya di kalangan konsumen Jakarta. Data dikumpulkan melalui Google Forms dari 120 responden yang mengetahui atau pernah membeli Somethinc dan direkrut secara judisial. Analisis data menggunakan regresi berganda dengan bantuan SPSS 26 menunjukkan bahwa duta merek dan citra merek berpengaruh positif terhadap niat pembelian.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/a/duta-merek-niat-pembelian-korea-beli-labubu-pengar-thumb-2e9da.webp" type="image/webp" length="87478" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/duta-merek-niat-pembelian-korea-beli-labubu-pengar-thumb-6ad8b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/duta-merek-niat-pembelian-korea-beli-labubu-pengar-thumb-2e9da.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/a/duta-merek-niat-pembelian-korea-beli-labubu-pengar-thumb-e89bd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-422-kwikkiangie.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19712-jurnal-manajemen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ PORTOFOLIO OPTIMAL INDEKS LQ 45 METODE INDEKS TUNGGAL ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PORTOFOLIO OPTIMAL INDEKS LQ 45 METODE INDEKS TUNGGAL ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PORTOFOLIO OPTIMAL INDEKS LQ 45 METODE INDEKS TUNGGAL ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59507-portofolio-optimal-return-pasar-saham-indeks-harga" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59507-portofolio-optimal-return-pasar-saham-indeks-harga" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-19:a65778eb52882601471089f830df6313</id>
	<published>2026-08-19T12:19:18+07:00</published>
	<updated>2026-08-19T12:19:18+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="liauw bun fa" label="liauw bun fa" />
	<itunes:keywords><![CDATA[bun,content,fa,liauw,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk menggunakan periode penelitian yang lebih panjang, misalnya dengan memperpanjang rentang waktu hingga tahun 2022 atau 2023. Dengan periode yang lebih panjang, akan diperoleh data yang lebih representatif ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk menggunakan periode penelitian yang lebih panjang, misalnya dengan memperpanjang rentang waktu hingga tahun 2022 atau 2023. Dengan periode yang lebih panjang, akan diperoleh data yang lebih representatif ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/7/portofolio-optimal-return-pasar-saham-indeks-harga-thumb-b560f.webp" title="JURIS - PORTOFOLIO OPTIMAL INDEKS LQ 45 METODE INDEKS TUNGGAL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/portofolio-optimal-return-pasar-saham-indeks-harga-thumb-b560f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/portofolio-optimal-return-pasar-saham-indeks-harga-thumb-b560f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/portofolio-optimal-return-pasar-saham-indeks-harga-thumb-b560f.webp 1x" title="JURIS - PORTOFOLIO OPTIMAL INDEKS LQ 45 METODE INDEKS TUNGGAL" alt="JURIS - PORTOFOLIO OPTIMAL INDEKS LQ 45 METODE INDEKS TUNGGAL" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/7/portofolio-optimal-return-pasar-saham-indeks-harga-thumb-5fdba.webp" title="JURIS - PORTOFOLIO OPTIMAL INDEKS LQ 45 METODE INDEKS TUNGGAL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/portofolio-optimal-return-pasar-saham-indeks-harga-thumb-5fdba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/portofolio-optimal-return-pasar-saham-indeks-harga-thumb-5fdba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/portofolio-optimal-return-pasar-saham-indeks-harga-thumb-5fdba.webp 1x" title="JURIS - PORTOFOLIO OPTIMAL INDEKS LQ 45 METODE INDEKS TUNGGAL" alt="JURIS - PORTOFOLIO OPTIMAL INDEKS LQ 45 METODE INDEKS TUNGGAL" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/7/portofolio-optimal-return-pasar-saham-indeks-harga-thumb-f1f10.webp" title="JURIS - PORTOFOLIO OPTIMAL INDEKS LQ 45 METODE INDEKS TUNGGAL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/portofolio-optimal-return-pasar-saham-indeks-harga-thumb-f1f10.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/portofolio-optimal-return-pasar-saham-indeks-harga-thumb-f1f10.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/portofolio-optimal-return-pasar-saham-indeks-harga-thumb-f1f10.webp 1x" title="JURIS - PORTOFOLIO OPTIMAL INDEKS LQ 45 METODE INDEKS TUNGGAL" alt="JURIS - PORTOFOLIO OPTIMAL INDEKS LQ 45 METODE INDEKS TUNGGAL" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59507-portofolio-optimal-return-pasar-saham-indeks-harga" title="JURIS - PORTOFOLIO OPTIMAL INDEKS LQ 45 METODE INDEKS TUNGGAL" target="_blank">PORTOFOLIO OPTIMAL INDEKS LQ 45 METODE INDEKS TUNGGAL</a>: Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk menggunakan periode penelitian yang lebih panjang, misalnya dengan memperpanjang rentang waktu hingga tahun 2022 atau 2023. Dengan periode yang lebih panjang, akan diperoleh data yang lebih representatif dan dapat memberikan gambaran yang lebih akurat tentang performa portofolio optimal. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi metode-metode lain dalam menyusun portofolio optimal, seperti metode Markowitz atau metode indeks ganda. Metode-metode ini dapat dibandingkan dengan metode indeks tunggal yang digunakan dalam penelitian ini, untuk melihat apakah ada perbedaan signifikan dalam hasil portofolio yang terbentuk. Penelitian juga dapat menganalisis dampak dari perubahan kondisi pasar, seperti pandemi COVID-19, terhadap performa portofolio optimal. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan wawasan tentang bagaimana portofolio optimal dapat beradaptasi dan menyesuaikan diri dalam berbagai kondisi pasar..
<br>Berdasarkan hasil perhitungan dan analisis, dapat disimpulkan bahwa terdapat 3 saham yang memenuhi kriteria portofolio optimal dari 29 sampel penelitian, yaitu ANTM (Aneka Tambang Tbk.), dan BBCA (Bank Central Asia Tbk.Proporsi dana yang dialokasikan pada masing-masing saham yang membentuk portofolio optimal adalah ANTM sebesar 61,20%, INCO sebesar 18,15%, dan BBCA sebesar 20,65%.Portofolio optimal saham LQ 45 diharapkan memiliki return sebesar 0,1397% dengan risiko total sebesar 0,07%.Portofolio optimal ini memberikan return dan risiko yang lebih baik dibandingkan return bebas risiko dan return pasar.Untuk investor dan penelitian selanjutnya, disarankan agar melakukan diversifikasi saham dalam investasi.Metode indeks tunggal dapat digunakan untuk menyederhanakan perhitungan portofolio tanpa menggunakan banyak varian dan kovarian, sehingga lebih sederhana dibandingkan metode Markowitz.Penelitian selanjutnya dapat menggunakan periode penelitian yang lebih panjang dan metode lain dalam menyusun portofolio optimal, sehingga investor dapat mengoptimalkan investasinya
<br>Penelitian ini bertujuan mengembangkan portofolio saham yang optimal menggunakan metode indeks tunggal pada saham-saham yang terdaftar dalam Indeks LQ 45 pada periode 2018-2020. Penelitian ini juga bertujuan menghitung proporsi dana pada setiap saham, tingkat pengembalian, dan risiko dari portofolio yang terbentuk secara optimal. Metode indeks tunggal merupakan penyederhanaan dari model Markowitz. Berdasarkan pengamatan bahwa harga sekuritas berfluktuasi searah dengan indeks harga pasar, sehingga metode indeks tunggal tidak memerlukan banyak varian dan kovarian dalam menghitung risiko. Data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Yahoo Finance, OJK, dan IDX. Jumlah sampel yang diambil adalah 29 perusahaan menggunakan metode purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pengolahan data menggunakan Microsoft Excel. Hasil penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/7/portofolio-optimal-return-pasar-saham-indeks-harga-thumb-5fdba.webp" type="image/webp" length="72780" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/portofolio-optimal-return-pasar-saham-indeks-harga-thumb-b560f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/portofolio-optimal-return-pasar-saham-indeks-harga-thumb-5fdba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/portofolio-optimal-return-pasar-saham-indeks-harga-thumb-f1f10.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-422-kwikkiangie.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19712-jurnal-manajemen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Kualitas Audit Pada Masa Penerapan Kebijakan Work From Home Pandemi Covid 19 Pada Kap Jakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kualitas Audit Pada Masa Penerapan Kebijakan Work From Home Pandemi Covid 19 Pada Kap Jakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kualitas Audit Pada Masa Penerapan Kebijakan Work From Home Pandemi Covid 19 Pada Kap Jakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59501-determinan-kualitas-audit-efektivitas-intern" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59501-determinan-kualitas-audit-efektivitas-intern" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-19:a45652573ca55368eeae1ad74aef262c</id>
	<published>2026-08-19T12:19:18+07:00</published>
	<updated>2026-08-19T12:19:18+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="yosef dema 9" label="yosef dema 9" />
	<category term="rahmat ramli" label="rahmat ramli" />
	<itunes:keywords><![CDATA[9,content,dema,main,rahmat,ramli,yosef]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, sangat dianjurkan untuk mengeksplorasi lebih dalam faktor-faktor yang mungkin menjelaskan mengapa independensi auditor tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit selama kebijakan bekerja dari rumah. Penelitian mendatang ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, sangat dianjurkan untuk mengeksplorasi lebih dalam faktor-faktor yang mungkin menjelaskan mengapa independensi auditor tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit selama kebijakan bekerja dari rumah. Penelitian mendatang ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/determinan-kualitas-audit-efektivitas-internal-ind-thumb-c5245.webp" title="JURIS - Kualitas Audit Pada Masa Penerapan Kebijakan Work From Home Pandemi Covid-19 Pada Kap Jakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/determinan-kualitas-audit-efektivitas-internal-ind-thumb-c5245.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/determinan-kualitas-audit-efektivitas-internal-ind-thumb-c5245.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/determinan-kualitas-audit-efektivitas-internal-ind-thumb-c5245.webp 1x" title="JURIS - Kualitas Audit Pada Masa Penerapan Kebijakan Work From Home Pandemi Covid-19 Pada Kap Jakarta" alt="JURIS - Kualitas Audit Pada Masa Penerapan Kebijakan Work From Home Pandemi Covid-19 Pada Kap Jakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/determinan-kualitas-audit-efektivitas-internal-ind-thumb-84d0b.webp" title="JURIS - Kualitas Audit Pada Masa Penerapan Kebijakan Work From Home Pandemi Covid-19 Pada Kap Jakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/determinan-kualitas-audit-efektivitas-internal-ind-thumb-84d0b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/determinan-kualitas-audit-efektivitas-internal-ind-thumb-84d0b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/determinan-kualitas-audit-efektivitas-internal-ind-thumb-84d0b.webp 1x" title="JURIS - Kualitas Audit Pada Masa Penerapan Kebijakan Work From Home Pandemi Covid-19 Pada Kap Jakarta" alt="JURIS - Kualitas Audit Pada Masa Penerapan Kebijakan Work From Home Pandemi Covid-19 Pada Kap Jakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/determinan-kualitas-audit-efektivitas-internal-ind-thumb-bef6c.webp" title="JURIS - Kualitas Audit Pada Masa Penerapan Kebijakan Work From Home Pandemi Covid-19 Pada Kap Jakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/determinan-kualitas-audit-efektivitas-internal-ind-thumb-bef6c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/determinan-kualitas-audit-efektivitas-internal-ind-thumb-bef6c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/determinan-kualitas-audit-efektivitas-internal-ind-thumb-bef6c.webp 1x" title="JURIS - Kualitas Audit Pada Masa Penerapan Kebijakan Work From Home Pandemi Covid-19 Pada Kap Jakarta" alt="JURIS - Kualitas Audit Pada Masa Penerapan Kebijakan Work From Home Pandemi Covid-19 Pada Kap Jakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59501-determinan-kualitas-audit-efektivitas-intern" title="JURIS - Kualitas Audit Pada Masa Penerapan Kebijakan Work From Home Pandemi Covid-19 Pada Kap Jakarta" target="_blank">Kualitas Audit Pada Masa Penerapan Kebijakan Work From Home Pandemi Covid-19 Pada Kap Jakarta</a>: Untuk penelitian selanjutnya, sangat dianjurkan untuk mengeksplorasi lebih dalam faktor-faktor yang mungkin menjelaskan mengapa independensi auditor tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit selama kebijakan bekerja dari rumah. Penelitian mendatang dapat menyelidiki bagaimana aspek-aspek spesifik dari lingkungan kerja jarak jauh, seperti frekuensi dan kualitas komunikasi virtual dengan klien, atau dinamika pengawasan internal dalam pengaturan WFH, dapat memengaruhi atau memediasi independensi auditor yang dirasakan maupun aktual. Selain itu, mengingat bahwa model penelitian ini hanya menjelaskan 47,6% variasi kualitas audit, terdapat peluang besar untuk mengidentifikasi dan menguji variabel tambahan yang relevan. Studi berikutnya dapat mempertimbangkan pengaruh skeptisisme profesional auditor yang mungkin terpengaruh oleh kurangnya interaksi fisik, atau sejauh mana literasi teknologi auditor dalam menggunakan perangkat audit jarak jauh berkontribusi pada efektivitas audit. Tidak kalah penting, penting juga untuk mengevaluasi secara komprehensif efektivitas dan implementasi prosedur audit alternatif yang dikeluarkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) selama pandemi. Peneliti dapat menganalisis bagaimana pemahaman auditor terhadap prosedur ini, tantangan dalam penerapannya, serta persepsi mereka tentang kecukupan bukti yang diperoleh melalui metode jarak jauh, berdampak pada kualitas audit. Pertanyaan penelitian dapat diarahkan untuk memahami apakah prosedur alternatif ini, dalam praktiknya, mendukung atau justru menghambat kemampuan auditor untuk menjaga independensi dan objektivitas, sehingga mampu memberikan wawasan yang lebih holistik tentang kualitas audit di era pascapandemi..
<br>Berdasarkan hasil penelitian terkait pengaruh independensi, integritas, dan etika profesi terhadap kualitas audit, dapat diambil kesimpulan sebagai berikut.Independensi Auditor tidak cukup bukti berpengaruh signifikan positif terhadap kualitas audit pada KAP daerah Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan.Sementara itu, integritas dan etika profesi cukup bukti berpengaruh secara signifikan positif terhadap kualitas audit pada KAP daerah Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh independensi, integritas, dan etika profesional terhadap kualitas audit Kantor Akuntan Publik (KAP) Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan selama penerapan kebijakan bekerja dari rumah (WFH) di masa pandemi COVID-19. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan 40 sampel auditor dari Kantor Akuntan Publik. Pengujian data dilakukan menggunakan IBM SPSS Statistics versi 26. Uji hipotesis dalam penelitian ini meliputi uji F, uji statistik t, uji koefisien determinasi, dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel independensi tidak memiliki pengaruh positif signifikan terhadap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/7/determinan-kualitas-audit-efektivitas-internal-ind-thumb-84d0b.webp" type="image/webp" length="200350" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/determinan-kualitas-audit-efektivitas-internal-ind-thumb-c5245.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/determinan-kualitas-audit-efektivitas-internal-ind-thumb-84d0b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/determinan-kualitas-audit-efektivitas-internal-ind-thumb-bef6c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-422-kwikkiangie.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19712-jurnal-manajemen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Peran Merek Sebagai Variabel Mediator Terhadap Loyalitas Pelanggan Studi Kasus Pelanggan BTS Meal di Jabodetabek ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Merek Sebagai Variabel Mediator Terhadap Loyalitas Pelanggan Studi Kasus Pelanggan BTS Meal di Jabodetabek ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Merek Sebagai Variabel Mediator Terhadap Loyalitas Pelanggan Studi Kasus Pelanggan BTS Meal di Jabodetabek ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59505-pengaruh-merek-bt-ra-produk-mesin-daya-tarik" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59505-pengaruh-merek-bt-ra-produk-mesin-daya-tarik" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-19:391a1ffa073544657d8fdc706d134a8c</id>
	<published>2026-08-19T12:19:18+07:00</published>
	<updated>2026-08-19T12:19:18+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="liauw bun fa" label="liauw bun fa" />
	<itunes:keywords><![CDATA[bun,content,fa,liauw,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh merek dan produk secara lebih mendalam, khususnya dalam konteks produk makanan. Kedua, penelitian ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh merek dan produk secara lebih mendalam, khususnya dalam konteks produk makanan. Kedua, penelitian ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/pengaruh-merek-bt-ra-produk-mesin-daya-tarik-peran-thumb-ff32c.webp" title="JURIS - Peran Merek Sebagai Variabel Mediator Terhadap Loyalitas Pelanggan (Studi Kasus Pelanggan BTS Meal di Jabodetabek)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/pengaruh-merek-bt-ra-produk-mesin-daya-tarik-peran-thumb-ff32c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/pengaruh-merek-bt-ra-produk-mesin-daya-tarik-peran-thumb-ff32c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/pengaruh-merek-bt-ra-produk-mesin-daya-tarik-peran-thumb-ff32c.webp 1x" title="JURIS - Peran Merek Sebagai Variabel Mediator Terhadap Loyalitas Pelanggan (Studi Kasus Pelanggan BTS Meal di Jabodetabek)" alt="JURIS - Peran Merek Sebagai Variabel Mediator Terhadap Loyalitas Pelanggan (Studi Kasus Pelanggan BTS Meal di Jabodetabek)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/pengaruh-merek-bt-ra-produk-mesin-daya-tarik-peran-thumb-e80db.webp" title="JURIS - Peran Merek Sebagai Variabel Mediator Terhadap Loyalitas Pelanggan (Studi Kasus Pelanggan BTS Meal di Jabodetabek)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/pengaruh-merek-bt-ra-produk-mesin-daya-tarik-peran-thumb-e80db.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/pengaruh-merek-bt-ra-produk-mesin-daya-tarik-peran-thumb-e80db.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/pengaruh-merek-bt-ra-produk-mesin-daya-tarik-peran-thumb-e80db.webp 1x" title="JURIS - Peran Merek Sebagai Variabel Mediator Terhadap Loyalitas Pelanggan (Studi Kasus Pelanggan BTS Meal di Jabodetabek)" alt="JURIS - Peran Merek Sebagai Variabel Mediator Terhadap Loyalitas Pelanggan (Studi Kasus Pelanggan BTS Meal di Jabodetabek)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/pengaruh-merek-bt-ra-produk-mesin-daya-tarik-peran-thumb-e0e01.webp" title="JURIS - Peran Merek Sebagai Variabel Mediator Terhadap Loyalitas Pelanggan (Studi Kasus Pelanggan BTS Meal di Jabodetabek)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/pengaruh-merek-bt-ra-produk-mesin-daya-tarik-peran-thumb-e0e01.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/pengaruh-merek-bt-ra-produk-mesin-daya-tarik-peran-thumb-e0e01.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/pengaruh-merek-bt-ra-produk-mesin-daya-tarik-peran-thumb-e0e01.webp 1x" title="JURIS - Peran Merek Sebagai Variabel Mediator Terhadap Loyalitas Pelanggan (Studi Kasus Pelanggan BTS Meal di Jabodetabek)" alt="JURIS - Peran Merek Sebagai Variabel Mediator Terhadap Loyalitas Pelanggan (Studi Kasus Pelanggan BTS Meal di Jabodetabek)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59505-pengaruh-merek-bt-ra-produk-mesin-daya-tarik" title="JURIS - Peran Merek Sebagai Variabel Mediator Terhadap Loyalitas Pelanggan (Studi Kasus Pelanggan BTS Meal di Jabodetabek)" target="_blank">Peran Merek Sebagai Variabel Mediator Terhadap Loyalitas Pelanggan (Studi Kasus Pelanggan BTS Meal di Jabodetabek)</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh merek dan produk secara lebih mendalam, khususnya dalam konteks produk makanan. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur pengaruh merek dan produk terhadap loyalitas pelanggan dalam industri makanan cepat saji secara umum, bukan hanya terbatas pada produk BTS meal. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi pengembangan dan penguatan merek yang efektif dalam meningkatkan loyalitas pelanggan, khususnya dalam industri makanan..
<br>Produk memiliki pengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan BTS meal.Sementara itu, kehalalan dan kepuasan pelanggan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan BTS meal.Produk yang sesuai dengan harapan pelanggan memiliki pengaruh signifikan terhadap loyalitas, meskipun kualitasnya belum memuaskan pelanggan.Pelanggan juga tidak terlalu memperhatikan kehalalan produk selama produk tersebut memenuhi harapan mereka.Harapan tersebut berkaitan dengan merek BTS yang terdapat pada produk.Penggemar boy band BTS tidak terlalu peduli dengan kualitas atau produk yang ditawarkan, mereka hanya peduli dengan merek dan gambar idola mereka yang melekat pada kemasan produk BTS meal.Merek memiliki pengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan.Merek BTS yang melekat pada produk MC Donalds merupakan daya tarik tersendiri bagi pelanggan, terutama penggemar boy band BTS.Kuatnya hubungan pelanggan dengan BTS mampu menghapus kekurangan yang ada pada produk BTS meal.Merek berperan sebagai mediator penuh, terutama dalam hubungan antara kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan BTS meal.Pelanggan hanya fokus dan peduli pada merek yang melekat pada kemasan produk yang dijual.Pelanggan tidak terlalu memperhatikan apakah produk BTS meal tersebut dapat memuaskan rasa dan selera mereka atau tidak.Pengaruh merek dan produk sangat signifikan terhadap loyalitas pelanggan sebuah produk.Untuk mendapatkan, menjaga, dan mengembangkan pelanggan loyal, perusahaan harus terus melakukan peningkatan kualitas produk dan strategi pengembangan serta penguatan merek
<br>Merek dan produk berkontribusi terhadap loyalitas pelanggan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh merek, produk, halal, dan kepuasan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan BTS meal di wilayah Jabodetabek, serta menganalisis peran merek sebagai variabel mediator antara produk, halal, dan kepuasan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan BTS meal di wilayah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan dilakukan pada tanggal 12-23 Juni 2021 dengan 100 responden mahasiswa di wilayah Jabodetabek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa merek dan produk memiliki pengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan BTS meal. Merek berperan sebagai mediator penuh, terutama dalam hubungan antara kepuasan pelanggan dan loyalitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/f/pengaruh-merek-bt-ra-produk-mesin-daya-tarik-peran-thumb-ff32c.webp" type="image/webp" length="58800" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/pengaruh-merek-bt-ra-produk-mesin-daya-tarik-peran-thumb-ff32c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/pengaruh-merek-bt-ra-produk-mesin-daya-tarik-peran-thumb-e80db.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/pengaruh-merek-bt-ra-produk-mesin-daya-tarik-peran-thumb-e0e01.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-422-kwikkiangie.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19712-jurnal-manajemen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Kebijakan Dividen Ekuitas dan Risiko Keuangan terhadap Kinerja Saham dengan Moderasi Sentimen Investor di Sektor Keuangan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Kebijakan Dividen Ekuitas dan Risiko Keuangan terhadap Kinerja Saham dengan Moderasi Sentimen Investor di Sektor Keuangan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Kebijakan Dividen Ekuitas dan Risiko Keuangan terhadap Kinerja Saham dengan Moderasi Sentimen Investor di Sektor Keuangan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59498-sosial-perilaku-investor-sentimen-indikat" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59498-sosial-perilaku-investor-sentimen-indikat" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-19:10bb83719e9b400ec0f703b887ce8681</id>
	<published>2026-08-19T12:19:18+07:00</published>
	<updated>2026-08-19T12:19:18+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="studi xyz" label="studi xyz" />
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,studi,xyz]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, model dalam penelitian ini sangat lemah dengan R determinan sebesar 6,3%. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk menambah data dan variabel. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa sentimen investor tidak dapat ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, model dalam penelitian ini sangat lemah dengan R determinan sebesar 6,3%. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk menambah data dan variabel. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa sentimen investor tidak dapat ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/sosial-perilaku-investor-sentimen-indikator-kinerj-thumb-6c6d8.webp" title="JURIS - Pengaruh Kebijakan Dividen, Ekuitas, dan Risiko Keuangan terhadap Kinerja Saham dengan Moderasi Sentimen Investor di Sektor Keuangan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/sosial-perilaku-investor-sentimen-indikator-kinerj-thumb-6c6d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/sosial-perilaku-investor-sentimen-indikator-kinerj-thumb-6c6d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/sosial-perilaku-investor-sentimen-indikator-kinerj-thumb-6c6d8.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kebijakan Dividen, Ekuitas, dan Risiko Keuangan terhadap Kinerja Saham dengan Moderasi Sentimen Investor di Sektor Keuangan" alt="JURIS - Pengaruh Kebijakan Dividen, Ekuitas, dan Risiko Keuangan terhadap Kinerja Saham dengan Moderasi Sentimen Investor di Sektor Keuangan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/sosial-perilaku-investor-sentimen-indikator-kinerj-thumb-5c370.webp" title="JURIS - Pengaruh Kebijakan Dividen, Ekuitas, dan Risiko Keuangan terhadap Kinerja Saham dengan Moderasi Sentimen Investor di Sektor Keuangan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/sosial-perilaku-investor-sentimen-indikator-kinerj-thumb-5c370.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/sosial-perilaku-investor-sentimen-indikator-kinerj-thumb-5c370.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/sosial-perilaku-investor-sentimen-indikator-kinerj-thumb-5c370.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kebijakan Dividen, Ekuitas, dan Risiko Keuangan terhadap Kinerja Saham dengan Moderasi Sentimen Investor di Sektor Keuangan" alt="JURIS - Pengaruh Kebijakan Dividen, Ekuitas, dan Risiko Keuangan terhadap Kinerja Saham dengan Moderasi Sentimen Investor di Sektor Keuangan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/sosial-perilaku-investor-sentimen-indikator-kinerj-thumb-95031.webp" title="JURIS - Pengaruh Kebijakan Dividen, Ekuitas, dan Risiko Keuangan terhadap Kinerja Saham dengan Moderasi Sentimen Investor di Sektor Keuangan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/sosial-perilaku-investor-sentimen-indikator-kinerj-thumb-95031.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/sosial-perilaku-investor-sentimen-indikator-kinerj-thumb-95031.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/sosial-perilaku-investor-sentimen-indikator-kinerj-thumb-95031.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Kebijakan Dividen, Ekuitas, dan Risiko Keuangan terhadap Kinerja Saham dengan Moderasi Sentimen Investor di Sektor Keuangan" alt="JURIS - Pengaruh Kebijakan Dividen, Ekuitas, dan Risiko Keuangan terhadap Kinerja Saham dengan Moderasi Sentimen Investor di Sektor Keuangan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59498-sosial-perilaku-investor-sentimen-indikat" title="JURIS - Pengaruh Kebijakan Dividen, Ekuitas, dan Risiko Keuangan terhadap Kinerja Saham dengan Moderasi Sentimen Investor di Sektor Keuangan" target="_blank">Pengaruh Kebijakan Dividen, Ekuitas, dan Risiko Keuangan terhadap Kinerja Saham dengan Moderasi Sentimen Investor di Sektor Keuangan</a>: Berdasarkan hasil penelitian, model dalam penelitian ini sangat lemah dengan R determinan sebesar 6,3%. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk menambah data dan variabel. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa sentimen investor tidak dapat memoderasi pengaruh kebijakan dividen perusahaan terhadap kinerja saham, tetapi dapat memoderasi pengaruh nilai buku ekuitas dan risiko keuangan. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya dapat fokus pada variabel eksternal lain yang mewakili pengaruh lingkungan perusahaan, seperti inflasi dan faktor sosial ekonomi. Sentimen investor merupakan perilaku investor, sehingga penelitian selanjutnya dapat menggunakan indikator Indeks Keyakinan Konsumen atau survei langsung dengan investor untuk membuktikan kredibilitas indikator tersebut. Penelitian ini juga menggunakan closing price sebagai indikator return saham, yang belum mewakili angka selama satu tahun. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan menggunakan rata-rata harga saham selama satu tahun. Selain itu, penelitian ini menggunakan sampel perusahaan industri keuangan yang membagikan dividen berturut-turut selama periode 2020-2022. Untuk penelitian selanjutnya, dapat menggunakan sampel perusahaan dari industri yang berbeda..
<br>Berdasarkan analisis dan temuan, penelitian ini menyimpulkan bahwa kebijakan dividen perusahaan dan risiko keuangan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja saham perusahaan industri keuangan periode 2020-2022.Nilai buku ekuitas berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kinerja saham.Sentimen investor tidak dapat memoderasi pengaruh kebijakan dividen dan risiko keuangan terhadap kinerja saham, tetapi dapat memoderasi (melemahkan) pengaruh nilai buku ekuitas.Sentimen investor juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja saham secara langsung
<br>Sejak pandemi Covid-19, minat investor saham meningkat, terutama dari generasi milenial, karena kemudahan registrasi, aplikasi sekuritas online, dan pendidikan investasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara kebijakan dividen, nilai buku ekuitas, risiko keuangan, dan kinerja saham dengan memperhatikan sentimen investor. Hasil menunjukkan bahwa kebijakan dividen perusahaan dan risiko keuangan memiliki dampak negatif signifikan terhadap kinerja saham, sedangkan nilai buku ekuitas memiliki dampak positif tetapi tidak signifikan. Sentimen investor...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/3/sosial-perilaku-investor-sentimen-indikator-kinerj-thumb-6c6d8.webp" type="image/webp" length="147962" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/sosial-perilaku-investor-sentimen-indikator-kinerj-thumb-6c6d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/sosial-perilaku-investor-sentimen-indikator-kinerj-thumb-5c370.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/sosial-perilaku-investor-sentimen-indikator-kinerj-thumb-95031.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-422-kwikkiangie.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19712-jurnal-manajemen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ STRATEGI KOLABORASI MODEL PENILAIAN KREDIT ALTERNATIF DIGITAL PADA LEMBAGA KEUANGAN MIKRO ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ STRATEGI KOLABORASI MODEL PENILAIAN KREDIT ALTERNATIF DIGITAL PADA LEMBAGA KEUANGAN MIKRO ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ STRATEGI KOLABORASI MODEL PENILAIAN KREDIT ALTERNATIF DIGITAL PADA LEMBAGA KEUANGAN MIKRO ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59500-mayoritas-usaha-mikro-lembaga-keuangan-keuan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59500-mayoritas-usaha-mikro-lembaga-keuangan-keuan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-19:ba1abda7eea9e5bef04f94c8474e9b3f</id>
	<published>2026-08-19T12:19:18+07:00</published>
	<updated>2026-08-19T12:19:18+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="yosef dema 9" label="yosef dema 9" />
	<category term="rahmat ramli" label="rahmat ramli" />
	<itunes:keywords><![CDATA[9,content,dema,main,rahmat,ramli,yosef]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar OJK mempertimbangkan strategi jangka pendek, menengah, dan panjang dalam mengembangkan model penilaian kredit alternatif digital pada LKM. Strategi ini mencakup pembuatan proyek uji coba, sosialisasi, pelatihan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar OJK mempertimbangkan strategi jangka pendek, menengah, dan panjang dalam mengembangkan model penilaian kredit alternatif digital pada LKM. Strategi ini mencakup pembuatan proyek uji coba, sosialisasi, pelatihan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/mayoritas-usaha-mikro-lembaga-keuangan-syariah-ban-thumb-52c18.webp" title="JURIS - STRATEGI KOLABORASI MODEL PENILAIAN KREDIT ALTERNATIF DIGITAL PADA LEMBAGA KEUANGAN MIKRO" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/mayoritas-usaha-mikro-lembaga-keuangan-syariah-ban-thumb-52c18.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/mayoritas-usaha-mikro-lembaga-keuangan-syariah-ban-thumb-52c18.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/mayoritas-usaha-mikro-lembaga-keuangan-syariah-ban-thumb-52c18.webp 1x" title="JURIS - STRATEGI KOLABORASI MODEL PENILAIAN KREDIT ALTERNATIF DIGITAL PADA LEMBAGA KEUANGAN MIKRO" alt="JURIS - STRATEGI KOLABORASI MODEL PENILAIAN KREDIT ALTERNATIF DIGITAL PADA LEMBAGA KEUANGAN MIKRO" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/mayoritas-usaha-mikro-lembaga-keuangan-syariah-ban-thumb-38fed.webp" title="JURIS - STRATEGI KOLABORASI MODEL PENILAIAN KREDIT ALTERNATIF DIGITAL PADA LEMBAGA KEUANGAN MIKRO" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/mayoritas-usaha-mikro-lembaga-keuangan-syariah-ban-thumb-38fed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/mayoritas-usaha-mikro-lembaga-keuangan-syariah-ban-thumb-38fed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/mayoritas-usaha-mikro-lembaga-keuangan-syariah-ban-thumb-38fed.webp 1x" title="JURIS - STRATEGI KOLABORASI MODEL PENILAIAN KREDIT ALTERNATIF DIGITAL PADA LEMBAGA KEUANGAN MIKRO" alt="JURIS - STRATEGI KOLABORASI MODEL PENILAIAN KREDIT ALTERNATIF DIGITAL PADA LEMBAGA KEUANGAN MIKRO" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/3/mayoritas-usaha-mikro-lembaga-keuangan-syariah-ban-thumb-323fc.webp" title="JURIS - STRATEGI KOLABORASI MODEL PENILAIAN KREDIT ALTERNATIF DIGITAL PADA LEMBAGA KEUANGAN MIKRO" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/3/mayoritas-usaha-mikro-lembaga-keuangan-syariah-ban-thumb-323fc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/3/mayoritas-usaha-mikro-lembaga-keuangan-syariah-ban-thumb-323fc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/3/mayoritas-usaha-mikro-lembaga-keuangan-syariah-ban-thumb-323fc.webp 1x" title="JURIS - STRATEGI KOLABORASI MODEL PENILAIAN KREDIT ALTERNATIF DIGITAL PADA LEMBAGA KEUANGAN MIKRO" alt="JURIS - STRATEGI KOLABORASI MODEL PENILAIAN KREDIT ALTERNATIF DIGITAL PADA LEMBAGA KEUANGAN MIKRO" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59500-mayoritas-usaha-mikro-lembaga-keuangan-keuan" title="JURIS - STRATEGI KOLABORASI MODEL PENILAIAN KREDIT ALTERNATIF DIGITAL PADA LEMBAGA KEUANGAN MIKRO" target="_blank">STRATEGI KOLABORASI MODEL PENILAIAN KREDIT ALTERNATIF DIGITAL PADA LEMBAGA KEUANGAN MIKRO</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar OJK mempertimbangkan strategi jangka pendek, menengah, dan panjang dalam mengembangkan model penilaian kredit alternatif digital pada LKM. Strategi ini mencakup pembuatan proyek uji coba, sosialisasi, pelatihan SDM LKM, pembuatan petunjuk teknis mekanisme pertukaran dan perlindungan data, standarisasi manajemen risiko penggunaan teknologi informasi dan kemitraan dengan pihak ketiga, serta penguatan struktur permodalan LKM. Selain itu, peneliti selanjutnya dapat memperluas penelitian dengan menambahkan responden LKM, mengeksplorasi teori strategi pengembangan produk, dan mengidentifikasi proses bisnis LKM lainnya yang berpotensi untuk didigitalisasi dan disinergikan dengan penyelenggara layanan keuangan digital..
<br>Penelitian ini memiliki tujuan berupa memformulasikan strategi pengembangan model penilaian kredit alternatif digital melalui skema kolaborasi pada LKM, dalam prosesnya telah dilakukan beberapa tahapan sampai dengan usulan strategi dibuat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dibutuhkan strategi pada jangka pendek (kurang dari 1 tahun), jangka menengah (1-3 tahun), dan jangka panjang (lebih dari 3 tahun) yang dimulai dari mencocokkan layanan yang relevan, mempersiapkan berbagai ketentuan dan perangkat penunjang yang dibutuhkan, hingga penguatan kelembagaan dari sisi LKM untuk menghasilkan kolaborasi yang optimal dan dapat meningkatkan peran dan kontribusi LKM untuk perekonomian pada jangka panjang
<br>Lembaga Keuangan Mikro (LKM) merupakan salah satu Lembaga Jasa Keuangan (LJK) yang merepresentasikan sebagian besar lanskap masyarakat Indonesia dari perspektif bisnis yang didominasi oleh UMKM. Pada Desember 2020 LKM yang berizin berjumlah 226, 59 di antaranya merupakan Bank Wakaf Mikro (BWM) yang juga merupakan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS). Keberadaan LKM dan LKMS seharusnya dapat dimanfaatkan untuk seluruh lapisan masyarakat Indonesia yang belum tersentuh oleh layanan keuangan formal seperti perbankan, sekaligus turut berkontribusi dalam program pemulihan ekonomi nasional pada masa Pandemi COVID 19. Namun nyatanya hanya segelintir masyarakat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/3/mayoritas-usaha-mikro-lembaga-keuangan-syariah-ban-thumb-52c18.webp" type="image/webp" length="165484" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/mayoritas-usaha-mikro-lembaga-keuangan-syariah-ban-thumb-52c18.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/mayoritas-usaha-mikro-lembaga-keuangan-syariah-ban-thumb-38fed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/3/mayoritas-usaha-mikro-lembaga-keuangan-syariah-ban-thumb-323fc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-422-kwikkiangie.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19712-jurnal-manajemen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Relevansi Pendekatan Deep Learning Berbasis Cultural Neuroscience untuk Meningkatkan Kompetensi Pembelajaran Agama Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Relevansi Pendekatan Deep Learning Berbasis Cultural Neuroscience untuk Meningkatkan Kompetensi Pembelajaran Agama Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Relevansi Pendekatan Deep Learning Berbasis Cultural Neuroscience untuk Meningkatkan Kompetensi Pembelajaran Agama Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59490-pembelajaran-agama-pendidikan-islam" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59490-pembelajaran-agama-pendidikan-islam" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-19:6365f548ccfb49671fe3a1393c650479</id>
	<published>2026-08-19T09:02:16+07:00</published>
	<updated>2026-08-19T09:02:16+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="one moment" label="one moment" />
	<itunes:keywords><![CDATA[moment,one]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang implementasi pendekatan deep learning berbasis cultural neuroscience dalam pembelajaran Agama Islam di berbagai jenjang pendidikan. Studi ini dapat fokus pada pengembangan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang implementasi pendekatan deep learning berbasis cultural neuroscience dalam pembelajaran Agama Islam di berbagai jenjang pendidikan. Studi ini dapat fokus pada pengembangan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/pembelajaran-agama-pendidikan-islam-abu-ajaran-bud-thumb-fdecf.webp" title="JURIS - Relevansi Pendekatan Deep Learning Berbasis Cultural Neuroscience untuk Meningkatkan Kompetensi Pembelajaran Agama Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/pembelajaran-agama-pendidikan-islam-abu-ajaran-bud-thumb-fdecf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/pembelajaran-agama-pendidikan-islam-abu-ajaran-bud-thumb-fdecf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/pembelajaran-agama-pendidikan-islam-abu-ajaran-bud-thumb-fdecf.webp 1x" title="JURIS - Relevansi Pendekatan Deep Learning Berbasis Cultural Neuroscience untuk Meningkatkan Kompetensi Pembelajaran Agama Islam" alt="JURIS - Relevansi Pendekatan Deep Learning Berbasis Cultural Neuroscience untuk Meningkatkan Kompetensi Pembelajaran Agama Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/pembelajaran-agama-pendidikan-islam-abu-ajaran-bud-thumb-5c260.webp" title="JURIS - Relevansi Pendekatan Deep Learning Berbasis Cultural Neuroscience untuk Meningkatkan Kompetensi Pembelajaran Agama Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/pembelajaran-agama-pendidikan-islam-abu-ajaran-bud-thumb-5c260.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/pembelajaran-agama-pendidikan-islam-abu-ajaran-bud-thumb-5c260.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/pembelajaran-agama-pendidikan-islam-abu-ajaran-bud-thumb-5c260.webp 1x" title="JURIS - Relevansi Pendekatan Deep Learning Berbasis Cultural Neuroscience untuk Meningkatkan Kompetensi Pembelajaran Agama Islam" alt="JURIS - Relevansi Pendekatan Deep Learning Berbasis Cultural Neuroscience untuk Meningkatkan Kompetensi Pembelajaran Agama Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/pembelajaran-agama-pendidikan-islam-abu-ajaran-bud-thumb-5e94e.webp" title="JURIS - Relevansi Pendekatan Deep Learning Berbasis Cultural Neuroscience untuk Meningkatkan Kompetensi Pembelajaran Agama Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/pembelajaran-agama-pendidikan-islam-abu-ajaran-bud-thumb-5e94e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/pembelajaran-agama-pendidikan-islam-abu-ajaran-bud-thumb-5e94e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/pembelajaran-agama-pendidikan-islam-abu-ajaran-bud-thumb-5e94e.webp 1x" title="JURIS - Relevansi Pendekatan Deep Learning Berbasis Cultural Neuroscience untuk Meningkatkan Kompetensi Pembelajaran Agama Islam" alt="JURIS - Relevansi Pendekatan Deep Learning Berbasis Cultural Neuroscience untuk Meningkatkan Kompetensi Pembelajaran Agama Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59490-pembelajaran-agama-pendidikan-islam" title="JURIS - Relevansi Pendekatan Deep Learning Berbasis Cultural Neuroscience untuk Meningkatkan Kompetensi Pembelajaran Agama Islam" target="_blank">Relevansi Pendekatan Deep Learning Berbasis Cultural Neuroscience untuk Meningkatkan Kompetensi Pembelajaran Agama Islam</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut tentang implementasi pendekatan deep learning berbasis cultural neuroscience dalam pembelajaran Agama Islam di berbagai jenjang pendidikan. Studi ini dapat fokus pada pengembangan model pembelajaran yang lebih holistik dan efektif, dengan mempertimbangkan aspek-aspek neurosains dan budaya yang relevan. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak pendekatan ini terhadap peningkatan kemampuan kognitif siswa dan kemampuan mereka dalam melakukan kontekstualisasi pembelajaran Agama Islam. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Agama Islam di sekolah..
<br>Terdapat tiga pilar utama pendekatan deep learning, yaitu mindful learning (pembelajaran penuh kesadaran), meaningful learning (pembelajaran bermakna), dan joyful learning (pembelajaran menyenangkan).Tiga dimensi ini saling terhubung dan turut mempengaruhi secara langsung terhadap proses pembelajaran di berbagai jenjang pendidikan.Dalam konteks Pembelajaran Agama Islam, menggunakan konsep ini dengan pendekatan cultural neuroscience diterapkan dalam konteks pembelajaran di kelas, implementasi lintas jenjang pendekatan ini baik SD, SMP ataupun SMA.Adaptasi pendekatan tersebut dilakukan sesuai dengan tingkat perkembangan kognitif siswa di setiap level pendidikan.Implementasi Pembelajaran agama Islam melalui pendekatan deep learning dengan konsep cultural neuroscience tidak hanya berimplikasi pada peningkatan kompetensi pembelajaran Agama Islam, namun juga berimplikasi pada pengembangan kemampuan kognitif siswa, sehingga meningkatkan kemampuan siswa melakukan kontekstualisasi pembelajaran Agama Islam
<br>Minimnya internalisasi nilai-nilai dan informasi keagamaan pada pembelajaran Agama Islam di sekolah, seringkali disebabkan oleh kurang dipertimbangkannya aspek Neuro Schience dan budaya dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan model pembelajaran Agama Islam dengan pendekatan deep learning yang tepat dan selaras dengan upaya penguatan nilai-nilai budaya yang termuat dalam proses pembelajaran, mengadaptasi model pembelajaran tersebut dalam pembelajaran Agama Islam dengan pendekatan budaya yang diimplementasi berdasarkan pengetahuan neuroscience. Penelitian ini menggunakan data kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk mengetahui...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/1/pembelajaran-agama-pendidikan-islam-abu-ajaran-bud-thumb-5c260.webp" type="image/webp" length="95812" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/pembelajaran-agama-pendidikan-islam-abu-ajaran-bud-thumb-fdecf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/pembelajaran-agama-pendidikan-islam-abu-ajaran-bud-thumb-5c260.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/pembelajaran-agama-pendidikan-islam-abu-ajaran-bud-thumb-5e94e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6496-faiumbandung.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15550-one-moment-please.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Digital Imaging Assisted Characterization of Plants Morphological Features for the Identification of Robusta Coffee Clones ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Digital Imaging Assisted Characterization of Plants Morphological Features for the Identification of Robusta Coffee Clones ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Digital Imaging Assisted Characterization of Plants Morphological Features for the Identification of Robusta Coffee Clones ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59493-kopi-robusta-coffea-kualitas-efi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59493-kopi-robusta-coffea-kualitas-efi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-19:8fb73228e77a95b0237b7c9dd97aea40</id>
	<published>2026-08-19T09:00:52+07:00</published>
	<updated>2026-08-19T09:00:52+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="seun adeosun" label="seun adeosun" />
	<category term="misnawi jati" label="misnawi jati" />
	<itunes:keywords><![CDATA[adeosun,content,jati,main,misnawi,seun]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan berdasarkan hasil penelitian ini adalah: (1) Mengembangkan metode analisis citra digital yang lebih canggih untuk mengidentifikasi klon kopi Robusta dengan lebih akurat dan efisien. (2) Menganalisis lebih ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan berdasarkan hasil penelitian ini adalah: (1) Mengembangkan metode analisis citra digital yang lebih canggih untuk mengidentifikasi klon kopi Robusta dengan lebih akurat dan efisien. (2) Menganalisis lebih ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/kopi-robusta-coffea-kualitas-efisiensi-analisis-kl-thumb-3d0a3.webp" title="JURIS - Digital Imaging-Assisted Characterization of Plants&#039; Morphological Features for the Identification of Robusta Coffee Clones" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/kopi-robusta-coffea-kualitas-efisiensi-analisis-kl-thumb-3d0a3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/kopi-robusta-coffea-kualitas-efisiensi-analisis-kl-thumb-3d0a3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/kopi-robusta-coffea-kualitas-efisiensi-analisis-kl-thumb-3d0a3.webp 1x" title="JURIS - Digital Imaging-Assisted Characterization of Plants&#039; Morphological Features for the Identification of Robusta Coffee Clones" alt="JURIS - Digital Imaging-Assisted Characterization of Plants&#039; Morphological Features for the Identification of Robusta Coffee Clones" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/kopi-robusta-coffea-kualitas-efisiensi-analisis-kl-thumb-65371.webp" title="JURIS - Digital Imaging-Assisted Characterization of Plants&#039; Morphological Features for the Identification of Robusta Coffee Clones" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/kopi-robusta-coffea-kualitas-efisiensi-analisis-kl-thumb-65371.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/kopi-robusta-coffea-kualitas-efisiensi-analisis-kl-thumb-65371.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/kopi-robusta-coffea-kualitas-efisiensi-analisis-kl-thumb-65371.webp 1x" title="JURIS - Digital Imaging-Assisted Characterization of Plants&#039; Morphological Features for the Identification of Robusta Coffee Clones" alt="JURIS - Digital Imaging-Assisted Characterization of Plants&#039; Morphological Features for the Identification of Robusta Coffee Clones" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/kopi-robusta-coffea-kualitas-efisiensi-analisis-kl-thumb-d2cb8.webp" title="JURIS - Digital Imaging-Assisted Characterization of Plants&#039; Morphological Features for the Identification of Robusta Coffee Clones" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/kopi-robusta-coffea-kualitas-efisiensi-analisis-kl-thumb-d2cb8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/kopi-robusta-coffea-kualitas-efisiensi-analisis-kl-thumb-d2cb8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/kopi-robusta-coffea-kualitas-efisiensi-analisis-kl-thumb-d2cb8.webp 1x" title="JURIS - Digital Imaging-Assisted Characterization of Plants&#039; Morphological Features for the Identification of Robusta Coffee Clones" alt="JURIS - Digital Imaging-Assisted Characterization of Plants&#039; Morphological Features for the Identification of Robusta Coffee Clones" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59493-kopi-robusta-coffea-kualitas-efi" title="JURIS - Digital Imaging-Assisted Characterization of Plants&#039; Morphological Features for the Identification of Robusta Coffee Clones" target="_blank">Digital Imaging-Assisted Characterization of Plants' Morphological Features for the Identification of Robusta Coffee Clones</a>: Saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan berdasarkan hasil penelitian ini adalah: (1) Mengembangkan metode analisis citra digital yang lebih canggih untuk mengidentifikasi klon kopi Robusta dengan lebih akurat dan efisien. (2) Menganalisis lebih lanjut hubungan antara karakteristik morfologis dan genetik klon kopi Robusta untuk memahami diversitas genetik dan potensi pembiakan. (3) Meneliti lebih lanjut pengaruh lingkungan dan faktor eksternal terhadap karakteristik morfologis klon kopi Robusta, serta bagaimana hal ini dapat mempengaruhi hasil panen dan kualitas kopi..
<br>Penggunaan pencitraan digital dapat melengkapi karakterisasi klon berdasarkan karakteristik kuantitatif dan kualitatif.Lima klon kopi Robusta berhasil dikelompokkan berdasarkan karakteristik yang berbeda.Kelompok pertama terdiri dari klon BP 939, yang dikelompokkan secara khusus berdasarkan karakteristik seperti panjang daun, jumlah tangkai per cabang, jumlah buah per tangkai, jumlah buah per cabang, bentuk buah, panjang buah, nilai hijau pada daun muda, dan nilai biru pada daun muda.Kelompok kedua terdiri dari klon BP 409, BP 534, BP 936, dan BP 308, yang dikelompokkan secara khusus berdasarkan karakteristik seperti lebar buah, ketebalan buah, warna daun muda, dan ketajaman gelombang tepi daun
<br>Pencitraan digital dapat menjadi alat bantu yang berguna untuk mendukung identifikasi kopi Robusta dalam program pembiakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi klon kopi Robusta melalui karakterisasi morfologis yang dibantu oleh analisis citra digital. Lima klon kopi Robusta, yaitu BP 308, BP 409, BP 534, BP 936, dan BP 939, dievaluasi. Percobaan dilakukan dengan menggunakan rancangan acak lengkap dengan satu faktor, yaitu klon, dengan tiga ulangan. Hasil menunjukkan bahwa faktor (klon kopi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/1/kopi-robusta-coffea-kualitas-efisiensi-analisis-kl-thumb-d2cb8.webp" type="image/webp" length="60552" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/kopi-robusta-coffea-kualitas-efisiensi-analisis-kl-thumb-3d0a3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/kopi-robusta-coffea-kualitas-efisiensi-analisis-kl-thumb-65371.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/kopi-robusta-coffea-kualitas-efisiensi-analisis-kl-thumb-d2cb8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4087-ccrjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13108-pelita-perkebunan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Transformasi Digital dan Keterbatasan Lembaga dalam Penyiaran Islam Studi pada Kanal YouTube Masjid Istiqlal TV ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Transformasi Digital dan Keterbatasan Lembaga dalam Penyiaran Islam Studi pada Kanal YouTube Masjid Istiqlal TV ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Transformasi Digital dan Keterbatasan Lembaga dalam Penyiaran Islam Studi pada Kanal YouTube Masjid Istiqlal TV ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59489-profile-format-konten-produksi-konte" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59489-profile-format-konten-produksi-konte" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-19:d4a36d3bfbd0ce08c2556769bfa3184b</id>
	<published>2026-08-19T08:56:16+07:00</published>
	<updated>2026-08-19T08:56:16+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="one moment" label="one moment" />
	<itunes:keywords><![CDATA[moment,one]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan relevansi dan daya saing dakwah Islam di ranah digital, perlu dilakukan transformasi mendasar pada kanal YouTube MITV. Strategi optimalisasi ini mencakup reformat konten menjadi lebih dinamis dan partisipatif, peningkatan kapasitas ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan relevansi dan daya saing dakwah Islam di ranah digital, perlu dilakukan transformasi mendasar pada kanal YouTube MITV. Strategi optimalisasi ini mencakup reformat konten menjadi lebih dinamis dan partisipatif, peningkatan kapasitas ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/profile-format-konten-produksi-pendek-dakwah-digit-thumb-db048.webp" title="JURIS - Transformasi Digital dan Keterbatasan Lembaga dalam Penyiaran Islam: Studi pada Kanal YouTube Masjid Istiqlal TV" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/profile-format-konten-produksi-pendek-dakwah-digit-thumb-db048.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/profile-format-konten-produksi-pendek-dakwah-digit-thumb-db048.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/profile-format-konten-produksi-pendek-dakwah-digit-thumb-db048.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Digital dan Keterbatasan Lembaga dalam Penyiaran Islam: Studi pada Kanal YouTube Masjid Istiqlal TV" alt="JURIS - Transformasi Digital dan Keterbatasan Lembaga dalam Penyiaran Islam: Studi pada Kanal YouTube Masjid Istiqlal TV" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/profile-format-konten-produksi-pendek-dakwah-digit-thumb-3cbc1.webp" title="JURIS - Transformasi Digital dan Keterbatasan Lembaga dalam Penyiaran Islam: Studi pada Kanal YouTube Masjid Istiqlal TV" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/profile-format-konten-produksi-pendek-dakwah-digit-thumb-3cbc1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/profile-format-konten-produksi-pendek-dakwah-digit-thumb-3cbc1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/profile-format-konten-produksi-pendek-dakwah-digit-thumb-3cbc1.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Digital dan Keterbatasan Lembaga dalam Penyiaran Islam: Studi pada Kanal YouTube Masjid Istiqlal TV" alt="JURIS - Transformasi Digital dan Keterbatasan Lembaga dalam Penyiaran Islam: Studi pada Kanal YouTube Masjid Istiqlal TV" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/profile-format-konten-produksi-pendek-dakwah-digit-thumb-223ee.webp" title="JURIS - Transformasi Digital dan Keterbatasan Lembaga dalam Penyiaran Islam: Studi pada Kanal YouTube Masjid Istiqlal TV" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/profile-format-konten-produksi-pendek-dakwah-digit-thumb-223ee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/profile-format-konten-produksi-pendek-dakwah-digit-thumb-223ee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/profile-format-konten-produksi-pendek-dakwah-digit-thumb-223ee.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Digital dan Keterbatasan Lembaga dalam Penyiaran Islam: Studi pada Kanal YouTube Masjid Istiqlal TV" alt="JURIS - Transformasi Digital dan Keterbatasan Lembaga dalam Penyiaran Islam: Studi pada Kanal YouTube Masjid Istiqlal TV" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59489-profile-format-konten-produksi-konte" title="JURIS - Transformasi Digital dan Keterbatasan Lembaga dalam Penyiaran Islam: Studi pada Kanal YouTube Masjid Istiqlal TV" target="_blank">Transformasi Digital dan Keterbatasan Lembaga dalam Penyiaran Islam: Studi pada Kanal YouTube Masjid Istiqlal TV</a>: Untuk meningkatkan relevansi dan daya saing dakwah Islam di ranah digital, perlu dilakukan transformasi mendasar pada kanal YouTube MITV. Strategi optimalisasi ini mencakup reformat konten menjadi lebih dinamis dan partisipatif, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang media digital, serta kolaborasi aktif dengan kreator Muslim independen. Dengan langkah-langkah konkret ini, MITV dapat memenuhi harapan publik dan menjalankan fungsinya sebagai corong dakwah digital terkemuka di Indonesia. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis lebih mendalam mengenai strategi adaptasi konten yang sesuai dengan kebutuhan dan minat audiens modern, serta mengeksplorasi potensi kolaborasi kreatif antara lembaga keagamaan negara dengan kreator independen untuk menciptakan konten yang lebih menarik dan relevan..
<br>Penelitian terhadap kanal YouTube Masjid Istiqlal TV mengungkap tiga persoalan kunci.Pertama, terdapat kendala struktural dan birokratis (institutional constraint) yang membatasi ruang kreatif tim media, sehingga produksi konten terikat pada protokol kelembagaan dan tidak leluasa berinovasi.Kedua, ditemukan kesenjangan signifikan antara karakter konten MITV dan tren digital terkiniAikonten cenderung monoton, kurang interaktif, serta gagal menyesuaikan diri dengan kebutuhan dan preferensi audiens modern.Ketiga, diperlukan strategi reformasi menyeluruh berupa reformat konten menjadi lebih dinamis dan partisipatif, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang media digital, serta kolaborasi aktif dengan kreator Muslim independen agar MITV mampu memperkuat daya saing dan relevansi dakwah Islam di ranah digital
<br>Masjid Istiqlal TV (MITV), kanal YouTube resmi Masjid Istiqlal, berfungsi sebagai media dakwah Islam di ruang digital. Namun, jangkauan dan keterlibatan audiensnya terbatas dibandingkan dengan dinamika ekosistem media digital kontemporer. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor struktural dan komunikatif yang memengaruhi performa MITV dan merumuskan strategi optimalisasi dakwah digital yang lebih adaptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas konten MITV berorientasi pada dokumentasi kegiatan ritual rutin dengan gaya produksi konvensional...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/3/profile-format-konten-produksi-pendek-dakwah-digit-thumb-3cbc1.webp" type="image/webp" length="86464" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/profile-format-konten-produksi-pendek-dakwah-digit-thumb-db048.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/profile-format-konten-produksi-pendek-dakwah-digit-thumb-3cbc1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/profile-format-konten-produksi-pendek-dakwah-digit-thumb-223ee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6496-faiumbandung.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15550-one-moment-please.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Model Relasi Agama dan Negara dalam Konteks Keindonesiaan Telaah Pemikiran Nurcholish Madjid dan Abdurrahman Wahid ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Model Relasi Agama dan Negara dalam Konteks Keindonesiaan Telaah Pemikiran Nurcholish Madjid dan Abdurrahman Wahid ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Model Relasi Agama dan Negara dalam Konteks Keindonesiaan Telaah Pemikiran Nurcholish Madjid dan Abdurrahman Wahid ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59492-relasi-negara-warga-analisis-isi-islam-nilai" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59492-relasi-negara-warga-analisis-isi-islam-nilai" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-19:ae6defef9bfd779ee98626befcb4a817</id>
	<published>2026-08-19T08:32:05+07:00</published>
	<updated>2026-08-19T08:32:05+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="one moment" label="one moment" />
	<itunes:keywords><![CDATA[moment,one]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana implementasi pendekatan etika-substantif dalam praktik politik Indonesia saat ini, terutama dalam konteks demokrasi dan kebebasan beragama. Kedua, bagaimana pemikiran Nurcholish ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana implementasi pendekatan etika-substantif dalam praktik politik Indonesia saat ini, terutama dalam konteks demokrasi dan kebebasan beragama. Kedua, bagaimana pemikiran Nurcholish ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/1/relasi-negara-warga-analisis-isi-islam-nilai-nilai-thumb-205d8.webp" title="JURIS - Model Relasi Agama dan Negara dalam Konteks Keindonesiaan: Telaah Pemikiran Nurcholish Madjid dan Abdurrahman Wahid" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/1/relasi-negara-warga-analisis-isi-islam-nilai-nilai-thumb-205d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/1/relasi-negara-warga-analisis-isi-islam-nilai-nilai-thumb-205d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/1/relasi-negara-warga-analisis-isi-islam-nilai-nilai-thumb-205d8.webp 1x" title="JURIS - Model Relasi Agama dan Negara dalam Konteks Keindonesiaan: Telaah Pemikiran Nurcholish Madjid dan Abdurrahman Wahid" alt="JURIS - Model Relasi Agama dan Negara dalam Konteks Keindonesiaan: Telaah Pemikiran Nurcholish Madjid dan Abdurrahman Wahid" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/1/relasi-negara-warga-analisis-isi-islam-nilai-nilai-thumb-1162e.webp" title="JURIS - Model Relasi Agama dan Negara dalam Konteks Keindonesiaan: Telaah Pemikiran Nurcholish Madjid dan Abdurrahman Wahid" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/1/relasi-negara-warga-analisis-isi-islam-nilai-nilai-thumb-1162e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/1/relasi-negara-warga-analisis-isi-islam-nilai-nilai-thumb-1162e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/1/relasi-negara-warga-analisis-isi-islam-nilai-nilai-thumb-1162e.webp 1x" title="JURIS - Model Relasi Agama dan Negara dalam Konteks Keindonesiaan: Telaah Pemikiran Nurcholish Madjid dan Abdurrahman Wahid" alt="JURIS - Model Relasi Agama dan Negara dalam Konteks Keindonesiaan: Telaah Pemikiran Nurcholish Madjid dan Abdurrahman Wahid" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/1/relasi-negara-warga-analisis-isi-islam-nilai-nilai-thumb-70d26.webp" title="JURIS - Model Relasi Agama dan Negara dalam Konteks Keindonesiaan: Telaah Pemikiran Nurcholish Madjid dan Abdurrahman Wahid" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/1/relasi-negara-warga-analisis-isi-islam-nilai-nilai-thumb-70d26.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/1/relasi-negara-warga-analisis-isi-islam-nilai-nilai-thumb-70d26.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/1/relasi-negara-warga-analisis-isi-islam-nilai-nilai-thumb-70d26.webp 1x" title="JURIS - Model Relasi Agama dan Negara dalam Konteks Keindonesiaan: Telaah Pemikiran Nurcholish Madjid dan Abdurrahman Wahid" alt="JURIS - Model Relasi Agama dan Negara dalam Konteks Keindonesiaan: Telaah Pemikiran Nurcholish Madjid dan Abdurrahman Wahid" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59492-relasi-negara-warga-analisis-isi-islam-nilai" title="JURIS - Model Relasi Agama dan Negara dalam Konteks Keindonesiaan: Telaah Pemikiran Nurcholish Madjid dan Abdurrahman Wahid" target="_blank">Model Relasi Agama dan Negara dalam Konteks Keindonesiaan: Telaah Pemikiran Nurcholish Madjid dan Abdurrahman Wahid</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana implementasi pendekatan etika-substantif dalam praktik politik Indonesia saat ini, terutama dalam konteks demokrasi dan kebebasan beragama. Kedua, bagaimana pemikiran Nurcholish Madjid dan Abdurrahman Wahid dapat diterapkan dalam pendidikan kewarganegaraan dan pendidikan agama untuk mempromosikan pemahaman yang lebih inklusif dan toleran. Ketiga, apakah ada perbedaan signifikan dalam persepsi dan praktik hubungan agama-negara di antara berbagai kelompok agama di Indonesia, dan bagaimana hal ini dapat dikelola untuk menjaga harmoni sosial..
<br>Diskursus relasi negara dan agama memang terus berkembang kususnya dalam pemikiran umat Islam yang kaya dan kompleks.Tiga aliran utama yang berkembang menunjukkan bahwa tidak ada satu tafsir tunggal yang mutlak dalam memahami posisi Islam terhadap negara.Pemikiran tokoh-tokoh seperti Nurcholish Madjid dan Abdurrahman Wahid membuka ruang bagi pendekatan yang moderat dan kontekstual, dengan menempatkan demokrasi sebagai mekanisme politik yang dapat selaras dengan nilai-nilai Islam, selama mengedepankan prinsip keadilan, kebebasan, dan musyawarah.Dalam masyarakat yang plural dan demokratis, pendekatan integralistik, sekularistik dan etika subtantif terasa relevan untuk menjaga harmoni antara agama dan negara.Pemikiran Nurcholis Madjid dan Abdurrahman Wahid yang menawarkan jalan tengah, moderat dan kontekstual menempatkan demokrasi segai platform yang menjadikan nilai-nilai Islam dapat menjadi sistim nilai dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dengan tetap menyeimbangkan antara otoritas negara dan otoritas agama
<br>Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan dinamika Hubungan Agama dengan Negara dalam konteks ke-Indonesiaan menggunakan kajian pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa perdebatan mengenai hubungan antara Islam dan ketatanegaraan memperlihatkan dinamika pemikiran umat Islam yang kaya dan kompleks. Terdapat tiga aliran utama yang berkembang menunjukkan yang menegaskan bahwa hanya satu tafsir tunggal yang mutlak dalam memahami posisi Islam terhadap negara. (1) pemikiran yang menganggap bahwa Islam adalah merupakan sistem yang mencakup sistem ketatanegaraan, (2) pemikiran yang menenmpatkan urusan agama dan negara terpisah dan (3) Islam sebagai sistem nilai dan sumber etika dalam bernegara....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/1/relasi-negara-warga-analisis-isi-islam-nilai-nilai-thumb-70d26.webp" type="image/webp" length="90922" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/1/relasi-negara-warga-analisis-isi-islam-nilai-nilai-thumb-205d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/1/relasi-negara-warga-analisis-isi-islam-nilai-nilai-thumb-1162e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/1/relasi-negara-warga-analisis-isi-islam-nilai-nilai-thumb-70d26.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6496-faiumbandung.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15550-one-moment-please.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Wed, 19 Aug 2026 18:53:23 +0700. 12 items. Served in: 3.465 seconds [atom] -->
