<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-05-02T07:50:16+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Rancang Bangun Sistem Optik Metode Laser Speckle Imaging LSI Model Backscattering untuk Identifikasi Pupuk Oplosan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Rancang Bangun Sistem Optik Metode Laser Speckle Imaging LSI Model Backscattering untuk Identifikasi Pupuk Oplosan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Rancang Bangun Sistem Optik Metode Laser Speckle Imaging LSI Model Backscattering untuk Identifikasi Pupuk Oplosan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44143-evaluasi-hasil-sistem-efektivitas-pupuk-ure" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44143-evaluasi-hasil-sistem-efektivitas-pupuk-ure" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-02:1ec65c20cf79de81defbb2e35fff066f</id>
	<published>2026-05-02T06:31:11+07:00</published>
	<updated>2026-05-02T06:31:11+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="lewis zsm" label="lewis zsm" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[lewis,view,vol,zsm]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah pengembangan penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji efektivitas sistem LSI dalam mengidentifikasi berbagai jenis pupuk oplosan dengan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah pengembangan penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji efektivitas sistem LSI dalam mengidentifikasi berbagai jenis pupuk oplosan dengan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/evaluasi-hasil-sistem-efektivitas-pupuk-urea-xyz-m-thumb-912e0.webp" title="JURIS - Rancang Bangun Sistem Optik Metode Laser Speckle Imaging (LSI) Model Backscattering untuk Identifikasi Pupuk Oplosan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/evaluasi-hasil-sistem-efektivitas-pupuk-urea-xyz-m-thumb-912e0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/evaluasi-hasil-sistem-efektivitas-pupuk-urea-xyz-m-thumb-912e0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/evaluasi-hasil-sistem-efektivitas-pupuk-urea-xyz-m-thumb-912e0.webp 1x" title="JURIS - Rancang Bangun Sistem Optik Metode Laser Speckle Imaging (LSI) Model Backscattering untuk Identifikasi Pupuk Oplosan" alt="JURIS - Rancang Bangun Sistem Optik Metode Laser Speckle Imaging (LSI) Model Backscattering untuk Identifikasi Pupuk Oplosan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/evaluasi-hasil-sistem-efektivitas-pupuk-urea-xyz-m-thumb-ae2eb.webp" title="JURIS - Rancang Bangun Sistem Optik Metode Laser Speckle Imaging (LSI) Model Backscattering untuk Identifikasi Pupuk Oplosan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/evaluasi-hasil-sistem-efektivitas-pupuk-urea-xyz-m-thumb-ae2eb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/evaluasi-hasil-sistem-efektivitas-pupuk-urea-xyz-m-thumb-ae2eb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/evaluasi-hasil-sistem-efektivitas-pupuk-urea-xyz-m-thumb-ae2eb.webp 1x" title="JURIS - Rancang Bangun Sistem Optik Metode Laser Speckle Imaging (LSI) Model Backscattering untuk Identifikasi Pupuk Oplosan" alt="JURIS - Rancang Bangun Sistem Optik Metode Laser Speckle Imaging (LSI) Model Backscattering untuk Identifikasi Pupuk Oplosan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/evaluasi-hasil-sistem-efektivitas-pupuk-urea-xyz-m-thumb-ce4ce.webp" title="JURIS - Rancang Bangun Sistem Optik Metode Laser Speckle Imaging (LSI) Model Backscattering untuk Identifikasi Pupuk Oplosan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/evaluasi-hasil-sistem-efektivitas-pupuk-urea-xyz-m-thumb-ce4ce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/evaluasi-hasil-sistem-efektivitas-pupuk-urea-xyz-m-thumb-ce4ce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/evaluasi-hasil-sistem-efektivitas-pupuk-urea-xyz-m-thumb-ce4ce.webp 1x" title="JURIS - Rancang Bangun Sistem Optik Metode Laser Speckle Imaging (LSI) Model Backscattering untuk Identifikasi Pupuk Oplosan" alt="JURIS - Rancang Bangun Sistem Optik Metode Laser Speckle Imaging (LSI) Model Backscattering untuk Identifikasi Pupuk Oplosan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44143-evaluasi-hasil-sistem-efektivitas-pupuk-ure" title="JURIS - Rancang Bangun Sistem Optik Metode Laser Speckle Imaging (LSI) Model Backscattering untuk Identifikasi Pupuk Oplosan" target="_blank">Rancang Bangun Sistem Optik Metode Laser Speckle Imaging (LSI) Model Backscattering untuk Identifikasi Pupuk Oplosan</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah pengembangan penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji efektivitas sistem LSI dalam mengidentifikasi berbagai jenis pupuk oplosan dengan komposisi yang berbeda-beda, sehingga dapat diperoleh data yang lebih komprehensif mengenai karakteristik pola spekel dari berbagai jenis pupuk oplosan. Kedua, pengembangan sistem dapat difokuskan pada peningkatan akurasi dan kecepatan identifikasi pupuk oplosan dengan mengintegrasikan algoritma machine learning untuk analisis pola spekel yang lebih canggih. Ketiga, penelitian dapat diarahkan untuk merancang prototipe perangkat identifikasi pupuk oplosan yang lebih praktis dan mudah digunakan oleh petani di lapangan, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti ukuran, portabilitas, dan biaya..
<br>Hasil Sistem identifikasi pupuk Urea dan NPK menggunakan metode Laser Speckle Imaging (LSI) model backscattering yang berupa frame pola spekel mampu membedakan sampel pupuk murni dan oplosan yang dapat dilihat dari trend data RGB setiap sampel.Nilai Green pupuk murni subsidi Urea memiliki nilai rata-rata 15,73 dan nilai Green pupuk oplosan (3 gr, 5 gr dan 7 gr) dengan rata-rata 28,95.Nilai Green pupuk murni NPK subsidi memiliki rata-rata 63,67, nilai pupuk oplosan memiliki rata-rata nilai Green 37,46.Sistem optik metode LSI model backscattering mampu membedakan pupuk murni Urea dan NPK murni dengan pupuk oplosan dengan perbandingan 3gr, 5gr dan 7gr
<br>Sistem Optik Metode Laser Speckle Imaging (LSI) Model Backscattering Untuk Identifikasi Pupuk Oplosan bertujuan membantu petani dalam identifikasi pupuk, hal ini dilakukan karena banyak beredar pupuk oplosan di pasaran. Sistem LSI terdiri dari komponen utama yaitu laser sebagai sumber cahaya, sampel dan kamera CMOS sebagai detector cahaya serta ruang kedap cahaya yang terbuat dari akrilik. Sistem ini dilengkapi dengan display Graphical User Interface (GUI) untuk memperlihatkan citra spekel hasil tangkapan kamera. Sampel yang digunakan adalah pupuk urea dan NPK. Pengolahan citra pola spekel menjadi data RGB dilakukan menggunakan bantuan software Matlab R2014a. Sistem yang dirancang memiliki keunggulan dapat membedakan pupuk urea murni dengan oplosan dan NPK murni dengan oplosan....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/4/evaluasi-hasil-sistem-efektivitas-pupuk-urea-xyz-m-thumb-ae2eb.webp" type="image/webp" length="74044" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/evaluasi-hasil-sistem-efektivitas-pupuk-urea-xyz-m-thumb-912e0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/evaluasi-hasil-sistem-efektivitas-pupuk-urea-xyz-m-thumb-ae2eb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/evaluasi-hasil-sistem-efektivitas-pupuk-urea-xyz-m-thumb-ce4ce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-67-umri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16575-photon-jurnal-sain-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Kandungan Formaldehid dalam Minuman dengan Kemasan Plastik Polietilen Tereftalat PET yang Beredar di Kodya Pekanbaru ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kandungan Formaldehid dalam Minuman dengan Kemasan Plastik Polietilen Tereftalat PET yang Beredar di Kodya Pekanbaru ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kandungan Formaldehid dalam Minuman dengan Kemasan Plastik Polietilen Tereftalat PET yang Beredar di Kodya Pekanbaru ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44124-polietilen-tereftalat-formaldehid-migrasi-itnawita" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44124-polietilen-tereftalat-formaldehid-migrasi-itnawita" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-02:82a46176c10dfc75dbb02e2086af72ea</id>
	<published>2026-05-02T06:24:47+07:00</published>
	<updated>2026-05-02T06:24:47+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="full issue" label="full issue" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[full,issue,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah studi lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh jenis minuman terhadap tingkat migrasi formaldehid dari kemasan PET, dengan mempertimbangkan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah studi lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh jenis minuman terhadap tingkat migrasi formaldehid dari kemasan PET, dengan mempertimbangkan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/polietilen-tereftalat-formaldehid-migrasi-analisis-thumb-51841.webp" title="JURIS - Analisis Kandungan Formaldehid dalam Minuman dengan Kemasan Plastik Polietilen Tereftalat (PET) yang Beredar di Kodya Pekanbaru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/polietilen-tereftalat-formaldehid-migrasi-analisis-thumb-51841.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/polietilen-tereftalat-formaldehid-migrasi-analisis-thumb-51841.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/polietilen-tereftalat-formaldehid-migrasi-analisis-thumb-51841.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kandungan Formaldehid dalam Minuman dengan Kemasan Plastik Polietilen Tereftalat (PET) yang Beredar di Kodya Pekanbaru" alt="JURIS - Analisis Kandungan Formaldehid dalam Minuman dengan Kemasan Plastik Polietilen Tereftalat (PET) yang Beredar di Kodya Pekanbaru" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/polietilen-tereftalat-formaldehid-migrasi-analisis-thumb-de102.webp" title="JURIS - Analisis Kandungan Formaldehid dalam Minuman dengan Kemasan Plastik Polietilen Tereftalat (PET) yang Beredar di Kodya Pekanbaru" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/polietilen-tereftalat-formaldehid-migrasi-analisis-thumb-de102.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/polietilen-tereftalat-formaldehid-migrasi-analisis-thumb-de102.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/polietilen-tereftalat-formaldehid-migrasi-analisis-thumb-de102.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kandungan Formaldehid dalam Minuman dengan Kemasan Plastik Polietilen Tereftalat (PET) yang Beredar di Kodya Pekanbaru" alt="JURIS - Analisis Kandungan Formaldehid dalam Minuman dengan Kemasan Plastik Polietilen Tereftalat (PET) yang Beredar di Kodya Pekanbaru" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44124-polietilen-tereftalat-formaldehid-migrasi-itnawita" title="JURIS - Analisis Kandungan Formaldehid dalam Minuman dengan Kemasan Plastik Polietilen Tereftalat (PET) yang Beredar di Kodya Pekanbaru" target="_blank">Analisis Kandungan Formaldehid dalam Minuman dengan Kemasan Plastik Polietilen Tereftalat (PET) yang Beredar di Kodya Pekanbaru</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah studi lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh jenis minuman terhadap tingkat migrasi formaldehid dari kemasan PET, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti pH, kandungan gula, dan jenis bahan pengawet yang digunakan. Hal ini penting untuk memahami mekanisme interaksi antara minuman dan kemasan, sehingga dapat dikembangkan strategi untuk meminimalkan migrasi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan kemasan alternatif yang lebih aman, misalnya dengan menggunakan bahan biodegradable atau dengan melapisi kemasan PET dengan bahan penghambat migrasi. Ketiga, perlu dilakukan studi komparatif mengenai dampak kesehatan dari konsumsi minuman kemasan PET yang mengandung residu formaldehid, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti dosis, durasi paparan, dan kerentanan individu..
<br>Berdasarkan hasil penelitian terhadap kandungan formaldehid terhadap minuman yoghurt, minuman berkarbonat dan air mineral dapat disimpulkan, pertama, adanya migrasi formaldehid dari kemasan kedalam minuman selama penyimpanan.Kedua, untuk minuman yoghurt dan minuman berkarbonat penyimpanan sampai 50 hari formaldehid belum terdeteksi.Ketiga, untuk minuman dalam wadah PET pada penyimpanan 60 hari kandungan formaldehid dalam yoghurt 1,488 mg/l, minuman berkarboonat 2,33mg/l, yoghurt dalam HDPE 3,25 mg/l.Kandungan telah melebihi batas ambang ditetapkan oleh tiga lembaga organisasi di PBB yaitu ILO, UNEP serta WHO yaitu 1 mg/L yang boleh masuk ke dalam tubuh manusia
<br>Salah satu kelemahan dari plastik Polietilen tereftalat (PET) yang digunakan sebagai kemasan minuman adalah terjadinya migrasi monomer-monomer berupa formaldehid dan asetaldehid selama penyimpanan. Dari hasil penelitian terhadap beberapa jenis minuman dengan kemasan PET yang beredar di Kodya Pekanbaru menunjukkan terjadinya peningkatan kandungan formaldehid dalam minuman selama penyimpanan. Kandungan formaldehid dalam minuman yoghurt yang disimpan sampai 70 hari adalah 1,488 mg/L dan dalam HDPE 3,250 mg/l, minuman berkarbonat 2,31 mg/l dan air mineral 0,27 mg/l yang disimpan selama 30 hari dalam keadaan terpapar matahari. Penyimpanan minuman...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/7/polietilen-tereftalat-formaldehid-migrasi-analisis-thumb-de102.webp" type="image/webp" length="171936" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/polietilen-tereftalat-formaldehid-migrasi-analisis-thumb-51841.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/polietilen-tereftalat-formaldehid-migrasi-analisis-thumb-de102.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-67-umri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16575-photon-jurnal-sain-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Ekstraksi Fraksinasi Dan Uji Antioksidan Daun Pakis Sawit Davallia denticulata ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Ekstraksi Fraksinasi Dan Uji Antioksidan Daun Pakis Sawit Davallia denticulata ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Ekstraksi Fraksinasi Dan Uji Antioksidan Daun Pakis Sawit Davallia denticulata ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44137-ekstrak-etanol-daun-kombinasi-ekstr" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44137-ekstrak-etanol-daun-kombinasi-ekstr" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-02:22d13b908ab892be58f19b8916cbe9d1</id>
	<published>2026-05-02T06:10:46+07:00</published>
	<updated>2026-05-02T06:10:46+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="ulat grayak" label="ulat grayak" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[grayak,ulat,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, lakukan studi komparatif penggunaan pelarut ramah lingkungan seperti airAealkohol terhidrasi untuk ekstraksi guna meminimalkan degradasi senyawa bioaktif dan mengukur pengaruhnya terhadap kualitas antioksidan. Kedua, evaluasi efek sinergis antara ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, lakukan studi komparatif penggunaan pelarut ramah lingkungan seperti airAealkohol terhidrasi untuk ekstraksi guna meminimalkan degradasi senyawa bioaktif dan mengukur pengaruhnya terhadap kualitas antioksidan. Kedua, evaluasi efek sinergis antara ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/ekstrak-etanol-daun-kombinasi-fraksi-etil-asetat-e-thumb-0f021.webp" title="JURIS - Ekstraksi, Fraksinasi, Dan Uji Antioksidan Daun Pakis Sawit (Davallia denticulata)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/ekstrak-etanol-daun-kombinasi-fraksi-etil-asetat-e-thumb-0f021.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/ekstrak-etanol-daun-kombinasi-fraksi-etil-asetat-e-thumb-0f021.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/ekstrak-etanol-daun-kombinasi-fraksi-etil-asetat-e-thumb-0f021.webp 1x" title="JURIS - Ekstraksi, Fraksinasi, Dan Uji Antioksidan Daun Pakis Sawit (Davallia denticulata)" alt="JURIS - Ekstraksi, Fraksinasi, Dan Uji Antioksidan Daun Pakis Sawit (Davallia denticulata)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/ekstrak-etanol-daun-kombinasi-fraksi-etil-asetat-e-thumb-ee6d5.webp" title="JURIS - Ekstraksi, Fraksinasi, Dan Uji Antioksidan Daun Pakis Sawit (Davallia denticulata)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/ekstrak-etanol-daun-kombinasi-fraksi-etil-asetat-e-thumb-ee6d5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/ekstrak-etanol-daun-kombinasi-fraksi-etil-asetat-e-thumb-ee6d5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/ekstrak-etanol-daun-kombinasi-fraksi-etil-asetat-e-thumb-ee6d5.webp 1x" title="JURIS - Ekstraksi, Fraksinasi, Dan Uji Antioksidan Daun Pakis Sawit (Davallia denticulata)" alt="JURIS - Ekstraksi, Fraksinasi, Dan Uji Antioksidan Daun Pakis Sawit (Davallia denticulata)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/ekstrak-etanol-daun-kombinasi-fraksi-etil-asetat-e-thumb-6a5ef.webp" title="JURIS - Ekstraksi, Fraksinasi, Dan Uji Antioksidan Daun Pakis Sawit (Davallia denticulata)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/ekstrak-etanol-daun-kombinasi-fraksi-etil-asetat-e-thumb-6a5ef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/ekstrak-etanol-daun-kombinasi-fraksi-etil-asetat-e-thumb-6a5ef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/ekstrak-etanol-daun-kombinasi-fraksi-etil-asetat-e-thumb-6a5ef.webp 1x" title="JURIS - Ekstraksi, Fraksinasi, Dan Uji Antioksidan Daun Pakis Sawit (Davallia denticulata)" alt="JURIS - Ekstraksi, Fraksinasi, Dan Uji Antioksidan Daun Pakis Sawit (Davallia denticulata)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44137-ekstrak-etanol-daun-kombinasi-ekstr" title="JURIS - Ekstraksi, Fraksinasi, Dan Uji Antioksidan Daun Pakis Sawit (Davallia denticulata)" target="_blank">Ekstraksi, Fraksinasi, Dan Uji Antioksidan Daun Pakis Sawit (Davallia denticulata)</a>: Pertama, lakukan studi komparatif penggunaan pelarut ramah lingkungan seperti airAealkohol terhidrasi untuk ekstraksi guna meminimalkan degradasi senyawa bioaktif dan mengukur pengaruhnya terhadap kualitas antioksidan. Kedua, evaluasi efek sinergis antara senyawa flavonoid dan terpenoid yang terisolasi dari fraksi etanol melalui metode bioanalisis in vitro dan in vivo, guna mengidentifikasi potensi terapetik terhadap model stres oksidatif. Ketiga, aplikasikan teknologi mikronisasi atau encapsulasi pada fraksi nAcheksan agar meningkatkan stabilitas dan bioavailabilitas senyawa phenolicnya, kemudian uji efektivitasnya dalam sistem pembentukan radikal bebas pada organisme model seperti Caenorhabditis elegans..
<br>Fraksi nAcheksan, etil asetat, dan etanol berkapasitas 30A%, 15A%, dan 50A% masingAcmasing, mengandung senyawa flavonoid, tanin, steroid, dan fenolik.Nilai IC50 ekstrak etanol 1,406AAAg/mL menunjukkan aktivitas antioksidan sangat kuat, sedangkan fraksi nAcheksan 2,91AAAg/mL juga sangat kuat.Fraksi etanol 18,99AAAg/mL sangat kuat dan fraksi etil asetat 103AAAg/mL memiliki aktivitas sedang.Ekstrak etanol lebih unggul dibandingkan vitamin C dalam aktivitas antioksidan, sehingga daun pakis sawit dapat dipertimbangkan sebagai sumber antioksidan alami
<br>Antioksidan merupakan senyawa yang dapat menangkal dampak negatif oksidan dengan donasi elektron, sehingga menghambat radikal bebas. Daun pakis mengandung metabolit sekunder berpotensi sebagai sumber antioksidan alami. Penelitian ini melakukan ekstraksi, fraksinasi, dan uji antioksidan pada daun pakis sawit (Davallia denticulata) menggunakan pelarut etanol. Ekstrak etanol, fraksi nAcheksan, etil asetat, dan fraksi etanol diuji fitokimia, terdeteksi flavonoid, saponin, tanin, triterpenoid, steroid, dan fenolik....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/7/ekstrak-etanol-daun-kombinasi-fraksi-etil-asetat-e-thumb-0f021.webp" type="image/webp" length="115468" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/ekstrak-etanol-daun-kombinasi-fraksi-etil-asetat-e-thumb-0f021.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/ekstrak-etanol-daun-kombinasi-fraksi-etil-asetat-e-thumb-ee6d5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/ekstrak-etanol-daun-kombinasi-fraksi-etil-asetat-e-thumb-6a5ef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-67-umri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16575-photon-jurnal-sain-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Kajian Aktivitas Antioksidan Dari Kayu Secang Caesalpinia Sappan L ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kajian Aktivitas Antioksidan Dari Kayu Secang Caesalpinia Sappan L ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kajian Aktivitas Antioksidan Dari Kayu Secang Caesalpinia Sappan L ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44135-kayu-secang-ekstrak-manis-antioksidan-radikal" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44135-kayu-secang-ekstrak-manis-antioksidan-radikal" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-02:2fe6dffb671d797ea5d9d8dce97557fc</id>
	<published>2026-05-02T05:53:43+07:00</published>
	<updated>2026-05-02T05:53:43+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="ulat grayak" label="ulat grayak" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[grayak,ulat,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian dapat difokuskan pada pemodelan metabolik sitokin yang dihasilkan oleh ekstrak kayu secang untuk mengkaji dampaknya terhadap sistem imun, dengan menggunakan metode metabolomik untargeted pada model hewan, serta mengembangkan formulasi skincare ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian dapat difokuskan pada pemodelan metabolik sitokin yang dihasilkan oleh ekstrak kayu secang untuk mengkaji dampaknya terhadap sistem imun, dengan menggunakan metode metabolomik untargeted pada model hewan, serta mengembangkan formulasi skincare ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/kayu-secang-ekstrak-manis-antioksidan-radikal-beba-thumb-44224.webp" title="JURIS - Kajian Aktivitas Antioksidan Dari Kayu Secang (Caesalpinia Sappan L.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/kayu-secang-ekstrak-manis-antioksidan-radikal-beba-thumb-44224.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/kayu-secang-ekstrak-manis-antioksidan-radikal-beba-thumb-44224.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/kayu-secang-ekstrak-manis-antioksidan-radikal-beba-thumb-44224.webp 1x" title="JURIS - Kajian Aktivitas Antioksidan Dari Kayu Secang (Caesalpinia Sappan L.)" alt="JURIS - Kajian Aktivitas Antioksidan Dari Kayu Secang (Caesalpinia Sappan L.)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/kayu-secang-ekstrak-manis-antioksidan-radikal-beba-thumb-70df2.webp" title="JURIS - Kajian Aktivitas Antioksidan Dari Kayu Secang (Caesalpinia Sappan L.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/kayu-secang-ekstrak-manis-antioksidan-radikal-beba-thumb-70df2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/kayu-secang-ekstrak-manis-antioksidan-radikal-beba-thumb-70df2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/kayu-secang-ekstrak-manis-antioksidan-radikal-beba-thumb-70df2.webp 1x" title="JURIS - Kajian Aktivitas Antioksidan Dari Kayu Secang (Caesalpinia Sappan L.)" alt="JURIS - Kajian Aktivitas Antioksidan Dari Kayu Secang (Caesalpinia Sappan L.)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/kayu-secang-ekstrak-manis-antioksidan-radikal-beba-thumb-45a0c.webp" title="JURIS - Kajian Aktivitas Antioksidan Dari Kayu Secang (Caesalpinia Sappan L.)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/kayu-secang-ekstrak-manis-antioksidan-radikal-beba-thumb-45a0c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/kayu-secang-ekstrak-manis-antioksidan-radikal-beba-thumb-45a0c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/kayu-secang-ekstrak-manis-antioksidan-radikal-beba-thumb-45a0c.webp 1x" title="JURIS - Kajian Aktivitas Antioksidan Dari Kayu Secang (Caesalpinia Sappan L.)" alt="JURIS - Kajian Aktivitas Antioksidan Dari Kayu Secang (Caesalpinia Sappan L.)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44135-kayu-secang-ekstrak-manis-antioksidan-radikal" title="JURIS - Kajian Aktivitas Antioksidan Dari Kayu Secang (Caesalpinia Sappan L.)" target="_blank">Kajian Aktivitas Antioksidan Dari Kayu Secang (Caesalpinia Sappan L.)</a>: Penelitian dapat difokuskan pada pemodelan metabolik sitokin yang dihasilkan oleh ekstrak kayu secang untuk mengkaji dampaknya terhadap sistem imun, dengan menggunakan metode metabolomik untargeted pada model hewan, serta mengembangkan formulasi skincare yang menggabungkan ekstrak kayu secang dengan bahan aktif lainnya, seperti niacinamide, melalui teknik encapsulasi lipid untuk meningkatkan stabilitas dan penetrasi dermal; selanjutnya, dilakukannya uji klinis fase I pada populasi dewasa guna menilai keamanan dan efektivitas produk tonik rambut berbasis ekstrak kayu secang terhadap pertumbuhan rambut dan penurunan ketombe, serta melakukan studi eksperimental pada subjek penderita diabetes tipe 2 untuk mengevaluasi potensi jeroan keberhasilan pengurangan kadar gula darah dengan kombinasi secang dan stevia, sehingga dapat mengidentifikasi mekanisme sinergis dan batasan penggunaan komponen tersebut secara bersamaan dalam produk nutraceutical..
<br>Kayu secang mengandung beragam senyawa fitokimia seperti flavonoid, fenolik, brazilin, tannin, dan saponin, yang menjadikannya antioksidan kuat melalui mekanisme pengorbanan atom hidrogen terhadap radikal bebas.Aktivitas antioksidan kayu secang terbukti baik dalam uji in vitro dengan nilai IC50 rendah serta dalam uji in vivo, di mana dapat menurunkan gula darah, mengontrol penambahan berat badan, meningkatkan sel Kupffer, dan tidak menimbulkan efek toksik pada jantung dan paru-paru.Kayu secang dapat dimanfaatkan sebagai bahan sediaan kosmetik (essence dan hair tonic) serta sebagai komponen makanan dan minuman untuk meningkatkan kandungan antioksidan
<br>Radikal bebas dapat melemahkan fungsi membran sel dan retikulum endoplasma serta menghancurkan sel pada tingkat DNA molekuler. Tubuh manusia membutuhkan antioksidan untuk menstabilkan jumlah radikal bebas dalam tubuh. Antioksidan yang alami terdapat pada tumbuhan diantaranya vitamin, fenol, flavonoid dan karetonoid. Kayu secang termasuk tanaman herbal yang bersifat antioksidan. Senyawa antioksidan yang terkandung pada kayu secang berupa senyawa fenolik, resorsinin, brasilein, asam galat, flavonoid, saponin, terpanoid...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/4/kayu-secang-ekstrak-manis-antioksidan-radikal-beba-thumb-70df2.webp" type="image/webp" length="108302" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/kayu-secang-ekstrak-manis-antioksidan-radikal-beba-thumb-44224.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/kayu-secang-ekstrak-manis-antioksidan-radikal-beba-thumb-70df2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/kayu-secang-ekstrak-manis-antioksidan-radikal-beba-thumb-45a0c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-67-umri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16575-photon-jurnal-sain-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Karakterisasi Zeolit dari Mineral Kaolin yang Berasal dari Desa Sencalang Kabupaten Indra Giri Hilir ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Karakterisasi Zeolit dari Mineral Kaolin yang Berasal dari Desa Sencalang Kabupaten Indra Giri Hilir ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Karakterisasi Zeolit dari Mineral Kaolin yang Berasal dari Desa Sencalang Kabupaten Indra Giri Hilir ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44126-kaolin-zeolit-hasil-difraksi-sinar-pola" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44126-kaolin-zeolit-hasil-difraksi-sinar-pola" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-02:b96c1282e9a86af86560e9a7e3bbc58a</id>
	<published>2026-05-02T05:16:55+07:00</published>
	<updated>2026-05-02T05:16:55+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="full issue" label="full issue" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[full,issue,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mempelajari lebih lanjut tentang proses dehidroksilasi kaolin dan pengaruhnya terhadap pembentukan zeolit.2. Meneliti variasi perbandingan silikat dan aluminat ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mempelajari lebih lanjut tentang proses dehidroksilasi kaolin dan pengaruhnya terhadap pembentukan zeolit.2. Meneliti variasi perbandingan silikat dan aluminat ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/2/kaolin-zeolit-hasil-difraksi-sinar-pola-sudut-baku-thumb-58b19.webp" title="JURIS - Karakterisasi Zeolit dari Mineral Kaolin yang Berasal dari Desa Sencalang Kabupaten Indra Giri Hilir" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/kaolin-zeolit-hasil-difraksi-sinar-pola-sudut-baku-thumb-58b19.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/kaolin-zeolit-hasil-difraksi-sinar-pola-sudut-baku-thumb-58b19.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/kaolin-zeolit-hasil-difraksi-sinar-pola-sudut-baku-thumb-58b19.webp 1x" title="JURIS - Karakterisasi Zeolit dari Mineral Kaolin yang Berasal dari Desa Sencalang Kabupaten Indra Giri Hilir" alt="JURIS - Karakterisasi Zeolit dari Mineral Kaolin yang Berasal dari Desa Sencalang Kabupaten Indra Giri Hilir" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/2/kaolin-zeolit-hasil-difraksi-sinar-pola-sudut-baku-thumb-3d61b.webp" title="JURIS - Karakterisasi Zeolit dari Mineral Kaolin yang Berasal dari Desa Sencalang Kabupaten Indra Giri Hilir" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/2/kaolin-zeolit-hasil-difraksi-sinar-pola-sudut-baku-thumb-3d61b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/2/kaolin-zeolit-hasil-difraksi-sinar-pola-sudut-baku-thumb-3d61b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/2/kaolin-zeolit-hasil-difraksi-sinar-pola-sudut-baku-thumb-3d61b.webp 1x" title="JURIS - Karakterisasi Zeolit dari Mineral Kaolin yang Berasal dari Desa Sencalang Kabupaten Indra Giri Hilir" alt="JURIS - Karakterisasi Zeolit dari Mineral Kaolin yang Berasal dari Desa Sencalang Kabupaten Indra Giri Hilir" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44126-kaolin-zeolit-hasil-difraksi-sinar-pola" title="JURIS - Karakterisasi Zeolit dari Mineral Kaolin yang Berasal dari Desa Sencalang Kabupaten Indra Giri Hilir" target="_blank">Karakterisasi Zeolit dari Mineral Kaolin yang Berasal dari Desa Sencalang Kabupaten Indra Giri Hilir</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mempelajari lebih lanjut tentang proses dehidroksilasi kaolin dan pengaruhnya terhadap pembentukan zeolit.2. Meneliti variasi perbandingan silikat dan aluminat serta pengaruhnya terhadap kualitas zeolit yang dihasilkan.3. Menganalisis lebih mendalam tentang karakterisasi zeolit menggunakan spektroskopi infra merah dan difraksi sinar-X untuk memahami struktur dan sifat zeolit secara lebih detail..
<br>Dari hasil karakterisasi zeolit yang dibuat dari kaolin yang bersal dari desa Sencalang dapat disimpulkan.Dari spectrogram zeolit dihasilkan tiga pita yaitu vibrasi dari regangan asimetri dan simatri dari O-Si-O atau O-Al-O dan tekuk TO4 tetrahedral.Zeolit yang dihasilkan mempunyai pola difraksi sudut 2 berturut-turut 7,20.Zeolit yang dihasilkan mirip dengan zeolit A
<br>Mineral kaolin yang berasal dari Desa Sencalang Kecamatan Kerintang Kabupaten Indra Giri Hilir dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan zeolit karena mengandung SiO2 yang cukup besar yaitu 60,49-83,02% dan Al2O3 10,63-24,19%. Zeolit yang dibuat dari peleburan 25 g kaolin dan 35 g NaOH serta penambahan silikat dan aluminat 1:1, mempunyai karakter yang mirip dengan zeolit A. Hasil difraksi sinar-X menunjukkan adanya pola difraksi sudut 2 berturut-turut 7,20: 10,12; 16,13; 21,70; 24,00; 30,79; 34,24; 36,63; 42,63 dan adanya regangan asimetris O-Si-O atau O-Al-O pada bilangan gelombang 1007 dan 1006 cm-1, 715-720 cm-1 regangan simetris O-Si-O atau O-Al-O dari ikatan TO4 tetrahedral....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/2/kaolin-zeolit-hasil-difraksi-sinar-pola-sudut-baku-thumb-58b19.webp" type="image/webp" length="172584" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/kaolin-zeolit-hasil-difraksi-sinar-pola-sudut-baku-thumb-58b19.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/2/kaolin-zeolit-hasil-difraksi-sinar-pola-sudut-baku-thumb-3d61b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-67-umri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16575-photon-jurnal-sain-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ PERBEDAAN SALINITAS MEDIA TERHADAP EFISIENSI PEMANFAATAN PAKAN BENIH IKAN NILA GIFT Oreochromis sp ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PERBEDAAN SALINITAS MEDIA TERHADAP EFISIENSI PEMANFAATAN PAKAN BENIH IKAN NILA GIFT Oreochromis sp ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PERBEDAAN SALINITAS MEDIA TERHADAP EFISIENSI PEMANFAATAN PAKAN BENIH IKAN NILA GIFT Oreochromis sp ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44144-manajemen-kesehatan-ikan-nila-hasil-budidaya" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44144-manajemen-kesehatan-ikan-nila-hasil-budidaya" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-02:a6cb044cc9a9cdcc75fc3f0344950d23</id>
	<published>2026-05-02T05:08:03+07:00</published>
	<updated>2026-05-02T05:08:03+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="negara asing" label="negara asing" />
	<category term="hadi sumarto" label="hadi sumarto" />
	<category term="amalia fitri" label="amalia fitri" />
	<itunes:keywords><![CDATA[amalia,asing,fitri,hadi,negara,sumarto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengoptimalkan salinitas media budidaya ikan nila gift (Oreochromis sp.). Salah satu arah penelitian yang menarik adalah menguji pengaruh kombinasi salinitas dan probiotik terhadap pertumbuhan dan kesehatan ikan, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengoptimalkan salinitas media budidaya ikan nila gift (Oreochromis sp.). Salah satu arah penelitian yang menarik adalah menguji pengaruh kombinasi salinitas dan probiotik terhadap pertumbuhan dan kesehatan ikan, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/manajemen-kesehatan-ikan-nila-hasil-budidaya-laut-thumb-815ee.webp" title="JURIS - PERBEDAAN SALINITAS MEDIA TERHADAP EFISIENSI PEMANFAATAN PAKAN  BENIH IKAN NILA GIFT (Oreochromis sp)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/manajemen-kesehatan-ikan-nila-hasil-budidaya-laut-thumb-815ee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/manajemen-kesehatan-ikan-nila-hasil-budidaya-laut-thumb-815ee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/manajemen-kesehatan-ikan-nila-hasil-budidaya-laut-thumb-815ee.webp 1x" title="JURIS - PERBEDAAN SALINITAS MEDIA TERHADAP EFISIENSI PEMANFAATAN PAKAN  BENIH IKAN NILA GIFT (Oreochromis sp)" alt="JURIS - PERBEDAAN SALINITAS MEDIA TERHADAP EFISIENSI PEMANFAATAN PAKAN  BENIH IKAN NILA GIFT (Oreochromis sp)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/a/manajemen-kesehatan-ikan-nila-hasil-budidaya-laut-thumb-22bf7.webp" title="JURIS - PERBEDAAN SALINITAS MEDIA TERHADAP EFISIENSI PEMANFAATAN PAKAN  BENIH IKAN NILA GIFT (Oreochromis sp)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/a/manajemen-kesehatan-ikan-nila-hasil-budidaya-laut-thumb-22bf7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/a/manajemen-kesehatan-ikan-nila-hasil-budidaya-laut-thumb-22bf7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/a/manajemen-kesehatan-ikan-nila-hasil-budidaya-laut-thumb-22bf7.webp 1x" title="JURIS - PERBEDAAN SALINITAS MEDIA TERHADAP EFISIENSI PEMANFAATAN PAKAN  BENIH IKAN NILA GIFT (Oreochromis sp)" alt="JURIS - PERBEDAAN SALINITAS MEDIA TERHADAP EFISIENSI PEMANFAATAN PAKAN  BENIH IKAN NILA GIFT (Oreochromis sp)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44144-manajemen-kesehatan-ikan-nila-hasil-budidaya" title="JURIS - PERBEDAAN SALINITAS MEDIA TERHADAP EFISIENSI PEMANFAATAN PAKAN  BENIH IKAN NILA GIFT (Oreochromis sp)" target="_blank">PERBEDAAN SALINITAS MEDIA TERHADAP EFISIENSI PEMANFAATAN PAKAN  BENIH IKAN NILA GIFT (Oreochromis sp)</a>: Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk mengoptimalkan salinitas media budidaya ikan nila gift (Oreochromis sp.). Salah satu arah penelitian yang menarik adalah menguji pengaruh kombinasi salinitas dan probiotik terhadap pertumbuhan dan kesehatan ikan, mengingat probiotik dapat membantu ikan beradaptasi dengan kondisi lingkungan yang kurang optimal. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat difokuskan pada identifikasi gen-gen yang terlibat dalam osmoregulasi pada ikan nila, sehingga dapat dipahami mekanisme adaptasi mereka terhadap perubahan salinitas. Terakhir, studi mengenai dampak jangka panjang paparan salinitas yang berbeda terhadap kualitas daging dan kandungan nutrisi ikan nila juga penting untuk dilakukan, guna memastikan produk perikanan yang dihasilkan aman dan berkualitas tinggi bagi konsumen..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa salinitas media budidaya yang berbeda berpengaruh sangat nyata terhadap efisiensi pemanfaatan pakan benih ikan nila gift (Oreochromis sp.Perlakuan C dengan salinitas media 10 ppt memberikan efisiensi pemanfaatan pakan tertinggi, yaitu 85,95%, sementara efisiensi pemanfaatan terendah terdapat pada perlakuan A dengan salinitas media 0 ppt, yaitu 48,40%.Respon efisiensi pemanfaatan pakan benih ikan nila gift menghasilkan kurva berbentuk kuadratik dengan persamaan Y = 45,69   5,37X - 0,22XA
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh perbedaan dan tingkat salinitas optimal terhadap efisiensi pemanfaatan pakan pada Oreochromis sp. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen laboratorium. Penelitian dilakukan dengan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan meliputi perlakuan dengan salinitas 0 ppt (A), 5 ppt (B), 10 ppt (C), dan 15 ppt (D). Perbedaan salinitas media yang rendah tidak memberikan respons positif terhadap efisiensi pemanfaatan pakan benih ikan yang dibudidayakan. Penurunan salinitas yang digunakan akan mempengaruhi efisiensi pemanfaatan pakan benih nila. Perlakuan C (salinitas 10 ppt) memberikan respons maksimal terhadap efisiensi pemanfaatan pakan Oreochromis sp., yaitu 85,95%, diikuti oleh perlakuan D (74,26%), perlakuan B (58,68%), dan perlakuan A (48,49%). Perbedaan perlakuan salinitas media terhadap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/a/manajemen-kesehatan-ikan-nila-hasil-budidaya-laut-thumb-22bf7.webp" type="image/webp" length="105608" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/manajemen-kesehatan-ikan-nila-hasil-budidaya-laut-thumb-815ee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/a/manajemen-kesehatan-ikan-nila-hasil-budidaya-laut-thumb-22bf7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-961-puskomceria.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4761-pena-jurnal-ilmu-pengetahuan-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Faktor yang Berhubungan dengan Ketepatan Pelaksanaan Triase Modern Canadian Triage Acquity System CTAS ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Faktor yang Berhubungan dengan Ketepatan Pelaksanaan Triase Modern Canadian Triage Acquity System CTAS ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Faktor yang Berhubungan dengan Ketepatan Pelaksanaan Triase Modern Canadian Triage Acquity System CTAS ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44139-sistem-rotasi-bisnis-modern" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44139-sistem-rotasi-bisnis-modern" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-02:d9d1f8d61c67e9d0c365ff6f384c1a5a</id>
	<published>2026-05-02T04:52:10+07:00</published>
	<updated>2026-05-02T04:52:10+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="ulat grayak" label="ulat grayak" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[grayak,ulat,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh pelatihan CTAS secara intensif terhadap peningkatan ketepatan triase dan respons waktu perawat di IGD, untuk mengevaluasi efektivitas program pelatihan berbasis simulasi. Kedua, diperlukan studi yang ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh pelatihan CTAS secara intensif terhadap peningkatan ketepatan triase dan respons waktu perawat di IGD, untuk mengevaluasi efektivitas program pelatihan berbasis simulasi. Kedua, diperlukan studi yang ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/sistem-rotasi-bisnis-modern-shift-gawat-darurat-ig-thumb-ddc21.webp" title="JURIS - Faktor yang Berhubungan dengan Ketepatan Pelaksanaan Triase Modern Canadian Triage  Acquity System (CTAS)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/sistem-rotasi-bisnis-modern-shift-gawat-darurat-ig-thumb-ddc21.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/sistem-rotasi-bisnis-modern-shift-gawat-darurat-ig-thumb-ddc21.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/sistem-rotasi-bisnis-modern-shift-gawat-darurat-ig-thumb-ddc21.webp 1x" title="JURIS - Faktor yang Berhubungan dengan Ketepatan Pelaksanaan Triase Modern Canadian Triage  Acquity System (CTAS)" alt="JURIS - Faktor yang Berhubungan dengan Ketepatan Pelaksanaan Triase Modern Canadian Triage  Acquity System (CTAS)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/sistem-rotasi-bisnis-modern-shift-gawat-darurat-ig-thumb-228b2.webp" title="JURIS - Faktor yang Berhubungan dengan Ketepatan Pelaksanaan Triase Modern Canadian Triage  Acquity System (CTAS)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/sistem-rotasi-bisnis-modern-shift-gawat-darurat-ig-thumb-228b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/sistem-rotasi-bisnis-modern-shift-gawat-darurat-ig-thumb-228b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/sistem-rotasi-bisnis-modern-shift-gawat-darurat-ig-thumb-228b2.webp 1x" title="JURIS - Faktor yang Berhubungan dengan Ketepatan Pelaksanaan Triase Modern Canadian Triage  Acquity System (CTAS)" alt="JURIS - Faktor yang Berhubungan dengan Ketepatan Pelaksanaan Triase Modern Canadian Triage  Acquity System (CTAS)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/sistem-rotasi-bisnis-modern-shift-gawat-darurat-ig-thumb-318d7.webp" title="JURIS - Faktor yang Berhubungan dengan Ketepatan Pelaksanaan Triase Modern Canadian Triage  Acquity System (CTAS)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/sistem-rotasi-bisnis-modern-shift-gawat-darurat-ig-thumb-318d7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/sistem-rotasi-bisnis-modern-shift-gawat-darurat-ig-thumb-318d7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/sistem-rotasi-bisnis-modern-shift-gawat-darurat-ig-thumb-318d7.webp 1x" title="JURIS - Faktor yang Berhubungan dengan Ketepatan Pelaksanaan Triase Modern Canadian Triage  Acquity System (CTAS)" alt="JURIS - Faktor yang Berhubungan dengan Ketepatan Pelaksanaan Triase Modern Canadian Triage  Acquity System (CTAS)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44139-sistem-rotasi-bisnis-modern" title="JURIS - Faktor yang Berhubungan dengan Ketepatan Pelaksanaan Triase Modern Canadian Triage  Acquity System (CTAS)" target="_blank">Faktor yang Berhubungan dengan Ketepatan Pelaksanaan Triase Modern Canadian Triage  Acquity System (CTAS)</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh pelatihan CTAS secara intensif terhadap peningkatan ketepatan triase dan respons waktu perawat di IGD, untuk mengevaluasi efektivitas program pelatihan berbasis simulasi. Kedua, diperlukan studi yang mengkaji dampak pembagian shift kerja dan sistem rotasi tugas terhadap beban kerja perawat serta akurasi triase, guna merancang skema jadwal yang mendukung kinerja optimal. Ketiga, penting untuk meneliti peran pendampingan antar perawat (mentor-milenial) dalam proses adaptasi perawat baru di IGD, untuk memahami bagaimana sistem pendampingan dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri dalam menerapkan triase modern secara tepat..
<br>Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan, keterampilan, persepsi beban kerja, lama bekerja, dan pelatihan perawat dengan ketepatan pelaksanaan triase modern sistem CTAS di IGD RSUD Bengkalis.Faktor-faktor tersebut secara statistik berpengaruh terhadap akurasi penilaian triase oleh perawat.Upaya peningkatan kompetensi perawat melalui pelatihan dan pengembangan keterampilan sangat diperlukan untuk menjamin ketepatan triase
<br>Sebagian pasien yang berkunjung ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) dalam kondisi tidak gawat darurat, salah satu cara untuk memilahnya adalah dengan triase. Masih banyak rumah sakit yang belum tepat dalam menerapkan triase, sehingga meningkatkan resiko kematian dan kecacatan pasien gawat darurat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan ketepatan pelaksanaan triase modern CTAS. Penelitian ini dilakukan di IGD RSUD Bengkalis. Jumlah populasi 20 orang perawat IGD, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Analisis yang digunakan adalah distribusi frekuensi dan uji statistik chi square. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: Ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan perawat dengan ketepatan pelaksanaan Triase...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/7/sistem-rotasi-bisnis-modern-shift-gawat-darurat-ig-thumb-228b2.webp" type="image/webp" length="130924" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/sistem-rotasi-bisnis-modern-shift-gawat-darurat-ig-thumb-ddc21.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/sistem-rotasi-bisnis-modern-shift-gawat-darurat-ig-thumb-228b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/sistem-rotasi-bisnis-modern-shift-gawat-darurat-ig-thumb-318d7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-67-umri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16575-photon-jurnal-sain-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Zat Aditif Pada Morfologi Membran Hibrid Polisulfon Lempung ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Zat Aditif Pada Morfologi Membran Hibrid Polisulfon Lempung ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Zat Aditif Pada Morfologi Membran Hibrid Polisulfon Lempung ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44122-zat-aditif-buruk-partikel-lempung-membr" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44122-zat-aditif-buruk-partikel-lempung-membr" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-02:a88211cff4a31ba2b21fa7415fe63f1a</id>
	<published>2026-05-02T04:46:38+07:00</published>
	<updated>2026-05-02T04:46:38+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="full issue" label="full issue" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[full,issue,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti pengaruh variasi ukuran partikel lempung nano terhadap morfologi membran hibrid untuk mengetahui apakah penyebaran partikel dalam matriks polimer dapat lebih merata dan mengurangi tumpukan partikel kasar. Kedua, perlu dilakukan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti pengaruh variasi ukuran partikel lempung nano terhadap morfologi membran hibrid untuk mengetahui apakah penyebaran partikel dalam matriks polimer dapat lebih merata dan mengurangi tumpukan partikel kasar. Kedua, perlu dilakukan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/zat-aditif-buruk-partikel-lempung-membran-hibrid-m-thumb-aaf57.webp" title="JURIS - Pengaruh Zat Aditif Pada Morfologi Membran Hibrid Polisulfon-Lempung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/zat-aditif-buruk-partikel-lempung-membran-hibrid-m-thumb-aaf57.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/zat-aditif-buruk-partikel-lempung-membran-hibrid-m-thumb-aaf57.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/zat-aditif-buruk-partikel-lempung-membran-hibrid-m-thumb-aaf57.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Zat Aditif Pada Morfologi Membran Hibrid Polisulfon-Lempung" alt="JURIS - Pengaruh Zat Aditif Pada Morfologi Membran Hibrid Polisulfon-Lempung" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/e/zat-aditif-buruk-partikel-lempung-membran-hibrid-m-thumb-eff25.webp" title="JURIS - Pengaruh Zat Aditif Pada Morfologi Membran Hibrid Polisulfon-Lempung" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/e/zat-aditif-buruk-partikel-lempung-membran-hibrid-m-thumb-eff25.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/e/zat-aditif-buruk-partikel-lempung-membran-hibrid-m-thumb-eff25.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/e/zat-aditif-buruk-partikel-lempung-membran-hibrid-m-thumb-eff25.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Zat Aditif Pada Morfologi Membran Hibrid Polisulfon-Lempung" alt="JURIS - Pengaruh Zat Aditif Pada Morfologi Membran Hibrid Polisulfon-Lempung" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44122-zat-aditif-buruk-partikel-lempung-membr" title="JURIS - Pengaruh Zat Aditif Pada Morfologi Membran Hibrid Polisulfon-Lempung" target="_blank">Pengaruh Zat Aditif Pada Morfologi Membran Hibrid Polisulfon-Lempung</a>: Pertama, perlu diteliti pengaruh variasi ukuran partikel lempung nano terhadap morfologi membran hibrid untuk mengetahui apakah penyebaran partikel dalam matriks polimer dapat lebih merata dan mengurangi tumpukan partikel kasar. Kedua, perlu dilakukan studi komparatif tentang jenis pelarut dan non-pelarut lain dalam proses inversi fase untuk memahami pengaruhnya terhadap kecepatan demixing dan struktur pori membran. Ketiga, penting untuk mengevaluasi kombinasi berbagai rasio PEG dan lempung dalam larutan tuang guna mengidentifikasi komposisi optimal yang menghasilkan membran dengan jumlah pori maksimal, distribusi merata, dan kekuatan mekanis tinggi. Penelitian lebih lanjut dapat menggabungkan ketiga aspek tersebut untuk merancang membran mikrofiltrasi dengan kinerja superior. Variasi kondisi sintesis seperti temperatur koagulasi dan waktu penuangan juga perlu dieksplorasi secara sistematis. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman mendalam tentang mekanisme pembentukan pori. Selain itu, studi ini dapat membuka jalan untuk aplikasi membran dalam pemisahan limbah cair industri. Penelitian lanjutan sebaiknya mencakup uji kinerja filtrasi menggunakan larutan model dengan berbagai bobot molekul. Hasilnya akan memberikan data penting mengenai selektivitas dan permeabilitas membran. Pendekatan multidimensi ini diharapkan mampu menghasilkan membran hibrid yang lebih efisien dan stabil secara struktural..
<br>Zat aditif memengaruhi pembentukan pori pada membran hibrid polisulfon-lempung.Penggunaan dua jenis zat aditif, yaitu organik (PEG) dan anorganik (lempung) pada membran PEL 1, serta satu jenis zat aditif anorganik (lempung) pada membran PL 1, menyebabkan perbedaan jumlah, ukuran, dan distribusi pori pada kedua jenis membran.Perbedaan ini menunjukkan peran spesifik masing-masing zat aditif dalam membentuk morfologi membran
<br>Morfologi membran hibrid polisulfon-lempung dengan zat aditif PEG dan lempung (PEL 1) berbeda dengan membran hibrid polisulfon-lempung dengan zat aditif lempung saja. Penggunaan dua jenis zat aditif pada membran PEL 1 menyebabkan jumlah pori lebih banyak, ukuran pori lebih kecil dan distribusi pori lebih merata dibandingkan membran PL 1 yang hanya menggunakan zat aditif lempung saja. Zat aditif PEG pada membran PEL 1 berperan pada pembentukan pori membran dengan cara meningkatkan konektivitas pori visit host, sedangkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/e/zat-aditif-buruk-partikel-lempung-membran-hibrid-m-thumb-eff25.webp" type="image/webp" length="126498" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/zat-aditif-buruk-partikel-lempung-membran-hibrid-m-thumb-aaf57.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/e/zat-aditif-buruk-partikel-lempung-membran-hibrid-m-thumb-eff25.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-67-umri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16575-photon-jurnal-sain-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Alih Kode dan Campur Kode Percakapan Mahasiswa di Perpustakaan Universitas Pekalongan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Alih Kode dan Campur Kode Percakapan Mahasiswa di Perpustakaan Universitas Pekalongan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Alih Kode dan Campur Kode Percakapan Mahasiswa di Perpustakaan Universitas Pekalongan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44145-fenomena-campur-kode-alih-percaka" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44145-fenomena-campur-kode-alih-percaka" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-02:5002efa5a106feb7e20da3013670c30b</id>
	<published>2026-05-02T04:23:00+07:00</published>
	<updated>2026-05-02T04:23:00+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="negara asing" label="negara asing" />
	<category term="hadi sumarto" label="hadi sumarto" />
	<category term="amalia fitri" label="amalia fitri" />
	<itunes:keywords><![CDATA[amalia,asing,fitri,hadi,negara,sumarto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi alih kode dan campur kode dalam percakapan mahasiswa di perpustakaan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi komunikasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi alih kode dan campur kode dalam percakapan mahasiswa di perpustakaan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi komunikasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/fenomena-campur-kode-alih-percakapan-mahasiswa-per-thumb-5c0a4.webp" title="JURIS - Alih Kode dan Campur Kode Percakapan Mahasiswa di Perpustakaan Universitas Pekalongan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/fenomena-campur-kode-alih-percakapan-mahasiswa-per-thumb-5c0a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/fenomena-campur-kode-alih-percakapan-mahasiswa-per-thumb-5c0a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/fenomena-campur-kode-alih-percakapan-mahasiswa-per-thumb-5c0a4.webp 1x" title="JURIS - Alih Kode dan Campur Kode Percakapan Mahasiswa di Perpustakaan Universitas Pekalongan" alt="JURIS - Alih Kode dan Campur Kode Percakapan Mahasiswa di Perpustakaan Universitas Pekalongan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/fenomena-campur-kode-alih-percakapan-mahasiswa-per-thumb-e76ae.webp" title="JURIS - Alih Kode dan Campur Kode Percakapan Mahasiswa di Perpustakaan Universitas Pekalongan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/fenomena-campur-kode-alih-percakapan-mahasiswa-per-thumb-e76ae.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/fenomena-campur-kode-alih-percakapan-mahasiswa-per-thumb-e76ae.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/fenomena-campur-kode-alih-percakapan-mahasiswa-per-thumb-e76ae.webp 1x" title="JURIS - Alih Kode dan Campur Kode Percakapan Mahasiswa di Perpustakaan Universitas Pekalongan" alt="JURIS - Alih Kode dan Campur Kode Percakapan Mahasiswa di Perpustakaan Universitas Pekalongan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/fenomena-campur-kode-alih-percakapan-mahasiswa-per-thumb-e46b2.webp" title="JURIS - Alih Kode dan Campur Kode Percakapan Mahasiswa di Perpustakaan Universitas Pekalongan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/fenomena-campur-kode-alih-percakapan-mahasiswa-per-thumb-e46b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/fenomena-campur-kode-alih-percakapan-mahasiswa-per-thumb-e46b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/fenomena-campur-kode-alih-percakapan-mahasiswa-per-thumb-e46b2.webp 1x" title="JURIS - Alih Kode dan Campur Kode Percakapan Mahasiswa di Perpustakaan Universitas Pekalongan" alt="JURIS - Alih Kode dan Campur Kode Percakapan Mahasiswa di Perpustakaan Universitas Pekalongan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44145-fenomena-campur-kode-alih-percaka" title="JURIS - Alih Kode dan Campur Kode Percakapan Mahasiswa di Perpustakaan Universitas Pekalongan" target="_blank">Alih Kode dan Campur Kode Percakapan Mahasiswa di Perpustakaan Universitas Pekalongan</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi alih kode dan campur kode dalam percakapan mahasiswa di perpustakaan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi komunikasi yang digunakan oleh mahasiswa dalam situasi formal dan non-formal, serta bagaimana mereka menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Jawa secara bergantian atau bersamaan. Penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis dampak penggunaan alih kode dan campur kode terhadap pemahaman dan interaksi antara mahasiswa dan petugas perpustakaan..
<br>Faktor yang menyebabkan alih kode yang dominan dalam percakapan di Perpustakaan Universitas Pekalongan adalah faktor mitra tutur dan pokok pembicaraan, sedangkan faktor penutur, hadirnya penutur ketiga, untuk membangkitkan rasa humor, dan untuk sekadar gengsi tidak ditemukan dalam data percakapan ini.Unsur kebahasaan campur kode yang diperoleh dalam percakapan di Perpustakaan Universitas Pekalongan yang dominan adalah unsur bahasa yang berwujud kata yang disisipkan dan frasa yang disisipkan, sedangkan bentuk baster yang disisipkan, perulangan kata yang disisipkan, ungkapan atau idiom yang disisipkan, dan klausa yang disisipkan tidak ditemukan
<br>Bahasa adalah alat yang paling efektif dalam penyampaian pesan kepada orang lain atau mitra tutur. Dalam percakapan menggunakan bahasa, muncul pesan yang ingin disampaikan kepada lawan bicara. Percakapan melibatkan penutur dan pendengar akan menimbulkan alih kode dan campur kode. Kode-kode ini muncul dalam percakapan yang dilakukan oleh mahasiswa di Perpustakaan Universitas Pekalongan. Ada banyak faktor yang mempengaruhi perpindahan kode-kode tersebut. Faktor-faktor yang menyebabkan alih kode yang dominan dalam percakapan di Perpustakaan Universitas Pekalongan adalah faktor pendengar dan subjek. Sementara itu, unsur linguistik dominan dari campur kode yang diperoleh dalam percakapan di Perpustakaan Universitas Pekalongan adalah unsur tak berwujud dari kata-kata dan frasa yang disisipkan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/0/fenomena-campur-kode-alih-percakapan-mahasiswa-per-thumb-e76ae.webp" type="image/webp" length="60910" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/fenomena-campur-kode-alih-percakapan-mahasiswa-per-thumb-5c0a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/fenomena-campur-kode-alih-percakapan-mahasiswa-per-thumb-e76ae.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/fenomena-campur-kode-alih-percakapan-mahasiswa-per-thumb-e46b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-961-puskomceria.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4761-pena-jurnal-ilmu-pengetahuan-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Rancang Bangun Tungku Gasifikasi Biomasa Hemat Energi Dan Ramah Lingkungan Penghasil Listrik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Rancang Bangun Tungku Gasifikasi Biomasa Hemat Energi Dan Ramah Lingkungan Penghasil Listrik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Rancang Bangun Tungku Gasifikasi Biomasa Hemat Energi Dan Ramah Lingkungan Penghasil Listrik ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44133-sumber-daya-listrik-tungku-biomassa" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44133-sumber-daya-listrik-tungku-biomassa" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-02:df93dc4db3a4990e75d5937668b16bf7</id>
	<published>2026-05-02T04:19:13+07:00</published>
	<updated>2026-05-02T04:19:13+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="full issue" label="full issue" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[full,issue,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian simulasi aliran fluida menggunakan computational fluid dynamics (CFD) untuk mengoptimalkan desain ruang pembakaran dan distribusi udara primer serta sekunder agar proses gasifikasi lebih efisien. Kedua, perlu dikaji ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian simulasi aliran fluida menggunakan computational fluid dynamics (CFD) untuk mengoptimalkan desain ruang pembakaran dan distribusi udara primer serta sekunder agar proses gasifikasi lebih efisien. Kedua, perlu dikaji ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/sumber-daya-listrik-tungku-biomassa-termoelektrik-thumb-31c77.webp" title="JURIS - Rancang Bangun Tungku Gasifikasi Biomasa Hemat Energi Dan Ramah Lingkungan Penghasil Listrik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/sumber-daya-listrik-tungku-biomassa-termoelektrik-thumb-31c77.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/sumber-daya-listrik-tungku-biomassa-termoelektrik-thumb-31c77.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/sumber-daya-listrik-tungku-biomassa-termoelektrik-thumb-31c77.webp 1x" title="JURIS - Rancang Bangun Tungku Gasifikasi Biomasa Hemat Energi Dan Ramah Lingkungan Penghasil Listrik" alt="JURIS - Rancang Bangun Tungku Gasifikasi Biomasa Hemat Energi Dan Ramah Lingkungan Penghasil Listrik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/sumber-daya-listrik-tungku-biomassa-termoelektrik-thumb-8dd7d.webp" title="JURIS - Rancang Bangun Tungku Gasifikasi Biomasa Hemat Energi Dan Ramah Lingkungan Penghasil Listrik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/sumber-daya-listrik-tungku-biomassa-termoelektrik-thumb-8dd7d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/sumber-daya-listrik-tungku-biomassa-termoelektrik-thumb-8dd7d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/sumber-daya-listrik-tungku-biomassa-termoelektrik-thumb-8dd7d.webp 1x" title="JURIS - Rancang Bangun Tungku Gasifikasi Biomasa Hemat Energi Dan Ramah Lingkungan Penghasil Listrik" alt="JURIS - Rancang Bangun Tungku Gasifikasi Biomasa Hemat Energi Dan Ramah Lingkungan Penghasil Listrik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/sumber-daya-listrik-tungku-biomassa-termoelektrik-thumb-7553f.webp" title="JURIS - Rancang Bangun Tungku Gasifikasi Biomasa Hemat Energi Dan Ramah Lingkungan Penghasil Listrik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/sumber-daya-listrik-tungku-biomassa-termoelektrik-thumb-7553f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/sumber-daya-listrik-tungku-biomassa-termoelektrik-thumb-7553f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/sumber-daya-listrik-tungku-biomassa-termoelektrik-thumb-7553f.webp 1x" title="JURIS - Rancang Bangun Tungku Gasifikasi Biomasa Hemat Energi Dan Ramah Lingkungan Penghasil Listrik" alt="JURIS - Rancang Bangun Tungku Gasifikasi Biomasa Hemat Energi Dan Ramah Lingkungan Penghasil Listrik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44133-sumber-daya-listrik-tungku-biomassa" title="JURIS - Rancang Bangun Tungku Gasifikasi Biomasa Hemat Energi Dan Ramah Lingkungan Penghasil Listrik" target="_blank">Rancang Bangun Tungku Gasifikasi Biomasa Hemat Energi Dan Ramah Lingkungan Penghasil Listrik</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian simulasi aliran fluida menggunakan computational fluid dynamics (CFD) untuk mengoptimalkan desain ruang pembakaran dan distribusi udara primer serta sekunder agar proses gasifikasi lebih efisien. Kedua, perlu dikaji pengaruh variasi jumlah dan susunan elemen termoelektrik (Peltier) terhadap daya listrik yang dihasilkan, termasuk konfigurasi seri-paralel dan pengaruhnya terhadap kestabilan kerja kipas pendingin. Ketiga, perlu dilakukan studi komparatif efisiensi dan emisi antara berbagai jenis bahan bakar biomasa seperti cangkang kelapa sawit, serbuk kayu, dan briket limbah pertanian untuk menentukan bahan optimal yang sesuai dengan karakteristik tungku ini, sekaligus mengukur potensi peningkatan efisiensi termal dan pengurangan emisi asap. Ketiga saran ini saling melengkapi untuk meningkatkan kinerja tungku dari sisi termal, listrik, dan lingkungan secara komprehensif. Penelitian lanjutan sebaiknya mencakup uji coba berulang dengan parameter yang divariasikan dan pengukuran kuantitatif terhadap suhu, aliran udara, dan kualitas pembakaran. Dengan pendekatan sistematis ini, diharapkan dapat dihasilkan desain tungku gasifikasi yang lebih optimal dan siap dikembangkan untuk aplikasi rumah tangga di daerah terpencil. Peningkatan efisiensi dan kinerja sistem tidak hanya meningkatkan nilai teknis, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan lingkungan yang lebih besar..
<br>Penelitian ini berhasil merancang dan menguji tungku gasifikasi biomasa yang mampu menghasilkan listrik melalui pemanfaatan panas buang dengan tegangan sekitar 1,2 V dan arus 60 mA.Proses gasifikasi terjadi melalui lobang di sekeliling tabung dalam, sehingga pembakaran ulang asap dapat berlangsung dan menghasilkan api yang lebih bersih.Efisiensi termal tungku mencapai 10,7%, ditunjukkan dengan kemampuan mendidihkan 1 kg air dalam waktu 10 menit menggunakan 1 kg kayu bakar
<br>Provinsi Riau merupakan daerah yang kaya akan sumber daya biomasa salah satunya adalah kabupaten Bengkalis, dimana hampir 80% penduduknya masih menggunakan tungku berbahan bakar kayu untuk memasak, sementara untuk mendapatkan bahan bakar fosil dan gas elpiji sangat sulit. Telah dilakukan penelitian dan uji eksperimental perancangan dan pembuatan tungku gasifikasi biomasa penghasil listrik dengan memanfaatkan panas buang sekelilingnya. Diameter dalam tungku 14,8 cm dan diameter luar 21,4 cm dengan diameter ruang annulus 66 cm, tinggi tungku 50 cm. Alat ukur temperatur menggunakan termokopel tipe K dan dengan data akuisisi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/0/sumber-daya-listrik-tungku-biomassa-termoelektrik-thumb-7553f.webp" type="image/webp" length="141962" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/sumber-daya-listrik-tungku-biomassa-termoelektrik-thumb-31c77.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/sumber-daya-listrik-tungku-biomassa-termoelektrik-thumb-8dd7d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/sumber-daya-listrik-tungku-biomassa-termoelektrik-thumb-7553f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-67-umri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16575-photon-jurnal-sain-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Gold Price Responses to Macroeconomic Changes in Indonesia Short Run Evidence within the Autoregressive Distributed Lag ARDL Framework ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gold Price Responses to Macroeconomic Changes in Indonesia Short Run Evidence within the Autoregressive Distributed Lag ARDL Framework ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gold Price Responses to Macroeconomic Changes in Indonesia Short Run Evidence within the Autoregressive Distributed Lag ARDL Framework ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44141-nilai-ekonomi-jangka-pendek-remitansi-fakto" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44141-nilai-ekonomi-jangka-pendek-remitansi-fakto" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-02:dbba99cceab3454db1738a74b81c06ba</id>
	<published>2026-05-02T04:17:14+07:00</published>
	<updated>2026-05-02T04:17:14+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="nana4d https" label="nana4d https" />
	<category term="toto https" label="toto https" />
	<category term="slot gacor" label="slot gacor" />
	<itunes:keywords><![CDATA[gacor,https,nana4d,slot,toto]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji bagaimana harga emas internasional dan indeks dolar AS bersama-sama memengaruhi volatilitas harga emas domestik di Indonesia dalam kerangka jangka pendek dan jangka panjang menggunakan model ARDL terluas. Kedua, penting untuk meneliti ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikaji bagaimana harga emas internasional dan indeks dolar AS bersama-sama memengaruhi volatilitas harga emas domestik di Indonesia dalam kerangka jangka pendek dan jangka panjang menggunakan model ARDL terluas. Kedua, penting untuk meneliti ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/nilai-ekonomi-jangka-pendek-remitansi-faktor-gold-thumb-ae35f.webp" title="JURIS - Gold Price Responses to Macroeconomic Changes in Indonesia: Short-Run Evidence within the Autoregressive Distributed Lag (ARDL) Framework" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/nilai-ekonomi-jangka-pendek-remitansi-faktor-gold-thumb-ae35f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/nilai-ekonomi-jangka-pendek-remitansi-faktor-gold-thumb-ae35f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/nilai-ekonomi-jangka-pendek-remitansi-faktor-gold-thumb-ae35f.webp 1x" title="JURIS - Gold Price Responses to Macroeconomic Changes in Indonesia: Short-Run Evidence within the Autoregressive Distributed Lag (ARDL) Framework" alt="JURIS - Gold Price Responses to Macroeconomic Changes in Indonesia: Short-Run Evidence within the Autoregressive Distributed Lag (ARDL) Framework" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/nilai-ekonomi-jangka-pendek-remitansi-faktor-gold-thumb-b770a.webp" title="JURIS - Gold Price Responses to Macroeconomic Changes in Indonesia: Short-Run Evidence within the Autoregressive Distributed Lag (ARDL) Framework" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/nilai-ekonomi-jangka-pendek-remitansi-faktor-gold-thumb-b770a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/nilai-ekonomi-jangka-pendek-remitansi-faktor-gold-thumb-b770a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/nilai-ekonomi-jangka-pendek-remitansi-faktor-gold-thumb-b770a.webp 1x" title="JURIS - Gold Price Responses to Macroeconomic Changes in Indonesia: Short-Run Evidence within the Autoregressive Distributed Lag (ARDL) Framework" alt="JURIS - Gold Price Responses to Macroeconomic Changes in Indonesia: Short-Run Evidence within the Autoregressive Distributed Lag (ARDL) Framework" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/nilai-ekonomi-jangka-pendek-remitansi-faktor-gold-thumb-29cb4.webp" title="JURIS - Gold Price Responses to Macroeconomic Changes in Indonesia: Short-Run Evidence within the Autoregressive Distributed Lag (ARDL) Framework" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/nilai-ekonomi-jangka-pendek-remitansi-faktor-gold-thumb-29cb4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/nilai-ekonomi-jangka-pendek-remitansi-faktor-gold-thumb-29cb4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/nilai-ekonomi-jangka-pendek-remitansi-faktor-gold-thumb-29cb4.webp 1x" title="JURIS - Gold Price Responses to Macroeconomic Changes in Indonesia: Short-Run Evidence within the Autoregressive Distributed Lag (ARDL) Framework" alt="JURIS - Gold Price Responses to Macroeconomic Changes in Indonesia: Short-Run Evidence within the Autoregressive Distributed Lag (ARDL) Framework" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44141-nilai-ekonomi-jangka-pendek-remitansi-fakto" title="JURIS - Gold Price Responses to Macroeconomic Changes in Indonesia: Short-Run Evidence within the Autoregressive Distributed Lag (ARDL) Framework" target="_blank">Gold Price Responses to Macroeconomic Changes in Indonesia: Short-Run Evidence within the Autoregressive Distributed Lag (ARDL) Framework</a>: Pertama, perlu dikaji bagaimana harga emas internasional dan indeks dolar AS bersama-sama memengaruhi volatilitas harga emas domestik di Indonesia dalam kerangka jangka pendek dan jangka panjang menggunakan model ARDL terluas. Kedua, penting untuk meneliti apakah sentimen pasar global, seperti indeks ketakutan (VIX) atau risiko geopolitik, berperan sebagai penentu utama dalam pergeseran preferensi investor terhadap emas selama periode ketidakpastian ekonomi di pasar Indonesia. Ketiga, perlu dievaluasi bagaimana kebijakan moneter global, khususnya suku bunga acuan Federal Reserve, memodulasi efek dari variabel domestik seperti inflasi dan suku bunga lokal terhadap harga emas, karena dapat mengungkapkan mekanisme transmisi kebijakan luar negeri ke pasar komoditas dalam negeri. Dengan memasukkan variabel-variabel global ini, peneliti dapat membangun model yang lebih komprehensif yang tidak hanya menjelaskan dinamika jangka pendek tetapi juga mengidentifikasi kondisi sistemik yang mendasari keseimbangan jangka panjang harga emas di Indonesia. Penelitian lanjutan sebaiknya menggunakan data bulanan atau mingguan yang mencakup periode krisis dan stabil untuk menguji ketahanan hubungan ini terhadap berbagai kondisi pasar. Selain itu, pendekatan seperti Model Varian Bersyarat (GARCH) bisa digunakan untuk menangkap volatilitas yang berubah-ubah seiring waktu. Hasil dari studi semacam itu akan memberikan wawasan lebih dalam bagi investor dan pembuat kebijakan dalam merespons fluktuasi harga emas. Kolaborasi antara lembaga akademik dan regulator seperti Bank Indonesia juga dapat meningkatkan relevansi dan aplikabilitas temuan penelitian. Pemahaman yang lebih baik mengenai interaksi antara faktor domestik dan global akan memperkuat strategi investasi dan kebijakan ekonomi makro di masa depan..
<br>Model ARDL menunjukkan adanya ko-integrasi dengan koefisien ECM(-1) sebesar Ae0.074 yang signifikan pada tingkat 1%, mengindikasikan hubungan jangka panjang yang stabil antara harga emas dan variabel independen, meskipun tidak ada variabel yang secara signifikan memengaruhi harga emas dalam jangka panjang.Dalam jangka pendek, variabel seperti nilai tukar, inflasi dengan lag dua bulan, IHSG, dan suku bunga secara signifikan memengaruhi pergerakan harga emas, menunjukkan bahwa dinamika harga emas lebih kuat dijelaskan oleh faktor jangka pendek.Temuan ini menunjukkan bahwa harga emas di Indonesia lebih dipengaruhi oleh faktor global seperti harga emas internasional dan sentimen pasar dunia, sehingga penelitian lebih lanjut perlu memasukkan variabel global untuk memahami determinan strukturalnya
<br>Emas secara luas dianggap sebagai aset penangkal yang merespons ketidakpastian ekonomi dan volatilitas pasar keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh nilai tukar rupiah, inflasi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dan suku bunga terhadap harga emas di Indonesia, serta mengevaluasi peran emas sebagai aset penangkal. Penelitian ini menggunakan data deret waktu bulanan yang mencakup periode Oktober 2021 hingga Oktober 2025. Model Autoregressive Distributed Lag (ARDL) digunakan untuk menganalisis hubungan jangka pendek dan jangka panjang. Sebelum...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/1/nilai-ekonomi-jangka-pendek-remitansi-faktor-gold-thumb-ae35f.webp" type="image/webp" length="91514" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/nilai-ekonomi-jangka-pendek-remitansi-faktor-gold-thumb-ae35f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/nilai-ekonomi-jangka-pendek-remitansi-faktor-gold-thumb-b770a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/nilai-ekonomi-jangka-pendek-remitansi-faktor-gold-thumb-29cb4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-961-puskomceria.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4762-jurnal-ekonomi-bisnis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Beberapa Faktor Risiko Keterlambatan Perkembangan Anak Balita ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Beberapa Faktor Risiko Keterlambatan Perkembangan Anak Balita ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Beberapa Faktor Risiko Keterlambatan Perkembangan Anak Balita ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44129-anak-usia-balita-genz-bal" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-44129-anak-usia-balita-genz-bal" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-02:0b1a44ca2415ec5d8fedb27fa6dc3a5e</id>
	<published>2026-05-02T04:09:23+07:00</published>
	<updated>2026-05-02T04:09:23+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="full issue" label="full issue" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[full,issue,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk lebih memahami dan mengatasi masalah keterlambatan perkembangan pada anak balita. Pertama, penelitian kuantitatif dengan desain kohort prospektif dapat dilakukan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk lebih memahami dan mengatasi masalah keterlambatan perkembangan pada anak balita. Pertama, penelitian kuantitatif dengan desain kohort prospektif dapat dilakukan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/anak-usia-balita-genz-keterlambatan-asfiksia-gizi-thumb-482b8.webp" title="JURIS - Beberapa Faktor Risiko Keterlambatan Perkembangan Anak Balita" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/anak-usia-balita-genz-keterlambatan-asfiksia-gizi-thumb-482b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/anak-usia-balita-genz-keterlambatan-asfiksia-gizi-thumb-482b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/anak-usia-balita-genz-keterlambatan-asfiksia-gizi-thumb-482b8.webp 1x" title="JURIS - Beberapa Faktor Risiko Keterlambatan Perkembangan Anak Balita" alt="JURIS - Beberapa Faktor Risiko Keterlambatan Perkembangan Anak Balita" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/anak-usia-balita-genz-keterlambatan-asfiksia-gizi-thumb-3201d.webp" title="JURIS - Beberapa Faktor Risiko Keterlambatan Perkembangan Anak Balita" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/anak-usia-balita-genz-keterlambatan-asfiksia-gizi-thumb-3201d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/anak-usia-balita-genz-keterlambatan-asfiksia-gizi-thumb-3201d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/anak-usia-balita-genz-keterlambatan-asfiksia-gizi-thumb-3201d.webp 1x" title="JURIS - Beberapa Faktor Risiko Keterlambatan Perkembangan Anak Balita" alt="JURIS - Beberapa Faktor Risiko Keterlambatan Perkembangan Anak Balita" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/anak-usia-balita-genz-keterlambatan-asfiksia-gizi-thumb-b1f7d.webp" title="JURIS - Beberapa Faktor Risiko Keterlambatan Perkembangan Anak Balita" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/anak-usia-balita-genz-keterlambatan-asfiksia-gizi-thumb-b1f7d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/anak-usia-balita-genz-keterlambatan-asfiksia-gizi-thumb-b1f7d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/anak-usia-balita-genz-keterlambatan-asfiksia-gizi-thumb-b1f7d.webp 1x" title="JURIS - Beberapa Faktor Risiko Keterlambatan Perkembangan Anak Balita" alt="JURIS - Beberapa Faktor Risiko Keterlambatan Perkembangan Anak Balita" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-44129-anak-usia-balita-genz-bal" title="JURIS - Beberapa Faktor Risiko Keterlambatan Perkembangan Anak Balita" target="_blank">Beberapa Faktor Risiko Keterlambatan Perkembangan Anak Balita</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk lebih memahami dan mengatasi masalah keterlambatan perkembangan pada anak balita. Pertama, penelitian kuantitatif dengan desain kohort prospektif dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko lain yang mungkin belum teridentifikasi dalam penelitian ini, serta untuk memahami bagaimana faktor-faktor tersebut berinteraksi dalam mempengaruhi perkembangan anak. Kedua, penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi orang tua atau pengasuh dalam menghadapi anak dengan keterlambatan perkembangan, sehingga dapat menghasilkan intervensi yang lebih sesuai dengan kebutuhan mereka. Ketiga, penelitian intervensi dengan desain randomized controlled trial (RCT) dapat dilakukan untuk menguji efektivitas program stimulasi dini yang disesuaikan dengan karakteristik anak balita di Indonesia, dengan mempertimbangkan faktor-faktor budaya dan sosial ekonomi yang relevan..
<br>Riwayat asfiksia, riwayat gizi kurang, pemberian stimulasi perkembangan kurang dan ibu bekerja merupakan faktor risiko yang terbukti bersama-sama berpengaruh terhadap keterlambatan perkembangan anak usia balita.Disarankan untuk meningkatkan upaya deteksi dini dan penanganan keterlambatan perkembangan, pemberian stimulasi perkembangan yang baik dan meningkatkan interaksi ibu yang bekerja dengan anaknya
<br>Anak-anak dengan keterlambatan perkembangan berisiko mempunyai capaian akademik rendah serta memiliki dampak substansial pada kesehatan dan fungsi pendidikan. Periode penting perkembangan anak adalah masa usia di bawah lima tahun (balita). Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan beberapa risiko keterlambatan perkembangan pada anak usia balita. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan case control. Populasi studi adalah semua anak balita yang berkunjung ke Poliklinik Tumbuh Kembang RSUP dr. Sardjito Yogyakarta tahun 2012. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terstruktur, observasi dan wawancara mendalam. Data dianalisis dengan uji chi-square dan multipel regresi logistik. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel yang terbukti berisiko terhadap keterlambatan perkembangan anak balita adalah riwayat asfiksia (OR= 69,3; 95%C = 1,8-2655,7), riwayat gizi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/b/anak-usia-balita-genz-keterlambatan-asfiksia-gizi-thumb-b1f7d.webp" type="image/webp" length="182792" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/anak-usia-balita-genz-keterlambatan-asfiksia-gizi-thumb-482b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/anak-usia-balita-genz-keterlambatan-asfiksia-gizi-thumb-3201d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/anak-usia-balita-genz-keterlambatan-asfiksia-gizi-thumb-b1f7d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-67-umri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16575-photon-jurnal-sain-kesehatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Sat, 02 May 2026 07:50:16 +0700. 12 items. Served in: 4.483 seconds [atom] -->
