<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.84-28jun2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.84-28jun2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-06-29T03:03:05+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Ekstrak Air Buah Pepaya Muda Carica papaya L terhadap Gambaran Folikel Sekunder De Graaf dan Korpus Luteum Ovarium Tikus Betina Rattus norvegicus ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Ekstrak Air Buah Pepaya Muda Carica papaya L terhadap Gambaran Folikel Sekunder De Graaf dan Korpus Luteum Ovarium Tikus Betina Rattus norvegicus ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Ekstrak Air Buah Pepaya Muda Carica papaya L terhadap Gambaran Folikel Sekunder De Graaf dan Korpus Luteum Ovarium Tikus Betina Rattus norvegicus ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52085-efek-ekstrak-kacang-control-group-design" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52085-efek-ekstrak-kacang-control-group-design" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-29:c94196158d02aa7b738902d9c4276c6d</id>
	<published>2026-06-29T00:48:21+07:00</published>
	<updated>2026-06-29T00:48:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="tuty taslim" label="tuty taslim" />
	<category term="okti satria" label="okti satria" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,okti,satria,taslim,tuty]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menguji efek dosis yang lebih rendah dari ekstrak air buah pepaya muda terhadap folikel sekunder dan folikel de Graaf untuk menentukan ambang batas dosis yang ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menguji efek dosis yang lebih rendah dari ekstrak air buah pepaya muda terhadap folikel sekunder dan folikel de Graaf untuk menentukan ambang batas dosis yang ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/efek-ekstrak-kacang-control-group-design-air-buah-thumb-5665f.webp" title="JURIS - Ekstrak Air Buah Pepaya Muda (Carica papaya.L) terhadap Gambaran Folikel Sekunder, De Graaf dan Korpus Luteum Ovarium Tikus Betina (Rattus norvegicus)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/efek-ekstrak-kacang-control-group-design-air-buah-thumb-5665f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/efek-ekstrak-kacang-control-group-design-air-buah-thumb-5665f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/efek-ekstrak-kacang-control-group-design-air-buah-thumb-5665f.webp 1x" title="JURIS - Ekstrak Air Buah Pepaya Muda (Carica papaya.L) terhadap Gambaran Folikel Sekunder, De Graaf dan Korpus Luteum Ovarium Tikus Betina (Rattus norvegicus)" alt="JURIS - Ekstrak Air Buah Pepaya Muda (Carica papaya.L) terhadap Gambaran Folikel Sekunder, De Graaf dan Korpus Luteum Ovarium Tikus Betina (Rattus norvegicus)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/efek-ekstrak-kacang-control-group-design-air-buah-thumb-de7dd.webp" title="JURIS - Ekstrak Air Buah Pepaya Muda (Carica papaya.L) terhadap Gambaran Folikel Sekunder, De Graaf dan Korpus Luteum Ovarium Tikus Betina (Rattus norvegicus)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/efek-ekstrak-kacang-control-group-design-air-buah-thumb-de7dd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/efek-ekstrak-kacang-control-group-design-air-buah-thumb-de7dd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/efek-ekstrak-kacang-control-group-design-air-buah-thumb-de7dd.webp 1x" title="JURIS - Ekstrak Air Buah Pepaya Muda (Carica papaya.L) terhadap Gambaran Folikel Sekunder, De Graaf dan Korpus Luteum Ovarium Tikus Betina (Rattus norvegicus)" alt="JURIS - Ekstrak Air Buah Pepaya Muda (Carica papaya.L) terhadap Gambaran Folikel Sekunder, De Graaf dan Korpus Luteum Ovarium Tikus Betina (Rattus norvegicus)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/efek-ekstrak-kacang-control-group-design-air-buah-thumb-1bdf8.webp" title="JURIS - Ekstrak Air Buah Pepaya Muda (Carica papaya.L) terhadap Gambaran Folikel Sekunder, De Graaf dan Korpus Luteum Ovarium Tikus Betina (Rattus norvegicus)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/efek-ekstrak-kacang-control-group-design-air-buah-thumb-1bdf8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/efek-ekstrak-kacang-control-group-design-air-buah-thumb-1bdf8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/efek-ekstrak-kacang-control-group-design-air-buah-thumb-1bdf8.webp 1x" title="JURIS - Ekstrak Air Buah Pepaya Muda (Carica papaya.L) terhadap Gambaran Folikel Sekunder, De Graaf dan Korpus Luteum Ovarium Tikus Betina (Rattus norvegicus)" alt="JURIS - Ekstrak Air Buah Pepaya Muda (Carica papaya.L) terhadap Gambaran Folikel Sekunder, De Graaf dan Korpus Luteum Ovarium Tikus Betina (Rattus norvegicus)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52085-efek-ekstrak-kacang-control-group-design" title="JURIS - Ekstrak Air Buah Pepaya Muda (Carica papaya.L) terhadap Gambaran Folikel Sekunder, De Graaf dan Korpus Luteum Ovarium Tikus Betina (Rattus norvegicus)" target="_blank">Ekstrak Air Buah Pepaya Muda (Carica papaya.L) terhadap Gambaran Folikel Sekunder, De Graaf dan Korpus Luteum Ovarium Tikus Betina (Rattus norvegicus)</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menguji efek dosis yang lebih rendah dari ekstrak air buah pepaya muda terhadap folikel sekunder dan folikel de Graaf untuk menentukan ambang batas dosis yang aman dan efektif. (2) Menganalisis lebih lanjut mekanisme kerja senyawa aktif dalam ekstrak air buah pepaya muda, seperti saponin dan flavonoid, terhadap jalur hipotalamus hipofise dan sekresi hormon gonad. (3) Melakukan studi lebih komprehensif tentang efek ekstrak air buah pepaya muda pada siklus estrus tikus betina, termasuk fase metestrus dan diestrus, untuk memahami pengaruhnya terhadap fertilitas secara keseluruhan..
<br>Dapat disimpulkan dari hasil penelitian ini bahwa pemberian Ekstrak Air Buah Pepaya Muda tidak berpengaruh secara signifikan terhadap jumlah folikel sekunder dan folikel de graaf dibandingkan kelompok kontrol, namun memberikan pengaruh pada korpus luteum
<br>Pepaya mengandung polisakarida, alkaloid, saponin, dan flavonoid, yang diduga dapat mengganggu jalur hipotalamus hipofise dan menyebabkan gangguan sekresi GnRH, yang mempengaruhi pembentukan, perkembangan, dan pematangan folikel. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efek pemberian ekstrak air buah pepaya muda (Carica papaya L.) terhadap folikel sekunder, folikel de Graaf, dan korpus luteum ovarium tikus betina (Rattus novergicus). Penelitian ini menggunakan desain eksperimental dengan Post Test Only Control Group. Sampel terdiri dari 24 tikus betina berusia 12 minggu, berat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/9/efek-ekstrak-kacang-control-group-design-air-buah-thumb-de7dd.webp" type="image/webp" length="99224" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/efek-ekstrak-kacang-control-group-design-air-buah-thumb-5665f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/efek-ekstrak-kacang-control-group-design-air-buah-thumb-de7dd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/efek-ekstrak-kacang-control-group-design-air-buah-thumb-1bdf8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-785-upertis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3034-jurnal-kesehatan-perintis-perintis-s-helath-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Correlation of Prior Experience and Self Efficacy with the Action Awareness of Scabies Prevention ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Correlation of Prior Experience and Self Efficacy with the Action Awareness of Scabies Prevention ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Correlation of Prior Experience and Self Efficacy with the Action Awareness of Scabies Prevention ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52105-asing-korelasi-negatif-darah-positif-prio" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52105-asing-korelasi-negatif-darah-positif-prio" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-29:5598ff37bac3133c62a1aafe5e92f581</id>
	<published>2026-06-29T00:48:21+07:00</published>
	<updated>2026-06-29T00:48:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="south africa" label="south africa" />
	<category term="rudi hamarno" label="rudi hamarno" />
	<category term="slot mahjong" label="slot mahjong" />
	<itunes:keywords><![CDATA[africa,hamarno,mahjong,rudi,slot,south]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program pelatihan berbasis pengalaman positif yang dirancang khusus untuk pengelola pesantren, dengan mengukur perubahan pada selfAcefficacy dan perilaku pencegahan skabies secara longitudinal. Selain itu, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program pelatihan berbasis pengalaman positif yang dirancang khusus untuk pengelola pesantren, dengan mengukur perubahan pada selfAcefficacy dan perilaku pencegahan skabies secara longitudinal. Selain itu, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/asing-korelasi-negatif-darah-positif-prior-experie-thumb-77150.webp" title="JURIS - Correlation of Prior Experience and Self-Efficacy with the Action Awareness of Scabies Prevention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/asing-korelasi-negatif-darah-positif-prior-experie-thumb-77150.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/asing-korelasi-negatif-darah-positif-prior-experie-thumb-77150.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/asing-korelasi-negatif-darah-positif-prior-experie-thumb-77150.webp 1x" title="JURIS - Correlation of Prior Experience and Self-Efficacy with the Action Awareness of Scabies Prevention" alt="JURIS - Correlation of Prior Experience and Self-Efficacy with the Action Awareness of Scabies Prevention" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/asing-korelasi-negatif-darah-positif-prior-experie-thumb-14bda.webp" title="JURIS - Correlation of Prior Experience and Self-Efficacy with the Action Awareness of Scabies Prevention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/asing-korelasi-negatif-darah-positif-prior-experie-thumb-14bda.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/asing-korelasi-negatif-darah-positif-prior-experie-thumb-14bda.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/asing-korelasi-negatif-darah-positif-prior-experie-thumb-14bda.webp 1x" title="JURIS - Correlation of Prior Experience and Self-Efficacy with the Action Awareness of Scabies Prevention" alt="JURIS - Correlation of Prior Experience and Self-Efficacy with the Action Awareness of Scabies Prevention" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/e/asing-korelasi-negatif-darah-positif-prior-experie-thumb-5a0aa.webp" title="JURIS - Correlation of Prior Experience and Self-Efficacy with the Action Awareness of Scabies Prevention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/e/asing-korelasi-negatif-darah-positif-prior-experie-thumb-5a0aa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/e/asing-korelasi-negatif-darah-positif-prior-experie-thumb-5a0aa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/e/asing-korelasi-negatif-darah-positif-prior-experie-thumb-5a0aa.webp 1x" title="JURIS - Correlation of Prior Experience and Self-Efficacy with the Action Awareness of Scabies Prevention" alt="JURIS - Correlation of Prior Experience and Self-Efficacy with the Action Awareness of Scabies Prevention" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52105-asing-korelasi-negatif-darah-positif-prio" title="JURIS - Correlation of Prior Experience and Self-Efficacy with the Action Awareness of Scabies Prevention" target="_blank">Correlation of Prior Experience and Self-Efficacy with the Action Awareness of Scabies Prevention</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program pelatihan berbasis pengalaman positif yang dirancang khusus untuk pengelola pesantren, dengan mengukur perubahan pada selfAcefficacy dan perilaku pencegahan skabies secara longitudinal. Selain itu, studi eksperimen yang membandingkan pendekatan edukasi digital versus tatap muka dalam meningkatkan selfAcefficacy di antara santri dapat memberikan wawasan mengenai metode paling efisien untuk memperluas pengetahuan dan praktik kebersihan. Terakhir, penelitian kualitatif yang mengeksplorasi faktor budaya dan religius yang memengaruhi adopsi perilaku pencegahan skabies di lingkungan pesantren dapat membantu mengembangkan intervensi yang lebih kontekstual dan berkelanjutan..
<br>Pengalaman sebelumnya dan selfAcefficacy memainkan peran signifikan dalam meningkatkan kesadaran tindakan pencegahan skabies di kalangan pengelola pesantren Islam.Analisis menunjukkan bahwa pengalaman negatif berhubungan dengan rendahnya kesadaran tindakan, sedangkan selfAcefficacy yang tinggi berkaitan erat dengan peningkatan kesadaran dan tindakan pencegahan yang lebih baik.Oleh karena itu, diperlukan pengalaman positif serta peningkatan perilaku proaktif untuk memperkuat pencegahan skabies
<br>Bentuk pencegahan skabies menghadapi tantangan perilaku yang signifikan, dimana selfAcefficacy dan pengalaman sebelumnya memainkan peran penting dalam memengaruhi kesadaran individu. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi korelasi antara pengalaman sebelumnya dan selfAcefficacy dengan kesadaran tindakan pencegahan skabies di sekolah pesantren Islam. Penelitian ini menggunakan desain korelasional crossAcsectional dengan populasi 213 pengelola pesantren Islam dari delapan pesantren di Kabupaten Malang. Sebanyak 140 responden dipilih dengan teknik sampling acak proporsional untuk memastikan representasi proporsional. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik SomersAo d dan Gamma. Hasil menunjukkan adanya korelasi signifikan antara pengalaman sebelumnya dan kesadaran tindakan (p = 0,002) dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/e/asing-korelasi-negatif-darah-positif-prior-experie-thumb-14bda.webp" type="image/webp" length="86668" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/asing-korelasi-negatif-darah-positif-prior-experie-thumb-77150.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/asing-korelasi-negatif-darah-positif-prior-experie-thumb-14bda.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/e/asing-korelasi-negatif-darah-positif-prior-experie-thumb-5a0aa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3202-phb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12873-jurnal-ners-kebidanan-journal-ners-midwifery.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Formulasi Sediaan Hair Tonic Kombinasi Fraksi Daun Binahong Anredera cordifolia Ten Steenis dan Lendir Bekicot Lissachatina fulica sebagai Penumbuh Rambut ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Formulasi Sediaan Hair Tonic Kombinasi Fraksi Daun Binahong Anredera cordifolia Ten Steenis dan Lendir Bekicot Lissachatina fulica sebagai Penumbuh Rambut ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Formulasi Sediaan Hair Tonic Kombinasi Fraksi Daun Binahong Anredera cordifolia Ten Steenis dan Lendir Bekicot Lissachatina fulica sebagai Penumbuh Rambut ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52094-kondisi-rambut-fraksi-etil-asetat-efek-kombinasi-f" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52094-kondisi-rambut-fraksi-etil-asetat-efek-kombinasi-f" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-29:2d331e9224a32242fa82f3f2ed328560</id>
	<published>2026-06-29T00:48:21+07:00</published>
	<updated>2026-06-29T00:48:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="tuty taslim" label="tuty taslim" />
	<category term="okti satria" label="okti satria" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,okti,satria,taslim,tuty]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menguji efektivitas kombinasi fraksi daun binahong dan lendir bekicot pada manusia untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya pada populasi yang lebih luas. (2) ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menguji efektivitas kombinasi fraksi daun binahong dan lendir bekicot pada manusia untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya pada populasi yang lebih luas. (2) ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/kondisi-rambut-fraksi-etil-asetat-efek-kombinasi-b-thumb-15b08.webp" title="JURIS - Formulasi Sediaan Hair Tonic Kombinasi Fraksi Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) dan Lendir Bekicot (Lissachatina fulica) sebagai Penumbuh Rambut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/kondisi-rambut-fraksi-etil-asetat-efek-kombinasi-b-thumb-15b08.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/kondisi-rambut-fraksi-etil-asetat-efek-kombinasi-b-thumb-15b08.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/kondisi-rambut-fraksi-etil-asetat-efek-kombinasi-b-thumb-15b08.webp 1x" title="JURIS - Formulasi Sediaan Hair Tonic Kombinasi Fraksi Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) dan Lendir Bekicot (Lissachatina fulica) sebagai Penumbuh Rambut" alt="JURIS - Formulasi Sediaan Hair Tonic Kombinasi Fraksi Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) dan Lendir Bekicot (Lissachatina fulica) sebagai Penumbuh Rambut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/kondisi-rambut-fraksi-etil-asetat-efek-kombinasi-b-thumb-bac54.webp" title="JURIS - Formulasi Sediaan Hair Tonic Kombinasi Fraksi Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) dan Lendir Bekicot (Lissachatina fulica) sebagai Penumbuh Rambut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/kondisi-rambut-fraksi-etil-asetat-efek-kombinasi-b-thumb-bac54.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/kondisi-rambut-fraksi-etil-asetat-efek-kombinasi-b-thumb-bac54.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/kondisi-rambut-fraksi-etil-asetat-efek-kombinasi-b-thumb-bac54.webp 1x" title="JURIS - Formulasi Sediaan Hair Tonic Kombinasi Fraksi Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) dan Lendir Bekicot (Lissachatina fulica) sebagai Penumbuh Rambut" alt="JURIS - Formulasi Sediaan Hair Tonic Kombinasi Fraksi Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) dan Lendir Bekicot (Lissachatina fulica) sebagai Penumbuh Rambut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/kondisi-rambut-fraksi-etil-asetat-efek-kombinasi-b-thumb-3d42b.webp" title="JURIS - Formulasi Sediaan Hair Tonic Kombinasi Fraksi Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) dan Lendir Bekicot (Lissachatina fulica) sebagai Penumbuh Rambut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/kondisi-rambut-fraksi-etil-asetat-efek-kombinasi-b-thumb-3d42b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/kondisi-rambut-fraksi-etil-asetat-efek-kombinasi-b-thumb-3d42b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/kondisi-rambut-fraksi-etil-asetat-efek-kombinasi-b-thumb-3d42b.webp 1x" title="JURIS - Formulasi Sediaan Hair Tonic Kombinasi Fraksi Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) dan Lendir Bekicot (Lissachatina fulica) sebagai Penumbuh Rambut" alt="JURIS - Formulasi Sediaan Hair Tonic Kombinasi Fraksi Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) dan Lendir Bekicot (Lissachatina fulica) sebagai Penumbuh Rambut" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52094-kondisi-rambut-fraksi-etil-asetat-efek-kombinasi-f" title="JURIS - Formulasi Sediaan Hair Tonic Kombinasi Fraksi Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) dan Lendir Bekicot (Lissachatina fulica) sebagai Penumbuh Rambut" target="_blank">Formulasi Sediaan Hair Tonic Kombinasi Fraksi Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) dan Lendir Bekicot (Lissachatina fulica) sebagai Penumbuh Rambut</a>: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menguji efektivitas kombinasi fraksi daun binahong dan lendir bekicot pada manusia untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya pada populasi yang lebih luas. (2) Menganalisis lebih lanjut mekanisme kerja kombinasi fraksi daun binahong dan lendir bekicot dalam merangsang pertumbuhan rambut, termasuk studi seluler dan molekuler untuk memahami jalur sinyal yang terlibat. (3) Mengembangkan formulasi hair tonic yang lebih stabil dan mudah diaplikasikan, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti pH, viskositas, dan karakteristik fisik lainnya..
<br>Pengkombinasian antara fraksi N-Butanol dan Etil Asetat daun binahong dengan lendir sudah efektif karena setiap kelompok perlakuan membuktikan pertumbuhan rambut yang cukup signifikan.Dan pada formulasi II sediaan hair tonic kombinasi fraksi N-Butanol daun binahong dan lendir bekicot dengan 15% zat aktif pada perbandingan (1.2) memiliki pertumbuhan rambut terbaik dengan nilai rata-rata 17,60 A 4,76 mm pada hari ke-14
<br>Rambut memainkan peran signifikan dalam menentukan penampilan fisik seseorang. Kondisi rambut yang sehat dan indah dapat meningkatkan rasa percaya diri, sementara masalah seperti kerontokan rambut seringkali menjadi sumber kekhawatiran. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kombinasi fraksi n-Butanol dan Etil Asetat dari ekstrak daun binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) dengan fraksi lendir bekicot (Lissachatina fulica) dalam sediaan hair tonic terhadap pertumbuhan rambut. Metode penelitian melibatkan ekstraksi etanol 70% dari daun binahong yang kemudian difraksinasi menggunakan n-Butanol dan Etil Asetat (1:1), serta ekstraksi lendir bekicot menggunakan etanol 96%. Hair tonic diformulasikan dalam tiga perbandingan zat aktif untuk menciptakan Formulasi I (1:1), Formulasi II (1:2), dan Formulasi III (2:1) masing-masing sebanyak 100 mL. Hasil penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/d/kondisi-rambut-fraksi-etil-asetat-efek-kombinasi-b-thumb-15b08.webp" type="image/webp" length="72826" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/kondisi-rambut-fraksi-etil-asetat-efek-kombinasi-b-thumb-15b08.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/kondisi-rambut-fraksi-etil-asetat-efek-kombinasi-b-thumb-bac54.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/kondisi-rambut-fraksi-etil-asetat-efek-kombinasi-b-thumb-3d42b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-785-upertis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3034-jurnal-kesehatan-perintis-perintis-s-helath-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2 7 Hari ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2 7 Hari ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2 7 Hari ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52086-analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-pij" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52086-analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-pij" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-29:5a5b6c290237b2027ff984710f415892</id>
	<published>2026-06-29T00:48:21+07:00</published>
	<updated>2026-06-29T00:48:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="tuty taslim" label="tuty taslim" />
	<category term="okti satria" label="okti satria" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,okti,satria,taslim,tuty]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti frekuensi dan durasi optimal pijat oksitoksin untuk meningkatkan volume ASI pada ibu nifas dalam dua minggu pertama pasca melahirkan, sehingga dapat memberikan panduan praktis bagi tenaga kesehatan. Selain itu, studi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti frekuensi dan durasi optimal pijat oksitoksin untuk meningkatkan volume ASI pada ibu nifas dalam dua minggu pertama pasca melahirkan, sehingga dapat memberikan panduan praktis bagi tenaga kesehatan. Selain itu, studi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-1f2a8.webp" title="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-1f2a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-1f2a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-1f2a8.webp 1x" title="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" alt="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-76ffb.webp" title="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-76ffb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-76ffb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-76ffb.webp 1x" title="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" alt="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-6faaf.webp" title="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-6faaf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-6faaf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-6faaf.webp 1x" title="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" alt="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52086-analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-pij" title="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" target="_blank">Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti frekuensi dan durasi optimal pijat oksitoksin untuk meningkatkan volume ASI pada ibu nifas dalam dua minggu pertama pasca melahirkan, sehingga dapat memberikan panduan praktis bagi tenaga kesehatan. Selain itu, studi komparatif antara pijat oksitoksin dengan intervensi non-farmakologis lain seperti kompres hangat atau perawatan payudara dapat mengevaluasi efektivitas masingAcmasing dalam meningkatkan sekresi ASI dan mengurangi tingkat stres ibu. Selanjutnya, penting untuk menilai dampak jangka panjang pijat oksitoksin terhadap pertumbuhan bayi dan kepatuhan menyusui eksklusif hingga enam bulan, guna memastikan manfaat tidak hanya bersifat sementara. Dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkuat bukti ilmiah serta memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat..
<br>Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik untuk bayi yang baru lahir dan merupakan satu Ae satunya makanan sehat yang diperlukan bayi pada awal Ae awal kehidupannya.Pengeluaran ASI merupakan rangsangan yang sangat kompleks antara saraf dan bermacam- macam hormone.Agar produksi ASI berjalan dengan lancar, maka diperlukan pengetahuan ibu nifas tentang pijat oksitosin dalam kelancaran ASI.Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat oksitoksin terhadap pengeluaran ASI di Klinik Smile Mom and Baby Spa Kota Padang Panjang.Study ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain one group pretest and posttest terhadap 18 orang ibu post partum yang dipilih secara purposive.Intervensi dilakukan pada bulan Agustus 2022 Ae April 2023 di Klinik Smile Mom and Baby Spa.Analisis data yang digunakan adalah paired T-Test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pijat oksitoksin berpengaruh bermakna terhadap produksi ASI ibu postpartum dengan nilai P = 0.Rerata nilai peningkatan produksi ASI adalah 8,25 cc.Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pijat oksitoksin terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas.Pijat oksitoksin dapat membantu meningkatkan produksi ASI pada ibu nifas.Penelitian selanjutnya dapat meneliti frekuensi dan durasi optimal pijat oksitoksin untuk meningkatkan volume ASI pada ibu nifas dalam dua minggu pertama pasca melahirkan, sehingga dapat memberikan panduan praktis bagi tenaga kesehatan.Selain itu, studi komparatif antara pijat oksitoksin dengan intervensi non-farmakologis lain seperti kompres hangat atau perawatan payudara dapat mengevaluasi efektivitas masingAcmasing dalam meningkatkan sekresi ASI dan mengurangi tingkat stres ibu.Selanjutnya, penting untuk menilai dampak jangka panjang pijat oksitoksin terhadap pertumbuhan bayi dan kepatuhan menyusui eksklusif hingga enam bulan, guna memastikan manfaat tidak hanya bersifat sementara.Dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkuat bukti ilmiah serta memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat.Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik untuk bayi yang baru lahir dan merupakan satu Ae satunya makanan sehat yang diperlukan bayi pada awal Ae awal kehidupannya.Pengeluaran ASI merupakan rangsangan yang sangat kompleks antara saraf dan bermacam- macam hormone.Agar produksi ASI berjalan dengan lancar, maka diperlukan pengetahuan ibu nifas tentang pijat oksitosin dalam kelancaran ASI.Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat oksitoksin terhadap pengeluaran ASI di Klinik Smile Mom and Baby Spa Kota Padang Panjang.Study ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain one group pretest and posttest terhadap 18 orang ibu post partum yang dipilih secara purposive.Intervensi dilakukan pada bulan Agustus 2022 Ae April 2023 di Klinik Smile Mom and Baby Spa.Analisis data yang digunakan adalah paired T-Test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pijat oksitoksin berpengaruh bermakna terhadap produksi ASI ibu postpartum dengan nilai P = 0.Rerata nilai peningkatan produksi ASI adalah 8,25 cc.Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pijat oksitoksin terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas
<br>Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik untuk bayi yang baru lahir dan merupakan satu Ae satunya makanan sehat yang diperlukan bayi pada awal Ae awal kehidupannya. Pengeluaran ASI merupakan rangsangan yang sangat kompleks antara saraf dan bermacam- macam hormone. Agar produksi ASI berjalan dengan lancar, maka diperlukan pengetahuan ibu nifas tentang pijat oksitosin dalam kelancaran ASI. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat oksitoksin terhadap pengeluaran ASI di Klinik Smile Mom and Baby Spa Kota Padang Panjang. Study ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-76ffb.webp" type="image/webp" length="142794" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-1f2a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-76ffb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-6faaf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-785-upertis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3034-jurnal-kesehatan-perintis-perintis-s-helath-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52095-mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-penge" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52095-mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-penge" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-29:f5f8037d94a074f981e3adae870b2997</id>
	<published>2026-06-29T00:48:21+07:00</published>
	<updated>2026-06-29T00:48:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="direktori pdf jurnal" label="direktori pdf jurnal" />
	<category term="kompilasi jurnal akademik" label="kompilasi jurnal akademik" />
	<category term="direktori file akademik" label="direktori file akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menguji efektivitas dan keamanan ekstrak Asam Kandis pada model hewan yang berbeda, seperti tikus SpragueAcDawley atau kelinci, serta melakukan uji klinis fase I pada sukarelawan manusia untuk menentukan dosis terapeutik yang ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menguji efektivitas dan keamanan ekstrak Asam Kandis pada model hewan yang berbeda, seperti tikus SpragueAcDawley atau kelinci, serta melakukan uji klinis fase I pada sukarelawan manusia untuk menentukan dosis terapeutik yang ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-490fa.webp" title="JURIS - Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-490fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-490fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-490fa.webp 1x" title="JURIS - Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan" alt="JURIS - Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-ccb29.webp" title="JURIS - Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-ccb29.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-ccb29.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-ccb29.webp 1x" title="JURIS - Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan" alt="JURIS - Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-873e0.webp" title="JURIS - Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-873e0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-873e0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-873e0.webp 1x" title="JURIS - Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan" alt="JURIS - Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52095-mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-penge" title="JURIS - Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan" target="_blank">Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan</a>: Penelitian lanjutan dapat menguji efektivitas dan keamanan ekstrak Asam Kandis pada model hewan yang berbeda, seperti tikus SpragueAcDawley atau kelinci, serta melakukan uji klinis fase I pada sukarelawan manusia untuk menentukan dosis terapeutik yang optimal, mengidentifikasi efek samping potensial, menilai keberlanjutan penurunan glukosa darah dalam jangka waktu yang lebih lama, dan mengamati perubahan metabolik lain seperti profil lipid dan tekanan darah; selanjutnya, studi terfokus pada isolasi senyawa bioaktif utama, misalnya Garcinisidone A, dapat dilakukan dengan teknik kromatografi tinggi (HPLC) dan spektrometri massa, diikuti dengan pengujian inAvitro terhadap enzim Acglukosidase dan Acamilase untuk mengungkap mekanisme penghambatan, serta evaluasi farmakokinetik dan farmakodinamika senyawa tersebut dalam tubuh, termasuk studi toksisitas akut dan kronis pada organ hati dan ginjal; selain itu, penelitian dapat mengevaluasi pengaruh pemberian ekstrak Asam Kandis secara kronis terhadap regenerasi sel  pankreas, ekspresi gen insulin, serta jalur sinyal PI3K/Akt pada tikus diabetes, yang akan memberikan wawasan tentang potensi terapeutik jangka panjang, membantu mengembangkan strategi pengobatan kombinasi yang lebih efektif untuk pasien diabetes tipeA2, serta menguji efek sinergi bila dikombinasikan dengan obat standar seperti metformin..
<br>Pemberian ekstrak etil asetat buah Asam kandis (Garcinia parvifolia) pada hewan coba tikus jantan (Rattus norvegicus) galur wistar yang telah diinduksi aloksan mampu menurunkan kadar glukosa darah
<br>Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia kronis akibat gangguan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Penggunaan bahan alami sebagai alternatif pengobatan diabetes semakin menarik perhatian, salah satunya adalah ekstrak etil asetat buah asam kandis Garcinia parvifolia (Miq.) Miq), yang diketahui memiliki kandungan bioaktif dengan potensi antidiabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek pemberian ekstrak Asam Kandis terhadap penurunan kadar glukosa darah pada tikus yang diinduksi aloksan. Dalam penelitian ini, tikus jantan Wistar dibagi menjadi lima kelompok: kelompok kontrol negatif (pemberian pakan standar), kontrol positif (diabetes yang diinduksi aloksan tanpa perlakuan), dan tiga kelompok perlakuan yang menerima dosis berbeda dari...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-ccb29.webp" type="image/webp" length="99742" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-490fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-ccb29.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-873e0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-785-upertis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3034-jurnal-kesehatan-perintis-perintis-s-helath-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Needs Based Curriculum Design for Business Japanese A Case Study of Japanese Studies Students ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Needs Based Curriculum Design for Business Japanese A Case Study of Japanese Studies Students ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Needs Based Curriculum Design for Business Japanese A Case Study of Japanese Studies Students ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52103-ai-desain-kurikulum-mata-kuliah-bahasa-materi-berb" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52103-ai-desain-kurikulum-mata-kuliah-bahasa-materi-berb" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-29:027b516c4011ec4d597edc44b4c5e278</id>
	<published>2026-06-29T00:48:21+07:00</published>
	<updated>2026-06-29T00:48:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="based study" label="based study" />
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<itunes:keywords><![CDATA[based,header,page,stats,study,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan:1. Melakukan penelitian skala lebih luas, melibatkan beberapa universitas di Indonesia atau bahkan secara global, untuk mendapatkan gambaran yang lebih ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan:1. Melakukan penelitian skala lebih luas, melibatkan beberapa universitas di Indonesia atau bahkan secara global, untuk mendapatkan gambaran yang lebih ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/ai-desain-kurikulum-mata-kuliah-bahasa-materi-berb-thumb-837d4.webp" title="JURIS - Needs-Based Curriculum Design for Business Japanese: A Case Study of Japanese Studies Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/ai-desain-kurikulum-mata-kuliah-bahasa-materi-berb-thumb-837d4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/ai-desain-kurikulum-mata-kuliah-bahasa-materi-berb-thumb-837d4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/ai-desain-kurikulum-mata-kuliah-bahasa-materi-berb-thumb-837d4.webp 1x" title="JURIS - Needs-Based Curriculum Design for Business Japanese: A Case Study of Japanese Studies Students" alt="JURIS - Needs-Based Curriculum Design for Business Japanese: A Case Study of Japanese Studies Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/ai-desain-kurikulum-mata-kuliah-bahasa-materi-berb-thumb-9786e.webp" title="JURIS - Needs-Based Curriculum Design for Business Japanese: A Case Study of Japanese Studies Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/ai-desain-kurikulum-mata-kuliah-bahasa-materi-berb-thumb-9786e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/ai-desain-kurikulum-mata-kuliah-bahasa-materi-berb-thumb-9786e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/ai-desain-kurikulum-mata-kuliah-bahasa-materi-berb-thumb-9786e.webp 1x" title="JURIS - Needs-Based Curriculum Design for Business Japanese: A Case Study of Japanese Studies Students" alt="JURIS - Needs-Based Curriculum Design for Business Japanese: A Case Study of Japanese Studies Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/ai-desain-kurikulum-mata-kuliah-bahasa-materi-berb-thumb-77955.webp" title="JURIS - Needs-Based Curriculum Design for Business Japanese: A Case Study of Japanese Studies Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/ai-desain-kurikulum-mata-kuliah-bahasa-materi-berb-thumb-77955.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/ai-desain-kurikulum-mata-kuliah-bahasa-materi-berb-thumb-77955.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/ai-desain-kurikulum-mata-kuliah-bahasa-materi-berb-thumb-77955.webp 1x" title="JURIS - Needs-Based Curriculum Design for Business Japanese: A Case Study of Japanese Studies Students" alt="JURIS - Needs-Based Curriculum Design for Business Japanese: A Case Study of Japanese Studies Students" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52103-ai-desain-kurikulum-mata-kuliah-bahasa-materi-berb" title="JURIS - Needs-Based Curriculum Design for Business Japanese: A Case Study of Japanese Studies Students" target="_blank">Needs-Based Curriculum Design for Business Japanese: A Case Study of Japanese Studies Students</a>: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan:1. Melakukan penelitian skala lebih luas, melibatkan beberapa universitas di Indonesia atau bahkan secara global, untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif tentang kebutuhan dan tantangan dalam mengajar Bahasa Jepang Bisnis. Penelitian ini dapat mencakup berbagai aspek seperti perbedaan budaya, industri, dan tingkat kemampuan bahasa Jepang.2. Mengembangkan kurikulum Bahasa Jepang Bisnis yang lebih komprehensif, tidak hanya berfokus pada keterampilan berbicara, tetapi juga mencakup keterampilan mendengarkan, menulis, dan membaca. Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi pembelajaran yang efektif untuk mengembangkan semua keterampilan bahasa Jepang bisnis yang diperlukan.3. Mengadakan pelatihan atau workshop bagi dosen untuk meningkatkan kualitas pengajaran Bahasa Jepang Bisnis. Pelatihan ini dapat mencakup pengalaman bisnis atau perdagangan, sehingga dosen dapat lebih memahami dan mengintegrasikan etika bisnis serta aplikasi dunia nyata dalam pengajaran mereka. Selain itu, mendorong mahasiswa untuk mengunjungi perusahaan dan mengamati langsung penggunaan Bahasa Jepang Bisnis di tempat kerja dapat menjadi pengalaman belajar yang berharga..
<br>Hasil analisis kebutuhan dalam penelitian ini menekankan keterampilan berbicara bahasa Jepang bisnis yang krusial bagi tenaga kerja.Meskipun terdapat beberapa perbedaan, temuan ini sejalan dengan studi sebelumnya (Yulianti, 2013.Yeoh, Mahadi, & Singh, 2016), yang menunjukkan bahwa perkenalan diri dalam situasi formal, korespondensi telepon, melakukan presentasi kerja, dan membuat janji/jadwal adalah keterampilan bisnis Jepang yang penting bagi pelajar untuk dikuasai.Hasil juga menunjukkan bahwa beberapa metode dan media pembelajaran yang diinginkan telah diterapkan di kelas, sementara yang lain belum.Beberapa memiliki efek positif, sementara yang lain memiliki efek negatif.Untuk mengatasi masalah ini, berbagai strategi untuk mengatasi tantangan telah dibahas, dengan tujuan memastikan metode-metode ini dapat terintegrasi secara efektif dalam kurikulum ke depan.Desain kurikulum akan dilakukan berdasarkan temuan ini.Desain akan mengikuti strategi desain mundur, mengadopsi pendekatan silabus fungsional, dan menerapkan metode Student-Centered Learning yang disertai dengan integrasi media pembelajaran digital.Kurikulum ini diharapkan menjadi solusi praktis untuk mengajar Bahasa Jepang Bisnis di tingkat universitas, dengan tujuan mengurangi hambatan bahasa Jepang bisnis yang dihadapi pelajar bahasa Jepang
<br>Kemampuan berbahasa Jepang untuk bisnis memainkan peran penting bagi lulusan Program Studi Jepang dalam mendukung komunikasi efektif di tempat kerja. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kurikulum Bahasa Jepang Bisnis berdasarkan analisis kebutuhan yang dilakukan sebagai studi kasus dalam Program Studi Jepang di Universitas Indonesia. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada 65 mahasiswa dan 2 dosen yang bertanggung jawab mengajar mata kuliah Bahasa Jepang Bisnis. Model analisis kebutuhan Nunan (1988) diadopsi untuk mengumpulkan informasi objektif dan subjektif. Keterampilan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/9/ai-desain-kurikulum-mata-kuliah-bahasa-materi-berb-thumb-837d4.webp" type="image/webp" length="116394" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/ai-desain-kurikulum-mata-kuliah-bahasa-materi-berb-thumb-837d4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/ai-desain-kurikulum-mata-kuliah-bahasa-materi-berb-thumb-9786e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/ai-desain-kurikulum-mata-kuliah-bahasa-materi-berb-thumb-77955.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-570-upi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14275-japanedu-jurnal-pendidikan-pengajaran-bahasa-jepang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52102-mata-kuliah-bahasa-tata-siswa" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52102-mata-kuliah-bahasa-tata-siswa" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-29:60466a89b0573936f663c526c43f996f</id>
	<published>2026-06-29T00:48:21+07:00</published>
	<updated>2026-06-29T00:48:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="analysis pre" label="analysis pre" />
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<itunes:keywords><![CDATA[analysis,header,page,pre,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana pelatihan eksplisit tentang penggunaan partikel Jepang memengaruhi pengurangan kesalahan interferensi pada penerjemahan klausa relatif, dengan menguji kelompok mahasiswa yang menerima instruksi khusus ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana pelatihan eksplisit tentang penggunaan partikel Jepang memengaruhi pengurangan kesalahan interferensi pada penerjemahan klausa relatif, dengan menguji kelompok mahasiswa yang menerima instruksi khusus ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-2f779.webp" title="JURIS - Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-2f779.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-2f779.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-2f779.webp 1x" title="JURIS - Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips" alt="JURIS - Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-beeed.webp" title="JURIS - Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-beeed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-beeed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-beeed.webp 1x" title="JURIS - Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips" alt="JURIS - Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-edfc6.webp" title="JURIS - Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-edfc6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-edfc6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-edfc6.webp 1x" title="JURIS - Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips" alt="JURIS - Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52102-mata-kuliah-bahasa-tata-siswa" title="JURIS - Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips" target="_blank">Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana pelatihan eksplisit tentang penggunaan partikel Jepang memengaruhi pengurangan kesalahan interferensi pada penerjemahan klausa relatif, dengan menguji kelompok mahasiswa yang menerima instruksi khusus dibandingkan dengan kelompok kontrol; selanjutnya, studi dapat menginvestigasi peran konteks visual komik (misalnya panel gambar) dalam membantu mahasiswa menentukan struktur klausa relatif, menggunakan teknik pelacakan mata untuk mengukur fokus perhatian dan hubungannya dengan akurasi terjemahan; terakhir, pengembangan korpus komik Jepang berbahasa Indonesia yang teranotasi klausa relatif dapat diuji pada model terjemahan mesin untuk menilai kemampuan otomatis dalam menangani interferensi bahasa serta memberikan rekomendasi perbaikan bagi sistem terjemahan berbasis AI..
<br>Analisis menunjukkan bahwa kesalahan terjemahan utama yang muncul pada responden bersifat grammatical, berupa interferensi morfologis pada pembentukan kata, termasuk kesalahan penerjemahan verba, adverbia, pronomina pribadi, pronomina penghubung, nomina, serta penanda waktu.Interferensi partikel juga terlihat, sedangkan interferensi fonologis dan leksikal tidak terdeteksi.dari total 56 terjemahan, 30 tergolong Global Error dan 26 Local Error.Berdasarkan kuesioner, kesulitan utama terletak pada penentuan bagian yang mengalami generalisasi, urutan bagian terjemahan, serta penerjemahan partikel penghubung, sementara strategi paling umum yang digunakan mahasiswa adalah memanfaatkan Google Translate dengan pengecekan ulang, disertai penggunaan gambar sebagai referensi dan penandaan SAcPAcOAcK sebelum menerjemahkan
<br>Komunikasi dwibahasa, seperti penerjemahan, menghasilkan peristiwa linguistik akibat interaksi dua bahasa atau lebih. Interferensi bahasa adalah salah satu konsekuensi kontak bahasa. Penelitian ini meneliti dampak tata bahasa Indonesia terhadap penerjemahan klausa relatif dalam komik Jepang untuk mengidentifikasi jenisAcjenis kesalahan gramatikal. Penelitian juga menganalisis interferensi morfologis dan sintaksis pada tingkat frasa sebagai hasil terjemahan responden serta menyelidiki penyebabnya, kesulitan, dan strategi yang digunakan selama proses penerjemahan, khususnya pada klausa relatif dalam komik Jepang. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan, dengan data dikumpulkan melalui perekaman dan analisis hasil ujian tengah semester penerjemahan komik bagi 56 mahasiswa yang mengikuti mata kuliah penerjemahan dan interpretasi JepangAcIndonesia...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-2f779.webp" type="image/webp" length="114752" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-2f779.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-beeed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-edfc6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-570-upi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14275-japanedu-jurnal-pendidikan-pengajaran-bahasa-jepang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Slang Abbreviation in Japanese and Indonesian Written Language Origins Process Similarities and Differences ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Slang Abbreviation in Japanese and Indonesian Written Language Origins Process Similarities and Differences ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Slang Abbreviation in Japanese and Indonesian Written Language Origins Process Similarities and Differences ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52104-linguistik-bahasa-lisan-gaya-pendidikan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52104-linguistik-bahasa-lisan-gaya-pendidikan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-29:a3c03db1e450db4c4b0cc13a95ed3e51</id>
	<published>2026-06-29T00:48:21+07:00</published>
	<updated>2026-06-29T00:48:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<category term="web stats" label="web stats" />
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,stats,view,web]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis singkatan slang dalam bahasa lisan atau karakteristik kata pinjaman (gairaigo) atau singkatan (toujigo). ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis singkatan slang dalam bahasa lisan atau karakteristik kata pinjaman (gairaigo) atau singkatan (toujigo). ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/linguistik-bahasa-lisan-gaya-pendidikan-inggris-me-thumb-3c035.webp" title="JURIS - Slang Abbreviation in Japanese and Indonesian Written Language: Origins, Process, Similarities, and Differences" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/linguistik-bahasa-lisan-gaya-pendidikan-inggris-me-thumb-3c035.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/linguistik-bahasa-lisan-gaya-pendidikan-inggris-me-thumb-3c035.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/linguistik-bahasa-lisan-gaya-pendidikan-inggris-me-thumb-3c035.webp 1x" title="JURIS - Slang Abbreviation in Japanese and Indonesian Written Language: Origins, Process, Similarities, and Differences" alt="JURIS - Slang Abbreviation in Japanese and Indonesian Written Language: Origins, Process, Similarities, and Differences" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/linguistik-bahasa-lisan-gaya-pendidikan-inggris-me-thumb-7ee9e.webp" title="JURIS - Slang Abbreviation in Japanese and Indonesian Written Language: Origins, Process, Similarities, and Differences" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/linguistik-bahasa-lisan-gaya-pendidikan-inggris-me-thumb-7ee9e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/linguistik-bahasa-lisan-gaya-pendidikan-inggris-me-thumb-7ee9e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/linguistik-bahasa-lisan-gaya-pendidikan-inggris-me-thumb-7ee9e.webp 1x" title="JURIS - Slang Abbreviation in Japanese and Indonesian Written Language: Origins, Process, Similarities, and Differences" alt="JURIS - Slang Abbreviation in Japanese and Indonesian Written Language: Origins, Process, Similarities, and Differences" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/linguistik-bahasa-lisan-gaya-pendidikan-inggris-me-thumb-7508f.webp" title="JURIS - Slang Abbreviation in Japanese and Indonesian Written Language: Origins, Process, Similarities, and Differences" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/linguistik-bahasa-lisan-gaya-pendidikan-inggris-me-thumb-7508f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/linguistik-bahasa-lisan-gaya-pendidikan-inggris-me-thumb-7508f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/linguistik-bahasa-lisan-gaya-pendidikan-inggris-me-thumb-7508f.webp 1x" title="JURIS - Slang Abbreviation in Japanese and Indonesian Written Language: Origins, Process, Similarities, and Differences" alt="JURIS - Slang Abbreviation in Japanese and Indonesian Written Language: Origins, Process, Similarities, and Differences" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52104-linguistik-bahasa-lisan-gaya-pendidikan" title="JURIS - Slang Abbreviation in Japanese and Indonesian Written Language: Origins, Process, Similarities, and Differences" target="_blank">Slang Abbreviation in Japanese and Indonesian Written Language: Origins, Process, Similarities, and Differences</a>: Berdasarkan temuan penelitian, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis singkatan slang dalam bahasa lisan atau karakteristik kata pinjaman (gairaigo) atau singkatan (toujigo). Kedua, penelitian dapat berfokus pada singkatan slang yang terjadi dalam media sosial, seperti Instagram atau Twitter, untuk memahami pola dan tren singkatan slang dalam konteks komunikasi daring. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh singkatan slang pada pemahaman dan penggunaan bahasa oleh penutur asli dan non-penutur asli, serta implikasinya dalam pendidikan bahasa. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang singkatan slang dalam bahasa Jepang dan Indonesia, serta kontribusinya terhadap komunikasi dan interaksi sosial..
<br>Penelitian ini membandingkan singkatan slang Jepang dan Indonesia dengan menjelajahi asal usul, proses, perbedaan, dan kesamaan.Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa Jepang dan Indonesia memiliki tiga proses singkatan yang serupa, yaitu singkatan (toujigo), singkatan yang diambil dari bahasa lain, dan singkatan di akhir kata.Karena sistem penulisan Indonesia dan Jepang berbeda, objek yang melalui proses singkatan berbeda dalam masing-masing bahasa.Singkatan Jepang lebih terstruktur karena terjadi di awal, tengah, atau akhir kata, sedangkan singkatan Indonesia terjadi secara acak dan lebih fokus pada pengelompokan proses singkatan kata atau kata majemuk atau frase.Dari sumber data, singkatan 'perubahan bentuk' dapat ditemukan hanya dalam sumber Jepang, sedangkan kecenderungan menggunakan bahasa asing dapat ditemukan hanya dalam sumber Indonesia
<br>Slang adalah salah satu gaya bahasa yang digunakan oleh kaum muda, yang disebut Wakamono Kotoba dalam bahasa Jepang dan Bahasa Gaul dalam bahasa Indonesia. Salah satu karakteristik yang sama dalam wakamono kotoba (slang Jepang) dan bahasa gaul (slang Indonesia) adalah singkatan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan singkatan slang Jepang dan Indonesia dengan menjelaskan asal usul, proses, perbedaan, dan kesamaan. Penelitian ini mengumpulkan data berdasarkan bahasa tulis dari situs Pergikuliner dan Taberogu dari Maret hingga April 2023, masing-masing mengambil maksimum 50 ulasan per restoran. Ulasan dikumpulkan dari 10 restoran masing-masing dari situs Indonesia dan Jepang, sehingga ada 500 data dari masing-masing situs dan 1000 ulasan dari kedua situs. Kemudian, penulis melakukan penelitian dengan menganalisis proses singkatan dengan kesamaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/4/linguistik-bahasa-lisan-gaya-pendidikan-inggris-me-thumb-3c035.webp" type="image/webp" length="119904" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/linguistik-bahasa-lisan-gaya-pendidikan-inggris-me-thumb-3c035.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/linguistik-bahasa-lisan-gaya-pendidikan-inggris-me-thumb-7ee9e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/linguistik-bahasa-lisan-gaya-pendidikan-inggris-me-thumb-7508f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-570-upi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14275-japanedu-jurnal-pendidikan-pengajaran-bahasa-jepang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages The Support Status of Easy Japanese for Foreigners ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages The Support Status of Easy Japanese for Foreigners ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages The Support Status of Easy Japanese for Foreigners ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52100-desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52100-desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-29:f41e8a4e7ef477f7c9d493857d22eb77</id>
	<published>2026-06-28T23:06:14+07:00</published>
	<updated>2026-06-28T23:06:14+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="analysis pre" label="analysis pre" />
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<itunes:keywords><![CDATA[analysis,header,page,pre,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan aksesibilitas halaman web pemerintah prefektur bagi penutur non-pribumi bahasa Jepang dan orang-orang dengan disabilitas, perlu memperluas pilihan bahasa untuk mencakup bahasa yang luas seperti Inggris, Cina, dan Korea, serta bahasa ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan aksesibilitas halaman web pemerintah prefektur bagi penutur non-pribumi bahasa Jepang dan orang-orang dengan disabilitas, perlu memperluas pilihan bahasa untuk mencakup bahasa yang luas seperti Inggris, Cina, dan Korea, serta bahasa ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-7c945.webp" title="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-7c945.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-7c945.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-7c945.webp 1x" title="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" alt="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-2688d.webp" title="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-2688d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-2688d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-2688d.webp 1x" title="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" alt="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-143aa.webp" title="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-143aa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-143aa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-143aa.webp 1x" title="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" alt="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52100-desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber" title="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" target="_blank">Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners</a>: Untuk meningkatkan aksesibilitas halaman web pemerintah prefektur bagi penutur non-pribumi bahasa Jepang dan orang-orang dengan disabilitas, perlu memperluas pilihan bahasa untuk mencakup bahasa yang luas seperti Inggris, Cina, dan Korea, serta bahasa minoritas dan regional, dan menyederhanakan bahasa Jepang untuk memastikan kejelasan bagi penutur non-pribumi dan individu dengan disabilitas kognitif. Selain itu, meningkatkan aksesibilitas bagi orang-orang dengan disabilitas dengan mematuhi Web Content Accessibility Guidelines (WCAG) melalui fitur seperti text-to-speech, ukuran teks yang dapat disesuaikan, dan kompatibilitas pembaca layar adalah hal yang penting. Manfaatkan layanan terjemahan berbasis AI dan pemrosesan bahasa alami untuk menyediakan terjemahan real-time yang akurat dan membantu membuat konten yang lebih mudah dipahami. Pemantauan rutin penggunaan halaman web, keterlibatan pengguna, dan umpan balik akan memastikan efektivitas dan menyoroti area perbaikan. Libatkan umpan balik komunitas dari penutur non-pribumi dan individu dengan disabilitas untuk memandu penciptaan konten yang lebih inklusif. Menyediakan akses multimodal melalui berbagai format seperti video dengan teks dan deskripsi audio dapat mengakomodasi gaya belajar yang berbeda, meningkatkan pemahaman dan aksesibilitas. Melatih pengembang konten web dalam praktik terbaik untuk desain web yang multilingual dan dapat diakses juga vital. Selain itu, penting untuk memastikan bahwa halaman yang dianggap sebagai bahasa Jepang yang mudah oleh penutur asli memang mudah bagi penutur non-pribumi. Strategi ini secara kolektif bertujuan untuk membuat halaman web pemerintah prefektur lebih dapat digunakan dan inklusif, memastikan bahwa informasi yang penting dapat diakses dan dipahami oleh semua pengguna, terlepas dari kemampuan bahasa atau status disabilitas..
<br>Mengenai multilingualisasi halaman web, ditemukan bahwa informasi di halaman web diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa yang lebih luas dan bahwa jumlah prefektur yang menerjemahkan halaman web ke dalam bahasa Jepang yang mudah dan informasi dalam bahasa Jepang yang mudah telah meningkat.Meskipun informasi multilingual yang disurvei dalam penelitian ini tampaknya ditujukan terutama untuk penduduk asing, hal ini dianggap terkait dengan bidang pendidikan anak.Misalnya, NHK NEWS WEB EASY ditulis dalam bahasa Jepang yang mudah.Ini adalah pertama kalinya di Jepang bahwa berita disediakan oleh "yasashii nihongo" (Tanaka, Mino, Ochi, & Shibata, 2013).Menurut deskripsi situs, "NHK NEWS WEB EASY menyampaikan berita dalam bahasa yang mudah dipahami untuk penduduk asing dan siswa sekolah dasar dan menengah pertama".Selain itu, dalam beberapa tahun terakhir, kelas kebutuhan khusus telah menjadi tempat bagi siswa sekolah dasar dan menengah pertama dengan akar asing yang tidak memiliki kemampuan bahasa Jepang yang memadai dan tidak dapat mengikuti kelas bahasa Jepang karena alasan seperti "kekurangan instruktur" (Nikkei Shimbun, 2021).Telah dilaporkan bahwa di kelas kebutuhan khusus, anak-anak asing berjumlah "satu dari 15", dua kali lipat lebih banyak daripada anak-anak Jepang (NHK, 2022).Menanggapi situasi ini, instruktur bahasa Jepang dikirim ke sekolah pendidikan wajib publik untuk memberikan instruksi dalam bahasa Jepang dan staf pendukung bahasa asli untuk membantu dalam bahasa asli, dan sistem penerimaan sekolah untuk anak-anak asing sedang didirikan (Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Sains dan Teknologi, 2021).Secara khusus, bahasa Jepang yang mudah efektif untuk anak-anak dengan disabilitas intelektual (Nakajima, 2021) dan untuk anak-anak dengan disabilitas pendengaran karena ekspresi yang disederhanakan (Kawauchi, 2021), karena guru sekolah dan staf sekolah termasuk dalam kelompok sasaran pelatihan bahasa Jepang yang mudah (Kementerian Kehakiman, 2022).Oleh karena itu, dengan jumlah "siswa sekolah dasar dan menengah pertama yang mungkin memiliki disabilitas perkembangan dan membutuhkan dukungan khusus" yang terdaftar di kelas reguler meningkat menjadi 8,8% dan peningkatan dukungan menjadi masalah (NHK, 2022), bahasa Jepang yang mudah dapat digunakan secara efektif dalam pendidikan anak-anak dengan disabilitas.Gottlieb (2001) berpendapat bahwa bahasa bukan hanya alat komunikasi.itu adalah pintu masuk ke inklusi, pemberdayaan, dan perkembangan kognitif.Selain itu, bahasa Jepang yang disederhanakan dapat ditemukan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari, seperti dalam surat kabar untuk anak-anak.Misalnya, orang dengan kosa kata terbatas mungkin memilih bahasa Jepang yang mudah dari tab bahasa di halaman web yang disurvei di sini, dan menggunakan halaman bahasa Jepang yang mudah untuk memahami informasi dan gambaran umum informasi.Dengan demikian, diyakini bahwa berbagai bahasa, terutama bahasa Jepang yang mudah, dapat digunakan sebagai dukungan informasi yang efektif dalam pendidikan dukungan khusus.Namun, berdasarkan hasil penelitian ini, masih ada ruang untuk perbaikan dalam multilingualisasi halaman web yang berfungsi sebagai jendela informasi.Misalnya, halaman web NHK World Japan memiliki 18 bahasa yang dapat dipilih untuk diterjemahkan dari tab "Language Selection" (NHK World Japan, n.), yang lebih banyak daripada jumlah maksimum bahasa yang diterjemahkan sebanyak 16 dalam penelitian ini.Selain itu, halaman web bahasa Jepang yang mudah NHK World Japan, misalnya, menyatakan, "Ini adalah pelajaran bahasa Jepang tingkat pemula untuk mereka yang mempelajari bahasa Jepang untuk pertama kalinya.Seperti yang dinyatakan di bagian "Kanji (Inggris)" dari situs web, informasi disediakan dalam bentuk kalimat dalam bahasa Jepang dan Inggris.Mengintegrasikan berbagai bahasa ke dalam kurikulum sekolah, kita tidak hanya mendorong inklusi tetapi juga memberdayakan mereka dengan disabilitas untuk menavigasi dunia dengan lebih efektif, seperti yang dicatat oleh Maher dan Nakayama (2003).Dengan mempertimbangkan hal ini, kami menyebutkan bahwa ada prospek untuk meningkatkan jumlah bahasa yang diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa melalui terjemahan dalam bahasa Jepang yang mudah tidak cukup, tetapi kami percaya bahwa kami dapat menyediakan informasi yang mengarah pada pemahaman penutur non-pribumi bahasa Jepang dan orang-orang dengan disabilitas dengan menulis berbagai bahasa bersama dalam format kalimat ketika bahasa Jepang yang mudah ditulis dalam gaya bersama.Namun, diyakini bahwa informasi yang mengarah pada pemahaman penutur non-pribumi bahasa Jepang dan orang-orang dengan disabilitas dapat disediakan dengan menggabungkan berbagai bahasa dalam format kalimat ketika menggambarkan bahasa Jepang yang mudah secara ringkas.Di masa depan, penting untuk mengevaluasi fungsi sebenarnya dari bahasa Jepang yang mudah.Ini termasuk menilai apakah itu menyederhanakan akses informasi sesuai dengan yang dimaksudkan dan apakah itu memenuhi kebutuhan audiens sasaran.Standarisasi bahasa Jepang yang mudah di seluruh prefektur dapat membantu membuat konten web dapat dipahami secara universal dan lebih ramah pengguna.Melaksanakan perbaikan ini akan memastikan bahwa situs web pemerintah prefektur secara efektif melayani populasi yang beragam, memfasilitasi akses yang lebih baik ke informasi dan layanan yang penting bagi semua orang, terlepas dari kemampuan bahasa atau status disabilitas
<br>Peningkatan jumlah penduduk asing di Jepang, yang disebut seikatsusha, telah mendorong kebutuhan untuk menerjemahkan halaman web agar informasi dapat diperoleh. Dalam penelitian ini, kami melakukan survei untuk mengetahui status saat ini dari deskripsi bahasa, termasuk bahasa Jepang yang mudah, di halaman web pemerintah prefektur. Metode survei adalah dengan mencatat tab bahasa di setiap halaman web pemerintah prefektur dan menyelidiki jumlah prefektur yang memiliki tab untuk bahasa Jepang yang mudah dalam tab bahasa mereka. Ada 47 halaman web pemerintah prefektur di Jepang yang diamati berdasarkan ketersediaan pilihan bahasa. Sebagai hasilnya, kami menemukan bahwa 6 halaman web pemerintah prefektur memiliki halaman bahasa Jepang yang mudah. Enam halaman web tersebut adalah Prefektur Tochigi, Pemerintah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-143aa.webp" type="image/webp" length="98156" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-7c945.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-2688d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-143aa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-570-upi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14275-japanedu-jurnal-pendidikan-pengajaran-bahasa-jepang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52101-stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabe" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52101-stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabe" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-29:0d58524e7e20a8679e9c82d7f472f8cc</id>
	<published>2026-06-28T23:00:26+07:00</published>
	<updated>2026-06-28T23:00:26+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="south africa" label="south africa" />
	<category term="rudi hamarno" label="rudi hamarno" />
	<category term="slot mahjong" label="slot mahjong" />
	<itunes:keywords><![CDATA[africa,hamarno,mahjong,rudi,slot,south]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada intervensi berbasis bukti yang ditujukan untuk mengelola stres pada pasien dengan tingkat stres sedang dan overload. Program manajemen stres yang ditargetkan, seperti psychoeducation, teknik relaksasi, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada intervensi berbasis bukti yang ditujukan untuk mengelola stres pada pasien dengan tingkat stres sedang dan overload. Program manajemen stres yang ditargetkan, seperti psychoeducation, teknik relaksasi, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-9b21a.webp" title="JURIS - Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-9b21a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-9b21a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-9b21a.webp 1x" title="JURIS - Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia" alt="JURIS - Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-893df.webp" title="JURIS - Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-893df.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-893df.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-893df.webp 1x" title="JURIS - Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia" alt="JURIS - Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-a122b.webp" title="JURIS - Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-a122b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-a122b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-a122b.webp 1x" title="JURIS - Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia" alt="JURIS - Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52101-stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabe" title="JURIS - Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia" target="_blank">Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada intervensi berbasis bukti yang ditujukan untuk mengelola stres pada pasien dengan tingkat stres sedang dan overload. Program manajemen stres yang ditargetkan, seperti psychoeducation, teknik relaksasi, dan pelatihan keterampilan coping, dapat diintegrasikan ke dalam perawatan diabetes rutin untuk meningkatkan kesejahteraan emosional dan mencegah eskalasi stres. Selain itu, penting untuk memperkuat pemahaman pasien tentang kondisi mereka dan mendorong pemantauan diri yang konsisten. Dukungan sosial dan lingkungan yang mendukung juga dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan hasil pengobatan. Terakhir, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi hubungan antara stres dan kontrol glikemik, serta peran neuroendokrin dalam mengatur stres dan hiperglikemia..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat stres pada individu dengan diabetes mellitus dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling terkait.Stres psikologis sering muncul akibat penyakit yang berkepanjangan, rutinitas pengobatan yang tidak teratur, dan ketakutan menghadapi kondisi kesehatan.Kehadiran komorbiditas seperti penyakit ginjal kronis, penyakit arteri koroner, dan hipertensi juga berkontribusi pada beban emosional, terutama ketika pengobatan tidak dikelola secara konsisten.Usia juga memainkan peran signifikan dalam munculnya stres, terutama pada lansia yang mengalami penurunan fungsi fisik alami dan perubahan hormonal yang dapat meningkatkan sensitivitas emosional.Perbedaan gender, terutama pada wanita yang mengalami menopause, juga tampaknya mempengaruhi kerentanan terhadap komplikasi diabetes.Secara keseluruhan, penelitian ini menekankan pentingnya perawatan medis rutin, kepatuhan terhadap pengobatan, dan manajemen gaya hidup dalam mengurangi stres dan mencegah komplikasi pada pasien dengan diabetes.Memperkuat pemahaman pasien tentang kondisinya, mendorong pemantauan diri yang konsisten, dan menciptakan lingkungan yang mendukung dapat membantu meningkatkan kesejahteraan psikologis dan hasil pengobatan
<br>Diabetes mellitus yang tidak terkontrol akan menyebabkan komplikasi jangka pendek dan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat stres pada pasien diabetes mellitus yang mengalami hiperglikemia. Desain penelitian menggunakan studi deskriptif kuantitatif dengan teknik sampling purposive dengan kriteria inklusi kadar gula darah Ou250 mg/dL disertai penyakit komorbid seperti stroke, penyakit ginjal kronis (CKD), atau sindrom koroner akut dengan jumlah sampel 39. Instrumen yang digunakan adalah Depression Anxiety Stress Scale (DASS-42). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 48,72% responden mengalami stres sedang, 33,33% stres ringan, 12,82% stres berlebihan, dan 5,13% stres normal. Temuan ini menunjukkan bahwa stres sedang adalah tingkat stres dominan pada pasien dengan hiperglikemia. Kondisi ini mungkin disebabkan oleh lama penyakit yang dialami oleh sebagian besar...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-a122b.webp" type="image/webp" length="97150" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-9b21a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-893df.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-a122b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3202-phb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12873-jurnal-ners-kebidanan-journal-ners-midwifery.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ MADRASAH DI INDONESIA Pertumbuhan dan Perkembangan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ MADRASAH DI INDONESIA Pertumbuhan dan Perkembangan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ MADRASAH DI INDONESIA Pertumbuhan dan Perkembangan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52091-peran-madrasah-diniyah-masyarakat-xx-hind" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52091-peran-madrasah-diniyah-masyarakat-xx-hind" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-29:a1e9824c6e3a30517675a8fd5811a361</id>
	<published>2026-06-28T22:09:22+07:00</published>
	<updated>2026-06-28T22:09:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<category term="site stats" label="site stats" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,site,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Bagaimana peran madrasah dalam membentuk karakter dan identitas keagamaan generasi muda di Indonesia?2. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Bagaimana peran madrasah dalam membentuk karakter dan identitas keagamaan generasi muda di Indonesia?2. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/peran-madrasah-diniyah-masyarakat-xx-hindia-beland-thumb-f396b.webp" title="JURIS - MADRASAH DI INDONESIA (Pertumbuhan dan Perkembangan)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/peran-madrasah-diniyah-masyarakat-xx-hindia-beland-thumb-f396b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/peran-madrasah-diniyah-masyarakat-xx-hindia-beland-thumb-f396b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/peran-madrasah-diniyah-masyarakat-xx-hindia-beland-thumb-f396b.webp 1x" title="JURIS - MADRASAH DI INDONESIA (Pertumbuhan dan Perkembangan)" alt="JURIS - MADRASAH DI INDONESIA (Pertumbuhan dan Perkembangan)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/peran-madrasah-diniyah-masyarakat-xx-hindia-beland-thumb-6549c.webp" title="JURIS - MADRASAH DI INDONESIA (Pertumbuhan dan Perkembangan)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/peran-madrasah-diniyah-masyarakat-xx-hindia-beland-thumb-6549c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/peran-madrasah-diniyah-masyarakat-xx-hindia-beland-thumb-6549c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/peran-madrasah-diniyah-masyarakat-xx-hindia-beland-thumb-6549c.webp 1x" title="JURIS - MADRASAH DI INDONESIA (Pertumbuhan dan Perkembangan)" alt="JURIS - MADRASAH DI INDONESIA (Pertumbuhan dan Perkembangan)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/peran-madrasah-diniyah-masyarakat-xx-hindia-beland-thumb-d910f.webp" title="JURIS - MADRASAH DI INDONESIA (Pertumbuhan dan Perkembangan)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/peran-madrasah-diniyah-masyarakat-xx-hindia-beland-thumb-d910f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/peran-madrasah-diniyah-masyarakat-xx-hindia-beland-thumb-d910f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/peran-madrasah-diniyah-masyarakat-xx-hindia-beland-thumb-d910f.webp 1x" title="JURIS - MADRASAH DI INDONESIA (Pertumbuhan dan Perkembangan)" alt="JURIS - MADRASAH DI INDONESIA (Pertumbuhan dan Perkembangan)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52091-peran-madrasah-diniyah-masyarakat-xx-hind" title="JURIS - MADRASAH DI INDONESIA (Pertumbuhan dan Perkembangan)" target="_blank">MADRASAH DI INDONESIA (Pertumbuhan dan Perkembangan)</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Bagaimana peran madrasah dalam membentuk karakter dan identitas keagamaan generasi muda di Indonesia?2. Apakah ada perbedaan signifikan dalam prestasi akademik antara siswa madrasah dan sekolah umum?3. Bagaimana madrasah dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan kompetensi siswa dalam menghadapi tantangan modernitas?.
<br>Dalam sejarah pertumbuhan dan perkembangan madrasah di Indonesia, ada dua momentum yang sangat menentukan eksistensi madrasah.pertama, SKB 3 Menteri 1975 yang menjadi pintu masuk pengakuan madrasah sebagai lembaga pendidikan Islam yang setara dengan sekolah umum.kedua, UU Sisdiknas Nomor 2/1989 yang menjadikan madrasah bukan saja sebagai lembaga pendidikan yang setara dengan sekolah umum, lebih dari itu madrasah diakui sebagai sekolah umum berciri khas agama Islam.Dengan kata lain, sejak UU Sisdiknas Nomor 2/1989 diberlakukan, madrasah dapat dikatakan sebagai Ausekolah umum plusAy.Nampaknya, pengakuan dan kesetaraan ini masih terus diuji di lapangan, apakah pengelola madrasah mampu mengemban tugas ganda, sebagai sekolah umum plus sebagai lembaga pendidikan Islam
<br>Kebijakan diskriminatif pemerintah Hindia Belanda terhadap umat Islam dalam hal pendidikan, memunculkan sikap penolakan umat Islam dengan wujud beragam, defensif dan progresif. Corak defensif ditunjukkan, terutama oleh ulama tradisional, dengan cara menghindari sejauh mungkin pengaruh politik Belanda terhadap sistem pendidikan Islam. Sikap ini terlihat pada sistem pendidikan tradisional pesantren yang mengambil tempat di daerah-daerah pedalaman untuk menghindar dari pengaruh dan pantauan Belanda. Pendekatan progresif dilakukan, terutama dipelopori sejumlah ulama pembaharu, dengan AumeniruAy pola pendidikan modern ala Belanda tapi berbasis Islam. Melalui pola moderat ini, berdirilah sejumlah madrasah dan sekolah umum berciri khas Islam dengan beberapa corak; Pertama, madrasah dengan dominasi mata pelajaran agama ditambah mata pelajaran umum (madrasah plus)....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/b/peran-madrasah-diniyah-masyarakat-xx-hindia-beland-thumb-d910f.webp" type="image/webp" length="50836" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/peran-madrasah-diniyah-masyarakat-xx-hindia-beland-thumb-f396b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/peran-madrasah-diniyah-masyarakat-xx-hindia-beland-thumb-6549c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/peran-madrasah-diniyah-masyarakat-xx-hindia-beland-thumb-d910f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2151-uinmadura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11962-jurnal-pendidikan-islam-tadris.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Isolasi Karakterisasi dan Uji Aktivitas Antimikroba Bakteri Asam Laktat dari Biji Kakao Sisa Pencernaan Musang Sebagai Kandidat Probiotik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Isolasi Karakterisasi dan Uji Aktivitas Antimikroba Bakteri Asam Laktat dari Biji Kakao Sisa Pencernaan Musang Sebagai Kandidat Probiotik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Isolasi Karakterisasi dan Uji Aktivitas Antimikroba Bakteri Asam Laktat dari Biji Kakao Sisa Pencernaan Musang Sebagai Kandidat Probiotik ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52088-asam-laktat-ph-alat-pengering-biji-kakao-total-bak" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52088-asam-laktat-ph-alat-pengering-biji-kakao-total-bak" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-29:0f1147a4a1077f52e149745a9a3db987</id>
	<published>2026-06-28T21:58:35+07:00</published>
	<updated>2026-06-28T21:58:35+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="etalase pdf jurnal" label="etalase pdf jurnal" />
	<category term="kompilasi file akademik" label="kompilasi file akademik" />
	<category term="kompilasi jurnal akademik" label="kompilasi jurnal akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Mengembangkan metode isolasi dan karakterisasi bakteri asam laktat dari biji kakao sisa pencernaan musang yang lebih efisien dan akurat, (2) Melakukan studi lebih ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Mengembangkan metode isolasi dan karakterisasi bakteri asam laktat dari biji kakao sisa pencernaan musang yang lebih efisien dan akurat, (2) Melakukan studi lebih ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/asam-laktat-ph-alat-pengering-biji-kakao-total-bak-thumb-73ba0.webp" title="JURIS - Isolasi, Karakterisasi, dan Uji Aktivitas Antimikroba Bakteri Asam Laktat dari Biji Kakao Sisa Pencernaan Musang  Sebagai Kandidat Probiotik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/asam-laktat-ph-alat-pengering-biji-kakao-total-bak-thumb-73ba0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/asam-laktat-ph-alat-pengering-biji-kakao-total-bak-thumb-73ba0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/asam-laktat-ph-alat-pengering-biji-kakao-total-bak-thumb-73ba0.webp 1x" title="JURIS - Isolasi, Karakterisasi, dan Uji Aktivitas Antimikroba Bakteri Asam Laktat dari Biji Kakao Sisa Pencernaan Musang  Sebagai Kandidat Probiotik" alt="JURIS - Isolasi, Karakterisasi, dan Uji Aktivitas Antimikroba Bakteri Asam Laktat dari Biji Kakao Sisa Pencernaan Musang  Sebagai Kandidat Probiotik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/asam-laktat-ph-alat-pengering-biji-kakao-total-bak-thumb-911ae.webp" title="JURIS - Isolasi, Karakterisasi, dan Uji Aktivitas Antimikroba Bakteri Asam Laktat dari Biji Kakao Sisa Pencernaan Musang  Sebagai Kandidat Probiotik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/asam-laktat-ph-alat-pengering-biji-kakao-total-bak-thumb-911ae.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/asam-laktat-ph-alat-pengering-biji-kakao-total-bak-thumb-911ae.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/asam-laktat-ph-alat-pengering-biji-kakao-total-bak-thumb-911ae.webp 1x" title="JURIS - Isolasi, Karakterisasi, dan Uji Aktivitas Antimikroba Bakteri Asam Laktat dari Biji Kakao Sisa Pencernaan Musang  Sebagai Kandidat Probiotik" alt="JURIS - Isolasi, Karakterisasi, dan Uji Aktivitas Antimikroba Bakteri Asam Laktat dari Biji Kakao Sisa Pencernaan Musang  Sebagai Kandidat Probiotik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/asam-laktat-ph-alat-pengering-biji-kakao-total-bak-thumb-61a6e.webp" title="JURIS - Isolasi, Karakterisasi, dan Uji Aktivitas Antimikroba Bakteri Asam Laktat dari Biji Kakao Sisa Pencernaan Musang  Sebagai Kandidat Probiotik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/asam-laktat-ph-alat-pengering-biji-kakao-total-bak-thumb-61a6e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/asam-laktat-ph-alat-pengering-biji-kakao-total-bak-thumb-61a6e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/asam-laktat-ph-alat-pengering-biji-kakao-total-bak-thumb-61a6e.webp 1x" title="JURIS - Isolasi, Karakterisasi, dan Uji Aktivitas Antimikroba Bakteri Asam Laktat dari Biji Kakao Sisa Pencernaan Musang  Sebagai Kandidat Probiotik" alt="JURIS - Isolasi, Karakterisasi, dan Uji Aktivitas Antimikroba Bakteri Asam Laktat dari Biji Kakao Sisa Pencernaan Musang  Sebagai Kandidat Probiotik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52088-asam-laktat-ph-alat-pengering-biji-kakao-total-bak" title="JURIS - Isolasi, Karakterisasi, dan Uji Aktivitas Antimikroba Bakteri Asam Laktat dari Biji Kakao Sisa Pencernaan Musang  Sebagai Kandidat Probiotik" target="_blank">Isolasi, Karakterisasi, dan Uji Aktivitas Antimikroba Bakteri Asam Laktat dari Biji Kakao Sisa Pencernaan Musang  Sebagai Kandidat Probiotik</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Mengembangkan metode isolasi dan karakterisasi bakteri asam laktat dari biji kakao sisa pencernaan musang yang lebih efisien dan akurat, (2) Melakukan studi lebih lanjut untuk mengidentifikasi dan mengkarakterisasi strain-strain bakteri asam laktat yang berbeda dari biji kakao sisa pencernaan musang, dan (3) Meneliti potensi aplikasi bakteri asam laktat dari biji kakao sisa pencernaan musang dalam bidang pangan atau kesehatan, seperti dalam produksi cokelat luwak atau sebagai probiotik alami..
<br>Bakteri Asam Laktat (BAL) yang didapatkan sebanyak 8 isolat, karakterisasi bakteri asam laktat bersifat Gram positif dan katalase negatif, Diameter zona hambat isolat M8 dan M13 menujukkan untuk kategori kuat dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli
<br>Bakteri Asam Laktat (BAL) berperan dalam menyeimbangkan mikrobiota usus dalam sistem pencernaan sehingga berperan sebagai probiotik. Salah satu sumber BAL alami adalah dari biji kakao sisa pencernaan musang. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengisolasi dan mengetahui karakterisasi dari bakteri asam laktat (BAL) dari biji kakao sisa pencernaan musang sehingga dapat diketahui potensinya sebagai kandidat probiotik alami untuk diaplikasikan dalam bidang pangan atau kesehatan. Metode yang digunakan adalah studi eksploratif, dengan bahan yang digunakan adalah sisa pencernaan dari musang yang dikumpulkan dan diisolasi BALnya dengan menggunakan media MRSA   CaCO3 1%. Selanjutnya dilakukan pengamatan makroskopis dan mikroskopis terhadap isolat yang didapatkan. Hasil penelitian menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/7/asam-laktat-ph-alat-pengering-biji-kakao-total-bak-thumb-61a6e.webp" type="image/webp" length="82260" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/asam-laktat-ph-alat-pengering-biji-kakao-total-bak-thumb-73ba0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/asam-laktat-ph-alat-pengering-biji-kakao-total-bak-thumb-911ae.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/asam-laktat-ph-alat-pengering-biji-kakao-total-bak-thumb-61a6e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-785-upertis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3034-jurnal-kesehatan-perintis-perintis-s-helath-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Mon, 29 Jun 2026 03:03:05 +0700. 12 items. Served in: 8.377 seconds [atom] -->
