<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.238-19jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.238-19jul2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-07-21T05:56:04+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Geometric Patterns in the Hena Puan Traditional House as a Context for Ethnomathematics Based Mathematics Learning ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Geometric Patterns in the Hena Puan Traditional House as a Context for Ethnomathematics Based Mathematics Learning ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Geometric Patterns in the Hena Puan Traditional House as a Context for Ethnomathematics Based Mathematics Learning ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55313-arsitektur-rumah-menak-tradisional-pembelaja" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55313-arsitektur-rumah-menak-tradisional-pembelaja" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-21:485fb1eae06e5ff6a9661c7a76a0d4b6</id>
	<published>2026-07-21T04:08:22+07:00</published>
	<updated>2026-07-21T04:08:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="admi nazra" label="admi nazra" />
	<category term="ahmad alwi" label="ahmad alwi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[admi,ahmad,alwi,nazra]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas integrasi rumah Baeleo Hena Puan ke dalam kurikulum geometri pada kelas sekolah menengah dengan membandingkan pencapaian akademik dan motivasi siswa antara kelompok yang menggunakan konteks budaya tersebut ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas integrasi rumah Baeleo Hena Puan ke dalam kurikulum geometri pada kelas sekolah menengah dengan membandingkan pencapaian akademik dan motivasi siswa antara kelompok yang menggunakan konteks budaya tersebut ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/f/arsitektur-rumah-menak-tradisional-pembelajaran-ma-thumb-80813.webp" title="JURIS - Geometric Patterns in the Hena Puan Traditional House as a Context for Ethnomathematics Based Mathematics Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/f/arsitektur-rumah-menak-tradisional-pembelajaran-ma-thumb-80813.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/f/arsitektur-rumah-menak-tradisional-pembelajaran-ma-thumb-80813.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/f/arsitektur-rumah-menak-tradisional-pembelajaran-ma-thumb-80813.webp 1x" title="JURIS - Geometric Patterns in the Hena Puan Traditional House as a Context for Ethnomathematics Based Mathematics Learning" alt="JURIS - Geometric Patterns in the Hena Puan Traditional House as a Context for Ethnomathematics Based Mathematics Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/f/arsitektur-rumah-menak-tradisional-pembelajaran-ma-thumb-cff9c.webp" title="JURIS - Geometric Patterns in the Hena Puan Traditional House as a Context for Ethnomathematics Based Mathematics Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/f/arsitektur-rumah-menak-tradisional-pembelajaran-ma-thumb-cff9c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/f/arsitektur-rumah-menak-tradisional-pembelajaran-ma-thumb-cff9c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/f/arsitektur-rumah-menak-tradisional-pembelajaran-ma-thumb-cff9c.webp 1x" title="JURIS - Geometric Patterns in the Hena Puan Traditional House as a Context for Ethnomathematics Based Mathematics Learning" alt="JURIS - Geometric Patterns in the Hena Puan Traditional House as a Context for Ethnomathematics Based Mathematics Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/f/arsitektur-rumah-menak-tradisional-pembelajaran-ma-thumb-05457.webp" title="JURIS - Geometric Patterns in the Hena Puan Traditional House as a Context for Ethnomathematics Based Mathematics Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/f/arsitektur-rumah-menak-tradisional-pembelajaran-ma-thumb-05457.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/f/arsitektur-rumah-menak-tradisional-pembelajaran-ma-thumb-05457.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/f/arsitektur-rumah-menak-tradisional-pembelajaran-ma-thumb-05457.webp 1x" title="JURIS - Geometric Patterns in the Hena Puan Traditional House as a Context for Ethnomathematics Based Mathematics Learning" alt="JURIS - Geometric Patterns in the Hena Puan Traditional House as a Context for Ethnomathematics Based Mathematics Learning" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55313-arsitektur-rumah-menak-tradisional-pembelaja" title="JURIS - Geometric Patterns in the Hena Puan Traditional House as a Context for Ethnomathematics Based Mathematics Learning" target="_blank">Geometric Patterns in the Hena Puan Traditional House as a Context for Ethnomathematics Based Mathematics Learning</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas integrasi rumah Baeleo Hena Puan ke dalam kurikulum geometri pada kelas sekolah menengah dengan membandingkan pencapaian akademik dan motivasi siswa antara kelompok yang menggunakan konteks budaya tersebut dan kelompok kontrol; selanjutnya, studi komparatif dapat dilakukan terhadap rumah tradisional lain di wilayah Maluku untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan pola geometris serta mengembangkan modul pembelajaran yang lebih variatif; terakhir, pengembangan media pembelajaran digital interaktif berbasis model tigaAcdimensi rumah tradisional ini dapat dievaluasi dampaknya terhadap kemampuan penalaran spasial siswa, sehingga memberikan wawasan tentang potensi teknologi dalam memperkuat pembelajaran etnomatematika..
<br>Studi ini menunjukkan bahwa rumah tradisional Baeleo Hena Puan mengandung berbagai konsep geometri, baik duaAcdimensi maupun tigaAcdimensi, yang mencerminkan pengetahuan matematika yang berkembang dalam konteks budaya lokal.Pola pengulangan dan simetri yang teridentifikasi mengindikasikan prinsip keteraturan dan keseimbangan yang menjadi bagian dari aktivitas matematika manusia dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat.Penggunaan rumah tradisional tersebut sebagai konteks pembelajaran matematika dapat menjembatani konsep geometri formal dengan pengalaman budaya siswa, sehingga meningkatkan pemahaman konseptual dan menjadikan pembelajaran lebih kontekstual serta inklusif
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep geometri yang tertanam dalam rumah tradisional Baeleo Hena Puan sebagai konteks pembelajaran matematika berbasis etnomatematika. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif eksploratori melalui analisis visual terhadap struktur arsitektur rumah tradisional tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa rumah tradisional Baeleo Hena Puan mengandung beragam konsep geometri, meliputi bentuk dua dimensi seperti persegi panjang, segitiga, dan trapesium, serta bentuk tiga dimensi berupa prisma persegi panjang dan prisma segitiga. Selain itu, pola pengulangan dan simetri refleksional teridentifikasi pada susunan kolom dan bukaan bangunan. Berdasarkan perspektif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/f/arsitektur-rumah-menak-tradisional-pembelajaran-ma-thumb-cff9c.webp" type="image/webp" length="188270" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/f/arsitektur-rumah-menak-tradisional-pembelajaran-ma-thumb-80813.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/f/arsitektur-rumah-menak-tradisional-pembelajaran-ma-thumb-cff9c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/f/arsitektur-rumah-menak-tradisional-pembelajaran-ma-thumb-05457.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1173-uiad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5771-jtmt-journal-tadris-matematika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Effect of Interactive Wordwall Media on Improving Elementary School Students Mathematical Numeracy Skills ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effect of Interactive Wordwall Media on Improving Elementary School Students Mathematical Numeracy Skills ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effect of Interactive Wordwall Media on Improving Elementary School Students Mathematical Numeracy Skills ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55314-hasil-tes-numerasi-interaksi-siswa-sekolah-analisi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55314-hasil-tes-numerasi-interaksi-siswa-sekolah-analisi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-21:42233646a3e9c918b1343c031368157f</id>
	<published>2026-07-21T04:08:22+07:00</published>
	<updated>2026-07-21T04:08:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="admi nazra" label="admi nazra" />
	<category term="ahmad alwi" label="ahmad alwi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[admi,ahmad,alwi,nazra]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efek penggunaan media Wordwall pada topik matematika lain seperti penjumlahan dan pengurangan serta pada tingkatan kelas yang berbeda untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan media ini dalam konteks yang lebih ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efek penggunaan media Wordwall pada topik matematika lain seperti penjumlahan dan pengurangan serta pada tingkatan kelas yang berbeda untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan media ini dalam konteks yang lebih ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-tes-numerasi-interaksi-siswa-sekolah-analisi-thumb-862ea.webp" title="JURIS - The Effect of Interactive Wordwall Media on Improving Elementary School Students&#039; Mathematical Numeracy Skills" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-tes-numerasi-interaksi-siswa-sekolah-analisi-thumb-862ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-tes-numerasi-interaksi-siswa-sekolah-analisi-thumb-862ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-tes-numerasi-interaksi-siswa-sekolah-analisi-thumb-862ea.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Interactive Wordwall Media on Improving Elementary School Students&#039; Mathematical Numeracy Skills" alt="JURIS - The Effect of Interactive Wordwall Media on Improving Elementary School Students&#039; Mathematical Numeracy Skills" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-tes-numerasi-interaksi-siswa-sekolah-analisi-thumb-054ee.webp" title="JURIS - The Effect of Interactive Wordwall Media on Improving Elementary School Students&#039; Mathematical Numeracy Skills" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-tes-numerasi-interaksi-siswa-sekolah-analisi-thumb-054ee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-tes-numerasi-interaksi-siswa-sekolah-analisi-thumb-054ee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-tes-numerasi-interaksi-siswa-sekolah-analisi-thumb-054ee.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Interactive Wordwall Media on Improving Elementary School Students&#039; Mathematical Numeracy Skills" alt="JURIS - The Effect of Interactive Wordwall Media on Improving Elementary School Students&#039; Mathematical Numeracy Skills" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-tes-numerasi-interaksi-siswa-sekolah-analisi-thumb-2e332.webp" title="JURIS - The Effect of Interactive Wordwall Media on Improving Elementary School Students&#039; Mathematical Numeracy Skills" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-tes-numerasi-interaksi-siswa-sekolah-analisi-thumb-2e332.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-tes-numerasi-interaksi-siswa-sekolah-analisi-thumb-2e332.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-tes-numerasi-interaksi-siswa-sekolah-analisi-thumb-2e332.webp 1x" title="JURIS - The Effect of Interactive Wordwall Media on Improving Elementary School Students&#039; Mathematical Numeracy Skills" alt="JURIS - The Effect of Interactive Wordwall Media on Improving Elementary School Students&#039; Mathematical Numeracy Skills" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55314-hasil-tes-numerasi-interaksi-siswa-sekolah-analisi" title="JURIS - The Effect of Interactive Wordwall Media on Improving Elementary School Students&#039; Mathematical Numeracy Skills" target="_blank">The Effect of Interactive Wordwall Media on Improving Elementary School Students' Mathematical Numeracy Skills</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efek penggunaan media Wordwall pada topik matematika lain seperti penjumlahan dan pengurangan serta pada tingkatan kelas yang berbeda untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan media ini dalam konteks yang lebih luas; selanjutnya, sebuah studi komparatif antara Wordwall dan platform digital pembelajaran berbasis gamifikasi lain dapat mengidentifikasi keunggulan relatif serta faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas masing-masing media dalam meningkatkan numerasi siswa; akhirnya, penelitian yang meneliti dampak jangka panjang penggunaan Wordwall terhadap retensi kemampuan numerasi setelah periode intervensi selesai dapat memberikan wawasan tentang keberlanjutan manfaat pembelajaran digital ini, terutama bila dikombinasikan dengan peran fasilitasi guru dalam proses belajar..
<br>Hasil studi menunjukkan media interaktif Wordwall efektif meningkatkan kemampuan numerasi matematis siswa sekolah dasar melalui elemen gamifikasi yang meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar.Temuan ini menyarankan guru dapat memanfaatkan Wordwall sebagai media pembelajaran digital inovatif untuk menciptakan instruksi matematika yang lebih menarik dan berpusat pada siswa, sehingga mendukung perkembangan numerasi.Penelitian selanjutnya disarankan melibatkan sampel lebih besar serta desain kuasiAceksperimental atau eksperimental sejati dengan kelompok kontrol untuk memperkuat bukti efektivitas Wordwall
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media interaktif Wordwall terhadap peningkatan kemampuan numerasi matematis siswa sekolah dasar. Metode kuantitatif dengan desain praAceksperimen satu kelompok preActestAepostActest diterapkan pada 20 siswa kelas tiga di SDN 02 Jatisari. Instrumen berupa tes numerasi yang terdiri dari lima soal esai tentang materi perkalian divalidasi dengan uji korelasi Product Moment dan menunjukkan reliabilitas yang dapat diterima (Cronbach's Alpha = 0.656). Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas ShapiroAcWilk, analisis NAcGain, ukuran efek, dan uji t berpasangan. Hasil menunjukkan peningkatan nilai rataAcrata siswa dari 58,40 pada preActest menjadi 83,15 pada postActest, dengan skor NAcGain sebesar 0,60 (tingkat sedang) dan nilai Cohen's d sebesar 1,91 (efek besar),...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-tes-numerasi-interaksi-siswa-sekolah-analisi-thumb-054ee.webp" type="image/webp" length="116788" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-tes-numerasi-interaksi-siswa-sekolah-analisi-thumb-862ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-tes-numerasi-interaksi-siswa-sekolah-analisi-thumb-054ee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/hasil-tes-numerasi-interaksi-siswa-sekolah-analisi-thumb-2e332.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1173-uiad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5771-jtmt-journal-tadris-matematika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Mediamorphosis of Aula Magazine Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Mediamorphosis of Aula Magazine Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Mediamorphosis of Aula Magazine Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55324-ruang-publik-islam-organisasi-moderat" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55324-ruang-publik-islam-organisasi-moderat" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-21:08804c396b2fc9b68dbb47c5614dce4d</id>
	<published>2026-07-21T04:08:22+07:00</published>
	<updated>2026-07-21T04:08:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="qolam malang" label="qolam malang" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="pola akurat" label="pola akurat" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akurat,counter,flag,malang,pola,qolam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif yang menyelidiki strategi adaptasi digital dan penempatan ideologis yang beragam di antara media Islam di Indonesia dan di berbagai konteks pasca-kolonial. Selain itu, perlu dilakukan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif yang menyelidiki strategi adaptasi digital dan penempatan ideologis yang beragam di antara media Islam di Indonesia dan di berbagai konteks pasca-kolonial. Selain itu, perlu dilakukan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-8afb1.webp" title="JURIS - The Mediamorphosis of Aula Magazine: Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-8afb1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-8afb1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-8afb1.webp 1x" title="JURIS - The Mediamorphosis of Aula Magazine: Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era" alt="JURIS - The Mediamorphosis of Aula Magazine: Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-51bea.webp" title="JURIS - The Mediamorphosis of Aula Magazine: Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-51bea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-51bea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-51bea.webp 1x" title="JURIS - The Mediamorphosis of Aula Magazine: Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era" alt="JURIS - The Mediamorphosis of Aula Magazine: Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-b6740.webp" title="JURIS - The Mediamorphosis of Aula Magazine: Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-b6740.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-b6740.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-b6740.webp 1x" title="JURIS - The Mediamorphosis of Aula Magazine: Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era" alt="JURIS - The Mediamorphosis of Aula Magazine: Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55324-ruang-publik-islam-organisasi-moderat" title="JURIS - The Mediamorphosis of Aula Magazine: Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era" target="_blank">The Mediamorphosis of Aula Magazine: Islam Nusantara Media and Postcolonial Resistance in the Digital Era</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif yang menyelidiki strategi adaptasi digital dan penempatan ideologis yang beragam di antara media Islam di Indonesia dan di berbagai konteks pasca-kolonial. Selain itu, perlu dilakukan penyelidikan lebih lanjut tentang keterlibatan audiens, mediasi algoritma, dan tata kelola platform untuk memahami secara komprehensif transformasi media Islam kontemporer. Penelitian ini dapat membantu memahami bagaimana media Islam lokal dapat mempertahankan identitas dan pengetahuan agama mereka dalam lanskap media digital yang didominasi oleh kekuatan global..
<br>Mediamorfosis Majalah Aula melampaui proses adaptasi teknologi linier dan lebih baik dipahami sebagai praktik media pasca-kolonial yang terbenam dalam struktur representasi dan kekuasaan simbolis yang tidak seimbang.Transformasi digital Aula mencerminkan negosiasi aktif visibilitas dalam medan yang tidak merata dari arus media global, sambil mempertahankan dan memperluas produksi epistemis Islam Nusantara yang berakar pada tradisi Nahdlatul Ulama.Proses ini menggambarkan hibriditas pasca-kolonial, di mana logika media digital global direkapitulasi untuk mengartikulasikan pengetahuan agama lokal dan mode dakwah yang terbenam secara budaya.Alih-alih menempati posisi pasif, Majalah Aula menunjukkan agen dalam membentuk ruang publik agama dengan menyebarluaskan narasi Islam moderat dan memperkuat hubungan antara platform digital dan praktik keagamaan berbasis komunitas.Mediamorfosisnya merupakan bentuk intervensi simbolis, memungkinkan media Islam lokal untuk merestrukturisasi representasi dominan Islam dalam ekosistem media global yang terstruktur oleh hubungan kekuasaan yang tidak setara.Meskipun memberikan kontribusi, penelitian ini terbatas oleh desain kasus tunggal dan ketergantungan pada analisis konten selektif dan data wawancara, yang mungkin tidak sepenuhnya menangkap penerimaan audiens atau dinamika platform spesifik.Penelitian masa depan harus mengadopsi pendekatan komparatif dengan mengkaji Aula bersama media Islam lainnya di dalam Indonesia dan lintas konteks pasca-kolonial untuk mengidentifikasi strategi adaptasi digital dan penempatan ideologis yang beragam.Penyelidikan lebih lanjut tentang keterlibatan audiens, mediasi algoritma, dan tata kelola platform juga akan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang transformasi media Islam kontemporer
<br>Penelitian ini menganalisis mediamorfosis Majalah Aula dari perspektif pasca-kolonial untuk menyelidiki bagaimana media Islam Nusantara mempertahankan eksistensinya, identitas budaya, dan otonomi epistemis di tengah hegemoni media digital global. Mediamorfosis dipahami sebagai proses negosiasi posisi epistemis media Islam lokal dalam lanskap digital yang didominasi oleh nilai-nilai dan struktur pengetahuan media Barat. Pendekatan kualitatif dengan paradigma konstruktivis digunakan. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan peserta kunci dan dokumentasi transformasi Majalah Aula, kemudian dianalisis secara induktif untuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-8afb1.webp" type="image/webp" length="112500" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-8afb1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-51bea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/ruang-publik-islam-organisasi-moderat-kontemporer-thumb-b6740.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5871-tribakti-jurnal-pemikiran-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55320-profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-sisw" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55320-profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-sisw" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-21:e402ae5bf5927c43bff571116d9c191e</id>
	<published>2026-07-21T04:08:22+07:00</published>
	<updated>2026-07-21T04:08:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="slot jepang" label="slot jepang" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,jepang,scope,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian komparatif mengenai efektivitas program pembiasaan tilawah harian di berbagai tipe madrasah (Tsanawiyah, Aliyah, dan Salafiyah) dengan memperhatikan perbedaan kurikulum dan profil siswa dapat memberikan gambaran yang lebih luas tentang faktor-faktor ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian komparatif mengenai efektivitas program pembiasaan tilawah harian di berbagai tipe madrasah (Tsanawiyah, Aliyah, dan Salafiyah) dengan memperhatikan perbedaan kurikulum dan profil siswa dapat memberikan gambaran yang lebih luas tentang faktor-faktor ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-69974.webp" title="JURIS - Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al-QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-69974.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-69974.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-69974.webp 1x" title="JURIS - Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al-QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah" alt="JURIS - Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al-QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-32ab8.webp" title="JURIS - Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al-QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-32ab8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-32ab8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-32ab8.webp 1x" title="JURIS - Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al-QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah" alt="JURIS - Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al-QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-a4f76.webp" title="JURIS - Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al-QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-a4f76.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-a4f76.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-a4f76.webp 1x" title="JURIS - Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al-QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah" alt="JURIS - Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al-QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55320-profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-sisw" title="JURIS - Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al-QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah" target="_blank">Pembiasaan Tilawah Harian Sebagai Strategi Peningkatan Kelancaran Membaca Al-QurAoan Siswa Madrasah Tsanawiyah</a>: Penelitian komparatif mengenai efektivitas program pembiasaan tilawah harian di berbagai tipe madrasah (Tsanawiyah, Aliyah, dan Salafiyah) dengan memperhatikan perbedaan kurikulum dan profil siswa dapat memberikan gambaran yang lebih luas tentang faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan program. Selain itu, eksperimen intervensi yang mengintegrasikan teknologi digital, seperti aplikasi mobile dengan fitur pelacakan tajwid, dapat dievaluasi untuk menilai peningkatan kelancaran membaca serta motivasi siswa dalam konteks pembiasaan tilawah. Selanjutnya, studi longitudinal yang mengkaji dampak jangka panjang pembiasaan tilawah terhadap perkembangan karakter religius dan literasi QurAoani siswa hingga masuk ke jenjang pendidikan menengah akan memberikan insight tentang keberlanjutan manfaat program dan implikasi kebijakan pendidikan Islam..
<br>Program pembiasaan tilawah harian yang dilaksanakan secara terstruktur di MTs Darul Ulum terbukti meningkatkan kelancaran membaca AlAcQurAoan siswa, terutama pada ketepatan tajwid dan makhraj, dengan peran aktif guru dalam membimbing bacaan.Lingkungan madrasah yang religius dan komitmen guru menjadi faktor pendukung utama, meskipun variasi kemampuan membaca siswa menjadi tantangan.Penelitian selanjutnya disarankan memperluas studi ke beberapa madrasah dengan pendekatan komparatif dan memperkuat triangulasi data untuk mengembangkan model pembiasaan tilawah yang lebih efektif
<br>Pengembangan karakter religius pada siswa madrasah masih menghadapi tantangan, khususnya dalam menumbuhkan kebiasaan membaca dan berinteraksi dengan Al-Qur'an secara konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penerapan program kebiasaan membaca Al-Qur'an berkontribusi pada pengembangan karakter religius siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melibatkan wawancara dan observasi, sedangkan analisis data mengikuti tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-a4f76.webp" type="image/webp" length="105196" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-69974.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-32ab8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/profil-siswa-motivasi-kompetensi-kritis-madrasah-n-thumb-a4f76.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5874-intelektual-jurnal-pendidikan-studi-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Problematika Literasi Referensi Berbahasa Arab pada Kompetensi Pedagogis Guru Pendidikan Agama Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Problematika Literasi Referensi Berbahasa Arab pada Kompetensi Pedagogis Guru Pendidikan Agama Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Problematika Literasi Referensi Berbahasa Arab pada Kompetensi Pedagogis Guru Pendidikan Agama Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55319-strategi-pembelajaran-pai-interak" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55319-strategi-pembelajaran-pai-interak" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-21:8761fbb72cb816005326cb8a21bf10a5</id>
	<published>2026-07-21T04:08:22+07:00</published>
	<updated>2026-07-21T04:08:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="slot jepang" label="slot jepang" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,jepang,scope,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam, diperlukan intervensi sistematis dalam meningkatkan kompetensi guru PAI. Pertama, perlu ada pelatihan berkelanjutan yang fokus pada teknik membaca kitab tanpa harakat untuk meningkatkan kemampuan guru dalam ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam, diperlukan intervensi sistematis dalam meningkatkan kompetensi guru PAI. Pertama, perlu ada pelatihan berkelanjutan yang fokus pada teknik membaca kitab tanpa harakat untuk meningkatkan kemampuan guru dalam ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/strategi-pembelajaran-pai-interaksi-siswa-guru-aga-thumb-8b26a.webp" title="JURIS - Problematika Literasi Referensi Berbahasa Arab pada Kompetensi Pedagogis Guru Pendidikan Agama Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/strategi-pembelajaran-pai-interaksi-siswa-guru-aga-thumb-8b26a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/strategi-pembelajaran-pai-interaksi-siswa-guru-aga-thumb-8b26a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/strategi-pembelajaran-pai-interaksi-siswa-guru-aga-thumb-8b26a.webp 1x" title="JURIS - Problematika Literasi Referensi Berbahasa Arab pada Kompetensi Pedagogis Guru Pendidikan Agama Islam" alt="JURIS - Problematika Literasi Referensi Berbahasa Arab pada Kompetensi Pedagogis Guru Pendidikan Agama Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/strategi-pembelajaran-pai-interaksi-siswa-guru-aga-thumb-4432d.webp" title="JURIS - Problematika Literasi Referensi Berbahasa Arab pada Kompetensi Pedagogis Guru Pendidikan Agama Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/strategi-pembelajaran-pai-interaksi-siswa-guru-aga-thumb-4432d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/strategi-pembelajaran-pai-interaksi-siswa-guru-aga-thumb-4432d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/strategi-pembelajaran-pai-interaksi-siswa-guru-aga-thumb-4432d.webp 1x" title="JURIS - Problematika Literasi Referensi Berbahasa Arab pada Kompetensi Pedagogis Guru Pendidikan Agama Islam" alt="JURIS - Problematika Literasi Referensi Berbahasa Arab pada Kompetensi Pedagogis Guru Pendidikan Agama Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/strategi-pembelajaran-pai-interaksi-siswa-guru-aga-thumb-84164.webp" title="JURIS - Problematika Literasi Referensi Berbahasa Arab pada Kompetensi Pedagogis Guru Pendidikan Agama Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/strategi-pembelajaran-pai-interaksi-siswa-guru-aga-thumb-84164.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/strategi-pembelajaran-pai-interaksi-siswa-guru-aga-thumb-84164.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/strategi-pembelajaran-pai-interaksi-siswa-guru-aga-thumb-84164.webp 1x" title="JURIS - Problematika Literasi Referensi Berbahasa Arab pada Kompetensi Pedagogis Guru Pendidikan Agama Islam" alt="JURIS - Problematika Literasi Referensi Berbahasa Arab pada Kompetensi Pedagogis Guru Pendidikan Agama Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55319-strategi-pembelajaran-pai-interak" title="JURIS - Problematika Literasi Referensi Berbahasa Arab pada Kompetensi Pedagogis Guru Pendidikan Agama Islam" target="_blank">Problematika Literasi Referensi Berbahasa Arab pada Kompetensi Pedagogis Guru Pendidikan Agama Islam</a>: Untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam, diperlukan intervensi sistematis dalam meningkatkan kompetensi guru PAI. Pertama, perlu ada pelatihan berkelanjutan yang fokus pada teknik membaca kitab tanpa harakat untuk meningkatkan kemampuan guru dalam memahami teks-teks otoritatif berbahasa Arab. Kedua, optimalisasi aplikasi digital dapat membantu guru dalam menganalisis dan memahami teks-teks tersebut dengan lebih mudah dan cepat. Ketiga, revitalisasi perpustakaan dengan menyediakan koleksi kitab-kitab rujukan klasik yang relevan dapat meningkatkan aksesibilitas guru terhadap sumber-sumber otoritatif. Selain itu, pengembangan modul pembelajaran PAI berbasis literasi turAts dapat membantu siswa dari latar belakang sekolah umum untuk memahami materi agama dengan lebih mendalam. Integrasi kecerdasan buatan juga dapat menjadi solusi dalam membantu guru melakukan validasi makna teks Arab secara lebih presisi dan cepat. Dengan penguatan basis literasi hulu, madrasah dapat kembali menjadi pusat keunggulan intelektual dalam pendidikan agama..
<br>Penelitian ini membuktikan bahwa problematika literasi Arab guru PAI di MTsN 5 Agam bersumber dari ketergantungan tinggi pada sumber sekunder yang mereduksi kedalaman materi pembelajaran.Guru mengakui jarang merujuk langsung pada teks atau kitab asli berbahasa Arab dan lebih memilih buku terjemahan demi efisiensi waktu serta menyesuaikan dengan keterbatasan kemampuan siswa.Hambatan linguistik, terutama pada aspek nahwu, memicu keraguan guru dalam menentukan makna hukum secara mandiri tanpa bantuan penjelasan sekunder.Lemahnya aksesibilitas terhadap koleksi literatur primer di perpustakaan sekolah semakin memperburuk jarak antara pendidik dan sumber keilmuan asli.Dampak sistemik dari kendala tersebut adalah penyampaian materi yang bersifat umum dan dangkal, sehingga siswa kehilangan kesempatan emas untuk melakukan analisis teks sumber secara komprehensif di dalam kelas.Transformasi kompetensi guru memerlukan intervensi sistematis melalui pelatihan berkelanjutan yang spesifik pada teknik membaca kitab tanpa harakat serta optimalisasi aplikasi digital pendukung.Pihak madrasah perlu memprioritaskan revitalisasi koleksi perpustakaan dengan menyediakan kitab-kitab rujukan klasik yang relevan bagi pengembangan materi PAI.Proyek riset berikutnya dapat memperluas fokus pada pengembangan modul pembelajaran PAI berbasis literasi turAts yang dirancang khusus untuk siswa dengan latar belakang sekolah umum.Peneliti selanjutnya juga perlu mengeksplorasi efektivitas integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) sebagai instrumen bantu guru dalam melakukan validasi makna teks Arab secara lebih presisi dan cepat.Penguatan basis literasi hulu ini menjadi kunci utama untuk mengembalikan marwah intelektual madrasah sebagai pusat keunggulan ilmu agama
<br>Keberhasilan pengajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) sangat bergantung pada kemampuan pendidik dalam mengakses sumber-sumber otoritatif berbahasa Arab guna menjaga otentisitas ajaran di lingkungan madrasah. Penelitian ini menganalisis kendala guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam memanfaatkan literatur berbahasa Arab serta implikasinya terhadap kompetensi pedagogis di MTsN 5 Agam. Guru PAI memikul tanggung jawab besar dalam menyajikan pemahaman agama yang autentik melalui teks otoritatif, namun realitas menunjukkan adanya kesenjangan literasi yang signifikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/7/strategi-pembelajaran-pai-interaksi-siswa-guru-aga-thumb-84164.webp" type="image/webp" length="96016" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/strategi-pembelajaran-pai-interaksi-siswa-guru-aga-thumb-8b26a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/strategi-pembelajaran-pai-interaksi-siswa-guru-aga-thumb-4432d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/strategi-pembelajaran-pai-interaksi-siswa-guru-aga-thumb-84164.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5874-intelektual-jurnal-pendidikan-studi-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Legible Mind How Generative AI Flattens Consciousness Transforms Communication and Recenters Human Intelligence on the Illegible ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Legible Mind How Generative AI Flattens Consciousness Transforms Communication and Recenters Human Intelligence on the Illegible ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Legible Mind How Generative AI Flattens Consciousness Transforms Communication and Recenters Human Intelligence on the Illegible ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55305-interaksi-manusia-komputer-regulasi-ai-holistik-ge" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55305-interaksi-manusia-komputer-regulasi-ai-holistik-ge" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-21:97b07a1b8abf0f41e154ca51cbac7e57</id>
	<published>2026-07-21T04:08:22+07:00</published>
	<updated>2026-07-21T04:08:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="legible mind" label="legible mind" />
	<category term="brain drain" label="brain drain" />
	<itunes:keywords><![CDATA[brain,drain,legible,mind]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis yang disajikan dalam makalah ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Investigasi interdisipliner tentang bagaimana manusia memandang dan menilai illegibility, serta bagaimana otak dan subjek ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis yang disajikan dalam makalah ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Investigasi interdisipliner tentang bagaimana manusia memandang dan menilai illegibility, serta bagaimana otak dan subjek ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/interaksi-manusia-komputer-regulasi-ai-holistik-ge-thumb-01231.webp" title="JURIS - The Legible Mind: How Generative AI Flattens Consciousness, Transforms Communication, and Recenters Human Intelligence on the Illegible" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/interaksi-manusia-komputer-regulasi-ai-holistik-ge-thumb-01231.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/interaksi-manusia-komputer-regulasi-ai-holistik-ge-thumb-01231.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/interaksi-manusia-komputer-regulasi-ai-holistik-ge-thumb-01231.webp 1x" title="JURIS - The Legible Mind: How Generative AI Flattens Consciousness, Transforms Communication, and Recenters Human Intelligence on the Illegible" alt="JURIS - The Legible Mind: How Generative AI Flattens Consciousness, Transforms Communication, and Recenters Human Intelligence on the Illegible" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/interaksi-manusia-komputer-regulasi-ai-holistik-ge-thumb-3dbcb.webp" title="JURIS - The Legible Mind: How Generative AI Flattens Consciousness, Transforms Communication, and Recenters Human Intelligence on the Illegible" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/interaksi-manusia-komputer-regulasi-ai-holistik-ge-thumb-3dbcb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/interaksi-manusia-komputer-regulasi-ai-holistik-ge-thumb-3dbcb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/interaksi-manusia-komputer-regulasi-ai-holistik-ge-thumb-3dbcb.webp 1x" title="JURIS - The Legible Mind: How Generative AI Flattens Consciousness, Transforms Communication, and Recenters Human Intelligence on the Illegible" alt="JURIS - The Legible Mind: How Generative AI Flattens Consciousness, Transforms Communication, and Recenters Human Intelligence on the Illegible" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/interaksi-manusia-komputer-regulasi-ai-holistik-ge-thumb-4ea85.webp" title="JURIS - The Legible Mind: How Generative AI Flattens Consciousness, Transforms Communication, and Recenters Human Intelligence on the Illegible" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/interaksi-manusia-komputer-regulasi-ai-holistik-ge-thumb-4ea85.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/interaksi-manusia-komputer-regulasi-ai-holistik-ge-thumb-4ea85.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/interaksi-manusia-komputer-regulasi-ai-holistik-ge-thumb-4ea85.webp 1x" title="JURIS - The Legible Mind: How Generative AI Flattens Consciousness, Transforms Communication, and Recenters Human Intelligence on the Illegible" alt="JURIS - The Legible Mind: How Generative AI Flattens Consciousness, Transforms Communication, and Recenters Human Intelligence on the Illegible" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55305-interaksi-manusia-komputer-regulasi-ai-holistik-ge" title="JURIS - The Legible Mind: How Generative AI Flattens Consciousness, Transforms Communication, and Recenters Human Intelligence on the Illegible" target="_blank">The Legible Mind: How Generative AI Flattens Consciousness, Transforms Communication, and Recenters Human Intelligence on the Illegible</a>: Berdasarkan analisis yang disajikan dalam makalah ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Investigasi interdisipliner tentang bagaimana manusia memandang dan menilai illegibility, serta bagaimana otak dan subjek yang mengalami menavigasi interaksi manusia-AI. Penelitian ini dapat membantu kita memahami mekanisme kognitif dan persepsi yang terlibat dalam mendeteksi dan menghargai illegibility dalam komunikasi.2. Regulasi AI yang menipu dengan mensimulasikan ketidak sempurnaan manusia. Studi empiris telah menunjukkan bahwa delegasi kepada AI dapat meningkatkan perilaku tidak jujur pada manusia. Jika AI dirancang untuk meniru ketidak sempurnaan manusia, risiko manipulasi epistemis dan sosial meningkat secara dramatis. Regulasi harus mencakup strategi yang melampaui verifikasi statis dan mengadopsi pendekatan yang pluralistik, sadar konteks, dan tahan terhadap manipulasi.3. Pengembangan platform dan protokol bukti kemanusiaan yang menghargai illegibility strategis daripada menghukumnya. Komunikasi desain harus menciptakan lingkungan yang mendorong manusia untuk mengekspresikan diri mereka secara autentik, termasuk kesalahan, ambiguitas, dan pengalaman pribadi. Ini dapat membantu menjaga keunikan dan keaslian komunikasi manusia di tengah dominasi konten yang dihasilkan AI..
<br>Makalah ini melacak tiga transformasi yang saling terkait yang dipaksakan oleh kecerdasan buatan generatif terhadap kondisi manusia.Pertama, AI meratakan kesadaran dengan menghasilkan keluaran yang lancar, mirip dengan orang pertama yang mensimulasikan penanda perilaku kesadaran sambil sepenuhnya tidak memiliki kualia, pengalaman subyektif, atau "apa yang rasanya seperti" yang mencirikan makhluk yang berakal.Kedua, AI mengubah komunikasi, menggantikan kerangka kerja Gricean tentang kerjasama yang didorong oleh niat dan inferensi kooperatif dengan rezim keterbacaan statistik hiper yang telah memicu gerakan balik ambiguitas strategis, di mana manusia dengan sengaja memperkenalkan kesalahan, ambiguitas, dan pengalaman pribadi untuk menandakan keaslian mereka.Ketiga, AI memusatkan kembali kecerdasan manusia menjauh dari produksi artefak yang dapat dibaca dan menuju keterbacaan meta.kemampuan untuk memicu AI secara efektif, mengkritik keluaran terhadap standar internal yang tidak dapat diturunkan dari data pelatihan, dan mengintegrasikan konten yang dihasilkan AI dengan pengalaman hidup dan wawasan yang tidak dapat diturunkan.Sepanjang analisis ini, satu wawasan telah berulang.Kecerdasan buatan generatif unggul dalam menghasilkan yang pertama.Itu adalah alat yang sangat kuat dan berguna.Bahaya terletak bukan pada keterbacaan itu sendiri, tetapi pada melupakan yang tidak jelas.pada kesalahan mengira permukaan yang lancar sebagai kedalaman yang hidup, pada meratakan kesadaran kita sendiri untuk mencocokkan keluaran mesin, pada meninggalkan ambiguitas strategis dan lompatan kreatif yang membuat pemikiran dan komunikasi manusia apa adanya.Oleh karena itu, makalah ini menawarkan provokasi terakhir.tindakan paling manusiawi di era kecerdasan buatan generatif adalah memperkenalkan dengan sengaja, dengan berani, yang tidak jelas - kesalahan, perasaan, kontradiksi, lompatan iman - ke dalam dunia yang dioptimalkan untuk kejelasan.Dalam lingkungan di mana mesin menghasilkan keterbacaan sempurna sesuai permintaan, ketidak sempurnaan disengaja, kontradiksi emosional, dan kesediaan untuk mengatakan "Saya tidak tahu" atau "Saya merasa sebaliknya" menjadi tanda-tanda pikiran yang tidak hanya memproses tetapi hidup.Seperti yang diingatkan kita oleh paradoks penalaran yang konsisten, kecerdasan yang sejati - manusia atau buatan - harus mampu mengakui batas-batasnya sendiri.Kemampuan manusia untuk melakukannya, dan melakukannya secara autentik, tetap tidak tergantikan
<br>Kecerdasan buatan generatif menghasilkan keluaran yang sangat jelas, lancar, koheren, dan kemungkinan statistik. Namun, kesadaran manusia, komunikasi, dan kecerdasan secara mendasar dibentuk oleh unsur-unsur yang tidak jelas: qualia, ambiguitas strategis, kesalahan, dan wawasan yang tidak dapat diturunkan. Makalah ini memperkenalkan konsep "pikiran yang dapat dibaca" untuk memeriksa bagaimana kecerdasan buatan generatif meratakan kesadaran, mengubah komunikasi, dan memusatkan kembali kecerdasan manusia di era media sintetis. Mengambil dari filsafat pikiran (Nagel, Chalmers, dan Searle), teori komunikasi (Grice, Austin), interaksi manusia-komputer (Norman), dan studi empiris terbaru tentang deteksi AI dan efek lembah aneh, kami mengembangkan kerangka konseptual yang membedakan keluaran yang dapat dibaca dari proses yang tidak dapat dibaca. AI mensimulasikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/1/interaksi-manusia-komputer-regulasi-ai-holistik-ge-thumb-01231.webp" type="image/webp" length="107278" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/interaksi-manusia-komputer-regulasi-ai-holistik-ge-thumb-01231.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/interaksi-manusia-komputer-regulasi-ai-holistik-ge-thumb-3dbcb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/interaksi-manusia-komputer-regulasi-ai-holistik-ge-thumb-4ea85.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-763-bircu-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2720-budapest-international-research-critics-institute-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Text Authority and Authoritarianism Decolonizing Ul al Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Text Authority and Authoritarianism Decolonizing Ul al Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Text Authority and Authoritarianism Decolonizing Ul al Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55322-islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55322-islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-21:048acd0a89db444d196a102fc1eab86c</id>
	<published>2026-07-21T04:08:22+07:00</published>
	<updated>2026-07-21T04:08:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="qolam malang" label="qolam malang" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="pola akurat" label="pola akurat" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akurat,counter,flag,malang,pola,qolam]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada dalam paper, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengembangkan model interpretasi yang lebih inklusif dan responsif dalam ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada dalam paper, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengembangkan model interpretasi yang lebih inklusif dan responsif dalam ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-5ada2.webp" title="JURIS - Text, Authority, and Authoritarianism: Decolonizing Ul al-Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-5ada2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-5ada2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-5ada2.webp 1x" title="JURIS - Text, Authority, and Authoritarianism: Decolonizing Ul al-Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology" alt="JURIS - Text, Authority, and Authoritarianism: Decolonizing Ul al-Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-71407.webp" title="JURIS - Text, Authority, and Authoritarianism: Decolonizing Ul al-Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-71407.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-71407.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-71407.webp 1x" title="JURIS - Text, Authority, and Authoritarianism: Decolonizing Ul al-Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology" alt="JURIS - Text, Authority, and Authoritarianism: Decolonizing Ul al-Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-b93a2.webp" title="JURIS - Text, Authority, and Authoritarianism: Decolonizing Ul al-Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-b93a2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-b93a2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-b93a2.webp 1x" title="JURIS - Text, Authority, and Authoritarianism: Decolonizing Ul al-Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology" alt="JURIS - Text, Authority, and Authoritarianism: Decolonizing Ul al-Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55322-islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa" title="JURIS - Text, Authority, and Authoritarianism: Decolonizing Ul al-Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology" target="_blank">Text, Authority, and Authoritarianism: Decolonizing Ul al-Fiqh through the Integration of Khaled Abou El FadlAos Authoritative Hermeneutics into Islamic Legal Methodology</a>: Berdasarkan analisis terhadap latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada dalam paper, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Mengembangkan model interpretasi yang lebih inklusif dan responsif dalam ul al-fiqh, yang mempertimbangkan konteks sosial, budaya, dan historis dalam penafsiran teks-teks agama. Model ini dapat menggabungkan pendekatan hermeneutika otoriter Khaled Abou El Fadl dengan teori-teori kritis kontemporer, seperti teori maqAid al-shar'ah, untuk menciptakan kerangka interpretatif yang lebih dinamis dan responsif terhadap perubahan sosial.2. Melakukan penelitian komparatif antara hermeneutika otoriter Khaled Abou El Fadl dengan pendekatan-pendekatan interpretasi lain dalam ul al-fiqh, seperti hermeneutika klasik dan modern. Penelitian ini dapat mengeksplorasi kekuatan dan kelemahan masing-masing pendekatan, serta potensi integrasi antara hermeneutika otoriter dengan tradisi-tradisi interpretasi lainnya dalam ul al-fiqh.3. Menganalisis dampak penerapan hermeneutika otoriter Khaled Abou El Fadl dalam praktik hukum Islam kontemporer. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana hermeneutika otoriter dapat diterapkan dalam berbagai konteks sosial dan budaya, serta bagaimana penerapannya dapat mempengaruhi interpretasi hukum Islam dan praktik-praktik hukum di masyarakat. Penelitian ini juga dapat mengeksplorasi tantangan-tantangan praktis dalam penerapan hermeneutika otoriter, serta strategi-strategi untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut..
<br>Artikel ini menunjukkan bahwa hermeneutika otoriter Khaled Abou El Fadl menawarkan kontribusi epistemologis signifikan dalam merekonstruksi ul al-fiqh dengan meredefinisi hubungan antara teks, penafsir, dan otoritas agama melalui kerangka interpretatif yang dialogis, etis, dan bertanggung jawab.Daripada menggantikan tradisi klasik ul al-fiqh, pendekatan Khaled merekonstruksi fondasi metodologisnya dengan mengintegrasikan penulis, teks, dan pembaca ke dalam proses negosiasi berkelanjutan.Rekonstruksi ini berkontribusi pada empat domain utama ul al-fiqh.mereformulasi istinbA al-aukAm melalui interaksi maqAid al-shAri', maqAid al-na, dan maqAid al-mujtahid.meredefinisikan bukti hukum sebagai hasil proses interpretatif yang bertanggung jawab.memperluas kualifikasi mujtahid dengan memasukkan lima prinsip etis.dan memperkuat peran komunitas interpretatif sebagai mekanisme akuntabilitas, rasionalitas, dan pelestarian tradisi hukum Islam yang dinamis.Pada saat yang sama, penelitian ini mengidentifikasi keterbatasan penting dalam proyek hermeneutika Khaled.Meskipun ia menerapkan kritik sejarah yang ketat terhadap tradisi hadis, ia sebagian besar mengecualikan Al-Qur'an dari pemeriksaan epistemologis yang serupa, menghasilkan perlakuan asimetris terhadap dua sumber hukum utama Islam.Namun, keterbatasan ini tidak mengurangi signifikansi kontribusi intelektualnya yang lebih luas.Integrasi hermeneutika otoriter ke dalam ul al-fiqh mewakili dekolonisasi epistemologis yang menantang pola interpretasi otoriter sambil mempertahankan otoritas normatif hukum Islam.Akibatnya, ia menyediakan kerangka metodologis yang lebih dialogis, berlandaskan etika, dan sensitif konteks yang mampu mengatasi tantangan intelektual dan sosial pemikiran hukum Islam kontemporer
<br>Penelitian kontemporer tentang ul al-fiqh terus menghadapi tantangan epistemologis akibat model interpretasi yang menempatkan hubungan antara teks, penafsir, dan otoritas agama secara hierarkis, yang berpotensi mengarah pada kecenderungan otoriter dalam penalaran hukum Islam. Hermeneutika otoriter Khaled Abou El-Fadl muncul sebagai kritik terhadap monopoli otoritas agama dengan mengusulkan kerangka interpretasi yang dialogis, etis, dan bertanggung jawab. Namun, kontribusi pemikiran Abou El-Fadl dalam merekonstruksi metodologi ul al-fiqh belum diteliti secara sistematis. Artikel ini bertujuan menganalisis konsep hermeneutika otoriter dan formulasi integrasinya dalam pengembangan ul al-fiqh kontemporer. Menggunakan pendekatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-b93a2.webp" type="image/webp" length="120368" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-5ada2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-71407.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/islam-kontemporer-hermeneutika-otoriter-dekolonisa-thumb-b93a2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5871-tribakti-jurnal-pemikiran-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ UNCLOS Gaps and the Blue Economy Integrating International Maritime Law and Fiqh al BAoah for Sustainable Ocean Governance ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ UNCLOS Gaps and the Blue Economy Integrating International Maritime Law and Fiqh al BAoah for Sustainable Ocean Governance ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ UNCLOS Gaps and the Blue Economy Integrating International Maritime Law and Fiqh al BAoah for Sustainable Ocean Governance ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55316-massa-tata-kelola-sumber-daya-laut-perlindungan-li" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55316-massa-tata-kelola-sumber-daya-laut-perlindungan-li" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-21:04614bea146f7e4ce57ab8d6e44aee6b</id>
	<published>2026-07-20T21:27:22+07:00</published>
	<updated>2026-07-20T21:27:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="corn farmers" label="corn farmers" />
	<category term="joko susanto" label="joko susanto" />
	<category term="teta wismar" label="teta wismar" />
	<itunes:keywords><![CDATA[corn,farmers,joko,susanto,teta,wismar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, bagaimana kebijakan ekonomi biru yang telah diadopsi oleh Indonesia diimplementasikan secara nyata di komunitas pesisir, sehingga diperlukan studi empiris yang mengukur efektivitas regulasi, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, bagaimana kebijakan ekonomi biru yang telah diadopsi oleh Indonesia diimplementasikan secara nyata di komunitas pesisir, sehingga diperlukan studi empiris yang mengukur efektivitas regulasi, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/massa-tata-kelola-sumber-daya-laut-perlindungan-li-thumb-be0c9.webp" title="JURIS - UNCLOS Gaps and the Blue Economy: Integrating International Maritime Law and Fiqh al-BAoah for Sustainable Ocean Governance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/massa-tata-kelola-sumber-daya-laut-perlindungan-li-thumb-be0c9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/massa-tata-kelola-sumber-daya-laut-perlindungan-li-thumb-be0c9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/massa-tata-kelola-sumber-daya-laut-perlindungan-li-thumb-be0c9.webp 1x" title="JURIS - UNCLOS Gaps and the Blue Economy: Integrating International Maritime Law and Fiqh al-BAoah for Sustainable Ocean Governance" alt="JURIS - UNCLOS Gaps and the Blue Economy: Integrating International Maritime Law and Fiqh al-BAoah for Sustainable Ocean Governance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/massa-tata-kelola-sumber-daya-laut-perlindungan-li-thumb-fdd8d.webp" title="JURIS - UNCLOS Gaps and the Blue Economy: Integrating International Maritime Law and Fiqh al-BAoah for Sustainable Ocean Governance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/massa-tata-kelola-sumber-daya-laut-perlindungan-li-thumb-fdd8d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/massa-tata-kelola-sumber-daya-laut-perlindungan-li-thumb-fdd8d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/massa-tata-kelola-sumber-daya-laut-perlindungan-li-thumb-fdd8d.webp 1x" title="JURIS - UNCLOS Gaps and the Blue Economy: Integrating International Maritime Law and Fiqh al-BAoah for Sustainable Ocean Governance" alt="JURIS - UNCLOS Gaps and the Blue Economy: Integrating International Maritime Law and Fiqh al-BAoah for Sustainable Ocean Governance" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/massa-tata-kelola-sumber-daya-laut-perlindungan-li-thumb-aa585.webp" title="JURIS - UNCLOS Gaps and the Blue Economy: Integrating International Maritime Law and Fiqh al-BAoah for Sustainable Ocean Governance" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/massa-tata-kelola-sumber-daya-laut-perlindungan-li-thumb-aa585.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/massa-tata-kelola-sumber-daya-laut-perlindungan-li-thumb-aa585.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/massa-tata-kelola-sumber-daya-laut-perlindungan-li-thumb-aa585.webp 1x" title="JURIS - UNCLOS Gaps and the Blue Economy: Integrating International Maritime Law and Fiqh al-BAoah for Sustainable Ocean Governance" alt="JURIS - UNCLOS Gaps and the Blue Economy: Integrating International Maritime Law and Fiqh al-BAoah for Sustainable Ocean Governance" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55316-massa-tata-kelola-sumber-daya-laut-perlindungan-li" title="JURIS - UNCLOS Gaps and the Blue Economy: Integrating International Maritime Law and Fiqh al-BAoah for Sustainable Ocean Governance" target="_blank">UNCLOS Gaps and the Blue Economy: Integrating International Maritime Law and Fiqh al-BAoah for Sustainable Ocean Governance</a>: Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada tiga arah utama. Pertama, bagaimana kebijakan ekonomi biru yang telah diadopsi oleh Indonesia diimplementasikan secara nyata di komunitas pesisir, sehingga diperlukan studi empiris yang mengukur efektivitas regulasi, partisipasi masyarakat, dan dampak sosialAcekonomi yang terjadi. Kedua, bagaimana prinsip Fiqh alAcBAoah memengaruhi tata kelola maritim di negaraAcnegara mayoritas Muslim lainnya, misalnya Malaysia atau Tunisia, sehingga dapat dilakukan perbandingan lintasAcnegara untuk menguji keuniversalan nilai etik tersebut dalam konteks hukum laut internasional. Ketiga, sejauh mana Perjanjian BBNJ 2023 berhasil menutup celahAccelah normatif terkait biodiversitas di luar yurisdiksi nasional dan penambangan laut dalam, yang dapat dievaluasi melalui analisis kebijakan dan studi kasus implementasi di zona ekonomi eksklusif. Dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif lapangan, analisis perbandingan kebijakan, serta penilaian hukum internasional, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif untuk memperkuat tata kelola laut yang berkelanjutan dan adil..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa ekonomi biru dapat didukung secara normatif oleh hukum maritim internasional, khususnya prinsip UNCLOS terkait perlindungan lingkungan laut, penggunaan sumber daya yang berkelanjutan, pembagian manfaat yang adil, dan kerja sama internasional, meskipun terdapat kesenjangan implementasi pada biodiversitas di luar yurisdiksi nasional dan pertambangan laut dalam.Integrasi Fiqh alAcBAoah memberikan kerangka etika pelengkap yang menekankan tanggung jawab kepengurusan, keseimbangan ekologi, tanggung jawab moral, dan larangan kerusakan lingkungan, sehingga memperkuat tata kelola laut berkelanjutan terutama bagi negaraAcnegara maritim mayoritas Muslim seperti Indonesia.Penelitian selanjutnya diperlukan untuk menguji penerapan kebijakan ekonomi biru di lapangan, respons komunitas pesisir terhadap regulasi keberlanjutan, serta efektivitas instrumen hukum seperti Perjanjian BBNJ dalam mendukung tata kelola laut yang berkelanjutan
<br>Kerangka kerja ekonomi biru dan tata kelola maritim internasional masih menghadapi keterbatasan dalam menangani tantangan keberlanjutan kelautan kontemporer, khususnya kehilangan biodiversitas, penambangan laut dalam, pembagian manfaat yang tidak merata, serta mekanisme implementasi yang lemah. Penelitian ini mengkaji bagaimana hukum maritim internasional, khususnya United Nations Convention on the Law of the Sea 1982 (UNCLOS), dapat mendukung ekonomi biru dan SDG 14, serta menganalisis kontribusi etik Fiqh alAcBAoah (jurisprudensi lingkungan Islam) terhadap tata kelola laut berkelanjutan. Dengan pendekatan yuridis normatif, penelitian ini menganalisis instrumen hukum internasional, dokumen kebijakan, dan literatur ilmiah yang terkait dengan tata kelola maritim, ekonomi biru,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/5/massa-tata-kelola-sumber-daya-laut-perlindungan-li-thumb-fdd8d.webp" type="image/webp" length="99376" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/massa-tata-kelola-sumber-daya-laut-perlindungan-li-thumb-be0c9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/massa-tata-kelola-sumber-daya-laut-perlindungan-li-thumb-fdd8d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/massa-tata-kelola-sumber-daya-laut-perlindungan-li-thumb-aa585.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-765-rcsdevelopment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2724-aplikatif-journal-research-trends-social-sciences-humanities.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Development of an Interdisciplinary Literacy Instrument Integrating Mathematics Science and Arts Using a Construct Centered Design Approach and Partial Credit Model Analysis for Senior High School ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Development of an Interdisciplinary Literacy Instrument Integrating Mathematics Science and Arts Using a Construct Centered Design Approach and Partial Credit Model Analysis for Senior High School ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Development of an Interdisciplinary Literacy Instrument Integrating Mathematics Science and Arts Using a Construct Centered Design Approach and Partial Credit Model Analysis for Senior High School ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55310-literacy-instrument-across-validasi-instrumen-tela" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55310-literacy-instrument-across-validasi-instrumen-tela" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-21:1d162b789b665e0002673b2c88fdfdfc</id>
	<published>2026-07-20T20:33:01+07:00</published>
	<updated>2026-07-20T20:33:01+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="admi nazra" label="admi nazra" />
	<category term="ahmad alwi" label="ahmad alwi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[admi,ahmad,alwi,nazra]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan dan validasi instrumen literasi interdisipliner yang lebih komprehensif. Penelitian ini dapat melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam, serta ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan dan validasi instrumen literasi interdisipliner yang lebih komprehensif. Penelitian ini dapat melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam, serta ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/a/literacy-instrument-across-validasi-instrumen-tela-thumb-59aa6.webp" title="JURIS - Development of an Interdisciplinary Literacy Instrument Integrating Mathematics, Science, and Arts Using a Construct-Centered Design Approach and Partial Credit Model: Analysis for Senior High School" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/literacy-instrument-across-validasi-instrumen-tela-thumb-59aa6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/literacy-instrument-across-validasi-instrumen-tela-thumb-59aa6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/literacy-instrument-across-validasi-instrumen-tela-thumb-59aa6.webp 1x" title="JURIS - Development of an Interdisciplinary Literacy Instrument Integrating Mathematics, Science, and Arts Using a Construct-Centered Design Approach and Partial Credit Model: Analysis for Senior High School" alt="JURIS - Development of an Interdisciplinary Literacy Instrument Integrating Mathematics, Science, and Arts Using a Construct-Centered Design Approach and Partial Credit Model: Analysis for Senior High School" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/a/literacy-instrument-across-validasi-instrumen-tela-thumb-13fe8.webp" title="JURIS - Development of an Interdisciplinary Literacy Instrument Integrating Mathematics, Science, and Arts Using a Construct-Centered Design Approach and Partial Credit Model: Analysis for Senior High School" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/literacy-instrument-across-validasi-instrumen-tela-thumb-13fe8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/literacy-instrument-across-validasi-instrumen-tela-thumb-13fe8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/literacy-instrument-across-validasi-instrumen-tela-thumb-13fe8.webp 1x" title="JURIS - Development of an Interdisciplinary Literacy Instrument Integrating Mathematics, Science, and Arts Using a Construct-Centered Design Approach and Partial Credit Model: Analysis for Senior High School" alt="JURIS - Development of an Interdisciplinary Literacy Instrument Integrating Mathematics, Science, and Arts Using a Construct-Centered Design Approach and Partial Credit Model: Analysis for Senior High School" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/a/literacy-instrument-across-validasi-instrumen-tela-thumb-0dd75.webp" title="JURIS - Development of an Interdisciplinary Literacy Instrument Integrating Mathematics, Science, and Arts Using a Construct-Centered Design Approach and Partial Credit Model: Analysis for Senior High School" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/a/literacy-instrument-across-validasi-instrumen-tela-thumb-0dd75.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/a/literacy-instrument-across-validasi-instrumen-tela-thumb-0dd75.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/a/literacy-instrument-across-validasi-instrumen-tela-thumb-0dd75.webp 1x" title="JURIS - Development of an Interdisciplinary Literacy Instrument Integrating Mathematics, Science, and Arts Using a Construct-Centered Design Approach and Partial Credit Model: Analysis for Senior High School" alt="JURIS - Development of an Interdisciplinary Literacy Instrument Integrating Mathematics, Science, and Arts Using a Construct-Centered Design Approach and Partial Credit Model: Analysis for Senior High School" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55310-literacy-instrument-across-validasi-instrumen-tela" title="JURIS - Development of an Interdisciplinary Literacy Instrument Integrating Mathematics, Science, and Arts Using a Construct-Centered Design Approach and Partial Credit Model: Analysis for Senior High School" target="_blank">Development of an Interdisciplinary Literacy Instrument Integrating Mathematics, Science, and Arts Using a Construct-Centered Design Approach and Partial Credit Model: Analysis for Senior High School</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada pengembangan dan validasi instrumen literasi interdisipliner yang lebih komprehensif. Penelitian ini dapat melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam, serta mencakup berbagai topik dan tingkat kesulitan dalam matematika, sains, dan seni. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk mengintegrasikan teknologi dalam pengembangan instrumen, seperti penggunaan platform online atau aplikasi mobile untuk memfasilitasi pengumpulan data dan analisis. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi efektivitas instrumen dalam mengukur literasi interdisipliner siswa di berbagai konteks pembelajaran, termasuk pembelajaran jarak jauh atau pembelajaran berbasis proyek. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang lebih luas dalam pengembangan penilaian literasi interdisipliner dan mendukung pembelajaran STEAM yang lebih efektif di tingkat sekolah menengah atas..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa instrumen literasi interdisipliner yang dikembangkan melalui Construct-Centered Design menunjukkan validitas konten yang sangat tinggi, memenuhi asumsi IRT, dan memiliki sifat psikometrik yang kuat berdasarkan analisis Partial Credit Model.Instrumen ini cocok untuk menilai penalaran terintegrasi siswa dalam Matematika, Sains, dan Seni.Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk melakukan pengujian lapangan berskala besar untuk meningkatkan stabilitas parameter dan memeriksa keterapan instrumen di berbagai populasi siswa
<br>Penekanan yang semakin besar pada literasi interdisipliner dalam pendidikan yang berorientasi STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) menunjukkan kebutuhan akan instrumen penilaian yang dapat mengukur kemampuan siswa untuk mengintegrasikan penalaran matematika, ilmiah, dan seni. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi kualitas instrumen penilaian literasi interdisipliner untuk siswa sekolah menengah atas menggunakan kerangka Construct-Centered Design (CCD) dan analisis Item Response...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/a/literacy-instrument-across-validasi-instrumen-tela-thumb-0dd75.webp" type="image/webp" length="121790" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/literacy-instrument-across-validasi-instrumen-tela-thumb-59aa6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/literacy-instrument-across-validasi-instrumen-tela-thumb-13fe8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/a/literacy-instrument-across-validasi-instrumen-tela-thumb-0dd75.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1173-uiad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5771-jtmt-journal-tadris-matematika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Aplikasi Pemantauan dan Rekomendasi Kesehatan Lansia dengan Metode Content Based Filtering dengan Sistem Notifikasi untuk Keluarga ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Aplikasi Pemantauan dan Rekomendasi Kesehatan Lansia dengan Metode Content Based Filtering dengan Sistem Notifikasi untuk Keluarga ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Aplikasi Pemantauan dan Rekomendasi Kesehatan Lansia dengan Metode Content Based Filtering dengan Sistem Notifikasi untuk Keluarga ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55311-populasi-lansia-rumah-kualitas-hidup-sistem" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55311-populasi-lansia-rumah-kualitas-hidup-sistem" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-21:ac605050054c0f512f701cbbe6fbf80b</id>
	<published>2026-07-20T19:52:02+07:00</published>
	<updated>2026-07-20T19:52:02+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="etalase file akademik" label="etalase file akademik" />
	<category term="direktori jurnal akademik" label="direktori jurnal akademik" />
	<category term="etalase pdf jurnal" label="etalase pdf jurnal" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi integrasi pendekatan hybrid antara Content-Based Filtering dan Collaborative Filtering untuk meningkatkan akurasi rekomendasi, khususnya pada pengguna baru yang mengalami masalah coldAcstart dan pada kondisi kesehatan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi integrasi pendekatan hybrid antara Content-Based Filtering dan Collaborative Filtering untuk meningkatkan akurasi rekomendasi, khususnya pada pengguna baru yang mengalami masalah coldAcstart dan pada kondisi kesehatan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/populasi-lansia-rumah-kualitas-hidup-sistem-notifi-thumb-d2503.webp" title="JURIS - Pengembangan Aplikasi Pemantauan dan Rekomendasi Kesehatan Lansia dengan Metode Content-Based Filtering dengan Sistem  Notifikasi untuk Keluarga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/populasi-lansia-rumah-kualitas-hidup-sistem-notifi-thumb-d2503.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/populasi-lansia-rumah-kualitas-hidup-sistem-notifi-thumb-d2503.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/populasi-lansia-rumah-kualitas-hidup-sistem-notifi-thumb-d2503.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Aplikasi Pemantauan dan Rekomendasi Kesehatan Lansia dengan Metode Content-Based Filtering dengan Sistem  Notifikasi untuk Keluarga" alt="JURIS - Pengembangan Aplikasi Pemantauan dan Rekomendasi Kesehatan Lansia dengan Metode Content-Based Filtering dengan Sistem  Notifikasi untuk Keluarga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/populasi-lansia-rumah-kualitas-hidup-sistem-notifi-thumb-6cb3c.webp" title="JURIS - Pengembangan Aplikasi Pemantauan dan Rekomendasi Kesehatan Lansia dengan Metode Content-Based Filtering dengan Sistem  Notifikasi untuk Keluarga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/populasi-lansia-rumah-kualitas-hidup-sistem-notifi-thumb-6cb3c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/populasi-lansia-rumah-kualitas-hidup-sistem-notifi-thumb-6cb3c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/populasi-lansia-rumah-kualitas-hidup-sistem-notifi-thumb-6cb3c.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Aplikasi Pemantauan dan Rekomendasi Kesehatan Lansia dengan Metode Content-Based Filtering dengan Sistem  Notifikasi untuk Keluarga" alt="JURIS - Pengembangan Aplikasi Pemantauan dan Rekomendasi Kesehatan Lansia dengan Metode Content-Based Filtering dengan Sistem  Notifikasi untuk Keluarga" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/7/populasi-lansia-rumah-kualitas-hidup-sistem-notifi-thumb-83d35.webp" title="JURIS - Pengembangan Aplikasi Pemantauan dan Rekomendasi Kesehatan Lansia dengan Metode Content-Based Filtering dengan Sistem  Notifikasi untuk Keluarga" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/7/populasi-lansia-rumah-kualitas-hidup-sistem-notifi-thumb-83d35.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/7/populasi-lansia-rumah-kualitas-hidup-sistem-notifi-thumb-83d35.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/7/populasi-lansia-rumah-kualitas-hidup-sistem-notifi-thumb-83d35.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Aplikasi Pemantauan dan Rekomendasi Kesehatan Lansia dengan Metode Content-Based Filtering dengan Sistem  Notifikasi untuk Keluarga" alt="JURIS - Pengembangan Aplikasi Pemantauan dan Rekomendasi Kesehatan Lansia dengan Metode Content-Based Filtering dengan Sistem  Notifikasi untuk Keluarga" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55311-populasi-lansia-rumah-kualitas-hidup-sistem" title="JURIS - Pengembangan Aplikasi Pemantauan dan Rekomendasi Kesehatan Lansia dengan Metode Content-Based Filtering dengan Sistem  Notifikasi untuk Keluarga" target="_blank">Pengembangan Aplikasi Pemantauan dan Rekomendasi Kesehatan Lansia dengan Metode Content-Based Filtering dengan Sistem  Notifikasi untuk Keluarga</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi integrasi pendekatan hybrid antara Content-Based Filtering dan Collaborative Filtering untuk meningkatkan akurasi rekomendasi, khususnya pada pengguna baru yang mengalami masalah coldAcstart dan pada kondisi kesehatan yang lebih beragam; selanjutnya, penting untuk menguji performa dan kegunaan sistem di daerah pedesaan atau lingkungan dengan sumber daya terbatas, termasuk penerapan sensor IoT biaya rendah yang memungkinkan pemantauan vital secara terusAcmenerus serta mengurangi beban teknis bagi pengguna; terakhir, studi longitudinal yang memantau dampak penggunaan aplikasi terhadap hasil klinis lansia selama periode yang lebih panjang dapat memberikan gambaran tentang perubahan indikator kesehatan, tingkat kepatuhan, dan beban kerja keluarga, sehingga dapat menilai manfaat nyata aplikasi dalam meningkatkan kualitas hidup dan mengidentifikasi area perbaikan lebih lanjut..
<br>Penelitian ini berhasil mengembangkan sistem terintegrasi yang mengatasi tiga permasalahan utama pemantauan kesehatan lansia, yaitu kurangnya mekanisme pemantauan jarak jauh, rekomendasi yang tidak sesuai dengan kondisi individu, serta pencatatan data vital yang tidak terstruktur di tingkat puskesmas.Sistem berbasis Content-Based Filtering dengan notifikasi real-time menunjukkan keberhasilan 100% pada 45 skenario pengujian, menghasilkan rekomendasi klinis dengan F1AcScore 80,7% dan skor SUS 75,9, serta mampu mengirimkan peringatan darurat dengan latensi rataAcrata 1,3 detik.Hasil tersebut membuktikan bahwa pendekatan ini layak secara teknis, dapat diterima pengguna, dan relevan klinis, sekaligus membuka peluang pengembangan lebih lanjut melalui integrasi Collaborative Filtering dan perluasan cakupan pada populasi lansia dengan kondisi degeneratif yang beragam
<br>Pertumbuhan populasi lansia di Indonesia terus meningkat secara signifikan, namun aksesibilitas layanan kesehatan yang memadai masih menjadi tantangan utama yang belum terselesaikan. Kondisi ini diperparah oleh minimnya pemantauan berkelanjutan serta keterbatasan keluarga dalam mendeteksi perubahan kondisi kesehatan lansia secara dini. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi berbasis web dan mobile yang mengintegrasikan fitur pemantauan kesehatan lansia secara real-time dengan sistem rekomendasi kesehatan menggunakan metode Content-Based Filtering (CBF), serta dilengkapi sistem notifikasi otomatis untuk anggota keluarga sebagai upaya meningkatkan responsivitas terhadap kondisi darurat maupun perubahan kesehatan yang signifikan. Metode pengembangan yang digunakan adalah Prototype Model dengan pendekatan iteratif, sehingga...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/7/populasi-lansia-rumah-kualitas-hidup-sistem-notifi-thumb-6cb3c.webp" type="image/webp" length="86956" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/populasi-lansia-rumah-kualitas-hidup-sistem-notifi-thumb-d2503.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/populasi-lansia-rumah-kualitas-hidup-sistem-notifi-thumb-6cb3c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/7/populasi-lansia-rumah-kualitas-hidup-sistem-notifi-thumb-83d35.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1914-grahamitra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9495-jurnal-ilmu-komputer-teknologi-informasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Some Considerations on the Scientific Production of Agroturism from 1991 To 2023 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Some Considerations on the Scientific Production of Agroturism from 1991 To 2023 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Some Considerations on the Scientific Production of Agroturism from 1991 To 2023 ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55308-kapasitas-manajemen-pariwisata-agroturisme-bibliom" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55308-kapasitas-manajemen-pariwisata-agroturisme-bibliom" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-21:1a5241fdae282aa2d41310025130e9f3</id>
	<published>2026-07-20T19:19:27+07:00</published>
	<updated>2026-07-20T19:19:27+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="legible mind" label="legible mind" />
	<category term="brain drain" label="brain drain" />
	<itunes:keywords><![CDATA[brain,drain,legible,mind]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji secara mendalam faktor-faktor yang menghambat pengembangan pertanian agroturisme di kawasan Amerika Latin melalui pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk mengidentifikasi kesenjangan kebijakan serta potensi sinergi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji secara mendalam faktor-faktor yang menghambat pengembangan pertanian agroturisme di kawasan Amerika Latin melalui pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk mengidentifikasi kesenjangan kebijakan serta potensi sinergi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/kapasitas-manajemen-pariwisata-agroturisme-bibliom-thumb-daa3c.webp" title="JURIS - Some Considerations on the Scientific Production of Agroturism from 1991 To 2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/kapasitas-manajemen-pariwisata-agroturisme-bibliom-thumb-daa3c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/kapasitas-manajemen-pariwisata-agroturisme-bibliom-thumb-daa3c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/kapasitas-manajemen-pariwisata-agroturisme-bibliom-thumb-daa3c.webp 1x" title="JURIS - Some Considerations on the Scientific Production of Agroturism from 1991 To 2023" alt="JURIS - Some Considerations on the Scientific Production of Agroturism from 1991 To 2023" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/kapasitas-manajemen-pariwisata-agroturisme-bibliom-thumb-3ab38.webp" title="JURIS - Some Considerations on the Scientific Production of Agroturism from 1991 To 2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/kapasitas-manajemen-pariwisata-agroturisme-bibliom-thumb-3ab38.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/kapasitas-manajemen-pariwisata-agroturisme-bibliom-thumb-3ab38.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/kapasitas-manajemen-pariwisata-agroturisme-bibliom-thumb-3ab38.webp 1x" title="JURIS - Some Considerations on the Scientific Production of Agroturism from 1991 To 2023" alt="JURIS - Some Considerations on the Scientific Production of Agroturism from 1991 To 2023" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/kapasitas-manajemen-pariwisata-agroturisme-bibliom-thumb-c14d7.webp" title="JURIS - Some Considerations on the Scientific Production of Agroturism from 1991 To 2023" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/kapasitas-manajemen-pariwisata-agroturisme-bibliom-thumb-c14d7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/kapasitas-manajemen-pariwisata-agroturisme-bibliom-thumb-c14d7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/kapasitas-manajemen-pariwisata-agroturisme-bibliom-thumb-c14d7.webp 1x" title="JURIS - Some Considerations on the Scientific Production of Agroturism from 1991 To 2023" alt="JURIS - Some Considerations on the Scientific Production of Agroturism from 1991 To 2023" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55308-kapasitas-manajemen-pariwisata-agroturisme-bibliom" title="JURIS - Some Considerations on the Scientific Production of Agroturism from 1991 To 2023" target="_blank">Some Considerations on the Scientific Production of Agroturism from 1991 To 2023</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji secara mendalam faktor-faktor yang menghambat pengembangan pertanian agroturisme di kawasan Amerika Latin melalui pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk mengidentifikasi kesenjangan kebijakan serta potensi sinergi lintas sektoral; selanjutnya, studi komparatif antara negaraAcnegara Eurasia dan Amerika dapat mengevaluasi efektivitas kolaborasi internasional dalam meningkatkan produktivitas penulis dan visibilitas penelitian agroturisme, dengan menggunakan metrik bibliometrik lanjutan dan analisis jaringan kolaborasi; terakhir, penelitian eksperimental dapat menguji dampak intervensi kebijakan publik yang menargetkan peningkatan kapasitas pertanian agroturisme, seperti program pelatihan, insentif fiskal, dan dukungan pemasaran, untuk menilai kontribusinya terhadap diversifikasi usaha pertanian, regenerasi sosial, dan keberlanjutan lingkungan, sehingga memberikan rekomendasi kebijakan yang berbasis bukti bagi pengembangan wilayah secara holistik..
<br>Studi bibliometrik ini mengidentifikasi produksi ilmiah global tentang agroturisme serta menyoroti rendahnya produktivitas penulis dan konsentrasi geografis pada negaraAcnegara Eurasia, sementara kontribusi Amerika masih kurang dikenal.Analisis menunjukkan bahwa agroturisme merupakan elemen penting dalam sektor pertanian yang terkait erat dengan pariwisata dan berpotensi meningkatkan pembangunan berkelanjutan secara ekonomi, sosial, dan lingkungan.Selain itu, pertanian agroturisme menjadi faktor pembeda utama dibandingkan dengan bentuk pariwisata alternatif lainnya, sehingga diperlukan kajian lebih lanjut mengenai hambatan dan kebijakan publik yang dapat mendukung inovasi, daya saing, serta pertumbuhan ekonomi berbasis pengetahuan yang ramah lingkungan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tren dan kondisi terkini agroturisme serta peran pertanian agroturisme di dalamnya melalui studi bibliometrik sejak awal hingga tahun 2023. Data yang digunakan berasal dari basis data Scopus, dengan metode teoretis analisisAcsintesis dan pendekatan historisAclogis, serta metode empiris berupa observasi ilmiah, wawancara tidak terstruktur, dan triangulasi sumber serta metode. Hasilnya mengidentifikasi tren, keteraturan, dan hubungan dalam fenomena yang diteliti, serta merumuskan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/6/kapasitas-manajemen-pariwisata-agroturisme-bibliom-thumb-daa3c.webp" type="image/webp" length="80070" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/kapasitas-manajemen-pariwisata-agroturisme-bibliom-thumb-daa3c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/kapasitas-manajemen-pariwisata-agroturisme-bibliom-thumb-3ab38.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/kapasitas-manajemen-pariwisata-agroturisme-bibliom-thumb-c14d7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-763-bircu-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2720-budapest-international-research-critics-institute-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ An Extension of Fuzzy N Soft Sets for Grouped Object Decision Making ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ An Extension of Fuzzy N Soft Sets for Grouped Object Decision Making ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ An Extension of Fuzzy N Soft Sets for Grouped Object Decision Making ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55309-fuzzy-nacsoft-set-data-berkelompok-pengambilan-kep" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-55309-fuzzy-nacsoft-set-data-berkelompok-pengambilan-kep" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-21:2ec752c3514cf6169d3eeefb7d9d4df5</id>
	<published>2026-07-20T19:11:42+07:00</published>
	<updated>2026-07-20T19:11:42+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="admi nazra" label="admi nazra" />
	<category term="ahmad alwi" label="ahmad alwi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[admi,ahmad,alwi,nazra]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki sifat-sifat teoretis kerangka fuzzy N-soft berbasis objek berkelompok, seperti aksioma, kekonsistenan, dan monotoni, untuk memperkuat dasar matematisnya; selanjutnya, diperlukan pengembangan algoritma komputasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki sifat-sifat teoretis kerangka fuzzy N-soft berbasis objek berkelompok, seperti aksioma, kekonsistenan, dan monotoni, untuk memperkuat dasar matematisnya; selanjutnya, diperlukan pengembangan algoritma komputasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/2/fuzzy-nacsoft-set-data-berkelompok-pengambilan-kep-thumb-66b6f.webp" title="JURIS - An Extension of Fuzzy N-Soft Sets for Grouped-Object Decision Making" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/fuzzy-nacsoft-set-data-berkelompok-pengambilan-kep-thumb-66b6f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/fuzzy-nacsoft-set-data-berkelompok-pengambilan-kep-thumb-66b6f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/fuzzy-nacsoft-set-data-berkelompok-pengambilan-kep-thumb-66b6f.webp 1x" title="JURIS - An Extension of Fuzzy N-Soft Sets for Grouped-Object Decision Making" alt="JURIS - An Extension of Fuzzy N-Soft Sets for Grouped-Object Decision Making" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/2/fuzzy-nacsoft-set-data-berkelompok-pengambilan-kep-thumb-437c6.webp" title="JURIS - An Extension of Fuzzy N-Soft Sets for Grouped-Object Decision Making" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/fuzzy-nacsoft-set-data-berkelompok-pengambilan-kep-thumb-437c6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/fuzzy-nacsoft-set-data-berkelompok-pengambilan-kep-thumb-437c6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/fuzzy-nacsoft-set-data-berkelompok-pengambilan-kep-thumb-437c6.webp 1x" title="JURIS - An Extension of Fuzzy N-Soft Sets for Grouped-Object Decision Making" alt="JURIS - An Extension of Fuzzy N-Soft Sets for Grouped-Object Decision Making" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/2/fuzzy-nacsoft-set-data-berkelompok-pengambilan-kep-thumb-8bf96.webp" title="JURIS - An Extension of Fuzzy N-Soft Sets for Grouped-Object Decision Making" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/fuzzy-nacsoft-set-data-berkelompok-pengambilan-kep-thumb-8bf96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/fuzzy-nacsoft-set-data-berkelompok-pengambilan-kep-thumb-8bf96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/fuzzy-nacsoft-set-data-berkelompok-pengambilan-kep-thumb-8bf96.webp 1x" title="JURIS - An Extension of Fuzzy N-Soft Sets for Grouped-Object Decision Making" alt="JURIS - An Extension of Fuzzy N-Soft Sets for Grouped-Object Decision Making" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-55309-fuzzy-nacsoft-set-data-berkelompok-pengambilan-kep" title="JURIS - An Extension of Fuzzy N-Soft Sets for Grouped-Object Decision Making" target="_blank">An Extension of Fuzzy N-Soft Sets for Grouped-Object Decision Making</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki sifat-sifat teoretis kerangka fuzzy N-soft berbasis objek berkelompok, seperti aksioma, kekonsistenan, dan monotoni, untuk memperkuat dasar matematisnya; selanjutnya, diperlukan pengembangan algoritma komputasi yang efisien dan evaluasi kinerjanya pada dataset pendidikan nyata yang berukuran besar, guna membandingkan akurasi dan kecepatan dengan model keputusan lainnya; terakhir, adaptasi kerangka ini pada konteks pengambilan keputusan multiAckriteria di bidang kesehatan, khususnya diagnosis penyakit dengan data pasien yang terkelompok dan mengandung ketidakpastian, dapat membuka peluang aplikasi praktis yang signifikan..
<br>Penelitian ini memperkenalkan kerangka fuzzy N-soft berbasis objek berkelompok dengan mengintegrasikan fuzzy N-soft set, strait fuzzy set, dan strait soft set, sehingga memungkinkan representasi dan evaluasi pada tingkat kelompok sambil mempertahankan informasi keanggotaan fuzzy serta peringkat grade.Melalui studi kasus penilaian kinerja mahasiswa, kerangka tersebut berhasil mengklasifikasikan objek ke dalam kelompok berdasarkan kategori grade dan interval keanggotaan, serta mengidentifikasi kelompok dominan menggunakan prosedur keputusan berbasis skor, dimana kelompok VI1_2 memperoleh skor tertinggi.Kedepannya, penelitian dapat memperdalam sifat teoretis model ini dan mengeksplorasi aplikasinya pada bidang pendidikan, pertanian, kesehatan, dan masalah lain yang melibatkan data berkelompok
<br>Penelitian ini mengusulkan kerangka fuzzy N-soft berbasis objek berkelompok untuk masalah pengambilan keputusan yang melibatkan data terkelompok atau terpartisi. Kerangka tersebut memperluas model fuzzy N-soft set konvensional dengan mengintegrasikan konsep strait fuzzy set dan strait soft set, sehingga memungkinkan representasi objek pada tingkat individu maupun kelompok. Prosedur keputusan berbasis skor dikembangkan untuk membandingkan kelompok di bawah beberapa parameter evaluasi, dan studi kasus penilaian kinerja mahasiswa menunjukkan bahwa metode yang diusulkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/2/fuzzy-nacsoft-set-data-berkelompok-pengambilan-kep-thumb-66b6f.webp" type="image/webp" length="84330" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/fuzzy-nacsoft-set-data-berkelompok-pengambilan-kep-thumb-66b6f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/fuzzy-nacsoft-set-data-berkelompok-pengambilan-kep-thumb-437c6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/fuzzy-nacsoft-set-data-berkelompok-pengambilan-kep-thumb-8bf96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1173-uiad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5771-jtmt-journal-tadris-matematika.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Tue, 21 Jul 2026 05:56:04 +0700. 12 items. Served in: 3.852 seconds [atom] -->
