<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-08-31T16:27:33+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Peran Orang Tua terhadap Keterampilan Membaca Permulaan Siswa Kelas II SDN Lerep 04 Ungaran Barat Kabupaten Semarang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Orang Tua terhadap Keterampilan Membaca Permulaan Siswa Kelas II SDN Lerep 04 Ungaran Barat Kabupaten Semarang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Orang Tua terhadap Keterampilan Membaca Permulaan Siswa Kelas II SDN Lerep 04 Ungaran Barat Kabupaten Semarang ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63205-tua-kondisi-sosial-anak-faktor-psik" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63205-tua-kondisi-sosial-anak-faktor-psik" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-31:fc926030fe8106247e74397d468b18a5</id>
	<published>2026-08-31T14:27:06+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T14:27:06+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="etalase jurnal akademik" label="etalase jurnal akademik" />
	<category term="etalase pdf jurnal" label="etalase pdf jurnal" />
	<category term="kompilasi jurnal akademik" label="kompilasi jurnal akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Bagaimana peran orang tua dalam mendukung keterampilan membaca permulaan siswa kelas awal di sekolah dasar lainnya, terutama di daerah dengan kondisi sosial ekonomi yang berbeda?2. Apakah ada perbedaan strategi pendampingan membaca yang digunakan oleh ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Bagaimana peran orang tua dalam mendukung keterampilan membaca permulaan siswa kelas awal di sekolah dasar lainnya, terutama di daerah dengan kondisi sosial ekonomi yang berbeda?2. Apakah ada perbedaan strategi pendampingan membaca yang digunakan oleh ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/tua-kondisi-sosial-anak-faktor-psikologis-peran-st-thumb-6149e.webp" title="JURIS - Peran Orang Tua terhadap Keterampilan Membaca Permulaan Siswa Kelas II SDN Lerep 04 Ungaran Barat Kabupaten Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/tua-kondisi-sosial-anak-faktor-psikologis-peran-st-thumb-6149e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/tua-kondisi-sosial-anak-faktor-psikologis-peran-st-thumb-6149e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/tua-kondisi-sosial-anak-faktor-psikologis-peran-st-thumb-6149e.webp 1x" title="JURIS - Peran Orang Tua terhadap Keterampilan Membaca Permulaan Siswa Kelas II SDN Lerep 04 Ungaran Barat Kabupaten Semarang" alt="JURIS - Peran Orang Tua terhadap Keterampilan Membaca Permulaan Siswa Kelas II SDN Lerep 04 Ungaran Barat Kabupaten Semarang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/d/tua-kondisi-sosial-anak-faktor-psikologis-peran-st-thumb-36412.webp" title="JURIS - Peran Orang Tua terhadap Keterampilan Membaca Permulaan Siswa Kelas II SDN Lerep 04 Ungaran Barat Kabupaten Semarang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/d/tua-kondisi-sosial-anak-faktor-psikologis-peran-st-thumb-36412.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/d/tua-kondisi-sosial-anak-faktor-psikologis-peran-st-thumb-36412.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/d/tua-kondisi-sosial-anak-faktor-psikologis-peran-st-thumb-36412.webp 1x" title="JURIS - Peran Orang Tua terhadap Keterampilan Membaca Permulaan Siswa Kelas II SDN Lerep 04 Ungaran Barat Kabupaten Semarang" alt="JURIS - Peran Orang Tua terhadap Keterampilan Membaca Permulaan Siswa Kelas II SDN Lerep 04 Ungaran Barat Kabupaten Semarang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63205-tua-kondisi-sosial-anak-faktor-psik" title="JURIS - Peran Orang Tua terhadap Keterampilan Membaca Permulaan Siswa Kelas II SDN Lerep 04 Ungaran Barat Kabupaten Semarang" target="_blank">Peran Orang Tua terhadap Keterampilan Membaca Permulaan Siswa Kelas II SDN Lerep 04 Ungaran Barat Kabupaten Semarang</a>: 1. Bagaimana peran orang tua dalam mendukung keterampilan membaca permulaan siswa kelas awal di sekolah dasar lainnya, terutama di daerah dengan kondisi sosial ekonomi yang berbeda?2. Apakah ada perbedaan strategi pendampingan membaca yang digunakan oleh orang tua di lingkungan keluarga dengan latar belakang pendidikan yang beragam?3. Bagaimana pengaruh penggunaan gawai terhadap minat baca anak dan bagaimana cara mengatasinya secara efektif?.
<br>Temuan penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua memiliki hubungan yang erat dengan perkembangan keterampilan membaca permulaan siswa.Orang tua yang menjalankan fungsi sebagai pendidik, fasilitator, pendamping, dan motivator secara seimbang cenderung mampu memberikan dukungan yang lebih menyeluruh kepada anak.Keempat peran tersebut saling melengkapi dan membentuk lingkungan belajar yang mendukung penguasaan keterampilan membaca dasar.Penelitian ini juga memperlihatkan bahwa keberhasilan pelaksanaan peran orang tua dipengaruhi oleh kondisi sosial ekonomi keluarga, hubungan emosional antara orang tua dan anak, kesiapan psikologis anak, serta pengaruh perkembangan teknologi.Oleh karena itu, peningkatan keterampilan membaca permulaan tidak dapat hanya dibebankan kepada orang tua atau guru semata.Diperlukan kerja sama yang kuat antara sekolah dan keluarga agar anak memperoleh dukungan yang berkelanjutan baik di sekolah maupun di rumah.Sekolah dapat mengambil peran strategis dengan memberikan arahan praktis kepada orang tua tentang cara mendampingi anak belajar membaca secara menyenangkan.Selain itu, sekolah juga dapat mendorong pemanfaatan perpustakaan sekolah atau fasilitas literasi lainnya agar anak memiliki akses yang lebih luas terhadap bahan bacaan.Dengan adanya sinergi antara sekolah dan keluarga, upaya peningkatan keterampilan membaca permulaan akan menjadi lebih efektif
<br>Membaca permulaan merupakan keterampilan dasar yang harus dikuasai oleh siswa sekolah dasar, khususnya pada kelas awal, karena menjadi fondasi bagi pembelajaran pada tahap selanjutnya. Siswa yang memiliki kemampuan membaca permulaan rendah dapat mengalami kesulitan dalam memahami materi pembelajaran dan mencapai keberhasilan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran orang tua dalam mendukung keterampilan membaca permulaan siswa kelas II SDN Lerep 04 Ungaran Barat Kabupaten Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memiliki peran penting sebagai pendidik, fasilitator, pendamping, dan motivator. Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa hambatan, yaitu penggunaan gawai, keterbatasan waktu orang tua, perubahan suasana hati anak, dan pengaruh lingkungan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/d/tua-kondisi-sosial-anak-faktor-psikologis-peran-st-thumb-6149e.webp" type="image/webp" length="103558" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/tua-kondisi-sosial-anak-faktor-psikologis-peran-st-thumb-6149e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/d/tua-kondisi-sosial-anak-faktor-psikologis-peran-st-thumb-36412.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-289-undaris.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20233-waspada-jurnal-pengembangan-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Legal Uncertainty and Indigenous Economic Rights Noel Besi Citrana Bijael Sunan Oben ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Legal Uncertainty and Indigenous Economic Rights Noel Besi Citrana Bijael Sunan Oben ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Legal Uncertainty and Indigenous Economic Rights Noel Besi Citrana Bijael Sunan Oben ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63196-perlindungan-hak-kekayaan-intelektual-pengambilan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63196-perlindungan-hak-kekayaan-intelektual-pengambilan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-31:b48ba13e72129a4d2e7b567e90b19efc</id>
	<published>2026-08-31T13:21:56+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T13:21:56+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="submit paper" label="submit paper" />
	<category term="bijael sunan" label="bijael sunan" />
	<category term="main menu" label="main menu" />
	<itunes:keywords><![CDATA[bijael,main,menu,paper,submit,sunan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis dan temuan dalam penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan:1. Mengembangkan kerangka kerja bilateral yang berbasis hak, yang secara eksplisit mengakui hak ekonomi adat dan menetapkan Zona Ekonomi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis dan temuan dalam penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan:1. Mengembangkan kerangka kerja bilateral yang berbasis hak, yang secara eksplisit mengakui hak ekonomi adat dan menetapkan Zona Ekonomi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/perlindungan-hak-kekayaan-intelektual-pengambilan-thumb-a39c2.webp" title="JURIS - Legal Uncertainty and Indigenous Economic Rights: Noel Besi-Citrana &amp; Bijael Sunan-Oben" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/perlindungan-hak-kekayaan-intelektual-pengambilan-thumb-a39c2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/perlindungan-hak-kekayaan-intelektual-pengambilan-thumb-a39c2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/perlindungan-hak-kekayaan-intelektual-pengambilan-thumb-a39c2.webp 1x" title="JURIS - Legal Uncertainty and Indigenous Economic Rights: Noel Besi-Citrana &amp; Bijael Sunan-Oben" alt="JURIS - Legal Uncertainty and Indigenous Economic Rights: Noel Besi-Citrana &amp; Bijael Sunan-Oben" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/perlindungan-hak-kekayaan-intelektual-pengambilan-thumb-d29e1.webp" title="JURIS - Legal Uncertainty and Indigenous Economic Rights: Noel Besi-Citrana &amp; Bijael Sunan-Oben" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/perlindungan-hak-kekayaan-intelektual-pengambilan-thumb-d29e1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/perlindungan-hak-kekayaan-intelektual-pengambilan-thumb-d29e1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/perlindungan-hak-kekayaan-intelektual-pengambilan-thumb-d29e1.webp 1x" title="JURIS - Legal Uncertainty and Indigenous Economic Rights: Noel Besi-Citrana &amp; Bijael Sunan-Oben" alt="JURIS - Legal Uncertainty and Indigenous Economic Rights: Noel Besi-Citrana &amp; Bijael Sunan-Oben" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/perlindungan-hak-kekayaan-intelektual-pengambilan-thumb-9432b.webp" title="JURIS - Legal Uncertainty and Indigenous Economic Rights: Noel Besi-Citrana &amp; Bijael Sunan-Oben" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/perlindungan-hak-kekayaan-intelektual-pengambilan-thumb-9432b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/perlindungan-hak-kekayaan-intelektual-pengambilan-thumb-9432b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/perlindungan-hak-kekayaan-intelektual-pengambilan-thumb-9432b.webp 1x" title="JURIS - Legal Uncertainty and Indigenous Economic Rights: Noel Besi-Citrana &amp; Bijael Sunan-Oben" alt="JURIS - Legal Uncertainty and Indigenous Economic Rights: Noel Besi-Citrana &amp; Bijael Sunan-Oben" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63196-perlindungan-hak-kekayaan-intelektual-pengambilan" title="JURIS - Legal Uncertainty and Indigenous Economic Rights: Noel Besi-Citrana &amp; Bijael Sunan-Oben" target="_blank">Legal Uncertainty and Indigenous Economic Rights: Noel Besi-Citrana & Bijael Sunan-Oben</a>: Berdasarkan analisis dan temuan dalam penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan:1. Mengembangkan kerangka kerja bilateral yang berbasis hak, yang secara eksplisit mengakui hak ekonomi adat dan menetapkan Zona Ekonomi Perbatasan (BEZ) yang dikelola bersama. Kerangka kerja ini harus mencakup mekanisme partisipatif dan penguatan peran lembaga adat dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan sumber daya.2. Melakukan penelitian lebih lanjut tentang dampak sosial dan ekonomi dari pembentukan BEZ, termasuk analisis biaya-manfaat dan studi kasus yang menyelidiki dampak positif dan negatif dari implementasi BEZ di kawasan Noel Besi-Citrana dan Bijael Sunan-Oben.3. Menganalisis dan membandingkan praktik-praktik terbaik dalam pengelolaan perbatasan di wilayah lain, terutama di kawasan yang memiliki karakteristik serupa dengan perbatasan Indonesia-Timor Leste. Penelitian ini dapat membantu mengidentifikasi strategi dan kebijakan yang efektif dalam mengatasi tantangan legalitas dan ekonomi di kawasan perbatasan..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa pluralisme hukum di kawasan Noel BesiAeCitrana dan Bijael SunanAeOben bukan hanya konstruksi teoritis, tetapi realitas yang berdampak langsung pada hak ekonomi masyarakat adat.Persistennya ketidakpastian hukum, tumpang-tindih yurisdiksi, dan kriminalisasi praktik ekonomi adat telah mengakar pada marginalisasi ekonomi.Temuan penelitian menegaskan bahwa mengandalkan paradigma keamanan negara tidak cukup, karena mengabaikan kerentanan sosial-ekonomi masyarakat perbatasan.Perlindungan hak ekonomi masyarakat adat memerlukan kerangka normatif baru yang mengintegrasikan hukum negara, hukum adat, dan instrumen internasional, serta diimplementasikan melalui perjanjian bilateral seperti Border Economic Zone (BEZ).Penerapan kerangka ini dapat menjadi jalan bagi Indonesia dan Timor-Leste untuk mengubah kepastian hukum menjadi pemberdayaan berkelanjutan, memastikan bahwa tata kelola perbatasan mempromosikan keadilan, ketahanan komunitas, dan pengembangan jangka panjang.Keunikan penelitian ini terletak pada pemadanan pluralisme hukum dan hukum ekonomi dalam studi perbatasan, menawarkan tidak hanya pengayaan akademik tetapi juga rekomendasi kebijakan yang dapat diterapkan untuk model tata kelola perbatasan yang lebih inklusif dan berkelanjutan
<br>Sengketa Noel BesiAeCitrana dan Bijael Sunan-Oben di perbatasan IndonesiaAeTimor Leste menimbulkan ketidakpastian hukum yang mengancam hak ekonomi masyarakat adat termasuk akses atas tanah, mata pencaharian tradisional, dan perdagangan lintas batas. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana interaksi antara hukum negara, hukum adat, dan instrumen internasional mempengaruhi perlindungan hak ekonomi adat di kawasan sengketa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan komparatif dan studi kasus, memeriksa peraturan nasional, perjanjian bilateral, dan bukti empiris praktik ekonomi lokal. Analisis menunjukkan bahwa kekosongan yuridis dan tumpang-tindih norma memperdalam marginalisasi ekonomi serta menghambat investasi komunitas. Untuk mengatasi hal tersebut diusulkan perjanjian bilateral berbasis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/b/perlindungan-hak-kekayaan-intelektual-pengambilan-thumb-d29e1.webp" type="image/webp" length="88000" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/perlindungan-hak-kekayaan-intelektual-pengambilan-thumb-a39c2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/perlindungan-hak-kekayaan-intelektual-pengambilan-thumb-d29e1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/perlindungan-hak-kekayaan-intelektual-pengambilan-thumb-9432b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-509-untan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20227-tanjungpura-law-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Utilization Of Citronella Hydrosol As A Disinfectant Product With The Addition Of Patchouli Oil As A Fixative Compounds ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Utilization Of Citronella Hydrosol As A Disinfectant Product With The Addition Of Patchouli Oil As A Fixative Compounds ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Utilization Of Citronella Hydrosol As A Disinfectant Product With The Addition Of Patchouli Oil As A Fixative Compounds ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63201-prototipe-distilasi-minyak-sereh-antibacter" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63201-prototipe-distilasi-minyak-sereh-antibacter" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-31:acb1b053e292719ddce8ec93062f45bb</id>
	<published>2026-08-31T13:14:13+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T13:14:13+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="annisa putri" label="annisa putri" />
	<category term="lely herlina" label="lely herlina" />
	<category term="rianat abbas" label="rianat abbas" />
	<itunes:keywords><![CDATA[abbas,annisa,herlina,lely,putri,rianat]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi stabilitas fisik dan kimia disinfektan hydrosol sereh wangi di bawah kondisi penyimpanan berbeda seperti suhu dan cahaya. Selain itu, perlu diteliti efektivitas kombinasi hydrosol sereh wangi dengan bahan alami lainnya ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi stabilitas fisik dan kimia disinfektan hydrosol sereh wangi di bawah kondisi penyimpanan berbeda seperti suhu dan cahaya. Selain itu, perlu diteliti efektivitas kombinasi hydrosol sereh wangi dengan bahan alami lainnya ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/prototipe-distilasi-minyak-sereh-antibacterial-act-thumb-f2b9b.webp" title="JURIS - Utilization Of Citronella Hydrosol As A Disinfectant Product With The Addition Of Patchouli Oil As A Fixative Compounds" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/prototipe-distilasi-minyak-sereh-antibacterial-act-thumb-f2b9b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/prototipe-distilasi-minyak-sereh-antibacterial-act-thumb-f2b9b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/prototipe-distilasi-minyak-sereh-antibacterial-act-thumb-f2b9b.webp 1x" title="JURIS - Utilization Of Citronella Hydrosol As A Disinfectant Product With The Addition Of Patchouli Oil As A Fixative Compounds" alt="JURIS - Utilization Of Citronella Hydrosol As A Disinfectant Product With The Addition Of Patchouli Oil As A Fixative Compounds" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/prototipe-distilasi-minyak-sereh-antibacterial-act-thumb-70df3.webp" title="JURIS - Utilization Of Citronella Hydrosol As A Disinfectant Product With The Addition Of Patchouli Oil As A Fixative Compounds" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/prototipe-distilasi-minyak-sereh-antibacterial-act-thumb-70df3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/prototipe-distilasi-minyak-sereh-antibacterial-act-thumb-70df3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/prototipe-distilasi-minyak-sereh-antibacterial-act-thumb-70df3.webp 1x" title="JURIS - Utilization Of Citronella Hydrosol As A Disinfectant Product With The Addition Of Patchouli Oil As A Fixative Compounds" alt="JURIS - Utilization Of Citronella Hydrosol As A Disinfectant Product With The Addition Of Patchouli Oil As A Fixative Compounds" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/9/prototipe-distilasi-minyak-sereh-antibacterial-act-thumb-38238.webp" title="JURIS - Utilization Of Citronella Hydrosol As A Disinfectant Product With The Addition Of Patchouli Oil As A Fixative Compounds" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/9/prototipe-distilasi-minyak-sereh-antibacterial-act-thumb-38238.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/9/prototipe-distilasi-minyak-sereh-antibacterial-act-thumb-38238.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/9/prototipe-distilasi-minyak-sereh-antibacterial-act-thumb-38238.webp 1x" title="JURIS - Utilization Of Citronella Hydrosol As A Disinfectant Product With The Addition Of Patchouli Oil As A Fixative Compounds" alt="JURIS - Utilization Of Citronella Hydrosol As A Disinfectant Product With The Addition Of Patchouli Oil As A Fixative Compounds" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63201-prototipe-distilasi-minyak-sereh-antibacter" title="JURIS - Utilization Of Citronella Hydrosol As A Disinfectant Product With The Addition Of Patchouli Oil As A Fixative Compounds" target="_blank">Utilization Of Citronella Hydrosol As A Disinfectant Product With The Addition Of Patchouli Oil As A Fixative Compounds</a>: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi stabilitas fisik dan kimia disinfektan hydrosol sereh wangi di bawah kondisi penyimpanan berbeda seperti suhu dan cahaya. Selain itu, perlu diteliti efektivitas kombinasi hydrosol sereh wangi dengan bahan alami lainnya untuk meningkatkan aktivitas antibakteri. Penelitian juga dapat fokus pada pengembangan formulasi disinfektan yang lebih ramah lingkungan dengan meminimalkan penggunaan alkohol dan menambah variasi bahan pengharum alami..
<br>Disinfektan dari hydrosol sereh wangi mampu mengurangi pertumbuhan mikroba dan meningkatkan aktivitas antibakteri.Formulasi terbaik adalah F2 dengan komposisi 40% hydrosol, 20% air destilasi, 30% alkohol, 9% minyak kayu putih, dan 1% surfaktan.Hasil uji TPC menunjukkan nilai 0,3 y 10A CFU/mL Ae 0,9 y 10A CFU/mL, sementara aktivitas antibakteri menunjukkan zona hambat 20 mm (E.Uji organoleptik menunjukkan skor warna 5,76, aroma 4,84, dan penerimaan keseluruhan 5,16, yang dikategorikan netral hingga cukup disukai
<br>Hydrosol adalah limbah dari proses distilasi minyak sereh wangi yang memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan menentukan formulasi terbaik dalam produksi disinfektan dari hydrosol sereh wangi dengan penambahan minyak kayu putih sebagai bahan pengharum, berdasarkan total mikroba, aktivitas antibakteri, dan uji organoleptik. Hasil menunjukkan formulasi F2 (40% hydrosol, 20% air destilasi, 30% alkohol antiseptik, 9% minyak kayu putih, dan 1% surfaktan) memiliki nilai Total Plate Count (TPC) 0,3...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/9/prototipe-distilasi-minyak-sereh-antibacterial-act-thumb-38238.webp" type="image/webp" length="150530" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/prototipe-distilasi-minyak-sereh-antibacterial-act-thumb-f2b9b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/prototipe-distilasi-minyak-sereh-antibacterial-act-thumb-70df3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/9/prototipe-distilasi-minyak-sereh-antibacterial-act-thumb-38238.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-535-ipb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20221-jurnaltin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Strategi Meningkatkan Sikap Moderasi Beragama Di Kalangan Gen Z Dengan Pendekatan Filsafat Emmanuel Levinas Pada Prespektif Bahasa di Media Sosial ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Meningkatkan Sikap Moderasi Beragama Di Kalangan Gen Z Dengan Pendekatan Filsafat Emmanuel Levinas Pada Prespektif Bahasa di Media Sosial ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Meningkatkan Sikap Moderasi Beragama Di Kalangan Gen Z Dengan Pendekatan Filsafat Emmanuel Levinas Pada Prespektif Bahasa di Media Sosial ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63210-moderasi-beragama-generasi-z-emmanuel-levinas-baha" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63210-moderasi-beragama-generasi-z-emmanuel-levinas-baha" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-31:6b6df4c75c3edd1839b551c2867d57a6</id>
	<published>2026-08-31T13:03:22+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T13:03:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="direktori pdf jurnal" label="direktori pdf jurnal" />
	<category term="etalase file akademik" label="etalase file akademik" />
	<category term="direktori file akademik" label="direktori file akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mendukung program Asta Cita, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan kurikulum pendidikan agama yang terintegrasi dengan literasi digital, khususnya dalam konteks moderasi beragama. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana konsep ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk mendukung program Asta Cita, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan kurikulum pendidikan agama yang terintegrasi dengan literasi digital, khususnya dalam konteks moderasi beragama. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana konsep ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/moderasi-beragama-generasi-z-emmanuel-levinas-baha-thumb-ef568.webp" title="JURIS - Strategi Meningkatkan Sikap Moderasi Beragama Di Kalangan Gen Z Dengan Pendekatan Filsafat Emmanuel Levinas Pada Prespektif Bahasa di Media Sosial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/moderasi-beragama-generasi-z-emmanuel-levinas-baha-thumb-ef568.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/moderasi-beragama-generasi-z-emmanuel-levinas-baha-thumb-ef568.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/moderasi-beragama-generasi-z-emmanuel-levinas-baha-thumb-ef568.webp 1x" title="JURIS - Strategi Meningkatkan Sikap Moderasi Beragama Di Kalangan Gen Z Dengan Pendekatan Filsafat Emmanuel Levinas Pada Prespektif Bahasa di Media Sosial" alt="JURIS - Strategi Meningkatkan Sikap Moderasi Beragama Di Kalangan Gen Z Dengan Pendekatan Filsafat Emmanuel Levinas Pada Prespektif Bahasa di Media Sosial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/moderasi-beragama-generasi-z-emmanuel-levinas-baha-thumb-01410.webp" title="JURIS - Strategi Meningkatkan Sikap Moderasi Beragama Di Kalangan Gen Z Dengan Pendekatan Filsafat Emmanuel Levinas Pada Prespektif Bahasa di Media Sosial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/moderasi-beragama-generasi-z-emmanuel-levinas-baha-thumb-01410.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/moderasi-beragama-generasi-z-emmanuel-levinas-baha-thumb-01410.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/moderasi-beragama-generasi-z-emmanuel-levinas-baha-thumb-01410.webp 1x" title="JURIS - Strategi Meningkatkan Sikap Moderasi Beragama Di Kalangan Gen Z Dengan Pendekatan Filsafat Emmanuel Levinas Pada Prespektif Bahasa di Media Sosial" alt="JURIS - Strategi Meningkatkan Sikap Moderasi Beragama Di Kalangan Gen Z Dengan Pendekatan Filsafat Emmanuel Levinas Pada Prespektif Bahasa di Media Sosial" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/moderasi-beragama-generasi-z-emmanuel-levinas-baha-thumb-67dba.webp" title="JURIS - Strategi Meningkatkan Sikap Moderasi Beragama Di Kalangan Gen Z Dengan Pendekatan Filsafat Emmanuel Levinas Pada Prespektif Bahasa di Media Sosial" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/moderasi-beragama-generasi-z-emmanuel-levinas-baha-thumb-67dba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/moderasi-beragama-generasi-z-emmanuel-levinas-baha-thumb-67dba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/moderasi-beragama-generasi-z-emmanuel-levinas-baha-thumb-67dba.webp 1x" title="JURIS - Strategi Meningkatkan Sikap Moderasi Beragama Di Kalangan Gen Z Dengan Pendekatan Filsafat Emmanuel Levinas Pada Prespektif Bahasa di Media Sosial" alt="JURIS - Strategi Meningkatkan Sikap Moderasi Beragama Di Kalangan Gen Z Dengan Pendekatan Filsafat Emmanuel Levinas Pada Prespektif Bahasa di Media Sosial" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63210-moderasi-beragama-generasi-z-emmanuel-levinas-baha" title="JURIS - Strategi Meningkatkan Sikap Moderasi Beragama Di Kalangan Gen Z Dengan Pendekatan Filsafat Emmanuel Levinas Pada Prespektif Bahasa di Media Sosial" target="_blank">Strategi Meningkatkan Sikap Moderasi Beragama Di Kalangan Gen Z Dengan Pendekatan Filsafat Emmanuel Levinas Pada Prespektif Bahasa di Media Sosial</a>: Untuk mendukung program Asta Cita, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan kurikulum pendidikan agama yang terintegrasi dengan literasi digital, khususnya dalam konteks moderasi beragama. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana konsep "wajah orang lain" Levinas dapat diterapkan dalam kurikulum tersebut untuk meningkatkan pemahaman dan praktik etika berbahasa yang bertanggung jawab di kalangan Gen Z. Selain itu, penelitian juga dapat menyelidiki peran content creator muda dalam mempromosikan moderasi beragama di media sosial, serta strategi yang efektif untuk memberdayakan mereka dalam menciptakan konten yang inklusif dan bertanggung jawab..
<br>Penelitian ini berhasil mengidentifikasi bahwa krisis moderasi beragama di kalangan Gen Z tidak hanya disebabkan oleh konten intoleran di media sosial, tetapi juga oleh ketidakmampuan Gen Z dalam memahami dan mempraktikkan etika berbahasa yang bertanggung jawab di ruang digital.Filsafat Emmanuel Levinas dengan konsep "wajah orang lain" dan "tanggung jawab tak terbatas" terbukti memiliki relevansi yang kuat untuk mengatasi krisis ini, karena pendekatannya yang autentik, personal, dan tidak mengguruiAikarakteristik yang sangat sesuai dengan preferensi komunikasi Gen Z.Temuan ini memberikan arah baru bagi strategi pemerintah dalam mendukung program Asta Cita butir kedelapan, yaitu dengan mengintegrasikan etika Levinasian ke dalam pendidikan agama, literasi digital, dan pemberdayaan content creator muda.Meskipun masih terdapat keterbatasan, penelitian ini telah membuka jalan bagi integrasi antara filsafat etika kontinental dan kebijakan publik di Indonesia, khususnya dalam upaya membangun generasi muda yang moderat, toleran, dan bertanggung jawab secara moral di era digital
<br>Generasi Z merupakan kelompok usia terbesar di Indonesia yang tumbuh sebagai digital native dengan akses tak terbatas ke media sosial, sehingga rentan terhadap paparan paham ekstremisme dan intoleransi beragama. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi peningkatan moderasi beragama di kalangan Gen Z melalui pendekatan filsafat Emmanuel Levinas, khususnya dalam perspektif bahasa di media sosial. Menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi literatur di Kabupaten Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan, penelitian ini menemukan bahwa 73 persen partisipan kesulitan membedakan kritik sehat dan ujaran kebencian, serta 34 persen pernah terpapar konten intoleran. Penerapan konsep "wajah orang lain" Levinas terbukti efektif mengubah perilaku berbahasa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/1/moderasi-beragama-generasi-z-emmanuel-levinas-baha-thumb-ef568.webp" type="image/webp" length="177176" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/moderasi-beragama-generasi-z-emmanuel-levinas-baha-thumb-ef568.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/moderasi-beragama-generasi-z-emmanuel-levinas-baha-thumb-01410.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/moderasi-beragama-generasi-z-emmanuel-levinas-baha-thumb-67dba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-289-undaris.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20233-waspada-jurnal-pengembangan-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Video Edukasi Kartun Animasi Bermuatan Literasi Teks Multimodal untuk Penguatan Karakter Siswa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Video Edukasi Kartun Animasi Bermuatan Literasi Teks Multimodal untuk Penguatan Karakter Siswa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Video Edukasi Kartun Animasi Bermuatan Literasi Teks Multimodal untuk Penguatan Karakter Siswa ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63209-animasi-kartun-persentase-respon-siswa-konsep-fisi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63209-animasi-kartun-persentase-respon-siswa-konsep-fisi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-31:30452f8820e030c81178bfe2ebbce8f5</id>
	<published>2026-08-31T12:55:18+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T12:55:18+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="etalase pdf jurnal" label="etalase pdf jurnal" />
	<category term="etalase file akademik" label="etalase file akademik" />
	<category term="direktori pdf jurnal" label="direktori pdf jurnal" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan video edukasi kartun animasi untuk materi-materi lain di bidang IPA, khususnya fisika, yang juga bersifat abstrak dan membutuhkan visualisasi. Dengan demikian, dapat dihasilkan lebih banyak sumber ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan video edukasi kartun animasi untuk materi-materi lain di bidang IPA, khususnya fisika, yang juga bersifat abstrak dan membutuhkan visualisasi. Dengan demikian, dapat dihasilkan lebih banyak sumber ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/animasi-kartun-persentase-respon-siswa-konsep-fisi-thumb-9cfe6.webp" title="JURIS - Pengembangan Video Edukasi Kartun Animasi Bermuatan Literasi Teks Multimodal untuk Penguatan Karakter Siswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/animasi-kartun-persentase-respon-siswa-konsep-fisi-thumb-9cfe6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/animasi-kartun-persentase-respon-siswa-konsep-fisi-thumb-9cfe6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/animasi-kartun-persentase-respon-siswa-konsep-fisi-thumb-9cfe6.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Video Edukasi Kartun Animasi Bermuatan Literasi Teks Multimodal untuk Penguatan Karakter Siswa" alt="JURIS - Pengembangan Video Edukasi Kartun Animasi Bermuatan Literasi Teks Multimodal untuk Penguatan Karakter Siswa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/animasi-kartun-persentase-respon-siswa-konsep-fisi-thumb-2ac50.webp" title="JURIS - Pengembangan Video Edukasi Kartun Animasi Bermuatan Literasi Teks Multimodal untuk Penguatan Karakter Siswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/animasi-kartun-persentase-respon-siswa-konsep-fisi-thumb-2ac50.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/animasi-kartun-persentase-respon-siswa-konsep-fisi-thumb-2ac50.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/animasi-kartun-persentase-respon-siswa-konsep-fisi-thumb-2ac50.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Video Edukasi Kartun Animasi Bermuatan Literasi Teks Multimodal untuk Penguatan Karakter Siswa" alt="JURIS - Pengembangan Video Edukasi Kartun Animasi Bermuatan Literasi Teks Multimodal untuk Penguatan Karakter Siswa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/animasi-kartun-persentase-respon-siswa-konsep-fisi-thumb-e2c3f.webp" title="JURIS - Pengembangan Video Edukasi Kartun Animasi Bermuatan Literasi Teks Multimodal untuk Penguatan Karakter Siswa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/animasi-kartun-persentase-respon-siswa-konsep-fisi-thumb-e2c3f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/animasi-kartun-persentase-respon-siswa-konsep-fisi-thumb-e2c3f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/animasi-kartun-persentase-respon-siswa-konsep-fisi-thumb-e2c3f.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Video Edukasi Kartun Animasi Bermuatan Literasi Teks Multimodal untuk Penguatan Karakter Siswa" alt="JURIS - Pengembangan Video Edukasi Kartun Animasi Bermuatan Literasi Teks Multimodal untuk Penguatan Karakter Siswa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63209-animasi-kartun-persentase-respon-siswa-konsep-fisi" title="JURIS - Pengembangan Video Edukasi Kartun Animasi Bermuatan Literasi Teks Multimodal untuk Penguatan Karakter Siswa" target="_blank">Pengembangan Video Edukasi Kartun Animasi Bermuatan Literasi Teks Multimodal untuk Penguatan Karakter Siswa</a>: 1. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan video edukasi kartun animasi untuk materi-materi lain di bidang IPA, khususnya fisika, yang juga bersifat abstrak dan membutuhkan visualisasi. Dengan demikian, dapat dihasilkan lebih banyak sumber belajar yang menarik dan efektif untuk membantu siswa memahami konsep-konsep fisika. 2. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi video edukasi kartun animasi dalam mengembangkan literasi digital siswa. Dengan mempertimbangkan perkembangan teknologi digital dan media sosial, penting untuk mengintegrasikan literasi digital dalam pembelajaran. Video edukasi kartun animasi dapat menjadi media yang menarik untuk melatih siswa dalam memahami dan menafsirkan informasi digital secara kritis.3. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur dampak penggunaan video edukasi kartun animasi terhadap prestasi akademik siswa. Dengan menilai efektivitas media dalam meningkatkan pemahaman konsep dan hasil belajar siswa, penelitian ini dapat memberikan bukti empiris tentang manfaat penggunaan video edukasi kartun animasi dalam pembelajaran..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan, video edukasi kartun animasi bermuatan literasi teks multimodal untuk penguatan karakter siswa pada materi Hukum II Newton berhasil dikembangkan dengan menggunakan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi.Media yang dikembangkan memadukan unsur teks, gambar, suara, animasi, narasi, dan dialog sehingga dapat membantu siswa memahami konsep gaya, massa, dan percepatan secara lebih konkret dan menarik.Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa media video edukasi kartun animasi memperoleh skor rata-rata 75 dengan kategori baik, yang menunjukkan bahwa media layak digunakan dalam pembelajaran.Selain itu, hasil respon siswa menunjukkan skor rata-rata 100 dengan kategori sangat efektif, sehingga media ini dapat membantu meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran.Video edukasi kartun animasi bermuatan literasi teks multimodal tidak hanya berfungsi sebagai media penyampaian materi, tetapi juga sebagai sarana penguatan karakter siswa.Oleh karena itu, media ini dapat dijadikan alternatif media pembelajaran yang inovatif, menarik, dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21
<br>Kurangnya inovasi guru dalam mengembangkan media pembelajaran dapat menyebabkan masalah dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video edukasi kartun animasi tentang Hukum II Newton untuk memfasilitasi siswa SMA kelas X. Fokus penelitian ini adalah mengembangkan video edukasi kartun animasi dan menilai keefektifannya sebagai media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan desain pengembangan yang mengadopsi model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert dan dianalisis melalui validasi ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa. Hasil penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/0/animasi-kartun-persentase-respon-siswa-konsep-fisi-thumb-2ac50.webp" type="image/webp" length="111600" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/animasi-kartun-persentase-respon-siswa-konsep-fisi-thumb-9cfe6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/animasi-kartun-persentase-respon-siswa-konsep-fisi-thumb-2ac50.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/animasi-kartun-persentase-respon-siswa-konsep-fisi-thumb-e2c3f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-289-undaris.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20233-waspada-jurnal-pengembangan-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Prinsip Non Intervensi dan Perlindungan HAM Krisis Diplomatik Arab Saudi Kanada ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Prinsip Non Intervensi dan Perlindungan HAM Krisis Diplomatik Arab Saudi Kanada ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Prinsip Non Intervensi dan Perlindungan HAM Krisis Diplomatik Arab Saudi Kanada ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63191-yudisial-arab-saudi-kedaulatan-negara" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63191-yudisial-arab-saudi-kedaulatan-negara" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-31:381fd0eaa7c1e59cc50498802263f2f2</id>
	<published>2026-08-31T12:33:11+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T12:33:11+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="submit paper" label="submit paper" />
	<category term="esty pratiwi" label="esty pratiwi" />
	<category term="prinsip non" label="prinsip non" />
	<itunes:keywords><![CDATA[esty,non,paper,pratiwi,prinsip,submit]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap kasus ini, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan kerangka hukum yang lebih adaptif dalam mengelola ketegangan antara prinsip non-intervensi dan perlindungan HAM global. Hal ini dapat mencakup studi mendalam ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap kasus ini, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan kerangka hukum yang lebih adaptif dalam mengelola ketegangan antara prinsip non-intervensi dan perlindungan HAM global. Hal ini dapat mencakup studi mendalam ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/yudisial-arab-saudi-kedaulatan-negara-asasi-manusi-thumb-62afd.webp" title="JURIS - Prinsip Non-Intervensi dan Perlindungan HAM: Krisis Diplomatik Arab Saudi-Kanada" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/yudisial-arab-saudi-kedaulatan-negara-asasi-manusi-thumb-62afd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/yudisial-arab-saudi-kedaulatan-negara-asasi-manusi-thumb-62afd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/yudisial-arab-saudi-kedaulatan-negara-asasi-manusi-thumb-62afd.webp 1x" title="JURIS - Prinsip Non-Intervensi dan Perlindungan HAM: Krisis Diplomatik Arab Saudi-Kanada" alt="JURIS - Prinsip Non-Intervensi dan Perlindungan HAM: Krisis Diplomatik Arab Saudi-Kanada" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/yudisial-arab-saudi-kedaulatan-negara-asasi-manusi-thumb-947f2.webp" title="JURIS - Prinsip Non-Intervensi dan Perlindungan HAM: Krisis Diplomatik Arab Saudi-Kanada" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/yudisial-arab-saudi-kedaulatan-negara-asasi-manusi-thumb-947f2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/yudisial-arab-saudi-kedaulatan-negara-asasi-manusi-thumb-947f2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/yudisial-arab-saudi-kedaulatan-negara-asasi-manusi-thumb-947f2.webp 1x" title="JURIS - Prinsip Non-Intervensi dan Perlindungan HAM: Krisis Diplomatik Arab Saudi-Kanada" alt="JURIS - Prinsip Non-Intervensi dan Perlindungan HAM: Krisis Diplomatik Arab Saudi-Kanada" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/yudisial-arab-saudi-kedaulatan-negara-asasi-manusi-thumb-4f5bc.webp" title="JURIS - Prinsip Non-Intervensi dan Perlindungan HAM: Krisis Diplomatik Arab Saudi-Kanada" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/yudisial-arab-saudi-kedaulatan-negara-asasi-manusi-thumb-4f5bc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/yudisial-arab-saudi-kedaulatan-negara-asasi-manusi-thumb-4f5bc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/yudisial-arab-saudi-kedaulatan-negara-asasi-manusi-thumb-4f5bc.webp 1x" title="JURIS - Prinsip Non-Intervensi dan Perlindungan HAM: Krisis Diplomatik Arab Saudi-Kanada" alt="JURIS - Prinsip Non-Intervensi dan Perlindungan HAM: Krisis Diplomatik Arab Saudi-Kanada" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63191-yudisial-arab-saudi-kedaulatan-negara" title="JURIS - Prinsip Non-Intervensi dan Perlindungan HAM: Krisis Diplomatik Arab Saudi-Kanada" target="_blank">Prinsip Non-Intervensi dan Perlindungan HAM: Krisis Diplomatik Arab Saudi-Kanada</a>: Berdasarkan analisis terhadap kasus ini, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan kerangka hukum yang lebih adaptif dalam mengelola ketegangan antara prinsip non-intervensi dan perlindungan HAM global. Hal ini dapat mencakup studi mendalam tentang bagaimana hukum internasional dapat menjembatani perbedaan prinsipil antara kedaulatan dan perlindungan HAM, serta bagaimana mekanisme mediasi informal dapat diterapkan dalam konteks sengketa HAM lintas negara. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi bagaimana pendekatan managerial dalam hukum internasional dapat diterapkan untuk menyelesaikan konflik normatif tanpa mengorbankan posisi normatif masing-masing negara. Terakhir, penelitian dapat menganalisis lebih lanjut tentang bagaimana diplomasi digital dapat mempercepat eskalasi konflik dan bagaimana mekanisme etika diplomasi digital dapat memperkuat keseimbangan antara kedaulatan negara dan tanggung jawab global terhadap perlindungan HAM..
<br>Ketegangan diplomatik Arab SaudiAeKanada pada tahun 2018 memperlihatkan bahwa relasi antara prinsip non-intervensi dan perlindungan hak asasi manusia masih menjadi salah satu isu paling kompleks dalam hukum internasional modern.Penelitian ini menunjukkan bahwa kritik publik Kanada terhadap penahanan aktivis perempuan di Arab Saudi memang bersifat normatif dan dilandasi komitmen internasional terhadap HAM, namun penggunaan diksi yang imperatif seperti seruan Auimmediately releaseAy memberikan ruang bagi Arab Saudi untuk menafsirkan pernyataan tersebut sebagai bentuk tekanan politik yang melampaui batas ekspresi moral biasa.Dari perspektif hukum internasional, kritik atau kecaman terhadap situasi HAM suatu negara tidak otomatis dikategorikan sebagai intervensi yang dilarang, kecuali jika disertai unsur koersif yang memengaruhi kebijakan internal negara lain.Dalam kasus ini, penelitian menilai bahwa ketegangan muncul bukan semata karena substansi kritik, melainkan karena formulasi retorika dan konteks diplomatik yang membuat pesan Kanada dianggap mengganggu yurisdiksi domestik Arab Saudi.Pemulihan hubungan diplomatik pada tahun 2023 menunjukkan bahwa penyelesaian konflik semacam ini tidak dapat dicapai melalui eskalasi retorika, melainkan melalui mekanisme penyelesaian sengketa secara damai sebagaimana diamanatkan Pasal 2(3) Piagam PBB.Proses normalisasi melalui dialog bilateral, negosiasi informal, dan pemanfaatan forum multilateral seperti APEC membuktikan bahwa diplomasi tetap menjadi instrumen paling efektif untuk menavigasi benturan normatif antara kedaulatan negara dan universalitas HAM.Temuan penelitian ini juga menegaskan bahwa upaya menyeimbangkan kedua prinsip tersebut menuntut pendekatan yang kontekstual, tidak konfrontatif, serta mempertimbangkan sensitivitas sistem hukum dan nilai sosial-politik masing-masing negara
<br>Konflik diplomatik antara Arab Saudi dan Kanada pada tahun 2018 menjadi perhatian dalam hukum internasional karena memunculkan ketegangan yang bermula dari kritik terbuka Pemerintah Kanada terhadap penahanan aktivis HAM di Arab Saudi melalui media sosial, yang kemudian dianggap sebagai bentuk intervensi dalam urusan domestik oleh Pemerintah Saudi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika hubungan bilateral antara Arab Saudi dan Kanada terhadap pelaksanaan prinsip non-intervensi dan perlindungan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/6/yudisial-arab-saudi-kedaulatan-negara-asasi-manusi-thumb-62afd.webp" type="image/webp" length="97186" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/yudisial-arab-saudi-kedaulatan-negara-asasi-manusi-thumb-62afd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/yudisial-arab-saudi-kedaulatan-negara-asasi-manusi-thumb-947f2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/yudisial-arab-saudi-kedaulatan-negara-asasi-manusi-thumb-4f5bc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-509-untan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20227-tanjungpura-law-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Negara Ideal Perspektif Nurcholish Madjid Telaah Asas Keislaman Keindonesiaan dan Kemodernan serta Relevansinya Terhadap Pendidikan Kewarnegaraan dan Model Tata Negara Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Negara Ideal Perspektif Nurcholish Madjid Telaah Asas Keislaman Keindonesiaan dan Kemodernan serta Relevansinya Terhadap Pendidikan Kewarnegaraan dan Model Tata Negara Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Negara Ideal Perspektif Nurcholish Madjid Telaah Asas Keislaman Keindonesiaan dan Kemodernan serta Relevansinya Terhadap Pendidikan Kewarnegaraan dan Model Tata Negara Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63207-karya-nurcholish-madjid-konteks-negara-e7-ekonomi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63207-karya-nurcholish-madjid-konteks-negara-e7-ekonomi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-31:a744893264e123b5bcb2ca3643528613</id>
	<published>2026-08-31T12:25:02+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T12:25:02+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="direktori jurnal akademik" label="direktori jurnal akademik" />
	<category term="kompilasi jurnal akademik" label="kompilasi jurnal akademik" />
	<category term="etalase jurnal akademik" label="etalase jurnal akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada penerapan nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, dan kemodernan dalam kurikulum pendidikan kewarganegaraan di tingkat sekolah dasar dan menengah, dengan mengkaji bagaimana pendekatan ini membentuk karakter siswa. Selain ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada penerapan nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, dan kemodernan dalam kurikulum pendidikan kewarganegaraan di tingkat sekolah dasar dan menengah, dengan mengkaji bagaimana pendekatan ini membentuk karakter siswa. Selain ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/karya-nurcholish-madjid-konteks-negara-e7-ekonomi-thumb-1cd42.webp" title="JURIS - Negara Ideal Perspektif Nurcholish Madjid: Telaah Asas Keislaman, Keindonesiaan, dan Kemodernan serta Relevansinya Terhadap Pendidikan Kewarnegaraan dan Model Tata Negara Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/karya-nurcholish-madjid-konteks-negara-e7-ekonomi-thumb-1cd42.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/karya-nurcholish-madjid-konteks-negara-e7-ekonomi-thumb-1cd42.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/karya-nurcholish-madjid-konteks-negara-e7-ekonomi-thumb-1cd42.webp 1x" title="JURIS - Negara Ideal Perspektif Nurcholish Madjid: Telaah Asas Keislaman, Keindonesiaan, dan Kemodernan serta Relevansinya Terhadap Pendidikan Kewarnegaraan dan Model Tata Negara Indonesia" alt="JURIS - Negara Ideal Perspektif Nurcholish Madjid: Telaah Asas Keislaman, Keindonesiaan, dan Kemodernan serta Relevansinya Terhadap Pendidikan Kewarnegaraan dan Model Tata Negara Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/karya-nurcholish-madjid-konteks-negara-e7-ekonomi-thumb-aba60.webp" title="JURIS - Negara Ideal Perspektif Nurcholish Madjid: Telaah Asas Keislaman, Keindonesiaan, dan Kemodernan serta Relevansinya Terhadap Pendidikan Kewarnegaraan dan Model Tata Negara Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/karya-nurcholish-madjid-konteks-negara-e7-ekonomi-thumb-aba60.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/karya-nurcholish-madjid-konteks-negara-e7-ekonomi-thumb-aba60.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/karya-nurcholish-madjid-konteks-negara-e7-ekonomi-thumb-aba60.webp 1x" title="JURIS - Negara Ideal Perspektif Nurcholish Madjid: Telaah Asas Keislaman, Keindonesiaan, dan Kemodernan serta Relevansinya Terhadap Pendidikan Kewarnegaraan dan Model Tata Negara Indonesia" alt="JURIS - Negara Ideal Perspektif Nurcholish Madjid: Telaah Asas Keislaman, Keindonesiaan, dan Kemodernan serta Relevansinya Terhadap Pendidikan Kewarnegaraan dan Model Tata Negara Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/karya-nurcholish-madjid-konteks-negara-e7-ekonomi-thumb-60832.webp" title="JURIS - Negara Ideal Perspektif Nurcholish Madjid: Telaah Asas Keislaman, Keindonesiaan, dan Kemodernan serta Relevansinya Terhadap Pendidikan Kewarnegaraan dan Model Tata Negara Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/karya-nurcholish-madjid-konteks-negara-e7-ekonomi-thumb-60832.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/karya-nurcholish-madjid-konteks-negara-e7-ekonomi-thumb-60832.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/karya-nurcholish-madjid-konteks-negara-e7-ekonomi-thumb-60832.webp 1x" title="JURIS - Negara Ideal Perspektif Nurcholish Madjid: Telaah Asas Keislaman, Keindonesiaan, dan Kemodernan serta Relevansinya Terhadap Pendidikan Kewarnegaraan dan Model Tata Negara Indonesia" alt="JURIS - Negara Ideal Perspektif Nurcholish Madjid: Telaah Asas Keislaman, Keindonesiaan, dan Kemodernan serta Relevansinya Terhadap Pendidikan Kewarnegaraan dan Model Tata Negara Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63207-karya-nurcholish-madjid-konteks-negara-e7-ekonomi" title="JURIS - Negara Ideal Perspektif Nurcholish Madjid: Telaah Asas Keislaman, Keindonesiaan, dan Kemodernan serta Relevansinya Terhadap Pendidikan Kewarnegaraan dan Model Tata Negara Indonesia" target="_blank">Negara Ideal Perspektif Nurcholish Madjid: Telaah Asas Keislaman, Keindonesiaan, dan Kemodernan serta Relevansinya Terhadap Pendidikan Kewarnegaraan dan Model Tata Negara Indonesia</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada penerapan nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, dan kemodernan dalam kurikulum pendidikan kewarganegaraan di tingkat sekolah dasar dan menengah, dengan mengkaji bagaimana pendekatan ini membentuk karakter siswa. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak digitalisasi dan globalisasi terhadap integrasi nilai-nilai tersebut dalam praktik tata kelola pemerintahan modern. Penelitian juga bisa mengeksplorasi peran Pancasila sebagai kerangka normatif dalam menghadapi tantangan baru, seperti isu keadilan ekonomi digital dan perubahan iklim, sambil mempertahankan prinsip kebhinekaan dan keadilan sosial..
<br>Negara tidak dipahami sebagai alat dominasi ideologis maupun institusi sakral, melainkan sebagai sarana untuk mewujudkan keadilan, kesejahteraan, dan perdamaian.Pendekatan substantif yang ditawarkan menekankan internalisasi nilai moral Islam dalam praktik ketatanegaraan, tanpa menuntut formalisasi syariat sebagai instrumen hukum.Integrasi keislaman menempatkan prinsip keadilan, tanggung jawab, dan kemanusiaan sebagai orientasi etis bagi penyelenggaraan negara, sehingga warga negara dibentuk memiliki kesadaran moral, kritis, dan partisipatif.Keindonesiaan berperan sebagai konteks empiris yang menegaskan pluralitas dan persatuan dalam kehidupan berbangsa.Pancasila diposisikan sebagai titik temu nilai-nilai universal dan keagamaan, sehingga nasionalisme tidak bertentangan dengan identitas keagamaan.Pendekatan ini memperkuat kohesi sosial, mendorong toleransi, dan memastikan hak-hak minoritas terlindungi.Kemodernan melengkapi kerangka tersebut dengan menekankan rasionalitas, kemampuan berpikir kritis, dan pengelolaan negara yang tidak menghapus peran agama, melainkan efektif serta akuntabel.Modernitas memfasilitasi fungsi autentik nilai moral dalam kehidupan publik.Relevansi pemikiran Nurcholish Madjid terhadap ketatanegaraan Indonesia tercermin pada penguatan supremasi hukum, demokrasi substantif, keadilan sosial, good governance, dan rekonsiliasi nasional.Negara modern diposisikan sebagai institusi inklusif yang mampu menyeimbangkan kepentingan individu, kolektif, dan universal, serta menghadapi tantangan global tanpa mengorbankan nilai moral dan identitas kebangsaan.Keseluruhan kajian menegaskan bahwa integrasi ketiga nilai ini dalam pendidikan, kebijakan publik, dan praktik kenegaraan membentuk warga negara yang berkarakter, beretika, dan berdaya, sekaligus meneguhkan fondasi moral dan intelektual bagi keberlanjutan negara yang demokratis, plural, dan beradab
<br>Kajian ini membahas relasi keislaman, keindonesiaan, dan kemodernan dalam gagasan kenegaraan Nurcholish Madjid serta relevansinya terhadap sistem ketatanegaraan Indonesia. Permasalahan hubungan agama dan negara dalam konteks negara bangsa menjadi latar utama penelitian ini, khususnya dalam masyarakat majemuk seperti Indonesia yang menjadikan Pancasila sebagai dasar negara. Pemikiran Nurcholish Madjid dipilih karena menawarkan pendekatan substantif yang menolak formalisasi Islam sebagai ideologi negara, namun menegaskan pentingnya internalisasi nilai-nilai etis Islam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan melalui analisis terhadap karya-karya Nurcholish...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/e/karya-nurcholish-madjid-konteks-negara-e7-ekonomi-thumb-60832.webp" type="image/webp" length="112386" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/karya-nurcholish-madjid-konteks-negara-e7-ekonomi-thumb-1cd42.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/karya-nurcholish-madjid-konteks-negara-e7-ekonomi-thumb-aba60.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/karya-nurcholish-madjid-konteks-negara-e7-ekonomi-thumb-60832.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-289-undaris.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20233-waspada-jurnal-pengembangan-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Penilaian Keahlian Sebagai Kontribusi Modal Non Tunai Dalam Perusahaan Terbatas Di Indonesia Undang Undang No 40 2007 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penilaian Keahlian Sebagai Kontribusi Modal Non Tunai Dalam Perusahaan Terbatas Di Indonesia Undang Undang No 40 2007 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penilaian Keahlian Sebagai Kontribusi Modal Non Tunai Dalam Perusahaan Terbatas Di Indonesia Undang Undang No 40 2007 ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63195-keahlian-modal-non-tunai-penilaian-kontribusi-moda" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63195-keahlian-modal-non-tunai-penilaian-kontribusi-moda" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-31:4cd7c02b5fdd129249eeeedb399d31ce</id>
	<published>2026-08-31T12:16:46+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T12:16:46+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="submit paper" label="submit paper" />
	<category term="esty pratiwi" label="esty pratiwi" />
	<category term="prinsip non" label="prinsip non" />
	<itunes:keywords><![CDATA[esty,non,paper,pratiwi,prinsip,submit]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: (1) Analisis dampak standarisasi metode penilaian keahlian terhadap kepastian hukum dalam perseroan terbatas, dengan mengevaluasi perbandingan antara pendekatan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: (1) Analisis dampak standarisasi metode penilaian keahlian terhadap kepastian hukum dalam perseroan terbatas, dengan mengevaluasi perbandingan antara pendekatan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/c/keahlian-modal-non-tunai-penilaian-kontribusi-non-thumb-bca45.webp" title="JURIS - Penilaian Keahlian Sebagai Kontribusi Modal Non-Tunai Dalam Perusahaan Terbatas Di Indonesia (Undang-Undang No. 40/2007)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/c/keahlian-modal-non-tunai-penilaian-kontribusi-non-thumb-bca45.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/c/keahlian-modal-non-tunai-penilaian-kontribusi-non-thumb-bca45.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/c/keahlian-modal-non-tunai-penilaian-kontribusi-non-thumb-bca45.webp 1x" title="JURIS - Penilaian Keahlian Sebagai Kontribusi Modal Non-Tunai Dalam Perusahaan Terbatas Di Indonesia (Undang-Undang No. 40/2007)" alt="JURIS - Penilaian Keahlian Sebagai Kontribusi Modal Non-Tunai Dalam Perusahaan Terbatas Di Indonesia (Undang-Undang No. 40/2007)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/c/keahlian-modal-non-tunai-penilaian-kontribusi-non-thumb-bf288.webp" title="JURIS - Penilaian Keahlian Sebagai Kontribusi Modal Non-Tunai Dalam Perusahaan Terbatas Di Indonesia (Undang-Undang No. 40/2007)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/c/keahlian-modal-non-tunai-penilaian-kontribusi-non-thumb-bf288.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/c/keahlian-modal-non-tunai-penilaian-kontribusi-non-thumb-bf288.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/c/keahlian-modal-non-tunai-penilaian-kontribusi-non-thumb-bf288.webp 1x" title="JURIS - Penilaian Keahlian Sebagai Kontribusi Modal Non-Tunai Dalam Perusahaan Terbatas Di Indonesia (Undang-Undang No. 40/2007)" alt="JURIS - Penilaian Keahlian Sebagai Kontribusi Modal Non-Tunai Dalam Perusahaan Terbatas Di Indonesia (Undang-Undang No. 40/2007)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/c/keahlian-modal-non-tunai-penilaian-kontribusi-non-thumb-e5ed8.webp" title="JURIS - Penilaian Keahlian Sebagai Kontribusi Modal Non-Tunai Dalam Perusahaan Terbatas Di Indonesia (Undang-Undang No. 40/2007)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/c/keahlian-modal-non-tunai-penilaian-kontribusi-non-thumb-e5ed8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/c/keahlian-modal-non-tunai-penilaian-kontribusi-non-thumb-e5ed8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/c/keahlian-modal-non-tunai-penilaian-kontribusi-non-thumb-e5ed8.webp 1x" title="JURIS - Penilaian Keahlian Sebagai Kontribusi Modal Non-Tunai Dalam Perusahaan Terbatas Di Indonesia (Undang-Undang No. 40/2007)" alt="JURIS - Penilaian Keahlian Sebagai Kontribusi Modal Non-Tunai Dalam Perusahaan Terbatas Di Indonesia (Undang-Undang No. 40/2007)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63195-keahlian-modal-non-tunai-penilaian-kontribusi-moda" title="JURIS - Penilaian Keahlian Sebagai Kontribusi Modal Non-Tunai Dalam Perusahaan Terbatas Di Indonesia (Undang-Undang No. 40/2007)" target="_blank">Penilaian Keahlian Sebagai Kontribusi Modal Non-Tunai Dalam Perusahaan Terbatas Di Indonesia (Undang-Undang No. 40/2007)</a>: Berdasarkan hasil penelitian, tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: (1) Analisis dampak standarisasi metode penilaian keahlian terhadap kepastian hukum dalam perseroan terbatas, dengan mengevaluasi perbandingan antara pendekatan biaya, pendapatan, dan pasar. (2) Studi komparatif mengenai pengakuan keahlian sebagai modal di negara-negara lain, seperti Prancis dengan konsep apport en industrie, untuk mengidentifikasi pelajaran yang dapat diterapkan di Indonesia. (3) Penelitian tentang peran dan keterbatasan ahli independen dalam proses penilaian, termasuk pengembangan mekanisme sertifikasi dan audit untuk meminimalkan konflik kepentingan. Ketiga saran ini bertujuan untuk memperkuat kerangka hukum yang mendukung pengakuan keahlian sebagai modal non-tunai, sekaligus menjaga keseimbangan antara inovasi ekonomi dan perlindungan hak para pihak terkait..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa keahlian dapat diakui sebagai bentuk modal non-tunai dalam Perseroan Terbatas, tetapi masih diperlukan regulasi yang jelas untuk mengatasi ketidakpastian hukum.Standarisasi metode penilaian dan mekanisme objektivitas menjadi penting untuk mencegah manipulasi nilai.Rekomendasi penelitian lanjutan mencakup pengembangan kerangka regulasi yang lebih komprehensif dan evaluasi dampak reformulasi terhadap praktik bisnis
<br>Studi ini meneliti permasalahan hukum terkait penilaian keahlian sebagai bentuk kontribusi modal non-tunai dalam Perseroan Terbatas di Indonesia berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007. Ketiadaan regulasi eksplisit mengenai keahlian sebagai modal menciptakan ketidakpastian hukum, khususnya dalam menentukan nilai wajar dan memastikan objektivitas dalam penilaian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerangka normatif yang mengatur kontribusi modal non-tunai dan merumuskan konstruksi hukum untuk menilai keahlian dalam hukum perusahaan. Studi ini menggunakan penelitian hukum doktrinal dengan pendekatan statutori dan konseptual. Temuan menunjukkan bahwa keahlian dapat diinterpretasikan sebagai aset tak berwujud dalam frasa 'bentuk modal lainnya,' namun kurangnya metode penilaian yang terstandarisasi dan definisi ahli independen yang terbatas menciptakan potensi konflik...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/c/keahlian-modal-non-tunai-penilaian-kontribusi-non-thumb-bf288.webp" type="image/webp" length="62894" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/c/keahlian-modal-non-tunai-penilaian-kontribusi-non-thumb-bca45.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/c/keahlian-modal-non-tunai-penilaian-kontribusi-non-thumb-bf288.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/c/keahlian-modal-non-tunai-penilaian-kontribusi-non-thumb-e5ed8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-509-untan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20227-tanjungpura-law-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Design and Performance Analysis of a Compressor Based Patchouli Oil Distillation Unit ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Design and Performance Analysis of a Compressor Based Patchouli Oil Distillation Unit ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Design and Performance Analysis of a Compressor Based Patchouli Oil Distillation Unit ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63202-minyak-nilam-atsiri-apel-merah-produksi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63202-minyak-nilam-atsiri-apel-merah-produksi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-31:e134defac17c61b9ea6e6f92cebcdf00</id>
	<published>2026-08-31T12:09:58+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T12:09:58+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="annisa putri" label="annisa putri" />
	<category term="lely herlina" label="lely herlina" />
	<category term="rianat abbas" label="rianat abbas" />
	<itunes:keywords><![CDATA[abbas,annisa,herlina,lely,putri,rianat]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efisiensi produksi minyak nilam, penelitian lanjutan dapat menguji pengaruh variasi kapasitas kompresor terhadap hasil minyak, efisiensi energi, dan waktu destilasi. Selain itu, pengembangan sistem pemantauan berbasis sensor digital ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efisiensi produksi minyak nilam, penelitian lanjutan dapat menguji pengaruh variasi kapasitas kompresor terhadap hasil minyak, efisiensi energi, dan waktu destilasi. Selain itu, pengembangan sistem pemantauan berbasis sensor digital ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/5/minyak-nilam-atsiri-apel-merah-produksi-kelapa-sis-thumb-7b02a.webp" title="JURIS - Design and Performance Analysis of a Compressor-Based Patchouli Oil Distillation Unit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/5/minyak-nilam-atsiri-apel-merah-produksi-kelapa-sis-thumb-7b02a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/5/minyak-nilam-atsiri-apel-merah-produksi-kelapa-sis-thumb-7b02a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/5/minyak-nilam-atsiri-apel-merah-produksi-kelapa-sis-thumb-7b02a.webp 1x" title="JURIS - Design and Performance Analysis of a Compressor-Based Patchouli Oil Distillation Unit" alt="JURIS - Design and Performance Analysis of a Compressor-Based Patchouli Oil Distillation Unit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/5/minyak-nilam-atsiri-apel-merah-produksi-kelapa-sis-thumb-c7963.webp" title="JURIS - Design and Performance Analysis of a Compressor-Based Patchouli Oil Distillation Unit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/5/minyak-nilam-atsiri-apel-merah-produksi-kelapa-sis-thumb-c7963.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/5/minyak-nilam-atsiri-apel-merah-produksi-kelapa-sis-thumb-c7963.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/5/minyak-nilam-atsiri-apel-merah-produksi-kelapa-sis-thumb-c7963.webp 1x" title="JURIS - Design and Performance Analysis of a Compressor-Based Patchouli Oil Distillation Unit" alt="JURIS - Design and Performance Analysis of a Compressor-Based Patchouli Oil Distillation Unit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/5/minyak-nilam-atsiri-apel-merah-produksi-kelapa-sis-thumb-d8a8c.webp" title="JURIS - Design and Performance Analysis of a Compressor-Based Patchouli Oil Distillation Unit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/5/minyak-nilam-atsiri-apel-merah-produksi-kelapa-sis-thumb-d8a8c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/5/minyak-nilam-atsiri-apel-merah-produksi-kelapa-sis-thumb-d8a8c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/5/minyak-nilam-atsiri-apel-merah-produksi-kelapa-sis-thumb-d8a8c.webp 1x" title="JURIS - Design and Performance Analysis of a Compressor-Based Patchouli Oil Distillation Unit" alt="JURIS - Design and Performance Analysis of a Compressor-Based Patchouli Oil Distillation Unit" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63202-minyak-nilam-atsiri-apel-merah-produksi" title="JURIS - Design and Performance Analysis of a Compressor-Based Patchouli Oil Distillation Unit" target="_blank">Design and Performance Analysis of a Compressor-Based Patchouli Oil Distillation Unit</a>: Untuk meningkatkan efisiensi produksi minyak nilam, penelitian lanjutan dapat menguji pengaruh variasi kapasitas kompresor terhadap hasil minyak, efisiensi energi, dan waktu destilasi. Selain itu, pengembangan sistem pemantauan berbasis sensor digital dan Internet of Things (IoT) dapat dilakukan untuk mengontrol parameter operasional seperti tekanan, suhu, dan aliran uap secara real-time. Penelitian juga dapat mengeksplorasi potensi aplikasi teknologi serupa pada jenis tanaman aromatik lainnya untuk memperluas manfaat industri agroindustri..
<br>Unit destilasi minyak nilam berbasis kompresor menunjukkan peningkatan signifikan dalam efisiensi energi, kualitas minyak, dan hasil produksi.Tekanan uap meningkat dari 1,5 bar menjadi 2,5 bar, suhu dari 95AC menjadi 110AC, waktu destilasi berkurang dari 10 jam menjadi 6 jam, dan hasil minyak meningkat dari 2,5 kg menjadi 3,8 kg.Kandungan alkohol nilam (PA) juga meningkat dari 30% menjadi 35%.Sistem ini lebih produktif dan efisien secara energi dibandingkan metode konvensional
<br>Penelitian ini merancang unit destilasi minyak nilam berbasis kompresor dan mengevaluasi kinerjanya. Unit ini menghasilkan minyak atsiri dari tanaman Pogostemon cablin Benth di Kabupaten Bone Bolango. Metode destilasi yang digunakan saat ini memiliki kelemahan dalam efisiensi energi, waktu proses yang lama, dan kualitas minyak yang rendah akibat tekanan dan suhu uap yang tidak merata. Sistem yang dirancang terdiri dari tungku, boiler, pipa uap, kompresor, dan kondensor. Hasil menunjukkan peningkatan tekanan uap dari 1,5 bar menjadi 2,5 bar dan suhu dari 95AC menjadi 110AC, mengurangi waktu destilasi dari 10 jam menjadi 6 jam, meningkatkan hasil minyak dari 2,5 kg menjadi 3,8 kg, serta meningkatkan kualitas dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/5/minyak-nilam-atsiri-apel-merah-produksi-kelapa-sis-thumb-d8a8c.webp" type="image/webp" length="102256" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/5/minyak-nilam-atsiri-apel-merah-produksi-kelapa-sis-thumb-7b02a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/5/minyak-nilam-atsiri-apel-merah-produksi-kelapa-sis-thumb-c7963.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/5/minyak-nilam-atsiri-apel-merah-produksi-kelapa-sis-thumb-d8a8c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-535-ipb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20221-jurnaltin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Penerapan Sistem Manajemen Pengetahuan pada Perusahaan Kaishop Cookies dengan Metode KMSLC ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Sistem Manajemen Pengetahuan pada Perusahaan Kaishop Cookies dengan Metode KMSLC ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Sistem Manajemen Pengetahuan pada Perusahaan Kaishop Cookies dengan Metode KMSLC ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63190-harga-produk-mochi-ao-standar-deskripsi-pro" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63190-harga-produk-mochi-ao-standar-deskripsi-pro" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-31:c20e3390eb768b24ed8a9617259842e2</id>
	<published>2026-08-31T11:50:55+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T11:50:55+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="archive team" label="archive team" />
	<itunes:keywords><![CDATA[archive,team]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang bagaimana pengetahuan tacit dapat diidentifikasi dan diubah menjadi pengetahuan eksplisit agar dapat dibagikan dan dimanfaatkan oleh organisasi secara lebih luas. Selain itu, penelitian ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang bagaimana pengetahuan tacit dapat diidentifikasi dan diubah menjadi pengetahuan eksplisit agar dapat dibagikan dan dimanfaatkan oleh organisasi secara lebih luas. Selain itu, penelitian ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/4/harga-produk-mochi-ao-standar-deskripsi-penjualan-thumb-d31c9.webp" title="JURIS - Penerapan Sistem Manajemen Pengetahuan pada Perusahaan Kaishop Cookies dengan Metode KMSLC" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/harga-produk-mochi-ao-standar-deskripsi-penjualan-thumb-d31c9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/harga-produk-mochi-ao-standar-deskripsi-penjualan-thumb-d31c9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/harga-produk-mochi-ao-standar-deskripsi-penjualan-thumb-d31c9.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Sistem Manajemen Pengetahuan pada Perusahaan Kaishop Cookies dengan Metode KMSLC" alt="JURIS - Penerapan Sistem Manajemen Pengetahuan pada Perusahaan Kaishop Cookies dengan Metode KMSLC" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/4/harga-produk-mochi-ao-standar-deskripsi-penjualan-thumb-8906e.webp" title="JURIS - Penerapan Sistem Manajemen Pengetahuan pada Perusahaan Kaishop Cookies dengan Metode KMSLC" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/harga-produk-mochi-ao-standar-deskripsi-penjualan-thumb-8906e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/harga-produk-mochi-ao-standar-deskripsi-penjualan-thumb-8906e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/harga-produk-mochi-ao-standar-deskripsi-penjualan-thumb-8906e.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Sistem Manajemen Pengetahuan pada Perusahaan Kaishop Cookies dengan Metode KMSLC" alt="JURIS - Penerapan Sistem Manajemen Pengetahuan pada Perusahaan Kaishop Cookies dengan Metode KMSLC" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/4/harga-produk-mochi-ao-standar-deskripsi-penjualan-thumb-4fe30.webp" title="JURIS - Penerapan Sistem Manajemen Pengetahuan pada Perusahaan Kaishop Cookies dengan Metode KMSLC" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/4/harga-produk-mochi-ao-standar-deskripsi-penjualan-thumb-4fe30.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/4/harga-produk-mochi-ao-standar-deskripsi-penjualan-thumb-4fe30.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/4/harga-produk-mochi-ao-standar-deskripsi-penjualan-thumb-4fe30.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Sistem Manajemen Pengetahuan pada Perusahaan Kaishop Cookies dengan Metode KMSLC" alt="JURIS - Penerapan Sistem Manajemen Pengetahuan pada Perusahaan Kaishop Cookies dengan Metode KMSLC" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63190-harga-produk-mochi-ao-standar-deskripsi-pro" title="JURIS - Penerapan Sistem Manajemen Pengetahuan pada Perusahaan Kaishop Cookies dengan Metode KMSLC" target="_blank">Penerapan Sistem Manajemen Pengetahuan pada Perusahaan Kaishop Cookies dengan Metode KMSLC</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang bagaimana pengetahuan tacit dapat diidentifikasi dan diubah menjadi pengetahuan eksplisit agar dapat dibagikan dan dimanfaatkan oleh organisasi secara lebih luas. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan sistem manajemen pengetahuan yang lebih terintegrasi dengan proses bisnis perusahaan, sehingga dapat meningkatkan efisiensi operasional dan inovasi. Terakhir, studi tentang dampak pengelolaan pengetahuan terhadap kepuasan pelanggan dan keberhasilan bisnis kuliner dapat menjadi arah penelitian yang menarik..
<br>Sistem Manajemen Pengetahuan pada Kaishop Cookies merupakan suatu hal yang dapat diterapkan di perusahaan untuk memberikan pengetahuan baru, baik secara tacit maupun eksplisit kepada pekerja agar dapat memahami produk, harga, kritik dan saran dari konsumen pada produk Mochi ini.Metode yang digunakan untuk mengembangkan pengetahuan ini adalah Knowledge Management System Life Cycle (KMSLC).Metode ini digunakan karena lebih mudah dipahami dan diterapkan.Selain itu, metode ini lebih sederhana, fleksibel dan terstruktur.Untuk mengembangkan pengetahuan tentang Perusahaan, dibutuhkan sebuah situs website Kaishop Cookies.Situs ini berisi tentang home page, deskripsi produk, Sejarah, Contact Us dan FAQ yang masing-masing fitur dapat dimanfaatkan oleh pekerja dan konsumen.Situs website ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan perusahaan tentang produk yang dikembangkan, harga, kritik, saran dan rekomendasi dari konsumen yang dapat berguna di waktu yang akan datang
<br>Dokumen ini membahas penerapan Sistem Manajemen Pengetahuan (KMS) di perusahaan Kaishop Cookies, yang berfokus pada penjualan produk mochi. Tujuan utama penelitian adalah untuk mengidentifikasi dan memetakan pengetahuan yang ada dalam perusahaan, baik eksplisit maupun tacit, guna meningkatkan kualitas layanan dan produk. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan knowledge mapping dengan kerangka kerja Knowledge Management System Life Cycle (KMSLC), yang mencakup analisis kebutuhan, desain sistem,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/4/harga-produk-mochi-ao-standar-deskripsi-penjualan-thumb-4fe30.webp" type="image/webp" length="101748" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/harga-produk-mochi-ao-standar-deskripsi-penjualan-thumb-d31c9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/harga-produk-mochi-ao-standar-deskripsi-penjualan-thumb-8906e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/4/harga-produk-mochi-ao-standar-deskripsi-penjualan-thumb-4fe30.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-98-machung.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8219-kurawal-jurnal-teknologi-informasi-industri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Universal Jurisdiction for Terrorism Crimes A Study of Terrorism as Crimes Against Humanity ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Universal Jurisdiction for Terrorism Crimes A Study of Terrorism as Crimes Against Humanity ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Universal Jurisdiction for Terrorism Crimes A Study of Terrorism as Crimes Against Humanity ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63192-yurisdiksi-icc-hukum-internasional-kejahatan-terha" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63192-yurisdiksi-icc-hukum-internasional-kejahatan-terha" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-31:d66ae1aa0a770943b698dd0d533b94bd</id>
	<published>2026-08-31T11:47:06+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T11:47:06+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="submit paper" label="submit paper" />
	<category term="esty pratiwi" label="esty pratiwi" />
	<category term="prinsip non" label="prinsip non" />
	<itunes:keywords><![CDATA[esty,non,paper,pratiwi,prinsip,submit]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif tentang penerapan yurisdiksi universal dalam kasus-kasus terorisme di berbagai negara. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana negara-negara tersebut menerapkan yurisdiksi universal, tantangan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif tentang penerapan yurisdiksi universal dalam kasus-kasus terorisme di berbagai negara. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana negara-negara tersebut menerapkan yurisdiksi universal, tantangan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/yurisdiksi-icc-internasional-kejahatan-kemanusiaan-thumb-76e95.webp" title="JURIS - Universal Jurisdiction for Terrorism Crimes: A Study of Terrorism as Crimes Against Humanity" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/yurisdiksi-icc-internasional-kejahatan-kemanusiaan-thumb-76e95.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/yurisdiksi-icc-internasional-kejahatan-kemanusiaan-thumb-76e95.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/yurisdiksi-icc-internasional-kejahatan-kemanusiaan-thumb-76e95.webp 1x" title="JURIS - Universal Jurisdiction for Terrorism Crimes: A Study of Terrorism as Crimes Against Humanity" alt="JURIS - Universal Jurisdiction for Terrorism Crimes: A Study of Terrorism as Crimes Against Humanity" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/yurisdiksi-icc-internasional-kejahatan-kemanusiaan-thumb-f6c87.webp" title="JURIS - Universal Jurisdiction for Terrorism Crimes: A Study of Terrorism as Crimes Against Humanity" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/yurisdiksi-icc-internasional-kejahatan-kemanusiaan-thumb-f6c87.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/yurisdiksi-icc-internasional-kejahatan-kemanusiaan-thumb-f6c87.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/yurisdiksi-icc-internasional-kejahatan-kemanusiaan-thumb-f6c87.webp 1x" title="JURIS - Universal Jurisdiction for Terrorism Crimes: A Study of Terrorism as Crimes Against Humanity" alt="JURIS - Universal Jurisdiction for Terrorism Crimes: A Study of Terrorism as Crimes Against Humanity" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/yurisdiksi-icc-internasional-kejahatan-kemanusiaan-thumb-f9526.webp" title="JURIS - Universal Jurisdiction for Terrorism Crimes: A Study of Terrorism as Crimes Against Humanity" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/yurisdiksi-icc-internasional-kejahatan-kemanusiaan-thumb-f9526.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/yurisdiksi-icc-internasional-kejahatan-kemanusiaan-thumb-f9526.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/yurisdiksi-icc-internasional-kejahatan-kemanusiaan-thumb-f9526.webp 1x" title="JURIS - Universal Jurisdiction for Terrorism Crimes: A Study of Terrorism as Crimes Against Humanity" alt="JURIS - Universal Jurisdiction for Terrorism Crimes: A Study of Terrorism as Crimes Against Humanity" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63192-yurisdiksi-icc-hukum-internasional-kejahatan-terha" title="JURIS - Universal Jurisdiction for Terrorism Crimes: A Study of Terrorism as Crimes Against Humanity" target="_blank">Universal Jurisdiction for Terrorism Crimes: A Study of Terrorism as Crimes Against Humanity</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif tentang penerapan yurisdiksi universal dalam kasus-kasus terorisme di berbagai negara. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana negara-negara tersebut menerapkan yurisdiksi universal, tantangan yang dihadapi, dan hasil yang dicapai. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada analisis kritis terhadap definisi terorisme yang digunakan dalam yurisdiksi universal, termasuk implikasinya terhadap penegakan hukum dan perlindungan hak asasi manusia. Penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kerangka kerja hukum internasional yang lebih komprehensif untuk menangani kejahatan terorisme..
<br>Until now, although there is no universal definition of terrorism, terrorism is a heinous crime with the aim of terrorism to make people afraid, and attract the attention of members of society, even the state, and create distrust of the government, and force society or certain groups to follow the wishes of the perpetrators of terrorism.The crime of terrorism is a form of serious violation of human rights so that the crime can be categorized as a crime against humanity because it has similar characteristics.Crimes against humanity are part of international law that has universal jurisdiction since the decision of the judge at the Nuremberg Trials, so it is possible for perpetrators of terrorism to be tried at the ICC if the crime has had a widespread impact on an international scale
<br>Mengkategorikan terorisme sebagai kejahatan internasional tidaklah salah, karena unsur-unsur internasional dari kejahatan tersebut telah terpenuhi. Dimana kejahatan terorisme melibatkan lebih dari satu negara yang di dalamnya terdapat sistem hukum dan penerapan yurisdiksi. Beberapa tindakan terorisme telah tercatat mengganggu stabilitas keamanan internasional, termasuk jaringan Al-Qaeda, ISIS dan sebagainya. Selain kelompok teroris di dunia, terdapat pula kelompok teroris yang cukup terkenal di kawasan Asia Tenggara, yaitu Kelompok Abu Sayyaf. Penelitian hukum ini bertujuan untuk mengkaji yurisdiksi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/0/yurisdiksi-icc-internasional-kejahatan-kemanusiaan-thumb-f9526.webp" type="image/webp" length="42290" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/yurisdiksi-icc-internasional-kejahatan-kemanusiaan-thumb-76e95.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/yurisdiksi-icc-internasional-kejahatan-kemanusiaan-thumb-f6c87.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/yurisdiksi-icc-internasional-kejahatan-kemanusiaan-thumb-f9526.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-509-untan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20227-tanjungpura-law-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Ratio Decidendi Penerapan Prinsip Yurisdiksi Teritorial Objektif dan Perlindungan dalam Ekstradisi Maria Pauline Lumowa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Ratio Decidendi Penerapan Prinsip Yurisdiksi Teritorial Objektif dan Perlindungan dalam Ekstradisi Maria Pauline Lumowa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Ratio Decidendi Penerapan Prinsip Yurisdiksi Teritorial Objektif dan Perlindungan dalam Ekstradisi Maria Pauline Lumowa ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63188-perjanjian-ekstradisi-yurisdiksi-terito" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63188-perjanjian-ekstradisi-yurisdiksi-terito" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-31:7dff7161f50b96e50c521c349b350f29</id>
	<published>2026-08-31T10:38:01+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T10:38:01+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="submit paper" label="submit paper" />
	<category term="full issue" label="full issue" />
	<category term="main menu" label="main menu" />
	<itunes:keywords><![CDATA[full,issue,main,menu,paper,submit]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan kajian mendalam tentang implementasi dan efektivitas perjanjian ekstradisi antara Indonesia dan negara-negara lain, serta bagaimana perjanjian tersebut dapat meningkatkan kerjasama internasional dalam penegakan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan kajian mendalam tentang implementasi dan efektivitas perjanjian ekstradisi antara Indonesia dan negara-negara lain, serta bagaimana perjanjian tersebut dapat meningkatkan kerjasama internasional dalam penegakan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/perjanjian-ekstradisi-yurisdiksi-teritorial-objekt-thumb-218e3.webp" title="JURIS - Ratio Decidendi Penerapan Prinsip Yurisdiksi Teritorial Objektif dan Perlindungan dalam Ekstradisi Maria Pauline Lumowa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/perjanjian-ekstradisi-yurisdiksi-teritorial-objekt-thumb-218e3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/perjanjian-ekstradisi-yurisdiksi-teritorial-objekt-thumb-218e3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/perjanjian-ekstradisi-yurisdiksi-teritorial-objekt-thumb-218e3.webp 1x" title="JURIS - Ratio Decidendi Penerapan Prinsip Yurisdiksi Teritorial Objektif dan Perlindungan dalam Ekstradisi Maria Pauline Lumowa" alt="JURIS - Ratio Decidendi Penerapan Prinsip Yurisdiksi Teritorial Objektif dan Perlindungan dalam Ekstradisi Maria Pauline Lumowa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/perjanjian-ekstradisi-yurisdiksi-teritorial-objekt-thumb-0be98.webp" title="JURIS - Ratio Decidendi Penerapan Prinsip Yurisdiksi Teritorial Objektif dan Perlindungan dalam Ekstradisi Maria Pauline Lumowa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/perjanjian-ekstradisi-yurisdiksi-teritorial-objekt-thumb-0be98.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/perjanjian-ekstradisi-yurisdiksi-teritorial-objekt-thumb-0be98.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/perjanjian-ekstradisi-yurisdiksi-teritorial-objekt-thumb-0be98.webp 1x" title="JURIS - Ratio Decidendi Penerapan Prinsip Yurisdiksi Teritorial Objektif dan Perlindungan dalam Ekstradisi Maria Pauline Lumowa" alt="JURIS - Ratio Decidendi Penerapan Prinsip Yurisdiksi Teritorial Objektif dan Perlindungan dalam Ekstradisi Maria Pauline Lumowa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/perjanjian-ekstradisi-yurisdiksi-teritorial-objekt-thumb-b53ed.webp" title="JURIS - Ratio Decidendi Penerapan Prinsip Yurisdiksi Teritorial Objektif dan Perlindungan dalam Ekstradisi Maria Pauline Lumowa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/perjanjian-ekstradisi-yurisdiksi-teritorial-objekt-thumb-b53ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/perjanjian-ekstradisi-yurisdiksi-teritorial-objekt-thumb-b53ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/perjanjian-ekstradisi-yurisdiksi-teritorial-objekt-thumb-b53ed.webp 1x" title="JURIS - Ratio Decidendi Penerapan Prinsip Yurisdiksi Teritorial Objektif dan Perlindungan dalam Ekstradisi Maria Pauline Lumowa" alt="JURIS - Ratio Decidendi Penerapan Prinsip Yurisdiksi Teritorial Objektif dan Perlindungan dalam Ekstradisi Maria Pauline Lumowa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63188-perjanjian-ekstradisi-yurisdiksi-terito" title="JURIS - Ratio Decidendi Penerapan Prinsip Yurisdiksi Teritorial Objektif dan Perlindungan dalam Ekstradisi Maria Pauline Lumowa" target="_blank">Ratio Decidendi Penerapan Prinsip Yurisdiksi Teritorial Objektif dan Perlindungan dalam Ekstradisi Maria Pauline Lumowa</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan kajian mendalam tentang implementasi dan efektivitas perjanjian ekstradisi antara Indonesia dan negara-negara lain, serta bagaimana perjanjian tersebut dapat meningkatkan kerjasama internasional dalam penegakan hukum dan penanganan kejahatan transnasional. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada analisis perbandingan antara prinsip yurisdiksi teritorial objektif dan yurisdiksi perlindungan dalam kasus-kasus ekstradisi lainnya, untuk memahami penerapan dan implikasi hukumnya secara lebih luas. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi tantangan dan peluang dalam negosiasi dan diplomasi internasional terkait ekstradisi, khususnya dalam konteks kejahatan transnasional yang terorganisir..
<br>Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa ekstradisi tindak kejahatan dapat dilakukan dengan atau tanpa adanya perjanjian ekstradisi.Dalam kondisi ekstradisi dilakukan tanpa adanya perjanjian ekstradisi maka pelaksanaanya biasanya didasarkan pada asas hubungan baik dan kesetaraan.Hal ini nampak dalam ektradisi Maria Pauline Lumowa yang dilakukan oleh Pemerintah Serbia ke Indonesia.Indonesia juga memiliki dasar pertimbangan hukum atau ratio decidendi untuk mengadili Maria Pauline berdasarkan prinsip yurisdiksi teritorial objektif dan perlindungan karena tindakan kejahatan tersebut dilakukan oleh warga negara Belanda dan telah merugikan serta melanggar kedaulatan Indonesia
<br>Maria Pauline, pemegang kewarganegaraan Belanda, telah melakukan tindak pidana kejahatan di Indonesia dengan melakukan pembobolan BNI dengan total kerugian uang negara sebesar 1, 7 Triliun Rupiah. Maria Pauline berhasil ditangkap di Serbia. Ekstradisi Maria Pauline ke Indonesia menjadi sebuah permasalahan hukum tersendiri mengingat Indonesia dan Serbia belum mempunyai perjanjian ekstradisi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan yurisdiksi teritorial objektif dan perlindungan dalam kasus ekstradisi Maria Pauline. Artikel ini menggunakan metode penelitian hukum normatif yang menitikberatkan pada data sekunder sebagai data utama. Data ini diperoleh melalui penelusuran kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa Indonesia berwenang melaksanakan yuridiksinya dalam menghukum Maria Pauline...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/6/perjanjian-ekstradisi-yurisdiksi-teritorial-objekt-thumb-218e3.webp" type="image/webp" length="126160" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/perjanjian-ekstradisi-yurisdiksi-teritorial-objekt-thumb-218e3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/perjanjian-ekstradisi-yurisdiksi-teritorial-objekt-thumb-0be98.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/perjanjian-ekstradisi-yurisdiksi-teritorial-objekt-thumb-b53ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-509-untan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20227-tanjungpura-law-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Mon, 31 Aug 2026 16:27:33 +0700. 12 items. Served in: 8.105 seconds [atom] -->
