<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-06-21T00:12:06+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49905-kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49905-kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-21:ef1af4fa2d58ee2448550291387d0292</id>
	<published>2026-06-20T22:55:30+07:00</published>
	<updated>2026-06-20T22:55:30+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="suci lestari" label="suci lestari" />
	<category term="mytha bianka" label="mytha bianka" />
	<category term="tiara ardita" label="tiara ardita" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ardita,bianka,lestari,mytha,suci,tiara]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut implikasi sosial dan hukum dari penerapan wasiat wajibah dalam kasus-kasus sengketa waris lintas agama, khususnya dalam konteks masyarakat ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut implikasi sosial dan hukum dari penerapan wasiat wajibah dalam kasus-kasus sengketa waris lintas agama, khususnya dalam konteks masyarakat ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-01298.webp" title="JURIS - Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-01298.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-01298.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-01298.webp 1x" title="JURIS - Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat" alt="JURIS - Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-26fd5.webp" title="JURIS - Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-26fd5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-26fd5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-26fd5.webp 1x" title="JURIS - Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat" alt="JURIS - Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-a5df9.webp" title="JURIS - Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-a5df9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-a5df9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-a5df9.webp 1x" title="JURIS - Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat" alt="JURIS - Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49905-kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit" title="JURIS - Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat" target="_blank">Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat</a>: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut implikasi sosial dan hukum dari penerapan wasiat wajibah dalam kasus-kasus sengketa waris lintas agama, khususnya dalam konteks masyarakat Indonesia yang plural secara agama. 2. Meneliti dan mengeksplorasi lebih dalam konsep maslahah dalam hukum Islam, termasuk bagaimana prinsip ini dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, seperti dalam hubungan keluarga lintas agama, dan bagaimana hal ini dapat menjadi dasar untuk mencapai keseimbangan antara kepatuhan hukum dan keadilan sosial. 3. Melakukan studi komparatif antara praktik hukum adaptif dalam kasus ini dengan praktik hukum di negara-negara lain yang memiliki keragaman agama, untuk memahami bagaimana pendekatan hukum yang fleksibel dapat diterapkan dalam konteks yang berbeda dan bagaimana hal ini dapat meningkatkan keadilan dan harmoni sosial..
<br>Putusan Pengadilan Tinggi Agama Banten Nomor 0092/Pdt., dapat disimpulkan bahwa penerapan prinsip maslahah dalam sengketa waris lintas agama berperan penting untuk mencapai keadilan sosial dan menjaga keharmonisan keluarga.Hak-hak ahli waris Muslim, yakni istri dan anak kandung, tetap diprioritaskan sesuai ketentuan Pasal 171 huruf (c) KHI, sehingga prinsip kepastian hukum dan perlindungan hak dasar tetap terjaga.Di sisi lain, pemberian bagian waris kepada saudara kandung non-Muslim melalui mekanisme wasiat wajibah menunjukkan fleksibilitas hukum Islam dalam mengakomodasi kepentingan kemanusiaan, moral, dan sosial, sekaligus mencegah perselisihan berkepanjangan yang dapat merugikan seluruh pihak.Penggunaan analogi hukum (qiyas) oleh hakim untuk menyetarakan posisi ahli waris non-Muslim dengan anak angkat yang berhak memperoleh wasiat merupakan contoh penerapan ijtihad yang berorientasi pada kemaslahatan, di mana hukum bersifat adaptif terhadap kondisi sosial dan hubungan kekeluargaan.Pembagian waris secara proporsional mencerminkan upaya mencapai keseimbangan antara kepatuhan terhadap hukum formal dan pencapaian kemaslahatan sosial, sekaligus menegaskan nilai keadilan, kesetaraan, dan harmoni dalam keluarga
<br>Penelitian ini mengkaji Putusan Pengadilan Tinggi Agama Banten Nomor 0092/Pdt.G/2017/PTA.Btn. dengan konsep maslahat yang menyoroti sengketa waris lintas agama antara ahli waris Muslim dan non-Muslim. Fokus penelitian adalah konstruksi pertimbangan hakim dalam pembagian harta waris, termasuk proporsi pembagian, dasar ijtihad yang digunakan, serta implikasi yuridis bagi perlindungan hak ahli waris. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif, yang menekankan analisis terhadap peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, dan dokumen hukum terkait. Hasil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-01298.webp" type="image/webp" length="199668" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-01298.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-26fd5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-a5df9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3807-dokicti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16951-journal-sharia-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Jumlah Kondensor Pada Pirolisis Limbah Plastik Terhadap Cairan Bahan Bakar Alternatif Yang Dihasilkan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Jumlah Kondensor Pada Pirolisis Limbah Plastik Terhadap Cairan Bahan Bakar Alternatif Yang Dihasilkan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Jumlah Kondensor Pada Pirolisis Limbah Plastik Terhadap Cairan Bahan Bakar Alternatif Yang Dihasilkan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49896-bakar-alternatif-ramah-daya" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49896-bakar-alternatif-ramah-daya" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-21:f1bb0fbfb3fb6322f9295bfaa6e0326b</id>
	<published>2026-06-20T22:51:01+07:00</published>
	<updated>2026-06-20T22:51:01+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="jurnal aptek" label="jurnal aptek" />
	<category term="yose rizal" label="yose rizal" />
	<category term="us dajjal" label="us dajjal" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aptek,dajjal,jurnal,rizal,us,yose]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti dampak jangka panjang penggunaan bahan bakar alternatif (BBA) terhadap keausan komponen mesin, khususnya keausan katup dan silinder, dengan melakukan pengujian siklus operasional yang diperpanjang. Selain itu, perlu ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti dampak jangka panjang penggunaan bahan bakar alternatif (BBA) terhadap keausan komponen mesin, khususnya keausan katup dan silinder, dengan melakukan pengujian siklus operasional yang diperpanjang. Selain itu, perlu ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/bakar-alternatif-ramah-daya-torsi-sepeda-injeksi-b-thumb-54d51.webp" title="JURIS - Pengaruh Jumlah Kondensor Pada Pirolisis Limbah Plastik  Terhadap Cairan Bahan Bakar Alternatif Yang Dihasilkan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/bakar-alternatif-ramah-daya-torsi-sepeda-injeksi-b-thumb-54d51.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/bakar-alternatif-ramah-daya-torsi-sepeda-injeksi-b-thumb-54d51.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/bakar-alternatif-ramah-daya-torsi-sepeda-injeksi-b-thumb-54d51.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Jumlah Kondensor Pada Pirolisis Limbah Plastik  Terhadap Cairan Bahan Bakar Alternatif Yang Dihasilkan" alt="JURIS - Pengaruh Jumlah Kondensor Pada Pirolisis Limbah Plastik  Terhadap Cairan Bahan Bakar Alternatif Yang Dihasilkan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/bakar-alternatif-ramah-daya-torsi-sepeda-injeksi-b-thumb-da84d.webp" title="JURIS - Pengaruh Jumlah Kondensor Pada Pirolisis Limbah Plastik  Terhadap Cairan Bahan Bakar Alternatif Yang Dihasilkan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/bakar-alternatif-ramah-daya-torsi-sepeda-injeksi-b-thumb-da84d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/bakar-alternatif-ramah-daya-torsi-sepeda-injeksi-b-thumb-da84d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/bakar-alternatif-ramah-daya-torsi-sepeda-injeksi-b-thumb-da84d.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Jumlah Kondensor Pada Pirolisis Limbah Plastik  Terhadap Cairan Bahan Bakar Alternatif Yang Dihasilkan" alt="JURIS - Pengaruh Jumlah Kondensor Pada Pirolisis Limbah Plastik  Terhadap Cairan Bahan Bakar Alternatif Yang Dihasilkan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49896-bakar-alternatif-ramah-daya" title="JURIS - Pengaruh Jumlah Kondensor Pada Pirolisis Limbah Plastik  Terhadap Cairan Bahan Bakar Alternatif Yang Dihasilkan" target="_blank">Pengaruh Jumlah Kondensor Pada Pirolisis Limbah Plastik  Terhadap Cairan Bahan Bakar Alternatif Yang Dihasilkan</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti dampak jangka panjang penggunaan bahan bakar alternatif (BBA) terhadap keausan komponen mesin, khususnya keausan katup dan silinder, dengan melakukan pengujian siklus operasional yang diperpanjang. Selain itu, perlu dikaji rasio pencampuran optimum antara minyak pirolisis polypropylene dengan bahan bakar konvensional untuk mengurangi konsumsi bahan bakar sekaligus mempertahankan peningkatan daya dan torsi. Selanjutnya, studi komprehensif mengenai profil emisi (CO, HC, NOx) yang dihasilkan oleh BBA pada berbagai beban dan kecepatan mesin dapat memberikan gambaran tentang dampak lingkungan serta membantu merumuskan kebijakan energi yang lebih berkelanjutan..
<br>Bahan bakar BBA menghasilkan daya maksimum 7,7AHP pada 3414ARPM, sedikit lebih tinggi dibandingkan pertalite.Torsi maksimum BBA mencapai 28,35ANm pada 1738ARPM, hampir dua kali lipat torsi pertalite (13,97ANm pada 3318ARPM).Meskipun BBA memberikan daya dan torsi lebih tinggi, konsumsi bahan bakar lebih besar dan penurunan daya pada putaran tinggi dipengaruhi oleh penurunan torsi serta potensi kerusakan komponen silinder seperti keausan dan kebocoran katup
<br>Perlu dilakukan evaluasi terhadap bahan bakar pengganti yang dapat dihasilkan dari sumber dan metode yang terbarukan, sehingga dapat digunakan tanpa perlu mengubah konfigurasi mesin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh performa motor bakar 4Tak dengan mengunakan bahan bakar altrnatif hasil pirolisis dari plastik jenis pp terhadap daya dan torsi sepeda motor injeksi 110cc. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen mengunakan sepeda motor beat street 110cc berbahan bakar alternatif (BBA) jenis pp dan pertalite Hasil pengujian penggunaan bahan bakar mengunakan bahan bakar alternatif menghasilkan Power Max sebesar 7,7 HP pada 3414 Rpm, dan Max Torque 28.35 pada 1738 Rpm.sedangkan mengunakan bahan bakar pertalite menghasilkan Power Max sebesar 6,9 HP pada4002 Rpm, dan Max Torque 13,97...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/9/bakar-alternatif-ramah-daya-torsi-sepeda-injeksi-b-thumb-da84d.webp" type="image/webp" length="121618" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/bakar-alternatif-ramah-daya-torsi-sepeda-injeksi-b-thumb-54d51.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/bakar-alternatif-ramah-daya-torsi-sepeda-injeksi-b-thumb-da84d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-59-upp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9527-enotek-jurnal-energi-inovasi-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Mekanisme Pengurangan Masa Hukuman bagi Narapidana Korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu Dalam Fiqih Siyasah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mekanisme Pengurangan Masa Hukuman bagi Narapidana Korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu Dalam Fiqih Siyasah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mekanisme Pengurangan Masa Hukuman bagi Narapidana Korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu Dalam Fiqih Siyasah ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49917-status-narapidana-korupsi-hak-merek-daga" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49917-status-narapidana-korupsi-hak-merek-daga" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-21:89441810551185a1785dd976114fa417</id>
	<published>2026-06-20T22:44:13+07:00</published>
	<updated>2026-06-20T22:44:13+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="request loa" label="request loa" />
	<category term="john kenedi" label="john kenedi" />
	<category term="dodi irawan" label="dodi irawan" />
	<itunes:keywords><![CDATA[dodi,irawan,john,kenedi,loa,request]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran yang dapat diajukan untuk meningkatkan efektivitas mekanisme pengurangan masa hukuman bagi narapidana korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu. Pertama, perlu ada upaya untuk meningkatkan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran yang dapat diajukan untuk meningkatkan efektivitas mekanisme pengurangan masa hukuman bagi narapidana korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu. Pertama, perlu ada upaya untuk meningkatkan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/status-narapidana-korupsi-hak-merek-dagang-asasi-m-thumb-8599e.webp" title="JURIS - Mekanisme Pengurangan Masa Hukuman bagi Narapidana Korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu Dalam Fiqih Siyasah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/status-narapidana-korupsi-hak-merek-dagang-asasi-m-thumb-8599e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/status-narapidana-korupsi-hak-merek-dagang-asasi-m-thumb-8599e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/status-narapidana-korupsi-hak-merek-dagang-asasi-m-thumb-8599e.webp 1x" title="JURIS - Mekanisme Pengurangan Masa Hukuman bagi Narapidana Korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu Dalam Fiqih Siyasah" alt="JURIS - Mekanisme Pengurangan Masa Hukuman bagi Narapidana Korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu Dalam Fiqih Siyasah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/status-narapidana-korupsi-hak-merek-dagang-asasi-m-thumb-3e1d6.webp" title="JURIS - Mekanisme Pengurangan Masa Hukuman bagi Narapidana Korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu Dalam Fiqih Siyasah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/status-narapidana-korupsi-hak-merek-dagang-asasi-m-thumb-3e1d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/status-narapidana-korupsi-hak-merek-dagang-asasi-m-thumb-3e1d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/status-narapidana-korupsi-hak-merek-dagang-asasi-m-thumb-3e1d6.webp 1x" title="JURIS - Mekanisme Pengurangan Masa Hukuman bagi Narapidana Korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu Dalam Fiqih Siyasah" alt="JURIS - Mekanisme Pengurangan Masa Hukuman bagi Narapidana Korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu Dalam Fiqih Siyasah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/status-narapidana-korupsi-hak-merek-dagang-asasi-m-thumb-79dfd.webp" title="JURIS - Mekanisme Pengurangan Masa Hukuman bagi Narapidana Korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu Dalam Fiqih Siyasah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/status-narapidana-korupsi-hak-merek-dagang-asasi-m-thumb-79dfd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/status-narapidana-korupsi-hak-merek-dagang-asasi-m-thumb-79dfd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/status-narapidana-korupsi-hak-merek-dagang-asasi-m-thumb-79dfd.webp 1x" title="JURIS - Mekanisme Pengurangan Masa Hukuman bagi Narapidana Korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu Dalam Fiqih Siyasah" alt="JURIS - Mekanisme Pengurangan Masa Hukuman bagi Narapidana Korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu Dalam Fiqih Siyasah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49917-status-narapidana-korupsi-hak-merek-daga" title="JURIS - Mekanisme Pengurangan Masa Hukuman bagi Narapidana Korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu Dalam Fiqih Siyasah" target="_blank">Mekanisme Pengurangan Masa Hukuman bagi Narapidana Korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu Dalam Fiqih Siyasah</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran yang dapat diajukan untuk meningkatkan efektivitas mekanisme pengurangan masa hukuman bagi narapidana korupsi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu. Pertama, perlu ada upaya untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan narapidana tentang mekanisme pengurangan masa hukuman. Hal ini dapat dilakukan melalui program khusus yang ditujukan untuk membimbing narapidana dalam memahami hak-hak mereka, termasuk pengurangan masa hukuman. Kedua, penting untuk memastikan bahwa informasi tentang pengurangan masa hukuman disampaikan secara efektif kepada narapidana. Sosialisasi yang dilakukan oleh Lembaga Pemasyarakatan dapat ditingkatkan dengan melibatkan narapidana secara aktif dalam proses tersebut. Ketiga, penelitian ini juga menyoroti pentingnya peran Lembaga Pemasyarakatan dalam pembinaan narapidana. Untuk itu, disarankan agar Lembaga Pemasyarakatan mengembangkan program-program khusus yang ditujukan untuk membimbing narapidana dalam memperoleh hak mereka, termasuk pengurangan masa hukuman. Dengan demikian, diharapkan narapidana dapat lebih memahami dan memanfaatkan mekanisme pengurangan masa hukuman dengan lebih baik..
<br>Mekanisme Pengurangan Masa Hukuman Bagi Narapidana Korupsi Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Bengkulu mendapati kesimpulan bahwa syarat dan mekanisme pengurangan masa hukuman cukup banyak, Maka keharusan petugas untuk mensosialisasikan syarat- syarat tersebut kepada narapidana agar narapidana mendapatkan hak pengurangan masa hukuman, Karena ketika sosialisasi telah dilaksanakan tetap saja ada potensi kemungkinan narapidana belum paham terhadap mekanisme pengurangan masa hukuman.Jika narapidana belum memahami mekanisme pengurangan masa hukuman maka potensi untuk kehilangan haknya yaitu pengurangan masa hukuman semakin besar.Kemudian terkait Tinjauan fiqih siyasah terhadap Mekanisme pengurangan masa hukuman bagi narapidana korupsi di lembaga pemasyarakatan kelas II A Bengkulu mendapatkan kesimpulan bahwa fiqih siyasah adalah hukum islam yang berkaitan dengan hubungan Negara dengan rakyatnya, tidak terlepas dari hak- hak mendasar rakyat terhadap kebutuhannya.Mengacu pada tingkatan hak dalam islam, maka hak untuk mendapatkan dan mengetahui pemahaman pengurangan masa hukuman merupakan hak hajy atau hak sekunder, Karena apabila narapidana tidak menerima pengetahuan dan mendapat hak pengurangan masa tahanan atau ia kesulitan mendapatkannya ia akan terganggu secara psikologis, Terganggu psikologis bisa mengakibat orang terganggu kejiwaannya, Terganggu kejiwaanya sama saja dengan mengancam hak untuk hidup yang bagian dari hak darury, Kemudian terkait mekanisme pengurangan masa hukuman di Indonesia dengan hukum islam tentu berbeda karena perbedaan ketatanegaraan, hukum Indonesia menghendaki structural birokasi terlibat dalam pengurangan masa tahanan, sementara hukum islam pemimpin secara langsung bisa untuk melakukan pengampunan
<br>Dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 07 Tahun 2022 yang mengisi kekosongan hukum akibat dari judicial review Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2012 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan menjadi hal yang menarik perhatian. Karena tentu saja mekanisme pengurangan masa tahanan berkat judicial review itu berubah. Pertanyaan utamanya apakah informasi tentang mekanisme pengurangan masa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/6/status-narapidana-korupsi-hak-merek-dagang-asasi-m-thumb-8599e.webp" type="image/webp" length="85832" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/status-narapidana-korupsi-hak-merek-dagang-asasi-m-thumb-8599e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/status-narapidana-korupsi-hak-merek-dagang-asasi-m-thumb-3e1d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/status-narapidana-korupsi-hak-merek-dagang-asasi-m-thumb-79dfd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3807-dokicti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16951-journal-sharia-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Kebahagiaan pada Lansia di Puskesmas Walenrang Sulawesi Selatan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Kebahagiaan pada Lansia di Puskesmas Walenrang Sulawesi Selatan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Kebahagiaan pada Lansia di Puskesmas Walenrang Sulawesi Selatan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49910-dukungan-sosial-keluarga-perawatan-lansia-aksi-sos" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49910-dukungan-sosial-keluarga-perawatan-lansia-aksi-sos" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-21:487ec216aa3b398caaaa59043b2acd8d</id>
	<published>2026-06-20T22:36:25+07:00</published>
	<updated>2026-06-20T22:36:25+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="call editors" label="call editors" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="main content" label="main content" />
	<itunes:keywords><![CDATA[call,content,counter,editors,flag,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal yang lebih mendalam untuk memahami hubungan jangka panjang antara dukungan sosial dan kebahagiaan pada lansia. Selain itu, penelitian kualitatif diperlukan untuk mengeksplorasi persepsi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal yang lebih mendalam untuk memahami hubungan jangka panjang antara dukungan sosial dan kebahagiaan pada lansia. Selain itu, penelitian kualitatif diperlukan untuk mengeksplorasi persepsi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/2/dukungan-sosial-keluarga-perawatan-lansia-aksi-kua-thumb-42098.webp" title="JURIS - Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Kebahagiaan pada Lansia di Puskesmas Walenrang, Sulawesi Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/dukungan-sosial-keluarga-perawatan-lansia-aksi-kua-thumb-42098.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/dukungan-sosial-keluarga-perawatan-lansia-aksi-kua-thumb-42098.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/dukungan-sosial-keluarga-perawatan-lansia-aksi-kua-thumb-42098.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Kebahagiaan pada Lansia di Puskesmas Walenrang, Sulawesi Selatan" alt="JURIS - Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Kebahagiaan pada Lansia di Puskesmas Walenrang, Sulawesi Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/2/dukungan-sosial-keluarga-perawatan-lansia-aksi-kua-thumb-fbc0f.webp" title="JURIS - Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Kebahagiaan pada Lansia di Puskesmas Walenrang, Sulawesi Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/dukungan-sosial-keluarga-perawatan-lansia-aksi-kua-thumb-fbc0f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/dukungan-sosial-keluarga-perawatan-lansia-aksi-kua-thumb-fbc0f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/dukungan-sosial-keluarga-perawatan-lansia-aksi-kua-thumb-fbc0f.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Kebahagiaan pada Lansia di Puskesmas Walenrang, Sulawesi Selatan" alt="JURIS - Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Kebahagiaan pada Lansia di Puskesmas Walenrang, Sulawesi Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/2/dukungan-sosial-keluarga-perawatan-lansia-aksi-kua-thumb-4543d.webp" title="JURIS - Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Kebahagiaan pada Lansia di Puskesmas Walenrang, Sulawesi Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/dukungan-sosial-keluarga-perawatan-lansia-aksi-kua-thumb-4543d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/dukungan-sosial-keluarga-perawatan-lansia-aksi-kua-thumb-4543d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/dukungan-sosial-keluarga-perawatan-lansia-aksi-kua-thumb-4543d.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Kebahagiaan pada Lansia di Puskesmas Walenrang, Sulawesi Selatan" alt="JURIS - Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Kebahagiaan pada Lansia di Puskesmas Walenrang, Sulawesi Selatan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49910-dukungan-sosial-keluarga-perawatan-lansia-aksi-sos" title="JURIS - Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Kebahagiaan pada Lansia di Puskesmas Walenrang, Sulawesi Selatan" target="_blank">Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Kebahagiaan pada Lansia di Puskesmas Walenrang, Sulawesi Selatan</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal yang lebih mendalam untuk memahami hubungan jangka panjang antara dukungan sosial dan kebahagiaan pada lansia. Selain itu, penelitian kualitatif diperlukan untuk mengeksplorasi persepsi lansia tentang dukungan yang bermakna dan bentuk interaksi sosial yang relevan secara budaya. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kebahagiaan dan kesejahteraan psikologis pada lansia, khususnya dalam konteks layanan kesehatan primer dan masyarakat berbasis masyarakat..
<br>Dukungan sosial memainkan peran vital dalam meningkatkan kebahagiaan pada lansia.Penguatan keterlibatan keluarga dan program dukungan berbasis masyarakat melalui layanan kesehatan primer sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup lansia.Temuan ini menekankan pentingnya intervensi perawat yang berfokus pada keterlibatan keluarga, dukungan psikososial, dan partisipasi masyarakat untuk mempromosikan penuaan yang sehat dan sukses pada lansia
<br>Kebahagiaan adalah indikator penting dari penuaan yang sukses pada lansia. Namun, banyak lansia mengalami penurunan kesejahteraan akibat kesepian, penurunan kesehatan, dan interaksi sosial yang berkurang. Dukungan sosial dari keluarga, rekan sebaya, dan masyarakat memainkan peran penting dalam menjaga kesejahteraan psikologis dan kebahagiaan pada usia lanjut. Di fasilitas perawatan kesehatan primer seperti Puskesmas Walenrang, Sulawesi Selatan, memahami pengaruh dukungan sosial sangat penting untuk meningkatkan layanan perawatan lansia. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara dukungan sosial dan kebahagiaan pada lansia di Puskesmas Walenrang, Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional kuantitatif yang melibatkan 80 lansia berusia Ou60 tahun yang dipilih menggunakan teknik...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/2/dukungan-sosial-keluarga-perawatan-lansia-aksi-kua-thumb-42098.webp" type="image/webp" length="96026" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/dukungan-sosial-keluarga-perawatan-lansia-aksi-kua-thumb-42098.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/dukungan-sosial-keluarga-perawatan-lansia-aksi-kua-thumb-fbc0f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/dukungan-sosial-keluarga-perawatan-lansia-aksi-kua-thumb-4543d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-919-polsub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4495-indonesian-nursing-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm Pain and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm Pain and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm Pain and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49912-populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49912-populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-21:a0d9135aec335d96258a394cff60060c</id>
	<published>2026-06-20T22:27:20+07:00</published>
	<updated>2026-06-20T22:27:20+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="call editors" label="call editors" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="main content" label="main content" />
	<itunes:keywords><![CDATA[call,content,counter,editors,flag,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi apakah durasi dan intensitas latihan genggaman tangan mempengaruhi tingkat spasme dan kebahagiaan pasien, serta mengevaluasi efek jangka panjang intervensi ini pada risiko oblitasi arteri radial. Selain itu, studi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi apakah durasi dan intensitas latihan genggaman tangan mempengaruhi tingkat spasme dan kebahagiaan pasien, serta mengevaluasi efek jangka panjang intervensi ini pada risiko oblitasi arteri radial. Selain itu, studi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-3722f.webp" title="JURIS - The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm, Pain, and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-3722f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-3722f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-3722f.webp 1x" title="JURIS - The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm, Pain, and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention" alt="JURIS - The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm, Pain, and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-46c28.webp" title="JURIS - The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm, Pain, and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-46c28.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-46c28.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-46c28.webp 1x" title="JURIS - The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm, Pain, and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention" alt="JURIS - The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm, Pain, and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-0b788.webp" title="JURIS - The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm, Pain, and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-0b788.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-0b788.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-0b788.webp 1x" title="JURIS - The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm, Pain, and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention" alt="JURIS - The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm, Pain, and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49912-populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug" title="JURIS - The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm, Pain, and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention" target="_blank">The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm, Pain, and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi apakah durasi dan intensitas latihan genggaman tangan mempengaruhi tingkat spasme dan kebahagiaan pasien, serta mengevaluasi efek jangka panjang intervensi ini pada risiko oblitasi arteri radial. Selain itu, studi lebih luas yang melibatkan populasi pasien dengan risiko hipertensi dan gangguan vaskular dapat menentukan keandalan dan generalisasi intervensi ini, sementara analisis biaya-efektivitas dapat memberi dasar bagi implementasi klinis di semua rumah sakit. Terakhir, integrasi teknologi pemantauan real-time, seperti pemantauan indeks perfusi digital, dapat diteliti untuk optimasi waktu aplikasi kompres dan latihan serta peningkatan keamanan pasien selama prosedur PCI..
<br>Kombinasi kompres hangat 40AC dan latihan genggaman tangan secara signifikan mengurangi spasme, nyeri, dan kecemasan serta meningkatkan indeks perfusi pada pasien PCI.Hal ini menunjukkan efektivitas intervensi non-farmakologis dalam meningkatkan kenyamanan dan hasil prosedur.Rekomendasi adalah menerapkan strategi ini sebagai bagian dari perawatan keperawatan standar
<br>Latar belakang: Intervensi non-farmakologis seperti kompres hangat dan latihan genggaman tangan berpotensi meningkatkan perfusi dan mengurangi ketidaknyamanan selama prosedur PCI. Tujuan: Menentukan efek kombinasi kompres hangat 40AC dan latihan genggaman tangan pada penurunan spasme, nyeri, dan kecemasan serta peningkatan indeks perfusi pada pasien PCI. Metode: Studi kuasi-eksperimental dengan grup kontrol melibatkan 30 responden yang dibagi menjadi dua kelompok: 15 di kelompok intervensi dan 15 di kelompok kontrol. Kelompok intervensi menerima kombinasi kompres hangat 40AC dan latihan genggaman tangan, sementara kelompok kontrol menerima perawatan standar. Data dikumpulkan menggunakan lembar pengamatan spasme, alat pengukuran indeks perfusi, skala nyeri, dan kuesioner kecemasan. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan MannAeWhitney. Hasil: Kombinasi kompres hangat dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-46c28.webp" type="image/webp" length="83406" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-3722f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-46c28.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-0b788.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-919-polsub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4495-indonesian-nursing-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Waktu Pirolisis Biomssa Limbah Pengolahan Kelapa Sawit Terhadap Ph Asap Cair ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Waktu Pirolisis Biomssa Limbah Pengolahan Kelapa Sawit Terhadap Ph Asap Cair ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Waktu Pirolisis Biomssa Limbah Pengolahan Kelapa Sawit Terhadap Ph Asap Cair ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49899-pirolisis-limbah-plastik-pabrik-pome-fermen" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49899-pirolisis-limbah-plastik-pabrik-pome-fermen" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-21:64517d8e73b95618246faee43de8e7d9</id>
	<published>2026-06-20T22:27:05+07:00</published>
	<updated>2026-06-20T22:27:05+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="jurnal aptek" label="jurnal aptek" />
	<category term="yose rizal" label="yose rizal" />
	<category term="us dajjal" label="us dajjal" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aptek,dajjal,jurnal,rizal,us,yose]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh variasi suhu pirolisis (misalnya 400AAC, 500AAC, 600AAC) terhadap komposisi kimia, volume, dan nilai pH asap cair yang dihasilkan dari berbagai jenis limbah kelapa sawit. Selain itu, penting untuk mengevaluasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh variasi suhu pirolisis (misalnya 400AAC, 500AAC, 600AAC) terhadap komposisi kimia, volume, dan nilai pH asap cair yang dihasilkan dari berbagai jenis limbah kelapa sawit. Selain itu, penting untuk mengevaluasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/c/pirolisis-limbah-plastik-pabrik-pome-fermentasi-ni-thumb-314e6.webp" title="JURIS - Pengaruh Waktu Pirolisis Biomssa Limbah Pengolahan Kelapa  Sawit Terhadap Ph Asap Cair" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/c/pirolisis-limbah-plastik-pabrik-pome-fermentasi-ni-thumb-314e6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/c/pirolisis-limbah-plastik-pabrik-pome-fermentasi-ni-thumb-314e6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/c/pirolisis-limbah-plastik-pabrik-pome-fermentasi-ni-thumb-314e6.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Waktu Pirolisis Biomssa Limbah Pengolahan Kelapa  Sawit Terhadap Ph Asap Cair" alt="JURIS - Pengaruh Waktu Pirolisis Biomssa Limbah Pengolahan Kelapa  Sawit Terhadap Ph Asap Cair" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/c/pirolisis-limbah-plastik-pabrik-pome-fermentasi-ni-thumb-a8cb0.webp" title="JURIS - Pengaruh Waktu Pirolisis Biomssa Limbah Pengolahan Kelapa  Sawit Terhadap Ph Asap Cair" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/c/pirolisis-limbah-plastik-pabrik-pome-fermentasi-ni-thumb-a8cb0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/c/pirolisis-limbah-plastik-pabrik-pome-fermentasi-ni-thumb-a8cb0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/c/pirolisis-limbah-plastik-pabrik-pome-fermentasi-ni-thumb-a8cb0.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Waktu Pirolisis Biomssa Limbah Pengolahan Kelapa  Sawit Terhadap Ph Asap Cair" alt="JURIS - Pengaruh Waktu Pirolisis Biomssa Limbah Pengolahan Kelapa  Sawit Terhadap Ph Asap Cair" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/c/pirolisis-limbah-plastik-pabrik-pome-fermentasi-ni-thumb-1e876.webp" title="JURIS - Pengaruh Waktu Pirolisis Biomssa Limbah Pengolahan Kelapa  Sawit Terhadap Ph Asap Cair" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/c/pirolisis-limbah-plastik-pabrik-pome-fermentasi-ni-thumb-1e876.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/c/pirolisis-limbah-plastik-pabrik-pome-fermentasi-ni-thumb-1e876.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/c/pirolisis-limbah-plastik-pabrik-pome-fermentasi-ni-thumb-1e876.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Waktu Pirolisis Biomssa Limbah Pengolahan Kelapa  Sawit Terhadap Ph Asap Cair" alt="JURIS - Pengaruh Waktu Pirolisis Biomssa Limbah Pengolahan Kelapa  Sawit Terhadap Ph Asap Cair" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49899-pirolisis-limbah-plastik-pabrik-pome-fermen" title="JURIS - Pengaruh Waktu Pirolisis Biomssa Limbah Pengolahan Kelapa  Sawit Terhadap Ph Asap Cair" target="_blank">Pengaruh Waktu Pirolisis Biomssa Limbah Pengolahan Kelapa  Sawit Terhadap Ph Asap Cair</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh variasi suhu pirolisis (misalnya 400AAC, 500AAC, 600AAC) terhadap komposisi kimia, volume, dan nilai pH asap cair yang dihasilkan dari berbagai jenis limbah kelapa sawit. Selain itu, penting untuk mengevaluasi efektivitas asap cair sebagai pestisida nabati pada tanaman komersial tertentu, termasuk analisis toksisitas pada tanaman dan dampak terhadap mikroorganisme tanah. Terakhir, studi skala industri mengenai desain reaktor pirolisis kontinu, termasuk analisis keseimbangan energi, emisi gas buang, dan optimasi proses, dapat memberikan gambaran praktis untuk penerapan teknologi ini pada pabrik pengolahan kelapa sawit..
<br>Peroses pirolisis limbah pabrik pengolahan kelapa sawit TKKS dengan waktu 120 menit menghasilkan asap cair tertinggi 112 Ml, untuk POME dengan waktu 15 menit menghasilkan asap cair tertinggi 188 mL, kemudian serat dengan waktu 120 menit menghasilkan asap cair tertinggi 96 mL, dan pirolisis cangkang dengan waktu 180 menit menghasilkan asap cair tertinggi 115 mL.Sedangkang untuk hasil pengujian pH asap cair dari limbah dari TKKS nilainya 3.01, untuk limbah dari POME nilai pH 3.11, kemudian untuk limbah dari serat nilai pH 3.00, dan untuk pH dari limbah cangakang nilainya 3
<br>Histori artikel: Tersedia Online Oktober 2025Limbah kelapa sawit yang sangat besar baik limbah padat maupun limbah cair jika limbah diurus dengan salah, itu akan mencemari lingkungan. Teknologi alternatif yang dapat menjadi solusi bagi penanganan permasalahan limbah pabrik pengolahan kelapa sawit ialah dengan teknik pirolisis. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan waktu dan hasil asap cair dari pirolisis limbah pabrik kelapa sawit serta pH yang dihasilkan. Metode eksperimental digunakan dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/c/pirolisis-limbah-plastik-pabrik-pome-fermentasi-ni-thumb-314e6.webp" type="image/webp" length="86988" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/c/pirolisis-limbah-plastik-pabrik-pome-fermentasi-ni-thumb-314e6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/c/pirolisis-limbah-plastik-pabrik-pome-fermentasi-ni-thumb-a8cb0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/c/pirolisis-limbah-plastik-pabrik-pome-fermentasi-ni-thumb-1e876.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-59-upp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9527-enotek-jurnal-energi-inovasi-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Peran Ayah sebagai Orang Tua Tunggal dalam Pengasuhan Anak di Bawah Umur Pasca Perceraian Kajian MaqAid al SyarAoah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Ayah sebagai Orang Tua Tunggal dalam Pengasuhan Anak di Bawah Umur Pasca Perceraian Kajian MaqAid al SyarAoah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Ayah sebagai Orang Tua Tunggal dalam Pengasuhan Anak di Bawah Umur Pasca Perceraian Kajian MaqAid al SyarAoah ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49902-peran-ayah-afeksi-spiritual-anak-tua-tunggal-kelua" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49902-peran-ayah-afeksi-spiritual-anak-tua-tunggal-kelua" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-21:9a4d0ddd99dc9f23ac1d742bdcc7709a</id>
	<published>2026-06-20T22:26:24+07:00</published>
	<updated>2026-06-20T22:26:24+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="suci lestari" label="suci lestari" />
	<category term="mytha bianka" label="mytha bianka" />
	<category term="tiara ardita" label="tiara ardita" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ardita,bianka,lestari,mytha,suci,tiara]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat membandingkan peran ayah tunggal dengan ibu tunggal dalam konteks MaqAid alAcSharAoah untuk mengidentifikasi perbedaan strategi dan dampaknya terhadap kesejahteraan anak, mengkaji efek jangka panjang intervensi dukungan komunitas ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat membandingkan peran ayah tunggal dengan ibu tunggal dalam konteks MaqAid alAcSharAoah untuk mengidentifikasi perbedaan strategi dan dampaknya terhadap kesejahteraan anak, mengkaji efek jangka panjang intervensi dukungan komunitas ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/peran-ayah-afeksi-spiritual-anak-tua-tunggal-kelua-thumb-fa207.webp" title="JURIS - Peran Ayah sebagai Orang Tua Tunggal dalam Pengasuhan Anak di Bawah Umur Pasca-Perceraian: Kajian MaqAid al-SyarAoah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/peran-ayah-afeksi-spiritual-anak-tua-tunggal-kelua-thumb-fa207.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/peran-ayah-afeksi-spiritual-anak-tua-tunggal-kelua-thumb-fa207.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/peran-ayah-afeksi-spiritual-anak-tua-tunggal-kelua-thumb-fa207.webp 1x" title="JURIS - Peran Ayah sebagai Orang Tua Tunggal dalam Pengasuhan Anak di Bawah Umur Pasca-Perceraian: Kajian MaqAid al-SyarAoah" alt="JURIS - Peran Ayah sebagai Orang Tua Tunggal dalam Pengasuhan Anak di Bawah Umur Pasca-Perceraian: Kajian MaqAid al-SyarAoah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/peran-ayah-afeksi-spiritual-anak-tua-tunggal-kelua-thumb-f628e.webp" title="JURIS - Peran Ayah sebagai Orang Tua Tunggal dalam Pengasuhan Anak di Bawah Umur Pasca-Perceraian: Kajian MaqAid al-SyarAoah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/peran-ayah-afeksi-spiritual-anak-tua-tunggal-kelua-thumb-f628e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/peran-ayah-afeksi-spiritual-anak-tua-tunggal-kelua-thumb-f628e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/peran-ayah-afeksi-spiritual-anak-tua-tunggal-kelua-thumb-f628e.webp 1x" title="JURIS - Peran Ayah sebagai Orang Tua Tunggal dalam Pengasuhan Anak di Bawah Umur Pasca-Perceraian: Kajian MaqAid al-SyarAoah" alt="JURIS - Peran Ayah sebagai Orang Tua Tunggal dalam Pengasuhan Anak di Bawah Umur Pasca-Perceraian: Kajian MaqAid al-SyarAoah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/peran-ayah-afeksi-spiritual-anak-tua-tunggal-kelua-thumb-bc020.webp" title="JURIS - Peran Ayah sebagai Orang Tua Tunggal dalam Pengasuhan Anak di Bawah Umur Pasca-Perceraian: Kajian MaqAid al-SyarAoah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/peran-ayah-afeksi-spiritual-anak-tua-tunggal-kelua-thumb-bc020.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/peran-ayah-afeksi-spiritual-anak-tua-tunggal-kelua-thumb-bc020.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/peran-ayah-afeksi-spiritual-anak-tua-tunggal-kelua-thumb-bc020.webp 1x" title="JURIS - Peran Ayah sebagai Orang Tua Tunggal dalam Pengasuhan Anak di Bawah Umur Pasca-Perceraian: Kajian MaqAid al-SyarAoah" alt="JURIS - Peran Ayah sebagai Orang Tua Tunggal dalam Pengasuhan Anak di Bawah Umur Pasca-Perceraian: Kajian MaqAid al-SyarAoah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49902-peran-ayah-afeksi-spiritual-anak-tua-tunggal-kelua" title="JURIS - Peran Ayah sebagai Orang Tua Tunggal dalam Pengasuhan Anak di Bawah Umur Pasca-Perceraian: Kajian MaqAid al-SyarAoah" target="_blank">Peran Ayah sebagai Orang Tua Tunggal dalam Pengasuhan Anak di Bawah Umur Pasca-Perceraian: Kajian MaqAid al-SyarAoah</a>: Penelitian selanjutnya dapat membandingkan peran ayah tunggal dengan ibu tunggal dalam konteks MaqAid alAcSharAoah untuk mengidentifikasi perbedaan strategi dan dampaknya terhadap kesejahteraan anak, mengkaji efek jangka panjang intervensi dukungan komunitas bagi ayah tunggal terhadap perkembangan psikologis dan sosial anak, serta mengevaluasi peran kebijakan pemerintah dalam menyediakan fasilitas dan program pelatihan parenting bagi keluarga monopati untuk memperkuat peran pengasuh dalam mencapai tujuan MaqAid alAcSharAoah..
<br>Studi ini menyimpulkan bahwa pola pengasuhan anak oleh ayah tunggal pasca perceraian di Kecamatan Banding Agung ditandai dengan peran ganda ayah sebagai penyedia ekonomi dan pengasuh utama.Terlepas dari tantangan struktural dan praktis, para ayah tunggal secara konsisten berupaya memenuhi kebutuhan fisik, emosional, dan spiritual anak mereka.Praktik pengasuhan ini secara implisit mencerminkan upaya melindungi tujuan inti hukum Islam.perlindungan agama, kehidupan, kecerdasan, keturunan, dan harta benda melalui pendidikan agama, kasih sayang, pendidikan formal, dukungan keluarga, dan pemenuhan kebutuhan materi
<br>Meningkatnya angka perceraian telah secara signifikan mengubah struktur keluarga, mengakibatkan anak-anak dibesarkan oleh orang tua tunggal, termasuk ayah sebagai pengasuh tunggal. Studi ini bertujuan untuk meneliti pola pengasuhan ayah tunggal terhadap anak di bawah umur setelah perceraian, dengan menggunakan kerangka analitis berdasarkan MaqAid alAcSharAoah. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif empiris, menggunakan data primer yang diperoleh melalui wawancara dan observasi, serta data sekunder yang diperoleh dari literatur dan dokumen resmi yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa praktik pengasuhan ayah tunggal terutama berfokus pada pemenuhan kebutuhan fisik, emosional, dan spiritual dasar anak. PraktikAcpraktik ini selanjutnya dianalisis dalam kaitannya dengan lima tujuan utama MaqAid alAcSharAoah (alAcdarriyyAt alAckhamsah), yaitu uife...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/c/peran-ayah-afeksi-spiritual-anak-tua-tunggal-kelua-thumb-f628e.webp" type="image/webp" length="85524" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/peran-ayah-afeksi-spiritual-anak-tua-tunggal-kelua-thumb-fa207.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/peran-ayah-afeksi-spiritual-anak-tua-tunggal-kelua-thumb-f628e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/peran-ayah-afeksi-spiritual-anak-tua-tunggal-kelua-thumb-bc020.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3807-dokicti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16951-journal-sharia-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Maqashid Al Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Maqashid Al Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Maqashid Al Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49908-maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49908-maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-21:73661cd7cc72f9c70a1f652ebfc487a9</id>
	<published>2026-06-20T22:25:32+07:00</published>
	<updated>2026-06-20T22:25:32+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="suci lestari" label="suci lestari" />
	<category term="mytha bianka" label="mytha bianka" />
	<category term="tiara ardita" label="tiara ardita" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ardita,bianka,lestari,mytha,suci,tiara]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program pendidikan pranikah yang dirancang khusus berdasarkan nilaiAcnilai Maqashid alAcSyariah dalam menurunkan tingkat perceraian, dengan menggunakan desain eksperimen terkontrol pada pasangan yang akan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program pendidikan pranikah yang dirancang khusus berdasarkan nilaiAcnilai Maqashid alAcSyariah dalam menurunkan tingkat perceraian, dengan menggunakan desain eksperimen terkontrol pada pasangan yang akan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-f359a.webp" title="JURIS - Analisis Maqashid Al-Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-f359a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-f359a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-f359a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Maqashid Al-Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia" alt="JURIS - Analisis Maqashid Al-Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-97ba2.webp" title="JURIS - Analisis Maqashid Al-Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-97ba2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-97ba2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-97ba2.webp 1x" title="JURIS - Analisis Maqashid Al-Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia" alt="JURIS - Analisis Maqashid Al-Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-4d030.webp" title="JURIS - Analisis Maqashid Al-Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-4d030.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-4d030.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-4d030.webp 1x" title="JURIS - Analisis Maqashid Al-Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia" alt="JURIS - Analisis Maqashid Al-Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49908-maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik" title="JURIS - Analisis Maqashid Al-Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia" target="_blank">Analisis Maqashid Al-Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program pendidikan pranikah yang dirancang khusus berdasarkan nilaiAcnilai Maqashid alAcSyariah dalam menurunkan tingkat perceraian, dengan menggunakan desain eksperimen terkontrol pada pasangan yang akan menikah; selanjutnya, studi longitudinal dapat mengeksplorasi pengaruh media digital terhadap harapan pernikahan dan bagaimana ekspektasi yang tidak realistis memicu perceraian, sehingga memberikan wawasan tentang intervensi kebijakan media; terakhir, penelitian kualitatif dapat menyelidiki penerapan intervensi manajemen konflik berbasis konseling Islam untuk meningkatkan komunikasi pasangan, mengidentifikasi mekanisme yang paling efektif dalam mengurangi konflik berkepanjangan, serta menilai dampaknya terhadap kepatuhan prinsipAcprinsip Maqashid dalam konteks keluarga Indonesia..
<br>Tingginya angka perceraian di Indonesia merupakan fenomena multidimensional yang dipengaruhi oleh faktor ekonomi, konflik berkepanjangan, ketidaksiapan pasangan, kekerasan dalam rumah tangga, lemahnya pemahaman nilai perkawinan, serta perubahan sosial dan budaya.Analisis perspektif Maqashid alAcSyariah menunjukkan bahwa faktorAcfaktor tersebut mengancam tercapainya tujuan utama perkawinanAisakinah, mawaddah, rahmahAidan lima prinsip dasar syariat (agama, jiwa, akal, keturunan, harta).Oleh karena itu, pencegahan perceraian memerlukan pendekatan komprehensif meliputi pendidikan pranikah, internalisasi nilai perkawinan, penguatan komunikasi, manajemen konflik, dan perlindungan hak keluarga, serta perceraian hanya dijadikan ultimum remedium bila semua upaya preventif gagal
<br>Tingginya angka perceraian di Indonesia merupakan fenomena multidimensional yang dipengaruhi oleh faktor ekonomi, konflik berkepanjangan, ketidaksiapan pasangan, kekerasan dalam rumah tangga, lemahnya pemahaman nilai-nilai perkawinan, serta perubahan sosial dan budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan kerangka yuridis-normatif, menganalisis faktor-faktor tersebut melalui perspektif Maqashid alAcSyariah. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor-faktor tersebut berpotensi mengancam tercapainya tujuan utama perkawinan, yakni menciptakan sakinah, mawaddah, dan rahmah, serta menjaga lima prinsip dasar syariat: agama (uife alAcdn), jiwa (uife alAcnafs), akal (uife alAcAoaql), keturunan (uife alAcnasl), dan harta (uife alAcmAl). Pencegahan perceraian memerlukan pendekatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-f359a.webp" type="image/webp" length="180862" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-f359a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-97ba2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-4d030.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3807-dokicti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16951-journal-sharia-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga Kajian Hukum Keluarga Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga Kajian Hukum Keluarga Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga Kajian Hukum Keluarga Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49918-mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49918-mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-21:37e3cb6fe642e808c20f2c4f6489575b</id>
	<published>2026-06-20T22:09:21+07:00</published>
	<updated>2026-06-20T22:09:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="request loa" label="request loa" />
	<category term="john kenedi" label="john kenedi" />
	<category term="dodi irawan" label="dodi irawan" />
	<itunes:keywords><![CDATA[dodi,irawan,john,kenedi,loa,request]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji sejauh mana program edukasi agama berbasis masyarakat dapat meningkatkan pemahaman tentang syaratAcsyarat rujuk setelah talak tiga di wilayah Ilir Barat II, sehingga mengurangi praktik rujuk yang melanggar hukum Islam; ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji sejauh mana program edukasi agama berbasis masyarakat dapat meningkatkan pemahaman tentang syaratAcsyarat rujuk setelah talak tiga di wilayah Ilir Barat II, sehingga mengurangi praktik rujuk yang melanggar hukum Islam; ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-06685.webp" title="JURIS - Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga: Kajian Hukum Keluarga Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-06685.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-06685.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-06685.webp 1x" title="JURIS - Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga: Kajian Hukum Keluarga Islam" alt="JURIS - Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga: Kajian Hukum Keluarga Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-1480e.webp" title="JURIS - Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga: Kajian Hukum Keluarga Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-1480e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-1480e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-1480e.webp 1x" title="JURIS - Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga: Kajian Hukum Keluarga Islam" alt="JURIS - Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga: Kajian Hukum Keluarga Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-ab645.webp" title="JURIS - Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga: Kajian Hukum Keluarga Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-ab645.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-ab645.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-ab645.webp 1x" title="JURIS - Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga: Kajian Hukum Keluarga Islam" alt="JURIS - Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga: Kajian Hukum Keluarga Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49918-mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif" title="JURIS - Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga: Kajian Hukum Keluarga Islam" target="_blank">Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga: Kajian Hukum Keluarga Islam</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji sejauh mana program edukasi agama berbasis masyarakat dapat meningkatkan pemahaman tentang syaratAcsyarat rujuk setelah talak tiga di wilayah Ilir Barat II, sehingga mengurangi praktik rujuk yang melanggar hukum Islam; selanjutnya, studi komparatif dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktorAcfaktor sosiAckultural yang mempengaruhi keputusan pasangan untuk melakukan rujuk tanpa pernikahan baru di berbagai kecamatan di Palembang, guna memahami perbedaan konteks lokal dan mengembangkan intervensi yang lebih tepat; terakhir, penelitian intervensi hukum dapat mengevaluasi dampak pemberian konseling hukum dan mediasi pada tingkat kepatuhan pasangan terhadap prosedur talak tiga yang sah, termasuk pengaruhnya terhadap penurunan kasus rujuk ilegal dan peningkatan persepsi keadilan di kalangan umat Islam..
<br>Penyebab kembalinya suami istri pasca talak tiga di Kecamatan Ilir Barat II adalah kurangnya pemahaman agama serta keinginan memilih jalan cepat tanpa proses yang rumit.Menurut hukum Islam, rujuk setelah talak tiga tanpa melalui pernikahan baru merupakan tindakan haram dan dapat dianggap zina.Hal ini terjadi karena pasangan kembali bersatu tanpa menunggu mantan istri menikah dengan lakiAclaki lain dan tanpa melaksanakan akad pernikahan yang baru
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena pada Masyarakat Kecamatan Ilir Barat II Palembang yang melakukan rujuk dengan pasangannya setelah talak tiga dalam perspektif hukum Islam. Rujuk tersebut dilakukan tanpa mengindahkan aturan termuat hukum keluarga Islam yang mengharuskan mantan istri menikah dengan lakiAclaki lain terlebih dahulu tanpa ada rekayasa dan bercerai secara murni, barulah mantan suami yang pertama bisa menikahi mantan istrinya kembali. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris, dengan menggunakan data kualitatif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-1480e.webp" type="image/webp" length="92238" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-06685.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-1480e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-ab645.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3807-dokicti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16951-journal-sharia-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49916-aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49916-aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-21:14ee887ad47bff8481bd9a99101f9032</id>
	<published>2026-06-20T21:54:55+07:00</published>
	<updated>2026-06-20T21:54:55+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="request loa" label="request loa" />
	<category term="john kenedi" label="john kenedi" />
	<category term="dodi irawan" label="dodi irawan" />
	<itunes:keywords><![CDATA[dodi,irawan,john,kenedi,loa,request]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji secara empiris dampak sosial ekonomi dari kebijakan pembatalan peraturan daerah pada tingkat komunitas, dengan meneliti perubahan tarif BPHTB dan kepatuhan wajib pajak di wilayah berbeda. Penelitian lain dapat membandingkan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji secara empiris dampak sosial ekonomi dari kebijakan pembatalan peraturan daerah pada tingkat komunitas, dengan meneliti perubahan tarif BPHTB dan kepatuhan wajib pajak di wilayah berbeda. Penelitian lain dapat membandingkan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-74285.webp" title="JURIS - Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-74285.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-74285.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-74285.webp 1x" title="JURIS - Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan" alt="JURIS - Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-1d48c.webp" title="JURIS - Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-1d48c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-1d48c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-1d48c.webp 1x" title="JURIS - Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan" alt="JURIS - Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-8051a.webp" title="JURIS - Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-8051a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-8051a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-8051a.webp 1x" title="JURIS - Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan" alt="JURIS - Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49916-aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi" title="JURIS - Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan" target="_blank">Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji secara empiris dampak sosial ekonomi dari kebijakan pembatalan peraturan daerah pada tingkat komunitas, dengan meneliti perubahan tarif BPHTB dan kepatuhan wajib pajak di wilayah berbeda. Penelitian lain dapat membandingkan mekanisme pembatalan peraturan daerah di provinsi-provinsi lain untuk menilai efektivitas prinsip hukum regional dan kesesuaian dengan sistem otonomi daerah. Sebagai tambahan, studi kualitatif dapat mengeksplorasi persepsi warga mengenai keadilan dan legitimasi proses gubernur dalam membatalkan produk hukum daerah, guna mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepercayaan publik terhadap lembaga pemerintahan..
<br>Peraturan Walikota Bengkulu Nomor 43 Tahun 2019 tentang Dasar Klarifikasi Pengerahan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) telah diusulkan untuk segera dicabut karena menimbulkan polarisasi di masyarakat, tinggi biaya BPHTB, dan mengganggu pelayanan publik serta aktivitas ekonomi.Barangsiapa mengkritik bahwa kebijakan tersebut menghasilkan kemudharatan lebih banyak daripada kemaslahatan, maka perlu dilakukan evaluasi kembali dengan dasar hukum yang lebih kuat dan transparan agar keadilan dan kepentingan umum terlindungi
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketentuan perundang-undangan yang mengatur tentang pembatalan suatu produk hukum serta menelaahnya dari perspektif siyasah dusturiyah, guna memperoleh deskripsi tentang harmonisasi dan sinkronisasi antar unsur pemerintah. Penelitian ini menggunakan pendekatan konseptual yuridis normatif (conceptual approach) dan pendekatan perundang-undangan (statute approach). Metode pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran bahan hukum primer dan sekunder, yang kemudian diinventarisasi dan diklasifikasikan sesuai dengan permasalahan yang dibahas. Analisis data dilakukan dengan menelaah dan mengolah bahan hukum yang telah dikumpulkan secara sistematis untuk menjawab isu hukum yang dirumuskan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari perspektif fiqh siyasah, Peraturan Wali Kota Bengkulu Nomor 43 Tahun 2019 tentang Dasar Klarifikasi Pengerahan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-8051a.webp" type="image/webp" length="95198" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-74285.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-1d48c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-8051a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3807-dokicti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16951-journal-sharia-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Telaah Maqashid Syariah terhadap Penerapan Sanksi Kebiri Kimia bagi Pelaku Pedofilia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Telaah Maqashid Syariah terhadap Penerapan Sanksi Kebiri Kimia bagi Pelaku Pedofilia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Telaah Maqashid Syariah terhadap Penerapan Sanksi Kebiri Kimia bagi Pelaku Pedofilia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49913-eksekusi-kebiri-kimia-prinsip-maqashid-al-k" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49913-eksekusi-kebiri-kimia-prinsip-maqashid-al-k" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-21:72b7303b4fb8836f7254d38ef708b81f</id>
	<published>2026-06-20T21:27:00+07:00</published>
	<updated>2026-06-20T21:27:00+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="request loa" label="request loa" />
	<category term="john kenedi" label="john kenedi" />
	<category term="dodi irawan" label="dodi irawan" />
	<itunes:keywords><![CDATA[dodi,irawan,john,kenedi,loa,request]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertanyaan penelitian pertama: Bagaimana efektivitas program rehabilitasi psikologis dan spiritual yang dilengkapi dengan kebiri kimia dibandingkan dengan hukuman penjara penuh dalam mengurangi rekidivitas pedofilia? Pertanyaan kedua: Apakah pendekatan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertanyaan penelitian pertama: Bagaimana efektivitas program rehabilitasi psikologis dan spiritual yang dilengkapi dengan kebiri kimia dibandingkan dengan hukuman penjara penuh dalam mengurangi rekidivitas pedofilia? Pertanyaan kedua: Apakah pendekatan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/5/eksekusi-kebiri-kimia-prinsip-maqashid-al-hak-asas-thumb-bb00c.webp" title="JURIS - Telaah Maqashid Syariah terhadap Penerapan Sanksi Kebiri Kimia bagi Pelaku Pedofilia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/eksekusi-kebiri-kimia-prinsip-maqashid-al-hak-asas-thumb-bb00c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/eksekusi-kebiri-kimia-prinsip-maqashid-al-hak-asas-thumb-bb00c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/eksekusi-kebiri-kimia-prinsip-maqashid-al-hak-asas-thumb-bb00c.webp 1x" title="JURIS - Telaah Maqashid Syariah terhadap Penerapan Sanksi Kebiri Kimia bagi Pelaku Pedofilia" alt="JURIS - Telaah Maqashid Syariah terhadap Penerapan Sanksi Kebiri Kimia bagi Pelaku Pedofilia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/5/eksekusi-kebiri-kimia-prinsip-maqashid-al-hak-asas-thumb-bfb4b.webp" title="JURIS - Telaah Maqashid Syariah terhadap Penerapan Sanksi Kebiri Kimia bagi Pelaku Pedofilia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/eksekusi-kebiri-kimia-prinsip-maqashid-al-hak-asas-thumb-bfb4b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/eksekusi-kebiri-kimia-prinsip-maqashid-al-hak-asas-thumb-bfb4b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/eksekusi-kebiri-kimia-prinsip-maqashid-al-hak-asas-thumb-bfb4b.webp 1x" title="JURIS - Telaah Maqashid Syariah terhadap Penerapan Sanksi Kebiri Kimia bagi Pelaku Pedofilia" alt="JURIS - Telaah Maqashid Syariah terhadap Penerapan Sanksi Kebiri Kimia bagi Pelaku Pedofilia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/5/eksekusi-kebiri-kimia-prinsip-maqashid-al-hak-asas-thumb-5e379.webp" title="JURIS - Telaah Maqashid Syariah terhadap Penerapan Sanksi Kebiri Kimia bagi Pelaku Pedofilia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/eksekusi-kebiri-kimia-prinsip-maqashid-al-hak-asas-thumb-5e379.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/eksekusi-kebiri-kimia-prinsip-maqashid-al-hak-asas-thumb-5e379.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/eksekusi-kebiri-kimia-prinsip-maqashid-al-hak-asas-thumb-5e379.webp 1x" title="JURIS - Telaah Maqashid Syariah terhadap Penerapan Sanksi Kebiri Kimia bagi Pelaku Pedofilia" alt="JURIS - Telaah Maqashid Syariah terhadap Penerapan Sanksi Kebiri Kimia bagi Pelaku Pedofilia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49913-eksekusi-kebiri-kimia-prinsip-maqashid-al-k" title="JURIS - Telaah Maqashid Syariah terhadap Penerapan Sanksi Kebiri Kimia bagi Pelaku Pedofilia" target="_blank">Telaah Maqashid Syariah terhadap Penerapan Sanksi Kebiri Kimia bagi Pelaku Pedofilia</a>: Pertanyaan penelitian pertama: Bagaimana efektivitas program rehabilitasi psikologis dan spiritual yang dilengkapi dengan kebiri kimia dibandingkan dengan hukuman penjara penuh dalam mengurangi rekidivitas pedofilia? Pertanyaan kedua: Apakah pendekatan hukuman berbasis komitmen rehabilitasi (misalnya, penahanan bersyarat dengan monitoring ketat) dapat mencapai keseimbangan antara perlindungan hak asasi manusia pelaku dan pencegahan kejahatan seksual pada anak? Pertanyaan ketiga: Bagaimana dampak kebijakan kebiri kimia terhadap persepsi masyarakat dan kesiapan sistem peradilan dalam menegakkan prinsip maqashid syariah, serta apakah ada alternatif sanksi yang lebih sesuai dengan prinsip keadilan dan rehabilitasi yang holistik?.
<br>Penerapan kebiri kimia untuk pelaku pedofilia dapat dianggap sejalan dengan prinsip maqashid syariah dalam melindungi jiwa dan keturunan, namun tetap menuai pro dan kontra.Kritik utama mengemukakan bahwa hukuman tersebut dapat melanggar hak asasi manusia serta prinsip keadilan Islam secara menyeluruh, terutama karena dampak psikologis dan sosial pada pelaku.Efektivitas kebiri kimia dalam rehabilitasi dan pencegahan kejahatan pedofilia masih diperdebatkan, sehingga dibutuhkan alternatif sanksi yang lebih adil dan komprehensif
<br>Kekerasan seksual terhadap anak merupakan kejahatan serius yang memerlukan sanksi yang tepat dan efektif. Salah satu hukuman yang diterapkan di Indonesia adalah kebiri kimia, sebagaimana diatur dalam UndangAcUndang Nomor 17 Tahun 2016 dan Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2020. Meskipun bertujuan memberikan efek jera, hukuman ini menuai pro dan kontra, terutama terkait efektivitas dan kesesuaiannya dengan prinsip maqashid syariah. Maqashid syariah menekankan perlindungan terhadap lima aspek utama: jiwa, akal, keturunan, harta, dan agama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/5/eksekusi-kebiri-kimia-prinsip-maqashid-al-hak-asas-thumb-bfb4b.webp" type="image/webp" length="221948" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/eksekusi-kebiri-kimia-prinsip-maqashid-al-hak-asas-thumb-bb00c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/eksekusi-kebiri-kimia-prinsip-maqashid-al-hak-asas-thumb-bfb4b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/eksekusi-kebiri-kimia-prinsip-maqashid-al-hak-asas-thumb-5e379.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3807-dokicti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16951-journal-sharia-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Oil Cooler Terhadap Temperatur Mesin Sepeda Motor 150 cc ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Oil Cooler Terhadap Temperatur Mesin Sepeda Motor 150 cc ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Oil Cooler Terhadap Temperatur Mesin Sepeda Motor 150 cc ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49900-ruang-bakar-viskositas-oli-mesin-furnace-bak" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49900-ruang-bakar-viskositas-oli-mesin-furnace-bak" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-21:f99f68b5dceb522a5a3c3d613feae184</id>
	<published>2026-06-20T21:15:04+07:00</published>
	<updated>2026-06-20T21:15:04+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="jurnal aptek" label="jurnal aptek" />
	<category term="yose rizal" label="yose rizal" />
	<category term="us dajjal" label="us dajjal" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aptek,dajjal,jurnal,rizal,us,yose]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperdalam pemahaman mengenai dampak panjang jangka waktu, penelitian selanjutnya dapat memantau kinerja oil cooler secara berkelanjutan selama jangka waktu tertentu dan menilai hubungan antara penurunan suhu mesin dengan umur komponen mesin. Selain ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk memperdalam pemahaman mengenai dampak panjang jangka waktu, penelitian selanjutnya dapat memantau kinerja oil cooler secara berkelanjutan selama jangka waktu tertentu dan menilai hubungan antara penurunan suhu mesin dengan umur komponen mesin. Selain ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/a/ruang-bakar-viskositas-oli-mesin-furnace-oil-coole-thumb-af96c.webp" title="JURIS - Pengaruh Oil Cooler Terhadap Temperatur Mesin Sepeda Motor  150 cc" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/ruang-bakar-viskositas-oli-mesin-furnace-oil-coole-thumb-af96c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/ruang-bakar-viskositas-oli-mesin-furnace-oil-coole-thumb-af96c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/ruang-bakar-viskositas-oli-mesin-furnace-oil-coole-thumb-af96c.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Oil Cooler Terhadap Temperatur Mesin Sepeda Motor  150 cc" alt="JURIS - Pengaruh Oil Cooler Terhadap Temperatur Mesin Sepeda Motor  150 cc" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/a/ruang-bakar-viskositas-oli-mesin-furnace-oil-coole-thumb-51478.webp" title="JURIS - Pengaruh Oil Cooler Terhadap Temperatur Mesin Sepeda Motor  150 cc" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/ruang-bakar-viskositas-oli-mesin-furnace-oil-coole-thumb-51478.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/ruang-bakar-viskositas-oli-mesin-furnace-oil-coole-thumb-51478.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/ruang-bakar-viskositas-oli-mesin-furnace-oil-coole-thumb-51478.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Oil Cooler Terhadap Temperatur Mesin Sepeda Motor  150 cc" alt="JURIS - Pengaruh Oil Cooler Terhadap Temperatur Mesin Sepeda Motor  150 cc" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49900-ruang-bakar-viskositas-oli-mesin-furnace-bak" title="JURIS - Pengaruh Oil Cooler Terhadap Temperatur Mesin Sepeda Motor  150 cc" target="_blank">Pengaruh Oil Cooler Terhadap Temperatur Mesin Sepeda Motor  150 cc</a>: Untuk memperdalam pemahaman mengenai dampak panjang jangka waktu, penelitian selanjutnya dapat memantau kinerja oil cooler secara berkelanjutan selama jangka waktu tertentu dan menilai hubungan antara penurunan suhu mesin dengan umur komponen mesin. Selain itu, studi komparatif antara sistem pendinginan berbasis oil cooler dengan pendinginan air dapat memberi insight tentang efisiensi energi dan biaya operasional. Penelitian lain juga dapat mengeksplorasi pengaruh bentuk dan konfigurasi penempatan lajur pendingin pada kinerja pendinginan serta dampaknya pada konsumsi bahan bakar dan emisi, sehingga dapat mengarahkan desain inovatif pada sepeda motor dengan karakteristik power dan efisiensi yang lebih baik..
<br>Oil cooler memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penurunan temperatur mesin sepeda motor 150 cc, dengan penurunan suhu hingga 100AC pada kecepatan tinggi.Penerapan oil cooler menghasilkan temperature mesin yang lebih stabil dan memperbaiki kondisi kerja mesin.Konsumsi bahan bakar tidak terpengaruh secara signifikan oleh penambahan oil cooler, sehingga tidak mengurangi efisiensi bahan bakar
<br>Dunia otomotif khususnya sepeda motor, berkembang pesat di masa -masi ini, mulai dari kerangka kelistrikan, kerangka pengapian, pengembangan motor, kerangka pendingin, yang mengalami pergantian peristiwa dan perubahan yang sangat besar dari tahun ke tahun. Kerangka pendingin pada sebuah mesin yang memiliki kemampuan untuk menyeimbangkan temperatur motor dalam kondisi ideal, kerangka pendingin memainkan peran penting dalam sebuah mesin, jika kerangka pendingin tidak bekerja seperti yang diharapkan maka menyebabkan mesin rusak sehingga mesin tidak bekerja seperti yang diharapkan. Berdasarkan latar belakang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/a/ruang-bakar-viskositas-oli-mesin-furnace-oil-coole-thumb-af96c.webp" type="image/webp" length="112310" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/ruang-bakar-viskositas-oli-mesin-furnace-oil-coole-thumb-af96c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/ruang-bakar-viskositas-oli-mesin-furnace-oil-coole-thumb-51478.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-59-upp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9527-enotek-jurnal-energi-inovasi-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Sun, 21 Jun 2026 00:12:06 +0700. 12 items. Served in: 4.179 seconds [atom] -->
