<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-04-21T16:00:53+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Meninjau Akar Masalah Konflik Agraria ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Meninjau Akar Masalah Konflik Agraria ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Meninjau Akar Masalah Konflik Agraria ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40895-konflik-agraria-masyarakat-suku-anak-sumbe" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40895-konflik-agraria-masyarakat-suku-anak-sumbe" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-21:3872d1a4f5a7a7bb8812755744249328</id>
	<published>2026-04-21T15:05:11+07:00</published>
	<updated>2026-04-21T15:05:11+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="book review" label="book review" />
	<category term="log journal" label="log journal" />
	<itunes:keywords><![CDATA[book,counter,flag,journal,log,review]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas regulasi agraria yang ada dalam melindungi hak masyarakat adat, khususnya dalam proses penerbitan dan perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU) di kawasan hutan dan tanah ulayat, serta bagaimana celah hukum dimanfaatkan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas regulasi agraria yang ada dalam melindungi hak masyarakat adat, khususnya dalam proses penerbitan dan perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU) di kawasan hutan dan tanah ulayat, serta bagaimana celah hukum dimanfaatkan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/c/konflik-agraria-masyarakat-suku-anak-sumber-daya-p-thumb-1b5e0.webp" title="JURIS - Meninjau Akar Masalah Konflik Agraria" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/c/konflik-agraria-masyarakat-suku-anak-sumber-daya-p-thumb-1b5e0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/c/konflik-agraria-masyarakat-suku-anak-sumber-daya-p-thumb-1b5e0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/c/konflik-agraria-masyarakat-suku-anak-sumber-daya-p-thumb-1b5e0.webp 1x" title="JURIS - Meninjau Akar Masalah Konflik Agraria" alt="JURIS - Meninjau Akar Masalah Konflik Agraria" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/c/konflik-agraria-masyarakat-suku-anak-sumber-daya-p-thumb-afa48.webp" title="JURIS - Meninjau Akar Masalah Konflik Agraria" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/c/konflik-agraria-masyarakat-suku-anak-sumber-daya-p-thumb-afa48.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/c/konflik-agraria-masyarakat-suku-anak-sumber-daya-p-thumb-afa48.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/c/konflik-agraria-masyarakat-suku-anak-sumber-daya-p-thumb-afa48.webp 1x" title="JURIS - Meninjau Akar Masalah Konflik Agraria" alt="JURIS - Meninjau Akar Masalah Konflik Agraria" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/c/konflik-agraria-masyarakat-suku-anak-sumber-daya-p-thumb-fd0b7.webp" title="JURIS - Meninjau Akar Masalah Konflik Agraria" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/c/konflik-agraria-masyarakat-suku-anak-sumber-daya-p-thumb-fd0b7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/c/konflik-agraria-masyarakat-suku-anak-sumber-daya-p-thumb-fd0b7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/c/konflik-agraria-masyarakat-suku-anak-sumber-daya-p-thumb-fd0b7.webp 1x" title="JURIS - Meninjau Akar Masalah Konflik Agraria" alt="JURIS - Meninjau Akar Masalah Konflik Agraria" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40895-konflik-agraria-masyarakat-suku-anak-sumbe" title="JURIS - Meninjau Akar Masalah Konflik Agraria" target="_blank">Meninjau Akar Masalah Konflik Agraria</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana efektivitas regulasi agraria yang ada dalam melindungi hak masyarakat adat, khususnya dalam proses penerbitan dan perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU) di kawasan hutan dan tanah ulayat, serta bagaimana celah hukum dimanfaatkan oleh korporasi. Kedua, perlu dikaji lebih lanjut mengenai peran mafia tanah dalam memperparah konflik agraria, termasuk jaringan mereka dengan aparatur pemerintah dan mekanisme mereka dalam memanipulasi dokumen kepemilikan tanah. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi model penyelesaian konflik agraria berbasis kearifan lokal, seperti sistem trust dan adat yang pernah diterapkan di Pulau Adonara, dan sejauh mana pendekatan budaya tradisional dapat diintegrasikan dengan sistem hukum formal untuk menciptakan solusi yang berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini dapat membuka jalan bagi reformasi hukum agraria yang lebih adil dan responsif terhadap keberagaman masyarakat di Indonesia. Dengan memahami akar struktural dan budaya dari konflik, diharapkan dapat dirancang kebijakan yang tidak hanya menyelesaikan konflik, tetapi juga mencegah terjadinya konflik di masa depan. Pendekatan multidisiplin yang melibatkan hukum, sosiologi, dan antropologi sangat diperlukan. Fokus pada masyarakat rentan seperti Suku Anak Dalam dan petani kecil juga harus menjadi prioritas. Hasil penelitian bisa menjadi dasar penguatan lembaga adat dan sistem hukum tata ruang nasional. Tanpa pemahaman mendalam terhadap dinamika lokal, penyelesaian konflik hanya bersifat sementara. Oleh karena itu, riset lanjutan harus dilakukan secara partisipatif bersama masyarakat terdampak. Temuan dari studi ini diharapkan dapat memperkaya kerangka kebijakan agraria nasional yang lebih inklusif dan berkeadilan..
<br>Konflik agraria merupakan permasalahan yang berasal dari perebutan hak atas tanah dan sumber daya alam.973 kasus sengketa tanah menurut Kementerian ATR/BPN, 108 konflik di wilayah perkebunan pada 2021, serta 40 kasus yang melibatkan masyarakat hukum adat.Penyelesaian konflik agraria belum tuntas dan terus berlarut-larut di berbagai daerah di Indonesia
<br>Konflik agraria yang saat ini terjadi di Indonesia terus berlarut-larut, sering kali disebabkan oleh ketidakpuasan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah dan ketidakadilan dalam penguasaan lahan. Penyelesaian konflik terus terhambat karena kurangnya peraturan pelaksana yang jelas serta maraknya mafia tanah yang merugikan masyarakat kecil. Konflik agraria berpotensi menimbulkan ketegangan sosial dan politik, yang dapat mengikis kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Pendekatan dalam artikel ini adalah penelitian kualitatif berbasis studi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/c/konflik-agraria-masyarakat-suku-anak-sumber-daya-p-thumb-fd0b7.webp" type="image/webp" length="100196" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/c/konflik-agraria-masyarakat-suku-anak-sumber-daya-p-thumb-1b5e0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/c/konflik-agraria-masyarakat-suku-anak-sumber-daya-p-thumb-afa48.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/c/konflik-agraria-masyarakat-suku-anak-sumber-daya-p-thumb-fd0b7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-256-unusia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10513-al-wasath-jurnal-ilmu-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Asas Konsensus Dalam Pernikahan Beda Agama di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Asas Konsensus Dalam Pernikahan Beda Agama di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Asas Konsensus Dalam Pernikahan Beda Agama di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40894-hukum-pernikahan-beda-agama-asas-konsensus-maisaro" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40894-hukum-pernikahan-beda-agama-asas-konsensus-maisaro" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-21:b88376dcb462ee913bdfcbf4f0487796</id>
	<published>2026-04-21T15:05:11+07:00</published>
	<updated>2026-04-21T15:05:11+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="book review" label="book review" />
	<category term="log journal" label="log journal" />
	<itunes:keywords><![CDATA[book,counter,flag,journal,log,review]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: Pertama, melakukan studi komparatif tentang praktik pernikahan beda agama di berbagai negara, terutama negara-negara dengan keragaman agama yang tinggi, untuk ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: Pertama, melakukan studi komparatif tentang praktik pernikahan beda agama di berbagai negara, terutama negara-negara dengan keragaman agama yang tinggi, untuk ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/a/pernikahan-agama-asas-konsensus-polemik-diatur-und-thumb-14f48.webp" title="JURIS - Asas Konsensus Dalam Pernikahan Beda Agama di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/pernikahan-agama-asas-konsensus-polemik-diatur-und-thumb-14f48.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/pernikahan-agama-asas-konsensus-polemik-diatur-und-thumb-14f48.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/pernikahan-agama-asas-konsensus-polemik-diatur-und-thumb-14f48.webp 1x" title="JURIS - Asas Konsensus Dalam Pernikahan Beda Agama di Indonesia" alt="JURIS - Asas Konsensus Dalam Pernikahan Beda Agama di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/a/pernikahan-agama-asas-konsensus-polemik-diatur-und-thumb-6d18c.webp" title="JURIS - Asas Konsensus Dalam Pernikahan Beda Agama di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/pernikahan-agama-asas-konsensus-polemik-diatur-und-thumb-6d18c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/pernikahan-agama-asas-konsensus-polemik-diatur-und-thumb-6d18c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/pernikahan-agama-asas-konsensus-polemik-diatur-und-thumb-6d18c.webp 1x" title="JURIS - Asas Konsensus Dalam Pernikahan Beda Agama di Indonesia" alt="JURIS - Asas Konsensus Dalam Pernikahan Beda Agama di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/a/pernikahan-agama-asas-konsensus-polemik-diatur-und-thumb-ca3ff.webp" title="JURIS - Asas Konsensus Dalam Pernikahan Beda Agama di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/pernikahan-agama-asas-konsensus-polemik-diatur-und-thumb-ca3ff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/pernikahan-agama-asas-konsensus-polemik-diatur-und-thumb-ca3ff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/pernikahan-agama-asas-konsensus-polemik-diatur-und-thumb-ca3ff.webp 1x" title="JURIS - Asas Konsensus Dalam Pernikahan Beda Agama di Indonesia" alt="JURIS - Asas Konsensus Dalam Pernikahan Beda Agama di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40894-hukum-pernikahan-beda-agama-asas-konsensus-maisaro" title="JURIS - Asas Konsensus Dalam Pernikahan Beda Agama di Indonesia" target="_blank">Asas Konsensus Dalam Pernikahan Beda Agama di Indonesia</a>: Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: Pertama, melakukan studi komparatif tentang praktik pernikahan beda agama di berbagai negara, terutama negara-negara dengan keragaman agama yang tinggi, untuk memahami bagaimana negara-negara tersebut menangani isu ini dan bagaimana mereka menjembatani perbedaan pandangan. Kedua, melakukan penelitian kualitatif mendalam tentang pengalaman pasangan yang telah menikah beda agama, untuk memahami tantangan dan solusi yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari. Ketiga, menganalisis lebih lanjut tentang peran fatwa MUI dalam pernikahan beda agama dan bagaimana fatwa tersebut dapat diselaraskan dengan asas konsensus dan kebebasan perdata dalam konteks pernikahan..
<br>Di Indonesia, pernikahan beda agama diperbolehkan secara hukum jika kedua mempelai memberikan persetujuan atau konsensus untuk menikah di Kantor Catatan Sipil.Namun, pernikahan beda agama ini tidak diakui oleh agama-agama resmi di Indonesia seperti Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu.Masing-masing agama memiliki aturan tersendiri dalam menyikapi pernikahan beda agama.Misalnya dalam Islam, pernikahan beda agama antara Muslim dengan non-Muslim pada umumnya tidak diperbolehkan.Sementara di agama lain, pernikahan beda agama bisa diperbolehkan dengan syarat-syarat tertentu.Karena tidak diakui secara agama, pasangan yang menikah beda agama hanya memiliki status perkawinan secara administratif/sipil dan tidak bisa melangsungkan pernikahan dalam lembaga keagamaan.Hal ini menyebabkan adanya pro dan kontra di masyarakat terkait pernikahan beda agama
<br>Pernikahan beda agama merupakan isu yang masih menjadi polemik di Indonesia. Meskipun diatur dalam Undang-Undang Perkawinan No. 1 Tahun 1974, perdebatan tentang pelaksanaannya masih terus berlangsung. Salah satu prinsip penting dalam pernikahan adalah asas konsensus atau kerelaan dari kedua mempelai. Abstrak ini mengkaji bagaimana asas konsensus diterapkan dalam pernikahan beda agama dengan mempertimbangkan berbagai aspek hukum, sosial, budaya, dan agama yang berlaku. Pembahasan mencakup analisis terhadap ketentuan hukum positif Indonesia terkait pernikahan beda agama, serta perspektif dari berbagai agama yang diakui di Indonesia. Selain itu, abstrak ini juga mengkaji praktik pelaksanaan pernikahan beda agama di lapangan dan tantangan yang dihadapi pasangan dalam proses tersebut. Tujuan dari...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/a/pernikahan-agama-asas-konsensus-polemik-diatur-und-thumb-ca3ff.webp" type="image/webp" length="99552" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/pernikahan-agama-asas-konsensus-polemik-diatur-und-thumb-14f48.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/pernikahan-agama-asas-konsensus-polemik-diatur-und-thumb-6d18c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/pernikahan-agama-asas-konsensus-polemik-diatur-und-thumb-ca3ff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-256-unusia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10513-al-wasath-jurnal-ilmu-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Perlindungan Hukum Terhadap Anak Pasca Perceraian Orang Tua ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perlindungan Hukum Terhadap Anak Pasca Perceraian Orang Tua ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perlindungan Hukum Terhadap Anak Pasca Perceraian Orang Tua ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40893-putusan-hakim-peran-aktif-anak-pemenuhan-hak-pendi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40893-putusan-hakim-peran-aktif-anak-pemenuhan-hak-pendi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-21:0551ff4b35fef6067979dd1c47598bc6</id>
	<published>2026-04-21T15:05:11+07:00</published>
	<updated>2026-04-21T15:05:11+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="book review" label="book review" />
	<category term="log journal" label="log journal" />
	<itunes:keywords><![CDATA[book,counter,flag,journal,log,review]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai efektivitas implementasi perlindungan hukum terhadap anak pasca perceraian di tingkat pengadilan, termasuk ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai efektivitas implementasi perlindungan hukum terhadap anak pasca perceraian di tingkat pengadilan, termasuk ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/putusan-hakim-peran-aktif-anak-pemenuhan-hak-pendi-thumb-8cbd5.webp" title="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Anak Pasca Perceraian Orang Tua" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/putusan-hakim-peran-aktif-anak-pemenuhan-hak-pendi-thumb-8cbd5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/putusan-hakim-peran-aktif-anak-pemenuhan-hak-pendi-thumb-8cbd5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/putusan-hakim-peran-aktif-anak-pemenuhan-hak-pendi-thumb-8cbd5.webp 1x" title="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Anak Pasca Perceraian Orang Tua" alt="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Anak Pasca Perceraian Orang Tua" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/putusan-hakim-peran-aktif-anak-pemenuhan-hak-pendi-thumb-0f29b.webp" title="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Anak Pasca Perceraian Orang Tua" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/putusan-hakim-peran-aktif-anak-pemenuhan-hak-pendi-thumb-0f29b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/putusan-hakim-peran-aktif-anak-pemenuhan-hak-pendi-thumb-0f29b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/putusan-hakim-peran-aktif-anak-pemenuhan-hak-pendi-thumb-0f29b.webp 1x" title="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Anak Pasca Perceraian Orang Tua" alt="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Anak Pasca Perceraian Orang Tua" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/putusan-hakim-peran-aktif-anak-pemenuhan-hak-pendi-thumb-f944a.webp" title="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Anak Pasca Perceraian Orang Tua" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/putusan-hakim-peran-aktif-anak-pemenuhan-hak-pendi-thumb-f944a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/putusan-hakim-peran-aktif-anak-pemenuhan-hak-pendi-thumb-f944a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/putusan-hakim-peran-aktif-anak-pemenuhan-hak-pendi-thumb-f944a.webp 1x" title="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Anak Pasca Perceraian Orang Tua" alt="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Anak Pasca Perceraian Orang Tua" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40893-putusan-hakim-peran-aktif-anak-pemenuhan-hak-pendi" title="JURIS - Perlindungan Hukum Terhadap Anak Pasca Perceraian Orang Tua" target="_blank">Perlindungan Hukum Terhadap Anak Pasca Perceraian Orang Tua</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai efektivitas implementasi perlindungan hukum terhadap anak pasca perceraian di tingkat pengadilan, termasuk analisis terhadap putusan-putusan hakim dan dampaknya terhadap kesejahteraan anak. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada peran aktif lembaga-lembaga sosial dan psikologis dalam memberikan dukungan dan pendampingan kepada anak-anak yang mengalami perceraian orang tuanya, serta bagaimana lembaga-lembaga tersebut dapat berkolaborasi dengan sistem peradilan. Ketiga, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkaji dampak perceraian terhadap perkembangan psikologis jangka panjang anak, termasuk potensi masalah perilaku dan kesehatan mental, serta bagaimana intervensi dini dapat dilakukan untuk mencegah atau mengatasi masalah-masalah tersebut. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan anak-anak yang menjadi korban perceraian, serta memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih efektif bagi pemerintah dan lembaga terkait..
<br>Anak yang orang tuanya bercerai adalah pihak yang paling dirugikan dan perlu mendapatkan perhatian dari lembaga peradilan untuk menjamin hak-haknya.Berbagai peraturan perundang-undangan di Indonesia telah menjamin perlindungan terhadap masa depan dan hak-hak anak yang orang tuanya bercerai.Fenomena maraknya perceraian perlu mendapat perhatian serius, meskipun undang-undang memberi jalan untuk perceraian, pilihan terakhir setelah pengadilan berusaha mendamaikan pihak yang berselisih namun tidak berhasil
<br>Hasil dari penelitian ini adalah untuk mengetahui mengenai bagaimana bentuk perlindungan yang diberikan Undang-undang terhadap hak anak pasca perceraian yaitu melalui tindakan preventif dan tindakan represif guna memberikan penegasan kepada orang tua agar tidak melalaikan tugas dan kewajibannya dalam pemenuhan hak anak. Apabila hak ini tidak terpenuhi secara baik dan sebagai mestinya, pengadilan dan lembaga hukum yang berwenang dapat memberikan sanksi dan melakukan pencabutan hak asuh oleh orang tua atas kelalaian mereka. Dalam pencabutan hak asuh, kewajiban anak terhadap orang tua masih tetap dan tidak berubah sehingga orang tua masih...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/9/putusan-hakim-peran-aktif-anak-pemenuhan-hak-pendi-thumb-f944a.webp" type="image/webp" length="94534" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/putusan-hakim-peran-aktif-anak-pemenuhan-hak-pendi-thumb-8cbd5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/putusan-hakim-peran-aktif-anak-pemenuhan-hak-pendi-thumb-0f29b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/putusan-hakim-peran-aktif-anak-pemenuhan-hak-pendi-thumb-f944a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-256-unusia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10513-al-wasath-jurnal-ilmu-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Penatalaksanaan Perawatan Luka Pada Asuhan Keperawatan Pasien Diabetes Melitus Dengan Ulkus Diabetikum ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penatalaksanaan Perawatan Luka Pada Asuhan Keperawatan Pasien Diabetes Melitus Dengan Ulkus Diabetikum ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penatalaksanaan Perawatan Luka Pada Asuhan Keperawatan Pasien Diabetes Melitus Dengan Ulkus Diabetikum ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40888-psikologis-pasien-systematic-nov" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40888-psikologis-pasien-systematic-nov" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-21:a0a125fa60939ca052cc07bb9717e188</id>
	<published>2026-04-21T15:05:11+07:00</published>
	<updated>2026-04-21T15:05:11+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="ojs q2lii" label="ojs q2lii" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ojs,q2lii]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka pada pasien Diabetes Melitus dengan Ulkus Diabetikum, seperti faktor usia, malnutrisi, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka pada pasien Diabetes Melitus dengan Ulkus Diabetikum, seperti faktor usia, malnutrisi, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/psikologis-pasien-systematic-novergicus-ulkus-diab-thumb-c02b1.webp" title="JURIS - Penatalaksanaan Perawatan Luka Pada Asuhan Keperawatan Pasien Diabetes Melitus Dengan Ulkus Diabetikum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/psikologis-pasien-systematic-novergicus-ulkus-diab-thumb-c02b1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/psikologis-pasien-systematic-novergicus-ulkus-diab-thumb-c02b1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/psikologis-pasien-systematic-novergicus-ulkus-diab-thumb-c02b1.webp 1x" title="JURIS - Penatalaksanaan Perawatan Luka Pada Asuhan Keperawatan Pasien Diabetes Melitus Dengan Ulkus Diabetikum" alt="JURIS - Penatalaksanaan Perawatan Luka Pada Asuhan Keperawatan Pasien Diabetes Melitus Dengan Ulkus Diabetikum" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/psikologis-pasien-systematic-novergicus-ulkus-diab-thumb-71a50.webp" title="JURIS - Penatalaksanaan Perawatan Luka Pada Asuhan Keperawatan Pasien Diabetes Melitus Dengan Ulkus Diabetikum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/psikologis-pasien-systematic-novergicus-ulkus-diab-thumb-71a50.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/psikologis-pasien-systematic-novergicus-ulkus-diab-thumb-71a50.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/psikologis-pasien-systematic-novergicus-ulkus-diab-thumb-71a50.webp 1x" title="JURIS - Penatalaksanaan Perawatan Luka Pada Asuhan Keperawatan Pasien Diabetes Melitus Dengan Ulkus Diabetikum" alt="JURIS - Penatalaksanaan Perawatan Luka Pada Asuhan Keperawatan Pasien Diabetes Melitus Dengan Ulkus Diabetikum" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/psikologis-pasien-systematic-novergicus-ulkus-diab-thumb-a8c38.webp" title="JURIS - Penatalaksanaan Perawatan Luka Pada Asuhan Keperawatan Pasien Diabetes Melitus Dengan Ulkus Diabetikum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/psikologis-pasien-systematic-novergicus-ulkus-diab-thumb-a8c38.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/psikologis-pasien-systematic-novergicus-ulkus-diab-thumb-a8c38.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/psikologis-pasien-systematic-novergicus-ulkus-diab-thumb-a8c38.webp 1x" title="JURIS - Penatalaksanaan Perawatan Luka Pada Asuhan Keperawatan Pasien Diabetes Melitus Dengan Ulkus Diabetikum" alt="JURIS - Penatalaksanaan Perawatan Luka Pada Asuhan Keperawatan Pasien Diabetes Melitus Dengan Ulkus Diabetikum" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40888-psikologis-pasien-systematic-nov" title="JURIS - Penatalaksanaan Perawatan Luka Pada Asuhan Keperawatan Pasien Diabetes Melitus Dengan Ulkus Diabetikum" target="_blank">Penatalaksanaan Perawatan Luka Pada Asuhan Keperawatan Pasien Diabetes Melitus Dengan Ulkus Diabetikum</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka pada pasien Diabetes Melitus dengan Ulkus Diabetikum, seperti faktor usia, malnutrisi, dan kondisi imun. 2. Meneliti efektivitas dan manfaat dari berbagai metode perawatan luka, seperti penggunaan NaCl dan sulfadianizine silver cream, dalam mempercepat proses penyembuhan luka dan mencegah infeksi. 3. Mengembangkan strategi intervensi keperawatan yang komprehensif untuk menangani masalah nyeri, kerusakan integritas jaringan, dan resiko infeksi pada pasien Diabetes Melitus dengan Ulkus Diabetikum, dengan mempertimbangkan aspek fisik, nutrisi, dan psikologis pasien..
<br>Berdasarkan Asuhan Keperawatan yang telah dilakukan pada Tn."T" pada tanggal 24-26 Agustus 2020 dan Ny."M" pada tanggal 26-28 Agustus 2020 pada kasus Diabetes Melitus dengan Ulkus Diabetikum di Ruang Penyakit Dalam RSUD Palembang Bari tahun 2020, maka dapat diketahui hal-hal sebagai berikut."M" mengalami Diabetes Melitus dengan Ulkus Diabetikum."T" pada betis kaki sebelah kanan dengan luka ke 1 berdiameter lebar 6 cm, panjang 9 cm, kedalaman 3 cm, dan luka ke 2 berdiameter lebar 3 cm, panjang 4 cm, dan kedalaman 4 cm.Luka ganggren stadium 5 dan infeksi stadium 3."M" terdapat di jempol kaki kiri dengan berdiameter lebar 2 cm, panjang 5 cm, dan kedalaman 1 cm.Luka tampak kotor dan berwarna hitam, luka ganggren stadium 5 dan infeksi stadium 3.Masalah keperawatan yang sama muncul pada kasus Tn.Nyeri berhubungan dengan Luka Ganggren atau Ulkus Diabetes Melitus, Kerusakan Jaringan Integritas berhubungan dengan Ulkus Diabetes Melitus, dan Resiko Infeksi berhubungan dengan Ulkus Diabetes Melitus.Sedangkan muncul masalah keperawatan yang berbeda pada kasus Tn.Intoleransi Aktivitas berhubungan dengan adanya luka pada kaki, dan Nutrisi Kurang dari kebutuhan Tubuh berhubungan dengan Anoreksia.Untuk mengatasi masalah keperawatan yang muncul tersebut maka disusunlah rencana Asuhan Keperawatan sesuai dengan teori dan kasus yang ditemukan pada Tn.Implementasi keperawatan yang telah dilakukan sesuai dengan Intervensi yang telah disusun dan disesuaikan dengan kondisi Tn.Setelah dilakukan Asuhan Keperawatan selama 3 hari pada Tn."M" Diabetes Melitus dengan Ulkus Diabetikum di Ruang Penyakit Dalam selama 3 hari didapatkan bahwa luka sudah memperlihatkan adanya sedikit perbaikan.Pada kedua pasien luka tampak sedikit kemerahan.Diameter lebar, panjang dan kedalaman mengalami perubahan yang sedikit.Stadium ganggren dan stadium infeksi skala 3."M" pada pasien Diabetes Melitus dengan Ulkus Diabetikum dapat dilaksanakan dan masalah teratasi sebagian
<br>Diabetes Melitus adalah penyakit yang disebabkan oleh kurangnya produksi insulin oleh pankreas atau tubuh yang tidak dapat menggunakan insulin yang dihasilkan oleh pankreas secara efektif (Maryunani, 2013). Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan deskripsi Manajemen Perawatan Luka dalam Perawatan Keperawatan untuk Pasien Diabetes Mellitus dengan Luka Diabetes. Metode penelitian ini adalah jenis penulisan ilmiah menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus untuk mengeksplorasi masalah perawatan keperawatan pada dua pasien Diabetes Mellitus dengan Luka Diabetes. Perawatan Keperawatan Diabetes...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/5/psikologis-pasien-systematic-novergicus-ulkus-diab-thumb-a8c38.webp" type="image/webp" length="83664" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/psikologis-pasien-systematic-novergicus-ulkus-diab-thumb-c02b1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/psikologis-pasien-systematic-novergicus-ulkus-diab-thumb-71a50.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/psikologis-pasien-systematic-novergicus-ulkus-diab-thumb-a8c38.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3209-q2lii.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12893-jurnal-lantera-ilmiah-keperawatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Kepemimpinan Transformatif Kiai Dalam Sistem Pendidikan Pesantren Salaf Di Pondok Pesantren Nurul Qadim Kabupaten Probolinggo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kepemimpinan Transformatif Kiai Dalam Sistem Pendidikan Pesantren Salaf Di Pondok Pesantren Nurul Qadim Kabupaten Probolinggo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kepemimpinan Transformatif Kiai Dalam Sistem Pendidikan Pesantren Salaf Di Pondok Pesantren Nurul Qadim Kabupaten Probolinggo ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40882-prinsip-kerjasama-debat-lingkungan-organisasi-sumb" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40882-prinsip-kerjasama-debat-lingkungan-organisasi-sumb" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-21:06491ca8e1bd4e43a839a7dcf5340be8</id>
	<published>2026-04-21T15:05:11+07:00</published>
	<updated>2026-04-21T15:05:11+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="ani studi qs" label="ani studi qs" />
	<category term="stain sorong" label="stain sorong" />
	<category term="gedung lp2m" label="gedung lp2m" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ani,gedung,lp2m,qs,sorong,stain,studi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Bagaimana peran kiai dalam mengembangkan inovasi pendidikan di pondok pesantren salaf, khususnya ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Bagaimana peran kiai dalam mengembangkan inovasi pendidikan di pondok pesantren salaf, khususnya ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/prinsip-kerjasama-debat-lingkungan-organisasi-sumb-thumb-2ac74.webp" title="JURIS - Kepemimpinan Transformatif Kiai Dalam Sistem Pendidikan Pesantren Salaf Di Pondok Pesantren Nurul Qadim Kabupaten Probolinggo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/prinsip-kerjasama-debat-lingkungan-organisasi-sumb-thumb-2ac74.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/prinsip-kerjasama-debat-lingkungan-organisasi-sumb-thumb-2ac74.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/prinsip-kerjasama-debat-lingkungan-organisasi-sumb-thumb-2ac74.webp 1x" title="JURIS - Kepemimpinan Transformatif Kiai Dalam Sistem Pendidikan Pesantren Salaf Di Pondok Pesantren Nurul Qadim Kabupaten Probolinggo" alt="JURIS - Kepemimpinan Transformatif Kiai Dalam Sistem Pendidikan Pesantren Salaf Di Pondok Pesantren Nurul Qadim Kabupaten Probolinggo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/prinsip-kerjasama-debat-lingkungan-organisasi-sumb-thumb-ddc53.webp" title="JURIS - Kepemimpinan Transformatif Kiai Dalam Sistem Pendidikan Pesantren Salaf Di Pondok Pesantren Nurul Qadim Kabupaten Probolinggo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/prinsip-kerjasama-debat-lingkungan-organisasi-sumb-thumb-ddc53.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/prinsip-kerjasama-debat-lingkungan-organisasi-sumb-thumb-ddc53.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/prinsip-kerjasama-debat-lingkungan-organisasi-sumb-thumb-ddc53.webp 1x" title="JURIS - Kepemimpinan Transformatif Kiai Dalam Sistem Pendidikan Pesantren Salaf Di Pondok Pesantren Nurul Qadim Kabupaten Probolinggo" alt="JURIS - Kepemimpinan Transformatif Kiai Dalam Sistem Pendidikan Pesantren Salaf Di Pondok Pesantren Nurul Qadim Kabupaten Probolinggo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/prinsip-kerjasama-debat-lingkungan-organisasi-sumb-thumb-aaaa5.webp" title="JURIS - Kepemimpinan Transformatif Kiai Dalam Sistem Pendidikan Pesantren Salaf Di Pondok Pesantren Nurul Qadim Kabupaten Probolinggo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/prinsip-kerjasama-debat-lingkungan-organisasi-sumb-thumb-aaaa5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/prinsip-kerjasama-debat-lingkungan-organisasi-sumb-thumb-aaaa5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/prinsip-kerjasama-debat-lingkungan-organisasi-sumb-thumb-aaaa5.webp 1x" title="JURIS - Kepemimpinan Transformatif Kiai Dalam Sistem Pendidikan Pesantren Salaf Di Pondok Pesantren Nurul Qadim Kabupaten Probolinggo" alt="JURIS - Kepemimpinan Transformatif Kiai Dalam Sistem Pendidikan Pesantren Salaf Di Pondok Pesantren Nurul Qadim Kabupaten Probolinggo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40882-prinsip-kerjasama-debat-lingkungan-organisasi-sumb" title="JURIS - Kepemimpinan Transformatif Kiai Dalam Sistem Pendidikan Pesantren Salaf Di Pondok Pesantren Nurul Qadim Kabupaten Probolinggo" target="_blank">Kepemimpinan Transformatif Kiai Dalam Sistem Pendidikan Pesantren Salaf Di Pondok Pesantren Nurul Qadim Kabupaten Probolinggo</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Bagaimana peran kiai dalam mengembangkan inovasi pendidikan di pondok pesantren salaf, khususnya dalam hal pembelajaran dan pengajaran? Penelitian ini dapat fokus pada strategi dan metode yang digunakan kiai untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan bagaimana inovasi tersebut berdampak pada prestasi belajar santri.2. Bagaimana kiai dapat meningkatkan keterlibatan dan motivasi santri dalam kegiatan ekstrakulikuler? Penelitian ini dapat menyelidiki strategi dan pendekatan yang digunakan kiai untuk mendorong santri agar lebih aktif dan bersemangat dalam kegiatan ekstrakulikuler, serta bagaimana hal ini dapat meningkatkan pengembangan karakter dan keterampilan santri.3. Bagaimana kiai dapat meningkatkan koordinasi dan komunikasi antara pengurus, ustaz, dan ustazah dalam pondok pesantren salaf? Penelitian ini dapat mengeksplorasi strategi dan praktik yang digunakan kiai untuk meningkatkan kerja sama dan sinergi di antara para pengurus dan pendidik, serta bagaimana hal ini dapat meningkatkan efektivitas dan keberhasilan pendidikan di pondok pesantren.Dengan melakukan penelitian lanjutan ini, diharapkan dapat memberikan wawasan lebih dalam tentang peran kiai dalam mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan di pondok pesantren salaf, serta memberikan rekomendasi praktis bagi pondok pesantren untuk meningkatkan kinerja dan keberhasilannya dalam mencapai tujuan pendidikan..
<br>Hal ini dapat dibuktikan dengan 4 (empat) dimensi yaitu perilaku idealisme, motivasi inspirasi, intelektual simulasi, dan perhatian yang diindividualisasi.kharisma, keteladanan, keyakinan yang teguh, dan mampu menularkannya pada bawahan sebagai uswah dalam organisasi Pendidikan, dan perilaku ideal berupa.visi yang jelas dan konkrit, etos kerja tinggi, konsisten, komitmen, dan mampu menumbuhkan kesadaran bawahan terhadap peran dan fungsinya dalam mencapai tujuan organisasi.Pemimpin yang ideal tentu memiliki tugas pokok dan fungsi sebagai lembaga dalam mengelola, mengonsolidasikan manajemen strategis dan mengembangkan pengayom lembaga, kepemimpinan, kebijakan, kelembagaan, menentukkan jalannya lembaga, memberikan saran dan masukan dalam keberlangsungan dan perkembangan lembaganya.Motivasi yang Memberi Inspirasi dimaknai sebagai perilaku pemimpin yang melakukan transformasi atau perubahan melalui hal yang inspiratif, motivasi, dan mendesain sedemikian rupa agar bawahan seolah-olah berkeinginan sama, bercita memajukan organisasi pendidikan pada hal yang tak terbayangkan sebelumnya.Sebagaimana kiai di pondok pesantren Nurul Qadim memotivasi santrinya dengan adagium AuMun tak kellar keng tak terro (jika tidak kuat berarti kurang kuat kemauannya), bertujuan agar mereka senantiasa sabar dan semangat dalam menjalani segala aktivitas yang ada di pondok pesantren serta memiliki motivasi yang kuat untuk menjadi seperti kiai nya, dengan begitu kesadaran hati dan keikhlasan hati dalam melaksanakan segala hal yang diwajibkan maupun yang di sunahkan di pesantren dapat dilakukan dengan suka cita dan tanpa merasa terbebani.Simulasi intelektual berupa perilaku pemimpin secara kooperatif dalam bekerjasama untuk menumbuhkan kesadaran diri masing-masing dalam mewujudkan kesuksekan visi program dalam implementasinya.Serta dapat memberikan dampak pada kesadaran bersama dalam upaya mencapai tujuan suatu lembaga pendidikan, dengan harapan agar segala proses pendidikan dapat lebih baik, dan dapat memecahkan masalah dan mencari solusi secara bersama.Dan juga, kiai yang memiliki faktor kepemimpinan seperti ini, dapat di pastikan bahwa kiai tersebut memiliki indikator inovatif, mengembangkan ide baru, menjadi pemimpin yang melibatkan bawahan, dan kreatif.Pertimbangan Individual dimaknai sebagai perilaku pemimpin transformatif dalam merefleksi diri dalam keberlangsungan dan keberlanjutan organisasi pendidikan yang dipimpinnya.Sehingga dalam praktiknya kiai mengupayakan untuk mengidentifikasi kebutuhan para pengurus dan santri, mengenali kapasitas para pengurus dan santri, pendelegasian wewenang kepada pengurus dan ustaz ustazahnya, memberikan respons berupa reward dan punishtman atas kinerja para pengurus dan ustaz ustazah, memberikan pembinaan, bimbingan, dan pelatihan kepada para pengurus serta ustaz ustazah agar mencapai tujuan organisasi pendidikan.Sedangkan faktor penghambatnya yaitu kurangnya kesadaran pengurus dan santri yang masih belum semuanya mengerti akan visi yang ingin dicapai Lembaga, kurang disiplinnya para wali santri atas peraturan pesantren yang telah ditetapkan dan disepakati, kurangnya fasilitas sarana dan prasarana yang tidak sebanding dengan jumlah santri, serta kurangnya santri yang bersungguh-sungguh dan tertib dalam melaksanakan kegiatan ekstrakulikuler.Para santri harus menyadari tugas dan kewajibannya dalam belajar agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan target program pembelajaran serta dapat mencapai prestasi belajar yang baik.Mengingat bahwa penelitian ini belum sepenuhnya tuntas maka perlu dilakukan penelitian lanjutan
<br>Pondok pesantren adalah lembaga pendidikan islam yang berperan penting dan berkontribusi penuh dalam membentuk insan yang mulia dan kompeten dalam segala aspek. Tentu perkembangan zaman serta kemajuan teknologi berdampak sangat besar dalam sederet aspek kehidupan, termasuk tuntutan tentang penyelenggaraan pendidikan. Kemajuan teknologi membawa tantangan tersendiri pada dunia pendidikan islam khususnya. Tentunya sebuah persaingan pada kemampuan SDM dalam soft skill maupun hard skill yang semakin luas. Perubahan mutu pendidikan dapat dimulai dengan berinovasi pada seluruh aspek lain kepemimpinan Kepemimpinan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/7/prinsip-kerjasama-debat-lingkungan-organisasi-sumb-thumb-aaaa5.webp" type="image/webp" length="73634" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/prinsip-kerjasama-debat-lingkungan-organisasi-sumb-thumb-2ac74.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/prinsip-kerjasama-debat-lingkungan-organisasi-sumb-thumb-ddc53.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/prinsip-kerjasama-debat-lingkungan-organisasi-sumb-thumb-aaaa5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1067-iainsorong.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5860-tasamuh-jurnal-studi-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Resistance Training Untuk Meningkatkan Power ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Resistance Training Untuk Meningkatkan Power ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Resistance Training Untuk Meningkatkan Power ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40891-enthusiast-bola-voli-cedera-pergelangan-kaki-atlet" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40891-enthusiast-bola-voli-cedera-pergelangan-kaki-atlet" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-21:b31986b99e39074e4740786b2945f9e8</id>
	<published>2026-04-21T15:05:11+07:00</published>
	<updated>2026-04-21T15:05:11+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="template jsh" label="template jsh" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="tools tools" label="tools tools" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,jsh,template,tools]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melibatkan kelompok kontrol, memperluas jumlah subjek, dan memperpanjang durasi intervensi. Hal ini akan memungkinkan evaluasi efek jangka panjang dan dampaknya terhadap aspek fungsional lain seperti kecepatan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melibatkan kelompok kontrol, memperluas jumlah subjek, dan memperpanjang durasi intervensi. Hal ini akan memungkinkan evaluasi efek jangka panjang dan dampaknya terhadap aspek fungsional lain seperti kecepatan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/d/enthusiast-bola-voli-cedera-pergelangan-kaki-atlet-thumb-5a450.webp" title="JURIS - Resistance Training Untuk Meningkatkan Power" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/enthusiast-bola-voli-cedera-pergelangan-kaki-atlet-thumb-5a450.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/enthusiast-bola-voli-cedera-pergelangan-kaki-atlet-thumb-5a450.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/enthusiast-bola-voli-cedera-pergelangan-kaki-atlet-thumb-5a450.webp 1x" title="JURIS - Resistance Training Untuk Meningkatkan Power" alt="JURIS - Resistance Training Untuk Meningkatkan Power" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/d/enthusiast-bola-voli-cedera-pergelangan-kaki-atlet-thumb-80425.webp" title="JURIS - Resistance Training Untuk Meningkatkan Power" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/enthusiast-bola-voli-cedera-pergelangan-kaki-atlet-thumb-80425.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/enthusiast-bola-voli-cedera-pergelangan-kaki-atlet-thumb-80425.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/enthusiast-bola-voli-cedera-pergelangan-kaki-atlet-thumb-80425.webp 1x" title="JURIS - Resistance Training Untuk Meningkatkan Power" alt="JURIS - Resistance Training Untuk Meningkatkan Power" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/d/enthusiast-bola-voli-cedera-pergelangan-kaki-atlet-thumb-ce8a6.webp" title="JURIS - Resistance Training Untuk Meningkatkan Power" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/enthusiast-bola-voli-cedera-pergelangan-kaki-atlet-thumb-ce8a6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/enthusiast-bola-voli-cedera-pergelangan-kaki-atlet-thumb-ce8a6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/enthusiast-bola-voli-cedera-pergelangan-kaki-atlet-thumb-ce8a6.webp 1x" title="JURIS - Resistance Training Untuk Meningkatkan Power" alt="JURIS - Resistance Training Untuk Meningkatkan Power" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40891-enthusiast-bola-voli-cedera-pergelangan-kaki-atlet" title="JURIS - Resistance Training Untuk Meningkatkan Power" target="_blank">Resistance Training Untuk Meningkatkan Power</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melibatkan kelompok kontrol, memperluas jumlah subjek, dan memperpanjang durasi intervensi. Hal ini akan memungkinkan evaluasi efek jangka panjang dan dampaknya terhadap aspek fungsional lain seperti kecepatan reaksi dan pencegahan cedera. Selain itu, penelitian dapat dilakukan pada atlet bola voli dengan tingkat kemampuan yang lebih beragam, termasuk atlet profesional atau remaja, untuk melihat apakah hasil penelitian ini konsisten di berbagai level kemampuan. Penelitian juga dapat mengeksplorasi kombinasi latihan resistance training dengan latihan eksplosif lainnya, seperti plyometric, untuk memaksimalkan peningkatan power kaki. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki dampak resistance training terhadap aspek-aspek fungsional lainnya, seperti kecepatan reaksi dan stabilitas sendi, untuk memahami manfaat komprehensif dari latihan ini dalam olahraga bola voli..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan program resistance training terstruktur selama 12 sesi lathan mampu meningkatkan power kaki atlet UKM bola voli STKIP PGRI Pacitan.Rata-rata hasil vertical jump peserta mengalami peningkatan sebesar 0.55, dan hasil uji t berpasangan (sig =.05), yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam peningkatan power kaki setelah penerapan resistance training.Hal ini menunjukkan bahwa latihan resistance training berpengaruh positif terhadap peningkatan power kaki atlet bola voli.Implementasi resistance training yang terstruktur dalam siklus pelatihan voli membawa dua manfaat utama.Pertama, peningkatan performa lompatan berkontribusi langsung pada efektivitas serangan (smash) dan pertahanan (blocking).Kedua, penguatan otot dan jaringan penunjang tidak hanya meningkatkan power kaki, tetapi juga memperbaiki stabilitas pendaratan, yang pada akhirnya menurunkan risiko cedera lutut dan pergelangan kaki (Phillips & Winett, 2014).Oleh sebab itu, sangat disarankan agar pelatih memasukkan program latihan resistance training pada atlet untuk memaksimalkan power kaki yang dimiliki
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program resistance training dalam meningkatkan power kaki pada 12 atlet UKM bola voli STKIP PGRI Pacitan. Desain yang digunakan adalah kuasi-eksperimen pretestAeposttest dengan treatment 12 sesi latihan beban mencakup squat, sumo squad, leg extention, dan calv raises. Power kaki diukur sebelum dan sesudah treatment menggunakan vertical jump test, lalu dianalisis dengan uji t (p<0.05). Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata power kaki dari 19,58 menjadi 20,06 dengan selisih atau peningkatan sebesar 0.55. Uji T menunjukkan nilai p yang dihitung adalah 0.002<0.05, yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan power kaki setelah penerapan resistance training. Hal ini...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/d/enthusiast-bola-voli-cedera-pergelangan-kaki-atlet-thumb-5a450.webp" type="image/webp" length="161016" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/enthusiast-bola-voli-cedera-pergelangan-kaki-atlet-thumb-5a450.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/enthusiast-bola-voli-cedera-pergelangan-kaki-atlet-thumb-80425.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/enthusiast-bola-voli-cedera-pergelangan-kaki-atlet-thumb-ce8a6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-601-yogya-umb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8033-jsh-journal-sport-health.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Antiseptic Gel Formulation Uses Eco Enzyme from Rambutan Nephelium lappaceum Peels Substitute the Active Ingredient Alcohol ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Antiseptic Gel Formulation Uses Eco Enzyme from Rambutan Nephelium lappaceum Peels Substitute the Active Ingredient Alcohol ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Antiseptic Gel Formulation Uses Eco Enzyme from Rambutan Nephelium lappaceum Peels Substitute the Active Ingredient Alcohol ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40901-formulasi-gel-madu-eco-enzyme-antibacterial-activi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40901-formulasi-gel-madu-eco-enzyme-antibacterial-activi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-21:b0a5f3c5d297aa990481d3eded030da8</id>
	<published>2026-04-21T10:11:39+07:00</published>
	<updated>2026-04-21T10:11:39+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="mustika furi" label="mustika furi" />
	<category term="syahrul amin" label="syahrul amin" />
	<itunes:keywords><![CDATA[amin,content,furi,main,mustika,syahrul]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengoptimalkan proses fermentasi eco-enzyme dari kulit rambutan, misalnya dengan memvariasikan jenis gula dan lama fermentasi untuk meningkatkan kandungan senyawa antibakteri. Selain itu, studi komparatif ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengoptimalkan proses fermentasi eco-enzyme dari kulit rambutan, misalnya dengan memvariasikan jenis gula dan lama fermentasi untuk meningkatkan kandungan senyawa antibakteri. Selain itu, studi komparatif ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/formulasi-gel-madu-eco-enzyme-antibacterial-activi-thumb-ccb57.webp" title="JURIS - Antiseptic Gel Formulation Uses Eco-Enzyme from Rambutan (Nephelium lappaceum) Peels Substitute the Active Ingredient Alcohol :" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/formulasi-gel-madu-eco-enzyme-antibacterial-activi-thumb-ccb57.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/formulasi-gel-madu-eco-enzyme-antibacterial-activi-thumb-ccb57.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/formulasi-gel-madu-eco-enzyme-antibacterial-activi-thumb-ccb57.webp 1x" title="JURIS - Antiseptic Gel Formulation Uses Eco-Enzyme from Rambutan (Nephelium lappaceum) Peels Substitute the Active Ingredient Alcohol :" alt="JURIS - Antiseptic Gel Formulation Uses Eco-Enzyme from Rambutan (Nephelium lappaceum) Peels Substitute the Active Ingredient Alcohol :" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/formulasi-gel-madu-eco-enzyme-antibacterial-activi-thumb-ac369.webp" title="JURIS - Antiseptic Gel Formulation Uses Eco-Enzyme from Rambutan (Nephelium lappaceum) Peels Substitute the Active Ingredient Alcohol :" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/formulasi-gel-madu-eco-enzyme-antibacterial-activi-thumb-ac369.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/formulasi-gel-madu-eco-enzyme-antibacterial-activi-thumb-ac369.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/formulasi-gel-madu-eco-enzyme-antibacterial-activi-thumb-ac369.webp 1x" title="JURIS - Antiseptic Gel Formulation Uses Eco-Enzyme from Rambutan (Nephelium lappaceum) Peels Substitute the Active Ingredient Alcohol :" alt="JURIS - Antiseptic Gel Formulation Uses Eco-Enzyme from Rambutan (Nephelium lappaceum) Peels Substitute the Active Ingredient Alcohol :" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/formulasi-gel-madu-eco-enzyme-antibacterial-activi-thumb-726f2.webp" title="JURIS - Antiseptic Gel Formulation Uses Eco-Enzyme from Rambutan (Nephelium lappaceum) Peels Substitute the Active Ingredient Alcohol :" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/formulasi-gel-madu-eco-enzyme-antibacterial-activi-thumb-726f2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/formulasi-gel-madu-eco-enzyme-antibacterial-activi-thumb-726f2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/formulasi-gel-madu-eco-enzyme-antibacterial-activi-thumb-726f2.webp 1x" title="JURIS - Antiseptic Gel Formulation Uses Eco-Enzyme from Rambutan (Nephelium lappaceum) Peels Substitute the Active Ingredient Alcohol :" alt="JURIS - Antiseptic Gel Formulation Uses Eco-Enzyme from Rambutan (Nephelium lappaceum) Peels Substitute the Active Ingredient Alcohol :" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40901-formulasi-gel-madu-eco-enzyme-antibacterial-activi" title="JURIS - Antiseptic Gel Formulation Uses Eco-Enzyme from Rambutan (Nephelium lappaceum) Peels Substitute the Active Ingredient Alcohol :" target="_blank">Antiseptic Gel Formulation Uses Eco-Enzyme from Rambutan (Nephelium lappaceum) Peels Substitute the Active Ingredient Alcohol :</a>: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengoptimalkan proses fermentasi eco-enzyme dari kulit rambutan, misalnya dengan memvariasikan jenis gula dan lama fermentasi untuk meningkatkan kandungan senyawa antibakteri. Selain itu, studi komparatif perlu dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas gel antiseptik eco-enzyme terhadap berbagai jenis bakteri patogen lainnya yang umum ditemukan di lingkungan sekitar. Untuk memperluas aplikasi eco-enzyme, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan formulasi gel antiseptik dengan penambahan bahan alami lain seperti minyak esensial atau ekstrak tanaman herbal yang memiliki sifat sinergis dengan eco-enzyme, sehingga meningkatkan efektivitas dan memberikan efek perlindungan tambahan bagi kulit. Penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan produk antiseptik yang lebih efektif, aman, dan ramah lingkungan, serta memberikan kontribusi positif bagi kesehatan masyarakat..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa eco-enzyme yang diekstrak dari kulit buah rambutan memiliki karakteristik warna kecoklatan dan aroma asam kuat dengan pH 3,1.Formula terbaik untuk gel antiseptik eco-enzyme adalah preparasi yang mengandung konsentrasi 50% eco-enzyme dari kulit buah rambutan dan 50% alkohol (F3), memenuhi persyaratan untuk gel antiseptik.Gel ini menunjukkan aktivitas antibakteri yang lebih tinggi terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli dibandingkan dengan gel antiseptik komersial dan formula kontrol negatif (F1)
<br>Latar belakang: Eco-enzyme adalah hasil fermentasi limbah organik yang memiliki sifat antibakteri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan formula terbaik untuk gel antiseptik yang ramah lingkungan. Metode: Analisis yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi pengujian parameter fisik dan aktivitas antibakteri dari preparat. Hasil: Produk eco-enzyme cair yang dihasilkan memiliki aroma asam kuat yang khas dengan pH 3,1. Gel antiseptik dibuat dalam lima formulasi (F1-F5) dengan mengganti bahan aktif alkohol yang secara tradisional digunakan sebagai agen antibakteri. Hasil pengujian menunjukkan bahwa F1, F2, dan F3 memenuhi semua persyaratan parameter fisik gel, termasuk pH (4,5-6,5), viskositas (2000-4000 Cp), kemampuan penyebaran (5-7 cm), dan homogenitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/7/formulasi-gel-madu-eco-enzyme-antibacterial-activi-thumb-ac369.webp" type="image/webp" length="95274" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/formulasi-gel-madu-eco-enzyme-antibacterial-activi-thumb-ccb57.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/formulasi-gel-madu-eco-enzyme-antibacterial-activi-thumb-ac369.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/formulasi-gel-madu-eco-enzyme-antibacterial-activi-thumb-726f2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-525-untad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5988-jurnal-farmasi-galenika-galenika-journal-pharmacy-e.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Peran Probiotik Terhadap Kesehatan Saluran Pencernaan dan Produktivitas Sapi Perah Literatur Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Probiotik Terhadap Kesehatan Saluran Pencernaan dan Produktivitas Sapi Perah Literatur Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Probiotik Terhadap Kesehatan Saluran Pencernaan dan Produktivitas Sapi Perah Literatur Review ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40879-produksi-susu-perah-produk-sapi-mik" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40879-produksi-susu-perah-produk-sapi-mik" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-21:c476d587117cce2ee41a662a3350c009</id>
	<published>2026-04-21T10:09:07+07:00</published>
	<updated>2026-04-21T10:09:07+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="sidebar menu" label="sidebar menu" />
	<category term="central java" label="central java" />
	<category term="liana putri" label="liana putri" />
	<itunes:keywords><![CDATA[central,java,liana,menu,putri,sidebar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru, seperti: 1. Menganalisis efek jangka panjang penggunaan probiotik pada kesehatan dan produktivitas sapi perah, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru, seperti: 1. Menganalisis efek jangka panjang penggunaan probiotik pada kesehatan dan produktivitas sapi perah, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/f/produksi-susu-perah-produk-sapi-mikroba-rumen-penc-thumb-36403.webp" title="JURIS - Peran Probiotik Terhadap Kesehatan Saluran Pencernaan dan Produktivitas Sapi Perah: Literatur Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/produksi-susu-perah-produk-sapi-mikroba-rumen-penc-thumb-36403.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/produksi-susu-perah-produk-sapi-mikroba-rumen-penc-thumb-36403.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/produksi-susu-perah-produk-sapi-mikroba-rumen-penc-thumb-36403.webp 1x" title="JURIS - Peran Probiotik Terhadap Kesehatan Saluran Pencernaan dan Produktivitas Sapi Perah: Literatur Review" alt="JURIS - Peran Probiotik Terhadap Kesehatan Saluran Pencernaan dan Produktivitas Sapi Perah: Literatur Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/f/produksi-susu-perah-produk-sapi-mikroba-rumen-penc-thumb-f389c.webp" title="JURIS - Peran Probiotik Terhadap Kesehatan Saluran Pencernaan dan Produktivitas Sapi Perah: Literatur Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/produksi-susu-perah-produk-sapi-mikroba-rumen-penc-thumb-f389c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/produksi-susu-perah-produk-sapi-mikroba-rumen-penc-thumb-f389c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/produksi-susu-perah-produk-sapi-mikroba-rumen-penc-thumb-f389c.webp 1x" title="JURIS - Peran Probiotik Terhadap Kesehatan Saluran Pencernaan dan Produktivitas Sapi Perah: Literatur Review" alt="JURIS - Peran Probiotik Terhadap Kesehatan Saluran Pencernaan dan Produktivitas Sapi Perah: Literatur Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/f/produksi-susu-perah-produk-sapi-mikroba-rumen-penc-thumb-76c02.webp" title="JURIS - Peran Probiotik Terhadap Kesehatan Saluran Pencernaan dan Produktivitas Sapi Perah: Literatur Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/f/produksi-susu-perah-produk-sapi-mikroba-rumen-penc-thumb-76c02.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/f/produksi-susu-perah-produk-sapi-mikroba-rumen-penc-thumb-76c02.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/f/produksi-susu-perah-produk-sapi-mikroba-rumen-penc-thumb-76c02.webp 1x" title="JURIS - Peran Probiotik Terhadap Kesehatan Saluran Pencernaan dan Produktivitas Sapi Perah: Literatur Review" alt="JURIS - Peran Probiotik Terhadap Kesehatan Saluran Pencernaan dan Produktivitas Sapi Perah: Literatur Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40879-produksi-susu-perah-produk-sapi-mik" title="JURIS - Peran Probiotik Terhadap Kesehatan Saluran Pencernaan dan Produktivitas Sapi Perah: Literatur Review" target="_blank">Peran Probiotik Terhadap Kesehatan Saluran Pencernaan dan Produktivitas Sapi Perah: Literatur Review</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru, seperti: 1. Menganalisis efek jangka panjang penggunaan probiotik pada kesehatan dan produktivitas sapi perah, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, dan kondisi lingkungan.2. Meneliti interaksi antara probiotik dengan berbagai jenis pakan, untuk memahami bagaimana kombinasi probiotik dan pakan dapat mempengaruhi kesehatan dan produktivitas sapi perah.3. Mengkaji dampak penggunaan probiotik pada kualitas susu, terutama dalam hal komposisi nutrisi dan kandungan antibodi, serta potensi manfaatnya bagi kesehatan manusia..
<br>Berdasarkan hasil penelitian sebelumnya terhadap 20 artikel ilmiah nasional dan internasional, dapat disimpulkan bahwa probiotik memiliki peran krusial dalam meningkatkan kesehatan saluran pencernaan dan produktivitas sapi perah melalui serangkaian mekanisme yang saling berhubungan.Probiotik terbukti mampu menyeimbangkan mikroflora rumen dan usus, menekan pertumbuhan mikroba patogen, meningkatkan aktivitas enzim pencernaan, serta memperbaiki struktur vili usus sehingga efisiensi penyerapan nutrisi meningkat secara signifikan.Di rumen, probiotik juga menstabilkan pH, meningkatkan populasi mikroba selulolitik, dan meningkatkan produksi asam lemak volatil (VFA) yang menjadi sumber energi utama ternak.Perbaikan fermentasi dan metabolisme ini berdampak langsung pada peningkatan konsumsi bahan kering, efisiensi pemanfaatan pakan, kualitas kesehatan ambing, serta peningkatan produksi susu, kadar lemak, dan kadar protein.Selain itu, probiotik berkontribusi menurunkan somatic cell count (SCC), memperkuat sistem imun melalui peningkatan IgA mukosa, serta mengurangi stres oksidatif yang mendukung umur laktasi lebih panjang dan performa reproduksi yang lebih baik.Dari perspektif lingkungan, probiotik juga menurunkan emisi metana dan limbah organik sehingga mendukung sistem peternakan yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.Secara keseluruhan, probiotik merupakan strategi manajemen pakan yang efektif, aman, dan berpotensi menjadi alternatif pengganti antibiotik dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas susu sapi perah secara berkelanjutan
<br>Probiotik merupakan mikroorganisme hidup yang memiliki manfaat signifikan bagi kesehatan ternak ruminansia, terutama sapi perah, jika diberikan dalam jumlah yang cukup. Penggunaan probiotik dalam industri peternakan modern terbukti mampu meningkatkan efisiensi pencernaan, menstabilkan mikroflora rumen, serta meningkatkan produktivitas susu. Penelitian terdahulu menunjukkan bahwa strain probiotik seperti Bacillus subtilis, Lactobacillus spp. dan Saccharomyces cerevisiae berperan penting dalam memperbaiki fermentasi rumen, meningkatkan kecernaan bahan kering, dan menekan pertumbuhan mikroba patogen.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/f/produksi-susu-perah-produk-sapi-mikroba-rumen-penc-thumb-76c02.webp" type="image/webp" length="82302" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/produksi-susu-perah-produk-sapi-mikroba-rumen-penc-thumb-36403.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/produksi-susu-perah-produk-sapi-mikroba-rumen-penc-thumb-f389c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/f/produksi-susu-perah-produk-sapi-mikroba-rumen-penc-thumb-76c02.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1735-umnu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8807-jurnal-sains-peternakan-nusantara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Korelasi Kalsium Darah dan Kalsium Susu pada Sapi Perah Laktasi Awal Literatur Review ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Korelasi Kalsium Darah dan Kalsium Susu pada Sapi Perah Laktasi Awal Literatur Review ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Korelasi Kalsium Darah dan Kalsium Susu pada Sapi Perah Laktasi Awal Literatur Review ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40878-suplemen-kalsium-nitrat-populasi-sapi-perah-kualit" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40878-suplemen-kalsium-nitrat-populasi-sapi-perah-kualit" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-21:eefbe5a9b35fbb3b274ced87fb309fda</id>
	<published>2026-04-21T09:25:05+07:00</published>
	<updated>2026-04-21T09:25:05+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="sidebar menu" label="sidebar menu" />
	<category term="central java" label="central java" />
	<category term="liana putri" label="liana putri" />
	<itunes:keywords><![CDATA[central,java,liana,menu,putri,sidebar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh berbagai jenis suplemen kalsium, seperti kalsium propionat, terhadap kadar kalsium darah dan susu serta performa produksi sapi perah laktasi awal. Selain itu, studi yang lebih mendalam ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh berbagai jenis suplemen kalsium, seperti kalsium propionat, terhadap kadar kalsium darah dan susu serta performa produksi sapi perah laktasi awal. Selain itu, studi yang lebih mendalam ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/d/suplemen-kalsium-nitrat-populasi-sapi-perah-kualit-thumb-a220d.webp" title="JURIS - Korelasi Kalsium Darah dan Kalsium Susu pada Sapi Perah Laktasi Awal: Literatur Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/suplemen-kalsium-nitrat-populasi-sapi-perah-kualit-thumb-a220d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/suplemen-kalsium-nitrat-populasi-sapi-perah-kualit-thumb-a220d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/suplemen-kalsium-nitrat-populasi-sapi-perah-kualit-thumb-a220d.webp 1x" title="JURIS - Korelasi Kalsium Darah dan Kalsium Susu pada Sapi Perah Laktasi Awal: Literatur Review" alt="JURIS - Korelasi Kalsium Darah dan Kalsium Susu pada Sapi Perah Laktasi Awal: Literatur Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/d/suplemen-kalsium-nitrat-populasi-sapi-perah-kualit-thumb-d139d.webp" title="JURIS - Korelasi Kalsium Darah dan Kalsium Susu pada Sapi Perah Laktasi Awal: Literatur Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/suplemen-kalsium-nitrat-populasi-sapi-perah-kualit-thumb-d139d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/suplemen-kalsium-nitrat-populasi-sapi-perah-kualit-thumb-d139d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/suplemen-kalsium-nitrat-populasi-sapi-perah-kualit-thumb-d139d.webp 1x" title="JURIS - Korelasi Kalsium Darah dan Kalsium Susu pada Sapi Perah Laktasi Awal: Literatur Review" alt="JURIS - Korelasi Kalsium Darah dan Kalsium Susu pada Sapi Perah Laktasi Awal: Literatur Review" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/d/suplemen-kalsium-nitrat-populasi-sapi-perah-kualit-thumb-176b3.webp" title="JURIS - Korelasi Kalsium Darah dan Kalsium Susu pada Sapi Perah Laktasi Awal: Literatur Review" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/suplemen-kalsium-nitrat-populasi-sapi-perah-kualit-thumb-176b3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/suplemen-kalsium-nitrat-populasi-sapi-perah-kualit-thumb-176b3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/suplemen-kalsium-nitrat-populasi-sapi-perah-kualit-thumb-176b3.webp 1x" title="JURIS - Korelasi Kalsium Darah dan Kalsium Susu pada Sapi Perah Laktasi Awal: Literatur Review" alt="JURIS - Korelasi Kalsium Darah dan Kalsium Susu pada Sapi Perah Laktasi Awal: Literatur Review" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40878-suplemen-kalsium-nitrat-populasi-sapi-perah-kualit" title="JURIS - Korelasi Kalsium Darah dan Kalsium Susu pada Sapi Perah Laktasi Awal: Literatur Review" target="_blank">Korelasi Kalsium Darah dan Kalsium Susu pada Sapi Perah Laktasi Awal: Literatur Review</a>: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh berbagai jenis suplemen kalsium, seperti kalsium propionat, terhadap kadar kalsium darah dan susu serta performa produksi sapi perah laktasi awal. Selain itu, studi yang lebih mendalam diperlukan untuk memahami mekanisme regulasi hormon dan faktor-faktor lain yang memengaruhi mobilisasi kalsium dari tulang dan absorpsi kalsium dari pakan pada sapi perah selama masa transisi. Terakhir, penelitian yang berfokus pada pengembangan teknologi sensor otomatis untuk pemantauan kadar kalsium darah dan susu secara real-time dapat membantu dalam deteksi dini hipokalsemia dan optimasi strategi manajemen nutrisi pada sapi perah, sehingga meningkatkan efisiensi produksi dan kesejahteraan hewan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif mengenai dinamika kalsium pada sapi perah laktasi awal dan mendukung pengembangan praktik manajemen yang lebih efektif untuk mencegah gangguan metabolik serta meningkatkan produktivitas..
<br>Berdasarkan review jurnal yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kalsium berperan penting dalam menjaga keseimbangan fisiologis sapi perah selama awal laktasi ketika kebutuhan kalsium meningkat tajam untuk pembentukan kolostrum dan produksi susu.Hipokalsemia subklinis yang umum terjadi pada sapi multipara dapat menurunkan produksi susu dan meningkatkan risiko gangguan metabolik.Stabilitas kadar kalsium darah berkaitan dengan tingginya produksi serta kualitas susu
<br>Kalsium memegang peran penting dalam menjaga fungsi fisiologis sapi perah pada awal laktasi ketika kebutuhan mineral meningkat tajam untuk pembentukan kolostrum dan produksi susu. Ketidakseimbangan kalsium pada fase ini sering menyebabkan hipokalsemia yang berdampak pada kesehatan dan performa produksi. Kajian literatur menunjukkan bahwa kadar kalsium darah memiliki hubungan yang erat dengan kadar kalsium susu, dimana perubahan konsentrasi kalsium darah cenderung diikuti oleh perubahan kalsium yang diekskresikan ke dalam susu. Penelitian sebelumnya melaporkan nilai korelasi yang tinggi, yaitu 0,905, yang menggambarkan hubungan positif yang kuat antara kedua parameter tersebut. Mekanisme fisiologis seperti regulasi hormon PTH, vitamin D, dan mobilisasi tulang berperan besar dalam menjaga keseimbangan kalsium tubuh selama masa laktasi awal. Pemantauan kalsium...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/d/suplemen-kalsium-nitrat-populasi-sapi-perah-kualit-thumb-176b3.webp" type="image/webp" length="77464" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/suplemen-kalsium-nitrat-populasi-sapi-perah-kualit-thumb-a220d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/suplemen-kalsium-nitrat-populasi-sapi-perah-kualit-thumb-d139d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/suplemen-kalsium-nitrat-populasi-sapi-perah-kualit-thumb-176b3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1735-umnu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8807-jurnal-sains-peternakan-nusantara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Korelasi Glukosa Darah Kreatinin dan Asam Urat dengan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Korelasi Glukosa Darah Kreatinin dan Asam Urat dengan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Korelasi Glukosa Darah Kreatinin dan Asam Urat dengan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40899-klinis-asam-urat-dukungan-keluarga-hiper" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40899-klinis-asam-urat-dukungan-keluarga-hiper" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-21:efeacfc5d641391fd914ca50d1a1dd59</id>
	<published>2026-04-21T09:16:39+07:00</published>
	<updated>2026-04-21T09:16:39+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="mustika furi" label="mustika furi" />
	<category term="syahrul amin" label="syahrul amin" />
	<itunes:keywords><![CDATA[amin,content,furi,main,mustika,syahrul]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dengan desain kohort diperlukan untuk menginvestigasi hubungan kausal antara kadar metabolik dan perkembangan hipertensi, dengan mempertimbangkan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dengan desain kohort diperlukan untuk menginvestigasi hubungan kausal antara kadar metabolik dan perkembangan hipertensi, dengan mempertimbangkan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/klinis-asam-urat-dukungan-keluarga-hipertensi-pasi-thumb-ba07b.webp" title="JURIS - Korelasi Glukosa Darah, Kreatinin, dan Asam Urat dengan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/klinis-asam-urat-dukungan-keluarga-hipertensi-pasi-thumb-ba07b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/klinis-asam-urat-dukungan-keluarga-hipertensi-pasi-thumb-ba07b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/klinis-asam-urat-dukungan-keluarga-hipertensi-pasi-thumb-ba07b.webp 1x" title="JURIS - Korelasi Glukosa Darah, Kreatinin, dan Asam Urat dengan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi" alt="JURIS - Korelasi Glukosa Darah, Kreatinin, dan Asam Urat dengan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/klinis-asam-urat-dukungan-keluarga-hipertensi-pasi-thumb-23ae4.webp" title="JURIS - Korelasi Glukosa Darah, Kreatinin, dan Asam Urat dengan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/klinis-asam-urat-dukungan-keluarga-hipertensi-pasi-thumb-23ae4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/klinis-asam-urat-dukungan-keluarga-hipertensi-pasi-thumb-23ae4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/klinis-asam-urat-dukungan-keluarga-hipertensi-pasi-thumb-23ae4.webp 1x" title="JURIS - Korelasi Glukosa Darah, Kreatinin, dan Asam Urat dengan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi" alt="JURIS - Korelasi Glukosa Darah, Kreatinin, dan Asam Urat dengan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/8/klinis-asam-urat-dukungan-keluarga-hipertensi-pasi-thumb-30586.webp" title="JURIS - Korelasi Glukosa Darah, Kreatinin, dan Asam Urat dengan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/8/klinis-asam-urat-dukungan-keluarga-hipertensi-pasi-thumb-30586.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/8/klinis-asam-urat-dukungan-keluarga-hipertensi-pasi-thumb-30586.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/8/klinis-asam-urat-dukungan-keluarga-hipertensi-pasi-thumb-30586.webp 1x" title="JURIS - Korelasi Glukosa Darah, Kreatinin, dan Asam Urat dengan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi" alt="JURIS - Korelasi Glukosa Darah, Kreatinin, dan Asam Urat dengan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40899-klinis-asam-urat-dukungan-keluarga-hiper" title="JURIS - Korelasi Glukosa Darah, Kreatinin, dan Asam Urat dengan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi" target="_blank">Korelasi Glukosa Darah, Kreatinin, dan Asam Urat dengan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dengan desain kohort diperlukan untuk menginvestigasi hubungan kausal antara kadar metabolik dan perkembangan hipertensi, dengan mempertimbangkan faktor-faktor confounding seperti gaya hidup dan riwayat penyakit penyerta. Kedua, penelitian kuantitatif dengan melibatkan populasi yang lebih besar dan beragam secara geografis dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai prevalensi dan faktor risiko hipertensi di Indonesia. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami persepsi dan pengalaman pasien hipertensi dalam mengelola kondisi mereka, serta mengidentifikasi hambatan dan fasilitator dalam kepatuhan terhadap pengobatan dan perubahan gaya hidup..
<br>Dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi positif dengan kekuatan korelasi yang sangat lemah antara kadar asam urat dan tekanan darah pada pasien hipertensi.Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara kadar glukosa darah dan kreatinin dengan tekanan darah, meskipun hubungannya sangat lemah.Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pemantauan kadar metabolik pada pasien hipertensi untuk deteksi dini komplikasi
<br>Hipertensi yang tidak terkontrol pada pasien hipertensi dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular di masa depan. Beberapa faktor pemicu adalah gangguan fungsi ginjal yang ditandai dengan peningkatan kadar kreatinin dan faktor lainnya, yaitu peningkatan kadar asam urat dan peningkatan kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi antara glukosa darah, kreatinin, dan asam urat pada pasien hipertensi di Sulawesi Tengah. Dengan desain cross-sectional, penelitian observasional ini melibatkan 50 pasien hipertensi dewasa di fasilitas kesehatan. Data diambil dari hasil pemeriksaan laboratorium selama kunjungan dan dianalisis secara deskriptif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/8/klinis-asam-urat-dukungan-keluarga-hipertensi-pasi-thumb-23ae4.webp" type="image/webp" length="78176" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/klinis-asam-urat-dukungan-keluarga-hipertensi-pasi-thumb-ba07b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/klinis-asam-urat-dukungan-keluarga-hipertensi-pasi-thumb-23ae4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/8/klinis-asam-urat-dukungan-keluarga-hipertensi-pasi-thumb-30586.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-525-untad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5988-jurnal-farmasi-galenika-galenika-journal-pharmacy-e.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Faktor faktor yang berhubungan dengan Inisiasi Menyusui Dini pada Ibu Hamil ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Faktor faktor yang berhubungan dengan Inisiasi Menyusui Dini pada Ibu Hamil ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Faktor faktor yang berhubungan dengan Inisiasi Menyusui Dini pada Ibu Hamil ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40886-asi-eksklusif-imd-inisiasi-menyusu" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40886-asi-eksklusif-imd-inisiasi-menyusu" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-21:ffebb468a9d86f2d14f6fc5e5028ea73</id>
	<published>2026-04-21T08:23:57+07:00</published>
	<updated>2026-04-21T08:23:57+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="ojs q2lii" label="ojs q2lii" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ojs,q2lii]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk menggali alasan mengapa ibu hamil yang belum berpengalaman memiliki pengetahuan yang lebih baik tentang IMD dibandingkan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk menggali alasan mengapa ibu hamil yang belum berpengalaman memiliki pengetahuan yang lebih baik tentang IMD dibandingkan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/asi-eksklusif-imd-inisiasi-menyusu-hamil-praktik-f-thumb-700c8.webp" title="JURIS - Faktor-faktor yang berhubungan dengan Inisiasi Menyusui Dini pada Ibu Hamil" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/asi-eksklusif-imd-inisiasi-menyusu-hamil-praktik-f-thumb-700c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/asi-eksklusif-imd-inisiasi-menyusu-hamil-praktik-f-thumb-700c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/asi-eksklusif-imd-inisiasi-menyusu-hamil-praktik-f-thumb-700c8.webp 1x" title="JURIS - Faktor-faktor yang berhubungan dengan Inisiasi Menyusui Dini pada Ibu Hamil" alt="JURIS - Faktor-faktor yang berhubungan dengan Inisiasi Menyusui Dini pada Ibu Hamil" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/asi-eksklusif-imd-inisiasi-menyusu-hamil-praktik-f-thumb-8e4be.webp" title="JURIS - Faktor-faktor yang berhubungan dengan Inisiasi Menyusui Dini pada Ibu Hamil" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/asi-eksklusif-imd-inisiasi-menyusu-hamil-praktik-f-thumb-8e4be.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/asi-eksklusif-imd-inisiasi-menyusu-hamil-praktik-f-thumb-8e4be.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/asi-eksklusif-imd-inisiasi-menyusu-hamil-praktik-f-thumb-8e4be.webp 1x" title="JURIS - Faktor-faktor yang berhubungan dengan Inisiasi Menyusui Dini pada Ibu Hamil" alt="JURIS - Faktor-faktor yang berhubungan dengan Inisiasi Menyusui Dini pada Ibu Hamil" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/asi-eksklusif-imd-inisiasi-menyusu-hamil-praktik-f-thumb-384f4.webp" title="JURIS - Faktor-faktor yang berhubungan dengan Inisiasi Menyusui Dini pada Ibu Hamil" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/asi-eksklusif-imd-inisiasi-menyusu-hamil-praktik-f-thumb-384f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/asi-eksklusif-imd-inisiasi-menyusu-hamil-praktik-f-thumb-384f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/asi-eksklusif-imd-inisiasi-menyusu-hamil-praktik-f-thumb-384f4.webp 1x" title="JURIS - Faktor-faktor yang berhubungan dengan Inisiasi Menyusui Dini pada Ibu Hamil" alt="JURIS - Faktor-faktor yang berhubungan dengan Inisiasi Menyusui Dini pada Ibu Hamil" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40886-asi-eksklusif-imd-inisiasi-menyusu" title="JURIS - Faktor-faktor yang berhubungan dengan Inisiasi Menyusui Dini pada Ibu Hamil" target="_blank">Faktor-faktor yang berhubungan dengan Inisiasi Menyusui Dini pada Ibu Hamil</a>: Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut untuk menggali alasan mengapa ibu hamil yang belum berpengalaman memiliki pengetahuan yang lebih baik tentang IMD dibandingkan dengan ibu yang sudah berpengalaman, dengan mempertimbangkan faktor-faktor psikologis dan sosial budaya yang mungkin berperan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada efektivitas berbagai sumber informasi, termasuk media sosial dan program pemerintah, dalam meningkatkan pengetahuan dan praktik IMD di kalangan ibu hamil. Ketiga, studi intervensi yang melibatkan pendekatan edukasi yang disesuaikan dengan tingkat pendidikan dan pengalaman ibu hamil dapat dirancang untuk meningkatkan cakupan IMD dan keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan dan praktik IMD, serta membantu merumuskan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan kesehatan ibu dan bayi di Indonesia..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan ibu hamil tentang Inisiasi Menyusu Dini (IMD) di BPM Ani Wahyu Wijayanti bervariasi, dengan 32,9% memiliki pengetahuan baik, 31,4% cukup, dan 35,7% kurang.Pendidikan memiliki pengaruh signifikan terhadap pengetahuan ibu hamil, di mana ibu dengan pendidikan tinggi cenderung memiliki pemahaman yang lebih baik tentang IMD.Secara paradoks, ibu hamil yang belum berpengalaman dalam melahirkan menunjukkan tingkat pengetahuan yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang sudah berpengalaman, yang bertentangan dengan teori yang menyatakan bahwa pengalaman meningkatkan pengetahuan
<br>Inisiasi Menyusu Dini (IMD) merupakan proses penting dalam pemberian ASI yang dimulai dalam satu jam pertama setelah bayi lahir. IMD dilakukan dengan membiarkan bayi secara alami mencari payudara ibu dan mulai menyusu sendiri (The Breast Crawl). Berdasarkan penelitian, tingkat pengetahuan ibu hamil tentang Inisiasi Menyusu Dini (IMD) di BPM Ani Wahyu Wijayanti menunjukkan bahwa 32,9% memiliki pengetahuan baik, 31,4% cukup, dan 35,7% kurang. Faktor pendidikan berpengaruh signifikan, di mana ibu dengan pendidikan tinggi lebih banyak memiliki pengetahuan baik (35%). Namun, ibu hamil yang belum berpengalaman dalam melahirkan justru memiliki pengetahuan lebih baik (39,2%) dibandingkan yang berpengalaman (15,8%), bertentangan dengan teori bahwa pengalaman meningkatkan pengetahuan. Sebagian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/6/asi-eksklusif-imd-inisiasi-menyusu-hamil-praktik-f-thumb-384f4.webp" type="image/webp" length="92348" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/asi-eksklusif-imd-inisiasi-menyusu-hamil-praktik-f-thumb-700c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/asi-eksklusif-imd-inisiasi-menyusu-hamil-praktik-f-thumb-8e4be.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/asi-eksklusif-imd-inisiasi-menyusu-hamil-praktik-f-thumb-384f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3209-q2lii.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12893-jurnal-lantera-ilmiah-keperawatan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Riwayat Israiliyat tentang Kisah Nabi Daud dalam Tafsir Ath Thabari dan Tafsir Abdurrazzaq Ash Shanani Studi QS Shad 38 21 25 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Riwayat Israiliyat tentang Kisah Nabi Daud dalam Tafsir Ath Thabari dan Tafsir Abdurrazzaq Ash Shanani Studi QS Shad 38 21 25 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Riwayat Israiliyat tentang Kisah Nabi Daud dalam Tafsir Ath Thabari dan Tafsir Abdurrazzaq Ash Shanani Studi QS Shad 38 21 25 ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40877-asi-studi-tafsir-tradisi-klasik-klas" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-40877-asi-studi-tafsir-tradisi-klasik-klas" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-21:64720dfe2f8bf3a97019ae3f8ec4ae47</id>
	<published>2026-04-21T07:42:23+07:00</published>
	<updated>2026-04-21T07:42:23+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="ani studi qs" label="ani studi qs" />
	<category term="stain sorong" label="stain sorong" />
	<category term="gedung lp2m" label="gedung lp2m" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ani,gedung,lp2m,qs,sorong,stain,studi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh budaya Yahudi dan Kristen terhadap perkembangan riwayat Israiliyat dalam Tafsir klasik, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh budaya Yahudi dan Kristen terhadap perkembangan riwayat Israiliyat dalam Tafsir klasik, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/asi-studi-tafsir-tradisi-klasik-daud-israiliyat-qs-thumb-1a4e6.webp" title="JURIS - Analisis Riwayat Israiliyat tentang Kisah Nabi Daud dalam Tafsir Ath-Thabari dan Tafsir Abdurrazzaq Ash-Shan&#039;ani: Studi QS. Shad {38}: 21-25)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/asi-studi-tafsir-tradisi-klasik-daud-israiliyat-qs-thumb-1a4e6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/asi-studi-tafsir-tradisi-klasik-daud-israiliyat-qs-thumb-1a4e6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/asi-studi-tafsir-tradisi-klasik-daud-israiliyat-qs-thumb-1a4e6.webp 1x" title="JURIS - Analisis Riwayat Israiliyat tentang Kisah Nabi Daud dalam Tafsir Ath-Thabari dan Tafsir Abdurrazzaq Ash-Shan&#039;ani: Studi QS. Shad {38}: 21-25)" alt="JURIS - Analisis Riwayat Israiliyat tentang Kisah Nabi Daud dalam Tafsir Ath-Thabari dan Tafsir Abdurrazzaq Ash-Shan&#039;ani: Studi QS. Shad {38}: 21-25)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/asi-studi-tafsir-tradisi-klasik-daud-israiliyat-qs-thumb-5d470.webp" title="JURIS - Analisis Riwayat Israiliyat tentang Kisah Nabi Daud dalam Tafsir Ath-Thabari dan Tafsir Abdurrazzaq Ash-Shan&#039;ani: Studi QS. Shad {38}: 21-25)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/asi-studi-tafsir-tradisi-klasik-daud-israiliyat-qs-thumb-5d470.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/asi-studi-tafsir-tradisi-klasik-daud-israiliyat-qs-thumb-5d470.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/asi-studi-tafsir-tradisi-klasik-daud-israiliyat-qs-thumb-5d470.webp 1x" title="JURIS - Analisis Riwayat Israiliyat tentang Kisah Nabi Daud dalam Tafsir Ath-Thabari dan Tafsir Abdurrazzaq Ash-Shan&#039;ani: Studi QS. Shad {38}: 21-25)" alt="JURIS - Analisis Riwayat Israiliyat tentang Kisah Nabi Daud dalam Tafsir Ath-Thabari dan Tafsir Abdurrazzaq Ash-Shan&#039;ani: Studi QS. Shad {38}: 21-25)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/asi-studi-tafsir-tradisi-klasik-daud-israiliyat-qs-thumb-6bee0.webp" title="JURIS - Analisis Riwayat Israiliyat tentang Kisah Nabi Daud dalam Tafsir Ath-Thabari dan Tafsir Abdurrazzaq Ash-Shan&#039;ani: Studi QS. Shad {38}: 21-25)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/asi-studi-tafsir-tradisi-klasik-daud-israiliyat-qs-thumb-6bee0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/asi-studi-tafsir-tradisi-klasik-daud-israiliyat-qs-thumb-6bee0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/asi-studi-tafsir-tradisi-klasik-daud-israiliyat-qs-thumb-6bee0.webp 1x" title="JURIS - Analisis Riwayat Israiliyat tentang Kisah Nabi Daud dalam Tafsir Ath-Thabari dan Tafsir Abdurrazzaq Ash-Shan&#039;ani: Studi QS. Shad {38}: 21-25)" alt="JURIS - Analisis Riwayat Israiliyat tentang Kisah Nabi Daud dalam Tafsir Ath-Thabari dan Tafsir Abdurrazzaq Ash-Shan&#039;ani: Studi QS. Shad {38}: 21-25)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-40877-asi-studi-tafsir-tradisi-klasik-klas" title="JURIS - Analisis Riwayat Israiliyat tentang Kisah Nabi Daud dalam Tafsir Ath-Thabari dan Tafsir Abdurrazzaq Ash-Shan&#039;ani: Studi QS. Shad {38}: 21-25)" target="_blank">Analisis Riwayat Israiliyat tentang Kisah Nabi Daud dalam Tafsir Ath-Thabari dan Tafsir Abdurrazzaq Ash-Shan'ani: Studi QS. Shad {38}: 21-25)</a>: Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh budaya Yahudi dan Kristen terhadap perkembangan riwayat Israiliyat dalam Tafsir klasik, dengan fokus pada bagaimana riwayat-riwayat tersebut dimodifikasi dan disesuaikan dengan konteks Islam. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis secara komparatif pandangan ulama-ulama kontemporer mengenai keabsahan dan penggunaan riwayat Israiliyat dalam Tafsir, serta implikasinya terhadap pemahaman umat Islam tentang kisah-kisah para nabi. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan metode kritik riwayat Israiliyat yang lebih komprehensif, dengan menggabungkan pendekatan historis, tekstual, dan kontekstual, untuk menghasilkan penilaian yang lebih akurat dan objektif terhadap keaslian riwayat-riwayat tersebut. Pengembangan penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memperkaya khazanah studi Tafsir dan meningkatkan pemahaman umat Islam tentang Al-Qur'an..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan riwayat Israiliyat dalam penafsiran kisah Nabi Daud pada QS.Shad ayat 21Ae25 oleh Ibnu Jarir ath-Thabari dan Abdurrazzaq ash-Shan'ani menunjukkan adanya kesamaan dan perbedaan dalam jalur sanad.Mayoritas ulama Tafsir, baik klasik maupun modern, menolak keabsahan riwayat Israiliyat yang menyebutkan bahwa Nabi Daud ingin merebut istri bawahannya melalui siasat.Penolakan ini didasarkan pada prinsip kemaksuman para Nabi dalam Islam dan bertentangan dengan ajaran Islam yang menegaskan keadilan dan integritas moral para Nabi.Pentingnya selektivitas dalam menerima riwayat Israiliyat dalam Tafsir, hanya riwayat yang sesuai dengan prinsip ajaran Islam dan didukung oleh sanad yang kuat yang layak dijadikan rujukan
<br>Penelitian ini menganalisis riwayat Israiliyat tentang kisah Nabi Daud dalam QS. Shad (38:21-25) yang menceritakan pertemuannya dengan dua individu yang berselisih. Studi ini berfokus pada bagaimana Ibnu Jarir ath-Thabari dan Abdurrazzaq ash-Shan'ani menggunakan Israiliyat dalam interpretasi mereka dan memeriksa sumber serta validitas riwayat-riwayat tersebut. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka, penelitian ini mengandalkan Tafsir ath-Thabari, Tafsir Abdurrazzaq ash-Shan'ani, dan sumber-sumber relevan lainnya. Hasil penelitian mengungkapkan perbedaan dalam sanad dan struktur interpretatif, namun kedua Tafsir tersebut memiliki sumber awal yang sama dari al-Hasan. Riwayat tersebut menggambarkan ayat tersebut sebagai ujian bagi Nabi Daud dan teguran, yang menyebutkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/4/asi-studi-tafsir-tradisi-klasik-daud-israiliyat-qs-thumb-5d470.webp" type="image/webp" length="68676" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/asi-studi-tafsir-tradisi-klasik-daud-israiliyat-qs-thumb-1a4e6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/asi-studi-tafsir-tradisi-klasik-daud-israiliyat-qs-thumb-5d470.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/asi-studi-tafsir-tradisi-klasik-daud-israiliyat-qs-thumb-6bee0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1067-iainsorong.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5860-tasamuh-jurnal-studi-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Tue, 21 Apr 2026 16:00:53 +0700. 12 items. Served in: 6.534 seconds [atom] -->
