<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-06-21T03:54:15+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga Kajian Hukum Keluarga Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga Kajian Hukum Keluarga Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga Kajian Hukum Keluarga Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49918-mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49918-mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-21:40d333fe326a6747560231ce0ef4a611</id>
	<published>2026-06-21T00:56:47+07:00</published>
	<updated>2026-06-21T00:56:47+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="request loa" label="request loa" />
	<category term="john kenedi" label="john kenedi" />
	<category term="dodi irawan" label="dodi irawan" />
	<itunes:keywords><![CDATA[dodi,irawan,john,kenedi,loa,request]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji sejauh mana program edukasi agama berbasis masyarakat dapat meningkatkan pemahaman tentang syaratAcsyarat rujuk setelah talak tiga di wilayah Ilir Barat II, sehingga mengurangi praktik rujuk yang melanggar hukum Islam; ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji sejauh mana program edukasi agama berbasis masyarakat dapat meningkatkan pemahaman tentang syaratAcsyarat rujuk setelah talak tiga di wilayah Ilir Barat II, sehingga mengurangi praktik rujuk yang melanggar hukum Islam; ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-06685.webp" title="JURIS - Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga: Kajian Hukum Keluarga Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-06685.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-06685.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-06685.webp 1x" title="JURIS - Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga: Kajian Hukum Keluarga Islam" alt="JURIS - Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga: Kajian Hukum Keluarga Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-1480e.webp" title="JURIS - Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga: Kajian Hukum Keluarga Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-1480e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-1480e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-1480e.webp 1x" title="JURIS - Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga: Kajian Hukum Keluarga Islam" alt="JURIS - Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga: Kajian Hukum Keluarga Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-ab645.webp" title="JURIS - Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga: Kajian Hukum Keluarga Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-ab645.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-ab645.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-ab645.webp 1x" title="JURIS - Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga: Kajian Hukum Keluarga Islam" alt="JURIS - Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga: Kajian Hukum Keluarga Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49918-mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif" title="JURIS - Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga: Kajian Hukum Keluarga Islam" target="_blank">Fenomena Rujuk Setelah Talak Tiga: Kajian Hukum Keluarga Islam</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji sejauh mana program edukasi agama berbasis masyarakat dapat meningkatkan pemahaman tentang syaratAcsyarat rujuk setelah talak tiga di wilayah Ilir Barat II, sehingga mengurangi praktik rujuk yang melanggar hukum Islam; selanjutnya, studi komparatif dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktorAcfaktor sosiAckultural yang mempengaruhi keputusan pasangan untuk melakukan rujuk tanpa pernikahan baru di berbagai kecamatan di Palembang, guna memahami perbedaan konteks lokal dan mengembangkan intervensi yang lebih tepat; terakhir, penelitian intervensi hukum dapat mengevaluasi dampak pemberian konseling hukum dan mediasi pada tingkat kepatuhan pasangan terhadap prosedur talak tiga yang sah, termasuk pengaruhnya terhadap penurunan kasus rujuk ilegal dan peningkatan persepsi keadilan di kalangan umat Islam..
<br>Penyebab kembalinya suami istri pasca talak tiga di Kecamatan Ilir Barat II adalah kurangnya pemahaman agama serta keinginan memilih jalan cepat tanpa proses yang rumit.Menurut hukum Islam, rujuk setelah talak tiga tanpa melalui pernikahan baru merupakan tindakan haram dan dapat dianggap zina.Hal ini terjadi karena pasangan kembali bersatu tanpa menunggu mantan istri menikah dengan lakiAclaki lain dan tanpa melaksanakan akad pernikahan yang baru
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena pada Masyarakat Kecamatan Ilir Barat II Palembang yang melakukan rujuk dengan pasangannya setelah talak tiga dalam perspektif hukum Islam. Rujuk tersebut dilakukan tanpa mengindahkan aturan termuat hukum keluarga Islam yang mengharuskan mantan istri menikah dengan lakiAclaki lain terlebih dahulu tanpa ada rekayasa dan bercerai secara murni, barulah mantan suami yang pertama bisa menikahi mantan istrinya kembali. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris, dengan menggunakan data kualitatif dan sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data yang diperoleh akan dianalisis secara deskriptif kualitatif, kemudian akan disimpulkan terjadinya penyimpangan hubungan pasca talak tiga di Kecamatan Ilir Barat II Palembang dikarenakan kurangnya pemahaman...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-06685.webp" type="image/webp" length="193530" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-06685.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-1480e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/mantan-istri-data-sekunder-agregat-kualitatif-maxq-thumb-ab645.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3807-dokicti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16951-journal-sharia-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Perlindungan Anak Pasca Perceraian Analisis Pembatasan Hak Bertemu Ayah dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perlindungan Anak Pasca Perceraian Analisis Pembatasan Hak Bertemu Ayah dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perlindungan Anak Pasca Perceraian Analisis Pembatasan Hak Bertemu Ayah dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49903-hak-asuh-kebijakan-perlindungan-anak-faktor-psikol" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49903-hak-asuh-kebijakan-perlindungan-anak-faktor-psikol" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-21:69016b536f705d2f51fdd727a7c78471</id>
	<published>2026-06-21T00:56:47+07:00</published>
	<updated>2026-06-21T00:56:47+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="suci lestari" label="suci lestari" />
	<category term="mytha bianka" label="mytha bianka" />
	<category term="tiara ardita" label="tiara ardita" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ardita,bianka,lestari,mytha,suci,tiara]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas mekanisme pengawasan peradilan dalam melindungi anak ketika ayah menunjukkan jenis perilaku buruk tertentu, seperti kekerasan verbal dibandingkan penyalahgunaan zat, dengan melakukan studi komparatif. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas mekanisme pengawasan peradilan dalam melindungi anak ketika ayah menunjukkan jenis perilaku buruk tertentu, seperti kekerasan verbal dibandingkan penyalahgunaan zat, dengan melakukan studi komparatif. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/hak-asuh-kebijakan-perlindungan-anak-faktor-psikol-thumb-80cd8.webp" title="JURIS - Perlindungan Anak Pasca Perceraian: Analisis Pembatasan Hak Bertemu Ayah dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/hak-asuh-kebijakan-perlindungan-anak-faktor-psikol-thumb-80cd8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/hak-asuh-kebijakan-perlindungan-anak-faktor-psikol-thumb-80cd8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/hak-asuh-kebijakan-perlindungan-anak-faktor-psikol-thumb-80cd8.webp 1x" title="JURIS - Perlindungan Anak Pasca Perceraian: Analisis Pembatasan Hak Bertemu Ayah dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam" alt="JURIS - Perlindungan Anak Pasca Perceraian: Analisis Pembatasan Hak Bertemu Ayah dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/hak-asuh-kebijakan-perlindungan-anak-faktor-psikol-thumb-4b898.webp" title="JURIS - Perlindungan Anak Pasca Perceraian: Analisis Pembatasan Hak Bertemu Ayah dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/hak-asuh-kebijakan-perlindungan-anak-faktor-psikol-thumb-4b898.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/hak-asuh-kebijakan-perlindungan-anak-faktor-psikol-thumb-4b898.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/hak-asuh-kebijakan-perlindungan-anak-faktor-psikol-thumb-4b898.webp 1x" title="JURIS - Perlindungan Anak Pasca Perceraian: Analisis Pembatasan Hak Bertemu Ayah dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam" alt="JURIS - Perlindungan Anak Pasca Perceraian: Analisis Pembatasan Hak Bertemu Ayah dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/hak-asuh-kebijakan-perlindungan-anak-faktor-psikol-thumb-52af9.webp" title="JURIS - Perlindungan Anak Pasca Perceraian: Analisis Pembatasan Hak Bertemu Ayah dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/hak-asuh-kebijakan-perlindungan-anak-faktor-psikol-thumb-52af9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/hak-asuh-kebijakan-perlindungan-anak-faktor-psikol-thumb-52af9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/hak-asuh-kebijakan-perlindungan-anak-faktor-psikol-thumb-52af9.webp 1x" title="JURIS - Perlindungan Anak Pasca Perceraian: Analisis Pembatasan Hak Bertemu Ayah dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam" alt="JURIS - Perlindungan Anak Pasca Perceraian: Analisis Pembatasan Hak Bertemu Ayah dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49903-hak-asuh-kebijakan-perlindungan-anak-faktor-psikol" title="JURIS - Perlindungan Anak Pasca Perceraian: Analisis Pembatasan Hak Bertemu Ayah dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam" target="_blank">Perlindungan Anak Pasca Perceraian: Analisis Pembatasan Hak Bertemu Ayah dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas mekanisme pengawasan peradilan dalam melindungi anak ketika ayah menunjukkan jenis perilaku buruk tertentu, seperti kekerasan verbal dibandingkan penyalahgunaan zat, dengan melakukan studi komparatif. Selanjutnya, perlu dilakukan kajian longitudinal mengenai dampak program kunjungan termediasi terhadap kesejahteraan psikologis anak dalam kasus ayah yang memiliki perilaku buruk terbatas, untuk mengetahui apakah intervensi tersebut dapat mengurangi kebutuhan pembatasan hukum. Akhirnya, penelitian dapat meneliti peran dukungan komunitas, termasuk konseling dan pendidikan orang tua, dalam mengurangi kebutuhan pembatasan hak bertemu ayah secara hukum sekaligus memastikan kesejahteraan anak, dengan menguji hubungan antara program dukungan tersebut dan tingkat konflik keluarga pasca perceraian..
<br>Hukum keluarga Islam menempatkan kepentingan anak sebagai prioritas utama, mengakui hak anak untuk kasih sayang dan hubungan berkelanjutan dengan kedua orang tua meskipun hak asuh jatuh pada satu pihak.Perilaku buruk ayah dapat menimbulkan kemudaratan bagi anak, sehingga diperlukan evaluasi kritis dan pembatasan hak bertemu melalui konsep hadhanah dengan prinsip menolak kerusakan.Pembatasan harus proporsional dan melalui mekanisme hukum atau pengawasan, memastikan keselamatan dan kesejahteraan anak sambil menyeimbangkan hak ayah, dengan prinsip kepentingan terbaik anak sebagai pedoman
<br>Penelitian ini menganalisis pembatasan hak anak bertemu ayah yang berperilaku buruk dari perspektif hukum keluarga Islam. Dalam konteks hukum Islam, hak anak untuk mendapatkan kasih sayang, bimbingan dari kedua orang tuanya merupakan hak mendasar yang harus dijaga. Namun, bagaimana jika perilaku ayah justru menimbulkan dampak negatif bagi perkembangan moral dan psikologis anak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan ayah berkontribusi signifikan terhadap perkembangan kognitif, emosional, dan sosial anak, namun perilaku buruk ayah dapat menimbulkan kemudaratan dan gangguan psikologis. Hukum keluarga Islam memungkinkan pembatasan hak bertemu secara proporsional melalui mekanisme pengadilan atau pengawasan, untuk melindungi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/0/hak-asuh-kebijakan-perlindungan-anak-faktor-psikol-thumb-52af9.webp" type="image/webp" length="84102" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/hak-asuh-kebijakan-perlindungan-anak-faktor-psikol-thumb-80cd8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/hak-asuh-kebijakan-perlindungan-anak-faktor-psikol-thumb-4b898.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/hak-asuh-kebijakan-perlindungan-anak-faktor-psikol-thumb-52af9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3807-dokicti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16951-journal-sharia-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Maqashid Al Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Maqashid Al Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Maqashid Al Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49908-maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49908-maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-21:e00f203419c0ca2f1c7a9e414f15af9e</id>
	<published>2026-06-21T00:56:47+07:00</published>
	<updated>2026-06-21T00:56:47+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="suci lestari" label="suci lestari" />
	<category term="mytha bianka" label="mytha bianka" />
	<category term="tiara ardita" label="tiara ardita" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ardita,bianka,lestari,mytha,suci,tiara]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program pendidikan pranikah yang dirancang khusus berdasarkan nilaiAcnilai Maqashid alAcSyariah dalam menurunkan tingkat perceraian, dengan menggunakan desain eksperimen terkontrol pada pasangan yang akan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program pendidikan pranikah yang dirancang khusus berdasarkan nilaiAcnilai Maqashid alAcSyariah dalam menurunkan tingkat perceraian, dengan menggunakan desain eksperimen terkontrol pada pasangan yang akan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-f359a.webp" title="JURIS - Analisis Maqashid Al-Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-f359a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-f359a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-f359a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Maqashid Al-Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia" alt="JURIS - Analisis Maqashid Al-Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-97ba2.webp" title="JURIS - Analisis Maqashid Al-Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-97ba2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-97ba2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-97ba2.webp 1x" title="JURIS - Analisis Maqashid Al-Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia" alt="JURIS - Analisis Maqashid Al-Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-4d030.webp" title="JURIS - Analisis Maqashid Al-Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-4d030.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-4d030.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-4d030.webp 1x" title="JURIS - Analisis Maqashid Al-Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia" alt="JURIS - Analisis Maqashid Al-Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49908-maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik" title="JURIS - Analisis Maqashid Al-Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia" target="_blank">Analisis Maqashid Al-Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia</a>: Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program pendidikan pranikah yang dirancang khusus berdasarkan nilaiAcnilai Maqashid alAcSyariah dalam menurunkan tingkat perceraian, dengan menggunakan desain eksperimen terkontrol pada pasangan yang akan menikah; selanjutnya, studi longitudinal dapat mengeksplorasi pengaruh media digital terhadap harapan pernikahan dan bagaimana ekspektasi yang tidak realistis memicu perceraian, sehingga memberikan wawasan tentang intervensi kebijakan media; terakhir, penelitian kualitatif dapat menyelidiki penerapan intervensi manajemen konflik berbasis konseling Islam untuk meningkatkan komunikasi pasangan, mengidentifikasi mekanisme yang paling efektif dalam mengurangi konflik berkepanjangan, serta menilai dampaknya terhadap kepatuhan prinsipAcprinsip Maqashid dalam konteks keluarga Indonesia..
<br>Tingginya angka perceraian di Indonesia merupakan fenomena multidimensional yang dipengaruhi oleh faktor ekonomi, konflik berkepanjangan, ketidaksiapan pasangan, kekerasan dalam rumah tangga, lemahnya pemahaman nilai perkawinan, serta perubahan sosial dan budaya.Analisis perspektif Maqashid alAcSyariah menunjukkan bahwa faktorAcfaktor tersebut mengancam tercapainya tujuan utama perkawinanAisakinah, mawaddah, rahmahAidan lima prinsip dasar syariat (agama, jiwa, akal, keturunan, harta).Oleh karena itu, pencegahan perceraian memerlukan pendekatan komprehensif meliputi pendidikan pranikah, internalisasi nilai perkawinan, penguatan komunikasi, manajemen konflik, dan perlindungan hak keluarga, serta perceraian hanya dijadikan ultimum remedium bila semua upaya preventif gagal
<br>Tingginya angka perceraian di Indonesia merupakan fenomena multidimensional yang dipengaruhi oleh faktor ekonomi, konflik berkepanjangan, ketidaksiapan pasangan, kekerasan dalam rumah tangga, lemahnya pemahaman nilai-nilai perkawinan, serta perubahan sosial dan budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan kerangka yuridis-normatif, menganalisis faktor-faktor tersebut melalui perspektif Maqashid alAcSyariah. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor-faktor tersebut berpotensi mengancam tercapainya tujuan utama perkawinan, yakni menciptakan sakinah, mawaddah, dan rahmah, serta menjaga lima prinsip dasar syariat: agama (uife alAcdn), jiwa (uife alAcnafs), akal (uife alAcAoaql), keturunan (uife alAcnasl), dan harta (uife alAcmAl). Pencegahan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-97ba2.webp" type="image/webp" length="103042" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-f359a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-97ba2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/8/maqashid-al-syariah-interaksi-manajemen-konflik-in-thumb-4d030.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3807-dokicti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16951-journal-sharia-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49916-aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49916-aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-21:14ee887ad47bff8481bd9a99101f9032</id>
	<published>2026-06-21T00:56:47+07:00</published>
	<updated>2026-06-21T00:56:47+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="request loa" label="request loa" />
	<category term="john kenedi" label="john kenedi" />
	<category term="dodi irawan" label="dodi irawan" />
	<itunes:keywords><![CDATA[dodi,irawan,john,kenedi,loa,request]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji secara empiris dampak sosial ekonomi dari kebijakan pembatalan peraturan daerah pada tingkat komunitas, dengan meneliti perubahan tarif BPHTB dan kepatuhan wajib pajak di wilayah berbeda. Penelitian lain dapat membandingkan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji secara empiris dampak sosial ekonomi dari kebijakan pembatalan peraturan daerah pada tingkat komunitas, dengan meneliti perubahan tarif BPHTB dan kepatuhan wajib pajak di wilayah berbeda. Penelitian lain dapat membandingkan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-74285.webp" title="JURIS - Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-74285.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-74285.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-74285.webp 1x" title="JURIS - Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan" alt="JURIS - Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-1d48c.webp" title="JURIS - Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-1d48c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-1d48c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-1d48c.webp 1x" title="JURIS - Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan" alt="JURIS - Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-8051a.webp" title="JURIS - Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-8051a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-8051a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-8051a.webp 1x" title="JURIS - Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan" alt="JURIS - Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49916-aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi" title="JURIS - Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan" target="_blank">Telaah Fiqih Siyasah pada Pembatalan Peraturan Walikota Bengkulu oleh Gubernur Terkait Nilai Dasar Tanah dan Bangunan</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji secara empiris dampak sosial ekonomi dari kebijakan pembatalan peraturan daerah pada tingkat komunitas, dengan meneliti perubahan tarif BPHTB dan kepatuhan wajib pajak di wilayah berbeda. Penelitian lain dapat membandingkan mekanisme pembatalan peraturan daerah di provinsi-provinsi lain untuk menilai efektivitas prinsip hukum regional dan kesesuaian dengan sistem otonomi daerah. Sebagai tambahan, studi kualitatif dapat mengeksplorasi persepsi warga mengenai keadilan dan legitimasi proses gubernur dalam membatalkan produk hukum daerah, guna mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepercayaan publik terhadap lembaga pemerintahan..
<br>Peraturan Walikota Bengkulu Nomor 43 Tahun 2019 tentang Dasar Klarifikasi Pengerahan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) telah diusulkan untuk segera dicabut karena menimbulkan polarisasi di masyarakat, tinggi biaya BPHTB, dan mengganggu pelayanan publik serta aktivitas ekonomi.Barangsiapa mengkritik bahwa kebijakan tersebut menghasilkan kemudharatan lebih banyak daripada kemaslahatan, maka perlu dilakukan evaluasi kembali dengan dasar hukum yang lebih kuat dan transparan agar keadilan dan kepentingan umum terlindungi
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketentuan perundang-undangan yang mengatur tentang pembatalan suatu produk hukum serta menelaahnya dari perspektif siyasah dusturiyah, guna memperoleh deskripsi tentang harmonisasi dan sinkronisasi antar unsur pemerintah. Penelitian ini menggunakan pendekatan konseptual yuridis normatif (conceptual approach) dan pendekatan perundang-undangan (statute approach). Metode pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran bahan hukum primer dan sekunder, yang kemudian diinventarisasi dan diklasifikasikan sesuai dengan permasalahan yang dibahas. Analisis data dilakukan dengan menelaah dan mengolah bahan hukum yang telah dikumpulkan secara sistematis untuk menjawab isu hukum yang dirumuskan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari perspektif fiqh siyasah, Peraturan Wali Kota Bengkulu Nomor...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-8051a.webp" type="image/webp" length="191078" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-74285.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-1d48c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/2/aktivitas-ekonomi-daerah-sistem-otonomi-peraturan-thumb-8051a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3807-dokicti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16951-journal-sharia-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49905-kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49905-kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-21:e4c696acd1c531fe67f7614ed3d7c08e</id>
	<published>2026-06-20T22:55:30+07:00</published>
	<updated>2026-06-20T22:55:30+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="suci lestari" label="suci lestari" />
	<category term="mytha bianka" label="mytha bianka" />
	<category term="tiara ardita" label="tiara ardita" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ardita,bianka,lestari,mytha,suci,tiara]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut implikasi sosial dan hukum dari penerapan wasiat wajibah dalam kasus-kasus sengketa waris lintas agama, khususnya dalam konteks masyarakat ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut implikasi sosial dan hukum dari penerapan wasiat wajibah dalam kasus-kasus sengketa waris lintas agama, khususnya dalam konteks masyarakat ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-01298.webp" title="JURIS - Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-01298.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-01298.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-01298.webp 1x" title="JURIS - Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat" alt="JURIS - Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-26fd5.webp" title="JURIS - Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-26fd5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-26fd5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-26fd5.webp 1x" title="JURIS - Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat" alt="JURIS - Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-a5df9.webp" title="JURIS - Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-a5df9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-a5df9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-a5df9.webp 1x" title="JURIS - Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat" alt="JURIS - Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49905-kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit" title="JURIS - Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat" target="_blank">Penetapan Wasiat Wajibah untuk Saudara Non Muslim dalam Kajian Maslahat</a>: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut implikasi sosial dan hukum dari penerapan wasiat wajibah dalam kasus-kasus sengketa waris lintas agama, khususnya dalam konteks masyarakat Indonesia yang plural secara agama. 2. Meneliti dan mengeksplorasi lebih dalam konsep maslahah dalam hukum Islam, termasuk bagaimana prinsip ini dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, seperti dalam hubungan keluarga lintas agama, dan bagaimana hal ini dapat menjadi dasar untuk mencapai keseimbangan antara kepatuhan hukum dan keadilan sosial. 3. Melakukan studi komparatif antara praktik hukum adaptif dalam kasus ini dengan praktik hukum di negara-negara lain yang memiliki keragaman agama, untuk memahami bagaimana pendekatan hukum yang fleksibel dapat diterapkan dalam konteks yang berbeda dan bagaimana hal ini dapat meningkatkan keadilan dan harmoni sosial..
<br>Putusan Pengadilan Tinggi Agama Banten Nomor 0092/Pdt., dapat disimpulkan bahwa penerapan prinsip maslahah dalam sengketa waris lintas agama berperan penting untuk mencapai keadilan sosial dan menjaga keharmonisan keluarga.Hak-hak ahli waris Muslim, yakni istri dan anak kandung, tetap diprioritaskan sesuai ketentuan Pasal 171 huruf (c) KHI, sehingga prinsip kepastian hukum dan perlindungan hak dasar tetap terjaga.Di sisi lain, pemberian bagian waris kepada saudara kandung non-Muslim melalui mekanisme wasiat wajibah menunjukkan fleksibilitas hukum Islam dalam mengakomodasi kepentingan kemanusiaan, moral, dan sosial, sekaligus mencegah perselisihan berkepanjangan yang dapat merugikan seluruh pihak.Penggunaan analogi hukum (qiyas) oleh hakim untuk menyetarakan posisi ahli waris non-Muslim dengan anak angkat yang berhak memperoleh wasiat merupakan contoh penerapan ijtihad yang berorientasi pada kemaslahatan, di mana hukum bersifat adaptif terhadap kondisi sosial dan hubungan kekeluargaan.Pembagian waris secara proporsional mencerminkan upaya mencapai keseimbangan antara kepatuhan terhadap hukum formal dan pencapaian kemaslahatan sosial, sekaligus menegaskan nilai keadilan, kesetaraan, dan harmoni dalam keluarga
<br>Penelitian ini mengkaji Putusan Pengadilan Tinggi Agama Banten Nomor 0092/Pdt.G/2017/PTA.Btn. dengan konsep maslahat yang menyoroti sengketa waris lintas agama antara ahli waris Muslim dan non-Muslim. Fokus penelitian adalah konstruksi pertimbangan hakim dalam pembagian harta waris, termasuk proporsi pembagian, dasar ijtihad yang digunakan, serta implikasi yuridis bagi perlindungan hak ahli waris. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif, yang menekankan analisis terhadap peraturan perundang-undangan, putusan pengadilan, dan dokumen hukum...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-a5df9.webp" type="image/webp" length="88684" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-01298.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-26fd5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/kondisi-sosial-konkret-waris-lintas-agama-stabilit-thumb-a5df9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3807-dokicti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16951-journal-sharia-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Jumlah Kondensor Pada Pirolisis Limbah Plastik Terhadap Cairan Bahan Bakar Alternatif Yang Dihasilkan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Jumlah Kondensor Pada Pirolisis Limbah Plastik Terhadap Cairan Bahan Bakar Alternatif Yang Dihasilkan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Jumlah Kondensor Pada Pirolisis Limbah Plastik Terhadap Cairan Bahan Bakar Alternatif Yang Dihasilkan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49896-bakar-alternatif-ramah-daya" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49896-bakar-alternatif-ramah-daya" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-21:33743822483a97e8856715db9e5bdbae</id>
	<published>2026-06-20T22:51:01+07:00</published>
	<updated>2026-06-20T22:51:01+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="jurnal aptek" label="jurnal aptek" />
	<category term="yose rizal" label="yose rizal" />
	<category term="us dajjal" label="us dajjal" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aptek,dajjal,jurnal,rizal,us,yose]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti dampak jangka panjang penggunaan bahan bakar alternatif (BBA) terhadap keausan komponen mesin, khususnya keausan katup dan silinder, dengan melakukan pengujian siklus operasional yang diperpanjang. Selain itu, perlu ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti dampak jangka panjang penggunaan bahan bakar alternatif (BBA) terhadap keausan komponen mesin, khususnya keausan katup dan silinder, dengan melakukan pengujian siklus operasional yang diperpanjang. Selain itu, perlu ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/bakar-alternatif-ramah-daya-torsi-sepeda-injeksi-b-thumb-54d51.webp" title="JURIS - Pengaruh Jumlah Kondensor Pada Pirolisis Limbah Plastik  Terhadap Cairan Bahan Bakar Alternatif Yang Dihasilkan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/bakar-alternatif-ramah-daya-torsi-sepeda-injeksi-b-thumb-54d51.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/bakar-alternatif-ramah-daya-torsi-sepeda-injeksi-b-thumb-54d51.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/bakar-alternatif-ramah-daya-torsi-sepeda-injeksi-b-thumb-54d51.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Jumlah Kondensor Pada Pirolisis Limbah Plastik  Terhadap Cairan Bahan Bakar Alternatif Yang Dihasilkan" alt="JURIS - Pengaruh Jumlah Kondensor Pada Pirolisis Limbah Plastik  Terhadap Cairan Bahan Bakar Alternatif Yang Dihasilkan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/9/bakar-alternatif-ramah-daya-torsi-sepeda-injeksi-b-thumb-da84d.webp" title="JURIS - Pengaruh Jumlah Kondensor Pada Pirolisis Limbah Plastik  Terhadap Cairan Bahan Bakar Alternatif Yang Dihasilkan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/9/bakar-alternatif-ramah-daya-torsi-sepeda-injeksi-b-thumb-da84d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/9/bakar-alternatif-ramah-daya-torsi-sepeda-injeksi-b-thumb-da84d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/9/bakar-alternatif-ramah-daya-torsi-sepeda-injeksi-b-thumb-da84d.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Jumlah Kondensor Pada Pirolisis Limbah Plastik  Terhadap Cairan Bahan Bakar Alternatif Yang Dihasilkan" alt="JURIS - Pengaruh Jumlah Kondensor Pada Pirolisis Limbah Plastik  Terhadap Cairan Bahan Bakar Alternatif Yang Dihasilkan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49896-bakar-alternatif-ramah-daya" title="JURIS - Pengaruh Jumlah Kondensor Pada Pirolisis Limbah Plastik  Terhadap Cairan Bahan Bakar Alternatif Yang Dihasilkan" target="_blank">Pengaruh Jumlah Kondensor Pada Pirolisis Limbah Plastik  Terhadap Cairan Bahan Bakar Alternatif Yang Dihasilkan</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti dampak jangka panjang penggunaan bahan bakar alternatif (BBA) terhadap keausan komponen mesin, khususnya keausan katup dan silinder, dengan melakukan pengujian siklus operasional yang diperpanjang. Selain itu, perlu dikaji rasio pencampuran optimum antara minyak pirolisis polypropylene dengan bahan bakar konvensional untuk mengurangi konsumsi bahan bakar sekaligus mempertahankan peningkatan daya dan torsi. Selanjutnya, studi komprehensif mengenai profil emisi (CO, HC, NOx) yang dihasilkan oleh BBA pada berbagai beban dan kecepatan mesin dapat memberikan gambaran tentang dampak lingkungan serta membantu merumuskan kebijakan energi yang lebih berkelanjutan..
<br>Bahan bakar BBA menghasilkan daya maksimum 7,7AHP pada 3414ARPM, sedikit lebih tinggi dibandingkan pertalite.Torsi maksimum BBA mencapai 28,35ANm pada 1738ARPM, hampir dua kali lipat torsi pertalite (13,97ANm pada 3318ARPM).Meskipun BBA memberikan daya dan torsi lebih tinggi, konsumsi bahan bakar lebih besar dan penurunan daya pada putaran tinggi dipengaruhi oleh penurunan torsi serta potensi kerusakan komponen silinder seperti keausan dan kebocoran katup
<br>Perlu dilakukan evaluasi terhadap bahan bakar pengganti yang dapat dihasilkan dari sumber dan metode yang terbarukan, sehingga dapat digunakan tanpa perlu mengubah konfigurasi mesin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh performa motor bakar 4Tak dengan mengunakan bahan bakar altrnatif hasil pirolisis dari plastik jenis pp terhadap daya dan torsi sepeda motor injeksi 110cc. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen mengunakan sepeda motor beat street 110cc berbahan bakar alternatif (BBA) jenis pp dan pertalite Hasil pengujian penggunaan bahan bakar mengunakan bahan bakar alternatif menghasilkan Power Max sebesar 7,7 HP pada 3414 Rpm, dan Max Torque 28.35 pada 1738 Rpm.sedangkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/9/bakar-alternatif-ramah-daya-torsi-sepeda-injeksi-b-thumb-54d51.webp" type="image/webp" length="97354" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/bakar-alternatif-ramah-daya-torsi-sepeda-injeksi-b-thumb-54d51.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/9/bakar-alternatif-ramah-daya-torsi-sepeda-injeksi-b-thumb-da84d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-59-upp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9527-enotek-jurnal-energi-inovasi-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Kebahagiaan pada Lansia di Puskesmas Walenrang Sulawesi Selatan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Kebahagiaan pada Lansia di Puskesmas Walenrang Sulawesi Selatan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Kebahagiaan pada Lansia di Puskesmas Walenrang Sulawesi Selatan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49910-dukungan-sosial-keluarga-perawatan-lansia-aksi-sos" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49910-dukungan-sosial-keluarga-perawatan-lansia-aksi-sos" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-21:3d025d86719d62d37daa926c5eb0e5f6</id>
	<published>2026-06-20T22:36:25+07:00</published>
	<updated>2026-06-20T22:36:25+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="call editors" label="call editors" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="main content" label="main content" />
	<itunes:keywords><![CDATA[call,content,counter,editors,flag,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal yang lebih mendalam untuk memahami hubungan jangka panjang antara dukungan sosial dan kebahagiaan pada lansia. Selain itu, penelitian kualitatif diperlukan untuk mengeksplorasi persepsi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal yang lebih mendalam untuk memahami hubungan jangka panjang antara dukungan sosial dan kebahagiaan pada lansia. Selain itu, penelitian kualitatif diperlukan untuk mengeksplorasi persepsi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/2/dukungan-sosial-keluarga-perawatan-lansia-aksi-kua-thumb-42098.webp" title="JURIS - Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Kebahagiaan pada Lansia di Puskesmas Walenrang, Sulawesi Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/dukungan-sosial-keluarga-perawatan-lansia-aksi-kua-thumb-42098.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/dukungan-sosial-keluarga-perawatan-lansia-aksi-kua-thumb-42098.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/dukungan-sosial-keluarga-perawatan-lansia-aksi-kua-thumb-42098.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Kebahagiaan pada Lansia di Puskesmas Walenrang, Sulawesi Selatan" alt="JURIS - Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Kebahagiaan pada Lansia di Puskesmas Walenrang, Sulawesi Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/2/dukungan-sosial-keluarga-perawatan-lansia-aksi-kua-thumb-fbc0f.webp" title="JURIS - Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Kebahagiaan pada Lansia di Puskesmas Walenrang, Sulawesi Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/dukungan-sosial-keluarga-perawatan-lansia-aksi-kua-thumb-fbc0f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/dukungan-sosial-keluarga-perawatan-lansia-aksi-kua-thumb-fbc0f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/dukungan-sosial-keluarga-perawatan-lansia-aksi-kua-thumb-fbc0f.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Kebahagiaan pada Lansia di Puskesmas Walenrang, Sulawesi Selatan" alt="JURIS - Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Kebahagiaan pada Lansia di Puskesmas Walenrang, Sulawesi Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/2/dukungan-sosial-keluarga-perawatan-lansia-aksi-kua-thumb-4543d.webp" title="JURIS - Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Kebahagiaan pada Lansia di Puskesmas Walenrang, Sulawesi Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/dukungan-sosial-keluarga-perawatan-lansia-aksi-kua-thumb-4543d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/dukungan-sosial-keluarga-perawatan-lansia-aksi-kua-thumb-4543d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/dukungan-sosial-keluarga-perawatan-lansia-aksi-kua-thumb-4543d.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Kebahagiaan pada Lansia di Puskesmas Walenrang, Sulawesi Selatan" alt="JURIS - Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Kebahagiaan pada Lansia di Puskesmas Walenrang, Sulawesi Selatan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49910-dukungan-sosial-keluarga-perawatan-lansia-aksi-sos" title="JURIS - Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Kebahagiaan pada Lansia di Puskesmas Walenrang, Sulawesi Selatan" target="_blank">Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Kebahagiaan pada Lansia di Puskesmas Walenrang, Sulawesi Selatan</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal yang lebih mendalam untuk memahami hubungan jangka panjang antara dukungan sosial dan kebahagiaan pada lansia. Selain itu, penelitian kualitatif diperlukan untuk mengeksplorasi persepsi lansia tentang dukungan yang bermakna dan bentuk interaksi sosial yang relevan secara budaya. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kebahagiaan dan kesejahteraan psikologis pada lansia, khususnya dalam konteks layanan kesehatan primer dan masyarakat berbasis masyarakat..
<br>Dukungan sosial memainkan peran vital dalam meningkatkan kebahagiaan pada lansia.Penguatan keterlibatan keluarga dan program dukungan berbasis masyarakat melalui layanan kesehatan primer sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup lansia.Temuan ini menekankan pentingnya intervensi perawat yang berfokus pada keterlibatan keluarga, dukungan psikososial, dan partisipasi masyarakat untuk mempromosikan penuaan yang sehat dan sukses pada lansia
<br>Kebahagiaan adalah indikator penting dari penuaan yang sukses pada lansia. Namun, banyak lansia mengalami penurunan kesejahteraan akibat kesepian, penurunan kesehatan, dan interaksi sosial yang berkurang. Dukungan sosial dari keluarga, rekan sebaya, dan masyarakat memainkan peran penting dalam menjaga kesejahteraan psikologis dan kebahagiaan pada usia lanjut. Di fasilitas perawatan kesehatan primer seperti Puskesmas Walenrang, Sulawesi Selatan, memahami pengaruh dukungan sosial sangat penting untuk meningkatkan layanan perawatan lansia. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara dukungan sosial dan kebahagiaan pada lansia di Puskesmas Walenrang, Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional kuantitatif yang melibatkan 80 lansia berusia Ou60 tahun yang dipilih...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/2/dukungan-sosial-keluarga-perawatan-lansia-aksi-kua-thumb-fbc0f.webp" type="image/webp" length="88852" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/dukungan-sosial-keluarga-perawatan-lansia-aksi-kua-thumb-42098.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/dukungan-sosial-keluarga-perawatan-lansia-aksi-kua-thumb-fbc0f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/dukungan-sosial-keluarga-perawatan-lansia-aksi-kua-thumb-4543d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-919-polsub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4495-indonesian-nursing-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm Pain and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm Pain and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm Pain and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49912-populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49912-populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-21:ee4c14e576f7efe2e364c9c64f32b77a</id>
	<published>2026-06-20T22:27:20+07:00</published>
	<updated>2026-06-20T22:27:20+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="call editors" label="call editors" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="main content" label="main content" />
	<itunes:keywords><![CDATA[call,content,counter,editors,flag,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi apakah durasi dan intensitas latihan genggaman tangan mempengaruhi tingkat spasme dan kebahagiaan pasien, serta mengevaluasi efek jangka panjang intervensi ini pada risiko oblitasi arteri radial. Selain itu, studi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi apakah durasi dan intensitas latihan genggaman tangan mempengaruhi tingkat spasme dan kebahagiaan pasien, serta mengevaluasi efek jangka panjang intervensi ini pada risiko oblitasi arteri radial. Selain itu, studi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-3722f.webp" title="JURIS - The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm, Pain, and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-3722f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-3722f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-3722f.webp 1x" title="JURIS - The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm, Pain, and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention" alt="JURIS - The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm, Pain, and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-46c28.webp" title="JURIS - The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm, Pain, and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-46c28.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-46c28.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-46c28.webp 1x" title="JURIS - The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm, Pain, and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention" alt="JURIS - The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm, Pain, and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-0b788.webp" title="JURIS - The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm, Pain, and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-0b788.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-0b788.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-0b788.webp 1x" title="JURIS - The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm, Pain, and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention" alt="JURIS - The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm, Pain, and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49912-populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug" title="JURIS - The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm, Pain, and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention" target="_blank">The Effect of a Combination of 40AC Warm Compress and Handgrip Exercise on Spasm, Pain, and Anxiety in Patients Undergoing Percutaneous Coronary Intervention</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi apakah durasi dan intensitas latihan genggaman tangan mempengaruhi tingkat spasme dan kebahagiaan pasien, serta mengevaluasi efek jangka panjang intervensi ini pada risiko oblitasi arteri radial. Selain itu, studi lebih luas yang melibatkan populasi pasien dengan risiko hipertensi dan gangguan vaskular dapat menentukan keandalan dan generalisasi intervensi ini, sementara analisis biaya-efektivitas dapat memberi dasar bagi implementasi klinis di semua rumah sakit. Terakhir, integrasi teknologi pemantauan real-time, seperti pemantauan indeks perfusi digital, dapat diteliti untuk optimasi waktu aplikasi kompres dan latihan serta peningkatan keamanan pasien selama prosedur PCI..
<br>Kombinasi kompres hangat 40AC dan latihan genggaman tangan secara signifikan mengurangi spasme, nyeri, dan kecemasan serta meningkatkan indeks perfusi pada pasien PCI.Hal ini menunjukkan efektivitas intervensi non-farmakologis dalam meningkatkan kenyamanan dan hasil prosedur.Rekomendasi adalah menerapkan strategi ini sebagai bagian dari perawatan keperawatan standar
<br>Latar belakang: Intervensi non-farmakologis seperti kompres hangat dan latihan genggaman tangan berpotensi meningkatkan perfusi dan mengurangi ketidaknyamanan selama prosedur PCI. Tujuan: Menentukan efek kombinasi kompres hangat 40AC dan latihan genggaman tangan pada penurunan spasme, nyeri, dan kecemasan serta peningkatan indeks perfusi pada pasien PCI. Metode: Studi kuasi-eksperimental dengan grup kontrol melibatkan 30 responden yang dibagi menjadi dua kelompok: 15 di kelompok intervensi dan 15 di kelompok kontrol. Kelompok intervensi menerima kombinasi kompres hangat 40AC dan latihan genggaman...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-3722f.webp" type="image/webp" length="89458" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-3722f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-46c28.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/populasi-pasien-sindrom-kompres-hangat-derajat-hug-thumb-0b788.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-919-polsub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4495-indonesian-nursing-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Fiqih Al Aqalliyyat dalam Perspektif Wasathiyyah Analisis Pemikiran Abdullah bin Bayyah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Fiqih Al Aqalliyyat dalam Perspektif Wasathiyyah Analisis Pemikiran Abdullah bin Bayyah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Fiqih Al Aqalliyyat dalam Perspektif Wasathiyyah Analisis Pemikiran Abdullah bin Bayyah ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49909-fiqih-al-aqalliyyat-wasathiyyah-maqaid-alacsharaoa" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49909-fiqih-al-aqalliyyat-wasathiyyah-maqaid-alacsharaoa" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-21:0823695a2cc80247e49d28427b636ef3</id>
	<published>2026-06-20T22:04:39+07:00</published>
	<updated>2026-06-20T22:04:39+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="suci lestari" label="suci lestari" />
	<category term="mytha bianka" label="mytha bianka" />
	<category term="tiara ardita" label="tiara ardita" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ardita,bianka,lestari,mytha,suci,tiara]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Bagaimana penerapan prinsip wasathiyyah dalam memformulasikan fatwa untuk komunitas Muslim minoritas di negara dengan hukum sekuler dapat dievaluasi melalui studi perbandingan kasus; apakah fleksibilitas maqAid alAcsharAoah mampu memperkuat toleransi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Bagaimana penerapan prinsip wasathiyyah dalam memformulasikan fatwa untuk komunitas Muslim minoritas di negara dengan hukum sekuler dapat dievaluasi melalui studi perbandingan kasus; apakah fleksibilitas maqAid alAcsharAoah mampu memperkuat toleransi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/fiqih-al-aqalliyyat-wasathiyyah-maqaid-alacsharaoa-thumb-3b668.webp" title="JURIS - Fiqih Al-Aqalliyyat dalam Perspektif Wasathiyyah: Analisis Pemikiran Abdullah bin Bayyah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/fiqih-al-aqalliyyat-wasathiyyah-maqaid-alacsharaoa-thumb-3b668.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/fiqih-al-aqalliyyat-wasathiyyah-maqaid-alacsharaoa-thumb-3b668.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/fiqih-al-aqalliyyat-wasathiyyah-maqaid-alacsharaoa-thumb-3b668.webp 1x" title="JURIS - Fiqih Al-Aqalliyyat dalam Perspektif Wasathiyyah: Analisis Pemikiran Abdullah bin Bayyah" alt="JURIS - Fiqih Al-Aqalliyyat dalam Perspektif Wasathiyyah: Analisis Pemikiran Abdullah bin Bayyah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/fiqih-al-aqalliyyat-wasathiyyah-maqaid-alacsharaoa-thumb-8b747.webp" title="JURIS - Fiqih Al-Aqalliyyat dalam Perspektif Wasathiyyah: Analisis Pemikiran Abdullah bin Bayyah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/fiqih-al-aqalliyyat-wasathiyyah-maqaid-alacsharaoa-thumb-8b747.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/fiqih-al-aqalliyyat-wasathiyyah-maqaid-alacsharaoa-thumb-8b747.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/fiqih-al-aqalliyyat-wasathiyyah-maqaid-alacsharaoa-thumb-8b747.webp 1x" title="JURIS - Fiqih Al-Aqalliyyat dalam Perspektif Wasathiyyah: Analisis Pemikiran Abdullah bin Bayyah" alt="JURIS - Fiqih Al-Aqalliyyat dalam Perspektif Wasathiyyah: Analisis Pemikiran Abdullah bin Bayyah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/fiqih-al-aqalliyyat-wasathiyyah-maqaid-alacsharaoa-thumb-d4165.webp" title="JURIS - Fiqih Al-Aqalliyyat dalam Perspektif Wasathiyyah: Analisis Pemikiran Abdullah bin Bayyah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/fiqih-al-aqalliyyat-wasathiyyah-maqaid-alacsharaoa-thumb-d4165.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/fiqih-al-aqalliyyat-wasathiyyah-maqaid-alacsharaoa-thumb-d4165.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/fiqih-al-aqalliyyat-wasathiyyah-maqaid-alacsharaoa-thumb-d4165.webp 1x" title="JURIS - Fiqih Al-Aqalliyyat dalam Perspektif Wasathiyyah: Analisis Pemikiran Abdullah bin Bayyah" alt="JURIS - Fiqih Al-Aqalliyyat dalam Perspektif Wasathiyyah: Analisis Pemikiran Abdullah bin Bayyah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49909-fiqih-al-aqalliyyat-wasathiyyah-maqaid-alacsharaoa" title="JURIS - Fiqih Al-Aqalliyyat dalam Perspektif Wasathiyyah: Analisis Pemikiran Abdullah bin Bayyah" target="_blank">Fiqih Al-Aqalliyyat dalam Perspektif Wasathiyyah: Analisis Pemikiran Abdullah bin Bayyah</a>: Bagaimana penerapan prinsip wasathiyyah dalam memformulasikan fatwa untuk komunitas Muslim minoritas di negara dengan hukum sekuler dapat dievaluasi melalui studi perbandingan kasus; apakah fleksibilitas maqAid alAcsharAoah mampu memperkuat toleransi antargolongan di masyarakat multikultural? Sebuah penelitian tindak lanjut yang dimaksudkan untuk meneliti dampak jangka panjang penerapan Fiqih alAcAqalliyyat pada kehidupan sosial, ekonomi, dan politik umat Islam minoritas juga penting; apakah model ini dapat meningkatkan partisipasi politik dan kesejahteraan ekonomi mereka? Sekali lagi, akan berguna untuk menganalisa bagaimana penggunaan teknologi digital dan media sosial dapat memfasilitasi penyebaran pemikiran Abdullah bin Bayyah dalam konteks masyarakat global, sehingga dapat ditemukan strategi komunikasi yang efektif bagi pengembangan fiqih adaptif di era digital..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa Abdullah bin Bayyah memandang Fiqih alAcAqalliyyat sebagai pendekatan kontekstual berlandaskan maqAid alAcsharAoah, prinsip kemaslahatan, dan wasathiyyah.Prinsip wasathiyyah berfungsi menyeimbangkan ketegasan teks shariat dan fleksibilitas penerapan, sehingga hukum tetap relevan bagi Muslim minoritas tanpa mengorbankan kerangka normatif.Penelitian ini memperkaya pemahaman fiqih kontemporer dengan memetakan hubungan sistematis antara Fiqih alAcAqalliyyat dan wasathiyyah, serta menegaskan pentingnya pendekatan moderat bagi pengembangan hukum Islam di masyarakat plural
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam konsep fiqih al-aqalliyyat dari perspektif wasathiyyah berdasarkan pemikiran Abdullah bin Bayyah, serta menjelaskan kontribusi konsep tersebut terhadap perkembangan fikih Muslim minoritas di masa kini. Fokus penelitian dilakukan pada aspek metodologis dalam pembentukan hukum Islam bagi komunitas muslim minoritas yang sering menghadapi konflik antara ketentuan normatif syariat dengan kondisi sosial modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis normatif dan konseptual terhadap karya utama Abdullah bin Bayyah sebagai sumber data primer, didukung oleh berbagai literatur fikih dan pemikiran Islam kontemporer. Temuan penelitian menunjukkan adanya pola pemikiran hukum yang menekankan maqAid al-syarAoah, prinsip maslahat, serta nilai moderasi (wasathiyyah) sebagai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/9/fiqih-al-aqalliyyat-wasathiyyah-maqaid-alacsharaoa-thumb-d4165.webp" type="image/webp" length="182884" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/fiqih-al-aqalliyyat-wasathiyyah-maqaid-alacsharaoa-thumb-3b668.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/fiqih-al-aqalliyyat-wasathiyyah-maqaid-alacsharaoa-thumb-8b747.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/fiqih-al-aqalliyyat-wasathiyyah-maqaid-alacsharaoa-thumb-d4165.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3807-dokicti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16951-journal-sharia-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Penetapan Batas UsiaA PerkawinanA 19 TahunA PerspektifA Prinsip prinsip PerkawinanA di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penetapan Batas UsiaA PerkawinanA 19 TahunA PerspektifA Prinsip prinsip PerkawinanA di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penetapan Batas UsiaA PerkawinanA 19 TahunA PerspektifA Prinsip prinsip PerkawinanA di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49906-pengaruh-usia-upah-asasi-manusia-ham" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49906-pengaruh-usia-upah-asasi-manusia-ham" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-21:4b16776c36685fc9784063b241a31b79</id>
	<published>2026-06-20T22:02:36+07:00</published>
	<updated>2026-06-20T22:02:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="suci lestari" label="suci lestari" />
	<category term="mytha bianka" label="mytha bianka" />
	<category term="tiara ardita" label="tiara ardita" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ardita,bianka,lestari,mytha,suci,tiara]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkuat efektivitas batas usia 19 tahun, penelitian dapat meneliti bagaimana peraturan dispensasi kawin dapat disesuaikan dengan sistem sanksi yang lebih tegas, serta memonitor dampak hukumnya terhadap tingkat praktik perkawinan di bawah umur ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk memperkuat efektivitas batas usia 19 tahun, penelitian dapat meneliti bagaimana peraturan dispensasi kawin dapat disesuaikan dengan sistem sanksi yang lebih tegas, serta memonitor dampak hukumnya terhadap tingkat praktik perkawinan di bawah umur ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/1/pengaruh-usia-upah-asasi-manusia-ham-perkawinan-ha-thumb-44059.webp" title="JURIS - Penetapan Batas UsiaA PerkawinanA 19 TahunA PerspektifA Prinsip-prinsip PerkawinanA di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/1/pengaruh-usia-upah-asasi-manusia-ham-perkawinan-ha-thumb-44059.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/1/pengaruh-usia-upah-asasi-manusia-ham-perkawinan-ha-thumb-44059.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/1/pengaruh-usia-upah-asasi-manusia-ham-perkawinan-ha-thumb-44059.webp 1x" title="JURIS - Penetapan Batas UsiaA PerkawinanA 19 TahunA PerspektifA Prinsip-prinsip PerkawinanA di Indonesia" alt="JURIS - Penetapan Batas UsiaA PerkawinanA 19 TahunA PerspektifA Prinsip-prinsip PerkawinanA di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/1/pengaruh-usia-upah-asasi-manusia-ham-perkawinan-ha-thumb-63e96.webp" title="JURIS - Penetapan Batas UsiaA PerkawinanA 19 TahunA PerspektifA Prinsip-prinsip PerkawinanA di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/1/pengaruh-usia-upah-asasi-manusia-ham-perkawinan-ha-thumb-63e96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/1/pengaruh-usia-upah-asasi-manusia-ham-perkawinan-ha-thumb-63e96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/1/pengaruh-usia-upah-asasi-manusia-ham-perkawinan-ha-thumb-63e96.webp 1x" title="JURIS - Penetapan Batas UsiaA PerkawinanA 19 TahunA PerspektifA Prinsip-prinsip PerkawinanA di Indonesia" alt="JURIS - Penetapan Batas UsiaA PerkawinanA 19 TahunA PerspektifA Prinsip-prinsip PerkawinanA di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/1/pengaruh-usia-upah-asasi-manusia-ham-perkawinan-ha-thumb-6e7b5.webp" title="JURIS - Penetapan Batas UsiaA PerkawinanA 19 TahunA PerspektifA Prinsip-prinsip PerkawinanA di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/1/pengaruh-usia-upah-asasi-manusia-ham-perkawinan-ha-thumb-6e7b5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/1/pengaruh-usia-upah-asasi-manusia-ham-perkawinan-ha-thumb-6e7b5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/1/pengaruh-usia-upah-asasi-manusia-ham-perkawinan-ha-thumb-6e7b5.webp 1x" title="JURIS - Penetapan Batas UsiaA PerkawinanA 19 TahunA PerspektifA Prinsip-prinsip PerkawinanA di Indonesia" alt="JURIS - Penetapan Batas UsiaA PerkawinanA 19 TahunA PerspektifA Prinsip-prinsip PerkawinanA di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49906-pengaruh-usia-upah-asasi-manusia-ham" title="JURIS - Penetapan Batas UsiaA PerkawinanA 19 TahunA PerspektifA Prinsip-prinsip PerkawinanA di Indonesia" target="_blank">Penetapan Batas UsiaA PerkawinanA 19 TahunA PerspektifA Prinsip-prinsip PerkawinanA di Indonesia</a>: Untuk memperkuat efektivitas batas usia 19 tahun, penelitian dapat meneliti bagaimana peraturan dispensasi kawin dapat disesuaikan dengan sistem sanksi yang lebih tegas, serta memonitor dampak hukumnya terhadap tingkat praktik perkawinan di bawah umur di berbagai daerah. Selanjutnya, kajian lintas disipliner antara ilmu sosial dan kesehatan dapat dieksplorasi untuk mengukur pengaruh usia minimal ini terhadap kesehatan reproduksi dan psikologis jangka panjang, termasuk analisis data kesehatan ibu dan anak sebelum dan sesudah implementasi UU. Penelitian lain dapat memfokuskan pada mekanisme penegakan hukum di tingkat administratif, mengevaluasi peran lembaga pengadilan agama dan pemerintah daerah dalam melaksanakan peraturan, serta mengembangkan model pelatihan bagi petugas hukum dan masyarakat guna meningkatkan literasi hukum perkawinan di kalangan masyarakat..
<br>Penetapan batas usia minimal perkawinan menjadi 19 tahun bertujuan menjamin kesiapan fisik dan mental calon mempelai serta menyelaraskan dengan prinsipAcprinsip perkawinan di Indonesia.UndangAcUndang ini juga menegaskan kesetaraan hak dan kedudukan suami istri serta mendorong kematangan jiwa dan raga.Meski demikian, kelemahan regulasi dispensasi kawin masih menghambat perlindungan anak dan perlu penguatan penegakannya
<br>Penetapan batas usia minimum perkawinan menjadi 19 tahun bagi lakiAclaki dan perempuan melalui UndangAcUndang Nomor 16 Tahun 2019 merupakan respons negara terhadap tingginya praktik perkawinan anak yang berdampak pada kesehatan reproduksi, psikologis, dan pemenuhan hak asasi manusia. Meskipun regulasi ini telah diberlakukan, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, terutama tingginya permohonan dispensasi kawin yang membuka peluang terjadinya perkawinan di bawah umur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dasar hukum penetapan batas usia perkawinan 19 tahun serta menelaah relevansinya dengan prinsipAcprinsip...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/1/pengaruh-usia-upah-asasi-manusia-ham-perkawinan-ha-thumb-6e7b5.webp" type="image/webp" length="82714" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/1/pengaruh-usia-upah-asasi-manusia-ham-perkawinan-ha-thumb-44059.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/1/pengaruh-usia-upah-asasi-manusia-ham-perkawinan-ha-thumb-63e96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/1/pengaruh-usia-upah-asasi-manusia-ham-perkawinan-ha-thumb-6e7b5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3807-dokicti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16951-journal-sharia-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Praktik Bimbingan Konseling dan Mediasi Keluarga di KUA Kecamatan Kemuning Kota Palembang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Praktik Bimbingan Konseling dan Mediasi Keluarga di KUA Kecamatan Kemuning Kota Palembang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Praktik Bimbingan Konseling dan Mediasi Keluarga di KUA Kecamatan Kemuning Kota Palembang ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49907-pendekatan-kualitatif-bimbingan-konseling-konflik" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49907-pendekatan-kualitatif-bimbingan-konseling-konflik" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-21:634169f6f678ddbc86d9042809c03612</id>
	<published>2026-06-20T21:34:00+07:00</published>
	<updated>2026-06-20T21:34:00+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="suci lestari" label="suci lestari" />
	<category term="mytha bianka" label="mytha bianka" />
	<category term="tiara ardita" label="tiara ardita" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ardita,bianka,lestari,mytha,suci,tiara]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana integrasi konseling ekonomi dengan layanan mediasi KUA mempengaruhi tingkat penyelesaian konflik rumah tangga, khususnya pada pasangan yang menghadapi masalah keuangan, dengan membandingkan hasil mediasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana integrasi konseling ekonomi dengan layanan mediasi KUA mempengaruhi tingkat penyelesaian konflik rumah tangga, khususnya pada pasangan yang menghadapi masalah keuangan, dengan membandingkan hasil mediasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/pendekatan-kualitatif-bimbingan-konseling-konflik-thumb-0622f.webp" title="JURIS - Praktik Bimbingan Konseling dan Mediasi Keluarga di KUA Kecamatan Kemuning Kota Palembang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/pendekatan-kualitatif-bimbingan-konseling-konflik-thumb-0622f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/pendekatan-kualitatif-bimbingan-konseling-konflik-thumb-0622f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/pendekatan-kualitatif-bimbingan-konseling-konflik-thumb-0622f.webp 1x" title="JURIS - Praktik Bimbingan Konseling dan Mediasi Keluarga di KUA Kecamatan Kemuning Kota Palembang" alt="JURIS - Praktik Bimbingan Konseling dan Mediasi Keluarga di KUA Kecamatan Kemuning Kota Palembang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/pendekatan-kualitatif-bimbingan-konseling-konflik-thumb-83709.webp" title="JURIS - Praktik Bimbingan Konseling dan Mediasi Keluarga di KUA Kecamatan Kemuning Kota Palembang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/pendekatan-kualitatif-bimbingan-konseling-konflik-thumb-83709.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/pendekatan-kualitatif-bimbingan-konseling-konflik-thumb-83709.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/pendekatan-kualitatif-bimbingan-konseling-konflik-thumb-83709.webp 1x" title="JURIS - Praktik Bimbingan Konseling dan Mediasi Keluarga di KUA Kecamatan Kemuning Kota Palembang" alt="JURIS - Praktik Bimbingan Konseling dan Mediasi Keluarga di KUA Kecamatan Kemuning Kota Palembang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/pendekatan-kualitatif-bimbingan-konseling-konflik-thumb-d4813.webp" title="JURIS - Praktik Bimbingan Konseling dan Mediasi Keluarga di KUA Kecamatan Kemuning Kota Palembang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/pendekatan-kualitatif-bimbingan-konseling-konflik-thumb-d4813.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/pendekatan-kualitatif-bimbingan-konseling-konflik-thumb-d4813.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/pendekatan-kualitatif-bimbingan-konseling-konflik-thumb-d4813.webp 1x" title="JURIS - Praktik Bimbingan Konseling dan Mediasi Keluarga di KUA Kecamatan Kemuning Kota Palembang" alt="JURIS - Praktik Bimbingan Konseling dan Mediasi Keluarga di KUA Kecamatan Kemuning Kota Palembang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49907-pendekatan-kualitatif-bimbingan-konseling-konflik" title="JURIS - Praktik Bimbingan Konseling dan Mediasi Keluarga di KUA Kecamatan Kemuning Kota Palembang" target="_blank">Praktik Bimbingan Konseling dan Mediasi Keluarga di KUA Kecamatan Kemuning Kota Palembang</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana integrasi konseling ekonomi dengan layanan mediasi KUA mempengaruhi tingkat penyelesaian konflik rumah tangga, khususnya pada pasangan yang menghadapi masalah keuangan, dengan membandingkan hasil mediasi yang melibatkan intervensi keuangan versus mediasi standar. Selanjutnya, diperlukan studi evaluasi terstruktur terhadap program pelatihan mediator yang menekankan keterampilan komunikasi interpersonal, pendekatan spiritual, serta penanganan faktor psikologis, untuk menilai peningkatan kompetensi mediator dan dampaknya terhadap kualitas serta durasi proses mediasi. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi potensi penggunaan platform digital sebagai sarana penyediaan bimbingan konseling dan mediasi secara daring, termasuk analisis keamanan data, kepuasan pengguna, dan efektivitas dalam memperluas akses bagi keluarga di daerah terpencil atau selama situasi pandemi. Ketiga arah penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan empiris yang mendalam, mendukung perbaikan kebijakan dan praktik KUA, serta memperkuat peran institusi dalam menciptakan keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah. Dengan demikian, hasil penelitian tersebut dapat menjadi acuan untuk merumuskan kebijakan terpadu yang mengoptimalkan sinergi antara aspek hukum, sosial, dan ekonomi dalam upaya menurunkan angka perceraian..
<br>Praktik bimbingan konseling dan mediasi keluarga di KUA Kecamatan Kemuning dilaksanakan secara sistematis dengan mengintegrasikan nilai-nilai Islam dan ketentuan hukum perkawinan, sehingga memberikan ruang dialog bagi pasangan sebelum menempuh jalur peradilan.Meskipun tidak semua konflik dapat diselesaikan, layanan ini terbukti efektif sebagai upaya preventif, dengan keberhasilan dipengaruhi oleh keterbukaan pasangan dan hambatan yang meliputi konflik lama serta faktor sosial-ekonomi.Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas mediator, peningkatan kualitas konseling, dan sinergi lintas lembaga untuk mengoptimalkan peran KUA dalam mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah
<br>Keluarga merupakan unit sosial terkecil yang berperan penting dalam meningkatkan ketahanan dan kesejahteraan masyarakat. Dalam Islam, keluarga ideal didefinisikan sebagai keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah. Untuk mendukung pembentukan keluarga harmonis, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kemuning Kota Palembang menyediakan layanan bimbingan konseling dan mediasi keluarga yang berorientasi pada pencegahan dan penyelesaian konflik rumah tangga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dengan metode yuridis empiris, memanfaatkan wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi untuk memahami praktik mediasi keluarga, peran mediator, dan faktor pendukung serta penghambat keberhasilan layanan. Hasil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/8/pendekatan-kualitatif-bimbingan-konseling-konflik-thumb-0622f.webp" type="image/webp" length="225848" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/pendekatan-kualitatif-bimbingan-konseling-konflik-thumb-0622f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/pendekatan-kualitatif-bimbingan-konseling-konflik-thumb-83709.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/pendekatan-kualitatif-bimbingan-konseling-konflik-thumb-d4813.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3807-dokicti.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16951-journal-sharia-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Karakteristik Fisik Briket Dari Limbah Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Karakteristik Fisik Briket Dari Limbah Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Karakteristik Fisik Briket Dari Limbah Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49894-tandan-kosong-kelapa-sawit-efbop-residu-minyak-saw" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-49894-tandan-kosong-kelapa-sawit-efbop-residu-minyak-saw" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-21:60011527884a8c543642b0a190f4df8f</id>
	<published>2026-06-20T21:24:06+07:00</published>
	<updated>2026-06-20T21:24:06+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="jurnal aptek" label="jurnal aptek" />
	<category term="yose rizal" label="yose rizal" />
	<category term="us dajjal" label="us dajjal" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aptek,dajjal,jurnal,rizal,us,yose]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam mengenai pengaruh komposisi bahan baku terhadap kualitas briket. Selain itu, studi tentang optimalisasi proses karbonisasi dan pengujian sifat fisik dan kimia briket dengan variasi ukuran ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam mengenai pengaruh komposisi bahan baku terhadap kualitas briket. Selain itu, studi tentang optimalisasi proses karbonisasi dan pengujian sifat fisik dan kimia briket dengan variasi ukuran ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/tandan-kosong-kelapa-sawit-efbop-residu-minyak-ind-thumb-c6add.webp" title="JURIS - Analisis Karakteristik Fisik Briket Dari Limbah Pabrik  Pengolahan Kelapa Sawit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/tandan-kosong-kelapa-sawit-efbop-residu-minyak-ind-thumb-c6add.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/tandan-kosong-kelapa-sawit-efbop-residu-minyak-ind-thumb-c6add.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/tandan-kosong-kelapa-sawit-efbop-residu-minyak-ind-thumb-c6add.webp 1x" title="JURIS - Analisis Karakteristik Fisik Briket Dari Limbah Pabrik  Pengolahan Kelapa Sawit" alt="JURIS - Analisis Karakteristik Fisik Briket Dari Limbah Pabrik  Pengolahan Kelapa Sawit" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/tandan-kosong-kelapa-sawit-efbop-residu-minyak-ind-thumb-07cb4.webp" title="JURIS - Analisis Karakteristik Fisik Briket Dari Limbah Pabrik  Pengolahan Kelapa Sawit" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/tandan-kosong-kelapa-sawit-efbop-residu-minyak-ind-thumb-07cb4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/tandan-kosong-kelapa-sawit-efbop-residu-minyak-ind-thumb-07cb4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/tandan-kosong-kelapa-sawit-efbop-residu-minyak-ind-thumb-07cb4.webp 1x" title="JURIS - Analisis Karakteristik Fisik Briket Dari Limbah Pabrik  Pengolahan Kelapa Sawit" alt="JURIS - Analisis Karakteristik Fisik Briket Dari Limbah Pabrik  Pengolahan Kelapa Sawit" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-49894-tandan-kosong-kelapa-sawit-efbop-residu-minyak-saw" title="JURIS - Analisis Karakteristik Fisik Briket Dari Limbah Pabrik  Pengolahan Kelapa Sawit" target="_blank">Analisis Karakteristik Fisik Briket Dari Limbah Pabrik  Pengolahan Kelapa Sawit</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam mengenai pengaruh komposisi bahan baku terhadap kualitas briket. Selain itu, studi tentang optimalisasi proses karbonisasi dan pengujian sifat fisik dan kimia briket dengan variasi ukuran partikel juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Dengan demikian, dapat diperoleh briket dengan kualitas yang lebih baik dan nilai kalor yang lebih tinggi..
<br>Nilai kalor yang didapatkan dalam pengujian ini terdapat pada sample A2B2 Cangkang mesh 20   Tankos   Decanter Solid   Air   Tepung Tapioka dengan nilai tertinggi sebesar 30871.75 kal/gram, untuk kadar air nilai tertinggi pada A1B2 Cangkang mesh 10   Tankos   Decanter Solid   Air   Tepung Tapioka sebesar 7,52 %, laju pembakaran nilai tertinggi pada A1B1 Cangkang mesh 20   Tankos   POME   Tepung tapioka sebesar 0,21 gram/menit, kandungan abu yang tertinggi A1B2 Cangkang mesh 10   Tankos   Decanter Solid   Air   Tepung tapioka sebesar 16,6 %, dan untuk kerapatan tertinggi pada A2B3 Saringan mesh 20   Cangkang   Tankos   Air   Tepung tapioka sebesar 0,59%.Kualitas dari biobriket dapat dikategorikan baik, hal ini dapat dilihat dari nilai kalor, kadai air, dan kerapatan yang memenuhi standar nasional Indonesia, kecuali kadar abu yang tidak yang memenuhi standar nasional Indonesia
<br>Riau merupakan wilayah dengan pemasok kelapa sawit terbesar di Indonesia. Pesatnya pertumbuhan permintaan minyak sawit berdampak terhadap peningkatan limbah kelapa sawit. Limbah dihasilkan meliputi tandan buah kosong kelapa sawit (TKSS), cangkang inti sawit, serat, batang dan pelepah yang memiliki nilai kalor yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik briket yang dibuat dari kombinasi cangkang, tandan kosong, decanter solid dan palm oil mill effluent (POME). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen yang diawali dengan studi literatur, survei, pembuatan briket, pengujian,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/e/tandan-kosong-kelapa-sawit-efbop-residu-minyak-ind-thumb-c6add.webp" type="image/webp" length="99658" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/tandan-kosong-kelapa-sawit-efbop-residu-minyak-ind-thumb-c6add.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/tandan-kosong-kelapa-sawit-efbop-residu-minyak-ind-thumb-07cb4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-59-upp.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9527-enotek-jurnal-energi-inovasi-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Sun, 21 Jun 2026 03:54:15 +0700. 12 items. Served in: 3.978 seconds [atom] -->
