<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.1-10apr2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-04-11T04:32:36+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Motivasi Dan Pelatihan Guru Guru Sekolah Minggu Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Guru Sekolah Minggu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Motivasi Dan Pelatihan Guru Guru Sekolah Minggu Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Guru Sekolah Minggu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Motivasi Dan Pelatihan Guru Guru Sekolah Minggu Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Guru Sekolah Minggu ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37177-kontribusi-variabel-motivasi-pelayanan-publik-pers" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37177-kontribusi-variabel-motivasi-pelayanan-publik-pers" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-11:4dd3b08c2cc8c220aa1a3c207c9600eb</id>
	<published>2026-04-11T00:03:26+07:00</published>
	<updated>2026-04-11T00:03:26+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="friedrich w" label="friedrich w" />
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="sttmwc ac" label="sttmwc ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,friedrich,header,page,sttmwc,w]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi kualitas pelayanan guru Sekolah Minggu, mengingat bahwa 84% ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi kualitas pelayanan guru Sekolah Minggu, mengingat bahwa 84% ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/kontribusi-variabel-motivasi-pelayanan-publik-pers-thumb-6db57.webp" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Dan Pelatihan Guru-Guru Sekolah Minggu Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Guru Sekolah Minggu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/kontribusi-variabel-motivasi-pelayanan-publik-pers-thumb-6db57.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/kontribusi-variabel-motivasi-pelayanan-publik-pers-thumb-6db57.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/kontribusi-variabel-motivasi-pelayanan-publik-pers-thumb-6db57.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Dan Pelatihan Guru-Guru Sekolah Minggu Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Guru Sekolah Minggu" alt="JURIS - Pengaruh Motivasi Dan Pelatihan Guru-Guru Sekolah Minggu Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Guru Sekolah Minggu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/kontribusi-variabel-motivasi-pelayanan-publik-pers-thumb-43bf3.webp" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Dan Pelatihan Guru-Guru Sekolah Minggu Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Guru Sekolah Minggu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/kontribusi-variabel-motivasi-pelayanan-publik-pers-thumb-43bf3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/kontribusi-variabel-motivasi-pelayanan-publik-pers-thumb-43bf3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/kontribusi-variabel-motivasi-pelayanan-publik-pers-thumb-43bf3.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Dan Pelatihan Guru-Guru Sekolah Minggu Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Guru Sekolah Minggu" alt="JURIS - Pengaruh Motivasi Dan Pelatihan Guru-Guru Sekolah Minggu Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Guru Sekolah Minggu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/1/kontribusi-variabel-motivasi-pelayanan-publik-pers-thumb-90754.webp" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Dan Pelatihan Guru-Guru Sekolah Minggu Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Guru Sekolah Minggu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/1/kontribusi-variabel-motivasi-pelayanan-publik-pers-thumb-90754.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/1/kontribusi-variabel-motivasi-pelayanan-publik-pers-thumb-90754.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/1/kontribusi-variabel-motivasi-pelayanan-publik-pers-thumb-90754.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Dan Pelatihan Guru-Guru Sekolah Minggu Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Guru Sekolah Minggu" alt="JURIS - Pengaruh Motivasi Dan Pelatihan Guru-Guru Sekolah Minggu Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Guru Sekolah Minggu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37177-kontribusi-variabel-motivasi-pelayanan-publik-pers" title="JURIS - Pengaruh Motivasi Dan Pelatihan Guru-Guru Sekolah Minggu Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Guru Sekolah Minggu" target="_blank">Pengaruh Motivasi Dan Pelatihan Guru-Guru Sekolah Minggu Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Guru Sekolah Minggu</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi kualitas pelayanan guru Sekolah Minggu, mengingat bahwa 84% varians kualitas pelayanan tidak dijelaskan oleh motivasi dan pelatihan. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami secara komprehensif pengalaman dan persepsi guru Sekolah Minggu mengenai motivasi, pelatihan, dan tantangan yang mereka hadapi dalam pelayanan. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan guru Sekolah Minggu, dengan mempertimbangkan karakteristik unik dan konteks pelayanan mereka. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi praktis bagi lembaga gereja dan organisasi terkait dalam meningkatkan kualitas pelayanan guru Sekolah Minggu, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan rohani anak-anak dan remaja. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi pengaruh gaya kepemimpinan dalam komisi anak terhadap motivasi guru Sekolah Minggu, serta bagaimana kepemimpinan yang transformasional dapat mendorong peningkatan kualitas pelayanan. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki peran dukungan sosial dari gereja dan keluarga terhadap kesejahteraan guru Sekolah Minggu, dan bagaimana dukungan tersebut dapat meningkatkan motivasi dan kinerja mereka..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa motivasi pelayanan dan pelatihan guru Sekolah Minggu memiliki hubungan atau pengaruh yang tidak signifikan terhadap kualitas pelayanan.Para guru-guru sekolah minggu perlu menyikapi dengan serius mengenai motivasi dan pelatihan, agar kualitas pelayanan dapat ditingkatkan.Berdasarkan hasil pengolahan data, 16% faktor motivasi pelayanan dan pelatihan guru-guru Sekolah Minggu berkontribusi terhadap kualitas pelayanan, yang menunjukkan hubungan yang rendah
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh motivasi guru Sekolah Minggu dan pelatihan guru sekolah minggu terhadap kualitas pelayanan guru sekolah minggu. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif asosiatif, dengan jenis penelitian survei berbentuk korelasi atau pengaruh antar variabel. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hipotesis yang menyatakan pengaruh antar variabel bebas dengan variabel terikat. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah motivasi pelayanan (X1) dan pelatihan guru sekolah minggu (X2), serta variabel terikatnya adalah kualitas pelayanan (Y). Populasi penelitian adalah guru-guru Sekolah Minggu GBI Medan Plaza. Pengumpulan data...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/1/kontribusi-variabel-motivasi-pelayanan-publik-pers-thumb-43bf3.webp" type="image/webp" length="102666" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/kontribusi-variabel-motivasi-pelayanan-publik-pers-thumb-6db57.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/kontribusi-variabel-motivasi-pelayanan-publik-pers-thumb-43bf3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/1/kontribusi-variabel-motivasi-pelayanan-publik-pers-thumb-90754.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3782-sttmwc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15895-haggadah-jurnal-teologi-pendidikan-kristen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Profil Motivasi Atlet pada Siswa Ekstrakurikuler Sepak Bola SDN 2 Citalang Kabupaten Purwakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Profil Motivasi Atlet pada Siswa Ekstrakurikuler Sepak Bola SDN 2 Citalang Kabupaten Purwakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Profil Motivasi Atlet pada Siswa Ekstrakurikuler Sepak Bola SDN 2 Citalang Kabupaten Purwakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37186-kondisi-psikologis-siswa-motivasi-intrinsik-aparat" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37186-kondisi-psikologis-siswa-motivasi-intrinsik-aparat" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-11:01f71f8d25761ba561f68e235ec74204</id>
	<published>2026-04-11T00:03:26+07:00</published>
	<updated>2026-04-11T00:03:26+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="call papers" label="call papers" />
	<category term="quick menu" label="quick menu" />
	<category term="dede m" label="dede m" />
	<itunes:keywords><![CDATA[call,dede,m,menu,papers,quick]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi terhadap tingginya motivasi intrinsik siswa, seperti peran pelatih, lingkungan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi terhadap tingginya motivasi intrinsik siswa, seperti peran pelatih, lingkungan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/kondisi-psikologis-siswa-motivasi-intrinsik-aparat-thumb-7bce2.webp" title="JURIS - Profil Motivasi Atlet pada Siswa Ekstrakurikuler Sepak Bola SDN 2 Citalang Kabupaten Purwakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/kondisi-psikologis-siswa-motivasi-intrinsik-aparat-thumb-7bce2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/kondisi-psikologis-siswa-motivasi-intrinsik-aparat-thumb-7bce2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/kondisi-psikologis-siswa-motivasi-intrinsik-aparat-thumb-7bce2.webp 1x" title="JURIS - Profil Motivasi Atlet pada Siswa Ekstrakurikuler Sepak Bola SDN 2 Citalang Kabupaten Purwakarta" alt="JURIS - Profil Motivasi Atlet pada Siswa Ekstrakurikuler Sepak Bola SDN 2 Citalang Kabupaten Purwakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/kondisi-psikologis-siswa-motivasi-intrinsik-aparat-thumb-a4ccd.webp" title="JURIS - Profil Motivasi Atlet pada Siswa Ekstrakurikuler Sepak Bola SDN 2 Citalang Kabupaten Purwakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/kondisi-psikologis-siswa-motivasi-intrinsik-aparat-thumb-a4ccd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/kondisi-psikologis-siswa-motivasi-intrinsik-aparat-thumb-a4ccd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/kondisi-psikologis-siswa-motivasi-intrinsik-aparat-thumb-a4ccd.webp 1x" title="JURIS - Profil Motivasi Atlet pada Siswa Ekstrakurikuler Sepak Bola SDN 2 Citalang Kabupaten Purwakarta" alt="JURIS - Profil Motivasi Atlet pada Siswa Ekstrakurikuler Sepak Bola SDN 2 Citalang Kabupaten Purwakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/kondisi-psikologis-siswa-motivasi-intrinsik-aparat-thumb-97253.webp" title="JURIS - Profil Motivasi Atlet pada Siswa Ekstrakurikuler Sepak Bola SDN 2 Citalang Kabupaten Purwakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/kondisi-psikologis-siswa-motivasi-intrinsik-aparat-thumb-97253.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/kondisi-psikologis-siswa-motivasi-intrinsik-aparat-thumb-97253.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/kondisi-psikologis-siswa-motivasi-intrinsik-aparat-thumb-97253.webp 1x" title="JURIS - Profil Motivasi Atlet pada Siswa Ekstrakurikuler Sepak Bola SDN 2 Citalang Kabupaten Purwakarta" alt="JURIS - Profil Motivasi Atlet pada Siswa Ekstrakurikuler Sepak Bola SDN 2 Citalang Kabupaten Purwakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37186-kondisi-psikologis-siswa-motivasi-intrinsik-aparat" title="JURIS - Profil Motivasi Atlet pada Siswa Ekstrakurikuler Sepak Bola SDN 2 Citalang Kabupaten Purwakarta" target="_blank">Profil Motivasi Atlet pada Siswa Ekstrakurikuler Sepak Bola SDN 2 Citalang Kabupaten Purwakarta</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian perlu dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi terhadap tingginya motivasi intrinsik siswa, seperti peran pelatih, lingkungan teman sebaya, atau karakteristik permainan sepak bola itu sendiri. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan profil motivasi siswa sepak bola dengan siswa dari cabang olahraga lain untuk mengetahui perbedaan dan persamaan yang signifikan. Ketiga, penelitian longitudinal diperlukan untuk melacak perkembangan motivasi siswa dari waktu ke waktu dan mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat memprediksi keberlanjutan partisipasi mereka dalam sepak bola. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang dinamika motivasi atlet muda dan membantu dalam merancang program pembinaan yang lebih efektif dan berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan prestasi dan kesejahteraan psikologis siswa..
<br>Motivasi intrinsik merupakan indikator yang paling dominan, diikuti oleh motivasi eksternal dan komitmen latihan.Mayoritas siswa menunjukkan motivasi yang tinggi, namun komitmen latihan memerlukan perhatian lebih.Temuan ini mengindikasikan pentingnya mempertahankan motivasi intrinsik siswa dan meningkatkan komitmen latihan melalui program pembinaan yang terstruktur
<br>Motivasi merupakan faktor psikologis utama yang mendorong atlet untuk berlatih secara konsisten dan mencapai prestasi yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil motivasi atlet pada siswa ekstrakurikuler sepak bola SDN 2 Citalang Kabupaten Purwakarta. Metode yang digunakan adalah survei deskriptif kuantitatif dengan teknik total sampling sebanyak 25 siswa. Instrumen penelitian berupa angket motivasi yang terdiri dari 30 butir pernyataan yang mencakup tiga indikator: motivasi intrinsik (butir 1Ae10), motivasi eksternal (butir 11Ae20), dan komitmen latihan (butir...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/3/kondisi-psikologis-siswa-motivasi-intrinsik-aparat-thumb-a4ccd.webp" type="image/webp" length="99524" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/kondisi-psikologis-siswa-motivasi-intrinsik-aparat-thumb-7bce2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/kondisi-psikologis-siswa-motivasi-intrinsik-aparat-thumb-a4ccd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/kondisi-psikologis-siswa-motivasi-intrinsik-aparat-thumb-97253.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1062-indrainstitute.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14445-journal-education-culture.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Sastra Lisan Sastra Lisan Dinggung Kajian Struktur dan Fungsi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sastra Lisan Sastra Lisan Dinggung Kajian Struktur dan Fungsi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sastra Lisan Sastra Lisan Dinggung Kajian Struktur dan Fungsi ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37172-sastra-lisan-lampung-melayu-waris" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37172-sastra-lisan-lampung-melayu-waris" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-11:e40626e8030806a68ae8cefc81fe4e75</id>
	<published>2026-04-10T21:28:07+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T21:28:07+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="maizar karim" label="maizar karim" />
	<category term="tity kusrina" label="tity kusrina" />
	<category term="main content" label="main content" />
	<itunes:keywords><![CDATA[content,karim,kusrina,main,maizar,tity]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana generasi muda di Rantau Pandan memahami dan melestarikan sastra lisan Dinggung dalam konteks kehidupan modern, mengingat ancaman terhadap transmisi lisan dari generasi ke generasi. Kedua, dapat dikembangkan penelitian ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana generasi muda di Rantau Pandan memahami dan melestarikan sastra lisan Dinggung dalam konteks kehidupan modern, mengingat ancaman terhadap transmisi lisan dari generasi ke generasi. Kedua, dapat dikembangkan penelitian ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/sastra-lisan-lampung-melayu-waris-masyarakat-adat-thumb-c6189.webp" title="JURIS - Sastra Lisan Sastra Lisan Dinggung: Kajian Struktur dan Fungsi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/sastra-lisan-lampung-melayu-waris-masyarakat-adat-thumb-c6189.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/sastra-lisan-lampung-melayu-waris-masyarakat-adat-thumb-c6189.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/sastra-lisan-lampung-melayu-waris-masyarakat-adat-thumb-c6189.webp 1x" title="JURIS - Sastra Lisan Sastra Lisan Dinggung: Kajian Struktur dan Fungsi" alt="JURIS - Sastra Lisan Sastra Lisan Dinggung: Kajian Struktur dan Fungsi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/sastra-lisan-lampung-melayu-waris-masyarakat-adat-thumb-9ccd0.webp" title="JURIS - Sastra Lisan Sastra Lisan Dinggung: Kajian Struktur dan Fungsi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/sastra-lisan-lampung-melayu-waris-masyarakat-adat-thumb-9ccd0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/sastra-lisan-lampung-melayu-waris-masyarakat-adat-thumb-9ccd0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/sastra-lisan-lampung-melayu-waris-masyarakat-adat-thumb-9ccd0.webp 1x" title="JURIS - Sastra Lisan Sastra Lisan Dinggung: Kajian Struktur dan Fungsi" alt="JURIS - Sastra Lisan Sastra Lisan Dinggung: Kajian Struktur dan Fungsi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/2/sastra-lisan-lampung-melayu-waris-masyarakat-adat-thumb-5547e.webp" title="JURIS - Sastra Lisan Sastra Lisan Dinggung: Kajian Struktur dan Fungsi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/2/sastra-lisan-lampung-melayu-waris-masyarakat-adat-thumb-5547e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/2/sastra-lisan-lampung-melayu-waris-masyarakat-adat-thumb-5547e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/2/sastra-lisan-lampung-melayu-waris-masyarakat-adat-thumb-5547e.webp 1x" title="JURIS - Sastra Lisan Sastra Lisan Dinggung: Kajian Struktur dan Fungsi" alt="JURIS - Sastra Lisan Sastra Lisan Dinggung: Kajian Struktur dan Fungsi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37172-sastra-lisan-lampung-melayu-waris" title="JURIS - Sastra Lisan Sastra Lisan Dinggung: Kajian Struktur dan Fungsi" target="_blank">Sastra Lisan Sastra Lisan Dinggung: Kajian Struktur dan Fungsi</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana generasi muda di Rantau Pandan memahami dan melestarikan sastra lisan Dinggung dalam konteks kehidupan modern, mengingat ancaman terhadap transmisi lisan dari generasi ke generasi. Kedua, dapat dikembangkan penelitian tentang efektivitas Dinggung sebagai alat edukasi lingkungan dalam program sekolah atau komunitas lokal, untuk melihat apakah nilai pelestarian alam dalam Dinggung dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan formal. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi potensi Dinggung sebagai media kritik sosial kontemporer, misalnya dalam menyampaikan aspirasi masyarakat terhadap kebijakan pemerintah terkait lingkungan dan hak adat, serta bagaimana bentuk adaptasi lirik dan fungsi Dinggung dalam konteks sosial-politik saat ini. Ketiga arah penelitian ini dapat memperdalam pemahaman tentang relevansi budaya, fungsi sosial, dan dinamika transformasi Dinggung di tengah perubahan zaman. Dengan demikian, penelitian lanjutan tidak hanya menjaga keberlangsungan budaya, tetapi juga memperkuat perannya dalam pendidikan, pengelolaan lingkungan, dan partisipasi sosial masyarakat adat..
<br>Struktur sastra lisan Dinggung terdiri atas tema bujukan, diksi khas, imaji, irama, rima, larik, dan bait yang saling mendukung membentuk kesatuan utuh.Fungsi sastra lisan Dinggung bagi masyarakat meliputi pendidikan, penguatan solidaritas sosial, pemberian sanksi sosial, sarana kritik sosial, serta sebagai hiburan.Nilai-nilai dalam Dinggung berperan dalam membentuk mental masyarakat, menjaga kelestarian hutan, dan melestarikan budaya lokal di Kecamatan Rantau Pandan, Kabupaten Bungo
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1. Struktur sastra lisan Dinggung yang mencakup: tema, diksi, imaji, irama, rima, larik, dan bait, 2. Struktur dalam sastra lisan Dinggung sebagai: alat pendidikan meningkatkan perasaan solidaritas suatu kelompok, memberi sanksi sosial agar orang berprilaku baik atau memberi hukuman, sarana kritik sosial, dan pelipur lara atau hiburan. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif- kualitatif yang mana peneliti sebagai instrumen. Pendekatan dalam penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/2/sastra-lisan-lampung-melayu-waris-masyarakat-adat-thumb-9ccd0.webp" type="image/webp" length="95776" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/sastra-lisan-lampung-melayu-waris-masyarakat-adat-thumb-c6189.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/sastra-lisan-lampung-melayu-waris-masyarakat-adat-thumb-9ccd0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/2/sastra-lisan-lampung-melayu-waris-masyarakat-adat-thumb-5547e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-182-ups.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12927-cakrawala-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Respon Pertumbuhan Dan Produksi Biji Bunga Matahari Helianthus Annuus Terhadap Zpt Auksin Serta Campuran Kompos Maggot Pada Media Tanam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Respon Pertumbuhan Dan Produksi Biji Bunga Matahari Helianthus Annuus Terhadap Zpt Auksin Serta Campuran Kompos Maggot Pada Media Tanam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Respon Pertumbuhan Dan Produksi Biji Bunga Matahari Helianthus Annuus Terhadap Zpt Auksin Serta Campuran Kompos Maggot Pada Media Tanam ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37187-variasi-dosis-zpt-produksi-biji-serbuk-ekstrak-bij" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37187-variasi-dosis-zpt-produksi-biji-serbuk-ekstrak-bij" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-11:6ba82371759ad84557bddb8b30a7de30</id>
	<published>2026-04-10T20:47:05+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T20:47:05+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas kombinasi berbagai jenis ZPT dengan kompos maggot, tidak hanya auksin, untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan hasil panen bunga matahari. Selain itu, studi mendalam mengenai pengaruh kompos ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas kombinasi berbagai jenis ZPT dengan kompos maggot, tidak hanya auksin, untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan hasil panen bunga matahari. Selain itu, studi mendalam mengenai pengaruh kompos ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/variasi-dosis-zpt-produksi-biji-serbuk-ekstrak-bun-thumb-8917d.webp" title="JURIS - Respon Pertumbuhan Dan Produksi Biji Bunga Matahari (Helianthus Annuus) Terhadap Zpt Auksin Serta Campuran Kompos Maggot Pada Media Tanam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/variasi-dosis-zpt-produksi-biji-serbuk-ekstrak-bun-thumb-8917d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/variasi-dosis-zpt-produksi-biji-serbuk-ekstrak-bun-thumb-8917d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/variasi-dosis-zpt-produksi-biji-serbuk-ekstrak-bun-thumb-8917d.webp 1x" title="JURIS - Respon Pertumbuhan Dan Produksi Biji Bunga Matahari (Helianthus Annuus) Terhadap Zpt Auksin Serta Campuran Kompos Maggot Pada Media Tanam" alt="JURIS - Respon Pertumbuhan Dan Produksi Biji Bunga Matahari (Helianthus Annuus) Terhadap Zpt Auksin Serta Campuran Kompos Maggot Pada Media Tanam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/variasi-dosis-zpt-produksi-biji-serbuk-ekstrak-bun-thumb-0b0b2.webp" title="JURIS - Respon Pertumbuhan Dan Produksi Biji Bunga Matahari (Helianthus Annuus) Terhadap Zpt Auksin Serta Campuran Kompos Maggot Pada Media Tanam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/variasi-dosis-zpt-produksi-biji-serbuk-ekstrak-bun-thumb-0b0b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/variasi-dosis-zpt-produksi-biji-serbuk-ekstrak-bun-thumb-0b0b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/variasi-dosis-zpt-produksi-biji-serbuk-ekstrak-bun-thumb-0b0b2.webp 1x" title="JURIS - Respon Pertumbuhan Dan Produksi Biji Bunga Matahari (Helianthus Annuus) Terhadap Zpt Auksin Serta Campuran Kompos Maggot Pada Media Tanam" alt="JURIS - Respon Pertumbuhan Dan Produksi Biji Bunga Matahari (Helianthus Annuus) Terhadap Zpt Auksin Serta Campuran Kompos Maggot Pada Media Tanam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/5/variasi-dosis-zpt-produksi-biji-serbuk-ekstrak-bun-thumb-cc5ee.webp" title="JURIS - Respon Pertumbuhan Dan Produksi Biji Bunga Matahari (Helianthus Annuus) Terhadap Zpt Auksin Serta Campuran Kompos Maggot Pada Media Tanam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/5/variasi-dosis-zpt-produksi-biji-serbuk-ekstrak-bun-thumb-cc5ee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/5/variasi-dosis-zpt-produksi-biji-serbuk-ekstrak-bun-thumb-cc5ee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/5/variasi-dosis-zpt-produksi-biji-serbuk-ekstrak-bun-thumb-cc5ee.webp 1x" title="JURIS - Respon Pertumbuhan Dan Produksi Biji Bunga Matahari (Helianthus Annuus) Terhadap Zpt Auksin Serta Campuran Kompos Maggot Pada Media Tanam" alt="JURIS - Respon Pertumbuhan Dan Produksi Biji Bunga Matahari (Helianthus Annuus) Terhadap Zpt Auksin Serta Campuran Kompos Maggot Pada Media Tanam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37187-variasi-dosis-zpt-produksi-biji-serbuk-ekstrak-bij" title="JURIS - Respon Pertumbuhan Dan Produksi Biji Bunga Matahari (Helianthus Annuus) Terhadap Zpt Auksin Serta Campuran Kompos Maggot Pada Media Tanam" target="_blank">Respon Pertumbuhan Dan Produksi Biji Bunga Matahari (Helianthus Annuus) Terhadap Zpt Auksin Serta Campuran Kompos Maggot Pada Media Tanam</a>: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas kombinasi berbagai jenis ZPT dengan kompos maggot, tidak hanya auksin, untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan hasil panen bunga matahari. Selain itu, studi mendalam mengenai pengaruh kompos maggot terhadap sifat fisik, kimia, dan biologi tanah perlu dilakukan untuk memahami mekanisme peningkatan produktivitas tanaman secara lebih komprehensif. Terakhir, penelitian mengenai pengaruh variasi dosis dan frekuensi aplikasi ZPT auksin dan kompos maggot terhadap kualitas biji bunga matahari, seperti kandungan minyak dan protein, dapat memberikan informasi penting bagi pengembangan varietas unggul dan strategi budidaya yang lebih efisien. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang interaksi antara tanaman, pupuk organik, dan hormon pertumbuhan, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan pertanian bunga matahari di Indonesia..
<br>Aplikasi ZPT auksin menunjukkan dampak signifikan pada pertumbuhan tanaman, termasuk tinggi tanaman dan diameter batang, serta pada umur berbunga, bobot biji, dan bobot 100 biji.Penggunaan kompos maggot terbukti berpengaruh signifikan terhadap bobot 100 biji.Interaksi antara ZPT auksin dan kompos maggot juga berpengaruh nyata pada bobot 100 biji, menunjukkan sinergi positif dalam meningkatkan hasil produksi bunga matahari
<br>Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sumatra Utara, dari April hingga Juli 2024. Tujuannya adalah untuk mengetahui pengaruh ZPT Auksin dan kompos maggot terhadap pertumbuhan dan produksi biji bunga matahari. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan dua faktor perlakuan: ZPT Auksin (A0 = Kontrol, A1 = ZPT sintetis 1.5 cc/L, A2 = ZPT sintetis 2.5 cc/L) dan kompos maggot (M0 = Kontrol, M1 = 15 gr/Tanaman, M2 = 30 gr/Tanaman, M3 = 45 gr/Tanaman). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang, umur berbunga, bobot biji pertanaman, dan bobot 10 biji. Hasil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/5/variasi-dosis-zpt-produksi-biji-serbuk-ekstrak-bun-thumb-8917d.webp" type="image/webp" length="72026" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/variasi-dosis-zpt-produksi-biji-serbuk-ekstrak-bun-thumb-8917d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/variasi-dosis-zpt-produksi-biji-serbuk-ekstrak-bun-thumb-0b0b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/5/variasi-dosis-zpt-produksi-biji-serbuk-ekstrak-bun-thumb-cc5ee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3457-alshobar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13984-scientist-journal-natural-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Construction of Cone 2 Norm Associated with S Cone Inner Product ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Construction of Cone 2 Norm Associated with S Cone Inner Product ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Construction of Cone 2 Norm Associated with S Cone Inner Product ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37196-cone-normed-spaces-inner-product-2" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37196-cone-normed-spaces-inner-product-2" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-11:45ece2e89cd857f3a31cf676ed00404b</id>
	<published>2026-04-10T20:44:27+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T20:44:27+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="front matter" label="front matter" />
	<category term="combined vgg" label="combined vgg" />
	<category term="back matter" label="back matter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[back,combined,front,matter,vgg]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Mengingat pentingnya pemahaman tentang ruang 2-norm dan S-cone inner product, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada eksplorasi aplikasi praktis dari konsep-konsep ini dalam bidang-bidang seperti analisis numerik dan optimasi.  Selanjutnya, studi komparatif ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Mengingat pentingnya pemahaman tentang ruang 2-norm dan S-cone inner product, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada eksplorasi aplikasi praktis dari konsep-konsep ini dalam bidang-bidang seperti analisis numerik dan optimasi.  Selanjutnya, studi komparatif ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/cone-normed-spaces-inner-product-2-norm-constructi-thumb-ae4d7.webp" title="JURIS - Construction of Cone 2-Norm Associated with S-Cone Inner Product" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/cone-normed-spaces-inner-product-2-norm-constructi-thumb-ae4d7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/cone-normed-spaces-inner-product-2-norm-constructi-thumb-ae4d7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/cone-normed-spaces-inner-product-2-norm-constructi-thumb-ae4d7.webp 1x" title="JURIS - Construction of Cone 2-Norm Associated with S-Cone Inner Product" alt="JURIS - Construction of Cone 2-Norm Associated with S-Cone Inner Product" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/cone-normed-spaces-inner-product-2-norm-constructi-thumb-c20d7.webp" title="JURIS - Construction of Cone 2-Norm Associated with S-Cone Inner Product" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/cone-normed-spaces-inner-product-2-norm-constructi-thumb-c20d7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/cone-normed-spaces-inner-product-2-norm-constructi-thumb-c20d7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/cone-normed-spaces-inner-product-2-norm-constructi-thumb-c20d7.webp 1x" title="JURIS - Construction of Cone 2-Norm Associated with S-Cone Inner Product" alt="JURIS - Construction of Cone 2-Norm Associated with S-Cone Inner Product" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37196-cone-normed-spaces-inner-product-2" title="JURIS - Construction of Cone 2-Norm Associated with S-Cone Inner Product" target="_blank">Construction of Cone 2-Norm Associated with S-Cone Inner Product</a>: Mengingat pentingnya pemahaman tentang ruang 2-norm dan S-cone inner product, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada eksplorasi aplikasi praktis dari konsep-konsep ini dalam bidang-bidang seperti analisis numerik dan optimasi.  Selanjutnya, studi komparatif antara berbagai jenis ruang cone (misalnya, cone yang berbeda bentuk atau dimensi) dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang karakteristik dan sifat-sifat ruang S-cone inner product.  Terakhir, penelitian dapat diperluas untuk menyelidiki hubungan antara ruang S-cone inner product dengan ruang vektor lainnya, seperti ruang Hilbert, untuk mengidentifikasi potensi generalisasi dan koneksi teoritis yang lebih luas..
<br>The study successfully constructs S-cone inner product spaces, particularly for Ee2-space, by utilizing definitions and notations related to cone normed spaces and inner products.The research also establishes properties of these spaces and constructs associated cone 2-norms.The findings demonstrate the relationship between S-cone inner products and cone 2-norms, providing a foundation for further investigation in this area
<br>This paper discusses an inner product in cone normed spaces and constructs S-cone inner products to define S-cone inner product spaces, especially in Ee2-space. Moreover, it constructs cone 2-norm spaces associated with S-cone inner product spaces.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/5/cone-normed-spaces-inner-product-2-norm-constructi-thumb-c20d7.webp" type="image/webp" length="105094" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/cone-normed-spaces-inner-product-2-norm-constructi-thumb-ae4d7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/cone-normed-spaces-inner-product-2-norm-constructi-thumb-c20d7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1-.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12757-ijcsam-international-journal-computing-science-applied.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Optimal Control of an Uncertain Linear Networked Control Systems Under Denial of Service Attacks ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimal Control of an Uncertain Linear Networked Control Systems Under Denial of Service Attacks ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimal Control of an Uncertain Linear Networked Control Systems Under Denial of Service Attacks ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37195-dos-attack-optimal-control-evaluate-system" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37195-dos-attack-optimal-control-evaluate-system" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-11:42022048ed8e4c7a3df79fa018299acc</id>
	<published>2026-04-10T20:42:16+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T20:42:16+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="front matter" label="front matter" />
	<category term="combined vgg" label="combined vgg" />
	<category term="back matter" label="back matter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[back,combined,front,matter,vgg]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas skema kontrol yang diusulkan pada sistem NCS yang lebih kompleks dan realistis, termasuk mempertimbangkan berbagai jenis serangan siber selain DoS. Selain itu, eksplorasi metode adaptif ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas skema kontrol yang diusulkan pada sistem NCS yang lebih kompleks dan realistis, termasuk mempertimbangkan berbagai jenis serangan siber selain DoS. Selain itu, eksplorasi metode adaptif ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/d/dos-attack-optimal-control-evaluate-system-network-thumb-f150b.webp" title="JURIS - Optimal Control of an Uncertain Linear Networked Control Systems Under Denial of Service Attacks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/dos-attack-optimal-control-evaluate-system-network-thumb-f150b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/dos-attack-optimal-control-evaluate-system-network-thumb-f150b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/dos-attack-optimal-control-evaluate-system-network-thumb-f150b.webp 1x" title="JURIS - Optimal Control of an Uncertain Linear Networked Control Systems Under Denial of Service Attacks" alt="JURIS - Optimal Control of an Uncertain Linear Networked Control Systems Under Denial of Service Attacks" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/d/dos-attack-optimal-control-evaluate-system-network-thumb-d5666.webp" title="JURIS - Optimal Control of an Uncertain Linear Networked Control Systems Under Denial of Service Attacks" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/d/dos-attack-optimal-control-evaluate-system-network-thumb-d5666.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/d/dos-attack-optimal-control-evaluate-system-network-thumb-d5666.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/d/dos-attack-optimal-control-evaluate-system-network-thumb-d5666.webp 1x" title="JURIS - Optimal Control of an Uncertain Linear Networked Control Systems Under Denial of Service Attacks" alt="JURIS - Optimal Control of an Uncertain Linear Networked Control Systems Under Denial of Service Attacks" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37195-dos-attack-optimal-control-evaluate-system" title="JURIS - Optimal Control of an Uncertain Linear Networked Control Systems Under Denial of Service Attacks" target="_blank">Optimal Control of an Uncertain Linear Networked Control Systems Under Denial of Service Attacks</a>: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas skema kontrol yang diusulkan pada sistem NCS yang lebih kompleks dan realistis, termasuk mempertimbangkan berbagai jenis serangan siber selain DoS. Selain itu, eksplorasi metode adaptif untuk memperkirakan dan mengkompensasi ketidakpastian sistem secara *online* dapat meningkatkan ketahanan NCS terhadap gangguan yang tidak terduga. Terakhir, pengembangan strategi kontrol terdistribusi yang memanfaatkan redundansi dalam jaringan NCS dapat meningkatkan keandalan dan ketahanan sistem secara keseluruhan, terutama dalam menghadapi serangan yang terkoordinasi..
<br>This paper presents mathematical foundations for a dynamic event-triggered scheme (DETS) designed for uncertain linear networked control systems (NCS) subjected to Denial-of-Service (DoS) attacks.The study focuses on matched uncertainty and models DoS attacks as interruptions to control updates.The research derives control signals and update schemes that ensure the stability of the closed-loop NCS even in the presence of DoS attacks, providing a measure of the NCSAo resiliency to such attacks
<br>Controller design based on networked control system (NCS) framework combines sensing, control, and actuation tasks using shared channel of communication network. Such a use of communication channel often makes the NCS design more challenging due to the presence of system uncertainties, limitation on available computational/communication systems resources, as well as possible occurrences of data transmission failures or cyber attacks. This paper develops mathematical grounds for dynamic event-triggered control...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/d/dos-attack-optimal-control-evaluate-system-network-thumb-d5666.webp" type="image/webp" length="130086" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/dos-attack-optimal-control-evaluate-system-network-thumb-f150b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/d/dos-attack-optimal-control-evaluate-system-network-thumb-d5666.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1-.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12757-ijcsam-international-journal-computing-science-applied.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18 1 14 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18 1 14 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18 1 14 ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37174-berdoa-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-b" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37174-berdoa-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-b" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-11:cc0df7782f6a1bd221c6a4cecb3f9f4c</id>
	<published>2026-04-10T20:30:59+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T20:30:59+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="friedrich w" label="friedrich w" />
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="sttmwc ac" label="sttmwc ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,friedrich,header,page,sttmwc,w]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana pemahaman kontemporer tentang doa dalam komunitas Kristen saat ini dipengaruhi oleh budaya instan dan tekanan sosial, apakah hal ini menyebabkan doa lebih dipandang sebagai alat untuk memaksa Tuhan ketimbang bentuk relasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana pemahaman kontemporer tentang doa dalam komunitas Kristen saat ini dipengaruhi oleh budaya instan dan tekanan sosial, apakah hal ini menyebabkan doa lebih dipandang sebagai alat untuk memaksa Tuhan ketimbang bentuk relasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-2dc69.webp" title="JURIS - Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18:1-14" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-2dc69.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-2dc69.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-2dc69.webp 1x" title="JURIS - Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18:1-14" alt="JURIS - Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18:1-14" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-c85a0.webp" title="JURIS - Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18:1-14" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-c85a0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-c85a0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-c85a0.webp 1x" title="JURIS - Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18:1-14" alt="JURIS - Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18:1-14" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-67e92.webp" title="JURIS - Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18:1-14" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-67e92.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-67e92.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-67e92.webp 1x" title="JURIS - Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18:1-14" alt="JURIS - Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18:1-14" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37174-berdoa-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-b" title="JURIS - Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18:1-14" target="_blank">Makna Frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18:1-14</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana pemahaman kontemporer tentang doa dalam komunitas Kristen saat ini dipengaruhi oleh budaya instan dan tekanan sosial, apakah hal ini menyebabkan doa lebih dipandang sebagai alat untuk memaksa Tuhan ketimbang bentuk relasi spiritual. Kedua, perlu dikaji lebih dalam bagaimana pengalaman pribadi individu dalam berdoaAikhususnya saat doa tidak dijawabAimembentuk atau mengubah pola relasi mereka dengan Tuhan, serta bagaimana ajaran tentang kehendak Tuhan diinternalisasi dalam konteks tersebut. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi efektivitas pendidikan teologis atau pengajaran jemaat dalam menanamkan pemahaman yang benar tentang doa menurut Injil Lukas 18:1-14, termasuk sejauh mana narasi perumpamaan janda dan pemungut cukai digunakan secara efektif untuk membentuk spiritualitas yang rendah hati dan taat..
<br>Makna frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu dalam Lukas 18.1-14 bukanlah mengajarkan untuk memaksa atau mengganggu Tuhan melalui doa yang terus-menerus.Tuhan tidak perlu dipaksa karena Ia sudah mengetahui kebutuhan umat-Nya dan menjawab doa sesuai dengan kehendak-Nya.Doa yang benar adalah bentuk komunikasi yang tulus, dilandasi kerendahan hati dan penyerahan kepada kehendak Tuhan, bukan upaya memaksakan keinginan manusia
<br>Penelitian ini dikerjakan untuk mengetahui makna frasa Berdoa Tanpa Jemu-jemu Berdasarkan Eksegese Lukas 18:1-14. Frasa yang sering dipahami secara beragam oleh para penafsir, hal ini mengakibatkan kebingungan bagi jemaat Kristen. Injil Lukas diterima sebagai tulisan Lukas, diyakini ditulis antara tahun 60-63 M, dengan tujuan agar para pembaca (orang-orang bukan Yahudi) mengerti tentang segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus, sampai pada hari Ia terangkat. Penelitian ini dikerjakan dengan metode...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-67e92.webp" type="image/webp" length="219488" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-2dc69.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-c85a0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/8/berdoa-jemu-jemu-lukas-18-makna-frasa-seni-tuhan-e-thumb-67e92.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3782-sttmwc.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15895-haggadah-jurnal-teologi-pendidikan-kristen.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Combined VGG Long Short Term Memory with Gamma Correction for Pneumonia Type Classification based on Chest X Rays ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Combined VGG Long Short Term Memory with Gamma Correction for Pneumonia Type Classification based on Chest X Rays ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Combined VGG Long Short Term Memory with Gamma Correction for Pneumonia Type Classification based on Chest X Rays ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37193-kinerja-klasifikasi-pneumonia-covid-19-vgg-lstm-kl" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37193-kinerja-klasifikasi-pneumonia-covid-19-vgg-lstm-kl" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-11:704082997aef5c8365c4cbda7e35031e</id>
	<published>2026-04-10T20:10:35+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T20:10:35+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="front matter" label="front matter" />
	<category term="combined vgg" label="combined vgg" />
	<category term="back matter" label="back matter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[back,combined,front,matter,vgg]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikembangkan penelitian untuk mengevaluasi kinerja model pada dataset yang lebih beragam, termasuk populasi dari wilayah geografis dan ras yang berbeda, agar dapat diketahui sejauh mana model bisa digeneralisasi di berbagai kondisi dunia ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu dikembangkan penelitian untuk mengevaluasi kinerja model pada dataset yang lebih beragam, termasuk populasi dari wilayah geografis dan ras yang berbeda, agar dapat diketahui sejauh mana model bisa digeneralisasi di berbagai kondisi dunia ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/kinerja-klasifikasi-pneumonia-covid-19-vgg-lstm-ko-thumb-aad32.webp" title="JURIS - Combined VGG-Long Short Term Memory with Gamma Correction for Pneumonia Type Classification based on Chest X-Rays" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/kinerja-klasifikasi-pneumonia-covid-19-vgg-lstm-ko-thumb-aad32.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/kinerja-klasifikasi-pneumonia-covid-19-vgg-lstm-ko-thumb-aad32.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/kinerja-klasifikasi-pneumonia-covid-19-vgg-lstm-ko-thumb-aad32.webp 1x" title="JURIS - Combined VGG-Long Short Term Memory with Gamma Correction for Pneumonia Type Classification based on Chest X-Rays" alt="JURIS - Combined VGG-Long Short Term Memory with Gamma Correction for Pneumonia Type Classification based on Chest X-Rays" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/kinerja-klasifikasi-pneumonia-covid-19-vgg-lstm-ko-thumb-63592.webp" title="JURIS - Combined VGG-Long Short Term Memory with Gamma Correction for Pneumonia Type Classification based on Chest X-Rays" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/kinerja-klasifikasi-pneumonia-covid-19-vgg-lstm-ko-thumb-63592.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/kinerja-klasifikasi-pneumonia-covid-19-vgg-lstm-ko-thumb-63592.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/kinerja-klasifikasi-pneumonia-covid-19-vgg-lstm-ko-thumb-63592.webp 1x" title="JURIS - Combined VGG-Long Short Term Memory with Gamma Correction for Pneumonia Type Classification based on Chest X-Rays" alt="JURIS - Combined VGG-Long Short Term Memory with Gamma Correction for Pneumonia Type Classification based on Chest X-Rays" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/kinerja-klasifikasi-pneumonia-covid-19-vgg-lstm-ko-thumb-f0c72.webp" title="JURIS - Combined VGG-Long Short Term Memory with Gamma Correction for Pneumonia Type Classification based on Chest X-Rays" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/kinerja-klasifikasi-pneumonia-covid-19-vgg-lstm-ko-thumb-f0c72.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/kinerja-klasifikasi-pneumonia-covid-19-vgg-lstm-ko-thumb-f0c72.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/kinerja-klasifikasi-pneumonia-covid-19-vgg-lstm-ko-thumb-f0c72.webp 1x" title="JURIS - Combined VGG-Long Short Term Memory with Gamma Correction for Pneumonia Type Classification based on Chest X-Rays" alt="JURIS - Combined VGG-Long Short Term Memory with Gamma Correction for Pneumonia Type Classification based on Chest X-Rays" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37193-kinerja-klasifikasi-pneumonia-covid-19-vgg-lstm-kl" title="JURIS - Combined VGG-Long Short Term Memory with Gamma Correction for Pneumonia Type Classification based on Chest X-Rays" target="_blank">Combined VGG-Long Short Term Memory with Gamma Correction for Pneumonia Type Classification based on Chest X-Rays</a>: Pertama, perlu dikembangkan penelitian untuk mengevaluasi kinerja model pada dataset yang lebih beragam, termasuk populasi dari wilayah geografis dan ras yang berbeda, agar dapat diketahui sejauh mana model bisa digeneralisasi di berbagai kondisi dunia nyata. Kedua, penting untuk mengeksplorasi kombinasi metode peningkatan citra lainnya selain koreksi gamma, seperti CLAHE atau normalisasi kontras adaptif, untuk melihat apakah dapat lebih meningkatkan akurasi deteksi khususnya pada citra berkualitas rendah. Ketiga, perlu dilakukan studi untuk mengintegrasikan model ini dengan sistem diagnosis berbasis klinis yang memasukkan data pasien seperti usia, gejala, dan riwayat medis, untuk menguji apakah kombinasi data citra dan klinis dapat meningkatkan akurasi dan keandalan diagnosis secara signifikan dibanding penggunaan citra semata..
<br>Sistem klasifikasi pneumonia berbasis citra rontgen dada menggunakan pendekatan machine learning dan deep learning berhasil dikembangkan dalam penelitian ini.Kombinasi Gamma Correction dan VGG-LSTM memberikan akurasi tertinggi, yaitu 96,88%, yang lebih baik dibandingkan tanpa penerapan Gamma Correction.Tahap pra-pemrosesan dengan koreksi gamma memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja klasifikasi pneumonia
<br>Pneumonia adalah penyakit kedua yang paling banyak ditangani di unit gawat darurat. Pneumonia dapat dibedakan berdasarkan tingkat keparahannya menjadi pneumonia viral dan bakterial. Coronavirus (COVID-19) telah menjadi pandemi yang menyebar secara global. Kepanikan selama pandemi menyebabkan banyak orang mendiagnosis sendiri dan menganggap pneumonia biasa sebagai COVID-19. Meskipun memiliki gejala yang hampir mirip, tidak semua pneumonia adalah COVID-19. Pneumonia adalah peradangan paru-paru yang disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur. Sebaliknya, pneumonia akibat COVID-19 disebabkan oleh virus SARS-CoV-2. Diagnosis dini COVID-19 dan pneumonia sangat penting...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/5/kinerja-klasifikasi-pneumonia-covid-19-vgg-lstm-ko-thumb-f0c72.webp" type="image/webp" length="106908" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/kinerja-klasifikasi-pneumonia-covid-19-vgg-lstm-ko-thumb-aad32.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/kinerja-klasifikasi-pneumonia-covid-19-vgg-lstm-ko-thumb-63592.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/kinerja-klasifikasi-pneumonia-covid-19-vgg-lstm-ko-thumb-f0c72.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1-.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12757-ijcsam-international-journal-computing-science-applied.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Mineral levels in lactating Lagos women blood breast milk correlation and environmental nutritional influences ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mineral levels in lactating Lagos women blood breast milk correlation and environmental nutritional influences ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mineral levels in lactating Lagos women blood breast milk correlation and environmental nutritional influences ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37175-breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37175-breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-11:4daf349b1ad039fb6b90f07e87c18656</id>
	<published>2026-04-10T20:10:28+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T20:10:28+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="silico study" label="silico study" />
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="hendy wijaya" label="hendy wijaya" />
	<itunes:keywords><![CDATA[content,hendy,main,silico,study,wijaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat berfokus pada dampak langsung suplemen vitamin tertentu pada mikronutrien esensial. Selain itu, studi lebih lanjut dapat menyelidiki hubungan antara paparan lingkungan, seperti cat dan radiasi, dengan perubahan komposisi ASI. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat berfokus pada dampak langsung suplemen vitamin tertentu pada mikronutrien esensial. Selain itu, studi lebih lanjut dapat menyelidiki hubungan antara paparan lingkungan, seperti cat dan radiasi, dengan perubahan komposisi ASI. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-9ff4d.webp" title="JURIS - Mineral levels in lactating Lagos women: blood-breast milk correlation and environmental-nutritional influences" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-9ff4d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-9ff4d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-9ff4d.webp 1x" title="JURIS - Mineral levels in lactating Lagos women: blood-breast milk correlation and environmental-nutritional influences" alt="JURIS - Mineral levels in lactating Lagos women: blood-breast milk correlation and environmental-nutritional influences" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-1c39d.webp" title="JURIS - Mineral levels in lactating Lagos women: blood-breast milk correlation and environmental-nutritional influences" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-1c39d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-1c39d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-1c39d.webp 1x" title="JURIS - Mineral levels in lactating Lagos women: blood-breast milk correlation and environmental-nutritional influences" alt="JURIS - Mineral levels in lactating Lagos women: blood-breast milk correlation and environmental-nutritional influences" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-3f1bb.webp" title="JURIS - Mineral levels in lactating Lagos women: blood-breast milk correlation and environmental-nutritional influences" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-3f1bb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-3f1bb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-3f1bb.webp 1x" title="JURIS - Mineral levels in lactating Lagos women: blood-breast milk correlation and environmental-nutritional influences" alt="JURIS - Mineral levels in lactating Lagos women: blood-breast milk correlation and environmental-nutritional influences" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37175-breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan" title="JURIS - Mineral levels in lactating Lagos women: blood-breast milk correlation and environmental-nutritional influences" target="_blank">Mineral levels in lactating Lagos women: blood-breast milk correlation and environmental-nutritional influences</a>: Penelitian lanjutan dapat berfokus pada dampak langsung suplemen vitamin tertentu pada mikronutrien esensial. Selain itu, studi lebih lanjut dapat menyelidiki hubungan antara paparan lingkungan, seperti cat dan radiasi, dengan perubahan komposisi ASI. Akhirnya, penelitian dapat mengeksplorasi strategi intervensi untuk meningkatkan asupan mikronutrien pada wanita hamil, terutama dalam konteks negara berpenghasilan rendah..
<br>Sementara tingkat ion natrium dan kalium dalam ASI secara langsung terkait dengan tingkat dalam serum, asupan suplemen beberapa vitamin serta paparan cat dan radiasi dapat mengurangi secara signifikan kalium dalam darah dan ASI, sehingga memperburuk defisiensi mikronutrien (alias kelaparan tersembunyi) pada wanita hamil
<br>Latar belakang: Pilihan gaya hidup dan paparan lingkungan terhadap bahan tertentu telah dilaporkan mengubah distribusi elektrolit kunci dalam darah dan ASI ibu hamil, dan dalam beberapa kasus, memperburuk defisiensi mikronutrien. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan asosiasi ion natrium, besi, kalium, dan kalsium dalam darah ibu dengan yang ada dalam ASI dan bagaimana rutinitas gaya hidup ibu dapat mempengaruhi tingkat mikronutrien tersebut.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-9ff4d.webp" type="image/webp" length="107200" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-9ff4d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-1c39d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/c/breast-milk-asi-nutrisi-darah-polutan-lingkungan-s-thumb-3f1bb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1901-univmed.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3253-universa-medicina.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Tingkat Kebutuhan Penghargaan dan Tingkat Kohesivitas Kelompok Terhadap Tingkat Motivasi Kerja Karyawan PT X Di Gresik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Tingkat Kebutuhan Penghargaan dan Tingkat Kohesivitas Kelompok Terhadap Tingkat Motivasi Kerja Karyawan PT X Di Gresik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Tingkat Kebutuhan Penghargaan dan Tingkat Kohesivitas Kelompok Terhadap Tingkat Motivasi Kerja Karyawan PT X Di Gresik ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37190-motivasi-budaya-organisasi-kohesivi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37190-motivasi-budaya-organisasi-kohesivi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-11:00200eb208d0e4bc8b8416ad7503a039</id>
	<published>2026-04-10T20:10:22+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T20:10:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="published al" label="published al" />
	<category term="x gresik" label="x gresik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[al,gresik,published,x]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi peran kepemimpinan transformasional dalam memediasi hubungan antara kohesivitas kelompok dan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi peran kepemimpinan transformasional dalam memediasi hubungan antara kohesivitas kelompok dan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/motivasi-budaya-organisasi-kohesivitas-kelompok-pe-thumb-b2f5e.webp" title="JURIS - Pengaruh Tingkat Kebutuhan Penghargaan dan Tingkat Kohesivitas Kelompok Terhadap Tingkat Motivasi Kerja Karyawan PT.X Di Gresik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/motivasi-budaya-organisasi-kohesivitas-kelompok-pe-thumb-b2f5e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/motivasi-budaya-organisasi-kohesivitas-kelompok-pe-thumb-b2f5e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/motivasi-budaya-organisasi-kohesivitas-kelompok-pe-thumb-b2f5e.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Tingkat Kebutuhan Penghargaan dan Tingkat Kohesivitas Kelompok Terhadap Tingkat Motivasi Kerja Karyawan PT.X Di Gresik" alt="JURIS - Pengaruh Tingkat Kebutuhan Penghargaan dan Tingkat Kohesivitas Kelompok Terhadap Tingkat Motivasi Kerja Karyawan PT.X Di Gresik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/motivasi-budaya-organisasi-kohesivitas-kelompok-pe-thumb-3cf0d.webp" title="JURIS - Pengaruh Tingkat Kebutuhan Penghargaan dan Tingkat Kohesivitas Kelompok Terhadap Tingkat Motivasi Kerja Karyawan PT.X Di Gresik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/motivasi-budaya-organisasi-kohesivitas-kelompok-pe-thumb-3cf0d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/motivasi-budaya-organisasi-kohesivitas-kelompok-pe-thumb-3cf0d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/motivasi-budaya-organisasi-kohesivitas-kelompok-pe-thumb-3cf0d.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Tingkat Kebutuhan Penghargaan dan Tingkat Kohesivitas Kelompok Terhadap Tingkat Motivasi Kerja Karyawan PT.X Di Gresik" alt="JURIS - Pengaruh Tingkat Kebutuhan Penghargaan dan Tingkat Kohesivitas Kelompok Terhadap Tingkat Motivasi Kerja Karyawan PT.X Di Gresik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/motivasi-budaya-organisasi-kohesivitas-kelompok-pe-thumb-21d37.webp" title="JURIS - Pengaruh Tingkat Kebutuhan Penghargaan dan Tingkat Kohesivitas Kelompok Terhadap Tingkat Motivasi Kerja Karyawan PT.X Di Gresik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/motivasi-budaya-organisasi-kohesivitas-kelompok-pe-thumb-21d37.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/motivasi-budaya-organisasi-kohesivitas-kelompok-pe-thumb-21d37.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/motivasi-budaya-organisasi-kohesivitas-kelompok-pe-thumb-21d37.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Tingkat Kebutuhan Penghargaan dan Tingkat Kohesivitas Kelompok Terhadap Tingkat Motivasi Kerja Karyawan PT.X Di Gresik" alt="JURIS - Pengaruh Tingkat Kebutuhan Penghargaan dan Tingkat Kohesivitas Kelompok Terhadap Tingkat Motivasi Kerja Karyawan PT.X Di Gresik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37190-motivasi-budaya-organisasi-kohesivi" title="JURIS - Pengaruh Tingkat Kebutuhan Penghargaan dan Tingkat Kohesivitas Kelompok Terhadap Tingkat Motivasi Kerja Karyawan PT.X Di Gresik" target="_blank">Pengaruh Tingkat Kebutuhan Penghargaan dan Tingkat Kohesivitas Kelompok Terhadap Tingkat Motivasi Kerja Karyawan PT.X Di Gresik</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi peran kepemimpinan transformasional dalam memediasi hubungan antara kohesivitas kelompok dan motivasi kerja karyawan, dengan tujuan untuk memahami bagaimana gaya kepemimpinan yang inspiratif dapat meningkatkan semangat kerja tim. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh budaya organisasi terhadap tingkat kebutuhan penghargaan karyawan, dengan mempertimbangkan bagaimana nilai-nilai dan norma yang dianut perusahaan dapat memengaruhi persepsi karyawan terhadap pengakuan dan apresiasi. Ketiga, penelitian dapat meneliti dampak program pelatihan pengembangan diri terhadap peningkatan motivasi kerja karyawan, dengan fokus pada pengembangan keterampilan interpersonal dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan lingkungan kerja. Dengan menggabungkan ketiga arah penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi motivasi kerja karyawan dan memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan strategi manajemen sumber daya manusia yang efektif..
<br>Berdasarkan hasil dan analisis data yang telah dilakukan dalam penelitian disimpulkan beberapa hal, yaitu.Terdapat pengaruh positif yang signifikan antara tingkat kebutuhan penghargaan dan tingkat kohesivitas kelompok terhadap tingkat motivasi kerja karyawan di PT.Hal ini menunjukkan semakin tinggi tingkat kohesivitas dalam sebuah kelompok maka semakin tinggi pula tingkat motivasi kerja, dan sebaliknya semakin rendah tingkat kohesivitas dalam sebuah kelompok maka tingkat motivasi kerja semakin rendah.Adanya Pengaruh antara tingkat kohesivitas kelompok terhadap tingkat motivasi kerja karyawan PT.X memberikan informasi bahwa tinggi rendahnya motivasi kerja karyawan dapat dipengaruhi oleh kohesivitas kelompok
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh tingkat kebutuhan penghargaan dan tingkat kohesivitas kelompok terhadap tingkat motivasi kerja karyawan PT.X di Gresik. Tipe penelitian ini adalah kuantitatif kolerasional. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh, yaitu sebanyak 43 karyawan. Skala yang digunakan angket skala likert dengan 5 pilihan jawaban. Skala disusun peneliti dengan landasan teori pada variabel tingkat motivasi kerja dengan teori Maslow (dalam Arep dan Tanjung), variabel tingkat kebutuhan penghargaan dengan teori Maslow dan variabel kohesivitas kelompok dengan teori Forsyth. Uji validitas skala menggunakan validitas isi. Uji reliabilitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/3/motivasi-budaya-organisasi-kohesivitas-kelompok-pe-thumb-21d37.webp" type="image/webp" length="76728" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/motivasi-budaya-organisasi-kohesivitas-kelompok-pe-thumb-b2f5e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/motivasi-budaya-organisasi-kohesivitas-kelompok-pe-thumb-3cf0d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/motivasi-budaya-organisasi-kohesivitas-kelompok-pe-thumb-21d37.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3457-alshobar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13987-tajug-jurnal-pemikiran-islam-sosial-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Profil Kemampuan Mental Imagery Atlet Futsal Sman 2 Purwakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Profil Kemampuan Mental Imagery Atlet Futsal Sman 2 Purwakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Profil Kemampuan Mental Imagery Atlet Futsal Sman 2 Purwakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37183-cabang-olahraga-atletik-populasi-atlet-futsal-ment" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37183-cabang-olahraga-atletik-populasi-atlet-futsal-ment" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-11:aaaed89a566ac152220e0be34afdd8cb</id>
	<published>2026-04-10T19:33:52+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T19:33:52+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="call papers" label="call papers" />
	<category term="quick menu" label="quick menu" />
	<category term="dede m" label="dede m" />
	<itunes:keywords><![CDATA[call,dede,m,menu,papers,quick]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian lintas cabang olahraga dengan sampel lebih besar untuk mengetahui apakah profil kemampuan mental imagery yang sebagian besar berada pada kategori sedang juga terjadi pada atlet dari olahraga lain di Indonesia. Kedua, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian lintas cabang olahraga dengan sampel lebih besar untuk mengetahui apakah profil kemampuan mental imagery yang sebagian besar berada pada kategori sedang juga terjadi pada atlet dari olahraga lain di Indonesia. Kedua, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/cabang-olahraga-atletik-populasi-atlet-futsal-ment-thumb-c333d.webp" title="JURIS - Profil Kemampuan Mental Imagery Atlet Futsal Sman 2 Purwakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/cabang-olahraga-atletik-populasi-atlet-futsal-ment-thumb-c333d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/cabang-olahraga-atletik-populasi-atlet-futsal-ment-thumb-c333d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/cabang-olahraga-atletik-populasi-atlet-futsal-ment-thumb-c333d.webp 1x" title="JURIS - Profil Kemampuan Mental Imagery Atlet Futsal Sman 2 Purwakarta" alt="JURIS - Profil Kemampuan Mental Imagery Atlet Futsal Sman 2 Purwakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/cabang-olahraga-atletik-populasi-atlet-futsal-ment-thumb-7dc42.webp" title="JURIS - Profil Kemampuan Mental Imagery Atlet Futsal Sman 2 Purwakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/cabang-olahraga-atletik-populasi-atlet-futsal-ment-thumb-7dc42.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/cabang-olahraga-atletik-populasi-atlet-futsal-ment-thumb-7dc42.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/cabang-olahraga-atletik-populasi-atlet-futsal-ment-thumb-7dc42.webp 1x" title="JURIS - Profil Kemampuan Mental Imagery Atlet Futsal Sman 2 Purwakarta" alt="JURIS - Profil Kemampuan Mental Imagery Atlet Futsal Sman 2 Purwakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37183-cabang-olahraga-atletik-populasi-atlet-futsal-ment" title="JURIS - Profil Kemampuan Mental Imagery Atlet Futsal Sman 2 Purwakarta" target="_blank">Profil Kemampuan Mental Imagery Atlet Futsal Sman 2 Purwakarta</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian lintas cabang olahraga dengan sampel lebih besar untuk mengetahui apakah profil kemampuan mental imagery yang sebagian besar berada pada kategori sedang juga terjadi pada atlet dari olahraga lain di Indonesia. Kedua, sebaiknya dikaji lebih lanjut hubungan langsung antara skor kemampuan imagery dari SIAQ dengan performa aktual atlet selama pertandingan, untuk membuktikan secara empiris sejauh mana keberhasilan teknik imaging berdampak pada peningkatan prestasi. Ketiga, perlu dikembangkan studi intervensi jangka panjang yang menguji efektivitas penerapan PETTLEP Model dalam program latihan mental secara rutin, terutama pada atlet dengan kemampuan imagery rendah, untuk melihat perubahan progresif dalam kemampuan imagery dan performa mereka. Penelitian seperti ini dapat membantu merancang program pembinaan mental yang lebih tepat sasaran. Selain itu, studi tersebut dapat mengungkap faktor-faktor seperti pengalaman bertanding, jenis posisi bermain, dan tingkat kepercayaan diri yang mungkin memengaruhi perkembangan imagery. Dengan pendekatan longitudinal, hasilnya bisa memberikan bukti kuat tentang pengaruh latihan mental terhadap performa. Penelitian lanjutan juga bisa membandingkan efektivitas pelatihan imagery secara individual versus kelompok. Temuan dari penelitian semacam itu akan sangat berguna bagi pelatih dan psikolog olahraga. Integrasi temuan ini ke dalam kurikulum pelatihan atlet muda bisa menjadi langkah strategis. Dengan begitu, pengembangan kemampuan mental bisa dimulai sejak dini secara sistematis..
<br>Mayoritas atlet (55%) termasuk dalam kategori sedang, menunjukkan kemampuan dasar yang memadai namun belum optimal untuk memberikan dampak maksimal terhadap performa.Sebanyak 18% atlet berada pada kategori rendah dan sangat rendah, sehingga memerlukan perhatian khusus melalui program latihan mental yang terstruktur dan disesuaikan secara individual
<br>Kemampuan mental imagery merupakan salah satu komponen psikologis yang berperan penting dalam peningkatan performa atlet. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan mental imagery atlet futsal SMAN 2 Purwakarta berdasarkan lima dimensi yang diukur menggunakan Sport Imagery Ability Questionnaire (SIAQ). Metode yang digunakan adalah survei deskriptif kuantitatif dengan teknik total sampling, melibatkan seluruh populasi sebanyak 47 atlet futsal. Instrumen yang digunakan adalah SIAQ yang mencakup lima dimensi, yaitu skill imagery, strategy imagery, goal imagery, affect imagery, dan mastery imagery. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan acuan mean dan standar deviasi untuk pengkategorian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas atlet (55%) berada pada kategori sedang, diikuti kategori tinggi (17%), sangat tinggi (11%), serta masing-masing...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/5/cabang-olahraga-atletik-populasi-atlet-futsal-ment-thumb-c333d.webp" type="image/webp" length="66168" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/cabang-olahraga-atletik-populasi-atlet-futsal-ment-thumb-c333d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/cabang-olahraga-atletik-populasi-atlet-futsal-ment-thumb-7dc42.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1062-indrainstitute.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14445-journal-education-culture.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Pemberian Berbagai Dosis Fungi Mikoriza Arbuscular Terhadap Peningkatan Pertumbuhan Tanaman Kacang Kedelai Glycine Max ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Pemberian Berbagai Dosis Fungi Mikoriza Arbuscular Terhadap Peningkatan Pertumbuhan Tanaman Kacang Kedelai Glycine Max ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Pemberian Berbagai Dosis Fungi Mikoriza Arbuscular Terhadap Peningkatan Pertumbuhan Tanaman Kacang Kedelai Glycine Max ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37180-mikoriza-arbuscular-jagung-fun" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-37180-mikoriza-arbuscular-jagung-fun" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-11:db4dee753f74a15b2cd8f7dc40625f6a</id>
	<published>2026-04-10T19:08:29+07:00</published>
	<updated>2026-04-10T19:08:29+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="glycine max" label="glycine max" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[glycine,max,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas berbagai jenis fungi mikoriza arbuscular yang berbeda terhadap pertumbuhan kedelai, mengingat penelitian ini hanya menggunakan satu jenis. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih mendalam ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas berbagai jenis fungi mikoriza arbuscular yang berbeda terhadap pertumbuhan kedelai, mengingat penelitian ini hanya menggunakan satu jenis. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih mendalam ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/b/mikoriza-arbuscular-jagung-fungi-arbuskular-arbusk-thumb-4244d.webp" title="JURIS - Pengaruh Pemberian Berbagai Dosis Fungi Mikoriza Arbuscular Terhadap Peningkatan Pertumbuhan Tanaman Kacang Kedelai (Glycine Max)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/b/mikoriza-arbuscular-jagung-fungi-arbuskular-arbusk-thumb-4244d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/b/mikoriza-arbuscular-jagung-fungi-arbuskular-arbusk-thumb-4244d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/b/mikoriza-arbuscular-jagung-fungi-arbuskular-arbusk-thumb-4244d.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pemberian Berbagai Dosis Fungi Mikoriza Arbuscular Terhadap Peningkatan Pertumbuhan Tanaman Kacang Kedelai (Glycine Max)" alt="JURIS - Pengaruh Pemberian Berbagai Dosis Fungi Mikoriza Arbuscular Terhadap Peningkatan Pertumbuhan Tanaman Kacang Kedelai (Glycine Max)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/b/mikoriza-arbuscular-jagung-fungi-arbuskular-arbusk-thumb-00097.webp" title="JURIS - Pengaruh Pemberian Berbagai Dosis Fungi Mikoriza Arbuscular Terhadap Peningkatan Pertumbuhan Tanaman Kacang Kedelai (Glycine Max)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/b/mikoriza-arbuscular-jagung-fungi-arbuskular-arbusk-thumb-00097.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/b/mikoriza-arbuscular-jagung-fungi-arbuskular-arbusk-thumb-00097.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/b/mikoriza-arbuscular-jagung-fungi-arbuskular-arbusk-thumb-00097.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pemberian Berbagai Dosis Fungi Mikoriza Arbuscular Terhadap Peningkatan Pertumbuhan Tanaman Kacang Kedelai (Glycine Max)" alt="JURIS - Pengaruh Pemberian Berbagai Dosis Fungi Mikoriza Arbuscular Terhadap Peningkatan Pertumbuhan Tanaman Kacang Kedelai (Glycine Max)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/b/mikoriza-arbuscular-jagung-fungi-arbuskular-arbusk-thumb-c94ac.webp" title="JURIS - Pengaruh Pemberian Berbagai Dosis Fungi Mikoriza Arbuscular Terhadap Peningkatan Pertumbuhan Tanaman Kacang Kedelai (Glycine Max)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/b/mikoriza-arbuscular-jagung-fungi-arbuskular-arbusk-thumb-c94ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/b/mikoriza-arbuscular-jagung-fungi-arbuskular-arbusk-thumb-c94ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/b/mikoriza-arbuscular-jagung-fungi-arbuskular-arbusk-thumb-c94ac.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Pemberian Berbagai Dosis Fungi Mikoriza Arbuscular Terhadap Peningkatan Pertumbuhan Tanaman Kacang Kedelai (Glycine Max)" alt="JURIS - Pengaruh Pemberian Berbagai Dosis Fungi Mikoriza Arbuscular Terhadap Peningkatan Pertumbuhan Tanaman Kacang Kedelai (Glycine Max)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-37180-mikoriza-arbuscular-jagung-fun" title="JURIS - Pengaruh Pemberian Berbagai Dosis Fungi Mikoriza Arbuscular Terhadap Peningkatan Pertumbuhan Tanaman Kacang Kedelai (Glycine Max)" target="_blank">Pengaruh Pemberian Berbagai Dosis Fungi Mikoriza Arbuscular Terhadap Peningkatan Pertumbuhan Tanaman Kacang Kedelai (Glycine Max)</a>: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas berbagai jenis fungi mikoriza arbuscular yang berbeda terhadap pertumbuhan kedelai, mengingat penelitian ini hanya menggunakan satu jenis. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai interaksi antara dosis mikoriza arbuscular dengan jenis tanah yang berbeda, karena faktor tanah dapat mempengaruhi efektivitas simbiosis antara fungi dan tanaman. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengaruh pemberian mikoriza arbuscular terhadap kualitas biji kedelai, seperti kandungan protein dan minyak, untuk melihat apakah aplikasi mikoriza dapat meningkatkan nilai gizi tanaman..
<br>Pemberian mikoriza arbuscular tidak menunjukkan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun tanaman kedelai.Perlakuan terbaik ditunjukkan oleh perlakuan Mi3, yang cenderung memberikan penambahan tinggi tanaman dengan nilai tertinggi setiap minggu, dengan rata-rata 1,5 cm, 3,2 cm, 4,15 cm, dan 5,9 cm.Selain itu, perlakuan Mi3 juga memberikan penambahan jumlah daun pada setiap minggunya, dengan rata-rata 2, 4, 5,5, dan 8 helai
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai dosis fungi mikoriza arbuscular terhadap peningkatan pertumbuhan kacang kedelai (Glycine max). Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Mikrobiologi dan Rumah Kaca Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Medan dari bulan September-November 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 1 faktor kemudian diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 18 satuan percobaan. Analisis data menggunakan analisis varian (sidik ragam). Perlakuan yang diberikan (M), yaitu: Mi0: Tanpa Mikoriza arbuscular (kontrol), Mi1: 2,5 g/polybag, Mi2: 5 g/polybag, Mi3: 7,5 g/polybag, Mi4: 10 g/polybag dan Mi5: 12,5 g/polybag. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian mikoriza arbuscular...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/b/mikoriza-arbuscular-jagung-fungi-arbuskular-arbusk-thumb-c94ac.webp" type="image/webp" length="115906" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/b/mikoriza-arbuscular-jagung-fungi-arbuskular-arbusk-thumb-4244d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/b/mikoriza-arbuscular-jagung-fungi-arbuskular-arbusk-thumb-00097.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/b/mikoriza-arbuscular-jagung-fungi-arbuskular-arbusk-thumb-c94ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3457-alshobar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13984-scientist-journal-natural-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Sat, 11 Apr 2026 04:32:36 +0700. 12 items. Served in: 2.413 seconds [atom] -->
