<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-08-28T04:27:03+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Gambaran Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus di Rumah Sakit X Tangerang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gambaran Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus di Rumah Sakit X Tangerang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gambaran Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus di Rumah Sakit X Tangerang ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-61669-konsep-kualitas-hidup-pasien-lansia" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-61669-konsep-kualitas-hidup-pasien-lansia" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-28:131210c93d813e8b960051371bdd197c</id>
	<published>2026-08-27T23:50:00+07:00</published>
	<updated>2026-08-27T23:50:00+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="direktori pdf jurnal" label="direktori pdf jurnal" />
	<category term="direktori file akademik" label="direktori file akademik" />
	<category term="kompilasi file akademik" label="kompilasi file akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas hidup pasien Diabetes Melitus, diperlukan intervensi yang menyeluruh. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan program intervensi yang holistik, yang mencakup aspek medis, psikologis, dan sosial. Selain itu, penting ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas hidup pasien Diabetes Melitus, diperlukan intervensi yang menyeluruh. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan program intervensi yang holistik, yang mencakup aspek medis, psikologis, dan sosial. Selain itu, penting ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/f/konsep-kualitas-hidup-pasien-lansia-diabetes-tipe2-thumb-b4bba.webp" title="JURIS - Gambaran Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus  di Rumah Sakit X Tangerang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/konsep-kualitas-hidup-pasien-lansia-diabetes-tipe2-thumb-b4bba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/konsep-kualitas-hidup-pasien-lansia-diabetes-tipe2-thumb-b4bba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/konsep-kualitas-hidup-pasien-lansia-diabetes-tipe2-thumb-b4bba.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus  di Rumah Sakit X Tangerang" alt="JURIS - Gambaran Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus  di Rumah Sakit X Tangerang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/f/konsep-kualitas-hidup-pasien-lansia-diabetes-tipe2-thumb-09cd7.webp" title="JURIS - Gambaran Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus  di Rumah Sakit X Tangerang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/konsep-kualitas-hidup-pasien-lansia-diabetes-tipe2-thumb-09cd7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/konsep-kualitas-hidup-pasien-lansia-diabetes-tipe2-thumb-09cd7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/konsep-kualitas-hidup-pasien-lansia-diabetes-tipe2-thumb-09cd7.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus  di Rumah Sakit X Tangerang" alt="JURIS - Gambaran Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus  di Rumah Sakit X Tangerang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/f/konsep-kualitas-hidup-pasien-lansia-diabetes-tipe2-thumb-5f83f.webp" title="JURIS - Gambaran Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus  di Rumah Sakit X Tangerang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/konsep-kualitas-hidup-pasien-lansia-diabetes-tipe2-thumb-5f83f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/konsep-kualitas-hidup-pasien-lansia-diabetes-tipe2-thumb-5f83f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/konsep-kualitas-hidup-pasien-lansia-diabetes-tipe2-thumb-5f83f.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus  di Rumah Sakit X Tangerang" alt="JURIS - Gambaran Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus  di Rumah Sakit X Tangerang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61669-konsep-kualitas-hidup-pasien-lansia" title="JURIS - Gambaran Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus  di Rumah Sakit X Tangerang" target="_blank">Gambaran Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus  di Rumah Sakit X Tangerang</a>: Untuk meningkatkan kualitas hidup pasien Diabetes Melitus, diperlukan intervensi yang menyeluruh. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan program intervensi yang holistik, yang mencakup aspek medis, psikologis, dan sosial. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi peran dukungan keluarga dan teman dalam meningkatkan kualitas hidup pasien. Penelitian juga dapat menyelidiki pengaruh pengetahuan pasien tentang pengelolaan Diabetes Melitus terhadap kualitas hidup mereka. Dengan memahami faktor-faktor ini, kita dapat merancang intervensi yang lebih efektif dan terarah untuk meningkatkan kesejahteraan pasien Diabetes Melitus..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien Diabetes Melitus di Rumah Sakit X, Tangerang memiliki kualitas hidup yang kurang baik.Temuan ini menunjukkan perlunya intervensi yang lebih optimal, baik melalui manajemen kesehatan, dukungan psikologis, maupun interaksi sosial, untuk meningkatkan kualitas hidup pasien
<br>Kualitas hidup merupakan persepsi seseorang terhadap posisi mereka dalam kehidupan, yang dipengaruhi oleh konteks budaya, sistem nilai, dan lingkungan tempat tinggal. Kualitas hidup mencakup kesehatan fisik dan psikologis, tingkat kemandirian, hubungan sosial, kepercayaan diri, serta interaksi dengan lingkungan sekitar. Pada pasien Diabetes Melitus, kualitas hidup dapat terpengaruh oleh kondisi penyakit kronis, pengelolaan kesehatan, serta dukungan sosial dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas hidup pasien Diabetes Melitus di Rumah Sakit X, Tangerang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/f/konsep-kualitas-hidup-pasien-lansia-diabetes-tipe2-thumb-5f83f.webp" type="image/webp" length="79988" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/konsep-kualitas-hidup-pasien-lansia-diabetes-tipe2-thumb-b4bba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/konsep-kualitas-hidup-pasien-lansia-diabetes-tipe2-thumb-09cd7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/konsep-kualitas-hidup-pasien-lansia-diabetes-tipe2-thumb-5f83f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1232-stikespanritahusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20142-jurnal-kesehatan-panrita-husada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Hubungan Motivasi dengan Kepatuhan Keluarga dalam Kontrol Berobat pada Pasien Gangguan Jiwa di Wilayah Puskesmas Jongaya Kota Makassar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Motivasi dengan Kepatuhan Keluarga dalam Kontrol Berobat pada Pasien Gangguan Jiwa di Wilayah Puskesmas Jongaya Kota Makassar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Motivasi dengan Kepatuhan Keluarga dalam Kontrol Berobat pada Pasien Gangguan Jiwa di Wilayah Puskesmas Jongaya Kota Makassar ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-61654-ikan-kontrol-keluarga-pasien-gangguan-jiwa-keluarg" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-61654-ikan-kontrol-keluarga-pasien-gangguan-jiwa-keluarg" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-28:ceae70731ae395545bc1f7f8ffec243a</id>
	<published>2026-08-27T22:49:32+07:00</published>
	<updated>2026-08-27T22:49:32+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="kade wijaya" label="kade wijaya" />
	<category term="ruang cvcu" label="ruang cvcu" />
	<category term="sabirin b" label="sabirin b" />
	<itunes:keywords><![CDATA[b,cvcu,kade,ruang,sabirin,wijaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi keluarga dalam mengantarkan pasien gangguan jiwa untuk kontrol berobat. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada strategi-strategi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi keluarga dalam mengantarkan pasien gangguan jiwa untuk kontrol berobat. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada strategi-strategi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/ikan-kontrol-keluarga-pasien-gangguan-jiwa-stroke-thumb-5caf8.webp" title="JURIS - Hubungan Motivasi dengan Kepatuhan Keluarga dalam Kontrol Berobat pada Pasien Gangguan Jiwa di Wilayah Puskesmas Jongaya Kota Makassar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/ikan-kontrol-keluarga-pasien-gangguan-jiwa-stroke-thumb-5caf8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/ikan-kontrol-keluarga-pasien-gangguan-jiwa-stroke-thumb-5caf8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/ikan-kontrol-keluarga-pasien-gangguan-jiwa-stroke-thumb-5caf8.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Motivasi dengan Kepatuhan Keluarga dalam Kontrol Berobat pada Pasien Gangguan Jiwa di Wilayah Puskesmas Jongaya Kota Makassar" alt="JURIS - Hubungan Motivasi dengan Kepatuhan Keluarga dalam Kontrol Berobat pada Pasien Gangguan Jiwa di Wilayah Puskesmas Jongaya Kota Makassar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/ikan-kontrol-keluarga-pasien-gangguan-jiwa-stroke-thumb-f1746.webp" title="JURIS - Hubungan Motivasi dengan Kepatuhan Keluarga dalam Kontrol Berobat pada Pasien Gangguan Jiwa di Wilayah Puskesmas Jongaya Kota Makassar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/ikan-kontrol-keluarga-pasien-gangguan-jiwa-stroke-thumb-f1746.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/ikan-kontrol-keluarga-pasien-gangguan-jiwa-stroke-thumb-f1746.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/ikan-kontrol-keluarga-pasien-gangguan-jiwa-stroke-thumb-f1746.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Motivasi dengan Kepatuhan Keluarga dalam Kontrol Berobat pada Pasien Gangguan Jiwa di Wilayah Puskesmas Jongaya Kota Makassar" alt="JURIS - Hubungan Motivasi dengan Kepatuhan Keluarga dalam Kontrol Berobat pada Pasien Gangguan Jiwa di Wilayah Puskesmas Jongaya Kota Makassar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/ikan-kontrol-keluarga-pasien-gangguan-jiwa-stroke-thumb-de2da.webp" title="JURIS - Hubungan Motivasi dengan Kepatuhan Keluarga dalam Kontrol Berobat pada Pasien Gangguan Jiwa di Wilayah Puskesmas Jongaya Kota Makassar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/ikan-kontrol-keluarga-pasien-gangguan-jiwa-stroke-thumb-de2da.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/ikan-kontrol-keluarga-pasien-gangguan-jiwa-stroke-thumb-de2da.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/ikan-kontrol-keluarga-pasien-gangguan-jiwa-stroke-thumb-de2da.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Motivasi dengan Kepatuhan Keluarga dalam Kontrol Berobat pada Pasien Gangguan Jiwa di Wilayah Puskesmas Jongaya Kota Makassar" alt="JURIS - Hubungan Motivasi dengan Kepatuhan Keluarga dalam Kontrol Berobat pada Pasien Gangguan Jiwa di Wilayah Puskesmas Jongaya Kota Makassar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61654-ikan-kontrol-keluarga-pasien-gangguan-jiwa-keluarg" title="JURIS - Hubungan Motivasi dengan Kepatuhan Keluarga dalam Kontrol Berobat pada Pasien Gangguan Jiwa di Wilayah Puskesmas Jongaya Kota Makassar" target="_blank">Hubungan Motivasi dengan Kepatuhan Keluarga dalam Kontrol Berobat pada Pasien Gangguan Jiwa di Wilayah Puskesmas Jongaya Kota Makassar</a>: Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi keluarga dalam mengantarkan pasien gangguan jiwa untuk kontrol berobat. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada strategi-strategi yang dapat meningkatkan kepatuhan kontrol berobat pada pasien gangguan jiwa, seperti intervensi perilaku atau pendekatan edukatif. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran keluarga dalam mendukung pengobatan pasien gangguan jiwa, termasuk bagaimana keluarga dapat menjadi pendukung utama dalam perawatan langsung dan bagaimana mereka dapat memberikan motivasi yang efektif untuk mendorong kepatuhan kontrol berobat. Penelitian juga dapat menyelidiki dampak dari kepatuhan kontrol berobat terhadap hasil pengobatan dan kualitas hidup pasien gangguan jiwa..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Wilayah Puskesmas Jongaya Kota Makassar, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang memiliki motivasi tertinggi yaitu motivasi baik dan yang motivasi kurang baik mendapatkan hasil yang rendah, Hasil peelitian menunjukkan bahwa yang memiliki kepatuhan kontrol berobat yang patuh menghasilkan nilai yang tinggi dibandingkan dengan kurang patuhan dalam kontrol berobat, Terdapat hubungan antara motivasi dengan kepatuhan keluarga dalam kontrol berobat di wilayah Puskesmas Jongaya Kota Makassar
<br>Gangguan jiwa merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih sangat penting untuk diperhatiakan. Tidak teratur dalam kontrol berobat alasan keluarga bosan untuk mengantarkan klien berobat ke Puskesmas. Penanganan penderita gangguan jiwa harus melibatkan peran serta motivasi dari keluarga. Keluarga merupakan sistem pendukung utama yang memberikan perawatan langsung pada setiap keadaan sehat dan sakit. Salah Satu faktor utama keberhasilan penatalaksanaan terapi penyakit gangguan Jiwa adalah kepatuhan kontrol dalam pengobatan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan motivasi dengan kepatuhan keluarga dalam kontrol berobat pada pasien gangguan jiwa diwilayah Puskesmas Jongaya Kota Makassar. Desain penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan Cross Sectional Study, teknik sampel dalam penelitian ini adalah Purposive sampling berjumlah 42 sampel. Hasil Penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/0/ikan-kontrol-keluarga-pasien-gangguan-jiwa-stroke-thumb-f1746.webp" type="image/webp" length="26588" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/ikan-kontrol-keluarga-pasien-gangguan-jiwa-stroke-thumb-5caf8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/ikan-kontrol-keluarga-pasien-gangguan-jiwa-stroke-thumb-f1746.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/ikan-kontrol-keluarga-pasien-gangguan-jiwa-stroke-thumb-de2da.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1232-stikespanritahusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20142-jurnal-kesehatan-panrita-husada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Gentle Human Touch Terhadap Perubahan Frekuensi Nadi Bayi Premature Di Ruang Perinatologi RS Ibnu Sina ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gentle Human Touch Terhadap Perubahan Frekuensi Nadi Bayi Premature Di Ruang Perinatologi RS Ibnu Sina ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gentle Human Touch Terhadap Perubahan Frekuensi Nadi Bayi Premature Di Ruang Perinatologi RS Ibnu Sina ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-61655-bayi-prematur-ginjal-intervensi-kepe" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-61655-bayi-prematur-ginjal-intervensi-kepe" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-28:0812e6e0801652ef3654f697b95065ab</id>
	<published>2026-08-27T22:46:16+07:00</published>
	<updated>2026-08-27T22:46:16+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="elvi oktavia" label="elvi oktavia" />
	<category term="ida faridah" label="ida faridah" />
	<itunes:keywords><![CDATA[elvi,faridah,ida,oktavia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi dampak jangka panjang Gentle Human Touch terhadap perkembangan fisik dan neurologis bayi prematur. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi dampak jangka panjang Gentle Human Touch terhadap perkembangan fisik dan neurologis bayi prematur. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/bayi-prematur-ginjal-intervensi-keperawatan-hug-no-thumb-7082b.webp" title="JURIS - Gentle Human Touch Terhadap Perubahan Frekuensi Nadi Bayi Premature Di Ruang Perinatologi RS Ibnu Sina" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/bayi-prematur-ginjal-intervensi-keperawatan-hug-no-thumb-7082b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/bayi-prematur-ginjal-intervensi-keperawatan-hug-no-thumb-7082b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/bayi-prematur-ginjal-intervensi-keperawatan-hug-no-thumb-7082b.webp 1x" title="JURIS - Gentle Human Touch Terhadap Perubahan Frekuensi Nadi Bayi Premature Di Ruang Perinatologi RS Ibnu Sina" alt="JURIS - Gentle Human Touch Terhadap Perubahan Frekuensi Nadi Bayi Premature Di Ruang Perinatologi RS Ibnu Sina" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/bayi-prematur-ginjal-intervensi-keperawatan-hug-no-thumb-c1ffa.webp" title="JURIS - Gentle Human Touch Terhadap Perubahan Frekuensi Nadi Bayi Premature Di Ruang Perinatologi RS Ibnu Sina" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/bayi-prematur-ginjal-intervensi-keperawatan-hug-no-thumb-c1ffa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/bayi-prematur-ginjal-intervensi-keperawatan-hug-no-thumb-c1ffa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/bayi-prematur-ginjal-intervensi-keperawatan-hug-no-thumb-c1ffa.webp 1x" title="JURIS - Gentle Human Touch Terhadap Perubahan Frekuensi Nadi Bayi Premature Di Ruang Perinatologi RS Ibnu Sina" alt="JURIS - Gentle Human Touch Terhadap Perubahan Frekuensi Nadi Bayi Premature Di Ruang Perinatologi RS Ibnu Sina" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/7/bayi-prematur-ginjal-intervensi-keperawatan-hug-no-thumb-e4fce.webp" title="JURIS - Gentle Human Touch Terhadap Perubahan Frekuensi Nadi Bayi Premature Di Ruang Perinatologi RS Ibnu Sina" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/7/bayi-prematur-ginjal-intervensi-keperawatan-hug-no-thumb-e4fce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/7/bayi-prematur-ginjal-intervensi-keperawatan-hug-no-thumb-e4fce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/7/bayi-prematur-ginjal-intervensi-keperawatan-hug-no-thumb-e4fce.webp 1x" title="JURIS - Gentle Human Touch Terhadap Perubahan Frekuensi Nadi Bayi Premature Di Ruang Perinatologi RS Ibnu Sina" alt="JURIS - Gentle Human Touch Terhadap Perubahan Frekuensi Nadi Bayi Premature Di Ruang Perinatologi RS Ibnu Sina" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61655-bayi-prematur-ginjal-intervensi-kepe" title="JURIS - Gentle Human Touch Terhadap Perubahan Frekuensi Nadi Bayi Premature Di Ruang Perinatologi RS Ibnu Sina" target="_blank">Gentle Human Touch Terhadap Perubahan Frekuensi Nadi Bayi Premature Di Ruang Perinatologi RS Ibnu Sina</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi dampak jangka panjang Gentle Human Touch terhadap perkembangan fisik dan neurologis bayi prematur. Kedua, penelitian dapat mengkaji perbandingan efektivitas Gentle Human Touch dengan metode intervensi lain seperti terapi musik atau aromaterapi pada bayi prematur. Ketiga, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi pengaruh durasi dan frekuensi penerapan Gentle Human Touch terhadap stabilitas vital sign bayi prematur. Selain itu, penelitian juga dapat mempertimbangkan faktor lingkungan dan kebiasaan perawatan di ruang perinatologi yang mungkin memengaruhi respons bayi terhadap intervensi ini. Saran-saran ini bertujuan untuk memperkaya pemahaman tentang intervensi non-farmakologis dalam perawatan bayi prematur dan memberikan dasar untuk pengembangan protokol perawatan yang lebih efektif..
<br>Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh gentle human touch terhadap frekuensi nadi bayi premature di ruang perinatologi RS Ibnu Sina Makassar.Sehingga disarankan untuk perawat yang bertugas pada ruang perinatology ataupun di ruang Nicu agar dapat menerapkan intervensi ini
<br>Dalam menjaga kestabilan dari kondisi bayi premature dibutuhkan perawatan yang intensif dikarenakan belum matangnya organ dari bayi. Untuk menjaga kestabilan dari frekuensi nadi diperlukan adanya sebuah intervensi keperawatan yakni Gentle Human Touch. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pengaruh gentle human touch terhadap tekanan darah pada bayi premature dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain Quasi Experimental mengujicobakan suatu intervensi pada sekelompok subjek dengan atau tanpa kelompok pembanding, namun tidak dilakukan randomisasi untuk memasukkan subjek ke dalam kelompok perlakuan atau kontrol dengan jumlah sampel sebanyak 9 orang di ruang perinatologi RS Ibnu Sina Makassar. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa p value : 0.001 yang menandakan bahwa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/7/bayi-prematur-ginjal-intervensi-keperawatan-hug-no-thumb-c1ffa.webp" type="image/webp" length="73738" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/bayi-prematur-ginjal-intervensi-keperawatan-hug-no-thumb-7082b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/bayi-prematur-ginjal-intervensi-keperawatan-hug-no-thumb-c1ffa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/7/bayi-prematur-ginjal-intervensi-keperawatan-hug-no-thumb-e4fce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1232-stikespanritahusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20142-jurnal-kesehatan-panrita-husada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pemanfaatan Teknologi dalam Meningkatkan Komunikasi Bisnis UMKM Timah Tinjauan Literatur atas Inovasi dan Tantangan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemanfaatan Teknologi dalam Meningkatkan Komunikasi Bisnis UMKM Timah Tinjauan Literatur atas Inovasi dan Tantangan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemanfaatan Teknologi dalam Meningkatkan Komunikasi Bisnis UMKM Timah Tinjauan Literatur atas Inovasi dan Tantangan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-61651-umkm-usaha-mikro-komunikasi-bisnis-literasi-digita" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-61651-umkm-usaha-mikro-komunikasi-bisnis-literasi-digita" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-28:5c78c8c4fee372604c8361cd9f775068</id>
	<published>2026-08-27T22:45:17+07:00</published>
	<updated>2026-08-27T22:45:17+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada tiga arah: pertama, menganalisis dampak subsidi pemerintah terhadap adopsi teknologi oleh UMKM timah. Kedua, mengeksplorasi program pelatihan hybrid (online dan offline) untuk meningkatkan literasi digital. Ketiga, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada tiga arah: pertama, menganalisis dampak subsidi pemerintah terhadap adopsi teknologi oleh UMKM timah. Kedua, mengeksplorasi program pelatihan hybrid (online dan offline) untuk meningkatkan literasi digital. Ketiga, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/1/umkm-usaha-mikro-komunikasi-bisnis-literasi-digita-thumb-11a94.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Teknologi dalam Meningkatkan Komunikasi Bisnis UMKM Timah: Tinjauan Literatur atas Inovasi dan Tantangan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/umkm-usaha-mikro-komunikasi-bisnis-literasi-digita-thumb-11a94.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/umkm-usaha-mikro-komunikasi-bisnis-literasi-digita-thumb-11a94.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/umkm-usaha-mikro-komunikasi-bisnis-literasi-digita-thumb-11a94.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Teknologi dalam Meningkatkan Komunikasi Bisnis UMKM Timah: Tinjauan Literatur atas Inovasi dan Tantangan" alt="JURIS - Pemanfaatan Teknologi dalam Meningkatkan Komunikasi Bisnis UMKM Timah: Tinjauan Literatur atas Inovasi dan Tantangan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/1/umkm-usaha-mikro-komunikasi-bisnis-literasi-digita-thumb-0fb01.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Teknologi dalam Meningkatkan Komunikasi Bisnis UMKM Timah: Tinjauan Literatur atas Inovasi dan Tantangan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/umkm-usaha-mikro-komunikasi-bisnis-literasi-digita-thumb-0fb01.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/umkm-usaha-mikro-komunikasi-bisnis-literasi-digita-thumb-0fb01.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/umkm-usaha-mikro-komunikasi-bisnis-literasi-digita-thumb-0fb01.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Teknologi dalam Meningkatkan Komunikasi Bisnis UMKM Timah: Tinjauan Literatur atas Inovasi dan Tantangan" alt="JURIS - Pemanfaatan Teknologi dalam Meningkatkan Komunikasi Bisnis UMKM Timah: Tinjauan Literatur atas Inovasi dan Tantangan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/1/umkm-usaha-mikro-komunikasi-bisnis-literasi-digita-thumb-950b3.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Teknologi dalam Meningkatkan Komunikasi Bisnis UMKM Timah: Tinjauan Literatur atas Inovasi dan Tantangan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/1/umkm-usaha-mikro-komunikasi-bisnis-literasi-digita-thumb-950b3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/1/umkm-usaha-mikro-komunikasi-bisnis-literasi-digita-thumb-950b3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/1/umkm-usaha-mikro-komunikasi-bisnis-literasi-digita-thumb-950b3.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Teknologi dalam Meningkatkan Komunikasi Bisnis UMKM Timah: Tinjauan Literatur atas Inovasi dan Tantangan" alt="JURIS - Pemanfaatan Teknologi dalam Meningkatkan Komunikasi Bisnis UMKM Timah: Tinjauan Literatur atas Inovasi dan Tantangan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61651-umkm-usaha-mikro-komunikasi-bisnis-literasi-digita" title="JURIS - Pemanfaatan Teknologi dalam Meningkatkan Komunikasi Bisnis UMKM Timah: Tinjauan Literatur atas Inovasi dan Tantangan" target="_blank">Pemanfaatan Teknologi dalam Meningkatkan Komunikasi Bisnis UMKM Timah: Tinjauan Literatur atas Inovasi dan Tantangan</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada tiga arah: pertama, menganalisis dampak subsidi pemerintah terhadap adopsi teknologi oleh UMKM timah. Kedua, mengeksplorasi program pelatihan hybrid (online dan offline) untuk meningkatkan literasi digital. Ketiga, mengkaji peran tokoh lokal dalam mempromosikan kebijakan digitalisasi UMKM. Dengan pendekatan ini, penelitian bisa mengidentifikasi solusi praktis yang sesuai konteks lokal, sekaligus memperluas wawasan tentang faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan transformasi digital UMKM..
<br>Teknologi memiliki peran strategis dalam meningkatkan komunikasi bisnis UMKM timah.Namun, tantangan seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya literasi digital, dan resistensi terhadap perubahan masih menghambat adopsi teknologi.Untuk mengatasi ini, diperlukan strategi yang tepat dan pendukung berkelanjutan
<br>Dalam era digital saat ini, pemanfaatan teknologi menjadi kunci penting bagi peningkatan komunikasi bisnis, terutama bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor timah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana teknologi dapat digunakan untuk memperbaiki komunikasi bisnis dalam UMKM timah, serta mengidentifikasi inovasi dan tantangan yang dihadapi. Metodologi penelitian ini melibatkan tinjauan literatur yang komprehensif terhadap berbagai sumber akademik dan praktis yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi seperti media sosial, aplikasi pesan instan, dan platform kolaborasi online telah memberikan dampak positif yang signifikan terhadap efisiensi dan efektivitas komunikasi bisnis. Namun, terdapat beberapa tantangan yang harus diatasi, termasuk keterbatasan sumber daya, kurangnya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/1/umkm-usaha-mikro-komunikasi-bisnis-literasi-digita-thumb-11a94.webp" type="image/webp" length="101566" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/umkm-usaha-mikro-komunikasi-bisnis-literasi-digita-thumb-11a94.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/umkm-usaha-mikro-komunikasi-bisnis-literasi-digita-thumb-0fb01.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/1/umkm-usaha-mikro-komunikasi-bisnis-literasi-digita-thumb-950b3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-849-neolectura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10967-judicious.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Senam Prolanis Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Tamamaung Kota Makassar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Senam Prolanis Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Tamamaung Kota Makassar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Senam Prolanis Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Tamamaung Kota Makassar ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-61663-gula-darah-kontrol-senam-prolanis" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-61663-gula-darah-kontrol-senam-prolanis" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-28:653a60ecc68bdf2366ad376c28b1700c</id>
	<published>2026-08-27T22:22:45+07:00</published>
	<updated>2026-08-27T22:22:45+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="kade wijaya" label="kade wijaya" />
	<category term="ruang cvcu" label="ruang cvcu" />
	<category term="sabirin b" label="sabirin b" />
	<itunes:keywords><![CDATA[b,cvcu,kade,ruang,sabirin,wijaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang lebih komprehensif dengan melibatkan kelompok kontrol dan ukuran sampel yang lebih besar. Penelitian ini dapat fokus pada efek jangka panjang senam Prolanis terhadap penurunan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang lebih komprehensif dengan melibatkan kelompok kontrol dan ukuran sampel yang lebih besar. Penelitian ini dapat fokus pada efek jangka panjang senam Prolanis terhadap penurunan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/5/gula-darah-kontrol-senam-prolanis-diabetes-melitus-thumb-e3911.webp" title="JURIS - Pengaruh Senam Prolanis Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Tamamaung Kota Makassar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/5/gula-darah-kontrol-senam-prolanis-diabetes-melitus-thumb-e3911.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/5/gula-darah-kontrol-senam-prolanis-diabetes-melitus-thumb-e3911.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/5/gula-darah-kontrol-senam-prolanis-diabetes-melitus-thumb-e3911.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Senam Prolanis Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Tamamaung Kota Makassar" alt="JURIS - Pengaruh Senam Prolanis Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Tamamaung Kota Makassar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/5/gula-darah-kontrol-senam-prolanis-diabetes-melitus-thumb-875a0.webp" title="JURIS - Pengaruh Senam Prolanis Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Tamamaung Kota Makassar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/5/gula-darah-kontrol-senam-prolanis-diabetes-melitus-thumb-875a0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/5/gula-darah-kontrol-senam-prolanis-diabetes-melitus-thumb-875a0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/5/gula-darah-kontrol-senam-prolanis-diabetes-melitus-thumb-875a0.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Senam Prolanis Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Tamamaung Kota Makassar" alt="JURIS - Pengaruh Senam Prolanis Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Tamamaung Kota Makassar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/5/gula-darah-kontrol-senam-prolanis-diabetes-melitus-thumb-eab8e.webp" title="JURIS - Pengaruh Senam Prolanis Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Tamamaung Kota Makassar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/5/gula-darah-kontrol-senam-prolanis-diabetes-melitus-thumb-eab8e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/5/gula-darah-kontrol-senam-prolanis-diabetes-melitus-thumb-eab8e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/5/gula-darah-kontrol-senam-prolanis-diabetes-melitus-thumb-eab8e.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Senam Prolanis Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Tamamaung Kota Makassar" alt="JURIS - Pengaruh Senam Prolanis Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Tamamaung Kota Makassar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61663-gula-darah-kontrol-senam-prolanis" title="JURIS - Pengaruh Senam Prolanis Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Tamamaung Kota Makassar" target="_blank">Pengaruh Senam Prolanis Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Kerja Puskesmas Tamamaung Kota Makassar</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang lebih komprehensif dengan melibatkan kelompok kontrol dan ukuran sampel yang lebih besar. Penelitian ini dapat fokus pada efek jangka panjang senam Prolanis terhadap penurunan kadar gula darah, serta faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi hasil, seperti diet dan manajemen stres. Selain itu, studi lanjutan dapat mengeksplorasi hubungan antara frekuensi dan intensitas senam Prolanis dengan penurunan kadar gula darah, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang dapat meningkatkan efektivitas senam Prolanis sebagai intervensi non-farmakologis dalam pengelolaan diabetes mellitus tipe 2..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan ada pengaruh yang signifikan antara senam prolanis terhadap penurunan kadar gula darah.pada pasien diabetes mellitus Dengan demikian diharapkan senam prolanis dapat dilanjutkan/dipertahankan menjadi latihan fisik untuk menurunkan kadar gula darah pada pasien diaetes mellitus
<br>Diabetes Melitus Tipe 2 merupakan penyakit gangguan metabolisme tubuh yang menahun akibat hormon insulin dalam tubuh yang tidak dapat digunakan secara efektif dalam mengatur keseimbangan gula darah sehingga meningkatkan konsentrasi kadar gula di dalam darah (hiperglikemia) disebabkan karena ketidakseimbangan antara suplai dan kebutuhan insulin. Tujuan: Untuk Mengetahuai Pengaruh Senam Prolanis Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Wilayah Puskesmas Tamamaung Makassar. Metode Penelitian: Jenis penelitian menggunakan penelitian kuantitatif desain penelitian pre-exprimental dalam bentuk one group pre Ae test post - test design. Teknik sampel dalam penelitian ini menggunakan jenis total...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/5/gula-darah-kontrol-senam-prolanis-diabetes-melitus-thumb-e3911.webp" type="image/webp" length="72888" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/5/gula-darah-kontrol-senam-prolanis-diabetes-melitus-thumb-e3911.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/5/gula-darah-kontrol-senam-prolanis-diabetes-melitus-thumb-875a0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/5/gula-darah-kontrol-senam-prolanis-diabetes-melitus-thumb-eab8e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1232-stikespanritahusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20142-jurnal-kesehatan-panrita-husada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Dinamika Konflik Kepentingan antara Legislatif dan Eksekutif dalam Proses Tender Konstruksi Perspektif Administrasi Publik dan Tata Kelola Pemerintahan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dinamika Konflik Kepentingan antara Legislatif dan Eksekutif dalam Proses Tender Konstruksi Perspektif Administrasi Publik dan Tata Kelola Pemerintahan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dinamika Konflik Kepentingan antara Legislatif dan Eksekutif dalam Proses Tender Konstruksi Perspektif Administrasi Publik dan Tata Kelola Pemerintahan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-61668-pengadaan-publik-dinamika-konflik-akuntabilitas-pe" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-61668-pengadaan-publik-dinamika-konflik-akuntabilitas-pe" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-28:87fcadc89f524926d14955ab759355fc</id>
	<published>2026-08-27T22:18:12+07:00</published>
	<updated>2026-08-27T22:18:12+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sistem transparansi digital untuk memantau proses tender konstruksi secara real-time, dengan memanfaatkan teknologi blockchain untuk mengurangi risiko manipulasi data. Selain itu, penting untuk mengkaji ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sistem transparansi digital untuk memantau proses tender konstruksi secara real-time, dengan memanfaatkan teknologi blockchain untuk mengurangi risiko manipulasi data. Selain itu, penting untuk mengkaji ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/9/pengadaan-publik-dinamika-konflik-akuntabilitas-pe-thumb-e668e.webp" title="JURIS - Dinamika Konflik Kepentingan antara Legislatif dan Eksekutif dalam Proses Tender Konstruksi: Perspektif Administrasi Publik dan Tata Kelola Pemerintahan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/pengadaan-publik-dinamika-konflik-akuntabilitas-pe-thumb-e668e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/pengadaan-publik-dinamika-konflik-akuntabilitas-pe-thumb-e668e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/pengadaan-publik-dinamika-konflik-akuntabilitas-pe-thumb-e668e.webp 1x" title="JURIS - Dinamika Konflik Kepentingan antara Legislatif dan Eksekutif dalam Proses Tender Konstruksi: Perspektif Administrasi Publik dan Tata Kelola Pemerintahan" alt="JURIS - Dinamika Konflik Kepentingan antara Legislatif dan Eksekutif dalam Proses Tender Konstruksi: Perspektif Administrasi Publik dan Tata Kelola Pemerintahan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/9/pengadaan-publik-dinamika-konflik-akuntabilitas-pe-thumb-f576e.webp" title="JURIS - Dinamika Konflik Kepentingan antara Legislatif dan Eksekutif dalam Proses Tender Konstruksi: Perspektif Administrasi Publik dan Tata Kelola Pemerintahan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/pengadaan-publik-dinamika-konflik-akuntabilitas-pe-thumb-f576e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/pengadaan-publik-dinamika-konflik-akuntabilitas-pe-thumb-f576e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/pengadaan-publik-dinamika-konflik-akuntabilitas-pe-thumb-f576e.webp 1x" title="JURIS - Dinamika Konflik Kepentingan antara Legislatif dan Eksekutif dalam Proses Tender Konstruksi: Perspektif Administrasi Publik dan Tata Kelola Pemerintahan" alt="JURIS - Dinamika Konflik Kepentingan antara Legislatif dan Eksekutif dalam Proses Tender Konstruksi: Perspektif Administrasi Publik dan Tata Kelola Pemerintahan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/9/pengadaan-publik-dinamika-konflik-akuntabilitas-pe-thumb-d9200.webp" title="JURIS - Dinamika Konflik Kepentingan antara Legislatif dan Eksekutif dalam Proses Tender Konstruksi: Perspektif Administrasi Publik dan Tata Kelola Pemerintahan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/pengadaan-publik-dinamika-konflik-akuntabilitas-pe-thumb-d9200.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/pengadaan-publik-dinamika-konflik-akuntabilitas-pe-thumb-d9200.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/pengadaan-publik-dinamika-konflik-akuntabilitas-pe-thumb-d9200.webp 1x" title="JURIS - Dinamika Konflik Kepentingan antara Legislatif dan Eksekutif dalam Proses Tender Konstruksi: Perspektif Administrasi Publik dan Tata Kelola Pemerintahan" alt="JURIS - Dinamika Konflik Kepentingan antara Legislatif dan Eksekutif dalam Proses Tender Konstruksi: Perspektif Administrasi Publik dan Tata Kelola Pemerintahan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61668-pengadaan-publik-dinamika-konflik-akuntabilitas-pe" title="JURIS - Dinamika Konflik Kepentingan antara Legislatif dan Eksekutif dalam Proses Tender Konstruksi: Perspektif Administrasi Publik dan Tata Kelola Pemerintahan" target="_blank">Dinamika Konflik Kepentingan antara Legislatif dan Eksekutif dalam Proses Tender Konstruksi: Perspektif Administrasi Publik dan Tata Kelola Pemerintahan</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sistem transparansi digital untuk memantau proses tender konstruksi secara real-time, dengan memanfaatkan teknologi blockchain untuk mengurangi risiko manipulasi data. Selain itu, penting untuk mengkaji dampak politik patronase terhadap keputusan pemilihan kontraktor, khususnya dalam konteks daerah dengan tingkat korupsi tinggi. Terakhir, perlu dilakukan studi perbandingan antara model tata kelola pemerintahan yang berhasil mengurangi konflik kepentingan di negara berkembang, seperti Indonesia, dengan pendekatan yang digunakan di negara maju untuk mengadaptasi solusi yang lebih efektif..
<br>Konflik kepentingan antara legislatif dan eksekutif dalam tender konstruksi publik merupakan fenomena multidimensional yang dipengaruhi oleh struktur kekuasaan, etika jabatan, serta kelemahan sistem tata kelola pemerintahan.Analisis integratif terhadap literatur ilmiah menunjukkan bahwa konflik kepentingan muncul melalui interaksi yang tidak seimbang antara kepentingan politik dan administratif, di mana pengawasan legislatif sering kali beririsan dengan kepentingan pribadi atau kelompok dalam proses pengadaan.Ketidakefektifan mekanisme pengawasan internal, lemahnya transparansi, serta keterbatasan sistem pelaporan kepemilikan manfaat menyebabkan terjadinya distorsi terhadap prinsip keadilan dan efisiensi dalam pengadaan publik.Temuan ini secara komprehensif menjawab rumusan masalah penelitian dengan menunjukkan bahwa konflik kepentingan tidak hanya bersumber dari perilaku individu pejabat publik, tetapi juga dari sistem birokrasi dan desain institusional yang belum sepenuhnya menegakkan prinsip good governance dan integritas administrasi publik
<br>Konflik kepentingan antara legislatif dan eksekutif dalam tender konstruksi publik masih menjadi persoalan serius karena berdampak langsung pada transparansi dan akuntabilitas pengadaan pemerintah. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pola utama konflik kepentingan dalam interaksi kedua lembaga serta strategi mitigasi yang dapat diterapkan. Penelitian menggunakan metode integrative literature review terhadap 52 publikasi ilmiah dengan analisis tematik. Hasil kajian menunjukkan tiga temuan utama: (1) konflik kepentingan paling sering muncul pada tahap pra-tender dan evaluasi penawaran melalui intervensi politik, afiliasi bisnis, dan tekanan informal; (2) mekanisme pengawasan internal dan eksternal belum efektif mendeteksi keterlibatan aktor legislatif dalam proses tender, terutama karena lemahnya transparansi beneficial ownership; dan (3) etika jabatan publik belum...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/9/pengadaan-publik-dinamika-konflik-akuntabilitas-pe-thumb-d9200.webp" type="image/webp" length="115938" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/pengadaan-publik-dinamika-konflik-akuntabilitas-pe-thumb-e668e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/pengadaan-publik-dinamika-konflik-akuntabilitas-pe-thumb-f576e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/pengadaan-publik-dinamika-konflik-akuntabilitas-pe-thumb-d9200.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-849-neolectura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10967-judicious.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Investasi Sport Tourism sebagai Pengungkit Pembangunan Daerah Berkelanjutan di Kabupaten Bandung Analisis Pentahelix Dan Multiplier Effect ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Investasi Sport Tourism sebagai Pengungkit Pembangunan Daerah Berkelanjutan di Kabupaten Bandung Analisis Pentahelix Dan Multiplier Effect ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Investasi Sport Tourism sebagai Pengungkit Pembangunan Daerah Berkelanjutan di Kabupaten Bandung Analisis Pentahelix Dan Multiplier Effect ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-61665-investasi-sosial-jangka-identitas-budaya-daerah-sp" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-61665-investasi-sosial-jangka-identitas-budaya-daerah-sp" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-28:ad89789cbe1e89cf6ad3961108dba521</id>
	<published>2026-08-27T22:12:51+07:00</published>
	<updated>2026-08-27T22:12:51+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak lingkungan dari kegiatan sport tourism di Kabupaten Bandung menggunakan pendekatan mixed methods untuk mengukur efek ekonomi dan ekologis secara kuantitatif. 2. Studi tentang model partisipasi masyarakat dalam ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak lingkungan dari kegiatan sport tourism di Kabupaten Bandung menggunakan pendekatan mixed methods untuk mengukur efek ekonomi dan ekologis secara kuantitatif. 2. Studi tentang model partisipasi masyarakat dalam ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/investasi-sosial-jangka-identitas-budaya-daerah-sp-thumb-68184.webp" title="JURIS - Investasi Sport Tourism sebagai Pengungkit Pembangunan Daerah Berkelanjutan di Kabupaten Bandung (Analisis Pentahelix Dan Multiplier Effect)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/investasi-sosial-jangka-identitas-budaya-daerah-sp-thumb-68184.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/investasi-sosial-jangka-identitas-budaya-daerah-sp-thumb-68184.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/investasi-sosial-jangka-identitas-budaya-daerah-sp-thumb-68184.webp 1x" title="JURIS - Investasi Sport Tourism sebagai Pengungkit Pembangunan Daerah Berkelanjutan di Kabupaten Bandung (Analisis Pentahelix Dan Multiplier Effect)" alt="JURIS - Investasi Sport Tourism sebagai Pengungkit Pembangunan Daerah Berkelanjutan di Kabupaten Bandung (Analisis Pentahelix Dan Multiplier Effect)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/investasi-sosial-jangka-identitas-budaya-daerah-sp-thumb-8f41b.webp" title="JURIS - Investasi Sport Tourism sebagai Pengungkit Pembangunan Daerah Berkelanjutan di Kabupaten Bandung (Analisis Pentahelix Dan Multiplier Effect)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/investasi-sosial-jangka-identitas-budaya-daerah-sp-thumb-8f41b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/investasi-sosial-jangka-identitas-budaya-daerah-sp-thumb-8f41b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/investasi-sosial-jangka-identitas-budaya-daerah-sp-thumb-8f41b.webp 1x" title="JURIS - Investasi Sport Tourism sebagai Pengungkit Pembangunan Daerah Berkelanjutan di Kabupaten Bandung (Analisis Pentahelix Dan Multiplier Effect)" alt="JURIS - Investasi Sport Tourism sebagai Pengungkit Pembangunan Daerah Berkelanjutan di Kabupaten Bandung (Analisis Pentahelix Dan Multiplier Effect)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/investasi-sosial-jangka-identitas-budaya-daerah-sp-thumb-67fb4.webp" title="JURIS - Investasi Sport Tourism sebagai Pengungkit Pembangunan Daerah Berkelanjutan di Kabupaten Bandung (Analisis Pentahelix Dan Multiplier Effect)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/investasi-sosial-jangka-identitas-budaya-daerah-sp-thumb-67fb4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/investasi-sosial-jangka-identitas-budaya-daerah-sp-thumb-67fb4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/investasi-sosial-jangka-identitas-budaya-daerah-sp-thumb-67fb4.webp 1x" title="JURIS - Investasi Sport Tourism sebagai Pengungkit Pembangunan Daerah Berkelanjutan di Kabupaten Bandung (Analisis Pentahelix Dan Multiplier Effect)" alt="JURIS - Investasi Sport Tourism sebagai Pengungkit Pembangunan Daerah Berkelanjutan di Kabupaten Bandung (Analisis Pentahelix Dan Multiplier Effect)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61665-investasi-sosial-jangka-identitas-budaya-daerah-sp" title="JURIS - Investasi Sport Tourism sebagai Pengungkit Pembangunan Daerah Berkelanjutan di Kabupaten Bandung (Analisis Pentahelix Dan Multiplier Effect)" target="_blank">Investasi Sport Tourism sebagai Pengungkit Pembangunan Daerah Berkelanjutan di Kabupaten Bandung (Analisis Pentahelix Dan Multiplier Effect)</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak lingkungan dari kegiatan sport tourism di Kabupaten Bandung menggunakan pendekatan mixed methods untuk mengukur efek ekonomi dan ekologis secara kuantitatif. 2. Studi tentang model partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sport tourism di daerah lain di Indonesia dapat dikembangkan untuk memperluas pemahaman tentang kolaborasi pentahelix. 3. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi dampak sosial jangka panjang dari event olahraga berskala nasional terhadap identitas budaya dan kohesi masyarakat di wilayah lain..
<br>Penelitian ini menegaskan pentingnya model kolaborasi pentahelixAiyang melibatkan pemerintah, akademisi, pelaku bisnis, komunitas, dan mediaAidalam memperkuat efektivitas investasi sport tourism.Secara teoretis, penelitian ini memperkaya literatur tentang pembangunan daerah berbasis sport tourism dengan menggabungkan konsep multiplier effect ekonomi dan pembangunan berkelanjutan.Sementara secara praktis, hasilnya memberikan rekomendasi kebijakan bagi pemerintah daerah untuk mengoptimalkan potensi sport tourism melalui strategi investasi yang inklusif, berdaya saing, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat lokal
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi investasi besar di sektor sport tourism terhadap pembangunan daerah di Kabupaten Bandung, dengan fokus pada hubungan antara kebijakan investasi, tata kelola, dan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan strategi studi kasus, melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen resmi dari pemerintah daerah serta data sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa investasi pada infrastruktur...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/1/investasi-sosial-jangka-identitas-budaya-daerah-sp-thumb-8f41b.webp" type="image/webp" length="108142" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/investasi-sosial-jangka-identitas-budaya-daerah-sp-thumb-68184.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/investasi-sosial-jangka-identitas-budaya-daerah-sp-thumb-8f41b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/investasi-sosial-jangka-identitas-budaya-daerah-sp-thumb-67fb4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-849-neolectura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10967-judicious.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Gambaran Dukungan Emosional Keluarga pada Pasien Gagal Jantung Congestive Heart Failure CHF di Rumah Sakit X Tangerang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gambaran Dukungan Emosional Keluarga pada Pasien Gagal Jantung Congestive Heart Failure CHF di Rumah Sakit X Tangerang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gambaran Dukungan Emosional Keluarga pada Pasien Gagal Jantung Congestive Heart Failure CHF di Rumah Sakit X Tangerang ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-61657-hidup-pasien-ohca-mayoritas-ispa-pasi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-61657-hidup-pasien-ohca-mayoritas-ispa-pasi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-28:fb0f2daee4dcbe85236a25741168abca</id>
	<published>2026-08-27T21:34:47+07:00</published>
	<updated>2026-08-27T21:34:47+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="etalase jurnal akademik" label="etalase jurnal akademik" />
	<category term="direktori file akademik" label="direktori file akademik" />
	<category term="kompilasi jurnal akademik" label="kompilasi jurnal akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan temuan-temuan sebelumnya, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengkaji lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas dukungan emosional keluarga, seperti karakteristik ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan temuan-temuan sebelumnya, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengkaji lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas dukungan emosional keluarga, seperti karakteristik ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/hidup-pasien-ohca-mayoritas-ispa-chf-dukungan-emos-thumb-ff12d.webp" title="JURIS - Gambaran Dukungan Emosional Keluarga pada Pasien Gagal Jantung Congestive Heart Failure (CHF)  di Rumah Sakit X Tangerang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/hidup-pasien-ohca-mayoritas-ispa-chf-dukungan-emos-thumb-ff12d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/hidup-pasien-ohca-mayoritas-ispa-chf-dukungan-emos-thumb-ff12d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/hidup-pasien-ohca-mayoritas-ispa-chf-dukungan-emos-thumb-ff12d.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Dukungan Emosional Keluarga pada Pasien Gagal Jantung Congestive Heart Failure (CHF)  di Rumah Sakit X Tangerang" alt="JURIS - Gambaran Dukungan Emosional Keluarga pada Pasien Gagal Jantung Congestive Heart Failure (CHF)  di Rumah Sakit X Tangerang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/hidup-pasien-ohca-mayoritas-ispa-chf-dukungan-emos-thumb-c1029.webp" title="JURIS - Gambaran Dukungan Emosional Keluarga pada Pasien Gagal Jantung Congestive Heart Failure (CHF)  di Rumah Sakit X Tangerang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/hidup-pasien-ohca-mayoritas-ispa-chf-dukungan-emos-thumb-c1029.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/hidup-pasien-ohca-mayoritas-ispa-chf-dukungan-emos-thumb-c1029.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/hidup-pasien-ohca-mayoritas-ispa-chf-dukungan-emos-thumb-c1029.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Dukungan Emosional Keluarga pada Pasien Gagal Jantung Congestive Heart Failure (CHF)  di Rumah Sakit X Tangerang" alt="JURIS - Gambaran Dukungan Emosional Keluarga pada Pasien Gagal Jantung Congestive Heart Failure (CHF)  di Rumah Sakit X Tangerang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/b/hidup-pasien-ohca-mayoritas-ispa-chf-dukungan-emos-thumb-22a8e.webp" title="JURIS - Gambaran Dukungan Emosional Keluarga pada Pasien Gagal Jantung Congestive Heart Failure (CHF)  di Rumah Sakit X Tangerang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/b/hidup-pasien-ohca-mayoritas-ispa-chf-dukungan-emos-thumb-22a8e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/b/hidup-pasien-ohca-mayoritas-ispa-chf-dukungan-emos-thumb-22a8e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/b/hidup-pasien-ohca-mayoritas-ispa-chf-dukungan-emos-thumb-22a8e.webp 1x" title="JURIS - Gambaran Dukungan Emosional Keluarga pada Pasien Gagal Jantung Congestive Heart Failure (CHF)  di Rumah Sakit X Tangerang" alt="JURIS - Gambaran Dukungan Emosional Keluarga pada Pasien Gagal Jantung Congestive Heart Failure (CHF)  di Rumah Sakit X Tangerang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61657-hidup-pasien-ohca-mayoritas-ispa-pasi" title="JURIS - Gambaran Dukungan Emosional Keluarga pada Pasien Gagal Jantung Congestive Heart Failure (CHF)  di Rumah Sakit X Tangerang" target="_blank">Gambaran Dukungan Emosional Keluarga pada Pasien Gagal Jantung Congestive Heart Failure (CHF)  di Rumah Sakit X Tangerang</a>: Berdasarkan hasil penelitian dan temuan-temuan sebelumnya, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:1. Mengkaji lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas dukungan emosional keluarga, seperti karakteristik keluarga, hubungan antar anggota keluarga, dan tingkat pendidikan. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif untuk memahami perspektif dan pengalaman keluarga dalam memberikan dukungan emosional.2. Meneliti efek jangka panjang dukungan emosional keluarga terhadap kepatuhan pasien dalam perawatan diri dan kualitas hidup. Penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengamati perubahan perilaku dan hasil kesehatan pasien dengan dukungan emosional keluarga yang baik.3. Menganalisis peran dukungan emosional keluarga dalam mencegah komplikasi dan rehospitalisasi pada pasien CHF. Penelitian ini dapat berfokus pada intervensi berbasis keluarga untuk meningkatkan dukungan emosional dan praktis, serta mengukur dampak intervensi tersebut terhadap hasil kesehatan pasien..
<br>Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas pasien CHF di RS X Tangerang memperoleh dukungan emosional keluarga yang baik (57,7%).Dukungan tersebut mencerminkan peran penting keluarga dalam memberikan motivasi, kenyamanan, dan rasa aman, sehingga dapat membantu pasien beradaptasi dengan keterbatasan akibat CHF.Dukungan emosional keluarga yang baik sangat membantu pasien menjaga kepatuhan dalam perawatan dan meningkatkan kualitas hidup.Selain itu, dukungan keluarga juga terbukti menjadi faktor penentu keberhasilan manajemen penyakit, khususnya pada pasien dengan tingkat pendidikan menengah.Penelitian ini memperkuat temuan bahwa dukungan emosional keluarga yang baik sangat membantu pasien menjaga kepatuhan dalam perawatan dan meningkatkan kualitas hidup
<br>Gagal jantung kongestif (Congestive Heart Failure/CHF) merupakan salah satu penyakit kronis dengan angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi di Indonesia maupun dunia. Kondisi ini menimbulkan dampak signifikan terhadap kesehatan fisik, psikologis, serta kualitas hidup pasien. Dukungan emosional keluarga memiliki peran penting dalam membantu pasien menghadapi keterbatasan akibat CHF, antara lain dengan memberikan motivasi, kenyamanan, dan rasa aman. Penelitian ini bertujuan untuk diketahui dukungan emosional keluarga pada pasien CHF di Rumah Sakit X Tangerang tahun 2025. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian mencakup seluruh pasien CHF yang dirawat di RS X Tangerang sebanyak 244 orang. Sampel...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/b/hidup-pasien-ohca-mayoritas-ispa-chf-dukungan-emos-thumb-22a8e.webp" type="image/webp" length="28780" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/hidup-pasien-ohca-mayoritas-ispa-chf-dukungan-emos-thumb-ff12d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/hidup-pasien-ohca-mayoritas-ispa-chf-dukungan-emos-thumb-c1029.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/b/hidup-pasien-ohca-mayoritas-ispa-chf-dukungan-emos-thumb-22a8e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1232-stikespanritahusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20142-jurnal-kesehatan-panrita-husada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Persepsi Mahasiswa Keperawatan dalam Proses Pembelajaran dengan Metode Blended Learning Di Masa Pandemi Covid 19 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Persepsi Mahasiswa Keperawatan dalam Proses Pembelajaran dengan Metode Blended Learning Di Masa Pandemi Covid 19 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Persepsi Mahasiswa Keperawatan dalam Proses Pembelajaran dengan Metode Blended Learning Di Masa Pandemi Covid 19 ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-61649-faktor-psikologis-mahasiswa-hasil-belajar-penilaia" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-61649-faktor-psikologis-mahasiswa-hasil-belajar-penilaia" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-28:bdf0e31879ffe2d4eab45350e7551fc7</id>
	<published>2026-08-27T21:15:00+07:00</published>
	<updated>2026-08-27T21:15:00+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="elvi oktavia" label="elvi oktavia" />
	<category term="ida faridah" label="ida faridah" />
	<itunes:keywords><![CDATA[elvi,faridah,ida,oktavia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, ada tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian tentang pengembangan materi pembelajaran offline untuk mahasiswa di daerah dengan jaringan internet tidak stabil, agar mereka tetap bisa mengakses ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, ada tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian tentang pengembangan materi pembelajaran offline untuk mahasiswa di daerah dengan jaringan internet tidak stabil, agar mereka tetap bisa mengakses ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/faktor-psikologis-mahasiswa-hasil-belajar-penilaia-thumb-ef535.webp" title="JURIS - Persepsi Mahasiswa Keperawatan dalam Proses Pembelajaran dengan  Metode Blended Learning Di Masa Pandemi Covid 19" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/faktor-psikologis-mahasiswa-hasil-belajar-penilaia-thumb-ef535.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/faktor-psikologis-mahasiswa-hasil-belajar-penilaia-thumb-ef535.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/faktor-psikologis-mahasiswa-hasil-belajar-penilaia-thumb-ef535.webp 1x" title="JURIS - Persepsi Mahasiswa Keperawatan dalam Proses Pembelajaran dengan  Metode Blended Learning Di Masa Pandemi Covid 19" alt="JURIS - Persepsi Mahasiswa Keperawatan dalam Proses Pembelajaran dengan  Metode Blended Learning Di Masa Pandemi Covid 19" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/faktor-psikologis-mahasiswa-hasil-belajar-penilaia-thumb-ce8b2.webp" title="JURIS - Persepsi Mahasiswa Keperawatan dalam Proses Pembelajaran dengan  Metode Blended Learning Di Masa Pandemi Covid 19" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/faktor-psikologis-mahasiswa-hasil-belajar-penilaia-thumb-ce8b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/faktor-psikologis-mahasiswa-hasil-belajar-penilaia-thumb-ce8b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/faktor-psikologis-mahasiswa-hasil-belajar-penilaia-thumb-ce8b2.webp 1x" title="JURIS - Persepsi Mahasiswa Keperawatan dalam Proses Pembelajaran dengan  Metode Blended Learning Di Masa Pandemi Covid 19" alt="JURIS - Persepsi Mahasiswa Keperawatan dalam Proses Pembelajaran dengan  Metode Blended Learning Di Masa Pandemi Covid 19" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/faktor-psikologis-mahasiswa-hasil-belajar-penilaia-thumb-743c0.webp" title="JURIS - Persepsi Mahasiswa Keperawatan dalam Proses Pembelajaran dengan  Metode Blended Learning Di Masa Pandemi Covid 19" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/faktor-psikologis-mahasiswa-hasil-belajar-penilaia-thumb-743c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/faktor-psikologis-mahasiswa-hasil-belajar-penilaia-thumb-743c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/faktor-psikologis-mahasiswa-hasil-belajar-penilaia-thumb-743c0.webp 1x" title="JURIS - Persepsi Mahasiswa Keperawatan dalam Proses Pembelajaran dengan  Metode Blended Learning Di Masa Pandemi Covid 19" alt="JURIS - Persepsi Mahasiswa Keperawatan dalam Proses Pembelajaran dengan  Metode Blended Learning Di Masa Pandemi Covid 19" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61649-faktor-psikologis-mahasiswa-hasil-belajar-penilaia" title="JURIS - Persepsi Mahasiswa Keperawatan dalam Proses Pembelajaran dengan  Metode Blended Learning Di Masa Pandemi Covid 19" target="_blank">Persepsi Mahasiswa Keperawatan dalam Proses Pembelajaran dengan  Metode Blended Learning Di Masa Pandemi Covid 19</a>: Berdasarkan temuan penelitian, ada tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian tentang pengembangan materi pembelajaran offline untuk mahasiswa di daerah dengan jaringan internet tidak stabil, agar mereka tetap bisa mengakses konten pembelajaran tanpa bergantung pada koneksi internet. Kedua, studi mengenai strategi meningkatkan motivasi belajar mahasiswa dalam pembelajaran blended learning, seperti penggunaan gamifikasi atau penghargaan untuk meningkatkan partisipasi aktif. Ketiga, evaluasi efektivitas model pembelajaran hibrida yang menggabungkan pembelajaran online dengan sesi tatap muka terbatas, untuk menjawab kebutuhan interaksi langsung dan praktik klinik yang memadai. Penelitian-penelitian ini dapat membantu memperbaiki implementasi blended learning dalam pendidikan keperawatan, terutama di tengah tantangan pandemi. Selain itu, penelitian juga perlu mengeksplorasi dampak jangka panjang dari pembelajaran blended learning terhadap kompetensi mahasiswa, termasuk kemampuan adaptasi dan kolaborasi dalam situasi nyata. Dengan demikian, pihak perguruan tinggi dapat merancang kebijakan yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa. Penelitian tentang perbandingan hasil belajar antara model blended learning dan pembelajaran konvensional juga relevan untuk menilai keunggulan masing-masing metode. Selain itu, studi tentang pengaruh faktor psikologis, seperti stres dan kelelahan akibat pembelajaran jarak jauh, terhadap kinerja akademik mahasiswa perlu dijelaskan. Penelitian lanjutan juga bisa fokus pada pengembangan platform digital yang lebih ramah pengguna dan mendukung berbagai kebutuhan pembelajaran. Dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, peneliti dapat memperoleh wawasan yang lebih komprehensif tentang dinamika pembelajaran di era digital. Selain itu, penelitian tentang kolaborasi antara institusi pendidikan dan penyedia layanan internet untuk meningkatkan aksesibilitas pembelajaran online juga penting untuk dijelaskan. Akhirnya, penelitian tentang pengaruh pembelajaran blended learning terhadap perkembangan soft skill mahasiswa, seperti komunikasi dan kerja tim, dapat memberikan wawasan baru dalam pendidikan keperawatan..
<br>Proses Blended learning memiliki kelebihan dan kekurangan, dari hasil tersebut semua informan berharap agar pembelajaran tatap muka segera dilaksanakan dengan memperhatikan aturan/keselamatan mengikuti pembelajaran selama pandemic covid 19.Diharapkan agar pihak perguruan tinggi dapat mengevaluasi proses blended learning, lebih memperhatikan kesiapan dalam pelaksanaan blended learning serta meningkatkan antusias/motivasi informan agar lebih semangat dalam mengikuti blended learning
<br>Covid 19 memberikan dampak besar pada semua elemen, khususnya di bidang pendidikan. Semua institusi di bidang pendidikan harus segera beradaptasi dalam mencapai pemilihan proses pembelajaran yang tepat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sehingga dapat efisiensi pembelajaran dapat tercapai. Salah satu alternatif agar proses pembelajaran tetap berjalan adalah model AuBlended LearningAy. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi mahasiswa dalam proses pembelajaran dengan metode blended learning di masa pandemi covid 19. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data dilaksankan dengan cara indepth interview. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling dengan jumlah 12 informan. Jenis instrument yang digunakan, yaitu...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/4/faktor-psikologis-mahasiswa-hasil-belajar-penilaia-thumb-ef535.webp" type="image/webp" length="80994" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/faktor-psikologis-mahasiswa-hasil-belajar-penilaia-thumb-ef535.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/faktor-psikologis-mahasiswa-hasil-belajar-penilaia-thumb-ce8b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/faktor-psikologis-mahasiswa-hasil-belajar-penilaia-thumb-743c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1232-stikespanritahusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20142-jurnal-kesehatan-panrita-husada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Terapi Bekam Basah Terhadap Penurunan Nyeri Kepala ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Terapi Bekam Basah Terhadap Penurunan Nyeri Kepala ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Terapi Bekam Basah Terhadap Penurunan Nyeri Kepala ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-61662-pengelolaan-nyeri-alami-terapi-bekam-mobilitas-fis" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-61662-pengelolaan-nyeri-alami-terapi-bekam-mobilitas-fis" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-28:31c87ffe62a0ab54149c378eea8ce275</id>
	<published>2026-08-27T21:04:02+07:00</published>
	<updated>2026-08-27T21:04:02+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="kade wijaya" label="kade wijaya" />
	<category term="ruang cvcu" label="ruang cvcu" />
	<category term="sabirin b" label="sabirin b" />
	<itunes:keywords><![CDATA[b,cvcu,kade,ruang,sabirin,wijaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Dalam penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lanjutan bisa fokus pada studi kuantitatif yang melibatkan sampel yang lebih besar untuk memastikan efektivitas terapi bekam basah secara umum. Kedua, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Dalam penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lanjutan bisa fokus pada studi kuantitatif yang melibatkan sampel yang lebih besar untuk memastikan efektivitas terapi bekam basah secara umum. Kedua, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/c/pengelolaan-nyeri-alami-terapi-bekam-mobilitas-fis-thumb-6661d.webp" title="JURIS - Terapi Bekam Basah Terhadap Penurunan Nyeri Kepala" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/pengelolaan-nyeri-alami-terapi-bekam-mobilitas-fis-thumb-6661d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/pengelolaan-nyeri-alami-terapi-bekam-mobilitas-fis-thumb-6661d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/pengelolaan-nyeri-alami-terapi-bekam-mobilitas-fis-thumb-6661d.webp 1x" title="JURIS - Terapi Bekam Basah Terhadap Penurunan Nyeri Kepala" alt="JURIS - Terapi Bekam Basah Terhadap Penurunan Nyeri Kepala" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/c/pengelolaan-nyeri-alami-terapi-bekam-mobilitas-fis-thumb-1bdaf.webp" title="JURIS - Terapi Bekam Basah Terhadap Penurunan Nyeri Kepala" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/pengelolaan-nyeri-alami-terapi-bekam-mobilitas-fis-thumb-1bdaf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/pengelolaan-nyeri-alami-terapi-bekam-mobilitas-fis-thumb-1bdaf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/pengelolaan-nyeri-alami-terapi-bekam-mobilitas-fis-thumb-1bdaf.webp 1x" title="JURIS - Terapi Bekam Basah Terhadap Penurunan Nyeri Kepala" alt="JURIS - Terapi Bekam Basah Terhadap Penurunan Nyeri Kepala" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/c/pengelolaan-nyeri-alami-terapi-bekam-mobilitas-fis-thumb-55a38.webp" title="JURIS - Terapi Bekam Basah Terhadap Penurunan Nyeri Kepala" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/c/pengelolaan-nyeri-alami-terapi-bekam-mobilitas-fis-thumb-55a38.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/c/pengelolaan-nyeri-alami-terapi-bekam-mobilitas-fis-thumb-55a38.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/c/pengelolaan-nyeri-alami-terapi-bekam-mobilitas-fis-thumb-55a38.webp 1x" title="JURIS - Terapi Bekam Basah Terhadap Penurunan Nyeri Kepala" alt="JURIS - Terapi Bekam Basah Terhadap Penurunan Nyeri Kepala" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61662-pengelolaan-nyeri-alami-terapi-bekam-mobilitas-fis" title="JURIS - Terapi Bekam Basah Terhadap Penurunan Nyeri Kepala" target="_blank">Terapi Bekam Basah Terhadap Penurunan Nyeri Kepala</a>: Dalam penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lanjutan bisa fokus pada studi kuantitatif yang melibatkan sampel yang lebih besar untuk memastikan efektivitas terapi bekam basah secara umum. Kedua, bisa dilakukan perbandingan antara terapi bekam basah dengan metode lain seperti akupuntur atau TENS untuk melihat mana yang lebih efektif dalam mengatasi nyeri kepala. Ketiga, penelitian bisa juga mengeksplorasi efek jangka panjang dari terapi bekam basah terhadap kondisi nyeri kepala dan apakah terdapat efek samping yang perlu diperhatikan. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan yang lebih luas tentang manfaat dan batasan terapi bekam basah dalam pengelolaan nyeri kepala..
<br>Penerapan Terapi Bekam Basah Terhadap Penurunan Skala Nyeri Pada Pasien Ny.A Dengan Nyeri Kepala dapat dijadikan sebagai intervensi keperawatan dalam mencegah peningkatan nyeri.Tindakan tersebut dapat memperbaiki penurunan skala nyeri pada nyeri kepala dapat dilakukan dengan cara melakukan terapi bekam sehingga dapat menurunkan nyeri kepala yang dapat dilihat dari perubahan yaitu penurunan nyeri kepala pada Ny.A yang sebelum dibekam didapatkan nyeri skala 5, setelah dilakukan terapi bekam nyeri kepala pada Ny
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan intervensi terapi bekam basah dalam menurunkan nyeri kepala. Metode penelitian menggunakan intervensi terhadap satu pasien yang menunjukkan gejala nyeri kepala. Pengumpulan data dilakukan melalui pengkajian subjektif dan objektif terhadap pasien yang melaporkan nyeri kepala dengan skala 5, tegang, dan kesemutan di area pundak. Hasil pemeriksaan tanda vital menunjukkan tekanan darah 122/77 mmHg, denyut nadi 100x/menit, frekuensi pernapasan 20x/menit, dan suhu tubuh...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/c/pengelolaan-nyeri-alami-terapi-bekam-mobilitas-fis-thumb-55a38.webp" type="image/webp" length="28748" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/pengelolaan-nyeri-alami-terapi-bekam-mobilitas-fis-thumb-6661d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/pengelolaan-nyeri-alami-terapi-bekam-mobilitas-fis-thumb-1bdaf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/c/pengelolaan-nyeri-alami-terapi-bekam-mobilitas-fis-thumb-55a38.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1232-stikespanritahusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20142-jurnal-kesehatan-panrita-husada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Pemberian Terapi Oksigen Dan Posisi Supine 45 Derajat Terhadap Stabilitas Hemodinamik Pasien Anak Dengan Community Acquired Pneumonia dan Perdarahan Saluran Cerna ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Pemberian Terapi Oksigen Dan Posisi Supine 45 Derajat Terhadap Stabilitas Hemodinamik Pasien Anak Dengan Community Acquired Pneumonia dan Perdarahan Saluran Cerna ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Pemberian Terapi Oksigen Dan Posisi Supine 45 Derajat Terhadap Stabilitas Hemodinamik Pasien Anak Dengan Community Acquired Pneumonia dan Perdarahan Saluran Cerna ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-61658-terapi-oksigen-masker-non-rebreathing-protokol-ter" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-61658-terapi-oksigen-masker-non-rebreathing-protokol-ter" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-28:2fba80a7c301584f8fdc470670a79b67</id>
	<published>2026-08-27T20:47:21+07:00</published>
	<updated>2026-08-27T20:47:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="kompilasi jurnal akademik" label="kompilasi jurnal akademik" />
	<category term="direktori pdf jurnal" label="direktori pdf jurnal" />
	<category term="kompilasi file akademik" label="kompilasi file akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan studi kasus ini, disarankan agar kombinasi pemberian oksigen simple mask (8 L/menit) dan posisi supine head-up 45A diadopsi sebagai protokol awal stabilisasi untuk pasien anak dengan Community Acquired Pneumonia komplikasi perdarahan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan studi kasus ini, disarankan agar kombinasi pemberian oksigen simple mask (8 L/menit) dan posisi supine head-up 45A diadopsi sebagai protokol awal stabilisasi untuk pasien anak dengan Community Acquired Pneumonia komplikasi perdarahan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/2/terapi-oksigen-masker-non-rebreathing-protokol-com-thumb-3b2af.webp" title="JURIS - Evaluasi Pemberian Terapi Oksigen Dan Posisi Supine 45 Derajat Terhadap Stabilitas Hemodinamik Pasien Anak Dengan Community Acquired Pneumonia dan Perdarahan Saluran Cerna" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/terapi-oksigen-masker-non-rebreathing-protokol-com-thumb-3b2af.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/terapi-oksigen-masker-non-rebreathing-protokol-com-thumb-3b2af.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/terapi-oksigen-masker-non-rebreathing-protokol-com-thumb-3b2af.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Pemberian Terapi Oksigen Dan Posisi Supine 45 Derajat Terhadap Stabilitas Hemodinamik Pasien Anak Dengan Community Acquired Pneumonia dan Perdarahan Saluran Cerna" alt="JURIS - Evaluasi Pemberian Terapi Oksigen Dan Posisi Supine 45 Derajat Terhadap Stabilitas Hemodinamik Pasien Anak Dengan Community Acquired Pneumonia dan Perdarahan Saluran Cerna" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/2/terapi-oksigen-masker-non-rebreathing-protokol-com-thumb-7e6e7.webp" title="JURIS - Evaluasi Pemberian Terapi Oksigen Dan Posisi Supine 45 Derajat Terhadap Stabilitas Hemodinamik Pasien Anak Dengan Community Acquired Pneumonia dan Perdarahan Saluran Cerna" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/terapi-oksigen-masker-non-rebreathing-protokol-com-thumb-7e6e7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/terapi-oksigen-masker-non-rebreathing-protokol-com-thumb-7e6e7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/terapi-oksigen-masker-non-rebreathing-protokol-com-thumb-7e6e7.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Pemberian Terapi Oksigen Dan Posisi Supine 45 Derajat Terhadap Stabilitas Hemodinamik Pasien Anak Dengan Community Acquired Pneumonia dan Perdarahan Saluran Cerna" alt="JURIS - Evaluasi Pemberian Terapi Oksigen Dan Posisi Supine 45 Derajat Terhadap Stabilitas Hemodinamik Pasien Anak Dengan Community Acquired Pneumonia dan Perdarahan Saluran Cerna" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/2/terapi-oksigen-masker-non-rebreathing-protokol-com-thumb-4c71d.webp" title="JURIS - Evaluasi Pemberian Terapi Oksigen Dan Posisi Supine 45 Derajat Terhadap Stabilitas Hemodinamik Pasien Anak Dengan Community Acquired Pneumonia dan Perdarahan Saluran Cerna" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/terapi-oksigen-masker-non-rebreathing-protokol-com-thumb-4c71d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/terapi-oksigen-masker-non-rebreathing-protokol-com-thumb-4c71d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/terapi-oksigen-masker-non-rebreathing-protokol-com-thumb-4c71d.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Pemberian Terapi Oksigen Dan Posisi Supine 45 Derajat Terhadap Stabilitas Hemodinamik Pasien Anak Dengan Community Acquired Pneumonia dan Perdarahan Saluran Cerna" alt="JURIS - Evaluasi Pemberian Terapi Oksigen Dan Posisi Supine 45 Derajat Terhadap Stabilitas Hemodinamik Pasien Anak Dengan Community Acquired Pneumonia dan Perdarahan Saluran Cerna" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61658-terapi-oksigen-masker-non-rebreathing-protokol-ter" title="JURIS - Evaluasi Pemberian Terapi Oksigen Dan Posisi Supine 45 Derajat Terhadap Stabilitas Hemodinamik Pasien Anak Dengan Community Acquired Pneumonia dan Perdarahan Saluran Cerna" target="_blank">Evaluasi Pemberian Terapi Oksigen Dan Posisi Supine 45 Derajat Terhadap Stabilitas Hemodinamik Pasien Anak Dengan Community Acquired Pneumonia dan Perdarahan Saluran Cerna</a>: Berdasarkan temuan studi kasus ini, disarankan agar kombinasi pemberian oksigen simple mask (8 L/menit) dan posisi supine head-up 45A diadopsi sebagai protokol awal stabilisasi untuk pasien anak dengan Community Acquired Pneumonia komplikasi perdarahan saluran cerna di IGD anak. Penting untuk memperkuat pemantauan ketat terhadap tanda-tanda penurunan respons setelah fase awal, seperti perubahan frekuensi napas/nadi atau saturasi oksigen, dan menyiapkan eskalasi terapi invasif (seperti High Flow Nasal Cannula atau ventilasi mekanis) secara proaktif jika terjadi kegagalan intervensi non-invasif. Pelatihan rutin bagi staf IGD tentang kriteria evaluasi respons terapi dan algoritma eskalasi perlu dioptimalkan untuk memastikan intervensi lanjutan yang tepat waktu, sehingga potensi manfaat awal tidak terhambat oleh keterlambatan penanganan pada kondisi yang memburuk..
<br>Berdasarkan hasil studi kasus yang dilakukan terhadap seorang pasien anak dengan diagnosis Community Acquired Pneumonia dan perdarahan saluran cerna, dapat disimpulkan bahwa pemberian oksigen melalui Simple Mask dengan aliran 8 liter/menit yang dikombinasikan dengan posisi supine elevasi kepala 45A mampu memberikan dampak klinis positif terhadap kestabilan hemodinamik dan oksigenasi dalam jangka waktu awal.Intervensi ini sangat relevan untuk diterapkan sebagai penatalaksanaan awal di ruang IGD, terutama di fasilitas yang belum tersedia alat bantu napas canggih
<br>Pneumonia menyumbang angka kesakitan yang tinggi dengan lebih dari setengah juta kasus yang dilaporkan setiap tahunnya pada anak usia di bawah lima tahun di Indonesia. Efektivitas oksigenasi pada pasien anak tidak hanya ditentukan oleh metode pemberian oksigen, tetapi juga oleh posisi tubuh selama perawatan. Berbagai posisi seperti prone, semirecumbent, Fowler's, dan lateral terbukti dapat meningkatkan saturasi oksigen, menstabilkan hemodinamik, dan mencegah kejadian ventilator-associated pneumonia (VAP). Tujuan dari tulisan ini, untuk menjelaskan Evaluasi Pemberian Terapi Oksigen dan Posisi Supine 45 Derajat terhadap Stabilitas Hemodinamik Pasien Anak dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/2/terapi-oksigen-masker-non-rebreathing-protokol-com-thumb-3b2af.webp" type="image/webp" length="30606" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/terapi-oksigen-masker-non-rebreathing-protokol-com-thumb-3b2af.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/terapi-oksigen-masker-non-rebreathing-protokol-com-thumb-7e6e7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/terapi-oksigen-masker-non-rebreathing-protokol-com-thumb-4c71d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1232-stikespanritahusada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20142-jurnal-kesehatan-panrita-husada.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Organisasi Profesi Integritas dan Tanggung Jawab ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Organisasi Profesi Integritas dan Tanggung Jawab ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Organisasi Profesi Integritas dan Tanggung Jawab ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-61646-peran-organisasi-energi-profesi-ibi-org" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-61646-peran-organisasi-energi-profesi-ibi-org" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-28:98d4ca4fdee86cdc9b985294469c4f20</id>
	<published>2026-08-27T20:39:47+07:00</published>
	<updated>2026-08-27T20:39:47+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan pendekatan kuantitatif untuk mengukur kerugian ekonomi masyarakat akibat malpraktik atau wanprestasi yang tidak terkompensasi. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efektivitas sistem deteksi dini berbasis teknologi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan pendekatan kuantitatif untuk mengukur kerugian ekonomi masyarakat akibat malpraktik atau wanprestasi yang tidak terkompensasi. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efektivitas sistem deteksi dini berbasis teknologi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/peran-organisasi-energi-profesi-ibi-partisipasi-pu-thumb-869c0.webp" title="JURIS - Organisasi Profesi: Integritas dan Tanggung Jawab" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/peran-organisasi-energi-profesi-ibi-partisipasi-pu-thumb-869c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/peran-organisasi-energi-profesi-ibi-partisipasi-pu-thumb-869c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/peran-organisasi-energi-profesi-ibi-partisipasi-pu-thumb-869c0.webp 1x" title="JURIS - Organisasi Profesi: Integritas dan Tanggung Jawab" alt="JURIS - Organisasi Profesi: Integritas dan Tanggung Jawab" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/peran-organisasi-energi-profesi-ibi-partisipasi-pu-thumb-f78da.webp" title="JURIS - Organisasi Profesi: Integritas dan Tanggung Jawab" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/peran-organisasi-energi-profesi-ibi-partisipasi-pu-thumb-f78da.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/peran-organisasi-energi-profesi-ibi-partisipasi-pu-thumb-f78da.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/peran-organisasi-energi-profesi-ibi-partisipasi-pu-thumb-f78da.webp 1x" title="JURIS - Organisasi Profesi: Integritas dan Tanggung Jawab" alt="JURIS - Organisasi Profesi: Integritas dan Tanggung Jawab" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/peran-organisasi-energi-profesi-ibi-partisipasi-pu-thumb-84fe7.webp" title="JURIS - Organisasi Profesi: Integritas dan Tanggung Jawab" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/peran-organisasi-energi-profesi-ibi-partisipasi-pu-thumb-84fe7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/peran-organisasi-energi-profesi-ibi-partisipasi-pu-thumb-84fe7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/peran-organisasi-energi-profesi-ibi-partisipasi-pu-thumb-84fe7.webp 1x" title="JURIS - Organisasi Profesi: Integritas dan Tanggung Jawab" alt="JURIS - Organisasi Profesi: Integritas dan Tanggung Jawab" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-61646-peran-organisasi-energi-profesi-ibi-org" title="JURIS - Organisasi Profesi: Integritas dan Tanggung Jawab" target="_blank">Organisasi Profesi: Integritas dan Tanggung Jawab</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan pendekatan kuantitatif untuk mengukur kerugian ekonomi masyarakat akibat malpraktik atau wanprestasi yang tidak terkompensasi. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efektivitas sistem deteksi dini berbasis teknologi digital dalam mengurangi risiko pelanggaran etik oleh profesional. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi dampak implementasi vicarious liability pada berbagai bidang profesi di Indonesia untuk memastikan keadilan dalam pertanggungjawaban hukum..
<br>Krisis kepercayaan terhadap profesi di Indonesia berakar pada kegagalan organisasi profesi dalam menjalankan peran gandanya sebagai pelindung kepentingan anggota sekaligus pelindung kepentingan publik.Integritas dan kredibilitas profesi tergerus karena organisasi profesi cenderung terjebak pada fungsi administratif semata dan belum membangun sistem pertanggungjawaban yang efektif serta berbasis manajemen risiko.Rekonstruksi peran organisasi profesi melalui penerapan prinsip vicarious liability, kewajiban kepemilikan asuransi profesi, serta pembentukan dana kompensasi profesi menjadi instrumen manajemen risiko yang esensial untuk menjamin kepastian hukum dan pemulihan hak korban.Organisasi profesi perlu menyusun peta jalan transformasi menuju tata kelola berbasis risiko, menjadikan asuransi profesi sebagai syarat keanggotaan, serta membuka partisipasi publik dalam proses penegakan etik guna meningkatkan transparansi
<br>Kepercayaan publik merupakan fondasi utama dalam relasi antara masyarakat dan kaum profesional yang secara institusional dimediasi oleh organisasi profesi. Dalam praktik di Indonesia organisasi profesi kerap belum optimal menjalankan mandat publik sebagai penjamin integritas kompetensi dan akuntabilitas anggotanya. Kondisi ini tercermin dari meningkatnya ketidakpercayaan masyarakat, maraknya sengketa layanan profesional yang berujung pada kriminalisasi profesi serta kuatnya persepsi perlindungan korsa dalam mekanisme etik internal. Penelitian ini bertujuan menganalisis makna peran organisasi profesi di tengah krisis integritas sekaligus merumuskan model rekonstruksi pertanggungjawaban...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/4/peran-organisasi-energi-profesi-ibi-partisipasi-pu-thumb-84fe7.webp" type="image/webp" length="122938" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/peran-organisasi-energi-profesi-ibi-partisipasi-pu-thumb-869c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/peran-organisasi-energi-profesi-ibi-partisipasi-pu-thumb-f78da.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/peran-organisasi-energi-profesi-ibi-partisipasi-pu-thumb-84fe7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-849-neolectura.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10967-judicious.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Fri, 28 Aug 2026 04:27:03 +0700. 12 items. Served in: 3.795 seconds [atom] -->
