<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-09-01T05:00:39+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Role of Various Salt Concentrations on Total Microbial Count TPC and Histamine in Shrimp Paste Acetes sp Peran Berbagai Konsentrasi Garam Terhadap Total Mikroba ALT dan Histamin Pada Teras ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Role of Various Salt Concentrations on Total Microbial Count TPC and Histamine in Shrimp Paste Acetes sp Peran Berbagai Konsentrasi Garam Terhadap Total Mikroba ALT dan Histamin Pada Teras ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Role of Various Salt Concentrations on Total Microbial Count TPC and Histamine in Shrimp Paste Acetes sp Peran Berbagai Konsentrasi Garam Terhadap Total Mikroba ALT dan Histamin Pada Teras ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63267-air-total-mikroba-terasi-udang-rebon-konsentrasi-g" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63267-air-total-mikroba-terasi-udang-rebon-konsentrasi-g" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:35de4b1a4f69f3d41eed0ef331527ae1</id>
	<published>2026-08-31T21:00:51+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T21:00:51+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="acetes sp" label="acetes sp" />
	<category term="east java" label="east java" />
	<itunes:keywords><![CDATA[acetes,east,java,sp]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang mekanisme aksi garam dalam mengendalikan mikroba dan menghambat pembentukan histamin pada terasi udang rebon. Selain itu, penelitian tentang pengaruh lama fermentasi dan metode pengeringan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang mekanisme aksi garam dalam mengendalikan mikroba dan menghambat pembentukan histamin pada terasi udang rebon. Selain itu, penelitian tentang pengaruh lama fermentasi dan metode pengeringan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/2/air-total-mikroba-terasi-udang-rebon-konsentrasi-g-thumb-1194f.webp" title="JURIS - The Role of Various Salt Concentrations on Total Microbial Count (TPC) and Histamine in Shrimp Paste (Acetes sp.): Peran Berbagai Konsentrasi Garam Terhadap Total Mikroba (ALT) dan Histamin Pada Teras" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/air-total-mikroba-terasi-udang-rebon-konsentrasi-g-thumb-1194f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/air-total-mikroba-terasi-udang-rebon-konsentrasi-g-thumb-1194f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/air-total-mikroba-terasi-udang-rebon-konsentrasi-g-thumb-1194f.webp 1x" title="JURIS - The Role of Various Salt Concentrations on Total Microbial Count (TPC) and Histamine in Shrimp Paste (Acetes sp.): Peran Berbagai Konsentrasi Garam Terhadap Total Mikroba (ALT) dan Histamin Pada Teras" alt="JURIS - The Role of Various Salt Concentrations on Total Microbial Count (TPC) and Histamine in Shrimp Paste (Acetes sp.): Peran Berbagai Konsentrasi Garam Terhadap Total Mikroba (ALT) dan Histamin Pada Teras" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/2/air-total-mikroba-terasi-udang-rebon-konsentrasi-g-thumb-4fc89.webp" title="JURIS - The Role of Various Salt Concentrations on Total Microbial Count (TPC) and Histamine in Shrimp Paste (Acetes sp.): Peran Berbagai Konsentrasi Garam Terhadap Total Mikroba (ALT) dan Histamin Pada Teras" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/2/air-total-mikroba-terasi-udang-rebon-konsentrasi-g-thumb-4fc89.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/2/air-total-mikroba-terasi-udang-rebon-konsentrasi-g-thumb-4fc89.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/2/air-total-mikroba-terasi-udang-rebon-konsentrasi-g-thumb-4fc89.webp 1x" title="JURIS - The Role of Various Salt Concentrations on Total Microbial Count (TPC) and Histamine in Shrimp Paste (Acetes sp.): Peran Berbagai Konsentrasi Garam Terhadap Total Mikroba (ALT) dan Histamin Pada Teras" alt="JURIS - The Role of Various Salt Concentrations on Total Microbial Count (TPC) and Histamine in Shrimp Paste (Acetes sp.): Peran Berbagai Konsentrasi Garam Terhadap Total Mikroba (ALT) dan Histamin Pada Teras" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63267-air-total-mikroba-terasi-udang-rebon-konsentrasi-g" title="JURIS - The Role of Various Salt Concentrations on Total Microbial Count (TPC) and Histamine in Shrimp Paste (Acetes sp.): Peran Berbagai Konsentrasi Garam Terhadap Total Mikroba (ALT) dan Histamin Pada Teras" target="_blank">The Role of Various Salt Concentrations on Total Microbial Count (TPC) and Histamine in Shrimp Paste (Acetes sp.): Peran Berbagai Konsentrasi Garam Terhadap Total Mikroba (ALT) dan Histamin Pada Teras</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang mekanisme aksi garam dalam mengendalikan mikroba dan menghambat pembentukan histamin pada terasi udang rebon. Selain itu, penelitian tentang pengaruh lama fermentasi dan metode pengeringan terhadap kualitas terasi juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi terhadap standarisasi produk UMKM, meningkatkan kualitas dan keseragaman produk terasi rebon di pasar, serta mendukung keberlanjutan usaha UMKM tersebut..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa peningkatan konsentrasi garam memberikan pengaruh yang signifikan (p < 0,05) terhadap penurunan kadar air terasi udang rebon.Konsentrasi garam 15% menghasilkan kadar air terendah (29,68 A 0,07%), diikuti oleh konsentrasi 10% (32,82 A 0,04%) dan 5% (33,65 A 0,09%).2016 untuk terasi padat yang menetapkan kadar air maksimum 35%.Peningkatan konsentrasi garam juga memberikan pengaruh signifikan (p C 0,05) terhadap nilai ALT pada setiap perlakuan.ALT pada terasi udang rebon pada konsentrasi garam 5%, 10%, 15% berturut-turut adalah 154 CFU/g, 65 CFU/g, 32 CFU/g.Nilai ALT tersebut di bawah batas maksimum yang ditetapkan SNI 2716.Kadar histamin pada semua perlakuan konsentrasi garam (5%, 10%, dan 15%) menunjukkan hasil tidak terdeteksi (< 1,35 mg/kg).Penelitian ini menunjukkan bahwa konsentrasi garam 5-15% pada pembuatan terasi udang rebon dengan fermentasi selama 30 hari mampu menghasilkan seluruh perlakuan berada di bawah batas tertentu
<br>Terasi udang rebon (Acetes sp.) merupakan produk fermentasi tradisional Indonesia yang memiliki risiko keamanan pangan terkait pertumbuhan mikroba patogen dan pembentukan histamin. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kadar air, Angka lempeng Total (ALT), dan histamin terasi udang rebon. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan tiga perlakuan konsentrasi garam 5%, 10%, dan 15% dan tiga kali ulangan. Parameter yang diuji meliputi kadar air, ALT, dan kadar histamin. Terasi difermentasi selama 30 hari pada suhu ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi garam berpengaruh signifikan (p<0,05) terhadap penurunan kadar air. Konsentrasi garam 5%, 10%, dan 15% menghasilkan kadar air berturut-turut 33,65A0,09%, 32,82A0,04%, dan 29,68A0,07%, yang semuanya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/2/air-total-mikroba-terasi-udang-rebon-konsentrasi-g-thumb-1194f.webp" type="image/webp" length="299680" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/air-total-mikroba-terasi-udang-rebon-konsentrasi-g-thumb-1194f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/2/air-total-mikroba-terasi-udang-rebon-konsentrasi-g-thumb-4fc89.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-170-umsida.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13724-journal-tropical-food-agroindustrial-technology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63261-pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-pasa" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63261-pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-pasa" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:91cc43724b32f5c85c3cfd435b22df8e</id>
	<published>2026-08-31T20:42:36+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T20:42:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="togu pardede" label="togu pardede" />
	<category term="muhammad al" label="muhammad al" />
	<itunes:keywords><![CDATA[al,content,main,muhammad,pardede,togu]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai dampak industrialisasi berbasis sumber daya alam terhadap pasar tenaga kerja di berbagai wilayah di Indonesia, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai dampak industrialisasi berbasis sumber daya alam terhadap pasar tenaga kerja di berbagai wilayah di Indonesia, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-9f6f1.webp" title="JURIS - Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional: Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-9f6f1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-9f6f1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-9f6f1.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional: Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali" alt="JURIS - Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional: Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-c9de2.webp" title="JURIS - Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional: Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-c9de2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-c9de2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-c9de2.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional: Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali" alt="JURIS - Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional: Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-538e5.webp" title="JURIS - Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional: Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-538e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-538e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-538e5.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional: Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali" alt="JURIS - Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional: Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63261-pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-pasa" title="JURIS - Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional: Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali" target="_blank">Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional: Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali</a>: Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai dampak industrialisasi berbasis sumber daya alam terhadap pasar tenaga kerja di berbagai wilayah di Indonesia, terutama di daerah-daerah yang mengalami transformasi serupa dengan Morowali. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada analisis dampak industrialisasi terhadap kualitas pekerjaan dan keterampilan tenaga kerja, serta bagaimana industrialisasi dapat mendorong peningkatan kualitas dan produktivitas tenaga kerja secara lebih luas. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi strategi-strategi kebijakan yang dapat meningkatkan keterkaitan antara kawasan industri dan ekonomi lokal, serta bagaimana kebijakan pasar kerja aktif dapat membantu menjangkau lebih banyak tenaga kerja lokal dan meningkatkan kualitas pekerjaan mereka. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dampak industrialisasi berbasis sumber daya alam terhadap pasar tenaga kerja di Indonesia, serta strategi-strategi kebijakan yang dapat diterapkan untuk memastikan bahwa manfaat industrialisasi dapat dirasakan secara lebih inklusif oleh masyarakat..
<br>Secara keseluruhan, pengalaman Morowali menunjukkan bahwa dampak utama industrialisasi berbasis nikel tidak terletak pada penciptaan lapangan kerja massal, melainkan pada transformasi struktur pasar tenaga kerja.Temuan ini mengarah pada konsep transformasi struktural tanpa ekspansi ketenagakerjaan yang proporsional, yaitu kondisi ketika industrialisasi berhasil meningkatkan kualitas dan formalitas pekerjaan tanpa menghasilkan pertumbuhan kesempatan kerja yang setara dengan laju pertumbuhan ekonominya.Konsep tersebut memberikan perspektif baru dalam memahami industrialisasi berbasis sumber daya pada era transisi energi global.Bagi Indonesia, pelajaran utama dari Morowali adalah bahwa keberhasilan hilirisasi tidak cukup diukur dari pertumbuhan investasi dan output ekonomi semata, tetapi juga dari sejauh mana manfaat industrialisasi dapat diterjemahkan menjadi peningkatan kualitas pekerjaan, produktivitas tenaga kerja, dan kesejahteraan masyarakat secara lebih luas
<br>Industrialisasi berbasis sumber daya alam kembali menjadi strategi utama pembangunan ekonomi di banyak negara berkembang, termasuk Indonesia melalui kebijakan hilirisasi nikel. Namun, pertumbuhan ekonomi yang dihasilkan tidak selalu diikuti oleh peningkatan kesempatan kerja yang sebanding. Penelitian ini menganalisis dampak industrialisasi nikel terhadap pasar tenaga kerja di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, yang berkembang menjadi salah satu pusat industri nikel terbesar di dunia. Analisis menggunakan data panel periode 2015Ae2024...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-538e5.webp" type="image/webp" length="145324" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-9f6f1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-c9de2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-538e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-777-bappenas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17727-bappenas-working-papers.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Paradoks Morowali Ketika Kabupaten Terkaya Indonesia Menghadapi Keterbatasan Kapasitas Fiskal ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Paradoks Morowali Ketika Kabupaten Terkaya Indonesia Menghadapi Keterbatasan Kapasitas Fiskal ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Paradoks Morowali Ketika Kabupaten Terkaya Indonesia Menghadapi Keterbatasan Kapasitas Fiskal ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63260-instrumen-fiskal-inovatif-pusat-daerah-fisk" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63260-instrumen-fiskal-inovatif-pusat-daerah-fisk" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:adfe6ae2bcbea1678ce23ad03c507aed</id>
	<published>2026-08-31T20:36:42+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T20:36:42+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="togu pardede" label="togu pardede" />
	<category term="muhammad al" label="muhammad al" />
	<itunes:keywords><![CDATA[al,content,main,muhammad,pardede,togu]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan rekalibrasi hubungan fiskal pusat-daerah untuk kawasan industri strategis, mengembangkan instrumen fiskal khusus untuk kawasan industri strategis, dan memperkuat kapasitas pembangunan daerah. Selain ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan rekalibrasi hubungan fiskal pusat-daerah untuk kawasan industri strategis, mengembangkan instrumen fiskal khusus untuk kawasan industri strategis, dan memperkuat kapasitas pembangunan daerah. Selain ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/instrumen-fiskal-inovatif-pusat-daerah-kapasitas-m-thumb-bc43b.webp" title="JURIS - Paradoks Morowali: Ketika Kabupaten Terkaya Indonesia Menghadapi Keterbatasan Kapasitas Fiskal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/instrumen-fiskal-inovatif-pusat-daerah-kapasitas-m-thumb-bc43b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/instrumen-fiskal-inovatif-pusat-daerah-kapasitas-m-thumb-bc43b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/instrumen-fiskal-inovatif-pusat-daerah-kapasitas-m-thumb-bc43b.webp 1x" title="JURIS - Paradoks Morowali: Ketika Kabupaten Terkaya Indonesia Menghadapi Keterbatasan Kapasitas Fiskal" alt="JURIS - Paradoks Morowali: Ketika Kabupaten Terkaya Indonesia Menghadapi Keterbatasan Kapasitas Fiskal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/instrumen-fiskal-inovatif-pusat-daerah-kapasitas-m-thumb-6c1d4.webp" title="JURIS - Paradoks Morowali: Ketika Kabupaten Terkaya Indonesia Menghadapi Keterbatasan Kapasitas Fiskal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/instrumen-fiskal-inovatif-pusat-daerah-kapasitas-m-thumb-6c1d4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/instrumen-fiskal-inovatif-pusat-daerah-kapasitas-m-thumb-6c1d4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/instrumen-fiskal-inovatif-pusat-daerah-kapasitas-m-thumb-6c1d4.webp 1x" title="JURIS - Paradoks Morowali: Ketika Kabupaten Terkaya Indonesia Menghadapi Keterbatasan Kapasitas Fiskal" alt="JURIS - Paradoks Morowali: Ketika Kabupaten Terkaya Indonesia Menghadapi Keterbatasan Kapasitas Fiskal" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/instrumen-fiskal-inovatif-pusat-daerah-kapasitas-m-thumb-c63a0.webp" title="JURIS - Paradoks Morowali: Ketika Kabupaten Terkaya Indonesia Menghadapi Keterbatasan Kapasitas Fiskal" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/instrumen-fiskal-inovatif-pusat-daerah-kapasitas-m-thumb-c63a0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/instrumen-fiskal-inovatif-pusat-daerah-kapasitas-m-thumb-c63a0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/instrumen-fiskal-inovatif-pusat-daerah-kapasitas-m-thumb-c63a0.webp 1x" title="JURIS - Paradoks Morowali: Ketika Kabupaten Terkaya Indonesia Menghadapi Keterbatasan Kapasitas Fiskal" alt="JURIS - Paradoks Morowali: Ketika Kabupaten Terkaya Indonesia Menghadapi Keterbatasan Kapasitas Fiskal" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63260-instrumen-fiskal-inovatif-pusat-daerah-fisk" title="JURIS - Paradoks Morowali: Ketika Kabupaten Terkaya Indonesia Menghadapi Keterbatasan Kapasitas Fiskal" target="_blank">Paradoks Morowali: Ketika Kabupaten Terkaya Indonesia Menghadapi Keterbatasan Kapasitas Fiskal</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan rekalibrasi hubungan fiskal pusat-daerah untuk kawasan industri strategis, mengembangkan instrumen fiskal khusus untuk kawasan industri strategis, dan memperkuat kapasitas pembangunan daerah. Selain itu, diperlukan integrasi perencanaan kapasitas pembangunan sejak awal dalam setiap pengembangan kawasan industri baru. Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan studi komparatif pada kawasan industri lain di Indonesia maupun negara berkembang yang mengalami industrialisasi berbasis mineral kritis, serta mengembangkan indikator kuantitatif yang lebih komprehensif untuk mengukur Development Capacity Gap pada tingkat subnasional..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan antara pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah bersifat kondisional.Pertumbuhan yang tinggi tidak menghasilkan kapasitas pembangunan yang setara apabila sistem fiskal dan kelembagaan tidak berkembang dalam kecepatan yang sama.Penelitian ini memberikan tiga kontribusi teoretis utama.mekanisme yang menjelaskan bagaimana pertumbuhan ekonomi sangat cepat dapat berlangsung bersamaan dengan melemahnya kapasitas fiskal relatif pemerintah daerah.perluasan dari literatur growth pole, fiscal federalism, dan state capacity yang menjelaskan bagaimana kesenjangan antara kebutuhan pembangunan dan kapasitas pemerintah dapat muncul di tengah keberhasilan industrialisasi.kategori analitis baru yang mendeskripsikan kawasan industri yang berhasil menciptakan nilai tambah domestik dalam skala besar, namun manfaat fiskalnya tidak terdistribusi secara proporsional di tingkat subnasional
<br>Kabupaten Morowali merupakan salah satu contoh paling menonjol dari transformasi ekonomi berbasis hilirisasi nikel di Indonesia. Dalam kurun waktu 2011-2025, industrialisasi yang dipimpin oleh Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) mendorong pertumbuhan ekonomi yang sangat pesat dan menjadikan Morowali sebagai kabupaten dengan PDRB per kapita tertinggi di Indonesia. Namun, keberhasilan ekonomi tersebut memunculkan paradoks pembangunan, yaitu pertumbuhan ekonomi yang tidak diikuti oleh penguatan kapasitas fiskal pemerintah daerah secara proporsional. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara transformasi ekonomi, kapasitas fiskal, dan kapasitas pembangunan daerah dalam konteks industrialisasi berbasis sumber daya alam.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/0/instrumen-fiskal-inovatif-pusat-daerah-kapasitas-m-thumb-bc43b.webp" type="image/webp" length="110284" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/instrumen-fiskal-inovatif-pusat-daerah-kapasitas-m-thumb-bc43b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/instrumen-fiskal-inovatif-pusat-daerah-kapasitas-m-thumb-6c1d4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/instrumen-fiskal-inovatif-pusat-daerah-kapasitas-m-thumb-c63a0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-777-bappenas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17727-bappenas-working-papers.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Epistemology of Khidmah in Islamic Marketing and the Impact on Consumer Satisfaction ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Epistemology of Khidmah in Islamic Marketing and the Impact on Consumer Satisfaction ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Epistemology of Khidmah in Islamic Marketing and the Impact on Consumer Satisfaction ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63271-loyalitas-konsumen-merek-kepuasan-loyalit" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63271-loyalitas-konsumen-merek-kepuasan-loyalit" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:7c7d58eecd729fccaed2d14591a91bb1</id>
	<published>2026-08-31T20:16:21+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T20:16:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="ring road" label="ring road" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<category term="v8i2" label="v8i2" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ring,road,v8i2,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan studi yang menyelidiki bagaimana penerapan konsep khidmah dalam pemasaran Islami dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk dan layanan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan studi yang menyelidiki bagaimana penerapan konsep khidmah dalam pemasaran Islami dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk dan layanan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/loyalitas-konsumen-merek-kepuasan-oppo-khidmah-pem-thumb-a4cea.webp" title="JURIS - Epistemology of Khidmah in Islamic Marketing and the Impact on Consumer Satisfaction" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/loyalitas-konsumen-merek-kepuasan-oppo-khidmah-pem-thumb-a4cea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/loyalitas-konsumen-merek-kepuasan-oppo-khidmah-pem-thumb-a4cea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/loyalitas-konsumen-merek-kepuasan-oppo-khidmah-pem-thumb-a4cea.webp 1x" title="JURIS - Epistemology of Khidmah in Islamic Marketing and the Impact on Consumer Satisfaction" alt="JURIS - Epistemology of Khidmah in Islamic Marketing and the Impact on Consumer Satisfaction" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/loyalitas-konsumen-merek-kepuasan-oppo-khidmah-pem-thumb-00920.webp" title="JURIS - Epistemology of Khidmah in Islamic Marketing and the Impact on Consumer Satisfaction" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/loyalitas-konsumen-merek-kepuasan-oppo-khidmah-pem-thumb-00920.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/loyalitas-konsumen-merek-kepuasan-oppo-khidmah-pem-thumb-00920.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/loyalitas-konsumen-merek-kepuasan-oppo-khidmah-pem-thumb-00920.webp 1x" title="JURIS - Epistemology of Khidmah in Islamic Marketing and the Impact on Consumer Satisfaction" alt="JURIS - Epistemology of Khidmah in Islamic Marketing and the Impact on Consumer Satisfaction" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/loyalitas-konsumen-merek-kepuasan-oppo-khidmah-pem-thumb-2a474.webp" title="JURIS - Epistemology of Khidmah in Islamic Marketing and the Impact on Consumer Satisfaction" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/loyalitas-konsumen-merek-kepuasan-oppo-khidmah-pem-thumb-2a474.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/loyalitas-konsumen-merek-kepuasan-oppo-khidmah-pem-thumb-2a474.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/loyalitas-konsumen-merek-kepuasan-oppo-khidmah-pem-thumb-2a474.webp 1x" title="JURIS - Epistemology of Khidmah in Islamic Marketing and the Impact on Consumer Satisfaction" alt="JURIS - Epistemology of Khidmah in Islamic Marketing and the Impact on Consumer Satisfaction" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63271-loyalitas-konsumen-merek-kepuasan-loyalit" title="JURIS - Epistemology of Khidmah in Islamic Marketing and the Impact on Consumer Satisfaction" target="_blank">Epistemology of Khidmah in Islamic Marketing and the Impact on Consumer Satisfaction</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan studi yang menyelidiki bagaimana penerapan konsep khidmah dalam pemasaran Islami dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk dan layanan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak khidmah terhadap loyalitas merek dan bagaimana hal ini dapat meningkatkan reputasi perusahaan di mata konsumen. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis bagaimana khidmah dapat diterapkan dalam berbagai industri dan bagaimana hal ini dapat meningkatkan kepuasan konsumen secara keseluruhan..
<br>Konsep khidmah dalam pemasaran Islami memainkan peran fundamental dalam membangun hubungan berkualitas antara praktisi bisnis dan konsumen.Berdasar nilai-nilai syariah seperti kejujuran, keadilan, kepercayaan, dan tanggung jawab sosial, khidmah menambah dimensi holistik pada praktik pemasaran, di mana fokus utamanya bukan hanya keuntungan materiil, tetapi juga berkah dan manfaat bagi masyarakat luas.Pelayanan tulus, jujur, dan etis menjadi inti pendekatan ini, bertujuan memenuhi kebutuhan konsumen secara menyeluruh, baik materiil maupun spiritual.Penerapan khidmah dalam pemasaran Islami terbukti meningkatkan kepuasan konsumen melalui pelayanan responsif, empati, dan transparan, yang menciptakan rasa dihargai dan membangun kepercayaan mendalam.Hal ini tidak hanya berdampak pada loyalitas konsumen, tetapi juga memperkuat reputasi perusahaan dalam jangka panjang.Dengan memprioritaskan konsumen dan memperlakukan bisnis sebagai ibadah, konsep ini menawarkan solusi berkelanjutan untuk menciptakan harmoni antara aspek komersial dan tanggung jawab sosial.Oleh karena itu, khidmah dalam pemasaran Islami tidak hanya relevan untuk mencapai kesuksesan bisnis, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan masyarakat yang lebih adil dan makmur
<br>Konsep Khidmah dalam Pemasaran Islami menekankan nilai-nilai pelayanan tulus, kejujuran, dan keadilan sambil memastikan produk tetap halal dan bermanfaat. Pendekatan ini memupuk kepuasan konsumen secara materiil dan spiritual sambil membangun hubungan harmonis jangka panjang. Artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan prosedur dan teknik deskriptif, berfokus pada sumber data dari literatur, terutama referensi relevan dengan objek studi. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa konsep Khidmah dalam Pemasaran Islami memainkan peran penting dalam membangun hubungan harmonis antara praktisi bisnis dan konsumen. Pelayanan tulus, responsif, dan etis tidak hanya meningkatkan kepuasan dan loyalitas konsumen, tetapi juga menciptakan berkah dan manfaat jangka panjang, sehingga Pemasaran Islami menjadi solusi berkelanjutan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/1/loyalitas-konsumen-merek-kepuasan-oppo-khidmah-pem-thumb-00920.webp" type="image/webp" length="73896" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/loyalitas-konsumen-merek-kepuasan-oppo-khidmah-pem-thumb-a4cea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/loyalitas-konsumen-merek-kepuasan-oppo-khidmah-pem-thumb-00920.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/loyalitas-konsumen-merek-kepuasan-oppo-khidmah-pem-thumb-2a474.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-323-uad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17728-ihtifaz-journal-islamic-economics-finance-banking.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63263-analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-yout" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63263-analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-yout" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:01a9928ce1ffbeefbf317be82d186937</id>
	<published>2026-08-31T20:06:19+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T20:06:19+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="jena santari" label="jena santari" />
	<category term="eva milanda" label="eva milanda" />
	<category term="echa silvia" label="echa silvia" />
	<itunes:keywords><![CDATA[echa,eva,jena,milanda,santari,silvia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan algoritma klasifikasi yang lebih kompleks untuk meningkatkan akurasi dalam mengidentifikasi komentar negatif yang terlewat. Selain itu, studi dapat diperluas ke platform media sosial lainnya selain YouTube ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan algoritma klasifikasi yang lebih kompleks untuk meningkatkan akurasi dalam mengidentifikasi komentar negatif yang terlewat. Selain itu, studi dapat diperluas ke platform media sosial lainnya selain YouTube ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-ccb50.webp" title="JURIS - Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-ccb50.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-ccb50.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-ccb50.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning" alt="JURIS - Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-3d90d.webp" title="JURIS - Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-3d90d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-3d90d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-3d90d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning" alt="JURIS - Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-0b63f.webp" title="JURIS - Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-0b63f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-0b63f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-0b63f.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning" alt="JURIS - Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63263-analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-yout" title="JURIS - Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning" target="_blank">Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan algoritma klasifikasi yang lebih kompleks untuk meningkatkan akurasi dalam mengidentifikasi komentar negatif yang terlewat. Selain itu, studi dapat diperluas ke platform media sosial lainnya selain YouTube untuk membandingkan respons publik secara lebih komprehensif. Terakhir, penelitian juga bisa mengeksplorasi faktor psikologis atau demografis pengguna media sosial yang memengaruhi persepsi mereka terhadap kasus bullying, sehingga memberikan wawasan lebih mendalam tentang dinamika sosial di lingkungan sekolah..
<br>Analisis dari hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa sistem atau model yang digunakan memiliki presisi yang sangat tinggi, yaitu 100%, dalam mengklasifikasikan respon positif.Ini menunjukkan bahwa semua prediksi positif yang dilakukan oleh sistem adalah akurat.Namun, tingkat recall untuk kelas positif adalah 92,64%, yang menandakan bahwa ada sejumlah kasus positif yang belum teridentifikasi sepenuhnya oleh sistem.Sementara itu, untuk kelas negatif, presisi yang dicapai adalah 69,95%, yang mengindikasikan bahwa terdapat kemungkinan kecil beberapa prediksi negatif mungkin tidak akurat.Namun, tingkat recall untuk kelas negatif mencapai 100%, artinya sistem berhasil mengidentifikasi semua kasus negatif dengan benar.Kesimpulan ini memberikan wawasan penting mengenai efektivitas dan keterbatasan sistem dalam mengklasifikasikan berbagai jenis respon
<br>Analisis sentimen menjadi pendekatan yang berarti dalam memahami anggapan dan opini masyarakat terhadap suatu peristiwa, sangat utama kala mengaitkan aksi kekerasan semacam bullying. Kasus bullying siswa SMP di Cilacap, Jawa Tengah, pada bulan September 2023 jadi sorotan publik dan menarik atensi melalui media sosial, sangat utama di platform YouTube. Studi ini dicoba dengan tujuan utama mempraktikkan algoritma klasifikasi Naive Bayes dalam melakukan analisis sentimen terhadap komentar di media sosial terpaut kasus bullying. Tata metode studi mengaitkan crawling data, pra-pemrosesan mengenakan RapidMiner, konsumsi TF-IDF buat representasi dokumen, dan implementasi Naive Bayes Classifier. Hasil analisis sentimen menunjukkan tingkatan akurasi sebesar 98.19%, dengan kemampuan yang besar dalam mengklasifikasikan komentar sebagai positif, negatif, maupun netral. Meski demikian, evaluasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-3d90d.webp" type="image/webp" length="148496" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-ccb50.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-3d90d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-0b63f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1353-journal-computing.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6825-journal-information-technology-ampera.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Model IMIP Hilirisasi Nikel dan Masa Depan Industrialisasi Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Model IMIP Hilirisasi Nikel dan Masa Depan Industrialisasi Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Model IMIP Hilirisasi Nikel dan Masa Depan Industrialisasi Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63258-industri-nikel-laterit-hilirisasi-imip-indus" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63258-industri-nikel-laterit-hilirisasi-imip-indus" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:7a4edfd0f94d17626a730d265500a3ac</id>
	<published>2026-08-31T19:47:23+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T19:47:23+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="togu pardede" label="togu pardede" />
	<category term="muhammad al" label="muhammad al" />
	<itunes:keywords><![CDATA[al,content,main,muhammad,pardede,togu]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian tentang dampak lingkungan jangka panjang dari penggunaan batu bara di IMIP dan alternatif energi terbarukan. 2. Analisis efektivitas transfer teknologi antara perusahaan asing dan pelaku industri lokal di kawasan. 3. Studi mengenai tren ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Penelitian tentang dampak lingkungan jangka panjang dari penggunaan batu bara di IMIP dan alternatif energi terbarukan. 2. Analisis efektivitas transfer teknologi antara perusahaan asing dan pelaku industri lokal di kawasan. 3. Studi mengenai tren ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/industri-nikel-laterit-hilirisasi-imip-industriali-thumb-37f54.webp" title="JURIS - Model IMIP, Hilirisasi Nikel dan Masa Depan Industrialisasi Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/industri-nikel-laterit-hilirisasi-imip-industriali-thumb-37f54.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/industri-nikel-laterit-hilirisasi-imip-industriali-thumb-37f54.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/industri-nikel-laterit-hilirisasi-imip-industriali-thumb-37f54.webp 1x" title="JURIS - Model IMIP, Hilirisasi Nikel dan Masa Depan Industrialisasi Indonesia" alt="JURIS - Model IMIP, Hilirisasi Nikel dan Masa Depan Industrialisasi Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/industri-nikel-laterit-hilirisasi-imip-industriali-thumb-a3c5a.webp" title="JURIS - Model IMIP, Hilirisasi Nikel dan Masa Depan Industrialisasi Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/industri-nikel-laterit-hilirisasi-imip-industriali-thumb-a3c5a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/industri-nikel-laterit-hilirisasi-imip-industriali-thumb-a3c5a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/industri-nikel-laterit-hilirisasi-imip-industriali-thumb-a3c5a.webp 1x" title="JURIS - Model IMIP, Hilirisasi Nikel dan Masa Depan Industrialisasi Indonesia" alt="JURIS - Model IMIP, Hilirisasi Nikel dan Masa Depan Industrialisasi Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/industri-nikel-laterit-hilirisasi-imip-industriali-thumb-9f319.webp" title="JURIS - Model IMIP, Hilirisasi Nikel dan Masa Depan Industrialisasi Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/industri-nikel-laterit-hilirisasi-imip-industriali-thumb-9f319.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/industri-nikel-laterit-hilirisasi-imip-industriali-thumb-9f319.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/industri-nikel-laterit-hilirisasi-imip-industriali-thumb-9f319.webp 1x" title="JURIS - Model IMIP, Hilirisasi Nikel dan Masa Depan Industrialisasi Indonesia" alt="JURIS - Model IMIP, Hilirisasi Nikel dan Masa Depan Industrialisasi Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63258-industri-nikel-laterit-hilirisasi-imip-indus" title="JURIS - Model IMIP, Hilirisasi Nikel dan Masa Depan Industrialisasi Indonesia" target="_blank">Model IMIP, Hilirisasi Nikel dan Masa Depan Industrialisasi Indonesia</a>: 1. Penelitian tentang dampak lingkungan jangka panjang dari penggunaan batu bara di IMIP dan alternatif energi terbarukan. 2. Analisis efektivitas transfer teknologi antara perusahaan asing dan pelaku industri lokal di kawasan. 3. Studi mengenai tren ketimpangan sosial dan upaya pemerintah dalam memperbaiki kualitas hidup masyarakat sekitar IMIP. Penelitian ini dapat membantu memperkuat keberlanjutan industrialisasi Indonesia dengan mempertimbangkan aspek lingkungan, teknologi, dan sosial..
<br>IMIP telah menjadi pusat industrialisasi nikel yang mengubah Morowali menjadi wilayah strategis global.Meski meningkatkan nilai tambah dan ekspor, tantangan seperti ketergantungan energi, lingkungan, dan transfer teknologi masih mengemuka.Untuk masa depan, Indonesia perlu memperkuat inovasi, keberlanjutan, dan kemandirian industri
<br>Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) merupakan salah satu wujud paling nyata dari strategi hilirisasi nikel Indonesia dan transformasi industrialisasi berbasis sumber daya alam. Artikel ini menganalisis perkembangan IMIP sebagai kawasan industri terintegrasi yang menghubungkan pertambangan nikel, pengolahan logam, infrastruktur energi, logistik, dan rantai pasok global stainless steel serta baterai kendaraan listrik. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif-analitis berbasis studi literatur, kunjungan lapangan, dan diskusi dengan pemangku kepentingan, artikel ini menunjukkan bahwa IMIP telah mengubah Morowali dari wilayah periferal menjadi pusat industri nikel strategis dunia. Integrasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/e/industri-nikel-laterit-hilirisasi-imip-industriali-thumb-a3c5a.webp" type="image/webp" length="94946" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/industri-nikel-laterit-hilirisasi-imip-industriali-thumb-37f54.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/industri-nikel-laterit-hilirisasi-imip-industriali-thumb-a3c5a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/industri-nikel-laterit-hilirisasi-imip-industriali-thumb-9f319.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-777-bappenas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17727-bappenas-working-papers.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ A Blockchain Based Verifiable Decentralized Mechanism for Digital Voting System ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A Blockchain Based Verifiable Decentralized Mechanism for Digital Voting System ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A Blockchain Based Verifiable Decentralized Mechanism for Digital Voting System ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63266-era-digital-sistem-manfaat-pemungutan-suara" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63266-era-digital-sistem-manfaat-pemungutan-suara" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:f0ed31ce3bc7591aaa5fd1748aef4c97</id>
	<published>2026-08-31T19:46:48+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T19:46:48+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="jena santari" label="jena santari" />
	<category term="eva milanda" label="eva milanda" />
	<category term="echa silvia" label="echa silvia" />
	<itunes:keywords><![CDATA[echa,eva,jena,milanda,santari,silvia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode autentikasi pemilih yang lebih canggih untuk memastikan keaslian suara tanpa mengorbankan privasi. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi solusi skalabilitas yang lebih baik agar sistem dapat ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode autentikasi pemilih yang lebih canggih untuk memastikan keaslian suara tanpa mengorbankan privasi. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi solusi skalabilitas yang lebih baik agar sistem dapat ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/c/era-digital-sistem-manfaat-pemungutan-suara-protes-thumb-e1997.webp" title="JURIS - A Blockchain-Based Verifiable Decentralized Mechanism for Digital Voting System" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/c/era-digital-sistem-manfaat-pemungutan-suara-protes-thumb-e1997.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/c/era-digital-sistem-manfaat-pemungutan-suara-protes-thumb-e1997.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/c/era-digital-sistem-manfaat-pemungutan-suara-protes-thumb-e1997.webp 1x" title="JURIS - A Blockchain-Based Verifiable Decentralized Mechanism for Digital Voting System" alt="JURIS - A Blockchain-Based Verifiable Decentralized Mechanism for Digital Voting System" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/c/era-digital-sistem-manfaat-pemungutan-suara-protes-thumb-05b55.webp" title="JURIS - A Blockchain-Based Verifiable Decentralized Mechanism for Digital Voting System" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/c/era-digital-sistem-manfaat-pemungutan-suara-protes-thumb-05b55.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/c/era-digital-sistem-manfaat-pemungutan-suara-protes-thumb-05b55.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/c/era-digital-sistem-manfaat-pemungutan-suara-protes-thumb-05b55.webp 1x" title="JURIS - A Blockchain-Based Verifiable Decentralized Mechanism for Digital Voting System" alt="JURIS - A Blockchain-Based Verifiable Decentralized Mechanism for Digital Voting System" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/c/era-digital-sistem-manfaat-pemungutan-suara-protes-thumb-82e56.webp" title="JURIS - A Blockchain-Based Verifiable Decentralized Mechanism for Digital Voting System" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/c/era-digital-sistem-manfaat-pemungutan-suara-protes-thumb-82e56.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/c/era-digital-sistem-manfaat-pemungutan-suara-protes-thumb-82e56.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/c/era-digital-sistem-manfaat-pemungutan-suara-protes-thumb-82e56.webp 1x" title="JURIS - A Blockchain-Based Verifiable Decentralized Mechanism for Digital Voting System" alt="JURIS - A Blockchain-Based Verifiable Decentralized Mechanism for Digital Voting System" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63266-era-digital-sistem-manfaat-pemungutan-suara" title="JURIS - A Blockchain-Based Verifiable Decentralized Mechanism for Digital Voting System" target="_blank">A Blockchain-Based Verifiable Decentralized Mechanism for Digital Voting System</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode autentikasi pemilih yang lebih canggih untuk memastikan keaslian suara tanpa mengorbankan privasi. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi solusi skalabilitas yang lebih baik agar sistem dapat menangani jumlah pemilih yang besar tanpa mengurangi performa. Terakhir, peneliti juga dapat mengevaluasi penggunaan platform blockchain alternatif selain Ethereum untuk mengoptimalkan biaya transaksi dan kecepatan pemrosesan dalam sistem pemungutan suara digital..
<br>Mekanisme terverifikasi terdesentralisasi berbasis blockchain untuk sistem pemungutan suara digital yang diusulkan dalam artikel ini mewakili langkah signifikan dalam mengatasi kekhawatiran tentang keamanan, transparansi, dan verifikasi yang terkait dengan pemilu digital.Dengan memanfaatkan teknologi blockchain, teknik kriptografi, dan konsensus terdesentralisasi, mekanisme ini menawarkan platform yang aman, transparan, dan efisien untuk mengadakan pemilu di era digital.Penelitian dan pengembangan lebih lanjut di bidang ini akan menjadi esensial untuk mengatasi tantangan yang tersisa dan membuka jalan bagi adopsi luas sistem pemungutan suara digital, akhirnya meningkatkan proses demokratis
<br>Sistem pemungutan suara digital telah menarik perhatian signifikan dalam beberapa tahun terakhir karena potensinya untuk meningkatkan aksesibilitas dan transparansi dalam pemilu. Namun, kekhawatiran tentang keamanan, transparansi, dan verifikasi telah membatasi adopsi luasnya. Artikel ini mengusulkan mekanisme terverifikasi yang terdesentralisasi berbasis blockchain untuk sistem pemungutan suara digital, bertujuan untuk mengatasi kekhawatiran tersebut. Dengan memanfaatkan teknologi blockchain, teknik...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/c/era-digital-sistem-manfaat-pemungutan-suara-protes-thumb-05b55.webp" type="image/webp" length="82550" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/c/era-digital-sistem-manfaat-pemungutan-suara-protes-thumb-e1997.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/c/era-digital-sistem-manfaat-pemungutan-suara-protes-thumb-05b55.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/c/era-digital-sistem-manfaat-pemungutan-suara-protes-thumb-82e56.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1353-journal-computing.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6825-journal-information-technology-ampera.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Kestabilan Lereng Dengan Metode Rock Mass Rating Pada Tambang Batubara Studi Kasus Di Kecamatan Damai Kutai Barat Kalimantan Timur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kestabilan Lereng Dengan Metode Rock Mass Rating Pada Tambang Batubara Studi Kasus Di Kecamatan Damai Kutai Barat Kalimantan Timur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kestabilan Lereng Dengan Metode Rock Mass Rating Pada Tambang Batubara Studi Kasus Di Kecamatan Damai Kutai Barat Kalimantan Timur ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63256-kestabilan-lereng-model-stabilitas-stabilit" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63256-kestabilan-lereng-model-stabilitas-stabilit" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:391f19a072cbccc8f0029eea6c2f8886</id>
	<published>2026-08-31T19:44:48+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T19:44:48+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="hado hado 32" label="hado hado 32" />
	<category term="alfian saleh" label="alfian saleh" />
	<itunes:keywords><![CDATA[32,alfian,counter,flag,hado,saleh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas metode RMR dibandingkan dengan pendekatan lain seperti Q-System atau Slope Mass Rating (SMR) dalam mengevaluasi stabilitas lereng. Selain itu, studi tentang dampak perubahan iklim terhadap kestabilan lereng ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas metode RMR dibandingkan dengan pendekatan lain seperti Q-System atau Slope Mass Rating (SMR) dalam mengevaluasi stabilitas lereng. Selain itu, studi tentang dampak perubahan iklim terhadap kestabilan lereng ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/kestabilan-lereng-model-stabilitas-tambang-terbuka-thumb-f6c08.webp" title="JURIS - Analisis Kestabilan Lereng Dengan Metode Rock Mass Rating Pada Tambang Batubara (Studi Kasus Di Kecamatan Damai, Kutai Barat, Kalimantan Timur)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/kestabilan-lereng-model-stabilitas-tambang-terbuka-thumb-f6c08.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/kestabilan-lereng-model-stabilitas-tambang-terbuka-thumb-f6c08.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/kestabilan-lereng-model-stabilitas-tambang-terbuka-thumb-f6c08.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kestabilan Lereng Dengan Metode Rock Mass Rating Pada Tambang Batubara (Studi Kasus Di Kecamatan Damai, Kutai Barat, Kalimantan Timur)" alt="JURIS - Analisis Kestabilan Lereng Dengan Metode Rock Mass Rating Pada Tambang Batubara (Studi Kasus Di Kecamatan Damai, Kutai Barat, Kalimantan Timur)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/kestabilan-lereng-model-stabilitas-tambang-terbuka-thumb-12815.webp" title="JURIS - Analisis Kestabilan Lereng Dengan Metode Rock Mass Rating Pada Tambang Batubara (Studi Kasus Di Kecamatan Damai, Kutai Barat, Kalimantan Timur)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/kestabilan-lereng-model-stabilitas-tambang-terbuka-thumb-12815.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/kestabilan-lereng-model-stabilitas-tambang-terbuka-thumb-12815.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/kestabilan-lereng-model-stabilitas-tambang-terbuka-thumb-12815.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kestabilan Lereng Dengan Metode Rock Mass Rating Pada Tambang Batubara (Studi Kasus Di Kecamatan Damai, Kutai Barat, Kalimantan Timur)" alt="JURIS - Analisis Kestabilan Lereng Dengan Metode Rock Mass Rating Pada Tambang Batubara (Studi Kasus Di Kecamatan Damai, Kutai Barat, Kalimantan Timur)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63256-kestabilan-lereng-model-stabilitas-stabilit" title="JURIS - Analisis Kestabilan Lereng Dengan Metode Rock Mass Rating Pada Tambang Batubara (Studi Kasus Di Kecamatan Damai, Kutai Barat, Kalimantan Timur)" target="_blank">Analisis Kestabilan Lereng Dengan Metode Rock Mass Rating Pada Tambang Batubara (Studi Kasus Di Kecamatan Damai, Kutai Barat, Kalimantan Timur)</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas metode RMR dibandingkan dengan pendekatan lain seperti Q-System atau Slope Mass Rating (SMR) dalam mengevaluasi stabilitas lereng. Selain itu, studi tentang dampak perubahan iklim terhadap kestabilan lereng tambang terbuka dapat dikembangkan, terutama faktor curah hujan dan suhu yang memengaruhi kondisi muka air tanah. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi pemodelan berbasis AI untuk memprediksi potensi longsoran dengan data geologis yang lebih kompleks, sehingga meningkatkan akurasi rekomendasi desain lereng..
<br>Hasil pengujian dan analisis menunjukkan bahwa lereng 1 memiliki FK sebesar 0,97, sehingga jika penambangan dilakukan akan terjadi longsor bidang.FK lereng 2 sebesar 1,96, sehingga aman dari bahaya kelongsoran.Untuk meningkatkan FK disarankan memotong lapisan tanah per-20 meter hingga membentuk bench
<br>Pada proses penambangan terbuka selalu dilakukan pendalaman dan pencuraman lubang yang menyebabkan lereng tidak stabil dan dapat terjadi kelongsoran. Untuk mencapai target produksi, diperlukan perancangan lereng yang aman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Faktor Keamanan (FK) lereng dan melakukan upaya untuk meningkatkan FK lereng tersebut dengan menggunakan metode Rock Mass Rating (RMR). Penelitian dilakukan pada 2 lereng yang ada di Pit X di Kecamatan Damai, Kutai Barat, Kalimantan Timur. Penelitian ini menggunakan data sekunder...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/5/kestabilan-lereng-model-stabilitas-tambang-terbuka-thumb-f6c08.webp" type="image/webp" length="121712" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/kestabilan-lereng-model-stabilitas-tambang-terbuka-thumb-f6c08.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/kestabilan-lereng-model-stabilitas-tambang-terbuka-thumb-12815.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-115-unilak.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3988-jurnal-teknik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Revisiting Waqf Intention Prediction in Sumatera Utara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Revisiting Waqf Intention Prediction in Sumatera Utara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Revisiting Waqf Intention Prediction in Sumatera Utara ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63270-niat-perilaku-keuangan-generasi-muda" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63270-niat-perilaku-keuangan-generasi-muda" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:42668a4a837b543611e8182acca66c1c</id>
	<published>2026-08-31T19:08:35+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T19:08:35+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="ring road" label="ring road" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<category term="v8i2" label="v8i2" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ring,road,v8i2,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji peran faktor institusional dan sosial secara lebih mendalam, terutama melalui mekanisme mediator atau moderator yang tidak tercakup dalam model saat ini. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi dampak platform digital ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji peran faktor institusional dan sosial secara lebih mendalam, terutama melalui mekanisme mediator atau moderator yang tidak tercakup dalam model saat ini. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi dampak platform digital ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/a/niat-perilaku-keuangan-generasi-muda-waqf-particip-thumb-f0a1c.webp" title="JURIS - Revisiting Waqf Intention Prediction in Sumatera Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/niat-perilaku-keuangan-generasi-muda-waqf-particip-thumb-f0a1c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/niat-perilaku-keuangan-generasi-muda-waqf-particip-thumb-f0a1c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/niat-perilaku-keuangan-generasi-muda-waqf-particip-thumb-f0a1c.webp 1x" title="JURIS - Revisiting Waqf Intention Prediction in Sumatera Utara" alt="JURIS - Revisiting Waqf Intention Prediction in Sumatera Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/a/niat-perilaku-keuangan-generasi-muda-waqf-particip-thumb-72b1e.webp" title="JURIS - Revisiting Waqf Intention Prediction in Sumatera Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/niat-perilaku-keuangan-generasi-muda-waqf-particip-thumb-72b1e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/niat-perilaku-keuangan-generasi-muda-waqf-particip-thumb-72b1e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/niat-perilaku-keuangan-generasi-muda-waqf-particip-thumb-72b1e.webp 1x" title="JURIS - Revisiting Waqf Intention Prediction in Sumatera Utara" alt="JURIS - Revisiting Waqf Intention Prediction in Sumatera Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/a/niat-perilaku-keuangan-generasi-muda-waqf-particip-thumb-9db6f.webp" title="JURIS - Revisiting Waqf Intention Prediction in Sumatera Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/a/niat-perilaku-keuangan-generasi-muda-waqf-particip-thumb-9db6f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/a/niat-perilaku-keuangan-generasi-muda-waqf-particip-thumb-9db6f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/a/niat-perilaku-keuangan-generasi-muda-waqf-particip-thumb-9db6f.webp 1x" title="JURIS - Revisiting Waqf Intention Prediction in Sumatera Utara" alt="JURIS - Revisiting Waqf Intention Prediction in Sumatera Utara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63270-niat-perilaku-keuangan-generasi-muda" title="JURIS - Revisiting Waqf Intention Prediction in Sumatera Utara" target="_blank">Revisiting Waqf Intention Prediction in Sumatera Utara</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji peran faktor institusional dan sosial secara lebih mendalam, terutama melalui mekanisme mediator atau moderator yang tidak tercakup dalam model saat ini. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi dampak platform digital waqf terhadap partisipasi generasi muda, yang merupakan kelompok strategis untuk pengembangan keuangan syariah. Selanjutnya, penelitian dapat mengembangkan model integratif yang memadukan dimensi psikologis, institusional, dan sosial untuk memahami lebih kompleksnya niat partisipasi waqf dalam masyarakat Muslim kontemporer..
<br>Studi ini menemukan bahwa Teori Perilaku Terencana (TPB) memiliki pengaruh signifikan terhadap niat partisipasi waqf di Sumatra Utara, sementara Teori Institusional (IT) dan Teori Pertukaran Sosial (SET) tidak menunjukkan signifikansi langsung.Hasil ini menegaskan bahwa faktor psikologis individu lebih berpengaruh daripada aspek institusional atau transaksional dalam memprediksi partisipasi waqf.Namun, masih terdapat ruang untuk penelitian lebih lanjut mengenai peran faktor-faktor yang tidak terukur dan dampak langsung IT/SET dalam konteks lokal
<br>Jurnal Ekonomi Islam, Keuangan, dan Perbankan Vol. 8, No. 2, Desember 2025, halaman 125-137, ISSN p:2622-4755 e:2622-4798. Pendahuluan: Meskipun populasi Muslim yang besar dan kemampuan ekonomi di Sumatra Utara, peringkat Indeks Waqf tetap di antara yang terendah di Indonesia. Ini menimbulkan pertanyaan tentang faktor perilaku, institusional, dan sosial yang membentuk niat individu untuk berpartisipasi dalam waqf tunai. Tujuan Studi: Studi ini bertujuan untuk meneliti determinan niat perilaku waqf dengan mengevaluasi pengaruh Teori Perilaku Terencana (TPB), Teori Institusional (IT), dan Teori Pertukaran Sosial (SET). Desain/Metodologi: Menggunakan analisis jalur berbasis regresi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/a/niat-perilaku-keuangan-generasi-muda-waqf-particip-thumb-72b1e.webp" type="image/webp" length="69038" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/niat-perilaku-keuangan-generasi-muda-waqf-particip-thumb-f0a1c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/niat-perilaku-keuangan-generasi-muda-waqf-particip-thumb-72b1e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/a/niat-perilaku-keuangan-generasi-muda-waqf-particip-thumb-9db6f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-323-uad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17728-ihtifaz-journal-islamic-economics-finance-banking.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63268-reputasi-bank-green-banking-disclosure-banki" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63268-reputasi-bank-green-banking-disclosure-banki" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:aaf0d3f88ec995ca64a363edb7fcd122</id>
	<published>2026-08-31T19:00:36+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T19:00:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="ring road" label="ring road" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<category term="v8i2" label="v8i2" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ring,road,v8i2,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak operasi perbankan hijau pada bank-bank kecil di Irak yang belum memiliki sumber daya cukup. Selain itu, studi tentang peran kebijakan pemerintah dalam mendorong adopsi praktik perbankan hijau dapat memberikan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak operasi perbankan hijau pada bank-bank kecil di Irak yang belum memiliki sumber daya cukup. Selain itu, studi tentang peran kebijakan pemerintah dalam mendorong adopsi praktik perbankan hijau dapat memberikan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-f6d80.webp" title="JURIS - The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-f6d80.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-f6d80.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-f6d80.webp 1x" title="JURIS - The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate" alt="JURIS - The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-12e64.webp" title="JURIS - The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-12e64.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-12e64.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-12e64.webp 1x" title="JURIS - The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate" alt="JURIS - The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-8f1f1.webp" title="JURIS - The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-8f1f1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-8f1f1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-8f1f1.webp 1x" title="JURIS - The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate" alt="JURIS - The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63268-reputasi-bank-green-banking-disclosure-banki" title="JURIS - The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate" target="_blank">The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak operasi perbankan hijau pada bank-bank kecil di Irak yang belum memiliki sumber daya cukup. Selain itu, studi tentang peran kebijakan pemerintah dalam mendorong adopsi praktik perbankan hijau dapat memberikan wawasan penting. Terakhir, analisis efektivitas inisiatif perbankan hijau dalam mengurangi dampak lingkungan di wilayah Babil dapat menjadi arah penelitian baru yang relevan..
<br>Operasi perbankan hijau berperan penting dalam mencapai kinerja perbankan berkelanjutan.Penelitian ini menunjukkan bahwa penghematan energi, pengurangan kertas, dan layanan perbankan online meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya.Selain itu, pendanaan proyek ramah lingkungan memperkuat reputasi bank dan daya saingnya.Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami tantangan spesifik di wilayah Irak dan pengembangan kebijakan yang mendukung praktik perbankan hijau
<br>Konsep perbankan hijau telah memperoleh perhatian yang signifikan. Operasi perbankan hijau merujuk pada praktik perbankan yang berfokus pada keberlanjutan lingkungan dan tanggung jawab sosial. Praktik ini tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan tetapi juga memiliki pengaruh positif pada kinerja perbankan berkelanjutan secara keseluruhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi sifat operasi perbankan hijau dan dampaknya terhadap kinerja perbankan. Metode penelitian ini menggunakan kuesioner terstruktur yang diberikan kepada pelanggan tiga bank di kota Hilla (Bank Baghdad, Bank Nasional Irak, dan Bank Pembangunan Internasional) selama periode April 15 hingga Mei 15, 2025. Temuan menunjukkan bahwa penghematan energi, pengurangan kertas, peralihan ke layanan perbankan online, serta pendanaan inisiatif ramah lingkungan membantu bank beroperasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-f6d80.webp" type="image/webp" length="82434" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-f6d80.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-12e64.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-8f1f1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-323-uad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17728-ihtifaz-journal-islamic-economics-finance-banking.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Klasifikasi Tanaman Hias Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Klasifikasi Tanaman Hias Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Klasifikasi Tanaman Hias Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63265-irigasi-evaluasi-model-transfer-lea" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63265-irigasi-evaluasi-model-transfer-lea" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:9e77d7507fef01f2368597cac4e838e6</id>
	<published>2026-08-31T18:32:29+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T18:32:29+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="jena santari" label="jena santari" />
	<category term="eva milanda" label="eva milanda" />
	<category term="echa silvia" label="echa silvia" />
	<itunes:keywords><![CDATA[echa,eva,jena,milanda,santari,silvia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan akurasi klasifikasi tanaman hias, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan model yang lebih canggih, seperti menggunakan teknik transfer learning untuk memanfaatkan model yang sudah dilatih sebelumnya. Selain itu, perlu ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan akurasi klasifikasi tanaman hias, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan model yang lebih canggih, seperti menggunakan teknik transfer learning untuk memanfaatkan model yang sudah dilatih sebelumnya. Selain itu, perlu ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/f/irigasi-evaluasi-model-transfer-learning-neural-ne-thumb-c7229.webp" title="JURIS - Klasifikasi Tanaman Hias Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/f/irigasi-evaluasi-model-transfer-learning-neural-ne-thumb-c7229.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/f/irigasi-evaluasi-model-transfer-learning-neural-ne-thumb-c7229.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/f/irigasi-evaluasi-model-transfer-learning-neural-ne-thumb-c7229.webp 1x" title="JURIS - Klasifikasi Tanaman Hias Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network" alt="JURIS - Klasifikasi Tanaman Hias Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/f/irigasi-evaluasi-model-transfer-learning-neural-ne-thumb-54473.webp" title="JURIS - Klasifikasi Tanaman Hias Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/f/irigasi-evaluasi-model-transfer-learning-neural-ne-thumb-54473.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/f/irigasi-evaluasi-model-transfer-learning-neural-ne-thumb-54473.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/f/irigasi-evaluasi-model-transfer-learning-neural-ne-thumb-54473.webp 1x" title="JURIS - Klasifikasi Tanaman Hias Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network" alt="JURIS - Klasifikasi Tanaman Hias Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/f/irigasi-evaluasi-model-transfer-learning-neural-ne-thumb-3bd14.webp" title="JURIS - Klasifikasi Tanaman Hias Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/f/irigasi-evaluasi-model-transfer-learning-neural-ne-thumb-3bd14.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/f/irigasi-evaluasi-model-transfer-learning-neural-ne-thumb-3bd14.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/f/irigasi-evaluasi-model-transfer-learning-neural-ne-thumb-3bd14.webp 1x" title="JURIS - Klasifikasi Tanaman Hias Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network" alt="JURIS - Klasifikasi Tanaman Hias Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63265-irigasi-evaluasi-model-transfer-lea" title="JURIS - Klasifikasi Tanaman Hias Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network" target="_blank">Klasifikasi Tanaman Hias Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network</a>: Untuk meningkatkan akurasi klasifikasi tanaman hias, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan model yang lebih canggih, seperti menggunakan teknik transfer learning untuk memanfaatkan model yang sudah dilatih sebelumnya. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk mengumpulkan dataset yang lebih beragam dan besar, serta melakukan augmentasi data dengan lebih beragam pula. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi penggunaan teknik-teknik pengolahan citra yang lebih canggih, seperti teknik-teknik pengurangan noise dan peningkatan kualitas citra, untuk meningkatkan akurasi klasifikasi. Dengan demikian, penelitian ini dapat terus dikembangkan dan ditingkatkan untuk mencapai hasil yang lebih akurat dalam mengklasifikasikan tanaman hias..
<br>Penelitian ini menggunakan metode CNN sebagai Algoritma dari deep learning yang di desain untuk mengolah data dua dimensi dapat melakukan identifikasi citra tanaman hias dan ada juga yang tidak terindentifikasi.Untuk nilai f1-score yang memiliki nilai tinggi adalah label Damask Rose dengan nilai 1.00, nilai Precission dimiliki oleh label Mirabilis Jalapa dan Rain Lily dengan nilai 1.Untuk label Zinnia Elegans sama sekali tidak memiliki nilai di setiap atribut pada pengukuran evaluasi.Kedepannya penelitian ini dapat dikembangkan dengan menambahkan layer dari model yang sudah dilatih sebelumnya (transfer learning) sebagai base model untuk meningkatkan performa model
<br>Tanaman hias merupakan jenis tanaman yang dikenal karena keindahan dan daya tarik estetikanya. Terdapat berbagai jenis tanaman hias yang mudah ditemukan, namun, mengidentifikasi dan mengklasifikasikan tanaman hias seringkali sulit bagi kita, khususnya bagi pemula yang ingin terlibat dalam dunia bisnis tanaman hias. Untuk memudahkan pengenalan jenis-jenis tanaman hias, penelitian ini akan menggunakan algoritma Convolutional Neural Network (CNN) sebagai solusi. CNN telah terbukti efektif dalam pengolahan citra dan pengenalan objek, menjadikannya pilihan algoritma yang cocok untuk klasifikasi tanaman hias. Penelitian ini menggunakan 112 gambar Mawar Damask, 100 gambar Bunga Echeveria, 100 gambar Mirabilis Jalapa, 110 gambar Lily Hujan, dan 47 gambar...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/f/irigasi-evaluasi-model-transfer-learning-neural-ne-thumb-3bd14.webp" type="image/webp" length="91612" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/f/irigasi-evaluasi-model-transfer-learning-neural-ne-thumb-c7229.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/f/irigasi-evaluasi-model-transfer-learning-neural-ne-thumb-54473.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/f/irigasi-evaluasi-model-transfer-learning-neural-ne-thumb-3bd14.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1353-journal-computing.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6825-journal-information-technology-ampera.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Simulation of Updraft and Downdraft Gasification Using Computational Fluid Dynamics CFD for Production of Syngas from Chicken Manure Waste ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Simulation of Updraft and Downdraft Gasification Using Computational Fluid Dynamics CFD for Production of Syngas from Chicken Manure Waste ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Simulation of Updraft and Downdraft Gasification Using Computational Fluid Dynamics CFD for Production of Syngas from Chicken Manure Waste ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63255-kecepatan-aliran-udara-monitoring-kec" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63255-kecepatan-aliran-udara-monitoring-kec" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:362ffdb585f86d17f874986f60ed7dfb</id>
	<published>2026-08-31T18:29:26+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T18:29:26+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="indexed site" label="indexed site" />
	<category term="workflow ojs" label="workflow ojs" />
	<category term="u journals" label="u journals" />
	<itunes:keywords><![CDATA[indexed,journals,ojs,site,u,workflow]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada penyempurnaan model simulasi CFD, khususnya dalam hal akurasi dan validasi terhadap data eksperimental. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi berbagai jenis bahan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada penyempurnaan model simulasi CFD, khususnya dalam hal akurasi dan validasi terhadap data eksperimental. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi berbagai jenis bahan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/kecepatan-aliran-udara-monitoring-gasifikasi-kotor-thumb-99d46.webp" title="JURIS - Simulation of Updraft and Downdraft Gasification Using Computational Fluid Dynamics (CFD) for Production of Syngas from Chicken Manure Waste" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/kecepatan-aliran-udara-monitoring-gasifikasi-kotor-thumb-99d46.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/kecepatan-aliran-udara-monitoring-gasifikasi-kotor-thumb-99d46.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/kecepatan-aliran-udara-monitoring-gasifikasi-kotor-thumb-99d46.webp 1x" title="JURIS - Simulation of Updraft and Downdraft Gasification Using Computational Fluid Dynamics (CFD) for Production of Syngas from Chicken Manure Waste" alt="JURIS - Simulation of Updraft and Downdraft Gasification Using Computational Fluid Dynamics (CFD) for Production of Syngas from Chicken Manure Waste" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/kecepatan-aliran-udara-monitoring-gasifikasi-kotor-thumb-4d314.webp" title="JURIS - Simulation of Updraft and Downdraft Gasification Using Computational Fluid Dynamics (CFD) for Production of Syngas from Chicken Manure Waste" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/kecepatan-aliran-udara-monitoring-gasifikasi-kotor-thumb-4d314.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/kecepatan-aliran-udara-monitoring-gasifikasi-kotor-thumb-4d314.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/kecepatan-aliran-udara-monitoring-gasifikasi-kotor-thumb-4d314.webp 1x" title="JURIS - Simulation of Updraft and Downdraft Gasification Using Computational Fluid Dynamics (CFD) for Production of Syngas from Chicken Manure Waste" alt="JURIS - Simulation of Updraft and Downdraft Gasification Using Computational Fluid Dynamics (CFD) for Production of Syngas from Chicken Manure Waste" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/1/kecepatan-aliran-udara-monitoring-gasifikasi-kotor-thumb-41a76.webp" title="JURIS - Simulation of Updraft and Downdraft Gasification Using Computational Fluid Dynamics (CFD) for Production of Syngas from Chicken Manure Waste" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/1/kecepatan-aliran-udara-monitoring-gasifikasi-kotor-thumb-41a76.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/1/kecepatan-aliran-udara-monitoring-gasifikasi-kotor-thumb-41a76.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/1/kecepatan-aliran-udara-monitoring-gasifikasi-kotor-thumb-41a76.webp 1x" title="JURIS - Simulation of Updraft and Downdraft Gasification Using Computational Fluid Dynamics (CFD) for Production of Syngas from Chicken Manure Waste" alt="JURIS - Simulation of Updraft and Downdraft Gasification Using Computational Fluid Dynamics (CFD) for Production of Syngas from Chicken Manure Waste" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63255-kecepatan-aliran-udara-monitoring-kec" title="JURIS - Simulation of Updraft and Downdraft Gasification Using Computational Fluid Dynamics (CFD) for Production of Syngas from Chicken Manure Waste" target="_blank">Simulation of Updraft and Downdraft Gasification Using Computational Fluid Dynamics (CFD) for Production of Syngas from Chicken Manure Waste</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada penyempurnaan model simulasi CFD, khususnya dalam hal akurasi dan validasi terhadap data eksperimental. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi berbagai jenis bahan bakar dan meningkatkan efisiensi proses gasifikasi. Penelitian ini dapat mencakup pengembangan model kinetika reaksi yang lebih akurat, optimasi desain gasifier, dan investigasi lebih lanjut tentang pengaruh parameter operasi seperti kecepatan aliran udara dan suhu pada komposisi syngas. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat berkontribusi pada peningkatan teknologi gasifikasi untuk produksi energi yang berkelanjutan dan efisien dari limbah kotoran ayam..
<br>Studi ini menunjukkan bahwa kondisi optimal untuk produksi syngas kaya hidrogen dari gasifikasi kotoran ayam dicapai dalam konfigurasi gasifier updraft pada suhu pembakaran 800AC dan kecepatan aliran udara (Va) 2 m/s.Di bawah parameter ini, rasio HCC/CO tetap stabil (0,3249-0,3324), konsentrasi hidrogen dimaksimalkan, dan COCC tidak berlebihan, menunjukkan bahwa mekanisme reaksi diarahkan secara efektif menuju pengayaan syngas daripada overoksidasi.Analisis perbandingan mengonfirmasi bahwa peningkatan kecepatan aliran udara yang moderat dalam konfigurasi updraft meningkatkan konten CO dan HCC, sedangkan aliran udara yang berlebihan dalam setup downdraft menyebabkan produksi COCC yang lebih besar, penurunan CO, dan variabilitas yang lebih tinggi dalam hasil hidrogen.Oleh karena itu, optimasi operasi - khususnya, mempertahankan mode updraft, suhu tinggi, dan kecepatan udara moderat yang terkendali, memungkinkan peningkatan hasil syngas kaya hidrogen dan meminimalkan dampak lingkungan dengan mengurangi emisi yang terkait dengan pembakaran tidak lengkap dan pembentukan polutan.Dengan menyoroti rejim optimum dan rasionalnya, studi ini memberikan panduan berharga untuk produksi syngas berkelanjutan dari limbah unggas, mendukung adopsi yang lebih luas dari energi terbarukan dan pengelolaan limbah yang efisien sumber daya sejalan dengan tujuan ekonomi sirkular dan berkelanjutan
<br>Industrialisasi cepat di sektor peternakan unggas telah menimbulkan tantangan lingkungan yang signifikan, termasuk polusi nutrisi, bau, dan emisi gas rumah kaca dari pengelolaan kotoran yang tidak tepat. Studi ini memeriksa potensi gasifikasi kotoran ayam sebagai pendekatan berkelanjutan untuk produksi energi terbarukan, sambil mengatasi masalah pembuangan limbah. Simulasi Dinamika Fluida Komputasi (CFD) dilakukan di perangkat lunak ANSYS Fluent versi 2019 R2 di bawah lisensi akademik mahasiswa yang disediakan oleh Telkom University, untuk menyelidiki proses gasifikasi updraft dan downdraft di bawah kondisi operasi yang bervariasi, termasuk kecepatan aliran udara dan suhu. Model simulasi menunjukkan akurasi tinggi dalam memprediksi komposisi syngas, dengan kesalahan rata-rata 0,1657% pada 680AC...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/1/kecepatan-aliran-udara-monitoring-gasifikasi-kotor-thumb-4d314.webp" type="image/webp" length="101706" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/kecepatan-aliran-udara-monitoring-gasifikasi-kotor-thumb-99d46.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/kecepatan-aliran-udara-monitoring-gasifikasi-kotor-thumb-4d314.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/1/kecepatan-aliran-udara-monitoring-gasifikasi-kotor-thumb-41a76.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-459-tel-u.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16852-jmecs-journal-measurements-electronics-communications.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Tue, 01 Sep 2026 05:00:39 +0700. 12 items. Served in: 4.102 seconds [atom] -->
