<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.156-13jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.156-13jul2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-07-14T12:59:54+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Penelitian Pengaruh Media Berbasis Komputer Terhadap Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Ekonomi di SMA Ekasakti Padang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penelitian Pengaruh Media Berbasis Komputer Terhadap Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Ekonomi di SMA Ekasakti Padang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penelitian Pengaruh Media Berbasis Komputer Terhadap Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Ekonomi di SMA Ekasakti Padang ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54314-perilaku-belajar-siswa-ajar-komputer-e" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54314-perilaku-belajar-siswa-ajar-komputer-e" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:d0a61b837b0885f34b581c1bf6f5a7f6</id>
	<published>2026-07-14T09:09:56+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T09:09:56+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="carrie novel" label="carrie novel" />
	<category term="aldi afriano" label="aldi afriano" />
	<category term="asma alhusna" label="asma alhusna" />
	<itunes:keywords><![CDATA[afriano,aldi,alhusna,asma,carrie,novel]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, disarankan agar menggunakan sampel yang lebih besar sehingga didapatkan data yang lebih sempurna dan akurat tentang penggunaan media berbasis komputer dalam pembelajaran. Selain itu, guru sekolah dasar dapat menggunakan media ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian selanjutnya, disarankan agar menggunakan sampel yang lebih besar sehingga didapatkan data yang lebih sempurna dan akurat tentang penggunaan media berbasis komputer dalam pembelajaran. Selain itu, guru sekolah dasar dapat menggunakan media ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/perilaku-belajar-siswa-ajar-komputer-ekonomi-fakto-thumb-93c23.webp" title="JURIS - Penelitian Pengaruh Media Berbasis Komputer Terhadap Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Ekonomi  di SMA Ekasakti Padang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/perilaku-belajar-siswa-ajar-komputer-ekonomi-fakto-thumb-93c23.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/perilaku-belajar-siswa-ajar-komputer-ekonomi-fakto-thumb-93c23.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/perilaku-belajar-siswa-ajar-komputer-ekonomi-fakto-thumb-93c23.webp 1x" title="JURIS - Penelitian Pengaruh Media Berbasis Komputer Terhadap Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Ekonomi  di SMA Ekasakti Padang" alt="JURIS - Penelitian Pengaruh Media Berbasis Komputer Terhadap Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Ekonomi  di SMA Ekasakti Padang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/perilaku-belajar-siswa-ajar-komputer-ekonomi-fakto-thumb-4bf20.webp" title="JURIS - Penelitian Pengaruh Media Berbasis Komputer Terhadap Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Ekonomi  di SMA Ekasakti Padang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/perilaku-belajar-siswa-ajar-komputer-ekonomi-fakto-thumb-4bf20.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/perilaku-belajar-siswa-ajar-komputer-ekonomi-fakto-thumb-4bf20.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/perilaku-belajar-siswa-ajar-komputer-ekonomi-fakto-thumb-4bf20.webp 1x" title="JURIS - Penelitian Pengaruh Media Berbasis Komputer Terhadap Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Ekonomi  di SMA Ekasakti Padang" alt="JURIS - Penelitian Pengaruh Media Berbasis Komputer Terhadap Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Ekonomi  di SMA Ekasakti Padang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/e/perilaku-belajar-siswa-ajar-komputer-ekonomi-fakto-thumb-c8ef3.webp" title="JURIS - Penelitian Pengaruh Media Berbasis Komputer Terhadap Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Ekonomi  di SMA Ekasakti Padang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/e/perilaku-belajar-siswa-ajar-komputer-ekonomi-fakto-thumb-c8ef3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/e/perilaku-belajar-siswa-ajar-komputer-ekonomi-fakto-thumb-c8ef3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/e/perilaku-belajar-siswa-ajar-komputer-ekonomi-fakto-thumb-c8ef3.webp 1x" title="JURIS - Penelitian Pengaruh Media Berbasis Komputer Terhadap Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Ekonomi  di SMA Ekasakti Padang" alt="JURIS - Penelitian Pengaruh Media Berbasis Komputer Terhadap Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Ekonomi  di SMA Ekasakti Padang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54314-perilaku-belajar-siswa-ajar-komputer-e" title="JURIS - Penelitian Pengaruh Media Berbasis Komputer Terhadap Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Ekonomi  di SMA Ekasakti Padang" target="_blank">Penelitian Pengaruh Media Berbasis Komputer Terhadap Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Ekonomi  di SMA Ekasakti Padang</a>: Untuk penelitian selanjutnya, disarankan agar menggunakan sampel yang lebih besar sehingga didapatkan data yang lebih sempurna dan akurat tentang penggunaan media berbasis komputer dalam pembelajaran. Selain itu, guru sekolah dasar dapat menggunakan media berbasis komputer dalam pembelajaran ekonomi dan bidang lainnya di sekolah. Penggunaan media berbasis komputer dapat dilakukan dengan guru menguasai cara menggunakan komputer dalam aplikasinya pembelajaran, guru mampu menguasai materi pembelajaran dan mendesainya dalam program-program komputer yang sesuai, dan guru terus berlatih untuk mengembangkan diri dalam kegiatan KKG di gugus masing-masing untuk mengefektifkan penggunaan media pembelajaran. Guru sekolah juga diharapkan dapat mengembangkan materi pembelajaran sehingga dapat meningkatkan pemahaman dan penguasaan siswa terhadap materi pembelajaran tersebut. Kepala sekolah dapat menyediakan sarana dan prasarana pendukung dalam penggunaan media berbasis komputer dalam pembelajaran di kelas, dan dapat memanfaatkan tenaga profesional dari LPTK, LPMP, dan sebagainya..
<br>Berdasarkan hasil temuan dan pembahasan, disimpulkan bahwa hasil belajar siswa dengan pembelajaran menggunakan media berbasis komputer lebih tinggi dibandingkan hasil belajar siswa dengan pembelajaran menggunakan media non komputer pada kelompok siswa dengan pengetahuan awal tinggi maupun rendah.Artinya penerapan media berbasis komputer lebih baik dari media non komputer dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa.Penggunaan media berbasis komputer dapat memotivasi dan memusatkan perhatian siswa pada materi yang dipresentasikan guru, sehingga siswa mudah memahami, menguasai, mengingat kembali materi pembelajaran yang telah dipresentasikan guru
<br>Pada zaman teknologi sekarang, pendidikan diartikan sebagai usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara. Pendidikan merupakan proses pembelajaran, yaitu suatu usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi dengan lingkungannya. Proses pembelajaran dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat. Selain lingkungan, faktor internal siswa juga mempengaruhi proses pembelajaran, seperti kecerdasan, motivasi, kepribadian, dan kesempatan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/e/perilaku-belajar-siswa-ajar-komputer-ekonomi-fakto-thumb-c8ef3.webp" type="image/webp" length="105654" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/perilaku-belajar-siswa-ajar-komputer-ekonomi-fakto-thumb-93c23.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/perilaku-belajar-siswa-ajar-komputer-ekonomi-fakto-thumb-4bf20.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/e/perilaku-belajar-siswa-ajar-komputer-ekonomi-fakto-thumb-c8ef3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1335-sastra-unes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15377-jurnal-ilmiah-pendidikan-scholastic.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Perbandingan Algoritma Sorting Dalam Javascript Untuk Meningkatkan Efisiensi Pengurutan Produk Pada Aplikasi E Commerce ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Perbandingan Algoritma Sorting Dalam Javascript Untuk Meningkatkan Efisiensi Pengurutan Produk Pada Aplikasi E Commerce ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Perbandingan Algoritma Sorting Dalam Javascript Untuk Meningkatkan Efisiensi Pengurutan Produk Pada Aplikasi E Commerce ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54308-algoritma-adaptif-sorting-e-commerce-javascript-ef" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54308-algoritma-adaptif-sorting-e-commerce-javascript-ef" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:a39fc035aa3c69f09db4e5d70cd956e3</id>
	<published>2026-07-14T07:44:17+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T07:44:17+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi algoritma adaptif yang memilih metode sorting sesuai ukuran dan karakteristik dataset secara realActime, sehingga mengoptimalkan kinerja padaN aplikasi. Kedua, studi lebih lanjut dapat menilai implementasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi algoritma adaptif yang memilih metode sorting sesuai ukuran dan karakteristik dataset secara realActime, sehingga mengoptimalkan kinerja padaN aplikasi. Kedua, studi lebih lanjut dapat menilai implementasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/algoritma-adaptif-sorting-e-commerce-javascript-ef-thumb-2d79d.webp" title="JURIS - Analisis Perbandingan Algoritma Sorting Dalam Javascript Untuk Meningkatkan Efisiensi Pengurutan Produk Pada Aplikasi E-Commerce" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/algoritma-adaptif-sorting-e-commerce-javascript-ef-thumb-2d79d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/algoritma-adaptif-sorting-e-commerce-javascript-ef-thumb-2d79d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/algoritma-adaptif-sorting-e-commerce-javascript-ef-thumb-2d79d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perbandingan Algoritma Sorting Dalam Javascript Untuk Meningkatkan Efisiensi Pengurutan Produk Pada Aplikasi E-Commerce" alt="JURIS - Analisis Perbandingan Algoritma Sorting Dalam Javascript Untuk Meningkatkan Efisiensi Pengurutan Produk Pada Aplikasi E-Commerce" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/algoritma-adaptif-sorting-e-commerce-javascript-ef-thumb-1d0b9.webp" title="JURIS - Analisis Perbandingan Algoritma Sorting Dalam Javascript Untuk Meningkatkan Efisiensi Pengurutan Produk Pada Aplikasi E-Commerce" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/algoritma-adaptif-sorting-e-commerce-javascript-ef-thumb-1d0b9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/algoritma-adaptif-sorting-e-commerce-javascript-ef-thumb-1d0b9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/algoritma-adaptif-sorting-e-commerce-javascript-ef-thumb-1d0b9.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perbandingan Algoritma Sorting Dalam Javascript Untuk Meningkatkan Efisiensi Pengurutan Produk Pada Aplikasi E-Commerce" alt="JURIS - Analisis Perbandingan Algoritma Sorting Dalam Javascript Untuk Meningkatkan Efisiensi Pengurutan Produk Pada Aplikasi E-Commerce" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/f/algoritma-adaptif-sorting-e-commerce-javascript-ef-thumb-3a1b5.webp" title="JURIS - Analisis Perbandingan Algoritma Sorting Dalam Javascript Untuk Meningkatkan Efisiensi Pengurutan Produk Pada Aplikasi E-Commerce" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/f/algoritma-adaptif-sorting-e-commerce-javascript-ef-thumb-3a1b5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/f/algoritma-adaptif-sorting-e-commerce-javascript-ef-thumb-3a1b5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/f/algoritma-adaptif-sorting-e-commerce-javascript-ef-thumb-3a1b5.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perbandingan Algoritma Sorting Dalam Javascript Untuk Meningkatkan Efisiensi Pengurutan Produk Pada Aplikasi E-Commerce" alt="JURIS - Analisis Perbandingan Algoritma Sorting Dalam Javascript Untuk Meningkatkan Efisiensi Pengurutan Produk Pada Aplikasi E-Commerce" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54308-algoritma-adaptif-sorting-e-commerce-javascript-ef" title="JURIS - Analisis Perbandingan Algoritma Sorting Dalam Javascript Untuk Meningkatkan Efisiensi Pengurutan Produk Pada Aplikasi E-Commerce" target="_blank">Analisis Perbandingan Algoritma Sorting Dalam Javascript Untuk Meningkatkan Efisiensi Pengurutan Produk Pada Aplikasi E-Commerce</a>: Pertama, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi algoritma adaptif yang memilih metode sorting sesuai ukuran dan karakteristik dataset secara realActime, sehingga mengoptimalkan kinerja padaN aplikasi. Kedua, studi lebih lanjut dapat menilai implementasi algoritma sorting dengan Web Workers atau proses terpisah di Node.js untuk mengurangi beban pada thread utama, sehingga meningkatkan responsivitas aplikasi web eAccommerce. Ketiga, analisis perbandingan memori dan waktu eksekusi antara Quick Sort dan Merge Sort pada berbagai platform (desktop, mobile, dan serverless) dapat memberikan wawasan praktis tentang tradeAcoff yang relevan bagi pengembang yang nesten beroperasi di lingkungan hybrid. Penelitian-penelitian ini dapat dikembangkan dengan menggunakan dataset yang lebih representatif, seperti data produk nyata yang mencakup atribut kompleks, sehingga hasilnya lebih dapat diadopsi secara industri..
<br>Quick Sort terbukti menjadi algoritma paling optimal dengan waktu dan memori paling rendah pada semua ukuran dataset.Merge Sort menduduki posisi kedua, menawarkan kestabilan performa meskipun memori sedikit lebih tinggi.Bubble Sort dan Selection Sort tidak disarankan karena waktu eksekusi dan konsumsi memori yang tinggi
<br>Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efisiensi enam algoritma sorting dalam JavaScript, yaitu Bubble Sort, Selection Sort, Insertion Sort, Merge Sort, Quick Sort, dan Heap Sort, pada proses pengurutan produk dalam aplikasi e-commerce. Efisiensi dinilai berdasarkan dua metrik utama: rata-rata waktu eksekusi (dalam milidetik) dan konsumsi memori (dalam kilobyte). Evaluasi dilakukan melalui eksperimen komputasional terhadap dataset acak berukuran 100, 1.000, dan 10.000 item, yang dibuat menggunakan library Faker.Js. Pengukuran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/f/algoritma-adaptif-sorting-e-commerce-javascript-ef-thumb-1d0b9.webp" type="image/webp" length="94230" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/algoritma-adaptif-sorting-e-commerce-javascript-ef-thumb-2d79d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/algoritma-adaptif-sorting-e-commerce-javascript-ef-thumb-1d0b9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/f/algoritma-adaptif-sorting-e-commerce-javascript-ef-thumb-3a1b5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-400-istn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8707-ejournal-istn-ac-id-index-php-sainstech.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54305-rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54305-rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:2a092374cbd8a2c3b089a51cecff06fe</id>
	<published>2026-07-14T07:33:16+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T07:33:16+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="azis sahlan" label="azis sahlan" />
	<category term="akhmad rifa" label="akhmad rifa" />
	<category term="ilham armi" label="ilham armi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akhmad,armi,azis,ilham,rifa,sahlan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada evaluasi efektivitas intervensi konseling berbasis agama bagi pasangan yang dikepakai melalui perjodohan, untuk mengetahui apakah pendekatan yang menekankan nilai-nilai Islam meningkatkan kesepakatan dan mengurangi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada evaluasi efektivitas intervensi konseling berbasis agama bagi pasangan yang dikepakai melalui perjodohan, untuk mengetahui apakah pendekatan yang menekankan nilai-nilai Islam meningkatkan kesepakatan dan mengurangi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-002a8.webp" title="JURIS - Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-002a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-002a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-002a8.webp 1x" title="JURIS - Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT" alt="JURIS - Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-dc9bd.webp" title="JURIS - Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-dc9bd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-dc9bd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-dc9bd.webp 1x" title="JURIS - Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT" alt="JURIS - Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-0f4c0.webp" title="JURIS - Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-0f4c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-0f4c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-0f4c0.webp 1x" title="JURIS - Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT" alt="JURIS - Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54305-rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling" title="JURIS - Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT" target="_blank">Tinjauan Islam Dan Teori Konseling Pada Praktik Perjodohan Dan Dampaknya Terhadap Potensi KDRT</a>: Penelitian lanjutan dapat memfokuskan pada evaluasi efektivitas intervensi konseling berbasis agama bagi pasangan yang dikepakai melalui perjodohan, untuk mengetahui apakah pendekatan yang menekankan nilai-nilai Islam meningkatkan kesepakatan dan mengurangi KDRT. Sebagai langkah lain, studi longitudinal dapat meneliti dampak jangka panjang perjodohan terhadap kesejahteraan psikologis anak setelah lima tahun, sehingga dapat disusun panduan dukungan psikososial keluarga. Penelitian kualitatif eksploratif tentang persepsi masyarakat terkait hak perempuan dalam perjodohan juga penting untuk mengidentifikasi norma budaya yang perlu diubah agar hak perempuan terjaga. Semua pendekatan ini dapat dikombinasikan dalam program interdisipliner yang melibatkan tenaga konselor, penasihat agama, C Aoempowerment, dan lembaga hukum untuk menciptakan kebijakan yang holistik dan berkelanjutan..
<br>Perjodohan yang dilakukan tanpa persetujuan dan pengenalan dapat memicu KDRT.Dampak KDRT menimbulkan kerusakan psikologis dan sosial serta merusak hubungan rumah tangga.Konseling keluarga, khususnya melalui pendekatan psikoanalisis dan terapi perilaku, dapat memperbaiki komunikasi, mencegah terulangnya konflik, dan memulihkan keharmonisan rumah tangga
<br>Perjodohan merupakan praktik yang memiliki preAcsejarah dalam Islam dan sering dipraktikkan masyarakat untuk menikahkan anak kepada orang yang dianggap dikenal. Praktik ini dapat berujung pada dampak negatif berupa kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), karena kesulitan menyesuaikan diri dengan pasangan yang belum dikenal secara pribadi. Teori konseling menjadi fokus utama dalam usaha memahami dan menanggapi masalah tersebut. Dengan memanfaatkancI pendekatan konseling, artikel ini menyelidiki hubungan antara ketidaksetujuan dalam perjodohan dan peningkatan risiko KDRT. Melalui tinjauan literatur, studi kasus, dan analisis teoritis, artikel ini membahas strategi konseling yang dapat digunakan untuk meredakan ketegangan dalam hubungan perjodohan serta mencegahPlantis berdasarkan KDRT. Kesimpulannya, teori konseling membuka ruang untuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-002a8.webp" type="image/webp" length="90596" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-002a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-dc9bd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/rumah-tangga-kdrt-perjodohan-islam-konseling-kelua-thumb-0f4c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Perbandingan Algoritma Nayve Bayes dan Decision Tree Pada Sentimen Analisis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbandingan Algoritma Nayve Bayes dan Decision Tree Pada Sentimen Analisis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbandingan Algoritma Nayve Bayes dan Decision Tree Pada Sentimen Analisis ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54310-bayes-classifier-skenario-sampel-data-decision-tre" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54310-bayes-classifier-skenario-sampel-data-decision-tre" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:4d6d737630aa3f03d64bef164375954e</id>
	<published>2026-07-14T07:29:54+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T07:29:54+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="archive team" label="archive team" />
	<category term="quick links" label="quick links" />
	<category term="abdul azis" label="abdul azis" />
	<itunes:keywords><![CDATA[abdul,archive,azis,links,quick,team]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, penelitian dapat memperluas sampel data dengan menambah jumlah tweet dari berbagai topik dan periode waktu yang berbeda untuk memvalidasi generalisasi model Nayve Bayes dan Decision Tree niente. Kedua, studi dibandingkan dengan algoritma lain ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, penelitian dapat memperluas sampel data dengan menambah jumlah tweet dari berbagai topik dan periode waktu yang berbeda untuk memvalidasi generalisasi model Nayve Bayes dan Decision Tree niente. Kedua, studi dibandingkan dengan algoritma lain ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/bayes-classifier-skenario-sampel-data-decision-tre-thumb-b1037.webp" title="JURIS - Perbandingan Algoritma Nayve Bayes dan Decision Tree Pada Sentimen Analisis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/bayes-classifier-skenario-sampel-data-decision-tre-thumb-b1037.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/bayes-classifier-skenario-sampel-data-decision-tre-thumb-b1037.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/bayes-classifier-skenario-sampel-data-decision-tre-thumb-b1037.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Algoritma Nayve Bayes dan Decision Tree Pada Sentimen Analisis" alt="JURIS - Perbandingan Algoritma Nayve Bayes dan Decision Tree Pada Sentimen Analisis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/bayes-classifier-skenario-sampel-data-decision-tre-thumb-b3a18.webp" title="JURIS - Perbandingan Algoritma Nayve Bayes dan Decision Tree Pada Sentimen Analisis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/bayes-classifier-skenario-sampel-data-decision-tre-thumb-b3a18.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/bayes-classifier-skenario-sampel-data-decision-tre-thumb-b3a18.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/bayes-classifier-skenario-sampel-data-decision-tre-thumb-b3a18.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Algoritma Nayve Bayes dan Decision Tree Pada Sentimen Analisis" alt="JURIS - Perbandingan Algoritma Nayve Bayes dan Decision Tree Pada Sentimen Analisis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/9/bayes-classifier-skenario-sampel-data-decision-tre-thumb-ff559.webp" title="JURIS - Perbandingan Algoritma Nayve Bayes dan Decision Tree Pada Sentimen Analisis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/9/bayes-classifier-skenario-sampel-data-decision-tre-thumb-ff559.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/9/bayes-classifier-skenario-sampel-data-decision-tre-thumb-ff559.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/9/bayes-classifier-skenario-sampel-data-decision-tre-thumb-ff559.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Algoritma Nayve Bayes dan Decision Tree Pada Sentimen Analisis" alt="JURIS - Perbandingan Algoritma Nayve Bayes dan Decision Tree Pada Sentimen Analisis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54310-bayes-classifier-skenario-sampel-data-decision-tre" title="JURIS - Perbandingan Algoritma Nayve Bayes dan Decision Tree Pada Sentimen Analisis" target="_blank">Perbandingan Algoritma Nayve Bayes dan Decision Tree Pada Sentimen Analisis</a>: Pertama, penelitian dapat memperluas sampel data dengan menambah jumlah tweet dari berbagai topik dan periode waktu yang berbeda untuk memvalidasi generalisasi model Nayve Bayes dan Decision Tree niente. Kedua, studi dibandingkan dengan algoritma lain seperti Support Vector Machine, Random Forest, dan model berbasis deep learning (misalnya BERT) untuk menentukan apakah peningkatan akurasi dapat dicapai melalui pendekatan berbeda. Ketiga, dievaluasi pengaruh teknik feature engineering alternatif, termasuk word embeddings dan nAcgram tingkat tinggi, pada kinerja kedua algoritma, sehingga dapat dipahami secara lebih mendalam bagaimana pemilihan representasi fitur mempengaruhi deteksi sentimen di media sosial Indonesia..
<br>Berdasarkan dari hasil pengujian pada bab sebelumnya dapat dibuat kesimpulan bahwa penggunaan dan implementasi algoritma Nayve Bayes dan Decision Tree pada analisis sentimen dengan data kecil memiliki akurasi yang cenderung rendah terutama pada Decision Tree.Perbandingan kedua algoritma mendapatkan nilai akurasi tertinggi sebesar 85% untuk Nayve Bayes dan 78% untuk Decision Tree
<br>Abstraksi. Perkembangan teknologi informasi dalam beberapa tahun terakhir sangat pesat dimana hal tersebut mendorong penggunaan internet dan pertukaran informasi. Beragam sosial media digunakan masyarakat untuk membagi opini mereka atau sekadar berinteraksi dengan orang lain. Analisis Sentimen adalah cabang dari Natural Language Processing (NLP) yang dapat menyaring dan mengkategorikan opini masyarakat pada sosial media. Penelitian ini memanfaatkan data dari twitter untuk membandingakan dua algoritma klasifikasi yaitu Nayve Bayes Classifier dan Decision Tree. Penelitian dilakukan dengan membagi data menjadi dua skenario dimana skenario 1 dengan 800 data dan skenario 2 dengan 200 data. Data masingAcmasing skenario dibagi menjadi 70% data latih dan 30% data uji...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/9/bayes-classifier-skenario-sampel-data-decision-tre-thumb-b1037.webp" type="image/webp" length="37276" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/bayes-classifier-skenario-sampel-data-decision-tre-thumb-b1037.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/bayes-classifier-skenario-sampel-data-decision-tre-thumb-b3a18.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/9/bayes-classifier-skenario-sampel-data-decision-tre-thumb-ff559.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6397-subset.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14713-indonesian-journal-computer-science-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ KHI vis a vis CLD KHI Sejarah atas Dinamika Perdebatan Pelegalan Hukum Islam Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ KHI vis a vis CLD KHI Sejarah atas Dinamika Perdebatan Pelegalan Hukum Islam Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ KHI vis a vis CLD KHI Sejarah atas Dinamika Perdebatan Pelegalan Hukum Islam Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54304-pernikahan-islam-hukum-uu-khi-cou" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54304-pernikahan-islam-hukum-uu-khi-cou" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:c8c642f53b33c623d5ad2615b02c9fbd</id>
	<published>2026-07-14T06:44:46+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T06:44:46+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="azis sahlan" label="azis sahlan" />
	<category term="akhmad rifa" label="akhmad rifa" />
	<category term="ilham armi" label="ilham armi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akhmad,armi,azis,ilham,rifa,sahlan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Bagaimana proses dan dinamika perumusan KHI, termasuk peran serta para ulama dan pemerintah dalam meramu ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Bagaimana proses dan dinamika perumusan KHI, termasuk peran serta para ulama dan pemerintah dalam meramu ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/b/pernikahan-islam-uu-khi-counter-pasal-tim-cld-kand-thumb-20ac8.webp" title="JURIS - KHI vis-a-vis CLD-KHI: Sejarah atas Dinamika Perdebatan Pelegalan Hukum Islam Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/pernikahan-islam-uu-khi-counter-pasal-tim-cld-kand-thumb-20ac8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/pernikahan-islam-uu-khi-counter-pasal-tim-cld-kand-thumb-20ac8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/pernikahan-islam-uu-khi-counter-pasal-tim-cld-kand-thumb-20ac8.webp 1x" title="JURIS - KHI vis-a-vis CLD-KHI: Sejarah atas Dinamika Perdebatan Pelegalan Hukum Islam Indonesia" alt="JURIS - KHI vis-a-vis CLD-KHI: Sejarah atas Dinamika Perdebatan Pelegalan Hukum Islam Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/b/pernikahan-islam-uu-khi-counter-pasal-tim-cld-kand-thumb-11fa9.webp" title="JURIS - KHI vis-a-vis CLD-KHI: Sejarah atas Dinamika Perdebatan Pelegalan Hukum Islam Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/pernikahan-islam-uu-khi-counter-pasal-tim-cld-kand-thumb-11fa9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/pernikahan-islam-uu-khi-counter-pasal-tim-cld-kand-thumb-11fa9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/pernikahan-islam-uu-khi-counter-pasal-tim-cld-kand-thumb-11fa9.webp 1x" title="JURIS - KHI vis-a-vis CLD-KHI: Sejarah atas Dinamika Perdebatan Pelegalan Hukum Islam Indonesia" alt="JURIS - KHI vis-a-vis CLD-KHI: Sejarah atas Dinamika Perdebatan Pelegalan Hukum Islam Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/b/pernikahan-islam-uu-khi-counter-pasal-tim-cld-kand-thumb-25dec.webp" title="JURIS - KHI vis-a-vis CLD-KHI: Sejarah atas Dinamika Perdebatan Pelegalan Hukum Islam Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/b/pernikahan-islam-uu-khi-counter-pasal-tim-cld-kand-thumb-25dec.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/b/pernikahan-islam-uu-khi-counter-pasal-tim-cld-kand-thumb-25dec.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/b/pernikahan-islam-uu-khi-counter-pasal-tim-cld-kand-thumb-25dec.webp 1x" title="JURIS - KHI vis-a-vis CLD-KHI: Sejarah atas Dinamika Perdebatan Pelegalan Hukum Islam Indonesia" alt="JURIS - KHI vis-a-vis CLD-KHI: Sejarah atas Dinamika Perdebatan Pelegalan Hukum Islam Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54304-pernikahan-islam-hukum-uu-khi-cou" title="JURIS - KHI vis-a-vis CLD-KHI: Sejarah atas Dinamika Perdebatan Pelegalan Hukum Islam Indonesia" target="_blank">KHI vis-a-vis CLD-KHI: Sejarah atas Dinamika Perdebatan Pelegalan Hukum Islam Indonesia</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru:1. Bagaimana proses dan dinamika perumusan KHI, termasuk peran serta para ulama dan pemerintah dalam meramu hukum Islam yang sesuai dengan konteks Indonesia?2. Apa saja tantangan dan hambatan yang dihadapi dalam penerapan KHI, terutama dalam hal sosialisasi dan penerimaan di masyarakat?3. Bagaimana pandangan dan persepsi masyarakat, terutama para pemimpin dan ulama, terhadap KHI dan bagaimana upaya untuk menyelaraskan KHI dengan struktur dan pola budaya masyarakat, khususnya dalam bidang kewarisan?Penelitian lanjutan dapat fokus pada aspek-aspek tersebut untuk memahami lebih dalam proses pelegalan hukum Islam di Indonesia dan tantangan-tantangan yang dihadapi dalam penerapannya..
<br>Di atas telah dijelaskan bahwa UU Pernikahan Tahun 1974 pada dasarnya memiliki tujuan mulia yakni untuk melegalkan peraturan pernikahan Islam demi kemudahan umat.Akan tetapi dalam perkembangannya, terdapat ketidakpuasan dari berbagai kalangan akan rumusan UU Pernikahan yang dianggapnya masih terlalu umum dan belum menyentuh inti dari berbagai persoalan yang dihadapi umat Islam.Maka muncullah KHI sebagai jawaban atas berbagai macam kegelisahan yang muncul selama bertahun-tahun lamanya.Posisi dari KHI sendiri merupakan anak kandung dari UU Pernikahan, karena di dalamnya terdapat upaya untuk merinci dan menyempurnakan Undang-undang yang telah ditetapkan dalam UU Pernikahan.Adapun salah satu contoh dari penyempurnaan KHI atas UU Pernikahan adalah adanya penetapan bahwa wanita hamil diluar nikah dapat dikawinkan dengan pria yang menghamilinya, perkawinannya pun tanpa harus menunggu si jabang bayi lahir terlebih dahulu.Pembolehan kawin hamil ini beranjak dari pendekatan kompromis dengan hukum Adat.Namun, upaya atau ijtihad (dalam ini Pemerintah dan ulamaAo Indonesia) mendapat kritikan dari Tim CLD-KHI.Menurut mereka, wujud dari KHI tak ubahnya replika hukum fikih ulama zaman dahulu.Menurut mereka, beberapa pasal KHI masih memposisikan perempuan dalam posisi yang tidak menguntungkan.Oleh karena itu, dalam upaya mereka meng-counter pasal KHI terkait poligami, mereka melarang praktek poligami.Akan tetapi tidak lebih dari satu bulan, usulan draft mereka terganjal dan kemudian dibekukan oleh Kementrian Agama karena pemikiran mereka dianggap sesat, bidAoah, dll
<br>Awal masa kemerdekaan Indonesia ditandai dengan semangat para ulama dalam merumuskan kembali hukum-hukum Islam setelah sebelumnya hukum Islam telah "dikebiri" oleh Belanda. Artikel ini menunjukkan geliat para ulama dan pemerintah Indonesia dalam merumuskan suatu hukum Islam (khususnya keluarga) untuk dijadikan patokan umum bagi seluruh Pengadilan Agama di Nusantara. Tentunya dalam usaha mereka untuk meramu hukum Islam tidak semudah membalikkan telapak tangan, karena di dalamnya terdapat pertentangan dan perbedaan pendapat. Namun, munculnya UU Pernikahan Tahun 1974 dan kemudian disempurnakan dengan KHI (Kompilasi Hukum Islam) menjadi suatu keberhasilan tersendiri bagi pemerintah dan ulama Indonesia untuk menyatukan suara dalam masalah Pernikahan, Perwakafan, dan Perwarisan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/b/pernikahan-islam-uu-khi-counter-pasal-tim-cld-kand-thumb-25dec.webp" type="image/webp" length="88532" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/pernikahan-islam-uu-khi-counter-pasal-tim-cld-kand-thumb-20ac8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/pernikahan-islam-uu-khi-counter-pasal-tim-cld-kand-thumb-11fa9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/b/pernikahan-islam-uu-khi-counter-pasal-tim-cld-kand-thumb-25dec.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Model Pembelajaran Matematika Berbasis Reward dan Punishment untuk Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI MI Khozinatul Ulum Blora ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Model Pembelajaran Matematika Berbasis Reward dan Punishment untuk Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI MI Khozinatul Ulum Blora ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Model Pembelajaran Matematika Berbasis Reward dan Punishment untuk Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI MI Khozinatul Ulum Blora ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54291-hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54291-hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:99fe7fe715d79a29fdf060f8c69d548f</id>
	<published>2026-07-14T06:11:55+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T06:11:55+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="kradenan kab" label="kradenan kab" />
	<category term="blora luk" label="blora luk" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[blora,kab,kradenan,luk,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengembangkan model pembelajaran matematika berbasis reward dan punishment yang lebih dinamis dan interaktif, dengan memanfaatkan teknologi digital ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengembangkan model pembelajaran matematika berbasis reward dan punishment yang lebih dinamis dan interaktif, dengan memanfaatkan teknologi digital ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-6ef1a.webp" title="JURIS - Pengembangan Model Pembelajaran Matematika  Berbasis Reward dan Punishment untuk  Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI  MI Khozinatul Ulum Blora" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-6ef1a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-6ef1a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-6ef1a.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Model Pembelajaran Matematika  Berbasis Reward dan Punishment untuk  Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI  MI Khozinatul Ulum Blora" alt="JURIS - Pengembangan Model Pembelajaran Matematika  Berbasis Reward dan Punishment untuk  Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI  MI Khozinatul Ulum Blora" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-2376e.webp" title="JURIS - Pengembangan Model Pembelajaran Matematika  Berbasis Reward dan Punishment untuk  Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI  MI Khozinatul Ulum Blora" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-2376e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-2376e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-2376e.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Model Pembelajaran Matematika  Berbasis Reward dan Punishment untuk  Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI  MI Khozinatul Ulum Blora" alt="JURIS - Pengembangan Model Pembelajaran Matematika  Berbasis Reward dan Punishment untuk  Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI  MI Khozinatul Ulum Blora" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-4c55c.webp" title="JURIS - Pengembangan Model Pembelajaran Matematika  Berbasis Reward dan Punishment untuk  Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI  MI Khozinatul Ulum Blora" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-4c55c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-4c55c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-4c55c.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Model Pembelajaran Matematika  Berbasis Reward dan Punishment untuk  Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI  MI Khozinatul Ulum Blora" alt="JURIS - Pengembangan Model Pembelajaran Matematika  Berbasis Reward dan Punishment untuk  Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI  MI Khozinatul Ulum Blora" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54291-hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian" title="JURIS - Pengembangan Model Pembelajaran Matematika  Berbasis Reward dan Punishment untuk  Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI  MI Khozinatul Ulum Blora" target="_blank">Pengembangan Model Pembelajaran Matematika  Berbasis Reward dan Punishment untuk  Meningkatkan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas VI  MI Khozinatul Ulum Blora</a>: Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengembangkan model pembelajaran matematika berbasis reward dan punishment yang lebih dinamis dan interaktif, dengan memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. 2. Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari model pembelajaran ini terhadap prestasi akademik dan perilaku siswa. 3. Meneliti efektivitas model ini dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dengan berbagai latar belakang dan kemampuan belajar yang berbeda..
<br>Dari hasil penelitian melalui berbagai metode dan pengamatan mulai dari siswa, guru dan pimpinan sekolah dapat disimpulkan bahwa pengembangan model pembelajaran matematika berbasis reward dan punishment yang diterjemahkan menjadi sebuah produk berupa buku pegangan guru terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar pada siswa kelas VI MI Khozinatul Ulum Blora.Kurangnya motivasi belajar matematika pada siswa, salah satunya dipengaruhi oleh model pembelajaran yang monoton.Lewat pegembangan yang dilakukan oleh peneliti dan produk yang telah dibuat terbukti dapat meningkatkan motivasi belajar siswa
<br>Motivasi belajar sangatlah penting bagi siswa, tidak terkecuali dalam mata pelajaran matematika. Siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi akan berimplikasi pada hasil belajar yang baik dan memuaskan. Salah satu model pembelajaran yang dinilai paling efektif untuk mendorong siswa agar lebih semangat belajar adalah berupa reward dan punishment. Rumusan permasalahan dalam penelitian ini yakni: 1) Bagaimana pengembangan model pembelajaran matematika berbasis reward dan punishment untuk meningkatkan motivasi belajar pada siswa kelas VI MI Khozinatul Ulum Blora? 2) Bagaimana hipotetis model pembelajaran matematika berbasis reward dan punishment. 3) Bagaimana model teruji pembelajaran matematika berbasis reward dan punishment. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah :1) Untuk menganalisis model pembelajaran...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-2376e.webp" type="image/webp" length="72394" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-6ef1a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-2376e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/3/hasil-analisis-model-motivasi-belajar-kemandirian-thumb-4c55c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54297-rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pema" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54297-rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pema" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:fb164cf3fa864fa67a4651d200dfa487</id>
	<published>2026-07-14T06:11:15+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T06:11:15+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat kesimpulan bahwa cicak yang dimaksud dalam hadis Nabi Saw bukanlah cicak yang kita temui saat ini, melainkan cicak jenis purba atau tokek besar. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa cicak tersebut dapat menimbulkan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat kesimpulan bahwa cicak yang dimaksud dalam hadis Nabi Saw bukanlah cicak yang kita temui saat ini, melainkan cicak jenis purba atau tokek besar. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa cicak tersebut dapat menimbulkan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-8de2a.webp" title="JURIS - Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-8de2a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-8de2a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-8de2a.webp 1x" title="JURIS - Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak" alt="JURIS - Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-ad404.webp" title="JURIS - Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-ad404.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-ad404.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-ad404.webp 1x" title="JURIS - Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak" alt="JURIS - Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-4ef5f.webp" title="JURIS - Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-4ef5f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-4ef5f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-4ef5f.webp 1x" title="JURIS - Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak" alt="JURIS - Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54297-rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pema" title="JURIS - Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak" target="_blank">Pemahaman Hadis Mengenai Anjuran Membunuh Cicak</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat kesimpulan bahwa cicak yang dimaksud dalam hadis Nabi Saw bukanlah cicak yang kita temui saat ini, melainkan cicak jenis purba atau tokek besar. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa cicak tersebut dapat menimbulkan penyakit berbahaya bagi manusia, baik di masa lalu maupun sekarang. Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lebih mendalam tentang jenis-jenis cicak dan tokek, serta dampak negatif yang dapat ditimbulkannya terhadap kesehatan manusia. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengidentifikasi dan memahami lebih lanjut tentang parasit yang terdapat pada cicak dan tokek, serta cara-cara pencegahan dan penanganan penyakit yang mungkin timbul akibatnya. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam memahami hadis dan relevansinya dengan kehidupan modern..
<br>Akan tetapi cicak atau wazagh yang dimaksud dalam redaksi hadis tersebut merupakan jenis tokek besar.Adapun latar belakang diriwayatkannya hadis tersebut karena wazagh disini menyebabkan banyak madharat bagi kehidupan manusia pada zaman Nabi Saw.salah satunya yaitu dapat menyebabkan penyakit kusta pada zaman itu.Jika dikorelasikan pada zaman sekarang cicak berjenis tokek besar tersebut mengandung parasit yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit.Hal ini membuktikan bahwa ketika Nabi Saw menganjurkan untuk melakukan sesuatu tidak sewenang-wenang, artinya terdapat tujuan atau maksud tertentu yang dapat menjauhkan umat manusia dari bahaya
<br>Rasulullah Saw merupakan seorang nabi dan rasul yang patut dijadikan suri teladan oleh manusia atas perilakunya. Rasulullah Saw mempunyai pribadi yang sangat terpuji, salah satunya dikarenakan beliau memiliki sifat penyayang kepada semua makhluk Allah Swt termasuk kepada binatang. Akan tetapi ada sebuah hadis yang berisi anjuran untuk membunuh binatang yaitu cicak. Cicak dikatakan sebagai hewan fuwaisiq dan dianjurkan untuk membunuhnya bahkan mendapatkan pahala jika membunuhnya dengan satu, dua, hingga tiga kali pukulan. Sebagaimana dalam riwayat Muslim, Abu Dawud dan Ahmad. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan makna yang terkandung pada hadis anjuran membunuh cicak. Hadis anjuran membunuh cicak merupakan salah satu hadis yang perlu dipahami secara teks maupun konteks. Hadis tersebut banyak dijadikan oleh para kaum muslim sebagai hujjah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-8de2a.webp" type="image/webp" length="65352" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-8de2a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-ad404.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/rasulullah-saw-jatim-al-wazagh-pemahaman-hadis-anj-thumb-4ef5f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model PCM Pada Konten Kuantitas ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model PCM Pada Konten Kuantitas ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model PCM Pada Konten Kuantitas ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54300-konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54300-konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:df5586d14add6615daa91c1bd8097dfc</id>
	<published>2026-07-14T06:08:27+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T06:08:27+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="kradenan kab" label="kradenan kab" />
	<category term="blora luk" label="blora luk" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[blora,kab,kradenan,luk,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat diarahkan pada tiga hal utama. Pertama, bagaimana model penskoran parcial credit model (PCM) berpengaruh terhadap pengukuran kemampuan literasi matematika pada konten lain seperti geometri atau statistik di tingkat SMP? Kedua, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat diarahkan pada tiga hal utama. Pertama, bagaimana model penskoran parcial credit model (PCM) berpengaruh terhadap pengukuran kemampuan literasi matematika pada konten lain seperti geometri atau statistik di tingkat SMP? Kedua, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-463e2.webp" title="JURIS - Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model (PCM) Pada Konten Kuantitas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-463e2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-463e2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-463e2.webp 1x" title="JURIS - Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model (PCM) Pada Konten Kuantitas" alt="JURIS - Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model (PCM) Pada Konten Kuantitas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-27278.webp" title="JURIS - Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model (PCM) Pada Konten Kuantitas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-27278.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-27278.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-27278.webp 1x" title="JURIS - Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model (PCM) Pada Konten Kuantitas" alt="JURIS - Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model (PCM) Pada Konten Kuantitas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-a521c.webp" title="JURIS - Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model (PCM) Pada Konten Kuantitas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-a521c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-a521c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-a521c.webp 1x" title="JURIS - Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model (PCM) Pada Konten Kuantitas" alt="JURIS - Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model (PCM) Pada Konten Kuantitas" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54300-konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid" title="JURIS - Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model (PCM) Pada Konten Kuantitas" target="_blank">Estimasi Kemampuan Literasi Matematika Siswa SMP Dengan Model Penskoran Parcial Credit Model (PCM) Pada Konten Kuantitas</a>: Penelitian lanjutan dapat diarahkan pada tiga hal utama. Pertama, bagaimana model penskoran parcial credit model (PCM) berpengaruh terhadap pengukuran kemampuan literasi matematika pada konten lain seperti geometri atau statistik di tingkat SMP? Kedua, apakah penggunaan PCM menghasilkan tingkat keandalan dan validitas yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan penilaian tradisional berbasis skor biner pada tes literasi matematika? Ketiga, sejauh mana kemampuan literasi matematika yang diukur dengan PCM berhubungan dengan kemampuan siswa dalam menerapkan 4Cs (berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kreativitas) dalam situasi problem solving dunia nyata. Ketiga pertanyaan penelitian ini dapat dijawab melalui desain survei kuantitatif dengan sampel yang lebih besar dan variasi konten, serta analisis statistik yang melibatkan teknik IRT dan korelasi multivariat, sehingga memberikan gambaran lebih komprehensif tentang keefektifan PCM dalam konteks pendidikan matematika. Selain itu, studi longitudinal yang melacak perkembangan literasi matematika siswa selama beberapa tahun ajaran dapat mengungkap dinamika perubahan kemampuan serta faktor-faktor yang memengaruhi peningkatan skor PCM, sehingga memberikan dasar kebijakan bagi guru dan pembuat kurikulum..
<br>Hasil penelitian ini mneunjukkan bahwa pengukuran kemampuan literasi berdasarkan tiga aspek yang dilakukan dengan tes kemampuan literasi SMP kelas 7th di SMP Negeri 1 Tempel yaitu merumuskan, menggunakan serta menafsirkan.Instrumen kemampuan literasi matematika dikatakan valid dan reliable untuk digunakan dalam mengestiasi kemampuan literasi mateamtikas siswa SMP kelas 7th.Analisis kemampuan literasi mateamtika siswa SMP Negeri 1 Tempel kelas 7th pada konten kuantitas terletak pada rentang -1,77 sampai  0
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kemampuan literasi matematika siswa di SMP N 1 Tempel. Penelitian ini menggunakan metode desain survey kuantitaif. Populasi dari semua siswa kelas 7th SMP N 1 tempel dengan pengambilan sampel secara acak yang terdiri dari 63 siswa dengan kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data dilakukan dengan tes yang terdiri dari 10 butir soal tentang literasi matematika pada konten kuantitas. Model penskoran yang digunakan dalam penelitian ini adalah parcial kredit model (PCM) dengan 3 kategori yaitu 0,1,2. Analisis data yang digunakan antara lain validitas kontruk, validitas conten, tingkat kesulitan,reliabilitas instrument, serta estimasi kemampuan literasi siswa. Analisis data dengan menggunakan bantuan software quest dan Ms. Excel 2010. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi matematika siswa SMP N 1 Tempel pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-463e2.webp" type="image/webp" length="64076" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-463e2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-27278.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/konteks-literasi-matematika-guru-smp-negeri-pendid-thumb-a521c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV Indonesia 100 Publishing ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV Indonesia 100 Publishing ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV Indonesia 100 Publishing ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54299-motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawa" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54299-motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawa" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:8629953a03632b7b99227a968d7bf3f3</id>
	<published>2026-07-14T06:06:33+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T06:06:33+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="kradenan kab" label="kradenan kab" />
	<category term="blora luk" label="blora luk" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[blora,kab,kradenan,luk,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada implementasi kepemimpinan islami dalam meningkatkan kinerja karyawan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana kepemimpinan islami dapat diterapkan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada implementasi kepemimpinan islami dalam meningkatkan kinerja karyawan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana kepemimpinan islami dapat diterapkan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-43add.webp" title="JURIS - Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV. Indonesia 100 Publishing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-43add.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-43add.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-43add.webp 1x" title="JURIS - Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV. Indonesia 100 Publishing" alt="JURIS - Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV. Indonesia 100 Publishing" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-3dfac.webp" title="JURIS - Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV. Indonesia 100 Publishing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-3dfac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-3dfac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-3dfac.webp 1x" title="JURIS - Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV. Indonesia 100 Publishing" alt="JURIS - Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV. Indonesia 100 Publishing" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-4587e.webp" title="JURIS - Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV. Indonesia 100 Publishing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-4587e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-4587e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-4587e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV. Indonesia 100 Publishing" alt="JURIS - Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV. Indonesia 100 Publishing" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54299-motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawa" title="JURIS - Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV. Indonesia 100 Publishing" target="_blank">Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV. Indonesia 100 Publishing</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada implementasi kepemimpinan islami dalam meningkatkan kinerja karyawan. Penelitian ini dapat mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana kepemimpinan islami dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan karyawan, seperti cara berteman di perusahaan, berkehidupan sesuai syariah Islam, dan berkehidupan bernegara. Selain itu, penelitian lanjutan dapat menyelidiki bagaimana kepemimpinan islami dapat mempengaruhi motivasi kerja dan kinerja karyawan secara spesifik. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang lebih mendalam dalam memahami hubungan antara kepemimpinan islami, motivasi kerja, dan kinerja karyawan..
<br>Berdasarkan hasil penelitian tentang Analisis motivasi kerja dan kepemimpinan islami dalam meningkatkan kinerja karyawan pada CV.Disimpulkan Bahwa Motivasi dimulai dengan anda sebagai seorang manajer.Apakah anda melihat peran anda sebagai mengambil gaya manajemen yang memuaskan untuk semua kebutuhan karyawan dan sekaligus sasaran perubahan.Implementasi kepemimpinan islami dalam meningkatkan kinerja karyawan merupakan pelaksanaan dalam bentuk kegiatanya.Selama proses pelaksanaan seorang manajer mempunyai tugas penting untuk menggerakkan para karyawanya.Pada tahap pelaksanaan manajer mengamati dan memonitor kinerja karyawan, memuji kemajuan dan mengarahkan ulang apabila diperlukan.Sasaran kinerja karyawan merupakan suatu pernyataan spesifik yang menjelaskan hasil yang harus dicapai, kapan dan oleh siapa sasaran yang ingin dicapai tersebut diselesaikan.Untuk standar kinerja menjelaskan apa yang diharapkan manajer dari pekerja sehingga harus dipahami para karyawan.Standar kinerja merupakan tolak ukur terhadap mana kinerja diukur agar efektif
<br>Analisis Motivasi Kerja dan Kepemimpinan Islami dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan pada CV. Indonesia 100 Publishing. Tujuan penelitian ini adalah, Pertama untuk mengetahui motivasi kerja dalam meningkatkan kinerja karyawan. Kedua, untuk mengetahui kepemimpinan islami dalam meningkatkan kinerja karyawan. Ketiga, untuk mengetahui Motivasi kerja dan kepemimpinan islami dalam meningkatkan kinerja karyawan. Dengan hasil penelitian Motivasi kerja dan kepemimpinan islami dalam meningkatkan kinerja karyawan jika didukung oleh beberapa kondisi: Pertama, Memahami proses dasar...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-43add.webp" type="image/webp" length="86104" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-43add.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-3dfac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/5/motivasi-kepemimpinan-islami-kinerja-karyawan-anal-thumb-4587e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54302-akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54302-akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:0cbec6f7106908fc9c59326d4e54cb19</id>
	<published>2026-07-14T05:24:09+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T05:24:09+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="azis sahlan" label="azis sahlan" />
	<category term="akhmad rifa" label="akhmad rifa" />
	<category term="ilham armi" label="ilham armi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akhmad,armi,azis,ilham,rifa,sahlan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memajukan penelitian interdisipliner dalam studi Islam, diperlukan kolaborasi yang efektif antara para ahli dari berbagai disiplin ilmu. Penelitian interdisipliner dapat menjadi bagian penting dari upaya ilmiah untuk memahami, menjelaskan, dan menemukan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk memajukan penelitian interdisipliner dalam studi Islam, diperlukan kolaborasi yang efektif antara para ahli dari berbagai disiplin ilmu. Penelitian interdisipliner dapat menjadi bagian penting dari upaya ilmiah untuk memahami, menjelaskan, dan menemukan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-1f3de.webp" title="JURIS - DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER: Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-1f3de.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-1f3de.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-1f3de.webp 1x" title="JURIS - DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER: Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam" alt="JURIS - DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER: Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-5d2ca.webp" title="JURIS - DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER: Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-5d2ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-5d2ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-5d2ca.webp 1x" title="JURIS - DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER: Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam" alt="JURIS - DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER: Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-ed315.webp" title="JURIS - DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER: Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-ed315.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-ed315.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-ed315.webp 1x" title="JURIS - DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER: Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam" alt="JURIS - DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER: Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54302-akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip" title="JURIS - DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER: Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam" target="_blank">DINAMIKA PENDEKATAN INTERDISIPLINER: Hambatan dan Proyeksi dalam Penelitian Studi Islam</a>: Untuk memajukan penelitian interdisipliner dalam studi Islam, diperlukan kolaborasi yang efektif antara para ahli dari berbagai disiplin ilmu. Penelitian interdisipliner dapat menjadi bagian penting dari upaya ilmiah untuk memahami, menjelaskan, dan menemukan solusi terhadap permasalahan yang kompleks dan multidimensional. Penting untuk menjaga konsistensi dengan prinsip-prinsip Islam dan memahami agama dari berbagai sudut pandang. Selain itu, perlu ada upaya untuk mengatasi hambatan kognitif dan intelektualisme yang muncul dalam penelitian interdisipliner. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metodologi yang tepat untuk menggabungkan berbagai perspektif keilmuan dalam studi Islam. Dengan demikian, studi Islam dapat memberikan kontribusi wacana dalam memecahkan masalah yang terjadi di masyarakat secara praktis. Selain itu, penelitian interdisipliner juga dapat membantu dalam memahami dan menanggapi tantangan zaman, terutama dalam menghadapi kompleksitas masalah kontemporer..
<br>Mengingat kompleksitas masalah dan tantangan modern, pendekatan interdisipliner dalam studi Islam menjadi semakin relevan.Penelitian ini mengamati bahwa penelitian interdisipliner telah berkembang di Barat dan di dunia Muslim, terutama di Indonesia.Sebagai contoh, studi keislaman di Indonesia semakin mengeksplorasi berbagai masalah sosial kemasyarakatan dengan menggunakan metode ilmu sosial.Agar tetap konsisten dengan prinsip-prinsip Islam dan tidak melenceng ke arah yang tidak sesuai, penelitian interdisipliner dalam konteks studi Islam membutuhkan pendekatan yang hati-hati.Untuk menangani tantangan zaman, penting untuk memahami bahwa Islam sebagai agama yang inklusif dan komprehensif harus dipelajari dari berbagai sudut pandang, meskipun ada pro dan kontra terhadap pendekatan ini.Tetapi kemajuan penelitian interdisipliner dapat terhambat oleh tantangan kognitif dan intelektualisme.Tantangan kognitif termasuk kesulitan untuk memahami dan mengintegrasikan berbagai perspektif, sedangkan tantangan intelektualisme berupa ideologi termasuk perbedaan metodologi dan perbedaan pendapat antarpeneliti.Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan peningkatan kesadaran akan pentingnya kerja sama antara peneliti dari berbagai disiplin ilmu.Selain itu, diperlukan perubahan pada struktur akademis yang mendukung pendekatan interdisipliner.Penelitian interdisipliner dalam studi Islam diharapkan akan sangat bermanfaat untuk memahami Islam secara menyeluruh dan relevan dengan dinamika masyarakat modern
<br>Penelitian interdisipliner menjadi fokus utama dalam ilmu pengetahuan dan kebijakan akademik. Dalam Studi Islam telah mengadopsi pendekatan ini, terutama dalam menangani masalah sosial seperti gender, lingkungan, dan kemajemukan. Meskipun kontroversial, penelitian interdisipliner di studi Islam dianggap penting untuk memahami kompleksitas kehidupan dan menyelesaikan masalah zaman ini. Penelitian ini adalah penelitian kepustakaan yang mendeskripsikan dinamika pendekatan interdisipliner dalam studi Islam, termasuk hambatan dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-1f3de.webp" type="image/webp" length="87876" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-1f3de.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-5d2ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/akar-normatif-islam-konteks-studi-prinsip-syariah-thumb-ed315.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ SHARIA COMPLIANCE Analytical Study of Mudharabah Agreements in BMT UM Sarolangun District ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ SHARIA COMPLIANCE Analytical Study of Mudharabah Agreements in BMT UM Sarolangun District ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ SHARIA COMPLIANCE Analytical Study of Mudharabah Agreements in BMT UM Sarolangun District ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54307-hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54307-hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:80ea812c0a0ec6a563b979ae34b8fab7</id>
	<published>2026-07-14T05:15:57+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T05:15:57+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="azis sahlan" label="azis sahlan" />
	<category term="akhmad rifa" label="akhmad rifa" />
	<category term="ilham armi" label="ilham armi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akhmad,armi,azis,ilham,rifa,sahlan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana tingkat literasi keuangan nasabah memengaruhi pemahaman mereka terhadap kontrak mudharabah di BMT, sehingga dapat diidentifikasi kebutuhan program edukasi yang tepat. Selanjutnya, diperlukan perbandingan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana tingkat literasi keuangan nasabah memengaruhi pemahaman mereka terhadap kontrak mudharabah di BMT, sehingga dapat diidentifikasi kebutuhan program edukasi yang tepat. Selanjutnya, diperlukan perbandingan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-43ee1.webp" title="JURIS - SHARIA COMPLIANCE : Analytical Study of Mudharabah  Agreements in BMT UM Sarolangun District" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-43ee1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-43ee1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-43ee1.webp 1x" title="JURIS - SHARIA COMPLIANCE : Analytical Study of Mudharabah  Agreements in BMT UM Sarolangun District" alt="JURIS - SHARIA COMPLIANCE : Analytical Study of Mudharabah  Agreements in BMT UM Sarolangun District" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-05aea.webp" title="JURIS - SHARIA COMPLIANCE : Analytical Study of Mudharabah  Agreements in BMT UM Sarolangun District" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-05aea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-05aea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-05aea.webp 1x" title="JURIS - SHARIA COMPLIANCE : Analytical Study of Mudharabah  Agreements in BMT UM Sarolangun District" alt="JURIS - SHARIA COMPLIANCE : Analytical Study of Mudharabah  Agreements in BMT UM Sarolangun District" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-6614a.webp" title="JURIS - SHARIA COMPLIANCE : Analytical Study of Mudharabah  Agreements in BMT UM Sarolangun District" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-6614a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-6614a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-6614a.webp 1x" title="JURIS - SHARIA COMPLIANCE : Analytical Study of Mudharabah  Agreements in BMT UM Sarolangun District" alt="JURIS - SHARIA COMPLIANCE : Analytical Study of Mudharabah  Agreements in BMT UM Sarolangun District" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54307-hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k" title="JURIS - SHARIA COMPLIANCE : Analytical Study of Mudharabah  Agreements in BMT UM Sarolangun District" target="_blank">SHARIA COMPLIANCE : Analytical Study of Mudharabah  Agreements in BMT UM Sarolangun District</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana tingkat literasi keuangan nasabah memengaruhi pemahaman mereka terhadap kontrak mudharabah di BMT, sehingga dapat diidentifikasi kebutuhan program edukasi yang tepat. Selanjutnya, diperlukan perbandingan metodologi penilaian kepatuhan syariah antar BMT yang berbeda untuk mengembangkan kerangka kerja standar yang dapat diterapkan secara luas dalam evaluasi kepatuhan. Terakhir, evaluasi praktik manajemen risiko pada BMT, khususnya terkait pembiayaan mudharabah bagi UMKM, dapat memberikan insight tentang efektivitas mekanisme mitigasi risiko dan kontribusinya terhadap keberlanjutan institusi keuangan syariah..
<br>Implementasi produk akad Mudharabah di BMT UM Sarolangun sesuai standar sharia compliance berdasarkan analisis KHES pasal 248 dan opini Dewan Pengawas Syariah.Distribusi hasil juga sejalan dengan ketentuan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah, khususnya pasal 236 tentang persentase pembagian hasil usaha.Risiko kerugian ditanggung mudharib, sehingga BMT UM Sarolangun tetap memenuhi prinsip sharia compliance sebagaimana dijelaskan dalam pasal 249
<br>Penelitian ini membahas tentang kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah (sharia complience) yang merupakan syarat mutlak yang harus dilaksanakan oleh lembaga keuangan yang menerapkan prinsip syariah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan produk akad Mudharabah pada BMT UM Kabupaten Sarolangun dikatakan telah sesuai dengan standar kepatuhan syariah, mengingat hasil analisis mengenai pelaksanaan pada BMT UM Kabupaten Sarolangun dalam KHES pasal 248 tentang akad. pelaksanaannya dan dikuatkan dengan pendapat dewan pengawas syariah bahwa penerapan dalam akad Mudharabah di BMT UM Kabupaten Sarolangun sudah sesuai dengan kepatuhan syariah melalui analisa yang dilakukan dewan pengawas dengan menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-43ee1.webp" type="image/webp" length="76690" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-43ee1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-05aea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/8/hasil-analisis-umk-prinsip-syariah-islam-lembaga-k-thumb-6614a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54301-hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54301-hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:acde00c33f8864376d7c988b87f978c6</id>
	<published>2026-07-14T04:42:28+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T04:42:28+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="azis sahlan" label="azis sahlan" />
	<category term="akhmad rifa" label="akhmad rifa" />
	<category term="ilham armi" label="ilham armi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akhmad,armi,azis,ilham,rifa,sahlan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang konsep hakikat manusia dalam perspektif Islam, terutama dalam konteks moralitas dan kepemimpinan bangsa. Kedua, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang konsep hakikat manusia dalam perspektif Islam, terutama dalam konteks moralitas dan kepemimpinan bangsa. Kedua, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-7512b.webp" title="JURIS - Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-7512b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-7512b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-7512b.webp 1x" title="JURIS - Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa" alt="JURIS - Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-41637.webp" title="JURIS - Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-41637.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-41637.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-41637.webp 1x" title="JURIS - Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa" alt="JURIS - Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-b8455.webp" title="JURIS - Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-b8455.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-b8455.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-b8455.webp 1x" title="JURIS - Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa" alt="JURIS - Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54301-hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali" title="JURIS - Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa" target="_blank">Ontologi Manusia Perspektif Seyyed Huseen Nasr dan Relevansinya dengan Pembentukan Moralitas Kepemimpinan Bangsa</a>: Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang konsep hakikat manusia dalam perspektif Islam, terutama dalam konteks moralitas dan kepemimpinan bangsa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengaruh pemikiran Seyyed Huseen Nasr terhadap pemahaman hakikat manusia dan relevansinya dengan moralitas kepemimpinan bangsa. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut tentang hubungan antara spiritualitas dan moralitas dalam konteks kepemimpinan bangsa, serta bagaimana hal ini dapat diterapkan dalam praktik pemerintahan dan kebijakan publik..
<br>Secara tidak langsung konsep hakikat manusia dalam relevansinya moralitas Kepemimpinan Bangsa yakni sejatinya manusia memiliki keterkaitan dengan sifat ketuhanan dan memberikan pengarahan kepada moralitas dengan intuisinya mampu menerima pesan illahi karena itulah akan timbul wujud bersikap kemanusiaan dan beradab sesuai pengamalan pancasila sebagai ideologi Bangsa sehingga terwujud pelaksanaan dalam penyelenggaraan negara berasas negara hukum bukan berdasarkan negara kuasa
<br>Ontologi menerangkan hakikat dari segala yang ada. Dalam kajian ontologi manusia bukan hanya memahami secara manusia aktual saja namun dari segi esensi/hakikat manusia merupakan dari makhluk Monodualisme dimana terdiri dari dua unsur namun didalamnya satu kesatuan. Nasr dengan pendekatan tradisionalnya berusaha menjelaskan hakikat manusia dengan memberikan kritik terhadap ideologi dunia modern yang sekarang sedang melingkupi kehidupan umat manusia. Menurutnya, ideologi dunia modern menjauhkan manusia dari pusat eksistensinya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-41637.webp" type="image/webp" length="90582" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-7512b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-41637.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/c/hakikat-manusia-ontologi-sayyed-huseen-nasr-morali-thumb-b8455.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Tue, 14 Jul 2026 12:59:54 +0700. 12 items. Served in: 6.902 seconds [atom] -->
