<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-04-30T14:13:57+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Shaft Piston Rod Shock Absorber dengan Material Baja Karbon Menggunakan Finite Element Method ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Shaft Piston Rod Shock Absorber dengan Material Baja Karbon Menggunakan Finite Element Method ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Shaft Piston Rod Shock Absorber dengan Material Baja Karbon Menggunakan Finite Element Method ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43131-model-simulasi-banjir-hasil-numerik" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43131-model-simulasi-banjir-hasil-numerik" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-30:75a225e1040bc4ac449699d977a64a9b</id>
	<published>2026-04-30T11:43:56+07:00</published>
	<updated>2026-04-30T11:43:56+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="akhmad farid" label="akhmad farid" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akhmad,farid]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Menganalisis pengaruh variasi material pada shaft piston rod shock absorber, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kekuatan, ketahanan, dan performa. Penelitian ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Menganalisis pengaruh variasi material pada shaft piston rod shock absorber, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kekuatan, ketahanan, dan performa. Penelitian ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/0/model-simulasi-banjir-hasil-numerik-analis-faktor-thumb-d1d36.webp" title="JURIS - Analisis Shaft Piston Rod Shock Absorber dengan Material Baja Karbon Menggunakan Finite Element Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/model-simulasi-banjir-hasil-numerik-analis-faktor-thumb-d1d36.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/model-simulasi-banjir-hasil-numerik-analis-faktor-thumb-d1d36.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/model-simulasi-banjir-hasil-numerik-analis-faktor-thumb-d1d36.webp 1x" title="JURIS - Analisis Shaft Piston Rod Shock Absorber dengan Material Baja Karbon Menggunakan Finite Element Method" alt="JURIS - Analisis Shaft Piston Rod Shock Absorber dengan Material Baja Karbon Menggunakan Finite Element Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/0/model-simulasi-banjir-hasil-numerik-analis-faktor-thumb-4f7ff.webp" title="JURIS - Analisis Shaft Piston Rod Shock Absorber dengan Material Baja Karbon Menggunakan Finite Element Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/model-simulasi-banjir-hasil-numerik-analis-faktor-thumb-4f7ff.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/model-simulasi-banjir-hasil-numerik-analis-faktor-thumb-4f7ff.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/model-simulasi-banjir-hasil-numerik-analis-faktor-thumb-4f7ff.webp 1x" title="JURIS - Analisis Shaft Piston Rod Shock Absorber dengan Material Baja Karbon Menggunakan Finite Element Method" alt="JURIS - Analisis Shaft Piston Rod Shock Absorber dengan Material Baja Karbon Menggunakan Finite Element Method" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/0/model-simulasi-banjir-hasil-numerik-analis-faktor-thumb-3da01.webp" title="JURIS - Analisis Shaft Piston Rod Shock Absorber dengan Material Baja Karbon Menggunakan Finite Element Method" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/0/model-simulasi-banjir-hasil-numerik-analis-faktor-thumb-3da01.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/0/model-simulasi-banjir-hasil-numerik-analis-faktor-thumb-3da01.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/0/model-simulasi-banjir-hasil-numerik-analis-faktor-thumb-3da01.webp 1x" title="JURIS - Analisis Shaft Piston Rod Shock Absorber dengan Material Baja Karbon Menggunakan Finite Element Method" alt="JURIS - Analisis Shaft Piston Rod Shock Absorber dengan Material Baja Karbon Menggunakan Finite Element Method" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43131-model-simulasi-banjir-hasil-numerik" title="JURIS - Analisis Shaft Piston Rod Shock Absorber dengan Material Baja Karbon Menggunakan Finite Element Method" target="_blank">Analisis Shaft Piston Rod Shock Absorber dengan Material Baja Karbon Menggunakan Finite Element Method</a>: Berdasarkan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Menganalisis pengaruh variasi material pada shaft piston rod shock absorber, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kekuatan, ketahanan, dan performa. Penelitian ini dapat membantu dalam memilih material yang optimal untuk meningkatkan kinerja dan umur pakai komponen.2. Mengembangkan model simulasi yang lebih kompleks dan akurat, dengan mempertimbangkan berbagai kondisi operasional dan beban dinamis yang mungkin dialami oleh shaft piston rod. Model simulasi yang canggih dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang perilaku struktural komponen dan membantu dalam perancangan produk yang lebih efisien.3. Melakukan studi eksperimental untuk mengvalidasi hasil simulasi dan menganalisis perilaku nyata shaft piston rod dalam kondisi operasional. Studi eksperimental dapat memberikan data empiris yang mendukung hasil simulasi dan membantu dalam mengidentifikasi faktor-faktor kritis yang mempengaruhi kinerja dan keamanan komponen..
<br>Hasil analisis menunjukan bahwa simulasi dengan finite element method menghasilkan von mises stress, maksimum sebesar 100,7 N/mA dan strain maksimum sebesar 0,0000000003515 mm, serta safety factor yang dihasilkan mencapai 2.Hasil ini menunjukkan bahwa baja karbon dapat dijadikan kandidat sebagai opsi material dalam mebuatan shaft piston shock absorber.Hasil safety factor juga menunjukkannbahwa material baja karbon sangat aman untuk digunakan dalam bahan pembuatan shaft piston shock absorber
<br>Shock merupakan komponen yang berperan dalam sistem kenyamanan berkendara. Fungsi dari shock itu sendiri adalah untuk meredam segala kejutan di medan jalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengsimulasikan shock kendaraan X yang mengalami patah. Material yang digunakan dalam pembuatan shock adalah baja karbon sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pembuatan desain model geometri shock absorber dan simulasi dengan finite element method. Finite element method dimaksudkan utnuk menganalisis von mises stress, strain dan safety factor. Hasil analisis menunjukkan bahwa von mises stress maksimum sebesar 100,7 N/mA dan strain maksimum sebesar 0,0000000003515 mm, serta safety factor yang dihasilkan mencapai 2.808e 006.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/0/model-simulasi-banjir-hasil-numerik-analis-faktor-thumb-3da01.webp" type="image/webp" length="80520" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/model-simulasi-banjir-hasil-numerik-analis-faktor-thumb-d1d36.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/model-simulasi-banjir-hasil-numerik-analis-faktor-thumb-4f7ff.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/0/model-simulasi-banjir-hasil-numerik-analis-faktor-thumb-3da01.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-188-itn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10183-jurnal-flywheel.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Kecepatan Udara Panas Dan Kapasitas Pengering Terhadap Kinerja Pada Mesin Pengering Kemiri Model Pembakaran Biomassa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kecepatan Udara Panas Dan Kapasitas Pengering Terhadap Kinerja Pada Mesin Pengering Kemiri Model Pembakaran Biomassa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kecepatan Udara Panas Dan Kapasitas Pengering Terhadap Kinerja Pada Mesin Pengering Kemiri Model Pembakaran Biomassa ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43137-produk-efisiensi-konversi-mesin-data-efi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43137-produk-efisiensi-konversi-mesin-data-efi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-30:ca124f9b2766cd2b3dbfd058021e61d1</id>
	<published>2026-04-30T11:23:16+07:00</published>
	<updated>2026-04-30T11:23:16+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="akhmad farid" label="akhmad farid" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akhmad,farid]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan dari studi ini: Pertama, meneliti pengaruh suhu gas buang pada proses pembakaran biomassa dengan menggunakan sensor gas untuk menilai hubungan antara suhu dan efisiensi konversi energi, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan dari studi ini: Pertama, meneliti pengaruh suhu gas buang pada proses pembakaran biomassa dengan menggunakan sensor gas untuk menilai hubungan antara suhu dan efisiensi konversi energi, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/8/produk-efisiensi-konversi-mesin-data-ai-pengeringa-thumb-1fba5.webp" title="JURIS - Analisis Kecepatan Udara Panas Dan Kapasitas Pengering Terhadap Kinerja Pada Mesin Pengering Kemiri Model Pembakaran Biomassa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/8/produk-efisiensi-konversi-mesin-data-ai-pengeringa-thumb-1fba5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/8/produk-efisiensi-konversi-mesin-data-ai-pengeringa-thumb-1fba5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/8/produk-efisiensi-konversi-mesin-data-ai-pengeringa-thumb-1fba5.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kecepatan Udara Panas Dan Kapasitas Pengering Terhadap Kinerja Pada Mesin Pengering Kemiri Model Pembakaran Biomassa" alt="JURIS - Analisis Kecepatan Udara Panas Dan Kapasitas Pengering Terhadap Kinerja Pada Mesin Pengering Kemiri Model Pembakaran Biomassa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/8/produk-efisiensi-konversi-mesin-data-ai-pengeringa-thumb-5e7fa.webp" title="JURIS - Analisis Kecepatan Udara Panas Dan Kapasitas Pengering Terhadap Kinerja Pada Mesin Pengering Kemiri Model Pembakaran Biomassa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/8/produk-efisiensi-konversi-mesin-data-ai-pengeringa-thumb-5e7fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/8/produk-efisiensi-konversi-mesin-data-ai-pengeringa-thumb-5e7fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/8/produk-efisiensi-konversi-mesin-data-ai-pengeringa-thumb-5e7fa.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kecepatan Udara Panas Dan Kapasitas Pengering Terhadap Kinerja Pada Mesin Pengering Kemiri Model Pembakaran Biomassa" alt="JURIS - Analisis Kecepatan Udara Panas Dan Kapasitas Pengering Terhadap Kinerja Pada Mesin Pengering Kemiri Model Pembakaran Biomassa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43137-produk-efisiensi-konversi-mesin-data-efi" title="JURIS - Analisis Kecepatan Udara Panas Dan Kapasitas Pengering Terhadap Kinerja Pada Mesin Pengering Kemiri Model Pembakaran Biomassa" target="_blank">Analisis Kecepatan Udara Panas Dan Kapasitas Pengering Terhadap Kinerja Pada Mesin Pengering Kemiri Model Pembakaran Biomassa</a>: Berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan dari studi ini: Pertama, meneliti pengaruh suhu gas buang pada proses pembakaran biomassa dengan menggunakan sensor gas untuk menilai hubungan antara suhu dan efisiensi konversi energi, sehingga dapat meningkatkan efisiensi pengeringan. Kedua, mengevaluasi alternatif bahan bakar biomassa selain bonggol jagung, seperti limbah organik perkebunan, untuk menilai dampak biaya, ketersediaan, dan emisi COCC, sehingga dapat mengoptimalkan keberlanjutan operasional mesin pengering. Ketiga, menerapkan model simulasi CFD (Computational Fluid Dynamics) pada ruang pengering untuk memvisualisasikan distribusi suhu dan aliran udara, guna memprediksi kondisi optimal yang tidak dapat dicapai secara eksperimental, yang pada gilirannya meningkatkan desain dan kontrol proses pengeringan. Penelitian-penelitian tersebut dapat memperluas pemahaman tentang faktor-faktor kritis dalam pengeringan kemiri dan meningkatkan efisiensi serta keberlanjutan teknologi pembakaran biomassa..
<br>Penurunan kadar air kemiri paling optimal terjadi pada pengeringan menggunakan mesin dengan kecepatan udara 2Am/s dan kapasitas 5Akg selama 420Amenit.Selain itu, perlakuan penyangraian dengan kecepatan udara 1,5Am/s dan 2Am/s pada kapasitas 5Akg juga menunjukkan efisiensi pengeringan yang tinggi, masingAcmasing sebesar 1,75A% dan 2,61A%.Hal ini mengindikasikan bahwa kapasitas yang lebih kecil memungkinkan pengeringan yang lebih efektif, dengan sisa kadar air kemiri mencapai 4,26A% dan 0,12A% yang memenuhi standar kekeringan kemiri
<br>Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh kecepatan udara (1,5Am/sAdanA2Am/s) serta kapasitas pengering (5Akg,A15Akg,A25Akg) terhadap laju pengeringan, kadar air, dan efisiensi mesin pengering kemiri berbasis pembakaran biomassa. Eksperimen dilakukan dengan mesin tipe tungku, menggunakan bonggol jagung sebagai bahan bakar, dan diukur perkiraan panas, waktu, dan berat akhir kemiri. Hasil menunjukkan bahwa kecepatan 2Am/s memberikan laju pengeringan tertinggi, namun kapasitas lebih kecil (5Akg) menghasilkan kadar air akhir paling rendah, mematuhi standar kering kemiri (4Ac5A%). Efisiensi pengeringan tertinggi tercapai pada kecepatan 2Am/s dan kapasitas 25Akg sebesar 3,87A%, namun kadar air akhir masih di atas ambang 5A%. Penelitian ini menyoroti...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/8/produk-efisiensi-konversi-mesin-data-ai-pengeringa-thumb-5e7fa.webp" type="image/webp" length="47960" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/8/produk-efisiensi-konversi-mesin-data-ai-pengeringa-thumb-1fba5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/8/produk-efisiensi-konversi-mesin-data-ai-pengeringa-thumb-5e7fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-188-itn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10183-jurnal-flywheel.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Laju Korosi pada Plat Baja Hitam dengan Penambahan Inhibitor Allium Sativum Solo Garlic di Lingkungan Air Laut ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Laju Korosi pada Plat Baja Hitam dengan Penambahan Inhibitor Allium Sativum Solo Garlic di Lingkungan Air Laut ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Laju Korosi pada Plat Baja Hitam dengan Penambahan Inhibitor Allium Sativum Solo Garlic di Lingkungan Air Laut ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43143-dinding-baja-tahan-guncangan-pengendalian-korosi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43143-dinding-baja-tahan-guncangan-pengendalian-korosi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-30:1379c5fd945a3c3468370a5b6c7687a4</id>
	<published>2026-04-30T11:23:16+07:00</published>
	<updated>2026-04-30T11:23:16+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="ida suardika" label="ida suardika" />
	<category term="full issue" label="full issue" />
	<itunes:keywords><![CDATA[full,ida,issue,suardika]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan menguji efektivitas inhibitor bawang lanang pada jenis baja yang berbeda, seperti baja karbon tinggi atau baja tahan karat, untuk memperluas cakupan aplikasi inhibitor ini. Selain itu, studi mengenai pengaruh ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan menguji efektivitas inhibitor bawang lanang pada jenis baja yang berbeda, seperti baja karbon tinggi atau baja tahan karat, untuk memperluas cakupan aplikasi inhibitor ini. Selain itu, studi mengenai pengaruh ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/f/dinding-baja-tahan-guncangan-pengendalian-korosi-i-thumb-475fb.webp" title="JURIS - Laju Korosi pada Plat Baja Hitam dengan Penambahan Inhibitor Allium Sativum Solo Garlic di Lingkungan Air Laut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/f/dinding-baja-tahan-guncangan-pengendalian-korosi-i-thumb-475fb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/f/dinding-baja-tahan-guncangan-pengendalian-korosi-i-thumb-475fb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/f/dinding-baja-tahan-guncangan-pengendalian-korosi-i-thumb-475fb.webp 1x" title="JURIS - Laju Korosi pada Plat Baja Hitam dengan Penambahan Inhibitor Allium Sativum Solo Garlic di Lingkungan Air Laut" alt="JURIS - Laju Korosi pada Plat Baja Hitam dengan Penambahan Inhibitor Allium Sativum Solo Garlic di Lingkungan Air Laut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/f/dinding-baja-tahan-guncangan-pengendalian-korosi-i-thumb-2b8e5.webp" title="JURIS - Laju Korosi pada Plat Baja Hitam dengan Penambahan Inhibitor Allium Sativum Solo Garlic di Lingkungan Air Laut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/f/dinding-baja-tahan-guncangan-pengendalian-korosi-i-thumb-2b8e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/f/dinding-baja-tahan-guncangan-pengendalian-korosi-i-thumb-2b8e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/f/dinding-baja-tahan-guncangan-pengendalian-korosi-i-thumb-2b8e5.webp 1x" title="JURIS - Laju Korosi pada Plat Baja Hitam dengan Penambahan Inhibitor Allium Sativum Solo Garlic di Lingkungan Air Laut" alt="JURIS - Laju Korosi pada Plat Baja Hitam dengan Penambahan Inhibitor Allium Sativum Solo Garlic di Lingkungan Air Laut" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43143-dinding-baja-tahan-guncangan-pengendalian-korosi" title="JURIS - Laju Korosi pada Plat Baja Hitam dengan Penambahan Inhibitor Allium Sativum Solo Garlic di Lingkungan Air Laut" target="_blank">Laju Korosi pada Plat Baja Hitam dengan Penambahan Inhibitor Allium Sativum Solo Garlic di Lingkungan Air Laut</a>: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan menguji efektivitas inhibitor bawang lanang pada jenis baja yang berbeda, seperti baja karbon tinggi atau baja tahan karat, untuk memperluas cakupan aplikasi inhibitor ini. Selain itu, studi mengenai pengaruh variasi konsentrasi garam dalam air laut terhadap kinerja inhibitor dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang efektivitasnya di berbagai kondisi lingkungan. Terakhir, penelitian mengenai mekanisme inhibisi korosi oleh senyawa aktif dalam bawang lanang, seperti allicin, melalui teknik elektrokimia atau spektroskopi, dapat mengungkap interaksi antara inhibitor dan permukaan logam, sehingga memungkinkan pengembangan inhibitor yang lebih efektif dan ramah lingkungan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pengendalian korosi dan memperpanjang umur pakai material baja di lingkungan maritim..
<br>Nilai laju korosi rata-rata terendah terdapat pada konsentrasi 100 ppm dengan nilai rata-rata 0,15 mm/tahun, sedangkan nilai laju korosi tertinggi terdapat pada media perendaman tanpa inhibitor yaitu 0,34 mm/tahun.Nilai rata-rata efisiensi inhibitor bawang lanang terbaik adalah konsentrasi inhibitor 100 ppm dengan nilai rata-rata 54%, sedangkan efisiensi terendah terdapat pada 150 ppm dengan nilai rata-rata 43%.Foto struktur makro memperlihatkan perubahan morfologi pada permukaan plat baja hitam, dengan kondisi buruk pada perendaman 30 hari tanpa inhibitor, dan lapisan pelindung pada perendaman 30 hari dengan inhibitor
<br>Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah weight loss, yaitu suatu metode sederhana untuk menghitung laju korosi yang terjadi pada waktu tertentu. Spesimen yang digunakan yaitu plat baja hitam. Medium korosi yang digunakan adalah air laut yang telah disaring untuk menghilangkan mikroorganisme, dengan variasi waktu perendaman 5 hingga 30 hari. Berdasarkan hasil penelitian, efisiensi inhibisi korosi yang baik terjadi pada konsentrasi inhibitor 100 ppm, baik untuk perendaman 5 hari hingga 30 hari dengan nilai rata-rata efisiensi yaitu 53%. Pada foto struktur makro menunjukkan pada permukaan plat baja hitam dilapisi dengan bawang lanang pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/f/dinding-baja-tahan-guncangan-pengendalian-korosi-i-thumb-2b8e5.webp" type="image/webp" length="70364" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/f/dinding-baja-tahan-guncangan-pengendalian-korosi-i-thumb-475fb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/f/dinding-baja-tahan-guncangan-pengendalian-korosi-i-thumb-2b8e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-188-itn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10183-jurnal-flywheel.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Rancang Bangun Alat Peraga Sistem Kemudi Untuk Mendukung Kegiatan Pembelajaran Pada Mata Kuliah Body Chasis Program Studi Diploma Tiga Mesin Otomotif ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Rancang Bangun Alat Peraga Sistem Kemudi Untuk Mendukung Kegiatan Pembelajaran Pada Mata Kuliah Body Chasis Program Studi Diploma Tiga Mesin Otomotif ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Rancang Bangun Alat Peraga Sistem Kemudi Untuk Mendukung Kegiatan Pembelajaran Pada Mata Kuliah Body Chasis Program Studi Diploma Tiga Mesin Otomotif ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43138-sistem-kemudi-alat-peraga-pembelajaran-body-chasis" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43138-sistem-kemudi-alat-peraga-pembelajaran-body-chasis" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-30:fada9cce06d48f697ffa0b883a852898</id>
	<published>2026-04-30T11:06:43+07:00</published>
	<updated>2026-04-30T11:06:43+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="akhmad farid" label="akhmad farid" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akhmad,farid]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas alat peraga ini dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam menganalisis ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas alat peraga ini dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam menganalisis ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/3/sistem-kemudi-alat-peraga-pembelajaran-body-chasis-thumb-a7478.webp" title="JURIS - Rancang Bangun Alat Peraga Sistem Kemudi Untuk Mendukung Kegiatan Pembelajaran Pada Mata Kuliah Body &amp; Chasis Program Studi Diploma Tiga Mesin Otomotif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/sistem-kemudi-alat-peraga-pembelajaran-body-chasis-thumb-a7478.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/sistem-kemudi-alat-peraga-pembelajaran-body-chasis-thumb-a7478.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/sistem-kemudi-alat-peraga-pembelajaran-body-chasis-thumb-a7478.webp 1x" title="JURIS - Rancang Bangun Alat Peraga Sistem Kemudi Untuk Mendukung Kegiatan Pembelajaran Pada Mata Kuliah Body &amp; Chasis Program Studi Diploma Tiga Mesin Otomotif" alt="JURIS - Rancang Bangun Alat Peraga Sistem Kemudi Untuk Mendukung Kegiatan Pembelajaran Pada Mata Kuliah Body &amp; Chasis Program Studi Diploma Tiga Mesin Otomotif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/3/sistem-kemudi-alat-peraga-pembelajaran-body-chasis-thumb-b57d7.webp" title="JURIS - Rancang Bangun Alat Peraga Sistem Kemudi Untuk Mendukung Kegiatan Pembelajaran Pada Mata Kuliah Body &amp; Chasis Program Studi Diploma Tiga Mesin Otomotif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/sistem-kemudi-alat-peraga-pembelajaran-body-chasis-thumb-b57d7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/sistem-kemudi-alat-peraga-pembelajaran-body-chasis-thumb-b57d7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/sistem-kemudi-alat-peraga-pembelajaran-body-chasis-thumb-b57d7.webp 1x" title="JURIS - Rancang Bangun Alat Peraga Sistem Kemudi Untuk Mendukung Kegiatan Pembelajaran Pada Mata Kuliah Body &amp; Chasis Program Studi Diploma Tiga Mesin Otomotif" alt="JURIS - Rancang Bangun Alat Peraga Sistem Kemudi Untuk Mendukung Kegiatan Pembelajaran Pada Mata Kuliah Body &amp; Chasis Program Studi Diploma Tiga Mesin Otomotif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/3/sistem-kemudi-alat-peraga-pembelajaran-body-chasis-thumb-814f4.webp" title="JURIS - Rancang Bangun Alat Peraga Sistem Kemudi Untuk Mendukung Kegiatan Pembelajaran Pada Mata Kuliah Body &amp; Chasis Program Studi Diploma Tiga Mesin Otomotif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/3/sistem-kemudi-alat-peraga-pembelajaran-body-chasis-thumb-814f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/3/sistem-kemudi-alat-peraga-pembelajaran-body-chasis-thumb-814f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/3/sistem-kemudi-alat-peraga-pembelajaran-body-chasis-thumb-814f4.webp 1x" title="JURIS - Rancang Bangun Alat Peraga Sistem Kemudi Untuk Mendukung Kegiatan Pembelajaran Pada Mata Kuliah Body &amp; Chasis Program Studi Diploma Tiga Mesin Otomotif" alt="JURIS - Rancang Bangun Alat Peraga Sistem Kemudi Untuk Mendukung Kegiatan Pembelajaran Pada Mata Kuliah Body &amp; Chasis Program Studi Diploma Tiga Mesin Otomotif" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43138-sistem-kemudi-alat-peraga-pembelajaran-body-chasis" title="JURIS - Rancang Bangun Alat Peraga Sistem Kemudi Untuk Mendukung Kegiatan Pembelajaran Pada Mata Kuliah Body &amp; Chasis Program Studi Diploma Tiga Mesin Otomotif" target="_blank">Rancang Bangun Alat Peraga Sistem Kemudi Untuk Mendukung Kegiatan Pembelajaran Pada Mata Kuliah Body & Chasis Program Studi Diploma Tiga Mesin Otomotif</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas alat peraga ini dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam menganalisis dan memperbaiki sistem kemudi. Kedua, pengembangan alat peraga yang lebih canggih dengan integrasi sensor dan sistem pemantauan data secara real-time dapat dilakukan untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan mendalam. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan kinerja sistem kemudi konvensional dan sistem kemudi modern, seperti sistem kemudi elektrik, untuk mengidentifikasi keunggulan dan kelemahan masing-masing sistem. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan metode pembelajaran yang lebih efektif dan relevan dengan perkembangan teknologi otomotif, serta menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan industri..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa tekanan hidrolik pada sistem kemudi power steering meningkat seiring dengan peningkatan putaran mesin.Selain itu, getaran mekanik yang menyebabkan akselerasi pada sistem kemudi juga meningkat seiring dengan peningkatan putaran mesin.Peningkatan getaran mekanik terjadi secara linear seiring dengan peningkatan putaran mesin, yang mengindikasikan adanya hubungan langsung antara putaran mesin dan kinerja sistem kemudi
<br>Teknologi otomotif berkembang pesat, ditandai dengan banyaknya produk kendaraan yang diproduksi. Pabrik berusaha memproduksi kendaraan dengan kenyamanan dan efisiensi mesin yang tinggi serta ramah lingkungan. Kenyamanan pengemudi dan penumpang tidak terlepas dari pengembangan teknologi pada sistem kendaraan, seperti sistem kemudi. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi kurangnya fasilitas pembelajaran yang kekinian pada mata kuliah Body & Chasis dengan merancang alat peraga untuk mendukung kegiatan pembelajaran praktis. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental nyata dengan melakukan pengamatan langsung untuk mencari data sebab akibat melalui eksperimen, sehingga dapat diketahui tekanan yang dihasilkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/3/sistem-kemudi-alat-peraga-pembelajaran-body-chasis-thumb-b57d7.webp" type="image/webp" length="97230" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/sistem-kemudi-alat-peraga-pembelajaran-body-chasis-thumb-a7478.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/sistem-kemudi-alat-peraga-pembelajaran-body-chasis-thumb-b57d7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/3/sistem-kemudi-alat-peraga-pembelajaran-body-chasis-thumb-814f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-188-itn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10183-jurnal-flywheel.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengukuran Spesimen Selinder menggunakan Jangka Sorong dan Mikrometer Sekrup ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengukuran Spesimen Selinder menggunakan Jangka Sorong dan Mikrometer Sekrup ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengukuran Spesimen Selinder menggunakan Jangka Sorong dan Mikrometer Sekrup ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43127-alat-ukur-cahaya-pemilihan-kontrase" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43127-alat-ukur-cahaya-pemilihan-kontrase" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-30:c4d5c646ed497499e34f9d729872ba0e</id>
	<published>2026-04-30T10:56:02+07:00</published>
	<updated>2026-04-30T10:56:02+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="akhmad farid" label="akhmad farid" />
	<category term="osman hakim" label="osman hakim" />
	<category term="arjal tando" label="arjal tando" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akhmad,arjal,farid,hakim,osman,tando]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk membandingkan kinerja jangka sorong digital dan mikrometer sekrup digital dalam pengukuran dimensi kecil pada berbagai jenis material, termasuk logam, plastik, dan komposit, untuk melihat pengaruh jenis ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk membandingkan kinerja jangka sorong digital dan mikrometer sekrup digital dalam pengukuran dimensi kecil pada berbagai jenis material, termasuk logam, plastik, dan komposit, untuk melihat pengaruh jenis ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/a/alat-ukur-cahaya-pemilihan-kontrasepsi-jangka-soro-thumb-c1056.webp" title="JURIS - Pengukuran Spesimen Selinder menggunakan Jangka Sorong dan Mikrometer Sekrup" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/alat-ukur-cahaya-pemilihan-kontrasepsi-jangka-soro-thumb-c1056.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/alat-ukur-cahaya-pemilihan-kontrasepsi-jangka-soro-thumb-c1056.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/alat-ukur-cahaya-pemilihan-kontrasepsi-jangka-soro-thumb-c1056.webp 1x" title="JURIS - Pengukuran Spesimen Selinder menggunakan Jangka Sorong dan Mikrometer Sekrup" alt="JURIS - Pengukuran Spesimen Selinder menggunakan Jangka Sorong dan Mikrometer Sekrup" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/a/alat-ukur-cahaya-pemilihan-kontrasepsi-jangka-soro-thumb-a21ac.webp" title="JURIS - Pengukuran Spesimen Selinder menggunakan Jangka Sorong dan Mikrometer Sekrup" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/alat-ukur-cahaya-pemilihan-kontrasepsi-jangka-soro-thumb-a21ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/alat-ukur-cahaya-pemilihan-kontrasepsi-jangka-soro-thumb-a21ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/alat-ukur-cahaya-pemilihan-kontrasepsi-jangka-soro-thumb-a21ac.webp 1x" title="JURIS - Pengukuran Spesimen Selinder menggunakan Jangka Sorong dan Mikrometer Sekrup" alt="JURIS - Pengukuran Spesimen Selinder menggunakan Jangka Sorong dan Mikrometer Sekrup" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/a/alat-ukur-cahaya-pemilihan-kontrasepsi-jangka-soro-thumb-d1033.webp" title="JURIS - Pengukuran Spesimen Selinder menggunakan Jangka Sorong dan Mikrometer Sekrup" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/a/alat-ukur-cahaya-pemilihan-kontrasepsi-jangka-soro-thumb-d1033.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/a/alat-ukur-cahaya-pemilihan-kontrasepsi-jangka-soro-thumb-d1033.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/a/alat-ukur-cahaya-pemilihan-kontrasepsi-jangka-soro-thumb-d1033.webp 1x" title="JURIS - Pengukuran Spesimen Selinder menggunakan Jangka Sorong dan Mikrometer Sekrup" alt="JURIS - Pengukuran Spesimen Selinder menggunakan Jangka Sorong dan Mikrometer Sekrup" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43127-alat-ukur-cahaya-pemilihan-kontrase" title="JURIS - Pengukuran Spesimen Selinder menggunakan Jangka Sorong dan Mikrometer Sekrup" target="_blank">Pengukuran Spesimen Selinder menggunakan Jangka Sorong dan Mikrometer Sekrup</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk membandingkan kinerja jangka sorong digital dan mikrometer sekrup digital dalam pengukuran dimensi kecil pada berbagai jenis material, termasuk logam, plastik, dan komposit, untuk melihat pengaruh jenis material terhadap konsistensi dan ketelitian alat. Kedua, dapat dikembangkan studi tentang faktor manusia dalam penggunaan kedua alat ukur, seperti pengaruh tekanan pengukuran, sudut pandang, dan tingkat kelelahan operator terhadap hasil pengukuran, untuk mengevaluasi bagaimana aspek ergonomis memengaruhi akurasi data. Ketiga, penelitian dapat diarahkan untuk mengintegrasikan sistem pencatatan otomatis dari alat ukur ke perangkat lunak analisis data secara real-time, sehingga dapat dianalisis seberapa besar kesalahan manusia diminimalkan dan seberapa efektif sistem digitalisasi proses pengukuran dalam meningkatkan konsistensi hasil eksperimen di laboratorium pendidikan maupun industri skala kecil..
<br>Mikrometer sekrup menunjukkan konsistensi yang lebih baik dalam pengukuran tinggi, diameter, dan massa jenis spesimen besi silinder dibandingkan jangka sorong, yang meskipun memiliki ketelitian yang sedikit lebih tinggi, menunjukkan variasi hasil yang lebih besar.Pemilihan alat ukur harus disesuaikan dengan kebutuhan pengukuran, di mana mikrometer sekrup lebih unggul dalam hal konsistensi hasil.Jangka sorong masih dapat digunakan untuk pengukuran dengan ketelitian yang memadai
<br>Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan ketelitian dan konsistensi pengukuran dimensi dan massa jenis spesimen besi silinder menggunakan dua alat ukur, yaitu jangka sorong dan mikrometer sekrup. Pengukuran dilakukan sebanyak lima kali untuk masing-masing alat. Hasil menunjukkan bahwa mikrometer sekrup lebih konsisten dengan standar deviasi yang lebih kecil, sementara jangka sorong menunjukkan ketelitian yang sedikit lebih tinggi namun dengan variasi hasil yang lebih besar. Pemilihan alat ukur harus mempertimbangkan kebutuhan spesifik, di mana mikrometer sekrup unggul dalam konsistensi, sedangkan jangka sorong tetap dapat diandalkan untuk pengukuran dengan ketelitian yang memadai.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/a/alat-ukur-cahaya-pemilihan-kontrasepsi-jangka-soro-thumb-c1056.webp" type="image/webp" length="60070" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/alat-ukur-cahaya-pemilihan-kontrasepsi-jangka-soro-thumb-c1056.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/alat-ukur-cahaya-pemilihan-kontrasepsi-jangka-soro-thumb-a21ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/a/alat-ukur-cahaya-pemilihan-kontrasepsi-jangka-soro-thumb-d1033.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-188-itn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10183-jurnal-flywheel.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pemanfaatan Energi panas menggunakan Termoelektrik Generator dengan Variasi Peltier ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemanfaatan Energi panas menggunakan Termoelektrik Generator dengan Variasi Peltier ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemanfaatan Energi panas menggunakan Termoelektrik Generator dengan Variasi Peltier ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43144-uap-output-listrik-tegangan-tenaga" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43144-uap-output-listrik-tegangan-tenaga" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-30:a93b44b6156528c47f517c402fae2ae7</id>
	<published>2026-04-30T10:51:15+07:00</published>
	<updated>2026-04-30T10:51:15+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="ida suardika" label="ida suardika" />
	<category term="full issue" label="full issue" />
	<itunes:keywords><![CDATA[full,ida,issue,suardika]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini menunjukkan potensi pemanfaatan panas buangan kulkas menggunakan Generator Termoelektrik (TEG), namun untuk penerapannya di masa depan, masih banyak aspek yang memerlukan eksplorasi lebih lanjut. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian ini menunjukkan potensi pemanfaatan panas buangan kulkas menggunakan Generator Termoelektrik (TEG), namun untuk penerapannya di masa depan, masih banyak aspek yang memerlukan eksplorasi lebih lanjut. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/uap-output-listrik-tegangan-tenaga-sampah-pembangk-thumb-82a9b.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Energi panas menggunakan Termoelektrik Generator dengan Variasi Peltier" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/uap-output-listrik-tegangan-tenaga-sampah-pembangk-thumb-82a9b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/uap-output-listrik-tegangan-tenaga-sampah-pembangk-thumb-82a9b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/uap-output-listrik-tegangan-tenaga-sampah-pembangk-thumb-82a9b.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Energi panas menggunakan Termoelektrik Generator dengan Variasi Peltier" alt="JURIS - Pemanfaatan Energi panas menggunakan Termoelektrik Generator dengan Variasi Peltier" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/uap-output-listrik-tegangan-tenaga-sampah-pembangk-thumb-7dc51.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Energi panas menggunakan Termoelektrik Generator dengan Variasi Peltier" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/uap-output-listrik-tegangan-tenaga-sampah-pembangk-thumb-7dc51.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/uap-output-listrik-tegangan-tenaga-sampah-pembangk-thumb-7dc51.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/uap-output-listrik-tegangan-tenaga-sampah-pembangk-thumb-7dc51.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Energi panas menggunakan Termoelektrik Generator dengan Variasi Peltier" alt="JURIS - Pemanfaatan Energi panas menggunakan Termoelektrik Generator dengan Variasi Peltier" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/uap-output-listrik-tegangan-tenaga-sampah-pembangk-thumb-a0861.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Energi panas menggunakan Termoelektrik Generator dengan Variasi Peltier" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/uap-output-listrik-tegangan-tenaga-sampah-pembangk-thumb-a0861.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/uap-output-listrik-tegangan-tenaga-sampah-pembangk-thumb-a0861.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/uap-output-listrik-tegangan-tenaga-sampah-pembangk-thumb-a0861.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Energi panas menggunakan Termoelektrik Generator dengan Variasi Peltier" alt="JURIS - Pemanfaatan Energi panas menggunakan Termoelektrik Generator dengan Variasi Peltier" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43144-uap-output-listrik-tegangan-tenaga" title="JURIS - Pemanfaatan Energi panas menggunakan Termoelektrik Generator dengan Variasi Peltier" target="_blank">Pemanfaatan Energi panas menggunakan Termoelektrik Generator dengan Variasi Peltier</a>: Penelitian ini menunjukkan potensi pemanfaatan panas buangan kulkas menggunakan Generator Termoelektrik (TEG), namun untuk penerapannya di masa depan, masih banyak aspek yang memerlukan eksplorasi lebih lanjut. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai optimalisasi desain sistem untuk memaksimalkan perbedaan suhu pada modul termoelektrik. Ini sangat krusial karena output listrik TEG bergantung pada seberapa besar perbedaan suhu antara sisi panas dan dinginnya; pertanyaan penelitian dapat meliputi pengembangan metode pasif atau aktif, serta pemilihan material heat sink yang inovatif, guna mencapai efisiensi pembangkitan listrik yang signifikan dan konsisten. Kedua, penting untuk melakukan penelitian komparatif yang sistematis terhadap berbagai jenis modul termoelektrik Peltier dengan spesifikasi berbeda, termasuk pengujian konfigurasi rangkaian (seri atau paralel) yang optimal, untuk menemukan solusi yang paling efektif dalam mengubah panas buangan kulkas menjadi daya listrik maksimum secara efisien. Studi ini akan memberikan data empiris konkret tentang performa berbagai modul dalam skenario aplikasi yang realistis. Ketiga, aspek durabilitas dan keandalan sistem TEG dalam penggunaan jangka panjang harus menjadi fokus utama. Mengingat kulkas beroperasi terus-menerus, penelitian perlu menyelidiki ketahanan material terhadap siklus termal berulang, serta bagaimana faktor lingkungan seperti kelembaban dan suhu sekitar memengaruhi kinerja dan umur pakai modul. Ini penting untuk memastikan bahwa teknologi ini tidak hanya efisien tetapi juga praktis, stabil, dan berkelanjutan untuk aplikasi rumah tangga dalam jangka panjang..
<br>Seiring berkembangnya teknologi kebutuhan akan energi listrik terus mengalami peningkatan, sebagian besar sumber energi yang digunakan untuk menghasilkan energi listrik yaitu energi fosil seperti gas, minyak bumi, dan batubara, hal ini dikarenakan energi fosil membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dapat diperbaruhi.Maka dari itu Penggunaan Pembangkit Listrik Berbasis Thermoelektrik Generator (TEG), dengan Variasi Peltier pada Kulkas diharapkan dapat membantu masyarakat dalam pemanfaatan energi panas yang dihasilkan oleh kulkas, sebagai suplai energi listrik yang efisien dan ramah lingkungan
<br>Energi listrik merupakan kebutuhan dasar dalam mendorong segala jenis aktivitas kehidupan manusia, oleh karena itu energi listrik begitu sangat diperlukan keberadaannya bagi kehidupan baik untuk beraktivitas sehari-hari maupun untuk yang lainnya. Banyak teknologi yang ditawarkan sebagai alternatif pembangkit listrik seperti solar cell (dengan memanfaatkan panas matahari), PLTS (pembangkit listrik tenaga sampah) akan tetapi diperlukan biaya yang besar untuk mewujudkannya.Pengujian untuk mengetahui apakah generator termoelektrik dapat menghasilkan tegangan atau tidak. Generator termoelektrik adalah sebuah alat yang dapat digunakan sebagai pembangkit tegangan listrik dengan memanfaatkan konduktivitas atau daya hantar panas dari sebuah lempeng logam. Untuk mendapatkan panas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/8/uap-output-listrik-tegangan-tenaga-sampah-pembangk-thumb-7dc51.webp" type="image/webp" length="96920" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/uap-output-listrik-tegangan-tenaga-sampah-pembangk-thumb-82a9b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/uap-output-listrik-tegangan-tenaga-sampah-pembangk-thumb-7dc51.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/uap-output-listrik-tegangan-tenaga-sampah-pembangk-thumb-a0861.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-188-itn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10183-jurnal-flywheel.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Pengaruh Infill Density terhadap Kekuatan Tarik Filamen Polyethylene Terephthalate Glycol ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pengaruh Infill Density terhadap Kekuatan Tarik Filamen Polyethylene Terephthalate Glycol ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pengaruh Infill Density terhadap Kekuatan Tarik Filamen Polyethylene Terephthalate Glycol ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43129-kekuatan-tarik-printer-3d-filamen-petg-infill-dens" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43129-kekuatan-tarik-printer-3d-filamen-petg-infill-dens" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-30:f00add1384ddbc53875c9e1fea5f562f</id>
	<published>2026-04-30T10:35:00+07:00</published>
	<updated>2026-04-30T10:35:00+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="akhmad farid" label="akhmad farid" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akhmad,farid]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara berbagai jenis filamen 3D dengan variasi infill density yang berbeda. Selain itu, dapat juga dieksplorasi pengaruh infill density pada sifat-sifat mekanik lainnya, seperti kekakuan dan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara berbagai jenis filamen 3D dengan variasi infill density yang berbeda. Selain itu, dapat juga dieksplorasi pengaruh infill density pada sifat-sifat mekanik lainnya, seperti kekakuan dan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/kekuatan-tarik-printer-3d-filamen-petg-infill-dens-thumb-10385.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Infill Density terhadap Kekuatan Tarik Filamen Polyethylene Terephthalate Glycol" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/kekuatan-tarik-printer-3d-filamen-petg-infill-dens-thumb-10385.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/kekuatan-tarik-printer-3d-filamen-petg-infill-dens-thumb-10385.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/kekuatan-tarik-printer-3d-filamen-petg-infill-dens-thumb-10385.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Infill Density terhadap Kekuatan Tarik Filamen Polyethylene Terephthalate Glycol" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Infill Density terhadap Kekuatan Tarik Filamen Polyethylene Terephthalate Glycol" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/kekuatan-tarik-printer-3d-filamen-petg-infill-dens-thumb-6ac89.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Infill Density terhadap Kekuatan Tarik Filamen Polyethylene Terephthalate Glycol" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/kekuatan-tarik-printer-3d-filamen-petg-infill-dens-thumb-6ac89.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/kekuatan-tarik-printer-3d-filamen-petg-infill-dens-thumb-6ac89.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/kekuatan-tarik-printer-3d-filamen-petg-infill-dens-thumb-6ac89.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Infill Density terhadap Kekuatan Tarik Filamen Polyethylene Terephthalate Glycol" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Infill Density terhadap Kekuatan Tarik Filamen Polyethylene Terephthalate Glycol" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/kekuatan-tarik-printer-3d-filamen-petg-infill-dens-thumb-5fbd4.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Infill Density terhadap Kekuatan Tarik Filamen Polyethylene Terephthalate Glycol" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/kekuatan-tarik-printer-3d-filamen-petg-infill-dens-thumb-5fbd4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/kekuatan-tarik-printer-3d-filamen-petg-infill-dens-thumb-5fbd4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/kekuatan-tarik-printer-3d-filamen-petg-infill-dens-thumb-5fbd4.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Infill Density terhadap Kekuatan Tarik Filamen Polyethylene Terephthalate Glycol" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Infill Density terhadap Kekuatan Tarik Filamen Polyethylene Terephthalate Glycol" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43129-kekuatan-tarik-printer-3d-filamen-petg-infill-dens" title="JURIS - Analisis Pengaruh Infill Density terhadap Kekuatan Tarik Filamen Polyethylene Terephthalate Glycol" target="_blank">Analisis Pengaruh Infill Density terhadap Kekuatan Tarik Filamen Polyethylene Terephthalate Glycol</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara berbagai jenis filamen 3D dengan variasi infill density yang berbeda. Selain itu, dapat juga dieksplorasi pengaruh infill density pada sifat-sifat mekanik lainnya, seperti kekakuan dan ketahanan terhadap benturan. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis pengaruh infill density pada sifat-sifat mekanik lainnya, seperti kekakuan dan ketahanan terhadap benturan. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan parameter proses cetak 3D dengan mempertimbangkan infill density dan variabel lainnya, seperti kecepatan pencetakan dan suhu ekstrusi..
<br>Dari data hasil pengujian kekuatan tarik, terlihat bahwa infill density memiliki pengaruh terhadap kekuatan tarik pada material PETG.Infill density 80% memiliki nilai tegangan tarik terbesar dikarenakan memiliki kepadatan yang lebih baik daripada infill density 40% dan 60%
<br>Printer 3D adalah proses pembuatan objek atau prototipe manufaktur aditif (AM) melalui model digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh infill density terhadap kekuatan tarik pada filamen Polyethylene Terephthalate Glycol (PETG). Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan variasi infill density 40%, 60%, dan 80%. Hasil menunjukkan bahwa infill density 80% memiliki nilai tegangan tarik tertinggi, yaitu 15,20 MPa, karena kepadatan yang lebih baik dibandingkan infill density 40% dan 60%.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/d/kekuatan-tarik-printer-3d-filamen-petg-infill-dens-thumb-5fbd4.webp" type="image/webp" length="104702" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/kekuatan-tarik-printer-3d-filamen-petg-infill-dens-thumb-10385.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/kekuatan-tarik-printer-3d-filamen-petg-infill-dens-thumb-6ac89.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/kekuatan-tarik-printer-3d-filamen-petg-infill-dens-thumb-5fbd4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-188-itn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10183-jurnal-flywheel.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisa Penggunaan Exhaust Fan Pada Cerobong Asap Dalam Meningkatkan Efisiensi Mesin Penyangrai Biji Kopi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisa Penggunaan Exhaust Fan Pada Cerobong Asap Dalam Meningkatkan Efisiensi Mesin Penyangrai Biji Kopi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisa Penggunaan Exhaust Fan Pada Cerobong Asap Dalam Meningkatkan Efisiensi Mesin Penyangrai Biji Kopi ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43141-biji-kopi-sampel-produksi-sistem-kontrol-fan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43141-biji-kopi-sampel-produksi-sistem-kontrol-fan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-30:f2f378eca51e391c9d6d39ad0b650afe</id>
	<published>2026-04-30T10:33:52+07:00</published>
	<updated>2026-04-30T10:33:52+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="ida suardika" label="ida suardika" />
	<category term="full issue" label="full issue" />
	<itunes:keywords><![CDATA[full,ida,issue,suardika]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada analisis mendalam mengenai desain exhaust fan yang paling efektif dalam memaksimalkan pembuangan kulit ari biji kopi dan meningkatkan distribusi panas yang merata. Selain itu, studi lebih lanjut diperlukan untuk ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada analisis mendalam mengenai desain exhaust fan yang paling efektif dalam memaksimalkan pembuangan kulit ari biji kopi dan meningkatkan distribusi panas yang merata. Selain itu, studi lebih lanjut diperlukan untuk ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/9/biji-kopi-sampel-produksi-sistem-kontrol-fan-kuali-thumb-5d824.webp" title="JURIS - Analisa Penggunaan Exhaust Fan Pada Cerobong Asap Dalam Meningkatkan Efisiensi Mesin Penyangrai Biji Kopi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/biji-kopi-sampel-produksi-sistem-kontrol-fan-kuali-thumb-5d824.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/biji-kopi-sampel-produksi-sistem-kontrol-fan-kuali-thumb-5d824.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/biji-kopi-sampel-produksi-sistem-kontrol-fan-kuali-thumb-5d824.webp 1x" title="JURIS - Analisa Penggunaan Exhaust Fan Pada Cerobong Asap Dalam Meningkatkan Efisiensi Mesin Penyangrai Biji Kopi" alt="JURIS - Analisa Penggunaan Exhaust Fan Pada Cerobong Asap Dalam Meningkatkan Efisiensi Mesin Penyangrai Biji Kopi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/9/biji-kopi-sampel-produksi-sistem-kontrol-fan-kuali-thumb-829d6.webp" title="JURIS - Analisa Penggunaan Exhaust Fan Pada Cerobong Asap Dalam Meningkatkan Efisiensi Mesin Penyangrai Biji Kopi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/9/biji-kopi-sampel-produksi-sistem-kontrol-fan-kuali-thumb-829d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/9/biji-kopi-sampel-produksi-sistem-kontrol-fan-kuali-thumb-829d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/9/biji-kopi-sampel-produksi-sistem-kontrol-fan-kuali-thumb-829d6.webp 1x" title="JURIS - Analisa Penggunaan Exhaust Fan Pada Cerobong Asap Dalam Meningkatkan Efisiensi Mesin Penyangrai Biji Kopi" alt="JURIS - Analisa Penggunaan Exhaust Fan Pada Cerobong Asap Dalam Meningkatkan Efisiensi Mesin Penyangrai Biji Kopi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43141-biji-kopi-sampel-produksi-sistem-kontrol-fan" title="JURIS - Analisa Penggunaan Exhaust Fan Pada Cerobong Asap Dalam Meningkatkan Efisiensi Mesin Penyangrai Biji Kopi" target="_blank">Analisa Penggunaan Exhaust Fan Pada Cerobong Asap Dalam Meningkatkan Efisiensi Mesin Penyangrai Biji Kopi</a>: Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada analisis mendalam mengenai desain exhaust fan yang paling efektif dalam memaksimalkan pembuangan kulit ari biji kopi dan meningkatkan distribusi panas yang merata. Selain itu, studi lebih lanjut diperlukan untuk menginvestigasi pengaruh variasi jenis kopi (Arabika, Liberika) terhadap efisiensi penyangraian dengan menggunakan mesin yang telah dimodifikasi. Terakhir, pengembangan sistem kontrol otomatis berbasis sensor untuk mengatur temperatur dan durasi penyangraian secara presisi dapat menjadi arah penelitian yang menjanjikan, sehingga dapat menghasilkan kualitas biji kopi yang lebih konsisten dan optimal, serta mengurangi ketergantungan pada operator mesin..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa penambahan exhaust fan pada mesin penyangrai biji kopi secara signifikan meningkatkan efisiensi proses penyangraian.Kondisi penyangraian optimal dicapai pada temperatur 190AC dengan exhaust fan, menghasilkan efisiensi 18,078% dan kadar air akhir 11,03% yang memenuhi standar mutu.Dengan demikian, modifikasi ini berkontribusi pada peningkatan kualitas dan efisiensi produksi kopi di Kecamatan Batulanteh
<br>Proses pengolahan biji kopi pasca panen di Kecamatan Batulanteh masih dilakukan secara tradisional, menghambat produktivitas petani karena bergantung pada tenaga manusia. Penelitian ini berfokus pada modifikasi alat penyangrai biji kopi berbahan bakar LPG dengan penambahan exhaust fan pada cerobong asap untuk memaksimalkan kadar air hasil penyangraian. Pengujian dilakukan dengan waktu pengeringan 20 menit dan temperatur terkontrol 190 AC dan 200 AC, membandingkan hasil sebelum dan sesudah modifikasi. Hasil menunjukkan penurunan kadar air paling banyak terjadi pada temperatur 200AC dengan exhaust fan, mencapai efisiensi 18,078% dan menyisakan kadar air 11,03%, memenuhi standar kering biji...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/9/biji-kopi-sampel-produksi-sistem-kontrol-fan-kuali-thumb-829d6.webp" type="image/webp" length="103302" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/biji-kopi-sampel-produksi-sistem-kontrol-fan-kuali-thumb-5d824.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/9/biji-kopi-sampel-produksi-sistem-kontrol-fan-kuali-thumb-829d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-188-itn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10183-jurnal-flywheel.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Rancang Desain Mesin Penggoreng Hampa Vacuum Frying Kapasitas 3 Kilo Gram Kg ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Rancang Desain Mesin Penggoreng Hampa Vacuum Frying Kapasitas 3 Kilo Gram Kg ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Rancang Desain Mesin Penggoreng Hampa Vacuum Frying Kapasitas 3 Kilo Gram Kg ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43147-internet-desain-mesin-performa" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43147-internet-desain-mesin-performa" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-30:11d4638a4a05f0ec7d5257aab1c4e2b5</id>
	<published>2026-04-30T10:29:55+07:00</published>
	<updated>2026-04-30T10:29:55+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="obed patiung" label="obed patiung" />
	<category term="pan4d https" label="pan4d https" />
	<category term="slot maxwin" label="slot maxwin" />
	<itunes:keywords><![CDATA[https,maxwin,obed,pan4d,patiung,slot]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan sistem kontrol otomatis berbasis mikrokontroler atau IoT untuk mengatur suhu, tekanan, dan waktu penggorengan secara real-time guna meningkatkan konsistensi dan memungkinkan pemantauan jarak jauh. Selain itu, perlu ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan sistem kontrol otomatis berbasis mikrokontroler atau IoT untuk mengatur suhu, tekanan, dan waktu penggorengan secara real-time guna meningkatkan konsistensi dan memungkinkan pemantauan jarak jauh. Selain itu, perlu ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/internet-desain-mesin-performa-vacuum-frying-pengg-thumb-43758.webp" title="JURIS - Rancang Desain Mesin Penggoreng Hampa Vacuum Frying Kapasitas 3 Kilo Gram (Kg)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/internet-desain-mesin-performa-vacuum-frying-pengg-thumb-43758.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/internet-desain-mesin-performa-vacuum-frying-pengg-thumb-43758.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/internet-desain-mesin-performa-vacuum-frying-pengg-thumb-43758.webp 1x" title="JURIS - Rancang Desain Mesin Penggoreng Hampa Vacuum Frying Kapasitas 3 Kilo Gram (Kg)" alt="JURIS - Rancang Desain Mesin Penggoreng Hampa Vacuum Frying Kapasitas 3 Kilo Gram (Kg)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/internet-desain-mesin-performa-vacuum-frying-pengg-thumb-1fa8c.webp" title="JURIS - Rancang Desain Mesin Penggoreng Hampa Vacuum Frying Kapasitas 3 Kilo Gram (Kg)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/internet-desain-mesin-performa-vacuum-frying-pengg-thumb-1fa8c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/internet-desain-mesin-performa-vacuum-frying-pengg-thumb-1fa8c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/internet-desain-mesin-performa-vacuum-frying-pengg-thumb-1fa8c.webp 1x" title="JURIS - Rancang Desain Mesin Penggoreng Hampa Vacuum Frying Kapasitas 3 Kilo Gram (Kg)" alt="JURIS - Rancang Desain Mesin Penggoreng Hampa Vacuum Frying Kapasitas 3 Kilo Gram (Kg)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/3/internet-desain-mesin-performa-vacuum-frying-pengg-thumb-5214d.webp" title="JURIS - Rancang Desain Mesin Penggoreng Hampa Vacuum Frying Kapasitas 3 Kilo Gram (Kg)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/3/internet-desain-mesin-performa-vacuum-frying-pengg-thumb-5214d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/3/internet-desain-mesin-performa-vacuum-frying-pengg-thumb-5214d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/3/internet-desain-mesin-performa-vacuum-frying-pengg-thumb-5214d.webp 1x" title="JURIS - Rancang Desain Mesin Penggoreng Hampa Vacuum Frying Kapasitas 3 Kilo Gram (Kg)" alt="JURIS - Rancang Desain Mesin Penggoreng Hampa Vacuum Frying Kapasitas 3 Kilo Gram (Kg)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43147-internet-desain-mesin-performa" title="JURIS - Rancang Desain Mesin Penggoreng Hampa Vacuum Frying Kapasitas 3 Kilo Gram (Kg)" target="_blank">Rancang Desain Mesin Penggoreng Hampa Vacuum Frying Kapasitas 3 Kilo Gram (Kg)</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan sistem kontrol otomatis berbasis mikrokontroler atau IoT untuk mengatur suhu, tekanan, dan waktu penggorengan secara real-time guna meningkatkan konsistensi dan memungkinkan pemantauan jarak jauh. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang efisiensi energi mesin dengan menganalisis konsumsi listrik pada elemen pemanas dan sistem pendingin, serta mengevaluasi potensi penggunaan sumber energi terbarukan seperti panel surya untuk mengurangi biaya operasional. Disarankan pula untuk menguji performa mesin pada berbagai jenis bahan pangan dengan kadar air dan karakteristik berbeda, seperti singkong, pisang, atau jamur, guna mengevaluasi adaptabilitas mesin dan menentukan parameter optimal untuk setiap komoditas, sehingga dapat direkomendasikan secara spesifik bagi pelaku UMKM di berbagai wilayah..
<br>Proses perancangan dan pengujian mesin penggoreng hampa kapasitas 3 kg berhasil mencapai sasaran penelitian, dengan kemampuan operasional stabil pada kapasitas penuh, tekanan rendah yang terjaga, serta suhu penggorengan dalam rentang optimal.Mesin menghasilkan produk olahan buah dengan warna lebih cerah, aroma alami, tekstur renyah, dan kandungan gizi yang lebih terjaga dibandingkan metode konvensional.Komponen pendukung seperti sistem vakum, sensor suhu, dan sistem pendingin berfungsi baik, sehingga teknologi ini efektif meningkatkan mutu produk dan memberi solusi bagi pengrajin pangan dalam menghadapi kerusakan bahan baku akibat perubahan musim
<br>Perubahan kondisi cuaca dan musim yang tidak menentu sering menyebabkan kerusakan bahan baku buah-buahan atau sayuran, seperti pembusukan dan penurunan mutu sebelum diolah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun ulang mesin vacuum frying yang berfungsi menggoreng bahan pangan dengan tekanan rendah sehingga menghasilkan produk dengan kualitas warna, aroma, dan kandungan gizi yang lebih baik dibandingkan proses penggorengan konvensional. Perancangan pada alat terdiri dari beberapa bagian: Tabung Penggorengan 60 cm x 30 cm menggunakan plat stainless steel, Tabung Vakum dengan ukuran 60 cm x 23 cm serta saluran pipa ke tabung berukuran 1 inchi dengan bahan stainless serta komponen-komponen penunjang lainnya seperti Pompa Air, Vacuum...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/3/internet-desain-mesin-performa-vacuum-frying-pengg-thumb-5214d.webp" type="image/webp" length="90506" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/internet-desain-mesin-performa-vacuum-frying-pengg-thumb-43758.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/internet-desain-mesin-performa-vacuum-frying-pengg-thumb-1fa8c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/3/internet-desain-mesin-performa-vacuum-frying-pengg-thumb-5214d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-48-umpo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1294-multitek-indonesia-jurnal-ilmiah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Mesin Mixer Pakan Ternak Dengan Metode Six Big Losses FMEA dan LTA Studi Kasus pada Koperasi Agro Niaga Jabung Syariah Unit Sarana Produksi Pakan Ternak SAPRONAK ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Mesin Mixer Pakan Ternak Dengan Metode Six Big Losses FMEA dan LTA Studi Kasus pada Koperasi Agro Niaga Jabung Syariah Unit Sarana Produksi Pakan Ternak SAPRONAK ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Mesin Mixer Pakan Ternak Dengan Metode Six Big Losses FMEA dan LTA Studi Kasus pada Koperasi Agro Niaga Jabung Syariah Unit Sarana Produksi Pakan Ternak SAPRONAK ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43149-mesin-produksi-mixer-six-big-losses-fmea-lta" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43149-mesin-produksi-mixer-six-big-losses-fmea-lta" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-30:3f6a4ff96cef2c6b7e5b0b08a52b5b3e</id>
	<published>2026-04-30T10:29:39+07:00</published>
	<updated>2026-04-30T10:29:39+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="yoga saputra" label="yoga saputra" />
	<category term="wira febrian" label="wira febrian" />
	<category term="58 las gesek" label="58 las gesek" />
	<itunes:keywords><![CDATA[58,febrian,gesek,las,saputra,wira,yoga]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan mesin mixer pakan ternak. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengembangkan model prediktif perawatan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan mesin mixer pakan ternak. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengembangkan model prediktif perawatan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/6/mesin-produksi-mixer-six-big-losses-fmea-lta-panel-thumb-f1667.webp" title="JURIS - Analisis Mesin Mixer Pakan Ternak Dengan Metode Six Big Losses, FMEA dan LTA  (Studi Kasus pada Koperasi Agro Niaga Jabung Syariah Unit Sarana Produksi Pakan Ternak - SAPRONAK)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/mesin-produksi-mixer-six-big-losses-fmea-lta-panel-thumb-f1667.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/mesin-produksi-mixer-six-big-losses-fmea-lta-panel-thumb-f1667.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/mesin-produksi-mixer-six-big-losses-fmea-lta-panel-thumb-f1667.webp 1x" title="JURIS - Analisis Mesin Mixer Pakan Ternak Dengan Metode Six Big Losses, FMEA dan LTA  (Studi Kasus pada Koperasi Agro Niaga Jabung Syariah Unit Sarana Produksi Pakan Ternak - SAPRONAK)" alt="JURIS - Analisis Mesin Mixer Pakan Ternak Dengan Metode Six Big Losses, FMEA dan LTA  (Studi Kasus pada Koperasi Agro Niaga Jabung Syariah Unit Sarana Produksi Pakan Ternak - SAPRONAK)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/6/mesin-produksi-mixer-six-big-losses-fmea-lta-panel-thumb-e3a0e.webp" title="JURIS - Analisis Mesin Mixer Pakan Ternak Dengan Metode Six Big Losses, FMEA dan LTA  (Studi Kasus pada Koperasi Agro Niaga Jabung Syariah Unit Sarana Produksi Pakan Ternak - SAPRONAK)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/mesin-produksi-mixer-six-big-losses-fmea-lta-panel-thumb-e3a0e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/mesin-produksi-mixer-six-big-losses-fmea-lta-panel-thumb-e3a0e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/mesin-produksi-mixer-six-big-losses-fmea-lta-panel-thumb-e3a0e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Mesin Mixer Pakan Ternak Dengan Metode Six Big Losses, FMEA dan LTA  (Studi Kasus pada Koperasi Agro Niaga Jabung Syariah Unit Sarana Produksi Pakan Ternak - SAPRONAK)" alt="JURIS - Analisis Mesin Mixer Pakan Ternak Dengan Metode Six Big Losses, FMEA dan LTA  (Studi Kasus pada Koperasi Agro Niaga Jabung Syariah Unit Sarana Produksi Pakan Ternak - SAPRONAK)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/6/mesin-produksi-mixer-six-big-losses-fmea-lta-panel-thumb-3a53d.webp" title="JURIS - Analisis Mesin Mixer Pakan Ternak Dengan Metode Six Big Losses, FMEA dan LTA  (Studi Kasus pada Koperasi Agro Niaga Jabung Syariah Unit Sarana Produksi Pakan Ternak - SAPRONAK)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/6/mesin-produksi-mixer-six-big-losses-fmea-lta-panel-thumb-3a53d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/6/mesin-produksi-mixer-six-big-losses-fmea-lta-panel-thumb-3a53d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/6/mesin-produksi-mixer-six-big-losses-fmea-lta-panel-thumb-3a53d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Mesin Mixer Pakan Ternak Dengan Metode Six Big Losses, FMEA dan LTA  (Studi Kasus pada Koperasi Agro Niaga Jabung Syariah Unit Sarana Produksi Pakan Ternak - SAPRONAK)" alt="JURIS - Analisis Mesin Mixer Pakan Ternak Dengan Metode Six Big Losses, FMEA dan LTA  (Studi Kasus pada Koperasi Agro Niaga Jabung Syariah Unit Sarana Produksi Pakan Ternak - SAPRONAK)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43149-mesin-produksi-mixer-six-big-losses-fmea-lta" title="JURIS - Analisis Mesin Mixer Pakan Ternak Dengan Metode Six Big Losses, FMEA dan LTA  (Studi Kasus pada Koperasi Agro Niaga Jabung Syariah Unit Sarana Produksi Pakan Ternak - SAPRONAK)" target="_blank">Analisis Mesin Mixer Pakan Ternak Dengan Metode Six Big Losses, FMEA dan LTA  (Studi Kasus pada Koperasi Agro Niaga Jabung Syariah Unit Sarana Produksi Pakan Ternak - SAPRONAK)</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan mesin mixer pakan ternak. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengembangkan model prediktif perawatan berbasis data sensor yang terpasang pada mesin mixer, sehingga memungkinkan deteksi dini potensi kerusakan dan penjadwalan perawatan yang lebih akurat. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas metode perawatan yang berbeda, seperti Total Productive Maintenance (TPM) dan Reliability Centered Maintenance (RCM), untuk mengidentifikasi pendekatan terbaik yang sesuai dengan kondisi operasional Koperasi Agro Niaga Jabung Syariah. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan desain paddle mixer yang lebih kuat dan tahan lama, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti material, geometri, dan proses manufaktur, untuk mengurangi frekuensi kerusakan dan downtime. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan produktivitas, mengurangi biaya perawatan, dan memperpanjang umur pakai mesin mixer pakan ternak, sehingga mendukung keberlanjutan operasional Koperasi Agro Niaga Jabung Syariah..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) mesin horizontal mixer tipe pengaduk paddle mixer adalah 72.39%, yang termasuk dalam kategori sedang dan memerlukan perbaikan.Analisis Six Big Losses menunjukkan bahwa Reduced Speed Losses dan Idling and Minor Stoppages Losses merupakan kontributor losses terbesar.Identifikasi risiko kegagalan menggunakan FMEA menyoroti paddle mixer, panel listrik, motor listrik, dan gear box sebagai komponen dengan prioritas perbaikan tertinggi.Berdasarkan analisis LTA, failure mode dikategorikan menjadi safety problem, outage problem, dan economic problem, yang memerlukan tindakan perbaikan yang sesuai
<br>Koperasi Agro Niaga Jabung Syariah pada unit Sarana Produksi Pakan Ternak (SAPRONAK) adalah perusahaan manufaktur yang memproduksi pakan ternak sapi perah dan sapi potong. Mesin produksi yang digunakan adalah mesin horizontal mixer tipe pengaduk paddle mixer dengan kapasitas 2.000 kg per batch dan 6 paddle. Perusahaan mengalami downtime selama 1 tahun terakhir (Januari 2022 Ae Januari 2023) sebesar 3.420 menit. Penelitian ini bertujuan menganalisis penyebab downtime menggunakan diagram fishbone. Hasil analisis menunjukkan faktor dominan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/6/mesin-produksi-mixer-six-big-losses-fmea-lta-panel-thumb-f1667.webp" type="image/webp" length="123406" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/mesin-produksi-mixer-six-big-losses-fmea-lta-panel-thumb-f1667.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/mesin-produksi-mixer-six-big-losses-fmea-lta-panel-thumb-e3a0e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/6/mesin-produksi-mixer-six-big-losses-fmea-lta-panel-thumb-3a53d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-188-itn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10183-jurnal-flywheel.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Variasi Sudut Blade pada Vertical Wind Turbine Darrieus Tipe H terhadap Kinerja Wind Turbine ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Variasi Sudut Blade pada Vertical Wind Turbine Darrieus Tipe H terhadap Kinerja Wind Turbine ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Variasi Sudut Blade pada Vertical Wind Turbine Darrieus Tipe H terhadap Kinerja Wind Turbine ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43134-vortex-generator-sudut-conversi-energi-angin-varia" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43134-vortex-generator-sudut-conversi-energi-angin-varia" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-30:72143d27145640de1e42a139c8b40771</id>
	<published>2026-04-30T09:50:13+07:00</published>
	<updated>2026-04-30T09:50:13+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="akhmad farid" label="akhmad farid" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akhmad,farid]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan menguji material blade yang berbeda untuk meningkatkan efisiensi dan ketahanan turbin angin. Studi komprehensif mengenai pengaruh desain blade yang lebih kompleks, seperti penggunaan airfoil yang berbeda ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan menguji material blade yang berbeda untuk meningkatkan efisiensi dan ketahanan turbin angin. Studi komprehensif mengenai pengaruh desain blade yang lebih kompleks, seperti penggunaan airfoil yang berbeda ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/vortex-generator-sudut-conversi-energi-angin-varia-thumb-63c26.webp" title="JURIS - Pengaruh Variasi Sudut Blade pada Vertical Wind Turbine Darrieus Tipe H terhadap Kinerja Wind Turbine" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/vortex-generator-sudut-conversi-energi-angin-varia-thumb-63c26.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/vortex-generator-sudut-conversi-energi-angin-varia-thumb-63c26.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/vortex-generator-sudut-conversi-energi-angin-varia-thumb-63c26.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Variasi Sudut Blade pada Vertical Wind Turbine Darrieus Tipe H terhadap Kinerja Wind Turbine" alt="JURIS - Pengaruh Variasi Sudut Blade pada Vertical Wind Turbine Darrieus Tipe H terhadap Kinerja Wind Turbine" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/vortex-generator-sudut-conversi-energi-angin-varia-thumb-8d5df.webp" title="JURIS - Pengaruh Variasi Sudut Blade pada Vertical Wind Turbine Darrieus Tipe H terhadap Kinerja Wind Turbine" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/vortex-generator-sudut-conversi-energi-angin-varia-thumb-8d5df.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/vortex-generator-sudut-conversi-energi-angin-varia-thumb-8d5df.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/vortex-generator-sudut-conversi-energi-angin-varia-thumb-8d5df.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Variasi Sudut Blade pada Vertical Wind Turbine Darrieus Tipe H terhadap Kinerja Wind Turbine" alt="JURIS - Pengaruh Variasi Sudut Blade pada Vertical Wind Turbine Darrieus Tipe H terhadap Kinerja Wind Turbine" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43134-vortex-generator-sudut-conversi-energi-angin-varia" title="JURIS - Pengaruh Variasi Sudut Blade pada Vertical Wind Turbine Darrieus Tipe H terhadap Kinerja Wind Turbine" target="_blank">Pengaruh Variasi Sudut Blade pada Vertical Wind Turbine Darrieus Tipe H terhadap Kinerja Wind Turbine</a>: Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan menguji material blade yang berbeda untuk meningkatkan efisiensi dan ketahanan turbin angin. Studi komprehensif mengenai pengaruh desain blade yang lebih kompleks, seperti penggunaan airfoil yang berbeda atau penambahan fitur seperti vortex generator, perlu dilakukan untuk mengoptimalkan kinerja turbin angin.  Selain itu, penelitian mengenai integrasi turbin angin vertikal dengan sistem penyimpanan energi, seperti baterai atau superkapasitor, dapat dilakukan untuk mengatasi masalah intermitensi energi angin dan meningkatkan keandalan pasokan listrik. Penelitian ini penting untuk mengembangkan solusi energi terbarukan yang lebih efisien dan berkelanjutan, serta berkontribusi pada pengurangan emisi karbon dan mitigasi perubahan iklim. Pengembangan sistem kontrol adaptif yang dapat menyesuaikan sudut blade secara otomatis berdasarkan kecepatan dan arah angin juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya untuk memaksimalkan daya yang dihasilkan..
<br>Dari pengujian, dapat disimpulkan bahwa sudut blade 25A pada kecepatan angin 6,8 m/s menghasilkan daya output tertinggi sebesar 5,016 Watt.Sudut blade 5A dengan kecepatan angin 4,8 m/s menghasilkan daya output terendah sebesar 3,436 Watt.Kinerja turbin angin dipengaruhi oleh kecepatan angin, sudut blade, serta hubungan antara torsi dan putaran rotor
<br>Seiring dengan meningkatnya populasi manusia menyebabkan penggunaan energi fossil seperti minyak bumi juga ikut meningkat. Sedangkan energi fossil merupakan salah satu penyumbang terbesar emisi karbon yang dapat menyebabkan perubahan iklim dan suatu saat bisa akan habis. Hal yang dapat dilakukan untuk mengendalikan perubahan iklim tersebut adalah dengan beralih kepada penggunaan energi terbarukan. Dalam penelitian ini yaitu dengan pembuatan wind turbine jenis darrieus tipe H dengan memvariasikan sudut pada blade dan variasi kecepatan angin dengan jumlah sudu sebanyak 3 buah. Proses pengujian dilakukan dengan variasi jumlah sudut 5o, 15o, 25o dengan kecepatan angin 4,8 m/s 5,3 m/s dan 6,8 m/s pada masing-masing turbin yang telah dibuat. Sebagai pengarah angin, peneliti menggunakan wind yang di gerakkan melalui mesin diesel dan pengaturan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/d/vortex-generator-sudut-conversi-energi-angin-varia-thumb-63c26.webp" type="image/webp" length="50484" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/vortex-generator-sudut-conversi-energi-angin-varia-thumb-63c26.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/vortex-generator-sudut-conversi-energi-angin-varia-thumb-8d5df.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-188-itn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10183-jurnal-flywheel.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Penambahan Minyak Kemiri Terhadap Karakteristik Biodiesel Dari Minyak Jelantah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Penambahan Minyak Kemiri Terhadap Karakteristik Biodiesel Dari Minyak Jelantah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Penambahan Minyak Kemiri Terhadap Karakteristik Biodiesel Dari Minyak Jelantah ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43128-blower-minyak-jelantah-bumi-abu-bakar-minya" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43128-blower-minyak-jelantah-bumi-abu-bakar-minya" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-30:409ed0f3d6b3341753fb5de9419e8a2f</id>
	<published>2026-04-30T09:16:19+07:00</published>
	<updated>2026-04-30T09:16:19+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="akhmad farid" label="akhmad farid" />
	<category term="osman hakim" label="osman hakim" />
	<category term="arjal tando" label="arjal tando" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akhmad,arjal,farid,hakim,osman,tando]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengoptimalkan proporsi campuran minyak jelantah dan minyak kemiri guna mencapai karakteristik biodiesel yang paling sesuai dengan standar kualitas bahan bakar. Studi komparatif perlu dilakukan untuk mengevaluasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengoptimalkan proporsi campuran minyak jelantah dan minyak kemiri guna mencapai karakteristik biodiesel yang paling sesuai dengan standar kualitas bahan bakar. Studi komparatif perlu dilakukan untuk mengevaluasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/9/blower-minyak-jelantah-bumi-abu-bakar-sawit-bbm-pr-thumb-5a910.webp" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Minyak Kemiri Terhadap Karakteristik Biodiesel Dari Minyak Jelantah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/blower-minyak-jelantah-bumi-abu-bakar-sawit-bbm-pr-thumb-5a910.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/blower-minyak-jelantah-bumi-abu-bakar-sawit-bbm-pr-thumb-5a910.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/blower-minyak-jelantah-bumi-abu-bakar-sawit-bbm-pr-thumb-5a910.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Minyak Kemiri Terhadap Karakteristik Biodiesel Dari Minyak Jelantah" alt="JURIS - Pengaruh Penambahan Minyak Kemiri Terhadap Karakteristik Biodiesel Dari Minyak Jelantah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/9/blower-minyak-jelantah-bumi-abu-bakar-sawit-bbm-pr-thumb-95eaa.webp" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Minyak Kemiri Terhadap Karakteristik Biodiesel Dari Minyak Jelantah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/blower-minyak-jelantah-bumi-abu-bakar-sawit-bbm-pr-thumb-95eaa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/blower-minyak-jelantah-bumi-abu-bakar-sawit-bbm-pr-thumb-95eaa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/blower-minyak-jelantah-bumi-abu-bakar-sawit-bbm-pr-thumb-95eaa.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Minyak Kemiri Terhadap Karakteristik Biodiesel Dari Minyak Jelantah" alt="JURIS - Pengaruh Penambahan Minyak Kemiri Terhadap Karakteristik Biodiesel Dari Minyak Jelantah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/9/blower-minyak-jelantah-bumi-abu-bakar-sawit-bbm-pr-thumb-161fa.webp" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Minyak Kemiri Terhadap Karakteristik Biodiesel Dari Minyak Jelantah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/9/blower-minyak-jelantah-bumi-abu-bakar-sawit-bbm-pr-thumb-161fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/9/blower-minyak-jelantah-bumi-abu-bakar-sawit-bbm-pr-thumb-161fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/9/blower-minyak-jelantah-bumi-abu-bakar-sawit-bbm-pr-thumb-161fa.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Minyak Kemiri Terhadap Karakteristik Biodiesel Dari Minyak Jelantah" alt="JURIS - Pengaruh Penambahan Minyak Kemiri Terhadap Karakteristik Biodiesel Dari Minyak Jelantah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43128-blower-minyak-jelantah-bumi-abu-bakar-minya" title="JURIS - Pengaruh Penambahan Minyak Kemiri Terhadap Karakteristik Biodiesel Dari Minyak Jelantah" target="_blank">Pengaruh Penambahan Minyak Kemiri Terhadap Karakteristik Biodiesel Dari Minyak Jelantah</a>: Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengoptimalkan proporsi campuran minyak jelantah dan minyak kemiri guna mencapai karakteristik biodiesel yang paling sesuai dengan standar kualitas bahan bakar. Studi komparatif perlu dilakukan untuk mengevaluasi kinerja biodiesel yang dihasilkan dari berbagai jenis minyak jelantah dan minyak kemiri yang berbeda, serta pengaruhnya terhadap emisi gas buang dan efisiensi mesin. Pengembangan teknologi katalis yang lebih efisien dan ramah lingkungan, seperti penggunaan katalis padat atau enzim, dapat menjadi fokus penelitian untuk meningkatkan proses produksi biodiesel dari minyak jelantah dan minyak kemiri, sehingga menghasilkan biodiesel yang lebih berkualitas dan berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan energi terbarukan dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil..
<br>Penambahan minyak kemiri terhadap biodiesel minyak jelantah memberikan pengaruh yang nyata terhadap profil nyala api, viskositas, LHV, dan HHV.Penambahan minyak kemiri dalam campuran dengan minyak jelantah dalam pembuatan biodiesel tampaknya meningkatkan profil nyala api secara keseluruhan.Proporsi campuran tertentu mungkin memberikan nilai viskositas, LHV, dan HHV yang optimal, namun diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami pengaruhnya terhadap kinerja dan aplikasi biodiesel
<br>Minyak bumi berperan penting sebagai sumber daya alam, dan semakin banyak bahan bakar yang dihasilkan maka semakin besar ancaman kekurangan persediaan bahan bakar minyak bumi. Adanya penambahan minyak kemiri diharapkan dapat memaksimalkan karakteristik yang dapat dihasilkan oleh biodiesel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan minyak kemiri terhadap karakteristik biodiesel dari minyak jelantah dengan menggunakan metode experimental dengan variasi viskositas dinamik, viskositas kinematic,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/9/blower-minyak-jelantah-bumi-abu-bakar-sawit-bbm-pr-thumb-95eaa.webp" type="image/webp" length="129304" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/blower-minyak-jelantah-bumi-abu-bakar-sawit-bbm-pr-thumb-5a910.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/blower-minyak-jelantah-bumi-abu-bakar-sawit-bbm-pr-thumb-95eaa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/9/blower-minyak-jelantah-bumi-abu-bakar-sawit-bbm-pr-thumb-161fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-188-itn.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10183-jurnal-flywheel.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Thu, 30 Apr 2026 14:13:57 +0700. 12 items. Served in: 6.2 seconds [atom] -->
