<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.84-28jun2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.84-28jun2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-06-30T05:12:31+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa Studi Pemberdayaan pada PKK ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa Studi Pemberdayaan pada PKK ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa Studi Pemberdayaan pada PKK ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52223-pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52223-pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-30:65e9e83d1fd1e5519e33ef5336889083</id>
	<published>2026-06-29T20:57:18+07:00</published>
	<updated>2026-06-29T20:57:18+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="budaya mutu" label="budaya mutu" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<itunes:keywords><![CDATA[budaya,counter,flag,focus,mutu,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada dampak jangka panjang dari program pemberdayaan perempuan ini. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana perubahan sosial-budaya yang terjadi di Desa Drajat ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada dampak jangka panjang dari program pemberdayaan perempuan ini. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana perubahan sosial-budaya yang terjadi di Desa Drajat ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-aa494.webp" title="JURIS - Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa (Studi Pemberdayaan pada PKK" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-aa494.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-aa494.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-aa494.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa (Studi Pemberdayaan pada PKK" alt="JURIS - Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa (Studi Pemberdayaan pada PKK" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-524d5.webp" title="JURIS - Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa (Studi Pemberdayaan pada PKK" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-524d5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-524d5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-524d5.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa (Studi Pemberdayaan pada PKK" alt="JURIS - Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa (Studi Pemberdayaan pada PKK" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-f1e0f.webp" title="JURIS - Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa (Studi Pemberdayaan pada PKK" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-f1e0f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-f1e0f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-f1e0f.webp 1x" title="JURIS - Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa (Studi Pemberdayaan pada PKK" alt="JURIS - Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa (Studi Pemberdayaan pada PKK" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52223-pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk" title="JURIS - Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa (Studi Pemberdayaan pada PKK" target="_blank">Peningkatan Partisipasi Perempuan pada Program Pembangunan Desa (Studi Pemberdayaan pada PKK</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada dampak jangka panjang dari program pemberdayaan perempuan ini. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana perubahan sosial-budaya yang terjadi di Desa Drajat mempengaruhi partisipasi perempuan dalam pembangunan desa secara berkelanjutan. Selain itu, studi ini juga dapat menganalisis bagaimana kolaborasi kelembagaan antara kelompok perempuan dan pemerintah desa dapat diperkuat dan ditingkatkan, sehingga partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan pembangunan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Terakhir, penelitian ini dapat mengusulkan strategi-strategi konkret untuk mempertahankan dan memperluas ruang partisipatif bagi perempuan di tingkat desa, sehingga tata kelola pembangunan desa menjadi lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat..
<br>Pelaksanaan program pendampingan peningkatan partisipasi perempuan dalam pembangunan desa di Desa Drajat, Kecamatan Paciran, Lamongan, telah menghasilkan perubahan yang signifikan pada berbagai tingkatan.Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR), proses pemberdayaan perempuan berlangsung secara partisipatif dan berkelanjutan.Terdapat lima dampak utama yang saling terkait, yaitu.peningkatan kapasitas individu perempuan PKK, penguatan kelembagaan PKK sebagai organisasi perempuan, pembentukan Kelompok Kerja Perempuan sebagai wadah partisipasi baru, perubahan norma sosial dan budaya mengenai peran perempuan dalam pembangunan desa, serta terbangunnya kolaborasi kelembagaan antara masyarakat dan pemerintah desa.Kelima perubahan tersebut menunjukkan bahwa pemberdayaan tidak hanya menyentuh level individu, tetapi juga melembaga dan mengakar dalam struktur sosial desa.Program pendampingan ini memperlihatkan bahwa pemberdayaan perempuan melalui PAR mampu mendorong terjadinya proses transformasi sosial secara bertahap.Peningkatan kesadaran kritis perempuan memicu penguatan organisasi, yang kemudian menghasilkan pelembagaan partisipasi dan perubahan sosial-budaya.Kolaborasi yang tercipta antara kelompok perempuan dan pemerintah desa memperlihatkan adanya ruang baru bagi perempuan dalam pengambilan keputusan pembangunan.Dengan demikian, program ini telah berkontribusi pada terciptanya tata kelola pembangunan desa yang lebih inklusif dan partisipatif
<br>Partisipasi perempuan dalam pembangunan desa masih menghadapi berbagai tantangan struktural dan kultural, khususnya dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan. Artikel pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan dampak pendampingan pemberdayaan perempuan PKK dalam meningkatkan partisipasi mereka pada pembangunan desa di Desa Drajat, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang menempatkan perempuan sebagai subjek aktif melalui tahapan identifikasi masalah, perencanaan aksi, pelaksanaan, serta refleksi dan evaluasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan lima...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-524d5.webp" type="image/webp" length="104834" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-aa494.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-524d5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/d/pemberdayaan-perempuan-partisipasi-pembangunan-pkk-thumb-f1e0f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5206-participatory-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52227-perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52227-perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-30:7b528f14da3be13e2020d5b8a475bbfb</id>
	<published>2026-06-29T20:57:18+07:00</published>
	<updated>2026-06-29T20:57:18+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="budaya mutu" label="budaya mutu" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<itunes:keywords><![CDATA[budaya,counter,flag,focus,mutu,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memastikan keberlanjutan program edukasi gizi, diperlukan strategi tindak lanjut (follow-up) yang melibatkan guru sebagai agen perubahan. Guru dapat mengintegrasikan edukasi gizi dalam berbagai mata pelajaran dan kegiatan sekolah, serta memperkuat ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk memastikan keberlanjutan program edukasi gizi, diperlukan strategi tindak lanjut (follow-up) yang melibatkan guru sebagai agen perubahan. Guru dapat mengintegrasikan edukasi gizi dalam berbagai mata pelajaran dan kegiatan sekolah, serta memperkuat ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-717d9.webp" title="JURIS - Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-717d9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-717d9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-717d9.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah" alt="JURIS - Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-086f4.webp" title="JURIS - Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-086f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-086f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-086f4.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah" alt="JURIS - Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-e30c2.webp" title="JURIS - Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-e30c2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-e30c2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-e30c2.webp 1x" title="JURIS - Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah" alt="JURIS - Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52227-perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gi" title="JURIS - Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah" target="_blank">Edukasi Gizi Seimbang sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah pada Anak Usia Sekolah</a>: Untuk memastikan keberlanjutan program edukasi gizi, diperlukan strategi tindak lanjut (follow-up) yang melibatkan guru sebagai agen perubahan. Guru dapat mengintegrasikan edukasi gizi dalam berbagai mata pelajaran dan kegiatan sekolah, serta memperkuat perilaku makan sehat di lingkungan sekolah. Selain itu, sekolah dapat mengembangkan program pendukung seperti kantin sehat dan hari makan buah untuk menguatkan perilaku. Pendekatan whole-school yang melibatkan siswa dan guru secara aktif merupakan strategi efektif dalam menciptakan perubahan perilaku yang lebih komprehensif dan berkelanjutan dalam konsumsi sayur dan buah pada anak usia sekolah..
<br>Konsumsi sayur dan buah yang cukup sangat penting bagi anak usia sekolah dasar untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal.Namun, data menunjukkan bahwa konsumsi sayur dan buah pada anak-anak Indonesia masih rendah.Kegiatan pengabdian masyarakat "Edukasi Gizi Untuk Meningkatkan Kesadaran Konsumsi Sayur dan Buah Pada Siswa di SMP Muhammadiyah Makassar" bertujuan untuk memberikan edukasi gizi kepada siswa SMP Muhammadiyah Makassar guna meningkatkan pemahaman mereka tentang pentingnya konsumsi sayur dan buah.Permasalahan utama di SMP Muhammadiyah Makassar terkait konsumsi sayur dan buah meliputi rendahnya kesadaran dan pengetahuan siswa tentang gizi seimbang, di mana mereka lebih memilih makanan cepat saji dibandingkan makanan sehat.Untuk mencapai tujuan program, kegiatan ini akan dilakukan melalui beberapa tahapan strategis, yaitu identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi
<br>Konsumsi sayur dan buah pada anak usia sekolah di Indonesia masih tergolong rendah, padahal keduanya merupakan komponen penting dalam pemenuhan gizi seimbang yang berperan dalam mendukung pertumbuhan, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mencegah berbagai penyakit. Rendahnya konsumsi tersebut disebabkan oleh kurangnya pengetahuan, kebiasaan makan yang tidak sehat, serta pengaruh lingkungan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran konsumsi sayur dan buah melalui edukasi gizi seimbang pada anak usia sekolah. Metode yang digunakan adalah Participatory Action...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-086f4.webp" type="image/webp" length="89874" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-717d9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-086f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/d/perubahan-perilaku-konsumsi-sayur-buah-gizi-seimba-thumb-e30c2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5206-participatory-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52229-semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesa" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52229-semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesa" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-30:cedc47a0636f563fc8f5a3d388cb947b</id>
	<published>2026-06-29T20:57:18+07:00</published>
	<updated>2026-06-29T20:57:18+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="nashrul amin" label="nashrul amin" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<itunes:keywords><![CDATA[amin,counter,flag,focus,nashrul,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mengatasi tantangan dalam menjaga minat belajar dan akhlak santri, diperlukan strategi yang komprehensif. Pertama, perlu ada upaya untuk menyeimbangkan pendidikan formal dan diniyah, dengan memastikan bahwa santri tidak hanya fokus pada satu aspek ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk mengatasi tantangan dalam menjaga minat belajar dan akhlak santri, diperlukan strategi yang komprehensif. Pertama, perlu ada upaya untuk menyeimbangkan pendidikan formal dan diniyah, dengan memastikan bahwa santri tidak hanya fokus pada satu aspek ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-85471.webp" title="JURIS - Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-85471.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-85471.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-85471.webp 1x" title="JURIS - Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi" alt="JURIS - Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-7e42a.webp" title="JURIS - Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-7e42a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-7e42a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-7e42a.webp 1x" title="JURIS - Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi" alt="JURIS - Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-2c421.webp" title="JURIS - Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-2c421.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-2c421.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-2c421.webp 1x" title="JURIS - Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi" alt="JURIS - Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52229-semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesa" title="JURIS - Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi" target="_blank">Persepsi Masyarakat Ganjaran ATerhadap Minat Belajar Santri di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Gondanglegi</a>: Untuk mengatasi tantangan dalam menjaga minat belajar dan akhlak santri, diperlukan strategi yang komprehensif. Pertama, perlu ada upaya untuk menyeimbangkan pendidikan formal dan diniyah, dengan memastikan bahwa santri tidak hanya fokus pada satu aspek pendidikan saja. Kedua, penting untuk memperkuat karakter santri melalui pendidikan moral dan sosial yang kuat, serta memberikan keteladanan dari pengurus dan senior. Ketiga, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode pembelajaran yang inovatif dan menarik, agar santri tetap termotivasi dalam belajar agama. Dengan demikian, pesantren dapat terus menjadi pusat pendidikan Islam yang unggul dalam membentuk santri berkarakter dan berakhlak mulia..
<br>Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri tetap menjadi lembaga pendidikan Islam yang dipercaya masyarakat, namun menghadapi tantangan dalam menjaga minat belajar dan akhlak santri.Faktor-faktor yang memengaruhi kondisi ini meliputi penurunan minat belajar pendidikan agama, kemerosotan akhlak santri, serta dampak modernisasi dalam pesantren.Oleh karena itu, diperlukan strategi untuk menyeimbangkan pendidikan formal dan diniyah, memperkuat karakter santri, serta meningkatkan peran tenaga pengajar dan pengurus dalam memberikan keteladanan
<br>Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Putri Ganjaran Gondanglegi Malang mengalami perkembangan signifikan dalam aspek pendidikan dan sarana prasarana seiring dengan kemajuan zaman. Namun, perubahan ini juga menimbulkan tantangan baru dalam minat belajar santri, terutama dalam bidang pendidikan agama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat, khususnya tenaga pengajar, terhadap minat belajar santri di pesantren ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modernisasi pesantren membawa dampak positif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-2c421.webp" type="image/webp" length="111326" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-85471.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-7e42a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/f/semangat-santri-minat-belajar-karakter-pesantren-p-thumb-2c421.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5204-darajat-jurnal-pendidikan-agama-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Politik Sebagai Gaya Hidup ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Politik Sebagai Gaya Hidup ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Politik Sebagai Gaya Hidup ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52210-gaya-hidup-majalah-g-ceria-praktik-poli" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52210-gaya-hidup-majalah-g-ceria-praktik-poli" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-30:c79c7dd7899c701e2cebe232a26981db</id>
	<published>2026-06-29T20:57:18+07:00</published>
	<updated>2026-06-29T20:57:18+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,scope,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana peran organisasi masyarakat sipil dalam merekonstruksi politik gaya hidup yang berorientasi pada makna sebagai manusia otentis secara rasional dan transendental. Kedua, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana peran organisasi masyarakat sipil dalam merekonstruksi politik gaya hidup yang berorientasi pada makna sebagai manusia otentis secara rasional dan transendental. Kedua, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/gaya-hidup-majalah-g-ceria-praktik-politik-uang-ha-thumb-93e5b.webp" title="JURIS - Politik Sebagai Gaya Hidup" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/gaya-hidup-majalah-g-ceria-praktik-politik-uang-ha-thumb-93e5b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/gaya-hidup-majalah-g-ceria-praktik-politik-uang-ha-thumb-93e5b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/gaya-hidup-majalah-g-ceria-praktik-politik-uang-ha-thumb-93e5b.webp 1x" title="JURIS - Politik Sebagai Gaya Hidup" alt="JURIS - Politik Sebagai Gaya Hidup" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/gaya-hidup-majalah-g-ceria-praktik-politik-uang-ha-thumb-8f65d.webp" title="JURIS - Politik Sebagai Gaya Hidup" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/gaya-hidup-majalah-g-ceria-praktik-politik-uang-ha-thumb-8f65d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/gaya-hidup-majalah-g-ceria-praktik-politik-uang-ha-thumb-8f65d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/gaya-hidup-majalah-g-ceria-praktik-politik-uang-ha-thumb-8f65d.webp 1x" title="JURIS - Politik Sebagai Gaya Hidup" alt="JURIS - Politik Sebagai Gaya Hidup" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/gaya-hidup-majalah-g-ceria-praktik-politik-uang-ha-thumb-0b875.webp" title="JURIS - Politik Sebagai Gaya Hidup" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/gaya-hidup-majalah-g-ceria-praktik-politik-uang-ha-thumb-0b875.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/gaya-hidup-majalah-g-ceria-praktik-politik-uang-ha-thumb-0b875.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/gaya-hidup-majalah-g-ceria-praktik-politik-uang-ha-thumb-0b875.webp 1x" title="JURIS - Politik Sebagai Gaya Hidup" alt="JURIS - Politik Sebagai Gaya Hidup" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52210-gaya-hidup-majalah-g-ceria-praktik-poli" title="JURIS - Politik Sebagai Gaya Hidup" target="_blank">Politik Sebagai Gaya Hidup</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi. Pertama, bagaimana peran organisasi masyarakat sipil dalam merekonstruksi politik gaya hidup yang berorientasi pada makna sebagai manusia otentis secara rasional dan transendental. Kedua, bagaimana pengaruh teknologi media dalam globalisasi politik dan demokrasi terhadap praktek politik gaya hidup, khususnya dalam konteks demokrasi liberal dan kapitalisme lanjut. Ketiga, bagaimana peran hukum dalam merekonstruksi kesadaran dari degradasi dan katastrop politik gaya hidup yang lahir dari praktek manipulasi, eksploitasi dan instrumentalisasi politik demokratis..
<br>Berbagai fenomena tersebut tentu melahirkan berbagai resiko dan konsekwensi dalam bingkai relasi rakyat dan negara berupa kepalsuan politik dan demokrasi itu sendiri.Sementara rakyat sebagai pemegang dan pemilik kedaulatan dengan berbagai kelemahan kualitas, kapasitas dan kapabilitas menjadi tumbal dan korban dalam praktek artifisialitas politik demokratis tersebut.Hidup dalam mayoritas diam merupakan alternatif meski memuat konsekwensi berupa kenaifan dalam berbagai bentuknya
<br>Artikel ini berfokus pada politik sebagai gaya hidup dalam budaya kontemporer dan gelombang demokrasi liberal. Praktik politik sebagai gaya hidup ini mencerminkan revolusi globalisasi dari dunia maya dan budaya postmodern dalam landasan ideologis kapitalisme akhir. Praktik politik gaya hidup juga mendegradasi narasi besar politik dalam modernitas politik yang mengorientasikan tatanan politik dan prinsip-prinsip demokrasi rakyat dan mengubah narasi kecil politik dalam postmodernitas politik yang mengorientasikan kesadaran subjek secara absolut yang dikendalikan oleh hasrat dan insting. Struktur kesadaran materialistis, hedonistik,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/3/gaya-hidup-majalah-g-ceria-praktik-politik-uang-ha-thumb-93e5b.webp" type="image/webp" length="103698" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/gaya-hidup-majalah-g-ceria-praktik-politik-uang-ha-thumb-93e5b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/gaya-hidup-majalah-g-ceria-praktik-politik-uang-ha-thumb-8f65d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/gaya-hidup-majalah-g-ceria-praktik-politik-uang-ha-thumb-0b875.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5202-alamtara-jurnal-komunikasi-penyiaran-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Tembang Sunan Bonang Sebagai Media Pembelajaran Dalam Pendidikan Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tembang Sunan Bonang Sebagai Media Pembelajaran Dalam Pendidikan Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tembang Sunan Bonang Sebagai Media Pembelajaran Dalam Pendidikan Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52222-konteks-dakwah-islam-pembelajaran-ekonomi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52222-konteks-dakwah-islam-pembelajaran-ekonomi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-30:ea159d9825f7b78efb2056eb732a8f8b</id>
	<published>2026-06-29T18:51:58+07:00</published>
	<updated>2026-06-29T18:51:58+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="nashrul amin" label="nashrul amin" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<itunes:keywords><![CDATA[amin,counter,flag,focus,nashrul,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan kajian lebih mendalam tentang pengaruh tembang Sunan Bonang dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda Muslim. Selain itu, studi komparatif antara tembang Sunan Bonang dengan media pembelajaran lainnya ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan kajian lebih mendalam tentang pengaruh tembang Sunan Bonang dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda Muslim. Selain itu, studi komparatif antara tembang Sunan Bonang dengan media pembelajaran lainnya ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/a/konteks-dakwah-islam-pembelajaran-ekonomi-modern-k-thumb-faf71.webp" title="JURIS - Tembang Sunan Bonang Sebagai Media Pembelajaran Dalam Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/konteks-dakwah-islam-pembelajaran-ekonomi-modern-k-thumb-faf71.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/konteks-dakwah-islam-pembelajaran-ekonomi-modern-k-thumb-faf71.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/konteks-dakwah-islam-pembelajaran-ekonomi-modern-k-thumb-faf71.webp 1x" title="JURIS - Tembang Sunan Bonang Sebagai Media Pembelajaran Dalam Pendidikan Islam" alt="JURIS - Tembang Sunan Bonang Sebagai Media Pembelajaran Dalam Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/a/konteks-dakwah-islam-pembelajaran-ekonomi-modern-k-thumb-cb578.webp" title="JURIS - Tembang Sunan Bonang Sebagai Media Pembelajaran Dalam Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/konteks-dakwah-islam-pembelajaran-ekonomi-modern-k-thumb-cb578.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/konteks-dakwah-islam-pembelajaran-ekonomi-modern-k-thumb-cb578.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/konteks-dakwah-islam-pembelajaran-ekonomi-modern-k-thumb-cb578.webp 1x" title="JURIS - Tembang Sunan Bonang Sebagai Media Pembelajaran Dalam Pendidikan Islam" alt="JURIS - Tembang Sunan Bonang Sebagai Media Pembelajaran Dalam Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/a/konteks-dakwah-islam-pembelajaran-ekonomi-modern-k-thumb-f1e52.webp" title="JURIS - Tembang Sunan Bonang Sebagai Media Pembelajaran Dalam Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/a/konteks-dakwah-islam-pembelajaran-ekonomi-modern-k-thumb-f1e52.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/a/konteks-dakwah-islam-pembelajaran-ekonomi-modern-k-thumb-f1e52.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/a/konteks-dakwah-islam-pembelajaran-ekonomi-modern-k-thumb-f1e52.webp 1x" title="JURIS - Tembang Sunan Bonang Sebagai Media Pembelajaran Dalam Pendidikan Islam" alt="JURIS - Tembang Sunan Bonang Sebagai Media Pembelajaran Dalam Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52222-konteks-dakwah-islam-pembelajaran-ekonomi" title="JURIS - Tembang Sunan Bonang Sebagai Media Pembelajaran Dalam Pendidikan Islam" target="_blank">Tembang Sunan Bonang Sebagai Media Pembelajaran Dalam Pendidikan Islam</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan kajian lebih mendalam tentang pengaruh tembang Sunan Bonang dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda Muslim. Selain itu, studi komparatif antara tembang Sunan Bonang dengan media pembelajaran lainnya dalam pendidikan Islam modern juga dapat menjadi fokus penelitian. Terakhir, penelitian tentang strategi pelestarian dan pengembangan tembang Sunan Bonang dalam kurikulum pendidikan Islam modern dapat memberikan sumbangsih yang signifikan bagi pengembangan metode pembelajaran yang inovatif dan efektif..
<br>Tembang Sunan Bonang memiliki nilai edukatif, dakwah, dan spiritual yang sangat tinggi.Sebagai media pembelajaran Islam, tembang ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menyampaikan ajaran tauhid, akhlak, tasawuf, serta pesan moral yang tetap relevan hingga saat ini.Integrasi nilai seni dan budaya dalam metode dakwah Islam terbukti efektif dalam menarik perhatian masyarakat dan mempermudah pemahaman ajaran Islam.Oleh karena itu, upaya pelestarian dan pengembangan tembang Sunan Bonang dalam pendidikan Islam modern perlu terus dilakukan agar generasi mendatang tetap dapat mengambil manfaat dari ajaran-ajaran yang terkandung di dalamnya
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tembang yang dikaitkan dengan Sunan Bonang, menganalisis makna serta nilai-nilai Islam yang terkandung di dalamnya, mengeksplorasi pesan moral dan spiritual yang disampaikan, serta mengkaji metode penyampaian ajaran Islam melalui tembang tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan analisis teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tembang Sunan Bonang mengandung ajaran tauhid, akhlak mulia, serta nilai-nilai spiritual yang mendalam. Pesan moral dalam tembang ini mencakup ajakan untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah, hidup dengan kesederhanaan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan dan kejujuran. Metode penyampaian ajaran Islam melalui tembang dilakukan dengan pendekatan yang lembut dan estetis,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/a/konteks-dakwah-islam-pembelajaran-ekonomi-modern-k-thumb-f1e52.webp" type="image/webp" length="120446" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/konteks-dakwah-islam-pembelajaran-ekonomi-modern-k-thumb-faf71.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/konteks-dakwah-islam-pembelajaran-ekonomi-modern-k-thumb-cb578.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/a/konteks-dakwah-islam-pembelajaran-ekonomi-modern-k-thumb-f1e52.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5204-darajat-jurnal-pendidikan-agama-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Dawah Messages in the Book Sorry God I Almost Gave Up by Alfi Alghazi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dawah Messages in the Book Sorry God I Almost Gave Up by Alfi Alghazi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dawah Messages in the Book Sorry God I Almost Gave Up by Alfi Alghazi ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52220-makalah-ulasan-buku-analisis-makna-pesan-esensi-pe" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52220-makalah-ulasan-buku-analisis-makna-pesan-esensi-pe" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-30:8926e8f86e566750d8bd869a344914e6</id>
	<published>2026-06-29T18:22:58+07:00</published>
	<updated>2026-06-29T18:22:58+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="arief subhan" label="arief subhan" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<itunes:keywords><![CDATA[arief,counter,flag,focus,scope,subhan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengidentifikasi dampak konkret yang mungkin ditimbulkan oleh buku Maaf Tuhan, Aku Hampir Menyerah karya Alfi Alghazi terhadap pembaca, khususnya dalam hal pemahaman agama dan perubahan sikap atau perilaku. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengidentifikasi dampak konkret yang mungkin ditimbulkan oleh buku Maaf Tuhan, Aku Hampir Menyerah karya Alfi Alghazi terhadap pembaca, khususnya dalam hal pemahaman agama dan perubahan sikap atau perilaku. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/5/makalah-ulasan-buku-analisis-makna-pesan-esensi-is-thumb-93952.webp" title="JURIS - Da&#039;wah Messages in the Book Sorry God, I Almost Gave Up by Alfi Alghazi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/makalah-ulasan-buku-analisis-makna-pesan-esensi-is-thumb-93952.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/makalah-ulasan-buku-analisis-makna-pesan-esensi-is-thumb-93952.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/makalah-ulasan-buku-analisis-makna-pesan-esensi-is-thumb-93952.webp 1x" title="JURIS - Da&#039;wah Messages in the Book Sorry God, I Almost Gave Up by Alfi Alghazi" alt="JURIS - Da&#039;wah Messages in the Book Sorry God, I Almost Gave Up by Alfi Alghazi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/5/makalah-ulasan-buku-analisis-makna-pesan-esensi-is-thumb-670c3.webp" title="JURIS - Da&#039;wah Messages in the Book Sorry God, I Almost Gave Up by Alfi Alghazi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/makalah-ulasan-buku-analisis-makna-pesan-esensi-is-thumb-670c3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/makalah-ulasan-buku-analisis-makna-pesan-esensi-is-thumb-670c3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/makalah-ulasan-buku-analisis-makna-pesan-esensi-is-thumb-670c3.webp 1x" title="JURIS - Da&#039;wah Messages in the Book Sorry God, I Almost Gave Up by Alfi Alghazi" alt="JURIS - Da&#039;wah Messages in the Book Sorry God, I Almost Gave Up by Alfi Alghazi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/5/makalah-ulasan-buku-analisis-makna-pesan-esensi-is-thumb-88c1f.webp" title="JURIS - Da&#039;wah Messages in the Book Sorry God, I Almost Gave Up by Alfi Alghazi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/5/makalah-ulasan-buku-analisis-makna-pesan-esensi-is-thumb-88c1f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/5/makalah-ulasan-buku-analisis-makna-pesan-esensi-is-thumb-88c1f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/5/makalah-ulasan-buku-analisis-makna-pesan-esensi-is-thumb-88c1f.webp 1x" title="JURIS - Da&#039;wah Messages in the Book Sorry God, I Almost Gave Up by Alfi Alghazi" alt="JURIS - Da&#039;wah Messages in the Book Sorry God, I Almost Gave Up by Alfi Alghazi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52220-makalah-ulasan-buku-analisis-makna-pesan-esensi-pe" title="JURIS - Da&#039;wah Messages in the Book Sorry God, I Almost Gave Up by Alfi Alghazi" target="_blank">Da'wah Messages in the Book Sorry God, I Almost Gave Up by Alfi Alghazi</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengidentifikasi dampak konkret yang mungkin ditimbulkan oleh buku Maaf Tuhan, Aku Hampir Menyerah karya Alfi Alghazi terhadap pembaca, khususnya dalam hal pemahaman agama dan perubahan sikap atau perilaku. Untuk mencapai tujuan ini, disarankan menerapkan metode penelitian yang melibatkan analisis langsung dengan pembaca, atau mendokumentasikan respons pembaca melalui ulasan buku, platform media sosial, atau forum diskusi. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam tentang pengaruh buku dalam konteks pembentukan pemahaman agama dan perubahan sikap atau perilaku pembaca..
<br>Kategori ajaran aqidah, unsur yang paling dominan adalah iman kepada Allah.Iman ini mencakup keyakinan akan keberadaan Allah dan sifat-sifat-Nya.Dalam konteks Islam, umat beragama wajib meyakini dan mempercayai keberadaan Allah sebagai kewajiban.Aspek ini merupakan fondasi utama sistem keyakinan Islam.Sementara itu, dalam kategori pesan syariah, fokus utama terletak pada konsep ibadah.Ibadah dianggap sebagai inti tujuan penciptaan makhluk di bumi, baik jin maupun manusia.Dengan kata lain, manusia diciptakan untuk beribadah, dan ini menjadi tugas utamanya.Penekanan pada aspek ibadah ini mencerminkan esensi pesan syariah dalam Islam.Secara umum, pesan yang disampaikan oleh penulis adalah eksplisit dan bukan implisit.Dengan menggabungkan aspek aqidah dan syariah, dapat disimpulkan bahwa iman kepada Allah adalah kewajiban utama, sedangkan ibadah adalah tujuan inti penciptaan manusia dan jin.Hal ini mencerminkan konsistensi ajaran Islam dalam mengarahkan pengikutnya untuk mengakui keberadaan Allah dan memprioritaskan ibadah sebagai tindakan utama dalam memenuhi tujuan penciptaannya
<br>Buku merupakan media dakwah yang relevan sepanjang masa. Praktisi dakwah tidak hanya mengandalkan media digital untuk menyebarkan nilai-nilai ajaran Islam, tetapi juga menggunakan buku bacaan untuk memberikan kenyamanan dan kebebasan berekspresi. Artikel ini bertujuan menjelaskan pesan dakwah dengan dua poin utama yang terkandung dalam buku bacaan, yaitu pesan aqidah yang mencakup segala hal terkait iman, dan pesan syariah yang mencakup ibadah dalam buku Sorry God, I Almost Gave Up karya Alfi Alghazi. Data yang digunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/5/makalah-ulasan-buku-analisis-makna-pesan-esensi-is-thumb-88c1f.webp" type="image/webp" length="104832" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/makalah-ulasan-buku-analisis-makna-pesan-esensi-is-thumb-93952.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/makalah-ulasan-buku-analisis-makna-pesan-esensi-is-thumb-670c3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/5/makalah-ulasan-buku-analisis-makna-pesan-esensi-is-thumb-88c1f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5202-alamtara-jurnal-komunikasi-penyiaran-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Ibn Taymiyyahs Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Ibn Taymiyyahs Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Ibn Taymiyyahs Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52231-genetika-etika-islam-nilai-agama-sumber-ilmu" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52231-genetika-etika-islam-nilai-agama-sumber-ilmu" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-30:af68b46cf4d1ee9dccf0553d5796a50e</id>
	<published>2026-06-29T17:43:33+07:00</published>
	<updated>2026-06-29T17:43:33+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="permana sari" label="permana sari" />
	<category term="musthofa asy" label="musthofa asy" />
	<category term="ari musthofa" label="ari musthofa" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ari,asy,musthofa,permana,sari]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang bagaimana pemikiran Ibnu Taimiyyah tentang integrasi nilai agama dan intelektual dapat diterapkan dalam ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang bagaimana pemikiran Ibnu Taimiyyah tentang integrasi nilai agama dan intelektual dapat diterapkan dalam ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-00b28.webp" title="JURIS - Ibn Taymiyyah&#039;s Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-00b28.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-00b28.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-00b28.webp 1x" title="JURIS - Ibn Taymiyyah&#039;s Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia" alt="JURIS - Ibn Taymiyyah&#039;s Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-0390f.webp" title="JURIS - Ibn Taymiyyah&#039;s Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-0390f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-0390f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-0390f.webp 1x" title="JURIS - Ibn Taymiyyah&#039;s Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia" alt="JURIS - Ibn Taymiyyah&#039;s Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-4bd84.webp" title="JURIS - Ibn Taymiyyah&#039;s Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-4bd84.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-4bd84.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-4bd84.webp 1x" title="JURIS - Ibn Taymiyyah&#039;s Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia" alt="JURIS - Ibn Taymiyyah&#039;s Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52231-genetika-etika-islam-nilai-agama-sumber-ilmu" title="JURIS - Ibn Taymiyyah&#039;s Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia" target="_blank">Ibn Taymiyyah's Thoughts on the Integration of Religious and Intellectual Values AUAUin Islamic Education in Indonesia</a>: Berdasarkan temuan penelitian, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang bagaimana pemikiran Ibnu Taimiyyah tentang integrasi nilai agama dan intelektual dapat diterapkan dalam kurikulum pendidikan Islam di Indonesia secara praktis. Studi ini dapat mengeksplorasi strategi dan metode pengajaran yang dapat digunakan untuk mengintegrasikan nilai-nilai agama dan intelektual dalam berbagai mata pelajaran. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas implementasi pemikiran Ibnu Taimiyyah dalam pendidikan Islam di Indonesia. Studi ini dapat menganalisis dampak integrasi nilai agama dan intelektual terhadap perkembangan intelektual dan spiritual siswa, serta bagaimana hal ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan. Ketiga, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengidentifikasi tantangan dan hambatan dalam menerapkan pemikiran Ibnu Taimiyyah dalam pendidikan Islam di Indonesia. Studi ini dapat mengusulkan strategi dan solusi untuk mengatasi tantangan tersebut, sehingga integrasi nilai agama dan intelektual dapat terwujud secara efektif dan berkelanjutan dalam sistem pendidikan Islam di Indonesia..
<br>Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa pemikiran ibnu Taimiyyah tentang integrasi nilai agama dan intelektual sangat relevan dengan pendidikan Islm di Indonesia saat ini.Pemikiran Ibnu Taimiyyah yang menekankan pentingnya integrasi antara wahyu (nilai agama) dan akal (intelektual) memiliki relevansi yang sangat signifikan dalam menghadapi tantangan pendidikan Islam modern di Indonesia.Dalam perkembangan ilmu pengetahuan yang pesat secara global, pendekatan yang memisahkan aspek spiritual dan rasional dapat menciptakan kesenjangan dalam pembentukan karakter peserta didik.Ibnu Taimiyyah memandang bahwa akal yang sehat dan wahyu yang sahih harus bersinergi, di mana pendidikan tidak hanya bertujuan mencetak manusia berpengetahuan luas tetapi juga berakhlak mulia.Implikasinya bagi pendidikan Islam di Indonesia adalah kebutuhan untuk merancang kurikulum yang mengintegrasikan nilai-nilai tauhid, etika Islam, dan keterampilan berpikir kritis.Sistem pendidikan harus membangun keseimbangan antara penguasaan ilmu-ilmu agama dan sains modern dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai moral.Ini relevan dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki komitmen moral dan tanggung jawab sosial yang tinggi.Pemikiran Ibnu Taimiyyah juga menekankan bahwa proses pendidikan harus membentuk manusia yang beramal berdasarkan ilmu, menjembatani teori dengan praktik, dan menumbuhkan kesadaran bahwa semua aspek kehidupan harus dipandu oleh prinsip-prinsip tauhid.Oleh karena itu, paradigma pendidikan berbasis integrasi nilai agama dan intelektual ini dapat menjadi solusi dalam menciptakan sistem pendidikan yang holistik dan relevan dengan kebutuhan masyarakat kontemporer di Indonesia
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Pemikiran Ibnu Taimiyyah tentang Integrasi Nilai Agama dan Intelektual dalam Pendidikan Agama Islam di Indonesia. Temuan penelitian menunjukkan bahwa, Pemikiran Ibnu Taimiyyah tentang integrasi nilai agama dan intelektual sangat relevan bagi pendidikan Islam di Indonesia masa kini. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara wahyu dan akal untuk membentuk manusia yang berilmu dan berakhlak mulia. Relevansinya terletak pada kebutuhan kurikulum yang menggabungkan tauhid, etika Islam, dan keterampilan berpikir kritis, guna menciptakan generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus memiliki komitmen moral. Paradigma pendidikan holistik berbasis integrasi ini menjadi solusi dalam menghadapi tantangan pendidikan modern di Indonesia.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-00b28.webp" type="image/webp" length="115748" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-00b28.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-0390f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/6/genetika-etika-islam-nilai-nilai-agama-sumber-ilmu-thumb-4bd84.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5204-darajat-jurnal-pendidikan-agama-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Penyusunan Modul Pembelajaran Mata Kuliah Microteaching di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penyusunan Modul Pembelajaran Mata Kuliah Microteaching di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penyusunan Modul Pembelajaran Mata Kuliah Microteaching di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52221-desain-modul-esp-pembelajaran-pembelaj" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52221-desain-modul-esp-pembelajaran-pembelaj" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-30:0db956a2b9726b5c68462ef8c2080438</id>
	<published>2026-06-29T17:14:29+07:00</published>
	<updated>2026-06-29T17:14:29+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="arief subhan" label="arief subhan" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<itunes:keywords><![CDATA[arief,counter,flag,focus,scope,subhan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas modul pembelajaran microteaching, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan materi modul yang lebih komprehensif dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi-strategi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas modul pembelajaran microteaching, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan materi modul yang lebih komprehensif dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi-strategi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/desain-modul-esp-pembelajaran-microteaching-revisi-thumb-5ac34.webp" title="JURIS - Penyusunan Modul Pembelajaran Mata Kuliah Microteaching di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/desain-modul-esp-pembelajaran-microteaching-revisi-thumb-5ac34.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/desain-modul-esp-pembelajaran-microteaching-revisi-thumb-5ac34.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/desain-modul-esp-pembelajaran-microteaching-revisi-thumb-5ac34.webp 1x" title="JURIS - Penyusunan Modul Pembelajaran Mata Kuliah Microteaching di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya" alt="JURIS - Penyusunan Modul Pembelajaran Mata Kuliah Microteaching di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/desain-modul-esp-pembelajaran-microteaching-revisi-thumb-d696d.webp" title="JURIS - Penyusunan Modul Pembelajaran Mata Kuliah Microteaching di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/desain-modul-esp-pembelajaran-microteaching-revisi-thumb-d696d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/desain-modul-esp-pembelajaran-microteaching-revisi-thumb-d696d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/desain-modul-esp-pembelajaran-microteaching-revisi-thumb-d696d.webp 1x" title="JURIS - Penyusunan Modul Pembelajaran Mata Kuliah Microteaching di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya" alt="JURIS - Penyusunan Modul Pembelajaran Mata Kuliah Microteaching di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/0/desain-modul-esp-pembelajaran-microteaching-revisi-thumb-16b4a.webp" title="JURIS - Penyusunan Modul Pembelajaran Mata Kuliah Microteaching di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/0/desain-modul-esp-pembelajaran-microteaching-revisi-thumb-16b4a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/0/desain-modul-esp-pembelajaran-microteaching-revisi-thumb-16b4a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/0/desain-modul-esp-pembelajaran-microteaching-revisi-thumb-16b4a.webp 1x" title="JURIS - Penyusunan Modul Pembelajaran Mata Kuliah Microteaching di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya" alt="JURIS - Penyusunan Modul Pembelajaran Mata Kuliah Microteaching di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52221-desain-modul-esp-pembelajaran-pembelaj" title="JURIS - Penyusunan Modul Pembelajaran Mata Kuliah Microteaching di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya" target="_blank">Penyusunan Modul Pembelajaran Mata Kuliah Microteaching di STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya</a>: Untuk meningkatkan kualitas modul pembelajaran microteaching, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan materi modul yang lebih komprehensif dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi strategi-strategi pembelajaran inovatif yang dapat diterapkan dalam modul, seperti penggunaan teknologi atau pendekatan kolaboratif. Dengan demikian, modul dapat menjadi alat pembelajaran yang lebih efektif dan menarik bagi mahasiswa..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran mata kuliah microteaching di STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya telah dibuat dengan menggunakan model Research and Development (R&D) menurut Borg and Gall yang disederhanakan menjadi lima langkah.analisis kebutuhan modul, desain modul, pengembangan desain modul, validasi ahli, dan revisi.Hasil penilaian ahli terhadap modul menunjukkan bahwa modul telah valid pada beberapa aspek, tetapi membutuhkan revisi pada isi modul, yaitu beberapa aspek seperti kesesuaian antara konsep-konsep kunci dan isi materi mata kuliah, kejelasan kerangka isi, kesesuaian antara standar kompetensi dan tujuan pembelajaran, dan sebagainya.Saran-saran yang dapat disampaikan berkaitan dengan pembuatan modul pembelajaran mata kuliah microteaching di STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya, antara lain.materi microteaching dalam modul dapat direvisi, baik ditambah maupun disesuaikan dan dilengkapi sesuai kebutuhan, dan penelitian lanjutan terhadap modul setelah dilakukan revisi adalah uji coba kelompok kecil sehingga modul siap untuk digunakan dalam proses pembelajaran
<br>Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) berdasarkan Borg dan Gall, yang telah disederhanakan menjadi lima tahap: analisis kebutuhan modul, desain modul, pengembangan desain modul, validasi ahli, dan revisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dihasilkan memperoleh skor validasi akhir sebesar 71,56%, yang dikategorikan sebagai valid dengan revisi parsial. Oleh karena itu, hasil akhir penelitian ini adalah modul dengan validasi yang memadai, yang memerlukan beberapa revisi sebelum...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/0/desain-modul-esp-pembelajaran-microteaching-revisi-thumb-16b4a.webp" type="image/webp" length="53504" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/desain-modul-esp-pembelajaran-microteaching-revisi-thumb-5ac34.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/desain-modul-esp-pembelajaran-microteaching-revisi-thumb-d696d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/0/desain-modul-esp-pembelajaran-microteaching-revisi-thumb-16b4a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5202-alamtara-jurnal-komunikasi-penyiaran-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Strategi Strategi Komunikasi Interpersonal Pengurus dalam Membentuk Karakter Disiplin Santri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Strategi Komunikasi Interpersonal Pengurus dalam Membentuk Karakter Disiplin Santri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Strategi Komunikasi Interpersonal Pengurus dalam Membentuk Karakter Disiplin Santri ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52218-budaya-disiplin-santri-faktor-penghambat-minat-san" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52218-budaya-disiplin-santri-faktor-penghambat-minat-san" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-30:e40541f05a766aa86c25a952c31d169c</id>
	<published>2026-06-29T17:10:15+07:00</published>
	<updated>2026-06-29T17:10:15+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,scope,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi strategi komunikasi interpersonal yang efektif dalam membentuk karakter disiplin santri di ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi strategi komunikasi interpersonal yang efektif dalam membentuk karakter disiplin santri di ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/budaya-disiplin-santri-faktor-penghambat-minat-pen-thumb-1b072.webp" title="JURIS - Strategi  Strategi Komunikasi Interpersonal Pengurus dalam Membentuk Karakter Disiplin Santri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/budaya-disiplin-santri-faktor-penghambat-minat-pen-thumb-1b072.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/budaya-disiplin-santri-faktor-penghambat-minat-pen-thumb-1b072.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/budaya-disiplin-santri-faktor-penghambat-minat-pen-thumb-1b072.webp 1x" title="JURIS - Strategi  Strategi Komunikasi Interpersonal Pengurus dalam Membentuk Karakter Disiplin Santri" alt="JURIS - Strategi  Strategi Komunikasi Interpersonal Pengurus dalam Membentuk Karakter Disiplin Santri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/budaya-disiplin-santri-faktor-penghambat-minat-pen-thumb-ab5c5.webp" title="JURIS - Strategi  Strategi Komunikasi Interpersonal Pengurus dalam Membentuk Karakter Disiplin Santri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/budaya-disiplin-santri-faktor-penghambat-minat-pen-thumb-ab5c5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/budaya-disiplin-santri-faktor-penghambat-minat-pen-thumb-ab5c5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/budaya-disiplin-santri-faktor-penghambat-minat-pen-thumb-ab5c5.webp 1x" title="JURIS - Strategi  Strategi Komunikasi Interpersonal Pengurus dalam Membentuk Karakter Disiplin Santri" alt="JURIS - Strategi  Strategi Komunikasi Interpersonal Pengurus dalam Membentuk Karakter Disiplin Santri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/budaya-disiplin-santri-faktor-penghambat-minat-pen-thumb-06ccd.webp" title="JURIS - Strategi  Strategi Komunikasi Interpersonal Pengurus dalam Membentuk Karakter Disiplin Santri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/budaya-disiplin-santri-faktor-penghambat-minat-pen-thumb-06ccd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/budaya-disiplin-santri-faktor-penghambat-minat-pen-thumb-06ccd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/budaya-disiplin-santri-faktor-penghambat-minat-pen-thumb-06ccd.webp 1x" title="JURIS - Strategi  Strategi Komunikasi Interpersonal Pengurus dalam Membentuk Karakter Disiplin Santri" alt="JURIS - Strategi  Strategi Komunikasi Interpersonal Pengurus dalam Membentuk Karakter Disiplin Santri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52218-budaya-disiplin-santri-faktor-penghambat-minat-san" title="JURIS - Strategi  Strategi Komunikasi Interpersonal Pengurus dalam Membentuk Karakter Disiplin Santri" target="_blank">Strategi  Strategi Komunikasi Interpersonal Pengurus dalam Membentuk Karakter Disiplin Santri</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi strategi komunikasi interpersonal yang efektif dalam membentuk karakter disiplin santri di lingkungan pondok pesantren yang berbeda. Penelitian ini dapat dilakukan dengan membandingkan strategi komunikasi yang digunakan oleh pengurus di berbagai pondok pesantren, dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas strategi tersebut. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada peran dan pengaruh lingkungan pondok pesantren dalam membentuk karakter disiplin santri. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana lingkungan pondok pesantren, termasuk aturan, tradisi, dan interaksi sosial, mempengaruhi perilaku dan karakter disiplin santri. Ketiga, penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi strategi komunikasi interpersonal yang digunakan oleh pengurus untuk mengatasi tantangan dan hambatan dalam membentuk karakter disiplin santri. Penelitian ini dapat menganalisis bagaimana pengurus beradaptasi dan menyesuaikan strategi komunikasi mereka dalam menghadapi berbagai situasi dan perilaku santri yang berbeda..
<br>Berdasarkan penjelasan yang diberikan peneliti pada bab-bab sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa, teori Miller dan Stainberg merupakan teori strategi komunikasi interpersonal yang digunakan pengurus dalam membentuk karakter disiplin santri di pondok pesantren Tarbiyatut Tholabah, antara lain.Pertama, Strategi Wortel Teruntai adalah penerapan strategi kendali komunikasi interpersonal yang dilakukan komunikator untuk meningkatkan probabilitas komunikan, apabila komunikator memberikan imbalan (reward) kepada komunikan, baik itu berupa barang ataupun pujian.Biasanya pengurus akan memberikan imbalan kepada santri yang memiliki rajin dan disiplin.Kedua, Strategi Pedang Tergantung adalah penerapan strategi kendali komunikasi interpersonal yang lakukan untuk mengurangi probabilitas komunikan, strategi ini berupa sebuah hukuman (punisment) yang komunikator berikan kepada komunikan.Biasanya pengurus memberikan hukuman kepada para santri yang melanggar peraturan di pondok pesantren, seperti merokok, keluar pondok tanpa izin, dan tidak mengikuti kegiatan.Ketiga, Strategi Katalisator adalah penerapan strategi komunikasi interpersonal yang digunakan komunikator untuk sekedar mengingatkan komunikan agar melakukan suatu tindakan yang diinginkan oleh komunikator, strategi ini berbeda dengan kedua strategi sebelumnya, strategi katalisator lebih menekankan sikap kesadaran kepada diri sendiri komunikan untuk melakukan tindakan yang diinginkan oleh komunikator.Biasanya pengurus memberikan teguran halus dan nasihat kepada santri yang melakukan pelanggaran ringan, seperti membuang sampah sembarangan, ghosob, dll.Dalam proses pengurus untuk membentuk karakter disiplin santri, terdapat faktor pendukung dan faktor penghambat, antara lain.Faktor pendukung, pertama yaitu dalam proses membentuk karakter disiplin santri, para pengurus berusaha membangun komunikasi yang baik dengan pihak-pihak terkait.Kerja sama antar civitas yang baik juga akan berdampak positif, seperti komunikasi antara pengasuh kepada pengurus kemudian berlanjut ke santri, sehingga kerja sama tersebut saling mendukung dan memberikan dampak yang positif terhadap kedisiplinan santri.Kedua yaitu lingkungan yang mendukung, pada dasarnya lingkungan seseorang mempunyai pengaruh yang besar terhadap sikap, watak, dan akhlaknya.Jika seseorang hidup dalam lingkungan yang baik, maka lingkungan tersebut akan memberikan pengaruh yang baik terhadap pertumbuhan dan pembentukan karakternya.Salah satu lingkungan yang baik adalah lingkungan pondok pesantren, cukup kita ketahui bahwasannya lingkungan pondok merupakan lingkungan pendidikan yang sangat memperhatikan sifat akhlaqul karimah, salah satunya mempunyai karakter yang disiplin ketika berada di lingkungan pondok pesantren, yaitu dengan mematuhi segala peraturan pondok pesantren yang sudah disepakati bersama-sama.Faktor penghambat, pertama yaitu pengurus yang terkadang lalai, Salah satu faktor yang menjadi kendala dalam proses pembentukan karakter disiplin santri adalah dari pribadi pengurus sendiri yang terkadang lalai dalam menjalankan tugas-tugas sebagai komunikatornya, karena peran seorang pengurus sebagai komunikator merupakan bagian penting dari proses pembentukan karakter disiplin santri.Dengan pengurus yang mempunyai pengetahuan yang luas, pengalaman yang cukup tinggi, dan memiliki sikap tanggung jawab yang baik, pengurus dirasa akan lebih mampu dalam membimbing dan memberikan pengajaran kepada santri terkait kedisiplinan.Kedua yaitu kurangnya kesadaran individu santri, Kurangnya minat santri untuk berubah menjadi lebih baik menjadi faktor utama yang menghambat proses pengurus dalam membentuk karakter disiplin santri.Sejumlah santri mungkin merasa sulit beradaptasi dengan situasi, kondisi, dan aturan yang berlaku di pondok pesantren, sehingga mereka cenderung menunjukkan ketidaksetujuan terhadap tata tertib dan aturan yang sudah ditetapkan, bahkan ada yang cenderung melanggar aturan, meskipun tidak semua santri memiliki perilaku yang melanggar, tidak dapat dipungkiri juga bahwa perilaku santri yang kurang responsif terhadap intruksi pengurus dapat menghambat proses jalannya komunikasi antara pengurus dengan santri yang lain.Hal ini menunjukkan bahwa bagaimanapun cara pengurus dalam mendidik santri untuk menjadi lebih baik, jika dari hati nurani santri sendiri tidak ada keinginan untuk berubah menjadi lebih baik, maka pengurus juga akan semakin kesulitan sendiri dalam memberikan pengajaran kepada santri terkait kedisiplinan
<br>Komunikasi interpersonal adalah komunikasi yang terjadi antara dua orang atau lebih, baik dalam diri sendiri maupun melalui interaksi langsung atau tatap muka sehingga pesan dapat disampaikan dan keputusan dapat dicapai. Dalam penelitian ini, komunikasi interpersonal yang dimaksud adalah komunikasi antara pengelola dalam membentuk karakter disiplin para santri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi interpersonal pengelola dalam membentuk karakter disiplin santri di Pondok Pesantren Tarbiyatut...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/0/budaya-disiplin-santri-faktor-penghambat-minat-pen-thumb-ab5c5.webp" type="image/webp" length="101886" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/budaya-disiplin-santri-faktor-penghambat-minat-pen-thumb-1b072.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/budaya-disiplin-santri-faktor-penghambat-minat-pen-thumb-ab5c5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/budaya-disiplin-santri-faktor-penghambat-minat-pen-thumb-06ccd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5202-alamtara-jurnal-komunikasi-penyiaran-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Pesan Mistik Pada Konten Berburu Penampakan Hantu Di Channel YouTube Sableng Tv Dan Bintang Indigo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pesan Mistik Pada Konten Berburu Penampakan Hantu Di Channel YouTube Sableng Tv Dan Bintang Indigo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pesan Mistik Pada Konten Berburu Penampakan Hantu Di Channel YouTube Sableng Tv Dan Bintang Indigo ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52214-minat-masyarakat-thailand-produksi-konten-m" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52214-minat-masyarakat-thailand-produksi-konten-m" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-30:945fc5d4e6c860330b8a1ae272595cd3</id>
	<published>2026-06-29T16:13:32+07:00</published>
	<updated>2026-06-29T16:13:32+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,scope,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi sejauh mana konten mistik di YouTube memengaruhi kepercayaan penonton terhadap fenomena supranatural, misalnya dengan mengukur perubahan sikap sebelum dan sesudah menonton. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi sejauh mana konten mistik di YouTube memengaruhi kepercayaan penonton terhadap fenomena supranatural, misalnya dengan mengukur perubahan sikap sebelum dan sesudah menonton. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/minat-masyarakat-thailand-produksi-konten-mistik-p-thumb-630b6.webp" title="JURIS - Analisis Pesan Mistik Pada Konten Berburu Penampakan Hantu Di Channel YouTube Sableng Tv Dan Bintang Indigo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/minat-masyarakat-thailand-produksi-konten-mistik-p-thumb-630b6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/minat-masyarakat-thailand-produksi-konten-mistik-p-thumb-630b6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/minat-masyarakat-thailand-produksi-konten-mistik-p-thumb-630b6.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pesan Mistik Pada Konten Berburu Penampakan Hantu Di Channel YouTube Sableng Tv Dan Bintang Indigo" alt="JURIS - Analisis Pesan Mistik Pada Konten Berburu Penampakan Hantu Di Channel YouTube Sableng Tv Dan Bintang Indigo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/minat-masyarakat-thailand-produksi-konten-mistik-p-thumb-62dd7.webp" title="JURIS - Analisis Pesan Mistik Pada Konten Berburu Penampakan Hantu Di Channel YouTube Sableng Tv Dan Bintang Indigo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/minat-masyarakat-thailand-produksi-konten-mistik-p-thumb-62dd7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/minat-masyarakat-thailand-produksi-konten-mistik-p-thumb-62dd7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/minat-masyarakat-thailand-produksi-konten-mistik-p-thumb-62dd7.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pesan Mistik Pada Konten Berburu Penampakan Hantu Di Channel YouTube Sableng Tv Dan Bintang Indigo" alt="JURIS - Analisis Pesan Mistik Pada Konten Berburu Penampakan Hantu Di Channel YouTube Sableng Tv Dan Bintang Indigo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/minat-masyarakat-thailand-produksi-konten-mistik-p-thumb-e0ff8.webp" title="JURIS - Analisis Pesan Mistik Pada Konten Berburu Penampakan Hantu Di Channel YouTube Sableng Tv Dan Bintang Indigo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/minat-masyarakat-thailand-produksi-konten-mistik-p-thumb-e0ff8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/minat-masyarakat-thailand-produksi-konten-mistik-p-thumb-e0ff8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/minat-masyarakat-thailand-produksi-konten-mistik-p-thumb-e0ff8.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pesan Mistik Pada Konten Berburu Penampakan Hantu Di Channel YouTube Sableng Tv Dan Bintang Indigo" alt="JURIS - Analisis Pesan Mistik Pada Konten Berburu Penampakan Hantu Di Channel YouTube Sableng Tv Dan Bintang Indigo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52214-minat-masyarakat-thailand-produksi-konten-m" title="JURIS - Analisis Pesan Mistik Pada Konten Berburu Penampakan Hantu Di Channel YouTube Sableng Tv Dan Bintang Indigo" target="_blank">Analisis Pesan Mistik Pada Konten Berburu Penampakan Hantu Di Channel YouTube Sableng Tv Dan Bintang Indigo</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi sejauh mana konten mistik di YouTube memengaruhi kepercayaan penonton terhadap fenomena supranatural, misalnya dengan mengukur perubahan sikap sebelum dan sesudah menonton. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan respons audiens terhadap konten mistik dengan genre populer lain seperti vlog atau edukasi, guna memahami faktor-faktor yang membuat konten hantu lebih menarik. Terakhir, pengembangan intervensi literasi media yang khusus menargetkan pemirsa konten mistik dapat diuji efektivitasnya dalam meningkatkan kemampuan kritis penonton dalam menilai kebenaran informasi, sehingga mengurangi potensi penyebaran mitos atau hoaks terkait hal-hal ghaib..
<br>Konten mistik di YouTube berperan sebagai hiburan yang menarik minat masyarakat dan mengubah persepsi horror terhadap penampakan hantu.Peralihan media dari film dan buku ke platform digital seperti YouTube memungkinkan produksi konten secara independen, meningkatkan interaksi cepat dan keuntungan bagi kanal seperti Sableng TV dan Bintang Indigo.Konten tersebut juga dapat menumbuhkan sikap sopan santun, toleransi, serta pemahaman bahwa makhluk ghaib tidak selalu memiliki efek negatif
<br>Perkembangan teknologi membuat pola kehidupan manusia berubah, salah satunya dampak media massa. Berawal dengan media YouTube yang menjadi tontonan masyarakat baik dari kalangan dewasa bahkan anak-anak sering menonton YouTube daripada televisi. Beralihnya tontonan masyarakat yang awalnya media televisi menjadi tontonan keluarga dan masyarakat pada umumnya, kini beralih pada penggunaan aplikasi YouTube sebagai media massa utama yang digemari masyarakat. Hal ini membuat konten creator semakin gencar membuat inovasi dan kreasi yang membuat channel YouTube mendapat subscriber, viewer,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/0/minat-masyarakat-thailand-produksi-konten-mistik-p-thumb-62dd7.webp" type="image/webp" length="71486" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/minat-masyarakat-thailand-produksi-konten-mistik-p-thumb-630b6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/minat-masyarakat-thailand-produksi-konten-mistik-p-thumb-62dd7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/minat-masyarakat-thailand-produksi-konten-mistik-p-thumb-e0ff8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5202-alamtara-jurnal-komunikasi-penyiaran-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Penyiaran dan Ketahanan Nasional Studi Analisis Wacana Pemilu 2024 dalam Menjaga Integrasi Bangsa pada Talkshow Rosi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penyiaran dan Ketahanan Nasional Studi Analisis Wacana Pemilu 2024 dalam Menjaga Integrasi Bangsa pada Talkshow Rosi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penyiaran dan Ketahanan Nasional Studi Analisis Wacana Pemilu 2024 dalam Menjaga Integrasi Bangsa pada Talkshow Rosi ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52216-penyiaran-ketahanan-nasional-rosi-ach-ilham-zubair" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52216-penyiaran-ketahanan-nasional-rosi-ach-ilham-zubair" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-30:c8bda40ab45ea18f274cf2e4b9cdae21</id>
	<published>2026-06-29T15:56:11+07:00</published>
	<updated>2026-06-29T15:56:11+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,scope,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi perbandingan antara talk show Rosi dengan program talk show politik lainnya di Indonesia untuk mengidentifikasi perbedaan strategi wacana dan dampaknya terhadap persepsi publik; selanjutnya, sebuah studi kuantitatif ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi perbandingan antara talk show Rosi dengan program talk show politik lainnya di Indonesia untuk mengidentifikasi perbedaan strategi wacana dan dampaknya terhadap persepsi publik; selanjutnya, sebuah studi kuantitatif ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/penyiaran-ketahanan-nasional-rosi-nasional-studi-a-thumb-c70e4.webp" title="JURIS - Penyiaran dan Ketahanan Nasional: Studi Analisis Wacana Pemilu 2024 dalam Menjaga Integrasi Bangsa pada Talkshow Rosi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/penyiaran-ketahanan-nasional-rosi-nasional-studi-a-thumb-c70e4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/penyiaran-ketahanan-nasional-rosi-nasional-studi-a-thumb-c70e4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/penyiaran-ketahanan-nasional-rosi-nasional-studi-a-thumb-c70e4.webp 1x" title="JURIS - Penyiaran dan Ketahanan Nasional: Studi Analisis Wacana Pemilu 2024 dalam Menjaga Integrasi Bangsa pada Talkshow Rosi" alt="JURIS - Penyiaran dan Ketahanan Nasional: Studi Analisis Wacana Pemilu 2024 dalam Menjaga Integrasi Bangsa pada Talkshow Rosi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/penyiaran-ketahanan-nasional-rosi-nasional-studi-a-thumb-5b176.webp" title="JURIS - Penyiaran dan Ketahanan Nasional: Studi Analisis Wacana Pemilu 2024 dalam Menjaga Integrasi Bangsa pada Talkshow Rosi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/penyiaran-ketahanan-nasional-rosi-nasional-studi-a-thumb-5b176.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/penyiaran-ketahanan-nasional-rosi-nasional-studi-a-thumb-5b176.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/penyiaran-ketahanan-nasional-rosi-nasional-studi-a-thumb-5b176.webp 1x" title="JURIS - Penyiaran dan Ketahanan Nasional: Studi Analisis Wacana Pemilu 2024 dalam Menjaga Integrasi Bangsa pada Talkshow Rosi" alt="JURIS - Penyiaran dan Ketahanan Nasional: Studi Analisis Wacana Pemilu 2024 dalam Menjaga Integrasi Bangsa pada Talkshow Rosi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/penyiaran-ketahanan-nasional-rosi-nasional-studi-a-thumb-19f1b.webp" title="JURIS - Penyiaran dan Ketahanan Nasional: Studi Analisis Wacana Pemilu 2024 dalam Menjaga Integrasi Bangsa pada Talkshow Rosi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/penyiaran-ketahanan-nasional-rosi-nasional-studi-a-thumb-19f1b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/penyiaran-ketahanan-nasional-rosi-nasional-studi-a-thumb-19f1b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/penyiaran-ketahanan-nasional-rosi-nasional-studi-a-thumb-19f1b.webp 1x" title="JURIS - Penyiaran dan Ketahanan Nasional: Studi Analisis Wacana Pemilu 2024 dalam Menjaga Integrasi Bangsa pada Talkshow Rosi" alt="JURIS - Penyiaran dan Ketahanan Nasional: Studi Analisis Wacana Pemilu 2024 dalam Menjaga Integrasi Bangsa pada Talkshow Rosi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52216-penyiaran-ketahanan-nasional-rosi-ach-ilham-zubair" title="JURIS - Penyiaran dan Ketahanan Nasional: Studi Analisis Wacana Pemilu 2024 dalam Menjaga Integrasi Bangsa pada Talkshow Rosi" target="_blank">Penyiaran dan Ketahanan Nasional: Studi Analisis Wacana Pemilu 2024 dalam Menjaga Integrasi Bangsa pada Talkshow Rosi</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi perbandingan antara talk show Rosi dengan program talk show politik lainnya di Indonesia untuk mengidentifikasi perbedaan strategi wacana dan dampaknya terhadap persepsi publik; selanjutnya, sebuah studi kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur sejauh mana penonton talk show Rosi terpengaruh dalam tingkat partisipasi politik dan pemahaman tentang pemilu, dengan menggunakan survei praAcdan pasca menonton; terakhir, penelitian longitudinal yang melacak evolusi konten dan gaya penyajian talk show selama beberapa siklus pemilihan umum dapat memberikan wawasan tentang perubahan dinamika media massa dalam membentuk narasi integrasi bangsa dan ketahanan nasional..
<br>Program talk show Rosi di Kompas TV menyajikan informasi dan perspektif mengenai pemilu dalam konteks integrasi bangsa, serta berperan sebagai referensi penting bagi publik dalam memahami situasi wacana terkini.Analisis struktur makro, superstruktur, dan mikro menunjukkan bahwa penyajian konten dilakukan secara teratur, menghormati budaya santun, dan mengedepankan kontrol informasi oleh presenter.Namun, terdapat potensi pelanggaran prinsip kerja sama ketika narasumber menyampaikan maksud secara halus, yang dapat menyebabkan penyampaian informasi tidak relevan atau berteleActele
<br>Lanskap pertelevisian Indonesia telah mengalami transformasi yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, berkembang dari hanya satu saluran milik negara, Televisi Republik Indonesia (TVRI), menjadi sebelas stasiun. Perkembangan ini menyebabkan lonjakan keragaman program, dengan talkshow sebagai genre yang populer. Di antara talkshow tersebut, Rosi, yang ditayangkan di Kompas TV, saluran berita nasional terkemuka, telah menarik perhatian publik yang besar. Kompas TV berperan sebagai platform untuk berita dan urusan terkini, yang mencerminkan perspektif media tentang pemilihan umum dan ketahanan nasional. Rosi, sebuah produksi Kompas TV, menawarkan wawasan dan perspektif tentang pemilu dalam konteks integrasi nasional. Talkshow ini menggarisbawahi peran pemilu sebagai alat untuk mendorong kolaborasi antara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/f/penyiaran-ketahanan-nasional-rosi-nasional-studi-a-thumb-5b176.webp" type="image/webp" length="92768" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/penyiaran-ketahanan-nasional-rosi-nasional-studi-a-thumb-c70e4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/penyiaran-ketahanan-nasional-rosi-nasional-studi-a-thumb-5b176.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/penyiaran-ketahanan-nasional-rosi-nasional-studi-a-thumb-19f1b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1028-iai-tabah.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5202-alamtara-jurnal-komunikasi-penyiaran-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Komunikasi Antarpribadi Antara Juru Sita Pajak Negara dan Wajib Pajak Pada Kantor Pelayanan Pajak Madya Medan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Komunikasi Antarpribadi Antara Juru Sita Pajak Negara dan Wajib Pajak Pada Kantor Pelayanan Pajak Madya Medan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Komunikasi Antarpribadi Antara Juru Sita Pajak Negara dan Wajib Pajak Pada Kantor Pelayanan Pajak Madya Medan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52207-jurusita-pajak-perilaku-komunikasi-manusia-kualita" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52207-jurusita-pajak-perilaku-komunikasi-manusia-kualita" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-30:d6848c6f8862d29f871ca82b75465c80</id>
	<published>2026-06-29T15:19:32+07:00</published>
	<updated>2026-06-29T15:19:32+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="jkis indexed" label="jkis indexed" />
	<category term="kpk tipikor" label="kpk tipikor" />
	<category term="jkis email" label="jkis email" />
	<itunes:keywords><![CDATA[email,indexed,jkis,kpk,tipikor]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana penggunaan platform digital seperti WhatsApp atau aplikasi pajak memengaruhi tingkat kecemasan dan kepatuhan wajib pajak dalam proses penagihan, dengan membandingkan efektivitasnya terhadap komunikasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana penggunaan platform digital seperti WhatsApp atau aplikasi pajak memengaruhi tingkat kecemasan dan kepatuhan wajib pajak dalam proses penagihan, dengan membandingkan efektivitasnya terhadap komunikasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/jurusita-pajak-perilaku-komunikasi-manusia-kualita-thumb-3cf1a.webp" title="JURIS - Komunikasi Antarpribadi Antara Juru Sita Pajak Negara dan Wajib Pajak Pada Kantor Pelayanan Pajak Madya Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/jurusita-pajak-perilaku-komunikasi-manusia-kualita-thumb-3cf1a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/jurusita-pajak-perilaku-komunikasi-manusia-kualita-thumb-3cf1a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/jurusita-pajak-perilaku-komunikasi-manusia-kualita-thumb-3cf1a.webp 1x" title="JURIS - Komunikasi Antarpribadi Antara Juru Sita Pajak Negara dan Wajib Pajak Pada Kantor Pelayanan Pajak Madya Medan" alt="JURIS - Komunikasi Antarpribadi Antara Juru Sita Pajak Negara dan Wajib Pajak Pada Kantor Pelayanan Pajak Madya Medan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/jurusita-pajak-perilaku-komunikasi-manusia-kualita-thumb-5b6bf.webp" title="JURIS - Komunikasi Antarpribadi Antara Juru Sita Pajak Negara dan Wajib Pajak Pada Kantor Pelayanan Pajak Madya Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/jurusita-pajak-perilaku-komunikasi-manusia-kualita-thumb-5b6bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/jurusita-pajak-perilaku-komunikasi-manusia-kualita-thumb-5b6bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/jurusita-pajak-perilaku-komunikasi-manusia-kualita-thumb-5b6bf.webp 1x" title="JURIS - Komunikasi Antarpribadi Antara Juru Sita Pajak Negara dan Wajib Pajak Pada Kantor Pelayanan Pajak Madya Medan" alt="JURIS - Komunikasi Antarpribadi Antara Juru Sita Pajak Negara dan Wajib Pajak Pada Kantor Pelayanan Pajak Madya Medan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/jurusita-pajak-perilaku-komunikasi-manusia-kualita-thumb-12ce8.webp" title="JURIS - Komunikasi Antarpribadi Antara Juru Sita Pajak Negara dan Wajib Pajak Pada Kantor Pelayanan Pajak Madya Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/jurusita-pajak-perilaku-komunikasi-manusia-kualita-thumb-12ce8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/jurusita-pajak-perilaku-komunikasi-manusia-kualita-thumb-12ce8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/jurusita-pajak-perilaku-komunikasi-manusia-kualita-thumb-12ce8.webp 1x" title="JURIS - Komunikasi Antarpribadi Antara Juru Sita Pajak Negara dan Wajib Pajak Pada Kantor Pelayanan Pajak Madya Medan" alt="JURIS - Komunikasi Antarpribadi Antara Juru Sita Pajak Negara dan Wajib Pajak Pada Kantor Pelayanan Pajak Madya Medan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52207-jurusita-pajak-perilaku-komunikasi-manusia-kualita" title="JURIS - Komunikasi Antarpribadi Antara Juru Sita Pajak Negara dan Wajib Pajak Pada Kantor Pelayanan Pajak Madya Medan" target="_blank">Komunikasi Antarpribadi Antara Juru Sita Pajak Negara dan Wajib Pajak Pada Kantor Pelayanan Pajak Madya Medan</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana penggunaan platform digital seperti WhatsApp atau aplikasi pajak memengaruhi tingkat kecemasan dan kepatuhan wajib pajak dalam proses penagihan, dengan membandingkan efektivitasnya terhadap komunikasi tatap muka tradisional; kemudian, studi komparatif antara KPP Madya Medan dan kantor pajak di wilayah lain dapat mengevaluasi apakah strategi komunikasi yang sama menghasilkan hasil kepatuhan yang berbeda, sehingga mengidentifikasi faktor kontekstual regional yang memengaruhi interaksi; akhirnya, penelitian longitudinal yang melacak perubahan perilaku komunikasi jurusita pajak dan respons wajib pajak selama beberapa tahun dapat mengungkap dampak jangka panjang strategi empati fungsional dan konfirmasi pemahaman terhadap persepsi keadilan prosedural dan tingkat kepatuhan sukarela..
<br>Interaksi antara Jurusita Pajak Negara dan Wajib Pajak di KPP Madya Medan menciptakan kecemasan dan ketidakpastian simultan pada kedua pihak, sebagaimana dijelaskan oleh Anxiety/Uncertainty Management Theory.Keberhasilan penagihan pajak aktif bergantung pada penerapan strategi komunikasiAipembukaan informatif, empati fungsional, dan konfirmasi pemahamanAiyang tidak hanya menyelesaikan tunggakan individu tetapi juga membangun kepercayaan jangka panjang terhadap institusi perpajakan.Dari perspektif Social Exchange Theory, kepatuhan Wajib Pajak meningkat ketika Jurusita Pajak Negara meminimalkan cost (instrumental, relasional, prosedural) dan memaksimalkan reward (relasional, kognitif, institusional), serta konsep captive exchange context menegaskan bahwa kualitas komunikasi menjadi determinan utama mode respons dan kepatuhan
<br>Penelitian ini mengkaji dinamika komunikasi antarpribadi antara Jurusita Pajak Negara (JSPN) dan Wajib Pajak (WP) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Medan. Proses penagihan pajak aktif merupakan situasi interaksional yang sarat kecemasan, ketidakpastian, dan potensi konflik karena melibatkan asimetri kewenangan yang inheren. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivisme. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap Jurusita Pajak Negara dan Wajib Pajak, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaya (2014). Teori utama yang digunakan adalah Anxiety/Uncertainty Management Theory...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/9/jurusita-pajak-perilaku-komunikasi-manusia-kualita-thumb-5b6bf.webp" type="image/webp" length="115924" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/jurusita-pajak-perilaku-komunikasi-manusia-kualita-thumb-3cf1a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/jurusita-pajak-perilaku-komunikasi-manusia-kualita-thumb-5b6bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/jurusita-pajak-perilaku-komunikasi-manusia-kualita-thumb-12ce8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-668-dinastires.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1116-jurnal-komunikasi-ilmu-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Tue, 30 Jun 2026 05:12:31 +0700. 12 items. Served in: 21.667 seconds [atom] -->
