<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.272-18aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.272-18aug2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-08-18T17:15:45+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Teori Modernisasi dan Kritiknya dalam Studi Agama Menurut Perspektif Katolik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Teori Modernisasi dan Kritiknya dalam Studi Agama Menurut Perspektif Katolik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Teori Modernisasi dan Kritiknya dalam Studi Agama Menurut Perspektif Katolik ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59339-standing-institusi-gereja-pendidikan-agama-katolik" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59339-standing-institusi-gereja-pendidikan-agama-katolik" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:92218f306d9290b0768b081e82cfbe5b</id>
	<published>2026-08-18T15:15:06+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T15:15:06+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="kubu raya" label="kubu raya" />
	<category term="atom logo" label="atom logo" />
	<category term="rss2 logo" label="rss2 logo" />
	<itunes:keywords><![CDATA[atom,kubu,logo,raya,rss2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki lebih lanjut bagaimana Gereja Katolik dapat memanfaatkan teknologi dan media digital dalam misi evangelisasinya, terutama dalam konteks masyarakat modern yang semakin bergantung pada teknologi. Selain ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki lebih lanjut bagaimana Gereja Katolik dapat memanfaatkan teknologi dan media digital dalam misi evangelisasinya, terutama dalam konteks masyarakat modern yang semakin bergantung pada teknologi. Selain ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/standing-institusi-gereja-pendidikan-agama-katolik-thumb-30b73.webp" title="JURIS - Teori Modernisasi dan Kritiknya dalam Studi Agama Menurut Perspektif Katolik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/standing-institusi-gereja-pendidikan-agama-katolik-thumb-30b73.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/standing-institusi-gereja-pendidikan-agama-katolik-thumb-30b73.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/standing-institusi-gereja-pendidikan-agama-katolik-thumb-30b73.webp 1x" title="JURIS - Teori Modernisasi dan Kritiknya dalam Studi Agama Menurut Perspektif Katolik" alt="JURIS - Teori Modernisasi dan Kritiknya dalam Studi Agama Menurut Perspektif Katolik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/standing-institusi-gereja-pendidikan-agama-katolik-thumb-16e4c.webp" title="JURIS - Teori Modernisasi dan Kritiknya dalam Studi Agama Menurut Perspektif Katolik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/standing-institusi-gereja-pendidikan-agama-katolik-thumb-16e4c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/standing-institusi-gereja-pendidikan-agama-katolik-thumb-16e4c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/standing-institusi-gereja-pendidikan-agama-katolik-thumb-16e4c.webp 1x" title="JURIS - Teori Modernisasi dan Kritiknya dalam Studi Agama Menurut Perspektif Katolik" alt="JURIS - Teori Modernisasi dan Kritiknya dalam Studi Agama Menurut Perspektif Katolik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/standing-institusi-gereja-pendidikan-agama-katolik-thumb-956b6.webp" title="JURIS - Teori Modernisasi dan Kritiknya dalam Studi Agama Menurut Perspektif Katolik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/standing-institusi-gereja-pendidikan-agama-katolik-thumb-956b6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/standing-institusi-gereja-pendidikan-agama-katolik-thumb-956b6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/standing-institusi-gereja-pendidikan-agama-katolik-thumb-956b6.webp 1x" title="JURIS - Teori Modernisasi dan Kritiknya dalam Studi Agama Menurut Perspektif Katolik" alt="JURIS - Teori Modernisasi dan Kritiknya dalam Studi Agama Menurut Perspektif Katolik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59339-standing-institusi-gereja-pendidikan-agama-katolik" title="JURIS - Teori Modernisasi dan Kritiknya dalam Studi Agama Menurut Perspektif Katolik" target="_blank">Teori Modernisasi dan Kritiknya dalam Studi Agama Menurut Perspektif Katolik</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki lebih lanjut bagaimana Gereja Katolik dapat memanfaatkan teknologi dan media digital dalam misi evangelisasinya, terutama dalam konteks masyarakat modern yang semakin bergantung pada teknologi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana Gereja Katolik dapat mempertahankan relevansinya dalam masyarakat yang semakin pluralistik dan multikultural, serta bagaimana Gereja dapat mengintegrasikan nilai-nilai universal dengan konteks lokal dalam praktik dan doktrinnya. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis lebih dalam bagaimana Gereja Katolik dapat terus memperkuat dialognya dengan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta bagaimana dialog ini dapat mempengaruhi pemahaman dan praktik keagamaan dalam masyarakat modern..
<br>Dalam teori modernisasi memberikan kerangka kerja untuk memahami transformasi masyarakat, tetapi tidak sepenuhnya mencerminkan kompleksitas agama Katolik dalam menghadapi modernitas.Gereja Katolik tidak hanya berjuang melawan efek sekularisasi tetapi juga berperan aktif dalam membentuk dunia modern melalui dialog, inovasi, dan advokasi sosial.Kritik terhadap teori modernisasi mengingatkan bahwa agama tetap menjadi elemen penting dalam membangun identitas manusia di era modern.Dengan memadukan tradisi dan inovasi, Gereja Katolik menunjukkan bahwa modernitas bukanlah ancaman, tetapi kesempatan untuk memperkuat relevansi iman di dunia yang terus berubah.Kritik terhadap teori modernisasi dari perspektif Gereja Katolik menunjukkan bahwa agama tidak sepenuhnya terpinggirkan dalam masyarakat modern.Sebaliknya, Gereja Katolik telah beradaptasi, mengintegrasikan nilai-nilai modern dengan ajaran iman, dan bahkan memperluas pengaruhnya di dunia modern.Melalui dialog, inovasi, dan komitmen terhadap isu-isu global, Gereja Katolik membuktikan bahwa modernitas tidak harus menjadi lawan agama, tetapi bisa menjadi mitra dalam membangun dunia yang lebih adil dan manusiawi.Respons Gereja Katolik terhadap modernisasi menunjukkan fleksibilitas dan keberanian untuk menghadapi perubahan dunia.Melalui dialog, reformasi, evangelisasi, dan keterlibatan sosial, Gereja berusaha tetap relevan tanpa kehilangan esensi imannya.Pendekatan ini menegaskan bahwa modernitas bukan ancaman bagi Gereja, tetapi peluang untuk memperbarui misinya dalam melayani dunia yang terus berkembang
<br>Teori modernisasi sering menjadi kerangka utama dalam memahami perubahan sosial, ekonomi, dan budaya yang terjadi di tengah kemajuan masyarakat modern. Dalam studi agama, teori ini sering kali dikaitkan dengan proses sekularisasi dan marginalisasi peran agama dalam kehidupan publik. Gereja Katolik, sebagai institusi keagamaan yang telah berdiri selama berabad-abad, menghadapi berbagai tantangan yang dihasilkan oleh modernisasi, termasuk pluralisme agama, privatisasi iman, dan pengaruh sains serta teknologi. Artikel ini membahas teori modernisasi dalam konteks agama Katolik, menguraikan dampaknya terhadap praktik dan institusi Gereja, serta mengevaluasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/c/standing-institusi-gereja-pendidikan-agama-katolik-thumb-16e4c.webp" type="image/webp" length="72748" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/standing-institusi-gereja-pendidikan-agama-katolik-thumb-30b73.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/standing-institusi-gereja-pendidikan-agama-katolik-thumb-16e4c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/standing-institusi-gereja-pendidikan-agama-katolik-thumb-956b6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3092-stakatnpontianak.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12625-prosiding-penelitian-pengabdian-keagamaan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Penggunaan Pembayaran Non Tunai Quick Response Code Indonesia Standard QRIS ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penggunaan Pembayaran Non Tunai Quick Response Code Indonesia Standard QRIS ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penggunaan Pembayaran Non Tunai Quick Response Code Indonesia Standard QRIS ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59357-pengetahuan-masyarakat-ekonomi-digital" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59357-pengetahuan-masyarakat-ekonomi-digital" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:c93da479e2bcbe7b026a998980119cd3</id>
	<published>2026-08-18T15:15:06+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T15:15:06+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="tsaqafah al" label="tsaqafah al" />
	<category term="nour khalid" label="nour khalid" />
	<itunes:keywords><![CDATA[al,counter,flag,khalid,nour,tsaqafah]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan penggunaan pembayaran non-tunai QRIS, perlu dilakukan sosialisasi yang lebih luas dan terarah. Sosialisasi ini dapat dilakukan melalui berbagai media, termasuk sosial media dan media massa elektronik, untuk menjangkau masyarakat secara ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan penggunaan pembayaran non-tunai QRIS, perlu dilakukan sosialisasi yang lebih luas dan terarah. Sosialisasi ini dapat dilakukan melalui berbagai media, termasuk sosial media dan media massa elektronik, untuk menjangkau masyarakat secara ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/a/pengetahuan-masyarakat-ekonomi-digital-indonesian-thumb-be266.webp" title="JURIS - Penggunaan Pembayaran Non Tunai Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/pengetahuan-masyarakat-ekonomi-digital-indonesian-thumb-be266.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/pengetahuan-masyarakat-ekonomi-digital-indonesian-thumb-be266.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/pengetahuan-masyarakat-ekonomi-digital-indonesian-thumb-be266.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Pembayaran Non Tunai Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS)" alt="JURIS - Penggunaan Pembayaran Non Tunai Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/a/pengetahuan-masyarakat-ekonomi-digital-indonesian-thumb-1a772.webp" title="JURIS - Penggunaan Pembayaran Non Tunai Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/pengetahuan-masyarakat-ekonomi-digital-indonesian-thumb-1a772.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/pengetahuan-masyarakat-ekonomi-digital-indonesian-thumb-1a772.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/pengetahuan-masyarakat-ekonomi-digital-indonesian-thumb-1a772.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Pembayaran Non Tunai Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS)" alt="JURIS - Penggunaan Pembayaran Non Tunai Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/a/pengetahuan-masyarakat-ekonomi-digital-indonesian-thumb-1242d.webp" title="JURIS - Penggunaan Pembayaran Non Tunai Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/a/pengetahuan-masyarakat-ekonomi-digital-indonesian-thumb-1242d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/a/pengetahuan-masyarakat-ekonomi-digital-indonesian-thumb-1242d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/a/pengetahuan-masyarakat-ekonomi-digital-indonesian-thumb-1242d.webp 1x" title="JURIS - Penggunaan Pembayaran Non Tunai Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS)" alt="JURIS - Penggunaan Pembayaran Non Tunai Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59357-pengetahuan-masyarakat-ekonomi-digital" title="JURIS - Penggunaan Pembayaran Non Tunai Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS)" target="_blank">Penggunaan Pembayaran Non Tunai Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS)</a>: Untuk meningkatkan penggunaan pembayaran non-tunai QRIS, perlu dilakukan sosialisasi yang lebih luas dan terarah. Sosialisasi ini dapat dilakukan melalui berbagai media, termasuk sosial media dan media massa elektronik, untuk menjangkau masyarakat secara luas. Selain itu, penting untuk meningkatkan literasi keuangan, khususnya tentang inovasi pembayaran, agar masyarakat memahami manfaat dan cara penggunaan QRIS. Penelitian selanjutnya dapat fokus pada strategi-strategi konkret untuk meningkatkan minat pedagang dan konsumen dalam menggunakan QRIS, serta mengidentifikasi cara-cara efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang teknologi pembayaran non-tunai..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti maka dapat ditarik kesimpulan bahwa ada beberapa faktor yang yaitu Kurangnya minat dari pedagang dan konsumen untuk menggunakan pembayaran nontunsi berbasis barcode karena terkendala pada jaringan yang tidak stabil,limit dan biaya tambahan saat melakukan transaksi.Kurangnya sosialisasi yang dilakukan oleh pihak Bank Indonesia dan Pemerintah terkait QRIS sehingga banyak masyarkat yang tidak mengetahui apa itu pembayaran nontunai QRIS dan cara penggunaannya.Minimnya pengetahuan masyarakat mengenai pembayaran berbasis online ini yang membuat masyarakat selaku konsumen ini tidak menggunakan pembayaran nontunai QRIS Lebih memilih menggunakan uang tunai sebagai alat pembayaran utama dalam melakukan transaksi jual beli yang menurut konsumen dan pedagang lebih efesien dan memudahkan dalam melakukan pembayaran
<br>Perkembangan teknologi dan informasi yang maju akan membantu pertumbuhan ekonomi digital dan percepatan inklusi keuangan suatu negara. Salah satu bentuk pengimplementasian antara teknologi-informasi dengan pertumbuhan ekonomi digital termasuk pembayaran transaksi non-tunai. Sehingga masyarakat beralih dari pembayaran konvensional menjadi model pembayaran digital dengan anggapan model pembayaran digital ini memberikan kemudahan dan keuntungan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor apa saja yang mempengaruhi tidak Efektifnya penggunaan pembayaran Non Tunai Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada pedagang di Alun-alun polewali Kecamatan Polewali Kabupaten Polewali Mandar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang membangun makna berdasarkan data lapangan. Prosedur penelitian kualitatif ini, menghasilkan data deskriptif berupa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/a/pengetahuan-masyarakat-ekonomi-digital-indonesian-thumb-1242d.webp" type="image/webp" length="204742" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/pengetahuan-masyarakat-ekonomi-digital-indonesian-thumb-be266.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/pengetahuan-masyarakat-ekonomi-digital-indonesian-thumb-1a772.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/a/pengetahuan-masyarakat-ekonomi-digital-indonesian-thumb-1242d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6514-iaforis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15012-icie.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pemahaman Siswa kelas XII SMA Negeri 1 ATSJ Kabupaten Asmat Tentang Moderasi Beragama Dalam Hidup Beragama ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemahaman Siswa kelas XII SMA Negeri 1 ATSJ Kabupaten Asmat Tentang Moderasi Beragama Dalam Hidup Beragama ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemahaman Siswa kelas XII SMA Negeri 1 ATSJ Kabupaten Asmat Tentang Moderasi Beragama Dalam Hidup Beragama ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59338-nilai-moderasi-islam-kurikulum-agama-nila" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59338-nilai-moderasi-islam-kurikulum-agama-nila" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:22e86a22c34bdeedd859971339e00413</id>
	<published>2026-08-18T15:15:06+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T15:15:06+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="kubu raya" label="kubu raya" />
	<category term="atom logo" label="atom logo" />
	<category term="rss2 logo" label="rss2 logo" />
	<itunes:keywords><![CDATA[atom,kubu,logo,raya,rss2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan pemahaman moderasi beragama di sekolah, dapat dilakukan berbagai kegiatan seperti diskusi panel, workshop/pelatihan, pemutaran film dokumenter, pameran karya siswa, dan seminar/lokakarya. Dalam praktik dan penerapan, siswa dapat melakukan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan pemahaman moderasi beragama di sekolah, dapat dilakukan berbagai kegiatan seperti diskusi panel, workshop/pelatihan, pemutaran film dokumenter, pameran karya siswa, dan seminar/lokakarya. Dalam praktik dan penerapan, siswa dapat melakukan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/nilai-moderasi-islam-kurikulum-agama-toleransi-pel-thumb-197e6.webp" title="JURIS - Pemahaman Siswa kelas XII SMA Negeri 1 ATSJ, Kabupaten Asmat Tentang Moderasi Beragama Dalam Hidup Beragama" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/nilai-moderasi-islam-kurikulum-agama-toleransi-pel-thumb-197e6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/nilai-moderasi-islam-kurikulum-agama-toleransi-pel-thumb-197e6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/nilai-moderasi-islam-kurikulum-agama-toleransi-pel-thumb-197e6.webp 1x" title="JURIS - Pemahaman Siswa kelas XII SMA Negeri 1 ATSJ, Kabupaten Asmat Tentang Moderasi Beragama Dalam Hidup Beragama" alt="JURIS - Pemahaman Siswa kelas XII SMA Negeri 1 ATSJ, Kabupaten Asmat Tentang Moderasi Beragama Dalam Hidup Beragama" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/nilai-moderasi-islam-kurikulum-agama-toleransi-pel-thumb-1393a.webp" title="JURIS - Pemahaman Siswa kelas XII SMA Negeri 1 ATSJ, Kabupaten Asmat Tentang Moderasi Beragama Dalam Hidup Beragama" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/nilai-moderasi-islam-kurikulum-agama-toleransi-pel-thumb-1393a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/nilai-moderasi-islam-kurikulum-agama-toleransi-pel-thumb-1393a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/nilai-moderasi-islam-kurikulum-agama-toleransi-pel-thumb-1393a.webp 1x" title="JURIS - Pemahaman Siswa kelas XII SMA Negeri 1 ATSJ, Kabupaten Asmat Tentang Moderasi Beragama Dalam Hidup Beragama" alt="JURIS - Pemahaman Siswa kelas XII SMA Negeri 1 ATSJ, Kabupaten Asmat Tentang Moderasi Beragama Dalam Hidup Beragama" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/nilai-moderasi-islam-kurikulum-agama-toleransi-pel-thumb-6b2a5.webp" title="JURIS - Pemahaman Siswa kelas XII SMA Negeri 1 ATSJ, Kabupaten Asmat Tentang Moderasi Beragama Dalam Hidup Beragama" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/nilai-moderasi-islam-kurikulum-agama-toleransi-pel-thumb-6b2a5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/nilai-moderasi-islam-kurikulum-agama-toleransi-pel-thumb-6b2a5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/nilai-moderasi-islam-kurikulum-agama-toleransi-pel-thumb-6b2a5.webp 1x" title="JURIS - Pemahaman Siswa kelas XII SMA Negeri 1 ATSJ, Kabupaten Asmat Tentang Moderasi Beragama Dalam Hidup Beragama" alt="JURIS - Pemahaman Siswa kelas XII SMA Negeri 1 ATSJ, Kabupaten Asmat Tentang Moderasi Beragama Dalam Hidup Beragama" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59338-nilai-moderasi-islam-kurikulum-agama-nila" title="JURIS - Pemahaman Siswa kelas XII SMA Negeri 1 ATSJ, Kabupaten Asmat Tentang Moderasi Beragama Dalam Hidup Beragama" target="_blank">Pemahaman Siswa kelas XII SMA Negeri 1 ATSJ, Kabupaten Asmat Tentang Moderasi Beragama Dalam Hidup Beragama</a>: Untuk meningkatkan pemahaman moderasi beragama di sekolah, dapat dilakukan berbagai kegiatan seperti diskusi panel, workshop/pelatihan, pemutaran film dokumenter, pameran karya siswa, dan seminar/lokakarya. Dalam praktik dan penerapan, siswa dapat melakukan kunjungan antar rumah ibadah, kegiatan bersama antar umat beragama, festival budaya, program mentoring, dan membentuk forum dialog antar agama. Untuk sosialisasi dan kampanye, dapat dilakukan kampanye toleransi, pentas seni, penggunaan media sosial, dan pembuatan blog/website. Dengan berbagai kegiatan ini, diharapkan siswa dapat memahami dan mengamalkan nilai-nilai moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari..
<br>Berdasarkan hasil angket yang disebarkan didapatkan bahwa yang sangat memahami moderasi beragama 11 siswa (20%), memahami 27 siswa (49%) dan yang kurang memahami 3 siswa (5 %).Disini bisa disimpulkan bahwa ternyata siswa ada yang belum memahami moderasi beragama yang cukup banyak yakni 5 orang dari 55 siswa yang ada.Salah satu faktor internal yang menyebabkan anak SMA belum memahami moderasi beragama adalah kurangnya pengetahuan dan pemahaman tentang konsep-konsep fundamental terkait hal tersebut.Mereka mungkin belum sepenuhnya memahami esensi moderasi beragama yang menekankan pada pemahaman agama secara seimbang, toleran, dan menghormati perbedaan.Konsep toleransi pun mungkin masih dipahami secara dangkal, hanya sebatas "menghormati" agama lain tanpa benar-benar memahami dan menghargai perbedaan.Hal ini dapat disebabkan oleh kurangnya akses terhadap informasi yang akurat dan komprehensif mengenai moderasi beragama, toleransi, dan pluralisme.Moderasi agama mendorong kita untuk memiliki pemahaman yang luas dan toleran terhadap berbagai agama.Peserta didik perlu memahami keyakinan, praktik, dan nilai-nilai dasar dari berbagai agama, bukan hanya agama mereka sendiri.Ini berarti menghargai perbedaan, menghindari prasangka, dan berusaha memahami perspektif agama lain dengan sikap terbuka
<br>Sekolah sebagai tempat pendidikan merupakan tempat candradimuka yang mana di dalamnya siswa bergumul dengan semua berbagai jenis ras, etnis, bahasa, suku, dan budaya yang berbeda-beda. Hal ini menunjukkan bahwa sekolah adalah tempat yang kaya akan keberagaman. Ancaman akan terjadinya konflik menjadi lebih besar karena perbedaan itu semua. Dalam perbedaan itu akan memungkinkan adanya tindakan-tindakan yang menuju pada ekstremisme, radikalisme kebencian terhadap pihak tertentu, bullying, kekerasan atas nama nama, dan vandalisme dapat menjadi faktor penghancur...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/1/nilai-moderasi-islam-kurikulum-agama-toleransi-pel-thumb-6b2a5.webp" type="image/webp" length="82844" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/nilai-moderasi-islam-kurikulum-agama-toleransi-pel-thumb-197e6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/nilai-moderasi-islam-kurikulum-agama-toleransi-pel-thumb-1393a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/nilai-moderasi-islam-kurikulum-agama-toleransi-pel-thumb-6b2a5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3092-stakatnpontianak.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12625-prosiding-penelitian-pengabdian-keagamaan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Moderasi Beragama dalam Dinamika Kampanye Pilkada Upaya Mereduksi Polarisasi melalui Pendekatan Multikultural ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Moderasi Beragama dalam Dinamika Kampanye Pilkada Upaya Mereduksi Polarisasi melalui Pendekatan Multikultural ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Moderasi Beragama dalam Dinamika Kampanye Pilkada Upaya Mereduksi Polarisasi melalui Pendekatan Multikultural ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59342-nilai-moderasi-islam-beragama-peran-moder" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59342-nilai-moderasi-islam-beragama-peran-moder" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:bf74f3fa759f51319c62f15fc908234e</id>
	<published>2026-08-18T15:15:06+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T15:15:06+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="kubu raya" label="kubu raya" />
	<category term="atom logo" label="atom logo" />
	<category term="rss2 logo" label="rss2 logo" />
	<itunes:keywords><![CDATA[atom,kubu,logo,raya,rss2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengembangan model pendekatan moderasi beragama yang lebih spesifik dan terukur dalam konteks kampanye Pilkada. Studi ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengembangan model pendekatan moderasi beragama yang lebih spesifik dan terukur dalam konteks kampanye Pilkada. Studi ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/nilai-moderasi-islam-beragama-peran-kepala-daerah-thumb-615d6.webp" title="JURIS - Moderasi Beragama dalam Dinamika Kampanye Pilkada: Upaya Mereduksi Polarisasi melalui Pendekatan Multikultural" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/nilai-moderasi-islam-beragama-peran-kepala-daerah-thumb-615d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/nilai-moderasi-islam-beragama-peran-kepala-daerah-thumb-615d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/nilai-moderasi-islam-beragama-peran-kepala-daerah-thumb-615d6.webp 1x" title="JURIS - Moderasi Beragama dalam Dinamika Kampanye Pilkada: Upaya Mereduksi Polarisasi melalui Pendekatan Multikultural" alt="JURIS - Moderasi Beragama dalam Dinamika Kampanye Pilkada: Upaya Mereduksi Polarisasi melalui Pendekatan Multikultural" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/nilai-moderasi-islam-beragama-peran-kepala-daerah-thumb-906e7.webp" title="JURIS - Moderasi Beragama dalam Dinamika Kampanye Pilkada: Upaya Mereduksi Polarisasi melalui Pendekatan Multikultural" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/nilai-moderasi-islam-beragama-peran-kepala-daerah-thumb-906e7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/nilai-moderasi-islam-beragama-peran-kepala-daerah-thumb-906e7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/nilai-moderasi-islam-beragama-peran-kepala-daerah-thumb-906e7.webp 1x" title="JURIS - Moderasi Beragama dalam Dinamika Kampanye Pilkada: Upaya Mereduksi Polarisasi melalui Pendekatan Multikultural" alt="JURIS - Moderasi Beragama dalam Dinamika Kampanye Pilkada: Upaya Mereduksi Polarisasi melalui Pendekatan Multikultural" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59342-nilai-moderasi-islam-beragama-peran-moder" title="JURIS - Moderasi Beragama dalam Dinamika Kampanye Pilkada: Upaya Mereduksi Polarisasi melalui Pendekatan Multikultural" target="_blank">Moderasi Beragama dalam Dinamika Kampanye Pilkada: Upaya Mereduksi Polarisasi melalui Pendekatan Multikultural</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan studi lanjutan yang berfokus pada pengembangan model pendekatan moderasi beragama yang lebih spesifik dan terukur dalam konteks kampanye Pilkada. Studi ini dapat mengeksplorasi strategi-strategi konkret yang dapat diterapkan oleh calon kepala daerah dan tim kampanye untuk meningkatkan toleransi dan solidaritas sosial. Selain itu, penelitian lanjutan dapat menguji efektivitas pendekatan multikultural dalam mengurangi polarisasi di berbagai wilayah dengan tingkat keberagaman yang berbeda. Dengan demikian, studi ini dapat memberikan kontribusi praktis dalam merancang kampanye Pilkada yang inklusif dan damai, serta memperkuat kohesi sosial di masyarakat yang multikultural..
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran moderasi beragama dalam dinamika kampanye Pilkada sebagai strategi mereduksi polarisasi melalui pendekatan multikultural.Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, ditemukan bahwa pendekatan moderasi beragama mampu mengurangi ketegangan antar kelompok dengan memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan saling menghormati di tengah keberagaman.Kampanye yang menonjolkan pesan multikultural berkontribusi pada peningkatan kesadaran akan pentingnya toleransi, dengan mengedepankan dialog dan interaksi yang positif antar kelompok beragama
<br>Penelitian ini membahas peran moderasi beragama dalam dinamika kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) sebagai upaya mereduksi polarisasi di tengah masyarakat yang multikultural. Polarisasi dalam Pilkada seringkali dipicu oleh isu-isu agama yang disalahgunakan sebagai alat politik, sehingga memicu ketegangan antar-kelompok dengan identitas agama dan budaya yang berbeda. Melalui pendekatan multikultural, studi ini mengkaji pentingnya penerapan moderasi beragama sebagai langkah strategis dalam kampanye politik, yang bertujuan untuk menciptakan suasana pemilu yang damai dan inklusif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menganalisis data dari berbagai kampanye Pilkada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/a/nilai-moderasi-islam-beragama-peran-kepala-daerah-thumb-906e7.webp" type="image/webp" length="85294" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/nilai-moderasi-islam-beragama-peran-kepala-daerah-thumb-615d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/nilai-moderasi-islam-beragama-peran-kepala-daerah-thumb-906e7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3092-stakatnpontianak.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12625-prosiding-penelitian-pengabdian-keagamaan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Implementasi Sikap Toleransi Beragama Oleh Peserta Didik Katolik Di SDN 13 Sepan Lebang Kecamatan Kelam Permai Kabupaten Sintang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Sikap Toleransi Beragama Oleh Peserta Didik Katolik Di SDN 13 Sepan Lebang Kecamatan Kelam Permai Kabupaten Sintang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Sikap Toleransi Beragama Oleh Peserta Didik Katolik Di SDN 13 Sepan Lebang Kecamatan Kelam Permai Kabupaten Sintang ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59349-madani-nilai-toleransi-beragama-sikap" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59349-madani-nilai-toleransi-beragama-sikap" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:09d4fca01eaefac7df2226b9a5b64fd5</id>
	<published>2026-08-18T15:15:06+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T15:15:06+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="kubu raya" label="kubu raya" />
	<category term="atom logo" label="atom logo" />
	<category term="rss2 logo" label="rss2 logo" />
	<itunes:keywords><![CDATA[atom,kubu,logo,raya,rss2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengembangkan model pendidikan toleransi beragama yang komprehensif dan inklusif, yang tidak hanya berfokus pada peserta didik Katolik, tetapi juga melibatkan peserta ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengembangkan model pendidikan toleransi beragama yang komprehensif dan inklusif, yang tidak hanya berfokus pada peserta didik Katolik, tetapi juga melibatkan peserta ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/madani-nilai-toleransi-beragama-sikap-siswa-guru-a-thumb-ff2d9.webp" title="JURIS - Implementasi Sikap Toleransi Beragama Oleh Peserta Didik Katolik Di SDN 13 Sepan Lebang Kecamatan Kelam Permai  Kabupaten Sintang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/madani-nilai-toleransi-beragama-sikap-siswa-guru-a-thumb-ff2d9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/madani-nilai-toleransi-beragama-sikap-siswa-guru-a-thumb-ff2d9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/madani-nilai-toleransi-beragama-sikap-siswa-guru-a-thumb-ff2d9.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Sikap Toleransi Beragama Oleh Peserta Didik Katolik Di SDN 13 Sepan Lebang Kecamatan Kelam Permai  Kabupaten Sintang" alt="JURIS - Implementasi Sikap Toleransi Beragama Oleh Peserta Didik Katolik Di SDN 13 Sepan Lebang Kecamatan Kelam Permai  Kabupaten Sintang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/madani-nilai-toleransi-beragama-sikap-siswa-guru-a-thumb-94a56.webp" title="JURIS - Implementasi Sikap Toleransi Beragama Oleh Peserta Didik Katolik Di SDN 13 Sepan Lebang Kecamatan Kelam Permai  Kabupaten Sintang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/madani-nilai-toleransi-beragama-sikap-siswa-guru-a-thumb-94a56.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/madani-nilai-toleransi-beragama-sikap-siswa-guru-a-thumb-94a56.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/madani-nilai-toleransi-beragama-sikap-siswa-guru-a-thumb-94a56.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Sikap Toleransi Beragama Oleh Peserta Didik Katolik Di SDN 13 Sepan Lebang Kecamatan Kelam Permai  Kabupaten Sintang" alt="JURIS - Implementasi Sikap Toleransi Beragama Oleh Peserta Didik Katolik Di SDN 13 Sepan Lebang Kecamatan Kelam Permai  Kabupaten Sintang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/madani-nilai-toleransi-beragama-sikap-siswa-guru-a-thumb-2943e.webp" title="JURIS - Implementasi Sikap Toleransi Beragama Oleh Peserta Didik Katolik Di SDN 13 Sepan Lebang Kecamatan Kelam Permai  Kabupaten Sintang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/madani-nilai-toleransi-beragama-sikap-siswa-guru-a-thumb-2943e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/madani-nilai-toleransi-beragama-sikap-siswa-guru-a-thumb-2943e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/madani-nilai-toleransi-beragama-sikap-siswa-guru-a-thumb-2943e.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Sikap Toleransi Beragama Oleh Peserta Didik Katolik Di SDN 13 Sepan Lebang Kecamatan Kelam Permai  Kabupaten Sintang" alt="JURIS - Implementasi Sikap Toleransi Beragama Oleh Peserta Didik Katolik Di SDN 13 Sepan Lebang Kecamatan Kelam Permai  Kabupaten Sintang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59349-madani-nilai-toleransi-beragama-sikap" title="JURIS - Implementasi Sikap Toleransi Beragama Oleh Peserta Didik Katolik Di SDN 13 Sepan Lebang Kecamatan Kelam Permai  Kabupaten Sintang" target="_blank">Implementasi Sikap Toleransi Beragama Oleh Peserta Didik Katolik Di SDN 13 Sepan Lebang Kecamatan Kelam Permai  Kabupaten Sintang</a>: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Mengembangkan model pendidikan toleransi beragama yang komprehensif dan inklusif, yang tidak hanya berfokus pada peserta didik Katolik, tetapi juga melibatkan peserta didik dari berbagai latar belakang agama lainnya. Model ini dapat mencakup kegiatan-kegiatan interaksi dan dialog antar agama, serta pembelajaran nilai-nilai toleransi yang lebih mendalam.2. Melakukan penelitian lebih lanjut tentang dampak implementasi sikap toleransi beragama pada peserta didik di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana sikap toleransi yang terbentuk sejak dini dapat mempengaruhi perilaku dan sikap peserta didik di masa remaja dan dewasa, serta kontribusinya terhadap kerukunan antar umat beragama di masyarakat.3. Meneliti dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi sikap toleransi beragama di lingkungan sekolah. Faktor-faktor ini dapat mencakup peran guru, dukungan dari pihak sekolah, serta interaksi sosial dan budaya di dalam lingkungan sekolah. Dengan memahami faktor-faktor ini, dapat dikembangkan strategi-strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan sikap toleransi beragama di kalangan peserta didik..
<br>Bentuk sikap toleransi beragama oleh Peserta Didik Katolik dilihat dari tindakan dan perilaku yang dilakukan oleh peserta didik di lingkungan sekolah terhadap teman yang beragama Islam dan Protestan.Sikap toleransi beragama tersebut dilakukan agar tercapainya hidup rukun, damai, dan harmonis di dalam sebuah perbedaan agama.Adapun bentuk sikap toleransi beragama yang dilakukan oleh Peserta Didik Katolik yakni, saling menghargai, menghormati, dan menerima saat kegiatan keagamaan yang dilakukan oleh agama lain, memberikan hak kepada teman yang berbeda agama untuk berdoa sesuai keyakinannya, bermain dengan semua teman tanpa membeda-bedakan agama, dan tidak melakukan diskriminasi terhadap peserta didik yang beragama minoritas serta tidak mengucapkan kata yang menyinggung ataupun yang membuat permusuhan di antara peserta didik, dengan adanya bentuk sikap toleransi yang dilakukan oleh Peserta Didik Katolik dapat dikatakan bahwa sikap toleransi pada Peserta Didik Katolik terhadap teman yang beragama lain di SDN 13 Sepan Lebang, Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang sudah terlaksana dengan baik tanpa paksaan dari orang lain dan juga dengan kesadaran individu untuk mencapai hidup rukun, damai dan harmonis di lingkungan sekolah
<br>Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah bagaimana sikap toleransi beragama yang dilaksanakan Peserta Didik Katolik yang beragama mayoritas terhadap Peserta Didik Islam dan Protestan yang beragama minoritas. Dengan adanya perkembangan zaman, sikap toleransi beragama tersebut sudah mulai menghilang. Untuk melihat sikap toleransi beragama ini dilakukan penelitian tentang bentuk-bentuk dan usaha penerapan nilai-nilai toleransi beragama yang dilaksanakan oleh Peserta Didik Katolik di SDN 13 Sepan Lebang. Bentuk penelitian menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/0/madani-nilai-toleransi-beragama-sikap-siswa-guru-a-thumb-ff2d9.webp" type="image/webp" length="84890" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/madani-nilai-toleransi-beragama-sikap-siswa-guru-a-thumb-ff2d9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/madani-nilai-toleransi-beragama-sikap-siswa-guru-a-thumb-94a56.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/madani-nilai-toleransi-beragama-sikap-siswa-guru-a-thumb-2943e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3092-stakatnpontianak.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12625-prosiding-penelitian-pengabdian-keagamaan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Moderasi Beragama sebagai Pendekatan Holistik Studi Teologi Katolik dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Anak di Kalimantan Barat ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Moderasi Beragama sebagai Pendekatan Holistik Studi Teologi Katolik dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Anak di Kalimantan Barat ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Moderasi Beragama sebagai Pendekatan Holistik Studi Teologi Katolik dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Anak di Kalimantan Barat ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59341-moderasi-beragama-peran-pelatihan-penguat" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59341-moderasi-beragama-peran-pelatihan-penguat" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:132057fe65dceec6bf783742069d9c1a</id>
	<published>2026-08-18T15:15:06+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T15:15:06+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="kubu raya" label="kubu raya" />
	<category term="atom logo" label="atom logo" />
	<category term="rss2 logo" label="rss2 logo" />
	<itunes:keywords><![CDATA[atom,kubu,logo,raya,rss2]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah meletakkan dasar penting mengenai peran moderasi beragama, khususnya dari perspektif teologi Katolik, dalam upaya mencegah kekerasan seksual anak di Kalimantan Barat. Namun, eksplorasi lanjutan sangat dibutuhkan untuk memperdalam ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian ini telah meletakkan dasar penting mengenai peran moderasi beragama, khususnya dari perspektif teologi Katolik, dalam upaya mencegah kekerasan seksual anak di Kalimantan Barat. Namun, eksplorasi lanjutan sangat dibutuhkan untuk memperdalam ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/moderasi-beragama-peran-pelatihan-penguatan-kebija-thumb-b864e.webp" title="JURIS - Moderasi Beragama sebagai Pendekatan Holistik: Studi Teologi Katolik dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Anak di Kalimantan Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/moderasi-beragama-peran-pelatihan-penguatan-kebija-thumb-b864e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/moderasi-beragama-peran-pelatihan-penguatan-kebija-thumb-b864e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/moderasi-beragama-peran-pelatihan-penguatan-kebija-thumb-b864e.webp 1x" title="JURIS - Moderasi Beragama sebagai Pendekatan Holistik: Studi Teologi Katolik dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Anak di Kalimantan Barat" alt="JURIS - Moderasi Beragama sebagai Pendekatan Holistik: Studi Teologi Katolik dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Anak di Kalimantan Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/moderasi-beragama-peran-pelatihan-penguatan-kebija-thumb-e7588.webp" title="JURIS - Moderasi Beragama sebagai Pendekatan Holistik: Studi Teologi Katolik dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Anak di Kalimantan Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/moderasi-beragama-peran-pelatihan-penguatan-kebija-thumb-e7588.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/moderasi-beragama-peran-pelatihan-penguatan-kebija-thumb-e7588.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/moderasi-beragama-peran-pelatihan-penguatan-kebija-thumb-e7588.webp 1x" title="JURIS - Moderasi Beragama sebagai Pendekatan Holistik: Studi Teologi Katolik dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Anak di Kalimantan Barat" alt="JURIS - Moderasi Beragama sebagai Pendekatan Holistik: Studi Teologi Katolik dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Anak di Kalimantan Barat" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/1/moderasi-beragama-peran-pelatihan-penguatan-kebija-thumb-212eb.webp" title="JURIS - Moderasi Beragama sebagai Pendekatan Holistik: Studi Teologi Katolik dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Anak di Kalimantan Barat" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/1/moderasi-beragama-peran-pelatihan-penguatan-kebija-thumb-212eb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/1/moderasi-beragama-peran-pelatihan-penguatan-kebija-thumb-212eb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/1/moderasi-beragama-peran-pelatihan-penguatan-kebija-thumb-212eb.webp 1x" title="JURIS - Moderasi Beragama sebagai Pendekatan Holistik: Studi Teologi Katolik dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Anak di Kalimantan Barat" alt="JURIS - Moderasi Beragama sebagai Pendekatan Holistik: Studi Teologi Katolik dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Anak di Kalimantan Barat" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59341-moderasi-beragama-peran-pelatihan-penguat" title="JURIS - Moderasi Beragama sebagai Pendekatan Holistik: Studi Teologi Katolik dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Anak di Kalimantan Barat" target="_blank">Moderasi Beragama sebagai Pendekatan Holistik: Studi Teologi Katolik dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Anak di Kalimantan Barat</a>: Penelitian ini telah meletakkan dasar penting mengenai peran moderasi beragama, khususnya dari perspektif teologi Katolik, dalam upaya mencegah kekerasan seksual anak di Kalimantan Barat. Namun, eksplorasi lanjutan sangat dibutuhkan untuk memperdalam pemahaman dan mengembangkan strategi yang lebih efektif. Sebuah arah penelitian menarik adalah melakukan studi empiris langsung di lapangan untuk menguji bagaimana program moderasi beragama berbasis Gereja Katolik diterima dan diterapkan oleh masyarakat, orang tua, serta anak-anak, guna mengungkap dinamika sosial-psikologis dan mengidentifikasi faktor penunjang atau penghambat efektivitas praktisnya. Selain itu, mengingat Kalimantan Barat adalah wilayah multikultural, penelitian dapat diperluas dengan membandingkan pendekatan teologi Katolik ini dengan pandangan agama-agama lain, seperti Islam atau Protestan, dalam mengatasi isu serupa. Mempelajari kesamaan nilai inti dan kekhasan pendekatan akan membuka potensi sinergi lintas agama serta memperkaya strategi pencegahan yang lebih inklusif. Terakhir, pengembangan dan uji coba model kurikulum atau modul pendidikan spesifik berbasis moderasi beragama untuk pencegahan kekerasan seksual anak merupakan area riset yang sangat relevan, berfokus pada desain intervensi, implementasi di sekolah atau komunitas, dan evaluasi dampaknya terhadap peningkatan kesadaran serta perubahan sikap dan perilaku protektif, sehingga upaya kolektif melindungi generasi penerus dapat lebih holistik dan terukur..
<br>Penelitian ini menyoroti pentingnya moderasi beragama sebagai pendekatan holistik dalam upaya pencegahan kekerasan seksual terhadap anak di Kalimantan Barat, dengan berlandaskan pada perspektif teologi Katolik.Terungkap bahwa moderasi beragama berperan strategis dalam membangun kesadaran kolektif dan membentuk nilai moral, didukung oleh ajaran teologi Katolik tentang martabat manusia, cinta kasih, dan keadilan sosial.Pendekatan lintas sektor ini tidak hanya berfokus pada edukasi dan advokasi, tetapi juga kolaborasi antara Gereja, pemerintah, dan masyarakat sipil, menawarkan model relevan untuk pencegahan kekerasan seksual anak di konteks lokal dan wilayah lainnya
<br>Moderasi beragama merupakan salah satu pendekatan holistik yang relevan dalam menghadapi kompleksitas masalah sosial, termasuk pencegahan kekerasan seksual terhadap anak. Artikel ini mengeksplorasi peran teologi Katolik sebagai landasan etis dan spiritual dalam membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya perlindungan anak, khususnya di Kalimantan Barat. Pendekatan ini berfokus pada nilai-nilai inti moderasi, seperti keadilan, penghormatan terhadap martabat manusia, dialog lintas agama, dan solidaritas komunitas. Dengan menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/1/moderasi-beragama-peran-pelatihan-penguatan-kebija-thumb-b864e.webp" type="image/webp" length="95282" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/moderasi-beragama-peran-pelatihan-penguatan-kebija-thumb-b864e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/moderasi-beragama-peran-pelatihan-penguatan-kebija-thumb-e7588.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/1/moderasi-beragama-peran-pelatihan-penguatan-kebija-thumb-212eb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3092-stakatnpontianak.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12625-prosiding-penelitian-pengabdian-keagamaan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ An Analytical Investigation of Voluntary Reporting A Sectoral Comparative Study of Service and Manufacturing Companies Listed on the DSE ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ An Analytical Investigation of Voluntary Reporting A Sectoral Comparative Study of Service and Manufacturing Companies Listed on the DSE ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ An Analytical Investigation of Voluntary Reporting A Sectoral Comparative Study of Service and Manufacturing Companies Listed on the DSE ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59354-variasi-praktik-saso-pengungkapan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59354-variasi-praktik-saso-pengungkapan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:158f32e60b036200a7ed9859f69aaaf0</id>
	<published>2026-08-18T15:15:06+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T15:15:06+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="decoy effect" label="decoy effect" />
	<category term="effect work" label="effect work" />
	<category term="nelly nelly" label="nelly nelly" />
	<itunes:keywords><![CDATA[decoy,effect,nelly,work]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis longitudinal terhadap praktik pengungkapan sukarela selama periode waktu yang lebih lama. Studi ini akan mengungkapkan tren dan pola dalam perilaku pengungkapan dan memungkinkan peneliti untuk ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis longitudinal terhadap praktik pengungkapan sukarela selama periode waktu yang lebih lama. Studi ini akan mengungkapkan tren dan pola dalam perilaku pengungkapan dan memungkinkan peneliti untuk ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/variasi-praktik-saso-pengungkapan-sukarela-disclos-thumb-98a29.webp" title="JURIS - An Analytical Investigation of Voluntary Reporting: A Sectoral Comparative Study of Service and Manufacturing Companies Listed on the DSE" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/variasi-praktik-saso-pengungkapan-sukarela-disclos-thumb-98a29.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/variasi-praktik-saso-pengungkapan-sukarela-disclos-thumb-98a29.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/variasi-praktik-saso-pengungkapan-sukarela-disclos-thumb-98a29.webp 1x" title="JURIS - An Analytical Investigation of Voluntary Reporting: A Sectoral Comparative Study of Service and Manufacturing Companies Listed on the DSE" alt="JURIS - An Analytical Investigation of Voluntary Reporting: A Sectoral Comparative Study of Service and Manufacturing Companies Listed on the DSE" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/variasi-praktik-saso-pengungkapan-sukarela-disclos-thumb-d9992.webp" title="JURIS - An Analytical Investigation of Voluntary Reporting: A Sectoral Comparative Study of Service and Manufacturing Companies Listed on the DSE" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/variasi-praktik-saso-pengungkapan-sukarela-disclos-thumb-d9992.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/variasi-praktik-saso-pengungkapan-sukarela-disclos-thumb-d9992.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/variasi-praktik-saso-pengungkapan-sukarela-disclos-thumb-d9992.webp 1x" title="JURIS - An Analytical Investigation of Voluntary Reporting: A Sectoral Comparative Study of Service and Manufacturing Companies Listed on the DSE" alt="JURIS - An Analytical Investigation of Voluntary Reporting: A Sectoral Comparative Study of Service and Manufacturing Companies Listed on the DSE" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/variasi-praktik-saso-pengungkapan-sukarela-disclos-thumb-e1e0a.webp" title="JURIS - An Analytical Investigation of Voluntary Reporting: A Sectoral Comparative Study of Service and Manufacturing Companies Listed on the DSE" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/variasi-praktik-saso-pengungkapan-sukarela-disclos-thumb-e1e0a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/variasi-praktik-saso-pengungkapan-sukarela-disclos-thumb-e1e0a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/variasi-praktik-saso-pengungkapan-sukarela-disclos-thumb-e1e0a.webp 1x" title="JURIS - An Analytical Investigation of Voluntary Reporting: A Sectoral Comparative Study of Service and Manufacturing Companies Listed on the DSE" alt="JURIS - An Analytical Investigation of Voluntary Reporting: A Sectoral Comparative Study of Service and Manufacturing Companies Listed on the DSE" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59354-variasi-praktik-saso-pengungkapan" title="JURIS - An Analytical Investigation of Voluntary Reporting: A Sectoral Comparative Study of Service and Manufacturing Companies Listed on the DSE" target="_blank">An Analytical Investigation of Voluntary Reporting: A Sectoral Comparative Study of Service and Manufacturing Companies Listed on the DSE</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis longitudinal terhadap praktik pengungkapan sukarela selama periode waktu yang lebih lama. Studi ini akan mengungkapkan tren dan pola dalam perilaku pengungkapan dan memungkinkan peneliti untuk menyelidiki bagaimana praktik ini dimodifikasi dalam respons terhadap lingkungan regulasi, kebutuhan pemangku kepentingan, dan perkembangan teknologi. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki peran teknologi dan berbagai platform komunikasi dalam memungkinkan kebebasan untuk mengungkapkan, karena semakin banyak orang bergantung pada platform online untuk segala hal saat ini. Memeriksa dampak kerangka kerja pelaporan non-keuangan yang seragam terhadap transparansi dan efisiensi pelaporan sukarela juga dapat memberikan wawasan yang berharga. Selain itu, menganalisis apakah peningkatan pengungkapan sukarela secara positif mempengaruhi pengambilan keputusan investasi dan membuat perbedaan dalam garis dasar perusahaan dapat menjadi area penelitian yang menarik. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki dampak transformasi regulasi yang dibawa oleh kerangka kerja pelaporan non-keuangan terhadap transparansi, khususnya dalam konteks Bangladesh..
<br>Voluntary disclosures demonstrate a firm's commitment to transparency, accountability, and establishing relationships with stakeholders by fostering trust and creating value.As the business landscape continues to advance, the tactical use of voluntary disclosure will remain pivotal in shaping the perception of companies and society.The scope of voluntary disclosure will be unceasingly shaped by regulations, stakeholders' expectations and demands, and technological advancements.0' requires the integration of technology in producing voluntary disclosures to make them more tailored for the stakeholders.Many international reporting regulatory organizations consistently put forward their best efforts to develop consistent and comparable voluntary disclosures in annual reports, as many organizations are heading towards global sustainability reporting initiatives
<br>Pengungkapan sukarela disajikan dalam laporan tahunan perusahaan untuk meningkatkan transparansi, keandalan, dan kegunaan keputusan informasi yang disediakan. Hal ini menumbuhkan kepercayaan para pemangku kepentingan, menunjukkan komitmen organisasi terhadap masyarakat, lingkungan, dan ekosistem bisnisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tingkat pengungkapan yang diberikan oleh perusahaan yang terdaftar di Bursa Saham Dhaka (DSE) dan untuk memeriksa apakah ada perbedaan yang signifikan dalam praktik pengungkapan sukarela perusahaan manufaktur dan layanan yang terdaftar. Total 116 perusahaan digunakan sebagai sampel untuk investigasi ini. Laporan ini didasarkan pada laporan tahunan perusahaan yang dipilih, dan teknik analisis konten telah diterapkan. Temuan studi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/e/variasi-praktik-saso-pengungkapan-sukarela-disclos-thumb-d9992.webp" type="image/webp" length="76408" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/variasi-praktik-saso-pengungkapan-sukarela-disclos-thumb-98a29.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/variasi-praktik-saso-pengungkapan-sukarela-disclos-thumb-d9992.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/variasi-praktik-saso-pengungkapan-sukarela-disclos-thumb-e1e0a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-566-ukwm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7717-research-management-accounting-rima.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Kemandirian Pangan di Tingkat Lokal Studi Kasus di Lahan Gambut Sumatera Selatan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kemandirian Pangan di Tingkat Lokal Studi Kasus di Lahan Gambut Sumatera Selatan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kemandirian Pangan di Tingkat Lokal Studi Kasus di Lahan Gambut Sumatera Selatan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59356-ekosistem-gambut-konservasi-pesisir-konv" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59356-ekosistem-gambut-konservasi-pesisir-konv" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:1f04613992da1e8a8ec5683a86861aec</id>
	<published>2026-08-18T10:29:11+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T10:29:11+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="sidebar menu" label="sidebar menu" />
	<category term="selim mehmud" label="selim mehmud" />
	<category term="ahmad arsyad" label="ahmad arsyad" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,arsyad,mehmud,menu,selim,sidebar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: 1. Melakukan studi lebih lanjut tentang potensi dan tantangan pemanfaatan lahan gambut untuk sistem pertanian terintegrasi di daerah lain di Indonesia, terutama ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: 1. Melakukan studi lebih lanjut tentang potensi dan tantangan pemanfaatan lahan gambut untuk sistem pertanian terintegrasi di daerah lain di Indonesia, terutama ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/ekosistem-gambut-konservasi-pesisir-konversi-lahan-thumb-c1b2e.webp" title="JURIS - Kemandirian Pangan di Tingkat Lokal: Studi Kasus di Lahan Gambut Sumatera Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/ekosistem-gambut-konservasi-pesisir-konversi-lahan-thumb-c1b2e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/ekosistem-gambut-konservasi-pesisir-konversi-lahan-thumb-c1b2e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/ekosistem-gambut-konservasi-pesisir-konversi-lahan-thumb-c1b2e.webp 1x" title="JURIS - Kemandirian Pangan di Tingkat Lokal: Studi Kasus di Lahan Gambut Sumatera Selatan" alt="JURIS - Kemandirian Pangan di Tingkat Lokal: Studi Kasus di Lahan Gambut Sumatera Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/ekosistem-gambut-konservasi-pesisir-konversi-lahan-thumb-e1f17.webp" title="JURIS - Kemandirian Pangan di Tingkat Lokal: Studi Kasus di Lahan Gambut Sumatera Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/ekosistem-gambut-konservasi-pesisir-konversi-lahan-thumb-e1f17.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/ekosistem-gambut-konservasi-pesisir-konversi-lahan-thumb-e1f17.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/ekosistem-gambut-konservasi-pesisir-konversi-lahan-thumb-e1f17.webp 1x" title="JURIS - Kemandirian Pangan di Tingkat Lokal: Studi Kasus di Lahan Gambut Sumatera Selatan" alt="JURIS - Kemandirian Pangan di Tingkat Lokal: Studi Kasus di Lahan Gambut Sumatera Selatan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/0/ekosistem-gambut-konservasi-pesisir-konversi-lahan-thumb-dd829.webp" title="JURIS - Kemandirian Pangan di Tingkat Lokal: Studi Kasus di Lahan Gambut Sumatera Selatan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/0/ekosistem-gambut-konservasi-pesisir-konversi-lahan-thumb-dd829.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/0/ekosistem-gambut-konservasi-pesisir-konversi-lahan-thumb-dd829.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/0/ekosistem-gambut-konservasi-pesisir-konversi-lahan-thumb-dd829.webp 1x" title="JURIS - Kemandirian Pangan di Tingkat Lokal: Studi Kasus di Lahan Gambut Sumatera Selatan" alt="JURIS - Kemandirian Pangan di Tingkat Lokal: Studi Kasus di Lahan Gambut Sumatera Selatan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59356-ekosistem-gambut-konservasi-pesisir-konv" title="JURIS - Kemandirian Pangan di Tingkat Lokal: Studi Kasus di Lahan Gambut Sumatera Selatan" target="_blank">Kemandirian Pangan di Tingkat Lokal: Studi Kasus di Lahan Gambut Sumatera Selatan</a>: Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: 1. Melakukan studi lebih lanjut tentang potensi dan tantangan pemanfaatan lahan gambut untuk sistem pertanian terintegrasi di daerah lain di Indonesia, terutama di daerah yang memiliki karakteristik serupa dengan Desa Bangsal. 2. Menganalisis dampak sosial dan ekonomi dari penerapan sistem pertanian terintegrasi di masyarakat, termasuk dampak pada pendapatan, kesejahteraan, dan pemberdayaan perempuan. 3. Meneliti strategi dan kebijakan pemerintah dalam mendukung pengembangan sistem pertanian terintegrasi di lahan gambut, termasuk insentif, regulasi, dan akses pasar. 4. Mempelajari peran dan kontribusi kelompok petani gambut dalam pengelolaan dan pemanfaatan lahan gambut secara berkelanjutan, serta cara-cara untuk memperkuat kelembagaan mereka. 5. Mengkaji aspek-aspek teknis dan ekologis dari sistem pertanian terintegrasi, seperti pengelolaan air, pengendalian hama dan penyakit, serta konservasi ekosistem gambut. 6. Meneliti lebih lanjut tentang inovasi dan teknologi yang dapat diterapkan dalam sistem pertanian terintegrasi di lahan gambut, seperti penggunaan pupuk organik, budidaya ikan secara intensif, dan pengelolaan limbah pertanian. 7. Menganalisis dampak lingkungan dan sosial dari sistem pertanian terintegrasi terhadap ekosistem gambut dan masyarakat sekitar, serta cara-cara untuk meminimalkan dampak negatifnya. 8. Mengembangkan model bisnis dan skema pendanaan yang berkelanjutan untuk mendukung sistem pertanian terintegrasi di lahan gambut, termasuk kerja sama dengan lembaga keuangan dan investor. 9. Mempelajari strategi pemasaran dan distribusi produk pertanian dari sistem terintegrasi, termasuk akses pasar lokal, regional, dan internasional. 10. Melakukan penelitian kolaboratif antara peneliti, petani, dan pihak terkait lainnya untuk mengembangkan praktik terbaik dan solusi inovatif dalam pengelolaan lahan gambut untuk ketahanan pangan..
<br>Integrated farming systems can provide many benefits, including increasing land productivity and financial profits, reducing pressure on natural resources, and improving food security and farmers' livelihoods.An integrated farming system that combines swamp buffalo rearing, freshwater fish farming, and organic/natural farming offers several benefits, such as.Swamp buffalo rearing can help cultivate agricultural land and produce organic fertilizer that is useful for organic/natural farming.Freshwater fish farming produces high-value fish products and provides nutrition for farmers and the surrounding community.Organic/natural farming can produce healthier agricultural and high-quality products while helping to reduce the use of pesticides and other harmful chemicals that damage the environment.The integrated farming activities by Ulak Kuto Mandiri are financially feasible to be developed as a community agricultural pilot project in Bangsal Village, with the longest payback period being three years for organic rice farming, and two years each for freshwater fish farming and Swamp buffalo farming.The application of integrated farming systems can increase productivity and efficiency in agricultural businesses, while reducing production costs and business risks.Moreover, it can also improve the welfare of farmers and help maintain environmental sustainability.Therefore, it is recommended to adopt the integrated farming systems principles of integrating livestock, fish farming, and organic farming activities to increase productivity and efficiency in agriculture while maintaining environmental sustainability
<br>Pandemi COVID-19 telah menyoroti perlunya Indonesia untuk mempersiapkan tantangan pangan di masa depan. Pemerintah sedang fokus mengembangkan lahan yang belum berkembang, termasuk lahan gambut yang memiliki potensi besar untuk sistem pertanian terintegrasi. Desa Bangsal adalah sebuah desa dengan lahan rawa gambut yang menjadi sumber pangan di Kabupaten OKI, Sumatera Selatan. Selama musim kemarau, lahan tersebut digunakan untuk pertanian, sedangkan selama musim hujan, digunakan untuk kegiatan perikanan. Makalah ini menganalisis (a) pola pertanian berbasis desa di lahan rawa gambut, (b) kelembagaan kelompok petani gambut di Desa Bangsal, dan (c) strategi pemanfaatan gambut yang berkelanjutan untuk ketahanan pangan. Penelitian ini menggunakan metode analisis data kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini menunjukkan bahwa peran Pokmas Ulak Kuto Mandiri secara...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/0/ekosistem-gambut-konservasi-pesisir-konversi-lahan-thumb-dd829.webp" type="image/webp" length="107398" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/ekosistem-gambut-konservasi-pesisir-konversi-lahan-thumb-c1b2e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/ekosistem-gambut-konservasi-pesisir-konversi-lahan-thumb-e1f17.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/0/ekosistem-gambut-konservasi-pesisir-konversi-lahan-thumb-dd829.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-746-aptklhi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-129-indonesian-journal-forestry-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ EFFECT OF PULP SLUDGE COMPOST VS MANURE FERTILIZER APPLICATION TO THE GROWTH OF GERONGGANG Cratoxylum arborescens SEEDLINGS IN PEAT SOIL ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ EFFECT OF PULP SLUDGE COMPOST VS MANURE FERTILIZER APPLICATION TO THE GROWTH OF GERONGGANG Cratoxylum arborescens SEEDLINGS IN PEAT SOIL ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ EFFECT OF PULP SLUDGE COMPOST VS MANURE FERTILIZER APPLICATION TO THE GROWTH OF GERONGGANG Cratoxylum arborescens SEEDLINGS IN PEAT SOIL ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59353-limbah-pulp-kertas-tanah-gambut-ftir" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59353-limbah-pulp-kertas-tanah-gambut-ftir" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:1a979a66ae9c8395837c9de3ae8f3233</id>
	<published>2026-08-18T09:46:30+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T09:46:30+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="sidebar menu" label="sidebar menu" />
	<category term="selim mehmud" label="selim mehmud" />
	<category term="ahmad arsyad" label="ahmad arsyad" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,arsyad,mehmud,menu,selim,sidebar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut mengenai efek dosis yang berbeda dari kompos limbah pulp terhadap pertumbuhan bibit geronggang di tanah gambut. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat fokus pada pengaruh ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut mengenai efek dosis yang berbeda dari kompos limbah pulp terhadap pertumbuhan bibit geronggang di tanah gambut. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat fokus pada pengaruh ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/limbah-pulp-kertas-tanah-gambut-ftir-sampel-kompos-thumb-f3c03.webp" title="JURIS - EFFECT OF PULP SLUDGE COMPOST VS. MANURE FERTILIZER APPLICATION TO THE GROWTH OF GERONGGANG (Cratoxylum arborescens) SEEDLINGS IN PEAT SOIL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/limbah-pulp-kertas-tanah-gambut-ftir-sampel-kompos-thumb-f3c03.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/limbah-pulp-kertas-tanah-gambut-ftir-sampel-kompos-thumb-f3c03.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/limbah-pulp-kertas-tanah-gambut-ftir-sampel-kompos-thumb-f3c03.webp 1x" title="JURIS - EFFECT OF PULP SLUDGE COMPOST VS. MANURE FERTILIZER APPLICATION TO THE GROWTH OF GERONGGANG (Cratoxylum arborescens) SEEDLINGS IN PEAT SOIL" alt="JURIS - EFFECT OF PULP SLUDGE COMPOST VS. MANURE FERTILIZER APPLICATION TO THE GROWTH OF GERONGGANG (Cratoxylum arborescens) SEEDLINGS IN PEAT SOIL" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/limbah-pulp-kertas-tanah-gambut-ftir-sampel-kompos-thumb-30c71.webp" title="JURIS - EFFECT OF PULP SLUDGE COMPOST VS. MANURE FERTILIZER APPLICATION TO THE GROWTH OF GERONGGANG (Cratoxylum arborescens) SEEDLINGS IN PEAT SOIL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/limbah-pulp-kertas-tanah-gambut-ftir-sampel-kompos-thumb-30c71.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/limbah-pulp-kertas-tanah-gambut-ftir-sampel-kompos-thumb-30c71.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/limbah-pulp-kertas-tanah-gambut-ftir-sampel-kompos-thumb-30c71.webp 1x" title="JURIS - EFFECT OF PULP SLUDGE COMPOST VS. MANURE FERTILIZER APPLICATION TO THE GROWTH OF GERONGGANG (Cratoxylum arborescens) SEEDLINGS IN PEAT SOIL" alt="JURIS - EFFECT OF PULP SLUDGE COMPOST VS. MANURE FERTILIZER APPLICATION TO THE GROWTH OF GERONGGANG (Cratoxylum arborescens) SEEDLINGS IN PEAT SOIL" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/b/limbah-pulp-kertas-tanah-gambut-ftir-sampel-kompos-thumb-7bc07.webp" title="JURIS - EFFECT OF PULP SLUDGE COMPOST VS. MANURE FERTILIZER APPLICATION TO THE GROWTH OF GERONGGANG (Cratoxylum arborescens) SEEDLINGS IN PEAT SOIL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/b/limbah-pulp-kertas-tanah-gambut-ftir-sampel-kompos-thumb-7bc07.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/b/limbah-pulp-kertas-tanah-gambut-ftir-sampel-kompos-thumb-7bc07.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/b/limbah-pulp-kertas-tanah-gambut-ftir-sampel-kompos-thumb-7bc07.webp 1x" title="JURIS - EFFECT OF PULP SLUDGE COMPOST VS. MANURE FERTILIZER APPLICATION TO THE GROWTH OF GERONGGANG (Cratoxylum arborescens) SEEDLINGS IN PEAT SOIL" alt="JURIS - EFFECT OF PULP SLUDGE COMPOST VS. MANURE FERTILIZER APPLICATION TO THE GROWTH OF GERONGGANG (Cratoxylum arborescens) SEEDLINGS IN PEAT SOIL" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59353-limbah-pulp-kertas-tanah-gambut-ftir" title="JURIS - EFFECT OF PULP SLUDGE COMPOST VS. MANURE FERTILIZER APPLICATION TO THE GROWTH OF GERONGGANG (Cratoxylum arborescens) SEEDLINGS IN PEAT SOIL" target="_blank">EFFECT OF PULP SLUDGE COMPOST VS. MANURE FERTILIZER APPLICATION TO THE GROWTH OF GERONGGANG (Cratoxylum arborescens) SEEDLINGS IN PEAT SOIL</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan untuk melakukan studi lebih lanjut mengenai efek dosis yang berbeda dari kompos limbah pulp terhadap pertumbuhan bibit geronggang di tanah gambut. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat fokus pada pengaruh karakteristik mengembang-menyusut dari kompos limbah pulp terhadap retensi air di tanah kering. Terakhir, studi tentang interaksi antara kompos limbah pulp dan pupuk kandang dalam mendukung pertumbuhan bibit geronggang juga dapat menjadi arah penelitian yang menarik..
<br>The survival rate of  seedlings with manure fertilizer or compost sludge addition at a dosage equal to 2 (tons/ha) was the highest (100%) value after six months of observation.However, on average, seedlings with sludge compost addition in peat soil had a better height increment than the non-fertilized or seedlings with manure fertilizer addition.The height increment of seedlings with sludge compost addition at a dosage equal to 16 (tons/ha) was significantly different from another treatment.Seedlings with sludge compost addition at a dosage of 6 and 12 (tons/ha) had the highest diameter that was statistically different from another treatment.However, seedlings with sludge compost addition at a dosage equal to 6 and 12 (tons/ha) had a lower survival rate.The average dry weight of seedlings was better after the sludge compost addition than with other treatments.However, seedlings with either sludge compost or manure fertilizer added invested more growth on leaves than non-fertilized seedlings.The pulp sludge compost inoculated with P.oxalicum can provide nutrients for geronggang seedlings.Thus, it is recommended that dosages of either 2 (tons/ha) or 16 (tons/ha) of pulp sludge compost could be used to raise seedlings' survival rate and height in peat soil, respectively.The shrink and swell characteristics of pulp sludge compost provide an opportunity as a material for water retention in dry soil.In the future, the pulp sludge compost that meets the ISN requirement (CN ratio 10-20) is essential to being acceptable for large-scale applications
<br>RESPONS BIBIT GERONGGANG (Cratoxylum arborescens) TERHADAP PENAMBAHAN KOMPOS DARI LIMBAH PULP DI TANAH GAMBUT. Industri pulp merupakan industri unggulan Indonesia, namun limbah yang dihasilkan harus dikelola. Limbah pulp mengandung bahan organik yang sesuai sebagai bahan kompos. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui respons pertumbuhan bibit geronggang (Cratoxylum arborescens) terhadap penambahan kompos dari limbah pulp dibandingkan dengan pupuk kandang dan tanpa pemupukan selama enam bulan. Sebanyak 15 kg limbah pulp (kadar air 60-70%) dicampur dengan dekomposer (Penicillium citrinum dan Penicillium oxalicum (107 spores/mL)) diinkubasi selama satu bulan. Kompos dan pupuk kandang dengan dosis 0, 2, 4, 6, 8, 10, 12, 14 and 16 (ton/ha) ditambahkan ke tanah gambut...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/b/limbah-pulp-kertas-tanah-gambut-ftir-sampel-kompos-thumb-7bc07.webp" type="image/webp" length="92880" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/limbah-pulp-kertas-tanah-gambut-ftir-sampel-kompos-thumb-f3c03.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/limbah-pulp-kertas-tanah-gambut-ftir-sampel-kompos-thumb-30c71.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/b/limbah-pulp-kertas-tanah-gambut-ftir-sampel-kompos-thumb-7bc07.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-746-aptklhi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-129-indonesian-journal-forestry-research.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Dukungan Keluarga Dengan SelfAcManagement Diabetes Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Dukungan Keluarga Dengan SelfAcManagement Diabetes Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Dukungan Keluarga Dengan SelfAcManagement Diabetes Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59346-diabetes-mellitus-dm-tipe-klien-keluarg" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59346-diabetes-mellitus-dm-tipe-klien-keluarg" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:75e7fdd22c548f5251babd3d65934d35</id>
	<published>2026-08-18T09:31:55+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T09:31:55+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="kompilasi file akademik" label="kompilasi file akademik" />
	<category term="etalase jurnal akademik" label="etalase jurnal akademik" />
	<category term="etalase pdf jurnal" label="etalase pdf jurnal" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Mengingat tingginya prevalensi diabetes di Sulawesi Selatan, penting untuk menilai strategi dukungan keluarga dalam konteks digital. Penelitian berikutnya dapat menanyakan apakah kelompok WhatsApp keluarga meningkatkan efektivitas dukungan emosional terhadap ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Mengingat tingginya prevalensi diabetes di Sulawesi Selatan, penting untuk menilai strategi dukungan keluarga dalam konteks digital. Penelitian berikutnya dapat menanyakan apakah kelompok WhatsApp keluarga meningkatkan efektivitas dukungan emosional terhadap ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/d/diabetes-mellitus-dm-tipe-klien-keluarga-pasien-st-thumb-158bf.webp" title="JURIS - Analisis Dukungan Keluarga Dengan SelfAcManagement Diabetes Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/d/diabetes-mellitus-dm-tipe-klien-keluarga-pasien-st-thumb-158bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/d/diabetes-mellitus-dm-tipe-klien-keluarga-pasien-st-thumb-158bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/d/diabetes-mellitus-dm-tipe-klien-keluarga-pasien-st-thumb-158bf.webp 1x" title="JURIS - Analisis Dukungan Keluarga Dengan SelfAcManagement Diabetes Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II" alt="JURIS - Analisis Dukungan Keluarga Dengan SelfAcManagement Diabetes Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/d/diabetes-mellitus-dm-tipe-klien-keluarga-pasien-st-thumb-7c405.webp" title="JURIS - Analisis Dukungan Keluarga Dengan SelfAcManagement Diabetes Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/d/diabetes-mellitus-dm-tipe-klien-keluarga-pasien-st-thumb-7c405.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/d/diabetes-mellitus-dm-tipe-klien-keluarga-pasien-st-thumb-7c405.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/d/diabetes-mellitus-dm-tipe-klien-keluarga-pasien-st-thumb-7c405.webp 1x" title="JURIS - Analisis Dukungan Keluarga Dengan SelfAcManagement Diabetes Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II" alt="JURIS - Analisis Dukungan Keluarga Dengan SelfAcManagement Diabetes Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/d/diabetes-mellitus-dm-tipe-klien-keluarga-pasien-st-thumb-1503f.webp" title="JURIS - Analisis Dukungan Keluarga Dengan SelfAcManagement Diabetes Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/d/diabetes-mellitus-dm-tipe-klien-keluarga-pasien-st-thumb-1503f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/d/diabetes-mellitus-dm-tipe-klien-keluarga-pasien-st-thumb-1503f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/d/diabetes-mellitus-dm-tipe-klien-keluarga-pasien-st-thumb-1503f.webp 1x" title="JURIS - Analisis Dukungan Keluarga Dengan SelfAcManagement Diabetes Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II" alt="JURIS - Analisis Dukungan Keluarga Dengan SelfAcManagement Diabetes Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59346-diabetes-mellitus-dm-tipe-klien-keluarg" title="JURIS - Analisis Dukungan Keluarga Dengan SelfAcManagement Diabetes Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II" target="_blank">Analisis Dukungan Keluarga Dengan SelfAcManagement Diabetes Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II</a>: Mengingat tingginya prevalensi diabetes di Sulawesi Selatan, penting untuk menilai strategi dukungan keluarga dalam konteks digital. Penelitian berikutnya dapat menanyakan apakah kelompok WhatsApp keluarga meningkatkan efektivitas dukungan emosional terhadap praktik selfAcmanagement pasien Tube DM tipe II. Selain itu, diperlukan studi yang menguji jenis konten informasi keluargaAimisalnya diet, pengukuran glukosa, atau penanganan komplikasiAiadalah paling bervalid pada pengendalian gula darah. Penelitian kualitatif dapat menggali persepsi keluarga tentang kebolehan mereka menyediakan dukungan instrumental di lingkungan perkotaan versus pedesaan. Untuk stabile, dapat diteliti apakah perbedaan budaya wilayah memengaruhi penerimaan dan keefektifan dukungan penghargaan keluarga pada pasien. Penggunaan metodologi campuran akan memungkinkan pengukuran kuantitatif hubungan dan pemahaman mendalam pengalaman subjek. Analisis multivariat dapat mengidentifikasi variabel interaksi antara dukungan keluarga dan faktor demografi seperti usia, pendidikan, dan lama penyakit. Penelitian longitudinal perlu mengikuti pasien selama setahun untuk menilai mempertahankan selfAcmanagement setelah intervensi dukungan keluarga. Hasilnya dapat memberikan rekomendasi kebijakan kesehatan lingkungan, termasuk pelatihan bagi keluarga dan penggunaan aplikasi mobile. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat meningkatkan peran keluarga sebagai agen perubahan dalam manajemen diabetes di Palopo..
<br>Penelitian menunjukkan adanya hubungan positif antara dukungan emosional, instrumental, penghargaan, dan informasi keluarga dengan selfAcmanagement diabetes pada penderita DM tipe 2 di Puskesmas Wara Barat, Palopo, Tahun 2024.Hasil analisis chiAcsquare seluruh dimensi dukungan keluarga berhubungan signifikan dengan tingkat selfAcmanagement pasien.Oleh karena itu, keluarga dapat menjadi faktor penting dalam meningkatkan kemampuan manajemen diri pasien diabetes tipe 2 di wilayah kerja tersebut
<br>Dukungan keluarga sangat penting untuk mengubah keadaan pasien dengan diabetes mellitus jika pasien tersebut tidak memiliki dukungan keluarga akan mempengaruhi selfAcmanagement. SelfAcmanagement diabetes adalah pengetahuan tentang pengelolaan diabetes melitus (DM) secara tepat dengan mengendalikan penyakit melalui pengembangan keterampilan pemecahan permasalahan dan peningkatan kepercayaan diri bagi penderita untuk mengurangi dampak diabetes. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan dukungan emosional, instrumental, penghargaan, dan informasi dengan selfAcmanagement diabetes pada penderita DM tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Wara Barat Kota Palopo Tahun 2024. Jenis penelitian ini nyingku peneliti kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif analitik menggunakan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 65 responden dengan teknik purposive sampling,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/d/diabetes-mellitus-dm-tipe-klien-keluarga-pasien-st-thumb-1503f.webp" type="image/webp" length="94256" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/d/diabetes-mellitus-dm-tipe-klien-keluarga-pasien-st-thumb-158bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/d/diabetes-mellitus-dm-tipe-klien-keluarga-pasien-st-thumb-7c405.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/d/diabetes-mellitus-dm-tipe-klien-keluarga-pasien-st-thumb-1503f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5727-aacendikiajournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13099-aacendikia-journal-nursing.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Decoy Effect Cognitive Load and Positive Emotion on Purchase Intention iPhone 14 Case Study ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Decoy Effect Cognitive Load and Positive Emotion on Purchase Intention iPhone 14 Case Study ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Decoy Effect Cognitive Load and Positive Emotion on Purchase Intention iPhone 14 Case Study ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59352-niat-pembelian-konsumen-perilaku-em" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59352-niat-pembelian-konsumen-perilaku-em" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:41693217196d06f57f13d924d45651e9</id>
	<published>2026-08-18T08:58:10+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T08:58:10+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="decoy effect" label="decoy effect" />
	<category term="effect work" label="effect work" />
	<category term="nelly nelly" label="nelly nelly" />
	<itunes:keywords><![CDATA[decoy,effect,nelly,work]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas lingkup penelitian dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi niat pembelian. Selain itu, studi serupa perlu dilakukan untuk produk teknologi lainnya dan sektor pasar yang ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas lingkup penelitian dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi niat pembelian. Selain itu, studi serupa perlu dilakukan untuk produk teknologi lainnya dan sektor pasar yang ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-konsumen-perilaku-niat-emosi-positi-thumb-7e729.webp" title="JURIS - Decoy Effect, Cognitive Load, and Positive Emotion on Purchase Intention: iPhone 14 Case Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-konsumen-perilaku-niat-emosi-positi-thumb-7e729.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-konsumen-perilaku-niat-emosi-positi-thumb-7e729.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-konsumen-perilaku-niat-emosi-positi-thumb-7e729.webp 1x" title="JURIS - Decoy Effect, Cognitive Load, and Positive Emotion on Purchase Intention: iPhone 14 Case Study" alt="JURIS - Decoy Effect, Cognitive Load, and Positive Emotion on Purchase Intention: iPhone 14 Case Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-konsumen-perilaku-niat-emosi-positi-thumb-3382c.webp" title="JURIS - Decoy Effect, Cognitive Load, and Positive Emotion on Purchase Intention: iPhone 14 Case Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-konsumen-perilaku-niat-emosi-positi-thumb-3382c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-konsumen-perilaku-niat-emosi-positi-thumb-3382c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-konsumen-perilaku-niat-emosi-positi-thumb-3382c.webp 1x" title="JURIS - Decoy Effect, Cognitive Load, and Positive Emotion on Purchase Intention: iPhone 14 Case Study" alt="JURIS - Decoy Effect, Cognitive Load, and Positive Emotion on Purchase Intention: iPhone 14 Case Study" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-konsumen-perilaku-niat-emosi-positi-thumb-8c8bc.webp" title="JURIS - Decoy Effect, Cognitive Load, and Positive Emotion on Purchase Intention: iPhone 14 Case Study" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-konsumen-perilaku-niat-emosi-positi-thumb-8c8bc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-konsumen-perilaku-niat-emosi-positi-thumb-8c8bc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-konsumen-perilaku-niat-emosi-positi-thumb-8c8bc.webp 1x" title="JURIS - Decoy Effect, Cognitive Load, and Positive Emotion on Purchase Intention: iPhone 14 Case Study" alt="JURIS - Decoy Effect, Cognitive Load, and Positive Emotion on Purchase Intention: iPhone 14 Case Study" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59352-niat-pembelian-konsumen-perilaku-em" title="JURIS - Decoy Effect, Cognitive Load, and Positive Emotion on Purchase Intention: iPhone 14 Case Study" target="_blank">Decoy Effect, Cognitive Load, and Positive Emotion on Purchase Intention: iPhone 14 Case Study</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk memperluas lingkup penelitian dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi niat pembelian. Selain itu, studi serupa perlu dilakukan untuk produk teknologi lainnya dan sektor pasar yang berbeda untuk memperkuat dan memvalidasi temuan penelitian ini. Penelitian juga dapat fokus pada teknik pemasaran alternatif yang dapat memicu emosi positif dan mengurangi beban kognitif konsumen..
<br>Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa emosi positif memiliki efek mediasi yang signifikan terhadap niat pembelian.Secara khusus, hasil menunjukkan bahwa efek decoy dan beban kognitif tidak langsung mempengaruhi niat pembelian tanpa mediasi ini.Namun, meskipun kekuatan efek decoy dan emosi yang signifikan, penting untuk mengakui dampak potensial faktor lain di luar lingkup penelitian ini.Penelitian masa depan harus menyelidiki faktor tambahan di luar lingkup penelitian ini, sambil juga mengeksplorasi teknik pemasaran alternatif.Sementara penelitian ini berfokus pada efek mediasi emosi positif terhadap iPhone 14, studi serupa perlu dilakukan untuk produk yang berbeda
<br>Memahami faktor psikologis yang mempengaruhi perilaku konsumen sangat penting untuk meningkatkan niat pembelian. Penelitian ini menyelidiki dampak emosi positif sebagai mediator antara niat pembelian dan beban kognitif, yang juga dikenal sebagai efek decoy. Menggunakan metode kuantitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan teknik PLS-SEM menggunakan SmartPLS. Metode sampling purposive menghasilkan 129 responden, semua pengguna iPhone 14, untuk penelitian ini. Temuan menunjukkan bahwa efek decoy dan beban kognitif memiliki dampak signifikan terhadap niat pembelian ketika dimediasi oleh emosi positif. Hasil ini menekankan pentingnya meminimalkan beban kognitif dan memanfaatkan efek decoy dalam praktik pemasaran.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-konsumen-perilaku-niat-emosi-positi-thumb-3382c.webp" type="image/webp" length="202282" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-konsumen-perilaku-niat-emosi-positi-thumb-7e729.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-konsumen-perilaku-niat-emosi-positi-thumb-3382c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-konsumen-perilaku-niat-emosi-positi-thumb-8c8bc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-566-ukwm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7717-research-management-accounting-rima.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Integrasi Nilai Digital Entrepreneurship Bagi Calon Pendidik Gen Z Di Era Society 5 0 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Integrasi Nilai Digital Entrepreneurship Bagi Calon Pendidik Gen Z Di Era Society 5 0 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Integrasi Nilai Digital Entrepreneurship Bagi Calon Pendidik Gen Z Di Era Society 5 0 ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59335-digital-entrepreneurship-edupreneurship-society-5" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-59335-digital-entrepreneurship-edupreneurship-society-5" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-18:b7a97d78d168a8e0a9b5130181379709</id>
	<published>2026-08-18T07:49:50+07:00</published>
	<updated>2026-08-18T07:49:50+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="journal menu" label="journal menu" />
	<category term="ratna amalia" label="ratna amalia" />
	<itunes:keywords><![CDATA[amalia,journal,menu,ratna]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan pelatihan lanjutan berbasis proyek (project-based training) yang melibatkan praktik langsung pembuatan produk edupreneurship digital. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengaruh penerapan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan pelatihan lanjutan berbasis proyek (project-based training) yang melibatkan praktik langsung pembuatan produk edupreneurship digital. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengaruh penerapan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/digital-entrepreneurship-edupreneurship-society-5-thumb-7a691.webp" title="JURIS - Integrasi Nilai Digital Entrepreneurship Bagi Calon Pendidik Gen-Z Di Era Society 5.0" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/digital-entrepreneurship-edupreneurship-society-5-thumb-7a691.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/digital-entrepreneurship-edupreneurship-society-5-thumb-7a691.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/digital-entrepreneurship-edupreneurship-society-5-thumb-7a691.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Nilai Digital Entrepreneurship Bagi Calon Pendidik Gen-Z Di Era Society 5.0" alt="JURIS - Integrasi Nilai Digital Entrepreneurship Bagi Calon Pendidik Gen-Z Di Era Society 5.0" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/digital-entrepreneurship-edupreneurship-society-5-thumb-97eaf.webp" title="JURIS - Integrasi Nilai Digital Entrepreneurship Bagi Calon Pendidik Gen-Z Di Era Society 5.0" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/digital-entrepreneurship-edupreneurship-society-5-thumb-97eaf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/digital-entrepreneurship-edupreneurship-society-5-thumb-97eaf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/digital-entrepreneurship-edupreneurship-society-5-thumb-97eaf.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Nilai Digital Entrepreneurship Bagi Calon Pendidik Gen-Z Di Era Society 5.0" alt="JURIS - Integrasi Nilai Digital Entrepreneurship Bagi Calon Pendidik Gen-Z Di Era Society 5.0" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/digital-entrepreneurship-edupreneurship-society-5-thumb-c4a48.webp" title="JURIS - Integrasi Nilai Digital Entrepreneurship Bagi Calon Pendidik Gen-Z Di Era Society 5.0" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/digital-entrepreneurship-edupreneurship-society-5-thumb-c4a48.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/digital-entrepreneurship-edupreneurship-society-5-thumb-c4a48.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/digital-entrepreneurship-edupreneurship-society-5-thumb-c4a48.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Nilai Digital Entrepreneurship Bagi Calon Pendidik Gen-Z Di Era Society 5.0" alt="JURIS - Integrasi Nilai Digital Entrepreneurship Bagi Calon Pendidik Gen-Z Di Era Society 5.0" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-59335-digital-entrepreneurship-edupreneurship-society-5" title="JURIS - Integrasi Nilai Digital Entrepreneurship Bagi Calon Pendidik Gen-Z Di Era Society 5.0" target="_blank">Integrasi Nilai Digital Entrepreneurship Bagi Calon Pendidik Gen-Z Di Era Society 5.0</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengembangkan pelatihan lanjutan berbasis proyek (project-based training) yang melibatkan praktik langsung pembuatan produk edupreneurship digital. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengaruh penerapan nilai digital entrepreneurship terhadap peningkatan kompetensi pedagogis dan profesional calon pendidik. Dengan demikian, penelitian dapat memberikan kontribusi lebih dalam mengintegrasikan nilai-nilai kewirausahaan digital dalam pendidikan, khususnya bagi calon pendidik Generasi Z di era Society 5.0..
<br>Pembelajaran digital entrepreneurship memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan pemahaman mahasiswa calon guru Generasi Z.Peningkatan tersebut tampak dari adanya perbedaan yang signifikan antara capaian sebelum dan sesudah intervensi, khususnya pada materi digital entrepreneurship, Society 5.Selain memperkuat aspek kognitif, kegiatan ini juga menghasilkan berbagai produk pembelajaran digital serta model integrasi pedagogis berbasis edupreneurship.Dengan demikian, pembelajaran digital entrepreneurship berkontribusi dalam membentuk calon pendidik yang kreatif, inovatif, adaptif, dan berorientasi pada kewirausahaan digital di era Society 5
<br>Program ini bertujuan memberikan pemahaman sekaligus menelaah tingkat pemahaman calon guru Generasi Z mengenai digital entrepreneurship dalam konteks Society 5.0. Kegiatan dilakukan melalui workshop interaktif dengan rancangan one group pre-test post-test. Analisis menggunakan statistik deskriptif, uji Chi-Square, serta Z-Test for Two Proportions memperlihatkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman mahasiswa terkait digital entrepreneurship, Society 5.0, SEO, dan manajemen mutu. Selain penguatan aspek kognitif, kegiatan menghasilkan luaran berupa flowchart ide kreatif, produk edukatif digital, serta model integrasi pedagogis berbasis edupreneurship. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran digital entrepreneurship mampu membentuk calon pendidik yang adaptif, inovatif, kreatif, dan berorientasi pada kewirausahaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/2/digital-entrepreneurship-edupreneurship-society-5-thumb-97eaf.webp" type="image/webp" length="147530" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/digital-entrepreneurship-edupreneurship-society-5-thumb-7a691.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/digital-entrepreneurship-edupreneurship-society-5-thumb-97eaf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/digital-entrepreneurship-edupreneurship-society-5-thumb-c4a48.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4200-itsm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16915-jurnal-pengabdian-masyarakat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Tue, 18 Aug 2026 17:15:45 +0700. 12 items. Served in: 4.446 seconds [atom] -->
