<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.84-28jun2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.84-28jun2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-06-29T06:41:30+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Gairaigo Derived from English in Japanese Advertising Benefits Drawbacks and Global Implications ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Gairaigo Derived from English in Japanese Advertising Benefits Drawbacks and Global Implications ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Gairaigo Derived from English in Japanese Advertising Benefits Drawbacks and Global Implications ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52099-filosofi-budaya-jepang-pasar-global-bouquet" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52099-filosofi-budaya-jepang-pasar-global-bouquet" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-29:80b9de2868fe36404ba5d2c56a0bef4a</id>
	<published>2026-06-29T00:48:21+07:00</published>
	<updated>2026-06-29T00:48:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<category term="web stats" label="web stats" />
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page,stats,view,web]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara penggunaan gairaigo dalam iklan Jepang dengan iklan di negara-negara lain yang juga menggunakan kata serapan bahasa Inggris. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara penggunaan gairaigo dalam iklan Jepang dengan iklan di negara-negara lain yang juga menggunakan kata serapan bahasa Inggris. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/b/filosofi-budaya-jepang-pasar-global-bouquet-strate-thumb-10de8.webp" title="JURIS - Gairaigo Derived from English in Japanese Advertising: Benefits, Drawbacks, and Global Implications" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/filosofi-budaya-jepang-pasar-global-bouquet-strate-thumb-10de8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/filosofi-budaya-jepang-pasar-global-bouquet-strate-thumb-10de8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/filosofi-budaya-jepang-pasar-global-bouquet-strate-thumb-10de8.webp 1x" title="JURIS - Gairaigo Derived from English in Japanese Advertising: Benefits, Drawbacks, and Global Implications" alt="JURIS - Gairaigo Derived from English in Japanese Advertising: Benefits, Drawbacks, and Global Implications" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/b/filosofi-budaya-jepang-pasar-global-bouquet-strate-thumb-987c4.webp" title="JURIS - Gairaigo Derived from English in Japanese Advertising: Benefits, Drawbacks, and Global Implications" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/filosofi-budaya-jepang-pasar-global-bouquet-strate-thumb-987c4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/filosofi-budaya-jepang-pasar-global-bouquet-strate-thumb-987c4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/filosofi-budaya-jepang-pasar-global-bouquet-strate-thumb-987c4.webp 1x" title="JURIS - Gairaigo Derived from English in Japanese Advertising: Benefits, Drawbacks, and Global Implications" alt="JURIS - Gairaigo Derived from English in Japanese Advertising: Benefits, Drawbacks, and Global Implications" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/b/filosofi-budaya-jepang-pasar-global-bouquet-strate-thumb-78328.webp" title="JURIS - Gairaigo Derived from English in Japanese Advertising: Benefits, Drawbacks, and Global Implications" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/b/filosofi-budaya-jepang-pasar-global-bouquet-strate-thumb-78328.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/b/filosofi-budaya-jepang-pasar-global-bouquet-strate-thumb-78328.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/b/filosofi-budaya-jepang-pasar-global-bouquet-strate-thumb-78328.webp 1x" title="JURIS - Gairaigo Derived from English in Japanese Advertising: Benefits, Drawbacks, and Global Implications" alt="JURIS - Gairaigo Derived from English in Japanese Advertising: Benefits, Drawbacks, and Global Implications" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52099-filosofi-budaya-jepang-pasar-global-bouquet" title="JURIS - Gairaigo Derived from English in Japanese Advertising: Benefits, Drawbacks, and Global Implications" target="_blank">Gairaigo Derived from English in Japanese Advertising: Benefits, Drawbacks, and Global Implications</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara penggunaan gairaigo dalam iklan Jepang dengan iklan di negara-negara lain yang juga menggunakan kata serapan bahasa Inggris. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan gairaigo dalam iklan Jepang berbeda atau serupa dengan negara-negara lain, dan bagaimana hal itu mempengaruhi penerimaan dan persepsi konsumen terhadap merek Jepang di pasar global. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak penggunaan gairaigo terhadap bahasa Jepang itu sendiri, termasuk analisis tentang bagaimana gairaigo mempengaruhi perkembangan bahasa Jepang modern dan apakah ada risiko hilangnya identitas budaya Jepang. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki bagaimana gairaigo mempengaruhi komunikasi lintas budaya dan apakah ada strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan pemahaman dan penerimaan gairaigo oleh audiens non-Jepang..
<br>Penelitian ini telah mengeksplorasi penggunaan gairaigo dalam iklan Jepang dan manfaat, kekurangan, serta implikasinya secara global.Penggunaan gairaigo dalam iklan Jepang telah menjadi praktik yang umum dalam beberapa tahun terakhir, karena menawarkan beberapa manfaat seperti meningkatkan daya tarik produk bagi generasi muda, memungkinkan komunikasi yang lebih efektif dengan audiens internasional, dan meningkatkan citra global merek Jepang.Namun, penggunaan berlebihan gairaigo juga dapat menyebabkan keterbatasan aksesibilitas bagi penutur non-Inggris, potensi erosi bahasa dan hilangnya identitas budaya, serta dampak negatif pada bisnis tradisional Jepang.Selain itu, implikasi global gairaigo dalam iklan Jepang juga signifikan, dengan pengaruh iklan Jepang pada tren pemasaran global dan pertukaran budaya serta komunikasi lintas bahasa.Secara keseluruhan, meskipun penggunaan gairaigo dalam iklan Jepang dapat membawa banyak manfaat, penting untuk mempertimbangkan dengan cermat kekurangan dan implikasi budaya potensialnya bagi audiens domestik dan global.Dengan mengenali dampak gairaigo pada iklan Jepang, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang interaksi kompleks antara bahasa, budaya, dan pemasaran dalam konteks global.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk terus mengeksplorasi dampak dan implikasi gairaigo dalam iklan Jepang
<br>Gairaigo, atau kata serapan yang dipinjam dari bahasa asing, telah menjadi fitur yang umum dalam bahasa Jepang, dengan bahasa Inggris sebagai pengaruh terbesar. Penggunaan kata serapan bahasa Inggris dalam iklan Jepang semakin umum, dengan banyak iklan dan materi promosi lainnya yang mengintegrasikan gairaigo dalam pesan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi prevalensi dan signifikansi gairaigo yang berasal dari bahasa Inggris dalam iklan Jepang, dengan memeriksa manfaat dan kekurangannya, serta implikasinya secara global. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui studi literatur. Data diperoleh secara daring melalui berbagai basis data akademik, yaitu 19 buku dan 26 artikel...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/b/filosofi-budaya-jepang-pasar-global-bouquet-strate-thumb-987c4.webp" type="image/webp" length="124792" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/filosofi-budaya-jepang-pasar-global-bouquet-strate-thumb-10de8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/filosofi-budaya-jepang-pasar-global-bouquet-strate-thumb-987c4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/b/filosofi-budaya-jepang-pasar-global-bouquet-strate-thumb-78328.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-570-upi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14275-japanedu-jurnal-pendidikan-pengajaran-bahasa-jepang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Identifikasi Molekular Bakteri Endofit dari Akar Pauh Mangifera sumatrana Miq dan Aktivitas Antimikrobanya ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Identifikasi Molekular Bakteri Endofit dari Akar Pauh Mangifera sumatrana Miq dan Aktivitas Antimikrobanya ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Identifikasi Molekular Bakteri Endofit dari Akar Pauh Mangifera sumatrana Miq dan Aktivitas Antimikrobanya ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52089-ekstrak-bakteri-endofit-mangifera" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52089-ekstrak-bakteri-endofit-mangifera" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-29:c7371acab535d3b99e4f195dc14a85c3</id>
	<published>2026-06-29T00:48:21+07:00</published>
	<updated>2026-06-29T00:48:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="tuty taslim" label="tuty taslim" />
	<category term="okti satria" label="okti satria" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,okti,satria,taslim,tuty]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang potensi bakteri endofit sebagai sumber antibiotik baru. Selain itu, penelitian tentang mekanisme antibakteri dari bakteri endofit juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Selain ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang potensi bakteri endofit sebagai sumber antibiotik baru. Selain itu, penelitian tentang mekanisme antibakteri dari bakteri endofit juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Selain ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/ekstrak-bakteri-endofit-mangifera-sumatrana-aktivi-thumb-add59.webp" title="JURIS - Identifikasi Molekular Bakteri Endofit dari Akar Pauh (Mangifera sumatrana Miq) dan Aktivitas Antimikrobanya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/ekstrak-bakteri-endofit-mangifera-sumatrana-aktivi-thumb-add59.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/ekstrak-bakteri-endofit-mangifera-sumatrana-aktivi-thumb-add59.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/ekstrak-bakteri-endofit-mangifera-sumatrana-aktivi-thumb-add59.webp 1x" title="JURIS - Identifikasi Molekular Bakteri Endofit dari Akar Pauh (Mangifera sumatrana Miq) dan Aktivitas Antimikrobanya" alt="JURIS - Identifikasi Molekular Bakteri Endofit dari Akar Pauh (Mangifera sumatrana Miq) dan Aktivitas Antimikrobanya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/ekstrak-bakteri-endofit-mangifera-sumatrana-aktivi-thumb-7e746.webp" title="JURIS - Identifikasi Molekular Bakteri Endofit dari Akar Pauh (Mangifera sumatrana Miq) dan Aktivitas Antimikrobanya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/ekstrak-bakteri-endofit-mangifera-sumatrana-aktivi-thumb-7e746.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/ekstrak-bakteri-endofit-mangifera-sumatrana-aktivi-thumb-7e746.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/ekstrak-bakteri-endofit-mangifera-sumatrana-aktivi-thumb-7e746.webp 1x" title="JURIS - Identifikasi Molekular Bakteri Endofit dari Akar Pauh (Mangifera sumatrana Miq) dan Aktivitas Antimikrobanya" alt="JURIS - Identifikasi Molekular Bakteri Endofit dari Akar Pauh (Mangifera sumatrana Miq) dan Aktivitas Antimikrobanya" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/ekstrak-bakteri-endofit-mangifera-sumatrana-aktivi-thumb-ef74f.webp" title="JURIS - Identifikasi Molekular Bakteri Endofit dari Akar Pauh (Mangifera sumatrana Miq) dan Aktivitas Antimikrobanya" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/ekstrak-bakteri-endofit-mangifera-sumatrana-aktivi-thumb-ef74f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/ekstrak-bakteri-endofit-mangifera-sumatrana-aktivi-thumb-ef74f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/ekstrak-bakteri-endofit-mangifera-sumatrana-aktivi-thumb-ef74f.webp 1x" title="JURIS - Identifikasi Molekular Bakteri Endofit dari Akar Pauh (Mangifera sumatrana Miq) dan Aktivitas Antimikrobanya" alt="JURIS - Identifikasi Molekular Bakteri Endofit dari Akar Pauh (Mangifera sumatrana Miq) dan Aktivitas Antimikrobanya" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52089-ekstrak-bakteri-endofit-mangifera" title="JURIS - Identifikasi Molekular Bakteri Endofit dari Akar Pauh (Mangifera sumatrana Miq) dan Aktivitas Antimikrobanya" target="_blank">Identifikasi Molekular Bakteri Endofit dari Akar Pauh (Mangifera sumatrana Miq) dan Aktivitas Antimikrobanya</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang potensi bakteri endofit sebagai sumber antibiotik baru. Selain itu, penelitian tentang mekanisme antibakteri dari bakteri endofit juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Selain itu, penelitian tentang potensi bakteri endofit sebagai sumber antibiotik baru juga dapat dilakukan dengan menguji aktivitas antibakteri terhadap berbagai jenis bakteri patogen. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam upaya konservasi pauh dan pengembangan antibiotik baru..
<br>Isolat AL1 yang diisolasi dari akar pauh (Mangifera sumatrana Miq) memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dapat diidentifikasi secara molekuler dengan gen 16S rRNA dengan hasil identifikasi adalah Lysinibacillus macoides
<br>Bakteri endofit merupakan bakteri yang mampu menghasilkan senyawa-senyawa bioaktif yang sama dengan tanaman inangnya. Salah satunya tumbuhan yang potensial adalah pauh (Mangifera sumatrana Miq.). Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengisolasi dan menguji aktivitas antimikroba dari bakteri endofit dari akar pauh terhadap Staphylococcus aureus, Escherichia coli, dan Candida albicans serta melakukan identifikasi secara molekuler menggunakan gen 16S rRNA terhadap bakteri endofit yang memiliki aktivitas antimikroba terkuat.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/f/ekstrak-bakteri-endofit-mangifera-sumatrana-aktivi-thumb-7e746.webp" type="image/webp" length="105800" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/ekstrak-bakteri-endofit-mangifera-sumatrana-aktivi-thumb-add59.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/ekstrak-bakteri-endofit-mangifera-sumatrana-aktivi-thumb-7e746.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/ekstrak-bakteri-endofit-mangifera-sumatrana-aktivi-thumb-ef74f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-785-upertis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3034-jurnal-kesehatan-perintis-perintis-s-helath-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Formulasi Sediaan Hair Tonic Kombinasi Fraksi Daun Binahong Anredera cordifolia Ten Steenis dan Lendir Bekicot Lissachatina fulica sebagai Penumbuh Rambut ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Formulasi Sediaan Hair Tonic Kombinasi Fraksi Daun Binahong Anredera cordifolia Ten Steenis dan Lendir Bekicot Lissachatina fulica sebagai Penumbuh Rambut ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Formulasi Sediaan Hair Tonic Kombinasi Fraksi Daun Binahong Anredera cordifolia Ten Steenis dan Lendir Bekicot Lissachatina fulica sebagai Penumbuh Rambut ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52094-kondisi-rambut-fraksi-etil-asetat-efek-kombinasi-f" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52094-kondisi-rambut-fraksi-etil-asetat-efek-kombinasi-f" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-29:757ff7f2c57a88e86ea52cb793e8e5a1</id>
	<published>2026-06-29T00:48:21+07:00</published>
	<updated>2026-06-29T00:48:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="tuty taslim" label="tuty taslim" />
	<category term="okti satria" label="okti satria" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,okti,satria,taslim,tuty]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menguji efektivitas kombinasi fraksi daun binahong dan lendir bekicot pada manusia untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya pada populasi yang lebih luas. (2) ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menguji efektivitas kombinasi fraksi daun binahong dan lendir bekicot pada manusia untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya pada populasi yang lebih luas. (2) ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/kondisi-rambut-fraksi-etil-asetat-efek-kombinasi-b-thumb-15b08.webp" title="JURIS - Formulasi Sediaan Hair Tonic Kombinasi Fraksi Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) dan Lendir Bekicot (Lissachatina fulica) sebagai Penumbuh Rambut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/kondisi-rambut-fraksi-etil-asetat-efek-kombinasi-b-thumb-15b08.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/kondisi-rambut-fraksi-etil-asetat-efek-kombinasi-b-thumb-15b08.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/kondisi-rambut-fraksi-etil-asetat-efek-kombinasi-b-thumb-15b08.webp 1x" title="JURIS - Formulasi Sediaan Hair Tonic Kombinasi Fraksi Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) dan Lendir Bekicot (Lissachatina fulica) sebagai Penumbuh Rambut" alt="JURIS - Formulasi Sediaan Hair Tonic Kombinasi Fraksi Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) dan Lendir Bekicot (Lissachatina fulica) sebagai Penumbuh Rambut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/kondisi-rambut-fraksi-etil-asetat-efek-kombinasi-b-thumb-bac54.webp" title="JURIS - Formulasi Sediaan Hair Tonic Kombinasi Fraksi Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) dan Lendir Bekicot (Lissachatina fulica) sebagai Penumbuh Rambut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/kondisi-rambut-fraksi-etil-asetat-efek-kombinasi-b-thumb-bac54.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/kondisi-rambut-fraksi-etil-asetat-efek-kombinasi-b-thumb-bac54.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/kondisi-rambut-fraksi-etil-asetat-efek-kombinasi-b-thumb-bac54.webp 1x" title="JURIS - Formulasi Sediaan Hair Tonic Kombinasi Fraksi Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) dan Lendir Bekicot (Lissachatina fulica) sebagai Penumbuh Rambut" alt="JURIS - Formulasi Sediaan Hair Tonic Kombinasi Fraksi Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) dan Lendir Bekicot (Lissachatina fulica) sebagai Penumbuh Rambut" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/d/kondisi-rambut-fraksi-etil-asetat-efek-kombinasi-b-thumb-3d42b.webp" title="JURIS - Formulasi Sediaan Hair Tonic Kombinasi Fraksi Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) dan Lendir Bekicot (Lissachatina fulica) sebagai Penumbuh Rambut" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/d/kondisi-rambut-fraksi-etil-asetat-efek-kombinasi-b-thumb-3d42b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/d/kondisi-rambut-fraksi-etil-asetat-efek-kombinasi-b-thumb-3d42b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/d/kondisi-rambut-fraksi-etil-asetat-efek-kombinasi-b-thumb-3d42b.webp 1x" title="JURIS - Formulasi Sediaan Hair Tonic Kombinasi Fraksi Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) dan Lendir Bekicot (Lissachatina fulica) sebagai Penumbuh Rambut" alt="JURIS - Formulasi Sediaan Hair Tonic Kombinasi Fraksi Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) dan Lendir Bekicot (Lissachatina fulica) sebagai Penumbuh Rambut" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52094-kondisi-rambut-fraksi-etil-asetat-efek-kombinasi-f" title="JURIS - Formulasi Sediaan Hair Tonic Kombinasi Fraksi Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) dan Lendir Bekicot (Lissachatina fulica) sebagai Penumbuh Rambut" target="_blank">Formulasi Sediaan Hair Tonic Kombinasi Fraksi Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) dan Lendir Bekicot (Lissachatina fulica) sebagai Penumbuh Rambut</a>: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Menguji efektivitas kombinasi fraksi daun binahong dan lendir bekicot pada manusia untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya pada populasi yang lebih luas. (2) Menganalisis lebih lanjut mekanisme kerja kombinasi fraksi daun binahong dan lendir bekicot dalam merangsang pertumbuhan rambut, termasuk studi seluler dan molekuler untuk memahami jalur sinyal yang terlibat. (3) Mengembangkan formulasi hair tonic yang lebih stabil dan mudah diaplikasikan, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti pH, viskositas, dan karakteristik fisik lainnya..
<br>Pengkombinasian antara fraksi N-Butanol dan Etil Asetat daun binahong dengan lendir sudah efektif karena setiap kelompok perlakuan membuktikan pertumbuhan rambut yang cukup signifikan.Dan pada formulasi II sediaan hair tonic kombinasi fraksi N-Butanol daun binahong dan lendir bekicot dengan 15% zat aktif pada perbandingan (1.2) memiliki pertumbuhan rambut terbaik dengan nilai rata-rata 17,60 A 4,76 mm pada hari ke-14
<br>Rambut memainkan peran signifikan dalam menentukan penampilan fisik seseorang. Kondisi rambut yang sehat dan indah dapat meningkatkan rasa percaya diri, sementara masalah seperti kerontokan rambut seringkali menjadi sumber kekhawatiran. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kombinasi fraksi n-Butanol dan Etil Asetat dari ekstrak daun binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) dengan fraksi lendir bekicot (Lissachatina fulica) dalam sediaan hair tonic terhadap pertumbuhan rambut. Metode penelitian melibatkan ekstraksi etanol 70% dari daun binahong yang kemudian difraksinasi menggunakan n-Butanol dan Etil Asetat (1:1), serta ekstraksi lendir bekicot menggunakan etanol 96%. Hair tonic diformulasikan dalam tiga perbandingan zat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/d/kondisi-rambut-fraksi-etil-asetat-efek-kombinasi-b-thumb-3d42b.webp" type="image/webp" length="72826" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/kondisi-rambut-fraksi-etil-asetat-efek-kombinasi-b-thumb-15b08.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/kondisi-rambut-fraksi-etil-asetat-efek-kombinasi-b-thumb-bac54.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/d/kondisi-rambut-fraksi-etil-asetat-efek-kombinasi-b-thumb-3d42b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-785-upertis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3034-jurnal-kesehatan-perintis-perintis-s-helath-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Kebiasaan Makan pada Balita Stunting di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kebiasaan Makan pada Balita Stunting di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kebiasaan Makan pada Balita Stunting di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52082-pemberian-makan-palsu-pola-y" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52082-pemberian-makan-palsu-pola-y" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-29:57f6e5e19f40f9b61cf47375fe6a5c84</id>
	<published>2026-06-29T00:48:21+07:00</published>
	<updated>2026-06-29T00:48:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="tuty taslim" label="tuty taslim" />
	<category term="okti satria" label="okti satria" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,okti,satria,taslim,tuty]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan intervensi edukasi kepada ibu-ibu tentang pentingnya pola makan yang tepat dan seimbang untuk mencegah stunting pada anak. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan intervensi edukasi kepada ibu-ibu tentang pentingnya pola makan yang tepat dan seimbang untuk mencegah stunting pada anak. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/pemberian-makan-palsu-pola-yuyu-perilaku-konsumsi-thumb-a7e12.webp" title="JURIS - Kebiasaan Makan pada Balita Stunting di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/pemberian-makan-palsu-pola-yuyu-perilaku-konsumsi-thumb-a7e12.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/pemberian-makan-palsu-pola-yuyu-perilaku-konsumsi-thumb-a7e12.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/pemberian-makan-palsu-pola-yuyu-perilaku-konsumsi-thumb-a7e12.webp 1x" title="JURIS - Kebiasaan Makan pada Balita Stunting di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri" alt="JURIS - Kebiasaan Makan pada Balita Stunting di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/pemberian-makan-palsu-pola-yuyu-perilaku-konsumsi-thumb-fc5ed.webp" title="JURIS - Kebiasaan Makan pada Balita Stunting di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/pemberian-makan-palsu-pola-yuyu-perilaku-konsumsi-thumb-fc5ed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/pemberian-makan-palsu-pola-yuyu-perilaku-konsumsi-thumb-fc5ed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/pemberian-makan-palsu-pola-yuyu-perilaku-konsumsi-thumb-fc5ed.webp 1x" title="JURIS - Kebiasaan Makan pada Balita Stunting di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri" alt="JURIS - Kebiasaan Makan pada Balita Stunting di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52082-pemberian-makan-palsu-pola-y" title="JURIS - Kebiasaan Makan pada Balita Stunting di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri" target="_blank">Kebiasaan Makan pada Balita Stunting di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan intervensi edukasi kepada ibu-ibu tentang pentingnya pola makan yang tepat dan seimbang untuk mencegah stunting pada anak. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin berkontribusi terhadap kejadian stunting, seperti akses terhadap makanan bergizi dan peran pendidikan dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya gizi seimbang. Penelitian lanjutan juga dapat fokus pada pengembangan strategi intervensi yang efektif untuk meningkatkan kebiasaan makan yang tepat pada balita, serta mengevaluasi dampak intervensi tersebut terhadap penurunan angka stunting..
<br>Terdapat hubungan kebiasaan pemberian makan dengan kejadian stunting pada anak usia 1-5 tahun.Balita yang memiliki kebiasaan makan yang tepat dapat menurunkan angka kejadian stunting
<br>Stunting masih menjadi permasalahan dalam gizi anak, walaupun angka kejadian sudah menurun akan tetapi masih menjadi prioritas masalah dikarenakan pemerintah menetapkan target angka stunting ini sebesar 14% di tahun 2024. Salah satu faktor dari ibu adalah perilaku atau kebiasaan pemberian makan yang kurang baik dimana ibu belum memberikan asupan gizi yang baik dan cukup. Penelitian ini memiliki tujuan menganalisis kebiasaan makan pada anak pada balita stunting. Metode penelitian menggunakan rancangan penelitian case kontrol. Pada penelitian ini variabel independen adalah pola konsumsi makanan, sedangkan variabel dependen stunting. Penelitian ini lakukan di Posyandu wilayah kerja Kecamatan Grogol pada bulan Februari 2024 dengan jumlah responden sebanyak...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/5/pemberian-makan-palsu-pola-yuyu-perilaku-konsumsi-thumb-fc5ed.webp" type="image/webp" length="94666" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/pemberian-makan-palsu-pola-yuyu-perilaku-konsumsi-thumb-a7e12.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/pemberian-makan-palsu-pola-yuyu-perilaku-konsumsi-thumb-fc5ed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-785-upertis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3034-jurnal-kesehatan-perintis-perintis-s-helath-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52084-pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52084-pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-29:04596b51b5d5615c1bae73f24d654c5a</id>
	<published>2026-06-29T00:48:21+07:00</published>
	<updated>2026-06-29T00:48:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="tuty taslim" label="tuty taslim" />
	<category term="okti satria" label="okti satria" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,okti,satria,taslim,tuty]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana intervensi edukasi digital yang disesuaikan dengan tingkat literasi dan akses teknologi ibu mempengaruhi selfAcefficacy serta keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada ibu primipara di wilayah pedesaan. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana intervensi edukasi digital yang disesuaikan dengan tingkat literasi dan akses teknologi ibu mempengaruhi selfAcefficacy serta keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada ibu primipara di wilayah pedesaan. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-61324.webp" title="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-61324.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-61324.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-61324.webp 1x" title="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" alt="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-d0d80.webp" title="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-d0d80.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-d0d80.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-d0d80.webp 1x" title="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" alt="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-2987e.webp" title="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-2987e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-2987e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-2987e.webp 1x" title="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" alt="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52084-pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me" title="JURIS - Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif" target="_blank">Keyakinan Diri Ibu Menyusui terhadap Pemberian ASI Eksklusif</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti bagaimana intervensi edukasi digital yang disesuaikan dengan tingkat literasi dan akses teknologi ibu mempengaruhi selfAcefficacy serta keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada ibu primipara di wilayah pedesaan. Selanjutnya, sebuah studi longitudinal yang membandingkan efek dukungan sosial dari keluarga inti dengan dukungan profesional tenaga kesehatan terhadap keyakinan ibu, kepuasan bayi, dan tingkat kelangsungan ASI eksklusif selama enam bulan pertama dapat mengidentifikasi faktor mediasi yang paling berpengaruh. Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dapat mengeksplorasi persepsi ibu mengenai hambatan psikologis, budaya, dan norma sosial yang mempengaruhi keputusan menyusui eksklusif, sehingga menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih sensitif terhadap konteks lokal. Selain itu, uji coba intervensi berbasis komunitas yang melibatkan pelatihan peerAccounseling oleh ibu menyusui berpengalaman dapat dievaluasi untuk melihat peningkatan selfAcefficacy dan penurunan tingkat kegagalan ASI eksklusif pada kelompok kontrol. Terakhir, analisis faktor ekonomi seperti pendapatan keluarga dan biaya kesempatan kerja ibu dapat diteliti secara multivariat untuk memahami kontribusinya terhadap keberlanjutan ASI eksklusif dan merumuskan strategi kebijakan yang inklusif..
<br>Terdapat hubungan erat antara efikasi diri ibu menyusui dengan pemberian ASI eksklusif yang dibuktikan dengan analisis statistik p<0,05 yang membandingkan ibu yang berhasil memberikan ASI eksklusif (kelompok kasus) dengan ibu yang gagal memberikan ASI eksklusif (kelompok kontrol).Direkomendasikan pentingnya program edukasi berkelanjutan kepada ibu menyusui dapat meningkatkan keyakinan ibu menyusui sehingga program ASI eksklusif dapat ditingkatkan
<br>Kegagalan pemberian ASI eksklusif dapat disebabkan oleh banyak faktor. Rendahnya keyakinan diri ibu menyusui menjadi salah satu faktor yang penting untuk digali kaitannya dengan kegagalan pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keyakinan ibu menyusui dengan ASI eksklusif. Desain penelitian adalah case control, dengan kelompok kasus adalah ibu yang berhasil memberikan ASI eksklusif sementara kelompok control adalah ibu yang gagal memberikan ASI eksklusif. Populasi penelitian ini adalah ibu menyusui yang memiliki anak usia 0-24 bulan di wilayah kerja Puskemas Belimbing,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-2987e.webp" type="image/webp" length="99570" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-61324.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-d0d80.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/0/pola-pemberian-asi-partisipasi-tenaga-kesehatan-me-thumb-2987e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-785-upertis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3034-jurnal-kesehatan-perintis-perintis-s-helath-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52102-mata-kuliah-bahasa-tata-siswa" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52102-mata-kuliah-bahasa-tata-siswa" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-29:4db34dcff161d06151510fad84e4536b</id>
	<published>2026-06-29T00:48:21+07:00</published>
	<updated>2026-06-29T00:48:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="analysis pre" label="analysis pre" />
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<itunes:keywords><![CDATA[analysis,header,page,pre,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana pelatihan eksplisit tentang penggunaan partikel Jepang memengaruhi pengurangan kesalahan interferensi pada penerjemahan klausa relatif, dengan menguji kelompok mahasiswa yang menerima instruksi khusus ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana pelatihan eksplisit tentang penggunaan partikel Jepang memengaruhi pengurangan kesalahan interferensi pada penerjemahan klausa relatif, dengan menguji kelompok mahasiswa yang menerima instruksi khusus ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-2f779.webp" title="JURIS - Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-2f779.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-2f779.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-2f779.webp 1x" title="JURIS - Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips" alt="JURIS - Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-beeed.webp" title="JURIS - Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-beeed.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-beeed.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-beeed.webp 1x" title="JURIS - Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips" alt="JURIS - Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-edfc6.webp" title="JURIS - Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-edfc6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-edfc6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-edfc6.webp 1x" title="JURIS - Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips" alt="JURIS - Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52102-mata-kuliah-bahasa-tata-siswa" title="JURIS - Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips" target="_blank">Indonesian Grammatical Interference in Translating Relative Clauses in Japanese Comic Strips</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana pelatihan eksplisit tentang penggunaan partikel Jepang memengaruhi pengurangan kesalahan interferensi pada penerjemahan klausa relatif, dengan menguji kelompok mahasiswa yang menerima instruksi khusus dibandingkan dengan kelompok kontrol; selanjutnya, studi dapat menginvestigasi peran konteks visual komik (misalnya panel gambar) dalam membantu mahasiswa menentukan struktur klausa relatif, menggunakan teknik pelacakan mata untuk mengukur fokus perhatian dan hubungannya dengan akurasi terjemahan; terakhir, pengembangan korpus komik Jepang berbahasa Indonesia yang teranotasi klausa relatif dapat diuji pada model terjemahan mesin untuk menilai kemampuan otomatis dalam menangani interferensi bahasa serta memberikan rekomendasi perbaikan bagi sistem terjemahan berbasis AI..
<br>Analisis menunjukkan bahwa kesalahan terjemahan utama yang muncul pada responden bersifat grammatical, berupa interferensi morfologis pada pembentukan kata, termasuk kesalahan penerjemahan verba, adverbia, pronomina pribadi, pronomina penghubung, nomina, serta penanda waktu.Interferensi partikel juga terlihat, sedangkan interferensi fonologis dan leksikal tidak terdeteksi.dari total 56 terjemahan, 30 tergolong Global Error dan 26 Local Error.Berdasarkan kuesioner, kesulitan utama terletak pada penentuan bagian yang mengalami generalisasi, urutan bagian terjemahan, serta penerjemahan partikel penghubung, sementara strategi paling umum yang digunakan mahasiswa adalah memanfaatkan Google Translate dengan pengecekan ulang, disertai penggunaan gambar sebagai referensi dan penandaan SAcPAcOAcK sebelum menerjemahkan
<br>Komunikasi dwibahasa, seperti penerjemahan, menghasilkan peristiwa linguistik akibat interaksi dua bahasa atau lebih. Interferensi bahasa adalah salah satu konsekuensi kontak bahasa. Penelitian ini meneliti dampak tata bahasa Indonesia terhadap penerjemahan klausa relatif dalam komik Jepang untuk mengidentifikasi jenisAcjenis kesalahan gramatikal. Penelitian juga menganalisis interferensi morfologis dan sintaksis pada tingkat frasa sebagai hasil terjemahan responden serta menyelidiki penyebabnya, kesulitan, dan strategi yang digunakan selama proses penerjemahan, khususnya pada klausa relatif dalam komik Jepang. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan, dengan data dikumpulkan melalui perekaman dan analisis hasil ujian tengah semester penerjemahan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-edfc6.webp" type="image/webp" length="98298" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-2f779.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-beeed.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/mata-kuliah-bahasa-tata-siswa-interferensi-gramati-thumb-edfc6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-570-upi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14275-japanedu-jurnal-pendidikan-pengajaran-bahasa-jepang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Uji Aktivitas Antihiperglikemia Ramuan Tradisional Pada Tikus Jantan yang Diinduksi Aloksan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Uji Aktivitas Antihiperglikemia Ramuan Tradisional Pada Tikus Jantan yang Diinduksi Aloksan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Uji Aktivitas Antihiperglikemia Ramuan Tradisional Pada Tikus Jantan yang Diinduksi Aloksan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52090-tikus-jantan-testis-putih-skrining-glukosa" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52090-tikus-jantan-testis-putih-skrining-glukosa" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-29:b6c4d07ad3b806ca701a17388a05308e</id>
	<published>2026-06-29T00:48:21+07:00</published>
	<updated>2026-06-29T00:48:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="tuty taslim" label="tuty taslim" />
	<category term="okti satria" label="okti satria" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,okti,satria,taslim,tuty]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi mekanisme aksi bioaktif spesifik dalam ramuan tradisional dengan melakukan isolasi dan identifikasi senyawa aktif menggunakan teknik kromatografi serta uji inAcvitro pada sel beta pankreas, sehingga dapat dipahami ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi mekanisme aksi bioaktif spesifik dalam ramuan tradisional dengan melakukan isolasi dan identifikasi senyawa aktif menggunakan teknik kromatografi serta uji inAcvitro pada sel beta pankreas, sehingga dapat dipahami ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/tikus-jantan-testis-putih-skrining-glukosa-darah-r-thumb-9e4d6.webp" title="JURIS - Uji Aktivitas Antihiperglikemia Ramuan Tradisional Pada Tikus Jantan yang Diinduksi Aloksan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/tikus-jantan-testis-putih-skrining-glukosa-darah-r-thumb-9e4d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/tikus-jantan-testis-putih-skrining-glukosa-darah-r-thumb-9e4d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/tikus-jantan-testis-putih-skrining-glukosa-darah-r-thumb-9e4d6.webp 1x" title="JURIS - Uji Aktivitas Antihiperglikemia Ramuan Tradisional Pada Tikus Jantan yang Diinduksi Aloksan" alt="JURIS - Uji Aktivitas Antihiperglikemia Ramuan Tradisional Pada Tikus Jantan yang Diinduksi Aloksan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/tikus-jantan-testis-putih-skrining-glukosa-darah-r-thumb-d69ad.webp" title="JURIS - Uji Aktivitas Antihiperglikemia Ramuan Tradisional Pada Tikus Jantan yang Diinduksi Aloksan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/tikus-jantan-testis-putih-skrining-glukosa-darah-r-thumb-d69ad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/tikus-jantan-testis-putih-skrining-glukosa-darah-r-thumb-d69ad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/tikus-jantan-testis-putih-skrining-glukosa-darah-r-thumb-d69ad.webp 1x" title="JURIS - Uji Aktivitas Antihiperglikemia Ramuan Tradisional Pada Tikus Jantan yang Diinduksi Aloksan" alt="JURIS - Uji Aktivitas Antihiperglikemia Ramuan Tradisional Pada Tikus Jantan yang Diinduksi Aloksan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/6/tikus-jantan-testis-putih-skrining-glukosa-darah-r-thumb-2b610.webp" title="JURIS - Uji Aktivitas Antihiperglikemia Ramuan Tradisional Pada Tikus Jantan yang Diinduksi Aloksan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/6/tikus-jantan-testis-putih-skrining-glukosa-darah-r-thumb-2b610.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/6/tikus-jantan-testis-putih-skrining-glukosa-darah-r-thumb-2b610.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/6/tikus-jantan-testis-putih-skrining-glukosa-darah-r-thumb-2b610.webp 1x" title="JURIS - Uji Aktivitas Antihiperglikemia Ramuan Tradisional Pada Tikus Jantan yang Diinduksi Aloksan" alt="JURIS - Uji Aktivitas Antihiperglikemia Ramuan Tradisional Pada Tikus Jantan yang Diinduksi Aloksan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52090-tikus-jantan-testis-putih-skrining-glukosa" title="JURIS - Uji Aktivitas Antihiperglikemia Ramuan Tradisional Pada Tikus Jantan yang Diinduksi Aloksan" target="_blank">Uji Aktivitas Antihiperglikemia Ramuan Tradisional Pada Tikus Jantan yang Diinduksi Aloksan</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi mekanisme aksi bioaktif spesifik dalam ramuan tradisional dengan melakukan isolasi dan identifikasi senyawa aktif menggunakan teknik kromatografi serta uji inAcvitro pada sel beta pankreas, sehingga dapat dipahami jalur molekuler yang terlibat dalam penurunan glukosa darah. Selanjutnya, penting untuk melakukan uji dosisAcrespons yang lebih terperinci, meliputi variasi volume dosis yang lebih halus (misalnya 0,05AmL, 0,12AmL, 0,25AmL) serta memperpanjang periode perlakuan hingga 14 atau 21 hari untuk menilai efek jangka panjang dan potensi toksisitas. Terakhir, penelitian dapat diperluas ke model diabetes tipeA2 yang diinduksi dengan diet tinggi lemak atau streptozotocin pada hewan percobaan, dan pada tahap berikutnya melakukan uji klinis faseAI pada sukarelawan manusia untuk menilai keamanan, tolerabilitas, serta efektivitas terapeutik ramuan tradisional dalam mengontrol kadar glukosa darah..
<br>Ramuan tradisional terbukti dapat menurunkan kadar glukosa darah pada tikus jantan yang diinduksi aloksan berdasarkan uji statistik ANOVA dua arah.Pemberian ramuan tradisional dengan volume 0,15AmL menunjukkan penurunan kadar glukosa darah yang lebih baik dibandingkan pembanding glibenklamid
<br>Tanaman bawang putih, jahe merah dan lemon merupakan tanaman yang digunakan sebagai obat tradisional, salah satunya sebagai obat diabetes melitus, dan juga cuka apel yang merupakan hasil fermentasi apel juga terbukti dapat menurunkan kadar gula darah. Penggunaan di masyarakat banyak menggunakan campuran bahan tersebut dalam bentuk ramuan yang sudah diolah sebagai pengobatan pada penyakit degenerative. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menentukan pengaruh pemberian ramuan tradisional pada tikus yang diinduksi aloksan untuk mengetahui dosis efektif dari ramuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/6/tikus-jantan-testis-putih-skrining-glukosa-darah-r-thumb-9e4d6.webp" type="image/webp" length="95850" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/tikus-jantan-testis-putih-skrining-glukosa-darah-r-thumb-9e4d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/tikus-jantan-testis-putih-skrining-glukosa-darah-r-thumb-d69ad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/6/tikus-jantan-testis-putih-skrining-glukosa-darah-r-thumb-2b610.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-785-upertis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3034-jurnal-kesehatan-perintis-perintis-s-helath-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2 7 Hari ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2 7 Hari ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2 7 Hari ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52086-analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-pij" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52086-analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-pij" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-29:5a5b6c290237b2027ff984710f415892</id>
	<published>2026-06-29T00:48:21+07:00</published>
	<updated>2026-06-29T00:48:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="tuty taslim" label="tuty taslim" />
	<category term="okti satria" label="okti satria" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,okti,satria,taslim,tuty]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti frekuensi dan durasi optimal pijat oksitoksin untuk meningkatkan volume ASI pada ibu nifas dalam dua minggu pertama pasca melahirkan, sehingga dapat memberikan panduan praktis bagi tenaga kesehatan. Selain itu, studi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti frekuensi dan durasi optimal pijat oksitoksin untuk meningkatkan volume ASI pada ibu nifas dalam dua minggu pertama pasca melahirkan, sehingga dapat memberikan panduan praktis bagi tenaga kesehatan. Selain itu, studi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-1f2a8.webp" title="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-1f2a8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-1f2a8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-1f2a8.webp 1x" title="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" alt="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-76ffb.webp" title="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-76ffb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-76ffb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-76ffb.webp 1x" title="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" alt="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-6faaf.webp" title="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-6faaf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-6faaf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-6faaf.webp 1x" title="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" alt="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52086-analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-pij" title="JURIS - Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari" target="_blank">Pijat Oksitoksin terhadap Produksi ASI pada Ibu Nifas 2-7 Hari</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti frekuensi dan durasi optimal pijat oksitoksin untuk meningkatkan volume ASI pada ibu nifas dalam dua minggu pertama pasca melahirkan, sehingga dapat memberikan panduan praktis bagi tenaga kesehatan. Selain itu, studi komparatif antara pijat oksitoksin dengan intervensi non-farmakologis lain seperti kompres hangat atau perawatan payudara dapat mengevaluasi efektivitas masingAcmasing dalam meningkatkan sekresi ASI dan mengurangi tingkat stres ibu. Selanjutnya, penting untuk menilai dampak jangka panjang pijat oksitoksin terhadap pertumbuhan bayi dan kepatuhan menyusui eksklusif hingga enam bulan, guna memastikan manfaat tidak hanya bersifat sementara. Dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkuat bukti ilmiah serta memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat..
<br>Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik untuk bayi yang baru lahir dan merupakan satu Ae satunya makanan sehat yang diperlukan bayi pada awal Ae awal kehidupannya.Pengeluaran ASI merupakan rangsangan yang sangat kompleks antara saraf dan bermacam- macam hormone.Agar produksi ASI berjalan dengan lancar, maka diperlukan pengetahuan ibu nifas tentang pijat oksitosin dalam kelancaran ASI.Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat oksitoksin terhadap pengeluaran ASI di Klinik Smile Mom and Baby Spa Kota Padang Panjang.Study ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain one group pretest and posttest terhadap 18 orang ibu post partum yang dipilih secara purposive.Intervensi dilakukan pada bulan Agustus 2022 Ae April 2023 di Klinik Smile Mom and Baby Spa.Analisis data yang digunakan adalah paired T-Test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pijat oksitoksin berpengaruh bermakna terhadap produksi ASI ibu postpartum dengan nilai P = 0.Rerata nilai peningkatan produksi ASI adalah 8,25 cc.Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pijat oksitoksin terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas.Pijat oksitoksin dapat membantu meningkatkan produksi ASI pada ibu nifas.Penelitian selanjutnya dapat meneliti frekuensi dan durasi optimal pijat oksitoksin untuk meningkatkan volume ASI pada ibu nifas dalam dua minggu pertama pasca melahirkan, sehingga dapat memberikan panduan praktis bagi tenaga kesehatan.Selain itu, studi komparatif antara pijat oksitoksin dengan intervensi non-farmakologis lain seperti kompres hangat atau perawatan payudara dapat mengevaluasi efektivitas masingAcmasing dalam meningkatkan sekresi ASI dan mengurangi tingkat stres ibu.Selanjutnya, penting untuk menilai dampak jangka panjang pijat oksitoksin terhadap pertumbuhan bayi dan kepatuhan menyusui eksklusif hingga enam bulan, guna memastikan manfaat tidak hanya bersifat sementara.Dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkuat bukti ilmiah serta memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih tepat.Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik untuk bayi yang baru lahir dan merupakan satu Ae satunya makanan sehat yang diperlukan bayi pada awal Ae awal kehidupannya.Pengeluaran ASI merupakan rangsangan yang sangat kompleks antara saraf dan bermacam- macam hormone.Agar produksi ASI berjalan dengan lancar, maka diperlukan pengetahuan ibu nifas tentang pijat oksitosin dalam kelancaran ASI.Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat oksitoksin terhadap pengeluaran ASI di Klinik Smile Mom and Baby Spa Kota Padang Panjang.Study ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain one group pretest and posttest terhadap 18 orang ibu post partum yang dipilih secara purposive.Intervensi dilakukan pada bulan Agustus 2022 Ae April 2023 di Klinik Smile Mom and Baby Spa.Analisis data yang digunakan adalah paired T-Test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pijat oksitoksin berpengaruh bermakna terhadap produksi ASI ibu postpartum dengan nilai P = 0.Rerata nilai peningkatan produksi ASI adalah 8,25 cc.Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pijat oksitoksin terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas
<br>Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik untuk bayi yang baru lahir dan merupakan satu Ae satunya makanan sehat yang diperlukan bayi pada awal Ae awal kehidupannya. Pengeluaran ASI merupakan rangsangan yang sangat kompleks antara saraf dan bermacam- macam hormone. Agar produksi ASI berjalan dengan lancar, maka diperlukan pengetahuan ibu nifas tentang pijat oksitosin dalam kelancaran ASI. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat oksitoksin terhadap pengeluaran ASI di Klinik Smile Mom and Baby Spa Kota Padang Panjang. Study ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain one group pretest and posttest terhadap 18 orang ibu post partum yang dipilih secara purposive. Intervensi dilakukan pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-76ffb.webp" type="image/webp" length="110140" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-1f2a8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-76ffb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/0/analisis-data-produksi-pengaruh-pijat-perineum-oks-thumb-6faaf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-785-upertis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3034-jurnal-kesehatan-perintis-perintis-s-helath-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52095-mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-penge" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52095-mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-penge" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-29:312328960ccf1bbd1ebe3c4a578b5983</id>
	<published>2026-06-29T00:48:21+07:00</published>
	<updated>2026-06-29T00:48:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="direktori jurnal akademik" label="direktori jurnal akademik" />
	<category term="etalase pdf jurnal" label="etalase pdf jurnal" />
	<category term="etalase jurnal akademik" label="etalase jurnal akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menguji efektivitas dan keamanan ekstrak Asam Kandis pada model hewan yang berbeda, seperti tikus SpragueAcDawley atau kelinci, serta melakukan uji klinis fase I pada sukarelawan manusia untuk menentukan dosis terapeutik yang ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menguji efektivitas dan keamanan ekstrak Asam Kandis pada model hewan yang berbeda, seperti tikus SpragueAcDawley atau kelinci, serta melakukan uji klinis fase I pada sukarelawan manusia untuk menentukan dosis terapeutik yang ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-490fa.webp" title="JURIS - Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-490fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-490fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-490fa.webp 1x" title="JURIS - Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan" alt="JURIS - Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-ccb29.webp" title="JURIS - Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-ccb29.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-ccb29.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-ccb29.webp 1x" title="JURIS - Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan" alt="JURIS - Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-873e0.webp" title="JURIS - Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-873e0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-873e0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-873e0.webp 1x" title="JURIS - Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan" alt="JURIS - Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52095-mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-penge" title="JURIS - Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan" target="_blank">Pemberian Ekstrak Asam Kandis terhadap Penurunan Glukosa Darah pada Tikus yang Diinduksi Aloksan</a>: Penelitian lanjutan dapat menguji efektivitas dan keamanan ekstrak Asam Kandis pada model hewan yang berbeda, seperti tikus SpragueAcDawley atau kelinci, serta melakukan uji klinis fase I pada sukarelawan manusia untuk menentukan dosis terapeutik yang optimal, mengidentifikasi efek samping potensial, menilai keberlanjutan penurunan glukosa darah dalam jangka waktu yang lebih lama, dan mengamati perubahan metabolik lain seperti profil lipid dan tekanan darah; selanjutnya, studi terfokus pada isolasi senyawa bioaktif utama, misalnya Garcinisidone A, dapat dilakukan dengan teknik kromatografi tinggi (HPLC) dan spektrometri massa, diikuti dengan pengujian inAvitro terhadap enzim Acglukosidase dan Acamilase untuk mengungkap mekanisme penghambatan, serta evaluasi farmakokinetik dan farmakodinamika senyawa tersebut dalam tubuh, termasuk studi toksisitas akut dan kronis pada organ hati dan ginjal; selain itu, penelitian dapat mengevaluasi pengaruh pemberian ekstrak Asam Kandis secara kronis terhadap regenerasi sel  pankreas, ekspresi gen insulin, serta jalur sinyal PI3K/Akt pada tikus diabetes, yang akan memberikan wawasan tentang potensi terapeutik jangka panjang, membantu mengembangkan strategi pengobatan kombinasi yang lebih efektif untuk pasien diabetes tipeA2, serta menguji efek sinergi bila dikombinasikan dengan obat standar seperti metformin..
<br>Pemberian ekstrak etil asetat buah Asam kandis (Garcinia parvifolia) pada hewan coba tikus jantan (Rattus norvegicus) galur wistar yang telah diinduksi aloksan mampu menurunkan kadar glukosa darah
<br>Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia kronis akibat gangguan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Penggunaan bahan alami sebagai alternatif pengobatan diabetes semakin menarik perhatian, salah satunya adalah ekstrak etil asetat buah asam kandis Garcinia parvifolia (Miq.) Miq), yang diketahui memiliki kandungan bioaktif dengan potensi antidiabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek pemberian ekstrak Asam Kandis terhadap penurunan kadar glukosa darah pada tikus yang diinduksi aloksan. Dalam penelitian ini, tikus jantan Wistar dibagi menjadi lima kelompok:...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-873e0.webp" type="image/webp" length="107382" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-490fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-ccb29.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/1/mapk-tikus-jantan-tekanan-darah-pengendalian-ekstr-thumb-873e0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-785-upertis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3034-jurnal-kesehatan-perintis-perintis-s-helath-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages The Support Status of Easy Japanese for Foreigners ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages The Support Status of Easy Japanese for Foreigners ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages The Support Status of Easy Japanese for Foreigners ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52100-desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52100-desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-29:fd5e859225095a0b0d71e50dcded9620</id>
	<published>2026-06-28T23:06:14+07:00</published>
	<updated>2026-06-28T23:06:14+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="analysis pre" label="analysis pre" />
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<itunes:keywords><![CDATA[analysis,header,page,pre,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan aksesibilitas halaman web pemerintah prefektur bagi penutur non-pribumi bahasa Jepang dan orang-orang dengan disabilitas, perlu memperluas pilihan bahasa untuk mencakup bahasa yang luas seperti Inggris, Cina, dan Korea, serta bahasa ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan aksesibilitas halaman web pemerintah prefektur bagi penutur non-pribumi bahasa Jepang dan orang-orang dengan disabilitas, perlu memperluas pilihan bahasa untuk mencakup bahasa yang luas seperti Inggris, Cina, dan Korea, serta bahasa ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-7c945.webp" title="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-7c945.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-7c945.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-7c945.webp 1x" title="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" alt="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-2688d.webp" title="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-2688d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-2688d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-2688d.webp 1x" title="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" alt="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-143aa.webp" title="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-143aa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-143aa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-143aa.webp 1x" title="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" alt="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52100-desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber" title="JURIS - Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners" target="_blank">Multilingualization on the Current Japanese Prefectural Government Web Pages: The Support Status of Easy Japanese for Foreigners</a>: Untuk meningkatkan aksesibilitas halaman web pemerintah prefektur bagi penutur non-pribumi bahasa Jepang dan orang-orang dengan disabilitas, perlu memperluas pilihan bahasa untuk mencakup bahasa yang luas seperti Inggris, Cina, dan Korea, serta bahasa minoritas dan regional, dan menyederhanakan bahasa Jepang untuk memastikan kejelasan bagi penutur non-pribumi dan individu dengan disabilitas kognitif. Selain itu, meningkatkan aksesibilitas bagi orang-orang dengan disabilitas dengan mematuhi Web Content Accessibility Guidelines (WCAG) melalui fitur seperti text-to-speech, ukuran teks yang dapat disesuaikan, dan kompatibilitas pembaca layar adalah hal yang penting. Manfaatkan layanan terjemahan berbasis AI dan pemrosesan bahasa alami untuk menyediakan terjemahan real-time yang akurat dan membantu membuat konten yang lebih mudah dipahami. Pemantauan rutin penggunaan halaman web, keterlibatan pengguna, dan umpan balik akan memastikan efektivitas dan menyoroti area perbaikan. Libatkan umpan balik komunitas dari penutur non-pribumi dan individu dengan disabilitas untuk memandu penciptaan konten yang lebih inklusif. Menyediakan akses multimodal melalui berbagai format seperti video dengan teks dan deskripsi audio dapat mengakomodasi gaya belajar yang berbeda, meningkatkan pemahaman dan aksesibilitas. Melatih pengembang konten web dalam praktik terbaik untuk desain web yang multilingual dan dapat diakses juga vital. Selain itu, penting untuk memastikan bahwa halaman yang dianggap sebagai bahasa Jepang yang mudah oleh penutur asli memang mudah bagi penutur non-pribumi. Strategi ini secara kolektif bertujuan untuk membuat halaman web pemerintah prefektur lebih dapat digunakan dan inklusif, memastikan bahwa informasi yang penting dapat diakses dan dipahami oleh semua pengguna, terlepas dari kemampuan bahasa atau status disabilitas..
<br>Mengenai multilingualisasi halaman web, ditemukan bahwa informasi di halaman web diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa yang lebih luas dan bahwa jumlah prefektur yang menerjemahkan halaman web ke dalam bahasa Jepang yang mudah dan informasi dalam bahasa Jepang yang mudah telah meningkat.Meskipun informasi multilingual yang disurvei dalam penelitian ini tampaknya ditujukan terutama untuk penduduk asing, hal ini dianggap terkait dengan bidang pendidikan anak.Misalnya, NHK NEWS WEB EASY ditulis dalam bahasa Jepang yang mudah.Ini adalah pertama kalinya di Jepang bahwa berita disediakan oleh "yasashii nihongo" (Tanaka, Mino, Ochi, & Shibata, 2013).Menurut deskripsi situs, "NHK NEWS WEB EASY menyampaikan berita dalam bahasa yang mudah dipahami untuk penduduk asing dan siswa sekolah dasar dan menengah pertama".Selain itu, dalam beberapa tahun terakhir, kelas kebutuhan khusus telah menjadi tempat bagi siswa sekolah dasar dan menengah pertama dengan akar asing yang tidak memiliki kemampuan bahasa Jepang yang memadai dan tidak dapat mengikuti kelas bahasa Jepang karena alasan seperti "kekurangan instruktur" (Nikkei Shimbun, 2021).Telah dilaporkan bahwa di kelas kebutuhan khusus, anak-anak asing berjumlah "satu dari 15", dua kali lipat lebih banyak daripada anak-anak Jepang (NHK, 2022).Menanggapi situasi ini, instruktur bahasa Jepang dikirim ke sekolah pendidikan wajib publik untuk memberikan instruksi dalam bahasa Jepang dan staf pendukung bahasa asli untuk membantu dalam bahasa asli, dan sistem penerimaan sekolah untuk anak-anak asing sedang didirikan (Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Sains dan Teknologi, 2021).Secara khusus, bahasa Jepang yang mudah efektif untuk anak-anak dengan disabilitas intelektual (Nakajima, 2021) dan untuk anak-anak dengan disabilitas pendengaran karena ekspresi yang disederhanakan (Kawauchi, 2021), karena guru sekolah dan staf sekolah termasuk dalam kelompok sasaran pelatihan bahasa Jepang yang mudah (Kementerian Kehakiman, 2022).Oleh karena itu, dengan jumlah "siswa sekolah dasar dan menengah pertama yang mungkin memiliki disabilitas perkembangan dan membutuhkan dukungan khusus" yang terdaftar di kelas reguler meningkat menjadi 8,8% dan peningkatan dukungan menjadi masalah (NHK, 2022), bahasa Jepang yang mudah dapat digunakan secara efektif dalam pendidikan anak-anak dengan disabilitas.Gottlieb (2001) berpendapat bahwa bahasa bukan hanya alat komunikasi.itu adalah pintu masuk ke inklusi, pemberdayaan, dan perkembangan kognitif.Selain itu, bahasa Jepang yang disederhanakan dapat ditemukan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari, seperti dalam surat kabar untuk anak-anak.Misalnya, orang dengan kosa kata terbatas mungkin memilih bahasa Jepang yang mudah dari tab bahasa di halaman web yang disurvei di sini, dan menggunakan halaman bahasa Jepang yang mudah untuk memahami informasi dan gambaran umum informasi.Dengan demikian, diyakini bahwa berbagai bahasa, terutama bahasa Jepang yang mudah, dapat digunakan sebagai dukungan informasi yang efektif dalam pendidikan dukungan khusus.Namun, berdasarkan hasil penelitian ini, masih ada ruang untuk perbaikan dalam multilingualisasi halaman web yang berfungsi sebagai jendela informasi.Misalnya, halaman web NHK World Japan memiliki 18 bahasa yang dapat dipilih untuk diterjemahkan dari tab "Language Selection" (NHK World Japan, n.), yang lebih banyak daripada jumlah maksimum bahasa yang diterjemahkan sebanyak 16 dalam penelitian ini.Selain itu, halaman web bahasa Jepang yang mudah NHK World Japan, misalnya, menyatakan, "Ini adalah pelajaran bahasa Jepang tingkat pemula untuk mereka yang mempelajari bahasa Jepang untuk pertama kalinya.Seperti yang dinyatakan di bagian "Kanji (Inggris)" dari situs web, informasi disediakan dalam bentuk kalimat dalam bahasa Jepang dan Inggris.Mengintegrasikan berbagai bahasa ke dalam kurikulum sekolah, kita tidak hanya mendorong inklusi tetapi juga memberdayakan mereka dengan disabilitas untuk menavigasi dunia dengan lebih efektif, seperti yang dicatat oleh Maher dan Nakayama (2003).Dengan mempertimbangkan hal ini, kami menyebutkan bahwa ada prospek untuk meningkatkan jumlah bahasa yang diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa melalui terjemahan dalam bahasa Jepang yang mudah tidak cukup, tetapi kami percaya bahwa kami dapat menyediakan informasi yang mengarah pada pemahaman penutur non-pribumi bahasa Jepang dan orang-orang dengan disabilitas dengan menulis berbagai bahasa bersama dalam format kalimat ketika bahasa Jepang yang mudah ditulis dalam gaya bersama.Namun, diyakini bahwa informasi yang mengarah pada pemahaman penutur non-pribumi bahasa Jepang dan orang-orang dengan disabilitas dapat disediakan dengan menggabungkan berbagai bahasa dalam format kalimat ketika menggambarkan bahasa Jepang yang mudah secara ringkas.Di masa depan, penting untuk mengevaluasi fungsi sebenarnya dari bahasa Jepang yang mudah.Ini termasuk menilai apakah itu menyederhanakan akses informasi sesuai dengan yang dimaksudkan dan apakah itu memenuhi kebutuhan audiens sasaran.Standarisasi bahasa Jepang yang mudah di seluruh prefektur dapat membantu membuat konten web dapat dipahami secara universal dan lebih ramah pengguna.Melaksanakan perbaikan ini akan memastikan bahwa situs web pemerintah prefektur secara efektif melayani populasi yang beragam, memfasilitasi akses yang lebih baik ke informasi dan layanan yang penting bagi semua orang, terlepas dari kemampuan bahasa atau status disabilitas
<br>Peningkatan jumlah penduduk asing di Jepang, yang disebut seikatsusha, telah mendorong kebutuhan untuk menerjemahkan halaman web agar informasi dapat diperoleh. Dalam penelitian ini, kami melakukan survei untuk mengetahui status saat ini dari deskripsi bahasa, termasuk bahasa Jepang yang mudah, di halaman web pemerintah prefektur. Metode survei adalah dengan mencatat tab bahasa di setiap halaman web pemerintah prefektur dan menyelidiki jumlah prefektur yang memiliki tab untuk bahasa Jepang yang mudah dalam tab bahasa...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-7c945.webp" type="image/webp" length="107166" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-7c945.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-2688d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/desain-web-kantin-bahasa-alami-daerah-ber-kemampua-thumb-143aa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-570-upi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14275-japanedu-jurnal-pendidikan-pengajaran-bahasa-jepang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52101-stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabe" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52101-stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabe" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-29:068775fbd1f5821889be00d6a82e3503</id>
	<published>2026-06-28T23:00:26+07:00</published>
	<updated>2026-06-28T23:00:26+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="south africa" label="south africa" />
	<category term="rudi hamarno" label="rudi hamarno" />
	<category term="slot mahjong" label="slot mahjong" />
	<itunes:keywords><![CDATA[africa,hamarno,mahjong,rudi,slot,south]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada intervensi berbasis bukti yang ditujukan untuk mengelola stres pada pasien dengan tingkat stres sedang dan overload. Program manajemen stres yang ditargetkan, seperti psychoeducation, teknik relaksasi, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada intervensi berbasis bukti yang ditujukan untuk mengelola stres pada pasien dengan tingkat stres sedang dan overload. Program manajemen stres yang ditargetkan, seperti psychoeducation, teknik relaksasi, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-9b21a.webp" title="JURIS - Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-9b21a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-9b21a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-9b21a.webp 1x" title="JURIS - Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia" alt="JURIS - Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-893df.webp" title="JURIS - Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-893df.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-893df.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-893df.webp 1x" title="JURIS - Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia" alt="JURIS - Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-a122b.webp" title="JURIS - Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-a122b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-a122b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-a122b.webp 1x" title="JURIS - Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia" alt="JURIS - Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52101-stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabe" title="JURIS - Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia" target="_blank">Deskripsi Tingkat Stres pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Hiperglikemia</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada intervensi berbasis bukti yang ditujukan untuk mengelola stres pada pasien dengan tingkat stres sedang dan overload. Program manajemen stres yang ditargetkan, seperti psychoeducation, teknik relaksasi, dan pelatihan keterampilan coping, dapat diintegrasikan ke dalam perawatan diabetes rutin untuk meningkatkan kesejahteraan emosional dan mencegah eskalasi stres. Selain itu, penting untuk memperkuat pemahaman pasien tentang kondisi mereka dan mendorong pemantauan diri yang konsisten. Dukungan sosial dan lingkungan yang mendukung juga dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan hasil pengobatan. Terakhir, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi hubungan antara stres dan kontrol glikemik, serta peran neuroendokrin dalam mengatur stres dan hiperglikemia..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat stres pada individu dengan diabetes mellitus dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling terkait.Stres psikologis sering muncul akibat penyakit yang berkepanjangan, rutinitas pengobatan yang tidak teratur, dan ketakutan menghadapi kondisi kesehatan.Kehadiran komorbiditas seperti penyakit ginjal kronis, penyakit arteri koroner, dan hipertensi juga berkontribusi pada beban emosional, terutama ketika pengobatan tidak dikelola secara konsisten.Usia juga memainkan peran signifikan dalam munculnya stres, terutama pada lansia yang mengalami penurunan fungsi fisik alami dan perubahan hormonal yang dapat meningkatkan sensitivitas emosional.Perbedaan gender, terutama pada wanita yang mengalami menopause, juga tampaknya mempengaruhi kerentanan terhadap komplikasi diabetes.Secara keseluruhan, penelitian ini menekankan pentingnya perawatan medis rutin, kepatuhan terhadap pengobatan, dan manajemen gaya hidup dalam mengurangi stres dan mencegah komplikasi pada pasien dengan diabetes.Memperkuat pemahaman pasien tentang kondisinya, mendorong pemantauan diri yang konsisten, dan menciptakan lingkungan yang mendukung dapat membantu meningkatkan kesejahteraan psikologis dan hasil pengobatan
<br>Diabetes mellitus yang tidak terkontrol akan menyebabkan komplikasi jangka pendek dan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat stres pada pasien diabetes mellitus yang mengalami hiperglikemia. Desain penelitian menggunakan studi deskriptif kuantitatif dengan teknik sampling purposive dengan kriteria inklusi kadar gula darah Ou250 mg/dL disertai penyakit komorbid seperti stroke, penyakit ginjal kronis (CKD), atau sindrom koroner akut dengan jumlah sampel 39. Instrumen yang digunakan adalah Depression Anxiety Stress Scale (DASS-42). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 48,72% responden mengalami stres sedang, 33,33% stres ringan, 12,82% stres berlebihan, dan 5,13% stres normal. Temuan ini menunjukkan bahwa stres sedang adalah tingkat stres dominan pada pasien dengan hiperglikemia. Kondisi ini mungkin disebabkan oleh lama penyakit yang dialami...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-893df.webp" type="image/webp" length="74360" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-9b21a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-893df.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/stres-psikologis-kondisi-normal-pasien-diabetes-me-thumb-a122b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3202-phb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12873-jurnal-ners-kebidanan-journal-ners-midwifery.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi Remaja Gen Z ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi Remaja Gen Z ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi Remaja Gen Z ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52096-remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-rem" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52096-remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-rem" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-29:c7bc91744b88888b2ffd6989d235e418</id>
	<published>2026-06-28T20:56:16+07:00</published>
	<updated>2026-06-28T20:56:16+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="etalase jurnal akademik" label="etalase jurnal akademik" />
	<category term="direktori jurnal akademik" label="direktori jurnal akademik" />
	<category term="direktori file akademik" label="direktori file akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan intervensi yang efektif untuk meningkatkan kesehatan mental dan mengurangi gangguan menstruasi pada remaja. Studi longitudinal dapat dilakukan untuk memantau perubahan kesehatan mental ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan intervensi yang efektif untuk meningkatkan kesehatan mental dan mengurangi gangguan menstruasi pada remaja. Studi longitudinal dapat dilakukan untuk memantau perubahan kesehatan mental ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-65866.webp" title="JURIS - Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi  Remaja Gen Z" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-65866.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-65866.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-65866.webp 1x" title="JURIS - Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi  Remaja Gen Z" alt="JURIS - Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi  Remaja Gen Z" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-7c8a0.webp" title="JURIS - Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi  Remaja Gen Z" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-7c8a0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-7c8a0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-7c8a0.webp 1x" title="JURIS - Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi  Remaja Gen Z" alt="JURIS - Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi  Remaja Gen Z" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-440a1.webp" title="JURIS - Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi  Remaja Gen Z" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-440a1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-440a1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-440a1.webp 1x" title="JURIS - Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi  Remaja Gen Z" alt="JURIS - Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi  Remaja Gen Z" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52096-remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-rem" title="JURIS - Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi  Remaja Gen Z" target="_blank">Deteksi Kesehatan Mental dengan Gangguan Menstruasi  Remaja Gen Z</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan intervensi yang efektif untuk meningkatkan kesehatan mental dan mengurangi gangguan menstruasi pada remaja. Studi longitudinal dapat dilakukan untuk memantau perubahan kesehatan mental dan siklus menstruasi remaja selama periode waktu yang lebih lama. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan antara kesehatan mental dan berbagai aspek kesehatan reproduksi remaja, termasuk gangguan menstruasi lainnya seperti amenore dan hipermenorea. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman yang lebih mendalam tentang hubungan antara kesehatan mental dan kesehatan reproduksi pada remaja, serta membantu mengembangkan strategi intervensi yang komprehensif untuk mendukung kesehatan mental dan reproduksi remaja..
<br>Terdapat hubungan yang signifikan antara kesehatan mental remaja dan gangguan siklus menstruasi.Remaja dengan keterampilan koping yang baik dan manajemen stres yang efektif cenderung mengalami siklus menstruasi yang lebih normal.Hubungan antara kesehatan mental dan gangguan menstruasi telah menjadi subjek penelitian yang semakin menarik perhatian, terutama di kalangan remaja.Penelitian menunjukkan bahwa masalah stres, kecemasan, dan depresi dapat mempengaruhi siklus menstruasi, menyebabkan berbagai gangguan, seperti dismenore, oligomenore (menstruasi tidak teratur), dan amenore (tidak mengalami menstruasi).Stres psikologis dapat menyebabkan perubahan hormon yang memengaruhi keseimbangan hormonal yang penting untuk siklus menstruasi yang normal.Kecemasan dan depresi juga dapat meningkatkan risiko gangguan menstruasi.Oleh karena itu, penting untuk mengembangkan kebiasaan sehat untuk mendukung kesehatan mental dan fisik remaja
<br>Permasalahan yang terjadi saat ini adalah terkait dengan kesehatan mental remaja dan gangguan siklus menstruasi. Terdapat 90% remaja Gen Z mengalami permasalahan kesehatan mental (gangguan kecemasan, stres, depresi, dll) yang berdampak pada gangguan siklus menstruasi (dismenore, menorrhagia, metorrargia, dll). Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan kesehatan mental dengan gangguan siklus menstruasi Remaja Gen Z di SMAN 1 Rancaekek. Studi ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional terhadap 69 remaja putri yang dipilih proporsionat random sampling. Identifikasi terhadap kesehatan mental remaja menggunakan instrument SRQ-29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapah hubungan antara kesehatan mental dengan gangguan menstruasi yang dialami remaja putri dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-7c8a0.webp" type="image/webp" length="109834" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-65866.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-7c8a0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/remaja-putri-pola-siklus-menstruasi-reproduksi-umu-thumb-440a1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-785-upertis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3034-jurnal-kesehatan-perintis-perintis-s-helath-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Mon, 29 Jun 2026 06:41:30 +0700. 12 items. Served in: 5.855 seconds [atom] -->
