<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.156-13jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.156-13jul2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-07-14T09:05:37+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ QURAoANIC SELF CARE AS AN EFFORT TO OVERCOME BURNOUT A Study of HamkaAos Tafsir Al Azhar using the PERMA Approach SELF CARE QURAoANI SEBAGAI UPAYA MENGATASI BURNOUT Studi Tafsir Al Azhar Karya Hamka d ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ QURAoANIC SELF CARE AS AN EFFORT TO OVERCOME BURNOUT A Study of HamkaAos Tafsir Al Azhar using the PERMA Approach SELF CARE QURAoANI SEBAGAI UPAYA MENGATASI BURNOUT Studi Tafsir Al Azhar Karya Hamka d ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ QURAoANIC SELF CARE AS AN EFFORT TO OVERCOME BURNOUT A Study of HamkaAos Tafsir Al Azhar using the PERMA Approach SELF CARE QURAoANI SEBAGAI UPAYA MENGATASI BURNOUT Studi Tafsir Al Azhar Karya Hamka d ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54283-quran-studi-tafsir-al-azhar-te" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54283-quran-studi-tafsir-al-azhar-te" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:ec92c7816d31a9ad67c5b54af0659db5</id>
	<published>2026-07-14T06:48:22+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T06:48:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="muis tabrani" label="muis tabrani" />
	<category term="amak fadholi" label="amak fadholi" />
	<category term="ahmad mahfud" label="ahmad mahfud" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,amak,fadholi,mahfud,muis,tabrani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang konsep self-care QurAoani yang mencakup aspek fisik, emosional, sosial, dan spiritual, serta bagaimana konsep ini dapat diterapkan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang konsep self-care QurAoani yang mencakup aspek fisik, emosional, sosial, dan spiritual, serta bagaimana konsep ini dapat diterapkan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/2/quran-studi-tafsir-al-azhar-tematik-agama-asi-qura-thumb-579d2.webp" title="JURIS - QURAoANIC SELF-CARE AS AN EFFORT TO OVERCOME BURNOUT: A Study of HamkaAos Tafsir Al-Azhar using the PERMA Approach: SELF-CARE QURAoANI SEBAGAI UPAYA MENGATASI BURNOUT: Studi Tafsir Al-Azhar Karya Hamka d" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/2/quran-studi-tafsir-al-azhar-tematik-agama-asi-qura-thumb-579d2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/2/quran-studi-tafsir-al-azhar-tematik-agama-asi-qura-thumb-579d2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/2/quran-studi-tafsir-al-azhar-tematik-agama-asi-qura-thumb-579d2.webp 1x" title="JURIS - QURAoANIC SELF-CARE AS AN EFFORT TO OVERCOME BURNOUT: A Study of HamkaAos Tafsir Al-Azhar using the PERMA Approach: SELF-CARE QURAoANI SEBAGAI UPAYA MENGATASI BURNOUT: Studi Tafsir Al-Azhar Karya Hamka d" alt="JURIS - QURAoANIC SELF-CARE AS AN EFFORT TO OVERCOME BURNOUT: A Study of HamkaAos Tafsir Al-Azhar using the PERMA Approach: SELF-CARE QURAoANI SEBAGAI UPAYA MENGATASI BURNOUT: Studi Tafsir Al-Azhar Karya Hamka d" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/2/quran-studi-tafsir-al-azhar-tematik-agama-asi-qura-thumb-9e8df.webp" title="JURIS - QURAoANIC SELF-CARE AS AN EFFORT TO OVERCOME BURNOUT: A Study of HamkaAos Tafsir Al-Azhar using the PERMA Approach: SELF-CARE QURAoANI SEBAGAI UPAYA MENGATASI BURNOUT: Studi Tafsir Al-Azhar Karya Hamka d" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/2/quran-studi-tafsir-al-azhar-tematik-agama-asi-qura-thumb-9e8df.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/2/quran-studi-tafsir-al-azhar-tematik-agama-asi-qura-thumb-9e8df.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/2/quran-studi-tafsir-al-azhar-tematik-agama-asi-qura-thumb-9e8df.webp 1x" title="JURIS - QURAoANIC SELF-CARE AS AN EFFORT TO OVERCOME BURNOUT: A Study of HamkaAos Tafsir Al-Azhar using the PERMA Approach: SELF-CARE QURAoANI SEBAGAI UPAYA MENGATASI BURNOUT: Studi Tafsir Al-Azhar Karya Hamka d" alt="JURIS - QURAoANIC SELF-CARE AS AN EFFORT TO OVERCOME BURNOUT: A Study of HamkaAos Tafsir Al-Azhar using the PERMA Approach: SELF-CARE QURAoANI SEBAGAI UPAYA MENGATASI BURNOUT: Studi Tafsir Al-Azhar Karya Hamka d" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/2/quran-studi-tafsir-al-azhar-tematik-agama-asi-qura-thumb-b6152.webp" title="JURIS - QURAoANIC SELF-CARE AS AN EFFORT TO OVERCOME BURNOUT: A Study of HamkaAos Tafsir Al-Azhar using the PERMA Approach: SELF-CARE QURAoANI SEBAGAI UPAYA MENGATASI BURNOUT: Studi Tafsir Al-Azhar Karya Hamka d" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/2/quran-studi-tafsir-al-azhar-tematik-agama-asi-qura-thumb-b6152.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/2/quran-studi-tafsir-al-azhar-tematik-agama-asi-qura-thumb-b6152.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/2/quran-studi-tafsir-al-azhar-tematik-agama-asi-qura-thumb-b6152.webp 1x" title="JURIS - QURAoANIC SELF-CARE AS AN EFFORT TO OVERCOME BURNOUT: A Study of HamkaAos Tafsir Al-Azhar using the PERMA Approach: SELF-CARE QURAoANI SEBAGAI UPAYA MENGATASI BURNOUT: Studi Tafsir Al-Azhar Karya Hamka d" alt="JURIS - QURAoANIC SELF-CARE AS AN EFFORT TO OVERCOME BURNOUT: A Study of HamkaAos Tafsir Al-Azhar using the PERMA Approach: SELF-CARE QURAoANI SEBAGAI UPAYA MENGATASI BURNOUT: Studi Tafsir Al-Azhar Karya Hamka d" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54283-quran-studi-tafsir-al-azhar-te" title="JURIS - QURAoANIC SELF-CARE AS AN EFFORT TO OVERCOME BURNOUT: A Study of HamkaAos Tafsir Al-Azhar using the PERMA Approach: SELF-CARE QURAoANI SEBAGAI UPAYA MENGATASI BURNOUT: Studi Tafsir Al-Azhar Karya Hamka d" target="_blank">QURAoANIC SELF-CARE AS AN EFFORT TO OVERCOME BURNOUT: A Study of HamkaAos Tafsir Al-Azhar using the PERMA Approach: SELF-CARE QURAoANI SEBAGAI UPAYA MENGATASI BURNOUT: Studi Tafsir Al-Azhar Karya Hamka d</a>: Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang konsep self-care QurAoani yang mencakup aspek fisik, emosional, sosial, dan spiritual, serta bagaimana konsep ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk mencegah dan mengatasi burnout. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur efektivitas penerapan konsep self-care QurAoani dalam mengurangi tingkat burnout pada individu-individu yang mengalami tekanan kerja tinggi. Ketiga, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut perbedaan ontologis dan epistemologis antara model PERMA dan konsep self-care QurAoani, serta bagaimana kedua konsep ini dapat saling melengkapi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan psikologis individu..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa penafsiran Hamka terhadap ayat-ayat Al-QurAoan dapat dirumuskan sebagai model self-care QurAoani yang bersifat holistik, mencakup dimensi fisik, emosional, sosial, dan spiritual.Prinsip-prinsip seperti ukhuwah, pengendalian diri, keseimbangan hidup, serta keyakinan akan kemudahan dalam kesulitan berfungsi sebagai mekanisme penting dalam menjaga kesehatan diri sekaligus mencegah burnout.Dalam perspektif psikologi positif, konsep tersebut memiliki kesesuaian yang kuat dengan model PERMA yang dikembangkan oleh Martin Seligman, terutama pada aspek emosi positif, keterlibatan, hubungan sosial, makna hidup, dan pencapaian.Hal ini menunjukkan bahwa nilai-nilai QurAoani dapat berdialog secara konstruktif dengan pendekatan psikologi modern dalam memahami kesejahteraan manusia.Namun demikian, terdapat perbedaan mendasar antara keduanya.PERMA berorientasi pada kesejahteraan sebagai tujuan akhir berbasis empirisme, sedangkan dalam tafsir Hamka, kesejahteraan merupakan hasil dari penghambaan kepada Allah yang berbasis wahyu.Oleh karena itu, konsep self-care QurAoani menawarkan kerangka yang lebih teosentris dan komprehensif, sekaligus membuka peluang bagi pengembangan paradigma Islamic Positive Psychology dalam mengatasi burnout
<br>Burnout merupakan fenomena psikologis yang semakin mengemuka dalam kehidupan modern akibat tekanan kerja berkepanjangan dan ketidakseimbangan antara tuntutan profesional dan kebutuhan personal. Kondisi ini menuntut pendekatan penanganan yang tidak hanya bersifat psikologis, tetapi juga spiritual. Artikel ini bertujuan mengkaji konsep self-care QurAoani dalam Tafsir al-Azhar karya Hamka serta menganalisis relevansinya dengan teori kesejahteraan psikologis PERMA yang dikembangkan oleh Martin Seligman. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan dengan pendekatan tafsir tematik (maudhuAoi), menggunakan Tafsir al-Azhar sebagai sumber primer dan literatur-literatur terkait sebagai sumber sekunder. Data dianalisis secara deskriptif-analitis melalui integrasi pendekatan tafsir dan psikologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penafsiran Hamka terhadap ayat-ayat self-care mencerminkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/2/quran-studi-tafsir-al-azhar-tematik-agama-asi-qura-thumb-b6152.webp" type="image/webp" length="80522" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/2/quran-studi-tafsir-al-azhar-tematik-agama-asi-qura-thumb-579d2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/2/quran-studi-tafsir-al-azhar-tematik-agama-asi-qura-thumb-9e8df.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/2/quran-studi-tafsir-al-azhar-tematik-agama-asi-qura-thumb-b6152.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Peran Pkk Kelurahan Rimba Sekampung Dalam Menanggulangi Tindakan Kekerasan Seksual Dan Perundungan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Pkk Kelurahan Rimba Sekampung Dalam Menanggulangi Tindakan Kekerasan Seksual Dan Perundungan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Pkk Kelurahan Rimba Sekampung Dalam Menanggulangi Tindakan Kekerasan Seksual Dan Perundungan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54265-peran-pkk-remaja-kekerasan-seksual-korban-kekerasa" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54265-peran-pkk-remaja-kekerasan-seksual-korban-kekerasa" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:14d12e49c817a81e16809c6aa61632e3</id>
	<published>2026-07-14T06:20:14+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T06:20:14+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="bumi ayu" label="bumi ayu" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ayu,bumi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas upaya pencegahan dan penanganan kasus kekerasan seksual dan bullying remaja, perlu dikembangkan strategi komunikasi yang lebih interaktif dan partisipatif antara PKK dengan remaja. Hal ini dapat dilakukan melalui diskusi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas upaya pencegahan dan penanganan kasus kekerasan seksual dan bullying remaja, perlu dikembangkan strategi komunikasi yang lebih interaktif dan partisipatif antara PKK dengan remaja. Hal ini dapat dilakukan melalui diskusi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/5/peran-pkk-remaja-kekerasan-seksual-korban-bullying-thumb-4f7af.webp" title="JURIS - Peran Pkk Kelurahan Rimba Sekampung  Dalam Menanggulangi Tindakan Kekerasan Seksual Dan Perundungan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/5/peran-pkk-remaja-kekerasan-seksual-korban-bullying-thumb-4f7af.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/5/peran-pkk-remaja-kekerasan-seksual-korban-bullying-thumb-4f7af.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/5/peran-pkk-remaja-kekerasan-seksual-korban-bullying-thumb-4f7af.webp 1x" title="JURIS - Peran Pkk Kelurahan Rimba Sekampung  Dalam Menanggulangi Tindakan Kekerasan Seksual Dan Perundungan" alt="JURIS - Peran Pkk Kelurahan Rimba Sekampung  Dalam Menanggulangi Tindakan Kekerasan Seksual Dan Perundungan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/5/peran-pkk-remaja-kekerasan-seksual-korban-bullying-thumb-1d1d2.webp" title="JURIS - Peran Pkk Kelurahan Rimba Sekampung  Dalam Menanggulangi Tindakan Kekerasan Seksual Dan Perundungan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/5/peran-pkk-remaja-kekerasan-seksual-korban-bullying-thumb-1d1d2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/5/peran-pkk-remaja-kekerasan-seksual-korban-bullying-thumb-1d1d2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/5/peran-pkk-remaja-kekerasan-seksual-korban-bullying-thumb-1d1d2.webp 1x" title="JURIS - Peran Pkk Kelurahan Rimba Sekampung  Dalam Menanggulangi Tindakan Kekerasan Seksual Dan Perundungan" alt="JURIS - Peran Pkk Kelurahan Rimba Sekampung  Dalam Menanggulangi Tindakan Kekerasan Seksual Dan Perundungan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/5/peran-pkk-remaja-kekerasan-seksual-korban-bullying-thumb-46633.webp" title="JURIS - Peran Pkk Kelurahan Rimba Sekampung  Dalam Menanggulangi Tindakan Kekerasan Seksual Dan Perundungan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/5/peran-pkk-remaja-kekerasan-seksual-korban-bullying-thumb-46633.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/5/peran-pkk-remaja-kekerasan-seksual-korban-bullying-thumb-46633.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/5/peran-pkk-remaja-kekerasan-seksual-korban-bullying-thumb-46633.webp 1x" title="JURIS - Peran Pkk Kelurahan Rimba Sekampung  Dalam Menanggulangi Tindakan Kekerasan Seksual Dan Perundungan" alt="JURIS - Peran Pkk Kelurahan Rimba Sekampung  Dalam Menanggulangi Tindakan Kekerasan Seksual Dan Perundungan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54265-peran-pkk-remaja-kekerasan-seksual-korban-kekerasa" title="JURIS - Peran Pkk Kelurahan Rimba Sekampung  Dalam Menanggulangi Tindakan Kekerasan Seksual Dan Perundungan" target="_blank">Peran Pkk Kelurahan Rimba Sekampung  Dalam Menanggulangi Tindakan Kekerasan Seksual Dan Perundungan</a>: Untuk meningkatkan efektivitas upaya pencegahan dan penanganan kasus kekerasan seksual dan bullying remaja, perlu dikembangkan strategi komunikasi yang lebih interaktif dan partisipatif antara PKK dengan remaja. Hal ini dapat dilakukan melalui diskusi kelompok, workshop, atau kegiatan lain yang melibatkan remaja secara aktif. Selain itu, penting juga untuk meningkatkan keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak, khususnya dalam hal mendidik anak untuk memiliki kesadaran akan hak-hak dan tanggung jawab mereka sebagai individu. Orang tua dapat berperan sebagai fasilitator dalam membantu anak memahami dan mengidentifikasi bentuk-bentuk kekerasan seksual dan bullying, serta memberikan bimbingan dan dukungan kepada anak dalam menghadapi situasi tersebut. Terakhir, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari kegiatan edukasi dan pendampingan yang telah dilakukan, serta mengidentifikasi strategi-strategi baru yang dapat diterapkan untuk meningkatkan efektivitas upaya pencegahan dan penanganan kasus kekerasan seksual dan bullying remaja..
<br>Melalui kegiatan ini, Tim PKM berhasil merealisasikan transformasi pengetahuan, pengalaman, dan pembinaan kepada Ibu-ibu PKK Kelurahan Rimba Sekampung dalam meningkatkan peran dan sikap kepeduliannya, baik sebagai orang tua dan keluarga maupun masyarakat kelurahan dalam mengantisipasi dan menanggulangi tindakan kekerasan seksual dan bulliying remaja.Selama kegiatan, Ibu-ibu PKK Kelurahan Rimba Sekampung sangat antusius, kooperatif serta komunikatif menerima pencerahan dan motivasi serta berbagai kiat-kiat/solusi dari Tim dalam menyikapi masalah-masalah sosial yang terjadi.Adanya kesadaran Ibu-ibu PKK dalam upaya mencegah tindakan kekerasan seksual dan perundungan (bulliying) remaja dengan menciptakan keluarga yang sehat, harmonis, dan religius (sakinah) demi mewujudkan masa depan generasi muda Indonesia yang hebat dan unggul untuk kemajuan Bangsa dan Negara Indonesia
<br>Meningkatnya kasus tindakan kekerasan seksual dan perilaku perundungan (bullying) remaja sangat memprihatinkan. Perlu adanya upaya yang signifikan untuk mengatasi tindakan kekerasan tersebut agar tidak terus bertambah. Hal ini menjadi dasar pemikiran kegiatan sebagai bentuk kepedulian dan pengendalian sosial masyarakat. Mitra sasaran program adalah Ibu-Ibu Tim Penggerak PKK yang mewakili 14 RT se-kelurahan Rimba Sekampung. Kegiatan dimaksudkan untuk memberikan edukasi dan pendampingan kepada Ibu-ibu Tim Penggerak PKK Kelurahan Rimba Sekampung tentang berbagai jenis tindakan kekerasan, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta dampak dan cara mencegah terjadinya tindakan kekerasan seksual dan perilaku...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/5/peran-pkk-remaja-kekerasan-seksual-korban-bullying-thumb-1d1d2.webp" type="image/webp" length="110930" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/5/peran-pkk-remaja-kekerasan-seksual-korban-bullying-thumb-4f7af.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/5/peran-pkk-remaja-kekerasan-seksual-korban-bullying-thumb-1d1d2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/5/peran-pkk-remaja-kekerasan-seksual-korban-bullying-thumb-46633.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2755-stia-lk-dumai.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11478-jurnal-pengabdian-masyarakat-stia-lk-pesat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Hukum Online Dispute Resolution dalam Penyelesaian Sengketa Non Litigasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Hukum Online Dispute Resolution dalam Penyelesaian Sengketa Non Litigasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Hukum Online Dispute Resolution dalam Penyelesaian Sengketa Non Litigasi ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54272-sengketa-non-penyelesaian" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54272-sengketa-non-penyelesaian" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:06213b1b40084cfdda8b7fd0b49aab05</id>
	<published>2026-07-14T06:07:42+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T06:07:42+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="direktori file akademik" label="direktori file akademik" />
	<category term="direktori pdf jurnal" label="direktori pdf jurnal" />
	<category term="kompilasi pdf jurnal" label="kompilasi pdf jurnal" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,file,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat meneliti secara kuantitatif efektivitas penerapan mediasi melalui Online Dispute Resolution (ODR) pada transaksi bisnisActoAcconsumer (B2C) di sektor eAccommerce Indonesia, dengan mengukur tingkat kepuasan para pihak, rasio penyelesaian ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat meneliti secara kuantitatif efektivitas penerapan mediasi melalui Online Dispute Resolution (ODR) pada transaksi bisnisActoAcconsumer (B2C) di sektor eAccommerce Indonesia, dengan mengukur tingkat kepuasan para pihak, rasio penyelesaian ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/sengketa-non-penyelesaian-alternatif-data-kualitat-thumb-89a10.webp" title="JURIS - Analisis Hukum Online Dispute Resolution dalam Penyelesaian Sengketa Non-Litigasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/sengketa-non-penyelesaian-alternatif-data-kualitat-thumb-89a10.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/sengketa-non-penyelesaian-alternatif-data-kualitat-thumb-89a10.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/sengketa-non-penyelesaian-alternatif-data-kualitat-thumb-89a10.webp 1x" title="JURIS - Analisis Hukum Online Dispute Resolution dalam Penyelesaian Sengketa Non-Litigasi" alt="JURIS - Analisis Hukum Online Dispute Resolution dalam Penyelesaian Sengketa Non-Litigasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/sengketa-non-penyelesaian-alternatif-data-kualitat-thumb-18978.webp" title="JURIS - Analisis Hukum Online Dispute Resolution dalam Penyelesaian Sengketa Non-Litigasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/sengketa-non-penyelesaian-alternatif-data-kualitat-thumb-18978.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/sengketa-non-penyelesaian-alternatif-data-kualitat-thumb-18978.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/sengketa-non-penyelesaian-alternatif-data-kualitat-thumb-18978.webp 1x" title="JURIS - Analisis Hukum Online Dispute Resolution dalam Penyelesaian Sengketa Non-Litigasi" alt="JURIS - Analisis Hukum Online Dispute Resolution dalam Penyelesaian Sengketa Non-Litigasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/sengketa-non-penyelesaian-alternatif-data-kualitat-thumb-260bd.webp" title="JURIS - Analisis Hukum Online Dispute Resolution dalam Penyelesaian Sengketa Non-Litigasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/sengketa-non-penyelesaian-alternatif-data-kualitat-thumb-260bd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/sengketa-non-penyelesaian-alternatif-data-kualitat-thumb-260bd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/sengketa-non-penyelesaian-alternatif-data-kualitat-thumb-260bd.webp 1x" title="JURIS - Analisis Hukum Online Dispute Resolution dalam Penyelesaian Sengketa Non-Litigasi" alt="JURIS - Analisis Hukum Online Dispute Resolution dalam Penyelesaian Sengketa Non-Litigasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54272-sengketa-non-penyelesaian" title="JURIS - Analisis Hukum Online Dispute Resolution dalam Penyelesaian Sengketa Non-Litigasi" target="_blank">Analisis Hukum Online Dispute Resolution dalam Penyelesaian Sengketa Non-Litigasi</a>: Penelitian lanjutan dapat meneliti secara kuantitatif efektivitas penerapan mediasi melalui Online Dispute Resolution (ODR) pada transaksi bisnisActoAcconsumer (B2C) di sektor eAccommerce Indonesia, dengan mengukur tingkat kepuasan para pihak, rasio penyelesaian yang berhasil, waktu penyelesaian, serta perbandingan biaya terhadap prosedur litigasi tradisional, sehingga dapat mengidentifikasi faktorAcfaktor yang mempengaruhi keberhasilan ODR dalam konteks konsumsi digital. Selanjutnya, studi dapat mengeksplorasi peran serta kompetensi mediator digital dalam ODR, khususnya bagaimana program pelatihan berbasis kecerdasan buatan (AI) dan teknik komunikasi virtual dapat meningkatkan kualitas keputusan mediasi, mempercepat proses, dan menjamin prinsip keadilan serta netralitas, dengan membandingkan hasil mediasi yang melibatkan mediator manusia versus mediator yang didukung AI. Penelitian ketiga dapat mengevaluasi interoperabilitas regulasi ODR Indonesia dengan kerangka kerja ASEAN, dengan melakukan analisis komparatif terhadap standar prosedur, perlindungan data pribadi, dan pengakuan serta eksekusi putusan lintasAcnegara, serta mengidentifikasi hambatan institusional, teknis, dan budaya yang harus diatasi untuk mewujudkan integrasi regional yang efektif dalam penyelesaian sengketa online..
<br>Penerapan mediasi melalui Online Dispute Resolution di Indonesia diatur dalam berbagai regulasi, termasuk UUD, Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Bab XVIII, Pasal 1851Ac1864), serta Peraturan Mahkamah Agung No.Pertemuan mediasi dapat dilakukan melalui media komunikasi audioAcvisual jarak jauh, mencerminkan perubahan komunikasi masyarakat menuju era digital.Hal ini menunjukkan bahwa teknologi informasi memperluas akses dan efisiensi penyelesaian sengketa nonAclitigasi di Indonesia
<br>Pasal 1 butir 10 Undang-undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang alternatif penyelesaian sengketa, merupakan bentuk penyelesaian sengketa di luar pengadilan di antaranya dengan mediasi. alternatif penyelesaian sengketa, para pihak dibantu pihak ketiga dalam penyelesaian sengketa dengan oleh mediator. Undang-Undang alternatif penyelesaian sengketa memberikan berbagai pilihan penyelesaian sengketa secara non-litigasi. Perlu digarisbawahi bahwa pilihan penyelesaian sengketa dengan alternatif penyelesaian sengketa tersebut terbatas pada sengketa di bidang perdata. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui penerapan mediasi melalui online dispute resolution dalam peraturan perundang-undangan indonesia serta untuk mengetahui hambatan dan tantangan dalam penerapan mediasi online dispute resolution dalam upaya penyelesaian sengketa secara non litigasi. Metode Penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/7/sengketa-non-penyelesaian-alternatif-data-kualitat-thumb-18978.webp" type="image/webp" length="106754" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/sengketa-non-penyelesaian-alternatif-data-kualitat-thumb-89a10.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/sengketa-non-penyelesaian-alternatif-data-kualitat-thumb-18978.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/sengketa-non-penyelesaian-alternatif-data-kualitat-thumb-260bd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1688-ifrelresearch.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8617-deposisi-jurnal-publikasi-ilmu-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Revolusi Pendidikan Perempuan Diberdayakan Masa Depan Terinspirasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Revolusi Pendidikan Perempuan Diberdayakan Masa Depan Terinspirasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Revolusi Pendidikan Perempuan Diberdayakan Masa Depan Terinspirasi ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54264-program-pkm-kelompok-pemberdayaan-perempuan-pendid" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54264-program-pkm-kelompok-pemberdayaan-perempuan-pendid" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:c3dd7251ae4f086f4a99463f3ec74c18</id>
	<published>2026-07-14T05:55:02+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T05:55:02+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="bumi ayu" label="bumi ayu" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ayu,bumi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak jangka panjang program PKM terhadap peningkatan pencapaian pendidikan perempuan di komunitas yang terlibat, misalnya dengan mengukur perubahan tingkat partisipasi dan prestasi akademik selama tiga hingga lima ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak jangka panjang program PKM terhadap peningkatan pencapaian pendidikan perempuan di komunitas yang terlibat, misalnya dengan mengukur perubahan tingkat partisipasi dan prestasi akademik selama tiga hingga lima ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/program-pkm-kelompok-pemberdayaan-perempuan-pendid-thumb-cd8e1.webp" title="JURIS - Revolusi Pendidikan:  Perempuan Diberdayakan, Masa Depan Terinspirasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/program-pkm-kelompok-pemberdayaan-perempuan-pendid-thumb-cd8e1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/program-pkm-kelompok-pemberdayaan-perempuan-pendid-thumb-cd8e1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/program-pkm-kelompok-pemberdayaan-perempuan-pendid-thumb-cd8e1.webp 1x" title="JURIS - Revolusi Pendidikan:  Perempuan Diberdayakan, Masa Depan Terinspirasi" alt="JURIS - Revolusi Pendidikan:  Perempuan Diberdayakan, Masa Depan Terinspirasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/9/program-pkm-kelompok-pemberdayaan-perempuan-pendid-thumb-01ba9.webp" title="JURIS - Revolusi Pendidikan:  Perempuan Diberdayakan, Masa Depan Terinspirasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/9/program-pkm-kelompok-pemberdayaan-perempuan-pendid-thumb-01ba9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/9/program-pkm-kelompok-pemberdayaan-perempuan-pendid-thumb-01ba9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/9/program-pkm-kelompok-pemberdayaan-perempuan-pendid-thumb-01ba9.webp 1x" title="JURIS - Revolusi Pendidikan:  Perempuan Diberdayakan, Masa Depan Terinspirasi" alt="JURIS - Revolusi Pendidikan:  Perempuan Diberdayakan, Masa Depan Terinspirasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54264-program-pkm-kelompok-pemberdayaan-perempuan-pendid" title="JURIS - Revolusi Pendidikan:  Perempuan Diberdayakan, Masa Depan Terinspirasi" target="_blank">Revolusi Pendidikan:  Perempuan Diberdayakan, Masa Depan Terinspirasi</a>: Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi dampak jangka panjang program PKM terhadap peningkatan pencapaian pendidikan perempuan di komunitas yang terlibat, misalnya dengan mengukur perubahan tingkat partisipasi dan prestasi akademik selama tiga hingga lima tahun setelah intervensi; selanjutnya, perbandingan efektivitas antara pendekatan partisipatif yang digunakan dalam PKM dengan metode pengabdian tradisional dapat diteliti untuk menentukan strategi yang paling optimal dalam memberdayakan perempuan; terakhir, studi skala lebih luas dapat menguji penerapan model PKM ini di berbagai daerah pedesaan dengan karakteristik sosialAcekonomi berbeda, untuk menilai skalaabilitas dan adaptabilitas pendekatan serta mengidentifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan atau hambatan dalam konteks yang beragam..
<br>Pelaksanaan PKM merupakan aspek penting dalam menerapkan prinsip Tri Dharma Perguruan Tinggi, dengan fokus pada pemberdayaan perempuan melalui kegiatan PKK untuk mendukung pembelajaran anak di rumah dan komunitas.Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi pemberdayaan perempuan, meningkatkan interaksi sosial, serta memperbaiki kompetensi, motivasi, dan kreativitas dosen/mahasiswa, dengan luaran berupa laporan komprehensif dan kerjasama institusi pendidikan serta pemerintah setempat.Dengan demikian, PKM diharapkan memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan dan menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif di tingkat lokal
<br>Penelitian ini mengidentifikasi tantangan yang dihadapi perempuan dalam mengakses pendidikan berkualitas dan merancang kegiatan pengabdian masyarakat (PKM) untuk meningkatkan keterlibatan mereka. Metode yang digunakan berupa diskusi kelompok dan pendekatan partisipatif untuk memberdayakan perempuan di bidang pendidikan serta melibatkan komunitas dalam merumuskan solusi berkelanjutan. Hasil menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan berkualitas bagi perempuan serta efektivitas strategi kolaboratif dalam mencapai tujuan tersebut. Pemberdayaan perempuan dan penyatuan visi diharapkan dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/9/program-pkm-kelompok-pemberdayaan-perempuan-pendid-thumb-cd8e1.webp" type="image/webp" length="150124" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/program-pkm-kelompok-pemberdayaan-perempuan-pendid-thumb-cd8e1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/9/program-pkm-kelompok-pemberdayaan-perempuan-pendid-thumb-01ba9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2755-stia-lk-dumai.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11478-jurnal-pengabdian-masyarakat-stia-lk-pesat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Application of Cooperative Learning Model with Jigsaw Type to Improve Learning Outcomes of Islamic Religious Education and Character ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Application of Cooperative Learning Model with Jigsaw Type to Improve Learning Outcomes of Islamic Religious Education and Character ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Application of Cooperative Learning Model with Jigsaw Type to Improve Learning Outcomes of Islamic Religious Education and Character ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54271-kritis-siswa-madrasah-perilaku-belajar-ajar" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54271-kritis-siswa-madrasah-perilaku-belajar-ajar" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:cf71bb146ad101ed72d04b88a8d6cdab</id>
	<published>2026-07-14T05:26:35+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T05:26:35+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="one moment" label="one moment" />
	<itunes:keywords><![CDATA[moment,one]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat meneliti efektivitas model Jigsaw dalam mata pelajaran selain Pendidikan Agama Islam, seperti mata pelajaran sains atau matematika, untuk mengetahui apakah peningkatan capaian belajar serupa dapat dicapai pada konten akademik ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat meneliti efektivitas model Jigsaw dalam mata pelajaran selain Pendidikan Agama Islam, seperti mata pelajaran sains atau matematika, untuk mengetahui apakah peningkatan capaian belajar serupa dapat dicapai pada konten akademik ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/kritis-siswa-madrasah-perilaku-belajar-ajar-mahasi-thumb-cb2ab.webp" title="JURIS - Application of Cooperative Learning Model with Jigsaw Type to Improve Learning Outcomes of Islamic Religious Education and Character" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/kritis-siswa-madrasah-perilaku-belajar-ajar-mahasi-thumb-cb2ab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/kritis-siswa-madrasah-perilaku-belajar-ajar-mahasi-thumb-cb2ab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/kritis-siswa-madrasah-perilaku-belajar-ajar-mahasi-thumb-cb2ab.webp 1x" title="JURIS - Application of Cooperative Learning Model with Jigsaw Type to Improve Learning Outcomes of Islamic Religious Education and Character" alt="JURIS - Application of Cooperative Learning Model with Jigsaw Type to Improve Learning Outcomes of Islamic Religious Education and Character" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/kritis-siswa-madrasah-perilaku-belajar-ajar-mahasi-thumb-e502d.webp" title="JURIS - Application of Cooperative Learning Model with Jigsaw Type to Improve Learning Outcomes of Islamic Religious Education and Character" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/kritis-siswa-madrasah-perilaku-belajar-ajar-mahasi-thumb-e502d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/kritis-siswa-madrasah-perilaku-belajar-ajar-mahasi-thumb-e502d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/kritis-siswa-madrasah-perilaku-belajar-ajar-mahasi-thumb-e502d.webp 1x" title="JURIS - Application of Cooperative Learning Model with Jigsaw Type to Improve Learning Outcomes of Islamic Religious Education and Character" alt="JURIS - Application of Cooperative Learning Model with Jigsaw Type to Improve Learning Outcomes of Islamic Religious Education and Character" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/kritis-siswa-madrasah-perilaku-belajar-ajar-mahasi-thumb-add21.webp" title="JURIS - Application of Cooperative Learning Model with Jigsaw Type to Improve Learning Outcomes of Islamic Religious Education and Character" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/kritis-siswa-madrasah-perilaku-belajar-ajar-mahasi-thumb-add21.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/kritis-siswa-madrasah-perilaku-belajar-ajar-mahasi-thumb-add21.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/kritis-siswa-madrasah-perilaku-belajar-ajar-mahasi-thumb-add21.webp 1x" title="JURIS - Application of Cooperative Learning Model with Jigsaw Type to Improve Learning Outcomes of Islamic Religious Education and Character" alt="JURIS - Application of Cooperative Learning Model with Jigsaw Type to Improve Learning Outcomes of Islamic Religious Education and Character" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54271-kritis-siswa-madrasah-perilaku-belajar-ajar" title="JURIS - Application of Cooperative Learning Model with Jigsaw Type to Improve Learning Outcomes of Islamic Religious Education and Character" target="_blank">Application of Cooperative Learning Model with Jigsaw Type to Improve Learning Outcomes of Islamic Religious Education and Character</a>: Penelitian lanjutan dapat meneliti efektivitas model Jigsaw dalam mata pelajaran selain Pendidikan Agama Islam, seperti mata pelajaran sains atau matematika, untuk mengetahui apakah peningkatan capaian belajar serupa dapat dicapai pada konten akademik yang berbeda; selanjutnya, studi jangka panjang dapat mengevaluasi dampak berkelanjutan model Jigsaw terhadap perkembangan karakter siswa, terutama dalam aspek empati, toleransi, dan kepemimpinan, dengan menggunakan metode survei dan observasi selama beberapa tahun akademik; terakhir, penelitian eksperimental dapat mengembangkan adaptasi model Jigsaw berbasis teknologi digital, seperti platform pembelajaran daring, untuk menguji bagaimana integrasi teknologi mempengaruhi kolaborasi, motivasi, dan hasil belajar siswa di era pembelajaran jarak jauh..
<br>Model pembelajaran Jigsaw memungkinkan siswa bekerja dalam kelompok kecil heterogen, dimana tiap siswa menguasai dan mengajarkan kembali bagian materi tertentu.Proses yang meliputi pembagian kelompok, penyediaan subAcmateri, diskusi kelompok ahli, pengajaran balik, dan penilaian individual terbukti meningkatkan partisipasi aktif, rasa tanggung jawab, serta pemikiran kritis siswa.Implementasi model ini menghasilkan peningkatan signifikan dalam pencapaian belajar pada Pendidikan Agama Islam dan pendidikan karakter
<br>Penelitian ini membahas penerapan Jigsaw Cooperative Learning Model untuk meningkatkan capaian belajar. Metode penelitian yang digunakan bersifat kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan analisis dokumen tertulis, melibatkan kepala sekolah, guru agama, serta siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Jigsaw merupakan bentuk pembelajaran kolaboratif dalam kelompok kecil berjumlah 4Ac6 orang dengan struktur heterogen, di mana setiap peserta bertanggung jawab menguasai bagian materi tertentu dan mengajarkannya kembali kepada kelompok asalnya; prosesnya meliputi enam langkah aktivitas, yaitu pembagian kelas menjadi kelompok belajar, penyediaan materi teks yang dibagi menjadi subAcmateri, studi mandiri oleh setiap anggota, diskusi kelompok ahli, pengembalian pengetahuan ke kelompok asal, serta evaluasi hasil belajar...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/6/kritis-siswa-madrasah-perilaku-belajar-ajar-mahasi-thumb-e502d.webp" type="image/webp" length="93728" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/kritis-siswa-madrasah-perilaku-belajar-ajar-mahasi-thumb-cb2ab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/kritis-siswa-madrasah-perilaku-belajar-ajar-mahasi-thumb-e502d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/kritis-siswa-madrasah-perilaku-belajar-ajar-mahasi-thumb-add21.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6566-ijcied.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15284-international-journal-contemporary-islamic-education.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ ISLAMIC EXCLUSIVISM Perspectives on the Lembaga Dakwah Islam Indonesia LDII Sect and the PKS Tarbiyah Group from a Postcolonial Lens EKLUSIVISME ISLAM Pandangan terhadap Sekte Lembaga Dakwah Isl ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ ISLAMIC EXCLUSIVISM Perspectives on the Lembaga Dakwah Islam Indonesia LDII Sect and the PKS Tarbiyah Group from a Postcolonial Lens EKLUSIVISME ISLAM Pandangan terhadap Sekte Lembaga Dakwah Isl ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ ISLAMIC EXCLUSIVISM Perspectives on the Lembaga Dakwah Islam Indonesia LDII Sect and the PKS Tarbiyah Group from a Postcolonial Lens EKLUSIVISME ISLAM Pandangan terhadap Sekte Lembaga Dakwah Isl ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54282-label-islam-ruang-publik-nilai-dakwah" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54282-label-islam-ruang-publik-nilai-dakwah" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:db8f47bf9df8f089ffa7d3cd8891fcea</id>
	<published>2026-07-14T05:17:21+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T05:17:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="muis tabrani" label="muis tabrani" />
	<category term="amak fadholi" label="amak fadholi" />
	<category term="ahmad mahfud" label="ahmad mahfud" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,amak,fadholi,mahfud,muis,tabrani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang bagaimana kelompok-kelompok subaltern seperti LDII dan PKS membangun strategi adaptasi dan negosiasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang bagaimana kelompok-kelompok subaltern seperti LDII dan PKS membangun strategi adaptasi dan negosiasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/label-islam-ruang-publik-nilai-dakwah-eksklusivism-thumb-d715f.webp" title="JURIS - ISLAMIC EXCLUSIVISM: Perspectives on the Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sect and the PKS Tarbiyah Group from a Postcolonial Lens:  EKLUSIVISME ISLAM: Pandangan terhadap Sekte Lembaga Dakwah Isl" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/label-islam-ruang-publik-nilai-dakwah-eksklusivism-thumb-d715f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/label-islam-ruang-publik-nilai-dakwah-eksklusivism-thumb-d715f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/label-islam-ruang-publik-nilai-dakwah-eksklusivism-thumb-d715f.webp 1x" title="JURIS - ISLAMIC EXCLUSIVISM: Perspectives on the Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sect and the PKS Tarbiyah Group from a Postcolonial Lens:  EKLUSIVISME ISLAM: Pandangan terhadap Sekte Lembaga Dakwah Isl" alt="JURIS - ISLAMIC EXCLUSIVISM: Perspectives on the Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sect and the PKS Tarbiyah Group from a Postcolonial Lens:  EKLUSIVISME ISLAM: Pandangan terhadap Sekte Lembaga Dakwah Isl" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/label-islam-ruang-publik-nilai-dakwah-eksklusivism-thumb-6b88e.webp" title="JURIS - ISLAMIC EXCLUSIVISM: Perspectives on the Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sect and the PKS Tarbiyah Group from a Postcolonial Lens:  EKLUSIVISME ISLAM: Pandangan terhadap Sekte Lembaga Dakwah Isl" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/label-islam-ruang-publik-nilai-dakwah-eksklusivism-thumb-6b88e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/label-islam-ruang-publik-nilai-dakwah-eksklusivism-thumb-6b88e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/label-islam-ruang-publik-nilai-dakwah-eksklusivism-thumb-6b88e.webp 1x" title="JURIS - ISLAMIC EXCLUSIVISM: Perspectives on the Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sect and the PKS Tarbiyah Group from a Postcolonial Lens:  EKLUSIVISME ISLAM: Pandangan terhadap Sekte Lembaga Dakwah Isl" alt="JURIS - ISLAMIC EXCLUSIVISM: Perspectives on the Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sect and the PKS Tarbiyah Group from a Postcolonial Lens:  EKLUSIVISME ISLAM: Pandangan terhadap Sekte Lembaga Dakwah Isl" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/label-islam-ruang-publik-nilai-dakwah-eksklusivism-thumb-7c436.webp" title="JURIS - ISLAMIC EXCLUSIVISM: Perspectives on the Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sect and the PKS Tarbiyah Group from a Postcolonial Lens:  EKLUSIVISME ISLAM: Pandangan terhadap Sekte Lembaga Dakwah Isl" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/label-islam-ruang-publik-nilai-dakwah-eksklusivism-thumb-7c436.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/label-islam-ruang-publik-nilai-dakwah-eksklusivism-thumb-7c436.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/label-islam-ruang-publik-nilai-dakwah-eksklusivism-thumb-7c436.webp 1x" title="JURIS - ISLAMIC EXCLUSIVISM: Perspectives on the Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sect and the PKS Tarbiyah Group from a Postcolonial Lens:  EKLUSIVISME ISLAM: Pandangan terhadap Sekte Lembaga Dakwah Isl" alt="JURIS - ISLAMIC EXCLUSIVISM: Perspectives on the Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sect and the PKS Tarbiyah Group from a Postcolonial Lens:  EKLUSIVISME ISLAM: Pandangan terhadap Sekte Lembaga Dakwah Isl" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54282-label-islam-ruang-publik-nilai-dakwah" title="JURIS - ISLAMIC EXCLUSIVISM: Perspectives on the Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sect and the PKS Tarbiyah Group from a Postcolonial Lens:  EKLUSIVISME ISLAM: Pandangan terhadap Sekte Lembaga Dakwah Isl" target="_blank">ISLAMIC EXCLUSIVISM: Perspectives on the Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sect and the PKS Tarbiyah Group from a Postcolonial Lens:  EKLUSIVISME ISLAM: Pandangan terhadap Sekte Lembaga Dakwah Isl</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam tentang bagaimana kelompok-kelompok subaltern seperti LDII dan PKS membangun strategi adaptasi dan negosiasi identitas dalam konteks masyarakat pascakolonial. Penelitian ini dapat fokus pada bagaimana mereka menavigasi antara mempertahankan identitas keagamaan mereka dengan memperoleh legitimasi sosial yang lebih luas. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana wacana mayoritas dan praktik sosial-keagamaan mempengaruhi proses marginalisasi dan resistensi dalam komunitas Muslim Indonesia. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana relasi kekuasaan dan konstruksi sosial membentuk posisi kelompok-kelompok subaltern dalam masyarakat. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengkaji lebih lanjut tentang bagaimana kelompok-kelompok subaltern seperti LDII dan PKS berinteraksi dengan kelompok mayoritas dalam diskursus keagamaan dan politik. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi dalam memahami dinamika kekuasaan dan negosiasi identitas dalam masyarakat yang plural..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa eksklusivisme Islam dalam ruang publik Indonesia merupakan manifestasi dari dinamika kekuasaan pascakolonial yang memelihara struktur "hegemoni" keagamaan.Melalui analisis terhadap LDII dan gerakan Tarbiyah PKS, dapat disimpulkan bahwa kedua kelompok ini menempati posisi sebagai "subaltern", namun dengan karakteristik marjinalisasi yang berbeda.Pertama, LDII mengalami marginalisasi pada level teologis dan sosiologis, di mana mereka terus diposisikan sebagai kelompok "sesat" dan "menyimpang".Meskipun telah melakukan berbagai upaya adaptasi sosial, suara asli mereka tetap tidak mampu menembus tembok ortodoksi yang dijaga oleh kelompok Islam arus utama.Kedua, gerakan Tarbiyah PKS merepresentasikan subalternitas dalam ranah politik nasional.Walaupun memiliki kekuatan elektoral yang signifikan, mereka tetap terjepit dalam stigma sebagai agen "islamisasi" transnasional yang dianggap mengancam ideologi negara, sehingga akses mereka terhadap legitimasi sosial yang inklusif tetap terbatas.Secara teoretis, eksklusivisme keagamaan di Indonesia bukan sekadar perbedaan tafsir, melainkan alat kontrol bagi kelompok dominan untuk menetapkan standar "ortodoksi".Kelompok mayoritas menggunakan otoritas ini untuk membungkam variasi praktik keagamaan kelompok lain, menjadisikannya subaltern yang suaranya ada namun tidak didengar.Akhirnya, selama agama hanya dipahami dalam kerangka kekuasaan dan standar kebenaran tunggal, ruang bagi kaum marginal akan terus ada, dan keadilan substantif dalam masyarakat beragama di Indonesia akan sulit tercapai
<br>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menguatnya eksklusivisme Islam di Indonesia yang tidak hanya bersumber dari perbedaan teologis, tetapi juga dari relasi kekuasaan dalam masyarakat pascakolonial. Kelompok-kelompok tertentu sering diposisikan sebagai subaltern, yakni pihak yang termarginalkan dalam wacana dominan. Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi eksklusivisme Islam melalui relasi hegemonik serta posisi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dan jaringan Tarbiyah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam diskursus keagamaan dan politik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap lima informan, studi literatur, dan analisis wacana keagamaan-politik pascareformasi. Analisis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/9/label-islam-ruang-publik-nilai-dakwah-eksklusivism-thumb-d715f.webp" type="image/webp" length="88080" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/label-islam-ruang-publik-nilai-dakwah-eksklusivism-thumb-d715f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/label-islam-ruang-publik-nilai-dakwah-eksklusivism-thumb-6b88e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/label-islam-ruang-publik-nilai-dakwah-eksklusivism-thumb-7c436.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Peran STIA Lancang Kuning Dumai Dalam Menunjang Kesehatan Masyarakat Kelurahan Bumi Ayu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran STIA Lancang Kuning Dumai Dalam Menunjang Kesehatan Masyarakat Kelurahan Bumi Ayu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran STIA Lancang Kuning Dumai Dalam Menunjang Kesehatan Masyarakat Kelurahan Bumi Ayu ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54259-kesadaran-kesehatan-pemeriksaan-gratis-stia-lancan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54259-kesadaran-kesehatan-pemeriksaan-gratis-stia-lancan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:97738100b8be7939aad9a47b88e2d911</id>
	<published>2026-07-14T05:00:08+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T05:00:08+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="bumi ayu" label="bumi ayu" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ayu,bumi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji faktor-faktor psikologis yang mempengaruhi tingkat kesadaran kesehatan masyarakat di Kelurahan Bumi Ayu, seperti motivasi pribadi, persepsi risiko, dan pengaruh keluarga, dengan menggunakan pendekatan survei kuantitatif ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji faktor-faktor psikologis yang mempengaruhi tingkat kesadaran kesehatan masyarakat di Kelurahan Bumi Ayu, seperti motivasi pribadi, persepsi risiko, dan pengaruh keluarga, dengan menggunakan pendekatan survei kuantitatif ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/kesadaran-kesehatan-pemeriksaan-stia-lancang-kunin-thumb-07aad.webp" title="JURIS - Peran STIA Lancang Kuning Dumai Dalam  Menunjang Kesehatan Masyarakat Kelurahan Bumi Ayu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/kesadaran-kesehatan-pemeriksaan-stia-lancang-kunin-thumb-07aad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/kesadaran-kesehatan-pemeriksaan-stia-lancang-kunin-thumb-07aad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/kesadaran-kesehatan-pemeriksaan-stia-lancang-kunin-thumb-07aad.webp 1x" title="JURIS - Peran STIA Lancang Kuning Dumai Dalam  Menunjang Kesehatan Masyarakat Kelurahan Bumi Ayu" alt="JURIS - Peran STIA Lancang Kuning Dumai Dalam  Menunjang Kesehatan Masyarakat Kelurahan Bumi Ayu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/kesadaran-kesehatan-pemeriksaan-stia-lancang-kunin-thumb-736d7.webp" title="JURIS - Peran STIA Lancang Kuning Dumai Dalam  Menunjang Kesehatan Masyarakat Kelurahan Bumi Ayu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/kesadaran-kesehatan-pemeriksaan-stia-lancang-kunin-thumb-736d7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/kesadaran-kesehatan-pemeriksaan-stia-lancang-kunin-thumb-736d7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/kesadaran-kesehatan-pemeriksaan-stia-lancang-kunin-thumb-736d7.webp 1x" title="JURIS - Peran STIA Lancang Kuning Dumai Dalam  Menunjang Kesehatan Masyarakat Kelurahan Bumi Ayu" alt="JURIS - Peran STIA Lancang Kuning Dumai Dalam  Menunjang Kesehatan Masyarakat Kelurahan Bumi Ayu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/kesadaran-kesehatan-pemeriksaan-stia-lancang-kunin-thumb-9dbd9.webp" title="JURIS - Peran STIA Lancang Kuning Dumai Dalam  Menunjang Kesehatan Masyarakat Kelurahan Bumi Ayu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/kesadaran-kesehatan-pemeriksaan-stia-lancang-kunin-thumb-9dbd9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/kesadaran-kesehatan-pemeriksaan-stia-lancang-kunin-thumb-9dbd9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/kesadaran-kesehatan-pemeriksaan-stia-lancang-kunin-thumb-9dbd9.webp 1x" title="JURIS - Peran STIA Lancang Kuning Dumai Dalam  Menunjang Kesehatan Masyarakat Kelurahan Bumi Ayu" alt="JURIS - Peran STIA Lancang Kuning Dumai Dalam  Menunjang Kesehatan Masyarakat Kelurahan Bumi Ayu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54259-kesadaran-kesehatan-pemeriksaan-gratis-stia-lancan" title="JURIS - Peran STIA Lancang Kuning Dumai Dalam  Menunjang Kesehatan Masyarakat Kelurahan Bumi Ayu" target="_blank">Peran STIA Lancang Kuning Dumai Dalam  Menunjang Kesehatan Masyarakat Kelurahan Bumi Ayu</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji faktor-faktor psikologis yang mempengaruhi tingkat kesadaran kesehatan masyarakat di Kelurahan Bumi Ayu, seperti motivasi pribadi, persepsi risiko, dan pengaruh keluarga, dengan menggunakan pendekatan survei kuantitatif dan wawancara mendalam untuk mengidentifikasi hambatan utama. Selain itu, studi dapat menilai efektivitas program edukasi gizi berbasis komunitas yang melibatkan tenaga kesehatan lokal dalam meningkatkan pengetahuan tentang pola makan seimbang dan dampaknya terhadap tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta asam urat, dengan mengukur perubahan perilaku sebelum dan sesudah intervensi. Selanjutnya, penelitian dapat mengevaluasi model layanan pemeriksaan kesehatan mobile yang menjangkau daerah terpencil, menguji apakah peningkatan frekuensi dan aksesibilitas pemeriksaan dapat menurunkan prevalensi nilai abnormal pada indikator kesehatan utama, serta mengidentifikasi faktor logistik dan biaya yang mempengaruhi keberlanjutan program..
<br>Kesadaran masyarakat Bumi Ayu terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara gratis masih rendah, terbukti dari rendahnya partisipasi.Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki nilai tekanan darah, gula, kolesterol, dan asam urat di atas batas normal, dengan hanya sedikit yang berada dalam rentang normal.Oleh karena itu, dibutuhkan upaya lebih intensif untuk meningkatkan kesadaran dan menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan yang lebih luas
<br>Kesadaran individu terhadap kesehatan merupakan komponen penting dalam upaya menjaga dan meningkatkan kualitas hidup. Individu yang memiliki kesadaran tinggi terhadap kesehatan cenderung lebih proaktif dalam melakukan pemeriksaan kesehatan rutin. Dengan meningkatkan kesadaran pentingnya kesehatan, individu dapat mengambil peran atas kesejahteraan diri mereka sendiri. Kegiatan pengabdian ini merupakan bentuk kepedulian STIA Lancang Kuning Dumai kepada Masyarakat Bumi Ayu yaitu dengan menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis. Melalui PKM ini diharapkan masyarakat mau melakukan pemeriksaan sebagai wujud peduli terhadap kesehatan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/0/kesadaran-kesehatan-pemeriksaan-stia-lancang-kunin-thumb-736d7.webp" type="image/webp" length="206872" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/kesadaran-kesehatan-pemeriksaan-stia-lancang-kunin-thumb-07aad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/kesadaran-kesehatan-pemeriksaan-stia-lancang-kunin-thumb-736d7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/kesadaran-kesehatan-pemeriksaan-stia-lancang-kunin-thumb-9dbd9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2755-stia-lk-dumai.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11478-jurnal-pengabdian-masyarakat-stia-lk-pesat.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analysis of Lithological Aspects and Their Influence on Slope Stability of the Failed Riverbank in Ajil Hulu Terengganu Malaysia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analysis of Lithological Aspects and Their Influence on Slope Stability of the Failed Riverbank in Ajil Hulu Terengganu Malaysia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analysis of Lithological Aspects and Their Influence on Slope Stability of the Failed Riverbank in Ajil Hulu Terengganu Malaysia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54267-tanah-longsor-banjir-karakteristik" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54267-tanah-longsor-banjir-karakteristik" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:38c1116b8f80c8b6004e3ccbe08263c4</id>
	<published>2026-07-14T04:39:22+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T04:39:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="ijog footer" label="ijog footer" />
	<category term="malang city" label="malang city" />
	<category term="east java" label="east java" />
	<itunes:keywords><![CDATA[city,east,footer,ijog,java,malang]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: 1. Mengembangkan model numerik yang lebih canggih untuk memprediksi erosi dan pergerakan massa di tebing sungai, dengan mempertimbangkan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: 1. Mengembangkan model numerik yang lebih canggih untuk memprediksi erosi dan pergerakan massa di tebing sungai, dengan mempertimbangkan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/tanah-longsor-banjir-karakteristik-hulu-terengganu-thumb-396f1.webp" title="JURIS - Analysis of Lithological Aspects and Their Influence on Slope Stability of the Failed Riverbank in Ajil, Hulu Terengganu, Malaysia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/tanah-longsor-banjir-karakteristik-hulu-terengganu-thumb-396f1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/tanah-longsor-banjir-karakteristik-hulu-terengganu-thumb-396f1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/tanah-longsor-banjir-karakteristik-hulu-terengganu-thumb-396f1.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Lithological Aspects and Their Influence on Slope Stability of the Failed Riverbank in Ajil, Hulu Terengganu, Malaysia" alt="JURIS - Analysis of Lithological Aspects and Their Influence on Slope Stability of the Failed Riverbank in Ajil, Hulu Terengganu, Malaysia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/tanah-longsor-banjir-karakteristik-hulu-terengganu-thumb-fbf74.webp" title="JURIS - Analysis of Lithological Aspects and Their Influence on Slope Stability of the Failed Riverbank in Ajil, Hulu Terengganu, Malaysia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/tanah-longsor-banjir-karakteristik-hulu-terengganu-thumb-fbf74.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/tanah-longsor-banjir-karakteristik-hulu-terengganu-thumb-fbf74.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/tanah-longsor-banjir-karakteristik-hulu-terengganu-thumb-fbf74.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Lithological Aspects and Their Influence on Slope Stability of the Failed Riverbank in Ajil, Hulu Terengganu, Malaysia" alt="JURIS - Analysis of Lithological Aspects and Their Influence on Slope Stability of the Failed Riverbank in Ajil, Hulu Terengganu, Malaysia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/tanah-longsor-banjir-karakteristik-hulu-terengganu-thumb-24efd.webp" title="JURIS - Analysis of Lithological Aspects and Their Influence on Slope Stability of the Failed Riverbank in Ajil, Hulu Terengganu, Malaysia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/tanah-longsor-banjir-karakteristik-hulu-terengganu-thumb-24efd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/tanah-longsor-banjir-karakteristik-hulu-terengganu-thumb-24efd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/tanah-longsor-banjir-karakteristik-hulu-terengganu-thumb-24efd.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Lithological Aspects and Their Influence on Slope Stability of the Failed Riverbank in Ajil, Hulu Terengganu, Malaysia" alt="JURIS - Analysis of Lithological Aspects and Their Influence on Slope Stability of the Failed Riverbank in Ajil, Hulu Terengganu, Malaysia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54267-tanah-longsor-banjir-karakteristik" title="JURIS - Analysis of Lithological Aspects and Their Influence on Slope Stability of the Failed Riverbank in Ajil, Hulu Terengganu, Malaysia" target="_blank">Analysis of Lithological Aspects and Their Influence on Slope Stability of the Failed Riverbank in Ajil, Hulu Terengganu, Malaysia</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: 1. Mengembangkan model numerik yang lebih canggih untuk memprediksi erosi dan pergerakan massa di tebing sungai, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti sudut lereng, kekuatan tanah, dan karakteristik aliran air. 2. Melakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh vegetasi pada stabilitas tebing sungai, terutama di daerah dengan vegetasi yang berbeda, seperti hutan dan perkebunan. 3. Menganalisis dampak perubahan iklim dan peristiwa cuaca ekstrem pada erosi dan stabilitas tebing sungai, serta mengembangkan strategi mitigasi yang sesuai..
<br>Pengamatan awal di tahap awal penelitian menemukan bahwa beberapa lokasi studi telah mengalami erosi sungai dan juga tanah longsor yang cukup parah, terutama di area Air Terjun Belukar Bukit dan sungai di area Desa Belukar Bukit.Selain itu, sudut lereng sungai di Hulu Terengganu menunjukkan erosi dan pergerakan massa yang signifikan, dengan lapisan unit litologi yang mencerminkan proses sedimentasi dinamis yang didorong oleh fluktuasi aliran sungai, terutama selama peristiwa banjir.Sungai 1 menunjukkan urutan gravel berbedak (Litho B), butiran kasar yang tidak terurut (Litho C), dan pasir-lumpur yang terkompaksi dengan akar tanaman yang teroksidasi (Litho D), yang menunjukkan kondisi energi yang bervariasi.Sungai 2, yang berdiri lebih tinggi dan menunjukkan erosi yang lebih luas, menampilkan lapisan yang serupa tetapi dengan pengendapan yang lebih tebal dan dasar erosi yang lebih menonjol, yang menunjukkan pengaruh banjir yang lebih kuat.Analisis uji fisik mengungkapkan dominasi pasir dengan variasi liat dan lempung, yang mempengaruhi stabilitas tanah, dengan tanah yang terurut dengan baik berkontribusi terhadap stabilitas dan tanah yang terurut buruk menunjukkan masalah kompaksi potensial.Erosi dan pergerakan massa yang parah, terutama selama musim hujan, telah berdampak signifikan pada tebing sungai, menyebabkan kerusakan infrastruktur dan menunjukkan kerentanan area terhadap tanah longsor dan erosi lebih lanjut karena lereng yang curam, kekuatan hidrolik, dan karakteristik tanah
<br>Erosi tebing sungai telah menjadi masalah serius di Hulu Terengganu River baru-baru ini. Di beberapa lokasi, sungai gagal sangat berbahaya, terutama di dekat area rekreasi dan perkebunan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menilai karakteristik litologi yang mengendalikan sungai gagal di Ajil, Hulu Terengganu, Malaysia. Dua lokasi dipilih berdasarkan kondisi berbahaya dan tingkat erosi yang parah di sepanjang tebing sungai. Kedua tebing sungai tersebut dilog secara vertikal untuk membedakan unit litologi. Pengamatan lapangan mengidentifikasi empat horizon litologi, yang ditunjuk sebagai Litho A-D, berdasarkan karakteristik in situ (yaitu struktur, akar tanaman, ukuran butir). Sampel diambil dari horizon yang dipilih...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/5/tanah-longsor-banjir-karakteristik-hulu-terengganu-thumb-fbf74.webp" type="image/webp" length="104034" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/tanah-longsor-banjir-karakteristik-hulu-terengganu-thumb-396f1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/tanah-longsor-banjir-karakteristik-hulu-terengganu-thumb-fbf74.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/tanah-longsor-banjir-karakteristik-hulu-terengganu-thumb-24efd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-757-esdm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3086-indonesian-journal-geoscience.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ IMPLEMENTATION OF RELIGIOUS MODERATION IN MEDAN CITY GOVERNMENT POLICIES The Perspective of the Interfaith Harmony Forum FKUB IMPLEMENTASI MODERASI BERAGAMA DALAM KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA MEDAN ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ IMPLEMENTATION OF RELIGIOUS MODERATION IN MEDAN CITY GOVERNMENT POLICIES The Perspective of the Interfaith Harmony Forum FKUB IMPLEMENTASI MODERASI BERAGAMA DALAM KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA MEDAN ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ IMPLEMENTATION OF RELIGIOUS MODERATION IN MEDAN CITY GOVERNMENT POLICIES The Perspective of the Interfaith Harmony Forum FKUB IMPLEMENTASI MODERASI BERAGAMA DALAM KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA MEDAN ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54276-medan-city-moderasi-beragama-pelatihan-penguatan-m" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54276-medan-city-moderasi-beragama-pelatihan-penguatan-m" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:c49ee81d0d65fe760033dd9c3e42928d</id>
	<published>2026-07-14T04:38:24+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T04:38:24+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="muis tabrani" label="muis tabrani" />
	<category term="amak fadholi" label="amak fadholi" />
	<category term="ahmad mahfud" label="ahmad mahfud" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,amak,fadholi,mahfud,muis,tabrani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkuat tata kelola kerukunan di Kota Medan, penelitian ini merekomendasikan beberapa langkah strategis. Pertama, perlu dilakukan amandemen Peraturan Wali Kota Nomor 28 Tahun 2021 dengan menambahkan klausul yang mewajibkan pelibatan instrumen ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk memperkuat tata kelola kerukunan di Kota Medan, penelitian ini merekomendasikan beberapa langkah strategis. Pertama, perlu dilakukan amandemen Peraturan Wali Kota Nomor 28 Tahun 2021 dengan menambahkan klausul yang mewajibkan pelibatan instrumen ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/medan-city-moderasi-beragama-pelatihan-penguatan-f-thumb-630c9.webp" title="JURIS - IMPLEMENTATION OF RELIGIOUS MODERATION IN MEDAN CITY GOVERNMENT POLICIES: The Perspective of the Interfaith Harmony Forum (FKUB): IMPLEMENTASI MODERASI BERAGAMA DALAM KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA MEDAN:" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/medan-city-moderasi-beragama-pelatihan-penguatan-f-thumb-630c9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/medan-city-moderasi-beragama-pelatihan-penguatan-f-thumb-630c9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/medan-city-moderasi-beragama-pelatihan-penguatan-f-thumb-630c9.webp 1x" title="JURIS - IMPLEMENTATION OF RELIGIOUS MODERATION IN MEDAN CITY GOVERNMENT POLICIES: The Perspective of the Interfaith Harmony Forum (FKUB): IMPLEMENTASI MODERASI BERAGAMA DALAM KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA MEDAN:" alt="JURIS - IMPLEMENTATION OF RELIGIOUS MODERATION IN MEDAN CITY GOVERNMENT POLICIES: The Perspective of the Interfaith Harmony Forum (FKUB): IMPLEMENTASI MODERASI BERAGAMA DALAM KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA MEDAN:" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/medan-city-moderasi-beragama-pelatihan-penguatan-f-thumb-2eb10.webp" title="JURIS - IMPLEMENTATION OF RELIGIOUS MODERATION IN MEDAN CITY GOVERNMENT POLICIES: The Perspective of the Interfaith Harmony Forum (FKUB): IMPLEMENTASI MODERASI BERAGAMA DALAM KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA MEDAN:" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/medan-city-moderasi-beragama-pelatihan-penguatan-f-thumb-2eb10.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/medan-city-moderasi-beragama-pelatihan-penguatan-f-thumb-2eb10.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/medan-city-moderasi-beragama-pelatihan-penguatan-f-thumb-2eb10.webp 1x" title="JURIS - IMPLEMENTATION OF RELIGIOUS MODERATION IN MEDAN CITY GOVERNMENT POLICIES: The Perspective of the Interfaith Harmony Forum (FKUB): IMPLEMENTASI MODERASI BERAGAMA DALAM KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA MEDAN:" alt="JURIS - IMPLEMENTATION OF RELIGIOUS MODERATION IN MEDAN CITY GOVERNMENT POLICIES: The Perspective of the Interfaith Harmony Forum (FKUB): IMPLEMENTASI MODERASI BERAGAMA DALAM KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA MEDAN:" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/0/medan-city-moderasi-beragama-pelatihan-penguatan-f-thumb-4ee54.webp" title="JURIS - IMPLEMENTATION OF RELIGIOUS MODERATION IN MEDAN CITY GOVERNMENT POLICIES: The Perspective of the Interfaith Harmony Forum (FKUB): IMPLEMENTASI MODERASI BERAGAMA DALAM KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA MEDAN:" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/0/medan-city-moderasi-beragama-pelatihan-penguatan-f-thumb-4ee54.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/0/medan-city-moderasi-beragama-pelatihan-penguatan-f-thumb-4ee54.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/0/medan-city-moderasi-beragama-pelatihan-penguatan-f-thumb-4ee54.webp 1x" title="JURIS - IMPLEMENTATION OF RELIGIOUS MODERATION IN MEDAN CITY GOVERNMENT POLICIES: The Perspective of the Interfaith Harmony Forum (FKUB): IMPLEMENTASI MODERASI BERAGAMA DALAM KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA MEDAN:" alt="JURIS - IMPLEMENTATION OF RELIGIOUS MODERATION IN MEDAN CITY GOVERNMENT POLICIES: The Perspective of the Interfaith Harmony Forum (FKUB): IMPLEMENTASI MODERASI BERAGAMA DALAM KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA MEDAN:" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54276-medan-city-moderasi-beragama-pelatihan-penguatan-m" title="JURIS - IMPLEMENTATION OF RELIGIOUS MODERATION IN MEDAN CITY GOVERNMENT POLICIES: The Perspective of the Interfaith Harmony Forum (FKUB): IMPLEMENTASI MODERASI BERAGAMA DALAM KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA MEDAN:" target="_blank">IMPLEMENTATION OF RELIGIOUS MODERATION IN MEDAN CITY GOVERNMENT POLICIES: The Perspective of the Interfaith Harmony Forum (FKUB): IMPLEMENTASI MODERASI BERAGAMA DALAM KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA MEDAN:</a>: Untuk memperkuat tata kelola kerukunan di Kota Medan, penelitian ini merekomendasikan beberapa langkah strategis. Pertama, perlu dilakukan amandemen Peraturan Wali Kota Nomor 28 Tahun 2021 dengan menambahkan klausul yang mewajibkan pelibatan instrumen adat, seperti Lembaga Adat Melayu (LAM) dan perkumpulan marga, sebagai pihak pertama dalam panel mediasi sengketa rumah ibadah. Kedua, Badan Kesbangpol dan FKUB perlu merumuskan Petunjuk Teknis (Juknis) penanganan konflik tingkat kecamatan yang mengadopsi pendekatan restoratif justice berbasis kultural, seperti mediasi di balai warga atau kedai kopi netral menggunakan bahasa kekerabatan. Ketiga, Pemerintah Kota Medan harus bertransformasi dari sekadar 'pemberi dana hibah' menjadi 'mitra aktif' dalam mendukung program-program inovatif FKUB, seperti digitalisasi layanan dan kaderisasi mediator muda. Dengan demikian, Kota Medan dapat menjadi contoh kota yang matang secara demokratis dalam mengelola keberagamannya..
<br>Berdasarkan hasil analisis, implementasi kebijakan moderasi beragama oleh Pemerintah Kota Medan melalui Peraturan Wali Kota Nomor 28 Tahun 2021 telah memberikan fondasi legal-formal yang kuat bagi pelembagaan kerukunan.Namun, dalam tataran praksis, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) masih menghadapi tantangan sistemik berupa kekakuan birokrasi, inefisiensi administrasi lintas instansi dalam perizinan rumah ibadah, dan keterbatasan fleksibilitas sumber daya.Menariknya, kesenjangan implementasi ini berhasil dijembatani oleh kuatnya modal sosial dan kearifan lokal masyarakat, seperti filosofi Dalihan Na Tolu dan nilai egaliter 'Anak Medan'.FKUB secara strategis menjadikan pendekatan kultural dan kekeluargaan ini sebagai jaring pengaman sosial yang efektif untuk meredam potensi konflik horizontal dan menjaga stabilitas kerukunan di akar rumput.Sebagai implikasi dari temuan tersebut, tata kelola kerukunan di Kota Medan perlu bertransformasi menuju collaborative governance yang adaptif dan inklusif.Pemerintah Kota Medan direkomendasikan untuk segera mendigitalisasi layanan rekomendasi perizinan rumah ibadah guna memangkas ego sektoral dan menjamin transparansi publik.Lebih dari itu, sebagai langkah strategis, Pemerintah Kota Medan dituntut untuk memformalkan pendekatan kultural 'Anak Medan' dan kearifan lokal Dalihan Na Tolu ke dalam Standar Operasional Prosedur (SOP) restorative justice tingkat kecamatan maupun klausul Perwal, agar nilai adat ini terinstitusionalisasi secara sah sebagai instrumen resolusi konflik.FKUB juga perlu memperluas jangkauan pelibatannya dengan merangkul kelompok pemuda dan perempuan sebagai agen deteksi dini intoleransi.Bagi penelitian selanjutnya, kajian kuantitatif untuk mengukur indeks kepuasan masyarakat terhadap kinerja FKUB dan studi komparatif dengan kota metropolitan lain sangat direkomendasikan untuk menyempurnakan formulasi kebijakan kerukunan yang responsif terhadap dinamika masyarakat urban
<br>Indonesia menghadapi tantangan keberagaman yang dinamis, di mana moderasi beragama menjadi prioritas nasional untuk menjaga harmoni sosial, namun implementasinya di tingkat daerah seringkali menghadapi kendala birokrasi dan kesenjangan pemahaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan moderasi beragama oleh Pemerintah Kota Medan ditinjau dari perspektif Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) sebagai mitra strategis pemerintah. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yang mengandalkan data primer berupa Peraturan Wali Kota Medan Nomor 28 Tahun 2021 dan buku referensi internal FKUB Kota Medan tahun 2025, serta...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/0/medan-city-moderasi-beragama-pelatihan-penguatan-f-thumb-630c9.webp" type="image/webp" length="84928" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/medan-city-moderasi-beragama-pelatihan-penguatan-f-thumb-630c9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/medan-city-moderasi-beragama-pelatihan-penguatan-f-thumb-2eb10.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/0/medan-city-moderasi-beragama-pelatihan-penguatan-f-thumb-4ee54.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Explosive Signature of The April 30th 2024 Ruang Volcano Eruption in The Sangihe Arc Indonesia Inferred from Erupted Material Characteristics A Preliminary Assessment ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Explosive Signature of The April 30th 2024 Ruang Volcano Eruption in The Sangihe Arc Indonesia Inferred from Erupted Material Characteristics A Preliminary Assessment ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Explosive Signature of The April 30th 2024 Ruang Volcano Eruption in The Sangihe Arc Indonesia Inferred from Erupted Material Characteristics A Preliminary Assessment ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54280-ruang-volcano-sangihe-arc-basaltic-andesite-geokim" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54280-ruang-volcano-sangihe-arc-basaltic-andesite-geokim" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:687543106322f71b36f1ff02c14f364e</id>
	<published>2026-07-14T04:09:42+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T04:09:42+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="ijog footer" label="ijog footer" />
	<category term="malang city" label="malang city" />
	<category term="east java" label="east java" />
	<itunes:keywords><![CDATA[city,east,footer,ijog,java,malang]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan keterbatasan sampel yang masih terbatas pada material darat, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi distribusi total material letusan dengan melakukan survei sedimentasi laut di sekitar pulau-pulau Sangihe untuk memperkirakan volume magma ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan keterbatasan sampel yang masih terbatas pada material darat, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi distribusi total material letusan dengan melakukan survei sedimentasi laut di sekitar pulau-pulau Sangihe untuk memperkirakan volume magma ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/ruang-volcano-sangihe-arc-basaltic-andesite-geokim-thumb-4705f.webp" title="JURIS - Explosive Signature of The April 30th, 2024 Ruang Volcano Eruption in The Sangihe Arc, Indonesia, Inferred from Erupted Material Characteristics: A Preliminary Assessment" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/ruang-volcano-sangihe-arc-basaltic-andesite-geokim-thumb-4705f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/ruang-volcano-sangihe-arc-basaltic-andesite-geokim-thumb-4705f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/ruang-volcano-sangihe-arc-basaltic-andesite-geokim-thumb-4705f.webp 1x" title="JURIS - Explosive Signature of The April 30th, 2024 Ruang Volcano Eruption in The Sangihe Arc, Indonesia, Inferred from Erupted Material Characteristics: A Preliminary Assessment" alt="JURIS - Explosive Signature of The April 30th, 2024 Ruang Volcano Eruption in The Sangihe Arc, Indonesia, Inferred from Erupted Material Characteristics: A Preliminary Assessment" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/ruang-volcano-sangihe-arc-basaltic-andesite-geokim-thumb-9cd0a.webp" title="JURIS - Explosive Signature of The April 30th, 2024 Ruang Volcano Eruption in The Sangihe Arc, Indonesia, Inferred from Erupted Material Characteristics: A Preliminary Assessment" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/ruang-volcano-sangihe-arc-basaltic-andesite-geokim-thumb-9cd0a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/ruang-volcano-sangihe-arc-basaltic-andesite-geokim-thumb-9cd0a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/ruang-volcano-sangihe-arc-basaltic-andesite-geokim-thumb-9cd0a.webp 1x" title="JURIS - Explosive Signature of The April 30th, 2024 Ruang Volcano Eruption in The Sangihe Arc, Indonesia, Inferred from Erupted Material Characteristics: A Preliminary Assessment" alt="JURIS - Explosive Signature of The April 30th, 2024 Ruang Volcano Eruption in The Sangihe Arc, Indonesia, Inferred from Erupted Material Characteristics: A Preliminary Assessment" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/ruang-volcano-sangihe-arc-basaltic-andesite-geokim-thumb-4ce4a.webp" title="JURIS - Explosive Signature of The April 30th, 2024 Ruang Volcano Eruption in The Sangihe Arc, Indonesia, Inferred from Erupted Material Characteristics: A Preliminary Assessment" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/ruang-volcano-sangihe-arc-basaltic-andesite-geokim-thumb-4ce4a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/ruang-volcano-sangihe-arc-basaltic-andesite-geokim-thumb-4ce4a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/ruang-volcano-sangihe-arc-basaltic-andesite-geokim-thumb-4ce4a.webp 1x" title="JURIS - Explosive Signature of The April 30th, 2024 Ruang Volcano Eruption in The Sangihe Arc, Indonesia, Inferred from Erupted Material Characteristics: A Preliminary Assessment" alt="JURIS - Explosive Signature of The April 30th, 2024 Ruang Volcano Eruption in The Sangihe Arc, Indonesia, Inferred from Erupted Material Characteristics: A Preliminary Assessment" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54280-ruang-volcano-sangihe-arc-basaltic-andesite-geokim" title="JURIS - Explosive Signature of The April 30th, 2024 Ruang Volcano Eruption in The Sangihe Arc, Indonesia, Inferred from Erupted Material Characteristics: A Preliminary Assessment" target="_blank">Explosive Signature of The April 30th, 2024 Ruang Volcano Eruption in The Sangihe Arc, Indonesia, Inferred from Erupted Material Characteristics: A Preliminary Assessment</a>: Berdasarkan keterbatasan sampel yang masih terbatas pada material darat, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi distribusi total material letusan dengan melakukan survei sedimentasi laut di sekitar pulau-pulau Sangihe untuk memperkirakan volume magma yang sesungguhnya. Selanjutnya, untuk memahami dinamika perubahan vesikularitas selama fase eruptif, diperlukan studi berkelanjutan yang memanfaatkan pengambilan sampel waktuAcnyata serta analisis mikroskopik beresolusi tinggi guna melacak evolusi tekstur vesikel dari fase awal hingga akhir letusan. Terakhir, percobaan laboratorium pada kondisi tekanan dan kadar air yang bervariasi dapat diadakan untuk mensimulasikan pembentukan hornblende dalam magma basaltic andesite, sehingga dapat mengkonfirmasi peran kondisi hidrokombinasi pada kristalisasi amfibel selama proses magmaAcdriven. Selain itu, integrasi data geofisika seperti seismik dan deformasi permukaan dapat membantu mengkorelasikan aktivitas magma dengan tandaActanda permukaan, sehingga model prediksi letusan dapat lebih akurat..
<br>Analisis geokimia material yang dikeluarkan pada letusan 30 April 2024 mengungkapkan komposisi basaltic andesite dengan kandungan SiOCC berkisar antara 53,02A% hingga 54,27A%, yang termasuk dalam seri magma tholeiitik umum pada lingkungan busur pulau seperti Busur Sangihe.Keberadaan hornblende ditafsirkan secara tentatif sebagai indikasi kondisi magma yang kaya akan volatilen.Karakteristik petrologi yang diamati selaras dengan komponen tephra lapangan yang menunjukkan proporsi tinggi material juvenil dan kristal, menegaskan bahwa letusan bersifat magmaAcdriven dan eksplosif
<br>Letusan tahun 2024 Gunung Ruang di Sulawesi Utara, Indonesia, merupakan salah satu peristiwa vulkanik paling eksplosif dan berdampak signifikan dalam sejarah terbaru kawasan tersebut. Urutan letusan yang dimulai pada 16 April dan mencapai puncak dengan episode eksplosif besar pada 17 dan 30 April mengakibatkan evakuasi lebih dari 9.000 penduduk serta menunjukkan kemampuan gunung berapi untuk aktivitas erupsi berenergi tinggi. Analisis awal terhadap letusan 30 April 2024 menekankan pentingnya material yang dikeluarkanAiseperti fragmen juvenil berAcvesikel...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/7/ruang-volcano-sangihe-arc-basaltic-andesite-geokim-thumb-9cd0a.webp" type="image/webp" length="149702" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/ruang-volcano-sangihe-arc-basaltic-andesite-geokim-thumb-4705f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/ruang-volcano-sangihe-arc-basaltic-andesite-geokim-thumb-9cd0a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/ruang-volcano-sangihe-arc-basaltic-andesite-geokim-thumb-4ce4a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-757-esdm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3086-indonesian-journal-geoscience.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ COGNITIVE PSYCHOTHERAPY INTEGRATION OF ABU ZAYD AL BALKHI AND AARON BECK A Comparative Study in Modern Psychotherapy INTEGRASI PSIKOTERAPI KOGNITIF ABU ZAYD AL BALKHI DAN AARON BECK Studi Komparati ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ COGNITIVE PSYCHOTHERAPY INTEGRATION OF ABU ZAYD AL BALKHI AND AARON BECK A Comparative Study in Modern Psychotherapy INTEGRASI PSIKOTERAPI KOGNITIF ABU ZAYD AL BALKHI DAN AARON BECK Studi Komparati ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ COGNITIVE PSYCHOTHERAPY INTEGRATION OF ABU ZAYD AL BALKHI AND AARON BECK A Comparative Study in Modern Psychotherapy INTEGRASI PSIKOTERAPI KOGNITIF ABU ZAYD AL BALKHI DAN AARON BECK Studi Komparati ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54277-model-terapi-kognitif-formulasi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54277-model-terapi-kognitif-formulasi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:6dcb82c95ca164cb1e17e6731d7ee779</id>
	<published>2026-07-14T04:08:03+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T04:08:03+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="muis tabrani" label="muis tabrani" />
	<category term="amak fadholi" label="amak fadholi" />
	<category term="ahmad mahfud" label="ahmad mahfud" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ahmad,amak,fadholi,mahfud,muis,tabrani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi baru. Pertama, perlu dilakukan penelitian empiris lintas budaya untuk menguji efektivitas model integratif Islamic Cognitive Behavioral Therapy (ICBT) dalam berbagai konteks masyarakat Muslim. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi baru. Pertama, perlu dilakukan penelitian empiris lintas budaya untuk menguji efektivitas model integratif Islamic Cognitive Behavioral Therapy (ICBT) dalam berbagai konteks masyarakat Muslim. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/model-terapi-kognitif-formulasi-tata-integratif-ab-thumb-6c1a0.webp" title="JURIS - COGNITIVE PSYCHOTHERAPY INTEGRATION OF ABU ZAYD AL-BALKHI AND AARON BECK: A Comparative Study in Modern Psychotherapy: INTEGRASI PSIKOTERAPI KOGNITIF ABU ZAYD AL-BALKHI DAN AARON BECK: Studi Komparati" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/model-terapi-kognitif-formulasi-tata-integratif-ab-thumb-6c1a0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/model-terapi-kognitif-formulasi-tata-integratif-ab-thumb-6c1a0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/model-terapi-kognitif-formulasi-tata-integratif-ab-thumb-6c1a0.webp 1x" title="JURIS - COGNITIVE PSYCHOTHERAPY INTEGRATION OF ABU ZAYD AL-BALKHI AND AARON BECK: A Comparative Study in Modern Psychotherapy: INTEGRASI PSIKOTERAPI KOGNITIF ABU ZAYD AL-BALKHI DAN AARON BECK: Studi Komparati" alt="JURIS - COGNITIVE PSYCHOTHERAPY INTEGRATION OF ABU ZAYD AL-BALKHI AND AARON BECK: A Comparative Study in Modern Psychotherapy: INTEGRASI PSIKOTERAPI KOGNITIF ABU ZAYD AL-BALKHI DAN AARON BECK: Studi Komparati" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/model-terapi-kognitif-formulasi-tata-integratif-ab-thumb-5654c.webp" title="JURIS - COGNITIVE PSYCHOTHERAPY INTEGRATION OF ABU ZAYD AL-BALKHI AND AARON BECK: A Comparative Study in Modern Psychotherapy: INTEGRASI PSIKOTERAPI KOGNITIF ABU ZAYD AL-BALKHI DAN AARON BECK: Studi Komparati" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/model-terapi-kognitif-formulasi-tata-integratif-ab-thumb-5654c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/model-terapi-kognitif-formulasi-tata-integratif-ab-thumb-5654c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/model-terapi-kognitif-formulasi-tata-integratif-ab-thumb-5654c.webp 1x" title="JURIS - COGNITIVE PSYCHOTHERAPY INTEGRATION OF ABU ZAYD AL-BALKHI AND AARON BECK: A Comparative Study in Modern Psychotherapy: INTEGRASI PSIKOTERAPI KOGNITIF ABU ZAYD AL-BALKHI DAN AARON BECK: Studi Komparati" alt="JURIS - COGNITIVE PSYCHOTHERAPY INTEGRATION OF ABU ZAYD AL-BALKHI AND AARON BECK: A Comparative Study in Modern Psychotherapy: INTEGRASI PSIKOTERAPI KOGNITIF ABU ZAYD AL-BALKHI DAN AARON BECK: Studi Komparati" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/d/model-terapi-kognitif-formulasi-tata-integratif-ab-thumb-aa510.webp" title="JURIS - COGNITIVE PSYCHOTHERAPY INTEGRATION OF ABU ZAYD AL-BALKHI AND AARON BECK: A Comparative Study in Modern Psychotherapy: INTEGRASI PSIKOTERAPI KOGNITIF ABU ZAYD AL-BALKHI DAN AARON BECK: Studi Komparati" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/d/model-terapi-kognitif-formulasi-tata-integratif-ab-thumb-aa510.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/d/model-terapi-kognitif-formulasi-tata-integratif-ab-thumb-aa510.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/d/model-terapi-kognitif-formulasi-tata-integratif-ab-thumb-aa510.webp 1x" title="JURIS - COGNITIVE PSYCHOTHERAPY INTEGRATION OF ABU ZAYD AL-BALKHI AND AARON BECK: A Comparative Study in Modern Psychotherapy: INTEGRASI PSIKOTERAPI KOGNITIF ABU ZAYD AL-BALKHI DAN AARON BECK: Studi Komparati" alt="JURIS - COGNITIVE PSYCHOTHERAPY INTEGRATION OF ABU ZAYD AL-BALKHI AND AARON BECK: A Comparative Study in Modern Psychotherapy: INTEGRASI PSIKOTERAPI KOGNITIF ABU ZAYD AL-BALKHI DAN AARON BECK: Studi Komparati" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54277-model-terapi-kognitif-formulasi" title="JURIS - COGNITIVE PSYCHOTHERAPY INTEGRATION OF ABU ZAYD AL-BALKHI AND AARON BECK: A Comparative Study in Modern Psychotherapy: INTEGRASI PSIKOTERAPI KOGNITIF ABU ZAYD AL-BALKHI DAN AARON BECK: Studi Komparati" target="_blank">COGNITIVE PSYCHOTHERAPY INTEGRATION OF ABU ZAYD AL-BALKHI AND AARON BECK: A Comparative Study in Modern Psychotherapy: INTEGRASI PSIKOTERAPI KOGNITIF ABU ZAYD AL-BALKHI DAN AARON BECK: Studi Komparati</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa arah studi baru. Pertama, perlu dilakukan penelitian empiris lintas budaya untuk menguji efektivitas model integratif Islamic Cognitive Behavioral Therapy (ICBT) dalam berbagai konteks masyarakat Muslim. Kedua, pengembangan instrumen yang mampu mengukur aspek kognitif dan spiritual secara bersamaan menjadi tantangan metodologis yang perlu dijawab. Ketiga, integrasi antara CBT dan psikologi Islam dapat diperluas dengan mengkaji praktik-praktik spiritual tradisional dalam Islam, seperti mujahadah malam, yang memiliki fungsi terapeutik dan sejalan dengan prinsip-prinsip psikologi modern. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memperkuat model ICBT dan memperluas kontribusinya dalam pengembangan psikoterapi berbasis nilai spiritual..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa Al-Balkhi dan Beck sama-sama menempatkan kognisi sebagai pusat pengaruh terhadap emosi dan perilaku.Namun, terdapat perbedaan mendasar dalam landasan filosofis dan tujuan terapi.Al-Balkhi menekankan dimensi spiritual dan moral sebagai bagian integral dari kesehatan jiwa, sedangkan Beck menekankan restrukturisasi pikiran maladaptif dalam kerangka empiris-sekuler.Integrasi keduanya menghasilkan model Islamic Cognitive Behavioral Therapy (ICBT) yang memadukan restrukturisasi kognitif dengan latihan batin dan spiritualitas Islam.Kontribusi utama penelitian ini adalah novelty berupa formulasi model ICBT sebagai sintesis integratif antara psikologi Islam klasik dan CBT modern.Model ini tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga aplikatif, karena menawarkan kerangka psikoterapi baru yang relevan bagi masyarakat Muslim dalam menghadapi kompleksitas kesehatan mental kontemporer.Dengan demikian, penelitian ini memperluas kajian terdahulu tentang efektivitas CBT dan relevansi pemikiran Al-Balkhi, sekaligus menghadirkan model integratif yang dapat dijadikan rujukan bagi pengembangan psikoterapi berbasis nilai spiritual
<br>Psikoterapi modern, khususnya Cognitive Behavioral Therapy (CBT), terbukti efektif secara klinis namun masih kurang dalam mengintegrasikan dimensi spiritual, sehingga muncul kebutuhan pendekatan holistik yang relevan bagi masyarakat Muslim. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komparatif konsep psikoterapi kognitif Abu Zayd al-Balkhi dan Aaron Beck, serta mengeksplorasi potensi integrasi keduanya dalam kerangka psikoterapi modern. Metode yang digunakan adalah qualitative comparative literature study dengan menelaah karya klasik Al-Balkhi dan literatur CBT Beck. Studi menemukan bahwa keduanya sama-sama menekankan peran kognisi dalam memengaruhi emosi dan perilaku, namun...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/d/model-terapi-kognitif-formulasi-tata-integratif-ab-thumb-aa510.webp" type="image/webp" length="85276" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/model-terapi-kognitif-formulasi-tata-integratif-ab-thumb-6c1a0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/model-terapi-kognitif-formulasi-tata-integratif-ab-thumb-5654c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/d/model-terapi-kognitif-formulasi-tata-integratif-ab-thumb-aa510.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3414-iaikhozin.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13630-jurnal-studi-islam-sosial.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Reformasi Hukum Pertanahan Perlindungan Hukum Hak Atas Tanah Dalam Pemindahan Dengan Cara Melawan Hukum ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Reformasi Hukum Pertanahan Perlindungan Hukum Hak Atas Tanah Dalam Pemindahan Dengan Cara Melawan Hukum ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Reformasi Hukum Pertanahan Perlindungan Hukum Hak Atas Tanah Dalam Pemindahan Dengan Cara Melawan Hukum ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54275-siklus-hak-tanah-perlindungan-kekayaan-intelek" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-54275-siklus-hak-tanah-perlindungan-kekayaan-intelek" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-14:064645523b9b1fad9b020db3f373533b</id>
	<published>2026-07-14T03:59:50+07:00</published>
	<updated>2026-07-14T03:59:50+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="direktori file akademik" label="direktori file akademik" />
	<category term="etalase file akademik" label="etalase file akademik" />
	<category term="etalase pdf jurnal" label="etalase pdf jurnal" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas penerapan sistem informasi berbasis teknologi informasi dalam proses pendaftaran dan administrasi pertanahan untuk mencegah pemalsuan dokumen serta meningkatkan transparansi; selanjutnya, studi empiris ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas penerapan sistem informasi berbasis teknologi informasi dalam proses pendaftaran dan administrasi pertanahan untuk mencegah pemalsuan dokumen serta meningkatkan transparansi; selanjutnya, studi empiris ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/siklus-hak-tanah-perlindungan-kekayaan-intelektual-thumb-600ca.webp" title="JURIS - Reformasi Hukum Pertanahan: Perlindungan Hukum Hak Atas Tanah Dalam Pemindahan Dengan Cara Melawan Hukum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/siklus-hak-tanah-perlindungan-kekayaan-intelektual-thumb-600ca.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/siklus-hak-tanah-perlindungan-kekayaan-intelektual-thumb-600ca.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/siklus-hak-tanah-perlindungan-kekayaan-intelektual-thumb-600ca.webp 1x" title="JURIS - Reformasi Hukum Pertanahan: Perlindungan Hukum Hak Atas Tanah Dalam Pemindahan Dengan Cara Melawan Hukum" alt="JURIS - Reformasi Hukum Pertanahan: Perlindungan Hukum Hak Atas Tanah Dalam Pemindahan Dengan Cara Melawan Hukum" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/siklus-hak-tanah-perlindungan-kekayaan-intelektual-thumb-50392.webp" title="JURIS - Reformasi Hukum Pertanahan: Perlindungan Hukum Hak Atas Tanah Dalam Pemindahan Dengan Cara Melawan Hukum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/siklus-hak-tanah-perlindungan-kekayaan-intelektual-thumb-50392.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/siklus-hak-tanah-perlindungan-kekayaan-intelektual-thumb-50392.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/siklus-hak-tanah-perlindungan-kekayaan-intelektual-thumb-50392.webp 1x" title="JURIS - Reformasi Hukum Pertanahan: Perlindungan Hukum Hak Atas Tanah Dalam Pemindahan Dengan Cara Melawan Hukum" alt="JURIS - Reformasi Hukum Pertanahan: Perlindungan Hukum Hak Atas Tanah Dalam Pemindahan Dengan Cara Melawan Hukum" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/siklus-hak-tanah-perlindungan-kekayaan-intelektual-thumb-99b39.webp" title="JURIS - Reformasi Hukum Pertanahan: Perlindungan Hukum Hak Atas Tanah Dalam Pemindahan Dengan Cara Melawan Hukum" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/siklus-hak-tanah-perlindungan-kekayaan-intelektual-thumb-99b39.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/siklus-hak-tanah-perlindungan-kekayaan-intelektual-thumb-99b39.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/siklus-hak-tanah-perlindungan-kekayaan-intelektual-thumb-99b39.webp 1x" title="JURIS - Reformasi Hukum Pertanahan: Perlindungan Hukum Hak Atas Tanah Dalam Pemindahan Dengan Cara Melawan Hukum" alt="JURIS - Reformasi Hukum Pertanahan: Perlindungan Hukum Hak Atas Tanah Dalam Pemindahan Dengan Cara Melawan Hukum" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-54275-siklus-hak-tanah-perlindungan-kekayaan-intelek" title="JURIS - Reformasi Hukum Pertanahan: Perlindungan Hukum Hak Atas Tanah Dalam Pemindahan Dengan Cara Melawan Hukum" target="_blank">Reformasi Hukum Pertanahan: Perlindungan Hukum Hak Atas Tanah Dalam Pemindahan Dengan Cara Melawan Hukum</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas penerapan sistem informasi berbasis teknologi informasi dalam proses pendaftaran dan administrasi pertanahan untuk mencegah pemalsuan dokumen serta meningkatkan transparansi; selanjutnya, studi empiris mengenai dampak peningkatan kapasitas dan sumber daya Badan Pertanahan Nasional (BPN) dalam memperkuat pengawasan terhadap transaksi pertanahan dapat mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang berkontribusi pada pengurangan praktik pemindahan hak secara melawan hukum; terakhir, penelitian tindakan kembangkan program pemberdayaan hukum masyarakat, khususnya kelompok rentan, yang mengukur perubahan pengetahuan, sikap, dan kemampuan mereka dalam mengakses layanan hukum serta menyelesaikan sengketa pertanahan secara adil. Semua penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi praktis bagi pembuat kebijakan dalam merumuskan kebijakan pertanahan yang lebih responsif, transparan, dan berkeadilan..
<br>Pemindahan hak atas tanah secara melawan hukum mengancam kepastian hukum dan keadilan, serta dapat terjadi melalui pemalsuan dokumen, penipuan, pengambilalihan paksa, atau penyalahgunaan wewenang.Penyalahgunaan prosedur hukum dan kurangnya transparansi serta pengawasan dalam administrasi pertanahan menjadi faktor utama terjadinya praktik tersebut, terutama bagi kelompok rentan.Perlindungan hukum harus diperkuat lewat peningkatan sistem administrasi pertanahan, pemanfaatan teknologi, serta reformasi hukum untuk memastikan kepastian hukum dalam pengelolaan dan pemindahan hak atas tanah
<br>Pemindahan hak atas tanah secara melawan hukum merupakan permasalahan yang sering terjadi dalam praktik pertanahan di Indonesia, yang dapat mengancam kepastian hukum dan keadilan bagi pemilik tanah yang sah. Tindakan pemindahan hak atas tanah secara melawan hukum bisa dilakukan melalui berbagai cara, seperti pemalsuan dokumen, penipuan, penyalahgunaan wewenang, atau pengambilalihan tanah secara paksa tanpa prosedur yang sah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek perlindungan hukum terhadap hak atas tanah dalam pemindahan hak secara melawan hukum, serta mencari solusi untuk memperbaiki sistem perlindungan hukum di bidang pertanahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yuridis normatif, dengan mengkaji peraturan perundang-undangan, literatur hukum, dan teori-teori hukum yang relevan untuk melihat perlindungan hukum yang ada dalam sistem pertanahan Indonesia....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/1/siklus-hak-tanah-perlindungan-kekayaan-intelektual-thumb-99b39.webp" type="image/webp" length="112834" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/siklus-hak-tanah-perlindungan-kekayaan-intelektual-thumb-600ca.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/siklus-hak-tanah-perlindungan-kekayaan-intelektual-thumb-50392.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/siklus-hak-tanah-perlindungan-kekayaan-intelektual-thumb-99b39.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1688-ifrelresearch.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8617-deposisi-jurnal-publikasi-ilmu-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Tue, 14 Jul 2026 09:05:37 +0700. 12 items. Served in: 4.517 seconds [atom] -->
