<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.247-26jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.247-26jul2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-07-26T19:44:19+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Teknik Rias Pengantin dengan Complexion Tahan Lama Studi Kasus oleh MUA Rasiliabrushes Serang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Teknik Rias Pengantin dengan Complexion Tahan Lama Studi Kasus oleh MUA Rasiliabrushes Serang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Teknik Rias Pengantin dengan Complexion Tahan Lama Studi Kasus oleh MUA Rasiliabrushes Serang ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-56649-pribadi-kap-teknik-kesehatan-kulit-wajah-kondisi-k" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-56649-pribadi-kap-teknik-kesehatan-kulit-wajah-kondisi-k" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-26:bddd2f088fb8fe45ca475a6e676dd1e0</id>
	<published>2026-07-26T16:05:43+07:00</published>
	<updated>2026-07-26T16:05:43+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="tarian bissu" label="tarian bissu" />
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs unm ac" label="ojs unm ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,bissu,header,ojs,page,tarian,unm]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan berdasarkan hasil studi ini adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut pengaruh personalisasi teknik rias terhadap kepuasan klien dan keberhasilan riasan dalam berbagai kondisi lingkungan. 2. Mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan berdasarkan hasil studi ini adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut pengaruh personalisasi teknik rias terhadap kepuasan klien dan keberhasilan riasan dalam berbagai kondisi lingkungan. 2. Mengeksplorasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/pribadi-kap-teknik-kesehatan-kulit-wajah-kondisi-c-thumb-c7e4d.webp" title="JURIS - Teknik Rias Pengantin dengan Complexion Tahan Lama: Studi Kasus oleh MUA Rasiliabrushes Serang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/pribadi-kap-teknik-kesehatan-kulit-wajah-kondisi-c-thumb-c7e4d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/pribadi-kap-teknik-kesehatan-kulit-wajah-kondisi-c-thumb-c7e4d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/pribadi-kap-teknik-kesehatan-kulit-wajah-kondisi-c-thumb-c7e4d.webp 1x" title="JURIS - Teknik Rias Pengantin dengan Complexion Tahan Lama: Studi Kasus oleh MUA Rasiliabrushes Serang" alt="JURIS - Teknik Rias Pengantin dengan Complexion Tahan Lama: Studi Kasus oleh MUA Rasiliabrushes Serang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/pribadi-kap-teknik-kesehatan-kulit-wajah-kondisi-c-thumb-37a77.webp" title="JURIS - Teknik Rias Pengantin dengan Complexion Tahan Lama: Studi Kasus oleh MUA Rasiliabrushes Serang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/pribadi-kap-teknik-kesehatan-kulit-wajah-kondisi-c-thumb-37a77.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/pribadi-kap-teknik-kesehatan-kulit-wajah-kondisi-c-thumb-37a77.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/pribadi-kap-teknik-kesehatan-kulit-wajah-kondisi-c-thumb-37a77.webp 1x" title="JURIS - Teknik Rias Pengantin dengan Complexion Tahan Lama: Studi Kasus oleh MUA Rasiliabrushes Serang" alt="JURIS - Teknik Rias Pengantin dengan Complexion Tahan Lama: Studi Kasus oleh MUA Rasiliabrushes Serang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/9/pribadi-kap-teknik-kesehatan-kulit-wajah-kondisi-c-thumb-9043b.webp" title="JURIS - Teknik Rias Pengantin dengan Complexion Tahan Lama: Studi Kasus oleh MUA Rasiliabrushes Serang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/9/pribadi-kap-teknik-kesehatan-kulit-wajah-kondisi-c-thumb-9043b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/9/pribadi-kap-teknik-kesehatan-kulit-wajah-kondisi-c-thumb-9043b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/9/pribadi-kap-teknik-kesehatan-kulit-wajah-kondisi-c-thumb-9043b.webp 1x" title="JURIS - Teknik Rias Pengantin dengan Complexion Tahan Lama: Studi Kasus oleh MUA Rasiliabrushes Serang" alt="JURIS - Teknik Rias Pengantin dengan Complexion Tahan Lama: Studi Kasus oleh MUA Rasiliabrushes Serang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56649-pribadi-kap-teknik-kesehatan-kulit-wajah-kondisi-k" title="JURIS - Teknik Rias Pengantin dengan Complexion Tahan Lama: Studi Kasus oleh MUA Rasiliabrushes Serang" target="_blank">Teknik Rias Pengantin dengan Complexion Tahan Lama: Studi Kasus oleh MUA Rasiliabrushes Serang</a>: Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan berdasarkan hasil studi ini adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut pengaruh personalisasi teknik rias terhadap kepuasan klien dan keberhasilan riasan dalam berbagai kondisi lingkungan. 2. Mengeksplorasi strategi inovatif dalam mengembangkan teknik complexion yang tahan lama, dengan mempertimbangkan berbagai faktor seperti jenis kulit, produk kosmetik, dan kondisi lingkungan. 3. Meneliti dampak penggunaan produk kosmetik yang berbeda terhadap ketahanan complexion, serta mengidentifikasi produk-produk yang paling efektif dalam menjaga riasan tetap tahan lama..
<br>Hal pertama yang menjadi acuan MUA Rasiliabrushes adalah tipe kulit wajah dari client, supaya ia dapat menentukan perpaduan alas bedak yang baik dan sesuai.MUA Rasiliabruses tidak terpaku pada produk-produk yang mahal dalam tata riasnya, tetapi pada fungsi dan kegunaannya.Untuk membuat riasan bertahan lama, MUA Rasiliabrushes menggunakan pendekatan sistematis yang dimulai dari persiapan kulit (skin-prep), teknik aplikasi layering yang tepat, dan pemilihan produk yang kompatibel.Faktor-faktor seperti kenyamanan klien, pencahayaan ruang, dan kebersihan alat rias juga menjadi perhatian utama dalam proses rias pengantin.Studi ini memperkuat temuan sebelumnya tentang pentingnya personalisasi teknik rias sesuai kondisi kulit dan lingkungan.Penelitian ini memberikan kontribusi dalam praktik tata rias pengantin dan dapat menjadi rujukan bagi MUA dan peneliti lain
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap teknik complexion tahan lama dalam tata rias pengantin yang diterapkan oleh MUA Rasiliabrushes di Serang, Banten. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang memungkinkan peneliti menggali secara mendalam strategi rias pengantin dari aspek praktik dan pengalaman langsung pelaku. Data primer dikumpulkan melalui wawancara dengan MUA, klien, fotografer, serta observasi langsung proses rias, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur dan referensi akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan complexion tahan lama sangat dipengaruhi oleh tiga aspek utama, persiapan kulit (skin-prep) yang disesuaikan dengan jenis kulit, teknik aplikasi layering yang tepat, serta pemilihan produk yang kompatibel, terutama foundation...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/9/pribadi-kap-teknik-kesehatan-kulit-wajah-kondisi-c-thumb-9043b.webp" type="image/webp" length="85930" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/pribadi-kap-teknik-kesehatan-kulit-wajah-kondisi-c-thumb-c7e4d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/pribadi-kap-teknik-kesehatan-kulit-wajah-kondisi-c-thumb-37a77.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/9/pribadi-kap-teknik-kesehatan-kulit-wajah-kondisi-c-thumb-9043b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-527-unm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16448-boting-langi-jurnal-seni-pertunjukan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Metode Royal Academy Of Dance RAD Pada Pembelajaran Tari Pre Ballet Marlupi Dance Academy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Metode Royal Academy Of Dance RAD Pada Pembelajaran Tari Pre Ballet Marlupi Dance Academy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Metode Royal Academy Of Dance RAD Pada Pembelajaran Tari Pre Ballet Marlupi Dance Academy ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-56646-faktor-ekstern-metode-rad-eksternal-dinamik" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-56646-faktor-ekstern-metode-rad-eksternal-dinamik" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-26:16cfd9a07dee8ed1403f7a7d98ca689b</id>
	<published>2026-07-26T15:35:42+07:00</published>
	<updated>2026-07-26T15:35:42+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="tarian bissu" label="tarian bissu" />
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="ojs unm ac" label="ojs unm ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,bissu,header,ojs,page,tarian,unm]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian yang menekankan peran metode Royal Academy of Dance (RAD) pada pengembangan anak usia dini di Marlupi Dance Academy, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan untuk memperdalam pemahaman kita. Pertama, akan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian yang menekankan peran metode Royal Academy of Dance (RAD) pada pengembangan anak usia dini di Marlupi Dance Academy, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan untuk memperdalam pemahaman kita. Pertama, akan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/faktor-ekstern-metode-rad-eksternal-dinamika-inter-thumb-0e495.webp" title="JURIS - Metode Royal Academy Of Dance (RAD) Pada Pembelajaran Tari Pre Ballet Marlupi Dance Academy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/faktor-ekstern-metode-rad-eksternal-dinamika-inter-thumb-0e495.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/faktor-ekstern-metode-rad-eksternal-dinamika-inter-thumb-0e495.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/faktor-ekstern-metode-rad-eksternal-dinamika-inter-thumb-0e495.webp 1x" title="JURIS - Metode Royal Academy Of Dance (RAD) Pada Pembelajaran Tari Pre Ballet Marlupi Dance Academy" alt="JURIS - Metode Royal Academy Of Dance (RAD) Pada Pembelajaran Tari Pre Ballet Marlupi Dance Academy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/faktor-ekstern-metode-rad-eksternal-dinamika-inter-thumb-24108.webp" title="JURIS - Metode Royal Academy Of Dance (RAD) Pada Pembelajaran Tari Pre Ballet Marlupi Dance Academy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/faktor-ekstern-metode-rad-eksternal-dinamika-inter-thumb-24108.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/faktor-ekstern-metode-rad-eksternal-dinamika-inter-thumb-24108.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/faktor-ekstern-metode-rad-eksternal-dinamika-inter-thumb-24108.webp 1x" title="JURIS - Metode Royal Academy Of Dance (RAD) Pada Pembelajaran Tari Pre Ballet Marlupi Dance Academy" alt="JURIS - Metode Royal Academy Of Dance (RAD) Pada Pembelajaran Tari Pre Ballet Marlupi Dance Academy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/faktor-ekstern-metode-rad-eksternal-dinamika-inter-thumb-dbb32.webp" title="JURIS - Metode Royal Academy Of Dance (RAD) Pada Pembelajaran Tari Pre Ballet Marlupi Dance Academy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/faktor-ekstern-metode-rad-eksternal-dinamika-inter-thumb-dbb32.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/faktor-ekstern-metode-rad-eksternal-dinamika-inter-thumb-dbb32.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/faktor-ekstern-metode-rad-eksternal-dinamika-inter-thumb-dbb32.webp 1x" title="JURIS - Metode Royal Academy Of Dance (RAD) Pada Pembelajaran Tari Pre Ballet Marlupi Dance Academy" alt="JURIS - Metode Royal Academy Of Dance (RAD) Pada Pembelajaran Tari Pre Ballet Marlupi Dance Academy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56646-faktor-ekstern-metode-rad-eksternal-dinamik" title="JURIS - Metode Royal Academy Of Dance (RAD) Pada Pembelajaran Tari Pre Ballet Marlupi Dance Academy" target="_blank">Metode Royal Academy Of Dance (RAD) Pada Pembelajaran Tari Pre Ballet Marlupi Dance Academy</a>: Berdasarkan temuan penelitian yang menekankan peran metode Royal Academy of Dance (RAD) pada pengembangan anak usia dini di Marlupi Dance Academy, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan untuk memperdalam pemahaman kita. Pertama, akan sangat berharga untuk melakukan studi kuantitatif yang mengukur secara objektif dampak spesifik dari metode RAD terhadap perkembangan keterampilan motorik halus dan kasar, kemampuan kognitif seperti daya ingat dan konsentrasi, serta aspek sosial-emosional seperti kepercayaan diri dan kedisiplinan anak usia dini yang mengikuti kelas pre-balet. Penelitian ini bisa membandingkan kelompok siswa yang menggunakan metode RAD dengan kelompok kontrol atau kelompok yang menggunakan metode pengajaran tari lainnya, untuk memberikan bukti empiris yang lebih kuat mengenai efektivitasnya dalam jangka waktu tertentu. Kedua, studi komparatif juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas dan relevansi metode RAD di lingkungan atau lembaga tari lain yang memiliki latar belakang budaya atau kondisi sosial-ekonomi yang berbeda di Indonesia, atau bahkan membandingkan hasilnya dengan metode pengajaran balet usia dini lainnya di luar kerangka RAD. Ini akan membantu menentukan sejauh mana metode ini dapat digeneralisasi dan disesuaikan. Ketiga, mengingat pentingnya faktor pelatih dan sarana pembelajaran, penelitian mendalam dapat menelusuri bagaimana program pengembangan profesional berkelanjutan untuk pelatih bersertifikasi RAD dan integrasi media pembelajaran digital yang inovatif, memengaruhi tingkat keterlibatan siswa, retensi materi, dan pengembangan ekspresi artistik anak-anak dalam jangka panjang. Pendekatan ini akan memberikan rekomendasi yang lebih konkret bagi Marlupi Dance Academy maupun lembaga tari lainnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan balet usia dini..
<br>Penelitian ini mengkaji penerapan metode Royal Academy of Dance (RAD) pada pembelajaran Pre-Ballet di Marlupi Dance Academy, yang dilaksanakan secara terstruktur sesuai perkembangan anak usia dini.Proses pembelajaran melibatkan materi silabus RAD, media menarik, dan dibagi dalam tiga kategori usia (Pre-School, Pre-Primary, Primary), didukung oleh pelatih bersertifikasi dan fasilitas memadai, dengan evaluasi berkala.Keberhasilan metode ini dipengaruhi oleh faktor internal seperti motivasi dan kedisiplinan siswa, serta faktor eksternal termasuk kompetensi pelatih, fasilitas, metode pengajaran, lingkungan belajar, dan dukungan orang tua, yang bersama-sama meningkatkan kemampuan teknis, kreativitas, dan karakter siswa
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan metode Royal Academy of Dance (RAD) dalam pembelajaran tari pre ballet di Marlupi Dance Academy (MDA) sebagai upaya pengembangan karakter, kreativitas, dan kemampuan motorik anak usia dini. Marlupi Dance Academy merupakan lembaga pendidikan tari yang telah berdiri sejak tahun 1956 dan secara konsisten menerapkan metode RAD sebagai pendekatan internasional dalam kurikulumnya. Metode RAD, yang berasal dari Inggris, dirancang untuk memberikan struktur pembelajaran balet yang sistematis, progresif, dan sesuai dengan tahap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/6/faktor-ekstern-metode-rad-eksternal-dinamika-inter-thumb-24108.webp" type="image/webp" length="104616" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/faktor-ekstern-metode-rad-eksternal-dinamika-inter-thumb-0e495.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/faktor-ekstern-metode-rad-eksternal-dinamika-inter-thumb-24108.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/faktor-ekstern-metode-rad-eksternal-dinamika-inter-thumb-dbb32.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-527-unm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16448-boting-langi-jurnal-seni-pertunjukan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Personal Data Protection for Victims of Sexual Violence in the Publication of Indonesian Cinematic Works ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Personal Data Protection for Victims of Sexual Violence in the Publication of Indonesian Cinematic Works ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Personal Data Protection for Victims of Sexual Violence in the Publication of Indonesian Cinematic Works ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-56651-perlindungan-data-kekerasan-seksual-personal" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-56651-perlindungan-data-kekerasan-seksual-personal" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-26:61801440a71dca8b15528ae8d117f775</id>
	<published>2026-07-26T15:27:02+07:00</published>
	<updated>2026-07-26T15:27:02+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="common crawl" label="common crawl" />
	<category term="afrian raus" label="afrian raus" />
	<category term="al ushuliy" label="al ushuliy" />
	<itunes:keywords><![CDATA[afrian,al,common,crawl,raus,ushuliy]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis komparatif antara regulasi perundang-undangan Indonesia dengan prinsip-prinsip siyasah dusturiyah dalam melindungi data pribadi korban kekerasan seksual. Selain itu, dapat dilakukan studi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis komparatif antara regulasi perundang-undangan Indonesia dengan prinsip-prinsip siyasah dusturiyah dalam melindungi data pribadi korban kekerasan seksual. Selain itu, dapat dilakukan studi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/perlindungan-data-kekerasan-seksual-personal-regul-thumb-e3037.webp" title="JURIS - Personal Data Protection for Victims of Sexual Violence in the Publication of Indonesian Cinematic Works" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/perlindungan-data-kekerasan-seksual-personal-regul-thumb-e3037.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/perlindungan-data-kekerasan-seksual-personal-regul-thumb-e3037.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/perlindungan-data-kekerasan-seksual-personal-regul-thumb-e3037.webp 1x" title="JURIS - Personal Data Protection for Victims of Sexual Violence in the Publication of Indonesian Cinematic Works" alt="JURIS - Personal Data Protection for Victims of Sexual Violence in the Publication of Indonesian Cinematic Works" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/perlindungan-data-kekerasan-seksual-personal-regul-thumb-8165f.webp" title="JURIS - Personal Data Protection for Victims of Sexual Violence in the Publication of Indonesian Cinematic Works" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/perlindungan-data-kekerasan-seksual-personal-regul-thumb-8165f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/perlindungan-data-kekerasan-seksual-personal-regul-thumb-8165f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/perlindungan-data-kekerasan-seksual-personal-regul-thumb-8165f.webp 1x" title="JURIS - Personal Data Protection for Victims of Sexual Violence in the Publication of Indonesian Cinematic Works" alt="JURIS - Personal Data Protection for Victims of Sexual Violence in the Publication of Indonesian Cinematic Works" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/8/perlindungan-data-kekerasan-seksual-personal-regul-thumb-ccb32.webp" title="JURIS - Personal Data Protection for Victims of Sexual Violence in the Publication of Indonesian Cinematic Works" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/8/perlindungan-data-kekerasan-seksual-personal-regul-thumb-ccb32.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/8/perlindungan-data-kekerasan-seksual-personal-regul-thumb-ccb32.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/8/perlindungan-data-kekerasan-seksual-personal-regul-thumb-ccb32.webp 1x" title="JURIS - Personal Data Protection for Victims of Sexual Violence in the Publication of Indonesian Cinematic Works" alt="JURIS - Personal Data Protection for Victims of Sexual Violence in the Publication of Indonesian Cinematic Works" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56651-perlindungan-data-kekerasan-seksual-personal" title="JURIS - Personal Data Protection for Victims of Sexual Violence in the Publication of Indonesian Cinematic Works" target="_blank">Personal Data Protection for Victims of Sexual Violence in the Publication of Indonesian Cinematic Works</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis komparatif antara regulasi perundang-undangan Indonesia dengan prinsip-prinsip siyasah dusturiyah dalam melindungi data pribadi korban kekerasan seksual. Selain itu, dapat dilakukan studi kasus yang lebih mendalam mengenai implementasi hukum dalam industri perfilman Indonesia terkait perlindungan data pribadi korban kekerasan seksual. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi peran dan tanggung jawab keluarga korban dalam melindungi data pribadi dan menjaga martabat korban, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal..
<br>Berdasarkan temuan penelitian, peneliti menyimpulkan bahwa data pribadi korban kekerasan seksual dalam film Indonesia diatur dalam beberapa kerangka hukum, termasuk Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi, Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS), dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).Ketika diterapkan asas lex specialis derogat legi generali, korban kekerasan seksual tetap berhak atas perlindungan privasi sesuai Pasal 69 huruf (d) UU TPKS.Selain itu, film yang mengangkat tema kekerasan seksual masih dibatasi sesuai Pasal 6 huruf (b) UU Perfilman yang melarang konten menonjolkan pornografi.Dari perspektif siyasah dusturiyah, potensi kezaliman ditangani melalui pembentukan otoritas legislatif (sulah tashrAoiyyah) yang menetapkan hukum berdasarkan prinsip-prinsip syariat Islam.Salah satu prinsip tersebut adalah larangan penyebaran data pribadi dalam karya perfilman sebagai bentuk perlindungan kehormatan (uife al-Aoirs), yang merupakan bagian dari maqAid al-syarAoah guna mencegah eksploitasi antarmanusia.Meskipun keluarga korban memberikan persetujuan terhadap penggunaan data pribadi untuk film dengan tujuan kebaikan, menjaga martabat seseorangAibaik yang masih hidup maupun yang telah meninggalAitetap menjadi prioritas yang harus diutamakan
<br>Penelitian ini mengkaji perlindungan data pribadi korban kekerasan seksual dalam publikasi karya seni perfilman Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah memahami dinamika hukum terkait isu tersebut berdasarkan dua perspektif, yaitu regulasi perundang-undangan di Indonesia dan prinsip-prinsip siyasah dusturiyah. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan. Data dikumpulkan dari sumber hukum primer, meliputi Al-QurAoan, Hadis yang berkaitan dengan perlindungan data pribadi, Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2009 tentang Perfilman, Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (PDP), Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/8/perlindungan-data-kekerasan-seksual-personal-regul-thumb-8165f.webp" type="image/webp" length="87888" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/perlindungan-data-kekerasan-seksual-personal-regul-thumb-e3037.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/perlindungan-data-kekerasan-seksual-personal-regul-thumb-8165f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/8/perlindungan-data-kekerasan-seksual-personal-regul-thumb-ccb32.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-903-uinmybatusangkar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12175-al-ushuliy-jurnal-mahasiswa-syariah-hukum.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Use of Address Terms by Local People in Pedawa Village ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Use of Address Terms by Local People in Pedawa Village ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Use of Address Terms by Local People in Pedawa Village ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-56652-data-kualitatif-analisis" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-56652-data-kualitatif-analisis" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-26:3122b571dfc49bee74834cbded260c9a</id>
	<published>2026-07-26T15:00:09+07:00</published>
	<updated>2026-07-26T15:00:09+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan studi ini dengan melakukan analisis komparatif penggunaan istilah sapaan. Ini bisa dilakukan dengan membandingkan pola komunikasi di Desa Pedawa dengan desa-desa Bali Aga lain, atau bahkan dengan desa-desa ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan studi ini dengan melakukan analisis komparatif penggunaan istilah sapaan. Ini bisa dilakukan dengan membandingkan pola komunikasi di Desa Pedawa dengan desa-desa Bali Aga lain, atau bahkan dengan desa-desa ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/data-kualitatif-analisis-maxqda-fitur-address-term-thumb-794c4.webp" title="JURIS - The Use of Address Terms by Local People in Pedawa Village" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/data-kualitatif-analisis-maxqda-fitur-address-term-thumb-794c4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/data-kualitatif-analisis-maxqda-fitur-address-term-thumb-794c4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/data-kualitatif-analisis-maxqda-fitur-address-term-thumb-794c4.webp 1x" title="JURIS - The Use of Address Terms by Local People in Pedawa Village" alt="JURIS - The Use of Address Terms by Local People in Pedawa Village" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/data-kualitatif-analisis-maxqda-fitur-address-term-thumb-cbbe8.webp" title="JURIS - The Use of Address Terms by Local People in Pedawa Village" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/data-kualitatif-analisis-maxqda-fitur-address-term-thumb-cbbe8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/data-kualitatif-analisis-maxqda-fitur-address-term-thumb-cbbe8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/data-kualitatif-analisis-maxqda-fitur-address-term-thumb-cbbe8.webp 1x" title="JURIS - The Use of Address Terms by Local People in Pedawa Village" alt="JURIS - The Use of Address Terms by Local People in Pedawa Village" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/a/data-kualitatif-analisis-maxqda-fitur-address-term-thumb-f410e.webp" title="JURIS - The Use of Address Terms by Local People in Pedawa Village" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/a/data-kualitatif-analisis-maxqda-fitur-address-term-thumb-f410e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/a/data-kualitatif-analisis-maxqda-fitur-address-term-thumb-f410e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/a/data-kualitatif-analisis-maxqda-fitur-address-term-thumb-f410e.webp 1x" title="JURIS - The Use of Address Terms by Local People in Pedawa Village" alt="JURIS - The Use of Address Terms by Local People in Pedawa Village" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56652-data-kualitatif-analisis" title="JURIS - The Use of Address Terms by Local People in Pedawa Village" target="_blank">The Use of Address Terms by Local People in Pedawa Village</a>: Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan studi ini dengan melakukan analisis komparatif penggunaan istilah sapaan. Ini bisa dilakukan dengan membandingkan pola komunikasi di Desa Pedawa dengan desa-desa Bali Aga lain, atau bahkan dengan desa-desa Bali Dataran, guna mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dalam jenis istilah sapaan serta faktor-faktor sosial yang memengaruhinya. Perbandingan ini akan memberikan gambaran yang lebih luas tentang keunikan sosiolinguistik masing-masing komunitas. Selain itu, mengingat Desa Pedawa adalah destinasi wisata yang unik, sebuah studi mendalam tentang bagaimana interaksi dengan wisatawan dan pengaruh modernisasi memengaruhi evolusi atau pemertahanan istilah sapaan tradisional akan sangat relevan. Penelitian ini dapat menginvestigasi apakah ada pergeseran dalam penggunaan istilah sapaan tertentu, terutama di kalangan generasi muda, dan bagaimana masyarakat Pedawa menyeimbangkan identitas budaya mereka dengan pengaruh eksternal. Ide lain adalah menyelidiki secara lebih rinci faktor-faktor sosial yang paling dominan, seperti keintiman, dan bagaimana hal tersebut termanifestasi dalam penggunaan istilah sapaan yang sekilas tampak 'tidak sopan' (contohnya 'cedar'), tetapi justru menunjukkan tingkat kedekatan yang tinggi. Memahami nuansa di balik pilihan istilah sapaan ini dapat mengungkap norma-norma sosial dan pragmatik yang lebih kompleks dalam komunikasi sehari-hari masyarakat Pedawa, sehingga memberikan kontribusi signifikan terhadap bidang sosiolinguistik..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa ada empat belas jenis istilah sapaan yang digunakan oleh masyarakat lokal di Desa Pedawa, dengan istilah kekerabatan menjadi yang paling sering digunakan, diikuti oleh nama depan dan gelar saja.Hasil studi ini memiliki implikasi penting bagi pendidikan bahasa Inggris, khususnya dalam pembelajaran sosiolinguistik, dengan menyajikan contoh nyata penggunaan bahasa dalam masyarakat.Selanjutnya, temuan ini juga berkontribusi pada topik kesantunan dalam sosiolinguistik, mengingat istilah sapaan adalah salah satu cara untuk menunjukkan kesantunan dalam komunikasi
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menemukan jenis-jenis istilah sapaan yang digunakan di Desa Pedawa dan faktor-faktor sosial yang memengaruhi istilah sapaan tersebut. Metode kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara menggunakan lembar observasi dan panduan wawancara. Tiga penduduk desa setempat terlibat sebagai informan dalam penelitian ini, yang dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel purposif. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis data kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa 1) terdapat empat belas jenis istilah sapaan yang digunakan oleh masyarakat lokal di Desa Pedawa, meliputi istilah kekerabatan, tekonym, nama panggilan, hanya gelar, nama depan, istilah pekerjaan, istilah agama, nama, nama...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/a/data-kualitatif-analisis-maxqda-fitur-address-term-thumb-f410e.webp" type="image/webp" length="89654" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/data-kualitatif-analisis-maxqda-fitur-address-term-thumb-794c4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/data-kualitatif-analisis-maxqda-fitur-address-term-thumb-cbbe8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/a/data-kualitatif-analisis-maxqda-fitur-address-term-thumb-f410e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2937-stkipahsingaraja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11833-journal-linguistic-literature-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Structural Analysis of The Main Character in CinderellaAos Short Story in Grimms Fairy Tales ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Structural Analysis of The Main Character in CinderellaAos Short Story in Grimms Fairy Tales ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Structural Analysis of The Main Character in CinderellaAos Short Story in Grimms Fairy Tales ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-56638-cinderella-analisis-struktural-karakterisasi-versi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-56638-cinderella-analisis-struktural-karakterisasi-versi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-26:284b677c6a5ce5d176ade7d3347738de</id>
	<published>2026-07-26T13:19:41+07:00</published>
	<updated>2026-07-26T13:19:41+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana variasi versi teks Cinderella yang berasal dari budaya lain memengaruhi karakterisasi utama, dengan mengajukan pertanyaan: bagaimana perbedaan budaya memodifikasi sifatAcsifat protagonis Cinderella? ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana variasi versi teks Cinderella yang berasal dari budaya lain memengaruhi karakterisasi utama, dengan mengajukan pertanyaan: bagaimana perbedaan budaya memodifikasi sifatAcsifat protagonis Cinderella? ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/cinderella-analisis-struktural-karakterisasi-versi-thumb-da6dc.webp" title="JURIS - The Structural Analysis of The Main Character in CinderellaAos Short Story in Grimms Fairy Tales" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/cinderella-analisis-struktural-karakterisasi-versi-thumb-da6dc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/cinderella-analisis-struktural-karakterisasi-versi-thumb-da6dc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/cinderella-analisis-struktural-karakterisasi-versi-thumb-da6dc.webp 1x" title="JURIS - The Structural Analysis of The Main Character in CinderellaAos Short Story in Grimms Fairy Tales" alt="JURIS - The Structural Analysis of The Main Character in CinderellaAos Short Story in Grimms Fairy Tales" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/cinderella-analisis-struktural-karakterisasi-versi-thumb-d4812.webp" title="JURIS - The Structural Analysis of The Main Character in CinderellaAos Short Story in Grimms Fairy Tales" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/cinderella-analisis-struktural-karakterisasi-versi-thumb-d4812.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/cinderella-analisis-struktural-karakterisasi-versi-thumb-d4812.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/cinderella-analisis-struktural-karakterisasi-versi-thumb-d4812.webp 1x" title="JURIS - The Structural Analysis of The Main Character in CinderellaAos Short Story in Grimms Fairy Tales" alt="JURIS - The Structural Analysis of The Main Character in CinderellaAos Short Story in Grimms Fairy Tales" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/a/cinderella-analisis-struktural-karakterisasi-versi-thumb-44536.webp" title="JURIS - The Structural Analysis of The Main Character in CinderellaAos Short Story in Grimms Fairy Tales" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/a/cinderella-analisis-struktural-karakterisasi-versi-thumb-44536.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/a/cinderella-analisis-struktural-karakterisasi-versi-thumb-44536.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/a/cinderella-analisis-struktural-karakterisasi-versi-thumb-44536.webp 1x" title="JURIS - The Structural Analysis of The Main Character in CinderellaAos Short Story in Grimms Fairy Tales" alt="JURIS - The Structural Analysis of The Main Character in CinderellaAos Short Story in Grimms Fairy Tales" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56638-cinderella-analisis-struktural-karakterisasi-versi" title="JURIS - The Structural Analysis of The Main Character in CinderellaAos Short Story in Grimms Fairy Tales" target="_blank">The Structural Analysis of The Main Character in CinderellaAos Short Story in Grimms Fairy Tales</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana variasi versi teks Cinderella yang berasal dari budaya lain memengaruhi karakterisasi utama, dengan mengajukan pertanyaan: bagaimana perbedaan budaya memodifikasi sifatAcsifat protagonis Cinderella? Selain itu, studi komparatif dapat diterapkan pada karakter sekunder dalam kedua versi, untuk menilai apakah peran karakter pendukung turut memengaruhi persepsi pembaca terhadap alur cerita, sehingga pertanyaan penelitian menjadi: apa kontribusi karakter pendukung terhadap perkembangan naratif dalam kedua teks? Selanjutnya, penelitian kuantitatif dapat mengukur dampak perubahan latar tempat pada pemahaman pembaca, misalnya dengan meneliti: bagaimana penambahan atau penghilangan setting dalam teks memengaruhi interpretasi karakterisasi Cinderella? Penelitian ini dapat menggunakan metode eksperimen membaca dengan sampel pembaca multikultural, memberikan data empiris yang melengkapi analisis struktural sebelumnya. Dengan memperluas fokus pada faktorAcfaktor tersebut, penelitian lanjutan akan memperdalam pemahaman tentang hubungan antara unsur karakter, karakterisasi, dan konteks naratif dalam cerita rakyat..
<br>Berdasarkan analisis struktural, tidak terdapat perbedaan signifikan antara tokoh utama Cinderella dalam kedua teks, baik dari segi karakterisasi maupun tipe karakter, sehingga keduanya tetap berfungsi sebagai protagonis, karakter utama, karakter utama, dan karakter bulat dengan karakterisasi yang sama (filial, sabar, pekerja keras, dsb.Perbedaan peran Cinderella yang muncul, seperti penambahan peristiwa atau latar, tidak memengaruhi karakterisasi namun hanya memengaruhi alur cerita.Analisis ini juga menegaskan bahwa unsur karakter dan karakterisasi saling terkait erat, dimana unsur karakter memicu karakterisasi dan bersama-sama berperan penting dalam menyampaikan makna cerita kepada pembaca
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur dua cerita pendek Cinderella, yaitu Cinderella dalam Grimm's Fairy Tales yang ditulis oleh Jacob dan Wilhelm Grimm, serta versi yang diedit oleh Edna Henry Lee Turpin. Agar makna cerita dapat tersampaikan sepenuhnya kepada pembaca, diperlukan hubungan yang jelas antara plot dan elemen-elemen lain dalam cerita, di mana struktur memegang peran penting. Analisis ini mengungkapkan niat penulis untuk menyusun cerita melalui elemen intrinsik, terutama karakter utama, yang kemudian berkaitan dengan karakterisasi. Hasil analisis diharapkan dapat membantu pembaca memperluas pemahaman tentang kedua cerita Cinderella melalui elemen-elemen tersebut.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/a/cinderella-analisis-struktural-karakterisasi-versi-thumb-d4812.webp" type="image/webp" length="84024" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/cinderella-analisis-struktural-karakterisasi-versi-thumb-da6dc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/cinderella-analisis-struktural-karakterisasi-versi-thumb-d4812.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/a/cinderella-analisis-struktural-karakterisasi-versi-thumb-44536.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2937-stkipahsingaraja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11833-journal-linguistic-literature-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Social Media Influencers and Purchase Intention The Role of Parasocial Relationships on TikTok ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Social Media Influencers and Purchase Intention The Role of Parasocial Relationships on TikTok ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Social Media Influencers and Purchase Intention The Role of Parasocial Relationships on TikTok ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-56642-niat-pembelian-produk-kecantikan-hubungan-parasosi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-56642-niat-pembelian-produk-kecantikan-hubungan-parasosi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-26:78ea8c0175ed87f29bc645c8243f9a86</id>
	<published>2026-07-26T13:17:41+07:00</published>
	<updated>2026-07-26T13:17:41+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<category term="contact us" label="contact us" />
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,focus,scope,stats,us,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki peran pengetahuan persuasi dan kepercayaan merek sebagai mediator atau moderator dalam hubungan antara konten influencer dan niat pembelian pada platform TikTok, guna memperdalam pemahaman mengenai faktor psikologis ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki peran pengetahuan persuasi dan kepercayaan merek sebagai mediator atau moderator dalam hubungan antara konten influencer dan niat pembelian pada platform TikTok, guna memperdalam pemahaman mengenai faktor psikologis ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-produk-kecantikan-hubungan-parasosi-thumb-c9265.webp" title="JURIS - Social Media Influencers and Purchase Intention: The Role of Parasocial Relationships on TikTok" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-produk-kecantikan-hubungan-parasosi-thumb-c9265.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-produk-kecantikan-hubungan-parasosi-thumb-c9265.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-produk-kecantikan-hubungan-parasosi-thumb-c9265.webp 1x" title="JURIS - Social Media Influencers and Purchase Intention: The Role of Parasocial Relationships on TikTok" alt="JURIS - Social Media Influencers and Purchase Intention: The Role of Parasocial Relationships on TikTok" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-produk-kecantikan-hubungan-parasosi-thumb-b71ac.webp" title="JURIS - Social Media Influencers and Purchase Intention: The Role of Parasocial Relationships on TikTok" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-produk-kecantikan-hubungan-parasosi-thumb-b71ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-produk-kecantikan-hubungan-parasosi-thumb-b71ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-produk-kecantikan-hubungan-parasosi-thumb-b71ac.webp 1x" title="JURIS - Social Media Influencers and Purchase Intention: The Role of Parasocial Relationships on TikTok" alt="JURIS - Social Media Influencers and Purchase Intention: The Role of Parasocial Relationships on TikTok" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-produk-kecantikan-hubungan-parasosi-thumb-7bdb9.webp" title="JURIS - Social Media Influencers and Purchase Intention: The Role of Parasocial Relationships on TikTok" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-produk-kecantikan-hubungan-parasosi-thumb-7bdb9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-produk-kecantikan-hubungan-parasosi-thumb-7bdb9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-produk-kecantikan-hubungan-parasosi-thumb-7bdb9.webp 1x" title="JURIS - Social Media Influencers and Purchase Intention: The Role of Parasocial Relationships on TikTok" alt="JURIS - Social Media Influencers and Purchase Intention: The Role of Parasocial Relationships on TikTok" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56642-niat-pembelian-produk-kecantikan-hubungan-parasosi" title="JURIS - Social Media Influencers and Purchase Intention: The Role of Parasocial Relationships on TikTok" target="_blank">Social Media Influencers and Purchase Intention: The Role of Parasocial Relationships on TikTok</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki peran pengetahuan persuasi dan kepercayaan merek sebagai mediator atau moderator dalam hubungan antara konten influencer dan niat pembelian pada platform TikTok, guna memperdalam pemahaman mengenai faktor psikologis yang mempengaruhi keputusan konsumen; selain itu, diperlukan studi komparatif lintasAcplatform video pendek seperti TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts untuk mengevaluasi perbedaan dalam pembentukan hubungan parasosial serta dampaknya terhadap niat pembelian, yang dapat memberikan pedoman strategis bagi merek dalam memilih kanal pemasaran yang paling efektif; selanjutnya, sebuah penelitian longitudinal yang melacak perubahan kekuatan ikatan parasosial selama periode waktu tertentu dapat mengungkap bagaimana hubungan tersebut memengaruhi perilaku pembelian berulang pada konsumen produk kecantikan, sehingga memperkuat dasar teoretis dan praktis dalam bidang pemasaran influencer..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran influencer di TikTok dapat meningkatkan niat pembelian produk kecantikan di antara pengikut akun @catlovers29 Surabaya, baik secara langsung maupun melalui mediasi parsial hubungan parasosial.Temuan utama mengindikasikan bahwa kekuatan ikatan emosional dalam hubungan parasosial berpengaruh lebih signifikan terhadap niat pembelian dibandingkan kualitas konten semata.Peneliti menyarankan agar merek kecantikan menilai influencer tidak hanya dari jangkauan atau kualitas konten, melainkan juga dari kedalaman hubungan parasosial, serta mengusulkan penelitian lanjutan dengan menambahkan variabel pengetahuan persuasi, kepercayaan merek, dan memperluas analisis ke platform lain seperti Instagram Reels atau YouTube Shorts
<br>Pertumbuhan pesat industri kecantikan Indonesia dan dominasi TikTok sebagai platform pemasaran digital menawarkan peluang serta tantangan bagi merek yang ingin memahami bagaimana perilaku konsumen dipengaruhi oleh influencer. Penelitian ini menganalisis pengaruh influencer media sosial terhadap niat pembelian produk kecantikan, dengan hubungan parasosial sebagai variabel mediasi di antara pengikut akun TikTok @catlovers29 di Surabaya. Metode survei kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purposif menghasilkan 192 responden valid yang dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLSAcSEM). Hasil menunjukkan bahwa influencer media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat pembelian serta hubungan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-produk-kecantikan-hubungan-parasosi-thumb-b71ac.webp" type="image/webp" length="95586" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-produk-kecantikan-hubungan-parasosi-thumb-c9265.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-produk-kecantikan-hubungan-parasosi-thumb-b71ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/niat-pembelian-produk-kecantikan-hubungan-parasosi-thumb-7bdb9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1090-bumigora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11054-target-jurnal-manajemen-bisnis.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Diskursus Normalisasi Homoseksualitas di Era New Media dalam Film Pendek AuPRIAAy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Diskursus Normalisasi Homoseksualitas di Era New Media dalam Film Pendek AuPRIAAy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Diskursus Normalisasi Homoseksualitas di Era New Media dalam Film Pendek AuPRIAAy ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-56633-kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-genre" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-56633-kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-genre" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-26:2ba7b93513c579fa3cf78e79fb088089</id>
	<published>2026-07-26T13:10:39+07:00</published>
	<updated>2026-07-26T13:10:39+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="jurnal sasak" label="jurnal sasak" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,jurnal,sasak,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak algoritma media sosial terhadap representasi identitas LGBTQIA  di platform internasional, seperti TikTok atau Instagram, dengan membandingkan dinamika normalisasi di berbagai budaya. Selanjutnya, studi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak algoritma media sosial terhadap representasi identitas LGBTQIA  di platform internasional, seperti TikTok atau Instagram, dengan membandingkan dinamika normalisasi di berbagai budaya. Selanjutnya, studi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-genre-film-fant-thumb-3279e.webp" title="JURIS - Diskursus Normalisasi Homoseksualitas di Era New Media dalam Film Pendek AuPRIAAy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-genre-film-fant-thumb-3279e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-genre-film-fant-thumb-3279e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-genre-film-fant-thumb-3279e.webp 1x" title="JURIS - Diskursus Normalisasi Homoseksualitas di Era New Media dalam Film Pendek AuPRIAAy" alt="JURIS - Diskursus Normalisasi Homoseksualitas di Era New Media dalam Film Pendek AuPRIAAy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-genre-film-fant-thumb-e6b54.webp" title="JURIS - Diskursus Normalisasi Homoseksualitas di Era New Media dalam Film Pendek AuPRIAAy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-genre-film-fant-thumb-e6b54.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-genre-film-fant-thumb-e6b54.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-genre-film-fant-thumb-e6b54.webp 1x" title="JURIS - Diskursus Normalisasi Homoseksualitas di Era New Media dalam Film Pendek AuPRIAAy" alt="JURIS - Diskursus Normalisasi Homoseksualitas di Era New Media dalam Film Pendek AuPRIAAy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/4/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-genre-film-fant-thumb-0c854.webp" title="JURIS - Diskursus Normalisasi Homoseksualitas di Era New Media dalam Film Pendek AuPRIAAy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/4/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-genre-film-fant-thumb-0c854.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/4/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-genre-film-fant-thumb-0c854.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/4/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-genre-film-fant-thumb-0c854.webp 1x" title="JURIS - Diskursus Normalisasi Homoseksualitas di Era New Media dalam Film Pendek AuPRIAAy" alt="JURIS - Diskursus Normalisasi Homoseksualitas di Era New Media dalam Film Pendek AuPRIAAy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56633-kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-genre" title="JURIS - Diskursus Normalisasi Homoseksualitas di Era New Media dalam Film Pendek AuPRIAAy" target="_blank">Diskursus Normalisasi Homoseksualitas di Era New Media dalam Film Pendek AuPRIAAy</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak algoritma media sosial terhadap representasi identitas LGBTQIA  di platform internasional, seperti TikTok atau Instagram, dengan membandingkan dinamika normalisasi di berbagai budaya. Selanjutnya, studi tentang penggunaan semiotika dalam konteks kekerasan simbolik di media baru bisa diperluas ke genre film lain, seperti dokumenter atau serial TV, untuk melihat variasi strategi representasi. Terakhir, penelitian bisa mengkaji peran komunitas online dalam membangun 'safe space' bagi individu LGBTQIA  melalui praktik kreatif, seperti seni digital atau musik, dan bagaimana hal ini memengaruhi persepsi masyarakat umum terhadap keberagaman seksual..
<br>Film pendek AuPRIAAy menunjukkan bahwa tanda-tanda visual, narasi, dan strategi representasi yang digunakan tidak hanya membentuk makna tentang identitas homoseksual, tetapi juga secara aktif beroperasi sebagai mekanisme normalisasi terhadap identitas yang selama ini dianggap menyimpang.Normalisasi ini dilakukan melalui pendekatan yang halus, personal, dan emosional, sehingga representasi yang ditampilkan tidak terasa sebagai bentuk perlawanan terbuka, melainkan sebagai pengalaman manusiawi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.Dengan cara ini, film secara perlahan menggeser cara pandang audiens, dari yang semula melihat homoseksualitas sebagai AupenyimpanganAy menjadi sesuatu yang dapat dipahami, dimaklumi, dan pada akhirnya diterima atau dianggap normal
<br>Digitalisasi media memberi ruang pada konten-konten bermuatan Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender, Queer, Intersex, Aseksual, dan lainnya (LGBTQIA ) hadir secara terang-terangan di berbagai platform media baru. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses normalisasi homoseksualitas di media baru melalui film pendek AuPRIAAy yang ditayangkan di platform YouTube. Metode yang digunakan adalah kualitatif, yang dielaborasi dengan analisis semiotika Roland Barthes dan konsep kekerasan simbolik Pierre Bourdieu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa film pendek AuPRIAAy tidak menyajikan nilai homoseksualitas secara eksplisit atau konfrontatif, melainkan melalui narasi yang tenang dan kaya akan nuansa emosional yang mendalam. Gaya penyajian ini memungkinkan penonton secara bertahap menerima keberadaan homoseksual, meskipun secara tidak...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/4/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-genre-film-fant-thumb-3279e.webp" type="image/webp" length="101642" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-genre-film-fant-thumb-3279e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-genre-film-fant-thumb-e6b54.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/4/kekerasan-simbolik-pierre-bourdieu-genre-film-fant-thumb-0c854.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1090-bumigora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11053-jurnal-sasak-desain-visual-komunikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Kombinasi Tablet Fe dengan Rebusan Kacang Hijau dan Telur Ayam Rebus Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Anemia di Kota Kotamobagu Tahun 2025 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Kombinasi Tablet Fe dengan Rebusan Kacang Hijau dan Telur Ayam Rebus Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Anemia di Kota Kotamobagu Tahun 2025 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Kombinasi Tablet Fe dengan Rebusan Kacang Hijau dan Telur Ayam Rebus Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Anemia di Kota Kotamobagu Tahun 2025 ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-56632-kepatuhan-tablet-fe-putih-telur-rebus-za" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-56632-kepatuhan-tablet-fe-putih-telur-rebus-za" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-26:947a0153e970a1c8379b5145b114c1f8</id>
	<published>2026-07-26T12:30:11+07:00</published>
	<updated>2026-07-26T12:30:11+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="juda julia k" label="juda julia k" />
	<category term="iin wiranti" label="iin wiranti" />
	<category term="sahabat asi" label="sahabat asi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[asi,iin,juda,julia,k,sahabat,wiranti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, pemberian tablet Fe dengan rebusan kacang hijau dan telur ayam rebus terbukti efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia. Namun, ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi efektivitas intervensi, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, pemberian tablet Fe dengan rebusan kacang hijau dan telur ayam rebus terbukti efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia. Namun, ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi efektivitas intervensi, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/kepatuhan-tablet-fe-putih-telur-rebus-zat-besi-hem-thumb-c3ef5.webp" title="JURIS - Efektivitas Kombinasi Tablet Fe dengan Rebusan Kacang Hijau dan Telur Ayam Rebus Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Anemia di Kota Kotamobagu Tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/kepatuhan-tablet-fe-putih-telur-rebus-zat-besi-hem-thumb-c3ef5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/kepatuhan-tablet-fe-putih-telur-rebus-zat-besi-hem-thumb-c3ef5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/kepatuhan-tablet-fe-putih-telur-rebus-zat-besi-hem-thumb-c3ef5.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Kombinasi Tablet Fe dengan Rebusan Kacang Hijau dan Telur Ayam Rebus Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Anemia di Kota Kotamobagu Tahun 2025" alt="JURIS - Efektivitas Kombinasi Tablet Fe dengan Rebusan Kacang Hijau dan Telur Ayam Rebus Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Anemia di Kota Kotamobagu Tahun 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/kepatuhan-tablet-fe-putih-telur-rebus-zat-besi-hem-thumb-317d5.webp" title="JURIS - Efektivitas Kombinasi Tablet Fe dengan Rebusan Kacang Hijau dan Telur Ayam Rebus Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Anemia di Kota Kotamobagu Tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/kepatuhan-tablet-fe-putih-telur-rebus-zat-besi-hem-thumb-317d5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/kepatuhan-tablet-fe-putih-telur-rebus-zat-besi-hem-thumb-317d5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/kepatuhan-tablet-fe-putih-telur-rebus-zat-besi-hem-thumb-317d5.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Kombinasi Tablet Fe dengan Rebusan Kacang Hijau dan Telur Ayam Rebus Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Anemia di Kota Kotamobagu Tahun 2025" alt="JURIS - Efektivitas Kombinasi Tablet Fe dengan Rebusan Kacang Hijau dan Telur Ayam Rebus Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Anemia di Kota Kotamobagu Tahun 2025" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/kepatuhan-tablet-fe-putih-telur-rebus-zat-besi-hem-thumb-79cef.webp" title="JURIS - Efektivitas Kombinasi Tablet Fe dengan Rebusan Kacang Hijau dan Telur Ayam Rebus Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Anemia di Kota Kotamobagu Tahun 2025" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/kepatuhan-tablet-fe-putih-telur-rebus-zat-besi-hem-thumb-79cef.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/kepatuhan-tablet-fe-putih-telur-rebus-zat-besi-hem-thumb-79cef.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/kepatuhan-tablet-fe-putih-telur-rebus-zat-besi-hem-thumb-79cef.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Kombinasi Tablet Fe dengan Rebusan Kacang Hijau dan Telur Ayam Rebus Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Anemia di Kota Kotamobagu Tahun 2025" alt="JURIS - Efektivitas Kombinasi Tablet Fe dengan Rebusan Kacang Hijau dan Telur Ayam Rebus Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Anemia di Kota Kotamobagu Tahun 2025" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56632-kepatuhan-tablet-fe-putih-telur-rebus-za" title="JURIS - Efektivitas Kombinasi Tablet Fe dengan Rebusan Kacang Hijau dan Telur Ayam Rebus Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Anemia di Kota Kotamobagu Tahun 2025" target="_blank">Efektivitas Kombinasi Tablet Fe dengan Rebusan Kacang Hijau dan Telur Ayam Rebus Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil Anemia di Kota Kotamobagu Tahun 2025</a>: Berdasarkan hasil penelitian, pemberian tablet Fe dengan rebusan kacang hijau dan telur ayam rebus terbukti efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia. Namun, ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi efektivitas intervensi, seperti tingkat kepatuhan ibu hamil dalam mengonsumsi suplemen dan adanya penyakit penyerta. Untuk meningkatkan efektivitas, perlu dilakukan edukasi gizi praktis dan dukungan penyediaan pangan bergizi sebagai bagian dari intervensi rutin. Selain itu, pemerintah dan tenaga kesehatan dapat mendorong kebijakan integratif, seperti distribusi tablet Fe yang disertai edukasi konsumsi makanan kaya zat besi dan pemantauan kepatuhan konsumsi. Dengan demikian, penanganan anemia pada ibu hamil dapat menjadi lebih efektif dan berkelanjutan..
<br>Terdapat Efektivitas Tabet Fe dengan Kacang Hijau dan Telur Ayam Rebus terhadap Kadar Hemoglobin Ibu Hamil dengan Anemia.Nilai mean lebih besar pada kelompok intervensi tablet Fe dan telur ayam rebus, sehingga tablet Fe dan telur ayam rebus lebih efektif dalam meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia
<br>Anemia defisiensi zat besi pada ibu dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin/bayi saat kehamilan maupun setelahnya. Upaya meningkatkan kadar hemoglobin (HB) dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan kaya zat besi, seperti daging merah, hati, dan sayuran berdaun hijau, serta menghindari faktor yang menghambat penyerapan zat besi seperti teh dan kopi setelah makan. Tujuan: Untuk mengetahui perbandingan efektivitas antara pemberian tablet Fe dengan rebusan kacang hijau dan pemberian telur...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/3/kepatuhan-tablet-fe-putih-telur-rebus-zat-besi-hem-thumb-c3ef5.webp" type="image/webp" length="71330" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/kepatuhan-tablet-fe-putih-telur-rebus-zat-besi-hem-thumb-c3ef5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/kepatuhan-tablet-fe-putih-telur-rebus-zat-besi-hem-thumb-317d5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/kepatuhan-tablet-fe-putih-telur-rebus-zat-besi-hem-thumb-79cef.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2927-stikeseub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11811-jurnal-kebidanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Discourse Analysis in Sitcom Victorious Using Speech Act Theory ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Discourse Analysis in Sitcom Victorious Using Speech Act Theory ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Discourse Analysis in Sitcom Victorious Using Speech Act Theory ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-56644-tindakan-sitkom-victorious-analisis-wacana" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-56644-tindakan-sitkom-victorious-analisis-wacana" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-26:0f4e81a516e03d97378cb56eb624f063</id>
	<published>2026-07-26T11:37:29+07:00</published>
	<updated>2026-07-26T11:37:29+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat memperluas korpus dengan mengumpulkan percakapan dari sejumlah sitkom lain untuk membandingkan pola tindak ujar antar serial, sehingga dapat mengidentifikasi variasi genre dan budaya dalam penggunaan tindak ujar (Pertanyaan penelitian: ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat memperluas korpus dengan mengumpulkan percakapan dari sejumlah sitkom lain untuk membandingkan pola tindak ujar antar serial, sehingga dapat mengidentifikasi variasi genre dan budaya dalam penggunaan tindak ujar (Pertanyaan penelitian: ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/tindakan-sitkom-victorious-analisis-wacana-serial-thumb-7e2de.webp" title="JURIS - Discourse Analysis in Sitcom Victorious Using Speech Act Theory" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/tindakan-sitkom-victorious-analisis-wacana-serial-thumb-7e2de.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/tindakan-sitkom-victorious-analisis-wacana-serial-thumb-7e2de.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/tindakan-sitkom-victorious-analisis-wacana-serial-thumb-7e2de.webp 1x" title="JURIS - Discourse Analysis in Sitcom Victorious Using Speech Act Theory" alt="JURIS - Discourse Analysis in Sitcom Victorious Using Speech Act Theory" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/a/tindakan-sitkom-victorious-analisis-wacana-serial-thumb-fd3a0.webp" title="JURIS - Discourse Analysis in Sitcom Victorious Using Speech Act Theory" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/a/tindakan-sitkom-victorious-analisis-wacana-serial-thumb-fd3a0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/a/tindakan-sitkom-victorious-analisis-wacana-serial-thumb-fd3a0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/a/tindakan-sitkom-victorious-analisis-wacana-serial-thumb-fd3a0.webp 1x" title="JURIS - Discourse Analysis in Sitcom Victorious Using Speech Act Theory" alt="JURIS - Discourse Analysis in Sitcom Victorious Using Speech Act Theory" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56644-tindakan-sitkom-victorious-analisis-wacana" title="JURIS - Discourse Analysis in Sitcom Victorious Using Speech Act Theory" target="_blank">Discourse Analysis in Sitcom Victorious Using Speech Act Theory</a>: Penelitian lanjutan dapat memperluas korpus dengan mengumpulkan percakapan dari sejumlah sitkom lain untuk membandingkan pola tindak ujar antar serial, sehingga dapat mengidentifikasi variasi genre dan budaya dalam penggunaan tindak ujar (Pertanyaan penelitian: Bagaimana perbedaan pola tindak ujar antara berbagai sitkom?). Selanjutnya, penggunaan metode kuantitatif seperti analisis frekuensi dan statistik inferensial dapat memberikan gambaran yang lebih terukur mengenai prevalensi masing-masing tipe tindak ujar, sehingga mengatasi keterbatasan pendekatan kualitatif deskriptif yang bersifat subjektif (Pertanyaan penelitian: Seberapa signifikan perbedaan frekuensi tindak locutionary, illocutionary, dan perlocutionary dalam dialog sitkom?). Terakhir, mengkaji persepsi penonton terhadap tindak ujar yang dihasilkan oleh karakter dapat menambah dimensi sosiolinguistik, misalnya dengan menguji pemahaman dan interpretasi audiens lintas budaya terhadap tindak ujar yang sama (Pertanyaan penelitian: Bagaimana perbedaan interpretasi tindak ujar oleh penonton dari latar budaya yang berbeda?)..
<br>Analisis percakapan singkat dalam serial Sitkom Victorious mengungkap tiga jenis tindak ujar (locutionary, illocutionary, dan perlocutionary) yang dapat diidentifikasi secara menyeluruh.Penyampaian tindak ujar oleh karakter-karakter dalam konteks komedi menunjukkan keunikan yang dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan struktur tindak ujar kepada penonton serta sebagai sarana pembelajaran bahasa Inggris sehari-hari.Karena sifat bahasa yang ringan, serial ini juga dapat dijadikan objek studi lanjutan dalam analisis penggunaan bahasa dan percakapan
<br>Penelitian ini menganalisis percakapan singkat yang diambil dari serial sitkom Teens tahun 2010 yang berjudul Victorious dengan menggunakan teori tindak ujar sebagai kerangka utama untuk memahami salah satu adegan dalam serial tersebut. Penulis memfokuskan pada tiga klasifikasi tindak ujar yang dikemukakan oleh Austin (1962), yaitu tindak locutionary, illocutionary, dan perlocutionary. Sebanyak 19 ujaran yang diucapkan oleh tiga aktor dianalisis, dan hasil analisis menunjukkan secara keseluruhan tipe-tipe tindak illocutionary yang muncul dalam percakapan, yang dijelaskan secara rinci pada kolom Findings, serta mengidentifikasi lima tindak locutionary dan empat tindak illocutionary...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/a/tindakan-sitkom-victorious-analisis-wacana-serial-thumb-fd3a0.webp" type="image/webp" length="60906" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/tindakan-sitkom-victorious-analisis-wacana-serial-thumb-7e2de.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/a/tindakan-sitkom-victorious-analisis-wacana-serial-thumb-fd3a0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2937-stkipahsingaraja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11833-journal-linguistic-literature-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Narasi Visual Relief Cerita Ramayana di Candi Brahma Prambanan Kajian Cara Menggambar dan Bahasa Rupa Khas ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Narasi Visual Relief Cerita Ramayana di Candi Brahma Prambanan Kajian Cara Menggambar dan Bahasa Rupa Khas ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Narasi Visual Relief Cerita Ramayana di Candi Brahma Prambanan Kajian Cara Menggambar dan Bahasa Rupa Khas ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-56634-observasi-visual-narasi-film" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-56634-observasi-visual-narasi-film" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-26:ac44ef8ea5f09281d2fb9a54350fb0bf</id>
	<published>2026-07-26T11:19:10+07:00</published>
	<updated>2026-07-26T11:19:10+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="jurnal sasak" label="jurnal sasak" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,focus,jurnal,sasak,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan studi tentang perbandingan sistem visual relief Ramayana di Candi Brahma dengan candi lain seperti Candi Panataran atau Angkor Wat untuk memahami variasi dan kesamaan dalam cara menggambar tradisional. Selain itu, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan studi tentang perbandingan sistem visual relief Ramayana di Candi Brahma dengan candi lain seperti Candi Panataran atau Angkor Wat untuk memahami variasi dan kesamaan dalam cara menggambar tradisional. Selain itu, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/observasi-visual-narasi-film-naturalis-perspektif-thumb-f6d4f.webp" title="JURIS - Narasi Visual Relief Cerita Ramayana di Candi Brahma Prambanan: Kajian Cara Menggambar dan Bahasa Rupa Khas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/observasi-visual-narasi-film-naturalis-perspektif-thumb-f6d4f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/observasi-visual-narasi-film-naturalis-perspektif-thumb-f6d4f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/observasi-visual-narasi-film-naturalis-perspektif-thumb-f6d4f.webp 1x" title="JURIS - Narasi Visual Relief Cerita Ramayana di Candi Brahma Prambanan: Kajian Cara Menggambar dan Bahasa Rupa Khas" alt="JURIS - Narasi Visual Relief Cerita Ramayana di Candi Brahma Prambanan: Kajian Cara Menggambar dan Bahasa Rupa Khas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/observasi-visual-narasi-film-naturalis-perspektif-thumb-bbed7.webp" title="JURIS - Narasi Visual Relief Cerita Ramayana di Candi Brahma Prambanan: Kajian Cara Menggambar dan Bahasa Rupa Khas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/observasi-visual-narasi-film-naturalis-perspektif-thumb-bbed7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/observasi-visual-narasi-film-naturalis-perspektif-thumb-bbed7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/observasi-visual-narasi-film-naturalis-perspektif-thumb-bbed7.webp 1x" title="JURIS - Narasi Visual Relief Cerita Ramayana di Candi Brahma Prambanan: Kajian Cara Menggambar dan Bahasa Rupa Khas" alt="JURIS - Narasi Visual Relief Cerita Ramayana di Candi Brahma Prambanan: Kajian Cara Menggambar dan Bahasa Rupa Khas" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/observasi-visual-narasi-film-naturalis-perspektif-thumb-089a3.webp" title="JURIS - Narasi Visual Relief Cerita Ramayana di Candi Brahma Prambanan: Kajian Cara Menggambar dan Bahasa Rupa Khas" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/observasi-visual-narasi-film-naturalis-perspektif-thumb-089a3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/observasi-visual-narasi-film-naturalis-perspektif-thumb-089a3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/observasi-visual-narasi-film-naturalis-perspektif-thumb-089a3.webp 1x" title="JURIS - Narasi Visual Relief Cerita Ramayana di Candi Brahma Prambanan: Kajian Cara Menggambar dan Bahasa Rupa Khas" alt="JURIS - Narasi Visual Relief Cerita Ramayana di Candi Brahma Prambanan: Kajian Cara Menggambar dan Bahasa Rupa Khas" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56634-observasi-visual-narasi-film" title="JURIS - Narasi Visual Relief Cerita Ramayana di Candi Brahma Prambanan: Kajian Cara Menggambar dan Bahasa Rupa Khas" target="_blank">Narasi Visual Relief Cerita Ramayana di Candi Brahma Prambanan: Kajian Cara Menggambar dan Bahasa Rupa Khas</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan studi tentang perbandingan sistem visual relief Ramayana di Candi Brahma dengan candi lain seperti Candi Panataran atau Angkor Wat untuk memahami variasi dan kesamaan dalam cara menggambar tradisional. Selain itu, integrasi konsep Ruang-Waktu-Datar (RWD) ke dalam praktik desain grafis, animasi, atau iklan televisi modern dapat menjadi arah studi yang relevan untuk memperkaya karya seni kontemporer. Terakhir, analisis lebih mendalam mengenai konteks sosial-politik pembuatan relief dan hubungannya dengan nilai-nilai budaya Jawa Kuno dapat membuka wawasan baru tentang fungsi seni dalam masyarakat tradisional..
<br>Relief cerita Ramayana Candi Brahma Prambanan merupakan sistem narasi visual yang dibangun melalui cara menggambar non-NaturalisAePerspektifAeMomenopname (non-NPM), yang memiliki logika internal, koheren, dan kontekstual dengan budaya visual Jawa Kuno.Cara menggambar yang digunakan pada relief tidak bertujuan merepresentasikan realitas optik sebagaimana dalam sistem NPM, melainkan menyampaikan alur cerita epik secara efektif melalui struktur visual yang menghadirkan dimensi ruang dan waktu secara simultan.Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pengulangan tokoh dalam satu panel, pergeseran posisi wimba, variasi skala, pengaturan sikap tubuh, serta pengabaian perspektif linier merupakan strategi visual yang disengaja untuk membangun narasi berurutan.Satu panel relief tidak selalu merepresentasikan satu peristiwa tunggal, tetapi sering kali memuat beberapa adegan yang saling berkaitan secara temporal dan naratif.Dengan demikian, relief Ramayana tidak dapat dipahami sebagai "gambar mati", melainkan sebagai media penceritaan visual yang dinamis.Melalui perspektif RuangAeWaktuAeDatar (RWD), penelitian ini menegaskan bahwa relief Ramayana Candi Brahma Prambanan bekerja sebagai bahasa rupa, di mana struktur visual cerita memiliki tata gramatika tersendiri.Bahasa rupa ini memungkinkan pemahat untuk menyampaikan informasi naratif, simbolik, dan emosional secara bersamaan dalam satu bidang datar
<br>Relief Ramayana pada Candi Brahma Prambanan merupakan karya visual monumental yang berfungsi sebagai media komunikasi budaya Hindu Jawa Kuno. Interpretasi terhadap relief ini selama ini cenderung didominasi paradigma Naturalis-Perspektif-Momenopname (NPM), yaitu sistem menggambar Barat yang terbatas dalam membaca narasi visual tradisional. Penelitian ini bertujuan mendekonstruksi cara menggambar relief melalui perspektif non-NPM menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan observasi visual sistematis serta triangulasi data melalui wawancara bersama kreator dan akademisi bidang arkeologi. Analisis dilakukan menggunakan teori Ruang-Waktu-Datar sebagai pendekatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/5/observasi-visual-narasi-film-naturalis-perspektif-thumb-bbed7.webp" type="image/webp" length="87422" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/observasi-visual-narasi-film-naturalis-perspektif-thumb-f6d4f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/observasi-visual-narasi-film-naturalis-perspektif-thumb-bbed7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/observasi-visual-narasi-film-naturalis-perspektif-thumb-089a3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1090-bumigora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11053-jurnal-sasak-desain-visual-komunikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengetahuan dan Sikap Tentang Infeksi Menular Seksual IMS Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Perempuan Yogyakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengetahuan dan Sikap Tentang Infeksi Menular Seksual IMS Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Perempuan Yogyakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengetahuan dan Sikap Tentang Infeksi Menular Seksual IMS Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Perempuan Yogyakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-56630-intervensi-edukasi-keluarga-kesehatan-ment" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-56630-intervensi-edukasi-keluarga-kesehatan-ment" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-26:5ab3dddeef39d8638f9f8d285a33f30e</id>
	<published>2026-07-26T10:40:27+07:00</published>
	<updated>2026-07-26T10:40:27+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="juda julia k" label="juda julia k" />
	<category term="iin wiranti" label="iin wiranti" />
	<category term="sahabat asi" label="sahabat asi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[asi,iin,juda,julia,k,sahabat,wiranti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas program edukasi kesehatan di lapas, disarankan agar tenaga kesehatan, terutama bidan, menggunakan booklet sebagai alat edukasi. Selain itu, penelitian lanjutan dengan periode yang lebih panjang dan cakupan sampel yang lebih ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas program edukasi kesehatan di lapas, disarankan agar tenaga kesehatan, terutama bidan, menggunakan booklet sebagai alat edukasi. Selain itu, penelitian lanjutan dengan periode yang lebih panjang dan cakupan sampel yang lebih ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/intervensi-edukasi-keluarga-kesehatan-mental-anemi-thumb-ba67b.webp" title="JURIS - Pengetahuan dan Sikap Tentang Infeksi Menular Seksual (IMS) Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Perempuan Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/intervensi-edukasi-keluarga-kesehatan-mental-anemi-thumb-ba67b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/intervensi-edukasi-keluarga-kesehatan-mental-anemi-thumb-ba67b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/intervensi-edukasi-keluarga-kesehatan-mental-anemi-thumb-ba67b.webp 1x" title="JURIS - Pengetahuan dan Sikap Tentang Infeksi Menular Seksual (IMS) Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Perempuan Yogyakarta" alt="JURIS - Pengetahuan dan Sikap Tentang Infeksi Menular Seksual (IMS) Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Perempuan Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/intervensi-edukasi-keluarga-kesehatan-mental-anemi-thumb-0641a.webp" title="JURIS - Pengetahuan dan Sikap Tentang Infeksi Menular Seksual (IMS) Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Perempuan Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/intervensi-edukasi-keluarga-kesehatan-mental-anemi-thumb-0641a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/intervensi-edukasi-keluarga-kesehatan-mental-anemi-thumb-0641a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/intervensi-edukasi-keluarga-kesehatan-mental-anemi-thumb-0641a.webp 1x" title="JURIS - Pengetahuan dan Sikap Tentang Infeksi Menular Seksual (IMS) Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Perempuan Yogyakarta" alt="JURIS - Pengetahuan dan Sikap Tentang Infeksi Menular Seksual (IMS) Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Perempuan Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/7/intervensi-edukasi-keluarga-kesehatan-mental-anemi-thumb-5d8fd.webp" title="JURIS - Pengetahuan dan Sikap Tentang Infeksi Menular Seksual (IMS) Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Perempuan Yogyakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/7/intervensi-edukasi-keluarga-kesehatan-mental-anemi-thumb-5d8fd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/7/intervensi-edukasi-keluarga-kesehatan-mental-anemi-thumb-5d8fd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/7/intervensi-edukasi-keluarga-kesehatan-mental-anemi-thumb-5d8fd.webp 1x" title="JURIS - Pengetahuan dan Sikap Tentang Infeksi Menular Seksual (IMS) Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Perempuan Yogyakarta" alt="JURIS - Pengetahuan dan Sikap Tentang Infeksi Menular Seksual (IMS) Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Perempuan Yogyakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56630-intervensi-edukasi-keluarga-kesehatan-ment" title="JURIS - Pengetahuan dan Sikap Tentang Infeksi Menular Seksual (IMS) Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Perempuan Yogyakarta" target="_blank">Pengetahuan dan Sikap Tentang Infeksi Menular Seksual (IMS) Warga Binaan Pemasyarakatan di Lapas Perempuan Yogyakarta</a>: Untuk meningkatkan efektivitas program edukasi kesehatan di lapas, disarankan agar tenaga kesehatan, terutama bidan, menggunakan booklet sebagai alat edukasi. Selain itu, penelitian lanjutan dengan periode yang lebih panjang dan cakupan sampel yang lebih luas dapat dilakukan untuk menilai keberlanjutan dan dampak jangka panjang dari intervensi edukasi ini. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk mengembangkan booklet yang lebih interaktif dan menarik, serta menyesuaikan konten dengan kebutuhan dan karakteristik kelompok sasaran..
<br>Edukasi menggunakan booklet terbukti lebih berhasil dibandingkan leaflet dalam membuat pengetahuan meningkat dan sikap warga binaan terkait infeksi menular seksual
<br>Infeksi menular seksual (IMS) tetap menjadi persoalan kesehatan global dengan lebih dari 500 juta kasus baru setiap tahunnya. Di Indonesia, prevalensi IMS seperti HIV, sifilis, dan gonore masih tinggi, termasuk di lembaga pemasyarakatan. Narapidana merupakan kelompok berisiko tinggi karena keterbatasan informasi, stigma, serta perilaku berisiko. Studi pendahuluan di Lapas Perempuan Yogyakarta menunjukkan rendahnya pengetahuan warga binaan mengenai IMS. Intervensi edukatif seperti penggunaan booklet terbukti berhasil meningkatkan pemahaman dan sadar terhadap pencegahan IMS. Peran bidan sangat penting dalam memberikan edukasi serta pemberdayaan kesehatan reproduksi, khususnya pada kelompok rentan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak pemberian edukasi kesehatan melalui booklet terhadap tingkat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/7/intervensi-edukasi-keluarga-kesehatan-mental-anemi-thumb-5d8fd.webp" type="image/webp" length="71564" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/intervensi-edukasi-keluarga-kesehatan-mental-anemi-thumb-ba67b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/intervensi-edukasi-keluarga-kesehatan-mental-anemi-thumb-0641a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/7/intervensi-edukasi-keluarga-kesehatan-mental-anemi-thumb-5d8fd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2927-stikeseub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11811-jurnal-kebidanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Efektifitas Effleurage Massage Terhadap Tingkat Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester III ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektifitas Effleurage Massage Terhadap Tingkat Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester III ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektifitas Effleurage Massage Terhadap Tingkat Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester III ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-56631-insiden-nyeri-punggung-hamil-trimes" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-56631-insiden-nyeri-punggung-hamil-trimes" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-26:1900db94ea3b819dafcf7eef649645a8</id>
	<published>2026-07-26T10:12:27+07:00</published>
	<updated>2026-07-26T10:12:27+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="juda julia k" label="juda julia k" />
	<category term="iin wiranti" label="iin wiranti" />
	<category term="sahabat asi" label="sahabat asi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[asi,iin,juda,julia,k,sahabat,wiranti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1) Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas effleurage massage pada ibu hamil dengan kondisi medis spesifik, seperti diabetes atau hipertensi, untuk memastikan keamanannya. 2) Perlu dikaji durasi optimal dan frekuensi pemijatan effleurage ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1) Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas effleurage massage pada ibu hamil dengan kondisi medis spesifik, seperti diabetes atau hipertensi, untuk memastikan keamanannya. 2) Perlu dikaji durasi optimal dan frekuensi pemijatan effleurage ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/insiden-nyeri-punggung-hamil-trimester-iiidi-effle-thumb-664b0.webp" title="JURIS - Efektifitas Effleurage Massage Terhadap Tingkat Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester III" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/insiden-nyeri-punggung-hamil-trimester-iiidi-effle-thumb-664b0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/insiden-nyeri-punggung-hamil-trimester-iiidi-effle-thumb-664b0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/insiden-nyeri-punggung-hamil-trimester-iiidi-effle-thumb-664b0.webp 1x" title="JURIS - Efektifitas Effleurage Massage Terhadap Tingkat Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester III" alt="JURIS - Efektifitas Effleurage Massage Terhadap Tingkat Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester III" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/insiden-nyeri-punggung-hamil-trimester-iiidi-effle-thumb-ff59b.webp" title="JURIS - Efektifitas Effleurage Massage Terhadap Tingkat Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester III" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/insiden-nyeri-punggung-hamil-trimester-iiidi-effle-thumb-ff59b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/insiden-nyeri-punggung-hamil-trimester-iiidi-effle-thumb-ff59b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/insiden-nyeri-punggung-hamil-trimester-iiidi-effle-thumb-ff59b.webp 1x" title="JURIS - Efektifitas Effleurage Massage Terhadap Tingkat Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester III" alt="JURIS - Efektifitas Effleurage Massage Terhadap Tingkat Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester III" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/insiden-nyeri-punggung-hamil-trimester-iiidi-effle-thumb-411e4.webp" title="JURIS - Efektifitas Effleurage Massage Terhadap Tingkat Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester III" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/insiden-nyeri-punggung-hamil-trimester-iiidi-effle-thumb-411e4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/insiden-nyeri-punggung-hamil-trimester-iiidi-effle-thumb-411e4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/insiden-nyeri-punggung-hamil-trimester-iiidi-effle-thumb-411e4.webp 1x" title="JURIS - Efektifitas Effleurage Massage Terhadap Tingkat Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester III" alt="JURIS - Efektifitas Effleurage Massage Terhadap Tingkat Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester III" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-56631-insiden-nyeri-punggung-hamil-trimes" title="JURIS - Efektifitas Effleurage Massage Terhadap Tingkat Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester III" target="_blank">Efektifitas Effleurage Massage Terhadap Tingkat Nyeri Punggung Ibu Hamil Trimester III</a>: 1) Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas effleurage massage pada ibu hamil dengan kondisi medis spesifik, seperti diabetes atau hipertensi, untuk memastikan keamanannya. 2) Perlu dikaji durasi optimal dan frekuensi pemijatan effleurage agar hasilnya lebih konsisten dan dapat diterapkan secara luas. 3) Studi banding antara effleurage massage dengan teknik lain, seperti akupresur atau yoga, dapat membantu memahami pendekatan terbaik dalam mengatasi nyeri punggung selama kehamilan..
<br>Ada pengaruh pijat effleurage pada nyeri punggung ibu hamil trimester III.Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil mengalami penurunan tingkat nyeri setelah intervensi.Nilai p-value 0,000 (<0,05) membuktikan efektivitas effleurage massage dalam mengurangi nyeri punggung secara signifikan
<br>Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Pati I pada AprilAeJuni 2025 untuk mengetahui efektivitas effleurage massage dalam mengurangi nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental dan rancangan one group pretest-posttest. Sebanyak 24 ibu hamil trimester III dipilih sebagai sampel melalui teknik purposive sampling dari total populasi 30 orang. Tingkat nyeri diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner Numeric Rating Scale...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/0/insiden-nyeri-punggung-hamil-trimester-iiidi-effle-thumb-411e4.webp" type="image/webp" length="70632" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/insiden-nyeri-punggung-hamil-trimester-iiidi-effle-thumb-664b0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/insiden-nyeri-punggung-hamil-trimester-iiidi-effle-thumb-ff59b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/insiden-nyeri-punggung-hamil-trimester-iiidi-effle-thumb-411e4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2927-stikeseub.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-11811-jurnal-kebidanan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Sun, 26 Jul 2026 19:44:19 +0700. 12 items. Served in: 7.678 seconds [atom] -->
