<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.73-28jun2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.73-28jun2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-06-28T02:46:42+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Muhammadiyahs Humanist Education Muhammadiyahs Strategy in Addressing Behavioral Anomalies of Gen Z Youth ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Muhammadiyahs Humanist Education Muhammadiyahs Strategy in Addressing Behavioral Anomalies of Gen Z Youth ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Muhammadiyahs Humanist Education Muhammadiyahs Strategy in Addressing Behavioral Anomalies of Gen Z Youth ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51998-pendidikan-muhammadiyah-program-sosial-sos" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51998-pendidikan-muhammadiyah-program-sosial-sos" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-28:deb748830488b93b638ce91809fe8740</id>
	<published>2026-06-28T01:49:22+07:00</published>
	<updated>2026-06-28T01:49:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="dwi jaka k" label="dwi jaka k" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,dwi,flag,focus,jaka,k,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut dampak jangka panjang dari pendidikan Muhammadiyah terhadap perilaku remaja, khususnya dalam hal pengembangan karakter dan kompetensi sosial. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut dampak jangka panjang dari pendidikan Muhammadiyah terhadap perilaku remaja, khususnya dalam hal pengembangan karakter dan kompetensi sosial. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/6/pendidikan-muhammadiyah-program-sosial-politik-kom-thumb-66fde.webp" title="JURIS - Muhammadiyah&#039;s Humanist Education: Muhammadiyah&#039;s Strategy in Addressing Behavioral Anomalies of Gen Z Youth" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/pendidikan-muhammadiyah-program-sosial-politik-kom-thumb-66fde.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/pendidikan-muhammadiyah-program-sosial-politik-kom-thumb-66fde.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/pendidikan-muhammadiyah-program-sosial-politik-kom-thumb-66fde.webp 1x" title="JURIS - Muhammadiyah&#039;s Humanist Education: Muhammadiyah&#039;s Strategy in Addressing Behavioral Anomalies of Gen Z Youth" alt="JURIS - Muhammadiyah&#039;s Humanist Education: Muhammadiyah&#039;s Strategy in Addressing Behavioral Anomalies of Gen Z Youth" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/6/pendidikan-muhammadiyah-program-sosial-politik-kom-thumb-e5648.webp" title="JURIS - Muhammadiyah&#039;s Humanist Education: Muhammadiyah&#039;s Strategy in Addressing Behavioral Anomalies of Gen Z Youth" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/pendidikan-muhammadiyah-program-sosial-politik-kom-thumb-e5648.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/pendidikan-muhammadiyah-program-sosial-politik-kom-thumb-e5648.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/pendidikan-muhammadiyah-program-sosial-politik-kom-thumb-e5648.webp 1x" title="JURIS - Muhammadiyah&#039;s Humanist Education: Muhammadiyah&#039;s Strategy in Addressing Behavioral Anomalies of Gen Z Youth" alt="JURIS - Muhammadiyah&#039;s Humanist Education: Muhammadiyah&#039;s Strategy in Addressing Behavioral Anomalies of Gen Z Youth" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/6/pendidikan-muhammadiyah-program-sosial-politik-kom-thumb-e1f1e.webp" title="JURIS - Muhammadiyah&#039;s Humanist Education: Muhammadiyah&#039;s Strategy in Addressing Behavioral Anomalies of Gen Z Youth" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/pendidikan-muhammadiyah-program-sosial-politik-kom-thumb-e1f1e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/pendidikan-muhammadiyah-program-sosial-politik-kom-thumb-e1f1e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/pendidikan-muhammadiyah-program-sosial-politik-kom-thumb-e1f1e.webp 1x" title="JURIS - Muhammadiyah&#039;s Humanist Education: Muhammadiyah&#039;s Strategy in Addressing Behavioral Anomalies of Gen Z Youth" alt="JURIS - Muhammadiyah&#039;s Humanist Education: Muhammadiyah&#039;s Strategy in Addressing Behavioral Anomalies of Gen Z Youth" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51998-pendidikan-muhammadiyah-program-sosial-sos" title="JURIS - Muhammadiyah&#039;s Humanist Education: Muhammadiyah&#039;s Strategy in Addressing Behavioral Anomalies of Gen Z Youth" target="_blank">Muhammadiyah's Humanist Education: Muhammadiyah's Strategy in Addressing Behavioral Anomalies of Gen Z Youth</a>: Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: 1. Menganalisis lebih lanjut dampak jangka panjang dari pendidikan Muhammadiyah terhadap perilaku remaja, khususnya dalam hal pengembangan karakter dan kompetensi sosial. Penelitian ini dapat dilakukan dengan metode studi kasus atau survei longitudinal untuk mengukur perubahan perilaku dan sikap remaja setelah mengikuti program pendidikan Muhammadiyah.2. Mengeksplorasi strategi-strategi spesifik yang digunakan oleh AUM dalam pendidikan karakter dan pengembangan moral remaja. Penelitian ini dapat berfokus pada metode pengajaran, kegiatan ekstrakurikuler, dan program-program sosial yang diterapkan di sekolah-sekolah Muhammadiyah, serta menganalisis efektivitasnya dalam membentuk karakter remaja.3. Meneliti lebih dalam tentang peran dan kontribusi AUM dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif untuk pengembangan moral dan spiritual remaja. Penelitian ini dapat mencakup studi tentang budaya sekolah, hubungan guru-siswa, dan peran orang tua dalam mendukung pendidikan karakter di sekolah-sekolah Muhammadiyah..
<br>Pendidikan Muhammadiyah yang berfokus pada teologi humanis, khususnya berdasarkan nilai-nilai dari Surah Al-Ma'un, terbukti efektif dalam menanggulangi anomali perilaku remaja.Pendekatan ini menekankan pentingnya amal sosial sebagai manifestasi iman, yang diwujudkan melalui berbagai program pendidikan dan sosial.Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di bidang pendidikan tidak hanya memberikan pendidikan formal tetapi juga membentuk karakter berbasis nilai-nilai Islam dan kepedulian sosial.Program-program pendidikan Muhammadiyah, yang mencakup sekolah, panti asuhan, dan lembaga pendidikan lainnya, berhasil menciptakan lingkungan belajar yang kondusif untuk pengembangan moral dan spiritual remaja.Dengan demikian, remaja yang terlibat dalam program-program ini cenderung menunjukkan perilaku positif seperti meningkatnya kepedulian sosial, tanggung jawab, dan etika kerja yang baik, serta mampu menghindari perilaku negatif seperti kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, dan pergaulan bebas.Konsep teologi humanis dari Al-Ma'un, ketika diterapkan dalam pendidikan Muhammadiyah, mampu menjadi strategi efektif dalam menghadapi anomali perilaku remaja.Hal ini membantu membentuk mereka menjadi individu yang berakhlak mulia dan berdaya saing tinggi, serta berkontribusi positif kepada masyarakat sekitar
<br>Fenomena anomali perilaku remaja menjadi perhatian penting dalam konteks sosial dan keagamaan. Muhammadiyah, sebagai organisasi keagamaan besar di Indonesia, merespons fenomena ini dengan pendekatan yang menekankan amal sosial sebagai manifestasi iman. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana Muhammadiyah menanggapi anomali perilaku remaja melalui konsep teologi humanis yang diambil dari Surah al-Ma'un dan implementasinya dalam pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, mengumpulkan data dari berbagai literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di bidang pendidikan, seperti sekolah, panti asuhan, dan lembaga pendidikan lainnya,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/6/pendidikan-muhammadiyah-program-sosial-politik-kom-thumb-e1f1e.webp" type="image/webp" length="96090" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/pendidikan-muhammadiyah-program-sosial-politik-kom-thumb-66fde.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/pendidikan-muhammadiyah-program-sosial-politik-kom-thumb-e5648.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/pendidikan-muhammadiyah-program-sosial-politik-kom-thumb-e1f1e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1199-zamronedu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5934-ad-daqqoq-journal-religion-social-movement.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Memfasilitasi Ibadah dan Pendidikan Islam Utilization of Digital Technology in Facilitating Islamic Worship and Education ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Memfasilitasi Ibadah dan Pendidikan Islam Utilization of Digital Technology in Facilitating Islamic Worship and Education ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Memfasilitasi Ibadah dan Pendidikan Islam Utilization of Digital Technology in Facilitating Islamic Worship and Education ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51995-analisis-peran-islam-pembelajaran-prinsip-sy" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51995-analisis-peran-islam-pembelajaran-prinsip-sy" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-28:6954120827766ea986c10e00c54e454f</id>
	<published>2026-06-28T01:49:22+07:00</published>
	<updated>2026-06-28T01:49:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="dwi andayani" label="dwi andayani" />
	<category term="peran nilai" label="peran nilai" />
	<category term="nizar ayubi" label="nizar ayubi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[andayani,ayubi,dwi,nilai,nizar,peran]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan teknologi yang lebih inklusif dan ramah pengguna, terutama bagi masyarakat di daerah terpencil. Selain itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan literasi digital di kalangan umat Muslim ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan teknologi yang lebih inklusif dan ramah pengguna, terutama bagi masyarakat di daerah terpencil. Selain itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan literasi digital di kalangan umat Muslim ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/analisis-peran-islam-pembelajaran-prinsip-syariah-thumb-298d8.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Memfasilitasi Ibadah dan Pendidikan Islam: Utilization of Digital Technology in Facilitating Islamic Worship and Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/analisis-peran-islam-pembelajaran-prinsip-syariah-thumb-298d8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/analisis-peran-islam-pembelajaran-prinsip-syariah-thumb-298d8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/analisis-peran-islam-pembelajaran-prinsip-syariah-thumb-298d8.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Memfasilitasi Ibadah dan Pendidikan Islam: Utilization of Digital Technology in Facilitating Islamic Worship and Education" alt="JURIS - Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Memfasilitasi Ibadah dan Pendidikan Islam: Utilization of Digital Technology in Facilitating Islamic Worship and Education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/analisis-peran-islam-pembelajaran-prinsip-syariah-thumb-e09a2.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Memfasilitasi Ibadah dan Pendidikan Islam: Utilization of Digital Technology in Facilitating Islamic Worship and Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/analisis-peran-islam-pembelajaran-prinsip-syariah-thumb-e09a2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/analisis-peran-islam-pembelajaran-prinsip-syariah-thumb-e09a2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/analisis-peran-islam-pembelajaran-prinsip-syariah-thumb-e09a2.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Memfasilitasi Ibadah dan Pendidikan Islam: Utilization of Digital Technology in Facilitating Islamic Worship and Education" alt="JURIS - Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Memfasilitasi Ibadah dan Pendidikan Islam: Utilization of Digital Technology in Facilitating Islamic Worship and Education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/analisis-peran-islam-pembelajaran-prinsip-syariah-thumb-63165.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Memfasilitasi Ibadah dan Pendidikan Islam: Utilization of Digital Technology in Facilitating Islamic Worship and Education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/analisis-peran-islam-pembelajaran-prinsip-syariah-thumb-63165.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/analisis-peran-islam-pembelajaran-prinsip-syariah-thumb-63165.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/analisis-peran-islam-pembelajaran-prinsip-syariah-thumb-63165.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Memfasilitasi Ibadah dan Pendidikan Islam: Utilization of Digital Technology in Facilitating Islamic Worship and Education" alt="JURIS - Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Memfasilitasi Ibadah dan Pendidikan Islam: Utilization of Digital Technology in Facilitating Islamic Worship and Education" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51995-analisis-peran-islam-pembelajaran-prinsip-sy" title="JURIS - Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Memfasilitasi Ibadah dan Pendidikan Islam: Utilization of Digital Technology in Facilitating Islamic Worship and Education" target="_blank">Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Memfasilitasi Ibadah dan Pendidikan Islam: Utilization of Digital Technology in Facilitating Islamic Worship and Education</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan teknologi yang lebih inklusif dan ramah pengguna, terutama bagi masyarakat di daerah terpencil. Selain itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan literasi digital di kalangan umat Muslim agar mereka dapat menggunakan teknologi secara bijak dan tetap menjaga nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang teknologi terhadap spiritualitas dan kualitas ibadah, serta mengembangkan teknologi yang lebih sesuai dengan prinsip-prinsip syariah..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital dalam memfasilitasi ibadah dan pendidikan Islam memiliki dampak yang signifikan terhadap aksesibilitas, efektivitas, dan efisiensi dalam menjalankan ajaran agama.Dengan lebih dari 70% umat Muslim di berbagai belahan dunia telah mengadopsi aplikasi keagamaan, seperti Al-QurAoan digital, pengingat shalat, serta platform pembelajaran Islam daring, terlihat bahwa teknologi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan beragama di era digital.Selain itu, sekitar 65% lembaga pendidikan Islam telah mulai menerapkan metode pembelajaran berbasis digital, baik melalui e-learning, video interaktif, maupun penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam analisis materi pembelajaran, yang menunjukkan adanya perubahan paradigma dalam sistem pendidikan Islam.Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan yang perlu diatasi, seperti kurangnya regulasi mengenai keabsahan ibadah yang dilakukan dengan bantuan teknologi serta rendahnya literasi digital di kalangan umat Muslim.Sekitar 40% pengguna aplikasi keagamaan masih meragukan validitas informasi yang mereka peroleh secara daring, yang mengindikasikan perlunya pengawasan dan verifikasi dari otoritas keagamaan.Selain itu, munculnya ketergantungan terhadap teknologi dalam beribadah juga menjadi isu penting, di mana sekitar 30% responden dalam berbagai survei menyatakan bahwa mereka lebih bergantung pada aplikasi dibandingkan dengan metode tradisional dalam menjalankan ibadah
<br>Perkembangan teknologi digital yang pesat telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang ibadah dan pendidikan Islam. Teknologi kini menjadi alat yang mempermudah pelaksanaan ibadah dan akses terhadap pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran teknologi digital dalam memfasilitasi praktik ibadah dan pendidikan Islam, serta mengidentifikasi manfaat dan tantangan yang dihadapi oleh umat Muslim dalam menggunakannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam dan observasi pada pengguna teknologi digital, seperti aplikasi pengingat waktu sholat, penunjuk arah Kiblat, dan platform e-learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi digital meningkatkan aksesibilitas, efisiensi, dan fleksibilitas dalam pelaksanaan ibadah serta pembelajaran agama, terutama di daerah dengan keterbatasan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/6/analisis-peran-islam-pembelajaran-prinsip-syariah-thumb-63165.webp" type="image/webp" length="83358" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/analisis-peran-islam-pembelajaran-prinsip-syariah-thumb-298d8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/analisis-peran-islam-pembelajaran-prinsip-syariah-thumb-e09a2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/analisis-peran-islam-pembelajaran-prinsip-syariah-thumb-63165.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1559-pandawan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7875-alfabet-jurnal-wawasan-agama-risalah-islamiah-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51984-yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-isk" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51984-yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-isk" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-28:4745c2b0d67231826df54581c05f4d9a</id>
	<published>2026-06-28T01:49:22+07:00</published>
	<updated>2026-06-28T01:49:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="print issn" label="print issn" />
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<itunes:keywords><![CDATA[header,issn,page,print,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Bagaimana praktik pelayanan gereja dapat memfasilitasi ruang pengampunan bagi orang yang dianggap Aotidak layakAo di dalam konteks modern? Sejauh mana pendekatan hermeneutika pengampunan dapat diadaptasi ke dalam program pastoral rehabilitasi bagi mantan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Bagaimana praktik pelayanan gereja dapat memfasilitasi ruang pengampunan bagi orang yang dianggap Aotidak layakAo di dalam konteks modern? Sejauh mana pendekatan hermeneutika pengampunan dapat diadaptasi ke dalam program pastoral rehabilitasi bagi mantan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-2845c.webp" title="JURIS - Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan: Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-2845c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-2845c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-2845c.webp 1x" title="JURIS - Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan: Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen" alt="JURIS - Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan: Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-a76b8.webp" title="JURIS - Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan: Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-a76b8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-a76b8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-a76b8.webp 1x" title="JURIS - Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan: Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen" alt="JURIS - Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan: Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-06d30.webp" title="JURIS - Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan: Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-06d30.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-06d30.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-06d30.webp 1x" title="JURIS - Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan: Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen" alt="JURIS - Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan: Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51984-yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-isk" title="JURIS - Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan: Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen" target="_blank">Yudas Iskariot dan Narasi Pengampunan: Menggugat Finalitas Penghakiman dalam Tradisi Kristen</a>: Bagaimana praktik pelayanan gereja dapat memfasilitasi ruang pengampunan bagi orang yang dianggap Aotidak layakAo di dalam konteks modern? Sejauh mana pendekatan hermeneutika pengampunan dapat diadaptasi ke dalam program pastoral rehabilitasi bagi mantan pelaku kejahatan? Apakah model inklusif mengenai Yudas Iskariot dapat dijadikan kerangka evaluasi ulang kepentingan etika keadilan sosial dalam jaringan gereja saat ini?.
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa kasih Allah tidak terbatas oleh kegagalan manusia, bahkan atas pengkhianatan Yudas Iskariot.Meski Yudas Ditafsirkan sebagai simbol penolakan, narasi Alkitab mengundang ruang pengampunan melalui narasi pemulihan.Dengan membuka ruang teologis untuk Yudas, artikel membuka ruang pastoral bagi mereka yang tidak layak, menegaskan bahwa kasih karunia Allah tidak hilang
<br>Tokoh Yudas Iskariot secara historis telah dilabel sebagai simbol kegagalan, pengkhianatan, dan kebinasaan kekal. Dalam banyak tradisi Kristen, narasi tentang Yudas Iskariot berujung pada finalitas hukuman, tanpa ruang untuk pemulihan atau pengampunan. Artikel ini berupaya menantang pemahaman tersebut melalui pendekatan naratif dan hermeneutika pengampunan, dengan menelaah kembali kisah Yudas Iskariot secara teologis, etis, dan pastoral, serta membandingkan respons penyesalan Yudas Iskariot dan Petrus dan mengeksplorasi pemikiran teolog seperti Karl Barth, David Bentley, dan Miroslav Volf. Dengan demikian, tulisan ini menyoroti kemungkinan ruang pengampunan dalam rencana keselamatan Allah, bahkan bagi Auanak kebinasaanAy...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-a76b8.webp" type="image/webp" length="163564" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-2845c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-a76b8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/yudas-iskariot-pengampunan-teologi-tokoh-kisah-nar-thumb-06d30.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1864-sttintheos.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17688-dunamis-jurnal-teologi-pendidikan-kristiani.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51986-literasi-digital-al-ayah-asi-dig" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51986-literasi-digital-al-ayah-asi-dig" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-28:01dd257dec6cb5397a02940a4dcdcdef</id>
	<published>2026-06-28T01:49:22+07:00</published>
	<updated>2026-06-28T01:49:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="print issn" label="print issn" />
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<itunes:keywords><![CDATA[header,issn,page,print,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana model integrasi literasi digital dan teologi inkarnasional dapat diimplementasikan secara empiris dalam kelas PAK, misalnya dengan menguji dampaknya terhadap kompetensi digital dan pertumbuhan spiritual ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana model integrasi literasi digital dan teologi inkarnasional dapat diimplementasikan secara empiris dalam kelas PAK, misalnya dengan menguji dampaknya terhadap kompetensi digital dan pertumbuhan spiritual ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-47882.webp" title="JURIS - Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-47882.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-47882.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-47882.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen" alt="JURIS - Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-f1e08.webp" title="JURIS - Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-f1e08.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-f1e08.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-f1e08.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen" alt="JURIS - Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-30b2f.webp" title="JURIS - Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-30b2f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-30b2f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-30b2f.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen" alt="JURIS - Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51986-literasi-digital-al-ayah-asi-dig" title="JURIS - Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen" target="_blank">Integrasi Literasi Digital dan Teologi Inkarnasional dalam Pendidikan Agama Kristen</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana model integrasi literasi digital dan teologi inkarnasional dapat diimplementasikan secara empiris dalam kelas PAK, misalnya dengan menguji dampaknya terhadap kompetensi digital dan pertumbuhan spiritual siswa. Selain itu, diperlukan pengembangan kurikulum berbasis literasi digital teologis yang memadukan bahan ajar digital interaktif dengan prinsip inkarnasional, serta evaluasi efektivitasnya melalui studi kasus di beberapa sekolah teologis. Akhirnya, sebuah studi perbandingan antara konteks budaya digital di Indonesia dan negara lain dapat memperluas pemahaman tentang adaptasi teologi inkarnasional dalam ruang digital yang beragam, sehingga menghasilkan pedoman global yang kontekstual dan relevan..
<br>Integrasi literasi digital dan teologi termasuk dalam budaya digital.Melalui integrasi literasi digital dan pendekatan inkarnasional, proses pembelajaran PAK tidak hanya berfokus pada penyampaian pengetahuan teologis, tetapi juga pada pembentukan karakter dan spiritualitas peserta didik
<br>Perkembangan teknologi digital kerap kali menciptakan disparitas antara keterampilan teknis dan tingkat kedewasaan rohani yang berdampak pada degradasi moral di ruang siber. Maka, kebutuhan akan literasi digital yang bersifat teologis menjadi sangat krusial. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan untuk mengkaji sintesis antara literasi digital dengan prinsip teologis dalam kerangka inkarnasi Kristus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teologi inkarnasional memberi fondasi teologis dan praktis kepada Pendidikan Kristen secara kontekstual untuk hadir dalam budaya masyarakat digital. Integrasi ini mengubah ruang digital menjadi locus perjumpaan iman sejati yang menuntun pendewasan iman sehingga peserta didik dapat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-f1e08.webp" type="image/webp" length="188442" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-47882.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-f1e08.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/literasi-digital-al-ayah-asi-integrasi-teologi-ink-thumb-30b2f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1864-sttintheos.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17688-dunamis-jurnal-teologi-pendidikan-kristiani.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Religion in Anthropological Perspective Socio Cultural Dimensions ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Religion in Anthropological Perspective Socio Cultural Dimensions ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Religion in Anthropological Perspective Socio Cultural Dimensions ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52003-eksistensi-peran-agama-integrasi-nilai-kontr" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52003-eksistensi-peran-agama-integrasi-nilai-kontr" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-28:235aabd22f9e828b053a1cd5db596f7e</id>
	<published>2026-06-28T01:49:22+07:00</published>
	<updated>2026-06-28T01:49:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="dwi jaka k" label="dwi jaka k" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,dwi,flag,focus,jaka,k,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang peran agama dalam konteks globalisasi yang lebih luas, khususnya bagaimana agama dapat tetap relevan dalam menghadapi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang peran agama dalam konteks globalisasi yang lebih luas, khususnya bagaimana agama dapat tetap relevan dalam menghadapi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/eksistensi-peran-agama-integrasi-nilai-kontribusi-thumb-baf45.webp" title="JURIS - Religion in Anthropological Perspective: Socio-Cultural Dimensions" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/eksistensi-peran-agama-integrasi-nilai-kontribusi-thumb-baf45.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/eksistensi-peran-agama-integrasi-nilai-kontribusi-thumb-baf45.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/eksistensi-peran-agama-integrasi-nilai-kontribusi-thumb-baf45.webp 1x" title="JURIS - Religion in Anthropological Perspective: Socio-Cultural Dimensions" alt="JURIS - Religion in Anthropological Perspective: Socio-Cultural Dimensions" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/eksistensi-peran-agama-integrasi-nilai-kontribusi-thumb-7d7d9.webp" title="JURIS - Religion in Anthropological Perspective: Socio-Cultural Dimensions" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/eksistensi-peran-agama-integrasi-nilai-kontribusi-thumb-7d7d9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/eksistensi-peran-agama-integrasi-nilai-kontribusi-thumb-7d7d9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/eksistensi-peran-agama-integrasi-nilai-kontribusi-thumb-7d7d9.webp 1x" title="JURIS - Religion in Anthropological Perspective: Socio-Cultural Dimensions" alt="JURIS - Religion in Anthropological Perspective: Socio-Cultural Dimensions" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/7/eksistensi-peran-agama-integrasi-nilai-kontribusi-thumb-d21c2.webp" title="JURIS - Religion in Anthropological Perspective: Socio-Cultural Dimensions" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/7/eksistensi-peran-agama-integrasi-nilai-kontribusi-thumb-d21c2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/7/eksistensi-peran-agama-integrasi-nilai-kontribusi-thumb-d21c2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/7/eksistensi-peran-agama-integrasi-nilai-kontribusi-thumb-d21c2.webp 1x" title="JURIS - Religion in Anthropological Perspective: Socio-Cultural Dimensions" alt="JURIS - Religion in Anthropological Perspective: Socio-Cultural Dimensions" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52003-eksistensi-peran-agama-integrasi-nilai-kontr" title="JURIS - Religion in Anthropological Perspective: Socio-Cultural Dimensions" target="_blank">Religion in Anthropological Perspective: Socio-Cultural Dimensions</a>: Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang peran agama dalam konteks globalisasi yang lebih luas, khususnya bagaimana agama dapat tetap relevan dalam menghadapi konflik sosial dan disintegrasi masyarakat. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi pendekatan yang seimbang terhadap potensi positif dan negatif agama dalam membentuk masyarakat. Ketiga, studi lanjutan dapat berfokus pada integrasi nilai-nilai keagamaan dalam pendidikan multikultural untuk membangun generasi yang toleran dan adaptif terhadap keberagaman, serta mendorong kohesi sosial di masyarakat majemuk..
<br>Agama dalam pandangan antropologi tidak hanya dipahami sebagai pedoman spiritual tetapi juga sebagai sistem simbol dan elemen budaya yang berperan dalam membentuk struktur sosial dan nilai-nilai budaya masyarakat.Agama, sebagai sistem simbol dan elemen budaya, mampu membentuk solidaritas sosial, identitas budaya, dan adaptasi terhadap perubahan sosial.Simbol dan ritual keagamaan berfungsi sebagai sarana mempererat hubungan sosial dan membangun kesadaran kolektif, menciptakan harmoni di masyarakat multikultural.Selain itu, agama dapat memberikan rasa aman dan makna dalam menghadapi tantangan kehidupan, sekaligus menjadi alat untuk menjaga stabilitas sosial.Perspektif antropologi menegaskan bahwa agama bukan hanya pedoman spiritual, tetapi juga instrumen sosial-budaya yang mampu menavigasi dinamika globalisasi dan perubahan sosial, baik sebagai kekuatan pemersatu maupun alat adaptasi terhadap tantangan modernitas
<br>Penelitian ini bertujuan mengkaji agama sebagai bagian integral budaya yang mencerminkan nilai dan norma sosial. Selain itu, penelitian ini menjelaskan peran agama dalam membentuk interaksi sosial dan identitas budaya. Penelitian ini juga menggali kontribusi agama dalam membangun nilai budaya di era globalisasi dan menyoroti peran agama sebagai kekuatan pemersatu dalam masyarakat multikultural. Masalah utama yang diangkat adalah kompleksitas hubungan antara agama dan budaya dalam masyarakat multikultural, termasuk tantangan yang muncul dari keberagaman tradisi dan subjektivitas pengalaman religius. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur atau library research dengan pendekatan dokumentasi, di mana data dikumpulkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/7/eksistensi-peran-agama-integrasi-nilai-kontribusi-thumb-baf45.webp" type="image/webp" length="185326" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/eksistensi-peran-agama-integrasi-nilai-kontribusi-thumb-baf45.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/eksistensi-peran-agama-integrasi-nilai-kontribusi-thumb-7d7d9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/7/eksistensi-peran-agama-integrasi-nilai-kontribusi-thumb-d21c2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1199-zamronedu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5934-ad-daqqoq-journal-religion-social-movement.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Sayid Sheikh Al Hadi Theologian Scholar of Kalam And IslamicAReformer ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Sayid Sheikh Al Hadi Theologian Scholar of Kalam And IslamicAReformer ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Sayid Sheikh Al Hadi Theologian Scholar of Kalam And IslamicAReformer ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52002-islam-kontemporer-modern-syariah-prinsip-isl" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52002-islam-kontemporer-modern-syariah-prinsip-isl" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-28:59001ce2ff8b7c011ab385121aa1e9c4</id>
	<published>2026-06-28T01:49:22+07:00</published>
	<updated>2026-06-28T01:49:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="dwi jaka k" label="dwi jaka k" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,dwi,flag,focus,jaka,k,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengajukan pertanyaan tentang bagaimana gagasan reformis Sayid Sheikh al-Hadi dibandingkan dengan gerakan reformasi Islam kontemporer di Asia Tenggara, khususnya dalam konteks dinamika sosialAcpolitikal modern. Selain itu, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengajukan pertanyaan tentang bagaimana gagasan reformis Sayid Sheikh al-Hadi dibandingkan dengan gerakan reformasi Islam kontemporer di Asia Tenggara, khususnya dalam konteks dinamika sosialAcpolitikal modern. Selain itu, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/d/islam-kontemporer-modern-syariah-prinsip-al-hadi-m-thumb-24a5c.webp" title="JURIS - Sayid Sheikh Al-Hadi: Theologian, Scholar of Kalam, And IslamicAReformer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/islam-kontemporer-modern-syariah-prinsip-al-hadi-m-thumb-24a5c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/islam-kontemporer-modern-syariah-prinsip-al-hadi-m-thumb-24a5c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/islam-kontemporer-modern-syariah-prinsip-al-hadi-m-thumb-24a5c.webp 1x" title="JURIS - Sayid Sheikh Al-Hadi: Theologian, Scholar of Kalam, And IslamicAReformer" alt="JURIS - Sayid Sheikh Al-Hadi: Theologian, Scholar of Kalam, And IslamicAReformer" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/d/islam-kontemporer-modern-syariah-prinsip-al-hadi-m-thumb-8f4c4.webp" title="JURIS - Sayid Sheikh Al-Hadi: Theologian, Scholar of Kalam, And IslamicAReformer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/islam-kontemporer-modern-syariah-prinsip-al-hadi-m-thumb-8f4c4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/islam-kontemporer-modern-syariah-prinsip-al-hadi-m-thumb-8f4c4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/islam-kontemporer-modern-syariah-prinsip-al-hadi-m-thumb-8f4c4.webp 1x" title="JURIS - Sayid Sheikh Al-Hadi: Theologian, Scholar of Kalam, And IslamicAReformer" alt="JURIS - Sayid Sheikh Al-Hadi: Theologian, Scholar of Kalam, And IslamicAReformer" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/d/islam-kontemporer-modern-syariah-prinsip-al-hadi-m-thumb-d6c75.webp" title="JURIS - Sayid Sheikh Al-Hadi: Theologian, Scholar of Kalam, And IslamicAReformer" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/islam-kontemporer-modern-syariah-prinsip-al-hadi-m-thumb-d6c75.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/islam-kontemporer-modern-syariah-prinsip-al-hadi-m-thumb-d6c75.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/islam-kontemporer-modern-syariah-prinsip-al-hadi-m-thumb-d6c75.webp 1x" title="JURIS - Sayid Sheikh Al-Hadi: Theologian, Scholar of Kalam, And IslamicAReformer" alt="JURIS - Sayid Sheikh Al-Hadi: Theologian, Scholar of Kalam, And IslamicAReformer" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52002-islam-kontemporer-modern-syariah-prinsip-isl" title="JURIS - Sayid Sheikh Al-Hadi: Theologian, Scholar of Kalam, And IslamicAReformer" target="_blank">Sayid Sheikh Al-Hadi: Theologian, Scholar of Kalam, And IslamicAReformer</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengajukan pertanyaan tentang bagaimana gagasan reformis Sayid Sheikh al-Hadi dibandingkan dengan gerakan reformasi Islam kontemporer di Asia Tenggara, khususnya dalam konteks dinamika sosialAcpolitikal modern. Selain itu, penting untuk meneliti dampak publikasi al-Hadi terhadap emansipasi perempuan Melayu dengan menggabungkan analisis arsip periodik dan wawancara lisan dari keturunan atau komunitas yang terpengaruh, guna mengukur kontribusi literaturnya terhadap perubahan peran gender. Selanjutnya, studi komparatif mengenai peran madrasah yang didirikan al-Hadi dalam pembentukan kurikulum Islam modern dapat memberikan model pendidikan yang relevan bagi reformasi kurikulum Islam saat ini, dengan menilai konten, metodologi pengajaran, dan hasil sosialAcekonomi lulusan madrasah tersebut..
<br>Dari perbincangan tentang gagasan pembaharuan Sayid Sheikh al-Hadi, penulis berhasil menyingkap aspirasi dan tujuan perjuangan yang memobilisasi Kaum Muda di Malaya.Pemikiran strategis al-Hadi berhasil melampaui taklid, memajukan pemikiran al-Manar, dan menegakkan semangat islah.Oleh karena itu, idealisme al-Hadi harus dilanjutkan untuk memperkuat gerakan intelektual, memperbaharui nilai peradaban berlandaskan prinsip Islam, dan menyelaraskan nilaiAcnilai global yang humanistik serta progresif
<br>Artikel ini membahas pemikiran Sayid Syekh al-Hadi (1867-1934), seorang aktivis dan tokoh pembaharu Islam, serta penganjur paham modernisasi yang terinspirasi dari pengaruh Pan-Islamisme Jamal al-Din al-Afghani. Artikel ini meneliti aspek-aspek pembaharuan yang dikembangkannya terkait dengan tradisi dan pengaruh ortodoksi terhadap paham dogmatis, praktik ritual, kesadaran modern, penggunaan akal dan ijtihad, keterbelakangan sosial-politik umat, serta pembebasan perempuan. Kajian ini bersifat kualitatif berdasarkan penelitian pustaka dan dokumentasi. Temuan kajian menunjukkan bahwa Sayid Syekh al-Hadi meninggalkan paham dan aspirasi modern yang berpengaruh dalam konteks pemurnian Islam dan pemikiran pembaharuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/d/islam-kontemporer-modern-syariah-prinsip-al-hadi-m-thumb-d6c75.webp" type="image/webp" length="87026" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/islam-kontemporer-modern-syariah-prinsip-al-hadi-m-thumb-24a5c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/islam-kontemporer-modern-syariah-prinsip-al-hadi-m-thumb-8f4c4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/islam-kontemporer-modern-syariah-prinsip-al-hadi-m-thumb-d6c75.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1199-zamronedu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5934-ad-daqqoq-journal-religion-social-movement.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern Islamic Theologys Approach to Facing Modern Social Problems ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern Islamic Theologys Approach to Facing Modern Social Problems ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern Islamic Theologys Approach to Facing Modern Social Problems ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51994-psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51994-psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-28:2cf27a3d6f7a88e9e8b345a6c78676c8</id>
	<published>2026-06-28T01:49:22+07:00</published>
	<updated>2026-06-28T01:49:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="dwi andayani" label="dwi andayani" />
	<category term="peran nilai" label="peran nilai" />
	<category term="nizar ayubi" label="nizar ayubi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[andayani,ayubi,dwi,nilai,nizar,peran]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lapangan yang lebih mendalam untuk mengidentifikasi penerapan nyata nilai-nilai teologi Islam dalam menghadapi tantangan sosial. Selain itu, perlu dilakukan dialog lintas budaya dan agama untuk ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lapangan yang lebih mendalam untuk mengidentifikasi penerapan nyata nilai-nilai teologi Islam dalam menghadapi tantangan sosial. Selain itu, perlu dilakukan dialog lintas budaya dan agama untuk ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-9ace3.webp" title="JURIS - Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern: Islamic Theology&#039;s Approach to Facing Modern Social Problems" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-9ace3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-9ace3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-9ace3.webp 1x" title="JURIS - Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern: Islamic Theology&#039;s Approach to Facing Modern Social Problems" alt="JURIS - Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern: Islamic Theology&#039;s Approach to Facing Modern Social Problems" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-00bbc.webp" title="JURIS - Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern: Islamic Theology&#039;s Approach to Facing Modern Social Problems" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-00bbc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-00bbc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-00bbc.webp 1x" title="JURIS - Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern: Islamic Theology&#039;s Approach to Facing Modern Social Problems" alt="JURIS - Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern: Islamic Theology&#039;s Approach to Facing Modern Social Problems" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-c45f4.webp" title="JURIS - Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern: Islamic Theology&#039;s Approach to Facing Modern Social Problems" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-c45f4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-c45f4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-c45f4.webp 1x" title="JURIS - Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern: Islamic Theology&#039;s Approach to Facing Modern Social Problems" alt="JURIS - Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern: Islamic Theology&#039;s Approach to Facing Modern Social Problems" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51994-psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam" title="JURIS - Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern: Islamic Theology&#039;s Approach to Facing Modern Social Problems" target="_blank">Pendekatan Teologi Islam dalam Menghadapi Masalah Sosial Modern: Islamic Theology's Approach to Facing Modern Social Problems</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi lapangan yang lebih mendalam untuk mengidentifikasi penerapan nyata nilai-nilai teologi Islam dalam menghadapi tantangan sosial. Selain itu, perlu dilakukan dialog lintas budaya dan agama untuk memastikan penerimaan nilai-nilai teologi Islam dalam masyarakat multikultural tanpa menimbulkan resistensi. Pembentukan lembaga pengawasan independen yang mengintegrasikan prinsip-prinsip Islam dalam kebijakan sosial juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya. Teknologi digital dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan transparansi dalam implementasi nilai-nilai Islam, seperti melalui aplikasi pengelolaan zakat atau platform dialog sosial. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam menerapkan nilai-nilai teologi Islam secara praktis dan relevan dalam masyarakat modern..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan teologi Islam dengan prinsip-prinsip utamanya, seperti keadilan, kasih sayang, dan persaudaraan, memiliki relevansi signifikan dalam menjawab tantangan sosial modern.Nilai-nilai dasar dalam Islam berfungsi sebagai landasan etis individu dan panduan bagi pembentukan kebijakan publik dan program sosial yang lebih berkeadilan.Prinsip-prinsip ini mendukung terciptanya masyarakat yang fokus pada kesejahteraan bersama dan mengatasi ketimpangan sosial.Penelitian ini menekankan pentingnya penerapan nilai-nilai ini dalam kebijakan sosial dan pendidikan untuk menciptakan generasi yang lebih peduli dan beretika tinggi, sehingga terbentuk lingkungan sosial yang stabil dan kohesif
<br>Di era modern, masyarakat menghadapi berbagai tantangan sosial yang semakin kompleks, seperti ketimpangan ekonomi yang semakin tajam, degradasi moral yang mengancam tatanan sosial, serta krisis identitas yang mempengaruhi stabilitas individu dan komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi relevansi dan penerapan nilai-nilai teologi Islam dalam merespons isu-isu sosial kontemporer. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa nilai-nilai fundamental dalam Islam, seperti keadilan, kasih sayang, dan persaudaraan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-c45f4.webp" type="image/webp" length="92518" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-9ace3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-00bbc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/psikologis-sosial-modern-metodologi-teologi-islam-thumb-c45f4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1559-pandawan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7875-alfabet-jurnal-wawasan-agama-risalah-islamiah-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Peranan Tantangan Dakwah Pendidikan Agama Islam Dalam Media Komunikasi Era Globalisasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peranan Tantangan Dakwah Pendidikan Agama Islam Dalam Media Komunikasi Era Globalisasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peranan Tantangan Dakwah Pendidikan Agama Islam Dalam Media Komunikasi Era Globalisasi ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51987-dakwah-komunikasi-globalisasi-peran-etika-ts" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51987-dakwah-komunikasi-globalisasi-peran-etika-ts" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-28:92db43da4ca9c10902810d354a13ec6e</id>
	<published>2026-06-28T01:49:22+07:00</published>
	<updated>2026-06-28T01:49:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="desy apriani" label="desy apriani" />
	<category term="lutfia arba" label="lutfia arba" />
	<category term="side bar" label="side bar" />
	<itunes:keywords><![CDATA[apriani,arba,bar,desy,lutfia,side]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana efektivitas penggunaan media sosial sebagai platform dakwah Islam dalam meningkatkan pemahaman agama di kalangan generasi milenial, misalnya dengan merancang studi eksperimen yang membandingkan interaksi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana efektivitas penggunaan media sosial sebagai platform dakwah Islam dalam meningkatkan pemahaman agama di kalangan generasi milenial, misalnya dengan merancang studi eksperimen yang membandingkan interaksi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/dakwah-komunikasi-globalisasi-peran-etika-peranan-thumb-1e05c.webp" title="JURIS - Peranan Tantangan Dakwah Pendidikan Agama Islam Dalam Media Komunikasi Era Globalisasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/dakwah-komunikasi-globalisasi-peran-etika-peranan-thumb-1e05c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/dakwah-komunikasi-globalisasi-peran-etika-peranan-thumb-1e05c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/dakwah-komunikasi-globalisasi-peran-etika-peranan-thumb-1e05c.webp 1x" title="JURIS - Peranan Tantangan Dakwah Pendidikan Agama Islam Dalam Media Komunikasi Era Globalisasi" alt="JURIS - Peranan Tantangan Dakwah Pendidikan Agama Islam Dalam Media Komunikasi Era Globalisasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/dakwah-komunikasi-globalisasi-peran-etika-peranan-thumb-20540.webp" title="JURIS - Peranan Tantangan Dakwah Pendidikan Agama Islam Dalam Media Komunikasi Era Globalisasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/dakwah-komunikasi-globalisasi-peran-etika-peranan-thumb-20540.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/dakwah-komunikasi-globalisasi-peran-etika-peranan-thumb-20540.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/dakwah-komunikasi-globalisasi-peran-etika-peranan-thumb-20540.webp 1x" title="JURIS - Peranan Tantangan Dakwah Pendidikan Agama Islam Dalam Media Komunikasi Era Globalisasi" alt="JURIS - Peranan Tantangan Dakwah Pendidikan Agama Islam Dalam Media Komunikasi Era Globalisasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/e/dakwah-komunikasi-globalisasi-peran-etika-peranan-thumb-054b4.webp" title="JURIS - Peranan Tantangan Dakwah Pendidikan Agama Islam Dalam Media Komunikasi Era Globalisasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/e/dakwah-komunikasi-globalisasi-peran-etika-peranan-thumb-054b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/e/dakwah-komunikasi-globalisasi-peran-etika-peranan-thumb-054b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/e/dakwah-komunikasi-globalisasi-peran-etika-peranan-thumb-054b4.webp 1x" title="JURIS - Peranan Tantangan Dakwah Pendidikan Agama Islam Dalam Media Komunikasi Era Globalisasi" alt="JURIS - Peranan Tantangan Dakwah Pendidikan Agama Islam Dalam Media Komunikasi Era Globalisasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51987-dakwah-komunikasi-globalisasi-peran-etika-ts" title="JURIS - Peranan Tantangan Dakwah Pendidikan Agama Islam Dalam Media Komunikasi Era Globalisasi" target="_blank">Peranan Tantangan Dakwah Pendidikan Agama Islam Dalam Media Komunikasi Era Globalisasi</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana efektivitas penggunaan media sosial sebagai platform dakwah Islam dalam meningkatkan pemahaman agama di kalangan generasi milenial, misalnya dengan merancang studi eksperimen yang membandingkan interaksi daring dengan metode dakwah konvensional; selanjutnya, penting untuk menyelidiki peran etika komunikator dalam membangun pesan dakwah yang komunikatif, dengan cara melakukan survei kualitatif terhadap para pengkhotbah dan audiens untuk mengidentifikasi faktor-faktor psikologis yang mempengaruhi penerimaan pesan; terakhir, diperlukan analisis longitudinal mengenai dampak globalisasi informasi terhadap persepsi umat Islam terhadap nilai-nilai tradisional dan kontemporer, yang dapat dilakukan melalui pengumpulan data panel secara bertahap pada berbagai wilayah Indonesia untuk menilai perubahan sikap dan perilaku seiring waktu..
<br>Globalisasi informasi dan media menstandarisasi preferensi pelaporan serta menentukan peristiwa penting bagi media elektronik tiap negara.Agama memiliki dimensi yang luas melampaui kepercayaan tradisional, mencakup bidang ilmu pengetahuan, ekonomi, politik, perdamaian, lingkungan, dan sejarah.Pesan yang disampaikan oleh komunikator menjadi komunikatif bila proses psikologis yang sama terjadi pada penerima, menunjukkan pentingnya semangat komunikator dalam interaksi
<br>Teknologi Informasi mengalami pertumbuhan yang sangat pesat. Pertumbuhan tersebut membuatnya memudahkan manusia sebagai media yang menghubungkan satu dengan yang lainnya. Beragam Informasi serta kejadian yang telah terjadi di seluruh penjuru dunia sangat dengan sangat cepat dapat diakses oleh manusia. Globalisasi muncul ditandai dengan semakin perkembangan teknologi informasi. Seluruh lapisan masyarakat di dunia, terutama orang yang beragama islam dapat melihat berbagai keseruan program televisi yang menghadirkan bermacam-macam tayangan. Dengan adanya satelit pemancar siaran televisi tidak hanya bersifat nasional saja...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/e/dakwah-komunikasi-globalisasi-peran-etika-peranan-thumb-054b4.webp" type="image/webp" length="237894" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/dakwah-komunikasi-globalisasi-peran-etika-peranan-thumb-1e05c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/dakwah-komunikasi-globalisasi-peran-etika-peranan-thumb-20540.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/e/dakwah-komunikasi-globalisasi-peran-etika-peranan-thumb-054b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1559-pandawan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7875-alfabet-jurnal-wawasan-agama-risalah-islamiah-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Mata Pelajaran Aqidah di Kelas 5 SDIT Imam Syafii Kedo Kota Bima Kota Bima ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Mata Pelajaran Aqidah di Kelas 5 SDIT Imam Syafii Kedo Kota Bima Kota Bima ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Mata Pelajaran Aqidah di Kelas 5 SDIT Imam Syafii Kedo Kota Bima Kota Bima ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51981-hasil-belajar-siswa-kepuasan-pendidikan-agam" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51981-hasil-belajar-siswa-kepuasan-pendidikan-agam" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-28:364f5b8ac4ac309d3c61d4dd75c83344</id>
	<published>2026-06-28T01:49:22+07:00</published>
	<updated>2026-06-28T01:49:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<itunes:keywords><![CDATA[header,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak penggunaan teknologi pendidikan digital dalam pembelajaran berdiferensiasi di kelas Aqidah, dengan mengkaji apakah aplikasi berbasis gamifikasi dapat meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa. Kedua, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak penggunaan teknologi pendidikan digital dalam pembelajaran berdiferensiasi di kelas Aqidah, dengan mengkaji apakah aplikasi berbasis gamifikasi dapat meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa. Kedua, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/2/hasil-belajar-siswa-kepuasan-pendidikan-agama-pemb-thumb-c2127.webp" title="JURIS - Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Mata Pelajaran Aqidah di Kelas 5 SDIT Imam Syafi&#039;i Kedo Kota Bima Kota Bima" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/hasil-belajar-siswa-kepuasan-pendidikan-agama-pemb-thumb-c2127.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/hasil-belajar-siswa-kepuasan-pendidikan-agama-pemb-thumb-c2127.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/hasil-belajar-siswa-kepuasan-pendidikan-agama-pemb-thumb-c2127.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Mata Pelajaran Aqidah di Kelas 5 SDIT Imam Syafi&#039;i Kedo Kota Bima Kota Bima" alt="JURIS - Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Mata Pelajaran Aqidah di Kelas 5 SDIT Imam Syafi&#039;i Kedo Kota Bima Kota Bima" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/2/hasil-belajar-siswa-kepuasan-pendidikan-agama-pemb-thumb-6b825.webp" title="JURIS - Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Mata Pelajaran Aqidah di Kelas 5 SDIT Imam Syafi&#039;i Kedo Kota Bima Kota Bima" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/2/hasil-belajar-siswa-kepuasan-pendidikan-agama-pemb-thumb-6b825.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/2/hasil-belajar-siswa-kepuasan-pendidikan-agama-pemb-thumb-6b825.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/2/hasil-belajar-siswa-kepuasan-pendidikan-agama-pemb-thumb-6b825.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Mata Pelajaran Aqidah di Kelas 5 SDIT Imam Syafi&#039;i Kedo Kota Bima Kota Bima" alt="JURIS - Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Mata Pelajaran Aqidah di Kelas 5 SDIT Imam Syafi&#039;i Kedo Kota Bima Kota Bima" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51981-hasil-belajar-siswa-kepuasan-pendidikan-agam" title="JURIS - Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Mata Pelajaran Aqidah di Kelas 5 SDIT Imam Syafi&#039;i Kedo Kota Bima Kota Bima" target="_blank">Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Mata Pelajaran Aqidah di Kelas 5 SDIT Imam Syafi'i Kedo Kota Bima Kota Bima</a>: Pertama, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak penggunaan teknologi pendidikan digital dalam pembelajaran berdiferensiasi di kelas Aqidah, dengan mengkaji apakah aplikasi berbasis gamifikasi dapat meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa. Kedua, studi dapat meninjau efektivitas pelatihan guru berdiferensiasi secara longitudinal, menilai perubahan kompetensi guru serta pengaruhnya terhadap kualitas pembelajaran selama dua semester akademik. Ketiga, riset lebih mendalam dapat membandingkan hasil belajar dan  kepuasan siswa antara dua metode pengajaran: pembelajaran berdiferensiasi konvensional dengan pembelajaran berbasis proyek kolaboratif, guna menentukan kombinasi metode terbaik yang mendukung pembelajaran Aqidah secara holistik dan inklusif..
<br>Penerapan pembelajaran berdiferensiasi di SDIT Imam SyafiAoi Kedo Kota Bima meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa serta menumbuhkan motivasi belajar.Namun, kurangnya variasi metode pengajaran dan keterbatasan sarana prasarana menjadi tantangan utama.Oleh karena itu, perlu pelatihan bagi guru dan dukungan kolaboratif antara sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk memperkuat implementasi strategi ini
<br>Pembelajaran berdiferensiasi sangat krusial untuk mengakomodasi beragam kemampuan siswa di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan strategi pembelajaran berdiferensiasi dalam mata pelajaran Aqidah di kelas 5 SDIT Imam SyafiAoi Kedo Kota Bima. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif deskriptif, menggunakan observasi dan wawancara untuk memperoleh hasil belajar, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi Aqidah secara signifikan. Siswa merasa lebih terlibat dan termotivasi saat belajar, karena metode ini menyesuaikan dengan kebutuhan dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/2/hasil-belajar-siswa-kepuasan-pendidikan-agama-pemb-thumb-c2127.webp" type="image/webp" length="149008" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/hasil-belajar-siswa-kepuasan-pendidikan-agama-pemb-thumb-c2127.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/2/hasil-belajar-siswa-kepuasan-pendidikan-agama-pemb-thumb-6b825.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1514-habi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-7632-jurnal-pendidikan-kebudayaan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Rausyan Fikr The Ideal Human Model in Ali Shariatis Perspective ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Rausyan Fikr The Ideal Human Model in Ali Shariatis Perspective ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Rausyan Fikr The Ideal Human Model in Ali Shariatis Perspective ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51996-keadilan-sosial-identitas-budaya-rausyan-fi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-51996-keadilan-sosial-identitas-budaya-rausyan-fi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-28:02b9e59391ecee2447e5d80647a0e0f4</id>
	<published>2026-06-27T21:51:46+07:00</published>
	<updated>2026-06-27T21:51:46+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="dwi jaka k" label="dwi jaka k" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,dwi,flag,focus,jaka,k,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana konsep rausyan fikr dapat dioperasionalkan dalam kurikulum pendidikan modern untuk menumbuhkan perkembangan intelektual dan spiritual pada mahasiswa, sehingga menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana konsep rausyan fikr dapat dioperasionalkan dalam kurikulum pendidikan modern untuk menumbuhkan perkembangan intelektual dan spiritual pada mahasiswa, sehingga menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/a/keadilan-sosial-identitas-budaya-rausyan-fikr-manu-thumb-841cd.webp" title="JURIS - Rausyan Fikr: The Ideal Human Model in Ali Shari&#039;ati&#039;s Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/a/keadilan-sosial-identitas-budaya-rausyan-fikr-manu-thumb-841cd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/a/keadilan-sosial-identitas-budaya-rausyan-fikr-manu-thumb-841cd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/a/keadilan-sosial-identitas-budaya-rausyan-fikr-manu-thumb-841cd.webp 1x" title="JURIS - Rausyan Fikr: The Ideal Human Model in Ali Shari&#039;ati&#039;s Perspective" alt="JURIS - Rausyan Fikr: The Ideal Human Model in Ali Shari&#039;ati&#039;s Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/a/keadilan-sosial-identitas-budaya-rausyan-fikr-manu-thumb-767d7.webp" title="JURIS - Rausyan Fikr: The Ideal Human Model in Ali Shari&#039;ati&#039;s Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/a/keadilan-sosial-identitas-budaya-rausyan-fikr-manu-thumb-767d7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/a/keadilan-sosial-identitas-budaya-rausyan-fikr-manu-thumb-767d7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/a/keadilan-sosial-identitas-budaya-rausyan-fikr-manu-thumb-767d7.webp 1x" title="JURIS - Rausyan Fikr: The Ideal Human Model in Ali Shari&#039;ati&#039;s Perspective" alt="JURIS - Rausyan Fikr: The Ideal Human Model in Ali Shari&#039;ati&#039;s Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/a/keadilan-sosial-identitas-budaya-rausyan-fikr-manu-thumb-92ff6.webp" title="JURIS - Rausyan Fikr: The Ideal Human Model in Ali Shari&#039;ati&#039;s Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/a/keadilan-sosial-identitas-budaya-rausyan-fikr-manu-thumb-92ff6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/a/keadilan-sosial-identitas-budaya-rausyan-fikr-manu-thumb-92ff6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/a/keadilan-sosial-identitas-budaya-rausyan-fikr-manu-thumb-92ff6.webp 1x" title="JURIS - Rausyan Fikr: The Ideal Human Model in Ali Shari&#039;ati&#039;s Perspective" alt="JURIS - Rausyan Fikr: The Ideal Human Model in Ali Shari&#039;ati&#039;s Perspective" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-51996-keadilan-sosial-identitas-budaya-rausyan-fi" title="JURIS - Rausyan Fikr: The Ideal Human Model in Ali Shari&#039;ati&#039;s Perspective" target="_blank">Rausyan Fikr: The Ideal Human Model in Ali Shari'ati's Perspective</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana konsep rausyan fikr dapat dioperasionalkan dalam kurikulum pendidikan modern untuk menumbuhkan perkembangan intelektual dan spiritual pada mahasiswa, sehingga menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik tetapi juga memiliki kesadaran sosial yang tinggi. Selanjutnya, studi empiris dapat menilai dampak penerapan prinsip-prinsip rausyan fikr dalam program pemberdayaan komunitas di wilayah yang mengalami penindasan politik, dengan mengukur perubahan indikator keadilan sosial, partisipasi warga, dan rasa kepemilikan terhadap perubahan. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi peran dualitas fisikAcspiritual manusia dalam strategi aktivisme digital yang terinspirasi oleh pemikiran Ali Shari'ati, khususnya bagaimana keseimbangan antara aspek material dan spiritual memengaruhi efektivitas kampanye online dalam memobilisasi dukungan publik terhadap isuAcisu keadilan sosial..
<br>Manusia memiliki dualitas fisik dan spiritual yang menjadi dasar bagi pembentukan masyarakat yang adil dan makmur.Ali Shari'ati menekankan bahwa manusia memiliki kehendak bebas, sehingga dapat mendekatkan diri kepada Tuhan atau menjauh, serta memperkenalkan konsep rausyan fikr sebagai model manusia ideal yang menggabungkan kesadaran sosial dan tanggung jawab kemajuan masyarakat.Pemahaman menyeluruh tentang kemanusiaan, baik aspek fisik maupun spiritual, menjadi kunci pembentukan masyarakat yang berkeadilan dan berperadaban
<br>Penelitian ini mengeksplorasi konsep rausyan fikr dalam pemikiran Ali Syari'ati, seorang intelektual Muslim asal Iran yang gagasannya mempengaruhi banyak aktivis dan akademisi di dunia Islam. Syari'ati memperkenalkan rausyan fikr sebagai model manusia ideal yang menggabungkan intelektualitas dengan komitmen moral untuk perubahan sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi pustaka. Data dikumpulkan dari literatur primer dan sekunder yang relevan, termasuk karya Syari'ati dan studi tentang pemikirannya. Penelitian ini mengkaji relevansi konsep rausyan fikr dalam konteks kontemporer, khususnya dalam menghadapi tantangan global seperti ketidakadilan sosial, penindasan politik, dan krisis identitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/a/keadilan-sosial-identitas-budaya-rausyan-fikr-manu-thumb-92ff6.webp" type="image/webp" length="82592" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/a/keadilan-sosial-identitas-budaya-rausyan-fikr-manu-thumb-841cd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/a/keadilan-sosial-identitas-budaya-rausyan-fikr-manu-thumb-767d7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/a/keadilan-sosial-identitas-budaya-rausyan-fikr-manu-thumb-92ff6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1199-zamronedu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5934-ad-daqqoq-journal-religion-social-movement.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Values of Character Education in the Story of Prophet Moses andAthe Israelites in the Quran Surah Al Araf ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Values of Character Education in the Story of Prophet Moses andAthe Israelites in the Quran Surah Al Araf ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Values of Character Education in the Story of Prophet Moses andAthe Israelites in the Quran Surah Al Araf ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52000-bani-israil-pendidikan-karakter-kisah-al-qur-ki" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52000-bani-israil-pendidikan-karakter-kisah-al-qur-ki" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-28:fa4e3d2085c0425caea59b9cc23a2478</id>
	<published>2026-06-27T21:19:39+07:00</published>
	<updated>2026-06-27T21:19:39+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="dwi jaka k" label="dwi jaka k" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,dwi,flag,focus,jaka,k,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara nilai-nilai karakter dalam kisah Nabi Musa dan Bani Israil dengan nilai-nilai karakter dalam kisah-kisah nabi lainnya dalam Al-Qur'an. Selain itu, penelitian dapat fokus pada dampak metode ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara nilai-nilai karakter dalam kisah Nabi Musa dan Bani Israil dengan nilai-nilai karakter dalam kisah-kisah nabi lainnya dalam Al-Qur'an. Selain itu, penelitian dapat fokus pada dampak metode ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/bani-israil-pendidikan-karakter-kisah-al-quran-al-thumb-6a130.webp" title="JURIS - The Values of Character Education in the Story of Prophet Moses andAthe Israelites in the Quran, Surah Al-A&#039;raf" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/bani-israil-pendidikan-karakter-kisah-al-quran-al-thumb-6a130.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/bani-israil-pendidikan-karakter-kisah-al-quran-al-thumb-6a130.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/bani-israil-pendidikan-karakter-kisah-al-quran-al-thumb-6a130.webp 1x" title="JURIS - The Values of Character Education in the Story of Prophet Moses andAthe Israelites in the Quran, Surah Al-A&#039;raf" alt="JURIS - The Values of Character Education in the Story of Prophet Moses andAthe Israelites in the Quran, Surah Al-A&#039;raf" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/bani-israil-pendidikan-karakter-kisah-al-quran-al-thumb-f79c6.webp" title="JURIS - The Values of Character Education in the Story of Prophet Moses andAthe Israelites in the Quran, Surah Al-A&#039;raf" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/bani-israil-pendidikan-karakter-kisah-al-quran-al-thumb-f79c6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/bani-israil-pendidikan-karakter-kisah-al-quran-al-thumb-f79c6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/bani-israil-pendidikan-karakter-kisah-al-quran-al-thumb-f79c6.webp 1x" title="JURIS - The Values of Character Education in the Story of Prophet Moses andAthe Israelites in the Quran, Surah Al-A&#039;raf" alt="JURIS - The Values of Character Education in the Story of Prophet Moses andAthe Israelites in the Quran, Surah Al-A&#039;raf" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/1/bani-israil-pendidikan-karakter-kisah-al-quran-al-thumb-ba505.webp" title="JURIS - The Values of Character Education in the Story of Prophet Moses andAthe Israelites in the Quran, Surah Al-A&#039;raf" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/1/bani-israil-pendidikan-karakter-kisah-al-quran-al-thumb-ba505.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/1/bani-israil-pendidikan-karakter-kisah-al-quran-al-thumb-ba505.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/1/bani-israil-pendidikan-karakter-kisah-al-quran-al-thumb-ba505.webp 1x" title="JURIS - The Values of Character Education in the Story of Prophet Moses andAthe Israelites in the Quran, Surah Al-A&#039;raf" alt="JURIS - The Values of Character Education in the Story of Prophet Moses andAthe Israelites in the Quran, Surah Al-A&#039;raf" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52000-bani-israil-pendidikan-karakter-kisah-al-qur-ki" title="JURIS - The Values of Character Education in the Story of Prophet Moses andAthe Israelites in the Quran, Surah Al-A&#039;raf" target="_blank">The Values of Character Education in the Story of Prophet Moses andAthe Israelites in the Quran, Surah Al-A'raf</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara nilai-nilai karakter dalam kisah Nabi Musa dan Bani Israil dengan nilai-nilai karakter dalam kisah-kisah nabi lainnya dalam Al-Qur'an. Selain itu, penelitian dapat fokus pada dampak metode bercerita dalam pendidikan karakter, khususnya pada anak-anak usia dini, dan bagaimana metode ini dapat dikembangkan lebih lanjut untuk meningkatkan efektivitasnya. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai karakter dalam kisah-kisah Al-Qur'an dapat diterapkan dalam konteks modern, khususnya dalam pendidikan karakter di sekolah-sekolah..
<br>Kisah Bani Israil dalam Al-Qur'an, khususnya dalam Surah Al-A'raf ayat 103 hingga 170, mengandung berbagai nilai karakter, termasuk kesabaran, ketaatan, keteguhan, pengetahuan, dan kerendahan hati.Penelitian ini menyimpulkan bahwa kisah-kisah Al-Qur'an dapat menjadi sumber inspirasi dan pelajaran dalam pendidikan karakter, terutama ketika menggunakan metode bercerita yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai akhlak pada anak-anak
<br>Kisah-kisah dalam Al-Qur'an memiliki makna dan pelajaran yang banyak. Kisah-kisah ini bertujuan memberikan nasehat dan pelajaran, karena Al-Qur'an diturunkan oleh Allah sebagai peringatan, sumber petunjuk, dan pelajaran. Memahami kisah-kisah Al-Qur'an untuk kepentingan pendidikan karakter sangat penting, mengingat pendidikan karakter menjadi kebijakan pendidikan nasional. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai-nilai pendidikan karakter yang ditemukan dalam kisah Nabi Musa dan Bani Israil dalam Al-Qur'an.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/1/bani-israil-pendidikan-karakter-kisah-al-quran-al-thumb-6a130.webp" type="image/webp" length="87458" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/bani-israil-pendidikan-karakter-kisah-al-quran-al-thumb-6a130.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/bani-israil-pendidikan-karakter-kisah-al-quran-al-thumb-f79c6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/1/bani-israil-pendidikan-karakter-kisah-al-quran-al-thumb-ba505.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1199-zamronedu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5934-ad-daqqoq-journal-religion-social-movement.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ From Falak to Fiqh Muamalah Deconstructing the Socio Economic Movement of KH Sholeh Darat as a Counter Hegemony Strategy Against Colonialism ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ From Falak to Fiqh Muamalah Deconstructing the Socio Economic Movement of KH Sholeh Darat as a Counter Hegemony Strategy Against Colonialism ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ From Falak to Fiqh Muamalah Deconstructing the Socio Economic Movement of KH Sholeh Darat as a Counter Hegemony Strategy Against Colonialism ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52004-muslimn-karya-kh-analisis-resepsi-khalayak-konteks" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-52004-muslimn-karya-kh-analisis-resepsi-khalayak-konteks" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-06-28:d0dcd9d96457022293e56939ba9513a7</id>
	<published>2026-06-27T21:01:42+07:00</published>
	<updated>2026-06-27T21:01:42+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="dwi jaka k" label="dwi jaka k" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,dwi,flag,focus,jaka,k,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat diarahkan pada kajian komparatif antara KH. Sholeh Darat dan ulama Nusantara lainnya, atau pada analisis resepsi pemikiran fikih dan etika ekonominya dalam tradisi pesantren dan komunitas ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat diarahkan pada kajian komparatif antara KH. Sholeh Darat dan ulama Nusantara lainnya, atau pada analisis resepsi pemikiran fikih dan etika ekonominya dalam tradisi pesantren dan komunitas ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/muslimn-karya-kh-analisis-resepsi-khalayak-konteks-thumb-e1ac6.webp" title="JURIS - From Falak to Fiqh Muamalah: Deconstructing the Socio-Economic Movement of KH. Sholeh Darat as a Counter-Hegemony Strategy Against Colonialism" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/muslimn-karya-kh-analisis-resepsi-khalayak-konteks-thumb-e1ac6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/muslimn-karya-kh-analisis-resepsi-khalayak-konteks-thumb-e1ac6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/muslimn-karya-kh-analisis-resepsi-khalayak-konteks-thumb-e1ac6.webp 1x" title="JURIS - From Falak to Fiqh Muamalah: Deconstructing the Socio-Economic Movement of KH. Sholeh Darat as a Counter-Hegemony Strategy Against Colonialism" alt="JURIS - From Falak to Fiqh Muamalah: Deconstructing the Socio-Economic Movement of KH. Sholeh Darat as a Counter-Hegemony Strategy Against Colonialism" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/muslimn-karya-kh-analisis-resepsi-khalayak-konteks-thumb-22ec7.webp" title="JURIS - From Falak to Fiqh Muamalah: Deconstructing the Socio-Economic Movement of KH. Sholeh Darat as a Counter-Hegemony Strategy Against Colonialism" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/muslimn-karya-kh-analisis-resepsi-khalayak-konteks-thumb-22ec7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/muslimn-karya-kh-analisis-resepsi-khalayak-konteks-thumb-22ec7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/muslimn-karya-kh-analisis-resepsi-khalayak-konteks-thumb-22ec7.webp 1x" title="JURIS - From Falak to Fiqh Muamalah: Deconstructing the Socio-Economic Movement of KH. Sholeh Darat as a Counter-Hegemony Strategy Against Colonialism" alt="JURIS - From Falak to Fiqh Muamalah: Deconstructing the Socio-Economic Movement of KH. Sholeh Darat as a Counter-Hegemony Strategy Against Colonialism" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/c/muslimn-karya-kh-analisis-resepsi-khalayak-konteks-thumb-9350f.webp" title="JURIS - From Falak to Fiqh Muamalah: Deconstructing the Socio-Economic Movement of KH. Sholeh Darat as a Counter-Hegemony Strategy Against Colonialism" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/c/muslimn-karya-kh-analisis-resepsi-khalayak-konteks-thumb-9350f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/c/muslimn-karya-kh-analisis-resepsi-khalayak-konteks-thumb-9350f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/c/muslimn-karya-kh-analisis-resepsi-khalayak-konteks-thumb-9350f.webp 1x" title="JURIS - From Falak to Fiqh Muamalah: Deconstructing the Socio-Economic Movement of KH. Sholeh Darat as a Counter-Hegemony Strategy Against Colonialism" alt="JURIS - From Falak to Fiqh Muamalah: Deconstructing the Socio-Economic Movement of KH. Sholeh Darat as a Counter-Hegemony Strategy Against Colonialism" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-52004-muslimn-karya-kh-analisis-resepsi-khalayak-konteks" title="JURIS - From Falak to Fiqh Muamalah: Deconstructing the Socio-Economic Movement of KH. Sholeh Darat as a Counter-Hegemony Strategy Against Colonialism" target="_blank">From Falak to Fiqh Muamalah: Deconstructing the Socio-Economic Movement of KH. Sholeh Darat as a Counter-Hegemony Strategy Against Colonialism</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan dapat diarahkan pada kajian komparatif antara KH. Sholeh Darat dan ulama Nusantara lainnya, atau pada analisis resepsi pemikiran fikih dan etika ekonominya dalam tradisi pesantren dan komunitas Muslim kontemporer. Hal ini menjadi semakin urgen mengingat pesantren modern saat ini masih menghadapi tantangan dominasi keilmuan Barat yang berpotensi mengikis identitas budaya dan keilmuan lokal. Warisan intelektual Sholeh Darat tentang kontekstualisasi fikih, rasionalisasi ekonomi, dan politik bahasa dapat menjadi sumber inspirasi bagi pengembangan kurikulum pesantren yang lebih berakar pada tradisi lokal namun tetap responsif terhadap dinamika global. Selain itu, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi lebih lanjut dampak langsung pemikiran Sholeh Darat terhadap praktik ekonomi masyarakat Jawa secara luas, serta menganalisis bagaimana strategi counter-hegemony yang dikembangkan Sholeh Darat dapat diterapkan atau disesuaikan dalam konteks sosial-ekonomi kontemporer..
<br>Sholeh Darat tidak hanya berperan sebagai ulama dan pendidik keagamaan, tetapi juga sebagai aktor sosial yang secara sadar merumuskan strategi counter-hegemony terhadap kolonialisme Belanda melalui pendekatan sosio-ekonomi yang terintegrasi.Dengan mengkaji karya-karya utamanya, terutama Majmu'at al-Shari'ah al-Kafiyah li al-'Awam dan Faid al-Rahman, penelitian ini menemukan bahwa pemikiran Sholeh Darat bekerja secara simultan pada tiga ranah utama.kontekstualisasi fikih muamalah, rasionalisasi etika ekonomi umat, dan penguatan identitas budaya berbasis bahasa lokal.Pertama, kontekstualisasi fikih muamalah memperlihatkan bagaimana hukum Islam digunakan sebagai instrumen pemberdayaan sosial-ekonomi.Dengan menerjemahkan norma fikih ke dalam bahasa dan ukuran lokal, Sholeh Darat mendemokratisasi akses umat terhadap hukum Islam sekaligus membangun etika ekonomi berbasis keadilan dan solidaritas sosial.Kedua, kritik terhadap praktik ekonomi ritualistik yang tidak produktif menunjukkan upaya rasionalisasi internal masyarakat Muslim, di mana tradisi tidak ditolak secara total, tetapi diseleksi berdasarkan kemaslahatan sosial dan daya tahan ekonomi umat.Ketiga, penggunaan bahasa Jawa dan aksara Pegon sebagai medium transmisi keilmuan berfungsi sebagai strategi kultural untuk membangun kemandirian mental dan epistemik umat di tengah hegemoni kolonial.Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan studi Islam Nusantara dan gerakan sosial Islam dengan menunjukkan bahwa resistensi kolonial tidak selalu termanifestasi dalam bentuk perlawanan politik terbuka.Sebaliknya, melalui reformulasi fikih, etika ekonomi, dan politik budaya, KH.Sholeh Darat menawarkan model counter-hegemony berbasis pengetahuan dan moralitas yang bekerja di tingkat akar rumput.Temuan ini memperluas pemahaman tentang peran ulama sebagai agen transformasi sosial-ekonomi yang aktif dan reflektif terhadap struktur kekuasaan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendekonstruksi gerakan sosial-ekonomi oleh KH. Sholeh Darat (1820-1903), seorang ulama Jawa dan tokoh anti-kolonial, dengan menganalisis pendekatan integratifnya dalam menggabungkan teologi Islam, fikih kontekstual, dan politik budaya sebagai bentuk counter-hegemony terhadap penetrasi ekonomi dan budaya kolonial Belanda. Menggunakan pendekatan historis-filosofis kualitatif, penelitian ini menganalisis data primer dari karya-karya KH. Sholeh Darat, terutama Majmu'at al-Shari'ah al-Kafiyah li al-'Awam dan Faid al-Rahman, melalui...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/c/muslimn-karya-kh-analisis-resepsi-khalayak-konteks-thumb-e1ac6.webp" type="image/webp" length="78960" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/muslimn-karya-kh-analisis-resepsi-khalayak-konteks-thumb-e1ac6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/muslimn-karya-kh-analisis-resepsi-khalayak-konteks-thumb-22ec7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/c/muslimn-karya-kh-analisis-resepsi-khalayak-konteks-thumb-9350f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1199-zamronedu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5934-ad-daqqoq-journal-religion-social-movement.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Sun, 28 Jun 2026 02:46:42 +0700. 12 items. Served in: 3.204 seconds [atom] -->
