<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-09-01T01:11:28+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Sentimen Belajar Programming Pada Media Sosial Youtube Menggunakan Algoritma Klasifikasi Naive Bayes ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Sentimen Belajar Programming Pada Media Sosial Youtube Menggunakan Algoritma Klasifikasi Naive Bayes ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Sentimen Belajar Programming Pada Media Sosial Youtube Menggunakan Algoritma Klasifikasi Naive Bayes ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63262-analisis-sentimen-persepsi-dominasi-posit" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63262-analisis-sentimen-persepsi-dominasi-posit" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:35fad65d779fa06f9a4c9fae2b08d55e</id>
	<published>2026-08-31T21:08:00+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T21:08:00+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="jena santari" label="jena santari" />
	<category term="eva milanda" label="eva milanda" />
	<category term="echa silvia" label="echa silvia" />
	<itunes:keywords><![CDATA[echa,eva,jena,milanda,santari,silvia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang bagaimana algoritma Naive Bayes dapat diterapkan dalam konteks edukasi yang lebih luas, khususnya dalam memfasilitasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang bagaimana algoritma Naive Bayes dapat diterapkan dalam konteks edukasi yang lebih luas, khususnya dalam memfasilitasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/analisis-sentimen-persepsi-dominasi-positif-negati-thumb-077c0.webp" title="JURIS - Analisis Sentimen Belajar Programming Pada Media Sosial Youtube Menggunakan Algoritma Klasifikasi Naive Bayes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/analisis-sentimen-persepsi-dominasi-positif-negati-thumb-077c0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/analisis-sentimen-persepsi-dominasi-positif-negati-thumb-077c0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/analisis-sentimen-persepsi-dominasi-positif-negati-thumb-077c0.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sentimen Belajar Programming Pada Media Sosial Youtube Menggunakan Algoritma Klasifikasi Naive Bayes" alt="JURIS - Analisis Sentimen Belajar Programming Pada Media Sosial Youtube Menggunakan Algoritma Klasifikasi Naive Bayes" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/analisis-sentimen-persepsi-dominasi-positif-negati-thumb-c9c77.webp" title="JURIS - Analisis Sentimen Belajar Programming Pada Media Sosial Youtube Menggunakan Algoritma Klasifikasi Naive Bayes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/analisis-sentimen-persepsi-dominasi-positif-negati-thumb-c9c77.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/analisis-sentimen-persepsi-dominasi-positif-negati-thumb-c9c77.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/analisis-sentimen-persepsi-dominasi-positif-negati-thumb-c9c77.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sentimen Belajar Programming Pada Media Sosial Youtube Menggunakan Algoritma Klasifikasi Naive Bayes" alt="JURIS - Analisis Sentimen Belajar Programming Pada Media Sosial Youtube Menggunakan Algoritma Klasifikasi Naive Bayes" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/3/analisis-sentimen-persepsi-dominasi-positif-negati-thumb-71765.webp" title="JURIS - Analisis Sentimen Belajar Programming Pada Media Sosial Youtube Menggunakan Algoritma Klasifikasi Naive Bayes" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/3/analisis-sentimen-persepsi-dominasi-positif-negati-thumb-71765.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/3/analisis-sentimen-persepsi-dominasi-positif-negati-thumb-71765.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/3/analisis-sentimen-persepsi-dominasi-positif-negati-thumb-71765.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sentimen Belajar Programming Pada Media Sosial Youtube Menggunakan Algoritma Klasifikasi Naive Bayes" alt="JURIS - Analisis Sentimen Belajar Programming Pada Media Sosial Youtube Menggunakan Algoritma Klasifikasi Naive Bayes" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63262-analisis-sentimen-persepsi-dominasi-posit" title="JURIS - Analisis Sentimen Belajar Programming Pada Media Sosial Youtube Menggunakan Algoritma Klasifikasi Naive Bayes" target="_blank">Analisis Sentimen Belajar Programming Pada Media Sosial Youtube Menggunakan Algoritma Klasifikasi Naive Bayes</a>: Berdasarkan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang bagaimana algoritma Naive Bayes dapat diterapkan dalam konteks edukasi yang lebih luas, khususnya dalam memfasilitasi pembelajaran yang lebih mudah diakses dan dipahami. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana algoritma ini dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas dan keterjangkauan pendidikan, khususnya dalam bidang pemrograman. Ketiga, studi lanjutan dapat dilakukan untuk menganalisis bagaimana platform media sosial, seperti YouTube, dapat meningkatkan proses pembelajaran pemrograman dan bagaimana algoritma Naive Bayes dapat membantu dalam hal ini..
<br>Hasil dari akurasi Nayve Bayes di atas adalah sentiment positif memiliki prediksi 100% sedangkan sentiment Negatis sebnayak 66,39%.Penulisan tersebut bertujuan untuk menganalisis sentimen belajar pemrograman yang dibagikan dalam komentar-komentar di platform media sosial YouTube.Metode yang digunakan dalam analisis adalah algoritma klasifikasi Naive Bayes, sebuah teknik dalam pembelajaran mesin yang dapat mengklasifikasikan sentimen-sentimen tersebut ke dalam kategori positif, negatif, atau netral.Hasil penelitian menunjukkan kemampuan algoritma Naive Bayes dalam mengklasifikasikan sentimen-sentimen pada komentar-komentar belajar programming di YouTube dengan tingkat akurasi yang signifikan.Analisis ini dapat memberikan wawasan tentang pandangan, evaluasi, dan respon pengguna terhadap konten pembelajaran programming di platform YouTube, yang dapat digunakan sebagai dasar untuk perbaikan atau pengembangan lebih lanjut dalam konten edukasi tersebut
<br>Di era digital yang terus berkembang, media sosial, khususnya YouTube, telah menjadi sumber utama informasi dan pembelajaran yang mudah diakses melalui telepon seluler. Bukan hanya sebagai alat interaksi, media sosial juga menawarkan ilmu pengetahuan dan pembelajaran yang berlimpah, termasuk tutorial pemrograman dan pengembangan perangkat lunak. YouTube khususnya menarik karena menyediakan konten yang mudah dipahami dan menarik, seperti penggunaan algoritma Naive Bayes, yang sering dibahas namun kurang dipahami secara luas. Penelitian ini berfokus pada analisis sentimen belajar...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/3/analisis-sentimen-persepsi-dominasi-positif-negati-thumb-71765.webp" type="image/webp" length="62636" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/analisis-sentimen-persepsi-dominasi-positif-negati-thumb-077c0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/analisis-sentimen-persepsi-dominasi-positif-negati-thumb-c9c77.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/3/analisis-sentimen-persepsi-dominasi-positif-negati-thumb-71765.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1353-journal-computing.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6825-journal-information-technology-ampera.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Perancangan Sistem Informasi Absensi Menggunakan Metode Waterfall Studi Kasus PT Nielsen Company ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perancangan Sistem Informasi Absensi Menggunakan Metode Waterfall Studi Kasus PT Nielsen Company ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perancangan Sistem Informasi Absensi Menggunakan Metode Waterfall Studi Kasus PT Nielsen Company ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63264-perancangan-sistem-analisis-data-absensi-k" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63264-perancangan-sistem-analisis-data-absensi-k" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:1b802c6d6c27d0f2af5de0cfba500df2</id>
	<published>2026-08-31T20:46:25+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T20:46:25+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="jena santari" label="jena santari" />
	<category term="eva milanda" label="eva milanda" />
	<category term="echa silvia" label="echa silvia" />
	<itunes:keywords><![CDATA[echa,eva,jena,milanda,santari,silvia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas metode Agile dibandingkan Waterfall dalam pengembangan sistem informasi absensi di perusahaan sejenis. 2. Pengembangan fitur kecerdasan buatan untuk memprediksi pola kehadiran karyawan berdasarkan data ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas metode Agile dibandingkan Waterfall dalam pengembangan sistem informasi absensi di perusahaan sejenis. 2. Pengembangan fitur kecerdasan buatan untuk memprediksi pola kehadiran karyawan berdasarkan data ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/perancangan-sistem-analisis-data-absensi-karyawan-thumb-447c4.webp" title="JURIS - Perancangan Sistem Informasi Absensi Menggunakan Metode Waterfall: Studi Kasus PT Nielsen Company" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/perancangan-sistem-analisis-data-absensi-karyawan-thumb-447c4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/perancangan-sistem-analisis-data-absensi-karyawan-thumb-447c4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/perancangan-sistem-analisis-data-absensi-karyawan-thumb-447c4.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Sistem Informasi Absensi Menggunakan Metode Waterfall: Studi Kasus PT Nielsen Company" alt="JURIS - Perancangan Sistem Informasi Absensi Menggunakan Metode Waterfall: Studi Kasus PT Nielsen Company" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/perancangan-sistem-analisis-data-absensi-karyawan-thumb-51393.webp" title="JURIS - Perancangan Sistem Informasi Absensi Menggunakan Metode Waterfall: Studi Kasus PT Nielsen Company" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/perancangan-sistem-analisis-data-absensi-karyawan-thumb-51393.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/perancangan-sistem-analisis-data-absensi-karyawan-thumb-51393.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/perancangan-sistem-analisis-data-absensi-karyawan-thumb-51393.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Sistem Informasi Absensi Menggunakan Metode Waterfall: Studi Kasus PT Nielsen Company" alt="JURIS - Perancangan Sistem Informasi Absensi Menggunakan Metode Waterfall: Studi Kasus PT Nielsen Company" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/d/perancangan-sistem-analisis-data-absensi-karyawan-thumb-865dd.webp" title="JURIS - Perancangan Sistem Informasi Absensi Menggunakan Metode Waterfall: Studi Kasus PT Nielsen Company" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/d/perancangan-sistem-analisis-data-absensi-karyawan-thumb-865dd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/d/perancangan-sistem-analisis-data-absensi-karyawan-thumb-865dd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/d/perancangan-sistem-analisis-data-absensi-karyawan-thumb-865dd.webp 1x" title="JURIS - Perancangan Sistem Informasi Absensi Menggunakan Metode Waterfall: Studi Kasus PT Nielsen Company" alt="JURIS - Perancangan Sistem Informasi Absensi Menggunakan Metode Waterfall: Studi Kasus PT Nielsen Company" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63264-perancangan-sistem-analisis-data-absensi-k" title="JURIS - Perancangan Sistem Informasi Absensi Menggunakan Metode Waterfall: Studi Kasus PT Nielsen Company" target="_blank">Perancangan Sistem Informasi Absensi Menggunakan Metode Waterfall: Studi Kasus PT Nielsen Company</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas metode Agile dibandingkan Waterfall dalam pengembangan sistem informasi absensi di perusahaan sejenis. 2. Pengembangan fitur kecerdasan buatan untuk memprediksi pola kehadiran karyawan berdasarkan data historis dapat menjadi arah studi baru. 3. Studi tentang dampak jangka panjang sistem informasi absensi terhadap produktivitas dan kepuasan karyawan di PT Nielsen Company perlu dilakukan untuk memvalidasi keberlanjutan solusi ini..
<br>Implementasi sistem informasi absensi menggunakan metode Waterfall di PT Nielsen Company berhasil meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan data absensi.Fitur kehadiran dalam aplikasi OPS PEDIA mengurangi risiko penipuan dan biaya operasional.Penelitian ini menunjukkan pentingnya pendekatan sistematis dalam pengembangan sistem informasi untuk meningkatkan kualitas manajemen sumber daya manusia
<br>Penelitian ini berfokus pada pengembangan sistem informasi yang efektif di PT Nielsen, dengan menyoroti masalah pengelolaan absensi karyawan. Metode Waterfall digunakan untuk memandu analisis dan perancangan sistem, menawarkan pendekatan sistematis dan berurutan. Masalah utama yang diidentifikasi adalah kebutuhan untuk mengotomatisasi dan memperbaiki proses absensi karyawan, yang sebelumnya dilakukan secara manual dan rentan terhadap ketidakakuratan dan penipuan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi fitur kehadiran dalam aplikasi OPS PEDIA berhasil mengatasi masalah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/d/perancangan-sistem-analisis-data-absensi-karyawan-thumb-447c4.webp" type="image/webp" length="112690" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/perancangan-sistem-analisis-data-absensi-karyawan-thumb-447c4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/perancangan-sistem-analisis-data-absensi-karyawan-thumb-51393.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/d/perancangan-sistem-analisis-data-absensi-karyawan-thumb-865dd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1353-journal-computing.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6825-journal-information-technology-ampera.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63261-pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-pasa" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63261-pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-pasa" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:91cc43724b32f5c85c3cfd435b22df8e</id>
	<published>2026-08-31T20:42:36+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T20:42:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="togu pardede" label="togu pardede" />
	<category term="muhammad al" label="muhammad al" />
	<itunes:keywords><![CDATA[al,content,main,muhammad,pardede,togu]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai dampak industrialisasi berbasis sumber daya alam terhadap pasar tenaga kerja di berbagai wilayah di Indonesia, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai dampak industrialisasi berbasis sumber daya alam terhadap pasar tenaga kerja di berbagai wilayah di Indonesia, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-9f6f1.webp" title="JURIS - Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional: Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-9f6f1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-9f6f1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-9f6f1.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional: Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali" alt="JURIS - Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional: Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-c9de2.webp" title="JURIS - Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional: Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-c9de2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-c9de2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-c9de2.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional: Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali" alt="JURIS - Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional: Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-538e5.webp" title="JURIS - Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional: Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-538e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-538e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-538e5.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional: Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali" alt="JURIS - Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional: Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63261-pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-pasa" title="JURIS - Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional: Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali" target="_blank">Transformasi Struktural tanpa Ekspansi Ketenagakerjaan yang Proporsional: Bukti dari Industrialisasi Nikel di Morowali</a>: Berdasarkan temuan penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: Pertama, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai dampak industrialisasi berbasis sumber daya alam terhadap pasar tenaga kerja di berbagai wilayah di Indonesia, terutama di daerah-daerah yang mengalami transformasi serupa dengan Morowali. Kedua, penelitian selanjutnya dapat fokus pada analisis dampak industrialisasi terhadap kualitas pekerjaan dan keterampilan tenaga kerja, serta bagaimana industrialisasi dapat mendorong peningkatan kualitas dan produktivitas tenaga kerja secara lebih luas. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi strategi-strategi kebijakan yang dapat meningkatkan keterkaitan antara kawasan industri dan ekonomi lokal, serta bagaimana kebijakan pasar kerja aktif dapat membantu menjangkau lebih banyak tenaga kerja lokal dan meningkatkan kualitas pekerjaan mereka. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dampak industrialisasi berbasis sumber daya alam terhadap pasar tenaga kerja di Indonesia, serta strategi-strategi kebijakan yang dapat diterapkan untuk memastikan bahwa manfaat industrialisasi dapat dirasakan secara lebih inklusif oleh masyarakat..
<br>Secara keseluruhan, pengalaman Morowali menunjukkan bahwa dampak utama industrialisasi berbasis nikel tidak terletak pada penciptaan lapangan kerja massal, melainkan pada transformasi struktur pasar tenaga kerja.Temuan ini mengarah pada konsep transformasi struktural tanpa ekspansi ketenagakerjaan yang proporsional, yaitu kondisi ketika industrialisasi berhasil meningkatkan kualitas dan formalitas pekerjaan tanpa menghasilkan pertumbuhan kesempatan kerja yang setara dengan laju pertumbuhan ekonominya.Konsep tersebut memberikan perspektif baru dalam memahami industrialisasi berbasis sumber daya pada era transisi energi global.Bagi Indonesia, pelajaran utama dari Morowali adalah bahwa keberhasilan hilirisasi tidak cukup diukur dari pertumbuhan investasi dan output ekonomi semata, tetapi juga dari sejauh mana manfaat industrialisasi dapat diterjemahkan menjadi peningkatan kualitas pekerjaan, produktivitas tenaga kerja, dan kesejahteraan masyarakat secara lebih luas
<br>Industrialisasi berbasis sumber daya alam kembali menjadi strategi utama pembangunan ekonomi di banyak negara berkembang, termasuk Indonesia melalui kebijakan hilirisasi nikel. Namun, pertumbuhan ekonomi yang dihasilkan tidak selalu diikuti oleh peningkatan kesempatan kerja yang sebanding. Penelitian ini menganalisis dampak industrialisasi nikel terhadap pasar tenaga kerja di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, yang berkembang menjadi salah satu pusat industri nikel terbesar di dunia. Analisis menggunakan data panel periode 2015Ae2024 dengan pendekatan multidimensi yang mencakup estimasi elastisitas ketenagakerjaan, model difference-in-differences (DiD), analisis upah, serta evaluasi perubahan struktur pasar tenaga kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industrialisasi mendorong pertumbuhan ekonomi yang sangat tinggi, tetapi tidak menghasilkan ekspansi ketenagakerjaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-538e5.webp" type="image/webp" length="93978" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-9f6f1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-c9de2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/pasar-tenaga-industrialisasi-nikel-hilirisasi-stru-thumb-538e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-777-bappenas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17727-bappenas-working-papers.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63263-analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-yout" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63263-analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-yout" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:d7dc7d115eb37b0d47efa7f3b353cd1f</id>
	<published>2026-08-31T20:06:19+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T20:06:19+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="jena santari" label="jena santari" />
	<category term="eva milanda" label="eva milanda" />
	<category term="echa silvia" label="echa silvia" />
	<itunes:keywords><![CDATA[echa,eva,jena,milanda,santari,silvia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan algoritma klasifikasi yang lebih kompleks untuk meningkatkan akurasi dalam mengidentifikasi komentar negatif yang terlewat. Selain itu, studi dapat diperluas ke platform media sosial lainnya selain YouTube ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan algoritma klasifikasi yang lebih kompleks untuk meningkatkan akurasi dalam mengidentifikasi komentar negatif yang terlewat. Selain itu, studi dapat diperluas ke platform media sosial lainnya selain YouTube ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-ccb50.webp" title="JURIS - Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-ccb50.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-ccb50.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-ccb50.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning" alt="JURIS - Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-3d90d.webp" title="JURIS - Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-3d90d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-3d90d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-3d90d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning" alt="JURIS - Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-0b63f.webp" title="JURIS - Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-0b63f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-0b63f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-0b63f.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning" alt="JURIS - Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63263-analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-yout" title="JURIS - Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning" target="_blank">Analisis Sentimen Persepsi Publik Terhadap Kasus Bullying Siswa Cilacap Menggunakan Pendekatan Machine Learning</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan algoritma klasifikasi yang lebih kompleks untuk meningkatkan akurasi dalam mengidentifikasi komentar negatif yang terlewat. Selain itu, studi dapat diperluas ke platform media sosial lainnya selain YouTube untuk membandingkan respons publik secara lebih komprehensif. Terakhir, penelitian juga bisa mengeksplorasi faktor psikologis atau demografis pengguna media sosial yang memengaruhi persepsi mereka terhadap kasus bullying, sehingga memberikan wawasan lebih mendalam tentang dinamika sosial di lingkungan sekolah..
<br>Analisis dari hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa sistem atau model yang digunakan memiliki presisi yang sangat tinggi, yaitu 100%, dalam mengklasifikasikan respon positif.Ini menunjukkan bahwa semua prediksi positif yang dilakukan oleh sistem adalah akurat.Namun, tingkat recall untuk kelas positif adalah 92,64%, yang menandakan bahwa ada sejumlah kasus positif yang belum teridentifikasi sepenuhnya oleh sistem.Sementara itu, untuk kelas negatif, presisi yang dicapai adalah 69,95%, yang mengindikasikan bahwa terdapat kemungkinan kecil beberapa prediksi negatif mungkin tidak akurat.Namun, tingkat recall untuk kelas negatif mencapai 100%, artinya sistem berhasil mengidentifikasi semua kasus negatif dengan benar.Kesimpulan ini memberikan wawasan penting mengenai efektivitas dan keterbatasan sistem dalam mengklasifikasikan berbagai jenis respon
<br>Analisis sentimen menjadi pendekatan yang berarti dalam memahami anggapan dan opini masyarakat terhadap suatu peristiwa, sangat utama kala mengaitkan aksi kekerasan semacam bullying. Kasus bullying siswa SMP di Cilacap, Jawa Tengah, pada bulan September 2023 jadi sorotan publik dan menarik atensi melalui media sosial, sangat utama di platform YouTube. Studi ini dicoba dengan tujuan utama mempraktikkan algoritma klasifikasi Naive Bayes dalam melakukan analisis sentimen terhadap komentar di media sosial terpaut kasus bullying. Tata metode studi mengaitkan crawling data, pra-pemrosesan mengenakan RapidMiner, konsumsi TF-IDF buat representasi dokumen, dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-0b63f.webp" type="image/webp" length="44522" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-ccb50.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-3d90d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/analisis-sentimen-bullying-siswa-sosial-naive-baye-thumb-0b63f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1353-journal-computing.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6825-journal-information-technology-ampera.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ A Blockchain Based Verifiable Decentralized Mechanism for Digital Voting System ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ A Blockchain Based Verifiable Decentralized Mechanism for Digital Voting System ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ A Blockchain Based Verifiable Decentralized Mechanism for Digital Voting System ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63266-era-digital-sistem-manfaat-pemungutan-suara" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63266-era-digital-sistem-manfaat-pemungutan-suara" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:f0ed31ce3bc7591aaa5fd1748aef4c97</id>
	<published>2026-08-31T19:46:48+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T19:46:48+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="jena santari" label="jena santari" />
	<category term="eva milanda" label="eva milanda" />
	<category term="echa silvia" label="echa silvia" />
	<itunes:keywords><![CDATA[echa,eva,jena,milanda,santari,silvia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode autentikasi pemilih yang lebih canggih untuk memastikan keaslian suara tanpa mengorbankan privasi. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi solusi skalabilitas yang lebih baik agar sistem dapat ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode autentikasi pemilih yang lebih canggih untuk memastikan keaslian suara tanpa mengorbankan privasi. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi solusi skalabilitas yang lebih baik agar sistem dapat ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/c/era-digital-sistem-manfaat-pemungutan-suara-protes-thumb-e1997.webp" title="JURIS - A Blockchain-Based Verifiable Decentralized Mechanism for Digital Voting System" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/c/era-digital-sistem-manfaat-pemungutan-suara-protes-thumb-e1997.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/c/era-digital-sistem-manfaat-pemungutan-suara-protes-thumb-e1997.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/c/era-digital-sistem-manfaat-pemungutan-suara-protes-thumb-e1997.webp 1x" title="JURIS - A Blockchain-Based Verifiable Decentralized Mechanism for Digital Voting System" alt="JURIS - A Blockchain-Based Verifiable Decentralized Mechanism for Digital Voting System" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/c/era-digital-sistem-manfaat-pemungutan-suara-protes-thumb-05b55.webp" title="JURIS - A Blockchain-Based Verifiable Decentralized Mechanism for Digital Voting System" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/c/era-digital-sistem-manfaat-pemungutan-suara-protes-thumb-05b55.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/c/era-digital-sistem-manfaat-pemungutan-suara-protes-thumb-05b55.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/c/era-digital-sistem-manfaat-pemungutan-suara-protes-thumb-05b55.webp 1x" title="JURIS - A Blockchain-Based Verifiable Decentralized Mechanism for Digital Voting System" alt="JURIS - A Blockchain-Based Verifiable Decentralized Mechanism for Digital Voting System" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/c/era-digital-sistem-manfaat-pemungutan-suara-protes-thumb-82e56.webp" title="JURIS - A Blockchain-Based Verifiable Decentralized Mechanism for Digital Voting System" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/c/era-digital-sistem-manfaat-pemungutan-suara-protes-thumb-82e56.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/c/era-digital-sistem-manfaat-pemungutan-suara-protes-thumb-82e56.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/c/era-digital-sistem-manfaat-pemungutan-suara-protes-thumb-82e56.webp 1x" title="JURIS - A Blockchain-Based Verifiable Decentralized Mechanism for Digital Voting System" alt="JURIS - A Blockchain-Based Verifiable Decentralized Mechanism for Digital Voting System" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63266-era-digital-sistem-manfaat-pemungutan-suara" title="JURIS - A Blockchain-Based Verifiable Decentralized Mechanism for Digital Voting System" target="_blank">A Blockchain-Based Verifiable Decentralized Mechanism for Digital Voting System</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode autentikasi pemilih yang lebih canggih untuk memastikan keaslian suara tanpa mengorbankan privasi. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi solusi skalabilitas yang lebih baik agar sistem dapat menangani jumlah pemilih yang besar tanpa mengurangi performa. Terakhir, peneliti juga dapat mengevaluasi penggunaan platform blockchain alternatif selain Ethereum untuk mengoptimalkan biaya transaksi dan kecepatan pemrosesan dalam sistem pemungutan suara digital..
<br>Mekanisme terverifikasi terdesentralisasi berbasis blockchain untuk sistem pemungutan suara digital yang diusulkan dalam artikel ini mewakili langkah signifikan dalam mengatasi kekhawatiran tentang keamanan, transparansi, dan verifikasi yang terkait dengan pemilu digital.Dengan memanfaatkan teknologi blockchain, teknik kriptografi, dan konsensus terdesentralisasi, mekanisme ini menawarkan platform yang aman, transparan, dan efisien untuk mengadakan pemilu di era digital.Penelitian dan pengembangan lebih lanjut di bidang ini akan menjadi esensial untuk mengatasi tantangan yang tersisa dan membuka jalan bagi adopsi luas sistem pemungutan suara digital, akhirnya meningkatkan proses demokratis
<br>Sistem pemungutan suara digital telah menarik perhatian signifikan dalam beberapa tahun terakhir karena potensinya untuk meningkatkan aksesibilitas dan transparansi dalam pemilu. Namun, kekhawatiran tentang keamanan, transparansi, dan verifikasi telah membatasi adopsi luasnya. Artikel ini mengusulkan mekanisme terverifikasi yang terdesentralisasi berbasis blockchain untuk sistem pemungutan suara digital, bertujuan untuk mengatasi kekhawatiran tersebut. Dengan memanfaatkan teknologi blockchain, teknik kriptografi, dan konsensus terdesentralisasi, mekanisme yang diusulkan menawarkan platform yang aman dan transparan untuk mengadakan pemilu digital. Artikel ini menguraikan arsitektur, komponen, dan manfaat sistem kami, menyoroti potensinya untuk merevolusi cara kita mengadakan pemilu. Mekanisme yang diusulkan mengintegrasikan algoritma...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/c/era-digital-sistem-manfaat-pemungutan-suara-protes-thumb-05b55.webp" type="image/webp" length="82550" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/c/era-digital-sistem-manfaat-pemungutan-suara-protes-thumb-e1997.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/c/era-digital-sistem-manfaat-pemungutan-suara-protes-thumb-05b55.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/c/era-digital-sistem-manfaat-pemungutan-suara-protes-thumb-82e56.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1353-journal-computing.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6825-journal-information-technology-ampera.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Kestabilan Lereng Dengan Metode Rock Mass Rating Pada Tambang Batubara Studi Kasus Di Kecamatan Damai Kutai Barat Kalimantan Timur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kestabilan Lereng Dengan Metode Rock Mass Rating Pada Tambang Batubara Studi Kasus Di Kecamatan Damai Kutai Barat Kalimantan Timur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kestabilan Lereng Dengan Metode Rock Mass Rating Pada Tambang Batubara Studi Kasus Di Kecamatan Damai Kutai Barat Kalimantan Timur ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63256-kestabilan-lereng-model-stabilitas-stabilit" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63256-kestabilan-lereng-model-stabilitas-stabilit" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:f11d2b4c9bdd8e4c9e333d7af855101e</id>
	<published>2026-08-31T19:44:48+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T19:44:48+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="hado hado 32" label="hado hado 32" />
	<category term="alfian saleh" label="alfian saleh" />
	<itunes:keywords><![CDATA[32,alfian,counter,flag,hado,saleh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas metode RMR dibandingkan dengan pendekatan lain seperti Q-System atau Slope Mass Rating (SMR) dalam mengevaluasi stabilitas lereng. Selain itu, studi tentang dampak perubahan iklim terhadap kestabilan lereng ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas metode RMR dibandingkan dengan pendekatan lain seperti Q-System atau Slope Mass Rating (SMR) dalam mengevaluasi stabilitas lereng. Selain itu, studi tentang dampak perubahan iklim terhadap kestabilan lereng ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/kestabilan-lereng-model-stabilitas-tambang-terbuka-thumb-f6c08.webp" title="JURIS - Analisis Kestabilan Lereng Dengan Metode Rock Mass Rating Pada Tambang Batubara (Studi Kasus Di Kecamatan Damai, Kutai Barat, Kalimantan Timur)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/kestabilan-lereng-model-stabilitas-tambang-terbuka-thumb-f6c08.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/kestabilan-lereng-model-stabilitas-tambang-terbuka-thumb-f6c08.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/kestabilan-lereng-model-stabilitas-tambang-terbuka-thumb-f6c08.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kestabilan Lereng Dengan Metode Rock Mass Rating Pada Tambang Batubara (Studi Kasus Di Kecamatan Damai, Kutai Barat, Kalimantan Timur)" alt="JURIS - Analisis Kestabilan Lereng Dengan Metode Rock Mass Rating Pada Tambang Batubara (Studi Kasus Di Kecamatan Damai, Kutai Barat, Kalimantan Timur)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/kestabilan-lereng-model-stabilitas-tambang-terbuka-thumb-12815.webp" title="JURIS - Analisis Kestabilan Lereng Dengan Metode Rock Mass Rating Pada Tambang Batubara (Studi Kasus Di Kecamatan Damai, Kutai Barat, Kalimantan Timur)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/kestabilan-lereng-model-stabilitas-tambang-terbuka-thumb-12815.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/kestabilan-lereng-model-stabilitas-tambang-terbuka-thumb-12815.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/kestabilan-lereng-model-stabilitas-tambang-terbuka-thumb-12815.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kestabilan Lereng Dengan Metode Rock Mass Rating Pada Tambang Batubara (Studi Kasus Di Kecamatan Damai, Kutai Barat, Kalimantan Timur)" alt="JURIS - Analisis Kestabilan Lereng Dengan Metode Rock Mass Rating Pada Tambang Batubara (Studi Kasus Di Kecamatan Damai, Kutai Barat, Kalimantan Timur)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63256-kestabilan-lereng-model-stabilitas-stabilit" title="JURIS - Analisis Kestabilan Lereng Dengan Metode Rock Mass Rating Pada Tambang Batubara (Studi Kasus Di Kecamatan Damai, Kutai Barat, Kalimantan Timur)" target="_blank">Analisis Kestabilan Lereng Dengan Metode Rock Mass Rating Pada Tambang Batubara (Studi Kasus Di Kecamatan Damai, Kutai Barat, Kalimantan Timur)</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas metode RMR dibandingkan dengan pendekatan lain seperti Q-System atau Slope Mass Rating (SMR) dalam mengevaluasi stabilitas lereng. Selain itu, studi tentang dampak perubahan iklim terhadap kestabilan lereng tambang terbuka dapat dikembangkan, terutama faktor curah hujan dan suhu yang memengaruhi kondisi muka air tanah. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi pemodelan berbasis AI untuk memprediksi potensi longsoran dengan data geologis yang lebih kompleks, sehingga meningkatkan akurasi rekomendasi desain lereng..
<br>Hasil pengujian dan analisis menunjukkan bahwa lereng 1 memiliki FK sebesar 0,97, sehingga jika penambangan dilakukan akan terjadi longsor bidang.FK lereng 2 sebesar 1,96, sehingga aman dari bahaya kelongsoran.Untuk meningkatkan FK disarankan memotong lapisan tanah per-20 meter hingga membentuk bench
<br>Pada proses penambangan terbuka selalu dilakukan pendalaman dan pencuraman lubang yang menyebabkan lereng tidak stabil dan dapat terjadi kelongsoran. Untuk mencapai target produksi, diperlukan perancangan lereng yang aman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Faktor Keamanan (FK) lereng dan melakukan upaya untuk meningkatkan FK lereng tersebut dengan menggunakan metode Rock Mass Rating (RMR). Penelitian dilakukan pada 2 lereng yang ada di Pit X di Kecamatan Damai, Kutai Barat, Kalimantan Timur. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa desain tambang 2023, serta data primer yang terdiri dari strike (arah lapisan batuan), dip (sudut perlapisan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/5/kestabilan-lereng-model-stabilitas-tambang-terbuka-thumb-12815.webp" type="image/webp" length="103150" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/kestabilan-lereng-model-stabilitas-tambang-terbuka-thumb-f6c08.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/kestabilan-lereng-model-stabilitas-tambang-terbuka-thumb-12815.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-115-unilak.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3988-jurnal-teknik.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Digital Islamic Finance In Indonesia Challenges and Opportunities From A Public Policy Perspective ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Digital Islamic Finance In Indonesia Challenges and Opportunities From A Public Policy Perspective ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Digital Islamic Finance In Indonesia Challenges and Opportunities From A Public Policy Perspective ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63272-islamic-fintech-indonesia-digital-finance-economy" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63272-islamic-fintech-indonesia-digital-finance-economy" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:89b81696b7ab16843206316ec5b95c53</id>
	<published>2026-08-31T19:35:36+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T19:35:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="ring road" label="ring road" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<category term="v8i2" label="v8i2" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ring,road,v8i2,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian tentang dampak harmonisasi regulasi terhadap pertumbuhan Islamic Fintech di Indonesia, khususnya dalam mengatasi fragmentasi kerangka kerja kebijakan. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian tentang dampak harmonisasi regulasi terhadap pertumbuhan Islamic Fintech di Indonesia, khususnya dalam mengatasi fragmentasi kerangka kerja kebijakan. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/2/islamic-fintech-digital-finance-economy-kneks-shar-thumb-9b6f5.webp" title="JURIS - Digital Islamic Finance In Indonesia: Challenges and Opportunities From A Public Policy Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/islamic-fintech-digital-finance-economy-kneks-shar-thumb-9b6f5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/islamic-fintech-digital-finance-economy-kneks-shar-thumb-9b6f5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/islamic-fintech-digital-finance-economy-kneks-shar-thumb-9b6f5.webp 1x" title="JURIS - Digital Islamic Finance In Indonesia: Challenges and Opportunities From A Public Policy Perspective" alt="JURIS - Digital Islamic Finance In Indonesia: Challenges and Opportunities From A Public Policy Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/2/islamic-fintech-digital-finance-economy-kneks-shar-thumb-43c9d.webp" title="JURIS - Digital Islamic Finance In Indonesia: Challenges and Opportunities From A Public Policy Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/islamic-fintech-digital-finance-economy-kneks-shar-thumb-43c9d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/islamic-fintech-digital-finance-economy-kneks-shar-thumb-43c9d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/islamic-fintech-digital-finance-economy-kneks-shar-thumb-43c9d.webp 1x" title="JURIS - Digital Islamic Finance In Indonesia: Challenges and Opportunities From A Public Policy Perspective" alt="JURIS - Digital Islamic Finance In Indonesia: Challenges and Opportunities From A Public Policy Perspective" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/2/islamic-fintech-digital-finance-economy-kneks-shar-thumb-09eb3.webp" title="JURIS - Digital Islamic Finance In Indonesia: Challenges and Opportunities From A Public Policy Perspective" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/islamic-fintech-digital-finance-economy-kneks-shar-thumb-09eb3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/islamic-fintech-digital-finance-economy-kneks-shar-thumb-09eb3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/islamic-fintech-digital-finance-economy-kneks-shar-thumb-09eb3.webp 1x" title="JURIS - Digital Islamic Finance In Indonesia: Challenges and Opportunities From A Public Policy Perspective" alt="JURIS - Digital Islamic Finance In Indonesia: Challenges and Opportunities From A Public Policy Perspective" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63272-islamic-fintech-indonesia-digital-finance-economy" title="JURIS - Digital Islamic Finance In Indonesia: Challenges and Opportunities From A Public Policy Perspective" target="_blank">Digital Islamic Finance In Indonesia: Challenges and Opportunities From A Public Policy Perspective</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian tentang dampak harmonisasi regulasi terhadap pertumbuhan Islamic Fintech di Indonesia, khususnya dalam mengatasi fragmentasi kerangka kerja kebijakan. Kedua, analisis peran kemitraan publik-swasta dalam meningkatkan literasi digital dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan syariah. Ketiga, studi tentang integrasi prinsip ESG dengan standar syariah dalam produk keuangan digital untuk memperkuat keberlanjutan dan inklusivitas sistem keuangan. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan arah baru untuk memperkuat kerangka kebijakan dan praktik keuangan syariah di Indonesia..
<br>Digital Islamic finance in Indonesia has made significant progress through regulatory frameworks and institutional initiatives, but challenges persist.Regulatory fragmentation, unequal digital infrastructure, and limited Shariah compliance standardization hinder equitable development.While urban areas benefit from improved financial inclusion, rural and underbanked regions face systemic barriers.To realize the full potential of digital Islamic finance, Indonesia must address structural disparities through decentralized policy implementation, enhanced public education, and stronger coordination among regulatory and Shariah institutions.Integrating ESG and Maqasid al-Shariah frameworks into digital financial practices can foster a more ethical, inclusive, and sustainable financial ecosystem
<br>Digital Islamic finance is increasingly recognized as a strategic tool for promoting inclusive, ethical, and sustainable financial systems worldwide. In Indonesia, as the largest Muslim-majority country, Shariah-compliant digital finance plays a central role in national agendas for financial inclusion and sustainable economic development. This study examines the progress and institutional dynamics shaping digital Islamic finance in Indonesia from a public policy perspective, focusing on regulatory frameworks and the roles of key...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/2/islamic-fintech-digital-finance-economy-kneks-shar-thumb-43c9d.webp" type="image/webp" length="93316" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/islamic-fintech-digital-finance-economy-kneks-shar-thumb-9b6f5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/islamic-fintech-digital-finance-economy-kneks-shar-thumb-43c9d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/islamic-fintech-digital-finance-economy-kneks-shar-thumb-09eb3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-323-uad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17728-ihtifaz-journal-islamic-economics-finance-banking.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Legal Analysis of Metaverse Banking from the Perspective of Islamic Economics ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Legal Analysis of Metaverse Banking from the Perspective of Islamic Economics ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Legal Analysis of Metaverse Banking from the Perspective of Islamic Economics ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63269-kepatuhan-syariah-prinsip-maqaid-al-syaria" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63269-kepatuhan-syariah-prinsip-maqaid-al-syaria" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:10c9015568f6a78d1e53125eff94a66c</id>
	<published>2026-08-31T19:10:41+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T19:10:41+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="ring road" label="ring road" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<category term="v8i2" label="v8i2" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ring,road,v8i2,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan fatwa spesifik untuk mengatur akad digital dan aset virtual dalam metaverse banking. Selain itu, studi tentang penggunaan kontrak cerdas (smart contracts) yang sesuai dengan prinsip fiqh muamalah perlu dilakukan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan fatwa spesifik untuk mengatur akad digital dan aset virtual dalam metaverse banking. Selain itu, studi tentang penggunaan kontrak cerdas (smart contracts) yang sesuai dengan prinsip fiqh muamalah perlu dilakukan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/7/kepatuhan-syariah-prinsip-maqaid-al-lembaga-sosial-thumb-d1779.webp" title="JURIS - Legal Analysis of Metaverse Banking from the Perspective of Islamic Economics" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/kepatuhan-syariah-prinsip-maqaid-al-lembaga-sosial-thumb-d1779.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/kepatuhan-syariah-prinsip-maqaid-al-lembaga-sosial-thumb-d1779.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/kepatuhan-syariah-prinsip-maqaid-al-lembaga-sosial-thumb-d1779.webp 1x" title="JURIS - Legal Analysis of Metaverse Banking from the Perspective of Islamic Economics" alt="JURIS - Legal Analysis of Metaverse Banking from the Perspective of Islamic Economics" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/7/kepatuhan-syariah-prinsip-maqaid-al-lembaga-sosial-thumb-dd7a6.webp" title="JURIS - Legal Analysis of Metaverse Banking from the Perspective of Islamic Economics" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/kepatuhan-syariah-prinsip-maqaid-al-lembaga-sosial-thumb-dd7a6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/kepatuhan-syariah-prinsip-maqaid-al-lembaga-sosial-thumb-dd7a6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/kepatuhan-syariah-prinsip-maqaid-al-lembaga-sosial-thumb-dd7a6.webp 1x" title="JURIS - Legal Analysis of Metaverse Banking from the Perspective of Islamic Economics" alt="JURIS - Legal Analysis of Metaverse Banking from the Perspective of Islamic Economics" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/7/kepatuhan-syariah-prinsip-maqaid-al-lembaga-sosial-thumb-31806.webp" title="JURIS - Legal Analysis of Metaverse Banking from the Perspective of Islamic Economics" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/7/kepatuhan-syariah-prinsip-maqaid-al-lembaga-sosial-thumb-31806.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/7/kepatuhan-syariah-prinsip-maqaid-al-lembaga-sosial-thumb-31806.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/7/kepatuhan-syariah-prinsip-maqaid-al-lembaga-sosial-thumb-31806.webp 1x" title="JURIS - Legal Analysis of Metaverse Banking from the Perspective of Islamic Economics" alt="JURIS - Legal Analysis of Metaverse Banking from the Perspective of Islamic Economics" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63269-kepatuhan-syariah-prinsip-maqaid-al-syaria" title="JURIS - Legal Analysis of Metaverse Banking from the Perspective of Islamic Economics" target="_blank">Legal Analysis of Metaverse Banking from the Perspective of Islamic Economics</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan fatwa spesifik untuk mengatur akad digital dan aset virtual dalam metaverse banking. Selain itu, studi tentang penggunaan kontrak cerdas (smart contracts) yang sesuai dengan prinsip fiqh muamalah perlu dilakukan untuk memastikan kepatuhan syariah. Terakhir, penelitian tentang potensi NFT sebagai instrumen finansial syariah dapat memberikan wawasan baru untuk mengintegrasikan aset digital ke dalam sistem ekonomi Islam secara berkelanjutan..
<br>Metaverse banking dapat diadopsi dalam sistem ekonomi Islam jika memenuhi prinsip syariah seperti transparansi dan kejelasan kontrak.Namun, tantangan regulasi dan keamanan digital tetap menjadi fokus utama.Perlu pengembangan kerangka hukum yang lebih spesifik untuk memastikan kepatuhan syariah dalam operasi virtual.Penelitian selanjutnya harus mengeksplorasi solusi teknologi dan kebijakan untuk mengurangi risiko gharar dan maysir dalam transaksi digital
<br>Pengembangan metaverse banking menimbulkan tantangan hukum yang belum jelas, terutama dalam konteks ekonomi Islam. Penelitian ini bertujuan mengembangkan kerangka hukum yang sesuai dengan prinsip syariah, mengidentifikasi pelanggaran prinsip syariah dalam operasi perbankan virtual, dan menganalisis aspek hukum metaverse banking dari perspektif ekonomi syariah. Metode penelitian menggunakan analisis normatif dan studi pustaka untuk mengkaji Al-Qur'an, Hadis, fatwa DSN-MUI, serta karya ilmiah terkait ekonomi syariah dan perbankan metaverse. Temuan menunjukkan bahwa metaverse banking dapat sesuai dengan prinsip ekonomi Islam jika memenuhi transparansi, menghindari riba dan gharar, serta menjamin aset halal. Namun, diperlukan modifikasi regulasi tambahan untuk mengatasi kompleksitas transaksi virtual dan perlindungan konsumen.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/7/kepatuhan-syariah-prinsip-maqaid-al-lembaga-sosial-thumb-dd7a6.webp" type="image/webp" length="91970" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/kepatuhan-syariah-prinsip-maqaid-al-lembaga-sosial-thumb-d1779.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/kepatuhan-syariah-prinsip-maqaid-al-lembaga-sosial-thumb-dd7a6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/7/kepatuhan-syariah-prinsip-maqaid-al-lembaga-sosial-thumb-31806.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-323-uad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17728-ihtifaz-journal-islamic-economics-finance-banking.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63268-reputasi-bank-green-banking-disclosure-banki" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63268-reputasi-bank-green-banking-disclosure-banki" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:27f4c570bd4ffcd04d3b35d38f9de6cc</id>
	<published>2026-08-31T19:00:36+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T19:00:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="ring road" label="ring road" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<category term="v8i2" label="v8i2" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ring,road,v8i2,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak operasi perbankan hijau pada bank-bank kecil di Irak yang belum memiliki sumber daya cukup. Selain itu, studi tentang peran kebijakan pemerintah dalam mendorong adopsi praktik perbankan hijau dapat memberikan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak operasi perbankan hijau pada bank-bank kecil di Irak yang belum memiliki sumber daya cukup. Selain itu, studi tentang peran kebijakan pemerintah dalam mendorong adopsi praktik perbankan hijau dapat memberikan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-f6d80.webp" title="JURIS - The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-f6d80.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-f6d80.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-f6d80.webp 1x" title="JURIS - The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate" alt="JURIS - The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-12e64.webp" title="JURIS - The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-12e64.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-12e64.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-12e64.webp 1x" title="JURIS - The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate" alt="JURIS - The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-8f1f1.webp" title="JURIS - The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-8f1f1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-8f1f1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-8f1f1.webp 1x" title="JURIS - The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate" alt="JURIS - The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63268-reputasi-bank-green-banking-disclosure-banki" title="JURIS - The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate" target="_blank">The Green Banking Operations and Their Role In Achieving Sustainable Banking Performance In Babil Governorate</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak operasi perbankan hijau pada bank-bank kecil di Irak yang belum memiliki sumber daya cukup. Selain itu, studi tentang peran kebijakan pemerintah dalam mendorong adopsi praktik perbankan hijau dapat memberikan wawasan penting. Terakhir, analisis efektivitas inisiatif perbankan hijau dalam mengurangi dampak lingkungan di wilayah Babil dapat menjadi arah penelitian baru yang relevan..
<br>Operasi perbankan hijau berperan penting dalam mencapai kinerja perbankan berkelanjutan.Penelitian ini menunjukkan bahwa penghematan energi, pengurangan kertas, dan layanan perbankan online meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya.Selain itu, pendanaan proyek ramah lingkungan memperkuat reputasi bank dan daya saingnya.Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami tantangan spesifik di wilayah Irak dan pengembangan kebijakan yang mendukung praktik perbankan hijau
<br>Konsep perbankan hijau telah memperoleh perhatian yang signifikan. Operasi perbankan hijau merujuk pada praktik perbankan yang berfokus pada keberlanjutan lingkungan dan tanggung jawab sosial. Praktik ini tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan tetapi juga memiliki pengaruh positif pada kinerja perbankan berkelanjutan secara keseluruhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi sifat operasi perbankan hijau dan dampaknya terhadap kinerja perbankan. Metode penelitian ini menggunakan kuesioner terstruktur yang diberikan kepada pelanggan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-8f1f1.webp" type="image/webp" length="67348" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-f6d80.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-12e64.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/2/reputasi-bank-green-banking-disclosure-perbankan-h-thumb-8f1f1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-323-uad.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17728-ihtifaz-journal-islamic-economics-finance-banking.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Decision Support System for Prioritizing Economic Sectors for Regional Investment Using AHP TOPSIS ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Decision Support System for Prioritizing Economic Sectors for Regional Investment Using AHP TOPSIS ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Decision Support System for Prioritizing Economic Sectors for Regional Investment Using AHP TOPSIS ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63257-keputusan-investasi-pembangunan-daerah" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63257-keputusan-investasi-pembangunan-daerah" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:5123b222fed1f3d3603907c628a19e4a</id>
	<published>2026-08-31T18:52:30+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T18:52:30+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="latest issue" label="latest issue" />
	<category term="journal aira" label="journal aira" />
	<category term="call papers" label="call papers" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aira,call,issue,journal,latest,papers]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menggabungkan kriteria non-ekonomi seperti dampak lingkungan dan sosial dalam model AHP-TOPSIS untuk memperkaya analisis keputusan investasi. Selain itu, pengembangan dashboard interaktif dapat diperluas ke provinsi lain untuk ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menggabungkan kriteria non-ekonomi seperti dampak lingkungan dan sosial dalam model AHP-TOPSIS untuk memperkaya analisis keputusan investasi. Selain itu, pengembangan dashboard interaktif dapat diperluas ke provinsi lain untuk ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/keputusan-investasi-pembangunan-daerah-individu-ke-thumb-da437.webp" title="JURIS - Decision Support System for Prioritizing Economic Sectors for Regional Investment Using AHP-TOPSIS" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/keputusan-investasi-pembangunan-daerah-individu-ke-thumb-da437.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/keputusan-investasi-pembangunan-daerah-individu-ke-thumb-da437.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/keputusan-investasi-pembangunan-daerah-individu-ke-thumb-da437.webp 1x" title="JURIS - Decision Support System for Prioritizing Economic Sectors for Regional Investment Using AHP-TOPSIS" alt="JURIS - Decision Support System for Prioritizing Economic Sectors for Regional Investment Using AHP-TOPSIS" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/keputusan-investasi-pembangunan-daerah-individu-ke-thumb-b3edb.webp" title="JURIS - Decision Support System for Prioritizing Economic Sectors for Regional Investment Using AHP-TOPSIS" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/keputusan-investasi-pembangunan-daerah-individu-ke-thumb-b3edb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/keputusan-investasi-pembangunan-daerah-individu-ke-thumb-b3edb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/keputusan-investasi-pembangunan-daerah-individu-ke-thumb-b3edb.webp 1x" title="JURIS - Decision Support System for Prioritizing Economic Sectors for Regional Investment Using AHP-TOPSIS" alt="JURIS - Decision Support System for Prioritizing Economic Sectors for Regional Investment Using AHP-TOPSIS" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/5/keputusan-investasi-pembangunan-daerah-individu-ke-thumb-4108c.webp" title="JURIS - Decision Support System for Prioritizing Economic Sectors for Regional Investment Using AHP-TOPSIS" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/5/keputusan-investasi-pembangunan-daerah-individu-ke-thumb-4108c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/5/keputusan-investasi-pembangunan-daerah-individu-ke-thumb-4108c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/5/keputusan-investasi-pembangunan-daerah-individu-ke-thumb-4108c.webp 1x" title="JURIS - Decision Support System for Prioritizing Economic Sectors for Regional Investment Using AHP-TOPSIS" alt="JURIS - Decision Support System for Prioritizing Economic Sectors for Regional Investment Using AHP-TOPSIS" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63257-keputusan-investasi-pembangunan-daerah" title="JURIS - Decision Support System for Prioritizing Economic Sectors for Regional Investment Using AHP-TOPSIS" target="_blank">Decision Support System for Prioritizing Economic Sectors for Regional Investment Using AHP-TOPSIS</a>: Penelitian lanjutan dapat menggabungkan kriteria non-ekonomi seperti dampak lingkungan dan sosial dalam model AHP-TOPSIS untuk memperkaya analisis keputusan investasi. Selain itu, pengembangan dashboard interaktif dapat diperluas ke provinsi lain untuk menguji generalisasi model, serta integrasi data real-time untuk memperbarui rekomendasi secara dinamis. Penelitian juga dapat mengeksplorasi penggunaan metode lain seperti Fuzzy-TOPSIS untuk menangani ketidakpastian dalam data ekonomi daerah..
<br>(1) model pemeringkatan sektor ekonomi investasi menggunakan metode hybrid AHP-TOPSIS, dan (2) purwarupa dashboard interaktif berbasis Streamlit.Hasil metode AHP-TOPSIS menunjukkan bahwa lima kriteria yang diekstrak dari tiga dimensi data PDRB (C-to-C, Q-to-Q, Y-on-Y) terbukti relevan.Bobot kriteria hasil AHP (CR=0,015) menempatkan rata-rata laju C-to-C sebagai indikator terpenting dengan bobot 0,416, diikuti oleh rata-rata laju Y-on-Y (0,262), indeks stabilitas Q-to-Q (0,161), pertumbuhan triwulan terbaru (0,099), dan konsistensi positif (0,062).Penerapan TOPSIS menghasilkan peringkat 17 sektor, dengan lima prioritas tertinggi.Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib (O) = 0,711.Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial (Q) = 0,671.Jasa Keuangan dan Asuransi (K) = 0,633.Hasil ini telah divalidasi oleh tiga pakar dari Bappeda dan DPMPTSP melalui kuesioner skala Likert (rerata skor 4,60 dari 5), yang menegaskan konsistensinya dengan kondisi riil pembangunan daerah.Hasil sistem berupa purwarupa dashboard interaktif yang dikembangkan dengan Python Streamlit telah berhasil menampilkan bobot kriteria, tabel peringkat, dan grafik batang secara fungsional.Namun, pengujian lebih lanjut seperti usability testing, black-box testing, dan user acceptance testing (UAT) belum dilakukan pada tahap ini
<br>Volatilitas laju pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) triwulanan antar sektor ekonomi menjadi tantangan signifikan bagi pemerintah daerah dalam menentukan prioritas investasi. Penelitian ini mengembangkan sistem pendukung keputusan (SPK) untuk memeringkat prioritas investasi sektor ekonomi di Provinsi Sumatera Barat menggunakan metode hibrida Analytic Hierarchy ProcessAeTechnique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (AHP-TOPSIS). Lima kriteria diekstrak dari tiga dimensi laju pertumbuhan PDRB, yaitu C-to-C, Q-to-Q, dan Y-on-Y, pada tahun 2024Ae2025: rata-rata C-to-C, rata-rata Y-on-Y, stabilitas Q-to-Q (invers standar deviasi),...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/5/keputusan-investasi-pembangunan-daerah-individu-ke-thumb-b3edb.webp" type="image/webp" length="216904" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/keputusan-investasi-pembangunan-daerah-individu-ke-thumb-da437.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/keputusan-investasi-pembangunan-daerah-individu-ke-thumb-b3edb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/5/keputusan-investasi-pembangunan-daerah-individu-ke-thumb-4108c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1019-aira.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5175-sistem-pendukung-keputusan-aplikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Penilaian Tingkat Literasi Komputer Masyarakat Desa Cimenyan Jawa Barat Dalam Rangka Menuju Desa Digital ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penilaian Tingkat Literasi Komputer Masyarakat Desa Cimenyan Jawa Barat Dalam Rangka Menuju Desa Digital ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penilaian Tingkat Literasi Komputer Masyarakat Desa Cimenyan Jawa Barat Dalam Rangka Menuju Desa Digital ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63249-infrastruktur-tik-masyarakat-pedesaan-adopsi-tekno" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63249-infrastruktur-tik-masyarakat-pedesaan-adopsi-tekno" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:41f41b63d513e91080645f10f6d18a01</id>
	<published>2026-08-31T17:35:07+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T17:35:07+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="jena santari" label="jena santari" />
	<category term="eva milanda" label="eva milanda" />
	<category term="echa silvia" label="echa silvia" />
	<itunes:keywords><![CDATA[echa,eva,jena,milanda,santari,silvia]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menambahkan faktor-faktor literasi yang lebih spesifik sesuai dengan situasi dan karakteristik masyarakat Desa Cimenyan. Selain itu, mengeksplorasi dampak dari setiap nilai literasi yang dicapai serta mempelajari ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menambahkan faktor-faktor literasi yang lebih spesifik sesuai dengan situasi dan karakteristik masyarakat Desa Cimenyan. Selain itu, mengeksplorasi dampak dari setiap nilai literasi yang dicapai serta mempelajari ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/3/infrastruktur-tik-masyarakat-pedesaan-adopsi-tekno-thumb-57fb0.webp" title="JURIS - Penilaian Tingkat Literasi Komputer Masyarakat Desa Cimenyan Jawa Barat Dalam Rangka Menuju Desa Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/infrastruktur-tik-masyarakat-pedesaan-adopsi-tekno-thumb-57fb0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/infrastruktur-tik-masyarakat-pedesaan-adopsi-tekno-thumb-57fb0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/infrastruktur-tik-masyarakat-pedesaan-adopsi-tekno-thumb-57fb0.webp 1x" title="JURIS - Penilaian Tingkat Literasi Komputer Masyarakat Desa Cimenyan Jawa Barat Dalam Rangka Menuju Desa Digital" alt="JURIS - Penilaian Tingkat Literasi Komputer Masyarakat Desa Cimenyan Jawa Barat Dalam Rangka Menuju Desa Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/3/infrastruktur-tik-masyarakat-pedesaan-adopsi-tekno-thumb-54306.webp" title="JURIS - Penilaian Tingkat Literasi Komputer Masyarakat Desa Cimenyan Jawa Barat Dalam Rangka Menuju Desa Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/infrastruktur-tik-masyarakat-pedesaan-adopsi-tekno-thumb-54306.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/infrastruktur-tik-masyarakat-pedesaan-adopsi-tekno-thumb-54306.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/infrastruktur-tik-masyarakat-pedesaan-adopsi-tekno-thumb-54306.webp 1x" title="JURIS - Penilaian Tingkat Literasi Komputer Masyarakat Desa Cimenyan Jawa Barat Dalam Rangka Menuju Desa Digital" alt="JURIS - Penilaian Tingkat Literasi Komputer Masyarakat Desa Cimenyan Jawa Barat Dalam Rangka Menuju Desa Digital" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/3/infrastruktur-tik-masyarakat-pedesaan-adopsi-tekno-thumb-f289c.webp" title="JURIS - Penilaian Tingkat Literasi Komputer Masyarakat Desa Cimenyan Jawa Barat Dalam Rangka Menuju Desa Digital" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/3/infrastruktur-tik-masyarakat-pedesaan-adopsi-tekno-thumb-f289c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/3/infrastruktur-tik-masyarakat-pedesaan-adopsi-tekno-thumb-f289c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/3/infrastruktur-tik-masyarakat-pedesaan-adopsi-tekno-thumb-f289c.webp 1x" title="JURIS - Penilaian Tingkat Literasi Komputer Masyarakat Desa Cimenyan Jawa Barat Dalam Rangka Menuju Desa Digital" alt="JURIS - Penilaian Tingkat Literasi Komputer Masyarakat Desa Cimenyan Jawa Barat Dalam Rangka Menuju Desa Digital" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63249-infrastruktur-tik-masyarakat-pedesaan-adopsi-tekno" title="JURIS - Penilaian Tingkat Literasi Komputer Masyarakat Desa Cimenyan Jawa Barat Dalam Rangka Menuju Desa Digital" target="_blank">Penilaian Tingkat Literasi Komputer Masyarakat Desa Cimenyan Jawa Barat Dalam Rangka Menuju Desa Digital</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menambahkan faktor-faktor literasi yang lebih spesifik sesuai dengan situasi dan karakteristik masyarakat Desa Cimenyan. Selain itu, mengeksplorasi dampak dari setiap nilai literasi yang dicapai serta mempelajari pengaruh setiap faktor terkait secara lebih mendalam dapat membantu dalam memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang literasi TIK di masyarakat pedesaan. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya pengembangan desa digital yang efektif dan inklusif..
<br>Kesimpulan penelitian ini mengungkapkan beberapa aspek penting.Pertama, literasi komputer di Desa Cimenyan telah menjadi enabler kunci dalam memaksimalkan pemanfaatan teknologi informasi.Sebagian besar masyarakat desa ini telah berhasil menggunakan komputer secara efektif, menandakan tingkat keterlibatan yang tinggi dalam menjadi bagian dari masyarakat informasi.Kedua, penelitian menunjukkan bahwa tidak seluruh masyarakat Desa Cimenyan mengalami kesenjangan digital yang signifikan.Khususnya, generasi Y dan Z di desa ini menunjukkan tingkat literasi yang tinggi dalam berbagai aspek, termasuk penggunaan teknologi dan pemahaman informasi.Ketiga, penelitian ini mengidentifikasi dua variabel minor yang belum dikuasai oleh responden, yaitu kemampuan mengaplikasikan Photoshop dan Microsoft Excel, yang tampaknya hanya relevan untuk segmen tertentu dari populasi
<br>Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pembangunan infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) terhadap peningkatan kualitas hidup di masyarakat pedesaan. Dengan fokus pada pemberdayaan individu melalui TIK, penelitian ini menggali bagaimana program pemerintah dalam mengembangkan desa modern di era globalisasi dapat mengubah kehidupan masyarakat desa. Meskipun infrastruktur TIK telah diperkenalkan, pemanfaatannya di pedesaan belum sepenuhnya efektif, yang mungkin disebabkan oleh tingkat literasi TIK yang rendah. Hal ini menimbulkan kesenjangan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/3/infrastruktur-tik-masyarakat-pedesaan-adopsi-tekno-thumb-54306.webp" type="image/webp" length="117302" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/infrastruktur-tik-masyarakat-pedesaan-adopsi-tekno-thumb-57fb0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/infrastruktur-tik-masyarakat-pedesaan-adopsi-tekno-thumb-54306.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/3/infrastruktur-tik-masyarakat-pedesaan-adopsi-tekno-thumb-f289c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1353-journal-computing.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6825-journal-information-technology-ampera.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Online CBT and ELIP Effectiveness Against The Degree of Post Partum Blues in Madura Urban ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Online CBT and ELIP Effectiveness Against The Degree of Post Partum Blues in Madura Urban ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Online CBT and ELIP Effectiveness Against The Degree of Post Partum Blues in Madura Urban ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63250-teknik-terapi-cbt-elip-online-gejala-manajemen" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63250-teknik-terapi-cbt-elip-online-gejala-manajemen" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-01:9536c545a5a4806590cc784937d16113</id>
	<published>2026-08-31T15:55:06+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T15:55:06+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="peri11 owner" label="peri11 owner" />
	<category term="nota4dkonsep" label="nota4dkonsep" />
	<category term="nota4d https" label="nota4d https" />
	<itunes:keywords><![CDATA[https,nota4d,nota4dkonsep,owner,peri11]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: (1) Melakukan penelitian lebih lanjut tentang budaya kesehatan suku Madura yang lebih mendalam, terutama dalam konteks blues ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: (1) Melakukan penelitian lebih lanjut tentang budaya kesehatan suku Madura yang lebih mendalam, terutama dalam konteks blues ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/teknik-terapi-cbt-elip-gejala-manajemen-suku-madur-thumb-cd58b.webp" title="JURIS - Online CBT and ELIP Effectiveness Against The Degree of Post Partum Blues in Madura Urban" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/teknik-terapi-cbt-elip-gejala-manajemen-suku-madur-thumb-cd58b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/teknik-terapi-cbt-elip-gejala-manajemen-suku-madur-thumb-cd58b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/teknik-terapi-cbt-elip-gejala-manajemen-suku-madur-thumb-cd58b.webp 1x" title="JURIS - Online CBT and ELIP Effectiveness Against The Degree of Post Partum Blues in Madura Urban" alt="JURIS - Online CBT and ELIP Effectiveness Against The Degree of Post Partum Blues in Madura Urban" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/teknik-terapi-cbt-elip-gejala-manajemen-suku-madur-thumb-e69e9.webp" title="JURIS - Online CBT and ELIP Effectiveness Against The Degree of Post Partum Blues in Madura Urban" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/teknik-terapi-cbt-elip-gejala-manajemen-suku-madur-thumb-e69e9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/teknik-terapi-cbt-elip-gejala-manajemen-suku-madur-thumb-e69e9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/teknik-terapi-cbt-elip-gejala-manajemen-suku-madur-thumb-e69e9.webp 1x" title="JURIS - Online CBT and ELIP Effectiveness Against The Degree of Post Partum Blues in Madura Urban" alt="JURIS - Online CBT and ELIP Effectiveness Against The Degree of Post Partum Blues in Madura Urban" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/7/teknik-terapi-cbt-elip-gejala-manajemen-suku-madur-thumb-f62af.webp" title="JURIS - Online CBT and ELIP Effectiveness Against The Degree of Post Partum Blues in Madura Urban" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/7/teknik-terapi-cbt-elip-gejala-manajemen-suku-madur-thumb-f62af.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/7/teknik-terapi-cbt-elip-gejala-manajemen-suku-madur-thumb-f62af.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/7/teknik-terapi-cbt-elip-gejala-manajemen-suku-madur-thumb-f62af.webp 1x" title="JURIS - Online CBT and ELIP Effectiveness Against The Degree of Post Partum Blues in Madura Urban" alt="JURIS - Online CBT and ELIP Effectiveness Against The Degree of Post Partum Blues in Madura Urban" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63250-teknik-terapi-cbt-elip-online-gejala-manajemen" title="JURIS - Online CBT and ELIP Effectiveness Against The Degree of Post Partum Blues in Madura Urban" target="_blank">Online CBT and ELIP Effectiveness Against The Degree of Post Partum Blues in Madura Urban</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, dan keterbatasan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: (1) Melakukan penelitian lebih lanjut tentang budaya kesehatan suku Madura yang lebih mendalam, terutama dalam konteks blues pasca persalinan, untuk memahami faktor-faktor budaya yang mempengaruhi gejala dan manajemen blues pasca persalinan. (2) Meningkatkan jumlah responden dalam penelitian selanjutnya untuk meningkatkan validitas dan generalisasi hasil. (3) Mempertimbangkan penggunaan metode penelitian kualitatif, seperti wawancara mendalam atau fokus grup, untuk mengumpulkan informasi lebih mendalam tentang pengalaman dan persepsi ibu pasca persalinan terhadap CBT dan ELIP, serta faktor-faktor budaya yang terkait..
<br>Berdasarkan hasil uji t berpasangan, diperoleh koefisien korelasi sebesar -0.05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan terhadap derajat blues pasca persalinan setelah diberikan terapi CBT.CBT adalah salah satu psikoterapi yang terdiri dari strategi perilaku, keterampilan komunikasi, mekanisme coping, dan self efficacy.Beberapa hal yang diteliti dalam implementasi CBT dalam penelitian ini adalah kontrol diri, kepercayaan, budaya, peran ibu, dan dukungan.ELIP adalah bentuk pelatihan gaya hidup dalam blues pasca persalinan pada suku Madura yang disusun bersama dengan program yang telah disepakati oleh kelompok sehingga peserta kelompok dapat saling mengontrol, memotivasi, mengingatkan sehingga tercapai dukungan sosial, perubahan persepsi, perubahan pola pikir, dan perubahan perilaku.Penelitian ini memiliki keterbatasan, yaitu penelitian budaya kesehatan yang sangat terbatas pada suku Madura, jumlah responden yang terbatas, dan keterbatasan peneliti dalam memantau keberhasilan metode yang telah diterapkan.CBT dan ELIP adalah metode untuk mengurangi gejala blues pasca persalinan.Setiap metode memiliki efektivitasnya, tetapi CBT lebih efektif untuk ibu pasca persalinan suku Madura
<br>Sebuah studi pendahuluan pada Februari 2020 di Surabaya Utara menjelaskan bahwa 81% ibu pasca persalinan mengalami blues pasca persalinan. Kondisi ini berdampak pada peningkatan angka morbiditas dan mortalitas ibu dan bayi baru lahir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara metode CBT dan ELIP terhadap derajat blues pasca persalinan pada masyarakat Madura urban di Surabaya. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimental kelompok kontrol non-ekuivalen. Populasi penelitian adalah 80 ibu pasca persalinan. Sampling menggunakan total sampling dengan 40 responden sebagai kelompok pre dan post CBT, serta 40 responden sebagai kelompok pre...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/7/teknik-terapi-cbt-elip-gejala-manajemen-suku-madur-thumb-cd58b.webp" type="image/webp" length="77020" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/teknik-terapi-cbt-elip-gejala-manajemen-suku-madur-thumb-cd58b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/teknik-terapi-cbt-elip-gejala-manajemen-suku-madur-thumb-e69e9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/7/teknik-terapi-cbt-elip-gejala-manajemen-suku-madur-thumb-f62af.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3263-sps-perbanas.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20252-jrpma.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Tue, 01 Sep 2026 01:11:28 +0700. 12 items. Served in: 4.922 seconds [atom] -->
