<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-05-22T03:29:51+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48614-aksi-sosial-netizen-ilokusi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48614-aksi-sosial-netizen-ilokusi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-22:5ef5b6978ee8710697a1ecc5233291d2</id>
	<published>2026-05-10T09:18:08+07:00</published>
	<updated>2026-05-10T09:18:08+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="muaro jambi" label="muaro jambi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[jambi,muaro]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi perbedaan tindakan ilokusi antara platform media sosial berbeda seperti Twitter atau Instagram untuk memahami dampak lingkungan digital terhadap komunikasi. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk menganalisis ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi perbedaan tindakan ilokusi antara platform media sosial berbeda seperti Twitter atau Instagram untuk memahami dampak lingkungan digital terhadap komunikasi. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk menganalisis ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-fa6b3.webp" title="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-fa6b3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-fa6b3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-fa6b3.webp 1x" title="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" alt="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-84a17.webp" title="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-84a17.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-84a17.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-84a17.webp 1x" title="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" alt="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-08a3b.webp" title="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-08a3b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-08a3b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-08a3b.webp 1x" title="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" alt="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48614-aksi-sosial-netizen-ilokusi" title="JURIS - Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a" target="_blank">Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya EO Dengan Judul aEcaaOaOcaa aeEaIa aeIU aIeIaOaOcU CaOIaaNa IaEeOaU Oa 300 IaEeOaOIa a</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi perbedaan tindakan ilokusi antara platform media sosial berbeda seperti Twitter atau Instagram untuk memahami dampak lingkungan digital terhadap komunikasi. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk menganalisis bagaimana tindakan ilokusi dalam komentar media sosial dapat memengaruhi kebijakan pemerintah atau opini publik secara langsung. 3. Penelitian dapat mengkaji pengaruh budaya lokal terhadap jenis tindakan ilokusi yang muncul dalam komentar, khususnya di wilayah dengan konflik politik atau ekonomi yang kompleks seperti Yaman dan Arab Saudi..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa tindakan ilokusi dalam komentar media sosial mencerminkan berbagai reaksi sosial terhadap isu politik dan ekonomi.Dominasi tindakan asertif menunjukkan bahwa netizen sering menggunakan kolom komentar untuk menyampaikan pandangan dan kritik.Tindakan direktif dan komisif menunjukkan upaya mempengaruhi kebijakan dan respons emosional terhadap situasi pemerintahan.Tindakan ekspresif mencerminkan rasa terima kasih dan harapan terhadap bantuan yang diberikan
<br>Studi ini berfokus pada tindakan ilokusi netizen Yaman dan Arab Saudi di bagian komentar YouTube terkait video berjudul 'Tuturan Netizen Arab Saudi dan Yaman Pada Kolom Komentar Akun Media Sosial Youtube Alarabiya'. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk, jenis, dan makna ucapan. Penelitian ini menggunakan pendekatan dan teknik deskriptif kualitatif. Hasil yang ditemukan dalam ucapan tersebut adalah 5 asertif, 4 direktif, 2 komisif, dan 4 ekspresif.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-84a17.webp" type="image/webp" length="95792" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-fa6b3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-84a17.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/aksi-sosial-netizen-ilokusi-yaman-dominasi-asertif-thumb-08a3b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-463-unja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17227-kajian-linguistik-sastra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48611-sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-kla" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48611-sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-kla" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-22:a57d4f227686de060843891a59b90ee2</id>
	<published>2026-05-10T08:48:41+07:00</published>
	<updated>2026-05-10T08:48:41+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<itunes:keywords><![CDATA[focus,scope,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada analisis lebih mendalam tentang pengaruh tutupan lahan terhadap sumber mata air di Desa Mata Air. Selain itu, studi tentang analisis vegetasi di sekitar sumber mata air juga dapat memberikan informasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada analisis lebih mendalam tentang pengaruh tutupan lahan terhadap sumber mata air di Desa Mata Air. Selain itu, studi tentang analisis vegetasi di sekitar sumber mata air juga dapat memberikan informasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-6e91a.webp" title="JURIS - Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-6e91a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-6e91a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-6e91a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur" alt="JURIS - Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-ff53a.webp" title="JURIS - Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-ff53a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-ff53a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-ff53a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur" alt="JURIS - Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-6fc18.webp" title="JURIS - Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-6fc18.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-6fc18.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-6fc18.webp 1x" title="JURIS - Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur" alt="JURIS - Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48611-sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-kla" title="JURIS - Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur" target="_blank">Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada analisis lebih mendalam tentang pengaruh tutupan lahan terhadap sumber mata air di Desa Mata Air. Selain itu, studi tentang analisis vegetasi di sekitar sumber mata air juga dapat memberikan informasi berharga tentang ekosistem lokal. Identifikasi jenis Aves di desa tersebut juga dapat memberikan wawasan tentang keanekaragaman hayati dan hubungan antara tutupan lahan dengan kehidupan burung. Dengan menggabungkan ketiga aspek ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif terhadap pemahaman tentang hubungan antara tutupan lahan, sumber daya air, dan keanekaragaman hayati di Desa Mata Air..
<br>Dari hasil analisis terhadap tutupan lahan di Desa Mata Air, terdapat tujuh klasifikasi tutupan, yaitu hutan, sawah, bangunan, semak belukar, tubuh air, tegalan, dan lahan terbuka.Tutupan lahan terbesar adalah semak belukar dengan luas 164,01 ha dan persentase 30%, diikuti oleh bentuk tutupan berupa sawah dengan luasan mencapai 157,15 ha atau 28%.Sementara, klasifikasi tutupan dengan intensitas terkecil adalah tegalan dengan luas mencapai 19,27 ha atau hanya 3%.Hasil uji lapangan terhadap tingkat keakurasi menunjukkan sedikit perbedaan dari hasil interpretasi dalam implementasi klasifikasi spektral warna kelas tutupan lahan, tetapi dapat diperbaiki dengan penyesuaian luasan dan persentase ulang.Perlu adanya penelitian lanjutan mengenai pengaruh tutupan lahan terhadap keberadaan sumber mata air, penelitian mengenai analisis vegetasi di sekitar sumber mata air, serta identifikasi jenis Aves di Desa Mata Air
<br>Tutupan lahan merupakan informasi yang sangat penting dalam berbagai bidang, seperti pertanian, pertambangan, kehutanan, dan lainnya. Perubahan tutupan lahan terjadi karena pertumbuhan penduduk yang semakin besar dan perkembangan teknologi yang pesat, sehingga menyebabkan suatu wilayah dapat dikonversi menjadi bentuk lain untuk memenuhi kebutuhan manusia, baik kebutuhan sandang, pangan, terutama lahan untuk pemukiman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tutupan lahan Desa Mata Air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 7 klasifikasi tutupan lahan, yaitu bangunan, sawah, vegetasi, semak belukar, tegalan, tubuh air, dan lahan terbuka. Berdasarkan hasil klasifikasi citra dengan menggunakan metode MLC, diperoleh tutupan lahan semak belukar sebesar 30% dan tegalan sebesar 3%. Uji akurasi antara analisis citra...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-6e91a.webp" type="image/webp" length="90866" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-6e91a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-ff53a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-6fc18.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-485-unipa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15519-jurnal-kehutanan-papuasia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Syarifah Salwa Al Attas dan Majelis Nururrahmah Menguatkan Muslimah di Medan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Syarifah Salwa Al Attas dan Majelis Nururrahmah Menguatkan Muslimah di Medan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Syarifah Salwa Al Attas dan Majelis Nururrahmah Menguatkan Muslimah di Medan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48604-pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48604-pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-22:4b17dd183f846c23619cd7b630694df1</id>
	<published>2026-05-10T07:32:48+07:00</published>
	<updated>2026-05-10T07:32:48+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="dirham nazwa" label="dirham nazwa" />
	<category term="dumel awiyah" label="dumel awiyah" />
	<itunes:keywords><![CDATA[awiyah,content,dirham,dumel,main,nazwa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, kaji bagaimana model kepemimpinan inspiratif Syarifah Salwa AlAcAttas dapat direplikasi di komunitas muslimah lain dengan meneliti faktor-faktor keberhasilan dan hambatan yang dihadapi. Kedua, lakukan survei longitudinal untuk menilai dampak ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, kaji bagaimana model kepemimpinan inspiratif Syarifah Salwa AlAcAttas dapat direplikasi di komunitas muslimah lain dengan meneliti faktor-faktor keberhasilan dan hambatan yang dihadapi. Kedua, lakukan survei longitudinal untuk menilai dampak ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-6af48.webp" title="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-6af48.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-6af48.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-6af48.webp 1x" title="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" alt="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-1d2a4.webp" title="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-1d2a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-1d2a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-1d2a4.webp 1x" title="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" alt="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-ab64a.webp" title="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-ab64a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-ab64a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-ab64a.webp 1x" title="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" alt="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48604-pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah" title="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" target="_blank">Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan</a>: Pertama, kaji bagaimana model kepemimpinan inspiratif Syarifah Salwa AlAcAttas dapat direplikasi di komunitas muslimah lain dengan meneliti faktor-faktor keberhasilan dan hambatan yang dihadapi. Kedua, lakukan survei longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang program pemberdayaan Majelis Nururrahmah terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi dan sosial muslimah, termasuk indikator keterampilan dan partisipasi komunitas. Ketiga, eksplorasi potensi integrasi teknologi digital, seperti aplikasi berbasis komunitas, untuk memperluas jangkauan program pendidikan, pelatihan keterampilan, dan jaringan dukungan, guna meningkatkan akses dan partisipasi muslimah di berbagai lapisan masyarakat..
<br>Majelis Nururrahmah, didirikan pada tahun 2017, adalah organisasi keagamaan yang dipimpin oleh Syarifah Salwa AlAcAttas.Setelah menyelesaikan pendidikannya di Tarim pada 2019, beliau kembali ke Indonesia untuk mengembangkan majelis secara intensif.Majelis ini mengadakan kegiatan rutin pada hari Selasa yang meliputi Hadrah Basaudan dan kajian tasawuf serta pada hari Jumat pembacaan AdhAcDhiyaAoullamiAo dan kajian fiqh.Pendidikan Syarifah Salwa, dari TK hingga studi di Pondok Habib Umar bin Hafidzh, membentuk karakter dan visi kepemimpinan yang kuat.Tradisi Hadrah, sebagai bagian penting dari kegiatan majelis, memadukan seni, spiritualitas, dan dakwah, sehingga berfungsi sebagai media yang efektif untuk memperkuat identitas muslim dan menumbuhkan nilai-nilai keagamaan di masyarakat
<br>Penelitian ini bertujuan untuk meneliti peran Syarifah Salwa AlAcAttas dan Majelis Nururrahmah dalam memperkuat posisi dan peran muslimah di Medan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi kasus, dengan pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasilnya menunjukkan bahwa kepemimpinan inspiratif Syarifah Salwa AlAcAttas, ditambah program pemberdayaan komprehensif Majelis Nururrahmah, secara signifikan meningkatkan kemandirian, kompetensi ekonomi, dan kemampuan sosial muslimah di kota tersebut. Kombinasi kepemimpinan visioner dan program pemberdayaan yang terintegrasi terbukti sangat efektif dalam memperkuat peran serta pemberdayaan muslimah di Medan.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-1d2a4.webp" type="image/webp" length="108208" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-6af48.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-1d2a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-ab64a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6052-medanresourcecenter.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17618-islam-contemporary-issues.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Transformasi Sosial dan Budaya Melalui Islamisasi di Sumatera Utara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Transformasi Sosial dan Budaya Melalui Islamisasi di Sumatera Utara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Transformasi Sosial dan Budaya Melalui Islamisasi di Sumatera Utara ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48602-proses-islamisasi-tradisi-nusant" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48602-proses-islamisasi-tradisi-nusant" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-22:81a411776eaa089e8d8a561f41a8691f</id>
	<published>2026-05-10T07:17:01+07:00</published>
	<updated>2026-05-10T07:17:01+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="dirham nazwa" label="dirham nazwa" />
	<category term="dumel awiyah" label="dumel awiyah" />
	<itunes:keywords><![CDATA[awiyah,content,dirham,dumel,main,nazwa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif tentang proses Islamisasi di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Sumatera Utara, untuk memahami dinamika interaksi antara tradisi lokal dan nilai-nilai Islam. Selain itu, penelitian ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif tentang proses Islamisasi di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Sumatera Utara, untuk memahami dinamika interaksi antara tradisi lokal dan nilai-nilai Islam. Selain itu, penelitian ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/proses-islamisasi-tradisi-nusantara-sumber-daya-lo-thumb-794a3.webp" title="JURIS - Transformasi Sosial dan Budaya Melalui Islamisasi di Sumatera Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/proses-islamisasi-tradisi-nusantara-sumber-daya-lo-thumb-794a3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/proses-islamisasi-tradisi-nusantara-sumber-daya-lo-thumb-794a3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/proses-islamisasi-tradisi-nusantara-sumber-daya-lo-thumb-794a3.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Sosial dan Budaya Melalui Islamisasi di Sumatera Utara" alt="JURIS - Transformasi Sosial dan Budaya Melalui Islamisasi di Sumatera Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/7/proses-islamisasi-tradisi-nusantara-sumber-daya-lo-thumb-47171.webp" title="JURIS - Transformasi Sosial dan Budaya Melalui Islamisasi di Sumatera Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/7/proses-islamisasi-tradisi-nusantara-sumber-daya-lo-thumb-47171.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/7/proses-islamisasi-tradisi-nusantara-sumber-daya-lo-thumb-47171.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/7/proses-islamisasi-tradisi-nusantara-sumber-daya-lo-thumb-47171.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Sosial dan Budaya Melalui Islamisasi di Sumatera Utara" alt="JURIS - Transformasi Sosial dan Budaya Melalui Islamisasi di Sumatera Utara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48602-proses-islamisasi-tradisi-nusant" title="JURIS - Transformasi Sosial dan Budaya Melalui Islamisasi di Sumatera Utara" target="_blank">Transformasi Sosial dan Budaya Melalui Islamisasi di Sumatera Utara</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif tentang proses Islamisasi di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Sumatera Utara, untuk memahami dinamika interaksi antara tradisi lokal dan nilai-nilai Islam. Selain itu, penelitian dapat fokus pada peran institusi keagamaan, seperti pesantren dan masjid, dalam membentuk identitas sosial dan budaya masyarakat, serta kontribusinya dalam penyebaran dan penguatan Islamisasi. Studi ini juga dapat mengeksplorasi bagaimana Islamisasi mempengaruhi seni dan budaya lokal, termasuk musik, sastra, dan arsitektur, serta bagaimana elemen-elemen ini menjadi bagian integral dari identitas budaya masyarakat. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih mendalam tentang dinamika perubahan sosial dan budaya dalam konteks Islamisasi di Indonesia, serta kontribusinya dalam membentuk identitas sosial dan budaya yang unik di berbagai wilayah..
<br>Islamisasi di Sumatera Utara membawa dampak signifikan pada struktur sosial, nilai, dan norma masyarakat, menggantikan sistem animisme dan dinamisme dengan hierarki baru yang dipimpin oleh ulama, kyai, dan guru agama.Proses ini memperkenalkan nilai-nilai seperti kejujuran, keadilan, dan solidaritas sosial, yang memperkaya nilai lokal seperti gotong royong, serta mengubah norma gender, etika, dan moralitas.Identitas keagamaan menjadi elemen penting dalam identitas sosial, dengan ritual keagamaan dan praktik ibadah sehari-hari menjadi bagian integral dari kehidupan sosial.Perubahan ini memerlukan dialog dan kompromi antara pemimpin agama dan adat untuk menyelaraskan tradisi lokal dengan ajaran Islam.Selain itu, pendidikan agama mengalami perkembangan pesat melalui pendirian pesantren dan madrasah yang menyediakan pendidikan terstruktur.Pesantren mengajarkan ilmu agama, keterampilan hidup, dan pengetahuan umum, sementara madrasah menyediakan kurikulum terintegrasi dengan pendidikan Islam, meningkatkan literasi dan karakter religius masyarakat.Hukum syariah mulai diterapkan dalam aspek pernikahan dan warisan, menciptakan dinamika antara hukum agama dan hukum negara.Seni dan budaya lokal juga mengalami perubahan dengan integrasi elemen Islam, seperti seni kaligrafi, sastra Islam, dan musik religius yang menghiasi masjid dan karya sastra lokal.Tokoh agama memainkan peran kunci dalam menyebarkan ajaran Islam, dan institusi keagamaan seperti pesantren, masjid, dan organisasi keagamaan menjadi pusat penting, memperkuat ikatan sosial dan identitas keagamaan masyarakat
<br>Penelitian ini memeriksa transformasi sosial dan budaya yang terjadi di Sumatera Utara melalui proses Islamisasi. Proses Islamisasi di wilayah ini telah berlangsung sejak abad ke-13, dimulai dengan kedatangan pedagang dan cendekiawan dari Timur Tengah dan Asia Tenggara. Studi ini menggunakan pendekatan historis dan sosiologis untuk menganalisis perubahan dalam struktur sosial, praktik budaya, dan sistem nilai masyarakat Sumatera Utara akibat penerimaan dan penyebaran Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islamisasi tidak hanya mengubah aspek keagamaan masyarakat, tetapi juga mempengaruhi pola interaksi sosial, sistem pemerintahan, pendidikan, dan seni serta budaya lokal. Perubahan signifikan termasuk pendirian lembaga pendidikan Islam, penerapan syariah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/7/proses-islamisasi-tradisi-nusantara-sumber-daya-lo-thumb-47171.webp" type="image/webp" length="153694" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/proses-islamisasi-tradisi-nusantara-sumber-daya-lo-thumb-794a3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/7/proses-islamisasi-tradisi-nusantara-sumber-daya-lo-thumb-47171.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6052-medanresourcecenter.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17618-islam-contemporary-issues.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48609-perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-adikodra" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48609-perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-adikodra" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-22:ad3f5a3cf88c73b26fbdc087e1c516c3</id>
	<published>2026-05-10T07:12:15+07:00</published>
	<updated>2026-05-10T07:12:15+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="dirham nazwa" label="dirham nazwa" />
	<category term="dumel awiyah" label="dumel awiyah" />
	<itunes:keywords><![CDATA[awiyah,content,dirham,dumel,main,nazwa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan kajian Blondel, penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana konsep volonte voulante dan voulue berperan dalam konteks agama dan budaya yang berbeda. Selain itu, studi tentang dampak keterbatasan kehendak manusia terhadap penerimaan wahyu ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan kajian Blondel, penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana konsep volonte voulante dan voulue berperan dalam konteks agama dan budaya yang berbeda. Selain itu, studi tentang dampak keterbatasan kehendak manusia terhadap penerimaan wahyu ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-6077d.webp" title="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-6077d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-6077d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-6077d.webp 1x" title="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" alt="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-1ac4d.webp" title="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-1ac4d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-1ac4d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-1ac4d.webp 1x" title="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" alt="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-c3600.webp" title="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-c3600.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-c3600.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-c3600.webp 1x" title="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" alt="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48609-perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-adikodra" title="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" target="_blank">Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel</a>: Berdasarkan kajian Blondel, penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana konsep volonte voulante dan voulue berperan dalam konteks agama dan budaya yang berbeda. Selain itu, studi tentang dampak keterbatasan kehendak manusia terhadap penerimaan wahyu adikodrati dalam masyarakat modern dapat dikembangkan. Terakhir, penelitian tentang peran filsafat dalam memperkuat pemahaman teologis tentang wahyu adikodrati melalui pendekatan interdisipliner juga menjadi arah yang relevan..
<br>Blondel menyimpulkan bahwa manusia dapat mengenal dua jenis wahyu.wahyu kodrati (umum) dan wahyu adikodrati (khusus).Wahyu kodrati diperoleh melalui dinamika kehendak manusia, sementara wahyu adikodrati disampaikan langsung oleh Allah melalui nabi-Nya.Filsafat memberikan dasar kemungkinan, tetapi kepastian wahyu adikodrati bergantung pada penerimaan iman teologis.Kritik terhadap Blondel mencampurkan filsafat dan teologi, tetapi ia menegaskan bahwa filsafat memberikan dasar rasional, sementara kepastian wahyu adalah masalah iman
<br>Perbuatan pertama kali diangkat oleh Maurice Blondel, filsuf Prancis kontemporer, sebagai masalah filosofis. Dengan perbuatan yang dilakukan dengan 'mengetahui' dan 'menginginkan' (actus humanus), kehendak manusia dapat bergerak dari realitas terbatas menuju realitas Ilahi yang tak terbatas. Blondel membedakan dua jenis kehendak, volonte voulante (kehendak yang menginginkan) dan volonte voulue (kehendak yang diinginkan). Volonte voulue adalah tindakan yang objeknya barang empiris, sedangkan volonte voulante berkaitan dengan realitas metaempiris yang...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-1ac4d.webp" type="image/webp" length="156944" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-6077d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-1ac4d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-c3600.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6052-medanresourcecenter.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17618-islam-contemporary-issues.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48613-fungsi-bahasa-ber-peran-bahas" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48613-fungsi-bahasa-ber-peran-bahas" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-22:362b3bbbd212e8b51e8e273a9f078f3e</id>
	<published>2026-05-10T07:08:46+07:00</published>
	<updated>2026-05-10T07:08:46+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="muaro jambi" label="muaro jambi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[jambi,muaro]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji peran visual dalam iklan kecantikan sebagai pendukung pesan verbal. Selain itu, studi tentang pengaruh standar kecantikan kulit putih di wilayah geografis lain dapat memberikan wawasan lebih luas. Terakhir, penelitian ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji peran visual dalam iklan kecantikan sebagai pendukung pesan verbal. Selain itu, studi tentang pengaruh standar kecantikan kulit putih di wilayah geografis lain dapat memberikan wawasan lebih luas. Terakhir, penelitian ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-1eb29.webp" title="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-1eb29.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-1eb29.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-1eb29.webp 1x" title="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" alt="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-cb983.webp" title="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-cb983.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-cb983.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-cb983.webp 1x" title="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" alt="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-41317.webp" title="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-41317.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-41317.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-41317.webp 1x" title="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" alt="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48613-fungsi-bahasa-ber-peran-bahas" title="JURIS - The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard" target="_blank">The Function of Language in Advertisements that Promote Fair Skin as a Beauty Standard</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji peran visual dalam iklan kecantikan sebagai pendukung pesan verbal. Selain itu, studi tentang pengaruh standar kecantikan kulit putih di wilayah geografis lain dapat memberikan wawasan lebih luas. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan pendekatan teoritis baru untuk menganalisis fungsi bahasa dalam konteks periklanan digital yang terus berkembang..
<br>Berdasarkan temuan dan diskusi, dapat disimpulkan bahwa iklan kecantikan mengandung tiga fungsi bahasa berdasarkan teori Roman Jakobson, yaitu fungsi konatif, emotif, dan puitik.Fungsi konatif paling dominan, dengan 14 kali penggunaan, diikuti oleh fungsi puitik (4 kali) dan fungsi emotif (2 kali).Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan fungsi bahasa dalam iklan kecantikan memiliki distribusi yang berbeda, dengan fungsi konatif yang paling sering digunakan untuk mempengaruhi persepsi audiens.Selain itu, fungsi-fungsi ini berperan dalam menyampaikan makna terkait standar kecantikan kulit putih, dengan setiap fungsi digunakan dalam konteks yang berbeda untuk menyampaikan pesan secara efektif
<br>Penelitian ini mengkaji peran bahasa dalam iklan kecantikan yang mempromosikan kulit putih sebagai standar kecantikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi fungsi-fungsi bahasa yang digunakan serta menjelaskan bagaimana fungsi-fungsi tersebut berkontribusi dalam pembentukan kulit putih sebagai ideal kecantikan. Permasalahan dalam penelitian ini berfokus pada bagaimana bahasa digunakan untuk memengaruhi dan membentuk persepsi audiens dalam wacana periklanan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian terdiri dari 20 iklan kecantikan yang dikumpulkan dari TikTok dan YouTube, dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-cb983.webp" type="image/webp" length="88190" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-1eb29.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-cb983.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/fungsi-bahasa-ber-peran-quran-banten-function-lang-thumb-41317.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-463-unja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17227-kajian-linguistik-sastra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pemikiran Al Fudholi dalam Kitab Kifayatul Awam Tentang Sifat Allah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemikiran Al Fudholi dalam Kitab Kifayatul Awam Tentang Sifat Allah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemikiran Al Fudholi dalam Kitab Kifayatul Awam Tentang Sifat Allah ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48607-pemikiran-islam-analisis-isi-waris-kla" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48607-pemikiran-islam-analisis-isi-waris-kla" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-22:17a04b0ce3fff2a7c27b04de11ea6a78</id>
	<published>2026-05-10T07:05:54+07:00</published>
	<updated>2026-05-10T07:05:54+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="pemikiran al" label="pemikiran al" />
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="ira suryani" label="ira suryani" />
	<itunes:keywords><![CDATA[al,content,ira,main,pemikiran,suryani]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada penerapan sifat-sifat Allah yang dijelaskan Al-Fudholi dalam konteks isu-isu modern seperti etika digital atau keadilan sosial, dengan membandingkan perspektif klasik dan kontemporer. Selain itu, studi tentang relevansi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada penerapan sifat-sifat Allah yang dijelaskan Al-Fudholi dalam konteks isu-isu modern seperti etika digital atau keadilan sosial, dengan membandingkan perspektif klasik dan kontemporer. Selain itu, studi tentang relevansi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/pemikiran-islam-analisis-isi-waris-klasik-pendidik-thumb-e7576.webp" title="JURIS - Pemikiran Al-Fudholi dalam Kitab Kifayatul Awam Tentang Sifat Allah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/pemikiran-islam-analisis-isi-waris-klasik-pendidik-thumb-e7576.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/pemikiran-islam-analisis-isi-waris-klasik-pendidik-thumb-e7576.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/pemikiran-islam-analisis-isi-waris-klasik-pendidik-thumb-e7576.webp 1x" title="JURIS - Pemikiran Al-Fudholi dalam Kitab Kifayatul Awam Tentang Sifat Allah" alt="JURIS - Pemikiran Al-Fudholi dalam Kitab Kifayatul Awam Tentang Sifat Allah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/pemikiran-islam-analisis-isi-waris-klasik-pendidik-thumb-2b44a.webp" title="JURIS - Pemikiran Al-Fudholi dalam Kitab Kifayatul Awam Tentang Sifat Allah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/pemikiran-islam-analisis-isi-waris-klasik-pendidik-thumb-2b44a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/pemikiran-islam-analisis-isi-waris-klasik-pendidik-thumb-2b44a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/pemikiran-islam-analisis-isi-waris-klasik-pendidik-thumb-2b44a.webp 1x" title="JURIS - Pemikiran Al-Fudholi dalam Kitab Kifayatul Awam Tentang Sifat Allah" alt="JURIS - Pemikiran Al-Fudholi dalam Kitab Kifayatul Awam Tentang Sifat Allah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/pemikiran-islam-analisis-isi-waris-klasik-pendidik-thumb-754d3.webp" title="JURIS - Pemikiran Al-Fudholi dalam Kitab Kifayatul Awam Tentang Sifat Allah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/pemikiran-islam-analisis-isi-waris-klasik-pendidik-thumb-754d3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/pemikiran-islam-analisis-isi-waris-klasik-pendidik-thumb-754d3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/pemikiran-islam-analisis-isi-waris-klasik-pendidik-thumb-754d3.webp 1x" title="JURIS - Pemikiran Al-Fudholi dalam Kitab Kifayatul Awam Tentang Sifat Allah" alt="JURIS - Pemikiran Al-Fudholi dalam Kitab Kifayatul Awam Tentang Sifat Allah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48607-pemikiran-islam-analisis-isi-waris-kla" title="JURIS - Pemikiran Al-Fudholi dalam Kitab Kifayatul Awam Tentang Sifat Allah" target="_blank">Pemikiran Al-Fudholi dalam Kitab Kifayatul Awam Tentang Sifat Allah</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada penerapan sifat-sifat Allah yang dijelaskan Al-Fudholi dalam konteks isu-isu modern seperti etika digital atau keadilan sosial, dengan membandingkan perspektif klasik dan kontemporer. Selain itu, studi tentang relevansi sifat-sifat Allah dalam pendidikan agama kontemporer, terutama dalam menghadapi tantangan pluralisme dan globalisasi, bisa menjadi arah penelitian yang menarik. Terakhir, penelitian komparatif antara pemikiran Al-Fudholi dengan ulama kontemporer seperti Ibn Taymiyyah atau Rumi dapat mengungkap evolusi pemahaman tentang sifat-sifat Allah dalam tradisi Islam..
<br>Terdapat berbagai sifat yang wajib bagi Allah, seperti wujud, qidam (tidak berpermulaan), baqo' (tidak ada akhir), mukholafah lil hawadits (berbeda dengan yang baharu), qiyamu binnafsi (berdiri sendiri), wahdaniyyah (esa), qudrat (kuasa), ilmu (pengetahuan), hayat (kehidupan), sama' (pendengaran), bashor (penglihatan), kalam (berbicara), kaunuhu qodiron (keberadaannya berkuasa), kaunuhu muriidan (keberadaannya berkehendak), kaunuhu 'aliman (keberadaannya berilmu), kaunuhu hayyan (keberadaannya hidup), kaunuhu sami'an (keberadaannya mendengar), dan kaunuhu mutakalliman (keberadaannya berbicara).Sifat-sifat ini tidak sama dengan sifat-sifat makhluk, dan mereka melibatkan karakteristik unik yang hanya dimiliki oleh Allah.Pemikiran Syekh Muhammad bin Syafi'i Al-Fudholi dalam kitabnya "Kifayatul Awam" memberikan gambaran yang cukup jelas tentang beberapa aspek pemikiran dan pandangan beliau dalam bidang teologi dan pemahaman aqidah Islam
<br>Buku "Kifayatul Awam" karya Al-Fudholi merupakan salah satu karya sastra Islam yang memiliki pengaruh signifikan dalam tradisi pemikiran agama dan hukum Islam. Kitab ini telah menjadi sumber rujukan utama dalam konteks hukum Islam di berbagai masyarakat dan telah memainkan peran penting dalam pengembangan pemikiran Islam klasik. Artikel ini bertujuan untuk melakukan telaah mendalam terhadap dua puluh sifat pemikiran Al-Fudholi yang relevan dalam Kitab "Kifayatul Awam." Melalui metode analisis teks, peneliti mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan menjelaskan sifat-sifat pemikiran tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa sifat-sifat pemikiran ini mencakup berbagai aspek pemahaman agama dan hukum Islam, seperti keadilan, ibadah, muamalah, etika, dan lain sebagainya....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/9/pemikiran-islam-analisis-isi-waris-klasik-pendidik-thumb-e7576.webp" type="image/webp" length="103578" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/pemikiran-islam-analisis-isi-waris-klasik-pendidik-thumb-e7576.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/pemikiran-islam-analisis-isi-waris-klasik-pendidik-thumb-2b44a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/pemikiran-islam-analisis-isi-waris-klasik-pendidik-thumb-754d3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6052-medanresourcecenter.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17618-islam-contemporary-issues.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48601-dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-isl" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48601-dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-isl" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-22:ee01aeb8b63abdb8f29fa4a1abfe6061</id>
	<published>2026-05-10T07:04:25+07:00</published>
	<updated>2026-05-10T07:04:25+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap pemikiran Hasan Asari, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang implikasi praktis dari integrasi ilmu dalam pendidikan Islam, khususnya dalam konteks multikulturalisme ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap pemikiran Hasan Asari, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang implikasi praktis dari integrasi ilmu dalam pendidikan Islam, khususnya dalam konteks multikulturalisme ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-03c5c.webp" title="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-03c5c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-03c5c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-03c5c.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" alt="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-88ef5.webp" title="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-88ef5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-88ef5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-88ef5.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" alt="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-fe683.webp" title="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-fe683.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-fe683.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-fe683.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" alt="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48601-dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-isl" title="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" target="_blank">Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari</a>: Berdasarkan analisis terhadap pemikiran Hasan Asari, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang implikasi praktis dari integrasi ilmu dalam pendidikan Islam, khususnya dalam konteks multikulturalisme dan lembaga pendidikan. Bagaimana integrasi ilmu dapat diterapkan dalam kurikulum, metode pembelajaran, dan budaya akademik di lembaga pendidikan Islam? Kedua, penelitian dapat fokus pada pengembangan metodologi pembelajaran yang mendorong dialog antarilmu dan kolaborasi lintas disiplin. Bagaimana metode pembelajaran dapat dirancang untuk mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu umum secara komprehensif? Ketiga, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran lembaga pendidikan Islam dalam merekonstruksi epistemologi modern Barat, dengan mempertimbangkan tantangan epistemologis dan kultural yang dihadapi. Bagaimana lembaga pendidikan Islam dapat menjadi agen perubahan dalam mereformasi sistem pendidikan yang terfragmentasi?.
<br>Pemikiran Hasan Asari tentang hakikat ilmu didasarkan pada kerangka tauhidik yang menyatukan dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis secara koheren.Ilmu dipahami sebagai bagian integral dari relasi manusia dengan Tuhan, di mana kebenaran, metode perolehan, dan tujuan ilmu saling terkait dalam satu kesatuan makna.Dengan mengintegrasikan berbagai metode epistemologis, Hasan Asari menawarkan paradigma keilmuan Islam yang multidimensional, inklusif, dan kritis terhadap reduksionisme epistemologi modern Barat.Gagasan integrasi ilmu dalam pemikiran Hasan Asari muncul sebagai kritik terhadap dikotomi ilmu agama dan ilmu umum dalam sistem pendidikan modern.Integrasi ilmu diposisikan sebagai transformasi worldview tauhidik yang memandang realitas, pengetahuan, dan manusia secara utuh.Dalam konteks praktis, multikulturalisme dan lembaga pendidikan menjadi arena strategis untuk merealisasikan integrasi tersebut.Pemikiran Hasan Asari memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan filsafat ilmu Islam kontemporer, sekaligus menawarkan alternatif konseptual dan praktis dalam merespons problem keilmuan dan peradaban modern
<br>Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi konseptual Hasan Asari dalam diskursus integrasi ilmu, dengan fokus pada pemahamannya tentang sifat ilmu dan fondasinya dalam ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi tokoh, penelitian ini menganalisis data primer dari wawancara mendalam dengan Hasan Asari, serta data sekunder dari karya-karya tulis dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasan Asari memandang ilmu sebagai pengetahuan yang divalidasi, berakar pada wahyu dan penyelidikan rasional. Ontologis, ilmu berakar pada Allah sebagai realitas tertinggi; epistemologis, ilmu mengintegrasikan mode pengetahuan bayani, burhani, tajribi, dan 'irfani; dan aksiologis, ilmu menekankan tanggung jawab moral sebagai atribut esensial praktik ilmiah. Kerangka ini merupakan respons konseptual terhadap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-88ef5.webp" type="image/webp" length="102994" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-03c5c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-88ef5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-fe683.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6052-medanresourcecenter.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17618-islam-contemporary-issues.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48605-perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regu" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48605-perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regu" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-22:3af1be0c68d8bdbdee5d88c7a3947a17</id>
	<published>2026-05-10T06:46:21+07:00</published>
	<updated>2026-05-10T06:46:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="hasan sazali" label="hasan sazali" />
	<category term="nur ayat 30" label="nur ayat 30" />
	<itunes:keywords><![CDATA[30,ayat,content,hasan,main,nur,sazali]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mendorong pertumbuhan industri asuransi syariah yang lebih inklusif dan berkelanjutan, diperlukan sinergi antara pemerintah, pelaku industri, akademisi, dan tokoh agama. Pemerintah dapat memberikan insentif fiskal, regulasi yang kondusif, serta ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk mendorong pertumbuhan industri asuransi syariah yang lebih inklusif dan berkelanjutan, diperlukan sinergi antara pemerintah, pelaku industri, akademisi, dan tokoh agama. Pemerintah dapat memberikan insentif fiskal, regulasi yang kondusif, serta ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-338a5.webp" title="JURIS - Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-338a5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-338a5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-338a5.webp 1x" title="JURIS - Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia" alt="JURIS - Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-a6d59.webp" title="JURIS - Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-a6d59.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-a6d59.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-a6d59.webp 1x" title="JURIS - Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia" alt="JURIS - Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-7ba72.webp" title="JURIS - Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-7ba72.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-7ba72.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-7ba72.webp 1x" title="JURIS - Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia" alt="JURIS - Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48605-perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regu" title="JURIS - Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia" target="_blank">Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia</a>: Untuk mendorong pertumbuhan industri asuransi syariah yang lebih inklusif dan berkelanjutan, diperlukan sinergi antara pemerintah, pelaku industri, akademisi, dan tokoh agama. Pemerintah dapat memberikan insentif fiskal, regulasi yang kondusif, serta perlindungan hukum yang jelas bagi perusahaan asuransi syariah. Para ulama berperan penting dalam memberikan fatwa, membimbing masyarakat, dan memperkuat legitimasi keislaman dari produk-produk asuransi syariah. Sementara itu, akademisi dapat berkontribusi melalui riset, pengembangan kurikulum pendidikan, serta pelatihan SDM yang berkompeten dalam bidang ekonomi Islam dan keuangan syariah. Selain itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan literasi masyarakat tentang konsep dan manfaat asuransi syariah. Kampanye edukatif secara masif melalui media, seminar, pelatihan, serta kolaborasi dengan lembaga keagamaan dan pendidikan perlu dilakukan agar literasi keuangan syariah masyarakat meningkat. Dengan demikian, potensi besar asuransi syariah dapat dioptimalkan secara berkelanjutan. Pengembangan produk asuransi syariah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern juga menjadi faktor kunci. Perusahaan asuransi syariah dituntut untuk terus berinovasi dalam menciptakan produk yang beragam, fleksibel, mudah dipahami, dan kompetitif dari segi manfaat dan premi. Dengan adanya inovasi produk, masyarakat akan memiliki lebih banyak pilihan yang relevan dengan kebutuhan perlindungan mereka. Pengembangan SDM yang profesional dalam bidang asuransi syariah juga sangat krusial untuk menjamin kelangsungan dan kualitas industri ini. Dibutuhkan tenaga-tenaga yang tidak hanya ahli dalam perasuransian, tetapi juga memahami dengan baik fiqh muamalah dan prinsip-prinsip keuangan Islam. Oleh karena itu, perlu adanya program pelatihan dan sertifikasi yang spesifik bagi tenaga kerja di industri ini, baik melalui lembaga pendidikan formal maupun pelatihan berbasis industri..
<br>Asuransi syariah di Indonesia menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan dalam beberapa dekade terakhir.Perkembangan ini dapat dilihat dari bertambahnya jumlah perusahaan asuransi syariah, baik dalam bentuk perusahaan full-fledged (berdiri sendiri) maupun unit syariah dari perusahaan asuransi konvensional.Selain itu, regulasi yang mendukung, seperti hadirnya berbagai peraturan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), fatwa dari Dewan Syariah Nasional (DSN-MUI), serta Undang-Undang No.40 Tahun 2014 tentang Perasuransian, menjadi bukti bahwa pemerintah dan lembaga terkait memberikan perhatian serius terhadap pertumbuhan industri ini.Kemajuan ini mencerminkan semakin meningkatnya kesadaran akan pentingnya sistem keuangan yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah, serta adanya peluang pasar yang besar dalam masyarakat Indonesia yang mayoritas Muslim.Namun, meskipun menunjukkan kemajuan, asuransi syariah di Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan yang menghambat potensinya.Salah satu kendala utama adalah masih rendahnya literasi masyarakat tentang konsep dan manfaat asuransi syariah.Banyak masyarakat yang belum memahami perbedaan mendasar antara asuransi syariah dan asuransi konvensional, baik dari sisi prinsip pengelolaan dana maupun sistem akad yang digunakan.Di samping itu, keterbatasan sumber daya manusia (SDM) yang benar-benar kompeten dalam bidang asuransi dan keuangan syariah juga menjadi hambatan yang signifikan.Untuk itu, dibutuhkan sinergi antara pemerintah, pelaku industri, akademisi, dan tokoh agama dalam mendorong edukasi, pelatihan, serta penguatan kelembagaan guna mengatasi hambatan-hambatan tersebut dan mewujudkan pertumbuhan industri asuransi syariah yang lebih inklusif dan berkelanjutan
<br>Artikel ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan asuransi Islam (takaful) di Indonesia dari perspektif regulasi dan institusi sejak awal kemunculannya pada tahun 1994. Penelitian ini berfokus pada evolusi kerangka hukum yang mengatur asuransi Islam, trajektori pertumbuhan perusahaan asuransi Islam, dan perkembangan aset mereka selama periode waktu tertentu. Menggunakan pendekatan yuridis normatif, penelitian ini memeriksa regulasi statuta yang relevan, fatwa, dan kebijakan institusi untuk menilai sejauh mana infrastruktur hukum telah mendukung atau membatasi kemajuan asuransi Islam di Indonesia. Temuan menunjukkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-338a5.webp" type="image/webp" length="159632" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-338a5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-a6d59.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-7ba72.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6052-medanresourcecenter.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17618-islam-contemporary-issues.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Kolaborasi Orang Tua dan Guru Akidah Akhlak dalam Meningkatkan Prestasi Siswa di Madrasah Aliyah Swasta Muallimin UNIVA Medan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kolaborasi Orang Tua dan Guru Akidah Akhlak dalam Meningkatkan Prestasi Siswa di Madrasah Aliyah Swasta Muallimin UNIVA Medan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kolaborasi Orang Tua dan Guru Akidah Akhlak dalam Meningkatkan Prestasi Siswa di Madrasah Aliyah Swasta Muallimin UNIVA Medan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48606-harmonis-kolaborasi-guru-kompetensi-kepribadian-gu" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48606-harmonis-kolaborasi-guru-kompetensi-kepribadian-gu" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-22:75b5a886f3ec3879a53877344b11b884</id>
	<published>2026-05-10T06:31:49+07:00</published>
	<updated>2026-05-10T06:31:49+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertanyaan penelitian baru: bagaimana peran media digital dapat memfasilitasi komunikasi dua arah antara guru dan orang tua sehingga kolaborasi lebih konsisten dan efektif dalam konteks Madrasah Aliyah? Bagaimana strategi pelatihan kepribadian guru dapat ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertanyaan penelitian baru: bagaimana peran media digital dapat memfasilitasi komunikasi dua arah antara guru dan orang tua sehingga kolaborasi lebih konsisten dan efektif dalam konteks Madrasah Aliyah? Bagaimana strategi pelatihan kepribadian guru dapat ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/harmonis-kolaborasi-guru-kompetensi-kepribadian-ma-thumb-08a20.webp" title="JURIS - Kolaborasi Orang Tua dan Guru Akidah Akhlak dalam Meningkatkan Prestasi Siswa di Madrasah Aliyah Swasta Muallimin UNIVA Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/harmonis-kolaborasi-guru-kompetensi-kepribadian-ma-thumb-08a20.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/harmonis-kolaborasi-guru-kompetensi-kepribadian-ma-thumb-08a20.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/harmonis-kolaborasi-guru-kompetensi-kepribadian-ma-thumb-08a20.webp 1x" title="JURIS - Kolaborasi Orang Tua dan Guru Akidah Akhlak dalam Meningkatkan Prestasi Siswa di Madrasah Aliyah Swasta Muallimin UNIVA Medan" alt="JURIS - Kolaborasi Orang Tua dan Guru Akidah Akhlak dalam Meningkatkan Prestasi Siswa di Madrasah Aliyah Swasta Muallimin UNIVA Medan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/harmonis-kolaborasi-guru-kompetensi-kepribadian-ma-thumb-ce9af.webp" title="JURIS - Kolaborasi Orang Tua dan Guru Akidah Akhlak dalam Meningkatkan Prestasi Siswa di Madrasah Aliyah Swasta Muallimin UNIVA Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/harmonis-kolaborasi-guru-kompetensi-kepribadian-ma-thumb-ce9af.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/harmonis-kolaborasi-guru-kompetensi-kepribadian-ma-thumb-ce9af.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/harmonis-kolaborasi-guru-kompetensi-kepribadian-ma-thumb-ce9af.webp 1x" title="JURIS - Kolaborasi Orang Tua dan Guru Akidah Akhlak dalam Meningkatkan Prestasi Siswa di Madrasah Aliyah Swasta Muallimin UNIVA Medan" alt="JURIS - Kolaborasi Orang Tua dan Guru Akidah Akhlak dalam Meningkatkan Prestasi Siswa di Madrasah Aliyah Swasta Muallimin UNIVA Medan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/harmonis-kolaborasi-guru-kompetensi-kepribadian-ma-thumb-69e90.webp" title="JURIS - Kolaborasi Orang Tua dan Guru Akidah Akhlak dalam Meningkatkan Prestasi Siswa di Madrasah Aliyah Swasta Muallimin UNIVA Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/harmonis-kolaborasi-guru-kompetensi-kepribadian-ma-thumb-69e90.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/harmonis-kolaborasi-guru-kompetensi-kepribadian-ma-thumb-69e90.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/harmonis-kolaborasi-guru-kompetensi-kepribadian-ma-thumb-69e90.webp 1x" title="JURIS - Kolaborasi Orang Tua dan Guru Akidah Akhlak dalam Meningkatkan Prestasi Siswa di Madrasah Aliyah Swasta Muallimin UNIVA Medan" alt="JURIS - Kolaborasi Orang Tua dan Guru Akidah Akhlak dalam Meningkatkan Prestasi Siswa di Madrasah Aliyah Swasta Muallimin UNIVA Medan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48606-harmonis-kolaborasi-guru-kompetensi-kepribadian-gu" title="JURIS - Kolaborasi Orang Tua dan Guru Akidah Akhlak dalam Meningkatkan Prestasi Siswa di Madrasah Aliyah Swasta Muallimin UNIVA Medan" target="_blank">Kolaborasi Orang Tua dan Guru Akidah Akhlak dalam Meningkatkan Prestasi Siswa di Madrasah Aliyah Swasta Muallimin UNIVA Medan</a>: Pertanyaan penelitian baru: bagaimana peran media digital dapat memfasilitasi komunikasi dua arah antara guru dan orang tua sehingga kolaborasi lebih konsisten dan efektif dalam konteks Madrasah Aliyah? Bagaimana strategi pelatihan kepribadian guru dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam membimbing nilai akidahAcakhlak sehingga memaksimalkan keterlibatan orang tua? dan apa dampak jangka panjang kolaborasi rutin terhadap pembentukan karakter Islami siswa ketika diukur secara longitudinal selama satu tahun akademik?.
<br>Kolaborasi antara orang tua dan guru AkidahAcAkhlak di Madrasah Aliyah Swasta Muallimin UNIVA Medan meningkatkan prestasi siswa secara holistik.Efektivitas kolaborasi dipengaruhi oleh komunikasi terbuka, kesamaan visi pendidikan, dan dukungan institusi.Kendala struktural seperti kesibukan orang tua dan keterbatasan waktu guru perlu ditangani melalui model kolaborasi adaptif dan sistematis
<br>Kolaborasi antara orang tua dan guru berperan penting dalam meningkatkan prestasi siswa. Penelitian ini menggambarkan bentuk kolaborasi guru AkidahAcAkhlak dan orang tua di Madrasah Aliyah Swasta Muallimin UNIVA Medan, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta menganalisis pengaruhnya terhadap prestasi siswa. Metode kualitatif deskriptif dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi diinterpretasi menggunakan model MilesAcHuberman. Hasil menunjukkan kolaborasi dilakukan melalui komunikasi rutin,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/f/harmonis-kolaborasi-guru-kompetensi-kepribadian-ma-thumb-69e90.webp" type="image/webp" length="103748" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/harmonis-kolaborasi-guru-kompetensi-kepribadian-ma-thumb-08a20.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/harmonis-kolaborasi-guru-kompetensi-kepribadian-ma-thumb-ce9af.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/harmonis-kolaborasi-guru-kompetensi-kepribadian-ma-thumb-69e90.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6052-medanresourcecenter.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17618-islam-contemporary-issues.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48608-tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48608-tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-22:209131c507e6253fe1738d93ec7d0e1b</id>
	<published>2026-05-10T06:07:54+07:00</published>
	<updated>2026-05-10T06:07:54+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="dirham nazwa" label="dirham nazwa" />
	<category term="dumel awiyah" label="dumel awiyah" />
	<itunes:keywords><![CDATA[awiyah,content,dirham,dumel,main,nazwa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif tentang akulturasi budaya di berbagai wilayah di Indonesia yang mengalami proses Islamisasi. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana dinamika budaya dan agama berbeda di setiap wilayah, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif tentang akulturasi budaya di berbagai wilayah di Indonesia yang mengalami proses Islamisasi. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana dinamika budaya dan agama berbeda di setiap wilayah, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-0c0db.webp" title="JURIS - Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-0c0db.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-0c0db.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-0c0db.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo" alt="JURIS - Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-2cb02.webp" title="JURIS - Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-2cb02.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-2cb02.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-2cb02.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo" alt="JURIS - Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-c9294.webp" title="JURIS - Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-c9294.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-c9294.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-c9294.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo" alt="JURIS - Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48608-tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai" title="JURIS - Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo" target="_blank">Pengaruh Masuknya Islam Terhadap Kebudayaan di Tanah Karo</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif tentang akulturasi budaya di berbagai wilayah di Indonesia yang mengalami proses Islamisasi. Studi ini dapat mengeksplorasi bagaimana dinamika budaya dan agama berbeda di setiap wilayah, serta faktor-faktor yang mempengaruhi proses akulturasi. Selain itu, penelitian dapat berfokus pada peran pemimpin lokal dalam proses akulturasi, termasuk bagaimana mereka menyesuaikan ajaran Islam dengan tradisi lokal dan pengaruhnya terhadap masyarakat. Terakhir, studi tentang dampak akulturasi pada identitas budaya masyarakat Karo dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang bagaimana identitas budaya dapat berubah dan berkembang dalam konteks globalisasi dan perubahan sosial..
<br>Sejarah masuknya Islam ke Tanah Karo menunjukkan proses akulturasi budaya yang kompleks, melibatkan interaksi antara pedagang, ulama, dan masyarakat adat yang telah mapan.Kedatangan Islam melalui perdagangan dan dakwah memicu pertukaran budaya yang signifikan, dengan masyarakat Karo mengadaptasi elemen-elemen Islam ke dalam praktik keagamaan dan budaya lokal mereka.Proses ini mencerminkan integrasi gradual, di mana nilai-nilai Islam diserap dan disesuaikan dengan tradisi adat yang telah ada, menciptakan sintesis budaya yang unik.Akulturasi ini tercermin dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat Karo, dari perayaan hari besar keagamaan hingga perubahan dalam seni dan arsitektur.Masyarakat Karo berhasil menjaga keseimbangan antara tradisi lokal dan ajaran Islam, membentuk identitas budaya yang pluralistik dan dinamis.Tanah Karo menjadi contoh menarik dari akulturasi budaya yang memperkaya pemahaman kita tentang evolusi budaya.Keberhasilan masyarakat Karo dalam mengintegrasikan elemen-elemen baru dengan tradisi lama menegaskan bahwa akulturasi tidak hanya tentang penggabungan, tetapi juga tentang penciptaan identitas baru yang kompleks
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh kedatangan Islam terhadap budaya di Tanah Karo, yang sebelumnya didominasi oleh kepercayaan animisme dan dinamisme. Melalui metode tinjauan pustaka, penelitian ini menganalisis perubahan dalam sistem kepercayaan, adat istiadat, pola perkawinan, pendidikan, dan dinamika sosial setelah Islam diperkenalkan di daerah tersebut. Temuan menunjukkan bahwa interaksi antara pedagang dan ulama Islam dengan masyarakat Karo asli memicu proses akulturasi yang lambat namun signifikan. Budaya Karo tradisional mengalami transformasi, mengadopsi nilai-nilai Islam dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk perayaan keagamaan seperti Idul Fitri, serta dalam seni, arsitektur, dan bahasa. Meskipun menghadapi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-c9294.webp" type="image/webp" length="137036" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-0c0db.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-2cb02.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/6/tanah-karo-proses-islamisasi-tradisi-nilai-nilai-i-thumb-c9294.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6052-medanresourcecenter.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17618-islam-contemporary-issues.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Influence of Teacher Professional Education PPG on the Performance of PAI Teachers in Improving Learning Methods at SDN 1 Patalan Bantul ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Influence of Teacher Professional Education PPG on the Performance of PAI Teachers in Improving Learning Methods at SDN 1 Patalan Bantul ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Influence of Teacher Professional Education PPG on the Performance of PAI Teachers in Improving Learning Methods at SDN 1 Patalan Bantul ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48595-implementasi-program-persepsi-profesi-guru-metodik" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48595-implementasi-program-persepsi-profesi-guru-metodik" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-22:3fa765f85a11777a185d54185c61ddaf</id>
	<published>2026-05-10T05:42:20+07:00</published>
	<updated>2026-05-10T05:42:20+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="pn niaga sby" label="pn niaga sby" />
	<category term="edi suherman" label="edi suherman" />
	<category term="ijiss garuda" label="ijiss garuda" />
	<itunes:keywords><![CDATA[edi,garuda,ijiss,niaga,pn,sby,suherman]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menggali dampak jangka panjang PPG terhadap pencapaian kompetensi guru di tingkat menengah atas, sehingga dapat menilai keberlanjutan efektivitas program tersebut. Selanjutnya, studi komparatif antara sekolah negeri dan swasta ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat menggali dampak jangka panjang PPG terhadap pencapaian kompetensi guru di tingkat menengah atas, sehingga dapat menilai keberlanjutan efektivitas program tersebut. Selanjutnya, studi komparatif antara sekolah negeri dan swasta ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/implementasi-program-persepsi-profesi-guru-metodik-thumb-ca7b9.webp" title="JURIS - The Influence of Teacher Professional Education (PPG) on the Performance of PAI Teachers in Improving Learning Methods at SDN 1 Patalan Bantul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/implementasi-program-persepsi-profesi-guru-metodik-thumb-ca7b9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/implementasi-program-persepsi-profesi-guru-metodik-thumb-ca7b9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/implementasi-program-persepsi-profesi-guru-metodik-thumb-ca7b9.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Teacher Professional Education (PPG) on the Performance of PAI Teachers in Improving Learning Methods at SDN 1 Patalan Bantul" alt="JURIS - The Influence of Teacher Professional Education (PPG) on the Performance of PAI Teachers in Improving Learning Methods at SDN 1 Patalan Bantul" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/implementasi-program-persepsi-profesi-guru-metodik-thumb-d34b4.webp" title="JURIS - The Influence of Teacher Professional Education (PPG) on the Performance of PAI Teachers in Improving Learning Methods at SDN 1 Patalan Bantul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/implementasi-program-persepsi-profesi-guru-metodik-thumb-d34b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/implementasi-program-persepsi-profesi-guru-metodik-thumb-d34b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/implementasi-program-persepsi-profesi-guru-metodik-thumb-d34b4.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Teacher Professional Education (PPG) on the Performance of PAI Teachers in Improving Learning Methods at SDN 1 Patalan Bantul" alt="JURIS - The Influence of Teacher Professional Education (PPG) on the Performance of PAI Teachers in Improving Learning Methods at SDN 1 Patalan Bantul" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/implementasi-program-persepsi-profesi-guru-metodik-thumb-18076.webp" title="JURIS - The Influence of Teacher Professional Education (PPG) on the Performance of PAI Teachers in Improving Learning Methods at SDN 1 Patalan Bantul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/implementasi-program-persepsi-profesi-guru-metodik-thumb-18076.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/implementasi-program-persepsi-profesi-guru-metodik-thumb-18076.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/implementasi-program-persepsi-profesi-guru-metodik-thumb-18076.webp 1x" title="JURIS - The Influence of Teacher Professional Education (PPG) on the Performance of PAI Teachers in Improving Learning Methods at SDN 1 Patalan Bantul" alt="JURIS - The Influence of Teacher Professional Education (PPG) on the Performance of PAI Teachers in Improving Learning Methods at SDN 1 Patalan Bantul" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48595-implementasi-program-persepsi-profesi-guru-metodik" title="JURIS - The Influence of Teacher Professional Education (PPG) on the Performance of PAI Teachers in Improving Learning Methods at SDN 1 Patalan Bantul" target="_blank">The Influence of Teacher Professional Education (PPG) on the Performance of PAI Teachers in Improving Learning Methods at SDN 1 Patalan Bantul</a>: Penelitian lanjutan dapat menggali dampak jangka panjang PPG terhadap pencapaian kompetensi guru di tingkat menengah atas, sehingga dapat menilai keberlanjutan efektivitas program tersebut. Selanjutnya, studi komparatif antara sekolah negeri dan swasta dapat mengidentifikasi faktor kontekstual yang memengaruhi adaptasi PPG, memperkaya pemahaman tentang adaptabilitas program. Akhirnya, penelitian eksperimental dapat mengevaluasi pasar teknologi edukasi, seperti penggunaan aplikasi mobile, dalam meningkatkan interaktivitas pembelajaran setelah mengikuti PPG, sehingga menghasilkan rekomendasi integrasi teknologi yang tepat sasaran..
<br>Penelitian di SDN 1 Patalan Bantul menunjukkan bahwa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) secara signifikan meningkatkan kompetensi dan kreativitas guru PAI dalam merancang metode pembelajaran.PPG membuka wawasan guru terhadap strategi pembelajaran modern dan menumbuhkan rasa percaya diri serta kredibilitas profesional.Dukungan institusi pendidikan dan pemerintah turut memfasilitasi implementasi program, meskipun terdapat tantangan pengelolaan waktu dan administrasi
<br>Kualitas pendidikan suatu negara ditentukan oleh kualitas pendidikannya. Guru yang menyelenggarakan pendidikan dasar, menengah, dan usia dini harus memiliki kompetensi dan kualifikasi yang sesuai dengan standar nasional pendidikan. Program Pendidikan Profesi Guru Prajabatan merupakan program inovatif untuk mempersiapkan calon guru bersertifikat. Persyaratan pendidikan bagi guru mencakup minimal gelar sarjana dan harus memiliki sertifikasi pendidik yang diperoleh melalui program terakreditasi. Setelah tersertifikasi oleh Program Pendidikan dan Pelatihan Profesi Guru, maka seluruh proses sertifikasi dilaksanakan oleh Pendidikan Profesi Guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan untuk menyelidiki bagaimana kebijakan pelatihan guru di Indonesia memenuhi kebutuhan guru profesional.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/2/implementasi-program-persepsi-profesi-guru-metodik-thumb-ca7b9.webp" type="image/webp" length="89604" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/implementasi-program-persepsi-profesi-guru-metodik-thumb-ca7b9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/implementasi-program-persepsi-profesi-guru-metodik-thumb-d34b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/implementasi-program-persepsi-profesi-guru-metodik-thumb-18076.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-964-iai-almuslimaceh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4844-indonesian-journal-islamic-social-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Fri, 22 May 2026 03:29:51 +0700. 12 items. Served in: 3.791 seconds [atom] -->
