<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-05-05T00:12:09+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Designing an Illustrated Storybook as an Educational Medium about Worm Disease for Children ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Designing an Illustrated Storybook as an Educational Medium about Worm Disease for Children ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Designing an Illustrated Storybook as an Educational Medium about Worm Disease for Children ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45872-buku-cerita-bergambar-edukasi-anak-penyakit-c" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45872-buku-cerita-bergambar-edukasi-anak-penyakit-c" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-05:6e4ca23ec4851ae2499141fb2d1febc0</id>
	<published>2026-05-04T22:40:47+07:00</published>
	<updated>2026-05-04T22:40:47+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="yos suprapto" label="yos suprapto" />
	<category term="mujib ridwan" label="mujib ridwan" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,mujib,ridwan,suprapto,yos]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk menguji efektivitas buku cerita bergambar ini secara kuantitatif terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku anak-anak terkait pencegahan cacingan. Selain itu, pengembangan buku cerita bergambar dapat dilakukan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk menguji efektivitas buku cerita bergambar ini secara kuantitatif terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku anak-anak terkait pencegahan cacingan. Selain itu, pengembangan buku cerita bergambar dapat dilakukan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/buku-bergambar-edukasi-anak-anak-penyakit-cacingan-thumb-abfb5.webp" title="JURIS - Designing an Illustrated Storybook as an Educational Medium about Worm Disease for Children" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/buku-bergambar-edukasi-anak-anak-penyakit-cacingan-thumb-abfb5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/buku-bergambar-edukasi-anak-anak-penyakit-cacingan-thumb-abfb5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/buku-bergambar-edukasi-anak-anak-penyakit-cacingan-thumb-abfb5.webp 1x" title="JURIS - Designing an Illustrated Storybook as an Educational Medium about Worm Disease for Children" alt="JURIS - Designing an Illustrated Storybook as an Educational Medium about Worm Disease for Children" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/buku-bergambar-edukasi-anak-anak-penyakit-cacingan-thumb-3fa57.webp" title="JURIS - Designing an Illustrated Storybook as an Educational Medium about Worm Disease for Children" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/buku-bergambar-edukasi-anak-anak-penyakit-cacingan-thumb-3fa57.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/buku-bergambar-edukasi-anak-anak-penyakit-cacingan-thumb-3fa57.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/buku-bergambar-edukasi-anak-anak-penyakit-cacingan-thumb-3fa57.webp 1x" title="JURIS - Designing an Illustrated Storybook as an Educational Medium about Worm Disease for Children" alt="JURIS - Designing an Illustrated Storybook as an Educational Medium about Worm Disease for Children" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/buku-bergambar-edukasi-anak-anak-penyakit-cacingan-thumb-fd0fc.webp" title="JURIS - Designing an Illustrated Storybook as an Educational Medium about Worm Disease for Children" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/buku-bergambar-edukasi-anak-anak-penyakit-cacingan-thumb-fd0fc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/buku-bergambar-edukasi-anak-anak-penyakit-cacingan-thumb-fd0fc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/buku-bergambar-edukasi-anak-anak-penyakit-cacingan-thumb-fd0fc.webp 1x" title="JURIS - Designing an Illustrated Storybook as an Educational Medium about Worm Disease for Children" alt="JURIS - Designing an Illustrated Storybook as an Educational Medium about Worm Disease for Children" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45872-buku-cerita-bergambar-edukasi-anak-penyakit-c" title="JURIS - Designing an Illustrated Storybook as an Educational Medium about Worm Disease for Children" target="_blank">Designing an Illustrated Storybook as an Educational Medium about Worm Disease for Children</a>: Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk menguji efektivitas buku cerita bergambar ini secara kuantitatif terhadap peningkatan pengetahuan dan perilaku anak-anak terkait pencegahan cacingan. Selain itu, pengembangan buku cerita bergambar dapat dilakukan dengan menambahkan elemen interaktif, seperti permainan atau kuis, untuk meningkatkan daya tarik dan efektivitas pembelajaran. Studi lebih lanjut juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi penggunaan buku cerita bergambar ini dalam berbagai setting pendidikan, seperti sekolah dan pusat kesehatan masyarakat, serta mengadaptasi kontennya untuk menjangkau kelompok usia yang lebih luas, termasuk remaja dan orang dewasa, dengan tujuan meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat secara menyeluruh. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit cacingan di Indonesia melalui pendekatan edukasi yang inovatif dan menarik..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa menjaga kebersihan merupakan hal penting untuk mencegah infeksi cacingan pada anak-anak.Buku cerita bergambar yang dirancang berpotensi menjadi media edukasi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersihan.Buku ini diharapkan dapat meningkatkan kreativitas pola pikir anak dalam menginterpretasikan bahasa visual dan verbal
<br>Infeksi cacingan masih menjadi masalah kesehatan yang umum di Indonesia, terutama pada anak-anak, dengan prevalensi mencapai 45Ae65%. Minimnya media edukatif yang sesuai untuk anak-anak menjadikan buku cerita bergambar sebagai alternatif media komunikasi visual yang potensial untuk menyampaikan informasi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang buku cerita bergambar sebagai media edukasi mengenai penyakit cacingan bagi anak usia 4Ae8 tahun. Metode yang digunakan mengacu pada pendekatan desain dari Eric Karjaluoto yang mencakup tahapan discovery, planning, creative, dan application. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka di wilayah Jakarta Barat. Hasil perancangan menghasilkan buku...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/4/buku-bergambar-edukasi-anak-anak-penyakit-cacingan-thumb-3fa57.webp" type="image/webp" length="76580" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/buku-bergambar-edukasi-anak-anak-penyakit-cacingan-thumb-abfb5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/buku-bergambar-edukasi-anak-anak-penyakit-cacingan-thumb-3fa57.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/buku-bergambar-edukasi-anak-anak-penyakit-cacingan-thumb-fd0fc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2073-unusida.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18451-journal-computer-science-visual-communication-design.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Sentimen Pengunjung terhadap Objek Wisata Kabupaten Gresik Menggunakan Support Vector Machine SVM dan Linear Discriminant Analysis LDA ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Sentimen Pengunjung terhadap Objek Wisata Kabupaten Gresik Menggunakan Support Vector Machine SVM dan Linear Discriminant Analysis LDA ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Sentimen Pengunjung terhadap Objek Wisata Kabupaten Gresik Menggunakan Support Vector Machine SVM dan Linear Discriminant Analysis LDA ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45874-sentimen-negatif-pasar-vector-machine-svm-model-su" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45874-sentimen-negatif-pasar-vector-machine-svm-model-su" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-05:21b76a2e27c6dab4997a7f2d02c2f585</id>
	<published>2026-05-04T22:34:43+07:00</published>
	<updated>2026-05-04T22:34:43+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="yos suprapto" label="yos suprapto" />
	<category term="mujib ridwan" label="mujib ridwan" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,mujib,ridwan,suprapto,yos]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi model word embedding yang lebih canggih, seperti training model baru dengan korpus yang lebih besar, untuk meningkatkan pemahaman konteks antar kata dan akurasi analisis sentimen. Selain itu, penerapan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi model word embedding yang lebih canggih, seperti training model baru dengan korpus yang lebih besar, untuk meningkatkan pemahaman konteks antar kata dan akurasi analisis sentimen. Selain itu, penerapan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/2/sentimen-negatif-pasar-vector-machine-svm-model-su-thumb-7af09.webp" title="JURIS - Analisis Sentimen Pengunjung terhadap Objek Wisata Kabupaten Gresik Menggunakan Support Vector Machine (SVM) dan Linear Discriminant Analysis (LDA)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/sentimen-negatif-pasar-vector-machine-svm-model-su-thumb-7af09.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/sentimen-negatif-pasar-vector-machine-svm-model-su-thumb-7af09.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/sentimen-negatif-pasar-vector-machine-svm-model-su-thumb-7af09.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sentimen Pengunjung terhadap Objek Wisata Kabupaten Gresik Menggunakan Support Vector Machine (SVM) dan Linear Discriminant Analysis (LDA)" alt="JURIS - Analisis Sentimen Pengunjung terhadap Objek Wisata Kabupaten Gresik Menggunakan Support Vector Machine (SVM) dan Linear Discriminant Analysis (LDA)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/2/sentimen-negatif-pasar-vector-machine-svm-model-su-thumb-25bbb.webp" title="JURIS - Analisis Sentimen Pengunjung terhadap Objek Wisata Kabupaten Gresik Menggunakan Support Vector Machine (SVM) dan Linear Discriminant Analysis (LDA)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/sentimen-negatif-pasar-vector-machine-svm-model-su-thumb-25bbb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/sentimen-negatif-pasar-vector-machine-svm-model-su-thumb-25bbb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/sentimen-negatif-pasar-vector-machine-svm-model-su-thumb-25bbb.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sentimen Pengunjung terhadap Objek Wisata Kabupaten Gresik Menggunakan Support Vector Machine (SVM) dan Linear Discriminant Analysis (LDA)" alt="JURIS - Analisis Sentimen Pengunjung terhadap Objek Wisata Kabupaten Gresik Menggunakan Support Vector Machine (SVM) dan Linear Discriminant Analysis (LDA)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/2/sentimen-negatif-pasar-vector-machine-svm-model-su-thumb-95b89.webp" title="JURIS - Analisis Sentimen Pengunjung terhadap Objek Wisata Kabupaten Gresik Menggunakan Support Vector Machine (SVM) dan Linear Discriminant Analysis (LDA)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/2/sentimen-negatif-pasar-vector-machine-svm-model-su-thumb-95b89.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/2/sentimen-negatif-pasar-vector-machine-svm-model-su-thumb-95b89.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/2/sentimen-negatif-pasar-vector-machine-svm-model-su-thumb-95b89.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sentimen Pengunjung terhadap Objek Wisata Kabupaten Gresik Menggunakan Support Vector Machine (SVM) dan Linear Discriminant Analysis (LDA)" alt="JURIS - Analisis Sentimen Pengunjung terhadap Objek Wisata Kabupaten Gresik Menggunakan Support Vector Machine (SVM) dan Linear Discriminant Analysis (LDA)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45874-sentimen-negatif-pasar-vector-machine-svm-model-su" title="JURIS - Analisis Sentimen Pengunjung terhadap Objek Wisata Kabupaten Gresik Menggunakan Support Vector Machine (SVM) dan Linear Discriminant Analysis (LDA)" target="_blank">Analisis Sentimen Pengunjung terhadap Objek Wisata Kabupaten Gresik Menggunakan Support Vector Machine (SVM) dan Linear Discriminant Analysis (LDA)</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi model word embedding yang lebih canggih, seperti training model baru dengan korpus yang lebih besar, untuk meningkatkan pemahaman konteks antar kata dan akurasi analisis sentimen. Selain itu, penerapan metode deep learning, dikombinasikan dengan LDA, dapat meningkatkan akurasi klasifikasi sentimen dan menangani masalah ketidakseimbangan data. Untuk memperdalam pemahaman tentang faktor-faktor yang memengaruhi sentimen pengunjung, penelitian dapat difokuskan pada analisis lebih rinci terhadap ulasan negatif, mengidentifikasi aspek-aspek spesifik dari objek wisata yang perlu ditingkatkan, seperti fasilitas, kebersihan, atau harga tiket. Penelitian ini dapat menggunakan metode analisis topik atau analisis fitur untuk mengidentifikasi tema-tema utama yang muncul dalam ulasan negatif dan memberikan rekomendasi yang lebih terarah kepada pengelola wisata. Terakhir, penelitian dapat memperluas cakupan data dengan mengumpulkan ulasan dari berbagai platform media sosial dan situs web perjalanan, untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif tentang persepsi pengunjung terhadap objek wisata di Kabupaten Gresik..
<br>Hasil klasifikasi sentimen dari 511 ulasan menunjukkan bahwa terdapat 456 sentimen positif, 33 sentimen negatif, dan 22 sentimen netral.Model SVM dengan LDA terbukti efektif dalam klasifikasi sentimen, dengan nilai F1-score sebesar 66%, lebih tinggi 11% dibandingkan model SVM tanpa LDA yang memiliki nilai F1-score 55%.Penelitian ini mengindikasikan bahwa perspektif pengunjung terhadap objek wisata di Kabupaten Gresik cenderung positif
<br>Sektor pariwisata di pulau Jawa mendominasi arus perjalanan domestik di Indonesia. Jawa Timur menyumbang angka tertinggi dengan 198,91 juta perjalanan. Namun, kondisi ini masih belum merata ke seluruh daerah. Berdasarkan data kunjungan wisatawan online (DAKUWISON) tercatat bahwa terjadi penurunan pengunjung wisata di Kabupaten Gresik pada tahun 2023. Hal ini tidak sesuai dengan kebijakan PPKM yang ditiadakan pada tahun sebelumnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis sentimen ulasan menggunakan metode klasifikasi SVM-LDA untuk mengetahui persepsi mereka sebagai tambahan opini berbasis data bagi pengelola wisata. Support Vector Machine (SVM) sebagai metode Supervised Learning diterapkan dalam penelitian, selain itu peningkatan klasifikasi dengan menambahkan metode reduksi dimensi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/2/sentimen-negatif-pasar-vector-machine-svm-model-su-thumb-25bbb.webp" type="image/webp" length="99262" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/sentimen-negatif-pasar-vector-machine-svm-model-su-thumb-7af09.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/sentimen-negatif-pasar-vector-machine-svm-model-su-thumb-25bbb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/2/sentimen-negatif-pasar-vector-machine-svm-model-su-thumb-95b89.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2073-unusida.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18451-journal-computer-science-visual-communication-design.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Perbandingan Evaluasi Metode Deep Learning pada Klasifikasi Jenis Kendaraan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Perbandingan Evaluasi Metode Deep Learning pada Klasifikasi Jenis Kendaraan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Perbandingan Evaluasi Metode Deep Learning pada Klasifikasi Jenis Kendaraan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45865-metode-model-v-neural-data-latih-validasi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45865-metode-model-v-neural-data-latih-validasi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-05:36bd2caaecc22453c713ed5d77207e48</id>
	<published>2026-05-04T22:33:54+07:00</published>
	<updated>2026-05-04T22:33:54+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="sinta side" label="sinta side" />
	<category term="satpol pp" label="satpol pp" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,pp,satpol,side,sinta]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran untuk penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan eksplorasi lebih lanjut mengenai penyesuaian arsitektur VGG16 agar lebih fokus pada karakteristik kendaraan yang relevan, yang berpotensi meningkatkan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran untuk penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan eksplorasi lebih lanjut mengenai penyesuaian arsitektur VGG16 agar lebih fokus pada karakteristik kendaraan yang relevan, yang berpotensi meningkatkan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/metode-model-v-neural-data-latih-validasi-machine-thumb-fffc5.webp" title="JURIS - Analisis Perbandingan Evaluasi Metode Deep Learning  pada Klasifikasi Jenis Kendaraan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/metode-model-v-neural-data-latih-validasi-machine-thumb-fffc5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/metode-model-v-neural-data-latih-validasi-machine-thumb-fffc5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/metode-model-v-neural-data-latih-validasi-machine-thumb-fffc5.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perbandingan Evaluasi Metode Deep Learning  pada Klasifikasi Jenis Kendaraan" alt="JURIS - Analisis Perbandingan Evaluasi Metode Deep Learning  pada Klasifikasi Jenis Kendaraan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/metode-model-v-neural-data-latih-validasi-machine-thumb-9ba05.webp" title="JURIS - Analisis Perbandingan Evaluasi Metode Deep Learning  pada Klasifikasi Jenis Kendaraan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/metode-model-v-neural-data-latih-validasi-machine-thumb-9ba05.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/metode-model-v-neural-data-latih-validasi-machine-thumb-9ba05.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/metode-model-v-neural-data-latih-validasi-machine-thumb-9ba05.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perbandingan Evaluasi Metode Deep Learning  pada Klasifikasi Jenis Kendaraan" alt="JURIS - Analisis Perbandingan Evaluasi Metode Deep Learning  pada Klasifikasi Jenis Kendaraan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/metode-model-v-neural-data-latih-validasi-machine-thumb-94ed3.webp" title="JURIS - Analisis Perbandingan Evaluasi Metode Deep Learning  pada Klasifikasi Jenis Kendaraan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/metode-model-v-neural-data-latih-validasi-machine-thumb-94ed3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/metode-model-v-neural-data-latih-validasi-machine-thumb-94ed3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/metode-model-v-neural-data-latih-validasi-machine-thumb-94ed3.webp 1x" title="JURIS - Analisis Perbandingan Evaluasi Metode Deep Learning  pada Klasifikasi Jenis Kendaraan" alt="JURIS - Analisis Perbandingan Evaluasi Metode Deep Learning  pada Klasifikasi Jenis Kendaraan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45865-metode-model-v-neural-data-latih-validasi" title="JURIS - Analisis Perbandingan Evaluasi Metode Deep Learning  pada Klasifikasi Jenis Kendaraan" target="_blank">Analisis Perbandingan Evaluasi Metode Deep Learning  pada Klasifikasi Jenis Kendaraan</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran untuk penelitian lanjutan. Pertama, perlu dilakukan eksplorasi lebih lanjut mengenai penyesuaian arsitektur VGG16 agar lebih fokus pada karakteristik kendaraan yang relevan, yang berpotensi meningkatkan akurasi klasifikasi. Kedua, penting untuk menerapkan teknik-teknik seperti dropout atau regularisasi untuk mengatasi potensi overfitting, terutama pada dataset yang memiliki perbedaan yang sangat jelas antar jenis kendaraan. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat berfokus pada inisialisasi bobot secara acak pada model CNN atau VGG16, yang memungkinkan model untuk lebih disesuaikan dengan tugas klasifikasi jenis kendaraan, serta menguji metode transfer learning dengan dataset yang lebih besar untuk meningkatkan generalisasi model..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa model VGG16 memiliki efektivitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan Convolutional Neural Network (CNN) dan ResNet50 dalam klasifikasi jenis kendaraan.Hasil ini mengindikasikan bahwa arsitektur VGG16 lebih mampu menangkap fitur-fitur penting dari gambar kendaraan.Penelitian ini memberikan wawasan berharga untuk pengembangan sistem transportasi cerdas dengan memanfaatkan teknologi deep learning.Lebih lanjut, peningkatan kualitas kamera dapat berkontribusi pada peningkatan akurasi sistem klasifikasi kendaraan
<br>Pengenalan kendaraan memiliki kompleksitas yang tinggi, permasalahan yang dihadapi saat melakukan penelitian kendaraan seperti variasi jenis kendaraan, kondisi pencahayaan, perspektif, resolusi, kualitas gambar serta warna dan tekstur menjadi faktor utama. Permasalahan ini memerlukan pendekatan multidisiplin ilmu dengan kombinasi teknologi pengolahan citra, machine learning, dan pengenalan pola. Pendekatan inovatif dan penelitian secara konsisten penting untuk meningkatkan kinerja sistem serta mencoba segala model arsitektur deep learning yang telah dikembangkan.Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan Model Neural Network untuk klasifikasi kendaraan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/b/metode-model-v-neural-data-latih-validasi-machine-thumb-fffc5.webp" type="image/webp" length="86838" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/metode-model-v-neural-data-latih-validasi-machine-thumb-fffc5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/metode-model-v-neural-data-latih-validasi-machine-thumb-9ba05.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/metode-model-v-neural-data-latih-validasi-machine-thumb-94ed3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2073-unusida.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18451-journal-computer-science-visual-communication-design.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Designing a Mascot as a Visual Identity for the Fan Vet Petcare Gresik Clinic ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Designing a Mascot as a Visual Identity for the Fan Vet Petcare Gresik Clinic ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Designing a Mascot as a Visual Identity for the Fan Vet Petcare Gresik Clinic ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45861-persepsi-pemilik-hewan-desain-karakter-maskot-desa" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45861-persepsi-pemilik-hewan-desain-karakter-maskot-desa" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-05:0bd20f5e8d7bf091aba2e8eb3b2cdd3e</id>
	<published>2026-05-04T22:32:14+07:00</published>
	<updated>2026-05-04T22:32:14+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="sinta side" label="sinta side" />
	<category term="satpol pp" label="satpol pp" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,pp,satpol,side,sinta]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada evaluasi mendalam mengenai dampak nyata dari perancangan maskot Fani terhadap Klinik Fan Vet Petcare Gresik. Pertama, sangat penting untuk meneliti efektivitas desain konten media sosial yang kini telah diperkuat ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada evaluasi mendalam mengenai dampak nyata dari perancangan maskot Fani terhadap Klinik Fan Vet Petcare Gresik. Pertama, sangat penting untuk meneliti efektivitas desain konten media sosial yang kini telah diperkuat ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/persepsi-pemilik-hewan-desain-karakter-maskot-kont-thumb-1c6e9.webp" title="JURIS - Designing a Mascot as a Visual Identity for the Fan Vet Petcare Gresik Clinic" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/persepsi-pemilik-hewan-desain-karakter-maskot-kont-thumb-1c6e9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/persepsi-pemilik-hewan-desain-karakter-maskot-kont-thumb-1c6e9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/persepsi-pemilik-hewan-desain-karakter-maskot-kont-thumb-1c6e9.webp 1x" title="JURIS - Designing a Mascot as a Visual Identity for the Fan Vet Petcare Gresik Clinic" alt="JURIS - Designing a Mascot as a Visual Identity for the Fan Vet Petcare Gresik Clinic" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/persepsi-pemilik-hewan-desain-karakter-maskot-kont-thumb-1ab36.webp" title="JURIS - Designing a Mascot as a Visual Identity for the Fan Vet Petcare Gresik Clinic" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/persepsi-pemilik-hewan-desain-karakter-maskot-kont-thumb-1ab36.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/persepsi-pemilik-hewan-desain-karakter-maskot-kont-thumb-1ab36.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/persepsi-pemilik-hewan-desain-karakter-maskot-kont-thumb-1ab36.webp 1x" title="JURIS - Designing a Mascot as a Visual Identity for the Fan Vet Petcare Gresik Clinic" alt="JURIS - Designing a Mascot as a Visual Identity for the Fan Vet Petcare Gresik Clinic" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/6/persepsi-pemilik-hewan-desain-karakter-maskot-kont-thumb-60e12.webp" title="JURIS - Designing a Mascot as a Visual Identity for the Fan Vet Petcare Gresik Clinic" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/6/persepsi-pemilik-hewan-desain-karakter-maskot-kont-thumb-60e12.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/6/persepsi-pemilik-hewan-desain-karakter-maskot-kont-thumb-60e12.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/6/persepsi-pemilik-hewan-desain-karakter-maskot-kont-thumb-60e12.webp 1x" title="JURIS - Designing a Mascot as a Visual Identity for the Fan Vet Petcare Gresik Clinic" alt="JURIS - Designing a Mascot as a Visual Identity for the Fan Vet Petcare Gresik Clinic" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45861-persepsi-pemilik-hewan-desain-karakter-maskot-desa" title="JURIS - Designing a Mascot as a Visual Identity for the Fan Vet Petcare Gresik Clinic" target="_blank">Designing a Mascot as a Visual Identity for the Fan Vet Petcare Gresik Clinic</a>: Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada evaluasi mendalam mengenai dampak nyata dari perancangan maskot Fani terhadap Klinik Fan Vet Petcare Gresik. Pertama, sangat penting untuk meneliti efektivitas desain konten media sosial yang kini telah diperkuat dengan kehadiran maskot Fani. Sebuah studi dapat mengukur secara kuantitatif sejauh mana maskot ini meningkatkan tingkat interaksi, daya ingat merek, dan potensi konversi di kalangan audiens. Hal ini bisa dilakukan dengan menganalisis data analitik media sosial atau melakukan survei sebelum dan sesudah implementasi maskot, untuk memastikan pesan edukasi dan promosi tersampaikan secara efektif. Kedua, investigasi kualitatif bisa dilakukan untuk memahami persepsi dan respon emosional audiens terhadap karakter maskot Fani. Studi ini akan menggali apakah maskot tersebut berhasil membangun rasa kepercayaan, kehangatan, dan kedekatan emosional yang lebih kuat antara klinik dengan pemilik hewan peliharaan. Wawancara mendalam atau diskusi kelompok terfokus dapat mengungkap bagaimana Fani mempengaruhi keputusan pelanggan dalam memilih layanan kesehatan hewan. Terakhir, penelitian komparatif akan sangat bermanfaat untuk membandingkan dampak identitas merek dan pangsa pasar Klinik Fan Vet Petcare Gresik dengan klinik hewan pesaing yang belum mengadopsi maskot. Pertanyaan kunci yang bisa dijawab adalah bagaimana penggunaan maskot Fani secara konsisten memberikan keunggulan kompetitif dalam membangun loyalitas pelanggan dan persepsi positif di pasar, serta nilai strategisnya dalam pertumbuhan bisnis jangka panjang..
<br>Perancangan maskot untuk Klinik Fan Vet Petcare Gresik berhasil menciptakan identitas visual yang kuat melalui desain karakter maskot yang dilengkapi berbagai ekspresi dan gestur, didukung oleh media promosi seperti Graphic Standard Manual, merchandise, dan konten media sosial.Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan pengenalan dan promosi klinik, serta memperkuat interaksi dan keterlibatan dengan audiens.Dengan menggali preferensi audiens melalui kuesioner dan analisis data, maskot yang dirancang diharapkan relevan dan efektif dalam memperkuat citra merek serta meningkatkan keterlibatan konsumen
<br>Maskot merupakan sebuah karakter atau wujud yang bisa terbentuk dari manusia, hewan, atau objek yang dijadikan sebagai figur yang dianggap bisa menggambarkan dan atau mencerminkan citra sebuah perusahaan. Maskot memiliki peran penting dalam identitas visual suatu perusahaan karena dapat membuat sebuah kegiatan promosi lebih menarik. Dalam sebuah kegiatan promosi, Maskot dapat berinteraksi dengan audiens melalui caranya sendiri sehingga dapat menjadikan suasana lebih hidup dan menarik. Perancangan maskot untuk klinik Fan Vet Petcare Gresik ini dilakukan dengan tujuan untuk memperkuat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/6/persepsi-pemilik-hewan-desain-karakter-maskot-kont-thumb-1ab36.webp" type="image/webp" length="110470" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/persepsi-pemilik-hewan-desain-karakter-maskot-kont-thumb-1c6e9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/persepsi-pemilik-hewan-desain-karakter-maskot-kont-thumb-1ab36.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/6/persepsi-pemilik-hewan-desain-karakter-maskot-kont-thumb-60e12.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2073-unusida.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18451-journal-computer-science-visual-communication-design.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Eksplorasi Tipografi Visual Alam dan Urban Perbandingan Persepsi Huruf antara AI dan Pengamatan Manusia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Eksplorasi Tipografi Visual Alam dan Urban Perbandingan Persepsi Huruf antara AI dan Pengamatan Manusia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Eksplorasi Tipografi Visual Alam dan Urban Perbandingan Persepsi Huruf antara AI dan Pengamatan Manusia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45868-ai-multimodal-budaya-visual-model-komunikasi-vi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45868-ai-multimodal-budaya-visual-model-komunikasi-vi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-05:440cf8fa22147bcd9b4b56dd7d70f4f3</id>
	<published>2026-05-04T22:11:44+07:00</published>
	<updated>2026-05-04T22:11:44+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="yos suprapto" label="yos suprapto" />
	<category term="mujib ridwan" label="mujib ridwan" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,mujib,ridwan,suprapto,yos]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan memperluas Human-AI Comparative Analysis Framework dengan melibatkan model AI berbasis visi komputer (computer vision) seperti YOLO, CLIP, atau DALLAE agar pengenalan bentuk visual dapat dilakukan secara lebih langsung ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan memperluas Human-AI Comparative Analysis Framework dengan melibatkan model AI berbasis visi komputer (computer vision) seperti YOLO, CLIP, atau DALLAE agar pengenalan bentuk visual dapat dilakukan secara lebih langsung ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/e/ai-multimodal-budaya-visual-model-komunikasi-kuat-thumb-113da.webp" title="JURIS - Eksplorasi Tipografi Visual Alam dan Urban: Perbandingan Persepsi Huruf antara AI dan Pengamatan Manusia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/ai-multimodal-budaya-visual-model-komunikasi-kuat-thumb-113da.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/ai-multimodal-budaya-visual-model-komunikasi-kuat-thumb-113da.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/ai-multimodal-budaya-visual-model-komunikasi-kuat-thumb-113da.webp 1x" title="JURIS - Eksplorasi Tipografi Visual Alam dan Urban: Perbandingan Persepsi Huruf antara AI dan Pengamatan Manusia" alt="JURIS - Eksplorasi Tipografi Visual Alam dan Urban: Perbandingan Persepsi Huruf antara AI dan Pengamatan Manusia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/e/ai-multimodal-budaya-visual-model-komunikasi-kuat-thumb-4010c.webp" title="JURIS - Eksplorasi Tipografi Visual Alam dan Urban: Perbandingan Persepsi Huruf antara AI dan Pengamatan Manusia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/ai-multimodal-budaya-visual-model-komunikasi-kuat-thumb-4010c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/ai-multimodal-budaya-visual-model-komunikasi-kuat-thumb-4010c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/ai-multimodal-budaya-visual-model-komunikasi-kuat-thumb-4010c.webp 1x" title="JURIS - Eksplorasi Tipografi Visual Alam dan Urban: Perbandingan Persepsi Huruf antara AI dan Pengamatan Manusia" alt="JURIS - Eksplorasi Tipografi Visual Alam dan Urban: Perbandingan Persepsi Huruf antara AI dan Pengamatan Manusia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/e/ai-multimodal-budaya-visual-model-komunikasi-kuat-thumb-a2394.webp" title="JURIS - Eksplorasi Tipografi Visual Alam dan Urban: Perbandingan Persepsi Huruf antara AI dan Pengamatan Manusia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/e/ai-multimodal-budaya-visual-model-komunikasi-kuat-thumb-a2394.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/e/ai-multimodal-budaya-visual-model-komunikasi-kuat-thumb-a2394.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/e/ai-multimodal-budaya-visual-model-komunikasi-kuat-thumb-a2394.webp 1x" title="JURIS - Eksplorasi Tipografi Visual Alam dan Urban: Perbandingan Persepsi Huruf antara AI dan Pengamatan Manusia" alt="JURIS - Eksplorasi Tipografi Visual Alam dan Urban: Perbandingan Persepsi Huruf antara AI dan Pengamatan Manusia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45868-ai-multimodal-budaya-visual-model-komunikasi-vi" title="JURIS - Eksplorasi Tipografi Visual Alam dan Urban: Perbandingan Persepsi Huruf antara AI dan Pengamatan Manusia" target="_blank">Eksplorasi Tipografi Visual Alam dan Urban: Perbandingan Persepsi Huruf antara AI dan Pengamatan Manusia</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan memperluas Human-AI Comparative Analysis Framework dengan melibatkan model AI berbasis visi komputer (computer vision) seperti YOLO, CLIP, atau DALLAE agar pengenalan bentuk visual dapat dilakukan secara lebih langsung dan presisi. Selain itu, perlu dilakukan pengujian dengan melibatkan lebih banyak partisipan manusia dari latar belakang visual yang beragam untuk memperkuat validitas interpretasi bentuk huruf secara kolektif. Pendekatan tipografi berbasis fotografi ini sangat potensial untuk dikembangkan sebagai metode pengajaran visual dalam pendidikan desain, khususnya dalam memperkenalkan pentingnya sensitivitas terhadap bentuk dan lingkungan sekitar. Kolaborasi lintas bidang seperti desain, fotografi, dan kecerdasan buatan sebaiknya terus ditingkatkan guna menciptakan karya visual yang estetik dan reflektif terhadap perkembangan teknologi dan budaya visual kontemporer..
<br>Penelitian ini mengkaji eksplorasi bentuk huruf melalui pendekatan visual berbasis fotografi yang mengambil inspirasi dari elemen-elemen alam dan objek-objek urban.Temuan menunjukkan adanya perbedaan mendasar dalam cara manusia dan kecerdasan buatan (AI) memproses rangsangan visual.Manusia cenderung mengandalkan fleksibilitas kognitif dan asosiasi kontekstual, sementara AI beroperasi dalam kerangka representasional berbasis pola struktural.Studi ini menunjukkan bahwa lanskap visual memiliki potensi signifikan sebagai sumber inovasi dalam desain bentuk huruf.Pendekatan tipografi berbasis fotografi yang dikombinasikan dengan analisis berbantuan AI membuka perspektif baru dalam pengembangan desain komunikasi visual
<br>Huruf memiliki potensi visual tinggi dalam menyampaikan pesan dan citra. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pembentukan bentuk huruf melalui fotografi objek visual di alam dan urban, serta membandingkan persepsi huruf antara manusia dan kecerdasan buatan (AI). Metode yang digunakan adalah Human-AI Comparative Analysis Framework. Sebanyak 56 foto objek menyerupai huruf dikumpulkan dan dianotasi oleh partisipan dari latar belakang desain visual, lalu diuji dengan model AI multimodal (ChatGPT). Hasil penelitian menunjukkan tingkat kecocokan antara manusia dan AI sebesar 76%, di mana manusia menggunakan pendekatan asosiatif dan kontekstual, sedangkan AI fokus pada struktur geometris. Perbedaan ini...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/e/ai-multimodal-budaya-visual-model-komunikasi-kuat-thumb-a2394.webp" type="image/webp" length="58496" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/ai-multimodal-budaya-visual-model-komunikasi-kuat-thumb-113da.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/ai-multimodal-budaya-visual-model-komunikasi-kuat-thumb-4010c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/e/ai-multimodal-budaya-visual-model-komunikasi-kuat-thumb-a2394.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2073-unusida.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18451-journal-computer-science-visual-communication-design.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analysis of Preference Structure in Billie Eilish Hot Ones ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analysis of Preference Structure in Billie Eilish Hot Ones ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analysis of Preference Structure in Billie Eilish Hot Ones ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45880-analisis-struktur-enzim" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45880-analisis-struktur-enzim" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-05:ce3605a50116efb954b5f10286f62c0c</id>
	<published>2026-05-04T21:21:29+07:00</published>
	<updated>2026-05-04T21:21:29+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="pub nuris ac" label="pub nuris ac" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="cited paper" label="cited paper" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,cited,focus,nuris,paper,pub,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan untuk membandingkan preferensi struktur dalam wawancara biasa dengan wawancara Hot Ones, dengan fokus pada bagaimana selebriti lain menangani dinamika unik ini. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan untuk membandingkan preferensi struktur dalam wawancara biasa dengan wawancara Hot Ones, dengan fokus pada bagaimana selebriti lain menangani dinamika unik ini. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/analisis-struktur-enzim-preferensi-percakapan-prag-thumb-94615.webp" title="JURIS - Analysis of Preference Structure in Billie Eilish Hot Ones" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/analisis-struktur-enzim-preferensi-percakapan-prag-thumb-94615.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/analisis-struktur-enzim-preferensi-percakapan-prag-thumb-94615.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/analisis-struktur-enzim-preferensi-percakapan-prag-thumb-94615.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Preference Structure in Billie Eilish Hot Ones" alt="JURIS - Analysis of Preference Structure in Billie Eilish Hot Ones" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/analisis-struktur-enzim-preferensi-percakapan-prag-thumb-590b7.webp" title="JURIS - Analysis of Preference Structure in Billie Eilish Hot Ones" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/analisis-struktur-enzim-preferensi-percakapan-prag-thumb-590b7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/analisis-struktur-enzim-preferensi-percakapan-prag-thumb-590b7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/analisis-struktur-enzim-preferensi-percakapan-prag-thumb-590b7.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Preference Structure in Billie Eilish Hot Ones" alt="JURIS - Analysis of Preference Structure in Billie Eilish Hot Ones" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/0/analisis-struktur-enzim-preferensi-percakapan-prag-thumb-cce0a.webp" title="JURIS - Analysis of Preference Structure in Billie Eilish Hot Ones" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/0/analisis-struktur-enzim-preferensi-percakapan-prag-thumb-cce0a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/0/analisis-struktur-enzim-preferensi-percakapan-prag-thumb-cce0a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/0/analisis-struktur-enzim-preferensi-percakapan-prag-thumb-cce0a.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Preference Structure in Billie Eilish Hot Ones" alt="JURIS - Analysis of Preference Structure in Billie Eilish Hot Ones" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45880-analisis-struktur-enzim" title="JURIS - Analysis of Preference Structure in Billie Eilish Hot Ones" target="_blank">Analysis of Preference Structure in Billie Eilish Hot Ones</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan untuk membandingkan preferensi struktur dalam wawancara biasa dengan wawancara Hot Ones, dengan fokus pada bagaimana selebriti lain menangani dinamika unik ini. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis bagaimana struktur preferensi berubah dalam berbagai konteks, seperti dalam percakapan informal antara teman atau dalam pengaturan profesional. Penelitian lebih lanjut juga dapat dilakukan untuk menyelidiki bagaimana struktur preferensi dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti usia, gender, dan budaya..
<br>Studi ini mengungkapkan jenis struktur preferensi respons dalam wawancara Hot Ones yang menampilkan Billie Eilish dan bertujuan untuk mengklasifikasikan, dan menganalisis komposisi Respons Preferensi dan Respons Tidak Disukai dalam wawancara Hot Ones yang menampilkan Billie Eilish.Temuan menunjukkan bahwa dari 48 urutan percakapan, Respons Preferensi mendominasi dengan 35 instansi, sedangkan Respons Tidak Disukai adalah 13 instansi.Respons menggunakan Penundaan, Preface, Token Yes, Account, Keraguan, dan Hedge the Negative sebagai cara untuk merespons.Penggunaan preface dalam wawancara Hot Ones yang menampilkan Billie Eilish tidak hanya berfungsi sebagai respons yang tidak disukai, tetapi juga sebagai respons yang disukai.Kontribusi unik studi ini terletak pada demonstrasi bagaimana konteks unik selebriti yang bertahan dari makanan pedas sambil mempertahankan percakapan.Studi ini menawarkan wawasan berharga tentang bagaimana orang berbicara ketika mereka mengalami rasa sakit dari sayap pedas.Penelitian masa depan harus membandingkan pertukaran panas ini dengan wawancara biasa, mungkin dengan fokus pada bagaimana selebriti lain menangani dinamika aneh ini, lebih lanjut menginformasikan bagaimana kita memahami persimpangan media, selebriti, dan ketidaknyamanan fisik
<br>Struktur preferensi sangat penting dalam studi percakapan karena menawarkan perspektif yang dapat diamati tentang bagaimana komunikasi manusia diatur oleh aturan sosial. Penelitian ini menganalisis struktur preferensi dalam wawancara Hot Ones yang menampilkan Billie Eilish dengan menerapkan kerangka Analisis Percakapan (CA). Penelitian ini bertujuan untuk menemukan jenis struktur preferensi yang ditemukan dalam wawancara Hot Ones yang menampilkan Billie Eilish yang didasarkan pada konsep struktur preferensi Yule (1996). Penelitian ini merupakan investigasi pertama terhadap wawancara Hot Ones...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/0/analisis-struktur-enzim-preferensi-percakapan-prag-thumb-590b7.webp" type="image/webp" length="63260" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/analisis-struktur-enzim-preferensi-percakapan-prag-thumb-94615.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/analisis-struktur-enzim-preferensi-percakapan-prag-thumb-590b7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/0/analisis-struktur-enzim-preferensi-percakapan-prag-thumb-cce0a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2494-nuris.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10850-journal-linguistics-social-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Implementasi Metode YOLOV5 dan Tesseract OCR untuk Deteksi Plat Nomor Kendaraan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi Metode YOLOV5 dan Tesseract OCR untuk Deteksi Plat Nomor Kendaraan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi Metode YOLOV5 dan Tesseract OCR untuk Deteksi Plat Nomor Kendaraan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45864-plat-kendaraan-deteksi-akurasi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45864-plat-kendaraan-deteksi-akurasi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-05:88131194a95aef8c665e46cba172fde4</id>
	<published>2026-05-04T21:12:08+07:00</published>
	<updated>2026-05-04T21:12:08+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="sinta side" label="sinta side" />
	<category term="satpol pp" label="satpol pp" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,pp,satpol,side,sinta]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan akurasi dan robustitas model, perlu dilakukan penambahan jumlah dan variasi data pelatihan. Data tambahan yang bermanfaat termasuk gambar plat nomor dengan berbagai kondisi pencahayaan, sudut pandang, dan jenis kendaraan. Selain itu, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan akurasi dan robustitas model, perlu dilakukan penambahan jumlah dan variasi data pelatihan. Data tambahan yang bermanfaat termasuk gambar plat nomor dengan berbagai kondisi pencahayaan, sudut pandang, dan jenis kendaraan. Selain itu, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/2/plat-kendaraan-deteksi-akurasi-nilai-presisi-nomor-thumb-77421.webp" title="JURIS - Implementasi Metode YOLOV5 dan Tesseract OCR untuk Deteksi Plat Nomor Kendaraan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/plat-kendaraan-deteksi-akurasi-nilai-presisi-nomor-thumb-77421.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/plat-kendaraan-deteksi-akurasi-nilai-presisi-nomor-thumb-77421.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/plat-kendaraan-deteksi-akurasi-nilai-presisi-nomor-thumb-77421.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Metode YOLOV5 dan Tesseract OCR untuk Deteksi Plat Nomor Kendaraan" alt="JURIS - Implementasi Metode YOLOV5 dan Tesseract OCR untuk Deteksi Plat Nomor Kendaraan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/2/plat-kendaraan-deteksi-akurasi-nilai-presisi-nomor-thumb-a80e4.webp" title="JURIS - Implementasi Metode YOLOV5 dan Tesseract OCR untuk Deteksi Plat Nomor Kendaraan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/plat-kendaraan-deteksi-akurasi-nilai-presisi-nomor-thumb-a80e4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/plat-kendaraan-deteksi-akurasi-nilai-presisi-nomor-thumb-a80e4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/plat-kendaraan-deteksi-akurasi-nilai-presisi-nomor-thumb-a80e4.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Metode YOLOV5 dan Tesseract OCR untuk Deteksi Plat Nomor Kendaraan" alt="JURIS - Implementasi Metode YOLOV5 dan Tesseract OCR untuk Deteksi Plat Nomor Kendaraan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/2/plat-kendaraan-deteksi-akurasi-nilai-presisi-nomor-thumb-45226.webp" title="JURIS - Implementasi Metode YOLOV5 dan Tesseract OCR untuk Deteksi Plat Nomor Kendaraan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/2/plat-kendaraan-deteksi-akurasi-nilai-presisi-nomor-thumb-45226.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/2/plat-kendaraan-deteksi-akurasi-nilai-presisi-nomor-thumb-45226.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/2/plat-kendaraan-deteksi-akurasi-nilai-presisi-nomor-thumb-45226.webp 1x" title="JURIS - Implementasi Metode YOLOV5 dan Tesseract OCR untuk Deteksi Plat Nomor Kendaraan" alt="JURIS - Implementasi Metode YOLOV5 dan Tesseract OCR untuk Deteksi Plat Nomor Kendaraan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45864-plat-kendaraan-deteksi-akurasi" title="JURIS - Implementasi Metode YOLOV5 dan Tesseract OCR untuk Deteksi Plat Nomor Kendaraan" target="_blank">Implementasi Metode YOLOV5 dan Tesseract OCR untuk Deteksi Plat Nomor Kendaraan</a>: Untuk meningkatkan akurasi dan robustitas model, perlu dilakukan penambahan jumlah dan variasi data pelatihan. Data tambahan yang bermanfaat termasuk gambar plat nomor dengan berbagai kondisi pencahayaan, sudut pandang, dan jenis kendaraan. Selain itu, penggunaan model YOLOv7 atau YOLOv8 yang memiliki performa lebih baik dalam hal kecepatan dan akurasi dapat dipertimbangkan. Penerapan teknik pra-pemrosesan gambar seperti peningkatan kontras dan denoising juga dapat membantu meningkatkan kejelasan gambar sebelum proses deteksi. Evaluasi model dengan lebih banyak metrik seperti precision, recall, dan F1-score akan memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang kinerja model. Pengembangan sistem yang terintegrasi dengan perangkat keras seperti kamera dan sistem pemrosesan real-time untuk aplikasi praktis juga disarankan. Uji coba di lapangan pada aplikasi seperti parkir otomatis dan pengawasan lalu lintas akan membantu mengidentifikasi tantangan praktis dan area yang perlu dioptimalkan lebih lanjut..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan beberapa hal penting sebagai berikut.Metode YOLOv5 bekerja dengan baik untuk mendeteksi plat kendaraan motor dalam gambar.Hasil deteksi ditandai dengan adanya bounding box yang menunjukkan objek plat dengan nilai akurasi rata-rata sebesar 85%, namun nilai akurasi ini dapat bervariasi tergantung pada kondisi gambar seperti kualitas, pencahayaan, dan sudut pengambilan gambar.Pembacaan karakter pada plat menggunakan Tesseract OCR mencapai akurasi sebesar 70%.Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil ini termasuk kualitas gambar, resolusi, serta kejelasan dan jenis font yang digunakan pada plat nomor.Tingkat akurasi ini menunjukkan bahwa rancangan program ini memiliki kemampuan yang cukup baik dalam mengenali karakter pada plat kendaraan, meskipun masih ada ruang untuk perbaikan.Rancangan program ini dapat diterapkan dalam sistem pengenalan plat kendaraan untuk berbagai keperluan seperti sistem parkir otomatis, pengawasan lalu lintas, dan penegakan hukum.Implementasi ini menunjukkan potensi besar untuk aplikasi di dunia nyata.Meskipun program ini sudah menunjukkan hasil yang baik, terdapat ruang untuk perbaikan.Kesalahan pembacaan karakter perlu diminimalisir untuk meningkatkan akurasi keseluruhan.Area spesifik yang perlu diperbaiki termasuk preprocessing gambar untuk meningkatkan kejelasan dan kontras, serta penerapan teknik peningkatan resolusi gambar.Metode lain yang dapat digunakan untuk perbaikan termasuk fine-tuning model YOLOv5 dan Tesseract OCR dengan Dataset yang lebih besar dan lebih beragam.Tujuan penelitian untuk mendeteksi plat kendaraan dan membaca karakter pada plat tersebut dapat tercapai dengan hasil yang cukup memuaskan.Namun, optimalisasi lebih lanjut tetap diperlukan untuk mencapai performa yang lebih tinggi.Peningkatan akurasi melalui teknik-teknik lanjutan akan memperkuat keandalan dan efisiensi sistem secara keseluruhan
<br>Keamanan dan kenyamanan di lingkungan kampus merupakan faktor penting dalam mendukung kemajuan perguruan tinggi. Sistem keamanan konvensional yang melibatkan pemeriksaan kendaraan manual melalui identitas kepemilikan seringkali memakan waktu dan menyebabkan antrian kendaraan, sehingga menimbulkan kemacetan. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini mengusulkan solusi berupa sistem pengenalan plat nomor otomatis berbasis You Only Look Once (YOLO) dan ekstraksi karakter menggunakan teknologi Optical Character Recognition (OCR) Tesseract. Sistem ini memungkinkan pengenalan plat nomor kendaraan secara cepat dan efisien, sehingga dapat mengoptimalkan lintas, menghemat waktu, serta meningkatkan kenyamanan bagi setiap pengguna kendaraan di lingkungan kampus. Metodologi penelitian melibatkan pelatihan model YOLO dengan Dataset plat nomor kendaraan untuk mendeteksi dan mengenali...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/2/plat-kendaraan-deteksi-akurasi-nilai-presisi-nomor-thumb-45226.webp" type="image/webp" length="94384" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/plat-kendaraan-deteksi-akurasi-nilai-presisi-nomor-thumb-77421.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/plat-kendaraan-deteksi-akurasi-nilai-presisi-nomor-thumb-a80e4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/2/plat-kendaraan-deteksi-akurasi-nilai-presisi-nomor-thumb-45226.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2073-unusida.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18451-journal-computer-science-visual-communication-design.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Extraction of DNA on human bone powder ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Extraction of DNA on human bone powder ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Extraction of DNA on human bone powder ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45866-analisis-dna-prosedur-ekstraksi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45866-analisis-dna-prosedur-ekstraksi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-05:6c01b45e84de435665059ca1d0e45b8c</id>
	<published>2026-05-04T20:49:16+07:00</published>
	<updated>2026-05-04T20:49:16+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="resti fevria" label="resti fevria" />
	<category term="yusni atifah" label="yusni atifah" />
	<category term="analisis web" label="analisis web" />
	<itunes:keywords><![CDATA[analisis,atifah,fevria,resti,web,yusni]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi apakah penggunaan enzim tambahan seperti proteinase K pada waktu inkubasi yang lebih singkat dapat meningkatkan yield DNA pada tulang kompak, serta menilai pengaruh retensi faktor penghambat PCR pada hasil amplifikasi. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi apakah penggunaan enzim tambahan seperti proteinase K pada waktu inkubasi yang lebih singkat dapat meningkatkan yield DNA pada tulang kompak, serta menilai pengaruh retensi faktor penghambat PCR pada hasil amplifikasi. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/0/analisis-dna-prosedur-ekstraksi-tulang-manusia-pre-thumb-faf85.webp" title="JURIS - Extraction of DNA on human bone powder" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/analisis-dna-prosedur-ekstraksi-tulang-manusia-pre-thumb-faf85.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/analisis-dna-prosedur-ekstraksi-tulang-manusia-pre-thumb-faf85.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/analisis-dna-prosedur-ekstraksi-tulang-manusia-pre-thumb-faf85.webp 1x" title="JURIS - Extraction of DNA on human bone powder" alt="JURIS - Extraction of DNA on human bone powder" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/0/analisis-dna-prosedur-ekstraksi-tulang-manusia-pre-thumb-b2812.webp" title="JURIS - Extraction of DNA on human bone powder" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/analisis-dna-prosedur-ekstraksi-tulang-manusia-pre-thumb-b2812.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/analisis-dna-prosedur-ekstraksi-tulang-manusia-pre-thumb-b2812.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/analisis-dna-prosedur-ekstraksi-tulang-manusia-pre-thumb-b2812.webp 1x" title="JURIS - Extraction of DNA on human bone powder" alt="JURIS - Extraction of DNA on human bone powder" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/0/analisis-dna-prosedur-ekstraksi-tulang-manusia-pre-thumb-828ba.webp" title="JURIS - Extraction of DNA on human bone powder" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/0/analisis-dna-prosedur-ekstraksi-tulang-manusia-pre-thumb-828ba.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/0/analisis-dna-prosedur-ekstraksi-tulang-manusia-pre-thumb-828ba.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/0/analisis-dna-prosedur-ekstraksi-tulang-manusia-pre-thumb-828ba.webp 1x" title="JURIS - Extraction of DNA on human bone powder" alt="JURIS - Extraction of DNA on human bone powder" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45866-analisis-dna-prosedur-ekstraksi" title="JURIS - Extraction of DNA on human bone powder" target="_blank">Extraction of DNA on human bone powder</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi apakah penggunaan enzim tambahan seperti proteinase K pada waktu inkubasi yang lebih singkat dapat meningkatkan yield DNA pada tulang kompak, serta menilai pengaruh retensi faktor penghambat PCR pada hasil amplifikasi. Selain itu, studi perbandingan antara metode ekstraksi tradisional phenolAcchloroform dan metode BTA pada tulang yang terdegradasi di bawah kondisi lingkungan ekstrem (misalnya suhu tinggi dan kelembapan tinggi) akan menambah pemahaman tentang kestabilan DNA. Terakhir, penerapan teknik Next-Generation Sequencing (NGS) pada DNA yang diekstraksi dari tulang spongios untuk mendapatkan profil genetik mendalam dapat dilanjutkan guna meningkatkan akurasi identifikasi bagi korban ikut peristiwa krisis kematian..
<br>Nilai keberlimpahan DNA pada ketiga sampel tulang kompak dan spongios berada pada tingkat kualitas baik.Konsentrasi DNA pada tulang kompak berkisar 11,9Ae14,2Ang/AAL, sedangkan pada tulang spongios mencapai 59,0Ang/AAL.Hasil ini menunjukkan bahwa metode ekstraksi menggunakan PrepFilerA BTA efektif dan dapat diterapkan dalam analisis DNA forensik
<br>Penelitian ini bertujuan menganalisis ekstraksi DNA pada serbuk tulang manusia menggunakan Kit Ekstraksi DNA Forensik PrepFilerA BTA. DNA diisolasi dari jaringan tulang kompak dan spongios yang terdekomposisi. Tulang direndam dalam NaOCl selama 5Amenit, kemudian dicuci dengan air bebas nuklease, dihaluskan menjadi serbuk, dan diekstraksi menggunakan 220AAAl lisis BTA, 7AAAl ProtAcK, 3AAAl DTT, serta 300AAAl buffer lisis tambahan. Selanjutnya dilakukan homogenisasi, putaran sentrifugasi, dan pemurnian dengan partikel magnetik. Konsentrasi DNA diukur dengan spektrofotometer NanoVueE (230Ae320Anm), sedangkan keberlimpahan dinilai dari rasio A260/A280. Hasil menunjukkan nilai keberlimpahan DNA pada ketiga sampel berkisar 1.71Ae2.08,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/0/analisis-dna-prosedur-ekstraksi-tulang-manusia-pre-thumb-faf85.webp" type="image/webp" length="137368" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/analisis-dna-prosedur-ekstraksi-tulang-manusia-pre-thumb-faf85.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/analisis-dna-prosedur-ekstraksi-tulang-manusia-pre-thumb-b2812.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/0/analisis-dna-prosedur-ekstraksi-tulang-manusia-pre-thumb-828ba.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6876-gemi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18461-tropical-genetics.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Visual dan Wacana Kritis Lukisan Konoha 1 Yos Suprapto Simbolisme Ketimpangan Kekuasaan di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Visual dan Wacana Kritis Lukisan Konoha 1 Yos Suprapto Simbolisme Ketimpangan Kekuasaan di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Visual dan Wacana Kritis Lukisan Konoha 1 Yos Suprapto Simbolisme Ketimpangan Kekuasaan di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45869-karya-seni-lokal-konteks-musik-kon" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45869-karya-seni-lokal-konteks-musik-kon" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-05:6e537b9a096fabfa364a6b86d53d3f78</id>
	<published>2026-05-04T20:45:22+07:00</published>
	<updated>2026-05-04T20:45:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="yos suprapto" label="yos suprapto" />
	<category term="mujib ridwan" label="mujib ridwan" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,mujib,ridwan,suprapto,yos]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak visualisasi kekuasaan terhadap persepsi publik dalam konteks media digital, misalnya dengan survei online berbasis gambar lukisan Konoha 1 untuk memahami bagaimana simbolisme memengaruhi penilaian kebijakan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak visualisasi kekuasaan terhadap persepsi publik dalam konteks media digital, misalnya dengan survei online berbasis gambar lukisan Konoha 1 untuk memahami bagaimana simbolisme memengaruhi penilaian kebijakan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/karya-seni-lokal-konteks-musik-konoha-1-simbolisme-thumb-ed859.webp" title="JURIS - Analisis Visual dan Wacana Kritis Lukisan &#039;Konoha 1&#039; Yos Suprapto: Simbolisme Ketimpangan Kekuasaan di Indonesia&quot;" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/karya-seni-lokal-konteks-musik-konoha-1-simbolisme-thumb-ed859.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/karya-seni-lokal-konteks-musik-konoha-1-simbolisme-thumb-ed859.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/karya-seni-lokal-konteks-musik-konoha-1-simbolisme-thumb-ed859.webp 1x" title="JURIS - Analisis Visual dan Wacana Kritis Lukisan &#039;Konoha 1&#039; Yos Suprapto: Simbolisme Ketimpangan Kekuasaan di Indonesia&quot;" alt="JURIS - Analisis Visual dan Wacana Kritis Lukisan &#039;Konoha 1&#039; Yos Suprapto: Simbolisme Ketimpangan Kekuasaan di Indonesia&quot;" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/karya-seni-lokal-konteks-musik-konoha-1-simbolisme-thumb-cac8b.webp" title="JURIS - Analisis Visual dan Wacana Kritis Lukisan &#039;Konoha 1&#039; Yos Suprapto: Simbolisme Ketimpangan Kekuasaan di Indonesia&quot;" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/karya-seni-lokal-konteks-musik-konoha-1-simbolisme-thumb-cac8b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/karya-seni-lokal-konteks-musik-konoha-1-simbolisme-thumb-cac8b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/karya-seni-lokal-konteks-musik-konoha-1-simbolisme-thumb-cac8b.webp 1x" title="JURIS - Analisis Visual dan Wacana Kritis Lukisan &#039;Konoha 1&#039; Yos Suprapto: Simbolisme Ketimpangan Kekuasaan di Indonesia&quot;" alt="JURIS - Analisis Visual dan Wacana Kritis Lukisan &#039;Konoha 1&#039; Yos Suprapto: Simbolisme Ketimpangan Kekuasaan di Indonesia&quot;" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/1/karya-seni-lokal-konteks-musik-konoha-1-simbolisme-thumb-fbb9d.webp" title="JURIS - Analisis Visual dan Wacana Kritis Lukisan &#039;Konoha 1&#039; Yos Suprapto: Simbolisme Ketimpangan Kekuasaan di Indonesia&quot;" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/1/karya-seni-lokal-konteks-musik-konoha-1-simbolisme-thumb-fbb9d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/1/karya-seni-lokal-konteks-musik-konoha-1-simbolisme-thumb-fbb9d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/1/karya-seni-lokal-konteks-musik-konoha-1-simbolisme-thumb-fbb9d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Visual dan Wacana Kritis Lukisan &#039;Konoha 1&#039; Yos Suprapto: Simbolisme Ketimpangan Kekuasaan di Indonesia&quot;" alt="JURIS - Analisis Visual dan Wacana Kritis Lukisan &#039;Konoha 1&#039; Yos Suprapto: Simbolisme Ketimpangan Kekuasaan di Indonesia&quot;" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45869-karya-seni-lokal-konteks-musik-kon" title="JURIS - Analisis Visual dan Wacana Kritis Lukisan &#039;Konoha 1&#039; Yos Suprapto: Simbolisme Ketimpangan Kekuasaan di Indonesia&quot;" target="_blank">Analisis Visual dan Wacana Kritis Lukisan 'Konoha 1' Yos Suprapto: Simbolisme Ketimpangan Kekuasaan di Indonesia"</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak visualisasi kekuasaan terhadap persepsi publik dalam konteks media digital, misalnya dengan survei online berbasis gambar lukisan Konoha 1 untuk memahami bagaimana simbolisme memengaruhi penilaian kebijakan pemerintah. Selanjutnya, studi komparatif dapat membandingkan karya Yos Suprapto dengan lukisan kritis lain di Asia Tenggara guna mengidentifikasi pola simbolis yang melintasi batas budaya dan menilai bagaimana seni memperkuat atau melemahkan narasi otoritarian. Akhirnya, penelitian dapat meneliti interaksi antara penulis, kurator, dan pengamat seni dalam proses kuratorial di galeri nasional, guna mengembangkan model kerjasama yang transparan tentang kebijakan publik seni sekaligus menjaga kebebasan berekspresi..
<br>Lukisan Konoha 1 memvisualisasikan penguasa yang menindas rakyat kecil, mencerminkan otoritarianisme, dominasi militer, dan ketidaksetaraan struktural di masyarakat.Studi ini menegaskan bahwa seni kontemporer tidak sekadar objek estetis, melainkan aktor politik yang memfasilitasi diskursus publik dan mendorong perubahan sosial.Dengan menempatkan Konoha 1 dalam konteks seni kritis Indonesia, karya seni ini menjadi alat perlawanan terhadap struktur kekuasaan otoriter dan memperkaya wacana akademik mengenai hubungan seni dan politik di era demokrasi kontemporer
<br>Artikel ini bertujuan menganalisis simbol dalam lukisan Konoha 1 karya Yos Suprapto, yang menggambarkan ketimpangan kekuasaan dan ketidakadilan sosial di Indonesia setelah pameran karya ini dibatalkan oleh Galeri Nasional Indonesia pada Desember 2024 karena dianggap kontroversial. Penelitian ini mengeksplorasi tiga permasalahan utama: 1) bagaimana simbolisme visual dalam Konoha 1 menunjukkan hierarki kekuasaan; 2) pesan sosial-politik yang terkandung dalam simbolisme tersebut; dan 3) bagaimana analisis wacana kritis Norman Fairclough dapat mengungkap hubungan antara seni dan kekuasaan dalam konteks...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/1/karya-seni-lokal-konteks-musik-konoha-1-simbolisme-thumb-fbb9d.webp" type="image/webp" length="95206" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/karya-seni-lokal-konteks-musik-konoha-1-simbolisme-thumb-ed859.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/karya-seni-lokal-konteks-musik-konoha-1-simbolisme-thumb-cac8b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/1/karya-seni-lokal-konteks-musik-konoha-1-simbolisme-thumb-fbb9d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2073-unusida.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18451-journal-computer-science-visual-communication-design.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Pengaruh Elemen Desain Grafis dan Atribut Kemasan terhadap Minat Beli Konsumen Studi Kasus Kemasan Mie Instan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Pengaruh Elemen Desain Grafis dan Atribut Kemasan terhadap Minat Beli Konsumen Studi Kasus Kemasan Mie Instan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Pengaruh Elemen Desain Grafis dan Atribut Kemasan terhadap Minat Beli Konsumen Studi Kasus Kemasan Mie Instan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45870-produk-mie-mahkota-elemen-visual-hedonik-keputusan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45870-produk-mie-mahkota-elemen-visual-hedonik-keputusan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-05:dd38730e0bd4dd099281e768a71b9104</id>
	<published>2026-05-04T20:21:55+07:00</published>
	<updated>2026-05-04T20:21:55+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="yos suprapto" label="yos suprapto" />
	<category term="mujib ridwan" label="mujib ridwan" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,mujib,ridwan,suprapto,yos]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh faktor budaya dan sosial terhadap preferensi desain kemasan pada produk mie instan, mengingat ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh faktor budaya dan sosial terhadap preferensi desain kemasan pada produk mie instan, mengingat ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/b/produk-mie-mahkota-elemen-visual-hedonik-keputusan-thumb-1aa59.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Elemen Desain Grafis dan Atribut Kemasan terhadap Minat Beli Konsumen:Studi Kasus Kemasan Mie Instan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/produk-mie-mahkota-elemen-visual-hedonik-keputusan-thumb-1aa59.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/produk-mie-mahkota-elemen-visual-hedonik-keputusan-thumb-1aa59.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/produk-mie-mahkota-elemen-visual-hedonik-keputusan-thumb-1aa59.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Elemen Desain Grafis dan Atribut Kemasan terhadap Minat Beli Konsumen:Studi Kasus Kemasan Mie Instan" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Elemen Desain Grafis dan Atribut Kemasan terhadap Minat Beli Konsumen:Studi Kasus Kemasan Mie Instan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/b/produk-mie-mahkota-elemen-visual-hedonik-keputusan-thumb-6805e.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Elemen Desain Grafis dan Atribut Kemasan terhadap Minat Beli Konsumen:Studi Kasus Kemasan Mie Instan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/produk-mie-mahkota-elemen-visual-hedonik-keputusan-thumb-6805e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/produk-mie-mahkota-elemen-visual-hedonik-keputusan-thumb-6805e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/produk-mie-mahkota-elemen-visual-hedonik-keputusan-thumb-6805e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Elemen Desain Grafis dan Atribut Kemasan terhadap Minat Beli Konsumen:Studi Kasus Kemasan Mie Instan" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Elemen Desain Grafis dan Atribut Kemasan terhadap Minat Beli Konsumen:Studi Kasus Kemasan Mie Instan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/b/produk-mie-mahkota-elemen-visual-hedonik-keputusan-thumb-12cf5.webp" title="JURIS - Analisis Pengaruh Elemen Desain Grafis dan Atribut Kemasan terhadap Minat Beli Konsumen:Studi Kasus Kemasan Mie Instan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/b/produk-mie-mahkota-elemen-visual-hedonik-keputusan-thumb-12cf5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/b/produk-mie-mahkota-elemen-visual-hedonik-keputusan-thumb-12cf5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/b/produk-mie-mahkota-elemen-visual-hedonik-keputusan-thumb-12cf5.webp 1x" title="JURIS - Analisis Pengaruh Elemen Desain Grafis dan Atribut Kemasan terhadap Minat Beli Konsumen:Studi Kasus Kemasan Mie Instan" alt="JURIS - Analisis Pengaruh Elemen Desain Grafis dan Atribut Kemasan terhadap Minat Beli Konsumen:Studi Kasus Kemasan Mie Instan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45870-produk-mie-mahkota-elemen-visual-hedonik-keputusan" title="JURIS - Analisis Pengaruh Elemen Desain Grafis dan Atribut Kemasan terhadap Minat Beli Konsumen:Studi Kasus Kemasan Mie Instan" target="_blank">Analisis Pengaruh Elemen Desain Grafis dan Atribut Kemasan terhadap Minat Beli Konsumen:Studi Kasus Kemasan Mie Instan</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh faktor budaya dan sosial terhadap preferensi desain kemasan pada produk mie instan, mengingat keragaman budaya di Indonesia. Hal ini penting untuk memahami bagaimana nilai-nilai budaya memengaruhi persepsi konsumen terhadap kemasan dan dampaknya terhadap keputusan pembelian. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model desain kemasan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti penggunaan bahan daur ulang dan pengurangan limbah kemasan. Peningkatan kesadaran konsumen terhadap isu lingkungan mendorong permintaan akan produk yang ramah lingkungan, sehingga desain kemasan yang berkelanjutan dapat menjadi keunggulan kompetitif bagi produsen. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi peran teknologi dalam meningkatkan interaksi konsumen dengan kemasan produk, misalnya melalui penggunaan kode QR yang terhubung ke informasi produk, resep masakan, atau promosi khusus. Integrasi teknologi dalam kemasan dapat meningkatkan pengalaman konsumen dan memperkuat hubungan antara merek dan konsumen. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan strategi pemasaran yang lebih efektif dan berkelanjutan bagi industri mie instan di Indonesia..
<br>Penelitian ini mengungkapkan bahwa elemen desain grafis dan atribut kemasan secara bersamaan memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli konsumen.Elemen desain grafis, seperti warna, tipografi, gambar, dan bentuk, berperan dalam menarik perhatian konsumen dan membentuk kesan awal yang memengaruhi keputusan pembelian.Sementara itu, atribut kemasan, termasuk merek, logo MUI, dan label, meningkatkan kepercayaan konsumen dan memberikan informasi penting tentang produk.Dengan demikian, perusahaan perlu memperhatikan sinergi antara elemen desain grafis dan atribut kemasan dalam strategi pemasaran mereka untuk meningkatkan daya tarik produk dan loyalitas konsumen
<br>Desain grafis pada kemasan produk memainkan peran penting dalam membentuk persepsi konsumen dan memengaruhi keputusan pembelian, terutama pada produk kebutuhan sehari-hari seperti mie instan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh elemen desain grafis (warna, tipografi, gambar, bentuk) dan atribut kemasan (brand, logo MUI, label) terhadap minat beli konsumen. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan model MDLC (Multimedia Development Life Cycle) untuk merancang instrumen dan proses penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 110 ibu rumah tangga di Kota Batam sebagai responden utama. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa elemen...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/b/produk-mie-mahkota-elemen-visual-hedonik-keputusan-thumb-1aa59.webp" type="image/webp" length="103676" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/produk-mie-mahkota-elemen-visual-hedonik-keputusan-thumb-1aa59.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/produk-mie-mahkota-elemen-visual-hedonik-keputusan-thumb-6805e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/b/produk-mie-mahkota-elemen-visual-hedonik-keputusan-thumb-12cf5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2073-unusida.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18451-journal-computer-science-visual-communication-design.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Konten Karakter Arlecchino dalam Membentuk Praktik Ritual Gacha pada Permainan Genshin Impact ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Konten Karakter Arlecchino dalam Membentuk Praktik Ritual Gacha pada Permainan Genshin Impact ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Konten Karakter Arlecchino dalam Membentuk Praktik Ritual Gacha pada Permainan Genshin Impact ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45873-praktik-ritual-model-teori-analisis-prakti" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45873-praktik-ritual-model-teori-analisis-prakti" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-05:6188ff9d26b1103a0cc6334819d67c93</id>
	<published>2026-05-04T20:17:25+07:00</published>
	<updated>2026-05-04T20:17:25+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="yos suprapto" label="yos suprapto" />
	<category term="mujib ridwan" label="mujib ridwan" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,mujib,ridwan,suprapto,yos]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Melihat fenomena ritual gacha yang menarik ini, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi untuk memperdalam pemahaman kita. Pertama, studi longitudinal penting untuk mengamati bagaimana praktik ritual gacha, yang dipicu oleh karakter seperti ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Melihat fenomena ritual gacha yang menarik ini, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi untuk memperdalam pemahaman kita. Pertama, studi longitudinal penting untuk mengamati bagaimana praktik ritual gacha, yang dipicu oleh karakter seperti ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/praktik-ritual-model-teori-analisis-sewa-perlon-ge-thumb-5f2a6.webp" title="JURIS - Analisis Konten Karakter Arlecchino dalam Membentuk Praktik Ritual Gacha pada Permainan Genshin Impact" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/praktik-ritual-model-teori-analisis-sewa-perlon-ge-thumb-5f2a6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/praktik-ritual-model-teori-analisis-sewa-perlon-ge-thumb-5f2a6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/praktik-ritual-model-teori-analisis-sewa-perlon-ge-thumb-5f2a6.webp 1x" title="JURIS - Analisis Konten Karakter Arlecchino dalam Membentuk Praktik Ritual Gacha pada Permainan Genshin Impact" alt="JURIS - Analisis Konten Karakter Arlecchino dalam Membentuk Praktik Ritual Gacha pada Permainan Genshin Impact" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/praktik-ritual-model-teori-analisis-sewa-perlon-ge-thumb-09498.webp" title="JURIS - Analisis Konten Karakter Arlecchino dalam Membentuk Praktik Ritual Gacha pada Permainan Genshin Impact" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/praktik-ritual-model-teori-analisis-sewa-perlon-ge-thumb-09498.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/praktik-ritual-model-teori-analisis-sewa-perlon-ge-thumb-09498.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/praktik-ritual-model-teori-analisis-sewa-perlon-ge-thumb-09498.webp 1x" title="JURIS - Analisis Konten Karakter Arlecchino dalam Membentuk Praktik Ritual Gacha pada Permainan Genshin Impact" alt="JURIS - Analisis Konten Karakter Arlecchino dalam Membentuk Praktik Ritual Gacha pada Permainan Genshin Impact" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/praktik-ritual-model-teori-analisis-sewa-perlon-ge-thumb-83787.webp" title="JURIS - Analisis Konten Karakter Arlecchino dalam Membentuk Praktik Ritual Gacha pada Permainan Genshin Impact" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/praktik-ritual-model-teori-analisis-sewa-perlon-ge-thumb-83787.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/praktik-ritual-model-teori-analisis-sewa-perlon-ge-thumb-83787.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/praktik-ritual-model-teori-analisis-sewa-perlon-ge-thumb-83787.webp 1x" title="JURIS - Analisis Konten Karakter Arlecchino dalam Membentuk Praktik Ritual Gacha pada Permainan Genshin Impact" alt="JURIS - Analisis Konten Karakter Arlecchino dalam Membentuk Praktik Ritual Gacha pada Permainan Genshin Impact" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45873-praktik-ritual-model-teori-analisis-prakti" title="JURIS - Analisis Konten Karakter Arlecchino dalam Membentuk Praktik Ritual Gacha pada Permainan Genshin Impact" target="_blank">Analisis Konten Karakter Arlecchino dalam Membentuk Praktik Ritual Gacha pada Permainan Genshin Impact</a>: Melihat fenomena ritual gacha yang menarik ini, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi untuk memperdalam pemahaman kita. Pertama, studi longitudinal penting untuk mengamati bagaimana praktik ritual gacha, yang dipicu oleh karakter seperti Arlecchino, berkembang dan berubah seiring waktu, serta bagaimana evolusi ini berkorelasi dengan loyalitas pemain, pola pengeluaran, dan retensi pengguna, memberikan pemahaman tentang dampak jangka panjang pada pengalaman dan ekonomi game. Kedua, potensi besar terletak pada penyelidikan sejauh mana interaksi antara pengembang game dan komunitas pemain secara aktif membentuk serta mengarahkan evolusi ritual gacha; pertanyaan penelitian dapat berfokus pada bagaimana komunikasi resmi atau partisipasi pengembang memengaruhi cara pemain menciptakan dan menyebarkan praktik ritual baru, menawarkan wawasan tentang dinamika budaya partisipatif dari sudut pandang intervensi pengembang. Ketiga, untuk memahami lebih dalam keyakinan pemain terhadap ritual ini, penelitian dapat mengeksplorasi dasar psikologis dan kognitif yang melatarbelakangi efektivitas ritual gacha. Meskipun sistem gacha bersifat acak, pemain sering kali percaya kuat pada 'keberuntungan' yang dibawa ritual mereka; studi lebih lanjut dapat menganalisis bias kognitif, peran emosi, atau respons neurobiologis yang terlibat, menjelaskan mengapa keyakinan ini terbentuk dan dipertahankan. Ketiga saran ini bertujuan untuk memperkaya kajian tentang hubungan desain game, perilaku pemain, dan budaya digital..
<br>Penelitian ini mengungkap bahwa desain karakter virtual seperti Arlecchino secara signifikan memengaruhi perilaku pemain dalam membentuk praktik ritual gacha yang terstruktur, bukan hanya spontan, di dalam budaya digital.Ritual-ritual ini diklasifikasikan ke dalam tahapan separation, liminality, dan incorporation, serta dilakukan secara individual maupun kolektif dalam konteks offline, online, dan hybrid.Temuan ini menyoroti bagaimana pemain tidak hanya mengonsumsi tetapi juga memodifikasi konten pengembang, menciptakan budaya partisipatif yang kaya, dan memberikan wawasan penting bagi pengembang game serta studi interaksi pemain dalam ekosistem digital
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengekplorasi bagaimana karakter Arlecchino dalam permainan Genshin Impact memengaruhi pemain untuk menghasilkan dan menyebarkan konten ritual gacha pada platform digital. Metode yang digunakan adalah etnografi virtual serta analisis konten dengan pengumpulan data visual, naratif, dan praktik ritual dari media sosial seperti X/Twitter, Facebook, TikTok, YouTube, dll. Analisis praktik ritual menggunakan teori praktik performatif Victor Turner (1969) untuk mengklasifikasikan tahapan ritual dan bentuk ritual. Hasil penelitian ini adalah visual dan narasi karakter Arlecchino memainkan peran penting dalam membangun motivasi pemain untuk melakukan ritual Gacha. Temuan selanjutnya memunculkan banyak pemaknaan dan simbolisme...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/5/praktik-ritual-model-teori-analisis-sewa-perlon-ge-thumb-5f2a6.webp" type="image/webp" length="92570" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/praktik-ritual-model-teori-analisis-sewa-perlon-ge-thumb-5f2a6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/praktik-ritual-model-teori-analisis-sewa-perlon-ge-thumb-09498.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/praktik-ritual-model-teori-analisis-sewa-perlon-ge-thumb-83787.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2073-unusida.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18451-journal-computer-science-visual-communication-design.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Resistensi Tertutup Perempuan Jawa pada Budaya Patriarki pada Visual dan Komponen Film Kartini 2017 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Resistensi Tertutup Perempuan Jawa pada Budaya Patriarki pada Visual dan Komponen Film Kartini 2017 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Resistensi Tertutup Perempuan Jawa pada Budaya Patriarki pada Visual dan Komponen Film Kartini 2017 ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45858-budaya-patriarki-narasi-visual-film-konteks-sosial" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-45858-budaya-patriarki-narasi-visual-film-konteks-sosial" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-05:8b261b9bc37de2936d995072cdaec617</id>
	<published>2026-05-04T19:51:36+07:00</published>
	<updated>2026-05-04T19:51:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="sinta side" label="sinta side" />
	<category term="satpol pp" label="satpol pp" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,pp,satpol,side,sinta]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: 1. Menganalisis lebih dalam tentang bagaimana penolakan tersembunyi perempuan Jawa terhadap norma-norma patriarki tercermin melalui komponen visual dan aspek lain dari film Kartini ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: 1. Menganalisis lebih dalam tentang bagaimana penolakan tersembunyi perempuan Jawa terhadap norma-norma patriarki tercermin melalui komponen visual dan aspek lain dari film Kartini ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/budaya-patriarki-narasi-visual-film-konteks-sosial-thumb-90d03.webp" title="JURIS - Resistensi Tertutup Perempuan Jawa pada Budaya Patriarki pada Visual dan Komponen Film Kartini (2017)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/budaya-patriarki-narasi-visual-film-konteks-sosial-thumb-90d03.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/budaya-patriarki-narasi-visual-film-konteks-sosial-thumb-90d03.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/budaya-patriarki-narasi-visual-film-konteks-sosial-thumb-90d03.webp 1x" title="JURIS - Resistensi Tertutup Perempuan Jawa pada Budaya Patriarki pada Visual dan Komponen Film Kartini (2017)" alt="JURIS - Resistensi Tertutup Perempuan Jawa pada Budaya Patriarki pada Visual dan Komponen Film Kartini (2017)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/budaya-patriarki-narasi-visual-film-konteks-sosial-thumb-09e21.webp" title="JURIS - Resistensi Tertutup Perempuan Jawa pada Budaya Patriarki pada Visual dan Komponen Film Kartini (2017)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/budaya-patriarki-narasi-visual-film-konteks-sosial-thumb-09e21.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/budaya-patriarki-narasi-visual-film-konteks-sosial-thumb-09e21.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/budaya-patriarki-narasi-visual-film-konteks-sosial-thumb-09e21.webp 1x" title="JURIS - Resistensi Tertutup Perempuan Jawa pada Budaya Patriarki pada Visual dan Komponen Film Kartini (2017)" alt="JURIS - Resistensi Tertutup Perempuan Jawa pada Budaya Patriarki pada Visual dan Komponen Film Kartini (2017)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/budaya-patriarki-narasi-visual-film-konteks-sosial-thumb-c07a2.webp" title="JURIS - Resistensi Tertutup Perempuan Jawa pada Budaya Patriarki pada Visual dan Komponen Film Kartini (2017)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/budaya-patriarki-narasi-visual-film-konteks-sosial-thumb-c07a2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/budaya-patriarki-narasi-visual-film-konteks-sosial-thumb-c07a2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/budaya-patriarki-narasi-visual-film-konteks-sosial-thumb-c07a2.webp 1x" title="JURIS - Resistensi Tertutup Perempuan Jawa pada Budaya Patriarki pada Visual dan Komponen Film Kartini (2017)" alt="JURIS - Resistensi Tertutup Perempuan Jawa pada Budaya Patriarki pada Visual dan Komponen Film Kartini (2017)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-45858-budaya-patriarki-narasi-visual-film-konteks-sosial" title="JURIS - Resistensi Tertutup Perempuan Jawa pada Budaya Patriarki pada Visual dan Komponen Film Kartini (2017)" target="_blank">Resistensi Tertutup Perempuan Jawa pada Budaya Patriarki pada Visual dan Komponen Film Kartini (2017)</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: 1. Menganalisis lebih dalam tentang bagaimana penolakan tersembunyi perempuan Jawa terhadap norma-norma patriarki tercermin melalui komponen visual dan aspek lain dari film Kartini (2017). 2. Mengkaji aspek-aspek lain pada film Kartini dengan mengalihkan fokus gender studi lain, seperti peran dan representasi perempuan dalam konteks sosial dan budaya yang lebih luas. 3. Mengadopsi pendekatan metodologis yang tepat untuk menganalisis narasi visual dan audiovisual dalam kerangka feminis, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti representasi gender, stereotip, dan kekuatan simbolik dalam film. Dengan menggabungkan analisis visual, naratif, dan teoritis, penelitian lanjutan dapat memberikan wawasan lebih mendalam tentang representasi dan perlawanan perempuan dalam film Kartini, serta kontribusinya terhadap diskusi tentang budaya patriarki dan kesetaraan gender..
<br>Sesudah meneliti simbol-simbol pada elemen-elemen film, dapat disimpulkan bahwa film Kartini mengandung indikasi perlawanan perempuan Jawa terhadap dominasi budaya patriarki.Komponen film yang menggambarkan tanda-tanda penolakan terhadap budaya patriarki, termasuk lokasi, teknik sinematografi, penataan adegan, editing, dan elemen audio.Ada tiga jenis resistensi (perlawanan) tertutup yang ditemukan, yaitu tindakan keras, retorika kekuasaan yang terselubung untuk menciptakan ruang sosial mandiri, dan ekspresi kemarahan yang tidak terucapkan secara terang-terangan.Adegan 2 menampilkan penolakan tertutup terhadap budaya patriarki dalam bentuk agresi terhadap pembatasan gerak perempuan.Adegan 11 dan 12 menampilkan resistensi (penolakan) tertutup terhadap budaya patriarki melalui cara-cara yang bersifat tidak langsung seperti pembentukan ruang sosial yang independent, untuk menunjukkan kehormatan dan kekuatan.Adegan 28, 29, 30, 31, dan 32 menampilkan resistensi (penolakan) tertutup dalam bentuk catatan kekesalan yang tersirat terhadap budaya patriarki dan pembatasan kebebasan perempuan.Dari analisis yang telah dilakukan sebelumnya, riset ini menyimpulkan bahwa simbol-simbol dalam elemen-elemen film Kartini mencerminkan resistensi (penolakan) tertutup perempuan Jawa terhadap patriarki.Resistensi (perlawanan) tertutup tersebut tercermin melalui tanda-tanda yang muncul dalam elemen-elemen film
<br>Patriarki, sistem di mana kekuasaan pria mendominasi, telah lama memengaruhi masyarakat, termasuk anggapan bahwa perempuan lebih lemah. Namun, semangat perlawanan kian menggema, termasuk melalui media seperti film. Artikel ini bertujuan menggali jejak-jejak perlawanan tertutup terhadap budaya patriarki dalam film "Kartini". Riset ini menganalisis "Kartini" secara kualitatif, menelusuri setiap adegan untuk menemukan "kode sosial" tiga tingkat menurut John Fiske. Kode-kode ini, mulai dari tingkat permukaan hingga realitas yang mendasarinya, membantu mengungkap pesan tersembunyi dalam film. Resistensi (penolakan) tertutup terhadap patriarki tersirat dalam visual film dan berbagai komponen lain, mulai dari kostum yang dikenakan Kartini hingga sinematografi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/f/budaya-patriarki-narasi-visual-film-konteks-sosial-thumb-90d03.webp" type="image/webp" length="97382" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/budaya-patriarki-narasi-visual-film-konteks-sosial-thumb-90d03.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/budaya-patriarki-narasi-visual-film-konteks-sosial-thumb-09e21.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/budaya-patriarki-narasi-visual-film-konteks-sosial-thumb-c07a2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2073-unusida.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18451-journal-computer-science-visual-communication-design.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Tue, 05 May 2026 00:12:09 +0700. 12 items. Served in: 4.175 seconds [atom] -->
