<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-09-15T09:32:00+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Local Wisdom in the Digital Sphere Pesantren LirboyoAos Instagram in Promoting Global Harmony ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Local Wisdom in the Digital Sphere Pesantren LirboyoAos Instagram in Promoting Global Harmony ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Local Wisdom in the Digital Sphere Pesantren LirboyoAos Instagram in Promoting Global Harmony ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66059-filosofi-lokal-pesantren-isi-pesan-dakwah" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66059-filosofi-lokal-pesantren-isi-pesan-dakwah" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-15:67e014edd82065d4794653dc7e9c0c13</id>
	<published>2026-09-15T08:30:21+07:00</published>
	<updated>2026-09-15T08:30:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="jurnal kopis" label="jurnal kopis" />
	<category term="farous amous" label="farous amous" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<itunes:keywords><![CDATA[amous,farous,focus,jurnal,kopis,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif dengan pesantren lainnya, khususnya dalam konteks kebijaksanaan lokal dan dakwah digital. Penelitian ini dapat mengeksplorasi variasi model dakwah digital berbasis kebijaksanaan lokal ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif dengan pesantren lainnya, khususnya dalam konteks kebijaksanaan lokal dan dakwah digital. Penelitian ini dapat mengeksplorasi variasi model dakwah digital berbasis kebijaksanaan lokal ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/filosofi-lokal-pesantren-isi-pesan-dakwah-digital-thumb-11c82.webp" title="JURIS - Local Wisdom in the Digital Sphere: Pesantren LirboyoAos Instagram in Promoting Global Harmony" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/filosofi-lokal-pesantren-isi-pesan-dakwah-digital-thumb-11c82.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/filosofi-lokal-pesantren-isi-pesan-dakwah-digital-thumb-11c82.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/filosofi-lokal-pesantren-isi-pesan-dakwah-digital-thumb-11c82.webp 1x" title="JURIS - Local Wisdom in the Digital Sphere: Pesantren LirboyoAos Instagram in Promoting Global Harmony" alt="JURIS - Local Wisdom in the Digital Sphere: Pesantren LirboyoAos Instagram in Promoting Global Harmony" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/filosofi-lokal-pesantren-isi-pesan-dakwah-digital-thumb-33c1c.webp" title="JURIS - Local Wisdom in the Digital Sphere: Pesantren LirboyoAos Instagram in Promoting Global Harmony" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/filosofi-lokal-pesantren-isi-pesan-dakwah-digital-thumb-33c1c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/filosofi-lokal-pesantren-isi-pesan-dakwah-digital-thumb-33c1c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/filosofi-lokal-pesantren-isi-pesan-dakwah-digital-thumb-33c1c.webp 1x" title="JURIS - Local Wisdom in the Digital Sphere: Pesantren LirboyoAos Instagram in Promoting Global Harmony" alt="JURIS - Local Wisdom in the Digital Sphere: Pesantren LirboyoAos Instagram in Promoting Global Harmony" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/e/filosofi-lokal-pesantren-isi-pesan-dakwah-digital-thumb-1e586.webp" title="JURIS - Local Wisdom in the Digital Sphere: Pesantren LirboyoAos Instagram in Promoting Global Harmony" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/e/filosofi-lokal-pesantren-isi-pesan-dakwah-digital-thumb-1e586.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/e/filosofi-lokal-pesantren-isi-pesan-dakwah-digital-thumb-1e586.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/e/filosofi-lokal-pesantren-isi-pesan-dakwah-digital-thumb-1e586.webp 1x" title="JURIS - Local Wisdom in the Digital Sphere: Pesantren LirboyoAos Instagram in Promoting Global Harmony" alt="JURIS - Local Wisdom in the Digital Sphere: Pesantren LirboyoAos Instagram in Promoting Global Harmony" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66059-filosofi-lokal-pesantren-isi-pesan-dakwah" title="JURIS - Local Wisdom in the Digital Sphere: Pesantren LirboyoAos Instagram in Promoting Global Harmony" target="_blank">Local Wisdom in the Digital Sphere: Pesantren LirboyoAos Instagram in Promoting Global Harmony</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif dengan pesantren lainnya, khususnya dalam konteks kebijaksanaan lokal dan dakwah digital. Penelitian ini dapat mengeksplorasi variasi model dakwah digital berbasis kebijaksanaan lokal dan mengidentifikasi strategi komunikasi yang efektif dalam mempromosikan harmoni sosial dan keagamaan. Selain itu, penelitian kuantitatif atau campuran dapat dilakukan untuk menilai dampak konten dakwah digital pada sikap dan pemahaman agama, serta untuk memahami bagaimana pesan-pesan ini diterima dan dipahami oleh audiens. Penelitian lanjutan juga dapat fokus pada peran santri dalam proses kreatif produksi konten, serta bagaimana nilai-nilai pesantren diinternalisasi dalam medium digital. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi lebih lanjut dalam memahami peran pesantren dalam era digital dan strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk memperkuat peran sosial dan keagamaan mereka dalam masyarakat global..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa Pesantren Lirboyo telah berhasil mengintegrasikan nilai-nilai kebijaksanaan lokal ke dalam ranah digital melalui pengelolaan profesional dan terstruktur akun Instagram-nya, @pondoklirboyo.Melalui kategori konten seperti Dawuh Masyayikh, Sinau Bareng, dan Hikayah, pesantren secara efektif merepresentasikan nilai-nilai inti tradisi pesantren, termasuk adab, kerendahan hati (tawadhuAo), pelayanan (khidmah), cinta pengetahuan, dan toleransi melalui format visual dan naratif yang menarik dan relevan secara kontekstual.Strategi digital yang diterapkan oleh Pesantren Lirboyo menunjukkan bahwa institusi pendidikan Islam tradisional mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa kehilangan identitas akademiknya dan prinsip-prinsip dasarnya.Melalui pendekatan dakwah yang sopan, moderat, dan berlandaskan nilai, pesantren tidak hanya melestarikan kebijaksanaan lokal tetapi juga secara aktif berkontribusi pada promosi harmoni sosial dan keagamaan dalam ranah digital global.Pengalaman Pesantren Lirboyo menunjukkan bahwa tradisi dan inovasi dapat coexist secara produktif, menempatkan pesantren salaf sebagai model dakwah digital yang relevan, inspiratif, dan berpengaruh di era media sosial.Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk melakukan studi komparatif dengan pesantren lainnya untuk mengeksplorasi variasi model dakwah digital berbasis kebijaksanaan lokal, serta untuk meneliti dampak konten dakwah digital terhadap sikap dan pemahaman agama melalui pendekatan penelitian kuantitatif atau campuran
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi nilai-nilai kebijaksanaan lokal pesantren salaf dalam konten Instagram resmi Pesantren Lirboyo dan kontribusinya dalam memupuk harmoni global melalui dakwah digital. Dalam penelitian ini, kebijaksanaan lokal didefinisikan secara khusus sebagai nilai-nilai normatif inti dari tradisi pesantren, termasuk adab (tindakan etis dan penghormatan terhadap otoritas agama), kesederhanaan dan kesungguhan, transmisi pengetahuan Islam klasik melalui kitab kuning (teks klasik), dan prinsip-prinsip moderasi agama (tawasuth, tasamuh, dan tawazun). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus instrumental dan analisis konten dari unggahan Instagram antara September 2024 dan September 2025, yang mencakup tiga kategori...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/e/filosofi-lokal-pesantren-isi-pesan-dakwah-digital-thumb-1e586.webp" type="image/webp" length="125370" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/filosofi-lokal-pesantren-isi-pesan-dakwah-digital-thumb-11c82.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/filosofi-lokal-pesantren-isi-pesan-dakwah-digital-thumb-33c1c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/e/filosofi-lokal-pesantren-isi-pesan-dakwah-digital-thumb-1e586.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5876-jurnal-kopis-kajian-penelitian-pemikiran-komunikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pesantren Culture and Character Building of Female Students ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pesantren Culture and Character Building of Female Students ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pesantren Culture and Character Building of Female Students ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66070-kultur-pesantren-pembentukan-karakter-santriwati-p" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66070-kultur-pesantren-pembentukan-karakter-santriwati-p" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-15:e87ec0695abd2ca958a24babf88efdcd</id>
	<published>2026-09-15T08:30:21+07:00</published>
	<updated>2026-09-15T08:30:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="ratna saidah" label="ratna saidah" />
	<category term="nurul azizah" label="nurul azizah" />
	<category term="yanti elvita" label="yanti elvita" />
	<itunes:keywords><![CDATA[azizah,elvita,nurul,ratna,saidah,yanti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang budaya pesantren terhadap perkembangan karakter santriwati di era digital. 2. Studi perbandingan antara model pendidikan karakter di berbagai pesantren untuk mengidentifikasi praktik efektif ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang budaya pesantren terhadap perkembangan karakter santriwati di era digital. 2. Studi perbandingan antara model pendidikan karakter di berbagai pesantren untuk mengidentifikasi praktik efektif ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/kultur-pesantren-pembentukan-karakter-santriwati-c-thumb-60ce1.webp" title="JURIS - Pesantren Culture and Character Building of Female Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/kultur-pesantren-pembentukan-karakter-santriwati-c-thumb-60ce1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/kultur-pesantren-pembentukan-karakter-santriwati-c-thumb-60ce1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/kultur-pesantren-pembentukan-karakter-santriwati-c-thumb-60ce1.webp 1x" title="JURIS - Pesantren Culture and Character Building of Female Students" alt="JURIS - Pesantren Culture and Character Building of Female Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/kultur-pesantren-pembentukan-karakter-santriwati-c-thumb-cc7d6.webp" title="JURIS - Pesantren Culture and Character Building of Female Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/kultur-pesantren-pembentukan-karakter-santriwati-c-thumb-cc7d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/kultur-pesantren-pembentukan-karakter-santriwati-c-thumb-cc7d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/kultur-pesantren-pembentukan-karakter-santriwati-c-thumb-cc7d6.webp 1x" title="JURIS - Pesantren Culture and Character Building of Female Students" alt="JURIS - Pesantren Culture and Character Building of Female Students" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/kultur-pesantren-pembentukan-karakter-santriwati-c-thumb-0ad43.webp" title="JURIS - Pesantren Culture and Character Building of Female Students" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/kultur-pesantren-pembentukan-karakter-santriwati-c-thumb-0ad43.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/kultur-pesantren-pembentukan-karakter-santriwati-c-thumb-0ad43.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/kultur-pesantren-pembentukan-karakter-santriwati-c-thumb-0ad43.webp 1x" title="JURIS - Pesantren Culture and Character Building of Female Students" alt="JURIS - Pesantren Culture and Character Building of Female Students" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66070-kultur-pesantren-pembentukan-karakter-santriwati-p" title="JURIS - Pesantren Culture and Character Building of Female Students" target="_blank">Pesantren Culture and Character Building of Female Students</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang budaya pesantren terhadap perkembangan karakter santriwati di era digital. 2. Studi perbandingan antara model pendidikan karakter di berbagai pesantren untuk mengidentifikasi praktik efektif yang dapat diadopsi secara luas. 3. Analisis peran teknologi digital dalam memperkuat atau mengubah dinamika budaya pesantren serta pengaruhnya terhadap pembentukan karakter santriwati..
<br>Budaya pesantren secara signifikan memengaruhi pembentukan karakter santriwati melalui tiga domain utama.kegiatan keagamaan harian, interaksi sosial etis, dan regulasi busana tradisional.Penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai kesederhanaan dan kesantunan yang diintegrasikan dalam budaya pesantren berdampak positif pada pengembangan karakter.Hasil analisis statistik mendukung hubungan signifikan antara budaya pesantren dan pembentukan karakter santriwati
<br>Degradasi moral dan tantangan etis yang dihadapi generasi muda di era digital menuntut adanya model pendidikan karakter yang berbasis konteks. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses pembentukan karakter santriwati dan menganalisis pengaruh budaya pesantren terhadap karakter mereka. Pendekatan metode campuran dengan desain eksploratif sekuensial diterapkan dalam penelitian ini. Data kualitatif dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi, sedangkan data kuantitatif diperoleh melalui kuesioner yang diberikan kepada santriwati aktif dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon signed-rank. Hasil kualitatif menunjukkan bahwa pembentukan karakter diintegrasikan secara sistematis ke dalam tiga ranah utama: rutinitas keagamaan sehari-hari, dinamika interaksi sosial yang etis, serta peraturan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/7/kultur-pesantren-pembentukan-karakter-santriwati-c-thumb-60ce1.webp" type="image/webp" length="103324" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/kultur-pesantren-pembentukan-karakter-santriwati-c-thumb-60ce1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/kultur-pesantren-pembentukan-karakter-santriwati-c-thumb-cc7d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/kultur-pesantren-pembentukan-karakter-santriwati-c-thumb-0ad43.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5874-intelektual-jurnal-pendidikan-studi-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Rekonstruksi Tata Kelola Pendidikan Islam Berbasis Teologi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Rekonstruksi Tata Kelola Pendidikan Islam Berbasis Teologi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Rekonstruksi Tata Kelola Pendidikan Islam Berbasis Teologi ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66067-dalih-nilai-islam-prinsip-etika" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66067-dalih-nilai-islam-prinsip-etika" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-15:7d32e9a2d7b861e30befc5cef5df20da</id>
	<published>2026-09-15T08:30:21+07:00</published>
	<updated>2026-09-15T08:30:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="ratna saidah" label="ratna saidah" />
	<category term="nurul azizah" label="nurul azizah" />
	<category term="yanti elvita" label="yanti elvita" />
	<itunes:keywords><![CDATA[azizah,elvita,nurul,ratna,saidah,yanti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Meskipun kerangka Tata Kelola Pendidikan Berbasis Tauhid (TBEGF) telah diusulkan untuk menjembatani nilai teologis dengan praktik tata kelola, masih banyak ruang untuk eksplorasi lebih lanjut. Sebuah penelitian lanjutan yang menarik adalah menyelidiki ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Meskipun kerangka Tata Kelola Pendidikan Berbasis Tauhid (TBEGF) telah diusulkan untuk menjembatani nilai teologis dengan praktik tata kelola, masih banyak ruang untuk eksplorasi lebih lanjut. Sebuah penelitian lanjutan yang menarik adalah menyelidiki ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/dalih-nilai-islam-prinsip-etika-nilai-nilai-geneti-thumb-377c8.webp" title="JURIS - Rekonstruksi Tata Kelola Pendidikan Islam Berbasis Teologi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/dalih-nilai-islam-prinsip-etika-nilai-nilai-geneti-thumb-377c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/dalih-nilai-islam-prinsip-etika-nilai-nilai-geneti-thumb-377c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/dalih-nilai-islam-prinsip-etika-nilai-nilai-geneti-thumb-377c8.webp 1x" title="JURIS - Rekonstruksi Tata Kelola Pendidikan Islam Berbasis Teologi" alt="JURIS - Rekonstruksi Tata Kelola Pendidikan Islam Berbasis Teologi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/dalih-nilai-islam-prinsip-etika-nilai-nilai-geneti-thumb-6a70a.webp" title="JURIS - Rekonstruksi Tata Kelola Pendidikan Islam Berbasis Teologi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/dalih-nilai-islam-prinsip-etika-nilai-nilai-geneti-thumb-6a70a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/dalih-nilai-islam-prinsip-etika-nilai-nilai-geneti-thumb-6a70a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/dalih-nilai-islam-prinsip-etika-nilai-nilai-geneti-thumb-6a70a.webp 1x" title="JURIS - Rekonstruksi Tata Kelola Pendidikan Islam Berbasis Teologi" alt="JURIS - Rekonstruksi Tata Kelola Pendidikan Islam Berbasis Teologi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/c/dalih-nilai-islam-prinsip-etika-nilai-nilai-geneti-thumb-f3394.webp" title="JURIS - Rekonstruksi Tata Kelola Pendidikan Islam Berbasis Teologi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/c/dalih-nilai-islam-prinsip-etika-nilai-nilai-geneti-thumb-f3394.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/c/dalih-nilai-islam-prinsip-etika-nilai-nilai-geneti-thumb-f3394.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/c/dalih-nilai-islam-prinsip-etika-nilai-nilai-geneti-thumb-f3394.webp 1x" title="JURIS - Rekonstruksi Tata Kelola Pendidikan Islam Berbasis Teologi" alt="JURIS - Rekonstruksi Tata Kelola Pendidikan Islam Berbasis Teologi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66067-dalih-nilai-islam-prinsip-etika" title="JURIS - Rekonstruksi Tata Kelola Pendidikan Islam Berbasis Teologi" target="_blank">Rekonstruksi Tata Kelola Pendidikan Islam Berbasis Teologi</a>: Meskipun kerangka Tata Kelola Pendidikan Berbasis Tauhid (TBEGF) telah diusulkan untuk menjembatani nilai teologis dengan praktik tata kelola, masih banyak ruang untuk eksplorasi lebih lanjut. Sebuah penelitian lanjutan yang menarik adalah menyelidiki secara mendalam bagaimana proses internalisasi nilai-nilai teologis seperti tauhid, amanah, dan keadilan dapat dilakukan secara efektif pada tingkat individu pengelola lembaga pendidikan Islam, bukan sekadar transfer pengetahuan tetapi pembentukan etos kerja yang mempengaruhi setiap keputusan. Misalnya, bagaimana pelatihan berbasis kesadaran spiritual atau program pengembangan kepemimpinan yang berakar pada nilai-nilai Islam dapat memperkuat komitmen pengelola terhadap prinsip-prinsip ini di tengah tuntutan administrasi modern. Mengingat pesatnya perkembangan transformasi digital dan kecerdasan buatan (AI), penting untuk meneliti bagaimana prinsip-prinsip etika Islam seperti amanah dan keadilan dapat diintegrasikan dan dipertahankan dalam sistem tata kelola berbasis teknologi. Hal ini mencakup bagaimana kita memastikan keputusan oleh algoritma atau AI selaras dengan nilai-nilai tersebut, serta mengidentifikasi tantangan dan merumuskan pedoman etis konkret untuk implementasi AI guna menjaga akuntabilitas dan kepercayaan publik. Terakhir, penelitian dapat fokus pada peran karakteristik kelembagaan sebagai moderator dalam implementasi TBEGF dengan membandingkan bagaimana model ini diterapkan dan beradaptasi di berbagai jenis lembaga pendidikan Islam, seperti pesantren tradisional, madrasah modern, atau perguruan tinggi Islam. Memahami faktor-faktor kontekstual yang mempengaruhi efektivitas TBEGF, termasuk budaya lokal, sumber daya, dan tekanan kebijakan, akan sangat berharga untuk mengembangkan rekomendasi yang lebih spesifik dan dapat diterapkan secara luas..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa fondasi teologis pendidikan Islam, meliputi tauhid, amanah, syrA, 'adl, ihsan, maqAid al-syar'ah, dan tazkiyat al-nafs, adalah konstruk epistemologis yang memandu tujuan, kurikulum, pembentukan karakter, dan kepemimpinan pendidikan Islam menuju paradigma yang holistik dan transformatif.Untuk mengatasi fragmentasi dalam praktik tata kelola, studi ini mengusulkan model konseptual Tauhid-Based Educational Governance Framework (TBEGF) yang menjelaskan empat tahap transformasi nilai teologis menjadi tata kelola operasional yang teruji empiris.Penelitian selanjutnya sangat penting untuk memvalidasi TBEGF secara kuantitatif dengan SEM-PLS serta melalui studi mixed methods pada berbagai tipologi lembaga, guna memperkuat generalisasi dan keberlanjutan ilmu Manajemen Pendidikan Islam
<br>Tata kelola lembaga pendidikan Islam saat ini dihadapkan pada tuntutan akuntabilitas publik dan transformasi digital, sementara tuntutan mempertahankan basis nilai teologis sebagai dasar keberadaannya harus tetap terpenuhi. Kajian mengenai tata kelola berbasis Islam masih bersifat teoretis, normatif, dan terfragmentasi, sehingga belum tersedia sintesis mengenai bagaimana fondasi teologis ditransformasikan menjadi konstruk tata kelola pendidikan yang operasional. Penelitian ini menyusun model konseptual integratif melalui dua tahap analitis: memetakan secara sistematis fondasi teologis sebagai landasan tata kelola pendidikan Islam dalam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/c/dalih-nilai-islam-prinsip-etika-nilai-nilai-geneti-thumb-f3394.webp" type="image/webp" length="108138" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/dalih-nilai-islam-prinsip-etika-nilai-nilai-geneti-thumb-377c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/dalih-nilai-islam-prinsip-etika-nilai-nilai-geneti-thumb-6a70a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/c/dalih-nilai-islam-prinsip-etika-nilai-nilai-geneti-thumb-f3394.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5874-intelektual-jurnal-pendidikan-studi-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Syarat dan Prinsip Kepemimpinan dalam Perspektif Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Syarat dan Prinsip Kepemimpinan dalam Perspektif Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Syarat dan Prinsip Kepemimpinan dalam Perspektif Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66057-etika-kepemimpinan-islam-nilai-lembaga" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66057-etika-kepemimpinan-islam-nilai-lembaga" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-15:3915eccb2f216a4034ba9f27ef394166</id>
	<published>2026-09-15T08:30:21+07:00</published>
	<updated>2026-09-15T08:30:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="measa laro" label="measa laro" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[laro,measa,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji penerapan prinsip kepemimpinan Islam dalam konteks pendidikan modern, terutama bagaimana nilai-nilai kejujuran dan keadilan dapat diintegrasikan dalam sistem manajemen sekolah. Selain itu, studi komparatif antara kepemimpinan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji penerapan prinsip kepemimpinan Islam dalam konteks pendidikan modern, terutama bagaimana nilai-nilai kejujuran dan keadilan dapat diintegrasikan dalam sistem manajemen sekolah. Selain itu, studi komparatif antara kepemimpinan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/etika-kepemimpinan-islam-nilai-nilai-lembaga-pendi-thumb-160e5.webp" title="JURIS - Syarat dan Prinsip Kepemimpinan dalam Perspektif Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/etika-kepemimpinan-islam-nilai-nilai-lembaga-pendi-thumb-160e5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/etika-kepemimpinan-islam-nilai-nilai-lembaga-pendi-thumb-160e5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/etika-kepemimpinan-islam-nilai-nilai-lembaga-pendi-thumb-160e5.webp 1x" title="JURIS - Syarat dan Prinsip Kepemimpinan dalam Perspektif Islam" alt="JURIS - Syarat dan Prinsip Kepemimpinan dalam Perspektif Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/etika-kepemimpinan-islam-nilai-nilai-lembaga-pendi-thumb-a4c1c.webp" title="JURIS - Syarat dan Prinsip Kepemimpinan dalam Perspektif Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/etika-kepemimpinan-islam-nilai-nilai-lembaga-pendi-thumb-a4c1c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/etika-kepemimpinan-islam-nilai-nilai-lembaga-pendi-thumb-a4c1c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/etika-kepemimpinan-islam-nilai-nilai-lembaga-pendi-thumb-a4c1c.webp 1x" title="JURIS - Syarat dan Prinsip Kepemimpinan dalam Perspektif Islam" alt="JURIS - Syarat dan Prinsip Kepemimpinan dalam Perspektif Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/etika-kepemimpinan-islam-nilai-nilai-lembaga-pendi-thumb-be7f6.webp" title="JURIS - Syarat dan Prinsip Kepemimpinan dalam Perspektif Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/etika-kepemimpinan-islam-nilai-nilai-lembaga-pendi-thumb-be7f6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/etika-kepemimpinan-islam-nilai-nilai-lembaga-pendi-thumb-be7f6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/etika-kepemimpinan-islam-nilai-nilai-lembaga-pendi-thumb-be7f6.webp 1x" title="JURIS - Syarat dan Prinsip Kepemimpinan dalam Perspektif Islam" alt="JURIS - Syarat dan Prinsip Kepemimpinan dalam Perspektif Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66057-etika-kepemimpinan-islam-nilai-lembaga" title="JURIS - Syarat dan Prinsip Kepemimpinan dalam Perspektif Islam" target="_blank">Syarat dan Prinsip Kepemimpinan dalam Perspektif Islam</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji penerapan prinsip kepemimpinan Islam dalam konteks pendidikan modern, terutama bagaimana nilai-nilai kejujuran dan keadilan dapat diintegrasikan dalam sistem manajemen sekolah. Selain itu, studi komparatif antara kepemimpinan Islam dengan model kepemimpinan lainnya di lingkungan pendidikan perlu dilakukan untuk memperkaya wawasan. Terakhir, penelitian tentang dampak kepemimpinan berbasis agama terhadap kualitas pembelajaran dan kepuasan peserta didik dapat menjadi arah baru untuk memperkuat relevansi ajaran Islam dalam dunia pendidikan saat ini..
<br>Islam menempatkan kepemimpinan sebagai elemen penting dalam ajarannya untuk menciptakan keadilan dan kesejahteraan.Kepemimpinan dalam perspektif Islam memerlukan kejujuran, keamanahan, komunikasi terbuka, dan kecerdasan.Pemimpin ideal harus mampu menjembatani perbedaan dan membangun kesamaan untuk mencapai tujuan bersama.Kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai Islam menjadi kunci dalam menghadapi tantangan modern
<br>Islam adalah agama haq yang diturunkan oleh Allah SWT melalui rasul-Nya, Nabi Muhammad Saw. Dalam menuntun pemeluknya, ada pedoman berupa Al-Quran dan Hadist yang akan membimbing manusia ke jalan yang benar. Salah satu pedoman itu adalah kewajiban manusia untuk menaati segala yang diperintahkan untuk kehidupan yang lebih baik dan menjauhi segala larangan untuk menghindari diri dari perbuatan tercela. Dalam perjalanan dinamika kehidupan manusia, ternyata manusia tidak bisa hidup sendiri. Untuk itu manusia diciptakan oleh Allah SWT sebagai makhluk sosial karena manusia diciptakan memiliki kekurangan dan kelebihan mereka masing-masing. Dalam kondisi seperti ini mereka dituntut untuk saling mengenal dan menghargai satu sama yang lainnya, yang pada...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/0/etika-kepemimpinan-islam-nilai-nilai-lembaga-pendi-thumb-a4c1c.webp" type="image/webp" length="93254" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/etika-kepemimpinan-islam-nilai-nilai-lembaga-pendi-thumb-160e5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/etika-kepemimpinan-islam-nilai-nilai-lembaga-pendi-thumb-a4c1c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/etika-kepemimpinan-islam-nilai-nilai-lembaga-pendi-thumb-be7f6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-814-iain-kendari.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9724-measa-laro.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Transformasi Pola Komunikasi Guru dan Siswa dalam Pembelajaran Digital Studi Interaksi Pembelajaran melalui E Learning di MAN 1 Trenggalek ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Transformasi Pola Komunikasi Guru dan Siswa dalam Pembelajaran Digital Studi Interaksi Pembelajaran melalui E Learning di MAN 1 Trenggalek ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Transformasi Pola Komunikasi Guru dan Siswa dalam Pembelajaran Digital Studi Interaksi Pembelajaran melalui E Learning di MAN 1 Trenggalek ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66063-komunikasi-digital-manajemen-gaya-guru" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66063-komunikasi-digital-manajemen-gaya-guru" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-15:2ffd68ab34d3b75ca231e6646e23f860</id>
	<published>2026-09-15T08:30:21+07:00</published>
	<updated>2026-09-15T08:30:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="jurnal kopis" label="jurnal kopis" />
	<category term="farous amous" label="farous amous" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<itunes:keywords><![CDATA[amous,farous,focus,jurnal,kopis,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara lembaga pendidikan, termasuk madrasah dan sekolah umum, untuk melihat perbedaan budaya komunikasi digital dan implikasinya terhadap pembentukan relasi pedagogis di era transformasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara lembaga pendidikan, termasuk madrasah dan sekolah umum, untuk melihat perbedaan budaya komunikasi digital dan implikasinya terhadap pembentukan relasi pedagogis di era transformasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/komunikasi-digital-manajemen-gaya-guru-ruang-integ-thumb-04021.webp" title="JURIS - Transformasi Pola Komunikasi Guru dan Siswa dalam Pembelajaran Digital (Studi Interaksi Pembelajaran melalui E-Learning di MAN 1 Trenggalek)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/komunikasi-digital-manajemen-gaya-guru-ruang-integ-thumb-04021.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/komunikasi-digital-manajemen-gaya-guru-ruang-integ-thumb-04021.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/komunikasi-digital-manajemen-gaya-guru-ruang-integ-thumb-04021.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Pola Komunikasi Guru dan Siswa dalam Pembelajaran Digital (Studi Interaksi Pembelajaran melalui E-Learning di MAN 1 Trenggalek)" alt="JURIS - Transformasi Pola Komunikasi Guru dan Siswa dalam Pembelajaran Digital (Studi Interaksi Pembelajaran melalui E-Learning di MAN 1 Trenggalek)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/komunikasi-digital-manajemen-gaya-guru-ruang-integ-thumb-ece6a.webp" title="JURIS - Transformasi Pola Komunikasi Guru dan Siswa dalam Pembelajaran Digital (Studi Interaksi Pembelajaran melalui E-Learning di MAN 1 Trenggalek)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/komunikasi-digital-manajemen-gaya-guru-ruang-integ-thumb-ece6a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/komunikasi-digital-manajemen-gaya-guru-ruang-integ-thumb-ece6a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/komunikasi-digital-manajemen-gaya-guru-ruang-integ-thumb-ece6a.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Pola Komunikasi Guru dan Siswa dalam Pembelajaran Digital (Studi Interaksi Pembelajaran melalui E-Learning di MAN 1 Trenggalek)" alt="JURIS - Transformasi Pola Komunikasi Guru dan Siswa dalam Pembelajaran Digital (Studi Interaksi Pembelajaran melalui E-Learning di MAN 1 Trenggalek)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/9/komunikasi-digital-manajemen-gaya-guru-ruang-integ-thumb-c9dac.webp" title="JURIS - Transformasi Pola Komunikasi Guru dan Siswa dalam Pembelajaran Digital (Studi Interaksi Pembelajaran melalui E-Learning di MAN 1 Trenggalek)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/9/komunikasi-digital-manajemen-gaya-guru-ruang-integ-thumb-c9dac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/9/komunikasi-digital-manajemen-gaya-guru-ruang-integ-thumb-c9dac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/9/komunikasi-digital-manajemen-gaya-guru-ruang-integ-thumb-c9dac.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Pola Komunikasi Guru dan Siswa dalam Pembelajaran Digital (Studi Interaksi Pembelajaran melalui E-Learning di MAN 1 Trenggalek)" alt="JURIS - Transformasi Pola Komunikasi Guru dan Siswa dalam Pembelajaran Digital (Studi Interaksi Pembelajaran melalui E-Learning di MAN 1 Trenggalek)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66063-komunikasi-digital-manajemen-gaya-guru" title="JURIS - Transformasi Pola Komunikasi Guru dan Siswa dalam Pembelajaran Digital (Studi Interaksi Pembelajaran melalui E-Learning di MAN 1 Trenggalek)" target="_blank">Transformasi Pola Komunikasi Guru dan Siswa dalam Pembelajaran Digital (Studi Interaksi Pembelajaran melalui E-Learning di MAN 1 Trenggalek)</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara lembaga pendidikan, termasuk madrasah dan sekolah umum, untuk melihat perbedaan budaya komunikasi digital dan implikasinya terhadap pembentukan relasi pedagogis di era transformasi teknologi. Selain itu, studi mendatang dapat mengkaji lebih dalam orientasi rasionalitas komunikasi dalam ruang digital, khususnya sejauh mana interaksi melalui portal e-learning benar-benar berorientasi pada tindakan komunikatif yang dialogis sebagaimana dijelaskan Habermas, atau masih didominasi oleh kepentingan administratif dan instrumental. Penelitian kuantitatif atau mixed methods juga dapat digunakan untuk menguji dimensi komunikasi interpersonal, impersonal, dan hyperpersonal dalam kerangka Computer-Mediated Communication (CMC), serta hubungannya dengan tingkat keterlibatan belajar dan pemahaman siswa..
<br>Penelitian memperlihatkan bahwa penggunaan portal e-learning di MAN 1 Trenggalek tidak hanya berfungsi sebagai sarana pendukung pembelajaran, tetapi telah bertransformasi menjadi ruang komunikasi pedagogis berbasis digital yang membentuk pola interaksi dialogis dan kolaboratif antara guru, siswa, dan sistem.Pola komunikasi yang terbentuk menunjukkan pergeseran dari model instruksional satu arah menuju praktik komunikasi pembelajaran yang partisipatif, reflektif, dan berkelanjutan.Dengan mengintegrasikan perspektif Computer-Mediated Communication, teori tindakan komunikatif Habermas, dan pendekatan sosial-konstruktivisme Vygotsky, pembelajaran digital merupakan praktik komunikasi sosial yang memungkinkan terjadinya negosiasi makna, keterlibatan aktif, serta konstruksi pengetahuan secara kolektif dalam ruang yang dimediasi teknologi.Interaksi pembelajaran tidak lagi dibatasi oleh ruang dan waktu, melainkan berlangsung secara fleksibel melalui komunikasi sinkron dan asinkron yang terdokumentasi secara digital.Temuan memperluas kajian komunikasi pendidikan dengan menempatkan e-learning bukan semata-mata sebagai inovasi teknologis atau metode pedagogik, melainkan sebagai medium komunikasi pendidikan yang memiliki implikasi terhadap relasi guru dan siswa, peran siswa sebagai partisipan aktif, serta dinamika pembelajaran yang lebih demokratis.Oleh karena itu, pengembangan dan implementasi e-learning ke depan perlu dipahami sebagai upaya strategis dalam membangun ekosistem komunikasi pedagogis yang bermakna, inklusif, dan adaptif terhadap tantangan pendidikan di era digital
<br>Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi signifikan dalam praktik komunikasi pembelajaran di lingkungan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi pola komunikasi guru dan siswa dalam pembelajaran digital melalui pemanfaatan Portal E-Learning di MAN 1 Trenggalek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Portal E-Learning tidak hanya berfungsi sebagai media pendukung pembelajaran, tetapi telah bertransformasi menjadi ruang komunikasi pendidikan berbasis digital yang mendorong pola interaksi dialogis, partisipatif, dan kolaboratif. Peran guru bergeser...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/9/komunikasi-digital-manajemen-gaya-guru-ruang-integ-thumb-ece6a.webp" type="image/webp" length="111268" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/komunikasi-digital-manajemen-gaya-guru-ruang-integ-thumb-04021.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/komunikasi-digital-manajemen-gaya-guru-ruang-integ-thumb-ece6a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/9/komunikasi-digital-manajemen-gaya-guru-ruang-integ-thumb-c9dac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5876-jurnal-kopis-kajian-penelitian-pemikiran-komunikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Integrating Islamic Values Salaf Scholarship and Nationalism in the Santris Character Development in Pesantren ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Integrating Islamic Values Salaf Scholarship and Nationalism in the Santris Character Development in Pesantren ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Integrating Islamic Values Salaf Scholarship and Nationalism in the Santris Character Development in Pesantren ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66075-karakter-santri-pesantren-pendidik" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66075-karakter-santri-pesantren-pendidik" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-15:a48fb21d55546851a4ceea172485efaf</id>
	<published>2026-09-15T08:30:21+07:00</published>
	<updated>2026-09-15T08:30:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="ratna saidah" label="ratna saidah" />
	<category term="nurul azizah" label="nurul azizah" />
	<category term="yanti elvita" label="yanti elvita" />
	<itunes:keywords><![CDATA[azizah,elvita,nurul,ratna,saidah,yanti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkuat pendidikan karakter di lembaga-lembaga Islam, diperlukan pengembangan model pendidikan yang mengintegrasikan tradisi pesantren dengan pendekatan modern yang lebih sistematis dan terukur. Model ini harus mampu mengadaptasi tantangan globalisasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk memperkuat pendidikan karakter di lembaga-lembaga Islam, diperlukan pengembangan model pendidikan yang mengintegrasikan tradisi pesantren dengan pendekatan modern yang lebih sistematis dan terukur. Model ini harus mampu mengadaptasi tantangan globalisasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/b/karakter-santri-pesantren-pendidikan-islami-model-thumb-fd773.webp" title="JURIS - Integrating Islamic Values, Salaf Scholarship, and Nationalism in the Santri&#039;s Character Development in Pesantren" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/karakter-santri-pesantren-pendidikan-islami-model-thumb-fd773.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/karakter-santri-pesantren-pendidikan-islami-model-thumb-fd773.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/karakter-santri-pesantren-pendidikan-islami-model-thumb-fd773.webp 1x" title="JURIS - Integrating Islamic Values, Salaf Scholarship, and Nationalism in the Santri&#039;s Character Development in Pesantren" alt="JURIS - Integrating Islamic Values, Salaf Scholarship, and Nationalism in the Santri&#039;s Character Development in Pesantren" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/b/karakter-santri-pesantren-pendidikan-islami-model-thumb-c49c6.webp" title="JURIS - Integrating Islamic Values, Salaf Scholarship, and Nationalism in the Santri&#039;s Character Development in Pesantren" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/karakter-santri-pesantren-pendidikan-islami-model-thumb-c49c6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/karakter-santri-pesantren-pendidikan-islami-model-thumb-c49c6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/karakter-santri-pesantren-pendidikan-islami-model-thumb-c49c6.webp 1x" title="JURIS - Integrating Islamic Values, Salaf Scholarship, and Nationalism in the Santri&#039;s Character Development in Pesantren" alt="JURIS - Integrating Islamic Values, Salaf Scholarship, and Nationalism in the Santri&#039;s Character Development in Pesantren" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/b/karakter-santri-pesantren-pendidikan-islami-model-thumb-d16ad.webp" title="JURIS - Integrating Islamic Values, Salaf Scholarship, and Nationalism in the Santri&#039;s Character Development in Pesantren" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/karakter-santri-pesantren-pendidikan-islami-model-thumb-d16ad.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/karakter-santri-pesantren-pendidikan-islami-model-thumb-d16ad.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/karakter-santri-pesantren-pendidikan-islami-model-thumb-d16ad.webp 1x" title="JURIS - Integrating Islamic Values, Salaf Scholarship, and Nationalism in the Santri&#039;s Character Development in Pesantren" alt="JURIS - Integrating Islamic Values, Salaf Scholarship, and Nationalism in the Santri&#039;s Character Development in Pesantren" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66075-karakter-santri-pesantren-pendidik" title="JURIS - Integrating Islamic Values, Salaf Scholarship, and Nationalism in the Santri&#039;s Character Development in Pesantren" target="_blank">Integrating Islamic Values, Salaf Scholarship, and Nationalism in the Santri's Character Development in Pesantren</a>: Untuk memperkuat pendidikan karakter di lembaga-lembaga Islam, diperlukan pengembangan model pendidikan yang mengintegrasikan tradisi pesantren dengan pendekatan modern yang lebih sistematis dan terukur. Model ini harus mampu mengadaptasi tantangan globalisasi dan heterogenitas latar belakang santri, serta memastikan dokumentasi nilai-nilai kebangsaan secara sistematis. Selain itu, penting untuk terus memperkuat otoritas kiai dan menciptakan lingkungan pesantren yang kondusif untuk mendukung integrasi nilai-nilai Islam, keilmuan Salaf, dan kebangsaan. Studi ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara kiai, ustaz, dan pengelola pesantren dalam mengimplementasikan model integrasi nilai yang holistik. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan metode pengajaran yang inovatif, seperti penggunaan teknologi digital dalam pembelajaran, untuk meningkatkan efektivitas integrasi nilai-nilai tersebut dalam kehidupan santri..
<br>Studi ini menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Islam, keilmuan Salaf, dan kebangsaan di Pesantren An-Nawawi Berjan, Purworejo, bersifat holistik dan sistematis sepanjang proses pendidikan.Ketiga nilai ini diajarkan secara terintegrasi dalam kurikulum, budaya pesantren, dan kehidupan sehari-hari santri.Integrasi ini menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter santri, menumbuhkan kesalehan agama, kedalaman intelektual, dan identitas nasional.Nilai-nilai Islam diinternalisasi melalui ibadah rutin, pembentukan karakter moral, dan teladan kiai dan ustaz, membentuk karakter spiritual dan moral santri.Sementara itu, keilmuan Salaf berperan dalam mengembangkan cara berpikir kritis dan sistematis, berakar pada tradisi intelektual Islam klasik.Nilai-nilai kebangsaan diintegrasikan melalui aktivitas sosial, narasi keagamaan, dan praktik sehari-hari yang menumbuhkan cinta tanah air, toleransi, dan moderasi beragama.Suksesnya integrasi nilai-nilai ini didukung oleh otoritas kuat kiai, lingkungan pesantren yang kondusif, tradisi keilmuan yang mapan, dan sistem pendidikan yang menggabungkan aspek formal dan non-formal.Namun, tantangan juga dihadapi, seperti pengaruh globalisasi, heterogenitas latar belakang santri, dan keterbatasan dalam sistematisasi kurikulum dan dokumentasi nilai-nilai kebangsaan.Model integrasi nilai di Pesantren An-Nawawi Berjan memiliki keunggulan pendekatan holistik dan berbasis budaya, tetapi terbatas dalam standar dan replikasi.Upaya diperlukan untuk mengembangkan model pendidikan yang mengintegrasikan kekuatan tradisi pesantren dengan pendekatan modern yang lebih sistematis dan terukur, tanpa kehilangan karakter khasnya.Studi ini menegaskan bahwa pesantren berperan dalam membentuk karakter santri yang utuh dengan mengintegrasikan nilai-nilai Islam, keilmuan Salaf, dan identitas nasional.Model ini dapat menjadi referensi untuk pengembangan pendidikan Islam di Indonesia menghadapi tantangan kontemporer, sekaligus memperkuat identitas Islam dan Indonesia secara seimbang
<br>Meskipun pesantren telah lama dikenal sebagai lembaga yang menumbuhkan karakter keagamaan, penelitian yang menjelaskan bagaimana nilai-nilai Islam, keilmuan Salaf, dan kebangsaan diintegrasikan secara bersamaan ke dalam model pendidikan yang koheren untuk pembentukan karakter masih terbatas. Penelitian ini mengisi kesenjangan tersebut dengan mengkaji proses integrasi di Pesantren An-Nawawi Berjan, Purworejo. Dengan menggunakan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur dengan kiai, ustaz, pengelola, dan santri, serta analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/b/karakter-santri-pesantren-pendidikan-islami-model-thumb-fd773.webp" type="image/webp" length="76396" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/karakter-santri-pesantren-pendidikan-islami-model-thumb-fd773.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/karakter-santri-pesantren-pendidikan-islami-model-thumb-c49c6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/karakter-santri-pesantren-pendidikan-islami-model-thumb-d16ad.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5874-intelektual-jurnal-pendidikan-studi-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Representasi Muslimah dalam Konten Halal Makeup pada Akun Instagram dianwidayanti ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Representasi Muslimah dalam Konten Halal Makeup pada Akun Instagram dianwidayanti ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Representasi Muslimah dalam Konten Halal Makeup pada Akun Instagram dianwidayanti ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66062-produk-kosmetik-halal-gaya-hidup-konten-prom" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66062-produk-kosmetik-halal-gaya-hidup-konten-prom" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-15:cfe9c20d3fd60958eb81aaeb20425b78</id>
	<published>2026-09-15T08:30:21+07:00</published>
	<updated>2026-09-15T08:30:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="jurnal kopis" label="jurnal kopis" />
	<category term="farous amous" label="farous amous" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<itunes:keywords><![CDATA[amous,farous,focus,jurnal,kopis,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi perbandingan representasi muslimah ideal di platform media sosial lain seperti TikTok atau YouTube, terutama dalam konten yang menggabungkan edukasi agama dengan kecantikan. Selain itu, studi lebih dalam tentang ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi perbandingan representasi muslimah ideal di platform media sosial lain seperti TikTok atau YouTube, terutama dalam konten yang menggabungkan edukasi agama dengan kecantikan. Selain itu, studi lebih dalam tentang ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/produk-kosmetik-halal-gaya-hidup-konten-promosi-re-thumb-34c36.webp" title="JURIS - Representasi Muslimah dalam Konten Halal Makeup pada Akun Instagram @dianwidayanti" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/produk-kosmetik-halal-gaya-hidup-konten-promosi-re-thumb-34c36.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/produk-kosmetik-halal-gaya-hidup-konten-promosi-re-thumb-34c36.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/produk-kosmetik-halal-gaya-hidup-konten-promosi-re-thumb-34c36.webp 1x" title="JURIS - Representasi Muslimah dalam Konten Halal Makeup pada Akun Instagram @dianwidayanti" alt="JURIS - Representasi Muslimah dalam Konten Halal Makeup pada Akun Instagram @dianwidayanti" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/produk-kosmetik-halal-gaya-hidup-konten-promosi-re-thumb-ca3ac.webp" title="JURIS - Representasi Muslimah dalam Konten Halal Makeup pada Akun Instagram @dianwidayanti" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/produk-kosmetik-halal-gaya-hidup-konten-promosi-re-thumb-ca3ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/produk-kosmetik-halal-gaya-hidup-konten-promosi-re-thumb-ca3ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/produk-kosmetik-halal-gaya-hidup-konten-promosi-re-thumb-ca3ac.webp 1x" title="JURIS - Representasi Muslimah dalam Konten Halal Makeup pada Akun Instagram @dianwidayanti" alt="JURIS - Representasi Muslimah dalam Konten Halal Makeup pada Akun Instagram @dianwidayanti" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/5/produk-kosmetik-halal-gaya-hidup-konten-promosi-re-thumb-ab34d.webp" title="JURIS - Representasi Muslimah dalam Konten Halal Makeup pada Akun Instagram @dianwidayanti" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/5/produk-kosmetik-halal-gaya-hidup-konten-promosi-re-thumb-ab34d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/5/produk-kosmetik-halal-gaya-hidup-konten-promosi-re-thumb-ab34d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/5/produk-kosmetik-halal-gaya-hidup-konten-promosi-re-thumb-ab34d.webp 1x" title="JURIS - Representasi Muslimah dalam Konten Halal Makeup pada Akun Instagram @dianwidayanti" alt="JURIS - Representasi Muslimah dalam Konten Halal Makeup pada Akun Instagram @dianwidayanti" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66062-produk-kosmetik-halal-gaya-hidup-konten-prom" title="JURIS - Representasi Muslimah dalam Konten Halal Makeup pada Akun Instagram @dianwidayanti" target="_blank">Representasi Muslimah dalam Konten Halal Makeup pada Akun Instagram @dianwidayanti</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi perbandingan representasi muslimah ideal di platform media sosial lain seperti TikTok atau YouTube, terutama dalam konten yang menggabungkan edukasi agama dengan kecantikan. Selain itu, studi lebih dalam tentang bagaimana konsep 'halal lifestyle' memengaruhi identitas generasi muda Muslim di era digital, termasuk dalam konteks kecantikan dan konsumsi produk. Penelitian juga bisa fokus pada dinamika interaksi antara nilai-nilai Islam dan tren global dalam industri kecantikan, terutama melalui lensa feminisme Islam. Ketiga saran ini bertujuan untuk memperluas pemahaman tentang adaptasi nilai keagamaan dalam konteks modern, memastikan bahwa representasi muslimah tetap relevan dan inklusif, serta mengidentifikasi tantangan baru dalam menjaga keseimbangan antara tradisi dan inovasi..
<br>Penelitian ini menunjukkan bahwa konten halal makeup pada akun Instagram @dianwidayanti bukan sekadar promosi produk kosmetik, tetapi juga menjadi media representasi dan dakwah visual yang membangun konstruksi muslimah ideal di ruang digital.Melalui analisis semiotika Roland Barthes (denotasi, konotasi, dan mitos), ditemukan bahwa secara denotatif konten menampilkan perempuan berhijab yang mengajak menghapus makeup sebelum wudu sebagai bentuk ketaatan syariat.Secara konotatif, pesan religius dikemas secara estetis, lembut, dan modern sehingga relevan bagi generasi muda.Secara mitologis, konten tersebut membentuk ideologi bahwa kecantikan halal merupakan bagian dari identitas spiritual muslimah.Konsep muslimah ideal yang tergambar dalam penelitian ini mencakup perempuan yang memiliki akidah kuat, taat beribadah, menjaga kehormatan (iffah), berakhlak santun, serta menutup aurat sesuai syariat.Muslimah ideal tidak hanya dinilai dari penampilan, tetapi dari integrasi iman, moralitas, dan praktik ibadah dalam kehidupan sehari-hari.Dalam konteks media sosial, identitas tersebut dipadukan dengan modernitas dan ditampilkan sebagai sosok yang cerdas, produktif, mandiri, dan tetap modis tanpa melanggar nilai Islam.Dengan demikian, religiusitas dan estetika digital bersinergi membentuk citra muslimah modern yang salehah, bersih, elegan, dan berdaya di ruang publik
<br>Instagram menjadi ruang publik yang dapat membentuk persepsi pengguna terhadap identitas dan nilai-nilai keagamaan, termasuk dalam makeup. Halal makeup masyarakat Indonesia dengan populasi Muslim terbesar di dunia menjadikan tren lifestyle halal tidak hanya pada makanan, tetapi juga mencakup fashion, gaya hidup dan kosmetik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis semiotika Barthes, yang terdiri atas tiga tahapan pemaknaan: denotasi, konotasi, dan mitos. Data diambil dari salah satu konten video berdurasi 1 menit 9 detik pada akun @dianwidayanti. Analisis dilakukan dengan mengamati aspek visual, narasi, simbol, dan teks dalam video. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui representasi Muslimah dalam konten halal makeup di media sosial serta memberikan pemahaman mengenai Muslimah...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/5/produk-kosmetik-halal-gaya-hidup-konten-promosi-re-thumb-ab34d.webp" type="image/webp" length="91396" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/produk-kosmetik-halal-gaya-hidup-konten-promosi-re-thumb-34c36.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/produk-kosmetik-halal-gaya-hidup-konten-promosi-re-thumb-ca3ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/5/produk-kosmetik-halal-gaya-hidup-konten-promosi-re-thumb-ab34d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5876-jurnal-kopis-kajian-penelitian-pemikiran-komunikasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Digital Cognitive Overload Academic Flourishing dan Adab AI Studi Kasus Regulasi Diri Digital dan Pemaknaan Islami ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Digital Cognitive Overload Academic Flourishing dan Adab AI Studi Kasus Regulasi Diri Digital dan Pemaknaan Islami ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Digital Cognitive Overload Academic Flourishing dan Adab AI Studi Kasus Regulasi Diri Digital dan Pemaknaan Islami ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66066-platform-ai-deepseek-beban-kognitif-mahasiswa-etik" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66066-platform-ai-deepseek-beban-kognitif-mahasiswa-etik" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-15:5c8d121e25687fa0dcb007afe4e926c7</id>
	<published>2026-09-15T08:30:21+07:00</published>
	<updated>2026-09-15T08:30:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="ratna saidah" label="ratna saidah" />
	<category term="nurul azizah" label="nurul azizah" />
	<category term="yanti elvita" label="yanti elvita" />
	<itunes:keywords><![CDATA[azizah,elvita,nurul,ratna,saidah,yanti]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi strategi regulasi diri digital yang efektif bagi mahasiswa PTKI. Penelitian ini dapat ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi strategi regulasi diri digital yang efektif bagi mahasiswa PTKI. Penelitian ini dapat ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/9/platform-ai-deepseek-beban-kognitif-mahasiswa-etik-thumb-b4eae.webp" title="JURIS - Digital Cognitive Overload, Academic Flourishing, dan Adab AI: Studi Kasus Regulasi Diri Digital dan Pemaknaan Islami" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/platform-ai-deepseek-beban-kognitif-mahasiswa-etik-thumb-b4eae.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/platform-ai-deepseek-beban-kognitif-mahasiswa-etik-thumb-b4eae.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/platform-ai-deepseek-beban-kognitif-mahasiswa-etik-thumb-b4eae.webp 1x" title="JURIS - Digital Cognitive Overload, Academic Flourishing, dan Adab AI: Studi Kasus Regulasi Diri Digital dan Pemaknaan Islami" alt="JURIS - Digital Cognitive Overload, Academic Flourishing, dan Adab AI: Studi Kasus Regulasi Diri Digital dan Pemaknaan Islami" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/9/platform-ai-deepseek-beban-kognitif-mahasiswa-etik-thumb-b4fc4.webp" title="JURIS - Digital Cognitive Overload, Academic Flourishing, dan Adab AI: Studi Kasus Regulasi Diri Digital dan Pemaknaan Islami" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/platform-ai-deepseek-beban-kognitif-mahasiswa-etik-thumb-b4fc4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/platform-ai-deepseek-beban-kognitif-mahasiswa-etik-thumb-b4fc4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/platform-ai-deepseek-beban-kognitif-mahasiswa-etik-thumb-b4fc4.webp 1x" title="JURIS - Digital Cognitive Overload, Academic Flourishing, dan Adab AI: Studi Kasus Regulasi Diri Digital dan Pemaknaan Islami" alt="JURIS - Digital Cognitive Overload, Academic Flourishing, dan Adab AI: Studi Kasus Regulasi Diri Digital dan Pemaknaan Islami" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/9/platform-ai-deepseek-beban-kognitif-mahasiswa-etik-thumb-fdfd1.webp" title="JURIS - Digital Cognitive Overload, Academic Flourishing, dan Adab AI: Studi Kasus Regulasi Diri Digital dan Pemaknaan Islami" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/platform-ai-deepseek-beban-kognitif-mahasiswa-etik-thumb-fdfd1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/platform-ai-deepseek-beban-kognitif-mahasiswa-etik-thumb-fdfd1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/platform-ai-deepseek-beban-kognitif-mahasiswa-etik-thumb-fdfd1.webp 1x" title="JURIS - Digital Cognitive Overload, Academic Flourishing, dan Adab AI: Studi Kasus Regulasi Diri Digital dan Pemaknaan Islami" alt="JURIS - Digital Cognitive Overload, Academic Flourishing, dan Adab AI: Studi Kasus Regulasi Diri Digital dan Pemaknaan Islami" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66066-platform-ai-deepseek-beban-kognitif-mahasiswa-etik" title="JURIS - Digital Cognitive Overload, Academic Flourishing, dan Adab AI: Studi Kasus Regulasi Diri Digital dan Pemaknaan Islami" target="_blank">Digital Cognitive Overload, Academic Flourishing, dan Adab AI: Studi Kasus Regulasi Diri Digital dan Pemaknaan Islami</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi strategi regulasi diri digital yang efektif bagi mahasiswa PTKI. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan intervensi psikoedukasi digital yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam, dengan tujuan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengelola penggunaan teknologi secara sadar dan bertanggung jawab. Kedua, penelitian tentang adab AI dalam konteks PTKI dapat lebih dieksplorasi. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana mahasiswa Muslim memaknai penggunaan AI sebagai persoalan adab akademik dan tanggung jawab moral, serta bagaimana mereka memvalidasi jawaban dari platform AI. Ketiga, penelitian tentang academic flourishing dalam pendidikan tinggi dapat lebih dikembangkan dengan mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam konteks PTKI. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana nilai-nilai Islam seperti amanah, syukur, sabar, tawakal, dan muhasabah dapat mempengaruhi keterlibatan dan motivasi belajar mahasiswa, serta bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diterjemahkan menjadi praktik regulasi digital yang aplikatif..
<br>Penelitian ini menunjukkan digital cognitive overload pada dua mahasiswa PTKI tidak hanya muncul sebagai kelebihan informasi, tetapi sebagai pengalaman akademik yang mengganggu fokus, waktu, tubuh, tidur, kedalaman belajar, dan tanggung jawab penggunaan AI.Pada kasus Informan 1, overload lebih dominan muncul melalui media sosial, TikTok, notifikasi, penundaan tugas, dan keterlibatan akademik yang rapuh.Pada kasus Informan 2, overload muncul dalam bentuk yang lebih ambivalen karena digital juga berfungsi sebagai ruang produktif untuk kuliah, kerja, bisnis, relasi, dan pencarian informasi sehingga maknanya lebih kompleks.Dengan demikian, digital dalam kehidupan mahasiswa PTKI bukan sekadar gangguan, tetapi ekosistem yang sekaligus mendukung dan melemahkan proses belajar.Temuan ini menjawab bahwa academic flourishing mahasiswa PTKI sangat dipengaruhi oleh kemampuan membangun regulasi diri digital, memaknai belajar secara islami, dan menggunakan AI secara beradab.Nilai Islam seperti amanah, syukur, sabar, tawakal, muhasabah, dan adab kepada dosen sudah hadir dalam pengalaman mahasiswa, tetapi belum sepenuhnya menjadi sistem regulasi digital yang stabil dan aplikatif.Oleh karena itu, kebutuhan utama bukan menjauhkan mahasiswa dari teknologi karena teknologi sudah menjadi kehidupan mereka sekarang, melainkan membimbing mereka menggunakan digital dan AI secara sadar, reflektif, bertanggung jawab, dan beradab melalui penguatan digital self-regulation, Islamic meaning-making, dan adab AI
<br>Penggunaan media digital dan kecerdasan buatan (AI) yang semakin intensif dalam kehidupan akademik telah memperluas akses siswa terhadap informasi, tetapi secara bersamaan meningkatkan gangguan, fragmentasi perhatian, dan beban kognitif. Isu ini menjadi semakin penting dalam lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) karena kemampuan mengelola teknologi tidak hanya terkait dengan keberhasilan akademik tetapi juga dengan pengaturan diri, makna Islami tentang pembelajaran, dan etika penggunaan AI. Studi ini mengeksplorasi beban kognitif digital, perkembangan akademik, pengaturan diri digital, makna dan etika Islami tentang AI, dan pengalaman dua mahasiswa di sebuah universitas Islam. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/9/platform-ai-deepseek-beban-kognitif-mahasiswa-etik-thumb-b4fc4.webp" type="image/webp" length="108374" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/platform-ai-deepseek-beban-kognitif-mahasiswa-etik-thumb-b4eae.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/platform-ai-deepseek-beban-kognitif-mahasiswa-etik-thumb-b4fc4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/platform-ai-deepseek-beban-kognitif-mahasiswa-etik-thumb-fdfd1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1191-uit-lirboyo.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5874-intelektual-jurnal-pendidikan-studi-keislaman.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Penerapan Model Kepemimpinan Path Goal pada Lembaga Pendidikan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Model Kepemimpinan Path Goal pada Lembaga Pendidikan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Model Kepemimpinan Path Goal pada Lembaga Pendidikan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66058-lembaga-pendidikan-model-kepemimpinan-path-goal-go" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66058-lembaga-pendidikan-model-kepemimpinan-path-goal-go" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-15:abe2bfd0d2f09145b6fbb09fc288a39a</id>
	<published>2026-09-15T08:30:21+07:00</published>
	<updated>2026-09-15T08:30:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="measa laro" label="measa laro" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[laro,measa,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikemukakan. Pertama, penelitian lebih lanjut tentang efektivitas penerapan model kepemimpinan path goal di berbagai konteks pendidikan yang berbeda. Kedua, analisis dampak kombinasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikemukakan. Pertama, penelitian lebih lanjut tentang efektivitas penerapan model kepemimpinan path goal di berbagai konteks pendidikan yang berbeda. Kedua, analisis dampak kombinasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/f/lembaga-pendidikan-model-kepemimpinan-path-goal-di-thumb-83f8e.webp" title="JURIS - Penerapan Model Kepemimpinan Path Goal pada Lembaga Pendidikan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/f/lembaga-pendidikan-model-kepemimpinan-path-goal-di-thumb-83f8e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/f/lembaga-pendidikan-model-kepemimpinan-path-goal-di-thumb-83f8e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/f/lembaga-pendidikan-model-kepemimpinan-path-goal-di-thumb-83f8e.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Kepemimpinan Path Goal pada Lembaga Pendidikan" alt="JURIS - Penerapan Model Kepemimpinan Path Goal pada Lembaga Pendidikan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/f/lembaga-pendidikan-model-kepemimpinan-path-goal-di-thumb-bf039.webp" title="JURIS - Penerapan Model Kepemimpinan Path Goal pada Lembaga Pendidikan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/f/lembaga-pendidikan-model-kepemimpinan-path-goal-di-thumb-bf039.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/f/lembaga-pendidikan-model-kepemimpinan-path-goal-di-thumb-bf039.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/f/lembaga-pendidikan-model-kepemimpinan-path-goal-di-thumb-bf039.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Kepemimpinan Path Goal pada Lembaga Pendidikan" alt="JURIS - Penerapan Model Kepemimpinan Path Goal pada Lembaga Pendidikan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/f/lembaga-pendidikan-model-kepemimpinan-path-goal-di-thumb-4968e.webp" title="JURIS - Penerapan Model Kepemimpinan Path Goal pada Lembaga Pendidikan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/f/lembaga-pendidikan-model-kepemimpinan-path-goal-di-thumb-4968e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/f/lembaga-pendidikan-model-kepemimpinan-path-goal-di-thumb-4968e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/f/lembaga-pendidikan-model-kepemimpinan-path-goal-di-thumb-4968e.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Kepemimpinan Path Goal pada Lembaga Pendidikan" alt="JURIS - Penerapan Model Kepemimpinan Path Goal pada Lembaga Pendidikan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66058-lembaga-pendidikan-model-kepemimpinan-path-goal-go" title="JURIS - Penerapan Model Kepemimpinan Path Goal pada Lembaga Pendidikan" target="_blank">Penerapan Model Kepemimpinan Path Goal pada Lembaga Pendidikan</a>: Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikemukakan. Pertama, penelitian lebih lanjut tentang efektivitas penerapan model kepemimpinan path goal di berbagai konteks pendidikan yang berbeda. Kedua, analisis dampak kombinasi gaya kepemimpinan path goal dengan pendekatan kepemimpinan lain dalam meningkatkan kinerja institusi pendidikan. Ketiga, pengembangan program pelatihan kepemimpinan berbasis teori path goal yang disesuaikan dengan karakteristik karyawan dan lingkungan kerja lembaga pendidikan. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih mendalam tentang penerapan teori kepemimpinan secara praktis dan efektif..
<br>Berdasarkan uraian di atas, diperoleh kesimpulan bahwa gaya kepemimpinan path goal (direktif, suportif, partisipatif, berorientasi prestasi) tidak semuanya bisa diterapkan pada semua lembaga pendidikan.Oleh karena itu, pemimpin harus memperhatikan gaya kepemimpinan mana yang bisa dan baik untuk diterapkan
<br>Studi ini bertujuan untuk menjelaskan kepemimpinan path goal theory. Studi pustaka dijadikan sebagai metode dalam penelitian. Data-data diambil, dikumpulkan, dan dianalisis dari buku-buku dan jurnal ilmiah yang mempunyai topik kemiripan, kemudian dijadikan tulisan dan simpulan. Hasil studi menunjukkan bahwa menggunakan kepemimpinan path goal dapat meningkatkan motivasi kerja karyawan. Hasil yang diterapkan dengan adanya penerapan gaya kepemimpinan path goal dapat meningkatkan motivasi kerja karyawan. Teori jalur tujuan mengakui empat kepemimpinan perilaku untuk meningkatkan motivasi bawahan. Empat gaya kepemimpinan jalur-tujuan yang berfungsi untuk memberikan struktur dan penghargaan kepada bawahan adalah direktif, suportif, partisipatif,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/f/lembaga-pendidikan-model-kepemimpinan-path-goal-di-thumb-bf039.webp" type="image/webp" length="101948" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/f/lembaga-pendidikan-model-kepemimpinan-path-goal-di-thumb-83f8e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/f/lembaga-pendidikan-model-kepemimpinan-path-goal-di-thumb-bf039.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/f/lembaga-pendidikan-model-kepemimpinan-path-goal-di-thumb-4968e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-814-iain-kendari.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9724-measa-laro.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ System Information Retrieval of the Relationship Between Hadits Arbain and Quran Indonesian Translation with Vector Space Model ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ System Information Retrieval of the Relationship Between Hadits Arbain and Quran Indonesian Translation with Vector Space Model ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ System Information Retrieval of the Relationship Between Hadits Arbain and Quran Indonesian Translation with Vector Space Model ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66053-hasil-penelitian-al-quran-hadits-vector-space-m" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66053-hasil-penelitian-al-quran-hadits-vector-space-m" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-15:1c0b8fa714f888d731e89dee4841679b</id>
	<published>2026-09-15T07:25:22+07:00</published>
	<updated>2026-09-15T07:25:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="one search" label="one search" />
	<category term="trilogi ac" label="trilogi ac" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ac,one,search,trilogi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan metode alternatif seperti TF-IDF atau machine learning untuk meningkatkan akurasi. Selain itu, penelitian perlu menggunakan dataset yang lebih besar dan beragam untuk memperkuat hasil. Pengembangan sistem pencarian ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan metode alternatif seperti TF-IDF atau machine learning untuk meningkatkan akurasi. Selain itu, penelitian perlu menggunakan dataset yang lebih besar dan beragam untuk memperkuat hasil. Pengembangan sistem pencarian ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/hasil-penelitian-al-quran-al-hadits-vector-space-m-thumb-1fd56.webp" title="JURIS - System Information Retrieval of the Relationship Between Hadits Arbain and Quran (Indonesian Translation) with Vector Space Model" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/hasil-penelitian-al-quran-al-hadits-vector-space-m-thumb-1fd56.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/hasil-penelitian-al-quran-al-hadits-vector-space-m-thumb-1fd56.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/hasil-penelitian-al-quran-al-hadits-vector-space-m-thumb-1fd56.webp 1x" title="JURIS - System Information Retrieval of the Relationship Between Hadits Arbain and Quran (Indonesian Translation) with Vector Space Model" alt="JURIS - System Information Retrieval of the Relationship Between Hadits Arbain and Quran (Indonesian Translation) with Vector Space Model" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/hasil-penelitian-al-quran-al-hadits-vector-space-m-thumb-a311d.webp" title="JURIS - System Information Retrieval of the Relationship Between Hadits Arbain and Quran (Indonesian Translation) with Vector Space Model" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/hasil-penelitian-al-quran-al-hadits-vector-space-m-thumb-a311d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/hasil-penelitian-al-quran-al-hadits-vector-space-m-thumb-a311d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/hasil-penelitian-al-quran-al-hadits-vector-space-m-thumb-a311d.webp 1x" title="JURIS - System Information Retrieval of the Relationship Between Hadits Arbain and Quran (Indonesian Translation) with Vector Space Model" alt="JURIS - System Information Retrieval of the Relationship Between Hadits Arbain and Quran (Indonesian Translation) with Vector Space Model" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/3/hasil-penelitian-al-quran-al-hadits-vector-space-m-thumb-8c505.webp" title="JURIS - System Information Retrieval of the Relationship Between Hadits Arbain and Quran (Indonesian Translation) with Vector Space Model" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/3/hasil-penelitian-al-quran-al-hadits-vector-space-m-thumb-8c505.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/3/hasil-penelitian-al-quran-al-hadits-vector-space-m-thumb-8c505.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/3/hasil-penelitian-al-quran-al-hadits-vector-space-m-thumb-8c505.webp 1x" title="JURIS - System Information Retrieval of the Relationship Between Hadits Arbain and Quran (Indonesian Translation) with Vector Space Model" alt="JURIS - System Information Retrieval of the Relationship Between Hadits Arbain and Quran (Indonesian Translation) with Vector Space Model" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66053-hasil-penelitian-al-quran-hadits-vector-space-m" title="JURIS - System Information Retrieval of the Relationship Between Hadits Arbain and Quran (Indonesian Translation) with Vector Space Model" target="_blank">System Information Retrieval of the Relationship Between Hadits Arbain and Quran (Indonesian Translation) with Vector Space Model</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan metode alternatif seperti TF-IDF atau machine learning untuk meningkatkan akurasi. Selain itu, penelitian perlu menggunakan dataset yang lebih besar dan beragam untuk memperkuat hasil. Pengembangan sistem pencarian real-time berbasis web yang terintegrasi dengan fitur ekspansi query juga menjadi arah studi yang potensial, terutama untuk meningkatkan efisiensi dan keakuratan pencarian keterkaitan antara Al-Quran dan Hadits..
<br>Metode Cosine, Dice, dan Jaccard menunjukkan hasil yang serupa dalam mengklasifikasikan hubungan antara Al-Quran dan Hadits Arbain.Meskipun metode Jaccard memiliki performa lebih baik dalam recall dan precision, metode Dice menunjukkan akurasi tertinggi.Namun, nilai recall, precision, dan akurasi secara keseluruhan masih rendah karena perbandingan data yang ditemukan dengan data relevan sebesar 1.Rekomendasi untuk penelitian lanjutan mencakup pengembangan metode alternatif, peningkatan jumlah data, dan implementasi sistem real-time
<br>Al-Quran dan Al-Hadits mempunyai keterkaitan saling melengkapi dan menjelaskan satu sama lain. Atas dasar tersebut dalam menjelaskan isi Al-hadits perlu di lihat juga dari pandangan isi Al-Quran begitu juga sebaliknya. Namun dengan jumlah data Al-Quran dan Al-Hadits yang sangat besar berdampak pada lamanya eksekusi pencarian data dari kedua kitab tersebut terutama pencarian dari Ayat Al-Quran ke Hadits yang membutuhkan waktu yang lama dan ketepatan dalam pencarian. Untuk memecahkan permasalahan ini, ilmu penelitian sistem informasi retreival bisa menjadi solusi, salah satu bagian dari ilmu sistem informasi retrieval adalah Pre-Processing dengan Model Vector Space Model (VSM) dan untuk pengklasifikasian menggunakan metode Cosine Similarity, Dice dan Jaccard sehingga dapat membantu dalam menemukan hasil pencarian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/3/hasil-penelitian-al-quran-al-hadits-vector-space-m-thumb-a311d.webp" type="image/webp" length="104968" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/hasil-penelitian-al-quran-al-hadits-vector-space-m-thumb-1fd56.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/hasil-penelitian-al-quran-al-hadits-vector-space-m-thumb-a311d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/3/hasil-penelitian-al-quran-al-hadits-vector-space-m-thumb-8c505.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2776-trilogi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-14940-jurnal-sistem-informasi-sains-teknologi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Equality Before the Law in the Investigation of Child Sexual Violence Committed by Community Figures A Study at Tuban Police ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Equality Before the Law in the Investigation of Child Sexual Violence Committed by Community Figures A Study at Tuban Police ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Equality Before the Law in the Investigation of Child Sexual Violence Committed by Community Figures A Study at Tuban Police ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66071-perlindungan-anak-tokoh-masyarakat-hak-l" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66071-perlindungan-anak-tokoh-masyarakat-hak-l" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-15:036247c5d0bd5d94614c858bdbbcaabc</id>
	<published>2026-09-15T07:25:13+07:00</published>
	<updated>2026-09-15T07:25:13+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="de recht" label="de recht" />
	<category term="pn jkt" label="pn jkt" />
	<itunes:keywords><![CDATA[content,de,jkt,main,pn,recht]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada tiga aspek utama. Pertama, mengevaluasi dampak peningkatan jumlah penyidik perempuan dalam menangani kasus kekerasan seksual terhadap anak, mengingat peran spesifik mereka dalam membangun kepercayaan korban. Kedua, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada tiga aspek utama. Pertama, mengevaluasi dampak peningkatan jumlah penyidik perempuan dalam menangani kasus kekerasan seksual terhadap anak, mengingat peran spesifik mereka dalam membangun kepercayaan korban. Kedua, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/f/perlindungan-anak-tokoh-masyarakat-hak-literasi-ke-thumb-9d7f5.webp" title="JURIS - Equality Before the Law in the Investigation of Child Sexual Violence Committed by Community Figures: A Study at Tuban Police" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/f/perlindungan-anak-tokoh-masyarakat-hak-literasi-ke-thumb-9d7f5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/f/perlindungan-anak-tokoh-masyarakat-hak-literasi-ke-thumb-9d7f5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/f/perlindungan-anak-tokoh-masyarakat-hak-literasi-ke-thumb-9d7f5.webp 1x" title="JURIS - Equality Before the Law in the Investigation of Child Sexual Violence Committed by Community Figures: A Study at Tuban Police" alt="JURIS - Equality Before the Law in the Investigation of Child Sexual Violence Committed by Community Figures: A Study at Tuban Police" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/f/perlindungan-anak-tokoh-masyarakat-hak-literasi-ke-thumb-12d72.webp" title="JURIS - Equality Before the Law in the Investigation of Child Sexual Violence Committed by Community Figures: A Study at Tuban Police" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/f/perlindungan-anak-tokoh-masyarakat-hak-literasi-ke-thumb-12d72.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/f/perlindungan-anak-tokoh-masyarakat-hak-literasi-ke-thumb-12d72.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/f/perlindungan-anak-tokoh-masyarakat-hak-literasi-ke-thumb-12d72.webp 1x" title="JURIS - Equality Before the Law in the Investigation of Child Sexual Violence Committed by Community Figures: A Study at Tuban Police" alt="JURIS - Equality Before the Law in the Investigation of Child Sexual Violence Committed by Community Figures: A Study at Tuban Police" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/f/perlindungan-anak-tokoh-masyarakat-hak-literasi-ke-thumb-0eaa1.webp" title="JURIS - Equality Before the Law in the Investigation of Child Sexual Violence Committed by Community Figures: A Study at Tuban Police" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/f/perlindungan-anak-tokoh-masyarakat-hak-literasi-ke-thumb-0eaa1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/f/perlindungan-anak-tokoh-masyarakat-hak-literasi-ke-thumb-0eaa1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/f/perlindungan-anak-tokoh-masyarakat-hak-literasi-ke-thumb-0eaa1.webp 1x" title="JURIS - Equality Before the Law in the Investigation of Child Sexual Violence Committed by Community Figures: A Study at Tuban Police" alt="JURIS - Equality Before the Law in the Investigation of Child Sexual Violence Committed by Community Figures: A Study at Tuban Police" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66071-perlindungan-anak-tokoh-masyarakat-hak-l" title="JURIS - Equality Before the Law in the Investigation of Child Sexual Violence Committed by Community Figures: A Study at Tuban Police" target="_blank">Equality Before the Law in the Investigation of Child Sexual Violence Committed by Community Figures: A Study at Tuban Police</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada tiga aspek utama. Pertama, mengevaluasi dampak peningkatan jumlah penyidik perempuan dalam menangani kasus kekerasan seksual terhadap anak, mengingat peran spesifik mereka dalam membangun kepercayaan korban. Kedua, mengkaji kebutuhan pelatihan khusus bagi penyidik dalam menghadapi kasus yang melibatkan pelaku berkedudukan sosial tinggi, termasuk teknik mengatasi resistensi saksi dan keluarga pelaku. Ketiga, meneliti efektivitas program kesadaran masyarakat tentang perlindungan anak melalui pendekatan komunitas, dengan fokus pada pengurangan stigma terhadap korban dan peningkatan laporan kasus. Ketiga saran ini saling terkait dan dapat membentuk kerangka penelitian holistik yang mengintegrasikan aspek sosiologis, hukum, dan psikologis dalam upaya peningkatan perlindungan anak secara menyeluruh..
<br>Kedudukan sosial pelaku memperbesar hambatan yang telah ada dalam proses penyidikan, tetapi tidak mengubah standar perlindungan hukum yang wajib diberikan kepada anak sebagai korban.Prinsip persamaan di hadapan hukum secara substantif tetap ditegakkan, meskipun belum sepenuhnya sempurna, melalui kepatuhan terhadap prosedur hukum yang berlaku
<br>Kekerasan seksual terhadap anak merupakan salah satu bentuk pelanggaran paling serius terhadap hak-hak anak yang menimbulkan rasa takut dan dampak psikologis berkepanjangan bagi korban. Ketika terduga pelaku merupakan tokoh masyarakat yaitu individu yang memiliki kedudukan sosial dan memperoleh kepercayaan publik yang tinggi, proses penyidikan kepolisian menghadapi berbagai hambatan yang menguji jaminan konstitusional mengenai persamaan di hadapan hukum. Hal ini karena anak berhak memperoleh perlindungan hukum yang sama seperti warga negara lainnya, tanpa memandang siapa pihak yang dituduh sebagai pelaku. Penelitian ini mengkaji permasalahan penyidikan yang dihadapi oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (Unit PPA) Kepolisian Resor Tuban...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/f/perlindungan-anak-tokoh-masyarakat-hak-literasi-ke-thumb-9d7f5.webp" type="image/webp" length="66410" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/f/perlindungan-anak-tokoh-masyarakat-hak-literasi-ke-thumb-9d7f5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/f/perlindungan-anak-tokoh-masyarakat-hak-literasi-ke-thumb-12d72.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/f/perlindungan-anak-tokoh-masyarakat-hak-literasi-ke-thumb-0eaa1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-192-ubhara.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12594-de-recht-journal-police-law-enforcement.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pendekatan Kepemimpinan dan Model model Kepemimpinan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendekatan Kepemimpinan dan Model model Kepemimpinan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendekatan Kepemimpinan dan Model model Kepemimpinan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66055-kepemimpinan-model-teori-spesifik-gaya-moder" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-66055-kepemimpinan-model-teori-spesifik-gaya-moder" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-15:b4518504f1cf2ae5a10492d12ce933fa</id>
	<published>2026-09-15T05:01:39+07:00</published>
	<updated>2026-09-15T05:01:39+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="measa laro" label="measa laro" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[laro,measa,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh spesifik gaya kepemimpinan (seperti demokratis atau otoriter) terhadap efisiensi kerja di lembaga pendidikan. Selain itu, perlu dikaji bagaimana faktor budaya lokal memengaruhi efektivitas pendekatan kepemimpinan. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh spesifik gaya kepemimpinan (seperti demokratis atau otoriter) terhadap efisiensi kerja di lembaga pendidikan. Selain itu, perlu dikaji bagaimana faktor budaya lokal memengaruhi efektivitas pendekatan kepemimpinan. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/e/kepemimpinan-model-teori-spesifik-gaya-modern-sifa-thumb-b9cd8.webp" title="JURIS - Pendekatan Kepemimpinan dan Model-model Kepemimpinan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/kepemimpinan-model-teori-spesifik-gaya-modern-sifa-thumb-b9cd8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/kepemimpinan-model-teori-spesifik-gaya-modern-sifa-thumb-b9cd8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/kepemimpinan-model-teori-spesifik-gaya-modern-sifa-thumb-b9cd8.webp 1x" title="JURIS - Pendekatan Kepemimpinan dan Model-model Kepemimpinan" alt="JURIS - Pendekatan Kepemimpinan dan Model-model Kepemimpinan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/e/kepemimpinan-model-teori-spesifik-gaya-modern-sifa-thumb-715f7.webp" title="JURIS - Pendekatan Kepemimpinan dan Model-model Kepemimpinan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/kepemimpinan-model-teori-spesifik-gaya-modern-sifa-thumb-715f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/kepemimpinan-model-teori-spesifik-gaya-modern-sifa-thumb-715f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/kepemimpinan-model-teori-spesifik-gaya-modern-sifa-thumb-715f7.webp 1x" title="JURIS - Pendekatan Kepemimpinan dan Model-model Kepemimpinan" alt="JURIS - Pendekatan Kepemimpinan dan Model-model Kepemimpinan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/e/kepemimpinan-model-teori-spesifik-gaya-modern-sifa-thumb-b9d15.webp" title="JURIS - Pendekatan Kepemimpinan dan Model-model Kepemimpinan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/e/kepemimpinan-model-teori-spesifik-gaya-modern-sifa-thumb-b9d15.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/e/kepemimpinan-model-teori-spesifik-gaya-modern-sifa-thumb-b9d15.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/e/kepemimpinan-model-teori-spesifik-gaya-modern-sifa-thumb-b9d15.webp 1x" title="JURIS - Pendekatan Kepemimpinan dan Model-model Kepemimpinan" alt="JURIS - Pendekatan Kepemimpinan dan Model-model Kepemimpinan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-66055-kepemimpinan-model-teori-spesifik-gaya-moder" title="JURIS - Pendekatan Kepemimpinan dan Model-model Kepemimpinan" target="_blank">Pendekatan Kepemimpinan dan Model-model Kepemimpinan</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh spesifik gaya kepemimpinan (seperti demokratis atau otoriter) terhadap efisiensi kerja di lembaga pendidikan. Selain itu, perlu dikaji bagaimana faktor budaya lokal memengaruhi efektivitas pendekatan kepemimpinan. Terakhir, penelitian bisa mengembangkan program pelatihan kepemimpinan berbasis model yang telah diidentifikasi, khususnya untuk meningkatkan kapasitas manajerial di institusi pendidikan. Dengan mempelajari interaksi antara gaya kepemimpinan dan lingkungan kerja, peneliti dapat memberikan rekomendasi praktis untuk meningkatkan kinerja organisasi. Penelitian juga bisa membandingkan perbedaan pendekatan kepemimpinan antar lembaga pendidikan di Indonesia. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi bagaimana teknologi digital dapat menjadi alat pendukung dalam penerapan model kepemimpinan modern. Penelitian lanjutan juga bisa menggabungkan teori kepemimpinan dengan prinsip manajemen berbasis data untuk meningkatkan keputusan strategis. Studi tentang pengembangan kepemimpinan inklusif, yang mempertimbangkan keragaman anggota organisasi, juga relevan. Peneliti dapat menyelidiki peran empati dan komunikasi efektif dalam model kepemimpinan. Terakhir, perlu dilakukan evaluasi kritis terhadap kelemahan metode studi kepustakaan dan mencari alternatif pendekatan penelitian yang lebih interaktif..
<br>Berdasarkan uraian di atas, diperoleh kesimpulan bahwa pendekatan sifat (trait approach) lebih menekankan pada atribut pribadi dari pemimpin.Pendekatan perilaku (behavior approach) melihat bahwa perilaku seorang pemimpin diamati melalui kecenderungan sifat-sifat pribadi dan kewenangan yang dimiliki.Kecenderungan perilaku pemimpin akan dilihat dari aktivitas kerja dan pola manajerial yang dikembangkan dalam sebuah organisasi
<br>Tujuan penulisan artikel ini adalah membahas tentang kepemimpinan. Kepemimpinan tak lepas dari pendekatan dan model kepemimpinan. Yang harus dimiliki dan diterapkan oleh seorang pemimpin. Artikel ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan library research, yaitu dengan menelaah sumber bacaan yang ada hubungannya dengan kajian yang dibahas, serta dengan menggunakan studi dokumen hasil-hasil penelitian sebelumnya yang ada hubungannya dengan pendekatan kepemimpinan dan model-model kepemimpinan. Pengumpulan data dilakukan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/e/kepemimpinan-model-teori-spesifik-gaya-modern-sifa-thumb-b9cd8.webp" type="image/webp" length="67012" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/kepemimpinan-model-teori-spesifik-gaya-modern-sifa-thumb-b9cd8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/kepemimpinan-model-teori-spesifik-gaya-modern-sifa-thumb-715f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/e/kepemimpinan-model-teori-spesifik-gaya-modern-sifa-thumb-b9d15.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-814-iain-kendari.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9724-measa-laro.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Tue, 15 Sep 2026 09:32:00 +0700. 12 items. Served in: 17.193 seconds [atom] -->
