<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-09-09T23:30:08+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Kompilasi PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Teknik dan Kualitas Terjemahan Humor pada Fitur Auto Subtitle Klip Stand Up Comedy Matt Rife ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Teknik dan Kualitas Terjemahan Humor pada Fitur Auto Subtitle Klip Stand Up Comedy Matt Rife ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Teknik dan Kualitas Terjemahan Humor pada Fitur Auto Subtitle Klip Stand Up Comedy Matt Rife ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65147-fungsi-konteks-humor-analisis-teknik-pengum" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65147-fungsi-konteks-humor-analisis-teknik-pengum" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-09:225f3d3d0f0538dc08ede01d771fb94e</id>
	<published>2026-09-09T20:36:40+07:00</published>
	<updated>2026-09-09T20:36:40+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="central java" label="central java" />
	<itunes:keywords><![CDATA[central,java]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas fitur auto-subtitle dalam menerjemahkan humor. Misalnya, bagaimana perbedaan konteks budaya dan bahasa antara bahasa sumber dan sasaran ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas fitur auto-subtitle dalam menerjemahkan humor. Misalnya, bagaimana perbedaan konteks budaya dan bahasa antara bahasa sumber dan sasaran ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/fungsi-konteks-humor-analisis-teknik-pengumpulan-d-thumb-8b3b5.webp" title="JURIS - Analisis Teknik dan Kualitas Terjemahan Humor pada Fitur Auto-Subtitle Klip Stand-Up Comedy Matt Rife" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/fungsi-konteks-humor-analisis-teknik-pengumpulan-d-thumb-8b3b5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/fungsi-konteks-humor-analisis-teknik-pengumpulan-d-thumb-8b3b5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/fungsi-konteks-humor-analisis-teknik-pengumpulan-d-thumb-8b3b5.webp 1x" title="JURIS - Analisis Teknik dan Kualitas Terjemahan Humor pada Fitur Auto-Subtitle Klip Stand-Up Comedy Matt Rife" alt="JURIS - Analisis Teknik dan Kualitas Terjemahan Humor pada Fitur Auto-Subtitle Klip Stand-Up Comedy Matt Rife" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/fungsi-konteks-humor-analisis-teknik-pengumpulan-d-thumb-2f6d4.webp" title="JURIS - Analisis Teknik dan Kualitas Terjemahan Humor pada Fitur Auto-Subtitle Klip Stand-Up Comedy Matt Rife" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/fungsi-konteks-humor-analisis-teknik-pengumpulan-d-thumb-2f6d4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/fungsi-konteks-humor-analisis-teknik-pengumpulan-d-thumb-2f6d4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/fungsi-konteks-humor-analisis-teknik-pengumpulan-d-thumb-2f6d4.webp 1x" title="JURIS - Analisis Teknik dan Kualitas Terjemahan Humor pada Fitur Auto-Subtitle Klip Stand-Up Comedy Matt Rife" alt="JURIS - Analisis Teknik dan Kualitas Terjemahan Humor pada Fitur Auto-Subtitle Klip Stand-Up Comedy Matt Rife" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/fungsi-konteks-humor-analisis-teknik-pengumpulan-d-thumb-cd5e0.webp" title="JURIS - Analisis Teknik dan Kualitas Terjemahan Humor pada Fitur Auto-Subtitle Klip Stand-Up Comedy Matt Rife" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/fungsi-konteks-humor-analisis-teknik-pengumpulan-d-thumb-cd5e0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/fungsi-konteks-humor-analisis-teknik-pengumpulan-d-thumb-cd5e0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/fungsi-konteks-humor-analisis-teknik-pengumpulan-d-thumb-cd5e0.webp 1x" title="JURIS - Analisis Teknik dan Kualitas Terjemahan Humor pada Fitur Auto-Subtitle Klip Stand-Up Comedy Matt Rife" alt="JURIS - Analisis Teknik dan Kualitas Terjemahan Humor pada Fitur Auto-Subtitle Klip Stand-Up Comedy Matt Rife" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65147-fungsi-konteks-humor-analisis-teknik-pengum" title="JURIS - Analisis Teknik dan Kualitas Terjemahan Humor pada Fitur Auto-Subtitle Klip Stand-Up Comedy Matt Rife" target="_blank">Analisis Teknik dan Kualitas Terjemahan Humor pada Fitur Auto-Subtitle Klip Stand-Up Comedy Matt Rife</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas fitur auto-subtitle dalam menerjemahkan humor. Misalnya, bagaimana perbedaan konteks budaya dan bahasa antara bahasa sumber dan sasaran memengaruhi kualitas terjemahan humor. Selain itu, dapat juga dieksplorasi strategi-strategi penerjemahan alternatif yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas terjemahan humor, seperti penggunaan teknik-teknik tertentu atau pendekatan yang lebih kreatif dalam menerjemahkan unsur-unsur humor yang spesifik. Penelitian ini juga dapat diperluas dengan menganalisis fitur auto-subtitle pada platform digital lainnya, seperti Netflix atau Amazon Prime, untuk melihat apakah ada perbedaan dalam kualitas terjemahan humor di antara platform tersebut..
<br>Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan adanya keterkaitan yang sangat erat antara pemilihan teknik penerjemahan dengan penyampaian konteks humor.Tingginya tingkat penerapan teknik terjemahan harfiah (literal translation) oleh sistem fitur auto-subtitle terbukti memberikan pengaruh signifikan yang cenderung negatif terhadap konteks humor yang menyebabkan terjadinya fenomena loss of humor.Karena humor sangat bergantung pada nuansa budaya, permainan kata, dan konteks sosiolinguistik, pendekatan mekanis yang menerjemahkan teks kata demi kata terbukti tidak mampu menangkap punchline asli.Akibatnya, meskipun hasil terjemahan dinilai akurat secara tekstual, esensi humor di dalamnya kerap kali lenyap dan gagal tersampaikan kepada audiens sasaran
<br>Penelitian ini mengkaji penerapan teknik terjemahan dan evaluasi kualitas terjemahan dalam klip pertunjukan stand-up comedy oleh Matt Rife, serta bagaimana kedua aspek tersebut dapat memengaruhi penyampaian humor pada bahasa sasaran (Bsu). Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data yang berupa transkrip teks terjemahan hasil fitur auto-subtitle dan penyebaran kuesioner kepada para rater, untuk mencapai tujuan mengevaluasi serta memaparkan realitas linguistik serta akurasi teknis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/4/fungsi-konteks-humor-analisis-teknik-pengumpulan-d-thumb-8b3b5.webp" type="image/webp" length="87026" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/fungsi-konteks-humor-analisis-teknik-pengumpulan-d-thumb-8b3b5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/fungsi-konteks-humor-analisis-teknik-pengumpulan-d-thumb-2f6d4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/fungsi-konteks-humor-analisis-teknik-pengumpulan-d-thumb-cd5e0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1735-umnu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8811-ruang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Konstruksi Makna melalui Metafora Konseptual dalam Ama Samawa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Konstruksi Makna melalui Metafora Konseptual dalam Ama Samawa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Konstruksi Makna melalui Metafora Konseptual dalam Ama Samawa ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65145-hidup-masyarakat-banjar-relasi-sosial-l" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65145-hidup-masyarakat-banjar-relasi-sosial-l" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-09:525d82ee000c8c1c6586b5478a6a2eb1</id>
	<published>2026-09-09T19:52:56+07:00</published>
	<updated>2026-09-09T19:52:56+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="central java" label="central java" />
	<itunes:keywords><![CDATA[central,java]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi perbandingan metafora konseptual antara Ama Samawa dan peribahasa tradisional dari kelompok etnis lain di Indonesia untuk melihat kesamaan dan perbedaan dalam konstruksi makna budaya. Selain itu, penelitian juga ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi perbandingan metafora konseptual antara Ama Samawa dan peribahasa tradisional dari kelompok etnis lain di Indonesia untuk melihat kesamaan dan perbedaan dalam konstruksi makna budaya. Selain itu, penelitian juga ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/d/hidup-masyarakat-banjar-relasi-sosial-lokal-nilai-thumb-5d54c.webp" title="JURIS - Konstruksi Makna melalui Metafora Konseptual dalam Ama Samawa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/hidup-masyarakat-banjar-relasi-sosial-lokal-nilai-thumb-5d54c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/hidup-masyarakat-banjar-relasi-sosial-lokal-nilai-thumb-5d54c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/hidup-masyarakat-banjar-relasi-sosial-lokal-nilai-thumb-5d54c.webp 1x" title="JURIS - Konstruksi Makna melalui Metafora Konseptual dalam Ama Samawa" alt="JURIS - Konstruksi Makna melalui Metafora Konseptual dalam Ama Samawa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/d/hidup-masyarakat-banjar-relasi-sosial-lokal-nilai-thumb-83e1a.webp" title="JURIS - Konstruksi Makna melalui Metafora Konseptual dalam Ama Samawa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/hidup-masyarakat-banjar-relasi-sosial-lokal-nilai-thumb-83e1a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/hidup-masyarakat-banjar-relasi-sosial-lokal-nilai-thumb-83e1a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/hidup-masyarakat-banjar-relasi-sosial-lokal-nilai-thumb-83e1a.webp 1x" title="JURIS - Konstruksi Makna melalui Metafora Konseptual dalam Ama Samawa" alt="JURIS - Konstruksi Makna melalui Metafora Konseptual dalam Ama Samawa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/d/hidup-masyarakat-banjar-relasi-sosial-lokal-nilai-thumb-1bae6.webp" title="JURIS - Konstruksi Makna melalui Metafora Konseptual dalam Ama Samawa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/d/hidup-masyarakat-banjar-relasi-sosial-lokal-nilai-thumb-1bae6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/d/hidup-masyarakat-banjar-relasi-sosial-lokal-nilai-thumb-1bae6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/d/hidup-masyarakat-banjar-relasi-sosial-lokal-nilai-thumb-1bae6.webp 1x" title="JURIS - Konstruksi Makna melalui Metafora Konseptual dalam Ama Samawa" alt="JURIS - Konstruksi Makna melalui Metafora Konseptual dalam Ama Samawa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65145-hidup-masyarakat-banjar-relasi-sosial-l" title="JURIS - Konstruksi Makna melalui Metafora Konseptual dalam Ama Samawa" target="_blank">Konstruksi Makna melalui Metafora Konseptual dalam Ama Samawa</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi perbandingan metafora konseptual antara Ama Samawa dan peribahasa tradisional dari kelompok etnis lain di Indonesia untuk melihat kesamaan dan perbedaan dalam konstruksi makna budaya. Selain itu, penelitian juga bisa mengkaji dampak globalisasi dan modernisasi terhadap perubahan makna Ama Samawa di kalangan generasi muda Samawa. Terakhir, peneliti dapat mengembangkan studi tentang aplikasi metafora konseptual dalam Ama Samawa untuk pendidikan karakter di sekolah dasar dengan metode pembelajaran berbasis budaya lokal..
<br>Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Ama Samawa mengandung nilai-nilai pendidikan karakter yang kuat dan relevan, meliputi tanggung jawab, kejujuran, kerja keras, kemandirian, pengendalian diri, keadilan, dan refleksi diri.Ama Samawa berfungsi sebagai media pendidikan karakter yang bersifat informal, kontekstual, dan berbasis kearifan lokal.Oleh karena itu, Ama Samawa memiliki potensi besar untuk diintegrasikan dalam pendidikan keluarga, masyarakat, serta pembelajaran formal sebagai upaya penguatan karakter berbasis budaya lokal masyarakat Samawa
<br>Ama Samawa merupakan peribahasa tradisional masyarakat Samawa yang memuat nilai-nilai budaya, pengalaman hidup, dan pandangan dunia yang diwariskan secara turun-temurun. Sebagian besar Ama Samawa dibangun melalui ungkapan metaforis yang memanfaatkan unsur alam, aktivitas sosial, dan pengalaman sehari-hari sebagai sarana penyampaian makna. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konstruksi makna melalui metafora konseptual dalam Ama Samawa serta mengungkap pandangan hidup masyarakat Samawa yang merepresentasikan di...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/d/hidup-masyarakat-banjar-relasi-sosial-lokal-nilai-thumb-5d54c.webp" type="image/webp" length="96158" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/hidup-masyarakat-banjar-relasi-sosial-lokal-nilai-thumb-5d54c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/hidup-masyarakat-banjar-relasi-sosial-lokal-nilai-thumb-83e1a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/d/hidup-masyarakat-banjar-relasi-sosial-lokal-nilai-thumb-1bae6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1735-umnu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8811-ruang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Study of Vehicle and Ground Support Equipment GSE Movement Standards in the Apron Regarding Airside Safety at Kualanamu International Airport Deli Serdang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Study of Vehicle and Ground Support Equipment GSE Movement Standards in the Apron Regarding Airside Safety at Kualanamu International Airport Deli Serdang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Study of Vehicle and Ground Support Equipment GSE Movement Standards in the Apron Regarding Airside Safety at Kualanamu International Airport Deli Serdang ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65143-bandar-udara-adi-soemarmo-support-equipment-gse-ot" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65143-bandar-udara-adi-soemarmo-support-equipment-gse-ot" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-09:36b4fefc8272a7c6c09d5e06ec5df429</id>
	<published>2026-09-09T19:18:18+07:00</published>
	<updated>2026-09-09T19:18:18+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="deli serdang" label="deli serdang" />
	<category term="naisyah az" label="naisyah az" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[az,deli,naisyah,serdang,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak penerapan sistem GPS tracking terhadap kepatuhan pengemudi GSE terhadap batas kecepatan di apron, dengan fokus pada apakah teknologi ini efektif dalam mengurangi pelanggaran dan meningkatkan keselamatan. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak penerapan sistem GPS tracking terhadap kepatuhan pengemudi GSE terhadap batas kecepatan di apron, dengan fokus pada apakah teknologi ini efektif dalam mengurangi pelanggaran dan meningkatkan keselamatan. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/bandar-udara-adi-soemarmo-support-equipment-gse-ot-thumb-d02e9.webp" title="JURIS - Study of Vehicle and Ground Support Equipment (GSE) Movement Standards in the Apron Regarding Airside Safety at Kualanamu International Airport, Deli Serdang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/bandar-udara-adi-soemarmo-support-equipment-gse-ot-thumb-d02e9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/bandar-udara-adi-soemarmo-support-equipment-gse-ot-thumb-d02e9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/bandar-udara-adi-soemarmo-support-equipment-gse-ot-thumb-d02e9.webp 1x" title="JURIS - Study of Vehicle and Ground Support Equipment (GSE) Movement Standards in the Apron Regarding Airside Safety at Kualanamu International Airport, Deli Serdang" alt="JURIS - Study of Vehicle and Ground Support Equipment (GSE) Movement Standards in the Apron Regarding Airside Safety at Kualanamu International Airport, Deli Serdang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/bandar-udara-adi-soemarmo-support-equipment-gse-ot-thumb-f4a4e.webp" title="JURIS - Study of Vehicle and Ground Support Equipment (GSE) Movement Standards in the Apron Regarding Airside Safety at Kualanamu International Airport, Deli Serdang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/bandar-udara-adi-soemarmo-support-equipment-gse-ot-thumb-f4a4e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/bandar-udara-adi-soemarmo-support-equipment-gse-ot-thumb-f4a4e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/bandar-udara-adi-soemarmo-support-equipment-gse-ot-thumb-f4a4e.webp 1x" title="JURIS - Study of Vehicle and Ground Support Equipment (GSE) Movement Standards in the Apron Regarding Airside Safety at Kualanamu International Airport, Deli Serdang" alt="JURIS - Study of Vehicle and Ground Support Equipment (GSE) Movement Standards in the Apron Regarding Airside Safety at Kualanamu International Airport, Deli Serdang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/0/bandar-udara-adi-soemarmo-support-equipment-gse-ot-thumb-bea09.webp" title="JURIS - Study of Vehicle and Ground Support Equipment (GSE) Movement Standards in the Apron Regarding Airside Safety at Kualanamu International Airport, Deli Serdang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/0/bandar-udara-adi-soemarmo-support-equipment-gse-ot-thumb-bea09.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/0/bandar-udara-adi-soemarmo-support-equipment-gse-ot-thumb-bea09.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/0/bandar-udara-adi-soemarmo-support-equipment-gse-ot-thumb-bea09.webp 1x" title="JURIS - Study of Vehicle and Ground Support Equipment (GSE) Movement Standards in the Apron Regarding Airside Safety at Kualanamu International Airport, Deli Serdang" alt="JURIS - Study of Vehicle and Ground Support Equipment (GSE) Movement Standards in the Apron Regarding Airside Safety at Kualanamu International Airport, Deli Serdang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65143-bandar-udara-adi-soemarmo-support-equipment-gse-ot" title="JURIS - Study of Vehicle and Ground Support Equipment (GSE) Movement Standards in the Apron Regarding Airside Safety at Kualanamu International Airport, Deli Serdang" target="_blank">Study of Vehicle and Ground Support Equipment (GSE) Movement Standards in the Apron Regarding Airside Safety at Kualanamu International Airport, Deli Serdang</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak penerapan sistem GPS tracking terhadap kepatuhan pengemudi GSE terhadap batas kecepatan di apron, dengan fokus pada apakah teknologi ini efektif dalam mengurangi pelanggaran dan meningkatkan keselamatan. 2. Studi lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas program pelatihan berkelanjutan bagi personel Ground Handling dalam memahami SOP dan risiko pelanggaran, serta bagaimana struktur sanksi dapat meningkatkan kesadaran keselamatan. 3. Penelitian baru dapat mengkaji peran teknologi Internet of Things (IoT) dalam memantau kondisi peralatan GSE secara real-time, seperti deteksi suhu mesin atau tekanan ban, untuk memprediksi kerusakan sebelum terjadi dan meningkatkan efisiensi pemeliharaan..
<br>Pergerakan Ground Support Equipment (GSE) oleh personel Ground Handling di Bandar Udara Internasional Kualanamu belum sepenuhnya mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku, ditandai dengan ditemukannya berbagai pelanggaran seperti penempatan peralatan tidak sesuai aturan, ketidakpatuhan terhadap batas kecepatan, dan kurangnya penggunaan APD.peran pengawasan unit AMC dalam memastikan kepatuhan terhadap standar dan regulasi belum maksimal, dikarenakan keterbatasan jumlah personel, waktu pada jam-jam sibuk, dan kurangnya peralatan monitoring modern.kendala yang ada menunjukkan bahwa optimalisasi pengawasan belum sepenuhnya tercapai dan memerlukan perbaikan sistemik, mencakup penambahan personel AMC, peningkatan pelatihan, dan implementasi teknologi monitoring modern
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji standar pergerakan kendaraan dan peralatan Ground Support Equipment (GSE) di apron serta dampaknya terhadap keselamatan di sisi udara Bandar Udara Internasional Kualanamu-Deli Serdang. Penelitian ini berfokus pada tiga aspek utama: pengawasan oleh unit Apron Movement Control (AMC) terhadap kendaraan dan peralatan GSE, kepatuhan personel Ground Handling terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) dan regulasi yang berlaku, serta peran unit AMC dalam memastikan kelancaran dan keselamatan operasional di sisi udara Kualanamu. Metode penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/0/bandar-udara-adi-soemarmo-support-equipment-gse-ot-thumb-d02e9.webp" type="image/webp" length="87334" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/bandar-udara-adi-soemarmo-support-equipment-gse-ot-thumb-d02e9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/bandar-udara-adi-soemarmo-support-equipment-gse-ot-thumb-f4a4e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/0/bandar-udara-adi-soemarmo-support-equipment-gse-ot-thumb-bea09.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2026-ppicurug.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-9789-aviation-business-operations-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Impact of COVID 19 on Subjective Well being and Community Im portance Performance in Sanitation Programs in Jakarta Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Impact of COVID 19 on Subjective Well being and Community Im portance Performance in Sanitation Programs in Jakarta Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Impact of COVID 19 on Subjective Well being and Community Im portance Performance in Sanitation Programs in Jakarta Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65142-wisata-alam-program-efektivitas-masyarakat" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65142-wisata-alam-program-efektivitas-masyarakat" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-09:20c8c0a533363b3c763a234a6b16fc59</id>
	<published>2026-09-09T18:00:22+07:00</published>
	<updated>2026-09-09T18:00:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="quick access" label="quick access" />
	<category term="impact covid" label="impact covid" />
	<category term="community im" label="community im" />
	<itunes:keywords><![CDATA[access,community,covid,im,impact,quick]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, penting untuk memperluas cakupan geografis untuk meningkatkan generalisasi temuan. Analisis spasial dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang bagaimana lingkungan perkotaan yang berbeda mempengaruhi keterlibatan masyarakat ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, penting untuk memperluas cakupan geografis untuk meningkatkan generalisasi temuan. Analisis spasial dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang bagaimana lingkungan perkotaan yang berbeda mempengaruhi keterlibatan masyarakat ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/wisata-alam-program-efektivitas-masyarakat-pandemi-thumb-66900.webp" title="JURIS - Impact of COVID-19 on Subjective Well-being and Community Im-portance-Performance in Sanitation Programs in Jakarta, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/wisata-alam-program-efektivitas-masyarakat-pandemi-thumb-66900.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/wisata-alam-program-efektivitas-masyarakat-pandemi-thumb-66900.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/wisata-alam-program-efektivitas-masyarakat-pandemi-thumb-66900.webp 1x" title="JURIS - Impact of COVID-19 on Subjective Well-being and Community Im-portance-Performance in Sanitation Programs in Jakarta, Indonesia" alt="JURIS - Impact of COVID-19 on Subjective Well-being and Community Im-portance-Performance in Sanitation Programs in Jakarta, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/wisata-alam-program-efektivitas-masyarakat-pandemi-thumb-aab7e.webp" title="JURIS - Impact of COVID-19 on Subjective Well-being and Community Im-portance-Performance in Sanitation Programs in Jakarta, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/wisata-alam-program-efektivitas-masyarakat-pandemi-thumb-aab7e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/wisata-alam-program-efektivitas-masyarakat-pandemi-thumb-aab7e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/wisata-alam-program-efektivitas-masyarakat-pandemi-thumb-aab7e.webp 1x" title="JURIS - Impact of COVID-19 on Subjective Well-being and Community Im-portance-Performance in Sanitation Programs in Jakarta, Indonesia" alt="JURIS - Impact of COVID-19 on Subjective Well-being and Community Im-portance-Performance in Sanitation Programs in Jakarta, Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/0/wisata-alam-program-efektivitas-masyarakat-pandemi-thumb-40d6e.webp" title="JURIS - Impact of COVID-19 on Subjective Well-being and Community Im-portance-Performance in Sanitation Programs in Jakarta, Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/0/wisata-alam-program-efektivitas-masyarakat-pandemi-thumb-40d6e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/0/wisata-alam-program-efektivitas-masyarakat-pandemi-thumb-40d6e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/0/wisata-alam-program-efektivitas-masyarakat-pandemi-thumb-40d6e.webp 1x" title="JURIS - Impact of COVID-19 on Subjective Well-being and Community Im-portance-Performance in Sanitation Programs in Jakarta, Indonesia" alt="JURIS - Impact of COVID-19 on Subjective Well-being and Community Im-portance-Performance in Sanitation Programs in Jakarta, Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65142-wisata-alam-program-efektivitas-masyarakat" title="JURIS - Impact of COVID-19 on Subjective Well-being and Community Im-portance-Performance in Sanitation Programs in Jakarta, Indonesia" target="_blank">Impact of COVID-19 on Subjective Well-being and Community Im-portance-Performance in Sanitation Programs in Jakarta, Indonesia</a>: Untuk penelitian lanjutan, penting untuk memperluas cakupan geografis untuk meningkatkan generalisasi temuan. Analisis spasial dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang bagaimana lingkungan perkotaan yang berbeda mempengaruhi keterlibatan masyarakat dan kepuasan dengan program sanitasi. Survei masa depan dapat mengeksplorasi variabel demografis dan psikososial yang lebih beragam, termasuk norma budaya, perubahan perilaku jangka panjang, dan dampak intervensi kesehatan masyarakat yang berkelanjutan. Studi longitudinal akan bermanfaat untuk melacak perubahan selama waktu dan memberikan pemahaman yang lebih dinamis tentang dampak COVID-19 pada komunitas perkotaan. Selain itu, penelitian dapat mengintegrasikan analisis biaya-manfaat untuk mengevaluasi efektivitas biaya program sanitasi yang berbeda dan mengidentifikasi strategi yang paling efektif untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan kesejahteraan secara keseluruhan..
<br>Temuan dari grid IPA menunjukkan beragam kinerja di berbagai atribut sanitasi, dengan layanan manajemen buang air besar yang berfungsi dengan baik dan selaras dengan ekspektasi masyarakat.Sementara itu, area seperti pemantauan dan pengolahan memerlukan perbaikan signifikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang kritis.Disparitas ini menunjukkan kebutuhan akan intervensi yang ditargetkan untuk meningkatkan area yang kurang kinerjanya yang vital bagi kesehatan masyarakat, terutama selama pandemi.Analisis statistik menggunakan model probit dan logit lebih lanjut menyempurnakan pemahaman kita tentang faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi ini.Perumahan stabil, gender, dan partisipasi aktif dalam program sanitasi berbasis masyarakat muncul sebagai prediktor signifikan dalam cara individu memandang dan terlibat dengan inisiatif sanitasi.Elemen-elemen ini menekankan keterkaitan dinamika sosial, ekonomi, dan partisipatif dalam membentuk hasil kesehatan masyarakat.Studi ini memiliki implikasi mendalam untuk kebijakan kesehatan masyarakat dan strategi keterlibatan masyarakat.Studi ini menekankan pentingnya mempertimbangkan berbagai faktor saat merancang dan menerapkan program sanitasi, terutama di pengaturan perkotaan yang terpengaruh pandemi.Kebijakan harus mengatasi kebutuhan dan ekspektasi segmen masyarakat yang beragam untuk meningkatkan efektivitas layanan sanitasi.Selain itu, penelitian ini mendukung peningkatan keterlibatan masyarakat dalam upaya sanitasi, menyarankan bahwa keterlibatan dan pendidikan sangat penting untuk meningkatkan persepsi dan kenyataan layanan sanitasi.Program dapat mencapai kepatuhan dan kepuasan yang lebih baik dengan menciptakan rasa kepemilikan dan tanggung jawab dalam masyarakat, terutama di antara perempuan dan pemilik rumah
<br>Penelitian ini menyelidiki dampak kritis pandemi COVID-19 terhadap kesejahteraan subjektif dan mengevaluasi respons masyarakat terhadap program sanitasi di tiga kelurahan di Koja, Jakarta. Dengan menggunakan Analisis Pentingnya-Kinerja (IPA), studi ini menilai secara menyeluruh persepsi masyarakat dan tingkat keterlibatan mereka dengan aspek sanitasi kunci seperti akses buang air besar dan pengolahan, kualitas pengolahan, kualitas estetika, praktik pemantauan, dan sosialisasi dalam drainase dan pengolahan. Model statistik lanjutan seperti regresi probit dan logit digunakan untuk mengeksplorasi bagaimana variabel demografis seperti stabilitas perumahan, gender,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/0/wisata-alam-program-efektivitas-masyarakat-pandemi-thumb-40d6e.webp" type="image/webp" length="117416" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/wisata-alam-program-efektivitas-masyarakat-pandemi-thumb-66900.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/wisata-alam-program-efektivitas-masyarakat-pandemi-thumb-aab7e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/0/wisata-alam-program-efektivitas-masyarakat-pandemi-thumb-40d6e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-603-ums.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-2110-forum-geografi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Perbandingan Kinerja Keuangan Perbankan Syariah dan Konvensional Studi Komparatif Berbasis Data Sekunder di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbandingan Kinerja Keuangan Perbankan Syariah dan Konvensional Studi Komparatif Berbasis Data Sekunder di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbandingan Kinerja Keuangan Perbankan Syariah dan Konvensional Studi Komparatif Berbasis Data Sekunder di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65128-perbankan-syariah-penyajian-laporan-keuangan-syari" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65128-perbankan-syariah-penyajian-laporan-keuangan-syari" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-09:02ea791e9c84ef83dc22dfdc76ac51f1</id>
	<published>2026-09-09T16:22:07+07:00</published>
	<updated>2026-09-09T16:22:07+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="jurnal islam" label="jurnal islam" />
	<category term="ilda hayati" label="ilda hayati" />
	<category term="mabrur syah" label="mabrur syah" />
	<itunes:keywords><![CDATA[hayati,ilda,islam,jurnal,mabrur,syah]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak jangka panjang dari merger Bank Syariah Indonesia (BSI) terhadap inovasi produk dan kepuasan nasabah. Selain itu, studi tentang peran teknologi digital dalam meningkatkan efisiensi operasional perbankan syariah ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak jangka panjang dari merger Bank Syariah Indonesia (BSI) terhadap inovasi produk dan kepuasan nasabah. Selain itu, studi tentang peran teknologi digital dalam meningkatkan efisiensi operasional perbankan syariah ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/c/perbankan-syariah-penyajian-laporan-keuangan-liter-thumb-e118c.webp" title="JURIS - Perbandingan Kinerja Keuangan Perbankan Syariah dan Konvensional: Studi Komparatif Berbasis Data Sekunder di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/perbankan-syariah-penyajian-laporan-keuangan-liter-thumb-e118c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/perbankan-syariah-penyajian-laporan-keuangan-liter-thumb-e118c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/perbankan-syariah-penyajian-laporan-keuangan-liter-thumb-e118c.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Kinerja Keuangan Perbankan Syariah dan Konvensional: Studi Komparatif Berbasis Data Sekunder di Indonesia" alt="JURIS - Perbandingan Kinerja Keuangan Perbankan Syariah dan Konvensional: Studi Komparatif Berbasis Data Sekunder di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/c/perbankan-syariah-penyajian-laporan-keuangan-liter-thumb-0073f.webp" title="JURIS - Perbandingan Kinerja Keuangan Perbankan Syariah dan Konvensional: Studi Komparatif Berbasis Data Sekunder di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/perbankan-syariah-penyajian-laporan-keuangan-liter-thumb-0073f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/perbankan-syariah-penyajian-laporan-keuangan-liter-thumb-0073f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/perbankan-syariah-penyajian-laporan-keuangan-liter-thumb-0073f.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Kinerja Keuangan Perbankan Syariah dan Konvensional: Studi Komparatif Berbasis Data Sekunder di Indonesia" alt="JURIS - Perbandingan Kinerja Keuangan Perbankan Syariah dan Konvensional: Studi Komparatif Berbasis Data Sekunder di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/c/perbankan-syariah-penyajian-laporan-keuangan-liter-thumb-df765.webp" title="JURIS - Perbandingan Kinerja Keuangan Perbankan Syariah dan Konvensional: Studi Komparatif Berbasis Data Sekunder di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/c/perbankan-syariah-penyajian-laporan-keuangan-liter-thumb-df765.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/c/perbankan-syariah-penyajian-laporan-keuangan-liter-thumb-df765.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/c/perbankan-syariah-penyajian-laporan-keuangan-liter-thumb-df765.webp 1x" title="JURIS - Perbandingan Kinerja Keuangan Perbankan Syariah dan Konvensional: Studi Komparatif Berbasis Data Sekunder di Indonesia" alt="JURIS - Perbandingan Kinerja Keuangan Perbankan Syariah dan Konvensional: Studi Komparatif Berbasis Data Sekunder di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65128-perbankan-syariah-penyajian-laporan-keuangan-syari" title="JURIS - Perbandingan Kinerja Keuangan Perbankan Syariah dan Konvensional: Studi Komparatif Berbasis Data Sekunder di Indonesia" target="_blank">Perbandingan Kinerja Keuangan Perbankan Syariah dan Konvensional: Studi Komparatif Berbasis Data Sekunder di Indonesia</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak jangka panjang dari merger Bank Syariah Indonesia (BSI) terhadap inovasi produk dan kepuasan nasabah. Selain itu, studi tentang peran teknologi digital dalam meningkatkan efisiensi operasional perbankan syariah perlu dikembangkan, mengingat potensi pertumbuhan sektor ini. Terakhir, penelitian komparatif antara perbankan syariah di Indonesia dengan negara lain yang memiliki regulasi serupa bisa memberikan wawasan baru tentang adaptasi global dan tantangan spesifik Indonesia..
<br>Berdasarkan analisis komparatif kinerja keuangan perbankan syariah dan konvensional di Indonesia periode 2018Ae2023 menggunakan data OJK, hasil penelitian menunjukkan bahwa perbankan konvensional (BUK) secara rata-rata lebih unggul pada seluruh dimensi yang dianalisis.Namun demikian, temuan penting yang perlu dicatat adalah adanya tren perbaikan yang sangat signifikan pada BUS pasca merger Bank Syariah Indonesia (BSI) tahun 2021, di mana pada sub-periode 2022Ae2023 BUS berhasil mencatat NPF (2,27%Ae2,42%) yang lebih rendah dari NPL BUK (2,49%Ae2,78%), BOPO 2022 (77,28%) yang lebih efisien dari BUK (76,91%), dan ROA 2022 (2,05%) yang mendekati ROA BUK (2,32%).Perbedaan kinerja ini dipengaruhi oleh faktor skala ekonomi, beban dual regulation, keterbatasan diversifikasi produk, dan rendahnya literasi keuangan syariah.Ke depan, akselerasi digitalisasi, penguatan konsolidasi industri, dan pengembangan SDM menjadi prioritas utama agar BUS dapat mempertahankan tren positifnya dan bersaing lebih kompetitif dengan BUK dalam menciptakan sistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kinerja keuangan antara perbankan syariah (BUS) dan perbankan konvensional (BUK) di Indonesia periode 2018Ae2023, dengan fokus pada profitabilitas, efisiensi operasional, manajemen risiko kredit, kecukupan modal, dan likuiditas. Penelitian menggunakan metode kuantitatif komparatif dengan analisis data sekunder yang bersumber dari Statistik Perbankan Syariah (SPS) dan Statistik Perbankan Indonesia (SPI) OJK berbagai edisi serta literatur akademik terkait. Sampel terdiri dari 10 Bank Umum Syariah dan 10 Bank Umum Konvensional dengan aset tertinggi yang dipilih melalui purposive sampling. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis komparatif berdasarkan rasio-rasio keuangan utama. Hasil penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/c/perbankan-syariah-penyajian-laporan-keuangan-liter-thumb-df765.webp" type="image/webp" length="118378" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/perbankan-syariah-penyajian-laporan-keuangan-liter-thumb-e118c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/perbankan-syariah-penyajian-laporan-keuangan-liter-thumb-0073f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/c/perbankan-syariah-penyajian-laporan-keuangan-liter-thumb-df765.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2328-iailm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16482-mutawasith-jurnal-hukum-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Abuse of Practices Taruf in the View of Islamic Law ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Abuse of Practices Taruf in the View of Islamic Law ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Abuse of Practices Taruf in the View of Islamic Law ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65138-nilai-islami-manajemen-lembaga" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65138-nilai-islami-manajemen-lembaga" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-09:177e2d67ad231fea5373c6e8b6c84ba7</id>
	<published>2026-09-09T16:21:42+07:00</published>
	<updated>2026-09-09T16:21:42+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="jurnal islam" label="jurnal islam" />
	<category term="praktik kafa" label="praktik kafa" />
	<category term="mesir india" label="mesir india" />
	<itunes:keywords><![CDATA[india,islam,jurnal,kafa,mesir,praktik]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini telah menyoroti berbagai penyimpangan dalam praktik ta'aruf di era digital, sehingga studi lanjutan sangat penting untuk mengeksplorasi solusi konkret dan mendalam. Salah satu arah penelitian yang bisa diambil adalah mengkaji secara empiris ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian ini telah menyoroti berbagai penyimpangan dalam praktik ta'aruf di era digital, sehingga studi lanjutan sangat penting untuk mengeksplorasi solusi konkret dan mendalam. Salah satu arah penelitian yang bisa diambil adalah mengkaji secara empiris ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/nilai-islami-nilai-nilai-manajemen-lembaga-islam-a-thumb-2eb07.webp" title="JURIS - The Abuse of Practices Ta&#039;ruf in the View of Islamic Law" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/nilai-islami-nilai-nilai-manajemen-lembaga-islam-a-thumb-2eb07.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/nilai-islami-nilai-nilai-manajemen-lembaga-islam-a-thumb-2eb07.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/nilai-islami-nilai-nilai-manajemen-lembaga-islam-a-thumb-2eb07.webp 1x" title="JURIS - The Abuse of Practices Ta&#039;ruf in the View of Islamic Law" alt="JURIS - The Abuse of Practices Ta&#039;ruf in the View of Islamic Law" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/nilai-islami-nilai-nilai-manajemen-lembaga-islam-a-thumb-3ac4d.webp" title="JURIS - The Abuse of Practices Ta&#039;ruf in the View of Islamic Law" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/nilai-islami-nilai-nilai-manajemen-lembaga-islam-a-thumb-3ac4d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/nilai-islami-nilai-nilai-manajemen-lembaga-islam-a-thumb-3ac4d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/nilai-islami-nilai-nilai-manajemen-lembaga-islam-a-thumb-3ac4d.webp 1x" title="JURIS - The Abuse of Practices Ta&#039;ruf in the View of Islamic Law" alt="JURIS - The Abuse of Practices Ta&#039;ruf in the View of Islamic Law" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/3/nilai-islami-nilai-nilai-manajemen-lembaga-islam-a-thumb-a923c.webp" title="JURIS - The Abuse of Practices Ta&#039;ruf in the View of Islamic Law" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/3/nilai-islami-nilai-nilai-manajemen-lembaga-islam-a-thumb-a923c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/3/nilai-islami-nilai-nilai-manajemen-lembaga-islam-a-thumb-a923c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/3/nilai-islami-nilai-nilai-manajemen-lembaga-islam-a-thumb-a923c.webp 1x" title="JURIS - The Abuse of Practices Ta&#039;ruf in the View of Islamic Law" alt="JURIS - The Abuse of Practices Ta&#039;ruf in the View of Islamic Law" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65138-nilai-islami-manajemen-lembaga" title="JURIS - The Abuse of Practices Ta&#039;ruf in the View of Islamic Law" target="_blank">The Abuse of Practices Ta'ruf in the View of Islamic Law</a>: Penelitian ini telah menyoroti berbagai penyimpangan dalam praktik ta'aruf di era digital, sehingga studi lanjutan sangat penting untuk mengeksplorasi solusi konkret dan mendalam. Salah satu arah penelitian yang bisa diambil adalah mengkaji secara empiris efektivitas berbagai model edukasi dan sosialisasi tentang konsep ta'aruf yang sesuai syariat. Misalnya, bagaimana program pendidikan yang dirancang khusus untuk kaum muda pengguna media sosial dapat membentuk pemahaman yang benar dan mencegah mereka dari praktik ta'aruf yang menyimpang, seperti pacaran atau penipuan? Penelitian ini bisa membandingkan metode penyampaian yang berbeda, mulai dari lokakarya tatap muka hingga kampanye digital, untuk mengidentifikasi pendekatan paling berdampak dalam menanamkan nilai-nilai islami dan etika perkenalan. Selain itu, mengingat maraknya ta'aruf daring, perlu dilakukan studi yang berfokus pada pengembangan dan validasi model pengawasan digital yang efektif. Bagaimana platform ta'aruf online dapat mengintegrasikan mekanisme pengawasan yang kuat, namun tetap menjaga privasi dan kenyamanan pengguna, untuk mendeteksi serta mencegah aktivitas yang mendekati pelecehan atau penipuan? Penelitian ini dapat melibatkan desain prototipe, uji coba pengguna, dan analisis dampak terhadap keamanan dan kepercayaan. Terakhir, sangat relevan untuk menyusun kerangka pedoman syariat yang komprehensif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Kolaborasi antara ulama dan ahli hukum Islam diperlukan untuk merumuskan panduan detail yang mencakup aspek tradisional hingga interaksi jarak jauh dan penggunaan identitas digital, demi menciptakan lingkungan ta'aruf yang lebih aman, terpercaya, dan sesuai prinsip Islam bagi masyarakat luas..
<br>Penelitian ini menemukan bahwa praktik ta'aruf, meskipun seharusnya sesuai syariat untuk membentuk keluarga sakinah, kini mengalami penyimpangan serius seperti penipuan dan pelecehan akibat perkembangan teknologi dan media sosial.Studi ini menekankan pentingnya peran keluarga dan mediator sebagai pengawas, serta urgensi edukasi dan sosialisasi konsep ta'aruf yang benar untuk menghindari praktik yang bertentangan dengan hukum Islam.Oleh karena itu, rekomendasi kunci meliputi pengawasan yang lebih ketat terhadap ta'aruf daring dan penguatan peran lembaga Islam, memastikan proses ini tetap aman dan syar'i sesuai prinsip Islam
<br>Ta'aruf adalah metode perkenalan antara laki-laki dan perempuan dengan tujuan pernikahan, yang dilakukan melalui perantara ustaz atau orang tua. Namun, praktik ta'aruf saat ini mengalami pergeseran makna akibat perkembangan zaman, termasuk penerapannya secara daring. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk penyimpangan dalam praktik ta'aruf berdasarkan perspektif hukum Islam. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengidentifikasi penyimpangan yang sering terjadi, seperti penipuan, pelecehan seksual, dan perilaku yang mendekati perzinaan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan tinjauan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/3/nilai-islami-nilai-nilai-manajemen-lembaga-islam-a-thumb-a923c.webp" type="image/webp" length="93584" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/nilai-islami-nilai-nilai-manajemen-lembaga-islam-a-thumb-2eb07.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/nilai-islami-nilai-nilai-manajemen-lembaga-islam-a-thumb-3ac4d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/3/nilai-islami-nilai-nilai-manajemen-lembaga-islam-a-thumb-a923c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2328-iailm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16482-mutawasith-jurnal-hukum-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Tinjauan Hukum Pidana Islam terhadap Pembunuhan karena Kealpaan Analisis Putusan No 12 Pid B 2011 Pn Sinjai ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tinjauan Hukum Pidana Islam terhadap Pembunuhan karena Kealpaan Analisis Putusan No 12 Pid B 2011 Pn Sinjai ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tinjauan Hukum Pidana Islam terhadap Pembunuhan karena Kealpaan Analisis Putusan No 12 Pid B 2011 Pn Sinjai ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65127-pembunuhan-kealpaan-hukum-islam-sanksi-maraoie-maa" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65127-pembunuhan-kealpaan-hukum-islam-sanksi-maraoie-maa" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-09:6cb4bbc6ad674e02e3bd9cc5e595516d</id>
	<published>2026-09-09T16:20:06+07:00</published>
	<updated>2026-09-09T16:20:06+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="jurnal islam" label="jurnal islam" />
	<category term="praktik kafa" label="praktik kafa" />
	<category term="mesir india" label="mesir india" />
	<itunes:keywords><![CDATA[india,islam,jurnal,kafa,mesir,praktik]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan penerapan hukum pidana Islam dengan hukum positif dalam kasus kealpaan, serta pengaruh budaya lokal terhadap pemahaman dan penerapan konsep qatl al-khata'. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi tantangan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan penerapan hukum pidana Islam dengan hukum positif dalam kasus kealpaan, serta pengaruh budaya lokal terhadap pemahaman dan penerapan konsep qatl al-khata'. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi tantangan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/9/pembunuhan-kealpaan-islam-sanksi-tinjauan-analisis-thumb-7f65a.webp" title="JURIS - Tinjauan Hukum Pidana Islam terhadap Pembunuhan karena Kealpaan  (Analisis Putusan No. 12/Pid.B/2011/Pn.Sinjai)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/pembunuhan-kealpaan-islam-sanksi-tinjauan-analisis-thumb-7f65a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/pembunuhan-kealpaan-islam-sanksi-tinjauan-analisis-thumb-7f65a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/pembunuhan-kealpaan-islam-sanksi-tinjauan-analisis-thumb-7f65a.webp 1x" title="JURIS - Tinjauan Hukum Pidana Islam terhadap Pembunuhan karena Kealpaan  (Analisis Putusan No. 12/Pid.B/2011/Pn.Sinjai)" alt="JURIS - Tinjauan Hukum Pidana Islam terhadap Pembunuhan karena Kealpaan  (Analisis Putusan No. 12/Pid.B/2011/Pn.Sinjai)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/9/pembunuhan-kealpaan-islam-sanksi-tinjauan-analisis-thumb-4fea4.webp" title="JURIS - Tinjauan Hukum Pidana Islam terhadap Pembunuhan karena Kealpaan  (Analisis Putusan No. 12/Pid.B/2011/Pn.Sinjai)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/pembunuhan-kealpaan-islam-sanksi-tinjauan-analisis-thumb-4fea4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/pembunuhan-kealpaan-islam-sanksi-tinjauan-analisis-thumb-4fea4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/pembunuhan-kealpaan-islam-sanksi-tinjauan-analisis-thumb-4fea4.webp 1x" title="JURIS - Tinjauan Hukum Pidana Islam terhadap Pembunuhan karena Kealpaan  (Analisis Putusan No. 12/Pid.B/2011/Pn.Sinjai)" alt="JURIS - Tinjauan Hukum Pidana Islam terhadap Pembunuhan karena Kealpaan  (Analisis Putusan No. 12/Pid.B/2011/Pn.Sinjai)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/9/pembunuhan-kealpaan-islam-sanksi-tinjauan-analisis-thumb-5aa86.webp" title="JURIS - Tinjauan Hukum Pidana Islam terhadap Pembunuhan karena Kealpaan  (Analisis Putusan No. 12/Pid.B/2011/Pn.Sinjai)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/9/pembunuhan-kealpaan-islam-sanksi-tinjauan-analisis-thumb-5aa86.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/9/pembunuhan-kealpaan-islam-sanksi-tinjauan-analisis-thumb-5aa86.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/9/pembunuhan-kealpaan-islam-sanksi-tinjauan-analisis-thumb-5aa86.webp 1x" title="JURIS - Tinjauan Hukum Pidana Islam terhadap Pembunuhan karena Kealpaan  (Analisis Putusan No. 12/Pid.B/2011/Pn.Sinjai)" alt="JURIS - Tinjauan Hukum Pidana Islam terhadap Pembunuhan karena Kealpaan  (Analisis Putusan No. 12/Pid.B/2011/Pn.Sinjai)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65127-pembunuhan-kealpaan-hukum-islam-sanksi-maraoie-maa" title="JURIS - Tinjauan Hukum Pidana Islam terhadap Pembunuhan karena Kealpaan  (Analisis Putusan No. 12/Pid.B/2011/Pn.Sinjai)" target="_blank">Tinjauan Hukum Pidana Islam terhadap Pembunuhan karena Kealpaan  (Analisis Putusan No. 12/Pid.B/2011/Pn.Sinjai)</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji perbandingan penerapan hukum pidana Islam dengan hukum positif dalam kasus kealpaan, serta pengaruh budaya lokal terhadap pemahaman dan penerapan konsep qatl al-khata'. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi tantangan implementasi sanksi diyat dalam sistem peradilan Indonesia dan bagaimana memperkuat mekanisme restoratif dalam penanganan tindak pidana kealpaan. Terakhir, studi tentang peran pendidikan hukum dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang tanggung jawab hukum dalam situasi kealpaan..
<br>Penerapan hukum pidana Islam dalam kasus pembunuhan karena kealpaan memerlukan pertimbangan aspek niat dan kelalaian pelaku, serta dampak terhadap korban dan masyarakat.Sanksi yang diberikan harus sejalan dengan prinsip keadilan dan proporsionalitas.Penelitian ini menunjukkan pentingnya pendekatan komprehensif dalam mengevaluasi putusan hukum untuk memastikan kesesuaian dengan ketentuan syariah dan hukum positif
<br>Tujuan penelitian menganalisis putusan No. 12/Pid.B/2011/Pn.Sinjai terkait kasus pembunuhan karena kealpaan melalui pendekatan yuridis normatif. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus, yang menganalisis sumber-sumber hukum primer seperti Al-Quran, Hadis, peraturan perundang-undangan, dan putusan pengadilan, serta sumber sekunder berupa literatur, jurnal, dan dokumen hukum lainnya, melalui teknik pengumpulan data studi kepustakaan dan analisis dokumen, dengan analisis data yang bersifat kualitatif dan deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan hukum pidana Islam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/9/pembunuhan-kealpaan-islam-sanksi-tinjauan-analisis-thumb-5aa86.webp" type="image/webp" length="106680" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/pembunuhan-kealpaan-islam-sanksi-tinjauan-analisis-thumb-7f65a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/pembunuhan-kealpaan-islam-sanksi-tinjauan-analisis-thumb-4fea4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/9/pembunuhan-kealpaan-islam-sanksi-tinjauan-analisis-thumb-5aa86.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2328-iailm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16482-mutawasith-jurnal-hukum-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Umar Ibn al khattab and Islamic Legal Innovation a Study on Reality Based Flexibility ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Umar Ibn al khattab and Islamic Legal Innovation a Study on Reality Based Flexibility ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Umar Ibn al khattab and Islamic Legal Innovation a Study on Reality Based Flexibility ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65141-prinsip-syariah-islam-umar-ibn-al-khattab-islamic" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65141-prinsip-syariah-islam-umar-ibn-al-khattab-islamic" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-09:39be0fe1f6fcb71a1e40b31b1591d808</id>
	<published>2026-09-09T15:57:15+07:00</published>
	<updated>2026-09-09T15:57:15+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="jurnal islam" label="jurnal islam" />
	<category term="hamzah hasan" label="hamzah hasan" />
	<category term="umar ibn al" label="umar ibn al" />
	<itunes:keywords><![CDATA[al,hamzah,hasan,ibn,islam,jurnal,umar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang baru meliputi: 1) Mengkaji penerapan prinsip-prinsip Umar Ibn Al-Khattab dalam sistem keuangan syariah modern untuk mengevaluasi relevansi historisnya; 2) Meneliti peran ijtihad kolektif dalam menghadapi isu kontemporer ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang baru meliputi: 1) Mengkaji penerapan prinsip-prinsip Umar Ibn Al-Khattab dalam sistem keuangan syariah modern untuk mengevaluasi relevansi historisnya; 2) Meneliti peran ijtihad kolektif dalam menghadapi isu kontemporer ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/prinsip-syariah-islam-umar-ibn-al-khattab-islamic-thumb-06767.webp" title="JURIS - Umar Ibn al-khattab and Islamic Legal Innovation: a Study on  Reality-Based Flexibility" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/prinsip-syariah-islam-umar-ibn-al-khattab-islamic-thumb-06767.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/prinsip-syariah-islam-umar-ibn-al-khattab-islamic-thumb-06767.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/prinsip-syariah-islam-umar-ibn-al-khattab-islamic-thumb-06767.webp 1x" title="JURIS - Umar Ibn al-khattab and Islamic Legal Innovation: a Study on  Reality-Based Flexibility" alt="JURIS - Umar Ibn al-khattab and Islamic Legal Innovation: a Study on  Reality-Based Flexibility" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/prinsip-syariah-islam-umar-ibn-al-khattab-islamic-thumb-0c019.webp" title="JURIS - Umar Ibn al-khattab and Islamic Legal Innovation: a Study on  Reality-Based Flexibility" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/prinsip-syariah-islam-umar-ibn-al-khattab-islamic-thumb-0c019.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/prinsip-syariah-islam-umar-ibn-al-khattab-islamic-thumb-0c019.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/prinsip-syariah-islam-umar-ibn-al-khattab-islamic-thumb-0c019.webp 1x" title="JURIS - Umar Ibn al-khattab and Islamic Legal Innovation: a Study on  Reality-Based Flexibility" alt="JURIS - Umar Ibn al-khattab and Islamic Legal Innovation: a Study on  Reality-Based Flexibility" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/prinsip-syariah-islam-umar-ibn-al-khattab-islamic-thumb-7b82a.webp" title="JURIS - Umar Ibn al-khattab and Islamic Legal Innovation: a Study on  Reality-Based Flexibility" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/prinsip-syariah-islam-umar-ibn-al-khattab-islamic-thumb-7b82a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/prinsip-syariah-islam-umar-ibn-al-khattab-islamic-thumb-7b82a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/prinsip-syariah-islam-umar-ibn-al-khattab-islamic-thumb-7b82a.webp 1x" title="JURIS - Umar Ibn al-khattab and Islamic Legal Innovation: a Study on  Reality-Based Flexibility" alt="JURIS - Umar Ibn al-khattab and Islamic Legal Innovation: a Study on  Reality-Based Flexibility" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65141-prinsip-syariah-islam-umar-ibn-al-khattab-islamic" title="JURIS - Umar Ibn al-khattab and Islamic Legal Innovation: a Study on  Reality-Based Flexibility" target="_blank">Umar Ibn al-khattab and Islamic Legal Innovation: a Study on  Reality-Based Flexibility</a>: Saran penelitian lanjutan yang baru meliputi: 1) Mengkaji penerapan prinsip-prinsip Umar Ibn Al-Khattab dalam sistem keuangan syariah modern untuk mengevaluasi relevansi historisnya; 2) Meneliti peran ijtihad kolektif dalam menghadapi isu kontemporer seperti teknologi dan bioetika berdasarkan kerangka maqasid syariah; 3) Membandingkan pendekatan Umar dalam menyelesaikan konflik sosial dengan metode pengambilan keputusan hukum di era digital untuk mengidentifikasi peluang inovasi hukum Islam..
<br>Hukum Islam bersifat dinamis dan fleksibel, mampu menyesuaikan diri dengan perubahan zaman tanpa melanggar prinsip-prinsip syariah.Fleksibilitas hukum Islam terlihat dalam penyesuaian fatwa dan kebijakan berdasarkan konteks sosial, budaya, dan kebutuhan masyarakat.Penelitian ini menegaskan bahwa kebijakan Umar Ibn Al-Khattab menunjukkan bahwa hukum Islam tidak bertentangan dengan perubahan zaman, tetapi justru menjadi sarana untuk merealisasikan tujuan syariah secara relevan
<br>Kebutuhan untuk pendekatan hukum Islam yang lebih adaptif dan kontekstual terhadap dinamika masyarakat modern menjadi penting mengingat fenomena penerapan hukum Islam yang kaku dan teksual di lembaga peradilan kontemporer. Penelitian ini bertujuan menggambarkan inovasi dan fleksibilitas dalam penerapan hukum Islam pada masa khalifah Umar Ibn Al-Khattab, seorang pemimpin visioner yang mendasarkan kebijakan hukumnya pada realitas sosial. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik tinjauan pustaka melalui sumber-sumber klasik dan kontemporer. Temuan menunjukkan bahwa Umar Ibn Al-Khattab secara inovatif menginterpretasikan teks hukum Islam secara kontekstual dengan mempertimbangkan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/6/prinsip-syariah-islam-umar-ibn-al-khattab-islamic-thumb-0c019.webp" type="image/webp" length="109750" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/prinsip-syariah-islam-umar-ibn-al-khattab-islamic-thumb-06767.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/prinsip-syariah-islam-umar-ibn-al-khattab-islamic-thumb-0c019.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/prinsip-syariah-islam-umar-ibn-al-khattab-islamic-thumb-7b82a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2328-iailm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16482-mutawasith-jurnal-hukum-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Kebijakan Perlindungan Konsumen Keluarga dalam Pembiayaan Konsumtif di PT Sinarmas Multifinance Cabang Cirebon Perspektif Maqashid Syariah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Kebijakan Perlindungan Konsumen Keluarga dalam Pembiayaan Konsumtif di PT Sinarmas Multifinance Cabang Cirebon Perspektif Maqashid Syariah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Kebijakan Perlindungan Konsumen Keluarga dalam Pembiayaan Konsumtif di PT Sinarmas Multifinance Cabang Cirebon Perspektif Maqashid Syariah ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65129-perlindungan-konsumen-pembiayaan-konsumtif-perlind" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65129-perlindungan-konsumen-pembiayaan-konsumtif-perlind" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-09:3271e2e9f57ade62d7ba724d5c5d813f</id>
	<published>2026-09-09T15:14:24+07:00</published>
	<updated>2026-09-09T15:14:24+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="jurnal islam" label="jurnal islam" />
	<category term="ilda hayati" label="ilda hayati" />
	<category term="mabrur syah" label="mabrur syah" />
	<itunes:keywords><![CDATA[hayati,ilda,islam,jurnal,mabrur,syah]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini menunjukkan adanya celah dalam perlindungan konsumen keluarga pada pembiayaan konsumtif, terutama terkait dampak ekonomi dan psikologis. Oleh karena itu, penting untuk melakukan studi lanjutan yang lebih mendalam. Pertama, bagaimana dampak ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian ini menunjukkan adanya celah dalam perlindungan konsumen keluarga pada pembiayaan konsumtif, terutama terkait dampak ekonomi dan psikologis. Oleh karena itu, penting untuk melakukan studi lanjutan yang lebih mendalam. Pertama, bagaimana dampak ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/perlindungan-konsumen-pembiayaan-konsumtif-keluarg-thumb-65a4d.webp" title="JURIS - Analisis Kebijakan Perlindungan Konsumen Keluarga dalam Pembiayaan Konsumtif di PT. Sinarmas Multifinance Cabang Cirebon Perspektif Maqashid Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/perlindungan-konsumen-pembiayaan-konsumtif-keluarg-thumb-65a4d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/perlindungan-konsumen-pembiayaan-konsumtif-keluarg-thumb-65a4d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/perlindungan-konsumen-pembiayaan-konsumtif-keluarg-thumb-65a4d.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kebijakan Perlindungan Konsumen Keluarga dalam Pembiayaan Konsumtif di PT. Sinarmas Multifinance Cabang Cirebon Perspektif Maqashid Syariah" alt="JURIS - Analisis Kebijakan Perlindungan Konsumen Keluarga dalam Pembiayaan Konsumtif di PT. Sinarmas Multifinance Cabang Cirebon Perspektif Maqashid Syariah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/perlindungan-konsumen-pembiayaan-konsumtif-keluarg-thumb-2e32a.webp" title="JURIS - Analisis Kebijakan Perlindungan Konsumen Keluarga dalam Pembiayaan Konsumtif di PT. Sinarmas Multifinance Cabang Cirebon Perspektif Maqashid Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/perlindungan-konsumen-pembiayaan-konsumtif-keluarg-thumb-2e32a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/perlindungan-konsumen-pembiayaan-konsumtif-keluarg-thumb-2e32a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/perlindungan-konsumen-pembiayaan-konsumtif-keluarg-thumb-2e32a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kebijakan Perlindungan Konsumen Keluarga dalam Pembiayaan Konsumtif di PT. Sinarmas Multifinance Cabang Cirebon Perspektif Maqashid Syariah" alt="JURIS - Analisis Kebijakan Perlindungan Konsumen Keluarga dalam Pembiayaan Konsumtif di PT. Sinarmas Multifinance Cabang Cirebon Perspektif Maqashid Syariah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/perlindungan-konsumen-pembiayaan-konsumtif-keluarg-thumb-5188e.webp" title="JURIS - Analisis Kebijakan Perlindungan Konsumen Keluarga dalam Pembiayaan Konsumtif di PT. Sinarmas Multifinance Cabang Cirebon Perspektif Maqashid Syariah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/perlindungan-konsumen-pembiayaan-konsumtif-keluarg-thumb-5188e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/perlindungan-konsumen-pembiayaan-konsumtif-keluarg-thumb-5188e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/perlindungan-konsumen-pembiayaan-konsumtif-keluarg-thumb-5188e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Kebijakan Perlindungan Konsumen Keluarga dalam Pembiayaan Konsumtif di PT. Sinarmas Multifinance Cabang Cirebon Perspektif Maqashid Syariah" alt="JURIS - Analisis Kebijakan Perlindungan Konsumen Keluarga dalam Pembiayaan Konsumtif di PT. Sinarmas Multifinance Cabang Cirebon Perspektif Maqashid Syariah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65129-perlindungan-konsumen-pembiayaan-konsumtif-perlind" title="JURIS - Analisis Kebijakan Perlindungan Konsumen Keluarga dalam Pembiayaan Konsumtif di PT. Sinarmas Multifinance Cabang Cirebon Perspektif Maqashid Syariah" target="_blank">Analisis Kebijakan Perlindungan Konsumen Keluarga dalam Pembiayaan Konsumtif di PT. Sinarmas Multifinance Cabang Cirebon Perspektif Maqashid Syariah</a>: Penelitian ini menunjukkan adanya celah dalam perlindungan konsumen keluarga pada pembiayaan konsumtif, terutama terkait dampak ekonomi dan psikologis. Oleh karena itu, penting untuk melakukan studi lanjutan yang lebih mendalam. Pertama, bagaimana dampak jangka panjang pembiayaan konsumtif terhadap stabilitas ekonomi, kesehatan mental, dan keharmonisan rumah tangga keluarga yang mengalami gagal bayar? Ini akan memberikan pemahaman komprehensif tentang konsekuensi riil di luar angka keterlambatan. Kedua, perlu dikembangkan dan diuji sebuah model edukasi literasi keuangan yang terintegrasi dengan perencanaan keuangan keluarga, khusus untuk nasabah multifinance. Studi ini dapat menguji efektivitas intervensi dalam meningkatkan pemahaman dan ketahanan finansial konsumen, sehingga mengurangi risiko gagal bayar di masa depan. Ketiga, mengingat perlunya penilaian kelayakan yang lebih holistik, penelitian mendatang dapat berfokus pada perancangan dan implementasi metode 'family impact assessment' dalam proses persetujuan pembiayaan. Ini akan mengeksplorasi bagaimana aspek-aspek seperti tanggungan keluarga dan risiko sosial dapat diintegrasikan ke dalam analisis kredit perusahaan, serta mengevaluasi dampaknya terhadap perlindungan konsumen sekaligus keberlanjutan bisnis. Dengan demikian, penelitian lanjutan ini akan mengisi kekosongan pengetahuan dan menawarkan solusi yang lebih berpihak pada kesejahteraan keluarga..
<br>Sinarmas Multifinance Cabang Cirebon telah disusun dengan kerangka hukum yang jelas, namun implementasinya masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan pemahaman konsumen keluarga, yang berpotensi menimbulkan tekanan ekonomi dan psikologis.Dari perspektif maqAid al-syarAoah, praktik ini sebagian memenuhi uife al-mAl, tetapi belum optimal dalam menjaga uife al-nasl, uife al-Aoaql, dan uife al-nafs.Hal ini menunjukkan orientasi kebijakan yang masih dominan pada kepatuhan prosedural dan aspek finansial, belum sepenuhnya menginternalisasi nilai etika dan kemaslahatan keluarga
<br>Penelitian ini bertujuan menganalisis kebijakan dan implementasi perlindungan konsumen keluarga dalam pembiayaan konsumtif di PT. Sinarmas Multifinance Cabang Cirebon serta menilainya dari perspektif maqAid al-syarAoah. Metode yang digunakan adalah yuridis-empiris dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi, lalu dianalisis secara yuridis dan maqAid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan perlindungan konsumen telah mengacu pada regulasi nasional, tetapi implementasinya belum optimal dalam melindungi kepentingan keluarga debitur. Dari perspektif maqAid, praktik pembiayaan telah memenuhi uife al-mAl, namun masih lemah pada uife al-nasl, uife al-Aoaql, uife al-nafs, dan uife al-dn. Penelitian ini menegaskan perlunya integrasi nilai maqAid ke dalam kebijakan perlindungan konsumen agar...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/c/perlindungan-konsumen-pembiayaan-konsumtif-keluarg-thumb-2e32a.webp" type="image/webp" length="88146" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/perlindungan-konsumen-pembiayaan-konsumtif-keluarg-thumb-65a4d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/perlindungan-konsumen-pembiayaan-konsumtif-keluarg-thumb-2e32a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/perlindungan-konsumen-pembiayaan-konsumtif-keluarg-thumb-5188e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2328-iailm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16482-mutawasith-jurnal-hukum-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Hukum Penghasilan Content Creator YouTube dalam Perspektif Fiqih Muamalah Studi Kasus Monetisasi dan Endorsement ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Hukum Penghasilan Content Creator YouTube dalam Perspektif Fiqih Muamalah Studi Kasus Monetisasi dan Endorsement ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Hukum Penghasilan Content Creator YouTube dalam Perspektif Fiqih Muamalah Studi Kasus Monetisasi dan Endorsement ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65140-praktik-monetisasi-konten-content-creator-youtube" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65140-praktik-monetisasi-konten-content-creator-youtube" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-09:b8af2cb08758e845e214a53f4b324b38</id>
	<published>2026-09-09T15:04:34+07:00</published>
	<updated>2026-09-09T15:04:34+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="jurnal islam" label="jurnal islam" />
	<category term="portal issn" label="portal issn" />
	<category term="view mystat" label="view mystat" />
	<itunes:keywords><![CDATA[islam,issn,jurnal,mystat,portal,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Membangun sistem sertifikasi creator syariah yang meliputi verifikasi pengetahuan fiqih muamalah, praktik produksi konten, dan manajemen monetisasi untuk meningkatkan kredibilitas creator Muslim. 2. Mengembangkan marketplace khusus yang mempertemukan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Membangun sistem sertifikasi creator syariah yang meliputi verifikasi pengetahuan fiqih muamalah, praktik produksi konten, dan manajemen monetisasi untuk meningkatkan kredibilitas creator Muslim. 2. Mengembangkan marketplace khusus yang mempertemukan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/praktik-monetisasi-konten-creator-endorsement-fiqi-thumb-153ab.webp" title="JURIS - Analisis Hukum Penghasilan Content Creator YouTube dalam Perspektif Fiqih Muamalah: Studi Kasus Monetisasi dan Endorsement" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/praktik-monetisasi-konten-creator-endorsement-fiqi-thumb-153ab.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/praktik-monetisasi-konten-creator-endorsement-fiqi-thumb-153ab.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/praktik-monetisasi-konten-creator-endorsement-fiqi-thumb-153ab.webp 1x" title="JURIS - Analisis Hukum Penghasilan Content Creator YouTube dalam Perspektif Fiqih Muamalah: Studi Kasus Monetisasi dan Endorsement" alt="JURIS - Analisis Hukum Penghasilan Content Creator YouTube dalam Perspektif Fiqih Muamalah: Studi Kasus Monetisasi dan Endorsement" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/praktik-monetisasi-konten-creator-endorsement-fiqi-thumb-b8ae3.webp" title="JURIS - Analisis Hukum Penghasilan Content Creator YouTube dalam Perspektif Fiqih Muamalah: Studi Kasus Monetisasi dan Endorsement" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/praktik-monetisasi-konten-creator-endorsement-fiqi-thumb-b8ae3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/praktik-monetisasi-konten-creator-endorsement-fiqi-thumb-b8ae3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/praktik-monetisasi-konten-creator-endorsement-fiqi-thumb-b8ae3.webp 1x" title="JURIS - Analisis Hukum Penghasilan Content Creator YouTube dalam Perspektif Fiqih Muamalah: Studi Kasus Monetisasi dan Endorsement" alt="JURIS - Analisis Hukum Penghasilan Content Creator YouTube dalam Perspektif Fiqih Muamalah: Studi Kasus Monetisasi dan Endorsement" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/5/praktik-monetisasi-konten-creator-endorsement-fiqi-thumb-38ecc.webp" title="JURIS - Analisis Hukum Penghasilan Content Creator YouTube dalam Perspektif Fiqih Muamalah: Studi Kasus Monetisasi dan Endorsement" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/5/praktik-monetisasi-konten-creator-endorsement-fiqi-thumb-38ecc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/5/praktik-monetisasi-konten-creator-endorsement-fiqi-thumb-38ecc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/5/praktik-monetisasi-konten-creator-endorsement-fiqi-thumb-38ecc.webp 1x" title="JURIS - Analisis Hukum Penghasilan Content Creator YouTube dalam Perspektif Fiqih Muamalah: Studi Kasus Monetisasi dan Endorsement" alt="JURIS - Analisis Hukum Penghasilan Content Creator YouTube dalam Perspektif Fiqih Muamalah: Studi Kasus Monetisasi dan Endorsement" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65140-praktik-monetisasi-konten-content-creator-youtube" title="JURIS - Analisis Hukum Penghasilan Content Creator YouTube dalam Perspektif Fiqih Muamalah: Studi Kasus Monetisasi dan Endorsement" target="_blank">Analisis Hukum Penghasilan Content Creator YouTube dalam Perspektif Fiqih Muamalah: Studi Kasus Monetisasi dan Endorsement</a>: 1. Membangun sistem sertifikasi creator syariah yang meliputi verifikasi pengetahuan fiqih muamalah, praktik produksi konten, dan manajemen monetisasi untuk meningkatkan kredibilitas creator Muslim. 2. Mengembangkan marketplace khusus yang mempertemukan creator Muslim dengan brand halal, dilengkapi sistem verifikasi status halal produk dan standardisasi kontrak endorsement sesuai prinsip muamalah. 3. Mengintegrasikan teknologi blockchain untuk menciptakan smart contract berbasis syariah yang mengotomatisasi pelaksanaan akad dan pembagian hasil monetisasi secara transparan sesuai prinsip Islam. Ketiga saran ini bertujuan memperkuat ekosistem konten digital syariah, memastikan kepatuhan terhadap prinsip syariah, serta memberikan kepastian hukum bagi creator dan konsumen..
<br>Berdasarkan hasil penelitian tentang analisis hukum penghasilan content creator YouTube dalam perspektif fiqih muamalah, bentuk akad dalam monetisasi YouTube terbagi menjadi tiga kategori utama.ijarah untuk monetisasi AdSense, ju'alah untuk praktik endorsement, dan hibah untuk Super Chat serta channel membership.Status hukum penghasilan content creator YouTube pada dasarnya adalah halal dengan syarat-syarat tertentu.Batasan dan ketentuan syariah dalam monetisasi YouTube mencakup kewajiban menghasilkan konten yang sesuai nilai Islam, larangan promosi produk haram, kewajiban transparansi dalam paid promotion, dan pembatasan interaksi lintas gender.Ketentuan ini menjadi framework yang harus dipatuhi content creator Muslim untuk memastikan kehalalan penghasilannya
<br>Perkembangan teknologi digital telah menciptakan peluang penghasilan baru melalui platform YouTube bagi content creator, namun aspek hukum Islam dari praktik monetisasi dan endorsement masih memerlukan kajian mendalam dalam perspektif fiqih muamalah. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk-bentuk akad dalam monetisasi YouTube, menganalisis kesesuaian dengan prinsip-prinsip muamalah, serta merumuskan panduan syariah bagi content creator Muslim. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/5/praktik-monetisasi-konten-creator-endorsement-fiqi-thumb-38ecc.webp" type="image/webp" length="94020" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/praktik-monetisasi-konten-creator-endorsement-fiqi-thumb-153ab.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/praktik-monetisasi-konten-creator-endorsement-fiqi-thumb-b8ae3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/5/praktik-monetisasi-konten-creator-endorsement-fiqi-thumb-38ecc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2328-iailm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16482-mutawasith-jurnal-hukum-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Relevansi Penentuan Kuantitas Mahar dalam Pernikahan Masyarakat Bugis di Kecamatan Mendahara Perspektif Maslahah dan Urf ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Relevansi Penentuan Kuantitas Mahar dalam Pernikahan Masyarakat Bugis di Kecamatan Mendahara Perspektif Maslahah dan Urf ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Relevansi Penentuan Kuantitas Mahar dalam Pernikahan Masyarakat Bugis di Kecamatan Mendahara Perspektif Maslahah dan Urf ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65137-praktik-mahar-adat-kuantitas-fenomena-kuanti" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65137-praktik-mahar-adat-kuantitas-fenomena-kuanti" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-09:6e6589235ebb2e1ddbf0dd450133bbb1</id>
	<published>2026-09-09T14:51:47+07:00</published>
	<updated>2026-09-09T14:51:47+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="jurnal islam" label="jurnal islam" />
	<category term="jasser auda" label="jasser auda" />
	<category term="portal issn" label="portal issn" />
	<itunes:keywords><![CDATA[auda,islam,issn,jasser,jurnal,portal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi dampak gaya hidup hedonistik modern terhadap praktik mahar dalam masyarakat Bugis, khususnya bagaimana pergeseran nilai sosial memengaruhi standar kuantitas mahar. Selain itu, dapat dikembangkan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi dampak gaya hidup hedonistik modern terhadap praktik mahar dalam masyarakat Bugis, khususnya bagaimana pergeseran nilai sosial memengaruhi standar kuantitas mahar. Selain itu, dapat dikembangkan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/praktik-mahar-adat-kuantitas-fenomena-masyarakat-b-thumb-4c22e.webp" title="JURIS - Relevansi Penentuan Kuantitas Mahar dalam Pernikahan Masyarakat Bugis di Kecamatan Mendahara Perspektif Maslahah dan Urf" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/praktik-mahar-adat-kuantitas-fenomena-masyarakat-b-thumb-4c22e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/praktik-mahar-adat-kuantitas-fenomena-masyarakat-b-thumb-4c22e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/praktik-mahar-adat-kuantitas-fenomena-masyarakat-b-thumb-4c22e.webp 1x" title="JURIS - Relevansi Penentuan Kuantitas Mahar dalam Pernikahan Masyarakat Bugis di Kecamatan Mendahara Perspektif Maslahah dan Urf" alt="JURIS - Relevansi Penentuan Kuantitas Mahar dalam Pernikahan Masyarakat Bugis di Kecamatan Mendahara Perspektif Maslahah dan Urf" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/praktik-mahar-adat-kuantitas-fenomena-masyarakat-b-thumb-0c928.webp" title="JURIS - Relevansi Penentuan Kuantitas Mahar dalam Pernikahan Masyarakat Bugis di Kecamatan Mendahara Perspektif Maslahah dan Urf" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/praktik-mahar-adat-kuantitas-fenomena-masyarakat-b-thumb-0c928.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/praktik-mahar-adat-kuantitas-fenomena-masyarakat-b-thumb-0c928.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/praktik-mahar-adat-kuantitas-fenomena-masyarakat-b-thumb-0c928.webp 1x" title="JURIS - Relevansi Penentuan Kuantitas Mahar dalam Pernikahan Masyarakat Bugis di Kecamatan Mendahara Perspektif Maslahah dan Urf" alt="JURIS - Relevansi Penentuan Kuantitas Mahar dalam Pernikahan Masyarakat Bugis di Kecamatan Mendahara Perspektif Maslahah dan Urf" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/b/praktik-mahar-adat-kuantitas-fenomena-masyarakat-b-thumb-5b5b3.webp" title="JURIS - Relevansi Penentuan Kuantitas Mahar dalam Pernikahan Masyarakat Bugis di Kecamatan Mendahara Perspektif Maslahah dan Urf" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/b/praktik-mahar-adat-kuantitas-fenomena-masyarakat-b-thumb-5b5b3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/b/praktik-mahar-adat-kuantitas-fenomena-masyarakat-b-thumb-5b5b3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/b/praktik-mahar-adat-kuantitas-fenomena-masyarakat-b-thumb-5b5b3.webp 1x" title="JURIS - Relevansi Penentuan Kuantitas Mahar dalam Pernikahan Masyarakat Bugis di Kecamatan Mendahara Perspektif Maslahah dan Urf" alt="JURIS - Relevansi Penentuan Kuantitas Mahar dalam Pernikahan Masyarakat Bugis di Kecamatan Mendahara Perspektif Maslahah dan Urf" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65137-praktik-mahar-adat-kuantitas-fenomena-kuanti" title="JURIS - Relevansi Penentuan Kuantitas Mahar dalam Pernikahan Masyarakat Bugis di Kecamatan Mendahara Perspektif Maslahah dan Urf" target="_blank">Relevansi Penentuan Kuantitas Mahar dalam Pernikahan Masyarakat Bugis di Kecamatan Mendahara Perspektif Maslahah dan Urf</a>: Perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi dampak gaya hidup hedonistik modern terhadap praktik mahar dalam masyarakat Bugis, khususnya bagaimana pergeseran nilai sosial memengaruhi standar kuantitas mahar. Selain itu, dapat dikembangkan penelitian tentang peran media sosial dalam membentuk ekspektasi mahar di kalangan generasi muda Bugis, serta analisis perbandingan antara standar mahar tradisional dan modern di berbagai daerah suku Bugis untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi ketidakstabilan kuantitas mahar dalam konteks budaya dan hukum Islam..
<br>Masyarakat Bugis di Kecamatan Mendahara dan di beberapa daerah Bugis lainnya tidak dapat membedakan nilai antara dui' menre dan sompa.Ini mungkin karena gaya hidup sosial modern yang hedonisme, di mana masyarakat hanya melihat pesta pernikahan yang meriah di daerah tersebut.Dalam masyarakat Bugis lama, terdapat standar yang ditetapkan untuk kuantitas sompa dan dui' menre yang harus membayar sekian 'kati' dari keluarga bangsawan yang memiliki darah bangsawan tinggi atau sejenisnya.Adapun masyarakat Bugis modern, tidak ada standar yang ditetapkan untuk kuantitas sompa yang harus dibayar.Islam tidak secara eksplisit menolak aturan dalam tradisi Bugis, bahkan tidak menolak keberadaan dui' menre'.Sebaliknya, pandangan masyarakat tentang kuantitasnya harus diubah.Harus diingat bahwa tingkat subtansial dari pernikahan terdiri dari pemenuhan rukun dan syarat nikah, pemberian mahar dari seorang laki-laki kepada calon isterinya, dan pemberian dui' menre' kepada calon isterinya
<br>Penelitian ini adalah relevansi penentuan kuantitas mahar dalam pernikahan masyarakat Bugis di Kecamatan Mendahara perspektif maslahah dan urf. Tujuan penelitian ini pertama, untuk memberikan hasil kajian tentang bagaimana kuantitas mahar dalam masyarakat Bugis di Kecamatan Mendahara. Kedua, untuk menelaah bagaimana relevansi mahar dengan strata sosial dalam masyarakat Bugis di Kecamatan Mendahara. Ketiga, untuk menganalisis bagaimana hukum Islam terhadap fenomena kuantitas mahar dalam masyarakat Bugis di Kecamatan Mendahara. Metode ini digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci. Adapun jenis penelitian...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/b/praktik-mahar-adat-kuantitas-fenomena-masyarakat-b-thumb-5b5b3.webp" type="image/webp" length="112678" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/praktik-mahar-adat-kuantitas-fenomena-masyarakat-b-thumb-4c22e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/praktik-mahar-adat-kuantitas-fenomena-masyarakat-b-thumb-0c928.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/b/praktik-mahar-adat-kuantitas-fenomena-masyarakat-b-thumb-5b5b3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2328-iailm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16482-mutawasith-jurnal-hukum-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Model Pariwisata Berkelanjutan Sustainability Tourism dan Dampaknya terhadap Pembangunan Ekonomi Masyarakat di Desa Senaru Kabupaten Lombok Utara ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Model Pariwisata Berkelanjutan Sustainability Tourism dan Dampaknya terhadap Pembangunan Ekonomi Masyarakat di Desa Senaru Kabupaten Lombok Utara ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Model Pariwisata Berkelanjutan Sustainability Tourism dan Dampaknya terhadap Pembangunan Ekonomi Masyarakat di Desa Senaru Kabupaten Lombok Utara ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65135-sektor-pariwisata-sukadana-pelatihan-pemandu-wisat" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-65135-sektor-pariwisata-sukadana-pelatihan-pemandu-wisat" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-09:f6030fe661495c3ed453aa3847b8d529</id>
	<published>2026-09-09T14:39:52+07:00</published>
	<updated>2026-09-09T14:39:52+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="jurnal islam" label="jurnal islam" />
	<category term="portal issn" label="portal issn" />
	<category term="view mystat" label="view mystat" />
	<itunes:keywords><![CDATA[islam,issn,jurnal,mystat,portal,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Melihat keberhasilan Desa Wisata Senaru, penting untuk mengembangkan penelitian lanjutan yang dapat memperkuat model ini dan membantu desa lain. Salah satu area yang menarik adalah bagaimana Desa Senaru bisa menciptakan sistem pemantauan lingkungan yang ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Melihat keberhasilan Desa Wisata Senaru, penting untuk mengembangkan penelitian lanjutan yang dapat memperkuat model ini dan membantu desa lain. Salah satu area yang menarik adalah bagaimana Desa Senaru bisa menciptakan sistem pemantauan lingkungan yang ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/sektor-pariwisata-sukadana-pelatihan-pemandu-wisat-thumb-4b6ce.webp" title="JURIS - Model Pariwisata Berkelanjutan (Sustainability Tourism) dan Dampaknya terhadap Pembangunan Ekonomi Masyarakat di Desa Senaru Kabupaten Lombok Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/sektor-pariwisata-sukadana-pelatihan-pemandu-wisat-thumb-4b6ce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/sektor-pariwisata-sukadana-pelatihan-pemandu-wisat-thumb-4b6ce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/sektor-pariwisata-sukadana-pelatihan-pemandu-wisat-thumb-4b6ce.webp 1x" title="JURIS - Model Pariwisata Berkelanjutan (Sustainability Tourism) dan Dampaknya terhadap Pembangunan Ekonomi Masyarakat di Desa Senaru Kabupaten Lombok Utara" alt="JURIS - Model Pariwisata Berkelanjutan (Sustainability Tourism) dan Dampaknya terhadap Pembangunan Ekonomi Masyarakat di Desa Senaru Kabupaten Lombok Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/sektor-pariwisata-sukadana-pelatihan-pemandu-wisat-thumb-754d1.webp" title="JURIS - Model Pariwisata Berkelanjutan (Sustainability Tourism) dan Dampaknya terhadap Pembangunan Ekonomi Masyarakat di Desa Senaru Kabupaten Lombok Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/sektor-pariwisata-sukadana-pelatihan-pemandu-wisat-thumb-754d1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/sektor-pariwisata-sukadana-pelatihan-pemandu-wisat-thumb-754d1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/sektor-pariwisata-sukadana-pelatihan-pemandu-wisat-thumb-754d1.webp 1x" title="JURIS - Model Pariwisata Berkelanjutan (Sustainability Tourism) dan Dampaknya terhadap Pembangunan Ekonomi Masyarakat di Desa Senaru Kabupaten Lombok Utara" alt="JURIS - Model Pariwisata Berkelanjutan (Sustainability Tourism) dan Dampaknya terhadap Pembangunan Ekonomi Masyarakat di Desa Senaru Kabupaten Lombok Utara" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/4/sektor-pariwisata-sukadana-pelatihan-pemandu-wisat-thumb-7d818.webp" title="JURIS - Model Pariwisata Berkelanjutan (Sustainability Tourism) dan Dampaknya terhadap Pembangunan Ekonomi Masyarakat di Desa Senaru Kabupaten Lombok Utara" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/4/sektor-pariwisata-sukadana-pelatihan-pemandu-wisat-thumb-7d818.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/4/sektor-pariwisata-sukadana-pelatihan-pemandu-wisat-thumb-7d818.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/4/sektor-pariwisata-sukadana-pelatihan-pemandu-wisat-thumb-7d818.webp 1x" title="JURIS - Model Pariwisata Berkelanjutan (Sustainability Tourism) dan Dampaknya terhadap Pembangunan Ekonomi Masyarakat di Desa Senaru Kabupaten Lombok Utara" alt="JURIS - Model Pariwisata Berkelanjutan (Sustainability Tourism) dan Dampaknya terhadap Pembangunan Ekonomi Masyarakat di Desa Senaru Kabupaten Lombok Utara" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-65135-sektor-pariwisata-sukadana-pelatihan-pemandu-wisat" title="JURIS - Model Pariwisata Berkelanjutan (Sustainability Tourism) dan Dampaknya terhadap Pembangunan Ekonomi Masyarakat di Desa Senaru Kabupaten Lombok Utara" target="_blank">Model Pariwisata Berkelanjutan (Sustainability Tourism) dan Dampaknya terhadap Pembangunan Ekonomi Masyarakat di Desa Senaru Kabupaten Lombok Utara</a>: Melihat keberhasilan Desa Wisata Senaru, penting untuk mengembangkan penelitian lanjutan yang dapat memperkuat model ini dan membantu desa lain. Salah satu area yang menarik adalah bagaimana Desa Senaru bisa menciptakan sistem pemantauan lingkungan yang lebih canggih, mungkin dengan menggunakan teknologi sederhana yang mudah diakses dan dioperasikan oleh masyarakat lokal, untuk terus mengukur dan menjaga batas daya dukung ekowisata mereka. Ini akan memungkinkan tindakan cepat jika ada indikasi kerusakan lingkungan atau overkapasitas, sehingga kelestarian alam tetap terjaga. Selain itu, perlu diteliti lebih lanjut sejauh mana model pariwisata berkelanjutan di Senaru dapat diperluas untuk mendorong diversifikasi ekonomi di luar sektor pariwisata utama, atau mengembangkan jenis pariwisata yang lebih spesifik seperti agrowisata edukatif atau wisata budaya tematik yang mendalam. Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko ketergantungan ekonomi hanya pada satu jenis pariwisata dan meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat, terutama bagi kelompok yang mungkin belum sepenuhnya merasakan manfaatnya. Terakhir, sangat bermanfaat untuk mengidentifikasi dan menganalisis secara mendalam faktor-faktor kunci keberhasilan kolaborasi antara pemerintah daerah, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), dan komunitas adat di Desa Senaru. Penemuan ini dapat menghasilkan panduan praktis atau kerangka kerja yang efektif bagi desa-desa lain di Lombok Utara atau wilayah serupa yang juga berjuang untuk menyeimbangkan pembangunan ekonomi dengan pelestarian budaya dan lingkungan mereka yang unik, memastikan pariwisata yang benar-benar berkelanjutan..
<br>Penelitian ini mengonfirmasi bahwa model pariwisata berkelanjutan di Desa Wisata Senaru, Lombok Utara, berhasil meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal melalui partisipasi aktif dalam pengelolaan destinasi, homestay, pemandu wisata, dan kuliner, serta berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup melalui pelatihan dan infrastruktur.Keberhasilan ini juga dicapai dengan menjaga kelestarian lingkungan dan budaya lokal.Meskipun demikian, potensi kerusakan lingkungan akibat lonjakan wisatawan menjadi tantangan yang memerlukan regulasi ketat dan komitmen bersama dari pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk menjaga keseimbangan antara pengembangan ekonomi dan pelestarian lingkungan demi keberlanjutan pariwisata
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pariwisata berkelanjutan di Desa Wisata Senaru, Kabupaten Lombok Utara, dan kontribusinya terhadap pembangunan ekonomi masyarakat setempat. Dengan pendekatan kualitatif dan metode fenomenologis, penelitian ini mengeksplorasi pengalaman langsung para pelaku pariwisata lokal, termasuk kepala desa, pengelola Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), dan warga yang terlibat dalam kegiatan wisata. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pariwisata berkelanjutan di Senaru tidak hanya meningkatkan pendapatan dan kesempatan kerja, tetapi juga mendorong...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/4/sektor-pariwisata-sukadana-pelatihan-pemandu-wisat-thumb-4b6ce.webp" type="image/webp" length="84464" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/sektor-pariwisata-sukadana-pelatihan-pemandu-wisat-thumb-4b6ce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/sektor-pariwisata-sukadana-pelatihan-pemandu-wisat-thumb-754d1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/4/sektor-pariwisata-sukadana-pelatihan-pemandu-wisat-thumb-7d818.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2328-iailm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16482-mutawasith-jurnal-hukum-islam.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Wed, 09 Sep 2026 23:30:08 +0700. 12 items. Served in: 3.996 seconds [atom] -->
