<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-08-31T09:29:23+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengelolaan Media Sosial Instagram Humas Polda Jabar dalam Meningkatkan Citra Positif Institusi Polri ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengelolaan Media Sosial Instagram Humas Polda Jabar dalam Meningkatkan Citra Positif Institusi Polri ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengelolaan Media Sosial Instagram Humas Polda Jabar dalam Meningkatkan Citra Positif Institusi Polri ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63071-official-instagram-account-social-sosial" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63071-official-instagram-account-social-sosial" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-31:329d18bebfcd7323c39a6d30518c2a6c</id>
	<published>2026-08-31T08:16:11+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T08:16:11+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="pengaruh e" label="pengaruh e" />
	<itunes:keywords><![CDATA[e,pengaruh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan strategi konten yang lebih interaktif dan personal, seperti mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam kampanye edukasi melalui polling atau live session. Selain itu, penting untuk menganalisis demografi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan strategi konten yang lebih interaktif dan personal, seperti mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam kampanye edukasi melalui polling atau live session. Selain itu, penting untuk menganalisis demografi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/4/official-instagram-account-social-sosial-individu-thumb-dd0b5.webp" title="JURIS - Pengelolaan Media Sosial Instagram Humas Polda Jabar dalam Meningkatkan Citra Positif Institusi Polri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/official-instagram-account-social-sosial-individu-thumb-dd0b5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/official-instagram-account-social-sosial-individu-thumb-dd0b5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/official-instagram-account-social-sosial-individu-thumb-dd0b5.webp 1x" title="JURIS - Pengelolaan Media Sosial Instagram Humas Polda Jabar dalam Meningkatkan Citra Positif Institusi Polri" alt="JURIS - Pengelolaan Media Sosial Instagram Humas Polda Jabar dalam Meningkatkan Citra Positif Institusi Polri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/4/official-instagram-account-social-sosial-individu-thumb-6de43.webp" title="JURIS - Pengelolaan Media Sosial Instagram Humas Polda Jabar dalam Meningkatkan Citra Positif Institusi Polri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/official-instagram-account-social-sosial-individu-thumb-6de43.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/official-instagram-account-social-sosial-individu-thumb-6de43.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/official-instagram-account-social-sosial-individu-thumb-6de43.webp 1x" title="JURIS - Pengelolaan Media Sosial Instagram Humas Polda Jabar dalam Meningkatkan Citra Positif Institusi Polri" alt="JURIS - Pengelolaan Media Sosial Instagram Humas Polda Jabar dalam Meningkatkan Citra Positif Institusi Polri" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/4/official-instagram-account-social-sosial-individu-thumb-6926d.webp" title="JURIS - Pengelolaan Media Sosial Instagram Humas Polda Jabar dalam Meningkatkan Citra Positif Institusi Polri" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/4/official-instagram-account-social-sosial-individu-thumb-6926d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/4/official-instagram-account-social-sosial-individu-thumb-6926d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/4/official-instagram-account-social-sosial-individu-thumb-6926d.webp 1x" title="JURIS - Pengelolaan Media Sosial Instagram Humas Polda Jabar dalam Meningkatkan Citra Positif Institusi Polri" alt="JURIS - Pengelolaan Media Sosial Instagram Humas Polda Jabar dalam Meningkatkan Citra Positif Institusi Polri" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63071-official-instagram-account-social-sosial" title="JURIS - Pengelolaan Media Sosial Instagram Humas Polda Jabar dalam Meningkatkan Citra Positif Institusi Polri" target="_blank">Pengelolaan Media Sosial Instagram Humas Polda Jabar dalam Meningkatkan Citra Positif Institusi Polri</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan strategi konten yang lebih interaktif dan personal, seperti mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam kampanye edukasi melalui polling atau live session. Selain itu, penting untuk menganalisis demografi pengguna Instagram secara mendalam agar konten dapat disesuaikan dengan preferensi generasi Z dan milenial. Terakhir, kolaborasi dengan influencer atau tokoh masyarakat lokal dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan engagement dan membangun citra positif Polri secara lebih efektif..
<br>Sesuai dengan pembahasan dan temuan peneliti tentang bagaimana pengelolaan media sosial Instagram oleh Bidang Humas Polda Jabar sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan citra positif institusi Polri telah melaksanakan sejumlah tahapan yang dikemukakan oleh Cutlip, Center and Broom.Dapat dilihat dan disimpulkan bahwa pengelolaan media sosial yang dimulai dari perumusan dan analisa yang masuk kedalam tahap fact finding.Selanjutnya pada tahap planning and programming, Bidang Humas Polda Jabar sudah melakukan proses perumusan dan produksi terhadap suatu konten, tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan guna memperbaiki kekurangan yang disampaikan oleh informan pendukung Rika Rahmayuni selaku follower Instagram Humas Polda Jabar.Beberapa poin penting tersebut adalah isi konten yang lebih variatif dan inovatif, menyisipkan konten yang mengikuti tren masa kini, dan penggunaan hashtag guna menjangkau masyarakat lebih jauh.Lalu pada tahap communication and taking action Bidang Humas Polda Jabar memanfaatkan sejumlah media sosial untuk menyebarkan informasi ke seluruh lapisan masyarakat dengan berbagai rentang usia.Yang terakhir pada tahap evaluation Bidang Humas Polda Jabar sudah rutin melaksanakan rapat analisa dan evaluasi minggu dan bulanan
<br>The hectic number of cases carried out by unscrupulous members of the Police has resulted in a decline in the image of the Police in society. The two most shocking cases involved high-ranking National Police officers who respectively carried out shooting scenarios and selling drug evidence. The use of Instagram social media by the Public Relations Division of the West Java Regional Police is one of the efforts to improve the image of the institution in the eyes of the public. The purpose of this research is to find out how the Public Relations Division of the West Java Regional Police contributes to and utilizes existing features on Instagram to restore image and increase public trust. This study used a qualitative method involving two informants from the West Java Regional Police Public Relations, one informant from lecturers who had disciplines in the...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/4/official-instagram-account-social-sosial-individu-thumb-dd0b5.webp" type="image/webp" length="123286" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/official-instagram-account-social-sosial-individu-thumb-dd0b5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/official-instagram-account-social-sosial-individu-thumb-6de43.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/4/official-instagram-account-social-sosial-individu-thumb-6926d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-459-tel-u.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3524-journal-communication-business-social-science-jcobs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Komunikasi Interpersonal Pada Situasi Toxic Relationship Dikalangan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Telkom University ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Komunikasi Interpersonal Pada Situasi Toxic Relationship Dikalangan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Telkom University ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Komunikasi Interpersonal Pada Situasi Toxic Relationship Dikalangan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Telkom University ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63065-pelatihan-komunikasi-interpersonal-maha" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63065-pelatihan-komunikasi-interpersonal-maha" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-31:01fcaf05bdf6504f385d67a196d674a3</id>
	<published>2026-08-31T08:13:50+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T08:13:50+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="kompilasi pdf jurnal" label="kompilasi pdf jurnal" />
	<category term="direktori jurnal akademik" label="direktori jurnal akademik" />
	<category term="etalase jurnal akademik" label="etalase jurnal akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran media digital dalam memperparah atau memperbaiki toxic relationship, misalnya dengan meneliti bagaimana penggunaan platform seperti Instagram atau WhatsApp memengaruhi komunikasi interpersonal. Selain itu, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran media digital dalam memperparah atau memperbaiki toxic relationship, misalnya dengan meneliti bagaimana penggunaan platform seperti Instagram atau WhatsApp memengaruhi komunikasi interpersonal. Selain itu, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/d/pelatihan-komunikasi-interpersonal-mahasiswa-ilmu-thumb-ee06a.webp" title="JURIS - Analisis Komunikasi Interpersonal Pada Situasi Toxic Relationship Dikalangan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Telkom University" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/pelatihan-komunikasi-interpersonal-mahasiswa-ilmu-thumb-ee06a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/pelatihan-komunikasi-interpersonal-mahasiswa-ilmu-thumb-ee06a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/pelatihan-komunikasi-interpersonal-mahasiswa-ilmu-thumb-ee06a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Komunikasi Interpersonal Pada Situasi Toxic Relationship Dikalangan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Telkom University" alt="JURIS - Analisis Komunikasi Interpersonal Pada Situasi Toxic Relationship Dikalangan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Telkom University" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/d/pelatihan-komunikasi-interpersonal-mahasiswa-ilmu-thumb-1f64a.webp" title="JURIS - Analisis Komunikasi Interpersonal Pada Situasi Toxic Relationship Dikalangan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Telkom University" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/d/pelatihan-komunikasi-interpersonal-mahasiswa-ilmu-thumb-1f64a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/d/pelatihan-komunikasi-interpersonal-mahasiswa-ilmu-thumb-1f64a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/d/pelatihan-komunikasi-interpersonal-mahasiswa-ilmu-thumb-1f64a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Komunikasi Interpersonal Pada Situasi Toxic Relationship Dikalangan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Telkom University" alt="JURIS - Analisis Komunikasi Interpersonal Pada Situasi Toxic Relationship Dikalangan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Telkom University" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63065-pelatihan-komunikasi-interpersonal-maha" title="JURIS - Analisis Komunikasi Interpersonal Pada Situasi Toxic Relationship Dikalangan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Telkom University" target="_blank">Analisis Komunikasi Interpersonal Pada Situasi Toxic Relationship Dikalangan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Telkom University</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran media digital dalam memperparah atau memperbaiki toxic relationship, misalnya dengan meneliti bagaimana penggunaan platform seperti Instagram atau WhatsApp memengaruhi komunikasi interpersonal. Selain itu, penelitian bisa fokus pada efektivitas pelatihan komunikasi untuk mencegah toxic relationship, seperti mengembangkan program edukasi yang mengajarkan keterbukaan, empati, dan kesetaraan dalam hubungan. Terakhir, penelitian juga dapat membandingkan pola toxic relationship antara mahasiswa ilmu komunikasi dan mahasiswa jurusan lain, untuk melihat apakah latar belakang pendidikan memengaruhi cara mereka berkomunikasi dalam hubungan. Ketiga saran ini bertujuan untuk memperluas pemahaman tentang akar penyebab toxic relationship dan menawarkan solusi berbasis pendidikan yang lebih inklusif..
<br>Komunikasi interpersonal yang terjadi pada saat mereka berada pada situasi toxic relationship berjalan dengan tidak baik.Hubungan mereka yang pada awalnya memiliki keterbukaan, empati, dukungan, adanya sikap positif yang sudah disepakati, dan adanya kesamaan atau kesetaraan yang pada kenyataannya itu tidak cukup untuk mempertahankan hubungan mereka untuk tetap berada pada hubungan yang sehat.Ketika mereka berada pada situasi toxic relationship, pasangan dari para informan ini selalu tidak mampu untuk mengontrol emosinya sehingga seringkali melakukan kekerasan verbal, adanya sikap posesif, manipulatif, dan cemburu berlebihan yang berakibat semakin memburuknya komunikasi interpersonal di antara mereka
<br>Saat memasuki usia remaja, keinginan untuk mencoba dan merasakan hal-hal baru selalu ingin dilakukan, salah satunya adalah dengan memiliki pasangan atau berada pada sebuah relationship yang dalam bahasa pergaulan umum di Indonesia dikenal dengan istilah pacaran. Namun jika kalangan remaja ini tidak menjalin komunikasi interpersonal dengan baik bersama pasangannya, maka ditakutkan akan terjerumus pada kekerasan dalam hubungan atau yang dinamakan toxic relationship. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui komunikasi interpersonal mahasiswa ilmu komunikasi Telkom University yang berada dalam situasi Toxic Relationship. Metode digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan paradigma konstruktivis serta pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi literatur. Hasil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/d/pelatihan-komunikasi-interpersonal-mahasiswa-ilmu-thumb-1f64a.webp" type="image/webp" length="92166" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/pelatihan-komunikasi-interpersonal-mahasiswa-ilmu-thumb-ee06a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/d/pelatihan-komunikasi-interpersonal-mahasiswa-ilmu-thumb-1f64a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-459-tel-u.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3524-journal-communication-business-social-science-jcobs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Urgensi Penguasaan Bahasa Inggris Bagi Aparatur Dalam Meningkatkan Efektivitas Administrasi Publik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Urgensi Penguasaan Bahasa Inggris Bagi Aparatur Dalam Meningkatkan Efektivitas Administrasi Publik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Urgensi Penguasaan Bahasa Inggris Bagi Aparatur Dalam Meningkatkan Efektivitas Administrasi Publik ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63062-problematika-pembelajaran-bahasa-arab-kompetensi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63062-problematika-pembelajaran-bahasa-arab-kompetensi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-31:c00934f7202ecf53b4d995fa78114a26</id>
	<published>2026-08-31T07:49:59+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T07:49:59+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="kurniadi k" label="kurniadi k" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[k,kurniadi,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan program pelatihan bahasa Inggris yang lebih spesifik untuk aparatur daerah terpencil, dengan mempertimbangkan konteks lokal dan kebutuhan praktis mereka. Selain itu, penelitian juga bisa mengeksplorasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan program pelatihan bahasa Inggris yang lebih spesifik untuk aparatur daerah terpencil, dengan mempertimbangkan konteks lokal dan kebutuhan praktis mereka. Selain itu, penelitian juga bisa mengeksplorasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/0/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-kompetensi-a-thumb-60827.webp" title="JURIS - Urgensi Penguasaan Bahasa Inggris Bagi Aparatur Dalam Meningkatkan Efektivitas Administrasi Publik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/0/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-kompetensi-a-thumb-60827.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/0/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-kompetensi-a-thumb-60827.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/0/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-kompetensi-a-thumb-60827.webp 1x" title="JURIS - Urgensi Penguasaan Bahasa Inggris Bagi Aparatur Dalam Meningkatkan Efektivitas Administrasi Publik" alt="JURIS - Urgensi Penguasaan Bahasa Inggris Bagi Aparatur Dalam Meningkatkan Efektivitas Administrasi Publik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/0/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-kompetensi-a-thumb-68a17.webp" title="JURIS - Urgensi Penguasaan Bahasa Inggris Bagi Aparatur Dalam Meningkatkan Efektivitas Administrasi Publik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/0/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-kompetensi-a-thumb-68a17.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/0/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-kompetensi-a-thumb-68a17.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/0/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-kompetensi-a-thumb-68a17.webp 1x" title="JURIS - Urgensi Penguasaan Bahasa Inggris Bagi Aparatur Dalam Meningkatkan Efektivitas Administrasi Publik" alt="JURIS - Urgensi Penguasaan Bahasa Inggris Bagi Aparatur Dalam Meningkatkan Efektivitas Administrasi Publik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/0/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-kompetensi-a-thumb-fea46.webp" title="JURIS - Urgensi Penguasaan Bahasa Inggris Bagi Aparatur Dalam Meningkatkan Efektivitas Administrasi Publik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/0/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-kompetensi-a-thumb-fea46.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/0/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-kompetensi-a-thumb-fea46.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/0/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-kompetensi-a-thumb-fea46.webp 1x" title="JURIS - Urgensi Penguasaan Bahasa Inggris Bagi Aparatur Dalam Meningkatkan Efektivitas Administrasi Publik" alt="JURIS - Urgensi Penguasaan Bahasa Inggris Bagi Aparatur Dalam Meningkatkan Efektivitas Administrasi Publik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63062-problematika-pembelajaran-bahasa-arab-kompetensi" title="JURIS - Urgensi Penguasaan Bahasa Inggris Bagi Aparatur Dalam Meningkatkan Efektivitas Administrasi Publik" target="_blank">Urgensi Penguasaan Bahasa Inggris Bagi Aparatur Dalam Meningkatkan Efektivitas Administrasi Publik</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan program pelatihan bahasa Inggris yang lebih spesifik untuk aparatur daerah terpencil, dengan mempertimbangkan konteks lokal dan kebutuhan praktis mereka. Selain itu, penelitian juga bisa mengeksplorasi integrasi pembelajaran bahasa Inggris dalam sistem e-government, seperti menyediakan modul pelatihan berbasis AI untuk meningkatkan keterampilan teknis ASN. Terakhir, studi lanjutan dapat mengevaluasi dampak jangka panjang dari insentif berbasis kompetensi bahasa asing terhadap promosi jabatan dan kinerja aparatur, serta mengidentifikasi tantangan baru dalam implementasi strategi peningkatan kompetensi ini..
<br>Berdasarkan hasil kajian, dapat disimpulkan bahwa penguasaan bahasa Inggris oleh aparatur sipil negara di Indonesia merupakan kebutuhan yang sangat mendesak.Kompetensi bahasa asing ini terbukti berperan penting dalam meningkatkan efektivitas administrasi publik, baik dalam konteks komunikasi global, akses terhadap pengetahuan internasional, penerapan teknologi digital, maupun penyediaan layanan publik yang inklusif.Namun, kondisi faktual menunjukkan bahwa kemampuan bahasa Inggris ASN masih tergolong rendah dan belum merata, terutama antara aparatur pusat dan daerah.Keterbatasan ini berimplikasi pada rendahnya kualitas komunikasi dengan mitra asing, lambatnya adopsi kebijakan global, serta kurang optimalnya implementasi e-government yang sebagian besar berbasis bahasa Inggris
<br>Administrasi publik sebagai tulang punggung penyelenggaraan pemerintahan membutuhkan aparatur sipil negara (ASN) yang memiliki kompetensi sesuai tuntutan global, salah satunya penguasaan bahasa Inggris. Bahasa ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi lintas negara, tetapi juga sebagai instrumen untuk memahami kebijakan internasional, mengakses literatur global, dan mendukung implementasi e-government. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah regulasi, laporan internasional, serta penelitian terdahulu terkait kompetensi bahasa asing dalam birokrasi....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/0/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-kompetensi-a-thumb-60827.webp" type="image/webp" length="86390" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/0/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-kompetensi-a-thumb-60827.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/0/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-kompetensi-a-thumb-68a17.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/0/problematika-pembelajaran-bahasa-arab-kompetensi-a-thumb-fea46.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3879-unbitago.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18222-jurnal-administrasi-manajemen-sumber-daya-manusia-ilmu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Mengukur Nisab Padi Dengan Timbangan Setelah Muncul Mesin Panen Padi Menurut Mazhab SyAfiAoiyyah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Mengukur Nisab Padi Dengan Timbangan Setelah Muncul Mesin Panen Padi Menurut Mazhab SyAfiAoiyyah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Mengukur Nisab Padi Dengan Timbangan Setelah Muncul Mesin Panen Padi Menurut Mazhab SyAfiAoiyyah ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63057-panen-padi-ritual-petani-nisab-pad" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63057-panen-padi-ritual-petani-nisab-pad" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-31:41639b1fc66315f05ab509c67b6e744c</id>
	<published>2026-08-31T07:39:28+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T07:39:28+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="ideas https" label="ideas https" />
	<category term="al mabhats" label="al mabhats" />
	<category term="banda aceh" label="banda aceh" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aceh,al,banda,https,ideas,mabhats]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mempermudah perhitungan zakat padi, perlu dilakukan konversi besaran takaran menjadi besaran berat (kilogram) yang berdasarkan legalitas fikih. Hal ini dapat membantu petani dalam menentukan nisab zakat padi dengan lebih akurat dan efisien. Selain ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk mempermudah perhitungan zakat padi, perlu dilakukan konversi besaran takaran menjadi besaran berat (kilogram) yang berdasarkan legalitas fikih. Hal ini dapat membantu petani dalam menentukan nisab zakat padi dengan lebih akurat dan efisien. Selain ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/panen-padi-ritual-petani-nisab-timbangan-mesin-zak-thumb-11e9f.webp" title="JURIS - Mengukur Nisab Padi Dengan Timbangan  Setelah Muncul Mesin Panen Padi (Menurut Mazhab SyAfiAoiyyah)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/panen-padi-ritual-petani-nisab-timbangan-mesin-zak-thumb-11e9f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/panen-padi-ritual-petani-nisab-timbangan-mesin-zak-thumb-11e9f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/panen-padi-ritual-petani-nisab-timbangan-mesin-zak-thumb-11e9f.webp 1x" title="JURIS - Mengukur Nisab Padi Dengan Timbangan  Setelah Muncul Mesin Panen Padi (Menurut Mazhab SyAfiAoiyyah)" alt="JURIS - Mengukur Nisab Padi Dengan Timbangan  Setelah Muncul Mesin Panen Padi (Menurut Mazhab SyAfiAoiyyah)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/panen-padi-ritual-petani-nisab-timbangan-mesin-zak-thumb-b1140.webp" title="JURIS - Mengukur Nisab Padi Dengan Timbangan  Setelah Muncul Mesin Panen Padi (Menurut Mazhab SyAfiAoiyyah)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/panen-padi-ritual-petani-nisab-timbangan-mesin-zak-thumb-b1140.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/panen-padi-ritual-petani-nisab-timbangan-mesin-zak-thumb-b1140.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/panen-padi-ritual-petani-nisab-timbangan-mesin-zak-thumb-b1140.webp 1x" title="JURIS - Mengukur Nisab Padi Dengan Timbangan  Setelah Muncul Mesin Panen Padi (Menurut Mazhab SyAfiAoiyyah)" alt="JURIS - Mengukur Nisab Padi Dengan Timbangan  Setelah Muncul Mesin Panen Padi (Menurut Mazhab SyAfiAoiyyah)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/panen-padi-ritual-petani-nisab-timbangan-mesin-zak-thumb-2cc39.webp" title="JURIS - Mengukur Nisab Padi Dengan Timbangan  Setelah Muncul Mesin Panen Padi (Menurut Mazhab SyAfiAoiyyah)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/panen-padi-ritual-petani-nisab-timbangan-mesin-zak-thumb-2cc39.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/panen-padi-ritual-petani-nisab-timbangan-mesin-zak-thumb-2cc39.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/panen-padi-ritual-petani-nisab-timbangan-mesin-zak-thumb-2cc39.webp 1x" title="JURIS - Mengukur Nisab Padi Dengan Timbangan  Setelah Muncul Mesin Panen Padi (Menurut Mazhab SyAfiAoiyyah)" alt="JURIS - Mengukur Nisab Padi Dengan Timbangan  Setelah Muncul Mesin Panen Padi (Menurut Mazhab SyAfiAoiyyah)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63057-panen-padi-ritual-petani-nisab-pad" title="JURIS - Mengukur Nisab Padi Dengan Timbangan  Setelah Muncul Mesin Panen Padi (Menurut Mazhab SyAfiAoiyyah)" target="_blank">Mengukur Nisab Padi Dengan Timbangan  Setelah Muncul Mesin Panen Padi (Menurut Mazhab SyAfiAoiyyah)</a>: Untuk mempermudah perhitungan zakat padi, perlu dilakukan konversi besaran takaran menjadi besaran berat (kilogram) yang berdasarkan legalitas fikih. Hal ini dapat membantu petani dalam menentukan nisab zakat padi dengan lebih akurat dan efisien. Selain itu, perlu ada kajian khusus mengenai sistem pertanian modern dan biaya-biaya yang terlibat, seperti pupuk dan insektisida, agar dapat memberikan keterangan yang jelas bagi masyarakat pertanian Islam. Kajian ini dapat membantu petani dalam mengkategorikan tanaman mereka dan menentukan kadar zakat yang sesuai. Terakhir, perlu ada penelitian lebih lanjut mengenai konversi besaran wasaq menjadi besaran kilogram, dengan mempertimbangkan massa jenis yang berbeda-beda pada setiap jenis padi. Penelitian ini dapat membantu dalam menentukan nisab zakat padi dengan lebih akurat dan sesuai dengan mazhab SyAfiAoiyyah..
<br>Mengukur nisab padi dengan timbangan kilogram dibolehkan dalam mazhab SyAfiAoiyyah dengan teknik khusus.Apalagi setelah munculnya mesin panen padi yang tidak menggunakan lagi takaran tradisional.Semua padi yang telah dipanenkan itu ditimbang terlebih dahulu.Lalu di ambil 1 liter padi untuk ditimbang dengan timbangan analitik secara terpisah.Maka hasil timbangan 1 liter padi itu dikalikan dengan 1800 liter.Hasil perkalian itu merupakan awal nisab padi.Awak mesin panen padi harus membawa timbangan anilitik saat bekerja, dan petani harus membawa liter saat panen padi.Maka setiap padi yang telah dimasukkan dalam karung, para awak mesin menimbang dengan timbangan analitik.Setelah selesai semua, lalu petani menimbang secara khusus 1 liter padi untuk mengukur nisab zakat.Kemudian dikalikan dengan 1800 liter, maka hasilnya merupakan awal nisab
<br>Masyarakat Aceh memiliki adat istiadat tersendiri yang berbeda dengan gaya hidup daerah lain. Pengaruh adat istiadat ini dapat membentuk sistem agama tersendiri di Aceh. Islam sangat menghargai fenomena kebudayaan itu. Antara adat istiadat tersebut adalah takaran untuk menakar nisab zakat padi, seperti are, tem, naleh, guncha dan lain-lain. Awal nisab padi adalah 10 awsaq, karena ditambah kulitnya setengah. Satu wasq ukuran 60 sa', dan satu sa' setara dengan 3 liter. Maka 10 wasaq adalah sama dengan 1800 liter. Adapun menurut berat kilogram maka tidak ada akuran baku. Sedangkan awal nisab padi di Aceh adalah 6 guncha, dan ukuran itu lebih banyak 120 liter dari ukuran 10 awsaq. Persoalannya adalah setelah muncul Mesin Panen Padi maka alat-alat takar tradisional itu tidak dibutuhkan lagi, sehingga membuat petani padi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/2/panen-padi-ritual-petani-nisab-timbangan-mesin-zak-thumb-2cc39.webp" type="image/webp" length="95132" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/panen-padi-ritual-petani-nisab-timbangan-mesin-zak-thumb-11e9f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/panen-padi-ritual-petani-nisab-timbangan-mesin-zak-thumb-b1140.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/panen-padi-ritual-petani-nisab-timbangan-mesin-zak-thumb-2cc39.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4656-uinsuna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18238-al-mabhats-jurnal-penelitian-sosial-agama.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Model Collaborative Governance Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Daerah ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Model Collaborative Governance Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Daerah ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Model Collaborative Governance Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Daerah ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63063-terbatas-sumber-daya-analisis-model-interakt" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63063-terbatas-sumber-daya-analisis-model-interakt" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-31:712ed984f9e399c685c46e2fc040f334</id>
	<published>2026-08-31T07:10:39+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T07:10:39+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="kurniadi k" label="kurniadi k" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[k,kurniadi,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak pelatihan kepemimpinan kolaboratif terhadap peningkatan koordinasi lintas sektor dalam pengelolaan sumber daya alam. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang integrasi teknologi digital dalam proses ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak pelatihan kepemimpinan kolaboratif terhadap peningkatan koordinasi lintas sektor dalam pengelolaan sumber daya alam. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang integrasi teknologi digital dalam proses ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/terbatas-sumber-daya-analisis-model-interaktif-tek-thumb-2b5fb.webp" title="JURIS - Analisis Model Collaborative Governance Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Daerah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/terbatas-sumber-daya-analisis-model-interaktif-tek-thumb-2b5fb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/terbatas-sumber-daya-analisis-model-interaktif-tek-thumb-2b5fb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/terbatas-sumber-daya-analisis-model-interaktif-tek-thumb-2b5fb.webp 1x" title="JURIS - Analisis Model Collaborative Governance Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Daerah" alt="JURIS - Analisis Model Collaborative Governance Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Daerah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/terbatas-sumber-daya-analisis-model-interaktif-tek-thumb-77d15.webp" title="JURIS - Analisis Model Collaborative Governance Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Daerah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/terbatas-sumber-daya-analisis-model-interaktif-tek-thumb-77d15.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/terbatas-sumber-daya-analisis-model-interaktif-tek-thumb-77d15.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/terbatas-sumber-daya-analisis-model-interaktif-tek-thumb-77d15.webp 1x" title="JURIS - Analisis Model Collaborative Governance Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Daerah" alt="JURIS - Analisis Model Collaborative Governance Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Daerah" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/terbatas-sumber-daya-analisis-model-interaktif-tek-thumb-4a433.webp" title="JURIS - Analisis Model Collaborative Governance Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Daerah" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/terbatas-sumber-daya-analisis-model-interaktif-tek-thumb-4a433.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/terbatas-sumber-daya-analisis-model-interaktif-tek-thumb-4a433.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/terbatas-sumber-daya-analisis-model-interaktif-tek-thumb-4a433.webp 1x" title="JURIS - Analisis Model Collaborative Governance Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Daerah" alt="JURIS - Analisis Model Collaborative Governance Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Daerah" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63063-terbatas-sumber-daya-analisis-model-interakt" title="JURIS - Analisis Model Collaborative Governance Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Daerah" target="_blank">Analisis Model Collaborative Governance Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Daerah</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak pelatihan kepemimpinan kolaboratif terhadap peningkatan koordinasi lintas sektor dalam pengelolaan sumber daya alam. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang integrasi teknologi digital dalam proses komunikasi dan pengambilan keputusan kolaboratif untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi. Terakhir, penelitian bisa mengkaji kebijakan jangka panjang yang konsisten untuk mengatasi hambatan dinamika politik lokal dan memastikan keberlanjutan model collaborative governance..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa model collaborative governance dalam pengelolaan sumber daya alam daerah merupakan pendekatan efektif yang mampu mengintegrasikan kepentingan pemerintah, masyarakat, sektor swasta, dan organisasi non-pemerintah melalui mekanisme partisipatif dan deliberatif.Keberhasilan implementasi model ini sangat ditentukan oleh faktor-faktor pendukung seperti komitmen kepemimpinan kolaboratif, regulasi yang adaptif, kapasitas kelembagaan yang memadai, serta komunikasi terbuka berbasis kepercayaan (trust building) antaraktor.Namun, efektivitasnya masih menghadapi hambatan berupa ego sektoral, tumpang tindih kewenangan, keterbatasan sumber daya, dan inkonsistensi kebijakan akibat dinamika politik lokal.Penerapan model collaborative governance memberikan implikasi positif terhadap peningkatan efektivitas pengelolaan SDA berkelanjutan melalui tiga dimensi utama.penguatan kelembagaan yang inklusif, peningkatan partisipasi dan kepercayaan masyarakat, serta kebijakan berbasis konsensus yang mampu menyeimbangkan kepentingan ekonomi, sosial, dan lingkungan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model collaborative governance dalam pengelolaan sumber daya alam daerah, dengan menyoroti mekanisme kolaborasi, peran aktor-aktor yang terlibat, serta faktor-faktor keberhasilan dan kendala yang dihadapi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber dan metode untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model collaborative governance diterapkan melalui...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/1/terbatas-sumber-daya-analisis-model-interaktif-tek-thumb-2b5fb.webp" type="image/webp" length="98066" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/terbatas-sumber-daya-analisis-model-interaktif-tek-thumb-2b5fb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/terbatas-sumber-daya-analisis-model-interaktif-tek-thumb-77d15.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/terbatas-sumber-daya-analisis-model-interaktif-tek-thumb-4a433.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3879-unbitago.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18222-jurnal-administrasi-manajemen-sumber-daya-manusia-ilmu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Strategi Divisi Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Dalam Mengelola Sosial Media Instagram disdikdki ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Divisi Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Dalam Mengelola Sosial Media Instagram disdikdki ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Divisi Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Dalam Mengelola Sosial Media Instagram disdikdki ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63073-strategi-konten-instagram-observasi-instagr" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63073-strategi-konten-instagram-observasi-instagr" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-31:88970c0338c22231f21d425e4b5d2c85</id>
	<published>2026-08-31T07:08:50+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T07:08:50+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="pengaruh e" label="pengaruh e" />
	<itunes:keywords><![CDATA[e,pengaruh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji penggunaan alat bantu kecerdasan buatan (AI) dalam pembuatan konten media sosial untuk meningkatkan efisiensi dan kreativitas Divisi Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi dampak ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji penggunaan alat bantu kecerdasan buatan (AI) dalam pembuatan konten media sosial untuk meningkatkan efisiensi dan kreativitas Divisi Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi dampak ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/strategi-konten-instagram-observasi-analisis-komun-thumb-a9586.webp" title="JURIS - Strategi Divisi Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Dalam Mengelola Sosial Media Instagram @disdikdki" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/strategi-konten-instagram-observasi-analisis-komun-thumb-a9586.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/strategi-konten-instagram-observasi-analisis-komun-thumb-a9586.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/strategi-konten-instagram-observasi-analisis-komun-thumb-a9586.webp 1x" title="JURIS - Strategi Divisi Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Dalam Mengelola Sosial Media Instagram @disdikdki" alt="JURIS - Strategi Divisi Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Dalam Mengelola Sosial Media Instagram @disdikdki" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/1/strategi-konten-instagram-observasi-analisis-komun-thumb-a1a07.webp" title="JURIS - Strategi Divisi Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Dalam Mengelola Sosial Media Instagram @disdikdki" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/1/strategi-konten-instagram-observasi-analisis-komun-thumb-a1a07.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/1/strategi-konten-instagram-observasi-analisis-komun-thumb-a1a07.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/1/strategi-konten-instagram-observasi-analisis-komun-thumb-a1a07.webp 1x" title="JURIS - Strategi Divisi Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Dalam Mengelola Sosial Media Instagram @disdikdki" alt="JURIS - Strategi Divisi Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Dalam Mengelola Sosial Media Instagram @disdikdki" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63073-strategi-konten-instagram-observasi-instagr" title="JURIS - Strategi Divisi Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Dalam Mengelola Sosial Media Instagram @disdikdki" target="_blank">Strategi Divisi Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Dalam Mengelola Sosial Media Instagram @disdikdki</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji penggunaan alat bantu kecerdasan buatan (AI) dalam pembuatan konten media sosial untuk meningkatkan efisiensi dan kreativitas Divisi Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi dampak estetika visual pada tingkat keterlibatan pengguna dalam konten Instagram, terutama dalam konteks pendidikan. Penelitian juga dapat fokus pada perbedaan strategi komunikasi antar wilayah di DKI Jakarta, dengan membandingkan respons masyarakat terhadap konten yang disampaikan melalui akun Instagram @disdikdki di berbagai kecamatan. Ketiga saran ini bertujuan memperluas pemahaman tentang inovasi teknologi, faktor estetika, dan perbedaan regional dalam strategi komunikasi digital pemerintah..
<br>Strategi humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta dalam menggunakan akun Instagram @disdikdki berhasil mengidentifikasi dengan tepat khalayak sasaran utama, termasuk guru, siswa, orang tua, dan masyarakat umum.Pesan yang disampaikan konsisten dengan nilai dan tujuan organisasi, membantu membangun citra positif dan dapat dipercaya.Akun Instagram menunjukkan responsivitas yang baik terhadap komentar, pertanyaan, dan umpan balik dari masyarakat.Evaluasi dan perbaikan konten dilakukan secara terus-menerus, meskipun ada keterbatasan karena aturan dan pedoman yang mengatur konten.Meskipun demikian, Disdik DKI Jakarta berhasil mengatasi tantangan ini dengan tetap responsif dan memberikan prioritas pada pertanyaan pribadi
<br>Penelitian ini menganalisis strategi hubungan masyarakat yang diterapkan oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta dalam mengelola akun Instagram @disdikdki untuk menyampaikan pesan dan informasi kepada pemangku kepentingan. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan untuk mengumpulkan data melalui wawancara dan analisis konten. Temuan menunjukkan adopsi konsisten, akurat, dan relevan dari strategi dalam penyusunan konten, serta validasi ketat sebelum dipublikasikan. Umpan balik dari pemangku kepentingan berfungsi sebagai alat evaluasi, dan rekomendasi diperlukan untuk memaksimalkan potensi eksplorasi media sosial. Penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan strategi hubungan masyarakat dan memahami efektivitasnya dalam konteks komunikasi pendidikan. Studi ini bertujuan memberikan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/1/strategi-konten-instagram-observasi-analisis-komun-thumb-a9586.webp" type="image/webp" length="91508" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/strategi-konten-instagram-observasi-analisis-komun-thumb-a9586.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/1/strategi-konten-instagram-observasi-analisis-komun-thumb-a1a07.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-459-tel-u.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3524-journal-communication-business-social-science-jcobs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Senandung Cinta Penuh Makna Analisa Filosofis Puisi Jalaluddin Rumi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Senandung Cinta Penuh Makna Analisa Filosofis Puisi Jalaluddin Rumi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Senandung Cinta Penuh Makna Analisa Filosofis Puisi Jalaluddin Rumi ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63054-jalaluddin-rumi-cinta-sufi-tasawuf-falsafi-jalalud" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63054-jalaluddin-rumi-cinta-sufi-tasawuf-falsafi-jalalud" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-31:86a1777bee16737e3b4d573de95bfc81</id>
	<published>2026-08-31T07:07:27+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T07:07:27+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="ideas https" label="ideas https" />
	<category term="al mabhats" label="al mabhats" />
	<category term="banda aceh" label="banda aceh" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aceh,al,banda,https,ideas,mabhats]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa arah studi berikut: Pertama, mengkaji lebih dalam tentang pengalaman spiritual dan mistis yang dialami oleh Jalaluddin Rumi dan para sufi lainnya, serta bagaimana pengalaman tersebut mempengaruhi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa arah studi berikut: Pertama, mengkaji lebih dalam tentang pengalaman spiritual dan mistis yang dialami oleh Jalaluddin Rumi dan para sufi lainnya, serta bagaimana pengalaman tersebut mempengaruhi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/4/jalaluddin-rumi-cinta-sufi-tasawuf-falsafi-filosof-thumb-eb236.webp" title="JURIS - Senandung Cinta Penuh Makna: Analisa Filosofis Puisi Jalaluddin Rumi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/4/jalaluddin-rumi-cinta-sufi-tasawuf-falsafi-filosof-thumb-eb236.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/4/jalaluddin-rumi-cinta-sufi-tasawuf-falsafi-filosof-thumb-eb236.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/4/jalaluddin-rumi-cinta-sufi-tasawuf-falsafi-filosof-thumb-eb236.webp 1x" title="JURIS - Senandung Cinta Penuh Makna: Analisa Filosofis Puisi Jalaluddin Rumi" alt="JURIS - Senandung Cinta Penuh Makna: Analisa Filosofis Puisi Jalaluddin Rumi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/4/jalaluddin-rumi-cinta-sufi-tasawuf-falsafi-filosof-thumb-f7904.webp" title="JURIS - Senandung Cinta Penuh Makna: Analisa Filosofis Puisi Jalaluddin Rumi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/4/jalaluddin-rumi-cinta-sufi-tasawuf-falsafi-filosof-thumb-f7904.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/4/jalaluddin-rumi-cinta-sufi-tasawuf-falsafi-filosof-thumb-f7904.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/4/jalaluddin-rumi-cinta-sufi-tasawuf-falsafi-filosof-thumb-f7904.webp 1x" title="JURIS - Senandung Cinta Penuh Makna: Analisa Filosofis Puisi Jalaluddin Rumi" alt="JURIS - Senandung Cinta Penuh Makna: Analisa Filosofis Puisi Jalaluddin Rumi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/4/jalaluddin-rumi-cinta-sufi-tasawuf-falsafi-filosof-thumb-ec12d.webp" title="JURIS - Senandung Cinta Penuh Makna: Analisa Filosofis Puisi Jalaluddin Rumi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/4/jalaluddin-rumi-cinta-sufi-tasawuf-falsafi-filosof-thumb-ec12d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/4/jalaluddin-rumi-cinta-sufi-tasawuf-falsafi-filosof-thumb-ec12d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/4/jalaluddin-rumi-cinta-sufi-tasawuf-falsafi-filosof-thumb-ec12d.webp 1x" title="JURIS - Senandung Cinta Penuh Makna: Analisa Filosofis Puisi Jalaluddin Rumi" alt="JURIS - Senandung Cinta Penuh Makna: Analisa Filosofis Puisi Jalaluddin Rumi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63054-jalaluddin-rumi-cinta-sufi-tasawuf-falsafi-jalalud" title="JURIS - Senandung Cinta Penuh Makna: Analisa Filosofis Puisi Jalaluddin Rumi" target="_blank">Senandung Cinta Penuh Makna: Analisa Filosofis Puisi Jalaluddin Rumi</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan beberapa arah studi berikut: Pertama, mengkaji lebih dalam tentang pengalaman spiritual dan mistis yang dialami oleh Jalaluddin Rumi dan para sufi lainnya, serta bagaimana pengalaman tersebut mempengaruhi pemahaman mereka tentang cinta dan kebijaksanaan. Kedua, meneliti lebih lanjut tentang konsep tasawuf falsafi yang dianut oleh Jalaluddin Rumi, termasuk aspek-aspek esoteris dan mistisnya, serta bagaimana konsep ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk mencapai kesatuan dan harmonisasi. Ketiga, melakukan studi komparatif antara ajaran tasawuf falsafi Jalaluddin Rumi dengan ajaran-ajaran spiritual lainnya, seperti filsafat Peripatetik, untuk memahami perbedaan dan kesamaan antara kedua sistem pemikiran tersebut..
<br>Jalaluddin Rumi menunjukkan bahwa perasaan seorang sufi tidak dapat diukur secara objektif.Mereka mencari duka karena itu adalah jalan menuju Sang Kekasih.Kekasih memberikan cinta dan kasih sayang melalui berbagai penderitaan.Secara sukarela mereka melepaskan diri ke dalam api cinta yang menghancurkan diri.Tetapi dalam penderitaan itu mereka menemukan kebahagiaan sejati.Kebahagiaan sejati adalah pengalaman yang tidak mampu dijelaskan dengan kata-kata.Hanya dengan mengalaminya secara langsung, penalaman itudapat dipahami.Sebab itulah Jalaluddi Rumi dan sufi umumnya menganjurkan kepada setiap insan untuk mempersiapkan diri menempuh perjalanan spiritual guna mendapatkan kebahagiaan di dalam penderitaan.Dengan pengalaman dalam kebahagiaan sejati, segala predikasi menjadi tidak menjadi pertimbangan.Di sinilah letak perbedaan seorang arif dengan teolog dan ulama fikih.Seorang ulama fikih sibuk dengan perangkat teknis hukum sehingga umumnya mereka menjadi pembenci kepada pelaku teknis hukum yang tidak sesuai dengan yang mereka amalkan.Sementara seorang teolog sibuk dengan konsepsi-konsepsi tentang Tuhan yang sebenarnya merupakan limitasi-limitasi terhadap hakikat.Mereka akan menjadi pembenci terhadap pihak lain yang memahami Tuhan secara berbeda dengan konsep Tuhan yang mereka pahami.Tak ayal pandangan teknis dan konseptualistik mengundang kebencian dan menjadi bibit dari perselisihan dan perpecahan.Sementara seorang arif yang telah berada dalam pengalaman cinta tidak lagi melihat kepada konsep-konsep teknis dan perspektif tertentu.Sehingga ajaran tasawuf filosofis sebagaimana diyakini Jalaluddin Rumi melah menjadi potensi persatuan umat manusia yang berlandaskan pada cinta dan kebijaksanaan.Untuk itulah tidak salah lagi bahwa ajaran sufi-filosifis harus terus dikembangkan guna menumbuhkan cinta dan persaudaraan antar umat manusia
<br>Tulisan ini bertujuan melakukan analisa filosofis atas puisi-puisi Jalaluddin Rumi yang telah dihimpun dan ditranskripsikan oleh pegiat dan peneliti pemikirannya, Reynold A. Nicholson. Jalaluddin Rumi menyampaikan ajarannya dengan ungkapan-ungkapan simbolis dalam bentuk puisi sehingga sulit dipahami. Penulis berusaha membuat narasi sistematis dengan menggunakan referensi-referensi terkait agar dapat menafsirkan maksud sufi dari Persia itu. Penulis menemukan ajaran Jalaluddin Rumi adalah ajaran tentang pengalaman sufi yang menganut ajaran tasawuf falsafi. Ajaran ini menekankan pada aspek esoterisme. Sehingga menjauhkan dari dari sikap membenci terhadap orang-orang yang berbeda dengannya. Dalam zaman yang penuh kebencian,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/4/jalaluddin-rumi-cinta-sufi-tasawuf-falsafi-filosof-thumb-eb236.webp" type="image/webp" length="50996" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/4/jalaluddin-rumi-cinta-sufi-tasawuf-falsafi-filosof-thumb-eb236.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/4/jalaluddin-rumi-cinta-sufi-tasawuf-falsafi-filosof-thumb-f7904.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/4/jalaluddin-rumi-cinta-sufi-tasawuf-falsafi-filosof-thumb-ec12d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4656-uinsuna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18238-al-mabhats-jurnal-penelitian-sosial-agama.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengelolaan Akun Instagram sebagai Strategi Pembangunan Brand Awareness torch ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengelolaan Akun Instagram sebagai Strategi Pembangunan Brand Awareness torch ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengelolaan Akun Instagram sebagai Strategi Pembangunan Brand Awareness torch ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63068-brand-awareness-sepatu-observasi-k" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63068-brand-awareness-sepatu-observasi-k" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-31:3b4ae96cf7b56727f662ad4cc736c7a8</id>
	<published>2026-08-31T06:48:33+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T06:48:33+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="pengaruh e" label="pengaruh e" />
	<itunes:keywords><![CDATA[e,pengaruh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada penggunaan teknologi AI untuk mengoptimalkan konten Instagram, analisis perbedaan strategi brand awareness antar wilayah, serta integrasi konten pengguna (user-generated content) sebagai bagian dari kampanye. Selain ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada penggunaan teknologi AI untuk mengoptimalkan konten Instagram, analisis perbedaan strategi brand awareness antar wilayah, serta integrasi konten pengguna (user-generated content) sebagai bagian dari kampanye. Selain ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/brand-awareness-sepatu-observasi-konten-instagram.id-thumb-50cd5.webp" title="JURIS - Pengelolaan Akun Instagram sebagai Strategi Pembangunan Brand Awareness @torch.id" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/brand-awareness-sepatu-observasi-konten-instagram.id-thumb-50cd5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/brand-awareness-sepatu-observasi-konten-instagram.id-thumb-50cd5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/brand-awareness-sepatu-observasi-konten-instagram.id-thumb-50cd5.webp 1x" title="JURIS - Pengelolaan Akun Instagram sebagai Strategi Pembangunan Brand Awareness @torch.id" alt="JURIS - Pengelolaan Akun Instagram sebagai Strategi Pembangunan Brand Awareness @torch.id" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/brand-awareness-sepatu-observasi-konten-instagram.id-thumb-31e20.webp" title="JURIS - Pengelolaan Akun Instagram sebagai Strategi Pembangunan Brand Awareness @torch.id" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/brand-awareness-sepatu-observasi-konten-instagram.id-thumb-31e20.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/brand-awareness-sepatu-observasi-konten-instagram.id-thumb-31e20.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/brand-awareness-sepatu-observasi-konten-instagram.id-thumb-31e20.webp 1x" title="JURIS - Pengelolaan Akun Instagram sebagai Strategi Pembangunan Brand Awareness @torch.id" alt="JURIS - Pengelolaan Akun Instagram sebagai Strategi Pembangunan Brand Awareness @torch.id" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/8/brand-awareness-sepatu-observasi-konten-instagram.id-thumb-dd576.webp" title="JURIS - Pengelolaan Akun Instagram sebagai Strategi Pembangunan Brand Awareness @torch.id" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/8/brand-awareness-sepatu-observasi-konten-instagram.id-thumb-dd576.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/8/brand-awareness-sepatu-observasi-konten-instagram.id-thumb-dd576.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/8/brand-awareness-sepatu-observasi-konten-instagram.id-thumb-dd576.webp 1x" title="JURIS - Pengelolaan Akun Instagram sebagai Strategi Pembangunan Brand Awareness @torch.id" alt="JURIS - Pengelolaan Akun Instagram sebagai Strategi Pembangunan Brand Awareness @torch.id" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63068-brand-awareness-sepatu-observasi-k" title="JURIS - Pengelolaan Akun Instagram sebagai Strategi Pembangunan Brand Awareness @torch.id" target="_blank">Pengelolaan Akun Instagram sebagai Strategi Pembangunan Brand Awareness @torch.id</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada penggunaan teknologi AI untuk mengoptimalkan konten Instagram, analisis perbedaan strategi brand awareness antar wilayah, serta integrasi konten pengguna (user-generated content) sebagai bagian dari kampanye. Selain itu, studi tentang dampak kolaborasi dengan influencer lokal terhadap peningkatan loyalitas konsumen juga layak dieksplorasi. Peneliti juga dapat mengevaluasi efektivitas penggunaan fitur Instagram Story dan Reels dalam meningkatkan engagement serta membandingkannya dengan platform media sosial lainnya..
<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa Torch berinteraksi dengan audiens melalui Instagram untuk membangun brand awareness dengan mengukur engagement followers, feedback berupa like, comment, share, dan interaksi fitur Instagram, serta membandingkan dengan pengelolaan media sosial kompetitor
<br>Torch adalah brand traveling dan apparel harian dengan akun Instagram @torch.id. Akun ini sebagai bagian dari platform media sosial Instagram efektif dalam membangun brand awareness. Penelitian ini menganalisis manajemen akun @torch.id dalam membangun brand awareness menggunakan metode social media content management oleh Kominfo dan strategi brand awareness oleh Kotler dan Keller. Pendekatan kualitatif melalui wawancara dan observasi menunjukkan bahwa manajemen akun @torch.id dilakukan melalui pengenalan produk di feed, kampanye tap-in ke komunitas, dan interaksi dengan audiens.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/8/brand-awareness-sepatu-observasi-konten-instagram.id-thumb-31e20.webp" type="image/webp" length="125328" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/brand-awareness-sepatu-observasi-konten-instagram.id-thumb-50cd5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/brand-awareness-sepatu-observasi-konten-instagram.id-thumb-31e20.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/8/brand-awareness-sepatu-observasi-konten-instagram.id-thumb-dd576.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-459-tel-u.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3524-journal-communication-business-social-science-jcobs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Strategi Digital Marketing Dalam Pengembangan Akun Kreator PT Uplus Technology Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Strategi Digital Marketing Dalam Pengembangan Akun Kreator PT Uplus Technology Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Strategi Digital Marketing Dalam Pengembangan Akun Kreator PT Uplus Technology Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63070-arsitektur-platform-tiktok-review-aplikasi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63070-arsitektur-platform-tiktok-review-aplikasi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-31:4a2f3807034272dd90463587dfef5f78</id>
	<published>2026-08-31T06:38:57+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T06:38:57+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="pengaruh e" label="pengaruh e" />
	<itunes:keywords><![CDATA[e,pengaruh]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji penggunaan model pemasaran digital lain selain AIDA untuk meningkatkan efektivitas strategi di platform TikTok. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran media sosial lain seperti Instagram atau YouTube dalam ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengkaji penggunaan model pemasaran digital lain selain AIDA untuk meningkatkan efektivitas strategi di platform TikTok. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran media sosial lain seperti Instagram atau YouTube dalam ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/arsitektur-platform-tiktok-review-aplikasi-marketi-thumb-2e104.webp" title="JURIS - Strategi Digital Marketing Dalam Pengembangan Akun Kreator PT. Uplus Technology Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/arsitektur-platform-tiktok-review-aplikasi-marketi-thumb-2e104.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/arsitektur-platform-tiktok-review-aplikasi-marketi-thumb-2e104.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/arsitektur-platform-tiktok-review-aplikasi-marketi-thumb-2e104.webp 1x" title="JURIS - Strategi Digital Marketing Dalam Pengembangan Akun Kreator PT. Uplus Technology Indonesia" alt="JURIS - Strategi Digital Marketing Dalam Pengembangan Akun Kreator PT. Uplus Technology Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/arsitektur-platform-tiktok-review-aplikasi-marketi-thumb-87179.webp" title="JURIS - Strategi Digital Marketing Dalam Pengembangan Akun Kreator PT. Uplus Technology Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/arsitektur-platform-tiktok-review-aplikasi-marketi-thumb-87179.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/arsitektur-platform-tiktok-review-aplikasi-marketi-thumb-87179.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/arsitektur-platform-tiktok-review-aplikasi-marketi-thumb-87179.webp 1x" title="JURIS - Strategi Digital Marketing Dalam Pengembangan Akun Kreator PT. Uplus Technology Indonesia" alt="JURIS - Strategi Digital Marketing Dalam Pengembangan Akun Kreator PT. Uplus Technology Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/arsitektur-platform-tiktok-review-aplikasi-marketi-thumb-6235b.webp" title="JURIS - Strategi Digital Marketing Dalam Pengembangan Akun Kreator PT. Uplus Technology Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/arsitektur-platform-tiktok-review-aplikasi-marketi-thumb-6235b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/arsitektur-platform-tiktok-review-aplikasi-marketi-thumb-6235b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/arsitektur-platform-tiktok-review-aplikasi-marketi-thumb-6235b.webp 1x" title="JURIS - Strategi Digital Marketing Dalam Pengembangan Akun Kreator PT. Uplus Technology Indonesia" alt="JURIS - Strategi Digital Marketing Dalam Pengembangan Akun Kreator PT. Uplus Technology Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63070-arsitektur-platform-tiktok-review-aplikasi" title="JURIS - Strategi Digital Marketing Dalam Pengembangan Akun Kreator PT. Uplus Technology Indonesia" target="_blank">Strategi Digital Marketing Dalam Pengembangan Akun Kreator PT. Uplus Technology Indonesia</a>: Penelitian lanjutan dapat mengkaji penggunaan model pemasaran digital lain selain AIDA untuk meningkatkan efektivitas strategi di platform TikTok. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran media sosial lain seperti Instagram atau YouTube dalam pengembangan akun kreator yang serupa. Terakhir, studi lebih lanjut diperlukan untuk memahami dampak jangka panjang dari strategi pemasaran berbasis live streaming terhadap loyalitas pengguna dan pertumbuhan bisnis kreator di Indonesia..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dari bab-bab sebelumnya, dapat diketahui bahwa peningkatan akun kreator MCN cukup sulit dan memiliki proses yang panjang.Tahapan yang harus dilalui yaitu segmentasi produk, akun, dan audiens, lalu dilakukan persiapan team, studio, dan akun, lalu dilaksanakan penjualan dengan AIDA, lalu diakhiri dengan perawatan akun agar akun kreator terus berkembang.Divisi kreator dari MCN Uplus sudah memaksimalkan semua strategi Segmentasi, strategi akun kreator, strategi penjualan pemasaran pada live dan konten, dan perawatan akun.Semua proses panjang ini direncanakan dengan matang dan dieksekusi dengan sempurna oleh tim lain guna memaksimalkan potensi kreator serta dibantu oleh divisi penjualan setiap akun
<br>TikTok adalah media sosial yang berkembang sangat pesat, menjadi salah satu media sosial yang sering digunakan setiap hari. Saat ini, TikTok memiliki 1 miliar pengguna aktif di Indonesia, dengan rata-rata 26 jam sehari yang dihabiskan pada aplikasi TikTok. Dengan data pengguna tersebut, TikTok yang telah membuka layanan penjualan atau e-commerce menjadi sangat tren, selain menikmati hiburan video pendek, pengguna kini dapat berbelanja dengan cepat melalui aplikasi TikTok. Tentu saja, dengan penjualan dan pendapatan di TikTok, persaingan tidak dapat dihindari, MCN (Multi-channel Networking) TikTok muncul...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/2/arsitektur-platform-tiktok-review-aplikasi-marketi-thumb-87179.webp" type="image/webp" length="121100" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/arsitektur-platform-tiktok-review-aplikasi-marketi-thumb-2e104.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/arsitektur-platform-tiktok-review-aplikasi-marketi-thumb-87179.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/arsitektur-platform-tiktok-review-aplikasi-marketi-thumb-6235b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-459-tel-u.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3524-journal-communication-business-social-science-jcobs.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Peran Aparat Desa Dalam Penyaluran Bantuan Sosial Di Desa Bua Kecamatan Batudaa Kabupaten Gorontalo ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Peran Aparat Desa Dalam Penyaluran Bantuan Sosial Di Desa Bua Kecamatan Batudaa Kabupaten Gorontalo ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Peran Aparat Desa Dalam Penyaluran Bantuan Sosial Di Desa Bua Kecamatan Batudaa Kabupaten Gorontalo ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63061-kapasitas-aparat-sumber-daya-aparatur-belanja-bant" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63061-kapasitas-aparat-sumber-daya-aparatur-belanja-bant" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-31:60bf40f89b33023e8829ac8acce8e3d7</id>
	<published>2026-08-31T05:37:28+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T05:37:28+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="kurniadi k" label="kurniadi k" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[k,kurniadi,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan sistem teknologi informasi untuk meningkatkan akurasi pendataan bantuan sosial secara real-time. Studi banding antar desa di satu kabupaten atau kecamatan dapat dilakukan untuk membandingkan praktik penyaluran bansos ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan sistem teknologi informasi untuk meningkatkan akurasi pendataan bantuan sosial secara real-time. Studi banding antar desa di satu kabupaten atau kecamatan dapat dilakukan untuk membandingkan praktik penyaluran bansos ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/kapasitas-aparat-sumber-daya-aparatur-belanja-bant-thumb-8ebde.webp" title="JURIS - Peran Aparat Desa Dalam Penyaluran Bantuan Sosial Di Desa Bua Kecamatan Batudaa Kabupaten Gorontalo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/kapasitas-aparat-sumber-daya-aparatur-belanja-bant-thumb-8ebde.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/kapasitas-aparat-sumber-daya-aparatur-belanja-bant-thumb-8ebde.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/kapasitas-aparat-sumber-daya-aparatur-belanja-bant-thumb-8ebde.webp 1x" title="JURIS - Peran Aparat Desa Dalam Penyaluran Bantuan Sosial Di Desa Bua Kecamatan Batudaa Kabupaten Gorontalo" alt="JURIS - Peran Aparat Desa Dalam Penyaluran Bantuan Sosial Di Desa Bua Kecamatan Batudaa Kabupaten Gorontalo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/kapasitas-aparat-sumber-daya-aparatur-belanja-bant-thumb-67444.webp" title="JURIS - Peran Aparat Desa Dalam Penyaluran Bantuan Sosial Di Desa Bua Kecamatan Batudaa Kabupaten Gorontalo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/kapasitas-aparat-sumber-daya-aparatur-belanja-bant-thumb-67444.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/kapasitas-aparat-sumber-daya-aparatur-belanja-bant-thumb-67444.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/kapasitas-aparat-sumber-daya-aparatur-belanja-bant-thumb-67444.webp 1x" title="JURIS - Peran Aparat Desa Dalam Penyaluran Bantuan Sosial Di Desa Bua Kecamatan Batudaa Kabupaten Gorontalo" alt="JURIS - Peran Aparat Desa Dalam Penyaluran Bantuan Sosial Di Desa Bua Kecamatan Batudaa Kabupaten Gorontalo" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/c/4/kapasitas-aparat-sumber-daya-aparatur-belanja-bant-thumb-53192.webp" title="JURIS - Peran Aparat Desa Dalam Penyaluran Bantuan Sosial Di Desa Bua Kecamatan Batudaa Kabupaten Gorontalo" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/c/4/kapasitas-aparat-sumber-daya-aparatur-belanja-bant-thumb-53192.webp" data-src="https://cdn.juris.id/c/4/kapasitas-aparat-sumber-daya-aparatur-belanja-bant-thumb-53192.webp" srcset="https://cdn.juris.id/c/4/kapasitas-aparat-sumber-daya-aparatur-belanja-bant-thumb-53192.webp 1x" title="JURIS - Peran Aparat Desa Dalam Penyaluran Bantuan Sosial Di Desa Bua Kecamatan Batudaa Kabupaten Gorontalo" alt="JURIS - Peran Aparat Desa Dalam Penyaluran Bantuan Sosial Di Desa Bua Kecamatan Batudaa Kabupaten Gorontalo" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63061-kapasitas-aparat-sumber-daya-aparatur-belanja-bant" title="JURIS - Peran Aparat Desa Dalam Penyaluran Bantuan Sosial Di Desa Bua Kecamatan Batudaa Kabupaten Gorontalo" target="_blank">Peran Aparat Desa Dalam Penyaluran Bantuan Sosial Di Desa Bua Kecamatan Batudaa Kabupaten Gorontalo</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan sistem teknologi informasi untuk meningkatkan akurasi pendataan bantuan sosial secara real-time. Studi banding antar desa di satu kabupaten atau kecamatan dapat dilakukan untuk membandingkan praktik penyaluran bansos dan mengidentifikasi faktor keberhasilan. Selain itu, penelitian kuantitatif tentang tingkat kepuasan masyarakat terhadap transparansi dan efektivitas penyaluran bansos dapat memberikan wawasan empiris untuk perbaikan kebijakan. Pemantauan partisipatif oleh masyarakat sipil dan lembaga independen juga perlu dikaji lebih lanjut sebagai mekanisme pengawasan alternatif. Terakhir, analisis dampak jangka panjang dari bantuan sosial terhadap kesejahteraan ekonomi masyarakat rentan dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya..
<br>Peran aparat desa sangat strategis dalam menjaga akuntabilitas dan ketepatan sasaran bantuan sosial, tetapi perlu didukung oleh penguatan kapasitas aparatur, pemutakhiran data, dan sistem pengawasan partisipatif.Faktor pendukung utama adalah komitmen aparat desa, partisipasi masyarakat, dan regulasi yang jelas, sedangkan hambatan utama terletak pada validitas data penerima, keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, serta tekanan sosial-politik.Implementasi kebijakan bantuan sosial di tingkat desa masih menghadapi kesenjangan antara regulasi dan realitas lapangan, sehingga perlu perbaikan sistem data dan pengawasan berbasis partisipasi untuk mencapai distribusi bansos yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran aparat desa dalam penyaluran bantuan sosial di Desa Bua, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo. Bantuan sosial merupakan salah satu instrumen kebijakan pemerintah untuk mengurangi beban ekonomi masyarakat miskin, sehingga peran aparat desa menjadi krusial dalam memastikan ketepatan sasaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari aparat desa, masyarakat penerima manfaat, serta tokoh masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aparat desa memiliki empat peran utama, yaitu: (1) pendataan dan verifikasi penerima bantuan,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/c/4/kapasitas-aparat-sumber-daya-aparatur-belanja-bant-thumb-8ebde.webp" type="image/webp" length="85410" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/kapasitas-aparat-sumber-daya-aparatur-belanja-bant-thumb-8ebde.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/kapasitas-aparat-sumber-daya-aparatur-belanja-bant-thumb-67444.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/c/4/kapasitas-aparat-sumber-daya-aparatur-belanja-bant-thumb-53192.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3879-unbitago.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18222-jurnal-administrasi-manajemen-sumber-daya-manusia-ilmu.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Fabrication of glutathione modified gold nanoparticles as 3 chloropropane 1 2 diol sensor ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Fabrication of glutathione modified gold nanoparticles as 3 chloropropane 1 2 diol sensor ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Fabrication of glutathione modified gold nanoparticles as 3 chloropropane 1 2 diol sensor ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63052-deteksi-senyawa-isoflavon-aplikasi-tepi-ap" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63052-deteksi-senyawa-isoflavon-aplikasi-tepi-ap" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-31:451c0cea1828d1d7c539efff5881264e</id>
	<published>2026-08-31T04:58:31+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T04:58:31+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="effect multi" label="effect multi" />
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="panisa michu" label="panisa michu" />
	<itunes:keywords><![CDATA[content,effect,main,michu,multi,panisa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada penggunaan ligan alternatif untuk meningkatkan spesifisitas deteksi 3-MCPD. Selain itu, perlu dikaji pengaruh kondisi lingkungan seperti suhu dan pH terhadap stabilitas GSH-AuNPs. Sementara itu, pengembangan sensor ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada penggunaan ligan alternatif untuk meningkatkan spesifisitas deteksi 3-MCPD. Selain itu, perlu dikaji pengaruh kondisi lingkungan seperti suhu dan pH terhadap stabilitas GSH-AuNPs. Sementara itu, pengembangan sensor ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/deteksi-senyawa-isoflavon-aplikasi-tepi-aunps-liga-thumb-117b4.webp" title="JURIS - Fabrication of glutathione-modified gold nanoparticles as 3-chloropropane-1,2-diol sensor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/deteksi-senyawa-isoflavon-aplikasi-tepi-aunps-liga-thumb-117b4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/deteksi-senyawa-isoflavon-aplikasi-tepi-aunps-liga-thumb-117b4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/deteksi-senyawa-isoflavon-aplikasi-tepi-aunps-liga-thumb-117b4.webp 1x" title="JURIS - Fabrication of glutathione-modified gold nanoparticles as 3-chloropropane-1,2-diol sensor" alt="JURIS - Fabrication of glutathione-modified gold nanoparticles as 3-chloropropane-1,2-diol sensor" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/deteksi-senyawa-isoflavon-aplikasi-tepi-aunps-liga-thumb-899bc.webp" title="JURIS - Fabrication of glutathione-modified gold nanoparticles as 3-chloropropane-1,2-diol sensor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/deteksi-senyawa-isoflavon-aplikasi-tepi-aunps-liga-thumb-899bc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/deteksi-senyawa-isoflavon-aplikasi-tepi-aunps-liga-thumb-899bc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/deteksi-senyawa-isoflavon-aplikasi-tepi-aunps-liga-thumb-899bc.webp 1x" title="JURIS - Fabrication of glutathione-modified gold nanoparticles as 3-chloropropane-1,2-diol sensor" alt="JURIS - Fabrication of glutathione-modified gold nanoparticles as 3-chloropropane-1,2-diol sensor" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/f/deteksi-senyawa-isoflavon-aplikasi-tepi-aunps-liga-thumb-10ff8.webp" title="JURIS - Fabrication of glutathione-modified gold nanoparticles as 3-chloropropane-1,2-diol sensor" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/f/deteksi-senyawa-isoflavon-aplikasi-tepi-aunps-liga-thumb-10ff8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/f/deteksi-senyawa-isoflavon-aplikasi-tepi-aunps-liga-thumb-10ff8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/f/deteksi-senyawa-isoflavon-aplikasi-tepi-aunps-liga-thumb-10ff8.webp 1x" title="JURIS - Fabrication of glutathione-modified gold nanoparticles as 3-chloropropane-1,2-diol sensor" alt="JURIS - Fabrication of glutathione-modified gold nanoparticles as 3-chloropropane-1,2-diol sensor" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63052-deteksi-senyawa-isoflavon-aplikasi-tepi-ap" title="JURIS - Fabrication of glutathione-modified gold nanoparticles as 3-chloropropane-1,2-diol sensor" target="_blank">Fabrication of glutathione-modified gold nanoparticles as 3-chloropropane-1,2-diol sensor</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada penggunaan ligan alternatif untuk meningkatkan spesifisitas deteksi 3-MCPD. Selain itu, perlu dikaji pengaruh kondisi lingkungan seperti suhu dan pH terhadap stabilitas GSH-AuNPs. Sementara itu, pengembangan sensor portabel berbasis GSH-AuNPs bisa menjadi arah studi selanjutnya untuk aplikasi lapangan. Penelitian juga dapat mengeksplorasi kombinasi nanopartikel lain seperti perak atau tembaga untuk meningkatkan sensitivitas deteksi. Selain itu, analisis interaksi antara 3-MCPD dan GSH-AuNPs di bawah kondisi nyata industri minyak kelapa sawit perlu dilakukan. Pengujian pada sampel nyata dari industri dapat memberikan data validasi yang lebih akurat. Penelitian juga dapat mempertimbangkan modifikasi permukaan nanopartikel untuk meningkatkan responsifitas terhadap konsentrasi rendah 3-MCPD. Selain itu, pengembangan metode deteksi berbasis smartphone untuk memudahkan penggunaan di lapangan patut dieksplorasi. Studi tentang stabilitas jangka panjang GSH-AuNPs dalam berbagai kondisi penyimpanan juga penting dilakukan. Terakhir, penelitian lanjutan dapat mengevaluasi potensi aplikasi GSH-AuNPs dalam mendeteksi senyawa serupa seperti GE (glycidol esters)..
<br>Sintesis nanopartikel emas yang dimodifikasi glutathione (GSH-AuNPs) berhasil dilakukan.Fungsionalisasi optimal nanopartikel emas stabil dicapai dengan pengikatan ligan glutathione yang bertindak sebagai agen stabilisasi.GSH-AuNPs stabil memiliki warna merah ruby konstan dan ukuran rata-rata nanopartikel 30 nm.Namun, GSH-AuNPs tidak berubah warna saat ditambahkan 3-MCPD.Penurunan intensitas serapan UV merupakan indikasi kuat deteksi 3-MCPD.Dibandingkan GSH-AuNPs dengan intensitas puncak sekitar 0,8197, penambahan 3 ppm 3-MCPD menurunkan intensitas menjadi 0,744.Kesimpulannya, GSH-AuNPs memiliki potensi untuk dikembangkan dalam aplikasi deteksi 3-MCPD.Eksperimen lanjutan dapat fokus pada variasi ukuran AuNPs untuk meningkatkan sensitivitas nanopartikel dalam mendeteksi 3-MCPD
<br>Minyak kelapa sawit olahan dapat mengandung bahan berbahaya bernama 3-monokloropropan-1,2-diol (3-MCPD) yang berpotensi karsinogenik jika dikonsumsi berlebihan. Penentuan kadar 3-MCPD bergantung pada mesin canggih dan teknisi berpengalaman tetapi prosesnya memakan waktu. Metode sederhana yang menawarkan deteksi cepat masih menjadi tantangan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengembangkan sensor deteksi cepat berbasis warna menggunakan nanopartikel emas yang difungsikan dengan ligan glutathione (GSH) untuk berikatan dengan 3-MCPD. Berbagai konsentrasi GSH dievaluasi untuk mendapatkan GSH-AuNPs stabil. Hasil karakterisasi menunjukkan komposisi GSH-AuNPs stabil dicapai dengan penambahan 250 AAL GSH 0,02 M. GSH-AuNPs stabil berwarna merah ruby dengan pita resonansi plasmon permukaan (SPR) di 520 nm dan ukuran rata-rata nanopartikel 30 nm. Indikasi deteksi 3-MCPD ditandai dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/f/deteksi-senyawa-isoflavon-aplikasi-tepi-aunps-liga-thumb-117b4.webp" type="image/webp" length="120280" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/deteksi-senyawa-isoflavon-aplikasi-tepi-aunps-liga-thumb-117b4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/deteksi-senyawa-isoflavon-aplikasi-tepi-aunps-liga-thumb-899bc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/f/deteksi-senyawa-isoflavon-aplikasi-tepi-aunps-liga-thumb-10ff8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1789-kipmi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3085-communications-science-technology.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Menelusuri Pemikiran Imam al Mawardi Kafaah Syarat Mukhtabarah Dalam Perkawinan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Menelusuri Pemikiran Imam al Mawardi Kafaah Syarat Mukhtabarah Dalam Perkawinan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Menelusuri Pemikiran Imam al Mawardi Kafaah Syarat Mukhtabarah Dalam Perkawinan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63058-agama-konsep-kafaah-pernikahan-keseimbangan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-63058-agama-konsep-kafaah-pernikahan-keseimbangan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-31:7aa75035c8b26f32d3f5b794b0de94b6</id>
	<published>2026-08-31T04:51:42+07:00</published>
	<updated>2026-08-31T04:51:42+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="ideas https" label="ideas https" />
	<category term="al mabhats" label="al mabhats" />
	<category term="banda aceh" label="banda aceh" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aceh,al,banda,https,ideas,mabhats]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan menelusuri lebih dalam pemikiran Imam Al-Mawardi tentang kafaah dan implikasinya dalam praktik perkawinan saat ini. Selain itu, dapat juga dilakukan studi komparatif antara pemikiran Al-Mawardi dengan pemikiran ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan menelusuri lebih dalam pemikiran Imam Al-Mawardi tentang kafaah dan implikasinya dalam praktik perkawinan saat ini. Selain itu, dapat juga dilakukan studi komparatif antara pemikiran Al-Mawardi dengan pemikiran ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/7/agama-konsep-kafaah-pernikahan-keseimbangan-maward-thumb-5a1cf.webp" title="JURIS - Menelusuri Pemikiran Imam al-Mawardi  Kafaah Syarat Mukhtabarah Dalam Perkawinan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/agama-konsep-kafaah-pernikahan-keseimbangan-maward-thumb-5a1cf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/agama-konsep-kafaah-pernikahan-keseimbangan-maward-thumb-5a1cf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/agama-konsep-kafaah-pernikahan-keseimbangan-maward-thumb-5a1cf.webp 1x" title="JURIS - Menelusuri Pemikiran Imam al-Mawardi  Kafaah Syarat Mukhtabarah Dalam Perkawinan" alt="JURIS - Menelusuri Pemikiran Imam al-Mawardi  Kafaah Syarat Mukhtabarah Dalam Perkawinan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/7/agama-konsep-kafaah-pernikahan-keseimbangan-maward-thumb-c5872.webp" title="JURIS - Menelusuri Pemikiran Imam al-Mawardi  Kafaah Syarat Mukhtabarah Dalam Perkawinan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/agama-konsep-kafaah-pernikahan-keseimbangan-maward-thumb-c5872.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/agama-konsep-kafaah-pernikahan-keseimbangan-maward-thumb-c5872.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/agama-konsep-kafaah-pernikahan-keseimbangan-maward-thumb-c5872.webp 1x" title="JURIS - Menelusuri Pemikiran Imam al-Mawardi  Kafaah Syarat Mukhtabarah Dalam Perkawinan" alt="JURIS - Menelusuri Pemikiran Imam al-Mawardi  Kafaah Syarat Mukhtabarah Dalam Perkawinan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/7/agama-konsep-kafaah-pernikahan-keseimbangan-maward-thumb-0d00c.webp" title="JURIS - Menelusuri Pemikiran Imam al-Mawardi  Kafaah Syarat Mukhtabarah Dalam Perkawinan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/7/agama-konsep-kafaah-pernikahan-keseimbangan-maward-thumb-0d00c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/7/agama-konsep-kafaah-pernikahan-keseimbangan-maward-thumb-0d00c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/7/agama-konsep-kafaah-pernikahan-keseimbangan-maward-thumb-0d00c.webp 1x" title="JURIS - Menelusuri Pemikiran Imam al-Mawardi  Kafaah Syarat Mukhtabarah Dalam Perkawinan" alt="JURIS - Menelusuri Pemikiran Imam al-Mawardi  Kafaah Syarat Mukhtabarah Dalam Perkawinan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-63058-agama-konsep-kafaah-pernikahan-keseimbangan" title="JURIS - Menelusuri Pemikiran Imam al-Mawardi  Kafaah Syarat Mukhtabarah Dalam Perkawinan" target="_blank">Menelusuri Pemikiran Imam al-Mawardi  Kafaah Syarat Mukhtabarah Dalam Perkawinan</a>: Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan menelusuri lebih dalam pemikiran Imam Al-Mawardi tentang kafaah dan implikasinya dalam praktik perkawinan saat ini. Selain itu, dapat juga dilakukan studi komparatif antara pemikiran Al-Mawardi dengan pemikiran para ulama lainnya tentang kafaah, serta menganalisis bagaimana penerapan konsep kafaah dalam perkawinan di masyarakat modern..
<br>Kafaah merupakan suatu kebutuhan yang sangat penting dalam perkawinan untuk membentuk keluarga yang bahagia dan sakinah mawaddah wa Rahmah.Imam Al-Mawardi memaknai kafaah sebagai keseimbangan antara seorang laki-laki dan perempuan dalam perkawinan.Beliau menambahkan beberapa kriteria sebagai syarat kafaah, yaitu agama, nasab, merdeka, pencaharian, umur, dan selamat dari aib.Urgensi kafaah menurut Al-Mawardi adalah untuk menjaga terjadinya aib terhadap perkawinan yang akan menimpa wali dan anak-anaknya nanti, serta sebagai tindakan preventif terhadap perkawinan yang tidak sekufu
<br>Konsep kafa'ah dalam pernikahan selaras dengan tujuan pernikahan itu sendiri, yaitu kehidupan suami-istri yang sakinah mawaddah wa rahmah. Kafa'ah adalah keseimbangan antara calon suami dan istri dalam beberapa unsur, seperti agama, nasab, pekerjaan, umur, dan selamat dari aib. Imam Al-Mawardi menambahkan tiga syarat lain untuk terwujudnya kafa'ah, yaitu pekerjaan atau pencarian, umur, dan selamat dari aib. Syarat-syarat ini dipandang dari sisi kemaslahatan dengan pendekatan sosiologi kehidupan masyarakat pada masanya.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/7/agama-konsep-kafaah-pernikahan-keseimbangan-maward-thumb-c5872.webp" type="image/webp" length="63750" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/agama-konsep-kafaah-pernikahan-keseimbangan-maward-thumb-5a1cf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/agama-konsep-kafaah-pernikahan-keseimbangan-maward-thumb-c5872.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/7/agama-konsep-kafaah-pernikahan-keseimbangan-maward-thumb-0d00c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-4656-uinsuna.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18238-al-mabhats-jurnal-penelitian-sosial-agama.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Mon, 31 Aug 2026 09:29:23 +0700. 12 items. Served in: 5.604 seconds [atom] -->
