<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-08-30T22:29:03+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Puzzle based learning media design for early childhood spice introduction to support cultural education ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Puzzle based learning media design for early childhood spice introduction to support cultural education ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Puzzle based learning media design for early childhood spice introduction to support cultural education ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-62975-konten-budaya-kurikulum-pengetahuan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-62975-konten-budaya-kurikulum-pengetahuan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-30:978384142b5606de4a50e8285e3912e7</id>
	<published>2026-08-30T21:20:01+07:00</published>
	<updated>2026-08-30T21:20:01+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="rance visual" label="rance visual" />
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="quick menu" label="quick menu" />
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,menu,quick,rance,visual]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan media pembelajaran berbasis digital yang mengintegrasikan puzzle dengan teknologi interaktif untuk meningkatkan keterlibatan anak. Selain itu, perlu dilakukan studi jangka panjang untuk mengevaluasi dampak jangka ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan media pembelajaran berbasis digital yang mengintegrasikan puzzle dengan teknologi interaktif untuk meningkatkan keterlibatan anak. Selain itu, perlu dilakukan studi jangka panjang untuk mengevaluasi dampak jangka ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/6/konten-budaya-kurikulum-pengetahuan-pendidikan-tek-thumb-4686f.webp" title="JURIS - Puzzle-based learning media design for early childhood spice introduction to support cultural education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/konten-budaya-kurikulum-pengetahuan-pendidikan-tek-thumb-4686f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/konten-budaya-kurikulum-pengetahuan-pendidikan-tek-thumb-4686f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/konten-budaya-kurikulum-pengetahuan-pendidikan-tek-thumb-4686f.webp 1x" title="JURIS - Puzzle-based learning media design for early childhood spice introduction to support cultural education" alt="JURIS - Puzzle-based learning media design for early childhood spice introduction to support cultural education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/6/konten-budaya-kurikulum-pengetahuan-pendidikan-tek-thumb-19245.webp" title="JURIS - Puzzle-based learning media design for early childhood spice introduction to support cultural education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/konten-budaya-kurikulum-pengetahuan-pendidikan-tek-thumb-19245.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/konten-budaya-kurikulum-pengetahuan-pendidikan-tek-thumb-19245.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/konten-budaya-kurikulum-pengetahuan-pendidikan-tek-thumb-19245.webp 1x" title="JURIS - Puzzle-based learning media design for early childhood spice introduction to support cultural education" alt="JURIS - Puzzle-based learning media design for early childhood spice introduction to support cultural education" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/6/konten-budaya-kurikulum-pengetahuan-pendidikan-tek-thumb-00e7f.webp" title="JURIS - Puzzle-based learning media design for early childhood spice introduction to support cultural education" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/6/konten-budaya-kurikulum-pengetahuan-pendidikan-tek-thumb-00e7f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/6/konten-budaya-kurikulum-pengetahuan-pendidikan-tek-thumb-00e7f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/6/konten-budaya-kurikulum-pengetahuan-pendidikan-tek-thumb-00e7f.webp 1x" title="JURIS - Puzzle-based learning media design for early childhood spice introduction to support cultural education" alt="JURIS - Puzzle-based learning media design for early childhood spice introduction to support cultural education" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-62975-konten-budaya-kurikulum-pengetahuan" title="JURIS - Puzzle-based learning media design for early childhood spice introduction to support cultural education" target="_blank">Puzzle-based learning media design for early childhood spice introduction to support cultural education</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan media pembelajaran berbasis digital yang mengintegrasikan puzzle dengan teknologi interaktif untuk meningkatkan keterlibatan anak. Selain itu, perlu dilakukan studi jangka panjang untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan media puzzle dalam mempertahankan pengetahuan budaya rempah Indonesia. Penelitian juga dapat mengeksplorasi penggunaan cerita rakyat lokal sebagai konteks pembelajaran untuk memperkuat keterkaitan budaya dan meningkatkan daya ingat anak terhadap rempah-rempah khas Indonesia..
<br>Media pembelajaran berbasis puzzle yang terintegrasi budaya efektif dalam memperkenalkan rempah-rempah Indonesia kepada anak usia dini berusia 4-6 tahun pada tahap berpikir intuitif.Hasil uji coba prototipe menunjukkan partisipasi aktif dan peningkatan pengenalan berbagai rempah melalui interaksi langsung dengan komponen puzzle.Karakteristik konkret dan visual puzzle sesuai dengan ciri kognitif pembelajar praoperasional, terutama ketergantungan pada representasi simbolik dan penalaran intuitif.Dengan mengintegrasikan konten budaya ke dalam format pembelajaran manipulatif, puzzle yang dirancang memberikan pendekatan konkret dan menarik untuk mendukung pembelajaran kontekstual sekaligus memperkenalkan warisan rempah Indonesia secara dini
<br>Tujuan penelitian ini adalah merancang media pembelajaran berbasis puzzle untuk memperkenalkan rempah-rempah Indonesia kepada anak usia dini sebagai upaya mendukung pendidikan budaya dan melestarikan pengetahuan lokal. Penelitian dilakukan di Pusat Pendidikan Anak Usia Dini Cihaurgeulis, Bandung, dengan melibatkan anak berusia 4-6 tahun dan empat guru. Pendekatan kualitatif dan pengembangan (Q&D) digunakan melalui observasi, wawancara, analisis tema, dan model desain instruksional ADDIE hingga tahap pengembangan. Analisis menunjukkan bahwa anak menunjukkan minat yang kuat terhadap aktivitas pembelajaran berbasis puzzle, namun pengetahuan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/6/konten-budaya-kurikulum-pengetahuan-pendidikan-tek-thumb-19245.webp" type="image/webp" length="63512" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/konten-budaya-kurikulum-pengetahuan-pendidikan-tek-thumb-4686f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/konten-budaya-kurikulum-pengetahuan-pendidikan-tek-thumb-19245.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/6/konten-budaya-kurikulum-pengetahuan-pendidikan-tek-thumb-00e7f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-446-isi-surakarta.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17859-dewa-ruci-jurnal-pengkajian-penciptaan-seni.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ PEMBUATAN DAN UJI DAYA HAMBAT SEDIAAN SERUM WAJAH EKSTRAK DAUN PEPAYA Carica papaya L TERHADAP staphylococcus epidermidis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ PEMBUATAN DAN UJI DAYA HAMBAT SEDIAAN SERUM WAJAH EKSTRAK DAUN PEPAYA Carica papaya L TERHADAP staphylococcus epidermidis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ PEMBUATAN DAN UJI DAYA HAMBAT SEDIAAN SERUM WAJAH EKSTRAK DAUN PEPAYA Carica papaya L TERHADAP staphylococcus epidermidis ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-62982-carica-papaya-pepaya-nabati-daun-pep" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-62982-carica-papaya-pepaya-nabati-daun-pep" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-30:2a3b00acd6bebf6525a7162af0bfa8ae</id>
	<published>2026-08-30T20:43:29+07:00</published>
	<updated>2026-08-30T20:43:29+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="rina bintoro" label="rina bintoro" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="etil asetat" label="etil asetat" />
	<itunes:keywords><![CDATA[asetat,bintoro,counter,etil,flag,rina]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan konsentrasi ekstrak daun papaya yang lebih tinggi untuk mengevaluasi efektivitasnya secara lebih mendalam. Selain itu, peneliti dapat mengeksplorasi kombinasi ekstrak daun papaya dengan bahan alami lainnya untuk ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengembangkan konsentrasi ekstrak daun papaya yang lebih tinggi untuk mengevaluasi efektivitasnya secara lebih mendalam. Selain itu, peneliti dapat mengeksplorasi kombinasi ekstrak daun papaya dengan bahan alami lainnya untuk ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/carica-papaya-pepaya-nabati-daun-leaves-pembuatan-thumb-502ea.webp" title="JURIS - PEMBUATAN DAN UJI DAYA HAMBAT SEDIAAN SERUM WAJAH EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP staphylococcus epidermidis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/carica-papaya-pepaya-nabati-daun-leaves-pembuatan-thumb-502ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/carica-papaya-pepaya-nabati-daun-leaves-pembuatan-thumb-502ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/carica-papaya-pepaya-nabati-daun-leaves-pembuatan-thumb-502ea.webp 1x" title="JURIS - PEMBUATAN DAN UJI DAYA HAMBAT SEDIAAN SERUM WAJAH EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP staphylococcus epidermidis" alt="JURIS - PEMBUATAN DAN UJI DAYA HAMBAT SEDIAAN SERUM WAJAH EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP staphylococcus epidermidis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/carica-papaya-pepaya-nabati-daun-leaves-pembuatan-thumb-537e6.webp" title="JURIS - PEMBUATAN DAN UJI DAYA HAMBAT SEDIAAN SERUM WAJAH EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP staphylococcus epidermidis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/carica-papaya-pepaya-nabati-daun-leaves-pembuatan-thumb-537e6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/carica-papaya-pepaya-nabati-daun-leaves-pembuatan-thumb-537e6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/carica-papaya-pepaya-nabati-daun-leaves-pembuatan-thumb-537e6.webp 1x" title="JURIS - PEMBUATAN DAN UJI DAYA HAMBAT SEDIAAN SERUM WAJAH EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP staphylococcus epidermidis" alt="JURIS - PEMBUATAN DAN UJI DAYA HAMBAT SEDIAAN SERUM WAJAH EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP staphylococcus epidermidis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/carica-papaya-pepaya-nabati-daun-leaves-pembuatan-thumb-a0e84.webp" title="JURIS - PEMBUATAN DAN UJI DAYA HAMBAT SEDIAAN SERUM WAJAH EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP staphylococcus epidermidis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/carica-papaya-pepaya-nabati-daun-leaves-pembuatan-thumb-a0e84.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/carica-papaya-pepaya-nabati-daun-leaves-pembuatan-thumb-a0e84.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/carica-papaya-pepaya-nabati-daun-leaves-pembuatan-thumb-a0e84.webp 1x" title="JURIS - PEMBUATAN DAN UJI DAYA HAMBAT SEDIAAN SERUM WAJAH EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP staphylococcus epidermidis" alt="JURIS - PEMBUATAN DAN UJI DAYA HAMBAT SEDIAAN SERUM WAJAH EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP staphylococcus epidermidis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-62982-carica-papaya-pepaya-nabati-daun-pep" title="JURIS - PEMBUATAN DAN UJI DAYA HAMBAT SEDIAAN SERUM WAJAH EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP staphylococcus epidermidis" target="_blank">PEMBUATAN DAN UJI DAYA HAMBAT SEDIAAN SERUM WAJAH EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP staphylococcus epidermidis</a>: Penelitian lanjutan dapat mengembangkan konsentrasi ekstrak daun papaya yang lebih tinggi untuk mengevaluasi efektivitasnya secara lebih mendalam. Selain itu, peneliti dapat mengeksplorasi kombinasi ekstrak daun papaya dengan bahan alami lainnya untuk meningkatkan daya hambat antibakteri. Studi juga diperlukan untuk mengevaluasi keamanan dan stabilitas sediaan serum wajah dalam jangka panjang serta pengaruhnya terhadap kulit sensitif..
<br>Sediaan serum wajah ekstrak daun papaya (Carica papaya L.) memiliki daya hambat terhadap Staphylococcus epidermidis pada konsentrasi F1 (6%) dengan rata-rata diameter zona hambat 4,82 mm (kategori lemah), F2 (8%) dengan rata-rata 5,94 mm (kategori sedang), dan F3 (10%) dengan rata-rata 6,14 mm (kategori sedang)
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya hambat sediaan serum wajah ekstrak daun papaya (Carica papaya L.) terhadap pertumbuhan Staphylococcus epidermidis. Metode penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimental laboratorium, untuk mengetahui daya hambat serum wajah ekstrak daun papaya (Carica papaya L.) terhadap pertumbuhan Staphylococcus epidermidis di Laboratorium Mikrobiologi Akademi Farmasi Yamasi Makassar. Daun papaya diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%, ekstrak diperoleh kemudian dibuat sediaan serum wajah dengan konsentrasi 6% (F1), 8% (F2), 10% (F3) dan sebagai basis serum (F4). Hasil penelitian menyatakan bahwa sediaan serum wajah ekstrak daun papaya (Carica papaya L.) dapat menghambat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/2/carica-papaya-pepaya-nabati-daun-leaves-pembuatan-thumb-537e6.webp" type="image/webp" length="79050" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/carica-papaya-pepaya-nabati-daun-leaves-pembuatan-thumb-502ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/carica-papaya-pepaya-nabati-daun-leaves-pembuatan-thumb-537e6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/carica-papaya-pepaya-nabati-daun-leaves-pembuatan-thumb-a0e84.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3845-yamasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17856-jurnal-kesehatan-yamasi-makassar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Faktor Resiko Kejadian Tuberculosis Di Wilayah Puskesmas Syamtalira Bayu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Faktor Resiko Kejadian Tuberculosis Di Wilayah Puskesmas Syamtalira Bayu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Faktor Resiko Kejadian Tuberculosis Di Wilayah Puskesmas Syamtalira Bayu ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-62978-riwayat-kontak-erat-penyaki" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-62978-riwayat-kontak-erat-penyaki" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-30:006d139bd1b7edc465eaa819773d8846</id>
	<published>2026-08-30T20:18:55+07:00</published>
	<updated>2026-08-30T20:18:55+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="rina bintoro" label="rina bintoro" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="etil asetat" label="etil asetat" />
	<itunes:keywords><![CDATA[asetat,bintoro,counter,etil,flag,rina]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang berfokus pada strategi pencegahan TB yang lebih efektif di kalangan lansia, terutama mereka yang memiliki faktor risiko seperti diabetes. Selain itu, penelitian tentang dampak edukasi kesehatan dan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang berfokus pada strategi pencegahan TB yang lebih efektif di kalangan lansia, terutama mereka yang memiliki faktor risiko seperti diabetes. Selain itu, penelitian tentang dampak edukasi kesehatan dan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/2/riwayat-kontak-erat-penyakit-individu-diabetes-mel-thumb-a6023.webp" title="JURIS - Analisis Faktor Resiko Kejadian Tuberculosis Di Wilayah Puskesmas Syamtalira Bayu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/riwayat-kontak-erat-penyakit-individu-diabetes-mel-thumb-a6023.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/riwayat-kontak-erat-penyakit-individu-diabetes-mel-thumb-a6023.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/riwayat-kontak-erat-penyakit-individu-diabetes-mel-thumb-a6023.webp 1x" title="JURIS - Analisis Faktor Resiko Kejadian Tuberculosis Di Wilayah Puskesmas Syamtalira Bayu" alt="JURIS - Analisis Faktor Resiko Kejadian Tuberculosis Di Wilayah Puskesmas Syamtalira Bayu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/2/riwayat-kontak-erat-penyakit-individu-diabetes-mel-thumb-627f9.webp" title="JURIS - Analisis Faktor Resiko Kejadian Tuberculosis Di Wilayah Puskesmas Syamtalira Bayu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/riwayat-kontak-erat-penyakit-individu-diabetes-mel-thumb-627f9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/riwayat-kontak-erat-penyakit-individu-diabetes-mel-thumb-627f9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/riwayat-kontak-erat-penyakit-individu-diabetes-mel-thumb-627f9.webp 1x" title="JURIS - Analisis Faktor Resiko Kejadian Tuberculosis Di Wilayah Puskesmas Syamtalira Bayu" alt="JURIS - Analisis Faktor Resiko Kejadian Tuberculosis Di Wilayah Puskesmas Syamtalira Bayu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/2/riwayat-kontak-erat-penyakit-individu-diabetes-mel-thumb-ac76a.webp" title="JURIS - Analisis Faktor Resiko Kejadian Tuberculosis Di Wilayah Puskesmas Syamtalira Bayu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/2/riwayat-kontak-erat-penyakit-individu-diabetes-mel-thumb-ac76a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/2/riwayat-kontak-erat-penyakit-individu-diabetes-mel-thumb-ac76a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/2/riwayat-kontak-erat-penyakit-individu-diabetes-mel-thumb-ac76a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Faktor Resiko Kejadian Tuberculosis Di Wilayah Puskesmas Syamtalira Bayu" alt="JURIS - Analisis Faktor Resiko Kejadian Tuberculosis Di Wilayah Puskesmas Syamtalira Bayu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-62978-riwayat-kontak-erat-penyaki" title="JURIS - Analisis Faktor Resiko Kejadian Tuberculosis Di Wilayah Puskesmas Syamtalira Bayu" target="_blank">Analisis Faktor Resiko Kejadian Tuberculosis Di Wilayah Puskesmas Syamtalira Bayu</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang berfokus pada strategi pencegahan TB yang lebih efektif di kalangan lansia, terutama mereka yang memiliki faktor risiko seperti diabetes. Selain itu, penelitian tentang dampak edukasi kesehatan dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan TB juga dapat menjadi fokus. Terakhir, studi tentang efektivitas program imunisasi BCG dalam mengurangi kejadian TB di wilayah kerja Puskesmas Syamtalira Bayu dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam upaya pengendalian penyakit ini..
<br>Kesimpulan dari laporan ini menunjukkan bahwa tuberkulosis (TB) tetap menjadi masalah kesehatan yang signifikan, terutama di kalangan lansia yang memiliki faktor risiko seperti diabetes melitus (DM).Penelitian ini mengungkapkan bahwa individu berusia di atas 49 tahun yang menderita DM memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk mengalami kejadian TB.Data yang diperoleh dari Puskesmas Syamtalira Bayu menunjukkan perlunya intervensi kesehatan yang lebih baik, termasuk penyuluhan mengenai pencegahan dan pengendalian TB.Dengan meningkatnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang faktor risiko dan cara pencegahan, diharapkan angka kejadian TB dapat ditekan.Penelitian ini juga menemukan bahwa kondisi sosial ekonomi yang rendah berkontribusi terhadap rendahnya kesadaran untuk berobat, yang dapat memperburuk kondisi kesehatan pasien.Selain itu, tidak adanya riwayat vaksinasi BCG pada responden menunjukkan perlunya peningkatan program imunisasi dan edukasi kesehatan di masyarakat
<br>World Health Organization (WHO) menyatakan Tuberkullosis (TB) sebagai masalah kesehatan masyarakat yang sangat serius di seluruh dunia dan merupakan penyakit yang menyebabkan kedaruratan global (Global Emergency) karena pada sebagian besar negara di dunia penyakit TB paru tidak terkendali, ini disebabkan banyaknya penderita yang tidak berhasil disembuhkan, serta sebagai penyebab kematian utama yang disebabkan oleh penyakit infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara DM dengan kejadian TB pada seluruh pasien TB di wilayah kerja Puskesmas Syamtalira Bayu. Penelitian ini merupakan penelitian kasus kontrol dengan variabel data berupa riwayat penyakit DM, usia, jenis kelamin, pekerjaan, kontak dengan penderita TB dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/2/riwayat-kontak-erat-penyakit-individu-diabetes-mel-thumb-a6023.webp" type="image/webp" length="90932" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/riwayat-kontak-erat-penyakit-individu-diabetes-mel-thumb-a6023.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/riwayat-kontak-erat-penyakit-individu-diabetes-mel-thumb-627f9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/2/riwayat-kontak-erat-penyakit-individu-diabetes-mel-thumb-ac76a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3845-yamasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17856-jurnal-kesehatan-yamasi-makassar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Keterlaksanaan Perencanaan dan Proses Kegiatan Pembelajaran Praktik di SMK selama Pandemi Covid 19 ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Keterlaksanaan Perencanaan dan Proses Kegiatan Pembelajaran Praktik di SMK selama Pandemi Covid 19 ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Keterlaksanaan Perencanaan dan Proses Kegiatan Pembelajaran Praktik di SMK selama Pandemi Covid 19 ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-62969-topografi-siswa-smk-pembelajaran-pra" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-62969-topografi-siswa-smk-pembelajaran-pra" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-30:02b71cfe6991530967797537a7bc1a48</id>
	<published>2026-08-30T19:46:35+07:00</published>
	<updated>2026-08-30T19:46:35+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="penerapan e" label="penerapan e" />
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="author fees" label="author fees" />
	<itunes:keywords><![CDATA[author,e,fees,focus,penerapan,scope]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran praktik selama pandemi covid 19, pembelajaran praktik hendaknya dilaksanakan secara tatap muka dengan protokol kesehatan yang ketat. Jika dilaksanakan secara daring, maka hendaknya didukung dengan sarana prasarana ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran praktik selama pandemi covid 19, pembelajaran praktik hendaknya dilaksanakan secara tatap muka dengan protokol kesehatan yang ketat. Jika dilaksanakan secara daring, maka hendaknya didukung dengan sarana prasarana ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/8/topografi-siswa-smk-pembelajaran-praktik-pandemi-c-thumb-edc3e.webp" title="JURIS - Analisis Keterlaksanaan Perencanaan dan Proses Kegiatan Pembelajaran Praktik di SMK selama Pandemi Covid 19" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/topografi-siswa-smk-pembelajaran-praktik-pandemi-c-thumb-edc3e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/topografi-siswa-smk-pembelajaran-praktik-pandemi-c-thumb-edc3e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/topografi-siswa-smk-pembelajaran-praktik-pandemi-c-thumb-edc3e.webp 1x" title="JURIS - Analisis Keterlaksanaan Perencanaan dan Proses Kegiatan Pembelajaran Praktik di SMK selama Pandemi Covid 19" alt="JURIS - Analisis Keterlaksanaan Perencanaan dan Proses Kegiatan Pembelajaran Praktik di SMK selama Pandemi Covid 19" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/8/topografi-siswa-smk-pembelajaran-praktik-pandemi-c-thumb-a38a9.webp" title="JURIS - Analisis Keterlaksanaan Perencanaan dan Proses Kegiatan Pembelajaran Praktik di SMK selama Pandemi Covid 19" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/8/topografi-siswa-smk-pembelajaran-praktik-pandemi-c-thumb-a38a9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/8/topografi-siswa-smk-pembelajaran-praktik-pandemi-c-thumb-a38a9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/8/topografi-siswa-smk-pembelajaran-praktik-pandemi-c-thumb-a38a9.webp 1x" title="JURIS - Analisis Keterlaksanaan Perencanaan dan Proses Kegiatan Pembelajaran Praktik di SMK selama Pandemi Covid 19" alt="JURIS - Analisis Keterlaksanaan Perencanaan dan Proses Kegiatan Pembelajaran Praktik di SMK selama Pandemi Covid 19" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-62969-topografi-siswa-smk-pembelajaran-pra" title="JURIS - Analisis Keterlaksanaan Perencanaan dan Proses Kegiatan Pembelajaran Praktik di SMK selama Pandemi Covid 19" target="_blank">Analisis Keterlaksanaan Perencanaan dan Proses Kegiatan Pembelajaran Praktik di SMK selama Pandemi Covid 19</a>: Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran praktik selama pandemi covid 19, pembelajaran praktik hendaknya dilaksanakan secara tatap muka dengan protokol kesehatan yang ketat. Jika dilaksanakan secara daring, maka hendaknya didukung dengan sarana prasarana yang memadai, seperti alat praktek virtual, bantuan kuota internet, dan video tutorial praktikum. Lebih lanjut, diharapkan pula bahwa kurikulum sekolah disesuaikan dengan tuntutan dunia kerja dan sarana prasarana ditingkatkan..
<br>Dalam analisa SWOT keterlaksanaan perencanaan dan proses kegiatan pembelajaran praktik di SMK selama pandemi Covid-19, sekolah belum siap sepenuhnya untuk proses pembelajaran praktik secara daring.Hal tersebut dikarenakan pandemi yang datang secara mendadak.Namun pihak sekolah tetap berusaha untuk menyesuaikan dengan keadaan dan mempersiapkan diri baik dari segi pendidik maupun fasilitas dengan memanfaatkan kebebasan yang diberikan oleh pemerintah dalam menggunakan sistem daring yang akan digunakan.Siswa SMK memerlukan praktik untuk mendukung keterampilan sesuai program studi yang didalami, sehingga pendidikan yang dianut tidak hanya teori maupun belajar secara daring.Pada jenjang SMK, pembelajaran praktik membutuhkan kehadiran peserta didik dan guru secara fisik di ruang praktikum dengan protokol kesehatan yang ketat sehingga dapat menciptakan lulusan SMK yang kompeten
<br>Pandemi Covid-19 adalah krisis kesehatan yang melanda hampir seluruh penjuru dunia. Pandemi ini berdampak pada berbagai bidang, salah satunya di pendidikan. Pendidikan menengah di SMK menjadi salah satu jenjang yang kesulitan beradaptasi selama pandemi Covid-19. Hal tersebut dikarenakan pelajaran di SMK mengedepankan praktik yang memerlukan peralatan dan perlengkapan yang di sebagian besar kasus hanya tersedia di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana perencanaan dan proses pembelajaran praktik di SMK selama pandemi Covid-19 dilaksanakan menggunakan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/8/topografi-siswa-smk-pembelajaran-praktik-pandemi-c-thumb-edc3e.webp" type="image/webp" length="114868" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/topografi-siswa-smk-pembelajaran-praktik-pandemi-c-thumb-edc3e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/8/topografi-siswa-smk-pembelajaran-praktik-pandemi-c-thumb-a38a9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2332-semarangkota.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-18008-riptek.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ UJI AKTIVITAS ANTIINFLAMASI EKSTRAK ETANOL BIJI BUAHGOREK Caesalpinia bonducella L PADA HEWAN UJI TIKUS PUTIH Rattus norvegicus JANTAN ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ UJI AKTIVITAS ANTIINFLAMASI EKSTRAK ETANOL BIJI BUAHGOREK Caesalpinia bonducella L PADA HEWAN UJI TIKUS PUTIH Rattus norvegicus JANTAN ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ UJI AKTIVITAS ANTIINFLAMASI EKSTRAK ETANOL BIJI BUAHGOREK Caesalpinia bonducella L PADA HEWAN UJI TIKUS PUTIH Rattus norvegicus JANTAN ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-62962-ekstrak-biji-semangka-metabolit-sekunder" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-62962-ekstrak-biji-semangka-metabolit-sekunder" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-30:90fb53ffdd5f57f9ea8bd6c7ed9b8909</id>
	<published>2026-08-30T19:37:48+07:00</published>
	<updated>2026-08-30T19:37:48+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="toona sureni" label="toona sureni" />
	<category term="putra satrio" label="putra satrio" />
	<category term="bannan muthi" label="bannan muthi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[bannan,muthi,putra,satrio,sureni,toona]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Evaluasi hubungan dosis-respons ekstrak biji gorek untuk menentukan dosis optimal yang efektif secara klinis. 2. Identifikasi senyawa aktif dalam ekstrak biji gorek yang berperan dalam aktivitas antiinflamasi melalui teknik analisis kimia terkini. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Evaluasi hubungan dosis-respons ekstrak biji gorek untuk menentukan dosis optimal yang efektif secara klinis. 2. Identifikasi senyawa aktif dalam ekstrak biji gorek yang berperan dalam aktivitas antiinflamasi melalui teknik analisis kimia terkini. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/ekstrak-biji-semangka-metabolit-sekunder-dosis-opt-thumb-10ac4.webp" title="JURIS - UJI AKTIVITAS ANTIINFLAMASI EKSTRAK ETANOL BIJI BUAHGOREK (Caesalpinia bonducella L.) PADA HEWAN UJI TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) JANTAN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/ekstrak-biji-semangka-metabolit-sekunder-dosis-opt-thumb-10ac4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/ekstrak-biji-semangka-metabolit-sekunder-dosis-opt-thumb-10ac4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/ekstrak-biji-semangka-metabolit-sekunder-dosis-opt-thumb-10ac4.webp 1x" title="JURIS - UJI AKTIVITAS ANTIINFLAMASI EKSTRAK ETANOL BIJI BUAHGOREK (Caesalpinia bonducella L.) PADA HEWAN UJI TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) JANTAN" alt="JURIS - UJI AKTIVITAS ANTIINFLAMASI EKSTRAK ETANOL BIJI BUAHGOREK (Caesalpinia bonducella L.) PADA HEWAN UJI TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) JANTAN" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/ekstrak-biji-semangka-metabolit-sekunder-dosis-opt-thumb-34130.webp" title="JURIS - UJI AKTIVITAS ANTIINFLAMASI EKSTRAK ETANOL BIJI BUAHGOREK (Caesalpinia bonducella L.) PADA HEWAN UJI TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) JANTAN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/ekstrak-biji-semangka-metabolit-sekunder-dosis-opt-thumb-34130.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/ekstrak-biji-semangka-metabolit-sekunder-dosis-opt-thumb-34130.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/ekstrak-biji-semangka-metabolit-sekunder-dosis-opt-thumb-34130.webp 1x" title="JURIS - UJI AKTIVITAS ANTIINFLAMASI EKSTRAK ETANOL BIJI BUAHGOREK (Caesalpinia bonducella L.) PADA HEWAN UJI TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) JANTAN" alt="JURIS - UJI AKTIVITAS ANTIINFLAMASI EKSTRAK ETANOL BIJI BUAHGOREK (Caesalpinia bonducella L.) PADA HEWAN UJI TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) JANTAN" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/3/ekstrak-biji-semangka-metabolit-sekunder-dosis-opt-thumb-d41b2.webp" title="JURIS - UJI AKTIVITAS ANTIINFLAMASI EKSTRAK ETANOL BIJI BUAHGOREK (Caesalpinia bonducella L.) PADA HEWAN UJI TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) JANTAN" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/3/ekstrak-biji-semangka-metabolit-sekunder-dosis-opt-thumb-d41b2.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/3/ekstrak-biji-semangka-metabolit-sekunder-dosis-opt-thumb-d41b2.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/3/ekstrak-biji-semangka-metabolit-sekunder-dosis-opt-thumb-d41b2.webp 1x" title="JURIS - UJI AKTIVITAS ANTIINFLAMASI EKSTRAK ETANOL BIJI BUAHGOREK (Caesalpinia bonducella L.) PADA HEWAN UJI TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) JANTAN" alt="JURIS - UJI AKTIVITAS ANTIINFLAMASI EKSTRAK ETANOL BIJI BUAHGOREK (Caesalpinia bonducella L.) PADA HEWAN UJI TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) JANTAN" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-62962-ekstrak-biji-semangka-metabolit-sekunder" title="JURIS - UJI AKTIVITAS ANTIINFLAMASI EKSTRAK ETANOL BIJI BUAHGOREK (Caesalpinia bonducella L.) PADA HEWAN UJI TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) JANTAN" target="_blank">UJI AKTIVITAS ANTIINFLAMASI EKSTRAK ETANOL BIJI BUAHGOREK (Caesalpinia bonducella L.) PADA HEWAN UJI TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) JANTAN</a>: 1. Evaluasi hubungan dosis-respons ekstrak biji gorek untuk menentukan dosis optimal yang efektif secara klinis. 2. Identifikasi senyawa aktif dalam ekstrak biji gorek yang berperan dalam aktivitas antiinflamasi melalui teknik analisis kimia terkini. 3. Uji efek antiinflamasi ekstrak biji gorek pada model inflamasi kronis atau penyakit degeneratif untuk memperluas aplikasi terapeutiknya..
<br>Ekstrak etanol biji buah gorek (Caesalpinia bonducella L.) menunjukkan aktivitas antiinflamasi terhadap edema kaki tikus yang diinduksi karagenan.Dosis 600 mg/kgBB memberikan efek antiinflamasi paling optimal.Namun, efektivitas ekstrak masih lebih rendah dibandingkan natrium diklofenak.Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengoptimalkan dosis, metode ekstraksi, dan identifikasi senyawa aktif
<br>Biji buah gorek (Caesalpinia bonducella L.) mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder, seperti flavonoid, terpenoid, fenol, tanin, dan saponin yang berpotensi sebagai antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antiinflamasi ekstrak etanol biji buah gorek pada tikus putih jantan (Rattus norvegicus) yang diinduksi karagenan. Ekstrak diperoleh melalui metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96% menggunakan 15 ekor tikus putih jantan yang dibagi menjadi lima kelompok, yaitu kontrol negatif (Na-CMC 1%), kontrol positif (natrium diklofenak 0,068 mg/kgBB), serta kelompok ekstrak etanol dosis 200, 400, dan 600 mg/kgBB....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/3/ekstrak-biji-semangka-metabolit-sekunder-dosis-opt-thumb-10ac4.webp" type="image/webp" length="108510" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/ekstrak-biji-semangka-metabolit-sekunder-dosis-opt-thumb-10ac4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/ekstrak-biji-semangka-metabolit-sekunder-dosis-opt-thumb-34130.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/3/ekstrak-biji-semangka-metabolit-sekunder-dosis-opt-thumb-d41b2.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3845-yamasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17856-jurnal-kesehatan-yamasi-makassar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Antitrust Companies for Bigger Challenges ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Antitrust Companies for Bigger Challenges ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Antitrust Companies for Bigger Challenges ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-62967-regulasi-anti-slapp-kepatuhan-regula" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-62967-regulasi-anti-slapp-kepatuhan-regula" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-30:642bad688a9de48bbc8c6e1085e2fb60</id>
	<published>2026-08-30T19:17:25+07:00</published>
	<updated>2026-08-30T19:17:25+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="dedi masri" label="dedi masri" />
	<category term="back top" label="back top" />
	<itunes:keywords><![CDATA[back,content,dedi,main,masri,top]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak regulasi antitrust terhadap perusahaan kecil di Asia Tenggara dengan mempertimbangkan konteks budaya lokal. Selain itu, analisis peran kepemimpinan etis dalam mendorong inovasi di bawah tekanan regulasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak regulasi antitrust terhadap perusahaan kecil di Asia Tenggara dengan mempertimbangkan konteks budaya lokal. Selain itu, analisis peran kepemimpinan etis dalam mendorong inovasi di bawah tekanan regulasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/regulasi-anti-slapp-kepatuhan-antitrust-competitiv-thumb-e2ef1.webp" title="JURIS - Antitrust Companies for Bigger Challenges" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/regulasi-anti-slapp-kepatuhan-antitrust-competitiv-thumb-e2ef1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/regulasi-anti-slapp-kepatuhan-antitrust-competitiv-thumb-e2ef1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/regulasi-anti-slapp-kepatuhan-antitrust-competitiv-thumb-e2ef1.webp 1x" title="JURIS - Antitrust Companies for Bigger Challenges" alt="JURIS - Antitrust Companies for Bigger Challenges" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/regulasi-anti-slapp-kepatuhan-antitrust-competitiv-thumb-531c8.webp" title="JURIS - Antitrust Companies for Bigger Challenges" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/regulasi-anti-slapp-kepatuhan-antitrust-competitiv-thumb-531c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/regulasi-anti-slapp-kepatuhan-antitrust-competitiv-thumb-531c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/regulasi-anti-slapp-kepatuhan-antitrust-competitiv-thumb-531c8.webp 1x" title="JURIS - Antitrust Companies for Bigger Challenges" alt="JURIS - Antitrust Companies for Bigger Challenges" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/regulasi-anti-slapp-kepatuhan-antitrust-competitiv-thumb-43aea.webp" title="JURIS - Antitrust Companies for Bigger Challenges" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/regulasi-anti-slapp-kepatuhan-antitrust-competitiv-thumb-43aea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/regulasi-anti-slapp-kepatuhan-antitrust-competitiv-thumb-43aea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/regulasi-anti-slapp-kepatuhan-antitrust-competitiv-thumb-43aea.webp 1x" title="JURIS - Antitrust Companies for Bigger Challenges" alt="JURIS - Antitrust Companies for Bigger Challenges" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-62967-regulasi-anti-slapp-kepatuhan-regula" title="JURIS - Antitrust Companies for Bigger Challenges" target="_blank">Antitrust Companies for Bigger Challenges</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak regulasi antitrust terhadap perusahaan kecil di Asia Tenggara dengan mempertimbangkan konteks budaya lokal. Selain itu, analisis peran kepemimpinan etis dalam mendorong inovasi di bawah tekanan regulasi antitrust dapat menjadi arah studi baru. Penelitian juga dapat menginvestigasi efektivitas strategi pelestarian budaya dalam mempertahankan keunggulan kompetitif, terutama di industri makanan yang menghadapi perubahan pasar global. Saran ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman tentang bagaimana perusahaan dapat mengintegrasikan regulasi antitrust dengan strategi berkelanjutan tanpa mengorbankan inovasi dan identitas budaya..
<br>Algoritma bisnis dirancang untuk mengakomodasi fluktuasi pasar, termasuk periode kejutan ekonomi dan stabilitas relatif.Prioritas utama selama fase transisi adalah memperkuat kohesi internal dan nilai bersama.Kinerja yang meningkat dapat berubah menjadi keamanan finansial yang lebih baik dan kualitas hidup bagi pemangku kepentingan.Namun, perusahaan harus waspada karena kondisi pasar yang volatil dapat mengungkapkan risiko operasional dan reputasi.Kesuksesan berkelanjutan memerlukan akuntabilitas, wawasan strategis, dan ketangguhan daripada mengaitkan kegagalan dengan kekuatan eksternal.Dengan menjaga fleksibilitas dan alokasi sumber daya yang efisien, organisasi dapat tetap kompetitif dan siap menghadapi tantangan masa depan
<br>Tantangan antitrust semakin membentuk dinamika kompetitif di berbagai industri, khususnya memengaruhi perusahaan kecil dan berpenghasilan rendah yang kesulitan bersaing dengan pemain pasar dominan. Studi ini menggabungkan regulasi antitrust, strategi perusahaan, dan inovasi, menekankan kepemimpinan etis, pengelolaan motivasi, dan pertumbuhan berkelanjutan di bawah tekanan regulasi. Perusahaan menghadapi kompetisi melalui model bisnis adaptif, misi kolaboratif, dan ketangguhan berbasis pasar, dengan fokus pada lanskap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/f/regulasi-anti-slapp-kepatuhan-antitrust-competitiv-thumb-531c8.webp" type="image/webp" length="61890" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/regulasi-anti-slapp-kepatuhan-antitrust-competitiv-thumb-e2ef1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/regulasi-anti-slapp-kepatuhan-antitrust-competitiv-thumb-531c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/regulasi-anti-slapp-kepatuhan-antitrust-competitiv-thumb-43aea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1203-diwanpustaka.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-5953-discourse-journal-multidisciplinary-studies.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ FORMULASI DAN UJI KESTABILAN FISIK BISKUIT DARI TEPUNG KULIT BUAH LABU KUNING Cucurbita moschata ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ FORMULASI DAN UJI KESTABILAN FISIK BISKUIT DARI TEPUNG KULIT BUAH LABU KUNING Cucurbita moschata ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ FORMULASI DAN UJI KESTABILAN FISIK BISKUIT DARI TEPUNG KULIT BUAH LABU KUNING Cucurbita moschata ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-62966-keripik-labu-kuning-aplikasi-tepung-kulit-formulas" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-62966-keripik-labu-kuning-aplikasi-tepung-kulit-formulas" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-30:dad915a647d1014aec8d5af949522160</id>
	<published>2026-08-30T19:04:14+07:00</published>
	<updated>2026-08-30T19:04:14+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="toona sureni" label="toona sureni" />
	<category term="putra satrio" label="putra satrio" />
	<category term="bannan muthi" label="bannan muthi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[bannan,muthi,putra,satrio,sureni,toona]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan analisis lebih mendalam mengenai profil zat gizi lainnya, seperti kadar protein total. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan biskuit dengan variasi konsentrasi tepung kulit ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan analisis lebih mendalam mengenai profil zat gizi lainnya, seperti kadar protein total. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan biskuit dengan variasi konsentrasi tepung kulit ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/keripik-labu-kuning-aplikasi-tepung-kulit-formulas-thumb-57f3e.webp" title="JURIS - FORMULASI DAN UJI KESTABILAN FISIK BISKUIT DARI TEPUNG KULIT BUAH LABU KUNING (Cucurbita moschata)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/keripik-labu-kuning-aplikasi-tepung-kulit-formulas-thumb-57f3e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/keripik-labu-kuning-aplikasi-tepung-kulit-formulas-thumb-57f3e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/keripik-labu-kuning-aplikasi-tepung-kulit-formulas-thumb-57f3e.webp 1x" title="JURIS - FORMULASI DAN UJI KESTABILAN FISIK BISKUIT DARI TEPUNG KULIT BUAH LABU KUNING (Cucurbita moschata)" alt="JURIS - FORMULASI DAN UJI KESTABILAN FISIK BISKUIT DARI TEPUNG KULIT BUAH LABU KUNING (Cucurbita moschata)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/keripik-labu-kuning-aplikasi-tepung-kulit-formulas-thumb-992f1.webp" title="JURIS - FORMULASI DAN UJI KESTABILAN FISIK BISKUIT DARI TEPUNG KULIT BUAH LABU KUNING (Cucurbita moschata)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/keripik-labu-kuning-aplikasi-tepung-kulit-formulas-thumb-992f1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/keripik-labu-kuning-aplikasi-tepung-kulit-formulas-thumb-992f1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/keripik-labu-kuning-aplikasi-tepung-kulit-formulas-thumb-992f1.webp 1x" title="JURIS - FORMULASI DAN UJI KESTABILAN FISIK BISKUIT DARI TEPUNG KULIT BUAH LABU KUNING (Cucurbita moschata)" alt="JURIS - FORMULASI DAN UJI KESTABILAN FISIK BISKUIT DARI TEPUNG KULIT BUAH LABU KUNING (Cucurbita moschata)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/6/keripik-labu-kuning-aplikasi-tepung-kulit-formulas-thumb-e0102.webp" title="JURIS - FORMULASI DAN UJI KESTABILAN FISIK BISKUIT DARI TEPUNG KULIT BUAH LABU KUNING (Cucurbita moschata)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/6/keripik-labu-kuning-aplikasi-tepung-kulit-formulas-thumb-e0102.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/6/keripik-labu-kuning-aplikasi-tepung-kulit-formulas-thumb-e0102.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/6/keripik-labu-kuning-aplikasi-tepung-kulit-formulas-thumb-e0102.webp 1x" title="JURIS - FORMULASI DAN UJI KESTABILAN FISIK BISKUIT DARI TEPUNG KULIT BUAH LABU KUNING (Cucurbita moschata)" alt="JURIS - FORMULASI DAN UJI KESTABILAN FISIK BISKUIT DARI TEPUNG KULIT BUAH LABU KUNING (Cucurbita moschata)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-62966-keripik-labu-kuning-aplikasi-tepung-kulit-formulas" title="JURIS - FORMULASI DAN UJI KESTABILAN FISIK BISKUIT DARI TEPUNG KULIT BUAH LABU KUNING (Cucurbita moschata)" target="_blank">FORMULASI DAN UJI KESTABILAN FISIK BISKUIT DARI TEPUNG KULIT BUAH LABU KUNING (Cucurbita moschata)</a>: Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan analisis lebih mendalam mengenai profil zat gizi lainnya, seperti kadar protein total. Selain itu, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan biskuit dengan variasi konsentrasi tepung kulit buah labu kuning yang lebih tinggi, untuk mengeksplorasi potensi manfaat kesehatan yang lebih besar. Terakhir, studi komparatif antara biskuit dengan dan tanpa tepung kulit buah labu kuning dapat dilakukan untuk membandingkan secara langsung karakteristik fisikokimia dan organoleptik keduanya, sehingga dapat memberikan gambaran lebih komprehensif tentang manfaat penggunaan tepung kulit buah labu kuning dalam biskuit..
<br>Formulasi biskuit dari tepung kulit buah labu kuning (Cucurbita moschata) dapat diformulasikan menjadi sediaan biskuit yang stabil secara fisik.Formula F1 dengan konsentrasi tepung kulit buah labu kuning 20% merupakan formula terbaik karena memperoleh tingkat kesukaan panelis tertinggi pada parameter warna, aroma, rasa, dan tekstur
<br>Kulit buah labu kuning (Cucurbita moschata) mengandung antioksidan seperti -karoten, -karoten, pektin, vitamin A dan C, dan mineral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kulit buah labu kuning dapat diformulasikan menjadi sediaan biskuit yang stabil secara fisikokimia serta mengetahui konsentrasi berapa sediaan biskuit tepung kulit buah labu kuning (Cucurbita moschata) memiliki ini yaitu fisikokimia yang baik. Jenis penelitian eksperimental dengan menggunakan empat formula biskuit, yaitu F1 (20%), F2 (24%), F3 (30%), dan F4 (34%). Data yang diperoleh terdiri atas data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/6/keripik-labu-kuning-aplikasi-tepung-kulit-formulas-thumb-992f1.webp" type="image/webp" length="117464" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/keripik-labu-kuning-aplikasi-tepung-kulit-formulas-thumb-57f3e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/keripik-labu-kuning-aplikasi-tepung-kulit-formulas-thumb-992f1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/6/keripik-labu-kuning-aplikasi-tepung-kulit-formulas-thumb-e0102.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3845-yamasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17856-jurnal-kesehatan-yamasi-makassar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Evaluasi Penyimpanan Obat dan Alat Kesehatan di Apotek Rejeki Lestari ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Evaluasi Penyimpanan Obat dan Alat Kesehatan di Apotek Rejeki Lestari ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Evaluasi Penyimpanan Obat dan Alat Kesehatan di Apotek Rejeki Lestari ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-62963-penyimpanan-obat-alat-kesehatan-apotek-evaluasi-ob" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-62963-penyimpanan-obat-alat-kesehatan-apotek-evaluasi-ob" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-30:8a86b02fcf4fdd20905a42f60432d4b9</id>
	<published>2026-08-30T19:00:18+07:00</published>
	<updated>2026-08-30T19:00:18+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="tikus putih" label="tikus putih" />
	<category term="daun kersen" label="daun kersen" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,daun,flag,kersen,putih,tikus]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas penyimpanan obat high alert medication di apotek, perlu dilakukan edukasi dan pelatihan lebih lanjut bagi apoteker dan tenaga teknis kefarmasian. Selain itu, penting untuk melakukan evaluasi dan pemantauan penyimpanan secara ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas penyimpanan obat high alert medication di apotek, perlu dilakukan edukasi dan pelatihan lebih lanjut bagi apoteker dan tenaga teknis kefarmasian. Selain itu, penting untuk melakukan evaluasi dan pemantauan penyimpanan secara ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/penyimpanan-obat-alat-kesehatan-apotek-evaluasi-si-thumb-21da5.webp" title="JURIS - Evaluasi Penyimpanan Obat dan Alat Kesehatan di Apotek Rejeki Lestari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/penyimpanan-obat-alat-kesehatan-apotek-evaluasi-si-thumb-21da5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/penyimpanan-obat-alat-kesehatan-apotek-evaluasi-si-thumb-21da5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/penyimpanan-obat-alat-kesehatan-apotek-evaluasi-si-thumb-21da5.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Penyimpanan Obat dan Alat Kesehatan di Apotek Rejeki Lestari" alt="JURIS - Evaluasi Penyimpanan Obat dan Alat Kesehatan di Apotek Rejeki Lestari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/penyimpanan-obat-alat-kesehatan-apotek-evaluasi-si-thumb-1906b.webp" title="JURIS - Evaluasi Penyimpanan Obat dan Alat Kesehatan di Apotek Rejeki Lestari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/penyimpanan-obat-alat-kesehatan-apotek-evaluasi-si-thumb-1906b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/penyimpanan-obat-alat-kesehatan-apotek-evaluasi-si-thumb-1906b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/penyimpanan-obat-alat-kesehatan-apotek-evaluasi-si-thumb-1906b.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Penyimpanan Obat dan Alat Kesehatan di Apotek Rejeki Lestari" alt="JURIS - Evaluasi Penyimpanan Obat dan Alat Kesehatan di Apotek Rejeki Lestari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/4/penyimpanan-obat-alat-kesehatan-apotek-evaluasi-si-thumb-be4ea.webp" title="JURIS - Evaluasi Penyimpanan Obat dan Alat Kesehatan di Apotek Rejeki Lestari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/4/penyimpanan-obat-alat-kesehatan-apotek-evaluasi-si-thumb-be4ea.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/4/penyimpanan-obat-alat-kesehatan-apotek-evaluasi-si-thumb-be4ea.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/4/penyimpanan-obat-alat-kesehatan-apotek-evaluasi-si-thumb-be4ea.webp 1x" title="JURIS - Evaluasi Penyimpanan Obat dan Alat Kesehatan di Apotek Rejeki Lestari" alt="JURIS - Evaluasi Penyimpanan Obat dan Alat Kesehatan di Apotek Rejeki Lestari" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-62963-penyimpanan-obat-alat-kesehatan-apotek-evaluasi-ob" title="JURIS - Evaluasi Penyimpanan Obat dan Alat Kesehatan di Apotek Rejeki Lestari" target="_blank">Evaluasi Penyimpanan Obat dan Alat Kesehatan di Apotek Rejeki Lestari</a>: Untuk meningkatkan kualitas penyimpanan obat high alert medication di apotek, perlu dilakukan edukasi dan pelatihan lebih lanjut bagi apoteker dan tenaga teknis kefarmasian. Selain itu, penting untuk melakukan evaluasi dan pemantauan penyimpanan secara berkala untuk menjaga mutu dan keamanan obat. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan sistem penyimpanan yang lebih efektif dan efisien, serta mengidentifikasi strategi terbaik untuk mengelola obat-obatan yang berisiko tinggi..
<br>Sistem penyimpanan obat dan alat kesehatan di Apotek Rejeki Lestari dinyatakan sangat baik dengan kesesuaian sebesar 84% dengan memenuhi 21 item pernyataan yang mengacu pada Petunjuk Teknis Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek Kemenkes RI tahun 2019.Item pernyataan yang belum memenuhi adalah penyimpanan obat terpisah untuk obat High Alert dan belum adanya pengatur suhu
<br>Penyimpanan obat dan alat kesehatan merupakan komponen penting dalam penyelenggaraan pelayanan kefarmasian, hal ini berpengaruh terhadap mutu, stabilitas, keamanan, serta efektivitas terapi. Pengelolaan penyimpanan yang tidak sesuai standar dapat menyebabkan degradasi bahan aktif, penurunan kualitas alat kesehatan, hingga risiko keselamatan pasien. Penerapan sistem penyimpanan yang tepat dan berbasis regulasi menjadi bagian penting dalam menjamin kualitas pelayanan kefarmasian di fasilitas kesehatan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kesesuaian penyimpanan obat dan alat kesehatan di Apotik Rejeki Lestari berdasarkan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pelayanan Kefarmasian tahun 2019.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/4/penyimpanan-obat-alat-kesehatan-apotek-evaluasi-si-thumb-21da5.webp" type="image/webp" length="77144" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/penyimpanan-obat-alat-kesehatan-apotek-evaluasi-si-thumb-21da5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/penyimpanan-obat-alat-kesehatan-apotek-evaluasi-si-thumb-1906b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/4/penyimpanan-obat-alat-kesehatan-apotek-evaluasi-si-thumb-be4ea.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3845-yamasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17856-jurnal-kesehatan-yamasi-makassar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ UJI AKTIVITAS FRAKSI N HEKSAN ETIL ASETAT ETANOL DAUN PARE Momordica charantia L TERHADAP Staphylococcus epidermidis DAN Salmonella thypi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ UJI AKTIVITAS FRAKSI N HEKSAN ETIL ASETAT ETANOL DAUN PARE Momordica charantia L TERHADAP Staphylococcus epidermidis DAN Salmonella thypi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ UJI AKTIVITAS FRAKSI N HEKSAN ETIL ASETAT ETANOL DAUN PARE Momordica charantia L TERHADAP Staphylococcus epidermidis DAN Salmonella thypi ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-62980-fraksi-etil-asetat-etanol-daun-pare-antibakte" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-62980-fraksi-etil-asetat-etanol-daun-pare-antibakte" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-30:56642c99b3620f0355c5e50ec767dd99</id>
	<published>2026-08-30T18:45:36+07:00</published>
	<updated>2026-08-30T18:45:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="rina bintoro" label="rina bintoro" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="etil asetat" label="etil asetat" />
	<itunes:keywords><![CDATA[asetat,bintoro,counter,etil,flag,rina]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian dapat dilanjutkan dengan menguji efektivitas fraksi daun pare terhadap bakteri lain seperti Escherichia coli atau Pseudomonas aeruginosa. Selain itu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi konsentrasi optimal fraksi etanol 96% ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian dapat dilanjutkan dengan menguji efektivitas fraksi daun pare terhadap bakteri lain seperti Escherichia coli atau Pseudomonas aeruginosa. Selain itu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi konsentrasi optimal fraksi etanol 96% ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/fraksi-etil-asetat-etanol-daun-pare-antibakteri-st-thumb-b6571.webp" title="JURIS - UJI AKTIVITAS FRAKSI N-HEKSAN, ETIL ASETAT, ETANOL DAUN PARE (Momordica charantia L.) TERHADAP Staphylococcus epidermidis DAN Salmonella thypi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/fraksi-etil-asetat-etanol-daun-pare-antibakteri-st-thumb-b6571.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/fraksi-etil-asetat-etanol-daun-pare-antibakteri-st-thumb-b6571.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/fraksi-etil-asetat-etanol-daun-pare-antibakteri-st-thumb-b6571.webp 1x" title="JURIS - UJI AKTIVITAS FRAKSI N-HEKSAN, ETIL ASETAT, ETANOL DAUN PARE (Momordica charantia L.) TERHADAP Staphylococcus epidermidis DAN Salmonella thypi" alt="JURIS - UJI AKTIVITAS FRAKSI N-HEKSAN, ETIL ASETAT, ETANOL DAUN PARE (Momordica charantia L.) TERHADAP Staphylococcus epidermidis DAN Salmonella thypi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/fraksi-etil-asetat-etanol-daun-pare-antibakteri-st-thumb-9bba0.webp" title="JURIS - UJI AKTIVITAS FRAKSI N-HEKSAN, ETIL ASETAT, ETANOL DAUN PARE (Momordica charantia L.) TERHADAP Staphylococcus epidermidis DAN Salmonella thypi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/fraksi-etil-asetat-etanol-daun-pare-antibakteri-st-thumb-9bba0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/fraksi-etil-asetat-etanol-daun-pare-antibakteri-st-thumb-9bba0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/fraksi-etil-asetat-etanol-daun-pare-antibakteri-st-thumb-9bba0.webp 1x" title="JURIS - UJI AKTIVITAS FRAKSI N-HEKSAN, ETIL ASETAT, ETANOL DAUN PARE (Momordica charantia L.) TERHADAP Staphylococcus epidermidis DAN Salmonella thypi" alt="JURIS - UJI AKTIVITAS FRAKSI N-HEKSAN, ETIL ASETAT, ETANOL DAUN PARE (Momordica charantia L.) TERHADAP Staphylococcus epidermidis DAN Salmonella thypi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/9/fraksi-etil-asetat-etanol-daun-pare-antibakteri-st-thumb-252a4.webp" title="JURIS - UJI AKTIVITAS FRAKSI N-HEKSAN, ETIL ASETAT, ETANOL DAUN PARE (Momordica charantia L.) TERHADAP Staphylococcus epidermidis DAN Salmonella thypi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/9/fraksi-etil-asetat-etanol-daun-pare-antibakteri-st-thumb-252a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/9/fraksi-etil-asetat-etanol-daun-pare-antibakteri-st-thumb-252a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/9/fraksi-etil-asetat-etanol-daun-pare-antibakteri-st-thumb-252a4.webp 1x" title="JURIS - UJI AKTIVITAS FRAKSI N-HEKSAN, ETIL ASETAT, ETANOL DAUN PARE (Momordica charantia L.) TERHADAP Staphylococcus epidermidis DAN Salmonella thypi" alt="JURIS - UJI AKTIVITAS FRAKSI N-HEKSAN, ETIL ASETAT, ETANOL DAUN PARE (Momordica charantia L.) TERHADAP Staphylococcus epidermidis DAN Salmonella thypi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-62980-fraksi-etil-asetat-etanol-daun-pare-antibakte" title="JURIS - UJI AKTIVITAS FRAKSI N-HEKSAN, ETIL ASETAT, ETANOL DAUN PARE (Momordica charantia L.) TERHADAP Staphylococcus epidermidis DAN Salmonella thypi" target="_blank">UJI AKTIVITAS FRAKSI N-HEKSAN, ETIL ASETAT, ETANOL DAUN PARE (Momordica charantia L.) TERHADAP Staphylococcus epidermidis DAN Salmonella thypi</a>: Penelitian dapat dilanjutkan dengan menguji efektivitas fraksi daun pare terhadap bakteri lain seperti Escherichia coli atau Pseudomonas aeruginosa. Selain itu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi konsentrasi optimal fraksi etanol 96% dalam menghambat pertumbuhan bakteri. Selain itu, studi tentang mekanisme kerja senyawa aktif dalam fraksi daun pare sebagai antibakteri perlu dilakukan untuk memahami interaksi kimia dengan dinding sel bakteri..
<br>Fraksi N-heksan, etil asetat, dan etanol 96% daun pare hijau (Momordica charantia L.) memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus epidermidis dan Salmonella thypi.Fraksi etanol 96% efektif menghambat kedua bakteri karena memiliki daya hambat lebih besar dibandingkan fraksi etil asetat dan N-heksan.Daun pare hijau efektif menghambat bakteri gram negatif dibandingkan gram positif
<br>Daun pare (Momordica charantia L.) memiliki kandungan senyawa seperti flavonoid, saponin, triterpenoid, glikosida dan alkaloid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan aktivitas antibakteri fraksi N-heksan, Etil asetat dan Etanol 96% dari daun pare (Momordica charantia L.) terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis dan Salmonella thypi. Metode penelitian ini merupakan penelitian eksperimental untuk melihat aktivitas antibakteri fraksi N-heksan, etil asetat, dan etanol 96% dengan konsentrasi 5%, 10% dan 15% dengan metode difusi cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi N-heksan, etil asetat, dan etanol 96% memiliki aktivitas...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/9/fraksi-etil-asetat-etanol-daun-pare-antibakteri-st-thumb-9bba0.webp" type="image/webp" length="59398" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/fraksi-etil-asetat-etanol-daun-pare-antibakteri-st-thumb-b6571.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/fraksi-etil-asetat-etanol-daun-pare-antibakteri-st-thumb-9bba0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/9/fraksi-etil-asetat-etanol-daun-pare-antibakteri-st-thumb-252a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3845-yamasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17856-jurnal-kesehatan-yamasi-makassar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Transforming traditional Kerinci carving motifs into creative products a qualitative study of cultural transmission and heritage sustainability ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Transforming traditional Kerinci carving motifs into creative products a qualitative study of cultural transmission and heritage sustainability ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Transforming traditional Kerinci carving motifs into creative products a qualitative study of cultural transmission and heritage sustainability ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-62977-integrasi-motif-batik-ringkel-pengemba" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-62977-integrasi-motif-batik-ringkel-pengemba" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-30:b016a6e180e3cdb4a2be8651bce6f140</id>
	<published>2026-08-30T18:44:27+07:00</published>
	<updated>2026-08-30T18:44:27+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="rance visual" label="rance visual" />
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="quick menu" label="quick menu" />
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main,menu,quick,rance,visual]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk menjaga keberlanjutan ukiran tradisional Kerinci, konservasi saja tidak cukup; diperlukan strategi revitalisasi yang dapat menghubungkan pelestarian dan pengembangan ukiran tradisional dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Salah satu pendekatan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk menjaga keberlanjutan ukiran tradisional Kerinci, konservasi saja tidak cukup; diperlukan strategi revitalisasi yang dapat menghubungkan pelestarian dan pengembangan ukiran tradisional dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Salah satu pendekatan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/integrasi-motif-batik-ringkel-pengembangan-produk-thumb-8e81b.webp" title="JURIS - Transforming traditional Kerinci carving motifs into creative products: a qualitative study of cultural transmission and heritage sustainability" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/integrasi-motif-batik-ringkel-pengembangan-produk-thumb-8e81b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/integrasi-motif-batik-ringkel-pengembangan-produk-thumb-8e81b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/integrasi-motif-batik-ringkel-pengembangan-produk-thumb-8e81b.webp 1x" title="JURIS - Transforming traditional Kerinci carving motifs into creative products: a qualitative study of cultural transmission and heritage sustainability" alt="JURIS - Transforming traditional Kerinci carving motifs into creative products: a qualitative study of cultural transmission and heritage sustainability" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/integrasi-motif-batik-ringkel-pengembangan-produk-thumb-66508.webp" title="JURIS - Transforming traditional Kerinci carving motifs into creative products: a qualitative study of cultural transmission and heritage sustainability" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/integrasi-motif-batik-ringkel-pengembangan-produk-thumb-66508.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/integrasi-motif-batik-ringkel-pengembangan-produk-thumb-66508.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/integrasi-motif-batik-ringkel-pengembangan-produk-thumb-66508.webp 1x" title="JURIS - Transforming traditional Kerinci carving motifs into creative products: a qualitative study of cultural transmission and heritage sustainability" alt="JURIS - Transforming traditional Kerinci carving motifs into creative products: a qualitative study of cultural transmission and heritage sustainability" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/e/integrasi-motif-batik-ringkel-pengembangan-produk-thumb-14ca7.webp" title="JURIS - Transforming traditional Kerinci carving motifs into creative products: a qualitative study of cultural transmission and heritage sustainability" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/e/integrasi-motif-batik-ringkel-pengembangan-produk-thumb-14ca7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/e/integrasi-motif-batik-ringkel-pengembangan-produk-thumb-14ca7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/e/integrasi-motif-batik-ringkel-pengembangan-produk-thumb-14ca7.webp 1x" title="JURIS - Transforming traditional Kerinci carving motifs into creative products: a qualitative study of cultural transmission and heritage sustainability" alt="JURIS - Transforming traditional Kerinci carving motifs into creative products: a qualitative study of cultural transmission and heritage sustainability" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-62977-integrasi-motif-batik-ringkel-pengemba" title="JURIS - Transforming traditional Kerinci carving motifs into creative products: a qualitative study of cultural transmission and heritage sustainability" target="_blank">Transforming traditional Kerinci carving motifs into creative products: a qualitative study of cultural transmission and heritage sustainability</a>: Untuk menjaga keberlanjutan ukiran tradisional Kerinci, konservasi saja tidak cukup; diperlukan strategi revitalisasi yang dapat menghubungkan pelestarian dan pengembangan ukiran tradisional dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Salah satu pendekatan yang muncul dalam studi warisan budaya adalah revitalisasi melalui transformasi elemen budaya menjadi produk kreatif. Dalam pendekatan ini, warisan budaya tidak hanya dilestarikan sebagai objek konservasi tetapi juga dimanfaatkan sebagai sumber inspirasi untuk pengembangan produk yang memiliki nilai ekonomi dan relevansi sosial. Transformasi motif ukiran tradisional menjadi berbagai produk kreatif memungkinkan nilai-nilai budaya diturunkan dan menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Pendekatan ini sejalan dengan konsep revitalisasi warisan, keberlanjutan budaya, dan ekonomi kreatif berbasis warisan, yang menempatkan warisan budaya sebagai sumber inovasi dan penciptaan nilai ekonomi. Transformasi motif ukiran tradisional Kerinci, sebagai manifestasi dari proses transformasi, mulai muncul melalui aplikasinya dalam produk kontemporer. Adaptasi motif ukiran tradisional seperti Rumah Larik, Bilik Padi, dan masjid kuno, antara lain penggunaan aksara Incung (aksara tradisional Kerinci) sebagai motif batik, serta penerapan motif ukiran pada berbagai produk kayu dan suvenir kontemporer. Namun, penelitian yang menjelaskan bagaimana motif ukiran diubah menjadi produk kreatif sebagai strategi untuk merevitalisasi warisan budaya masih relatif terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini mengusulkan model revitalisasi lima tahap yang menghubungkan dokumentasi, transformasi desain, inovasi produk, regenerasi pengrajin, dan penguatan ekosistem pentahelix untuk keberlanjutan budaya. Model ini menunjukkan bahwa keberlanjutan ukiran tradisional Kerinci tidak hanya bergantung pada upaya untuk melestarikan struktur secara fisik, tetapi juga pada kemampuan masyarakat untuk memahami, memanfaatkan, dan merevitalisasi nilai-nilai budaya yang tertanam di dalamnya. Warisan budaya berfungsi sebagai sumber kreativitas dan inovasi yang terus berkembang. Selain itu, sumber daya budaya dapat menjadi aset strategis dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis masyarakat. Oleh karena itu, revitalisasi warisan budaya dan pengembangan ekonomi kreatif adalah dua agenda yang saling mendukung dalam mencapai keberlanjutan budaya, ketahanan sosial, dan kesejahteraan masyarakat..
<br>Penelitian ini mengungkapkan bahwa transformasi motif ukiran tradisional Kerinci menjadi produk kreatif tidak didorong oleh inovasi desain, tetapi oleh runtuhnya mekanisme transmisi pengetahuan antargenerasi.Situasi ini telah menyebabkan pergeseran fundamental dari motif sebagai sistem makna budaya menjadi elemen visual terfragmentasi dalam ekonomi kreatif.Temuan menunjukkan bahwa perubahan utama tidak terjadi pada bentuk visual motif, tetapi pada status epistemologisnya dalam struktur pengetahuan budaya lokal.Penelitian ini juga menemukan bahwa proses adaptasi motif terjadi dengan cara yang tidak terstandar dan tergantung pada inisiatif individu pengrajin, menghasilkan diversifikasi interpretasi tanpa kerangka pengetahuan kolektif yang mengikat makna budaya.Dalam konteks ini, transformasi tidak secara otomatis mengarah pada revitalisasi budaya tetapi justru mempercepat pemisahan motif dari konteks pengetahuan aslinya.Selain itu, temuan penelitian menunjukkan bahwa keberlanjutan transformasi motif ditentukan oleh keterhubungan di antara aktor budaya, institusi lokal, dan sisa-sisa pengetahuan tradisional yang masih bertahan.Ketika keterhubungan ini melemah, transformasi cenderung tetap pada tingkat estetika tanpa memperluas dimensi budayanya.Secara konseptual, penelitian ini mengonfirmasi bahwa transformasi motif dalam konteks Kerinci merupakan bentuk disembedding budaya - pemisahan elemen budaya dari sistem pengetahuan aslinya sebelum terintegrasi ke dalam ekonomi kreatif.Temuan ini menawarkan perspektif baru tentang revitalisasi warisan budaya, menekankan bahwa hal itu tidak dapat dikurangi menjadi inovasi produk semata tetapi harus dipahami sebagai proses merekonstruksi struktur transmisi pengetahuan budaya yang mendasari keberlanjutan makna
<br>Penelitian ini menganalisis transformasi motif ukiran tradisional Kerinci menjadi produk kreatif sebagai titik masuk untuk merevitalisasi warisan budaya dalam kerangka ekonomi kreatif berbasis warisan. Penelitian ini memeriksa transformasi motif sebagai proses multi-level yang menghubungkan perubahan dalam pengetahuan budaya, adaptasi desain, dan revitalisasi ekosistem budaya. Menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dokumentasi visual, dan tinjauan literatur di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, melibatkan 25 informan yang dipilih secara purposive dan snowball. Data dianalisis melalui coding terbuka,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/e/integrasi-motif-batik-ringkel-pengembangan-produk-thumb-14ca7.webp" type="image/webp" length="166740" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/integrasi-motif-batik-ringkel-pengembangan-produk-thumb-8e81b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/integrasi-motif-batik-ringkel-pengembangan-produk-thumb-66508.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/e/integrasi-motif-batik-ringkel-pengembangan-produk-thumb-14ca7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-446-isi-surakarta.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17859-dewa-ruci-jurnal-pengkajian-penciptaan-seni.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Tingkat Kepuasan Pasien Diabetes Melitus Terhadap Pelayanan Kefarmasian di Klinik Prof Harsinen Sanusi Makassar ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Tingkat Kepuasan Pasien Diabetes Melitus Terhadap Pelayanan Kefarmasian di Klinik Prof Harsinen Sanusi Makassar ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Tingkat Kepuasan Pasien Diabetes Melitus Terhadap Pelayanan Kefarmasian di Klinik Prof Harsinen Sanusi Makassar ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-62961-kepuasan-pasien-hidup-ohca-diabetes" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-62961-kepuasan-pasien-hidup-ohca-diabetes" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-30:03d2ace0dcf67fc8e77c4bbce15dd4a7</id>
	<published>2026-08-30T18:38:51+07:00</published>
	<updated>2026-08-30T18:38:51+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="toona sureni" label="toona sureni" />
	<category term="putra satrio" label="putra satrio" />
	<category term="bannan muthi" label="bannan muthi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[bannan,muthi,putra,satrio,sureni,toona]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas pelayanan kefarmasian, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan sumber daya manusia, seperti pelatihan dan peningkatan kompetensi petugas farmasi. Selain itu, studi komparatif antara berbagai fasilitas kesehatan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas pelayanan kefarmasian, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan sumber daya manusia, seperti pelatihan dan peningkatan kompetensi petugas farmasi. Selain itu, studi komparatif antara berbagai fasilitas kesehatan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/kepuasan-pasien-hidup-ohca-diabetes-tipe2-melitus-thumb-90ba7.webp" title="JURIS - Tingkat Kepuasan Pasien Diabetes Melitus Terhadap Pelayanan Kefarmasian di Klinik Prof. Harsinen Sanusi Makassar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/kepuasan-pasien-hidup-ohca-diabetes-tipe2-melitus-thumb-90ba7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/kepuasan-pasien-hidup-ohca-diabetes-tipe2-melitus-thumb-90ba7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/kepuasan-pasien-hidup-ohca-diabetes-tipe2-melitus-thumb-90ba7.webp 1x" title="JURIS - Tingkat Kepuasan Pasien Diabetes Melitus Terhadap Pelayanan Kefarmasian di Klinik Prof. Harsinen Sanusi Makassar" alt="JURIS - Tingkat Kepuasan Pasien Diabetes Melitus Terhadap Pelayanan Kefarmasian di Klinik Prof. Harsinen Sanusi Makassar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/kepuasan-pasien-hidup-ohca-diabetes-tipe2-melitus-thumb-228dd.webp" title="JURIS - Tingkat Kepuasan Pasien Diabetes Melitus Terhadap Pelayanan Kefarmasian di Klinik Prof. Harsinen Sanusi Makassar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/kepuasan-pasien-hidup-ohca-diabetes-tipe2-melitus-thumb-228dd.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/kepuasan-pasien-hidup-ohca-diabetes-tipe2-melitus-thumb-228dd.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/kepuasan-pasien-hidup-ohca-diabetes-tipe2-melitus-thumb-228dd.webp 1x" title="JURIS - Tingkat Kepuasan Pasien Diabetes Melitus Terhadap Pelayanan Kefarmasian di Klinik Prof. Harsinen Sanusi Makassar" alt="JURIS - Tingkat Kepuasan Pasien Diabetes Melitus Terhadap Pelayanan Kefarmasian di Klinik Prof. Harsinen Sanusi Makassar" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/d/kepuasan-pasien-hidup-ohca-diabetes-tipe2-melitus-thumb-f7833.webp" title="JURIS - Tingkat Kepuasan Pasien Diabetes Melitus Terhadap Pelayanan Kefarmasian di Klinik Prof. Harsinen Sanusi Makassar" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/d/kepuasan-pasien-hidup-ohca-diabetes-tipe2-melitus-thumb-f7833.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/d/kepuasan-pasien-hidup-ohca-diabetes-tipe2-melitus-thumb-f7833.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/d/kepuasan-pasien-hidup-ohca-diabetes-tipe2-melitus-thumb-f7833.webp 1x" title="JURIS - Tingkat Kepuasan Pasien Diabetes Melitus Terhadap Pelayanan Kefarmasian di Klinik Prof. Harsinen Sanusi Makassar" alt="JURIS - Tingkat Kepuasan Pasien Diabetes Melitus Terhadap Pelayanan Kefarmasian di Klinik Prof. Harsinen Sanusi Makassar" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-62961-kepuasan-pasien-hidup-ohca-diabetes" title="JURIS - Tingkat Kepuasan Pasien Diabetes Melitus Terhadap Pelayanan Kefarmasian di Klinik Prof. Harsinen Sanusi Makassar" target="_blank">Tingkat Kepuasan Pasien Diabetes Melitus Terhadap Pelayanan Kefarmasian di Klinik Prof. Harsinen Sanusi Makassar</a>: Untuk meningkatkan kualitas pelayanan kefarmasian, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan sumber daya manusia, seperti pelatihan dan peningkatan kompetensi petugas farmasi. Selain itu, studi komparatif antara berbagai fasilitas kesehatan dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pasien dan menerapkan praktik terbaik. Penelitian juga dapat mengeksplorasi dampak kepuasan pasien terhadap hasil terapi dan kualitas hidup secara keseluruhan..
<br>Hasil penelitian mengenai tingkat kepuasan pasien diabetes melitus terhadap pelayanan kefarmasian di klinik Prof.Harsinen Sanusi Makassar pada bulan April-Mei 2025 menunjukkan bahwa rata-rata kepuasan pasien pada lima dimensi pelayanan mencapai 85,10%.Angka ini menandakan bahwa pelayanan kefarmasian yang diberikan termasuk dalam kategori sangat memuaskan
<br>Pelayanan kefarmasian merupakan bagian penting dalam sistem pelayanan kesehatan yang berperan langsung dalam meningkatkan kualitas hidup pasien, khususnya pada pasien dengan penyakit kronis seperti diabetes melitus. Kepuasan pasien menjadi indikator penting dalam menilai mutu pelayanan kefarmasian yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien diabetes melitus terhadap pelayanan kefarmasian di Klinik Prof. Dr. Harsinen Sanusi Makassar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observasional dengan pendekatan penilaian secara kuantitatif. Kepuasan dinilai berdasarkan lima dimensi yaitu bukti fisik (tangible), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), empati (empathy), dan keandalan (reliability). Hasil penelitian didapatkan kepuasan responden yakni tangible (79,0%) sangat puas, responsiveness (82,17%) sangat puas, assurance (91,00%)...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/d/kepuasan-pasien-hidup-ohca-diabetes-tipe2-melitus-thumb-90ba7.webp" type="image/webp" length="60002" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/kepuasan-pasien-hidup-ohca-diabetes-tipe2-melitus-thumb-90ba7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/kepuasan-pasien-hidup-ohca-diabetes-tipe2-melitus-thumb-228dd.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/d/kepuasan-pasien-hidup-ohca-diabetes-tipe2-melitus-thumb-f7833.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3845-yamasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17856-jurnal-kesehatan-yamasi-makassar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ EFFECTIVENESS TEST OF KEPOK BANANA STEM EXTRACT GEL PREPARATION Musa paradisiaca L AGAINST Staphylococcus epidermidisdisiaca L TERHADAP Staphylococcus epidermidis ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ EFFECTIVENESS TEST OF KEPOK BANANA STEM EXTRACT GEL PREPARATION Musa paradisiaca L AGAINST Staphylococcus epidermidisdisiaca L TERHADAP Staphylococcus epidermidis ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ EFFECTIVENESS TEST OF KEPOK BANANA STEM EXTRACT GEL PREPARATION Musa paradisiaca L AGAINST Staphylococcus epidermidisdisiaca L TERHADAP Staphylococcus epidermidis ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-62959-tepung-pisang-kepok-ekstrak-batang-serai-wangi-gel" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-62959-tepung-pisang-kepok-ekstrak-batang-serai-wangi-gel" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-08-30:32e4761a88f4016c5dcc160a53b54f44</id>
	<published>2026-08-30T18:19:23+07:00</published>
	<updated>2026-08-30T18:19:23+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="toona sureni" label="toona sureni" />
	<category term="putra satrio" label="putra satrio" />
	<category term="bannan muthi" label="bannan muthi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[bannan,muthi,putra,satrio,sureni,toona]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada uji aktivitas antibakteri gel ekstrak batang pisang kepok terhadap bakteri lain seperti Staphylococcus aureus atau Escherichia coli untuk memperluas aplikasi sediaan ini. Selain itu, perlu dilakukan optimasi formulasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada uji aktivitas antibakteri gel ekstrak batang pisang kepok terhadap bakteri lain seperti Staphylococcus aureus atau Escherichia coli untuk memperluas aplikasi sediaan ini. Selain itu, perlu dilakukan optimasi formulasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/tepung-pisang-kepok-ekstrak-batang-serai-wangi-gel-thumb-1f4b5.webp" title="JURIS - EFFECTIVENESS TEST OF KEPOK BANANA STEM EXTRACT GEL PREPARATION (Musa paradisiaca L.) AGAINST Staphylococcus epidermidisdisiaca L.) TERHADAP Staphylococcus epidermidis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/tepung-pisang-kepok-ekstrak-batang-serai-wangi-gel-thumb-1f4b5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/tepung-pisang-kepok-ekstrak-batang-serai-wangi-gel-thumb-1f4b5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/tepung-pisang-kepok-ekstrak-batang-serai-wangi-gel-thumb-1f4b5.webp 1x" title="JURIS - EFFECTIVENESS TEST OF KEPOK BANANA STEM EXTRACT GEL PREPARATION (Musa paradisiaca L.) AGAINST Staphylococcus epidermidisdisiaca L.) TERHADAP Staphylococcus epidermidis" alt="JURIS - EFFECTIVENESS TEST OF KEPOK BANANA STEM EXTRACT GEL PREPARATION (Musa paradisiaca L.) AGAINST Staphylococcus epidermidisdisiaca L.) TERHADAP Staphylococcus epidermidis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/tepung-pisang-kepok-ekstrak-batang-serai-wangi-gel-thumb-a7913.webp" title="JURIS - EFFECTIVENESS TEST OF KEPOK BANANA STEM EXTRACT GEL PREPARATION (Musa paradisiaca L.) AGAINST Staphylococcus epidermidisdisiaca L.) TERHADAP Staphylococcus epidermidis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/tepung-pisang-kepok-ekstrak-batang-serai-wangi-gel-thumb-a7913.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/tepung-pisang-kepok-ekstrak-batang-serai-wangi-gel-thumb-a7913.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/tepung-pisang-kepok-ekstrak-batang-serai-wangi-gel-thumb-a7913.webp 1x" title="JURIS - EFFECTIVENESS TEST OF KEPOK BANANA STEM EXTRACT GEL PREPARATION (Musa paradisiaca L.) AGAINST Staphylococcus epidermidisdisiaca L.) TERHADAP Staphylococcus epidermidis" alt="JURIS - EFFECTIVENESS TEST OF KEPOK BANANA STEM EXTRACT GEL PREPARATION (Musa paradisiaca L.) AGAINST Staphylococcus epidermidisdisiaca L.) TERHADAP Staphylococcus epidermidis" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/5/tepung-pisang-kepok-ekstrak-batang-serai-wangi-gel-thumb-9701e.webp" title="JURIS - EFFECTIVENESS TEST OF KEPOK BANANA STEM EXTRACT GEL PREPARATION (Musa paradisiaca L.) AGAINST Staphylococcus epidermidisdisiaca L.) TERHADAP Staphylococcus epidermidis" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/5/tepung-pisang-kepok-ekstrak-batang-serai-wangi-gel-thumb-9701e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/5/tepung-pisang-kepok-ekstrak-batang-serai-wangi-gel-thumb-9701e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/5/tepung-pisang-kepok-ekstrak-batang-serai-wangi-gel-thumb-9701e.webp 1x" title="JURIS - EFFECTIVENESS TEST OF KEPOK BANANA STEM EXTRACT GEL PREPARATION (Musa paradisiaca L.) AGAINST Staphylococcus epidermidisdisiaca L.) TERHADAP Staphylococcus epidermidis" alt="JURIS - EFFECTIVENESS TEST OF KEPOK BANANA STEM EXTRACT GEL PREPARATION (Musa paradisiaca L.) AGAINST Staphylococcus epidermidisdisiaca L.) TERHADAP Staphylococcus epidermidis" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-62959-tepung-pisang-kepok-ekstrak-batang-serai-wangi-gel" title="JURIS - EFFECTIVENESS TEST OF KEPOK BANANA STEM EXTRACT GEL PREPARATION (Musa paradisiaca L.) AGAINST Staphylococcus epidermidisdisiaca L.) TERHADAP Staphylococcus epidermidis" target="_blank">EFFECTIVENESS TEST OF KEPOK BANANA STEM EXTRACT GEL PREPARATION (Musa paradisiaca L.) AGAINST Staphylococcus epidermidisdisiaca L.) TERHADAP Staphylococcus epidermidis</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada uji aktivitas antibakteri gel ekstrak batang pisang kepok terhadap bakteri lain seperti Staphylococcus aureus atau Escherichia coli untuk memperluas aplikasi sediaan ini. Selain itu, perlu dilakukan optimasi formulasi gel dengan bahan tambahan seperti minyak esensial atau senyawa alami lainnya untuk meningkatkan efektivitas dan stabilitas produk. Peneliti juga disarankan mengeksplorasi mekanisme kerja antibakteri dari ekstrak batang pisang kepok melalui analisis senyawa aktif, seperti flavonoid atau alkaloid, untuk memastikan keamanan dan efikasinya dalam penggunaan medis..
<br>Sediaan gel ekstrak batang pisang kepok (Musa paradisiaca L.) efektif dalam menghambat pertumbuhan Staphylococcus epidermidis dan konsentrasi yang paling efektif dalam menghambat pertumbuhan Staphylococcus epidermidis adalah konsentrasi 3% dengan zona hambatan sebesar 21,41 mm (kuat)
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah sediaan gel ekstrak batang pisang kepok (Musa paradisiaca L.) memiliki efektivitas terhadap Staphylococcus epidermidis dan pada konsentrasi berapakah ekstrak batang pisang kepok paling efektif dalam menghambat pertumbuhan Staphylococcus epidermidis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental laboratorium untuk mengetahui efektivitas sediaan gel ekstrak batang pisang kepok (Musa paradisiaca L.) terhadap Staphylococcus epidermidis. Hasil penelitian yang telah dilakukan dari sediaan gel ekstrak batang pisang kepok efektif dalam menghambat pertumbuhan Staphylococcus epidermidis dan konsentrasi yang paling efektif dalam menghambat pertumbuhan Staphylococcus epidermidis...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/5/tepung-pisang-kepok-ekstrak-batang-serai-wangi-gel-thumb-a7913.webp" type="image/webp" length="81574" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/tepung-pisang-kepok-ekstrak-batang-serai-wangi-gel-thumb-1f4b5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/tepung-pisang-kepok-ekstrak-batang-serai-wangi-gel-thumb-a7913.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/5/tepung-pisang-kepok-ekstrak-batang-serai-wangi-gel-thumb-9701e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-3845-yamasi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17856-jurnal-kesehatan-yamasi-makassar.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Sun, 30 Aug 2026 22:29:03 +0700. 12 items. Served in: 5.731 seconds [atom] -->
