<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-04-30T17:44:23+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Etalase Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Challenges and Opportunities of AI Implementation in Financial Sector Early Warning System ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Challenges and Opportunities of AI Implementation in Financial Sector Early Warning System ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Challenges and Opportunities of AI Implementation in Financial Sector Early Warning System ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43266-sistem-pendukung-pengambilan-keputusan-ekosistem" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43266-sistem-pendukung-pengambilan-keputusan-ekosistem" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-30:fe2260eb564ea3dbbb30c6f6255fabee</id>
	<published>2026-04-30T15:47:31+07:00</published>
	<updated>2026-04-30T15:47:31+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="quick menu" label="quick menu" />
	<category term="contact us" label="contact us" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,menu,quick,us,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, penelitian lanjutan dapat meneliti dampak penerapan AI pada model peringatan dini di sektor perbankan mikro di Indonesia dengan mengumpulkan data real-time transaksi mikro dan menilai efektivitas algoritma deteksi penipuan relatif terhadap sistem ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, penelitian lanjutan dapat meneliti dampak penerapan AI pada model peringatan dini di sektor perbankan mikro di Indonesia dengan mengumpulkan data real-time transaksi mikro dan menilai efektivitas algoritma deteksi penipuan relatif terhadap sistem ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/5/sistem-pendukung-pengambilan-keputusan-ekosistem-t-thumb-40895.webp" title="JURIS - Challenges and Opportunities of AI Implementation in Financial Sector Early Warning System" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/sistem-pendukung-pengambilan-keputusan-ekosistem-t-thumb-40895.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/sistem-pendukung-pengambilan-keputusan-ekosistem-t-thumb-40895.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/sistem-pendukung-pengambilan-keputusan-ekosistem-t-thumb-40895.webp 1x" title="JURIS - Challenges and Opportunities of AI Implementation in Financial Sector Early Warning System" alt="JURIS - Challenges and Opportunities of AI Implementation in Financial Sector Early Warning System" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/5/sistem-pendukung-pengambilan-keputusan-ekosistem-t-thumb-0ba72.webp" title="JURIS - Challenges and Opportunities of AI Implementation in Financial Sector Early Warning System" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/sistem-pendukung-pengambilan-keputusan-ekosistem-t-thumb-0ba72.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/sistem-pendukung-pengambilan-keputusan-ekosistem-t-thumb-0ba72.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/sistem-pendukung-pengambilan-keputusan-ekosistem-t-thumb-0ba72.webp 1x" title="JURIS - Challenges and Opportunities of AI Implementation in Financial Sector Early Warning System" alt="JURIS - Challenges and Opportunities of AI Implementation in Financial Sector Early Warning System" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/5/sistem-pendukung-pengambilan-keputusan-ekosistem-t-thumb-ebcee.webp" title="JURIS - Challenges and Opportunities of AI Implementation in Financial Sector Early Warning System" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/5/sistem-pendukung-pengambilan-keputusan-ekosistem-t-thumb-ebcee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/5/sistem-pendukung-pengambilan-keputusan-ekosistem-t-thumb-ebcee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/5/sistem-pendukung-pengambilan-keputusan-ekosistem-t-thumb-ebcee.webp 1x" title="JURIS - Challenges and Opportunities of AI Implementation in Financial Sector Early Warning System" alt="JURIS - Challenges and Opportunities of AI Implementation in Financial Sector Early Warning System" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43266-sistem-pendukung-pengambilan-keputusan-ekosistem" title="JURIS - Challenges and Opportunities of AI Implementation in Financial Sector Early Warning System" target="_blank">Challenges and Opportunities of AI Implementation in Financial Sector Early Warning System</a>: Pertama, penelitian lanjutan dapat meneliti dampak penerapan AI pada model peringatan dini di sektor perbankan mikro di Indonesia dengan mengumpulkan data real-time transaksi mikro dan menilai efektivitas algoritma deteksi penipuan relatif terhadap sistem tradisional. Kedua, penelitian berikutnya dapat mengembangkan kerangka kerja regulasi AI yang spesifik untuk sektor keuangan, termasuk pedoman audit dan penilaian bias, serta menguji penerapannya di beberapa bank besar untuk melihat kecepatan adaptasi dan kepatuhan. Ketiga, studi lebih lanjut dapat mengeksplorasi integrasi AI dengan teknologi blockchain untuk meningkatkan transparansi dan auditabilitas dalam sistem peringatan dini, serta menganalisis potensi sinergi antara keduanya dalam menurunkan risiko sistemik..
<br>Penerapan AI di sistem peringatan dini sektor keuangan menawarkan peluang besar untuk meningkatkan efektivitas manajemen risiko, efisiensi operasional, dan akurasi deteksi ancaman.Namun, tantangan utama terkait kualitas data, keamanan, keandalan model, dan bias algoritma harus dikelola dengan baik melalui kebijakan tata kelola, pengamanan data, dan regulasi yang adaptif.Pendekatan terintegrasi yang melibatkan penguatan data governance, peningkatan cybersecurity, pengembangan sumber daya manusia, serta kolaborasi aktif dengan regulator diperlukan untuk memaksimalkan manfaat AI sambil meminimalkan risiko
<br>Transformasi digital di sektor keuangan mendorong adopsi Kecerdasan Buatan (AI) dalam sistem peringatan dini untuk meningkatkan deteksi dan mitigasi risiko. Penelitian ini menggunakan tinjauan literatur untuk mengevaluasi tantangan dan peluang AI di sistem peringatan dini sektor keuangan. Hasil menunjukkan bahwa AI meningkatkan akurasi deteksi penipuan, efisiensi operasional, personalisasi layanan, dan pengambilan keputusan berbasis data, namun dihadapkan pada tantangan kualitas data, keamanan, bias algoritma, sumber daya manusia terbatas, serta regulasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/5/sistem-pendukung-pengambilan-keputusan-ekosistem-t-thumb-ebcee.webp" type="image/webp" length="110492" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/sistem-pendukung-pengambilan-keputusan-ekosistem-t-thumb-40895.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/sistem-pendukung-pengambilan-keputusan-ekosistem-t-thumb-0ba72.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/5/sistem-pendukung-pengambilan-keputusan-ekosistem-t-thumb-ebcee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6884-sinomicsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16847-international-journal-social-science-education-communication.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Efektivitas Penggunaan Pupuk Feses Kelinci Terhadap Pertumbuhan Tanaman Caisim Brassica Juncea ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Efektivitas Penggunaan Pupuk Feses Kelinci Terhadap Pertumbuhan Tanaman Caisim Brassica Juncea ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Efektivitas Penggunaan Pupuk Feses Kelinci Terhadap Pertumbuhan Tanaman Caisim Brassica Juncea ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43275-pengaruh-pupuk-organik-sifat-biologi-tanah-kombina" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43275-pengaruh-pupuk-organik-sifat-biologi-tanah-kombina" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-30:9d23dc71b447e6d0b0be0691f18cc3f2</id>
	<published>2026-04-30T15:35:29+07:00</published>
	<updated>2026-04-30T15:35:29+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="devi anugrah" label="devi anugrah" />
	<category term="ade hikmat" label="ade hikmat" />
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ade,anugrah,devi,hikmat,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk menguji efektivitas feses kelinci yang difermentasi dengan EM4 terhadap pertumbuhan caisim, mengingat kandungan hara yang lebih tinggi dari hasil studi Universitas Brawijaya. Kedua, perlu dikaji perbandingan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk menguji efektivitas feses kelinci yang difermentasi dengan EM4 terhadap pertumbuhan caisim, mengingat kandungan hara yang lebih tinggi dari hasil studi Universitas Brawijaya. Kedua, perlu dikaji perbandingan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/pengaruh-pupuk-organik-sifat-biologi-tanah-kombina-thumb-6acee.webp" title="JURIS - Efektivitas Penggunaan Pupuk Feses Kelinci Terhadap Pertumbuhan Tanaman Caisim (Brassica Juncea)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/pengaruh-pupuk-organik-sifat-biologi-tanah-kombina-thumb-6acee.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/pengaruh-pupuk-organik-sifat-biologi-tanah-kombina-thumb-6acee.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/pengaruh-pupuk-organik-sifat-biologi-tanah-kombina-thumb-6acee.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Penggunaan Pupuk Feses Kelinci Terhadap Pertumbuhan Tanaman Caisim (Brassica Juncea)" alt="JURIS - Efektivitas Penggunaan Pupuk Feses Kelinci Terhadap Pertumbuhan Tanaman Caisim (Brassica Juncea)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/pengaruh-pupuk-organik-sifat-biologi-tanah-kombina-thumb-7573c.webp" title="JURIS - Efektivitas Penggunaan Pupuk Feses Kelinci Terhadap Pertumbuhan Tanaman Caisim (Brassica Juncea)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/pengaruh-pupuk-organik-sifat-biologi-tanah-kombina-thumb-7573c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/pengaruh-pupuk-organik-sifat-biologi-tanah-kombina-thumb-7573c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/pengaruh-pupuk-organik-sifat-biologi-tanah-kombina-thumb-7573c.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Penggunaan Pupuk Feses Kelinci Terhadap Pertumbuhan Tanaman Caisim (Brassica Juncea)" alt="JURIS - Efektivitas Penggunaan Pupuk Feses Kelinci Terhadap Pertumbuhan Tanaman Caisim (Brassica Juncea)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/3/pengaruh-pupuk-organik-sifat-biologi-tanah-kombina-thumb-df8c9.webp" title="JURIS - Efektivitas Penggunaan Pupuk Feses Kelinci Terhadap Pertumbuhan Tanaman Caisim (Brassica Juncea)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/3/pengaruh-pupuk-organik-sifat-biologi-tanah-kombina-thumb-df8c9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/3/pengaruh-pupuk-organik-sifat-biologi-tanah-kombina-thumb-df8c9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/3/pengaruh-pupuk-organik-sifat-biologi-tanah-kombina-thumb-df8c9.webp 1x" title="JURIS - Efektivitas Penggunaan Pupuk Feses Kelinci Terhadap Pertumbuhan Tanaman Caisim (Brassica Juncea)" alt="JURIS - Efektivitas Penggunaan Pupuk Feses Kelinci Terhadap Pertumbuhan Tanaman Caisim (Brassica Juncea)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43275-pengaruh-pupuk-organik-sifat-biologi-tanah-kombina" title="JURIS - Efektivitas Penggunaan Pupuk Feses Kelinci Terhadap Pertumbuhan Tanaman Caisim (Brassica Juncea)" target="_blank">Efektivitas Penggunaan Pupuk Feses Kelinci Terhadap Pertumbuhan Tanaman Caisim (Brassica Juncea)</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk menguji efektivitas feses kelinci yang difermentasi dengan EM4 terhadap pertumbuhan caisim, mengingat kandungan hara yang lebih tinggi dari hasil studi Universitas Brawijaya. Kedua, perlu dikaji perbandingan antara pupuk feses kelinci dan pupuk organik lain seperti bekas magot untuk mengetahui efisiensi dan preferensi dalam budidaya sayuran secara organik. Ketiga, penting untuk meneliti dosis optimal feses kelinci dalam skala lapangan terbuka dengan mempertimbangkan faktor lingkungan seperti curah hujan dan suhu, mengingat penelitian ini dilakukan di green house yang terkontrol. Penelitian-penelitian baru ini dapat menjawab pertanyaan tentang efisiensi jangka panjang, kelayakan ekonomi, dan dampak terhadap kualitas tanah serta keberlanjutan pertanian organik. Dengan membandingkan berbagai sumber pupuk organik, penelitian dapat memberikan rekomendasi praktis bagi petani urban dan pertanian perkotaan. Pengujian di kondisi nyata juga penting untuk memastikan hasil laboratorium dapat direplikasi di luar lingkungan terkendali. Selain itu, analisis mikrobiologi tanah pasca-aplikasi feses kelinci dapat mengungkap dampak terhadap keanekaragaman mikroba. Studi tentang residu hara dan potensi akumulasi unsur berbahaya setelah aplikasi berulang juga perlu dipertimbangkan. Penelitian lebih lanjut dapat mengevaluasi kombinasi pupuk feses kelinci dengan pupuk hayati untuk memaksimalkan pertumbuhan tanaman secara alami. Dengan demikian, penelitian lanjutan tidak hanya memperdalam temuan saat ini tetapi juga mendukung pengembangan sistem pertanian organik yang lebih holistik dan berkelanjutan..
<br>Pemberian pupuk feses kelinci berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan tanaman caisim, dengan hasil terbaik diperoleh pada perlakuan P2 (perbandingan tanah dan feses kelinci 2.Ketiga parameter pertumbuhan Ai berat segar, berat kering, dan panjang akar Ai menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan kontrol.Peningkatan tersebut mencapai 260,49%, 272,09%, dan 180,0% terhadap kontrol secara berturut-turut
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk feses kelinci terhadap pertumbuhan tanaman caisim (Brassica juncea L.). Penelitian ini dilaksanakan di Green House Biologi Kampus FKIP Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari 5 perlakuan dan 5 kali ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah P0 (kontrol), P1 tanah dan feses kelinci 1:1 (v:v), P2 tanah dan feses kelinci 2:1 (v:v),...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/3/pengaruh-pupuk-organik-sifat-biologi-tanah-kombina-thumb-df8c9.webp" type="image/webp" length="72050" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/pengaruh-pupuk-organik-sifat-biologi-tanah-kombina-thumb-6acee.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/pengaruh-pupuk-organik-sifat-biologi-tanah-kombina-thumb-7573c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/3/pengaruh-pupuk-organik-sifat-biologi-tanah-kombina-thumb-df8c9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-157-umb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16693-jurnal-riset-inovasi-pendidikan-sains-jrips.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Regulatory Challenges in the Face of the Gig Economy and Cross Border Remote Work ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Regulatory Challenges in the Face of the Gig Economy and Cross Border Remote Work ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Regulatory Challenges in the Face of the Gig Economy and Cross Border Remote Work ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43269-sistem-regulasi-commerce-lintas-negara-na" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43269-sistem-regulasi-commerce-lintas-negara-na" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-30:f4575c4353965b65aeddc2afc9cf7401</id>
	<published>2026-04-30T15:30:47+07:00</published>
	<updated>2026-04-30T15:30:47+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="quick menu" label="quick menu" />
	<category term="contact us" label="contact us" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,menu,quick,us,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana model perlindungan sosial yang dapat diterapkan secara lintas negara bagi pekerja gig dan pekerja jarak jauh, khususnya dalam skema portabilitas manfaat jaminan sosial antarnegara, agar pekerja tidak kehilangan hak atas ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu diteliti bagaimana model perlindungan sosial yang dapat diterapkan secara lintas negara bagi pekerja gig dan pekerja jarak jauh, khususnya dalam skema portabilitas manfaat jaminan sosial antarnegara, agar pekerja tidak kehilangan hak atas ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/sistem-regulasi-commerce-lintas-negara-nasional-st-thumb-47a8f.webp" title="JURIS - Regulatory Challenges in the Face of the Gig Economy and Cross-Border Remote Work" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/sistem-regulasi-commerce-lintas-negara-nasional-st-thumb-47a8f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/sistem-regulasi-commerce-lintas-negara-nasional-st-thumb-47a8f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/sistem-regulasi-commerce-lintas-negara-nasional-st-thumb-47a8f.webp 1x" title="JURIS - Regulatory Challenges in the Face of the Gig Economy and Cross-Border Remote Work" alt="JURIS - Regulatory Challenges in the Face of the Gig Economy and Cross-Border Remote Work" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/sistem-regulasi-commerce-lintas-negara-nasional-st-thumb-6b3ac.webp" title="JURIS - Regulatory Challenges in the Face of the Gig Economy and Cross-Border Remote Work" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/sistem-regulasi-commerce-lintas-negara-nasional-st-thumb-6b3ac.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/sistem-regulasi-commerce-lintas-negara-nasional-st-thumb-6b3ac.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/sistem-regulasi-commerce-lintas-negara-nasional-st-thumb-6b3ac.webp 1x" title="JURIS - Regulatory Challenges in the Face of the Gig Economy and Cross-Border Remote Work" alt="JURIS - Regulatory Challenges in the Face of the Gig Economy and Cross-Border Remote Work" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/5/sistem-regulasi-commerce-lintas-negara-nasional-st-thumb-d0e23.webp" title="JURIS - Regulatory Challenges in the Face of the Gig Economy and Cross-Border Remote Work" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/5/sistem-regulasi-commerce-lintas-negara-nasional-st-thumb-d0e23.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/5/sistem-regulasi-commerce-lintas-negara-nasional-st-thumb-d0e23.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/5/sistem-regulasi-commerce-lintas-negara-nasional-st-thumb-d0e23.webp 1x" title="JURIS - Regulatory Challenges in the Face of the Gig Economy and Cross-Border Remote Work" alt="JURIS - Regulatory Challenges in the Face of the Gig Economy and Cross-Border Remote Work" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43269-sistem-regulasi-commerce-lintas-negara-na" title="JURIS - Regulatory Challenges in the Face of the Gig Economy and Cross-Border Remote Work" target="_blank">Regulatory Challenges in the Face of the Gig Economy and Cross-Border Remote Work</a>: Pertama, perlu diteliti bagaimana model perlindungan sosial yang dapat diterapkan secara lintas negara bagi pekerja gig dan pekerja jarak jauh, khususnya dalam skema portabilitas manfaat jaminan sosial antarnegara, agar pekerja tidak kehilangan hak atas pensiun, kesehatan, atau jaminan kecelakaan kerja meskipun bekerja dari negara berbeda. Kedua, penting untuk mempelajari penerapan status pekerja hibrida yang berada di antara kategori pegawai tetap dan kontraktor independen, guna menciptakan kategori hukum baru yang memberikan keseimbangan antara fleksibilitas kerja dan jaminan perlindungan dasar seperti upah minimum dan cuti. Ketiga, perlu dikaji efektivitas kerangka hukum internasional atau kesepakatan regional untuk mengatur pekerjaan digital lintas batas, termasuk mekanisme penyelesaian sengketa hukum, yurisdiksi pajak, dan standar data pribadi, sehingga perusahaan dan pekerja memiliki kepastian hukum dalam menjalankan aktivitas kerja lintas yurisdiksi. Penelitian-penelitian ini akan membantu merancang sistem regulasi yang lebih inklusif, adil, dan responsif terhadap perkembangan dunia kerja digital global tanpa mengorbankan hak pekerja maupun daya saing perusahaan..
<br>Tantangan regulasi dalam menghadapi ekonomi gig dan pekerjaan jarak jauh lintas negara sangat kompleks, mencakup aspek status hukum pekerja, perlindungan sosial, perpajakan, serta penegakan hukum lintas yurisdiksi.Sistem hukum ketenagakerjaan yang ada masih berorientasi pada hubungan kerja konvensional sehingga belum mampu menampung dinamika dan kebutuhan pekerja di era digital yang semakin fleksibel dan lintas batas.Upaya mengatasi tantangan ini memerlukan reformasi regulasi yang adaptif dan kolaborasi lintas negara agar ekosistem ekonomi gig dan pekerjaan jarak jauh lintas negara dapat tumbuh secara berkelanjutan tanpa mengabaikan perlindungan terhadap hak pekerja
<br>Perkembangan ekonomi gig dan pekerjaan jarak jauh lintas negara telah secara signifikan mengubah dunia kerja, namun juga menimbulkan tantangan regulasi yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tantangan regulasi yang dihadapi dalam konteks ekonomi gig dan pekerjaan jarak jauh lintas negara serta mengevaluasi respons kebijakan dari berbagai negara. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur dengan mengkaji literatur ilmiah, regulasi nasional dan internasional, serta laporan kebijakan terkait. Hasil menunjukkan bahwa status hukum pekerja yang tidak jelas, perbedaan regulasi antarnegara, isu perpajakan, dan perlindungan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/5/sistem-regulasi-commerce-lintas-negara-nasional-st-thumb-6b3ac.webp" type="image/webp" length="115718" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/sistem-regulasi-commerce-lintas-negara-nasional-st-thumb-47a8f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/sistem-regulasi-commerce-lintas-negara-nasional-st-thumb-6b3ac.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/5/sistem-regulasi-commerce-lintas-negara-nasional-st-thumb-d0e23.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6884-sinomicsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16847-international-journal-social-science-education-communication.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Ice Breaking Pada Motivasi dan Hasil Belajar Biologi Siswa di SMPN 18 Kota Bengkulu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Ice Breaking Pada Motivasi dan Hasil Belajar Biologi Siswa di SMPN 18 Kota Bengkulu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Ice Breaking Pada Motivasi dan Hasil Belajar Biologi Siswa di SMPN 18 Kota Bengkulu ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43274-makam-studi-siswa-minat-motivasi-perilaku" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43274-makam-studi-siswa-minat-motivasi-perilaku" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-30:beb708eeb43fc839bd3619f67f78ee77</id>
	<published>2026-04-30T15:28:22+07:00</published>
	<updated>2026-04-30T15:28:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="devi anugrah" label="devi anugrah" />
	<category term="ade hikmat" label="ade hikmat" />
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ade,anugrah,devi,hikmat,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas berbagai jenis ice breaking yang berbeda terhadap motivasi dan hasil belajar siswa, dengan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas berbagai jenis ice breaking yang berbeda terhadap motivasi dan hasil belajar siswa, dengan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/makam-studi-siswa-minat-motivasi-perilaku-belajar-thumb-1bb6a.webp" title="JURIS - Pengaruh Ice Breaking Pada Motivasi dan Hasil Belajar Biologi Siswa di SMPN 18 Kota Bengkulu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/makam-studi-siswa-minat-motivasi-perilaku-belajar-thumb-1bb6a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/makam-studi-siswa-minat-motivasi-perilaku-belajar-thumb-1bb6a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/makam-studi-siswa-minat-motivasi-perilaku-belajar-thumb-1bb6a.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Ice Breaking Pada Motivasi dan Hasil Belajar Biologi Siswa di SMPN 18 Kota Bengkulu" alt="JURIS - Pengaruh Ice Breaking Pada Motivasi dan Hasil Belajar Biologi Siswa di SMPN 18 Kota Bengkulu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/makam-studi-siswa-minat-motivasi-perilaku-belajar-thumb-53929.webp" title="JURIS - Pengaruh Ice Breaking Pada Motivasi dan Hasil Belajar Biologi Siswa di SMPN 18 Kota Bengkulu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/makam-studi-siswa-minat-motivasi-perilaku-belajar-thumb-53929.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/makam-studi-siswa-minat-motivasi-perilaku-belajar-thumb-53929.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/makam-studi-siswa-minat-motivasi-perilaku-belajar-thumb-53929.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Ice Breaking Pada Motivasi dan Hasil Belajar Biologi Siswa di SMPN 18 Kota Bengkulu" alt="JURIS - Pengaruh Ice Breaking Pada Motivasi dan Hasil Belajar Biologi Siswa di SMPN 18 Kota Bengkulu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/3/makam-studi-siswa-minat-motivasi-perilaku-belajar-thumb-c89b9.webp" title="JURIS - Pengaruh Ice Breaking Pada Motivasi dan Hasil Belajar Biologi Siswa di SMPN 18 Kota Bengkulu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/3/makam-studi-siswa-minat-motivasi-perilaku-belajar-thumb-c89b9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/3/makam-studi-siswa-minat-motivasi-perilaku-belajar-thumb-c89b9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/3/makam-studi-siswa-minat-motivasi-perilaku-belajar-thumb-c89b9.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Ice Breaking Pada Motivasi dan Hasil Belajar Biologi Siswa di SMPN 18 Kota Bengkulu" alt="JURIS - Pengaruh Ice Breaking Pada Motivasi dan Hasil Belajar Biologi Siswa di SMPN 18 Kota Bengkulu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43274-makam-studi-siswa-minat-motivasi-perilaku" title="JURIS - Pengaruh Ice Breaking Pada Motivasi dan Hasil Belajar Biologi Siswa di SMPN 18 Kota Bengkulu" target="_blank">Pengaruh Ice Breaking Pada Motivasi dan Hasil Belajar Biologi Siswa di SMPN 18 Kota Bengkulu</a>: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi efektivitas berbagai jenis ice breaking yang berbeda terhadap motivasi dan hasil belajar siswa, dengan mempertimbangkan karakteristik mata pelajaran dan tingkat kelas. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh ice breaking terhadap aspek afektif siswa, seperti rasa percaya diri dan minat terhadap mata pelajaran biologi. Ketiga, penelitian dapat mengkaji bagaimana ice breaking dapat diintegrasikan secara efektif ke dalam kurikulum biologi untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih menarik dan memotivasi siswa..
<br>Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar siswa dalam pelajaran IPA dan Biologi di SMPN 18, Kota Bengkulu, dipengaruhi oleh Ice Breaking.Selain itu, prestasi belajar siswa dalam pelajaran IPA dan Biologi di SMPN 18, Kota Bengkulu, juga dipengaruhi oleh Ice Breaking.Oleh karena itu, guru diharapkan mampu menguasai teknik ice breaking sebelum memulai proses pembelajaran
<br>Proses pembelajaran yang monoton membuat siswa merasa bosan dalam belajar, untuk itu diperlukan strategi pembelajaran yang inovatif. Salah satu strateginya adalah pemberian ice breaking. Penelitian ini dalam rangka menganalisis apakah terdapat pengaruh ice breaking terhadap hasil dan motivasi belajar Biologi siswa di SMPN 18 Bengkulu. Dengan Desain Kelompok Kontrol Nonekuivalen, penelitian ini bersifat kuasi-eksperimental. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 29 siswa dari dua kelas: VII.5 (kelompok eksperimen) dan VII.8 (kelompok kontrol). Hasil studi menemukan, motivasi serta hasil studi siswa mengalami kenaikan melalui pemberian ice breaking.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/3/makam-studi-siswa-minat-motivasi-perilaku-belajar-thumb-1bb6a.webp" type="image/webp" length="58884" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/makam-studi-siswa-minat-motivasi-perilaku-belajar-thumb-1bb6a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/makam-studi-siswa-minat-motivasi-perilaku-belajar-thumb-53929.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/3/makam-studi-siswa-minat-motivasi-perilaku-belajar-thumb-c89b9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-157-umb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16693-jurnal-riset-inovasi-pendidikan-sains-jrips.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Unveiling Antimicrobial Resistance Trends in Malaysia A Comparative Study with Global Pattern ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Unveiling Antimicrobial Resistance Trends in Malaysia A Comparative Study with Global Pattern ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Unveiling Antimicrobial Resistance Trends in Malaysia A Comparative Study with Global Pattern ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43281-resistensi-bakteri-vibrio-antimikroba" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43281-resistensi-bakteri-vibrio-antimikroba" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-30:c9ddd4e198138d1c146b30eece2e800a</id>
	<published>2026-04-30T15:18:31+07:00</published>
	<updated>2026-04-30T15:18:31+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="qadri mehedi" label="qadri mehedi" />
	<category term="nicola vasso" label="nicola vasso" />
	<category term="guymer lisa" label="guymer lisa" />
	<itunes:keywords><![CDATA[guymer,lisa,mehedi,nicola,qadri,vasso]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1) Menyelidiki kaitan praktik penggunaan antibiotik di sektor pertanian dan peternakan dengan peningkatan resistensi bakteri di masyarakat, guna mengidentifikasi jalur transmisi yang mungkin. 2) Mengembangkan dan mengevaluasi intervensi berbasis sistem ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1) Menyelidiki kaitan praktik penggunaan antibiotik di sektor pertanian dan peternakan dengan peningkatan resistensi bakteri di masyarakat, guna mengidentifikasi jalur transmisi yang mungkin. 2) Mengembangkan dan mengevaluasi intervensi berbasis sistem ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/resistensi-bakteri-vibrio-antimikroba-antibiotik-m-thumb-f1317.webp" title="JURIS - Unveiling Antimicrobial Resistance Trends in Malaysia: A Comparative Study with Global Pattern" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/resistensi-bakteri-vibrio-antimikroba-antibiotik-m-thumb-f1317.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/resistensi-bakteri-vibrio-antimikroba-antibiotik-m-thumb-f1317.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/resistensi-bakteri-vibrio-antimikroba-antibiotik-m-thumb-f1317.webp 1x" title="JURIS - Unveiling Antimicrobial Resistance Trends in Malaysia: A Comparative Study with Global Pattern" alt="JURIS - Unveiling Antimicrobial Resistance Trends in Malaysia: A Comparative Study with Global Pattern" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/resistensi-bakteri-vibrio-antimikroba-antibiotik-m-thumb-eb7e3.webp" title="JURIS - Unveiling Antimicrobial Resistance Trends in Malaysia: A Comparative Study with Global Pattern" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/resistensi-bakteri-vibrio-antimikroba-antibiotik-m-thumb-eb7e3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/resistensi-bakteri-vibrio-antimikroba-antibiotik-m-thumb-eb7e3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/resistensi-bakteri-vibrio-antimikroba-antibiotik-m-thumb-eb7e3.webp 1x" title="JURIS - Unveiling Antimicrobial Resistance Trends in Malaysia: A Comparative Study with Global Pattern" alt="JURIS - Unveiling Antimicrobial Resistance Trends in Malaysia: A Comparative Study with Global Pattern" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/b/resistensi-bakteri-vibrio-antimikroba-antibiotik-m-thumb-0aec0.webp" title="JURIS - Unveiling Antimicrobial Resistance Trends in Malaysia: A Comparative Study with Global Pattern" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/b/resistensi-bakteri-vibrio-antimikroba-antibiotik-m-thumb-0aec0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/b/resistensi-bakteri-vibrio-antimikroba-antibiotik-m-thumb-0aec0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/b/resistensi-bakteri-vibrio-antimikroba-antibiotik-m-thumb-0aec0.webp 1x" title="JURIS - Unveiling Antimicrobial Resistance Trends in Malaysia: A Comparative Study with Global Pattern" alt="JURIS - Unveiling Antimicrobial Resistance Trends in Malaysia: A Comparative Study with Global Pattern" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43281-resistensi-bakteri-vibrio-antimikroba" title="JURIS - Unveiling Antimicrobial Resistance Trends in Malaysia: A Comparative Study with Global Pattern" target="_blank">Unveiling Antimicrobial Resistance Trends in Malaysia: A Comparative Study with Global Pattern</a>: 1) Menyelidiki kaitan praktik penggunaan antibiotik di sektor pertanian dan peternakan dengan peningkatan resistensi bakteri di masyarakat, guna mengidentifikasi jalur transmisi yang mungkin. 2) Mengembangkan dan mengevaluasi intervensi berbasis sistem informasi kesehatan yang terintegrasi untuk memantau resistensi secara realActime di rumah sakit, dan menilai dampaknya terhadap kebijakan preskripsi antibiotik. 3) Melakukan studi longitudinal di daerah perkotaan dan pedesaan untuk mengukur perubahan pola resistensi dalam dekade berikutnya, sehingga dapat merancang strategi penanggulangan yang disesuaikan dengan dinamika lokal..
<br>Pemeriksaan data resistensi bakteri di Malaysia menunjukkan tingkat resistensi yang signifikan untuk MRSA, E.coli, Klebsiella, dan Pseudomonas, semuanya melampaui standar global.Faktor utama penyebabnya adalah praktik penggunaan antibiotik yang berlebihan, kontrol infeksi yang tidak memadai, dan keterbatasan sistem surveilans.Hasil ini menekankan perlunya memperkuat program pemantauan, pelatihan profesional kesehatan, serta kebijakan pengendalian penggunaan antibiotik, terutama di daerah perkotaan.Dengan strategi terpadu, Malaysia dapat menurunkan tingkat resistensi dan memitigasi dampak negatif AMR pada kesehatan publik
<br>Penelitian ini mengeksplorasi pola resistensi antimikroba (AMR) di Malaysia, dengan fokus pada strain bakteri utama seperti MRSA, E. coli, Klebsiella, dan Pseudomonas. Data dikumpulkan dari laboratorium mikrobiologi klinis di rumah sakit publik dan swasta menggunakan desain studi observasional crossAcsectional. Analisis menunjukkan bahwa MRSA memiliki tingkat resistensi 45%, yang melebihi standar global 30% (p < 0.01). Sementara E. coli, Klebsiella, dan Pseudomonas mencatat tingkat resistensi masingAcmasing 55%, 40%, dan 35%. Hasil ini menyoroti masalah meningkatnya AMR di Malaysia, khususnya di fasilitas kesehatan perkotaan. Penelitian menuntut...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/b/resistensi-bakteri-vibrio-antimikroba-antibiotik-m-thumb-f1317.webp" type="image/webp" length="113672" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/resistensi-bakteri-vibrio-antimikroba-antibiotik-m-thumb-f1317.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/resistensi-bakteri-vibrio-antimikroba-antibiotik-m-thumb-eb7e3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/b/resistensi-bakteri-vibrio-antimikroba-antibiotik-m-thumb-0aec0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5875-lamintang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16692-international-journal-clinical-inventions-medical-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Optimized Nano Hydrogels for Tropical Wound Care Integrating Chromolaena odorata and Carbopol 980 for Enhanced Healing ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Optimized Nano Hydrogels for Tropical Wound Care Integrating Chromolaena odorata and Carbopol 980 for Enhanced Healing ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Optimized Nano Hydrogels for Tropical Wound Care Integrating Chromolaena odorata and Carbopol 980 for Enhanced Healing ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43276-chromolaena-odorata-linn-perawatan-luka-kaki-ulkus" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43276-chromolaena-odorata-linn-perawatan-luka-kaki-ulkus" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-30:a23cfe2b8251335ae3afcdbd7887e660</id>
	<published>2026-04-30T15:03:39+07:00</published>
	<updated>2026-04-30T15:03:39+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="shwe thinzar" label="shwe thinzar" />
	<category term="tasian lisa" label="tasian lisa" />
	<itunes:keywords><![CDATA[lisa,shwe,tasian,thinzar]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penting untuk menyelidiki mekanisme pasti bagaimana ekstrak Chromolaena odorata berinteraksi dengan matriks nano hydrogel untuk meningkatkan efektivitas penyembuhan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penting untuk menyelidiki mekanisme pasti bagaimana ekstrak Chromolaena odorata berinteraksi dengan matriks nano hydrogel untuk meningkatkan efektivitas penyembuhan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/8/chromolaena-odorata-linn-perawatan-luka-kaki-ulkus-thumb-78cf5.webp" title="JURIS - Optimized Nano Hydrogels for Tropical Wound Care: Integrating Chromolaena odorata and Carbopol 980 for Enhanced Healing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/8/chromolaena-odorata-linn-perawatan-luka-kaki-ulkus-thumb-78cf5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/8/chromolaena-odorata-linn-perawatan-luka-kaki-ulkus-thumb-78cf5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/8/chromolaena-odorata-linn-perawatan-luka-kaki-ulkus-thumb-78cf5.webp 1x" title="JURIS - Optimized Nano Hydrogels for Tropical Wound Care: Integrating Chromolaena odorata and Carbopol 980 for Enhanced Healing" alt="JURIS - Optimized Nano Hydrogels for Tropical Wound Care: Integrating Chromolaena odorata and Carbopol 980 for Enhanced Healing" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/8/chromolaena-odorata-linn-perawatan-luka-kaki-ulkus-thumb-36878.webp" title="JURIS - Optimized Nano Hydrogels for Tropical Wound Care: Integrating Chromolaena odorata and Carbopol 980 for Enhanced Healing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/8/chromolaena-odorata-linn-perawatan-luka-kaki-ulkus-thumb-36878.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/8/chromolaena-odorata-linn-perawatan-luka-kaki-ulkus-thumb-36878.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/8/chromolaena-odorata-linn-perawatan-luka-kaki-ulkus-thumb-36878.webp 1x" title="JURIS - Optimized Nano Hydrogels for Tropical Wound Care: Integrating Chromolaena odorata and Carbopol 980 for Enhanced Healing" alt="JURIS - Optimized Nano Hydrogels for Tropical Wound Care: Integrating Chromolaena odorata and Carbopol 980 for Enhanced Healing" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/8/chromolaena-odorata-linn-perawatan-luka-kaki-ulkus-thumb-01715.webp" title="JURIS - Optimized Nano Hydrogels for Tropical Wound Care: Integrating Chromolaena odorata and Carbopol 980 for Enhanced Healing" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/8/chromolaena-odorata-linn-perawatan-luka-kaki-ulkus-thumb-01715.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/8/chromolaena-odorata-linn-perawatan-luka-kaki-ulkus-thumb-01715.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/8/chromolaena-odorata-linn-perawatan-luka-kaki-ulkus-thumb-01715.webp 1x" title="JURIS - Optimized Nano Hydrogels for Tropical Wound Care: Integrating Chromolaena odorata and Carbopol 980 for Enhanced Healing" alt="JURIS - Optimized Nano Hydrogels for Tropical Wound Care: Integrating Chromolaena odorata and Carbopol 980 for Enhanced Healing" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43276-chromolaena-odorata-linn-perawatan-luka-kaki-ulkus" title="JURIS - Optimized Nano Hydrogels for Tropical Wound Care: Integrating Chromolaena odorata and Carbopol 980 for Enhanced Healing" target="_blank">Optimized Nano Hydrogels for Tropical Wound Care: Integrating Chromolaena odorata and Carbopol 980 for Enhanced Healing</a>: Berdasarkan temuan ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penting untuk menyelidiki mekanisme pasti bagaimana ekstrak Chromolaena odorata berinteraksi dengan matriks nano hydrogel untuk meningkatkan efektivitas penyembuhan luka. Penelitian ini dapat melibatkan studi in vitro untuk menganalisis pelepasan ekstrak dan pengaruhnya terhadap proliferasi sel dan migrasi sel. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi potensi kombinasi Chromolaena odorata dengan agen penyembuhan luka lain, seperti faktor pertumbuhan atau peptida antimikroba, untuk menciptakan formulasi sinergis yang meningkatkan hasil penyembuhan luka. Terakhir, studi klinis skala besar diperlukan untuk mengevaluasi efikasi dan keamanan nano hydrogel ini pada pasien dengan berbagai jenis luka, termasuk luka kronis seperti ulkus diabetik, untuk memastikan relevansi klinis dan potensi penerapannya dalam praktik perawatan luka sehari-hari. Dengan menggabungkan pendekatan ini, kita dapat lebih memahami potensi penuh nano hydrogel berbasis Chromolaena odorata sebagai solusi inovatif untuk perawatan luka di iklim tropis..
<br>Studi ini berhasil memformulasikan dan mengevaluasi nano hydrogel yang mengandung ekstrak daun Chromolaena odorata menggunakan konsentrasi Carbopol 980 yang bervariasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi Carbopol 980 secara signifikan memengaruhi sifat fisik dan kimia dari hydrogel.Konsentrasi 0,5% Carbopol 980 diidentifikasi sebagai konsentrasi optimal, menghasilkan sifat yang paling diinginkan untuk digunakan sebagai perban luka di iklim tropis seperti Thailand.Integrasi ekstrak Chromolaena odorata dalam hydrogel tidak hanya menyediakan solusi perawatan luka alami dan hemat biaya, tetapi juga memanfaatkan sifat antibakteri dan anti-inflamasi yang telah didokumentasikan dengan baik dari tanaman tersebut.Penelitian lebih lanjut harus fokus pada uji klinis untuk lebih memvalidasi efikasi formulasi nano hydrogel ini dalam mengobati berbagai jenis luka
<br>Penelitian ini berfokus pada formulasi dan evaluasi nano hydrogel yang mengandung ekstrak daun Chromolaena odorata, menggunakan Carbopol 980 sebagai agen penggel. Chromolaena odorata, yang dikenal karena sifat antimikroba dan anti-inflamasi, secara tradisional digunakan di Asia Tenggara untuk penyembuhan luka. Tujuan utama adalah untuk menentukan konsentrasi optimal Carbopol 980 untuk formulasi nano hydrogel dengan sifat fisik dan kimia yang diinginkan, cocok untuk perawatan luka, terutama di iklim tropis seperti Thailand. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi 0,5% Carbopol 980 menghasilkan sifat yang paling menguntungkan, dengan ukuran partikel sekitar 412,9 nm, viskositas optimal, dan daya sebar yang tinggi, sehingga cocok untuk aplikasi perban luka. Nano hydrogel menawarkan beberapa keunggulan, seperti pelepasan zat aktif yang terkontrol dan peningkatan pengiriman obat,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/8/chromolaena-odorata-linn-perawatan-luka-kaki-ulkus-thumb-01715.webp" type="image/webp" length="103690" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/8/chromolaena-odorata-linn-perawatan-luka-kaki-ulkus-thumb-78cf5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/8/chromolaena-odorata-linn-perawatan-luka-kaki-ulkus-thumb-36878.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/8/chromolaena-odorata-linn-perawatan-luka-kaki-ulkus-thumb-01715.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5875-lamintang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16692-international-journal-clinical-inventions-medical-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Improving Hospitals Legal Responsibility in Drug and Medical Device Management ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Improving Hospitals Legal Responsibility in Drug and Medical Device Management ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Improving Hospitals Legal Responsibility in Drug and Medical Device Management ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43285-puskesmas-rumah-sakit-pasien-sak" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43285-puskesmas-rumah-sakit-pasien-sak" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-30:5b2221c94776161c27dcbc004f4cc452</id>
	<published>2026-04-30T14:25:12+07:00</published>
	<updated>2026-04-30T14:25:12+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="quick menu" label="quick menu" />
	<category term="contact us" label="contact us" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,menu,quick,us,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian mengenai efektivitas sistem digitalisasi dalam pelacakan rantai distribusi obat dan alat kesehatan di rumah sakit, untuk mengevaluasi sejauh mana teknologi informasi dapat meningkatkan transparansi dan kepatuhan terhadap ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, perlu dilakukan penelitian mengenai efektivitas sistem digitalisasi dalam pelacakan rantai distribusi obat dan alat kesehatan di rumah sakit, untuk mengevaluasi sejauh mana teknologi informasi dapat meningkatkan transparansi dan kepatuhan terhadap ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/puskesmas-rumah-sakit-pasien-kinerja-keuangan-tang-thumb-bffb3.webp" title="JURIS - Improving Hospital&#039;s Legal Responsibility in Drug and Medical Device Management" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/puskesmas-rumah-sakit-pasien-kinerja-keuangan-tang-thumb-bffb3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/puskesmas-rumah-sakit-pasien-kinerja-keuangan-tang-thumb-bffb3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/puskesmas-rumah-sakit-pasien-kinerja-keuangan-tang-thumb-bffb3.webp 1x" title="JURIS - Improving Hospital&#039;s Legal Responsibility in Drug and Medical Device Management" alt="JURIS - Improving Hospital&#039;s Legal Responsibility in Drug and Medical Device Management" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/puskesmas-rumah-sakit-pasien-kinerja-keuangan-tang-thumb-7e5bf.webp" title="JURIS - Improving Hospital&#039;s Legal Responsibility in Drug and Medical Device Management" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/puskesmas-rumah-sakit-pasien-kinerja-keuangan-tang-thumb-7e5bf.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/puskesmas-rumah-sakit-pasien-kinerja-keuangan-tang-thumb-7e5bf.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/puskesmas-rumah-sakit-pasien-kinerja-keuangan-tang-thumb-7e5bf.webp 1x" title="JURIS - Improving Hospital&#039;s Legal Responsibility in Drug and Medical Device Management" alt="JURIS - Improving Hospital&#039;s Legal Responsibility in Drug and Medical Device Management" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/2/puskesmas-rumah-sakit-pasien-kinerja-keuangan-tang-thumb-744ce.webp" title="JURIS - Improving Hospital&#039;s Legal Responsibility in Drug and Medical Device Management" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/2/puskesmas-rumah-sakit-pasien-kinerja-keuangan-tang-thumb-744ce.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/2/puskesmas-rumah-sakit-pasien-kinerja-keuangan-tang-thumb-744ce.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/2/puskesmas-rumah-sakit-pasien-kinerja-keuangan-tang-thumb-744ce.webp 1x" title="JURIS - Improving Hospital&#039;s Legal Responsibility in Drug and Medical Device Management" alt="JURIS - Improving Hospital&#039;s Legal Responsibility in Drug and Medical Device Management" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43285-puskesmas-rumah-sakit-pasien-sak" title="JURIS - Improving Hospital&#039;s Legal Responsibility in Drug and Medical Device Management" target="_blank">Improving Hospital's Legal Responsibility in Drug and Medical Device Management</a>: Pertama, perlu dilakukan penelitian mengenai efektivitas sistem digitalisasi dalam pelacakan rantai distribusi obat dan alat kesehatan di rumah sakit, untuk mengevaluasi sejauh mana teknologi informasi dapat meningkatkan transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi. Kedua, diperlukan studi tentang desain dan dampak pelatihan berbasis kompetensi bagi petugas kesehatan terkait kewajiban hukum dalam pengelolaan obat dan alat kesehatan, guna mengidentifikasi pendekatan terbaik dalam membangun kesadaran dan akuntabilitas. Ketiga, penting untuk meneliti peran mekanisme pengawasan gabungan antara internal rumah sakit dan lembaga eksternal dalam mendeteksi dini pelanggaran pengelolaan, serta bagaimana sistem pelaporan insiden dapat dioptimalkan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi upaya penguatan tata kelola dengan pendekatan yang lebih terukur, terstruktur, dan berkelanjutan, sehingga mampu menjawab tantangan spesifik dalam implementasi tanggung jawab hukum di lapangan..
<br>Peningkatan tanggung jawab hukum rumah sakit dalam pengelolaan obat dan alat kesehatan merupakan faktor mendasar dalam menjamin kualitas layanan kesehatan.Rumah sakit wajib memastikan bahwa obat dan alat kesehatan yang digunakan memenuhi standar keamanan, efektivitas, dan legalitas berdasarkan peraturan yang berlaku.Penerapan tata kelola yang baik memerlukan sistem manajemen yang kuat, termasuk pelacakan rantai distribusi, pengelolaan stok, serta pengawasan ketat terhadap penggunaan obat dan alat kesehatan
<br>Meningkatkan tanggung jawab hukum rumah sakit dalam pengelolaan obat dan alat kesehatan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan serta melindungi hak pasien. Rumah sakit memiliki kewajiban memastikan bahwa semua obat dan alat kesehatan yang digunakan memenuhi standar keamanan, efektivitas, dan kesesuaian dengan peraturan yang berlaku. Tata kelola yang baik mencakup pengawasan distribusi, pengelolaan stok, dan kontrol penggunaan, yang berfungsi meminimalkan risiko terhadap pasien. Selain itu, pengelolaan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/2/puskesmas-rumah-sakit-pasien-kinerja-keuangan-tang-thumb-7e5bf.webp" type="image/webp" length="107150" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/puskesmas-rumah-sakit-pasien-kinerja-keuangan-tang-thumb-bffb3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/puskesmas-rumah-sakit-pasien-kinerja-keuangan-tang-thumb-7e5bf.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/2/puskesmas-rumah-sakit-pasien-kinerja-keuangan-tang-thumb-744ce.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6884-sinomicsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16847-international-journal-social-science-education-communication.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Reconstructing the Post Pandemic Economic Legal Framework Perspectives on Global Recovery and Stability ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Reconstructing the Post Pandemic Economic Legal Framework Perspectives on Global Recovery and Stability ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Reconstructing the Post Pandemic Economic Legal Framework Perspectives on Global Recovery and Stability ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43282-economic-law-post-pandemic-global-recovery" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43282-economic-law-post-pandemic-global-recovery" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-30:5448a0c0121e029ab02f41eb9da5c8ca</id>
	<published>2026-04-30T14:23:15+07:00</published>
	<updated>2026-04-30T14:23:15+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="quick menu" label="quick menu" />
	<category term="contact us" label="contact us" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,menu,quick,us,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Further research should investigate the development of adaptive legal frameworks capable of responding to future global crises, moving beyond traditional regulatory approaches.  A crucial area for exploration is the design of legal mechanisms that promote ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Further research should investigate the development of adaptive legal frameworks capable of responding to future global crises, moving beyond traditional regulatory approaches.  A crucial area for exploration is the design of legal mechanisms that promote ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/d/economic-law-pandemic-global-recovery-system-foste-thumb-90272.webp" title="JURIS - Reconstructing the Post-Pandemic Economic Legal Framework: Perspectives on Global Recovery and Stability" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/economic-law-pandemic-global-recovery-system-foste-thumb-90272.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/economic-law-pandemic-global-recovery-system-foste-thumb-90272.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/economic-law-pandemic-global-recovery-system-foste-thumb-90272.webp 1x" title="JURIS - Reconstructing the Post-Pandemic Economic Legal Framework: Perspectives on Global Recovery and Stability" alt="JURIS - Reconstructing the Post-Pandemic Economic Legal Framework: Perspectives on Global Recovery and Stability" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/d/economic-law-pandemic-global-recovery-system-foste-thumb-6000f.webp" title="JURIS - Reconstructing the Post-Pandemic Economic Legal Framework: Perspectives on Global Recovery and Stability" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/economic-law-pandemic-global-recovery-system-foste-thumb-6000f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/economic-law-pandemic-global-recovery-system-foste-thumb-6000f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/economic-law-pandemic-global-recovery-system-foste-thumb-6000f.webp 1x" title="JURIS - Reconstructing the Post-Pandemic Economic Legal Framework: Perspectives on Global Recovery and Stability" alt="JURIS - Reconstructing the Post-Pandemic Economic Legal Framework: Perspectives on Global Recovery and Stability" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/d/economic-law-pandemic-global-recovery-system-foste-thumb-4996c.webp" title="JURIS - Reconstructing the Post-Pandemic Economic Legal Framework: Perspectives on Global Recovery and Stability" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/d/economic-law-pandemic-global-recovery-system-foste-thumb-4996c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/d/economic-law-pandemic-global-recovery-system-foste-thumb-4996c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/d/economic-law-pandemic-global-recovery-system-foste-thumb-4996c.webp 1x" title="JURIS - Reconstructing the Post-Pandemic Economic Legal Framework: Perspectives on Global Recovery and Stability" alt="JURIS - Reconstructing the Post-Pandemic Economic Legal Framework: Perspectives on Global Recovery and Stability" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43282-economic-law-post-pandemic-global-recovery" title="JURIS - Reconstructing the Post-Pandemic Economic Legal Framework: Perspectives on Global Recovery and Stability" target="_blank">Reconstructing the Post-Pandemic Economic Legal Framework: Perspectives on Global Recovery and Stability</a>: Further research should investigate the development of adaptive legal frameworks capable of responding to future global crises, moving beyond traditional regulatory approaches.  A crucial area for exploration is the design of legal mechanisms that promote equitable access to resources and protections for vulnerable groups, including informal workers and small businesses, during economic disruptions.  Additionally, studies should focus on strengthening international cooperation in economic law, particularly in areas like debt management, vaccine distribution, and financial system stability, to ensure a more coordinated and effective global response to future pandemics and economic shocks. These investigations should consider the existing legal landscape and build upon current efforts to create a more resilient, inclusive, and sustainable global economic order, fostering a system that prioritizes both economic growth and social well-being..
<br>The pandemic has significantly impacted the global economic system, necessitating the reconstruction of the economic legal framework to ensure a resilient and sustainable recovery.Principles such as regulatory flexibility, digitalisation, and strengthening the international legal framework are crucial for addressing post-pandemic challenges.Ultimately, the success of this reconstruction relies on adaptability, multilateral cooperation, and a commitment to global justice to foster long-term economic stability
<br>The global pandemic has drastically altered the global economic landscape, necessitating the reconstruction of economic legal frameworks to support global recovery and stability. This article outlines the importance of implementing flexible, innovative, and multilateral cooperation-oriented legal frameworks to address various post-pandemic challenges. An approach based on strengthening inclusive financial systems, digitalisation, and local economic empowerment is seen as the main solution to reduce inequality and promote a sustainable economy. By emphasising the principles of global justice and adaptation to change, the reconstruction of the economic legal framework is expected to not only ensure short-term recovery but also build long-term resilience in the face of future crises....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/d/economic-law-pandemic-global-recovery-system-foste-thumb-90272.webp" type="image/webp" length="110180" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/economic-law-pandemic-global-recovery-system-foste-thumb-90272.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/economic-law-pandemic-global-recovery-system-foste-thumb-6000f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/d/economic-law-pandemic-global-recovery-system-foste-thumb-4996c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6884-sinomicsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16847-international-journal-social-science-education-communication.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Implementation Learning Organization in Realizing Child Friendly Madrasas in Madrasah Aliyah Bandung Regency ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementation Learning Organization in Realizing Child Friendly Madrasas in Madrasah Aliyah Bandung Regency ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementation Learning Organization in Realizing Child Friendly Madrasas in Madrasah Aliyah Bandung Regency ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43284-program-madrasah-diniyah-hak-anak-peran-aktif" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43284-program-madrasah-diniyah-hak-anak-peran-aktif" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-30:8a2c4a1dc483dadf0417c307fec0938a</id>
	<published>2026-04-30T14:08:22+07:00</published>
	<updated>2026-04-30T14:08:22+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="quick menu" label="quick menu" />
	<category term="contact us" label="contact us" />
	<category term="view vol" label="view vol" />
	<itunes:keywords><![CDATA[contact,menu,quick,us,view,vol]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru, yaitu: 1. Menganalisis dampak jangka panjang dari program Learning Organization (LO) terhadap perkembangan akademik dan sosial siswa. 2. Meneliti strategi-strategi inovatif yang ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru, yaitu: 1. Menganalisis dampak jangka panjang dari program Learning Organization (LO) terhadap perkembangan akademik dan sosial siswa. 2. Meneliti strategi-strategi inovatif yang ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/program-madrasah-diniyah-hak-anak-peran-aktif-sumb-thumb-1f198.webp" title="JURIS - Implementation Learning Organization in Realizing Child-Friendly Madrasas in Madrasah Aliyah Bandung Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/program-madrasah-diniyah-hak-anak-peran-aktif-sumb-thumb-1f198.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/program-madrasah-diniyah-hak-anak-peran-aktif-sumb-thumb-1f198.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/program-madrasah-diniyah-hak-anak-peran-aktif-sumb-thumb-1f198.webp 1x" title="JURIS - Implementation Learning Organization in Realizing Child-Friendly Madrasas in Madrasah Aliyah Bandung Regency" alt="JURIS - Implementation Learning Organization in Realizing Child-Friendly Madrasas in Madrasah Aliyah Bandung Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/program-madrasah-diniyah-hak-anak-peran-aktif-sumb-thumb-dba8b.webp" title="JURIS - Implementation Learning Organization in Realizing Child-Friendly Madrasas in Madrasah Aliyah Bandung Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/program-madrasah-diniyah-hak-anak-peran-aktif-sumb-thumb-dba8b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/program-madrasah-diniyah-hak-anak-peran-aktif-sumb-thumb-dba8b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/program-madrasah-diniyah-hak-anak-peran-aktif-sumb-thumb-dba8b.webp 1x" title="JURIS - Implementation Learning Organization in Realizing Child-Friendly Madrasas in Madrasah Aliyah Bandung Regency" alt="JURIS - Implementation Learning Organization in Realizing Child-Friendly Madrasas in Madrasah Aliyah Bandung Regency" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/1/program-madrasah-diniyah-hak-anak-peran-aktif-sumb-thumb-58454.webp" title="JURIS - Implementation Learning Organization in Realizing Child-Friendly Madrasas in Madrasah Aliyah Bandung Regency" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/1/program-madrasah-diniyah-hak-anak-peran-aktif-sumb-thumb-58454.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/1/program-madrasah-diniyah-hak-anak-peran-aktif-sumb-thumb-58454.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/1/program-madrasah-diniyah-hak-anak-peran-aktif-sumb-thumb-58454.webp 1x" title="JURIS - Implementation Learning Organization in Realizing Child-Friendly Madrasas in Madrasah Aliyah Bandung Regency" alt="JURIS - Implementation Learning Organization in Realizing Child-Friendly Madrasas in Madrasah Aliyah Bandung Regency" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43284-program-madrasah-diniyah-hak-anak-peran-aktif" title="JURIS - Implementation Learning Organization in Realizing Child-Friendly Madrasas in Madrasah Aliyah Bandung Regency" target="_blank">Implementation Learning Organization in Realizing Child-Friendly Madrasas in Madrasah Aliyah Bandung Regency</a>: Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide penelitian baru, yaitu: 1. Menganalisis dampak jangka panjang dari program Learning Organization (LO) terhadap perkembangan akademik dan sosial siswa. 2. Meneliti strategi-strategi inovatif yang dapat diterapkan oleh madrasah untuk mengatasi tantangan sumber daya dan manajemen waktu. 3. Mengeksplorasi peran teknologi dalam mendukung program madrasah ramah anak, seperti penggunaan platform digital untuk meningkatkan komunikasi dan keterlibatan antara siswa, guru, dan orang tua..
<br>Secara keseluruhan, dampak Learning Organization (LO) di kedua madrasah mencakup tiga hal utama.1) Lingkungan Belajar yang Aman dan Inklusif.Siswa merasa lebih didukung, baik secara akademis maupun emosional, 2) Peningkatan Kompetensi Guru.Guru lebih mampu mengelola kelas heterogen dan mendukung kebutuhan individu siswa, dan 3) Keterlibatan Masyarakat yang Luas.Orang tua dan masyarakat setempat berperan aktif dalam mendukung program madrasah ramah anak.Namun, kedua madrasah juga menghadapi tantangan yang perlu diatasi, seperti beban kerja guru yang tinggi, keterbatasan anggaran, dan tingkat kesadaran siswa yang bervariasi tentang pentingnya partisipasi aktif
<br>Masalah seputar diskriminasi anak semakin muncul dalam kehidupan sosial masyarakat. Kenaikan kasus ketidakberesan, kekerasan, dan bullying terhadap anak menjadi alasan kuat akan pentingnya perlindungan hak-hak anak. Hal ini dikarenakan keberadaan anak sering menjadi pelampiasan kekerasan, baik di rumah, sekolah, maupun di lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi organisasi belajar dalam mewujudkan madrasah ramah anak di Madrasah Aliyah Kabupaten Bandung. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Kegiatan analisis data ini mengacu pada referensi teoritis terkait permasalahan penelitian, yaitu dengan mengambil informasi yang sama dari berbagai informan yang diketahui...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/1/program-madrasah-diniyah-hak-anak-peran-aktif-sumb-thumb-dba8b.webp" type="image/webp" length="121536" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/program-madrasah-diniyah-hak-anak-peran-aktif-sumb-thumb-1f198.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/program-madrasah-diniyah-hak-anak-peran-aktif-sumb-thumb-dba8b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/1/program-madrasah-diniyah-hak-anak-peran-aktif-sumb-thumb-58454.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6884-sinomicsjournal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16847-international-journal-social-science-education-communication.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Early Marriage in Banjarmasin The Impact on Reproductive Health and Prevention Strategy ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Early Marriage in Banjarmasin The Impact on Reproductive Health and Prevention Strategy ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Early Marriage in Banjarmasin The Impact on Reproductive Health and Prevention Strategy ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43289-kehamilan-remaja-reproduksi-kesehatan-repro" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43289-kehamilan-remaja-reproduksi-kesehatan-repro" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-30:f9bd470d74c10a7b2f7f7a723f012ca9</id>
	<published>2026-04-30T13:36:56+07:00</published>
	<updated>2026-04-30T13:36:56+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="qadri mehedi" label="qadri mehedi" />
	<category term="nicola vasso" label="nicola vasso" />
	<category term="guymer lisa" label="guymer lisa" />
	<itunes:keywords><![CDATA[guymer,lisa,mehedi,nicola,qadri,vasso]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada eksplorasi lebih mendalam mengenai peran faktor ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada eksplorasi lebih mendalam mengenai peran faktor ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/kehamilan-remaja-reproduksi-kesehatan-pernikahan-e-thumb-d4199.webp" title="JURIS - Early Marriage in Banjarmasin: The Impact on Reproductive Health and Prevention Strategy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/kehamilan-remaja-reproduksi-kesehatan-pernikahan-e-thumb-d4199.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/kehamilan-remaja-reproduksi-kesehatan-pernikahan-e-thumb-d4199.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/kehamilan-remaja-reproduksi-kesehatan-pernikahan-e-thumb-d4199.webp 1x" title="JURIS - Early Marriage in Banjarmasin: The Impact on Reproductive Health and Prevention Strategy" alt="JURIS - Early Marriage in Banjarmasin: The Impact on Reproductive Health and Prevention Strategy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/kehamilan-remaja-reproduksi-kesehatan-pernikahan-e-thumb-c9944.webp" title="JURIS - Early Marriage in Banjarmasin: The Impact on Reproductive Health and Prevention Strategy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/kehamilan-remaja-reproduksi-kesehatan-pernikahan-e-thumb-c9944.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/kehamilan-remaja-reproduksi-kesehatan-pernikahan-e-thumb-c9944.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/kehamilan-remaja-reproduksi-kesehatan-pernikahan-e-thumb-c9944.webp 1x" title="JURIS - Early Marriage in Banjarmasin: The Impact on Reproductive Health and Prevention Strategy" alt="JURIS - Early Marriage in Banjarmasin: The Impact on Reproductive Health and Prevention Strategy" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/7/kehamilan-remaja-reproduksi-kesehatan-pernikahan-e-thumb-32773.webp" title="JURIS - Early Marriage in Banjarmasin: The Impact on Reproductive Health and Prevention Strategy" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/7/kehamilan-remaja-reproduksi-kesehatan-pernikahan-e-thumb-32773.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/7/kehamilan-remaja-reproduksi-kesehatan-pernikahan-e-thumb-32773.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/7/kehamilan-remaja-reproduksi-kesehatan-pernikahan-e-thumb-32773.webp 1x" title="JURIS - Early Marriage in Banjarmasin: The Impact on Reproductive Health and Prevention Strategy" alt="JURIS - Early Marriage in Banjarmasin: The Impact on Reproductive Health and Prevention Strategy" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43289-kehamilan-remaja-reproduksi-kesehatan-repro" title="JURIS - Early Marriage in Banjarmasin: The Impact on Reproductive Health and Prevention Strategy" target="_blank">Early Marriage in Banjarmasin: The Impact on Reproductive Health and Prevention Strategy</a>: Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik dapat dikembangkan. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada eksplorasi lebih mendalam mengenai peran faktor budaya dan norma sosial dalam memengaruhi keputusan pernikahan dini di Banjarmasin, dengan mempertimbangkan bagaimana nilai-nilai tradisional dan tekanan sosial memengaruhi pilihan remaja. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk menguji efektivitas berbagai program intervensi pencegahan pernikahan dini yang telah diterapkan, dengan mengukur dampak program tersebut terhadap penurunan angka pernikahan dini dan peningkatan kesehatan reproduksi remaja. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk melacak dampak jangka panjang pernikahan dini terhadap kesehatan fisik, mental, dan sosial ekonomi para perempuan yang menikah di usia muda, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai konsekuensi pernikahan dini..
<br>Berdasarkan penelitian, dapat disimpulkan bahwa pernikahan dini berdampak fisik dan psikologis.Secara fisik, pernikahan dini menyebabkan wanita mengalami perdarahan saat melahirkan.Secara psikologis, pasangan muda sering bertengkar yang menyebabkan perceraian, namun kehadiran anak membuat mereka tetap mempertahankan rumah tangga.Selain itu, pernikahan dini juga memengaruhi ekonomi dan pendidikan keluarga.Dengan demikian, strategi untuk mengatasi masalah pernikahan dini adalah melalui kolaborasi dengan Kantor Urusan Agama dan pembinaan remaja serta peran aktif seluruh masyarakat untuk lebih memahami bahaya pernikahan dini, mengingat dampak pernikahan dini terhadap kesehatan reproduksi dan psikologis pasangan muda
<br>Masalah kehamilan remaja berusia 15-19 tahun di Indonesia mencapai 10%, dan kehamilan pada usia tersebut memiliki banyak risiko komplikasi persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor penyebab, dampak pada kesehatan reproduksi, dan solusi untuk mengatasi masalah pernikahan dini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan sampel pasangan yang menikah di usia muda. Pernikahan dini di Banjarmasin disebabkan oleh keinginan pribadi, hubungan intim, dan kehamilan pertama. Oleh karena itu, langkah strategis untuk mengatasi masalah ini adalah melalui pembinaan remaja dan kolaborasi dengan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/7/kehamilan-remaja-reproduksi-kesehatan-pernikahan-e-thumb-c9944.webp" type="image/webp" length="102472" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/kehamilan-remaja-reproduksi-kesehatan-pernikahan-e-thumb-d4199.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/kehamilan-remaja-reproduksi-kesehatan-pernikahan-e-thumb-c9944.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/7/kehamilan-remaja-reproduksi-kesehatan-pernikahan-e-thumb-32773.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5875-lamintang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16692-international-journal-clinical-inventions-medical-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Prevalence and Risk Factors of Obesity in Saudi Arabia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Prevalence and Risk Factors of Obesity in Saudi Arabia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Prevalence and Risk Factors of Obesity in Saudi Arabia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43279-kesehatan-masyarakat-pusat-ob" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43279-kesehatan-masyarakat-pusat-ob" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-30:765833033fa641a3ff07072e73840461</id>
	<published>2026-04-30T13:35:00+07:00</published>
	<updated>2026-04-30T13:35:00+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="qadri mehedi" label="qadri mehedi" />
	<category term="nicola vasso" label="nicola vasso" />
	<category term="guymer lisa" label="guymer lisa" />
	<itunes:keywords><![CDATA[guymer,lisa,mehedi,nicola,qadri,vasso]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk lebih memahami dan mengatasi masalah obesitas di Arab Saudi. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menyelidiki peran spesifik faktor genetik dalam kerentanan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk lebih memahami dan mengatasi masalah obesitas di Arab Saudi. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menyelidiki peran spesifik faktor genetik dalam kerentanan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/kesehatan-masyarakat-pusat-obesitas-kebiasaan-diet-thumb-827c5.webp" title="JURIS - Prevalence and Risk Factors of Obesity in Saudi Arabia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/kesehatan-masyarakat-pusat-obesitas-kebiasaan-diet-thumb-827c5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/kesehatan-masyarakat-pusat-obesitas-kebiasaan-diet-thumb-827c5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/kesehatan-masyarakat-pusat-obesitas-kebiasaan-diet-thumb-827c5.webp 1x" title="JURIS - Prevalence and Risk Factors of Obesity in Saudi Arabia" alt="JURIS - Prevalence and Risk Factors of Obesity in Saudi Arabia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/kesehatan-masyarakat-pusat-obesitas-kebiasaan-diet-thumb-9373d.webp" title="JURIS - Prevalence and Risk Factors of Obesity in Saudi Arabia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/kesehatan-masyarakat-pusat-obesitas-kebiasaan-diet-thumb-9373d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/kesehatan-masyarakat-pusat-obesitas-kebiasaan-diet-thumb-9373d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/kesehatan-masyarakat-pusat-obesitas-kebiasaan-diet-thumb-9373d.webp 1x" title="JURIS - Prevalence and Risk Factors of Obesity in Saudi Arabia" alt="JURIS - Prevalence and Risk Factors of Obesity in Saudi Arabia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/2/kesehatan-masyarakat-pusat-obesitas-kebiasaan-diet-thumb-bba91.webp" title="JURIS - Prevalence and Risk Factors of Obesity in Saudi Arabia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/2/kesehatan-masyarakat-pusat-obesitas-kebiasaan-diet-thumb-bba91.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/2/kesehatan-masyarakat-pusat-obesitas-kebiasaan-diet-thumb-bba91.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/2/kesehatan-masyarakat-pusat-obesitas-kebiasaan-diet-thumb-bba91.webp 1x" title="JURIS - Prevalence and Risk Factors of Obesity in Saudi Arabia" alt="JURIS - Prevalence and Risk Factors of Obesity in Saudi Arabia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43279-kesehatan-masyarakat-pusat-ob" title="JURIS - Prevalence and Risk Factors of Obesity in Saudi Arabia" target="_blank">Prevalence and Risk Factors of Obesity in Saudi Arabia</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk lebih memahami dan mengatasi masalah obesitas di Arab Saudi. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menyelidiki peran spesifik faktor genetik dalam kerentanan terhadap obesitas pada populasi Saudi, yang berpotensi mengarah pada pendekatan pencegahan dan pengobatan yang dipersonalisasi. Kedua, studi longitudinal yang melacak perubahan pola makan dan tingkat aktivitas fisik dari waktu ke waktu dapat memberikan wawasan berharga tentang efektivitas intervensi kesehatan masyarakat dan mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keberhasilan jangka panjang. Ketiga, penelitian kualitatif yang mengeksplorasi norma budaya dan keyakinan yang terkait dengan makanan dan aktivitas fisik dapat membantu mengembangkan intervensi yang lebih sesuai secara budaya dan efektif. Dengan menggabungkan wawasan dari penelitian ini, para pembuat kebijakan dan profesional kesehatan dapat mengembangkan strategi yang lebih bertarget dan berkelanjutan untuk memerangi obesitas dan meningkatkan hasil kesehatan masyarakat di Arab Saudi..
<br>Studi ini menyoroti peningkatan dan prevalensi obesitas yang mengkhawatirkan di Arab Saudi, yang telah menjadi masalah kesehatan masyarakat yang utama.Prevalensi obesitas di kalangan orang dewasa adalah sekitar 35%, dengan dampak yang lebih besar pada wanita dibandingkan pria.Selain itu, tingkat obesitas pada anak-anak dan remaja melebihi 20%, yang menunjukkan bahwa masalah ini dimulai sejak dini dan seringkali berlanjut hingga dewasa.Area perkotaan, seperti Riyadh dan Jeddah, menunjukkan tingkat obesitas yang lebih tinggi karena perbedaan gaya hidup, termasuk konsumsi makanan tinggi kalori yang lebih besar dan gaya hidup yang kurang banyak bergerak.Faktor risiko utama yang berkontribusi terhadap obesitas di Arab Saudi termasuk kebiasaan diet, dengan peningkatan konsumsi makanan cepat saji dan minuman manis memainkan peran yang signifikan.Gaya hidup tidak banyak bergerak, yang didorong oleh urbanisasi dan ketergantungan teknologi, semakin memperburuk masalah ini.Untuk mengatasi epidemi obesitas di Arab Saudi, beberapa rekomendasi tindakan diusulkan, termasuk menerapkan program olahraga berbasis masyarakat, meningkatkan rencana makan sekolah, dan mensubsidi makanan sehat
<br>Obesitas telah menjadi masalah kesehatan global yang mendesak, ditandai dengan peningkatan prevalensi yang cepat dan terkait dengan komplikasi kesehatan serius seperti diabetes, penyakit kardiovaskular, dan kanker tertentu. Di Arab Saudi, epidemi obesitas sangat nyata, dengan tingkat obesitas orang dewasa sekitar 35% dan obesitas pada anak-anak melebihi 20%. Peningkatan signifikan ini didorong oleh pergeseran pola gaya hidup dan diet, khususnya di daerah perkotaan seperti Riyadh dan Jeddah, di mana konsumsi makanan tinggi kalori dan gaya hidup tidak banyak bergerak sangat lazim. Faktor risiko utama untuk obesitas di Arab Saudi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/2/kesehatan-masyarakat-pusat-obesitas-kebiasaan-diet-thumb-9373d.webp" type="image/webp" length="103166" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/kesehatan-masyarakat-pusat-obesitas-kebiasaan-diet-thumb-827c5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/kesehatan-masyarakat-pusat-obesitas-kebiasaan-diet-thumb-9373d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/2/kesehatan-masyarakat-pusat-obesitas-kebiasaan-diet-thumb-bba91.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-5875-lamintang.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16692-international-journal-clinical-inventions-medical-sciences.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Transformasi Kurikulum Melalui Integrasi Kearifan Lokal dalam Menumbuhkan Karakter Sosial Peserta Didik di Daerah Pedesaan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Transformasi Kurikulum Melalui Integrasi Kearifan Lokal dalam Menumbuhkan Karakter Sosial Peserta Didik di Daerah Pedesaan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Transformasi Kurikulum Melalui Integrasi Kearifan Lokal dalam Menumbuhkan Karakter Sosial Peserta Didik di Daerah Pedesaan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43273-model-integrasi-sistem-transformasi-kurikulum-mode" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-43273-model-integrasi-sistem-transformasi-kurikulum-mode" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-04-30:e07c734bc50302a564aa7232fb88c09c</id>
	<published>2026-04-30T13:32:43+07:00</published>
	<updated>2026-04-30T13:32:43+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="devi anugrah" label="devi anugrah" />
	<category term="ade hikmat" label="ade hikmat" />
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<itunes:keywords><![CDATA[ade,anugrah,devi,hikmat,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas model integrasi kearifan lokal dalam mata pelajaran lain selain ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas model integrasi kearifan lokal dalam mata pelajaran lain selain ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/model-integrasi-sistem-transformasi-kurikulum-impl-thumb-62302.webp" title="JURIS - Transformasi Kurikulum Melalui Integrasi Kearifan Lokal dalam Menumbuhkan Karakter Sosial Peserta Didik di Daerah Pedesaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/model-integrasi-sistem-transformasi-kurikulum-impl-thumb-62302.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/model-integrasi-sistem-transformasi-kurikulum-impl-thumb-62302.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/model-integrasi-sistem-transformasi-kurikulum-impl-thumb-62302.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Kurikulum Melalui Integrasi Kearifan Lokal dalam Menumbuhkan Karakter Sosial Peserta Didik di Daerah Pedesaan" alt="JURIS - Transformasi Kurikulum Melalui Integrasi Kearifan Lokal dalam Menumbuhkan Karakter Sosial Peserta Didik di Daerah Pedesaan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/model-integrasi-sistem-transformasi-kurikulum-impl-thumb-e8546.webp" title="JURIS - Transformasi Kurikulum Melalui Integrasi Kearifan Lokal dalam Menumbuhkan Karakter Sosial Peserta Didik di Daerah Pedesaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/model-integrasi-sistem-transformasi-kurikulum-impl-thumb-e8546.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/model-integrasi-sistem-transformasi-kurikulum-impl-thumb-e8546.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/model-integrasi-sistem-transformasi-kurikulum-impl-thumb-e8546.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Kurikulum Melalui Integrasi Kearifan Lokal dalam Menumbuhkan Karakter Sosial Peserta Didik di Daerah Pedesaan" alt="JURIS - Transformasi Kurikulum Melalui Integrasi Kearifan Lokal dalam Menumbuhkan Karakter Sosial Peserta Didik di Daerah Pedesaan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/9/1/model-integrasi-sistem-transformasi-kurikulum-impl-thumb-6b89a.webp" title="JURIS - Transformasi Kurikulum Melalui Integrasi Kearifan Lokal dalam Menumbuhkan Karakter Sosial Peserta Didik di Daerah Pedesaan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/9/1/model-integrasi-sistem-transformasi-kurikulum-impl-thumb-6b89a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/9/1/model-integrasi-sistem-transformasi-kurikulum-impl-thumb-6b89a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/9/1/model-integrasi-sistem-transformasi-kurikulum-impl-thumb-6b89a.webp 1x" title="JURIS - Transformasi Kurikulum Melalui Integrasi Kearifan Lokal dalam Menumbuhkan Karakter Sosial Peserta Didik di Daerah Pedesaan" alt="JURIS - Transformasi Kurikulum Melalui Integrasi Kearifan Lokal dalam Menumbuhkan Karakter Sosial Peserta Didik di Daerah Pedesaan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-43273-model-integrasi-sistem-transformasi-kurikulum-mode" title="JURIS - Transformasi Kurikulum Melalui Integrasi Kearifan Lokal dalam Menumbuhkan Karakter Sosial Peserta Didik di Daerah Pedesaan" target="_blank">Transformasi Kurikulum Melalui Integrasi Kearifan Lokal dalam Menumbuhkan Karakter Sosial Peserta Didik di Daerah Pedesaan</a>: Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas model integrasi kearifan lokal dalam mata pelajaran lain selain IPA, seperti Bahasa Indonesia atau IPS, guna mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai potensi pendekatan ini dalam membentuk karakter siswa secara holistik. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur secara objektif dampak integrasi kearifan lokal terhadap peningkatan karakter sosial siswa, dengan menggunakan instrumen yang terstandarisasi dan melibatkan sampel yang lebih besar. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi persepsi dan pengalaman guru serta siswa dalam proses integrasi kearifan lokal, sehingga dapat diidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat yang perlu diperhatikan dalam implementasi kurikulum berbasis lokal..
<br>Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di Sekolah Dasar Negeri Seuneubok Lapang, Kecamatan Darul Ihsan, Kabupaten Aceh Timur, dapat disimpulkan bahwa transformasi kurikulum melalui integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter sosial peserta didik di daerah pedesaan.Integrasi ini dilakukan dengan cara mengaitkan materi pembelajaran IPA dengan praktik-praktik budaya lokal yang masih hidup dalam kehidupan masyarakat.Integrasi kearifan lokal dalam kurikulum bukan hanya sebagai bentuk pelestarian budaya, melainkan juga sebagai strategi inovatif dalam meningkatkan mutu pendidikan karakter
<br>Kurikulum tidak hanya berorientasi pada kognitif, tetapi juga memuat nilai-nilai lokal, menjadi alternatif strategis dalam membentuk karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji transformasi kurikulum melalui integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) serta dampaknya terhadap karakter sosial siswa. Penelitian dilakukan di SD Negeri Seuneubok Lapang, Kecamatan Darul Ihsan, Kabupaten Aceh Timur, dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari dua guru kelas, dua siswa kelas IV, dua siswa kelas V, kepala sekolah, dan dua tokoh masyarakat lokal yang memahami praktik kearifan lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah berhasil mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal seperti gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, tanggung jawab, dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/9/1/model-integrasi-sistem-transformasi-kurikulum-impl-thumb-62302.webp" type="image/webp" length="61356" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/model-integrasi-sistem-transformasi-kurikulum-impl-thumb-62302.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/model-integrasi-sistem-transformasi-kurikulum-impl-thumb-e8546.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/9/1/model-integrasi-sistem-transformasi-kurikulum-impl-thumb-6b89a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-157-umb.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16693-jurnal-riset-inovasi-pendidikan-sains-jrips.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Thu, 30 Apr 2026 17:44:23 +0700. 12 items. Served in: 5.665 seconds [atom] -->
