<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.109-6jul2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.109-6jul2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-07-06T18:32:56+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Direktori PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Hubungan konsumsi makanan dan minuman manis dengan status gizi remaja di SMA Batik Surakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan konsumsi makanan dan minuman manis dengan status gizi remaja di SMA Batik Surakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan konsumsi makanan dan minuman manis dengan status gizi remaja di SMA Batik Surakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-53440-pengaruh-konsumsi-pisang-budaya" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-53440-pengaruh-konsumsi-pisang-budaya" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-06:6b87104218965a5e3e2bb0a1ba69cea5</id>
	<published>2026-07-06T18:08:46+07:00</published>
	<updated>2026-07-06T18:08:46+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="glicine max" label="glicine max" />
	<category term="free gluten" label="free gluten" />
	<category term="page header" label="page header" />
	<itunes:keywords><![CDATA[free,glicine,gluten,header,max,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki hubungan antara asupan energi total (termasuk porsi makanan) dan status gizi remaja dengan menggunakan SQ-FFQ yang mengukur kuantitas serta mengintegrasikan pengukuran aktivitas fisik melalui akselerometer untuk ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki hubungan antara asupan energi total (termasuk porsi makanan) dan status gizi remaja dengan menggunakan SQ-FFQ yang mengukur kuantitas serta mengintegrasikan pengukuran aktivitas fisik melalui akselerometer untuk ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/pengaruh-konsumsi-pisang-budaya-aktivitas-fisik-re-thumb-aaa97.webp" title="JURIS - Hubungan konsumsi makanan dan minuman manis dengan status gizi remaja di SMA Batik Surakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/pengaruh-konsumsi-pisang-budaya-aktivitas-fisik-re-thumb-aaa97.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/pengaruh-konsumsi-pisang-budaya-aktivitas-fisik-re-thumb-aaa97.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/pengaruh-konsumsi-pisang-budaya-aktivitas-fisik-re-thumb-aaa97.webp 1x" title="JURIS - Hubungan konsumsi makanan dan minuman manis dengan status gizi remaja di SMA Batik Surakarta" alt="JURIS - Hubungan konsumsi makanan dan minuman manis dengan status gizi remaja di SMA Batik Surakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/pengaruh-konsumsi-pisang-budaya-aktivitas-fisik-re-thumb-fb1f5.webp" title="JURIS - Hubungan konsumsi makanan dan minuman manis dengan status gizi remaja di SMA Batik Surakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/pengaruh-konsumsi-pisang-budaya-aktivitas-fisik-re-thumb-fb1f5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/pengaruh-konsumsi-pisang-budaya-aktivitas-fisik-re-thumb-fb1f5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/pengaruh-konsumsi-pisang-budaya-aktivitas-fisik-re-thumb-fb1f5.webp 1x" title="JURIS - Hubungan konsumsi makanan dan minuman manis dengan status gizi remaja di SMA Batik Surakarta" alt="JURIS - Hubungan konsumsi makanan dan minuman manis dengan status gizi remaja di SMA Batik Surakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/6/b/pengaruh-konsumsi-pisang-budaya-aktivitas-fisik-re-thumb-fa85a.webp" title="JURIS - Hubungan konsumsi makanan dan minuman manis dengan status gizi remaja di SMA Batik Surakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/6/b/pengaruh-konsumsi-pisang-budaya-aktivitas-fisik-re-thumb-fa85a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/6/b/pengaruh-konsumsi-pisang-budaya-aktivitas-fisik-re-thumb-fa85a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/6/b/pengaruh-konsumsi-pisang-budaya-aktivitas-fisik-re-thumb-fa85a.webp 1x" title="JURIS - Hubungan konsumsi makanan dan minuman manis dengan status gizi remaja di SMA Batik Surakarta" alt="JURIS - Hubungan konsumsi makanan dan minuman manis dengan status gizi remaja di SMA Batik Surakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53440-pengaruh-konsumsi-pisang-budaya" title="JURIS - Hubungan konsumsi makanan dan minuman manis dengan status gizi remaja di SMA Batik Surakarta" target="_blank">Hubungan konsumsi makanan dan minuman manis dengan status gizi remaja di SMA Batik Surakarta</a>: Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki hubungan antara asupan energi total (termasuk porsi makanan) dan status gizi remaja dengan menggunakan SQ-FFQ yang mengukur kuantitas serta mengintegrasikan pengukuran aktivitas fisik melalui akselerometer untuk menilai keseimbangan energi; selanjutnya, dilakukan studi kohort longitudinal yang melibatkan sekolah-sekolah publik dan swasta di daerah perkotaan serta pinggiran kota guna mengevaluasi pengaruh konsumsi makanan dan minuman manis terhadap perubahan BMI selama beberapa tahun, sambil mengontrol variabel seperti kebiasaan sarapan dan status ekonomi keluarga; terakhir, pendekatan campuran dapat diterapkan untuk mengeksplorasi faktor psikososial seperti persepsi citra tubuh, pengaruh teman sebaya, dan motivasi makan, serta bagaimana faktor-faktor tersebut memodulasi hubungan antara konsumsi gula dan status gizi, sehingga memberikan wawasan yang lebih holistik untuk intervensi gizi yang efektif..
<br>Konsumsi makanan dan minuman manis pada remaja di SMA Batik 1 Surakarta terdistribusi merata antara kategori jarang dan sering, sementara hampir separuh responden mengalami kelebihan gizi yang terdiri dari overweight dan obesitas.Penelitian ini tidak menemukan hubungan yang signifikan antara konsumsi makanan dan minuman manis dengan status gizi, yang mengindikasikan bahwa status gizi remaja bersifat multifaktorial dan lebih ditentukan oleh faktor-faktor lain.Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan instrumen Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) disertai analisis asupan energi aktual, serta mempertimbangkan variabel perancu seperti aktivitas fisik dan kebiasaan sarapan untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif tentang determinan status gizi remaja
<br>Pendahuluan: Remaja menghadapi tiga beban masalah gizi sekaligus yaitu kekurangan gizi, defisiensi mikronutrien, dan kelebihan berat badan. Di Indonesia, 12,1% remaja usia 16Ae18 tahun mengalami overweight atau obesitas dengan prevalensi lebih tinggi di perkotaan. Data SKI 2023 menunjukkan tingginya konsumsi makanan dan minuman manis pada remaja yang diduga berkontribusi terhadap perubahan status gizi, namun bukti dari penelitian sebelumnya masih belum konsisten. Survei pendahuluan di SMA Batik 1 Surakarta menemukan 28% dari 25 siswa mengalami kelebihan gizi, jauh melampaui prevalensi nasional. Tujuan: Mengetahui hubungan konsumsi makanan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/6/b/pengaruh-konsumsi-pisang-budaya-aktivitas-fisik-re-thumb-fb1f5.webp" type="image/webp" length="114446" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/pengaruh-konsumsi-pisang-budaya-aktivitas-fisik-re-thumb-aaa97.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/pengaruh-konsumsi-pisang-budaya-aktivitas-fisik-re-thumb-fb1f5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/6/b/pengaruh-konsumsi-pisang-budaya-aktivitas-fisik-re-thumb-fa85a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2476-helvetia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10758-jurnal-dunia-gizi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengembangan Pembelajaran Berbasis Riset di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengembangan Pembelajaran Berbasis Riset di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengembangan Pembelajaran Berbasis Riset di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-53445-artikel-ilmiah-mahasiswa-mata-kuliah-bahasa-pemaha" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-53445-artikel-ilmiah-mahasiswa-mata-kuliah-bahasa-pemaha" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-06:2d294bc22ee9e611764fad5a72a3c2a8</id>
	<published>2026-07-06T18:08:46+07:00</published>
	<updated>2026-07-06T18:08:46+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="ayat cinta 2" label="ayat cinta 2" />
	<category term="life skills" label="life skills" />
	<category term="view mystat" label="view mystat" />
	<itunes:keywords><![CDATA[2,ayat,cinta,life,mystat,skills,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia, disarankan agar pembelajaran praktik dilakukan dengan jumlah mahasiswa yang lebih sedikit, yaitu maksimal 20 orang per kelas. Hal ini akan memaksimalkan evaluasi terhadap penguasaan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia, disarankan agar pembelajaran praktik dilakukan dengan jumlah mahasiswa yang lebih sedikit, yaitu maksimal 20 orang per kelas. Hal ini akan memaksimalkan evaluasi terhadap penguasaan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/7/artikel-ilmiah-mahasiswa-mata-kuliah-bahasa-pemaha-thumb-32e8e.webp" title="JURIS - Pengembangan Pembelajaran Berbasis Riset di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia FITK, IAIN Syekh Nurjati Cirebon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/artikel-ilmiah-mahasiswa-mata-kuliah-bahasa-pemaha-thumb-32e8e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/artikel-ilmiah-mahasiswa-mata-kuliah-bahasa-pemaha-thumb-32e8e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/artikel-ilmiah-mahasiswa-mata-kuliah-bahasa-pemaha-thumb-32e8e.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Pembelajaran Berbasis Riset di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia FITK, IAIN Syekh Nurjati Cirebon" alt="JURIS - Pengembangan Pembelajaran Berbasis Riset di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia FITK, IAIN Syekh Nurjati Cirebon" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/7/artikel-ilmiah-mahasiswa-mata-kuliah-bahasa-pemaha-thumb-d83d6.webp" title="JURIS - Pengembangan Pembelajaran Berbasis Riset di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia FITK, IAIN Syekh Nurjati Cirebon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/artikel-ilmiah-mahasiswa-mata-kuliah-bahasa-pemaha-thumb-d83d6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/artikel-ilmiah-mahasiswa-mata-kuliah-bahasa-pemaha-thumb-d83d6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/artikel-ilmiah-mahasiswa-mata-kuliah-bahasa-pemaha-thumb-d83d6.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Pembelajaran Berbasis Riset di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia FITK, IAIN Syekh Nurjati Cirebon" alt="JURIS - Pengembangan Pembelajaran Berbasis Riset di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia FITK, IAIN Syekh Nurjati Cirebon" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/7/artikel-ilmiah-mahasiswa-mata-kuliah-bahasa-pemaha-thumb-2111e.webp" title="JURIS - Pengembangan Pembelajaran Berbasis Riset di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia FITK, IAIN Syekh Nurjati Cirebon" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/7/artikel-ilmiah-mahasiswa-mata-kuliah-bahasa-pemaha-thumb-2111e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/7/artikel-ilmiah-mahasiswa-mata-kuliah-bahasa-pemaha-thumb-2111e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/7/artikel-ilmiah-mahasiswa-mata-kuliah-bahasa-pemaha-thumb-2111e.webp 1x" title="JURIS - Pengembangan Pembelajaran Berbasis Riset di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia FITK, IAIN Syekh Nurjati Cirebon" alt="JURIS - Pengembangan Pembelajaran Berbasis Riset di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia FITK, IAIN Syekh Nurjati Cirebon" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53445-artikel-ilmiah-mahasiswa-mata-kuliah-bahasa-pemaha" title="JURIS - Pengembangan Pembelajaran Berbasis Riset di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia FITK, IAIN Syekh Nurjati Cirebon" target="_blank">Pengembangan Pembelajaran Berbasis Riset di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia FITK, IAIN Syekh Nurjati Cirebon</a>: Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia, disarankan agar pembelajaran praktik dilakukan dengan jumlah mahasiswa yang lebih sedikit, yaitu maksimal 20 orang per kelas. Hal ini akan memaksimalkan evaluasi terhadap penguasaan yang dimiliki mahasiswa dan memungkinkan dosen untuk menumbuhkan dan mengembangkan keterampilan setiap mahasiswa secara lebih efektif. Selain itu, disarankan untuk menyediakan laboratorium khusus untuk pembelajaran praktik, yang dapat berupa ruangan khusus atau bahkan sekolahan. Laboratorium ini akan sangat penting untuk memaksimalkan pembentukan keterampilan mahasiswa. Dosen juga disarankan untuk lebih sering menggunakan hasil penelitian dalam bentuk artikel ilmiah sebagai bahan pembelajaran, baik untuk mata kuliah praktik maupun teori. Hal ini akan meningkatkan kebiasaan akademis dan ilmiah di kalangan dosen dan mahasiswa. Terakhir, disarankan agar setiap mata kuliah memiliki produk akhir yang dapat menjadi bukti pemahaman mahasiswa terhadap mata kuliah tersebut. Produk akhir ini diharapkan dapat diterapkan dan dibuktikan dalam kehidupan nyata, terutama dalam pembelajaran selanjutnya..
<br>Berdasarkan analisis di atas dapat disimpulkan bahwa.1) pembelajaran di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia IAIN Syekh Nurjati menggunakan berbagai metode.2) model pembelajaran berbasis riset yang digunakan di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia IAIN Syekh Nurjati belum maksimal.Hal ini terlihat dari 11 mata kuliah, hanya satu mata kuliah yang menggunakan artikel sebagai referensi.dan 3) mahasiswa merasa bosan dengan model pembelajaran yang digunakan di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia IAIN Syekh Nurjati.Kebosanan ini karena setiap dosen menerapkan model yang sama, yakni membagi mahasiswa menjadi beberapa kelompok.Setiap kelompok diminta untuk membuat makalah lalu mempresentasikan
<br>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran, model pembelajaran berbasis riset, dan pendapat mahasiswa terhadap model pembelajaran yang digunakan di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia. Penelitian ini berbentuk deskriptif eksplanatif. Data penelitian berupa 11 mata kuliah pada Semester Genap Tahun Akademik 2015/2016. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Validitas data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) secara umum, pembelajaran di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia menggunakan ceramah dan diskusi; 2) hanya satu mata kuliah yang menggunakan model pembelajaran berbasis riset; 3) mahasiswa beranggapan bahwa model pembelajaran yang digunakan di Jurusan Tadris Bahasa Indonesia kurang variatif.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/7/artikel-ilmiah-mahasiswa-mata-kuliah-bahasa-pemaha-thumb-2111e.webp" type="image/webp" length="67634" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/artikel-ilmiah-mahasiswa-mata-kuliah-bahasa-pemaha-thumb-32e8e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/artikel-ilmiah-mahasiswa-mata-kuliah-bahasa-pemaha-thumb-d83d6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/7/artikel-ilmiah-mahasiswa-mata-kuliah-bahasa-pemaha-thumb-2111e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1602-syekh-nurjati.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8171-indonesian-language-education-literature.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-53449-siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-53449-siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-06:dfc62e0cb35e567d0e755f410f7b6a98</id>
	<published>2026-07-06T18:08:46+07:00</published>
	<updated>2026-07-06T18:08:46+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus, perlu dikembangkan model manajemen BK berbasis kolaborasi yang terstruktur dan responsif terhadap kebutuhan siswa. Model ini harus mengintegrasikan berbagai pemangku kepentingan, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus, perlu dikembangkan model manajemen BK berbasis kolaborasi yang terstruktur dan responsif terhadap kebutuhan siswa. Model ini harus mengintegrasikan berbagai pemangku kepentingan, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-59067.webp" title="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-59067.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-59067.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-59067.webp 1x" title="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" alt="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-7fa31.webp" title="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-7fa31.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-7fa31.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-7fa31.webp 1x" title="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" alt="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-3e107.webp" title="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-3e107.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-3e107.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-3e107.webp 1x" title="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" alt="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53449-siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti" title="JURIS - Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi" target="_blank">Analisis Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mendukung Penyelenggaraan SPMB Bagi Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pendekatan Manajemen BK Berbasis Kolaborasi</a>: Untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus, perlu dikembangkan model manajemen BK berbasis kolaborasi yang terstruktur dan responsif terhadap kebutuhan siswa. Model ini harus mengintegrasikan berbagai pemangku kepentingan, termasuk guru BK, kepala sekolah, guru mata pelajaran, orang tua, dan tenaga profesional. Selain itu, penting untuk memperkuat sistem dukungan dan kolaborasi antar pihak, serta meningkatkan kompetensi guru BK dalam bidang asesmen kebutuhan awal siswa berkebutuhan khusus. Dengan demikian, proses identifikasi kebutuhan dan perencanaan layanan yang tepat bagi siswa dapat dilakukan sejak tahap penerimaan peserta didik..
<br>Penelitian ini menyimpulkan bahwa guru BK telah memiliki kapasitas dan peran yang cukup baik dalam mendukung penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus, namun efektivitas pelaksanaannya masih dibatasi oleh dukungan yang belum optimal dan tingginya hambatan yang dihadapi.Oleh karena itu, diperlukan pengembangan manajemen BK berbasis kolaborasi yang mampu mengintegrasikan peran guru BK, kepala sekolah, guru mata pelajaran, orang tua, tenaga profesional, dan pemangku kepentingan lainnya dalam satu sistem layanan yang terstruktur.Pengembangan model tersebut diharapkan dapat memperkuat proses identifikasi kebutuhan, koordinasi layanan, penyediaan dukungan, dan pengambilan keputusan sejak tahap SPMB sehingga penyelenggaraan pendidikan yang inklusif bagi siswa berkebutuhan khusus dapat terlaksana secara lebih efektif dan berkelanjutan
<br>Penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang inklusif memerlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk guru Bimbingan dan Konseling (BK), untuk memastikan terpenuhinya hak pendidikan bagi siswa berkebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru BK dalam mendukung penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus melalui manajemen BK berbasis kolaborasi di sekolah menengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru BK tentang penyelenggaraan SPMB bagi siswa berkebutuhan khusus berada pada kategori tinggi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-59067.webp" type="image/webp" length="95846" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-59067.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-7fa31.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/c/siswa-sekolah-menengah-kolaborasi-pemangku-kepenti-thumb-3e107.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1629-stain-kepri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8362-tanjak-journal-education-teaching.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Hubungan Asupan Protein dengan Kualitas Tidur pada Remaja SMK Batik 2 Surakarta ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Hubungan Asupan Protein dengan Kualitas Tidur pada Remaja SMK Batik 2 Surakarta ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Hubungan Asupan Protein dengan Kualitas Tidur pada Remaja SMK Batik 2 Surakarta ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-53438-siklus-tidur-bangun-protein-hewani-asupan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-53438-siklus-tidur-bangun-protein-hewani-asupan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-06:63368a7f80677e794cebf237f1275922</id>
	<published>2026-07-06T18:08:46+07:00</published>
	<updated>2026-07-06T18:08:46+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="glicine max" label="glicine max" />
	<category term="free gluten" label="free gluten" />
	<category term="page header" label="page header" />
	<itunes:keywords><![CDATA[free,glicine,gluten,header,max,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Menimbang keterbatasan desain crossAcsectional pada penelitian ini, diperlukan studi kohort longitudinal yang mengikuti sekelompok remaja selama minimal satu tahun untuk mengevaluasi apakah perubahan asupan protein dari waktu ke waktu berhubungan dengan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Menimbang keterbatasan desain crossAcsectional pada penelitian ini, diperlukan studi kohort longitudinal yang mengikuti sekelompok remaja selama minimal satu tahun untuk mengevaluasi apakah perubahan asupan protein dari waktu ke waktu berhubungan dengan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/siklus-tidur-bangun-protein-hewani-asupan-zink-kon-thumb-babf5.webp" title="JURIS - Hubungan Asupan Protein dengan Kualitas Tidur pada Remaja SMK Batik 2 Surakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/siklus-tidur-bangun-protein-hewani-asupan-zink-kon-thumb-babf5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/siklus-tidur-bangun-protein-hewani-asupan-zink-kon-thumb-babf5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/siklus-tidur-bangun-protein-hewani-asupan-zink-kon-thumb-babf5.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Asupan Protein dengan Kualitas Tidur pada Remaja SMK Batik 2 Surakarta" alt="JURIS - Hubungan Asupan Protein dengan Kualitas Tidur pada Remaja SMK Batik 2 Surakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/siklus-tidur-bangun-protein-hewani-asupan-zink-kon-thumb-3ab78.webp" title="JURIS - Hubungan Asupan Protein dengan Kualitas Tidur pada Remaja SMK Batik 2 Surakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/siklus-tidur-bangun-protein-hewani-asupan-zink-kon-thumb-3ab78.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/siklus-tidur-bangun-protein-hewani-asupan-zink-kon-thumb-3ab78.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/siklus-tidur-bangun-protein-hewani-asupan-zink-kon-thumb-3ab78.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Asupan Protein dengan Kualitas Tidur pada Remaja SMK Batik 2 Surakarta" alt="JURIS - Hubungan Asupan Protein dengan Kualitas Tidur pada Remaja SMK Batik 2 Surakarta" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/d/siklus-tidur-bangun-protein-hewani-asupan-zink-kon-thumb-b6456.webp" title="JURIS - Hubungan Asupan Protein dengan Kualitas Tidur pada Remaja SMK Batik 2 Surakarta" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/d/siklus-tidur-bangun-protein-hewani-asupan-zink-kon-thumb-b6456.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/d/siklus-tidur-bangun-protein-hewani-asupan-zink-kon-thumb-b6456.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/d/siklus-tidur-bangun-protein-hewani-asupan-zink-kon-thumb-b6456.webp 1x" title="JURIS - Hubungan Asupan Protein dengan Kualitas Tidur pada Remaja SMK Batik 2 Surakarta" alt="JURIS - Hubungan Asupan Protein dengan Kualitas Tidur pada Remaja SMK Batik 2 Surakarta" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53438-siklus-tidur-bangun-protein-hewani-asupan" title="JURIS - Hubungan Asupan Protein dengan Kualitas Tidur pada Remaja SMK Batik 2 Surakarta" target="_blank">Hubungan Asupan Protein dengan Kualitas Tidur pada Remaja SMK Batik 2 Surakarta</a>: Menimbang keterbatasan desain crossAcsectional pada penelitian ini, diperlukan studi kohort longitudinal yang mengikuti sekelompok remaja selama minimal satu tahun untuk mengevaluasi apakah perubahan asupan protein dari waktu ke waktu berhubungan dengan perubahan kualitas tidur yang diukur dengan Pittsburgh Sleep Quality Index serta alat objektif. Studi tersebut dapat membantu mengidentifikasi arah kausal antara nutrisi dan tidur serta mengontrol faktor konfonder seperti stres akademik dan penggunaan gawai. Selain itu, penelitian eksperimental yang membandingkan efek protein nabati dengan rasio triptofan tinggi versus protein hewani yang kaya asam amino bersaing dapat menguji peran tipe protein dalam memodulasi produksi serotonin dan melatonin serta dampaknya terhadap komponen tidur seperti latensi dan efisiensi. Intervensi tersebut sebaiknya dilakukan dalam desain randomised controlled trial dengan durasi minimal empat minggu, sambil memantau asupan karbohidrat untuk menilai interaksi makronutrien. Penelitian selanjutnya juga sebaiknya mengintegrasikan variabel perilaku seperti konsumsi kafein, intensitas aktivitas fisik, dan durasi serta pola penggunaan perangkat elektronik sebelum tidur, menggunakan pengukuran tidur objektif seperti actigraphy atau polysomnography untuk meningkatkan validitas data. Dengan menggabungkan data nutrisi, perilaku, dan parameter fisiologis, studi multidisiplin ini dapat memberikan gambaran komprehensif tentang faktorAcfaktor multifaktorial yang memengaruhi kualitas tidur pada remaja..
<br>Remaja di SMK Batik 2 Surakarta sebagian besar memiliki kualitas tidur buruk dan tidak terdapat hubungan antara asupan protein dengan kualitas tidur maupun komponennya.Hal ini menunjukkan bahwa kualitas tidur pada remaja dipengaruhi oleh faktor multifaktorial seperti penggunaan gawai, stres akademik, dan pola tidur tidak teratur.Oleh karena itu, peningkatan kualitas tidur harus dilakukan secara komprehensif melalui sleep hygiene, pengelolaan stres, dan pengaturan penggunaan perangkat elektronik sebelum tidur
<br>Pendahuluan; Kualitas tidur yang baik penting bagi kesehatan dan perkembangan remaja. Namun, prevalensi kualitas tidur buruk pada remaja masih cukup tinggi. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi kualitas tidur adalah asupan protein karena mengandung asam amino triptofan yang berperan dalam pembentukan serotonin dan melatonin sebagai pengatur siklus tidur. Tujuan; untuk menganalisis hubungan antara asupan protein dengan kualitas tidur pada remaja di SMK Batik 2 Surakarta. Bahan dan Metode; penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional yang melibatkan 146 responden yang dipilih...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/d/siklus-tidur-bangun-protein-hewani-asupan-zink-kon-thumb-babf5.webp" type="image/webp" length="89244" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/siklus-tidur-bangun-protein-hewani-asupan-zink-kon-thumb-babf5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/siklus-tidur-bangun-protein-hewani-asupan-zink-kon-thumb-3ab78.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/d/siklus-tidur-bangun-protein-hewani-asupan-zink-kon-thumb-b6456.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2476-helvetia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10758-jurnal-dunia-gizi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-53458-desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-53458-desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-06:b4d0f6723eb4e8c0d75ef8bf1b05e822</id>
	<published>2026-07-06T18:08:46+07:00</published>
	<updated>2026-07-06T18:08:46+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="akar wangi" label="akar wangi" />
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akar,header,page,stats,view,wangi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada aspek keberlanjutan dan optimalisasi embung yang lebih mendalam. Pertama, penting untuk mengkaji secara komprehensif bagaimana kualitas air di dalam embung geomembran berubah seiring waktu, terutama dengan mempertimbangkan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada aspek keberlanjutan dan optimalisasi embung yang lebih mendalam. Pertama, penting untuk mengkaji secara komprehensif bagaimana kualitas air di dalam embung geomembran berubah seiring waktu, terutama dengan mempertimbangkan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-cdde1.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-cdde1.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-cdde1.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-cdde1.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" alt="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-ee4d0.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-ee4d0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-ee4d0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-ee4d0.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" alt="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-51357.webp" title="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-51357.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-51357.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-51357.webp 1x" title="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" alt="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53458-desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis" title="JURIS - Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air" target="_blank">Pemanfaatan Embung sebagai Sumber Air pada Subak Balangan dan Uma Tegal dalam Menghadapi Krisis Air</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada aspek keberlanjutan dan optimalisasi embung yang lebih mendalam. Pertama, penting untuk mengkaji secara komprehensif bagaimana kualitas air di dalam embung geomembran berubah seiring waktu, terutama dengan mempertimbangkan dampak dari berbagai aktivitas pertanian dan penggunaan lahan di sekitarnya. Hal ini dapat melibatkan studi tentang metode filtrasi alami atau teknologi sederhana yang dapat diintegrasikan untuk menjaga air tetap bersih dan aman, tidak hanya untuk irigasi tetapi juga potensi penggunaan lain oleh masyarakat. Selanjutnya, studi dapat meneliti dampak lingkungan jangka panjang dari pembangunan embung berlapis geomembran terhadap ekosistem lokal, seperti keanekaragaman hayati mikroorganisme air atau kesehatan tanah di area sekitar. Pertanyaan penelitian bisa mencakup bagaimana desain embung dapat diadaptasi untuk lebih mendukung fungsi ekologis sambil tetap efisien dalam menampung air. Terakhir, ada peluang besar untuk mengeksplorasi integrasi teknologi inovatif dan energi terbarukan, seperti pompa bertenaga surya, dalam sistem pengelolaan embung di Subak. Penelitian ini bisa mengevaluasi efisiensi operasional, kelayakan ekonomi bagi petani, serta potensi pengurangan jejak karbon, sekaligus melihat bagaimana teknologi ini dapat meningkatkan distribusi air dan meminimalisir ketergantungan pada sumber energi konvensional. Dengan demikian, kita bisa memastikan embung tidak hanya menjadi solusi darurat, tetapi juga model pengelolaan air yang adaptif dan berkelanjutan untuk masa depan..
<br>Subak Balangan dan Uma Tegal telah menghadapi krisis air berkepanjangan akibat infrastruktur irigasi yang tidak memadai dan konflik sumber air.Pembangunan embung menggunakan geomembran terbukti efektif sebagai solusi konservasi air, berhasil menampung air hujan untuk irigasi, meningkatkan produktivitas pertanian, dan kesejahteraan masyarakat.Keberlanjutan fungsi embung sangat bergantung pada pengelolaan yang baik, pemantauan kualitas air, mitigasi dampak lingkungan, serta partisipasi aktif dari masyarakat setempat
<br>Wilayah Subak Balangan dan Subak Uma Tegal di Desa Kuwum, Bali, mengalami krisis air yang telah berlangsung hampir dua dekade. Permasalahan utama meliputi ketergantungan terhadap air irigasi dari subak hulu yang memicu konflik pemanfaatan, kerusakan jaringan saluran irigasi, serta dampak perubahan iklim yang menyebabkan ketidakseimbangan antara pasokan dan kebutuhan air, khususnya pada musim kemarau. Hal ini menyebabkan terhentinya aktivitas pertanian secara signifikan, menurunkan produktivitas dan ketahanan pangan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pembangunan embung sebagai solusi konservasi air berbasis water harvesting untuk mendukung pertanian berkelanjutan di wilayah tersebut. Metode pelaksanaan meliputi survei lapangan, focus group discussion (FGD) bersama petani, serta implementasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-ee4d0.webp" type="image/webp" length="107884" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-cdde1.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-ee4d0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/6/desain-embung-taman-sumber-air-sendang-krisis-bers-thumb-51357.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Climate Lawsuits and the Justiciability of the Right to a Clean and Healthy Environment Trends in Judicial Practice in Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Climate Lawsuits and the Justiciability of the Right to a Clean and Healthy Environment Trends in Judicial Practice in Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Climate Lawsuits and the Justiciability of the Right to a Clean and Healthy Environment Trends in Judicial Practice in Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-53442-hak-lingkungan-keadilan-iklim-hidup" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-53442-hak-lingkungan-keadilan-iklim-hidup" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-06:1c9c22bfbae52e26ec2c9441500cd94f</id>
	<published>2026-07-06T18:08:46+07:00</published>
	<updated>2026-07-06T18:08:46+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="nizla rohaya" label="nizla rohaya" />
	<category term="palmerah kec" label="palmerah kec" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,kec,nizla,palmerah,rohaya]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk memperkuat justisiabilitas hak lingkungan di Indonesia, diperlukan pendekatan multidimensional. Pertama, perlu ada upaya untuk meningkatkan kejelasan hukum dan mengembangkan regulasi khusus iklim yang lebih komprehensif. Kedua, penting untuk meningkatkan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk memperkuat justisiabilitas hak lingkungan di Indonesia, diperlukan pendekatan multidimensional. Pertama, perlu ada upaya untuk meningkatkan kejelasan hukum dan mengembangkan regulasi khusus iklim yang lebih komprehensif. Kedua, penting untuk meningkatkan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/b/hak-lingkungan-keadilan-iklim-hidup-pendidikan-per-thumb-8fb7c.webp" title="JURIS - Climate Lawsuits and the Justiciability of the Right to a Clean and Healthy Environment: Trends in Judicial Practice in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/b/hak-lingkungan-keadilan-iklim-hidup-pendidikan-per-thumb-8fb7c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/b/hak-lingkungan-keadilan-iklim-hidup-pendidikan-per-thumb-8fb7c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/b/hak-lingkungan-keadilan-iklim-hidup-pendidikan-per-thumb-8fb7c.webp 1x" title="JURIS - Climate Lawsuits and the Justiciability of the Right to a Clean and Healthy Environment: Trends in Judicial Practice in Indonesia" alt="JURIS - Climate Lawsuits and the Justiciability of the Right to a Clean and Healthy Environment: Trends in Judicial Practice in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/b/hak-lingkungan-keadilan-iklim-hidup-pendidikan-per-thumb-79818.webp" title="JURIS - Climate Lawsuits and the Justiciability of the Right to a Clean and Healthy Environment: Trends in Judicial Practice in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/b/hak-lingkungan-keadilan-iklim-hidup-pendidikan-per-thumb-79818.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/b/hak-lingkungan-keadilan-iklim-hidup-pendidikan-per-thumb-79818.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/b/hak-lingkungan-keadilan-iklim-hidup-pendidikan-per-thumb-79818.webp 1x" title="JURIS - Climate Lawsuits and the Justiciability of the Right to a Clean and Healthy Environment: Trends in Judicial Practice in Indonesia" alt="JURIS - Climate Lawsuits and the Justiciability of the Right to a Clean and Healthy Environment: Trends in Judicial Practice in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/b/hak-lingkungan-keadilan-iklim-hidup-pendidikan-per-thumb-68899.webp" title="JURIS - Climate Lawsuits and the Justiciability of the Right to a Clean and Healthy Environment: Trends in Judicial Practice in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/b/hak-lingkungan-keadilan-iklim-hidup-pendidikan-per-thumb-68899.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/b/hak-lingkungan-keadilan-iklim-hidup-pendidikan-per-thumb-68899.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/b/hak-lingkungan-keadilan-iklim-hidup-pendidikan-per-thumb-68899.webp 1x" title="JURIS - Climate Lawsuits and the Justiciability of the Right to a Clean and Healthy Environment: Trends in Judicial Practice in Indonesia" alt="JURIS - Climate Lawsuits and the Justiciability of the Right to a Clean and Healthy Environment: Trends in Judicial Practice in Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53442-hak-lingkungan-keadilan-iklim-hidup" title="JURIS - Climate Lawsuits and the Justiciability of the Right to a Clean and Healthy Environment: Trends in Judicial Practice in Indonesia" target="_blank">Climate Lawsuits and the Justiciability of the Right to a Clean and Healthy Environment: Trends in Judicial Practice in Indonesia</a>: Untuk memperkuat justisiabilitas hak lingkungan di Indonesia, diperlukan pendekatan multidimensional. Pertama, perlu ada upaya untuk meningkatkan kejelasan hukum dan mengembangkan regulasi khusus iklim yang lebih komprehensif. Kedua, penting untuk meningkatkan kompetensi yudisial dalam menangani kasus-kasus lingkungan dan iklim yang kompleks. Ketiga, akses ke keadilan harus diperluas, terutama bagi komunitas rentan yang terdampak perubahan iklim. Dengan demikian, sistem hukum dapat lebih efektif mendukung tata kelola iklim dan berkontribusi pada realisasi keadilan lingkungan di Indonesia..
<br>Studi ini menunjukkan bahwa hak atas lingkungan yang bersih dan sehat di Indonesia memiliki fondasi normatif yang kuat, terutama melalui pengakuan konstitusional dan legislasi pendukung.Namun, transisi dari pengakuan normatif ke penegakan yudisial yang efektif tetap menjadi tantangan signifikan.Analisis menunjukkan bahwa litigasi iklim di Indonesia masih berkembang dan sering kali tertanam dalam sengketa lingkungan yang lebih luas, bukan dalam kasus-kasus yang secara khusus terkait iklim.Isu justisiabilitas muncul sebagai hambatan utama dalam merealisasikan hak lingkungan melalui yudisial.Tantangan terkait kedudukan hukum, sebab-akibat, dan pemisahan kekuasaan terus membatasi efektivitas klaim terkait iklim.Pengadilan cenderung mengadopsi pendekatan berhati-hati, terutama ketika kasus melibatkan bukti ilmiah yang kompleks atau memerlukan intervensi tingkat kebijakan, yang mengarah pada hasil yudisial yang tidak konsisten berdasarkan interpretasi yang bervariasi dari norma-norma lingkungan.Meskipun ada keterbatasan ini, ada indikasi perkembangan progresif dalam praktik yudisial.Beberapa pengadilan telah mulai mengadopsi pendekatan yang lebih fleksibel, mengintegrasikan prinsip-prinsip seperti pencegahan dan perlindungan lingkungan sebagai pertimbangan fundamental.Pergeseran ini menunjukkan bahwa yudisial secara bertahap berkembang menuju peran yang lebih aktif dalam menangani masalah lingkungan dan terkait iklim.Secara kesimpulan, memperkuat justisiabilitas hak lingkungan di Indonesia memerlukan pendekatan multidimensional, termasuk meningkatkan kejelasan hukum, mengembangkan regulasi khusus iklim, meningkatkan kompetensi yudisial, dan memastikan akses yang lebih luas ke keadilan.Dengan mengatasi tantangan-tantangan ini, sistem hukum dapat lebih mendukung tata kelola iklim dan berkontribusi pada realisasi keadilan lingkungan.Efektivitas hak lingkungan bergantung tidak hanya pada pengakuan dalam hukum, tetapi juga pada kemauan dan kemampuan pengadilan untuk menegakkannya dalam praktik
<br>Penelitian ini menyelidiki perkembangan litigasi iklim di Indonesia dan implikasinya terhadap justisiabilitas hak atas lingkungan yang bersih dan sehat. Menggunakan pendekatan hukum normatif, penelitian ini menganalisis ketentuan konstitusional, peraturan perundang-undangan, dan putusan pengadilan untuk mengevaluasi bagaimana pengadilan Indonesia menafsirkan dan menegakkan hak lingkungan dalam konteks perubahan iklim. Penelitian menemukan bahwa meskipun hak atas lingkungan yang bersih dan sehat secara eksplisit diakui dalam Pasal 28H(1) Undang-Undang Dasar Republik Indonesia Tahun 1945 dan didukung lebih lanjut oleh legislasi lingkungan, penegakannya secara yudisial tetap tidak konsisten. Tantangan kunci termasuk keterbatasan dalam kedudukan hukum, kesulitan dalam menetapkan sebab-akibat, dan keraguan yudisial untuk campur tangan dalam masalah kebijakan....
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/b/hak-lingkungan-keadilan-iklim-hidup-pendidikan-per-thumb-8fb7c.webp" type="image/webp" length="77420" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/b/hak-lingkungan-keadilan-iklim-hidup-pendidikan-per-thumb-8fb7c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/b/hak-lingkungan-keadilan-iklim-hidup-pendidikan-per-thumb-79818.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/b/hak-lingkungan-keadilan-iklim-hidup-pendidikan-per-thumb-68899.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-937-westscience-press.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12428-west-science-law-human-rights.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ HUBUNGAN KEBIASAAN ORANG TUA DENGAN PREFERENSI MAKANAN BERGIZI PADA SISWA I di MIN 1 BANTUL ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ HUBUNGAN KEBIASAAN ORANG TUA DENGAN PREFERENSI MAKANAN BERGIZI PADA SISWA I di MIN 1 BANTUL ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ HUBUNGAN KEBIASAAN ORANG TUA DENGAN PREFERENSI MAKANAN BERGIZI PADA SISWA I di MIN 1 BANTUL ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-53439-preferensi-makan-kebiasaan-tua-ma" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-53439-preferensi-makan-kebiasaan-tua-ma" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-06:735ca8e18e869b2bc26b39443fc262f7</id>
	<published>2026-07-06T18:08:46+07:00</published>
	<updated>2026-07-06T18:08:46+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="glicine max" label="glicine max" />
	<category term="free gluten" label="free gluten" />
	<category term="page header" label="page header" />
	<itunes:keywords><![CDATA[free,glicine,gluten,header,max,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki lebih lanjut hubungan antara pendapatan orangtua dengan perilaku makan anak. Selain itu, dapat dilakukan studi yang berfokus pada pengaruh pola asuh demokratis terhadap perilaku makan anak, terutama ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki lebih lanjut hubungan antara pendapatan orangtua dengan perilaku makan anak. Selain itu, dapat dilakukan studi yang berfokus pada pengaruh pola asuh demokratis terhadap perilaku makan anak, terutama ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/b/preferensi-makan-kebiasaan-tua-makanan-bergizi-ana-thumb-5bf54.webp" title="JURIS - HUBUNGAN KEBIASAAN ORANG TUA DENGAN PREFERENSI MAKANAN BERGIZI PADA SISWA/I di MIN 1 BANTUL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/preferensi-makan-kebiasaan-tua-makanan-bergizi-ana-thumb-5bf54.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/preferensi-makan-kebiasaan-tua-makanan-bergizi-ana-thumb-5bf54.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/preferensi-makan-kebiasaan-tua-makanan-bergizi-ana-thumb-5bf54.webp 1x" title="JURIS - HUBUNGAN KEBIASAAN ORANG TUA DENGAN PREFERENSI MAKANAN BERGIZI PADA SISWA/I di MIN 1 BANTUL" alt="JURIS - HUBUNGAN KEBIASAAN ORANG TUA DENGAN PREFERENSI MAKANAN BERGIZI PADA SISWA/I di MIN 1 BANTUL" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/b/preferensi-makan-kebiasaan-tua-makanan-bergizi-ana-thumb-d8b2b.webp" title="JURIS - HUBUNGAN KEBIASAAN ORANG TUA DENGAN PREFERENSI MAKANAN BERGIZI PADA SISWA/I di MIN 1 BANTUL" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/b/preferensi-makan-kebiasaan-tua-makanan-bergizi-ana-thumb-d8b2b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/b/preferensi-makan-kebiasaan-tua-makanan-bergizi-ana-thumb-d8b2b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/b/preferensi-makan-kebiasaan-tua-makanan-bergizi-ana-thumb-d8b2b.webp 1x" title="JURIS - HUBUNGAN KEBIASAAN ORANG TUA DENGAN PREFERENSI MAKANAN BERGIZI PADA SISWA/I di MIN 1 BANTUL" alt="JURIS - HUBUNGAN KEBIASAAN ORANG TUA DENGAN PREFERENSI MAKANAN BERGIZI PADA SISWA/I di MIN 1 BANTUL" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53439-preferensi-makan-kebiasaan-tua-ma" title="JURIS - HUBUNGAN KEBIASAAN ORANG TUA DENGAN PREFERENSI MAKANAN BERGIZI PADA SISWA/I di MIN 1 BANTUL" target="_blank">HUBUNGAN KEBIASAAN ORANG TUA DENGAN PREFERENSI MAKANAN BERGIZI PADA SISWA/I di MIN 1 BANTUL</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menyelidiki lebih lanjut hubungan antara pendapatan orangtua dengan perilaku makan anak. Selain itu, dapat dilakukan studi yang berfokus pada pengaruh pola asuh demokratis terhadap perilaku makan anak, terutama dalam hal pemilihan makanan yang sehat. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi edukasi gizi yang efektif bagi orang tua dan guru dalam membentuk preferensi makanan bergizi pada anak. Dengan demikian, upaya-upaya ini dapat membantu meningkatkan asupan makanan bergizi pada anak dan mengurangi masalah kesehatan yang terkait dengan pilihan makanan tidak sehat..
<br>Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kebiasaan orang tua dengan preferensi makanan bergizi pada siswa MIN 1 Bantul.Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian lebih lanjut dengan menganalisis preferensi makanan bergizi dengan pendapatan orangtua
<br>Berdasarkan data Riskesdas 2018, menunjukkan bahwa 95,4% penduduk usia berusia Ou5 tahun di Indonesia mengonsumsi sayuran dan buah-buahan di bawah anjuran dari rekomendasi konsumsi buah dan sayuran untuk balita dan anak-anak sebesar 300-400 gram. Selain itu, konsumsi lauk hewani dalam sehari yaitu 11,6% dari anjuran sebesar 12% AKG. Kurangnya konsumsi makanan bergizi dapat dipengaruhi oleh preferensi makanan. Preferensi makanan merupakan tingkat ketidaksukaan atau kesukaan seseorang terhadap jenis makanan tertentu. Preferensi makanan pada anak dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain: pengetahuan gizi, jenis kelamin, usia, kebiasaan orang tua, keberadaan makanan, pengaruh komunitas lokal, dsb. Tujuan; Mengetahui...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/b/preferensi-makan-kebiasaan-tua-makanan-bergizi-ana-thumb-5bf54.webp" type="image/webp" length="127834" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/preferensi-makan-kebiasaan-tua-makanan-bergizi-ana-thumb-5bf54.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/b/preferensi-makan-kebiasaan-tua-makanan-bergizi-ana-thumb-d8b2b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2476-helvetia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10758-jurnal-dunia-gizi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Kelayakan Media Edukasi Aktivitas Fisik Berbasis Augmented Reality Studi Validasi Ahli dan Pengguna ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kelayakan Media Edukasi Aktivitas Fisik Berbasis Augmented Reality Studi Validasi Ahli dan Pengguna ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kelayakan Media Edukasi Aktivitas Fisik Berbasis Augmented Reality Studi Validasi Ahli dan Pengguna ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-53436-studi-validasi-sistem-ahli-aplikasi-aktiv" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-53436-studi-validasi-sistem-ahli-aplikasi-aktiv" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-06:daf8e340bacec841d61d70df69480a3c</id>
	<published>2026-07-06T18:08:46+07:00</published>
	<updated>2026-07-06T18:08:46+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="glicine max" label="glicine max" />
	<category term="free gluten" label="free gluten" />
	<category term="page header" label="page header" />
	<itunes:keywords><![CDATA[free,glicine,gluten,header,max,page]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti dampak jangka panjang penggunaan media AR terhadap perubahan perilaku fisik remaja, misalnya dengan mengukur frekuensi dan intensitas aktivitas fisik selama enam bulan setelah intervensi. Selain itu, penting untuk ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat meneliti dampak jangka panjang penggunaan media AR terhadap perubahan perilaku fisik remaja, misalnya dengan mengukur frekuensi dan intensitas aktivitas fisik selama enam bulan setelah intervensi. Selain itu, penting untuk ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/7/studi-validasi-sistem-ahli-aplikasi-aktivitas-fisi-thumb-bed0c.webp" title="JURIS - Kelayakan Media Edukasi Aktivitas Fisik Berbasis Augmented Reality: Studi Validasi Ahli dan Pengguna" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/studi-validasi-sistem-ahli-aplikasi-aktivitas-fisi-thumb-bed0c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/studi-validasi-sistem-ahli-aplikasi-aktivitas-fisi-thumb-bed0c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/studi-validasi-sistem-ahli-aplikasi-aktivitas-fisi-thumb-bed0c.webp 1x" title="JURIS - Kelayakan Media Edukasi Aktivitas Fisik Berbasis Augmented Reality: Studi Validasi Ahli dan Pengguna" alt="JURIS - Kelayakan Media Edukasi Aktivitas Fisik Berbasis Augmented Reality: Studi Validasi Ahli dan Pengguna" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/7/studi-validasi-sistem-ahli-aplikasi-aktivitas-fisi-thumb-50769.webp" title="JURIS - Kelayakan Media Edukasi Aktivitas Fisik Berbasis Augmented Reality: Studi Validasi Ahli dan Pengguna" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/studi-validasi-sistem-ahli-aplikasi-aktivitas-fisi-thumb-50769.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/studi-validasi-sistem-ahli-aplikasi-aktivitas-fisi-thumb-50769.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/studi-validasi-sistem-ahli-aplikasi-aktivitas-fisi-thumb-50769.webp 1x" title="JURIS - Kelayakan Media Edukasi Aktivitas Fisik Berbasis Augmented Reality: Studi Validasi Ahli dan Pengguna" alt="JURIS - Kelayakan Media Edukasi Aktivitas Fisik Berbasis Augmented Reality: Studi Validasi Ahli dan Pengguna" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/7/studi-validasi-sistem-ahli-aplikasi-aktivitas-fisi-thumb-36d71.webp" title="JURIS - Kelayakan Media Edukasi Aktivitas Fisik Berbasis Augmented Reality: Studi Validasi Ahli dan Pengguna" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/7/studi-validasi-sistem-ahli-aplikasi-aktivitas-fisi-thumb-36d71.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/7/studi-validasi-sistem-ahli-aplikasi-aktivitas-fisi-thumb-36d71.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/7/studi-validasi-sistem-ahli-aplikasi-aktivitas-fisi-thumb-36d71.webp 1x" title="JURIS - Kelayakan Media Edukasi Aktivitas Fisik Berbasis Augmented Reality: Studi Validasi Ahli dan Pengguna" alt="JURIS - Kelayakan Media Edukasi Aktivitas Fisik Berbasis Augmented Reality: Studi Validasi Ahli dan Pengguna" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53436-studi-validasi-sistem-ahli-aplikasi-aktiv" title="JURIS - Kelayakan Media Edukasi Aktivitas Fisik Berbasis Augmented Reality: Studi Validasi Ahli dan Pengguna" target="_blank">Kelayakan Media Edukasi Aktivitas Fisik Berbasis Augmented Reality: Studi Validasi Ahli dan Pengguna</a>: Penelitian selanjutnya dapat meneliti dampak jangka panjang penggunaan media AR terhadap perubahan perilaku fisik remaja, misalnya dengan mengukur frekuensi dan intensitas aktivitas fisik selama enam bulan setelah intervensi. Selain itu, penting untuk membandingkan efektivitas media AR dengan media konvensional seperti video atau eAcbook dalam meningkatkan pengetahuan dan motivasi, sehingga dapat diidentifikasi keunggulan relatif masingAcmasing metode. Akhirnya, studi dapat mengeksplorasi personalisasi konten AR berdasarkan profil kebugaran, minat, atau latar belakang budaya pengguna, serta menilai bagaimana penyesuaian tersebut memengaruhi kepuasan, kegunaan, dan adopsi media dalam setting pendidikan formal..
<br>Media edukasi aktivitas fisik berbasis Augmented Reality terbukti sangat layak untuk digunakan, dengan skor kelayakan ahli media sebesar 91,5% dan ahli materi sebesar 88%.Pengujian pengguna menunjukkan 85,91% respons positif dan tingkat kepuasan tinggi, menandakan penerimaan yang sangat baik di kalangan remaja.Media ini berpotensi meningkatkan pemahaman serta keterlibatan remaja dalam melakukan aktivitas fisik
<br>Pendahuluan: Aktivitas fisik memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan dan kebugaran remaja. Namun, pemahaman yang terbatas dan minat yang rendah terhadap aktivitas fisik menyebabkan banyak remaja melakukan aktivitas fisik yang tidak mencukupi sesuai dengan standar yang direkomendasikan. Penggunaan media telah divalidasi, berpotensi pendidikan berbasis meningkatkan kualitas penyampaian informasi mengenai pentingnya aktivitas fisik melalui visualisasi interaktif dan kontekstual. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan media pendidikan aktivitas fisik berbasis AR untuk remaja melalui validasi ahli media, validasi ahli...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/7/studi-validasi-sistem-ahli-aplikasi-aktivitas-fisi-thumb-bed0c.webp" type="image/webp" length="147838" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/studi-validasi-sistem-ahli-aplikasi-aktivitas-fisi-thumb-bed0c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/studi-validasi-sistem-ahli-aplikasi-aktivitas-fisi-thumb-50769.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/7/studi-validasi-sistem-ahli-aplikasi-aktivitas-fisi-thumb-36d71.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-2476-helvetia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-10758-jurnal-dunia-gizi.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Konsep Filosofis Tentang Faktor faktor Determinan Pendidikan Islam ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Konsep Filosofis Tentang Faktor faktor Determinan Pendidikan Islam ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Konsep Filosofis Tentang Faktor faktor Determinan Pendidikan Islam ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-53448-nilai-islam-konteks-sekolah-isla" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-53448-nilai-islam-konteks-sekolah-isla" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-06:65f0f11100f11377263373126c16b510</id>
	<published>2026-07-06T18:08:46+07:00</published>
	<updated>2026-07-06T18:08:46+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi empiris yang menyelidiki implementasi praktis dari konsep-konsep filosofis dalam pendidikan Islam. Penelitian ini dapat dilakukan di berbagai lembaga pendidikan Islam, seperti pesantren, madrasah, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi empiris yang menyelidiki implementasi praktis dari konsep-konsep filosofis dalam pendidikan Islam. Penelitian ini dapat dilakukan di berbagai lembaga pendidikan Islam, seperti pesantren, madrasah, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-d8d2c.webp" title="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-d8d2c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-d8d2c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-d8d2c.webp 1x" title="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" alt="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-67c96.webp" title="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-67c96.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-67c96.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-67c96.webp 1x" title="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" alt="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-614fa.webp" title="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-614fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-614fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-614fa.webp 1x" title="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" alt="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53448-nilai-islam-konteks-sekolah-isla" title="JURIS - Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam" target="_blank">Konsep Filosofis Tentang Faktor-faktor Determinan Pendidikan Islam</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi empiris yang menyelidiki implementasi praktis dari konsep-konsep filosofis dalam pendidikan Islam. Penelitian ini dapat dilakukan di berbagai lembaga pendidikan Islam, seperti pesantren, madrasah, dan sekolah Islam terpadu, untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam kurikulum dan proses pembelajaran. Selain itu, penelitian dapat berfokus pada pengembangan metode pengajaran yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi dan globalisasi, sambil tetap mempertahankan identitas keislaman. Penelitian juga dapat mengeksplorasi peran pendidik dan peserta didik dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pengembangan holistik, termasuk aspek spiritual, intelektual, dan moral. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi praktis dalam memperkuat relevansi dan efektivitas pendidikan Islam di era modern..
<br>Penelitian ini menegaskan bahwa faktor-faktor determinan Pendidikan Islam meliputi dasar pendidikan, tujuan pendidikan, pendidik, peserta didik, dan lembaga pendidikan yang merupakan satu kesatuan sistem filosofis yang berlandaskan paradigma tauhid.Faktor-faktor tersebut tidak berdiri sendiri, tetapi saling berinteraksi dalam membentuk proses pendidikan yang mengintegrasikan dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis untuk mewujudkan insan kamil.Kontribusi utama artikel ini adalah menawarkan kerangka konseptual yang menjelaskan keterkaitan filosofis antar faktor determinan Pendidikan Islam, sehingga memberikan perspektif yang lebih integratif dibandingkan kajian sebelumnya yang umumnya membahas setiap faktor secara terpisah.Kerangka konseptual ini menegaskan bahwa relevansi Pendidikan Islam di era modern tidak terletak pada perubahan nilai-nilainya, melainkan pada kemampuan mengaktualisasikan paradigma tauhid dalam pengembangan kurikulum, proses pembelajaran, dan kelembagaan pendidikan sebagai respons terhadap dinamika global tanpa kehilangan identitas keislaman
<br>Pendidikan Islam memiliki peran sentral dalam membentuk karakter dan intelektualitas umat Muslim berdasarkan nilai-nilai Islam. Artikel ini mengkaji konsep filosofis faktor-faktor determinan pendidikan Islam, mencakup dasar pendidikan, tujuan pendidikan, konsep pendidikan dan peserta didik, serta konsep lembaga pendidikan. Pendekatan filosofis digunakan untuk menganalisis bagaimana nilai-nilai Islam menjadi landasan dalam merumuskan tujuan pendidikan yang holistik, mencakup aspek spiritual, intelektual, dan moral. Peserta didik dipandang sebagai subjek aktif yang memiliki potensi fitrah, sementara lembaga pendidikan berfungsi sebagai wadah pengembangan potensi tersebut. Pembahasan ini menyoroti pentingnya integrasi nilai Islam dalam setiap aspek pendidikan untuk menciptakan generasi yang seimbang. Penelitian ini menggunakan metode library...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-67c96.webp" type="image/webp" length="92746" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-d8d2c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-67c96.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/0/nilai-nilai-islam-konteks-sekolah-nilai-wasathiyah-thumb-614fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1629-stain-kepri.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-8362-tanjak-journal-education-teaching.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-53453-nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-53453-nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-06:a4634d845c3a4d4e5bb3891ddc699071</id>
	<published>2026-07-06T18:08:46+07:00</published>
	<updated>2026-07-06T18:08:46+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="piper longum" label="piper longum" />
	<category term="page header" label="page header" />
	<category term="rambak eco" label="rambak eco" />
	<itunes:keywords><![CDATA[eco,header,longum,page,piper,rambak]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana variasi spesies ikan, seperti penggunaan ikan nila atau gurami, mempengaruhi keseimbangan nutrisi dan produktivitas padi dalam sistem akuaponik, sehingga dapat menentukan kombinasi ikanActanaman ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana variasi spesies ikan, seperti penggunaan ikan nila atau gurami, mempengaruhi keseimbangan nutrisi dan produktivitas padi dalam sistem akuaponik, sehingga dapat menentukan kombinasi ikanActanaman ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-e778d.webp" title="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-e778d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-e778d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-e778d.webp 1x" title="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" alt="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-8514d.webp" title="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-8514d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-8514d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-8514d.webp 1x" title="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" alt="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-838b6.webp" title="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-838b6.webp" data-src="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-838b6.webp" srcset="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-838b6.webp 1x" title="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" alt="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53453-nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi" title="JURIS - Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang" target="_blank">Kombinasi Media Dan Pupuk Untuk Produksi Padi Dalam Sistem Budidaya Akuaponik Di Bengkel Mimpi Malang</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi (1) bagaimana variasi spesies ikan, seperti penggunaan ikan nila atau gurami, mempengaruhi keseimbangan nutrisi dan produktivitas padi dalam sistem akuaponik, sehingga dapat menentukan kombinasi ikanActanaman yang optimal untuk meningkatkan hasil panen sekaligus mengurangi fluktuasi kualitas air; (2) melakukan studi jangka panjang yang memantau parameter kualitas air, dinamika populasi mikroba, serta dampak penggunaan media organik tinggi terhadap kesehatan ekosistem, untuk menilai keberlanjutan dan mitigasi risiko penurunan performa sistem selama beberapa siklus tanam; dan (3) menilai kelayakan ekonomi dan adaptasi sosialAcbudaya penerapan model akuaponik ini di berbagai kondisi iklim dan lahan terbatas di wilayah Indonesia, dengan membandingkan biaya investasi, profitabilitas, dan penerimaan petani serta masyarakat setempat. Hasil dari ketiga arah penelitian tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan tentang optimalisasi media, manajemen air, dan skala penerapan, sehingga memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk mempercepat adopsi akuaponik sebagai strategi ketahanan pangan rumah tangga..
<br>Penerapan akuaponik yaitu sistem budidaya ikan lele dengan padi di Bengkel Mimpi menunjukkan hasil yang baik ditandai dengan menghasilkan 30 kg gabah per unit dan budidaya lele dengan SR 85-90% menghasilkan 500kg/siklus.3) menunjukkan hasil yang baik dengan proporsi organik lebih tinggi cenderung meningkatkan anakan dan kebernasan gabah sehingga sistem ini layak direplikasi pada lahan terbatas sebagai strategi ketahanan pangan rumah tangga
<br>Ketergantungan pada pupuk kimia dan keterbatasan lahan pekarangan mendorong pencarian model budidaya pangan yang efisien. Sistem akuaponik padiAelele ditawarkan sebagai jawaban atas keterbatasan lahan pekarangan, variabilitas iklim, dan ketergantungan pada pupuk kimia. Kegiatan ini bertujuan mengimplementasikan pola pertanian cerdas berbasis akuaponik untuk menjaga ketahanan pangan keluarga, meningkatkan efisiensi pemanfaatan air, serta menekan penggunaan input kimia. Program dilaksanakan pada bulan MeiAeSeptember 2025 di Bengkel Mimpi (Kepanjen, Malang) melalui sosialisasi, pelatihan, implementasi instalasi, dan pendampingan. Sistem menggunakan pipa PVC (jarak tanam 25y25 cm) dengan netpot bersumbu kain di atas kolam terpal berisi 5.000 benih lele; dua formulasi media diuji, yakni sekam:pupuk...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-e778d.webp" type="image/webp" length="114014" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-e778d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-8514d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/b/e/nila-sistem-akuaponik-beras-organik-konsumsi-valid-thumb-838b6.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-581-uns.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17937-prima-journal-community-empowering-services.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas Tantangan Diagnostik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas Tantangan Diagnostik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas Tantangan Diagnostik ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-53451-fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medi" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-53451-fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medi" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-06:5b9ba30a3d78889d02f948eccc5e6a66</id>
	<published>2026-07-06T16:30:47+07:00</published>
	<updated>2026-07-06T16:30:47+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="arie anggara" label="arie anggara" />
	<itunes:keywords><![CDATA[anggara,arie]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Melihat tantangan diagnostik yang kompleks dan pentingnya penanganan cepat pada kasus seperti selulitis orbital yang menyerupai glaukoma akut, terutama pada pasien dengan sistem imun lemah, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Melihat tantangan diagnostik yang kompleks dan pentingnya penanganan cepat pada kasus seperti selulitis orbital yang menyerupai glaukoma akut, terutama pada pasien dengan sistem imun lemah, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-1aabe.webp" title="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-1aabe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-1aabe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-1aabe.webp 1x" title="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" alt="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-ff6fe.webp" title="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-ff6fe.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-ff6fe.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-ff6fe.webp 1x" title="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" alt="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-b6298.webp" title="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-b6298.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-b6298.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-b6298.webp 1x" title="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" alt="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53451-fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medi" title="JURIS - Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik" target="_blank">Selulitis Orbital Yang Menunjukkan Ciri-Ciri Yang Menyerupai Glaukoma Akut Pada Pasien Dengan Gangguan Imunitas: Tantangan Diagnostik</a>: Melihat tantangan diagnostik yang kompleks dan pentingnya penanganan cepat pada kasus seperti selulitis orbital yang menyerupai glaukoma akut, terutama pada pasien dengan sistem imun lemah, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dieksplorasi. Pertama, diperlukan studi untuk mengembangkan dan memvalidasi algoritma diagnostik yang lebih canggih, mungkin dengan memanfaatkan kecerdasan buatan, yang mampu secara akurat membedakan antara selulitis orbital dan glaukoma akut. Algoritma ini harus mengintegrasikan berbagai data, mulai dari riwayat medis pasien, hasil pemeriksaan fisik dan oftalmologi, hingga data pencitraan seperti CT scan atau MRI, serta biomarker inflamasi yang spesifik. Hal ini bertujuan untuk mengurangi kesalahan diagnosis awal dan mempercepat intervensi yang tepat, terutama ketika gejala klinis saling tumpang tindih dan waktu menjadi krusial untuk menyelamatkan penglihatan. Kedua, penting untuk melakukan penelitian kohort yang lebih besar, mungkin secara multisenter, untuk secara komparatif menilai bagaimana status imunokompromaisAimisalnya akibat diabetes melitus atau penyakit ginjal kronisAimemengaruhi presentasi klinis, respons terhadap terapi, dan risiko komplikasi jangka panjang pada pasien selulitis orbital. Studi ini dapat mengidentifikasi faktor-faktor prediktif spesifik yang membuat pasien imunokompromais lebih rentan terhadap presentasi atipikal atau komplikasi serius seperti peleburan kornea, seperti yang terlihat pada kasus ini. Pemahaman yang lebih dalam tentang interaksi antara status imun pasien dan perjalanan penyakit orbital cellulitis akan sangat berharga. Terakhir, perlu juga diteliti efektivitas dan implementasi protokol penatalaksanaan multidisiplin yang terstandardisasi. Mengingat kasus ini melibatkan koordinasi antara departemen oftalmologi dan penyakit dalam, penelitian dapat mengevaluasi bagaimana pendekatan terintegrasi ini dapat dioptimalkan untuk memastikan perawatan yang komprehensif dan responsif terhadap kondisi sistemik pasien yang kompleks. Ini akan membantu dalam mengembangkan pedoman praktik klinis yang lebih baik untuk pasien dengan tantangan diagnostik serupa..
<br>Kasus mata merah dengan penurunan visus dan peningkatan tekanan intraokular menunjukkan tantangan diagnostik karena gejala tumpang tindih antara glaukoma sudut tertutup dan selulitis orbital.Peningkatan tekanan intraokular, yang biasanya terkait glaukoma, pada kasus ini dapat menyesatkan.manifestasi seperti pembengkakan palpebra dan kemosis difus lebih mendukung selulitis orbital.Oleh karena itu, kewaspadaan klinis tinggi dan pendekatan komprehensif sangat penting, terutama pada pasien imunokompromais dengan penyakit sistemik, untuk mencegah keterlambatan diagnosis dan memastikan prognosis visual yang baik
<br>Latar Belakang: Selulitis orbital dapat menyerupai glaukoma sudut tertutup akut, terutama pada pasien imunokompromais sehingga menyulitkan diagnosis. Tujuan: Melaporkan kasus selulitis orbital dengan manifestasi yang menyerupai glaukoma akut serta menekankan pentingnya evaluasi klinis komprehensif. Metode: Laporan kasus deskriptif ini menggunakan data yang diperoleh dari rekam medis, anamnesis, pemeriksaan oftalmologi, pemeriksaan laboratorium, serta observasi klinis selama perawatan. Diagnosis ditegakkan berdasarkan temuan klinis, evaluasi diagnosis banding, dan pendekatan multidisiplin, kemudian dilakukan pemantauan serial terhadap respons terapi antibiotik. Hasil: Perempuan 60 tahun dengan diabetes melitus dan penyakit ginjal kronik menjalani hemodialisis datang dengan mata merah, nyeri, penurunan tajam penglihatan, edema...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-1aabe.webp" type="image/webp" length="70516" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-1aabe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-ff6fe.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/0/fungsi-imun-pasien-biomarker-inflamasi-medis-rawat-thumb-b6298.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-247-uigm.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-3160-indonesian-global-journal-medical-research-andadevelopment.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ The Impact of Foreign Direct Investment PMA Domestic Investment PMDN and Remittances on Per Capita Income in Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ The Impact of Foreign Direct Investment PMA Domestic Investment PMDN and Remittances on Per Capita Income in Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ The Impact of Foreign Direct Investment PMA Domestic Investment PMDN and Remittances on Per Capita Income in Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-53447-model-analisis-common-investasi-domestik" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-53447-model-analisis-common-investasi-domestik" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-07-06:2b126d9b16c5151b4cc8279f54ee4edd</id>
	<published>2026-07-06T13:27:59+07:00</published>
	<updated>2026-07-06T13:27:59+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS ]]></dc:publisher>
	<category term="palmerah kec" label="palmerah kec" />
	<category term="flag counter" label="flag counter" />
	<category term="icon twitter" label="icon twitter" />
	<itunes:keywords><![CDATA[counter,flag,icon,kec,palmerah,twitter]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, disarankan agar pemerintah meningkatkan kualitas dan distribusi investasi langsung asing (PMA) dan investasi langsung domestik (PMDN) agar dampaknya terhadap pendapatan masyarakat dapat dirasakan secara optimal, ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, disarankan agar pemerintah meningkatkan kualitas dan distribusi investasi langsung asing (PMA) dan investasi langsung domestik (PMDN) agar dampaknya terhadap pendapatan masyarakat dapat dirasakan secara optimal, ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/model-analisis-common-investasi-domestik-asing-kir-thumb-250c8.webp" title="JURIS - The Impact of Foreign Direct Investment (PMA), Domestic Investment (PMDN), and Remittances on Per Capita Income in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/model-analisis-common-investasi-domestik-asing-kir-thumb-250c8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/model-analisis-common-investasi-domestik-asing-kir-thumb-250c8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/model-analisis-common-investasi-domestik-asing-kir-thumb-250c8.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Foreign Direct Investment (PMA), Domestic Investment (PMDN), and Remittances on Per Capita Income in Indonesia" alt="JURIS - The Impact of Foreign Direct Investment (PMA), Domestic Investment (PMDN), and Remittances on Per Capita Income in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/model-analisis-common-investasi-domestik-asing-kir-thumb-de4df.webp" title="JURIS - The Impact of Foreign Direct Investment (PMA), Domestic Investment (PMDN), and Remittances on Per Capita Income in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/model-analisis-common-investasi-domestik-asing-kir-thumb-de4df.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/model-analisis-common-investasi-domestik-asing-kir-thumb-de4df.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/model-analisis-common-investasi-domestik-asing-kir-thumb-de4df.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Foreign Direct Investment (PMA), Domestic Investment (PMDN), and Remittances on Per Capita Income in Indonesia" alt="JURIS - The Impact of Foreign Direct Investment (PMA), Domestic Investment (PMDN), and Remittances on Per Capita Income in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/c/model-analisis-common-investasi-domestik-asing-kir-thumb-2a501.webp" title="JURIS - The Impact of Foreign Direct Investment (PMA), Domestic Investment (PMDN), and Remittances on Per Capita Income in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/c/model-analisis-common-investasi-domestik-asing-kir-thumb-2a501.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/c/model-analisis-common-investasi-domestik-asing-kir-thumb-2a501.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/c/model-analisis-common-investasi-domestik-asing-kir-thumb-2a501.webp 1x" title="JURIS - The Impact of Foreign Direct Investment (PMA), Domestic Investment (PMDN), and Remittances on Per Capita Income in Indonesia" alt="JURIS - The Impact of Foreign Direct Investment (PMA), Domestic Investment (PMDN), and Remittances on Per Capita Income in Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-53447-model-analisis-common-investasi-domestik" title="JURIS - The Impact of Foreign Direct Investment (PMA), Domestic Investment (PMDN), and Remittances on Per Capita Income in Indonesia" target="_blank">The Impact of Foreign Direct Investment (PMA), Domestic Investment (PMDN), and Remittances on Per Capita Income in Indonesia</a>: Berdasarkan hasil penelitian dan analisis, disarankan agar pemerintah meningkatkan kualitas dan distribusi investasi langsung asing (PMA) dan investasi langsung domestik (PMDN) agar dampaknya terhadap pendapatan masyarakat dapat dirasakan secara optimal, terutama dalam pengembangan sektor-sektor produktif. Selain itu, penggunaan kiriman uang perlu diarahkan ke aktivitas-aktivitas produktif seperti pengembangan bisnis dan investasi rumah tangga, sehingga tidak hanya digunakan untuk konsumsi. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan mempertimbangkan waktu lag dalam variabel PMA dan PMDN karena dampak investasi umumnya tidak langsung terasa dalam periode yang sama, serta menambahkan variabel lain seperti pengeluaran pemerintah, pendidikan, infrastruktur, dan tingkat pengangguran untuk menghasilkan hasil penelitian yang lebih komprehensif..
<br>Berdasarkan analisis Common Effect Model (CEM) data panel di 34 provinsi Indonesia selama periode 2013-2023, disimpulkan bahwa secara parsial maupun simultan, variabel PMA, PMDN, dan Remittance tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap pendapatan per kapita di Indonesia.Hal ini ditunjukkan oleh nilai F yang dihitung (0,455) dan semua nilai t yang lebih kecil dari nilai kritis, dengan nilai adjusted RA hanya 0,44%.Ketidaksignifikan ketiga variabel ini menunjukkan bahwa pendapatan per kapita di Indonesia sebagian besar ditentukan oleh faktor-faktor lain di luar model, seperti kualitas sumber daya manusia, pengeluaran pemerintah, dan infrastruktur.Oleh karena itu, diperlukan pendekatan kebijakan yang lebih komprehensif dan pengembangan model penelitian dengan variabel yang lebih komprehensif untuk memperoleh gambaran yang lebih akurat tentang determinan pendapatan per kapita di Indonesia
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak Investasi Langsung Asing (FDI), Investasi Domestik (DI), dan kiriman uang terhadap pendapatan per kapita di Indonesia. Penelitian menggunakan data panel dari 34 provinsi di Indonesia selama periode 2013-2023 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia, dan Kementerian Investasi/BKPM. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak EViews 10. Pemilihan model dilakukan melalui uji Chow, uji Hausman, dan uji Lagrange Multiplier (LM), yang menghasilkan Common Effect Model (CEM) sebagai model terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, FDI, DI, dan kiriman uang tidak memiliki dampak signifikan terhadap...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/c/model-analisis-common-investasi-domestik-asing-kir-thumb-de4df.webp" type="image/webp" length="81772" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/model-analisis-common-investasi-domestik-asing-kir-thumb-250c8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/model-analisis-common-investasi-domestik-asing-kir-thumb-de4df.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/c/model-analisis-common-investasi-domestik-asing-kir-thumb-2a501.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-937-westscience-press.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-12431-west-science-journal-economic-entrepreneurship.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Mon, 06 Jul 2026 18:32:56 +0700. 12 items. Served in: 4.88 seconds [atom] -->
