<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.372-23aug2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-09-06T10:15:51+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Direktori Jurnal Akademik Indonesia. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Children and Crime of Pornography ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Children and Crime of Pornography ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Children and Crime of Pornography ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64526-korban-cacat-mental-perlindungan-perlindung" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64526-korban-cacat-mental-perlindungan-perlindung" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-06:066013fa7380d3731eb3e8c00232cb28</id>
	<published>2026-09-06T07:01:30+07:00</published>
	<updated>2026-09-06T07:01:30+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="bale mediasi" label="bale mediasi" />
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="east lombok" label="east lombok" />
	<itunes:keywords><![CDATA[bale,content,east,lombok,main,mediasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: (1) Menganalisis lebih lanjut dampak hukum terhadap korban kasus kekerasan seksual anak akibat pelaku yang kecanduan pornografi, serta mengetahui tanggung jawab pidana pelaku kekerasan seksual ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: (1) Menganalisis lebih lanjut dampak hukum terhadap korban kasus kekerasan seksual anak akibat pelaku yang kecanduan pornografi, serta mengetahui tanggung jawab pidana pelaku kekerasan seksual ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/2/korban-cacat-mental-perlindungan-perang-kejahatan-thumb-7118c.webp" title="JURIS - Children and Crime of Pornography" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/2/korban-cacat-mental-perlindungan-perang-kejahatan-thumb-7118c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/2/korban-cacat-mental-perlindungan-perang-kejahatan-thumb-7118c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/2/korban-cacat-mental-perlindungan-perang-kejahatan-thumb-7118c.webp 1x" title="JURIS - Children and Crime of Pornography" alt="JURIS - Children and Crime of Pornography" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/2/korban-cacat-mental-perlindungan-perang-kejahatan-thumb-44dc4.webp" title="JURIS - Children and Crime of Pornography" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/2/korban-cacat-mental-perlindungan-perang-kejahatan-thumb-44dc4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/2/korban-cacat-mental-perlindungan-perang-kejahatan-thumb-44dc4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/2/korban-cacat-mental-perlindungan-perang-kejahatan-thumb-44dc4.webp 1x" title="JURIS - Children and Crime of Pornography" alt="JURIS - Children and Crime of Pornography" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/2/korban-cacat-mental-perlindungan-perang-kejahatan-thumb-83b0f.webp" title="JURIS - Children and Crime of Pornography" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/2/korban-cacat-mental-perlindungan-perang-kejahatan-thumb-83b0f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/2/korban-cacat-mental-perlindungan-perang-kejahatan-thumb-83b0f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/2/korban-cacat-mental-perlindungan-perang-kejahatan-thumb-83b0f.webp 1x" title="JURIS - Children and Crime of Pornography" alt="JURIS - Children and Crime of Pornography" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64526-korban-cacat-mental-perlindungan-perlindung" title="JURIS - Children and Crime of Pornography" target="_blank">Children and Crime of Pornography</a>: Saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah: (1) Menganalisis lebih lanjut dampak hukum terhadap korban kasus kekerasan seksual anak akibat pelaku yang kecanduan pornografi, serta mengetahui tanggung jawab pidana pelaku kekerasan seksual terhadap anak. (2) Meneliti lebih dalam tentang perlindungan hukum bagi korban kasus kekerasan seksual anak, serta mengkaji sanksi pidana yang diberikan kepada pelaku kejahatan pornografi terhadap anak. (3) Mengkaji kembali sistem dan kebijakan penegakan hukum dalam menangani kasus-kasus kejahatan seksual terhadap anak, serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan perlindungan dan keadilan bagi korban..
<br>Kejahatan seksual yang paling serius adalah pemerkosaan.Karena tidak hanya meninggalkan rasa malu yang tidak dapat diatasi oleh korban, tetapi juga memiliki dampak yang sangat besar pada kelangsungan hidup korban.Pemerkosaan adalah hubungan seksual yang dilakukan tanpa kehendak bersama, dipaksakan oleh salah satu pihak kepada pihak lain.Korban mungkin berada di bawah ancaman fisik dan/atau psikologis, kekerasan, tidak sadar, atau tidak sadar, di bawah umur, atau cacat mental dan cacat lainnya, sehingga tidak dapat melawan apa yang terjadi, tidak mengerti, atau tidak dapat bertanggung jawab atas apa yang terjadi padanya.Orang yang dihukum adalah orang yang bersalah melanggar peraturan hukum pidana atau melakukan tindak pidana atau kejahatan.Kejahatan pornografi terhadap anak membutuhkan perhatian serius, terutama dari penegak hukum.Pertimbangan yang digunakan oleh penegak hukum untuk menyelesaikan kasus kejahatan seksual seringkali tidak didasarkan pada kepentingan dan rasa keadilan korban, tetapi lebih pada pertimbangan-pertimbangan yang memprioritaskan pertimbangan untuk alasan ketertiban umum, mencegah malu keluarga, pemimpin tradisional, pemimpin agama, pemimpin masyarakat setempat, dan sebagainya.Sanksi yang diberikan kepada pelaku kekerasan seksual harus dapat mencegah pelaku mengulangi perbuatannya dan dapat menjadi pelajaran bagi orang lain agar tidak melakukan hal yang sama
<br>Anak-anak adalah salah satu kelompok yang rentan terhadap kejahatan, termasuk kejahatan seksual dan kejahatan pornografi. Kasus kejahatan pornografi yang melibatkan anak sebagai korban semakin marak di tengah arus informasi dan teknologi yang cepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kejahatan anak dan pornografi dari aspek hukum dan perlindungan korban di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif dengan membandingkan berbagai aturan hukum dan teori hukum serta kasus-kasus kejahatan anak dan victimologi terkait pornografi.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/2/korban-cacat-mental-perlindungan-perang-kejahatan-thumb-83b0f.webp" type="image/webp" length="66400" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/2/korban-cacat-mental-perlindungan-perang-kejahatan-thumb-7118c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/2/korban-cacat-mental-perlindungan-perang-kejahatan-thumb-44dc4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/2/korban-cacat-mental-perlindungan-perang-kejahatan-thumb-83b0f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-557-unnes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13343-law-research-review-quarterly.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Victims of Robbery with the Forced Defence Noodweer A Legal and Victimological Aspects ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Victims of Robbery with the Forced Defence Noodweer A Legal and Victimological Aspects ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Victims of Robbery with the Forced Defence Noodweer A Legal and Victimological Aspects ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64532-korban-kejahatan-noodweer-perampokan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64532-korban-kejahatan-noodweer-perampokan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-06:87c4358c854ebd29a594483b9a65384b</id>
	<published>2026-09-06T07:01:30+07:00</published>
	<updated>2026-09-06T07:01:30+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="minors crime" label="minors crime" />
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="novita intan" label="novita intan" />
	<itunes:keywords><![CDATA[content,crime,intan,main,minors,novita]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Meskipun penelitian ini telah menganalisis aspek hukum dan victimologis dari korban perampokan dengan pembelaan paksa (noodweer), masih terdapat beberapa celah yang bisa dieksplorasi lebih lanjut untuk memperkaya pemahaman dan pengembangan hukum di Indonesia. ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Meskipun penelitian ini telah menganalisis aspek hukum dan victimologis dari korban perampokan dengan pembelaan paksa (noodweer), masih terdapat beberapa celah yang bisa dieksplorasi lebih lanjut untuk memperkaya pemahaman dan pengembangan hukum di Indonesia. ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/korban-kejahatan-noodweer-perampokan-perlindungan-thumb-e96fb.webp" title="JURIS - Victims of Robbery with the Forced Defence (Noodweer): A Legal and Victimological Aspects" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/korban-kejahatan-noodweer-perampokan-perlindungan-thumb-e96fb.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/korban-kejahatan-noodweer-perampokan-perlindungan-thumb-e96fb.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/korban-kejahatan-noodweer-perampokan-perlindungan-thumb-e96fb.webp 1x" title="JURIS - Victims of Robbery with the Forced Defence (Noodweer): A Legal and Victimological Aspects" alt="JURIS - Victims of Robbery with the Forced Defence (Noodweer): A Legal and Victimological Aspects" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/korban-kejahatan-noodweer-perampokan-perlindungan-thumb-86480.webp" title="JURIS - Victims of Robbery with the Forced Defence (Noodweer): A Legal and Victimological Aspects" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/korban-kejahatan-noodweer-perampokan-perlindungan-thumb-86480.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/korban-kejahatan-noodweer-perampokan-perlindungan-thumb-86480.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/korban-kejahatan-noodweer-perampokan-perlindungan-thumb-86480.webp 1x" title="JURIS - Victims of Robbery with the Forced Defence (Noodweer): A Legal and Victimological Aspects" alt="JURIS - Victims of Robbery with the Forced Defence (Noodweer): A Legal and Victimological Aspects" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/5/korban-kejahatan-noodweer-perampokan-perlindungan-thumb-53ba3.webp" title="JURIS - Victims of Robbery with the Forced Defence (Noodweer): A Legal and Victimological Aspects" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/5/korban-kejahatan-noodweer-perampokan-perlindungan-thumb-53ba3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/5/korban-kejahatan-noodweer-perampokan-perlindungan-thumb-53ba3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/5/korban-kejahatan-noodweer-perampokan-perlindungan-thumb-53ba3.webp 1x" title="JURIS - Victims of Robbery with the Forced Defence (Noodweer): A Legal and Victimological Aspects" alt="JURIS - Victims of Robbery with the Forced Defence (Noodweer): A Legal and Victimological Aspects" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64532-korban-kejahatan-noodweer-perampokan" title="JURIS - Victims of Robbery with the Forced Defence (Noodweer): A Legal and Victimological Aspects" target="_blank">Victims of Robbery with the Forced Defence (Noodweer): A Legal and Victimological Aspects</a>: Meskipun penelitian ini telah menganalisis aspek hukum dan victimologis dari korban perampokan dengan pembelaan paksa (noodweer), masih terdapat beberapa celah yang bisa dieksplorasi lebih lanjut untuk memperkaya pemahaman dan pengembangan hukum di Indonesia. Salah satu arah penelitian yang prospektif adalah melakukan studi empiris mendalam mengenai implementasi konsep noodweer dan noodweer-exces dalam praktik peradilan di Indonesia. Penelitian ini dapat menganalisis putusan-putusan pengadilan terkait kasus-kasus pembelaan paksa, mengidentifikasi faktor-faktor yang secara konsisten dipertimbangkan hakim, serta mengevaluasi konsistensi penerapan prinsip proporsionalitas dan subsidiaritas. Pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana hukum diterapkan di lapangan akan sangat berharga untuk memastikan keadilan bagi korban yang terpaksa membela diri. Selain itu, sebuah studi komparatif yang menelaah kerangka hukum pembelaan diri paksa di beberapa yurisdiksi lain dapat memberikan perspektif berharga. Dengan membandingkan definisi, kriteria, dan preseden hukum noodweer dari negara-negara dengan sistem hukum yang relevan, kita dapat mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dan potensi reformasi yang dapat diadaptasi untuk meningkatkan kejelasan serta keadilan dalam hukum pidana Indonesia. Terakhir, mengingat tekanan psikologis yang disebutkan dalam konteks noodweer-exces, penelitian interdisipliner yang fokus pada dampak psikologis dan sosial jangka panjang terhadap korban yang terpaksa melakukan pembelaan diri hingga mengakibatkan konsekuensi serius bagi penyerang akan sangat relevan. Studi ini dapat mengkaji dukungan yang tersedia bagi para korban pasca-insiden dan proses hukum, serta mengeksplorasi kebutuhan rehabilitasi dan perlindungan psikososial mereka, sehingga melengkapi tinjauan hukum dengan dimensi kemanusiaan yang lebih komprehensif. Upaya-upaya penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang konkret bagi pemerintah dan penegak hukum dalam menciptakan kepastian dan keadilan hukum yang lebih baik bagi masyarakat..
<br>Pengaturan mengenai alasan pemaaf dan pembenar dalam tindak pidana pembelaan paksa atau noodweer sangat krusial, di mana tindakan pembelaan diri yang memenuhi unsur-unsur pembelaan paksa sesuai Pasal 49 KUHP seharusnya tidak dikriminalisasi dan dapat menjadi alasan penghapusan pidana, bahkan jika tindakan tersebut memenuhi rumusan delik.Perlindungan hukum terhadap korban yang melakukan pembelaan paksa harus mengedepankan kepentingan hukum yang lebih tinggi dalam situasi darurat, dengan mempertimbangkan kondisi konkret yang menyertai tindakan tersebut dan memberikan otonomi kepada korban sebagai pemegang hak untuk memilih tindakan pembelaan yang diperlukan.Oleh karena itu, pemerintah dan penegak hukum, khususnya hakim, perlu meningkatkan pengawasan serta memberikan kepastian hukum yang jelas dan pertimbangan yang cermat dalam memutuskan perkara terkait noodweer demi mewujudkan keadilan sosial bagi masyarakat yang terancam
<br>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan pidana dalam kasus korban kejahatan kekerasan yang kemudian melakukan pembelaan paksa hingga melampaui batas akibat paksaan. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa korban kejahatan kekerasan yang melakukan tindakan pidana sebagai upaya pembelaan paksa dapat dibebaskan dari tuntutan pidana apabila memenuhi persyaratan berdasarkan Pasal 48-51 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Pasal 5 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 13 Tahun...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/5/korban-kejahatan-noodweer-perampokan-perlindungan-thumb-86480.webp" type="image/webp" length="66216" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/korban-kejahatan-noodweer-perampokan-perlindungan-thumb-e96fb.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/korban-kejahatan-noodweer-perampokan-perlindungan-thumb-86480.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/5/korban-kejahatan-noodweer-perampokan-perlindungan-thumb-53ba3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-557-unnes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13343-law-research-review-quarterly.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Quo Vadis Legal Protection for Victims of Sexual Violence against Children in Indonesia Discourse on Legal Justice ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Quo Vadis Legal Protection for Victims of Sexual Violence against Children in Indonesia Discourse on Legal Justice ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Quo Vadis Legal Protection for Victims of Sexual Violence against Children in Indonesia Discourse on Legal Justice ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64529-tingkah-laku-anak-peradilan-kebijakan-perlind" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64529-tingkah-laku-anak-peradilan-kebijakan-perlind" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-06:d2a05f9c4050f0200876d1aee4793aab</id>
	<published>2026-09-05T21:01:31+07:00</published>
	<updated>2026-09-05T21:01:31+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="bale mediasi" label="bale mediasi" />
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="east lombok" label="east lombok" />
	<itunes:keywords><![CDATA[bale,content,east,lombok,main,mediasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas implementasi UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak di lapangan, khususnya dalam penanganan kasus kekerasan seksual terhadap anak. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi dampak psikologis ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas implementasi UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak di lapangan, khususnya dalam penanganan kasus kekerasan seksual terhadap anak. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi dampak psikologis ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/4/tingkah-laku-anak-peradilan-kebijakan-perlindungan-thumb-c35e9.webp" title="JURIS - Quo Vadis Legal Protection for Victims of Sexual Violence against Children in Indonesia: Discourse on Legal Justice" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/4/tingkah-laku-anak-peradilan-kebijakan-perlindungan-thumb-c35e9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/4/tingkah-laku-anak-peradilan-kebijakan-perlindungan-thumb-c35e9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/4/tingkah-laku-anak-peradilan-kebijakan-perlindungan-thumb-c35e9.webp 1x" title="JURIS - Quo Vadis Legal Protection for Victims of Sexual Violence against Children in Indonesia: Discourse on Legal Justice" alt="JURIS - Quo Vadis Legal Protection for Victims of Sexual Violence against Children in Indonesia: Discourse on Legal Justice" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/4/tingkah-laku-anak-peradilan-kebijakan-perlindungan-thumb-fca9e.webp" title="JURIS - Quo Vadis Legal Protection for Victims of Sexual Violence against Children in Indonesia: Discourse on Legal Justice" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/4/tingkah-laku-anak-peradilan-kebijakan-perlindungan-thumb-fca9e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/4/tingkah-laku-anak-peradilan-kebijakan-perlindungan-thumb-fca9e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/4/tingkah-laku-anak-peradilan-kebijakan-perlindungan-thumb-fca9e.webp 1x" title="JURIS - Quo Vadis Legal Protection for Victims of Sexual Violence against Children in Indonesia: Discourse on Legal Justice" alt="JURIS - Quo Vadis Legal Protection for Victims of Sexual Violence against Children in Indonesia: Discourse on Legal Justice" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/4/tingkah-laku-anak-peradilan-kebijakan-perlindungan-thumb-61044.webp" title="JURIS - Quo Vadis Legal Protection for Victims of Sexual Violence against Children in Indonesia: Discourse on Legal Justice" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/4/tingkah-laku-anak-peradilan-kebijakan-perlindungan-thumb-61044.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/4/tingkah-laku-anak-peradilan-kebijakan-perlindungan-thumb-61044.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/4/tingkah-laku-anak-peradilan-kebijakan-perlindungan-thumb-61044.webp 1x" title="JURIS - Quo Vadis Legal Protection for Victims of Sexual Violence against Children in Indonesia: Discourse on Legal Justice" alt="JURIS - Quo Vadis Legal Protection for Victims of Sexual Violence against Children in Indonesia: Discourse on Legal Justice" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64529-tingkah-laku-anak-peradilan-kebijakan-perlind" title="JURIS - Quo Vadis Legal Protection for Victims of Sexual Violence against Children in Indonesia: Discourse on Legal Justice" target="_blank">Quo Vadis Legal Protection for Victims of Sexual Violence against Children in Indonesia: Discourse on Legal Justice</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas implementasi UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak di lapangan, khususnya dalam penanganan kasus kekerasan seksual terhadap anak. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi dampak psikologis jangka panjang pada korban dan upaya rehabilitasi yang optimal. Penelitian juga bisa mengkaji peran media dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang perlindungan anak dan pencegahan kekerasan seksual, serta mengidentifikasi tantangan dalam kolaborasi antara lembaga pemerintah dan masyarakat untuk memberikan perlindungan komprehensif..
<br>Anak merupakan mahluk Tuhan Yang Maha Esa yang secara rohani maupun jasmani belum mempunyai kemampuan untuk berdiri sendiri serta mahluk sosial yang sejak dalam kandungan mempunyai hak untuk hidup dan merdeka serta mendapat perlindungan.Oleh karena itu anak sangat rentan untuk menjadi korban dari tindak pidana kekerasan seksual.Kekerasan seksual sendiri merupakan tindak kriminalitas yang disebabkan oleh berbagai faktor baik internal maupun eksternal.Di Indonesia, perlindungan anak diatur dalam UU No 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak.Penanganan anak korban kekerasan seksual dilakukan oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban sesuai dengan UU No 31 tahun Tentang Perubahan atas UU No.13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban
<br>Hukum di Indonesia yang menjerat pelaku praktek pedofilia tidaklah serius. Sehingga hukuman bagi kaum pedofilia tidak setimpal dengan apa yang telah diperbuat dan resiko rusaknya masa depan korban. Selain itu perlindungan dari masyarakat bagi korban pedofilia juga sangat kurang. Perhatian masyarakat khususnya dalam konteks anak-anak, pada masa sekarang ini lebih terarah pada perilaku anak yang melanggar aturan hukum, perilaku kriminalitas yang dilakukan oleh anak. Tetapi berkaitan dengan masalah anak-anak yang menjadi korban, khususnya untuk kasus kekerasan seksual jarang sekali mendapat perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan bagi korban kekerasan seksual pada anak di Indonesia...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/4/tingkah-laku-anak-peradilan-kebijakan-perlindungan-thumb-fca9e.webp" type="image/webp" length="72766" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/4/tingkah-laku-anak-peradilan-kebijakan-perlindungan-thumb-c35e9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/4/tingkah-laku-anak-peradilan-kebijakan-perlindungan-thumb-fca9e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/4/tingkah-laku-anak-peradilan-kebijakan-perlindungan-thumb-61044.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-557-unnes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13343-law-research-review-quarterly.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Influence of Brand Image and Relationship Quality on Patient Satisfaction Survey of Outpatients of Hermina Pasteur Hospital Bandung ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Influence of Brand Image and Relationship Quality on Patient Satisfaction Survey of Outpatients of Hermina Pasteur Hospital Bandung ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Influence of Brand Image and Relationship Quality on Patient Satisfaction Survey of Outpatients of Hermina Pasteur Hospital Bandung ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64522-pasien-jangka-analisis-data-rumah-kepuasan" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64522-pasien-jangka-analisis-data-rumah-kepuasan" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-06:240be1fc2b6abd2e01d1503cbd4a4fa5</id>
	<published>2026-09-05T20:57:14+07:00</published>
	<updated>2026-09-05T20:57:14+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="aji ramadhan" label="aji ramadhan" />
	<category term="feby febrian" label="feby febrian" />
	<category term="eka ermawati" label="eka ermawati" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aji,eka,ermawati,febrian,feby,ramadhan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak program perawatan pelanggan terhadap peningkatan kepuasan pasien di rumah sakit. 2. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami peran citra merek dalam membangun loyalitas pasien jangka panjang. 3. Penelitian ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak program perawatan pelanggan terhadap peningkatan kepuasan pasien di rumah sakit. 2. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami peran citra merek dalam membangun loyalitas pasien jangka panjang. 3. Penelitian ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/1/pasien-jangka-analisis-data-rumah-kepuasan-loyalit-thumb-485e3.webp" title="JURIS - Influence of Brand Image and Relationship Quality on Patient Satisfaction (Survey of Outpatients of Hermina Pasteur Hospital Bandung)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/1/pasien-jangka-analisis-data-rumah-kepuasan-loyalit-thumb-485e3.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/1/pasien-jangka-analisis-data-rumah-kepuasan-loyalit-thumb-485e3.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/1/pasien-jangka-analisis-data-rumah-kepuasan-loyalit-thumb-485e3.webp 1x" title="JURIS - Influence of Brand Image and Relationship Quality on Patient Satisfaction (Survey of Outpatients of Hermina Pasteur Hospital Bandung)" alt="JURIS - Influence of Brand Image and Relationship Quality on Patient Satisfaction (Survey of Outpatients of Hermina Pasteur Hospital Bandung)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/1/pasien-jangka-analisis-data-rumah-kepuasan-loyalit-thumb-f58fa.webp" title="JURIS - Influence of Brand Image and Relationship Quality on Patient Satisfaction (Survey of Outpatients of Hermina Pasteur Hospital Bandung)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/1/pasien-jangka-analisis-data-rumah-kepuasan-loyalit-thumb-f58fa.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/1/pasien-jangka-analisis-data-rumah-kepuasan-loyalit-thumb-f58fa.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/1/pasien-jangka-analisis-data-rumah-kepuasan-loyalit-thumb-f58fa.webp 1x" title="JURIS - Influence of Brand Image and Relationship Quality on Patient Satisfaction (Survey of Outpatients of Hermina Pasteur Hospital Bandung)" alt="JURIS - Influence of Brand Image and Relationship Quality on Patient Satisfaction (Survey of Outpatients of Hermina Pasteur Hospital Bandung)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/1/pasien-jangka-analisis-data-rumah-kepuasan-loyalit-thumb-5f668.webp" title="JURIS - Influence of Brand Image and Relationship Quality on Patient Satisfaction (Survey of Outpatients of Hermina Pasteur Hospital Bandung)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/1/pasien-jangka-analisis-data-rumah-kepuasan-loyalit-thumb-5f668.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/1/pasien-jangka-analisis-data-rumah-kepuasan-loyalit-thumb-5f668.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/1/pasien-jangka-analisis-data-rumah-kepuasan-loyalit-thumb-5f668.webp 1x" title="JURIS - Influence of Brand Image and Relationship Quality on Patient Satisfaction (Survey of Outpatients of Hermina Pasteur Hospital Bandung)" alt="JURIS - Influence of Brand Image and Relationship Quality on Patient Satisfaction (Survey of Outpatients of Hermina Pasteur Hospital Bandung)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64522-pasien-jangka-analisis-data-rumah-kepuasan" title="JURIS - Influence of Brand Image and Relationship Quality on Patient Satisfaction (Survey of Outpatients of Hermina Pasteur Hospital Bandung)" target="_blank">Influence of Brand Image and Relationship Quality on Patient Satisfaction (Survey of Outpatients of Hermina Pasteur Hospital Bandung)</a>: 1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak program perawatan pelanggan terhadap peningkatan kepuasan pasien di rumah sakit. 2. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami peran citra merek dalam membangun loyalitas pasien jangka panjang. 3. Penelitian tentang pengaruh kualitas hubungan antara pasien dan staf medis terhadap hasil kesehatan jangka panjang dapat dilakukan untuk mengoptimalkan kualitas layanan. Dengan menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, penelitian ini dapat memberikan wawasan mendalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan pasien dan strategi untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan secara berkelanjutan..
<br>Citra merek Rumah Sakit Hermina Pasteur Bandung tergolong cukup baik, namun diperlukan peningkatan dalam komunikasi dan penjelasan layanan.Kualitas hubungan di Rumah Sakit Hermina Pasteur Bandung berada dalam kategori baik, tetapi perlu diperbaiki dalam responsifitas dan kecepatan pelayanan.Kepuasan pasien di Rumah Sakit Hermina Pasteur Bandung termasuk cukup puas, tetapi masih perlu ditingkatkan dalam kenyamanan ruang dan kecepatan pelayanan.Citra merek dan kualitas hubungan secara bersama-sama memengaruhi kepuasan pasien, dengan kualitas hubungan memiliki pengaruh dominan
<br>Aji Ramadhan, 2023. Pengaruh Citra Merek Dan Kualitas Hubungan Terhadap Kepuasan Pasien (Survei Pada Pasien Luar Rumah Sakit Rumah Sakit Hermina Pasteur Bandung), Tesis Program Pascasarjana Universitas Winaya Mukti, Program Studi Magister Manajemen. Di bawah bimbingan Dr. Nut Wuri Andayana, Apt., MMRS dan Dr. Annisa Fitri Anggraeni, SE, MM, CISA. Perkembangan sektor industri jasa, termasuk layanan kesehatan, tidak terlepas dari kebutuhan masyarakat untuk terus mendapatkan layanan kesehatan berkualitas. Berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan pengembangan kesehatan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/1/pasien-jangka-analisis-data-rumah-kepuasan-loyalit-thumb-5f668.webp" type="image/webp" length="95326" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/1/pasien-jangka-analisis-data-rumah-kepuasan-loyalit-thumb-485e3.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/1/pasien-jangka-analisis-data-rumah-kepuasan-loyalit-thumb-f58fa.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/1/pasien-jangka-analisis-data-rumah-kepuasan-loyalit-thumb-5f668.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-689-e-greenation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1421-greenation-international-journal-engineering-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Comparative diagnostic accuracy of clinical screening instruments for diabetic peripheral neuropathy against vibration perception threshold A study in Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Comparative diagnostic accuracy of clinical screening instruments for diabetic peripheral neuropathy against vibration perception threshold A study in Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Comparative diagnostic accuracy of clinical screening instruments for diabetic peripheral neuropathy against vibration perception threshold A study in Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64519-akurasi-diagnostik-bilirubin" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64519-akurasi-diagnostik-bilirubin" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-06:d183b27e094eccdfabd04d0627f755b3</id>
	<published>2026-09-05T20:54:37+07:00</published>
	<updated>2026-09-05T20:54:37+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="user account" label="user account" />
	<category term="issn barcode" label="issn barcode" />
	<category term="brief nurse" label="brief nurse" />
	<itunes:keywords><![CDATA[account,barcode,brief,issn,nurse,user]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Studi lanjutan sebaiknya memvalidasi efektivitas MNSI-B dalam pengaturan kesehatan primer dan daerah pedesaan Indonesia untuk memastikan adaptasi budaya dan ketersediaan sumber daya. Selain itu, penelitian tentang validitas prediktif jangka panjang dari ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Studi lanjutan sebaiknya memvalidasi efektivitas MNSI-B dalam pengaturan kesehatan primer dan daerah pedesaan Indonesia untuk memastikan adaptasi budaya dan ketersediaan sumber daya. Selain itu, penelitian tentang validitas prediktif jangka panjang dari ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/akurasi-diagnostik-bilirubin-diabetic-neuropathy-d-thumb-b9f1c.webp" title="JURIS - Comparative diagnostic accuracy of clinical screening instruments for diabetic peripheral neuropathy against vibration perception threshold: A study in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/akurasi-diagnostik-bilirubin-diabetic-neuropathy-d-thumb-b9f1c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/akurasi-diagnostik-bilirubin-diabetic-neuropathy-d-thumb-b9f1c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/akurasi-diagnostik-bilirubin-diabetic-neuropathy-d-thumb-b9f1c.webp 1x" title="JURIS - Comparative diagnostic accuracy of clinical screening instruments for diabetic peripheral neuropathy against vibration perception threshold: A study in Indonesia" alt="JURIS - Comparative diagnostic accuracy of clinical screening instruments for diabetic peripheral neuropathy against vibration perception threshold: A study in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/akurasi-diagnostik-bilirubin-diabetic-neuropathy-d-thumb-90121.webp" title="JURIS - Comparative diagnostic accuracy of clinical screening instruments for diabetic peripheral neuropathy against vibration perception threshold: A study in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/akurasi-diagnostik-bilirubin-diabetic-neuropathy-d-thumb-90121.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/akurasi-diagnostik-bilirubin-diabetic-neuropathy-d-thumb-90121.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/akurasi-diagnostik-bilirubin-diabetic-neuropathy-d-thumb-90121.webp 1x" title="JURIS - Comparative diagnostic accuracy of clinical screening instruments for diabetic peripheral neuropathy against vibration perception threshold: A study in Indonesia" alt="JURIS - Comparative diagnostic accuracy of clinical screening instruments for diabetic peripheral neuropathy against vibration perception threshold: A study in Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/9/akurasi-diagnostik-bilirubin-diabetic-neuropathy-d-thumb-98941.webp" title="JURIS - Comparative diagnostic accuracy of clinical screening instruments for diabetic peripheral neuropathy against vibration perception threshold: A study in Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/9/akurasi-diagnostik-bilirubin-diabetic-neuropathy-d-thumb-98941.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/9/akurasi-diagnostik-bilirubin-diabetic-neuropathy-d-thumb-98941.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/9/akurasi-diagnostik-bilirubin-diabetic-neuropathy-d-thumb-98941.webp 1x" title="JURIS - Comparative diagnostic accuracy of clinical screening instruments for diabetic peripheral neuropathy against vibration perception threshold: A study in Indonesia" alt="JURIS - Comparative diagnostic accuracy of clinical screening instruments for diabetic peripheral neuropathy against vibration perception threshold: A study in Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64519-akurasi-diagnostik-bilirubin" title="JURIS - Comparative diagnostic accuracy of clinical screening instruments for diabetic peripheral neuropathy against vibration perception threshold: A study in Indonesia" target="_blank">Comparative diagnostic accuracy of clinical screening instruments for diabetic peripheral neuropathy against vibration perception threshold: A study in Indonesia</a>: Studi lanjutan sebaiknya memvalidasi efektivitas MNSI-B dalam pengaturan kesehatan primer dan daerah pedesaan Indonesia untuk memastikan adaptasi budaya dan ketersediaan sumber daya. Selain itu, penelitian tentang validitas prediktif jangka panjang dari MNSI-B terhadap risiko ulkus kaki dan amputasi dalam populasi diabetes perlu dilakukan untuk mengevaluasi manfaat jangka panjang dari skrining ini. Terakhir, analisis biaya-manfaat implementasi MNSI-B dalam kerangka Asuransi Kesehatan Nasional Indonesia dapat membantu menentukan kelayakan penggunaan alat ini secara luas di tingkat nasional..
<br>Instrumen Skrining Neoropati Michigan Bagian B (MNSI-B) menunjukkan akurasi diagnostik yang sangat baik untuk neoropati perifer diabetes yang ditentukan oleh biothesiometer pada orang dewasa Indonesia dengan diabetes tipe 2, mencapai sensitivitas 85,4%, spesifisitas 97,6%, dan akurasi keseluruhan 92,8%.Pemeriksaan fisik terstruktur ini secara signifikan mengungguli kuesioner berbasis gejala (MNSI-A dan DNS) dan DNE, karena komponen objektifnya seperti refleks tendon, pengujian monofilamen, dan inspeksi kaki visual tidak rentan terhadap bias interpretasi budaya-linguistik.MNSI-B mewakili alternatif skrining praktis dan berbiaya rendah yang cocok untuk pengaturan klinis rumah sakit dan program skrining komunitas di mana perangkat biothesiometer kuantitatif tidak tersedia.Implementasi luas MNSI-B dalam sistem kesehatan memerlukan dukungan melalui program pelatihan perawat terstruktur dan mekanisme jaminan kualitas berkala untuk mempertahankan konsistensi keandalan antar-penilai.Penelitian masa depan harus memprioritaskan validasi eksternal di fasilitas kesehatan primer dan pedesaan, penilaian prediktif jangka panjang untuk hasil ulkus kaki dan amputasi, serta analisis biaya-manfaat dalam kerangka pembiayaan Asuransi Kesehatan Nasional
<br>Penyakit neoropati perifer diabetes (DPN) merupakan faktor utama penyebab ulkus kaki dan amputasi; namun, alat skrining berbiaya rendah yang tervalidasi masih terbatas di populasi Asia Tenggara. Studi ini mengevaluasi dan membandingkan akurasi diagnostik MNSI-A, MNSI-B, DNS, dan DNE terhadap DPN yang ditentukan oleh biothesiometer pada orang dewasa Indonesia dengan diabetes tipe 2. Studi akurasi diagnostik lintas penampang merekrut 140 pasien berturut-turut dengan diabetes tipe 2 di Lavalette Hospital, Malang, antara Agustus dan September 2023. Dua penilai terlatih memberikan MNSI-A, MNSI-B, DNS, dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/9/akurasi-diagnostik-bilirubin-diabetic-neuropathy-d-thumb-b9f1c.webp" type="image/webp" length="184412" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/akurasi-diagnostik-bilirubin-diabetic-neuropathy-d-thumb-b9f1c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/akurasi-diagnostik-bilirubin-diabetic-neuropathy-d-thumb-90121.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/9/akurasi-diagnostik-bilirubin-diabetic-neuropathy-d-thumb-98941.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6852-nhs-journal.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-16547-nursing-health-sciences-journal-nhsj.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64516-nilai-inti-islam-agama-abu-kurik" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64516-nilai-inti-islam-agama-abu-kurik" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-06:8d26081a759ec897e7c14d1c9f1f4330</id>
	<published>2026-09-05T20:54:37+07:00</published>
	<updated>2026-09-05T20:54:37+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="kompilasi pdf jurnal" label="kompilasi pdf jurnal" />
	<category term="kompilasi jurnal akademik" label="kompilasi jurnal akademik" />
	<category term="etalase pdf jurnal" label="etalase pdf jurnal" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,etalase,jurnal,kompilasi,pdf]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian ini secara implisit menyoroti beberapa area penting yang memerlukan eksplorasi lebih lanjut. Pertama, mengingat adanya "titik-titik kekurangan" dalam sistem pendidikan nasional, penelitian di masa depan dapat difokuskan pada analisis mendalam ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian ini secara implisit menyoroti beberapa area penting yang memerlukan eksplorasi lebih lanjut. Pertama, mengingat adanya "titik-titik kekurangan" dalam sistem pendidikan nasional, penelitian di masa depan dapat difokuskan pada analisis mendalam ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-7e857.webp" title="JURIS - Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-7e857.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-7e857.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-7e857.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional" alt="JURIS - Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-afe41.webp" title="JURIS - Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-afe41.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-afe41.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-afe41.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional" alt="JURIS - Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-7360b.webp" title="JURIS - Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-7360b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-7360b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-7360b.webp 1x" title="JURIS - Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional" alt="JURIS - Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64516-nilai-inti-islam-agama-abu-kurik" title="JURIS - Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional" target="_blank">Pendidikan Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional</a>: Penelitian ini secara implisit menyoroti beberapa area penting yang memerlukan eksplorasi lebih lanjut. Pertama, mengingat adanya "titik-titik kekurangan" dalam sistem pendidikan nasional, penelitian di masa depan dapat difokuskan pada analisis mendalam mengenai bagaimana implementasi kurikulum pendidikan Islam di berbagai jenjang pendidikan dapat dioptimalkan. Ini tidak hanya mencakup identifikasi kesenjangan antara tujuan dan praktik, tetapi juga pengembangan model kurikulum yang lebih adaptif dan responsif terhadap dinamika sosial serta tuntutan global. Misalnya, penelitian dapat menjawab pertanyaan: 'Bagaimana kurikulum pendidikan Islam dapat direformulasi agar secara efektif mengatasi tantangan internal sekaligus mempersiapkan peserta didik menghadapi era digital dan kompleksitas global?' Kedua, isu dualisme pengelolaan pendidikan Islam antara Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan merupakan tantangan struktural yang signifikan. Studi lanjutan sangat dibutuhkan untuk mengevaluasi dampak langsung dari dualisme ini terhadap efektivitas dan kualitas pendidikan Islam. Pertanyaan penelitian seperti: 'Model kolaborasi antar kementerian yang seperti apa yang paling efektif untuk menciptakan sistem pendidikan Islam yang terintegrasi dan berkualitas tinggi, mengurangi duplikasi, dan memaksimalkan sumber daya?' akan memberikan panduan praktis dan kebijakan yang lebih kohesif. Terakhir, dengan mempertimbangkan pergeseran masyarakat dari agraris ke industri dan tantangan globalisasi yang disebutkan dalam kesimpulan, penelitian lebih lanjut dapat menjelajahi peran pendidikan Islam dalam membentuk karakter dan keterampilan yang relevan. Ini bisa berupa studi tentang: 'Strategi pedagogis dan pendekatan pembelajaran inovatif apa yang paling sesuai dalam pendidikan Islam untuk membekali generasi muda dengan kompetensi abad ke-21 (seperti pemikiran kritis, kreativitas, dan literasi digital) tanpa mengorbankan nilai-nilai inti keislaman?' Dengan demikian, penelitian masa depan dapat memberikan wawasan berharga untuk memperkuat posisi dan relevansi pendidikan Islam dalam konteks pembangunan nasional yang dinamis..
<br>Sistem pendidikan nasional, terutama pendidikan Islam, perlu dievaluasi ulang untuk mengatasi kekurangan dan meningkatkan daya saing bangsa Indonesia di era globalisasi, dengan fokus pada pendidikan bermutu untuk melahirkan warga negara yang cakap.Pendidikan memiliki peran krusial sesuai UU RI No.20 Tahun 2003, bertujuan mengembangkan individu beriman, bertaqwa, bermoral, berilmu, terampil, dan mandiri, di mana pendidikan Islam berperan membimbing pertumbuhan rohani dan jasmani.Meskipun pendidikan Islam telah terintegrasi sebagai lembaga, mata pelajaran, dan nilai dalam sistem pendidikan nasional, pelaksanaannya menghadapi hambatan seperti keterbatasan dana, perencanaan, ledakan penduduk, serta tantangan globalisasi dan transformasi masyarakat dari agraris ke industri
<br>Pendidikan Islam mengukuhkan nilai ruh dalam penataran petunjuk agama Islam. Pendidikan Islam sering dipraktikkan ke dalam nilai-nilai dan keutamaan regional. Seperti di Jawa, Pendidikan Islam searah dengan nilai-nilai Jawa selaku keyakinan regional dan kearifan bagi orang Jawa. Peristiwa ini diprediksi kuat sebab dampak pendidikan Islam yang sudah dirasai bahasa area di Jawa (AuPendidikan Islam Dan Nilai Kejawen,Ay N.D.). Penelitian ini dilaksanakan untuk menetapkan sub prosedur pendidikan Islam secara lokal, demi arah agar menaksir eksistensi dan dasar pendidikan demi pelaksanaan dan penentuan Islam pendidikan selaku integritas pendidikan lokal yang dipandang sebagai komoditas kredibilitas dan peleraian. Jenis penelitian ini yaitu kajian literatur dengan deskripsi kualitatif dengan meneliti dan mengasosiasikan data. Pendidikan Islam mempunyai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-afe41.webp" type="image/webp" length="56038" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-7e857.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-afe41.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/2/nilai-inti-islam-agama-abu-kurikulum-pendidikan-ac-thumb-7360b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6349-almaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19189-tadzkirah-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD MI ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD MI ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD MI ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64518-motivasi-siswa-kompetensi-partisipa" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64518-motivasi-siswa-kompetensi-partisipa" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-06:3499d984d77731a80af70ed661fc3c04</id>
	<published>2026-09-05T20:54:37+07:00</published>
	<updated>2026-09-05T20:54:37+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="kompilasi file akademik" label="kompilasi file akademik" />
	<category term="etalase jurnal akademik" label="etalase jurnal akademik" />
	<category term="direktori jurnal akademik" label="direktori jurnal akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal,kompilasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi perbandingan efektivitas berbagai jenis video pembelajaran (animasi, dokumenter, atau interaktif) dalam meningkatkan pemahaman siswa. Selain itu, diperlukan penelitian untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi perbandingan efektivitas berbagai jenis video pembelajaran (animasi, dokumenter, atau interaktif) dalam meningkatkan pemahaman siswa. Selain itu, diperlukan penelitian untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-865f7.webp" title="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-865f7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-865f7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-865f7.webp 1x" title="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" alt="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-e9bc8.webp" title="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-e9bc8.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-e9bc8.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-e9bc8.webp 1x" title="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" alt="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-1fb7e.webp" title="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-1fb7e.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-1fb7e.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-1fb7e.webp 1x" title="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" alt="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64518-motivasi-siswa-kompetensi-partisipa" title="JURIS - Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI" target="_blank">Dampak Penggunaan Media Video Dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di SD/MI</a>: Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi perbandingan efektivitas berbagai jenis video pembelajaran (animasi, dokumenter, atau interaktif) dalam meningkatkan pemahaman siswa. Selain itu, diperlukan penelitian untuk mengevaluasi dampak jangka panjang penggunaan media video terhadap keterampilan kritis dan kolaboratif siswa. Saran lainnya adalah mengembangkan model pembelajaran berbasis video yang disesuaikan dengan karakteristik kelas dan lingkungan sekolah, serta mengkaji potensi video dalam mendukung pembelajaran berbasis proyek. Penelitian juga perlu mempertimbangkan faktor motivasi siswa dan keterlibatan aktif dalam proses belajar. Studi lanjutan dapat menggali bagaimana teknologi video dapat diintegrasikan dengan metode pembelajaran lain untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih dinamis. Selain itu, diperlukan analisis tentang tantangan praktis dalam penerapan media video, seperti akses teknologi dan keterampilan guru. Penelitian juga dapat fokus pada pengembangan kriteria evaluasi yang lebih holistik untuk menilai kualitas video sebagai media pembelajaran. Akhirnya, penelitian perlu mengidentifikasi strategi yang efektif untuk meminimalkan kelemahan yang muncul dari ketergantungan berlebihan pada media video..
<br>Pentingnya kapasitas instruktur untuk memiliki kemampuan dalam mengintegrasikan media video dalam pembelajaran tematik terpadu.Pembelajaran bermakna yang menekankan pada pemberian pengalaman langsung kepada anak, kegiatan pembelajaran yang menarik, media yang bervariasi, dan kemampuan menjadi pelaku utama dalam proses pembelajaran (student center).Oleh karena itu, penting bagi pengajar untuk memahami materi yang diajarkan.Penggunaan media pembelajaran, termasuk media video, tentu mempunyai manfaat tersendiri.Bila menggunakan media video, pemutaran film dapat diputar ulang atau dijeda sehingga guru dapat memperbolehkan siswa mendiskusikan isi, substansi, dan pesan dari video yang sedang mereka lihat
<br>Pembelajaran tematik ini menekankan pada partisipasi aktif peserta didik sesuai dengan tujuan kurikulum yang diterapkan pada tahun 2013. Pembelajaran tematik merupakan metode pendidikan yang melibatkan penggabungan konten dari berbagai keterampilan dasar dan mata kuliah. Di sisi lain, masih relatif rendahnya pemanfaatan materi pembelajaran yang menarik untuk menunjang proses pembelajaran dalam pelaksanaan pembelajaran. Melalui penggunaan media pembelajaran, siswa mempunyai kemampuan untuk termotivasi dan menunjukkan minat dalam memahami konten yang disampaikan oleh instruktur. Artikel ini disusun...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-865f7.webp" type="image/webp" length="72434" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-865f7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-e9bc8.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/7/motivasi-siswa-kompetensi-partisipasi-aktif-pemaha-thumb-1fb7e.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6349-almaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19189-tadzkirah-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Protection for Women Victims of Domestic Violence in Indonesia A Victimology and Criminology Approach ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Protection for Women Victims of Domestic Violence in Indonesia A Victimology and Criminology Approach ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Protection for Women Victims of Domestic Violence in Indonesia A Victimology and Criminology Approach ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64528-pola-perilaku-anak-perempuan-korban-kdrt" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64528-pola-perilaku-anak-perempuan-korban-kdrt" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-06:c119d97bd752c6a70c951d8b65c48612</id>
	<published>2026-09-05T20:29:20+07:00</published>
	<updated>2026-09-05T20:29:20+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="bale mediasi" label="bale mediasi" />
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="east lombok" label="east lombok" />
	<itunes:keywords><![CDATA[bale,content,east,lombok,main,mediasi]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ 1. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas undang-undang perlindungan perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga dalam konteks implementasi di lapangan. 2. Studi tentang inisiatif berbasis komunitas untuk meningkatkan perlindungan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ 1. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas undang-undang perlindungan perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga dalam konteks implementasi di lapangan. 2. Studi tentang inisiatif berbasis komunitas untuk meningkatkan perlindungan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/pola-perilaku-anak-perempuan-korban-kdrt-kejahatan-thumb-5654f.webp" title="JURIS - Protection for Women Victims of Domestic Violence in Indonesia: A Victimology and Criminology Approach" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/pola-perilaku-anak-perempuan-korban-kdrt-kejahatan-thumb-5654f.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/pola-perilaku-anak-perempuan-korban-kdrt-kejahatan-thumb-5654f.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/pola-perilaku-anak-perempuan-korban-kdrt-kejahatan-thumb-5654f.webp 1x" title="JURIS - Protection for Women Victims of Domestic Violence in Indonesia: A Victimology and Criminology Approach" alt="JURIS - Protection for Women Victims of Domestic Violence in Indonesia: A Victimology and Criminology Approach" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/pola-perilaku-anak-perempuan-korban-kdrt-kejahatan-thumb-32223.webp" title="JURIS - Protection for Women Victims of Domestic Violence in Indonesia: A Victimology and Criminology Approach" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/pola-perilaku-anak-perempuan-korban-kdrt-kejahatan-thumb-32223.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/pola-perilaku-anak-perempuan-korban-kdrt-kejahatan-thumb-32223.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/pola-perilaku-anak-perempuan-korban-kdrt-kejahatan-thumb-32223.webp 1x" title="JURIS - Protection for Women Victims of Domestic Violence in Indonesia: A Victimology and Criminology Approach" alt="JURIS - Protection for Women Victims of Domestic Violence in Indonesia: A Victimology and Criminology Approach" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/d/b/pola-perilaku-anak-perempuan-korban-kdrt-kejahatan-thumb-b52cc.webp" title="JURIS - Protection for Women Victims of Domestic Violence in Indonesia: A Victimology and Criminology Approach" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/d/b/pola-perilaku-anak-perempuan-korban-kdrt-kejahatan-thumb-b52cc.webp" data-src="https://cdn.juris.id/d/b/pola-perilaku-anak-perempuan-korban-kdrt-kejahatan-thumb-b52cc.webp" srcset="https://cdn.juris.id/d/b/pola-perilaku-anak-perempuan-korban-kdrt-kejahatan-thumb-b52cc.webp 1x" title="JURIS - Protection for Women Victims of Domestic Violence in Indonesia: A Victimology and Criminology Approach" alt="JURIS - Protection for Women Victims of Domestic Violence in Indonesia: A Victimology and Criminology Approach" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64528-pola-perilaku-anak-perempuan-korban-kdrt" title="JURIS - Protection for Women Victims of Domestic Violence in Indonesia: A Victimology and Criminology Approach" target="_blank">Protection for Women Victims of Domestic Violence in Indonesia: A Victimology and Criminology Approach</a>: 1. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi efektivitas undang-undang perlindungan perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga dalam konteks implementasi di lapangan. 2. Studi tentang inisiatif berbasis komunitas untuk meningkatkan perlindungan perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga, terutama di daerah terpencil. 3. Penelitian mengenai peran pendidikan seks dan kesadaran masyarakat dalam mencegah kekerasan dalam rumah tangga, serta pengembangan program edukasi yang berbasis teknologi untuk meningkatkan aksesibilitas informasi..
<br>Anak-anak adalah makhluk Tuhan Yang Maha Esa secara spiritual dan fisik belum memiliki kemampuan untuk berdiri sendiri dan sebagai makhluk sosial sejak dalam kandungan memiliki hak untuk hidup, bebas, dan menerima perlindungan.Oleh karena itu, anak sangat rentan menjadi korban kekerasan seksual.Kekerasan seksual merupakan tindakan kriminal yang disebabkan oleh beberapa faktor, baik internal maupun eksternal.Kebanyakan kasus menunjukkan bahwa pelaku kekerasan seksual terhadap anak dilakukan oleh orang terdekat (orang tua/guru).Di Indonesia, regulasi perlindungan anak diatur dalam Undang-Undang No.Regulasi perlindungan anak terdapat dalam berbagai hal seperti Konstitusi 1945, Konvensi Hak Anak, hingga Undang-Undang No.39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.Semua regulasi tersebut mengecam adanya tindakan kekerasan seksual terhadap anak, bahwa anak memiliki hak untuk dilindungi dari berbagai kejahatan seperti Pasal 15 Undang-Undang No.35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, bahwa Setiap Anak memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan dari kekerasan dalam aktivitas politik, keterlibatan dalam sengketa, keterlibatan dalam kerusuhan sosial, keterlibatan dalam kejadian yang mengandung unsur kekerasan, keterlibatan dalam perang, dan kekerasan seksual.Penanganan korban kekerasan seksual anak dilakukan oleh Badan Perlindungan Saksi dan Korban Berdasarkan Undang-Undang No.13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban.LPSK diberikan mandat baru terkait layanan bagi korban kejahatan, di mana LPSK memberikan bantuan kepada korban perdagangan manusia, korban kekerasan seksual.Bantuan ini mencakup bantuan medis dan psikososial serta bantuan psikologis.31 Tahun 2014, korban berhak mendapatkan rehabilitasi psikososial dan psikologis serta ganti rugi dan restitusi.Selain itu, kekerasan dapat dilaporkan ke Komnas HAM, KPAI, stasiun polisi lokal, rumah sakit, NGO dan tokoh untuk tindak lanjut.Dari banyaknya kasus kekerasan seksual terhadap anak, diperlukan perhatian ekstra dari pemerintah.Sanksi terhadap pelaku kekerasan seksual harus ketat, karena dampak yang dialami korban kekerasan bukan hanya fisik tetapi juga spiritual.Pendidikan seks harus diberikan sebagai salah satu upaya pencegahan kekerasan seksual anak
<br>Undang-Undang No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga mendefinisikan kekerasan dalam rumah tangga sebagai setiap tindakan terhadap seseorang, khususnya perempuan, yang mengakibatkan kesakitan fisik, seksual, psikologis atau penderitaan, serta pengabaian rumah tangga termasuk ancaman, pemaksaan, atau pencabutan kebebasan secara tidak sah dalam lingkup rumah tangga. Namun, dalam kasus ini fokus akan pada perempuan sebagai korban, yang juga merujuk pada data yang tersedia di Komnas Perempuan. Ini menyedihkan karena posisi perempuan sendiri adalah pendidik pertama dalam keluarga, mereka diharapkan mampu mengembangkan nilai-nilai kasus seperti kesetaraan, kepedulian antar sesama, sehingga pada masa depan mereka mampu menghilangkan pola perilaku agresif dari anak-anak dan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/d/b/pola-perilaku-anak-perempuan-korban-kdrt-kejahatan-thumb-b52cc.webp" type="image/webp" length="74240" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/pola-perilaku-anak-perempuan-korban-kdrt-kejahatan-thumb-5654f.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/pola-perilaku-anak-perempuan-korban-kdrt-kejahatan-thumb-32223.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/d/b/pola-perilaku-anak-perempuan-korban-kdrt-kejahatan-thumb-b52cc.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-557-unnes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13343-law-research-review-quarterly.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analysis of Spring Damage in the Chamber Actuator ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analysis of Spring Damage in the Chamber Actuator ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analysis of Spring Damage in the Chamber Actuator ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64524-hasil-uji-thermovisi-laporan-pemer" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64524-hasil-uji-thermovisi-laporan-pemer" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-06:2696fce1bd69e4b2378902986cc287d9</id>
	<published>2026-09-05T20:19:12+07:00</published>
	<updated>2026-09-05T20:19:12+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="aji ramadhan" label="aji ramadhan" />
	<category term="feby febrian" label="feby febrian" />
	<category term="eka ermawati" label="eka ermawati" />
	<itunes:keywords><![CDATA[aji,eka,ermawati,febrian,feby,ramadhan]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh proses manufaktur pada kualitas pegas, terutama dalam hal pengendalian inklusi dan void. Selain itu, studi tentang efek korosi pada berbagai jenis pegas dan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh proses manufaktur pada kualitas pegas, terutama dalam hal pengendalian inklusi dan void. Selain itu, studi tentang efek korosi pada berbagai jenis pegas dan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/hasil-uji-thermovisi-laporan-pemeriksaan-pegas-voi-thumb-03097.webp" title="JURIS - Analysis of Spring Damage in the Chamber Actuator" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/hasil-uji-thermovisi-laporan-pemeriksaan-pegas-voi-thumb-03097.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/hasil-uji-thermovisi-laporan-pemeriksaan-pegas-voi-thumb-03097.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/hasil-uji-thermovisi-laporan-pemeriksaan-pegas-voi-thumb-03097.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Spring Damage in the Chamber Actuator" alt="JURIS - Analysis of Spring Damage in the Chamber Actuator" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/hasil-uji-thermovisi-laporan-pemeriksaan-pegas-voi-thumb-cdf2d.webp" title="JURIS - Analysis of Spring Damage in the Chamber Actuator" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/hasil-uji-thermovisi-laporan-pemeriksaan-pegas-voi-thumb-cdf2d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/hasil-uji-thermovisi-laporan-pemeriksaan-pegas-voi-thumb-cdf2d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/hasil-uji-thermovisi-laporan-pemeriksaan-pegas-voi-thumb-cdf2d.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Spring Damage in the Chamber Actuator" alt="JURIS - Analysis of Spring Damage in the Chamber Actuator" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/4/hasil-uji-thermovisi-laporan-pemeriksaan-pegas-voi-thumb-11069.webp" title="JURIS - Analysis of Spring Damage in the Chamber Actuator" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/4/hasil-uji-thermovisi-laporan-pemeriksaan-pegas-voi-thumb-11069.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/4/hasil-uji-thermovisi-laporan-pemeriksaan-pegas-voi-thumb-11069.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/4/hasil-uji-thermovisi-laporan-pemeriksaan-pegas-voi-thumb-11069.webp 1x" title="JURIS - Analysis of Spring Damage in the Chamber Actuator" alt="JURIS - Analysis of Spring Damage in the Chamber Actuator" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64524-hasil-uji-thermovisi-laporan-pemer" title="JURIS - Analysis of Spring Damage in the Chamber Actuator" target="_blank">Analysis of Spring Damage in the Chamber Actuator</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan analisis lebih mendalam tentang pengaruh proses manufaktur pada kualitas pegas, terutama dalam hal pengendalian inklusi dan void. Selain itu, studi tentang efek korosi pada berbagai jenis pegas dan lingkungan korosif yang berbeda dapat memberikan wawasan yang berharga. Penelitian juga dapat berfokus pada pengembangan metode pencegahan dan perlindungan pegas dari kerusakan akibat korosi, termasuk desain dan material yang lebih tahan korosi. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan keandalan dan umur pakai pegas dalam industri kimia..
<br>Berdasarkan hasil pemeriksaan dan pembahasan, disimpulkan bahwa penyebab kerusakan Actuator Pegas adalah masuknya cairan korosif yang tidak diinginkan ke dalam kamar pegas, yang menyebabkan terjadinya reaksi korosi.Proses shot peening tidak dilakukan dalam proses manufaktur pegas yang menyebabkan kekurangan daya tahan pegas terhadap beban dinamis, proses tempering tidak dilakukan dengan sempurna (Imperfect Tempering) sehingga pegas menjadi rapuh yang sensitif terhadap beban dinamis (Ductility berkurang).Dari hasil uji SEM, inklusi sulfida tersebar di semua area sampel uji dengan ukuran yang bervariasi dan morfologi datar memanjang.Dari hasil uji EDX, spektrum unsur yang terkandung dalam inklusi adalah Mn dan S.Unsur Mn dan S tampak dominan dengan kandungan sulfur sebesar 4,71 wt% dalam inklusi non-logam.Inklusi MnS memiliki potensi menjadi awal retakan skala mikro karena inklusi ini adalah tempat konsentrasi tegangan (stress raisers) dan bagian terlemah dari material matriks.Jenis korosi yang terjadi adalah korosi lokal yang dimulai karena endapan yang menempel pada permukaan pegas dan hanya terjadi di lokasi tertentu (misalnya.Berdasarkan hasil semua uji yang dilakukan dan mempertimbangkan berbagai faktor lingkungan yang ada dalam operasi, faktor penyebab kerusakan adalah cacat material dan lingkungan korosif, untuk mencegah kegagalan/kerusakan Actuator Pegas, dapat dilakukan dengan memperbaiki packing kamar Actuator Pegas dengan benar untuk meminimalkan masuknya cairan ke dalam kamar, melakukan pemeliharaan rutin unit katup sesuai dengan SOP yang benar, dan melakukan pemeriksaan kualitas material pegas pasca pembelian dari produsen sehingga sesuai dengan standar material yang akan digunakan
<br>Pegas, yang berfungsi untuk membantu katup beroperasi sehingga dapat sepenuhnya tertutup dan terbuka, memiliki peran vital dalam operasi kontinu industri kimia. Ketika terjadi masalah, ditemukan cairan keruh di kamar pegas actuator yang menyebabkan katup tidak beroperasi dan tidak berada dalam kondisi tertutup penuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan penyebab kegagalan Actuator Pegas di industri kimia. Penelitian ini secara khusus diarahkan pada Actuator Pegas yang rusak untuk menentukan penyebab kegagalan/kerusakan. Tes yang dilakukan adalah: fractografi,...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/4/hasil-uji-thermovisi-laporan-pemeriksaan-pegas-voi-thumb-03097.webp" type="image/webp" length="67462" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/hasil-uji-thermovisi-laporan-pemeriksaan-pegas-voi-thumb-03097.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/hasil-uji-thermovisi-laporan-pemeriksaan-pegas-voi-thumb-cdf2d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/4/hasil-uji-thermovisi-laporan-pemeriksaan-pegas-voi-thumb-11069.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-689-e-greenation.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-1421-greenation-international-journal-engineering-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Protecting Our Migrant Workers from Violence How the Legal Protection System Works ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Protecting Our Migrant Workers from Violence How the Legal Protection System Works ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Protecting Our Migrant Workers from Violence How the Legal Protection System Works ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64534-indonesian-migrant-workers-pekerja-migran" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64534-indonesian-migrant-workers-pekerja-migran" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-06:0908718c7240937332d2c87cee077984</id>
	<published>2026-09-05T20:09:36+07:00</published>
	<updated>2026-09-05T20:09:36+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="minors crime" label="minors crime" />
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="novita intan" label="novita intan" />
	<itunes:keywords><![CDATA[content,crime,intan,main,minors,novita]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas implementasi UU No. 39 Tahun 2004 dalam melindungi pekerja migran, kajian faktor budaya yang memengaruhi kekerasan terhadap pekerja migran perempuan, serta studi tentang kerja sama internasional ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas implementasi UU No. 39 Tahun 2004 dalam melindungi pekerja migran, kajian faktor budaya yang memengaruhi kekerasan terhadap pekerja migran perempuan, serta studi tentang kerja sama internasional ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/a/indonesian-migrant-workers-pekerja-migran-ilegal-n-thumb-891df.webp" title="JURIS - Protecting Our Migrant Workers from Violence: How the Legal Protection System Works?" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/indonesian-migrant-workers-pekerja-migran-ilegal-n-thumb-891df.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/indonesian-migrant-workers-pekerja-migran-ilegal-n-thumb-891df.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/indonesian-migrant-workers-pekerja-migran-ilegal-n-thumb-891df.webp 1x" title="JURIS - Protecting Our Migrant Workers from Violence: How the Legal Protection System Works?" alt="JURIS - Protecting Our Migrant Workers from Violence: How the Legal Protection System Works?" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/a/indonesian-migrant-workers-pekerja-migran-ilegal-n-thumb-a4832.webp" title="JURIS - Protecting Our Migrant Workers from Violence: How the Legal Protection System Works?" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/indonesian-migrant-workers-pekerja-migran-ilegal-n-thumb-a4832.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/indonesian-migrant-workers-pekerja-migran-ilegal-n-thumb-a4832.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/indonesian-migrant-workers-pekerja-migran-ilegal-n-thumb-a4832.webp 1x" title="JURIS - Protecting Our Migrant Workers from Violence: How the Legal Protection System Works?" alt="JURIS - Protecting Our Migrant Workers from Violence: How the Legal Protection System Works?" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/a/indonesian-migrant-workers-pekerja-migran-ilegal-n-thumb-cb899.webp" title="JURIS - Protecting Our Migrant Workers from Violence: How the Legal Protection System Works?" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/a/indonesian-migrant-workers-pekerja-migran-ilegal-n-thumb-cb899.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/a/indonesian-migrant-workers-pekerja-migran-ilegal-n-thumb-cb899.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/a/indonesian-migrant-workers-pekerja-migran-ilegal-n-thumb-cb899.webp 1x" title="JURIS - Protecting Our Migrant Workers from Violence: How the Legal Protection System Works?" alt="JURIS - Protecting Our Migrant Workers from Violence: How the Legal Protection System Works?" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64534-indonesian-migrant-workers-pekerja-migran" title="JURIS - Protecting Our Migrant Workers from Violence: How the Legal Protection System Works?" target="_blank">Protecting Our Migrant Workers from Violence: How the Legal Protection System Works?</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas implementasi UU No. 39 Tahun 2004 dalam melindungi pekerja migran, kajian faktor budaya yang memengaruhi kekerasan terhadap pekerja migran perempuan, serta studi tentang kerja sama internasional dalam memperkuat perlindungan hak pekerja migran. Penelitian ini juga dapat menggali strategi pencegahan kekerasan berbasis pendekatan korbanologi dan membandingkan sistem hukum nasional dengan standar internasional. Selain itu, penelitian tentang dampak psikologis dan sosial terhadap korban kekerasan bisa menjadi arah studi baru..
<br>Meskipun berbagai regulasi hukum mampu menangani kasus kekerasan terhadap pekerja migran, diperlukan analisis mendalam untuk memperoleh gambaran lengkap.Regulasi khusus diperlukan untuk mengatur tindakan kriminal, proses hukum, dan pemulihan korban.Pemerintah perlu meningkatkan upaya perlindungan terhadap pekerja migran di luar negeri melalui kebijakan yang lebih komprehensif
<br>Indonesia sebagai negara dengan populasi terbesar keempat di dunia mengirimkan banyak tenaga kerja ke luar negeri, namun sering kali menghadapi kasus kekerasan, terutama terhadap pekerja migran perempuan. Analisis ini menggunakan pendekatan studi hukum normatif untuk mengevaluasi perlindungan hukum terhadap korban kekerasan, khususnya pekerja migran. Hasil studi menunjukkan bahwa UU No. 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri memberikan dasar hukum untuk perlindungan yang berbasis integrasi, kesetaraan, dan anti-diskriminasi. Namun, diperlukan regulasi khusus untuk menangani tindakan kriminal, proses...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/a/indonesian-migrant-workers-pekerja-migran-ilegal-n-thumb-a4832.webp" type="image/webp" length="57930" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/indonesian-migrant-workers-pekerja-migran-ilegal-n-thumb-891df.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/indonesian-migrant-workers-pekerja-migran-ilegal-n-thumb-a4832.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/a/indonesian-migrant-workers-pekerja-migran-ilegal-n-thumb-cb899.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-557-unnes.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-13343-law-research-review-quarterly.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Implementasi teori belajar kognitif dalam pembelajaran Qowaidul ImlaAo pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Implementasi teori belajar kognitif dalam pembelajaran Qowaidul ImlaAo pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Implementasi teori belajar kognitif dalam pembelajaran Qowaidul ImlaAo pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64535-teori-kognitif-social-sosial-proses" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64535-teori-kognitif-social-sosial-proses" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-06:9d28ca60fd30ded14883914973fc2875</id>
	<published>2026-09-05T19:42:59+07:00</published>
	<updated>2026-09-05T19:42:59+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="tradisi jum" label="tradisi jum" />
	<category term="amril m 111" label="amril m 111" />
	<category term="yos sudarso" label="yos sudarso" />
	<itunes:keywords><![CDATA[111,amril,jum,m,sudarso,tradisi,yos]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana teori kognitif dapat diterapkan dalam pembelajaran QI di lingkungan perguruan tinggi Islam. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan strategi pembelajaran yang lebih ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana teori kognitif dapat diterapkan dalam pembelajaran QI di lingkungan perguruan tinggi Islam. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan strategi pembelajaran yang lebih ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/f/teori-kognitif-social-sosial-proses-manusia-strate-thumb-d4706.webp" title="JURIS - Implementasi teori belajar kognitif dalam pembelajaran Qowaidul ImlaAo pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/f/teori-kognitif-social-sosial-proses-manusia-strate-thumb-d4706.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/f/teori-kognitif-social-sosial-proses-manusia-strate-thumb-d4706.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/f/teori-kognitif-social-sosial-proses-manusia-strate-thumb-d4706.webp 1x" title="JURIS - Implementasi teori belajar kognitif dalam pembelajaran Qowaidul ImlaAo pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu" alt="JURIS - Implementasi teori belajar kognitif dalam pembelajaran Qowaidul ImlaAo pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/f/teori-kognitif-social-sosial-proses-manusia-strate-thumb-49b6d.webp" title="JURIS - Implementasi teori belajar kognitif dalam pembelajaran Qowaidul ImlaAo pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/f/teori-kognitif-social-sosial-proses-manusia-strate-thumb-49b6d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/f/teori-kognitif-social-sosial-proses-manusia-strate-thumb-49b6d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/f/teori-kognitif-social-sosial-proses-manusia-strate-thumb-49b6d.webp 1x" title="JURIS - Implementasi teori belajar kognitif dalam pembelajaran Qowaidul ImlaAo pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu" alt="JURIS - Implementasi teori belajar kognitif dalam pembelajaran Qowaidul ImlaAo pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/f/teori-kognitif-social-sosial-proses-manusia-strate-thumb-a7c06.webp" title="JURIS - Implementasi teori belajar kognitif dalam pembelajaran Qowaidul ImlaAo pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/f/teori-kognitif-social-sosial-proses-manusia-strate-thumb-a7c06.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/f/teori-kognitif-social-sosial-proses-manusia-strate-thumb-a7c06.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/f/teori-kognitif-social-sosial-proses-manusia-strate-thumb-a7c06.webp 1x" title="JURIS - Implementasi teori belajar kognitif dalam pembelajaran Qowaidul ImlaAo pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu" alt="JURIS - Implementasi teori belajar kognitif dalam pembelajaran Qowaidul ImlaAo pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64535-teori-kognitif-social-sosial-proses" title="JURIS - Implementasi teori belajar kognitif dalam pembelajaran Qowaidul ImlaAo pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu" target="_blank">Implementasi teori belajar kognitif dalam pembelajaran Qowaidul ImlaAo pada mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana teori kognitif dapat diterapkan dalam pembelajaran QI di lingkungan perguruan tinggi Islam. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan interaktif, yang tidak hanya meningkatkan keterlibatan kognitif mahasiswa, tetapi juga membantu mereka membentuk struktur pengetahuan yang lebih terorganisir. Selain itu, penelitian dapat menyelidiki bagaimana teori kognitif dapat digunakan untuk mengatasi tantangan spesifik dalam pembelajaran QI, seperti sifat teknis dan detail materi yang seringkali membuat mahasiswa merasa terbebani. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran QI di lingkungan pendidikan tinggi Islam..
<br>Pembelajaran QI yang dirancang berdasarkan teori kognitif terbukti menciptakan proses belajar yang lebih bermakna dan efektif.Pendekatan ini tidak hanya menekankan penguasaan materi secara mekanis, tetapi juga mengarahkan mahasiswa untuk terlibat secara aktif dalam proses berpikir, mengolah informasi, dan membentuk pemahaman yang mendalam terhadap kaidah-kaidah penulisan bahasa Arab.Strategi seperti scaffolding, chunking, dan retrieval practice membantu mahasiswa dalam membangun koneksi antar konsep serta memperkuat daya ingat mereka terhadap materi yang telah dipelajari.Integrasi antara teori kebahasaan dan teori belajar memberikan landasan kokoh bagi penyusunan metode pengajaran yang sesuai dengan karakteristik kognitif mahasiswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketika teori kognitif diterapkan secara konsisten dalam pembelajaran QI, mahasiswa tidak hanya memahami aturan-aturan secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkannya dalam praktik secara lebih tepat dan reflektif.Oleh karena itu, pendekatan berbasis teori kognitif layak dianggap sebagai model pembelajaran yang relevan dan adaptif dalam pengajaran bahasa Arab di tingkat perguruan tinggi
<br>Penelitian ini mengeksplorasi implementasi teori belajar kognitif dalam mengajar Qowaidul ImlaAo (QI), khususnya dalam konteks pengajaran bahasa Arab untuk non-pembicara asli. Dengan pendekatan aksiomatik yang menggabungkan teori linguistik dan belajar, penelitian ini menekankan bahwa akuisisi bahasa yang sukses bergantung pada pemahaman mendalam tentang bahasa dan proses mental yang terlibat dalam belajar. Teori kognitif menyatakan bahwa pembelajar secara aktif membangun pengetahuan melalui proses kognitif seperti pengelompokan, scaffolding, dan latihan pengambilan. Di UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, penerapan pendekatan ini dalam pengajaran QI meningkatkan pemahaman dan kemampuan menulis siswa. Dosen mendorong siswa untuk memahami...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/f/teori-kognitif-social-sosial-proses-manusia-strate-thumb-a7c06.webp" type="image/webp" length="129378" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/f/teori-kognitif-social-sosial-proses-manusia-strate-thumb-d4706.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/f/teori-kognitif-social-sosial-proses-manusia-strate-thumb-49b6d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/f/teori-kognitif-social-sosial-proses-manusia-strate-thumb-a7c06.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-7178-man4kotapekanbaru.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-20347-takuana-jurnal-pendidikan-sains-humaniora.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64513-learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-64513-learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-09-06:df845a717311f66bd6177aab799fd7d7</id>
	<published>2026-09-05T15:40:21+07:00</published>
	<updated>2026-09-05T15:40:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ JURIS.id juris ]]></dc:publisher>
	<category term="etalase file akademik" label="etalase file akademik" />
	<category term="direktori file akademik" label="direktori file akademik" />
	<category term="etalase jurnal akademik" label="etalase jurnal akademik" />
	<itunes:keywords><![CDATA[akademik,direktori,etalase,file,jurnal]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw yang lebih variatif dan menarik untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa. 2. Meneliti pengaruh model ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw yang lebih variatif dan menarik untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa. 2. Meneliti pengaruh model ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-6d088.webp" title="JURIS - Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-6d088.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-6d088.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-6d088.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading" alt="JURIS - Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-4d502.webp" title="JURIS - Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-4d502.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-4d502.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-4d502.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading" alt="JURIS - Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-357f9.webp" title="JURIS - Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-357f9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-357f9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-357f9.webp 1x" title="JURIS - Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading" alt="JURIS - Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-64513-learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem" title="JURIS - Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading" target="_blank">Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas V SDN Gading</a>: Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mengembangkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw yang lebih variatif dan menarik untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa. 2. Meneliti pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap motivasi belajar siswa dan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran. 3. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw, seperti kualitas guru, keterlibatan siswa, dan lingkungan belajar. Dengan melakukan penelitian lanjutan ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dan cara-cara untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa secara optimal..
<br>Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat ditarik kesimpulan bahwa dengan adanya penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada tema 7 subtema 1 dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa pada kelas 5 di SDN Gading.Berdasarkan hasil penelitian tersebut dengan diterapkannya model pembelajaran ini dapat memberikan pengaruh signifikan terhadap adanya kenaikan hasil belajar kognitif siswa dengan didasarkan hasil belajar kognitif siswa pada kegiatan pra tindakan jumlah siswa tunts pada kegiatan pra tindakan yaitu 4 orang siswa, dan pada siklus 1 siwa tuntas belajar yaitu 14 orang siswa dan pada siklus kedua siswa tuntas belajar yaitu 17 siswa.Berdasarkan data diatas diketahui peningkatan hasil belajar kognitif siswa dari siklus 1 ke siklus 2 sebesar 17%.Untuk keterlaksanaan aktivitas guru dan siswa Pada siklus 1, keterlaksanaan aktivitas guru adalah 88 % dan pada siklus 2 telah mencapai 100%.Pada siklus 1 ke siklus 2 mengalami peningkatan sebanyak 12 %
<br>Model Kooperatif adalah model pembelajaran yang menggunakan kelompok kecil yang berjumlah empat sampai enam orang siswa. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa di SDN Gading. Hasil belajar kognitif yang digunakan pada skripsi ini adalah C2, C3, C4, C5 dan C6. Penelitian ini menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas model kooperatif learning tipe jigsaw. Subjek peneltian ini adalah siswa kelas 5 SDN Gading yang berjumlah 22 siswa. Penelitian ini dilakukan dua siklus yang tiap siklus berjumlah satu kali pertemuan. Setiap siklus dilakukan tahap perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan data ini meliputi wawancara dengan guru kelas 5 SDN Gading dan lembar observasi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-357f9.webp" type="image/webp" length="87618" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-6d088.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-4d502.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/7/learning-tipe-index-hasil-penelitian-mahasiswa-lem-thumb-357f9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6349-almaarif.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-19189-tadzkirah-jurnal-pendidikan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Sun, 06 Sep 2026 10:15:51 +0700. 12 items. Served in: 5.183 seconds [atom] -->
