<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="https://juris.id/atom10full.xsl?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="https://juris.id/dkrss.css?ver=2.5.11-30apr2026"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:dcterms="http://purl.org/dc/terms/"
	xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0"
	xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss"
	xmlns:gml="http://www.opengis.net/gml"
	xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	xmlns:opensearch="http://a9.com/-/spec/opensearch/1.1/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:creativeCommons="http://backend.userland.com/creativeCommonsRssModule"
	xml:lang="en-US"
>
		
	<id>https://juris.id/random.atom</id>
	<updated>2026-05-23T00:42:45+07:00</updated>
	
	<title type="text"><![CDATA[Random - JURIS - Juru Riset - Kompilasi Jurnal Akademik Indonesia]]></title>
	<subtitle type="html"><![CDATA[Random - JURIS Etalase PDF Jurnal Akademik. Feeds]]></subtitle>
	
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<link rel="search" type="text/html" href="https://juris.id/" />

	<link rel="next" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="https://juris.id/random.atom" />
	
	<author>
		<name>juris.id Atom Feed Generator</name>
		<uri>https://juris.id/random.atom</uri>
		<email>info@juris.id</email>
	</author>
	
	<generator uri="https://juris.id">juris.id</generator>
	
	<opensearch:totalResults>12</opensearch:totalResults>
	<opensearch:startIndex>1</opensearch:startIndex>
	<opensearch:itemsPerPage>12</opensearch:itemsPerPage>
		
 <entry>
	<title><![CDATA[ Respon Pertumbuhan dan Hasil Selada Merah Lactuca Sativa L Var Crispa Akibat Dosis Pupuk Kandang Ayam Petelur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Respon Pertumbuhan dan Hasil Selada Merah Lactuca Sativa L Var Crispa Akibat Dosis Pupuk Kandang Ayam Petelur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Respon Pertumbuhan dan Hasil Selada Merah Lactuca Sativa L Var Crispa Akibat Dosis Pupuk Kandang Ayam Petelur ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48615-akar-bobot-segar-interaksi-pupuk-kandang-kualitas" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48615-akar-bobot-segar-interaksi-pupuk-kandang-kualitas" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-23:0015fc9a67fcd320bfc420ff6fe23427</id>
	<published>2026-05-10T09:14:09+07:00</published>
	<updated>2026-05-10T09:14:09+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="lia sugiarti" label="lia sugiarti" />
	<category term="var crispa" label="var crispa" />
	<category term="jgpp index" label="jgpp index" />
	<itunes:keywords><![CDATA[crispa,index,jgpp,lia,sugiarti,var]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, lakukan penelitian eksperimental di wilayah tropis dengan varietas selada merah yang sama untuk menilai apakah dosis 30AtAhaAA tetap optimal di kondisi iklim dan tanah yang berbeda. Kedua, uji interaksi antara pupuk kandang ayam petelur dan NPK ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, lakukan penelitian eksperimental di wilayah tropis dengan varietas selada merah yang sama untuk menilai apakah dosis 30AtAhaAA tetap optimal di kondisi iklim dan tanah yang berbeda. Kedua, uji interaksi antara pupuk kandang ayam petelur dan NPK ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/3/f/akar-bobot-segar-interaksi-pupuk-kandang-kualitas-thumb-57187.webp" title="JURIS - Respon Pertumbuhan dan Hasil Selada Merah (Lactuca Sativa L. Var Crispa) Akibat Dosis Pupuk Kandang Ayam Petelur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/akar-bobot-segar-interaksi-pupuk-kandang-kualitas-thumb-57187.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/akar-bobot-segar-interaksi-pupuk-kandang-kualitas-thumb-57187.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/akar-bobot-segar-interaksi-pupuk-kandang-kualitas-thumb-57187.webp 1x" title="JURIS - Respon Pertumbuhan dan Hasil Selada Merah (Lactuca Sativa L. Var Crispa) Akibat Dosis Pupuk Kandang Ayam Petelur" alt="JURIS - Respon Pertumbuhan dan Hasil Selada Merah (Lactuca Sativa L. Var Crispa) Akibat Dosis Pupuk Kandang Ayam Petelur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/f/akar-bobot-segar-interaksi-pupuk-kandang-kualitas-thumb-aaff5.webp" title="JURIS - Respon Pertumbuhan dan Hasil Selada Merah (Lactuca Sativa L. Var Crispa) Akibat Dosis Pupuk Kandang Ayam Petelur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/akar-bobot-segar-interaksi-pupuk-kandang-kualitas-thumb-aaff5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/akar-bobot-segar-interaksi-pupuk-kandang-kualitas-thumb-aaff5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/akar-bobot-segar-interaksi-pupuk-kandang-kualitas-thumb-aaff5.webp 1x" title="JURIS - Respon Pertumbuhan dan Hasil Selada Merah (Lactuca Sativa L. Var Crispa) Akibat Dosis Pupuk Kandang Ayam Petelur" alt="JURIS - Respon Pertumbuhan dan Hasil Selada Merah (Lactuca Sativa L. Var Crispa) Akibat Dosis Pupuk Kandang Ayam Petelur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/3/f/akar-bobot-segar-interaksi-pupuk-kandang-kualitas-thumb-bbdd7.webp" title="JURIS - Respon Pertumbuhan dan Hasil Selada Merah (Lactuca Sativa L. Var Crispa) Akibat Dosis Pupuk Kandang Ayam Petelur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/3/f/akar-bobot-segar-interaksi-pupuk-kandang-kualitas-thumb-bbdd7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/3/f/akar-bobot-segar-interaksi-pupuk-kandang-kualitas-thumb-bbdd7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/3/f/akar-bobot-segar-interaksi-pupuk-kandang-kualitas-thumb-bbdd7.webp 1x" title="JURIS - Respon Pertumbuhan dan Hasil Selada Merah (Lactuca Sativa L. Var Crispa) Akibat Dosis Pupuk Kandang Ayam Petelur" alt="JURIS - Respon Pertumbuhan dan Hasil Selada Merah (Lactuca Sativa L. Var Crispa) Akibat Dosis Pupuk Kandang Ayam Petelur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48615-akar-bobot-segar-interaksi-pupuk-kandang-kualitas" title="JURIS - Respon Pertumbuhan dan Hasil Selada Merah (Lactuca Sativa L. Var Crispa) Akibat Dosis Pupuk Kandang Ayam Petelur" target="_blank">Respon Pertumbuhan dan Hasil Selada Merah (Lactuca Sativa L. Var Crispa) Akibat Dosis Pupuk Kandang Ayam Petelur</a>: Pertama, lakukan penelitian eksperimental di wilayah tropis dengan varietas selada merah yang sama untuk menilai apakah dosis 30AtAhaAA tetap optimal di kondisi iklim dan tanah yang berbeda. Kedua, uji interaksi antara pupuk kandang ayam petelur dan NPK sintetis guna mengetahui apakah kombinasi dapat meningkatkan efisiensi nitrogen dan mengurangi dosis pupuk organik. Ketiga, kaji efek jangka panjang dari aplikasi berulang pupuk kandang ayam petelur pada struktur tanah, mikrobiota, dan kualitas hasil kupasannya agar rekomendasi dosis dapat disesuaikan secara berkelanjutan. Keempat, lakukan survei ketersediaan bahan organik di tingkat lokal untuk mengembangkan model pengalokasian pupuk yang ramah lingkungan dan ekonomis bagi petani kecil. Kelima, usulkan sistem monitoring digital berbasis sensor tanah yang mengukur kadar nutrisi secara realActime sehingga petani dapat menyesuaikan aplikasinya secara tepat waktu dan dosis..
<br>Pemberian dosis pupuk kandang ayam petelur mempengaruhi pertumbuhan dan hasil selada merah, khususnya tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar per tanaman, bobot segar per petak, dan bobot kering per tanaman, namun tidak mempengaruhi nisbah pupus akar.Perlakuan dosis maksimum (30AtAhaAA) memberikan hasil terbaik pada jumlah daun dan bobot segar per tanaman.Penelitian selanjutnya perlu mengeksplorasi dosis yang sama di tempat dan musim berbeda untuk memperluas pemahaman tentang penerapan praktis
<br>Penelitian ini mempelajari pengaruh dosis pupuk kandang ayam petelur terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada merah serta menilai dosis terbaik untuk meningkatkan produktivitas. Metode percobaan lapangan dengan desain acak kelompok (RAK) 6 perlakuan dan ulangan 4 kali dilaksanakan di kebun Kimia Agro Lembang pada bulan JuliAeAgustus 2023. Hasil menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang ayam petelur berpengaruh signifikan terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar per tanaman, bobot segar per petak, dan bobot kering per tanaman, sementara tidak mempengaruhi nisbah pupus akar. Perawatan dosis maksimum (30AtAhaAA) memberikan hasil terbaik dalam hal jumlah daun dan bobot segar per tanaman.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/3/f/akar-bobot-segar-interaksi-pupuk-kandang-kualitas-thumb-aaff5.webp" type="image/webp" length="103206" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/akar-bobot-segar-interaksi-pupuk-kandang-kualitas-thumb-57187.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/akar-bobot-segar-interaksi-pupuk-kandang-kualitas-thumb-aaff5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/3/f/akar-bobot-segar-interaksi-pupuk-kandang-kualitas-thumb-bbdd7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-1346-greenationpublisher.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-6816-jurnal-greenation-pertanian-perkebunan.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48611-sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-kla" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48611-sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-kla" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-23:a57d4f227686de060843891a59b90ee2</id>
	<published>2026-05-10T08:48:41+07:00</published>
	<updated>2026-05-10T08:48:41+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="focus scope" label="focus scope" />
	<category term="view stats" label="view stats" />
	<itunes:keywords><![CDATA[focus,scope,stats,view]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada analisis lebih mendalam tentang pengaruh tutupan lahan terhadap sumber mata air di Desa Mata Air. Selain itu, studi tentang analisis vegetasi di sekitar sumber mata air juga dapat memberikan informasi ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada analisis lebih mendalam tentang pengaruh tutupan lahan terhadap sumber mata air di Desa Mata Air. Selain itu, studi tentang analisis vegetasi di sekitar sumber mata air juga dapat memberikan informasi ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-6e91a.webp" title="JURIS - Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-6e91a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-6e91a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-6e91a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur" alt="JURIS - Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-ff53a.webp" title="JURIS - Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-ff53a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-ff53a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-ff53a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur" alt="JURIS - Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-6fc18.webp" title="JURIS - Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-6fc18.webp" data-src="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-6fc18.webp" srcset="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-6fc18.webp 1x" title="JURIS - Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur" alt="JURIS - Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48611-sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-kla" title="JURIS - Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur" target="_blank">Analisis Tutupan Lahan Menggunakan Penginderaan Jauh di Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada analisis lebih mendalam tentang pengaruh tutupan lahan terhadap sumber mata air di Desa Mata Air. Selain itu, studi tentang analisis vegetasi di sekitar sumber mata air juga dapat memberikan informasi berharga tentang ekosistem lokal. Identifikasi jenis Aves di desa tersebut juga dapat memberikan wawasan tentang keanekaragaman hayati dan hubungan antara tutupan lahan dengan kehidupan burung. Dengan menggabungkan ketiga aspek ini, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif terhadap pemahaman tentang hubungan antara tutupan lahan, sumber daya air, dan keanekaragaman hayati di Desa Mata Air..
<br>Dari hasil analisis terhadap tutupan lahan di Desa Mata Air, terdapat tujuh klasifikasi tutupan, yaitu hutan, sawah, bangunan, semak belukar, tubuh air, tegalan, dan lahan terbuka.Tutupan lahan terbesar adalah semak belukar dengan luas 164,01 ha dan persentase 30%, diikuti oleh bentuk tutupan berupa sawah dengan luasan mencapai 157,15 ha atau 28%.Sementara, klasifikasi tutupan dengan intensitas terkecil adalah tegalan dengan luas mencapai 19,27 ha atau hanya 3%.Hasil uji lapangan terhadap tingkat keakurasi menunjukkan sedikit perbedaan dari hasil interpretasi dalam implementasi klasifikasi spektral warna kelas tutupan lahan, tetapi dapat diperbaiki dengan penyesuaian luasan dan persentase ulang.Perlu adanya penelitian lanjutan mengenai pengaruh tutupan lahan terhadap keberadaan sumber mata air, penelitian mengenai analisis vegetasi di sekitar sumber mata air, serta identifikasi jenis Aves di Desa Mata Air
<br>Tutupan lahan merupakan informasi yang sangat penting dalam berbagai bidang, seperti pertanian, pertambangan, kehutanan, dan lainnya. Perubahan tutupan lahan terjadi karena pertumbuhan penduduk yang semakin besar dan perkembangan teknologi yang pesat, sehingga menyebabkan suatu wilayah dapat dikonversi menjadi bentuk lain untuk memenuhi kebutuhan manusia, baik kebutuhan sandang, pangan, terutama lahan untuk pemukiman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tutupan lahan Desa Mata Air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 7 klasifikasi tutupan lahan, yaitu bangunan, sawah, vegetasi, semak belukar, tegalan, tubuh air, dan lahan terbuka. Berdasarkan hasil klasifikasi citra dengan menggunakan metode MLC, diperoleh tutupan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-6e91a.webp" type="image/webp" length="132526" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-6e91a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-ff53a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/a/b/sumber-daya-lahan-tutupan-mata-air-sumur-klasifika-thumb-6fc18.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-485-unipa.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-15519-jurnal-kehutanan-papuasia.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48612-konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-ba" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48612-konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-ba" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-23:99ec44b39bc942223b7bf5a922c0c273</id>
	<published>2026-05-10T08:46:18+07:00</published>
	<updated>2026-05-10T08:46:18+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="muaro jambi" label="muaro jambi" />
	<itunes:keywords><![CDATA[jambi,muaro]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat mengkaji strategi pragmatis dalam penerapan bentuk sapaan dalam interaksi digital generasi milenial dan generasi Z untuk mengeksplorasi adaptasi kesopanan komunikasi modern. Perlu diteliti dampak representasi bentuk sapaan ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lebih lanjut dapat mengkaji strategi pragmatis dalam penerapan bentuk sapaan dalam interaksi digital generasi milenial dan generasi Z untuk mengeksplorasi adaptasi kesopanan komunikasi modern. Perlu diteliti dampak representasi bentuk sapaan ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-4f7e0.webp" title="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-4f7e0.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-4f7e0.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-4f7e0.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" alt="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-f472a.webp" title="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-f472a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-f472a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-f472a.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" alt="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-95162.webp" title="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-95162.webp" data-src="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-95162.webp" srcset="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-95162.webp 1x" title="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" alt="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48612-konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-ba" title="JURIS - Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho" target="_blank">Analisis Sosiolinguistik Bentuk Sapaan dalam Film Agak Laen Karya Muhadkly Acho</a>: Penelitian lebih lanjut dapat mengkaji strategi pragmatis dalam penerapan bentuk sapaan dalam interaksi digital generasi milenial dan generasi Z untuk mengeksplorasi adaptasi kesopanan komunikasi modern. Perlu diteliti dampak representasi bentuk sapaan dalam berbagai genre film Indonesia terhadap persepsi hubungan sosial dan hierarki kelas di masyarakat. Selain itu, diperlukan kajian komparatif terhadap evolusi bentuk sapaan dalam konteks perkembangan media sosial dan dampaknya terhadap norma kesantunan verbal dalam konteks urban dan rural di Indonesia..
<br>Film Agak Laen karya Muhadkly Acho menunjukkan berbagai bentuk sapaan yang digunakan para tokoh melalui percakapan sehari-hari.Kategori sapaan yang didapatkan berupa kata ganti orang, nama diri, istilah kekerabatan, pangkat dan gelar, dan N ku.Bentuk-bentuk sapaan tersebut menggunakan teori Kridalaksana yang fokus pada sapaan dalam bahasa Indonesia dan teori Ervin-Tripp yang membahas sapaan dalam konteks bahasa Inggris-Amerika yang relevan dengan konteks budaya Indonesia.Faktor-faktor yang melatarbelakangi penggunaan bentuk sapaan dalam masyarakat mencakup kelas sosial, usia, dan jenis kelamin.Bentuk sapaan itu digunakan berdasarkan faktor sosial dan situasionalnya
<br>Penelitian ini menganalisis bentuk-bentuk sapaan dari segi sosiolinguistik yang terdapat dalam film Agak Laen karya Muhadkly Acho. Penelitian ini menggunakan teori Kridalaksana dan Ervin-Tripp untuk menganalisis data yang diperoleh dengan metode kualitatif deskriptif dengan teknik simak-catat. Hasil penelitian disajikan melalui metode formal dan informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk sapaan dalam film ini dipengaruhi oleh beberapa unsur, seperti kata ganti orang, nama diri, istilah kekerabatan, gelar dan pangkat, N (Nominal) ku, situasi, pangkat, perangkat identitas, dan tingkat generasi yang merupakan keterkaitan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-f472a.webp" type="image/webp" length="84514" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-4f7e0.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-f472a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/7/6/konteks-bahasa-arab-prodi-inggris-bisnis-generasi-thumb-95162.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-463-unja.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17227-kajian-linguistik-sastra.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48597-eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48597-eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-23:2805b58675220e6f464d197c05d57f9f</id>
	<published>2026-05-10T07:34:06+07:00</published>
	<updated>2026-05-10T07:34:06+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="pn niaga sby" label="pn niaga sby" />
	<category term="edi suherman" label="edi suherman" />
	<category term="ijiss garuda" label="ijiss garuda" />
	<itunes:keywords><![CDATA[edi,garuda,ijiss,niaga,pn,sby,suherman]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas pembentukan lembaga eksekutor khusus dalam pelaksanaan putusan PTUN, menilai apakah lembaga tersebut dapat mempercepat pelaksanaan keputusan dan mengurangi birokrasi. Selain itu, studi empiris tentang ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas pembentukan lembaga eksekutor khusus dalam pelaksanaan putusan PTUN, menilai apakah lembaga tersebut dapat mempercepat pelaksanaan keputusan dan mengurangi birokrasi. Selain itu, studi empiris tentang ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-c1f99.webp" title="JURIS - Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-c1f99.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-c1f99.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-c1f99.webp 1x" title="JURIS - Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik" alt="JURIS - Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-00b84.webp" title="JURIS - Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-00b84.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-00b84.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-00b84.webp 1x" title="JURIS - Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik" alt="JURIS - Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-36804.webp" title="JURIS - Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-36804.webp" data-src="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-36804.webp" srcset="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-36804.webp 1x" title="JURIS - Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik" alt="JURIS - Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48597-eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me" title="JURIS - Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik" target="_blank">Problematika Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Tentang Status Hutan Di Atas Tanah Bersertifikat Hak Milik</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas pembentukan lembaga eksekutor khusus dalam pelaksanaan putusan PTUN, menilai apakah lembaga tersebut dapat mempercepat pelaksanaan keputusan dan mengurangi birokrasi. Selain itu, studi empiris tentang persepsi pihak pengadilan dan kementerian terhadap mekanisme hukuman publik, seperti pengumuman di media massa, dapat mengidentifikasi faktor penyebab kegagalan pelaksanaan keputusan. Terakhir, analisis komparatif antara pelaksanaan putusan PTUN di daerah berbeda dapat menyoroti peran daerah dalam penegakan hukum administrasi dan memberikan rekomendasi kebijakan untuk harmonisasi prosedur eksekusi di tingkat nasional dan daerah..
<br>Putusan PTUN dalam kasus ini belum dilaksanakan oleh Kementerian LHK.Meskipun keputusan memiliki kekuatan hukum tetap, pelaksanaan tidak terjadi karena kurangnya itikad baik dari kementerian.Akibatnya, pemohon merasa dirugikan dan perlunya mekanisme eksekusi yang efektif
<br>Problematika kekuatan eksekutorial pada putusan Peninjauan Kembali Nomor 78PK/TUN/2019 yang tidak dilaksanakan proses eksekusi pada pencabutan Surat Keputusan Kementerian LHK di kawasan Hutan Sekaroh di atas tanah milik pemohon. Permasalahan yang dibahas adalah bagaimana kekuatan eksekutorial pada putusan Mahkamah Agung dalam memaksa para pihak untuk melaksanakan perintah putusan. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan pendekatan kasus yang mengkaji putusan Peninjauan Kembali Mahkamah Agung yang telah berkekuatan hukum tetap dan pendekatan perundang-undangan. Hasil...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-36804.webp" type="image/webp" length="64428" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-c1f99.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-00b84.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/5/f/eksekutorial-hutan-putusan-mahkamah-agung-surat-me-thumb-36804.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-964-iai-almuslimaceh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4844-indonesian-journal-islamic-social-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Syarifah Salwa Al Attas dan Majelis Nururrahmah Menguatkan Muslimah di Medan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Syarifah Salwa Al Attas dan Majelis Nururrahmah Menguatkan Muslimah di Medan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Syarifah Salwa Al Attas dan Majelis Nururrahmah Menguatkan Muslimah di Medan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48604-pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48604-pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-23:edb507a80d4794c32b08ed142a444201</id>
	<published>2026-05-10T07:32:48+07:00</published>
	<updated>2026-05-10T07:32:48+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="dirham nazwa" label="dirham nazwa" />
	<category term="dumel awiyah" label="dumel awiyah" />
	<itunes:keywords><![CDATA[awiyah,content,dirham,dumel,main,nazwa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertama, kaji bagaimana model kepemimpinan inspiratif Syarifah Salwa AlAcAttas dapat direplikasi di komunitas muslimah lain dengan meneliti faktor-faktor keberhasilan dan hambatan yang dihadapi. Kedua, lakukan survei longitudinal untuk menilai dampak ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertama, kaji bagaimana model kepemimpinan inspiratif Syarifah Salwa AlAcAttas dapat direplikasi di komunitas muslimah lain dengan meneliti faktor-faktor keberhasilan dan hambatan yang dihadapi. Kedua, lakukan survei longitudinal untuk menilai dampak ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-6af48.webp" title="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-6af48.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-6af48.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-6af48.webp 1x" title="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" alt="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-1d2a4.webp" title="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-1d2a4.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-1d2a4.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-1d2a4.webp 1x" title="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" alt="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-ab64a.webp" title="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-ab64a.webp" data-src="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-ab64a.webp" srcset="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-ab64a.webp 1x" title="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" alt="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48604-pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah" title="JURIS - Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan" target="_blank">Syarifah Salwa Al-Attas dan Majelis Nururrahmah: Menguatkan Muslimah di Medan</a>: Pertama, kaji bagaimana model kepemimpinan inspiratif Syarifah Salwa AlAcAttas dapat direplikasi di komunitas muslimah lain dengan meneliti faktor-faktor keberhasilan dan hambatan yang dihadapi. Kedua, lakukan survei longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang program pemberdayaan Majelis Nururrahmah terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi dan sosial muslimah, termasuk indikator keterampilan dan partisipasi komunitas. Ketiga, eksplorasi potensi integrasi teknologi digital, seperti aplikasi berbasis komunitas, untuk memperluas jangkauan program pendidikan, pelatihan keterampilan, dan jaringan dukungan, guna meningkatkan akses dan partisipasi muslimah di berbagai lapisan masyarakat..
<br>Majelis Nururrahmah, didirikan pada tahun 2017, adalah organisasi keagamaan yang dipimpin oleh Syarifah Salwa AlAcAttas.Setelah menyelesaikan pendidikannya di Tarim pada 2019, beliau kembali ke Indonesia untuk mengembangkan majelis secara intensif.Majelis ini mengadakan kegiatan rutin pada hari Selasa yang meliputi Hadrah Basaudan dan kajian tasawuf serta pada hari Jumat pembacaan AdhAcDhiyaAoullamiAo dan kajian fiqh.Pendidikan Syarifah Salwa, dari TK hingga studi di Pondok Habib Umar bin Hafidzh, membentuk karakter dan visi kepemimpinan yang kuat.Tradisi Hadrah, sebagai bagian penting dari kegiatan majelis, memadukan seni, spiritualitas, dan dakwah, sehingga berfungsi sebagai media yang efektif untuk memperkuat identitas muslim dan menumbuhkan nilai-nilai keagamaan di masyarakat
<br>Penelitian ini bertujuan untuk meneliti peran Syarifah Salwa AlAcAttas dan Majelis Nururrahmah dalam memperkuat posisi dan peran muslimah di Medan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi kasus, dengan pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasilnya menunjukkan bahwa kepemimpinan inspiratif Syarifah Salwa AlAcAttas, ditambah program pemberdayaan komprehensif Majelis Nururrahmah, secara signifikan meningkatkan kemandirian, kompetensi ekonomi, dan kemampuan sosial muslimah di kota tersebut. Kombinasi kepemimpinan visioner...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-6af48.webp" type="image/webp" length="108208" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-6af48.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-1d2a4.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/e/4/pemberdayaan-muslimah-majelis-nururrahmah-syarifah-thumb-ab64a.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6052-medanresourcecenter.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17618-islam-contemporary-issues.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48609-perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-adikodra" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48609-perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-adikodra" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-23:c73e704d512ce10c10217e640a5d70cb</id>
	<published>2026-05-10T07:12:15+07:00</published>
	<updated>2026-05-10T07:12:15+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="dirham nazwa" label="dirham nazwa" />
	<category term="dumel awiyah" label="dumel awiyah" />
	<itunes:keywords><![CDATA[awiyah,content,dirham,dumel,main,nazwa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan kajian Blondel, penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana konsep volonte voulante dan voulue berperan dalam konteks agama dan budaya yang berbeda. Selain itu, studi tentang dampak keterbatasan kehendak manusia terhadap penerimaan wahyu ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan kajian Blondel, penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana konsep volonte voulante dan voulue berperan dalam konteks agama dan budaya yang berbeda. Selain itu, studi tentang dampak keterbatasan kehendak manusia terhadap penerimaan wahyu ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-6077d.webp" title="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-6077d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-6077d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-6077d.webp 1x" title="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" alt="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-1ac4d.webp" title="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-1ac4d.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-1ac4d.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-1ac4d.webp 1x" title="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" alt="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-c3600.webp" title="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-c3600.webp" data-src="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-c3600.webp" srcset="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-c3600.webp 1x" title="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" alt="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48609-perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-adikodra" title="JURIS - Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel" target="_blank">Perbuatan sebagai Masalah Filsafat dan Implikasinya bagi Kemungkinan Wahyu Adikodrati: Perspektif Filsafat Agama Maurice Blondel</a>: Berdasarkan kajian Blondel, penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana konsep volonte voulante dan voulue berperan dalam konteks agama dan budaya yang berbeda. Selain itu, studi tentang dampak keterbatasan kehendak manusia terhadap penerimaan wahyu adikodrati dalam masyarakat modern dapat dikembangkan. Terakhir, penelitian tentang peran filsafat dalam memperkuat pemahaman teologis tentang wahyu adikodrati melalui pendekatan interdisipliner juga menjadi arah yang relevan..
<br>Blondel menyimpulkan bahwa manusia dapat mengenal dua jenis wahyu.wahyu kodrati (umum) dan wahyu adikodrati (khusus).Wahyu kodrati diperoleh melalui dinamika kehendak manusia, sementara wahyu adikodrati disampaikan langsung oleh Allah melalui nabi-Nya.Filsafat memberikan dasar kemungkinan, tetapi kepastian wahyu adikodrati bergantung pada penerimaan iman teologis.Kritik terhadap Blondel mencampurkan filsafat dan teologi, tetapi ia menegaskan bahwa filsafat memberikan dasar rasional, sementara kepastian wahyu adalah masalah iman
<br>Perbuatan pertama kali diangkat oleh Maurice Blondel, filsuf Prancis kontemporer, sebagai masalah filosofis. Dengan perbuatan yang dilakukan dengan 'mengetahui' dan 'menginginkan' (actus humanus), kehendak manusia dapat bergerak dari realitas terbatas menuju realitas Ilahi yang tak terbatas. Blondel membedakan dua jenis kehendak, volonte voulante (kehendak yang menginginkan) dan volonte voulue (kehendak yang diinginkan). Volonte voulue adalah tindakan yang objeknya barang empiris, sedangkan volonte voulante berkaitan dengan realitas metaempiris yang sulit dicapai oleh kehendak manusia. Kontribusi Blondel terletak pada kemampuannya menjelaskan keyakinan agama bahwa iman manusia mungkin tercapai melalui dinamika kehendak, meskipun filsafat...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-6077d.webp" type="image/webp" length="107880" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-6077d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-1ac4d.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/4/4/perbuatan-kehendak-wahyu-adikodrati-perspektif-mau-thumb-c3600.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6052-medanresourcecenter.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17618-islam-contemporary-issues.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48601-dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-isl" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48601-dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-isl" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-23:7a78b016ef25624c2d23d857a7bbeca1</id>
	<published>2026-05-10T07:04:25+07:00</published>
	<updated>2026-05-10T07:04:25+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap pemikiran Hasan Asari, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang implikasi praktis dari integrasi ilmu dalam pendidikan Islam, khususnya dalam konteks multikulturalisme ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Berdasarkan analisis terhadap pemikiran Hasan Asari, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang implikasi praktis dari integrasi ilmu dalam pendidikan Islam, khususnya dalam konteks multikulturalisme ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-03c5c.webp" title="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-03c5c.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-03c5c.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-03c5c.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" alt="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-88ef5.webp" title="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-88ef5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-88ef5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-88ef5.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" alt="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-fe683.webp" title="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-fe683.webp" data-src="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-fe683.webp" srcset="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-fe683.webp 1x" title="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" alt="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48601-dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-isl" title="JURIS - Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari" target="_blank">Integrasi Ilmu dalam Perspektif Hasan Asari</a>: Berdasarkan analisis terhadap pemikiran Hasan Asari, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan kajian lebih mendalam tentang implikasi praktis dari integrasi ilmu dalam pendidikan Islam, khususnya dalam konteks multikulturalisme dan lembaga pendidikan. Bagaimana integrasi ilmu dapat diterapkan dalam kurikulum, metode pembelajaran, dan budaya akademik di lembaga pendidikan Islam? Kedua, penelitian dapat fokus pada pengembangan metodologi pembelajaran yang mendorong dialog antarilmu dan kolaborasi lintas disiplin. Bagaimana metode pembelajaran dapat dirancang untuk mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu umum secara komprehensif? Ketiga, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran lembaga pendidikan Islam dalam merekonstruksi epistemologi modern Barat, dengan mempertimbangkan tantangan epistemologis dan kultural yang dihadapi. Bagaimana lembaga pendidikan Islam dapat menjadi agen perubahan dalam mereformasi sistem pendidikan yang terfragmentasi?.
<br>Pemikiran Hasan Asari tentang hakikat ilmu didasarkan pada kerangka tauhidik yang menyatukan dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis secara koheren.Ilmu dipahami sebagai bagian integral dari relasi manusia dengan Tuhan, di mana kebenaran, metode perolehan, dan tujuan ilmu saling terkait dalam satu kesatuan makna.Dengan mengintegrasikan berbagai metode epistemologis, Hasan Asari menawarkan paradigma keilmuan Islam yang multidimensional, inklusif, dan kritis terhadap reduksionisme epistemologi modern Barat.Gagasan integrasi ilmu dalam pemikiran Hasan Asari muncul sebagai kritik terhadap dikotomi ilmu agama dan ilmu umum dalam sistem pendidikan modern.Integrasi ilmu diposisikan sebagai transformasi worldview tauhidik yang memandang realitas, pengetahuan, dan manusia secara utuh.Dalam konteks praktis, multikulturalisme dan lembaga pendidikan menjadi arena strategis untuk merealisasikan integrasi tersebut.Pemikiran Hasan Asari memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan filsafat ilmu Islam kontemporer, sekaligus menawarkan alternatif konseptual dan praktis dalam merespons problem keilmuan dan peradaban modern
<br>Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi konseptual Hasan Asari dalam diskursus integrasi ilmu, dengan fokus pada pemahamannya tentang sifat ilmu dan fondasinya dalam ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi tokoh, penelitian ini menganalisis data primer dari wawancara mendalam dengan Hasan Asari, serta data sekunder dari karya-karya tulis dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasan Asari memandang ilmu sebagai pengetahuan yang divalidasi, berakar pada wahyu dan penyelidikan rasional. Ontologis, ilmu berakar pada Allah sebagai realitas tertinggi; epistemologis, ilmu mengintegrasikan mode pengetahuan bayani, burhani, tajribi, dan 'irfani; dan aksiologis, ilmu menekankan tanggung jawab moral sebagai atribut esensial praktik ilmiah. Kerangka ini merupakan respons konseptual terhadap dikotomi...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-fe683.webp" type="image/webp" length="103932" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-03c5c.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-88ef5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/8/1/dikotomi-ilmu-ajar-filsafat-khazanah-islam-sumber-thumb-fe683.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6052-medanresourcecenter.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17618-islam-contemporary-issues.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48605-perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regu" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48605-perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regu" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-23:5a3075df8896bf78ca4f020cc03db967</id>
	<published>2026-05-10T06:46:21+07:00</published>
	<updated>2026-05-10T06:46:21+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="hasan sazali" label="hasan sazali" />
	<category term="nur ayat 30" label="nur ayat 30" />
	<itunes:keywords><![CDATA[30,ayat,content,hasan,main,nur,sazali]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk mendorong pertumbuhan industri asuransi syariah yang lebih inklusif dan berkelanjutan, diperlukan sinergi antara pemerintah, pelaku industri, akademisi, dan tokoh agama. Pemerintah dapat memberikan insentif fiskal, regulasi yang kondusif, serta ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk mendorong pertumbuhan industri asuransi syariah yang lebih inklusif dan berkelanjutan, diperlukan sinergi antara pemerintah, pelaku industri, akademisi, dan tokoh agama. Pemerintah dapat memberikan insentif fiskal, regulasi yang kondusif, serta ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-338a5.webp" title="JURIS - Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-338a5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-338a5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-338a5.webp 1x" title="JURIS - Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia" alt="JURIS - Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-a6d59.webp" title="JURIS - Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-a6d59.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-a6d59.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-a6d59.webp 1x" title="JURIS - Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia" alt="JURIS - Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-7ba72.webp" title="JURIS - Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-7ba72.webp" data-src="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-7ba72.webp" srcset="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-7ba72.webp 1x" title="JURIS - Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia" alt="JURIS - Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48605-perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regu" title="JURIS - Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia" target="_blank">Kerangka Hukum dan Perkembangan Asuransi Syariah di Indonesia</a>: Untuk mendorong pertumbuhan industri asuransi syariah yang lebih inklusif dan berkelanjutan, diperlukan sinergi antara pemerintah, pelaku industri, akademisi, dan tokoh agama. Pemerintah dapat memberikan insentif fiskal, regulasi yang kondusif, serta perlindungan hukum yang jelas bagi perusahaan asuransi syariah. Para ulama berperan penting dalam memberikan fatwa, membimbing masyarakat, dan memperkuat legitimasi keislaman dari produk-produk asuransi syariah. Sementara itu, akademisi dapat berkontribusi melalui riset, pengembangan kurikulum pendidikan, serta pelatihan SDM yang berkompeten dalam bidang ekonomi Islam dan keuangan syariah. Selain itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan literasi masyarakat tentang konsep dan manfaat asuransi syariah. Kampanye edukatif secara masif melalui media, seminar, pelatihan, serta kolaborasi dengan lembaga keagamaan dan pendidikan perlu dilakukan agar literasi keuangan syariah masyarakat meningkat. Dengan demikian, potensi besar asuransi syariah dapat dioptimalkan secara berkelanjutan. Pengembangan produk asuransi syariah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern juga menjadi faktor kunci. Perusahaan asuransi syariah dituntut untuk terus berinovasi dalam menciptakan produk yang beragam, fleksibel, mudah dipahami, dan kompetitif dari segi manfaat dan premi. Dengan adanya inovasi produk, masyarakat akan memiliki lebih banyak pilihan yang relevan dengan kebutuhan perlindungan mereka. Pengembangan SDM yang profesional dalam bidang asuransi syariah juga sangat krusial untuk menjamin kelangsungan dan kualitas industri ini. Dibutuhkan tenaga-tenaga yang tidak hanya ahli dalam perasuransian, tetapi juga memahami dengan baik fiqh muamalah dan prinsip-prinsip keuangan Islam. Oleh karena itu, perlu adanya program pelatihan dan sertifikasi yang spesifik bagi tenaga kerja di industri ini, baik melalui lembaga pendidikan formal maupun pelatihan berbasis industri..
<br>Asuransi syariah di Indonesia menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan dalam beberapa dekade terakhir.Perkembangan ini dapat dilihat dari bertambahnya jumlah perusahaan asuransi syariah, baik dalam bentuk perusahaan full-fledged (berdiri sendiri) maupun unit syariah dari perusahaan asuransi konvensional.Selain itu, regulasi yang mendukung, seperti hadirnya berbagai peraturan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), fatwa dari Dewan Syariah Nasional (DSN-MUI), serta Undang-Undang No.40 Tahun 2014 tentang Perasuransian, menjadi bukti bahwa pemerintah dan lembaga terkait memberikan perhatian serius terhadap pertumbuhan industri ini.Kemajuan ini mencerminkan semakin meningkatnya kesadaran akan pentingnya sistem keuangan yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah, serta adanya peluang pasar yang besar dalam masyarakat Indonesia yang mayoritas Muslim.Namun, meskipun menunjukkan kemajuan, asuransi syariah di Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan yang menghambat potensinya.Salah satu kendala utama adalah masih rendahnya literasi masyarakat tentang konsep dan manfaat asuransi syariah.Banyak masyarakat yang belum memahami perbedaan mendasar antara asuransi syariah dan asuransi konvensional, baik dari sisi prinsip pengelolaan dana maupun sistem akad yang digunakan.Di samping itu, keterbatasan sumber daya manusia (SDM) yang benar-benar kompeten dalam bidang asuransi dan keuangan syariah juga menjadi hambatan yang signifikan.Untuk itu, dibutuhkan sinergi antara pemerintah, pelaku industri, akademisi, dan tokoh agama dalam mendorong edukasi, pelatihan, serta penguatan kelembagaan guna mengatasi hambatan-hambatan tersebut dan mewujudkan pertumbuhan industri asuransi syariah yang lebih inklusif dan berkelanjutan
<br>Artikel ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan asuransi Islam (takaful) di Indonesia dari perspektif regulasi dan institusi sejak awal kemunculannya pada tahun 1994. Penelitian ini berfokus pada evolusi kerangka hukum yang mengatur asuransi Islam, trajektori pertumbuhan perusahaan asuransi Islam, dan perkembangan aset mereka selama periode waktu tertentu. Menggunakan pendekatan yuridis normatif, penelitian ini memeriksa regulasi statuta yang relevan, fatwa, dan kebijakan institusi untuk menilai sejauh mana infrastruktur hukum telah mendukung atau membatasi kemajuan asuransi Islam di Indonesia. Temuan menunjukkan bahwa meskipun asuransi Islam...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-a6d59.webp" type="image/webp" length="257918" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-338a5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-a6d59.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/f/f/perusahaan-asuransi-produk-reformasi-regulasi-ikn-thumb-7ba72.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6052-medanresourcecenter.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17618-islam-contemporary-issues.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Kolaborasi Orang Tua dan Guru Akidah Akhlak dalam Meningkatkan Prestasi Siswa di Madrasah Aliyah Swasta Muallimin UNIVA Medan ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Kolaborasi Orang Tua dan Guru Akidah Akhlak dalam Meningkatkan Prestasi Siswa di Madrasah Aliyah Swasta Muallimin UNIVA Medan ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Kolaborasi Orang Tua dan Guru Akidah Akhlak dalam Meningkatkan Prestasi Siswa di Madrasah Aliyah Swasta Muallimin UNIVA Medan ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48606-harmonis-kolaborasi-guru-kompetensi-kepribadian-gu" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48606-harmonis-kolaborasi-guru-kompetensi-kepribadian-gu" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-23:75b5a886f3ec3879a53877344b11b884</id>
	<published>2026-05-10T06:31:49+07:00</published>
	<updated>2026-05-10T06:31:49+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<itunes:keywords><![CDATA[content,main]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Pertanyaan penelitian baru: bagaimana peran media digital dapat memfasilitasi komunikasi dua arah antara guru dan orang tua sehingga kolaborasi lebih konsisten dan efektif dalam konteks Madrasah Aliyah? Bagaimana strategi pelatihan kepribadian guru dapat ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Pertanyaan penelitian baru: bagaimana peran media digital dapat memfasilitasi komunikasi dua arah antara guru dan orang tua sehingga kolaborasi lebih konsisten dan efektif dalam konteks Madrasah Aliyah? Bagaimana strategi pelatihan kepribadian guru dapat ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/harmonis-kolaborasi-guru-kompetensi-kepribadian-ma-thumb-08a20.webp" title="JURIS - Kolaborasi Orang Tua dan Guru Akidah Akhlak dalam Meningkatkan Prestasi Siswa di Madrasah Aliyah Swasta Muallimin UNIVA Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/harmonis-kolaborasi-guru-kompetensi-kepribadian-ma-thumb-08a20.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/harmonis-kolaborasi-guru-kompetensi-kepribadian-ma-thumb-08a20.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/harmonis-kolaborasi-guru-kompetensi-kepribadian-ma-thumb-08a20.webp 1x" title="JURIS - Kolaborasi Orang Tua dan Guru Akidah Akhlak dalam Meningkatkan Prestasi Siswa di Madrasah Aliyah Swasta Muallimin UNIVA Medan" alt="JURIS - Kolaborasi Orang Tua dan Guru Akidah Akhlak dalam Meningkatkan Prestasi Siswa di Madrasah Aliyah Swasta Muallimin UNIVA Medan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/harmonis-kolaborasi-guru-kompetensi-kepribadian-ma-thumb-ce9af.webp" title="JURIS - Kolaborasi Orang Tua dan Guru Akidah Akhlak dalam Meningkatkan Prestasi Siswa di Madrasah Aliyah Swasta Muallimin UNIVA Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/harmonis-kolaborasi-guru-kompetensi-kepribadian-ma-thumb-ce9af.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/harmonis-kolaborasi-guru-kompetensi-kepribadian-ma-thumb-ce9af.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/harmonis-kolaborasi-guru-kompetensi-kepribadian-ma-thumb-ce9af.webp 1x" title="JURIS - Kolaborasi Orang Tua dan Guru Akidah Akhlak dalam Meningkatkan Prestasi Siswa di Madrasah Aliyah Swasta Muallimin UNIVA Medan" alt="JURIS - Kolaborasi Orang Tua dan Guru Akidah Akhlak dalam Meningkatkan Prestasi Siswa di Madrasah Aliyah Swasta Muallimin UNIVA Medan" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/f/harmonis-kolaborasi-guru-kompetensi-kepribadian-ma-thumb-69e90.webp" title="JURIS - Kolaborasi Orang Tua dan Guru Akidah Akhlak dalam Meningkatkan Prestasi Siswa di Madrasah Aliyah Swasta Muallimin UNIVA Medan" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/f/harmonis-kolaborasi-guru-kompetensi-kepribadian-ma-thumb-69e90.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/f/harmonis-kolaborasi-guru-kompetensi-kepribadian-ma-thumb-69e90.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/f/harmonis-kolaborasi-guru-kompetensi-kepribadian-ma-thumb-69e90.webp 1x" title="JURIS - Kolaborasi Orang Tua dan Guru Akidah Akhlak dalam Meningkatkan Prestasi Siswa di Madrasah Aliyah Swasta Muallimin UNIVA Medan" alt="JURIS - Kolaborasi Orang Tua dan Guru Akidah Akhlak dalam Meningkatkan Prestasi Siswa di Madrasah Aliyah Swasta Muallimin UNIVA Medan" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48606-harmonis-kolaborasi-guru-kompetensi-kepribadian-gu" title="JURIS - Kolaborasi Orang Tua dan Guru Akidah Akhlak dalam Meningkatkan Prestasi Siswa di Madrasah Aliyah Swasta Muallimin UNIVA Medan" target="_blank">Kolaborasi Orang Tua dan Guru Akidah Akhlak dalam Meningkatkan Prestasi Siswa di Madrasah Aliyah Swasta Muallimin UNIVA Medan</a>: Pertanyaan penelitian baru: bagaimana peran media digital dapat memfasilitasi komunikasi dua arah antara guru dan orang tua sehingga kolaborasi lebih konsisten dan efektif dalam konteks Madrasah Aliyah? Bagaimana strategi pelatihan kepribadian guru dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam membimbing nilai akidahAcakhlak sehingga memaksimalkan keterlibatan orang tua? dan apa dampak jangka panjang kolaborasi rutin terhadap pembentukan karakter Islami siswa ketika diukur secara longitudinal selama satu tahun akademik?.
<br>Kolaborasi antara orang tua dan guru AkidahAcAkhlak di Madrasah Aliyah Swasta Muallimin UNIVA Medan meningkatkan prestasi siswa secara holistik.Efektivitas kolaborasi dipengaruhi oleh komunikasi terbuka, kesamaan visi pendidikan, dan dukungan institusi.Kendala struktural seperti kesibukan orang tua dan keterbatasan waktu guru perlu ditangani melalui model kolaborasi adaptif dan sistematis
<br>Kolaborasi antara orang tua dan guru berperan penting dalam meningkatkan prestasi siswa. Penelitian ini menggambarkan bentuk kolaborasi guru AkidahAcAkhlak dan orang tua di Madrasah Aliyah Swasta Muallimin UNIVA Medan, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta menganalisis pengaruhnya terhadap prestasi siswa. Metode kualitatif deskriptif dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi diinterpretasi menggunakan model MilesAcHuberman. Hasil menunjukkan kolaborasi dilakukan melalui komunikasi rutin, kegiatan keagamaan bersama, dan pelatihan nilai di rumah. Faktor pendukung meliputi komunikasi dua arah, kesamaan visi pendidikan, dan dukungan institusional; penghambat mencakup kesibukan orang tua, perbedaan latar belakang sosialAcekonomi, dan keterbatasan...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/f/harmonis-kolaborasi-guru-kompetensi-kepribadian-ma-thumb-69e90.webp" type="image/webp" length="108022" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/harmonis-kolaborasi-guru-kompetensi-kepribadian-ma-thumb-08a20.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/harmonis-kolaborasi-guru-kompetensi-kepribadian-ma-thumb-ce9af.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/f/harmonis-kolaborasi-guru-kompetensi-kepribadian-ma-thumb-69e90.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6052-medanresourcecenter.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17618-islam-contemporary-issues.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA Studi Putusan Nomor 20 Pdt Sus Pkpu 2020 Pn Niaga Sby ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA Studi Putusan Nomor 20 Pdt Sus Pkpu 2020 Pn Niaga Sby ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA Studi Putusan Nomor 20 Pdt Sus Pkpu 2020 Pn Niaga Sby ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48594-keabsahan-akta-notaris-elektroni" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48594-keabsahan-akta-notaris-elektroni" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-23:f27615953ec905d4f582a70d2af13dcb</id>
	<published>2026-05-10T06:23:44+07:00</published>
	<updated>2026-05-10T06:23:44+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="pn niaga sby" label="pn niaga sby" />
	<category term="edi suherman" label="edi suherman" />
	<category term="ijiss garuda" label="ijiss garuda" />
	<itunes:keywords><![CDATA[edi,garuda,ijiss,niaga,pn,sby,suherman]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada mekanisme pemulihan status hukum notaris setelah dinyatakan pailit, khususnya dalam konteks rehabilitasi dan pemulihan reputasi. Selain itu, penting untuk mengkaji perbandingan regulasi kepailitan antara Indonesia ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian lanjutan dapat fokus pada mekanisme pemulihan status hukum notaris setelah dinyatakan pailit, khususnya dalam konteks rehabilitasi dan pemulihan reputasi. Selain itu, penting untuk mengkaji perbandingan regulasi kepailitan antara Indonesia ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-a6790.webp" title="JURIS - IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA (Studi Putusan Nomor 20/Pdt.Sus-Pkpu/2020/Pn Niaga Sby)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-a6790.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-a6790.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-a6790.webp 1x" title="JURIS - IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA (Studi Putusan Nomor 20/Pdt.Sus-Pkpu/2020/Pn Niaga Sby)" alt="JURIS - IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA (Studi Putusan Nomor 20/Pdt.Sus-Pkpu/2020/Pn Niaga Sby)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-8aae7.webp" title="JURIS - IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA (Studi Putusan Nomor 20/Pdt.Sus-Pkpu/2020/Pn Niaga Sby)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-8aae7.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-8aae7.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-8aae7.webp 1x" title="JURIS - IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA (Studi Putusan Nomor 20/Pdt.Sus-Pkpu/2020/Pn Niaga Sby)" alt="JURIS - IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA (Studi Putusan Nomor 20/Pdt.Sus-Pkpu/2020/Pn Niaga Sby)" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-ca1c5.webp" title="JURIS - IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA (Studi Putusan Nomor 20/Pdt.Sus-Pkpu/2020/Pn Niaga Sby)" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-ca1c5.webp" data-src="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-ca1c5.webp" srcset="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-ca1c5.webp 1x" title="JURIS - IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA (Studi Putusan Nomor 20/Pdt.Sus-Pkpu/2020/Pn Niaga Sby)" alt="JURIS - IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA (Studi Putusan Nomor 20/Pdt.Sus-Pkpu/2020/Pn Niaga Sby)" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48594-keabsahan-akta-notaris-elektroni" title="JURIS - IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA (Studi Putusan Nomor 20/Pdt.Sus-Pkpu/2020/Pn Niaga Sby)" target="_blank">IMPLIKASI HUKUM PUTUSAN PAILIT TERHADAP JABATAN NOTARIS DAN AKTA YANG DI BUATNYA (Studi Putusan Nomor 20/Pdt.Sus-Pkpu/2020/Pn Niaga Sby)</a>: Penelitian lanjutan dapat fokus pada mekanisme pemulihan status hukum notaris setelah dinyatakan pailit, khususnya dalam konteks rehabilitasi dan pemulihan reputasi. Selain itu, penting untuk mengkaji perbandingan regulasi kepailitan antara Indonesia dan negara-negara lain dalam konteks profesi notaris. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi dampak hukum terhadap hak-hak pihak ketiga yang terlibat dalam akta notaris selama proses pailit, termasuk mekanisme perlindungan hukum yang lebih efektif..
<br>Notaris yang diberhentikan sementara oleh MPD karena proses pailit tidak dapat menjalankan wewenangnya sebagai notaris.Tugas dan wewenangnya sementara digantikan oleh notaris lain sebagai pemegang protokol.Akta yang dibuat notaris selama masa pailit tidak sah dan dapat dinyatakan batal demi hukum.Notaris tersebut wajib menjamin penggantian biaya, ganti rugi, dan bunga atas perbuatan selama proses pailit
<br>Pasal 9 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 juncto Undang-undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Fungsi Notaris menyatakan bahwa notaris yang dinyatakan pailit atau terlambat membayar utang hanya akan diberhentikan sementara sampai ada keputusan pengadilan dengan akibat hukum tetap. Penelitian ini mengeksplorasi status hukum notaris yang diberhentikan sementara oleh Majelis Pengawas Profesional (MPD) karena proses kepailitan, serta keabsahan akta yang dibuat selama masa pailit. Metode penelitian menggunakan pendekatan normatif, konseptual, dan kasus dengan analisis deskriptif. Hasilnya...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-a6790.webp" type="image/webp" length="86752" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-a6790.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-8aae7.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/0/6/keabsahan-akta-notaris-elektronik-implikasi-pailit-thumb-ca1c5.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-964-iai-almuslimaceh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4844-indonesian-journal-islamic-social-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Permasalahan Dan Solusi Guru Dalam Penyampaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Secara Offline Dan Online Di TK Bhinneka II Nogosari Trirenggo Bantul ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Permasalahan Dan Solusi Guru Dalam Penyampaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Secara Offline Dan Online Di TK Bhinneka II Nogosari Trirenggo Bantul ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Permasalahan Dan Solusi Guru Dalam Penyampaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Secara Offline Dan Online Di TK Bhinneka II Nogosari Trirenggo Bantul ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48600-harmonis-kolaborasi-guru-pendidikan-agama-isl" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48600-harmonis-kolaborasi-guru-pendidikan-agama-isl" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-23:5c46221218973e002456064b02364e7b</id>
	<published>2026-05-10T05:10:56+07:00</published>
	<updated>2026-05-10T05:10:56+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="pn niaga sby" label="pn niaga sby" />
	<category term="edi suherman" label="edi suherman" />
	<category term="ijiss garuda" label="ijiss garuda" />
	<itunes:keywords><![CDATA[edi,garuda,ijiss,niaga,pn,sby,suherman]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan teknologi edukatif berbasis realitas virtual dapat meningkatkan keterlibatan anak usia dini dalam PAI, serta menilai dampak jangka panjang kolaborasi guruAeorang tua pada perkembangan nilai ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan teknologi edukatif berbasis realitas virtual dapat meningkatkan keterlibatan anak usia dini dalam PAI, serta menilai dampak jangka panjang kolaborasi guruAeorang tua pada perkembangan nilai ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/harmonis-kolaborasi-guru-pendidikan-agama-islam-ad-thumb-d0722.webp" title="JURIS - Permasalahan Dan Solusi Guru Dalam Penyampaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Secara Offline Dan Online Di TK Bhinneka II Nogosari Trirenggo Bantul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/harmonis-kolaborasi-guru-pendidikan-agama-islam-ad-thumb-d0722.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/harmonis-kolaborasi-guru-pendidikan-agama-islam-ad-thumb-d0722.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/harmonis-kolaborasi-guru-pendidikan-agama-islam-ad-thumb-d0722.webp 1x" title="JURIS - Permasalahan Dan Solusi Guru Dalam Penyampaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Secara Offline Dan Online Di TK Bhinneka II Nogosari Trirenggo Bantul" alt="JURIS - Permasalahan Dan Solusi Guru Dalam Penyampaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Secara Offline Dan Online Di TK Bhinneka II Nogosari Trirenggo Bantul" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/harmonis-kolaborasi-guru-pendidikan-agama-islam-ad-thumb-6ad72.webp" title="JURIS - Permasalahan Dan Solusi Guru Dalam Penyampaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Secara Offline Dan Online Di TK Bhinneka II Nogosari Trirenggo Bantul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/harmonis-kolaborasi-guru-pendidikan-agama-islam-ad-thumb-6ad72.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/harmonis-kolaborasi-guru-pendidikan-agama-islam-ad-thumb-6ad72.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/harmonis-kolaborasi-guru-pendidikan-agama-islam-ad-thumb-6ad72.webp 1x" title="JURIS - Permasalahan Dan Solusi Guru Dalam Penyampaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Secara Offline Dan Online Di TK Bhinneka II Nogosari Trirenggo Bantul" alt="JURIS - Permasalahan Dan Solusi Guru Dalam Penyampaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Secara Offline Dan Online Di TK Bhinneka II Nogosari Trirenggo Bantul" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/2/9/harmonis-kolaborasi-guru-pendidikan-agama-islam-ad-thumb-b3495.webp" title="JURIS - Permasalahan Dan Solusi Guru Dalam Penyampaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Secara Offline Dan Online Di TK Bhinneka II Nogosari Trirenggo Bantul" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/2/9/harmonis-kolaborasi-guru-pendidikan-agama-islam-ad-thumb-b3495.webp" data-src="https://cdn.juris.id/2/9/harmonis-kolaborasi-guru-pendidikan-agama-islam-ad-thumb-b3495.webp" srcset="https://cdn.juris.id/2/9/harmonis-kolaborasi-guru-pendidikan-agama-islam-ad-thumb-b3495.webp 1x" title="JURIS - Permasalahan Dan Solusi Guru Dalam Penyampaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Secara Offline Dan Online Di TK Bhinneka II Nogosari Trirenggo Bantul" alt="JURIS - Permasalahan Dan Solusi Guru Dalam Penyampaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Secara Offline Dan Online Di TK Bhinneka II Nogosari Trirenggo Bantul" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48600-harmonis-kolaborasi-guru-pendidikan-agama-isl" title="JURIS - Permasalahan Dan Solusi Guru Dalam Penyampaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Secara Offline Dan Online Di TK Bhinneka II Nogosari Trirenggo Bantul" target="_blank">Permasalahan Dan Solusi Guru Dalam Penyampaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Secara Offline Dan Online Di TK Bhinneka II Nogosari Trirenggo Bantul</a>: Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan teknologi edukatif berbasis realitas virtual dapat meningkatkan keterlibatan anak usia dini dalam PAI, serta menilai dampak jangka panjang kolaborasi guruAeorang tua pada perkembangan nilai keagamaan. Kajian lain dapat memeriksa efektivitas model pembelajaran berbasis masalah (ProblemAcBased Learning) dalam mengurangi rasa jenuh pada siswa TK, dan mengidentifikasi strategi adaptasi guru ketika beralih antara pembelajaran offline dan online di lingkungan PAUD. Penelitian tambahan juga disarankan untuk mengkaji peran guru dalam memfasilitasi pelatihan digital bagi orang tua, guna memperkuat dukungan belajar di rumah dan memodelkan praktik guruAeorang tua yang inovatif..
<br>Penyampaian PAI di TK Bhinneka II Nogosari efektif, namun tantangan utama berupa kelelahan dan motivasi rendah pada peserta didik tetap muncul.Guru mengatasi masalah ini melalui pendekatan kreatif, pengulangan, dan keterlibatan orang tua.Sinergi antara guru, siswa, dan orang tua terbukti kunci untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan produktif
<br>Penelitian ini bertujuan mengetahui permasalahan dan solusi dalam penyampaian pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di TK Bhinneka II Nogosari. Metode kualitatif dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi menunjukkan bahwa meskipun PAI di sekolah ini sudah baik, masih terdapat masalah seperti rasa jenuh dan malas pada peserta didik yang memengaruhi motivasi belajar. Guru merespons dengan pendekatan mendekatkan diri kepada siswa, melibatkan orang tua, serta mengganti metode belajar agar lebih menarik. Hasilnya menegaskan pentingnya kebijakan sinergis antara guru, anak, dan orang tua untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/2/9/harmonis-kolaborasi-guru-pendidikan-agama-islam-ad-thumb-6ad72.webp" type="image/webp" length="66734" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/harmonis-kolaborasi-guru-pendidikan-agama-islam-ad-thumb-d0722.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/harmonis-kolaborasi-guru-pendidikan-agama-islam-ad-thumb-6ad72.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/2/9/harmonis-kolaborasi-guru-pendidikan-agama-islam-ad-thumb-b3495.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-964-iai-almuslimaceh.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-4844-indonesian-journal-islamic-social-science.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
 <entry>
	<title><![CDATA[ Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa ]]></title>
	<dc:title><![CDATA[ Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa ]]></dc:title>
	<itunes:subtitle><![CDATA[ Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa ]]></itunes:subtitle>
	<link rel="via" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48603-proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah" />
	<link rel="alternate" type="text/html" href="https://juris.id/pdf-48603-proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah" />
	<link rel="alternate" type="application/xml" href="https://juris.id/last-updates.rss" />
	<id>tag:juris.id,2026-05-23:0a0f8ffc31186aeab7b3e5924a7e9e36</id>
	<published>2026-05-10T05:02:57+07:00</published>
	<updated>2026-05-10T05:02:57+07:00</updated>
	<dc:publisher><![CDATA[ juris JURIS.id ]]></dc:publisher>
	<category term="main content" label="main content" />
	<category term="dirham nazwa" label="dirham nazwa" />
	<category term="dumel awiyah" label="dumel awiyah" />
	<itunes:keywords><![CDATA[awiyah,content,dirham,dumel,main,nazwa]]></itunes:keywords>
	<itunes:summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada studi komparatif antara kerajaan-kerajaan Islam di Sumatera dan Pantai Utara Jawa, dengan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan dan keberlanjutan mereka. Selain itu, penelitian ]]></itunes:summary>
  <summary><![CDATA[ Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada studi komparatif antara kerajaan-kerajaan Islam di Sumatera dan Pantai Utara Jawa, dengan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan dan keberlanjutan mereka. Selain itu, penelitian ]]></summary>
  <content type="html"><![CDATA[ <p>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-bf95b.webp" title="JURIS - Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan-Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-bf95b.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-bf95b.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-bf95b.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan-Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa" alt="JURIS - Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan-Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-aa941.webp" title="JURIS - Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan-Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-aa941.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-aa941.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-aa941.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan-Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa" alt="JURIS - Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan-Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa" >
</a>
<a href="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-831f9.webp" title="JURIS - Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan-Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa" class="imga">
<img width="100%" src="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-831f9.webp" data-src="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-831f9.webp" srcset="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-831f9.webp 1x" title="JURIS - Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan-Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa" alt="JURIS - Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan-Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa" >
</a>
<a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">#calendar</a> - <a href="https://juris.id/pdf-48603-proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah" title="JURIS - Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan-Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa" target="_blank">Pengaruh Islam dalam Pembentukan Kerajaan-Kerajaan di Sumatera dan Pantai Utara Jawa</a>: Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada studi komparatif antara kerajaan-kerajaan Islam di Sumatera dan Pantai Utara Jawa, dengan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan dan keberlanjutan mereka. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran dan pengaruh para ulama serta penyebar agama dalam proses islamisasi dan pembentukan identitas keagamaan di kedua wilayah tersebut. Terakhir, studi tentang interaksi dan pengaruh kekuatan asing, seperti Portugis dan Belanda, terhadap perkembangan kerajaan-kerajaan Islam dapat memberikan wawasan lebih lanjut tentang dinamika politik, ekonomi, dan budaya di Nusantara pada masa itu..
<br>Penelitian ini mengungkapkan dinamika perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di Sumatera dan Pantai Utara Jawa, yang memainkan peran penting dalam sejarah Nusantara.Pertama, kerajaan-kerajaan seperti Samudera Pasai, Aceh Darussalam, dan Palembang di Sumatera, serta Demak, Cirebon, dan Banten di Jawa Utara, berkembang sebagai pusat perdagangan internasional.Lokasi strategis mereka memungkinkan interaksi dengan pedagang Muslim dari berbagai belahan dunia, mempercepat penyebaran Islam.Kedua, peran ulama dan penyebar agama sangat vital dalam mengintegrasikan Islam dengan budaya lokal.Para Wali Songo di Jawa dan ulama di Sumatera menggunakan pendekatan yang menggabungkan ajaran Islam dengan tradisi lokal, sehingga Islam diterima luas oleh masyarakat.Ketiga, interaksi dengan bangsa Eropa seperti Portugis dan Belanda membawa perubahan dalam teknik militer, diplomasi, dan ekonomi.Meskipun sering diwarnai konflik, kerajaan-kerajaan Islam ini mampu belajar dan beradaptasi, memperkuat pertahanan dan memperluas pengaruh mereka.Keempat, kerajaan-kerajaan ini memberikan kontribusi besar terhadap pembentukan identitas keagamaan dan budaya di Indonesia.Seni, sastra, dan arsitektur yang dipengaruhi oleh Islam menciptakan budaya yang kaya dan beragam, mencerminkan perpaduan ajaran Islam dan tradisi Nusantara.Kelima, dengan mengontrol jalur perdagangan utama dan mengembangkan ekonomi lokal, kerajaan-kerajaan ini memainkan peran penting dalam jaringan perdagangan regional dan internasional.Mereka memperkuat struktur politik lokal dengan prinsip-prinsip Islam, memberikan stabilitas dan kohesi sosial.Secara keseluruhan, perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di Sumatera dan Pantai Utara Jawa adalah proses kompleks yang melibatkan perdagangan, pendidikan, diplomasi, dan interaksi budaya.Mereka berhasil membentuk identitas dan dinamika sosial-budaya yang khas, memberikan kontribusi signifikan terhadap sejarah Islam dan identitas Indonesia.Penelitian ini menekankan pentingnya memahami sejarah Islam dalam konteks luas, mencakup berbagai faktor yang mempengaruhi perkembangan dan pengaruhnya
<br>Artikel ini meninjau perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di Sumatera dan Pantai Utara Jawa dari masa pra-kolonial hingga awal masa kolonial. Di Sumatera, kerajaan-kerajaan seperti Samudera Pasai, Aceh Darussalam, dan Palembang Darussalam berperan penting dalam penyebaran Islam melalui perdagangan, pendidikan, dan diplomasi. Samudera Pasai menjadi pusat perdagangan dan penyebaran Islam pertama di Indonesia, sementara Aceh Darussalam mencapai puncak kejayaannya pada abad ke-16 dan 17 dengan kekuatan militernya dan pengaruh di Asia Tenggara. Palembang Darussalam menjadi pusat perdagangan penting di Sumatera Selatan. Di Pantai Utara Jawa, kerajaan-kerajaan seperti Demak, Cirebon, dan Banten juga berperan dalam penyebaran Islam. Demak, didirikan oleh Raden Patah, dikenal sebagai kerajaan Islam pertama di Jawa dan berperan dalam runtuhnya Majapahit. Cirebon berkembang sebagai...
<br>Kunjungi <a href="https://juris.id/calendar" target="_blank">calendar</a> untuk informasi lainnya.
</p>
 ]]></content>
	<enclosure url="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-831f9.webp" type="image/webp" length="97080" />
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-bf95b.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-aa941.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://cdn.juris.id/1/d/proses-islamisasi-tradisi-prinsip-islam-sejarah-nu-thumb-831f9.webp" type="image/webp" medium="image" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/univ-6052-medanresourcecenter.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
	<media:content url="https://juris.id/jur-17618-islam-contemporary-issues.rss" type="application/rss+xml" medium="document" expression="full">
	<media:rating>nonadult</media:rating>
	</media:content>
 </entry>
</feed>

<!--Generated at Sat, 23 May 2026 00:42:45 +0700. 12 items. Served in: 3.346 seconds [atom] -->
